Pengertian Kedaulatan Rakyat Menurut Para Ahli

y y y y
oleh: LAODESYAMRI (27 Tinjauan) Kunjungan : 2154 kata:900
Sum ary rating: 3 st ars m

Kita pasti sudah tidak asing lagi dengan kedaulatan atau kedaulatan rakyat. Pada Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 aline ke empat juga dinyatakan ³« maka disusunlah kemerdekaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada «´ dalam Pasal 1 ayat 2 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dinyatakan ³kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar.´ Pembukaan dan UUD 1945 Pasal 1 ayat 2 tersebut memuat pernyataan bahwa kedaulatan itu berada di tangan rakyat. Kedaulatan berasal dari bahasa Arab (daulah), yang berarti kekuasaan tertinggi. Menurut Jean Bodin (tokoh ilmu negara), kedaulatan dalam negara ialah kekuasaan tertinggi dalam negara yang tidak berasal dari kekuasaan lain. Berdasarkan pengertian tersebut maka kedaulatan memiliki sifat asli, tidak terbagi bagi, mutlak, dan permanen. Kedaulatan bersifat asli karena kekuasaan yang tertinggi itu tidak berasal dari pemberian kekuasaan yang lebih tinggi. Kedaulatan itu bersifat tidak terbagi-bagi artinya utuh dimiliki oleh pemegang kedaulatan itu tanpa dibagi kepada pihak lain. Kedaulatan itu bersifat permanen, artinya kedaulatan itu tetap, tidak berubah berada dalam kekuasaan pemegang kedaulatan tersebut. Dengan demikian, kedaulatan sebagai kekuasaan tertinggi. Jika dikaitkan dengan pemerintahan, pemerintah adalah lembaga yang diberi mandat atau wewenang oleh lembaga yang lebih tinggi untuk memegang kedaulatan dalam negara. Dalam memahami konsep kedaulatan rakyat, lebih baik kita meng kaji terlebih dahulu tentang konsep perjanjian masyarakat dalam pembentukan negara. Kedaulatan rakyat hanya dapat dilak sana kan di negara yang dibangun atas dasar perjanjian masyarakat. Tokoh tokoh atau para ahli yang mengemukakan teori perjanjian negara adalah sebagai berikut: a. Thomas Hobbes Menurut Thomas Hobbes, pada awalnya suatu negara dalam keadaan kacau (homo homini lupus, bellum omnium contra omnes) yang menimbulkan rasa takut. Untuk itu, manusia menyadari bahwa untuk menghilangkan kekacauan tersebut masyarakat berjanji untuk membentuk suatu wadah atau negara yang kepemimpinannya diserahkan kepada seorang raja

shvoong. dibuatlah per janjian untuk membuat suatu wadah atau negara yang akan melindungi hak tersebut. rakyat yang berdaulat dan penguasa-penguasa negara hanya merupakan wakil-wakil rakyat. yaitu perjanjian antara individu dan wadah atau negara untuk memberi kewenangan atau mandat kepada negara berdasarkan konstitusi atau UUD. c. Oleh karena itu. 2011 Sumber:http://id. Menurut pendapat nya. John Locke me nyimpulkan bahwa ter bentuknya negara melalui perjanjian adalah sebagai berikut. yaitu kedaulatan untuk mengatur fungsi-fungsi alat perlengkapan negara. Kedaulatan sebuah negara tidak mungkin akan dimiliki jika negara tersebut berada dalam penjajahan negara lain. Kemudian. kedaulatan rakyat membawa akibat rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dalam bernegara. negara harus melindungi dan mengembalikan hak-hak warga negara. Kedaulatan rakyat juga dapat berarti pemerintahan dari rakyat. Menurut pendapatnya.yang memiliki kekuasaan mutlak (absolute). Untuk melindungi hak asasi.com/writing-and-speaking/presenting/2130339-pengertian-kedaulatan-rakyat-menurutpara/#ixzz1M2bp2gNH . Diterbitkan di: 09 Maret. dan untuk rakyat. Dalam teori perjanjian masyarakat. oleh rakyat. yaitu wewenang suatu negara untuk melakukan tindakan atau hubungan ke luar dengan negara lain. hak asasi manusia harus dilindungi. John Locke John Locke adalah peletak dasar hak asasi manusia. ada berbagai teori yang membahasnya. Dalam hal siapa yang memegang kedaulatan tertinggi dalam suatu negara. wadah itu harus menjamin kepentingan masyarakat dalam suatu peraturan perundang-undangan. Kedaulatan ke luar. penguasa dibentuk berdasarkan kehendak rakyat. Hal ini melahirkan sebuah negara demokrasi (kedaulatan rakyat). Jean Jacques Rousseau Jean Jacques Rousseau hidup pada abad ke-18. Kedaulatan terdiri atas kedaulatan ke dalam dan ke luar. yaitu perjanjian antarindividu untuk membentuk suatu negara. b. 1) Pactum unionis. individu menyerahkan hakhaknya kepada negara untuk dilindungi. Di dalam negara demokrasi. Dengan demikian. Kedaulatan ke dalam. Kedaulatan harus dijaga agar tidak dirampas dan di ganggu oleh negara lain. akan muncul sebuah negara yang kedaulatannya di tangan raja (Thomas Hobbes) dan kedaulatan yang berada di tangan rakyat (John Locke dan Jean Jacques Rousseau). Kemudian. 2) Pactum subjektionis.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful