Minggu, 31 Januari 2010

Pengertian Siput (Mollusca)
PENDAHULUAN 1. Pengertian Siput (Mollusca) Kata mollusca berasal dari bahasa Latin yang berarti lunak. Jadi mollusca dapat diartikan sebagai hewan bertubuh lunak. Tubuh lunak tersebut tidak bersegmen-segmen dan terbungkus oleh mantel yang terbuat dari jaringan khusus, dan umumnya dilengkapi dengan kelenjar-kelenjar yang dapat menghasilkan cangkang. Di antara mantel dan dinding tubuh terdapat rongga mantel. Beberapa jenis hewan ini, tubuhnya terlindung oleh cangkang dari zat kapur (kalsium karbonat) yang keras tapi ada pula mollusca yang tidak bercangkang, misalnya cumi-cumi.Hewan ini tergolong triploblastik selomata. Mollusca merupakan kelompok hewan terbesar kedua dalam kerajaan binatang, setelah filum Arthropoda dengan anggota yang masih hidup berjumlah sekitar 75 ribu jenis, serta 35 ribu jenis dalam bentuk fosil. Mollusca bersifat kosmopolit, artinya ditemukan di mana-mana, di darat, air payau, di laut, di air tawar mulai dari daerah tropis hingga daerah kutub. Dari palung benua di laut sampai pegunungan yang tinggi, bahkan mudah saja ditemukan di sekitar rumah kita. Kebanyakan siput merupakan herbivora, walaupun beberapa spesies yang hidup di darat dan laut dapat merupakan omnivora atau karnivora predator. Beberapa contoh hewan Gastropoda adalah bekicot (Achatina fulica), siput kebun ( helix sp), siput laut ( Littorina sp) dan siputairtawar ( limnaeasp). Siput atau keong adalah nama umum yang diberikan untuk hampir semua anggota kelas mollusca Gastropoda yang memiliki cangkang bergelung pada tahap dewasa. Kelas Gastropoda menempati urutan kedua terbanyak dari segi jumlah spesies anggotanya setelah insekta. Habitat, bentuk, tingkah laku, dan anatomi siputpun sangat bervariasi antar spesies. Hal ini menunjukkan kemampuan adaptasi Mollusca terhadap lingkungan sangat tinggi. Tapi pada umumnya moluska hidup di laut. Tubuhnya terdiri atas kaki, Mollusca juga mempunyai bagian tubuh yang disebut sebagai kaki muskular yang dipakai dalam beradaptasi untuk bertahan di substrat, menggali membor substrat, atau melakukan pergerakan dan sebagai alat untuk menangkap mangsa. Dengan kepala yang berkembang beragam menurut klasnya. Tubuhnya juga dapat mengeluarkan lendir untuk membantu berjalan. 2. Karakteristik Mollusca a) Tubuhnya bilateral simetris. b) Tubuhnya pendek, terlindung cangkang, yang tersusun atas zat kapur yang dihasilkan oleh kelenjar mantel. Struktur kepala Mollusca semakin berkembang. c) Alat pencernaan telah berkembang sempurna, terdiri atas mulut, kerongkongan yang pendek, lambung, usus, dan anus. Salurannya memanjang dari mulut hingga anus. Pada mulut telah ditemukan lidah bergerigi atau radula dan hampir semua jenis mollusca memilikinya dalam mulutnya yang digunakan untuk makan, anusnya terbuka ke rongga mantelanus tersebut terletak di bagian anterior tubuh. Kelenjar pencernaan telah berkembang baik. d) Kecuali Cephalopoda, peredaran darahnya terbuka. Darah dapat mengangkut zat-zat makanan dan diedarkan ke seluruh tubuh mollusca, zat sisa metabolisme dan zat asam dikeluarkan lewat alat ekskresi yaitu nefridia (tunggal:nefridium). Jantungnya terdiri atas bagian dorsal yang dikelilingi parikardium. e) Pernapasannya dilakukan oleh pulmonum, epidermis, insang (etenidia) yang terletak di rongga mantel, dan mantel. Gastropoda yang hidup di darat melakukan pernapasan dengan

2. siput yang panjangnya hanya beberapa milimeter dengan bentuk bulat telur. j) Reproduksi mollusca terjadi secara seksual dengan fertilisasi internal. 1. ligament sendi. dan 5. . tonjolan cangkang di bagian dorsal. berikut ini kita bahas lebih rinci masing-masing kelas satu persatu. Bivalvia (pelecypoda).. cangkok berjumlah dua (sepasang) ada di bagian anterior dan umbo (bagian yang membesar/menonjol) terdapat dibagian posterior (punggung). 4. sebagai poros ketika katup membuka dan menutup serta meluruska kedua katup. Adanaya otot-otot aduktor ini menyebabkan dua cangkang dapat membuka dan menutup. ganglion pedal. Scaphopoda. yaitu: 1. insang. c. tetapi ada pula yang hermafrodit pembuahannya eksternal. gigi sendi. Gastropoda. Amphineura. terlindung oleh cangkang kapur yang keras. Untuk menutup cangkang dilakukan oleh otot transversal yang terletak di akhir kedua ujung tubuh di bagian dekat dorsal. cangkok. Hewan ini disebut juga Pelecypoda yang berasal dari bahasa Yunani. Sistem saraf Mollusca juga terdiri dari cincin saraf yang memiliki esofagus dengan serabut saraf yang menyebar. yaitu ganglion sarebral. Cangkang dihubungkan oleh engsel elastis. A.Bivalvia(Pelecypoda) Hewan kelas ini selalu mempunyai cangkang katup sepasang maka disebut sebagai Bivalvia. yaitu golongan kiton. h) Alat kelamin umumnya terpisah (dioseus). Pada bagian torsal terdapat: a. Mollusca dibedakan menjadi lima kelas. yaitu otot aduktor anterior dan posterior. Moluska ada yang bersifat diesis dan ada pula yang monoensis. mantel. Cephalopoda. ada juga cumi-cumi raksasa dengan bentuk torpedo bersayap yang panjangnya lebih dari 18 m. yaitu golongan kerang. i) System pergerakan denga menggunakan kaki yang berotot dan bentuknya berbeda-beda sesuai dengan jenis mollusca. Tubuhnya bilateral simetris. Misalnya. Hewan kelas ini pun berinsang berlapis.lapis maka sering disebut Lamellibranchiata.paru-paru. g) System sarafnya berupa tiga pasang simpul saraf (ganglion). dan system sarafnya serta ada tidaknya cangkang. 3. b. Berdasarkan bentuk dan kedudukan kaki. Apabila cangkang terbuka kaki keluar untuk bergerak. golongan si cangkang gading. umbo. yaitu pelecys yang artinya kapak kecil dan podos yang artinya kaki. yaitu golongna cumi-cumi. Ketiganya dihubungkan dengan serabut-serabut saraf. Namun. yaitu golongan siput.Struktur Tubuh Bivalvia Kelas ini mencangkup bangsa kerang. ganglion visceral. berfungsi menyatukan katup bagian dorsaldan memisahkan katup sebelah vertal. Pada umumnya hidup di perairan baik air tawar maupun air laut yang banyak mengandung zat kapur yang digunakan untuk membentuk cangkangnya. k) Ukuran dan bentuk tubuh Mollusca sangat bervariasi. Jadi Pelecypoda berarti hewan berkaki pipih seperti mata kapak. f) Alat ekskresinya berupa ginjal atau nefridium. Bagian cangkang terdiri atas bagian torsal dan bagian ventral.

fungsinya untuk melindungi seluruh tubuh kerang. Sedikit demi sedikit nakreas melapisi partikel atau benda asing tersebut. Di lapisan ini. tubuh kerang akan tampak bagian-bagian sebagai berikut. Pada bagian belakang mantel terdapat dua lubang yang disebut sifon. 5. insang. 3. kaki pipih. sedangkan sifon bawah sebagai tempat masuknya air. 1.. yaitu urut dair luar ke dalam sebagai berikut. Dalam waktu 4 tahun partikel dan lapisan nakreas itu telah menjadi mutiara. Di mentel banyak disekresikan nekreas oleh lapisan epitelium kantong tersebut. Cara yang biasa ditempuh adalah denagn memasukkan benda asing seperti arang. yang secara tidak sengaja masuk ke dalam cangkang maka akan disimpan dalam suatu kantong kecil dalam mantel. Alat peredaran darah sudah agak lengkap denagn pembuluh darah terbuka. Pembentukan mutiara oleh bivalvia adalah proses yang terjadi kerena aktifitas cangkang. antara lain di lombk. 3. dan kepulauan banggai sulawesi tegah. B. jaringan khusus. NTB. materi organik yang ada lebih banyak daripada di lapisan prismatic. merupakan lapisan terdalam yang tersusun atas kristal-kristal halus kalsium karbonat. merupakan lapisan mutiara yang dihasilkan oleh seluruh permukaan mantel. 2. Di Indonesia terdapat pusat pengembangan mutiara. Lapisan ini tampak berkilauan dan banyak terdapat pada tiram/kerang mutiara. alat dalam dan kaki. 2. Alat pernapasan kerang berupa insang dan bagian mantel. Jika ada benda asing yang ada di luar tubh. Di jepang telah dilakukan penyelidikan yang mengarah pada produksi mutiara untuk kepentingan komersial. Antara mantel dan cangkang terdapat rongga yang di dalamnya terdapat dua pasang keping insang. Insang kerang berbentuk W dengan banyak lamella yang mengandung banyak batang insang. Jika terkena sinar. lapisan tengah yang tebal dan terdiri atas kristal-kristal kalsium karbonat yang berbentuk prisma yang berasal dari materi organik yag dihasilkan oleh tepi mantal. tipis dan kuat sebagai pembungkus seluruh tubuh yang lunak. System pencernaan dari mulut sampai anus. dan benda lain di sela antara mantel dan cangkang untuk mengeluarkan getahnya. mampu mamancarkan keragaman warna. Didasarkan pada kenyataan ini maka manusia membuat mutiara. Lapisan mutiara ini terbentuk dari getah-getah yang dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar pada sel-sel mantel. Sifon atas berfungsi untuk keluarnya air. berlapis-lapis dan berjumlah dua pasang. Dalam insang ini banyak mengandung pembuluh darah. Pertukaran O2 dan CO2 terjadi pada insang dan sebagian mantel.Kalau dibuat sayatan memanjang dan melintang. Paling luar adalah cangkang yang berjumlah sepasang. merupakan lapisan tipis dan gelap yang tersusun atas zat tanduk yang dihasilkan oleh tepi mantel. Prismatic. Getah ini menyelimuti benda asing tersebut selanjutnya mengkristalkan membentuk butiran mutiara. 4. fungsinya untuk melindungi lapisan yang ada di sebelah dalamnya dan lapisan ini berguna untuk melindungi cangkang dari asam karbonat dalam air serta memberi warna cangkang. sehingga sering disebut lapisan tanduk. . Lapisan ini sering disebut sebagai lapisan mutiara. Mantel terdapat di bagian dorsal meliputi seluruh permukaan dari cangkang dan bagian tepi. Cangkang kerang terdiri atas tiga lapis. Nakreas. yaitu sebagai berikut. Periostrakum. 1. alat peredarn. di dalam rongga tubuhnya terdapat berbagai alat dalam seperti saluran pencernaan yang menembus jantung. dan alat ekskresi (ginjal). yakni dengan kultur mutiara. pasir. seperti butiran pasir atau suatu parasit. Makanan kerang berupa hewan kecil yang terdapat dalam perairan yang masuk bersama air melalui sifon. mantel. Bila akan berjalan kaki dijulurkan ke anterior.

karena kandungan proteinnya tinggi. baik di darat. atau tanpa cangkang. Anadara granosa /kerang darah 7. 3. Jadi Gastropoda berarti hewan bertubuh lunak yang berjalan dengan menggunakan perutnya. Ada beberapa jenis yang dari katupnya keluar larva panjang dan hidup sebagai parasit pada hewan lain. Mantel ini tebal. Asaphis detlorata/remis. 2. maupun di air laut. misalnya tiram (Ostrea). antara lain : 1.C. Gastropoda ada yang memiliki cangkang tunggal. bulat panjang. Selain itu. Hewan ini meliputu 50.000 spesies. dan remis (Corbicula) digunakan sebagai bahan makanan. kecuali pada baian dekat kaki buasanya tipis. kerang bulu. Ada juga jenis-jenis Bivalvia yang merugikan. Di bagian dalam cangkang terdapat mantel yang mambungkus seluruh tubuh gastropoda. Bahkan karena adanya lapisan nacre pada cangkangnya. ganglion posterior terdapat di sebelah ventral otot aduktor posterior. dan alat dalam. hewan ini bersifat herbifor. atau bulat spiral. melainkan suatu jenis Bivalvia yang menggunakan cangkangnya untuk membuar terowongan pada kayu yang terendam di laut. Mytilus viridis/kerang hijau. Hewan ini tersebar di seluruh permukaan bumi. seperti ³ cacing kapal ´ (Teredo navalis) yang menimbulkan kerusakan besar pada dermaga dan kapal kayu. cangkang ditutup oleh epifragma. kaki. Mutiara merupakan bahan perhiasan wanita yang sangat mahal harganya.000 di antaranya telah punah. Cangkang umumnya spiral asimetri. 6. Cangkang Bivalvia dapat digunakan sebagai hiasan dinding. Setelah beberapa lama larva akan keluar dan hidup sebagaimana nenek moyangnya. Meleagrina margaretifera/kerang mutiara. Namun. 4. Organisme tersebut bukanlah cacing. Umumnya berumah dua dan pembuahannya internal. ganglion pedal terdapat pada kaki 3. di air tawar. Gastropoda Gastropoda berasal dari bahasa Yunani yaitu gaster yang berarti perut dan podos yang berarti kaki. contohnya kerang mutiara Pinctada margaritifera dan P. 5. ada yang bulat. beberapa jenis Bivalvia dapat menghasilkan mutiara. ganda. bulat kasar. misalnya bekicot (achatina fulica) dan beberapa jenis siput. Matel berfungsi membentuk . Contoh Bivalvia. System sarafnya terdiri dari 3 pasang ganglion yang saling berhubungan yaitu: 1.fungsi cangkang untuk melndungi kepala. Pada keadaan bahaya. Kerang berkembang biak secara kawin. Tridagna gigas /kima Banyak spesies Bivalvia yangdapat dimanfaatkan oleh manusia. misalnya pada ikan. Bentuk cangkangnya bervariasi. Mytilus edulis/kerang hijau. ganglion anterior terdapat di sebelah ventral lambung 2. sering memakan sayuran budidaya sehingga merugikan manusia. Telur yang dibuahi sperma akan berkembang manjadi larva glosidium yang terlintang oleh dua buah katup. 2. maxima. kerang jenis tertentu (Anadara) merepakan pembawa bakteri Salmonella typhi pembawa tifus. tetapi 15. perhiasan ataupun kancing. Teredo navalis/kerang pengebor kayu. akhir-akhir ini beberapa gastropoda telah dicobakan menjadi bahan makanan. Pada umumnya.

Alat peredaran darah siput terdiri atas jantung dan pembuluh darah yang masih sederhana. Anus terletak di bagian anterior tubuh. tubuh Gastropoda bersimetri bilateral. kaki. Di bawah kepala terdapat kelenjar mukosa yang menghasilkan lender yang membasah kaki sehingga mudah bergerak. tetapi setelah dewasa tubuhnya mengalami pembengkokan sehingga menjadi tidak simetri (asimetri). Walaupun Gastropoda merupaka organisme hemaprodit. Alat reproduksinya disebut ovotestis. berguna untuk berpindah secara merayap. Di samping itu. kadang-kadang rongga mantel juga dapat melakukan fungsi respirasi. Alat ekskresinya berupa ginjal yang terdapat di dekat jantung. Tubuh larvanya bilateral simetri tetap ada perkembangan selanjutnya tubuh bagian belakang dan alat-alat dalamnya mengalami pembengkokan hampir membentuk lingkaran. ditampung dalam kantung sperma dan dikeluarkan melalui alat kawin. Sperma yang dihasilkan akan diteruskan ke saluran sperma. 5. telur akan menetas.ekskresi untuk membentuk cangkang baru. Kaki lebar pipih dan selalu basah. Pada kepala terdapat sepasang tentakel pendek sebagai alat pembau dan sepasang tentakel panjang sebagai alat penglihat. Reproduksi dimulai ketika dua Gastropoda saling mendekat dan saling memasukkanpenis masing-masing ke lubang kelamin pasangannya untuk memindahkan sperma. Ketika masih berbentuk larva. seluruh anggota tubuh Gastropoda terlindung oleh sebuah cangkang berkatup satu. tetapi tidak mempu melakukan autofertilisasi. dan alat-alat dalam(visceral).. agar terjadi reproduksi tetap diperlukan dua individu. System saraf Gastropoda terdiri atas tiga pasang. Struktur Tubuh Gastropoda 1. Pada bagian ini terdapat dua pasang tentakel dan mulut. dan akhirnya keluar melalui lubang kelamin. Karena pengaruh suhu lingkungan. 4. Tubuh terbagi atas kepala. dan ganglion serebral. Kaki sebenarnya merupakan perut yang tersusun oleh otot yang . reseptakel seminal. Mulut Gastropoda telah berkembang baik. yaitu ganglion visceral. diletakkan di atas bebatuan atau sampah. ganglion pedal. Setelah itu keduanya berpisah dan masing-masing Gastropoda meletakkan telur yang telah dibuahi dan dilindungi oleh zat gelatin pada tempat yang gelap. 6. Alat respirasi Gastropoda berupa insang bagi yang hidup di air dan paru pulmonum bagi yang hidup di darat. leher. Di bawah ganglion pedal terdapat sepasang alat keseimbangan atau statosit. 3. Telur yang dibuahi akan terlindung oleh cangkang kapur. Siput berkembang biak dengan kawin dan bersifat hemaprodit. sehingga disebut univalve. yaitu suatu badan penghasil ovum dan sperma. Sedangkan sel telur yang dihasilkan akan diteruskan ke saluran telur. dilengkapi dengan rahang dari zat tanduk serta lidah parut atau radula di dasar perutnya. Peredaran darah merupakan system peredaran darah terbuka. Pulmonum merupakan jalinan antara pembuluh-pembuluh darah yang berhubungan langsung dengan jantung. Jantung terdiri atas serambi dan ventrike yang terletak dalam rongga parikardial. Kecuali siput telanjng atau Vaginula. Letaknya di ujung anterior. Tentekel yang terdapat di kepala tersebut meliputi sepasang tentakel dengan mata (khusus yang hidup di darat) dan sepasang tentakel untuk indra pembau. Tubuh siput terdiri atas kepala dan badan. A. Struktur kepala sudah tampak jelas. 2. Ginjal ini memiliki saluran ekskresi yang bermuara pada mantel.

Jantung terdiri atas serambi dan bilik yag dilindungi rongga parikardium. siput-siput tersebut labih banyak menimbulkan kerugian karena memakan tanaman perkebunan. System peredaran darah System peredaran darahnya terbuka dengan jantung dan saluran darah sebagai organ transportasi. 6. antara lain : 1. Sistem organ dalam tubuh Gastropoda. B. 8. System saraf Susunan saraf berupa ganglion yang bercabang di seluruh tubuh. 4.sangat kuat dan dapat bergerak bergelombang. 2. tembolok. System pencernaan makanan Alat pencernaan meliputi rongga mulut. (siput telanjang) 10. Kemudian makanan dutelan ke kerongkongan dan berturut-turut menuju tembolok. System organ Keterangan. Vaginula sp. Di dalam cangkang terdapat organ-organ dalam yang berulir mengikuti cangkang.fulica) dan siput laut (Lifforina dan Buccinum). Cangkang Gastropoda memiliki lapidan penyusun yang sama dengan cangkang Bivalvia. 5. Vivipara javanica (kreco) 7. Filicaulis sp. misalnya bekicot (A. (siput lintah) Walaupun beberapa jenis Gastropoda dapat dijadikan sebagai bahan makanan. Ovotestis menghasilkan sperma yang disalurkan ke vasa deferensia dan akhirnya masuk ke vagina hewan lain dengan perantaraan penis yang dapat dikeluarkan dari lubang genital. 7. Pada hewan monoesis alat kelamin jantan dan betina terdapat pada satu hewan. Sel telur ini dibawa lewat saluran hermafroditus untuk mendapat albumin. di oviduk sel telur dibuahi sperma hewan lain. Ampularia ampulacea (keong gondang) 6. kerongkongan. kemudian ke uterus lalu ke oviduk. Ada juga siput laut pemakan Bivalvia yang bernilai sebagai barang dagangan. Melania testudinaria (sumpil) 4. 1. Beberapa jenis siput. misalnya bekicot dan keong mas. Limnaea truncatula (siput perantara fasciolosis) 3. Untuk melakukan pembuahan harus didahului dengan kopulasi. kelenjar ludah. Ovotestis juga menghasilkan sel telur. System respirasi Hewan yang hidup di air berespirasidengan insang. System reproduksi Pada gastropoda ada hewan yang diesis dan ada yang monoesis. lambung kelenjar. 3. Saluran pencernaan berbentukhuruf U. misalnya siput air tawar (Limnaea) inang perantara cacing hati. Kebanyakan Gastropoda memiliki cangkang berbentuk kerucut biasanya berulir ke kanan. dan dibuang lewat anus yang terdapat di kepala. anus. Darah (plasma dan butir darah) tak berwarna dan berfungsi mengedarkan oksigennya ke seluruh tubuh serta mengangkut sisa pembakaran. Contoh Gastropoda. Murex siphelinus (cangkok berduri dan hidup di laut) 9. sedangkan yang hidup di darat berespirasi dengan rongga mantel yang berfungsi sebagai paru-paru. tetapi tidak dapat membuahi sendiri. System ekskresi Organ ekskresi berupa nafridium yang terletak di dekat jantung dan saluran ureter yang terletak di dekat anus. makanan dipotong-potong oleh rahang tanduk dan dikunyah oleh radula dan dibasahi dengan lender dari kelenjar ludah. Vivipara javanica (kreco) 2. Achantina fulica (bekicot) 5. lambung. . Limnaea trunchatula (Siput sebagai hospes perantara Fasciola hepatica) 8. terutama siput darat.

Cara Penyebaran Siput Setelah mengetahui siklus hidup siput secar lengkap. III. Pada umumnya masa pertumbuhan lanjut berlangsung dalam waktu 26-59 hari. memang siput ini tidak akan jauh berpindah tempat. namun wujudnya yang kecil dan sulit di temukan akan menimbulkan bahaya yang besar ketika mereka sudah beranjak dewasa. Cara umum yang dilakukan siput untuk berpindah dari satu tempat ke tampat yang lainnya adalah dengan cara berjalan. Telur akan menetas dalam jangka waktu satu hingga dua minggu sejak di keluarkan. Kemudian induk betina akan bertelur dan menepatkannya di tepi kolam. Mengikuti Aliran Air Cara bergerak siput yang paling menghawatirkan adalah dengan mengikuti aliran air. dan juga sangat mudah untuk di mangsah oleh binatang yang lain. dalam waktu yang tidak begitu lama mereka akan melakukan perkawinan. Persemian yang dipagar dengan plastic juga mampu menahan mereka untuk tidak mnyusup ke areal pertanian. telur-telur tersebut merekat erat pada substratnya. pada umumnya mereka bergerak aktif pada malam hari. hal lain yang perlu diketahui adalah cara penyebaran mereka. Masa pertumbuhan awal pada umumnya berkisar antara 15-25 hari. D. Tetapi bisa di pasang saringan pada pintu pemasukan untuk menghambat laju penyebarannya. dan ketika akan ketemu maka akan terjadi perkawinan. Akan tetapi yang perlu di ingat. karena dengan cara mekanis terlalu sulit. Masa Pertumbuhan Awal. justru fase itulah siput bisa menyebar ke berbagai wilayah dengan cepat dalm jumlah yang banyak. dan menggumpal. Ketika menetas anak-anak siput yang masih kecil akan langsung jatuh ke dalam air.Masa Bertelur Siput jantan dan betina yang sudah dewasa dan kelaminnya akan saling mencari. Meskipun kehadirannya di sawah belum begitu membahayakan. Siput jantan akan membuahi sel-sel telur yang tedapat didalam tubuh induk betina. Adapun cara penyebaran siput antara lain: I. Daur Hidup Siput Mengendalika siput akan sia-sia tanpa mengrtahui daur siputnya yang benar. Ketika di keluarkan telur-telur tersebut masih lunak dan bersaput lendir. Selai belum bisa mencari makanan. Pengendalian pada masa pertumbuhan awal biasanya hanya akan efektif dengan menggunakan bahan kimia. meraka juga belum dapat berpindah tempat sendiri. akan tetapi dalam beberapa waktu kemudian telur-telur tersebut mongering dan mengeras . mereka bisa hidup pada kisaran suhu air antara 10o ¬. daun-daunan. II. E. Dengan cara ini siput akan lebih cepat menyebar karena didorong oleh arus air yang kuat. Secara ringkas daur hidup siput dapat di bagi menjadi 4 tahap.C. Masa ini adalah masa yang paling sulit untuk mengendalikannya. meskipun secara fisik mereka belum bisa berpindah tempat sndiri. tonggak kayu. yaitu proses pertumbuhan siput dasi muda manjadi dewasa. terutama masa kritisnya. Pengendalian siput pada masa pertumbuhan lanjut biasanya cukup efektif dengan menggunakan jebakan. ini berarti siput sangat potensial menyerang persawahan baik yang barada di daerah . Dengan gerakannya yang lambat. atau secara mekanis. sebagai berikut: I. Setelah menetas siput-siput muda akan menyebar terbawa oleh air atau berjalan sendiri. Masa petumbuhan laju adalah masa tahap berikutnya. II. atau pempat lainnya.35o C. Masa Pertumbuhan Lanjut. Pada fase ini serangan siput di sawah sudah cukup meresahkan. setelah mengeras. Telur-telurnya yang berwarna merah muda seperti buah murbei. kerena selain sangat rakus. Lingkungan Hidup Yang Disukai Siput Siput menyukai lingkungan yang jernih. Berjalan. pada fase ini sebenarnya kondisi siput dalam keadaan lemah.

semua anggota tubuh Cephalopoda tidak terlindungi oleh cangkang. . Di dalam mulutnya terdapat radula. Beberapa jenis membela diri dengan mengeluarkan zat tinta. yaitu tetrabranchiata dan dibranchiata. Hewan ini mempunyai dua pasang insangserta dua pasang nefridia dan tidak mempunyai kromatofora dan kantung tinta. tidak memiliki cangkang. Octopus vulgaris atau gurita mempunyai kantong tinta. 2. cangkang di dalam tubuh terbuat dari kitin. Loligo indica atau cumi-cumi mempunyai kantong tinta. Kecuali Nautilus. cangkang di dalam tubuh terbuat dari kapur. Mempunyai 8 tangan dan 2 tentakel. 3. Oleh karena itu jenis siput dengan mudah dapat berkembang biak disawah. Sepia s p. Hal ini dimungkinkan karena pada kulit terdapat pembawa warna atau kromatofora. yang menghasilkan cairan tinta hitam yang akan disemburkan dalam keadaan bahaya untuk menghindar dari musuhnya. Mempunyai 8 tangan. dapat dengan cara mengubah warna tubuh sesuai warna lingkungan. A. Mempunyai 8 tangan dan 2 tentakel. kecuali nautilus. Nautilus pampilus tidak memiliki kantung tinta. diantaranya telah menjadi fosil (kelompok nautiloid dan ammonoids) yang hidup pada zaman Mesozoik(60 juta tahun yang lalu). Tetrabranchiata meliputi jumlah spesies yang sangat banyak. antara lain : 1. Jadi Cephalopoda adalah mollusca berkaki di kepala atau kepalanya dilingkari oleh kaki-kaki yang termodifikasi menjadi tentakel-tentakel. dan genagan air lainnya. Ordo Dibranchiata Dibranchiata memiliki cangkang dalam atau tidak sama sekali dengan lengn lebih sedikit dibandingkan tetrabranchiata. Contoh hewan kelas ini. sepasang nefrida. cantohnya nautilus pompilus. waduk. Klasifikasi Kelas cephalopoda dibagi menjadi 2 Ordo. II. Ukuran tubuhnya berpariasi. Umumnya mereka juga memiliki kantung tinta. atau sotong mempunyai kantong tinta. Ordo Tetrabranchiata. Ordo dibranchiata dibagi menjadi 2 sub-ordo yaitu: a) Subordo decapoda.pegunungan maupun pantai. Tetrabranchiata memiliki cangkang luar dari kapur yang membelit dan memiliki beberapa lengan. serta memiliki kromatofora. dari beberapa centimeter hingga puluhan meter. Untuk melindungi dirinya dari serangan musuh. Cephalopoda Cephalopoda berasal dari bahasa Yunani yitu chephalo yang berarti kepala dan podos yang artinya kaki. Hewan ini mempunyai kantung tinta. cangkang terdapat di luar terbuat dari kapur. sepasang insang. Contoh yang mewakili dari nautiloids adalah genus nautilus yang dapat dijumpai di lautan pasifik dan lautan Indonesia. rawa. Chalopoda bernapas dengan iasang dan memiliki organ indra serta system saraf yang berkembang baik. Salah satu famili dari ordo tetrabranchiata adalah famili nautilidae. I. 4. contoh: loligo pealeii dan sepia officinalis. 3.

System pencernaan cumi-cumi telah dilengkapi kelenjar pencernaan yang meliputi kelenjar ludah. Cumi-cumi hanya dapat berkembang biak secara kewin. Cumi-cumi betina menghasilkan telur yang akan dibuahi di dalam rongga mentel. Cumi-cumi dapat bergerak dengan dua cara. dan badan. usus dan anus. 2 tentakel panjang dan 8 tentakel lebih pendek. masingmasing alat kelamin terdapat di dekat ujung rongga mantel denag saluran yang terbuka kea rah corong sifon. matanya berkembang dengan baik karena telah dapar berfungsi untuk melihat. Telur yang menetas menghasilkan cumi-cumi muda berukuran kecil. B. dan berakhir di anus. maupun sotong merupakan bahan makanan penting bagi manusia di beberapa bagian dunia. Mulutnya terdapat di tengah-tengah. Contoh octapoda antara lain argonauta argo. e) System ekskresi Organ ekskresi berupa nefridium yang terletak di sebelah jantung. esophagus. dikelilingi oleh 10 tentakel. dan arteri bersifat ganda dan tertutup. Semprotan air menimbulkan dorongan yang sangat kuat terhadap tubuh cumi-cumi. Pada setiap tentakel terdapat alat penghisap atau sucker. mollusca lain. Bila rongga mentel penuh air. dan air menyemprot melalui sifon menyebabkan tubuh cumi-cumi terdorong mundur. disebut rongga mentel. c) System pencernaan Organ pencernaan dimulai dari rongga mulut yang dikelilingi tentakel. usus buntu. Di faring terdapat radula dan hati. Kepala cumi-cumi besar. . sehingga terbentuk rongga . contohnya cumi-cumi raksasa (Architeuthis princes) yang memiliki panjang total 15 meter. Pada dinding permukaan dorsal terdapat pen yang penting untuk menyangga tubuh. Alat kelaminnya terpisah. misalnya cumi-cumi dan gurita. d) System peredaran darah Peredaran darahnya yang terdiri dari jantung sistematik. Tentakel panjang berfungsi untuk mengangkap mangsa dan berenang. dan ikan. Beberapa jenis Cephalopoda merupakan infertebrata terbesar. Alat pencernaan cumi-cumi terdiri atas mulut. lambung. leher. kerongkongan. dan berturut-turut menuju faring. usus halus. Seluruh tubuh cumi-cumi terbungkus oleh mantel. Anus cumi-cumi bermuara pada rongga mantel. Kemudian. Di sisi kiri dan kanan tubuhnya terdapat sirip yang penting untuk keseimbangan tubuh. Baik gurita. Makanan cumi-cumi adalah udang-udangan. lambung. dan pancreas. C. itulah sebabnya cumi-cumi sering disebut panah laut. Cumi-cumi Karibia a) System-sistem organ dalam tubuh Cephalopoda. sehingga timbul gerakan seperti panah.b) Subordo octapoda. sedangkan di daerah perut tidaka melekat. sebagian besar tak memiliki cangkang kecuali genus argonauta. telur yang sudah dibuahi dibungkus dengan kepsul dari bahan gelatin. hati. aorta. octopus vulgaris dan octopus bairdi. Tubuh cumi-cumi dapat dibedakan atas kepala . Peranan cephalopoda bagi manusia terutama sebagai sumber protein. faring. mantel melekat pada badan. yaitu dengan menggunakan tentakel dan dengan menyemprotkan air dari rongga mantel. Karakteristik Cumi-Cumi. Di bagian punggung. b) System organ Keterangan. cumi-cumi.

Individu dewasa hidup terbenam di dalam pasir. Contoh kelas Amphineura ialah Chiton. Hewan jantan terpisah (diesis). 1. Yang merugikan manusi. System organ Keterangan. Hewan ini memiliki ciri tubuhnya berbentuk pipih memanjang. 5. Sistem Organ Dalam Tubuh Amphineura. System pencernaan Organ pencernaan dimualai dari mulut yang dilengkapi radula dan gigi ± faring ± perut ± usus halus ± anus. contohnya Dentalium elephantium dan Dentalium vulgare. Tidak terdapat ganglion yang jelas. System reproduksi Reproduksi secara seksual. yaitu dengan pertemuanovum dan sperma. tidak bertentakel. Amphineura Semua anggota kelas Amphineura hidup di laut dan pada umumnya melekat pada dasar perairan. Di dalam mulutnya terdapat radula. Kedua ujung cangkok berlubang. ternyata hewan ini memiliki . Contohnya siput. Terdapat individu jantan dan betina. 4. kerang. Kelenjar pencernaannya adalah hati yang berhubungan dengan perut. Darah mendapat oksigen dari insang. System ekskresi Ekskresi dilakukan oleh sepasang ginjal yang bermuara kea rah posterior. Indera sensoris juga sangat berkembang dan dilengkapi dengan dua stasista dan alat pembau. Scaphopoda Kelas Scaphopoda juga dikenal dengan nama siput gading atau siput gigi. System saraf System saraf berupa cincin esophagus dan 2 cabang saraf yang disarafi matel dan daerah kaki. bekicot.f) System saraf System saraf terdiri atas tiga pasang ganglion. tetapi ada sel-sel ganglion pada cabang saraf. 5. dan pada bagian punggungnya terdapat cangkang yang tersusun atas beberapa (biasanya belapan) lempeng terlapis yang saling tumpang tindih seperti genting. System peredaran darah System peredaran darah lakunair (terbuka) terdiri dari jantung. di samping rasanya enak. A. Ciri khasnya adalah memiliki cangkang yang berbentuk pipa atau silinder (tabung) memanjang atau kerucut dan terbuka di kedua ujungnya. 4. aorta. dan sebuah sinus.. Anggota kelas ini juga dijumpai di laut. tidak berkepala. antara lain beberapa jenis Mollusca yang menjadi inang perantara penyakit dan jenis yang merusak tanaman budidaya. Yang menguntungkan manusia antara lain cumi-cumi dan kerang sebagai bahan makanan serta kerang mutiara sebagai penghasil perhiasan Mengapa banyak orang yang suka makan cumi-cumi. 6. 3. Kaki terdapat di daerah mulut. g) System reproduksi Reproduksi terjadi secara seksual dengan fertilisasi internal. bercangkok seperti kerucut atau tanduk. keong atau sotong? Alasannya cukup sederhana. Peran Mollusca bagi manusia Peranan mollusca bagi kehidupan manusia ada yang merugikan dan ada beberapa yang menguntungkan manusia. 3. Tubuhnya duselubungi mantel. 2.

Conus adalah moluska laut (marine mollusc) termasuk kelas gastropoda anggota famili Conidae yang dapat ditemukan di pasir dan batuan karang di laut. Suborder : Toxoglossa 7. subclass Prosobranchia. perhiasan wanita. Ketika benda asing itu ada di tubuhnya. dan superfamili Conoidea yang terbagi menjadi Turridae. atau dibuat kancing. Gastropoda famili Conidae diperkirakan berjumlah sebanyak 500 jenis tersebar di beberapa bagian dunia. lautan Pasifik. Salah satu contoh species yang tergolong kedalam Class Gastropoda adalah : Conus ± Conotoxin Sejak dari dulu moluska jenis Conus telah dikoleksi karena keunikan dan keindahan cangkangnya. bagaimana rasanya? Hewan ini juga bisa dibudidayakan dan Andapun bisa memelihara hewan ini seperti: tutut. benda asing (kerikil. Pernahkah Anda berpikir. Caranya. Genus : Conus . tiram berusaha mengeluarkan dengan cara membungkusnya dengan lendir. ordo Neogastropoda. misalnya Conus nobilis skinneri da Motta1982 1. Silahkan Anda mempelajari dan mencobanya. Phylum : Mollusca 3. juga karena keistimewaan yang ada padanya. Contoh klasifikasi conus adalah sebagai berikut. Di samping menguntungkan. seperti kuwuk. yang memiliki efek mematikan terhadap biota lain termasuk manusia. Mutiara ini ada yang dihasilkan secara alami.kandungan protein yang tinggi. Begitu pula bekicot Achatina fulica merupakan hama tanaman yang sulit diberantas. ternyata ada beberapa jenis Mollusca yang merugikan. Conus dalam klasifikasi mollusca termasuk kelas gastropoda. pasir atau arang) dimasukkan diantara mantel dan cangkok tiram. Keistimewaan itu adalah adanya racun yang disebut conotoxin. Misalnya keong mas adalah musuh para petani yang sering merusak tanaman padi. lautan Hindia. Sejak abad ke-17 mutiara merupakan barang perhiasan mewah yang diburu kaum jutawan dan harganya cukup mahal. Kingdom : Animalia 2. Lendir ini akhirnya mengeras dan menjadi mutiara. darimana mutiara itu dihasilkan? Mutiara dihasilkan dari tiram mutiara seperti Pinctada margaritifera dan Pinctada mertensi dari kelas Pelecypoda (Bivalvia). dan wilayah Australia. Subclass : Prosobranchia 5. Saat ini banyak orang yang membudidayakan tiram untuk menghasilkan mutiara. pernahkah Anda memakannya? Jika pernah. dan adapula yang dibudidayakan. cangkok hewan ini bisa dimanfaatkan untuk membuat hiasan dinding. dan Conidae. Bahkan ada cangkang Mollusca yang digunakan untuk bahan mainan. Mudah bukan? Jika Anda tertarik untuk membudidayakan mutiara. Superfamily : Conoidea 8. Bagaimana. Terebridae. Selain sebagai bahan makanan yang bergizi. Namun beberapa dekade terakhir ini Conus menjadi suatu objek penelitian yang menarik. Ada pula yang suka mengumpulkan berbagai macam cangkang Mollusca untuk koleksi atau perhiasan. Class : Gastropoda 4. Order : Neogastropoda 6. Conidae dapat ditemukan di wilayah temperate dan subtropis namun area persebaran utamanya adalah daerah Indo-Pasifik meliputi perairan Tropis. Family : Conidae 9. Anda dapat mempelajari dari buku-buku yang khusus membahas budidaya ini. bekicot atau keong dapat dipelihara di kolam.

html 6. Jenis-jenis tersebut pada umumnya memiliki racun yang berbahaya terhadap manusia. tulipa. kemudian dialirkan melalui µbuccal cavity¶ ke ujung proboscisnya yang dibantu dengan adanya otot radular. Kemudian menjulurkan proboscisnya keluar untuk melumpuhkan target. misalnya C. Lebih dari 70 spesies conus adalah piscivorous. Subspecies : skinneri da Motta. Aktivitas farmakologi juga berubah. Vermivorous. Jenis conus yang bersifat piscivorous terutama terdapat di kawasan Indo-Pasifik. Salah satu ujungnya terdapat sebuah ³muscular bulb´ yang dapat berkontraksi menghasilkan kekuatan pada gigi radularnya saat menginjeksi racun. magnus. C. clerii. Meskipun demikian sebagian besar conus memiliki efek racun yang berbahaya bagi manusia. 1982 Conus merupakan biota yang aktif pada malam hari sedangkan pada siang hari biota ini biasanya bersembunyi di bawah batuan maupun koral atau membenamkan dirinya ke dalam pasir. Species : nobilis 11. Ujung proboscis tersebut terdapat gigi radular menyerupai seruit dan mengandung racun (conotoxin) yang sangat berbahaya bagi mangsanya.Gurita . Komponen itu antara lain alpha-. Piscivorous. Target alpha-conotoxin adalah ikatan ligand nicotonic. dan C. Komponen paralitik dari conotoxin telah menjadi fokus kajian ilmu pengetahuan terutama farmakologi. Molluscivorous. Saat kontak dengan mangsa. gastropoda. Mangsa alami conus terdiri dari ikan-ikan berukuran kecil. Komponen aktif dari conotoxin berupa racun peptida rantai kecil. umumnya12-30 residu asam amino sesuai dengan densitas ikatan disulfida. yaitu mangsanya berupa ikan. regius. demikian halnya dengan conus yang bersifat molluscivorous berjumlah kurang lebih 70 spesies. dan myu-conotoxin. C. http://hendiriswandi. Conotoxin dihasilkan dari ³long tubular duct´ yang panjang dan seringkali hampir sama dengan panjang tubuh Conus itu sendiri. Conus mendeteksi adanya mangsa di lingkungan menggunakan ³siphon´ yang dilengkapi dengan kemoreseptor. gigi pada ujung proboscis ditusukkan ke dalam jaringan mangsa dan menginjeksi racunnya. 3. 2. jaspidus. aulicus. dibanding conus yang bersifat vermivorous seperti C.com/2010/01/pengertian-siput-mollusca. racun conus mengandung peptida neurotoksik paralitik dan bersifat lethal. mangsanya berupa moluska lainnya. Proses pelumpuhan mangsa bisa terjadi hanya beberapa detik saja sehingga kecil kemungkinan dapat melarikan diri. Komposisi racun Conus pada umumnya berbeda-beda sesuai dengan jenis spesies dan individu dalam masing-masing spesies serta sesuai dengan mangsa yang dilumpuhkan. sedangkan lebih dari 150 spesies lainnya adalah vermivorous termasuk memangsa hemichordata dan echiuroids. octopus dan polychaeta. C. omega-. Gigi radular yang menyerupai seruit ini dibentuk dalam kantong radular (radular sac) yang terisi racun. Setelah mangsa lemas kemudian Conus menarik masuk mangsa melalui pembukaan proboscisnya ke dalam perutnya untuk didigesti. Komposisi dari conotoxin berbeda-beda pada tiap injeksi.10. mangsanya berupa cacing. pelecypoda. myu-conotoxin targetnya voltage-gated sodium channel sedangkan target omega-conotoxin adalah voltage-gated calcium channel. Target dari masing-masing komponen conotoxin berbeda-beda. geographus. Efek lethal ini pernah dicobakan pada mencit.blogspot. striatus. dan C. Conus dapat dibedakan menjadi tiga golongan berdasarkan pada jenis mangsanya meliputi: 1. C.

coklat. Beberapa spesies gurita dapat memutuskan lengannya sendiri (ototomi) mirip cicak dan beberapa spesies kadal yang memutuskan ekor sewaktu melarikan diri. opasitas dan refleksitas jaringan epidermis. Otot-otot di sekeliling kromatofora bisa membuat kantung-kantung pewarna menjadi kelihatan atau hilang. Kromatofora berisi pigmen berwarna kuning.tk/2011/03/7-hewan-dengan-perlindungan-diri-terhebat/ sumber : kask. Gurita cincin biru berubah warna menjadi kuning cerah dengan bulatan-bulatan berwarna biru jika merasa terancam sekaligus memperingatkan musuh bahwa dirinya sangat beracun. http://stringator. Sebagian besar spesies gurita memiliki 3 warna dari seluruh pilihan warna kromatofora yang ada. Pada kulit gurita terdapat kromatofora berupa lapisan kantung-kantung pewarna yang lentur dan bisa mengubah warna. merah. Gurita mimic juga pernah didapati mengganti tekstur mantel agar kamuflase menjadi lebih sempurna.us . Beberapa spesies gurita seperti gurita mimic memiliki sistem pertahanan ke-4 berupa kemampuan meniru bentuk hewan laut berbahaya seperti lionfish dan belut berkat tubuh yang lentur dipadukan dengan kemampuan berganti warna. Kemampuan berganti warna digunakan gurita untuk berkomunikasi atau memperingatkan gurita lain. oranye. atau hitam.Gurita biasanya memiliki tiga mekanisme pertahanan diri: kantong tinta. Gurita berwarna abu-abu pucat atau putih. kamuflase dan memutuskan lengan. Sel-sel lain yang bisa berubah warna adalah sel iridophore dan sel leucophore (warna putih). Mantel gurita mimic bisa terlihat runcing-runcing seperti rumput laut atau benjol-benjol seperti tekstur batu karang. tapi warna kulit bisa diubah sesuai warna dan pola lingkungan sekitar dengan maksud melakukan kamuflase (penyamaran). walaupun ada juga spesies yang memiliki 2 atau 4 warna. Lengan gurita yang sedang merangkak juga berfungsi sebagai pengalih perhatian bagi calon pemangsa dan berguna pada saat kimpoi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful