Pengaruh Budaya India yang masuk ke Indonesia antara lain terlihat dalam bidang: 1.

Budaya Pengaruh budaya India di Indonesia sangat besar dan mudah diterima di Indonesia, karena unsur budaya tersebut telah ada dalam kebudayaan asli bangsa Indonesia, sehingga hal baru yang dibawa mudah diserap dan dijadikan pelengkap. Pengaruh kebudayaan India dalam kebudayaan Indonesia tampak pada: Seni Bangunan Akulturasi dalam seni bangunan tampak pada bentuk bangunan candi. Di India, candi merupakan kuil untuk memuja para dewa dengan bentuk stupa. Di Indonesia, candi selain sebagai tempat pemujaan, juga berfungsi sebagai makam raja atau untuk tempat menyimpan abu jenazah dan sebagai tanda penghormatan sang raja yang telah meninggal. Contohnya: y Candi Kidal (di Malang), merupakan tempat Anusapati di perabukan.

y

Candi

Jago

(di

Malang),

merupakan

tempat

Wisnuwardhana di perabukan.

y

Candi Singosari (di Malang) merupakan tempat

Kertanegara diperabukan.

Seni Hias Unsur-unsur India tampak pada hiasan-hiasan yang ada di Indonesia meskipun dapat dikatakan secara keseluruhan hiasan tersebut merupakan hiasan khas Indonesia. Contoh hiasan : gelang. cincin. dan seni ukir terlihat pada relief atau seni ukir yang dipahatkan pada bagian dinding candi. manik-manik. yaitu bangunan tempat pemujaan roh nenek moyang. dan seni ukir. Terdapat pula relief yang menggambarkan bentuk perahu bercadik yang menggambarkan kegiatan nenek moyang bangsa Indonesia pada masa itu. Sehingga. Hal ini sebagai perpaduaan antara fungsi candi di India dan tradisi pemakaman dan pemujaan roh nenek moyang di Indonesia. Sejak prasasti Dinoyo (760 M) maka huruf Kawi ini menjadi huruf yang dipakai di Indonesia dan . bentuk bangunan candi di Indonesia pada umumnya adalah punden berundak. Contoh ini dapat dilihat pada bangunan candi Borobudur.Di atas makam sang raja biasanya didirikan patung raja yang mirip (merupakan perwujudan) dengan dewa yang dipujanya. Seni rupa. Akulturasi dalam bidang seni rupa. Sebagai contoh: relief yang dipahatkan pada Candi Borobudur bukan hanya menggambarkan riwayat sang budha tetapi juga terdapat relief yang menggambarkan lingkungan alam Indonesia. Aksara/tulisan Berdasarkan bukti-bukti tertulis yang terdapat pada prasasti-prasasti (abad 5 M) tampak bahwa bangsa Indonesia telah mengenal huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta. Huruf Pallawa yang telah di-Indonesiakan dikenal dengan nama huruf Kawi.

kitab wiracarita (kepahlawanan) serta kitab cerita lainnya yang bertutur mengenai masalah keagamaan atau kesusilaan serta uraian sejarah. terutama kisah Ramayana dan Mahabarata. Kesusastraan Setelah kebudayaan tulis seni sastrapun mulai berkembang dengan pesat. kesusastraan tersebut terdiri atas kitab keagamaan (tutur/pitutur). dapat membimbing serta memiliki kelebihan tertentu . Di Indonesia. arif. Bahkan muncul pula tokoh-tokoh pewayangan yang khas Indonesia seperti tokoh punakawan Semar. berwibawa. Pemerintahan Sebelum kedatangan bangsa India. Pertunjukkan wayang banyak mengandung nilai yang bersifat mendidik.Prasasti Dinoyo berhubungan erat dengan Candi Badut yang ada di Malang. Bentuk wiracarita ternyata sangat terkenal di Indonesia. terutama yang bersumber dari kisah Mahabarata dan Ramayana. kitab hukum. Berkembangnya karya sastra. 2. telah melahirkan seni pertunjukan wayang kulit(wayang purwa). seperti Negarakertagama.bahasa Sansekerta tidak dipakai lagi dalam prasasti tetapi yang dipakai bahasa Kawi. dan Bagong. Kisah India itu kemudian digubah oleh para pujangga Indonesia. Petruk. Orang yang dipilih sebagai pemimpin biasanya adalah orang yang senior. yang diperintah oleh seorang raja secara turun-temurun. tetapi wayangnya sendiri asli Indonesia. Masuknya pengaruh India menyebabkan muncul sistem pemerintahan yang berbentuk kerajaan. Berdasarkan isinya. Tembang jawa kuno umumnya disebut kakawin. Tokoh-tokoh ini tidak ditemukan di India.Cerita dalam pertunjukkan wayang berasal dari India. seperti Baratayudha yang digubah oleh Empu Sedah dan Empu Panuluh. Irama kakawin didasarkan pada irama dari India. Seni sastra berbentuk prosa dan tembang (puisi). bangsa Indonesia telah mengenal sistem pemerintahan tetapi masih secara sederhana yaitu semacam pemerintahan di suatu desa atau daerah tertentu dimana rakyat mengangkat seorang pemimpin atau kepala suku. Peran raja di Indonesia berbeda dengan di India dimana raja memerintah dengan kekuasaan mutlak untuk menentukan segalanya. Gareng. termasuk dalam bidang ekonomi maupun dalam hal kekuatan gaib atau kesaktian. raja memerintah atas nama desa-desa .

bangsa Indonesia mulai menganut agama Hindu-Budha meskipun unsur kepercayaan asli tetap hidup sehingga kepercayaan agama Hindu-Budha bercampur dengan unsur penyembahan roh nenek moyang. tetapi perkembangannya selalu disesuaikan dengan tradisi bangsa Indonesia sendiri. Dalam perkembangannya kehidupan sosial masyarakat Indonesiadistratifikasikan berdasarkan kasta dan kedudukan dalam masyarakat (mulai mengenal sistem kasta) 4. Sosial Kehidupan sosial masyarakat di Indonesia mengikuti perkembangan zaman yang ada. Kehidupan sosial masyarakat Indonesia juga tampak pada sistem gotong-royong. Raja bertindak ke luar sebagai wakil rakyat yang mendapat wewenang penuh. Hukum dan Peraturan menunjukkan bahwa suatu masyarakat itu sudah teratur dan rapi. Masuknya pengaruh India di Indonesia menyebabkan mulai adanyapenerapan hukuman terhadap para pelanggar peraturan atau undang-undang juga diberlakukan. Kepercayaan Sebelum pengaruh India berkembang di Indonesia. raja sebagai lambang nenek moyang yang didewakan. 3. yaitu pemujaan terhadap roh nenek moyang dan benda-benda besar (animisme dan dinamisme). Hal ini dikarenakan masyarakat Indonesia menerima dengan terbuka unsur-unsur yang datang dari luar.dan daerah-daerah. Hal ini tampak pada fungsi candi di Indonesia. Sedangkan ke dalam. . Ketika agama dan kebudayaan Hindu-Budha tumbuh dan berkembang. masyarakat telah mengenal dan memiliki kepercayaan.

Thailand. dan bahan bangunan yang digunakan batu. juga Indonesia. Kota dibagi 2 bagian yaitu kota pemerintahan dan kota administratif. Luasnya kurang lebih 25 km persegi. Oleh karenanya merancang dan membangun candi Hindu bersifat sakral. Budaya India menyebar kebanyakan ke Asia Tenggara. Perkembangan peradaban tinggi India kuno terhadap bangkit dan musnahnya budaya Harappa. Terdapat sekitar 30 hingga 40 ribu penduduk. Sudah punya sistim saluran air bawah tanah yang sempurna dengan menggunakan bata. lokasi candi dekat dengan air dan pohonpohon. didaerah aliran sungai India tidak pernah ada lagi kota yang demikian megahnya. Puing-puing bangunan yang punya rancangan teratur dan bahan yang sama pada tahun 3000 SM. telah menambah sebuah misteri pada peradaban India. Semua menghasilkan versi sendiri dari bentuk arsitektural India. dan sebagai ruang masuk ke kedalaman jiwa manusia. didirikan oleh bangsa Arya dan berada di aliran sungai India. candi Hindu merupakan penghubung antara dewa-dewa dan dunia manusia. propinsi Sindu Pakistan dan kota Harappa dipropinsi Punjabi. kira-kira dalam waktu 1000 tahun kebelakang. . peradaban kota baru jaya kembali di aliran sungai India. lebih banyak dibanding penduduk kota London yang paling besar pada abad pertengahan. Harappa Harappa merupakan salah satu peradaban tinggi yang muncul tahun 2500 SM. memperlihatkan tingginya peradaban mereka. Kota ini hilang pada tahun 1750 sebelum masehi.HASIL KEBUDAYAAN INDIA 1. 2. Interior candi Hindu sering seperti gua: gelap. Demikian pula di Indonesia. Kota administratif adalah daerah pemukiman dan kota pemerintahan adalah wilayah istana kerajaan. yang sekarang letaknya di kota Mohenjodaro. namun pada 500 tahun lalu. Pada setiap tahapan pembangunan. Idealnya. dilakukan ritual mengusir pengaruh buruk yang berbahaya. Candi Matahari di Modhera Secara simbolis. seperti ke Myanmar. ketika bangsa Arya datang kebudayaan Harappa sudah ada tapi sudah merosot hingga muncul kerajaan baru pada abad ke-6 sebelum masehi. Kamboja. candi Hindu bentuknya agak sedikit berbeda dengan candi Hindu di India.

budaya dan politik selama periode tersebut. Aktivitas bangunan kuil kekaisaran Hoysala yang kuat diakibatkan oleh kejadian sosial. sementara kuil selanjutnya menahan beberapa fitur penting pada seni Chalukya. Kuil Hoysaleswara . memunculkan keunikan artis Hoysala. . Transformasi tradisi bangunan kuil Karnata merefleksikan tren religius yang dipopulerkan oleh filsuf Vaishnava dan dan juga kecakapan perkembangan militer raja Hoysala yang ingin mengungguli maharaja Chalukya dalam bidang artistik. Kuil Kesava di Somanathapura Kuil dibangun lebih dahulu sebelum kemerdekaan Hoysala pada abad ke-12 yang merefleksikan pengaruh signifikan Chalukya Barat.3. Holahohalu dan Nuggehalli. Kuil Chennakasava di Belur. Contoh ukiran Hoysala lainnya adalah pada kuil di Belavadi . kebanyakan di distrik Malnad. antara abad ke-11 dan abad ke-14. dan Kuil Chennakesava di Somanathapura di Somanathapura. Amruthapura. tempat asal Raja Hoysala. Kuil Laksminaharaya di Kuil di Hulikere. Pengaruh Hoysala berada pada abad ke-13 ketika Hoysala mendominasi daerah dataran tinggi Dataran Tinggi Dekan. Contoh gaya arsitektur Hoysala. Sekitar seratus kuil masih ada di Karnataka. Karnataka. tetapi memiliki beberapa ornamentasi dan dekorasi yang berdaya cipta. Arsitektur Hoysala Adalah gaya bangunan yang berkembang dibawah kepemimpinan Kekaisaran Hoysala yang kini ada di Karnataka India.