P. 1
Buku Pelajaran Kimia Kelas 12

Buku Pelajaran Kimia Kelas 12

|Views: 1,326|Likes:
Published by Bimbel Briliant
Buku Pelajaran Kimia Kelas 12
Buku Pelajaran Kimia Kelas 12

More info:

Published by: Bimbel Briliant on Jun 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/10/2013

pdf

text

original

K2Cr2O7(aq) + 3 H2C2O4(aq) + H2SO4(aq) K2SO4(aq) + Cr2(SO4)3(aq) + 6 CO2(g) + H2O(l)

Sel elektrokimia merupakan suatu sistem yang terdiri
atas dua elektrode, yaitu katode dan anode, serta larutan
elektrolit sebagai penghantar elektron. Pada katode terjadi
reaksi reduksi dan pada anode terjadi reaksi oksidasi.

menangkap 6 e–

membebaskan 2 e–

6 e–

1

2 e–

3

31

Reaksi Redoks dan Elektrokimia SMA Jilid 3

Ada dua macam sel elektrokimia, yaitu sebagai berikut.

1.Sel Volta (Sel Galvani)

Dalam sel ini energi kimia diubah menjadi energi listrik
atau reaksi redoks menghasilkan arus listrik.

2.Sel Elektrolisis

Dalam sel ini energi listrik diubah menjadi energi kimia
atau arus listrik menghasilkan reaksi redoks.
Bila logam seng dimasukkan ke dalam larutan temba-
ga (II) sulfat (CuSO4) terjadi reaksi sebagai berikut.
Zn(s) + CuSO4(aq) ZnSO4(aq) + Cu(s)
Adapun reaksi ionnya adalah sebagai berikut.

Pada reaksi redoks terjadi perpin-
dahan elektron secara langsung.
Sel volta atau sel galvani dapat
menghasilkan arus listrik dan berlang-
sung secara spontan. Sel volta adalah sel
elektrokimia yang menghasilkan arus
listrik. Perhatikan sel volta dengan elek-
trode Cu dan Zn pada gambar di samping.
Pada gambar tersebut, gelas kimia di sebelah kiri diisi
larutan ZnSO4 dan dicelupkan logam Cu sebagai elektrode.
Elektrode Zn dihubungkan dengan kutub negatif dan elektrode
Cu dihubungkan dengan kutub positif voltmeter.
Pada anode terjadi peristiwa oksidasi yaitu elektron
dilepaskan dari atom-atom Zn dan masuk ke dalam larutan.
Adapun reaksinya adalah sebagai berikut.
Zn(s) Zn2+

(aq) + 2 e–
Pada katode terjadi peristiwa reduksi, yaitu elektron
dari Zn mengalir melewati kabel menuju ke elektrode Cu. Ada-
pun reaksinya adalah sebagai berikut.
Cu2+

(aq) + 2 e–

Cu(s)

Zn(s) + Cu2+

(aq)

Zn2+

(aq) + Cu(s)

membebaskan 2 e–

menangkap 2 e–

Gambar 2.4
Sel volta

Voltmeter

Anoda
Zn

Katoda
Cu

NO2–

Na+

NO3–

NO3–

NO3–Zn2+

Cu2+

NO3–

Zn(s) Zn2+

(aq) + 2 e–

Cu2+

(aq) + 2 e–

Cu(s)

Aliran kation

Aliran anion

e–

e–

32

KIMIA SMA Jilid 3

Pada reaksi di atas, Zn berfungsi sebagai anode kare-
na Zn mengalami oksidasi, sedangkan Cu berfungsi sebagai
katode karena Cu mengalami reduksi. Arah aliran elektron
pada kawat penghantar adalah dari kutub negatif ke kutub
positif. Jadi, pada sel elektrokimia (sel volta) anode sebagai
kutub negatif sedangkan katode sebagai kutub positif. Reaksi
pada sel elektrokimia dapat juga ditulis dengan notasi berikut.
Zn(s) / Zn2+

(aq) || Cu2+

(aq) / Cu(s)
Berdasarkan notasi di atas, sebelah kiri menunjukkan
anode dan sebelah kanan menunjukkan katode, sedang garis
sejajar (||) menggambarkan jembatan garam.

Contoh soal:

Jawab:

Reduksi:Cu2+

(aq) + 2 e–

Cu(s)

Oksidasi:Zn(s)

Zn2+

(aq) + 2 e–

Reaksi sel:Cu2+

(aq) + Zn(s) Cu(s) + Zn2+

(aq)+

1.Tuliskan notasi sel volta pada reaksi berikut ini!
Zn(s) + 2 AgNO3(aq) Zn(NO3)2(aq) + 2 Ag(s)
Jawab:

reduksi

Zn(s) + 2 Ag+

(aq) Zn2+

(aq) + 2 Ag(s)

oksidasi

Anode: Zn
Katode: Ag
Notasi sel volta: Zn(s) / Zn2+

(aq) || Ag+

(aq) / Ag(s)

2.Diketahui diagram sel sebagai berikut.
Zn(s) / Zn2+

(aq) || Cu2+

(aq) / Cu(s)
a.Tuliskan persamaan reaksi selnya!
b.Tentukan logam yang bertindak sebagai katode
dansebagai anode!

33

Reaksi Redoks dan Elektrokimia SMA Jilid 3

Potensial sel volta dapat ditentukan melalui percobaan
dengan menggunakan voltmeter potensiometer.
Perbedaan antara kedua sel yang
terdapat di dalam sel volta disebut poten-
sial elektrode. Untuk mengukur potensial
suatu elektrode digunakan elektrode lain
sebagai pembanding atau standar. Elek-
trode hidrogen digunakan sebagai elek-
trode standar karena harga potensialnya
= 0. Potensial elektrode yang dibanding-
kan dengan elektrode hidrogen yang di-
ukur pada suhu 25°C dan tekanan 1 atm
disebut potensial elektrode standar. Po-
tensial elektrode hidrogen merupakan
energi potensial zat tereduksi dikurangi
energi potensial zat teroksidasi.

E°sel = E°katode – E°anode

Contoh soal:

Suatu sel volta terdiri atas elektrode Cu dalam larutan
CuSO4 dan elektrode hidogen standar. Voltmeter menun-
jukkan angka 0,34. Tentukan harga potensial elektrode
Cu!

Jawab:

Reduksi:Cu2+

(aq) + 2 e–

Cu(s)

Oksidasi:H2(g) 2 H+

(aq) + 2 e–

E°sel= E°katode – E°anode
E°sel= E°

Cu2+

/Cu – E°

H2/H+

0,34= E°

Cu2+

/Cu – 0

Cu2+

/Cu = 0,34 volt

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->