Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan

)

MATEMATIKA
TEKNIK KESEHATAN

Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan)

KATA PENGANTAR
Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 153/U/2003, tanggal 14 Oktober 2003, tentang Ujian Akhir Nasional Tahun Pelajaran 2003/2004, antara lain menetapkan bahwa dalam pelaksanaan ujian akhir nasional ada mata pelajaran yang naskah soalnya disiapkan oleh pusat dan ada mata pelajaran yang naskah soalnya disiapkan oleh sekolah. Mata pelajaran yang naskah soalnya disiapkan oleh pusat untuk SMK adalah mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Naskah soal tiga mata pelajaran ini disiapkan oleh Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik). Selain dari tiga mata pelajaran tersebut naskah soalnya disiapkan oleh sekolah/madrasah. Berkaitan dengan hal tersebut, Pusat Penilaian Pendidikan menyiapkan buku panduan materi untuk mata pelajaran-mata pelajaran yang naskah soalnya disiapkan oleh pusat. Buku ini memuat uraian tentang hal-hal sebagai berikut. 1. Gambaran umum. 2. Standar kompetensi lulusan. 3. Ruang lingkup, ringkasan materi, beserta latihan dan pembahasannya. Buku panduan materi ujian ini dimaksudkan untuk memberi arah kepada guru dan siswa tentang materi yang akan diujikan berkaitan dengan berbagai kompetensi lulusan dalam mata pelajaran-mata pelajaran tersebut. Dengan adanya buku panduan materi ujian ini, diharapkan para guru dapat menyelenggarakan proses pembelajaran yang lebih terarah, dan para siswa dapat belajar lebih terarah pula. Dengan demikian, diharapkan para siswa dapat mencapai hasil ujian yang sebaik mungkin. Semoga buku ini bermanfaat bagi berbagai pihak dalam rangka meningkatkan mutu proses dan hasil belajar siswa.

Jakarta, Desember 2003 Kepala Pusat Penilaian Pendidikan,

Bahrul Hayat, Ph.D. NIP 131602652

DEPDIKNAS

Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan

i

Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan)

DAFTAR ISI
Halaman i ii 1 2 3 3 24 29 34 42 52

Kata Pengantar ........................................................................................................... Daftar Isi ....................................................................................................................

Gambaran Umum....................................................................................................... Standar Kompetensi Lulusan ..................................................................................... Ruang Lingkup dan Ringkasan Materi ...................................................................... • • • • • • Kompetensi 1 ................................................................................................. Kompetensi 2 ................................................................................................. Kompetensi 3 ................................................................................................. Kompetensi 4 ................................................................................................. Kompetensi 5 ................................................................................................. Kompetensi 6 .................................................................................................

DEPDIKNAS

Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan

ii

Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan)

GAMBARAN UMUM
• Pada ujian nasional tahun pelajaran 2003/2004, bentuk tes Matematika tingkat SMK berupa tes tertulis dengan bentuk soal pilihan ganda, sebanyak 40 soal dengan alokasi waktu 120 menit. Acuan yang digunakan dalam menyusun tes ujian nasional adalah kurikulum 1994 beserta suplemennya, dan standar kompetensi lulusan. Materi yang diujikan untuk mengukur kompetensi tersebut meliputi: bilangan berpangkat, basis bilangan, bentuk aljabar, barisan dan deret, persamaan dan pertidaksamaan, fungsi komposisi, sistem persamaan linear dan program linear, persamaan kuadrat, matriks, logaritma, logika matematika, penarikan kesimpulan, lingkaran, luas dan keliling bangun datar, jaring-jaring, volum dan luas permukaan bangun ruang, pengukuran, skala, perbandingan dan fungsi trigonometri, ukuran pemusatan, ukuran penyebaran, peluang, permutasi dan kombinasi, limit, differensial, integral, dan luas antara dua kurva.

• •

DEPDIKNAS

Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan

1

menyajikan. dan skala. 5. Siswa mampu memahami konsep perbandingan dan fungsi trigonometri dan mampu menggunakannya untuk menyelesaikan masalah. serta mampu menerapkannya sesuai dengan bidang keahlian. Siswa mampu memahami konsep bangun datar. pertidaksamaan. Siswa mampu memahami konsep logika matematika untuk pemecahan masalah. DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 2 . bangun ruang. serta mampu menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. sistem persamaan linear dan program linear. serta mampu menggunakannya untuk menyelesaikan masalah. dan mampu memahami konsep kejadian dan peluang. Siswa mampu mengolah. diferensial. Siswa mampu memahami konsep dan operasi hitung pada bilangan dan bentuk aljabar. menafsirkan data. persamaan.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Standar Kompetensi Lulusan 1. 3. Siswa mampu memahami konsep limit. dan integral. matriks. 6. fungsi. 4. barisan dan deret. dan logaritma. pengukuran. 2. serta mampu menerapkannya sesuai dengan bidang keahlian.

121212 … 99 P = 12 12 P = 99 4 P = 33 4 Jadi bentuk desimal dari 0.121212 … menjadi pecahan biasa! Jawab: Misal P = 0. persamaan. 6 . 0. 3. Bilangan irasional. 7 dan sebagainya.3333 … c. 5 .12121212 … 100P – P = 12. Contoh 2 . serta mampu menerapkannya sesuai dengan bidang keahlian.111111 … b. matriks. Atau bilangan desimal berulang yang tidak beraturan.121212 … 100 P = 12.6666 … dsb. 0. barisan dan deret.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) RINGKASAN MATERI DAN CONTOH SOAL KOMPETENSI 1 Siswa mampu memahami konsep dan operasi hitung pada bilangan dan bentuk aljabar. a Karena bilangan tersebut dapat dinyatakan dalam bentuk . pertidaksamaan. 0. contoh 2.12121212 … d.121212 … = 33 a dengan a b DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 3 .121212 … – 0. sistem persamaan linear dan program linear. dan logaritma.315645913 … Jika suatu desimal mempunyai angka berulang dan beraturan bukan termasuk bilangan irasional Contoh a. b Contoh: Ubahlah bentuk desimal 0. 0. Bilangan irasional adalah bilangan yang tidak dapat dinyatakan dalam bentuk dan b = 0. Ringkasan Materi A. fungsi.

Penjumlahan dan pengurangan. Rasionalkan penyebutnya! 4 2 a. b. 7 3 + 5 3 − 4 5 = (7 + 5) 3 − 4 5 = 12 3 − 4 5 = 4 (3 3 − 5 ) c. c. 6 2+ 3 7 2 7 = 7 7 4 × 7− 5 7+ 5 4 7 + 5 = =2 7 + 5 7−5 7+ 5 ( ) ( ) 6 2− 3 62 − 3 × = = 62− 3 4−3 2+ 3 2− 3 ( ) ( ) DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 4 .Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Operasi pada Bilangan Irasional 1. × 7 b. Contoh. 7 7− 5 Jawab: 2 a. 2 5 + 4 5 = (2 + 4) =6 5 5 b. Contoh: a. 3 72 + 4 50 − 2 200 = 3. Merasionalkan penyebut Jika suatu pecahan penyebutnya bilangan irasional maka untuk merasionalkan penyebutnya dengan jalan di kalikan dengan akar sesamanya. 36 × 2 + 4 25 × 2 − 2 100 × 2 = 3 × 6 2 + 4 × 5 2 − 2 ×10 2 = 16 2 + 20 2 − 20 2 = (18 + 20 – 20) 2 = 18 2 2. c. Bilangan irasional dapat di jumlah maupun dikurangi jika bagian tersebut sejenis.

Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan)

B.

Bilangan berpangkat (Pangkat Rasional) Sifat-sifat 1. ab × ac = ab+c 2. ab : ac = ab – c 3. (ab)c = ab × c 4. a = a
1 2 b

5. c a b = a c 6. a0 = 1 b a 7.   = a b c c 8. a × b = (a × b)c 1 9. a-b = ab Contoh : Carilah nilai dari a.
2 1 −1

(32) 5
3 3

× (81) 4 216
−2

2 b. 125 ×   × 9 −1 3 c. 64 × 512-1 ×8 Jawab:

(2 ) a.

2 5 5

× 34
1 3 3

( )

1 4

(6 )

=

22 × 3 = 2 6

1 2 1 3 3  3 b. 5 ×  ×

9 2 9 1 =5× × 4 9 5 = 4 6 c. 2 × 2-9 × 23 = 26+(-9)+3 = 20 = 1 Exponen dalam bentuk ax, a bilangan Real dan x merupakan variabel dari persamaan. Contoh: Carilah nilai x pada persamaan eksponen berikut ini! 2 1 1 1 a. 23x = b. 3x+6 = c. 5 x − 4 x = 64 125 27 x − 2

( )

DEPDIKNAS

Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan

5

Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan)

Jawab: a. 23x = 2−6 3x = −6 −6 x = 3 x = −2 b. 3x+6 = 27 x − 2 3x+6 = 3(3x − 6 ) 3
x+6

(

)

1 2

1 2

− 3x + 6 2 2x + 12 = −3x + 6 5x = −6 −6 = −1,2 x= 5 x+6= c. 5 x − 4 x = 5 −3 x2 − 4x = −3 x2 −4x + 3 = 0 (x − 3)(x − 1) = 0 x2 = 1 x1 = 3
2

=3

−3 x + 6 2

C.

Logaritma Bentuk umum alog b = c artinya ac = b dengan bilangan pokok a dan b > 0 Sifat-sifat 1. alog b + alog c = alog b × c. b 2. alog b − alog c = alog c 3. alog a = 1 4. alog ac = c 5. alog b × blog c × c log d = alog d 6. a
a

log b

= b. dan sebagainya

Contoh: Carilah nilai logaritma berikut ini! a). 2log 12 + 2log 20 − 2log 15 1 3 log 27 − 3 log 9 b). 1 6 log 6

DEPDIKNAS

Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan

6

Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan)

c). 2log x + 2log (x + 2) = 3 d). 2log 27 × 3log 125 × 5log Jawab: 1 8

12 × 20 2 240 2 = log = log 16 15 15 = 2log 24 = 4 2log 2 =4×1 =4 27 3 log 1 3 3 log 243 log 35 5 9 b). 6 = = = = −5 6 6 −1 −1 log 6 − 1 log 6 − 1 log 6 a). 2 log c). 2log x (x + 2) = 2log 8 2 log (x2 + 2x) = 2log 8 x2 + 2x = 8 x2 + 2x – 8 = 0 (x + 4)(x – 2) = 0 x1 = −4 x2 = 2 Untuk x = −4 tidak memenuhi jadi Hpnya x = 2 d). 2log 33 × 3log 53 ×5 log 2-3 = 3 × 3 × −3. 2log 3 × 3 log 5 × 5log 2 = −27 × 2log 2 = −27 × 1 = −27 D. Skala dan Persen Skala 1 : 1.000.000 artinya setiap satu 1 cm pada peta mewakili 1.000.000 cm pada sesungguhnya. Contoh: 1). Jika pada peta jarak Jakarta – Bukit Tinggi 15 cm jika skala tertulis 1 : 20.000.000, berapa jarak sebenarnya antara Jakarta – Bukit Tinggi? 2). Jarak antara kota Wonogiri – Gorontalo 5.000 km. Jika skala 12.500.000. Berapa jarak ke dua kota tersebut pada peta? Jawab: 1). Pada skala tertulis 1 : 20.000.000 artinya setiap 1 cm pada peta mewakili 20.000.000 cm atau 200 km pada sesungguhnya. Jadi jarak sesungguhnya adalah 200 km × 15 = 3.000 km 500.000.000 2). Jarak sesungguhnya = 5.000 km = 500.000.000 cm. Jarak pada peta = 40 cm. 12.500.000

DEPDIKNAS

Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan

7

Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan)

Persen artinya per seratus Contoh 1). Ubahlah pecahan berikut kedalam persen 1 1 1 b. c. d. 0,4 e. 0,125 a. 4 8 20 2). Di dalam kelas terdapat 35 murid wanita dan 7 murid laki-laki a. berapa persen murid laki-laki di banding jumlah murid dalam kelas? b. Berapa persen murid laki-laki di banding murid wanita? Jawab: 1 1. a. × 100% = 25% 4 1 b. × 100% = 12,5% 8 1 c. × 100% = 5% 20 d. 0,4× 100% = 40% e. 0,125× 100% = 12,5% 2. a. Murid laki-laki = 7 jumlah murid 42 7 × 100 % persentase = 42 1 = × 100 % = 16,6% 6 b. Murid laki-laki = 7 Murid wanita = 35 7 Persentase = × 100 % = 20% 35 E. Aproksimasi Perhitungan secara matematika yang di lakukan dengan pendekatan dalam pengukuran. 1. Pengukuran terkecil pengukuran terkecil adalah nilai terkecil dari banyaknya pendekatan desimal yang ada Contoh: a. Panjang benda 15 m pengukuran terkecilnya 1 m b. panjang benda 8,6 cm pengukuran terkecilnya 0,1 cm c. Berat benda 2,35 gram pengukuran terkecilnya 0,01 gram 2. Salah mutlak 1 Salah mutlak adalah dari pengukuran terkecil 2

DEPDIKNAS

Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan

8

5 cm.0 Persentasi kesalahan 0.005 10.5% LATIHAN DAN PEMBAHASAN Diketahui hasil pengukuran panjang suatu benda 12.15 Pengukuran terkecil 0.1 kg 1 Salah mutlak × 0. Pengukuran terkecil b.05 Salah relatif = = 0. Carilah a.1 Salah mutlak = 0.1 = 0. Jawab: Pengukuran terkecil 0. Salah Relatif Salah relatif adalah salah mutlak di bagi dengan hasil pengukuran Contoh : Tentukan salah relatif dari sebuah benda yang bermassa 2.01 = 0. Salah relatif d.15 gram Carilah salah mutlak pengukuran tersebut Jawab: Pengukuran 8.5 4.005 gr.02 Salah relatif = 2.005 × 100% = 0.05 = 0. Persentasi kesalahan Persentasi kesalahan adalah salah relatif × 100% Contoh : Diketahui hasil pengukuran panjang suatu benda 10.05 2 0.0 cm Carilah prosentase kesalahannya! Jawab: Hasil pengukuran 10. Salah mutlak c.5 kg.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Contoh Diketahui berat benda 8.01 1 Salah mutlak = × 0. 2 3. Persentase kesalahannya! DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 9 .05 0.0 cm Pengukuran terkecil = 0.

55 m = 191.004 persentase kesalahan = salah relatif × 100% = 0.05 = 12.15 m × 12.25 × 12.5 = 0.2 + 0.2 m Panjang maksimum = panjang pengukuran + salah mutlak Panjang minimum = panjang pengukuran – salah mutlak Lebar maksimum = lebar pengukuran + salah mutlak Lebar minimum = lebar pengukuran – salah mutlak Panjang mak = 15.55 m Lebar min = 12.6175 m2 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 10 .05 2 salah mutlak 0. luas minimum dan Toleransi Luas maksimum = panjang maksimum × lebar maksimum Luas minimum = panjang minimum × lebar minimum Toleransi = panjang maksimum – panjang minimum Contoh: Diketahui sebuah bidang dengan ukuran panjang 15.5 cm pengukuran terkecil = 0.5 – 0.2 – 0. Salah mutlak = × 0. Panjang min = 15.5 m Carilah luas maksimum dan minimumnya Ukuran panjang 15. Salah relatif = = hasil pengukuran 12.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Pembahasan: a. Hasil pengukuran 12.1 cm 1 b. Luas maksimum.45 m = 188.25 .05 = 12.05 c.15 m Lebar mak = 12.004 × 100% = 0.4% 5.05 = 15. A.05 = 15.1 = 0.3875 m2 Luas min = panjang minimum × lebar minimum = 15.45 m Luas mak = panjang × lebar mak = 15.5 + 0.2 m dan lebar 12.

75 gr Berat minimum = 2.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 5.7 gram Berat maksimum = 2.4 cm Panjang mak = 45.7 ± 0.75 cm = 4. Selisih maksimum adalah selisih antara panjang maksimum pada pengukuran pertama di kurang panjang minimum pengukuran ke dua.45 cm – 40. B.50 cm Toleransi adalah selisih pengukuran maksimum – pengukuran minimum Contoh dari hasil pengukuran berat benda 2.75 Pengukuran II Selisih mak = 45. Selisih minimum adalah panjang minimum pada pengukuran pertama di kurang panjang maksimum pengukuran ke dua. Contoh dari dua buah pengukuran panjang suatu benda di ketahui sebagai berikut: Panjang benda I 45.75 gr – 2.1 gr atau dapat di tulis (2.45 Panjang min = 45. Selisih maksimum dan minimum pada dua buah pengukuran.65 gr Toleransi = 2. 2x 2).5).65 gr = 0.8 cm Carilah selisih maksimum dan minimumnya Jawab : Pengukuran I Panjang = 45. Persamaan dan Pertidaksamaan F.35 Panjang = 40.70 cm Selisih min = 45.85 cm = 4. =−4 3 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 11 .8 cm Panjang mak = 40. 5x + 6 = 2x – 9.1.4 cm Panjang benda II 40. Persamaan linier dengan I variabel Contoh : Carilah nilai x pada persamaan ini! 1).85 Panjang min = 40.35 cm – 40. F.

00 Harga 3 buku dan 5 pensil adalah Rp 9.000 −11y = −7.100. 2x – y = 11 x + 2y = 3 1 2 2x – y = 11 2x + 4y = 6 −5y = 5 y = −1 2x – (−1) = 11 2x + 1 = 11 2x = 10 10 x = = 5 Hp = {5.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Jawab: 1). Harga 4 buku dan 3 pensil adalah Rp10.300 12x + 20y = 38. Persamaan linier dengan 2 variabel Contoh : Carilah himpunan penyelesaian dari persamaan : 1).00 Burhan membeli 6 buku dan 2 pensil dengan membayar Rp20. 2x = −4 3 2x = −12 − 12 x= = −6 2 F. Misal buku = x pensil = y 4x + 3y = 10. 2x – y = 11 x + 2y = 3 2). Berapakah kembaliannya? Jawab: 1).700 − 7.700 y= 11 y = 700.500 3 4 12x + 9y = 30.2. DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 12 .500.00.100 3x + 5y = 9. −1} 2 2).000. 5x + 6 = 2x – 9 5x – 2x = −9 – 6 3x = −15 − 15 x= 3 x = −5 2).

00 dan harga 1 pensil 700 Harga 6 buku + 2 pensil = 6(2.3.00 – Rp13. x2 − 7x – 18 = 0 (x – 9)(x + 2) = 0 x–9=0 x+2=0 x1 = 9 x2 = −2 F. Contoh : Carilah akar-akar persamaan kuadrat! 1).00 maka kembaliannya Rp20.400 = 13.100 4x = 8.000 + 1.100 – 2.600.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 4x + 3(700) = 10. x2 = 0 Contoh: Susunlah persamaan kuadrat yang akar-akarnya: 1 a.000 x= = 2.400. 3x2 + 5x – 2 = 0 2).100 4x + 2. 2 dan − 3 1 b.000.100 4x = 10.000 4 Harga 1 buku Rp2.00 F.000) +2(700) = 12. 4 dan −1 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 13 . − dan −5 3 c.000 8. Persamaan Kuadrat Bentuk umum ax2 + 6x + c = 0 dengan syarat a ≠ 0.00 = Rp6.000.1. 3x2 + 5x – 2 = 0 (3x – 1)(x + 2) = 0 3x – 1 = 0 x+2=0 3x = 1 x2 = − 2 1 x1 = 3 2). Untuk menentukan Akar – akar persamaan kuadrat salah satunya dengan cara memfaktorkan. x2 − 7x – 18 = 0 Jawab : 1).000.400.2.3.100 =10. Menyusun persamaan kuadrat ax2 + bx + c = 0 Jika x1 dan x2 di ketahui ax2 − (x1 + x2) x + x1. Jika Burhan membayar dengan uang Rp20.

Akar-akarnya x1 dan x2 maka nilai b c x1 + x2 = − dan x1 .3. x2 – (4 + − 1)x + 4 × – 1 = 0 x2 – 3x – 4 = 0 F. x1 . x2 = . x1 x2 Jawab: −b 5 a. x2 2 c. Simetris Akar-akar Persamaan Kuadrat Jika persamaan kuadrat ax2 + bx + c = 0.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Jawab: a. x1 + x2 = = − a 2 c −3 b. x1 + x2 b. x 1 + x 2 2 1 1 + d. x1 . x2  − 5  − 3 =  − 2   2   2  25 = +3 4 1 =9 4 2 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 14 . x2 = = a 2 2 2 c. a a Contoh soal: Diketahui persamaan kuadrat 2x2 + 5x – 3 = 0 Akar-akarnya x1 dan x2 carilah: a.3. x 1 + x 2 = (x1 + x2)2 – 2x . x2 − (2 + ( − x2 − 1 1 )x + 2 × − = 0 3 3 5 2 x− =0 3 3 3x2 − 5x – 2 = 0 1 1 + (−5)x + × – 5 = 0 3 3 14 5 x2 − (− )x − = 0 3 3 14 5 x2 + x− =0 3 3 2 3x + 14x – 5 = 0 b. x2 – ( c.

Contoh i : 2x + 5 > 2 ii : 6x – 3 < 2x + 4 Contoh soal: Carilah himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan ini. x ∈ R} 3 c). 6x – 2 < 2x + 10 2(6x + 5) < 5x + 10 b). x + x2 1 1 + = 1 = x1 x2 x1 . 2(6x + 5) < 3(5x + x) 12x + 10 < 15x + 30 12x – 15x < 30 – 10 −3x < 20 20 x> −3 2 x > −6 3 2 Hp = {x|x > −6 . −6 < 2x +4 < 12 Jawab a). Pertidaksamaan G.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) d.1. 6x – 2 < 2x + 10 6x – 2x < 10 + 2 4x < 12 12 x< 3 x<4 Hp = {x|x < 4. x 2 −5 2 −3 2 = 5 3 G. Pertidaksamaan linier Pertidaksamaan linear adalah suatu pertidaksamaan yang variabelnya berderajat satu. a). x ∈ R} DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 15 . −6 < 2x + 4 < 12 −6 – 4 < 2x + 4 – 4 < 12 – 4 −10 < 2x < 8 −5 < x < 4 Himpunan = {x| −5 < x < 4. 3 c). x ∈ R} b).

2x2 – 5x – 3 > 0 3. −x2 – 2x + 3 ≥ 0 Jawab: 3x2 + 5x – 2 ≤ 0 3x2 + 5x – 2 = 0 (3x – 1)(x + 2) = 0 3x – 1 = 0 3x = 1 x+2=0 1 x1 = x2 = −2 3 1 3 Kita ambil salah satu titik pada interval garis tersebut misal 0 kita substitusikan pertidaksamaan awal (soal).2. Contoh soal: Carilah Hp dari pertidaksamaan berikut ini. 3 1 Hp = {x| −2 ≤ x ≤ . x ∈R) 3 −2 2). 3x2 + 5x – 2 ≤ 0 3(0)2 + 5(0) – 2 ≤ 0 −2 ≤ 0 memenuhi. Pertidaksamaan Kuadrat Bentuk umum i ax2 + bx + c > 0 ii ax2 + bx + c ≥ 0 iii ax2 + bx + c < 0 iv ax2 + bx + c ≤ 0 } A≠0 Himpunan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat adalah selang (interval) pada sumbu x yang memenuhi pertidaksamaan tersebut. 2x2 – 5x – 3 > 0 2x2 – 5x – 3 = 0 (2x + 1)(x – 3) = 0 2x + 1 = 0 x–3=0 2x = −1 x2 = 3 1 x1 = − 2 Hp + + − 1 2 −−−−− +++ 3 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 16 . 3x2 + 5x – 2 ≤ 0 2.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) G. 1 Jadi nilai x yang memenuhi antara −2 dan . 1.

Matriks Matriks adalah sekumpulan bilangan yang tersusun dalam bentuk baris dan kolom.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Untuk x = 0 tidak memenuhi jadi yang memenuhi x < − Hp = {x| x < − 3). 2 1 dan x > 3. A + B – C c). Contoh: 4 3 5 − 2  7 10 Diket matriks A =  B=    dan C =  9 6 2 1 4 − 5   Carilah a). A + B – C =  7  − 10 10 − 4   c). Operasi matrik 1). Penjumlahan dan pengurangan 2 matriks atau lebih dapat di jumlah maupun di kurangi jika matrik tersebut mempunyai ukuran yang sama. A + B b). 1 atau x > 3. A + B =  8 − 1  2 − 1  b). 2A + 3B + 4C Jawab: 2  12 a). x ∈ R} H. x ∈ R}. 2A =  3B = 12 8   71 2A + 3B + 4C =  29  21 − 15  20 22  12 6  40 4C =  36 12 4  DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 17 . 2 −x2 – 2x + 3 ≥ 0 −x2 – 2x + 3 = 0 (−x + 1)(x + 3) = 0 −x + 1 = 0 x+3=0 −x = −1 x2 = −3 x1 = 1 −−− + + + + Hp −−− −3 1 Untuk x = 0 kita substitusikan soal ternyata memenuhi jadi Hpnya (x | −3 ≤ x ≤ 1.

Invers matriks jika A =   maka invers dari matriks A di lambangkan A d c  d − b 1 A-1 = a ad − bc − c   Contoh: 7 12 Diket matriks A =  Carilah A-1 5 3   Jawab:  3 − 7 1  3 − 7 A-1 = − 5  =  − 5 12   12  36 − 35  4). 22   24  b a -1 3). Perkalian Matriks 2 buah matrik dapat di kalikan jika jumlah kolom matriks 1 = jumlah baris matriks 2.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 2). −6  2a − 6 10 Contoh diket matrik A =   B= 5 3 a + b 5   Jika A = B. Kesamaan matriks 2 matrik dikatakan sama jika ukurannya sama dan unsur-unsur yang bersesuaian sama. b = −2 I. b f a e Misal matriks A  B=  d h c  g  Contoh: 5 − 2  − 3 4  Jika A =   dan B =  6 6 1 4   − 15 + −12 ⋅ 20 + (-2) Maka A × B =  16 + 6   − 12 + 36  18 − 27 =  . Baris Aritmatik Baris aritmatik adalah barisan yang suku-suku berurutannya mempunyai beda yang tetap Rumus Un = a + (N – 1) b DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 18 . carilah a dan b! Jawab: 2a = 10 a+b=3 a=5 5 + b = 3 .

Rumus suku ke n (Un) c. Suku pertama dan bedanya b. Suku ke 80 d.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) LATIHAN DAN PEMBAHASAN Diketahui barisan aritmatik suku ke 6 nya = 28 dan suku ke 11 nya 53 . Suku ke berapakah yang besarnya 498 Pembahasan: a) U6 = a + 5b U11 = a + 10b = 28 = 53 = − 25 − 25 = −5 b =5 a + 5b = 28 a + 5 x 5 = 28 a + 25 = 28 a=3 Jadi suku pertamanya = 3 dan bedanya = 5 b) Rumus suku ke n Un = a + (n − 1) b Un = 3 + (n − 1) 5 Un = 3 + 5n – 5 Un = 5n – 2 c) Besar suku ke 80 U80 = 5 (80) – 2 = 400 – 2 = 398 d) Un = 5n – 2 498 = 5n – 2 5n = 498 + 2 5n = 500 500 n = = 100 5 Jadi 498 adalah suku yang ke 100 a + 5b a + 10b − 5b b DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 19 . Carilah a.

Besar suku ke 11 nya Jawab a) Diket U6 = 96 U3 = 12 ar 5 U6 96 = = 2 U3 12 ar 3 r =8 r =2 ar2 = 12 a(2)2 = 12 4a = 12 a= 3 Suku pertama 3 rasio 2 b) Un = arn – 1 = 3 (2)n – 1 3 Un = (2)n 2 c) U11 = 3 11 (2) 2 = 3072 K. atau 2 1 Sn = n (a + Un) 2 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 20 . Rumus suku ke n c.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) J. Deret Aritmatik Deret aritmatik adalah jumlah dari barisan aritmatik 1 Rumus Sn = n (2a + (n – 1 ))b. Carilah a. Barisan Geometri Suatu barisan yang suku-suku berurutan mempunyai rasio yang tetap Rumus Un = arn – 1 Diketahui barisan geometri suku ke 3 nya = 12 dan suku ke 6 nya = 96. Suku pertama dan rasionya b.

Deret Geometri Deret geometri adalah jumlah dari barisan geometri Rumus Rumus Rumus a ( r n − 1) Sn = untuk | r | > 0 r −1 Sn = Sn = a (1 − r n ) untuk | r | < 0 1− r a untuk | r | < 0 dan n → ∼ 1− r DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 21 .Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) LATIHAN DAN PEMBAHASAN Diketahui deret aritmatik suku pertama = 4 dan bedanya 7 contoh jumlah dari 100 suku pertama Pembahasan: A = 4. Berapa jumlah produksi obat farmasi tersebut selama 1 tahun. b = 200. n = 100 1 Sn = n (2a + (n – 1) b) 2 1 S100 = (100) (2 x 4 + (100 – 1) 7) 2 = 50 (8 + (99) 7) = 50 (8 + 693) = 50 (701) S100 = 35050 Soal yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari Contoh Sebuah permasalahan farmasi memproduksi obat. n = 12 n Sn = (2a + (n – 1) b) 2 12 (2 (2000) + (12 – 1) 200) S12 = 2 S12 = 6 (4000 + 2200) S12 = 6 (6200) S12 = 37200 kardus Jadi produksi obat farmasi tersebut selama 1 tahun = 37200 kardus. Jawab A = 2000. b = 7. L. Bulan pertama memproduksi obat sebanyak 2000 kardus dan setiap bulan berikutnya bertambah 200 kardus.

2 dari 3 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 22 . Carilah panjang lintasan bola tersebut sampai tidak memantul lagi. Berapa banyak penderita HIV pada tahun 2002. Pembahasan: a = 20 r = 2 n = 12 Sn = = a ( r n − 1) r −1 20( 212 − 1) 2 −1 20( 4096 − 1) = 1 = 20 (4095) = 81900 Pada tahun 2002 penderita HIV ada 81900 LATIHAN DAN PEMBAHASAN deret konvergen tak hingga Sebuah Bola tennis di jatuhkan dalam ketinggian 30 m setiap kali mantul tingginya tinggi semula. Carilah jumlah dari 6 suku pertama Diket a = 5 r = 3 n = 6 Sn = a ( r n − 1) r −1 5(36 − 1) S6 = 3−1 5 (728) S6 = 2 S6 = 1820 Contoh dalam kehidupan sehari-hari Di Indonesia pada tahun 1990 terdapat penderita HIV sebanyak 20 orang. Jika setiap tahun yang menderita penyakit HIV bertambah dengan kelipatan 2 kali.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) LATIHAN DAN PEMBAHASAN Diketahui deret geometri suku pertama = 5 dan rasio = 3.

Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Pembahasan: H = 30 m 2 2 2 a = h = x 30 = 20 m. 2 ) 3 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 23 . r = 3 3 3 Panjang lintasan = h + 2 Sn = 30 + 2 20 (1 − = 30 + 2 (60) = 30 + 120 = 150 m.

Jarak kota A dan kota B 200 km d. S B S S S S Contoh p adalah pernyataan 2 + 3 = 5 q adalah pernyataan Wonogiri ada di propinsi Jawa Tengah p dan q keduanya pernyataan yang benar Jika dilihat tabel kebenaran maka baris pertama berbunyi 2 + 3 = 5 dan Wonogiri ada di propinsi Jawa Tengah Pernyataan majemuk tersebut bernilai benar. A2. Dan pernyataan tersebut dapat bernilai salah atau benar. Contoh pernyataan a. Contoh a. Atau dengan kata lain kalimat yang masih bervariabel. 2x + 5 = 7 b. Toni lebih muda dari Susi Pernyataan a bernilai benar Pernyataan b bernilai salah Pernyataan c bisa benar atau salah B. Jika P suatu pernyataan dan q juga merupakan suatu pernyataan maka nilai kebenaran dari pernyataan majemuk p dan q dapat dilihat dari tabel kebenaran p q pΛq Kesimpulan : Operasi konjungsi B B B bernilai benar jika kedua-duanya benar B S S lainnya salah. DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 24 .Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) KOMPETENSI 2 Siswa mampu memahami konsep logika matematika untuk pemecahan masalah. Nilai kebenaran dari pernyataan majemuk konjungsi ( Λ ) di baca “dan”. 20 : 2 = 6 c. Usia A lebih muda dari B. 2 x 5 = 10 b. Kalimat terbuka Kalimat terbuka adalah kalimat yang belum dapat di tentukan nilai kebenarannya. Pengertian Logika matematika adalah pola berpikir berdasarkan penalaran dan dapat di uji kebenarannya secara matematika A1. Pernyataan: Jika variabel pada kalimat terbuka di ganti maka akan menjadi pernyataan. dll. x2 + 1 = 10 c. A.

C. p q p∪q Kesimpulan : dari tabel kebenaran adalah jika p salah dan q salah maka p atau q bernilai B B B salah lainnya benar B S B S B B S S S D. Pernyataan majemuk tersebut bernilai salah.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Baris ke 2 2 + 3 = 5 danWonogiri tidak ada di propinsi Jawa Tengah. Implikasi (→) di baca “jika maka”. B S S S B B S S B Contoh p = Hari hujan q = halaman rumah basah : Jika hari hujan maka halaman rumah basah. : Jika hari tidak hujan maka halaman rumah basah. Implikasi bernilai benar. Tabel kebenaran dari implikasi p q p→q Kesimpulan : Implikasi bernilai salah jika p B B B benar dan q salah lainnya benar. implikasi bernilai salah. Jika p merupakan suatu pernyataan dan q juga merupakan suatu pernyataan maka tabel kebenaran dari pernyataan majemuk p dan q dapat di lihat dari tabel kebenaran. Baris ke 3 2 + 3 ≠ 5 dan Wonogiri berada di propinsi Jawa Tengah. Pernyataan majemuk tersebut bernilai salah. Implikasi ada kemungkinan benar jadi di anggap benar. : Jika hari tidak hujan maka halaman tidak basah. Disjungsi (∪) di baca “atau”. Baris pertama Baris ke dua Baris ke tiga Baris keempat DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 25 . Jika p suatu pernyataan maka pernyataan majemuk p → q di baca jika p maka q. Pernyataan majemuk tersebut bernilai salah Baris ke 4 2 + 3 ≠ 5 dan Wonogiri tidak berada di propinsi Jawa Tengah. bernilai benar : Jika hari hujan maka halaman rumah tidak basah.

Dengan melihat rumus yang ada maka kontraposisinya adalah Jika pejalan kaki tidak memakai payung maka hari tidak hujan. F. Biimplikasi (implikasi dua arah) dilambangkan (p ⇔ q) di baca “p jika dan hanya jika q”. Konvers. Tabel kebenaran Biimplikasi p q p ⇔q B B B B S S S B S S S B Kesimpulan : Biimplikasi bernilai benar jika kedua-duanya benar atau kedua-duanya salah. Contoh: Carilah nilai kebenaran dari pernyataan ((p ∪ q) → (p ∩ q)) Jawab p q (p ∪ q) (p ∩ q) ((p ∪ q) → (p ∩ q)) B B B B B B S B S S S B B S S S S S S B Jadi nilai kebenaran dari ((p ∪ q) → (p ∩ q)) adalah BSSB DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 26 . Negasi (Ingkaran) Jika p suatu pernyataan maka negasi p di lambangkan ∼p dibaca bukan p Tabel negasi p ∼P B S S B Invers. dan Kontra Posisi dari implikasi Jika p → q merupakan implikasi Maka: ∼p → ∼q disebut Invers q → p disebut Konvers ∼q → ∼p disebut Kontraposisi Contoh: Carilah kontraposisi dari implikasi berikut ini. Jika hari hujan maka pejalan kaki memakai payung.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) E.

Pembahasan: Negasi dari p → q adalah p ∩ ∼q.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) LATIHAN DAN PEMBAHASAN Contoh negasi dari pernyataan Jika rina rajin belajar maka ia menjadi juara kelas. Penarikan kesimpulan 1. Modus Tallen 3. Jadi negasi dari pernyataan tersebut adalah Rina rajin belajar dan ia tidak menjadi juara kelas. Modus Ponen 2. Silogisma Modus Ponen Rumus p1 = p → q Benar p2 = p Benar K ∴= q Benar p1 = Premis satu (pernyataan 1) p2 = premis dua (pernyataan 2) K = konklusi = kesimpulan Contoh modus ponen p1 = Jika hari Senin maka diadakan upacara bendera p2 = Hari Senin K = Diadakan upacara bendera Modus Tollen Rumus P1 = p → q benar P2 = ∼q ∴K = ∼p Contoh p1 = Jika cerita seorang perawat maka ia berseragam putih-putih P2 = Anita berseragam biru putih K = Anita bukan seorang perawat Silogisma Rumus p1 = p → q p2 = q → r K∴p→r DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 27 .

Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Contoh p1 = Jika Rudi sakit maka ia pergi ke Dokter p2 = Jika Rudi pergi ke Dokter maka ia mengeluarkan uang K = Jika Rudi sakit maka ia mengeluarkan uang LATIHAN DAN PEMBAHASAN Contoh konklusi dari beberapa premis berikut ini p1 = Jika pembangunan berhasil maka rakyat sejahtera p2 = Jika rakyat sejahtera maka negara kuat Pembahasan: Berdasarkan silogisma adalah Jika pembangunan berhasil maka negara kuat DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 28 .

LATIHAN DAN PEMBAHASAN 1). Tembereng e. Lingkaran Lingkaran adalah tempat kedudukan titik-titik yang berjarak sama terhadap titik tertentu. dan skala. titik tertentu itu disebut pusat lingkaran dan jarak yang di maksud adalah jari-jari lingkaran. Tali busur c. Bangun Datar A. Diketahui lingkaran dengan sudut AOB = 120o jika keliling lingkaran = 88 cm. bangun ruang. 4 D = Diameter atau garis tengah lingkaran.2. Carilah luas juring AOB (daerah yang diarsir). Luas dan keliling lingkaran 1 Luas lingkaran = πr2 atau πD2. Unsur-unsur lingkaran. Jika sudut AOB = 50o dan BCD 80o maka besar sudut ACD adalah … Pembahasan: 1). 2πr = 88 cm 44 r = 88 cm 7 7 44 r = 14 cm r = 88 × O A B A O D B C DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 29 . Juring d. A. pengukuran. keliling lingkaran 2πr atau πD. Diketahui lingkaran dengan. a.1. Sudut pusat dan sudut keliling lingkaran dan sebagainya A. Busur lingkaran b.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) KOMPETENSI 3 Siswa mampu memahami konsep bangun datar. 2). serta mampu menerapkannya sesuai dengan bidang keahlian.

Trapesium Luas dan keliling trapesium jumlah sisi sejajar × tinggi Luas trapesium = 2 Keliling trapesium = jumlah panjang semua sisinya LATIHAN DAN PEMBAHASAN Diketahui gambar trapesium sebagai berikut D 17 cm 10 cm C E F Carilah luas trapesium tersebut Pembahasan: jumlah sisi sejajar Luas = ×t 2  38 + 10  =  cm × 15cm 2   = 360 cm2 B. Sudut ACB = 25o karena 1 AOB. 2 Sudut ACD = 80o – 25o = 55o A. Bangun Ruang B.3.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Luas Juring AOB = 120 22 × × 14 cm × 14 cm 360 7 1 = × 616 cm 2 3 = 205.1. Balok Luas dan volume balok Luas = 2 (p × l + p × t + l × t) Volume balok = p × l × t A 8 cm 20 cm B DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 30 .3 cm3 2).

DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 31 . Volume = luas alas × tinggi LATIHAN DAN PEMBAHASAN Diketahui prisma dengan alas berupa segitiga sama sisi yang panjang sisi 8 cm. Carilah luas permukannya! Pembahasan: 8×8⋅ 1 3 a×t 2 = cm2 2 2 = 16 2 cm2 Karena luas alas dan tutupnya sama maka luas alas dan tutup = 2 × 16 2 = 32 2 Alas = Luas bidang tegak = a × t × 3 = 8 cm × 24 cm × 3 = 576 cm2 luas permukaan prisma = (576 + 32 3 ) cm2. Luas = jumlah luas seluruh sisinya.920 cm3 B.2.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) LATIHAN DAN PEMBAHASAN Diketahui balok tanpa tutup dengan ukuran p = 20 cm l = 12 cm dan tinggi 8 cm. carilah luas dan volumenya! Pembahasan: Luas = p × l + 2 × p × t + 2 × l × t = 20 cm × 12 cm + 2 × 20 cm × 8 cm + 2 × 12 cm × 8 cm = 240 cm2 + 320 cm2 + 192 cm2 = 752 cm2 Volume = 20 cm × 12 cm × 8 cm = 1. prisma segilima dsb. Luas dan volume prisma. Prisma Nama prisma di ambil dari nama alasnya misal prisma segitiga. Dan tinggi prisma sama dengan keliling alas.

DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 32 . Limas dan kerucut Luas dan volume Limas Luas = luas alas + luas sisi tegak luas alas × tinggi Volume limas = 3 Luas dan volume kerucut Luas = luas alas x luas kelimut = π r2 + rs luas alas x tinggi volume = 3 LATIHAN DAN PEMBAHASAN Diketahui limas segi empat T ABCD. Misal garis pelukis itu S S2 = 72 + 242 = 49 + 576 = 625 S = 25. carilah volume limas! Pembahasan: Tinggi limas dapat ditentukan dengan phitagoras. Jika garis tinggi limas 13 cm. Carilah luas permukaan kerucut! Pembahasan: Panjang garis pelukis dapat ditentukan dengan phitagoras. T2 = 132 – 52 = 169 – 25 = 144 t = 144 = 12 cm luas alas × tinggi volume limas = 3 2 48 cm × 12 cm = 3 3 = 192 cm LATIHAN DAN PEMBAHASAN Diketahui kerucut dengan jari-jari alas 7 cm dan tinggi kerucut 24 cm.2. AB // CD dan BC // AD AB = 8 cm BC = 6 cm.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) B.

DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 33 .Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Luas permukaan kerucut = π r2 + π r s = π r (r + s) 22 = × 7(7 + 25) cm 7 = 22 (32) = 704 cm2.

cosinus α. dan tan α Perhatikan gambar berikut y y r x Cosinus α = r y Tan α = x Sinus α = r P (x.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) KOMPETENSI 4 Siswa mampu memahami konsep perbandingan dan fungsi trigonometri dan mampu menggunakannya untuk menyelesaikan masalah. y) α x y x y = r sin α x = r cos α r2 = x2 + y2 r2 = (r cos α)2 + (r sin α)2 r2 = r2 cos2 α + r2 sin2 α r2 = r2 cos2 α + sin2 α) r2 cos α + sin α = 2 r 2 2 cos2 α + sin2 α = 1 cos2 α = 1 – sin2 α sin2 α = 1 – cos2 α cosec α = sec α = 1 r 1 = y = sin α y r 1 1 r = x = cos α x r x cotg α = y DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 34 . Perbandingan sinus α. 1. Mengaplikasikan rumus-rumus trigonometri untuk menyelesaikan masalah.

) cosec α = = y 8 r 17 d.) cos α = 2) Tan α = R= = = 1 berarti y = 1.) sec α e. dan sec α y = 8 8 . cosec α.) tan α c.) Diketahui sin α = Carilah a. α pada kuadran I.) cosec α d.) cotg α 2.) Diketahui tan α = 8 . 2 Carilah sin α. cos α.) cos α b.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) LATIHAN DAN PEMBAHASAN 1.) sec α = = x 5 x 15 e. α pada kuadran I 17 1 . 17 r = 17 Pembahasan: I) Sin α = x2 = r2 – y2 x2 = 172 – 82 x2 = 289 – 64 x2 = 225 x = 225 = 15 x 15 = r 17 y 8 b. x = 2 2 x 2 + y2 2 2 + 12 5 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 35 .) cotg α = = y 8 a. ctan α.) tan α = = x 15 r 17 c.

–cos 80 e. Nilai Trigonometri di berbagai kuadran Tabel-tabel sudut istimewa 00 300 450 600 α sin 0 1 1 1 2 3 2 2 2 cos 1 1 1 1 3 2 2 2 2 3 tan 0 1 3 3 cat 1 ∞ 3 3 3 Pada kuadran pertama cos (90 – α) = sin α sin (90 – α) = cos α tan (90 – α) = cotg α 900 1 0 ∞ 0 LATIHAN DAN PEMBAHASAN Yang senilai dengan sin 820 adalah ….Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) y 1 = r 5 x 2 b. cos 820 d.) cotg α = = 2 y r d.) sec α = r 5 = x 2 2.) cos α = = r 5 x c.) cosec α = = 5 y a. –cos 820 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 36 . cos 80 c.) sin α = e. a. sin 800 b.

Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Pembahasan: Sin 820 = sin (900 – 820) = cos 80 (B) Pada kuadran II cos (180 – α) = – cos α sin (180 – α) = sin α tan (180 – α) = – tan α cotg (180 – α) = – cot α Contoh soal tanpa menggunakan tabel Carilah nilai dari sin 150 Jawab Sin 150 = sin (180 – 150) = sin 30 1 = 2 Pada kuadran II cos (1800 + α) = – cos α sin (1800 + α) = – sin α tan (1800 + α) = tan α cotg (1800 + α) = cotg α LATIHAN DAN PEMBAHASAN Tanpa menggunakan tabel tentukan nilai dari tan 2400 Pembahasan: tan 2400 = tan (180 + 60) = tan 600 = 3 Pada kuadran IV cos (3600 – α) = cos α sin (3600 – α) = – sin α tan (3600 – α) = – tan α cotg (3600 – α) = – cotg α DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 37 .

2 2 2 2 2 1 1 = 6 + 2 4 4 1 = 2 ( 3 + 1) 4 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 38 .) cos 1050 = cos (600 + 450) = cos 600 cos 450 – sin 600 sin 450 1 1 1 1 . = 2 − 3 . cos 105 b. 3 + . sin 750 Pembahasan: a. 2 2 2 2 2 1 1 = 2 − 6 4 4 1 = 2 (1 + 3 ) 4 b.) sin 750 = sin (450 + 300) = sin 45 cos 300 + sin 300 cos 450 1 1 1 1 = 2 .Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) LATIHAN DAN PEMBAHASAN Tanpa menggunakan tabel tentukan nilai dari sin 300 Pembahasan: sin 300 = sin (360 – 60) = − sin 600 1 = − 3 2 Rumus-rumus sudut rangkap sin (α + β) = sin α cos β + sin β cost α sin (α − β) = sin α cos β − sin β cost α cos (α + β) = cos α cos β − sin β sin α cos (α − β) = cos α cos β + sin β sin α LATIHAN DAN PEMBAHASAN Tanpa menggunakan tabel tentukan nilai dari a.

) cos 2 α c.) cos (α . sin 2 α = 2 sin α cos α cos 2 α = cos2 α . cos α = 2 5 5 3 4 sin β = .) sin (α + β) b.β) jawab 1 2 1 tan α = sin α = .sin2 α = 2 cos2 α .β) = cos α cos β + sin α sin β 3 2 −4 1 x x = + 5 5 5 5 8 3 = − + 5 5 5 5 5 1 = = 5 5 5 1 2 sin β = 3 . α pada kuadran I dan β pada kuadran II 5 b.) tan 2 α Diketahui sin α = DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 39 . cos β = − karena pada kuadran II 5 5 a.1 cos 2 x = 1 – 2 sin2 α LATIHAN DAN PEMBAHASAN 5 13 Carilah a. sin (α + β) = sin α cos β + sin β cos α 1 −4 3 2 x = + x 5 5 5 5 6 2 −4 = + = 5 5 5 5 5 5 cos (α .) sin 2 α b.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Soal diketahui tan α = Carilah a.

x 13 13 120 = 169 cos 2 α = 2 cos2 α .1  12  = 2   −1  13   144  = 2  −1  169  119 = 169 120 169 sin 2α 120 = x tan 2 α = = 169 119 cos 2α 169 119 169 120 tan 2 α = 199 Persamaan Trigonometri Bentuk sin ax = P Contoh Carilah Hp dari persamaan trigonometri untuk 0 ≤ x ≤ 360 1 sin 2x = 3 2 sin 2x = sin 60 2x = 60 + k .180 2x = 120 + k . 360 atau sin 2x = sin 120 x = 30 + k . 360 untuk k = 0 x = 30 x = 60 + k .Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Pembahasan: cos2 α = 1 – sin2 α 5 =1–    13  25 =1– 169 144 = 169 144 12 cos α = = 13 169 sin 2 α = 2 sin α cos α 5 12 = 2. 180 k=1 x = 210 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 40 2 2 .

Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) k = 0 x = 60 k = 1 x = 240 Hp {300. 600. 2100. 2400} Bentuk a cos2 x + b cos x + c = 0 Contoh Carilah Hp dari persamaan trigonometri 3 cos 2x – 2 cos x – 5 = 0 Jawab 3 ( 2 cos2 x –1) – 2 cos x – 5 = 0 6 cos2 x – 3 – 2 cos x – 5 = 0 6 cos2 x – 2 cos x – 8 = 0 3 cos2 x – cos x – 4 = 0 (3 cos x – 4) (cos x + 1) = 0 3 cos x = 4 4 cos x = 3 Hp {π} cos x + 1 = 0 cos x = –1 x = 1800 = π DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 41 .

A1. mengolah. Diagram lingkaran (pastel) 3. Diagram garis dll. dan menyajikan suatu data sedang data yang sudah di olah disebut data statistik. sedang data kualitatip dibagi dua yaitu intern dan ekstern Penyajian data Setelah di olah data di sajikan dalam bentuk diagram-diagram di antaranya adalah 1.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) KOMPETENSI 5 Siswa mampu mengolah. Diagram batang 2. A. Contoh Diketahui data penerimaan siswa baru di SMK “X” Tahun pembelajaran. 1998/1999 – 2002/2003 1998/1999 Sebanyak 120 anak 1999/2000 Sebanyak 200 anak 2000/2001 Sebanyak 300 anak 2001/2002 Sebanyak 400 anak 2002/2003 Sebanyak 180 anak Dari data tersebut buatlah diagram lingkarannya Jawab Jumlah penerimaan siswa selama 5 tahun adalah 1200 anak dan satu lingkaran penuh = 3600. maka bagian-bagian sudutnya adalah 120 Tahun 1998/1999 = x 3600 = 360 1200 200 Tahun 1999/2000 = x 3600 = 600 1200 300 Tahun 2000/2001 = x 3600 = 900 1200 400 Tahun 2001/2002 = x 3600 = 1200 1200 180 Tahun 2002/2003 = x 3600 = 540 1200 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 42 . menafsirkan data. menyajikan. Data kuantitatip dibagi 2 yaitu diskrit dan kontinu. serta mampu menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Statistika Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana mencari. dan mampu memahami konsep kejadian dan peluang. Data Data dibagi menjadi 2 yaitu data kuantitatip dan data kualitatip.

berapa persen banyaknya pasien pada 3 bulan pertama Jawab a. Persentasi banyaknya pasien selama 3 bulan pertama adalah 120 + 150 + 200 x 100 % 720 470 = x 100 % = 65 % 720 DEPDIKNAS 20 01 /02 Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 43 . buatlah diagram batangnya b.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Diagram lingkarannya sebagai berikut: 2 200 /03 98/99 540 360 99/00 600 1200 0 90 2000/0 1 Soal Diketahui data banyak pasien di rumah sakit ‘H’ dalam lima bulan berturut-turut sebagai berikut Bulan pertama 120 orang Bulan ke dua 150 orang Bulan ke tiga 200 orang Bulan ke empat 90 orang Bulan ke lima 160 orang Dari data tersebut a. Banyaknya pasien 200 180 160 140 120 100 80 60 40 20 1 2 3 4 5 Bulan ke B.

3. c) Modus adalah data yang sering muncul yaitu 3. kuartil atas Q3 d. 4. Variansinya d. 3. 6 dan 7. Simpangan rata-ratanya c. 6. 8. Jika data dibagi empat maka pembagiannya di sebut kuartil a. 7. 11. 4. 11 Letak median adalah : nilai tengah = 6 Mediannya adalah data ke 6 dari kiri yaitu 6. 5. kuartil tengah Q2 (median) c. 5. simpangan baku Contoh Diketahui data dari 10 berat benda dalam gram sebagai berikut: 6. kuartil bawah Q1 b. variansi f. 2. 7. 2. 5. 7. dan Qd nya b.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) B. Ukuran Penyebaran 1. 6. 8. 11. 6. 6. 3. 8. Q3. C. simpangan Rata e. 3 Carilah a) Mean b) Modus c) Mediannya Pembahasan: 5 + 3 + 2 + 7 + 11 + 8 + 4 + 6 + 7 + 6 + 3 Σxi = a) Mean = n 11 62 Mean = = 5. Ukuran tendensi sentral pada data tunggal Yang termasuk tendensi sentral adalah rata-rata (mean) nilai tengah (median) nilai sering muncul (modus) LATIHAN DAN PEMBAHASAN Diketahui data berat 11 benda dalam kg sebagai berikut: 5. 9 Dari data tersebut carilah a. 7. Q2. Q1. 3.63 11 b) Nilai tengah Untuk mencari nilai tengah data harus diurutkan terlebih dahulu mulai yang kecil ke yang besar 2. 4. Simpangan bakunya DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 44 . 7.

11 Q2 adalah nilai tengah data tersebut yaitu antara data ke 5 dan data ke 6 data ke 5 + data ke 6 5+6 Q2 = = = 5. Q3 dan Qd data harus di urutkan terlebih dahulu mulai yang terkecil yaitu 2.5 2 2 Q1 = 4 (data tengah bagian pertama) Q3 = 8 (data tengah bagian ke dua) 1 Qd = (Q3 − Q1) 2 1 = (8 − 4) 2 = 2 b. 5. 8.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Jawab Untuk mencari Q1. Rata simpangan (RS) Σ xi − x RS = n Xi = data ke I x = rata-ratanya n = banyak data x =6 RS = 2 − 6 + 3 − 6 + 4 − 6 + 5 − 6 + 5 − 6 + 6 − 6 + 7 − 6 + 8 − 6 + 9 − 6 + 11 − 6 10 4 + 3+ 2+1+1+ 0+1+ 2 + 3+5 22 = = 2. 4. Q2.2 10 10 c. 3. 9. 7. 6. Variansi (S) Σ xi − x S= n S= 2−6 2 2 + 3−6 2 + 4−6 2 + 5−6 2 + 5−6 2 + 6−6 n 2 + 7−6 8−6 2 2 + 9−6 2 + 11 − 6 2 4 2 + 32 + 2 2 + 12 + 12 + 02 + 12 + 2 2 + 10 16 + 9 + 4 + 1 + 1 + 0 + 1 + 4 + 9 + 25 = = 10 Simpangan baku (Sb) Sb = S = 7 = 32 + 52 70 =7 10 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 45 . 5.

3 pada data kelompok  d1  Modus Rumus Mo = λ +  c  d1 + d 2  Mo = Modus λ = tepi bawah dimana modus terletak Kelas modus adalah kelas yang mempunyai frekwensi paling banyak. d1 = Selisih frekwensi kelas modus – sebelum kelas modus. 2.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Modus. d2 = Selisih frekwensi kelas modus sesudah kelas modus. Mean. Rata-rata biasa x = Σ f xi Σf 2. Rata-rata sementara x = x s + Σ fd Σf  Σ fU  3. Kuartil 1. C = Panjang kelas interval Mean (Rata-rata) 1. Cara Code x = x s +  C  Σf  Keterangan x = rata-rata x s = rata-rata sementara d = simpang = xi − x s U = Code C = panjang kelas interval xi = nilai tengah interval 1   n − Σf  C Kuartil bawah Q1 = λ1 +  4 f       2   n − Σf  C Kuartil tengah Q2 = λ2 +  4 f       3    n − Σf  C Kuartil atas Q = λ3 +  4 f       DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 46 .

Pembahasan: Berat benda f 20 – 24 6 25 – 29 10 30 – 34 15 35 – 39 20 40 – 44 17 45 – 49 8 50 – 54 4 Σ f = 80 xi 22 27 32 37 42 47 52 f. biasa b.d d=x1 − x −15 −90 −10 −100 −5 −75 0 0 5 85 10 80 15 60 Σ f.U = −8 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 47 . Coding (2) Modus (3) Q1. Q2 dan Q3 nya.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Keterangan λ1 = tepi bawah dimana Q1 terletak λ2 = tepi bawah dimana Q2 terletak λ3 = tepi bawah dimana Q3 terletak n = banyak data Σ f = frekwensi komulatif sebelum Qi → I =1.d = −40 U −3 −2 −1 0 1 2 3 f.xi 132 270 480 740 714 376 208 Σ fxi = 2920 f.U −18 −20 −15 0 17 16 12 Σ f. 2. Rata-rata sementara c. 3 C = panjang kelas interval F = frekwensi dimana Q terletak LATIHAN DAN PEMBAHASAN Diketahui data dari 80 berat benda dalam kg sebagai berikut Berat benda f 20 – 24 6 25 – 29 10 30 – 34 15 35 – 39 20 40 – 44 17 45 – 49 8 50 – 54 4 Dari tabel tersebut Carilah (1) Mean dengan cara a.

58 3.xi = = 36. f = 15  1 n − Σf    Q1 = λ1 +  4 C f      20 − 16  = 29.5 + 1.5 +  5 5 + 7 25 = 34. x = Rs + Σfd Σf  − 40  = 37 +    80  = 37 + (−0. Letak Q1 = 1 1 n = x 80 = 20 data ke 20 masuk pada kelas yang ke 3.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 1 a.5  ΣfU  1 c. 4 4 λ1 = 29.5.5 + 12 = 34.83 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 48 . Mo = λ +  C  d1 + d 2   5  = 34. x = 2920 Σf .08 = 36.33 Q1 = 30. Σ f = 16.5) = 36.5 Σf 80 1 b.5 = 36.5 +   5  15  = 29. x = Rs +  C  Σf   − 8 = 37 +  5  80  = 37 – 0.5 +  5  15  4 = 29.5 + 2. C = 5.5  d1  2.

5 + 2.2) = Huruf itu adalah AB.5 +  5  17  45 = 39. C.k) = ( n − k )! Contoh Berapa banyak cara untuk menyusun 2 huruf yang terdiri dari A. CA. f = 20. BA.5 + 2. BD.14 Permutasi Banyaknya cara untuk menyusun k buah unsur dari n buah unsur yang tersedia dengan memperhatikan urutannya disebut permutasi n! Dilambangkan P(n.5 + 17 = 39. D yang urutannya diperhatikan Jawab P(4.25 = 36.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 2 2 x 80 = 40 data ke ke 40 masuk pada kelas ke 4 Q2 letak n = 4 4 λ2 = 34. C = 5 1   n − Σf  C Q2 = λ2 +  4 f        40 − 31  = 34.64 = 42. AC. CB. B.5 . DA.75 1   n − Σf  C Q3 = λ3 +  4 f        60 − 51  = 39. CD. BC. AD. 4! 4 x 3x 2 x1 = = 12 cara ( 4 − 2)! 2 x1 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 49 . Σ f = 6 + 10 + 15 = 31.5  5  20  45 = 34. DC. DB.5 + 20 = 34.

2) = = = 6 yaitu AB. CD ( 4 − 2)! 2! 2 x1x 2 x1 Contoh Berapa banyak cara untuk membuat formasi tim bola volly yang terdiri dari 8 orang. BD. dst Contoh: Kejadian yang mustahil a. dst Peluang suatu kejadian berlaku rumus P(A ∪ B) = P(A) + P(B) – P(A ∩ B) LATIHAN DAN PEMBAHASAN Seperangkat kartu Brid di ambil salah satu kartu secara acak tentukan peluang yang terambil a) kartu merah atau AS b) kartu AS atau King DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 50 . BC. bulan bisa ngomong c. manusia tidak akan mati b. AC. daun sirih berbuah semangka.6) = = = 28 cara (8 − 6)! 6! 6 x 5x 4 x 3x 2 x1x 2 x1 Peluang Suatu Kejadian Jika peluang suatu kejadian kita lambangkan P maka nilai P antara 0 dan 1 atau dapat ditulis 0≤P≤1 Jika P = 0 adalah kejadian yang mustahil dan jika P = 1 maka kejadian pasti terjadi Contoh: Kejadian yang pasti terjadi a. ayam bertelor c. k) = ( n − k )! k! Contoh Berapa banyak cara untuk menyusun 2 huruf yang terdiri dari huruf ABCD yang urutannya tidak di perhatikan Jawab Karena urutannya tidak di perhatikan maka banyak cara 4! 4 x 3x 2 x1 C(4. AD. kuda beranak. Jawab 1 regu bola volly ada 6 orang 8! 8x 7 x 6 x 5x 4 x 3x 2 x1 Banyak formasi tim C(8.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Kombinasi Banyaknya cara untuk menyusun k huruf dari n huruf yang tersedia tanpa memperhatikan urutannya disebut kombinasi k unsur dari n unsur yang tersedia di lambangkan n! C (n. manusia akan mati b.

tentukan peluang munculnya sisi dadu genap dan uang muncul angka. Pembahasan: P(A) = Dadu muncul sisi genap = 3 1 = 6 2 1 2 P(B) = Uang muncul sisi angka = Peluang munculnya dadu muncul sisi genap dan uang muncul angka = P(A∩B) = P(A) x P(B) 1 1 = x 2 2 1 = 4 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 51 .Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Pembahasan: P(A) = kartu merah P(B) = kartu AS a) P(A ∪ B) = P(A) + P(B) – P(A ∩ B) 26 4 2 + − = 52 52 52 28 = 52 b) P(A ∪ B) = P(A) + P(B) − P(A ∩ B) 4 4 = + −0 52 52 8 = 52 Jika P(A ∪ B) = P(A) + P(B) maka kejadian tersebut saling lepas LATIHAN DAN PEMBAHASAN Sebuah Dadu dan mata uang dilempar sekali.

Dengan mengalikan akar sesamanya 0 ∞ atau maka ada beberapa cara 0 ∞ LATIHAN DAN PEMBAHASAN Carilah nilai limit berikut ini! lim 2x 3 − 54 1).Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) KOMPETENSI 6 Siswa mampu memahami konsep limit. dan integral. lim 5x 3 + 6 x 2 + 8x + 2 x → ∞ 10 − x + 3x 2 − 2 x 3 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 52 . A. x→2 Cara mengerjakan limit Jika x → a disubstitusikan pada f(x) ternyata hasilnya untuk menentukan nilai limitnya antara lain: 1). Membagi dengan variabel pangkat tertinggi 3). x → 3 x −3 2). serta mampu menggunakannya untuk menyelesaikan masalah. x→a Contoh: Tentukan nilai dari Limit f(x) = 5x + 2 x→2 Jawab: Limit f(x) = 5x + 2 x→2 = limit f(2) = 5(2) + 2 = 12 Jadi limit f(x) = 5x + 2 = 12. Limit Limit artinya batas Limit f(x) artinya f(x) mendekati f(a) untuk nilai x mendekati a. Memfaktorkan 2). diferensial.

Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 3). lim 2x 3 + 6x 2 + 8x − 2 x → ∞ 10 − x + 3x 2 − 2 x 3 5x 3 6x 2 8x 2 + 3 + 3 + 3 3 lim x x x x 2 x → ∞ 10 x 3x 2x 3 + 3 + 3 − 3 x3 x x x 6 8 5+ + 2 +0 lim x x 1 3 x → ∞ 0− 2 + −2 x x 5+0+0+0 5 1 limit = = 2 0−0+0−2 −2 2 3). lim 3 − 4x + 1 x → 2 ( x − 2) lim 3 − 4x + 1 3 + 4x + 1 × x → 2 ( x − 2) 3 + 4x + 1 9 − ( 4x + 1) lim x → 2 ( x − 2) (3 + 4x + 1) 8 − 4x lim x → 2 ( x − 2) (3 + 4x + 1) Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan DEPDIKNAS 53 . lim lim 2x 3 − 54 2(x 3 − 27) = x → 3 x −3 x → 3 x −3 lim 2(x 2 + 3x + 9)( x − 3) = x → 3 x −3 = lim 2 (x2 + 3x + 9) x→3 = 2 (32 + 3(3) + 9) = 54 2). lim 3 − 4x + 1 x → 2 (x − 2) Pembahasan: lim 2 (3) 3 − 54 0 2x 3 − 54 1). = limit = x → 3 x −3 3−3 0 0 Karena merupakan bilangan tak tentu maka untuk menentukan limitnya dengan 0 cara difaktorkan.

lim 5x x → 0 2x b).Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) − 4( x − 2 ) lim x → 2 ( x − 2) (3 + 4x + 1) lim −4 −4 = x → 2 3 − 4x + 1 3+3 −4 = 6 −2 = 3 Limit Fungsi Trigonometri Rumus-rumus limit fungsi trigonometri lim lim sin x x = 1 atau =1 1). lim tan 6 x x → 0 3x 1 − cos 3x 1 − cos 4 x c). = =1 x → 0 tan x x → 0 x lim sin ax a = 3). = x → 0 2x 2 b). tan 6 x = 2 x → 0 3x 3(2x + 1) x → 0 (2x + 1) lim lim c). x → 0 bx b lim tan ax a = x → 0 bx b LATIHAN DAN PEMBAHASAN a). DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 54 . limit Pembahasan: lim 5 5x a). lim sin(6 x + 3) x → 0 (2 x + 1) d). x → 0 x → 0 sin x x lim lim x tan x 2).

Pembahasan: lim 4 (x + h ) 2 − 4 x 2 y′ = h → 0 h lim 4 (x 2 + 2 xh + h 2 ) − 4 x 2 y′ = h → 0 h 2 lim 4 x + 8xh + 4h 2 ) − 4 x 2 y′ = h → 0 h 2 lim 8xh + 4h y′ = h → 0 h 8x + 4h y′ = lim h→0 y′ = 8x + 4(0) y′ = 8x Jadi y′ = 8x.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Misal (2x + 1) = y lim 3y = 3 x→0 y lim lim 1 − (1 − 2 sin 2 1 − cos 3x = d). 16 B. Deferensial Deferensial (turunan) Jika fungsi y = f(x) diturunkan maka turunannya dilambangkan y′ atau f′ (x). DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 55 . x → 0 1 − cos 4 x x → 0 1 − (1 − 2 sin 2 = lim 2 sin 2 3 x 2 x → 0 2 sin 2 2 x 2 3 2 4 2 x) x) lim  sin 3 x  2  =  sin 2 x   x → 0   3 = 2 2   2 = 9 4 4 = 9 . Deferensial di ambil dari teory limit lim f (x + h ) − f ( x ) Yaitu h → 0 h LATIHAN DAN PEMBAHASAN Carilah turunan pertama dari fungsi y = 4x2.

f′(x) = 6(8x2 + 5)6-1 . Jika f(x) = U(x) . misal U = (ax + b) dy du f′(x) = ⋅ du dx LATIHAN DAN PEMBAHASAN Tentukan f′(x) dari fungsi-fungsi berikut ini! 1). f(x) = 3x12 2). f(x) = 5 − 2 x x 4). 1). Contoh: Carilah titik stasioner dari fungsi y = x4 – 2x2 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 56 . Jika f(x) = maka f′(x) = v( x ) (V( x ) )2 3). f′(x) = −5 × 6x-5-1 – 2 x – 4x-2-1 = −30x-6 + 8x-3 − 30 8 = + 6 x x3 4). Y = (8x2 + 5)6 Pembahasan: 1). f′(x) = 12 ×3x12-1 2). f(x) = (6x + 5)(3x + 4) 5). 16x = 96x (8x2 + 5)5 Menentukan titik stasioner dengan diferensial Suatu fungsi f(x) dapat ditentukan titik stasionernya dengan deferensial. f(x) = −6x2 6 4 3). V(x) + U(x) V′(x) 4). f′(x) = 18x2 + 39x + 20 f′(x) = 36x + 39 5). Jika f(x) = axn maka f′(x) = n . V(x) maka f′(x) = U′ (x) . f′(x) = 2 x – 6x2-1 = –12x 3).Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Rumus-rumus deferensial. Jika f(x) = (ax + b)n maka f′(x) kita tentukan sebagai berikut. axn-1 u(x) U' ( x ) ⋅ V( x ) − U( x ) ⋅ V' ( x ) 2).

∫ 3x 7 dx 2).Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Jawab: Syarat mempunyai titik stasioner y′ = 0 4x3 – 4x = 0 4x (x2 – 1) = 0 4x = 0 x2 – 1 = 0 x=0 (x + 1)(x – 1) = 0 x+1=0 x–1=0 x = −1 x=1 Untuk x = −1 y = 14 – 2 (1)2 = −1 (−1. a x n +1 + c n +1 1 (ax + b )n +1 + c (ax + b) n dx = a(n + 1) n Untuk ∫ ax ∫ dx = LATIHAN DAN PEMBAHASAN Tentukan hasil integral berikut ini! 1). 2). −1) C. −1). −1) x=0 y = 04 – 2 (0)2 =0 (0. dan (1. Integral Integral disebut juga anti deferensial atau anti turunan. ∫ 2 dx x3 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 57 . f(x) = ∫ f ' ( x ) dx Integral fungsi aljabar Rumus 1). 0). −1) Jadi titik stasionernya = (−1. (0. 0) Untuk x = 1 y = 14 – 2 (1)2 =1 (1.

∫ 3x ∫ 7 dx = 3 x 7 +1 + c 7 +1 3 = x8 + c 8 2).Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Pembahasan: 1). 2 dx = x3 ∫ 2x −3 dx = 2 x − 3 +1 + c −3+1 = −x−2 + c −1 = 2 +c x Integral tertentu ∫ f ( x ) dx = F( b) − F(a ) a b Contoh: Carilah nilai dari Jawab: −2 3 −2 ∫ (− x 3 2 + 16) dx 3 ∫ (− x 2 + 16) dx = − 1 3  x + 16 x  3 −2  1   1  = − (3) 3 + 16(3) − − (−2) 3 + 16(−2)  3   3  8  = (− 9 + 48) −  − 32   3 1 = 39 + 29 3 1 = 68 3 Integral untuk menentukan luas daerah yang dibatasi oleh dua kurva. maka luasnya adalah ∫ (f (x) − g(x )) dx a b DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 58 . Misal daerah yang dibatasi oleh kurva y = f(x) dan y = g(x) selang antara garis x = a dan x = b.

2 2 2 ∫x 1 1 2 x 2 ]14 = ( ) LATIHAN DAN PEMBAHASAN Carilah luas daerah yang dibatasi oleh kurva y = x2 – 6x. sumbu x dan garis x = 1 sampai x = 4! Pembahasan: Sumbu x sama dengan y = 0 L= = 1 4 ∫ 0 − (x 2 4 2 − 6x ) dx + 6 x dx ∫0−x 1 1 3 4 x + 3x 2  3 1 1  (4) 3 + 3(4) 2  − 3  1 1 = −21 + 48 + −3 3 3 = 24 satuan luas  = −   = −   1 2 2 − 3 1 + 3(1)    Integral untuk menentukan volume benda putar.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) LATIHAN DAN PEMBAHASAN Tentukan luas daerah yang dibatasi oleh kurva y = 2x dan y = x antara garis x = 1 dan x = 4! Pembahasan: L= = = 1 4 4 ∫ (2x − x ) dx dx 1 2 1 2 1 4 − (1) = 7 satuan luas. o a b DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 59 . Jika fungsi y = f(x) pada interval x = a sampai x = b di putar mengelilingi sumbu x sejauh 360 maka volumenya adalah π ∫ y 2 dx .

Pembahasan: V = π . (4 3 ) − (1) 3 3 3 = π .  x3 3  1 4 4 = π . (84) = 84π DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 60 . ∫ (2x ) 2 dx = π . ∫ 4 x 2 dx 1 1 4 4 4  4 V = π .Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) LATIHAN DAN PEMBAHASAN Tentukan volume benda putar kurva y = 2x pada interval x = 1 sampai x = 4 di putar pada sumbu x sejauh 360o.

dibuat model dengan skala 1 : 300..000. Tempat sampah industri berbentuk kubus mempunyai rusuk 12 m. 0 c.200.000. { x | x ≤ 1 atau x ≥ } 3 2 d. 64 cm3 b.000...500. −1 b..300. 124 cm3 e.150. Pedagang elektronika menjual televisi 14 inci seharga Rp1...250. { x | –1 ≤ x ≤ } 3 2 c. { x | x ≤ –1 atau x ≥ } 3 2 b.. a. 72 cm3 c. a. x ∈ R adalah . Himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan kuadrat 3x2 + x – 2 ≥ 0. Rp1.000. 2 a. Rp1.. {x | x ≤ – atau ≥ 1} 3 2 e. a. Rp1.00 c. Rp 750. 1 d. Dari sistem persamaan linier Nilai x – y = . 360 cm3 2..000.00 b.. maka harga pembelian pedagang itu adalah . 2 e. Rp1. 3 4.00 e.000. Maka volume kubus pada model adalah .Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Contoh Latihan Soal : 1.00 dan memperoleh keuntungan 20% dari penjualan tersebut.. {x | ≤ x ≤ 1} 3 2x + y = 4   3x − 2y = −1 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 61 .. 72 cm3 d.00 d.00 3.

82 cm c. Pada gambar di samping ∠ AOB = 120o. 90 cm e..66 cm d. Sebuah roket ditembakkan selama t detik.000 m d. Tinggi maksimum yang dicapai roket adalah . 27.. 36. 41. 209.... 107o d. 100o 7.000 m c.000 m b. 62.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 5. memenuhi persamaan h(t) = 600t – 5t2 (h dalam meter)..14). Diketahui gambar disamping dengan ∠ ACB = 40o.. maka panjang Busur AB = . 86 cm d.000 m e. a.. 18..80 cm c. OA = 20 cm (π = 3..33 cm 7cm 7cm 14cm 21cm O A P B 40o C A 12 0o O B 8.000 m lintasan DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 62 . Keliling bangun pada gambar di samping yang diarsir adalah .. 40. maka besar ∠ APB adalah . 109o c. 156.87 cm b. 110o b. 125. 9. a. 94 cm 6. a. 105o e.66 cm e. 78 cm b. a..

Jika P =   2 −1  dan q =  2 − 2 4  maka p x q = . d. − 1 2  1 3    4 4 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 63 .  4 4 − 6      9 − 5 11 b. 1 − 1   4 4 1 3   4 4 b.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 3 1  3 1 −1 9.. e....  4 − 4 − 6     c...  1 − 1     e.  − 9 − 5 − 11    4 −4 −6     9 − 5 11   4 4 −6     9 − 4 11   4 5 6    4 − 8 10.  1 − 1   4  3 − 2 d. 1 − 1   2  3  − 2  4  c.    3  − 2  4  a.         9 5 11 a. Invers matriks A =   1 − 3  adalah .

ABCD dengan alas bujur sangkar panjang AB = 10 dm dan tinggi limas = 12 dm.. 320 dm2 d. 5.. 0. 10.. 27 Daerah yang diarsir adalah daerah himpunan penyelesaian permasalahan program linear. a. c. Nilai maksimum dari fungsi tujuan z = 2x + 5y adalah …. 20 % 13. 300 dm2 c. Nilai dari 2log 8 – 2 log 0. 0.02 % c.... 0) B (1. a. 7 c. 1) 15.. 6 b. Un = 5n + 10 b. Panjang kawat 24 m hendak dibuat 8 buah kubus dengan ukuran tertentu. Un = 20 + 5n d. Limas T. Un = 20 – 5n c. a.2 % d. 29 y E (2. b. 0. 260 dm2 b. Rumus suku ke – n barisan Aritmatika 15.002% b. a. 2 % e. Un = 15 – 5n e. 1) x C (3. 380 dm2 T To = 12 dm D C A 10 dm B 12. 0. 2) D (5. Panjang kawat untuk setiap rusuk kubus mempunyai persentase kesalahan sebesar ...Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 11. 14. 5) A (0. Luas permukaan limas adalah ... d. 10 d. 15 e. e. −5 adalah . 360 dm2 e. Un = 10n + 5 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 64 ..25 + 3log a. –2 –1 0 1 2 1 1 + 2log 1 = .

e. 11. Diketahui diagram panah di samping. 70 cara c. 1 2 3 4 16 9 1 4 8 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 65 ..75 c. sedangkan calon yang tersedia ada 7 orang. maka anda datang. a. Jika saya tidak pergi. c. 35 d.00 d. B = 2A2 − 1 A B 17. Jika anda datang... 540 cara e. maka saya tidak pergi. 21 b. 17 cara b. 175 e. 720 cara Suatu pernyataan yang sesuai dengan pernyataan: “Jika anda datang. a. 18.. 120 cara d. maka anda tidak datang. 12. Jika saya pergi. B = A2 d.75 Suatu perusahaan memerlukan 3 staf pengurus yaitu Direktur Utama. a. d. 210 Seorang siswa harus menjawab 7 soal dari 10 soal yang di sediakan. 24 c. b. maka anda datang. B = 2A b. Jika anda tidak datang.25 e. 12... Jika saya pergi. a. B = 2A − 1 c. B = A2 − 1 e.. maka saya pergi. maka relasi himpunan A ke B dapat ditulis sebagai . 12.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 16. Sekretaris dan Bendahara..... Jumlah tak hingga dari deret: 3 3 6 + 3 + + + .25 b. 19. maka banyaknya susunan yang mungkin adalah ... Banyaknya cara memilih 7 soal dari 10 soal tersebut adalah . 20.. 2 4 a. 11. adalah . maka saya tidak pergi” adalah ....

3x − 2 dan f –1 (x) merupakan invers dari fungsi f(x). 6 10 7 13 8 5 9 2 10 1 Mean dari data tersebut adalah . 4 Diketahui tabel berikut : x 4 5 f 3 6 23. 6. 6.325 d.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 21. 2 1 − e.525 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 66 . (–2.. 2 c. 0 1 − d.. 12) e. 17) Nilai minimum dari f(x) = x2 – x dalam interval −1 ≤ x ≤ 3 adalah . (0.. –15) b. e. d. (–1. 1) d. 24. (1. 6.125 b. –10) c. 1 1 b.. Jika f(x) = a.425 e...225 c. b. 4x + 1 − 3x − 2 − 4x − 1 3x − 4 2x + 3 2−x 4x + 3 −x−2 4x − 3 x−2 4x − 3 22.. a. maka f –1 (x) = . (2. a.. c. 6... 6. Titik balik minimum kurva y = x3 – 12x + 1 adalah ... a.

53.5 b. 25 a. 25 31 e. 7 24 b. Simpangan baku dari data: 5.. d.. 5 e. 7 25 c. 24 24 d.5 Nilai dari a..Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 25. 2 3 c. c. 3. Diketahui cotg A = sin A + cos A = . e. 53.. 25 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 67 .. lim 2x 2 − 5x − 3 = . 54.. 54.. a. x→3 x−3 0 4 6 7 12 7 dengan A sudut lancip.5 d. 27.. 7 Median dari tabel distribusi Frekuensi di samping adalah .. a. 28.. 9.. 6 adalah . 1 b. 52. 24 Nilai 47 – 49 50 – 52 53 – 55 56 – 58 59 – 61 Jumlah Frekuensi 2 4 6 5 3 20 26. d.0 c.0 e. 7. b..

3 + x − 2) dx = . b. 100 hari e.. 200 hari  1  Nilai x yang memenuhi persamaan 32x – 2 =  27    a. d. b. e. e.. e.. b. Jika ada penambahan 500 ekor ayam. DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 68 . maka makanan akan habis setelah …. d. −2 ∫ (2x a. 5 5 1 6 1 2 5 6 1 2 1 6 15 16 17 31... adalah . c. d. 33 hari d.. a. −2 1 0 2 5 x+4 32. c. Seorang peternak mempunyai persediaan makanan selama 25 hari untuk 2000 ekor ayam. 20 hari c. 1 sin 3x + c 3 1 –cos x + sin 3x + c 3 1 –cos x – sin 3x + c 3 cos x + 3 sin 3x + c –cos x + 3 sin 3x + c cos x + 2 30. 10 hari b. a.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 29.... ∫ (sin x + cos 3x ) dx = . c.

Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 33. Jumlah suku tak 3 36. 400 mg d. Diketahui deret geometri kovergen dengan suku pertama 8 dan rasio hingga dari deret tersebut adalah . Pada kemasan suatu obat tertulis: Tiap tablet mengandung: Zingiberis Rhizomas . 2.200 orang 4...500 cm3 c.. 30 e.000 orang DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 69 . 3. 24 c. Jika jumlah penduduk kelurahan tersebut adalah 6000 orang.02.400 cm3 d. 40% Menthol Folia ………… 50% Jika tiap tablet 100 mg. a.. e. Jika bagian botol itu diisi dengan zat cair. maka berat zat lain yang tidak tercantum adalah …. 16 a. 3 b. Sebuah botol berbentuk tabung dengan garis tengah 14 cm dan tinggi 24 cm..234 cm3 7 8 35. a. c. 26 d. 100 mg c. a. 500 mg e.332 cm3 e. d.800 orang 5. 40 2 .. maka yang tidak terjangkit wabah tersebut adalah …. 10 mg b.880 orang 30. 2. 120 orang 1. mka volume zat cair itu adalah …. 2. Setiap penduduk kelurahan “A” berpeluang untuk terkena wabah “Demam berdarah” sebesar 0.. 3.200 cm3 b. 1000 mg 34. b.

.... e. Jika saya tidak pergi ke dokter maka saya tidak sakit e. a. Jika saya tidak sakit maka saya tidak pergi ke dokter b. d.. c. Jika saya pergi ke dokter maka saya sakit Nilai dari a.. a.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 37. kecepatan rata-rata pergi dan pulang adalah . b. 48 km/jam e. a. Diketahui fungsi f(x) = (2x + adalah . 4x2 − 4x2 − 8x2 − 8x2 − 1 x 1 x2 1 x3 1 x3 2 8x2 − x 40.. maka adalah f′ (x) 2 2 39. x→5 ( x − 5) 38. Jika saya sakit maka saya pergi ke dokter d. 24 km/jam c. Jika f′ (x) turunan f(x). c... 50 km/jam DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 70 . 2 lim ( x − 2 x − 15) = …. 8 5 3 −3 −8 1 1 ) (2x − ). Dengan kendaraan yang berkecepatan rata-rata 60 km/jam. 25 km/jam d. Jika saya tidak sakit maka saya pergi ke dokter c. b. d. e. seseorang menempuh jarak 120 km dan kembali lagi dengan kecepatan 40 km/jam. 20 km/jam b. Kontraposisi dari pernyataan “Jika saya sakit maka saya pergi ke dokter” adalah .

00 100 100 120 x = Rp1.000.500.250.000.00 x 120 = Rp1.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) Pembahasan Soal : 1.00 (Kunci : A) (Kunci : D) 6x + 3y = 12 2x + y 3.500. Persamaan linier 3x + 2 y==4−1 3 2 6x − 4 y = −12 − 7y = 14 y = 2 2x + 2 = 4 2x =4–2 2x =2 x =1 x–y=1–2 = −1 (Kunci : A) 4.000. Misal harga TV itu x 100 20 x + x = Rp1. Panjang sebenarnya 12 m = 1200 cm Skala 1 : 300 Panjang skala 1200 : 300 = 4 cm Volume kubus pada model = r3 = (4 cm)3 = 64 cm3 2. HP dari pertidaksamaan 3x2 + x – 2 ≥ 0.500. x ∈ R 3x2 + x – 2 = 0 (3x – 2)(x + 1) = 0 3x = 2 2 x1 = 3 x+1=0 x2 = −1 2 } 3 −1 2 3 (Kunci : A) HP = {xx ≤ −1 atau x ≥ DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 71 .000.00 100 100 x = Rp1.

Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 5. Lintasan roket dengan persamaan h(t) = 600t – 5t2 (h dalam meter) Tinggi maksimum jika h1(t) = 0 600 – 10t = 0 10t = 600 600 t = = 60 10 h (60) = 600(60) – 5(60)2 = 36000 – 18000 = 18000 m (Kunci : B) DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 72 . Sudut BOC = 180 – (90 + 20) = 700 Sudut AOB = 1400 karena 2 x BOC Sudut Reflek AOB = 360 – 140 = 2200 1 Besar sudut APB = Sudut reflek AOB 2 1 = x 220 2 = 1100 7.14 x 20 cm 3600 = 41.14 Panjang busur AB = x 2 x 3.5 cm = 22 cm Keliling 7 x 4 cm 28 cm = + 94 cm 6. ∠ AOB = 1200 r = OA = 20 cm π = 3. Keliling bangun yang diarsir 7 cm 7 cm 14 cm 21 cm Keliling lingkaran r = 7 cm = 44 cm Keliling lingkaran r = 3.87 cm 1200 (Kunci : E) (Kunci : A) 8.

005 0. 2 x 1 + −1x − 2.005 Persentasi kesalahan x 100% = 2% 0. Salah mutlak = 0. Kawat 24 m di buat 8 kubus panjang setiap rusuk = 24 : 96 = 0. 2log 8 − 2 log 1 1 3 1 + log + 2log 1 = 3 – 2 – 3 + 0 4 27 = −2 (Kunci : A) DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 73 . Luas permukaan limas Tinggi bidang segitiga T = 12 2 + 52 = 169 = 13 dm Luas permukaan = 4 x luas ∆ + luas bidang alas 13 x 10 dm 3 + 10 x 10 dm2 2 2 = 260 dm + 100 dm2 = 360 dm2 (Kunci : D) =4x 12.25 13. Matrik A =  4  1  − − 1 8 A−1 = 3  − 12 + 8 1 − 3 =  − 4 − 1 3   4 − 2 =   1 − 1  4   − 3 8  − 1 4   8 4  (Kunci : C) 11. 1 x − 1 + 3 x 4  PxQ=  2 x 3 + −1 x 2. 1 x 1 x 3 x − 2.25 m.2x − 1 + −1x4   =  9 − 5 11  (Kunci : D)  4 4 − 6   10. P = 1 3  Q =  3 1 − 1 2 − 1 2 − 2 4      1 x 3 + 3 x 2.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 9.

Jumlah tak hingga dari deret 6 + 3 + S∞ = a 1− r 6 6 = = = 12.. 0.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 14. Suatu pernyataan yang sesuai dengan pernyataan “Jika anda datang maka saya tidak pergi” adalah “Jika saya tidak pergi maka anda datang” (Kunci : B) DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 74 . Banyak cara memilih 7 soal dari 10 soal 10! 10 x 9 x 8 x 7 x 6 x 5 x 4 x 3 x 2 x 1 = 10C7 (10 − 7)! 7! 3x 2 x1x 7 x 6 x 5x 4 x 3x 2 x1 10 x 9 x 8 = 6 = 120 cara (Kunci : C) 19. Rumus suku ke n dari barisan 15. 2 4 (Kunci : C) 17.00 1 1 1− 2 2 (Kunci : B) 3 3 + +. … adalah Un = a + (n − 1) b = 15 + ( n – 1) − 5 = 15 − 5 n + 5 Un = 20 – 5n 16.1) z = 2 (5) + 5 (5) = 10 + 5 = 15 (2. Karena setiap calon berhak menduduki jabatan. Cara memilih 3 staf yang terdiri dari 7 calon. −5.5) = 2 (2) + 5 (5) = 4 + 25 = 29 z maksimum = 29 (2. maka banyaknya cara untuk memilih 7! 7P3 = 7 x 6 x 5 = 210 (Kunci : E) (7 − 3)! 18.2) (1. 5.0) (5.. z = 2x + 5y (5.1) (3. 10.5) (0.1) (Kunci : E) 15.

(Kunci : A) 2 DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 75 . −15) karena minimum grafik dari turun lalu naik. −15) 3 Untuk x = −2 y = −2 − 12 (−2) + 1 = −8 + 24 + 1 = 17 (−2. 17) Fungsi naik dan turun Fungsi turun ∫ 1 (x) < 0 (Kunci : B) 3x2 − 12 < 0 x2 − 4 < 0 −2 x2 − 4 = 0 (x + 2)(x − 2) = 0 x1 = −2 x2 = 2 Titik minimum (2. Titik balik minimun kurva y = x2 – 12x + 1 Syarat f1(x) = 0 3x2 – 12 = 0 3(x2 – 4) = 0 x2 = 4 x= ± 4 x1 = 2 dan −2 Untuk x = 2 y = 23 – 12 (2) + 1 = 8 – 24 + 1 = −15 (2. Diketahui A 1 2 3 4 B 16 9 1 4 8 Relasi dari himpunan A ke B adalah B = A2 Jawaban 1 dan g(x) = x2 + 1 x 2 (Kunci : C) 21. f(x) = 1 (g o f) (x) =   + 1 x 1 = +1 x2 22.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 20.

Nilai minimum dari f(x) = x2 − x untuk −1 ≤ x ≤ 3 adalah Syarat ∫ 1 (x) = 0 2x − 1 = 0 2x =1 1 x = 2 1 1 y =  + − 2 2 1 1 = − 4 2 1 = − 4 24. x = = Σf 40 5 6 30 6 10 60 9 2 18 10 1 10 (Kunci : E) 5=3=9=7=6 30 = =6 5 5 2 (Kunci : E) = 6.5 + 6 = 52.x = 261.5 + 2 = 54.525 25. 3.5 (Kunci : A) Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 76 DEPDIKNAS . 7.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 23. Tabel x 4 f 3 fox 12 7 8 13 5 91 40 261 Σfx Σf . 9. Simpangan baku dari data 5. Σf = 40. Tabel Nilai 47 – 49 50 – 52 53 – 55 56 – 58 59 – 61 1   n − Σf  C Me = L2 +  2 f        10 − 6  = 52. 6 adalah x = Sb = = = = Σx − x n 2 12 + 32 + 32 + 12 + 0 5 20 5 4 =2 Frekwensi 2 4 6 5 3 (Kunci : B) 26.5 +   3  6  12 = 52.

Limit x →3 x−3 ( 2x + 1)( x − 2) Limit x →3 x−3 Limit (2x + 1) = 2 x 3 + 1 x→3 =7 28. r = 25 24 24 7 31 Sin A + Cos A = + = 25 25 25 29. 25 × 2. Perbandingan berbalik nilai. A Sudut lancip 24 (Kunci : D) Sin A + Cos A = … 7 Cotg A = .500 (Kunci : B) DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 77 ..000 ekor jika di tambah 500 ekor maka akan habis selama . Persediaan makanan 25 hari untuk 2. (2x2 + x − 2) dx = −2 3 2 3 1 2 x + x − 2x ∫ −2 3 2 1 1 2  2  =  (3) 3 + (3) 2 − 2(3)  −  ( −2) 3 + ( −2) 2 − 2( −2)  2 2 3  3   54 9   16  = + − 6 −  − + 2 + 4 2  3   3  5 = 15 (Kunci : C) 6 31. y = 24.000 = 20 hari 2. Diketahui Cotg A = 7 . x = 7... (Kunci : E) ∫ (sin x + Cos 3x ) dx = −Cos x + ∫ 3 1 Sin 3x + C (Kunci : B) 3 30.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 2x 2 − 5x − 3 27.

Jika saya tidak pergi ke dokter maka saya tidak sakit (Kunci : D) DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 78 . Deret konvergen tak hingga a = 8 r = S∞ a 1− r 8 = 1− 2 3 = 24 = 2 3 7 bagian maka 8 (Kunci : B) 36. 100 34. 1 – 0.98 0.000 mg = 100 mg.Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 32. Nilai x pada persamaan  1  3 =   27  2x-2 3 = (3−3)x + 4 2x-2 x+4 32x-2 = 3−3x − 12 2x – 2 = −3x – 12 2x + 3x = −12 + 2 5x = −10 x = −2 (Kunci : A) 33.234 cm3 35.02 = 0.98 × 6.880 (Kunci : D) 37.000 = 5. Sebuah botol dengan garis tengah 14 cm tinggi 24 cm jika di isi volumenya = λ a × t 22 7 = × 7 × 7 × 24 × 7 8 = 3.000 mg zat yang tidak tercantum = 10 × 1. Zat yang tidak tercantum = 100% − (40 + 50)% dari 1. Kontra posisi dari pernyataan jika saya sakit maka saya pergi ke dokter adalah …. Kontra posisi dari p → q adalah −g → −p. Jumlah peluang yang tidak terkena demam berdarah.

Panduan Materi Matematika SMK (Teknik Kesehatan) 38. V = 25 240 = = 48 km/jam. Turunan dari f(x) = (2x + Jawab: f(x) f(x) f(x) f(x) = 4x2 − 1 1 )(2a − ) adalah …. Nilai lim x 2 − 2x − 15 x → 5 1x − 5 lim (x − 5)(x + 3) x → 5 x −5 lim x + 3 = 5+3 x → 5 = 8 (Kunci : A) ( ) 39. x x 1 x2 = 4x2 − x−2 = 8x + 2x−3 2 = 8x + 3 x (Kunci : C) 40. (Kunci : D) (Kunci : D) DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 79 . t1 + t 2 5 2 2 2 2 × 120 atau = 3 = 5 = 3 1 1 5 60 + 40 120 + 120 120 = 48 km/jam.