TUGAS AGAMA KRISTEN PENTINGNYA PEKERJAAN ANDA DI MATA TUHAN

Oleh : Christian Septa Nugraha
………………

SEKOLAH TINGGI AKUNTANSI NEGARA PRODIP 1 KEUANGAN SPESIALISASI KEPABEANAN DAN CUKAI 2009

Tujuan Penulisan BAB II PEMBAHASAN A. Saran DAFTAR PUSTAKA .DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. Kesimpulan B. Permasalahan umum B. Latar Belakang B. Sikap yang dapat diambil BAB III PENUTUP A. Rumusan Masalah C.

Malang. 30 Nopember 2009 Penulis . Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Penulis juga berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan makalah agama “Pentingnya Pekerjaan Anda di Mata Tuhan”ini. Oleh karena itu penulis masih mengharapkan saran dan kritik yang dapat membangun dari pembaca untuk kesempurnaan makalah ini. Sebagai dosen pembimbing mata kuliah Agama Kristen yang telah membimbing penulis selama menjalani pendidikan di BDK-Malang selama ini. Terkhusus penulis mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kadarmanto STh.KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas kehendakNya sajalah makalah agama ini dapat penulis selesaikan.

dan tuntutan kerja yang berubah-ubah -. . Jika kita tidak tahu apa arti pekerjaan kita dan dampaknya bagi Tuhan dan kerajaan-Nya. Topik ini menghadirkan dua pertanyaan pokok dan kemudian kita akan melihat sekilas apa yang dikatakan Alkitab mengenai sikap yang Tuhan inginkan dalam kita bekerja. kita berisiko memandang iman dalam bekerja sebagai sesuatu yang tak penting.sehingga kita tidak lagi bepikir bahwa sebenarnya pekerjaan kita berarti untuk Tuhan. Mengetahui cara mengaplikasikan kehidupan dan tanggung jawab Kristiani dalam kehidupan pekerjaan orang Kristen. Tujuan Penulisan Adapun tujuan dari penulisan makalah ini ialah sebagai berikut : 1. Apa sebenarnya keistimewaan pekerjaan saya bagi Tuhan?. B.BAB I PENDAHULUAN A. 3. Rumusan Masalah Adapun perumusan masalah yang akan terjawab oleh pembahasan dalam bab selanjutnya berdasarkan latar belakang diatas ialah: 1. kita perlu mempertimbangkan bagaimana Tuhan memandang pekerjaan kita. 2. Sikap seperti apa yang Tuhan ingin saya lakukan dalam bekerja? C. Mengetahui sikap kristiani yang baik dalam bekerja. 2. Dapat mengetahui tujuan kita dalam bekerja. pentingnya menanggapi tekanan. Latar Belakang Masalah Sangat mudah bagi kita untuk terjebak dalam rutinitas sehari-hari -- keasyikan dalam mengerjakan tugas dan memenuhi tenggat waktu.

semua orang perlu memiliki pemikiran bahwa pekerjaan mereka berarti dan berperan dalam kebutuhan mereka dan dalam masyarakat. benar-benar berarti bagi Tuhan. kekuasaan. dan sebagainya. kedisiplinan untuk melakukan anjuran itu sangat mudah sekali dilindas oleh semangat dan kesibukan dalam bekerja. Malahan. sejauh manakah saya dapat memahaminya? Dengan segala aspeknya. Sedangkan sisi positifnya. Ada banyak orang (termasuk orang Kristen) yang akan membuat Anda bosan selama berjam-jam saat mereka menceritakan segala rincian tentang apa yang istimewa dari pekerjaan mereka. Kita mencari jawaban untuk pertanyaan yang sedikit berbeda. tapi itu saja tidak cukup untuk membuat kita sadar bahwa pekerjaan yang kita lakukan. status profesional. Mereka bisa dengan kesungguhan menjawab pertanyaan. banyak orang Kristen tidak menyadari bahwa ada rencana di balik semua hal yang kita lakukan. pekerjaan dapat membuat kita sangat sibuk saat jam kerja (dan jam di luar jam kerja) sehingga kita melupakan rencana indah di balik posisi yang Tuhan berikan kepada kita sekarang ini. jenis pembicaraan seperti ini menyingkapkan keistimewaan diri. Jika saya dapat memahami tujuan Tuhan dalam pekerjaan saya. Namun. Sisi negatifnya. permainan kekuasaan. Walaupun kenyataannya ada orang-orang yang tidak suka membicarakan pekerjaan mereka.Permasalahan umum Orang Kristen dianjurkan untuk memulai harinya bersama Tuhan dan menegaskan kembali tujuan dan misinya dalam bekerja.BAB II PEMBAHASAN A. "Apa istimewanya pekerjaan saya?". Kedisiplinan itu memang penting. demikian halnya dengan sikap kita saat bekerja. yaitu "Apa istimewanya pekerjaan saya bagi Tuhan?" .

pekerjaan yang kita lakukan sekarang akan menjadi pekerjaan sambilan yang tidak terlalu penting. Kamu tahu.. Ayat tersebut jelas-jelas menyatakan bahwa Tuhan mengharapkan sebuah pekerjaan yang dikerjakan dengan sangat baik karena dari situlah kesaksian yang efektif akan muncul. Mungkin tempat kerja kita adalah satu-satunya tempat di mana rekan kerja kita bisa mengenal kekristenan. Pengalaman seperti itu nampaknya bukanlah suatu pembentukan yang positif. bagi kebanyakan orang.B. misalnya. atau ketika rekan kerja kita bersikap sinis terhadap agama kita. Dengan sikap seperti itu.Sikap yang dapat diambil Menjadi saksi Amanat Agung meliputi perintah untuk mengajar semua bangsa "segala sesuatu" yang diperintahkan Yesus -. ia akan menerima balasannya dari Tuhan" (Ef. Kombinasi pekerjaan yang seperti itulah yang Ia inginkan. 6:7-8). maupun orang merdeka. Efesus. baik hamba. tempat di mana kita bekerja dan menghabiskan sebagian besar . bahwa setiap orang. Dibentuk oleh Tuhan Terkadang sulit untuk kita pahami bagaimana Tuhan membentuk hidup kita ketika atasan kita selalu dipuji atau selalu dapat menghadapi konflik dalam semua hubungan kerjanya.dan Ia mengajarkan banyak hal tentang sikap dalam bekerja! Sikap Yesus terhadap pekerjaan kita adalah kunci mengapa pekerjaan kita penting dan yang akan menghancurkan pemikiran kita bahwa iman dan pekerjaan itu harus dipisahkan.. kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik. Pekerjaan kita kemudian akan tidak sesuai dengan beberapa aturan standar yang ada di Alkitab. Tapi apakah itu berarti kita harus memprioritaskan penginjilan di tempat kerja kita? Jika memang demikian. mendorong murid untuk ". Namun. dengan rela menjalankan pelayanannya seperti orang-orang yang melayani Tuhan dan bukan manusia. kita tidak akan memuliakan Tuhan melalui performa dan sikap kita dalam bekerja. Kekristenan akan bekerja saat kita menjadi teladan yang hidup. Mungkin kemudian kita menganggap pekerjaan kita "hanyalah sebuah pekerjaan" dan sebuah sarana untuk mencapai tujuan akhir.

dengan segala keterampilan dan keunikan yang terpancar darinya. perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. berperan penting bagi perkembangan iman kita kepada Tuhan.secara harafiah. misalnya. Dan setiap kita telah dibentuk dengan cara yang berbeda. (Kol. Sebaliknya. Tuhan sendiri menghargai pekerjaan itu karena pekerjaan itu dilakukan untuk-Nya. Paulus mengaitkan proses ilahi itu dalam frasa "kita adalah ciptaan Tuhan" (Ef. Tuhan tidak selalu mengubahkan pekerjaan. Prinsip bagaimana kita memandang pekerjaan dalam konteks hubungan yang benar dengan Tuhan mencakup banyak bidang pekerjaan.2:10) -. Di dunia di mana budak tidak memiliki suatu hak apapun juga. jangan hanya di hadapan mereka saja untuk menyenangkan mereka. Mungkin kita bisa membatasi-Nya. bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. ini berarti kita adalah hasil karya-Nya yang hidup. kita telah menjadi seperti itu. rendah. kamu juga mempunyai tuan di sorga" (Kol. semakin buruk situasi kerja kita.hidup. Kita semua perlu mengetahui jawaban pertanyaan "pekerjaan siapakah ini sebenarnya?" Dalam kitab Kolose. Mungkin mengejutkan bahwa asumsi dari ayat itu adalah Tuhan mendominasi pekerjaan kita. 5:25). semakin teguh kita memegang iman kita. kepada apa yang menjadi kewajiban mereka dalam bekerja. Kita harus masuk dalam rencana-Nya! . melainkan dengan tulus hati karena takut akan Tuhan. 4:1). ingatlah. Tuhan memerintah para penguasa: "berlakulah adil dan jujur terhadap hambamu. Sungguh suatu cerminan dampak Roh Kudus dalam hidup mereka! Kristus memperkenalkan dua kelas masyarakat itu kepada dimensi pekerjaan mereka yang lebih tinggi. Melalui proses "berjalan dalam Roh" (Gal. 3:22-24)" Kita jarang membayangkan pekerjaan kasar. Apapun juga yang kamu perbuat. tapi Ia mengubah pekerja-Nya. anggota masyarakat yang paling berkuasa yang telah menjadi Kristen diminta untuk bersikap lain dari pada yang biasa mereka lakukan di masa lalu. Namun. dan buruk yang dilakukan oleh budak-budak pada masa itu. Yesus Kristus mengingatkan mereka bahwa Ialah penguasa lingkungan kerja mereka. dikatakan untuk budak (kelas masyarakat yang paling rendah): "taatilah tuanmu yang di dunia ini dalam segala hal. tapi itu jelas bukan rencana-Nya. Kamu tahu. Terkadang.

segalanya. motivasi kita. "Apa hubungan kasih dengan pekerjaanku?" Jawaban Alkitabiah untuk pertanyaan itu adalah -. mencuci piring. Beberapa orang Kristen cenderung dikarakterisasi oleh kekakuan."Tidak ada pekerjaan yang lebih baik dalam menyukakan Tuhan. sesama. Makna praktis mandat tersebut sangat luas. kearoganan. C. semuanya sama. atau rasul. dsb. menuangkan air. 22:37. kepicikan.mengasihi Tuhan. Yesus menjawab." . "Kasihilah Tuhan. mencuci piring dan berkhotbah adalah sama..? Misalnya. bagaimana kasih itu bisa tampak ketika melayani pelanggan yang merepotkan di toko? Bagaimana kasih itu bisa nampak dalam hubungan seorang manajer dengan pegawai yang kaku? Dalam kehidupan seorang perawat yang kelelahan merawat pasien yang tidak tahu terima kasih? Kita mungkin tergoda untuk menanyakan. Seberapa sering kita merenungkan pekerjaan dan sikap kita dalam bekerja? Seberapa sering kita bertanya apakah dan di mana kasih Tuhan nyata dalam sikap kita? Haruskah kasih kita kepada Tuhan tampak dalam cara kita memperlakukan orang. maka nasib Anda juga tidak bisa berubah. Allahmu. dan diri kita sendiri.H. Perilaku kerja orang Kristen banyak yang tidak menunjukkan keilahian Tuhan. Kelemahan gereja yang paling besar adalah kehidupan jemaatnya yang tidak mencerminkan Kristus." . Hal tersebut adalah sebuah mandat yang menantang -.39).Menyaksikan kasih Tuhan dalam tindakan Menyaksikan kasih Tuhan memang berkaitan dengan peran khusus kita sebagai saksi. dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. dan mulut besar mereka daripada keilahian Tuhan. Spurgeon pernah menyatakan. Mengasihi Tuhan memerlukan ketaatan. William Tyndale mengatakan beberapa abad yang lalu." Ketika ditanya tentang perintah Allah yang terbesar. menjadi tukang sepatu. Dan yang kedua adalah: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri" (Mat. cara kerja. "Jika pengetahuan teologi Anda tidak bisa mengubah Anda. semuanya untuk menyenangkan Tuhan. kinerja.. lebih spesifik dengan sikap kita dalam pekerjaan. Kini kita berada dalam bagian yang sulit.

Bahkan. Apakah Anda sudah melakukannya setiap hari? . “Saya bekerja dengan orang-orang yang tidak mengenal atau memuji Tuhan". Dalam Alkitab. Sangat mudah untuk menyerah dan mengatakan bahwa panggilan ini adalah mustahil karena beberapa alasan. kita dituntut untuk memimpin orang-orang yang berinteraksi dengan kita untuk bersyukur dan memuliakan-Nya. pekerjaan dan penyembahan sangat berkaitan. ada aspek lain yang juga penting dalam memuliakan Tuhan. untuk mereka melihat perbedaan yang disebabkan oleh Roh dalam hidup kita. dsb. mereka tidak akan tahu kepada siapa mereka harus berterima kasih (itupun jika mereka terpikir untuk berterima kasih)”. Mungkin Anda bertanya. lebih baik bertindak daripada berbicara. untuk apa? Untuk mereka melihat Kristus dalam diri kita. Semua tanggapan ini mengarah kepada satu jawaban yang masuk akal.jika saya seorang yang baik. Kebanyakan dari kita tinggal dalam dunia yang maju. sama saja. kata "bekerja" dalam bahasa Ibrani terkadang diartikan sebagai `penyembahan`. Ketika seorang Kristen bekerja. dan kita harus menjelaskannya kepada mereka. bahkan lebih. untuk mereka melihat perbuatan kita yang menyatakan kasih Kristus. Hal itu menghadirkan masalah untuk beberapa orang Kristen. Banyak orang yang lupa akan arti mengikut Kristus. keduanya penting. di tengah masyarakat yang mungkin post-Kristen. untuk mereka melihat integritas kita. "tidak ada seorang pun di sini yang berpikiran seperti itu -. Bagaimana lagi orang Kristen harus bersikap? Orang Kristen terpanggil untuk menjadi lebih dari sekadar "orang yang baik". yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus. Kalimat "supaya kami. Saya harus hidup sebagai pengikut Kristus dan berbicara tentang-Nya. menjadi orang Kristen bukanlah menjadi sesuatu yang berbeda. 1:12) menyiratkan hal itu. Namun begitu.. dia juga sedang menyembah. Sebenarnya. kita menghadapi tantangan besar. untuk mereka melihat kepedulian kita terhadap orang lain. Menurut mereka. untuk mereka melihat penyataan iman kita. boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya" (Ef.Untuk memuliakan Tuhan Dalam hal yang penting ini. Dalam pekerjaan. Mereka berpendapat. Orang lain membutuhkan penjelasan mengapa kita melakukan hal tertentu.

Cara kerja dan cara menyikapi pekerjaan yang buruk akan mengarah kepada penyembahan yang berkualitas buruk pula -. Aksi: Kita telah membahas empat cara agar pekerjaan kita bisa memuliakan Tuhan.atau tidak menyembah sama sekali. "Apa pentingnya pekerjaanku bagi Tuhan?" . Kita semua perlu belajar banyak dan mencoba menerapkannya dengan lebih baik. kemuliaan Allah sedang dirampok sebanyak dua laki lipat -. Berdoalah agar Anda mampu bersikap jujur dan objektif.karena kita tidak mendorong orang lain untuk memuliakan-Nya karena kita sendiri pun tidak memuliakanNya. Periksa dan nilailah pekerjaan Anda sekarang berdasar empat prinsip ini. Jika itu terjadi. Bagaimana Anda menjawab pertanyaan.

Bagaimana Anda mengaitkan pekerjaan Anda yang sekarang ini sebagai "penyembahan"? Bandingkan dengan bagaimana Anda mempersiapkan dan keterlibatan Anda dalam penyembahan. Tentukan apa yang menurut Anda istimewa bagi Tuhan mengenai peran Anda dalam pekerjaan Anda saat ini. dampaknya terhadap Anda. Bisakah Anda mengatakan kalimat itu? Semoga Tuhan Memberkati!! BAB IV Judul buku Judul bab Penulis Penerbit Halaman : God`s Payroll: Whose Work is It anyway? : The Importance of Your Work in God`s Eyes.26 .BAB III KESIMPULAN Ada beberapa hal yang mungkin perlu untuk kita jadikan sebuah tantangan dan renungan dalam hidup serta pekerjaan kita sehari-hari : 1. 4. : Neil Hood : Bell and Bain Ltd. Sangat penting untuk menentukan sikap itu sekarang karena sikap inilah yang akan mempengaruhi hidup Anda selanjutnya. Bagaimana Anda bisa lebih memuliakan Tuhan melalui pekerjaan Anda? Atau apakah yang harus Anda mulai ubah agar Anda dapat lebih memuliakan-Nya? Satu kesimpulan yang bisa diambil oleh seorang Kristen dari bahasan di atas adalah: "Saya bekerja untuk Tuhan".. Selama beberapa tahun terakhir ini. 2. sikap Anda saat menyembah. Glasgow 2003 : 17 -. seberapa fokus Anda. apakah pekerjaan Anda lebih memberi pengaruh kepada diri Anda daripada Tuhan? Atau apakah Anda merasa bahwa Tuhan ikut bekerja sehingga Anda mampu mengatasi beragam sikap yang ada dalam lingkungan kerja Anda? 3. dsb.

DAFTAR PUSTAKA .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful