P. 1
Zat Adiktif Dan Psikotropika

Zat Adiktif Dan Psikotropika

|Views: 3,457|Likes:
Published by kucingmejret

More info:

Published by: kucingmejret on Jun 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/21/2013

pdf

text

original

Zat Adiktif dan Psikotropika

& Standar Kompetensi Mengidentifikasi, mengumpulkan data, dan menyimpulkan penggunaan dan efek samping bahan kimia disekitar kita serta mengkomunikasikannya & Kompetensi Melakukan studi kepustakaan tentang zat adiktif dan psikotropik Dasar

MATERI POKOK ZAT ADIKTIF DAN PSIKOTROPIKA
1. Pengertian Zat Adiktif dan Psikotropika Hal-hal yang dipelajari meliputi : a. Pengertian zat adiktif b. Penggolongan zat adiktif secara umum c. Penggolongan zat adiktif berdasarkan efek yang ditimbulkan

2. Narkotika Hal-hal yang dipelajari meliputi : a. Pengertian Narkotika b. Penggolongan Narkotika c. Ciri-ciri fisik pengguna Narkotika d. Manfaat Narkotika dibidang Kedokteran

Manfaat Psikotropika dibidang Kedokteran .3. Pengertian Psikotropika b. Ciri-ciri fisik pengguna Psikotropika d. Penggolongan Psikotropika c. Psikotropika Hal-hal yang dipelajari meliputi : a.

Rokok Hal-hal yang dipelajari meliputi : a.4. Manfaat rokok dibidang kedokteran . Zat-zat yang terkandung dalam rokok c. ciri fisik pengguna rokok d. Pengertian rokok b. Penyakit akibat rokok e.

.

Penggolongan minuman keras c. Pengertian minuman keras b. Kadar alkohol dalam darah dan pengaruhnya e.5. Penyakit akibat minuman keras d. Manfaat alkohol dibidang kedokteran . Minuman Keras (Alkohol) Hal-hal yang dipelajari meliputi : a.

6. . Dampak penyalahgunaan NAPZA dan cara-cara menghindarkan diri dari pengaruh NAPZA : 1.

psikotropika dan zat adiktif lain.Diposkan oleh Gusik Kusuma A di 20:17 1 komentar Sabtu. dan zat adiktif lain. Menunjukkan ciri-ciri fisik korban ketergantungan narkotika. 5. stimulan dan halusinogen Mengelompokkan zat-zat yang termasuk golongan narkotika. Mengidentifikasi zat kimia yang terkandung dalam narkotika. Diposkan oleh Gusik Kusuma A di 03:32 0 komentar PERTEMUAN PERTAMA PERTEMUAN I Tujuan Pembelajaran . 8. 09 Mei 2009 STANDAR KOMPETENSI Standar Kompetensi Mengidentifikasi. 4. Mendata penggunaan narkotika. Menjelaskan cara-cara untuk menghindari penyalahgunaan zat adiktif dan psikotropika. 3. 6. psikotropika dan zat adiktif lain. Mengidentifikasi dampak negatif dari penggunaan narkotika. psikotropika. dan menyimpulkan penggunaan dan efek samping bahan kimia disekitar kita serta mengkomunikasikannya. Kompetensi Dasar Melakukan studi kepustakaan tentang zat adiktif dan psikotropika. mengumpulkan data. Mengidentifikasi istilah istilah dalam zat adiktif dan psikotropika Mengelompokkan zat-zat yang termasuk dalam golongan depresan. 2. psikotropika dan zat adiktif lainnya dalam bidang kedokteran. dan zat adiktif lain. psikotropika. 7. Indikator 1.

PENGERTIAN DAN PENGGOLONGAN ZAT ADIKTIF 1. nikotin (rokok). ganja. 2. Hal itu terjadi karena zat adiktif mengandung bahan kimia tertentu. 6. 4. 7. stimulan dan halusinogen Siswa dapat mengelompokkan zat-zat yang termasuk golongan narkotika. Siswa mendengarkan penjelasan dari guru tentang materi zat adiktif dan psikotropika serta penggolongannya Setelah guru selesai menjelaskan materi. opium/candu. maka akan menimbulkan efek tertentu dan mengakibatkan kecanduan (adiksi) atau keinginan untuk menggunakansecara terus-menerus. Penggunaan obat yang mengandung zat adiktif harus menurut . 3. Siswa mengetahui istilah-istilah dalam zat adiktif dan psikotropika Siswa dapat mengelompokkan zat-zat yang termasuk dalam golongan depresan. Kegiatan Pembelajaran 1. siswa mengerjakan soal-soal yang ada di Lembar Kerja Siswa (LKS) secara individu Siswa mendiskusikan jawaban soal yang telah dikerjakan dengan pasangannya masing-masing (sesuai dengan pasangan yang telah dibentuk oleh guru) Siswa yang dipanggil oleh guru mempresentasikan jawaban hasil diskusi kepada seluruh kelas dan siswa yang lain memberi umpan balik terhadap jawaban yang telah diberikan Siswa yang belum paham terhadap materi yang dipelajari bisa bertanya kepada guru Siswa bersama guru menarik kesimpulan dari materi yang telah dipelajari MATERI POKOK A. psikotropika dan zat adiktif lain. 2. Zat adiktif biasanya digunakan dalam bidang kedokteran (obat) atau ilmu pengetahuan (penelitian). Siswa mengerjakan pretest materi zat adiktif dan psikotropika. 5. 3. shabushabu putaw dan morfin.1. Contoh zat adiktif antara lain alkohol. Pengertian Zat Adiktif Zat adiktif adalah bahan atau obat yang jika kita masukkan kedalam tubuh.

morfin. kokain. misalnya tinner. dan alkohol (minuman keras) mempunyai khasiat tersebut. dan amfetamin (shabu. Pengelompokkan Zat Adiktif Zat adiktif digolongkan kedalam narkotika. obat (drug) yang dimaksudkan adalah bahan yang dapat mempengaruhi keadaan jiwa dan tingkah laku seseorang yang memakainya. serta tidak mengikuti petunjuk dokter disebut penyalahgunaan obat. dan zat adiktif lainnya atau sering disebut dengan NAPZA. ganja. dan heroin). Contohnya antara lain kafein. dan berbagai jenis inhalansia. nikotin. Adapun psikotropika adalah obat atau zat yang tidak tergolong narkotika dan alkohol (minuman keras). NAPZA dapat digolongkan menjadi tiga yaitu : a. ectacy). Penggunaan secara terus-menerus dan berlebihan. Stimulan Stimulan adalah zat yang merangsang sistem syaraf pusat sehingga mempercepat proses-proses dalam tubuh. Contoh dari psikotropika adalah amfetamin dan barbiturat. Dalam hal ini. yang digolongkan kedalam narkotika meliputi opioda (opium. Zat yang digolongkan kedalam zat adiktif lainnya adalah rokok. Berdasarkan efek yang ditimbulkan.petunjuk dokter. 2. seperti meningkatnya detak jantung. kafein nikotin metamfetamin . pernapasan dan tekanan darah. dan kokain. psikotropika. bensin dan lem. Stimulan membuat orang menjadi lebih siaga dan menyembunyikan kelelahan. psikotropika. tetapi memiliki khasiat seperti narkotika dan alkohol. Narkotika. Menurut Undang-Undang. Istilah lain dari adiksi adalah ketergantungan obat.

suhu tubuh. opioda (morfin. heroin. Beberapa Rumus Struktur Kimia Depresant c. Depresan digunakan dalam bidang kedokteran untuk terapi insomnia (sulit tidur) dan ketegangan. seperti menurunkan tekanan darah. ganja. Depresan memperlambat proses tubuh dan otak. Halusinogen Halusinogen adalah zat yang dapat mempengaruhi sistem syaraf dan menyebabkan halusinasi (berkhayal). Contohnya adalah LSD (Lysergic acid diethyllamide). Depresant Depresan menghasilkan aksi yang berkebalikan dengan stimulan. Depresan menurunkan kesadaran terhadap dunia luar dan menidurkan. Morfin kodein Gambar 2. Pengguna Zat ini mendengar atau melihat sesuatu yang sebenarnya tidak nyata. Macam-macam Zat Adiktif dan Psikotropika . seperti barbiturat. codein). Beberapa Rumus Struktur Kimia Stimulan b.Gambar 1. Contohnya alkohol dan obat-obat penenang. detak jantung dan kontraksi otot. Gambar 3.

Mengenal kimia I. Diposkan oleh Gusik Kusuma A di 03:20 0 komentar Sabtu. Dalam bidang kedokteran. Jakarta : Erlangga. Siswa bersama guru menarik kesimpulan dari materi yang telah dipelajari MATERI POKOK B.Sumber: Michael Purba. dan zat adiktif lain 2. Siswa yang dipanggil oleh guru mempresentasikan jawaban hasil diskusi kepada seluruh kelas dan siswa yang lain memberi umpan balik terhadap jawaban yang telah diberikan 5. Siswa mendiskusikan jawaban soal yang telah dikerjakan dengan pasangannya masing-masing (sesuai dengan pasangan yang telah dibentuk oleh guru) 4. dan dapat menimbulkan ketergantungan. Siswa dapat mengidentifikasi dampak negatif dari penggunaan narkotika. BERBAGAI JENIS ZAT ADIKTIF DAN DAMPAKNYA (1) NARKOTIKA Narkotika adalah: zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semisintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran. a. 1) Penggolongan Narkotika Narkotika secara umum digolongkan menjadi opioda. psikotropika. Kimia SMP Kelas VII. 02 Mei 2009 PERTEMUAN KEDUA Tujuan Pembelajaran 1. ganja dan kokain. zat ini dimanfaatkan . Jakarta : Yudistira. Setelah guru selesai menjelaskan materi. Siswa dapat mengidentifikasi zat kimia yang terkandung dalam narkotika. siswa mengerjakan soal-soal yang ada di Lembar Kerja Siswa (LKS) secara individu 3. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri. 2. Siswa mendengarkan penjelasan dari guru tentang macam-macam zat kimia yang terkandung dalam zat adiktifdan psikotropika dan dampak negatif yang ditimbulkan dari zat kimia tersebut. hilangnya rasa. psikotropika dan zat adiktif lain Kegiatan Pembelajaran 1. Siswa yang belum paham terhadap materi yang dipelajari bisa bertanya kepada guru 6. Opioida Opioida adalah nama golongan zat yang memiliki khasiat mirip morfin. Nurul Kamilati.

analgesik (menghilangkan rasa nyeri). Tanaman itu termasuk sejenis perdu yang tingginya dapat mencapai 4 meter. Getah ini disebut opium. Opioida digolongkan menjadi tiga golongan. Opioda alami berasal dari getah yang keluar dari kotak biji tanaman papaver somniferum yang belum masak. Didalam opium terkandung morfin. . misalnya meperidin. yaitu opioda yang diperoleh dari bahan alami dengan sedikit perubahan kimia. Opioida berkhasiat menekan pernapasan. Heroin Gambar 6. misalnya heroin dan hidromorfon. Tanaman Opium Gambar 5. dan euforik (menimbulkan rasa gembira berlebih). yaitu : a) Opioida alami. misalnya opium. Kodein b. propoksefan dan levorfanol. kodein dan terbain. Ganja Ganja atau Mariyuana diperoleh dari tanaman Canabis sativa atau Canabis indica. hipnotik (menidurkan). kodein dan tebain. Morfin Gambar 7.terutama sebagai analgesik (penghilang rasa nyeri). c) Opioida sintetis. morfin. Pemakaian opioda yang berulangkali menyebabkan ketergantungan. Ganja mengandung zat psikoaktif (zat yang dapat mempengaruhi mental. Gambar 4. methadon. b) Opioida semi sintetis.

Penyalahgunaan dapat melalui berbagai cara. Kokain yang sering disalahgunakan biasanya dicampuri zat lain seperti gula. tetapi sekarang tidak digunakan lagi. Kokain Kokain berasal dari tanaman koka (Erythroxylum coca) yang tumbuh di Bolivia dan Peru. Kadar zat psikoaktif dalam hashih dapat mencapai 15-30%. menambah rasa percaya diri. Pada dosis rendah kemampuan fisik meningkat tetapi pada dosis tinggi dapat menimbulkan kejang. Dari ganja diperoleh hashih. selera makan tinggi dan sensitif. Kadar tertinggi bisa mencapai 5%. Efek rasa dari pemakaian kokain ini membuat pemakai mera sa segar. Efek rasa dari penggunaan ganja adalah cenderung sangat santai.Kadar zat psikoaktif tertinggi terdapat pada pucuk tanaman yang sedang berbunga. Dalam bidang kedokteran. dulu kokain digunakan sebagai anestesi (bius) lokal. Ganja Kering c. Kokain tergolong dalam stimulan.emosi dan tingkah laku orang yang memakainya) yang disebabkan oleh zat kimia yang dikandungnya yaitu THC (Delta 9 tetrahydrocannibinol). yaitu getah tanaman ganja yang dikeringkan dan dibentuk berupa lermpengan. Kokain diisolasi dari daun koka. seperti ditelan. rasa gembira berlebih. juga dapat menghilangka n rasa sakit danlelah . disedot melalui hidung. Gambar 8. Canabis sativa Gambar 9. disuntik atau dirokok. sering berfantasi.kehilangan nafsu makan. berupa kristal berwarna putih.

melalui pengaruh yang selektif pada susunan syaraf pusat. sedatif-hipnotik. 1) Penggolongan Psikotropika Jenis psikotropika yang sering disalahgunakan adalah amfetamin (ekstasi dan shabu). dikenal dengan nama shabu (metamfetamin bekerja lebih lama dibanding MDMA dan efek halusinasinya cukup kuat).MDMA (metil dioksi metamfetamin) dikenal dengan nama ekstasi.Metamfetamin. a. Amfetamin dibedakan menjadi dua jenis yaitu: 1.Gambar 10. yang menyebabkan perubahankhas pada aktivitas mental dan perilaku. inhalansia maupun zat pelarut (solven). Ekstasi Gambar 12. inex 2. atau sulfat. Shabu Amfetamin juga dikenal dengan nama speed. Dalam ekstasi mengandung amfetamin sedangkan sabu-sabu . kafein dan nikotin. Amfetamin sering digunakan untuk mengurangi berat badan karena dapat menghilangkan rasa lapar. Amfetamin disintesis pertama kali pada tahun 1887. Gambar 11. whiz atau sulfat. tetapi baru dipasarkan sebagai obat pada tahun 1932. uppers. uppers. Amfetamin dikenal juga dengan nama speed. Amfetamin Amfetamin adalah stimulan susunan syaraf pusat seperi kokain. Kokain (2) PSIKOTROPIKA Zat psikotropika adalah zat atau obat yang bukan narkotika yang bersifat psikoaktif (memacu). whiz.

Gambar 13. ketegangan. b. 2) Benzodiazepin Benzodiazepin digunakan dalam bidang kedokteran untuk mengatasi ansietas (rasa cemas). Pada dosis tinggi selain memberi efek sedasi (menenangkan).mengandung metil amfetamin. sehingga relatif lebih aman daripada sedatif-hipnotik yang lain. depresi. Dosis mematikannya tinggi. Inhalansia dan Solven Zat yang digolongkan dalam inhalansia dan solven meliputi berbagai senyawa organik yang berupa gas atau pelarut yang mudah . Rumus Struktur Benzodiazepin c. diazepam (valium dan pil KB). barbiturat dapat menghambat pernapasan. Barbiturat tergolong depresan sususan syaraf pusat. 1) Asam Barbiturat Asam barbiturat disintesis pertama kali oleh Adolf von Bayer. mogadon). Bila dipakai secara terus-menerus. Benzodiazepin Gambar 14. antara lain asam barbiturat dan benzodiazepin. Dalam dosis kecil memberi efek menenangkan sedangkan dalam dosis besar dapat menginduksi tidur. rasa nyeri pada seluruh badan. Benzodiazepin yang sering disalahgunakan antara lain nitrazapam (dumolid. Ada berbagai golongan zat yang dimasukkan kedalam sedatif-hipnotik. apatis (sikap tidak peduli). koma dan kematian. Asam barbiturat merupakan asam urat. amfetamin dapat menimbulkan ketergantungan fisik dengan gejala putus obat berupa rasa lelah. Barbiturat banyak disalahgunakn dengan nama pil koplo. tidur. menimbulkan komplikasi jantung. bromazepam danflunitrazepam. anti kejang atau untuk menimbulkan efek sedasi. Sedatif dan hipnotik Sedatif dan hipnotik adalah golongan zat yang dapat memberi efek menenangkan dan kantuk.

jantung dan sumsum tulang. Didalam rokok terkandung zat-zat yang berbahaya bagi tubuh. Bila rokok dibakar akan terjadi perubahan kimia Gambar 15.menguap. Zat kimia yang terkandung dalam rokok dapat dilihat dalam gambar 16. aseton dan bensin. . tinner. freon. kloroform. Daun Tembakau a. Zat Kimia yang Terdapat Dalam Rokok Rokok merupakan salah satu zat adiktif. Pemakaian yang berlebihan dapat merusak berbagai organ tubuh. Inhalansia dan solven terdapat pada berbagai barang keperluan rumah tangga dan kantor.paru. misalnya otak. Hal ini karena rokok dapat menyebabkan kecanduan pada pemakainya. Zat-zat yang digolongkan kedalam zat adiktif lain yaitu : 1) Rokok Rokok berasal dari daun tembakau yang dikeringkan dan dibentuk atau hanya digulung dan dimasukkan kedalam pipa. (3) ZAT ADIKTIF LAIN Zat adiktif lain adalah zat-zat yang bukan termasuk dalam narkotika maupun psikotropika tetapi memiliki efek adiksi (kecanduan). ginjal. Contohnya yaitu perekat/lem.

Gambar 16. Kandungan Bahan Kimia dalam Rokok Dampak dari zat kimia yang terkandung dalam rokok dapat dilihat dalam tabel 1 Tabel 1. Zat-zat kimia yang terdapat dalam rokok dan dampaknya terhadap kesehatan No 1 Zat kimia Nikotin Dampak bagi tubuh Menyebabkan kecanduan Merusak jaringan otak Menyebabkan darah lebih mudah membeku Mengeraskan dinding arteri Membunuh sel dalam saluran udara dan paru-paru Meningkatkan produksi lendir didalam paru-paru Mengikat hemoglobin sehingga darah kekurangan oksigen yang dapat menyebabkan kematian Memicu pertumbuhan kanker dalam tubuh 2 Tar 3 Karbon Monoksida Bahan kimia penyebab kanker Bahan kimia 4 5 Mengotori saluran udara dan kantung .

juga mengancam jiwa perokok. yang pada akhirnya dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah (menyebabkan stroke) f) Gangguan lambung dan rahim. sehingga aliran darah dari dan ke jantung terhambat. Organ-organ tubuh yang dapat mengalami gangguan akibat merokok antara lain: a) Hidung yang merupakan indra penciuman menjadi kurang peka. e) Pengaruh nikotin dan karbon monoksida (CO). menyebabkan darah cepat membeku. diantaranya adalah: paru-paru. dan lidah mengalami penurunan fungsi dan terjadi perubahan fisik. menyebabkan batuk-batuk dan saluran bronkia meradang yang disebut bronchitis. c) Infeksi saluran pernafasan terjadi sebagai akibat dari asap yang dihisap dan membawa partikel-partikel kecil yang menempel pada dinding saluran pernafasan yang menyebabkan infeksi (radang tenggorokan) d) Kanker paru-paru menjadi ancaman terhebat bagi para perokok. b) Mulut. . Bayi yang terlahir dari seorang ibu perokok. misalnya gigi menjadi berwarna kuning dan bibir menjadi berwarna kehitaman. juga menjadi ancaman bagi perokok. kanker pankreas. gigi. yakni meningkatnya frekuensi nafas dan rasa nyeri luar biasa. kanker perut. Penyakit Yang Disebabkan Oleh Rokok Beberapa penyakit yang disebabkan oleh rokok. Lendir yang berlebihan akibat reaksi tubuh terhadap adanya zat asing (tar) masuk pada paru-paru. Hal ini karena adanya partikel-partikel panas yang terbawa oleh asap rokok menempel pada rongga hidung. Penyakit emphysema adalah penyakit yang ditandai dengan rusaknya paru-paru. Untuk mengetahui lebih jelas pengaruh rokok terhadap kesehatan tubuh kita dapat dilihat Gambar17. batuk-batuk. kerusakan otot jantung (jantung koroner). penyakit emphysema. iritasi saluran pernapasan. Bronkia adalah cabang pada paru-paru. sesak nafas. dan lain-lain.Pengganggu udara dalam paru-paru (iritan) Menyebabkan batuk b. tekanan darah tinggi. Keadaan ini menyebabkan jantung koroner. mempunyai kesehatan yang kurang baik dibandingkan dengan bayi yang lahir dari ibu yang bukan perokok. Di samping itu.

Alkohol dapat dibuat melalui fermentasi (peragian) berbagai jenis bahan yang mengandung gula. biji-bijian (beras dan gandum). Menurut catatan arkeologi. Gambar 18. misalnya brem. Macam-macam Minuman Keras a. dikenal beberapa minuman lokal yang beralkohol. misalnya buah-buahan (seperti anggur dan apel).gambar 17. Pengaruh Rokok terhadap Kesehatan 2) Minuman Keras (Alkohol) Minuman keras meliputi seluruh jenis minuman yang mengandung alkohol (nama kimianyaetanol). Di Indonesia. umbi-umbian (seperti singkong) dan madu. dan ciu. minuman beralkohol sudah dikenal manusia sejak kurang lebih 5000 tahun yang lalu. tuak. Penggolongan alkohol .

Diantaranya adalah kecanduan. minuman keras dibagi kedalam tiga golongan berdasarkan kadar alkohol didalamnya: a) Golongan A : Kadar alkohol 1-5%. jagung. muntahmuntah Hilang rasa malu. misalnya: sebagai desinfektan dan pelarut pada produk kosmetik.08 0. kerusakan pada jaringan otak. berjalan sempoyongan. Organ yang dapat mengalami gangguan akibat penggunaan minuman keras antara lain: Aman Beresiko Berbahaya Mabuk Mematikan . misalnya bir. gangguan perut dan pencernaan.6 Tingkat/Kategori Pengaruh Rileks dan banyak bicara Mempengaruhi koordinasi sistem gerak dan pengambilan keputusan Berbicara lambat.4 0. gandum. nafas tersengal-sengal. Penyakit yang Disebabkan oleh Minuman Keras (alkohol) Alkohol merupakan salah satu zat adiktif yang dapat mengakibatkan efek ketagihan atau ketergantungan. Untuk melihat kadar alkohol dalam darah dan pengaruhnya dapat dilihat dalam tabel 2. b) Golongan B : Kadar alkohol 5-20%. mengantuk.45-0. Kadar Alkohol dalam Darah dan Pengaruhnya Kadar Alkohol dalam Darah (%) Kurang dari 0. Alkohol yang terkandung dalam minuman keras dapat berbahaya bagi tubuh dan menimbulkan berbagai macam penyakit. Tabel 2. c) Golongan C : Kadar alkohol 20-45%. Alkohol pada minuman keras diperoleh dari hasil peragian (fermentasi) pada bahan makanan yang mempunyai kadar gula tinggi.05-0.2-0.08-0. yaitu alkohol. serta mempengaruhi fungsi kerja hati.05 0. koma Shock. Zat Kimia yang Terkandung Dalam Minuman Keras Minuman keras yang biasanya diminum para pemabuk didalamnya terdapat suatu zat yang berbahaya bagi tubuh.Menurut peraturan Direktorat Pengawasan Obat dan Makanan Departemen Kesehatan. misalnya anggur. tebu dan ketan hitam. misalnya anggur.15 0. mati c. Sebenarnya alkohol banyak memiliki manfaat bagi manusia. misalnya wiskey dan vodka b.

yang pada akhirnya dapat menyebabkan hepatitis (cirrhosis) Sumber: Michael Purba. Jakarta : Erlangga. Kimia SMP Kelas VII. dan susah bicara. Jika penggunaan dicampur dengan obat lain. Mengenal kimia I. Jakarta : Yudistira. dapat menyebabkan pingsan dan kejang-kejang.a) Fungsi otak terganggu yang menyebabkan kehilangan sistem koordinasi tubuh. b) Fungsi kerja jantung tidak stabil dan denyut jantung berdegup keras. Nurul Kamilati. c) Produksi asam lambung meningkat dan menyebabkan terjadinya penyakit maag kronis atau peradangan lambung (gastritis) d) Merusak organ hati yang berakibat pada mengerasnya hati karena tidak berfungsi dengan baik. gangguanpenglihatan. Diposkan oleh Gusik Kusuma A di 22:58 1 komentar .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->