Chandikolo.

net
• • • • • •

Masukan (RSS) Komentar (RSS) Beranda Ekspresi Pustaka Teropong

KAPITALISME: SEBUAH MODUS EKSISTENSI* senja di ujung kemarau

LATAR BELAKANG SEJARAH KABUPATEN LAMONGAN.
Posted by: chandikolo on: 30 Agustus 2009
• •

In: Lamonganku | Sejarah Comment!

Kesejarahan Kabupaten Lamongan dibanding dengan beberapa wilayah Kabupaten Lainnya di Jawa Timur, nama Lamongan seolah tenggelam dalam khasanah kesejarahan yang beredar di masyarakat Indonesia pada umum. Beberapa daerah kabupaten lain di sekitar Lamongan mungkin sangat dikenal oleh banyak orang dari aspek kesejarahan wilayahnya, kita ambil contoh Mojokerto dengan kerajaan Majapahit-nya, Kabupaten Tuban dengan sejarah adipati Ranggalawe-nya yang juga terkenal pada era pemerintahan kerajaan Majapahit. Sejarah tidak banyak mencatat tentang keberadaan Kabupaten/wilayah Lamongan segamblang Kadipaten atau Kerajaan Tuban terlebih bila dibandingkan dengan Majapahit. Berikut ini merupakan sekilas penggalan sejarah Kabupaten Lamongan yang telah berhasil dihimpun oleh Pemerintah Daerah Lamongan dan juga beberapa sumber lain yang saling menguatkan terhadap kesejarahan tersebut. I. Kurun Pra-Sejarah Wilayah kabupaten Lamongan sebenarnya sudah dihuni oleh manusia semenjak jaman sebelum masehi, hal ini berdasarkan temuan benda-benda kuno berupa kapak corang, candrasa, dan gelang-gelang (perhiasan) kuno di sekitar Desa Mantup Kecamatan Mantup. Beberapa penemuan lain berupa Nekara dari perunggu yang ditemukan di Desa Kradenanrejo Kecamatan Kedungpring. Benda-benda tersebut menurut periodesasi prasejarah termasuk dalam masa perundagian di Indonesia yang berkembang semenjak lebih kurang 300 SM. Bukti-bukti lain yang memperkuat bahwa wilayah Lamongan telah dihuni manusia pada prasejarah ialah ditemukannya kerangka manusia, dan manik-manik kaca, lempengan emas, kalung-kalung emas, benda-benda besi, gerabah, tulang binatang dan lain-lain juga di Desa

Kradenanrejo Kecamatan Kedungpring. Sistem penguburan dengan menggunakan nekara sebagai wadah jasad manusia dan benda-benda milik si mati, berlaku pada masa perundagian. Kapak corong dan candrasa saat ini disimpan di Museum Mpu Tantular Surabaya di bawah no.4437 dan 4438, begitu juga dengan nekara. II. Masa Perkembangan Hindu Pengaruh agama dan kebudayaan hindu di wilayah Lamongan agaknya cukup luas, hal ini terbukti dengan ditemukannya arca dan lingga -yoni. Arca yang ditemukan di wilayah Lamongan sebanyak 7 buah, tersebar di wilayah kecamatan Lamongan, Paciran, Modo, Sambeng, dan Kembangbahu. Sedangkan lingga dan yoni ditemukan di 3 wilayah Kecamatan, yaitu Kecamatan Ngimbang, Kembangbahu dan Sugio. Hingga sekarang belum dapat dipastikan sejak kapan pengaruh agama dan kebudayaan hindu tersebut mulai masuk dalam kehidupan masyarakat di wilayah Lamongan, namun munculnya nama wilayah ini dalam panggung sejarah majapahit hingga arti penting wilayah ini bagi kerajaan majapahit adalah pada akhir abad XIV. Peranan wilayah Lamongan dalam Pemerintahan Majapahit ini dapat diketahui dengan ditemukannya 43 buah prasasti peninggalan Majapahit di wilayah Lamongan. Menilik dari sebaran prasasti yang ada di wilayah Lamongan, dapat dipastikan bahwa eksistensi masyarakat Lamongan dalam bidang politik dan keagamaan disamping merata, juga kuat. Sebaran prasasti itu terdapat di wilayah-wilayah kecamatan meliputi Kecamatan Lamongan sebanyak 2 buah, Mantup 2 buah, Modo 7 buah, Ngimbang 8 buah, Sambeng 9 buah, Bluluk 6 buah, Sugio 2 buah, Deket 1 buah, Turi 1 buah, Sukodadi 1 buah, Babat 1 Buah, Brondong 1 buah, Paciran 2 buah. Dari 43 buah prasasti tersebut, 39 buah diguris di atas batu dan 4 lainya diguris diatas lempengan tembaga, yang dikenal dengan Pasasti Biluluk I,II,III, dan IV yang saat ini disimpan di Museum Nasional Jakarta dengan kode E.97 a-d. Prasasti ini berasal dari zaman Raja Hayam Wuruk (1350-1389) dan Wikramawhardana (1389-1429). Prasasti tersebut ditulis dalam huruf jawa kuno dan telah di transkrip oleh Dr. Callenfels dalam OV.1917,1918, dan 1919. H.M Yamin memuat kembali transkrip itu dengan sari terjemahannya kedalam bahasa Indonesia dalam bukunya Tata Negara Majapahit Parwa II . Museum Nasional menyalin kembali dalam buku Prasasti Koleksi Museum Nasional I, dan Pigeaud membahasnya secara mendalam pada bab tersendiri dalam bukunya Java in the 14th Century. Dari banyaknya prasasti yang ditemukan, diperoleh petunjuk yang kuat bahwa wilayah lamongan merupakan wilayah yang cukup berarti bagi pemerintahan kerajaan majapahit, secara kebudayaan dan agama. Petunjuk lain kyang dapat diperoleh ialah bahwa perhubungan antara pusat wilayah kerajaan dengan wilayah Lamongan sudah cukup ramai. Prasasti biluluk I-IV yang berangka tahun 1288 – 1317 Saka atau tahun 1366-1395 M merupakan suarat atau titah raja yang diturunkan dan tujukan kepada kepada keluarga kerajaan yang memerintah di biluluk dan Tanggulunan. Isi prasasti itu antara lain;

1. Orang biluluk diberi wewenang untuk menimba air garam pada saat upacara pemujaan sekali setahun, sebagaimana yang telah mereka miliki sejak dulu asal tidak diperdagangkan. Apabila diperdagangkan akan dikenakan cukai. 2. Rakyat biluluk dan tanggulunan memperoleh perlindungan dan restu raja, sehingga siapa saja yang merugikan mereka akan terkena supata atau kutukan yakni akan menderita kecelakaan, seperti antara lain; apabila mereka berada dipadang tegalan akan digigit ular berbisa, apabila masuk hutan akan diterkam harimau, apabila masuk rumah akan diselubungi dan dimakan api, dimana saja akan sengsara, celaka dan mati. 3. Memberi kebebasan kepada rakyat biluluk untuk melakukan berbagai pekerjaan seperti ; berdagang , membuat arak, memotong, mencuci, mewarna, memutar (menurut pigeaud, membuat tepung, gula aren, atau tebu), dan membakar kapur tanpa dipungut pajak. 4. Status daerah perdikan biluluk dan tanggulunan ditingkatkan dari daerah shima menjjadi daerah swatantra, sebagai daerah swatantra atau otonom dan rakyat yang dicintai oleh raja, mereka bebas dari kewajiban membayar upeti dan memberi jamuan makan seerta bekal kepada para petugas kerajaan yang sedang lewat atau singgah. Mereka juga dibebaskan membayar berbagai macam cukai, seperti perkawinan, dukun bayi, pembakaran jenazah, upacara kematian (nyadran), angkutan, pendirian rumah, pertunjukan, penitipan barang dagangan berupa cabai kemukus, kapulaga, besi, kuali besi, pinggan rotan dan kapas. 5. Petunjuk bahwa daerah bluluk dan tanggulunan diberi status swatantra, agar tidak dikuasai oleh sang katrini (pejabat tinggi negara), melainkan mempunyai kekuasaan terhadap tukang dan pegawai dengan hak-hak pengaturan perekonomian, keamanan dan ketentraman. 6. Kegiatan perekonomian diwilayah kerajaan majapahit umumnya di biluluk dan tanggulunan khususnya sangat penting artinya bagi negara dan penduduk sendiri. Komoditi perdagangan dari biluluk yang menonjol adalah; garam gula kelapa atau aren, dan daging dendeng. Dendeng pada masa itu tergolong makanan mewah dan komoditas dagangan yang mahal. Bagi rakyat biluluk sendiri, perdagangan dendeng sangat menguntungkan. Usaha yang juga berkembang di biluluk ialah pencelupan atau pewarnaan kain, penggilingan beras atau tepung, dan bahan-bahan makanan dari tepung umbi atau kentang. 7. Setiap tahun diselenggarakan keramaian atau pasar tahunan yang berfungsi sebagai promosi berbagai macam barang dagangan. Menelaah prasasti Biluluk dan memperhatikan persebaran banda peninggalan purbakala di wilayah lamongan sekarang, kata biluluk secara pasti dapat diidentifikasi dengan Bluluk sekarang. Kata tangulunan agaknya tidak lain adalah Tenggulun yang sekarang menjadi sebuah desa diwilayah Kecamatan Paciran berbatasan dengan Kecamatan Laren. Desa ini dalam buku Sejarah Brigade Ronggolawe disebut sebagai desa trenggulunan. Sedangkan kata pepadang agaknya tidak berada dalam wilayah Lamongan, mungkin sekarang Desa Padang di wilayah kecamatan Trucuk, Bojonegoro, yakni sebuah desa di tepian bengawan solo sebelah barat kota Bojonegoro atau mungkin Kecmatan Padangan dekat kota Cepu sekarang. Dengan demikian wilayah Lamongan pada waktu itu terbagi kedalam dua daerah swatantra atau daerah otonom, yaitu Bluluk dibagian selatan dan barat dan Tanggulunan dibagian utara dan timur wilayah Lamongan sekarang. Tentang adanya wilayah kekuasaan lebih dari satu di Lamongan, juga diperoleh informasi dari de Graaf dan Pigeaud, bahwa pada tahun 1541 dan 1542 Demak mengalahkan para penguasa di Lamongan (zouden de heersers Lamongan).

Tentang hubungan prasasti tersebut dengan Majapahit disebutkan dalam prasasti Biluluk I, yaitu “makanguni kang adapur ing majapahit, siwihos kuneng yan hanang rubuhakna wangsyaningon kang biluluk, kang tanggulunan amangguha papa,…..”, artinya “pertama sekali kepada dapur majapahit, tetapi sekiranya ada yang merugikan rakyatku di Biluluk dan Tanggulunan, maka mereka itu akan menderita kecelakaan……” Kata adapur menurut pigeaud adalah kelompok pembuat garam. Kelompok pembuat garam ini di Majapahit mendapat pujian dan penghargaan. Dengan demikian wilayah Bluluk dan Tanggulunan langsung atau tidak langsung berada dalam kekuasaan Majapahit. Dari isi prasasti juga dapat dimengerti kedudukan Lamongan terhadap Mjapahit, yakni Lamongan termasuk kategori daerah yang strategis dalam politik Majapahit, karena daerah ini merupakan jalur penting menuju dunia luar dengan Tuban (Sedayu) sebagai Pelabuhan utama. Karena pentingnya itu, maka daerah-daerah tersebut diberi hak otonomi yang luas dengan hak-hak istimewa yang menyangkut kewenangan mengatur perangkat pemerintahan, masyarakat, perpajakan, dan perekonomian atau perdagangan. Disamping itu kedua daerah otonom itu memperoleh perlindungan yang memadai dari pemerintahan kerajaan Majapahit. Untuk memantapkan kekuasaan penguasa dan rakyatnya, maka kedua daerah tersebut dipercayakan dan dikuasakan kepada paman raja hayam wuruk sendiri yang bernama Sri Paduka Bathara Parameswara. Dalam hubunganya dengan kegiatan perekonomian dan perdagangan, Lamongan (Biluluk dan Tanggulunan) agaknya menempati posisi cukup penting, karena jalur utama antara pusat kerajaan Majapahit dengan palabuhan dagang Tuban harus lewat daerah ini. Jalur perdagangan itu diperkirakan melalui Mojokerto ke utara lewat Kemlagi, terus ke pamotan – Wateswinangun-Lamongrejo- Ngimbang- Bluluk- Modo-Babat-Pucuk-Pringgoboyo-Larenterus ke Tuban. Dari Tanggulunan ke pusat kerajaan agaknya juga lewat pringoboyo dengan terlebih dahulu menyusuri Bengawan solo. Desa Pringgoboyo, berdasarkan temuan batu bata kuno, diperkirakan sudah menjadi tempat yang ramai dan menjadi pos penjagaan kerajaan baik untuk kepentingan keamanan pusat kerajaan, maupun untuk kepentingan perbendaharaan kerajaan, yakni tempat memeungut cukai barang dagangan yang melewati jalur tersebut (bengawan solo). Daerah Biluluk dan Tanggulunan diatas merupakan daearah penghasil daging yang dikeringkan (dendeng) dan juga Kerajinan tangan, disamping komoditi ekspor garam, gula aren dan merica. Dalam hubunganya dengan kepercayaan keagamaan, berdasarkan temuan arca-arca syiwa yang tersebar di wilayah Lamongan, kiranya kebanyakan masyarakat Lamongan waktu itu beragama hindu aliran syiwa. Betapa agama ini telah demikian dalam dan luas pengaruhnya kedalam kehidupan dan budaya masyarakat Lamongan, dapat dilihat misalnya bentuk bangunan gapura yang berbentuk candi bentar dikompleks masjid sendang dhuwur. Kompleks masjid dan makam dengan gapura tersebut didirikan disuatu bukit yang disebut gunung Amintuno (Gunung pembakaran). Tentang pengaruh agama budha di Lamongan agaknya juga ada. Sekalipun tidak ada bukti peninggalan sejarah seperti arca budha dan lainya, tetapi dari penuturan orang-orang tua didesa-desa bahwa agama orang zaman dulu itu agama budha dan zamanya bukan zaman hindu, melainkan zaman kabudhan. Kecuali yang sudah pernah bersekolah dan belajar sejarah, umumnya mereka tidak pernah menyebut-nyebut agama Hindu atau Zaman Hindu.

penulis alhamdulillah terima kasih saudara penulis dengan karya anda kami bisa sedikit tahu tentang latar belakang sejarah kota lamongan sekali lagi terimah kasih. salam." 1 | sudiro 31 Oktober 2009 pada 5:59 AM 1 0 Rate This dear. resensi Suka One blogger likes this post.bersambung…………………………>>>>>>>>>>>>>> era perkembangan Islam 19 Votes • • • Share this: Digg Kaitkata: artikel. bunder glagah sudiro Balas chandikolo 31 Oktober 2009 pada 4:17 PM 1 0 Rate This . 12 Tanggapan to "LATAR BELAKANG SEJARAH KABUPATEN LAMONGAN.

. thanks atas kunjunganya.sama-sama bro.!!!! Balas 4 | aryna 9 Februari 2010 pada 3:56 PM 0 1 .… Balas 2 | eric la 28 November 2009 pada 1:26 PM 4 0 Rate This aku sangat suka dengan latar belakang sejarah kota lamongan di atas.. aku dapat mengerjakan tugas dari guruku yang di suruh membuat sejarah tentang kota kota di Indonesia...…..... salam arek wukir glagah Balas 3 | chandikolo 24 Desember 2009 pada 10:10 AM 1 0 Rate This glagah juga punya catatan tersendiri pada zaman kekuasaan majapahit.kalo tidak salah diwilayah glagah dahulu adalah tempat penggemblengan prajurit majapahit.mungkin dilain waktu saya bisa melanjutkan tulisannya. buku yang saya baca juga lupa judulnya apa..sayang aya belum menemukan referensi yang akurat terkait cerita tersebut.

Kabupaten Tuban dengan sejarah adipati Ranggalawe-nya yang j … Read More [.] Kesejarahan Kabupaten Lamongan dibanding dengan beberapa wilayah Kabupaten Lainnya di Jawa Timur. nama Lamongan seolah tenggelam dalam khasanah kesejarahan yang beredar di masyarakat Indonesia pada umum. nama Lamongan seolah tenggelam dalam khasanah kesejarahan yang beredar di masyarakat Indonesia pada umum.Rate This terimakasih bung! saya ambil ilmu ini untuk mengisi materi kepariwisataan dan sejarah seputar lamongan izinkan! Balas 5 | LATAR BELAKANG SEJARAH KABUPATEN LAMONGAN.. Beberapa daerah kabupaten lain di sekitar Lamongan mungkin sangat dikenal oleh banyak orang dari aspek kesejarahan wilayahnya..net) « Yaxzein's Blog 28 Agustus 2010 pada 11:46 AM 0 0 Rate This [.....] Balas 6 | LATAR BELAKANG SEJARAH KABUPATEN LAMONGAN « Yaxzein's Blog 28 Agustus 2010 pada 12:23 PM 0 0 Rate This [..] Kesejarahan Kabupaten Lamongan dibanding dengan beberapa wilayah Kabupaten Lainnya di Jawa Timur. Beberapa daerah kabupaten lain di sekitar Lamongan mungkin sangat dikenal oleh banyak orang dari aspek kesejarahan wilayahnya.] Balas 7 | fitri 19 Oktober 2010 pada 6:18 AM . Kabupaten Tuban dengan sejarah adipati Ranggalawe-nya yang j … Read More [.. kita ambil contoh Mojokerto dengan kerajaan Majapahit-nya. kita ambil contoh Mojokerto dengan kerajaan Majapahit-nya. (via Chandikolo.

kalo di kecamatanku. aku baru ngerti mas. gedung perpusda tepat disebelah timur terminal Lamongan..menjadi persinggahan raja airlangga Balas chandikolo 10 Desember 2010 pada 2:58 PM .…dijamin bakal pulang dengan tangan hampa.adalah akibat dari kekecewaan terhadap rendahnya perhatian pemerintah daerah terhadap potensi budaya dan kesejarahan yang dimilikinya..apa yang aku lakuka sekarang dengan menuliskan sebagian literatur yang aku miliki dan didukung dengan penelusuran situs di lapangan.. tapi anda kalo cari buku sejarah terkait Lamongan.… Balas 8 | KADE AHIMSA 23 November 2010 pada 7:03 AM 0 0 Rate This Wah.0 0 Rate This makasih banyak dengan tulisan ini saya bisa tahu sejarah dan semua mengenai lamongan…… tapi yang saya bingung apakah lamongan mempunyai perpustakaan daerah??? karena saya ingin sekali tau perpusda lamongan sehingga ketika saya ada tugas kuliah saya ingin menulis tentang lamongan…… Balas chandikolo 10 Desember 2010 pada 2:56 PM 0 0 Rate This gak jaminan ketika ada perpusda terus tersedia berita atau koleksi tentang Lamongan. sambeng pernah.….

Sugio. Sambeng. Balas 9 | miemip 27 Mei 2011 pada 11:16 AM 0 0 Rate This terima kasih. karna sudah membantu saya mengerjakan makalah saya Balas Tinggalkan Balasan Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked * Nama * Email * Situs web Beritahu saya mengenai komentar-komentar selanjutnya melalui surel.. Beritahu saya tulisan-tulisan baru melalui surel.0 0 Rate This aku pikir bukan hanya persinggahan. .…tapi merupakan basis pemerintahan raja Airlangga.. sampai Babat….sekitar Ngimbang. Bluluk.

Tak Ada Korban Jiwa di Mentawai Sejarah Gempa dan Tsunami di Jawa Timur S 3 10 17 24 31 Agustus 2009 S R K J S M Sep » 1 2 4 5 6 7 8 9 11 12 13 14 15 16 18 19 20 21 22 23 25 26 27 28 29 30 Respon Tulisan miemip on LATAR BELAKANG SEJARAH KABUPAT… . Inilah Mata Semesta Filsafat Ketuhanan Whitehead Potret Buruk Anak Indonesia Mencari Asal Usul Fenomena Hidup Sedang.Sang Penjelajah Dunia Kamal Al-Din Al-Farisi Ahli Fisika Agung Dari Persia Prediksi Gempa Bumi di Cina – Dengan Memantau Prilaku Hewan Gurun Sahara di Masa Lalu “Suara” dari bawah tanah memberi perenungan tentang makna kehidupan. Topik Utama Bagi Para Saintis (1) Mengapa Bangunan Ambruk Menghadap ke Tenggara? Aneh.Pembaca Blog • 11.295 hits Coretan Terkini • • • • • • • • • • • • • • • JEJAK RAJA AIRLANGGA DI BHUMI LAMONGAN Menguak Ajaran Kehidupan Serat Niti Sruti Profil: Garda Revolusi Iran IBNU BATUTA.

TAN… aline on JEJAK RAJA AIRLANGGA DI BHUMI… Pencarian untuk: Fotoku More Photos Lihat videoku .priyo aksamala kalac… on JEJAK RAJA AIRLANGGA DI BHUMI… chilkid on JEJAK RAJA AIRLANGGA DI BHUMI… capcay on ULASAN BUKU ASIA TENGGARA.

. :(.salam.com Top Rated Comments All | Today | This Week | This Month • • • • • aku sangat suka dengan latar belakang sejarah kota lamongan di atas... 4↑ 0↓ (4 votes) tolong kirim senopati pamungkas 2 sampai tamat dong.... jayakan kembali nusantara... bunde. aku dapat mengerjakan tugas dari guruku yang di suruh membuat sejarah tentang kota kota di Indonesia..salamarek wukir glagah.. 1↑ 0↓ (1 vote) Halaman • Ekspresi . 3↑ 0↓ (3 votes) Mari. 2↑ 0↓ (2 votes) tragis ya .alun alun nganjuk jambu alas tayub tak gendong versi tayub Follow me on Vodpod Meta • • • • • Daftar Masuk log RSS Entri RSS Komentar WordPress....... tks. kalo bisa sih. 1↑ 0↓ (1 vote) dear.. penulisalhamdulillah terima kasih saudara penulis dengan karya anda kami bisa sedikit tahu tentang latar belakang sejarah kota lamongan sekali lagi terimah kasih..

. Kerajaan Jenggala. Saat ini masih tersimpan dengan baik. Kerajaan Panjalu. Canggu dan kambang Putih ( Tuban). Theme: Albeo by Design Disease. berada di Ujung Galuh. Di sebelah barat berdiri Kerajaan Rajekwesi di dekat kota Bojonegoro sekarang. sebagai penyambung hubungan dengan Kerajaan luar Jawa bahkan luar Negeri. Sumping dan Baju Anglingdarma didusun tersebut.net SurajayaNews Blog pada WordPress.• • Pustaka Teropong Spam Blocked 240 spam comments Kategori • • • • • Budaya (2) Buku (10) Lamonganku (2) Pengetahuan (16) Sejarah (9) Blogroll • • • ALANG ALANG KUMITIR hanaoki kidoengrakyat download ebook • • Chandikolo. Dulu Lamongan merupakan Pintu Gerbang ke Kerajaan Kahuripan. merupakan daerah amat ramai .com. Setelah itu tumbuh pelabuhan Sedayu Lawas dan Gujaratan (Gresik). Zaman Kerajaan Medang Kamulan di Jawa Timur. Di Lamongan berkembang Kerajaan kecil Malawapati ( kini dusun Melawan desa Kedung Wangi kecamatan Sambeng ) dipimpin Raja Agung Angling darma dibantu Patih Sakti Batik Maadrim termasuk kawasan Bojonegoro kuno. Kerajaan Singosari atau Kerajaan Mojopahit.

dimulailah Pemerintahan Islam yang direstui Sunan Giri III. Berita ini terdapat dalam Prasasti Biluluk yang tersimpan di Musium Gajah Jakarta. Pertempuran sengit terjadi didaerah Bandung. Sultan Trenggono 1521 – 1546 M. sultan Trenggono mengutus Sunan Gunung Jati ( Fatahilah ) ke wilayah barat untuk menaklukkan Banten. Menjelang keruntuhan Mojopahit tahun 1478M. Di bawah kendali Bhre Wengker ( Ponorogo ). Pada saat menaklukkan Surabaya dan sekitarnya. Daerah swatantra Pamotan meliputi 3 kawasan pemerintahan Akuwu .Mastoer Asnawi kranggan kota Lamongan ). oleh Sultan Trenggono ditunjuklah R. Tahun 1543M. dan daerah Pepadhangan (Padangan Bojonegoro). Lamongan saat itu dibawah kekuasaaan Keerajaan Sengguruh (Singosari) bergantian dengan Kerajaan Kertosono (Nganjuk) dikenal dengan kawasan Gunung Kendeng Wetan diperintah oleh Demung. meliputi Daerah Biluluk (Bluluk) Daerah Tenggulunan (Tenggulun Solokuro) . Merupakan daerah penyangga ekonomi Mojopahit dan jalan menuju pelabuhan Kambang Putih. mampu ditaklukkan pasukan Kesultanan Demak dipimpin Raden Abu Amin. Adipati Unus 1518 -1521 M . danCirebon. sebelumnya. pemerintahan Rakryan Rangga Kali Segunting ( Lamong ). Menurut buku Negara Kertagama telah berdiri pusat pengkaderan para cantrik yang mondok di Wonosrama Budha Syiwa bertempat di Balwa (desa Blawi Karangbinangun) . ditaklukkan sendiri oleh Sultan Trenggono 1541 . Panji Laras. berupa lempengan tembaga serta 39 gurit di Lamongan yang tersebar di Pegunungan Kendeng bagian Timur dan beberapa temapt lainnya. Namun tahun 1542 terjadi pertempuran hebat antara pasukan Rakkryan Kali Segunting dibantu Kerajaan sengguruh (Singosari) dan Kerajaan Kertosono Nganjuk dibawah pimpinan Ki Ageng Angsa dan Ki Ageng Panuluh. di Pacira ( Sendang Duwur Paciran).Abu Amin untuk memimpin Karanggan Kali Segunting. Wilayah ini disebut Daerah Swatantra Pamotan dibawah kendali Bhre Pamotan atau Sri Baduga Bhrameswara paman Raja Hayam Wuruk ( Petilasan desa Pamotan kecamatan Sambeng ). Tambakboyo dan sekitarnya. lalu diganti anaknya. bertempat disekitar Candi Budha Syiwa di Mantup. Kekuasaan Mojopahit di bawah kendali Ario Jimbun (Ariajaya) anak Prabu Brawijaya V di Galgahwangi yang berganti Demak Bintoro bergelar Sultan Alam Akbar Al Fatah ( Raden Patah ) 1500 – 1518. sebab saat itu babat salah satu tempat penyeberangan diantar 42 temapt sepanjang aliran bengawan Solo.Pada waktu Kerajaan Majapahit dipimpin Raja Hayam Wuruk (1350 -1389) kawasan kanan kiri Bengawan Solo menjadi daerah Pardikan. Setelah itu diperintah Rakrian Rangga samapi 1542M ( petilasan di Mushalla KH. Tuban dan Surabaya sebelum menyerang Kerajaan Blambangan ( Panarukan). Kalibumbung. Panji Liris. yang wilayahnya diapit kali Lamong dan kali Solo. Dalam mengembangkan ambisinya. Wilayah utara kali . Desa Babat kecamatan Babat ditengarahi terjadi perang Bubat. di Klupang (Lopang Kembangbahu) dan di Luwansa ( desa Lawak Ngimbang). Ke timur langsung dpimpin Sultan sendiri menyerbu Lasem. Jayakarta.M.

perencanaan serangan 10 Nopember Surabaya juga dilakukan Bung Tomo dengan mengunjungi dulu Kyai Lamongan dengan pekikan khas pembakar semangat Allahu Akbar. dan Proyek Lapangan Terbang dan Eksplorasi minyak Balong Wangi Sarirejo. Kegiatan HJL kali ini juga dumeriahkan oleh Dewan Kesenian Lamongan (DKL) parade Teater dan Pameran Senirupa kerja sama dengan STKW Surabaya di gedung Handayani tanggal 26 mei dilanjutkan Sarasehan seni rupa oleh Agus Koecing Surabaya . menehono teken marang wong kang wutho. sedang wilayah selatan kali Lamong masih menjadi wilayah Japanan dan Jombang. Tahun 1556 M R. Dengan tangan dinginnya PKL ditata rapi. Kelancara jalan desa dan pengairan ditata sedemikian rupa. Derajate para Sunan dan Kyai “ Memayu Raharjaning Praja “ yang benar –benar dilakukan dengan perubahan mendasar. Setelah Indonesia Merdeka 17 Agustus 1945.Solo menjadi wilayah Tuban.Tsalis Fahmi sebagai wakil Bupati melejit bagaikan Sulapan . daerah Lamongan menjadi daerah garis depan melawan tentara pendudukan Belanda. perdikan Drajat. Proyek Pelabuhan Rakyat. Tanggal tersebut dipakai sebagai Hari Jadi Lamongan.Masfuk sebagai Bupati periode ke 2 dan H. Dulu ada pameo “ Wong Lamongan nek rendeng gak iso ndodok. mengusung Peran dan perkembangan seni rupa jawa timur dan Management berkesenian . termasuk memberikan Bea siswa bagi siswa dan mahasiswa berprestasi yang ekonominya kurang beruntung. Lamongan Integrated Sharebased.Hadi yang masih paman Sunan Giri III sebagai Rangga Hadi 1556 -1569M Tepat hari Kamis pahing 10 Dzulhijjah 976H atau bertepatan 26 mei 1569M.Abu Amin wafat digantikan oleh R. nek ketigo gak iso cewok “ tapi kini diatasi dengan semboyan dari Sunan Drajat. 27 mei 2007 . menehono paying marang wong kang kudanan . dengan terobosannya yang menjadi perbincangan Nasional. Sidayu. Lamongan yang dulunya daerah miskin dan langganan banjir. Yang menonjol selama ini menjadi Ikon Wisata Bahari Lamongan (Lamongan Ocean Tourism Ressort) . Rangga Hadi dilantik menjadi Tumenggung Lamong bergelar Tumenggung Surajaya ( Soerodjojo) hingga tahun 1607 dan dimakamkan di Kelurahan Tumenggungan kecamatan Lamongan dikenal dengan Makam Mbah Lamong. berangsur-angsur bangkit menjadi daerah makmur dan menjadi rujukan daerah lain dalam pengentasan banjir. dan nantinya jika telah menyelesaikan studynya bisa kembali dan menyumbangkan pikiran dan kemampuannya demi kemajuan Lamongan. menehono busaono marang wong kang wudho “ Kabupaten Lamongan yang kini dikomandani H.memungkinkan datangnya investasi baik dari dalam negeri maupun investor luar negeri. dalam memsejahterahkan rakyatnya masih memegang budaya kebersamaan saling membantu sesuai pesan kanjeng Sunan Drajat “ Menehono mangan marang wong kangluwe.

sedangkan tanggal. Silsilah Kanjeng Sunan Giri yang ditulis tangan dalam huruf Jawa Kuno/Lama yang disimpan oleh Juru Kunci Makam Giri di Gresik. yaitu sebutan yang diberikan oleh rakyat daerah ini. bahwa diwisudanya Tumenggung Surajaya menjadi Adipati Lamongan dilakukan dalam pasamuan agung di Tahun 976 H. YAITU TUMENGGUNG SURAJAYA. RAKYAT DAN PEMERINTAH DERAH TINGKAT II LAMONGAN TELAH BERHASIL MENEMUKAN HARI JADI LAMONGAN. karena mendapatkan pangkat rangga. Pelaksanaan Pasamuan Agung tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Besar Islam yaitu Idhul Adha tanggal 10 Dzulhijjah. maka Panitia Khusus Penggali Hari Jadi Lamongan mencari pembuktian sebagai dasar yang kuat guna mencari dan menetapkan tanggal. terutama yang bersangkutan dengan Kasunanan Giri. Waktu mudanya bernama Hadi. . Setelah Panitia menelusuri buku sejarah. bahwa adat atau tradisi kuno yang berlaku di zaman Kasunanan Giri dan Kerajaan Islam di Jawa waktu itu. serta Sejarah para wali dan adat istiadat di waktu itu. yang dihadiri oleh para pembesar yang sudah masuk agama Islam dan para Sentana Agung Kasunanan Giri. Wisuda tersebut bertepatan dengan hari pasamuan agung yang diselenggarakan di Puri Kasunanan Giri di Gresik. Berbeda dengan daerah-daerah Kabupaten lain khususnya di Jawa Timur yang kebanyakan mengambil sumber dari sesuatu prasasti. YAITU PADA HARI KAMIS PAHING TANGGAL 10 DZULHIJAH TAHUN 976 HIJRIYAH. dari asal kata mbah Lamong inilah kawasan ini lalu disebut Lamongan. ATAU HARI KAMIS PAHING TANGGAL 26 MEI 1569 MASEHI.NGAN DENGAN RACHMAD ALLAH TUHAN YANG MAHA ESA. pandai membina daerah dan mahir menyebarkan ajaran agama Islam serta dicintai oleh seluruh rakyatnya. atau dari suatu Candi dan dari peninggalan sejarah yang lain. akhirnya Panitia menemukan bukti. tidak lain adalah Kanjeng Sunan Giri IV yang bergelar Sunan Prapen. tetapi hari lahir lamongan mengambil sumber dari buku wasiat. maka ia lalu disebut Ranggahadi. Yang ditulis dalam buku wasiat tersebut memang hanya tahunnya saja. BAHWA SESUNGGUHNYA HARI JADI ATAU HARI KELAHIRAN LAMONGAN TERSEBUT DIAMBIL DAN DITETAPKAN DARI HARI DAN TANGGAL DIWISUDANYA ADIPATI LAMONGAN YANG PERTAMA. Adapun yang mewisuda Tumenggung Surajaya menjadi Adipati Lamongan yang pertama. Ranggahadi kemudian juga bernama mBah Lamong. Almarhum Bapak Muhammad Baddawi di dalam buku tersebut ditulis. Karena Ranggahadi pandai Ngemong Rakyat. hari dan bulannya tidak dituliskan. Oleh karena itu. hari dan bulannya.

Berdasarkan adat yang berlaku pada saat itu. Dengan demikian jelas bahwa perkembangan daerah Lamongan sampai akhirnya menjadi wilayah Kabupaten Lamongan.selalu melaksanakan pasamuan agung yang utama dengan memanggil menghadap para Adipati. dengan berpedoman tanggal 1 Muharam Tahun 1 Hijriyah jatuh pada tanggal 16 Juni 622 Masehi.. itu jatuh pada Hari Kamis Pahing tanggal 26 Mei 1569 M. Rangga Hadi dengan segenap pengikutnya dengan naik perahu melalui Kali Lamong. Hal itu disebabkan Kanjeng Sunan Giri prihatin terhadap Kasultanan Pajang yang selalu resah dan situasi pemerintahan yang kurang mantap. pemuda yang trampil. Tetapi yang bertindak meningkatkan Kranggan Lamongan menjadi Kabupaten Lamongan serta yang mengangkat/mewisuda Surajaya menjadi Adipati Lamongan yang pertama bukanlah Sultan Pajang. Ringkasnya sejarah. Di daerah baru tersebut ternyata semua usaha dan rencana Rangga Hadi dapat . Tumenggung serta para pembesar lainnya yang sudah memeluk agama Islam. melainkan Kanjeng Sunan Giri IV. Untuk melaksanakan tugas berat tersebut Sunan Giri memberikan Pangkat Rangga kepada Hadi. Adapu kawasan yang disebut Kenduruan tersebut sampai sekarang masih ada dan tetap bernama Kenduruan. akhirnya dapat menemukan tempat yang bernama Kenduruan itu. akhirnya Panitia Menemukan bahwa tanggal 10 Dzulhijjah 976 H. maka Panitia menetapkan wisuda Tumenggung Surajaya menjadi Adipati Lamongan yang pertama dilakukan dalam pasamuan agung Garebeg Besar pada tanggal 10 Dzulhijjah Tahun 976 Hijriyah. berstatus Kampung di Kelurahan Sidokumpul wilayah Kecamatan Lamongan. Sejak masih muda Hadi sudah nyuwito di Kasunanan Giri dan menjadi seorang santri yang dikasihi oleh Kanjeng Sunan Giri karena sifatnya yang baik. Pasamuan Agung tersebut dilaksanakan bersamaan dengan Hari Peringatan Islam tanggal 10 Dzulhijjah yang disebut Garebeg Besar atau Idhul Adha. Siapakah sebenarnya Tumenggung Surajaya itu ? didepan sudah diungkapkan nama kecil Tumenggung Surajaya adalah Hadi yang berasal dari dusun Cancing yang sekarang termasuk wilayah Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan. Disamping itu Kanjeng Sunan Giri juga merasa prihatin dengan adanya ancaman dan ulah para pedagang asing dari Eropa yaitu orang Portugis yang ingin menguasai Nusantara khususnya Pulau Jawa. Selanjutnya Panitia menelusuri jalannya tarikh hijriyah dipadukan dengan jalannya tarikh masehi. cakap dan cepat menguasai ajaran agama Islam serta seluk beluk pemerintahan. Disebabkan pertimbangan itu akhirnya Sunan Giri menunjuk Hadi untuk melaksanakan perintah menyebarkan Agama Islam dan sekaligus mengatur pemerintahan dan kehidupan Rakyat di Kawasan yang terletak di sebelah barat Kasunanan Giri yang bernama Kenduruan. sepenuhnya berlangsung di jaman keislaman dengan Kasultanan Pajang sebagai pusat pemerintahan.

Letak dan keadaan geografis Lamongan yang sangat menarik tentu saja merupakan satu alasan mengapa pada masa lalu Lamongan merupakan suatu wilayah penting dalam perjalanan sejarah di Jawa Timur. Pendahuluan Keberadaan Lamongan dalam panggung sejarah sangatlah menarik. yakni keadaan tanah yang subur berupa perbukitan kapur. . Jejak Situs dan Prasasti Airlangga di Kabupaten Lamongan REP | 25 May 2011 | 00:08 39 4 1 dari 1 Kompasianer menilai menarik Oleh.berjalan dengan mudah dan lancar. Disamping itu Lamongan juga memiliki pantai utara jawa yang merupakan tempat berkembangnya pelabuhan-pelabuhan kuno seperti Sedayu Lawas. Hal ini bisa dilihat dari persebaran benda cagar budaya dalam jumlah banyak yang tersebar di wilayah Lamongan. rawa-rawa. dataran rendah. SUPRIYO “Yok’s Aksamala Kalachakra” Tulisan berikut merupakan ringkasan sementara dari hasil penelusuran penulis terhadap situs dan prasasti yang ada di Kabupaten Lamongan selama 3 tahun terakhir. Keberadaan benda cagar budaya tersebut berkaitan erat dengan sejarah Kabupaten Lamongan. Pesantren untuk menyebar Agama Islam peninggalan Rangga Hadi sampai sekarang masih ada. serta dua sungai (sungai Bengawan Solo dan sungai Lamong) menjadikan wilayah ini tetap eksis tampil dalam panggung sejarah Jawa Timur. terutama di dalam usaha menyebarkan Agama Islam. Dengan letak geografis yang menguntungkan sebagai daerah agraris.mengatur pemerintahan dan kehidupan masyarakat. Hal ini yang menyebabkan daerah Lamongan memiliki banyak benda cagar budaya dari kurun waktu yang berbeda.

Daerah-daerah ini pada zaman pemerintahan Raja Airlangga sudah berkembang pesat ditandai dengan jajaran prasasti yang menetapkan tanah-tanah shima karena jasa perorangan maupun penduduknya selama masa konsolidasi pemerintahan yang dilakukan oleh pemerintahan Raja Airlangga. lawan. Babat. tulang binatang dan lain-lain yang juga terdapat di Desa Kradenanrejo Kecamatan Kedungpring. kalung-kalung emas. candrasa. adalah pekerjaan ekstra yang sangat melelahkan dan jauh dari keramaian. Namun pembuktian secara artefaktual baru bisa memastikan bahwa masa klasik Lamongan dimulai pada masa Airlangga dengan didukung berbagai penemuan prasasti yang dikeluarkan oleh Raja Airlangga atau pejabat tingginya. benda-benda besi. temuan lain yang terkait dengan sejarah pada zaman peradaban Majapahit juga banyak ditemui di Lamongan. drujugurit. Wilayah dari sekitar Mantup. Ditengarai juga masih banyak jejak-jejak terpendam yang masih belum terungkap hingga saat ini. Sambeng. manik-manik. Ngimbang. Ada sekitar 33 buah prasasti yang dikeluarkan dan sebagian besar ditemukan di wilayah Lamongan. Modo. hingga biluluk. lempengan emas. Dan upaya pengungkapan terhadap peradaban masa lalu yang masih terpendam saat ini. Masa klasik di wilayah Lamongan bisa ditarik garis mundur dari masa pemerintahan Airlangga bahkan mungkin jauh sebelum itu. dan gelang-gelang (perhiasan) kuno di sekitar Desa Mantup Kecamatan Mantup. Tanah shima semacam pamotan. Bluluk. Bukti-bukti lain yang memperkuat bahwa wilayah Lamongan telah dihuni manusia pada era prasejarah adalah ditemukannya fosil manusia. bahkan oleh . Pada masa klasik. Walaupun ada sebagian bukti arkeologis tersebut yang sudah tidak terbaca dan kondisinya tidak utuh sebagamana mestinya. daerah sepanjang alur kali Lamong pada abad ke XI merupakan jalur penting dalam dunia perdagangan dan pemerintahan pada saat itu. Bukan hanya temuan pada masa perundagian dan era kerajaan Airlangga. patakan. Hanya saja selama ini masih minim publikasi.Besar kemungkinan daerah Lamongan dihuni oleh manusia prasejarah adalah dengan ditemukannya benda-benda kuno berupa kapak corang. gerabah. hingga ke wilayah pesisir utara adalah jejak-jejak peradaban kuno yang Berjaya pada zamannya. mendapat tempat istimewa pada era kerajaan kuno. Kajian-kajian terhadap keberadaan prasasti dan situs-situs kuno di Lamongan masih sangat jarang dilakukan.

Jasad yang tersimpan dalam nekara tersebut adalah jasad mayat anak-anak. Bukti lain yg memperkuat adalah ditemukannya kerangka manusia. Lamongan memiiiki sejarah panjang jauh sebelum masa pemerintahan Airlangga yang berarti wilayah Lamongan mengalami seluruh periodisasi sejarah. Benda-benda tersebut termasuk dalam masa perundagian di Indonesia yang berkembang semenjak lebih kurang 3000-2000 SM. tulang binatang dan . disana-sini justru banyak terjadi perusakan dan pencurian benda cagar budaya. dan gelanggelang (perhiasan) kuno di sekitar Desa Mantup Kecamatan Mantup menjadi bukti akurat bahwa Lamongan sudah dihuni manusia sejak zaman pra sejarah. Berdasarkan temuan benda-benda kuno berupa kapak corang. serta kokoh dalam menghadapi pengaruh negatif dari budaya lain. benda-benda besi. Tatanan sosial yang berkarakter akan melahirkan sebuah masyarakat yang kuat dan bermartabat. Nekara ini digunakan sebagai wadah dan tutup kubur. Dan semua terjadi karena masih lemahnya pengetahuan akan kesejarahan dan lemahnya jati diri yang ditandai dengan rendahnya kesadaran untuk melindungi hasil kebudayaan leluhur.mereka yang berada di bidangnya. Mulai dari motif yang sederhana seperti butuh batu bata untuk membangun rumah hingga yang mencuri prasasti dan arca dengan alasan ekonomi dan koleksi. Beberapa penemuan lain berupa Nekara dari perunggu yang ditemukan di Desa Kradenanrejo Kecamatan Kedungpring. gerabah. Tidak heran jika kemudian pengetahuan masyarakat terkait dengan keberadaan cagar budaya yang harusnya dilindungi justru luput dari pantauan. manik-manik kaca. Kesadaran itulah yang diharapkan akan bersemi dihati kita ketika membaca kebesaran sejarah leluhur sehingga tumbuh sebagai jati diri yang tangguh. Dengan dalih melindungi atau bahkan melestarikan. Sejarah Singkat Wilayah Lamongan Dilihat dari bukti. kalung-kalung emas. Didalam nekara kedungpring ini juga disertakan bekal kubur yang berupa kalung emas bertumpuk. Pengetahuan tidak semata-mata untuk melakukan produksi sosial. mulai zaman prasejarah sampai zaman kolonial. candrasa. lempengan emas. dengan tipe nekara pejeng sebagai wadahnya dan nekara tipe heger I sebagai tutupnya. Motif kepercayaan sedikit banyak juga mempengaruhi terjadinya kerusakan cagar budaya ini. tapi juga lebih penting adalah membentuk fondasi bagi terbentuknya tatanan sosial yang lebih baik.

data dari BP3 Trowulan. Lamongan menjadi jalur transportasi strategis yang melahirkan tanah-tanah perdikan yang disegani oleh pemerintahan pada saat itu. dan bekas-bekas reruntuhan candi serta persebaran benda-benda prasasti yang hampir merata di seluruh wilayah. .lain-lain yang juga terdapat di Desa Kradenanrejo Kecamatan Kedungpring. dan beberapa prasasti yang menurut hasil pembuktian ilmiah merupakan peninggalan Raja Airlangga. lingga Yoni. prasasti pasar legi. Peranan sentral Wilayah Lamongan dalam perdagangan. maka tidak dapat diragukan lagi bahwa Wilayah Kabupaten Lamongan pada zaman dahulu (Kerajaan kuno) merupakan wilayah yang telah berkembang dengan sangat pesat dan menempati posisi sentral dalam zaman kejayaan kerajaan-kerajaan kuno tersebut.4437 dan 4438. diantaranya. perdagangan. prasasti Sugio. prasasti Sendang Gede. berlaku pada masa perundagian. dan keagamaan masih sangat kuat hingga era Majapahit. baik dalam bidang pemerintahan. Puncak dari kejayaan zaman klasik di Kabupaten Lamongan dapat terlihat dari keberadaan prasasti-prasasti yang rata-rata dibuat pada pertengahan abad XI. komoditi perdagangan dan juga industri tenun berkembang pesat di Biluluk. Ungkapan ini tertuang dalam prasasti Biluluk I-IV yang dikeluarkan oleh Pemerintahan Kerajaan Majapahit. Keberadaan prasasti-prasasti yang berjumlah puluhan (lebih dari 20 prasasti). tepatnya pada era pemerintahan Raja Airlangga Hal ini terbukti dari seluruh prasasti yang terdata oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. dan data hasil penelusuran LSAPS sebagian dikeluarkan Raja Airlangga. dengan dua buah sungai besar yang membelah wilayah Lamongan dari Timur ke arah barat. begitu juga dengan nekara. prasasti Sumbersari. prasasti Kedungwangi. Sementara dari berbagai bukti arkeologi masa klasik bisa ditarik sebuah kesimpulan bahwa Lamongan pada masa itu memiliki peranan yang signifikan dalam panggung sejarah di Jawa Timur. Prasasti Biluluk sendiri dikeluarkan oleh 2 (dua) periode pemerintahan Raja Majapahit. prasasti Wotan. prasasti Pamotan (Pamwatan). Sistem penguburan dengan menggunakan nekara sebagai wadah jasad manusia dan benda-benda milik si mati. yang menandakan arti penting Biluluk bagi Pemerintah Majapahit. Kapak corong dan candrasa saat ini disimpan di Museum Mpu Tantular Surabaya di bawah no. dan juga keagamaan. prasasti Sumber sari I. pemerintahan. prasasti Lemahbang. prasasti Drujugurit. prasasti Sumber Sari II. Biluluk pada saat itu berstatus Sima Swatantra yang memiliki begitu banyak keistimewaan hak hampir menyamai istana Majapahit.

Wilayah Lamongan kota dan sekitarnya termasuk dalam kendali Kasunanan Giri di bawah Kepemimpinan Sunan Giri.1607 M). . Sementara perdikan Sendang Dhuwur (1483 S / 1561 M) dibawah kendali Sunan Sendang atau Raden Nur Rahmat. Hal ini terlihat dari adanya hirarki-birokrasi model barat dalam struktur pemerintahan kabupaten tersebut. tepatnya sekitar kali Lamong. Munculnya perdikan pusat islam ini tak lepas dari berdirinya kerajaan Islam Demak Bintoro dibawah Pemerintahan Raden Patah. secara resmi pemerintah belanda baru mengadakan tindakan pembenahan administratif atas kabupaten Lamongan pada tahun 1824. Di wilayah tengah. Wilayah pantura (Paciran dan Brondong) Lamongan tepatnya disekitar pelabuhan Sedayu Lawas dan Brondong telah menjadi tempat berlabuh bagi kapal-kapal VOC dalam pengangkutan komoditi perdagangan seperti merica. Setelah VOC bangkrut pada tahun 1799. Drajat dan Sendang Dhuwur. Kaliwungu. memerintah semua Bupati Pesisir yang adat dan peraturannya seperti sediakala. Namun di wilayah utara islam justru berkembang dan melahirkan perdikanperdikan islam seperti Sedayu. Tuban. Masa era kolonial.2 tentang penyerahan wilayah. Sidoarjo. berkembang pemerintahan dibawah kendali Rangga Hadi yang kemudian bergelar Tumenggung Surajaya ( 1569 . kemunduran juga di alami oleh perdikan Biluluk di Lamongan yang berpusat di Wilayah Lamongan selatan. Perdikan Drajat (1475 S / 1553 M) dipimpin oleh Sunan Drajat yang juga merupakan keturunan Sunan Ampel. …”Compagnie sebagai pengganti Sri Baginda. tepatnya di Tumenggungan dan sekitar wilayah kota sekarang.Pada masa akhir Pemerintahan Majapahit. Tanah pesisir itu adalah . garam. Tegal. perdagangan VOC sudah berkembang di Lamongan Semenjak tahun 1709 M. sesuai dengan isi perjanjian Gianti No. Brebes. Lamongan. dan Sidayu”. Lamongan secara resmi jatuh dalam pangkuan VOC pada 18 Mei 1747 M. Hingga sekarang jejak ke dua pemimpin besar Islam di wilayah Lamongan tersebut masih tegak berdiri. berupa kompleks Makam dan bangunan gapura yang menyerupai candi. padi dan kayu jati.

masa Islam. Sebagian besar penelusuran asal-asul Gajah Mada bersumber pada cerita rakyat (folklore) dan pengkaitan nama dengan sejarah lokalitas/etinisitas daerah tertentu. maka subyektifitas pun tak terhindarkan dalam setiap upaya menyingkap sejarah Gajah Mada. Kemudian pembentukan Propinsi Jawa Timur ditindaklanjuti oleh Pemerintah Pusat dengan pembentukan kabupaten yang ada di wilayah Jawa Timur yang dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 12 tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten dalam Lingkungan Propinsi Djawa Timur. Tapi. masa klasik. Akan selalu ada bagian yang dipenuhi ambiguitas dan selalu terkait dengan sudut kepentingan kekuasaan pada masa tersebut.com] PROLOG: Tulisan ini disarikan dari berbagai sumber. Ada faktor-faktor yang .Pembentukan Kabupaten Lamongan sebagai daerah otonom bersama 29 kabupaten lainnya di Jawa Timur diawali dengan penerbitan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1950 tentang Pembentukan Propinsi Djawa Timur.wordpress. Dan karena masih sebatas dari mulut ke mulut (tutur-tinular).haarrr. Alasan penggunaan judul ‘legenda’ sendiri tak lepas dari kenyataan bahwa asal-usul Gajah Mada (1299-1364) sampai detik ini masih simpang-siur. dan masa kolonial beserta sumber dari bukti arkeologi yang telah ditemukan dilapangan egenda Asal-Usul Gajah Mada dari Lamongan August 17. Demikian sekilas sejarah Kabupaten Lamongan mulai masa prasejarah. demikianlah Sejarah. 2009 — har LEGENDA ASAL-USUL GAJAH MADA DARI LAMONGAN Oleh: Har [www. Belum ada bukti otentik yang bisa menjelaskan darimana sebenarnya Gajah Mada.

Supersemar. Hal inilah yang memunculkan keberagaman definisi. dia adalah pahlawan. bahkan penghilangan fakta sejarah. adalah contoh betapa kompleknya menyusun sebuah catatan sejarah. Tapi. Demikian halnya dengan pembentukan dinasti Sutawijaya yang menggerogoti Demak dan memunculkan trah Mataram.membutuhkan legitimasi dan justifikasi pada keberlangsungan kekuasaan. Ada faktor histeriografi. Yang jelas. satu hal yang pasti: sejarah adalah catatan berdasar fakta dan keobyektifan. demi pembentukan bangsa yang cerdas dan bukan sebaliknya: bangsa bebek. tentu sudah lain soal. Di Buku Sejarah pelajaran sekolah. itulah sejarah. sah-sah saja. orde lama. Apalagi. siapapun yang melawan Belanda. sekali lagi. Dalam perspektif ke-Indonesiaan. Kalaupun dari keobyektifan tersebut lantas melahirkan multi interpretasi dan kontroversi. itu bisa diraih dengan pengkultusan dan senses of curiosity yang ujungnya adalah untuk mendapatkan keabsahan kekuasaan (power legitimacy) serta kebanggaan identitas sosial (the pride of social identity) pada tokoh bersangkutan. sehingga tentu saja sudah menjadi milik Indonesia. berjarak sekian generasi. ialah legenda. kasus-kasus masa reformasi. orde baru hingga dekade sekarang ini. Meski demikian. Standar bakunya ialah. Bagi sebagian orang yang paham kultur Bugis – Makassar. sekali lagi. tidak segampang itu menarik garis dikotomi antara pahlawan dan penghianat untuk dua tokoh tersebut. Kalaupun kemudian ada langkah penelitian berkenaan legenda Gajah Mada ini. ada upaya rekayasa. Sementara yang ‘baru-baru’ saja sering tak bisa diungkap dengan gamblang. titur-tinular dari generasi ke generasi. sudah terintegral dengan sejarah nusantara. jika dalam proses pengambilan kesimpulan. Gajah Mada juga tidak bisa dipandang sebagai milik wilayah. Beberapa di antaranya sebagai contoh. Dimulai dari raja-raja nusantara. zaman pergerakan. sejarah perjuangan rakyat Sulawesi Selatan. Beberapa pemberontakan pasca kemerdekaan. atau apalagi orang tertentu. legenda ini hidup di masyarakat tertentu. pembelokan. pejuang ataukah pemberontak. Sampai detik ini. dan serentetan peristiwa konflik horizontal. dengan rentang waktu yang jauh ke belakang. etnisitas dan power politik yang ikut melatarbelakangi. Adalah wajar muncul perdebatan. Yang tak wajar ialah. masih sering terjadi perdebatan dalam memandang sosok Aru Palakka (Arung Palakka) berkaitan dengan perlawanan Sultan Hasanuddin terhadap Belanda. penculikan. Dan. Belum lagi ditinjau dari segi sosial religi berkaitan dengan penyebaran Islam dan memudarnya kekuasaan Hindu. Tulisan ini. Pada dimensi tertentu. sebagian besar mempunyai babakan yang memunculkan heterogenitas opini dan bahkan kontroversi. Sebuah contoh sederhana. Sejarah Indonesia. Pada konteks zaman pergerakan nasional. memiliki bab-bab yang ‘samar’ dan multi interpretasi. multi interpretasi terhadap latar belakang perjuangan melawan kolonialis pun beragam. Sejarah tersebut bisa juga menjadi inspirasi di era . etnis. masa kemerdakaan. pasti melahirkan bermacam analisa dan perdebatan. pahlawan ataukah penghianat. Sejarah dicatat. ada peranan Demak dalam pengambilalihan kekuasaan imperium Majapahit. seperti halnya sejarah bangsa-bangsa lain. Sosoknya yang memang pernah eksis di percaturan politik global abad ke-13. sebagian besar tahu bahwa Sultan Hasanuddin adalah pahlawan nasional sementara Aru Palakka bukan.

Sekali waktu. dan beberapa kisah masa kecil Joko Modo.com 11. Kalimantan. http://id.wikipedia.com 9. Beberapa diantaranya Tersingkirnya Dewi Andongsari (Ibu Gajah Mada) dari Keraton Majapahit.wordpress. Saat itu. daerah tersebut berbatasan dengan Kabupaten Jombang dan Mojokerto (tempat pusat kerajaan Majapahit). di antaranya: Dari Sumatera.cc 8.com 7. http://panjiwinoto. harus melewati tangga undakan. http://amongraga. saya dan beberapa teman menghitung berapa undakan yang dilewati. http://kaskus. Waktu SD dulu. http://tempointeraktif. bervariasi. http://lamongan.http://nursatwika. http://igardu.org/wiki/Gajah_Mada 2.http://haarrr. (2) Beberapa Pendapat dan Dugaan lain berkaitan Asal-Usul Gajah Mada. Tempat Joko Modo (Gajah Mada) mengembala kerbau (angon kebo). Tulisan berikut terdiri dari dua bagian: (1) Legenda Gajah Mada dari Lamongan. Lamongan. Plapak dan Cancing (Gunung Ratu). Jegreg.com 3. Peristiwa Kucing dan Ular.co.go. Catatan: untuk download tulisan ini (versi pdf) . http://unggulsetiadi.com 12.ke-kinian dalam memajukan bangsa ini. revitalizing in the future. Sewaktu kecil. Penulis sendiri kebetulan dilahirkan di Desa Sekidang. http://forumbebas. berada di wilayah Kecamatan Ngimbang. saat itu Desa Sekidang belum ‘digusur’ menjadi areal Waduk Gondang. NTB dan Mongol. semacam discovering in the old.multiply.wordpress. Secara Geografis. penulis sering ikut kegiatan Pramuka.us 4. Hasilnya. selain menggembala sapi dan cari kayu bakar. lebih dari 20 tahun yang lalu. Beberapa referensi yang jadi sumber tulisan ini: 1. sekitar 10 km sebelah utara Gunung Ratu. Bali. penulis sedikit banyak mendengar cerita rakyat tentang Gajah Mada. silahkan klik di sini>>>… Terima Kasih * (1) LEGENDA ASAL-USUL GAJAH MADA DARI LAMONGAN Desa Cancing – Gunung Ratu terletak di ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut.id 5. Yang paling berkesan ialah saat Penjelajahan.Dan beberapa sumber lain yang tak sempat disebutkan. Untuk menuju ke makam tersebut. rute penjelajahan yaitu Desa Sekidang.com 6.com 10.blogspot. Sampai di .

Bukit itulah yang kemudian lebih dikenal dengan nama Gunung Ratu. Saat itu. Pada saat putranya masih kecil ia meninggal dunia dan dimakamkan di tempat tersembunyi yaitu di atas bukit dan di tengah rimbunnya hutan. tapi karena suatu hal Dewi Andong Sari tidak dibunuh melainkan hanya disembunyikan di desa Cancing yang terletak di dalam hutan jauh dari pusat pemerintahan majapahit (± 35 km arah barat laut dari Trowulan). Menurut cerita yang beredar. situs pemakaman tersebut sering disalahgunakan. nampak dari banyaknya taburan bunga. dulunya merupakan petilasan dari Dewi Andong Sari yang diusir dari Majapahit karena iri hati dari permaisuri Dara Petak dan Dara Jingga karena dikhawatirkan memiliki seorang putra. . Di bukit inilah tempat Dewi Andongsari menjalani hari-harinya sampai akhirnya melahirkan Joko Modo (Gajah Mada). Menurut Mbah Sulaiman inilah bukti fisik akan keberadaan asal usul Gajah Mada.atas. Hal yang sama juga nampak ditempat Kucing dikubur—yang ditandai dengan bongkahan batu. Jalur desa tersebut dekat dengan jalur perjalanan Majapahit-Kadipaten Tuban. misal mencari ilmu atau juga ngalap berkah. Foto_penunjuk jalan ke gunung ratu Kondisi pemakaman saat ini. seorang juru kunci dari Makam tersebut. tapi sayang Dewi Andong Sari tidak berumur panjang. saya melihat makam Dewi Andongsari kelihatan sering diziarahi orang. Setelah usia kandungan cukup maka lahirlah bayi laki-laki. Lokasi tersebut sudah direhab oleh Pemkab Lamongan dan difungsikan sebagai Peninggalan Situs Bersejarah sekaligus tempat Wisata Sejarah. Kisah berawal ketika pada suatu hari Desa Cancing kedatangan sekelompok prajurit Majapahit yang sedang mengiringkan istri selir Raden Wijaya yang sedang mengandung. jelas jauh berbeda. desa tersebut dipimpin oleh Ki Gede Sidowayah yang juga mempunyai keahlian membuat senjata pusaka (Mpu). Gunung atau biasa juga disebut bukit Ratu. Setiap hari tempat tersebut dikelola dan dirawat oleh Mbah Sulaiman. Sekelompok prajurit tersebut mendapat tugas rahasia untuk menyingkirkan (mungkin membunuh) Dewi Andong Sari.

apalagi tak lama kemudian kucing itupun mati. demikian juga dengan tempat dikuburkannya kucing tersebut. Bayi laki-laki tersebut tumbuh sehat dan cerdas yang kemudian dipanggil dengan nama Joko Modo (pemuda dari Modo). tak jauh dari kuburan kucing kesayangannya. Dewi Andongsari turun dari bukit hendak mengambil air di telaga (sendang) yang terletak di bawah bukit. terlihat bangkai ular. . Tak lama setelah peristiwa itu. Dewi Andongsari datang dan langsung melihat kucing yang mulutnya penuh darah. Tapi Dewi Andongsari pun kemudian tersadar ketika tak jauh dari bayinya. Oleh warga desa Cancing jenazahnya dimakamkan di bukit tersebut. bayi tersebut diserahkan pada adik perempuannya (janda Wara Wuri) yang tinggal di desa Modo. Dewi Andongsari pun meninggal. Gajah Mada ditinggal sendirian. Kucing milik Dewi Andongsari menghalanginya sehingga terjadi perkelahian. Dewi Andongsari menyesal bukan main. Si kucing berhasil menggigit ular hingga mati. hanya ditemani kucing setia milik Dewi Andongsari. Pada saat itulah seekor ular hendak mematok Gajah Mada. Beberapa saat kemudian. saat Gajah Mada masih bayi. Kucing itu pun kemudian dia pukul. Dewi Andongsari menyangka bahwa kucing tersebut telah menggigit Gajah Mada. Oleh karena itu. Bayi Gajah Mada sendiri kemudian diambil oleh Ki Gede Sidowayah… Ki Gede Sidowayah tidak mempunyai istri. Sampai sekarang keberadaan telaga tersebut masih ada. Dia merasa kasihan dan khawatir bayi tersebut tidak terurus dengan baik.Foto_ jalan (tangga berundak) ke gunung ratu_cancing Pernah pada suatu ketika.

Karena kecakapanya Joko Modo oleh sesama teman penggembala dianggap sebagai pemimpin. Joko Modo dan kawan-kawan gembala lainnya naik di atas bukit kecil sehingga jarak pandangnya menjadi jauh dan luas. . Ki Gede Sidowayah sendiri diberi hadiah tanah perdikan di Songgoriti Malang. Meskipun hanya sebagai pemimpin sekelompok anak gembala. kelak suatu saat ia ingin menjadi prajurit Majapahit juga. dengan pertimbangan agar jiwa. Bukit tersebut sampai sekarang masih ada dan oleh masyarakat setempat dinamakan Sitinggil (Siti= tanah.Foto_lokasi area makam dewi andongsari Seperti pemuda desa pada umumnya. Joko Modo pun ikut bekerja membantu orang tua angkatnya yaitu sebagai pengembala kerbau. Pada saat Joko Modo diatas bukit sambil mengawasi kerbau-kerbaunya itu tidak sengaja ia pun kadang-kadang melihat iring-iringan prajurit Majapahit menuju Tuban atau sebaliknya dari Tuban menuju majapahit. Hal ini dimungkinkan karena Songgoriti daerahnya lebih subur dan makmur jika dibandingkan dengan Modo atau Ngimbang Lamongan yang letaknya jauh di dalam lebatnya hutan belantara. Ki Gede Sidowayah tidak lupa mengajak pula Joko Modo ke Songgoriti. sikap. Hadiah tersebut nampaknya sebagai penghargaan pada Ki Gede yang diam-diam berhasil menyelamatkan Dewi Andongsari dan memelihara bayinya. ternyata bakat kepemimpinannya mulai nampak. serta cara berpikir Joko Modo yang cerdas dan cakap bisa berkembang dengan baik. Dari seringnya melihat iring-iringan prajurit Majapahit yang gagah-gagah tersebut membuat hati Joko Modo tertarik. Untuk memudahkan mengawasi kerbau-kerbau yang sedang digembala tersebut. Hal ini terjadi karena letak Modo memang berada diantara Majapahit dan Tuban. Inggil= tinggi) artinya tanah yang tinggi.

Ia sangat senang. Ditinjau dari segi geografis . Karena itu sebelum Dewi Andong Sari melahirkan ia harus segera segera dilenyapkan. Dara Petak adalah Putri Melayu yang datang ke Majapahit bukan atas kehendak sendiri. jika nanti Dewi Andong Sari melahirkan anak laki-laki tentu akan jadi Bantu sandungan bagi cita-citanya. seorang tokoh besar di Kerajaan Majapahit. sebab kedua anak Raden Wijaya permaisuri yang lain semuanya wanita. yaitu : Diyah Tribhuana Tungga Dewi dan Diyah Wiyat Sri Raja Dewi. Ketika ia diperistri oleh Raden Wijaya tentu bukan bukan atas dasar cinta tapi karena terpaksa karena itu punya gagasan dalam hati yaitu Melayu bisa tunduk pada Majapahit tapi keturunan Melayu yaitu anaknya suatu saat harus jadi Raja Majapahit. Dengan demikian cita-citanya pasti terwujud. Peristiwa penculikan Dewi Andong sari dari Keraton Majapahit (1299 M) Adanya peristiwa rencana pembunuhan terhadap istri Selir Raden Wijaya yang sedang mengandung yaitu Dewi Andong Sari sangat mungkin terjadi atas kehendak Putri Indreswari yaitu Dara Petak yang berasal dari Melayu. 2. sebab sepeninggal Raden Wijaya tahta Kerajaan pasti jatuh ke tangan anaknya. Tapi perasaan gembira itu berubah jadi cemas setelah tahu istri Selir Raden Wijaya yaitu Dewi Andong Sari teryata hamil. Ketika ia melahirkan anak laki-laki yang diberi nama Kalagemet (Jayanegara) tahun 1294 M. * Berikut ini analisa seputar Legenda Gajah Mada dari Lamongan: 1. yang kelak Kemudian kariernya terus menanjak sehingga menjadi Patih Gajah Mada. melainkan dibawa oleh Kebo Anabang (Pemimpin ekspedisi Pamalayu) sebagai putri rampasan sebab negerinya ditaklukkan oleh Singosari / Majapahit.foto_makam dewi andongsari di gunung ratu Karena kecakapan dan kepandaiannya tersebut dan didukung oleh pengaruh Ayah angkatnya yaitu Ki Gede Sidowayah maka Joko Modo akhirnya tercapai cita-citanya yaitu menjadi prajurit Majapahit.

Demikian juga halnya dengan Gajah Mada.Posisi Desa Cancing. Wijaya yang sedang mengandung hingga melahirkan dengan selamat. Jarak antara Desa Badander dengan Cancing. Dengan pertimbangan itu. Untuk menjaga kerahasiaan . Tapi karena kondisinya pada saat itu tidak memungkinkan disamping letak Badander dengan Ngimbang sangat dekat apalagi adanya jaminan perlindungan dari Ki Buyut Badander. Disamping itu dalam sejarah belum pernah ada seseorang mendapat hadiah tanah perdikan hanya karena berjasa membuat pusaka untuk Raja. Sebagai seorang Mpu mungkin Ki Gede Sidowayah pernah membuat sejenis pusaka yang ampuh untuk Raden Wijaya. Ngimbang hanya 10 km. Sebab ada lagi nama Desa yang namanya persis sepert yang disebut dalam Negara Kertagama yaitu Badander (buah dander) yang berada di kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang. Modo). Demikian juga halnya dengan Ki Gede Sidowayah yang mendapat tanah perdikan di Singgoriti. Diceritakan. Ditinjau dari segi politik Pada saat pemberontakan Ra Kuti (1319) Gajah Mada yang saat itu menjadi kepala pasukan Bhayangkara menyelamatkan Raja Jaya Negara dengan sembunyi di Desa Badander. 4. Ada dua kemungkinan Ki Gede Sidowayah mendapat tanah perdikan di Songgoriti yaitu : (a). 3. Tapi kemungkinan ini lemah. padahal tidak. tentu mendapat dukungan dan perlindungan dari masyarakat sekitarnya. sebab diantara banyak pusaka peninggalan Majapahit tdak dikenal buatan Mpu Sidowayah. sehingga sangat mungkin yang dimaksud Desa Badander tempat persembunyian Raja jayanegara kerena adanya pemberotakan Rakuti adalah Badander tersebut (bukan Dander Bojonegoro). Joko Modo sering melihat iringiringan prajurit Majapahit menuju Tuban atau sebaliknya dari Tuban menuju Majapahit. kemungkinan besar benarya ia tidak senaja sembunyi di Desa Badander melainkan ke Desa Cancng (Ngimbang) tempat ia berasal. Ki Gede Sidowayah mendapat hadiah tanah perdikan di Songgoriti Malang. Karena Ki Gede Sidowayah berjasa besar yaitu menyelamatkan garwo selir R. Para sejarawan banyak yang menduka bahwa Badander yang dimaksud itu adalah Dander di Bojongoro. Demikian juga dengan letak Modo (sekarang Kec. (b). Dalam sejarah adalah hal yang wajar jika seseorang mendapat hadiah tanah perdikan dari Raja sebagai imbalan karena orang tersebut berjasa besar pada Raja atau Negara. Ngimbang dengan Trowulan (pusat kerajaan Majapahit) jika ditarik garis lurus 35 km. apalagi Cancing berada di dalam lebatnya hutan. Suatu kebiasaan. itu sangat masuk akal sebab Modo memang terletak di antara jalur Majapahit dengan Tuban. suatu jarak yang masuk akal sebagai jalur pelarian untuk tempat sembunyinya Dewi Andong sari. maka dipilihnya Badander sebagai tempat persembunyian sementara sambil menyusun siasat untuk merebut kembali tahta kerajaan dari pemberontak Ra Kuti. di samping juga menguasai medan sehingga banyak membantu untuk perjuangan berikutnya. jika ada kerusuhan di ibu koa maka para pembesar ibu kota berusaha menyelamatan diri ke Daerah asalnya yaitu daerah dimana ia dilahirkan dan dibesarkan. sedang jarak Badander Trowulan 25 km.

Peristiwa itu tentu sangat menyakitkan hati Gajah Mada. akibat tindakan Gajah Mada tersebut tidak saja berakibat gagalnya pernikahan Hayam Wuruk tapi juga meninggalnya calon permaisuri Diyah Pitaloka beserta keluarga pengiringnya Karena kesalahan itu kemudian Gajah Mada diberi sanksi yaitu dibebas tugaskan selama 2 (dua) tahun (1357 1359 M). Pada saat upacara pernikahan terjadilah beda pendapat antara Gajah Mada dengan keluarga pihak pengantin putrinya yaitu : Gajah Mada menghendaki agar raja Sunda menyerahkan putrinya kepada Raja Majapahit sebagai upeti. setelah itu Ra Tanca langsung dibunuhnya untuk menutup rahasia selamanya. Maka dipinanglah Diyah Pitaloka untuk menjadi permaisuri Raja Hayam Wuruk. 6. 5. segala lukisan yang dikirimkan ke Majapahit tidak ada yang menarik kecuali lukisan putri Sunda yaitu “ Diyah Pitaloka“. yaitu putrinya harus dijemput oleh keluarga Majapahit denga upacara pernikahan sebagaimana biasanya. kemudian Ra Tanca langsung dibunuh oleh Gaja Mada tanpa proses pengadilan. maka dikirimkan ke segala penjuru untuk mencari wanita yang paling cantik. Wijaya punya anak laki – laki selain Kalagamet. Sebab jika diketahui bahwa R. begitu Tanca membunuh Jayanegara maka Gajah Mada langsung membunuh Ra Tanca Dalam Pararaton tersebut dengan jelas mengatakan kalau Jayanegara meninggal karena dibunuh oleh Ra Tanca. Peristiwa Tanca tahun 1. Peristiwa Bubat tahun 1357 M (Sanga Turangga Paksa Wani = 1279 C) Ketika raja Hayam Wuruk sudah cukup dewasa untuk menikah. Kalau kita memperhatikan cerita rakyat Ngimbang tentang Joko Modo. Mengapa kesalahan Gajah Mada yang begitu besar terhadap raja hanya mendapat hukuman ringan? Mengapa pula Gajah Mada terlibat begitu dalam soal pernikahan Hayam Wuruk? Banyak kemungkinan untuk menjawabnya. Mungkin kedua inilah yang agak lebih mendekati kebenaran. Sebab ibunda Gajah Mada Yaitu Dewi Andong Sari dilenyapkan dari istana oleh ibunda Jayanegara yaitu Dara Petak. Beda pendapat tersebut tidak dapat diselesaikan maka terjadilah perang yang mengakibatkan terbunuhnya semua orang Sunda termasuk calon permaisuri yaitu Diyah Pitaloka. sehingga timbullah niat balas dendam yaitu melenyapkan Jaya negara melalui tangan Ra Tanca. Hal ini terjadi karena Gajah Mada adalah adik .328 M (Bhasmi bhuto nangani ratu = 1250 C) Dalam Pararaton disebutkan selama Ra Tanca menjalankan tugas pengobatan terhadap raja Jayanegara Gajah Mada mengawasinya.tersebut Ki Gede Sidowayah diberi hadiah tanah perdikan yang letaknya sangat jauh dari Lamongan yaitu di Songgoriti Malang. Peristiwa Bubat tersebut jelas kesalahan besar Gajah Mada. maka bias timbul masalah besar dalam proses pergantian raja sepeninggalan R. sedang raja Sunda menghendaki upacara pernikahan sebagaimana mestinya. Kita semua sependapat jika Ra Tanca membunuh Jayanegara karena sakit hati sebab istrinya pernah diganggu oleh Jayanegara. Wijaya nanti. diantara jawaban itu ialah: Hayam Wuruk tahu bahwa Gajah Mada itu pamanya sendiri. Tapi mengapa Ra Tanca langsung dibunuh oleh Gaja Mada tanpa proses pengadilan? Tidak ada orang mempermasalahkan . sangat mungkin bahwa peristiwa pembunuhan Jayanegara oleh Ra Tanca adalah hasil skenario Gajah Mada sendiri. Peristiwa tersebut terjadi di lapangan Bubat karena itu dinamakan perang Bubat dan terjadi tahun 1256 C /tahun 1357 M.

Raja Majapahit yang terkenal. Gajah Mada anak R. Dara Petak (harafiah berarti “Merpati Putih”) adalah istri kelima dari Raden Wijaya. atau juga disebut dengan nama Kebo Anabrang dan Lembu Anabrang. • • • • Menurut Nagarakretagama. Mahesa Cempaka memiliki anak Dyah Lembu Tal yang diberi gelar Dyah Singhamurti dan kemudian menurunkan Raden Wijaya.ibunda Hayam Wuruk (Diyah Tribhuwana Tungga Dewi) satu ayah lain ibu. Ronggolawe. ia baru berusia 17 tahun. Kebo. Diantara nama-nama yang menghiasi perjalanan sejarah Majapahit. adalah putera Ario Banyak Wide alias Ario Wiraraja bupati Sumenep yang membantu Raden Wijaya saat dikejar-kejar tentara JayaKatwang. Bahkan sejak masa pemerintahan ibunda hayam Wuruk yaitu Tribhuwana Tungga Dewi urusan pemerintahan seolah diserahkan sepenuhnya kepada Gajah Mada. Beberapa nama hewan yang biasa dipakai antara lain : Mahesa(Sapi). Banyak (Angsa) dll. H(ayam) Wuruk sendiri mempunyai arti ayam jantan. pada saat Ranggalawe memberontak pada Majapahit. sedangkan Diyah anak R. Bali. 1. Lembu. Wijaya dari permaisuri Gayatri. dalam arti Gajah Mada mau kudeta maka tidak akan ada hambatan yang berarti. Dara Petak melahirkan seorang putra yaitu Kalagemet atau Sri Jayanegara yang menjadi penerus tahta ayahnya di Majapahit. merupakan putri dari Raja Shri Tribhuana Raja Mauliwarmadhewa dari Kerajaan Dharmasraya. Segala urusan pemerintahan diserahkan kepada Gajah Mada. adalah seorang mantan senapati Singasari (Ketua Ekspedisi Pamalayu) yang membunuh Ranggalawe. Keadaan seperti itu sangat memungkinkan jika Gajah Mada mau kudeta. Versi Sumatera Seperti kita kita ketahui bersama. bahkan kerajaaan sebelumnya ataupun sesudahnya nama-nama seperti itulah yang populer dipakai oleh . Gajah Mada tidak mau kudeta terhadap kekuasaan Hayam Wuruk Pada saat Hayam Wuruk dinobatkan sebagai Raja. *** (2) Beberapa Pendapat dan Dugaan lain berkaitan Asal-Usul Gajah Mada Berikut ini penulis tampilkan ringkasan artikel berkaitan dengan asal-usul Gajah Mada. Lalu timbul pertanyaan mengapa Gajah Mada tidak melakukan kudeta? banyak kemungkinan untuk menjawab. jaman dahulu nama orang identik atau disimbolkan dengan nama-nama hewan. Kalimantan. diantaranya jawaban itu ialah : “karena raja Hayam Wuruk masih Keponakan Gajah Mada sendiri “. Dari perkawinannya dengan Raden Wijaya. Beberapa pendapat menyatakan bahwa Gajah Mada berasal dari Sumatera. NTB dan Mongol. 7. Wijaya dari istri selir (Dewi Andongsari). Mahesa Anabrang.

H. Satu-satunya pulau di Indonesia yang ada gajahnya adalah Sumatra. Jambi. adik Dara Jingga kemudian dipersembahkan kepada Raden Wijaya. Sumatera Barat. Berangkat dari sinilah kalau Gajah Mada bukan orang Jawa. Dara Jingga memiliki sebutan sira alaki dewa — dia yang dinikahi orang yang bergelar dewa — dinikahi oleh Adwaya Brahman. yang dapat disampaikan sebagai berikut : • • Kerajaan Dharmasraya atau Kerajaan Melayu Jambi adalah kerajaan yang terletak di Sumatra. yang kemudian memberikan keturunan Raden Kalagemet atau Sri Jayanegara. Setelah sampai di Jawa. raja Kerajaan Dharmasraya dan juga merupakan kakak kandung dari Dara Petak. Kern yang diterbitkan tahun 1917. Nama tokoh ini juga ditemukan pada prasasti yang tertulis di alas arca Amoghapasa. yang merupakan putra dari Adwayawarman dari keluarga Indra. ia mendapatkan bahwa Sang Kertanegara telah tewas dan Kerajaan Singasari telah musnah oleh Jayakatwang. Dan kalau dilihat dari catatan sejarah. Yang pusat koservasinya ada di Way Kambas. dan “bersama dengan keempat belas pengiringnya dan saptaratna. tertulis bahwa arca itu adalah hadiah perkawinan Kertanagara kepada seorang bangsawan Sumatera. raja Kediri. Seperti tulisan diatas. Dara Petak berasal dari Kerajaan Dharmasraya. raja Majapahit ke-2. Dengan kata lain. dapat disimpulkan saat Mahesa Anabrang membawa Dara Jingga dan Dara Petak dari Sumatra ke Jawa. dan di utara Jambi. dekat Batusangkar. Dinyatakan juga bahwa Adityawarman menjadi raja di Kanakamedini (Swarnadwipa)“. pendiri Kerajaan Pagaruyung. Dara Jingga. Setelah berhasil melaksanakan tugasnya. Menurut pembacaan Prof. Menurut pembacaan R. pemimpin Ekspedisi Pamalayu. dekat Sei Langsat. Oleh karena itu. Kabupaten Dharmasraya. Karena hewan-hewan itu ada di lingkungan mereka. Sumatera Barat sekarang. Sumatera Barat. Dara Petak. yaitu Gajah Mada. berdiri sekitar abad ke-11 Masehi. Limo Kaum. Atau malah Gajah Mada ditugaskan secara khusus untuk menjadi . dan Jayanegara Diduga kuat Mahesa Anabrang ini adalah orang yang sama dengan tokoh yang dikenal sebagai Adwaya Brahman atau Adwayawarman. Lokasinya terletak di selatan Sawahlunto. Dara Jingga adalah putri dari Tribuanaraja Mauliawarmadewa. yang ditemukan di Padang Roco. Hubungan antara Mahesa (Kebo) Anabrang. Mahesa Anabrang membawa Dara Jingga beserta keluarganya dan Dara Petak kembali ke Pulau Jawa untuk menemui Kertanegara. dibawa dari Bhumi Jawa ke Swarnnabhumi” dan bahwa “Rakyan Mahamantri Dyah Adwayabrahma” adalah salah seorang pengawal arca tersebut. Gajah Mada termasuk dalam rombongan tersebut yang bertugas untuk mengawal keselamatan putri raja mereka sekaligus sebagai duta dari Kerajaan Darmasraya. Dara Petak. raja yang mengutusnya.golongan bangsawan maupun rakyat biasa. Kecuali untuk nama hewan gajah. tertulis bahwa batu prasasti itu “dikeluarkan oleh Adityawarman. kita hanya mendapati satu nama. Berdasarkan catatan-catatan diatas. Pitono. raja Majapahit ke-2 adalah keponakan Mahesa Anabrang dan sepupu Adityawarman. ayah dari Adityawarman yang disebutkan dalam Prasasti Kuburajo I di Kuburajo. Kerajaan ini lokasinya ada di Sumatra. ada benang merah yang dapat ditarik.

asal-usul Gajah Mada masih sangat gelap.7. diperkirakan sekitar tahun 1300 M. 3. Emphu keturunan pada waktu memerintah di Bali Yang menjadi perhatian dari sekian lontar tersebut dan dapat dijadikan penelitian lebih lanjut adalah bagian yang menjelaskan tentang Asal-Usul/Kelahiran sang Maha Patih Gajah Mada. Terdiri dari 17 Lembar lontar berukuran 50×3. Balai Pustaka. yang bernama Curadharmawysa dan Nariratih. Kedua pendet tersebut melakukan Bharata (disiplin) Kependetaan yaitu :Sewala-brahmacari” artinya setelah menjadi pendeta suami istri tersebut tidak boleh berhubungan sex layaknya suami istri lagi. Versi Malang Muhammad Yamin didalam bukunya yang berjudul Gajah Mada. Asal Usul Gajah Mada 2. ditulisi timbal balik. Ahli sejarah tidak dapat menyusur hari lahirnya dengan pasti: ibu bapak dan keluarganya tidak dapat perhatian kenang-kenangan riwayat: Begitu juga nama desa tempat dia dilahirkan dilupakan saja oleh penulis keropak jaman dahulu asal usul gajah mada semua dilupakan dengan lalim oleh sejarah” Jadi jelaslah menurut Muhammad Yamin. Salah satu lontar yang menarik perhatian diantaranya adalah lontar yang berjudul “Babad Gajah Maddha”. walaupun ada dugaan bahwa Gajah Mada dilahirkan di aliran sungai Brantas yang mengalir keselatan diantara kaki gunung Kawi-Arjuna. keduanya disucikan (Diabhiseka menjadi pendeta) oleh Mpu Ragarunting di Lemah Surat. telah lama menarik perhatian ahli sejarah. cetakan ke 6. Tahun 1960. . Versi Bali Keinginan untuk mengetahui asal-usul Patih Gajah Mada sebagai Negarawan besar pada Jaman Kerajaan Majapahit.pengawal pribadi Dara Petak. setiap halaman terdiri atas 4 baris. Secara garis besar lontar babad Gajah Maddha tersebut berisikan 1. Lontar tersebut adalah merupakan Salinan sedangkan yang asli belum dapat dijumpai. “Tersebutlah Brahmana Suami-Istri di wilwatikta. Lontar tersebut memakai kode: Krop. Nomer 156. Gri Kresna Kapakisan dalam hubungannya dengan raja-raja Majapahit 3. Setelah disucikan lalu kedua suami istri tersebut diberi nama Mpu Curadharmayogi dan istrinya bernama Patni Nuriratih. 2. hal 13 mengungkapkan tokoh ini sebagai: “Diantara sungai brantas yang mengalir dengan derasnya menuju kearah selatan dataran Malang dan dikaki pegunungan Kawi-Arjuna yang indah permai. Yang akhirnya tinggal dan menetap di Majapahit mengikuti tuannya yang menjadi permaisuri raja Majapahit.maka disanalah nampaknya seorang-orang indonesia berdarah rakyat dilahirkanpada permulaan abad ke-14. memakai huruf dan bahasa Bali-Tengahan. Universitas Udayana” (sekitar tahun 1974.5 cm. salah satunya I Gusti Ngurah Ray Mirshaketika mengadakan Klasifikasi Dokumen Lama yang berbentuk Lontarlontar pada “perpustakaan Lontar Fakultas Sastra.

oleh karena sebagai pendeta sewala-brahmacari sudah jelas tidak boleh lagi mengadakan hubungan sex.oleh karena itu Mpu Curadharmayogi palsu tersebut memperkosa Patni Nariratih. 4. tetapi sayang pada saat hendak menyantap makanan tersebut air minum yang disediakan tersenggol dan tumpah (semua air yang telah dibawa tumpah). Bayi tersebut dipungut oleh seorang penguasa didesa Maddha.hingga kandungan patni Nariratih bertambah besar. Menyadari hal yang demikian tersebut mereka berdua lalu mengambil keputusan untuk meninggalkan asrama itu. Patni Nariratih menceritakan peristiwa yang baru saja menimpa dirinya kepada suaminya dan akhirnya mereka berdua menyadari. bahwa akan terdjadi suatu peristiwa yang akan menimpa meraka kelak. Setelah kejadian tersebut maka hilanglah Mpu Curadharmayogi palsu. Sebagai tipu muslihat segerah Sang Hyang Brahma berganti rupa (berubah wujud. seorang Demung Adat yang mempunyai tugas mempersatukan nusantara. segera ditinggalkan oleh mereka berdua menuju ke sebuah gunung. Mali.lalu oleh seorang patih terkemuka di wilatikta di bawa ke wilatikta dan diberi nama “Maddha”.jauh dari asramanya tidak menentu tujuannya. sehingga Mpu Curadharmayogi mencari air minum lebih dahulu yang letaknya agak jauh dari tempat itu arah ke barat. Pada waktu itu hari sudah menjelang malam dan Patni Nariratih sudah hendak melahirkan. Sebagian masyarakat Dayak mempercayai hal ini berkaitan dengan kisah masyarakat Dayak Tobag. Pada waktu mau melahirkan mereka sudah berada didekat gunung Semeru dan dari sana mereka menuju kearah Barat Daya. Kalimantan Barat. Dalam keadaan Patni Nariratih seorang diri diceritakan timbulah keinginan dari Sang Hyang Brahma untuk bersenggama dengan Patni Nariratih. tetapi senantiasa pulang ke asrama suaminya di gili madri untuk membawa santapan.Selanjutnya Mpu Curadharmayogi mengambil tempat tinggal (asrama) di Gili Madri terletak di sebelah selatan Lemah Surat. Sedangkan Patni Nariratih bertempat tinggal di rumah asalnya di wilatikta. Tokoh Gajah Mada di Dayak Krio dikenal dengan nama Jaga Mada. yaitu dari sebuah kampung di Kecamatan Toba. Segera Mpu Curadharmayogi palsu (Mayarupa) merayu Patni Nariratih untuk melakukan senggama. Bayi yang telah dilahirkan di bale agung itu. dan datanglah Mpu Curadharmayogi yang asli (Jati). Simpang dan Dayak Krio. mengembara ke hutan-hutan . Tetapi keinginan tersebut ditolak oleh Patni Nariratih. lalu suaminya mengajak ke sebuah “Balai Agung” yang etrletak pada kahyangan didesa Maddha tersebut. Pada suatu hari Patni Nariratih mengantarkan santapan untuk suaminya ke asrama di gili madri. Versi Kalimantan Ada pula yang meyakini Gajah Mada itu merupakan orang Dayak. ”masiluman”) berwujud seperti Mpu Curadharmayogi sehingga patni Nariratih mengira itu adalah suaminya.dan makanan berhubungan jarak kedua tempat tinggal mereka tidak begitu jauh. Kalimantan Barat.kemudian ternyata dari kejadian yang menimpa Patni Nariratih akhirnya mengandung. 5. namun masyarakat Dayak lainnya menyebutnya Gajah Mada. lalu sampailah disebuah desa yang bernama desa Maddha. Versi Nusa Tenggara Barat Masyarakat Bima khususnya Dompu percaya kalau Gajah Mada berasal dari daerah ini. Kabupaten Sanggau. mengingat kemiripan dengan tokoh legenda masyarakat Dompu yaitu “ombu Mada Roo .

sunda. saya akan beristirahat. dompo. Pahang. kota Trowulan yang merupakan pusat kerajaan Majapahit. Bali. Sunda. 6. lamun kalah ring gurun. begitupula Seram. Palembang. ring haru. Mada artinya saya. apabila Gurun telah dikalahkan. tanjungpura. tumasik. ring seram. LAIN-LAIN A. Peta Wilayah Kekuasaan Majapahit: *** . Bendera Majapahit: Merah Putih (bergaris) C. Di daerah ini juga terdapat kuburan kuno yang diyakini sebagai makam Gajah Mada. pada waktu itu saya akan menikmati istirahat” B. Roo artinya telinga dann Fiko artinya lebar. pahang. ring bali. Lambang/Simbol Kerajaan: Surya Majapahit D. Haru. palembang. Versi Mongol Ada yang mengatakan bahwa Gajah Mada merupakan perwakilan atau utusan tersamar Dinasti Yuan dari daratan Cina. maka akan nampak ada kanal-kanal yang disiapkan untuk jalur menuju laut. Ombu artinya Tuan. Bunyi sumpah Palapa: “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa. Menurut seorang dosen Fisipol UGM. jika dipindai dengan tekno remote sensing. Tanjungpura. Jadi ditafsirkan sebagi Tuan Mada bertelinga lebar (seperti gajah). Dompo.Fiko”. samana isun amukti palapa” “Apabila sudah kalah Nusantara. Tumasik.

EPILOG: Tulisan ini sama sekali tidak bertendensi pada pengklaiman terhadap sosok Gajah Mada berdasarkan wilayah.haarrr. tak diketahui di mana kuburnya. Lebih dari itu. 2 dan 3 Posted in artikel. Pendidikan. dan tak diketahui anak turunnya. moksa tidak diketahui jejak telapak kakinya. Tags: artikel. silahkan klik di sini>>>… Thank you for visiting www.com education for all. 24 Responses to “Legenda Asal-Usul Gajah Mada dari Lamongan” . 2007). penelitian. maupun dugaan masih belum bisa menyingkap tabir asal-usul Gajah Mada. berita. Gajah Mada adalah sejarah Indonesia. Penulis menutup tulisan ini dengan mengutip sepenggal tulisan di buku karangan Langit Kresna Hariadi: “Dengan kebebasan yang aku miliki. Sampai detik ini. 24 Comments » Like Be the first to like this post. penelitian. * Catatan: untuk download versi pdf. dan apalagi golongan atau orang tertentu. segala legenda. menjadi milik Indonesia. KIR. Biarlah Gajah Mada hilang lenyap. Yang jelas. karya ilimiah remaja. dan oleh sebab itu sudah menjadi bagian integral bangsa ini. education for a better life • • • • • Share this: Email Facebook Print Possibly related posts: (automatically generated) • • Penerimaan CPNS Kab. aku bisa berada di mana pun dalam waktu lama tanpa harus terganggu oleh keinginan pulang. etnisitas. murca berubah bentuk menjadi udara. legenda.wordpress. gajah mada.” (Gajah Mada Madakaripura Hamukti Moksa. tak diketahui siapa orang tuanya. Langit Kresna Hariadi. mitos. Biarlah orang mengenangku hanya sebagai Gajah Mada yang tanpa asal-usul. aku berharap apa yang kulakukan itu akan menyempurnakan pilihan akhir hidupku dalam semangat hamukti moksa. Lamongan 2010 Novel Gajah Mada 1. Pendidikan. sejarah.

. Hentikan segala klaim palsu. Reply 2. Agus Suhanto Says: August 18. berdekatan dengan wilayah cancing ngimbang juga terdapat sebuah foklor lokal mengenai legenda anglngdarma yang tentunya berada di dekat wilayah desa/kecamatan anda yaitu sekitar sambeng. Makasih banyak sudah mampir di blog ini Salam hangat Reply 3. sy Agus Suhanto. namun ini merupakan sesuatu yang bagus untuk mengawali pencarian. salut buat lamongan Reply o har Says: September 18. 2009 at 2:34 pm Siip. chandikolo Says: November 8. 2009 at 4:05 pm Mksih sudah mengunjungi blog ini Salut pada Anda. tulisan yg bagus Reply … salam kenal yaa o har Says: August 18. 2009 at 11:16 pm thanks bro tulisanya sangat bagus meski masih kurang referensinya. 2009 at 1:13 pm kyknya yg masuk akal gajahmada berasal dari jawa timur…. masih muda tapi punya banyak prestasi sukses slalu.jgn sampe diklaim malaysia lagi. 2009 at 2:46 pm salam. berikutnya saya juga tertantang untuk menggali lebih jauh tentang beberapa fakta maupun foklor sejarah yang tersembunyi di lamongan. di belahan utara muncul juga legenda tentang empu supa (seorang empu era majapahit) yang mendapat gelar pangeran sedayu dan tanah perdikan sendang sedayu.1. winos Says: September 12. juga mengenai peninggalan baju anglingdarma.

padahal sedayu gresik adalah sebuah kota yang baru lahir pada era belanda. sebenarnya esensi dari penelusuran sejarah ialah merevitalisasi nilai-nilai luhur tradisionalisme untuk diaktualisasikan berdasarkan konteks ke-kini-an. Demikian halnya dengan cerita Anglingdarma di wilayah Sambeng. Wah… asyik juga cerita tentang sejarah. 2009 at 11:09 pm Terima kasih banyak telah meluangkan waktu berkunjung ke sini. Reply o har Says: November 9.jika menyebut sedayu biasanya rujukan banyak orang adalah sedayu gresik. Tapi secara substansial. legenda bahkan dongeng. yang karena memang masyarakat kita memiliki tradisi lisan. kalau kita merujuk pada dokumen peta david rumsey maka terlihat bahwa sedayu (sidajoe) adalah sebuah wilayah yang berdekatan dengan wilayah tuban yakni sedayu lawas lamongan yang juga merupakan muara sungai kecil (SEKARANG DIJADIKAN SUDETAN BENGAWAN SOLO ‘FLOODWAY’)yang tembus ke bengawan solo. akhirnya secara turuntemurun menjadi cerita. Penelusuran sejarah zaman kerajaan kita sebagian besar memang berasal dari folklore. 2009 at 8:39 pm . Maslych Says: November 14. memiliki wilayah dengan status sebagai tanah perdikan (merdeka. yang juga diteruskan sampai era Demak.Banyak folklore di Lamongan terkait zaman Majapahit abad ke-13. Letak Lamongan sendiri berdampingan dengan Tuban–yang merupakan pelabuhan besar masa itu. Untuk pesisir utara Lamongan. timbulnya folklore tersebut tentu berakar pada adanya kejadian atau peristiwa di masa silam. Jika Anda menyempatkan diri berkunjung ke. Anda akan melihat bahwa tipikal geografis daerah tersebut mirip dengan benteng. Kendalanya. dari sungai kecil sedayu lawas yang menghubungkan laut utara dengan bengawan solo inilah beberapa sejarawan memperkirakan masuknya panglima perang cina dan pasukan china saat menyerang kediri dengan terlebih dahulu berkumpul di majapahit. bebas dari pajak).tc salam warga Lamongan. misalnya Sendang Dhuwur. sering dikenal sebagai benteng Maritim Majapahit. Terlepas dari hal tersebut. Lamongan (dulu dikenal sebagai Pamotan).net. http://chandikolo. Sayang belum banyak sejarawan lokal Lamongan yang melakukan penelitian lebih lanjut. Secara geografis memang masuk akal jika ditinjau dari letak pusat kerajaan di Trowulan. terbentur pada minimnya peninggalan otentik semacam situs ataupun prasasti. Jangan bosan berkunjung ke sini!! Reply 4. Perdebatan kemudian muncul ketika ternyata ada banyak versi dan faktor minimnya bukti otentik.

Terutama pada poin makna “Mada”. gajah mada berasal dari riau .opera.com/Maslych/ Reply o har Says: November 15..Hmm. konon kabarnya . Hehe. karena pasti cerita ini . jadi Gajah Mada adalah seorang yang bertenaga kuat . tepatnya Pasirpengaraian kabupaten Rokan Hulu .opera. Bagi saya. Ditunggu posting-nya. Satu lagi perbendaharaan sejarah berkaitan asal usul Gajah Mada. http://my. gajah mada : gajah artinya tetap gajah sedangkan mada artinya kuat. pasti menarik. Saya sangat tertarik dengan versi ini.. ada pelajaran yang sangat berharga dari kisah Gajah Mada. Hehe. 2009 at 2:05 pm Siip. Sosok Gajah Mada memang bisa jadi pembahasan yang tak ada habisnya. ini berasal dari bahasa Pasirpengaraian . dan bahkan sampai berarti nakal.. pantang menyerah. Insya Allah nanti saya share dengan judul “Kesalahan Fatal Patih Gajah Mada”. Saya sebenarnya juga nulis sedikit tentang Gajah Mada (belum share). Dijamin bakalan sering ke http://my. itu adalah untuk sarana presiden Suharto datang ke pasir pengaraian untuk menjemput pusaka atau keris dari peninggalan dari Patih Gajah Mada yang harus langsung di terima presiden Suharto . 2010 at 1:43 pm Wah. meskipun capek banget bacanya. ini hanyalah cerita yang saya dengar sedangkan bukti otentik nya tidak lah ada . tapi bukan tentang asal-usulnya. dibangun nya lapangan terbang di pasir pengaraian okak. dan ini dari Kabupaten Rokan Hulu. kalau dari bahasa riau . Riau. Complete. saya bangga sekali atas kunjangan P Asa Bakti. asa bhakti Says: December 28. termasuk dari segi kelemahannya. tahan banting .com/Maslych/ Reply 5. Sebaiknya Anda mengembangkan berita tersebut untuk kemudian bisa ditelaah para ahli sejarah. 2009 at 9:40 pm dari cerita yang saya dengar . Reply o har Says: January 4.. tapi cerita ini belum lah pasti kebenarannya . tahan banting dan pantang menyerah . Menarik.

Saya tunggu artikel/komen Anda berikutnya. Tuhan Memberkati Anda. tepatnya Pasirpengaraian kabupaten Rokan Hulu . Reply 7. salut deh TOP. cerdas. dibangun nya lapangan terbang di pasir pengaraian okak. kebetulan saya mencintai dan memaknai legenda sejarah bangsa Indonesia. bravo buat anda yg bisa mengumpulkan ceritera secara jujur. meskipun ada juga karakter “nakal”. dan yg paling utama watak dan jiwa kenegaraan beliau setau saya belum ada duanya di bumi Indonesia ini. utamanya yg bersumber dari tanah jawa. Saya tetap beranggapan bahwa sebenarnya Indonesia adalah negara besar. ini berasal dari bahasa Pasirpengaraian .. pantang menyerah. dan kembali bersemayam di Pasirpengaraian . jadi Gajah Mada adalah seorang yang bertenaga kuat . dan bahkan sampai berarti nakal. kalau dari bahasa riau . gajah mada : gajah artinya tetap gajah sedangkan mada artinya kuat. Sayang sekarang ini kita tidak bisa merevitalisasikan kecermelangan masa lalu. ini hanyalah cerita yang saya dengar sedangkan bukti otentik nya tidak lah ada . buktinya Presiden Soeharto sampai menyempatkan diri untuk mengambil pusaka tersebut. itu adalah untuk sarana presiden Suharto datang ke pasir pengaraian untuk menjemput pusaka atau keris dari peninggalan dari Patih Gajah Mada yang harus langsung di terima presiden Suharto . Reply 6. tapi cerita ini belum lah pasti kebenarannya . Sukses selalu. anda luarbiasa. Anda . Simbah Gajahmada memang salah satu insan milik bangsa Indonesia yg luarbiasa : sakti. selamat dan sukses selalu. 2009 at 9:43 pm dari cerita yang saya dengar . asa bhakti Says: December 28. tenang. tahan banting dan pantang menyerah . Reply o har Says: February 5. 2010 at 7:25 pm salam kenal mas…. tahan banting .mengakar dan menjadi folklor masyarakat setempat. Rommie Says: January 29. konon kabarnya . 2010 at 1:20 pm Makasih banyak telah menyempatkan diri berkunjung ke sini. gajah mada berasal dari riau .

Reply 8.saya dulu murid smpn 1 tikung angkatan ’88. 2010 at 1:24 pm mantab Pak. 2010 at 7:49 pm Terima kasih telah menyempatkan diri memberikan komen.benar.postingnya sangat bagus. fadlyrahman Says: December 4. tulisan yang membuka alam pikiran dan khayal betapa indonesia pernah punya orang sehebat GAJAH MADA Reply o har Says: August 28.bisa tambah wawasan. Reply 10. Saya membayangkan. Reply 9. betapa hebohnya andaikata alumni SMPN 1 Tikung mengadakan reuni akbar. Indonesia saat ini sangat membutuhkan negarawan sejati. mulai angkatan 80-an sampai 2000-an. 2010 at 8:37 am BENARKAH GAJAH MADA ORANG SUMATERA??? . sukses selalu. Salam hangat.salam buat guru2 smpn 1 tikung Reply o har Says: February 25. Pasti seru. syafa azzam Says: July 19. 2010 at 11:53 pm Terima kasih telah ber-silaturrahmi ke sini. gigan Says: February 25. Salam. Sayang ya… belum ada pionirpionir alumnus SNeT yang mengkoordinasikannya. Sukses selalu. 2010 at 2:24 pm salam kenal pak.

Chu-fan-chi yang disusun pada masa dinasti Sung (960 – 1279) menyebutkan wilayah kekuasaan Kemaharajaan Melayu yang pusat kekuasaannya di Dharmasraya terdiri : 1) Pong-fong (Pahang) 2) Tong-ya-nong (Terengganu) 3) Ling-ya-si-kia (Langkasuka) 4) Ki-lan-tan (Kelantan) 5) Fo-lo-an (Selangor Selatan) 6) Ji-lo-ting (Jelotong) 7) Ts’ien-mai (Seumawe) Pa-t’a (Batak) 9) Tan-ma-ling (Tamralingga) 10) Kia-lo-hi (Grahi) 11) Pa-lin-fong (Palembang) 12) Sin-to (Sunda) . Gajah Mada dilahirkan di pulau Bali Agung dan pada suatu ketika berpindah ke Majapahit. didalam Nagarakretagama dan Pararaton tidak ada yang mengungkapkan tentang sejarah diri Gajah Mada.[4] Patung Gajah Mada Siapa sebenarnya Gajah Mada? Pada tahun 1285 raja Kertanegara mengirimkan utusan ke Kerajaan Sriwijaya dibawah pimpinan Kebo Anabrang dan Mahapatih Singosari Adityawarman membawa piagam Amoghapaca dan menawarkan (melamar) pernikahan kepada kepada dua putri kerajaan Sriwijaya yang dikenal dengan sebutan Pamalayu.[1] Cerita tersebut belum terlalu kuat kebenarannya. Gajah Mada tidak mempunyai Ibu dan Ayah.[3] Cerita rakyat Lamongan mengisahkan bahwa Gajah Mada adalah anak kelahiran Desa Mada (sekarang Kecamatan Modo. karena hadiah tersebut Sri Maharaja srimat Tribhuwanaraja Mauliwarmadewa dan segenap rakyat Sriwijaya sangat gembira. melainkan terpancar dari dalam buah kelapa sebagai penjelmaan Sang Hiang Narajana ke atas dunia[2]. Lamongan). Kehebatan Gajah Mada meninggalkan misteri tentang sejarah dirinya. dan Majapahit mengalami kemunduran setelah ditinggal oleh Gajah Mada Apalagi setelah wafatnya Raja Hayam wuruk. menduga bahwa Gajah Mada dilahirkan di aliran sungai Brantas yang mengalir keselatan diantara kaki gunung Kawi-Arjuna. Misteri itu mulai ungkapkan dikalangan tertentu.Majapahit mengalami kejayaan saat jabatan Mahapatih dipegang oleh Gajah Mada. Di wilayah Lamongan bernama Pamotan. Menurut kepercayaan masyarakat Bali yang tertulis dalam kitab Usana Djawa. Menurut Mohammad Yamin. Seperti diungkapkan oleh sebagian masyarakat Melayu yang mengatakan bahwa Gajah Mada merupakan anak dari Dara Petak.

Ketangguhan dan kesetiaan Gajah Mada dan rekan-rekannya terhadap kerajaan sudah diakui sehingga mereka mendapat kepercayaan untuk mengawal putri-putri kerajaan ke Tanah Jawa. Karir Gajah Mada naik setelah dia berhasil menyelamatkan Raja Jayanegara dari serangan Kuti dan Semi. Perjalanan ke Jawa sangat jauh dan berbahaya apalagi dua putri Maharaja tersebut dibawa oleh orang-orang yang belum dikenal dengan baik oleh mereka. Kemudian Gajah Mada juga berhasil menumpas pemberontakan tersebut. yang akhirnya dapat dipadamkan. Dahulu Maharaja Melayu selalu memberi julukan atau nama kehormatan untuk para prajurit-parajurit terbaik mereka dan selalu menggunakan nama-nama binatang seperti Harimau Campo. Jadi Gajah Mada itu maksudnya binatang yang berbadan besar yang tidak bisa diatur atau Gajah Bandel. Bermula dari peristiwa inilah. Si Kumbang dan banyak lainnya. yang kemudian posisi Raja digantikan oleh Jayanegara. Maharaja memerintahkan beberapa orang prajurit tangguh untuk mengawal kedua putri tersebut diantaranya adalah Gajah Mada yang masih masih berusia muda. Pada tahun 1309.[6] Pemberian gelar tersebut masih dilaksanakan sampai saat ini bagi orang-orang yang berjasa untuk Negara. itu hanya sebuah julukan atau gelar yang diberikan kerajaan. Si Kinantan. Sigumarang. Gajah Mada bukan nama yang sebenarnya. Raden Wijaya memperistrikan Dara Petak yang kemudian melahirkan Raja Majapahit berikutnya yakni Jayanegara dan Dara Petak mendapatkan posisi sebagai Permainsuri kerajaan Majapahit. Anjing Mualim. Pada saat itu telah berdiri kerajaan baru yang bernama Majapahit yang didirikan oleh Raden Wijaya (Kertajasa Jayawardhana). Dahulu seorang prajurit istana atau pengawal keluarga kerajaan merupakan orang terdekat dan bisa dipercaya. Semasa Dara Petak menjadi Permaisuri dan Jayanegara sebagai putra Mahkota Majapahit. Ketidakpuasan didalam istana berlanjut.13) Kien-pi (kampai) 14) Lan-mu-li (Lamuri)[5] Kemudian para utusan dari Kerajaan Singosari kembali ke tanah Jawa dengan membawa dua orang putri Melayu yakni Dara Petak dan Dara Jingga yang merupakan putri-putri dari Maharaja Sriwijaya Trailokya Maulibhusanawarmadewa. Kucing. Naiknya Jayanegara dapat pertentangan dari berbagai kalangan di Istana Majapahit termasuk patih Nambi dan Wiraraja dikarenakan Jayanegara adalah keturunan Melayu dan bukan keturunan asli Singosari. Raja Kertajasa Jayawardhana meninggal dunia. Namanama kehormatan itu selalu mempunyai arti dan makna begitu juga dengan sebutan Gajah Mada. Mada dalam bahasa Melayu dialek Minangkabau diartikan sebagai Bandel atau tidak bisa diatur. Atas jasanya itu. Gajah Mada di . Maka terjadilah pemberontakan keduanya. Dikarenakan Gajah Mada yang sejak awal sudah dipercaya oleh Kerajaan Melayu/Sriwijaya untuk mengawal putri Dara Petak hingga pada masa di Majapahit dipercaya untuk memimpin prajurit Bayangkara yang mengawal Dara Petak beserta putranya. Kambing Hutan. terjadi pemberontakan Kuti dan Semi. sedangkan Dara Jingga diperistri oleh Mahapatih Dyah Adwayabhrahma yang melahirkan Adityawarman yang kelak menjadi Maharaja tanah Melayu. Sampai di tanah Jawa mereka tidak menemukan lagi Kerajaan Singosari dan Kertanegarapun telah meninggal dunia. Gajah Mada dipercaya sebagai prajurit istana (Bhayangkara) yang mengawal mereka. Gajah Tongga Ada juga dengan dengan sebutan si Binuang.

seperti yang dilakukan Kerajaan Melayu/Sriwijaya yang telah menerima lamaran raja Kertanegara dari Singosari dan mengizinkan salah satu putrinya menjadi istri raja Kertanegara walaupun akhirnya putri Dara Petak menikah dengan Raden Wijaya yang merupakan menantu dari Raja Kertanegara yang merupakan pendiri Kerajaan Majapahit yang mengaku sebagai penerus Kerajaan Singosari. yang membuat karir Gajah Mada jatuh. Sumba.angkat menjadi Patih Kahuripan dan dua tahun kemudian dipercaya sebagai Patih Kediri. Keinginan Gajah Mada tidak disambut dengan baik pihak Kerajaan Sunda Galuh. Kemudian didepan Ratu Tribuanatunggadewi. ada keinginan untuk berusaha menundukan kerajaan Sunda Galuh dengan cara perkawinan. ambon. Bima. Gajah Mada telah banyak belajar dari sejarah Majapahit. Hayam Wuruk yang telah menggantikan ibunya sebagai penguasa Majapahit. dan sebagainya. Makasar dan sebaginya. dikarenakan dikampung halamannya seorang wanita atau ibu sangat dihormati (Bundo Kanduang). Gajah Mada bersumpah untuk menaklukan Nusantara dibawah Kerajaan Majapahit dan sumpah tersebut dikenal dengan Sumpah Palapa. Kerajaan terakhir ini. Pada saat Raja sedang mengalami sakit bisul seperti biasa Tanca dipanggil untuk mengobatinya tapi ternyata dibalik itu ada maksud untuk menyingkirkan Raja Jayanegara. Hayam Wuruk melamar putri dari Maharaja kerajaan Sunda Galuh yang bernama Dyah Pitaloka. Dalam Penjagaan oleh Gajah Mada tanpa curiga akhirnya Tanca berhasil membunuh Raja Jayanegara. Pengangkatan seorang wanita sebagai pemimpin Majapahit tidak masalah bagi Gajah Mada. Gajah Mada memperluas taklukan seperti Pulau Seram. Ada beberapa kerajaan yang belum takluk dalam kekuasaan Majapahit yakni Kesultanan Samudera/Pasai dan Kerajaan Sunda Galuh. Pahang. Akhirnya Gajah Mada mengangkat Putri Tribuanatunggadewi sebagai Ratu Majapahit dan bersama saudarinya Rajadewi memerintah Majapahit bersama-sama. Buton. setelah berhasil menaklukkan pemberontakan Keta dan Sadeng. Tanjung Pura. putri Dyah Pitaloka yang mengetahui kejadian ini akhirnya bunuh diri. Terjadi suatu peristiwa pembunuhan Raja Jayanegara oleh tabib Kerajaan yang bernama Tanca. hingga terjadi perang bubat yang mengakibatkan tewasnya rombongan pengantin termasuk Maharaja Sunda Galuh dan akibatnya lagi. Hayam Wuruk marah dan memecat . Dengan sangat terkejut. Pulau Bintan. Aru/Barumun. Timor. Konon saat mengucapkan Sumpah Palapa. Sepeninggal Jayanegara. Gajah Mada mempunyai keinginan kerajaan Sunda Galuh menggabungkan diri dan menjadi kerajaan bawahan Majapahit. Karir Gajah Mada makin meningkat. Pada tahun 1357. terjadi kekosongan kekuasaan. Keberhasilan ini membuat Gajah Mada diangkat sebagai Mahapatih Majapahit. Gajah Mada Menancapkan Tonggak ini Bersama dengan Adityawarman dan rekan-rekan lainnya. Pada saat acara lamaran berlangsung. Gajah mada berhasil menaklukan Nusantara seperti Palembang. Peristiwa Tanca ini merupakan bagian dari pertentangan dan ketidaksenangan dalam istana kepada Raja Jayanegara. Tumasik (Singapura). (Tonggak Gajak Mada). Gajah Mada Spontan menarik kerisnya dan menancapkan ketubuh Tanca hingga tewas. Akhirnya Gajah Mada diangkat sebagai Patih Majapahit. Pada masa Hayam Wuruk.

Wikramawrdhana kembali dari pertapaannya yang akhirnya pemberontakan tersebut dapat dipadamkan dan menewaskan Wirabumi. Pada tahun 1400. Untuk membantu putrinya memadamkan pemberontakan. Sriwijaya.com. Tidak ada yang bisa mengantikan kepiawaian Gajah Mada dalam memimpin kepatihan Majapahit dan akhirnya Gajah diangkat kembali walaupun kekuasaannya sudah dibatasi. terjadi pergolakan untuk memperebutkan tahta Raja. Jakarta. Asal-usul Patih Gajah Mada asli Lamongan Diteliti. Wied. Sejak saat itu. keinginan Gajah Mada pulang ke kampung halaman untuk menghabiskan sisa hidupnya sangat besar. sedangkan putra Hayam Wuruk yang bernama Wirabumi merasa berhak mendapatkan kedudukannya sebagai raja Majapahit. Fadly Rahman Sumber : [1] Basril Basyar dan Ampera Salim.[7] Sejarah Gajah Mada yang disamar-samarkan menjadi jelas. Peradaban Nusantara. tahun 1953 [3] http://www. apalagi Adityawarman telah menjadi Maharaja Suwarnabhumi. Pada tahun 1364. Penemuan kuburan yang diduga makam Mahapatih Gajah Mada di Bengkulu Utara memperkuat asal usulnya sebagai orang Melayu. Slamet Muljana. Hal 1 . Website Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Penemuan ini merupakan suatu bukti sejarah yang sangat berharga. DR. Sehingga beberapa raja-raja bawahan menyatakan kemerdekaannya dari Majapahit. Majapahit kehilangan kewibawaannya dimata kerajaan bawahannya. Sejarah yang tercecer. Hal ini membuat Wirabumi makin tidak senang. Penerbit LKIS. dari mana asalmu?. Hujan Batu di negeri sendiri yang maksudnya seenek-enaknya hidup dinegeri lain lebih enak lagi menghabiskan hidup dinegeri sendiri. Wikramawardhana menyatakan mundur sebagai raja dan memberikan kekuasaan kepada anaknya Ratu Sugita.Gajah Mada sebagai Mahapatih. kejadian itu berlangsung selama dua tahun. Gajah Mada Pahlawan Nusantara. terjadilah pemberontakan selama bertahuntahun. Penerbit Balai Pustaka.id. Tahun 2006 [6] Ampera Salim.igardu. Tahta Raja Majapahit berikutnya dikuasai oleh Wikramawardhana yang merupakan keponakan dari Hayam Wuruk. Gajah Mada. http://www.go. Sepeninggal Raja Hayam Wuruk dan Gajah Mada. http://www. 22 juni 2009 [5] Prof.com. 22 September 2006.sumbarprov.tempointeraktif. Nagari tertua di Ranah Minang. Seperti pepatah Melayu mengatakan Hujan Emas di negeri orang. Prosesi Penobatan SBY Yang Dipertuan Maharajo Pamuncak Sari Alam. Hal 4 [2] Muhammad Yamin. 17 Nopember 2007 [4] Sujatmiko.

Ini menjadi hal menarik. demikian juga Gajah Modo-Gajah Mada. memunculkan kembali pertanyaan: apakah Gajah Mada dilahirkan Pada masa era Singosari (sebelum Majapahit). sedangkan Mada dalam bahasa setempat diartikan nakal/bandel. dinyatakan bahwa pemuda Gajah Mada telah menjadi pengawal putri kerajaan. berkaitan dengan nama tokoh pemangku adat setempat: ‘Jaga Mada’. Berikutnya. (referensi: wikipedia-majapahit) Hal lain berkaitan dengan nama Gajah… Meskipun gajah pada saat itu hanya ada di Sumatera. seperti: Suroboyo-Surabaya. Di Kalimantan. Terjadi saling mengunjungi antara Majapahit dengan . apakah menjadikan orang-orang di luar Sumatera tidak mengetahui tentang hewan tersebut? Para sejarawan sepakat bahwa ada ikatan/hubungan yang kuat antara Majapahit dengan kerajaan-kerajaan di Sumatera. seorang entrepreneur muda berbakat.html. Di NTB. yang merupakan pengembangan versi Bali.id/berita/01017/23nus09.co. di Melayu. pada saat tersebut usia Gajah Mada telah 80-an? Tentu bukanlah usia yang produktif di mana pada masa itulah jaman kejayaan Gajah Mada. Jowo-Jawa. Sangat menarik menyimak analisa Pak Fadly. senang dapat komen dari Pak Fadlyrahman. Lamongan. Di Jawa Timur. Kembali ke analisa Pak Fadly. Majapahit melakukan ekspansi besar-besaran di era pemerintahan Hayam Wuruk (1350). Ketika pada tahun 1285 Kertanegara mengirimkan utusan ke Sriwijaya (Melayu). Tentu hal utama dalam pencatatan sejarah adalah waktu terjadinya peristiwa. berkaitan dengan legenda tokoh ‘Ombu Mada Roo Fiko’. Untuk versi terahir ini telah dijabarkan di posting saya. Gajah merupakan hewan khas Sumatera. usia Gajah Mada sekitar 20 tahun. Senin 23 Juli 2001 Reply o har Says: December 7. penelusuran asal-usul Gajah Mada dari Sumatera sebenarnya merupakan pengembangan dari adanya pengkaitan nama Gajah Mada dengan istilah atau sebutan yang menjadi ciri khas lokalitas atau daerah tertentu. Dengan demikian Gajah Mada dilahirkan sekitar 15-20 tahun ke belakang. seorang yang multi-talenta. Semeru. (2) Desa Modo.[7] http://www. Sebagaimana saya sampaikan di bagian awal posting saya. pada saat itu. beberapa pendapat juga menyatakan ada keterkaitan dengan pengubahan bunyi “O” menjadi “A” dari Bahasa Jawa ke dalam Bahasa Indonesia. Mojopahit-Majapahit. Nah. yang waktu mudanya Gajah Mada lebih dikenal sebagai Joko Modo (pemuda dari Modo). Kalijogo-Kalijaga. yaitu sekitar tahun 1270. berkaitan dengan nama tempat/desa: (1) Desa Maddha di sekitar G. Diduga Makam Gaja Mada. Dara Petak. 2010 at 1:01 pm Wah. Sinar Harapan. termasuk juga tentang Ibu Gajah Mada dan tinjauan geografis.sinarharapan. ataukah di awal berdirinya Majapahit? Jika mengacu pada versi P Fadly berarti ketika Majapahit berdiri.

Terima kasih pencerahannya P Fadly. termasuk dari Sumatera.Sriwijaya/Pamalayu. Semoga terus terlahir buku-buku dan karya-karya kritisnya… Sukses selalu. Selain itu. 15 June 2008 Sebuah tradisi yang diduga berhubugan dengan sejarah leluhur Lamongan. sebutan yang sesuai dengan perawakan Gajah Mada. Konsep itu pun pastilah berdasarkan kenyataan bahwa di tubuh pemerintahan Majapahit sendiri diisi oleh orang-orang dari latar belakang yang berbeda-beda. Saya tunggu komen-komen berikutnya. Boleh jadi nama Gajah tersebut merupakan pemberian gelar buat tokoh Majapahit… Terlepas dari benar tidaknya semua versi asal-usul Gajah Mada. Majapahit telah menelurkan konsep Bhinneka Tunggal Ika. Jadi. Reply  dildaar80 Says: January 16. di antaranya berbadan besar. Majapahit besar. sehingga penduduk Jawa mengenal Gajah dari situ.Panji Laras Liris.pada sekitar tahun 1640- . ada satu poin penting yang bisa ditarik dari sejarah Gajah Mada.Lamongan yang bernama Mbah Sabilan. Jadi penduduk Majapahit. Termasuk Gajah. dari mulut ke mulut. bangsa yang besar bukan dibangun dari eksklusivisme tapi dari inklusivime dan pembagian kekuasaan yang berdasarkan pada kenyataan pluralisme. Tradisi ini masih berhubungan dengan sejarah salah satu leluhur Kab.yakni . Sebuah pemikiran yang sangat visioner melihat kondisi keberagaman nusantara. di setiap kerajaan biasanya memberikan gelar khusus kepada para tokoh-tokoh dari negara sahabat yang dianggap berjasa atau memiliki kemampuan luar biasa. 2011 at 12:07 pm Apakah pada jaman itu sudah ada kebun binatang kerajaan yg memuat berbagai binatang? Gajah juga menjadi kendaraan militer.calon pengantin perempuan harus meminang(melamar)calon pengantin laki-laki. Diimpor dari tempat asal Gajah. dibangun dari adanya pluralisme. mengetahui cerita tentang tipikal hewan Gajah.masih di ugemi sebagian warga Soto. V Sejarah Panji Laras Liris Ditulis Oleh KPDE Lamongan Sunday. Pada masa di mana antar kerajaan dibangun berdasarkan kesamaan ras dan etnis.Dalam riwayat panji laras liris di ungkapakan. bukan hanya etnis lokal.

kemudian mereka mengejar panji laras dan panji liris demikian pula prajurit dari lamongan juga harus melindungi kedua pemuda tersebut yang akhirnya terjadi perang Babad. Kemudian Adipati wirasaba memenuhi permintaan itu.Lamongan dipimpin Bupati ketiga.termasuk Pati Mbah Sabilan. Ketika akan turun dari perahu kain panjang Dewi Andansari dan Dewi Andawangi terbuka dan kelihatan betisnya.dan ke dua putrinya membawa langsung benda-benda tersebut dengan naik perahu yang di kawal oleh prajurit.Dalam perang tersebut panji laras dan panji liris tewas.sedangkan jenazah panji laras dan panji Liris tidak ditemukan yang saat ini nama panji Laras dan panji Liris dan Dewi Andansari serta Dewi Andanwangi menjadi nama jalan di kota lamongan. Jenazah mbah Sabilan dimakamkan dikelurahan Tumenggungan .Yakni. Raden Panji Puspa kusuma dengan gelar Kanjeng Gusti Adipati.Kedatangan ke dua putri tersebut di sambut langsung oleh panji laras liris di pinggir kali lamongan.yang pada saat itu wirasaba belum memeluk agama islam.Melihat betis ke dua putri tersebut panji laras maupun panji liris tercengang ketakutan karena melihat betis ke dua putri itu berbulu lebat.1665 Kab. Hal itu merupakan suatu penghinaan bagi prajurit Wirasaba. sebab genuk mangandung isyarat tempat untuk mengambil air wudhu sedangkan tikar untuk sholat yang mempunyai tujuan agar Dewi Andansari dan Dewi Andanwangi mau masuk islam.Bupati itu mempunyai dua putra yaitu panji laras dan panji liris.sedangkan di Lamongan islam sudah sangat melekat. Untuk menyikapi hal itu panji laras dan liris meminta hadiah berupa dua genuk dan dua tikar yang terbuat dari batu. Berikut pergelaran Seni budaya 2007 dan menampilkan tarian Panji Laras Liris di TMII tahun 2007 .sehingga mengakibatkan dua putri dari Adipati Wirasaba(wilayahnya sekitar kertosono nganjuk) yakni Dewi Andanwangi dan Dewi Andansari jatuh hati.Jalan tersebut di beri nama jalan Laras-Liris dan jalan Andanwangi serta jalan Andansari Mbah Sabilan maupun panji laras dan panji liris dinilai meninggal dunia ketika sedang berjuang untuk syiar Islam. Karena Adipati Wirasaba didesak oleh ke dua putrinya akhirnya beliau menuruti keinginan putrinya untuk melamar panji laras dan panji liris di Lamongan.