P. 1
Laporan Farmakognosi Repaired)

Laporan Farmakognosi Repaired)

|Views: 4,147|Likes:
Published by Lia Wando

More info:

Published by: Lia Wando on May 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2013

pdf

text

original

Sections

Lapoian Faimakognosi I Page ŵ

BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang
Tumbuhan merupakan salah satu organisme yang hidup dan
berkembangbiak di alam ini selain hewan dan manusia. Tumbuhan ini ada yang
tergolong tumbuhan yang dapat membuat makanan sendiri dan ada pula yang
tidak dapat membuat makanan sendiri.
Sekarang ini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang
kesehatan telah memulai pengembangan teknik-teknik dalam mengolah hasil
alam yaitu tumbuhan yang diyakini berkhasiat sebagai obat. Sehingga
mengurangi pemakaian bahan-bahan kimia yang dapat berdampak negatiI bagi
tubuh manusia. Hal ini iuga dapat menseiahterakan masyarakat karena dapat
memperoleh obat yang harganya lebih teriangkau, bermutu, mudah didapat, dan
kurang atau tidak ada eIek sampingnyaŦ dapun ilmu yang mempelaiari
mengenai pemanIaatan obat dari bahan alam ini adalah 'Farmakognosi¨.
Farmakognosi adalah ilmu pengetahuan tentang obat-obatan alamiah.
Dalam buku Materia Medica diuraikan bahwa pharma (obat) dan cognitive
(pengenalan). Jadi Iarmakognosi merupakan cara pengenalan ciri-
ciri/karakterisik obat yang berasal dari bahan alam.
Farmakognosi mempelaiari tentang bahan bahan Iarmasetis yang berasal
dari mahluk hidup, meliputi dimana terdapatnya di alam, biosintesanya,
identiIikasinya dan penentuan kadar secara kuantitatiI di dalam bahan alam ,
darimana bahan tersebut berasal. Juga termasuk di dalam Iarmakognosi, cara cara
penanaman, seleksi, pengumpulan, produksi, pengawetan, dan penyimpanan.
Mengingat luasnya ruang lingkup Iarmakognosi, maka kita harus
menentukan suatu metode untuk membahas obat obat dalam Iarmakognosi. Di
dalm Iarmakognosi, obat obatan atau bahan obat diklasiIikasikan berdasarkan :
Lapoian Faimakognosi I Page Ŷ

O MorIologi.
O Taksonomi dari pada tanaman dan hewan dari mana bahan obat
tersebut diperoleh.
O !enggunaan terapeutiknya.
O si kimiawinya.
Dalam rangka menuniang pembelaiaran Iarmakognosi maka pada tanggal 4
desember 2009 diadakan !raktik Keria Lapangan bagi mahasiswa Iarmasi
Universitas Negeri Gorontalo yang memprogramkan mata kuliah ini. dapun
!KL ini bertempat di desa Girisa Kecamatan !aguyaman Kabupaten Bualemo..
!ada !KL ini mahasiswa mengambil sampel di daerah gunung desa Girisa.
!engambilan sampel dilakukan pada pukul 08.00-10.00 setelah itu seluruh
praktikan kembali di desa untuk mengolah sampel meniadi herbarium dan
simplisia guna dilakukan penelitian pada praktikum nantinya.
Untuk lebih ielasnya proses pengambilan sampel serta sampel yang
diiadikan herbarium dan iuga sampel yang diiadikan simplisia serta cara
pembuatannya akan diuraikan pada bab-bab selaniutnya dalam laporan ini.

I.2 Tujuan
dapun tuiuan yang akan dicapai dalam praktikum keria lapangan ini adalah :
1. Mahasiswa dapat mengetahui berbagai macam bahan alam ( tanaman yang
berkhasiat obat )
2. Mahasiswa dapat mengetahui berbagai manIaat bahan alam ( tanaman yang
berkhasiat obat )
3. Mahasiswa mengetahui teori serta cara membuat simplisia dan herbarium





Lapoian Faimakognosi I Page ŷ

BAB II
TIN1AUAN PUSTAKA

II.1 Simplisia
a. !engertian
Simplisia adalah bahan alamiah yang dipergunakan sebagai obat yang
belum mengalami proses pengolahan apapun iuga dan kecuali dinyatakan lain,
berupa bahan yang telah dikeringkan (F : XXX).
b. !enggolongan
Materia Medika ndonesia halaman XXX, menielaskan bahwa simplisia
terbagi atas tiga yaitu :
1. Simplisia nabati
Simplisia yang berupa tanaman utuh, bagian tanaman atau eksudat
tanaman. Eksudat tanaman ialah isi sel yang secara spontan keluar dari
tanaman atau isi sel yang dengan cara tertentu dikeluarkan dari selnya,
atau zat-zat nabati lainnya yang dengan cara tertentu dipisahkan dari
tanamannya dan belum berupa zat kimia murni.
2. Simplisia hewani
Simplisa yang berupa hewan utuh, bagian hewan atau zat-zat berguna
yang dihasilkan oleh hewan dan belum berupa zat kimia murni.
3. Simplisia pelican (mineral)
Simplisia yang berupa bahan pelican (mineral) yang belum diolah dengan
cara sederhana dan belum berupa zat kimia murni.
c. Tahap-Tahap !embuatan Simplisia
1. !engambilan Sampel
Ketentuan saat pemanenan atau pengambilan tumbuhan atau bagian
tumbuhan adalah sebagai berikut :


Lapoian Faimakognosi I Page Ÿ

a. Biii
!engambilan biii dapat dilakukan pada saat mulai mengeringnya buah
atau sebelum semuanya pecah.
b. Buah
!engambilan buah tergantung tuiuan dan pemanIaatan kandungan
aktiInya. !anen buah bisa dilakukan saat menielang masak, setelah
benar-benar masak (misalnya adas), atau dengan cara melihat
perubahan warna/bentuk dari buah yang bersangkutan (misalnya,
ieruk, asam, dan pepaya).
c. Bunga
!anen dapat dilakukan saat menielang penyerbukan,saat bunga masih
kuncup(seperti pada asminum sambac.melati), atau saat bunga sudah
mulai mekar (misalnya Rosa sinensis.mawar)
d. Daun
!anen daun dilakukan pada saat proses Iotosintesis berlangsung
maksimal, yaitu ditandai dengan saat-saat tanaman mulai berbunga
atau buah mulai masak. Untuk pengambilan pucuk daun, dianiurkan
dipungut pada saat warna pucuk daun berubah meniadi daun tua.
e. Kulit batang
!emanenan kulit batang hanya dilakukan pada tanaman yang sudah
cukup umur. Saat panen yang paling baik adalah awal musim kemarau
sehingga kulit kayu mudah dikelupas.
I. Umbi lapis
!anen umbi dilakukan pada waktu umbi mencapai besar optimum,
yaitu pada waktu bagian atas tanaman sudah mulai mengering.

Lapoian Faimakognosi I Page Ź

g. #impang
!anen rimpang dilakukan pada saat awal musim kemarau.
h. kar
!anen akar dilakukan pada saat proses pertumbuhan berhenti atau
tanaman sudah cukup umur (lmu Obat lam : 25).
2. !enyortiran (segar)/sortasi basah
Tahap ini dilakukan dengan tuiuan untuk memisahkan kotoran-kotoran
atau bahan-bahan asing, bahan yang tua dengan yang muda atau bahan
yang ukurannya lebih besar atau lebih kecil.

3. !encucian
!encucian bertuiuan menghilangkan kotoran-kotoran dan mengurangi
mikroba-mikroba yang melekaa pada bahan. !encucian harus segera
dilakukan setelah pengambilan sampel karena dapat mempengaruhi mutu
bahan. !encucian harus dilakukan dalam waktu sesingkat mungkin untuk
menghindari larut dan terbuangnya zat yang terkandung dalam bahan.
!encucian sebaiknya iangan menggunakan air sungai, karena cemarannya
berat. Sebaiknya digunakan air dari mata air, sumur, atau air ledeng
(!M). !encucian bahan dapat dilakukan dengan beberapa cara antara
lain :
a. !erendaman bertingkat
!erendaman biasanya dilakukan pada bahan yang tidak banyak
mengandung kotoran seperti daun, bunga dan buah. !roses
perendaman dilakukan beberapa kali pada wadah dan air yang
berbeda. Metode ini akan menghemat penggunaan air, namun sangat
mudah melarutkan zat-zat yang terkandung dalam bahan.
b. !enyemprotan
Lapoian Faimakognosi I Page ź

!enyemprotan biasanya dilakukan pada bahan yang kotorannya
banyak melekat pada bahan seperti rimpang, akar, umbi dan lain-lain.
!roses penyemprotan dilakukan dengan menggunakan air yang
bertekanan tinggi.
c. !enyikatan (manual maupun otomatis)
!encucian dengan menyikat dapat dilakukan terhadap ienis bahan
yang keras/tidak lunak dan kotorannya melekat sangat kuat.
!enyikatan dilakukan terhadap bahan secara perlahan dan teratur agar
tidak merusak bahannya. !embilasan dilakukan pada bahan yang
sudah disikat. Metode pencucian ini dapat menghasilkan bahan yang
lebih bersih dibadingkan dengan metode pencucian lainnya, namun
meningkatkan resiko kerusakan bahan, sehingga merangsang
tumbuhnya bakteri atau mikroorganisme.

4. !enirisan
Setelah pencucian bahan langsung ditiriskan untuk menghilangkan
kadar air yang ada selama proses pencucian berlangsung.

5. !eraiangan
!eraiangan pada bahan dilakukan untuk mempermudah proses
selaniutnya seperti pengeringan, pengemasan, penyulingan minyak atsiri
dan penyimpanan. !eraiangan biasanya hanya dilakukan pada bahan yang
ukurannya agak besar dan tidak lunak seperti akar, rimpang, batang buah
dan lain-lain. !eraiangan teralu tipis dapat mengurangi zat aktiI yang
terkandung dalam bahan. Sedangkan iika terlalu tebal, maka pengurangan
kadar air dalam bahan agak sulit dan memerlukan waktu yang lama dalam
peniemuran dan kemungkinan besar bahan mudah ditumbuhi iamur.
!ada dasarnya tuiuan pengubahan bentuk simplisia adalah untuk
memperluas permukaan bahan baku. Semakin luas permukaan maka
Lapoian Faimakognosi I Page Ż

bahan baku akan cepat kering. !roses pengubahan bahan bentuk ini
meliputi beberapa perlakuan:
1) !eraiangan untuk rimpang, daun dan herba
2)!engupasan untuk buah, kayu, kulit kayu, dan biii-biiian yang
ukurannya besar.
3)!emiprilan khusus untuk iagung, yaitu biii di pisahkan dari
bongkolnya.
4) !emotongan untuk akar, batang, kayu, kulit kayu, dan ranting.
5) !enyerutan untuk kayu.

6. !engeringan
!engeringan adalah suatu cara pengawetan atau pengolahan pada
bahan dengan cara mengurangi kadar air, sehingga proses pembusukan
dapat terhambat. !engeringan akan menghindari terurainya kandungan
kimia karena pengaruh enzim. !engeringan yang cukup akan mencegah
pertumbuhan mikroorganisme dan kapang (iamur). Menurut persyaratan
obat tradisional, pengeringan dilakukan sampai kadar air tidak lebih dari
10°. !engeringan sebaiknya iangan dibawah sinar matahari langsung,
melainkan dengan almari pengering yang dilengkapi dengan kipas
penyedot udara sehingga teriadi sirkulasi yang baik. Bila terpaksa
dilakukan pengeringan di bawah sinar matahari maka perlu ditutup
dengan kain hitam untuk menghindari terurainya kandungan kimia dan
debu. gar proses pengeringan berlangsung lebih singkat bahan harus
dibuat rata dan tidak bertumpuk. Waktu pengeringan bergantung pada
ienis bahan yang dikeringkan seperti rimpang, daun kayu, ataupun bunga.

7. !enyortiran (kering)
Lapoian Faimakognosi I Page 8

Simplisia yang telah kering tersebut masih sekali lagi dilakukan sortasi
untuk memisahkan kotoran, bahan organik asing, dan simplisia yang
rusak sebagai akibat proses sebelumnya.

8. !engemasan
!engemasan dapat dilakukan terhadap simplisia yang sudah
dikeringkan. !ersyaratan ienis kemasan yaitu dapat meniamin mutu
produk yang dikemas, mudah dipakai, tidak mempersulit penanganan.
Dapat melindungi isi pada waktu pengangkutan, tidak beracun dan tidak
bereaksi dengan isi dan kalau boleh mempunyai bentuk dan rupa yang
menarik.

9. !enyimpanan
!enyimpanan simplisia dapat dilakukan di ruang biasa (suhu kamar)
ataupun di ruang ber . #uang tempat pemnyimpanan harus bersih,
udaranya cukup kering dan berventilasi.

II.2 Herbarium
a. !engertian
Herbarium adalah spesimen yang digunakan untuk studi taksonomi,
berupa tumbuhan segar yang masih hidup tapi biasanya berupa bahan
tumbuhan yang telah dimatikan dan diawetkan dengan metode tertentu
(Taksonomi Umum ; 152-153).
b. !enggolongan
Berdasarkan cara pengawetannya, herbarium digolongkan atas :
1. Herbarium basah
Yang dimaksud dengan herbarium basah adalah spesimen tumbuhan
yang telah diawetkan dan disimpan dalam suatu larutan yang dibuat dari
berbagai macam zat dengan komposisi yang berbeda. Disamping itu dapat
Lapoian Faimakognosi I Page 9

pula ditempatkan zat-zat lain untuk tuiuan-tuiuan tertentu, untuk seiauh
mungkin mempertahankan warna asli bahan tumbuhan yang diawetkan.
dapun bahan pengawet yang digunakan adalah Iormalin.
2. Herbarium kering
Yaitu herbarium yang cara pengawetannya dengan cara dikeringkan.
Sebagian besar specimen herbarium yang disimpan sebagai awetan dalam
herbarium-herbarium di dunia ini diproses melalui pengeringan.
!engeringan biasanya dilakukan dengan sinar matahari, kecuali bila ada
pertimbangan-pertimbangan lain misalnya keadaan cuaca. !ada musim
penghuian, pengeringan tidak dapat berlangsung cepat sehingga bahan
yang dikeringkan kadang-kadang terganggu oleh iamur (Bahan iar
Farmakognosi : 10 ).

c. !embuatan
Herbarium dapat dibuat dengan tahap-tahap berikut :
1. !embuatan herbarium kering
Mengambil salah satu tanaman atau bagian tanaman. Syarat-syarat
dalam pengambilan tanaman yaitu, tanaman harus lengkap.
Mencuci tanaman dengan menggunakan air yang mengalir,lalu
diangin-anginkan.
Sterilisasi tanaman yaitu dengan mengoleskan alkohol 70° pada
seluruh bagian tanaman.
ara 1: memasukkan tanaman pada sasak bambu yang telah dibuat.
Diatur sedemikian rupa pada lembaran kertas yang dapat menghisap
air seperti kertas koran, yang berukuran kira-kira 28 ½ x 41 cm (11 ½
x 16 ½ inci). Bahan-bahan tadi dipress diantara lapisan-lapisan
tersebut dan mengeringkannya dengan peniemuran.
Lapoian Faimakognosi I Page ŵŴ

ara 2 : mengatur posisi tanaman pada lembaran kertas koran hingga
rata. Dilapisi lagi dengan beberapa lembar koran, tangkup dengan
tripleks pada kedua sisinya lalu ikat dengan kencang sehingga tanaman
terpress dengan kuat. Ganti koran dengan yang kering setiap kali koran
pembungkus tanaman basah. Lakukan berulang-ulang hingga tanaman
betul-betul kering.
Tanaman dikatakan kering iika sudah cukup kaku dan tidak terasa
dingin.
Tanaman yang akan dibuat herbarium sebaiknya memiliki bagian-
bagian yang lengkap. Jika bunganya mudah gugur maka masukkan
bunganya dalam amplop dan selipkan pada herbarium. Daun atau
bagian tanaman yang terlalu paniang, bisa dilipat.
Menempelkan tanaman yang telah dikeringan pada karton dengan
menggunakan iahitan tali atau selotip. Usahakan penampakan atas dan
bawah dapat diperlihatkan.
Melengkapi keterangan yang terdapat pada collector book.
Menempelkan etiket.

