MANAJEMEN PROYEK

APA ITU PROYEK? ADALAH SUATU RANGKAIAN PEKERJAAN YANG DIADAKAN DALAM SELANG WAKTU TERTENTU & MEMPUNYAI TUJUAN KHUSUS. YANG MEMBEDAKAN PROYEK DENGAN PEKERJAAN LAIN ADALAH SIFATNYA YANG KHUSUS DAN TIDAK BERSIFAT RUTIN PENGADAANNYA, SEHINGGA PENGELOLAANNYA PUN MEMERLUKAN EKSTRA LEBIH BANYAK. SEMUA PROYEK SELALU MENGANDUNG RESIKO RELATIF BESAR BERKAITAN DENGAN MANAJEMEN YANG DITERAPKAN UNTUK PROYEK ITU. PROYEK YANG DIKERJAKAN DENGAN MANAJEMEN ASAL-ASALAN MAKA BISA BERAKIBAT BURUK, TIDAK HANYA MATERI, WAKTU DAN TENAGA TETAPI JUGA KREDIBILITAS, HUBUNGAN BAIK DLL. SUMBER KEGAGALAN TERUTAMA TERLETAK PADA MANAJEMEN, MISAL PADA SAAT
7

PERENCANAAN TERJADI KESALAHAN IDENTIFIKASI, BAIK IDEN-TIFIKASI KEBUTUHAN MAUPUN IDENTIFIKASI POTENSI SEHINGGA JADWAL YANG DISUSUNPUN MENJADI TIDAK SESUAI DENGAN KEADAAN YANG SEBENARNYA DAN MENJADI PENYEBAB GAGAL-NYA PROYEK. IDEALNYA SEBUAH PROYEK HARUS MAMPU MEMBERIKAN OPTIMASI SISTEM YANG ADA. UNTUK ITU DIPERLUKAN SUATU MANAJEMEN PROYEK SISTEM INFORMASI YANG BAIK, TERUTAMA DITEKANKAN PADA:
1. ORGANISASI PROYEK HARUS TANGGUH, TAHAN TERHADAP GANGGUAN-GANGGUAN YANG TIMBUL, BAIK DARI LUAR MAUPUN DARI DALAM. 2. ANALISA KEBUTUHAN DAN SUMBERDAYA HARUS AKURAT, JANGAN SAMPAI ADA YANG TIDAK DIKENALI. TOLERANSI YANG KETAT HARUS DIBERLAKUKAN, MENGINGAT ‘HARGA’ YANG HARUS DIBAYAR CUKUP TINGGI BILA PROYEK GAGAL. 3. PELAKSANAAN PEKERJAAN HARUS SESUAI DENGAN PERENCANAAN YANG TELAH DISUSUN DENGAN MATANG. 4. PENGEMBANGAN SISTEM YANG ADA, BAIK UNTUK PENYESUAIAN DENGAN PERKEMBANGAN JAMAN MAUPUN UNTUK OPTIMASI SISTEM YANG TELAH ADA DAN TERKAIT DENGAN PROYEK.

PROJECT MANAGEMENT BODY OF KNOWLEDGE (PMBOK) PMBOK dikembangkan oleh Project Management Institute (PMI) sebuah organisasi di Amerika yang mengkhususkan diri pada pengembangan manajemen proyek. 2000. 39] : . PMBOK manajemen mengembangkan proyek dan aktivitas pada pada 9 dikelompokkan (sembilan) knowledge area sebagai berikut [Project Management Institute. PMBOK merupakan panduan suatu yang berisi mengenai pengetahuan dalam manajemen proyek dan selalu diperbaharui dalam jangka waktu tertentu.

Gbr. Bagan Project Management Knowledge Area .

mengintegrasikan dan mengkoordinasikan terbentuk seluruh rencana proyek dan sehingga konsisten dokumen yang sesuai b. menyelesaikan rencana proyek dengan melaksanakan aktivitas – aktivitas yang ada di dalam rencana tersebut 7 . Berikut ini adalah aktivitas utama pada manajemen integrasi : a. Pelaksanaan rencana proyek. Manajemen integrasi memastikan seluruh elemen bersama menyelesaikan proyek dengan sukses pada waktu yang tepat. Pengembangan rencana proyek.Manajemen integrasi proyek (Project Integration Management) Bertujuan untuk mengkoordinasi seluruh knowledge Proses area pada manajemen proyek melalui proyek.1.

c. deskripsi mengenai bagaimana proyek diorganisir. memberikan pengenalan atau sedikit ulasan mengenai proyek. Pengendalian perubahan yang terintegrasi. pengaturan personil dan pengendaliannya. 2. Latihan: Susunlah kegiatan pengembangan sistem informasi. manajemen dan proses – proses teknis yang digunakan pada proyek. dan informasi anggaran. informasi jadwal. serta bagian – bagian yang menjelaskan pekerjaan apa saja yang akan dilakukan. perubahan mengkoordinasikan keseluruhan proyek Tujuan menfasilitasi utama dari perubahan– rencana Rencana proyek proyek adalah akan tindakan. Manajemen ruang lingkup proyek (Project Scope Management) .

Inisiasi. melakukan otorisasi pada organisasi untuk memulai proyek atau beralih pada fase proyek selanjutnya. Output dari proses inisiasi adalah perjanjian kontrak yg merupakan dokumen kunci .Lingkup mengacu pada seluruh pekerjaan yang terlibat dalam pembuatan produk suatu proyek dan aktivitas – aktivitas yang digunakan dalam pembuatan produk tersebut. Aktivitas yg termasuk dlm manajemen ruang lingkup proyek adalah : a.aktivitas yang dilakukan pd proses nanti. Manajemen ruang lingkup proyek terlibat dalam pendefinisian dan pengendalian mengenai apa yang harus ada dan tidak ada dalam proyek selain itu memastikan bahwa tim proyek dan para Stakeholder memiliki pemahaman yang sama mengenai produk yang dihasilkan oleh proyek serta aktivitas .

menyusun penerimaan dari ruang lingkup proyek. Definisi ruang lingkup.yang secara formal mengakui keberadaan dan menyediakan ulasan luas mengenai sebuah proyek. Verifikasi ruang lingkup. Para Stakeholder kunci sebuah . termasuk kriteria dalam menentukan apakah suatu proyek atau fase telah lengkap. Tim proyek akan membuat pernyataan mengenai ruang lingkup dan rencana manajemen ruang lingkup sebagai hasil aktivitas perencanaan ruang lingkup. pembagaian deliverables (produk yang dibuat sebagai bagian dari proyek) proyek utama menjadi komponen – komponen yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola d. c. mengembangkan dokumen yang berguna sebagai basis pengambilan keputusan di masa mendatang. Perencanaan ruang lingkup. b.

proyek. Perubahan ruang lingkup. Pengendalian perubahan ruang lingkup. Para manajer . Materi : butir-butir perjanjian kontrak proyek Latihan: Susunlah sebuah kontrak perjanjian yang mengatur pelaksanann proyek. seperti customer dan sponsor. waktu dan biaya. tindakan koreksi. 3. mengendalikan perubahan yang terjadi pada ruang lingkup. dan refleksi atau pelejaran yang dipelajari merupakan output dari aktivitas ini. secara formal menerima deliverables proyek selama aktivitas ini. Manajemen Management) jadwal proyek (Project Time Tidak jarang ditemui proyek teknologi informasi yang gagal dalam menyatukan rencana mengenai ruang lingkup. e.

Manajemen waktu proyek. Tim proyek sering membandingkan waktu penyelesaian yang terencana dengan yang nyata terjadi tanpa meminta persetujuan perubahan rencana proyek padahal waktu merupakan satu variable yang memiliki fleksibilitas paling sedikit. Para manajer juga menyebutkan isu mengenai jadwal yang merupakan alas an utama sehingga terjadi konflik dalam proyek pada keseluruhan Proses. Berdasarkan penjelasan tersebut. dan bagaimana manajer proyek meningkatkan performa pada area ini?. meliputi aktivitas-aktivitas yang diperlukan untuk memastikan penyelesaian proyek tepat pada waktunya. Karena waktu terus berlalu tanpa memperdulikan apa yang terjadi pada proyek. hal apakah yang harus ada pada manajemen jadwal proyek.menyebutkan bahwa menyelesaikan proyek tepat waktu merupakan tantangan besar bagi mereka. .

mengidentifikasikan hubungan antara dan mendokumentasikan aktivitas proyek. d. Pengembangan aktivitas. secara anggota mengidentifikasikan spesifik tim yang dan harus para proyek Stakeholder sehingga menghasilkan produk-produk proyek.Aktivitas-aktivitas utama yang merupakan bagian dari manajemen jadwal proyek adalah : a. menganalisis durasi rangkaian dan untuk memperkirakan aktivitas. memperkirakan jumlah periode kerja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan aktivitas individu atau tunggal. jadwal. daya kebutuhan-kebutuhan sumber membentuk jadwal proyek. b. Perkiraan durasi aktivitas. aktivitas- c. Pendefinisian aktivitas-aktivitas dilakukan oleh aktivitas. . Rangkaian aktivitas.

Teknologi maupun proses bisnis . rendah berdasarkan diakhir kebutuhan-kebutuhan pastilah lain terjadi sehingga proyek pembengkakan pembengkakan teknologi biaya. Manajemen Management) Seperti halnya pengaturan jadwal proyek. Para professional teknologi informasi paham biaya proyek (Project Cost bahwa kebanyakan perkiraan biaya awal untuk proyek dirasa proyek.e. Pengendalian jadwal. biaya Perkiraan adalah terjadinya proyek atau kebanyakan teknologi informasi menggunakan proses bisnis baru. mengendalikan dan mengatur perubahan-perubahan pada jadwal proyek. proyek teknologi informasi juga memiliki kesulitan dalam manajemen biaya karena proyek ini dikenal sebagai proyek yang mahal dan sering melampaui batas anggaran ketika proyek berakhir. 4.

Perencanaan sumber daya. Terdapat 4 (empat) aktivitas utama dalam manajemen biaya proyek: a. Manajer proyek harus memastikan bahwa proyek didefinisikan dengan baik. memiliki biaya yang realistis pada saat persetujuan dibuat. Manajemen biaya proyek meliputi aktivitas- aktivitas yang dibutuhkan untuk memastikan proyek diselesaikan sesuai dengan anggaran yang disetujui. perlengkapan. atau material) serta jumlah setiap sumber daya yang harus digunakan untuk melakukan aktivitas proyek. memperkirakan sumber daya (manusia. .yang masih baru kebanyakan belum teruji dan beresiko. memiliki perkiraan waktu dan biaya yang akurat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dibutuhkan sebuah manajemen biaya proyek yang lebih baik.

ISO mendefinisikan kualitas sebagai “totalitas karakteristik dari sebuah kesatuan yang berhubungan dengan kemampuanya untuk kebutuhan kepuasan”. biaya dasar mengalokasikan pada satuan keseluruhan kerja untuk (baseline) untuk mengatur perubahan pada anggaran proyek. d. Para ahli lainnya mendefinisikan kualitas berdasarkan .b. mengendalikan perubahanbiaya. Anggaran perkiraan membangun performa. mengembangkan pendekatan atau perkiraan biaya sumber daya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek. 5. c. Pengendalian biaya. Perkiraan biaya. Manajemen kualitas proyek (Project Quality Management) Manajemen kualitas proyek merupakan knowledge area yang sulit untuk didefinisikan.

Kualitas hendaknya dipandang sejajar dengan ruang lingkup. Jika para Stakeholder tidak puas dengan kualitas manajemen proyek atau produk yang dihasilkan. berarti Sedangkan dapat kesesuaian digunakan produk sebagiamana mestinya. waktu dan biaya untuk memuaskan kebutuhan dan harapan Stakeholder. Keselarasan terhadap kebutuhan berarti proses-proses dan produk proyek tersebut sesuai dengan untuk spesifikasi digunakan tertulis. Tujuan utama dari manajemen kualitas proyek adalah memastikan bahwa proyek akan memuaskan kebutuhan. tim proyek harus mengembangkan hubungan kerja yang baik .keselarasan terhadap kebutuhan dan kesesuaian untuk digunakan. tim proyek akan melakukan penyesuaian pada ruang lingkup. Untuk meraih kepuasan Stakeholder. waktu dan biaya proyek.

Jaminan kualitas. meningkatkan .dengan seluruh Stakeholder dan memahami kebutuhan mereka baik yang diungkapkan maupun tertulis. evaluasi periodic terhadap keseluruhan performa proyek untuk memastikan proyek akan memuaskan standard kualitas yang relevan. Terdapat tiga aktivitas utama dari manajemen kualitas proyek: a. memonitor hasil proyek tertentu untuk memastikan hasil tersebut sesuai denga standard kualitas cara untuk relevan serta mengidentifikasikan kualitas keseluruhan. Perencanaan kualitas. Pengendalian kualitas. c. mengidentifikasikan standard kualitas yang sesuai dengan disain proyek dan bagaimana memuaskannya. b.

proyek. pelanggan. Manajemen sumber daya manusia proyek (Project Human Resource Management) Organisasi yang proaktif berusaha memenuhi kebutuhan sumber daya manusia saat ini dan mendatang. yang staf pendukung. Manajemen sumber daya manusia meliputi seluruh Stakeholder proyek : sponsor. dan pemasok(supplier) sebagainya. mendukung Terdapat tiga aktivitas utama dalam manajemen sumber daya manusia suatu proyek: . meningkatkan bonus.6. serta mencari pekerja untuk masa depan. anggota tim proyek. Manajemen sumber daya manusia sebuah proyek meliputi aktivitas-aktivitas yang dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas pekerja yang terlibat dalam proyek. mengatur ulang jumlah jam kerja dan insentif. misalnya.

membangun keahlian individu maupun kelompokn untuk memantapkan performa proyek. Akusisi staf. adalah kegagalan komunikasi. pengidentifikasian. c. Manajemen komunikasi proyek (Project Communications Management) Para ahli setuju bahwa ancaman kesuksesan proyek. pernyataan dukungan kebutuhan manajemen yang jelas. tanggung jawab. b. Pengembangan tim. penugasan. dan pendokumentasian peran.a. serta hubungan pelaporan suatu proyek. Faktor-faktor seperti keterlibatan eksekutif. terutama pada proyek teknologi informasi. mendapatkan personil yang akan ditempatkan dan bekerja dalam proyek. 7. dan pelanggan. . Perencanaan organisasi.

diberikan. kapan : siapa membutuhkan mereka informasi membutuhkannya. penyebaran. penyimpanan. . koleksi. Perencanaan komunikasi. memperkirakan kebutuhan informasi dan komunikasi informasi dan Stakeholder apa.sangat tergantung pada keahlian komunikasi terutama dengan personil pada bidang selain teknologi informasi. menyediakan informasi yang dibutuhkan bagi Stakeholder proyek pada waktu tertentu. bagaimana b. Tujuan manajemen komunikasi sebuah proyek sebenarnya adalah untuk memastikan ketepatan waktu dan kelayakan dalam melakukan pembuatan. Aktivitas-aktivitas dalam manajemen komunikasi sebagai berikut : a. dan penyusunan informasi proyek. Distribusi informasi.

pengukuran kemajuan dan peramalan. analisis. proyek Selain itu juga sifat membantu Stakeholder memahami . untuk menyebarkan informasi menyusun fase atau kelengkapan proyek. Pelaporan performa. Manajemen resiko berdampak positif pada pemilihan proyek.c. dan yaitu membuat. dan mengembangkan jadwal realistis serta memperkirakan biaya yang akan dikeluarkan. d. mengumpulkan dan menyebarkan informasi performa. administrative. termasuk laporan status. menetapkan ruang lingkup proyek. Manajemen Management) Manajemen resiko proyek adalah seni dan ilmu dalam melakukan identifikasi. dan resiko proyek (Project Risk penanganan terhadap resiko melalui Proses proyek dengan tujuan utama memenuhi tujuan proyek. Penutupan menyatukan. 8.

. membantu anggota tim dalam mengungkapkan kelemahan dan kekuatan yang ada. Resiko menurut definisi kamus berarti kemungkinan mengalami kekalahan atau kerugian.proyek. Resiko proyek sendiri merupakan pemahaman permasalahan potensial yang mungkin terjadi pada proyek dan bagaimana kesuksesan permasalahan proyek. Sasaran tersebut menghalangi manajemen resiko proyek dapat dipandang sebagai tindakan meminimalkan resikoresiko yang potensial selagi memaksimalkan kesempatan-kesempatan yang mungkin bias diraih. serta membantu mengintegrasikan knowledge area lain pada manajemen proyek. Definisi ini menggaris bawahi sisi negatif yang sering kali dikaitkan dengan resiko.

Analisis resiko secara dan kuantitatif. c. melakukan serta karakteristik menganalisis resiko memprioritaskan dampak mereka terhadap tujuan proyek. b. Perencanaan pendekatan manajemen dan rencana resiko. memilih aktivitas-aktivitas manajemen resiko bagi proyek. . d. memutuskan resiko mana yang akan mempengaruhi proyek dan mendokumentasikan karakteristik setiap resiko. Identifikasi resiko. Analisis resiko dan secara kualitatif. mengukur serta kemungkinan konsekuensi resiko memperkirakan dampaknya terhadap tujuan proyek.Aktivitas-aktivitas utama yang ada pada manajemen resiko adalah: a.

dan mengevaluasi efektifitas pengurangan resiko pada keseluruhan hidup proyek. kebanyakan perusahaan swasta menggunakan istilah pembelian atau purchasing. Pemantauan dan pengendalian resiko. mengurangi resiko. 9. f. Manjemen pengadaan proyek (Project Procurement Management) Pengadaan adalah usaha mendapatkan barangbarang dan/atau jasa dari sumber luar.e. . dan para profesional teknologi informasi menyebutnya Outsourcing. Perencanaan penanganan resiko. yaitu memantau resiko yang diketahui. mengidentifikasi resiko baru. pengambilan langkah untuk menambah peluang dan mengurangi ancaman untuk memenuhi tujuan proyek. Istilah pengadaan lebih sering digunakan pada pemerintahan.

mendokumentasikan produk dan kebutuhan-kebutuhan mengidentifikasikan sumber daya yang potensial. Perencanaan permohonan. Administrasi kontrak. Perencanaan pengadaan. Manajemen yang pengadaan dibutuhkan proyek untuk aktivitas-aktivitas mendapatkan barang dan jasa bagi proyek dari luar organisasi terkait. memutuskan apa yang akan diadakan dan kapan b. memilih pemasok-pemasok potensial yang ada d. Aktivitas-aktivitas utama pada manajemen pengadaan tersebut adalah : a.Kesuksesan menggunakan proyek teknologi daya dari informasi luar yang sumber biasanya dikarenakan manajemen pengadaan yang baik pada sebuah meliputi proyek. c. mengatur hubungan dengan pemasok . Permohonan.

. Pengakhiran kontrak. penyempurnaan dan penyelesaian kontrak.e.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.