P. 1
kti

kti

|Views: 15,467|Likes:
Published by Lala Adhayana
HUBUNGAN ANTARA PENGETHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG KEHAMILAN REMAJA
HUBUNGAN ANTARA PENGETHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG KEHAMILAN REMAJA

More info:

Published by: Lala Adhayana on Jun 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/30/2015

pdf

text

original

Remaja adalah masa transisi (masa peralihan) dari masa kanak-kanak

menuju masa dewasa, yaitu saat manusia tidak mau lagi diperlakukan oleh

lingkungan keluarga dan masyarakat sebagai anak-anak. (Abdul, 2006)

Menurut WHO batasan usia remaja adalah 12-24 tahun. Sedangkan dari

segi program pelayanan, definisi yang digunakan oleh departemen kesehatan

adalah mereka yang berusia 10-19 tahun dan belum menikah. Sementara itu,

menurut BKKBN (2000) batasan usia remaja adalah 10-21 tahun. Masa remaja

merupakan suatu periode yang ditandai dengan pertumbuhan dan perkembangan

yang cepat dan fisik, emosi, kognitif dan sosial yang menjembatani masa kanak-

kanak dan dewasa. Secara umum remaja dimulai dari usia 11-12 tahun dan

berakhir pada usia sekitar 18-21 tahun. (Mernstein, 2002)

Remaja atau “adolence” (inggris), berasal dari bahasa latin

“adolescere” yang berarti tumbuh ke arah kematangan. Kematangan yang

dimaksudkan adalah bukan hanya kematangan fisik saja tetapi juga kematangan

psikologis dan sosial (Hurlock, 2003)

Remaja mengalami perubahan secara primer yakni menarche pada

remaja putri, dan perubahan primer tersebut menghasilkan efek psikologis

seperti adanya efek psikologis dari menarche. (Victoria, 2000)

Remaja adalah waktu manusia berumur belasan tahun. Pada masa remaja

manusia tidak dapat disebut sudah dewasa tetapi tidak dapat pula disebut anak-

anak. Masa remaja adalah masa peralihan manusia dari anak-anak menuju

dewasa. (dikutip dari http://id.wikipedia.org/wiki/Remaja diakses pada tanggal

11 April 2011)

Remaja merupakan masa peralihan antara masa anak dan masa dewasa

yang berjalan antara umur 12-21 tahun. (dikutip dari

http://id.wikipedia.org/wiki/Remaja diakses pada tanggal 11 April 2011)

Dari bahasa inggris "teenager" yakni manusia usia 13-19 tahun. Dimana

usia tersebut merupakan perkembangan untuk menjadi dewasa untuk itu peran

orang tua disini betul betul berperan, karena kalau tidak diarahkan sesuai dengan

kaidah agama dan nilai etika yang baik pasti cenderung terjerumus ke hal-hal

yang negatif. Remaja berasal dari kata latin adolensence yang berarti tumbuh

atau tumbuh menjadi dewasa. Istilah adolensence mempunyai arti yang lebih

luas lagi yang mencakup kematangan mental, emosional sosial dan fisik

(Hurlock, 1992). Remaja sebenarnya tidak mempunyai tempat yang jelas karena

tidak termasuk golongan anak tetapi tidak juga golongan dewasa atau tua.

Seperti yang dikemukakan oleh Calon (dalam Monks, dkk 1994) bahwa masa

remaja menunjukkan dengan jelas sifat transisi atau peralihan karena remaja

belum memperoleh status dewasa dan tidak lagi memiliki status anak. (dikutip

dari http://id.wikipedia.org/wiki/Remaja diakses pada tanggal 11 April 2011)

Menurut Sri Rumini & Siti Sundari (2004: 53) masa remaja adalah

peralihan dari masa anak dengan masa dewasa yang mengalami perkembangan

semua aspek/ fungsi untuk memasuki masa dewasa. Masa remaja berlangsung

antara umur 12 tahun sampai dengan 21 tahun bagi wanita dan 13 tahun sampai

dengan 22 tahun bagi pria.

Sedangkan menurut Zakiah Darajat (1990: 23) remaja adalah: Masa

peralihan di antara masa kanak-kanak dan dewasa. Dalam masa ini anak

mengalami masa pertumbuhan dan masa perkembangan fisiknya maupun

perkembangan psikisnya. Mereka bukanlah anak-anak baik bentuk badan

ataupun cara berfikir atau bertindak, tetapi bukan pula orang dewasa yang telah

matang. Hal senada diungkapkan oleh Santrock (2003: 26) bahwa remaja

(adolescene) diartikan sebagai masa perkembangan transisi antara masa anak

dan masa dewasa yang mencakup perubahan biologis, kognitif, dan sosial-

emosional. Batasan usia remaja yang umum digunakan oleh para ahli adalah

antara 12-21 tahun. (dikutip dari http://id.wikipedia.org/wiki/Remaja diakses

pada tanggal 11 April 2011).

Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa

dewasa. Masa ini sering disebut dengan masa pubertas. Namun, demikian,

menurut beberapa ahli, selain istilah pubertas digunakan juga istilah adolesens

dalam bahasa inggris adolescence) Istilah pubertas digunakan untuk menyatakan

perubahan biologis baik bentuk maupun fisiologi yang terjadi dengan cepat dari

masa kanak-kanak ke masa dewasa, sedangan adolesens lebih ditekankan pada

perubahan psikososial atau kematangan yang menhyertai masa pubertas

(Soetjiningsih, 2004 dalam buku Kesehatan Remaja Problem dan Solusinya)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->