MODUL 4 ANALISIS RASIO KEUANGAN

1. Analisis Rasio Keuangan Untuk menilai kondisi keuangan dan prestasi perusahaan, analis keuangan memerlukan beberapa tolok ukur. Tolok ukur yang sering dipakai adalah rasio atau indeks, yang menghubungkan dua data keuangan yang satu dengan yang lainnya. Analisis dan interprestasi dari macam-macam rasio dapat memberikan pandangan yang lebih baik tentang kondisi keuangan dan prestasi perusahaan bagi para analis yang ahli dan berpengalaman dibandingkan analisis yang hanya didasarkan atas data keuangan sendiri-sendiri yang tidak berbentuk rasio. Analisis rasio keuangan, yang menghubungkan unsur-unsur neraca dan perhitungan rugi-laba satu dengan lainnya, dapat memberikan gambaran tentang sejarah perusahaan dan penilaian posisinya pada saat ini. Analisis rasio juga memungkinkan manajer keuangan memperkirakan reaksi para kreditur dan investor dan memberikan pandangan ke dalam tentang bagaimana kira-kira dana dapat diperoleh. Rasio analisis keuangan meliputi dua jenis perbandingan. perusahaan yang sama (perbandingan internal). Pertama, analis dapat membandingkan rasio sekarang dengan yang lalu dan yang akan datang untuk Jika rasio keuangan disajikan dalam bentuk suatu daftar untuk periode beberapa tahun, analis dapat mempelajari komposisi perubahan-perubahan dan menetapkan apakah telah terdapat suatu perbaikan atau bahkan sebaliknya didalam kondisi keuangan dan prestasi perusahaan selama jangka waktu tersebut. Rasio keuangan juga dapat diperhitungkan berdasarkan laporan keuangan proforma atau proyeksi, dan diperbandingkan dengan rasio sekarang atau masa lalu. Kedua, perbandingan meliputi perbandingan rasio perusahaan dengan perusahaan lainnya yang sejenis atau dengan rata-rata industri pada satu titik yang sama (perbandingan eksternal). Perbandingan tersebut dapat memberikan gambaran relatif tentang kondisi keuangan dan prestasi perusahaan. Hanya dengan cara membandingkan rasio keuangan satu perusahaan dengan perusahaan lain yang sejenis seorang analis dapat memberikan pertimbangan yang realistis. Sejauh mungkin, data akuntansi dari bermacam-macam perusahaan yang Namun, walaupun dengan angka-angka yang berbeda-beda dapat distandarkan.

distandarkan, seorang analis harus hati-hati dalam menaksirkan perbandingan itu. Rasio-rasio dikelompokkan kedalam 5 kelompok dasar, yaitu : likuiditas, leverage, aktivitas, profitabilitas, dan penilaian. Sejumlah rasio yang tak terbatas banyaknya dapat

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Luna Haningsih SE.ME.

SEMINAR MANAJ. KEUANGAN

1

pengklasifikasian industri juga tidak bisa seratus persen tepat. Rasio disusun dari data akuntansi dan data tersebut dipengaruhi oleh cara penafsiran yang berbeda dan bahkan bisa merupakan hasil manipulasi. sedang kewajiban lancar terdiri dari hutang dagang. Analisis Likuiditas Perusahaan Pada umumnya perhatian pertama dari analisis keuangan adalah likuiditas. Dengan demikian untuk suatu perusahaan yang kebetulan berada diatas rata-rata. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Luna Haningsih SE. Sebaliknya suatu perusahaan yang current ratio nya tinggi juga kurang bagus. Untuk perusahaan yang menghasilkan berjenis-jenis produk atau jasa sering sulit dimasukkan kedalam salah satu klasifikasi industri begitu saja. wesel bayar jangka pendek. Current ratio yang rendah biasanya dianggap menunjukkan terjadinya masalah dalam likuiditas. akan tetapi dalam prakteknya cukup digunakan beberapa jenis rasio saja.dihitung. pajak penghasilan yang terhutang. Rasio yang ideal ditentukan oleh rule of thumb (ketentuan umum) dengan Hal mempertimbangkan beberapa faktor seperti jenis industri dan kebiasaan kredit.ME. KEUANGAN 2 . tetapi tidak terlepas dari beberapa keterbatasan dan harus digunakan dengan hati-hati. Penggunaan data industri sebagai pembanding perlulah ditaksirkan dengan hati-hati. SEMINAR MANAJ. Walaupun rasio-rasio merupakan alat yang sangat berguna. Disamping itu. Juga perbedaan ukuran atau besar perusahaan dalam industri akan mempengaruhi perbandingan dengan rata-rata industri. piutang dagang. dan beban-beban lain yang terhutang (terutama gaji dan upah). Current Ratio = Current Assets Current Liabilities Rasio Rasio Lancar = Aktiva Lancar / Hutang Lancar Biasanya aktiva lancar terdiri dari kas. Mungkin saja prestasi dan kondisi keuangan seluruh industri memang kurang memuaskan. 2. Apakah perusahaan mampu memenuhi kewajibannya yang akan jatuh tempo? likuiditas yang umum digunakan adalah current ratio. karena menunjukkan banyaknya dana yang menganggur yang pada akhirnya dapat mengurangi profitabilitas perusahaan. dan persediaan. surat berharga. hutang jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun. tidaklah bisa dikatakan sebagai memuaskan. Current ratio merupakan ukuran yang paling umum digunakan untuk mengetahui kesanggupan memenuhi kewajiban jangka pendek karena rasio ini menunjukkan seberapa jaut tuntutan dari kreditur jangka pendek dipenuhi oleh aktiva yang diperkirakan menjadi uang tunai dalam periode yang sama dengan jatuh tempo hutang.

Dengan mengetahui berapa lama perusahaan telah mengalami current ratio yang kurang memuaskan.ME. Rasio-rasio likuiditas lain yang umum digunakan adalah : - Rasio Cepat (Quick Ratio atau Acid Test Ratio) Quick Ratio = Current Assets . atau saldo piutang yang terlalu besar karena adanya kebijakan kredit dan penagihan yang kurang efektif. sering mengalami fluktuasi harga. Bagaimana kekuatan indikator-indikator lain tentang stabilitas keuangan?.Persediaan) / Hutang Lancar Persediaan merupakan unsur aktiva lancar yang tingkat likuiditasnya rendah. Dalam masa resesi. SEMINAR MANAJ. Dapatkah non-current assets perusahaan segera dilikuidasi (dijual) untuk memenuhi kebutuhan kas yang tak terduga?.Inventory Current Liabilities Rasio Cepat = (Aktiva Lancar . keadaan perusahaan sekarang dapat disimpulkan apakah dapat dianggap normal atau tidak. akan tetapi penilaian terhadap trend dan current ratio sulit. Mereka mengajukan pertanyaan-pertanyaan seperti : Apakah tersedia kredit yang dapat segera diambil apabila perusahaan secara tibatiba mengalami kesulitan keuangan?. pihak manajemen mungkin enggan mengganti barangnya. persediaan barang dan hutang dagang ditekan sampai tingkat yang paling rendah. dan unsur aktiva lancar ini sering menimbulkan kerugian jika terjadi likuidasi. Jadi rasio cepat lebih baik dalam mengukur kemampuan suatu PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Luna Haningsih SE. Investor yang bijaksana menganalisis current ratio secara lebih mendalam. Current ratio yang tinggi bisa disebabkan oleh kondisi perdagangan yang kurang baik atau manajemen yang bobrok. KEUANGAN 3 . Sebaliknya operasi yang menguntungkan bisa disertai penurunan current ratio. disamping itu juga dapat dilakukan window dressing terhadap current ratio.tersebut terlalu sederhana. sebab current ratio dapat berubah dengan cepat dalam waktu yang singkat. Apakah laba dapat diharapkan di masa yang akan datang?. Dengan demikian. Apakah perusahaan telah memperoleh keuntungan jika dipandang secara keseluruhan dalam jangka panjang?. contohnya adalah apabila timbul utang pajak penghasilan yang sangat besar akibat tingginya hasil penjualan. Bagaimanapun pengamatan terhadap trend adalah penting dalam analisis rasio.

modal disetor atau surplus. Analisis Struktur Keuangan Struktur keuangan adalah bagaimana cara perusahaan mendanai aktivanya.ME. Rasio cepat yang umumnya dianggap baik adalah 1 (satu). . saham preferen. Jadi suatu perusahaan yang menggunakan hutang akan lebih beresiko daripada perusahaan tanpa hutang.Rasio Kas (Cash Ratio) Cash Ratio = Cash + Marketable Securities Current Liabilities Rasio Kas = (Kas + Sekuritas yang dapat dipasarkan) / Hutang Lancar Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan membayar hutang lancarnya dengan kas atau yang setara dengan kas. Bunga adalah biaya tetap keuangan yang harus dibayar dan ditambahkan pada biaya tetap operasi tanpa mempedulikan tingkat laba perusahaan. 1. KEUANGAN 4 . perusahaan yang menggunakan hutang mempunyai resiko keuangan. SEMINAR MANAJ. modal dan akumulasi laba ditahan. Resiko bisnis merupakan akibat langsung dari keputusan PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Luna Haningsih SE. Struktur modal merupakan bagian dari struktur keuangan. sehingga seluruh sisi kanan dari neraca memperlihatkan struktur keuangan. karena selain mempunyai resiko bisnis.Hutang Lancar = Struktur Modal Pemilihan struktur keuangan merupakan masalah yang menyangkut komposisi pendanaan yang akan digunakan oleh perusahaan. perusahaan tidak terikat pada kewajiban tetap untuk membayar bunga atas hutang yang diambil dalam rangka pendanaan perusahaan.3. hutang jangka panjang. yang pada akhirnya berarti penentuan berapa banyak hutang (leverage keuangan) yang akan digunakan oleh perusahaan untuk mendanai aktivanya. dan modal pemegang saham.perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. dan modal pemegang saham. Aktiva perusahaan didanai dengan hutang jangka pendek. Resiko bisnis mengacu pada variabilitas keuntungan yang diharapkan sebelum bunga dan pajak (EBIT). Nilai buku dari modal pemegang saham terdiri dari saham biasa. Bila semua dana untuk membiayai aktiva perusahaan berasal dari pemilik dalam bentuk saham biasa. Struktur Keuangan . Struktur modal adalah pendanaan permanen yang terdiri dari hutang jangka panjang.

prospek pertumbuhan. SEMINAR MANAJ. Karena itu. leverage dapat digunakan untuk meningkatkan hasil pengembalian pemegang saham. akibat membesarnya hutang cenderung menurunkan harga saham. tetapi meningkatnya tingkat pengembalian yang diharapkan akan menaikkan harga saham tersebut. ukuran perusahaan. Resiko keuangan timbul karena penggunaan hutang. leverage itu menguntungkan dan hasil pengembalian atas modal (rentabilitas modal sendiri) dengan penggunaan leverage ini juga akan meningkat. maka tarif pajaknya kan rendah (apabila pajak bersifat progresif) dan keuntungan akibat penggunaan hutang juga akan mengecil. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi keputusan sehubungan dengan struktur modal. persaingan antar industri. yang ditunjukkan oleh besarnya rentabilitas ekonomis. Namun bila rentabilitas ekonomis lebih kecil daripada biaya hutang. KEUANGAN 5 . yang merupakan faktor yang menentukan bagi keberhasilan jangka panjang. yang menyebabkan lebih besarnya variabilitas laba bersih (net income). Mereka juga mengetahui bahwa dalam keadaan uang ketat. Apabila hasil pengembalian atas aktiva. Jadi. yang tercermin dalam struktur aktivanya. dan sebagainya mempengaruhi bentuk resiko bisnis. Faktor kunci kedua adalah posisi pajak perusahaan.ME. jika sebagian besar dari pendapatan perusahaan telah terhindar dari pajak karena penyusutan yang dipercepat atau kompensasi kerugian. atau kemampuan untuk menambah modal dengan persyaratan yang masuk akal dalam keadaan yang kurang menguntungkan. makin rendah resiko hutangnya yang optimal. Kebijakan mengenai struktur modal melibatkan tradeoff antara resiko dan tingkat pengembalian. Leverage keuangan adalah penggunaan hutang. Struktur biaya terutama leverage operasi perusahaan. tetapi dengan resiko akan meningkatkan kerugian pada masa-masa suram. Penambahan hutang memperbesar resiko perusahaan tetapi sekaligus Resiko yang makin tinggi juga memperbesar tingkat pengembalian yang diharapkan. Alasan utama untuk menggunakan hutang adalah karena biaya bunga dapat dikurangkan dalam perhitungan pajak. Para manajer dana perusahaan mengetahui bahwa penyediaan modal yang mantap diperlukan untuk mendukung operasi secara stabil. sehingga menurunkan biaya hutang yang sesungguhnya. Akan tetapi. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Luna Haningsih SE. Faktor ketiga adalah fleksibilitas keuangan.investasi perusahaan. atau apabila perusahaan menghadapi kesulitan operasi. Struktur modal yang optimal adalah struktur modal yang mengoptimalkan keseimbangan antara resiko dan pengembalian sehingga memaksimumkan harga saham. maka leverage akan mengurangi rentabilitas modal sendiri. para penyedia dana lebih suka menanamkan uangnyapada perusahaan dengan posisi neraca yang bagus. Yang pertama adalah resiko bisnis perusahaan. sifat permintaan produk. atau tingkat resiko yang terkandung pada aktiva perusahaan apabila ia tidak menggunakan hutang. Makin besar resiko perusahaan. lebih besar daripada biaya hutang.

sejauh mana laba operasi boleh turun tanpa menyebabkan kegagalan dalam pemenuhan kewajiban membayar bunga pinjaman. baik jangka panjang maupun jangka pendek. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahan untuk memenuhi segala kewajiban finansialnya seandainya perusahaan tersebut pada saat itu dilikuidasi. cenderung semakin besar resiko keuangannya bagi kreditur maupun pemegang saham. Dengan demikian solvabilitas berarti kemampuan suatu perusahaan untuk membayar semua hutang-hutangnya. KEUANGAN 6 . mengukur kemampuan pemenuhan kewajiban bunga tahunan dengan laba operasi (EBIT). Semakin tinggi hasil persentasenya. Rasio-rasio leverage yang umum digunakan adalah : - Rasio hutang atau Debt Ratio (Debt to Total Asset Ratio) = Total Debt Total Assets Debt Ratio Rasio Hutang = Total Hutang / Total Aktiva Rasio ini memperlihatkan proporsi antara kewajiban yang dimiliki dan seluruh kekayaan yang dimiliki. dan konsekuensi akibat kurangnya dana. TIE = Rasio laba terhadap beban bunga atau TIE (Times Interest Earned) : Earning Before Interest and Taxes (EBIT) Interest Charge TIE = EBIT / Beban Bunga Rasio ini disebut juga rasio penutupan (Coverage Ratio). SEMINAR MANAJ. sangat berpengaruh terhadap struktur modal yang ditargetkan. Rasio leverage mengukur tingkat solvabilitas suatu perusahaan. DER = Rasio hutang terhadap ekuitas atau DER (Debt to Equity Ratio) : Total Debt Total Equity DER = Total Hutang / Total Equitas Rasio ini menggambarkan perbandingan hutang dan ekuitas dalam pendanaan perusahaan dan menunjukkan kemampuan modal sendiri perusahaan tersebut untuk memenuhi seluruh kewajibannya. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Luna Haningsih SE.ME.kemungkinan tersedianya dana dimasa mendatang.

KEUANGAN 7 . Namun banyak lembaga peneliti rasio keuangan yang menggunakan rasio perputaran persediaan (at market). namun rasio ini lebih lengkap karena dalam rasio ini diperhitungkan kewajiban perusahaan seandainya perusahaan melakukan leasing (sewa beli) aktiva dan memperoleh hutang jangka panjang berdasarkan kontrak sewa beli.Rasio Perputaran Persediaan (Inventory Turover) : Inventory Turnover Ratio (at cost) = Cost of Goods Sold Average Inventory Sales Inventory Inventory Turnover Ratio (at market) = Rasio perputaran persediaan mengukur efisiensi pengelolaan persediaan barang dagang.Rasio Penutupan Beban Tetap (Fixed Charge Coverage) : Fixed Charge Coverage = Income Before Taxes + Interest Charge + Lease Obligation Interest Charge + Lease Obligation Penutupan Beban Tetap = (Laba Sebelum Pajak + Beban Bunga + Kewajiban Lease ) / (Beban Bunga + Kewajiban Lease ) Rasio ini mirip dengan rasio TIE. Rasio-rasio aktivitas yang umum digunakan adalah : . Rasio ini merupakan indikasi yang cukup popular untuk menilai efisiensi operasional. dan aktiva lain. rasio perputaran persediaan (at market) ini sebaiknya digunakan.ME. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Luna Haningsih SE. Semua rasio aktivitas ini melibatkan perbandingan antara tingkat penjualan dan investasi pada berbagai jenis aktiva. aktiva tetap. Analisis Aktivitas Perusahaan Rasio aktivitas mengukur seberapa efektif perusahaan memanfaatkan semua sumber daya yang ada pada pengendaliannya. yaitu persediaan. 1. piutang. maka sebenarnya rasio perputaran persediaan (at cost) digunakan untuk mengukur perputaran fisik persediaan sedangkan rasio yang dihitung dengan membagi penjualan dengan persediaan mengukur perputaran persediaan dalam kas..4. sehingga bila ingin diperbandingkan dengan rasio industri. Rasio-rasio aktivitas menganggap bahwa sebaiknya terdapat keseimbangan yang layak antara penjualan dan berbagai unsure aktiva. persediaan dinilai menurut harga pokok penjualan (at cost). Pertama. Ada dua masalah yang timbul dalam perhitungan dan analisis rasio perputaran persediaan. penjualan dinilai menurut harga pasar (market price). SEMINAR MANAJ. yang memperlihatkan seberapa baiknya manajemen mengontrol modal yang ada pada persediaan.

Rasio Perputaran Aktiva Tetap (Fixed Asset Turnover) : Fixed Assets Turnover = Sales Net Fixed Assets menunjukkan banyaknya penjualan (dalam rupiah) yang dapat diperoleh perusahaan untuk Rasio Perputaran Aktiva Tetap = Penjualan / Aktiva Tetap PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Luna Haningsih SE. kedua angka ini digunakan dalam lingkup keuangan dan perbedaannya tidak akan mempengaruhi keputusan yang dihasilkan. .ME. yaitu persediaan awal ditambah persediaan akhir dibagi dua. rata-rata jangka waktu penagihan adalah rata-rata jangka waktu lamanya perusahaan harus menunggu pembayaran setelah melakukan penjualan. tiap rupiah modal kerja.Kedua. Rasio ini dapat dibandingkan dengan Karena sering sulit mendapatkan data penjualan kredit maka digunakan total penjualan. Rasio Perputaran Modal Kerja (Working Capital Turover) : Sales Net Working Capital Working Capital Turnover = Rasio Perputaran Modal Kerja = Penjualan / Modal Kerja Bersih Modal kerja bersih adalah aktiva lancar dikurangi hutang lancar. SEMINAR MANAJ. penjualan terjadi sepanjang tahun sedangkan angka persediaan adalah gambaran keadaan sesaat. KEUANGAN 8 . - Periode Penagihan Rata-Rata (Average Collection Period) : Receivables Sales per Day Average Collection Period = Periode Penagihan Rata-Rata = Piutang / Penjualan per Hari Rasio ini mengukur efisiensi pengelolaan piutang perusahaan. Rasio ini mengukur Rasio ini aktivitas bisnis terhadap kelebihan aktiva lancar atas kewajiban lancar. lebih baik menggunakan rata-rata persediaan. Oleh karena itu. perlu diadakan beberapa penyesuaian. Satu tahun dapat diasumsikan 360 hari atau 365 hari. persyaratan penjualan. Dalam hal bisnis bersifat sangat musiman atau terdapat tren penjualan naik dan turun yang tajam sepanjang tahun. tidak adanya persamaan persentase penjualan kredit pada perusahaan-perusahaan dapat menyebabkan rata-rata jangka waktu penagihan kurang tepat.

5. kemungkinan terdapat kapasitas terlalu besar atau ada banyak aktiva tetap namun kurang bermanfaat.Harga Pokok Penjualan) / Penjualan Rasio ini mengukur efisiensi pengendalian harga pokok atau biaya produksinya. bila rendah maka perusahaan PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Luna Haningsih SE. dalam rangka menghasilkan penjualan. atau mungkin disebabkan oleh hal-hal lain seperti investasi pada aktiva tetap yang berlebihan dibandingkan dengan nilai output yang akan diperoleh.Rasio ini mengukur efektivitas penggunaan dana yang tertanam pada harta tetap seperti pabrik dan peralatan. - Rasio Perputaran Total Aktiva (Total Assets Turnover) : Sales Total Assets Total Assets Turnover = Rasio Perputaran Total Aktiva = Penjualan / Total Aktiva Rasio ini menunjukkan efektivitas penggunaan seluruh harta perusahaan dalam rangka menghasilkan penjualan atau menggambarkan berapa rupiah penjualan bersih yang dapat dihasilkan oleh setiap rupiah yang diinvestasikan dalam bentuk harta perusahaan. Rasio kemampulabaan yang umum digunakan adalah : Marjin Laba Kotor (Gross Profit Margin) : Sales . Kalau perputarannya lambat. . Analisis Kemampulabaan Perusahaan Kemampulabaan (profitabilitas) merupakan hasil akhir bersih dari berbagai kebijakan dan keputusan manajemen. 1.Marjin Laba Bersih (Net Profit Margin atau Profit Margin on Sales) : Dalam mengevaluasi dapat dilihat margin per unit produk. Kalau perputarannya lambat (rendah). tersebut sensitif terhadap pesaingnya. SEMINAR MANAJ. Rasio kemampulabaan akan memberikan jawaban akhir tentang efektivitas manajemen perusahaan. KEUANGAN 9 .Cost of Good Sold Sales Gross Profit Margin = Marjin Laba Kotor = (Penjualan .ME. Rasio ini berguna untuk mengevaluasi kemampuan perusahaan menggunakan aktivanya secara efektif untuk meningkatkan pendapatan. ini menunjukkan bahwa aktiva yang dimiliki terlalu besar dibandingkan dengan kemampuan untuk menjual. mengindikasikan kemampuan perusahaan untuk berproduksi secara efisien. rasio ini memberi gambaran tentang tingkat efektivitas pengelolaan perusahaan. atau berapa rupiah penjualan bersih yang dihasilkan oleh setiap rupiah yang diinvestasikan pada aktiva tetap.

yang menunjukkan rentabilitas ekonomis perusahaan.Daya Laba Dasar (Basic Earning Power) atau Rentabilitas Ekonomis : Basic Earning Power = EBIT Total Assets Daya Laba Dasar = Laba Sebelum Bunga dan Pajak / Total Aktiva Daya dasar laba mencoba mengukur efektivitas perusahaan dalam memanfaatkan seluruh sumberdayanya.Perputaran Aktiva (Assets Turnover). maka rasio harus dapat memberikan ukuran produktivitas aktiva dalam memberikan pengembalian kepada kedua penanam modal itu.Hasil Pengembalian atas Total Aktiva atau ROA (Return on Assets) : ROA = ROA Net Income Total Assets = Laba Bersih / Total Aktiva Untuk menghitung ROA. Total Assets Turnover = Sales Total Assets Rentabilitas Ekonomis dapat ditentukan dengan mengalikan operating profit margin dengan total assets turnover. yaitu perbandingan antara laba usaha dan penjualan EBIT Sales Operating Profit Margin = . Teori ini didasarkan pada pendapat bahwa karena aktiva didanai oleh pemegang saham dan kreditur. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Luna Haningsih SE. . KEUANGAN 10 . . ada yang ingin menambahkan bunga setelah pajak dalam pembilang dari rasio tersebut. Tinggi rendahnya rentabilitas ekonomi tegantung dari : - Operating Profit Margin. SEMINAR MANAJ.Net Profit Margin = Net Income Sales Marjin Laba Bersih = Laba Bersih / Penjualan Rasio ini mengukur laba bersih setelah pajak terhadap penjualan.ME. yaitu kecepatan berputarnya total asset dalam suatu periode tertentu.

Besarnya deviden yang dibayar perusahaan tergantung kepada besarnya EPS dan rasio pembayaran deviden. Investor dalam pasar modal yang sudah maju menggunakan PER untuk mengukur apakah suatu saham underpriced atau overpriced.Rasio Harga terhadap Laba atau PER (Price to Earnings Ratio) : PER Price Earnings PER = Harga Saham / Laba per Saham Investor biasanya menghubungkan laba tahun berjalan terhadap current price dengan menggunakan hubungan rasio harga terhadap laba (Price Earnings Ratio / PER). Analisis Penilaian Pasar Rasio penilaian (Valuation Ratio) adalah ukuran yang paling komprehensif untuk menilai hasil kerja perusahaan.Hasil Pengembalian Atas ekuitas atau ROE (return on Equity) atau return on net worth : ROE = Net Income Net Worth ROE = Laba Bersih / Ekuitas Rasio ini memperlihatkan sejauh manakah perusahaan mengelola modal sendiri (net worth) secara efektif.Tax) Total Assets = (Laba Bersih + Bunga (1 . PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Luna Haningsih SE. Atau dilihat dari kebalikannya adalah apa yang investor dapatkan dari investasi tersebut. 1. ROE menunjukkan rentabilitas modal sendiri atau yang sering disebut sebagai rentabilitas usaha. SEMINAR MANAJ. Rasio penilaian yang umum digunakan adalah : . karena rasio tersebut mencerminkan kombinasi pengaruh rasioresiko dan rasio hasil pengembalian. maka dengan mengalikan EPS dengan PER akan dapat ditentukan suatu tingkat harga.T)) / Total Aktiva ROA sering disamakan dengan ROI (Return on Investment). PER adalah apa yang investor bayar untuk aliran earnings. .6.ME. Setelah EPS untuk tahun mendatang (proyeksi) dapat ditaksir. KEUANGAN 11 . mengukur tingkat keuntungan dari investasi yang telah dilakukan pemilik modal sendiri atau pemegang saham perusahaan.ROA = ROA Net Income + Interest (1 . PER adalah suatu rasio sederhana yang diperoleh dengan membagi harga pasar suatu saham dengan EPS. yang menunjukkan bagian laba yang dibagikan sebagai deviden.

Suatu perusahaan yang berjalan baik dengan staf manajemen yang kuat dan organisasi yang berfungsi secara efisien akan mempunyai nilai pasar yang lebih besar atau sekurang-kurangnya sama dengan nilai buku aktiva fisiknya. PER sesungguhnya merupakan evaluasi hubungan antara kapital suatu perusahaan terhadap laba. maka dia secara implisit telah memperkirakan deviden.ME. KEUANGAN 12 . dan penaksiran prospek pertumbuhan laba perusahaan. sehingga untuk primary issue penggunaan PER sering mendapat kritikan dalam penentuan harga.Rasio Harga Pasar terhadap Nilai Buku (Market to Book Ratio) : Market to Book Ratio = Market Value Book Value Harga pasar terhadap nilai buku = Harga Pasar / Nilai Buku per Saham Rasio ini menggambarkan penilaian pasar keuangan terhadap manajemen dan organisasi dari perusahaan yang sedang berjalan (going concern). Analisis Du Pont Analisis Du Pont merupakan pendekatan terpadu terhadap analisis rasio keuangan. kadang-kadang menunjukkan normal PER. Rasio nilai intrinsik terhadap EPS menunjukkan PER yang seharusnya untuk saham bila harganya wajar. Nilai buku menggambarkan biaya pendirian historis dan aktiva fisik perusahaan.7. Dan ini berlaku bagi perusahaan yang sahamnya diperdagangkan di bursa. Bagan Du Pont mula-mula dikembangkan oleh manajemen Du Pont Corporation untuk pengendalian divisi.Bila seorang analis memperkirakan EPS dan rasio pembayaran deviden. . dan kalaupun digunakan biasanya harus dihubungkan dengan PER dari perusahaan yang menjalankan bisnis serupa. Contoh bagan Du Pont yang telah dimodifikasi adalah : PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Luna Haningsih SE. Harga yang wajar bagi suatu saham adalah sebesar nilai intrinsiknya. Nilai intrinsik dari suatu aktiva sama dengan nilai sekarang dari arus kas yang diharapkan. 1. SEMINAR MANAJ. PER dari perusahaan sejenis.

ROA Tingkat Pengembalian Aktiva Marjin Laba Bersih dikali Perputaran Total Aktiva Laba Bersih Penjualan dibagi Penjualan Penjualan dibagi Total Aktiva dikurangi Total Biaya Aktiva Lancar Aktiva Tetap Aktiva Lain Harga Pokok Penjualan Biaya Operasi Tunai Depresiasi Biaya Bunga Pajak Kas dan Surat Berharga Piutang Dagang Persediaan Aktiva Lancar Lain Analisis Du Pont menggabungkan rasio0rasio aktivitas dan profit marjin. Jika ROI untuk divisi tertentu berada dibawah angka yang ditargetkan. Jika rasio perputaran aktiva dikalikan dengan marjin laba penjualan. SEMINAR MANAJ. sebab-sebab terjadinya penurunan ROI. dan menunjukkan bagaimana rasio-rasio tersebut berinteraksi untuk menentukan profitabilitas aktiva-aktiva yang dimiliki perusahaan. Laba Bersih Penjualan x Penjualan Total Aktiva = ROA Sistem Du Pont sering digunakan untuk pengendalian divisi.ME. prosesnya disebut dengan pengendalian terhadap tingkat pengembalian investasi (ROI). KEUANGAN 13 . melalui sistem Du Pont dapat ditelusuri PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Luna Haningsih SE. hasilnya adalah tingkat pengembalian aktiva (ROA) atau sering disebut juga tingkat pengembalian investasi (ROI).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful