P. 1
Cepalo

Cepalo

|Views: 275|Likes:
Published by wismaya_baik

More info:

Published by: wismaya_baik on Jun 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/01/2014

pdf

text

original

Minggu, 31 Januari 2010

Pengertian Siput (Mollusca)
PENDAHULUAN 1. Pengertian Siput (Mollusca) Kata mollusca berasal dari bahasa Latin yang berarti lunak. Jadi mollusca dapat diartikan sebagai hewan bertubuh lunak. Tubuh lunak tersebut tidak bersegmen-segmen dan terbungkus oleh mantel yang terbuat dari jaringan khusus, dan umumnya dilengkapi dengan kelenjar-kelenjar yang dapat menghasilkan cangkang. Di antara mantel dan dinding tubuh terdapat rongga mantel. Beberapa jenis hewan ini, tubuhnya terlindung oleh cangkang dari zat kapur (kalsium karbonat) yang keras tapi ada pula mollusca yang tidak bercangkang, misalnya cumi-cumi.Hewan ini tergolong triploblastik selomata. Mollusca merupakan kelompok hewan terbesar kedua dalam kerajaan binatang, setelah filum Arthropoda dengan anggota yang masih hidup berjumlah sekitar 75 ribu jenis, serta 35 ribu jenis dalam bentuk fosil. Mollusca bersifat kosmopolit, artinya ditemukan di mana-mana, di darat, air payau, di laut, di air tawar mulai dari daerah tropis hingga daerah kutub. Dari palung benua di laut sampai pegunungan yang tinggi, bahkan mudah saja ditemukan di sekitar rumah kita. Kebanyakan siput merupakan herbivora, walaupun beberapa spesies yang hidup di darat dan laut dapat merupakan omnivora atau karnivora predator. Beberapa contoh hewan Gastropoda adalah bekicot (Achatina fulica), siput kebun ( helix sp), siput laut ( Littorina sp) dan siputairtawar ( limnaeasp). Siput atau keong adalah nama umum yang diberikan untuk hampir semua anggota kelas mollusca Gastropoda yang memiliki cangkang bergelung pada tahap dewasa. Kelas Gastropoda menempati urutan kedua terbanyak dari segi jumlah spesies anggotanya setelah insekta. Habitat, bentuk, tingkah laku, dan anatomi siputpun sangat bervariasi antar spesies. Hal ini menunjukkan kemampuan adaptasi Mollusca terhadap lingkungan sangat tinggi. Tapi pada umumnya moluska hidup di laut. Tubuhnya terdiri atas kaki, Mollusca juga mempunyai bagian tubuh yang disebut sebagai kaki muskular yang dipakai dalam beradaptasi untuk bertahan di substrat, menggali membor substrat, atau melakukan pergerakan dan sebagai alat untuk menangkap mangsa. Dengan kepala yang berkembang beragam menurut klasnya. Tubuhnya juga dapat mengeluarkan lendir untuk membantu berjalan. 2. Karakteristik Mollusca a) Tubuhnya bilateral simetris. b) Tubuhnya pendek, terlindung cangkang, yang tersusun atas zat kapur yang dihasilkan oleh kelenjar mantel. Struktur kepala Mollusca semakin berkembang. c) Alat pencernaan telah berkembang sempurna, terdiri atas mulut, kerongkongan yang pendek, lambung, usus, dan anus. Salurannya memanjang dari mulut hingga anus. Pada mulut telah ditemukan lidah bergerigi atau radula dan hampir semua jenis mollusca memilikinya dalam mulutnya yang digunakan untuk makan, anusnya terbuka ke rongga mantelanus tersebut terletak di bagian anterior tubuh. Kelenjar pencernaan telah berkembang baik. d) Kecuali Cephalopoda, peredaran darahnya terbuka. Darah dapat mengangkut zat-zat makanan dan diedarkan ke seluruh tubuh mollusca, zat sisa metabolisme dan zat asam dikeluarkan lewat alat ekskresi yaitu nefridia (tunggal:nefridium). Jantungnya terdiri atas bagian dorsal yang dikelilingi parikardium. e) Pernapasannya dilakukan oleh pulmonum, epidermis, insang (etenidia) yang terletak di rongga mantel, dan mantel. Gastropoda yang hidup di darat melakukan pernapasan dengan

Apabila cangkang terbuka kaki keluar untuk bergerak. yaitu golongan siput. 1. umbo. Bivalvia (pelecypoda). yaitu golongan kerang. cangkok. c. yaitu otot aduktor anterior dan posterior. yaitu pelecys yang artinya kapak kecil dan podos yang artinya kaki. g) System sarafnya berupa tiga pasang simpul saraf (ganglion). Mollusca dibedakan menjadi lima kelas. Tubuhnya bilateral simetris. j) Reproduksi mollusca terjadi secara seksual dengan fertilisasi internal. . Bagian cangkang terdiri atas bagian torsal dan bagian ventral. ganglion pedal.Bivalvia(Pelecypoda) Hewan kelas ini selalu mempunyai cangkang katup sepasang maka disebut sebagai Bivalvia. yaitu golongna cumi-cumi. cangkok berjumlah dua (sepasang) ada di bagian anterior dan umbo (bagian yang membesar/menonjol) terdapat dibagian posterior (punggung). Hewan kelas ini pun berinsang berlapis.lapis maka sering disebut Lamellibranchiata. insang.paru-paru. sebagai poros ketika katup membuka dan menutup serta meluruska kedua katup. yaitu ganglion sarebral. Gastropoda. ganglion visceral. Scaphopoda. berfungsi menyatukan katup bagian dorsaldan memisahkan katup sebelah vertal. Sistem saraf Mollusca juga terdiri dari cincin saraf yang memiliki esofagus dengan serabut saraf yang menyebar.. Cangkang dihubungkan oleh engsel elastis.Struktur Tubuh Bivalvia Kelas ini mencangkup bangsa kerang. Berdasarkan bentuk dan kedudukan kaki. mantel. i) System pergerakan denga menggunakan kaki yang berotot dan bentuknya berbeda-beda sesuai dengan jenis mollusca. Namun. Amphineura. A. b. Untuk menutup cangkang dilakukan oleh otot transversal yang terletak di akhir kedua ujung tubuh di bagian dekat dorsal. gigi sendi. Adanaya otot-otot aduktor ini menyebabkan dua cangkang dapat membuka dan menutup. Pada bagian torsal terdapat: a. Ketiganya dihubungkan dengan serabut-serabut saraf. Hewan ini disebut juga Pelecypoda yang berasal dari bahasa Yunani. golongan si cangkang gading. dan 5. ligament sendi. tonjolan cangkang di bagian dorsal. tetapi ada pula yang hermafrodit pembuahannya eksternal. 2. siput yang panjangnya hanya beberapa milimeter dengan bentuk bulat telur. f) Alat ekskresinya berupa ginjal atau nefridium. Moluska ada yang bersifat diesis dan ada pula yang monoensis. dan system sarafnya serta ada tidaknya cangkang. Jadi Pelecypoda berarti hewan berkaki pipih seperti mata kapak. k) Ukuran dan bentuk tubuh Mollusca sangat bervariasi. Pada umumnya hidup di perairan baik air tawar maupun air laut yang banyak mengandung zat kapur yang digunakan untuk membentuk cangkangnya. h) Alat kelamin umumnya terpisah (dioseus). Cephalopoda. yaitu: 1. berikut ini kita bahas lebih rinci masing-masing kelas satu persatu. terlindung oleh cangkang kapur yang keras. ada juga cumi-cumi raksasa dengan bentuk torpedo bersayap yang panjangnya lebih dari 18 m. yaitu golongan kiton. Misalnya. 3. 4.

1. Dalam insang ini banyak mengandung pembuluh darah. yaitu sebagai berikut. . Prismatic. 3. Di lapisan ini. materi organik yang ada lebih banyak daripada di lapisan prismatic. Jika ada benda asing yang ada di luar tubh. Lapisan mutiara ini terbentuk dari getah-getah yang dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar pada sel-sel mantel. sehingga sering disebut lapisan tanduk. Alat pernapasan kerang berupa insang dan bagian mantel. yang secara tidak sengaja masuk ke dalam cangkang maka akan disimpan dalam suatu kantong kecil dalam mantel. 2. lapisan tengah yang tebal dan terdiri atas kristal-kristal kalsium karbonat yang berbentuk prisma yang berasal dari materi organik yag dihasilkan oleh tepi mantal. alat peredarn. Insang kerang berbentuk W dengan banyak lamella yang mengandung banyak batang insang. Pada bagian belakang mantel terdapat dua lubang yang disebut sifon. tubuh kerang akan tampak bagian-bagian sebagai berikut. NTB. tipis dan kuat sebagai pembungkus seluruh tubuh yang lunak. Sifon atas berfungsi untuk keluarnya air. dan benda lain di sela antara mantel dan cangkang untuk mengeluarkan getahnya. 4. Lapisan ini sering disebut sebagai lapisan mutiara. berlapis-lapis dan berjumlah dua pasang. antara lain di lombk. Dalam waktu 4 tahun partikel dan lapisan nakreas itu telah menjadi mutiara. fungsinya untuk melindungi lapisan yang ada di sebelah dalamnya dan lapisan ini berguna untuk melindungi cangkang dari asam karbonat dalam air serta memberi warna cangkang. Pembentukan mutiara oleh bivalvia adalah proses yang terjadi kerena aktifitas cangkang. seperti butiran pasir atau suatu parasit. Alat peredaran darah sudah agak lengkap denagn pembuluh darah terbuka. B. dan kepulauan banggai sulawesi tegah.Kalau dibuat sayatan memanjang dan melintang. System pencernaan dari mulut sampai anus. kaki pipih. Getah ini menyelimuti benda asing tersebut selanjutnya mengkristalkan membentuk butiran mutiara. Paling luar adalah cangkang yang berjumlah sepasang. Cangkang kerang terdiri atas tiga lapis. mampu mamancarkan keragaman warna. 1. di dalam rongga tubuhnya terdapat berbagai alat dalam seperti saluran pencernaan yang menembus jantung. Di jepang telah dilakukan penyelidikan yang mengarah pada produksi mutiara untuk kepentingan komersial. Didasarkan pada kenyataan ini maka manusia membuat mutiara. 2. alat dalam dan kaki. Jika terkena sinar. Pertukaran O2 dan CO2 terjadi pada insang dan sebagian mantel. Sedikit demi sedikit nakreas melapisi partikel atau benda asing tersebut. yakni dengan kultur mutiara. Di mentel banyak disekresikan nekreas oleh lapisan epitelium kantong tersebut. merupakan lapisan terdalam yang tersusun atas kristal-kristal halus kalsium karbonat. Periostrakum. jaringan khusus.. merupakan lapisan tipis dan gelap yang tersusun atas zat tanduk yang dihasilkan oleh tepi mantel. Lapisan ini tampak berkilauan dan banyak terdapat pada tiram/kerang mutiara. dan alat ekskresi (ginjal). 3. Nakreas. Makanan kerang berupa hewan kecil yang terdapat dalam perairan yang masuk bersama air melalui sifon. Mantel terdapat di bagian dorsal meliputi seluruh permukaan dari cangkang dan bagian tepi. mantel. pasir. 5. sedangkan sifon bawah sebagai tempat masuknya air. insang. Di Indonesia terdapat pusat pengembangan mutiara. Bila akan berjalan kaki dijulurkan ke anterior. fungsinya untuk melindungi seluruh tubuh kerang. merupakan lapisan mutiara yang dihasilkan oleh seluruh permukaan mantel. Antara mantel dan cangkang terdapat rongga yang di dalamnya terdapat dua pasang keping insang. Cara yang biasa ditempuh adalah denagn memasukkan benda asing seperti arang. yaitu urut dair luar ke dalam sebagai berikut.

Namun. Matel berfungsi membentuk . di air tawar. tetapi 15. Gastropoda ada yang memiliki cangkang tunggal. Mytilus viridis/kerang hijau. Di bagian dalam cangkang terdapat mantel yang mambungkus seluruh tubuh gastropoda. System sarafnya terdiri dari 3 pasang ganglion yang saling berhubungan yaitu: 1. Setelah beberapa lama larva akan keluar dan hidup sebagaimana nenek moyangnya. Ada beberapa jenis yang dari katupnya keluar larva panjang dan hidup sebagai parasit pada hewan lain. seperti ³ cacing kapal ´ (Teredo navalis) yang menimbulkan kerusakan besar pada dermaga dan kapal kayu. dan remis (Corbicula) digunakan sebagai bahan makanan. kerang bulu. Selain itu. Mutiara merupakan bahan perhiasan wanita yang sangat mahal harganya. akhir-akhir ini beberapa gastropoda telah dicobakan menjadi bahan makanan. kaki. ada yang bulat. karena kandungan proteinnya tinggi. kerang jenis tertentu (Anadara) merepakan pembawa bakteri Salmonella typhi pembawa tifus. Organisme tersebut bukanlah cacing. 5. Cangkang umumnya spiral asimetri. Kerang berkembang biak secara kawin. Gastropoda Gastropoda berasal dari bahasa Yunani yaitu gaster yang berarti perut dan podos yang berarti kaki. 3. Bahkan karena adanya lapisan nacre pada cangkangnya. Contoh Bivalvia.000 di antaranya telah punah. misalnya pada ikan. 6. Hewan ini tersebar di seluruh permukaan bumi. cangkang ditutup oleh epifragma. Mantel ini tebal. baik di darat. maupun di air laut. ganglion pedal terdapat pada kaki 3. Hewan ini meliputu 50.000 spesies. Cangkang Bivalvia dapat digunakan sebagai hiasan dinding. contohnya kerang mutiara Pinctada margaritifera dan P. ganda. antara lain : 1. Umumnya berumah dua dan pembuahannya internal. Jadi Gastropoda berarti hewan bertubuh lunak yang berjalan dengan menggunakan perutnya. beberapa jenis Bivalvia dapat menghasilkan mutiara. Mytilus edulis/kerang hijau. Telur yang dibuahi sperma akan berkembang manjadi larva glosidium yang terlintang oleh dua buah katup. sering memakan sayuran budidaya sehingga merugikan manusia. Tridagna gigas /kima Banyak spesies Bivalvia yangdapat dimanfaatkan oleh manusia. atau tanpa cangkang. misalnya bekicot (achatina fulica) dan beberapa jenis siput. bulat panjang. Ada juga jenis-jenis Bivalvia yang merugikan. misalnya tiram (Ostrea). Meleagrina margaretifera/kerang mutiara.fungsi cangkang untuk melndungi kepala. 4. Anadara granosa /kerang darah 7. atau bulat spiral. melainkan suatu jenis Bivalvia yang menggunakan cangkangnya untuk membuar terowongan pada kayu yang terendam di laut. ganglion anterior terdapat di sebelah ventral lambung 2. Pada keadaan bahaya. maxima. kecuali pada baian dekat kaki buasanya tipis. 2. perhiasan ataupun kancing. bulat kasar. 2. Teredo navalis/kerang pengebor kayu. hewan ini bersifat herbifor.C. Asaphis detlorata/remis. dan alat dalam. Bentuk cangkangnya bervariasi. ganglion posterior terdapat di sebelah ventral otot aduktor posterior. Pada umumnya.

seluruh anggota tubuh Gastropoda terlindung oleh sebuah cangkang berkatup satu. Karena pengaruh suhu lingkungan. 2. Letaknya di ujung anterior. telur akan menetas. Sperma yang dihasilkan akan diteruskan ke saluran sperma. Siput berkembang biak dengan kawin dan bersifat hemaprodit. Struktur kepala sudah tampak jelas. Peredaran darah merupakan system peredaran darah terbuka.ekskresi untuk membentuk cangkang baru. tetapi tidak mempu melakukan autofertilisasi. tubuh Gastropoda bersimetri bilateral. reseptakel seminal. Tentekel yang terdapat di kepala tersebut meliputi sepasang tentakel dengan mata (khusus yang hidup di darat) dan sepasang tentakel untuk indra pembau. Kaki lebar pipih dan selalu basah. Pada bagian ini terdapat dua pasang tentakel dan mulut. Alat reproduksinya disebut ovotestis. Setelah itu keduanya berpisah dan masing-masing Gastropoda meletakkan telur yang telah dibuahi dan dilindungi oleh zat gelatin pada tempat yang gelap. Ginjal ini memiliki saluran ekskresi yang bermuara pada mantel. Tubuh larvanya bilateral simetri tetap ada perkembangan selanjutnya tubuh bagian belakang dan alat-alat dalamnya mengalami pembengkokan hampir membentuk lingkaran. Anus terletak di bagian anterior tubuh. Sedangkan sel telur yang dihasilkan akan diteruskan ke saluran telur. Kecuali siput telanjng atau Vaginula. dan ganglion serebral. Tubuh siput terdiri atas kepala dan badan. leher. Jantung terdiri atas serambi dan ventrike yang terletak dalam rongga parikardial. 4.. yaitu suatu badan penghasil ovum dan sperma. ganglion pedal. Pulmonum merupakan jalinan antara pembuluh-pembuluh darah yang berhubungan langsung dengan jantung. Telur yang dibuahi akan terlindung oleh cangkang kapur. Di bawah ganglion pedal terdapat sepasang alat keseimbangan atau statosit. ditampung dalam kantung sperma dan dikeluarkan melalui alat kawin. diletakkan di atas bebatuan atau sampah. Pada kepala terdapat sepasang tentakel pendek sebagai alat pembau dan sepasang tentakel panjang sebagai alat penglihat. kaki. Tubuh terbagi atas kepala. dilengkapi dengan rahang dari zat tanduk serta lidah parut atau radula di dasar perutnya. berguna untuk berpindah secara merayap. A. Ketika masih berbentuk larva. agar terjadi reproduksi tetap diperlukan dua individu. Kaki sebenarnya merupakan perut yang tersusun oleh otot yang . Di bawah kepala terdapat kelenjar mukosa yang menghasilkan lender yang membasah kaki sehingga mudah bergerak. 6. yaitu ganglion visceral. 5. 3. Alat respirasi Gastropoda berupa insang bagi yang hidup di air dan paru pulmonum bagi yang hidup di darat. System saraf Gastropoda terdiri atas tiga pasang. dan alat-alat dalam(visceral). sehingga disebut univalve. Walaupun Gastropoda merupaka organisme hemaprodit. Di samping itu. Alat peredaran darah siput terdiri atas jantung dan pembuluh darah yang masih sederhana. dan akhirnya keluar melalui lubang kelamin. kadang-kadang rongga mantel juga dapat melakukan fungsi respirasi. Reproduksi dimulai ketika dua Gastropoda saling mendekat dan saling memasukkanpenis masing-masing ke lubang kelamin pasangannya untuk memindahkan sperma. Struktur Tubuh Gastropoda 1. tetapi setelah dewasa tubuhnya mengalami pembengkokan sehingga menjadi tidak simetri (asimetri). Mulut Gastropoda telah berkembang baik. Alat ekskresinya berupa ginjal yang terdapat di dekat jantung.

Vivipara javanica (kreco) 2. kerongkongan. Di dalam cangkang terdapat organ-organ dalam yang berulir mengikuti cangkang. Murex siphelinus (cangkok berduri dan hidup di laut) 9. System respirasi Hewan yang hidup di air berespirasidengan insang. Ampularia ampulacea (keong gondang) 6. 5. 3. tembolok. Filicaulis sp. dan dibuang lewat anus yang terdapat di kepala. Cangkang Gastropoda memiliki lapidan penyusun yang sama dengan cangkang Bivalvia. Limnaea truncatula (siput perantara fasciolosis) 3. Pada hewan monoesis alat kelamin jantan dan betina terdapat pada satu hewan. Vaginula sp. System organ Keterangan. Achantina fulica (bekicot) 5. lambung. misalnya bekicot dan keong mas. (siput lintah) Walaupun beberapa jenis Gastropoda dapat dijadikan sebagai bahan makanan. tetapi tidak dapat membuahi sendiri. Ada juga siput laut pemakan Bivalvia yang bernilai sebagai barang dagangan. anus. Kemudian makanan dutelan ke kerongkongan dan berturut-turut menuju tembolok. siput-siput tersebut labih banyak menimbulkan kerugian karena memakan tanaman perkebunan. Darah (plasma dan butir darah) tak berwarna dan berfungsi mengedarkan oksigennya ke seluruh tubuh serta mengangkut sisa pembakaran. 8. System peredaran darah System peredaran darahnya terbuka dengan jantung dan saluran darah sebagai organ transportasi. Limnaea trunchatula (Siput sebagai hospes perantara Fasciola hepatica) 8. . misalnya siput air tawar (Limnaea) inang perantara cacing hati. Contoh Gastropoda. terutama siput darat. di oviduk sel telur dibuahi sperma hewan lain. kelenjar ludah. System reproduksi Pada gastropoda ada hewan yang diesis dan ada yang monoesis. Saluran pencernaan berbentukhuruf U. misalnya bekicot (A. Untuk melakukan pembuahan harus didahului dengan kopulasi. 6. 4. antara lain : 1. sedangkan yang hidup di darat berespirasi dengan rongga mantel yang berfungsi sebagai paru-paru. 1. Sistem organ dalam tubuh Gastropoda. Ovotestis menghasilkan sperma yang disalurkan ke vasa deferensia dan akhirnya masuk ke vagina hewan lain dengan perantaraan penis yang dapat dikeluarkan dari lubang genital.fulica) dan siput laut (Lifforina dan Buccinum).sangat kuat dan dapat bergerak bergelombang. System pencernaan makanan Alat pencernaan meliputi rongga mulut. Jantung terdiri atas serambi dan bilik yag dilindungi rongga parikardium. kemudian ke uterus lalu ke oviduk. makanan dipotong-potong oleh rahang tanduk dan dikunyah oleh radula dan dibasahi dengan lender dari kelenjar ludah. System ekskresi Organ ekskresi berupa nafridium yang terletak di dekat jantung dan saluran ureter yang terletak di dekat anus. Kebanyakan Gastropoda memiliki cangkang berbentuk kerucut biasanya berulir ke kanan. Sel telur ini dibawa lewat saluran hermafroditus untuk mendapat albumin. Melania testudinaria (sumpil) 4. Vivipara javanica (kreco) 7. Beberapa jenis siput. Ovotestis juga menghasilkan sel telur. 2. 7. B. lambung kelenjar. (siput telanjang) 10. System saraf Susunan saraf berupa ganglion yang bercabang di seluruh tubuh.

Dengan gerakannya yang lambat. Secara ringkas daur hidup siput dapat di bagi menjadi 4 tahap. Masa Pertumbuhan Awal.35o C. dan ketika akan ketemu maka akan terjadi perkawinan. Tetapi bisa di pasang saringan pada pintu pemasukan untuk menghambat laju penyebarannya. Lingkungan Hidup Yang Disukai Siput Siput menyukai lingkungan yang jernih. dan juga sangat mudah untuk di mangsah oleh binatang yang lain. Pengendalian siput pada masa pertumbuhan lanjut biasanya cukup efektif dengan menggunakan jebakan. kerena selain sangat rakus. Ketika di keluarkan telur-telur tersebut masih lunak dan bersaput lendir. ini berarti siput sangat potensial menyerang persawahan baik yang barada di daerah . mereka bisa hidup pada kisaran suhu air antara 10o ¬. Masa ini adalah masa yang paling sulit untuk mengendalikannya. Selai belum bisa mencari makanan. Setelah menetas siput-siput muda akan menyebar terbawa oleh air atau berjalan sendiri. meraka juga belum dapat berpindah tempat sendiri. Pengendalian pada masa pertumbuhan awal biasanya hanya akan efektif dengan menggunakan bahan kimia. Ketika menetas anak-anak siput yang masih kecil akan langsung jatuh ke dalam air. Berjalan. Masa Pertumbuhan Lanjut. Akan tetapi yang perlu di ingat. Masa pertumbuhan awal pada umumnya berkisar antara 15-25 hari. hal lain yang perlu diketahui adalah cara penyebaran mereka. Pada fase ini serangan siput di sawah sudah cukup meresahkan. atau pempat lainnya. D. Dengan cara ini siput akan lebih cepat menyebar karena didorong oleh arus air yang kuat. Kemudian induk betina akan bertelur dan menepatkannya di tepi kolam. setelah mengeras. III. pada fase ini sebenarnya kondisi siput dalam keadaan lemah. telur-telur tersebut merekat erat pada substratnya. Pada umumnya masa pertumbuhan lanjut berlangsung dalam waktu 26-59 hari. Siput jantan akan membuahi sel-sel telur yang tedapat didalam tubuh induk betina.C. Persemian yang dipagar dengan plastic juga mampu menahan mereka untuk tidak mnyusup ke areal pertanian. akan tetapi dalam beberapa waktu kemudian telur-telur tersebut mongering dan mengeras . Masa petumbuhan laju adalah masa tahap berikutnya. dalam waktu yang tidak begitu lama mereka akan melakukan perkawinan. memang siput ini tidak akan jauh berpindah tempat. sebagai berikut: I. namun wujudnya yang kecil dan sulit di temukan akan menimbulkan bahaya yang besar ketika mereka sudah beranjak dewasa. Adapun cara penyebaran siput antara lain: I. pada umumnya mereka bergerak aktif pada malam hari. II. justru fase itulah siput bisa menyebar ke berbagai wilayah dengan cepat dalm jumlah yang banyak. karena dengan cara mekanis terlalu sulit. Daur Hidup Siput Mengendalika siput akan sia-sia tanpa mengrtahui daur siputnya yang benar. dan menggumpal.Masa Bertelur Siput jantan dan betina yang sudah dewasa dan kelaminnya akan saling mencari. tonggak kayu. Telur-telurnya yang berwarna merah muda seperti buah murbei. daun-daunan. yaitu proses pertumbuhan siput dasi muda manjadi dewasa. meskipun secara fisik mereka belum bisa berpindah tempat sndiri. II. Meskipun kehadirannya di sawah belum begitu membahayakan. atau secara mekanis. Telur akan menetas dalam jangka waktu satu hingga dua minggu sejak di keluarkan. Cara Penyebaran Siput Setelah mengetahui siklus hidup siput secar lengkap. Cara umum yang dilakukan siput untuk berpindah dari satu tempat ke tampat yang lainnya adalah dengan cara berjalan. E. Mengikuti Aliran Air Cara bergerak siput yang paling menghawatirkan adalah dengan mengikuti aliran air. terutama masa kritisnya.

kecuali nautilus. Mempunyai 8 tangan dan 2 tentakel. diantaranya telah menjadi fosil (kelompok nautiloid dan ammonoids) yang hidup pada zaman Mesozoik(60 juta tahun yang lalu). cangkang terdapat di luar terbuat dari kapur. Chalopoda bernapas dengan iasang dan memiliki organ indra serta system saraf yang berkembang baik. 4. Kecuali Nautilus. sepasang nefrida. Ordo dibranchiata dibagi menjadi 2 sub-ordo yaitu: a) Subordo decapoda. Octopus vulgaris atau gurita mempunyai kantong tinta. dari beberapa centimeter hingga puluhan meter. Hal ini dimungkinkan karena pada kulit terdapat pembawa warna atau kromatofora. waduk. serta memiliki kromatofora. cangkang di dalam tubuh terbuat dari kitin. 3. contoh: loligo pealeii dan sepia officinalis. Loligo indica atau cumi-cumi mempunyai kantong tinta. Hewan ini mempunyai kantung tinta. Contoh hewan kelas ini. rawa. Nautilus pampilus tidak memiliki kantung tinta. Beberapa jenis membela diri dengan mengeluarkan zat tinta. yang menghasilkan cairan tinta hitam yang akan disemburkan dalam keadaan bahaya untuk menghindar dari musuhnya. 3. Tetrabranchiata memiliki cangkang luar dari kapur yang membelit dan memiliki beberapa lengan. Contoh yang mewakili dari nautiloids adalah genus nautilus yang dapat dijumpai di lautan pasifik dan lautan Indonesia. sepasang insang. Oleh karena itu jenis siput dengan mudah dapat berkembang biak disawah. cantohnya nautilus pompilus. tidak memiliki cangkang. Umumnya mereka juga memiliki kantung tinta. I.pegunungan maupun pantai. II. Di dalam mulutnya terdapat radula. Cephalopoda Cephalopoda berasal dari bahasa Yunani yitu chephalo yang berarti kepala dan podos yang artinya kaki. Ordo Dibranchiata Dibranchiata memiliki cangkang dalam atau tidak sama sekali dengan lengn lebih sedikit dibandingkan tetrabranchiata. dapat dengan cara mengubah warna tubuh sesuai warna lingkungan. . Jadi Cephalopoda adalah mollusca berkaki di kepala atau kepalanya dilingkari oleh kaki-kaki yang termodifikasi menjadi tentakel-tentakel. semua anggota tubuh Cephalopoda tidak terlindungi oleh cangkang. Klasifikasi Kelas cephalopoda dibagi menjadi 2 Ordo. Mempunyai 8 tangan. yaitu tetrabranchiata dan dibranchiata. Tetrabranchiata meliputi jumlah spesies yang sangat banyak. A. Ukuran tubuhnya berpariasi. Sepia s p. dan genagan air lainnya. Ordo Tetrabranchiata. Hewan ini mempunyai dua pasang insangserta dua pasang nefridia dan tidak mempunyai kromatofora dan kantung tinta. Salah satu famili dari ordo tetrabranchiata adalah famili nautilidae. atau sotong mempunyai kantong tinta. antara lain : 1. Mempunyai 8 tangan dan 2 tentakel. Untuk melindungi dirinya dari serangan musuh. 2. cangkang di dalam tubuh terbuat dari kapur.

mollusca lain. 2 tentakel panjang dan 8 tentakel lebih pendek. Bila rongga mentel penuh air. hati. usus halus. Alat kelaminnya terpisah. Di bagian punggung. Alat pencernaan cumi-cumi terdiri atas mulut. mantel melekat pada badan. masingmasing alat kelamin terdapat di dekat ujung rongga mantel denag saluran yang terbuka kea rah corong sifon. Pada dinding permukaan dorsal terdapat pen yang penting untuk menyangga tubuh. itulah sebabnya cumi-cumi sering disebut panah laut. usus buntu. Di sisi kiri dan kanan tubuhnya terdapat sirip yang penting untuk keseimbangan tubuh. dan badan. misalnya cumi-cumi dan gurita. Cumi-cumi dapat bergerak dengan dua cara. Mulutnya terdapat di tengah-tengah. cumi-cumi. dan pancreas. esophagus. Contoh octapoda antara lain argonauta argo. dan arteri bersifat ganda dan tertutup. C. matanya berkembang dengan baik karena telah dapar berfungsi untuk melihat. yaitu dengan menggunakan tentakel dan dengan menyemprotkan air dari rongga mantel. Cumi-cumi hanya dapat berkembang biak secara kewin. c) System pencernaan Organ pencernaan dimulai dari rongga mulut yang dikelilingi tentakel. System pencernaan cumi-cumi telah dilengkapi kelenjar pencernaan yang meliputi kelenjar ludah.b) Subordo octapoda. leher. lambung. sehingga terbentuk rongga . Baik gurita. Semprotan air menimbulkan dorongan yang sangat kuat terhadap tubuh cumi-cumi. dan ikan. maupun sotong merupakan bahan makanan penting bagi manusia di beberapa bagian dunia. kerongkongan. dikelilingi oleh 10 tentakel. Makanan cumi-cumi adalah udang-udangan. Tubuh cumi-cumi dapat dibedakan atas kepala . dan air menyemprot melalui sifon menyebabkan tubuh cumi-cumi terdorong mundur. disebut rongga mentel. Beberapa jenis Cephalopoda merupakan infertebrata terbesar. Seluruh tubuh cumi-cumi terbungkus oleh mantel. sedangkan di daerah perut tidaka melekat. B. dan berakhir di anus. d) System peredaran darah Peredaran darahnya yang terdiri dari jantung sistematik. Karakteristik Cumi-Cumi. Cumi-cumi Karibia a) System-sistem organ dalam tubuh Cephalopoda. Kemudian. Cumi-cumi betina menghasilkan telur yang akan dibuahi di dalam rongga mentel. Di faring terdapat radula dan hati. telur yang sudah dibuahi dibungkus dengan kepsul dari bahan gelatin. Anus cumi-cumi bermuara pada rongga mantel. . Peranan cephalopoda bagi manusia terutama sebagai sumber protein. aorta. Kepala cumi-cumi besar. sebagian besar tak memiliki cangkang kecuali genus argonauta. Tentakel panjang berfungsi untuk mengangkap mangsa dan berenang. sehingga timbul gerakan seperti panah. lambung. Pada setiap tentakel terdapat alat penghisap atau sucker. dan berturut-turut menuju faring. Telur yang menetas menghasilkan cumi-cumi muda berukuran kecil. b) System organ Keterangan. octopus vulgaris dan octopus bairdi. usus dan anus. contohnya cumi-cumi raksasa (Architeuthis princes) yang memiliki panjang total 15 meter. e) System ekskresi Organ ekskresi berupa nefridium yang terletak di sebelah jantung. faring.

4. bekicot. Indera sensoris juga sangat berkembang dan dilengkapi dengan dua stasista dan alat pembau. 5. 1. 2. Hewan jantan terpisah (diesis). di samping rasanya enak. keong atau sotong? Alasannya cukup sederhana. Darah mendapat oksigen dari insang. Tidak terdapat ganglion yang jelas. Individu dewasa hidup terbenam di dalam pasir. Di dalam mulutnya terdapat radula.f) System saraf System saraf terdiri atas tiga pasang ganglion. g) System reproduksi Reproduksi terjadi secara seksual dengan fertilisasi internal. dan sebuah sinus. tidak berkepala. Yang merugikan manusi. Ciri khasnya adalah memiliki cangkang yang berbentuk pipa atau silinder (tabung) memanjang atau kerucut dan terbuka di kedua ujungnya. System reproduksi Reproduksi secara seksual. dan pada bagian punggungnya terdapat cangkang yang tersusun atas beberapa (biasanya belapan) lempeng terlapis yang saling tumpang tindih seperti genting. System pencernaan Organ pencernaan dimualai dari mulut yang dilengkapi radula dan gigi ± faring ± perut ± usus halus ± anus. 3. A. Kelenjar pencernaannya adalah hati yang berhubungan dengan perut. Amphineura Semua anggota kelas Amphineura hidup di laut dan pada umumnya melekat pada dasar perairan. bercangkok seperti kerucut atau tanduk. System peredaran darah System peredaran darah lakunair (terbuka) terdiri dari jantung. Terdapat individu jantan dan betina. Kaki terdapat di daerah mulut. Sistem Organ Dalam Tubuh Amphineura. tidak bertentakel. Yang menguntungkan manusia antara lain cumi-cumi dan kerang sebagai bahan makanan serta kerang mutiara sebagai penghasil perhiasan Mengapa banyak orang yang suka makan cumi-cumi. Contohnya siput. 4. Anggota kelas ini juga dijumpai di laut. 3. Scaphopoda Kelas Scaphopoda juga dikenal dengan nama siput gading atau siput gigi. kerang. tetapi ada sel-sel ganglion pada cabang saraf.. contohnya Dentalium elephantium dan Dentalium vulgare. Contoh kelas Amphineura ialah Chiton. Kedua ujung cangkok berlubang. System ekskresi Ekskresi dilakukan oleh sepasang ginjal yang bermuara kea rah posterior. aorta. ternyata hewan ini memiliki . 5. Peran Mollusca bagi manusia Peranan mollusca bagi kehidupan manusia ada yang merugikan dan ada beberapa yang menguntungkan manusia. Tubuhnya duselubungi mantel. System organ Keterangan. yaitu dengan pertemuanovum dan sperma. antara lain beberapa jenis Mollusca yang menjadi inang perantara penyakit dan jenis yang merusak tanaman budidaya. System saraf System saraf berupa cincin esophagus dan 2 cabang saraf yang disarafi matel dan daerah kaki. 6. Hewan ini memiliki ciri tubuhnya berbentuk pipih memanjang.

Gastropoda famili Conidae diperkirakan berjumlah sebanyak 500 jenis tersebar di beberapa bagian dunia. ternyata ada beberapa jenis Mollusca yang merugikan. pasir atau arang) dimasukkan diantara mantel dan cangkok tiram. Lendir ini akhirnya mengeras dan menjadi mutiara. Suborder : Toxoglossa 7. cangkok hewan ini bisa dimanfaatkan untuk membuat hiasan dinding. Misalnya keong mas adalah musuh para petani yang sering merusak tanaman padi. Kingdom : Animalia 2. Di samping menguntungkan. juga karena keistimewaan yang ada padanya. Bagaimana. Family : Conidae 9. Mutiara ini ada yang dihasilkan secara alami. Begitu pula bekicot Achatina fulica merupakan hama tanaman yang sulit diberantas. Mudah bukan? Jika Anda tertarik untuk membudidayakan mutiara. Pernahkah Anda berpikir. subclass Prosobranchia. bekicot atau keong dapat dipelihara di kolam.kandungan protein yang tinggi. Caranya. ordo Neogastropoda. pernahkah Anda memakannya? Jika pernah. darimana mutiara itu dihasilkan? Mutiara dihasilkan dari tiram mutiara seperti Pinctada margaritifera dan Pinctada mertensi dari kelas Pelecypoda (Bivalvia). Conidae dapat ditemukan di wilayah temperate dan subtropis namun area persebaran utamanya adalah daerah Indo-Pasifik meliputi perairan Tropis. Contoh klasifikasi conus adalah sebagai berikut. Ketika benda asing itu ada di tubuhnya. dan Conidae. Superfamily : Conoidea 8. Genus : Conus . lautan Pasifik. Subclass : Prosobranchia 5. tiram berusaha mengeluarkan dengan cara membungkusnya dengan lendir. Selain sebagai bahan makanan yang bergizi. misalnya Conus nobilis skinneri da Motta1982 1. Conus adalah moluska laut (marine mollusc) termasuk kelas gastropoda anggota famili Conidae yang dapat ditemukan di pasir dan batuan karang di laut. Silahkan Anda mempelajari dan mencobanya. Ada pula yang suka mengumpulkan berbagai macam cangkang Mollusca untuk koleksi atau perhiasan. Bahkan ada cangkang Mollusca yang digunakan untuk bahan mainan. Anda dapat mempelajari dari buku-buku yang khusus membahas budidaya ini. Saat ini banyak orang yang membudidayakan tiram untuk menghasilkan mutiara. Conus dalam klasifikasi mollusca termasuk kelas gastropoda. Class : Gastropoda 4. Sejak abad ke-17 mutiara merupakan barang perhiasan mewah yang diburu kaum jutawan dan harganya cukup mahal. Phylum : Mollusca 3. dan superfamili Conoidea yang terbagi menjadi Turridae. lautan Hindia. bagaimana rasanya? Hewan ini juga bisa dibudidayakan dan Andapun bisa memelihara hewan ini seperti: tutut. Namun beberapa dekade terakhir ini Conus menjadi suatu objek penelitian yang menarik. Keistimewaan itu adalah adanya racun yang disebut conotoxin. perhiasan wanita. dan wilayah Australia. Terebridae. atau dibuat kancing. Salah satu contoh species yang tergolong kedalam Class Gastropoda adalah : Conus ± Conotoxin Sejak dari dulu moluska jenis Conus telah dikoleksi karena keunikan dan keindahan cangkangnya. dan adapula yang dibudidayakan. yang memiliki efek mematikan terhadap biota lain termasuk manusia. Order : Neogastropoda 6. benda asing (kerikil. seperti kuwuk.

Ujung proboscis tersebut terdapat gigi radular menyerupai seruit dan mengandung racun (conotoxin) yang sangat berbahaya bagi mangsanya. Komponen paralitik dari conotoxin telah menjadi fokus kajian ilmu pengetahuan terutama farmakologi. C.blogspot. C. racun conus mengandung peptida neurotoksik paralitik dan bersifat lethal. Vermivorous. magnus. Efek lethal ini pernah dicobakan pada mencit. mangsanya berupa cacing. Molluscivorous. dan myu-conotoxin. Aktivitas farmakologi juga berubah. omega-. Meskipun demikian sebagian besar conus memiliki efek racun yang berbahaya bagi manusia. octopus dan polychaeta.10. sedangkan lebih dari 150 spesies lainnya adalah vermivorous termasuk memangsa hemichordata dan echiuroids. C. gastropoda. Mangsa alami conus terdiri dari ikan-ikan berukuran kecil. umumnya12-30 residu asam amino sesuai dengan densitas ikatan disulfida. aulicus.Gurita . Jenis conus yang bersifat piscivorous terutama terdapat di kawasan Indo-Pasifik. dan C. clerii. gigi pada ujung proboscis ditusukkan ke dalam jaringan mangsa dan menginjeksi racunnya. geographus. demikian halnya dengan conus yang bersifat molluscivorous berjumlah kurang lebih 70 spesies. Setelah mangsa lemas kemudian Conus menarik masuk mangsa melalui pembukaan proboscisnya ke dalam perutnya untuk didigesti.com/2010/01/pengertian-siput-mollusca. Subspecies : skinneri da Motta. 3. Komponen aktif dari conotoxin berupa racun peptida rantai kecil. Piscivorous. dibanding conus yang bersifat vermivorous seperti C. 1982 Conus merupakan biota yang aktif pada malam hari sedangkan pada siang hari biota ini biasanya bersembunyi di bawah batuan maupun koral atau membenamkan dirinya ke dalam pasir. Komposisi racun Conus pada umumnya berbeda-beda sesuai dengan jenis spesies dan individu dalam masing-masing spesies serta sesuai dengan mangsa yang dilumpuhkan. dan C. C. jaspidus. Komposisi dari conotoxin berbeda-beda pada tiap injeksi. http://hendiriswandi. misalnya C. striatus. myu-conotoxin targetnya voltage-gated sodium channel sedangkan target omega-conotoxin adalah voltage-gated calcium channel. Target dari masing-masing komponen conotoxin berbeda-beda. Komponen itu antara lain alpha-. Proses pelumpuhan mangsa bisa terjadi hanya beberapa detik saja sehingga kecil kemungkinan dapat melarikan diri. Saat kontak dengan mangsa. 2. Conotoxin dihasilkan dari ³long tubular duct´ yang panjang dan seringkali hampir sama dengan panjang tubuh Conus itu sendiri. Kemudian menjulurkan proboscisnya keluar untuk melumpuhkan target. Species : nobilis 11. Conus mendeteksi adanya mangsa di lingkungan menggunakan ³siphon´ yang dilengkapi dengan kemoreseptor.html 6. Salah satu ujungnya terdapat sebuah ³muscular bulb´ yang dapat berkontraksi menghasilkan kekuatan pada gigi radularnya saat menginjeksi racun. yaitu mangsanya berupa ikan. Conus dapat dibedakan menjadi tiga golongan berdasarkan pada jenis mangsanya meliputi: 1. kemudian dialirkan melalui µbuccal cavity¶ ke ujung proboscisnya yang dibantu dengan adanya otot radular. Gigi radular yang menyerupai seruit ini dibentuk dalam kantong radular (radular sac) yang terisi racun. pelecypoda. mangsanya berupa moluska lainnya. Lebih dari 70 spesies conus adalah piscivorous. Target alpha-conotoxin adalah ikatan ligand nicotonic. tulipa. Jenis-jenis tersebut pada umumnya memiliki racun yang berbahaya terhadap manusia. regius.

oranye. atau hitam. tapi warna kulit bisa diubah sesuai warna dan pola lingkungan sekitar dengan maksud melakukan kamuflase (penyamaran). opasitas dan refleksitas jaringan epidermis. coklat. Kemampuan berganti warna digunakan gurita untuk berkomunikasi atau memperingatkan gurita lain.tk/2011/03/7-hewan-dengan-perlindungan-diri-terhebat/ sumber : kask. Sebagian besar spesies gurita memiliki 3 warna dari seluruh pilihan warna kromatofora yang ada. kamuflase dan memutuskan lengan. Gurita mimic juga pernah didapati mengganti tekstur mantel agar kamuflase menjadi lebih sempurna. Sel-sel lain yang bisa berubah warna adalah sel iridophore dan sel leucophore (warna putih). Gurita cincin biru berubah warna menjadi kuning cerah dengan bulatan-bulatan berwarna biru jika merasa terancam sekaligus memperingatkan musuh bahwa dirinya sangat beracun. http://stringator. Beberapa spesies gurita seperti gurita mimic memiliki sistem pertahanan ke-4 berupa kemampuan meniru bentuk hewan laut berbahaya seperti lionfish dan belut berkat tubuh yang lentur dipadukan dengan kemampuan berganti warna. Beberapa spesies gurita dapat memutuskan lengannya sendiri (ototomi) mirip cicak dan beberapa spesies kadal yang memutuskan ekor sewaktu melarikan diri.Gurita biasanya memiliki tiga mekanisme pertahanan diri: kantong tinta. Kromatofora berisi pigmen berwarna kuning. Otot-otot di sekeliling kromatofora bisa membuat kantung-kantung pewarna menjadi kelihatan atau hilang. Gurita berwarna abu-abu pucat atau putih.us . Lengan gurita yang sedang merangkak juga berfungsi sebagai pengalih perhatian bagi calon pemangsa dan berguna pada saat kimpoi. merah. Mantel gurita mimic bisa terlihat runcing-runcing seperti rumput laut atau benjol-benjol seperti tekstur batu karang. walaupun ada juga spesies yang memiliki 2 atau 4 warna. Pada kulit gurita terdapat kromatofora berupa lapisan kantung-kantung pewarna yang lentur dan bisa mengubah warna.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->