ALAT PERMAINAN EDUKATIF UNTUK ANAK TK

Disusun oleh : Purwaningsih

A. PENGERTIAN Kegiatan yang sangat digemari anak TK adalah kegiatan bermain. Hampir semua kegiatan bermain menggunakan alat permainan. Adapun jenis atau bahan untuk membuat alat permainan ada yang dari buatan pabrik dan buatan sendiri yang diambil dari lingkungan sekitar. Contoh : Kulit jeruk bali, pelepah pisang, daun kering, rumput alang-alang, biji-bijian dan lain sebagainya. Jadi alat permainan adalah semua alat yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan naluri bermainnya. Sedangkan Alat Permainan Edukatif (APE) adalah alat permainan yang sengaja dirancang secara khusus untuk kepentingan kependidikan dengan tujuan meningkatkan aspek-aspek perkembangan anak TK. Syarat pemilihan / pembuatan Alat Peraga Edukatif (APE) : 1. Ditujukan untuk anak usia TK. 2. Berfungsi mengembangkan aspek-aspek perkembangan fisik (motorik halus dan kasar), emosi, sosial, bahasa, kognitif, seni dan moral. 3. Dapat digunakan dengan berbagai cara. 4. Aman bagi anak. 5. Dapat mendorong akvitais dan kreativitas anak. 6. Bersifat konstruktif (membangun) atau hasilnya kelihatan. Contoh : balokbalok bangunan. B. JENIS-JENIS ALAT PERMAINAN EDUKATIF 1. Tujuan BONEKA TANGAN (ciptaan PEABODY) : membantu pada aspek perkembangan bahasa terutama kosakata anak. Tema / isi cerita diambil dari budaya anak setempat.

Kantong keterampilan tangan. Tujuan BALOK BANGUNAN (ciptaan MONTESSORI) : Untuk sehingga mandiri. Contoh peraga : Boneka Tangan 2. Macam-macam bentuk geometri dari kayu.Cara penggunaan : Boneka tangan yang dimainkan menggunakan panggung boneka yang dilengkapi layar yang dapat diganti sesuai tema / isi cerita. Puzzel geometri. Contoh : 1. 3. Silinder dengan ukuran kecil sampai besar. Contoh peraga : mengingat konsep-konsep anak yang akan secara dipelajari tanpa perlu bimbingan orang tua/pendidik memungkinkan bekerja Puzzle Geometri Silinder dengan ukuran serial . pendek sampai tinggi. 4. 2.

Balok Blocdoss juga dikenal dengan kotak kubus. BALOK BLOCDOSS (ciptaan FROBEL) : APE ini berupa balok bangunan yaitu kotak besar ukuran 20 x 20 cm yang terdiri dari balok-balok kecil berbagai ukuran.Berbagai bentuk Geometri Papan Bidang I Papan Bidang II Kantong Keterampilan Tangan 3. Pengertian Tujuan : Untuk melatih motorik halus dan daya nalar anak. .

Kain dibentuk sesuai dengan figur cerita. PUZZLE BESAR Legpuzzle atau teka-teki ini untuk dimainkan anak usia 5 tahun. Boneka Jari 5. Satu bagian dibuat lukisan sederhana. misalnya seekor bebek sedang berenang atau gambar lainnya. Permainan ini terbuat dari triplek yang terdiri dari dua bagian dengan ukuran yang sama. boneka dijahit dengan tusuk festoon. mempertinggi keterampilan dan kreativitas anak. BONEKA JARI Boneka jari dibuat dari kain yang tidak mudah bertiras. Satu narasi cerita dapat memerlukan hingga 10 boneka sebagai langkah penyelesaian. . Tujuan : Untuk mengembangkan bahasa anak.Contoh peraga : Balok Blocdoss 4. mengajak anak belajar Contoh peraga : bersosialisasi dan bergotong royong disamping melatih keterampilan jari jemari tangan.

Tujuan : Agar anak mengenal bentuk. Tujuan : Agar anak mengenal huruf menumbuhkan semangat belajar ketika membentuk kata-kata dan belajar membaca. Contoh peraga : Kotak Alfabet . KOTAK ALFABET Kotak ini berisi huruf-huruf alfabet yang dibuat di atas potongan karton dupleks berukuran 5 x 5 cm. Permainan ini juga disebut “Bongkar pasang”. Contoh peraga : Puzzle Bebek 6. melatih daya pengamatan dan daya konsentrasi serta melatih keterampilan jari-jari anak.

sekaligus mengenal lambang-lambang benda. lalu anak disuruh untuk mengambil satu kartu dan diminta mencari pasangannya. Tujuan Contoh peraga : Agar anak mengenal lambang bilangan dan belajar menghitung. KARTU LAMBANG BILANGAN Kartu ini berisikan tulisan angka 1 sampai dengan 20 atau lebih.7. setiap kartu diberi gambar secara berpasangan. Contoh peraga : Kartu Pasangan . Tujuan : Melatih anak mengelompokkan belajar dengan cara sederhana. : Kartu Lambang Bilangan 8. KARTU PASANGAN Terbuat dari bahan kertas duleks berukuran 10 x 8 cm. terbuat dari bahan kertas dupleks berukuran 5 x 5 cm. Cara kerja : Semua kartu disebar di hadapan anak.

Warna tidak sama. Contoh peraga : bilangan. Potongan yang diberi angka dapat dilepas dan dipasang. diberi gambar jam lengkap dengan jarum penunjuknya. Tujuan : Agar anak dapat mengenal waktu dan mengenal lambang jam. PUZZLE JAM Puzzle jam terbuat dari tripleks ukuran 30 x 30 cm. pengenalan bilangan dan untuk meningkatkan keterampilan anak dalam bernalar. Tujuan : Untuk mengembangkan kemampuan berhitung pada anak. BALOK CRUISENAIRE Permainan ini terbuat dari beberapa balok kecil yang ukurannya sama tetapi panjangnya tidak sama alias berurutan.9. Cara kerja : Semua keping dilepas kemudian anak disuruh menyusun kembali angka-angka sesuai dengan arah jarum jam. mengatur angka-angka membentuk deretan yang sesuai dengan anak jarum Puzzle Jam 10. Contoh peraga : Balok Cruisenaire .

5 x 17. LOTO WARNA Permainan ini untuk anak usia 3-4 tahun dibuat dari triplek atau dupleks. Tujuan Cara kerja Contoh peraga : Agar anak mengenal warna dan melatih daya pengamatan anak serta belajar membedakan.5 x 17. : Semua potongan kartu loto dilepas kemudian anak disuruh mencari dan menyusun kartu loto yang sama dengan warna dan gambar bentuk. Terdiri dari papan lotto berukuran 17.5 cm terdiri dari 9 kartu loto. Tujuan Cara kerja : Agar anak mengenal warna dan bentuk serta melatih daya pengamatan anak serta belajar membedakan. : Semua potongan kartu dilepas kemudian anak disuruh menyusun kartu yang sama warnanya. Papan lotto dibagi menjadi 9 bagian.11. LOTTO WARNA DAN BENTUK Terbuat dari tripleks atau dupleks. Sama seperti loto warna tetapi tiap kartu loto diberi gambar bentuk geometri. masingmasing diberi warna sesuai dengan warna yang ada pada kartu lottonya. 8 kartu lotto yang terdiri dari 9 macam warna. : Kartu Lambang Bilangan 12. Contoh peraga : Kartu Lambang Bilangan .5 cm. papan loto berukuran 17.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful