Kontroversi 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahirnya PANCASILA

Ditulis dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah PENDIDIKAN PANCASILA Yang dibimbing oleh : DR. H. Ruminiati, M. Si

OLEH :

JAWAD BAHONAR NIM : 606151252655

UNIVERSITAS NEGERI MALANG
JURUSAN KEPENDIDIKAN SEKOLAH DASAR DAN PRA SEKOLAH

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN (FIP)

PROGRAM STUDI DIPLOMA-II PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
(KSDP DII-PGSD)

TAHUN 2007

Dibentuklah Panitia Sembilan (terdiri dari Ir. tentara pendudukan Jepang berusaha menarik dukungan rakyat Indonesia dengan membentuk Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai atau Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Bung Karno mendapat giliran untuk menyampaikan gagasannya tentang dasar negara Indonesia Merdeka. Namun belum ada satu pun yang memenuhi syarat suatu sistem filsafat dasar untuk di atasnya dibangun Indonesia Merdeka. lewat proses persidangan dan lobi-lobi akhirnya Pancasila penggalian Bung Karno tersebut berhasil dirumuskan untuk dicantumkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945. Paksi Bhinneka Tunggal Ika. Mr. KRT Radjiman Wedyodiningrat. Selanjutnya BPUPKI membentuk Panitia Kecil untuk merumuskan dan menyusun Undang-Undang Dasar dengan berpedoman pada pidato Bung Karno itu. Muhammad Hatta. Soekarno. dengan acara tunggal menjawab pertanyaan Ketua BPUPKI. yang dinamakannya Pancasila.” Demikianlah. Badan ini mengadakan sidangnya yang pertama dari tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945. AA Maramis. Pidato yang tidak dipersiapkan secara tertulis terlebih dahulu itu diterima secara aklamasi oleh segenap anggota Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai. “Indonesia merdeka yang akan kita dirikan nanti. Abikusno Tjokrokusumo. . HA Salim. 2005). dasarnya apa?” Hampir separuh anggota badan tersebut menyampaikan pandanganpandangan dan pendapatnya. yang disahkan dan dinyatakan sah sebagai dasar negara Indonesia Merdeka pada tanggal 18 Agustus 1945 (Diambil dari Pancasila Bung Karno. Pada tanggal 1 Juni 1945. Dr. Achmad Soebardjo dan Muhammad Yamin) yang bertugas “merumuskan kembali Pancasila sebagai Dasar Negara berdasar pidato yang diucapkn Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945. dan menjadikan dokumen tiu sebagai teks untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Abdulkahar Muzakir.BAB I Pendahuluan Menjelang kekalahannya di akhir Perang Pasifik.

Di dalam Pembukaan dari Rancangan Undang-Undang Dasar itu tercantum perumusan lima azas dasar Negara yang berbunyi sebagai berikut : 1. 3. a. Kebangsaan Persatuan Indonesia. Muhammad Yamin. Peri Ketuhanan 4. Kemudian pemerintah Jepang membentuk BPUPKI (Badan Penyelidik Usahausaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada tanggal 1 Maret 1945 (2605. Dalam hal ini Muhammad Yamin mendapatkan kesempatan pertama untuk berpidato dihadapan sidang lengkap Badan Penyelidik. Pidato Muhammad Yamin itu berisikan lima azas dasar untuk Negara Indonesia Merdeka yang diidam-idamkan itu. 2.BAB II MENGAPA 1 JUNI 1945 DIPERINGATI SEBAGAI HARI LAHIRNYA PANCASILA ? Sejarah perumusan Pancasila berawal dari pemberian janji kemerdekaan oleh penjajah Jepang kepada bangsa Indonesia yang saat itu disampaikan oleh Perdana Menteri Jepang Kuniaki Koiso pada tanggal 7 September 1944. yakni : 1. Peri Kerakyatan 5. Soepomo dan Soekarno menyumbangkan pemikiran mereka bagi dasar Negara Indonesia. Kesejahteraan Rakyat Setelah berpidato beliau menyampaikan usul tertulis mengenai Rancangan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia. Muhammad Yamin (29 Mei 1965) Organisasi yang beranggotakan 67 orang Indonesia dan 7 orang Jepang ini mengadakan sidang pertamanya pada tanggal 29 Mei 1945 untuk merumuskan falsafah dasar Negara bagi Negara Indonesia. Peri Kebangsaan 2. Rasa Kemanusiaan yang adil dan beradab. . Ke-Tuhanan Yang Maha Esa. Peri Kemanusiaan 3. tahun Showa 20) yang bertujuan untuk mempelajari hal-hal yang berhubungi dengan tata pemerintahan Indonesia Merdeka.

yaitu digunakannya kata “Kebangsaan” pada sila “Kebangsaan Persatuan Indonesia”. Kesejahteraan Sosial . sebagaimana diketahui di dalam Pancasila yang sekarang tidak terdapat. b. dan digunakannya kata “Rasa” pada sila “Rasa Kemanusiaan yang adil dan beradab”. Ir. Mufakat atau Demokrasi 4. dan kelima baik perumusan maupun tempatnya sama dengan Pancasila yang sekarang. Kenyataan mengenai isi pidato serta usul tertulis mengenai Rancangan UUD yang dikemukakan oleh Muhammad Yamin itu dapatlah meyakinkan kita bahwa Pancasila tidaklah lahir pada tanggal 1 Juni 1945 karena pada tanggal 29 Mei 1945 Muhammad Yamin telah mengucapkan pidato serta menyampaikan usul rancangan UUD Negara Republik Indonesia yang berisi lima azas dasar Negara. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Internasionalisme atau Perikemanusiaan 3. Selain itu perumusan kedua Sila itupun ada sedikit perbedaan. Dalam pidato itu dikemukakan/diusulkan juga lima hal untuk menjadi dasar-dasar Negara Merdeka yang perumusan serta sistematikanya sebagai berikut : 1.4. 5. keempat. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kebangsaan Indonesia 2. Bahkan lebih dari itu. Perlu dicatat bahwa usul lima azas dasar Negara yang dikemukakan oleh Muhammad Yamin secara lisan dan yang dikemukakan secara tertulis terdapat perbedaan baik perumusan kata-katanya maupun sistematikanya. Soekarno (1 Juni 1945) Pada tanggal 1 Juni 1945 Ir. Soekarno mengucapkan pidatonya di hadapan sidang hari ketiga Badan Penyelidik. Perbedaannya adalah pada sila kedua dan ketiga. Kedua kata tersebut diatas yakni kata “Kebangsaan” dan “Rasa”. Tiga sila yakni : Sila pertama. yang di dalam sistematik usul Muhammad Yamin berbalikan dengan sistematik yang ada pada Pancasila sekarang. Muh Yamin pada tanggal 29 Mei 1945 itu hampir sama dengan Pancasila yang sekarang ini (Pembukaan UUD 1945). perumusan dan sistematik yang dikemukakan oleh Mr.

Soekarno itu lain dari perumusan dan sistematik Pancasila yang sekarang. Pada tahun 1958 dan 1959 Presiden Soekarno memberikan kursus-kursus dan kuliah umum di istana Negara Jakarta dan Yogyakarta yang pada tanggal 1 . Usul mengenai nama Pancasila ini kemudian diterima oleh sidang. Dengan pola berpikir yang dialektis ini maka azas kebangsaan Indonesia atau Nasionalisme dihadapkan dengan azas Internasionalisme atau perikemanusiaan dan menjadi “Sosio – Nasionalisme”.5. Soekarno itu kita bandingkan dengan Pancasila yang sekarang. nyata sekali bahwa perumusan dan sitematik Ir. Trisila ini kemudian diperas lagi menjadi ekasila yakni “Gotong Royong”. Pada tahun 1947. Soekarno 1 Juni 1945 diterbitkan/dipublikasikan dengan nama “Lahirnya Pancasila” kemudian menjadi popular dalam masyarakat bahwa Pancasila adalah nama dari Dasar Negara kita meskipun bunyi rumusan dan sistematika serta metode berpikir antara usul Dasar Negara 1 Juni 1945 tidak sama dengan Dasar Negara yang disahkan dalam Pembukaan UUD 1945 pada tanggal 18 Agustus 1945. Jika perumusan dan sistematik yang dikemukakan/diusulkan oleh Ir. Ketuhan yang berkebudayaan Untuk lima dasar Negara oleh beliau diusulkan pula agar diberi nama Pancasila. pidato Ir. Dengan demikian kiranya dapat dimengerti bahwa beliau tidak menggunakan cara berpikir filosofis dan religius ini. “Sosio _ Demokrasi” dan “Ke – Tuhanan” itu disebut Trisila yang dikatakannya sebagai perasaan dari lima sila. Soekarno itu merupakan hasil pemikiran atas dasar “denk methode historisch materiliasme”. Sistematik yang dikemukakan oleh Ir. Kemudian “Sosio – Nasionalisme”. Dikatakannya bahwa nama ini berasal dari seorang ahli bahasa kawan beliau tetapi tidak dikatakannya siapa. Selanjutnya azas muakat atau Demokrasi dalam hal ini demokrasi politik dihadapkan dengan azas kesejahteraan social yakni demokrasi ekonomi dan menjadi “Sosio – Demokrasi”.

Kemudian meletuslah pengkhiatanatan G 30 S/PKI tanggal 1 Oktober 1965. Pada tanggal 17 Agustus 1959 diucapkan pidato Presiden Soekarno yang kemudian menjadi MANIPOL. Pda waktu itu MANIPOL dianggap sebagai pengamalan dari Pancasila dengan “Nasakom” dan “Lima Azimat Revolusi”. Tanggal 1 Oktober 1965 dinyatakan sebagai “Tonggak Demokrasi Orde Baru” dan selanjutnya diperingati sebagai “Hari Kesaktian Pancasila”. Dengan melalui segala cara dilakukan upaya untuk menghapuskan nama Soekarno dalam kaitannya dengan Pancasila. Maka polemic mengenai Pancasila pun berakhir dengan sendirinya tetapi sebagai akibat akumulatif dari polemik Pancasila akhirnya orang menjadi skeptis terhadap Pancasila. Piagam Jakarta (22 Juni 1945) Pada tanggal 22 Juni 1945 sembilan tokoh nasional yang juga tokoh-tokoh Dokuritsu Junbi Choosakai mengadakan pertemuan untuk membahas pidato serta usul-usul mengenai azas dasar Negara yang telah dikemukakan dalam sidang badan penyelidik. Setelah mengadakan pembahasan maka oleh sembilan tokoh tersebut disusunlah sebuah Piagam yang kemudian terkenal dengan nama “Piagam . Ketika pemerintah Belanda menyerahkan dokumen-dokumen asli BPUPKI terbuktilah bahwa pidato Muhammad Yamin tidak terdapat didalamnya. Misalnya dinyatakannya tanggal 18 Agustus 1945 sebagai hari lahir Pancasila bukan 1 Juni 1945. Demikian juga disebutkan konsep utama Pancasila berasal dari Muhammad Yamin yang lebih dahulu berpidato daripada Soekarno. kabur pemahaman dan pengertian-pengertiannya dan menjadi tidak yakin akan kebenarannya. Setelah meletusnya G 30 S/PKI pada tahun 1965 tidak hanya Soekarno yang harus “diselesaikan” dan “dipendem jero”. Dengan demikian gugur lah teori bahwa Muhammad Yamin adalah konseptor Pancasila.Juni 1964 dibukukan dengan judul “Tjamkan Pantja-Sila !”. Tetapi kebenaran tidak bisa ditutupi untuk selamanya. Berdasarkan Radiogram Sekretaris Negara Mayjen TNI Alam Syah sejak tahun 1970 hingga sekarang tanggal 1 Juni tidak lagi diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. c.

Moch. 2. Abdoelkahar Muzakir. A. Mewakili seluruh Bangsa Indonesia . 1 Juni 1945. Akan tetapi inipun belum final disamping Badan itu sendiri belum merupakan perwakilan yang representative. Hatta. Mr. d. Mr. Achmad Soebardjo. Penerimaan Piagam Jakarta oleh Badan Penyelidik (14 Juli 1945) Piagam Jakarta yang didalamnya terdapat perumusan dari sistematik Pancasila sebagaimana diuraikan tersebut diatas itu kemudian diterima oleh Badan Penyelidik dalam sidangnya (kedua) pada tanggal 14 – 16 Juli 1945. Soekarno diangkat sebagai ketua dan Moch. Kemanusiaan yang adil dan beradab Persatuan Indonesia Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia Adapun sembilan tokoh nasional itu ialah : Ir. Wachid Hasjim dan Mr. Agus Salim. 4. Ir. 5. dengan kewajian menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya. Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (9 Agustus 1945) Pada tanggal 9 Agustus 1945 terbentuklah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonseia yang kemudian disingkat PPKI. H. Badan yang mula-mula bertugas memeriksa hasil-hasil Badan Penyelidik tetapi menurut sejah kemudian mempunyai kedudukan dan berfungsi penting sekali yaitu . A. Maramis.Jakarta” yang didalamnya terdapat perumusan dan sistematik Pancasila sebagai berikut : 1. Hatta sebagai Wakilnya. 1. Apa yang telah terjadi pada tanggal-tanggal tersebut belumlah merupakan suatu keputusan yang final karena perumusan dan sistematik itu barulah merupakan usul perorangan kecuali Piagam Jakarta yang telah diterima oleh Badan Penyelidik. H. Ketuhanan. e. K. Soekarno. 22 Juni 1945 dan 14 Juli 1945. Abikoesno Tjokrosoejoso. Muhammad Yamin. 3. Drs. Sampai disini kita dapat mengetahui bagaimana hubungan secara kronologis sejarah perumusan dan sistematik-sistematik lima azas dasar Negara berturut-turut mulai tanggal 29 Mei 1945.

Pemimpin-pemimpin bangsa Indonesia terutama para pemudanya segera menanggapi situasi ini dengan mempersiapkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. . Untuk melengkapi alat-alat kelengkapan Negara sebagaimana lazimnya suatu Negara yang merdeka maka Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) segera mengadakan sidang. Penyelenggaran Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang telah terbentuk sebelumnya yang kita anggap mewakili bangsa Indonesia seluruhnya dan yang merupakan sebagai Pembentuk Negara Republik Indonesia. Menurut teori hokum badan seperti itu mempunyai wewenang untuk meletakkan Dasar Negara (poko kaidah Negara yang fundamental). Soekarno dan Drs. f. Pengesahan Pembukaan dan Batang Tubuh UUD 1945 Proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 telah melahirkan Negara Republik Indonesia. Sebagai Pembentuk Negara. Situasi kekosongan kekuasaan itu tidak disia-siakan oleh bangsa Indonesia.2. Pada saat itu terjadi kekosongan kekuasaan di Indonesia. Naskah Proklamasi ditanda tangani oleh Ir. Proklamasi Kemerdekaan merupakan titik kulminasi dari pada perjuangan bangsa Indonesia dalam membebaskan dirinya untuk mencapai kemerdekaan Negara dan bangsa yang telah berabad-abad dijajah. Moh. Proklamasi Kemerdekaan (17 Agustus 1945) Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah kalah kepada sekutu. Sementara itu sambil menunggu kedatangan Inggris tugas penjagaan keamanan di Indonesia oleh sekutu diserahkan kepada Jepang yang telah kalah perang. (yang menyusun Negara Republik Indonesia setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945) 3. Hatta atas nama bangsa Indonesia bertanggal 17 Agustus 1945 (naskah asli memakai tahun Jepang 05 = 2605) Dari kenyataan sejarah itu dapatlah kita ketahui bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia bukanlah hadiah dari Jepang melainkan sebagai suatu perjuangan dan hasil perjuangan bangsa Indonesia sendiri. Inggris yang oleh sekutu diserahi tugas untuk memelihara keamanan di Asia Tenggara termasuk di Indonesia pada saat itu belum datang. g.

1 aturan peralihan terdiri atas 4 pasal. . karena disamping mempunyai kedudukan Konstitusional juga disahkan oleh suatu Badan yang mewakili seluruh bangsa Indonesia (PPKI) yang berarti disepakati oleh seluruh rakyat Indonesia. Didalam bagian “Pembukaan” yang terdiri atas empat alenia yang tercantum perumusan Pancasila yang berbunyi sebagai berikut : 1. 1 aturan tambahan terdiri dari 2 ayat. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan 5. Kemanusiaan yang adil dan beradab 3. PPKI yang telah disempurnakan antara lain telah mengesahkan Undang-undang Dasar yang kini terkenal dengan UUD 1945. Persatuan Indonesia 4. Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia Rumusan Dasar Negara Pancasila yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 inilah yang sah dan benar.Dalam sidangnya pada tanggal 18 Agustus 1945. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. UUD 1945 yang telah disahkan oleh PPKI terdiri dari dua bagian yaitu bagian “Pembukaan” dan bagian “Batang Tubuh UUD 1945” yang berisi : 37 pasal.

Penyebutan yang bermacam-macam yang sering kita dengar didalam masyarakat dapat dirumuskan secara sistematis sebagai berikut : 1. Pancasila sebagai Jiwa Bangsa Indonesia 2. Penyebutan atau pengertian yang bermacam-macam yang dihubungkan dengan Pancasila dapat dikembalikan kepada dua pengertian pokok tersebut diatas. Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa Indonesia 3. Tetapi dengan adanya berbagai penyebutan terhadap Pancasila tersebut kadang-kadang dapat mengaburkan pengertian dan fungsi yang pokok (proporsional) yaitu sebagai dasar Negara. Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia (Dasar falsafah Negara Republik Indonesia) 5. Dilihat dari segi positifnya ini berarti bahwa Pancasila dapat diterima dan dipergunakan Bangsa Indonesia dalam segala bidang kehidupan. Pancasila sebagai Falsafah hidup yang mempersatukan Bangsa Indonesia. Oleh sebab itu pada hakekatnya Pancasila mempunyai dua pengertian poko yaitu Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa. Contohnya : Pancasila dikatakan sebagai “alat pemersatu bangsa” yang sengaja diberi pengertian/tafsiran yang salah oleh tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI) D.BAB III KEDUDUKAN PANCASILA SEBAGAI PANDANGAN HIDUP DAN DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA Pancasila sebagai dasar Negara itu digali dari Pandangan Hidup Bangsa Indonesia. N. Pancasila sebagai cita-cita dan tujuan Bangsa Indonesia (seperti yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945) 8. . Aidit yaitu apabila bangsa Indonesia telah bersatu maka Pancasila tidak diperlukan lagi dan Dasar Negara Indonesia dapat diganti dengan ideology yang lain (Komunis). Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia 4. Pancasila sebagai Perjanjian Luhur Bangsa Indonesia (waktu mendirikan Negara) 7. Pancasila sebagai Sumber dari segala Sumber Hukum (Sumber tertib Hukum) dari Negara Republik Indonesia 6.

wereld en levesbeschouwing. Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia Pancasila dalam pengertian ini sering disebut Dasar Falsafah Negara. Pancasila sebagai norma fundamental maka Pancasila berfungsi sebagai cita-cita atau idea yang semestinya harus selalu diusahakan untuk dicapai oleh tiap-tiap manusia Indonesia sehingga cita-cita itu bias terwujud menjadi suatu kenyataan. kerakyatan menjunjung tinggi keadilan sosial selalu terpancar dari dalam segala tingkah laku serta sikap hidup seluruh bangsa Indonesia. wereldbeschouwing. weltanschauung. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia Pancasila dalam pengertian ini juga sering disebut way of life. 1. 2. pandangan hidup. pegangan hidup. Pengertian Pancasila yang bersifat sosiologis adalah didalam fungsinya sebagai pengatur hidup kemasyarakatan pada umumnya. Ideologi Negara.Adalah benar bahwa Pancasila dapat dipergunakan sebagai alat pemersatu bangsa Indonesia karena memang di dalam Pancasila terkandung azas-azas persatuan dan kesatuan bagi hidup bersama segenap bangsa Indonesia sehingga dengan Pancasila persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia menjadi kokoh dan kekal. Dengan demikian. Dalam hal ini Pancasila dipergunakan sebagai petunjuk hidup sehari-hari dengan kata lain Pancasila digunakan sebagai penunjuk arah semua kegiatan. Staatsidee. petunjuk hidup. Dalam hal ini Pancasila dipergunakan sebagai dasar mengatur pemerintahan Negara dengan kata lain Pancasila dipergunakan sebagai dasar untuk mengatur penyelenggaraan Negara. pandangan dunia. sedangkan pengertian . Pancasila yang harus dihayati ialah Pancasila sebagaimana yang tercantum di dalam Pembukaan UUD 1945. dan jiwa jiwa yang yang jiwa kebangsaan. jiwa keagamaan (sebagai manifestasi/perwujudan berperikemanusiaan. Philosofische Grondslag dari Negara. sila Ketuhan Yang jiwa Maha Esa).

Kebenaran yang absolute adalah kebenaran yang ada pada Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu dalam mencari kebenaran Pancasila sebagai philosophical way of thinking tidaklah perlu sampai menimbulkan pertentangan dan persengketaan apalagi perpecahan. karena orang berpikir secara filosofis tidak akan ada hentin-hentinya. . tidak absolute atau mutlak.yang bersifat ethis dan filosofis adalah didalam fungsinya sebagai pengatur tingkah laku pribadi dan cita-cita dalam mencari kebenaran. Pancasila sebagai philosophical way of thinking dapat dianalisa dan dibicarakan secara mendalam. Namun demikian harus disadari bahwa kebenaran yang dapat dicapai manusia adalah kebenaran yang masih relative.

Ada pendapat. lahirnya sesuatu gagasan sebagai sesuatu yang abstrak memang tidak mudah ditentukan dengan tajam. diwakili Adam Malik. Bahwa sudah bukan zamannya lagi menutup-nutupi peran tokoh sejarah yang berjasa pada negara. dan Moh. sejarawan dan penatar P4 tidak berani menyatakan 1 Juni sebagai hari lahirnya Pancasila. Apa pun. Golongan muda. menyatakan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia membuat skenario proklamasi pada 16 Agustus 1945. Yamin dalam enam tulisannya mengakui bahwa ide Pancasila sebagai dasar negara diperkenalkan pertama kali oleh Bung Karno dalam sidang BPUPKI. 1 Juni 1945. Yang dapat kita pastikan adalah saat pengesahan formal dan resmi suatu dokumen". Sjahrir. (Nugroho Notosusanto berjudul "Naskah Proklamasi jang otentik dan Rumusan Pancasila jang otentik") . Ada juga polemik golongan tua dan muda dalam proklamasi.nama lain seperti Sjafruddin Prawiranegara. sampai September pun belum tentu proklamasi dikumandangkan. diwakili Hatta. 2. kalau tidak didesak golongan muda. penting untuk menyadarkan setiap penguasa. menjadi 17 Agustus.BAB IV PENUTUP Kesimpulan 1. Upaya itu hanya akan menimbulkan dendam sejarah. Natsir juga penting dibebaskan dari manipulasi sejarah. Golongan tua. proklamasi tertunda satu hari. menyatakan. Tidak hanya Bung Karno --sebagaimana rekomendasi Sidang Tahunan MPR 2003 untuk merehabilitasi para pahlawan-. Sebab. "Kiranya tidak perlu lahirnya Pancasila itu kita kaitkan kepada seorang tokoh secara mutlak. Lebih dari 30 tahun zaman Orde Baru. upaya pemunculan fakta sejarah secara proporsional. Gara-gara ulah golongan muda. ide Pancasila pertama kali dicetuskan Muhamad Yamin pada 29 Mei 1945 di depan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Padahal. seperti pidato Bung Karno ini.

Semoga penulisan artikel ini dapat bermanfaat bagi pencerahan sejarah.Saran Kritik Kami sangat menyadari bahwa dalam penulisan ini masih banyak kekurangan baik bahasa maupun penulisan kata-katanya. . Kami berharap kepada para pembaca akan saran dan kritik tentang penulisan artikel ini.

Orientasi Singkat Pancasila.DAFTAR PUSTAKA . Dardji. Prof.henrynugroho.Darmodihardjo.htm Naskah Pidato Bung Karno 1 Juni 1945 - . Universitas Brawijaya Malang.org/archieve/biography_soekarno/pancas ila_1. 1977 - http://www. SH.