P. 1
Tugas Resume Buku Al-Islam II

Tugas Resume Buku Al-Islam II

|Views: 132|Likes:
Published by Zeffa Aprilasani

More info:

Published by: Zeffa Aprilasani on May 31, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/11/2013

pdf

text

original

Tugas Resume Buku Mata Kuliah Al-Islam 2

Judul Buku Pengarang : Menjadi Kekasih Allah (Rahasia Amalan Sufi) : Habibur Rahman an-Nuhi

Disusun Oleh Jurusan Semester NIM

: Zeffa Aprilasani : Teknik Kimia :2 : 2008430039

Universitas Muhammadiyah Jakarta Cempaka Putih, Jakarta Pusat 2009

I. Pembukaan I.1. Kata Pengantar
Dengan semakin menjamurnya modernisasi, semakin mudah pula kehidupan umat manusia. Sehingga terkadang manusia terbuai dengan kenikmatan dunia yang bersifat fana dan sementara. Untuk itulah, ketika saya mendapat kesempatan untuk meresume buku religi, saya memilih buku yang berjudul ‘Menjadi Kekasih Allah’ ini, mudah-mudahan resume ini bermanfaat bagi yang membaca maupun bagi saya sendiri agar senantiasa kita mengingat Allah SWT. Dalam buku ini dijelaskan secara ringkas dan lugas tentang langkah yang harus dilakukan seorang muslim yang mendambakan cinta Allah. Dan bahwa sebenarnya sangatlah mudah untuk meraih rahmat, ampunan dan kemurahan dari Allah jika kita mau berusaha. Semua itu tidak membutuhkan biaya yang mahal, modalnya hanya tawakal, iman, dan taqwa.

II. Isi
Setiap muslim pastilah bercita-cita untuk mendapatkan cinta Allah SWT. Sebab bila kita menjadi kekasih-Nys, seluruh kebaikan duniawi dan ukhrawi bisa kita gapai dengan mudah. Persoalannya adalah bagaimana agar cita-cita itu bisa kita gapai dan menjadi kenyataan? Ada dua hal yang menyebabkab Allah mencintai kita. Pertama adalah konsistensi kita dalam melaksanakan ibadah-ibadah fardlu seperti salat lima waktu, shaum ramadhan, zakat dan haji kalau sudah mampu. Kedua, melaksanakan amalan-amalan sunah, seperti salat tahajud, rawatib, dluha, puasa senin-kamis,dll. Ibadah ini akan menjadi pupuk bagi hati kita agar sentiasa hidup dalam ketenraman dan kebaikan. Lantas langkah apa saja yang harus kita lakukan untuk menjadi kekasih-Nya? II.1. Membangkitkan Diri dengan Qiyamul Lail Qiyamul Lail atau yang biasa disebut dengan salat tahajud atau salat malam adalah salah satu ibadah yang paling agung dan mulia yang disyari’atkan oleh Allah SWT sebagai ibadah sunah. Bila seorang hamba mengamalkannya dengan penuh kesungguhan, maka ia akan memiliki banyak keutamaan. Berat memang bangun di

malam hari untuk melakukan ibadah ini, namun andai saja kita mengetahui keindahan dan keutamaannya kita pasti akan berlomba untuk melaksanakannya. Rasulullah SAW bersabda : “Salat yang paling utama sesudah salat fardlu adalah Qiyamul Lail” “Di waktu malam terdapat satu saat dimana Allah akan mengabulkan doa setiap malam” Dan diriwayatkan pula oleh Tirmidzi sabda rasulullah : “Hendaklah kalian melakukan salat malam, karena salat malam itu adalah kebiasaan orang-orang salih sebelum kalian dan ibadah yang mendekatkan diri pada tuhan kalian serta penutup kesalahan dan penghapus dosa” “Wahai sekalian manusia, sebarkanlah salam, berilah makanan dan salat malamlah ketika orang-orang tidur, kalian akan masuk surga dengan selamat” II.2. Meraih Kemuliaan dengan Sabar Sabar adalah pilar kebahagiaan seorang hamba. Dengan kesabaran itu, seorang hamba akan terjaga dari kemaksiatan, konsisten dalam menjalankan ketaatan, dan tabah dalam menjalankan berbagai macam takdir dan cobaan. Hal ini sebagaimana disebutakn dalam firman Allah ta’ala” “Dan mintalah pertolongan dengan sabar dan shalat…” (QS. Albaqarah 45) “Keselamatan atas kalian berkat kesabaran kalian…” (QS. Ar Ra’d 24) “Mereka itulah orang-orang yang dibalas dengan kedudukan-kedudukan tertinggi (di syurga) dengan sebab kesabaran mereka (QS. Al-Furqaan 75) II.3. Meraih Cinta dengan Shalat Subuh Berjamaah Dibalik pelaksanaan salat wajib dua rakaat yang dilakukan pada ambang fajar, ternyata tersimpan sebuah ujian Allah SWT kepada hambanya yang nyata untuk membedakan seseorang yang benar-benar beriman atau munafik. Di riwayatkan oleh Muslim : “Barang siapa yang salat isya berjamaah, maka seakan ia telah shalat setengah malam, dan barang siapa shalat subuh berjamaah, maka sekan ia telah menyelesaikan shalat satu malam penuh” “Dua rakaat fajar lebih baik dari dunia dan seisinya”

“Siapa yang menunaikan shalat subuh maka ia berada dalam jaminan Allah. Maka janganlah kamu mencari jaminan Allah dengan sesuatu (selain dari shalat), yang pada saat kamu mendapatkannya justru kamu tergelincir kedalam api neraka” Dan menurut Rasulullah SAW, keutamaan salat subuh berjamaah adalah : - pahala shalat malam satu malam penuh - sumber cahaya di hari kiamat - surga yang dijanjikan II.4. Menggapai Ampunan dengan Taubat dan Memperbanyak Istighfar Sebagai manusia, kita tentunya tidaklah luput dari dosa. Karena itulah kita harus bertaubat atas segala kesalahan yang pernah kita lakukan dan memohon ampunan. Banyak sekali dalil yang menganjurkan umat manusia untuk bertaubat, diantaranya : “Dan bertaubatlah kamu kepada Allah hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung” (QS.Annur 31) “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orangorang yang mensucikan diri” (QS. Al-Baqarah 222) Taubat yang paling tinggi tingkatannya di hadapan Allah yaitu Taubat Nasuha. Taubat Nasuha yaitu bertaubat dari dosa yang diperbuatnya saat ini dan menyesal atas dosa-dosa yang dilakukannya di masa lalu dan berjanji untuk tidak melakukannya lagi di masa yang akan datang. Dalam hadist riwayat Ibnu Majjah, rasulullah mendeskripsikakn taubat nasuha sebagai kebencian terhadap perbuatan dosa sebagaimana pernah mencintai perbuatan tersebut di masa lalu. Syarat dari taubat diantaranya adalah : ikhlas, mau mengakui dosanya pada orang-orang yang telah di dzalimi, penuh penyesalan, meninggalkan kemaksiatan, masa bertaubat sebelum nafas berada di tenggorokan dan sebelum matahari terbit dari arah barat, istiqomah setelah bertaubat, mengadakan perbaikan diri setelah taubat. II.5. Meneteskan Air Mata, Ingat Kebesaran Tuhan Orang yang beriman itu apabila disebut nama Allah atau dibacakan ayat AlQur’an, maka bergetar hatinya. Dalam hadist riwayat bukhari disebutkan bahwa ada 7 golongan orang yang mendapat naungan Allah di hari kiamat, diantaranya adalah orang yang meneteskan air mata jika ingat akan kebesaran Allah. Merekalah yang dimaksud dengan orang-orang taddabur, yaitu mengamati ciptaan Allah dengan hati dan pikiran mendalam, lalu membawa insane yang bersangkutan pada kesimpulan

akan kebesaran Allah dan kekerdilan manusia. Intinya adalah bertasbih memuji Allah, selalu berserah diri kepada-Nya, dan mohon dihindarkan dari mara bahaya terutama azab neraka. II.6. Berjuang Di Jalan Allah Jihad di jalan Allah yaitu mengerahkan seluruh kemampuan dan tenaga untuk memerangi orang kafir dengan tujuan untuk mengharapkan ridha Allah. Mujahid di jalan Allah adalah orang yang berperang di jalan-Nya dengan tujuan agar agama islam menjadi yang paling mulia. Sebagamana firman Allah: “Berperanglah kalian dengan sendiri-sendiri atau berkelompok, dan berjuanglah di jalan Allah dengan harta dan jiwa kalian. Yangdemikian itu lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahuinya” (QS.At-Taubah 41)

III. Penutup
Demikianlah resume buku yang berjudul menjadi kekasih Allah. Penjelasan saya barusan hanyalah sebagian dari isi buku tersebut dan jalan untuk menjadi kekasih Allah adalah lebih luas dari penjelasan dalam buku yang memiliki halaman yang terbatas. Asalkan ada kemauan dari dalam hati kita untuk menjadi kekasih Allah, menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya, maka Allah akan selalu dekat dengan kita. Amien. Semoga apa yang telah saya sajikan pada kesempatan ini bermanfaat bagi kita semua. Dan sesungguhnya apabila terdapat kesalahan adalah murni berasal dari diri saya. Karena kesempurnaan hanyalalh milik Allah, dan tiada manusia yang luput dari kesalahan. Akhir kata, Wabillahi taufik walhidayah, wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->