LATAR BELAKANG KEDATANGAN ORANG EROPA DI NEGARA TIMUR MASUKNYA KEKUATAN ASING DI NUSANTARA MELALUI KONGSI PERDAGANGAN, PERLUASAN

, KOLONIALISME, IMPREALISME BARAT SERTA TERBENTUKNYA PEMERINTAH HINDI BELANDA SYSTEM TANAM PAKSA, SYSTEM POLITIK TERBUKA, SYSTEM KEREALISME DAMPAK SOCIAL, EKONOMI, POLITIK IMPREALISME BARAT DI INDONESIA DAN BUDAYA, KOLINIALISME,

PERLAWANAN RAKYAT DAN KERAJAAN DI NUSANTARA DALAM MENENTANG KOLONIALISME DAN IMPREALISME BARAT INTERAKSI SOCIAL, SYARAT, PENGERTIAN SOSIALISASI, FACTOR PEMBENTUK KEPRIBADIAN, INTERAKSI PRIMER DAN INTERAKSI SEKUNDER FAKTOR YANG MENDORONG BANGSA BARAT PERGI KE DUNIA TIMUR : 1. Dikuasainya rute dan pusat-pusatperdagangan di Timur Tengah oleh orang-orang Islam. 2. Adanya kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, yaitu dengan ditemukan peta dan kompas yang sangat penting bagi pelayaran. 3. Adanya keinginan untuk mendapatkan rempah-rempah dari daerah asal sehingga harganya lebih murah dan dapat memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya. 4. Adanya keinginan untuk melanjutkan Perang Salib dan menyebarkan agama Nasrani ke daerah-daerah yang dikunjungi. 5. Adanya jiwa petualangan sehingga menggugah semangat untuk melakukan penjelajahan samudra. TUJUAN DIBENTUKNYA VOC 1. Untuk menghindari persaingan yangtidak sehat antara sesama pedagang Belanda. 2. Untuk memperkuat posisi Belanda dalam menghadapi persaingan, baik dengan sesama bangsa Eropa, maupun dengan bangsa-bangsa Asia. 3. Untuk mendapatkan monopoli perdagangan,baik impor maupun ekspor.

Pada tahun 1522 Portugis datang ke Pajajaran di bawah pimpinan Henry Leme dan disambut baik oleh Pajajaran dengan maksud agar Portugis mau membantu dalam menghadapi ekspansi Demak. orang-orang Eropa sudah mengenal hasil bumi dari dunia Timur. Selain mengadakan monopoli perdagangan rempah-rempah di Maluku. tetapi juga ke Indonesia bagian barat (Pajajaran). Dari Malaka di bawah pimpinan d'Abreu tahun 1512 Portugis telah sampai di Maluku dan diterima baik oleh Sultan Ternate yang pada waktu itu sedang bermusuhan dengan Tidore. 1) Portugis diijinkan mendirikan benteng di Sunda Kelapa. . MASUKNYA KEKUASAAN ASING DAN BERKEMBANGNYA KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BARAT DI INDONESIA 1) MASUKNYA KEKUASAAN ASING KE WILAYAH INDONESIA LEWAT KONGSI-KONGSI PERDAGANGAN Pada permulaan abad Pertengahan. 3) Portugis akan memperoleh lada dari pajajaran menurut kebutuhannya.A. Melalui penjelajahan samudra. Dengan jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Usmani (1453) mengakibatkan hubungan perdagangan antara Eropa dan Asia Barat (Timur Tengah) terputus. Kedatangan bangsa-bangsa Barat di Indonesia pada mulanya lewat kongsi. a. Hal ini mendorong orangorang Eropa mencari jalan sendiri ke dunia Timur untuk mendapatkan rempah-rempah yang sangat mereka butuhkan. Portugis ini tidak hanya memusatkan kegiatannya di Indonesia bagian timur (Maluku ). akhirnya bangsa-bangsa Barat berhasil mencapai Indonesia. Kongsikongsi perdagangan tersebut berusaha untuk menguasai perdagangan rempah-rempah di Indonesia melalui praktik monopoli.kongsi perdagangan. yang isinya sebagai berikut. Portugis juga aktif menyebarkan agama Kristen (Katolik) dengan tokohnya yang terkenal ialah Franciscus Xaverius. 2) Pajajaran akan menerima barang-barang yang dibutuhkan dari Portugis termasuk senjata. Bangsa Portugis berhasil mendirikan kantor dagangnya di Gowa pada tahun1509. terutama rempah-rempah dari Indonesia. Portugis berhasil mendirikan benteng dan mendapatkan hak monopoli perdagangan rempahrempah. Pada tahun 1511 di bawah pimpinan d'Albuquerque Portugis berhasil menguasai Malaka. Terjadilah Perjanjian Sunda Kelapa (1522) antara Portugis dan Pajajaran. Masuknya Bangsa Portugis ke Indonesia Bangsa Portugis telah berhasil mencapai India (Kalikut) 1498.

Awal tahun 1527 Portugis datang lagi ke Pajajaran untuk merealisasi Perjanjian Sunda Kelapa. namun disambut dengan pertempuran oleh pasukan Demak di bawah pimpinan Fatahilah. Masuknya Bangsa Spanyol ke Indonesia Kedatangan bangsa Portugis sampai di Indonesia (Maluku) segera diikuti oleh bangsa Spanyol. Masuknya Bangsa Belanda ke Indonesia Sebelum datang ke Indonesia. Rombongan Magelhaen diterima baik oleh Raja Cebu sebab pada waktu itu Cebu sedang bermusuhan dengan Mactan. c. Sebelum terjadi perang besar. Pada saat itu Banten berada di bawah pemerintahan Maulana Muhammad (1580±1605). Belanda tidak lagi mengambil rempah-rempah dari Lisabon karena Portugis dikuasai oleh Spanyol. Pertempuran berakhir dan namanya diganti menjadi Jayakarta. orang-orang Belanda meneruskan . Oleh karena itu. Namun. timbullah persaingan antara Portugis dan Spanyol. kedatangan Spanyol di Maluku bagi Portugis merupakan pelanggaran atas "hak monopoli". b. 1) Spanyol harus meninggalkan Maluku. akhirnya diadakan Perjanjian Saragosa (22 April 1529) yang isinya sebagai berikut. 2) Portugis tetap melakukan aktivitas perdagangan di Maluku. Ekspedisi bangsa Spanyol di bawah pimpinan Magelhaen. karenanya sikap yang kurang baik sehingga orang Belanda kemudian diusir dari Banten. Kedatangan rombongan Cornelis de Houtman. Selanjutnya. Dalam pelayarannya menuju ke timur. ekspedisi bangsa Spanyol di bawah pimpinan Sebastian del Cano melanjutkan usahanya untuk menemukan daerah asal rempah-rempah. para pedagang Belanda membeli rempahrempah di Lisabon (ibu kota Portugis). Persekutuan dengan Cebu ini harus dibayar mahal Spanyol sebab dalam peperangan ini Magelhaen terbunuh. pada tanggal 7 April 1521 telah sampai di Pulau Cebu. Dengan melewati Kepulauan Cagayan dan Mindanao akhirnya sampai di Maluku (1521). dan memusatkan kegiatannya di Filipina. pada mulanya diterima baik oleh masyarakat Banten dan juga diizinkan untuk berdagang di Banten. artinya pekerjaan yang jaya (menang). Sebaliknya. Pada bulan April 1595. Belanda menempuh rute Pantai Barat Afrika ±Tanjung Harapan±Samudra Hindia± Selat Sunda±Banten. Kedatangan bangsa Spanyol ini diterima baik oleh Sultan Tidore yang saat itu sedang bermusuhan dengan Portugis. Dengan meninggalnya Magelhaen. Pada waktu itu Belanda masih berada di bawah penjajahan Spanyol. Mulai tahun 1585. Dengan putusnya hubungan perdagangan rempah-rempah antara Belanda dan Spanyol mendorong bangsa Belanda untuk mengadakan penjelajahan samudra. Belanda memulai pelayaran menuju Nusantara dengan empat buah kapal di bawah pimpinan Cornelis de Houtman.

Melihat gelagat yang demikian. Hak untuk melakukan ekspansi ke Asia. . VOC di bawah pimpinan Steven van der Haagen berhasil merebut benteng Portugis di Ambon. tetapi juga merupakan pemerintahan semiresmi. b. oleh pemerintah Kerajaan Belanda diberikan octrooi (hak istimewa) sebagai berikut. Sikap Belanda sendiri juga sangat hati-hati dan pandai mengambil hati para penguasa Banten sehingga tiga buah kapal mereka penuh dengan muatan rempah-rempah (lada) dan dikirim ke Negeri Belanda. Pada saat itu hubungan Banten dengan Portugis sedang memburuk sehingga kedatangan bangsa Belanda diterima dengan baik. Hak untuk mencetak uang. Keberhasilan rombongan Van Neck dalam perdagangan rempah-rempah. Spanyol. Untuk memperkuat kedudukannya maka VOC mengangkat seorang pimpinan yang berpangkat gubernur jenderal. Hak untuk memiliki tentara. Di samping itu. 2) PERLUASAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME DI INDONESIA VOC yang didirikan pada tahun 1602. c. mendorong orang-orang Belanda yang lain untuk datang ke Indonesia. mereka juga harus menghadapi persaingan dengan Portugis. Setiap kongsi bersaing secara ketat. Afrika dan Australia.Hak untuk melakukan peperangan. VOC bukan saja sebagai kongsi dagang. dengan delapan buah kapalnya tiba di Banten pada bulan November 1598. Untuk membantu gubernur jenderal di daerah-daerah penting diangkatkan seorang gubernur. Pada tahun 1605. membuat perdamaian. VOC membuka kantor dagangnya yang pertama di di Banten (1602) di kepalai oleh Francois Wittert. e. a. Gubernur Jenderal VOC yang pertama ialah Pieter Both dan berkedudukan di Ambon dengan alasana Ambon merupakan pangkalan dagang VOC yang paling kuat dan strategis. dan Inggris. d. Olden Barneveld menyarankan untuk membentuk perserikatan dagang yang mengurusi perdagangan di Hindia Timur. Dengan hak-hak istimewa tersebut. sedangkan lima buah kapalnya yang lain menuju ke Maluku. Hak monopoli perdagangan. Rombongan kedua dari Negeri Belanda di bawah pimpinan Jacob van Neck dan Van Waerwyck. Pada tahun 1602 secara resmi terbentuklah Vereenigde Oost Indiesche Compagnie (VOC) atau Perserikatan Dagang Hindia Timur. dan mengadakan perjanjian dengan raja-raja yang dikuasainya. Akibatnya terjadi persaingan di antara pedagang-pedagang Belanda sendiri.perjalanan ke timur akhirnya sampai di Bali.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful