Metode Keamanan Wireless LAN pada Perangkat Komputer dan Handphone

Disusun Oleh : MIRANTI (09061002010)

FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2008

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur senantiasa penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena hanya dengan izin dan ridho-Nya penulis dapat menyelesaikan jurnal ini dengan baik dan lancar. Tujuan penulisan jurnal ini adalah untuk menambah wawasan bagi penulis khususnya tentang ”Metode Keamanan Wireless LAN pada Perangkat Komputer dan Handphone”, serta sebagai bukti tertulis pembuatan jurnal Mata Kuliah Jaringan Komputer. Penulis menyadari bahwa isi yang terkandung dalam jurnal ini masih sangat sederhana dan jauh dari kesempurnaan, untuk itu kritik dan saran yang bersifat konstruktif sangatlah penulis harapkan demi kesempurnaan lebih lanjut. Namun demikian penulis berharap semoga jurnal yang sederhana ini bermanfaat bagi penulis sendiri khususnya maupun bagi para pembaca pada umumnya. Dan semoga Allah SWT mencatatnya sebagai bagian dari ilmu yang bermanfaat.

Palembang, Januari 2009 Penulis,

2

DAFTAR ISI
Halaman HALAMAN JUDUL ............................................................................................................. i KATA PENGANTAR........................................................................................................... 1 DAFTAR ISI ………............................................................................................................. 2 BAB I PENDAHULUAN....................................................................................................... 3 1.1 Latar Belakang .................................................................................................................. 4 1.2 Tujuan Penelitian ...............................................................................................................5 1.3 Metode Penelitian ............................................................................................................. 5 BAB II Landasan Teori........................................................................................................ 5 2.1 Konsep Dasar Wireless LAN ........................................................................................... 5 2.2 Standar Wireless LAN ..................................................................................................... 6 2.3 Frekuensi ......................................................................................................................... 6 2.4 Topologi Wireless LAN .................................................................................................. 7 2.5 Roaming .......................................................................................................................... 9 2.6 Media akses ..................................................................................................................... 9 2.7 Load Balancing................................................................................................................ 10 BAB III PEMBAHASAN..................................................................................................... 11 3.1 Wireless Security pada perangkat PC dan sejenisnya ............................................ 11 3.2 Wireless Security pada perangkat Handphone.......................................................... 17 BAB IV PENUTUP 4.1 Kesimpulan...................................................................................................................... 29 4.2 Saran................................................................................................................................ 29 DAFTAR PUSTAKA……………...................................................................................... 30

3

Walaupun demikian. karena memang pada dasarnya alat ini dirancang dan di desain tidak dilengkapi dengan adanya perlindungan atau keamanan yang dapat melindungi data/informasi yang disimpannya. dapat kita lihat bahwa hampir di seluruh belahan bumi ini sudah terkoneksi internet. namun alat ini masih rentan terhadap kode yang mengganggu. Karena Metode wireless security pada media komputer dan media handphone tidaklah sama. Handphone dan PDA merupakan peralatan yang sangat fleksibel. Dahulu untuk melakukan koneksi ke internet kebanyakan orang menggunakan kabel. wireless banyak sekali keuntungan diantaranya user bisa melakukan koneksi internet kapan saja dan dimana saja asal masih berada dalam ruang lingkup hot-spot. Wireless tidak cuma bisa diakses melalui komputer saja. wireless memiliki lebih banyak kelemahan dibandingkan dengan kabel. Sehingga alat ini masih perlu sekali metode system operasi yang dapat melindungi baik data/informasi yang disimpannya maupun jaringan nirkabelnya. tetapi sekarang ini untuk koneksi ke internet sudah bisa menggunakan wireless.BAB I PENDAHULUAN I. khususnya di bidang segi keamanan. penggunaan internet sudah berkembang pesat. Alat ini juga dilengkapi dengan sistem metode jaringan nirkabel yang dapat mengakses internet tanpa dibatasi oleh jarak. 4 . waktu dan tempat. wireless juga dapat diakses melalui smart phone ataupun PDA. wireless jauh lebih murah bila dibandingkan dengan kabel. oleh sebab itulah pada jurnal ini saya akan membahas tentang metode-metode keamanan wireless pada komputer dan hanphone. selain itu dalam segi biaya pembangunan. Dibandingkan dengan menggunakan media kabel. praktis dan mudah dibawa kemana-mana (portable divice) serta mudah digunakan sebagai alat yang dapat menyimpan sejumlah data/informasi.1 Latar Belakang Dalam Era Globalisasi sekarang.

Serta tujuan saya membandingkan keamanan wireless dari media PC. kelemahannya. ataupun segala sesatu yang terdapat didalam wireless.I. dan WTLS dari beberapa sumber. difraksi. laptop. Saya mencari informasi yang berhubungan dengan metode WEP. dimana tiap sinyal (pada jalur yang berbeda-beda) memiliki level kekuatan. pantulan.2 Tujuan Penelitian Adapun tujuan saya membuat jurnal ini adalah memahami segala sesuatu tentang wireless. BAB II LANDASAN TEORI II. delay dan fase yang berbeda-beda. Line of Sight dan Obstructed LOS. WPA. 5 .1 Konsep Dasar Wireless LAN Wireless LAN atau jaringan area local nirkabel yang menghubungkan dua atau lebih komputer atau perangkat yang menggunakan spektrum-tersebar atau OFDM modulasi berbasis teknologi yang memungkinkan komunikasi antar perangkat yang terbatas di daerah tersebut. Sinyal radio menjalar dari pengirim ke penerima melalui free space. Ini berarti sinyal radio tiba di penerima melalui banyak jalur (Multipath).3 Metode Penelitian Tugas Akhir Metode yang saya gunakan dalam pembuatan jurnal ini adalah dengan literature. baik itu keuntungannya. Ini akan memberikan pengguna dengan mobilitas untuk berpindah disekitar area cakupan yang luas dan masih dapat terhubung ke jaringan. Wireless LAN bekerja dengan menggunakan gelombang radio. notebook dengan handphone adalah : • • Memahami perbedaan keamanan wireless pada media komputer dan media handphone Memehami metode yang dipakai untuk keamanan wireless dalam masing-masing media I. baik itu melalui browsing maupun sumber-sumber literature tertulis (buku).

Scientific.2 Standar Wireless LAN Dalam teknologi Wireless LAN ada dua standar yang digunakan yakni : 1. WPA2) dan Wireless Transpot Layer Security (WTLS) untuk memastikan jaringan nirkabel computer. dan Medial).16 standar outdoor salah satunya adalah WiMAX (World Interoperability for Microwave Access) yang sedang marak penggunaannya di Indonesia.4 GHz 2 Mbps 802.11a 5 GHz 54 Mbps 802. II. 802. namun sekarang Wireless LAN dapat digunakan pada jaringan peer to peer dalam ruangan dan juga point to point diluar ruangan maupun point to multipoint pada aplikasi bridge. Jaringan ini juga bisa di optimalkan pada lingkungan yang berbeda. 6 .4 GHz 54 Mbps 802.11n 2. Sejak wireless menggunakan komunikasi yang lebih yang lebih terbuka untuk media komunikasi maka digunakan lah Wired Equivalent Pripacy (WEP).11 2. 802.11a 2X 5 GHz 108 Mbps 802. Wireless LAN di desain sangat modular dan fleksibel. Wi-fi Protected Access (WPA.4 Ghz atau 5 Ghz yakni frekuensi yang tergolong pada ISM (Industrial.3 Frekuensi Frekuensi yang dipakai adalah 2.11b 2.4 GHz 120 Mbps 2. II.4 GHz 11 Mbps 802.11g 2. Dapat mengatasi kendala geografis dan rumitnya instalasi kabel.11 standar indoor yang terdiri dari : • • • • • • 802.Awalnya teknologi ini didesain untuk aplikasi perkantoran dalam ruangan.

Frekuensi 2.4 Ghz mempunyai 14 kanal dalam lebar pita frekuansi 84.5 Mhz seperti terlihat pada gambar berikut : 7 .

lantai produksi. Dasar dari blok wireless LAN disebut dengan Sell. 8 . Wireless LAN bisa menghubungkan LAN kabel yang telah ada sebagai sebuah extensi atau menjadi basis dari jaringan baru. notebook. rumah sakit dan Universitas. partisi dan atau karakter fisik pada lingkungan dalam ruangan.4 TOPOLOGI Wireless LAN Wireless LAN memungkinkan workstation untuk berkomunikasi dan mengakses jaringan dengan menggunakan propagasi radio sebagai media transmisi.II. laptop. Sell adalah area yang dicakupi oleh Komunikasi Wireless. Wireless LAN sangat mudah beradaptasi artinya dapat dirancang untuk lingkungan dalam ruangan dan juga untuk luar ruangan seperti menghubungkan gedung-gedung kantor. dan PDA dapat bergerak dengan bebas di dalam areal sell. PC Workstation. Area cakupan ini tergantung pada kekuatan propagansi signal radio dan tipe konstruksi dari penghalang.

Yang mana hal ini dilakukan oleh Access Point yang mengatur komunikasi pada setiap wireless station pada areal cakupan. II. Dalam hal ini Access Point berfungsi sebagai relay. Area Cakupan yang Overlaping merupakan attribut penting dalam melakukan setting Wireless LAN karena hal inilah yang menyebabkan terjadinya roaming antar overlaping sells. Station juga saling berkomunikasi satu dengan lainnya melalui Access Point.Setiap sel Wireless LAN membutuhkan komunikasi dan traffic management. 6 Media Access 9 . jadi proses komunikasi antar station dapat di sembunyikan antara satu dengan lainnya. dan seterusnya mencari Access Point yang terbaik untuk melakukan koneksi. Access Point yang lama dan Access Point yang baru saling berkomunikasi untuk mengkoordinasikan proses. Roaming memungkinkan para pengguna mobile dengan portable station untuk bergerak dengan mudah pada overlapping sells. Setiap wireless station secara otomatis akan menentukan koneksi terbaik yang akan ditangkapnya dari sebuah Access Point.5 Roaming Jika ada beberapa area dalam sebuah ruangan di cakupi oleh lebih dari satu Access Point maka cakupan sel telah melakukan overlaccess point. II. Roaming merupakan work session yang terjadi ketika bergerak dari satu cell ke cell yang lainnya. Access Point juga dapat berfungsi sebagai brigde yakni penghubung antara wireless station dan jaringan kabel dan juga dengan cell wireless lainnya. Ketika areal cakupan dari dua atau lebih access point mengalami overlaping maka station yang berada dalam areal overlaping tersebut bisa menentukan koneksi terbaik yang dapat dilakukan. Sebuah gedung dapat dicakupi oleh beberapa Access Point. Untuk meminimalisasi packet loss selama perpindahan.

Efisiensi akan didapatkan karena semua Access Point bekerja pada load level yang sama. Pada Multi Struktur Sel. cepat dan tidak mahal dari pada hardware dan software yang diimplementasikan yang lebih kompleks. Jika media sibuk atau padat. II.Wireless LAN menggunakan algoritma CSMA (Cariier Sense Multiple Access) dengan mekanisme CA (Collision Avoidance). unit akan menunggu dengan random time sebelum mencoba lagi.7 Load Balancing Area cakupan dengan banyak pengguna dan traffic yang padat membutuhkan multi struktur sel. Sebuah station yang berada di dalam sebuah coverage area sacara otomatis mengasosiasikan diri dengan Access Point yang memiliki kualitas signal terbaik. Hardware dan Software yang di implementasikan lebih sederhana. Load Balancing juga dikenal dengan Load Sharing. Keuntungan dari CSMA adalah kesederhanaan. beberapa Access Point digambarkan pada area yang sama untuk membangun sebuah arael cakupan untuk menghasilkan throughput secara aggregat. Jika media kosong dalam beberapa milidetik maka unit dapat melakukan transmisi untuk waktu yang terbatas. 10 . sebelum sebuah unit memulai transmisi. Station akan terkoneksi dengan Access Point dengan pembagian yang seimbang pada semua Access Point.

ISP. kampus-kampus maupun perkantoran sudah mulai memanfaatkan wireless pada jaringan masing 11 .Area Cakupan Multi Cell Structure BAB III PEMBAHASAN Metode Keamanan Media Wireless LAN pada Perangkat Komputer dan Handphone Jaringan Wireless memiliki lebih banyak kelemahan dibanding dengan jaringan kabel. Warnet. Banyak penyedia jasa wireless seperti hotspot komersil. Saat ini perkembangan teknologi wireless sangat signifikan sejalan dengan kebutuhan sistem informasi yang mobile.

Wardriving adalah kegiatan atau aktivitas untuk mendapatkan informasi tentang suatu jaringan wifi dan mendapatkan akses terhadap jaringan wireless tersebut. sehingga jika kita bermaksud menyadapnya. Menyembunyikan SSID Banyak administrator menyembunyikan Services Set Id (SSID) jaringan wireless mereka dengan maksud agar hanya yang mengetahui SSID yang dapat terhubung ke jaringan mereka.1 Wireless Security pada perangkat PC dan sejenisnya Dalam menangani kasus wireless security pada media pc. Banyak vendor yang menyediakan fasilitas yang memudahkan pengguna atau admin jaringan sehingga sering ditemukan wireless yang masih menggunakan konfigurasi wireless default bawaan vendor. Salah satu contoh penyebab kelemahan pada konfigurasi karena saat ini untuk membangun sebuah jaringan wireless cukup mudah. yaitu : 1. dan notebook dilakukanlah beberapa kegiatan dan aktivitas. IP Address . Umumnya bertujuan untuk mendapatkan koneksi internet. remote manajemen. Hal ini membuat para hacker menjadi tertarik untuk mengexplore keamampuannya untuk melakukan berbagai aktifitas yang biasanya ilegal menggunakan wifi. DHCP enable. yakni kelemahan pada konfigurasi dan kelemahan pada jenis enkripsi yang digunakan. Banyak hacker wireless ataupun para pemula dalam melakukan wardriving dengan menggunakan berbagai jenis aktivitas dan metode. Kelemahan jaringan wireless secara umum dapat dibagi menjadi 2 jenis. kanal frekuensi.masing. dapat dengan mudah menemukan informasi tersebut. tetapi banyak juga yang melakukan untuk maksud-maksud tertentu mulai dari rasa keingintahuan. tanpa enkripsi bahkan user/password untuk administrasi wireless tersebut. Penulis sering menemukan wireless yang dipasang pada jaringan masih menggunakan setting default bawaan vendor seperti SSID. tugas praktikum. Beberapa tools yang dapat 12 . karena SSID sebenarnya tidak dapat disembuyikan secara sempurna. kejahatan dan lain lain. tetapi sangat sedikit yang memperhatikan keamanan komunikasi data pada jaringan wireless tersebut. Hal ini tidaklah benar. laptop. coba coba. research. Pada saat saat tertentu atau khususnya saat client akan terhubung (assosiate) atau ketika akan memutuskan diri (deauthentication) dari sebuah jaringan wireless. maka client akan tetap mengirimkan SSID dalam bentuk plain text (meskipun menggunakan enkripsi). III.

access point memberi respon atas tanggapan client. ssid_jack (airjack). WEP (Wired Equivalent Privacy) adalah suatu metoda pengamanan jaringan nirkabel. Keamanan Wireless dengan metode Wired Equivalent Privacy (WEP) WEP merupakan standart keamanan & enkripsi pertama yang digunakan pada wireless. Namun bila kunci WEP yang dimasukkan client adalah salah. Penting untuk dimengerti dua jalan yang digunakan oleh WEP. Kunci ini harus cocok dari yang diberikan akses point ke client. access point mengirimkan text challenge ke client secara transparan. 4. disebut juga dengan Shared Key Authentication. client tidak akan terauthentikasi dan tidak terasosiasi. Enkripsi WEP menggunakan kunci yang dimasukkan (oleh administrator) ke client maupun access point. Komunikasi Data via IEEE 802. langkah ini sama seperti Open System Authentication. 2. maka access point akan merespon negatif dan client tidak akan diberi authentikasi. aircrack . dan WEP mempunyai standar 802. Apabila kunci WEP yang diberikan oleh client sudah benar. tapi juga bisa digunakan untuk mendekripsi data yang dikirimkan oleh client melalui access point. Proses Shared Key Authentication: 1. namun pada kenyataannya tidak. Shared Key malah membuka pintu bagi penyusup atau cracker. akses point akan melakukan decrypt terhadap respon enkripsi dari client untuk melakukan verifikasi bahwa text challenge dienkripsi dengan menggunakan WEP key yang sesuai. Shared Key Authentication kelihatannya lebih aman dari dari pada Open System Authentication. maka access point akan merespon positif dan langsung meng-authentikasi client. Pada proses ini. access point akan menentukan apakah client sudah memberikan kunci WEP yang sesuai. client akan memberikan respon dengan mengenkripsi text challenge dengan menggunakan kunci WEP dan mengirimkan kembali ke access point. 13 . WEP bisa digunakan untuk memverifikasi identitas client selama proses shared key dari authentikasi. Dengan demikian. void11 dan masih banyak lagi. 2. client meminta asosiasi ke access point. dengan yang dimasukkan client untuk authentikasi menuju access point. kismet (kisMAC). Menurut Arief Hamdani Gunawan. Shared Key Authentication adalah metoda otentikasi yang membutuhkan penggunaan WEP. 3.11.digunakan untuk mendapatkan ssid yang dihidden antara lain.11b.

Serangan ini dilakukan dengan cara mengumpulkan IV yang lemah sebanyak-banyaknya. dan Shamir. sedang 24bit merupakan Inisialisasi Vektor (IV). yakni kunci 64 bit. untuk mempersingkat waktu. pertama kali ditemukan oleh h1kari. Berbeda dengan serangan pertama dan kedua. versi firmware. Teknik ini hanya membutuhkan IV yang unik sehingga mengurangi kebutuhan IV yang lemah dalam melakukan cracking WEP. Cara ini disebut chopping attack. WEP menggunakan kunci yang bersifat statis Masalah initialization vector (IV) WEP Masalah integritas pesan Cyclic Redundancy Check (CRC-32) WEP terdiri dari dua tingkatan. semakin cepat ditemukan kunci yang digunakan • Mendapatkan IV yang unik melalui packet data yang diperoleh untuk diolah untuk proses cracking kunci WEP dengan lebih cepat. Hal ini mengakibatkan pengumpulan initial vektor lebih mudah dan cepat. 3. dan versi driver serta tidak jarang harus melakukan patching terhadap driver dan aplikasinya. Serangan-serangan pada kelemahan WEP antara lain : • Serangan terhadap kelemahan inisialisasi vektor (IV). kunci rahasia terdiri dari 104bit. dan 128 bit. 14 . FMS singkatan dari nama ketiga penemu kelemahan IV yakni Fluhrer. algoritma RC4 yang digunakan dapat dipecahkan. Semakin banyak IV lemah yang diperoleh. Tidak lama setelah proses pengembangan WEP. Mantin.diperlukan spesifikasi alat dan aplikasi tertentu yang mulai jarang ditemui di toko-toko.WEP memiliki berbagai kelemahan antara lain : • • Masalah kunci yang lemah. untuk serangan traffic injection. Demikian juga pada kunci WEP 128 bit. para hacker biasanya melakukan traffic injection. mulai dari chipset. • • • Kedua serangan diatas membutuhkan waktu dan packet yang cukup. sering disebut FMS attack. Keamanan wireless dengan metode WI-FI Protected Accsess (WPA) Merupakan rahasia umum jika WEP (Wired Equivalent Privacy) tidak lagi mampu diandalkan untuk menyediakan koneksi nirkabel (wireless) yang aman dari ulah orang usil atau ingin mengambil keuntungan atas apa yang kita miliki—dikenal dengan jargon hackers. Traffic Injection yang sering dilakukan adalah dengan cara mengumpulkan packet ARP kemudian mengirimkan kembali ke access point. kerapuhan dalam aspek kriptografi muncul. Sebenarnya kunci rahasia pada kunci WEP 64 bit hanya 40 bit.

Teknik WPA dibentuk untuk menyediakan pengembangan enkripsi data yang menjadi titik lemah WEP. Namun. dapat mengetahui kunci enkripsi yang digunakan. di mana teknik man. maka tingkat penurunan tersebut akan jauh lebih besar jika WPA dan TKIP diimplementasikan walaupun beberapa produk mengklaim bahwa penurunan throughput 15 .Berbagai macam penelitian mengenai WEP telah dilakukan dan diperoleh kesimpulan bahwa walaupun sebuah jaringan wireless terlindungi oleh WEP.11i. Walaupun menggunakan standar enkripsi 64 dan 128 bit. Protokol TKIP akan mengambil kunci utama sebagai starting point yang kemudian secara reguler berubah sehingga tidak ada kunci enkripsi yang digunakan dua kali. dan tersedia untuk publik secepat mungkin. dengan menggunakan TKIP (Temporal Key Integrity Protocol) yang mampu secara dinamis berubah setelah 10. Dengan melakukan regenerasi kunci enkripsi kurang lebih setiap lima menit. Agar tujuan WPA tercapai. jika penurunan throughput terjadi pada implementasi WEP. secara lebih spesifik adalah chipset yang digunakan. Sebab. yaitu kokoh. Teknik WPA didesain menggantikan metode keamanan WEP.in-the-middle bisa digunakan untuk mengakali proses pengiriman data. dapat diimplementasikan pada pengguna rumahan atau corporate. mampu digunakan untuk menggantikan WEP. masalah penurunan throughput seperti yang dikeluhkan oleh para pengguna jaringan wireless seperti tidak menemui jawaban dari dokumen standar yang dicari. serta menyediakan user authentication yang tampaknya hilang pada pengembangan konsep WEP. Anggapan saat ini. WPA mempunyai mekanisme enkripsi yang lebih kuat. ada yang pesimistis karena alur komunikasi yang digunakan tidak aman. Adanya WPA yang "menggantikan" WPE. setidaknya dua pengembangan sekuriti utama dilakukan. Seorang hacker yang memiliki perlengkapan wireless seadanya dan peralatan software yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis cukup data. interoperasi. Menyikapi kelemahan yang dimiliki oleh WEP. masalah yang berhubungan dengan throughput sangatlah bergantung pada hardware yang dimiliki. apakah benar perasaan "tenang" tersebut didapatkan? Ada banyak tanggapan pro dan kontra mengenai hal tersebut. Teknik WPA adalah model kompatibel dengan spesifikasi standar draf IEEE 802. yang menggunakan kunci keamanan statik. jaringan WiFi yang menggunakan WPA telah memperlambat kerja hackers yang mencoba melakukan cracking kunci terdahulu. Namun. seperti yang dimiliki teknologi WEP. telah dikembangkan sebuah teknik pengamanan baru yang disebut sebagai WPA (WiFI Protected Access). Background process secara otomatis dilakukan tanpa diketahui oleh pengguna. Ada yang mengatakan. Teknik ini mempunyai beberapa tujuan dalam desainnya.000 paket data ditransmisikan. pihak ketiga (hackers) masih dapat membobol masuk. TKIP membuat WPA menjadi lebih efektif sebagai sebuah mekanisme enkripsi.

implementasi tersebut akan menyediakan kerangka kerja yang kokoh pada proses otentifikasi pengguna. Hal ini memungkinkan migrasi perlahan ke implementasi WPA.1x dan EAP (Extensible Authentication Protocol).telah diatasi. belum ada sistem operasi Windows yang mendukung WPA secara default. Bagi para pengguna teknologi wireless. seperti RADIUS. sehingga pengguna seperti dipaksa membeli wireless hardware baru untuk menggunakan WPA. Komputer yang menggunakan system operasi Windows dengan hardware kompatibel dengan standar WPA dapat mengimplementasikannya setelah menginstal WPA client. Mekanisme enkripsi AES (Advanced Encryption Standard) tampaknya akan diadopsi WPA dengan mekanisme otentifikasi pengguna. Melakukan migrasi hardware dan implementasi WPA dapat dibayangkan sebagai sebuah pekerjaan yang sangat besar. Proses otentifikasi WPA menggunakan 802. Sayang. Kerangka-kerja tersebut akan melakukan utilisasi sebuah server otentifikasi terpusat. Dari sisi software. Bagi para pengguna sistem operasi lainnya belum ditemukan informasi mengenai kemungkinan mengimplementasikan WPA. hal tersebut bukanlah sesuatu yang harus dilakukan pada saat yang bersamaan. sebagian produsen hardware tidak akan mendukung WPA melalui firmware upgrade. sehingga pengguna jaringan wireless tidak secara sengaja bergabung ke jaringan lain yang mungkin akan mencuri identitas jaringannya. Secara bersamaan. kita akan beranggapan pengguna adalah raja. WPA client baru dapat bekerja pada sistem operasi Windows Server 2003 dan Windows XP. namun lebih kepada improvisasi tepat guna yang mampu menyelesaikan masalah keamanan wireless saat ini. Apa yang dibutuhkan para pengguna teknologi wireless adalah kemudahan menggunakan teknologi itu. Untuk dapat menggunakan "kelebihan" yang dimiliki WPA. untuk melakukan otentifikasi pengguna sebelum bergabung ke jaringan wireless. Dari sisi hardware. pengguna harus memiliki hardware dan software yang kompatibel dengan standar tersebut. hal tersebut berarti wireless access points dan wireless NIC (Network Interface Card) yang digunakan harus mengenali standar WPA. Untungnya. Wireless Access Points dapat mendukung WPA dan WEP secara bersamaan. 16 . Namun. Juga diberlakukan mutual authentification. pertanyaannya bukanlah dititikberatkan pada pemahaman bahwaWPAadalah lebih baik dari WEP. AES sepertinya belum perlu karena TKIP diprediksikan mampu menyediakan sebuah kerangka enkripsi yang sangat tangguh walaupun belum diketahui untuk berapa lama ketangguhannya dapat bertahan. tentunya dengan penggunaan chipset yang lebih besar kemampuan dan kapasitasnya. Di kemudian hari.

beberapa produsen WiFi telah mengembangkan teknologi enkripsi untuk mengakomodasi kebutuhan pengamanan jaringan wireless. Pada jaringan wireless. kita dapat terhubung ke Access point dengan mengubah MAC sesuai dengan client tadi. smac. Setelah mendapatkan informasi tersebut. variasi sistem tambahan proprietari dibuat untuk menjadi standar transmisi WiFi. Captive Portal Infrastruktur Captive Portal awalnya didesign untuk keperluan komunitas yang memungkinkan semua orang dapat terhubung (open network). Sedang untuk spoofing IP. Serangan dengan melakukan spoofing IP dan MAC. • • • block semua trafik kecuali yang menuju ke captive portal (Registrasi/Otentikasi berbasis web) yang terletak pada jaringan kabel. duplikasi MAC adress tidak mengakibatkan konflik. Hal ini membuat captive portal masih dimungkinkan digunakan tanpa otentikasi karena IP dan MAC adress dapat dispoofing. Captive portal sebenarnya merupakan mesin router atau gateway yang memproteksi atau tidak mengizinkan adanya trafik hingga user melakukan registrasi/otentikasi. karena MAC address sangat mudah dispoofing atau bahkan dirubah. regedit. redirect atau belokkan semua trafik web ke captive portal setelah user melakukan registrasi atau login. bahwa captive portal hanya melakukan tracking koneksi client berdasarkan IP dan MAC address setelah melakukan otentikasi. Berikut cara kerja captive portal : • user dengan wireless client diizinkan untuk terhubung wireless untuk mendapatkan IP address (DHCP). kita dapat melakukan redirect trafik dari 17 . Hal ini sebenarnya tidak banyak membantu dalam mengamankan komunikasi wireless. 5.Pada jaringan wireless yang membutuhkan tingkat sekuriti tingkat tinggi. MAC Filtering Hampir setiap wireless access point maupun router difasilitasi dengan keamanan MAC Filtering. Spoofing MAC adress seperti yang sudah dijelaskan pada bagian 4 diatas. dapat diperoleh informasi MAC address tiap client yang sedang terhubung ke sebuah Access Point. Dengan menggunakan aplikasi wardriving seperti kismet/kisMAC atau aircrack tools. Tools ifconfig pada OS Linux/Unix atau beragam tools spt network utilitis. Hanya membutuhkan IP yang berbeda dengan client yang tadi. Penulis masih sering menemukan wifi di perkantoran dan bahkan ISP (yang biasanya digunakan oleh warnet-warnet) yang hanya menggunakan proteksi MAC Filtering. machange pada OS windows dengan mudah digunakan untuk spoofing atau mengganti MAC address. 4. diperlukan usaha yang lebih yakni dengan memanfaatkan ARP cache poisoning. Pada perkembangannya. izinkan akses ke jaringan (internet) Beberapa hal yang perlu diperhatikan.

imaps dst.. Dengan menyatukan potongan potongan kerja teknik pengaman dapat menutup seluruh perjalanan dari peralatan bergerak sampai dengan aplikasi dan sekembalinya. dapat kita membelokkan trafik ke AP sebenarnya. ssh. Pengamanan dari ujung ke ujung berarti bahwa hanya ada satu teknologi pengamanan yang bekerja pada seluruh jalur dari ujung peralatan sampai dengan sampai dengan aplikasi dari berbagai jaringan yang dipergunakan berkomunikasi. peralatan dan browser yang dipergunakan. BSSID hingga kanal frekuensi yang digunakan. Kelemahan lain dari captive portal adalah bahwa komunikasi data atau trafik ketika sudah melakukan otentikasi (terhubung jaringan) akan dikirimkan masih belum terenkripsi. Untuk itu perlu berhati-hati melakukan koneksi pada jaringan hotspot. managemen jaringan dapat diakses melalui wireless (berada pada satu network). Misalnya. Tidak seperti dalam web 18 . Sehingga ketika ada client yang akan terhubung ke AP buatan kita.. dan masih banyak lagi.2 Wireless Security pada perangkat Handphone Terdapat dua model pengamanan untuk wireles yaitu dari titik ke titik dan dari ujung ke ujung. Sebagaimana teknologi Secure Sockets Layer (SSL) dan Public Key Infrasstrukture (PKI) dalam Web pengamanan dari ujung ke ujung berarti informasi dienkripsi sebelum meninggalkan peralatan bergerak dan tetap terenkripsi sebelum mencapai server dalam suatu jaringan yang aman. yaitu mensetup Access Point (biasanya menggunakan HostAP) yang menggunakan komponen informasi yang sama seperti AP target seperti SSID. otentikasi masih menggunakan plain text (http). Tidak jarang captive portal yang dibangun pada suatu hotspot memiliki kelemahan pada konfigurasi atau design jaringannya. Pengamanan dari titik ke titik berarti komunikasi diamankan pada masing masing-masing lengan dan berpindah dengan teknologi keamanan yang sesuai untuk setiap bagian komunikasi. agar mengusahakan menggunakan komunikasi protokol yang aman seperti https. Dalam aplikasi Web banyak lengan dalam perjalanan data yang diperlukan untuk komunikasi peralatan bergerak (mobile device) dalam mengadakan transaksi. Serangan lain yang cukup mudah dilakukan adalah menggunakan Rogue AP. III. Sayangnya hal ini tidak akan menyelesaikan tanpa adanya pembatasan dalam aplikasi wireless. sehingga dengan mudah dapat disadap oleh para hacker. Sayangnya pada setiap titik dimana satu type sitem keamanan mulai dihentikan dan tipe yang lain dimulai hal ini secara teoritis memungkinkan mendapat serangan. dalam keamanan seperti ini pengamanan titik ke titik tetap dipergunakan hanya sebagai cadangan untuk bertahan.client yang sudah terhubung sebelumnya.pop3s. Dengan keamanan dari ujung ke ujung aplikasi wireless akan lebih aman sebagai apalikasi berbasis Web.

kebenaran dan itegritas dalam komunikasi. WTLS dan SSL bersama sama memastikan bahwa informasi dalam keadaan terenkripsi dari titik ke semua titik pada jalan dari browser wireless ke Web server. Lalulintas komunikasi diudara mungkin juga terenkripsi tergantung pada jaringan wireless dan teknologi yang menghubungkannya. Tiga komponen utama dalam WTLS adalah : 19 . masing masing hanya mendukung peralatan bergerak. Adapun metode yang di gunakan dalam menjaga keamanan wireless pada media handphone adalah : • Wireless Transport Layer Security WTLS adalah sebanding dengan Secure Sockets Layer (SSL) untuk Wireless Aplication Protocol (WAP). dan disana menyediakan enkripsi antara browser wireless dengan gateway WAP. Cara Kerja WTLS : WTLS adalah bagian dari spesifikasi desain WAP untuk memastikan privasi.benar dari ujung ke ujung. Kebanyakan standar WTLS (WTLS Class 1) adalah didesain untuk bekerja bersama SSL sehingga WTLS dapat bekerja pada sisi jaringan wireles dengan gateway WAP dan SSL bekerja disisi internet. browser dan aplikasi tertentu. akan tetapi hal ini tidak menyediakan enkripsi yang benar. sebagaimana WTLS.disana terdapat berbagai teknologi PKI yang berbeda.

Celah dari WAP 20 . Seperti Web browser gateway WAP mendukung SSL yang merupakan metode standard untuk meng-enkripsi komunikasi HTTP. Hal ini berarti disisi gateway WAP informasi tidak terenkripsi pada titik ini. menyediakan framework untuk PKI security. 3DES. Setelah autentifikasi masing masing. WTLS kelas III. Protokol handshaking digunakan ketika clien dan server menginisialisasi sesi. WTLS membawa bentuk strd SSL dan mendukung RC5. Gerbang WAP men-decrypt komunikasi dengan WTLS dan kemudian meng-encryp kekembali dengan SSL. dan IDEA chipher. Kelas – kelas WTLS WTLS terdiri dari tiga kelas. SSL umumnya digunakan antara Web browser dan web server. yaitu: • • • WTLS kelas I. WTLS juga menyediakan pertukaran kunci yang berbasis tanpa nama kedalam server public key. Sepenuhnya sama dengan SSL didalam internet sebab dia memberikan enkripsi seperti SSL langsung antara browser wireless dengan web server. Ketika gateway meneruskan permintaan ke webserver untuk kepentingan peralatan bergerak dia menggunakan protokol WAP untuk berkomunikasi dengan peralatan dan HTTP untuk berkomunikasi dengan WEB server. Selama proses handshaking cliend mendukung metoda crytographic dan pertukaran kunci dan server memilih metoda yang telah ditentukan. Dalam kasus ini gateway WAP menterjemahkan komunikasi dari protokol WAP ke protokal HTTP melalui internet.(1) protokol Handshaking yang menyedikan pertukaran kunci (2) struktur perekaman untuk informasi terenkripsi (3) Wireless Identity Module (WIM). client dan server memilih versi protocol dan chiper. Hal ini secara teoritis memungkinkan kesalahan dalam wab gateway dan b. DES. Peralatan bergerak yang menggunakan WAP tidak berhubungan cecara langsung dengan web server atau aplikasinya kemungkinan ya atau tidak mendukubg protokol HTTP atau SSL Kenyataannya gateway WAP sebagaimana proxzy server untuk peratalan bergerak. WTLS kelas II. Komunikasi antara peralatan bergerak dan gerbang WAP diamankan dengan WTLS dan komunikasi antara gateway WAP dan Web server diamankan dengan SSL. a. Sebuah geteway menterjemahkan komunikasi dari satu bentuk ke bentuk ke yang lain. akan tetapi DES dan 3DES yang banyak digunakan. Struktur perekaman dalam WTLS menyediakan mekanisme untuk privasi data dan pengecekan integritas data. Ketika autentifikasi tanpa nama clien mengekrip kunci rahasia menggunakan server public key dan mengirimkan Client Key Exchange message . yang hanya menyediakan enkripsi antara wireless browser dengan wireless web.

Akses phisik pada peralatan harus selalu dikontrol. Jika peralatan ini adalah sebuah pesawat telephone. • Mobile Operator Network Security Keamanan WTLS diperluas sepanjang melekat dengan keamanan hubungan udara (air-connect security) melalui berbagai operator jaringan bergerak sampai dengan tepi internet pada WAP gateway. Tidak seperti desktop workstatiom. Sama dengan ketika pemakai memasuki area dimana dia tidak mendapatkan pelayanan yang sama atau mungkin menggunakan teknologi keamanan hubungan udara (air-connect security) yang lebih rendah sebagaiman dalam system analog AMPS. Kebijaksanaan pengamanan pada barisan terkhir untuk bertahan adalah pemakai harus harus mengatakan apa yang akan disimpan dalam peralatan bergerak sebagaimana PDA. PDA sebagimana peralatan Palm OS mempunyai pasword dan pengunci untuk mencegah pemakaian yang tidak berhak jika pelatan tersebut hilang atau tercuri. Sepintas lalu setelah meninggalkan WAP Gateway sudah tidak diamankankan oleh teknologi WTLS atau keamanan internal jaringan operator. Celah dalam WAP seperti dalam gambar berikut ini yang merupakan titik ideal untuk man in the midle attack. Teknologi keamanan yang diterapkan pada antarmuka udara seperti pada CDMA adalah didesain guna mengamankan jaringan dan dan pelanngan dari kesalahan penggunaan seperti tercurinomor telephone atau penggunaan jaringan oleh orang orang yang tidak berhak. kerapkali mempunyai kode pengunci atau password yang mencegah dari pemakaian tanpa memasukkan kode. Ini akan efektif apabila kemampuan ini Webmaster wireless harus bebas mengatur kebijaksanaan keamanan dan menentukan strd configurasi untuk peralatan yang dipergunakan dalam jaringan dan server. Pedoman mencakup apa dan bagaimana untuk berkomunikasi dan mengamankan informasi yang rahasia ketika semua yang lainnya keliru. Pemakai harus dianjurkan untuk memperlakukan peralatan komunikasi wirelessnya sama dengan yangdiharapkannya sebagai percakapan yang pribadi dengan sesama pekerja didalam area umum. kita berharap bahwa peralatan bergerak tidak dapat dielakkan dari hilang atau tercuri.membuka komunikasi HTTP yang tidak terenkripsi daripada menggunakan SSL. Komputer notebook mempunyai kemampuan yang sama dalam BIOS atau tersedia dalam operating system. c. Keamanan dari interface udara itu sendiri dan jaringan operator bergerak 21 . Tujuh Lapis Pengamanan dari titik ke titik • Embedded Security Technology Lapisan pertama yang dijaga dalam system computer asalah selalu diujung terminal.

kebijaksanaan keamanan. • Authentication Membuka aplikasi adan informasi pada web berari berarti harus menyediakan lebih dari sari baris pengamanan terhadap akses oleh yang tidak berhak dan kejahatan hacker. Customer Network Isolation 3. Secure Methodology 22 . Didalam WAP gateway informasi dienkripsi melalui WTLS class 1 dilaksanakan deenkripsi kemudian dienkripsi kembali menggunakan SSL. tetapi juga didesain utuk mengamankan komunikasi data • Secure Mobile operator Gateways Celah dalam WAP dan potensi untuk Man-in-the Middle Attack berarti bahwa keamanan dari operator bergerak WAP gateway adalah kritis. prosedur dan metoda operasi dan tols untuk mendeteksi adanya upaya penyusupan. Hanya ada satu cara supaya tidak tergantung pada hal ini adalah dengan menerapkan keamanan dari ujung ke ujung SSL atau PKI.meningkatkan keamanan dari pelayanan data wireless seperti WAP briwsing. VPNs and Private Pipes 5. Untuk suatu orbanisasi memungkinkan untuk membeli jaringan pelayanan sehingga memungkinkan meminta deskripsi dari keamanan jaringan yang biasanya disediakan oleh penyedia layanan internet. • Data Center and Network Security Jika kita menggunakan sebuah WASP kita harus memastikan bahwa fasilitas pusat data WASP adalaha aman. Teknologi seperti pada Secure ID dapat mudah ditambahkan pada aplikasi wireless akan tetapi tidak mudah untuk pemakai hal ini berkaitan dengan terbatasnya kecepatan memasukkan informasi kedalam telephone bergerak atau dalam wireless PDA. Sebagai webmaster kita tidak dapat mengatur operator WAP gateway dan tidak ada jalan untuk mengetahui mesin-mesin yang digunakan untuk membuat kompromi. Hal ini berarti pengaman phisik. Jelasnya WASP harus tersedia arsitektur keamanan dan dalam prakteknya meliputi: 1. Strategi yang sederhana adalah mendukung satu str authentication seperti pada Remote Authentication Dial-In Use Service (Radius) atau Lightweight Directory Acces Protocol (LDAP) yang berbasis pada user-ID/ pasword. Informasi mudah diserang pada titik ini. Secure Data Center Design 2. Secure Router Configurations 4.

Security Auditing 1. Secure Data Center Design Sebuah data center yang aman terdiri atas arsitektur jaringan phisik yang memisahkan server dan pemakai informasi dari aksses melalui internet. Hal ini umumnya menggunakan dua firewall yang mana server yang diakses dari internet dipisahkan dari mesin yang lain dan akses ke mesin dibatasi dengan firewal yang kedua hanya untuk alamat jaringan dan aplikasi tertentu. Mal ini mengurangi penerimaan informasi yang tidak aman jika ada yang tidak terenkrisi dari berbagai alasan dari penyedia jasa layanan jaringan. 2. 23 . Security Management 7.6. Customer Network Isolation Mengisolasi pemakai jaringan berarti bahwa firewall dikonfigurasi untuk memisahka tmasing masing data dan custumer server.

3. Sebuah sistem VPN mengatasi masalah ini dengan menciptakan suatu Jaringan Pribadi Virtual (Virtual Private Network) sehingga remote user (pengguna jarak jauh) yang menjadi anggota jaringan pribadi virtual tersebut dapat berkomunikasi secara bebas dan aman melalui jaringan umum. Hal ini berarti bahwa peralatan dikonfigurasi dengan benar sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. 4. harus mempunyai router jaringan WASP dan konfigurasi alat yang aman. Metodologi yang aman melindungi kecelakaan terbukanya atau aktifitas penyusupan dalam jaringan WASP. akan tetapi pendekatan ini lebih memerlukan biaya dibandingkan dengan VPN. Sebuah VPN kenyataannya menyerupai penghantar melalui internet. selama system baru diterapkan. VPN memberikan informasi melalui internet dengan tanpa resiko adalah suatu kompromi. 6. Sebuah VPN. Security Management Desain dan penerapan sebuah sitem yang aman tidak hanya berarti bahwa akan selalu aman. 5. Metodologi keamanan meliputi prosedur administrasi dan tools sehingga hanya orang orang yang berhak yang menjalakan tugas tugas administrasi. VPN dapat menurunkan biaya komunikasi dan meningkatkan mobilitas tenaga kerja karena akses internet biasanya lokal dan jauh lebih murah dibandingkan dengan sebuah server khusus untuk remote akses (dedicated remote access server). Secure Methodology Penerapan metodologi keamanan dan remote aplidinistration protocol seperti SSH sangat baik untuk memastikan disana tidak terdapat bagian yang terbuka untuk keamanan informasi atau system pada setiap titik. Ketersediaan sebuah teknologi Virtual Private Network atau koneksi jaringan pribadi menjadi pertimbangan yang penting. Metoda yang lain memberikan koneksi jaringan pribadi antara pusat data WASP dengan pemakai jaringan. akan tetapi secara teori lebih amanselama disanya membypass internet secara total. Kerusakan keamanan dalam aplikasi perangkat lunak dan komputer atau sistem operasi 24 . mengembangkan komunikasi dengan kantor cabang regional dan di daerah terisolasi. tetapi enkripsi ini adalah transparan untuk aplikasi pada ujung koneksi yang alin. dibutuhkan pengamanan data terhadap pencurian. Secure Router Configurations Sebagaiman penyedia jasa lanyanan lainnya. Informasi yang melalui penghantar ini dalam keadaan terenkripsi. Virtual Private Network (VPN) Agar jaringan-jaringan pribadi yang terdistribusi dapat saling berkomunikasi secara aman melalui jaringan umum seperti internet. biasanya menggunakan internet sebagai tulang punggung transportasi data untuk membuat jalur yang aman dengan partner bisnis. Jalan yang terbaik untuk memastikan bahwa configurasi router jaringan WASP aman adalah melalui ausdit yang terpisah.

Jadi dalam pengamanan di ujung ke ujung harus disediakan layer tambahan untuk pengamanan seperti penghantar untuk komunikasi yang aman melalui sebuah PKI. 25 . • Secure Application Interfaces Aplikasi wireless dan server pada umumnya berhubungan dengan sumber data dan aplikasi seperti database dan aplikasi sejenisnya. Sniffing dan Spoofing Sniffing adalah proses pengumpulan informasi kasar dari suatu jaringan dan menyaringnya sesuai dengan informasi yang diperlukan pemakai. tetapi hal ini tidak menyediakan keamanan dari webserner sampai peralatam bergerak akan tetapi hanya sampai penyedia layanan jaringan. Problem Dalam Pengamanan Model Titik Ke Titik Secara teori permasalahan keamanan dalam arsitektur dari titik ke titik tidak akan pernah terpecahkan. a. Keunggulan dari pengamanan point to point adalah mempunyai fleksibilitas yang lengkap yang mengacu pada peralatan dan lokasi dari user seperti ketika dia dalam bepergian. Komunikasi dengan sistem pendukung mungkin diimplementasikan dengan menggunakan protokol yang aman dan jika memungkinkan menggunakan jaringan pribadi. Solusinya adalah pengamanan dari ujung ke ujung. dan diasumsikan bahwa perangkat lunak mobile aplication dipergunakan secara global. Spoofing mengarah kepada meniru suatu node dalam jaringan bertujuan mengalihkan pemakai untuk meniru suatu aplikasi dan menipunya untuk mengetahui password atau nomor credit card. Pada umumnya Three-tier Architecture (Web browser. Security Auditing Kita dapat menegosiasikan audit yang terpisah sebagai bagian yang terpisah dari WASP. Jika menggunakan ASP maka VPN atau jaringan pribadi harus dikonfigurasi. oleh karena itu harus dicantumkan dalam perjajian kontrakuntuk suati audit yang terpisah. Web Server plus middleware dan aplikasi pendukung) sebuah web server adalah terbuat di internet sedikit aplikasi pendukung disimpan didaerah yang aman dari jaringan. mesin atau aplikasi. Sebuah WASp tidak akan memberikan kta akses langsung kedalam jaringannya. Cara yang terbaik untuk menangani keamanan komunikasi antar aplikasi adalah dengan jalan server berkomunikasi dengan menggunakan protokol yang aman seperti SSL. 7.router jaringan harus diawasi dan diperbaiki setiap waktu. Pengawasan dan memperbaiki keamanan secara tambal sulam akan memperbaiki dari kemudahan terkena serangan. Firewall atau router.

Didalam penulisan URL server dapat menentukan permintaan dari pemakai yang spesifik. sehingga URL dapat disadap dan dipergunakan oleh hacker untuk membypass authentication sebelum mengakses aplikasi. Salah satu kunci kemanan yang terbaik adalah bersikap bahwa banyak bagian yang memungkinkan mudah terkena serangan adalah tidak maudah diterima jika disana diabaikan. 26 . Metode ini membuka resiko keamanan.Sebagai hukum dari komunikasi yag tidak dienkripsi dapat diamati dan dapat dipalsukan tanpa terdeteksi. Session Management and URL Rewriting Didalam web cookies digunakan untuk perawatan antara web browser dan web server. tetapi sebuah pertanyaan yang tidak relevan jika penyediaan keamanan dihentikan pada gateway WAP. capasitas pelatan dan kemapuan memproses Tidak adanya standard global untuk browser dan peralatan Sebelumnya pemakaian pengamanan PKI pada WEB berkonsentrasi pada industri dan difokuskan hanya pada aplikasi yang berhubungan dengan data yang sensitif dibandingkan dengan penggunaan manapun. WTLS mungkin aman. a. hal ini merupakan cacat dasar dan membutuhkan pendekatan yang terbatas. harus selalu dipergunakan. Setiap penerapan PKI hanya untuk organisasi tertentu atau aplikasi yang memerlukan pengamanan. Didalam wireless web tidak semua browser mendukung cookies. Pengamanan dengan PKI membatasi kemungkinan untuk ini. Penerapan PKI Peralatan yang menukung teknologi keamanan PKI belum dipakai secara luas. Man-in-the Middle Attack Man-in-the Middle adalah seseorang yang menangkap komunikasi yang melalui sebuah titik yang tidak ter-enkripsi (seperti sebuah WAP gateway). Terbatasnya bandwith. Masing-masing sambungan antara rangkaian kerja keamanan wireless adalah memungkinkan untuk itu. Ketika data tidak dienkripsi akan mudah diserang dan dari titik standpoint security ini akan lebih jelas kesalahan untuk diasumsikan bahwa kecelakaan dalam pengiriman data melalui internet. Ketidakberadaan PKI mengurangi metode keamanan dari keberadaan perawatan seperti didalam penulisan URL. b. c. Tidak Ada Solusi Yang Lengkap Selama model keamanan point to point mmungkinkan. hal ini jelas sebab pendekatan konfigurasi gateway WAP atau WASP data center adalah aman. Dalam wireless Web tadak ada perbedaan dan web master perlu menentukan jika disana kembali ke ongkos investasi dan biaya tambahan dalam mengimplementasikan sebuah PKI. dan selanjutnya menggantikan komunikasi yang sebenarnya dengan sebuah komunikasi yang salah yang dibuat kelihatannya ligis. Ketika penerima dari pesan yang salah dia percaya bahwa dia berhubungan dengan orang yang seharusnya berhubungan d.

Beberapa tersedia wireless browser yang mendukung teknologi PKI.Sebagai alasan bahwa PKI adalah bukan produk yang tersendiri. Integrasi PKI disisi server Kebanyakan vendor wireless PKI menyediakan Software Development Kit (SDK) yang memberikan teknologi untuk digabungkan dengan aplikasi wireles dan beberapa aplikasi berbasis wireless serta WASP selalu mendukung salah datu dari PKI yang baik. akantetapi untuk dirinya sendiri bukan merupakan pemecahan yang lengkap sebab server harus mendukung teknologi yang sama seperti pada browser dan PKI harus diterapkan apabila diminta untuk digunakan. Certificate Deployment 27 . Teknologi dan vendor harus dipilih berdasarkan aplikasi dan pada browser wireles serta peralatan yang akan diterapkan. Penerapan PKI untuk Web maupun Wireless Web tergantung pada Penerapan sertifikat otoritas (CA). Jika sertifikat sudah kadaluawarsa harus segera dikirimkan guna mengganti sertifikat yang disebarkan dalam peralatan bergerak. Certificate management Framework Vendor teknologi PKI menyediakan tools untuk membuat. mengatur dan menyebarkan sertifikat. Pemilihan Sertifikat otoritas. Ketika clien dibuatkan serifikat. Penerapan PKI untuk wireless Web berarti distrkan pada wireless browser tertentu dan pada peralatan yang didukungnya mendukung browser yang dipilih. Pengaturan sertifikat adalah proses pemilihan atau mendapatkan sertifikat kewenangan untuk membuat dan mengamankan penyebaran sertifikat dan menjaganya dari suatu sebab misalkan rusak atau hilang. algoritma yang digunakan oleh pembuat root sertifikat dan tangan digital dari sertifikat clien. Setiao organisasi yang menggunakan PKI harus harus menentukan apakah CA dipergunakan. dan mengatur masa berlakunya serta memperbaharuinya. Sudah menjadi hukumnya bahwa peralatan yang sudah ada tidak dapat diupgrade untuk teknologi keamanan PKI yang lebih baru yang diterapkan pada paralatan yang lebih baru. Untuk menerapkan PKI kita harus memilih tehnologi Wireles dan vendornya. Root sertifikat merupakan dasar untuk kepercayaan antara server dan clien dan saling berbagi sertifikat dengan sesama root. Peralatan Disisi Clien Tehnologi PKI harus mendukung aplikasi clien seperti wireless browser dan aplikasi server.

b. Penyebaran sertifikat harus aman. 28 . Guna menghindarkan penggantian standard wireless telepon mendekatannya adalah menerapkan PKI dan menghubungkan PDA khususnya ketikadiinginkan mengurangi kebutuhan akan komputer notebook guna mengurangi biaya adalah alasan mengapa menggunakan PDA dan akses wireless. Keterbatasan Teknologi PKI dalam praktek Yang menjadi keterbatasan dalam menerapkan PKI adalah keterbatasan standard yang tidak memungkinkan teknologi ini diterapkan disisi server dan dan mengakomodasikan semua peralatan yang sudah dimiliki oleh pemakai untuk membebaskan prmakai memilih perangkatnya. karena sertifikat yang tertangkap pihak lain dapat digunakan untuk melakukan penyusupan. Dalam prakteknya disamping keterbatasan standard juga terdapat keterbatasan geografis cakupannya. pembuatan sertifikat dan penyebaran sertifikat disisi client . IT administrator. peralatan bergerak atau pemilihan browser. atau keduanya untuk mengistall dan memperbaharui sertifikat sisi clien. Proses penyebaran sertifikat dapat merupakan problem untuk peralatan yang bergerak sebab pada umumnya berada ditangan pemakai yang tersebar . Sedangkan di jepang tidak menggunakan WAP. Dengan PKI memerlukan pemakai. Sebagai contoh PKI hanya dapat diterapkan pada browser c-HTML pada platform PDA wireless di Amerika Utara tidak dapat digunakan di Eropa karena menggunakan keamanan WAP standard.Penyebaran PKI melibatkan integrasi disisi server.

notebook. hal tersebut berarti wireless access points dan wireless NIC (Network Interface Card) yang digunakan harus mengenali standar WPA. Tapi sayang metode WPA tidaklah praktis.000 paket data ditransmisikan. Dari sisi hardware. jaringan WiFi yang menggunakan WPA telah memperlambat kerja hackers yang mencoba melakukan cracking kunci terdahulu. sebagian produsen hardware tidak akan mendukung WPA 29 . yaitu Masalah kunci yang lemah karena algoritma RC4 yang digunakan dapat dipecahkan dan WEP menggunakan kunci yang bersifat statis. dengan menggunakan TKIP (Temporal Key Integrity Protocol) yang mampu secara dinamis berubah setelah 10.Tetapi apabila kedua metode tersebut dibandingkan. notebook. yang menggunakan kunci keamanan statik. dapat saya simpulkan bahwa masalah hacker dan cracker belum dapat dipecahkan seutuhnya. laptop. karena metode ini memiliki beberapa kelemahan yang sangat patal. Dari uraian diatas. Teknik WPA didesain menggantikan metode keamanan WEP. maka metode wired equivalent privacy (WEP) sangat buruk keamanannya. karena user harus memiliki hardware dan software yang kompatibel dengan standar tersebut. Protokol TKIP akan mengambil kunci utama sebagai starting point yang kemudian secara reguler berubah sehingga tidak ada kunci enkripsi yang digunakan dua kali. smart phone ataupun PDA. Karena dari setiap metode mempunyai kelemahan dan kelebihan masingmasing.BAB IV KESIMPULAN Untuk mengakses wireless dapat menggunakan beberapa media diantaranya melalui PC Workstation. Dengan melakukan regenerasi kunci enkripsi kurang lebih setiap lima menit. Dari segi penggunaan melalui PC Workstation. dan laptop menggunakan metode keamanan WEP dan WPA. Background process secara otomatis dilakukan tanpa diketahui oleh pengguna. Sayang.

Terdapat dua pendekatan dalam pengamanan Wireless yaitu : dari titik ke titik dan dari ujung ke ujung. wireless web pekerjaannya terpisah-pisah dan berbeda serta tidak adanya standar yang saling cocok. belum ada sistem operasi Windows yang mendukung WPA secara default. WPA client baru dapat bekerja pada sistem operasi Windows Server 2003 dan Windows XP. dan merupakan jalan untuk mencapai solusi yang benar-benar global. Implementasi WTLS yang baru yang meningkatkan keamanan dalam kasus ini adalah dengan PKI yang memberikan keamanan yang tinggi untuk aplikasi . Wireless menjanjikan perluasan data perusahaan . menekankan pada SSL pada Web server dan aplikasinya merupakan kebutuhan .Teknologi wireless aplikasi yang diadopsi disesusuaikan dengan pertukaran informasi dan transaksi keuangan yang harus dipastikan aman. tetapi keamanan untuk wireless web tidaklah sederhana. Untuk isi Web dan aplikasi seperti e-mail cocok untuk keamanan yang terbatas melalui internet. 30 . sehingga pengguna seperti dipaksa membeli wireless hardware baru untuk menggunakan WPA. Bagi para pengguna sistem operasi lainnya belum ditemukan informasi mengenai kemungkinan mengimplementasikan WPA. aplikasi dan Web untuk peralatan yang bergerak (mobile device).Berbeda dengan Internet. keamanan titik ke titik dan WTLS kelas I merupakan pemecahan yang cukup memadai. Sedangkan untuk media handphone atau PDA. tanpa keamanan yang menjanjikan merupakan penghalang. cara yang terbaik untuk pengamanan ini adalah menggunakan PDA dibandingkan menggunakan telephon bergerak. Akan tetapi telah tersebar isu untuk apabila komunikasi generasi ke 3 (3G) yang akan datang akan menggantikan infrastrukur yang ada sekarang ini akan menyediakan keamanan yang lebih tinggi karena akan mendukung SSL dari ujung ke ujung.melalui firmware upgrade. Komputer yang menggunakan system operasi Windows dengan hardware kompatibel dengan standar WPA dapat mengimplementasikannya setelah menginstal WPA client. Dari sisi software. Untuk aplikasi keuangan dan informasi perusahaan yang sensitif. Pengamanan dari titik ke titik memberikan pilihan yang luas untuk peralatan bergerak dan browser.

ilmukomputer.com www.wikipedia. DC Green : Komunikasi Data.breezecom. http://www. Memahami Dasar-Dasar Wireless LAN dan Firewall.org/wiki/Wired_Equivalent_Privacy 31 .wirelesslan.wikipedia. terjemahan edisi pertama.com http://en. 1995 Wireless Communication. ANDI Yogyakarta.Jakarta: 2003.DAFTAR PUSTAKA Wisnu Baroto.org/wiki/Wi-Fi_Protected_Access http://en. Longman Group UK Limited 1991.com www. PT Elexmedia Komputindo.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful