BAB 1 MULAI DARI MANA

Pendekatan yang terbaik adalah mempelajari obat-obatan berdasarkan golongannya golongan obat yang di ikuti dengan perincian mengenai setiap obat dalam golonagn tersebut.ini merupakan cara efesien untuk belajar menyeluruh dan sangat berguna bila anda perlu mengulanag kembali dan mencari perincian mengenai suatu obat. SORTIR TRIVIA: UMUM 1. Mekanisme kerja untuk golongan obat. 2. Sifat-sifat atau efek-efek obat yang umum di miliki oleh semua obat dalam golongan tersebut. 3. Pengenalan nama obat-obat . 4. Apakah ada efek samping (jarang atau sering) 5. Interaksi obat. 6. Kerja atau efek samping langka yang umum di miliki oleh semua obat dalam golongan tersebut. 7. Kerja atau efek samping langka masing-masing obat dalam golongan tersebut. 8. Waktu paruh setiap obat dalam golongan tersebut. 9. Teratogenisitassetiap obat dalam golongan tersebut. 10. Struktur setiap obat dalam golongan tersebut. Sortir trivia umum ini tidak dapat di berlakukan untuk semua golongan obat. Namun obat-obat yang menjadi efek samping fatal ,bahkan jika jarang terjadi,penting untuk di ketahui kesehatan pasien anda.sedangkan beberapa efek lainnya mungkin muncul masalah yang sedikit berbeda.

PVC) pada dosis 10 mg. dan memerlukan dosis 50mg untuk mencapai efek tersebut. Potensi adalah ukuran dosis yang di perlukan untuk menghasilkan respons.atau protein terikat membrane khusus.obat kedua (obat B) menghasilkan eradikasi sempurna PVC pada dosis 20 mg.BAB 2 TEORI RESEPTOR AGONIS Suatu reseptor adalah suatu makromolekul target khuusus yang mengikat suatu obat dan memediasi kerja farmakologis obat tersebut reseptor-reseptor ini dapat berupa enzim. tetapi obat A lebih poten dibandingkankan obat B. Karena efek biologis lebih terkait dengan konsentrasi obat dalam plasma dari pada dengan dosis obat. Oleh karena itu. Contoh kasus : Obat pertama (obat A) menghasilkan eradikasi sempurna kontraksi ventrikel premature (premature ventricular contraction.Besar respons sebanding dengan jumlah kompleks obat reseptor.Cara lazim untuk menyatakan hubungan antara konsentrasi obat dan respon biologis. EFIKASI DAN POTENSI y y Efikasi adalah respons maksimal yang dapat di hasilkan suatu obat. Pembentukan kompleks reseptor menghasilkan suatu respons biologis. obat A yang dibutuhkan lebih sedikit untuk menghasilkan hasil yang sama. Obat ketiga (obat C) dapat mengurangi PVC hanya sebesar 60%. Suatu agonis adlah suatu senyawa yang berkaitan dengan suatu reseptor dan menghasilkan respons biologis. Ini yang disebut ED50 (dosis efektif) . kedua obat mempunyai efikasi yang sama (eradikasi sempurna PVC). obat C mempunyai efikasi dan potensi lebih kecil dalam mengurangi PVC dibandingkan dengan obat A maupun obat B. Potensi sering dinyatakan sebagai dosis suatu obat yang diperlukan untuk mencapai 50% efek terapeutik yang diinginkan.asam nukleat. Oleh karena itu.

istilah tersebut digunakan untuk menjelaskan kerja beberapa obat. bahwa reseptor yang berpasangan dengan protein G berada dalam kesemtimbangan antara keadaan aktif dan inaktif. AGONIS INVERSI Agonis inversi mempunyai efek yang berlawanan dengan efek agonis penuh. Pengikatan antagonis pada suatu reseptor tidak menghasilkan efek biologis.Karena secara teoretis antagonis tidak mempunyai efek sendiri. Antagonis sendiri tidak memiliki efek. agonis meningkatkan jumlah klorida yang bergerak ke dalam neuron dan akan menghiperpolarisasi neuron tersebut.Pada awalnya.ANTAGONIS Antagonis memblok atau membalikan efek agonis. Istilah agonis inverse telah digunakan selama bertahun-tahun. yang memblok efek baik agonis maupun agonis inverse.Agonis inverse tidak sama dengan antagonis. . Pada kompleks saluran reseptor GABAA. kita perlu memikirkan efek antagonis pada agonis. Reseptor yang berpasangan dengan mempunyai aktivitas basal.Antagonis dapat memblok efek suatu agonis atau dapat membalikan efek agonis.

basa dapat menerimanya. difusi pasif memerlukan suatu gradient konsentrasi ketika melintasi membran. Jika menerima ion hidrogen tersebut basa menjadi bermuatan. bentuk terprotonasi (terionisasi) yang dominan. . Suatu obat cenderung melintasi membran jika tidak bermuatan. Untuk suatu asam lemah.banyak obat merupakan asam lemah atau basa lemah. DAN BERSIHAN EFEK LINTAS PERTAMA Hati merupakan suatu mesin metabolisme dan sering menginaktifkan obat-obatan yang melintasi saluran gastrointestinal (GI) menuju ke tubuh. Dan untuk suatu basa lemah.selain itu. obat-obat yang di berikan per oral diabsorpsi dari saluran GI berjalan melalui hati dan efek metabolisme hati ini di sebut efek lintas pertama. Bila pH lebih besar daripada pK. Basa lemah berlawanan dengan asam lemah. X adalah rute pemberian obat selain IV BERSIHAN TUBUH TOTAL Besihan adlah istilah yang menunjukan laju pembersihan obat dari tubuh. Istilah tersebut didefinisikan sebagai volume plasma yang semua kandungan obatnya di bersihkan dalam volume persatuan waktu.BAB 3 ABSORSI. Jika suatu ion hydrogen bebas mencari yang mengikat ion tersebut.bentuk tidak terprotonasi (tidak terionisasi) yang dominan. DISTRIBUSI. bila pH lebih kecil daripada pK. Obat-obat yang umumnya lebih larut dalam lemak bergerak begitu sa melalui membrane. bila pH lebih kecil daripada pK. bentuk terionisasi (terprotonasi) dominan. KETERSEDIAAN HAYATI Ketersedian hayati adalah jumlah obat yang di absorsi setelah pemberian waktu rute X dibandingkan denagan jumlah obat yang diabpsorsi setelah pemberian (IV). BAGAIMANA OBAT MELINTAS MEMBRAN Obat melintasi membran dengan cara difusi atau traspor aktif. Basa lemah adalah suatu akseptor ion hydrogen. obat-obat yang tidak bermuatan.Obat-obat yang larut dalam air dapat menembus membran sel melalui saluran akuosa.

KONSENTRASI KEADAAN TUNAK (STEADY-STATE) Dengan pemberian dosis ganda atau infuse kotinu. Obat diasumsikan terditribusi merata dan metabolisme atau eliminasi belum terjadi. serta eliminasi obat di dalam tubuh. Konsentrasi plasma pada titik ini disebut konsentrasi keadaan tunak (steadystate(Css)). KINETIKA ORDE-PERTAMA Orde reaksi menunjukan cara konsentrasi obat atau reaktan memengaruhi kecepatan suatu reaksi kimia. volume distribusi tidak sama dengan volume riil apa pun.Kinetika orde-nol dikenal juga sebagai kinetika nonlinear atau kinetika bergantungan dosis. suatu obat akan berakumulasi sampai jumlah yang diberikan per satuan waktu sama dengan jumlah yang dieliminasi per satuan waktu. yang merupakan kinetika orde-nol.BAB 4 FARMAKOKINETIKA Farmakokinetika adalah deskkirpsi matemis laju dan besar ambilan distribusi. . KINETIKA ORDE-NOL Obat-obat yang menjenuhkan rute eliminasi menghilang dari plasma dengan cara yang tidak bergantung konsentrasi. VOLUME DISTRIBUSI Volume distrubusi (VD) adalah kalkulasi volume nyata yang mengandung suatu obat terlarut. Pada kenyataannya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful