BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PUSAT PEMBINAAN JABATAN FUNGSIONAL AUDITOR JAKARTA --- JANUARI 2007

CONTOH SOAL DAN JAWABAN
UJIAN SERTIFIKASI JABATAN FUNGSIONAL AUDITOR TINGKAT ANGGOTA TIM ( TRAMPIL & AHLI )
MATA AJARAN
I. II. III. IV. PENGANTAR SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN SISTEM ADMINISTRASI KEUANGAN DAERAH I SISTEM ADMINISTRASI KEUANGAN NEGARA II SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

SOAL-SOAL BERIKUT INI HANYA CONTOH DARI SEBAGIAN MATA AJARAN YANG DIUJIKAN DALAM UJIAN SERTIFIKASI JFA BPKP SELAMAT BELAJAR

Contoh Soal Pengantar Sistem Pengendalian Manajemen

PETUNJUK: 1. Soal terdiri atas 50 butir. 2. Pilihlah satu jawaban yang paling benar antara a, b, c atau d.

1. Pengendalian (control) merupakan salah satu unsur dari: a. Definisi manajemen b. Fungsi manajemen c. Komponen manajemen d. Sistem manajemen 2. Hal-hal yang dicakup dalam fungsi controlling adalah: a. Membandingkan antara kriteria dengan standar b. Melakukan perbaikan atas penyimpangan yang terjadi c. Menyesuaikan kriteria dengan kondisi yang terjadi dalam pelaksanaan d. Melakukan pencatatan 3. Yang menjadi tujuan dari pengawasan adalah: a. Memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan organisasi telah sesuai dengan tujuan yang ditetapkan b. Mencari kesalahan yang terjadi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi c. Menemukan terjadinya praktik KKN dalam organisasi d. Agar seluruh anggaran organisasi dapat terserap pada akhir tahun anggaran 4. Yang tidak termasuk dalam jenis pengawasan berdasarkan Buku Sistem Administrasi Negara Republik Indonesia adalah: a. Pengawasan fungsional b. Pengawasan legislatif c. Pengawasan umum d. Pengawasan masyarakat 5. Pengawasan yang dilakukan oleh lembaga perwakilan rakyat baik di tingkat pusat maupun daerah lebih berorientasi pada aspek: a. Politik b. Ekonomi c. Pemerintahan d. Kekuasaan 6. Auditor harus mempelajari dan menilai keandalan sistem pengendalian manajemen dengan tujuan untuk: a. Menentukan teknik audit yang akan digunakan b. Menentukan siapa yang akan melakukan pengujian c. Menentukan luas dan lingkup pengujian yang akan dilaksanakan d. Menentukan saat yang tepat untuk dilakukan pengujian
1

Contoh Soal Pengantar Sistem Pengendalian Manajemen

7. Di bawah ini merupakan tujuan dari pengendalian intern, kecuali: a. Melindungi aset organisasi b. Memeriksa akurasi dan keandalan data akuntansi c. Mendorong efisiensi kegiatan organisasi d. Melindungi organisasi karyawan 8. Yang tidak termasuk dalam komponen pengendalian manajemen menurut COSO adalah: a. Lingkungan pengendalian b. Aktivitas pengendalian c. Struktur pengendalian d. Penilaian risiko manajemen 9. Yang bukan merupakan faktor yang dapat menghalangi pencapaian tujuan organisasi adalah: a. Kesalahan manusia b. Pertimbangan yang keliru c. Sistem pengendalian intern d. Terjadinya kolusi 10. Pengendalian yang dirancang untuk mencegah hasil yang tidak diinginkan sebelum penyimpangan terjadi dinamakan pengendalian: a. Represif b. Korektif c. Preventif d. Detektif 11. Adanya pemisahan fungsi dalam organisasi menunjukkan adanya pengendalian: a. Pencegahan b. Deteksi c. Koreksi d. Pengganti 12. Laporan rekonsiliasi bank merupakan keluaran (output) yang dihasilkan dari jenis pengendalian: a. Pencegahan b. Koreksi c. Deteksi d. Pengganti

2

Contoh Soal Pengantar Sistem Pengendalian Manajemen

13. Pelaksanaan konfirmasi terhadap kebenaran saldo piutang dan utang merupakan implementasi dari jenis pengendalian: a. Deteksi b. Koreksi c. Pengarahan d. Pengganti 14. Pelaksanaan tindak lanjut oleh auditan terhadap rekomendasi yang diberikan oleh auditor merupakan perwujudan dari jenis pengendalian: a. Pencegahan b. Koreksi c. Deteksi d. Pengganti 15. Kegiatan supervisi oleh atasan kepada bawahan merupakan wujud: a. Pengendalian pencegahan b. Pengendalian melekat c. Pengendalian pengarahan d. Pengendalian koreksi 16. Adanya pengambilan keputusan organisasi yang didasarkan atas kepentingan pribadi merupakan contoh keterbatasan pengendalian manajemen dalam bentuk: a. Kurang matangnya suatu pertimbangan b. Kegagalan menerjemahkan perintah c. Pengabaian manajemen d. Kesalahan menerapkan strategi organisasi 17. Tujuan perancangan suatu sistem pengendalian manajemen adalah: a. Seluruh kebijakan pimpinan organisasi harus dipatuhi, meskipun tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku b. Menghasilkan informasi yang andal dan dapat dipercaya c. Meningkatkan kemudahan dalam penggunaan aset organisasi d. Meningkatkan kewajiban pelaporan 18. Penggunaan password komputer bertujuan untuk: a. Meningkatkan integritas informasi b. Melindungi aset organisasi c. Meningkatkan kepatuhan pada kebijakan dan peraturan yang berlaku d. Memudahkan penggunaan komputer

3

kriteria penilaian tingkat keekonomisan dan efisiensi dituangkan dalam bentuk: a. Pihak konsultan yang mengembangkan sistem pengendalian manajemen d. Suatu penyimpangan yang melangkahi prosedur pengendalian yang telah ditetapkan dengan alasan efisiensi dan pemberian pelayanan prima: a. Akan merusak tatanan organisasi c. Manajemen organisasi b. Penanggung jawab atas sistem pengendalian manajemen berada pada : a. Pada organisasi nirlaba. Laporan surplus dan defisit kas d. Tujuan pengendalian b. Pihak karyawan yang melaksanakan tugas 21. Integritas dan kompetensi 4 . Biaya dan manfaat b. Pada umumnya. Pihak auditor c. Yang tidak termasuk dalam unsur standar umum dari Pedoman Standar Pengendalian Intern adalah: a. Pengendalian personil d. Tidak perlu didukung dengan pendokumentasian dan otorisasi pejabat yang berwenang 23. desain sistem pengendalian manajemen didasarkan pada pertimbangan aspek: a. Harus didukung oleh pendokumentasian yang baik disertai persetujuan oleh pejabat yang berwenang d. Laporan laba rugi operasional organisasi 20. Laporan keuangan organisasi c. Jumlah anggaran yang tersedia 22. Pengendalian monitoring c. Sama sekali tidak diperkenankan b. Indikator keberhasilan kinerja b. Jumlah pegawai d.Contoh Soal Pengantar Sistem Pengendalian Manajemen 19. Ukuran organisasi c.

Tidak dapat dijadikan sebagai bahan temuan oleh pihak auditor 28. kebijakan yang dibuat suatu organisasi: a. pencatatan. Yang dimaksud dengan pendokumentasian dalam Standar Rinci dari Pedoman Standar Pengendalian Intern adalah: a. Kegiatan pemberian otorisasi.Contoh Soal Pengantar Sistem Pengendalian Manajemen 24. Personalia c. Kegiatan pemberian otorisasi. Kejadian-kejadian yang terstruktur. Transaksi-transaksi yang terjadi harus dicatat pada waktu yang tepat dan diklasifikasikan dengan benar b. Transaksi-transaksi harus diotorisasikan dan dilaksanakan oleh personil yang bertanggung jawab dengan benar c. Pengorganisasian b. pemrosesan. Pengorganisasian b. Prosedur d. dan signifikan didokumentasikan dengan jelas dan dokumen tersebut harus tersedia pada saat diperlukan 26. Yang dimaksud dengan pemisahan tugas dalam Standar Rinci dari Pedoman Standar Pengendalian Intern adalah: a. Tidak boleh bertentangan dengan ketentuan yang lebih tinggi b. menyeluruh. pemrosesan. Transaksi-transaksi harus diotorisasikan dan dilaksanakan oleh personil yang bertanggung jawab dengan benar c. Untuk mempercepat pencapaian tujuan dan tanpa perlu memperhatikan ketentuan yang ada c. d. Pimpinan organisasi menyatakan bahwa visi dan misi organisasi hanya perlu diketahui oleh orang-orang tertentu saja dalam organisasi merupakan bentuk pengendalian yang kurang memadai jika dilihat dari unsur: a. Pada dasarnya. Prosedur d. Transaksi-transaksi yang terjadi harus dicatat pada waktu yang tepat dan diklasifikasikan dengan benar b. Supervisi harus dilaksanakan oleh personil yang kompeten dan berkesinambungan untuk meyakinkan pencapaian tujuan pengendalian manajemen 25. Kebijakan 5 . Penempatan posisi sebagai manajer keuangan dan akuntansi oleh seseorang yang tidak memiliki latar belakang pendidikan yang memadai di bidang keuangan merupakan contoh penyimpangan atas unsur pengendalian manajemen dalam hal: a. dan reviu harus dilaksanakan oleh personel yang berbeda d. dan reviu harus dilaksanakan oleh personel yang berbeda. Perencanaan c. pencatatan. Disusun menurut selera organisasi saja d. Kebijakan 27.

Pengorganisasian b. Pengorganisasian b. Langkah-langkah yang harus diterapkan untuk melaksanakan kegiatan teknis maupun administratif guna menjamin terselenggaranya kebijakan yang telah ditentukan secara ekonomis dan efisien. Yang tidak termasuk dalam praktik pencatatan/akuntansi yang baik adalah: a. Fungsi akuntansi dan fungsi otorisasi disatukan untuk menjaga efisiensi b. Pencatatan/akuntansi b. Perencanaan d. Reviu intern 33. Reviu intern d. Prosedur d. mengindikasikan adanya kelemahan dalam: a. Hal ini mencerminkan adanya pengendalian manajemen yang baik terutama pada unsur: a. Jika dalam suatu tahun anggaran jumlah realisasi kegiatan pemeriksaan non PKPT mencapai 90 % dari total penugasan. Reviu intern 30. Personalia d.Contoh Soal Pengantar Sistem Pengendalian Manajemen 29. disebut: a. Uraian tugas 31. Personalia c. Setiap kegiatan harus didokumentasikan dengan baik c. Perencanaan d. Catatan/akuntansi diverifikasi secara berkala baik oleh internal auditor maupun eksternal auditor 32. Terdapat pengecekan internal di antara berbagai catatan/akuntansi d. Personalia c. Kebijakan 6 . Perencanaan c. Prosedur c. Pelaporan c. Pengorganisasian b. Bawasda Kota B memiliki program peningkatan pengetahuan dan keterampilan tenaga auditornya secara periodik. Unsur pengendalian manajemen yang berfungsi sebagai sarana pertanggung jawaban suatu pelaksanaan kegiatan adalah: a. Program pembinaan atas pegawai secara berkelanjutan merupakan contoh pengendalian manajemen yang baik dalam hal: a. Pengorganisasian b. Kebijakan 34.

Filosofi manajemen dan gaya kepemimpinan d. Filosofi manajemen dan gaya kepemimpinan d. Pemisahan fungsi dalam organisasi 39.Contoh Soal Pengantar Sistem Pengendalian Manajemen 35. Pemisahan fungsi dalam organisasi 37. Pencanangan komitmen untuk bertindak jujur. Filosofi manajemen dan gaya kepemimpinan d. Komitmen terhadap kompetensi c. Filosofi manajemen dan gaya kepemimpinan d. Komitmen terhadap kompetensi c. Pemisahan fungsi dalam organisasi 7 . Setiap auditor yang akan melaksanakan tugas audit selalu dibekali dengan uraian tugas yang jelas dan telah menempuh program pelatihan tertentu merupakan bentuk penerapan: a. Internal auditor yang independen b. Integritas dan nilai etika b. Perencanaan yang memadai dalam organisasi 38. Pemberdayaan secara optimal terhadap peran dan fungsi auditor internal dalam organisasi merupakan contoh penerapan: a. terutama dalam hal: a. Komitmen terhadap kompetensi c. Komitmen manajemen atas kompetensi 36. Integritas dan nilai etika b. Integritas manajemen dan staf c. Penetapan “mandat audit internal” dalam suatu organisasi pengawasan mencerminkan adanya perhatian manajemen terhadap lingkungan pengendalian. dan objektif dalam pelaksanaan tugas merupakan bentuk penerapan: a. Nilai etika yang dijaga oleh manajemen dan staf d. Pemberian wewenang dan tanggung jawab b. disiplin. Pemberian wewenang dan tanggung jawab b. Yang bukan merupakan faktor kunci yang dapat mempengaruhi lingkungan pengendalian adalah: a. Komitmen terhadap kompetensi c.

Risiko ketaatan 43. Pelayanan yang buruk menjadikan pelanggan berpindah ke tempat lain. maka: a. Ketaatan 42. Semua pegawai harus dianggap memiliki kejujuran dan integritas yang tinggi terhadap organisasi b. Berkaitan dengan penetapan kebijakan sumber daya manusia dan aplikasinya. Ketidakpahaman terhadap perkembangan peraturan yang berlaku mengakibatkan dikenakannya sanksi terhadap organisasi. Seorang pegawai yang jujur dan dapat dipercaya sekalipun tidak luput dari kelemahan d. Hal ini merupakan contoh risiko: a. Risiko operasi c. Risiko operasi 8 . Operasi c. Bisnis d. Operasi c. Risiko bisnis b. Risiko keuangan d. Keuangan b. Semua pegawai harus dianggap memiliki loyalitas yang tinggi terhadap organisasi c. Ketaatan dan 44. Bisnis b. Ketaatan 45. Keuangan b. Kegagalan sistem akuntansi yang mengakibatkan kerugian finansial ketidakakuratan penyajian laporan keuangan merupakan bentuk risiko: a. Suatu tingkat ketidakpastian tertentu yang dapat diterima oleh auditor dalam pelaksanaan penugasan auditnya disebut: a. Buruknya koordinasi dan komunikasi antar bagian merupakan contoh: a. Keuangan d. Bisnis d. Hal ini merupakan jenis risiko: a. Risiko audit d. Semua pegawai yang ada dalam organisasi tidak perlu diragukan kredibilitasnya 41.Contoh Soal Pengantar Sistem Pengendalian Manajemen 40. Risiko bisnis b. Risiko ketidakpastian c. Operasi c.

Media massa 50. Jenis pengendalian b. Risiko pengendalian 47.Contoh Soal Pengantar Sistem Pengendalian Manajemen 46. Pemberian otorisasi. Risiko kegagalan c. Risiko deteksi d. dan rekonsiliasi termasuk dalam: a. Memfotocopy pedoman akuntansi dan bagan organisasi auditan c. Untuk menjamin efektivitas fungsi audit internal. Pemisahan tugas yang memadai b. Dokumen-dokumen dan catatan-catatan yang memadai d. Pengecekan yang independen atas kinerja 49. Risiko bawaan b. Komisaris independen c. Memeriksa dokumen dan catatan ***selesai*** 9 . Mengamati kegiatan operasional auditan d. Otorisasi transaksi dan aktivitas yang seharusnya c. verifikasi. Melakukan tanya jawab dengan pegawai auditan b. Risiko kegagalan auditor untuk menemukan penyimpangan yang material terhadap kegiatan auditan disebut: a. maka unit pengawasan internal harus melaporkan hasil auditnya kepada: a. Manajemen puncak b. Prosedur pengendalian d. Aktivitas pengendalian c. Penggunaan formulir dengan nomor urut pracetak merupakan contoh pengendalian manajemen terhadap: a. Lembaga swadaya masyarakat d. Yang tidak termasuk dalam prosedur untuk menentukan rancangan dan beroperasinya suatu pengendalian pada organisasi auditan adalah: a. Reviu pengendalian 48.

4. 37. 45. 19. 7. 33. 39. 6. 48. Jawaban No. 23. 18. 25. Jawaban 1. A B A D C C B C A B 10 . Jawaban No. 9. A B B C A A B C A C 41. 28. A C A B C C B C A A 21.Contoh Soal Pengantar Sistem Pengendalian Manajemen KUNCI JAWABAN RELEASE SOAL JANUARI 2007 Mata Ajaran Tingkat : : PENGANTAR SPM Anggota Tim (Trampil) No. 42. Jawaban No. 12. 38. 14. 3. 32. 13. 47. 29. B B A C A C D C C C 11. 50. 16. 36. 49. A C C C D A A D C C 31. 26. 44. 43. 27. 34. 15. 30. 2. 24. Jawaban No. 40. 5. 35. 10. 17. 46. 22. 8. 20.

1. Hak Daerah dalam rangka perencanaan daerah Kewajiban daerah juga merupakan bagian pelaksanaan tugas-tugas pemerintah pusat sesuai Pembukaan UUD 1945. Hak Daerah dalam rangka keuangan daerah b. DPRD Provinsi c. DPRD dan Dinas Pendapatan Daerah pemegang 2. Menteri Dalam Negeri 11 . berdiri sendiri c. Hak Daerah yang tidak dapat dinilai dengan uang c. Mempunyai hubungan tetapi tidak erat dan tidak saling mempengaruhi b. c atau d. Memajukan kesejahteraan umum Pada dasarnya pemerintahan daerah juga merupakan subsistem dari pemerintahan negara sehingga antara keuangan daerah dengan keuangan negara adalah: a. Hak yang berhubungan dengan penguasa daerah d. antara lain: a. Tidak ada hubungan erat dan saling mempengaruhi d. Segala hak yang melekat pada daerah sesuai dengan peraturan perundangundangan yang digunakan dalam usaha pemerintah daerah mengisi kas daerah disebut: a. Bupati b.Contoh Soal Sistem Administrasi Keuangan Daerah I PETUNJUK: 1. Memajukan daerah secara umum b. Pilihlah satu jawaban yang paling benar antara a. Soal terdiri atas 50 butir. 5. Kepala Daerah dan DPRD d. Pejabat yang berwenang menetapkan Kuasa Pengguna Anggaran dan Bendahara Pengeluaran tingkat provinsi adalah: a. Tidak saling mempengaruhi. 4. Gubernur d. Memajukan organisasi daerah secara umum d. 2. Memajukan keseteraan daerah secara umum c. Mempunyai hubungan yang erat dan saling mempengaruhi Sesuai dengan pasal 156 Undang-undang nomor 32 tahun 2004 kekuasaan pengelolaan keuangan daerah adalah: a. 3. Kepala Daerah c. DPRD b. b.

11. Fungsi Alokasi d. Asas Spesialitas c. Fungsi Pengawasan c. Pendapatan Daerah. Belanja Daerah dan Pembiayaan 7. Asas Universalitas Salah satu asas pengelolaan anggaran daerah adalah ”Asas Kesatuan” artinya adalah: a. Pendapatan Daerah. Asas yang mewajibkan agar kredit anggaran yang disediakan terinci secara jelas peruntukkannya b. Asas yang menghendaki agar semua pendapatan dan belanja negara/daerah disajikan dalam satu dokumen anggaran d. Bendahara Umum Daerah mempunyai wewenang antara lain: a. 12 . APBD d. Keuangan Daerah b. Asas yang menghendaki anggaran suatu tahun anggaran dibebani pada saat terjadi pengeluaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang digunakan daerah untuk membiayai kegiatannya merupakan satu kesatuan yang terdiri dari: a. 10. Fungsi Stabilisasi Prinsip-prinsip dasar anggaran daerah yang mengharuskan agar setiap transaksi keuangan ditampilkan secara utuh dalam dokumen anggaran disebut dengan: a. Asas Akrual d. Pengeluaran Daerah dan Pembiayaan b. Penerimaan Daerah. Asas yang membatasi masa berlakunya anggaran untuk suatu tahun tertentu c. 9. Mengesahkan dokumen pelaksanaan anggaran c.Contoh Soal Sistem Administrasi Keuangan Daerah I 6. Asas Tahunan b. Pendapatan Daerah. Renstra c. hal ini disebut dengan: a. Menyusun dan menyampaikan laporan keuangan Suatu rencana keuangan tahunan pemerintah daerah yang disetujui oleh DPRD adalah: a. Pengeluaran Daerah dan Pembiayaan d. Menyusun perencanaan daerah b. Melaksanakan pungutan penerimaan bukan pajak d. 8. Fungsi Otorisasi b. Rencana Kerja Pemerintah Anggaran daerah merupakan dasar untuk melaksanakan pendapatan dan belanja pada tahun yang bersangkutan. Pengeluaran Daerah dan Penerimaan Daerah c.

Bersifat bukan pajak. untuk menutup kekurangan tersebut dipenuhi dengan: a. Penerimaan pendapatan daerah Sumber-sumber pembiayaan berasal dari pos-pos sebagai berikut. Meninggikan pendapatan b. 14. Hasil peningkatan penerimaan Retribusi Daerah c. Hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan b. bukan retribusi jasa umum dan berupa retribusi perizinan tertentu c. bukan retribusi jasa umum dan bukan retribusi perizinan tertentu d. hiburan dan parkir c. . bukan retribusi jasa umum dan bukan retribusi perizinan tertentu b. Dana yang berasal dari swadaya masyarakat Penerimaan daerah yang merupakan Pajak Provinsi. Bersifat pajak. Pajak daerah b. salah satunya adalah: a. Bersifat bukan pajak. Pendapatan asli daerah c. Pajak Penerangan Jalan Umum d. Pungutan daerah Kriteria retribusi jasa usaha adalah: a. Apabila dalam perancangan APBD suatu tahun anggaran diperkirakan jumlah pendapatan lebih kecil dibandingkan dengan belanja maka terjadi defisit. Pembiayaan Penerimaan yang diperoleh daerah dari sumber-sumber dalam wilayahnya sendiri yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku disebut dengan: a. Retribusi daerah c. Bersifat bukan pajak. bukan retribusi jasa usaha dan bukan retribusi perizinan tertentu 13 13. Pendapatan daerah d. Penghematan d. Pajak hotel dan restoran b.Contoh Soal Sistem Administrasi Keuangan Daerah I 12. Memperendah belanja c. Penerimaan asli daerah d. Pendapatan daerah b. 16. 17. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor Pungutan daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu yang khusus disediakan dan/atau diberikan oleh pemerintah daerah untuk kepentingan orang pribadi disebut dengan istilah: a. Pajak reklame. Penerimaan daerah dari penjualan aset milik masyarakat d. 15. salah satunya adalah: a.

Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Berikut ini merupakan dana yang bersumber dari penerimaan APBN yang dialokasikan kepada Daerah untuk membiayai kebutuhan Daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi. Izin peruntukan penggunaan tanah d. Bagian pendapatan dari IMB. dividen dan penjualan saham milik daerah d. Besarnya retribusi yang terutang dihitung antara lain berdasarkan: a. Dana relokasi Jumlah bagian dari penerimaan PBB untuk kabupaten/kota penghasil adalah: a.5% 19. Tingkat kepadatan penduduk d. Dana alokasi d. Dana Alokasi Umum c. 67.Contoh Soal Sistem Administrasi Keuangan Daerah I 18. 21. adalah: a. Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak b. Pelayanan kebersihan dan sampah b. Dana pemberian c. 23. Tingkat keramaian c. 64. dividen dan penjualan saham milik daerah b. Dana Alokasi Khusus d.8% d. kecuali: a. 64. Bagian laba. Dana perimbangan b. Tingkat penggunaan jasa b. 66. 20. Penjualan bibit tanaman c. Tingkat kerugian yang diderita Yang termasuk dalam kelompok Retribusi Jasa Usaha. Bagian laba. dividen dan retibusi pelayanan kesehatan c.2% c.5% b. 22. Dana Penjualan saham milik daerah Penerimaan yang dikategorikan hasil pengelolaan kekayaan daerah lainnya yang dipisahkan antara lain adalah: a. Bagian laba. 14 . pendapatan dari usaha bengkel kendaraan dan penjualan saham milik daerah Dana yang bersumber dari penerimaan APBN yang dialokasikan kepada daerah untuk membiayai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi disebut dengan: a.

Iuran pengusahaan tanah dan iuran hasil produksi tanah d. Iuran pengusahaan hutan dan provisi sumber daya hutan c. hibah dapat diartikan sebagai: a. fungsi dan lampiran 28. Apabila pemerintah daerah melakukan pinjaman jangka pendek. bidang dan subbidang b. 11% untuk provinsi dan 89% untuk kabupaten/kota untuk provinsi dan 25. Dana Alokasi Umum (DAU) b. Biro. fungsi dan jenis d. Organisasi. 10% untuk provinsi dan 90% untuk kabupaten/kota d. 26. Boleh diselesaikan dalam tahun anggaran berjalan b. Iuran eksploitasi dan produksi kayu olahan Dana Alokasi Umum dialokasikan masing-masing kabupaten/kota dengan perbandingan sebagai berikut: a. 12% untuk provinsi dan 88% untuk kabupaten/kota c. 29. maka syarat pelunasan pinjaman jangka pendek adalah: a. bagian dan subbagian c. Dana Pembantuan . Dinas. Penerimaan yang wajib dikembalikan b. Alokasi dana dari APBN kepada daerah tertentu untuk membantu membiayai kebutuhan khusus dengan memperhatikan tersedianya dana dari APBN disebut dengan: a. 15 . Dana Dekonsentrasi d. Iuran eksplorasi dan iuran eksploitasi sumber daya alam b. Wajib diselesaikan dalam tahun anggaran berjalan d. 15% untuk provinsi dan 85% untuk kabupaten/kota b. Wajib diselesaikan dalam tahun anggaran berikutnya Hibah dapat berasal dari dalam maupun luar negeri dan termasuk dalam kelompok penerimaan lain-lain yang sah. Bagian daerah yang berasal dari penerimaan sumber daya alam sektor kehutanan terdiri dari penerimaan: a. Penerimaan pinjaman dengan bunga rendah d.Contoh Soal Sistem Administrasi Keuangan Daerah I 24. Organisasi. Boleh diselesaikan dalam tahun anggaran berikutnya c. Penerimaan pinjaman dengan bunga tinggi Belanja daerah yang tertuang dalam APBD dirinci menurut: a. Penerimaan yang tidak ada kewajiban mengembalikan c. 27. Dana Alokasi Khusus (DAK) c.

Tingkat penerimaan anggaran yang diharapkan dapat dicapai b. 16 . Disetor ke kas daerah d. Dijadikan dana cadangan c. Sistem anggaran mengutamakan upaya pencapaian hasil kerja dari perencanaan alokasi biaya c. 34.Contoh Soal Sistem Administrasi Keuangan Daerah I 30. Belanja lain-lain c. 32. apabila anggaran tidak habis: a. Menyusun arah dan kebijakan umum pemerintah daerah Sesuai dengan pendekatan kinerja yang digunakan dalam penyusunan APBD. yang disebut dengan: a. Sistem anggaran mengutamakan pencegahan terjadinya defisit d. Penetapan standar pelayanan untuk daerah yang memerlukan b. Selain belanja daerah yang telah dianggarkan dalam APBD masih dapat disediakan anggaran untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran yang sifatnya tak tersangka yang disediakan dalam bagian anggaran tersendiri . Menyusun arah dan kebijakan umum APBD b. 33. Tingkat kemajuan daerah yang diperlukan Standar Pelayanan yang ditetapkan Gubernur dapat digunakan untuk: a. setiap alokasi biaya yang direncanakan harus dikaitkan dengan: a. Sistem anggaran mengutamakan upaya pengefektifan input b. Sistem anggaran untuk mencapai prestasi kinerja dalam tahun anggaran bersangkutan Pemerintah daerah dan DPRD menggunakan rencana strategis atau dokumen perencanaan lainnya untuk: a. Dijadikan dana umum b. Tingkat pelayanan yang diperlukan masyarakat d. Menyusun kebijakan daerah pada umumnya d. Indikator pelayanan minimal dari provinsi yang bersangkutan c. 35. Indikator pelayanan minimal dari Pemerintah Pusat 31. Belanja untuk keperluan tertentu d. Disetor ke kas negara APBD disusun berdasarkan pendekatan kinerja. Menyusun arah pembangunan daerah c. hal ini dapat diartikan bahwa: a. Belanja tidak tersangka b. Belanja untuk operasi tertentu Pembiayaan dari dana dekonsentrasi diadministrasikan dalam anggaran dekonsentrasi. Penetapan standar pelayanan untuk daerah kabupaten/kota d. Tingkat pelayanan atau hasil yang diharapkan dapat dicapai c.

