Makna Lambang Garuda Pancasila

Oleh Herawati Sikumbang (12 Juni 2009)

Burung garuda merupakan mitos dalam mitologi Hindu dan Budha. Garuda dalam mitos digambarkan sebagai makhluk separuh burung (sayap, paruh, cakar) dan separuh manusia (tangan dan kaki). Lambang garuda diambil dari penggambaran kendaraan Batara Wisnu yakni garudeya. Garudeya itu sendiri dapat kita temui pada salah satu pahatan di Candi Kidal yang terletak di Kabupaten Malang tepatnya: Desa Rejokidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Garuda sebagai lambang negara menggambarkan kekuatan dan kekuasaan dan warna emas melambangkan kejayaan, karena peran garuda dalam cerita pewayangan Mahabharata dan Ramayana. Posisi kepala garuda menengok lurus ke kanan. Jumlah bulu melambangkan hari proklamasi kemerdekaan Indonesia (17 Agustus 1945), antara lain:
• • • •

Jumlah bulu pada masing-masing sayap berjumlah 17 Jumlah bulu pada ekor berjumlah 8 Jumlah bulu di bawah perisai/pangkal ekor berjumlah 19 Jumlah bulu di leher berjumlah 45

Perisai

Kepala Banteng Sila ke-4: Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Bintang Tunggal Sila ke-1: Ketuhanan Yang Maha Esa. Gelang yang lingkaran menggambarkan wanita. Islam.Perisai merupakan lambang pertahanan negara Indonesia. Kristen. Hindu. merah berarti berani dan putih berarti suci). gelang yang persegi menggambarkan pria. Pohon beringin (Ficus benjamina) adalah sebuah pohon Indonesia yang berakar tunjang . dan sebuah perisai kecil miniatur dari perisai yang besar berwarna hitam berada tepat di tengah-tengah. Emblem Setiap gambar emblem yang terdapat pada perisai berhubungan dengan simbol dari sila Pancasila. Perisai hitam dengan sebuah bintang emas berkepala lima menggambarkan agama-agama besar di Indonesia.sebuah akar tunggal panjang yang menunjang pohon yang besar tersebut dengan bertumbuh sangat dalam ke dalam tanah. Ini menggambarkan kesatuan Indonesia. Padi Kapas . gotong royong. Pohon Beringin Sila ke-3: Persatuan Indonesia. Binatang banteng (Latin: Bos javanicus) atau lembu liar adalah binatang sosial. dan juga ideologi sekuler sosialisme. Pohon ini juga memiliki banyak akar yang menggelantung dari ranting-rantingnya. Gambar perisai tersebut dibagi menjadi lima bagian: bagian latar belakang dibagi menjadi empat dengan warna merah putih berselang seling (warna merah-putih melambangkan warna bendera nasional Indonesia. Hal ini menggambarkan Indonesia sebagai negara kesatuan namun memiliki berbagai akar budaya yang berbeda-beda. Rantai Emas Sila ke-2: Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab. Garis lurus horizontal yang membagi perisai tersebut menggambarkan garis khatulistiwa yang tepat melintasi Indonesia di tengah-tengah. dan kekeluargaan merupakan nilai-nilai khas bangsa Indonesia. sama halnya dengan manusia cetusan Presiden Soekarno dimana pengambilan keputusan yang dilakukan bersama (musyawarah). Buddha. Rantai yang disusun atas gelang-gelang kecil ini menandakan hubungan manusia satu dengan yang lainnya yang saling membantu.

sedangkan BT bisa diubah(diamandeman) • Dalam sistem tata hukum RI. Hal ini menggambarkan persamaan sosial dimana tidak adanya kesenjangan sosial satu dengan yang lainnya. Kedudukan dan Hub Pembukaan UUD 45 Dgn Batang Tubuh UUD 45 • Pembukaan UUD 45 mempunyai kedudukan Lebih tinggi dibanding BT. dan tanah air. namun hal ini bukan berarti bahwa negara Indonesia memakai ideologi komunisme. memuat ketentuan yang menetapkan adanya suatu UUD. pernyataan lahirnya sebagai bangsa yang mandiri 3. adat-istiadat. Pembukaan UUD 45 memenuhi kedudukan sebagai pokok kaidah negara yang fundamental. memuat asas rohani (Pancasila). Fungsi dan tujuan bangsa Indonesia 3. namun tetap adalah satu bangsa. Bhinneka Tunggal Ika berasal dari kalimat bahasa Jawa Kuno karangan Mpu Tantular yang berarti “Walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu” yang menggambarkan keadaan bangsa Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam suku. alasannya Dalam Pembukaan terdapat : 1. asas politik negara (republik berkedaulatan rakyat). bahasa. Padi dan kapas (yang menggambarkan sandang dan pangan) merupakan kebutuhan pokok setiap masyarakat Indonesia tanpa melihat status maupun kedudukannya. budaya. Motto Pita yang dicengkeram oleh burung garuda bertuliskan semboyan negara Indonesia. dibuat oleh pendiri negara (PPKI) 2. mengubah sama saja membubarkan negara. dasar negara (Pancasila) 2. kepercayaan. yaitu Bhinneka Tunggal Ika.Sila ke-5: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Bentuk negara Indonesia (republik) • Pembukaan tidak bisa diubah. alasan: 1. dan tujuan negara (jadi negara adil makmur) 4. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful