Pengertian Fiskal dan Publik

Pengertian Fiskal
Kebijakan fiskal adalah kebijakan yang dikeluarkan pemerintah yang berkaitan dengan pendapatan dan pengeluaran negara, di Indonesia, hal ini terkait dengan APBN ( Anggara Pendapatan dan Belanja Negara). Kebijakan fiskal bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara optimal. Kebijakan fiskal sangat berhubungan dengan pemasukan atau pendapatan negara, diantara pendapatan negara antara lain misalnya : bea dan cukai, devisa negara, pariwisata, pajak penghasilan, pajak bumi dan bangunan, impor, dan lain-lain . Sedangkan untuk pengeluaran negara misalnya : belanja persenjataan , pesawat, proyek pemerintah, pembangunan sarana dan prasarana umum, atau program lain yang berkaitan dengan kesejahteraan masy arakat. Kebijakan fiskal dan kebijakan moneter, memang keduanya sangat menentukan pertumbuhan ekonomi suatu negara.
Kebijakan Moneter adalah suatu usaha dalam mengendalikan keadaan ekonomi makro agar dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan melalui pengaturan jumlah uang yang beredar dalam perekonomian. Usaha tersebut dilakukan agar terjadi kestabilan harga dan inflasi serta terjadinya peningkatan output keseimbangan. Pengaturan jumlah uang yang beredar pada masyarakat diatur dengan cara menambah ata u mengurangi jumlah uang yang beredar. Kebijakan moneter dapat digolongkan menjadi dua, yaitu :

1. 2.

Kebijakan Moneter Ekspansif / Monetary Expansive Adalah suatu kebijakan dalam rangka menambah jumlah uang yang edar

Policy

Kebijakan Moneter Kontraktif / Monetary Contractive Policy Adalah suatu kebijakan dalam rangka mengurangi jumlah uang yang edar. Disebut juga dengan kebijakan uang ketat (tight money policu)

Kebijakan moneter dapat dilakukan dengan menjalankan instrumen kebijakan moneter, yaitu antara lain : 1. Operasi Pasar Terbuka (Open Market Operation) Operasi pasar terbuka adalah cara mengendalikan uang yang beredar dengan menjual atau membeli surat berharga pemerintah (government securities). Jika ingin menambah jumlah uang beredar, pemerintah akan membeli surat berharga pemerintah. Namun, bila ingin jumlah uang yang beredar berkurang, maka pemerintah akan menjual surat berharga pemerintah kepada masyarakat. Surat berharga pemerintah antara lain diantaranya adalah SBI atau singkatan dari Sertifikat Bank Indonesia dan SBPU atau singkatan atas Surat Berharga Pasar Uang. 2. Fasilitas Diskonto (Discount Rate) Fasilitas diskonto adalah pengaturan jumlah duit yang beredar dengan memainkan tingkat bunga bank sentral pada bank umum. Bank umum terkadang mengalami kekurangan uang sehingga harus meminjam ke bank sentral. Untuk membuat jumlah uang bertambah, pemerintah menurunkan tingkat bunga bank sentral, serta sebaliknya menaikkan tingkat bunga demi membuat uang yang beredar berkurang. 3. Rasio Cadangan Wajib (Reserve Requirement Ratio)

pemerintah menurunkan rasio cadangan wajib. publik merupakan sejumlah orang yang bersatu dalam satu ikatan dan mempunyai pendirian sama terhadap suatu permasalahan sosial. 2.Rasio cadangan wajib adalah mengatur jumlah uang yang beredar dengan memainkan jumlah dana cadangan perbankan yang harus disimpan pada pemerintah. Kebijakan Anggaran / Politik Anggaran : 1. Kebijakan ini mirip dengan kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar. Umumnya sangat baik digunakan jika keaadaan ekonomi sedang resesif. Anggaran Berimbang (Balanced Budget) Anggaran berimbang terjadi ketika pemerintah menetapkan pengeluaran sama besar dengan pemasukan. Arti Definisi / Pengertian Kebijakan Fiskal (Fiscal Policy) Kebijakan Fiskal adalah suatu kebijakan ekonomi dalam rangka mengarahkan kondisi perekonomian untuk menjadi lebih baik dengan jalan mengubah penerimaan dan pengeluaran pemerintah. Contohnya seperti menghimbau perbankan pemberikredit untuk berhati-hati dalam mengeluarkan kredit untuk mengurangi jumlah uang beredar dan menghimbau agar bank meminjam uang lebih ke bank sentral untuk memperbanyak jumlah uang beredar pada perekonomian. 3. Baiknya politik anggaran surplus dilaksanakan ketika perekonomian pada kondisi yang ekspansi yang mulai memanas (overheating) untuk menurunkan tekanan permintaan. Anggaran Surplus (Surplus Budget) / Kebijakan Fiskal Kontraktif Anggaran surplus adalah kebijakan pemerintah untuk membuat pemasukannya lebih besar darip ada pengeluarannya. . Tujuan politik anggaran berimbang yakni terjadinya kepastian anggaran serta meningkatkan disiplin. 4. Instrumen kebijakan fiskal adalah penerimaan dan pengeluaran pemerintah yang berhubungan erat dengan pajak. Himbauan Moral (Moral Persuasion) Himbauan moral adalah kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar dengan jalan memberi imbauan kepada pelaku ekonomi. B. pemerintah menaikkan rasio. Dan sebaliknya kenaikan pajak akan menurunkan daya beli masyarakat serta menurunkan output industri secara umum. Menurut Emery Bogardus. Dari sisi pajak jelas jika mengubah tarif pajak yang berlaku akan berpengaruh pada ekonomi. Homogen inilah yang dapat dikategorikan sebagai publik. Anggaran Defisit (Defisit Budget) / Kebijakan Fiskal Ekspansif Anggaran defisit adalah kebijakan pemerintah untuk membuat pengeluaran lebih besar dari pemasukan negara guna memberi stimulus pada perekonomian. Untuk menambah jumlah uang. namun kebijakan fiskal lebih mekankan pada pengaturan pendapatan dan belanja pemerintah. Pengertian Publik Publik : sebagai salah satu kelompok dalam masyarakat di mana di dalam masyarakat yang sifatnya heterogen terdapat sekelompok orang yang sifatnya homogen. Untuk menurunkan jumlah uang beredar. Jika pajak diturunkan maka kemampuan daya beli masyarakat akan meningkat dan industri akan dapat meningkatkan jumlah output.

dan Korea Selatan tergabung dalam ASEAN +3 yang merupakan wadah koorporasi antara negara-negara anggota ASEAN dan tiga negara di Asia Timur. saat ini usaha outsourcing juga semakin mendominasi peran swasta asing di Asia Timur terutama di Korea Selatan dan Cina oleh perusahaanperusahaan di Amerika Serikat (Thun. Presiden George W. presiden mau pun perdana menteri negara-negara Asia Timur menghadiri pertemuan tersebut. RRC. lahir Chiang Mai Initiative yang diluncurkan bulan Maret 2010. namun juga dengan Amerika Serikat. Ketegangan-ketegangan tersebut tercermin seperti ketegangan antara Taiwan-Cina. kedua presiden berusaha memperkuat komitmen masing-masing untuk berusaha menekan Iran mengakhiri proliferasi nuklir serta usaha Presiden Obama untuk mengembangkan kerjasama di bidang ekonomi (Spetalnick. . DC. ASEAN +3 dibentuk pada tahun 1999 pasca krisis moneter di Asia. Ketegangan karena usaha proliferasi senjata nuklir Korea Utara tak hanya terjadi di Asia Timur saja. Selain itu. 2010). Melalui ASEAN +3. Korea Utara-Korea-Selatan. 2009). Melalui pertemuan tersebut. agenda utama World Leader Summit yang berusaha untuk mencapai kesepakatanagar dapat menghindari penyalahgunaan nuklir oleh teroris. Kerjasama melalui ASEAN +3 juga menjadi salah satu usaha melebarkan jalur perdagangan negaranegara anggota ASEAN. Meskipun keberadaan para tentara Amerika Serikat ditentang oleh pemerintahan Korea Utara. dan ketegangan antara Jepang dengan Korea Selatan. Dua isu terhangat yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir adalah ketegangan antara Jepang dengan Cina. Melalui kerjasama ini. ketika Presiden Amerika Serikat menundang para kepala negaranegara di dunia untuk menghadiri World Leader Assembly di Washington. Kemudian di bulan April 2010 lalu. Masalah kedaulatan wilayah Tibet terhadap pemerintahan Cina juga masih menjadi isu hangat dan menerima banyak perhatian dari negara-negara di dunia setelah kekerasan oleh tentara militer RRC terhadap masyarakat Tibet. Jepang-Korea Utara. Selain itu. Bahkan Presiden Barrak Obama sempat melaksanakan one-on-one approaches kepada Presiden RRC. RRC memberikan kontribusi terbesar pertama diikuti Jepang di urutan kedua. Meskipun negara-negara anggota PBB telah sepakat untuk menjatuhkan sanksi kepada Korea Utara. proliferasi senjata nuklir masih terus berjalan dan Korea Utara menutup pintu negaranya untuk akses kepada publik dunia. anggota ASEAN +3 berusaha bekerjasama untuk menghindari krisis serupa dikemudian hari melalui currency swap dan pembentukan reserve pool yang berasal dari kontribusi negara-negara anggota ASEAN Plus Three (Wijaya. 2008) Di regional Asia. Kedua negara yang memiliki fasilitas nuklir merupakan bagian dari agenda pertemuan yang berusaha menyepakati usaha pengamanan material nuklir di seluruh dunia aman dari usaha pencurian dalam empat tahun mendatang (Hurst & Gearan. Kerjasama ekonomi dengan dibukanya pasar beb memberikan as keleluasaan bagi negara-negara lain untuk memberikan Foreign Direct Investment ke negara-negara di Asia Timur dalam memenuhi kebutuhan pasar. Ekonomi dan politik masih menjadi dua aspek penting yang melandasi kerjasama maupun konflik yang terjadi antara negara-negara Asia Timur dan dunia internasional. Bush bahkan me nyebut Korea Utara sebagai axis of evil dan mengirimkan pasukannya ke Korea Selatan untuk berjaga-jaga di perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan.Pengertian Dinamika Ekternal Dinamika Ekternal Asia Timur Asia Timur dengan basis ekonomi industri yang saat ini berkembang sangat pesat memiliki arti strategis bagi negara-negara di dunia. tidak dihadiri oleh kepala negara Korea Utara dan Iran. Hu Jintao. 2010). Sementara di regional permasalahan wilayah dan politik masih mendominasi isu -isu kontemporer. Jepang.

terjadi kerusuhan besar besaran di Taiwan. Bahkan bagi AS. keberadaan militer AS adalah sebagai penjamin keamanan wilayahnya dari serangan negara lain termasuk Korea Utara. Sejak pecahnya perang Korea pada tahun 1950 -1953 yang berakibat pada terbaginya Korea menjadi dua Korea. Ketegangan itu terkait dengan perselisihan tentang pulau Tokdo. Sedangkan bagi Jepang. masih terjadinya perang-perang kecil di daerah Demilitarized Zone (DMZ). Ketegangan Korea Utara-Korea Selatan Ketegangan hubungan antara Korea Utara dengan Korea Selatan adalah isu yang selalu hangat di kawasan Asia Timur. Taiwan adalah bagian dari wilayah Cina. Diktator Cina Deng Xiaoping menyatakan akan menginvasi Taiwan jika Taiwan melakukan beberapa hal seperti membangun kekuatan nuklirnya. Kedua negara juga menjalin aliansi melalui pendekatan perdagangan dan diplomasi dengan negara lain untuk memperkuat posisi masing-masing. Persepsi itu dilatarbelakangi oleh ketagangan antara Korea Utara dengan AS. Persoalan hubungan kedua negara semakin besar karena ketidaksetujuan Korea Utara terhadap adanya pangkalan militer Amerika Serikat di wilayah Jepang. Korea Utara menganggap keberadaan militer AS tersebut sebagai sebuah ancaman bagi keamanan Korea Utara. di mana Korea Utara membelanjakan sebagian besar Gross National Product-nya (GNP) untuk meningkatkan kekuatan militernya. Ketegangan Jepang-Korea Utara Sedangkan ketegangan hubungan antara Jepang dengan Korea Utara dilatarbelakangi oleh pendudukan Jepang terhadap Korea Utara pada tahun 1910 sampai 1945.Ketegangan-ketegangan di Asia Timur Ketegangan Taiwan-Cina Ketegangan hubungan antara Taiwan dengan Cina terkait dengan keinginan Taiwan untuk menjadi sebuah negara merdeka sejak tahun 1949 dan melepaskan diri dari Cina. sebagai wilayahnya. Kedua negara masih terlibat dalam tindakan spionase satu dengan yang lain. yaitu terkait isu kepemilikan dan pengembangan persenjataan nuklir Korea Utara. permusuhan di antara kedua negara tidak pernah usai. Kedua negara juga aktif meningkatkan kekuatan militer masingmasing. Ketegangan Jepang-Korea Selatan Ketegangan antara Jepang dengan Korea Selatan merupakan salah satu isu hangat di kawasan Asia Timur saat ini. dan melakukan propaganda di daerah perbatasan. Korea Utara merupakan the axis of evil atau poros kejahatan terkait dengan sikap Korea Utara yang selalu bertentangan dengan AS. Tindakan militeristis Jepang itu masih ³melukai´ perasaan rakyat Korea Utara sampai saat ini. menjalin hubungan dengan Rusia. Sejak 1953 sampai saat ini perang Korea masih berlanjut dengan cara yang berbeda. Sebaliknya Korea Selatan juga menganggap pulau itu yang dalam bahasa Korea Selatan disebut dengan Tokdo atau Lonesome Island. dan jika Taiwan menolak untuk melakukan unifikasi dengan Cina. karena Jepang tidak memiliki kekuatan militer sejak Perang Dunia II. Ketegangan Jepang-Cina . Taiwan mendeklarasikan kemerdekaannya. sehingga menganggap tindakan Taiwan untuk memisahkan diri sebagai tindakan separatisme. Sedangkan Korea Selatan memiliki militer yang te rlatih dengan baik dan memiliki persenjataan canggih serta di back-up oleh AS dengan keberadaan pangkalan militer di wilayahnya. Hal itu menyebabkan hubungan kedua negara tidak pernah membaik. Cina menyebut Taiwan sebagai a renegade province dan seringkali menyatakan akan menyerang Taiwan jika waktunya sudah tepat. Jepang mengklaim bahwa pulau tersebut adalah bagian dari wilayah Jepang yang dalam bahasa Jepang disebut dengan Takeshima atau Bamboo Island. Akan tetapi bagi Cina.

Inggris. Tidak hanya itu bahkan banyak negara berpindah tangan dari satu penjajah ke penjajah lain. Permasalahan kedua yang memungkinkan terjadinya perang adalah adanya ancaman nuklir Korea Utara. Dan jika perang antara Cina dengan Taiwan pecah sudah dipastikan bahwa Korea Utara akan mendukung Cina. Jika perang antara Cina dan Taiwan benar benar terjadi. Jika perang itu terjadi maka tidak hanya ketiga negara te rsebut yang akan terlibat tetapi juga akan melibatkan Amerika Serikat dan Cina. Sebab selama ini Korea Utara selalu mengunakan isu nuklirnya untuk dalam proses penyelesaian masalah dengan Jerpang dan Korea Selatan. di mana seperti yang telah disebutkan di atas tadi bahwa ketegangan hubungan kedua negara disebabkan oleh perbedaan pandangan mengenai status Taiwan. Jerman. Belanda dan Portugal adalah beberapa negara yang ikut memasuki kawasan Asia dalam rangka misi imperialismenya. Sikap Jepang yang tidak mau merubah isi buku tersebut sampai menyebabkan Ketua Parlemen Cina Li Peng menangguhkan kunjungan balasan ke Jepang. Pada sisi lain Korea Utara juga akan terlibat Perang karena Ia merupakan sekutu dari Cina. Tindakan Jepang tersebut dikenal dengan ³whitewash´ yaitu Jepang tidak mengakui kekejaman kolonisasi dan agresi yang pernah dilakukannya selama Perang Dunia II. maka perang terbuka tidak akan dapat dihindari. Kepemilikan nuklir Korea Utara a kan menyebabkan kemungkinan tersebut lebih besar. Jika Cina menyerang Taiwan maka sudah pasti AS akan membantu Taiwan. Menjelang pecah Perang Dunia II. sehingga membuat Cina sakit hati. Taiwan menganggap dirinya bukan bagian dari wilayah Cina. Analisis Kawasan Asia Timur merupakan ajang pertarungan negara-negara besar sejak sebelum Perang Dunia I. Sebagaimana diketahui bahwa AS adalah aliansi utama Taiwan yang menjamin keamanan wilayahnya selama ini dari serangan Cina.Isu lain yang menjadi tema hangat adalah ketegangan antara Jepang dengan Cina terkait dengan penerbitan buku pelajaran sejarah Jepang. Sedangkan keterkaitan Jepang dengan AS akan menyeret Jepang ke dalam perang karena berdasarkan isi perjanjian aliansi keamanan Jepang dengan AS tahun 1960 Jepang berkewajiban untuk membantu AS jika terjadi Perang di kawasan Asia Timur. Jepang adalah salah satu penyuplai persenjataan terbesar Taiwan setelah AS. Cina seringkali mengingatkan Jepang untuk menghentikan penjualan senjatanya terhadap Taiwan. AS. Pada era kolonialisme kekuatan dari Eropa bertarung memecah belah Cina. Bahkan sebagian besar kawasan Asia Timur jatuh ke tengan kolonial mulai dari Asia Tenggara sampai dengan Cina. Proyeksi Masalah di Masa Depan Permasalahan yang memungkinkan terjadinya perang di kawasan Asia Timur yang pertama adalah konflik Cina dan Taiwan sebagai titik permulaannya. maka perang tersebut akan melibatkan banyak negara yaitu Jepang. sementara Cina menganggap Taiwan adalah bagian dari wilayah Cina. Namun jika pada suatu kondisi tertentu proses pay-off tersebut tidak berjalan. dan Kor a e Utara. negara-negara besar bertarung kembali memperbutkan jalur strategis dan sumber alam yang kaya di kawasan ini. Selama ini cara itu cukup berhasil membantu Korea Utara tetap survive sebagai sebuah negara miskin. Dalam beberapa perselisihan yang timbul antara Jepang. Permasalahan antara Korea Utara dengan Korea Selatan serta dengan Jepang sangat rawan menimbulkan perang terbuka. Cina menganggap bahwa dalam buku sejarah tersebut Jepang tidak mengakui kekejaman tentaranya terhadap bangsa Cina ketika terjadi perang antara Jepang dengan Cina. Cina selalu mendukung Korea Utara. Sejak tahun 1949 perselisihan Cina dengan Taiwan tidak pernah usai. AS dengan Korea Utara. Dampak . Dunia terbagi kedalam kekuatan sekutu dan poros Jepang-Jerman. Korea Utara selalu berusaha mendapatkan pay-off isu pengembangan nuklirnya dengan bantuan ekonomi dari kedua negara tersebut. di mana Korea Selatan dan Jepang tidak lagi mau memberikan bantuan ekonomi terhadap Korea Utara ataupun muncul isu-isu yang tidak mungkin diselesaikan dengan cara tersebut. Ketika pecah Perang Dunia II. Jepang telah membolak-balikkan fakta sejarah ³twisted history´ dalam buku sejarah tersebut. bahkan terus meningkat. Posisi Jepang dalam kasus ini juga sangat rawan karen Jepang merupakan a sahabat dekat Taiwan dan juga negara aliansi AS.

yaitu enam negara anggota ASEAN. Pada waktu pertemuan tersebut telah disetujui beberapa hal. Segala pemikiran dan pertimbangan akan diberikan pada diversifikasi yang ada di kawasan Asia Pasifik. Selandia Baru. Di Eropa. Jepang menguasai Asia dengan dalih membebaskan diri dari kekuasaan Eropa. Keterkaitan sehingga perubahan dalam satu satu komponen sistem akan mempengaruhi titik lainnya. informal. Satu kubu terang-terangan dan menjalin alianis dengan Barat. Kerja sama ini pertama kali dicetuskan oleh mantan Perdana Menteri Australia. Hubungan institusional yang eksplisit 9. Otonomi yakni lebih dominannya tindakan intra sistem atas pengaruh eksternal 10. Korea Selatan dan Jepang. Ceko. dan tetap berjalan searah dengan aturan WTO (World Trade Organization) serta berbagai perjanjian internasional. Australia. kultural.persaingan itu sangat kuat. serta . Semakin intensif penetrasinya oleh sistem global terhadap sistem regional bukan sebaliknya 7. Dalam definisinya Thompson menyebutkan bahwa sebuah kawasan sedikitnya memiliki 11 ciri : 1. 3. Asia Timur menyaksikan Perang Dingin yang menakutkan. Jerman berambisi menguasai Eropa dengan menjajah Perancis. Regionalisasi dan Riberalisasi Perdagangan 1. Anggota sistem berupa negara secara relatif inferior terhadap sistem global 6. Status perkembangan yang sama Dari sejumlah ciri-ciri konseptual yang diajukan Thmopson itu terlihat adanya gejala -gejala yang muncul di Asia Timur. linugistik. Pengertian APEC. historis yang sama 8. Tapi pada kenyataannya. Misalnya. antara lain: y y APEC didirikan bukan menjadi suatu blok perdagangan. Bahkan sampai menjelang abad ke-21. Keseimbangan regional kekuatan-kekuatan lokal. Australia yang dihadiri oleh 12 negara. Jazirah Korea masih terbagi dua antara komunis dan kapitalia. Amerika Serikat. Bob Hawke. Kanada. 11. Tunduk terhadap sistem dominan seperti perubahan dalam sistem dominan akan memiliki pengaruh besar terhadap sisten regional. Pertemuan pertama diadakan pada bulan Januari 1989 di Canberra. Kerja sama ekonomi ini adalah forum kerja sama ekonomi terbuka. Identifikasi diri 4. APEC APEC (Asia Pacific Economic Cooperation) atau kerja sama ekonomi kawasan Asia Pasifik. ketundukan terhadap sistem dominan terlihat ketika Perang Dingin meletus menjadi perang sungguh-sungguh di Semenanjung Korea. Ada sejumlah ikatakan etnik. yang secara resmi menyepakati pendirian APEC. tidak mengikat. Polandia dan bahkan akan menguasai Rusia. bukannya sebaliknya. Pengakuan eksternal sebagai aktor menentukan 5. Jepang memperlakukan bangsa Asia sebagai daerah jajahan. Kawasan ini terbelah dua besar plus dengan negara netral yang bergabung kedalam Gerakan Non Blok. 2. Pola interaksi yang ajeg. Setelah Perang Dunia II. Kubu lain lain memilih berpaling ke Uni Soviet untuk memenuhi kepentingan nasional masing-masing.

Pada KTT-APEC pertama di Seattle. dan pengembangan usaha perikanan. pengalihan teknologi. pertumbuhan ekonomi yang luas serta standar kehidupan dan pendidikan yang jauh lebih tinggi. Amerika Serikat pada bulan November 1993 disepakati penambahan anggota baru. Integrasi ekonomi yang terbentuk meliputi integrasi perdagangan dan integrasi moneter. Menurut Walter. dan sebaliknya kemunculan regionalisme juga diawali dengan terbentuknya integrasi ekonomi antar negara dalam region. Kemunculan regionalisme baru disebabkan oleh beberapa alasan. Pertama. kemunduran power AS yang memunculkan kekuatan-kekuatan baru di Asia Timur seperti Jepang dan Korea dan memunculkan kebijakan outward orientation mencontoh keberhasilan Jepang. Papua Nugini dan Cile. Amerika Latin dengan Mercosur nya. Selain integrasi perdagangan. Custom Union (CU) dan Common Market (CM). Korea Selatan. integrasi juga terbentuk di bidang moneter dengan tujuan untuk mendapatkan mata uang yang stabil dan institusi moneter yang dapat dipercaya guna mencari solusi dari kerapuhan pasar modal global serta revitalisasi perdagangan yang mengalami stagnasi. Asia Timur dan Eropa Barat. Regionalisasi Regionalisme dan integrasi ekonomi merupakan dua hal yang tak terpisahkan karena kemunculan regionalisme akan mendorong terjadinya integrasi ekonomi. serta upaya kerja sama untuk menghadapi tantangan perubahan. kerja sama energi. jasa dan investasi secara bebas. Program kerja sama lain yang turut digarap adalah pariwisata. European Community di Eropa. Kedua. dan yang lebih terintegrasi lagi adalah CM yang juga menyetujui perpindahan faktor-faktor produksi (alam. berakhirnya Perang Dingin membuka batas-batas ekonomi dan memunculkan pola kerjasama baru sekaligus menimbulkan kesadaran akan konflik yang dapat muncul dari bentuk kapitalisme yang berbeda antara AS. 2. yaitu untuk mewujudkan komunitas ekonomi Asia Pasifik yang berdasarkan semangat keterbukaan dan kemitraan. Regionalisme itu kemudian menyebar di berbagai penjuru bumi seperti NAFTA di Amerika Utara. menggeser isu keamanan dari yang awalnya soal pengembangan nuklir dan senjata massal. Yang baru dari integrasi baru adalah integrasi yang lebih dalam karena adanya persetujuan untuk menghilangkan hambatan tarif dan regulasi. menghasilkan kesepakatan masuknya Cina. Integrasi perdagangan dapat berbentuk Free Trade Area (FTA). dan pertumbuhan yan g berkesinambungan dengan memperhatikan aspek-aspek lingkungan. yang diperdalam oleh CU dengan tarif eksternal bersama. ke-12 negara APEC sepakat membentuk tujuh kelompok kerja yang bertugas mengumpulkan data tentang perkembangan terakhir perekonomian negara anggota. Selain itu. pertukaran barang. FTA adalah bentuk integrasi yang paling sederhana dimana para anggotanya menyepakati perdagangan bebas untuk internal region. regionalisme ekonomi adalah rancangan dan implementasi serangkaian kebijakan khusus antar kelompok negara dalam region yang bertujuan untuk meningkatkan pertukaran barang maupun faktor produksi antar negara anggota . perkembangan sumber daya manusia. sumber daya laut. dan telekomunikasi. antara lain bidang jasa. Hongkong dan Taiwan sebagai anggota baru APEC Pertemuan keempat pada bulan September 1992 di Bangkok. modal. AS memanfaatkan keruntuhan Soviet untuk menyebarkan isu lingkungan yang harus ditangani bersama secara regional. Pertemuan kedua pada bulan Juni 1990 di Singapura.y Kerja sama ini akan terpusat pada hal-hal praktis yang bertujuan menguatkan saling ketergantungan ekonomi di kawasan Asia Pasifik. Regionalisme-baru (new regionalism) muncul pada pertengahan 1980 diawali oleh FTA antara AS dan Kanada. pengusaha) secara bebas. investasi. ASEAN dan APEC di Asia. kemunduran power AS juga menyebabkan negara-negara yang dulu di back up AS ingin menyelamatkan kepentingannya dengan cara mengadakan kerjasama dengan negara-negara lain selain . Thailand. tenaga kerja. Dalam KTT-APEC yang pertama ini juga dinyatakan tentang visi APEC. yaitu Mexico. Pertemuan ketiga pada bulan November 1991 di Seoul. transportasi. Selain itu. anggota APEC sepakat membentuk sekretariat APEC yang bermarkas di Singapura.

Pertama. Sedang PBF mengusulkan dimulainya tahun 2002 dan diharapkan sepenuhnya tahun 2010. . kompetisi dan investasi. interaksi karena kesamaan sejarah dan budaya dalam region membuat persetujuan menjadi lebih mudah dicapai. yaitu analisis statis dan analisis dinamis. maka model ini hanya dapat menganalisis efek jangka pendek dan tidak dapat menangkap efek dinamis dari restrukturisasi industri. yaitu interaksi antara perdagangan dan investasi serta peranan pengaturan institusional sebagai insentif untuk integrasi regional dengan analisis terhadap economies of scale. perikanan. perdagangan dunia tahun 2005 diperkirakan akan meningkat 12 % lebih tinggi atau 745 miliar dolar AS di atas nilai perdagangan jika tidak ada Putaran Uruguay. Dalam economis of scale. Dengan peningkatan jumlah produksi maka akan terjadi pertumbuhan dinamis dimana laba yang diperoleh akan diinvestasikan kembali untuk pertumbuhan internal. perdagangan ±impor dan ekspor ± yang muncul adalah hasil dari penurunan harga yang disebabkan oleh pengurangan bea impor atau peningkatan kuota. hanya akan terjadi di daerah yang dekat dengan sumber daya dan industri. Jika yang terjadi adalah sebaliknya. tetapi bisa ditempuh dari rasionalisasi produksi seperti meningkatkan jumlah produksi. penurunan harga tidak hanya disebabkan oleh pengurangan tarif. regionalisme dirasakan lebih bisa menangkal masalah distribusi pendapatan antar negara. kerjasama regional juga dapat menghindari kepentingan negara lain di luar region yang lebih besar dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. maka perdagangan akan terwujud (trade creation). Alasan ekonomi politik adalah pertimbangan yang membuat negara memilih organisasi regional. Singkatnya. Teori ekonomi-geografi menjelaskan aglomerasi ekonomi dimana pemusatan kegiatan ekonomi . dengan menitikberatkan pada efek dinamis dari integrasi ekonomi. Kedua. dan tahun 2020 untuk negara berkembang.yang akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Riberalisasi Perdagangan Pelaksanaan liberalisasi perdagangan merupakan usul Eminent Persons Group (EPG) dan Pasific Business Forum (PBF). 3. Ketiga. biaya transportasi dan komunikasi lebih kecil bila kerjasama dilakukan dalam skala regional daripada skala global. Kekurangan model Viner yang statis disempurnakan oleh analisis dinamis. Akibat Putaran Uruguay.AS yaitu di sekitar regionnya. Namun dibalik efek positif yang diberikan. Tahun 2010 pelaksanaan bagi negara maju. Ketiga. disusul tekstil (34 %). Analisis lain tentang perdagangan regional adalah analisis ekonomi-politik. EPG mengusulkan agar perdagangan bebas di kawasan Asia Pasifik dilaksanakan sepenuhnya tahun 2020 melalui beberapa tahap. bagi negara berkembang regionalisme dapat meningkatkan bargaining position mereka untuk melakukan kerjasama dengan negara di luar region. dan perhutanan (20 %). Analisis statis ala Viner melihat integrasi yang muncul dari sudut pandang penawaran. Kenaikan terbesar ini konon akan terjadi pada garmen (60%). tahun 2015 untuk negara industri baru. serta makanan dan minuman (19 %). Karena hanya mempertimbangkan variabel penawaran dan harga tanpa melihat pengaruh permintaan terhadap perdagangan itu sendiri. Walaupun menghilangkan hambatan tarif tetapi negara tetap memberikan proteksi kepada produksi dalam ne geri dengan cara regulasi tentang standar komoditas impor. Ketika penghapusan tarif dalam region mengakiba tkan pergeseran permintaan dari produksi domestik yang kurang efisien menuju partner produksi (efisiensi produksi). Selain itu. atau yang sering disebut sebagai teori integrasi ekonomi kontemporer. regionalisme juga memberikan dampak negatif yaitu adanya disparitas regional karena kesenjangan antara negara yang kaya dan miskin dalam region. hasil pertanian. teknologi dan manajemen. Analisis Integrasi Regional Dalam menganalisis integrasi regional ada 2 macam analisis yang dapat digunakan. Dari sinilah timbul negara core dan periphery dalam region itu yang dapat dikatakan sebagai kesenjangan pada level regional. maka perdagangan tidak akan terwujud (trade diversion).

sementara impor naik lebih tinggi. terutama dalam hal dampak GATT/WTO dan APEC terhadap ekonomi Indonesia.8 % atau 856 juta dolar AS. sebab meski bentuknya belum jelas. atau lembaga keuangan internasional seperti IMF dan Bank Dunia.67 % dan ke Amerika utara sebesar 64. Dampak negatif terhadap kekuatan ekonomi domestik tidak akan bisa ditutup oleh dampak positif berupa kenaikan PDB akibat AFTA yang sangat minim. terhadap negara-negara seperti Indonesia. liberalisasi perdagangan di ASEAN akan menimbulkan serious domestic injury terhadap negara yang ekonominya lemah. yakni 27 %. termasuk Jerman.7 miliar dolar AS lebih pada tahun 2005 dibandingkan dengan jika liberalisasi tidak ada.8 % lebih tinggi. Pengertian Utang Luar Negeri Utang luar negeri atau pinjaman luar negeri. Studi ini lebih optimis dibandingkan studi OECD dan Bank Dunia. Putaran Uruguay akan menyebabkan ekspor negara ini meningkat 10. Jepang. Forum Bisnis Pasifik (PBF ± Pacific Business Forum) dalam laporannya beberapa waktu lalu mengenai beberapa hambatan bagi investor dalam menanamkan modalnya di negara-negara tujuan mengenai hambatan-hambatan investasi.94 % dan GDP naik 0. yang mengungkapkan Indonesia akan dirugikan sebesar 1. Bentuk utang dapat berupa uang yang diperoleh dari bank swasta. Cina dan ASEAN (termasuk Indonesia) yang akan menikmati manfaat paling besar jika liberalisasi perdagangan lebih mendorong lagi di dunia. dan Indonesia akan melampui negara-negara Uni eropa. pada abad 21 dalam rangking skala perekonomian global.5 miliar dolar AS per tahun dengan berlakunya GATT/WTO. serta kurangnya informasi bagi investor. Tidak semua pihak sependapat dengan perundang-undangan optimis itu. AS. pemerintah negara lain. Dampak liberalisasi perdagangan dalam kawasan yang lebih sempit.Khusus terhadap Asia. adalah sebagian dari total utang suatu negara yang diperoleh dari para kreditor di luar negara tersebut. Prof. Akibat AFTA. monopoli atau konsesi oleh swasta atau pemerintah. 65 %. Bank Dunia memproyeksikan kawasan yang menguasai 25 % GNP dunia ini akan menikmati separuh dari peningkatan perdagangan dunia antara sekarang hingga tahun 2000 atau lebih besar ketimbang yang dinikmati AS maupun Uni Eropa. seperti Indonesia. Hambatan itu bisa disebutkan.5 %. menurut studi Philippines Institute of Development Studies tahun 1996. Negara-negara atau perekonomian APEC saat ini saling bersaing untuk memperebutkan dana investasi asing yang jumlahnya sangat terbatas. antara lain persyaratan investasi yang diterapkan pemerintah negara tujuan. Menurut studi itu. . Peluang peningkatan meliputi produk manufaktur ke Eropa barat dengan peluang peningkatan sebesar 68. Mereka mengutip studi OECD (Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan) dan Bank Dunia yang menyimpulkan pelaksaan persetujuan Putaran Urugu y a dalam rangka GATT akan menimbulkan situasi ekonomi dan sosial yang lebih parah di negara-negara berkembang yang relatif lemah. kurangnya komitmen terhadap national treatment. Sebaliknya. Hasil studi yang dilakukan sejumlah universitas di Australia bisa kita ungkapkan. Penerima utang luar negeri dapat berupa pemerintah. perusahaan. Korsel. Indonesia juga akan mengalami defisit dalam neraca perdagangan dengan negara-negara Asia lainnya dengan ekspor diperkirakan naik 14. Pendapat agak pesimis antara lain melihatnya lemahnya kemampuan Indonesia dengan kekurangannya di sana-sini. atau perorangan. seperti berupa tersingkirnya kekuatan-kekuatan ekonomi domestik dalam proses ekonomi sebagai akibat adanya persaingan dari produk-produk luar. APEC tampaknya pada akhirnya akan mengarah ke semacam kawasan perdagangan bebas. Sementara pertumbuhan ekonomi diperkirakan 0. Sejumlah studi mengungkapkan. ekspor Indonesia diperkirakan meningkat 3. yakni AFTA. betapa AQFTA tidak akan menimbulkan efek positif secara signifikan terhadap perdagangan dan pendapatan negara-negara pesertanya.9 ± 2. Dalam hal ini. larangan investasi di sektor tertentu. Garnaut dari Australian National University (ANU) memperkirakan Cina. menurut proyeksi sekretariat GATT. praktik yang mengucilkan investor baru. Untuk Indonesia. pendekatan kebijakan yang tidak mendukung.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful