MENDIDIK SOPAN SANTUN DAN BUDI PEKERTI PADA ANAK DI TK MUARA IKHLAS MUARA ENIM

Latar Belakang Masalah Islam adalah agama yang di turunkan Allah Swt, yang memberikan petunjuk kepada umat manusia.Islam mengajarkan berbagai macam ilmu yang sangat penting dan berguna dalam kehidupan ini. Keberhasilan pendidikan di mulai dari pendidikan di usia dini atau masa kanak-kanak. Pada dasarnya manusia dilahirkan dalam keadaan lemah fisik maupun psikis, walaupun demikian ia telah memilki kemampuan bawaan dari lahir. Potensi yang di bawa itu hanya memerlukan pengembangan dan bimbingan yang tepat pada usia dini. Konsep keagamaan pada anak perlu di pahami.memahami konsep keagamaan pada anak berarti memahami sifat agama pada anak tersebut. Orang tua dan pendidik sangat berpengaruh terhadap keberhasilan anak terutama di usia dini. Sopan santun dan budi pekerti merupakan masalah yang sangat penting, terlebih lagi pada anak usia dini atau setingkat TK. Mendidik sopan santun dan budi pekerti akan lebih baik apabila di mulai dari semenjak usia dini agar ketika anak menjadi remaja dan dewasa nanti menjadi orang yang sopan dan berbudi pekerti mulia. Akan tetapi mendidik sopan santun dan budi pekerti anak bukanlah suatu hal yang mudah di lakukan, tentunya diperlukan suatu cara mendidik yang tepat yang harus di lakukan oleh seorang pendidik. Pada saat anak usia dini atau setingkat TK, di saat mereka masih benar-benar mencontoh dan meniru, di saat itulah waktu yang paling tepat untuk mendidik sopan santun dan budi pekerti. Dengan demikian mendidik sopan santun dan budi pekerti anak di taman kanak-kanak (TK) adalah cara yang tepat untuk membentuk kepribadian anak. Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah yang ingin saya teliti yaitu: 1. Bagaimana Cara mendidik sopan santun dan budi pekerti pada anak di TK Muara Ikhlas Muara Enim ? 2. Bagaimana keadaan sopan santun dan budi pekerti anak di TK Muara Ikhlas Muara Enim ? 3. Factor apa saja yang mendukung dalam mendidik sopan santun dan budi pekerti pada anak di TK Muara Ikhlas Muara Enim ? Batasan Masalah 1. Karena banyaknya permasalahan yang berhubungan dengan penelitian ini, maka penulis akan melakukan penelitian tentang mendidik sopan santun dan budi pekerti pada anak khusus di TK Muara Ikhlas Muara Enim. 2. Tujuan Penelitian 3. Berdasarkan rumusan masalah, maka penelitian ini bertujuan : 4. 4. Agar dapat mengetahui cara mendidik sopan santun dan budi pekerti pada anak di TK Muara Ikhlas Muara Enim

Pelaksanaan Kegiatan Belajar mengajar di TK Muara Ikhlas Muara Enim b. Agar dapat mengetahui Factor yang mendukung dalam mendidik sopan santun dan budi pekerti pada anak di TK Muara Ikhlas Muara Enim Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi kita semua bahwa mendidik sopan santun dan budi pekerti pada anak usia TK adalah hal yang penting.5. Muara Ikhlas Muara Enim. Metodelogi Penelitian dan Sistematika Penulisan. observasi dan dokumentasi. c. teknik ini di gunakan untuk mendapatkan data keadaan sekolah. Metodelogi Penelitian Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu wawancara. Landasan Teori dan Hipotesis. data ini di dapatkan dari pihak sekolah baik kepala sekolah maupun guru dan pegawai. Jenis data . Batasan Masalah. Teknik Pengumpulan Data a. Sistematika Penulisan Adapun sistematika penulisan proposal ini sebagai berikut : BAB I : Yang terdiri dari Latar Belakang Masalah. Tujuan dan Manfaat Penelitian. BAB III : Yang terdiri dari Waktu dan Tempat Penelitian A.A. Observasi. teknik ini di gunakan untuk memperoleh data kondisi wilayah penelitian dan fasilitas yang di gunakan untuk dapat mendidik sopan santun dan budi pekerti b.Data tentang anak dan orang tuanya di TK Muara Ikhlas Muara Enim . Agar dapat mengetahui keadaan sopan santun dan budi pekerti anak di TK Muara Ikhlas Muara Enim 6.Guru dan pegawai di TK Muara Ikhlas Muara Enim .Kepala TK Muara Ikhlas Muara Enim . 5. Dokumentasi. 1. Rumusan Masalah. langkah ini dilakukan untuk mengamati kegiatan pengajaran TK R. Waktu Penelitian Penelitian ini diperkirakan akan membutuhkan waktu lebih kurang satu bulan dan jadwal . Sumber data . C. Tempat Penelitian Penelitian ini akan di adakan di TK Muara Ikhlas Muara Enim Kabupaten Muara Enim. BAB II : Yang terdiri dari Kerangka Berfikir. Populasi dan Sampel Penelitian ini dilaksanakan pada pendidik atau guru TK dan anak taman kanak-kanak di TK Muara Ikhlas Muara Enim dan hanya di ambil beberapa sampel sesuai dengan keperluan dalam penelitia ini.Anak-anak TK dan orangtuanya di TK Muara Ikhlas Muara Enim 3. 6. 2. B. Wawancara. Jenis dan Sumber Data a.

shvoong. 1993. Jakarta : Kalam Mulia. Penulisan Proposal Penelitian Bagi Pemula & Mahasiswa. Yogjakarta: Idea Press. Psikologi Pendidikan. Ilmu Jiwa Agama. Jalaludin & Ramayulis.com/social-sciences/education/2023466-proposal-skripsigratis/#ixzz1OeVC7LHq . 2010. Bandung : Remaja Rosdakarya Sumber: http://id.penelitian akan di sesuaikan dengan jadwal kegiatan belajar mengajar di TK Muara Ikhlas Muara Enim Daftar Pustaka Indrayanto. Muhibbin Syah. 1997.

Bagaimana nantinya setiap orang memiliki sikap sopan santun tetapi hanya kadarnya saja yang berbeda dan bagaimana kita mengembangkan sikap itu ?! sopan santun bisa dilakukan dimana saja dan kapan pun itu. kekurangan individu seseorang secara fisik. Terkadang sopan santun itu hilang pada diri kita. dan bila bertanya pun harus dengan yang baik. setelah selesai makan sendok dan garpu diletakan secara silang dengan posisi sendok diatas dan garpu dibawah. padahal pembeli itu kan raja. Dan menurut pendapat saya belajarlah sopan santun sejak dini karna itu bisa membawa mu ketempat yang benar dan baik««. tapi si pelayan ini malah menjawabnya dengan ketus. kita bertanya pada si pelayan dengan baik-baik.Sikap sopan santun yang benar ialah lebih menonjolkan pribadi yang baik dan menghormati siapa saja.Masih banyak lagi dengan pengertian sopan santun yang lebih spesifik dan mudah dimengerti.Itulah pengertian umum dari sopan santun. karna sifat ini telah ditanamkan sejak kecil pada diri individu tersebut.. Dan mungkin semua orang sudah mengerti apa itu sopan santun. contoh kecilnya saja. pembawaan diri yang baik terhadap situasi apapun.Pendidikan yang cukup. bu«.Kemudian sopan santun yang baik dapat dipengaruhi oleh latar belakang individu itu sendiri. Baik/buruk. Menurut saya pribadi sopan santun itu adalah sikap seseorang terhadap apa yang ia lihat. kondisi apapun. sebenarnya pengertian sopan santun ini sudah umum. tersenyum. ia rasakan.Tidak boleh bunyi.Sopan santun sebagai sebuah konsep nilai tetapi bukan dipahami.Sopan santun ialah suatu tingkah laku yang amat populis dan nilai yang natural.dalam berteman pun seperti itu lebih menghargai pendapat teman walaupun pendapat itu berbeda. Misalnya sopan santun yang buruk disebabkan oleh lingkungan yang tidak ada tata tertibnya. dan harus menggunakan sendok dan garpu.Lalu dalam perjamuan makan di meja makan semua nasi harus bersih dari apapun. apalagi kalau kita menawar-nawat. ketika kita berbelanja di suatu mall. misalnya lagi dalam situasi yang ramai dimana kita akan melewati jalan itu. dan taat kepada suatu peraturan.Sopan santun sebuah ideologi yang memerlukan konseptualisasi. Dan bagaimana kita mengembangkannya saja.Dalam kehidupan kita dan disekitar kita. akan tertutup rapi dan tidak terlihat jika di bungkus dengan sikap dan inerbeuty yang ada. Sikap santun yaitu baik. Mungkin sifatnya yang begitu berhati emas yang mampu menutupi kekurangannya. terkadang faktor gen juga dapat mempengaruhi individu tersebut.Dari tutur bicara pun orang bisa melihat kesopanan kita. . mendengarkan dengan baik. pembawaan diri individu itu sendiri. kurangnya pengenal sopan santun yang diajarkan oleh orang tua sejak dini. Sopan santun dapat dipengaruhi oleh apapun dan hal apa saja. tutur kata yang dijaga. Dengan menunjukan sikap yang memperhatikan. Seperti didalam kelas dalam situasi dosen sedang menjelaskan materi lalu kita harus memperhatikan seseorang yang ada didepan kita. jika kita sopan pasti kita akan mengucapkan kata permisi pak. ketika kita sedang berhadapan dengan orang lain yang menyebalkan. hormat. individu yang tak pernah mengenal pentingnya kepribadian. dan hanya lihat-lihat tapi akhirnya tidak jadi membeli pasti si pelayan itu akan memasang muka ketus dan perkataan tidak enak. dan dalam situasi. ini hanya bagian penglihatan saja secara kasat mata.