Rencana Strategis Daerah (Renstrada) d. Kebijakan Pemerintah Daerah b. Unit kerja menghitung Standar Analisa Biaya (SAB) berdasarkan: a. Rincian perubahan APBD 37. Daftar Rekapitulasi perubahan APBD berdasarkan bidang pemerintahan dan organisasi d. Kebijakan Daerah Yang Strategis Perubahan APBD yang disebabkan kebijakan pemerintah pusat dan atau pemerintah daerah yang bersifat strategis sebelum dituangkan dalam perubahan arah dan kebijakan umum APBD harus dibahas terlebih dulu antara: a. DPRD dan Menteri Keuangan Satker yang bertanggungjawab menyusun anggaran membuat dokumen Rancangan Peraturan APBD tentang perubahan APBD apabila terjadi perubahan APBD dengan dilampiri hal-hal berikut ini. 39. 40. Andal (reliable) d. kecuali: a. Proyeksi jumlah tenaga kerja setiap program dan atau kegiatan Kriteria yang digunakan untuk mengembangkan indikator keberhasilan adalah sebagai berikut. Jumlah anggaran belanja tambahan tahun yang akan datang b. Jumlah pendapatan per kapita penduduk daerah tersebut c. Relevan dan mudah dipahami Anggaran belanja yang dipengaruhi secara langsung oleh adanya program atau kegiatan yang direncanakan disebut dengan: a. Proyeksi jumlah anggaran belanja setiap program dan atau kegiatan d. baik dan terstruktur b. Ringkasan perubahan APBD b. Anggaran belanja tidak langsung b. Rencana Kerja Daerah c. Anggaran belanja kegiatan tahun yang lalu Arah dan kebijakan umum APBD yang disusun bersama-sama oleh pemerintah daerah dan DPRD disusun dengan berpedoman pada: a.Contoh Soal Sistem Administrasi Keuangan Daerah I 36. Pemerintah Pusat dan DPRD d. Pemerintah Daerah dan DPRD c. DPRD dan DPR b. Anggaran belanja langsung c. 17 . Jelas. 38. Anggaran belanja program atau kegiatan d. kecuali: a. Konsisten dan dapat dibandingkan c. Daftar Penerimaan Pajak dan Retribusi Daerah c. 41.

Contoh Soal Sistem Administrasi Keuangan Daerah I 42. Belanja Pegawai Daerah b. Menyusun rekonsiliasi bank antara saldo menurut pembukuan dengan saldo menurut laporan bank c. Aktivitas pembiayaan c. pelatihan. Menteri Dalam Negeri c. Metode Neto Bendahara Umum Daerah mempunyai tugas di bawah ini. Belanja Operasi dan Pemeliharaan c. Aktivitas pengadaan 43. Presiden b. 44. Penerimaan yang dilakukan oleh bendahara penerima harus disetorkan seluruhnya ke Kas Daerah. Belanja Modal/Pembangunan d. kecuali: a. arahan. kecuali: a. kabupaten/kota dalam bentuk pemberian pedoman. Menyerahkan bukti asli transaksi kepada Kepala Daerah d. BPK Transaksi aktiva tetap dan aset lainnya yaitu peralihan dan pelepasan aktiva tetap dan aset lainnya disebut dengan: a. Aktivitas operasi b. hal ini disebut dengan istilah: a. Menyimpan seluruh bukti sah kepemilikan atau sertifikat atas kekayaan Daerah Ketentuan yang ada menyatakan bahwa pengeluaran kas dari Kas Daerah baru dapat dibebankan ke APBD setelah Perda APBD disahkan dan ditempatkan dalam Lembaran Daerah. Azas Bruto c. Metode Langsung d. 46. 18 . 45. Belanja Administrasi Umum Pembinaan pengelolaan keuangan daerah provinsi. Azas Kas b. Menteri keuangan d. supervisi dan evaluasi dibidang pengelolaan keuangan daerah dilakukan oleh: a. Menyimpan uang milik daerah di bank-bank yang sehat dan membuka rekening Kas Daerah b. Aktivitas investasi d. bimbingan.

Tingkat rentabilitas d. Neraca daerah b. Laporan yang memberikan informasi tentang aset-aset pemerintah daerah yang dapat dijadikan uang kas dalam waktu dekat atau dalam satu tahun anggaran dan kewajiban-kewajiban yang jatuh tempo dalam satu tahun anggaran berikutnya disebut: a. Investasi Jangka Pendek 48. Dana operasi b. Neraca pemerintah c. 50. Tingkat kapabilitas Bentuk dan format maupun komposisi pos-pos neraca dalam sistem akuntansi keuangan daerah pada prinsipnya adalah sebagaimana di bawah ini. pengelompokan tersebut sesuai dengan pengelompokan aset menurut: a. Laporan daerah d. ***selesai*** 19 . Laporan pemerintah Aset yang sudah ditentukan peruntukannya yang pembentukannya dan penggunaannya didasarkan peraturan daerah dan dikelompokkan sebagai aset lainnya disebut dengan: a. dari yang paling likuid ditempatkan di atas sampai yang likuiditasnya rendah ditempatkan di yang paling bawah. kewajiban yang segera jatuh tempo ditempatkan pada urutan di atas. dikelompokkan sebagai aset lainnya. Dana pembelian aset c. Pos dana operasi d. d. Tingkat solvabilitas b. c. Pengelompokan kewajiban didasarkan pada jatuh temponya. kecuali: a. 49. Pengelompokan aset menurut tingkat likuiditasnya.Contoh Soal Sistem Administrasi Keuangan Daerah I 47. Pos Dana Cadangan yang sudah ditentukan peruntukannya. Tingkat likuiditas c. Pos dana cadangan Urutan penyajian aset dalam laporan keuangan (neraca) disajikan berdasarkan urutan yang mudah digunakan dan dicairkan menjadi kas. Demikian sebaliknya untuk kewajiban yang tidak segera dilunasi. b.

20. 33. 36. D B A B C C A B C B 41. 35. 44. 48. 16. 13. 23. 47. 2. B B C A B C A D B D 20 . Jawaban 1. 50. 5. 26. Jawaban No. 37. 34. 19. 14. A A C B C B C B C A 31. 32. 4. 12. 6. 15. 49. 10. 39. 46. 17. D D B A D B C A B D 21. Jawaban No. 29. 24.Contoh Soal Sistem Administrasi Keuangan Daerah I KUNCI JAWABAN RELEASE SOAL JANUARI 2007 Mata Ajaran Tingkat : : Sistem Administrasi Keuangan Daerah I Anggota Tim (Trampil) No. 22. 18. 43. 3. 7. 45. 25. 9. Jawaban No. 8. 27. 28. 30. Jawaban No. A D D B C B C A D C 11. 38. 42. 40.

Pengurusan statis dan pengurusan dinamis d. Pengurusan Anggaran rutin dan pengurusan anggaran pembangunan. Pengurusan Perbendaharaan c. serta kekayaan Negara /Daerah yang dipisahkan c. Dilihat dari cara pengurusannya. Keuangan negara yang tidak dikelola secara langsung oleh Pemerintah adalah keuangan negara yang pengelolaannya diserahkan kepada: a. c. Kekayaan negara yang meliputi APBN. b.Contoh Soal Sistem Akuntansi Keuangan Negara II PETUNJUK: 1. Pengurusan pejabat publik b. Keuangan negara yang diurus langsung oleh pemerintah dan keuangan negara yang dipisahkan b. Pengurusan Umum dan pengurusan Khusus b. Pengelelolaan Pendapatan dan pengelolaan Belanja negara d. 1. Pengertian keuangan negara dalam arti luas mencakup: a. Perwakilan Pemerintah RI di luar negeri b. Seluruh kekayaan negara yang tertuang dalam neraca negara d. c atau d. Pengurusan Umum (Administrasi) d. Pengelolaan keuangan negara dapat dibagi dua yaitu: a. Pilihlah satu jawaban yang paling benar antara a. Pengurusan khusus 5. Pengelolaan keuangan oleh Pemerintah Pusat dan oleh Pemerintah Daerah c. 21 . Semua pendapatan dan belanja negara untuk membiayai kepentingan pemerintahan 2. BUMD Tertentu yang ditunjuk Bank Indonesia c. Lembaga Pemerintah Non Departemen d. APBD. keuangan negara dibedakan menjadi: a. Pengurusan uang dan pengurusan barang Pengurusan keuangan negara yang mengandung unsur hak atau penguasaan termasuk dalam : a. Kekayaan negara yang dituangkan dalam APBN dan Kekayaan negara yang dipisahkan b. BUMN/BUMD berdasarkan peraturan per UU yang berlaku 4. Soal terdiri atas 50 butir. 2. Pengelolaan Aset dan pengelolaan Utang piutang 3.

Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Negara meliputi: a. Melakukan perjanjian internasional di bidang keuangan adalah tugas dari: a. Universalitas b. Menteri Keuangan d. Menko EKUIN selaku kordinator Pengelolaan Keuangan 11. Kewenangan yang bersifat umum dan bersifat khusus Yang mewakili pemerintah pusat dalam kepemilikan kekayaan negara yang dipisahkan adalah: a. Profesionalitas c. Menteri Koordinator Bidang Ekuin 8. Menteri BUMN c. Kewenangan alokasi dan distribusi b. Pemerataan pendapatan dalam rangka mencapai tujuan bernegara 22 . Menteri/Pimpinan Lembaga selaku pengguna anggaran c.Contoh Soal Sistem Akuntansi Keuangan Negara II 6. Tahunan d. Kewenangan bersifat rutin dan insidentil c. Bank Sentral b. Menteri Keuangan selaku pengelola fiskal d. 10. Menteri Koordinator Bidang Ekuin b. Kepala Daerah (Gubernur/Bupati/Walikota) 9. Bank Sentral selaku pengelola moneter b. Akuntabilitas 12. Stabilitas perekonomian b. Bank Sentral c. Pengelolaan fiskal yang merupakan kekuasaan Presiden dilimpahkan/dikuasa kan kepada: a. Ketua Bapenas c. Bank Pemerintah yang ditunjuk b. APBN setiap tahun ditetapkan dengan Undang-undang merupakan pencerminan dari asas: a. Kewenangan yang bersifat jangka panjang dan jangka pendek d. Menteri Keuangan d. Semua Kementerian Teknis 7. Pengelolaan Moneter oleh Presiden dilimpahkan/dikuasakan kepada: a. Mewujudkan pertumbuhan ekonomi d. Menteri Keuangan d. Tentukan mana yang bukan merupakan fungsi anggaran sebagai instrumen ekonomi: a. Meningkatkan kualitas hidup masyarakat c.

Desentralisasi b. Fungsi Perencanaan d. Fungsi Alokasi c. Anggaran harus diarahkan untuk mengurangi pengangguran b.Contoh Soal Sistem Akuntansi Keuangan Negara II 13. Fungsi Alokasi b. Ada perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah d. Fungsi Alokasi 15. Fungsi Stabilisasi c. Otonomi daerah yang luas dan bertanggungjawab c. Perbendaharaan Negara d. Otonomi khusus 23 . Fungsi Legislasi 18. Fungsi Stabilisasi b. Fungsi Otorisasi c. Anggaran menjadi pedoman untuk menilai apakah kegiatan penyelenggaraan pemerintahan negara sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan adalah merupakan: a. Fungsi Otorisasi 16. Bahwa anggaran pemerintah menjadi alat untuk memelihara dan mengupayakan keseimbangan fundamental perekonomian adalah merupakan: a. Fungsi Pengawasan d. Dekonsentrasi d. Anggaran Negara menjadi dasar untuk melaksanakan pendapatan dan belanja negara pada tahun yang bersangkutan adalah salah satu fungsi anggaran yaitu: a. Pernyataan tersebut merupakan definisi dari: a. Keuangan negara b. Fungsi Distribusi daripada anggaran mengandung arti: a. termasuk investasi dan kekayaan yang dipisahkan yang ditetapkan dalam APBN dan APBD . Fungsi Pengawasan d. Pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara. Kekayaan Negara 14. Kebijakan anggaran negara harus memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan c. Alokasi anggaran ke daerah harus merata 17. Fungsi Perencanaaan b. Penyerahan kekuasaan di bidang keuangan oleh presiden kepada Gubernur/ Walikota/Bupati adalah dalam rangka: a. Pengelolaan Keuangan Negara c.

Bank Indonesia sebagai pemegang Rekening Kas Negara c. Berkoordinasi dalam penetapan kebijakan otonomi daerah b. Menteri Koordinator Bidang Ekuin 24. Ordonansi d. Bank Indonesia 22. Pemegang kewenangan administratif dan pemegang kewenangan kebendaharaan d. Otorisasi b. SPMU 24 . Perbendaharaan dan pengawasan keuangan negara 20. Administrasi perpajakan d.1 Tahun 2004 kewenangan ordonancering diserahkan kepada: a.Contoh Soal Sistem Akuntansi Keuangan Negara II 19. Tentukan mana yang bukan merupakan bidang pengelolaan fiskal: a. Bekerjasama dalam penetapan dan pengesahan APBN 21. Menteri Keuangan d. Kementerian teknis masing-masing b. Berkoordinasi dalam penetapan dan pelaksanaan kebijakan fiskal dan moneter d. Pengaturan nilai rupiah b. Kewenangan Bendahara Umum dan Bendahara Khusus Pengeluaran c. Bekerjasama dalam pemberian kredit kepada bank-bank swasta c.17 Tahun 2003 dan UU No. Penganggaran APBN c. Presiden c. Dewan Perwakilan Rakyat d. Mandat c. Berdasarkan ketentuan UU No. Badan Pemeriksa Keuangan b. Untuk meningkatkan akuntabilitas dan menjamin terselenggaranya saling uji dalam proses pelaksanaan anggaran perlu dilakukan pemisahan secara tegas antara: a. Tindakan dalam pengurusan umum yang bisa berakibat penerimaan dan atau pengeluaran negara disebut: a. Hubungan keuangan antara Pemerintah Pusat dengan Bank Indonesia diwujudkan dalam: a. Tugas Fungsional dan Tugas Struktural b. Tugas Operasional dan Tugas Pembantuan 23. Pemerintah wajib menyampaikan salinan setiap perjanjian pinjaman dan/atau hibah yang telah ditandatangani kepada: a.

Contoh Soal Sistem Akuntansi Keuangan Negara II 25. Menteri/Pimpinan Lembaga c. Jangka waktu berputarnya anggaran dimulai dari saat penyusunan RAPBN sampai dengan perhitungan anggaran disahkan menjadi UU disebut: a. Kalau ada permintaan baru dibuat c. Tugas sebagai Bendahara suatu Instansi adalah merupakan jabatan: a. Perencanaan dan penentuan kebutuhan b. Campuran antara struktural dan fungsional 27. Obligator c. Presiden b. Menteri Koordinator bidang Ekuin 28. Ordonator 26. Kuasa Bendahara Umum Negara yang berada di daerah diangkat oleh : a. Siklus Anggaran d. Tidak wajib membuat pertanggungjawaban b. Bupati) daerah yang bersangkutan b. maka pertanggungjawabannya adalah: a. Menteri Keuangan d. Bendahara Penerimaan dan atau Bendahara Pengeluaran diangkat dengan Surat Keputusan oleh: a. Penganggaran d. Fungsional d. Tentukan mana yang bukan termasuk Sistem Pengelolaan Barang: a. Kepercayaan c. Bila Bendahara Penerima dalam suatu bulan tidak ada penerimaan yang harus disetor ke Kas Negara. Walikota. Pemeliharaan dan penghapusan 31. Menteri Keuangan selaku pemegang pengelolaan fiskal c. Otorisator d. Tahun Anggaran 25 . Tindakan pejabat publik untuk menguji sahnya suatu tagihan kepada negara adalah fungsi dari: a. Kepala Daerah (Gubernur. Penjualan barang c. Auditor b.. Struktural b. Tidak perlu membuat karena tidak efisien d. Tahun Fiskal b. Presiden 29. Periode Anggaran c. Tetap harus membuat pertanggungjawaban 30. Menteri/Pimpinan Lembaga yang bersangjutan d.

Pendapatan lain-lain 37. Pengeluaran tidak boleh melampaui batas anggaran yang tersedia c. Rencana pembangunan nasional yang disediakan pembiayaannya 34. Belanja Dalam Negeri dan Belanja Luar Negeri b. Anggaran Pendapatan. Pendapatan Rutin d. Belanja jangka pendek dan Belanja jangka menengah c. Pembiayaan c. Istilah perkiraan pengeluaran tertinggi dalam anggaran belanja mengandung makna: a. Penyusunan anggaran berorientasi Lapangan c. Pembiayaan sub kelompok Penerimaan Pembiayaan b. Pinjaman yang berasal dari dalam negeri. Belanja Rutin dan Belanja Pembangunan 36.Contoh Soal Sistem Akuntansi Keuangan Negara II 32. Penyusunan anggaran berbasis Prestasi Kerja (kinerja) d Penyusunan anggaran berbasis Program 26 . Pendapatan Pembanguan c. dalam APBN masuk pada kelompok: a. Struktur APBN yang sekarang dilakukan oleh Pemerintah adalah: a. Rencana kegiatan pemerintah yang harus dikerjakan sesuai dana yang tersedia c. Anggaran Belanja. Anggaran Rutin dan Anggran Pembangunan d. Penerimaan Dalam Negeri. Pengeluaran Rutin dan pengeluaran Pembangunan b. Rencana Penerimaan dan pengeluaran pemerintah b. Pengeluaran diupayakan mendekati plafon yang ada d. Rencana keuangan tahunan pemerintahan negara yang disetujui oleh DPR d. Dana yang tersedia harus dihabiskan b. Belanja Pemerintah Pusat dan Belanja Daerah d. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada hakikatnya adalah: a. Penyusunan anggaran berorientasi Kebutuhan b. Penerimaan Bantuan Luar Negeri. Penyerapan anggaran diupayakan setinggi-tingginya 35. Anggaran Belanja Negara sekarang dikelompokkan menjadi: a. Anggaran Pusat dan Anggaran Daerah 33. Penyusunan anggaran yang dikelompokkan sesuai program-program dengan indikator keberhasilan disebut: a.

Dalam rangka penyusunan rancangan APBN. Daftar Isian Proyek dan Daftar Isian Kegiatan b. Daftar Usulan kegiatan dan Daftar Usulan Proyek d. Setelah APBN ditetapkan dengan Undang-Undang. Dibenarkan sampai jumlah tertentu 41. menteri/pimpinan lembaga selaku pengguna anggaran/barang menyusun: a. Bendahara Umum Negara c. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang c. Keputusan Menteri Keuangan selaku Bendahara Umum Negara 40. Daftar Skala Prioritas dan Kegiatan tahun berikutnya 39.Contoh Soal Sistem Akuntansi Keuangan Negara II 38. pelaksanaannya dituangkan dalam: a. Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran / Pejabat Pembuat Komitmen b. Ditjen Anggaran selaku ordonator b. Penyediaan anggaran untuk membiayai pengeluaran yang sifatnya mendesak dan atau tidak terduga: a. Kuasa Pengguna anggaran/Pejabat Pembuat Komitmen 43. Realisasi Pembiayaan tahun sebelumnya 42. Setelah APBN ditetapkan. Rencana kebutuhan tahun berikutnya b. Kewenangan menguji kebenaran material surat-surat bukti mengenai hak pihak penagih adalah: a. Menteri Keuangan memberitahukan kepada semua menteri/pimpinan lembaga untuk menyampaikan: a. Bendahara Umum Negara c. Keputusan Presiden sebagai pedoman bagi kementerian/lembaga d. Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) c. Bendahara Pengeluaran 27 . Dokumen Pelaksanaan Anggaran d. Dicantumkan dalam APBN dengan tanda bintang b. Tidak dibenarkan karena kita menganut asas legalitas d. Kuasa Bendahara Umum Negara d. Kewenangan memerintahkan pembayaran atas beban APBN berada pada: a. Kuasa Bendahara Umum Negara d. Rencana Kerja dan Anggaran c. Disediakan dalam bagian anggaran tersendiri yang diatur dalam peraturan pemerintah c. Undang-Undang tentang APBN b.

Rencana kebutuhan yang dituangkan dalam Rencana Kerja b. Rencana kegiatan dan anggaran yang diusulkan sebelumnya c. Alokasi anggaran yang ditetapkan oleh Presiden d. Anggaran tahun sebelumnya ditambah persentase tertentu 47. Badan Layanan Umum (BLU) dibentuk untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Setelah APBN ditetapkan. Menteri Keuangan d. 8 (delapan) tahun sejak utang jatuh tempo 46. Kedaluwarsa hak tagih utang negara adalah: a. 9 (sembilan) bulan setelah tahun anggaran berakhir pertanggung-jawaban 28 . 4 (empat) bulan setelah tahun anggaran berakhir d. 5 (lima) tahun sejak utang jatuh tempo dihitung sejak tanggal 1 Januari tahun berikutnya d. 6 (enam) bulan setelah tahun anggaran berakhir c. Penyampaian rancangan undang-undang tentang pelaksanaan APBN kepada DPR selambat-lambatnya: a. 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir b. Presiden setelah mendapat pertimbangan DPR b. Hasil bantuan/hibah dari lembaga donatur ditambah hasil usaha sendiri d.Contoh Soal Sistem Akuntansi Keuangan Negara II 44. Kekayaan BLU tersebut merupakan: a. Presiden bersama Gubernur Bank Indonesia c. Badan Pemeriksa Keuangan 45. Kekayaan negara yang tidak dipisahkan serta dikelola dan dimanfaatkan sepenuhnya untuk menyelenggarakan kegiatan BLU tersebut b. Menteri Keuangan meminta kepada semua menteri/ pimpinan lembaga untuk menyampaikan dokumen pelaksanaan anggaran yang harus disusun berdasarkan: a. Kekayaan negara yang dipisahkan dan dikelola seperti Badan Usaha Milik Negara 48. 5 (lima) tahun sejak utang jatuh tempo c. Hasil Usaha BLU sendiri yang diperoleh dari kegiatan Pelayanan Umum c. Penyelesaian piutang negara yang tidak disepakati lebih dari Rp 100 Milyar ditetapkan oleh: a. 8 (delapan) tahun sejak utang jatuh tempo dihitung sejak tanggal 1 Januari tahun berikutnya b.

Contoh Soal Sistem Akuntansi Keuangan Negara II 49. Surat pernyataan bersalah dan bersedia diambil tindakan sesuai UU yang berlaku c. Surat Pernyataan Tanggungjawab Mutlak (SPTM) d. Laporan Keuangan yang terdiri dari Neraca dan Rugi Laba dalam periode satu tahun d. Surat pengakuan utang b. kepada bendahara. Laporan Realisasi Anggaran. Laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBN yang disampaikan pemerintah berupa: a. segera dimintakan: a. atau pejabat lain yang nyata-nyata melanggar hukum atau melalaikan kewajibannya. Segera setelah kerugian negara diketahui . Laporan Arus Kas dan Catatan atas laporan keuangan c. Neraca. Laporan penggunaan sumber dana dan sumber daya yang dituangkan dalam Neraca 50. pegawai negeri bukan bendahara. Surat pernyataan kesanggupan membayar utang ***selesai*** 29 . Laporan keuangan yang berisi realisasi APBN selama satu tahun anggaran b.

42. Jawaban No. C B C B C A C B C B 30 . A C A A D C C C D B 11. 7. 29. 45. 38. 14. 43. Jawaban No. 47. 24. 46. 9. 32. 25. C D A A C C A B B C 21. 50. 44. 12.Contoh Soal Sistem Akuntansi Keuangan Negara II KUNCI JAWABAN RELEASE SOAL JANUARI 2007 Mata Ajaran Tingkat : : Sistim Akuntansi Keuangan Negara II Anggota Tim (Ahli) No. 48. 2. 5. 39. C B C B A B C A A C 31. 27. 16. 4. 13. B A D A C C B D C C 41. 10. 37. 17. 36. 6. 28. 34. Jawaban 1. 20. 23. 8. 18. Jawaban No. 30. 35. 3. Jawaban No. 40. 49. 26. 19. 33. 15. 22.

Pilihlah satu jawaban yang paling benar antara a. Meningkatkan pemahaman organisasi b. Memberikan informasi yang independen atas data keuangan c. Manajemen modern memerlukan jenis pengawasan selain pengawasan secara langsung untuk mengatasi segala kompleksitas kegiatan organisasi. Pengendalian manajemen Sistem Akuntansi yang efektif disusun dari metode-metode dan catatan-catatan yang digunakan antara lain untuk: a. Sistem Pengendalian Manajemen d. Peraturan yang lengkap c. Sistem Pemantauan Manajemen c. Peraturan pengendalian d. Mengidentifikasi dan mencatat transaksi yang jumlahnya kecil Pemisahan fungsi yang membedakan tanggung jawab untuk mengotorisasi. Mencegah duplikasi data keuangan dalam organisasi d. 31 . 1. Mengidentifikasi dan mencatat transaksi yang jumlahnya besar d. Mengidentifikasi dan mencatat transaksi yang sudah diotorisasi b. Mengidentifikasi dan mencatat transaksi yang belum diotorisasi c. Pengendalian umum b. Menjelaskan perihal tanggungjawab dalam organisasi b. b.Contoh Soal Sistem Pengendalian Manajemen PETUNJUK: 1. Memberikan informasi yang jelas atas kinerja pimpinan d. Soal terdiri atas 50 butir. Pengawasan tersebut dinamakan: a. mencatat dan menyimpan bermanfaat untuk: a. antara lain: a. 2. Sistem Pengendalian Manajer Pengawasan dapat membantu manajemen dalam beberapa hal. 3. c atau d. Meningkatkan kinerja organisasi Adanya otorisasi yang tepat atas transaksi dan kegiatan merupakan pertanda bahwa dalam organisasi mempunyai: a. 4. Mejelaskan perihal operasional keuangan organisasi c. 5. Mencegah kecurangan dalam organisasi 2. Sistem Pemantauan Organisasi b.

Salah satu komponen Pengendalian Manajemen menurut COSO adalah lingkungan pengendalian. Pengendalian untuk menentukan adanya kesalahan dalam memberikan suatu perintah c. hal ini tercermin dalam: a. Mempercepat proses penanganan kecurangan c. Setiap kegiatan audit tidak selalu didahului dengan pengujian pengendalian manajemen c. Landasan untuk karyawan bekerja Terdapat hubungan yang kuat antara sistem pengendalian manajemen dan pekerjaan auditor. Bagian dari metode kerja karyawan d. Landasan bagi komponen-komponen yang lain c. Pengendalian statis b. Pengendalian korektif 7. 9. salah satunya adalah untuk: a. Pengendalian untuk menentukan dan mengidentifikasikan adanya kesalahan dalam pelaksanaan aktivitas tertentu 32 . komponen ini merupakan: a. pengendalian tersebut dinamakan: a. Pengendalian preventif c. Pengendalian untuk menentukan dan mengidentifikasikan adanya kesalahan dalam merencakan kegiatan d. Mempercepat proses penanganan aset organisasi Pengendalian pratindak yaitu pengendalian yang digunakan untuk mencegah terjadinya kerugian atau penyimpangan.Contoh Soal Sistem Pengendalian Manajemen 6. Setiap kegiatan audit tidak perlu didahului dengan pengujian pengendalian manajemen d. Setiap kegiatan audit mungkin diperlukan pengujian pengendalian manajemen Secara umum manfaat auditor memahami dan menguji sistem pengendalian manajemen (SPM). Pengendalian dinamis d. Mempercepat proses audit karena telah terarah d. Bagian komponen-komponen yang lain b. Setiap kegiatan audit selalu didahului dengan pengujian pengendalian manajemen b. Pengendalian untuk menentukan adanya kegagalan dalam memberikan suatu perintah b. Pengendalian detektif (detective control) adalah merupakan salah satu jenis pengendalian manajemen yang mempunyai arti sebagai berikut: a. 10. Mempercepat proses pembuatan laporan audit b. 8.

Sistem administrasi yang akurat. Sistem transaksi yang memadai. prosedur dan peraturan perundang-undangan yang berlaku dapat dicapai melalui: a. Adanya kegagalan meminta penjelasan 12. rencana. d. hal ini dapat diartikan: a.Contoh Soal Sistem Pengendalian Manajemen 11. Didukung dengan data yang banyak dari tahun ketahun 14. Dalam menjalankan organisasi manajemen selalu berhadapan dengan kendala maupun risiko-risiko yang akan menghalangi pencapaian tujuan organisasi. Dalam era reformasi maupun globalisasi dituntut adanya transparansi. b. Dalam merancang sistem pengendalian manajemen harus berpedoman pada asas biaya dan manfaat artinya adalah: a. Biaya yang mahal dapat menghasilkan sistem pengendalian manajemen yang pantas b. Informasi yang disajikan menggambarkan keadaan yang pantas disajikan 13. Informasi yang disajikan menggambarkan keadaan yang sebenarnya c. c. tepat waktu b. Meningkatkan perilaku positif para penggerak organisasi 33 . Harus dinilai dengan mata uang yang mempunyai nilai tukar stabil d. lengkap. Diantara banyak penyebab gagalnya sistem pengendalian manajemen. Meningkatkan efektivitas dan keyakinan dalam organisasi b. Sistem pengendalian manajemen. Biaya yang murah dapat menghasilkan sistem pengendalian manajemen yang pantas c. salah satunya karena: a. Harus dinilai dengan mata uang yang dapat berlaku untuk seluruh negara c. oleh karena itu harus memiliki informasi keuangan dan operasional yang layak dipercaya. Biaya yang pantas dapat menghasilkan sistem pengendalian manajemen yang handal d. Salah satu syarat informasi keuangan yang dapat dipercaya adalah: a. Meningkatkan efektivitas sistem pengendalian manajemen c. Adanya kolusi c. Informasi yang disajikan menggambarkan keadaan yang akan terjadi b. Suatu organisasi yang taat/patuh pada kebijakan. Biaya yang pantas dapat menghasilkan sistem pengendalian manajemen pantas 16. Adanya korupsi b. Cara yang baik untuk mengurangi terjadinya risiko tersebut adalah dengan: a. Informasi yang disajikan menggambarkan keadaan yang mungkin terjadi d. Didukung dengan data yang sah. Adanya kegagalan memberi suatu perintah d. Meningkatkan keyakinan dan kepedulian pimpinan d. Sistem pengendalian personil yang memadai 15.

Kegiatan pemberian otorisasi. Adanya otorisasi b. Dalam standar umum sistem pengendalian majemen dikenal istilah pengendalian monitoring. Transaksi-transaksi yang terjadi harus dicatat secara berkala diklasifikasikan secara berkala 19. Adanya pemisahan proses d. pencatatan dan dilaksanakan oleh personil yang berbeda. pemrosesan. artinya adalah: a. Transaksi-transaksi yang terjadi harus dicatat pada waktu yang tepat diklasifikasikan dengan benar d. Unsur yang dapat mengakibatkan perancangan suatu sistem pengendalian manajemen dapat dipercaya salah satunya adalah: a. Pencatatan suatu transaksi dilakukan tepat waktu dan benar artinya adalah: a. Adanya pemisahan tugas c. Manajemen secara berkala memonitor keluaran sistem pengendalian dan mengambil tindakan perbaikan atas adanya penyimpangan c. Transaksi-transaksi yang terjadi harus dicatat pada waktu yang tepat diklasifikasikan secara berkala c. Adanya rencana organisasi yang menetapkan pemisahan tanggungjawab secara merata d. Manajemen secara terus menerus memanfatkan keluaran sistem pengendalian dan mengambil hikmah atas adanya penyimpangan d. Adanya rencana organisasi yang menetapkan pemisahan tanggungjawab fungsi secara layak c. Transaksi-transaksi yang terjadi harus dicatat secara berkala diklasifikasikan dengan benar b. Adanya rencana organisasi yang menetapkan tugas dan fungsi secara merata b. Manajemen secara berkala memanfatkan keluaran sistem pengendalian dan mengambil hikmah atas adanya penyimpangan 18. disebut dengan istilah: a. Manajemen secara terus menerus memonitor keluaran sistem pengendalian dan mengambil tindakan perbaikan atas adanya penyimpangan b. Adanya rencana organisasi yang menetapkan pemisahan fungsi sesuai permintaan pejabat dalam organisasi 34 .Contoh Soal Sistem Pengendalian Manajemen 17. Adanya reviu reviu dan dan dan dan harus 20.

Jabatan seseorang dalam organisasi harus diisi oleh orang yang berpendidikan tinggi dan perpengalaman 23. Struktur organisasi yang dirancang harus mencerminkan suatu sistem hubungan kerja yang mengintegrasikan unit-unit kerja yang terpisah tetapi memiliki satu tujuan. program atau target 35 . Kebijakan ditetapkan untuk menyatukan berbagai keinginan karyawan yang ada dalam organisasi b. Proses pembentukan organisasi harus mengacu pada upaya menciptakan organisasi besar dan maju b.Contoh Soal Sistem Pengendalian Manajemen 21. Suatu kebijakan tidak harus transparan dan dapat menjadi sarana komunikasi timbal balik antara atasan dan bawahan d. hal ini berarti: a. program atau target b. Dalam suatu organisasi penentuan pejabat harus sesuai dengan kriteria yang ditetapkan untuk masing-masing jabatan. Proses pembentukan organisasi harus mengacu pada upaya menciptakan organisasi yang sekecil-kecilnya d. hal ini berarti: a. Penempatan seseorang dalam suatu jabatan harus sesuai dengan kompetensi yang diperlukan untuk melaksanakan tugas pada jabatan tersebut b. Kebijakan tidak harus memberikan motivasi pencapaian tujuan. Kebijakan ditetapkan untuk menyebarluaskan rujukan-rujukan yang ada dalam organisasi d. Salah satu syarat kebijakan yang baik agar pengawasan melekat dapat terselenggara dengan baik. Penempatan seseorang dalam suatu jabatan tidak harus sesuai dengan kompetensi yang diperlukan untuk melaksanakan tugas pada jabatan tersebut c. Kebijakan merupakan konsep menyeluruh yang melihat organisasi sebagai suatu totalitas proses dan fungsi yang saling terkait. Proses pembentukan organisasi harus mengacu pada upaya menciptakan organisasi yang harus bisa bekerja secara ekonomis 22. adalah: a. hal ini dapat diartikan bahwa: a. Kebijakan harus dapat memberikan motivasi pencapaian tujuan. Kebijakan ditetapkan untuk mempersempit berbagai proses dan fungsi yang ada dalam organisasi 24. Kebijakan ditetapkan untuk menyatukan berbagai proses dan fungsi yang ada dalam organisasi c. Proses pembentukan organisasi harus mengacu pada upaya menciptakan organisasi yang efektif dan efisien c. Suatu kebijakan harus adil dan dapat menjadi sarana pengendalian timbal balik antara atasan dan bawahan c. Jabatan seseorang dalam organisasi harus melebihi kompetensi yang diperlukan untuk melaksanakan tugas pada jabatan tersebut d.

Contoh Soal Sistem Pengendalian Manajemen 25. Proses perencanaan tidak harus melibatkan unsur pimpinan dan bawahan d. Prosedur harus dapat diidentifikasikan dengan jelas b. Penafsiran 26. Dalam penyusunan prosedur yang baik terdapat beberapa syarat. Selalu tetap dan tidak dapat berubah c. sehingga selalu menghadapi risiko ketidakpastian diwaktu mendatang. Pengendalian d. Salah satu syarat perencanaan yang baik adalah: a. Perencanaan c. antara lain: a. Pihak-pihak yang berkepentingan akan memahami tujuan organisasi yang menjadi tugasnya d. Pengawasan b. Proses perencanaan selalu berorientasi untuk waktu yang telah lampau b. Pihak-pihak yang berkepentingan akan memahami langkah-langkah yang harus dilakukan yang menjadi tugasnya c. Semua pihak dapat memahami langkah-langkah yang harus dilakukan yang menjadi tugasnya b. Selalu berorientasi masa lampau d. Selalu berorientasi masa sekarang 28. Semua pihak yang ada dalam organisasi dapat melaksanakan tugasnya dengan baik 36 . Perencanaan selalu berorientasi untuk waktu sekarang. Proses perencanaan harus melibatkan unsur pimpinan dan bawahan c. Prosedur harus dapat menggambarkan kebijakan secara implisit d. Setiap penyusunan prosedur dalam suatu organisasi harus dikomunikasikan kepada semua pihak yang terkait. Proses perencanaan selalu berorientasi untuk waktu sekarang 27. maka sebaiknya perencanaan: a. Hal ini dimaksudkan agar: a. Suatu proses penetapan komitmen organisasi untuk melakukan serangkaian tindakan tertentu secara sistimatis dalam rangka mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan secara berdaya guna dan berhasil guna. dinamakan: a. Selalu mengandung keluwesan b. Prosedur harus dapat menggambarkan kebijakan secara sportif 29. Prosedur harus dapat diidentikkan dengan kebijakan c.

Boleh sedikit berbelit-belit dan tapi mudah dipahami serta boleh memberikan sedikit kemungkinan kesalahan yang terjadi dalam proses pencatatan b. Reviu secara berkala atas pencatatan.Contoh Soal Sistem Pengendalian Manajemen 30. hal ini berarti: a. tidak berbelit-belit dan mudah dipahami serta dapat menghasilkan pencatatan yang sederhana 31. runtut dan terintegrasi. Penyampaian laporan dapat mengakibatkan informasi yang disampaikan tidak bermanfaat dan tindakan korektif terlambat dan berdampak merugikan organisasi. Kegiatan pencatatan yang dilaksanakan dalam organisasi harus diselenggarakan secara sederhana. Laporan yang disampaikan kepada yang berkepentingan harus dapat memotivasi pihak penerima laporan 34. Laporan tidak disampaikan kepada pihak yang membutuhkan d. Suatu proses pencatatan agar dapat diyakini dan terhindar terjadinya kesalahan atau penyimpangan-penyimpangan. Harus dilaksanakan secara sederhana agar data yang dihasilkan menggambarkan kegiatan yang dilaksanakan secara beruntun d. hal terjadi apabila: a. Setiap informasi resmi atau tertulis yang disampaikan dari unit yang lebih rendah kepada unit kerja yang lebih tinggi atau dari bawahan kepada atasan disebut dengan istilah: a. Harus runtut. Laporan disampaikan tepat waktu b. Arahan d. Model pencatatan yang teliti 32. Tidak berbelit-belit dan mudah dipahami serta dapat mengurangi kemungkinan kesalahan yang terjadi dalam proses pencatatan c. Laporan disampaikan tidak tepat waktu c. Umpan balik 33. Laporan yang disusun dan disampaikan kepada yang berkepentingan harus dapat memberikan informasi yang banyak b. konsisten. Model pencatatan yang komplek c. Responsibilitas c. Informasi yang tercantum dalam laporan harus disajikan dalam bentuk dan bahasa yang dapat meyakinkan pihak pembaca. Laporan yang disusun dan disampaikan kepada yang berkepentingan harus dapat meyakinkan pihak penerima laporan c. Maksud dari pengertian tersebut adalah: a. Laporan b. Laporan disampaikan tidak sesuai dengan isi yang diharapkan 37 . Reviu secara terus menerus atas pencatatan b. Laporan yang disampaikan kepada yang berkepentingan harus dapat menggugah hati pihak penerima laporan d. maka diperlukan: a. c.

Suatu organisasi selalu melaksanakan diklat terhadap pegawai dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kompetensi pegawai yang bersangkutan dalam melaksanakan tugas. Meningkatkan pengetahuan pegawai dalam bidang yang diinginkan pegawai tersebut b. Meningkatkan kemampuan. Perwujudan suatu keadaan pengendalian di mana sejumlah orang melaksanakan kegiatan dan tanggungjawabnya masing-masing 38 . Formasi pangkat c.Contoh Soal Sistem Pengendalian Manajemen 35. susunan pangkat. karena diklat merupakan salah cara untuk: a. watak dan karakteristik pegawai yang akan diterima 39. Meningkatkan ketrampilan pegawai dalam bidang yang diinginkan pegawai tersebut 37. yang artinya adalah: a. Penerimaan pegawai suatu organisasi hanyalah pegawai yang diperlukan dan memenuhi syarat untuk dapat menjadi pegawai. Sering memberikan hadiah kepada pegawai b. Pegawai yang paling pintar dan maju untuk ditempatkan pada posisi tertentu b. c. disebut dengan: a. hal ini dilakukan untuk menentukan: a. Lingkungan pengendalian merupakan salah satu unsur sistem pengendalian manajemen versi COSO. Perwujudan suatu iklim manajemen di mana sejumlah orang melaksanakan kegiatan dan tanggungjawab pengendalian d. Perwujudan suatu keadaan keuangan di mana sejumlah orang melaksanakan kegiatan dan tanggungjawab pengendalian keuangan b. Formasi pegawai d. Pegawai yang paling tepat untuk ditempatkan pada posisi tertentu d. Pegawai yang diperlukan oleh suatu organisasi. Formasi organisasi 36. Sistem penghargaan dan hadiah materi 38. d. dan keberanian pegawai dalam bertindak d. Sistem penghargaan dan sanksi. dan keahlian pegawai c. Meningkatkan kemampuan. Sifat. Pegawai dalam suatu organisasi perlu dimotivasi yang dipolakan dalam suatu sistem yang berlaku bagi suatu organisasi yang bersangkutan yaitu dengan cara: a. yang berkaitan dengan jumlah. Formasi jumlah b. kecakapan. keterampilan. Perwujudan suatu iklim kerja di mana sejumlah orang melaksanakan kegiatan administrasi dan pertanggungjawabannya c. kuantitas dan kualitas setiap pegawai dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi untuk mencapai tujuan organisasi. Sering memberikan hadiah kepada keluarga pegawai c. Seorang pegawai yang paling pintar untuk ditempatkan.

mengukur dan memprioritaskan kegiatan organisasi c. Rangkaian kegiatan mengenali risiko. Memastikan kegiatan organisasi d. salah satunya adalah: a. Risiko kegiatan dan personil yang banyak dan dimiliki oleh organisasi 45. Filosofi dan gaya operasi manajemen c. Metode kerja dan gaya kerja d. Penyusun sistem pencatatan harus beruntun dan terprogram 39 . Dalam perancangan dokumen dan catatan unsur-unsur pengendalian manajemen yang perlu dipertimbangkan. Mengestimasi besar kecilnya suatu organisasi yang harus 44. Komitmen terhadap tujuan organisasi oleh manajemen 42. Nilai etika yang tinggi oleh manajemen c. Manajemen dalam mengestimasi terjadinya risiko dapat dilakukan dengan cara melakukan identifikasi sebagai berikut: a. hal ini disebut dengan istilah: a. Manajemen yang berintegritas tinggi b. Mengestimasi tingkat signifikan dari risiko-risiko c. Komitmen terhadap kerja 41. Terdapat tiga langkah dalam penilaian risiko. Filosofi kehidupan manajemen b. Risiko yang besar dan mungkin terjadi c. Rangkaian kegiatan mengenali organisasi. Rangkaian penentuan risiko organisasi dan pengurusan risiko manajemen. Faktor-faktor yang membentuk lingkungan pengendalian. salah satunya adalah: a.Contoh Soal Sistem Pengendalian Manajemen 40. Risiko yang akan terjadi dan bagaimana serta mengapa risiko terjadi d. Menilai kegiatan suatu organisasi b. Penilaian risiko manajemen dapat diartikan sebagai: a. Risiko yang telah terjadi dan bagaimana serta mengapa risiko dapat terjadi b. Dokumen dalam sistem pencatatan harus dibuat banyak c. Dokumen dan catatan harus dirancang dengan mewah dan lengkap b. d. mengukur risiko dan memprioritaskan risiko manajemen 43. Untuk mencapai tujuan organisasi manajemen menentukan bahwa semua personil disetiap tingkat organisasi harus memiliki pengetahuan dan ketrampilan (kompetensi) yang diperlukan untuk melaksanakan tugasnya secara efektif. Komitmen terhadap kompetensi oleh manajemen d. salah satu langkah dilakukan adalah: a. Perancangan dokumen dan catatan harus cukup sederhana d. Rangkaian penilaian risiko manajemen dan penanganan risiko organisasi b.

Kegiatan audit intern atau inspeksi yang dilakukan oleh staf yang independen dari kegiatan/operasi yang direviu. Adanya independensi karyawan yang melaksanakan verifikasi tersebut c. Adanya komunikasi yang bebentuk laporan lisan. Dukungan dari pucuk pimpinan dan semua lapisan pimpinan dibawahnya d. Analisis keuangan dan kepegawaian c. Dukungan dari pemerintah dan masyarakat pada umumnya c. Adanya independensi karyawan dalam melaksanakan komunikasi b. Kantor akuntan publik atas permintaan pimpinan organisasi 49. Tidak kalah pentingnya dalam mendukung efisiensi dan efektivitas reviu intern diperlukan catatan hasil-hasil reviu yang dapat digunakan oleh pimpinan organisasi untuk mengambil keputusan. namun masih diperlukan dukungan yang lebih kuat lagi yaitu: a. Kunci penting yang diperlukan dalam pelaksanaan verifikasi intern adalah: a. Kegiatan inspeksi yang dilakukan oleh pimpinan organisasi c. Atasan langsung kepada bawahan b. Analisis rencana ***selesai*** 40 . hal ini disebabkan karena pelaksanaan reviu intern dilaksanakan oleh: a. Kegiatan reviu intern d.Contoh Soal Sistem Pengendalian Manajemen 46. Dukungan yang paling utama agar kegiatan reviu intern dapat berjalan dengan baik. Pimpinan organisasi kepada pimpinan dibawahnya c. Adanya komunikasi yang bebentuk laporan tertulis 47. Dukungan dari para auditan dan pejabat yang wajib melaksanakan tindak lanjut 50. Dukungan dari para pegawai khusunya pegawai dalam lingkungan audit intern b. Kegiatan audit yang dilaksanakan oleh staf yang tidak independen 48. Kegiatan audit ekstern b. yang termasuk dalam pencatatan tersebut adalah: a. Inpektorat Jenderal/Inspektur Utama/Bawasda d. selain didukung oleh tenaga yang memadai. Analisis hasil-hasil reviu b. d. disebut dengan istilah: a. Dalam organisasi pemerintah kegiatan reviu intern merupakan fungsi staf. Analisis risiko d.

18. 24. 6. 15. 9. Jawaban No. Jawaban No. 46. 13. 8. 5. 27. Jawaban No. Jawaban 1. 43. C A B B C B C C C B 41. 4. 38. Jawaban No. 3. 33. 34. 7. C D B C C B C C C A 41 . 17. 35. B A B A B B A A B B 31. 47. 10. 49. 28. 48. 2. 19. 36. 16. 22. 30. 20. 50. 14. 42.Contoh Soal Sistem Pengendalian Manajemen KUNCI JAWABAN RELEASE SOAL JANUARI 2007 Mata Ajaran Tingkat : : Sistem Pengendalian Manajemen Anggota Tim (Ahli) No. 25. 32. 26. 39. 37. 23. 44. 45. 40. C D D A D B A C B D 11. 29. B B A B C B A C B B 21. 12.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful