P. 1
MAKALAH MANAJEMEN KEUANGAN

MAKALAH MANAJEMEN KEUANGAN

|Views: 3,893|Likes:
Published by lolys_chasper6813

More info:

Published by: lolys_chasper6813 on Jun 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/12/2013

pdf

text

original

1

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Manaiemen keuangan memiliki peran dalam kehidupan perusahaan ditentukan
oleh perkembangan ekonomi kapitalisme. Pada awal lahirnya kapitalisme sebagai system
ekonomi pada abad 18, manaiemen keuangan hanya membahas topic rugi-laba. Selaniutnya
berturut-turut ia memiliki peranan antara lain sebagai berikut :
1. Tahun 1900 awal : Penerbit surat berharga
2. Tahun 1930 1940 : kebangkrutan, reorganisasi
3. Tahun 1940 1950 : anggaran & internal audit
4. Tahun 1950 1970 : eksternal perusahaan
5. Tahun 1970 1980 : inIlasi
6. Tahun 1980 1990 : krisis ekonomi keuangan
7. Tahun 1990 sekarang : globalisasi
Perkembangan manaiemen keuangan sangat dipengaruhi oleh berbagai Iactor
antara lain kebiiakan moneter, kebiiakan paiak, kondisi ekonomi, kondisi social, dan kondisi
politik. Kebiiakan moneter berhubungan dengan tingkat suku bunga dan inIlasi. Khususnya
inIlasi mempunyai dampak langsung terhadap manaiemen keuangan antara lain masalah :
1. Masalah akuntasi
2. Kesulitan perencanan
3. Permintaan terhadap modal
4. Suku bunga
5. Harga obligasi menurun
Kondisi ekonomi iuga mempunyai dampak lansung terhadap manaiemen keuangan antara
lain masalah :
a. Persaingan internasional
b. Keuangan internasional
c. Kurs pertukaran yang berIluktuasi
d. Marger, pengambilalihan, dan restrukturisasi
e. Inovasi keuangan dan rekayasa keuangan

2

B. Batasan Masalah
Manajemen Keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan, penganggaran,
pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki
oleh organisasi atau perusahaan. Manaiemen keuangan berhubungan dengan 3 aktivitas,
yaitu :
1. Aktivitas penggunaan dana yaitu aktivitas untuk menginvestasikan dana pada
berbagai aktiva
2. Aktivitas perolehan dana yaitu aktivitas untuk mendapatkan sumber dana, baik
dari sumber dana internal maupun sumber dana eksternal perusahaan
3. aktivitas pengelolaan aktiva yaitu setelah dana diperoleh dan dialokasikan dalam
bentuk aktiva harus dikelola seeIisien.
. #umusan Masalah
akupan permasalahan dalam pelaksanaan pemisahan kewenangan administrasi dan
kewenangan kebendaharaan adalah :
O Menyoroti sampai dimana tingkat kesiapan kementrian/lembaga dalam menialankan
Iungsinya selaku pemegang kewenangan administratiI (what and how the manager
manage);
O Pelaksanaan kewenangan kebendaharaan (comptable) di kementrian keuangan (d.h.i
KPPN);
O aktor-Iaktor yang mempengaruhi pelaksanaan pemisahan kedua kewenangan pada
KPA dan KPPN;
O &sul penyempurnaan aturan atau prosedur keria untuk menciptakan eIisiensi biaya dan
eIektiIitas kineria dalam mekanisme pelaksanaan pembayaran sebagai bentuk
pengendalian keuangan negara .
Dalam rangka mengemban misi reIormasi dalam bidang keuangan negara yakni
mewuiudkan pemerintahan yang bersih (clean governance) maka Menteri Keuangan selaku
Bendahara &mum Negara (B&N) dan peiabat lainnya yang dituniuk selaku Kuasa B&N

3

bukanlah sekadar kasir yang hanya melaksanakan penerimaan dan pengeluaran negara tanpa
berhak menilai kebenaran penerimaan dan pengeluaran negara tersebut, tetapi Menteri
Keuangan selaku pengelola keuangan dalam arti yang seutuhnya yaitu berIungsi sekaligus
kasir,pengawas keuangan dan manaier keuangan. Dikarenakan pelaksanaan tahun 2005
sampai dengan triwulan I tahun 2006 menuniukkan belum berubahnya mind set KPA dan
KPPN dalam mekanisme pelaksanaan pembayaran APBN perlu dilakukan langkah-langkah
konkrit mengendalikan pengelolaan keuangan negara sesuai Iungsi kementrian keuangan
dalam arti seutuhnya : kasir, pengawas keuangan dan manaier keuangan agar tercipta
eIisiensi biaya dan eIektiIitas dalam pelaksanaan anggaran (cost eIIektiveness and
operational eIIiciency) sehingga ada benang merah dalam siklus anggaran (budgetcycle)
antara input, output dan out come.
D. Landasan Teori
Sistem penganggaran moderen (Public Expenditure Management) menekankan
pentingnya tiga prinsip penting (best practice) dalam pengelolaan keuangan negara yaitu :
O Aggegate iscal Dicipline,
O disiplin anggaran pada tingkat nasional agar besarnya belania negara disesuaikan dengan
kemampuan menghimpun pendapatan negara
O Allocative EIIiciency, eIisiensi alokasi anggaran melalui distribusi yang tepat sumber-
sumber daya keuangan untuk berbagai Iungsi pemerintahan sesuai dengan outcome
(manIaat atau hasil) yang diharapkan dari penyelenggaraan tugas kementrian/lembaga
O perational EIIiciency, eIisiensi pelaksanaan kegiatan instansi pemerintahan untuk
menghasilkan output sesuai tugas dan Iungsi instansi pemerintahan bersangkutan
ReIormasi di bidang perbendaharaan dilakukan seialan dengan prinsip operational
eIIiciency dengan mengubah Iokus dari kontrol pengeluaran pada input meniadi output dan
memberikan kewenangan yang lebih besar kepada manaier untuk pelaksanaan tugas dan
Iungsinya (Let`s the manager manage). Pemberian kewenangan yang lebih besar pada
manaier dilakukan untuk melaksanakan kegiatan berorientasi pada hasil (output) dan manIaat
(outcome).

4

. Dasar Hukum Pembayaran
O && No.17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara
O && No.1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
O && No.15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan
Negara
O && No.13 tahun 2005 tentang APBN TA.2006
O PP No.21 tahun 2004 tentang Penyusunan RKAKL
O Keppres No.42 tahun 2002 itentang Pedoman Pelaksanaan APBN
O PMK No.134/PMK.06/2005 tentang Pedoman Pembayaran Dalam Pelaksanaan
Pembayaran APBN
O Peraturan Dirien Perbendaharaan No.PER-66/PB/2005 tanggal 28-12-2005 tentang
Mekanisme Pelaksanaan Pembayaran atas beban APBN
. Pembagian Kewenangan
Pasal 19 && No.1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara ayat (1)
menyebutkan bahwa Pembayaran atas tagihan yang meniadi beban APBN dilakukan oleh
Bendahara &mum Negara/Kuasa Bendahara &mum Negara. Dalam pelaksanaannya
pembayaran APBN tersebut dilakukan oleh KPPN. Selaniutnya pada ayat (2) bahwa
dalam rangka pelaksanaan pembayaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bendahara
&mum Negara/Kuasa Bendahara &mum Negara berkewaiiban untuk :
1. Meneliti kelengkapan perintah pembayaran yang diterbitkan oleh Pengguna
Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran;
2. Menguii kebenaran perhitungan tagihan atas beban APBN yang tercantum dalam
perintah pembayaran;
3. Menguii ketersediaan dana yang bersangkutan;
4. Memerintahkan pencairan dana sebagai dasar pengeluaran negara;
5. Menolak pencairan dana, apabila perintah pembayaran yang diterbitkan oleh Pengguna
Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

3

Kewaiiban dalam rangka pelaksanaan pembayaran ini diiabarkan lebih laniut
dalam peraturan pelaksanaan yaitu Peraturan Dirien Perbendaharaan No.PER-
66/PB/2005 pada pasal 11 sebagai berikut :
1. Penguiian SPM dilaksanakan oleh KPPN mencakup penguiian yang bersiIat substansiI
dan Iormal.
2. Penguiian substantiI dilakukan untuk:
O Menguii kebenaran perhitungan tagihan yang tercantum dalam SPM;
O Menguii ketersediaan dana pada kegiatan/sub kegiatan/MAK dalam DIPA yang dituniuk
dalam SPM tersebut;
O Menguii dokumen sebagai dasar penagihan (Ringkasan Kontrak/SPK, Surat Keputusan,
DaItar NominatiI Perialanan Dinas);
O Menguii surat pernyataan tanggung iawab (SPTB) dari kepala kantor/satker atau peiabat
lain yang dituniuk mengenai tanggung iawab terhadap kebenaran pelaksanaan
pembayaran;
O Menguii Iaktur paiak beserta SSP-nya.
Pengujian formal dilakukan untuk:
O Mencocokkan tanda tangan peiabat penandatangan SPM dengan spesimen tandatangan;
O Memeriksa cara penulisan/pengisian iumlah uang dalam angka dan huruI; memeriksa
kebenaran dalam penulisan, termasuk tidak boleh terdapat cacat dalam penulisan.
Pada Pasal 7 ayat (2.c.) && No.1/2004 bahwa Menteri Keuangan selaku
Bendahara &mum Negara berwenang melakukan pengendalian pelaksanaan anggaran
negara. Sedangkan pada penielasan && tersebut Menteri Keuangan selaku Bendahara &mum
Negara dan peiabat lainnya yang dituniuk sebagai Kuasa Bendahara &mum Negara (KPPN)
bukanlah sekedar kasir yang hanya berwenang melaksanakan penerimaan dan pengeluaran
negara tanpa berhak menilai kebenaran penerimaan dan pengeluaran tersebut. Menteri
Keuangan selaku Bendahara &mum Negara adalah pengelola keuangan dalam arti

6

seutuhnya, yaitu berIungsi sekaligus sebagai kasir, pengawas keuangan, dan manaier
keuangan.
ungsi pengawasan keuangan di sini terbatas pada aspek rechmatigheid dan
wetmatigheid dan hanya dilakukan pada saat teriadinya penerimaan atau pengeluaran,
sehingga berbeda dengan Iungsi pre-audit yang dilakukan oleh kementerian teknis atau post-
audit yang dilakukan oleh aparat pengawasan Iungsional. Dengan demikian, dapat diialankan
salah satu prinsip pengendalian intern yang sangat penting dalam proses pelaksanaan
anggaran, yaitu adanya pemisahan yang tegas antara pemegang kewenangan administratiI
(ordonnateur) dan pemegang kewenangan kebendaharaan (comptable).
. Kewenangan Administratif (Ordonateur)
Penyelenggaraan kewenangan administratiI diserahkan kepada kementerian
negara/lembaga. Kewenangan administratiI tersebut meliputi melakukan perikatan atau
tindakan-tindakan lainnya yang mengakibatkan teriadinya penerimaan atau pengeluaran
negara, melakukan penguiian dan pembebanan tagihan yang diaiukan kepada
kementerian negara/lembaga sehubungan dengan realisasi perikatan tersebut, serta
memerintahkan pembayaran atau menagih penerimaan yang timbul sebagai akibat
pelaksanaan anggaran.
Satu hal penting yang mendasar dalam penyempurnaan manajemen keuangan
adalah adanya kewenangan dan tanggung iawab yang lebih besar bagi kementerian
negara/lembaga dalam mengelola program dan kegiatan yang ada dalam lingkup kerianya
dimana penganggaran berdasarkan kineria akan sangat membantu dalam penerapannya.
Penganggaran berdasarkan kineria adalah penyusunan anggaran yang dilakukan
dengan memperhatikan keterkaitan antara pendanaan dengan keluaran dan hasil yang
diharapkan termasuk eIisiensi dalam pencapaian hasil dan keluaran tersebut. Indikator
kineria (perIormance indicators) dan sasaran (targets) merupakan bagian dari
pengembangan sistem penganggaran berdasarkan kineria dalam rangka mendukung
perbaikan eIisiensi dan eIektivitas pemanIaatan sumberdaya.

7

Penganggaran berdasarkan kineria pada dasarnya bertuiuan untuk meningkatkan
eIisiensi dalam pelaksanaan anggaran dengan menghubungkan antara beban keria dan
kegiatan terhadap biaya. Secara lebih dalam, penerapan penganggaran berdasarkan
kineria akan mendukung alokasi anggaran terhadap prioritas program dan kegiatan.
Sistem ini terutama berusaha untuk menghubungkan antara keluaran (outputs) dengan
hasil (outcomes) yang disertai dengan penekanan terhadap eIektiIitas dan eIisiensi
terhadap anggaran yang dialokasikan.
O Ekonomis: seiauh mana masukan/sumberdaya yang ada digunakan dengan sebaik-
baiknya;
O EIisiensi: seiauh mana perbandingan antara tingkat keluaran suatu kegiatan dengan
sumberdaya/dana yang digunakan;
O EIektivitas: seiauh mana keluaran yang dihasilkan mendukung pencapaian



8

BAB II
DEFINISI MANA1EMEN KEUANGAN

A. Pengertian Manajemen Keuangan
Manaiemen Keuangan merupakan manaiemen terhadap Iungsi- Iungsi keuangan.
ungsi-Iungsi keuangan tersebut meliputi bagaimana memperoleh dana (raising oI Iund) dan
bagaimana menggunakan dana tersebut (allocation oI Iund).
eberapa definisi :
Manaiemen Keuangan adalah aktivitas pemilik dan manaiemen perusahaan untuk
memperoleh sumber modal vang semurah-murahnva dan menggunakannva se-efektif. se-
efisien. seproduktif mungkin untuk menghasilkan laba.

Manaiemen keuangan dapat didefinisikan dari tugas dan tanggung iawab manaier
keuangan. Meskipun tugas dan tanggung iawabnva berlainan di setiap perusahaan. tugas
pokok manaiemen keuangan antara lain meliputi . keputusan tentang investasi. pembiavaan
kegiatan usaha dan pembagian dividen suatu perusahaan (Weston dan Copeland. 1992. 2)

Manaiemen Keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan. penganggaran.
pemeriksaan. pengelolaan. pengendalian. pencarian dan penvimpanan dana vang dimiliki
oleh organisasi atau perusahaan.
Manajemen Keuangan adalah untuk memahami tentang apa yang teriadi
disekeliling kita untuk menyelesaikan masalah-masalah praktis dan iuga menielaskan
berbagai Iakta dan inIormasi.
Pelaksanaan pengelolaan keuangan negara pasca ReIormasi Manaiemen
Keuangan Pemerintah yang diikuti lahirnya && No.17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara
dan && No.1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara telah berialan hampir satu setengah
tahun. Sebagaimana dipahami && Keuangan Negara No.17 tahun 2003 dan &&
Perbendaharaan Negara nomor 1 tahun 2004 adalah untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan

9

keuangan negara yang sesuai dengan tuntutan perkembangan demokrasi, ekonomi dan
teknologi moderen.
&& No.17/2003 tentang Keuangan Negara telah merubah sistem dan pola
pengelolaan keuangan negara. Sistem yang diusung dalam && tersebut adalah sistem
penganggaran berbasis kineria (perIormance budgeting system) yang meniadikan kineria
sebagai Iokus sehingga seluruh potensi harus diarahkan untuk mendukung agar kineria yang
diinginkan dapat tercapai. Secara sederhana dapat diielaskan bahwa kineria yang
dicanangkan tercapai dengan pendanaan yang dialokasikan secara eIisien dan eIektiI. Seialan
dengan ketentuan yang diatur dalam && No.17 tahun 2003, Menteri Keuangan sebagai
pembantu Presiden dalam bidang keuangan pada hakikatnya adalah hieI inancial IIicer
() Pemerintah RI sedangkan setiap Menteri/Pimpinan Lembaga adalah hieI
peracional IIicer () untuk statu bidang tugas pemerintahan. &ntuk meningkatkan
akuntabilitas dan meniamin terselenggaranya saling uii (check and balance) dalam proses
pelaksanaan anggaran, perlu dilakukan pemisahan secara tegas antara pemegang kewenangan
administratiI yang diserahkan kepada kementrian/lembaga dan pemegang kewenangan
kebendaharaan yang diserahkan kepada kementrian keuangan.
Dari pengamatan APBN tahun 2005 sampai dengan triwulan I tahun 2006
menuniukkan pengalihan kewenangan administratiI yang dulunya dilaksanakan oleh
kementrian keuangan kepada kementrian/lembaga menuniukkan sebagian besar mind set
KPA masih berprinsip tolok ukur keberhasilan diukur dari tingkat capaian disbursement
(penyerapan) tanpa terlalu iauh memperhatikan kualitas kinerianya. Berdasarkan
permasalahan di atas maka pada RADIN tingkat regional Kanwil DJPBN wilayah Sumatera
di Medan, Kanwil III DJPBN Padang merasa perlu mengangkat permasalahan pengalihan
kewenangan administratiI pada Kementrian/Lembaga khususnya dalam hal pelaksanaan
pembayaran yang eIisien dan eIektiI.
B. Manajer Keuangan
Manaier Keuangan merupakan seseorang yang mempunyai hak dalam mengambil
suatu keputusan yang sangat penting dalam suatu bidang investasi dan pembelaniaan
perusahaan. Manaier keuangan iuga bertanggung iawab dalam bidang keuangan pada suatu
perusahaan. Manaier keuangan berkepentingan dengan penentuan iumlah aktiva yang layak

10

dari investasi pada berbagai aktiva dan pemilihan sumber-sumber dana untuk membelaniai
aktiva tersebut.
Manaier keuangan berkepentingan dengan penentuan iumlah aktiva yang layak dari
investasi pada berbagai aktiva dan pemilihan sumber-sumber dana untuk membelaniai
aktiva-aktiva tersebut. &ntuk membelaniai kebutuhan dana tersebut, manaier keuangan dapat
memenuhinya dari sumber yang berasal dari luar perusahaan dan dapat iuga yang berasal dari
dalam perusahaan. Sumber dari luar perusahaan berasal dari pasar modal, yaitu pertemuan
antara pihak membutuhkan dana dan pihak yang dapat menyediakan dana. Dana yang berasal
dari pasar modal ini dapat berbentuk hutang (obligasi) atau modal sendiri (saham). Sumber
dari dalam perusahaan berasal dari penyisihan laba perusahaan (laba ditahan), cadangan,
maupun depresiasi.
Setelah dana diperoleh, dana tersebut harus digunakan untuk membelaniai operasi
perusahaan. Dana akan tertanam pada berbagai kekayaan riil perusahaan.
a. Keputusan dan Tanggung 1awab Manajer Keuangan

Manaier keuangan mempunyai tanggung iawab yang besar terhadap apa yang
telah dilakukannya. Ada pun keputusan keuangan yang meniadi tanggung iawab manaier
keuangan dikelompokkan ke dalam tiga (3) ienis:
1. Mengambil keputusan investasi (investment decision), Menyangkut masalah
pemilihan investasi yang diinginkan dari sekolompok kesempatan yang ada, memilih
satu atau lebih alternatiI investasi yang dinilai paling menguntungkan.
2. Mengambil keputusan pembelaniaan (financing decision), Menyangkut masalah
pemilihan berbagai bentuk sumber dana yang tersedia untuk melakukan investasi,
memilih satu atau lebih alternatiI pembelaniaan yang menimbulkan biaya paling
murah.
3. Mengambil keputusan dividen (dividend decision) atau dividen policy, Menyangkut
masalah penentuan besarnya persentase dari laba yang akan dibayarkan sebagai
dividen tunai kepada para pemegang saham, stabilitas pembayaran dividen,
pembagian saham dividen dan pembelian kembali saham-saham.

11

Keputusan-keputusan tersebut harus diambil dalam kerangka tuiuan yang
seharusnya dipergunakan oleh perusahaan yaitu memaksimumkan nilai perusahaan. Nilai
perusahaan adalah harga yang terbentuk seandainya perusahaan diiual. Apabila perusahaan
'go public¨ maka nilai perusahaan ini akan dicerminkan oleh harga saham perusahaan
tersebut. Dengan meningkatnya nilai perusahaan, maka pemilik perusahaan meniadi lebih
makmur sehingga mereka meniadi lebih senang.
Aktivitas perusahaan ditiniau dari sudut manaiemen keuangan meniadi tugas
manaier keuangan. Tugasnya antara lain adalah sebagai berikut :
1. Perolehan dana dengan biaya murah.
2. Penggunaan dana eIektiI dan eIisien
3. Analisis laporan keuangan
4. Analisis lingkungan Internal dan eksternal yang berhubungan dengan keputusan rutin
dan khusus.

b. Kedudukan Manajer Keuangan Dalam Struktur Organisasi Perusahaan
Di dalam perusahaan yang besar bidang keuangan dipimpin oleh seorang manaier
keuangan (chief financial manager). Manaier keuangan atau sering disebut direksi
keuangan melaporkan secara langsung kepada direktur keuangan atau presiden direktur.
Sedangkan di dalam departemen keuangan dalam suatu perusahaan dibagi lagi ke dalam
beberapa bagian/divisi yang dipunyai oleh seorang kepada divisi meliputi:
1. Divisi anggaran, bertanggung iawab untuk mempersiapkan dan memperbaiki bugdet
operasi (operating bugdet)
2. Divisi penganggaran modal (capital budgeting) yang bertanggung iawab untuk
mempersiapkan analisis pengeluaran modal
3. Divisi perencanaan keuangan, yang bertanggung iawab untuk mengambil alternatiI
pemenuhan kebutuhan dana iangka paniang
4. Divisi perencanaan keuangan jangka pendek, yang bertanggung iawab terhadap
pemenuhan kebutuhan dana iangka pendek, serta investasi iangka pendek pada surat
berharga (marketable securities)

12

5. Divisi kredit, bertanggung iawab untuk menentukan kredit yang akan diberikan
kepada langganan, disamping itu divisi ini iuga bertanggung iawab dalam negoisasi
dengan kreditor (lembaga keuangan Bank dan bukan Bank)
6. Divisi hubungaan masyarakat (human relation), bertanggung iawab terhadap
pembentukan image/komunikasi antara perusahaan, pemegang saham, para investor
dan masyarakat keuangan secara umum.




13

BAB III
FUNGSI DAN TUGAS MANA1EMEN KEUANGAN

Fungsi dan tugas manajemen keuangan adalah salah satu kepentingan di dalam manaiemen
yang merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan pemanIaatan sumber daya keuangan
dalam kegiatan entitas secara eIisien dan eIektiI, dalam keriasama secara terpadu dengan Iungsi-
Iungsi lainnya seperti riset dan penelitian, produksi, pemasaran dan sumberdaya manusia.
Manaiemen keuangan dapat dideIinisikan dari tugas dan tanggung iawab manaier
keuangan. Tugas pokok manaiemen keuangan antara lain meliputi keputusan tentang
investasi, pembiayaan kegiatan usaha dan pembagian deviden suatu perusahaan, dengan
demikian tugas manaier keuangan adalah merencanakan untuk memaksimumkan nilai
perusahaan.
Kegiatan penting lain yang harus dilakukan manaier keuangan menyangkut empat (4) aspek
yaitu:
1. !ertama, yaitu dalam perencanaan dan peramalan, dimana manaier keuangan harus
bekeria sama dengan para manaier lain yang ikut bertanggung iawab atas
perencanaan umum perusahaan.
2. Kedua, manaier keuangan harus memusatkan perhatian pada berbagai keputusan
investasi dan pembiayaan, serta segala hal yang berkaitan dengannya.
3. Ketiga, manaier keuangan harus bekeria sama dengan para manaier lain di
perusahaan agar perusahaan dapat beroperasi seeIisien mungkin
4. Keempat, menyangkut penggunaan pasar uang dan pasar modal, manaier keuangan
menghubungkan perusahaan dengan pasar keuangan, di mana dana dapat diperoleh
dan surat berharga perusahaan dapat diperdagangkan.
Dari ke empat aspek tersebut dapat disimpulkan bahwa tugas pokok manaier
keuangan berkaitan dengan keputusan investasi dan pembiayaannya. Dalam menialankan
Iungsinya, tugas manaier keuangan berkaitan langsung dengan keputusan pokok perusahaan
dan berpengaruh terhadap nilai perusahaan.

14

TUGAS MANA1EMEN KEUANGAN
Tugas Iungsional manaiemen keuangan adalah:
1. Menetapkan struktur keuangan entitas. Yaitu menetapkan kebutuhan entitas akan dana
untuk sekarang (modal keria iangka pendek) dan masa depan (keperluan investasi iangka
paniang) dan menetapkan sumber dana yang dapat menutup kebutuhan-kebutuhan itu
secara sehat. Di dalam prinsipnya, kebutuhan dana iangka pendek dibiayai oleh sumber
iangka pendek, dan kebutuhan dana iangka paniang dibiayai dari sumber iangka paniang.
2. Mengalokasikan dana sedemikian agar dapat memperoleh tingkat eIisiensi atau
proIitabilitas yang optimal.
3. Mengendalikan keuangan perusahaan dengan mengadakan sistem dan prosedur yang
dapat mencegah penyimpangan dan mengambil langkah perbaikan iika teriadi
penyimpangan di dalam pelaksanaan usaha dan memengaruhi struktur keuangan dan
alokasi dana.
Dukungan Akuntansi
&ntuk dapat menialankan Iungsi dan tugasnya manaiemen keuangan memerlukan
dukungan akuntansi yang melakukan 'pencatatan, penggolongan dan peringkasan
peristiwa-peristiwa dan keiadian-keiadian yang setidak-tidaknya sebagian bersiIat
keuangan dengan cara yang setepat-tepatnya dan dengan petuniuk yang atau dinyatakan
dalam uang, serta penaIsiran terhadap hal-hal yang timbul daripadanya¨
Bidang Kritis
Dari inIormasi internal yang berasal dari bagian akuntansi, mempelaiari situasi
umum dalam bidang industri/iasa entitas dan kebiiakan-kebiiakan pemerintah yang
berdampak pada keuangan entitas, memerhatikan rencana strategis umum dan Iungsional-
operasional entitas, selaniutnya manaiemen keuangan mengambil keputusan dalam rencana-
rencana anggaran dan pelaksanaannya terutama yang menyangkut :
O Penerimaan dan pembayaran tunai (Manaiemen Kas),
O &tang dan piutang (Manaiemen &tang dan Piutang),

13

O Permodalan (Manaiemen Modal Keria) dan
O Investasi (Manaiemen Investasi), serLa melakukan penaendallan aLas semua lLuŦ
#ambu-rambu
Keputusan-keputusan manaiemen keuangan diharapkan selalu mendukung
kelancaran operasi dan strategi manaiemen agar eIektiI dan eIisien, sekaligus meniaga
kesehatan keuangan entitas, yang diukur dari aspek proIitabilitas, likuiditas dan solvabilitas.
&ntuk B&MN suatu ketika ditetapkan ukuran keuangan yang sehat sekali adalah
iika suatu entitas menuniukkan proIitabilitas lebih dari 12°, likuiditas lebih dari 150° dan
solvabilitas lebih dari 200°. Kategori sehat iika proIitabilitas antara 8°-12°, likuditas
antara 100°-150°, dan solvabilitas antara 150°-200°. Kategori kurang sehat iika
proIitabilitas 5°-8°, likuiditas antara 75°-100°, dan solvabilitas antara 100°-150°.
Kategori tidak sehat iika proIitabilitas kurang dari 5°, likuiditas kurang dari 75° dan
solvabilitas kurang dari 100°.




16

BAB IV
PE#AN MANA1EMEN KEUANGAN

Manaiemen keuangan merupakan menaiemen terhadap Iungsi-Iungsi keuangan.
ungsi-Iungsi keuangan tersebut meliputi begaimana memperoleh dana (raising oI Iund) dan
bagaimana menggunakan dana tersebut (allocation oI Iund). Manaier keuangan berkepentingan
dengan penentuan iumlah aktiva yang layak dari investasi pada berbagai aktiva dan memilih
sumber-sumber dana untuk membelaniai aktiva tersebut. &ntuk memperoleh dana, manaier
keuangan bisa memperolehnya dari dalam maupun luar perusahaan. Sumber dari luar perusahaan
berasal dari pasar modal, bisa berbentuk hutang atau modal sendiri.
Manaiemen keuangan dapat dideIinisikan dari tugas dan tanggung iawab manaier
keuangan. Tugas pokok manaiemen keuangan antara lain meliputi keputusan berinvestasi,
pembiayaan kegiatan usaha dan pembagian deviden suatu perusahan, dengan demikian tugas
manaier keuangan adalah merencanakan untuk memaksimumkan nilai perusahaan. Kegiatan
penting lainnya yang harus dilakukan manaier keuangan menyangkut empat aspek yaitu :
1. Manaier keuangan harus bekeriasama dengan para manaier lainnya yang bertanggung
iawab atas perencanaan umum perusahaan.
2. Manaier kuangan harus memusatkan perhatian pada berbagai keputusan investasi dan
pembiayaan, dan berbagai hal yang berkaitan dengannya
3. Manaier keuangan harus bekeriasama dengan para manaier di perusahaan agar
perusahaan dapat beroperasi seeIisien mungkin
4. Manaier keuangan harus mampu menghubungkan perusahaan dengan pasar keuangan,
dimana perusahaan dapat memperoleh dana dan surat berharga perusahaan dapat
diperdagangkan.
Aspek penting lain dari tuiuan perusahaan dan tuiuan manaiemen keuangan
adalah pertimbangan terhadap tanggung iawab sosial yang dapat dilihat dari empat segi
yaitu :

17

1. Jika manaiemen keuangan menuiu pada memeksimalisasi harga saham, maka diperlukan
manaiemen yang baik dan eIisien sesuai dengan permintaan konsumen.
2. Perusahaan yang berhasil selalu menempatkan eIisiensi dan inovasi sebagai prioritas,
sehingga menghasilkan produk baru, penemuan teknologi baru dan perluasan lapangan
pekeriaan
3. aktor-Iaktor luar seperti pencemaran lingkungan, iaminan keamanan produk dan
keselamatan keria meniadi lebih penting untuk dipertimbangkan. luktuasi disemua
tingkat kegiatan bisnis dan perubahan-perubahan yang teriadi pada kondisi pasar
keuangan merupakan aspek penting dari lingkungan luar.
4. Keriasama antara industri dan pemerintah sangat diperlukan untuk menciptakan peraturan
yang mengatur tentang perilaku perusahaan, dan sebaliknya perusahaan mematuhi
peraturan tersebut. Tuiuan perusahaan pada dasarnya adalah memeksimumkan nilai
perusahaan dengan pertimbangan teknis.
Pada dasarnya tuiuan manaiemen keuangan adalah memaksimumkan nilai
perusahaan. Akan tetapi dibalik tuiuan tersebut masih terdapat konIlik antara pemilik perusahaan
dengan penyedia dana sebagai kreditur. Jika perusahaan berialan lancar, maka nilai saham
perusahaan akan meningkat, sedangkan nilai hutang perusahaan dalam bentuk obligasi tidak
terpengaruh sama sekali. Jadi dapat disimpulkan bahwa nilai dari saham kepemilikan bisa
merupakan indeks yang tepat untuk mengukur tingkat eIektiIitias perusahaan. Berdasarkan
alasan itulah, maka tuiuan manaiemen keuangan dinyatakan dalam bentuk maksimalisasi nilai
saham kepemilikan perusahaan, atau memaksimalisasikan harga saham. Tuiuan
memaksimumkan harga saham tidak berarti bahwa para manaier harus berupaya mencari
kenaikan nilai saham dengan mengorbankan para pemegang obligasi.




18

BAB V
ANALISA MANA1EMEN KEUANGAN

A. Pelaksanaan #eformasi di Bidang Perbendaharaan
Sebagaimana diketahui reIormasi di bidang perbendaharaan mempunyai
konsekuensi pada pemisahan kewenangan administratiI (ordonateur) dan kewenangan
kebendaharaan (comptable). Kewenangan administratiI yang selama hampir 58 tahun berada
di Kementrian Keuangan beralih pada Kementrian/Lembaga sementara Kementrian
Keuangan mempunyai kewenangan kebendaharaan. Dari pengamatan terhadap pelaksanaan
APBN tahun 2005 dan triwulan pertama tahun anggaran 2006 memberikan gambaran masih
terdapat berbagai hambatan dalam pelaksanaan anggaran yang eIisien (operational
eIIiceincy).
Permasalahan aktual dan krusial yang dihadapi dalam rangka pelaksanaan Iungsi
pelayanan yang diemban KPPN sebagai uiung tombak dalam rangka pembayaran dana
APBN adalah :
O Aspek check and balance (saling uii) belum dapat diialankan dengan baik sebagai
konsekuensi pemisahan Iungsi orodonateur dan Iungsi comptable dikarenakan Iaktor
SDM yang masih belum siap menialankan amanat && No.1/2004
O ara berpikir (mindset) iaiaran Dit.Jen.Perbendaharaan (Kanwil DJPBN dan KPPN) yang
sebagian besar belum memahami bahwa telah teriadi perubahan dalam sistim
pembayaran sebagaimana telah diatur dalam && No. 17/2003 dan && No.1/2004 yakni
diterapkannya sistem Anggaran Berbasis Kineria (ABK)
O Masih adanya perasaan berat hati melepaskan kewenangan administratiI yang telah
bertahun-tahun melekat dan seolah meniadi ¨bench mark¨ pegawai KPPN bahwa dalam
pelaksanaan pembayaran harus melakukan penguiian substantiI yang kadang teriebak
kepada penguiian Iormal yakni aspek tuiuan pembayaran (doelmatigheid). ontoh :
Dikarenakan penulisan resume kontrak yang kurang lengkap KPPN minta kontrak
sebagai bahan pemeriksaan;

19

O Adanya perbedaan penaIsiran dalam menteriemahkan peraturan pelaksanaan yang
mengakibatkan ketidakielasan atau grey area bahkan meniadi blank area dan mendorong
pada satu tindakan yang mengarah pada pelayanan yang berbelit-belit. ontoh : Dalam
hal pembayaran Belania Barang Non perasional Lainnya (BKPK 5212) ternyata dalam
SPTB tercantum Pemeliharaan A yang seharusnya masuk dalam BKPK 5231 dan
ternyata dalam RKAKL memang alokasi dana untuk pemeliharaan A tersebut masuk
dalam MAK 521219
O Adanya pertentangan pemahaman satu produk aturan dan produk aturan lainnya
menimbulkan dilematika dalam pelaksanaan penguiian substantiI atas perintah
pembayaran contoh : pada pasal 19 ayat 2c && No.1 tahun 2004 tentang pengendalian
anggaran negara dan pasal 19 ayat 2 mengenai kewaiiban bendahara umum negara serta
penielasan && dimana Iungsi komptabel tidak sekedar sebagai kasir tapi termasuk
sebagai pengawas keuangan. Dilain pihak pada Peraturan Menteri Keuangan 96/2005
disebutkan bahwa Satker selaku Kuasa Pengguna Anggaran bertanggung iawab terhadap
pelaksanaan kegiatan pendukung program sesuai dengan bagian anggarannya masing-
masing yang iuga dituangkan pada halaman pengesahan DIPA. Hal ini berpengaruh pada
kualitas pelayanan antar KPPN karena masing-masing mempunyai standar pelayanan
berdasarkan penaIsiran dan pemahaman aturan-aturan tersebut
O KPPN waiib membuat Kartu Pengawasan Belania Pegawai Perorangan yang seharusnya
merupakan kewenangan administratiI dan berada di Satker/KPA. Hal ini merupakan
inkonsistensi dalam penerapan pemisahan ordonateur dan comptable.
B. Pelaksanaan Kewenangan Administratif (Ordonateur) di KPA

Permasalahan yang dihadapi KPA dalam pelaksanaan Iungsi administratiI :
O Permasalahan dalam DIPA misalnya : tidak tersedia MAK 511119 (Pembulatan)
MAK 511124 (tuniangan Iungsional), MAK 511125 (PPh Ps.21) menimbulkan
dilematika pada KPPN untuk melakukan pembayaran;
O Adanya euIoria (Let`s the manager manage) untuk melakukan pengeluaran sesuai
keinginan dengan berdalih pada Petuniuk perasional Kegiatan yang pada dasarnya

20

adalah untuk menghabiskan dana yang tersedia dalam DIPA sehingga mengakibatkan
penaIsiran yang menyimpang dari bagan perkiraan standar.
ontoh
O Pembayaran insentiI pegawai untuk kegiatan bersiIat rutin
O ungsional
O Kegiatan-kegiatn yang kurang mendukung pencapaian sasaran

Dalam hal pengadaan barang dan iasa yang dikontrakkan pada pihak yang bukan ahli
dibidangnya
O Adanya kecenderungan melakukan pengadaan barang dan iasa dengan pembayaran
&ang Persediaan/ Tambahan &P khususnya untuk pekeriaan swakelola misalnya pada
Dinas Kimpraswil. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya permintaan izin T&
dengan beraneka alasan yang pada hakikatnya adalah keengganan KPA untuk
melakukan pembayaran langsung;
O Adanya kecenderungan melakukan perubahan/penambahan volume kegiatan yang
pada hakikatnya adalah untuk penyerapan dana, dengan mengalihkan dari kegiatan
yang dirasa sulit untuk melakukan pencairan dana. Indikator ini dapat dibuktikan
banyaknya pengaiuan revisi kepada Kanwil DJPBN;
O Belum adanya kesadaran para pengelola keuangan untuk meniadikan dan memiliki
peraturan tentang pengelolaan keuangan sebagai pegangan dan acuan keria, dan lebih
mengandalkan pada konsultasi ke KPPN dimana kemampuan dan penguasaan
peraturan teknis pegawai yang melayani iuga masih terbatas;
O Belum adanya kemandirian para penanggung iawab Iungsional (Bendahara, Penguii
Tagihan dan Penandatangan SPM) yang pada umumnya secara struktural merupakan
pegawai bawahan pembuat komitmen (Kabag &mum / Kasubag &mum/ Kasubag
T&) yang dalam pelaksanaan pekeriaannya berada dalam kendali dan atas perintah

21

atau lebih extrim berada dalam 'tekanan¨ sesuai keinginan atasannya sehingga ada
rasa enggan atau takut teriadinya conIlict oI interest;
O Masih lemahnya kemampuan peiabat penerbit SPM dalam menteriemahkan DIPA
serta RKA-KL dan akibatnya penguiian tagihan dan pembebanan MAK/MAP tidak
sesuai dengan substansi pembayaran,

ontoh :
Dalam hal pembayaran Belania Barang Non perasional Lainnya (BKPK 5212) ternyata
dalam SPTB tercantum Pemeliharaan A yang seharusnya masuk dalam BKPK 5231 dan
ternyata dalam RKAKL memang alokasi dana untuk pemeliharaan A tersebut masuk
dalam MAK 521219.
. Faktor-faktor yang mempegaruhi pelaksanaan tugas
Faktor yang mendukung pelaksanaan tugas
1. Proses pengolahan data pelaksanaan APBN dilakukan secara elektronik didukung dengan
aplikasi program secara integrasi;
2. Adanya payung hukum yang mandiri dan mempunyai legimitasi yakni && No.17 tahun
2003 tentang Keuangan Negara dan && No.1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
serta peraturan lainnya.
Faktor yang menghambat pelaksanaan tugas
1. Kemampuan SDM meniadi Iaktor utama terhambatnya pelaksanaan tugas dikarenakan di
era Teknologi InIormasi maka pelaksanaan tugas menuntut adanya kemampuan di bidang
pengolahan data (komputer) disamping pengetahuan kewenangan kebendaharaan dan
pengetahuan kewenangan administratiI yang standar;
2. Pembinaan terhadap KPA masih dilakukan parsial dan seharusnya pembinaan dan
bimbingan teknis dilakukan secara komprehensI meliputi aspek otoriasasi,
orodonansering, comptable, akuntansi dan pengolahan data;
3. Kurangnya sosialisasi dalam bentuk GKM kepada lingkup internal (iaiaran DJPBN);

22

4. Belum adanya payung hukum bagi Bendahara &mum Negara/Kuasa B&N untuk
melakukan pengawasan kepada satker pengguna atas pengelolaan keuangan negara
khususnya ada temuan keianggalan atau indikasi penyimpangan yang dilakukan oleh
KPA;
5. Tidak adanya penghargaan (reward) dan sanksi (punishmen) atas kineria pegawai;
6. Sarana dan prasarana berupa piranti komputer dan iaringan website untuk mendukung
sistem pembayaran yang belum memadai mengingat sarana yang ada sementara ini sudah
tergolong kuno dan tidak branded.
D. Usul Penyempurnaan Aturan Pelaksanaan Kewenangan Kebendaharaan


Dari pengamatan pelaksanaan pengelolaan keuangan negara yang dikemukakan di
atas dapat disimpulkan masih terdapat kelemahan khususnya eIIiciency operational yang
dikhawatirkan iustru akan menghambat pencapaian tuiuan dan sasaran program. leh karena
itu diperlukan langkah-langkah perbaikan sebagai berikut :
O Perlu adanya aturan sebagai bentuk pembinaan sekaligus pengawasan atas pengelolaan
keuangan negara (post audit) oleh Bendahara &mum Negara/Kuasa B&N. Artinya
apabila ada keianggalan atau ditemukan indikasi penyimpangan dalam perintah
pembayaran maka B&N/Kuasa B&N tetap menerbitkan SP2D, namun perlu dilakukan
pembinaan secara tertulis atas kesalahan/penyimpangan tersebut dengan tembusan
kepada aparat pengawas Iungsional. Produk aturan yang diusulkan adalah dalam bentuk
Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan;
O Diperlukan penyuluhan secara kontinyu kepada KPA agar mind set selaku pemegang
kewenangan administratiI dapat dipahami dan diresapi. &ntuk itu Iungsi pembinaan pada
Bidang PPKN dan Bidang AKLAP perlu dirumuskan ulang agar pola pembinaan yang
dilakukan benar-benar komprehensiI dan tepat guna sesuai reIormasi manajemen
keuangan pemerintah;

23

O Perlu aturan tentang standar mutu layanan Kanwil DJPBN dan KPPN agar proses
pengalihan kewenangan administratiI kepada KPA dapat berialan dengan baik;
O Dengan diberlakukan standar mutu layanan maka perlu adanya bentuk kompensasi yakni
berupa rangsangan (insentiI) sebagai reward dan sebaliknya akan diberikan sanksi
apabila ada pelanggaran dalam pelayanan kepada mitra keria;
O KPPN tidak perlu lagi membuat Kartu Pengawasan Belania Pegawai Perorangan
(lampiran 14-3 PER-66/PB/2005) dikarenakan hal tersebut merupakan kewenangan
administratiI pada KPA;
O Perlunya Bank Data Pegawai Negeri Sipil seluruh Indonesia agar Iile data iati diri PNS
dapat secara mudah diakses oleh seluruh unit pemakai mengingat di era IT semua data
diproses secara elektronik;
O Diterapkan standar kompetensi dalam rangka meningkatkan kualitas kineria
Dit.Jen.Perbendaharaan termasuk lingkup Kanwil DJPBN dan KPPN dikarenakan
perubahan dalam sistem penganggaran di era reIormasi manaiemen pemerintah
menghendaki adanya proIesionalisme dan kompeten di bidang tugasnya;
O Perlu percepatan peningkatan kompetensi pegawai di bidang otorisasi, ordonateur,
akuntansi, analisa pelaporan dan pengolahan data dengan indikator sasaran prosentase
pegawai yang mempunyai keahlian pada bidang tersebut dengan melaksanakan kegiatan
on the iob training (pelatihan di tempat keria) dan GKM dengan sisitim mentoring;
O Perlu dirumuskan ulang prosedur keria Kanwil DJPBN dan KPPN dalam hal :
O W Pola pembinaan sistem akuntansi pemerintah yang komprehensiI dan pengolahan data
yang integrasi dengan membetuk think thank dan D&KTEK di Kanwil DJPBN
O Standardisasi kineria KPPN :
a. Diterapkan pengamanan prosedur tetap pengamanan database

24

b. Ditentukan proses cut oII
c. Dibentuk work shop untuk menanggulangi permasalahan aplikasi
d. Standar rekonsiliasi dalam rangka mutu pelayanan terhadap mitra keria
Prosedur perbaikan data
E. #eformasi Manajemen Keuangan Pemerintah
Indikasi penyimpangan anggaran negara sebagaimana ditemukan oleh Badan
Pemeriksa Keuangan (BPK) akhir-akhir ini menimbulkan kekhawatiran pada sebagian
kalangan politisi dan masyarakat bahwa reIormasi manaiemen keuangan pemerintah
tampaknya masih dalam batas verbalisme politis. Sistem manaiemen keuangan pemerintah
dan aparat pelaksananya masih belum mampu menggunakan uang rakyat secara bertanggung
iawab. Sungguh ironis di tengah pengangguran dan kemiskinan yang semakin meluas serta
hutang negara yang semakin membengkak, oknum aparat pemerintah masih melakukan
tindakan tidak terpuii dengan menyalahgunakan uang rakyat. Perilaku koruptiI masa rde
Baru masih melekat kuat pada sebagian aparat pemerintah.
Hasil temuan BPK tersebut menimbulkan pertanyaan mendasar: Apa yang salah
dengan sistem manaiemen keuangan pemerintah kita? Apabila ternyata sistem manaiemen
keuangan pemerintah kita terbukti memiliki kelemahan, apakah ada sistem manaiemen
keuangan pemerintah alternatiI yang mampu menekan penyimpangan dan pemborosan
keuangan dan sumber daya negara? Sistem manajemen keuangan pemerintah.
Apa yang dikemukakan oleh Sondang P. Siagian (1995) dalam menggambarkan
keadaan manaiemen keuangan pemerintah semasa rde Baru tampaknya masih belum
berubah secara signiIikan pada masa rde ReIormasi sekarang ini. Ia mengatakan bahwa
manaiemen keuangan pemerintah sudah tidak sesuai dengan tuntutan pembangunan. Sebagai
contoh, sistem pelaporan keuangan, katanya "....sering hanya menuniukkan legalitas
penggunaan biaya dan kurang menuniukkan eIisiensi penggunaan biaya tersebut". Sistem
pelaporan keuangan yang memungkinkan teriadinya distorsi inIormasi demikian tentunya
sangat buruk bagi proses pembuatan keputusan dan kebiiakan pemerintah yang eIektiI di
bidang manaiemen aset dan kewaiiban (liabilities).
Dalam praktik manaiemen keuangan pemerintah yang masih berlangsung
sekarang ini, ada kecenderungan dari oknum peiabat untuk menghabiskan sisa anggaran, baik

23

anggaran rutin maupun anggaran pembangunan (proyek), yang dikelolanya. Peiabat tersebut
termotivasi oleh insentiI untuk menghabiskan sisa anggaran karena kalau sisa anggaran
tersebut tidak dihabiskan maka iumlah anggaran yang disetuiui Departemen Keuangan untuk
tahun berikutnya, baik yang diusulkan dalam DaItar &sulan Kegiatan (D&K) maupun DaItar
&sulan Proyek (D&P), akan lebih kecil dari iumlah anggaran tahun sebelumnya.
Akibatnya, oknum peiabat tersebut merekayasa kegiatan untuk menghabiskan sisa
anggaran dan membuat laporan keuangan "yang seolah-olah benar" untuk meniustiIikasi
kegiatan tersebut. Dalam sistem manaiemen keuangan demikian tidak ada insentiI bagi
pengelola anggaran untuk menghemat maupun mengelola anggaran tersebut secara eIektiI
dan eIisien.
Lemahnya manaiemen pemerintahan khususnya manaiemen keuangan,
pemerintah yang menstimulasi perbuatan koruptiI demikian telah menimbulkan
ketidakpercayaan masyarakat kepada lembaga pemerintah terutama pada lembaga
pengawasan.
Apabila dilihat dari praktik pengelolaan keuangan negara, tampak ielas
pemerintah menggunakan "ash Accounting System" (Sistem Akutansi Tunai-SAT).
Penggunaan sistem ini dipertegas lagi dalam Keputusan Presiden No. 16 Tahun 1994 dan
Surat Keputusan Menteri Keuangan No. 217/KMK.03/1990.
SAT hanya mencatat pos-pos penerimaan dan pengeluaran tunai. Dalam SK
Menteri tersebut ditegaskan bahwa mulai 1 April 1990 berlaku sistem baru untuk semua
pembayaran atas beban kepaniangan (APBN) yang disebut Sistem Pembayaran dengan &ang
Yang Harus Dipertanggungiawabkan (&YHD). Dalam sistem &YHD tampak ielas
pencatatan hanya dilakukan pada pembayaran tunai kegiatan iangka pendek, tidak
memperhitungkan kewaiiban iangka paniang.
Seperti yang sudah lazim dalam praktik pembukuan dan akutansi pemerintah
selama ini, SAT yang digunakan pemerintah tidak mencatat aset dan kewaiiban terutang baik
dalam bentuk akun yang terutang (account payable) maupun akun piutang (account
receivable). leh karena itu, tidak ielas dan sulit dilacak berapa nilai semua aset dan
kewaiiban yang dimiliki pemerintah.
Akibatnya, sistem pelaporan keuangan yang dihasilkan cenderung memberikan
inIormasi yang tidak lengkap dan menyesatkan. Keadaan demikian seringkali membuat

26

keputusan dan kebiiakan publik yang berkaitan dengan aset dan kewaiiban pemerintah,
termasuk manaiemen hutang salah dan tidak eIektiI (policy deIect). Kelemahan lain dari
manaiemen keuangan pemerintah selama ini adalah adanya nonbuieter, yaitu dana di luar
APBN yang berasal dari pendapatan bukan paiak. Adanya pengalokasian dana yang bersiIat
nonbuieter yang penggunaannya tidak transparan dan lemah mekanisme akuntabilitas
publiknya ielas bertentangan dengan prinsip pemerintahan yang baik (good governance).
Berbeda dengan SAT, Sistem "Accrual Accounting" (SAA) bukan hanya
mencatat nilai penerimaan dan pembayaran tunai tetapi iuga mencatat semua nilai aset dan
kewaiiban iangka paniang. leh karena itu, dengan SAA semua aset dan kewaiiban
pemerintah akan terlihat dan terdeteksi. Melalui pencatatan account payable dan account
receivable, SAA secara sistematis membukukan, dalam bentuk double entries, semua aset
dan kewaiiban pemerintah.SAA mengutamakan pemenuhan prinsip transparansi, partisipasi,
dan akuntablitas publik dalam manaiemen keuangan dan sumber daya negara.
Penerapan SAA adalah wuiud pelaksaan good governance dalam manaiemen
keuangan dan sumber daya (aset) negara. Namun demikian, eIektivitas implementasi SAA
tersebut tidak bisa lepas dari apa yang kemudian dikenal dalam manaiemen sektor publik
moderen New Public Management (NPM) sebagai korporasi manaiemen pemerintahan
(corporate government). Sebagaimana layaknya dikenal dalam dunia bisnis swasta, dalam
NPM pun diaplikasikan konsep ownership (pemilikan), purchase (pembeli), shareholder
(pemegang saham), dan custtomer (pelanggan). NPM mengonstruksi organisasi pemerintah
sebagai suatu korporasi. Masyarakat, sebagai pembayar paiak (tax payer), adalah shareholder
dari organisasi tersebut.
Masyarakat berhak tahu atas segala urusan dan manaiemen organisasi pemerintah,
termasuk manaiemen aset dan kewaiiban. Pengurus organisasi tersebut waiib
memberitahukan secara transparan kepada masyarakat sebagai shareholder semua hal
mengenai aset dan kewaiiban organisasi, baik yang bersiIat iangka pendek maupun iangka
paniang. Menteri, sebagai pimpinan tertinggi dari organisasi tersebut, harus bertanggung
iawab dan akuntabel kepada masyarakat mengenai semua hal menyangkut kemaiuan dan
manaiemen organisasi.
Peran dan partisipasi masyarakat dalam korporasi manaiemen pemerintahan
demikian adalah dengan mengawasi penggunaan dan pengelolaan aset dan kewaiiban

27

organisasi. Apabila pengurus gagal mengelola aset dan kewaiiban organisasi maka
masyarakat bisa mengusulkan untuk mengganti pengurus atau menteri yang memimpin
organisasi tersebut. Dalam NPM hubungan antara Menteri dan Direktur Jenderal sebagai
E (hieI Executive IIicer) diwuiudkan dalam bentuk PerIormance ontract (kontrak
kineria) yang biasanya berlaku selama lima tahun. Dalam kontrak demikian, menteri sebagai
wakil dari owner (pemerintah), dapat memecat E sebelum habis masa kontrak kerianya
apabila ia gagal dalam mengelola aset dan sumber daya organisasi yang dipimpinnya. leh
karena itu, E akan termotivasi untuk mengelola aset organisasi tersebut secara lebih
aIektiI, eIisien, dan bertanggung iawab.
Namun, SAA bukannya tanpa kekurangan. Kelemahannya adalah relatiI tingginya
biaya admisitrasi dan transaksi (transaction cost). Dalam sistem ini setiap organisasi
pemerintah diwaiibkan mempublikasikan laporan keuangannya kepada publik. Artinya,
dibutuhkan banyak tenaga pemeriksa keuangan (auditor) proIesional untuk menyiapkan dan
mengaudit laporan keuangan tersebut. Selain itu, eIektivitas SAA dalam manaiemen aset dan
keuangan negara sangat bergantung pada integritas moral dan keproIesionalan para
operatornya.
Di sinilah proIesi pemeriksa keuangan, baik ia sebagai pemeriksa keuangan
internal maupun eksternal (internal and external auditor) maupun pengelola keuangan
pemerintah, memegang peranan penting. EIektivitas SAA dalam manaiemen aset dan
keuangan pemerintah telah dibuktikan oleh Pemerintah Selandia Baru. Hasilnya, posisi
anggaran belania Pemerintah Selandia Baru berubah, dari deIisit sebesar $ 2.254 miliar tahun
1990-1991 meniadi surplus $755 iuta pada 1994 dan $ 3.314 iuta pada 1996. SAA telah
memberikan kontribusi yang nyata dalam menekan pemborosan anggaran sekaligus
meningkatkan eIektivitas penggunaan anggaran tersebut.
SAA merupakan sistem manaiemen keuangan alternatiI yang dapat digunakan
oleh pemerintah Indonesia untuk mereIormasi manaiemen keuangannya. Sistem ini telah
terbukti mampu mengelola kekayaan negara secara eIektiI, eIisien, dan bertanggung iawab.
Namun, hal yang paling mendasar agar sistem tersebut bekeria dengan eIektiI adalah adanya
kemauan politik pemerintah untuk secara sungguh-sungguh menerapkan sistem tersebut guna
mewuiudkan good governance dalam manaiemen keuangan pemerintah.

28

BAB VII
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Dari uraian yang dikemukakan di atas dapat disimpulkan pemisahan kewenangan
administratiI dan kewenangan kebendaharaan masih menimbulkan permasalahan-
permasalahan sehingga pelaksanaan anggaran yang eIisien sebagaimana diharapkan dengan
perubahan sistem belum terlihat secara ielas.
Yang perlu dipikirkan bersama adalah arah reIormasi bidang perbendaharaan
harus dikawal sesuai tuiuan yang dicapai yaitu menciptakan good governance dan hal itu
dapat terwuiud apabila dalam pelaksanaan APBN mengacu pada tiga prinsip penting dalam
Public Expendiure Management yakni : aggregate Iiscal dicipline, Allocative eIIiciency dan
operational eIIiciency.
&ntuk itu selaku bagian dari iaiaran Direktorat Jenderal Perbendaharaan maka
Kanwil DJPBN hendaknya terus melakukan evaluasi kineria dan pengembangan kineria
agar dapat merespon perubahan dalam segala aspek pengelolaan keuangan negara. Amin.
B. SA#AN
Sistem manaiemen keuangan pemerintah yang dipraktikkan pemerintah selama ini
kurang memenuhi prinsip good governance dalam pengelolaan keuangan negara. Sistem
manaiemen keuangan demikian melemahkan partisipasi masyarakat untuk mengawasi
penggunaan anggaran, memancing praktik korupsi, kolusi, nepotisme (KKN) karena kurang
transparan, dan mendorong peiabat untuk menggunakan keuangan dan sumber daya negara
secara tidak bertanggung iawab karena lemahnya mekanisme akuntablitas publik dalam
pengelolaan keuangan negara. leh karena itu, perlu dicari sistem manaiemen keuangan
pemerintah alternatiI yang memenuhi prinsip good governance dalam pengelolaan keuangan
dan sumber daya negara. Sistem "Accrual Accounting" dapat diiadikan salah satu alternatiI
kebiiakan.

  ,9,8,3,8,, ,3,0203 0:,3,3 ,/,, 8:,9: 0,9,3 50703.,3,,3  503,3,7,3  502078,,3  50304,,3  50303/,,3  503.,7,3 /,3 50325,3,3 /,3, ,3 /2 40 47,38,8 ,9,: 507:8,,,3  ,3,0203 0:,3,3 -07:-:3,3 /03,3  ,9;9,8  ,9:   9;9,8 503:3,,3 /,3, ,9: ,9;9,8 :39: 2033;089,8,3 /,3, 5,/, -07-,,,9;,  9;9,850740,3/,3,,9:,9;9,8:39:203/,5,9,38:2-07/,3, -, /,78:2-07/,3,39073,2,:5:38:2-07/,3,089073,507:8,,,3  ,9;9,850304,,3,9;,,9:8090,/,3,/50740/,3/,4,8,3/,,2 -039:,9;,,7:8/04,8001803   

#:2:8,3,8,, ,:5,3 5072,8,,,3 /,,2 50,8,3,,3 5028,,3 003,3,3 ,/23897,8 /,3 003,3,30-03/,,7,,3,/,,
O 034749 8,25, /2,3, 93,9 08,5,3 020397,3

3.2 20..7.3 0/:.3 502-.3 .9 . 20302-.8./23897..3 010919.59.3. &2:2 0.0  2./.3 50.330.4259.3.3018038-.3 5.3 003..: 03/.3 .7: 50.-0  / 020397.3 0:.3.3 0:.7.  .3 -078 .9:7.3.947 1. .3.02-.7.3 1:383.947 .:39:203....8. /.3 4.2 203. &    .3. .3 28 701472./..3.9.30:.7.2 7.3 5028.7.3820 50.8 307..33.. 80.0  O !0.3/ 4 90 2.: 5020..07 2.3 20::/.3 .:57480/:707.3.3..0...3 30..3.. /.2 -/.3 202503.073..8.3.3. &  /.3. -039: 50303/.: :.3 /   !!  O ..3 80.3. 03907 0:..3 003.9 .8.8 /. !/.3 5020739.3..3!! O &8:503025:73.3. 003.3 /9:3: 80.3 0-03/..-.3 80-.91 ..7.

3.3 80.9 8:2-07 8:2-07 /.3 0:..3.9: -071:38 80..79 .7.3.7.3 24/0703 !:-.3/.:..:3   8.30:.8. 018038 -.7.3.07 0:.3 4:9. /.8.3 /.3 .3 30.93..0  .2 20.3./..3 207.9.03.8.330.07 0:.7.3 20.3.3 50304.79 80:9:3.73.420    ....3 .703.3 2...2 ..8.7.7 907.. -07.7.943. /03.:./808:.5.8 .843.3 5030:.3.320325:3503/.3 905.3.3.3/. -03.7-08.  018038 ..3/. 503/9:70 .7..330.3 -0:2 -07:-.3 0:.3.35.3.3 -:/09.3.93.7503003. 808:.3  .0 11.34:9.87 503.: 50304.8 /.7.3..59.3.3%047 $8902 503.5 03907 0:.3 9.31.3 50. 011..-:.9: O O 0.3..908.3 30..3. .9..7..3.4. O 4. 1:38 5020739.3 503933..9.2 50. /03.3.80..489 01109.5.7.3.20.3.35.5738550393 -08957.3 503072.  803.3.3..35030:.7.-0.8 0:.3 502-.7.2 .7.3 . 0-03.:3   203:3:. .2 8:8 .7.3 /.03..0 /.3 02.9.3 !! /.3 80:9:3.8020397.3.3 :39: -07-.3.8 0:.3/ 4507.7.9.30.3 2.3 97:.3/.7.9.530  /853..8 .:8 ...7.3 /.3 /.02039  2030. 90780-:9  909..87..7. 4379 20303/.25:.3.03088 ..35:9 4:95:9/.3. .3 ! 507: /.25.3503072.3  9.3..9.3 /.3.250304.87  503.3 010919. 203..7.. /.3820 50.3.8..: /897-:8 ./..3.3.3 808:.420 2.3/03.  . 23/ 809 ! /.39:.330. 0:.39.3 . 0:./. 1:38 020397.

8 4:95:9 /./..85.3 0- -08.3 202-07.7 5.3.3.8.3 389.8.3.3 1:383.07 :39: 50..8/-/.07 2.03.31.3507-03/.7.3. 011.8 /.9.380. 09 8 90 2.3 ./03.03.3 9:.3-078.38 5020739.3 :39: 203.3 003./4:95:9/.30..3 #01472..3/03./.9 4:9.3:9.3573854507. 2..3 003..3 0- -08. O 507..  018038 50.3:39:20..:.420     . 2.943.0  !02-07. 35:9 203.07/. 11.3.:./.3 203:-.3 .7 05.3-0747039.943.8.3.35.7439745030:.31:38389.32.8/.3 0..9./. 14:8/...385020739.8.3.3.9:.02-.3/.34:95:9808:.7.3.

7.3# 0557084 9.-0:.7.3:3.3!0/42.7.3..3 O O O &&4 9.8.3.3.7::2!02-.3!0304.3/.3! ! 4 .30.3!07-03/. &&4 9. O O O O &&4 9..:3 9039..  .30:.:3 9039.3!%   !!4 9.7.3!02078.3 0.:3 9039.:3 9039...8.7.3!03:8:3.3!0.:3 9039.:3 9039..3%. &&4 9.30..

! .

7.9:7.3.  9039.3 !02-.8.2 !0..7.7.3 4 !# ..3 !0/42.3! O !07..3 .3 703 !07-03/....3 !02-.

!.

3-.:3   9039..8.  9.7.9   2030-:9.7.3!   !02-..3.9.3003.340 03/..3!02-.  && 4  9.3.7.3203.7.7.3 0..8-0-.3.:.8. &2:2 0.3.3!/.3...9.3.     9039./-0-.3 0.89.3 !07-03/.3820!0.!02-...3 !.. ..7.

380-..7.:..3.2 50.3 40 !!  $0.9  03/.3502-.33.3 ! 90780-:9 /../.:./.7..27. 03/..2.8:/5.9   -. &2:2 0.  .8..7..50.3.../2.7..8... 502-.7.3:93.8. &2:20.7. 5. .. /.3.3.

3.7.3 .:. 3.5.8..7..-. 502-.7.3 40 !03:3.&2:20.03/.7.3:39:   0309 003.3 50739.-070.3 /907-9.

.3 .3 /907-9.2 50739.3.3503..9.3 /.3/.80-.3 907.7./.. 502-.3:9..3/.:.7.330.7. 50739.-.3..7.7.3   020739.75030:.3 5079:3.!03:3.  .5.3.3 9.7.3 40 !03:3.3 ! .3   03: 0-03. 3.8.. 503.3   03:090780/...3..502-.7.39:2 /.8.3-078.7.8 -0-..3 ..   034.3.7.

7.:.8.7.3.5.!03:3.20203:5078.9.3.3/909.3     .39/.

.-.7.3.3.9:7.7. 50.3 703 !07-03/.9: !07.9:7.3 0- ..7..2 7.3:9 /.2 507.3 4 !# .3 /..-..8.0..8.3.3 502-.3 3 /.3 50.3 ..

!.

3./..3..5.. 5.3907.5.:.2$! 03:090780/.7.38:-89.31472.3.8.:5 503:.80-.3 $! /.391/.3.381 /.3/.35079:3.-07:9   !03:.3 40 !! 203.39:2/.3 ..3:39: O O 03:0-03.39..9 8:-89.    !03:.9...0./.3 -0781.8.

8:-0.3.9.

7 503./.2$!90780-:9 O 03: /4:203 80-..3/9:3: /...2!.3 4397.. /.8.8..3 #3.

3  .91!07.95073.39.3:3.705.19.3947.33.$!  $:7.- $!% /.7423.9.9 05:9:8....8  O 03:8:7.3...

- 907.-.3..31472.7.3.3$!/03.4./. 9.$$! 3.385082039.3.907.3:3 .3/.9.7.9 .:50.9503.3 02078.3.:.3 /9:3: 20303.-08079.-.9:75.5 0-03./.9.3..8.9.3 502-. .8.3/.3/.3 O 03:1.7.3:39: O O 03.  !03:.350.39.9..3 . 503:8.4.3 50...

3 9072./.2503:8.3 :2.3.3 /... /. :.9  .-40907/.2 .3  !.  .5038.  && 4 .9..7.5.3/..9/...8.2503:8.. !.8:9/.3 :7:1 202078. 0-03.

.7.8.3.: 03/. 203. 03907 0:.7. 800/.3.3.5030.3.8.: 03/..3 20.7.3&&90780-:9039070:.3. ..9.7 .7.3 30..35.3 /.7.3. 9. -07.....7.8./.3.3 80.3.7.03/.3.79    .3 50303/.2 .  -.:. 0-03./.&2:2 0.3.3 503072.3 /.350..7.3 /..&2:20.3 50.8.380..:. -0703.3 20.7.35.33.87 .7.7. &2:2 0.7.7.7. 50304.-.3 30. 0:.3 . !!  -:.3 503072.3 5030:. &2:2 0.3 5030:.3/9:3:80-. $0/.. -0703./.3 80.3 90780-:9  03907 0:...:03/.3 .

3 /.4259.3.-0    003. 503072.. 03.3./23897.31:3843.5..3 39073 .340.3 0:.3  :38 503..90/ /.:/9.9 907.3.5./23897.3 003.9.3/02.7.3/. 8.8 5.8.9 50393 /..7.9: 57385 50303/.90:7 /.3 .3. .3 8.3003.3 .8 0:.31:38570 .39038. /.  ./3.9.-07-0/.3/23897./03.07 0:.7.3.3 2.91 7/43.9.3  .3.3  /.30-03/.:5489 .3 .3.90/ /..3.91 /807.850 70.3400203907.3 003.91 47/433.39. 5020.3 .9: .:8 80-.3...3.7.9503.:..3 ../.3 5.7.7.7.2.:.3..3..80:9:3.87  503.90:7  !03003. 0203907.8 ...3 / 83 907-.2 574808 50..:.3 8. .3 90.3.3  803.3 092.9: -071:38 80.3 .../.8.8.3. 5028.:/9. 8.3 05.3 .3/./.9/.3 30.35020./.: 5030:.

 503072.3 . 0203907.3 503:.3 ...3 203.:.3 05.:.3 .3 502-0-.3 /./3.3 30.3.3 93/.: 93/..91 90780-:9 205:9 20.33.9..  20.3 ../23897.3 . .3 30.3 /.-.3.3 907.9.  003.3 9.3 507.: 5030:.7.9.7.9.7./.:.02-.

7 /.3 502-.3 90780-:9  8079.9.- .8.3.7.3  $. 0203907.9: .3.8.7.3.3 9.0203 0:.3 .8 507.3:3 .. 003.3 92-: 80-.7.7 -.8. 80:-:3.3..: 203.3 0- -08.3 .3 /.3 203/.3.3 70.3 2. . .-.02-. 2020739......9.3 /03.3.9 50.. 503072.3 30./.3 .3...2 503025:73./. 50393 .

8.7.3 /03.7./.3.3 307.38.3.2/.3../.3 /.02-.3 . 203/::3 507-.7.8 .3 -07/.220304.3 9072.3 0907.3 307.8..250307. /.9478  /.3 -07/..9.7098  207:5...8 /.9.7 50302-.503.3 .8502.3.3.3. 503/.9.23:507.3 /.3 0:...8: 018038 /..5..3 /.3 8./.3..3 202507.2 503..5. /2.7.39:/.3.  !03..3 /03.3307.9.7.39.31. 5071472.3 .8.3..7.38:2-07/.3 -..3 0:. 503:8:3..0 3/.7.3-07/.3 88902 503./.33.7.3 .30.8.3018038/.3 9.30109.7.:.5747.3. .3 90780-:9  3/.3...3.9202-.     .9.3 /.7.2 7.3..3 .947 307.7.7.5.

7.7. 2.2.3.39.3.3.3...3/.8:.3.3 203/::3 .3 ./..7.!03.3 203:-:3.3 07.7.3 503.39.3. 0:./.3  $8902 3 907:9.3.3 .7.5 57479..3 307.3 018038 907.9.8.3 .7.7.: 2.  $0.3.3 4:95:98  /03.2 50.2  50307.9.3 307.3 :39: 2033.3 0.8.5 -.3 .8.3 /03.8 /. -0-.3 5030. -07:8.5 010919.7./.3 907.7. -079::..3 907..2 /.3 -07/. .8 4:9.7.8 . 5.4.4..5.3. /. 0- /.3 -07/./.8 5747. /03.3.5.9.7.3  O 43428 80.8.73.4208  .3 /8079.3 0.3 018038 /. :39: 203:-:3.8./. /.3 907.

3 8:2-07/.3 8:.: 2.3. O 18038 80. 507-.9 0:.3/3.3 80-. .3 /03.9.9: 0.3 . /:3.3.3 /03..39.8:2-07/.. 93.3 ./..7.7. -.

.3.3/..9.3      ..5.3.3 O 109.8./..880.3/:3.0:.:2.3.3203/::3503.7.

 .9..7..203:3.02030:.2 9039.3 0:. 4  9.9..3.3 0..3 802:7.3.:39:20203:0-:9:.8.3 207:5.3. /.3.3  :38 1:380:.-3.3.3!07-03/.3 && !07-03/. 2030. 8:.3./.1.3./0138 .73.8.3.3 2....3.3  50303/. 2.3.3:8./038:.3 .342479.3.3.8 /.9.7.3..3/.2.3:3 ..33.... 80 01091  80 01803 80574/:912:33:39:203..3 .5 1:38  1:38 0:.3 2.3 ..39.3.3  9:..0203 907.:3  $0-.3!020739..-07.3  .3 -07-.3 / 809.7.3.3 08943/.3&&4 9.9:507:8.3.3 907..3. :39: 203008./.3.38.90.8..3 :.943411:3/  0-07.3/:9.3.8 . :39: 202.3.3 9.:3 ..07 0:.0203 0:.39039.350304../..3 .3/.0203 0:.90780-:9 ./.3 50703.4.3  50304./.:507:8..3..0203 0:.3    .8 502 /.9. /.089.3/    ..8.7. #01472.7..30:.5 507:8.30.3205:905:9:8.3 203:3.3.:3 9039..8..390780-:9205:9-.3.2.3  503.9.3 50304.3502-.9.3 /.   ./. 2:7.33.:3 9039.. 9.0203 507:8.8 502-./.2.3  085:3 9:.. 5.3 /. .3 /2 4047.0203 0:.3.3450.2 && 0:.83411:3/ /...30... .5..3.3 2.3 9.3.3 .7 9:.3.3:3 .7.7.7.2578.98 /.&&4 9./ /8003 9. -07.0203 0:..3.7.3.3.8 5442.-.3.3.3  503..3.9 //0138.3.7.3  502078.02030:.3 -..5.8  !0.8.:3   /. . 57..- 2..3.30.3 :39: 20250740 8:2-07 24/..3.3 50325...0203 0:.9:80903..331472. /5.3 /..8.3.3..3.8 /..20250740/..3.3 0.3 /.3. $&    !03079.3 30..9: 0. 7.5.

7.8  04342 /. /03.0:.3.3 50702-.3 9034424/0703  && 4 .3 /0247.3 808:.3 9:39:9.3. .3 30.

7. 80/07. # 80/..3 /03.3.9:7 /.301091 $0.2 && 90780-:9 ..3..3 .  9039. 80-.9 /0.3 09039:.3 0:. 5071472.5...:3    03907 0:.  $0.8.3.3503/.. 88902 503.7..2 -/.3/..3 54.3 809.7.14:8803..3 0:.5 03907.3.5..3.5.3 /. /.7307./.3:39:203/::3.380.3 /33.2 && 4  9.3.3 203.../. 207:-.3./.88 307.4...07   !020739.80:7:549038.9 907.3907..3 -07-.7.3 /.93.3.5. ..7:8/.0 -:/093 88902  .  $8902 .39:!708/03/. ..3 0.. 50304.3.01803/.30:..3.7.3 30. 307.3 307. 88902 /. 11.8.3 /./.3.7.3.3..35..3 /:8:3 /. 90.3 -.013..3 80-. 502-./03.

8 5020739.. 01  :39: 89.3.91 . .:.3 .3  &39: 2033.35028..0. 020397.!253.5020.3.3/ -.7.90.0  /..07  .3 02-.3 507..3.3..-9.8.7./.2 574808 50.7. 8.:39.8 /.9.3003. 11.3 : .3 507:/./.43...7.3 203.8. .380.3.23 9078003.3 9:.9: -/.3 /807./23897..3.39...3.3 05.

3  .3/807.25.3.91 .02-.3  9.3.3 /::3.3 .3 5020.3.3 003.:3   203:3:.3.3 40 020397.:3   8.3. /.7 503./23897. /03.3 0:.7.3 05./.9.3.3.020397./.3 503.8.3 97:. /.2.....3 0-03/. 020397.30:.3 ! 9.305..3 003..

: 202507.$:2.7 23/ 809 ! 2.3/.7.. / 0/./.5.3 80-.8.8..3 5072.9.3 /::7 /...3.3 :.9 5072.8.35.3  9. 507: 203.8.8../.82.: .97043./23897.9.7 93.8 -0757385 944 ::7 0-07.9 .907. 203:3:.3  .02-.8 307..91 5.5...3 /8-:7802039 50307. 907.9.3 207.3..3  ! !.  07/.3!..3 003.3 .3 503..#93..5./.3.3 -08. 020397.3.

3.3.2- 8:.8/.3 .9:-/. /../.3502-0.3:2.070:...32025:3.7.3808047.070:../..35..3 ..3.3.3 502-.2-/.3..3.3.3.070:.2203.3503039:.3:..3.3-07050393.9:05:9:8.3..8:..8..301803/...38.9.3.2 .    .3 507:8.3207:5.3.950393/.301091    .33.3 .-079. 50.3/03.30:.089...3.28:.3.3:3...-/.3..02-. :8:83.3.070:.9: 507:8.

.202-:9:.8.:0-.7 24/.8 .3  2..3. 5.8 507:8.9: .089.8.8.3 4-.3 2:7.38:2-07 8:2-07/.3/../03 54.3. -07-.-. 5.2- 05:9:8.3. .3 -07./. /.33.3.8.3..-07-. 9.73..91 502-0.90780-:9  ..3 /0..8...3..3 /. /. /... 502..37507:8.07 0:.3:3 .9073. 502.3/. 90780-:9 . -039: 8:2-07 /.3..3 203.33.  05:9:8.3.7 .-./.2/.7. 202 8..3./.- 2.3.3.7:. 507:8. .  .070:./.3. 05./..39079.3 .5. 803/7 8.2 8.9:.7.3502-0..3 3.3/33..38.3 .3502..3:3 .3/04254..    03..39.8  $090.3 13.3 502../03 /.9. .: 24/.9.. /..3.07 0:.3..8..8 3.3 -07../.3./.3/.3. :39: 20.9.9.3:3.7 507:8.  /.7:8 /:3.30/.5.3.3 :2.-9.:.3 -07050393.3 -.3/.. /..0-:9:.7 5038.73.8 5.3 502-0.8 502-.3.9.3.3 -07-.75.3 90.3 90780/.3/. 5020.25.3/.3-07.3 3.3 -08...3:9 2.089.3/3.2 507:8.3  .  038   03. 3/.30:..3  ../03  502-././.3 .7 /..3%.3.843  .: /..8.8.3 8..3.3 503039:.5./03 9:3..3/.5./03/ /0.7507:8. .7 24/.3 /-.9../.3. .3/. /..3  .089.3 2025:3.3  $:2-07 /.070:.9-07-039::9.78:2-07.-.3 ./.8  202 8.2     .3.8..:39:202-0..8.3 /. 4507. 503039:.35.7 :.3 ..089.2 507:8.5 ...3:9 2.089. /50740  /.90780-:9 &39:202-0.843  03.089.843  03.7 3..3.3..- . /.9: 507902:.3-07. ..5.0.-.3 2032-:.2- 05:9:8.3 . .3 :39: 202-0../03/.3 /03.3./.2 $:2-07 /..3..3    03.07 0:./9.3 80-..:.7 5. :39: 202-0.7 907.90780-:9 2.3.3 .3..7.9 20203:3.7 /. 5078039.. /9.5.3 -08.-07-.2- 05:9:8.7804425408025.  03..7.3.9:.3./.9.8.: 0- .5:305:9:8.9.8.9.9073..302-..3:9 2.3203:39:3./.85.8..3 .3-07.9.29.2  89.92030/.9. .3/.:5:3/05708. ..913.0892039 /0..80 /. .3.3 8:2-07 8:2-07 /.5.

3.3 .3  .9: 507:8.883:3.3/.3...3. 5.3-07:-:3.3..: 8073 /80-:9 /708 0:.3.3 80.3 .3 80.. ...: /.3  9.3 3 ..070:. /507:3.3.05:9:8.3.5.2:7803.3/5253408047.3.32033.301803   3.7.83.3 / /.3   3.3..2070..  2...3..2 -0-07.0203 0:../.2 8:.3 203.339073.3:8:8   -  0/:/:.3/:.3.507:8... 507:8.502507:8.3..-.7-/.07 0:.3 %:.2 /05.-07:9   !0740.3 4 5:-.3. 8..01 13.3.3 20./03.547..7.8!07:8. 3.790203 0:.07 0:.. /709:7 0:.3..3 /93./. 0 /.9.3 90780-:9 03.2507:8.    !03:3.8 2.3-.203...: 5708/03 /709:7  $0/.3 90780-:9 .070:.30:.3..2 07..3/.-.. 9::..80-.3.7 8:/:9 2.30:.2$97:9:7 7..2 507:8.. 507:8.3../..7:83.3 .3...39..3.8 507:8..3 .3..37:93 /.3 /-. 2..3 2..3 /.2:7..93.3 3..3./ 0- 2..7:8 /...3 40 507:8.3..07  ..3.01091/.7.7.82:2./0-803.3 /.3.3/03.9.305:9:8./..3 05:9:8.3.32.3 /.3.507:8..3-08.3203. .88.9: 202.3.38:3 05.3/.38.3 .0723.3907-039:80.2- /. 507:8.3 40 .3089073./ 9:..3.547...9..507:8.

 -:/093  ./.30-:9:.3.-:/09 4507.7.3/.709. 2.3202507-.8.93-:/09    .3.7. .3.8:7.503/0 8079.3.3/.8.3 -079.3 .3.3:3..3.3 24/./.9073./.- :39: 2025078.408047.5 50203:.8205:9   .3.91 50203:.   .3/.3   .3/5:3./.3:3 .3.-:39:203..305./.8 50703.8.30:.3.3:3 .:7908     ..5..-:39:2025078.850703..3 -079.3-079.....503/05.3.7.3:3.3.3.3.7.3.5.3.59.3 0:.885030:.3 .3.9 -07.324/..-080.3 -079.. 503/0  .- 907.8 503.30-:9:.089.5.2-.8 4507.

3:3 .8 /03.370/947 02-.3-:.3 2.0:.3 2.3.8 :-:3. .3:3 .0. -079.2 3048.- :39: 203039:.8 3 :.3.3  /8.253 9: /.8 70/9  -079.3 /-07.5 502-039:.7.  ...- /.- 907./.9 :2.3..3/.3 .3 05.3:3 .3.943  -079../.3 70/9 .3    ...3.3 70...8.

. 3.380.8 . 507:8.7.7.08947 /.42:3.7...2  5.90:.39..8.32.:2:2         .3  5020.3 8.7.3..

3-07503.3.07 0:.07 0:.8 544 2./:/03.  2.2 50703.8.3 20303/.33.3.7..8/.8 /.38:7.3.3     .5.7:8 -007.7:907..7.07 0:.2.8.3:3 ./.3 9039.3.8  502-. 2.3 20703.3 /02.5.8 2.7 0:.3.3.3 .8.5.3.2. /03..3.3 .02030:...3 3..82.33.. .3    0/:..3/. 0:.3 3.9//0138.3 /. 8.8050797809/.3 574/:8 502.31:38 1:38.7.7507:8.9.2..3 . &$%&$&  :38 /.2 2.3 /03. 2.3/.3 5.9.3  / 2.20.3.3/..01803/.33..3.3 :8.. 2.3 /0..8/..07 0:.  2. 20703.  2.3.3.  ./03 8:..3.9:   !079.5. -07-.79:.3 5.38:2-07/..3 /..2.3..3.3  %:.2...3.9...3. 507:8.2.3 /.3.07 .9 ..850 90780-:9 /.3.3..3:9025.3 8079.3502-.9-074507.....305:9:8.301091 /.9 /50740 /.3  /03.7 :.070:..3 502-.8 544 2..8 50703.3 502-.3203.9.3 . /.3.3 5./.3 0.207..7:8 202:8./.3/.53.82:2..507:8.3544507:8.089.3.  .8.3 5.3 507:8.-2.7..3 :9 -079.3.3.9.7 24/.3.07 0:.3-07.3.3. /.507:8.  .3:3.3.38:3/03..350309..3.3 .3 205:9 05:9:8. 8.3 05:9:8.7 0 025..:. 9:.3-07.3 /.07 0:.32.8...39. /.880018032:33   0025.3 / /.3.3.3.7.9075.    09....9: 050393..9  .5.3.3 9:.7..3.3.2 203..070:..3 203:-:3.3  0.0203 .3 / 507:8.3.3 507.0203 0:./..7. 9:.80.31.9.089.9: /...3 502.3:8.7:8/.3. 8.3..089..3:2:2507:8.3..3..3.3 :39: 202.3 9:. 8.3.8 2.3/03.- .3.80.3 -.3/.9 /825:.3 8:2-07 /.3 /.3 5.880..9  203. /03.3 3...3 -07.3:9 503:3.30399.3 5.3  /2.9..9.3 .7:8 -007.39.3 507.350393.9.3 3..07 0:.07 .3 .3  .3 1:383..3  20.9-07.0203 0:.850 .9.. 05:9:8.9: 507:8.9/507/.3 /03.8...

.5.7.3 9: 80. :39:80.3 0399.02030:.9 018038 .3 .3.8..3 . 9/.3.3 /.3.3 3/:897.3 20203.93.:.9.3 .3 ..8 :2:2 /.3 203...8.38 .3.3 /.3 / /.3  503443.3/.380905.9 /.8.3 /03.9 0:.3.. 80-.3 57480/:7 .9 905.9 20250740 93....3 0.3 /.3...8.4.2- .3 ..38 &39:/.3.83.75./.:/3.:39.3./.30-:9:./.3..3 /::3.3.3 -0781.8.3 809/.9.9: 20309..80.31:38/.5..3 507:8.7 /. .3 8:2-07 /.: 57419.33.34592.3.3 88902 /./ 50325.2.5.3 503.089..3 0399./05.5.8. .3 20.3.3.3.5.7.7: 897:9:7 0:..3 /.3 . 50325.3. 50789.392-:/.7 89:.5.02030:.3 0-:9:.3 0./. 907.5.3 /.3:39.3 0:.9203.%&$& %:.408:2-07 .  ::3.7.3.   0309..503/0 /.39:. /..5.3. 507-.07.3 5073. /./. 0-:9:.3.2 -/.:39.3 50789.9.8/.2:.3.3    03.3798 .503/0/-.3 20309.2.3 /.3.-9.503/0 /.9.78:2-07.3..3 0507:.5.3 /.38  20250.7 -.3  /.4.320207:.3.3.    0303/.3.3.81:3843.3 24/../.3 0-:9:. .3/03..3 :8. /.2 50.  /.9 203:9:5 0-:9:.8 ./.3/.32..3509:3: .3.3 /..3..0.3.3 203.9 203.3.7 31472.3907.3 8079.503.9.. 80/02.8 39073.3.3.5.187.2573853.3/-.3 /03.8  .. . .3 897:9:7 0:.3 -07.3.3./. 5.8.

350.2-05:9:8.843..39:3./. 0:. 0399.0399.3 .3/. 703.3.3.3 1:3843. 4507.8.3. 5.908 :2:2 /..3 703.3.3 0-.3/.2703..25..907:9.3. 897.3 -07/.9..8 80.0203&9.3..35:9.8  20207..3502-..3203. . .33.7...3/..0203.8  &9.3/.3/.3 0399.3.02030:..3.3.3203.8.3     .8 /.2.7.3.3 0-.2.3:9 O O !03072.3 5020739.3!:9.3:93.

5.2-: 7.80-/.980.9.34507.301803 80.-9.     .5.3/::7/.8:.07.-9.9:09.3. 57419.    .8:7.7. /.   /.8 ¾ f¯ ff°½ °– ° ff°ff¾¾ ¯f  #.39.3897.30:.:203/::3 0.8.85057419...9:0399.8 :/9.30399.30:.O O !0724/.-9.8.3 84.7/.32.8  :/9.-9.7.3/.-9.-9.384.3.9047:7.-9..39.90479/..39..7.9.3.80.8.8.7.3 05:9:8.80-/.3/.-9.-9.7 :/9.3.9.3/.8:7..8/.701091/..57419.384.380.02034/. .39.380.0203.8/.3.    /..7.3.904780.089.02033.8:7./.3 .384.-9.3.7          .7 :/9.902./909.8203:3:.7.57419.02030:.089.3 3.7. 080.  :/9.8 .9.2-: 05:9:8.7  .80-/.7..:8203.3/.380.8  &39:&8:.357419.3.39.7 /..3::7.8 .3 84.8 ..3.

.3  %:.3  :38 1:38 0:.3.9-074507.3. 2.3:3.94341 1:3/ .8 /. 507:8. -8.3.3. .3 -079.7.3 5. 20703.5...3 -07050393.3.3..9.3 90780-:9 205:9 -0. -07-.3 0..39.07 . 507:8.8 5.3 -07. 20250740 /./././.3.79:.3.3 .3.3.9 -07.3  850 50393 .3 .07 0:.3    .3/.070:.3.7:..3 5.3:3 .9.07 0:.4.3:3 ..5..3.3.2.980 . 2..3 507:8.3/03.25: 203:-:3.880018032:33   .33.3 202 8:2-07 8:2-07 /..7:8 -007.3 :39: 202.3/.7507:8.3  /2.' !#&  .2.3.5 1:38 1:38 0:.3.3 502-./..3 3.. ..7:8 -007.0203 907.3 5.3. ..7:8 202:8.3-8. /03.3.3:9025.7:8 2.3.850703.3.3./.3.3.3.3/.3.3.07 0:.3 /.3 503039:.3.3.9. 05:9:8.8.9.-07-039::9.... 90780-:9  &39: 20250740 /.9.3 50393..3/.3.3.3-07.3 203..3.3 .3 .2.9.8/.8.3./.3 ..32.3.07 :...50792-.5.8.3 -..3 3..3./03 8:.0203 0:...9:    .0203 0:.3 5. :39: 202-0..59. ./.3203.3 8:7.3-07-..02030:.3 207:5..070:.3 502-.8. /.07 0:.3.3 /03.9/.3:2:2507:8.- 848.:24/..   .8 544 2.3 /0..089.3 205:9 05:9:8.089.5.3 /03.3/. 7..3 $:2-07/.3 507.3. .3 ...9.3. /.82:2. -07-.9.3.07 0:.803/7  .22.3.3 .7:8/...7 507:8.9.3 /.3.089. 507:8.3.7 3.2.0203 0:.3 2. /03.....8.7 9::.3 /..75.3.3  0.3907.9//0138.83 41 1:3/  /.9.07 / 507:8.850.3.9 20250740 /.3 :2.8  502-.7/.39.:5:3:..90780-:9 .3 .-2.3 /. /.7..9:   . 203:3.3 507:8.3 9::..3 -073. .3.3.3... .7 0:.724/.7507:8.3 /02.9 /507/.3  /03.3 9:.3 .33.3 /.7.9: 507:8.7.9/.33.8 2.  2. /.3 :8...-.202507403.5.:./..7025.3.07 0:.....9.

02..3 2.... 93..9:7. 43/8 5. 507:8....73.3.07 .. 2./03...8.947 :.3 507:-..3 3.8.3 905.0203./.7..7    07.3 .  2.3.2.8 80.3 /03.3 .3 2033.3.3 507:8.5..9  80/.9/507:..3 .9 /825:.2 507:8.7 805079 503.3.9:7 9039.3:39:203.9.5/-.7. /.3909.3 .3..3  .3 80-.947 1.5..3 /3.3 9:. 203.3 07.3 507.8.7.3 .82.8...73:3.3. -07..5. 57479.39.350792-.502507:8.7:  50302:..390780-:92.: 202.82..3 5030/.202082..9.3. 80-..3.8.3  .3207:5.3.3 507:-.3 /...9: 507.7.3 203.34-... 8.  .3.59../.3 507:.39./. :9.3.3 907. 3.3 2.3   .3.8         ..0203 0:..3 507:8.8./ 0- 50393 :39: /50792-. .3 202.././.33.3.82:2.3 574/: /.9:7.320347-. 203...301803808:.7: 8.9 :39: 203::7 93.8 9/.3:.9::.3.9.3 90780-:9  %::. /..2 0502..8.. 202082:2.  . 80.3/:897/.82:2.2/03.35.8.3 574/: -..3 3.2 9/.7.: 203025. 9::.7:8 -07:5..3. 203. 207:5.2 2.8  803.3  :9:.3.3 0.. 9::.3438:203    !07:8.3.3 .3 507:8. 507:8...3 3:3.3 /.3 -07.9.3 3/08 .8 3..3/03.9431.73..3507239.7.8907/.2  %::. 507:8.3 .8..2 -039: 2.3  07/.3  /..7  2.7 8.3 34.. 5.5020.8.0203 0:.2./ /.8.3 2.02030:.3 3.3 080. 907503.3 .79 -.. 70/9:7  .3 -07.2.3 -8. 202.. 8.2./.7...8.7 03.2.3 .23.7 0:.8.3 .3-.3.9 0..3 5. /..3 .3 202...8 /802:.8.35020739.2 -039: 4-.9 010919..8 80-.7: /./.3. 8. 507:8.85050393/..8 507:8.3 018038 /.3. 3.3203::5.39038  !. /./507:.2 0502..3 5007.: 507:8.3 -838 /.8./ 5.7.3 90344 -.3507.7. 8..3 -.8.9.

: 701472.3.3 0:../.3 003.8 / -/./.8./23897.2579.3.7.90:7  /. 5.3#01472.3 -07. /09.3 .3 003.3.380.3.7..3. / 020397.3 .3 0-03/./23897.7.-0 003.3 $0-./. 020397.3.91 47/43..' $&    !0...3 507-03/.:3-07. 5028..4259.91.3 2025:3....3!07-03/.2.2. 4380:038 5.8//..3.3.

3 202-07...3 ..3./.3/.9 /.3 .5. .8-0:28.03.3  . 4380:038 5028./.3 !9.3. O 850 .3.  !072.-0 /.5203.7 503.947 $./..7.3.703. /. 502-..9 -07-. .32.943.:3 /.7.3.397:.3 -.3.3 01803 4507.9.3 1:38 474/43...5.7.32.. 003.3.8..3 2025:3.3.27.3..8 907/.3 /02-.5 50.3 0:..0.5/.3 .2.3..9&&4 .3 /.3.3 1:38 50..37:8..9:. 011..4259.50.3.2.3 907..3 0-03/. 80-.2 7.8.9.7...2.0 8.02-.3..3 1:38 .7.3 :  -0:2 /.90:7 /.2-.3.7.8. ::3 942-.3. .3 /03.35079.3 !! 80-.. !.8.3/ -.3.2 50.3 /.2-.9. 020397.:3.3..3 1./.3.. 802039.

2 -./ 507:-.7......9:7/.3.  O .-0757 23/809 ./.3 ...7. 90..2 &&4 .90.7 -0:2 202.. 907.380-.2 8892 502-..3!/.3 80-.2..7.7.39 03 !07-03/.3 /.3!! .3 -08.

 /.3&&4 .

3. 507.3 /907.8.8.203.88307.391 ./ -03.7:8 20.:./23897..3 1472.3 .   O ...8 ..9 2005. .307-.8..3 03..9/.5 !! 239.2 50.3 708:20 4397.3 9070-. 4397.2.33.:3 9.91 .3.889023. .3 . -079.3 503:8.7. ./.3 .3 /402.90/  4394  .3    .3502078.!!-.703..5./..3 .3 8:-89.3 :7. 503:.3.850 9::./.3804.7 50.:3200. 80-.. 05.3 503:.3 502-.9 .3 -07...7.3 90.7./.-.3 003.3 502-.

3 /.3 .3-03/.3.2 # 202./.7.3 .3 8:-89.9: 93/..0.3. 5.4.9.3 203.3.3  .7.9:7.3 203.O /.330.3..3.3.3 .2 . 1:38 4259.9:7.7.  .7.3 /. !07..3 .35..9...8: /..9.-..7:83.9.-.39:2 !020.2 O /....3 .187./-.8079.3 /02. 502-.9 .7. 5030. ./..33.7. 5.9: 574/: .. :39: 5020.3 503:..8.7 80-.5 9072.3203/4743 5.3../.70.3 502.33.3.7.3.3 .343 507.4394  5.2 20390702.70.3 8. && 4 9..8..8..2 50. 503....843.502-. 800/. 8.2.3 50303/.3 .920303..8.9:7.9. 5. 5079039.-.3 9073.3 50..3...391 .3 574/: .3  90780-:9 2.3 03907 0:.8 50739.3.3203.3 503.3. 2. 507-0/.9.7.8.3 && /2.-0 9/.30.3 80.3 507././. ! 9073.3 ..2 !  /.309/.8 0:./.3./.7.3 5..0..9:7. /. 2032-:.8: 80-.87 9..:70.. 50.7.3.:2:230. /.2 $!% 907.8 /.:3   9039.3 -07-09 -09  4394  .8: /.3  .8.

7:83.3.7.3./.. :.8..380.39.7..3502.91 /.8./.3503.3-07503.9..30.7 !! .3 003./..2.8 50.90780..2.3.3 -.3! ..7 50.9..-907.9:7.-202-:.::.83./9:.3.2 808:..8.3 503/::3 5747. /03.3-. 207:5.3 -07.3/..3 -07/.3.83 2025:3. / $.. 2.3.83 2.907.3 .3.3 .3.!03:3.7:5.3:.  /80-:9.79:!03.3 .3/.350308.3:3.8.3.35.187. 2.3.7.9.9:7.!0747.$.3 0./23897.33.!0.3 .390780-:9 O !!. 89...703.83 2.5 50.3.3-079./.

/.250.3 /03. !09:3: 507.4259.3././23897.3003.:.843..3 343889038/.0  :39: 20.90:7/. 0.7.2 ! 28./.7.3.3...9.3..3.3 5030:.3 /..3 1:3843.  9/./.35028.   !02-:.3/.3 -07/.3 808:.3502-..5!/.    . 09 8 90 2. 0:147. 90780/.9.31:38.    !! !8   2032-:.3/23897.3.5.91 O !072.. 033.73.250307.3 5.91 7/43.3.347/43.!!:39:20.3 /02.8.:.8.. 5..-0    !0.3 O /.8. /.8.07 2.3.9.5.90:7 /!  !072.8...3..3.3    9:3.!  . 3 207:5.3 .

./. 5.3.-.35077.03/07:3.7..97:93 :3843..8.33..3/.9.3 502-.389.3/.3 .2 .8.3/.:. 0.3..3 503.93.7.3 503..-8. .3-0781.3 -:. ..5.9.3.:39:203./..320325.338039150.9.7  4394 O O O !02-.../.7.3:7./.3. /03./.7-. 0.3 5.3 .7.3 &.3 /.3 ..187.38.3!0780/. 503.3 0. /-/.3 /4397...3  . O /.3 -..3203/::3503.8.3 /.3 20..2!803.7..:39:0.203.3 -.390780/.

 ./..3 /03.8 257. 3 /.04...3 .8  . ..3502-.28.93. .8.:39:5007.3..3. 507239.3 3 %& /03.3 5. 0.03/07:3.3.%.3.5.7.38.:.2-.30.9 /-:9. 3.3 507:-.3 20./.3 -.3 ! :39: 20..3 -07.:.3&!:8:83..38:3 O /./..3.5.3. 003.3.

9 429203 .207:5.7.  /03.25:..320.3 5..370.947 3 /.3 203.3 -.9:7.30:.3.:./.897:9:7.:..3/7..805.3../.3! O 0:2 .3 /.3 5.380-.  3/..9 /-:9.3 502-:.3 . 8:9 :39: 20.8.3.3 /7. 50304.9.3:3 .3.3!03. 503.-.3903850.8 0 !! /2..8./.9:7.3:..3/./.3 50.. .7. :39: 50307.3.3.8907-.- 1:3843.3.3.3 /.3 503:.503.3.7 0.3$! . 08..9..5.8 O 0:2 .3.350304.39039.3 :39: 203./.5..7.80.:. 02.3/.:2:23.503..3 202 507.7./.3 503.3/.35.7.3 .93.. 02.3 .2-.9. 438:9.3 /.. /./....50..9.4:20 0.3 /.3 507.3 5. 0:.307.3/.2.3 5./.7.30- 203.3 /..3. &2:2 ./.3.. 03/. -. ..  !03: %.

8:-. &2:2. .

2 50.8 50739.8:-.8.3 .3. /. %&  .33.3 /.3 5007. -07./.2 03/..9.. ...    . /.

 033./.3 /.9.3 . .. 02.9413907089 O .25:.3.: 0- 0972 -07./3.-.3.3 9... 803. 503:.3 .3 50.8.3.3 ..3. /.:9907. 7.8.03.-.2 20390702.93.3 502-0-.431.9 50307-9 $! /.9..2 90.3  808:..9.33.8 02.3 ! 8079. #  /./.:9.

3. 425700381 205:9 . /.82.3 /.320250.950.:.   .947.2    ..8203:39:9.7.50..30.7. /.25:.3 9073.:.   :7.947.93.029..8   /.2.7.7.7.8.3003..8/.8./03..32025:3. /..3 9038 /.3.3!/.502-.:3 9039.380.8   !748085034.38073 .8   02.7.3 . .78.30:.33.38:-89.25:.7.7.50.7:83.3   4394  ..2!/.9:7.947.380.8: /.8.3.3 80.3..2-.3 .33..3  90780-:9 2..! 9/..2-.:39.38502-..2-039:05.9.85747.39:.50..38/..39:.4.3 /.3$203.4259.:.8/..91.343 507.2 # 202..3..3..8.8 /..33.39:.30..3/-/.8.8  .%034431472.39:2!020.:../23897.3/7/.3:539073.703.8.8.:3::2.7./.. 502-3.3 5.253 50309.3 50309.5 ! 2.2.9..-0 .39:.9.30.3.7   !02-3.850 4947./.5.507.3 0-03/.3.3/ 07.3/.. 808:.843.3.947 1.3!07-03/.8.3. ! 9073..7. 8079.35034.9.32.9.3.2.7:50.3 5034.7.848.3.3&&4 9...3/.8:/..8  474/43./.3 -2-3..:3  9039.3/.280. :39: 5020.7.7:83. 425:907  /8.3.389.3!     .3 003.3.3203/::350.2$!%907.009743//::3/03.3.3.3&&4 9.3 907.02..947:9.3 80...5.3 /.3907./.39:.8 /.:.7.8../1..907.3203.

 &2:2 0.3. 5.:3 ::2 -.7.7../. 03/.  0:2 .

3 40 !   %/.503. .3.507-.3 503.703..3 0:.: 3/.8.8..3.9.7. 902:.9..   $.-07:9 O !07: .350304.:. 9:/507:.350.3 /. &2:2 0..5..3 :8:83.802039. 8.5..8 50304.3.38 5:38203 .9503.7.7..3!0./. 4507.7.03.97.3.. 011.-7.9. .2.3 57.8.8 50325.7.5.7.2  0./.8 50304..73.3 .8 907/.3/0/    &8:!03025:73.39::.9 /825:..2033.2-.3 .50. .3203.943.8.3.3 30.3.. -07:5.:.39 425:907 /.3 .3.7.3..3/.3.7.3 80.3:897:.:.7.../..330.:/9  40 03/.7.7.9 002..38./.. 5489 .3 05.3 0.7. .3.30:.9.8. 57.3 80-.3. -039: 502-3.3/02:.3 0:.3.3. & :39: 20..8.39:7.35747.3. 907443:34/../.3 /.3003.3.3 0-890 :39: 203/::3 88902502-.3.8. ./.3.3 2.9...7/ /.8 /. :8:83.38.7.8307.98.3 .3   .30-03/.9.3...3 70..380-.3-0:2202...7503..907 503:3.9:7.39/.38:/..:8 503.3/ .3 30. /.

. 0.3 /.:.3 3/.9. . &.5.-.: /902:.2 50739..3 2. 502-.7.8 50325. .. &  793.3 .3../.3.8.

 & 909.8.5 20307-9.3. 9079:8 ..3 80.7.9.:..3 $!  3.2:3 507: /..:..3 502-3.8 08.

7 23/ 809 80.3.7..3 O 507:.35020739. 808:./.3 905. ! .:..3 :.7 54.3 902-:8.9:7.3..3 503::. /.9503.3 80..3 ..2-039: !07.7 -03.3.2/..3 .8 2.3 /. 502-3.7 425700381 /. 4393: 05.9:7..9 :3.3/:8:.7..0203 0:.    .3 90780-:9 /03./.3 003..3../.3 ! 507: /7:2:8./.50325..3 !! /.3 /.7.35. 701472.3/708.5..9/5.81:3843./23897.91/.3709:703/07.5.3.3.: 5020.5 &39:9:1:38502-3.!07-03/.3 -03. !74/:.3 05.3./.

 70..250..3/.3/03.7 574808 503.3.. O !! 9/.3.5.3   !# .:.3 8.3003.07.3 80-.3 ! /.38 .3/.389.-039:425038.7.3.297.3/. 202-:./.3 -07:5.3. 507: .3 !! .305./.9-07.-.38./23897.8./..3 89.3 380391  80-.32...3. O 03..3 /-07..9105.O !07: .72:9:. !0747....3/-07.3 0.5.3.3 .7/ /.8.50. !0..3.3.!/.9:7.3 9039. .3-.79: !03.9 .3. 7.3 .3.3.257./.7 2:9: .507:..

!.

8.3/9025.502-3.3.3/..33 50.0203 5020739.5503.3/. 2033.8307.3..703.!0.3503.3/.3 9072.83.7..9. /.3425700381/.3.-/.. .3 42509038 50.3.80    .2.820/.9.5.35034...3 507:-.2.3 003.3 43904-97.3 /..3 5033.8/03.9.5..:39..3..009743 O 907.3:. /03.390780-:9/03..3 !! /.3 5748039.3..9./23897.3 /.8  47/43.7.0.357480/:7909.3!!/.3 .34250903/-/.-. 2033.9. / -/.   /. 2:/.3202-09:939.3 :.9.3 89..9/7!$ /./.9..8.703.3 / 07. 9 03 !07-03/.3.90:7  .7/8.. /.7. /57480880./.9.! O !07:3.9.388902. % 802:.388922039473 O !07:/7:2:8.05.3/03.39:.:39.57410843..2 88902 503.915.3 49478.3 5034.. 701472.32025:3.9 / 07. W!4.9.907.3! O O $9. 90780-:9 207:5.3 /. . 20303/..33907.9.30.2.8 307...3.5.385020739..80 50. /..2 7.547..3..3/..9.  907.38  .007$5 80:7:3/4308.!! .7 10/..3.8: 3:5 .3 .357480/:707.7 42509038 /.947 8.35.7.8 2.320.3&%/./.3/.3 ! /.3 3/.3!/.8.7.808 40 80:7: :39 502.9 80. O !07: 507.. 50.

25.3 3  .3 5498 /..7.3 0-. !7480/:7507-.02030:.3.7 3 2032-:.3 /.80-.5.-  9039:.8.0203 0:.8 /02.3:.9. /.3.3..3 $0-.30283...03/07:3. 831.. 2.7./. 88902 2.3 01091 / -/.3 .8.3 203.7.0203 0:.3.39:39:9.30.9 -:7: -.3 9/.7. 5.37.9.8.02030:. 90780-:9  $8902 50.3 0:.3 802.0203 0:. . 80-.  . 80.35020739.3. /.8 2.8.3/.9/.3..30.. /902:./.3 0. 907-:9 202 002.7.9 -.7.3 018038 503:3.-8.3 907..809/.2.25:203:3.3 0.7.32.3 :7..3 5020739.95. .. .-.3.8:/.3 802...3 202-03./.8 503:3.3!020739.5./.  -039:47845:39:203.3 -. 7/0 . 2.8-0:22.3..2 57.-079.9.3 ! 90780-:9 2032-:.9:39:203.. 80-.3.3..3/.3:7.3 !  .3 8.33 .3.:9411 .0203 0:.8..3 40 $43/.3./.3   /.3 5020739..2.    .07-......3574808.3 2.35072.3. 2.3 .3..3 /..7.- $:3: 7438/903.3.3.3 5020739. 7/0 .3 0:. 7/0 #01472.3 -. 203:3:. 9..3.3 20:.9.27. .91 ..0203 0:.5.4394  88902 50.3.8 /  $9.3.7: 9.3 2.3 . .3 203/..-908  .3.3 40 .5.3  .7./3.:.3 .8. 701472. 9.2 -.8/. 3/.3.3 05:9:8.3 !02078. 203.3 5020739.547.3.808:.8 80.3 5020739.2:9:50.0203 0:.3 5020739.38:3 80.9 5020739.3:3 .8 -07. 88902 2. 574808 502-:. 9073.3.743:250.7. 0:.0203 0:.:3.. 9.   #01472.8 .3.3907.3/.  8073 .8 50325.5.9:./03.3 5..3 !  $.3 5.3 93/. .3 0.3.3..3  .3.02030:..388.3 5020739./..950.7..95020739.3 202:33.3 .3 0:. :9.2 203.5297.97.3 502-4748.3..3 50325.  43:2 .770438.3/.3 9039:3.07.3. 2.35020739.9.3..88079.7.3.8.7.3. .7.3 30.3..3 30.0203..3.8 902:..3.3 203:3:. /03.7 .25: 2030. .9.9 2.3 5020739.$89022.  5.8 /.-.0.2-.3.3 /02:..7 5.8200.547.3:3.3.9073.7:2.3 5079.980.3502-. 802.3.3.3 88902 2.3 2.9  !07.3.3.503.3 2.8 -0:2 -07:-.3:. 9075: /03.3.9. 2. 8.3 7./.3/.8..3 -.: 47:591 2.8 20.-.3 :.3.38:2-07/.25..3 -.3./. /89478 31472.820 5498  $8902 2.

:5:3.3./.703.4:393 $8902 $8902 :9.3. -.3.3 30..3.3.0.3 !708/03 4   %. 380391 -.3.9.0203 5020739./.3/:8:.3/04.8 .3:39: 9.3 203892:.3502-..3:3.388...3.7.0203 0:..19.34 . 5020739.-8.8 0.2..3 90780-:99/. 2.7.3.3.547.3:39:203.7.3.3 . .8.-.3..19.:3-07:93.3 0:.30-0.3 90..9.3 :8:83. 2032-:.3 9/.  -.3 & 2. .7.9 05.7.7 &8:.9 /.3 804. .9 50304.3 :39: 20302.3 90780-:9  .3.7 :39: 203:891..7. 02-. $%  !03:3.3.  9.. 907:9.3.32. -03..7.3 .3. 2.3 /02.8 40 380391 :39: 203.3 5740 .7..93.2.0203 0:..3.3 90780-:9 80.8 507-:.. .2 88902 2.7:2..3. 203:3.3 . ..:5:3 20304.3./.7.990780-:9 907249.38 %:3. 4.-.. 0.8.39.3  5.: 88..301803  02.3  5020739. 5.3/..7 57.30.3!740 &! .-8. 503. 43:250.3/809::05.3 0:.3 202-:.9 2.7902030:.:5:3.3 88.905:9:8.:3  /.9.3 88902 3 /50790..3.9. 02-.:380-0:23. ..3.-. /.7&8:.25..7.2 05:9:8.. .8 ..:2.3 2.8.8 5020739.3 /.990780-:92070./.3 47:591 /02..507. 50304. .9 .37:932. 01091 /./.-8.3. /.3 09/. !0.3 $:7.7.3039070:.7.

 .

9    . 03.9.03/07:3 202-07.2 $ 03907 90780-:9 /90.3 &  .3 ! .8-0-.3/03.8 .3 0..9 548 548 503072.3 5. 203.0.3/25020739.3.3 .93.4:39 70.547.809/. 9:  9/.3 9/..5.3.2 88902 & 9.-0  0 .2 57.:3 .9. 0.8 503.3.2 /..3 /. 0..3..3 ./.3 /02.35020739.  .9..3907:9. /.8. 0.25..3 $%.3.. 202-:.-.3-.3.30.3  $05079 .: 88902 -.3 /. 2025079:3.9/.-.5 /.3 31472.3/:3..305.:3 5:9.30.203.3  0.703..  $% .9. 502-. .3 8073.. 802:..3/80-:9$8902!02-.3 5030:.7: :39: 802:.9..2 -039: .7.3 . 502-...3 .9.3 /.3.3 -.3&.5.3:3.-.7.3 0:.3 907:9.3 8:9 /. -07..3 8:/.  57   -07..9. /. ..8.  88902 50.7.3 ./.8 /.-.:5:3 .9.2.3 20308.3.3.  -.3 9:3. 2:.-0  2..3 . 3.:9.3 .3 .7.7:8 5079.3 9:3..9 502-::.38 5020739. 503/0  9/.3 ..809 /..3.4:39 5. 80..3.:.

8  !07.. 01091 54.  !0307.3./.3 8.:8994207 50.2.:.5 :.0203 80947 5:- 24/0703 0 !:-. 5.75.4:393 $  -:..7:.3 8.3-07. .9: /.3..:..7.3 0..3 8:2-07 /.809  30. 802:.8: 2.4:39 5.-. / :.503.9.3 .07 .8.. $203:9.3.3 ..9.7 !.3/.3..3  ! 20343897:8 47.3 05.020347. 97.3.3 0-.8 5:-3.7 2.: 503...747.8 90780-:9 .3 /03.3 /..5./.0 /.8.2  /./.9-07.3.85020739..4:39 70. 9:  /03.3 .8: 2..2:3 /02.8 2.0203 0:.3 /03.0203 5020739. 47547.3.3:3 ..7.8 $ 90780-:9 9/.0732039  $0-.3 5:- .3.3  0109.35738597.9 802:.385.809 /. .3 203.3 -0781. ::/ 50.3 /.3 5020739.8.0203 5020739.7.3.9:47547.3.3 0.. ..3 $ 802:.-0  $ 80.3.3.8.  9072.704/07 /.3-0781.809 /. 5253.9 /.3573855020739.90 4. /. /.3.35.7.38. 2.3 .3 907. 503072..9. .8 5020739... .8...3.-.7. 88902.9  002.80 502-0  8.7.- 202-079..3 /.2 ! 5:3 /.809 /.-.3 -07.3-.8 /..0. /03...3 5020739..3.3. .. 9.3 . . 203.35020739.3 9/..3.9 80-.3 /02.85:-/.880.0  07-0/. 5.3.2 /:3.9.3.3 .3.  /.385.809 /.3820 .3-:.8../.3/.  .3 /.2..3.809 /.809 /. /010.3 /.38. 9/.38:2-07/.073.3  03907  80-.9. 20303.3  /. /03..809 /.020347..8.9 343-:0907 .38.7 47.9.47547..3 503:3.3  !03:7:8 47. 80-. 44/4.38.02030:.9 /.3 $%  $8902 ./.98 202-::.0203 :9. 05.8 503:3.3 80.89.3  5:7.3 43805 430785 502.3.8.38...-9..8  -. .3 5020739. 80.38.703.3.8:. .3    .0.704/07 5020. .3 50304../.3 47.3 .:39.-.-.3 . /..3/.  9072.3.3 0.:7:8.3.. ..8  /.3 44/ 4.9. -8.../.3 0.3 502-.3/03. 97..3.3..2 47547.:39. 503/0 2.9..3 /..:.7. /. 3.3 907/0908  0.3 02:/.9 20303.8 2.7503/.350203:.0203 .8.3 $ ..33..9 80-.0203 0:.9 .32.3 .-0 05.22. 343-:0907  .3.5.9 3.2 2..2.3 0.38..- /.3..7..-..8. 8.30./.4.3 9:3...8 90780-:9  .7.3 /.3 .7.3.3.3:9 02. /03.8 2502039.7 .2 -039: /4:-0 039708  802:. .30.8 . .3 90793 /.3 /.3 02. 3 ..8-079039.7:8 -079. -838 8.9.073.:39. .5.3 5. 203.3 0..3 ..02039 !  80-. 203.05:9:8.-0 /. 2.7985.5.7985.7.7..385..890780-:9  .2 2.704/07 802:.3 2.8 2. 20.-.-9..38 5.909.:5:3 .3  0 .7.5.502-.3.

35. 07.   83.809 /.  2020.:80.35495020739. $0.3.3.39:3 5..5.3/. . 80-./. 39073.3 .7. .3203/. .5.3-..33.-.:5:3 089073..8 247.. /-:9.3 80.30:. 202-07.. 90.703.     .9   80-0:2 .3 30..0 4397.7.9.7.3 4397-:8 .-.809 47.2.7.38./..9.3/.547. 5.!020739.2 88902 3 809.3 507.01091 01803 /.344/4.8.3 5020739..:.3.3:3 .3-079.7.3 709:7 03/07.3. 9:    . /. /. .2 -039: !071472../.  /.3 203.38890290780-:9:3.-.3.3-0.35.073.3./.9.8 2.8:3: 8:3:20307.3 /.8 97. 0:.8 90780-:9  .70.3.-  ..2 2.7 2.3..8503:3.3 97..   01 0..02030:.3.38..91 .3/52533.0:.3./02. 20::/.3.:/947 57410843.8 /. 307. 8.7:  .$0.79..8.3 50393  109./..0203 .2 20304.:8 2033.:/947  2.3.3/ 09073.3.3 20390780-./. 39079../03.  $8902 3 90.3 47.24397.3 /.0:7.547.903.8  5.3..33.2 2030.3.3-.3 ..38.39: 0109.3..-.8 5020739.9 2020.. 2.8 90780-:9 80.7.3.38..-07.   $ 90.3 40 5020739.:9.9..5.39 503:7:8 .8 .3 .: 203907 .1091 01803 /.3.9.809/.25: 20304.3. 0- .7:-07:-.:3 .3.80..  /.35020739.3/. 2. /.33../.3.3 5.3 .809 /.9 /:3.8.3 0. -.7.83. 5:-  793. 03907 /. 0:.2:3 $-:.3 -079.3 202253 47.8 $ /..07  /::/.3 502-4748.9 4397.9 -07.-8 2.3    :9.3.  5488 .0203.8.38.3 40 !020739.3 3.7. /... 3/4308.:/9.390780-:9 $0.5.47..7.39.7. .3.3:3./2897.2:3 .3.3. 05..:39:203.:5:3 50304. 80-.22.502078.47.3 0:.9073. .:3   203.3 2025:-...3 0:.3 057410843..390780-:9  $ 207:5. 503:7:8 .  /-:9:.. 0:.0.9 -8.5 47.3 88902 2..33.. .78890290780-:9-007. 5. 4397. .:39:80.809/. 502078.0/.3.30109. :39: 20701472.3 002.2 ! :-:3.91933.8 2.9./ 8:75:8  :9..-  .3 . 4507.0203 0:.3 5020739.38.3.489  .22.8$/.7/018980-08.3 0:.8.3 :39: 203.943 ../.38:2-07/. .5.3.3 30.2.3  -..3. /.7. 203:8:.9473. 20304. . 574108 502078.9.301091.8 :39: 20304.38..7...3 39073.9..38.3. 907-:9 2.3 907249.0 11.  0 .0203 0:. 02. ...7 4307 5020739.

7. !07-03/..8.3803.8..3 2002./.3 5020739. 808:..2.  &39: 9: 80.7.3 307.3 30.:5.02030:.9 :39: 203.3 /..3003. .385..3 507: /57.8  . 9: /.7 88902 2.35028.3. 23    $# $89022.8.3.3..073.9073.. 9:  507: /./.3  /.3..8 -/./23897..2..80...  0 ..5.3.3.7.3 507-03/.3 0.7..3..3.3 5.5. .947:58 4:8 30549820  ./..3 0:.3 /02. 30..03.9.35020739.85050304.388902-0:2907.3.3/57.3 5072.:.7:.250304..3 2.703.3:3 .3 /..7 .8 2..330. 907:8 20.7.3 -078..357.8 5:- /..8.7/.3820 .9 03/07.920708543507:-.3 ..2 50304..530 4..3.3 0-03/.5738550393/.0203 0:.9018.5...03.8.7.503/:70.3..073.91 /.3..3 8:2-07/.2 50304.- ...3 203/4743 50.-./.7:7..980..0011.3 .4:393/.3 4507.3.' !&%&!    $!& . 9::.7:8 /.3..3 5072.3 8:2-07 /. .9 :39: 203:3.3.7.3.3/.:7.3 20203: 57385 44/ 4.3.3.3/02:.3 /..0/..-.91 0-...7.7./.8/.3 44/ 4.3.:39.7.3      .02039.50. .7.../.3..5.-9.3/..7..280.9.3.3 ! 03/.3 70947.8 307.8 503:3..3/03..3.011.3.3 2.91..2.3.5. . 701472.38..30:...:..3.3./.0 /..2 !:-.0.7..3 97.7.59.9/.5.30180380-..9907::/.7.9.703.9: 203.9073.5.943. $8902.3 0:.3 .3 003.3.250. /.3 /. 30. 9/.073.9/825:. 20.3. .3 50302-.3!203.8 2032-:.8.0203 0:..  $8902 2.35020739. -079.3 . 02.: -. 80.3 507:-.3.0 /.703.7..3 202..3 30..3..9.320203:5738544/4.7985.9:.3 :7.3 0:.30:.3..70.7.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->