P. 1
KOMPENSASI

KOMPENSASI

|Views: 188|Likes:
Published by Rehan Lamia

More info:

Published by: Rehan Lamia on Jun 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/04/2012

pdf

text

original

KOMPENSASI

Friday, December 19, 2008 BAB I PENDAHULUAN Dalam uraian-urayan sebelumnya telah dibahas berbagai tugas dan kewajiban karyawan dalam organisasi. Dalam bab ini akan diururaikan hak-hak yang harus diterima oleh karyawan sebagai imbalan atau kompensasi setelah mereka menjalankan kewajiban. Definisi kompensasi adalah segala sesuatu yang diterima karyawan sebagai balasan jasa untuk kerja mereka, dalam suatu organisasi masalah kompensasi merupakan suatu yang sangat kompleks, namun paling penting bagi karyawan maupun organisasi itu sendiri. Kompensasi sangat penting bagi karyawan itu sendiri sebagai individu, karena besarnya kompensasi merupakan pencerminan atau ukuran nilai pekerjaan karyawan itu dan kepuasan kerja karyawan. Apabila kompensasi diberikan secara tepat dan benar para karyawan akan memperoleh kepuasan kerja dan akan termotipasi untuk mencapai tujuan -tujuan organisasi. Akan tetapi bila kompensasi itu diberikan tidak memadai atau kurang telpat, perestasi kerja, motivasi dan kepuasan kerja karyawan akan menurun. Dalam bab ini akan dibahas tentang pengertian kompensasi, tujuan manajemen kompensasi, faktor-faktor yang mempengaruhi system kompensasi, pengaruh lingkungan eksternal pada kompensasi, pengaruh lingkungan internal pada kompensasi, komponen-komponen kompensasi, kompensasi pelengkap, tahapan menetapkan kompensasi, dan tantangan dalam kompensasi. BAB II PEMBAHASAN KOMPENSASI 1. PENGERTIAN KOMPENSASI Kompensasi merupakan segala sesuatu yang diterima karyawan sebagai pengganti kontribusi jasa mereka pada perusahaan. Pemberian kompensasi merupakan salah satu pelaksanaan fungsi MSDM yang berhubungan dengan semua jenis pemberian penghargaan individual sebagai pertukaran dalam melakukan tugas keorganisasian. Pemberian kompensasi kepada karyawan harus mempunyai dasar yang logis dan rasional. Kompensasi sangat penting bagi karyawan itu sendiri sebagai individu, karna besarnya kompensasi merupakan pencaerminan atau ukuran nilai pekerjaan karyawan itu sendiri. Sebaliknya besar kecilnya kompensasi dapat mempengaruhi prestasi kerja, motivasi dan kepuasan kerja karyawan. Apa bila kompensasi diberikan secara tepat dan benar para karyawan akan memperoleh kepusan kerja dan termo tivasi untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi. Apabila kompensasi itu diberikan tidak memadai atau kurang tepat, prestasi, motivasi, dan kepuasan kerja karyawan akan menurun. Kompensasi bukan hanya penting untuk para karyawan saja, melainkan juga penting bagi organisasi itu sendiri , karena program-progam kompensasi merupakan pencerminan supaya organisasi untuk mempertahankan sumber daya manusia.

5. gaji. PENGARUH LINGKUAN EXTERNAL PADA KOMPENSASI Diantara faktor-faktor yang mempengaruhi upah dan kebijakan kompensasi adalah sesuatu yang berada diluar perusahaan. terutama derajat tingkat persaingan. Pasar tenagakerja Pasar tenaga kerja mempengaruhi desain kompensasi dalam dua cara: pertama. e. c. Faktor-faktor ini merupakan tantangan setiap organisasi untuk menentukan kebijaksanaan kompensasi untuk karyawaan. Kemampuan untuk membayar c. 3. Organisasi karyawan f. pengaturan .2. Produktivitas b. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SISTEM KOMPENSASI Sistem pemberian kompensasi oleh organisasi kepada karyawan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Pemberian kompensasi dalam suatu organisasi harus diatur sedemikian rupa sehinga merupakan sistem yang baik dalam organisasi. dan serikat pekerja. Berbagia peraturan dan perundang-undangan. Menjamin keadialan. g. Faktor-faktor tersebut antara lain sebagai berikut: a. b. d. Penghargaan terhadap perilaku yang diinginkan. kondisi ekonomi. d. KOMPONEN-KOMPONEN KOMPENSASI Gajih Upah Insentif langsung Kompensasi tidak 4. a. Mempertahankan karyawan yang ada. a. peraturan pemerintah. f. Memperolah SDM yang berkualitas. c. b. Memfasilitasi pengertian h. Dengan sistem yang baik ini akan dica pai tujuan-tujuan. Suplai dan permintaan e. Kondisi ekonomi Salah satu aspek yang juga mempengaruhi kompensasi sebagai salah satu factor eksternal adalah kondisi-kondisi ekonomi industry. TUJUAN MANAJEMEN KOMPENSASI Secara umum tujuan manajemen kompensasi adalah untuk membantu perusahaan mencapai tujuan keberhasilan srategi perusahaan dan terciptanya keadilan internal dan eksternal. seperti: pasar tenaga kerja. b. Jika tingkat pembayaran suatu perusahaan terlalu rendah. yang mempengaruhi kesanggupan untuk membayar perusahaan itu dengan gaji tinggi. dan hukum yang menetapkan tingkat tarip upah minimum. Meningkatkan efesiensi administrasi. c. Peraturan pemerintah Pemerintah secara langsung mempengaruhi tingkat kompensasi melalui pengendalian upah dan petunjuk yang melarang peningkatan dalam kompensasi untuk para pekerja tertentu pada waktu tertantu. Mengendaliakn biaya. Kesediaan untuk membayar d. tenaga kerja yang memenuhi syarat tidak akan bersedia bekerja di perusahaan itu. Mengikuti aturan hukum. tingkat persaingan tenaga kerja sebagai menentukan batas rendah atau floor tingkat pembayaran. antra lain sebagai berikut : a.

b. b. d. PENGARUH LINGKUANAN INTERNAL PADA KOMPENSASI Sebagai tambahan terhadap pengaruh eksternal pada kompensasi yang telah dibaha ada s.disamping kompensasi langsung. Meningkatkan semangat kerja dan kesetiaan karyawan terhadap organisasi. Menurunkan jumlah obsesi para karyawan dan menurunkan perputaran kerja. Serikat pekerja sudah cendrung untuk menjadi penentu untuk upah . Tiap-tiap perusahaan dipengaruhi oleh ukuran tenaga kerja. Meminimalkan biaya-biaya kerja lembur. d. Yang dimaksudkan kompensasi tidak langsung adalah pemberian kompensasi yang tidak dikaitkan langsung dengan prestasi kerja para karyawan. system apa yang dipakai. b. e. KOMPENSASI PELENGKAP Jenis kompensasi yang berbentuk upah atau gajih seperti telah dibicarakan diatas adalah kompensasi langsung. manfaat apa untuk di tawarkan. 6. beberapa organisasi mengembangkan program-program kompensasi tidak langsung. tetapi masalah ini bukan suatu hal sederhana. Alas an-alasan pentingnya pengembengan kompensasi pelengkap ini antara lain: a.jam kerja. manpaat dan meningkatkan upah kondisi kerja. c. yang berarti mengefektifkan prestasi kerja karyawan. Siapa yang membuat keputusan Kita lebih mengetahuai siapa yang membuat keputusan kompensasi dinading sekitar bebrapa faktor lain. Serikat pekerja Pengaruh eksternal penting lain pada suatu program kompensasi kerja adalah serikat kerja. Kenaikan biaya hidup sebagai akibat dari perkembangan lingkungan ekonomi akan menuntut adanya pemberian kompensasi pelengkap. Angaran tenaga kerja Anggaran tenaga kerja secara normal. Keputusan atas beberapa banyak yang harus dibayar. d. Artinya kompensasi langsung dikaitkan dengan prestasi dan hasil kerja para karyawan. Dikeluarkannya pearaturan-peraturan atau perundang-undangan oleh pemerintah yang mengatur kesejahteraan buruh atau karyawan akan menuntut organisasi itu untuk menyesuaikan diri. karena berfungsi untuk melengkapi kompensasi yang telah diterima karyawan melalui gajih atau upah. 7. . Keuntungan-keuntungan tersebut antara lain sebagai berikut: a. c. identik dengan jumlah uang yang tersedia untuk kompensasi karyawan tahunan. Dengan begitu hanya anggaran tenaga kerja yang dan siapa yang membuat keputusan akan dibahas dibawah ini: a. Mengurangi adanya intervensi pemerintah dalam rangka penyelenggarakan kesejahtaraan karyawan. dan mencagah diskriminasi. umur. dipengaruhi dari bagian atas hingga bawah perusahaan. Adanya organisasi karyawan yang semakin kritis untuk menuntun hak mereka sebagai pekerja atau karyawan. kehadiran serikat kerja di perusahaan sector suwasta diperkirakan meningkatkan upah 10 sampai 15 persen dan menaikkan tunjangan sekitar 20 sampai 30 persen . Kompensasi pelengkap ini bukan saja bermanpaat bagi karyawan akan tetapi juga memepunyai pengaruh positif secara tidak langsung kepada organisasi yang bersangkutan. anggaran tenaga kerja perusahaan dan siapa yang dilibatkan untuk membuat keputusan untuk organisasi. sehingga untuk mempertahankan karyawan yang berperestasi menuntut adanya kompensasi pelengkap ini. Persaingan yang ketat diantara para organisasi. Kompensasi ini juga disebut kompensasi pelengkap. Mengurangi pengaruh organisasi karyawan terhadap kegiatan organisasi. beberapa faktor internal yang mempengaruhi upah: ukuran. dan sebagainya.

dan kompensasi tidak langsung. Tujuan manajemen kompensasi secara umum adalah untuk membentu perusahaan mencapai tujuan keberhasilan strategi perisahaan dan menjamin terciptanya keadilan internal dan eksternal. perlu diikuti tahapan-tahapan manajemen kompensasi seperti berikut: Tahap 1 : mengevaluasi tiap pekerjaan. 8. Tahap 2 : melakukan usrvei dan upah dan gaji untuk menentukan kradilan eksternal yang didasarkan pada upah pembeyaran di pasar kerja. benefit (keuntungan) karyawan. Pengertiankompensasi merupakan segala sesuatu yang diterima karyawan sebagai pengertian kontribusi jasa mereka pada perusahaan. Suplai dan permintaan e. Kesediaan untuk membayar d. dengan menggunakan imformasi analisis pekerjaan. yang menyebut program pelayan. 2. Pemerataan pembeyaran e. pembayaran diluar gaji/upah. Kendala pemerintah g. Untuk menjamin keadilan internal yang didasarkan pada nilai relative setiap pekerjaan. Tahapan 3: menilai harga tiap pekerjaan untuk menentukan pembeyaran upah yang didasarkan pada keadialan internal dan eksternal. insentif. Berbagia peraturan dan perundang-undangan. Kekuatan serikat pekerja d.Bentuk kompensasi pelengakp berbeda-beda. misalnya. Penyesuayan dan strtegi kompensasi f. Organisasi karyawan f. Kemampuan untuk membayar c. 3. upah. tetapi juga masih tepatnya pemberian gaji/upah maksimum karyawan yang bersangkutan tidak bekerja. Tujuan starategis b. TAHAPAN MENETAPKAN KOMPENSASI Untuk memenuhi tujuan-tujuan tersebut. Produktivitas dan biaya. 4. demikian juga istilahnya pun tiap organisasi berbeda-beda. Produktivitas b. BAB III PENUTUP KESIMPULAN 1. DAFTAR PUSTAKA . a. Komponen-kompeonen kopensasi terdiri dari : gaji. TANTANGAN-TANTANGAN DALAM KOMPENSASI Senagian besar metode-metode untuk menetukan pembayaran harus bisa menetukan keputusan yang tepat ketika tantangan timbul. Implikasi ini lah yang menjadi alasan analisis membuat penyesuaiyan lebih lanjut untuk menentukan kompensasi. dan ada yang menyebutnya pemberian tunjangan. Tingkat upah berlaku c. Faktor-faktor yang mempengaruhi system kompensasi antara lain: a. Tantangan kompensasi h. 9.

2006. DR.Prof. DR. Jakarta 1997. Prof. Rajagrafindo Persada. Veithzal Rivai MBA. Posted by Funnys_home at 4:55 PM . pengembangan sumberdaya manusia. Manajemen sumber daya manusia PT. notoatmojo. kineka cipta. Jakarta. PT.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->