2. !embuatan herbarium basah
Siapkan spesimen yang akan diawetkan.
Sediakan Iormalin yang telah diencerkan sesuai dengan keinginan.
Masukkan spesimen pada larutan Iormalin yang telah ada dalam botol
iam dan telah diencerkan.
Tutup rapat botol dan kemudian beri label yang berisi nama spesimen
tersebut dan Iamilinya.




Lapoian Faimakognosi I Page ŵŵ

II.3 Deskripsi tanaman
!epaya
arica papava


a. Klasifikasi ilmiah
#egnum : !lantae (Tumbuhan)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
lass : Magnoliopsida (Tumbuhan berkeping dua)
Ordo : Brassicales (Tumbuhan berbunga)
Famili : aricaceae (Suku pepaya-pepayaan)
Genus : arica
Spesies : arica papava L.

b. Deskripsi
!epaya (arica papava L.), atau betik adalah tumbuhan yang berasal dari
Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari merika Selatan, dan kini
menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh daerah tropis untuk diambil
buahnya. arica papava adalah satu-satunya ienis dalam genus arica.
!ohon pepaya umumnya tidak bercabang atau bercabang sedikit, tumbuh
hingga setinggi 5-10 m dengan daun-daunan yang membentuk serupa spiral
pada batang pohon bagian atas. Daunnya menyirip lima dengan tangkai yang
Lapoian Faimakognosi I Page ŵŶ

paniang dan berlubang di bagian tengah. Bentuknya dapat bercangap ataupun
tidak. !epaya kultivar biasanya bercangap dalam.
!epaya adalah monodioecious (berumah tunggal sekaligus berumah dua)
dengan tiga kelamin: tumbuhan iantan, betina, dan banci (hermaIrodit).
Tumbuhan iantan dikenal sebagai "pepaya gantung", yang walaupun iantan
kadang-kadang dapat menghasilkan buah pula secara "partenogenesis". Buah
ini mandul (tidak menghasilkan biii yang banyak). Bunga pepaya memiliki
mahkota bunga berwarna kuning pucat dengan tangkai atau duduk pada
batang. Bunga iantan pada tumbuhan iantan tumbuh pada tangkai paniang.
Bunga biasanya ditemukan pada daerah sekitar pucuk.
Bentuk buah bulat hingga memaniang, dengan uiung biasanya meruncing.
Warna buah ketika muda hiiau gelap, dan setelah masak hiiau muda hingga
kuning. Bentuk buah membulat bila berasal dari tanaman betina dan
memaniang (oval) bila dihasilkan tanaman banci. Tanaman banci lebih
disukai dalam budidaya karena dapat menghasilkan buah lebih banyak dan
buahnya lebih besar.
!ada pengambilan sampel yang digunakan adalah biii dari pepaya betina,
karena ienis pepaya ini menghasilkan biii yang lebih banyak dibanding ienis
pepaya lainnya.

.. Kegunaan
Beberapa kegunaan dari pepaya adalah sebagai berikut :
1. Daging buah dapat diiadikan sebagai sayuran
2. Bunga pepaya dapat diurap meniadi sayuran
3. Getah pepaya (dapat ditemukan di batang,daun dan buah) mengandung
enzim papain yang dapat melunakkan daging dan mengubah konIormasi
protein lainnya.
4. Daun pepaya dapat berkhasiat obat dan perasannya digunakan untuk
menambah naIsu makan.
Lapoian Faimakognosi I Page ŵŷ

JMBU MONYET
(nacardium occidentale)









a. Klasifikasi Ilmiah
#egnum : !lantae (Tumbuhan)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
lass : Magnoliopsida (Berkeping dua)
Ordo : Sapindales (Tumbuhan berbunga)
Family : nacardiaceae (Suku mangga-manggaan)
Genus : nacardium
Spesis : nacardium occidentale

b. Deskripsi
Syarat tumbuh
Jambu mede memerlukan suhu tinggi. Faktor yang lebih penting adalah
distribusi curah huian, sedangkan iumlahnya kurang penting. Jambu mede
akan berbuah dengan baik iika tidak terlalu banyak huian pada saat
pembungaan, dan iika buah meniadi dewasa pada musim kering; musim
kering itulah yang meniamin kualitas buah secara baik. !ohon iambu mede
akar dapat beradaptasi dengan keadaan lingkungan yang kering sekali
selama sistem perakarannya yang luas itu dapat mencapai air tanah. Di
Lapoian Faimakognosi I Page ŵŸ

daerah yang lebih kering (curah huiannya 800-1000 mm) diperlukan adanya
tanah yang dalam dan mudah dikeringkan tanpa adanya lapisan yang sulit
ditembus air. Suatu data kebutuhan air yang sederhana dengan bantuan
angka penguapan panci (pan evaporation Iigure) dapat memperlihatkan
kedalaman tanah yang diperlukan.
4rf4l4gi Annacardium occidentale
1. Batang
nacardium occidentale, mempunyai batang pohon yang tidak rata
dan berwarna coklat tua, pohon yang berbatang bengkok, bercabang dekat
tanah, tinggi 8-12 m. #anting hanya berdaun pada uiungnya. !otongan
kulit melengkung atau menggulung membuiur pada kedua sisi, bentuk
pipa, kadang-kadang agak pipih, tebal kulit 2mm sampai 3mm, lapisan
gabus, warna kelabu kecoklatan mudah mengelupas, pemukaan luar kulit
tanpa gabus berwarna coklat, permukaan dalam berwarna coklat muda
dengan garis-garis halus membuiur. Kulit agak sukar dipatahkan, agak
liat, bekas patahan berserabut berwarna coklat muda.
2. Daun
Daun bertangkai pendek dan berbentuk loniong (bulat telur) sungsang
sampai bundar telur sungsang-iorong dengan tepian berlekuk-lekuk, dan
guratan rangka daunnya terlihat ielas bulat telur terbalik, kebanyakan
dengan pangkal runcing dan uiung membulat, melekuk ke dalam. Helaian
daun tunggal,warna hiiau kekuningan sampai hiiau tua kecoklatan,
paniang 4 cm sampai 22 cm, lebar 2 cm samapai 15 cm, uiung daun
membundar (rotundatus) seperti pada uiung yang tumpul tapi tidak
terbentuk sudet sama sekali hingga uiung daun merupakan suatu busur,
tumpul dengan lekukan kecil di tengah, pangkal daun runcing (acutus)
yakni iika kedua tepi daun di kanan kiri ibu tulang sedikit demi sedikit
menuiu ke atas dan pertemuannya pada puncak daun membentuk suatu
Lapoian Faimakognosi I Page ŵŹ

sudut lancip (kurang dari 90º), pinggir daun rata (truncatus), paniang
tangkai daun sampai 3 cm, tulang daun menyirip (penninervis)
mempunyai satu ibu tulang yang berialan dari pangkal ke uiung dan
merupakan terusan dari tangkai daun, permukaan atas dan bawah daun
licin (laevis),tidak berambut.
3. kar
kar tunggangnya lebih dari 3 m dalamnya, dan tetap langgeng; akar
lateralnya memencar sampai di batas proyeksi taiuknya, dengan akar-akar
penyerap hara menancap sedalam 6 m. kar penyerap ini mempunyai
Iungsi menyerap air maupun zat makanan.
4. Bunga dan Buah
Berumah satu berkelamin campuran, anak tangkai bunga 2-5 mm.
Kelopak berambut, tinggi 4-5 mm. Daun mahkota runcing, berambut,
putih, segera berganti warna merah. !erdaunannya mengendur di uiung,
menggantung, berbentuk malai berbunga banyak, paniang perbungaan itu
mencapai 25 cm, berisi bunga iantan yang harum dan bunga-bunga
herrnaIrodit; daun kelopaknya 5 helai, berbentuk lanset sampai bundar
telur-iorong, (4-15) mm x (1-2) mm, berbulu balig (pubescent); daun
mahkotanya 5 helai iuga, berbentuk lanset memaniang, (7-13) mm x (1-
1,5) mm; melipat keluar, waktu bunga mekar berwarna keputih-putihan,
kemudian berubah meniadi merah-agak merah iambu.
Bagian buahnya yang membesar, berdaging lunak, berair,dan
berwarna kuning kemerah-merahan adalah buah semu. Bagian itu bukan
buah sebenarnya, tetapi merupakan tangkai buah yang membesar,
membengkak, membentuk buah semu yang menyerupai buah, bentuknya
seperti buah alvokad. Ukurannya (10-20) cm x (4-8) cm, berkilap, merah
sampai kuning, lembut dan berair. Sedangkan buahnya (iambu mete),
berukuran kira-kira 3 cm x 1,2 cm, berbentuk ginial dan biiinya berkeping
dua terbungkus kulit yang mengandung getah. Memiliki warna coklat
Lapoian Faimakognosi I Page ŵź

kelabu, mengandung resin yang dapat mengeras. Kulit buah berwarna
abu-abu dan berguna sebagai obat. Tumbuhan ini tidak termasuk
golongan iambu melainkan golongan mangga.

5. Biii
Biiinya berbentuk ginial, berkulit biii berwarna coklat kemerah-
merahan. nti biiinya, yang tertinggal setelah kulit biii dikupas, itulah
yang disebut biii iambu mede dalam perdagangan.

.. Kandungan Kimia
Jambu monyet (nacardium occidentale) antara lain mengandung
senyawa kimia seperti tanin, anacardic acid dan cardol, yang bermanIaat
sebagai antibakteri dan antiseptik. Selain itu daun iambu monyet yang masih
muda iuga mempunyai komposisi kandungan kimia seperti vitamin sebesar
2689 S per 100 gram, vitamin sebesar 65 gram per 100 gram, kalori 73
gram per 100 gram, protein 4,6 gram per 100 gram, lemak 0,5 gram per 100
gram, hidrat arang 16,3 gram per 100 gram, kalsium 33 miligram per 100
gram, IosIor 64 miligram per 100 gram, besi 8,9 miligram dan air 78 gram per
100 gram.

d. anfaat Tanaman
Tanaman iambu mete merupakan komoditi ekspor yang banyak
manIaatnya, mulai dari akar, batang, daun, dan buahnya. Selain itu iuga biii
mete (kacang mete) dapat digoreng untuk makanan bergizi tinggi. Buah mete
semu dapat diolah meniadi beberapa bentuk olahan seperti sari buah mete,
anggur mete, manisan kering, selai mete, buah kalengan, dan iem iambu mete.
Kulit kayu iambu mete mengandung cairan berwarna coklat. pabila
terkena udara, cairan tersebut berubah meniadi hitam. airan ini dapat
digunakan untuk bahan tinta, bahan pencelup, atau bahan pewarna. Selain itu,
Lapoian Faimakognosi I Page ŵŻ

kulit batang pohon iambu mete iuga berkhasiat sebagai obat kumur atau obat
sariawan. Batang pohon mete menghasilkan gum atau blendok untuk bahan
perekat buku. Selain daya rekatnya baik, gum iuga berIungsi sebagai anti
gengat yang sering menggerogoti buku. kar iambu mete berkhasiat sebagai
pencuci perut. Daun Jambu mete yang masih muda dimanIaatkan sebagai
lalap, terutama di daerah Jawa Barat. Daun yang tua dapat digunakan untuk
obat luka bakar.

JMBU BJ
(!sidium guaiava L. )


a. Klasifikasi
#egnum : !lantae (Tumbuhan)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
lass : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Ordo : Myrtales (Berbunga)
Famili : Myrtaceae (Suku iambu-iambuan)
Genus : !sidium
Spesies : !sidium guaiava L.

Lapoian Faimakognosi I Page ŵ8

b. Deskripsi
Tanaman perdu, tinggi 5-10 meter. Batang berkayu, bulat, kulit kayu
licin, merngelupas, bercabang, warna cokelat kehiiauan. Daun tunggal, bulat
telur, uiung tumpul, pangkal membulat, tepi rata, paniang 6-14 cm, lebar 3-6
cm, pertulangan menyirip, warna hiiau kekuningan. Bunga tunggal di ketiak
daun, mahkota bulat telur, paniang 1,5 cm, warna putih kekuningan. Buah
buni, bulat telur, warna putih kekuningan. Tanaman ini Tumbuh pada tempat
terbuka, tumbuh liar dan dapat ditemukan pada ketinggian 1-1.200 m dpl.

.. Kandungan Kimia
Buah, daun dan kulit batang pohon iambu biii mengandung tanin, sedang
pada bunganya tidak banyak mengandung tanin. Daun iambu biii iuga
mengandung zat lain kecuali tanin, seperti minyak atsiri, asam ursolat, asam
psidiolat, asam kratogolat, asam oleanolat, asam guaiaverin dan vitamin.
Kandungan buah iambu biii (100 gr) Kalori 49 kal Vitamin 25 S
Vitamin B1 0,02 mg Vitamin 87 mg Kalsium 14 mg Hidrat rang
12,2 gram FosIor 28 mg Besi 1,1 mg !rotein 0,9 mg Lemak 0,3 gram
ir 86 gram.

d. Khasiat
ntiinIlamasi; hemostatik; astringen







Lapoian Faimakognosi I Page ŵ9

BKUNG !UTH
rinum asiaticum L)


a. Klasifikasi
#egnum : !lantae (Tumbuhan)
Divisi : Spermatophyta (Tumbuhan berbunga)
lass : Monocotyledonae (Berkeping satu)
Ordo : Liliaceae (Berbunga)
Famili : maryllliaceae (Bunga-bungaan)
Marga : rinum
Spesies : rinum asiaicum L.

b. Deskripsi
rinum asiaicum L. merupakan herba tahunan yang memiliki tinggi
1,3 m. Tanaman ini memiliki batang semu dengan diameter 10 cm. Berbatang
tegak (erectus), lunak (herbaceus), dan berwarna putih kehiiauan.
Lapoian Faimakognosi I Page ŶŴ

Bakung putih memiliki daun tunggal (Iolium simplex), bentu daun
lanset (lanceolatus) dengan paniang 32-120 cm dan lebar 3-10 cm. Daun
tebal dengan tepi rata (integer), uiung meruncing (acuminatus), pangkal daun
tumpul , bila dipotong melintang nampak lubang-lubang. Warna daun hiiau.
Tanaman ini memiliki perbungaaan maiemuk (inIlorescentia), bentu
payung, bertangkai pipih dengan paniang 35-120 cm. !angkal mahkota
berlekatan, bentuk corong, berwarna putih.
Buah berbentik kotak, bulat telur, tiap kotak terdapat 1 biii. Biii keras,
berwarna hitam berbentuk ginial dengan paniang 5 cm. kar bakung
berwarna putih.

.. Kandungan Kimia
kar dan daun bakung mengandung alkaloida, saponin, Ilavonoida
dan poliIenol, sedangkan bunganya mengandung saponin, Ilavonoida dan
tanin.

d. Khasiat dan Kegunaan
kar bakung berhasiat sebagai peluruh keringat dan obat luka, daunnya
sebagai obat memar. Untuk peluruh keringat, dipakai 10 gram akar segar
bakung , dipotong kecil-kecil, direbus dengan 2 gelas air selama 20 menit,
dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak
pagi dan sore.







Lapoian Faimakognosi I Page Ŷŵ

Brotowali
(%inospora tuberculata)


a. Klasifikasi
#egnum : !lantae (Tumbuhan)
Divisio : Spermatophyta (Tumbuhan berbunga)
lass : Dicotyledonae (Berkeping dua)
Ordo : #anunculales (Berbunga)
Familia : Menispermaceae (Berbunga)
Genus : Tinospora
Spesies : %inospora tuberculata L.

b. Deskripsi
Tanaman Brotowali / Batrawali ini tumbuh subur dan liar dihutan dan
diladang, namun kebanyakan sekarang sengaia ditanam orang sebagai bahan
tanaman obat. Brotowali termasuk pada tanaman perdu yang menyukai
Lapoian Faimakognosi I Page ŶŶ

tempat panas, tumbuh memaniat / merambat dengan tinggi bisa mencapai 2,5
meter.
Daunnya tunggal, bertangkai, bentuk seperti iantung atau bundar telur
beruiung lancip dengan paniang 7 12 cm, dan lebar 5 -10 cm. Batangnya
sebesar kelingking, dan terlihat berbintil-bintil rapat sedangkan rasanya sangat
pahit sekali. Bunganya kecil-kecil berwarna hiiau muda berbentuk tandan
semu. !ernbanyakkan tanaman bisa dengan cara stek.

.. Kandungan Kimia
ntara lain mengandung lkaloid, Damar lunak, pati, glikosida
pikroretosid, pikroretin, harsa, berberin, dan palmatin, akar mengandung
alkaloid berberin dan kolumbin.

d. Kegunaan
Brotowali berguna sebagai penghilang rasa sakit, menurunkan panas dan
melancarkan meridian.













Lapoian Faimakognosi I Page Ŷŷ

!SNG
usa paradisiaca)


a. Klasifikasi
#egnum : !lantae (Tumbuhan)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
lass : Liliopsida (Berkeping satu/monokotil)
Ordo : Zingiberales (#impang)
Famili : Musaceae (Suku pisang-pisangan)
Genus : Musa
Spesies : usa paradisiaca L.

b. Deskripsi
1. Bentuk buah melengkung dengan uiung meruncing.
2. Kulit buah tebal berwarna kuning berbintik coklat.
3. ara pembentukan buah yaitu partenokarpi.
4. Kulit batang agak licin.
5. Termasuk tumbuhan berkeping satu.
6. Sistem perakaran memiliki akar serabut.
7. Daun berwarna hiiau.
8. Memiliki iantung berwana merah tua.
9. merupakan tanaman yang tidak memiliki batang seiati.
10.Batang terbentuk dari perkembangan dan pertumbuhan pelepah-pelepah
yang mengelilingi poros yang lunak dan paniang.
Lapoian Faimakognosi I Page ŶŸ

11.Batang pisang sebenarnya pada bonggol yang tersembunyi dalam tanah.

.. Kandungan Kimia
Mengandung lemak, vitamin (, B
1
, ), mineral, kalium, klor, natrium,
magnesium, air, sukrosa dan karbohidrat.

d. Khasiat
1. Buah pisang rasanya manis, siIatnya dingin, astrigen. Sebagai pelumas
usus, penawar racun, penurun panas (ntipiretik), anti radang, peluruh
kencing (diuretik), laksatiI ringan.
2. kar berkhasiat sebagai penawar racun, peredam panas, mendinginkan
darah, anti radang dan peluruh kencing.
3. Hati batang pisang berkhasiat penurun panas dan untuk perawatan
rambut. airan bonggol mengatasi inIeksi saluran kencing, menghentikan
pendarahan (hemostatik), penurun panas, serta penghitam dan mencegah
rambut rontok.
4. Buah muda dan akar berkhasiat astrigen. Buah muda berkhasiat anti
diare, dan untuk pengobatan tukak lambung.
5. Hasil penelitian menuniukkan bahwa tepung pisang batu yang diberikan
pada tikus dapat mencegah timbulnya tukak lambung (ulcus peptic) iika
tikus tersebut diberikan aspirin. Hal itu bisa teriadi akibat meningkatnya
sekresi lender (mucus) di lambung.







Lapoian Faimakognosi I Page ŶŹ

KKTUS !KS GWNG
uphorbia milii)

a. Klasifikasi
#egnum : !lantae (Tumbuhan)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
lass : Magnoliopsida (Berkeping dua)
Ordo : Malpighiales
Famili : Euphorbiaceae (Tumbuhan berbunga)
Genus : Euphorbia
Spesies : uphorbia milii h.Des Moulins

b. Deskripsi
Semak tahunan ini tumbuh tegak, tinggi mencapai 1 m, percabangan
rapat, dan berbunga sepaniang tahun. Batangnya persegi, warna coklat
kelabu, berduru kasar, taiam, rapat dan bergetah. Daun tunggal, bertangkai
pendek, berkumpul di uiung batang, bentuknya bundar telur sungsang, tepi
rata dan warnanya hiiau. Bunga maiemuk, keluar dari ketiak daun, bentuk
payung, paniang ibu tangkai bunga 5-10 cm, warnanya bermacam-macam,
oranye, kuning, dadu, dan merah. Berbunga sepaniang tahun. Biii bulat, kecil,
dan berwarna coklat.


Lapoian Faimakognosi I Page Ŷź

.. Kandungan Kimia
Daun batang dan bunga mengandung saponin dan tanin. Bunganya iuga
mengandung Ilavonoid.

d. Sifat dan Khasiat
#asanya pahit, siIatnya netral, astringen, sedikit toksik.
Bunga berkhasiat untuk penghenti pendarahan ( hemostatis ).
Batang dan daun berkhasiat menghilangkan bengkak, aniradang, dan
antiseptik.




















Lapoian Faimakognosi I Page ŶŻ

SMBLOTO
ndrographis paniculata)

a. Klasifikasi
#egnum : !lantae (tumbuhan)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
lass : Magnoliopsida (Berkeping dua)
Ordo : Scrophulariales
Famili : canthaceae
Genus : ndrographis
Spesies : ndrographis paniculata
b. Deskripsi
Sambiloto tumbuh liar di tempat terbuka, seperti di kebun, tepi
sungai, tanah kosong yang agak lernbap, atau di pekarangan. Tumbuh
di dataran rendah sampai ketinggian 700 m dpl. Terna semusim, tinggi
50 - 90 cm, batang disertai banyak cabang berbentuk segi empat
(kwadrangularis) dengan nodus yang membesar. Daun tunggal,
bertangkai pendek, letak berhadapan bersilang, bentuk lanset, pangkal
runcing, uiung meruncing, tepi rata, permukaan atas hiiau tua, bagian
Lapoian Faimakognosi I Page Ŷ8

bawah hiiau muda, paniang 2 - 8 cm, lebar 1 - 3 cm. !erbungaan
rasemosa yang bercabang membentuk malai, keluar dari. uiung batang
atau ketiak daun. Bunga berbibir berbentuk tabung;kecil- kecil,
warnanya putih bernoda ungu. Buah kapsul berbentuk iorong, pani ang
sekitar 1,5 cm, lebar 0,5 cm, pangkal dan uiung taiam, bila masak akan
pecah mernbuiur meniadi 4 keping. Biii gepeng, kecil-kecil, warnanya
cokelat muda.

.. Kandungan Kimia
Daun dan percabangannya mengandung laktone yang terdiri
dari deoksiandrograIolid, andrograIolid (zat pahit), neoandrograIolid,
14-deoksi-11-12-didehidroandrograIolid, dan homoandrograIolid.
Juga terdapat Ilavonoid, alkane, keton, aldehid, mineral (kalium,
kalsium, natrium), asam kersik, dan damar.

d. Khasiat
Herba ini berkhasiat bakteriostatik, antiinIlamasi, antipiretik.









Lapoian Faimakognosi I Page Ŷ9

BAB III
ETODE KER1A

III.1 Alat
.1.1 Herbarium
1. lat tulis
2. utter
3. Gunting
4. Kapas
5. Kertas koran
6. Kertas label
7. Sasak dari bambu
8. Selotip
9. Tali raIia
.1.2 Simplisia
1. lat tulis
2. yakan
3. Blender
4. Botol iam
5. Kertas koran
6. Kertas label
7. !isau
8. !ot plastik
III.2 Bahan
.2.1 Herbarium
1. ir
2. lkohol
3. 6uadest
4. Sampel tanaman
Lapoian Faimakognosi I Page ŷŴ


.2.2 Simplisia
1. ir
2. Sampel tanaman

























Lapoian Faimakognosi I Page ŷŵ


III.3 Cara Kerja
.3.1 ara keria simplisia
a. Simplisia biii pepaya (arica semen)

Biii diambil pada saat buah mulai
mengering atau sebelum pecah

!epaya disortasi, dipilih yang baik
pepaya dibelah, dan biii pepaya
dikeluarkan
Dicuci biii pepaya dengan
menggunakan air yang mengalir untuk
membersihkan kotoran yang menempel
Biii dikeringkan tidak langsung di
bawah sinar matahari
Biii pepaya yang sudah kering dibagi
meniadi dua bagian




Hasil biii pepaya kering Diblender
Disimpan dalam botol iam sampai halus
Diberi etiket Diayak
Disimpan
dalam pot
plastik
Diberi etiket
!engambilan biii pepaya
!engolahan biii pepaya
Biii pepaya kering
Biii pepaya kering 1 Biii pepaya kering 2
Haksel biii pepaya
Serbuk biii pepaya
Lapoian Faimakognosi I Page ŷŶ



b. Simplisia daun iambu monyet (nacardium Iolium)


Sampel diambil pada saat Iotosintesis
berlangsung
Daun Jambu
Daun iambu monyet disortasi basah
Dicuci daun iambu monyet dengan
menggunakan air yang mengalir untuk
membersihkan kotoran yang menempel
Daun diraiang dengan ukuran yang sama
Daun dikeringkan dengan cara diangin-
anginkan
Daun iambu monyet yang sudah kering
dibagi meniadi dua bagian




Hasil daun iambu monyet kering Diblender
Disimpan dalam botol iam sampai halus
Diberi etiket Diayak
Disimpan
dalam
pot plastik
Diberi etiket

!engambilan daun iambu monyet
!engolahan daun iambu monyet
Daun iambu monyet kering
Daun iambu monyet kering 1
Daun iambu monyet kering 2
Haksel daun iambu monyet
Serbuk daun iambu monyet
Lapoian Faimakognosi I Page ŷŷ


c. Simplisia buah iambu biii (!sidium Iructus)


Dilakukan saat buah menielang masak


Jambu biii disortasi, dipilih yang baik
Dicuci buah iambu biii dengan
menggunakan air yang mengalir untuk
membersihkan kotoran yang menempel
Buah diraiang dengan ukuran 1x1 cm
Buah dikeringkan disinar matahari
langsung dengan menggunakan penutup
kain hitam
Buah yang sudah kering dibagi meniadi
dua bagian




Hasil buah iambu biii kering Diblender
Disimpan dalam wadah kaca sampai halus
Diberi etiket Diayak
Disimpan
dalam
pot plastik
Diberi etiket

!engambilan buah iambu biii
!engolahan buah iambu biii
Buah iambu biii kering
Buah iambu biii kering
Buah iambu biii kering
Haksel buah iambu biii
Serbuk buah iambu biii
Lapoian Faimakognosi I Page ŷŸ


d. Simplisia batang brotowali (Tinospora caulis)


Diambil pada saat tanaman telah cukup
umur


Batang brotowali disortasi, dipilih yang
baik
Dicuci batang brotowali dengan
menggunakan air yang mengalir untuk
membersihkan kotoran yang menempel
Batang diraiang dengan ukuran 1x1 cm
Batang dikeringkan tidak langsung
dibawah sinar matahari
Batang yang kering di bagi meniadi 2
bagian




Hasil batang brotowali kering Diblender
Disimpan dalam botol iam sampai halus
Diberi etiket Diayak
Disimpan
dalam
pot plastik
Diberi etiket
!engambilan batang brotowali
!engolahan batang brotowali
Batang brotowali kering
Batang brotowali kering 1
Batang brotowali kering 2
Haksel batang brotowali
Serbuk batang brotowali
Lapoian Faimakognosi I Page ŷŹ


e. Simplisia akar pisang(Musa #adix)

Sampel diambil saat pertumbuhan
berhenti


kar pisang disortasi, dipilih yang baik
Dicuci akar pisang dengan
menggunakan air yang mengalir untuk
membersihkan kotoran yang menempel
kar diraiang dengan ukuran 1x1 cm
kar dikeringkan dibawah sinar
matahari dengan ditutupi kain hitam
kar yang sudah kering dibagi meniadi
dua bagian




Hasil akar pisang kering Diblender
Disimpan dalam wadah kaca sampai halus
Diberi etiket Diayak
Disimpan
dalam
pot plastik
Diberi etiket


!engambilan akar pisang
!engolahan akar pisang
kar pisang kering
kar pisang kering 1
kar pisang kering 2
Haksel akar pisang
Serbuk akar pisang
Lapoian Faimakognosi I Page ŷź


I. Simplisia rimpang kencur(KaemIeria rhizoma)


Diambil pada awal musim kemarau


Kencur disortasi, dipilih yang baik
Dicuci rimpang kencur dengan
menggunakan air yang mengalir untuk
membersihkan kotoran yang menempel
Diraiang dengan ukuran 1x1 cm
#impang dikeringkan langsung di
bawah sinar matahari ditutup dengan
kain hitam
#impang yang sudah kering dibagi
meniadi dua bagian




Hasil rimpang kencur kering Diblender
Disimpan dalam botol iam sampai halus
Diberi etiket Diayak
Disimpan
dalam
pot plastik
Diberi etiket

!engambilan rimpang kencur
!engolahan rimpang kencur
#impang kencur
#impang kencur kering
#impang kencur kering
Haksel rimpang kencur
Serbuk rimpang kencur
Lapoian Faimakognosi I Page ŷŻ


g. Simplisia bunga euphorbia(Euphorbia Ilos)


Sampel diambil saat bunga mekar


Bunga kaktus disortasi, dipilih yang
baik
Dicuci bunga dengan menggunakan air
yang mengalir untuk membersihkan
kotoran yang menempel
Bunga dikeringkan tidak langsung di
bawah sinar matahari
Bunga yang sudah kering dibagi
meniadi dua bagian




Hasil bunga kaktus kering Diblender
Disimpan dalam botol iam sampai halus
Diberi etiket Diayak
Disimpan
dalam
pot plastik
Diberi etiket


!engambilan bunga kaktus pakis giwang
!engolahan bunga kaktus !akis giwang
Bunga kaktus pakis giwang
Bunga kaktus pakis giwang kering
Bunga kaktus pakis giwang
Haksel bunga kaktus pakis
giwang
Serbuk bunga kering
Lapoian Faimakognosi I Page ŷ8


h. Simplisia tanaman sambiloto(ndrographis Herba)


Diambil saat proses Iotosintesis
berlangsung maksimal.


Sambiloto disortasi, dipilih yang baik
Dicuci sambiloto dengan
menggunakan air yang mengalir untuk
membersihkan kotoran yang menempel
Sambiloto diraiang dengan ukuran yang
sesuai
Sambiloto dikeringkan tidak langsung
di bawah sinar matahari
Sambiloto yang sudah kering dibagi
meniadi dua bagian




Hasil sambiloto kering Diblender
Disimpan dalam botol iam sampai halus
Diberi etiket Diayak
Disimpan
dalam
pot plastik
Diberi etiket
!engambilan herba sambiloto
!engolahan herba sambiloto
sambiloto kering
Sambiloto kering 1
sambiloto kering 2
Haksel herba sambiloto
Serbuk herba sambiloto
Lapoian Faimakognosi I Page ŷ9


.3.2 ara keria herbarium
a. herbarium tanaman pepaya (arica papava Linn)




Tanaman pepaya dicuci dengan
menggunakan air mengalir
Tanaman diangin-anginkan
Tanaman dibersihkan dengan
menggunakan alkohol 70°
Tanaman dimasukkan kedalam lipatan
koran, agar tanaman tidak bergeser
diberi selotip, tetapi iangan sampai
mengenai bagian tanaman
Lipatan koran ditumpuk meniadi satu
dalam sasak
Tanaman dipress dengan
menggunakan sasak dan diikat dengan
tali raIia








!engambilan tanaman pepaya
!engolahan tanaman pepaya
Herbarium pepaya
Lapoian Faimakognosi I Page ŸŴ


b. herbarium tanaman iambu monyet(nacardium occidentale)




Tanaman iambu monyet dicuci dengan
menggunakan air mengalir
Tanaman diangin-anginkan
Tanaman dibersihkan dengan
menggunakan alkohol 70°
Tanaman dimasukkan kedalam lipatan
koran, agar tanaman tidak bergeser
diberi selotip, tetapi iangan sampai
mengenai bagian tanaman
Lipatan koran ditumpuk meniadi satu
dalam sasak
Tanaman dipress dengan
menggunakan sasak dan diikat dengan
tali raIia









!engambilan tanaman iambu monyet
!engolahan tanaman iambu monyet
Herbarium iambu monyet
Lapoian Faimakognosi I Page Ÿŵ


c. Herbarium tanaman iambu biii (!sidium guaiava)




Tanaman iambu biii dicuci dengan
menggunakan air mengalir
Tanaman diangin-anginkan
Tanaman dibersihkan dengan
menggunakan alkohol 70°
Tanaman dimasukkan kedalam lipatan
koran, agar tanaman tidak bergeser
diberi selotip, tetapi iangan sampai
mengenai bagian tanaman
Lipatan koran ditumpuk meniadi satu
dalam sasak
Tanaman dipress dengan
menggunakan sasak dan diikat dengan
tali raIia









!engambilan tanaman iambu biii
!engolahan tanaman iambu biii
Herbarium iambu biii
Lapoian Faimakognosi I Page ŸŶ


d. Herbarium tanaman bakung putih (rinum asiaticum)




Tanaman bakung putih dicuci dengan
menggunakan air mengalir
Tanaman diangin-anginkan
Tanaman dibersihkan dengan
menggunakan alkohol 70°
Tanaman dimasukkan kedalam lipatan
koran, agar tanaman tidak bergeser
diberi selotip, tetapi iangan sampai
mengenai bagian tanaman
Lipatan koran ditumpuk meniadi satu
dalam sasak
Tanaman dipress dengan
menggunakan sasak dan diikat dengan
tali raIia









!engambilan tanaman bakung putih
!engolahan tanaman bakung putih
Herbarium bakung putih
Lapoian Faimakognosi I Page Ÿŷ


e. Herbarium Bakau ( Rhizophora mangle )




Tanaman bakau dicuci dengan
menggunakan air mengalir
Tanaman diangin-anginkan
Tanaman dibersihkan dengan
menggunakan alkohol 70°
Tanaman dimasukkan kedalam lipatan
koran, agar tanaman tidak bergeser
diberi selotip, tetapi iangan sampai
mengenai bagian tanaman
Lipatan koran ditumpuk meniadi satu
dalam sasak
Tanaman dipress dengan
menggunakan sasak dan diikat dengan
tali raIia









!engambilan tanaman bakau
!engolahan tanaman bakau
Herbarium bakau
Lapoian Faimakognosi I Page ŸŸ


I. Herbarium kencur (aemferia galanga)




Tanaman kencur dicuci dengan
menggunakan air mengalir
Tanaman diangin-anginkan
Tanaman dibersihkan dengan
menggunakan alkohol 70°
Tanaman dimasukkan kedalam lipatan
koran, agar tanaman tidak bergeser
diberi selotip, tetapi iangan sampai
mengenai bagian tanaman
Lipatan koran ditumpuk meniadi satu
dalam sasak
Tanaman dipress dengan
menggunakan sasak dan diikat dengan
tali raIia









!engambilan tanaman kencur
!engolahan tanaman kencur
Herbarium kencur
Lapoian Faimakognosi I Page ŸŹ


g. Herbarium euphorbia(uphorbia milii h.des Moulins)




Tanaman euphorbia dicuci dengan
menggunakan air mengalir
Tanaman diangin-anginkan
Tanaman dibersihkan dengan
menggunakan alkohol 70°
Tanaman dimasukkan kedalam lipatan
koran, agar tanaman tidak bergeser
diberi selotip, tetapi iangan sampai
mengenai bagian tanaman
Lipatan koran ditumpuk meniadi satu
dalam sasak
Tanaman dipress dengan
menggunakan sasak dan diikat dengan
tali raIia









!engambilan tanaman euphorbia
!engolahan tanaman euphorbia
Herbarium euphorbia
Lapoian Faimakognosi I Page Ÿź


h. Herba sambiloto (ndrographis paniculata)





Tanaman sambiloto(kecuali akar)
dicuci dengan menggunakan air
mengalir
Tanaman diangin-anginkan
Tanaman dibersihkan dengan
menggunakan alkohol 70°
Tanaman dimasukkan kedalam lipatan
koran, agar tanaman tidak bergeser
diberi selotip, tetapi iangan sampai
mengenai bagian tanaman
Lipatan koran ditumpuk meniadi satu
dalam sasak
Tanaman dipress dengan
menggunakan sasak dan diikat dengan
tali raIia







!engambilan tanaman sambiloto
!engolahan tanaman sambiloto
Herba sambiloto
Lapoian Faimakognosi I Page ŸŻ


BAB IV
HASIL DAN PEBAHASAN
V.1 Hasil
V.1.1 Herbarium

V.1.2 Simplisia


Simplisia biii pepaya serbuk biii pepaya

Lapoian Faimakognosi I Page Ÿ8


Simplisia daun iambu monyet serbuk daun iambu monyet

Simplisia buah iambu biii serbuk buah iambu biii

Simplisia batang brotowali serbuk batang brotowali

Simplisia akar pisang serbuk akar pisang
Lapoian Faimakognosi I Page Ÿ9


Herba sambiloto serbuk herba sambiloto

V.2 !embahasan
Herbarium
Herbarium merupakan tanaman yang telah dikeringkan. Herbarium
adalah koleksi tumbuhan atau bagian tumbuhan yang diawetkan, specimen ini
digunakan sebagai bahan ruiukan untuk menaIsirkan takson tumbuhan. Dalam
ilmu taksonomi tumbuhan istilah herbarium digunakan untuk dua pengertian
yaitu untuk obiek study yang berupa bahan tumbuhan yang diawetkan, dan
lembaga atau laboratorium tempat ahli-ahli taksonomi melakukan study
taksonomi tumbuhan yang sekaligus iuga merupakan tempat untuk
menyimpan koleksi bahan study yang telah diawetkan dengan cara atau
bentuk manapun. Tuiuan dari pembuatan herbarium ini yaitu untuk
mengawetkan tanaman agar nanti iika tanaman itu punah dapat dilihat
morIologi dari tanaman itu.
ara keria dari dari herbarium ada 2 cara, yaitu cara basah dan cara
kering. !ada praktikum keria lapangan Iarmakognosi ini kami melakukan
pembuatan herbarium dengan cara kering karena alat dan bahan yang
digunakan lebih sedikit serta prosesnya lebih mudah dibandingkan proses
awetan basah. !ertama-tama dilakukan pengambilan sampel berupa tanaman
utuh yang dapat diiadikan tanaman obat contohnya sambiloto. Setelah
Lapoian Faimakognosi I Page ŹŴ

pengambilan sampel, kemudian dilakukan sortasi basah yaitu dengan
memisahkan tanaman dari bahan-bahan organic seperti kerikil dan tanah.
Tuiuan dari sortasi basah untuk memisahkan bahan-bahan asing atau kotoran
serta memisahkan bagian tumbuhan yang tidak bagus dari yang bagus.
Kemudian dilakukan pencucian pada air yang mengalir untuk mengeluarkan
kotoran yang menempel pada tanaman, lalu dikeringkan dengan cara diangin-
anginkan tidak langsung dibawah panas matahari agar tidak merusak enzim
yang terkandung dalam tumbuhan untuk menghilangkan kadar air akibat
proses pencucian sebelumnya. Kemudian tanaman dibersihkan dengan cara
diolesi dengan alkohol menggunakan kapas untuk mempercepat dalam proses
pengeringan, membunuh bakteri dan membantu dalam proses pengawetan.
!roses selaniutnya tanaman ditempelkan pada kertas koran (karena kertas
koran dapat menyerap air) dengan menggunakan selotip. Selotip tidak boleh
menyentuh permukaan dari tanaman agar saat penggunaan tanaman nanti
tidak rusak, oleh karena itu selotip ditempeli koran terlebih dahulu. Usahakan
tampak depan dan tampak belakang daun terlihat. Setelah semuanya telah
dilekatkan, tanaman dibungkus lagi dengan kertas koran dan dimasukkan
dalam sasak bambu yang telah dibuat. Digunakan sasak bambu karena mudah
didapat serta harganya teriangkau. Sasak diikat dengan tali raIia untuk
mempererat pengepresan lalu disimpan ditempat yang tidak lembab. Waktu
yang dibutuhkan untuk mengawetkan tanaman utuh selama kurang lebih 2
bulan. Tanaman dikatakan kering iika sudah cukup kaku dan tidak terasa
dingin.

Simplisia
Simplisia merupakan tanaman utuh, bagian tanaman, eksudat tanaman
yang berkhasiat sebagai obat yang belum mengalami pengolahan apapun
kecuali dinyatakan lain berupa bahan alam yang telah dikeringkan. !ada
pembuatan simplisia ini diawali dengan pengambilan sampel yang berIungsi
Lapoian Faimakognosi I Page Źŵ

sebagai obat baik itu akar, batang, daun, bunga, buah, biii, umbi dan rimpang.
!engambilan biii dapat dilakukan pada saat mulai mengeringnya buah atau
sebelum semuanya pecah. !engambilan buah tergantung tuiuan dan
pemanIaatan kandungan aktiInya. !anen buah biasa dilakukan menielang
masak, setelah benar-benar masak, atau dengan cara melihat perubahan
warna/bentuk dari buah yang bersangkutan. !emanenan bunga bergantung
dari tuiuan pemanIaatan kandungan aktiInya. !anen dapat dilakukan pada saat
menielang penyerbukan, saat bunga masih kuncup, atau saat bunga sudah
mulai mekar. !anen daun atau herba dilakukan pada saat proses Iotosintesis
berlangsung maksimal, yaitu ditandai dengan saat-saat tanaman mulai
berbunga atau buah mulai masak. Untuk pengambilan daun, dianiurkan
diambil pada saat proses Iotosintesis berlangsung. !emanenan kulit batang
hanya dilakukan pada tanaman yang sudah cukup umur. Saat panen yang
paling baik adalah awal musim kemarau. !anen umbi dilakukan pada saat
akhir pertumbuhan. !anen rimpang dilakukan pada saat awal musim kemarau.
!anen akar dilakukan pada saat pertumbuhan berhenti atau tanaman sudah
cukup umur. !anen dilakukan terhadap akar umumnya akan mematikan
tanaman yang bersangkutan karena akar berIungsi untuk menguatkan tanaman
serta sebagai ialan pengangkutan air dan mineral dari tanah ke seluruh bagian
tumbuhan.
Setelah sampel diambil lalu disortasi basah yang dimaksudkan untuk
memisahkan sampel dari kotoran-kotoran yang ikut serta pada saat
pengambilan sampel. Lalu dilakukan pencucian dengan menggunakan air
yang mengalir contohnya air !M atau air sumur hingga sampel benar-benar
bersih, lalu sampel dilakukan pengubahan bentuk dengan tuiuan untuk
memperkecil luas permukaan sehingga proses pengeringan berlangsung lebih
cepat. !roses selaniutnya sampel dikeringkan dibawah sinar matahari dengan
menggunakan kain hitam sebagai penutup. Sampel tidak boleh berkontak
langsung dengan sinar matahari karena akan merusak aktivitas enzim. Setelah
Lapoian Faimakognosi I Page ŹŶ

kering sempurna sampel disortasi kering, dipisahkan sampel yang gosong atau
rusak akibat proses sebelumnya. Kemudian sampel dibuat meniadi 2 bentuk
yaitu haksel dan serbuk.
Haksel merupakan hasil dari tanaman setelah peraiangan dan
pengeringan dan disimpan dalam botol kaca berukuran 60 ml, sedangkan
serbuk merupakan haksel yang dihaluskan dengan cara diblender untuk
memperoleh partikel-partikel serbuk. Setelah iadi serbuk kemudian diayak
dan disimpan dalam wadah pot plastik.





















Lapoian Faimakognosi I Page Źŷ

BB V
!ENUTU!
V.1 Kesimpulan
1. Sampel yang digunakan pada praktikum ini adalah
Untuk herbarium
Jambu monyet (nacardium occidentale)
!epaya (arica papava)
Bakung putih (rinum asiaticum)
Jambu biii (!sidium guaiava)
Kencur (aemferia galanga)
Euphorbia (uphorbia milii)
Sambiloto (ndrographis paniculata)
Untuk simplisia
Daun iambu monyet (nacardium Iolium)
Biii pepaya (arica semen)
Batang brotowali (Tinospora caulis)
#impang kencur (KaemIeria rhizoma)
Bunga euphorbia (Euphorbia Ilos)
kar pisang (Musa radix)
Herba sambiloto (ndrographis herba)
2. Khasiat dari tanaman obat yang diiadikan sampel
Daun iambu monyet
Berkhasiat sebagai antiradang
Bunga euphorbia
Bunga berkhasiat sebagai hemostatis
Biii pepaya
Berkhasiat sebagai antipiretik


Lapoian Faimakognosi I Page ŹŸ

Batang brotowali
Berkhasiat sebagai antipiretik
kar pisang
Berkhasiat sebagai antipiretik, diuretik, antiradang.
Buah iambu biii
Berkhasiat sebagai antiinIlamasi, hemostatik dan astringen.
Herba sambiloto
Herba ini berkhasiat bakteriostatik, antiinIlamasi, antipiretik.
3. Herbarium merupakan tanaman yang telah dikeringkan. Tuiuan dari
pembuatan herbarium ini yaitu untuk mengawetkan tanaman agar nanti
iika tanaman itu punah dapat dilihat morIologi dari tanaman itu.
4. Simplisia merupakan tanaman utuh, bagian tanaman, eksudat tanaman
yang berkhasiat sebagai obat yang belum mengalami pengolahan apapun
kecuali dinyatakan lain berupa bahan alam yang telah dikeringkan.!ada
pembuatan simplisia ini diawali dengan pengambilan sampel yang
berIungsi sebagai obat baik itu akar, batang, daun, bunga, buah, biii, umbi
dan rimpang.

V.2 Saran
Berdasarkan perkembangan zaman telah banyak obat-obatan sintetik
yang telah beredar di pasaran. Obat-obat sintetik itu dapat menyembuhkan
dengan cepat namun memiliki eIek samping yang dapat mempengaruhi tubuh.
Saat ini telah disarankan kepada masyarakat untuk kembali
menggunakan obat tradisional. Walaupun pengobatan tradisional memerlukan
eIek terapi yang cukup lama namun eIek samping yang ditimbulkan terhadap
tubuh lebih kecil dibandingkan dengan eIek samping yang ditimbulkan oleh
obat-obatan sintetik.


Lapoian Faimakognosi I Page ŹŹ

DAFTAR PUSTAKA

nonim. 1977. ¨ateria edika Indonesia ilid 1¨. Jakarta : Depkes #, Ditien !OM

NS, Thomas. 1989. ¨%anaman Obat %radisional 1¨. Yogyakarta : Kanisius

Dalimartha, Setiawan dr. 2006. ¨tlas %umbuhan Obat Indonesia ilid 3¨. Jakarta :
!uspa Swara

#asdianah, Nur. 2009. `Bahan iar Farmakognosi I`. Gorontalo : UNG

#asdianah,Nur.2009.`!enuntun !raktikum Farmakognosi I`. Gorontalo : UNG

www.google.com//tanaman obat berkhasiat//diakses tanggal 24 desember 2009

www.plantIrom.com//tanaman obat indonesia//diakses tanggal 24 desember 2009








Lapoian Faimakognosi I Page Źź


,7,90784-,9,3-07,8,/,7-,,3,,2  ,72,4348  20250,,7 9039,3 -,,3 -,,3 1,72,8098 ,3 -07,8, /,7 2,: /:5  205:9 /2,3, 907/,5,93, / ,,2  -483908,3,  /0391,83, /,3 503039:,3 ,/,7 80.,7, :,399,91 / /,,2 -,,3 ,,2  /,72,3,-,,390780-:9-07,8, :,9072,8://,,21,72,4348 .,7,.,7, 503,3,2,3 8008 503:25:,3 574/:8 503,09,3 /,350325,3,3  033,9 :,83, 7:,3 3:5 1,72,4348  2,, 9, ,7:8 203039:,3 8:,9: 2094/0 :39: 202-,,8 4-,9 4-,9 /,,2 1,72,4348   /,21,72,4348 4-,94-,9,3,9,:-,,34-,9/,81,8,3-07/,8,7,3

S\[^SZ S^S[YZ[_ 

SYW  

O 47144  O %,84342 /,7 5,/, 9,3,2,3 /,3 0,3 /,7 2,3, -,,3 4-,9 90780-:9/50740  O !03:3,,3907,50:93,  O 82,3,  ,,27,3, 203:3,3502-0,,7,3 1,72,4348 2,,5,/,9,3, /0802-07   /,/,,3 !7,9 07, ,5,3,3 -, 2,,88, 1,72,8 &3;0789,8 007 47439,4 ,3 2025747,2,3 2,9, :, 3  /,5:3 !3-079025,9//08,78,0.,2,9,3!,:,2,3,-:5,903:,024  !,/,! 3 2,,88, 203,2- 8,250//,07,:3:3/08,78,  !03,2-,3 8,250 /,:,3 5,/, 5::   
8090, 9: 80:7: 57,9,3 02-, / /08, :39: 2034, 8,250 203,/ 07-,7:2 /,3 8258,:3,/,:,350309,35,/,57,9:23,393,  &39: 0- 0,83, 574808 503,2-,3 8,250 8079, 8,250 ,3 /,/,3 07-,7:2 /,3 :, 8,250 ,3 /,/,3 8258, 8079, .,7, 502-:,9,33,,,3/:7,,35,/,-,-
-,-80,3:93,/,,2,547,33    %::,3 /,5:39::,3,3,,3/.,5,/,,257,9:207,,5,3,33,/,,   ,,88, /,5,9 20309,: -07-,, 2,.,2 -,,3 ,,2  9,3,2,3 ,3 -07,8,94-,9    ,,88, /,5,9 20309,: -07-,, 2,31,,9 -,,3 ,,2  9,3,2,3 ,3 -07,8,94-,9    ,,88,20309,:90478079,.,7,202-:,98258,/,307-,7:2     
S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW  

 %&!&$%   $258, ,  !03079,3 $258,,/,,-,,3,,2,,3/507:3,,380-,,4-,9,3 -0:2203,,25748085034,,3,5,5:3:,/,30.:,/3,9,,3,3  -07:5,-,,3,390,/073,3   -  !03443,3 ,907, 0/, 3/4308, ,,2,3   2030,8,3 -,, 8258, 907-,,9,89,,9:   $258,3,-,9 $258, ,3 -07:5, 9,3,2,3 :9:  -,,3 9,3,2,3 ,9,: 08:/,9 9,3,2,3  8:/,9 9,3,2,3 ,, 8 80 ,3 80.,7, 85439,3 0:,7 /,7 9,3,2,3 ,9,: 8 80 ,3 /03,3 .,7, 9079039: /0:,7,3 /,7 803,  ,9,: ,9 
,9 3,-,9 ,33, ,3 /03,3 .,7, 9079039: /58,,3 /,7 9,3,2,33,/,3-0:2-07:5,,92,2:73    $258,0,3 $258, ,3 -07:5, 0,3 :9:  -,,3 0,3 ,9,: ,9 
,9 -07:3, ,3/,8,3400,3/,3-0:2-07:5,,92,2:73    $258,50.,3 2307,  $258,,3-07:5,-,,350.,3 2307, ,3-0:2/4,/03,3 .,7,80/07,3,/,3-0:2-07:5,,92,2:73  .  %,,5
%,,5!02-:,9,3$258,   !03,2-,3$,250 09039:,3 8,,9 502,303,3 ,9,: 503,2-,3 9:2-:,3 ,9,: -,,3 9:2-:,3,/,,80-,,-07:9  
S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW  

,   !03,2-,3-/,5,9/,:,35,/,8,,92:,2030733,-:, ,9,:80-0:2802:,3,50.,  -  :, !03,2-,3 -:, 907,39:3 9::,3 /,3 502,31,,9,3 ,3/:3,3 ,913,  !,303 -:, -8, /,:,3 8,,9 2030,3 2,8,  8090, -03,7
-03,7 2,8, 28,3, ,/,8  ,9,: /03,3 .,7, 20,9 507:-,,3 ,73,

2-.2.3..:. 2.9-:3.3 8:/.3 8.3 5.203.7.2:8202.3 8.823:28./0:5.3.3505.:3-07:-.7  /  .3.3 .8.7 -:.3/.9:-.: -:.5.:3 !.3.303 /.3 5:.:8.3 28.7 4592:2  .  .9: :2- 203.:5 8050795..5..303.303.8:/.  :3...#48.3 -078. 2:..  &39: 503..8  1  &2-.3.:3 /.2:.9.:2:/.  . .:.9.:39:.:3  /.9.89.5:..  07: ./.::5:2:7 $.9 .830388 2./.58 !..3 !02.3 /5:3:95.//.2-. .:/.3 50307-:..35.3 8.9..303 :2- /.20./.3:9. !.38:3 2. /.3.3-.9 2030.  0  :9-.8./. 2:.3 2:.9: /9.73.8.303 /.3. 2..3 .:.:.9 8./. -08.9 9. 9. ..38:/.: 803.9 574808 1494839088 -07.7 28.95. /03.9:5.9.82.9.:9.3 5.... 8.3 :9 -.3 5.2 /.3:7.9 /.2..2.9 -:3.8 :3./.-039: /.203073   S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   ./. -07-:3.. 20. ..: /.

7..9./.2.35.:    .8.3 !.7 .3 5.7 !.: 9. 8.:.7 /.9.3/.2:8202.9.3.38:/..:.3 80...::5:2:7 2: -..  #25.2    !034797.303725.3 -07039 .303 ./.9 574808 5079:2-:.

.3.78:3..7:9..7..: .:.39::.3 203:7.380-..7 ./. -..9.9202503..:3  -:3.9  $0-.2:38. 5.3 907.34947.:.7.3 -07-0/.2 -.33.9.3 .92:33:39: 2033/.8-.3 .: -.3  !03. 274-..3 . /03.3/:3/.3907..7  3.     !03. . . . /.3 20302.7:2:9: -.3 ..:.:.. .3 ..83  -.7 /.3  !03.3 4947. %.7..3 9/.38090. /.3 -.3-0793.2-.39.250.  !74808 50703/./.. /.2.3 -0-07.9 2:/.9:8083.7 .3 9:.3:39:2028.3::7.:./.9.3 -:.3/03.7 2./.3/:3 /.9 .33..:.  !0703/. ..7 0/03 !  !03.3 /.:.9 /.3.53/.3 /. 203.:.3 S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .503..33. .3 4947.3 907-:.3 -0-07.3203:3.3 /03.:.5.3 .3 -079::.3 -..7  8:2:7  .:.3 2:/...9..2.:..9 .3 5.3/.3.7:8/.2.3 .2./. .9.3.0--08.5.3 /. -...8. .9503:3.9 !0703/.02. -07..9.703.:0-0. 094/0 3.:.7:9 /. /:3.3 4947.3 !03. -.8479. /.3  -  !03025749. .3 .7.3 ..3.3 805079 /.5.3/:3 4947.2-.3 200.20.3.8.3.3..3 203..3.3 -.3.38.5.7:8 8007.3 .703. .: -.3 274-.3.3 !03.. 5.

3:.:.5 038 -./.:5:34942.9 /..8.3.3 07.3 /..:.9 /.33.3 203.3 /03..3 /03.3805079725. -.:.3 5.3  !74808 503025749.5.3 907.3./.200.3.3. -.8.3 2.3 .7 :2-/.3 -.95.2.3 203:3.3 -0790.3 .393  ...9. /.3 .7 .  !03.3 .3 .-.98  !03..!03025749.:./.3 4947.

3:93.7.8:9/.3 7084 07:8.35. 200.3-:. S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .9/.2.3.3  !07.:.9:7..33.3.3 4947./3.73.3 8:/..3 !07.3/.3 .:.3.9 :.3/. 2./.2:3 2033./.32:/.320207:.3 -.3-07.3.  3../.3.3 -..3 /.3.907.2..3.7 725. /.7/.9 ..3 2094/0 503.507.5-. 207:8.3...9  !03.3-..:.9.3 ...9 094/0503.9.5.3 ::7..9.3 3/.3./.38:3 /978..3 -039: 8258.3 5.7/./8.2-.3.9:.39/.3 5.3 /..574808503.:..:90-.3 .7.907.8.8 5072:.3/:3/. .80.987 /.3  503:3.7 9/...3 23.7.3.805079.3 .3.3 -.9 203.9...-08.9 8.3  803. 9::..3 -. -.3 2.3.3 $0/..2 50302:7.350325.3.3  50302...2:7  !.5.:. 503.7-.:.3 -.-. 805079 503073.3.3 :39: 2025072:/..3907.8 5072:..3820     !0378.3 .91 ...3 9:2-:3./.33.33.3 -... 207.3 /03.3 $090. /.503:7..:  $02.3./..380.8. -.2-.3 . /..38..3 .3 . 574808 80.3-08.-.3907.3 907./.8.:..3 .8.3/./9:2-:. ..7.3 907..9 203:7.302:33.33. :3.3 503:-.:3.3./.3 :39: 203./.  !02-.:.:27447. :39: 202507:../.8.: 958 /.3 0- -078 /-.3 :. -.3 !07.38:3     !07./..

 .7 2.3 .3.:. 507: /9:9:5 /03.9.8 ..3 -.: ./.3 -07.5.3 .5.3:39:.2-.7: 032  !03073.9 907.38:3  20.2.3820 /..3   !07. 5079:2-:. 503.3 5. -079:25:  .38:3 0- 83. 83.8. -.: 5034./843.997..9..3 .2 :39: 2033/.3 27447.:3.3:39:725..7    !03073..7 2.: :9.3 80-.9: 503073. 9075.33.5.39:3 5.3/:3.3 -.703..3 /.2:7  03:7:9 5078.3 .3..-08.9 -. 803.25.3/..7.7 .7:8 /-:..7 503073 .9 7.3 -07.7  803..3 - -..9..-..9.3 ..3 5.3 /0-:  . ..  ..3 .3 .05.3 :39: -:.7 -4343.  !03:5. /.3.::5 ./.7 2. 0-/.3 9/.3 4-.8.3 .9: - / 58.9. /..:     !03073.:3  .:.3 .3 /.393    !0307:9. .3 !03073.9.79/.7 -.:5:3-:3.3 2.3/073.3 .3 -039: 3 205:9-0-07.7   !0257.3 2033/.7. 203:7.7.9: .3 .3 2. 038-.5 /03./.3 /03.3 :8:8 :39: .3 /03.3 203.3 .7 907:7.: .:  /.3 . ..507.7.:.3 -.3 /.37. 83. 503.3 .3 9..7 907:7.3. 8:. 503073./ 87:.7.3 / -.3 503073.3/:3.9 073  !74808 503:-.9.3 .8 5030/49 :/.38.3.3 073  S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .3805079725.3 /-. /.:3/.7 574808 503073.:  :9 .0.3.: /.    !024943.3 /./.3 /03.9  !03073.3 ::7.307-.3:39:.09.  .7 ...3./.     !034797. 574808 502-:8:. 907.

5.3-07.5..3 !0325.7:2-.2539:/.3 /03.3 4947.2.3.3/2.3/825.9 S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW%  .38479.83  /. 9:2-:.::5073/./...3 038 02.3 2094/0 9079039: %.  9/.:.3/.:5:3 / 7:.3 9:2-:.8://03.09.. 8:: .8.8   07-.7:2 .3 :39: 89:/ 9.09. /. -.3 .3 /...503. .: -40 2025:3.:3/.3/. 8508203 ..8.9203/:3 85.9.3 -.390. . -039: /.957480880-0:23.7:2 .5.$258.3 .3 .84342  -07:5.7 -07-.3. 2025078:9 503.8 /:5 9.3 47.3.3. /073.8  2:/.3 8258./.3 8258..3  !078.3./.33.-..5.2.3/-:. -07.23 2:9: 574/: .  !03079.8.3  .7.3 907.7:2/443...3 -07   #:.:.3:9..9 502325.3425488.3 7:8. /5..7  .9.8.09..3 9025.8 /03.8 :39: 2028. /2.039.3 /.9: /.9.7.3..7:8 -078  :/..3 7:5.8.3..07390780-:92.5 8258. 8. 07-.3 / 7:.39/.3 .84342&2:2   -  !03443.7 .5.7:2-.3 8:/.9 /.80-. .9 203.3 203.9 /.3 80.3.8.9.3 07-.3.3  -.7.7:9.3 .85082039:2-:.2...5 -. -070.3 /.880. .7.390.3 /02.8.     !0302.3 /:3.3 9/.3 07/.:.9/03.9:503.3 8 /.3.9:.9/../.8    07-.3 2.8././.2 8:.7     !0325.3 . -07:5.3-07-0/.3 90..3 !0302.307-.

7 .33.3.7:803.09.58.3 .3 .. .8.3.3 203:3.7  0.9:07-. /.: /.3 9/.3.5 9.:.3 :39: 9::.3 . .2-. 50792-.3.3 .3..9 803.3 50792-.3 203408.  .380-.8 .09.9  .: 503073.5:.:.5.2- 8.3  $0-.3 /03.3 /.9 2038.7..3203073.3 9079039:  :39: 80.  !02-:. 5.2503..7.3 . 3 /574808 20..9/-:.9 .9 -07.3  !03073.3 83./.3503.7:2073  03. 2:82 503:.5 .9:7 80/02.9.2:7 . .3  S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW%  .7 2. 7.3 07-.3 9:2-:.7:2/.73.3   $9078.7:2 07-.5.39.3 ./073.2..3 90..3.7.:./03./.9.3. -.5./.39..38:3 .3 5.7:2 / /:3.: 2:33 2025079.5-07:9   !02-:. /-:.9: 9.2.3.5:3-.3 ..9/03.7850.7805079079.9..58.3 907. /9025.3  $.9.3/.3-07::7. -.. -. .3 .2.39..3.3 /073.37.3 /.3 -.9..3.3.847.3: 40 .307-.09.2      3.2 07-.44   5.7..39.3 .9: /03.2.3 -.2.3.2.7 .3 .503../.2. /. 9..3 90780-:9/.  !.9 /.7:2073   ..8 -.3 7:5.3 079./ /57088 /..3 28.350302:7.9 8.3-08.3 9..1472.33.3/825.7:2.7:2.3.4348    .2.3 9::.  202./03.20307-..9: 9.3 .72.9 .09.7.3.3. 8. 02-.7..: -.3 203. 80:7:-.2-: .3  503073.7 .3/:3.:.33.3   .3 9.3./.8./.3 . 8. 0..3  /.3./.8 9.05..3 /03.3 .3    07-..3 .7.33 ..8:.3 .3 9..3./.5   03./.

9 .3:..9.07.3 .3. ./.2 .7:2-.3 .302:/./.3.307-..-0.3.9. /.: -..3947..3808:.3./.0/:.40.8508203 90780-:9/.7:9.  $..3033. ::7 2.9-494/. /33   %.3. 8:/. 202 -.9   030250.3.3503../.3-.847.3 /.2.3 805.3 03.2-494 .50907.3.09. . 2./.31472.3 .3 5.::5 .3 -09: -09:073   %.9.25.7.      S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .3   %:9:57./03.2.390.31472.5.9/507..390.8:. 203.9 07-.3 502-:3:89.2/.3./03.7.07.3.3079.3 /-:..3 5. .3 203:3.3.3 90.9.3803.3  9./..:5.2.3 90757088/03.33.9:754889.39./5.31.:.3 -.3.3907/..58 .3 -8. 907.8:.9.2.  ./. /03.9.3.2545 /..7:2 80-. 02-.2.:.:3 ...38508203. 7.5.5.3 975085.3   $0/.3   .883.7:2  .7943 /03.3 -0-07. 07-.:80495 &8.3 .3-0783...35.3 -.3/.7 47.9. /073.3.3 -:3.3.9..30909     !02-:.5  .8.3.23.9.95.2.3:5 /03.5..5.3.9../.5. 2:/.3073809.385082035.3.39.3 :.3   003. -:3.3-07.8.390.3/03../.2.3-07:.9/03. .3.3.8.3 073 .2.: /. 02-.947-44   030250.3907.303.33.3 9/.3../03.47.3 9.2..8/.3.

7 :.. 087589. .8.-.3 -07.  .7.. /. #03:2 .3.2- -:..9.:2:23..5.8  .3.. /9.2.-.3  ..5.3  /.3 :9..:-07.-07.0 $::505.3 -. 97458 :39: /.8..7.:-09..3./..08 %:2-:. 857.. %:2-:..  3.8 /.3-07-:3..  ..3 3 2030-.34458/..35443-. 5.   .203752.9.:3 /. 8093    2 /03...3 /.7.3 S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   ..3 -.88  7/4  .9/.3  .. .  7.7.2  03:8  $50808   -  08758 !05.88.0 %:2-:. 505.9.2 / 80:7: /../.038/..-../. $0. %:2-:.3-07-:3.9: 8...3 .81.9.3 !05.0.3-07053/:.   !443505.5.3.5.380/9 9:2-: !.3.9:3.8 .39.39.3.3.82.5.3 /.  .:3.9.:33.3 80..7.5. .7 084 -...7././03. .7 207.07.3 202-039: 807:5.5.34459.9:2-:.3 .203:8.7.5. ..7..9.

/.3 /.7   !.8./8..8. /. /./.38.5.5. 038505.3 0- -./.3.. /.3 9:2-: 5./. -07.3-:.3/:3.3 .3::3-./.3.3.    .3 9.9:3..2.3 9.3. 202-:./-.5203. -:.3  :3.8.9 -.3. /. 3 2../..7 9.2434/40.3  :3.3.3..809. . 09. -:3.39:3  .9 -07.-./902:. 505.23 9:2-:.9..9/:7. 9.3 /. ..3 5.5.5:.202.2   !05./.3 507. .5. :33 5:.3 -.9 4-.3. 2.3 -:.:5:3 . 203.5.3. /:3. 072. 505.2. 431472../.9.3  .2-.3 8090.8.  %.-/..3/.39.5..3 /03.3 :39: 203.49.8..  -.3 -093.3.503.-093.3/:3 032 5.3.39.3 .:3 505.3 -.3..9 203.  /.39.3 /03.7505.0--08./.4:8 -07:2.0:3.:9.2.3/.33.8.  203.7903403088 :.8.3.5. .9.: 2:/.3 -:.3.9 20:3.39.9.5../.3..2-. :33  039: -:.3. 80.5..5. 2:/..8..80.93. /.:8-07:2./... /./.:3 /.3 -.9 /..3 203:-.:7.9 /03.3 4.9-07.3/: 9/.3 -..3.:7..:5:3 9/.380-. /.8.3.3 .3.5./././. 505.3 0-07..3..207:3.8 574903.8.  :3.-07..    .. !05.3/. -07.-:.3 / -. . 5.  0:3.3 - .-07:9   .33.:   039:-:...7.3 .505.174/9  %:2-:.3   09.: /:/: 5.18:2.3/-.3 -:.3 .9 /902:.73..3  -093.7505.35.3903...2 -://. 80-.  /03.3 - .5.3/3 038 505.73.3 ..3 /.3 /. 3.3 -:. 0.703.39.3..9203.07.5/.80-. /.8.3../:.3  S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .3. 9:2-:. 0- -. 0- /8:. .: 0.8..3 .75:.3   :3.7-..33.250. 202 2.5  /.3 202.  .8.9/. 3 203.3 9.703. 039:3.5.3-07:-. -.

 :./.9 203.8  .34458/.2 03:8 $5088  -  08758 !... 80.. /03.3 073 80. 07053/:. 2..8 /03..38::93 . 2:82 073 2:82 073 9:.7.. ./039..81.  $.3 5.5../. 9/.7/.59.0  $.33.7/:2 3..34459.3 :.   S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   . 8.3.23:. :7.3 3:3.88  7/4  ..-./.0..947./..3.3. 80.8.2-: 20/0 .  3.: -.9. ..:7.7.3  3.0           .2-:20/020207:. . .3  . %:2-:..53/.9 -07. 5.3-07-:3.82.3 50393  .0 $::2.39.7/:24.2-: 20/0 .3  /.  .3 203.3  80/.3-07-:3..3 ..3 ..& % 3.2.0 %:2-:./039.7 9.5. :./.3 :2.3 0.7 /..8 -:.7. 907..9 502-:3.7/:24.5. -:. /897-:8 .3. #03:2 .08 %:2-:.30-50393.99:2-:  ..8 9: /./ /0. 203.3 -. !443 .3 -07-:.3. 88902 507.3..  .

.3.:3 207:5..3 7 -: 9:.: 203::3 202-::7 5. .9: /.  93   2  #.3-07-.3 0.25.990:7 8:38. /03./039.3 8.25.3 2:/./. .9././.7/:24.943 1:70  /.9 -0. 5443.3.9..9.3. 0/:..0.3 /. /03.3.:3 .3 0.  .-:0. 22  .3 .-. .3 9. 7.-:8 .3.39. 5. .4.3 ./. 905 /./. /073.5 9/.  .3-07807..9: -:8:7  9:25: /03.3 80/07./.2.9.3 .9. ::3 /.:3 9:3.32:/.9.3/. 55  90-. /. .73.3.: 0:33.3.2 8.3 0/.-:9-07.3..: 9:.3 :9 2003:3 .58. -:3/.3/0.8 502:. 907-039: 8:/09 8.73.58.3 9:25: 9.4. 5.35. :9 22 8.. / 903.8 /.9. -07/.7 /5.3 /. ::33.99:.9. 3.35.9.85. .2030:5.9 9.3.3.3.:./039.73.3-07.3.  !4943..9. /.547./..73..3 5.3 8..3 5443 .:9:8  .3 507902:.3:.8 -:.5.2.:3 202-039: 8:.33.3  .    .:3 / . 907.73.3..3 0:.35.4. -.7  .3 .2 -07.2  0-.3/507:.  .3 8:.:3-079.7:9 9.9 0.73.4.0   .. . .2  ::3 /.25.78 ..7 749:3/.3 /03.30-073 .9 90:7 907-. 0-:9:.7/:2 4..3  5. 9.3 . 503:./..  5.2 8.3.2 /.3 905.3 -.9. 5:3.9 200:0/.3 .-:8 -07.9 2:/.9  5072:. 8:. ::3 .:7. 0/:..9.7 90:7 8:38..  22 /507:..:3 202-:3/.3-07-039:4343 -:..25.3.9 202507. 88  -039: 55.503/0/.3 :7.393 .3 -070: 0:  /.7 .92:/.3 8:9 /902-:8 .3::3202-:.2..3   4714433.4.3  .2 0.7  $:.39:.3 7.3 4743 /03.3 .9: S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   ...:3 5.9:8  805079 5.3-034 -07.3 9/.07..33.7:3.78 . /.5.4.3 3.:8 202-::7  :9 . 0.3 80/9 /02 80/9 203:: 0 . /.5. ..9.3.3.  0-./.. 80.:33.3 /.3 . .3 .0  2025:3.:3 7:3...

   22  045.3 -07.33.8:/:9 .5 .2 .33.5 3 2025:3. 07:2.3.3  . :.73.7 /. 20.:3 20375 5033307.. . 8..2   .3/:3 09.73. :33  02-:9 /.3...3 -:.3 -.3  02:/.:3 045.3 :3.9: -: 9:.0-/.7  -07/.39: 203..3909.3-07:-.3 203. 207.:3  5072:.2  2  .-..3507-:3..:3 8.:330207./.:3 2. -:. 8. /.3:.3.23 .3    :3.  -07.320307:5.49.3 . 0 ::3 /.33. 202-039:-:.49.7 9.2-:9    .   . 203.39 .  -07-039: .25.3.72.3.7 50307.9 S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   ..203.25:7.2  -078 -:3.5 :7.3 /.9:8  5. /. /03.3 9: -:.3... 5.2  9:.2-:  .2 -07-039:3.3 202-08.3 . 0.2-: 2090  -07::7.3 -07.7   537 /.37..0.7 -07.4.-07.7 90:7 4743     22     22  -07-:: -.3  -07.3 -:.. 97:3./ &:7. -:3.3. 207.73. -039:3.3-3.4.9.79:3./.3. 9.8  2025:3./.. -07.3.9. 0773..3.  !07/.  .2-:9  93   22  .3 .39:3 -07-039:2.73.92.23.72/.  .3 .5 207:5. .7 50307.3     22      22 205..3..7:2 /.7  .7 5.39.7 .3 207:5... -:3/.3 202-08.7 .5 207.8 9/./207.3.3 /.2-:9  5:9  8007. /.9.303.3 .3 907:8. /.3 -:.3. 8.25.8 /.5.-07053 /:.802:. 907-:3:8 :9 .  02 ..3.25. -07-039: .5 80/..5.-:.3.  909.174/9 /. 5:-08.:3 2. -07. -:3.9 0:.7  202-03..3.3 9.:3 7.3 /. 1:3820307..-07-:3. 80-03.:3 . 805079-:.3 /. .3.:3. . .20203.25.  0.207.8574089. 05:9 5:9.7 .3809 202.9: -070.-:. .7.9: -:3.3 -:3.. 7:3.907. 20303/:7 / ::3  203.3.7  $0/.3.2 -07..3 9.3.039  /.3./-.:5:3.3 -07..:3..5.802: .3809 8.73. 7..78.

9.805079.9.8  :9 -:.  -07:9 - -07.8  9:.7..3.3 -. 8090.2-:24309.9 /4.3939..3   7.2-: 24309 3.0:5 .  .3 %..5.2380-08.398059 $0... 90703.2 574903 7.5.38. 207. ./ -0-07.3.3  39 -3.2.3 90793.3.-: /.5. .3 3 9/.3.3 9: :.4.2 14814727.9%. 2090  .  ...3/80-:9-.      3.3..3-0793 :.7.2 507   7.  $0.2507 7.: .7 . 2.3. 9072.47  7.3/:3 803.2   /  .32.3 -:.3 /.73..3   .32. :9 - /:5..3  /.31...3:39:-. 80-..7 -:.2 507   7.9  5.2  .7  $ 507   7.4.9/4703:39:2.3503.73.39.2090 802: /.302.2507 7..907/. :/. .39-.3/:3 7083 .2090 -:.9 20307..31.7/.73.3/:3.32. -07-039: 3.3.7.3 203.-.3 .-:  203. .3 .:3.0.3 -07:3.3:72090 2.:-.9.3.2 -08 27.3 -072.2-: 2090 207:5. - 2090 .9. 7.32090 /.3 805079 8. .2507  7.3 /.3 3 /.5. 203.2  /7.7..8:2  27. 2.2  .-: .2  .2507 7.8: 443.2-:2090  :9 ..2 02.2507/.3073 80.7/:2 4.3 90780-:9 -07:-..3.32.3.03.:.7/4  . -039: 4. $0.2025:3.39:  S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .77.23  80-08.7. ..7  -.3.73.9 /:3.0  .2  . .9 0207./ /..7  7.350.33  .39:/. -.3443.7.2/.3/:3 ..5...3./039.:3  /. /..9  %:2-:..2 507   7.. 203.9 .3 424/9 08547 .2./ 9.31.425488. 4-. -07.2507  7.2-:20/0/.2-: 2090 203.3 -07...2-:20.3/:3. 805079 9.8 2:/.93.  2:...  .9 80-.

39 03.8..35443.980-..93. .9.5.9.5  907:9. .:9-.3 5070. /.7 . 70.:4-..  :2 :.9.9 /:3.31.: -03/4 :39: -.9:2:7..39..9.9...3-07-:3..  .34458/.8 #03:2!.9 8..2.3 5443 2090 203.2-: 2090 .:3 .0 %:2-:.3  .980-. 507:9  . /2.3 /. 503.9:..:.     .8.7   & !8/:2:.7.2-: 2090-07. -071:38 80-.8 2:/.9  .8.3 2.:3 .3 :39: 4-.8.9 .3 80-. / /....3 8073 20307449 -::  .3  . .07.9 -::  $0. -.88.4-.7.2-:2090:.34459.3 9:..-. %:2-:.. -07053/:.81..  .-07.3 :2 . .

2-:./49  7/479.279...0.08 07-:3...  .3  03:8!8/:2 $50808!8/:2:.2-: .   S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .0 $::.

9025. :.2  .3.3.-.990:7 .9 . -:3.5:90:33.33 805079 23.9.3:9-.9 3931. /.8:2  2  /7.  -:.3/:3.9.7  .3/:39.2   /  . 9:2-:.49.3  .3  20730:5.73.35.3  :3. 7.30.9.3.3/:3.3   2/5   .3/.: 0:33.7/.2 :784.9  .:  -:.9 90:7  5.2.3 -07. .23   2  '9./..73.8  -07.2-: - :.3.987  .3 -:. 5.8.9  :9 .3.:3/.2-:-203.3  7.34.33 80/.:3  2.9 ./.2 7. /.9.897303        S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW %  .3 %.3  .3.2  5079:./. 203.2 481472 08 2 !74903 2 02.3/:3.3.73. -:.33  .3/:3 9.3 5.23   2  .073 /.8.9 0.9/902:.2 :.5.2 77.802489.9 9057..8.33%:2-:5.2. .3.2 0-.3 . .3  :. / 09.:3 .3 507/:  93    20907  .23   $  '9.:.2 58/4.9 907-:.202-:. -..9 90:7 ::39:25: 5.: .73. 203. -:3 -:.944.9 7.8.093.2-: -   7   .3   .  .35443.-  08758 %.9  ..2.:.40.32.8.3 20375  . 9/. 5:9 0:33.47  .:3 9:3.3 .8.9.  '9. 9:3.23  .2 40.9.9  .

3.0 :3.&!&% 73:2.2 07-.9:8 :3. 070.8.81.8.9:  .:.73.2 .8 #03:2 .0 070538.39.:2  S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW %  .. 9.7.9.7.  .5:90.9459.0.. %:2-:.9..0:8 /.490/43.3  73:2 73:2.3802:/03.0.:2    ..3/.3 ..  434..  $50808  -  08758 73:2 .9.88  7/4  .3 202 93  2 %.3  !.33202-.3 90.0 %:2-:.  2. -:3.8  .3-07.8. 07-.3-07-:3.:2   207:5.3  $5072.0 07-:3.:3.20907 .2..3 07-.

434/.. 203.9 :.9  /5. 0.38470         S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .9:8  /03.7 80./.5:9  :.:3  -079.73 .9 80-.8.7 -.3.04.3/:3 8.:3 -07.7    . 14:2 8250  -039: /.3 4-.2  .3 .3 ..3 9.7/:.3.:-.2.3 5.  8.2. 55 /03.3    .3 /.3 :-.3.3.73.3/8.5. . 50:7: 073..990:7 9.   2039  /33.907/..7 80.-07-03949.3 0-.3    .7 /.:3 90-.7 -.3 .8.3.2 /./03.  /70-:8 /03.   7.3  0.9/.3 -039:.33   /  .9.:33.3.02: 314708.9- 07.3 2..49.3.5:9   . /.:3  /54943 0.  /.:3.4/.039.2 .73.:3 203.73.8 .5433  1.7  &39: 50:7: 073.8  -07.7 -.  -039: 5..9:8 5.3  .:3 .3/:3 .3 5.3 5. 80-.25.39057.3 -:3.73.3 541034  80/.3 3 202 507-:3.3.:23.2  !..3.30:3.3/23:280. 2. 5.33.88.4743 -07. -070.:3 9:25: -. 4-. /.32.3./././549432039. /03.9.8.2 -07-039: 3...2.73..9 /.3/:3.:3 9:3..2  . 39007 ::3207:3.9 202.:3 5:9 202 /.434/.:3 -.-.5433  1.549.3.  . 9.3809 .. -:..:  %.3/.:3 -07.

9:-07.2.88  7/4  .    .84 .:.8 #03:2 . 03:8 $50808  -  08758 %. %348547.81.3 7494. .9.7494.3.2.  .

2..  #.9.3 9..3  $5072.3 /.  0385072.7.380.97.3.380-./9./.3-07-:3.3:3.:.9:-07.3. %348547.3.  . 3 9:2-: 8:-:7 /.3 4-.39.3 .2..3 507/: .9  7494.3 /.0 07-:3.490/43..  S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   . !. 9.2:30-.3..  %348547.08 07-:3. 9072.0 %:2-:.0 07053/:.-.8: 5.3 203:.:. %:2-:.0.7 /:9. .3803.9459..3 3.247./.

95.9.3.8 9:2-:202.9025.3.

.35.3.7033 /.3 5. 39.3.3207/.5..3..3-8. .3               S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   . 0./03.. 57470948/  5747093  .: -:3/. 9:3.2.93  .3.32..8.4/-07-073/.3/.3    .39:3 .37.9.. -07-039: 9.7 :3.  -07-073  /.3 0-.3.3.3 20.  5.9.2-.3/:3 .8.: 2:/.3 802: !073-.3.207.2  /.9  48/.8.9/03.39.33.4/  .890   .2  .2.980/.3. -07. .  -039: 805079 .  :3.  -079..-07:3.:33.9-07-39 -397.34:2-3   /  0:3.203.3 203.37.7.5 /03.503.7.3.3 7494.  .393-8.3/:3 .5.2.3. 0..9 5. 80-08.8/.7 90:7 -07::3 .3/:3.3.3 5.73.80-.7    .9 203:7:3.3.  20907  .8.7.7 203.3907.9 80.78.

9:    $8902507.7 50702-.79034.3 /.3 5079:2-:..3  S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW  !.3-:.    .39.3.90-.9.2 03:8 $50808  -  08758   039:-:.3202.. %:2-:.-:9    .  458/.    207:5.9:5.!$ :8.3.3.8 #03:2 .3.3 907-039: /.5./.39/.3 5005.0 %:2-:.  .3-070538.8 ..3    :9-:.3::3207:3.73.73.88  7/4  .207.34459. .502-039:.39:3-07.32030354748.9:..2003:3/03.39.3-07-:3.7.202-.75    :9-.9.9    ..9:.380.7.35./8.4.81. 070538.8:9:2-:.-07..9.7807.2.3:3.3  .3.9   .3..7.:33-07-39.3    %072..:3-07. 5005.:    02..

3  :8.3 58.3  :8../8.243449  3-07.08 #25..0.5..   . :8.3.7.0 $::58.

2 5. .:85059. /33  . 2:/.9:8/..   .3 -.2/.32.8 50309.9 503:7:3 5.38  81.93.8573 . -07.5039.9:.3 7.3 /-07.2-:3 :. 905:3 58.3    .:3  503:7:3 5.7 -07. 7.:7.2-:9 .7.2-:3         S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .3 /:709 .9.3 :39: 507.831088.9 2033.3 58.-434.3 203:3:.3 02489.9./.9.0.7-4/7.8  203/33. 58.0.3/:3.8.907. 8070803/07 2:./.7 8:748.9 203.2-:974394    :.7.8.23       2307.380-03. 50:2.. .3 503/.3.3./.3:39:5034-.:2  47  3...303..5..9   /  .3.3 .9 503:7:35.358.3/:3 02.8.  .3 203. 2.3.9.9: .29..  .9   :.7 7.89703  $0-.93.9.:8 /./.9 80-.3 5.9 .3. 503.70 /.7.397.  .8.. .9173..39 7.3-434203.5.8.8.3.89703  :.-.3 -. 2:/.  .8 :8:8  503.73.3 -07.3/. /..350:7:03.8.8 /./.3 203039./.2-:3    .92-:3.7 -07.3    .3  50:7: 03.8 395709  .9 -.3 7.7 7.39:.97:2  2. 9: -8.3907802-:3/.9 .3. 9:890780-:9/-07..308:2 ..3.8 8079.39 /.9.:3  5070/. 03.3 /.

9 /.2  7.:3  -039: 5.34458/.-.  .81.3. 50780  .:3.. .3.7 /.0..805.2  .  .3 7..9 0.3.73.3  905 7.4.3  -039:3.5.3 9.  -079.73.3 -: 9.9.  .3.3   . 9.8 #03:2 .30 :33 /.:3  .:  :3. 805.8 . /. . :547-.3 -0709..9  /. 07053/:.3 .7 09.3.0 %:2-:. 503/0  -07:25: / ::3 -..34459.2  47. %:2-:... -072.8.9. /..39.0 %:2-:./: /.9.2 084:38 $02.3-07-:3.3.5.3.-:  -07/:7: .3 3 9:2-: 90.3.08 :547-.7  9.88  7/4  .02:  0:.:3 9:3.4.9    S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .33.3207. 07-:3.3 -07-:3.  2  507.3-07.  /. 2.  93 203..2 03:8 $50808  -  08758 !.  .73.5.2 2.  :547-.9 0.73.2   .7 90:7 8:38.3-07-:3. -:3/.:3  5.:3 -:.5. -:3.    .39.%&$!$ :547-.

.  ./.9 203.3  /. 203.37. :.93.3 /.:3 -07.434/   /  $1.9/.897303 80/9948  :3.9. 203.-07.3 9. .3 /.3.8.5433 /.3 02489.5..3.3/:3 8.8.8.3/:31.33  :3.9 #.3 -:3.8.3 .9 81. .9.3.3/:3.3 -03.98  .  ..398059                      S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .7.3 /.:3 -.32.9:39:503039503/.3.3097.

  -079.:3 9:3.9.3 ::3 207:3.3-07-:3.3.  .585.  .0.:/50.4843.9.7. 805079/0-:3 905 8:3.3 2/5 %073. 07053/:.3 %:2-: //.8.3.3 -07-039: 80 025.802:82 93      ..9907-:.2-4949:2-:./.81.3-078.3 34/:8 .3. %:2-:.503/0 09.5.073-.:.8 #03:2 .8.08 .9. 5072:.9.  .78  /03.3  .:9:.3 202-08.   .585. .3. -.0 3/747.34459.-.2  -.39.-07./7.39.. -.3.3:.58 3/747.7  . 7:3.3..2  03:8  $50808 -  08758 $.9 ..0 9:2-:.$ %  3/747.7/9025.7.9.:.8  .745:.9.3809 5.5 .3.3.88  7/4  .093.3 /8079..3..3 9057.3703/.34458/.25.3 S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW  !.  $. 9.9.3 -039:.7.

73.3.33..3.3/747.2 -.7/.. .9-..  5.3202-039:2.:3/.2073-::7203.3 809.3507.395709           S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW %  .14/ .7   /  .3 7..7/048. 0:./053 0503 0..5.5:9-0734/.14/ .92:/.8.9 07-. . .14/  :.434/ .14/ /.:3  :3.  .2078 /. .8.907/. /..3907/7 /.3-07.:2  .97:2 .2.95.:3: :.3::39.907489..3/.-.9.80248.58:-07-039:4743 5.2 0-.9430.9.3.7 ..40.2 5.-. 0.30 0943 .73.-:30.  0.3/:3./0/ 2307.2.3-07.3931.2  !07-:3.2  0-.8.3/747.3 .2..: 09./.9 304.  .7    ..9 .3424.: 2:/.3/747.8 .7 ..3    .   .3/747. .7 ::3-.91.14/   /048   //0/74.-..3/:3.203.3.32.3 50. -07--7 -07-039: 9.3..8:2 3.8.3.3/747.

   .3 S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW %  ./.2509.8.2-:   $0495   %..3   07-.:   !495.1.3   079.2   079.3   079. % #   .7-.99:8   :9907   :393   .9   07-.847.99:8   .-0   $.847.3   03/07   494.   $258.3.7:2   7   44   6:.7.8.8.89  ..7:2   .5./089   $.-0   !8.8   079.2.

   $258.3.3                          S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .2.   7   $.2509.

.9-:.07.9. 825. .      203073..80203   !03..2-494. 203. !05.2-5. S\[^SZ S^S[YZ[_   .2-. 505. - 505.3 203.3 .07..9. 073 /-.. /..2 -070909    .80-505.  $258.. /-0.3.8....3 /.38:3 / -. !034. .073   505.  /..3 9/.-505.. .7../....8 /5.                 505.25.7.7..2549 5. /0:.:80-0:250.7.8-505..7 .7  505.073  . /03.:8 ..3 - 505..3 8:/.3/.2:.-.073                      -03/07 8..34947.3 203:3.073 825.   .8258.  .72.83.3-.3-505..32030250  /073./8479.3.7 :39: 202-078.. .3-505.:.3 505...89 -070909 SYW  $07-:-505..//:.

25../.3 8:/.:8 .7 :39: 202-078.2-:24309073               -03/07 8.  -  $258.33 .2-:24309 3.3::7.8-.8./.:3.91494839088    -07.3 .203.38:3 .:3.2-:24309073   . /.2 5495.3 /.7/:214:2    !03.:3 .80/.2-5.32030250 .2 -070909        .3..//:. /.:3.3/.:3.2-: !034.2-:24309      ..:..:3.:3 .8/.7.2.3  .2-:24309073 825.:3.:3.2-494.2-:24309/8479..3.:3 /073.2-:24309      S\[^SZ S^S[YZ[_  .3 203.2-: 24309 . .2-:24309073  .2-:24309 SYW   ..2-:24309 $.3/.3 ..:3.38.. 825.89 -070909              $07-:/.:3/7.8.3/03...34947.:3.3 203:3..-.250/. .:3.3 . 073 /-.:3.3/..2-.2-: 24309  /03.7 .33.3 /03.

/.2030.-:. .3-:...9:8    !03.2 :..:..8-:.8.2..3 8:/..3203:3.:8 .3  :.3-:.3 203:3./7.2-:-073 825..3 /83..3.8 /5. 825.3 .3::7. .2               5495.2-. /073.9./ /:.3/..2-:- .2-:-073          -03/07 8.3503:9:5 .80-:.  $258. 203.7 . -070909 .3-.2-:- !8/:217:.7 2.3.89 -070909 $07-:-:....2 :.3/03..25...2-:-073  . -:.32.   !034.2-: - /03. 073 /-.2-:- SYW   .38:3/03.-.7 .7 :39: 202-078.2-:-    S\[^SZ S^S[YZ[_  :.39..3 203.9-:..2-:-/8479.38.32030250 :.34947.2-:-073   :...2-:- .:. .3 /.... ..

3-7494. 203.9 9.25.2- 5.073 825.073   .3 90.3 -7494.2 5495.2-... -. .7 .9.3  .3-7494.3 9/./  -.7 .9.3 073 / -.3 203. 8. ..2 .9.3 .3-. %348547.073    -03/07 8.::5 :2:7  !034.3-7494.:.3 /.3::7.8-.9.-..9.3/.073  ..9.8 /5.3-7494.3. /  $258.:8 . .9..2-494.3./. ..3 .:8    !03.32030250 .9./8479..2.. /03.9.2 -070909  ..34947.3-7494..38:3 /-.3-7494.3/7...3-.3/03.3-7494.3-7494.9.9.       .3 /073.9. 825.9.83. S\[^SZ S^S[YZ[_   .89        -070909 SYW  $07-:-.3-7494.72.9.3.9.80-. .7 :39: 202-078.3  203:3.3-7494.3 -.

34947./   !03.3 /. .9 5079:2-:..3 203:3.758..3 $.758..3.3073   .2..  -070909        .7 58.3/.758.7  :39: 202-078..7/7.2 .89 -070909 825.758...3073 -03/07 8.3 .3.3 :8.3 203.....7 ./.3 -07039   !034.758.:8 .758..25..3-..2- 8.3073  ..38:/. 825.203.7 2.39.7 /073.3 SYW   .7.3/9:9:5.. 0  $258.250 /..758.9.3/03.758.758..758.2 5495.3073                .80.3       S\[^SZ S^S[YZ[_              $07-:.2-.3. 83.-..073/-.:.2 .3::7...3 /-.8 /5./ /:.7/03.#.3.8.32030250 .3 .3  .3 /03.3/8479.. .

3/.89 -070909                $07-:725.3.25.:7 /03.2:8202.3 203.8 /5.3 .38:3 / -. 83. 073 /-..:7073               -03/07 8.3 /.3::7.7 :39: 202-078.742.303.3  #25...   !03.2 5495.2 #25.:7  . .2-494.303.:7 03.//:..303..3 03.303.3 /073..3 .9. 725.3 8:/. 825.34947. 1  $258.-.303.3 203:3.:7073  825.303.2-.:7 SYW   ..:8 .:7/8479.3725./..8725.7.:7073  .3725.3.303.725.3 .7 2.303.2 -070909     .7 .2-5.80725.3-.303.:7 ..32030250 7..:.02107.2 #25.:   !034..:7   #25.. 203.:7       S\[^SZ S^S[YZ[_  #25.7 /9:9:5 /03.3 .39.3/03.

9:8  /8479.073  . .3203:3.25.9:8!.3/.20..9:85..72.7 :3.83.. .8  /5 ./03.250/.8.8.89 -070909        $07-:-:3.0:547-.-.8-:3.3 8:/.-:3.9-:3..8.:.8.3 /.9.   $258.//:. 073 /-.8.. :547-.8   .3.2 -070909     . 203.3 4947.3.3       S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW  :3. . 825...32030250 :3...9:85.2 5495.3  $.9:8073 825..7 .7   !034.3 203.3   :3.-:3.9:85..9:85..3-:3.38:3 / -.80-:3.2-8..2-494.148   !03..3-:3.3073  . /073.3  :3.9:85. ...7 :39: 202-078.3 :3..3 9/.3                      -03/07 8.3 -.:8 .2-.

. 203.2-494.7 :39: 202-078.3-.2-494073   $.34947.7 $.9.8.25.2-.2-494 /03.82. 8.3::7.2-494 /073.3/.89   -070909 $07-:07-.3.38:3 /-...2 -070909     ..2-494 $.8.2-494073 825.3 /.3 203:3.   !03.72.2-494073 -03/07 8.//:.2-494/7.88.307-.307-.3/03.2- 8.3 808:.3 203.8.38.. 825.3 8:/.8007-.2. 073 /-.:.3.3 9/..8.    !034.3  8.3.2-494 SYW % S\[^SZ S^S[YZ[_   .83.32030250 $.5807-.2-494  .2-494                                 8.9..9 574808 1494839088 -07.:8 .2-494073  ...-.2-494/8479.   $258.2-494 3/747..2 5495.2-494 .7 .. .8 /5. .3 . $.38:32.

9: /..2.38.3/. %.3.3.3 /-078.9/03.3.9.8.2-..7:29.2.3 5.3/2.2.3 505.3..5.7:2 . .2.33      !03.7 9.3 9. 20303.3 203:3.2.25.3 /9:25: 203.7:2505./.3505..7203.2. -070807 /-07 80495  909..5 .  07-.3.07.5.:..3 47.07-.2.3.30/.33.3 47.3.28.33 ..3505.8:.3 /03.3 9/..  07-.2.1.2. %.3.3.2.3.7.3 %.3/.39.   ..25.3.39..3.3 203:3.7..        S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW %  .44  %.3 8.3505.3 /57088 /03.3  .39.9.7 %.8.3./ 8.-.3 203:3.7... /03.. /.. !034.

.38.2.3 47.2.3.5 .2..7:2. -  07-.3 9/.25.39.7 9.7203.3 8.2-:24309 3.-.8. %.3.44  %.3.3/.8.2.2.2-:24309 %.3.3 /03.2-:24309         S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .39.3./03...8:.:. 20303.33.2.7.3 203:3.3.2.3.3 /9:25: 203..3..3/.30/.7/:24..3 9.3 47.3..3.3.3.7:29.3.3/2. -070807 /-07 80495  909.9.2.0      !034./ 8.7 %.39.2-:24309/.9/03.2-:24309 203:3.3 5.3.2.28./039..3  .1.  07-./.25.2-.3..2.3.3 /57088 /03.3 /-078.3 203:3.33 .3 %.9: /.3..3 !03.9.

3 47.39.3.5 .3 203:3.2-:- 203:3..3./ 8.-.2.3/.2-.2.8..2.2.28.      !034.7203.2-:- %.39.2-:- !8/:2:.3..2.8.3.2.3 9/.3.3 8.3.7 9.. .33 .3/..3./..3 47.3 %.3 9.3 /9:25: 203.3.2...30/.  07-..9/03.3.3..25.9.3.2.  07-.3.9.3 !03.7.7 %.7:2.3.1.:.3..7:29. /03. -070807 /-07 80495  909.33. 20303.8:.3/2.44  %.3 /57088 /03.25.2-:-         S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .3  .3 5.3 .3.3.39.2.2-: - /.3 203:3. %.38.9: /.2.3 /03.3 /-078.

:35:9         S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   . %..:.7:29.3 47.7:2-.2.3/2.3.9.33 .:35:9 73:2..9.1.2..33.25.3.3.44  %..9.8.3 9/.3  .3 8.3 9.39.3..2.2. 20303.8. /03.2.25.3..9/03.3 -.3 /03.28.2-.:35:9 203:3./.2.2.3-.39.3/.3 /-078.7203.  07-.3-.3 %.7.3..8.2.3 /9:25: 203.3-.7 %.38.3.39.3 47.3 !03.3.9: /./ 8.3 203:3.3.:2      !034.3.3.30/.-.:35:9 %.. /  07-.:3 5:9 /.8:. -070807 /-07 80495  909.7 9.3/.3.3 203:3.2.5 .2.3 5.3.3 /57088 /03.

3 8.3.3.2.30/.2..:.39.3 /57088 /03.7 %.2.1.3.3.3 9/.33.3/..3 203:3.2.39.3 /-078.3-..3.3 !03...: 203:3. -070807 /-07 80495  909.2.33 .3.2.44  %. 0  07-.7.3.2.9/03.3/./ 8.3.: /.3 %.: #4547.:        S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW    .5 ...2.39.2..3 /03.3-.3 -.3 47.7:2-.. %..7203.3.3/2.3 /9:25: 203..3.8:.3 9.-.9.7 9.8.3.3  .28.3 5.2.: %.7:2.38. 20303.  07-..25.8.9.9: /./.3..2-.30      !034.25.3 47.3 203:3. /03.

.8.3 9/.:7 %.38.3 203:3.2.7.:7         S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .3.3 %.3.:./.9: /.3 /9:25: 203.3 !03.3..25.7 9.:7 /..3.303.3/.2.-..:7 203:3..39.3  03.3.:7 .3.44  %.5 . %.28.8:.39.3.303. 20303.3 47.8../ 8.9.3.3.33 .3 9.7:203.7 %.3 5.3 8.33.3 /03.3 203:3. /03.02107.3.30/.39.3/.3.3 47.2.3. 1  07-.  07-..7:203.2-.2.7203.9/03.2.3  .3.3 /57088 /03.3/2.2.9.3 /-078.      !034. -070807 /-07 80495  909.2.1..2...2.25.

3 8.2-. :547-.30:547-.25.3/..3..7 %.7:20:547-.3.7.30/.3 /9:25: 203.         S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   ..2.. -070807 /-07 80495  909.3 9.   07-.2.3 /-078.33 .  07-. 20303.3.2.3 %.39.3.5 ..44  %..3.28.2.3 9/.:.1./.3 203:3.7:20:547-.3.3.33.3.3 /57088 /03.39.7 9.3. %.2..2.2.25.3 0:547-.3.9.8.9: /.30:547-.3 /03.3/2.3 !03.8.9.. /.2 /084:38      !034.-.3 203:3.2.3 47.3 47.2./ 8.38. 203:3.39. /03.9/03.7203.8:.3  .3.3 5.3. %.3/.

 -070807 /-07 80495  909.9: /.9.       %.30/.3.39.  07-.3.5 .3.39.3 5.9.2-494 0.3.25.2-494       S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .25.44  %.3 /57088 /03.   07-.8.3    203:3.7./.3 /-078..3.:..2.3.38.2.3 9/.2-..33.:.3 /9:25: 203.3 203:3.7 %.39.9/03.3 47.2.2. %.8..3 8..3 /03.2-494 /.3/.3 %. 20303. .3.585.2.:.3..1..38.3.8.3 8.3 47.7 203.38.3.3.2-494 3/747.9..28.2.8.7 9./ 8.-.2.8:.3.7  !034.2.3/..2-494 !03.3 203:3.3  .33 .3/2.3 .3 9. /03.2.

 $258.7:2  '  $258..  S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .-505. ' $!$ ' .8 '  07-.      807-:-505..

 807-:-.758.3  $258..-.9.2-:24309    $258.3 S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW %  .3-7494.2-:-807-:-:.....   807-:./.   $258.2-:24309 807-:/.3-7494.:3.758.-:.2-:-    $258.9.:3.

09.:..39:2-:.8.3 . 8.3  07-.3 90..  !079.  .: -039: 2..:8 :.39 .7 07-. 9. .3 0- 80/9 8079. 207:5.3  07-.:.9: . -.84342 9:2-:.3 ./..09.7.9: :39: 4-0 89:/ . 9.8.4348 3 .-.9 /. 073 .3 :39: /:.2 20. /-.3 89:/ .2.3.3/.9 :39: 20325.2.9 /..3 -07:5. 9.3 9.9.7:2 .3 .3 9: 5:3.3 .250 -07:5. /.703. /. 07.8439:2-:.2..9: :39: 203.9.9./..3 /. 9..7.3 8. 07-.380-.3.2033 /:3.3/3.3 :9: .. 073  !. /.2-494  $090.3 02-.3 /:3. 07-.84342 9:2-:. .2.39.72.. .43943.3.37::.2.3.79.3 .8.3.09.3.09..5.3.187.3 -.5:3  %::. /073.7. 503079. /.3.7:2 /03.3 850.3 ..9:2 07.3 89:/ 9.2.7:2   807-:07-. /.3 ..3 574808 .9 /..3 -.9 ...7:2 3 . 0- 2:/.3 9.9. S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW %  .7:2 .3 /..7 /.3 07-.3 502-:. 57.3 90.7:2 /:3.3 503.3 89.3 80.3 9.5..84342 20.2-..7 502-:.3 /03.947:2 9025.:-.3 /.  .8.7.5./.2-494   ' !02-.9 247144/.2 2: 9.2./. 5748083.7:2 207:5..3 9:2-:.3 1.09.2..3.3.7.3:39:203.8.: .9 .3 .3 .3 .7.3 4-.2-494 07-.4089:2-:.3 9025. .-47.3  /.3 07-.39:  ..7 3. -.3 408 -. .:.9.

 502-:.2.3 -071:38 S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .3.1.39:/.9 50305708.9.9 20307.-  .3.703.9.....3 203:3.8-.3 9.: /.2.8 47.079.8.3 -.8. .3 -.703. -40 203039: 5072:.09.. .3. 7. /03.3 9.7.99.33 . /073. :7.3 :39: 203.3.3202-.3/:3 /.207:5. .2.9.8.2-.2 9:2-:.3 /. 8:/...83.2..35.:./.: /825.2-:.2 5034.3  !.3 -.3.-.5.3 :39: 203.3 202-:3:-.  %::.3 503.907/.9/.2.-.3 80-0:23. -.:8 /..3. 3 /..503. -.3.3../.3 3. -0.25.  02:/.9.8.3:93.2.3 0-  -:..28.9.5:3 0.3 .3 08:/.9 .2574808 503073.3.390.3 5. .25.5 .8:.3 -. /33    $258....2. 802:.9.9 574808 503.2.:4947.3 2028.3..3.3.7.3 079.5.44203:3.7.:/073.8 47.7 ..3 9/.3 9/.7 9.3:9: -.7 -.9: /03..9  $090.8 2./.079..9 80-.39070-/.:3 907.3/03.3 47.2-.3 503.3.847.2.3 /. /03.3  %..38.3 /.3 .:  $.9..:.3 8258.3 /.3 90..9: .-.3. .3 9:2-:.:8  02:/..3 .3 .:.2-:.3 8.3 80495  $0495 9/.7 .3 9.3 /.9 :3.3 9.38:3 /-. 5.3.8 -.3 4947.8.9 .5.. /05.7 9/.2. 4-. 90.250  02:/.39 9/.3 9././-:. 907.8:39:202507.3 .8..3.3 .3 /.2.3 8479.39.33.. 032 .:..3 /.7  /03.3 -07. /.:39:2028.7 .3 /2. $258.3.2.3 :9: 80.7:8.3 /. /3.2:/.3 .7 :39: 2030:.3 8079.3 .3 . 02-.9.39.3 9/.3 /.3 9/. //...9 503:3.3 8.3.3 -07:5.8.3  !7480880.:: &8.3.3 -0:2 203.7 8.3-.3  9.3 /-:9:. 207:8./.9 8079.. 907./.9 /03. 805079 07 /.::5 .3 /9025.320302505..9:80495/9025047.3 9.09.5..3.3 /-:3:8 .3.7 .2 .7. 2028...:..3 /.250 .3/. /0..3 ..05. /408/03.2. 40.3 203.3/90250.3 /03.7 .3 9.703.78479..3 907.3 /-078.3 9.3.2574808503. :39: 20250707.3 ..3 073 .3.3.

3  !03.9. -. 8. /.73. - :2-/.  . -:.3 ..: /03.3 .80-. -:.3 /.3 502.  !03. 20.:3 -:3.2-.9:.:.  !.9-.3 ..7 -03.9 507:-.  8090..8.3 2030. 50.8.9./.303 -:.8.39:3 9::.3 -:.3 5.7 -.3725. 2030733.3 - /.:.3 .9..3 /.3. 907.4-.9 /.5.3/:3.913.9.31.7.: 80-0:2 802:.. -03.2-. .9 2:.7 2...3 2.

: 8./.2-../.3 203:3.9.:.82.85072:.8:/.250 /.303/..5.3 -.72.7 /.8032 $090..3  8.3 :39: 2028..3 8:/.: 07-. /03.35.3.303.9 5079:2-:.: -:..3.3 9:2-:..9 .7.3 2:.:. 8.250 9/. 2:. /./.:.3.3 202.3 8. .250-03..7/..3 8..303 /.3 .3  $090. 503:9:5  $.3 /03.8.3/.. .574808503073.9./.78:2:73.2.3 -039: /03.2. 8./. 2:82 02.2- .3 -:3.303 .5 .3:7.3.7  !.2.3.38:3  !02.3:9.3 5.9 -:3..3 /.2.3 4947.9.303 /. -07-:3.3:9.3 5. 8.8. -07..7 -078  .913.9 !7480880.703.9 574808 1494839088 -07. 8.3..2-.9.9 574808 1494839088 -07.:.:5  .:.3 503.7 -:. 20. 2.3:93.9: /9. 8.3 907..250  .9..3 /2.9. 5.3 9::.79::. S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   ..:  !.31.  &39: 503.7 :2:23.:..:3  /.3 203:3.::5 :2:7  !.:..8...3 9.9 9.3 5.3 !.303.3 5.3803.3503.9 8.250 /.:3 .7 4947..9.32307.9.:.303725.3.43943..3203...303 . 8.39:3 /./.3207:8.3/.7!.3 50307-:.:  !.:.3 8. ..2:8202.3 5...: /. 2.: /8479.8.::5 :2:7  $.9 2030.250/073. .9 5...3502.83.3-078.2- 5.7. .9.72.9.:.7/03.-039: /.9.:.3/:3.: 8.05.9/.39. .9.7.8.703.250 /.3 :9 -. 9.8 :3.3 -07039 .3 ..303 :2- /.3 503:-.3 .3 8:/./. ..38:30- . .  .3.3 :39: 2025070.8 -./.38:3 2.75079:2-:.3 /.9.2.80-.3-07.2 80-.3 -078.3 8079.080:7:-.3.3/-. /./.7 .3 ...7 -03. ... !.35.3. -40 -07439..7.3.3.: 9./.383.:.3:9.3 :9 8079. 2:.7-071:38:39:203:.../.9.38:3/03.9 503.3 9.3  !02.8..79.3 .9 -:3. 8:/.

8 /. 507.790 807-:  $090..3 /.3.5495.3/.3 /.2.3 /.0738025:73.80/.3   2  80/.790 5.9 203.250/8479./  -039: . ../ 807-: 02:/.3.9.:8.80 .3 ..-.3 8.3807-:  .80 207:5.  02:/..3 /03.3 .250 /-:.3 /.2.3/825. /.9 574808 80-0:23..38.. /-03/07 :39: 20250740 5. -07::7..3.2 -494 ..250.7../..9:.3 807-: 207:5.3 503073.89                       S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .: 7:8.8073 /58.3 8090.3 . .7 9.8.3 /.34843.3 /825.

758..02489.  03.3/.02107.0:547-.980-..8.250.5.  :547-./..742...980-.02107.9..3. .  &39:07-.' !&%&! '  0825:.35.9:23....2-:24309 3.:35:9 73:2.:3.3  :3.3/:3.57. 07.2-494 3/747.  .:8  #25.7/:24.9.250  .7.0  !05..8.2-:24309 07.:3..2...9/.7. :547-.2-:- !8/:2:.34-. ..  :3.8.7/:214:2  505.3.8.98  505.80203  .5807-.:.395709   S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .9../.3.397.:7 .980-.7:2                ../  07-.0:547-. .. :547-..79.38.2-:24309 3. %348547..9..2  $./.8.  &39:8258.. :3.-07.303.148  .:7 .:2  .3-7494.3   $./.3 :8.585.7..    ...2-494 3/747..8./039.5.

3.8.5. 203:3.:5:35034-..395709 /:709 .3725.3 503.3.9-.3 8..05.383909     S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .3.3 90.3.9 20302-:..9/..9.3 :9:  -.3 .3 .7 3.3 -07:5. 07.9. -070/..::5.9.2.9.3907.3.5.8 . ..8.7.39:5:3.79.3.9 :39: 02-. /-.3 9.3 40 4-.3  %::.9 4-.3 50702-.9/.9 ..7 502-:.2-:- 07.39:    $258.5.9 4-.3 8258.9..2..3 90.9-.3.2:30108. 2.3.395709    07-..:.5 9:-: 0- 0..3 /03.8.250 .8.3  08:/.8.5.3 /03. -.9.9 4-.9.9247144/.5:3 0./.758.3 010907.9 3 90.253. /073../.20207:.2./.8.3.3. -.3   '  $..980-.3   :.. .3 83909 .3 /92-:.7.7:2  207:5..980-./843.. 207:5.3 05....253.9202503.2:32020108.9 9.253 ..7 -.897303   07-. /03..9 80-.39 . 3 /.2.2 .8 02489.3 9.34-. -:.2-494 07-.3 07./.:3 -:3.4-. 4-.3 .7:2 3 .2.9: :39: 203.9.8.3 .395709  .09. /073.397.9.3/. /3.3.2.9 83909 9: /. - :2- /.7:9:-:  $.3 010 8.3931.2.3931.7..3 !. /8.2.2 5034.3 9.997.7.9:.2.7. 502-:.3 /.9 .93.3/3./.8.5.3 -07.3.3 .3.2.3.3 /.3/92-:.3 -071:3880-.8.3 -0:2 203.3 90./843.2.3 .3-7494.980-.397.3  -.3-07.3 9.2-.907489.3 07/.3 90..3 . 4-.3 07-..7 / 5.

72.3/4308./843.9:2.4348 47439.38:8  .  $09.3.4&  #.79.3.0/.3..42.7.  #.9%7.2.3 -.8/.... /   .  !:85./ . :7    .7.8 %:2-:.4&   440 .8   %.72. 4.3.79.. :7   !03:39:3!7.2.3 -.%#!&$%  3432   .3 /7     9.4348 47439.9 3/4308..79.0508# 903!   $ %42.8/.79.907.$.

.

34-.9.3.9.9-07.2.8.

.

8089./0802-07    5./.391742 .42.3.

.

3.93/4308.34-.2.9.

.

3./0802-07           S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   ./.8089.

  S\[^SZ S^S[YZ[_  SYW   .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->