P. 1
Lembaga Hukum Islam Di Indonesia

Lembaga Hukum Islam Di Indonesia

|Views: 453|Likes:

More info:

Published by: Mamaznicho Ochyn Prabakrisnawan on Jun 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/06/2014

pdf

text

original

Lembaga Hukum Islam Di Indonesia

A. PENGERTIAN LEMBAGA ISLAM Sebelum masuk ke dalam pembahasan mengenai pengertian lembaga Islam, perlu di ketahui bahwa ada beberapa istilah yang berhubungan dengan lembaga sosial atau lembaga kemasyarakatan.Istilah lembaga kemasyarakatan merupakan terjemahan dari istilah asing social institution.Tetapi para pakar menyatakan bahwa padanan dari istilah trsebut adalah pranata sosial, karena merujuk pada adanya unsur-unsur yang mengatur tingkah laku masyarakat. Selain itu juga ada ahli ilmu sosial yang menggambarkan padanan lain yaitu bangunan sosial, terjemahan dari bahasa Jerman Soziale Gebilde. Sedangkan pranata sosial adalah suatu sistem tata kelakuan dan tata hubungan yang berpusat pada aktivitas-aktivitas manusia untuk memenuhi kebutuhan mereka di dalam masyarakat. Dari sedikit uraian diatas, maka dapat kita simpulkan bahwa istilah lembaga mengandung dua pengertian, yaitu pranata yang mengandung arti norma atau sistem, dan bangunan yang menggambarkan bentuk dan susunan institusi sosial. Pembahasan yang lebih khusus lagi tentang lembaga Islam, bahwa pengertian Lembaga Islam adalah sistem norma yang didasarkan pada ajaran Islam, yang sengaja diadakan untuk memenuhi kebutuhan umat Islam yang sangat beragam mengikuti perkembangan zaman.Kebutuhan tersebut diantaranya adalah kebutuhan keluarga, kebutuhan pendidikan, kebutuhan hukum, kebutuhan ekonomi, politik, sosial, dan budaya.

B. FUNGSI LEMBAGA ISLAM DI INDONESIA

Secara umum, lembaga Islam memiliki beberapa fungsi pokok, diantaranya adalah : 1. Memberikan pedoman pada anggota masyarakat muslim tentang bagaimana mereka harus bersikap dalam menghadapi berbagai masalah yang timbul dan berkembang di masyarakat, terutama kebutuhan yang menyangkut kebutuhan pokok. 2. Memberikan pegangan kepada masyarakat bersangkutan dalam melakukan pengendalian sosial menurut sistem tertentu yaitu sistem pengawasan tingkah laku para anggotanya. 3. Menjaga keutuhan masyarakat. Dari beberapa fungsi yang melekat pada lembaga sosial tersebut di atas, jelas bahwa apabila seseorang hendak mempelajari dan memahami masyarakat tertentu, maka ia harus memperhatikan dengan seksama lembaga yang terdapat dalam masyarakat yang bersangkutan.

dan akhirat. Dari sini dapat kita lihat dengan jelas betapa pentingnya lembaga-lembaga Islam. Aliran yang kedua yaitu aliran Marxis adalah aliran yang tumbuh dan kemudian menolak aliran pertama yang liberalis kapitalis dan sekuler serta menolak segala sesuatu yang bersangkut paut dengan Tuhan. Selain itu juga dahulu Sekolah Tinggi Hukum atau Recht Hogescool yang menjadi cikal bakal Fakultas Hukum serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dengan sadar mencantumkan lembaga-lembaga Islam di dalam kurikulumnya dengan maksud agar mereka yang bekerja di Hindia Belanda yang penduduknya beragama Islam dapat memahami tingkah laku masyarakat Islam. MAJELIS ULAMA INDONESIA . metode yang mereka pergunakan tidak selaras dengan ajaran Islam. yang kurang ya lebih 88. yang artinya adalah Hukum Islam dan Lembaga-lembaga Islam. yaitu aliran Liberalis Kapitalis dan aliran Marxis. seyogyanya harus dipelajari dan di perhatikan dengan seksama mengenai lembaga-lembaga Islam yang mempengaruhi bahkan menentukan pola tingkah laku dan sikap hidup umat Islam. Perkembangan selanjutnya. Perlu kita ketahui bahwa kesalahan para ahli ilmu sosial dari Barat yang meneliti kemudian menulis tentang umat Islam terletak pada kenyataan bahwa mereka pada umumnya tidak memahami lembaga Islam yang bersumber dari ajaran Islam. orang tidak mungkin dapat memberikan penilaian yang benar tentang umat Islam. maka diperlukan metodologi yang selaras dengan ajaran Islam. Dari kenyataan diatas.Akal pikiran serta perasaan manusia yang dikembangkan secara bebas dan otonom oleh aliran ini diputuskan hubungannya dengan sumber samawi yaitu sumber yang berasal dari Tuhan. Karena fungsinya yang sangat penting dalam masyarakat. Oleh karena itu.09% mengaku beragama Islam. yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam dan sejalan dengan sumber ajaran Islam.Dan perlu di garis bawahi bahwa tanpa adanya pembelajaran yang baik mengenai lembaga-lembaga Islam. diantaranya adalah: 1. Aliran kapitalis liberalis adalah aliran yang mengutamakan benda dan hanya bersifat duniawi saja.Negara Indonesia adalah negara yang mayoritas pendudukn beragama Islam. Aliran yang berpaham sekuler ini melepaskan diri dari agama. Sebagai contoh yaitu pada Sekolah Tinggi Hukum yang didirikan pada tahun 1925 di Batavia memasukkan lembaga Islam kedalam kurikulumnya dengan namaMohammedansche Recht Instellingen van den Islam. karena tradisi dan filsafat yang mereka kembangkan dipengaruhi oleh dua aliran pikiran.Hal ini tentu saja tidak sesuai dengan Islam yang lembaganya bersumber dari ajaran agama Islam. melihat hal-hal tersebut maka banyak metodologi yang dikembangkan oleh para sarjana muslim sendiri. untuk memahami tingkah laku masyarakat yang ada di Indonesia. Di Indonesia terdapat beberapa lembaga hukum islam. agama. Selain itu. dahulu lembaga Islam di perkenalkan melalui kurikulum perguruan tinggi.

sering mendatangkan kelemahan dan bahkan dapat menjadi sumber pertentangan di kalangan umat Islam sendiri. di mana energi bangsa telah banyak terserap dalam perjuangan politik kelompok dan kurang peduli terhadap masalah kesejahteraan rohani umat. meningkatkan kegiatan bagi terwujudnya ukhwah Islamiyah dan kerukunan antar-umat beragama dalam memantapkan persatuan dan kesatuan bangsa. makin dirasakan kebutuhannya sebagai sebuah organisasi kepemimpinan umat Islam yang bersifat kolektif dalam rangka mewujudkan silaturrahmi. Hasan Basri. bertepatan dengan tanggal 26 Juli 1975 di Jakarta. M. 3. dan mengalami beberapa kali pergantian Ketua Umum. KH. Syukri Ghozali. setelah 30 tahun merdeka. 2. dimulai dengan Prof.Dalam perjalanannya. Memberikan bimbingan dan tuntunan kepada umat Islam Indonesia dalam mewujudkan kehidupan beragama dan bermasyarakat yang diridhoi Allah SWT. 7 Rajab 1395 H. zuama dan cendekiawan muslim Indonesia untuk menyatukan gerak dan langkah-langkah umat Islam Indonesia dalam mewujudkan cita-cita bersama. Kemajuan sains dan teknologi yang dapat menggoyahkan batas etika dan moral.Sedangkan dua yang terakhir masih terus berkhidmah untuk memimpin majelis para ulama ini. Dr. 4. lembaga Islam dan cendekiawan muslimin dalam memberikan bimbingan dan tuntunan kepada masyarakat khususnya umat Islam dengan mengadakan konsultasi dan informasi secara timbal balik. .Oleh karena itu kehadiran MUI. Di sisi lain umat Islam Indonesia menghadapi tantangan global yang sangat berat. KH. Sahal Mahfudz.Akibatnya umat Islam dapat terjebak dalam egoisme kelompok (ananiyah hizbiyah) yang berlebihan. Ketua Umum MUI yang pertama. Hamka. Memberikan nasihat dan fatwa mengenai masalah keagamaan dan kemasyarakatan kepada Pemerintah dan masyarakat. Sampai saat ini Majelis Ulama Indonesia mengalami beberapa kali kongres atau musyawarah nasional. PENGERTIAN Majelis Ulama Indonesia adalah wadah atau majelis yang menghimpun para ulama. Majelis Ulama Indonesia sebagai wadah musyawarah para ulama. selama dua puluh lima tahun. KH. Menjadi penghubung antara ulama dan umaro (pemerintah). Meningkatkan hubungan serta kerjasama antar organisasi. cendekiawan dan zu'ama yang datang dari berbagai penjuru tanah air. zu ama dan cendekiawan muslim berusaha untuk: 1. sebagai hasil dari pertemuan atau musyawarah para ulama. Prof. demi terciptanya persatuan dan kesatuan serta kebersamaan umat Islam. serta budaya global yang didominasi Barat. Ali Yafie dan kini KH. Majelis Ulama Indonesia berdiri pada tanggal. serta pendewaan kebendaan dan pendewaan hawa nafsu yangdapat melunturkan aspek religiusitas masyarakat serta meremehkan peran agama dalam kehidupan umat manusia. Momentum berdirinya MUI bertepatan ketika bangsa Indonesia tengah berada pada fase kebangkitan kembali. kedua dan ketiga telah meninggal dunia dan mengakhiri tugas tugasnya. organisasi sosial dan kecenderungan aliran dan aspirasi politik. Selain itu kemajuan dan keragaman umat Islam Indonesia dalam alam pikiran keagamaan.A.

Sebagai pembimbing dan pelayan umat (Ri ayat wa khadim al ummah). sikap dan mengambil keputusan atas nama organisasi. 4. sesuai niat kelahirannya. Sebagai pemberi fatwa (mufti). Namun perlu ditegaskna bahwa kemandirian tidak berarti menghalangi Majelis Ulama Indonesia untuk menjalin hubungan dan kerjasama dengan pihak-pihak lain baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Letak Indonesia tidak di timur pas Kabah tapi agak ke selatan. HUBUNGAN MUI DENGAN PIHAK LUAR Sebagai organisasi yang dilahirkan oleh para ulama. selama dijalankan atas dasar saling menghargai posisi masing-masing serta tidak menyimpang dari visi. Sebagai penegak amar ma'ruf nahi munkar. Dalam hal ini. Dalam kaitan dengan organisasi-organisasi kemasyarakatan di kalangan umat Islam. yang memiliki keberadaan otonom dan menjunjung tinggi semangat kemandirian. Majelis Ulama Indonesia tidak berbeda dengan organisasi-organisasi kemasyarakatan lain di kalangan umat Islam. dan apalagi memposisikan dirinya sebagai wadah tunggal yang mewakili kemajemukan dan keragaman umat Islam. Sebagai pewaris tugas-tugas para Nabi (Warasatul Anbiya). jadi arah kiblat kita juga tidak barat pas tapi agak miring yaitu arah barat laut. 3. misi dan fungsi Majelis Ulama Indonesia. Hubungan dan kerjasama itu menunjukkan kesadaran Majelis Ulama Indonesia bahwa dirinya hidup dalam tatanan kehidupan bangsa yan sangat beragam g dimana dirinya menjadi bagian utuh dari tatanan tersebut yang harus hidupberdampingan dan bekerjasama antarkomponen bangsa untuk kebaikan dan kemajuan bangsa. Majelis Ulama Indonesia. Semangat ini ditampilkan dalam kemandirian kepada pihak-pihak lain di luar dirinya dalam mengeluarkan pandangan. FUNGSI MAJELIS ULAMA INDONESIA Terdapat lima fungsi dan peran utama MUI yaitu: 1. Majelis Ulama Indonesia tidak bermaksud dan tidak dimaksudkan untuk menjadi organisasi supra -struktur yang membawahi organisasi-organisasi kemasyarakatan tersebut. Majelis Ulama Indonesia adalah gerakan masyarakat. Arah kiblat yang sebelumnya disebutkan menghadap barat kini telah direvisi menjadi ke arah barat laut. zuama dan cendekiawan Muslim dari berbagai kelompok di kalangan umat Islam. . C. adalah wadah silaturrahmi ulama. FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA 1.Sikap Majelis Ulama Indonesia ini menjadi salah satu ikhtiar mewujudkan Islam sebagai rahmatan lil alamin (Rahmat bagi Seluruh Alam). zuama dan cendekiawan muslim serta tumbuh berkembang di kalangan umat Islam. 2.B. Fatwa Majelis Ulama Indonesia Tentang Arah Kiblat Majelis Ulama Indonesia (MUI) meralat fatwa No 03 Tahun 2010 tentang Kiblat. pikiran. D.

Dengan menggunakan mekanisme masalikul `illat dalam metode qiyas ushul fikih. merokok termasuk perbuatan yang mencelakakan diri sendiri. Fatwa Majelis Ulama Indonesia Tentang Penghara man Merokok Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa kontroversial. Sementaralarangan yang tak tegas. 2. ibu hamil. Ada beberapa hal yang perlu diketahui dan menjadi bahan pertimbangan: Pertama. para ulama dan kiai pesantren terlibat dalam pro dan kontra. Gula yang dikonsumsi dalam waktu lama bisa menimbulkan diabetes. maka kiblatumat Islam Indonesia adalah menghadap ke arah barat.Ditetapkan bahwa merokok adalah haram bagi anak-anak. kata haram biasanya digunakan untuk jenis larangan yang tegas disebut Alquran dan Hadits. Kiblat bagi orang shalat dan dapat melihat Kabah adalah menghadap ke bangunan Kabah (ainul ka bah). Rokok mengandung zat yang merusak tubuh. yang menjadi causa hukumnya. keharaman rokok tak sama dengan keharaman khamr. Alasan pengharaman ini karena merokok termasuk perbuatan mencelakakan diri sendiri. melainkan merupakan hasil produk penalaran para pengurus MUI. maka semuabarang yang potensial menghancurkan tubuh bisa diharamkan. 2. Ia terlalu umum (ghair mundhabith). Adapun diktum fatwa MUI No. Begitu juga makanan lain yang mengandung kolesterol tinggi bisa diharamkan karena akan menyebabkan timbulnya beragam penyakit. Melalui Ijtima` Ulama Komisi Fatwa MUI ke III mengenai pengharaman merokok. dan petani tembakau. dan dilakukan di tempat-tempat umum. Kedua. Beberapa guru besar agama Islam dan ulama termasuk pengurus MUI daerah menolak pengharaman itu. sehingga bisa benar atau keliru. Institute For Social and Economic Studies (ISES) Indonesia menyelenggarakan pertemuan tandingan yang diikuti para ulama kontra fatwa MUI. keharaman rokok tidak ditunjuk langsung oleh Alquran dan Hadits. karena dikhawatirkan akan menghancurkan ekonomi masyarakat yang menyandarkan hidupnya pada bisnis tembakau ini. 3. 03 Tahun 2010 tentang Kiblat disebutkan: 1. diperlukan keahlian na . menurut ulama MUI. Jika haramnya meminum khamr bersifa t manshushah (ditunjuk langsung oleh teks Alquran). Dengan demikian. sekiranya mencelakan diri sendiri ditetapkan sebagai causa hukum. tak disebut haram melainkan makruh tahrim. Sebagai bentuk keteladanan. diharamkan bagi pengurus MUI untuk merokok dalam kondisi yang bagaimanapun. para buruh perusahaan rokok. Sebab. alasan mencelakan diri sendiri tak memenuhi syarat dan kualifikasi sebagai illat al-hukm. Bahkan. Dengan fatwa ini. di Padang Panjang. Kare itu.Fatwa yang diralat tersebut adalah fatwa yang dikeluarkan MUI Tanggal 22 Maret 2010 lalu. Dalam konteks itu. maka keharaman merokok bersifat mustanbathah (hasil ijtihad para ulama). Kiblat bagi orang yang salat dan tidak dapat melihat Kabah adalah arah Kabah (jihat al-Ka bah). Merokok lebih banyak mudaratnya ketimbang manfaatnya (itsmuhu akbaru min naf`ihi). Letak georafis Indonesia yang berada di bagian timur Kabah/Mekkah. Menurut para ulama ushul fikih. Mereka meminta pencabutan fatwa MUI tersebut.

serta peran Budi Utomo dalam proses formalitas yang berhubungan dengan pemerintah Hindia Belanda. di samping ditetapkan nash Alquran dan Hadits. juga diputuskan oleh ulama yang telah memenuhi kualifikasi seorang mujtahid. maka menerapkan hukum memerlukan analisis sosial.sekolah itu mempunyai 29 orang siswa dan enam bulan kemudian terdapat 62 orang siswa yang belajar di sekolah itu. 2. tempat kedudukan.Dalam kondisi seperti itu. Muhammadiyah apabila di tinjau dari segi bahasa berarti umat dan pengikut Nabi Muhammad. seorang aktivis Budi utomo yang sangat berpengaruh pada masa itu. sehingga masing-masing umat Muhammadiyah . Dwijosewoyo. sekolah yang didirikan oleh AhmadDahlan memerlukan perhatian lebih lanjut agar dapat terus dikembangkan. tujuan. Ahmad Dahlan melakukan pembicaraan dengan Budiharjo yang menjadi kepala sekolah di Kweekschool Jetis dan R. yaitu Madrasah Ibtidaiyah Diniyah Islamiyah yang diresmikan pada tanggal 1 Desember 1911. terutama para anggota dan pengurus Budi Utomo serta guru dan murid Kweekschool Jetis. Ketika diresmikan. Dalam satu kesempatan untuk mendapatkan dukungan dalam rangka merealisasi ide pembentukan sebuah organisasi. penamaan muhammadiyah adalah agar para anggota dan pengikutnya dapat menauladani jejak Nabi Muhammad SAW. Jika perumusan hukum membutuhkan perlengkapan teknis -intelektual untuk menganalisa dalil-dalil normatif dalam Islam. Ketiga. Sejarah Muhammadiyah Awal mula sebelum terbentuk oganisasi Muhammadiyah. Pembicaraan tersebut tidak hanya terbatas pada upaya mencari dukungan. Para ahli ushul fikih sepakat bahwa causa hukum sebuah perkara. Ahmad Dahlan membentuk sebuah sekolah di Yogyakarta. pengalaman Ahmad Dahlan berorganisasi dalam BudiUtomo dan Jamiat Khair menjadi suatu hal yang sangat penting bagi munculnyaide dan pembentukan satu organisasi untuk mengelola sekolah tersebut. gurubahasa Melayu di Kweekscbool Jetis. melalui pertemuan pertemuan yang secara ekplisit membicarakan dan merumuskan masalah sepertinama dan tujuan perkumpulan.Ide pembentukan organisasi itu kemudian didiskusikan lebih lanjut dengan orang-orang yang selama ini telah mendukung pembentukan dan pelaksanaan sekolah di Kauman. melainkan juga sudah difokuskan pada persoalan nama. Pada bulan-bulan akhir tahun 1912 persiapan pembentukan sebuah perkumpulan baru itu dilakukan dengan lebih intensif. termasuk dari para murid Kweekschool Jetis.ekonomi dan politik. MUHAMMADIYAH A. yang dalam penyusunannya mendapat bantuan dari R. Menurut pengertian istilah. disamping kondisi makro pada saat itu yang telah menimbulkan kesadaran akanarti penting suatu organisasi modern maupun masukan yang didapat dari parapendukung. Anggaran dasar organisasi ini dirumuskan dalam bahasa Belanda dan bahasa Melayu. Sosrosugondo.sekaligus kehati-hatian dalam menentukan alasan hukum pengharaman sebuah tindakan. dan pengurus organisasi yang akan dibentuk. merumuskan hukum (istinbath al-hukm) dan menerapkan hukum (tathbiq al-hukm) adalah dua subyek yang berbeda.Sebagai lembagapendidikan yang baru saja terbentuk.

sehingga menimbulkan sikap acuh tak acuh bahkan mencemoohkan ajaran Islam dari kalangan terpelajar Indonesia. maka akan berakibat pada semakin lemahnya ekonomi rakyat. antara lain : 1. Muhammadiyah juga harus mampu menyeimbangkan adanya ketidak seimbangan persaingan antara kepentingan bisnis besar dengan ekonomi rakyat kecil. Muhammadiyah memiliki tugas menjaga amanat menjadi khalifah di muka bumi. B. Kegiatan-kegiatan kristening politik. Apabila ini tidak mendapat kesempatan secara seimbang dalam mengembangka n ekonominya. Pengaruh gerakan reformasi dan modernisasi yang dipelopori oleh Djamalludin al-Afghani dan Muhammad Abduh. Kurang adanya persatuan dan kesatuan umat Islam dalam membela kepentingan Islam. FAKTOR-FAKTOR BERDIRINYA MUHMMADIYAH Faktor-faktor penyebab didirikannya Muhammadiyah. dan tidak perlu merasa malu kepada siapapun yang mengatakan bahwa dirinya sebagai orang Islam yang taat pada tuntunan Nabinya.Karena kepentingan ekonomi rakyat kecil yang di tandai oleh usaha kecil ini telah menyerap 83% dari kesempatan kerja di luar sektor pertanian. c. c. amalan-amalan Muhammadiyah telah dirintis oleh K. 2. Penetrasian kebudayaan barat. Tidak efisiennya berbagai macam lembaga-lembaga Islam yang ada. sertakeagamaan Tidak tegaknya kehidupan agama Islam dalam diri masyarakat. Faktor Intern umat Islam Indonesia. Baru pada tanggal 8 Dzulhijjah 1330 bertepatan pada tanggal 18 November 1912 Muhammadiyah resmi berdiri. e. Tugas pokok Muhammadiyah adalah membimbing umat. yaitu usaha mengkristenkan umat Islam. kebudayaan. Muhammadiyah harus melihat secara tajam interaksi antara dinamika ekonomi dengan gerakan dakwah yang tidak dapat di pisahkan satu sama lain. d. Ahmad Dahlan sejak tahun 1905.H. Adanya penjajahan kolonialis Belanda yang membelenggu rakyat dan umat Islam. jauh sebelum Muhammadiyah secara resmi didirikan. Faktor Ekstern a. Rusaknya umat baik dalam bidang politik. d. b. melalui upaya menciptakan lahan pendidikan yang mampu melahirkan kader-kader sesuai dengan kebutuhan dan dinamika masyarakat yang lemah. b. Pada hakekatnya. Tidak bersihnya Islam akibat dari bercampurnya berbagai macam faham. ekonomi. atau memberikan arah untuk memberikan penyegaran paham keagamaan.merasa bangga dan terhormat dengan ajaran agamanya. . yaitu : a.

dan hal tersebut nyatanya mampu membuat Muhammadiyah terus berkembang hingga saat ini. merokok hukumnya mubah. tetap utuh dari atas ke bawah. Merokok terbukti sebagai upaya menyakiti dan membahayakan diri sendiri secara perlahan. Menurut Kuntowijoyo. Nurcholis juga mengatakan bahwa Muhammadiyah merupakan organisasi yang solid. Fatwa Muhammadiyah Tentang Merokok Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah mengeluarkan fatwa bahwa merokok adalah kegiatan haram bagi umat Islam. Dasar ketiga hal tersebut secara jelas tertuang dalam Surat An-Nisa ayat 29. dan modern. dilihat dari sejumlah sekolah dan universitasnya. Muhammadiyah terus berkembang dan tantangan semakin banyak.Perkembangan selanjutnya. Namun. Pihaknya juga akan menekan pemerintah untuk membatasi impor tembakau yang menyengsarakan petani kecil.Maka dari itu.Sehingga kritik pun perlu di dalam perkembangannya. Untuk selanjutnya. serta pertimbangan sebab-akibat. C.Kiprahnya di dalam masyarakat hingga membuat Nurcholis Madjid menunjuk Muhammadiyah sebagai organisasi modern terbesar di dunia di kalangan umat Islam baik level nasional ataupun internasional. Merokok juga menimbulkan mudharat untuk orang lain. seorang sejarawan dari UGM. Keputusan yang dituangkan dalam fatwa No 6/SM/MTT/III/2010 itu menggunakan pertimbangan dasar dalam Alquran dan hadis (hukum Islam). FATWA MUHAMMMADIYAH 1. yang telah berhasil memadukan iman dan kemaj an u melalui gerakan rasionalisasi dan pemurnian agama yang merupakan ciri pembaruannya. yang berarti boleh dikerjakan. Muhammadiyah terus berkembang dan hingga kini masih menunjukkan eksistensinya di masyarakat. industri. dalam perkembangan Muhammadiyah terus bermunculan berbagai macam kritik. Sehingga Muhammadiyah di pandang sebagai suatu ideologi yang sering dihubungkan dengan perubahan sosial. tidak hanya oleh perokok.Berbeda dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Wacana pelarangan merokok akan menyengsarakan petani dan . fatwa haram yang dikeluarkan Muhammadiyah itu tanpa batas umur tertentu. surat Al Baqarah ayat 195. fatwa itu kemudian direvisi karena dampak negatif merokok mulai dirasakan oleh semua lapisan masyarakat. Muhammadiyah sedang menyiapkan jalan keluar penyiapan tanaman alih fungsi bagi petani tembakau. baik masyarakat kota. tapi kalau ditinggalkan lebih baik. menyatakan bahwa Muhammadiyah merupakan sebuah gerakan Islam pembaharu. Muhammadiyah adalah organisasi yang amaliyah yang terbesar. serta termasuk tindak pemborosan yang mubazir. Pada tahun 2005 Majelis Tarjih terlebih dahulu mengeluarkan fatwa yang berbunyi.

Ketua Komnas Perlindungan Anak. Hal tersebut menunjukkan bagaimana marketing rokok telah efektif menarik perhatian anak kecil. Dia menjelaskan. Seto Mulyadi. . tingkat perokok pada anak-anak saat ini telah menyentuh usia 5 tahun. menyambut baik fatwa haram tersebut.mempengaruhi ekonomi bisa terbantahkan karena yang paling diuntungkan dari industri rokok adalah pemilik perusahaan dan bukan petani.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->