TUGAS FISIKA

GAYA ANGKAT PADA PESAWAT TERBANG

DISUSUN OLEH: Abdul Aziz Alvernia Euw Dodik Febriantoro Indah Ningsih Nur Rohimah Rizka Octaviana Suryanti Yessy Iskandar (X1.IPA.1)

SMA NEGERI 1 TANJUNGPINANG
TA.2010/2011

Semoga kita semua tetap berada dalam lindungan Allah SWT. bagaimana pesawat bisa terbang. gaya -gaya yang bekerja pada pesawat terbang. Salawat beserta salam selalu tercurahkan kepada junjung an besar Nabi Muhammad SAW beserta keluarga. Tanjungpinang.KATA PENGANTAR Puji syukur ke hadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan hidayah -Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini. para sahabat dan kita sebagai umatnya. besar harapan kami agar makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua dalam menambah ilmu pengetahuan tentang gaya angkat sayap pesawat terbang serta memahaminya. Kami menyadari bahwa pada penyusunan makalah ini tidaklah sempurna. persamaan untuk menghitung tekanan pada pesawat. Pada makalah ini penyusun menguraikan tentang gaya angkat pada pesawat terbang. Bagaimana sejarah pembuatan pesawa t terbang. Mei 2011 Penyusun Fisika I Gaya angkat sayap pesawat terbang 1 . Namun. persamaan untuk menghitung gaya angkat pada pesawat akan dibahas pada makalah ini.

5 BAGAIMANA PERSAMAAN UNTUK MENGHITUNG TEKANAN PADA PESAWAT«««..14 Fisika I Gaya angkat sayap pesawat terbang 2 .««««..1 DAFTAR ISI««««««««««««««««««««««««««««««.«. 12 KATA PENUTUP««««««««««««««««««««««««««««««««13 DAFTAR PUSTAKA««««««««««««««««««««««««««««««..««..«.«««..««««««««««««.««««««««««««..3 BAGAIMANA PESAWAT UDARA BISA TERBANG ««.3 GAYA-GAYA YANG BEKERJA PADA SAYAP PESAWAT TERBANG«««« «...DAFTAR ISI KATA PENGANTAR«««««««««««««««««««««««««.. 10 BAGAIMANA PERSAMAAN UNTUK MENGHITUNG GAYA ANGKAT PADA PESAWAT...««««2 SEJARAH PEMBUATAN PESAWAT TERBANG««««..

S l i l t. i i j l l t ti j l . BIS t t i i i i . t i . P t il t t UD . t t i l l t il i t it. i ti t t ili i l t t j l j l i j i © §¦ ¦ ¨ § ¡ ¥ ¡ ¦ ¢ ¥ ¤ £ ¢ F a a a ang a a ap p a a bang 3 . K . t i . S i t . .P il i t t l il ti l i t i t 9 . i E B i . i i 7 . t C l li . A i it O vill S i t i i t . K ti j it . t . B S i i l i IM l A l t i il i t t. t i i j il t l l tt P t il ¶t ¶ i t i i j i il i i il j l . . l i t t t i . PES W ti i t l i i i t t i t. SEJ H PEMBU PES W E B B i i.1. C l i Y . Sj i t . t . i   ¡  t 9 7. li i j l i l j t i l t . t i t i it il i i i z tt t t i tt t l l i ti t.P 9 . . t j i j t i t ti t . i t t i t t t S j j Pil t . A . l l li i t . O vill i i. i j . O vill t i . it C t i i .t t l i i l i ti. P t 2.

dan na igasi dalam waktu bersamaan. kesimpulan mudahnya adalah bahwa pesawat udara (bukan pesawat antarikasa) dapat terbang karena memiliki sayap. rang sekaliber Leonardo da Vinci pun ikut terbawa oleh euforia impian terbang. Bagaimana gaya angkat ( lift) dapat terbangkit di sayap? Secara mudah dapat dijelaskan bahwa gaya angkat terbangkitkan k arena ada perbedaan tekanan di permukaan atas dan permukaan bawah sayap. gaya angkat akan Fisika I Gaya angkat sayap pesawat terbang 4 .habitatnya. Sebelum desainnya direalisasikan. Jadi. tak ada satupun yang berhasil. Sekitar 1500 tahun yang lalu da Vinci telah mengemukakan bahwa untuk bisa terbang cukuplah dilakukan dengan sayap tetap dan memberinya gaya dorong. Berbeda dengan para peloncat menara. Sedangkan bagian ujung sayap burung berfungsi untuk mengepak dan membangkitkan gaya dorong. Separasi gaya menjadi gaya angkat dan gaya dorong inilah yang sampai sekarang dipakai untuk menciptakan mesin terbang. Suatu pernyataan da Vinci yang begitu isioner adalah metode separasi. Singkatnya. da Vinci tidak lah bodoh. Atas dasar itu lah kemudian bermunculan para peloncat-peloncat menara dengan desain sayap yang mereka ciptakan sendiri. sedangkan engine hanya memberi gaya dorong ( thrust) untuk bengerak maju. Dan satu -satunya cara adalah dengan mengepakkan sayap seperti halnya burung. Namun mal ang. sayap burung terdiri dari dua bagian yang memiliki fungsi masing -masing. Lalu bagaimana pesawat udara dapat terbang? Salah jika kita berfikir bahwa mesin (engine ) lah menyebabkan pesawat dapat terbang. sayap lah yang memberi gaya angkat yang dibutuhkan untuk terbang. tapi puluhan. Mereka tidak hanya satu. Kemampuan untuk terbang bebas di angkasa menjadi suatu simbol kebebasan dan lepas dari belenggu gra itasi. Pada awalnya manusia menganggap bahwa untuk bisa terbang maka kita harus melakukannya sebagaimana burung terbang. ia segera meyadari bahwa tidak mungkin manusia dengan tenaga yang dimilikinya bisa melakukan pengendalian. dengan satu mimpi yang sama: terbang. Hal ini didasari dari hasil pengamatannya dari teknik burung untuk terbang. Banyak waktu yang ia curahkan untuk sekedar mempelajari bagaimana burung -burung terbang. Pada dasarnya. mengepakkan sayap. Bentuk airfoil sayap diciptakan sedemikian rupa agar tercipta karakteristik aliran yang sesuai dengan keinginan. Bahkan lebih banyak yang justru menemui ajal. Bagian pangkal sayap burung yang relatif tetap (fixed) berfungsi membangkitkan gaya angkat. Menurutnya. Da Vinci pernah menciptakan suatu desain mesin terbang yang disebut ornitopter.

ada jika tekanan dibawah permukaan sayap lebih tinggi dari tekanan diatas permukaan sayap. Dengan bentuk geometri airfoil tertentu dan sudut serang sayap ( angel of attack) tertentu maka akan menghasilkan suatu karakteristik aliran udara dipermukaan sayap yang kemudian akan menciptak an beda tekanan dipermukaan atas dan permukaan bawah sayap yang kemudian membangkitkan gaya angkat yang dibutuhkan untuk terbang. Tapi sebenarnya hal ini tidak selalu terjadi. gaya berat adalah kombinasi berat dari muatan pesawat itu sendiri. untuk pesawat udara. Weight melawan lift (gaya angkat) dan beraksi secara ertikal ke bawah melalui center of gra ity dari pesawat. engine berfungsi memberikan gaya dorong agar pesawat dapat bergerak maju. Weight menarik pesawat ke bawah karena gaya gra itasi. Jadi. fuselage. Berikut ini hal -hal yang mendefinisikan gaya -gaya tersebut dalam sebuah penerbangan yang lurus dan datar. makin baik pula ketrampilan seorang penerbang. bagusnya kinerja penerbang dalam sebuah penerbangan bergantung pada kemampuan untuk merencanakan dan berkordinasi dengan penggunaan tenaga (power) dan kendali pesawat untuk mengubah gaya dari gaya dorong (thrust). Sesuai hukum Bernoulli semakin cepat kecepatan aliran maka tekanannya makin rendah. Thrust. Keseimbangan dari gaya -gaya tersebutlah yang harus dikendalikan oleh penerbang. dan koefisien gaya angkat. Drag kebalikan dari thru st. GAYA-GAYA YANG EKER A PADA SAYAP PESA AT TER ANG Dari beberapa hal. dan disebabkan oleh gangguan aliran udara oleh sayap. Gaya ini kebalikan dari gaya tahan (drag). Perbedaan tekanan ini dapat terjadi karena perbedaan kecepatan aliran udara diatas dan dibawah permukaan sayap. gaya tahan (drag). Akibat gerak maju pesawat maka terjadi gerakan relatif udara di permukaan sayap. dan beraksi kebelakang paralel dengan arah angin relatif (relati e wind). 3. awak pesawat. tidak berakselerasi (stright and le el. unaccelerated). Fisika I Gaya angkat sayap pesawat terbang 5 . Drag. bahan bakar. adalah gaya dorong. thrust beraksi paralel dengan sumbu longitudinal. Besarnya g aya angkat yang dibangkitkan berbanding lurus dengan Luas permukaan sayap. gaya angkat (lift) dan berat pesawat (weight). yang dihasilkan oleh mesin (powerplant)/baling -baling. eight. seperti yang akan dijelaskan kemudian. Sebagai aturan umum. adalah gaya ke belakang. Makin baik pemahaman dari gaya gaya dan cara mengendalikannya. dan objek -objek lain. kerapatan udara. dan kargo atau bagasi. kuadrat kecepatan. menarik mundur.

S i li t i P t i .S f i i l t i i . l ti t i t t t ti l i. i j t lift j l ti t t j l l ti                 F a a a ang a a ap p a a bang 6 .t il i . j ti l i l i l li l t t il t l l i t l i i ti ti . l t t i t l l v l . i il. i i i P . t t t .Lif . l l . i il i . l it i i l t. l l i i l lift/ i i i t . i il l f i l l i i t i f lift t l.ti . P ti il v i t t ti t lift lift i P t i ti i ti li t t t j i i i it j l i . i . t . t . it j i i t t . l l t ti il t t : ti i l lift/ t t i li t/ t. l i i t l l t i i l t l t l . i i i t li K t t il i t t i i il t i i i i t .

t t i . i t l i i l t t l i l ti . t t t i ji li i ti j i i ti i it l i . .P i i i t´ i i j t tj l ti i l t j i t i t f .P i lift. i l l l t . li lift. li i t l i . ti . t . ti . C i t . i l t t i t. t j t /t lift i. ti i i t i i t t i t l l t i t ti i i l . t i Al i i i i i i ti t. i i t ti . i t t l l ti . j l l i i i i i i l ti i t i l l i t i ´. l i t l l lit l t li t. ji v t t ti i t l i t i i i i j t l t t / t t/ S i t it i t /l v l fli . i i t t. t t l i t j t´ tl l fi i i i lit. t x t l lift . . t ³t t l i i ti i . i i j i l t . ji ³ l l j .t ³ t l t t j l i t t ) '& & ( ' ! % ! & " % $ # " ! F a a a ang a a ap p a a bang 7 . i i .

anah yang menerima gayaaksi ini pasti langsung memberikan gaya EAKSI yang besarnya sama dengan gaya aksi tetapi ke arah bawah). asih iperl kan sebuah iskusi ang lebih etil tentang bagai ana penerbang enggunakannya untuk emproduksi penerbangan yang terkendali. aya reaksi ini memberikan gaya angkat lift) yang bisa mengan kat g pesawat dan mengalahkan gaya berat akibat tarikan gravitasi bumi. i ujung bawah sayap partikel partikel udara bergerombol dan bertambah terus sampai akhirnya kelebihan berat dan berjatuhan downwash). Karena gaya aksinya menuju tanah reaksinya ke arah atas. Bernoulli P dan Coanda). Isaac ewton) dara yang menghujani tanah Sewaktu udara akan mengalir di bagian atas sayap. Siraman udara atau downwash ini merupakan komponen gaya AKSI. ika ingin terbang pada kecepatan dan ketinggian konstan maka resultan gayagaya tersebut harus nol. Partikelpartikel yang menabrak lalu dipantulkan ke bawah ke arah tanah). tekanannya sebesar P . dan gaya angkat ke atas hrust) harus sama besar dengan gaya hambat ift) harus sama besar dengan gaya berat benda 9 76 6 8 7 1 5 1 6 2 5 4 3 20 0 1 F a a a ang a a ap p a a bang 8 . ambar di atas adalah hukum yang berlaku pada sayap. merupakan gaya AKSI. Partikel partikel udara menabrak bagian bawah sayap pesawat.Meski ekerj esawat terbang telah itetapkan. berarti gaya berlawanan arah. Sumber gaya angkat lift) yang lain adalah perubahan tekanan udara di P . Ketika udara melewati bagian lengkung pesawat. Ini berarti gaya dorong udara rag). tekanan udara di daerah itu turun menjadi .

I GF F H G A E A F B E D C B@ @ A F a a a ang a a ap p a a bang 9 . Control pada pesawat Macam kontrol pada pesawat Selain memiliki kendali secara manual melalui joy stick yang dikendalikan oleh pilot. ika ingin menambah kecepatan. ika ingin menambah ketinggian.(Weight). kita hanya perlu mengurangi in gaya angkat (Lift < weight).Auto Pilot bekerja dengan cara merespon menggunakan aileron/ aliran udara yang melewati sawap bagian belakang. pesawat juga memiliki sistem kendali Auto pilot. kita harus menambah gaya dorong sehingga gaya dorong (Thrust) > gaya hambat udara (Drag). kita hanya perlu menambah gaya angkat supaya aya angkat > aya berat. sebaliknya jika kita ing mengurangi ketinggian. Autopilot (AP) adalah sistem komputer pesawat yang dirancang menjaga kestabilan penerbangan. Kalau hambatan dari udara lebih besar dari gaya dorong yang dihasilkan mesin maka kecepatan akan berkurang.

4. B IM PE S M U U ME HI U E P D PES W Telah dibahas pesawat dapat terbang karena bagian atas sayap melengkung. sehingga kecepatan udara di atas sayap (v) lebih besar daripada kecepatan udara di bawah sayap (v ) hal ini menyebabkan tekanan udara dari atas say p (P ) lebih kecil a daripada tekanan udara dari bawah sayap (P ). a ` a ` Persamaan Bernoulli adalah Sayap pesawat tipis. maka h1 = h2 sehingga tekanan pada pesawat: Y WV V X W Q U Q V R U T S RP P Q cb Gbr. Sirip P awat F a a a ang a a ap p a a bang 10 . sehingga gaya dari bawah (F1) lebih besar daripada gaya dari atas (F2) maka timbullah gaya angkat pesawat.

.2 Kg/m .2 Kg/m3 P2 = 103000 Pa Ditanyakan : P1 = . satuannya m/s : massa jenis udara. satuannya Pa P1 : tekanan dari bawah pesawat.. s qp p r q e i e p f i h g fd d e F a a a ang a a ap p a a bang 11 . Penyelesaian: P1 = 103540 Pa adi tekanan dari bawah sayap pesawat adalah 103540 Pa. Berapakah tekanan udara dari bawah sayap Diketahui : v2 = 0 m/s v1 = 0 m/s = 1.. satuannya Kg/m3 Conto : Pada pesawat model kecepatan udara di bagian atas bawah 3 m/s dan kecepatan di bagian m/s.P2 : tekanan dari atas pesawat. satuannya m/s v1 : kecepatan udara di bawah pesawat. tekanan udara bagian atas pesawat 103000 Pa. satuannya Pa v2 : kecepatan udara di atas pesawat. jika massa jenis udara 1.

satuannya A : luas penampang. satuannya Pa P1 : tekanan dari bawah pesawat. satuannya F2 : gaya dari atas pesawat. satuannya F1 : gaya dari bawah pesawat.P 2). satuannya m2 : massa jenis udara. satuannya Pa F : gaya angkat pesawat. satuannya Kg/m3 ƒ € € ‚  u y u € v y x w vt t u F a a a ang a a ap p a a bang 12 .5. maka F = P.A atau P2 : tekanan dari atas pesawat.A aya angkat pada pesawat F1 . B PES W IM PE S M U U ME HI U Y P D Tekanan .F 2 = (P1 .

Dan akhirnya kami berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan SMAN 1 Tanjungpinang khususnya. Dengan tersusunnya makalah ini berarti telah terpenuhi sebagai tugas yang diberikan oleh gur u pembimbing.KATA PEN T P Puji syukur penyusun panjatkan kepada Allah SWT atas segala bimbingan dan rahmatnya selama menyusun makalah ini. Untuk itu pada kesempatan ini tak lupa kami memohon maaf yang sebesar besarnya bila dalam penyusunan makalah ini masih belum sempurna. Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih belum sempurna dan masih banyak kekurangan kekurangan. Mei 2011 Penyusun Fisika I Gaya angkat sayap pesawat terbang 13 . Tanjungpinang.

com/2008/06/03/sejarah -pembuatan-pesawat-terbang/ http://aeroblog.sch.php/1/ANIMASI/fisika/Asas%20Bernoulli/materi04.smpn1-mgl.com/artikel-mainmenu-29/teori-penerbangan-mainmenu-68/26-privatepilot/151-bab-3a-aerodinamika-penerbangan-?start=1 http://genius.html „ Fisika I Gaya angkat sayap pesawat terbang 14 .ilmuterbang.id/file.wordpress.wordpress.com/2006/12/06/bagaimana -pesawat-udara-bisa-terbang/ http://www.DAFTAR P STAKA http://ardans rodjuddin.