STRUKTUR SEL TUMBUHAN DAN HEWAN & MEKANISME TRANSPOR ZAT MELALUI MEMBRAN

By - ahmad cecep sofyan hariri . Senin, April 12, 2010 Label: Biologi

STRUKTUR SEL TUMBUHAN DAN HEWAN & MEKANISME TRANSPOR ZAT MELALUI MEMBRAN- Pada materi ini kita akan mempelajari bagaimana struktur sel tumbuhan? bagaimana struktur sel hewan ? apa perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan? dan bagaimana mekanisme transpor zat melalui membran sel? STRUKTUR SEL TUMBUHAN DAN HEWAN dapat terlihat bahwa pada bagian luar sel tumbuhan terdapat dinding sel, tetapi pada hewan tidak. Adanya dinding sel inilah yang menyebabkan selsel tumbuhan memiliki sifat keras dan kaku. Pada tumbuhan, dinding sel berfungsi antara lain untuk melindungi protoplas, sebagai penguat tanaman dan mencegah terjadinya dehidrasi. Komponen utama penyusun dinding sel adalah polisakarida. Dinding sel tumbuhan muda masih terlihat tipis yang terdiri atas selaput zat pektin. Setelah sel tumbuhan bertambah tua, maka dinding sel akan menebal dan zat pembentuknya adalah selulosa. Dinding sel bagian dalam berhubungan langsung dengan membran plasma. Membran ini bisa terlihat apabila sel berada di dalam larutan yang lebih pekat daripada larutan dalam sel, sehingga membran plasma akan lepas.

Segala aktivitas terjadi dalam sel.Selain itu. Zat-zat tersebut keluar masuk sel dengan melewati membran sel. Struktur sentrosom bisa dilihat dengan jelas apabila menggunakan mikroskop elektron. Transpor Pasif . sehingga fungsi jaringan pun dapat dilakukan dengan baik. perbedaan antara struktur hewan dengan tumbuhan bisa dilihat pada Tabel 1. satu batang berada di pusat silinder. sembilan batang membentuk bangun silinder. Apakah dan bagaimanakah lisosom itu? Cobalah ingat kembali pengertiannya berdasarkan penjelasan di depan. terutama dalam hal transpor zat-zat untuk proses metabolisme tumbuhan. Cara zat melewati membran sel melalui beberapa mekanisme berikut. Secara garis besar. organela khas yang terdapat pada sel hewan dan tidak banyak terdapat pada sel tumbuhan adalah sentrosom dan lisosom.1 di bawah ini! Berdasarkan penjelasan tersebut kita dapat membedakan kondisi antara sel hewan dan tumbuhan MEKANISME TRANSPOR ZAT MELALUI MEMBRAN Dari penjelasan di depan Anda telah mengetahui bahwa sel merupakan penyusun jaringan tumbuhan dan hewan. Struktur sentrosom seperti rakitan batang-batang yang menyusun bangunan sekunder. 1. Tentunya di sini ada hubungan antara sel satu dengan yang lain.

yaitu antara sirup dan gas. a. Difusi pada membran sel (selaput plasma) dapat terlihat pada Gambar 1. kecepatan difusi berbeda-beda. Perpindahan zat ini terjadi karena perbedaan konsentrasi antara zat atau larutan. di dalam tubuh akan terjadi pertukaran gas antarsel melalui proses difusi.15! Proses difusi sering terjadi pada tubuh kita. Tanpa kita sadari. Pada permulaan percobaan semula molekul glukosa ada di bagian A. Setelah 3 jam. Berdasarkan hal itu coba Anda cari lagi contoh proses difusi lain yang pernah Anda ketahui! b.14 menunjukkan proses terjadinya difusi. proses difusi menyebabkan konsentrasi glukosa di A turun dan di B naik dengan kecepatan yang sama.16 menunjukkan proses osmosis.Transpor pasif merupakan perpindahan zat yang tidak memerlukan energi. Osmosis Untuk memahami tentang osmosis. Gambar 1. Contoh lain proses difusi adalah saat kita membuat minuman sirup. Difusi Proses ini merupakan perpindahan molekul larutan berkonsentrasi tinggi menuju larutan berkonsentrasi rendah tanpa melalui selaput membran. Untuk contoh kasus yang dijelaskan. osmosis. Ketika menghirup udara. Setelah beberapa saat. tubuh kita selalu melakukan proses ini. Air akan berpindah dari A menuju B melalui membran semi permeabel . Transpor pasif melalui peristiwa difusi. yaitu pada saat kita menghirup udara. perhatikan Gambar 1. dan difusi terbantu. konsentrasi pada kedua ruang tersebut sama dan keseimbangan akan tercapai.16! Gambar 1. maka kecepatan difusi sirup lebih besar pada gas. Pada masingmasing zat. Sirup yang kita larutkan dengan air akan bergerak dari larutan yang konsentrasinya tinggi ke larutan yang konsentrasinya rendah.

Contoh lain terjadi pada darah di dalam tubuh kita. Enzim permease inilah yang akan membuatkan jalan bagi laktosa sehingga laktosa ini dapat masuk melalui membran sel. Adanya pengangkutan ion bertujuan agar dapat tercapai keseimbangan kadar ion di dalam sel. Adanya muatan listrik di dalam dan luar sel dapat mempengaruhi proses ini. sehingga didapatkan larutan yang berkonsentrasi seimbang (isotonis). Mekanisme transpor ion ini dapat terlihat pada Gambar 1. Difusi terbantu dapat ditemui pada kehidupan sehari-hari. Transpor Aktif Transpor aktif merupakan transpor partikel-partikel melalui membran semipermeabel yang bergerak melawan gradien konsentrasi yang memerlukan energi dalam bentuk ATP. Dari ilustrasi itu dapat disimpulkan bahwa osmosis adalah proses perpindahan air dari zat yang berkonsentrasi rendah (hipotonis) ke larutan yang berkonsentrasi tinggi (hipertonis) melalui membran semipermeabel. Transpor aktif berjalan dari larutan yang memiliki konsentrasi rendah ke larutan yang memiliki konsentrasi tinggi. Difusi Terbantu Proses difusi terbantu difasilitasi oleh suatu protein. maka gambar prosesnya menjadi seperti berikut. yang merupakan suatu protein sel. Setelah terjadi osmosis. yaitu pengangkutan ion kalium (K) dan natrium (Na) yang terjadi antara sel darah merah dan cairan ekstrasel (plasma darah). Membran sel bakteri tersebut bersifat impermeabel sehingga tidak dapat dilalui oleh laktosa.17 berikut. Kadar ion kalium pada sitoplasma sel darah merah tiga puluh kali lebih besar daripada cairan plasma darah. dan mengerutnya sel darah merah yang dimasukkan ke dalam larutan hipertonis. yaitu konsentrasi air sama untuk dua larutan antara A dan B. walaupun hasil akhirnya nanti volume antara A dan B berbeda. Peristiwa osmosis dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari antara lain pada penyerapan air melalui bulu-bulu akar. c. Difusi terbantu sangat tergantung pada suatu mekanisme transpor dari membran sel. Peristiwa transpor aktif dapat Anda lihat pada peristiwa masuknya glukosa ke dalam sel melewati membran plasma dengan menggunakan energi yang berasal dari ATP. 2. misalnya pada bakteri Escherichia coli yang diletakkan pada media laktosa. misalnya ion K+. .sehingga diperoleh hasil larutan isotonis. Na+dan Cl+. sehingga dapat tercapai keseimbangan di dalam sel. Tetapi kadar ion natrium plasma darah sebelas kali lebih besar daripada di dalam sel darah merah. Setelah beberapa menit kemudian bakteri akan membentuk enzim dari dalam sel yang disebut permease.

dan lain-lain. yaitu sebagai berikut. Peristiwa endositosis dibedakan menjadi dua. Mulai terbentuk invaginasi pada membran sitoplasma. Molekul-molekul mulai melekat (menempel) pada plasma. Peristiwa ini dapat terjadi bila konsentrasi protein dan ion tertentu pada medium sekeliling sel sesuai dengan konsentrasi di dalam sel. 3. makrofag hati. Endositosis Endositosis merupakan peristiwa pembentukan kantong membran sel. Endositosis terjadi karena ada transfer larutan atau partikel ke dalam sel. . 1) Pinositosis Pinositosis merupakan peristiwa masuknya sejumlah kecil medium kultur dengan membentuk lekukan-lekukan membran sel. Sel-sel yang melakukan proses pinositosis ini antara lain sel darah putih. yaitu endositosis dan eksositosis. epitel usus. Keterangan gambar: 1. Tahapan proses pinotosis adalah sebagai berikut. a. 2. Proses pinositosis dapat diamati dengan mikroskop elektron.Peristiwa transpor aktif dibedakan menjadi dua. hal ini terjadi karena adanya konsentrasi yang sesuai antara protein dan ion tertentu pada medium sekeliling sel dengan di dalam sel. Molekul-molekul medium kultur mendekati membran sitoplasma.

Proses ini dapat Anda lihat pada proses kimia yang terjadi dalam tubuh kita. Tahap-tahap fagositosis dapat terlihat pada Gambar 1. 2. Invaginasi semakin ke dalam sitoplasma.Keterangan gambar: 1. Kunjungi juga blog saya : http://ahmad-cecep. Kantong mulai lepas dari membran plasma dan membentuk gelembunggelembung kantong. Gelembung-gelembung kantong mulai mempersiapkan diri untuk melakukan fragmentasi. 6. Lisosom pada Amoeba mulai bergabung (fusi) dengan vakuola makanan untuk mengeluarkan enzim pencernaan. Amoeba membentuk kaki semu (pseudopodia) dan semakin mendekati Paramaecium. 7. b.19! demikian materi STRUKTUR SEL TUMBUHAN DAN HEWAN & MEKANISME TRANSPOR ZAT MELALUI MEMBRAN di ambil dari Buku Biologi Kelas 11 karya Endang Sri I dari BSE. Amoeba mengurung sel Paramaecium dengan kaki semu dan memasukkannya ke dalam vakuola makanan. 3. 4. 8. misalnya proses pengeluaran hormon tertentu. Sebuah sel Amoeba mendekati sel Paramaecium. 5. Semua proses sekresi dalam tubuh merupakan proses eksositosis. Terbentuk kantong dalam sitoplasma dan saluran pinositik. Kantong yang berisi protein akan bergerak ke arah permukaan sel untuk mengosongkan isinya.blogspot. Sel-sel yang mengeluarkan protein akan berkumpul di dalam badan golgi. Gelembung pecah menjadi gelembung yang lebih kecil.4. Fagositosis dapat diamati dengan mikroskop misalnya yang terjadi pada Amoeba. 2) Fagositosis Fagositosis merupakan peristiwa yang sama seperti pada pinositosis tetapi terjadi pada benda padat yang ukurannya lebih besar.com/ . Eksositosis Eksositosis adalah proses keluarnya suatu zat ke luar sel.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful