LAPORAN PRAKTIKUM

PENGUKURAN ANTHROPOMETRI
Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Laboratorium Kesehatan Kerja Dosen Pengampu : Drs. Sugiharto, M.Kes

Oleh: Kelompok 4 1. Santi Fusia Destriani 2. Nunik Agustin Rahayu 3. Tri Khuswataningrum 4. Sri Winarsih 5. Windy Komalasari 6. Yulianto Wijaya 7. Feni Apriliana 8. Rizka Auliya Rombel 02 6450408101 6450408102 6450408103 6450408104 6450408105 6450408110 6450408115 6450408117

JURUSAN ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2011

maka tenaga kerja akan merasa tidak nyaman. Untuk itu sebelum merancang suatu alat kerja perlu dilakukan pengukuran antropometri tenaga kerja. Antropometri secara luas akan digunakan sebagai pertimbanganpertimbangan ergonomis dalam interaksi manusia dengan alat kerja. Jika ukuran alat kerja tersebut tidak sesuai dengan ukuran tubuh.30 WIB : Laboratorium IKM-UNNES : : Windy Komalasari : 21 Tahun 2. Responden 3 Nama Usia : Santi Fusia Destriani : 21 Tahun I.LAPORAN PRAKTIKUM PENGUKURAN ANTHROPOMETRI Tanggal Praktikum Waktu Praktikum Tempat Responden 1. dan kekuatan serta penerapannya dari data tersebut untuk penanganan masalah desain. lambat bekerja dan akhirnya timbul kelelahan kerja. Ukuran alatalat kerja erat kaitannya dengan tubuh penggunanya. Responden 1 Nama Usia : 12 Mei 2011 : 11. secara umum antopometri adalah ukuran dari tubuh.00 ± 13. antropometri adalah salah satu kumpulan dari numerik yang berhubungan dengan karakteristik fisik tubuh manusia ukuran. . Menurut Stevenson (1989) dan Nurmianto (1991). Responden 2 Nama Usia : Sri Winarsih : 21 Tahun 3. bentuk. PENDAHULUAN Istilah Antropometri berasal dari "anthro" yang berarti manusia dan "metri" yang berarti ukuran.

CARA KERJA 1) Memasang antopometer 2) Mencatat identitas individu yang diukur (responden) 3) Melakukan pengukuran dengan batasan-batasan sebagai berikut: Jenis-jenis Ukuran Antropometri POSISI BERDIRI Tinggi Badan Batasan Diukur dari bagian kepala yang paling atas sampai alas kaki dalam keadaan berdiri tegak dan kepala menempel di tembok. Tinggi Bahu Diukur dari bahu yang paling tinggi sampai batas alas kaki dalam keadaan berdiri tegak.II. ALAT DAN BAHAN 1) Antropometer 2) Meteran Gulung 3) Bangku standar (kursi kuliah) bermeja 4) Formulir IV. Tinggi Siku Diukur dari lengan yang berada dalam posisi vertikal sampai alas kaki dalam keadaan . Tinggi Mata Diukur dari sudut mata sampai ke permukaan lantai dengan posisi mata melihat ke bawah dan sikap tegak. TUJUAN 1) Mahasiswa mampu mengenal peralatan untuk mengukur antropometri 2) Mahasiswa mampu melakukan pengukuran antropometri 3) Mahasiswa dapat mengetahui ukuran tubuh manusia berkaitan dengan alat kerja III.

Tinggi Pinggul Diukur dari tulang pinggul yang paling atas sampai alas kaki dalam keadaan berdiri tegak. Lebar Siku Diukur dari siku sebelah kanan sampai siku sebelah kiri dalam posisi tangan di tekuk di dada. Lebar Bahu Diukur dari bagian luar lengan atas kiri sampai bagian luar lengan atas kanan dan diambil yang paling lebar. Panjang Lengan Jarak vertikal diukur dari bahu dan tangan bagian tengah dalam posisi siap. Diukur dari siku sampai ujung jari tengah sebagai jari yang paling panjang jangkauan Atas Diukur dari titik tengah pegangan teratas sampai alas kaki dalam keadaan berdiri. Lebar Pinggul Diukur dari pinggul kiri sampai pinggul kanan dan diambil yang paling lebar dalam keadaan berdiri. . Panjang Depa Diukur dari ujung jari tengah kiri sampai ujung jari yang paling panjang. Panjang Lengan Atas Panjang Lengan Bawah Diukur dari ketiak sampai siku.berdiri tegak.

Panjang Tungkai Atas Diukur dari lutut sampai garis vertikal yang melalui punggung dan pinggang pada posisi tegak. Panjang Pantat Lekuk Lutut Jarak horizotal diukur dari bagian belakang pantat sampai lekuk lutut. Tinggi Lutut Duduk Diukur dari lutut sampai alas kaki dalam posisi sikap tegak. Tinggi Pinggul Duduk Diukur dari tulang pinggul yang paling atas sampai alas duduk. HASIL PENGUKURAN Hasil Pengukuran Anthropometri Responden Data Anthropometri POSISI BERDIRI (cm) Tinggi Badan Tinggi Mata Tinggi Bahu Tinggi Siku Tinggi Pinggul 150 138 124 93 86 156 140 130 94 83 157 144 132 97 94 1 Responden 2 3 Rata-rata .POSISI DUDUK Tinggi Duduk Diukur dari bagian kepala yang paling atas sampai alas duduk dalam posisi sikap duduk tegak. Tinggi Mata Duduk Tinggi Bahu Duduk Tinggi Siku Duduk Diukur dari alas duduk sampai sudut mata. Diukur dari alas duduk sampai bahu. Panjang Tungkai Bawah Diukur dari lipat lutut belakang sampai alas kaki dalam sikap duduk dengan betis pada kedudukan vertikal. V. Diukur dari siku sampai alas duduk dalam posisi sikap duduk tegak.

Panjang alas duduk g. Sandaran tangan : jarak tepi dalam 27 cm 67 cm 2 cm 56 cm : menyilaukan 43 cm 43 cm 35 cm 9 cm 19 cm .Lebar Siku Lebar Pinggul Lebar Bahu Panjang Lengan Panjang Lengan Atas Panjang Lengan Bawah Jangkauan Atas Panjang Depa POSISI DUDUK (cm) Tinggi Duduk Tinggi Mata Duduk Tinggi Bahu Duduk Tinggi Siku Duduk Tinggi Pinggul Duduk Tinggi Lutut Duduk Panjang Lekuk Lutut Panjang Tungkai Atas Panjang Tungkai Bawah 73 30 36 63 20 37 192 143 84 30 36 72 20 42 193 158 82 33 38 70 22 43 190 160 78 67 55 26 18 43 43 42 41 81 68 56 23 20 48 42 46 43 84 72 58 28 23 48 47 55 43 Pengukuran terhadap alat kerja dalam hal ini meja kerja dan kursi kerja. Permukaan meja e. Tinggi tempat duduk f. diperoleh hasil sebagai berikut: a. Sandaran pinggang atas j. Lebar tempat duduk h. Tebal daun meja c. Sandaran pinggang bawah i. Tinggi meja kerja b. Lebar meja kerja d.

ANALISA HASIL .- tinggi sandaran tangan panjang sandaran tangan 24 cm 59 cm VI.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful