P. 1
Media Komunikasi

Media Komunikasi

|Views: 636|Likes:
Published by Lisa Aprilia
Bagi yang membutuhkan silahkan didownload.
Mohon feedbacknya ya ^^
Bagi yang membutuhkan silahkan didownload.
Mohon feedbacknya ya ^^

More info:

Published by: Lisa Aprilia on Jun 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2013

pdf

text

original

MEDIA KOMUNIKASI

TELEVISI (TV)

Cara penggunaan televisi : 

Dalam sebuah sistem kabel, sinyal mungkin telah melampaui 30 atau 40 amplifier sebelum mencapai rumah anda, satu tiap 1000 kaki atau lebih, dengan masingmasing amplifier anda bisa mendapatkan gangguan dan distorsi. Ditambah lagi jika salah satu dari amplifier gagal anda akan kehilangan gambar. Sistem kabel memiliki reputasi tidak memiliki kualitas gambar yang baik dan tidak dapat dipercaya. Diakhir tahun 1970, TV Kabel menemukan solusi dari masalah amplifier. Sejak itu mereka juga membuat teknologi mereka dapat menambah program ke servis kabel.

Kelebihan televisi sebagai media komunikasi : 

Kecepatan dan keakuratannya dalam menyajikan berita, melebihi media massa
lainnya seperti surat kabar dan radio. 

Televisi juga mampu menyuguhkan beragam tayangan hiburan, yang mengajak
masyarakat untuk sejenak melupakan himpitan persoalan pelik kehidupan seperti naiknya kebutuhan hidup, atau persoalan politik kenegaraan yang semakin porakporanda. Kekurangan televisi sebagai media komunikasi : Secara sporadis, televisi ini merusak mental sekaligus pola pikir anak-anak tanpa pandang bulu. Televisi juga mengajarkan budaya komersil atau konsumerisme dalam diri anakanak. Hobi menonton televisi menjadikan kita malas dan juga memiliki dampak yang kurang baik bagi kesehatan badan. Tayangan keimanan semu. Televisi juga menghadirkan dunia yang aneh.

TELEPON GENGGAM (HANDPHONE)

Cara penggunaan telepon genggam :  Didalam telepon genggam, terdapat sebuah pengeras suara, mikrofon, papan ketik, tampilan layar, dan powerful circuit board dengan microprocessors yang membuat setiap telepon seperti komputer mini. Ketika berhubungan dengan jaringan wireless, sekumpulan teknologi tersebut memungkinkan penggunanya untuk melakukan panggilan atau bertukar data dengan telepon lain atau dengan komputer.  Jaringan wireless beroperasi dalam sebuah jaringan yang membagi kota atau wilayah kedalam sel-sel yang lebih kecil. Satu sel mencakup beberapa blok kota atau sampai 250 mil persegi. Setiap sel menggunakan sekumpulan frekuensi radio atau saluransaluran untuk memberikan layanan di area spesifik. Kekuatan radio ini harus dikontrol untuk membatasi jangkauan sinyal geografis. Oleh Karena itu, frekuensi yang sama dapat digunakan kembali di sel terdekat. Maka banyak orang dapat melakukan percakapan secara simultan dalam sel yang berbeda di seluruh kota atau wilayah, meskipun mereka berada dalam satu saluran.  Dalam setiap sel, terdapat stasiun dasar yang berisi antenna wireless dan perlengkapan radio lain. Antenna wireless dalam setiap sel akan menghbungkan penelpon ke jaringan telepon local, internet, ataupun jaringan wireless lain. Antena wireless mentransimiskan sinyal. Ketika telepon genggam dinyalakan, telpon akan mencari sinyal untuk mengkonfirmasi bahwa layanan telah tersedia. Kemudian telepon akan mentransmisikan nomor identifikasi tertentu, sehingga jaringan dapat melakukan verifikasi informasi konsumen- seperti penyedia layanan wireless, dan nomor telepon.

Kelebihan telepon genggam sebagai media komunikasi :  Dengan telepon genggam terjadi komunikasi dua arah.  Sangat praktis sehingga memudahkan komunikasi tanpa harus mengurangi mobilitas karena telepon genggam bisa dibawa kemana saja.  Dapat difungsikan sebagai asisten yang membantu mencatat semua rencana aktivitas dan juga sebagai media penyimpanan berbagai data-data pribadi.  Fitur-fitur telepon genggam yang semakin canggih dan senantiasa diperbaharui mempermudah dan bisa memenuhi kebutuhan manusia seperti akses internet, GPS (Global Positioning System), mobile banking dan masih banyak yang lainnya.  Semakin hari harganya semakin terjangkau sehingga memungkinkan semua kalangan memiliki telepon genggam. Kekurangan telepon genggam sebagai media komunikasi : Dari segi kesehatan telepon genggam berdampak buruk terhadap tubuh jika pernggunaannya berlebihan. Menambah angka kecelakaan karena banyak orang yang tidak bijak menggunakan telepon genggam saat sedang dalam perjalanan sehingga mengurangi konsentrasi dan kewaspadaan. Berdasarkan penelitian, telepon genggam menurunkan minat baca masyarakat karena fitur pesan singkat yang ada didalamnya. Telepon genggam mengarahkan masyarakat untuk berlaku hidup konsumtif. Telepon genggam belakangan marak dijadikan media para pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya, seperti penipuan maupun bisnis illegal. Fitur telepon genggam yang semakin canggih disalahgunakan dan membuat aksi pornografi semakin merajalela melalui video-video porno yang semakin mudah disebar.

RADIO

Cara penggunaan radio :  Banyak penggunaan awal radio adalah maritim, untuk mengirimkan pesan telegraf menggunakan kode Morse antara kapal dan darat. Salah satu pengguna awal termasuk Angkatan Laut Jepang memata-matai armada Rusia pada saat Perang Tsushima di 1901. Salah satu penggunaan yang paling dikenang adalah pada saat tenggelamnya RMS Titanic pada 1912, termasuk komunikasi antara operator di kapal yang tenggelam dan kapal terdekat, dan komunikasi ke stasiun darat mendaftar yang terselamatkan.  Radio digunakan untuk menyalurkan perintah dan komunikasi antara Angkatan Darat dan Angkatan Laut di kedua pihak pada Perang Dunia II; Jerman menggunakan komunikasi radio untuk pesan diplomatik ketika kabel bawah lautnya dipotong oleh Britania. Amerika Serikat menyampaikan Empat belas Pokok Presiden Woodrow Wilson kepada Jerman melalui radio ketika perang.  Siaran mulai dapat dilakukan pada 1920-an, dengan populernya pesawat radio, terutama di Eropa dan Amerika Serikat. Selain siaran, siaran titik-ke-titik, termasuk telepon dan siaran ulang program radio, menjadi populer pada 1920-an dan 1930-an.   Penggunaan radio dalam masa sebelum perang adalah pengembangan pendeteksian dan pelokasian pesawat dan kapal dengan penggunaan radar]. Sekarang ini, radio banyak bentuknya, termasuk jaringan tanpa kabel, komunikasi bergerak di segala jenis, dan juga penyiaran radio. Baca sejarah radio untuk informasi lebih lanjut.  Sebelum televisi terkenal, siaran radio komersial termasuk drama, komedi, beragam show, dan banyak hiburan lainnya; tidak hanya berita dan musik saja. Lihat pemrograman radio.

Kelebihan radio sebagai media komunikasi : 

Radio merupakan sarana tercepat dalam penyampaian informasi dibandingkan TV
atau Koran. Peristiwa yang baru saja terjadi bisa didapatkan dan langsung disampaikan kepada pendengar tanpa proses yang rumit. 

Radio adalah alat yang akrab dengan pemiliknya. Jarang ada sekelompok orang
mendengarkan siaran radio di suatu tempat. Biasanya, seseorang mendengar radio di kamar tidur, di dapur, atau di dalam mobil. 

Radio begitu dekat dengan pendengarnya. Penyiar radio menyapa para pendengar
secara personal. Sang penyiar seakan berbicara dengan satu orang pendengar, bukan banyak pendengar. 

Paduan kata-kata, lagu, dan efek suara dalam siaran radio begitu terasa hangat dan
mampu memengaruhi emosi pendengarnya, memberikan semangat hidup, menghibur dikala sedih dengan lagu-lagu, betrindak seakan µteman baik¶ bagi pendengar. 

Siaran radio bisa disimak oleh siapa saja, menembus batas-batas geografis,
demografis, suku, ras, agama, dan antar golongan, juga kelas sosial. Hanya tunarungu yang tidak mampu menikmati siaran radio. Kekurangan radio sebagai media komunikasi : Siaran radio cepat hilang dan gampang dilupakan. Pendengar tidak dapat mengulang apa yang diucapkan sang penyiar radio semudah membalikkan kertas majalah atau koran. Sajian informasi radio bersifat global, tidak detail. Oleh karena itu, angka-angka pun dibulatkan. Misalkan, ada berita tentang µ253 orang karyawan pabrik sepatu diPHK secara sepihak¶ maka sang penyiar akan mengatakan µdua ratus orang lebih karyawan abrik sepatu di PHK secara sepihak¶. Waktu siaran radio terbatas, umumnya siaran dibuka mulai pukul 05.00-24.00, maksimal 20 jam bila memungkinkan. Program acara disajikan dan dinikmati pendengar berdasarkan urutan yang sudah ada. Tidak seperti Koran atau majalah, pembaca bisa langsung kehalaman tengah atau terakhir sesuai yang diinginkan. Mengandung gangguan, misal gangguan cuaca (petir, badai dan sebagainya)

WALKIE TALKIE

Cara penggunaan walkie talkie : Jaringan Walkie Talkie memerlukan petunjuk untuk memungkinkan cara kerja yang efisien walaupun jaringan tersebut digunakan oleh banyak ataupun sedikit walkie talkie. Setiap pengguna yang menggunakan jaringan tersebut harus waspada untuk menggunakan aturan walkie talkie tersebut. Cara penggunaan walkie talkie berbeda antar jaringan yang satu dengan yang lainnya ataupun merk yang satu dengan merk lainnya, tetapi ada cara-cara yang general dalam menggunakan walkie-talkie tersebut, yaitu : Gunakan pesan ataupun transmisi yang pendek ataupun to the point, jika pengguna memiliki pesan yang cukup panjang, jadikan pesan tersebut pendek dan pastikan bahwa penerima pesan tersebut mengerti apa yang dimaksud pada pesan tersebut. 2. Bicara dengan jelas dan dalam kondisi suara yang normal dengan mulut yang berjarak 3 inchi dari microphone radio. 3. Gunakan kata-kata istilah yang standar dalam mempraktekannya kepada orang lain yang menggunakan walkie talkie pada jaringan yang sama. 4. Jangan gunakan obscenities, sebuah jaringan radio yang menggunakan gelombang publik, gelombang tersebut dikontrol oleh Federal Communications Commission¶s (FCC¶s) policies. FFC memiliki wewenang untuk memonitor percakapan kita kapan saja. 5. Saat mengoperasikan Walkie-Talkie, tekan tombol push-to-talk selama satu detik sebelum memulai untuk berbicara. Pada sebagian walkie-talkie pengguna akan mendengarkan bunyi µbeep¶ setelah menahan tombol tersebut yang menyatakan bahwa pengguna sudah dapat untuk berbicara. Apabila pengguna sudah menjalankan semua aturan penggunaan walkie-talkie sesuai dengan yang tertulis diatas. Diharapkan maka komunikasi melalui walkie-talkie menjadi efektif maupun efisien dan tidak terjadi miss communication. Kelebihan walkie talkie sebagai media komunikasi :  Memudahkan untuk koordinasi tim dalam scoupe yang kecil. Kekurangan walkie talkie sebagai media komunikasi : Sering terjadi miss communication atau salah paham. Keterbatasan jaringan sehingga penggunaannya juga terbatas. Tidak terlalu familiar dan kurang populer. 1.

FAKSIMILI

Cara penggunaan faksimili : 

Proses kerja mesin faks diawali dengan keharusan bahwa penerima dan pengirim harus memiliki mesin faks. Pengirim akan memasukkan dokumen yang hendak dikirim ke bagian feeder mesin faks dan selanjutnya menekan nomor telepon mesin faks yang dituju. Ketika koneksi telah terjadi dengan mesin faks tujuan, maka mesin faks akan melakukan scanning dengan membaca area yang sangat kecil pada dokumen tersebut. Mesin faks tersebut akan mengubahnya menjadi suatu sinyal listrik untuk kemudian menerjemahkan daerah yang dibaca sebagai daerah gelap atau terang dengan menandainya ³0´ untuk gelap dan ³1´ untuk terang. Sinyal listrik tersebut lalu ditransmisikan melewati saluran telepon dan menuju mesin penerima faks. Mesin penerima tersebut kemudian menangkap dan mengartikan sinyal listrik untuk membuat suatu dokumen yang persis sama dengan aslinya dan kemudian mencetaknya.

Kelebihan dan kekurangan faksimili sebagai media komunikasi :

r

Mesin faks membantu pengiriman suatu dokumen ke tempat yang jauh dalam waktu singkat. Ketika mengirim dokumen ke tempat yang jauh, maka mesin faks akan mengirim lebih cepat dan spontan melampaui kinerja pengiriman surat melalui pos. Namun kekurangan mesin faks dalam kualitas telah menurunkannya dalam posisi di bawah surat elektronik atau email sebagai bentuk alat transfer dokumen secara elektronik yang telah tersebar luas dan digunakan banyak sekali orang.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->