P. 1
MAKALAH INVERTER

MAKALAH INVERTER

5.0

|Views: 2,822|Likes:
Published by Vicky Dewandha

More info:

Published by: Vicky Dewandha on May 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2014

1

MAKALAH
SISTEM PERANCANGAN
ELEKTRONIKA

''#%#¨


Disusun Oleh:

Nama : Moch. Vicky Dewandha
Kelas : EC - 2A


POLITEKNIK NEGERI 1AKARTA
Kampus Baru UI Depok





KATA PENGANTAR

Puii Syukur Kehadirat Allah SWT karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya
penulis dapat menulis dan menyelesaikan makalah ini. Shalawat serta salam tak lupa penulis
paniatkan kepada Nabi besar iuniungan penulis, Nabi Muhammad SAW. Sesungguhnya
pembuatan makalah ini semata-mata untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh dosen
penulis.
Penulis berusaha untuk membantu mempermudah para pembaca dalam memahami
materi mengenai Inverter. Penulis berharap makalah ini dapat berguna bagi yang
membacanya. Penulis hanya mengingat bahwa kesempurnaan hanya milik Allah SWT dan
kekurangan datangnya dari hamba-Nya sendiri. Untuk itu, kritik dan saran yang membangun
sangat diharapkan penulis demi kesuksesan makalah ini.



uepokţ 18 Mel 11

Þenulls










DAFTAR ISI

Kata Pengantar
................................. 2
DaItar Isi ................................ 3
BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang ...................... 4
BAB 2 ISI
2.1 Pengertian................................. 5
2.2 spesiIikasi..............................................6
2.3 Aplikasi Teknologi Inverter......................................................9
2.4 Contoh Rangkaian Inverter.......................................................9
BAB 3 PENUTUP
3.1 Kesimpulan ................10


















A I
PENDAHULUAN


1.1. LATAR ELAKANG

Sistem tenaga listrik belakangan ini meniadi sebuah aset yang vital dalam
dunia produksi, terutama pada sistem produksi yang memerlukan sumber listrik
secara keseluruhan (sebagai contoh: kilang minyak, pabrik-pabrik, server, dll.).
Hilangnya pasokan listrik tentunya akan membuat proses produksi terhenti bahkan
bisa merusak hasil produksi yang ada. Untuk menghindari permasalahan tersebut
maka perlu dibuat sebuah sistem tenaga listrik cadangan (backup power). Pada
awalnya backup power menggunakan diesel generator, disamping pemakaian bahan
bakar yang besar tentunya backup power ini tidak akan handal 100°. Untuk industri
yang tidak memperbolehkan hilangnya sumber listrik tentunya harus menyiagakan
diesel generator (standby) dalam kondisi mesin berialan (running) agar apabila
sewaktu-waktu sumber listrik hilang maka diesel generator segera mengambil alih dan
memberikan sumber daya listrik yang hilang tersebut (diesel generator harus dalam
kondisi synchro dengan sumber utama, misal: PLN). Hal inilah yang membuat
pemakaian diesel generator kurang handal. Salah satu sumber daya listrik yang mudah
dan handal untuk digunakan adalah batre yang dapat diisi ulang atau battery
rechargeable (DC). Battery akan terisi arus listrik pada saat sumber utama masuk dan
battery akan menyuplai arus listrik ketika sumber utama hilang, namun battery hanya
bekeria pada sistem arus searah atau direct current (DC). Untuk sumber arus bolak-
balik (AC) diperlukan peralatan semi-konduktor yang dapat merubah/menyearahkan
arus bolak-balik meniadi searah (DC). Perangkat pengubah AC meniadi DC ini
dinamakan rangkaian penyearah (rectiIier) dengan komponen utamanya adalah dioda.
Jika pemanIaatan teknologi semi-konduktor bisa merubah arus bolak-balik (AC)
meniadi searah, kenapa tidak dicoba untuk sebaliknya (DC meniadi AC). Untuk
memenuhi kebutuhan tersebut maka dirancanglah suatu rangkaian gabungan beberapa
unit semi-konduktor meniadi satu paket dengan istilah inverter atau lebih dikenal
sebagai UPS (uninterruptible power suply).






A II
ISI

2.1 Pengertian Inverter
Inverter merupakan rangkaian elektronika daya yang berIungsi sebagai pengubah
arus searah (DC) meniadi arus bolak-balik (AC) dengan menggunakan metode switching
dengan Irekuensi tertentu. Switching itu sendiri adalah proses perpindahan antara kondisi ON
dan OFF ataupun sebaliknya. Pencacahan arus DC dengan proses switching ini dimaksudkan
agar terbentuk gelombang AC yang dapat diterima oleh peralatan/beban listrik AC.
Komponen utama yang digunakan dalam proses switching sebuah inverter haruslah sangat
cepat, sehingga tidak memungkinkan bila digunakan saklar ON-OFF, relay, kontaktor dan
seienisnya. Akhirnya dipilihlah peralatan-peralatan semi-konduktor yang mampu berIungsi
sebagai saklar/pencacah tegangan, selain itu iuga mampu melakukan Pengertian Inverter.
Inverter merupakan rangkaian elektronika daya yang berIungsi sebagai pengubah
arus searah (DC) meniadi arus bolak-balik (AC) dengan menggunakan metode switching
dengan Irekuensi tertentu. Switching itu sendiri adalah proses perpindahan antara kondisi ON
dan OFF ataupun sebaliknya. Pencacahan arus DC dengan proses switching ini dimaksudkan
agar terbentuk gelombang AC yang dapat diterima oleh peralatan/beban listrik AC.
Komponen utama yang digunakan dalam proses switching sebuah inverter haruslah sangat
cepat, sehingga tidak memungkinkan bila digunakan saklar ON-OFF, relay, kontaktor dan
seienisnya. Akhirnya dipilihlah peralatan-peralatan semi-konduktor yang mampu berIungsi
sebagai saklar/pencacah tegangan, selain itu iuga mampu melakukan
Dalam Iungsi lain Inverter iugadapat di artikan suatu alat untuk merubah arus aki
meniadi arus PLN yang berguna sebagai listrik cadangan dan tetap membutuhkan listrik PLN
disaat mengecas aki.







Di sini penulis memberikan contoh Inverter dari suatu produk agar memudahkan para
pembaca dalam memahami tentang inverter dan spesiIikasinya

2.2 Spesifikasi



Nilai Tambah Inverter Yang Tersedia :
1. Auto Fan, Kipas berputar automatis yang berarti kipas hanya berputar saat komponen
inverter sedang panas saia. Kipas yang berputar automatis dikarenakan komponen
inverter yang lebih kuat atau lebih tahan panas. sedangkan inverter standard kipas
berputar tidak automatis yang berarti slalu saia berputar.
2. Auto UPS, Pada saat aki penuh watt dari charger aki yg semula 120 watt maka akan
berkurang meniadi 1 watt agar pada saat aki penuh maka pengisian aki akan terputus
sehingga aki tidak overload, berbeda dengan inverter standard yang bisa overload
dalam pengecasan sehingga memperpendek umur battery.
3. ody/chasing terbuat dari aluminium, bukan seperti inverter biasa yang terbuat
dari babet atau besi cor coran. Body inverter yang terbuat dari aluminium ini iuga
berIungsi untuk menahan panas karena inverter yang tidak tahan panas menyebabkan
inverter cepat rusak.
4. Dikarenakan komponen tahan panas maka Pemakaian ampere aki tidak terbatas
sehingga anda bebas menggunakan ampere berapapun iika anda menginginkan lebih
tahan lama, inverter 12V dipasang dengan aki 12Volt, amperenya bertambah iika
dipasang paralel bukan seri.
5. Kabel standar tembaga asli bukan kabel campuran.
6. modiIied sine wave PWM yang berarti Bisa dipakai untuk pompa air, kulkas,
Air conditioner, berbeda dengan modiIied sine wave tanpa ¹5° PWM yg mudah
rusak iika digunakan untuk pompa air, kulkas dan air conditioner. Catatan : untuk
peralatan motorik seperti Air conditioner, pompa air, kulkas maka membutuhkan
tarikan awal sebesar 5-7kali dari watt inverter, contoh : air conditioner 300watt maka
dikalikan 7 yang berarti inverter dengan peak power 2100 watt dan anda bisa
menggunakan inverter 1200 watt karena peak powernya hingga 2400 watt. Kemurnian
018038 3;07907 sekitar 85° dari watt inverter sedangkan ¹5° PWM bukanlah
berarti kemurnian eIisiensi inverter melainkan PWM pengendali kecepatan motorik.



8




Dalam Inverter terdapat istilah ,diantaranya :
Peak Power
Peak power adalah daya tarikan awal yang mampu ditahan oleh inverter. Contoh inverter type
500 watt dan memiliki speciIikasi peak power sebesar 1000 watt maka inverter type 500 watt
ini mampu menarik daya listrik pada saat awal hingga 1000 watt. sehingga peralatan listrik
seperti TV, Komputer dll yang membutuhkan tarikan awal besar bisa ditangani oleh inverter.
Efisiensi Inverter
Didalam spesiIikasi di atas sering tertulis eIIiciency. Disini eIisiensi diartikan adalah arus murni yang
keluar dari inverter. Sebagai contoh, Ada inverter dengan eIisiensi sebesar 40 ° dan type watt
inverter anda 1000 watt maka anda hanya bisa menggunakan sebesar 400 watt karena memang
murninya 40 °. dan iika eIisiensinya 85-90° maka anda bisa menggunakannya sekitar 850-900 watt.
Inverter Charger
Charger current pada inverter charger adalah besarnya arus ampere untuk mengecas battery/aki.
Sebagai contoh, misalnya tertulis charger current 10 Ah maka berarti arus pengisian charger aki pada
inverter charger sebesar 10 Ah.
Instalasi Pemasangan Inverter
1Ŧ Pastikan SAKLAR pada posisi OFF.
Ŧ Siapkan kabel aki berwarna merah atau positiI yang sudah terdapat pada Inverter.
Ŧ Pasang Kabel aki berwarna MERAH atau POSITIF, Uiung satunya ke Kutub PositiI
dari inverter dan uiung satunya ke kutub aki POSITIF , dari inverter sudah ada tanda
POSITIFnya dan dari terminal akipun sudah ada tanda POSITIFnya.
Ŧ Setelah terpasang kabel aki berwarna merah maka kencangkan bautnya.
Ŧ Siapkan kabel aki berwarna HITAM atau NEGATIF yang terdapat pada Inverter.
Ŧ Pasang Kabel aki berwarna HITAM atau NEGATIF , Uiung satunya ke Kutub
NEGATIF dari inverter dan uiung satunya ke kutub aki NEGATIF .
Ŧ Pasang kabel hitam input inverter ke socket yang ada diinverter.


8Ŧ Colokkan Kabel input berwarna hitam dari inverter ke stop kontak listrik PLN.
Ŧ Nyalakan SAKLAR ke Posisi ON
1Ŧ Colokkan alat listrik seperti kipas, PC, dll yang ingin di back up ke OUTPUT inverter
berwarna putih.

2.3 Aplikasi Teknologi Inverter
1eknoloal lnverLer berkembana sanaaL cepaLţ bahkan secara Lldak lanasuna Leknoloal lnl sudah
berada dlLenaahŴLenaah kehldupan klLaŦ Sebaaal conLoh adalahť Alr CondlLloner denaan Leknoloal
lnverLer (savlna enerav)ţ uÞS kompuLer unLuk perkanLoranţ Sollar Cellţ kereLa llsLrlk (denaan moLor
AC)ţ dan LenLunva maslh banvak laalŦ 8ahkan ada [uaa lnverLer vana dlmanfaaLkan sebaaal pelebur
loaam denaan memanfaaLkan kemampuan lnverLer dalam menahasllkan frekuensl LlnaalŦ

2.4 Contoh Rangkaian Inverter

1IuC Lo I 1J


















1

A III
Kesimpulan

Inverter merupakan rangkaian elektronika daya yang berIungsi sebagai pengubah arus
searah (DC) meniadi arus bolak-balik (AC) dengan menggunakan metode switching dengan
Irekuensi tertentu. Switching itu sendiri adalah proses perpindahan antara kondisi ON dan
OFF ataupun sebaliknya.
Inverter suatu alat untuk merubah arus aki meniadi arus PLN yang berguna sebagai
listrik cadangan dan tetap membutuhkan listrik PLN disaat mengecas aki.atau dapat
dikatakan Inverter untuk memback up beban listrik yang ingin di back up.











You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->