2011

SMA ISLAM PB.SOEDIRMAN 1 BEKASI Arqhi Deanansa M . Gibran . A M . Faizal M . Ikhsan . Y

[KARYA ILMIAH TENTANG RAGI]
Karya ilmiah ini menjelaskan tentang ragi,manfaatnya,dan proses pembuatan berbagai macam makanan dengan ragi

2 .

. semoga karya ilmiah ini dapat bermanfaat dan dapat diterima dengan baik.3 Kata pengantar Bismillahirrohmannirrohim. Ucapan puji syukur kepada Allah swt karena kami dapat menyelesaikan karya ilmiah yang berjudul manfaat ragi dalam pembuatan temped dan tape dengan lancar dan baik. masih jauh dari sempurna dan masih banyak kekurangan-kekurangannya. kami membuat karya ilmiah ini melalui pengamatan pengamatan yang sebelumnya telah kami lakukan Didalam kesempatan ini penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya atas dorongan dan bantuan baik secara moril. spiritual maupun materil kepada seluruh pihak yang membantu hingga karya ilmiah ini selesai. Harapan kami. kami menyadari bahwa karya ilmiah ini. oleh karena itu kami dengan sangat terbuka menerima masukan dan kritik demi kebaikan karya ilmiah ini di masa yang akan datang . Karya Ilmiah ini berisikan tentang manfaat ragi dalam pembuatan temped dan tape .

. . . . . . . . . . . . . . . . (6) o Pengertian Ragi BAB III Isi. . . . . (1) Kata pengantar . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .(10) o Sumber o Kesimpulan o Saran .4 Daftar isi Cover . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . (4) (5) BAB II Isi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .(7) (9) o o o o Proses pembuatan scar dengan ragi Proses pembuatan tempe dengan ragi Proses pembuatan tapedengan ragi Proses pembuatan roti dengan ragi BAB IV Penutup. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . (2) Daftar Isi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . (3) BAB I Pendahuluan . . . . . . . . . . .

. roti. roti. Apakah dampak positif maupun negative dalam penggunaan ragi bagi kehidupan manusia ? 3. Kami berharap karya Ilmiah kami yang membahas tentang ragi dapat m enambah pengetahuan para pembaca tentang ragi sehingga dapat membantu kehidupan sehari -hari para pembaca . Apakah manfaat ragi dalam kehidupan manusia ? 2. tempe. tetapi tidak banyak orang yang tahu bagaimana cara kerja ragi untuk memfermentasikan makanan. Oleh karena itu kami membuat karya ilmiah ini agar para pembaca dapat lebih memahami tentang manfaat ragi lebih dalam lagi . acar dan roti. dan bir. Walaupun banyak orang yang tahu kegunaan ragi . Tujuan Untuk mengetahui lebih lanjut manfaat ragi dalam pembuatan acar. tempe. d. tempe . Rumusan masalah 1. Manfaat penulisan Maksud kami membuat tulisan ini adalah supaya kita dapat menambah pengetahuan pembaca karya ilmiah ini tentang apa gunanya ragi dan apa manfaatnya dalam kehidupan kita. tape. tape. Apa yang menyebabkan makanan yang di beri ragi dapat di fermentasi ? c. Bagaimanakah proses pembuatan acar. Seperti dalam pembuatan tape . Latar belakang masalah Ragi merupakan bahan yang sering digunakan dalam fermentasi makanan. dan Dengan ragi? 4.5 Bab I a. b.

Sistematika penulisan . Kami juga meniliti langsung objek(ragi) baik dalam bentuk yang belum tercampur dengan kedelai agar dapat merefleksikan semua hal tentang ragi f. dan juga membandingkan hasil survey yang telah mereka lakukan.6 e. setelah itu kita memilah dan memilih hal hal yang kami anggap penting tentang ragi. Metode penelitian Metode Penelitian yang kami lakukan Adalah dengan melihat hasil survey yg dilakukan oleh beberapa nara sumber.

tempe.. Ragi umumnya digunakan dalam industri makanan untuk membuat makanan dan minuman hasil fermentasi seperti acar. Acetobacter. Mucor. Media biakan ini dapat berbentuk butiran -butiran kecil atau cairan nutrien. yaitu Rhizopus. Saccharomyces. Hansenula anomala .7 Bab II Ragi R agi atau fermen merupakan zat yang menyebabkan fermentasi. Endomycopsis. Ragi biasanya mengandung mikroorganisme yang melakukan fermentasi dan media biakan bagi mikroorganisme tersebut. Amylomyces. . roti. Lactobacillus. Aspergillus. Mikroorganisme yang digunakan di dalam ragi umumnya terdiri atas berbagai bakteri dan fungi (khamir dan kapang). Berbagai jenis ragi yang digunakan di berbagai negara dan kebudayaan di dunia dibuat menggunakan media biakan tertentu dan campuran tertentu galur fungi dan bakteri. dan sebagainya. tape.

Pada tahap awal pembuatan tempe. yaitu agar biji kedelai menyerap air sebanyak mungkin. pencucian. Fermentasi asam laktat dan pengasaman ini ternyat a juga bermanfaat meningkatkan nilai gizi dan menghilangkan bakteri -bakteri beracun. pembungkusan. spora kapang tempe dalam . Kulit biji kedelai dikupas pada tahap pengupasan agar miselium fungi dapat menembus biji kedelai selama pros es fermentasi. biji kedelai direndam. Fermentasi asam laktat terjadi dicirikan oleh munculnya bau asam dan buih pada air rendaman akibat pertumbuhan bakteri Lactobacillus. inokulasi dengan ragi. Bakteri dan kotorannya dapat menghambat pertumbuhan fungi. Setelah dikupas. dan sebagainya. Tujuan tahap perendaman ialah untuk hidrasi biji kedelai dan membiarkan terjadinya fermentasi asam laktat secara alami agar diperoleh keasaman yang dibutuhkan untuk pertumbuhan fungi. tapi juga cabai. Bila pertumbuhan bakteri asam laktat tidak optimum (misalnya di negara -negara subtropis.8 Bab III Proses pembuatan makanan dengan ragi alam pembuatan acar adalah dengan cara mengawetkan makanan dengan menggunakan cuka dan/atau brine. diinjak -injak dengan kaki. Inokulasi dilakukan dengan penambahan inokulum. biji kedelai direbus. Pengupasan dapat dilakukan dengan tangan. Biasanya yang dibuat acar ad alah timun. asam perlu ditambahkan pada air rendaman. Inokulum dapat berupa kapang yang tumbuh dan dikeringkan pada daun waru atau daun jati (disebut usar. dan fermentasi. atau dengan alat pengupas kulit biji. D D alam pembuatan tempe di Indonesia secara umum terdiri dari tahapan perebusan. Proses pencucian akhir dilakukan untuk menghilangkan kotoran yang mungkin dibentuk oleh bakteri asam laktat dan agar biji kedelai tidak terlalu asam. digunakan secara tradisional). pengupasan. tomat. Tahap perebusan ini berfungsi sebagai proses hidrasi. Perebusan juga dimaksudkan untuk melunakkan biji kedelai supaya nantinya dapat menyerap asam pada tahap perendaman. yaitu ragi tempe atau laru. bawang. perendaman dan pengasaman.

dibiarkan beb erapa lama. Singkong dicuci lalu dikukus dan ditempatkan pada keranjang bambu yang dilapisi daun pisang. digunakan angkak. alam pembuatan tapai ketan. Pada proses ini kapang tumbuh pada permukaan dan menembus biji -biji kedelai. atau (2) inokulum dapat dicampurkan langsung pada saat perendaman. Keranjang tersebut kemudian diperam pada suhu 28 30 °C selama 2 3 hari. menyatukannya menjadi tempe. pigmen yang dihasilkan oleh Monascus purpureus. Inokulasi dapat dilakukan dengan dua cara.9 medium tepung (terigu. biji-biji kedelai dibungkus atau ditempatkan dalam wadah untuk fermentasi. sementara proses tradisional menggunakan laru dari daun biasanya membutuh kan waktu fermentasi sampai 36 jam. atau tapioka. beras. Ragi disebar pada singkong dan lapisan daun pisang yang digunakan sebagai alas dan penutup. Biji-biji kedelai yang sudah dibungkus dibiarkan untuk mengalami proses fermentasi. lalu dikeringkan. Setelah diinokulasi. Berbagai bahan pembungkus atau wadah dapat digunakan (misalnya daun pisang. daun waru. Warna tersebut tidak berasal dari pewarna buatan yang berbahaya. Bahan pembungkus dari daun atau plastik biasanya diberi lubang -lubang dengan cara ditusuk-tusuk. Untuk membuat tapai ketan berwarna merah. banyak dijual di pasaran). yaitu (1) penebaran inokulum pada permukaan kacang kedelai yang sudah dingin dan dikeringkan. Untuk membuat tapai singkong. D . kulit singkong harus dibuang terlebih dahulu. gelas. oligosporus murni (umum digunakan oleh pembuat tempe di luar Indonesia). Campuran tersebut ditutup dengan daun dan diinkubasi pada suhu 25-30 °C selama 2-4 hari sehingga menghasilkan alkohol dan teksturnya lebih lembut. beras ketan perlu dimasak dan dikukus terlebih dahulu sebelum dibubuhi ragi. Selain rasanya yang manis dan aroma yang memikat. ataupun kultur R. tapai juga dibuat dengan beberapa warna berbeda. Sedangkan tapai ketan warna hijau dibuat menggunakan ekstrak daun pandan. daun jati. Fe rmentasi dapat dilakukan pada suhu 20 °C 37 °C selama 18 36 jam. melainkan berasal dari pewarna alami. Waktu fermentasi yang lebih singkat biasanya untuk tempe yang menggunakan banyak inokulum dan suhu yang lebih tinggi. dan baja). kayu. asalkan memungkinkan masuknya udara karena kapang tempe membutuhkan oksigen untuk tumbuh. lalu dicampur merata sebelum pembungkusan. plastik.

ataupun telur untuk menambahkan kadar protein di dalamnya sehingga didapat tekstur da n rasa tertentu D . alam pembuatan roti bahan dasar utama nya adalah tepung dan air yang difermentasikan oleh ragi. mentega. minyak. Agar pembuatan tape berhasil dengan baik alat -alat dan bahan-bahan yang digunakan harus bersih. Nemun kemajuan teknologi manusia membuat roti diolah dengan berbagai bahan seperti garam. tetapi ada juga yang tidak mengguna kan ragi. Air yang digunakan juga harus bersih menggunakan air hujan bisa mengakibatkan tapai tidak berhasil dibuat. terutama dari lemak atau minyak. Alat-alat yang berminyak jika dipakai untuk mengolah bahan tapai bisa menyebabkan kegagalan fermentasi.10 Pembuatan tapai memerlukan kecermatan dan kebersihan yang tinggi ag ar singkong atau ketan dapat menjadi lunak karena proses fermentasi yang berlangsung dengan baik. Ragi adalah bibit jamur yang digunakan untuk membuat tapai.

com  www. ini menunjukkan kebesaran Allah SWT . y Agar orang orang dapat memanfaatkan ragi sebaik mungkin setelah mengetahui banyaknya manfaat dari ragi y Manusia harus lebih bersyukur lagi kepada Allah SWT .google.kaskus.id  www. jadi . karena walaupun ragi berukuran kecil tapi memiliki banyak manfaat . karena ragi juga memiliki peran yang sangat besar bagi industri makanan di tanah air . dalam industri makanan ragi sangat dibutuhkan untuk fermentasi makanan . ragi sangat dibutuhkan dalam pembuatan tempe .11 Bab IV Sumber :  www.us  Dan berbagai sumber lainnya Kesimpulan : proses penggunaan ragi pada beberapa fermentasi makanan tidak selalu sama . acar dan roti . Saran : y Jangan pernah menganggap remeh sesuatu seperti menganggap remeh ragi . roti .wikipedia. tape . ragi yang paling sering digunakan adalah ragi yang b erbentuk bubuk . .co.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful