P. 1
sel

sel

|Views: 8,522|Likes:
Published by Larasati Abbis

More info:

Published by: Larasati Abbis on Jun 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/10/2013

pdf

text

original

SEL DALAM TUBUH MANUSIA

IKA LARASATI S

DEFINISI
Sel merupakan unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis. Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel. Karena itulah, sel dapat berfungsi secara autonom asalkan seluruh kebutuhan hidupnya terpenuhi.

KARAKTERISTIK SEL
‡ JUMLAH SEL Di dalam tubuh manusia, telah dikenali sekitar 210 jenis sel. Sebagaimana organisme multiselular lainnya, kehidupan manusia juga dimulai dari sebuah sel embrio diploid hasil dari fusi haploid oosit dan spermatosit yang kemudian mengalami serangkaian mitosis.

pada awalnya.‡ Pada level molekular. . diaktivasi secara genetik. sebelum sel tersebut dapat menerima sinyal mitogenik dari lingkungan di luar sel. diferensiasi sel. morfogenesis dan apoptosis. Tiap proses. perkembangan sel dikendalikan melalui suatu proses pembelahan sel.

Bentuk dasar (sel yg diisolasi : sel darah. sel otot polos yang berbentuk seperti spindel) c. Penggepengan .BENTUK SEL a. sel lemak) b. Bentuk sferikal (biasanya berubah krn spesialisasi sel berdasarkan fungsinya : sel saraf yg berbentuk seperti bintang. sel telur.

SEL SARAF .

SEL DARAH .

dan pertumbuhannya dibatasi agar jumlah dan bentuk sel tidak berlebihan dalam tubuh ‡ FUNGSI SEL a. Berisi materi hereditas ( gen. osmosis. DNA. Mempertahankan barier yg selektif (difusi. kromosom.‡ UKURAN SEL Sel tubuh manusia bersifat mikroskopik. Melakukan aktifitas metabolik (sumber dari metabolisme kompleks dalam tubuh) . RNA) c. transpor aktif) b. yaitu berdiameter sekitar 10 -30 µm.

sel yang intinya tidak memiliki membran. sel yang intinya memiliki membran.MACAM SEL Macam Sel Berdasarkan Keadaan Inti ‡ Sel prokarion. Materi inti dibatasi oleh satu system membran terpisah dari sitoplasma. materi inti tersebar dalam sitoplasma (sel yang memiliki satu system membran. Yang termasuk kelompok ini adalah semua makhluk hidup kecuali bakteri dan alga biru . Yang termasuk dalam kelompok ini adalah bakteri dan alga biru ‡ Sel eukarion.

Diameter sel antara 1-10mm . Akan tetapi.Mengandung 4 subunit RNA polymerase .‡ Struktur sel prokariotik lebih sederhana dibandingkan struktur sel eukariotik. Sel prokariotik dan sel eukariotik memiliki beberapa perbedaan sebagai berikut : ‡ Sel Prokariotik . sel prokariotik mempunyai ribosom (tempat protein dibentuk) yang sangat banyak.Organel-organelnya tidak dibatasi membran .Tidak memiliki inti sel yang jelas karena tidak memiliki membran inti sel yang dinamakan nucleoid .Susunan kromosomnya sirkuler .Membran sel tersusun atas senyawa peptidoglikan .

Memiliki inti sel yang dibatasi oleh membran inti dan dinamakan nucleus .Diameter selnya antara 10-100mm .Mengandungbanyak subunit RNA polymerase .‡ Sel Eukariotik .Susunan kromosomnya linier .Organel-organelnya dibatasi membran .Membran selnya tersusun atas fosfolipid .

Sel Germinal: Sel kelamin yang berfungsi untuk reproduksi dan bersifat haploid .Macam Sel Berdasarkan Keadaan Kromosom dan Fungsinya a. Sel Somatis : Sel yang menyusun tubuh dan bersifat diploid b.

terdiri atas dinding sel (hanya terdapat pada tumbuhan) dan isi vakuola .KOMPONEN SEL ‡ Bagian hidup(komponen protoplasma). dll ‡ Bagian mati (inklusio). terdiri atas inti dan sitoplasma termasuk cairan dan struktur sel seperti : mitokondria. badan golgi.

Membran sel membungkus organel-organel dalam sel. Membran sel juga merupakan alat transportasi bagi sel yaitu tempat masuk dan keluarnya zat-zat yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan oleh sel.MEMBRAN PLASMA Membran sel merupakan lapisan yang melindungi inti sel dan sitoplasma. Struktur membran ialah dua lapis lipid (lipid bilayer) dan memiliki permeabilitas tertentu sehingga tidak semua molekul dapat melalui membran sel .

Membran sel sebagai struktur yang dinamis dimana komponen-komponennya bebas bergerak dan dapat terikat bersama dalam berbagai bentuk interaksi semipermanen Komponen penyusun membran sel antara lain adalah phosfolipids. oligosakarida. dan kolesterol. glikolipid. protein. .

Respirasi merupakan proses perombakan atau katabolisme untuk menghasilkan energi atau tenaga bagi berlangsungnya proses hidup. .MITOKONDRIA ‡ Mitokondria adalah tempat di mana fungsi respirasi pada makhluk hidup berlangsung. ‡ Mitokondria adalah ³pembangkit tenaga´ bagi sel.

‡ Jumlah dan bentuk mitokondria bisa berbeda-beda untuk setiap sel.‡ Mitokondria banyak terdapat pada sel yang memilki aktivitas metabolisme tinggi dan memerlukan banyak ATP dalam jumlah banyak. ruang antar membran.0 µm.5 ± 1. 2000]. .5 µm dan panjang 0. membran dalam. ‡ Struktur mitokondria terdiri dari empat bagian utama. misalnya sel otot jantung. yaitu membran luar. ‡ Mitokondria berbentuk elips dengan diameter 0. dan matriks yang terletak di bagian dalam membran [Cooper.

‡ Membran luar terdiri dari protein dan lipid dengan perbandingan yang sama serta mengandung protein porin yang menyebabkan membran ini bersifat permeabel terhadap molekul-molekul kecil yang berukuran 6000 Dalton. membran luar juga mengandung enzim yang terlibat dalam biosintesis lipid dan enzim yang berperan dalam proses transpor lipid ke matriks untuk menjalani oksidasi menghasilkan Asetil KoA. ‡ Membran luar mitokondria menyerupai membran luar bakteri gram-negatif. . Selain itu.

Fungsi utama lisosom adalah endositosis. . fagositosis. glikosidase. ‡ Lisosom ditemukan pada tahun 1950 oleh Christian de Duve dan ditemukan pada semua sel eukariotik. Semua enzim tersebut aktif pada pH 5. lipase.LISOSOM ‡ Lisosom adalah organel sel berupa kantong terikat membran yang berisi enzim hidrolitik yang berguna untuk mengontrol pencernaan intraseluler pada berbagai keadaan. dan autofagi. fosfatase. fosfolipase. organel ini memiliki 40 jenis enzim hidrolitik asam seperti protease. ataupun sulfatase. Di dalamnya. nuklease.

dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. Setiap sel hewan memiliki 10 hingga 20 badan Golgi. Organel ini terdapat hampir di semua sel eukariotik dan banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi. kompleks Golgi atau diktiosom) adalah organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel.BADAN GOLGI Badan Golgi (disebut juga aparatus Golgi. misalnya ginjal. .

Membentuk kantung (vesikula) untuk sekresi. 3. 2. Kantung atau membran golgi sama seperti membran plasma. Membentuk dinding sel tumbuhan . Kantung yang dilepaskan dapat menjadi bagian dari membran plasma.Fungsi badan golgi antara lain : 1. berisi enzim dan bahan-bahan lain. Membentuk membran plasma. Terjadi terutama pada sel-sel kelenjar kantung kecil tersebut.

Untuk menyortir dan memaket molekulmolekul untuk sekresi sel 7. Fungsi lain ialah dapat membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi enzim untuk memecah dinding sel telur dan pembentukan lisosom. 5.4. Tempat untuk memodifikasi protein 6. Untuk membentuk lisosom .

RETIKULUM ENDOPLASMA ‡ Retikulum endoplasma memiliki struktur yang menyerupai kantung berlapis-lapis. . ‡ Retikulum Endoplasma (RE) merupakan labirin membran yang demikian banyak sehingga retikulum endoplasma melipiti separuh lebih dari total membran dalam selsel eukariotik. Kantung ini disebut cisternae. tergantung pada jenisnya. ‡ Fungsi retikulum endoplasma bervariasi. (kata endoplasmik berarti ³di dalam sitoplasma´ dan retikulum diturunkan dari bahasa latin yang berarti ³jaringan´).

. terdapat bintik-bintik yang merupakan ribosom. Ribosom ini berperan dalam sintesis protein. fungsi utama RE kasar adalah sebagai tempat sintesis protein. RE halus berfungsi dalam beberapa proses metabolisme yaitu sintesis lipid. dan tempat melekatnya reseptor pada protein membran sel. ‡ RE halus Berbeda dari RE kasar. RE halus tidak memiliki bintik-bintik ribosom di permukaannya. metabolisme karbohidrat dan konsentrasi kalsium. detoksifikasi obatobatan. Maka.Ada tiga jenis retikulum endoplasma: ‡ RE kasar Di permukaan RE kasar.

RE halus mensintesis molekul. RE sarkoplasmik ini ditemukan pada otot licin dan otot lurik. Yang membedakan RE sarkoplasmik dari RE halus adalah kandungan proteinnya. . sementara RE sarkoplasmik menyimpan dan memompa ion kalsium.‡ RE sarkoplasmik adalah jenis khusus dari RE halus. RE sarkoplasmik berperan dalam pemicuan kontraksi otot.

NUKLEUS ‡ Inti sel atau nukleus sel adalah organel yang ditemukan pada sel eukariotik. . ‡ Gen di dalam kromosom-kromosom inilah yang membentuk genom inti sel. ‡ Organel ini mengandung sebagian besar materi genetik sel dengan bentuk molekul DNA linear panjang yang membentuk kromosom bersama dengan beragam jenis protein seperti histon.

sebagai tempat sintesis ribosom. tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA. dijalankan. serta mengatur kapan dan di mana ekspresi gen harus dimulai. Selain itu. nukleus juga berfungsi untuk mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel. memproduksi mRNA untuk mengkodekan protein. dan diakhiri .‡ Fungsi utama nukleus adalah untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen.

. terdapat fase S yang terdiri dari tahap duplikasi kromoseom. kondensasi kromoson.SENTRIOL ‡ Sentorom merupakan wilayah yang terdiri dari dua sentriol (sepasang sentriol) yang terjadi ketika pembelahan sel. dimana nantinya tiap sentriol ini akan bergerak ke bagian kutub-kutub sel yang sedang membelah. Pada siklus sel di tahapan interfase. dan duplikasi sentrosom.

‡ Terdapat sejumlah fase tersendiri dalam duplikasi sentrosom. yaitu sentirol anak akan mulai terbentuk sehingga nanti akan menjadi dua pasang sentriol. . Terakhir ialah fase M dimana sentriol bergerak ke kutub-kutub pembelahan dan berlekatan dengan mikrotubula yang tersusun atas benang-benang spindel. dimulai dengan G1 dimana sepasang sentriol akan terpisah sejauh beberapa mikrometer. Fase G2 merupakan tahapan ketika sentriol anak yang baru terbentuk tadi telah memanjang. Kemudian dilanjutkan dengan S.

kecuali pada hewan uniseluler tingkat rendah. fenol. Cairan ini adalah air dan berbagai zat yang terlarut di dalamnya. dll 3. Vakuola ditemukan pada semua sel tumbuhan namun tidak dijumpai pada sel hewan dan bakteri.VAKUOLA ‡ Vakuola merupakan ruang dalam sel yang berisi cairan (cell sap dalam bahasa Inggris). mengadakan sirkulasi zat dalam sel . memelihara tekanan osmotik sel 2. ‡ fungsi vakuola adalah : 1. penyimpanan hasil sintesa berupa glikogen.

dan molekul polar yang sangat kecil (air. Lalu lintas membran . Molekul yang dapat melewati membran sel antara lain ialah molekul hidrofobik (CO2. Sementara itu. molekul lainnya seperti molekul polar dengan ukuran besar (glukosa). ion. dan substansi hidrofilik membutuhkan mekanisme khusus agar dapat masuk ke dalam sel. etanol). Banyaknya molekul yang masuk dan keluar membran menyebabkan terciptanya lalu lintas membran. O2).PERGERAKAN MATERI MENEMBUS MEMBRAN SEL Salah satu fungsi dari membran sel adalah sebagai lalu lintas molekul dan ion secara dua arah.

Difusi akan berlanjut selama respirasi seluler yang mengkonsumsi O2 masuk.Transpor Pasif ‡ Transpor pasif merupakan suatu perpindahan molekul menuruni gradien konsentrasinya. Difusi : Terjadi akibat gerak termal yang meningkatkan entropi atau ketidakteraturan sehingga menyebabkan campuran yang lebih acak. Transpor pasif ini bersifat spontan. . ‡ MACAM : a.

c.b. Difusi terfasilitasi juga masih dianggap ke dalam transpor pasif karena zat terlarut berpindah menurut gradien konsentrasinya. ‡ Contoh molekul yang berpindah dengan transpor pasif ialah air dan glukosa. . Ion polar berdifusi dengan bantuan protein transpor. Osmosis merupakan difusi pelarut melintasi membran selektif yang arah perpindahannya ditentukan oleh beda konsentrasi zat terlarut total (dari hipotonis ke hipertonis). Transpor pasif air dilakukan lipid bilayer dan transpor pasif glukosa terfasilitasi transporter.

. Arah perpindahan dari transpor ini melawan gradien konsentrasi. ATP driven pumps. dan light driven pumps. Contoh protein yang terlibat dalam transpor aktif ialah channel protein dan carrier protein. ‡ Yang termasuk transpor aktif ialah coupled carriers. Transpor aktif membutuhkan bantuan dari beberapa protein.Transpor Aktif ‡ Transpor aktif merupakan kebalikan dari transpor pasif dan bersifat tidak spontan. serta ionophore.

‡ Simporter ialah suatu protein yang mentransportasikan kedua substrat searah. Light driven pump umumnya ditemukan pada sel bakteri. yaitu simporter dan antiporter. . ATP driven pump merupakan suatu siklus transpor Na+/K+ ATPase. ‡ Mekanisme ini membutuhkan energi cahaya dan contohnya terjadi pada Bakteriorhodopsin. sedangkan ‡ Antiporter mentransfer kedua substrat dengan arah berlawanan.‡ Dalam transpor menggunakan coupled carriers dikenal dua istilah.

METABOLISME SEL Fase pada siklus sel ‡ Fasa S (sintesis): Tahap terjadinya replikasi DNA ‡ Fasa M (mitosis): Tahap terjadinya pembelahan sel (baik pembelahan biner atau pembentukan tunas) .

sel yang baru saja mengalami pembelahan berada dalam keadaan diam atau sel tidak melakukan pertumbuhan maupun perkembangan. Kondisi ini sangat bergantung pada sinyal atau rangsangan baik dari luar atau dalam sel. ± Fasa G0. fase G dan S disebut sebagai Interfase. ‡ Fasa tersebut berlangsung dengan urutan S > G2 > M > G0 > G1 > kembali ke S. ± Fasa G2. Umum terjadi dan beberapa tidak melanjutkan pertumbuhan (dorman) dan mati. pertumbuhan sel eukariot antara sintesis dan mitosis.‡ Fasa G (gap): Tahap pertumbuhan bagi sel. ± Fasa G1. antara sitokinesis dan sintesis. sel eukariot mendapatkan sinyal untuk tumbuh. Dalam konteks Mitosis. .

sebuah stem cell mampu berdiferensiasi menjadi sel kulit.Diferensiasi sel ‡ Regenerasi sel adalah proses pertumbuhan dan perkembangan sel yang bertujuan untuk mengisi ruang tertentu pada jaringan atau memperbaiki bagian yang rusak. . terletak pada posisi tertentu di dalam jaringan. Misalnya. dan mendukung fisiologis hewan. ‡ Diferensiasi sel adalah proses pematangan suatu sel menjadi sel yang spesifik dan fungsional.

yaitu sel yang telah dibuahi. pada sel retina mata. sel itu telah mengalami regenerasi dan diferensiasi. ‡ Regenerasi dan diferensiasi sel hewan ditentukan oleh genom. Genom yang identik terdapat pada setiap sel. namun mengekspresikan set gen yang berbeda. mengalami pembelahan berulang kali dan menghasilkan pola akhir dengan keakuratan dan kompleksitas yang spektakuler. . tentu gen penyandi karakteristik penangkap cahaya terdapat dalam jumlah yang jauh lebih banyak daripada ekspresi gen indera lainnya. Misalnya.‡ Saat sebuah sel tunggal. bergantung pada jumlah gen yang diekspresikan.

interaksi sel. sebagai berikut: ‡ Proliferasi sel menghasilkan banyak sel dari satu sel Spesialisasi sel menciptakan sel dengan karakteristik berbeda pada posisi yang berbeda Interaksi sel mengkoordinasi perilaku sebuah sel dengan sel tetangganya Pergerakan sel menyusun sel untuk membentuk struktur jaringan dan organ . jenis sel. bahkan lokasi sel. Oleh karena itu. sel hewan memiliki 4 proses esensial pengkonstruksian embrio yang diatur oleh ekspresi gen.Morfogenesis ‡ Pengekspresian gen itu sendiri memengaruhi jumlah sel.

. Setiap sel dari jutaan sel embrio harus membuat keputusannya masing-masing.‡ Pada embrio yang berkembang. menurut jumlah kopi instruksi genetik dan kondisi khusus masing-masing sel. Tidak ada badan pengatur khusus untuk proses ini. keempat proses ini berlangsung bersamaan.

sel tidak dapat mati begitu saja tanpa suatu mekanisme yang tertanam di dalam sel.Apoptosis ‡ Apoptosis merupakan bagian dari perkembangan sel. yang dapat diaktivasi oleh sinyal internal maupun eksternal. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->