Prinsip-Prinsip Pengadaan Barang Jasa

Panitia pengadaan dan/atau pejabat yang berwenang dalam mengeluarkan keputusan, ketentuan, prosedur, dan tindakan lainnya, harus didasarkan pada Prinsip-Prinsip Dasar Pengadaan Barang/Jasa agar tercipta suasana yang kondusif bagi tercapainya efisiensi, partisipasi dan persaingan yang sehat dan terbuka antara penyedia jasa yang setara dan memenuhi syarat, menjamin rasa keadilan dan kepastian hukum bagi semua pihak, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses pengadaan barang/jasa, karena hasilnya dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, baik dari segi fisik, keuangan dan manfaatnya bagi kelancaran pelaksanaan tugas institusi pemerintah. Prinsip-prinsip dasar tersebut adalah antara lain: 1.EFISIEN 2.EFEKTIF 3. TERBUKA DAN BERSAING 4.TRANSPARAN 5. ADIL/TIDAK DISKRIMINATIF 6.AKUNTABEL
Efisien berarti pengadaan barang/jasa harus diusahakan dengan menggunakan dana dan daya yang terbatas untuk mencapai sasaran yang ditetapkan dalam waktu sesingkat-singkatnya dan dapat dipertanggungjawabkan; Efektif berarti pengadaan barang/jasa harus diusahakan dengan menggunakan dana dan daya yang terbatas untuk mencapai sasaran yang ditetapkan dalam waktu sesingkat-singkatnya dan dapat dipertanggungjawabkan;

Terbuka dan Bersaing berarti pengadaan barang/jasa harus terbuka bagi penyedia barang/jasa yang memenuhi persyaratan dan dilakukan melalui persaingan yang sehat di antara penyedia barang/jasa yang setara dan memenuhi syarat/kriteria tertentu berdasarkan ketentuan dan prosedur yang jelas dan transparan;
Transparan berarti semua ketentuan dan informasi mengenai pengadaan barang/jasa, termasuk syarat teknis administrasi pengadaan, tata cara evaluasi, hasil evaluasi, penetapan calon penyedia barang/jasa,sifatnya terbuka bagi peserta penyedia barang/jasa yang berminat serta bagi masyarakat luas pada umumnya;

Adil/Tidak Diskriminatif berarti memberikan perlakuan yang sama bagi semua calon penyedia barang/jasa dan tidak mengarah untuk memberi keuntungan kepada pihak tertentu, dengan cara dan atau alasan apapun; Akuntabel berarti harus mencapai sasaran baik fisik, keuangan maupun manfaat bagi kelancaran pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan pelayanan masyarakat sesuai dengan prinsip-prinsip serta ketentuan yang berlaku dalam pengadaan barang/jasa

2. Cara Pengadaan
Pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah dilakukan dengan 2 (dua) cara, yaitu:

1. Menggunakan Penyedia Jasa Penyedia barang/jasa adalah badan usaha atau orang perseorangan yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa

2. Swakelola Swakelola adalah pelaksanaan pekerjaan yang direncanakan, dikerjakan, dan diawasi sendiri oleh institusi pemerintah penanggungjawab anggaran atau institusi pemerintah penerima kuasa dari penanggungjawab anggaran atau kelompok masyarakat penerima hibah. Pemilihan penyedia barang/jasa adalah kegiatan untuk menetapkan penyedia barang/jasa yang akan ditunjuk untuk melaksanakan pekerjaan. Barang adalah benda dalam berbagai bentuk dan uraian, yang meliputi bahan baku. Barang setengah jadi, barang jadi/peralatan, yang spesifikasinya ditetapkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen sesuai penugasan Kuasa Pengguna Anggaran. Jasa Pemborongan adalah layanan pekerjaan pelaksanaan kontruksi atau wujud fisik lainnya yang perencanaan teknis dan spesifikasinya ditetapkan Pejabat Pembuat Komitmen sesuai penugasan Kuasa Pengguna Anggaran dan proses serta pelaksanaannya diawasi oleh Pejabat Pembuat Komitmen. Jasa Konsultansi adalah layanan jasa keahlian profesional dalam berbagai bidang yang meliputi jasa perencanaan kontruksi, jasa pengawasan kontruksi, dan jasa pelayanan profesi lainnya, dalam rangka mencapai sasaran tertentu yang keluarannya berbentuk piranti lunak yang disusun secara sistematis berdasarkan kerangka acuan kerja yang ditetapkan Pejabat Pembuat Komitmen sesuai penugasan Kuasa Pengguna Anggaran.

Jasa Lainnya adalah segala pekerjaan dan/atau penyediaan jasa selain jasa konsultansi, jasa pemborongan, dan pemasokan barang.

3. Pembiayaan Pengadaan

Administrasi Pengadaan Barang Jasa
Instansi yang mengadakan pengadaan barang/jasa wajib menyediakan biaya administrasi proyek untuk mendukung pelaksanaan pengadaan barang/jasa yang dibiayai dari APBN/APBD, yaitu: Administrasi Pengadaan

Honorarium Pejabat Pembuat Komitmen, panitia/pejabat pengadaan, bendaharawan, dan staf proyek.

Pengumuman pengadaan barang/jasa

Penggandaan dokumen pengadaan barang/jasa dan/atau dokumen prakualifikasi

Administrasi lainnya yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan pengadaan barang/jasa.

4. Pemaketan Pekerjaan
Kebijakan Umum Pengadaan Barang Jasa Pemerintah yang harus diakomodir oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan/atau Pengguna Anggaran (PA).

PPK/PA Tidak Boleh... (Ketentuan) Memecah pengadaan barang/jasa menjadi beberapa paket dengan maksud untuk menghindari pelelangan. Menyatukan atau memusatkan beberapa kegiatan yg tersebar di beberapa daerah/unit. Menyatukan/menggabung beberapa paket pekerjaan yg menurut sifat pekerjaan dan besaran nilainya seharusnya dikerjaan oleh usaha kecil, termasuk koperasi kecil. Menentukan kriteria, persyaratan atau prosedur pengadaan yang diskriminatif dan/atau dan dengan pertimbangan yg tidak obyektif.

-

PPK/PA diharuskan... (Kebijakan) Memaksimalkan penggunaan produksi dalam negeri, dan perluasan kesempatan bagi usaha kecil termasuk koperasi. Menetapkan sebanyak-banyaknya paket pengadaan untuk usaha kecil termasuk koperasi kecil. Mengumumkan secara luas paket-paket pekerjaan dan rencana pelaksanaan pekerjaan

5. Pihak Pihak
Pengadan barang/jasa melibatkan dua pihak, yaitu pihak pembeli atau pengguna dan pihak penjual atau penyedia barang/jasa. Pembeli atau pengguna barang/jasa adalah pihak yang membutuhkan barang/jasa. Dalam pelaksanaan pengadaan, pihak pengguna adalah pihak yang meminta atau memberi tugas kepada pihak penyedia untuk memasok atau membuat barang atau melaksanakan pekerjaan tertentu. Pihak-pihak yang terkait dengan pengadaan barang/jasa 1. Pengguna Anggaran dan Pejabat Pembuat Komitmen 2. Panitia / Pejabat Pengadaan / Unit Layanan Pengadaan 3. Penyedia Barang/Jasa

b. Pengumuman Pengadaan
Panitia harus mengumumkan secara terbuka rencana pengadaan dan pelaksanaan pemilihan penyedia pengadaan barang/jasa kecuali yang bersifat rahasia, pada setiap awal pelaksanaan anggaran kepada masyarakat luas dengan menggunakan media dengan ketentuan sbb;
y y y y y

Menggunakan surat kabar, papan pengumuman dan internet/website. Penggunaan jenis media pengumuman tergantung pada jenis pekerjaan, metoda pemilihan, dan nilai paket. Utk pelelangan umum/terbatas dgn nilai paket tidak kecil menggunakan surat kabar nasional dan provinsi, demikian pula utk seleksi umum/terbatas. Khusus utk pemilihan/seleksi langsung dan penunjukan langsung melalui papan pengumuman Website e-procurement

Calon peserta lelang dari propinsi/kabupaten/kota lain tidak boleh dihalangi/dilarang untuk mengikuti proses lelang di propinsi/kabupaten/ kota lokasi pelelangan. Apabila terbukti terjadi kecurangan dalam pengumuman lelang, maka kepada : a) panitia/pejabat pengadaan dikenakan sanksi administrasi, ganti rugi dan/atau pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

b) penyedia barang/jasa yang terlibat dikenakan sanksi tidak boleh mengikuti pengadaan barang/jasa pemerintah selama 2 (dua) tahun, dan sanksi pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

c. Persyaratan Umum
Penilaian Kualifikasi dilakukan oleh Panitia/Pejabat Pengadaan dengan mengevaluasi Dokumen Kualifikasi yang disampaikan para calon penyedia barang/jasa. Penyampaian dokumen kualifikasi dilakukan dengan cara Pra Kualifikasi atau Pasca Kualifikasi. Secara umum persyaratan penyedia barang/jasa yang diatur dalam keppres 80/2003 adalah sebagai berikut:
Persyaratan Penyedia 1. Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan usaha/kegiatan sebagai penyedia barang/jasa, antara lain peraturan perundang-undangan di bidang jasa konstruksi, kesehatan, perhubungan, perindustrian.

2. Memiliki keahlian, pengalaman, kemampuan teknis dan manajerial untuk menyediakan barang/jasa;

3. Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan, dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana;

4. Secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak;

5. Sebagai wajib pajak sudah memenuhi kewajiban perpajakan tahun terakhir, dibuktikan dengan melampirkan fotokopi bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir, dan fotokopi Surat Setoran Pajak (SSP) PPh Pasal 29;

6. Dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir pernah memperoleh pekerjaan menyediakan barang/jasa baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak, kecuali penyedia barang/jasa yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun;

seperti SIUP untuk jasa perdagangan. Khusus untuk penyedia barang/jasa orang perseorangan persyaratannya sama dengan di atas kecuali angka 4. 9. kecuali penyedia barang/jasa yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. modal. b) Secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak pengadaan. c) Tidak dalam pengawasan pengadilan. 10. tidak bangkrut. f) Selama 4 (empat) tahun terakhir pernah memiliki pengalaman menyediakan barang/jasa baik di lingkungan pemerintah atau swasta termasuk pengalaman subkontrak baik di lingkungan pemerintah atau swasta . dan sebagainya. Persyaratan Kualifikasi Persyaratan Kualifikasi Penyedia Barang/ Jasa: a) Memiliki surat izin usaha pada bidang usahanya yang dikeluarkan oleh instansi pemerintah yang berwenang yang masih berlaku. penyedia barang/jasa wajib mempunyai perjanjian kerjasama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut. .7. 8. peralatan. d) Dalam hal penyedia jasa akan melakukan kemitraan. Tidak masuk dalam daftar hitam. IUJK untuk jasa konstruksi.1. g) Memiliki kinerja baik dan tidak masuk dalam daftar sanksi atau daftar hitam di suatu instansi. e) Telah melunasi kewajiban pajak tahun terakhir (SPT/PPh) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 25 atau pasal 21/pasal 23 atau PPN sekurang-kurangnya 3 (tiga) bulan yang lalu. dan fasilitas lain yang diperlukan dalam pengadaan barang/jasa. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. c. Memiliki sumber daya manusia. Memiliki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau dengan pos. dan/atau tidak sedang menjalani sanksi pidana.

q) Untuk pekerjaan jasa pemborongan memiliki sisa kemampuan keuangan (SKK) yang cukup dan sisa kemampuan paket (SKP). atau pengalaman tertentu. Prakualifikasi Proses Prakualifikasi Pra Kualifikasi digunakan hampir di semua metoda pemilihan penyedia barang/jasa. k) Untuk pekerjaan khusus/spesifik/teknologi tinggi dapat ditambahkan persyaratan lain seperti peralatan khusus. NPt : nilai pengalaman tertinggi pada subbidang pekerjaan yang sesuai untuk bukan usaha kecil dalam kurun waktu 7 (tujuh) tahun terakhir. n) Termasuk dalam penyedia barang/jasa yang sesuai dengan nilai paket pekerjaan. o) Menyampaikan daftar perolehan pekerjaan yang sedang dilaksanakan khusus untuk jasa pemborongan. (2) Untuk pengadaan barang/jasa lainnya memenuhi KD = 5 NPt (KD : Kemampuan Dasar. kecuali untuk penyedia barang/jasa usaha kecil termasuk koperasi kecil. j) Dalam hal bermitra yang diperhitungkan adalah kemampuan dasar dari perusahaan yang mewakili kemitraan (lead firm). p) Tidak membuat pernyataan yang tidak benar tentang kompetensi dan kemampuan usaha yang dimilikinya. l) Memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta untuk mengikuti pengadaan barang/jasa sekurang-kurangnya 10% (sepuluh per seratus) dari nilai proyek untuk pekerjaan jasa pemborongan dan 5% (lima per seratus) untuk pekerjaan pemasokan barang/jasa lainnya. Semua metoda pemilihan penyedia jasa konsultan menggunakan pra kualifikasi. .h) Memiliki kemampuan pada bidang pekerjaan yang sesuai untuk usaha kecil termasuk koperasi kecil.2. m) Memiliki kemampuan menyediakan fasilitas dan peralatan serta personil yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan. c. i) Memiliki kemampuan pada bidang dan sub bidang pekerjaan yang sesuai untuk bukan usaha kecil: (1) Untuk jasa pemborongan memenuhi KD = 2 NPt (KD : Kemampuan Dasar. tenaga ahli spesialis yang diperlukan. NPt : nilai pengalaman tertinggi pada subbidang pekerjaan yang sesuai untuk bukan usaha kecil dalam kurun waktu 7 (tujuh) tahun terakhir.

Pra KualifikasiPrakualifikasi adalah proses penilaian kompetensi dan kemampuan usaha serta pemenuhan persyaratan tertentu lainnya dari penyedia barang/jasa. pengambilan dokumen prakualifikasi. pemilihan langsung dan penunjukan langsung digunakan pra kualifikasi. Hanya metode Pelelangan Umum saja yang menggunakan Pasca Kualifikasi itupun kalau pekerjaannya tidak kompleks. 1. sebelum memasukkan penawaran. . Pasca Kualifikasi Proses Pasca Kualifikasi Pasca Kualifikasi hanya digunakan untuk pengadaan jasa pemborongan/barang/jasa lainnya yang menggunakan metode pemilihan dengan Pelelangan Umum.Untuk pengadaan Pemborongan/Barang/Jasa Lainnya dengan metode pelelangan terbatas. evaluasi dokumen prakualifikasi. penetapan calon peserta pengadaan yang lulus prakualifikasi. pemasukan dokumen prakualifikasi. 2. setelah memasukkan penawaran. Proses pascakualifikasi secara umum meliputi : pemasukan dokumen kualifikasi bersamaan dengan dokumen penawaran. c.3. kalau pekerjaannya kompleks maka pelelangan umum dapat menggunakan pra kualifikasi sebagai metode penilaian kualifikasi penyedia. Pasca KualifikasiPasca Kualifikasi adalah proses penilaian kompetensi dan kemampuan usaha serta pemenuhan persyaratan tertentu lainnya dari penyedia barang/jasa. Proses prakualifikasi secara umum meliputi : pengumuman prakualifikasi. pengumuman hasil prakualifikasi.

D. pointer. Apabila terjadi perubahan atau tambahan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa harus dituangkan dalam adendum. Penyampaian Dokumen Dalam pemilihan penyedia barang / jasa pemborongan / jasa lainnya dapat dipilih salah 1 (satu) dari 3 (tiga) metoda penyampaian dokumen penawaran berdasarkan jenis barang/jasa yang akan diadakan dan metoda penyampaian dokumen penawaran tersebut harus dicantumkan dalam dokumen lelang yang meliputi metoda. Mengecek kecukupan dana dalam hubungannya dengan perubahan harga satuan barang/jasa. dan memberikan jawaban atas hal-hal yang kurang jelas yang terdapat dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. serta risalah tanya jawab. instruction. E. direction.org/) atau dalam bahasa Indonesia sering diartikan menjadi penjelasan dalam hal ini penjelasan terhadap hal-hal yang terkait dengan pemilihan penyedia barang/jasa yang sedang dilakukan.terhadap peserta yang diusulkan untuk menjadi pemenang serta cadangan pemenang dievaluasi dokumen kualifikasinya. Menjelaskan isi dokumen pengadaan. Menilai kewajaran harga penawaran yang disampaikan pihak penyedia (evaluasi harga) tetapi tidak dapat dijadikan dasar untuk menggugurkan penawaran. clue. Aanwijzing Aanwijizing berasal dari bahasa belanda aanwijzen yang dalam bahasa Inggris berarti. Bila dipandang perlu. F. 3. HPS Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Manfaat dari HPS adalah. evidence (http://wiktionary. Pejabat / Panitia Pengadaan / Unit Layanan Pengadaan (Procurement Unit) harus melakukan hal-hal sebagai berikut: 1. . Sebagai dasar penetapan nilai tambahan jaminan pelaksanaan. 2. Dalam acara aanwijzing. panitia/pejabat pengadaan dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. indication. Berita acara memuat segala keterangan dan perubahan yang dianggap perlu. Membuat Berita Acara Penjelasan (aanwijzing). menampung pertanyaan peserta. Sebagai dasar bagi penetapan nilai nominal jaminan penawaran (1-3% dari HPS).

Satu Sampul. Metode Penyampaian Penawaran dengan cara Dua Sampul Dokumen Penawaran di bagi menjadi 2 Sampul kemudian Sampul I dan Sampul II dimasukan ke dalam satu sampul penawaran dan disampaikan pada saat pemasukan penawaran Dua Sampul Sampul I dan II dimasukan ke dalam 1 sampul luar. Dokumen Penawaran dimasukan ke dalam 2 buah sampul. SAMPUL LUAR . Ilustrasi Penyampulan Ilustrasi Penyampaian Dokumen Penawaran: Metode Penyampaian Penawaran dengan cara Satu Sampul Semua Dokumen dimasukan ke dalam satu sampul penawaran dan disampaikan pada saat pemasukan penawaran Satu Sampul 1 SAMPUL LUAR 1. b. Dokumen Penawaran dimasukan ke dalam 2 buah sampul dan disampaikan secara bertahap dalam waktu yang berbeda. Penawaran Teknis 3. Penawaran Harga (RAB) F.a. F. Surat Penawaran dan Data Administrasi 2. Keseluruhan dokumen penawaran dimasukan ke dalam 1 sampul tertutup. panitia dan peserta pemilihan/penyedia barang/jasa) harus menandatangani Pakta Integritas. Dua Tahap. c. Sebelum pemasukan dokumen penawaran dilakukan. Sampul I berisi dokumen administrasi dan dn Sampul II berisi penawaran harga.b.Metode Penyampaian Dokumen a. semua pihak yang terkait dalam pemilihan penyedia barang/jasa (PPK. Dua Sampul.

atau sebelum pemasukan dokumen pra kualifikasi (pra kualifikasi untuk konsultan. dan memberikan informasi dengan benar. F. Pakta IntegritasPakta Integritas adalah surat pernyataan bersama yang ditandatangani oleh pejabat pembuat komitmen (PPK). Penawaran Harga (RAB) G. Surat Penawaran dan Data Administrasi 2. TAHAP II SAMPUL II 3. panitia/pejabat pengadaan dan penyedia barang/jasa sebagai pernyataan komitmen untuk menolak KKN.b. yaitu pada Tahap II setelah Sampul I dinilai diumumkan hasilnya. Penawaran Harga (RAB) Metode Penyampaian Penawaran dengan cara Dua Tahap Dokumen Penawaran di bagi menjadi 2 Sampul kemudian Sampul I dan II disampaikan dalam 2 waktu/tahap yang berbeda Dua Tahap Sampul I diserahkan pada Tahap I TAHAP I SAMPUL I 1. Penawaran Teknis Sampul II disampaikan pada waktu yang berbeda. pemilihan langsung & penunjukan langsung). dan penawaran harga yang dimasukan ke dalam 1 (satu) sampul tertutup kepada panitia/pejabat pengadaan.Satu Sampul Metoda Satu SampulMetode Satu Sampul adalah metode penyampaian dokumen penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi. Penawaran Teknis SAMPUL II 3. Surat Penawaran dan Data Administrasi 2. Pakta Integritas Pakta Integritas dibuat/ditandatangani sebelum pemasukan penawaran (pelelangan dengan pasca kualifikasi).SAMPUL I 1. . teknis.

yang penyampaiannya dilakukan dalam 2 (dua) tahap secara terpisah dan dalam waktu yang berbeda. rancang bangun industri petrokimia. Pemeriksaan kelengkapan Penawaran cukup dengan memeriksa dokumen berikut ini disesuaikan dengan tata cara penyampulan dokumen. . mobil.c. F. G. sedangkan harga penawaran dimasukkan dalam sampul tertutup II. dll). Metode Dua Tahap paling tepat digunakan untuk: Pekerjaan pengadaan barang/jasa yg menggunakan teknologi tinggi. dan atau Pekerjaan yg mempunyai alternative penggunaan sistem dan disain penerapan teknologi yg berbeda serta Pekerjaan yg memerlukan penyesuaian kriteria teknis utk menyetarakan spesifikasi teknis di antara penawar. menunjukkan. Dua Tahap Metoda dua tahapMetode Dua Tahap adalah metode penyampaian dokumen penawaran yang persyaratan administrasi dan teknis dimasukkan dalam sampul tertutup I. kompleks dan resiko tinggi. Metode Dua Sampul. Contoh: Kontrak terima jadi. Pekerjaan pengadaan barang/jasa lainnya yg sederhana dan speknya jelas. pembangkit tenaga listrik nuklir dll. Pekerjaan pengadaan peralatan/mesin yang kompleks. 2. Pekerjaan yang memerlukan evaluasi teknis yg mendalam. dan atau Pekerjaan yg mengutamakan tercapainya kriteria kinerja dari keseluruhan sistem termasuk pertimbangan kemudahan atau efisiensi pengoperasian. sedangkan harga penawaran dimasukkan dalam sampul tertutup II. Pembukaan Penawaran Panitia Pengadaan memeriksa.d. 2. lebih tepat digunakan untuk: 1. selanjutnya sampul I dan sampul II dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul (sampul penutup) dan disampaikan kepada panitia/pejabat pengadaan.Metode Satu Sampul. dan membacakan kelengkapan penawaran. F. Pekerjaan yg standar harganya sudah ditetapkan pemerintah (ATK. Dua Sampul Metoda Dua SampulDua Sampul adalah penyampaian dokumen penawaran yang persyaratan administrasi dan teknis dimasukkan dalam sampul tertutup I. lebih tepat digunakan untuk: 1.

(b) Jaminan penawaran asli. metoda evaluasi Pagu Anggaran.(1) Metoda Satu Sampul (a) Surat penawaran yang di dalamnya tercantum masa berlaku penawaran. Pemborongan/Barang/Jasa Lainnya a. d. Ada daftar kuantitas dan harga (kontrak HS). Penunjukan Langsung Sedangkan Metode Evaluasi Dokumen Penawaran untuk Pengadaan Jasa Konsultansi terdiri dari: Jasa Konsultansi a. metoda evaluasi Biaya Terendah. (2) Metoda Dua Sampul (a) Surat penawaran yang di dalamnya tercantum masa berlaku penawaran. metoda evaluasi Penunjukan Langsung. d. sistem Nilai. sistem Penilaian Biaya Selama Umur Ekonomis. . (c) penawaran teknis dan dok. metoda evaluasi Kualitas. c. Evaluasi Dokumen Penawaran Secara umum dalam pemilihan penyedia dapat dipilih metoda evaluasi dokumen penawaran sesuai dengan Metode Pemilihan Penyedia Barang/Jasa yang dipakai yaitu sebagai berikut. b. (b) Jaminan penawaran asli. H. (3) Metoda Dua Tahap (a) Surat penawaran yang di dalamnya tercantum masa berlaku penawaran. c. b. metoda evaluasi Kualitas dan Biaya. sistem Gugur. e. (b) Jaminan penawaran asli. pendukung lainnya.

tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat Persyaratan yang diminta dipenuhi dan isi setiap dokumen benar serta ditandatangani yang berwenang Penawaran menunjukkan adanya persaingan yang sehat. Penawaran memenuhi syarat administrasi. tidak terjadi kolusi di antara para peserta/dengan Panitia Pengadaan yang merugikan negara/peserta lainnya Surat jaminan penawaran dibuat dengan benar Surat penawaran dibuat dengan benar. dan spesiflkasi yang ditetapkan. syarat. pelelangan umum. Telah melunasi kewajiban pajak tahun terakhir dibuktikan foto copy SPT PPh dan Surat Setoran Pajak (SSP) PPh pasai. kontrak LS. Untuk pengadaan B/JL. Hal yang kurang jelas dan meragukan. kecuali ditentukan lain dalam dok. memenuhi persyaratan teknis. faktor yang dinilai sesuai dokumen pelelangan umum. Daftar kuantitas dan harga dan HS untuk kontrak HS diisi lengkap.. Penilaian Dokumen Teknis Panitia Pengadaan melakukan evaluasi teknis untuk semua penawaran yang lulus pada tahapan administrasi. bila: . teknis tidak dievaluasi. apabila: Penawaran memenuhi syarat bila sesuai dengan ketentuan. 29. Panitia Pengadaan tidak diperkenankan menambah/ mengurangi faktor yang dinilai dan tatacara penilaian. Panitia Pengadaan dapat melakukan koreksi aritmatik. Dilanjutkan evaluasu teknis yang tidak lulus adm. dapat diklarjfikasi dan yang memenuhi syarat adm.I. Analisa harga satuan pekerjaan utama harus disampaikan lengkap. Evaluasi Administrasi Pada tahap awal. daftar kuantitas dan harga hanya sebagai pelengkap dan tidak dapat dijadikan dasar untuk menggugurkan penawaran dan perhitungan prestasi kerja. Untuk Hal yang kurang jelas/meragukan perlu diklarifikasi tanpa mengubah substansi jaminan. Evaluasi Teknis J.

Terhadap penawaran yang tidak lulus teknis dinyatakan gugur. SPK (Surat Perintah Kerja) : Untuk nilai antara RP 10 Juta sd Rp. Jenis Perikatan Kontrak adalah Perikatan antara Pejabat Pembuatan Komitmen dengan penyedia barang/jasa dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa. Kotrak Berdasarkan Bentuk Imbalan . Jenis Perikatan terdiri dari. Terhadap penawaran yang memenuhi persyaratan teknis dilanjutkan evaluasi kewajaran harga. Hal-hal yang kurang jelas atau meragukan. Jenis Kontrak Kontrak pengadaan barang/jasa dibedakan atas: 1. 50 Juta c. 50 Juta b. brosur dan gambar-gambar. Jumlah B/JL yang ditawarkan tidak kurang dari yang ditetapkan. Memenuhi syarat teknis lainnya yang ditetapkan. KWITANSI : Untuk nilai sampai dengan 10 Juta. dilakukan klarifikasi. Identitas B/JL yang ditawarkan tercantum dengan lengkap dan jelas. Tidak dapat menggugurkan teknis berdasarkan AHS. Jenis Perikatan a.1. Jadual waktu penyerahan B/JL tidak melampaui batas waktu. Berdasarkan pada nilai pekerjaannya. KONTRAK: Untuk nilai pekerjaan di atas Rp. K.memenuhi spesifikasi teknis berdasarkan contoh. K.

Masa Pemeliharaan Masa Pemeliharaan Untuk pekerjaan permanen minimal 6 (enam) bulan. Untuk pekerjaan semi permanen minimal 3 (tiga) bulan. Kontrak Berdasarkan Jumlah Pejabat Pembuat Komitmen Jumlah PPK 1) Kontrak Pengadaan Tunggal. 2) Tahun Jamak. 5) Persentase. atau Pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus persen) dari nilai kontrak dan penyedia barang/jasa harus menyerahkan jaminan bank sebesar 5% (lima persen) dari nilai kontrak yang diterbitkan oleh Bank . sedangkan yang 5% (lima persen) merupakan retensi selama masa pemeliharaan. Kontrak Berdasarkan Jangka Waktu Pelaksanaan Jangka Waktu Pelaksanaan 1) Tahun Tunggal. 3. 2. L. 3) Gabungan Lump Sum dan Harga Satuan.Bentuk Imbalan 1) Lump Sum (LS). 2) Harga Satuan. maka PPK dapat melakukan pembayaran dengan cara sebagai berikut: Pembayaran 100% Pembayaran dilakukan sebesar 95% (sembilan puluh lima persen) dari nilai kontrak. Pekerjaan Semi Permanen adalah Pekerjaan dengan umur rencana kurang dari 1 tahun Pekerjaan Permanen adalah Pekerjaan dengan umur rencana lebih dari 1 tahun Apabila pekerjaan telah selesai 100%. 4) Terima Jadi (Turn Key). 2) Kontrak Pengadaan Bersama.

penataran. Kelompok masyarakat/lembaga swadaya masyarakat penerima hibah. Jaminan Pelaksanaan harus dikeluarkan dari Bank Umum N. sifat. M.00 (lima puluh juta rupiah) dan semua pengadaan Jasa Konsultansi tanpa jaminan pelaksanaan. pekerjaan tersebut dilihat dari segi besaran. c. b) Untuk nilai pengadaan kecil sampai dengan Rp50. dan/atau e. Jaminan Pelaksanaan Ketentuan terkait dengan Jaminan Pelaksanaan: a) Nilai jaminan pelaksanaan dengan jaminan bank 5% (lima persen) dari nilai kontrak. atau penyuluhan. seminar. sehingga apabila dilaksanakan oleh penyedia barang/jasa akan menanggung resiko yang besar. lokasi atau pembiayaannya tidak diminati oleh penyedia barang/jasa. pekerjaan yang secara rinci/detail tidak dapat dihitung/ditentukan terlebih dahulu. kursus. c)Masa berlakunya jaminan pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal masa pemeliharaan berakhir berdasarkan kontrak. Pelaksanaan Swakelola Swakelola dapat dilaksanakan oleh: Pelaksana Swakelolaa.. Pekerjaan yang dapat dilakukan dengan swakelola: Pekerjaan Swakelola a. pekerjaan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis sumber daya manusia instansi pemerintah yang bersangkutan dan sesuai dengan fungsi dan tugas pokok Pejabat Pembuat Komitmen. pekerjaan yang operasi dan pemeliharaannya memerlukan partisipasi masyarakat setempat.000. penyelenggaraan diklat. lokakarya.000. b. . c.Umum atau oleh perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (surety bond) dan direasuransikan sesuai dengan ketentuan Menteri Keuangan. Pejabat Pembuat Komitmen. d. b. Instansi pemerintah lain.

pekerjaan khusus yang bersifat pemrosesan data. sesuai kebutuhan.2. Untuk instansi lain sama dgn ppk. N. perumusan kebijakan pemerintah. Swakelola oleh PPK Swakelola oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Swakelola yang dikelola oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) harus memenuhi ketentuan sebagai berikut: Pengadaan bahan.. pengujian di laboratorium. Pembayaran upah harian berdasarkan daftar hadir atau upah borong Gaji TKA . berdasarkan kontrak konsultan perorangan. Pengawas pekerjaan fisik oleh pelaksana yg ditunjuk. Pengiriman bahan bertahap. h. g.f.1. pekerjaan yang bersifat rahasia bagi instansi Pejabat Pembuat Komitmen yang bersangkutan. bahan. Panjar dipertangung jawabkan maksimal bulanan Pencapaian target fisik dicatat setiap hari dan dievaluasi mingguan. pengembangan sistem tertentu dan penelitian oleh perguruan tinggi/lembaga ilmiah pemerintah. pekerjaan untuk proyek percontohan (pilot project) yang bersifat khusus untuk pengembangan teknologi/metoda kerja yang belum dapat dilaksanakan oleh penyedia barang/jasa. Penggunaan tenaga kerja. N. Swakelola oleh Kelompok Masyarakat/LSM Kelompok Masyarakat/LSM Swakelola yang dikelola oleh Kelompok masyarakat atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penerima Hibah harus memenuhi ketentuan sebagai berikut: . sesuai ketetapan dlm Keppres 80/2003. dan peralatan dicatat di laporan harian.

mengusulkan calon penyedia barang/jasa dan membantu pengguna dalam menyiapkan dokumen kontrak. dan organisasi masyarakat. bidang jasa pemborongan disebut pemborong atau kontraktor. atau sebagian dari tugas tersebut. penyeleksi dan memilih para calon penyedia barang/jasa. 1. atau orang perseorangan. dan bidang jasa konsultansi disebut konsultan. pemerintah kabupaten. Sedangkan yang tergolong orang perseorangan adalah individu atau orang yang membutuhkan barang/jasa. Pengawasan pekerjaan dilakukan oleh penerima hibah. Pembeli atau pengguna barang/jasa adalah pihak yang membutuhkan barang/ jasa. Untuk membantu pengguna dalam melaksanakan pengadaan dapat dibentuk panitia pengadaan. pemerintah kota).Pengadaan barang. Berikut adalah para pihak yang terlibat dalam pengadaan barang/jasa yang diatur dalam keppres 80/2003. Pengguna Anggaran (PA) Pengguna Anggaran adalah sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun . pemerintah ropinsi. yaitu pihak pembeli atau pengguna dan pihak penjual atau penyedia barang/jasa. Badan usaha (BUMN. Pengguna yang kurang memahami seluk beluk pengadaan atau kurang mengetahui detail teknis barang/jasa yang akan diadakan dapat meminta bantuan pihak ketiga atau para ahli yang memahami segi teknis maupun seluk beluk pengadaan yang diinginkan. BUMD. Lingkup tugas panitia dapat melaksanakan seluruh proses pengadaan mulai dari penyusunan dokumen pengadaan. Dalam pelaksanaan pengadaan. Penyedia barang/jasa adalah pihak yang melaksanakan pemasokan atau mewujudkan barang atau melaksanakan pekerjaan atau melasakanakan layanan jasa berdasarkan permintaan atau perintah resmi atau kontrak pekerjaan dari pihak pengguna. dilakukan oleh penerima hibah. swasta). meminta penawaran dan mengevaluasi penawaran. Penyedia barang/jasa dapat merupakan badan usaha. Pengguna barang/jasa dapat merupakan suatu lembaga atau organisasi dan dapat pula orang perseorangan. Penyedia yang bergerak dalam bidang pemasokan barang disebut pemasok atau leveransir. Pihak Pengadaan Secara umum pengadaan barang/jasa melibatkan dua pihak. 50 % apabila pekerjaan mencapai 30 %. Penyaluran dana khusus utk pekerjaan konstruksi: 50 % penerima hibah telah siap. Pencapaian kemajuan pekerjaan dan dana yg dikeluarkan dilaporkan secara berkala kepada Pejabat Pembuat Komitmen. Yang tergolong lembaga antara lain: Instansi pemerintah (pemerintah pusat. pihak pengguna adalah pihak yang meminta atau memberi tugas kepada pihak penyedia untuk memasok atau membuat barang atau melaksanakan pekerjaan tertentu.

(Pengguna Anggaran adalah pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran kementerian negara/lembaga/satuan kerja perangkat daerah.00 (lima puluh juta) Penyedia Barang Jasa Penyedia barang/jasa adalah badan usaha atau orang perseorangan yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa. Penyedia barang/jasa Penyedia barang/jasa adalah badan usaha atau orang perseorangan yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa. perhubungan.000. Unit Layanan Pengadaan (Procurement Unit) adalah satu unit yang terdiri dari pegawai-pegawai yang telah memiliki sertifikat keahlian pengadaan barang/jasa pemerintah. 8a. Pejabat Pengadaan adalah 1 (satu) orang yang diangkat oleh Pengguna Anggaran / Kuasa Pengguna Anggaran / Dewan Gubernur BI / Pimpinan BHMN / Direksi BUMN / Direksi BUMD untuk melaksanakan pengadaan barang/jasa11 dengan nilai sampai dengan Rp. Panitia/Pejabat Pengadaan Panitia Pengadaan adalah tim yang diangkat oleh Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran / Dewan Gubernur BI / Pimpinan BHMN / Direksi BUMN / Direksi BUMD. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang diangkat oleh Pengguna Anggaran / Kuasa Pengguna Anggaran / Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) / Pemimpin Badan Hukum Milik Negara (BHMN) / Direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai pemilik pekerjaan. 2. 4. kemampuan teknis dan manajerial untuk menyediakan .000. 50.2004 tentang Perbendaharaan Negara. memiliki keahlian. yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pengadaan barang/jasa. antara lain peraturan perundang-undangan di bidang jasa konstruksi. kesehatan. yang dibentuk oleh Pengguna Anggaran / Gubernur / Bupati / Walikota / Dewan Gubernur BI / Pimpinan BHMN / Direksi BUMD yang bertugas secara khusus untuk melaksanakan pemilihan penyedia barang/jasa di lingkungan Departemen / Lembaga / Sekretariat Lembaga Tinggi Negara / Pemerintah Daerah / Komisi / BI / BHMN / BUMN / BUMD. memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan usaha/kegiatan sebagai penyedia barang/jasa. Secara umum persyaratan penyedia barang/jasa yang diatur dalam keppres 80/2003 adalah sebagai berikut: 1.9 untuk melaksanakan pemilihan penyedia barang barang/jasa. pengalaman.) Kuasa Pengguna Anggaran adalah pejabat yang ditunjuk oleh Pengguna Anggaran Kementrian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah. perindustrian 2. 3.

10. 4. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. 5. memiliki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau dengan pos. cukup penyedia membuat pernyataan bahwa penyedia barang/jasa tidak sedang masuk dalam daftar hitam. 3. Untuk mempercepat kerja panitia/pejabat pengadaan. modal. pegawai BHMN/BUMN/BUMD dilarang menjadi penyedia barang/jasa. dibuktikan dengan melampirkan fotokopi bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir. Merupakan kewajiban panitia/pejabat pengadaan untuk mencari informasi dalam rangka meyakini atau memastikan suatu badan usaha tidak masuk dalam daftar hitam instansi pemerintah manapun dengan cara antara lain menghubungi Pejabat Pembuat Komitmen sebelumnya. dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir pernah memperoleh pekerjaan menyediakan barang/jasa baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. tidak masuk dalam daftar hitam.barang/jasa. 6. memiliki sumber daya manusia. lulusan perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah diakreditasi oleh instansi yang berwenang atau yang lulus ujian negara. mempunyai pengalaman di bidangnya. peralatan. b. pegawai BI. Pegawai negeri. 7. dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. kecuali yang bersangkutan mengambil cuti di luar tanggungan negara / BI / BHMN / . tidak dalam pengawasan pengadilan. c. 8. memiliki Nomor Pokok Wajib pajak (NPWP) dan bukti penyelesaian kewajiban pajak. dan fasilitas lain yang diperlukan dalam pengadaan barang/jasa. khusus untuk penyedia barang/jasa orang perseorangan persyaratannya sama dengan di atas kecuali huruf f. Tenaga ahli yang akan ditugaskan dalam melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: a. dan fotokopi Surat Setoran Pajak (SSP) PPh Pasal 29. Kepada seluruh penyedia jasa juga tidak diwajibkan mempunyai surat keterangan tidak masuk dalam daftar hitam dari instansi/lembaga baik pemerintah maupun swasta. atau perguruan tinggi luar negeri yang ijasahnya telah disahkan/diakui oleh instansi pemerintah yang berwenang di bidang pendidikan tinggi. kecuali penyedia barang/jasa yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. 9. tidak pailit. secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak. Terpenuhinya persyaratan penyedia barang/jasa dinilai melalui proses prakualifikasi atau pascakualifikasi oleh panitia/pejabat pengadaan. sebagai wajib pajak sudah memenuhi kewajiban perpajakan tahun terakhir.

Alasan kebutuhan Jasa konsultansi pada umumnya diperlukan untuk melaksanakan sebagian fungsi user (pengguna) dengan alasan-alasan seperti: 1. Penyedia barang/jasa yang keikutsertaannya menimbulkan pertentangan kepentingan dilarang menjadi penyedia barang/jasa. 3. nasehat. Huruf h Merupakan kewajiban panitia/pejabat pengadaan untuk mencari informasi dalam rangka meyakini atau memastikan suatu badan usaha tidak masuk dalam daftar hitam instansi pemerintah manapun dengan cara antara lain menghubungi Pejabat Pembuat Komitmen sebelumnya. Pengguna tidak memiliki sumber daya dengan keahlian/pengetahuan yang cukup untuk melaksanakan kegiatan bersangkutan. Ayat (4) Jasa Konsultansi Dalam pelaksanaan kegiatan. 2. sedangkan di dunia usaha sangat berkembang kebutuhan untuk bidang keahlian ybs. yang dimaksud dengan pertentangan kepentingan antara lain: 1. Pengguna memerlukan telaahan atau rekomendasi pihak ketiga untuk menjamin obyektivitas atapun karena kompetensi pihak ketiga ybs dalam mengambil keputusan trategis. dll. Huruf 1 a Yang dimaksud dengan memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan usaha/kegiatan sebagai penyedia barang/jasa antara lain peraturan perundang-undangan di bidang jasa konstruksi. Kepada seluruh penyedia jasa juga tidak diwajibkan mempunyai surat keterangan tidak masuk dalam daftar hitam dari instansi/lembaga baik pemerintah maupun swasta. hasil survey. melainkan berbentuk rekomendasi. misalnya jasa konsultan perencana konstruksi.BUMN / BUMD. perindustrian. seringkali kita memerlukan layanan keahlian/ profesional yang keluarannya pada umumnya bukan merupakan bentuk fisik. cukup penyedia membuat pernyataan bahwa penyedia barang/jasa tidak sedang masuk dalam daftar hitam. perhubungan. 2. . Pengguna menilai akan lebih efektif dan efisien apabila lingkup pekerjaan kegiatan tersebut dilakukan oleh perusahaan jasa konsultansi karena telah tumbuh bidang-bidang usaha profesi. Penyedia barang/jasa yang telah ditunjuk sebagai konsultan perencana tidak boleh menjadi penyedia barang/jasa pemborongan untuk pekerjaan fisik yang direncanakan (kecuali dengan kontrak turn key). disain ataupun dukungan manajerial seperti pengawasan. Layanan ini dikenal dengan jasa konsultansi. kesehatan. Untuk mempercepat kerja panitia/pejabat pengadaan. Penyedia barang/jasa yang telah ditunjuk sebagai konsultan pengawas tidak boleh menjadi penyedia/barang jasa pemborongan untuk pekerjaan fisik yang diawasi. misalnya jasa konsultan survey.

sehingga perhitungan biaya dapat berdasarkan proporsi (persentase) tertentu dari suatu nilai. Untuk dapat memperkiraan biaya yang perlu disediakan untuk suatu jasa konsultansi. Secara garis besar. Di waktu yang lalu. Pada situasi ini. Hasilnya pasti tidak menjawab persoalan pengguna. 3. Dengan demikain. swakelola untuk melaksanakan pekerjaan lebih tepat dilakukan dibandingkan dengan menyerahkan sepenuhnya pekerjaan yang bersangkutan kepada penyedia jasa konsultansi. Pengguna tidak memiliki cukup waktu untuk melaksanakan sendiri kegiatan bersangkutan. Tahap ini memang tidak mudah karena jasa konsultansi merupakan bidang usaha yang output dan produknya pada umumnya tidak dapat diukur. Alasan-alasan tersebut menggambarkan berbagai situasi yang menjadi titik penentuan perlu tidaknya kita akan jasa konsultansi. kebutuhan melaksanakan kegiatan tidak selalu terjawab dengan mengadakan kontrak jasa konsultansi. syarat utama yang harus dipenuhi adalah sudah dirumuskannya KAK atau TOR yang jelas sehingga tergambar pemahaman pengguna atas kebutuhan jasa konsultansi tersebut. 2. Hal ini biasanya tercermin dalam perumusan Kerangka Acuan Kerja (KAK atau TOR). maksud dan tujuannya. dalam rangka memberi pedoman dalam penyusunan anggaran. maka langkah berikutnya adalah menyusun rencana anggaran biaya (RAB). Untuk jasa konsultansi yang standar. adalah kesalahan besar apabila pengguna yang tidak memahami kebutuhan akan jasa konsultansinya maupun ruang lingkup pekerjaan yang tepat dilaksanakan oleh konsultan menyerahkan persoalannya kepada konsultan. Apa yang menjadi tujuan dan ruang lingkup pekerjaan. Ada kalanya. sehinga perhitungan biaya perlu didasarkan pada penggunaan tenaga ahli dalam jangka waktu pelaksanaan kegiatan termasuk biaya-biaya langsung lainnya yang timbul untuk mendukung pelaksanaan kegiatan. Untuk jasa konsultan yang non-standar. Bagaimana perkiraan cara melaksanakan kegiatan dan cara mencapai hasil (metodologi). termasuk gambaran dari organisasi pengguna. Gambaran mengenai latar belakang kebutuhan/pekerjaan (termasuk gambaran masalah yang dihadapi).4. pengawasan pembangunan gedung dsb. Dengan demikian. Dalam banyak hal. pengguna sangat dituntut memahami betul kebutuhannya serta alternatif metodologi pelaksanaan kegiatan dan bagaimana konsultan dapat memenuhi kebutuhan tersebut. 4. Bappenas dan . kembali lagi. TOR juga menjadi acuan untuk menilai apakah usulan teknis yang ditawarkan memenuhi kebutuhan minimal dan secara teknis dapat dipertanggungjawabkan. TOR juga sangat penting untuk menentukan biaya personel maupun biaya langsung lainnya. dan (2) jasa konsultansi yang belum atau tidak dapat distandarkan (non-standar). untuk dapat menyusun rencana biaya. Perkiraan input yang diperlukan dan dukungan yang dapat disediakan oleh pengguna. yang harus mencerminkan hasil dan ukuran-ukurannya. pengguna sudah mengetahui atau lebih mampu dalam melaksanakan kegiatan yang bersangkutan. yang memuat: 1. cara menghitunbiaya jasa konsultansi dapat dibedakan menjadi dua yaitu: (1) jasa konsultan yang memiliki standar output. RAB Jasa Konsultansi Setelah kita dapat merumuskan TOR. termasuk rencana pelaksanaan pekerjaan dan jumlah serta kualifikasi tenaga ahli yang harus disediakan. seperti perancangan bangunan gedung. serta perkiraan jumlah tenaga ahli dari berbagai kualifikasi yang diperlukan.

output yang diperlukan tidak dapat dipenuhi oleh bisnis jasa konsultansi. untuk suatu kualikasi. pendekatan penentuan billing rate didasarkan pada harga pasar basic salary yang terjadi untuk setiap kualifikasi dan bidang industri konsultan. Yang salah kaprah. Dengan pendekatan ini. Output jasa konsultansi merupakan suatu piranti lunak. ± lihat Forum Pengadaan 5/11/2007 mengenai alasan penggunaan jasa konsultan). dsb. rancangan. Pada pedoman yang dikeluarkan terakhir. karena pekerjaan yang bersangkutan tidak berkembang secara komersial. Pada pedoman yang dikeluarkan terakhir. pengguna dituntut untuk memahami terlebih dahulu karakteristik kebutuhan jasa konsultansinya. karena penyusunan RAB adalah proses penganggaran yang sangat teknis dan satu kasus dengan kasus lainnya dapat sangat berbeda. basic salary bisa berbeda-beda. Bukan harga yang ditetapkan. ataupun layanan jasa profesional seperti manajemen proses. masih selalu muncul pertanyaan sekitar cara menyusun rencana anggaran biaya (RAB) pekerjaan jasa konsultansi. perlu diingat kembali sebelum masuk tahap ini. Di sektor konstruksi yang dikategorikan jasa konsultansi adalah jasa perencanaan konstruksi dan jasa pengawasan konstruksi. . termasuk kebutuhan akan output yang ingin diperoleh. Bukan harga yang ditetapkan. rencana. Sampai saat ini. pendekatan penentuan billing rate didasarkan pada harga pasar basic salary yang terjadi untuk setiap kualifikasi dan bidang industri konsultan. tidak lagi digambarkan nilai-nilai rupiah untuk setiap kualifikasi konsultan. tidak lagi digambarkan nilai-nilai rupiah untuk setiap kualifikasi konsultan. pada sektor industri yang berbeda pada lokasi yang berbeda pada waktu yang berbeda. Tahap ini menentukan kebutuhan jasa konsultansi sama kritisnya dengan tahap menyusun TOR jasa konsultansi. Oleh karena itu. Keppres 80 tahun 2003 memang tidak mengatur cara menyusun RAB. Disini perlunya kita memilah-milah kegiatan menjadi sub-sub kegiatan sehingga menghasilkan lingkup-lingkup yang dapat dilaksanakan oleh penyedia jasa konsultansi dan lingkup-lingkup yang perlu didekati secara internal (dalam Keppres 80 tahun 2003 disebut dengan Swakelola. dan Depkeu pernah menerbitkan pedoman kepada instansi dalam penyusunan RAB untuk pekerjaan jasa konsultansi yang masuk kategori jasa konsultan non-standar. Dengan pendekatan ini. audit. untuk suatu kualikasi. pada sektor industri yang berbeda pada lokasi yang berbeda pada waktu yang berbeda. rekomendasi.Depkeu pernah menerbitkan pedoman kepada instansi dalam penyusunan RAB untuk pekerjaan jasa konsultansi yang masuk kategori jasa konsultan non-standar. Sejak saat itu. Pada banyak kasus. Pada banyak kasus. RAB Jasa Konsultansi Jasa konsultansi didefinisikan adalah layanan jasa keahlian profesional dalam berbagai bidang dalam rangka mencapai sasaran yang diinginkan pengguna jasa. Sejak saat itu. seolah-olah semua pekerjaan kita otomatis dapat dilaksanakan dengan bantuan perusahaan jasa konsultan. pengguna tidak cukup memahami kebutuhannya sehingga waktu merumuskan kerangka acuan kerja (TOR) tidak cukup tergambar metodologi pelaksanaan kegiatan. nasehat. basic salary bisa berbeda-beda. input yang diperlukan serta bagaimana jasa konsultansi memenuhi kebutuhan tersebut. sehingga banyak sekali contoh pekerjaan penelitian tidak memberikan hasil yang sahih karena sebenarnya bukan kompetensi perusahaan jasa konsultansi. pengawasan.

Untuk mendapatkan data harga pasar yang berlaku dapat diperoleh dari berbagai sumber seperti hasil survey penggajian Badan Pusat Statistik. Ketentuan terakhir dari pedoman Bappenas dan Depkeu tsb. lama kerja Adapun komponen-komponen Biaya Langsung Personil tenaga ahli pada umumnya meliputi : . level jabatan. penjaga kantor. maupun kontrak-kontrak jasa konsultan sebelumnya. survey lembaga swasta.Beban Biaya Umum (BBU). Jenis keahlian (spesialisasi) tertentu.08 . 0. adat-istiadat dsb. Dep.Keuntungan yang besarnya. Oleh karena itu tidak perlu khawatir bahwa RAB kita akan sangat besar atau jauh diatas harga yang sesungguhnya. dan Biaya Langsung Non Personil (Direct Reimbursable Cost).2 kali gaji dasar yang layak diterimakan kepada tenaga ahli ybs (pada sistem evaluasi kualitas).1 . 0. Biaya Langsung Personil adalah (2. 0.0.Biaya Langsung Personil Untuk jasa konsultansi yang lazimnya tidak memiliki standar fee (non standar). karena Keppres 80 membatasi perusahaan konsultan menawarkan Biaya Langsung Personel yang melebihi 3.1 (GD + BBS + BBU). . Besaran ini tidak menuntut angka yang sangat pasti karena sifatnya masih ancar-ancar.Beban Biaya Sosial (BBS). sopir. Bappenas dan Depkeu pernah menerbitkan pedoman kepada instansi dalam penyusunan RAB untuk pekerjaan jasa konsultansi jasa konsultan non-standar seperti ini. terlihat bahwa harga pasar tergantung pada sektor.0.Tunjangan Penugasan. Sedangkan untuk jasa konsultan standar di sektor konstruksi. penentuan perkiraan Biaya Langsung Personil pada dasarnya dihitung secara profesional mengacu pada harga pasar yang berlaku umum pada saat penyusunan RAB untuk kompensasi tenaga ahli berdasarkan masing-masing kualifikasi tenaga ahli di bidang keahliannya serta harga pasar yang berlaku umum untuk kompensasi tenaga pendukung.5 . sekretaris. . harga penawaran akan mengoreksi dengan sendirinya RAB yang kita susun.3 . Tidak terlihat harga yang berkorelasi dengan pengalaman. dan lingkup penugasan. Dengan pedoman tersebut. Dari data-data yang ada. dsb.4 dari Gaji Dasar. Dalam pengadaan. .3 dari Gaji Dasar. dalam menyusun RAB perlu mengetahui besaran umum Gaji Dasar untuk suatu kualifikasi personel yang diperlukan sesuai TOR. jurnal-jurnal asosiasi profesi. Biaya Langsung Personil adalah biaya yang dikeluarkan untuk membiayai tenaga ahli dan tenaga pendukung. Atau secara total. pendidikan. hasil survey harga pasar oleh instansi yang bersangkutan.1. maupun tenaga kerja tanpa kualifikasi seperti kurir. 0.2) Gaji Dasar. RAB untuk kegiatan jasa konsultansi non-standar pada dasarnya terdiri atas dua komponen biaya yaitu: Biaya Langsung Personil (Remuneration). .Gaji Dasar (GD) termasuk PPh. Tenaga pendukung adalah tenaga kerja yang dibutuhkan dalam rangka mendukung tenaga ahli baik dengan kualifikasi tertentu seperti operator komputer.3 dari Gaji Dasar. hasil survey oleh instansi terkait lainnya. . Pengalaman kerja profesional tertentu. Biaya Langsung Non Personil adalah semua perkiraan pengeluaran yang diperlukan guna mendukung pelaksanaan kegiatan oleh tenaga ahli maupun tenaga pendukung. Penguasaan bahasa. Tenaga ahli adalah personel dengan jenis keahlian dan persyaratan tertentu seperti: Tingkat pendidikan tertentu misalnya perlu lulusan perguruan tinggi. PU pernah menerbitkan pedoman sejenis.3.

Di pada yang lalu. dengan terbitnya Keppres 80 Tahun 2003. Bappenas dan Depkeu pernah menerbitkan Surat Edaran Bersama (SEB) berkaitan dengan standar harga satuan untuk jasa konsultan yang terkenal dengan sebutan Billing Rate Bappenas.Billing Rate Konsultan Pertanyaan yang sering muncul dalam setiap pertemuan adalah bagaimana mendapatkan harga yang dapat dipertanggung jawabkan sebagai imbalan suatu pekerjaan jasa konsultansi. Hal ini jelas tidak sehat. berdasarkan Keppres 80 Tahun 2003. dan pada tahun 2000 Bappenas dan Depkeu menerbitkan SEB untuk pedoman penyusunan rencana anggaran biaya jasa konsultansi yang di dalamnya tidak mencerminkan angka-angka sebagai pagu. dua belah pihak terbelenggu oleh implementasi dari angka billing rate dalam SEB dan menyebabkan hasil pekerjaan tidak optimal. Billing rate sebagai rincian dari komponen biaya personil yang ditawarkan adalah harga sesungguhnya dari suatu keahlian seseorang dan tingkat efisiensi perusahaan. Dari hasil studi tersebut. Pada proses seleksi. dan tidak dapat mengacu kepada standar yang umum berlaku. karena billing rate diperlakukan sebagai pagu yang tidak dapat dilampaui maka penyedia juga tidak dapat memberikan proposal yang baik. Lebih lanjut. secara tegas diatur dalam pasal 53 bahwa semua ketentuan sebelumnya yang berkaitan dengan pengadaan dinyatakan tidak berlaku. termasuk pengaturan mengenai penetapan billing rate. persepsi serupa juga terjadi. konsep billing rate harus diluruskan. praktek penerapan billing rate tersebut menimbulkan kerancuan banyak pihak. atau perlu inovasi. karena faktor keahlian ini sangat penting dalam jasa konsultansi maka billing rate tenaga ahli yang ditawarkan tidak boleh dinegosiasi sepanjang billing rate yang bersangkutan tidak lebih dari 3. Pada waktu pemeriksaaan oleh auditor.2 kali gaji dasar yang diterima tenaga ahli yang bersangkutan. Dari sisi penyedia. Penyusunan RAB . perusahaan jasa konsultansi harus menawarkan proposal teknis sebaik-baiknya dan proposal biaya. Akhirnya. atau mengajukan proposal yang dalam perjalanannya diganti dengan tenaga ahli yang lebih rendah kualifikasinya. dan panitia pengadaan cenderung tidak berani keluar dari angka yang ada. Penyedia jasa konsultansi kemudian menggunakan dan memberikan tenaga ahli yang mau dibayar di bawah harga pasar. Pada metode evaluasi kualitas dan metode evaluasi kualitas dan biaya. Yang terjadi kemudian adalah akal-akalan (akrobat) dengan angka yang ada. harga atau biaya pekerjaan jasa konsultansi yang dapat dipertanggung jawabkan pada prinsipnya merupakan harga yang diperoleh sebagai hasil proses seleksi umum yang kompetitif. Dua metode evaluasi ini pada umumnya digunakan untuk pekerjaan yang relatif kompleks. Dalam perjalanannya. Alhasil. Studi yang dilakukan oleh Bappenas tahun 1999 terhadap perkembangan jasa konsultansi nasional menyimpulkan bahwa billing rate dalam SEB yang diperlakukan sebagai pagu atau ´plafon´ merupakan salah satu penyebab dunia jasa konsultansi nasional (proyek pemerintah) tidak berkembang dan tidak menarik. Angka-angka billing rate kemudian digunakan sebagai dasar negosiasi harga. pengguna seringkali menghadapi persoalan karena angka-angka tersebut tidak mencerminkan harga pasar sesungguhnya untuk suatu keahlian. baik biaya langsung personil maupun biaya lainnya. Auditor memandang angka dalam SEB tersebut sebagai harga yang tidak boleh dilampaui. Singkatnya.

Biaya atau fee atau RAB dapat ditentukan berdasarkan persentase tertentu dari pekerjaan fisik terkaitnya. Biaya Langsung Non Personil adalah semua perkiraan pengeluaran yang diperlukan guna mendukung pelaksanaan kegiatan oleh tenaga ahli maupun tenaga pendukung. peserta seleksi perlu mengajukan proposal teknis sebaik-baiknya (dengan tenaga ahli terbaik) dan proposal biayanya tidak melampaui pagu. Kurang maksimalnya peran belanja Belanja yang inefisien dan inefektif. dan rendahnya daya saing barang / jasa domestik. kurang mendorong keinginan peningkatan kemampuan usaha. Untuk jasa konsultansi lazim biaya ini tidak lebih dari 40 persen total biaya. kurang termanfaatkannya belanja sebagai pasar bagi usaha domestik pada bidang usaha yang efek pengadaannya besar.maupun proposal biaya jasa konsultansi perlu diperinci sampai kepada menentukan biaya langsung personil. harga yang ditawarkan sama sekali tidak boleh dinegosiasi. sopir. adat-istiadat dsb. dan pasar yang pasti untuk tumbuhnya industri dan usaha jasa baru. Pada metode ini. Pengertian Biaya Langsung Personil adalah biaya yang dikeluarkan untuk membiayai tenaga ahli dan tenaga pendukung. pengawasan 4%. Jenis keahlian (spesialisasi) tertentu. sekretaris. governance. Penguasaan bahasa. bagaimana belanja yang efisien lemahnya daya saing nasional. Inefisiensi Proses dan tata cara yang tidak sederhana. Di samping perkerjaan konsultansi yang non-standar. Tenaga ahli adalah personel dengan jenis keahlian dan persyaratan tertentu seperti: Tingkat pendidikan tertentu misalnya perlu lulusan perguruan tinggi. Tenaga pendukung adalah tenaga kerja yang dibutuhkan dalam rangka mendukung tenaga ahli baik dengan kualifikasi tertentu seperti operator komputer. Jadi tidak perlu banting-bantingan. khususnya mendorong peningkatan daya saing. penjaga kantor. persaingan tidak sempurna dalam suatu lingkungan usaha. misalnya untuk disain gedung sebesar 4-7%. Pengalaman kerja profesional tertentu. bagaimana memaksimalkan peran belanja pemerintah bagi pertumbuhan perekonomian. Istilah yang dulu pernah dikenal adalah jasa konsultansi yang lazimnya tidak memiliki standar fee (non standar). sering kali menemui banyak sekali permasalahan-permasalahan / problem. dan Biaya Langsung Non Personil (Direct Reimbursable Cost). Problem-problem Pengadaan pemerintah baik itu barang maupun jasa. juga dikenal pekerjaan jasa konsultansi yang dapat diberlakukan suatu standar fee. Pada metode ini. dsb. Pada jenis imbalan dengan standar tertentu. RAB maupun proposal biaya dapat diperinci ke dalam dua komponen biaya yaitu: Biaya Langsung Personil (Remuneration). Pada metode ini tidak dipersoalkan billing rate. antara lain : inefisiensi. maupun tenaga kerja tanpa kualifikasi seperti kurir. . maka dengan mengacu pada Keppres 80 dapat dipilih metode evaluasi pagu anggaran.

Terbatasnya informasi harga dan barang 2. penggunaan teknologi internet dalam penyediaan barang dan jasa pemerintah. baik itu di Jawa ataupun di luar Jawa. Pasar yang tersekat-sekat 4. walaupun belum terintegrasi namun sudah dibentuk di sejumlah daerah di tanah air. dan berinteraksi dengan pemasok. tentang Paket Kebijakan Ekonomi Menjelang dan Sesudah Berakhirnya Program Kerjasama dengan international Monetory Found Inpres No. Dasar Hukum Kepres No. tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi Perpres No. penggunaan media elektronik merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam berbagai transaksi international. Persaingan usaha tidak sehat 5. praktik pembelian barang antar pelaku bisnis dengan memanfaatkan internet untuk mengidentifikasi penawaran yang protensial. Begitu pula yang dirasakan oleh panitia ataupun PPK. personil sehingga tidak banyak pelelangan yang kita ikuti. tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Inpres No. pengelolaan. waktu. dan pendayagunaan informasi dalam volume yang besar secara cepat dan akurat. e-Proc (bagian 1) Sudah sering kita berkecimpung di dunia pelelangan. Akses pasar yang terbatas 3. baik itu pendanaan. sehingga beberapa tahun lalu mulailah dirintis penggunaan e-Proc (lelang secara elektronik). 5 Tahun 2003. Bad governance 6. pembelian barang dan jasa. 80 Tahun 2003. 80 Tahun 2003 (tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) Pengertian e-Proc proses pembelian barang dan jasa yang diperlukan bagi kebutuhan operasional organisasi secara elektronik. dan bagaimana dasar dan registrasinya? Mari saya sampaikan informasinya. Tantangan Pengadaan 1.Gavernance Transparansi bagi semua stakeholder. tuntutan masyarakat akan adanya keterbukaan / transparansi. SDM pengadaan terbatas Latar Belakang Tujuan pemerintah untuk mendapatkan barang/jasa yang diperlukan dengan harga yang sama atau lebih rendah dari harga pasar. dan akuntabilitas. pembayaran. pembelian dan penjualan dari sektor bisnis ke bisnis dengan menggunakan sarana internet. Dan tak jarang pula sebagian kita yang memiliki keterbatasan. 8 Tahun 2006. . tentang Perubahan keempat atas Keputusan Presiden No. 5 Tahun 2004. partisipasi seluruh komponen masyarakat dalam rangka checks and balances. Apa itu e-Proc. kemajuan teknologi informasi yang pesar serta potensi pemanfaatannya secara luas membuka peluang bagi pengaksesan.

Pilihan terhadap vendor lebih luas 4. etika e-Procurement. berbuat curang dalam pengadaan barang / jasa secara elektronik 5. Efektif 3. Confidentiality. Tidak mencuri informasi. Adil & Non-diskriminatif 6. Transparansi lebih tinggi 7. Integrity. Availability. Proses terstandarisasi (lebih efisien) 5. dan perlindungan informasi terhadap pihak yang berwenang. prinsip-prinsip dasar e-Proc. Prinsip-prinsip dasar e-Proc 1. Selamat mengikuti. Authenticity. Tidak mengganggu. Mematuhi ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam pengadaan barang / jasa secara elektronik. merusak sistem 4. Siklus pembelian dan penjualan lebih pendek 3. Biaya transaksi lebih rendah 2. Efisien 2. mengacaukan. memanipulasi data. 4. Transparansi 5. Interoperabilitas 8. 3. Mengurangi kebutuhan personil e-Proc (Bagian 2) Setelah dibahas sebelumnya dalam e-Proc (Bagian 1) yaitu tentang tantangan pengadaan. Akuntabilitas 4. Aspek-Aspek Sistem Pengamanan Komunikasi Elektronik 1. Menjaga kerahasiaan dan mencegah penyalahgunaan data dan informasi elektronik yang tidak diperuntukkan untuk umum 3. informasi yang disimpan sewaktu-waktu dapat diakses saat diperlukan. Tingkat investasi lebih rendah (paperless) 6. keuntungan e-Proc. 5. 2. menyangkut kerahasiaan data dan/atau informasi. Authorization. latar belakang. Terbuka & Persaingan sehat 7. maka akan saya lanjutkan pembahasan tentang e-Proc. Jaminan Keamanan Data Keuntungan e-Proc 1. Meningkatkan akuntabilitas 8. kemampuan organisasi atau perorangan untuk dapat membuktikan identitas pemilik informasi yang sesungguhnya. dasar hukum. perlindungan data terhadap usaha memodifikasi data oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. pengawasan terhadap akses kepada informasi tertentu.Etika e-Procurement 1. . Menjaga kerahasiaan dan mencegah penyalahgunaan kode akses (user id dan password) 2.

PPK: adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan barang / jasa. melayani pengguna & penyelenggara di masing-masing region. menjawab sanggahan dari rekanan (masa sanggah). 7. mendorong inisiatif pengembangan LPSE (Aplikasi LPSE. Auditability. mengirimkan kualifikasi perusahaan. Penyedia Barang dan Jasa: registrasi. Agencyt (Instansi): membuat satker. mengusulkan calon pemenang. 3. SDM. 2. PPK (Pejabat Pembuat Komitmen): menentukan paket. dan pendampingan). membangun sistem aggregator. Verifikator: merupakan pejabat yang bertugas untuk menangani pendaftaran publik menjadu rekanan. perlindungan terhadap salah satu pihak. berkontribusi untuk pendampingan. 3. 2. Panitia: menyusun lelang dan upload dokumen lelang. 7. menentukan pegawai. melakukan aanwijzing. 4. membuat addendum (jika ada revisi dokumen lelang). 4. mengirimkan pertanyaan (jika perlu saat aanwijzing). Panitia: adalah tim yang bertanggung jawab untuk melaksanakan pemilihan penyedia barang/jasa di setiap instansi yang akan melakukan pengadaan barang / jasa. mendownload dan membuka dokumen penawaran. development dan maintenance aplikasi LPSE. LPSE Regional / Kementrian / Lembaga: membangun infrastruktur LPSE. 5. sebagaimana dijelaskan di bawah . Certificate Agent: bertugas untuk memberikan persetujuan bagi publik yang mendaftar sebagai rekanan. persetujuan atas klasifikasi lelang yang akan dipublish. upload dokumen penawaran. menentukan PPK. dan kelembagaan). SDM. 8. Publik: badan usaha yang berminat untuk menjadi peserta lelang. LPSE Pusat: mengoperasikan sistem aggregator. di-back-up oleh catatan-catatan. 3. menentukan panitia. Stake Holders: Berkontribusi terhadap pengembangan (aplikasi. infrastruktur. bila dikemudian hari menyatakan bahwa transaksi tersebut tidak pernah terjadi. persetujuan atas calon pemenang. Aktor e-Proc 1. Peranan 1. 2. 6. akan tetapi akan berbeda dengan lelang elektronik yang hampir seluruhnya secara elektronik. Tahapan Lelang Konvensional vs Lelang Elektronik Dalam tahapan lelang konvensional seluruhnya masih manual. persetujuan atas hasil evaluasi dokumen penawaran. berkontribusi terhadap pengawasan. Rekanan: peserta lelang Entitas & Aktivitas 1. semua kegiatan.6. mendaftarkan lelang dan mendownload dokumen lelang. LKPP: regulasi & standarisasi. Agency: merupakan petugas dari daerah yang mempunyai wewenang untuk membentuk panitia. PPE (Pusat Pelayanan Elektronik): administrator sistem yang level otoritasnya paling tinggi dalam sistem aplikasi. mengoperasikan LPSE. meminta persetujuan PPK atas klasifikasi lelang. membuat SPPBJ dan kontrak. Non-Repudiation. melakukan evaluasi dokumen penawaran. sanggahan. 4.

selanjutnya diminta untuk verifikasi data yang disampaikan secara online dengan berkas asli perusahaan. keuntungan e-Proc. Penetapan pemenang => elektronik 18. Pengambilan dokumen prakualifikasi => elektronik : download / upload 3. atau silakan download form di bawah ini: Formulir Pendaftaran (Form_Penyedia. Pengumuman hasil prakualifikasi => elektronik 7. Penjelasan (Aanwijzing) => elektronik ("semi chatting") 11. Selanjutnya akan dibahas mengenai tahap setelah pendaftaran online di website LPSE dan cara mengikuti lelang. Entitas & Aktivitas. Evaluasi dokumen penawaran teknis => manual 16. Pemasukan dokumen prakualifikasi =>elektronik : download / upload 4. prinsip-prinsip dasar e-Proc. Undangan kepada yang masuk daftar pendek => elektronik : download/upload 9. Evaluasi kelengkapan data administrasi => manual 15. maka akan saya lanjutkan pembahasan tentang e-Proc. Selamat mengikuti. Peranan. dasar hukum.ziddu.com/download/8464870/Formulir_Keikutsertaan. Pembukaan penawaran => elektronik 14. http://www. Dan e-Proc (Bagian 2) yaitu Aspek-Aspek Sistem Pengamanan Komunikasi Elektronik.html Dalam Formulir Pendaftaran (Form_Penyedia. latar belakang. Pendaftaran di LPSE. http://www. apa saja yang perlu dipersiapkan dalam verifikasi ini.xls). Pengumuman pemenang => elektronik 19.xls. Pemasukan penawaran => elektronik : download / upload 13. Masa sanggah => elektronik 20. Penyusunan berita acara penjelasan => elektronik 12. Aktor e-Proc. Klarifikasi => manual 21. Penandatanganan kontrak / SPK => manual e-Proc (Bagian 3) : Verifikasi Setelah dibahas sebelumnya dalam e-Proc (Bagian 1) yaitu tentang tantangan pengadaan.doc. Penetapan hasil prakualifikasi => elektronik 6. Isilah formulir yang telah diunduh dalam e-Proc (Bagian 2).doc). sebagai berikut : 1.com/download/8464869/Form_Penyedia. Evaluasi prakualifikasi => manual 5.html Formulir Keikutsertaan (Formulir_Keikutsertaan. Masa sanggah prakualifikasi => elektronik 8.ziddu. etika e-Procurement. Evaluasi penawaran harga => manual 17. Pengumuman Prakualifikasi => Elektronik 2. Pengambilan dokumen pemilihan => elektronik : download/upload 10. Tahapan Lelang Konvensional vs Lelang Elektronik.xls) terdapat 6 sheet yang terdiri dari identitas . selengkapnya Setelah selesai mengisi data perusahaan secara online.1. Penunjukan Pemenang => manual 22.

Terbuka dan bersaing 4. 2. sekiranya persyaratan sudah lengkap maka akan diberi tanda terima oleh tim verifikator. serta akta perubahan terakhir (jika ada) (asli dan FC) 2. Transparan 5. Setelah data di atas diisi dengan benar selanjutnya perlu dipersiapkan beberapa berkas antara lain : 2. Proses selanjutnya akan diberi "user id" dan "password" yang diemailkan ke alamat email Anda mendaftar. ikuti arahan tim verifikator dari LPSE. 2. surat penunjukan admin.H. 2. pemilik. ijin usaha. surat kuasa (apabila yang mengikuti verifikasi diwakilkan). yaitu 1.1. 2. Dalam Formulir Keikutsertaan (Formulir_Keikutsertaan. Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP / Surat Ijin Jasa Konstruksi (SIUJK) / ijin usaha sesuai bidang masing-masing (asli dan FC). menggunakan sumber daya yang tersedia diperoleh barang dan jasa dalam jumlah. Formulir keikutsertaan dalam Sistem e-procurement nasional untuk penyedia barang / jasa beserta lampirannya (asli).Semarang.doc) terdapat 5 lembar yang berisi formulir keikutsertaan.perusahaan.2.6. pengurus. yang dimaksud di sini adalah setiap pengadaan barang / jasa pemerintah memiliki asas maksimal (pemanfaatannya tepat guna) Persaingan sehat. S. Akuntabel Efisien. Efektif 3. 2. dan diperoleh dalam waktu yang optimal. NPWP perusahaan (asli dan FC). Efisien 2.. tidak terjadi kecurangan dan praktek KKN. 3. Akta pendirian perusahaan. Adil / tidak diskriminatif 6. adanya persaingan antar calon penyedia barang dan jasa berdasarkan etika dan norma pengadaan yang berlaku. .4. Tembalang . Prinsip Dasar Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah Ada beberapa prinsip dasar yang harus dimiliki setiap kali akan mengadakan pengadaan barang / jasa pemerintah.3. Tanda Daftar Perusahaan (TDP) (asli dan FC). akta. KTP Direksi / Direktur / Pemilik Perusahaan / Pejabat yang berwenang di perusahaan (asli dan FC). Data sudah siap untuk itu segera datang ke kantor LPSE tempat Anda mendaftar secara online (dalam hal ini saya mencontohkan di LPSE UNDIP) di Komplek Gedung Rektorat Kampus UNDIP Jalan Prof. 4. staf ahli. Efektif.5. kualitas yang diharapkan. Soedarto.

dilarang memacah paket agar tidak lelang. Akuntabel. Melaksanakan pengadaan 8. menyatukan atau menggabungkan paket pekerjaan yang menurut sifat dan besarnya seharusnya untuk usaha kecil. Transparansi. masyarakat. pemberian perlakuan yang sama kepada semua calon penyedia barang dan jasa yang berminat mengikuti pengadaan barang dan jasa. 1. Menyusun jadwal pengadaan 5. jadual pelaksanaan pekerjaan. jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. Pemaketan pekerjaan Memaksimalkan penggunaan produk dalam negeri. . perluasan kesempatan bagi usaha kecil. dll wajib menyediakan biaya untuk pelaksanaan pengadaan barang / jasa. dan waktu serah terima. antara lain : 1. Penyusunan jadwal memperhatikkan batas akhir tahun anggaran. menetapkan sebanyak-banyaknya paket untuk usaha kecil. dan pemeriksa Siklus Pengadaan Siklus yang ada dalam Pengadaan memiliki sembilan tahapan. dan menyatukan atau memusatkan yang tersebar di beberapa daerah. 2. Biaya pengadaan Departemen / Pemda. Membentuk panitia 3. Menyusun owner estimate 6. dan jadwal meliputi : pelaksanaan pemilihan. 3. Jadual pelaksanaan pekerjaan Pengguna wajib membuat jadwal. pengadaan yang dilakukan dapat dipertanggungjawabkan pada pemerintah. Menetapkan sistem pengadaan 4. biaya pengadaan. Melaksanakan kontrak Perencanaan Pengadaan Perencanaan pengadaan meliputi pemaketan pekerjaan. Menyusun dokumen pengadaan 7. Merencanakan pengadaan 2. Tidak diskriminatif. Menyusun kontrak 9.Terbuka. pemberian informasi yang lengkap tentang aturan main pelaksanaan pengadaan barang dan jasa kepada semua calon penyedia barang dan jasa yang berminat dan masyarakat. mengumumkan secara luas rencana pengadaan. dan pelaksana pengadaan. memberikan kesempatan kepada semua penyedia barang dan jasa yang kompeten untuk mengikuti pengadaan.

50juta) pengadaan dilaksanakan oleh panitia atau pejabat pengadaan. Lima orang anggota : di atas Rp 500.000. personil pengadaan yang sudah bersertifikat keahlian diprioritaskan. memperpanjang masa transisi pemberlakuan sertifikat ahli pengadaan hingga 31 Desember 2007. sampai dengan 31 Desember 2005.antara lain untuk : honorarium pengguna barang / jasa.untuk jasa konsultansi 2. baik dari instansi sendiri maupun instansi teknis lainnya.untuk barang / jasa pemborongan.000.000. s/d Rp 200.000.untuk barang / jasa pemborongan. pengelola pengadaan cukup memiliki sertifikat pelatihan pengadaan barang / jasa. dan staf proyek. administrasi lainnya. berlaku tanda bukti keikutsertaan dalam pelatihan pengadaan barang / jasa pemerintah.untuk jasa konsultansi 3. Optional : satu orang pejabat pengadaan untuk pengadaan di bawah Rp 50.-.-4.-. .000. Membentuk Panitia Pengadaan Tahapan kedua dalam siklus pengadaan adalah membentuk panitia pengadaan.-. di atas Rp 200.000. Panitia Pengadaan Pembentukan Panitia atau Pejabat Pengadaan didasarkan pada nilai dari Pengadaan.000. Untuk semua pengadaan dengan nilai di atas 50 Juta Rupiah harus dibentuk Panitia Pengadaan.-. Tiga orang anggota : s/d Rp 500. Panitia Pengadaan . bendahara.Jumlah Panitia Jumlah Panitia Pengadaan ditentukan dari nilai pengadaan dan jenis pengadaan yang akan dilakukan. substansi pekerjaan dan hukum-hukum perjanjian / kontrak Sertifikat keahlian pengadaan adalah tanda bukti pengakuan atas kompetensi dan kemampuan profesi di bidang pengadaan barang / jasa pemerintah yang merupakan persyaratan seseorang untuk diangkat sebagai pengguna barang / jasa atau panitia / pejabat pengadaan. Untuk semua nilai tersebut di atas dapat dilaksanakan oleh ULP (Unit Layanan Pengadaan) Anggota panitia pengadaan / pejabat pengadaan / anggota unit layanan pengadaan berasal dari pegawai negeri.000. pengumuman pengadaan barang / jasa. dan isi dokumen pengadaan dari pekerjaan yang akan dilakukan pengadaannya. Unsur : personil yang memahami tata cara pengadaan. bagaimana ketentuannya mari kita simak bersama dalam uraian di bawah Ketentuan tentang pembentukan panitia/penunjukan pejabat pengadaan 1. panitia / pejabat pengadaan. Pengambilan panitia dari unit kerja / instansi / departemen / lembaga lain dapat dikarenakan di instansi yang sedang melakukan pengadaan barang/jasa tidak mempunyai pegawai yang memahami masalah teknis yang ada dalam ketentuan pengadaan barang/jasa.000. Untuk sampai dengan nilai 50 juta Rupiah (< Rp.000. jenis pekerjaan. pengadaan dokumen pengadaan dan atau dokumen prakualifikasi.

memiliki integritas moral. 500 juta ( > Rp.Pengadaan Barang/Jasa Pemborongan/Jasa Lainnya sd Rp. substansi pekerjaan/kegiatan yang bersangkutan dan bidang lain yang diperlukan. Panitia berjumlah gasal (ganjil) beranggotakan sekurangkurangnya 3 (tiga) orang yang memahami tata cara pengadaan. Pegawai pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) / Inspektorat Jenderal Departemen / Inspektorat Utama Lembaga Pemerintah Non-Departemen / Badan Pengawas Daerah Propinsi / Kabupaten/Kota. Tugas. memahami isi dokumen pengadaan/metode dan prosedur pengadaan pengadaan. 3. Wewenang. 500 juta ( < Rp. 200 juta)=> sekurang-kurangnya 5 (lima) orang. 200 juta ( > Rp. 500 juta) => sekurang-kurangnya 5 (lima) orang. 500 juta)=> sekurang-kurangnya 3 (tiga) orang. 2. memahami keseluruhan pekerjaan yang akan diadakan. Pejabat pengadaan hanya 1 (satu) orang yang memahami tata cara pengadaan. 4. di atas Rp. 200 juta)=> sekurang-kurangnya 3 (tiga) orang. memiliki sertifikat keahlian pengadaan barang/jasa pemerintah. Pejabat Pembuat Komitmen dan bendahara. Pengadaan Jasa Konsultansi sd Rp. baik dari unsur-unsur di dalam maupun dari luar instansi yang bersangkutan. 6. Persayaratan Panitia/Pejabat Pengadaan atau anggota ULP Panitia / pejabat pengadaan / anggota unit layanan pengadaan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. Pengawasan Internal BI / BHMN / BUMN / BUMD kecuali menjadi panitia / pejabat pengadaan / anggota unit layanan pengadaan untuk pengadaan barang/jasa yang dibutuhkan instansinya. 3. 5. tidak mempunyai hubungan keluarga (hubungan keluarga sedarah dan semenda) dengan pejabat yang mengangkat dan menetapkannya sebagai panitia / pejabat pengadaan / anggota unit layanan pengadaan. Pejabat yang bertugas melakukan verifikasi surat permintaan pembayaran dan/atau pejabat yang bertugas menandatangani surat perintah membayar. memahami jenis pekerjaan tertentu yang menjadi tugas panitia / pejabat pengadaan / unit layanan pengadaan yang bersangkutan. 200 juta ( < Rp. di atas Rp. 2. dan Tanggung Jawab . disiplin dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas. substansi pekerjaan/kegiatan yang bersangkutan dan bidang lain yang diperlukan. Yang dilarang menjadi panitia / pejabat pengadaan / anggota Unit Layanan Pengadaan (Procurement Unit): 1. baik dari unsur-unsur di dalam maupun dari luar instansi yang bersangkutan.

Tugas pokok Pejabat Pembuat Komitmen dalam pengadaan barang/jasa adalah: 1. mengusulkan calon pemenang. 7. mengendalikan pelaksanaan perjanjian/kontrak. 6. membuat laporan mengenai proses dan hasil pengadaan kepada pejabat pembuat komitmen dan/atau pejabat yang mengangkatnya. 6. menetapkan paket-paket pekerjaan disertai ketentuan mengenai peningkatan penggunaan produksi dalam negeri dan peningkatan pemberian kesempatan bagi usaha kecil termasuk koperasi kecil. memiliki disiplin tinggi. jadual. menetapkan besaran uang muka yang menjadi hak penyedia barang/jasa sesuai ketentuan yang berlaku. Pejabat Pembuat Komitmen Pejabat Pembuat Komitmen diangkat dengan surat Keputusan Pengguna Anggaran / Kuasa Pengguna Anggaran / Dewan Gubernur BI / Pemimpin BHMN / Direksi BUMN BUMD. 8. 5. 9. kolusi. tata cara pelaksanaan dan lokasi pengadaan yang disusun oleh panitia pengadaan / pejabat pengadaan / unit layanan pengadaan. 3. 4. serta kelompok masyarakat. memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan. melaporkan pelaksanaan/penyelesaian pengadaan barang/jasa kepada pimpinan instansinya. menyusun perencanaan pengadaan barang/jasa. bertindak tegas dan keteladanan dalam sikap dan perilaku serta tidak pernah terlibat korupsi. 3. wewenang. memiliki sertifikat keahlian pengadaan barang/jasa pemerintah. dan tanggung jawab pejabat / panitia pengadaan / Unit Layanan Pengadaan (Procurement Unit) meliputi sebagai berikut: 1. menyiapkan dan melaksanakan perjanjian/kontrak dengan pihak penyedia barang/jasa. Pejabat Pembuat Komitmen harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. menilai kualifikasi penyedia melalui pascakualifikasi atau prakualifikasi. menetapkan dan mengesahkan hasil pengadaan panitia / pejabat pengadaan / unit layanan pengadaan sesuai kewenangannya. menetapkan dan mengesahkan harga perkiraan sendiri (HPS). 2. 2. menyusun dan menyiapkan harga perkiraan sendiri (HPS). 5. 2. 9. menyerahkan aset hasil pengadaan barang/jasa dan aset lainnya kepada Menteri / Panglima . 8. 4. memiliki tanggung jawab dan kualifikasi teknis serta manajerial untuk melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya. 4. 5. dan nepotisme (KKN). menyiapkan dokumen pengadaan. 7. menyusun jadual dan menetapkan cara pelaksanaan serta lokasi pengadaan. 3. melakukan evaluasi terhadap penawaran yang masuk.Tugas. memiliki integritas moral. dan diupayakan diumumkan di website pengadaan nasional. mengumumkan pengadaan barang/jasa di surat kabar nasional dan/atau provinsi dan/atau papan pengumuman resmi untuk penerangan umum. menandatangani pakta integritas sebelum pelaksanaan pengadaan barang/jasa dimulai.

Penjelasan persyaratan manajerial Yang dimaksud persyaratan manajerial. Memiliki pengalaman minimal 2 (dua) tahun memimpin / mengorganisasi kelompok kerja yang berkaitan dengan kegiatan pengadaan barang/jasa. Memiliki sertifikat pengadaan barang/jasa pemerintah. fisik. keuangan. Dalam Keppres 80/2003 dikenal jenis kontrak berdasarkan imbalan. menandatangani pakta integritas sebelum pelaksanaan pengadaan barang/jasa dimulai. Pejabat Pembuat Komitmen dapat melaksanakan proses pengadaan barang/jasa sebelum dokumen anggaran disahkan sepanjang anggaran untuk kegiatan yang bersangkutan telah dialokasikan. dengan ketentuan penerbitan surat penunjukanpenyedia barang/jasa (SPPBJ) dan penandatangan kontrak pengadaan barang/jasa dilakukan setelah dokumen anggaran untuk kegiatan/proyek disahkan. Kontrak Harga Satuan.TNI / Kepala Polri / Pimpinan Lembaga / Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Tinggi Negara / Pimpinan Kesekretariatan Komisi / Gubernur / Bupati / Walikota / Dewan Gubernur BI / Pemimpin BHMN / Direksi BUMN/BUMD dengan berita acara penyerahan. . 5. dan nepotisme (KKN). 2). Berpendidikan sekurang-kurangnya Diploma 3 (D3) sesuai dengan bidang keahlian yang diperlukan. bisa pula sepadan). Kontrak Lumpsum. 6. Memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan. 10. 2. Memiliki ketaatan yang tinggi dalam melaksanakan setiap tugas/pekerjaannya. dan fungsional atas pengadaan barang/jasa yang dilaksanakannya. Pejabat Pembuat Komitmen bertanggung jawab dari segi administrasi. 4.Persyaratan dan Tugas Pokok Pejabat Pembuat Komitmen Kontrak Lumpsum & Harga Satuan Apabila nanti setelah lelang kita memperoleh harga yang terbaik (bisa termurah. Yang dimaksud dengan dilarang mengadakan ikatan perjanjian adalah menerbitkan surat penunjukan dan/atau menandatangani surat perintah kerja/kontrak. Keppres 80/2003 Pasal 9 . kolusi. Pejabat Pembuat Komitmen dilarang mengadakan ikatan perjanjian dengan penyedia barang/jasa apabila belum tersedia anggaran atau tidak cukup tersedia anggaran yang akan mengakibatkan dilampauinya batas anggaran yang tersedia untuk kegiatan/proyek yang dibiayai dari APBN/APBD. bertindak tegas dan keteladanan dalam sikap dan perilaku antara lain tidak terlibat korupsi. antara lain: 1. 3. yaitu: 1). Dasar Hukum. maka ada persoalan lain yang perlu kita pikirkan yaitu cara mengikat harga yang ditawarkan dalam kontrak. Penilaian kondite dan prestasi kerja (Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan) untuk masa 3 (tiga) tahun terakhir dengan nilai rata-rata minimal ³Baik´.

misalnya pada pembelian barang dengan banyak item. maka harga-harga yang terjadi adalah harga pasar yang sesungguhnya. Pada penggunaan kontrak jenis ini. karena terdapat harga item-item pekerjaan yang melampaui harga item dalam HPS dan oleh pemeriksa dinyatakan merugikan negara. dari kedua belah pihak. jumlah yang pasti. Banyak kasus pengadaan tidak menggunakan jenis kontrak secara tepat. jenis kontrak ini seringkali tidak menguntungkan apabila ruang lingkup kontrak (volume pekerjaan atau barang) tidak dapat dipastikan. ruang lingkupnya atau jumlah dan harganya. volume atau jumlah yang dibutuhkan tidak pasti untuk waktu penyerahan yang pasti pula. Jenis kontrak yang berikutnya adalah kontrak Harga Satuan. Dalam kontrak harga satuan. sehingga tidak dapat dikatakan merugikan negara dalam arti korupsi.Di antara jenis kontrak di atas. Kontrak Lumpsum adalah jenis kontrak yang paling sederhana dan paling sering digunakan. Harga yang mengikat dalam kontrak sistem ini adalah total penawaran harga. Seringkali. Ketidakpastian jumlah/volume penyerahan akan meningkatkan resiko diperolehnya barang secara tidak efisiensi dan tidak efektif bagi konsumen. misalnya bangunan gedung. Tentunya. volume yang diikat dalam kontrak hanya perkiraan (disampaikan pada saat pelelangan) yang pada kenyataannya dapat berkurang atau bertambah. Kontrak jenis ini juga lebih tepat digunakan untuk jenis pekerjaan jasa pemborongan yang perhitungan volumenya untuk masing-masing unsur/jenis pekerjaan sudah dapat diketahui dengan pasti berdasarkan gambar rencana dan spesifikasi teknisnya. dikatakan kontrak jenis ini lebih tepat diguna kan untuk pengadaan yang penyelesaian pekerjaannya dapat dipastikan waktunya. Dengan demikian. Walaupun demikian. yang diikat adalah harga satuan setiap item pekerjaan/barang untuk batas waktu penyelesaian yang ditentukan. Dalam lelang. baik konsumen maupun penjual atau penyedia. Contoh penggunaan misalnya untuk pembelian barang dengan contoh yang jelas. harga satuan masingmasing item pekerjaan tetap tidak layak dinegosiasikan. Walaupun pemilihan jenis kontrak tidak tepat. ketidak pastian ini akan menambah biaya atau mengurangi keuntungan. Karena yang diikat adalah harga total dan volume total sesuai penawaran. Dengan demikian. sepanjang proses pengadaannya dilakukan melalui pelelangan. semua resiko yang mungkin terjadi dalam penyelesaian pekerjaan sepe nuhnya ditanggung oleh penyedia. Biasanya lalu muncul perdebatan dengan pihak pemeriksa. Penggunaan kontrak ini dapat mengurangi resiko di kedua belah pihak (konsumen dan penyedia) yang disebabkan oleh ketidak pastian ruang lingkup pengadaan serta waktu penyerahan. waktu delivery juga pasti. tambah kurang volume pekerjaan dimungkinkan. Namun. maka satuan harga di masing-masing item hanyalah gambaran untuk mendapatkan total penawaran. harga yang dibayarkan didasarkan pada harga satuan dikalikan dengan volume yang nyata. tetap saja dalam menentukan pemenang lelang. walaupun lebih tinggi dari harga satuan dalam HPS. digunakan nilai total penawaran dari perkiraan ruang lingkup yang ditentukan. kalaupun ada kebutuhan tambahan tidak besar. Di pihak penyedia. Kontrak Tahun Jamak (multi years contract) Seringkali kita dihadapkan pada situasi bahwa secara teknis dipastikan suatu pekerjaan misalnya membangun bangunan kantor 20 lantai yang tidak dapat dipecah-pecah ke dalam beberapa paket pekerjaan struktur dan memerlukan waktu pelaksanaan lebih dari satu tahun sehingga ruang .

Pada kasus seperti ini. kita sering menghadapi kebutuhan suatu barang misalnya obat untuk rumah sakit memerlukan supply yang terus menerus. maka kontrak tahun jamak perlu dipikirkan untuk diterapkan. sehingga tidak dapat dibayar dari anggaran tahun yang berjalan. Persoalannya adalah bagaimana kebutuhan tersebut dapat dijamin terpenuhi setiap saat sesuai kebutuhan. demikian juga kepastian supply dari kepentingan konsumen sekaligus merupakan keuntungan bagi produsen. Kebingungan yang sering muncul adalah bagaimana membayar kontrak yang sudah selesai dan melaksanakan pekerjaan tersebut? Pada kasus ini. misalnya secara teknis pelaksanaan pekerjaan harus dimulai awal musim hujan dan selesai sebelum musim kemarau. Keppres 80 tahun 2003 mengharuskan pekerjaan dilelangkan sebagai 1 paket lelang. .lingkup kontrak yang bersangkutan akan meliputi lebih dari satu tahun anggaran. Pada kasus yang lain. Untuk kasus seperti ini. Kasus lain yang seringkali terjadi. yang tidak akan berhenti. Bila kontrak dengan skala tertentu akan memberi tingkat harga terbaik dan skala ini menyebabkan ruang lingkup kontrak perlu lebih dari satu tahun. melainkan merupakan bagian dari pengelolaan kontrak. sedangkan lingkup anggaran tahun berikutnya ditunjuk langsung kontraktor sebelumnya. tidak ada alasan untuk melelangkan hanya untuk anggaran tahun pertama. Di sini juga harus menggunakan kontrak tahun jamak. pekerjaan belum selesai dilakukan. Pada kasus yang lain. suatu pekerjaan semula direncanakan selesai akhir tahun anggaran. termasuk menjawab persoalan apabila pada bulan Januari anggaran belum dapat dicairkan pembayarannya. tentunya dengan tetap memperhatikan kebijakan memberi kesempatan usaha yang luas. salah satu faktor yang dapat dipertimbangkan adalah skala kontrak dan kepastian supply. namun karena berbagai alasan pekerjaan tidak dapat diselesaikan pada waktunya sehingga sisa pekerjaan akan melampaui tahun anggaran berjalan. Langkah yang perlu diambil oleh pembuat komitmen adalah memperpanjang kontrak sesuai kebutuhan. kontrak tahun jamak adalah salah satu solusi untuk memecahkan persoalan administrasi keuangan. yang memerlukan waktu pelaksanaan lebih dari 1 tahun. antara tanggal 20-31 Desember terdapat pekerjaan yang tetap harus dilakukan yang tanggal 20. Pada kasus ini. Disini. atau paling tidak dalam jangka waktu tertentu yang lebih dari satu tahun tetap dibutuhkan barang tersebut. Pada umumnya skala kontrak menentukan harga terbaik yang dicapai. dan pengguna anggaran menganggarkan sisa nilai kontrak pekerjaan di tahun berikutnya. apakah sisa pekerjaan harus dilelangkan kembali? Kasus ini tidak dipecahkan melalui prosedur pengadaan. kontrak tahun jamak harus diterapkan. Biasanya kontrak dianggap selesai tanggal 20 Desember. Pada kasus yang lain lagi. Pertanyaan pertama. sehingga walaupun secara hari kalender pelaksanaannya tidak lebih dari 1 tahun tetapi akan melampaui akhir tahun anggaran dan meliputi dua tahun anggaran. Bagaimana menjamin anggaran tahun berikutnya? Untuk itu perencanaan anggaran harus mempertimbangkan hal ini. biasanya pada bulan Desember kita diingatkan bahwa batas akhir pembayaran tidak boleh melampaui tanggal 20 Desember. Padahal. walaupun anggarannya dialokasikan untuk misalnya 2 tahun anggaran.

80 Tahun 2003. Dengan demikian.sedangkan yang mengerjakan seluruh pekerjaan sebenarnya orang lain yang tidak bertanggung jawab terhadap perusahaan.13 Tahun 1985 bahwa apabila suatu dokumen yang dibuat oleh satu pihak belum dibubuhi materai maka dianggap pemegang dokumen tersebut masih berutang Bea Materai. Bagaimana . 80 Tahun 2003 dan perubahannya tidak mengatur mengenai surat kuasa dan jaminan harus bermaterai dan bertanggal.Berdasarkan Lampiran I Bab II huruf A angka 1. Merujuk pada Pasal 5 UU No.Peraturan lain yg mengatur pasal tsb? Sesuai pasal 7 ayat 1 huruf c Keppres No 80 Tahun 2003 yg diubah dengan Perpres No.8 Tahun 2003 yaitu: a) UU No 18 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi b) UU No 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak sehat c) PP. Mohon penjelasan untuk penawaran terendah 89. maka pelaksanaan pengadaan barang/jasa harus dilakukan secara efisien. Apakah dapat dijadikan pemenang? Keppres No. bahwa untuk pengadaan barang/jasa untuk investasi di lingkungan BI. Pembatasan nama penerima kuasa harus tertuang dalam akta pendirian perusahaan dimaksudkan untuk menghindari pinjam nama/bendera yang artinya perusahaan pemberi kuasa hanya dipakai namanya saja.5).f. BHMN.No.80 Tahun 2003. tetapi terdapat kekurangan : Surat kuasa materai dan Jaminan Penawaran materai tidak bertanggal. transparan. Apabila pengadaan barang/jasa BUMD yg pembiayaannya tidak dibebankan pd APBN/APBD dpt menggunakan ketentuan direksi masing-masing. BUMND yg pembiayaannya sebagian atau keseluruhannya dibebankan pada APBN/APBD harus tunduk pd Keppres No.d). terhadap penawaran dari penyedia barang/jasa yang kurang lengkap dlm hal surat kuasa dan jaminan penawaran yg tidak bermaterai dan bertanggal maka tidak dapat digugurkan. atau pejabat yang menurut perjanjian kerjasama adalah yang berhak mewakili perusahaan yang bekerjasama. BUMN. surat penawaran dinyatakan memenuhi syarat apabila ditandangani oleh pimpinan/direktur utama perusahaan atau penerima kuasa dari direktur utama yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. 13 Tahun 1985 dapat dilakukan dengan cara pemateraian-kemudian (materai dapat ditempelkan kemudian). Pelunasan atas Bea Materai yg terutang menurut pasal 8 Ayat (2) UU No. dan akuntabel sehingga dlm menyusun peraturan direksi wajib mengacu pd ketentuan peraturan perundang-undangan yg diacu oleh Keppres No. atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh pusat yang dibuktikan dengan akte otentik. 29 Tahun 2000 Tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi d) Peraturan-peraturan lainnya yg mengatur tentang BUMD Mulai tanggal 6 Juni 2006 sampai 5 Juni 2007 ditetapkan Harian Media Indonesia menjadi satu-satunya Surat Kabar Nasional sbg media pengumuman Barang/Jasa pemerintah.43% dari HPS. sehingga penyedia barang/jasa yang bersangkutan dapat ditetapkan sebagai pemenang.(1).8 Tahun 2006 Tentang Perubahan Keempat Atas Keppres No. terbuka. efektif.Penggunaan dasar hukum yg digunakan pd pasal di atas 2. Namun demikian karena BUMD mengelola dana publik.Frequently Asked Question Kami mengalami perbedaan penafsiran tentang surat kuasa pemimpin/direktur perusahaan dlm akta notaris yg nama kuasanya tidak tercantum dalam akta pendirian perusahaan atau perubahannya? . Mohon penjelasan Keppres No 80 Tahun 2003 pasal 7 ayat 1 huruf c : 1.

Maka berdasarkan surat Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas Nomor: 3458/M. Jika PNS (dosen) menjadi konsultan di Bank NTB dan Pemkab. 18 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi diatur sbb : " Badan-badan usaha yg dimiliki oleh satu atau kelompok orang yg sama atau berada pada kepengurusan yg sama tidak boleh mengikuti pelelangan untuk satu pekerjaan konstruksi secara bersamaan. penawaran memenuhi syarat apabila penawaran tersebut sesuai dgn ketentuan.f.Koefisien yg ditawarkan rekanan tdk sesuai dgn SNI 2. . Karena sesuai dengan ketentuan dlm lampiran I Bab II huruf A angka1.Apakah dpt mengugurkan penawaran ? Dalam sampul luar penawaran terdapat nama perusahaan dan alamat perusahaan.tetapi sampul penawaran tersebut sudah dibuka oleh panitia. Dalam sampul luar penawaran dr rekanan terdapat nama dan alamat perusahaan. apakah boleh menjadi konsultan tanpa mengambil cuti luar tanggungan negara? Berdasarkan Ketentuan pasal 1 angka 3.alamat. tidak boleh dijadikan alasan untuk mengugurkan. Sejak kapan web ini mulai resmi digunakan ? Sejak diresmikan Jum'at tanggal 5 Januari 2006. kecuali yang bersangkutan mengambil cuti di luar tanggungan negara/BI/BHMN/BUMN/BUMD.Perbedaan harga pd Analisa Biaya Pekerjaan dgn Daftar Harga satuan bahan Apakah 2 hal tsb dapat mengugurkan penawaran ? Perbedaan koefisien yg ditawarkan dg analisa biaya pekerjaan dan perbedaan analisa biaya sesuai ketentuan dalam Lampiran I Bab II huruf A angka 1. apabila dosen (PNS) menjadi penyedia barang/jasa (konsultan) harus cuti di luar tanggungan negara. tetapi tetap menjalankan tugas pokok mengajar di Univ Mataram.no fax yg sama.3). syarat-syarat dan spesifikasi yang ditetapkan dlm dokumen pemilihan barang/jasa.8 Tahun 2006 tidak dapat mengugurkan teknis berdasarkan analisa harga satuan. tetapi sampul penawaran tersebut sudah terlanjut dibuka.f. b) Pegawai negeri.PPN/06/2006 tanggal 7 juli dan sesuai Pasal 20A huruf b Perpres No 8 Tahun 2006 ditetapkan Harian Umum Media Indonesia menjadi satu-satunya Surat Kabar Nasional sebagai media mengumumkan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Dalam pemasukan dan evaluasi Dokumen Penawaran ditemukan 2 perusahaan yg diduduki Komisaris Utama. 1. pegawai BI. pegawai BHMN/BUMN/BUMD dilarang menjadi penyedia barang/jasa." Sesuai dengan pasal tersebut maka kedua perusahaan tersebut wajib digugurkan karena mereka satu kepengurusan.9.dasar penetapannya ? Pengumuman kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah dilakukan sekurang-kurangnya di satu surat kabar yg mempunyai oplah besar dan memiliki peredaran luas secara nasional dan/atau wilayah propinsi. Sesuai ketentuan di atas. tanpa ada penyimpangan yg bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. Keppres No 80 Tahun 2003 yg terakhir dirubah dengan Perpres No. dan Pasal 11 ayat (3) diatur bahwa : a) Penyedia barang/jasa adalah badan atau orang perseorangan yg kegiatan usahanya menyediakan barang/jasa.Apakah penawaran tersebut dapat digugurkan? Berdasarkan pasal 17 ayat (6) UU No.

penyedia dinilai akan mampu melaksanakan pekerjaan sejenis apabila memiliki KD=5NPt. angka b. 80 Tahun 2003 apabila ketidakmampuan perusahaan tersebut mensuplay 1 item barang akibat dari kesalahan perusahaan (bukan karena . 3)Berdasarka ketentuan di atas.000.000. 4)Oleh karena itu. Apakah pemenang untuk pengadaan barang/jasa diakhir tanggal mereka tidak dapat menyediakan barang 1 item dari paket tersebut dan apakahdapat membuat addendum pembatalan terhadap 1 item tersebut? Sesuai dengan ketentuan pasal 37 ayat (1) Keppres No.maka Panitia/pejabat dilarang menambah persyaratan harus memiliki SBU Apakah surat jaminan penawaran yang formatnya berbeda dengan yang sudah ditentukan dalam dokumen pengadaan dapat dijadaikan alasan untuk mengugurkan administrasi ? Tidak boleh dijadikan alasan untuk mengugurkan karena bukan substansial apakah badan usaha yang terdaftar di salah satu kabupaten bisa mengikuti tender di seluruh Indonesia? Perusahaan yang sudah terdaftar pada salah satu kabupaten dapat mengikuti tender di seluruh Indonesia. (Pasal 14 ayat 10 Keppres No. 2)Dalam persyaratan kualifikasi penyedia barang/jasa pasal 11 dan Lampiran I Bab II huruf A. Apakah dalam pengadaan barang/jasa non konstruksi Panitia/Pejabat pengadaan boleh menambahkan syarat perusahaan yg mengikuti lelang harus memiliki SBU/SRP ? 1)Berdasarkan Pasal 14 ayat (6) Keppres No 80 Tahun 2003 dinyatakan bahwa dalam proses prakualifikasi/pascakualifikasi panitia/pejabat pengadaan dilarang menambah persyaratan prakualifikasi/pascakualifikasi di luar yg telah ditetapkan dalam ketentuan Keppres ini atau peraturan perundang-undangan yg lebih tinggi. 2)Berdasarkan Lampiran I Keppres No 80 Tahun 2003. Apakah Surat Pernyataan Pakta Integritas harus memakai meterai? Sesuai dengan kententuan dalam lampiran II Keppres No. Tata cara pengadaannya melalui pelelangan umum dengan pascakualifikasi. mohon kiranya dijelaskan tata cara pengadaan barang dan jasa dalam hal ini adalah gedung kantor yang akan dihancurkan lalu dibangun gedung kantor yang baru di tempat yang sama ? Pertama kali PPK harus menetapkan paket pekerjaan yaitu : pembongkaran gedung dan pembangunan kembali gedung tersebut. apabila nilai paket pekerjaan yg akan dilelang sebesar Rp 8. PPK/Panitia tidak boleh melarang perusahaan dari kabupaten/kota lain untuk mengikuti tender di kabupeten/kota mereka.000. dan tergantung tergantung relevansi pengunaan ukuran ini.00 maka tidak otomatis pengalaman nilai paket pekerjaan minimal adalah 8/5 milyar Rupiah. 80 Tahun 2003).1). 80 Tahun 2003 sudah tidak ada lagi pembatasan wilayah. 3)Penentuan besarnya KD ini sendiri pada prinsipnya tidak selalu harus dikaitkan dengan nilai paket pekerjaan. Keppres No 80 Tahun 2003 sudah tidak ada lagi persyaratan memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU).Apakah panitia pengadaan barang dan jasa dapat menurunkan syarat kemampuan dasar ? 1)Kemampuan Dasar (KD) dl Keppres 80 Tahun 2003 adalah ukuran yg dimaksudkan untuk menggambarkan rentang kemampuan suatu penyedia barang/jasa melaksanakan pekerjaan sesuai dengan besaran nilai kontrak yang pernah dimiliki. karena dalam Keppres No. 80 Tahun 2003 Pakta Integritas tidak perlu bermetari.

bagaimana mengumumkan pengadaan barang/jasa lewat situs bapenas? 1. dengan nilai Rp. Persyaratan penyedianya harus mampu mengerjakan pekerjaan tersebut. Lanjutan pertanyaan no. Rp 40 M & 60 M apakah boleh ? penjelasanya yg detail Tidak dilarang yang penting prosesnya tetap pelelangan umum. : Dana Utk alkes Rp30 M & Gedung Rp 30 M& satu lagi U/ Alkes Rp20 M & edung 20 M (APBD) apa boleh disatukan lelangannya ALKES dgn Gedung RSD jelaskan kami bingung ! Sebaiknya paket-paket tersebut dipecah saja menjadi dua yaitu : paket pengadaan alkes dan paket pengadaan pembangunan gedung dan prosesnya melalui pelelangan umum. c. Supaya dapat harga yang termurah. 17. bagaimana prosedur untuk mendapatkan standard ISO untuk suatu badan usaha? Pertanyaan tidak terkait pengadaan. 5 juta s/d Rp. dan semua resiko yang mungkin terjadi dalam proses penyelesaian pekerjaan sepeenuhnya ditanggung oleh penyedia barang/jasa Mohon penjelasan pengadaan barang & jasa secara terintegrasi utk pembangunan & pengadaan ALKES RSD dana APBD Kab. Mengenai pembayaran tergantung dalam kontraknya. untuk Lump Sum digunakan untuk pengadaan barang/jasa atas seluruh penyelesaian pekerjaan dalam batas waktu tertentu. 5 juta bentuk kontraknya cukup kuitansi. Dalam KEPPRES 80/2003 Jaminan Pelaksanaan yang disyaratkan hanya yang dikeluarkan Bank tanpa menyebutkan Asuransi apa Jaminan Pelaksanaan yang dikeluarkan Asuransi tidak diperkenankan? Untuk jaminan pelaksanaan harus dari bank umum tidak boleh dari asuransi sedangkan untuk jaminan penawaran. Mendaftar dahulu untuk mendapatkan user id.000. b. 1. 50 juta bentuk kontraknya kontrak pengadaan barang/jasa (KPBJ) dengan jaminan pelaksanaan. Persyaratan pendaftaran adalah : a.force major) maka PPK harus mengenakan denda kepada perusahaan tersebut karena keterlambatan sebesar satu per seribu per hari dari nilai kontrak dan mencairkan jaminan pelaksanaan serta apabila denda tersebut sudah mencapai sebesar jaminan pelaksanaan atau kontrak sudah berakhir masa wakttunya maka PPK harus membatalkan kontrak tersebut. dengan nilai dibawah Rp.Dalam proses evaluasi pengadaan barang / jasa apakah orang lain selain panitia lelang dapat hadir sebagai saksi dan kalau dapat apa yang sebaiknya dibuat oleh saksi tersebut? Proses evaluasi pengadaan adalah rahasia tidak boleh ada pihak lain selain panitia/PPK Untuk pengadaan di atas Rp.000. apakah bisa dibayar oleh kas bendahara atau harus dibayar lewat LS ke rekening rekanan? Berdasarkan pasal 31 ayat (3). 10 juta bentuk kontraknya Surat Perintah Kerja (SPK). 10. Surat permohonan kepada Pusat Pengembangan Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Publik dilampiri dengan copy SK pengangkatan Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran dan Pejabat . dengan jumlah yang pasti dan tetap.19 Ket. (40 dan (5) untuk pengadaan : a. uang muka dan pemeliharaan bisa dari asuransi atau bank umum. dengan nilai di atas Rp.

Apabila perusahaan tersebut tidak memenuhi kriteria diatas maka tidak termasuk usaha kecil sehingga dilarang untuk mengikuti pengadaan yang paketnya dicadangkan untuk usaha kecil. Dalam koreksi aritmatik dilarang mengubah harga satuan pekerjaan yang ditawarkan Apakah perusahaan dengan SIUP Menengah boleh mengikuti pelelangan usaha kecil karena omset tahunan dibawah 1 Milyard? Sesuai dengan ketentuan dalam penjelasan pasal 1 angka 18 kriteria usaha kecil adalah : a.Pembuat Komitmen (PPK). Pengawasan Internal BI/BHMN/BUMN/BUMD kecuali menjadi . Koperasi kecil. 5 milyar harus konsultan nasional.id" Untuk proses pengadaan konsultan dari luar negeri dgn jumlah pagu 108. Setelah mendapatkan user id. untuk mengumumakan silahkan baca manual yang ada di web site "pengadaannasional-bappenas.go. dan b.000. Pegawai pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)/ Inspektorat Jenderal Departemen/Inspektorat Utama Lembaga Pemerintah Non Departemen/Badan Pengawas Daerah Propinsi/Kabupaten/Kota. tetapi harus memenuhi beberapa kriteria di atas.000 apa yang harus dilakukan berdasarkan Keppres 80 thn 2003 Sesuai dengan pasal 42 ayat (1) perusahaan asing untuk jasa konsultansi hanya boleh mengikuti seleksi di Indonesia kalau pengadaannya bernilai di atas Rp. 5 milyar.go. memiliki kekayaan bersih paling banyak 200 juta di luar tanah dan bangunan untuk usaha atau memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak 1 milyar rupiah. Apakah diperkenankan panitia mengubah vol atau rate saat koreksi aritmetik dng alasan tidak sesuai HPS (vol dan rate tidak dijelaskan dalam dokumen pelelangan) ? Berdasarkan ketentuan dalam Lampiran I bab I huruf A angka 1. dan jika membutuhkan pelatihan kami menyediakan juga training tanpa dipungut biaya. dan c. Dari kriteria diatas yang disebut usaha kecil tidak hanya dilihat dari omset saja.f) dalam koreksi aritamatika yang boleh diubah adalah volume pekerjaan disesuaikan dengan dokumen pengadaan dan mengkoreksi perkalian dan penjumlahan.12). dilarang duduk sebagai panitia/pejabat pengadaan/anggota Unit Layanan Pengadaan (Procurement Unit) : a.f.pengadaan@depkominfo. b.go. Hi apakah dengan mendaftar ada biaya biaya yang harus di bayar? Terima kasih Semua layanan di website LPSE nasional ini tidak dipungut biaya. Berdiri sendiri.id b. Panitia Pengadaan dengan melampirkan alamat email masingmasing atau surat permohonan diemailkan admin dengan alamat emai : helpdesk. Milik WNI. Untuk pengadaan dibawah Rp.id atau pusatpengadaan@bappenas. bolehkah seorang bendahara penerima menjadi panitia lelang Sesuai pasal 10 angka 8. Khusus untuk pengadaan barang apabila volume kurang maka langsung dinyatakan gugur. Pejabat Pembuatan Komitmen dan Bendahara. atau d. Sesuai penjelasan persyaratan manajerial utk menjadi PPK apakah pendidikan minimal D3 dan pernah selama 2 tahun mengorganisasi pekerjaan yang berhubungan pengadaan barang/jasa? Sesuai dengan ketentuan dalama penjelasan pasal 9 huruf c salah satu syarat PPK adalah pendidikan minimal D3 dan pernah selama 2 tahun mengorganisasi pekerjaan yang berhubungan pengadaan barang/jasa dan ini harus dipenuhi.

. 80 Tahun 2003. Dikaitkan dengan Permendagri No. Pengumuman rencana pengadaan isinya : adalah rencana-rencana pengadaan satu tahun penuh setiap instansi yang terdiri : nama paket. Terima kasih Koperasi karyawan dan anak perusahaan tidak dilarang mengikuti pelelangan yang penting diperlakukan sama dengan yang lain. PPK boleh dijabt oleh KPA atau PA mengangkat orang lain selain KPA untuk menjadi PPK. kami diwajibkankan memposting rencana pengadaan 2007. apabila tidak diumumkan sesuai ketentuan dalam Perpres No. .panitia/pejabat pengadaan/anggota unit layanan pengadaan untuk pengadaan barang/jasa yang dibutuhkan instansinya. 8 Tahun 2006 Tentang Perubahan Keempat Atas Keppres No.go. 80 Tahun 2003 beserta perubahannya. nilai paket dan rencana pengadaannya kapan dan apa metodanya. Pejabat yang bertugas melakukan verifikasi surat permintaan pembayaran dan/atau pejabat yang bertugas menandatangani surat perintah membayar Surat Kabar provinsi untuk Provinsi Sulawesi Tengah apa sudah ditentukan & apa asnksi jika tidak diumumkan melalui Surat Kabar Nasiona dan/atau Surat Kabar Provinsi? Belum. Teknisnya dapat dilihat dalam manual didownload di www. Dengan Hormat.id. Bagaimana kedudukan PPK dikaitkan dengan pelaksanaan Permendagri 13 tahun 2006 Sesuai dengan ketentuan Perpres No.PPK bertanggung jawab atas keuangan. 8 tahun 2006 : .pengadaannasional-bappenas. 80 Tahun 2003 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah apabila pengurus koperasi karyawan menjadi panitia pengadaan barang/jasa dimana peserta lelangnya salah satu adalah koperasi karyawan tersebut. maka panitia pengadaan tersebut harus diganti. Demikian kami sampaikan. maka pengadaan tersebut dinyatakan melanggar prosedur dan bisa dibatalkan.Diangkat oleh Pengguna Anggaran (PA) atau Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).11 tahun 2006 akan diberlakukan pada pelaksanaan lelang pengadaan barang dan jasa pemerintah tahun anggaran 2007? Ketentuan yang dipakai dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah adalah Keppres No. mohon informasinya. 80 Tahun 2003 setiap instansi wajib mengumumkan rencana pengadaan pada awal tahun anggaran setelah dokumen anggaran disahkan. Bolehkah anak perusahaan dan koperasi karyawan perusahaan mengikuti proses pelelangan di lingkungan perusahaan. fisik dan administrasi pengadaan yang dilaksanakan. 13 Tahun 2006. Berdasarkan ketentuan penjelasan pasal 5 huruf e Keppres No. Untuk mengumumkan rencana pengadaan setiap satuan kerja harus mendaftarkan dulu ke Pusat Pengembangan Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Publik untuk mendapatkan "user id". Apakah peraturan LPJK no. bagimana cara mempostingnya ? apa ini sbg sarana pemasangan iklan di media massa ? apa saja isi iklan tsb ? Sesuai dengan ketentuan dalam Perpres No. c. 8 Tahun 2006 Tentang Perubahan Keempat Atas Keppres No.

1).l) syarat kualifikasi penyedia adalah memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta untuk mengikuti pengadaan barang/jasa sekurang-kurangnya 10% dari proyek untuk pekerjaan pemborongan dan 5% dari nilai proyek untuk pekerjaan pemasokan barang/jasa lainnya. apakah hrs disertai dgn SNI? (Jika barang tersebut impor. bagi instansi harus mengirim surat permohonan user dan password untuk dapat melaksanakan pelelangan online (e-procurement) di website LPSE nasional. bagaimana?) Mohon penjelasannya. Mohon penjelasan mengenai Pengadaan barang yang spesifik. b. 80 Tahun 2003. kecuali untuk penyedia barang/jasa usaha kecil termasuk koperasi kecil. Pengadaan barang import dapat dilakukan apabila barang tersebut tidak diproduksi di Indonesia dan atau spesifikasi teknis barang yang diproduksi di Indonesia belum memenuhi persyaratan Apakah Paket Pekerjaan Rehabilitasi Gedung memerlukan Masa Pemeliharaan? Bila perlu berapa lama? Sesuai dengan ketentuan pasal 36 ayat (5) masa pemeliharaan kalau untuk pekerjaan permanen sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan dan untuk pekerjaan semi permanen sekurang-kurangnya 3 (tiga) bulan Bagaimana sebaiknya tindakan kami sebagai peserta lelang. biar kami dapat mengisinya Untuk dapat login ke website pengadaan nasional. instansi (pengguna)/ publik (rekanan) harus mendaftarkan diri terlebih dahulu. Cara memperoleh password dapat dilihat/didownload di petunjuk rekanan. bagaimana caranya menilai kualifikasi rekanan tanpa adanya SBU dengan paket yang dilelang? Sesuai dengan pasal 14 Keppres No. Jadi hanya surat keterangan tidak perlu penyertaan modal. Bagaimana cara masuk (login) ke dalam situs ini. Setiap peserta wajib mengisi formulir kualifikasi penyedia barang/jasa dan apabila dinyatakan masuk sebagai calon pemenang maka data yang ada di formulir tadi akan diverivikasi secara nyata oleh panitia pengadaan . merujuk pertanyaan no 11 disamping. Surat . bahwa penilaian kualifikasi (parakualifikasi/pascakualifikasi) wajib dilakukan pada setiap pengadaan tidak didasarkan hanya dari SBU. 29 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi. Terima Kasih.mengapa Dept. Mohon penjelasan apakah dukungan keuangan harus berbentuk penyertaan modal (CASH) yg ditempatkan di bank ataukah dapat berbentuk SURAT DUKUNGAN SAJA? Sesuai dengan ketentuan dalam Lampiran I Bab II huruf A angka 1. PU masih mengeluarkan kebijakan bahwa SBU masih berlaku ? SBU masih tetap wajib diberlakukan karena perintah dari PP. No. Untuk pengadaan barang harus memenuhi standar SNI atau standar internasional lainnya. apabila diketahui ada indikasi persekongkolan diantara Panitia dengan sekelompok peserta lainnya? Bapak lakukan sanggahan ke PPK dengan melampirkan bukti-bukti persekongkolan tersebut dan paralel bapak laporkan kepada aparat pengawas (inspektorat Jenderal atau Bawasprop/da).

apakah mulai sekarang pelelangan harus melalui internet. Untuk dapat log-in di layanan LPSE nasional pastikan anda telah mengikuti alur yang ditentukan. Surat ditujukan kepada Kepala Pusat Pengembangan Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Publik Bappenas. Jl. 2 Jakarta Pusat Gedung B Lantai VI Telp: 021-31934247 . tapi kenapa selalu setiap login nggak bisa dan selalu ada jawaban anda salah 'user name atau password'? Mohon penjelasan ! Trims. Pastikan anda telah mendapat password dari kami. transparan. Untuk tatacara pelelangan online (e-procurement) dapat didownload di website ini. Selain itu publik dapat terus memantau kinerja panitia pengadaan. serta struktur organisasi. Kami juga ingin menanyakan. 750. panitia mensyaratkan untuk pengadaan golongan Non Kecil dengan Biaya Administrasi Rp.Untuk e-announcement dilampirkan copy surat pengangkatan KPA dan PPK. akuntable. dan perlakuan adil bagi semua pihak dan mengurangi/membatasi peluang untuk kkn. dan membuka kesempatan untuk perusahaan-perusahaan di luar daerah untuk mengikuti seluruh lelang yang ada di wilayah Indonesia tanpa harus datang ke lokasi lelang. mohon penjelasan mengenai pengadaan barang / jasa lewat e-procurement? Prinsip dari pengadaan online (e-procurement) adalah agar pengadaan barang/jasa pemerintah yang dibiayai dengan APBN/APBD dapat dilaksanakan dengan efektif. dan lelang online (e-procurement). silahkan kirim : 1. bagaimana caranya untuk mengetahui apakah rekanan termasuk dalam daftar hitam atau tidak? . efisien. apakah legal? Tidak boleh melanggar prinsip dasar pengadaan. Fax : 021-3101924 Saya sudah mendaftar untuk login di LPSE. Tetapi pemerintah mewajibkan pengumuman rencana pengadaan/belanja negara di tiap-tiap instansi seseuai dengan Keppres 80 tahun 2003 salah satunya lewat media internet di website LPSE nasional atau di website lokal tiap instansi pemerintah yang terkoneksi langsung dengan website LPSE nasional ini. bagimana kalau ada yang belum menggunakan pasilitas internet untuk pelelangan Pemerintah belum mewajibkan pelelangan online (e-procurement). pengumuman lelang. Untuk petunjuk rekanan dapat didownload di website ini.permohonan ditujukan kepada Kepala Pusat Pengembangan Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Publik Bappenas.000.Surat permohonan user dan password untuk entry data di e-announcement atau di e-procurement. 2. Bagaimana prosedur yang harus dilakukan panitia lelang untuk mengikuti e-Announcement? Prosedur untuk dapat menampilkan rencana kegiatan dan anggaran belanja selama 1 tahun (eannouncement). Taman Suropati No. Pada prinsipnya e-procurement adalah pelelangan umum biasa yang dialihkan menggunakan teknologi informasi sehingga setiap tahap pelelangan/pengadaan barang dan jasa dapat terus terpantau oleh publik.

50. Apakah P2K tersebut tidak dapat duduk sebagai pejabat/panitia pengadaan pada kegiatan diluar kegiatan yang mjd tanggung jawab dia? Berdasarkan ketentuan dalam Pasal 10 ayat 8 Keppres No. Bagian mana di dalam Keppres 80/2003 ataupun perubahannya yang mengatur bahwa untuk jaminan pelaksanaan harus dari bank umum tidak boleh dari asuransi? Terima kasih.a.. Keppres 80 Tahun 2003 Psl 31 ayat 3.(lima juta rupiah) tetap diperlukan panitia pengadaan atau pejabat pengadaan.n.1). Jadi untuk pengadaan dibawah Rp. kontrak cukup kuitansi dgn materai. P2K dilarang duduk sbg panitia/pejabat pengadaan. mohon penjelasan. Pegawai .Perusahaan yang di black list karena telah melakukan penyimpangan akan ditampilkan di halaman depan di kolom black list.000.a) jaminan pelaksanaan hanya disebut bank.(lima puluh juta rupiah) dapat dilaksanakan oleh panitia pengadaan atau pejabat pengadaan. 5. Kami sarankan juga diumumkan melalui internet kalau sudah ada internetnya. Apakah pengadaan s/d 5 juta tidak perlu lewat panitia/pejabat? Mekanismenya? Sesuai dengan ketentuan dalam Lampiran I Bab I huruf A. apakah metode pemilihan langsung hanya cukup melalui papan pengumuman saja? atau harus juga melalui e-procurement? Sesuai dengan ketentuan dalam Lampiran I Keppres No. Berdasarkan Ketentuan dalam Lampiran I Bab II huruf A angka 1.000. 80 Tahun 2003 yang dilarang duduk sebagai panitia/pejabat pengadaan adalah : a. Bagi perusahaan yang di balck list tidak akan dapat mengikuti lelang pemerintah di seluruh wilayah Indonesia dan data-datanya dapat diakses publik. Jadi PPK dan panitia dapat diangkat oleh Kepala SKPD selaku pengguna anggaran atau diangkat oleh Kuasa Pengguna Anggaran. Pakta Integritas ditandatangani pada saat rekanan mendaftar atau menjadi salah satu lampiran dalam isian kualifikasi ? Pakta integritas ditandatangani pada saat daftar apabila yang mendaftar adalah direksinya sendiri atau yang orang yang diberi kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau dimasukan sebagai salah satu dokumen kualifikasi apabila yang daftar bukan direksinya sendiri atau yang orang yang diberi kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian. bahwa kontrak s/d 5 juta. dan angka 8 PPK dan panitia pengadaan diangkat oleh Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran/Dewan Gubernur BI/Pimpinan BHMN/Direksi BUMN/BUMD.3) untuk pengadaan sampai dengan Rp.000. pengumuman prakualifikasi sekurang-kurangnya di tempel di papan pengumuman resmi yang dapat dibaca untuk umum dan bila memungkinkan melalui internet.d. berdasarkan KEPPRES 80/2003 apakah PPK dan Panitia harus diangkat oleh Gubernur/Bupati/Walikota atau cukup Kepala SPKD ybs.000.. 80 tahun 2003 Bab II huruf A angka 3. PPK dan bendaharawan. dgn uang persediaan. Untuk tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota. b. Sesuai dengan pasal 1 angka 1.1.

id dan/atau di website instansinya masing-masing. Sehubungan dengan peraturan LPJK No. 11 thn 2006 & Srt Menteri PU. 80 tahun 2003 dan perubahannya. Sesuai dengan ketentuan dalam lampiran I Keppres No. sedangkan kami sudah mengumumkannya di situs e-procurement Departemen Pekerjaan Umum ? Sesuai dengan ketentuan dalam penjelasan pasal 4 huruf h. 80 Tahun 2003 atau ketentuan perundang-undangan yang berlaku. IK. dalam membuat dokumen harus mengacu pada Keppres No. 80 tahun 2003. Jadi untuk pengadaan mobil tidak boleh menyebut merk dan tidak boleh ditunjuk langsung dan harus dilelang umum. Kalau sudah diumukan di web isntansinya masing-masing maka tinggal di hubungkan (link) ke website nasional saja. brg/Jasa. 7) dalam membuat spesifikasi teknis barang tidak boleh mengarah atau menyebut merk/produk tertentu. 80 Tahun 2003 dan perubahannya.go. Tidak boleh harus di lelang umum memphtkn Pert.5 Milyard) . 1. standar yang dibuat Bappenas hanya sebagai salah satu acuan saja. 18 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi syarat menjadi berusaha di bidang konstruksi harus memiliki Ijin Usaha Jasa Konstruksi dan harus memiliki Sertifikat Badan Usaha.Apakah wajib mengumumkan pengadaan barang/jasa lewat situs bappenas.06-Kn/467 tgl 22 Des 2006 msh mempersyaratkn SBU dlm pelaks Pengad. mohon penjelasan pemberlakuan peraturan LPJK No. 80 Tahun 2003 Bab I huruf F angka 1. apakah boleh pengadaan kendaraan roda empat dengan penunjukan langusung pada dealer/pabriknya? mengingat kenderaan tersebut sudah ditentukan merknya (kebutuhan pemilik). Banyak Panitia memasukkan persyaratan diluar yg ditetapkan Keppres 80/2003. terutama untuk pengadaan barang khusus? Apakah hal ini diperbolehkan? Bagaimana bila hal ini terjadi? Sesuai dengan ketentuan dalam pasal 14 ayat (6) panitia/pejabat pengadaan dilarang menambah persyaratan di luar yang sudah ditentukan dalam Keppres No. Jadi khusus untuk penyedia jasa konstruksi disamping memeiliki IUJK juga harus memiliki SBU.01. apakah pengadaan mobil puskesmas keliling dgn nilai pengadaan 2. 12 tahun 2006 (tentang perubahan Bidang. 12 tahun 2006 yang akan terbit sebelum tgl 31 maret 2007.pengadaannasional-bappenas. sub-bidang dan layanan jasa konsultansi) sedang penandatanganan kontrak diperkirakan bulan april 2007 ? Tidak perlu dibingungkan dengan ketentuan LPJK kembalikan pada ketentuan dalam Keppres No. f.5 M dapat dilakukan dgn penunjukan langsung ke Dealer resmi. LPJK No. RI No. Panitia/pejabat pengadaan dilarang menambah persyaratan yang bersifat dikriminatif. Apakah bentuk dan format pengadaan jasa konsultansi harus memeakai format standar nasional yang diterbitkan oleh bappenas ? Tidak harus.BPKP/Inspektorat Jenderal/Inspektur Utama LPND/Bawasprop/Bawas kabupaten/kota/pengawasa internal. Mohon penjelasannya. berbeda dgn kebijakan public yg dikeluarkan Bappenas Sesuai dengan ketentuan pasal 11 Keppres No. 80 Tahun 2003 bahwa salah satu syarat penyedia barang/jasa harus memenuhi ketentuan perijinan menjalankan usaha dan kententuan dalam UU No. Bagaimana ? Ketentuan pengadaan pemerintah adalah Keppres No. apakah untuk pengadaan dengan golongan Non Kecil bisa menggunakan SIUP Klasifikasi Menengah? (Mis: Paket Pengadaan Diatas 3. semua instansi wajib mengumumkan rencana pengadaan di website nasional : www.

80 Tahun 2003 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah diatur bahwa dalam menentukan spesifikasi teknis dilarang mengarah atau menyebut satu merk. apakah ini mengurangi penilaian? . 80 Tahun 2003. jasa implementasi. Mohon penjelasan. apakah boleh pengadaan kendaraan roda empat dengan penunjukan langusung pada dealer/pabriknya? mengingat kenderaan tersebut sudah ditentukan merknya (kebutuhan pemilik). Saya usul kepada Bappenas mengenai sertifikasi Panitya Pengadaan Barang/Jasa kalau dikelompokkan jenis pengadaan? Cth A-untuk pengadaan jasa konsultasi. dll. Dalam membuat SK Direksi sebaiknya mengacu Keppres No. Sehingga apabila spesifikasi teknisnya diperbaiki sesuaikan kebutuhan jangan terlalu tinggi atau terlalu rendah kemudian dilakukan pelelangan umum antar dealer mobil. Sesuai dengan ketentuan dalam keppres No. 80 Tahun 2003 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa diatur bahwa kontrak lump sum yang dikat adalah total penawarannya ditailnya tidak mengikat sehingga dalam kontrak lump sum tidak ada koreksi aritmatik. 80 tahun 2003. 16.000. 1.000. b. apakah harus sesuai dengan 5NPt? Sesuai dengan ketentuan dalam Lampiran I Bab II Keppres No. Untuk jasa penggadaan barang KD = 5. 80 Tahun 2003 bahwa untuk pengadaan barang/jasa pemborongan/jasa lainnya hanya dibagi kecil dan bebas. Usulan anda akan disampaikan Tim Pengembangan Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Publik Assalamu Alaikum. Sesuai ketentuan dalam Lampiran I Bab I Keppres No. 80 Tahun 2003 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah bahwa khusus untuk pengadaan yang dipruntukan untuk usaha non kecil harus dituntut mempunyai pengalaman pada sub bidang yang sama.Sesuai dengan ketentuan dalam Keppres No. Apakah surat jaminan penawaran yang formatnya berbeda dengan yang sudah ditentukan dapat dijadikan alasan mengugurkan? Jika tidak boleh. Terkait mengenai cara menghitung kemampuan dasar (KD) diatur : a.000. apakah dalam kontrak lumpsum perlu dilakukan koreksi aritmatik? mengingat dalam Dokumen lelang volume pekerjaan telah dimunculkan. Untuk jasa pemborongan KD = 2.Npt (Nilai pengalaman tertinggi pada tujuh tahun terakhir pada bidang yang sama untuk usaha kecil dan pada sub bidang yang sama untuk usaha non kecil). Apabila pengadaan BUMN/BUMD murni didanai dari dana BUMN/BUMD sendiri pengadaannya menggunakan ketentuan SK Direksi masing-masing.(satu milyar) untuk usaha kecil kecuali si kecil secara teknis tidak mampu mengerjakan.Npt (Nilai pengalaman tertinggi pada tujuh tahun terakhir pada bidang yang sama untuk usaha kecil dan pada sub bidang yang sama untuk usaha non kecil). jasa training dan <40& untuk pengadaan barang/hardware Metoda pelelangan umum dengan pascakualifikasi. Untuk jasa konsultansi KD = 3. mohon penjelasan metoda yg sesuai untuk pengadaan barang/jasa yg penggunaan anggarannya >60% untuk jasa instalai. B-untuk pengadaan barang/jasa pemborongan. c. Paket pekerjaan yang nilainya dibawah Rp. Npt (Nilai pengalaman tertinggi pada tujuh tahun terakhir pada bidang yang sama untuk usaha kecil dan pada sub bidang yang sama untuk usaha non kecil). Mohon tanggapan Apakah BUMN seperti Pertamina wajib menggunakan Keppres 80/2003 dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa?. Sudah tidak dibagi lagi menengah atau besar. Kami ada silang pendapat masalah evaluasi penawaran.. apakah pengalaman pekerjaan sangat menentukan dalam penilaian dokumen tender? Dan Jika ya.. Sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 7 ayat (3) BUMN/BUMD yang penggadaannya dibiayai seluruh/sebagian dari dana APBN/APD harus tunduk pada ketentuan Keppres No.

Amplop penawaran harga harus dibuka & diberitahu (pascakualifikasi) ? Yang diumumkan adalah total HPS. kesesuaian dengan kebutuhan yang telah ditetapkan dan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya sesuai dengan sasaran yang ditetapkan. Selain Perpres 80/2003 beserta perubahannya. 29 Tahun 2000 Tentang Penyelenggaran Jasa Konstruksi diatur bahwa untuk pekerjaan satu kesatuan konstruksi/satu kesatuan kegagalan bangunan dapat dilakukan dengan penunjukan langsung. apakah pengadaan barang & jasa dari dana tersebut tetap harus dilelangkan ? Dana block grant sumbernya pasti dari APBN?APBD sehingga tetap harus dilelang umumkan Apakah BA evaluasi (pascakualifikasi) harus ditandatangani wakil perusahaan? Tidak perlu 1. yang penting jaminan tersebut asli dan dapat diacairkan. Dan diusahakan tidak perlu memungut biaya kepada peserta akan memberatkan peserta. dalam menentukan spesifikasi teknis suatu barang harus memperhatikan : 1. 29 Tah un 2000.Tidak boleh. 18 Tahun 199 Tentang Jasa Kontruksi dan PP No. angka 7) Keppres 80/2003. Jadi bukan didasarkan pada keinginan user (kantor). hasil. mohon sekalian dengan dasar hukumnya Sesuai dengan ketentuan dalam PP No. Panitia dalam mengevaluasi hanya boleh mengugurkan penyimpangan-penyimpangan yang bersifat substansial (penyimpangan akan memperngaruhi mutu. 80 Tahun 2003 pengumuman pengadaan di web site tidak diwajibkan hanya diupayakan. Apakah dalam pengadaan jasa konstruksi lanjutan dari tahun anggaran sebelumnya dapat dilakukan dengan penunjukan langsung. apabila pekerjaan itu satu kesatuan bangunan/kekagalan bangunan tidak boleh dipecah-pecah paketnya. Bagaimana caranya penyusunan spek dan syarat. HPS harus diberitahu atau cukup perkiraan biaya ? b. Waktu penjelasan (anwijzing) : a. rincian HPS bersifat rahasia. Penyimpangan yang tidak subtansial dilarang digugurkan. Seharusnya dilelang umum satu paket dengan kontrak yang tahun jamak (kontrak yang dibiayai lebih dari satu tahun anggaran). 1 M juga wajib diumumkan di situs ini ? Sesuai dengan ketentuan dalam Perpres No. 2. untuk menghindari medapatkan barang yang tidak berkualitas maka panitia harus menetapkan kriteria teknis yang sesuai dengan keperluan. . landasan hukum apa saja yang menjadi dasar pelaksanaan bagi panitia dalam melaksanakan pengadaan jasa konstruksi? UUNo. APAKAH ADA KETENTUAN BERAPA BIAYA LELANG YANG HARUS DIANGGARKAN UNTUK PENGADAAN DIATAS 1 MILYAR DAN DIBAWAH 1 MILYAR Besaran biaya lelang hanya untuk penganti penggadaan dokumen saja. 28 Tahun 2000. Bantuan dana Block grant bukan dana yang bersumber dari APBN. PP No. 8 Tahun 2006 Tentang Perubahan Keempat Atas Keppres No. Namun demikian dalam Keppres No. dalam hal pengadaan seperti motor. spesifikasi teknis tidak boleh mengarah kepada merk/produk tertentu kecuali untuk suku cadang/komponen tertentu. Apakah lelang dibawah Rp. Berdasarkan pasal 3 dan lampiran Bab I. agar kita dapat barang yang kita inginkan? Misalnya kami ingin beli sepeda motor merk jepang tapi jangan sampai dapatnya motor cina. 80 Tahun 2003 Tentang Ketentuan Pemaketan. Sehingga kasus di atas melanggar ketentuan pemaketan. 30 Tahun 2000. Permasalahannya spek barang antara motor jepang dan motor cina sama tapi kualitas jelas beda. padahal harga motor cina lebih murah tapi tidak awet. lingkup pekerjaan). dan PP No.

misalnya: a. harus ada bengkel resmi di daerah tersebut b. memenuhi uji teknis dari departemen perindustrian dan BPPT c. adanya jaminan purna jual (spare parts) y .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful