Zat Adiktif dan Psikotropika

& Standar Kompetensi Mengidentifikasi, mengumpulkan data, dan menyimpulkan penggunaan dan efek samping bahan kimia disekitar kita serta mengkomunikasikannya & Kompetensi Melakukan studi kepustakaan tentang zat adiktif dan psikotropik Dasar

MATERI POKOK ZAT ADIKTIF DAN PSIKOTROPIKA
1. Pengertian Zat Adiktif dan Psikotropika Hal-hal yang dipelajari meliputi : a. Pengertian zat adiktif b. Penggolongan zat adiktif secara umum c. Penggolongan zat adiktif berdasarkan efek yang ditimbulkan

2. Narkotika Hal-hal yang dipelajari meliputi : a. Pengertian Narkotika b. Penggolongan Narkotika c. Ciri-ciri fisik pengguna Narkotika d. Manfaat Narkotika dibidang Kedokteran

Pengertian Psikotropika b. Penggolongan Psikotropika c. Psikotropika Hal-hal yang dipelajari meliputi : a.3. Manfaat Psikotropika dibidang Kedokteran . Ciri-ciri fisik pengguna Psikotropika d.

Manfaat rokok dibidang kedokteran . Pengertian rokok b.4. Zat-zat yang terkandung dalam rokok c. ciri fisik pengguna rokok d. Penyakit akibat rokok e. Rokok Hal-hal yang dipelajari meliputi : a.

.

Pengertian minuman keras b. Penyakit akibat minuman keras d. Penggolongan minuman keras c. Kadar alkohol dalam darah dan pengaruhnya e. Minuman Keras (Alkohol) Hal-hal yang dipelajari meliputi : a.5. Manfaat alkohol dibidang kedokteran .

Dampak penyalahgunaan NAPZA dan cara-cara menghindarkan diri dari pengaruh NAPZA : 1. .6.

psikotropika dan zat adiktif lainnya dalam bidang kedokteran. dan zat adiktif lain. Menunjukkan ciri-ciri fisik korban ketergantungan narkotika. 4. Menjelaskan cara-cara untuk menghindari penyalahgunaan zat adiktif dan psikotropika. psikotropika dan zat adiktif lain. 6. Mendata penggunaan narkotika.Diposkan oleh Gusik Kusuma A di 20:17 1 komentar Sabtu. 8. mengumpulkan data. Mengidentifikasi zat kimia yang terkandung dalam narkotika. Kompetensi Dasar Melakukan studi kepustakaan tentang zat adiktif dan psikotropika. 2. stimulan dan halusinogen Mengelompokkan zat-zat yang termasuk golongan narkotika. psikotropika. psikotropika dan zat adiktif lain. dan menyimpulkan penggunaan dan efek samping bahan kimia disekitar kita serta mengkomunikasikannya. 3. dan zat adiktif lain. 7. Mengidentifikasi dampak negatif dari penggunaan narkotika. 09 Mei 2009 STANDAR KOMPETENSI Standar Kompetensi Mengidentifikasi. 5. Indikator 1. psikotropika. Mengidentifikasi istilah istilah dalam zat adiktif dan psikotropika Mengelompokkan zat-zat yang termasuk dalam golongan depresan. Diposkan oleh Gusik Kusuma A di 03:32 0 komentar PERTEMUAN PERTAMA PERTEMUAN I Tujuan Pembelajaran .

Contoh zat adiktif antara lain alkohol. 2. siswa mengerjakan soal-soal yang ada di Lembar Kerja Siswa (LKS) secara individu Siswa mendiskusikan jawaban soal yang telah dikerjakan dengan pasangannya masing-masing (sesuai dengan pasangan yang telah dibentuk oleh guru) Siswa yang dipanggil oleh guru mempresentasikan jawaban hasil diskusi kepada seluruh kelas dan siswa yang lain memberi umpan balik terhadap jawaban yang telah diberikan Siswa yang belum paham terhadap materi yang dipelajari bisa bertanya kepada guru Siswa bersama guru menarik kesimpulan dari materi yang telah dipelajari MATERI POKOK A. Penggunaan obat yang mengandung zat adiktif harus menurut . Siswa mendengarkan penjelasan dari guru tentang materi zat adiktif dan psikotropika serta penggolongannya Setelah guru selesai menjelaskan materi. nikotin (rokok). Kegiatan Pembelajaran 1. PENGERTIAN DAN PENGGOLONGAN ZAT ADIKTIF 1. stimulan dan halusinogen Siswa dapat mengelompokkan zat-zat yang termasuk golongan narkotika. Zat adiktif biasanya digunakan dalam bidang kedokteran (obat) atau ilmu pengetahuan (penelitian). Siswa mengerjakan pretest materi zat adiktif dan psikotropika. Hal itu terjadi karena zat adiktif mengandung bahan kimia tertentu. 3. ganja.1. Siswa mengetahui istilah-istilah dalam zat adiktif dan psikotropika Siswa dapat mengelompokkan zat-zat yang termasuk dalam golongan depresan. Pengertian Zat Adiktif Zat adiktif adalah bahan atau obat yang jika kita masukkan kedalam tubuh. 6. opium/candu. 2. psikotropika dan zat adiktif lain. 7. 4. shabushabu putaw dan morfin. maka akan menimbulkan efek tertentu dan mengakibatkan kecanduan (adiksi) atau keinginan untuk menggunakansecara terus-menerus. 3. 5.

Narkotika. morfin. Contoh dari psikotropika adalah amfetamin dan barbiturat. misalnya tinner. dan zat adiktif lainnya atau sering disebut dengan NAPZA. nikotin. dan heroin). Zat yang digolongkan kedalam zat adiktif lainnya adalah rokok. Penggunaan secara terus-menerus dan berlebihan. Adapun psikotropika adalah obat atau zat yang tidak tergolong narkotika dan alkohol (minuman keras). dan kokain. dan berbagai jenis inhalansia. Menurut Undang-Undang. seperti meningkatnya detak jantung. serta tidak mengikuti petunjuk dokter disebut penyalahgunaan obat. psikotropika. Pengelompokkan Zat Adiktif Zat adiktif digolongkan kedalam narkotika. pernapasan dan tekanan darah. psikotropika. dan alkohol (minuman keras) mempunyai khasiat tersebut. Berdasarkan efek yang ditimbulkan. Dalam hal ini. Istilah lain dari adiksi adalah ketergantungan obat. dan amfetamin (shabu. ganja. Contohnya antara lain kafein. 2. ectacy). kokain. NAPZA dapat digolongkan menjadi tiga yaitu : a. kafein nikotin metamfetamin . Stimulan Stimulan adalah zat yang merangsang sistem syaraf pusat sehingga mempercepat proses-proses dalam tubuh. Stimulan membuat orang menjadi lebih siaga dan menyembunyikan kelelahan.petunjuk dokter. yang digolongkan kedalam narkotika meliputi opioda (opium. bensin dan lem. obat (drug) yang dimaksudkan adalah bahan yang dapat mempengaruhi keadaan jiwa dan tingkah laku seseorang yang memakainya. tetapi memiliki khasiat seperti narkotika dan alkohol.

Gambar 3. ganja. Morfin kodein Gambar 2. suhu tubuh. opioda (morfin.Gambar 1. Pengguna Zat ini mendengar atau melihat sesuatu yang sebenarnya tidak nyata. codein). Depresan memperlambat proses tubuh dan otak. Beberapa Rumus Struktur Kimia Stimulan b. Halusinogen Halusinogen adalah zat yang dapat mempengaruhi sistem syaraf dan menyebabkan halusinasi (berkhayal). Contohnya adalah LSD (Lysergic acid diethyllamide). Contohnya alkohol dan obat-obat penenang. Depresan menurunkan kesadaran terhadap dunia luar dan menidurkan. Depresant Depresan menghasilkan aksi yang berkebalikan dengan stimulan. heroin. Depresan digunakan dalam bidang kedokteran untuk terapi insomnia (sulit tidur) dan ketegangan. detak jantung dan kontraksi otot. Macam-macam Zat Adiktif dan Psikotropika . Beberapa Rumus Struktur Kimia Depresant c. seperti menurunkan tekanan darah. seperti barbiturat.

Dalam bidang kedokteran.Sumber: Michael Purba. dan dapat menimbulkan ketergantungan. Nurul Kamilati. hilangnya rasa. Kimia SMP Kelas VII. Setelah guru selesai menjelaskan materi. 1) Penggolongan Narkotika Narkotika secara umum digolongkan menjadi opioda. 02 Mei 2009 PERTEMUAN KEDUA Tujuan Pembelajaran 1. Siswa yang dipanggil oleh guru mempresentasikan jawaban hasil diskusi kepada seluruh kelas dan siswa yang lain memberi umpan balik terhadap jawaban yang telah diberikan 5. ganja dan kokain. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri. Opioida Opioida adalah nama golongan zat yang memiliki khasiat mirip morfin. Siswa dapat mengidentifikasi dampak negatif dari penggunaan narkotika. Siswa yang belum paham terhadap materi yang dipelajari bisa bertanya kepada guru 6. siswa mengerjakan soal-soal yang ada di Lembar Kerja Siswa (LKS) secara individu 3. Siswa bersama guru menarik kesimpulan dari materi yang telah dipelajari MATERI POKOK B. Siswa mendiskusikan jawaban soal yang telah dikerjakan dengan pasangannya masing-masing (sesuai dengan pasangan yang telah dibentuk oleh guru) 4. Mengenal kimia I. zat ini dimanfaatkan . Diposkan oleh Gusik Kusuma A di 03:20 0 komentar Sabtu. Jakarta : Erlangga. Jakarta : Yudistira. BERBAGAI JENIS ZAT ADIKTIF DAN DAMPAKNYA (1) NARKOTIKA Narkotika adalah: zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semisintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran. dan zat adiktif lain 2. psikotropika dan zat adiktif lain Kegiatan Pembelajaran 1. Siswa mendengarkan penjelasan dari guru tentang macam-macam zat kimia yang terkandung dalam zat adiktifdan psikotropika dan dampak negatif yang ditimbulkan dari zat kimia tersebut. a. psikotropika. 2. Siswa dapat mengidentifikasi zat kimia yang terkandung dalam narkotika.

yaitu : a) Opioida alami. c) Opioida sintetis. misalnya meperidin. Tanaman Opium Gambar 5. Opioida berkhasiat menekan pernapasan. Tanaman itu termasuk sejenis perdu yang tingginya dapat mencapai 4 meter. propoksefan dan levorfanol. kodein dan terbain. Kodein b. analgesik (menghilangkan rasa nyeri). methadon. Opioda alami berasal dari getah yang keluar dari kotak biji tanaman papaver somniferum yang belum masak. Getah ini disebut opium. Ganja mengandung zat psikoaktif (zat yang dapat mempengaruhi mental.terutama sebagai analgesik (penghilang rasa nyeri). yaitu opioda yang diperoleh dari bahan alami dengan sedikit perubahan kimia. Heroin Gambar 6. . Didalam opium terkandung morfin. kodein dan tebain. misalnya heroin dan hidromorfon. Opioida digolongkan menjadi tiga golongan. Morfin Gambar 7. morfin. misalnya opium. Pemakaian opioda yang berulangkali menyebabkan ketergantungan. Gambar 4. dan euforik (menimbulkan rasa gembira berlebih). b) Opioida semi sintetis. hipnotik (menidurkan). Ganja Ganja atau Mariyuana diperoleh dari tanaman Canabis sativa atau Canabis indica.

Kokain Kokain berasal dari tanaman koka (Erythroxylum coca) yang tumbuh di Bolivia dan Peru. Ganja Kering c. Kadar zat psikoaktif dalam hashih dapat mencapai 15-30%. Efek rasa dari penggunaan ganja adalah cenderung sangat santai.emosi dan tingkah laku orang yang memakainya) yang disebabkan oleh zat kimia yang dikandungnya yaitu THC (Delta 9 tetrahydrocannibinol). Gambar 8. disedot melalui hidung. sering berfantasi. rasa gembira berlebih. dulu kokain digunakan sebagai anestesi (bius) lokal. Kadar tertinggi bisa mencapai 5%. Dalam bidang kedokteran. menambah rasa percaya diri. disuntik atau dirokok. berupa kristal berwarna putih. Dari ganja diperoleh hashih. seperti ditelan. yaitu getah tanaman ganja yang dikeringkan dan dibentuk berupa lermpengan. Kokain tergolong dalam stimulan. juga dapat menghilangka n rasa sakit danlelah .kehilangan nafsu makan. Kokain diisolasi dari daun koka.Kadar zat psikoaktif tertinggi terdapat pada pucuk tanaman yang sedang berbunga. Pada dosis rendah kemampuan fisik meningkat tetapi pada dosis tinggi dapat menimbulkan kejang. tetapi sekarang tidak digunakan lagi. Kokain yang sering disalahgunakan biasanya dicampuri zat lain seperti gula. Penyalahgunaan dapat melalui berbagai cara. selera makan tinggi dan sensitif. Efek rasa dari pemakaian kokain ini membuat pemakai mera sa segar. Canabis sativa Gambar 9.

Amfetamin sering digunakan untuk mengurangi berat badan karena dapat menghilangkan rasa lapar. Dalam ekstasi mengandung amfetamin sedangkan sabu-sabu . melalui pengaruh yang selektif pada susunan syaraf pusat. whiz. Amfetamin Amfetamin adalah stimulan susunan syaraf pusat seperi kokain. 1) Penggolongan Psikotropika Jenis psikotropika yang sering disalahgunakan adalah amfetamin (ekstasi dan shabu). inex 2. Amfetamin dibedakan menjadi dua jenis yaitu: 1. Amfetamin disintesis pertama kali pada tahun 1887. Gambar 11. Shabu Amfetamin juga dikenal dengan nama speed. atau sulfat.MDMA (metil dioksi metamfetamin) dikenal dengan nama ekstasi. tetapi baru dipasarkan sebagai obat pada tahun 1932. a. Amfetamin dikenal juga dengan nama speed. kafein dan nikotin. uppers. dikenal dengan nama shabu (metamfetamin bekerja lebih lama dibanding MDMA dan efek halusinasinya cukup kuat). sedatif-hipnotik. Kokain (2) PSIKOTROPIKA Zat psikotropika adalah zat atau obat yang bukan narkotika yang bersifat psikoaktif (memacu). uppers. Ekstasi Gambar 12. yang menyebabkan perubahankhas pada aktivitas mental dan perilaku. inhalansia maupun zat pelarut (solven). whiz atau sulfat.Gambar 10.Metamfetamin.

Asam barbiturat merupakan asam urat. anti kejang atau untuk menimbulkan efek sedasi. Pada dosis tinggi selain memberi efek sedasi (menenangkan). Dosis mematikannya tinggi. Barbiturat banyak disalahgunakn dengan nama pil koplo. depresi. menimbulkan komplikasi jantung. sehingga relatif lebih aman daripada sedatif-hipnotik yang lain. amfetamin dapat menimbulkan ketergantungan fisik dengan gejala putus obat berupa rasa lelah. antara lain asam barbiturat dan benzodiazepin. 2) Benzodiazepin Benzodiazepin digunakan dalam bidang kedokteran untuk mengatasi ansietas (rasa cemas). diazepam (valium dan pil KB). apatis (sikap tidak peduli). barbiturat dapat menghambat pernapasan. tidur. Barbiturat tergolong depresan sususan syaraf pusat. Benzodiazepin Gambar 14. Dalam dosis kecil memberi efek menenangkan sedangkan dalam dosis besar dapat menginduksi tidur. Gambar 13. Rumus Struktur Benzodiazepin c. Benzodiazepin yang sering disalahgunakan antara lain nitrazapam (dumolid. mogadon). ketegangan. bromazepam danflunitrazepam. rasa nyeri pada seluruh badan. Bila dipakai secara terus-menerus. b. Inhalansia dan Solven Zat yang digolongkan dalam inhalansia dan solven meliputi berbagai senyawa organik yang berupa gas atau pelarut yang mudah . Ada berbagai golongan zat yang dimasukkan kedalam sedatif-hipnotik. koma dan kematian. 1) Asam Barbiturat Asam barbiturat disintesis pertama kali oleh Adolf von Bayer. Sedatif dan hipnotik Sedatif dan hipnotik adalah golongan zat yang dapat memberi efek menenangkan dan kantuk.mengandung metil amfetamin.

aseton dan bensin.menguap. Bila rokok dibakar akan terjadi perubahan kimia Gambar 15. Pemakaian yang berlebihan dapat merusak berbagai organ tubuh.paru. Didalam rokok terkandung zat-zat yang berbahaya bagi tubuh. Inhalansia dan solven terdapat pada berbagai barang keperluan rumah tangga dan kantor. Contohnya yaitu perekat/lem. freon. Daun Tembakau a. Zat Kimia yang Terdapat Dalam Rokok Rokok merupakan salah satu zat adiktif. ginjal. . kloroform. Zat-zat yang digolongkan kedalam zat adiktif lain yaitu : 1) Rokok Rokok berasal dari daun tembakau yang dikeringkan dan dibentuk atau hanya digulung dan dimasukkan kedalam pipa. Zat kimia yang terkandung dalam rokok dapat dilihat dalam gambar 16. Hal ini karena rokok dapat menyebabkan kecanduan pada pemakainya. tinner. misalnya otak. jantung dan sumsum tulang. (3) ZAT ADIKTIF LAIN Zat adiktif lain adalah zat-zat yang bukan termasuk dalam narkotika maupun psikotropika tetapi memiliki efek adiksi (kecanduan).

Zat-zat kimia yang terdapat dalam rokok dan dampaknya terhadap kesehatan No 1 Zat kimia Nikotin Dampak bagi tubuh Menyebabkan kecanduan Merusak jaringan otak Menyebabkan darah lebih mudah membeku Mengeraskan dinding arteri Membunuh sel dalam saluran udara dan paru-paru Meningkatkan produksi lendir didalam paru-paru Mengikat hemoglobin sehingga darah kekurangan oksigen yang dapat menyebabkan kematian Memicu pertumbuhan kanker dalam tubuh 2 Tar 3 Karbon Monoksida Bahan kimia penyebab kanker Bahan kimia 4 5 Mengotori saluran udara dan kantung .Gambar 16. Kandungan Bahan Kimia dalam Rokok Dampak dari zat kimia yang terkandung dalam rokok dapat dilihat dalam tabel 1 Tabel 1.

Bronkia adalah cabang pada paru-paru. juga menjadi ancaman bagi perokok. menyebabkan darah cepat membeku.Pengganggu udara dalam paru-paru (iritan) Menyebabkan batuk b. dan lidah mengalami penurunan fungsi dan terjadi perubahan fisik. gigi. Organ-organ tubuh yang dapat mengalami gangguan akibat merokok antara lain: a) Hidung yang merupakan indra penciuman menjadi kurang peka. sesak nafas. . Di samping itu. Lendir yang berlebihan akibat reaksi tubuh terhadap adanya zat asing (tar) masuk pada paru-paru. yakni meningkatnya frekuensi nafas dan rasa nyeri luar biasa. kanker perut. misalnya gigi menjadi berwarna kuning dan bibir menjadi berwarna kehitaman. menyebabkan batuk-batuk dan saluran bronkia meradang yang disebut bronchitis. Hal ini karena adanya partikel-partikel panas yang terbawa oleh asap rokok menempel pada rongga hidung. kanker pankreas. diantaranya adalah: paru-paru. b) Mulut. mempunyai kesehatan yang kurang baik dibandingkan dengan bayi yang lahir dari ibu yang bukan perokok. Bayi yang terlahir dari seorang ibu perokok. Penyakit Yang Disebabkan Oleh Rokok Beberapa penyakit yang disebabkan oleh rokok. c) Infeksi saluran pernafasan terjadi sebagai akibat dari asap yang dihisap dan membawa partikel-partikel kecil yang menempel pada dinding saluran pernafasan yang menyebabkan infeksi (radang tenggorokan) d) Kanker paru-paru menjadi ancaman terhebat bagi para perokok. kerusakan otot jantung (jantung koroner). penyakit emphysema. Penyakit emphysema adalah penyakit yang ditandai dengan rusaknya paru-paru. tekanan darah tinggi. Untuk mengetahui lebih jelas pengaruh rokok terhadap kesehatan tubuh kita dapat dilihat Gambar17. Keadaan ini menyebabkan jantung koroner. batuk-batuk. sehingga aliran darah dari dan ke jantung terhambat. juga mengancam jiwa perokok. iritasi saluran pernapasan. yang pada akhirnya dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah (menyebabkan stroke) f) Gangguan lambung dan rahim. e) Pengaruh nikotin dan karbon monoksida (CO). dan lain-lain.

minuman beralkohol sudah dikenal manusia sejak kurang lebih 5000 tahun yang lalu. misalnya brem. tuak. Di Indonesia. Pengaruh Rokok terhadap Kesehatan 2) Minuman Keras (Alkohol) Minuman keras meliputi seluruh jenis minuman yang mengandung alkohol (nama kimianyaetanol). Penggolongan alkohol . Menurut catatan arkeologi. biji-bijian (beras dan gandum). misalnya buah-buahan (seperti anggur dan apel). umbi-umbian (seperti singkong) dan madu. Gambar 18. Alkohol dapat dibuat melalui fermentasi (peragian) berbagai jenis bahan yang mengandung gula. dikenal beberapa minuman lokal yang beralkohol. Macam-macam Minuman Keras a. dan ciu.gambar 17.

Untuk melihat kadar alkohol dalam darah dan pengaruhnya dapat dilihat dalam tabel 2. gandum. mengantuk. serta mempengaruhi fungsi kerja hati.2-0.08 0. kerusakan pada jaringan otak. koma Shock. yaitu alkohol. Tabel 2. misalnya bir. berjalan sempoyongan. Alkohol yang terkandung dalam minuman keras dapat berbahaya bagi tubuh dan menimbulkan berbagai macam penyakit.4 0.Menurut peraturan Direktorat Pengawasan Obat dan Makanan Departemen Kesehatan.45-0. nafas tersengal-sengal.15 0. gangguan perut dan pencernaan. tebu dan ketan hitam.05-0. muntahmuntah Hilang rasa malu. c) Golongan C : Kadar alkohol 20-45%. mati c. Alkohol pada minuman keras diperoleh dari hasil peragian (fermentasi) pada bahan makanan yang mempunyai kadar gula tinggi.08-0. Organ yang dapat mengalami gangguan akibat penggunaan minuman keras antara lain: Aman Beresiko Berbahaya Mabuk Mematikan . misalnya wiskey dan vodka b. Penyakit yang Disebabkan oleh Minuman Keras (alkohol) Alkohol merupakan salah satu zat adiktif yang dapat mengakibatkan efek ketagihan atau ketergantungan.6 Tingkat/Kategori Pengaruh Rileks dan banyak bicara Mempengaruhi koordinasi sistem gerak dan pengambilan keputusan Berbicara lambat. misalnya anggur. Kadar Alkohol dalam Darah dan Pengaruhnya Kadar Alkohol dalam Darah (%) Kurang dari 0. misalnya: sebagai desinfektan dan pelarut pada produk kosmetik. b) Golongan B : Kadar alkohol 5-20%. minuman keras dibagi kedalam tiga golongan berdasarkan kadar alkohol didalamnya: a) Golongan A : Kadar alkohol 1-5%.05 0. Zat Kimia yang Terkandung Dalam Minuman Keras Minuman keras yang biasanya diminum para pemabuk didalamnya terdapat suatu zat yang berbahaya bagi tubuh. Diantaranya adalah kecanduan. Sebenarnya alkohol banyak memiliki manfaat bagi manusia. misalnya anggur. jagung.

Jika penggunaan dicampur dengan obat lain. b) Fungsi kerja jantung tidak stabil dan denyut jantung berdegup keras. Jakarta : Erlangga. Mengenal kimia I. Nurul Kamilati. Diposkan oleh Gusik Kusuma A di 22:58 1 komentar . Kimia SMP Kelas VII.a) Fungsi otak terganggu yang menyebabkan kehilangan sistem koordinasi tubuh. dapat menyebabkan pingsan dan kejang-kejang. Jakarta : Yudistira. gangguanpenglihatan. yang pada akhirnya dapat menyebabkan hepatitis (cirrhosis) Sumber: Michael Purba. c) Produksi asam lambung meningkat dan menyebabkan terjadinya penyakit maag kronis atau peradangan lambung (gastritis) d) Merusak organ hati yang berakibat pada mengerasnya hati karena tidak berfungsi dengan baik. dan susah bicara.