P. 1
cara belajar efektif 2

cara belajar efektif 2

|Views: 241|Likes:
Published by okeh_95420089

More info:

Published by: okeh_95420089 on Jun 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/22/2014

pdf

text

original

U N IV E RS

AS IT

NEGERI S

E

AR M

ANG

UNNES

PEMILIHAN CARA BELAJAR YANG EFEKTIF PADA MATA PELAJARAN SAINS DENGAN METODE EKSPERIMEN PADA KELAS III SD NEGERI Tambakaji 05 KECAMATAN NGALIYAN SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2005/2006

Makalah Akhir Di susun untuk memenuhi persyaratan kelulusan Program Diploma II PGKSD Fakultas Ilmu pendidikan Universitas Negeri Semarang

Oleh: Nama : DIAN OCTORINA NIM : 1402204529

PENDIDIKAN GURU KELAS SEKOLAH DASAR FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

2006
HALAMAN PENGESAHAN

Tugas akhir dengan judul Pemilihan Cara Belajar yang Efektif pada mata Pelajaran Sains dengan metode Eksperimen pada Kelas III ini telah disetujui dan disahkan pada: Hari Tanggal : :

Kepala UPP D2 PGKSD

Dosen Pembimbing

Dra. J a i n o, M.Pd NIP. 130875761 Mengetahui Ketua Prodi PGKSD

Dra. P i t a d j e n g NIM : 130532362

Drs. Sutaryono, M.Pd NIP: 131288172

Tidak ada seorangpun diantara kita yang lebih penting dari yang lainnya. 4. . Derajat manusia tidak ditentukan oleh cantik. 5.MOTTO MOTTO 1. Ilmu yang bermanfaat adalah yang diamalkan. tampan atau buruknya seseorang tapi budi pekerti yang lembut dan keimanan adalah penentunya. dan pekerjaan yang bermanfaat adalah yang diselesaikan dengan baik. Kebersamaan adalah kunci utama menuju sukses. Berusaha dan selalu berdoa adalah kunci menuju keberhasilan 3. Bahagiakanlah dan sayangilah kedua orang tua kamu 2.

Abah dan ibuku tercinta yang telah membimbing dan mengarahkan pada kebaikan 2. Kekasihku tersayang yang selalu setia menemani dan membantu dalam penyelesaian tugas akhir ini. 4. 6. Teman-teman Della cost yang cute banget.PERSEMBAHAN Tugas akhir ini dipersembahkan untuk : 1. Ibu Dra. . 5. Teman-teman PPL dan teman-teman D. Pitadjeng yang telah membimbing saya dalam menyelesaikan tugas ini. Kakakku tersayang. 3.II PGKSD khususnya kelas B yang membantuku dalam penyelesaian tugas ini.

Pd. Pitadjeng. 9..Pd.. MM Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES). M. Drs.Ma. Siswanto. A. Drs. 5. Dra.KATA PENGANTAR Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT.2 PGKSD UNNES. Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung membantu dalam penyelesaian tugas akhir ini. 6. selaku Kepala Sekolah SD Negeri Tambakaji 05 Ngaliyan Semarang. Drs. Aris Mujiono. M. Jaino. Drs. sebagai Dosen Pembimbing dalam pembuatan tugas akhir. SH. Sutaryono.. selaku Kepala UPP Semarang PGKSD FIP UNNES. Sugito. 2. 3.. M. Samino A. Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNNES. 7.Pd..Pd. 4.M.. Drs. ketua Program Jurusan D. Ucapan terima kasih kepada yang terhormat : 1. . karena dengan rahmat dan hidayah-Nya saya dapat menyusun dan menyelesaikan tugas ahir yang berjudul “Pemilihan Cara Belajar yang Efektif pada Mata Pelajaran Sains dengan metode Eksperimen pada Kelas III SD Negeri Tambakaji 05” sebagai persyaratan kelulusan study program D2 PKGSD FIP UNNES. M.T. ketua Pelaksana PPL 8. Kakakku tercinta yang telah mendo’akan dan memberikan dorongan baik materi maupun spiritual. Sahabat-sahabat dan teman-temanku yang telah membantu kelancaran penyelesaian tugas akhir ini.

Amiien. Semarang. Semoga tulisan saya kali ini dapat bermanfaat dan berguna bagi para pembaca pada umumnya dan bagi para guru atau calon guru pada khususnya. Saya menyadari sepenuhnya bahwa tugas akhir ini sangat jauh dari sempurna. September 2006 Penulis Dian Octorina NIM : 1402204529 . Semua pihak yang telah memberikan bantuan baik secara moril maupun material dalam penyelesaian tugas akhir yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.10. Oleh karena itu. dan masih banyak kekurangan. kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan. demi tercapainya kesempurnaan.

.................... A............ Manfaat ....................................................... Hakikat Pembelajaran Sains........... Keunggulan dan Kekurangan Metode Eksperimen .................................... Latar Belakang ...... Pembelajaran Sains Melalui metode Eksperimen ......................... 1............................................. HALAMAN PENGESAHAN ........................ C......... A............ MOTTO ……… .............................................................................................. PERSEMBAHAN .............................................................................................................................................................. B...................... D.......... Pembelajaran yang Efektif ........... D...................... 1.... Masalah . i ii iii iv v vii 1 1 3 3 3 5 5 5 5 6 7 7 7 9 10 ........................................................................................................... C........ Konsep Belajar .............................................................. BAB II : LANDASAN TEORI ....... B................. Pengertian . Bimbingan Belajar ......................................................................................... 2................ Tujuan .................................. Konsep Metode Eksperimen ........................................................................... BAB I : PENDAHULUAN ................... 2................................................................................................................ KATA PENGANTAR ............................................................................................................................ Pengertian Belajar ...................................... 3.............................. DAFTAR ISI ..............................................................................................................................DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL...................................................

............................................................................ Saran ............................................ DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN................. BAB IV : KESIMPULAN DAN SARAN ...... C...... Hasil Bimbingan ....................... Bimbingan di SDN Tambakaji 05.......................................................................... B......................... 12 12 13 14 15 15 16 ................................................... A. Kesimpulan .BAB III : PAPARAN HASIL . Langkah-langkah Pelaksanaan Bimbingan Sains ............................................................ A.......................... B.................

Oleh karena itu sangatlah diperlukan adanya layanan bimbingan di sekolah yang secara khusus diberi tugas dan tanggung jawab untuk memberi bantuan kepada siswa dalam memecahkan berbagai masalah baik masalah belajar.BAB I PENDAHULUAN A. . Kegiatan belajar dan pembelajaran merupakan salah satu kegiatan yang diberikan di sekolah. melainkan membelajarkan siswa tentang cara-cara mempelajari sesuatu secara efektif (learning haw to learn). Guru merupakan figur yang memegang peranan penting di dalam pembelajaran di kelas. dewasa ini perkembangan pengetahuan selalu meningkat dua kali lipat dalam waktu dua sampai tiga tahun. penyesuaian diri. namun sesungguhnya kegiatan itu saja belum cukup memadai dalam membantu siswa mengatasi berbagai permasalahan yang dialaminya dan menyiapkan siswa terjun di masyarakat dengan berhasil. Peran utama guru bukan menjadi penyaji informasi yang hendak dipelajari oleh siswa. Latar Belakang Masalah Menurut para pakar komunikasi. Oleh karena itu pemahaman tentang berbagai teori belajar dan cara-cara memotivasi siswa dalam belajar harus dikuasai oleh guru agar mampu merancang pembelajaran yang menarik dan memotivasi siswa untuk gemar belajar. Itulah sebabnya setiap orang secara agresif dan terus menerus memperbaiki pengetahuan dan keterampilan apabila tidak ingin ketinggalan dengan dan kegagalan dalam menyesuaikan diri dengan perubahan.

mempersiapkan ujian atau ulangan. Oleh karena itu sekolah mempunyai tanggung jawab yang besar dalam membantu siswa agar mereka berhasil dalam belajar. Beberapa masalah belajar siswa. misalnya pengetahuan waktu belajar. Di sinilah peran guru sangat dibutuhkan dalam memberikan bimbingan bagi siswa yang merasa kesulitan belajar mata pelajaran sains. Kenyataan selama ini bahwa mata pelajaran Sains dianggap membosankan dan sulit bagi siswa. menjadi mata pelajaran yang menyenangkan dan dapat memtivasi siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran. Di sinilah letak pentingnya program bimbingan dan konseling.maupun masalah-masalah pribadi yang apabila dibiarkan akan menghambat tercapainya tujuan belajar siswa di sekolah. kegiatan belajar merupakan perbuatan inti. sehingga mata pelajaran Sains yang membosankan dan siswa malas mengikutinya. cara belajar kelompok dan lain sebagainya. sehingga siswa cenderung merasa bosan dan malas untuk belajar mata pelajaran Sains. salah satunya berupa pemilihan cara-cara belajar yang efektif. Dalam keseluruhan proses pendidikan. Untuk itu hendaknya sekolah memberikan bantuan kepada siswa dalam mengatasi masalah-masalah yang timbul dalam kegiatan belajar. Dalam perbuatan belajar dapat timbul berbagai masalah baik bagi diri pelajar maupoun pengajar (guru). . cara memusatkan perhatian (konsentrasi) belajar. Bimbingan yang diberikan. untuk membantu siswa dalam keberhasilan belajar. memilih cara belajar yang efektif.

dapat diidentifikasi permasalahan yang timbul pada pembelajaran Sains kelas III SD Negeri Tambakaji 05. di dalam situasi belajar. Penggunaan metode. Masalah Dari uraian latar belakang diatas. kita sebagai guru memilih cara belajar yang seefektif mungkin untuk mta pelajaran Sains. Rumusan Masalah Berdasarkan identifikasi masalah di atas. sehingga. Selain itu kreativitas siswa dalam pembelajaran belum dikembangkan seoprimal mungkin. tujuannya adalah membantu murid-murid agar mendapat penyesuaian yang baik. Hal ini berarti baru potensi kecerdasan siswa yang dikedepankan. setiap murid dapat . Di sinilah masalahnya. Tujuan Secara umum. Bagaimanakah cara belajar yang efektif pada mata pelajaran Sains ? 2. Bagaimanakah peran bimbingan belajar pada mata pelajaran Sains ? D. C. maka permasalahan yang akan dibahas adalah : 1. Selama ini pembelajaran Sains masih menekankan pada tujuan pengembangan produk yang berupa prestasi akademik siswa. media pembelajaran yang tepat sehingga pembelajaran berjalan secara efektif. Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang yaitu tentang pemilihan cara belajar mata pelajaran sains secara efektif. sehingga aktivitas siswa belum optimal dan pembelajaran masih berpusat pada guru.B.

belajar dengan efektif sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya dan mencapai perkembangan yang optimal. Memilihkan cara-cara belajar yang efisien dan efektif bagi siswa. Untuk lebih jelasnya tujuan khususnya yaitu : 1. pengambilan keputusan dan keterlibatan diri dalam proses pembelajaran Sains. E. sesuai dengan potensi kreatifitasnya. b) Mengurangi rasa kejenuhan untuk mempelajari mata pelajaran Sains dan menimbulkan minat belajar. 2. Guru Guru mampu mendeteksi permasalahan yang ada di dalam proses pembelajaran. Di samping itu guru diharapkan mampu memperbaiki proses pembelajaran di dalam kelas dalam rangka meningkatkan kreatifitas siswa. Menunjukkan cara-cara menghadapi kesulitan belajar dalam mata pelajaran Sains. Siswa a) Siswa dapat berekspresi kreatif. Memberikan dorongan dalam pengarahan diri. 3. 2. pemecahan masalah. c) Memberikan cara belajar yang efektif kepada siswa dalam mata pelajaran Sains. sekaligus mencari alternatif solusi yang tepat. . Manfaat Temuan pembahasan ini diharapkan bermanfaat bagi : 1.

Berkenaan dengan hal ini. B. karena dengan meninggalkan satu komponen saja. kenyakinan. Pengertian Belajar Belajar merupakan proses penting bagi perubahan perilaku manusia dan ia mencakup segala sesuatu yang dipikirkan dan dikerjakan. Hakikat Pembelajaran Sains Sains sebagai proses ilmiah. tujuan. dan sikap ilmiah. maka di perlukan suatu cara belajar yang efektif untuk mata pelajaran Sains. Kreatifitas siswa merupakan cerminan dari proses ilmiah. Kenyataan di lapangan. ketiga komponen tersebut tidak dapat ditinggalkan. produk ilmiah. Gague dan berliner (1983 : 252) menyatakan bahwa belajar merupakan proses dimana suatu organisme mengubah perilakunya karena hasil dari . guru hanya mengejar komponsn produk ilmiah saja. dengan mengesampingkan komponen yang lain. Pada pembelajaran yang meninggalkan aspek kreatifitas siswa sama dengan membunuh kreativitas siswa. berarti belum mencerminkan pembelajaran Sains yang sesungguhnya. produk ilmiah. sikap. kepribadian dan bahkan persepsi manusia. kebiasaan. Dalam pembelajaran. Konsep Belajar 1. Contohnya hasil nilai ulangan atau tes. Belajar memegang peranan penting di dalam perkembangan. dan sikap ilmiah yang sering diabaikan guru.BAB II LANDASAN TEORI A.

Pembelajaran yang efektif Guru dikatakan profesional jika memiliki penguasaan ketrampilan pelajaran dan dituntut mampu mengaitkan kemampuan yang telah dimiliki dan yang akan dipelajari oleh siswa. artinya lamanya perubahan perilaku pada diri seseorang sukar untuk diukur. Morgan et. Menggunakan berbagai strategi pembelajaran . perubahan perilaku karenabelajar bersifat relatif permanen. antara lain : a. Pembelajaran yang efektif menuntut beberapa kemampuan guru. yang berlangsung selama periode waktu tertentu. Dari pendapat keempat ahli tersebut. maka konsep tentang belajar mengandung tiga unsur utama. Merancang bahan belajar (stimulus) yang mampu menarik dan memotivasi siswa untuk belajar. c. (1986 : 140) menyatakan bahwa belajar merupakan perubahan relatif permanen yang terjadi karena hasil dari praktek atau pengalaman. maka diperlukan perbandingan antara perilaku sebelum dan setelah mengalami kegiatan belajar: Perubahan perilaku terjadi karena di dahului oleh proses pengalaman . 2. Slavin (1994 : 152) menyatakan bahwa belajar merupakan perubahan individu yang disebabkan oleh pengalaman. Gague (1997 : 3) berpendapat bahwa belajar merupakan perubahan disposisi atau kecakapan manusia. fasilitator. Untuk mengukur apakah seseorang telah belajar.pengalaman. Al. adalah belajar berkaitan dengan perubahan tingkah laku. dan motivator yang handal. b. dan perubahan perilaku itu tidak berasal dari proses pertumbuhan. Manjadi nara sumber.

sebagai berikut : 1. sekaligus dapat menarik simpulansendiri dari hasil percobaannya. dan kultural siswa. manakala ada petunjuk yang jelas tentang langkah-langkah apa yang harus ditempuh. 2. Mereview pelajaran bersama siswa g. 3) Guru dapat menilai kegiatan proses dan hasil dengan objektif. mengemukakan metode eksperimen memiliki keunggulan di samping kelemahan (1990 : 104). Keunggulan dan kekurangan metode eksperimen Muhammad Ali. C. Mengelola kelas agar tertib dan teratur f. sebagai berikut : 1) Adanya kegiatan percobaan baik dengan bimbingan guru maupun tanpa bimbingan guru. Pengertian Metode eksperimen adalahsuatu metode pembelajaran yang memberi peluang kepada guru dan siswa untuk melakukan percobaan terhadap sesuatu serta mengamati proses dan hasil percobaan itu. 4) Siswa dapat berkreasi sesuai dengan kreatifitasnya. Keunggulan . sosial. Terampil memberikan pertanyaan dan balikan.d. Konsepsi Metode Eksperimen 1. e. 2) Siswa aktif. Dari pengertian ini dapat diidentifikasi tentang metode eksperimen. Memperhitungkan karakteristik intelektual.

dimungkinkan percobaan akan menyita waktu terlalu lama atau bahkan percobaan kemungkinan gagal. c) Siswa berkesempatan melaksanakan prosedur ilmiah.a) Siswa secara aktif terlibat mengumpulkan fakta. 2. Tahap persiapan Tahap ini berupa. Untuk menekan kegagalan. penetapan tujuan yang sesuai. b. b) Siswa memperoleh kesempatan untuk membuktikan kebenaran teoritis secara empiris melalui eksperimen. sebaiknya guru menempuh prosedur atau tahapan sebagai berikut : a. Kekurangan a) Memerlukan sarana dan prasarana yang cukup banyak b) Jika guru dan siswa kurang paham akan materi percobaan. informasi. dalam rangka menguji kebenaran hipotesis. atau data yang diperlukan melalui percobaan. Tahap pelaksanaan Pada tahap ini guru dansiswa mendiskusikan mengenai prosedur penelitian. c) Kegagalan eksperimen akan mengakibatkan perolehan belajar yang salah atau menyimpang. alat danbahan yang berbahaya. penyediaan fasilitas. uji eksperimen sendiri dan menyusun skenario pembelajaran serta perangkat pembelajaran yang menunjang. serta membimbimng siswa .

Tindak lanjut Tahap ini berupa diskusi tentang hambatan-hambatan eksperimen. Menurut Slameto (1995 : 156 – 157) pembelajaran yang demikian ini bercirikan : 1) Bertanya. hingga evaluasi akhir kegiatan percobaan. tidak semata-mata mendengarkan dan menghafal. tidak semata-mata melaksanakan . Bimbingan tersebut dilaksanakan selama proses pembelajaran hingga siswa menarik simpulan.selama siswa melakukan percobaan. tidak semata-mata membayangkan 8) Memproduksi/menghasilkan tidak semata-mata menggunakan 9) Menyusun. penyimpanan peralatan. Pembelajaran Sains melalui Metode Eksperimen Pembelajaran Sains dengan metode eksperimen berarti siswa diberi kesempatan untuk menemukan sendiri apa yang sedang dipelajari. 2) Bertindak. c. tidak semata-mata menerima 13) Merancang. tidak semata-mata melihat dan menghafal 3) Mencari pemecahan. tidak semata-mata mengumpulkan 10) Menerapkan. 3. tidak semata-mata mengingat 11) Mengujikan tidak semata-mata membenarkan 12) Memberikan kritik konstruktif. tidak semata-mata mendapatkan 4) Menemukan masalah tidak semata-mata mempelajari fakta 5) Menganalisis tidak semata-mata mengamati 6) Membuat sintesis tidak semata-mata membuktikan 7) Berfikir.

Perasaan guru dalam bimbingan belajar selain sebagai pengajar juga sebagai pembimbing dalam belajar mengajar. karena siswa akan terlibat langsung di dalam menentukan hipotesa yang akan diuji lewat praktikum (percobaan). 4. Mengevaluasi hasil setiap langkah kegiatan yang telah dilakukannya. Memberikan kesempatan yang memadai agar setiap siswa dapat belajar sesuai dengan karakteristik pribadinya. 2. untuk menguasai pengetahuan dan ketrampilan serta menyiapkannya melanjutkan pendidikan pada tingkat yang lebih tinggi. . Bimbingan Belajar Bimbingan adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh seseorang kepada individu dengan menggunakan berbagai prosedur. penilaian dan menghubungkan. membantu siswa. sikap. dan kebiasaan belajar yang baik. Membantu setiap siswa dalam mengatasi masalah-masalah pribadi yang diharapkannya. memungknkan siswa berekspresi kreatif. memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya dan akhirnya dapat mengembangkan diri.14) Melakukan mengulangi. Memberikan berbagai informasi dalam proses belajar. Yang diharapkan mampu untuk : 1. Bimbingan belajar. D. tidak semata-mata Format pembelajaran Sains yang didesain dengan metode eksperiman. 3. cara dan bahan agar individu tersebut mampu mandiri dalam mencegah. mengembangkan diri.

5. Mengenal dan memahami setiap siswa baik secara individual maupun secara kelompok. .

bimbingan tingkah laku dan bimbingan belajar. Bimbingan yang diberikan yaitu bimbingan pada mata pelajaran Sains kelas III. Guru sebagai pembimbing. Dalam melaksanakan bimbingan guru menggunakan multi metode yaitu metode ceramah. . Hal ini di karenakan di Sekolah Dasar. Dengan pendekatan pribadi semacam ini. guru akan secara langsung mengenal dan memahami siswa-siswanya secra lebih mendalam sehingga dapat memperoleh hasil belajar yang optimal. yang ke dalamnya termasuk fungsi-fungsi guru sebagai perancang pengajaran (designer of instruction). Tugas dan tanggung jawab menjadi lebih meningkat terus. guru berperan sebagai pengajar sekaligus sebagai pembimbing.BAB III PAPARAN HASIL A. diharapkan dengan penggunaan multi metode pembelajaran Sains akan lebih efektif. bukan saja melalui pendekatan instruksional akan tetapi di barengi dengan pendekatan yang bersifat pribadi (personal approach) dalam setiap proses belajar mengajar berlangsung. pengelola pengajaran (manager of instruction). evaluator of student learning motivator belajar dan sebagai pembimbing. metode eksperimen. dituntut untuk mengadakan pendekatan. adapun pemberian bimbingan secara klasikal. metode tanya jawab. Pelaku bimbingan yaitu guru kelas III. Adapun bimbingan belajar dilakukan oleh guru masing-masing. Bimbingan di SDN Tambakaji 05 Bimbingan di SDN Tambakaji 05 terdiri dari bermacam-macam bimbingan yaitu bimbingan bakat.

Evaluasi yang dilakukan yaitu dengan pelaksanaan bimbingan yang diberikan oleh . Guru memperkenalkan pembelajaran dengan metode eksperimen Langkah-langkah pelaksanaan eksperimen yaitu : 1) Mengajukan pertanyaan/masalah 2) Menyusun hipotesa/dugaan sementara 3) Identifikasi dari pengendalian variabel 4) Prosedur percobaan 5) Alat dan bahan 6) Penyajian hipotesis 7) Penyimpulan b. Guru membimbing siswa dalam melaksanakan percobaan c. Kemudian setelah itu guru mulai menyusun perencanaan bimbingan yang akan dilaksanakan.B. Evaluasi pelaksanaan bimbingan Setelah melaksanakan bimbingan guru mengadakan evaluasi terhadap bimbingan yang telah dilaksanakan. Langkah-langkah Pelaksanaan Bimbingan Sains Langkah-langkah pembimbing yaitu : 1. 2. Mengelola pelaksanaan praktikum dan hasil percobaan 3. Perencanaan pelaksanaan bimbingan Langkah awal yang dilakukan yaitu guru mengidentifikasi masalah belajar apa yang dihadapi oleh siswa. Pelaksanaan bimbingan a.

2. guru dapat mengetahui seberapa jauh keberhasilan proses bimbingan.menganalisis hasil pekerjan siswa. Hasil Bimbingan 1. sehingga siswa cenderung merasa bosan dan malas untuk belajar Sains. C. sering melakukan percobaan yang membuat siswa aktif dan kreatif dalam pembelajaran. rata-rata siswa kelas III mendapat nilai 55. Setelah diberikan bimbingan Sains merupakan mata pelajaran yang menyenangkan. Melalui evaluasi. Hal ini berpengaruh pada prestasi belajar mereka. Karena di dalam metode eksperimen. . Dengan begitu prestasi siswa meningkat. siswa merasa tertarik untuk belajar Sains. Sehingga siswa lebih mudah memahami mta pelajaran Sains. nilai yang semula rata-rata mendapat 55 sekarang menjadi 80. Sebelum di berikan bimbingan Siswa kelas III merasa kalau mata pelajaran Sains membosankan dan sulit bagi siswa.

Guru harus menguasai bahan belajar. sehingga dapat belajar dengan efektif dan efisien sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya dan mencapai perkembangan yang optimal. ketrampilan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran secara terpadu agar berlangsung efektif pada diri siswa. 4. Bimbingan belajar di berikan di SD untuk membantu siswa agar mendapat penyesuaian yang baik di dalam situasi belajar. 2. Dengan adanya bimbingan Sains dapat meningkatkan prestasi siswa dan efektifitas pembelajaran Sains.BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. Pemeliharaan cara belajar yang efektif dalam pembelajaran Sains yaitu dengan menggunakan metode eksperimen yang dilakukan dengan kegiatan percobaan. . 3. 5. Metode eksperimen dapat meningkatkan kreativitas siswa dalam pembelajaran Sains sehingga siswa dapat belajar Sains secara efektif. Kesimpulan Berdasarkan hasil pengamatan terhadap pemilihan cara belajar yang efektif pada mata pelajaran Sains kelas III SDN Tambakaji 05 Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang dapat disimpulkan sebagai berikut : 1.

B. 2. Guru sebaiknya mengidentifikasi dulu masalah belajar yang dihadapi siswa sebelum memberikan bimbingan. . Dalam pembelajaran Sains melalui metode eksperimen. Bimbingan sebaiknya di berikan pada semua mata pelajaran jangan hanya pada mata pelajaran yang dianggap sulit saja. Saran Melalui pengamatan terhadap pemilihan cara belajar yang efektif dengan menggunakan metode eksperimen pada mata pelajaran Sains di SDN Tambakaji 05. penulis memberikan beberapa saran sebagai berikut : 1. 4. Untuk menjadikan pembelajaran lebih efektif diperlukan media dan alat peraga sebagai pendukung keberhasilan belajar siswa. 5. 3. sebaiknya guru memberikan kebebasan untuk berkreatifitas. Bimbingan belajar yang diberikan sebaiknya menggunakan lebih dari satu metode belajar (multi metode).

Semarang : UPT UNNES Press. • • • Sudjana Nana. Mugiarso Heru. Psikologi Belajar. 2004 • Nasution Noehi. 2004. Psikologi Belajar. 2004. . Tri Anni Catharina. Pendidikan IPA di SD.DAFTAR PUSTAKA • Ahmadi Abu H. 1989. Supriyono Widodo. Semarang : UPT UNNES Press. Bandung : Sinar Baru. Jakarta : Universitas Terbuka. Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta. Cara Belajar Siswa Aktif. 2004.

Jika kalian belum dapat menemukan jawaban atau kalian masih ragu-ragu ikuti percobaan berikut ! 3. Petunjuk Kegiatan 1. Pemecahan batu bara kering . Jika menemui kesulitan. Petunjuk Umum 1. Sediakan alat-alat berikut : a.Lampiran 1 LEMBAR KEGIATAN SISWA Mata Pelajaran Konsep Sub Konsep Kelas / Semester : Sains : Udara : Udara menempati Ruang : III / 1 A. terlebiuh dahulu jawablah pertanyaan berikut ! Apakah di dalam tanah terdapat udara ? Jawab : …. Percobaan genting kering c. Sebelum kalian bekerja. Air dalam gelas b. Tujuan : Membuktikan bahwa udara menempati ruang B. Jaga nama baik kelompokmu ! C. bertanyalah kepada Bapak / ibu guru 3. Bekerjalah secara kelompok ! 2. 2.

Lembar Pengamatan No.. …………………………. Lakukan petunjuk nomor 4 dan 5 dengan alat-alat yang lain. D. kemudian amati apa yang terjadi. Masukkan pecahan genting ke dalam air. 6.. Catat hasil pengamatanmu ke dalam lembar pengamatan. 1 2 Kegiatan Memasukkan pecahan genting ke dalam air Memasukkan pecahan batu bata ke dalam air 3 4 5 6 Memasukkan pecahan kerikil ke dalam air Memasukkan pecahan pensil ke dalam air Memasukkan pecahan tanah ke dalam air Tariklah simpulan percobaanmu …………………………. Bongkahan tanah kering e. 5.. . 7... Simpulan yang dapat Hasil …………………………. Kerikil kering. Ambil pecahan genting dalam gelasmu tadi.d. …………………………. 4. …………………………. ………………………….. ditarik dari percobaan ini adalah …………………… …………………………. Ingat masukkan satu persatu jangan lupa mengamati kejadian setiap kalian memasukkan alat dalam air gelas. kemudian gantilah dengan pecahan batu bata kering amati pa yang terjadi..

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Bima Danang Farihah Nia Adel Safira Malinda Diyah Diyah Agam Sofi Vandi Rani Yohanes Latief Putra Agus Taufiq Alif Nama Siswa Sebelum Diberikan Bimbingan 75 80 95 60 50 90 85 75 75 45 50 90 100 60 30 95 5060 75 Sesudah Diberikan Bimbingan 80 100 100 80 60 100 100 80 80 60 80 100 100 60 60 100 90 60 80 .Lampiran 2 DAFTAR NILAI MATA PELAJARAN SAINS KELAS III No.

No. 20 21 22 23 24 25 26 27 Silmi Nama Siswa Sebelum Diberikan Bimbingan 95 60 100 75 80 50 80 95 Sesudah Diberikan Bimbingan 100 60 100 80 80 50 80 100 Prisca Farid Nanda Hibat Farhan Aqila Fiki .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->