STATISTIK PERHUBUNGAN KOTA KUPANG 2005/2006

Penyusun : Koordinator : Loddy Lado Penulis/Pengolah/ Penyiapan Draf : Ben Bissilisin Martin T. Beni Gambar Kulit : Tampilan beberapa Pusat Kegiatan Angkutan Darat, Laut dan Udara di Kota Kupang Katalog BPS : 8215.5371

STATISTIK PERHUBUNGAN KOTA KUPANG 2005/2006

BADAN PUSAT STATISTIK 2 KOTA KUPANG

3

Loddy Lado NIP 340009523 Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 i .KATA PENGANTAR Publikasi Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 merupakan publikasi yang pertama kali diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kota Kupang. Kepada semua yang telah membantu disampaikan penghargaan terima kasih. Walaupun publikasi ini telah disiapkan sebaik-baiknya. tanggapan. Publikasi ini menyajikan beragam data dari sektor perhubungan. Untuk itu. Kepala. Publikasi ini dapat terwujud atas kerja sama dan bantuan dari berbagai pihak. terutama dari sektor perhubungan. perhubungan laut dan perhubungan udara. baik perhubungan darat. kekurangan dan kesalahan masih mungkin terjadi. saran dan kritik yang membangun dari pengguna data sangat diharapkan.

Tujuan C.1. Ulasan Singkat E. Ruang Lingkup D. Konsep dan Definisi E. Latar Belakang B. Tujuan C. Arus Barang ii iii 53 2 2 3 3 4 7 7 11 16 16 18 18 19 22 22 24 Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 ii . Kendaraan Bermotor II Angkutan Laut A. Panjang Jalan E. Konsep dan Definisi E. Arus Kunjungan Kapal E.DAFTAR ISI Halaman Kata Pengantar Daftar Isi Lampiran Grafik I Angkutan Darat A.2.2. Ulasan Singkat E. Ruang Lingkup D. Latar Belakang B.1.

5.3. Arus Hewan III Angkutan Udara A. Ruang Lingkup dan Metodologi C.4. Arus Petikemas E. Tujuan C. Ulasan Singkat 30 32 34 37 37 38 38 38 39 39 39 40 41 Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 iii .E. Registrasi Pesawat b. Arus Penumpang E.2. Metodologi D. Latar Belakang B.1. Ruang Lingkup a. Lalulintas Angkutan Udara di Pelabuhan Udara C. Produksi Perusahaan Penerbangan c.

1 Arus Kunjungan Kapal di Pelabuhan Tenau Kupang Per Bulan Tahun 2005. Tabel 2. Tabel 2. Tabel 2.2 Panjang Jalan Dirinci Menurut Kondisi Jalan dan Tingkat Kewenangan Tahun 2005.3 Arus Barang Berdasarkan Distribusi di Pelabuhan Tenau Kupang per Bulan Tahun 2005 Tabel 2.6 Arus Hewan di Pelabuhan Tenau Kupang per Bulan Tahun 2005. Tabel 1.2 Arus Barang Berdasarkan Perdagangan di 26 23 Pelabuhan Tenau Kupang per Bulan Tahun 2005.3 Perkembangan Jumlah Kendaraan Bermotor 12 10 Menurut Jenisnya Tahun 2004 – 2005.4 Arus Petikemas di Pelabuhan Tenau kupang per Bulan Tahun 2005 Tabel 2.5 Arus Penumpang di Pelabuhan Tenau Kupang per Bulan Tahun 2005 Tabel 2.DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1. Tabel 1. 35 33 31 29 Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 iv .1 Panjang Jalan (km) Dirinci Menurut Jenis 8 Permukaan dan Tingkat Kewenangan Tahun 2005.

2 Keberangkatan Pesawat. Penumpang.3 Kedatangan Pesawat. Penumpang. Barang 51 49 Bagasi dan Pos/paket untuk Penerbangan Dalam Negeri di Bandar Udara Eltari Kupang per Bulan Tahun 2005 Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 v . Barang Bagasi dan Pos/paket untuk Penerbangan Luar Negeri di Bandar Udara Eltari Kupang per Bulan Tahun 2005 43 Tabel 3.1 Kedatangan Pesawat.Tabel 3. Barang bagasi dan Pos/paket untuk Penerbangan Dalam Negeri di Bandar Udara Eltari Kupang per Bulan Tahun 2005. Barang 46 Bagasi dan Pos/paket untuk Penerbangan Luar Negeri di Bandar Udara Eltari Kupang per Bulan Tahun 2005 Tabel 3. Penumpang.4 Keberangkatan Pesawat. Tabel 3. Penumpang.

DAFTAR GRAFIK Halaman Grafik 1 Kedatangan dan Keberangkatan Pesawat untuk Penerbangan Luar Negeri di Bandar Udara Eltari Kupang Tahun 2005 Grafik 2 Kedatangan dan Keberangkatan Penumpang untuk Penerbangan Luar Negeri di Bandar Udara Eltari Kupang Tahun 2005 Grafik 3 Kedatangan dan Keberangkatan Bagasi untuk Penerbangan Luar Negeri di Bandar Udara Eltari Kupang Tahun 2005 Grafik 4 Kedatangan dan Keberangkatan Pesawat untuk Penerbangan Dalam Negeri di Bandar Udara Eltari Kupang Tahun 2005 Grafik 5 Kedatangan dan Keberangkatan Penumpang untuk Penerbangan Dalam Negeri di Bandar Udara Eltari Kupang Tahun 2005 Grafik 6 Kedatangan dan Keberangkatan Bagasi untuk Penerbangan Dalam Negeri di Bandar Udara Eltari Kupang Tahun 2005 59 58 57 55 54 53 Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 vi .

Grafik 7 Kedatangan dan Keberangkatan Barang untuk Penerbangan Dalam Negeri di Bandar Udara Eltari Kupang Tahun 2005 60 Grafik 8 Kedatangan dan Keberangkatan Pos/paket untuk Penerbangan Dalam Negeri di Bandar Udara Eltari Kupang Tahun 2005 61 Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 vii .

Ini dapat dilihat bahwa pada umumnya daerah-daerah yang memiliki jaringan angkutan darat. Angkutan darat sebagai bagian dari sistem transportasi secara keseluruhan. ANGKUTAN DARAT A. Dengan tersedianya sistem transportasi yang baik diharapkan dapat menunjang berbagai aktivitas sosial ekonomi masyarakat menjadi lebih efektif dan efisien. akan memiliki pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dibandingkan daerah-daerah yang terisolir. sebagai sarana yang dapat menghubungkan daerah tersebut dengan daerah lain. Latar Belakang Sistem transportasi nasional memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung pembangunan nasional.I. turut memberikan kontribusi dalam meningkatkan perekonomian di suatu wilayah. Untuk itu Badan Pusat Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 2 . Gambaran tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai acuan dalam menyusun berbagai perencanaan dan kebijakan bagi pengembangan di bidang transportasi darat. Melihat pentingnya ketersediaan angkutan darat dalam mendukung berbagai aktivitas ekonomi. dibutuhkan berbagai indikator yang dapat memberikan gambaran mengenai kondisi angkutan darat di Kota Kupang. Transportasi sangat dibutuhkan untuk menjamin terselenggaranya mobilitas penduduk maupun barang antar wilayah.

baik instansi pemerintah maupun swasta mengenai sarana dan prasarana angkutan darat di Kota Kupang dan perkembangannya dalam beberapa tahun terakhir. Sumber-sumber data adalah sebagai berikut : Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 3 . Ruang Lingkup Data statistic angkutan darat yang disajikan meliputi statistik panjang jalan. Data tersebut didapat dari berbagai instansi serta asosiasi yang terkait. Tujuan Panyajian data Statistik Angkutan Darat Kota Kupang Tahun 2005 dimaksud untuk memberikan informasi kepada pengguna data. Diharapkan data tersebut secara khusus dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi perencanaan pembangunan sub sektor angkutan darat dan secara umum untuk pengembangan transportasi secara keseluruhan. dengan cakupan yang lebih lengkap agar dapat digunakan sebagai dasar perencanaan pembangunan transportasi pada masa yang akan datang. kendaraan bermotor.Statistik Kota Kupang dituntut untuk dapat menyediakan data angkutan darat. baik data sarana maupun prasarana angkutan darat. B. C.

biasanya digunakan untuk angkutan orang atau barang di atas jalan raya selain kendaraan yang berjalan di atas rel. Mobil Bis adalah setiap kendaraan bermotor yang dilengkapi dengan tempat duduk lebih dari delapan orang. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 4 . 3. Konsep dan Definisi Terminologi yang digunakan dalam penyajian data angkutan darat adalah sebagai berikut : 1. tidak termasuk tempat duduk untuk pengemudi. baik dilengkapi atau tidak dilengkapi bagasi. baik dilengkapi atau tidak dilengkapi bagasi. Mobil Penumpang adalah setiap kendaraan bermotor yang dilengkapi dengan tempat duduk untuk sebanyak-banyaknya delapan orang. Statistik Panjang Jalan Dinas Kimpraswil Kota Kupang D. Statistik Kendaraan Bermotor: Dinas Perhubungan Kota Kupang 2. 2. Kendaraan bermotor yang dicatat adalah semua jenis kendaraan kecuali kendaraan bermotor TNI/Polri dan Korps Diplomatik.1. Kendaraan Bermotor adalah setiap kendaraan yang digerakkan oleh peralatan teknik yang ada pada kendaraan tersebut. tidak termasuk tempat duduk untuk pengemudi.

perpanjangan maupun SIM penggantian akibat hilang atau rusak. SIM A adalah surat ijin untuk mengemudi mobil penumpang. 8. baik SIM baru. mobil bus dan mobil barang yang memiliki berat tidak lebih dari 3.500 kilogram.000 kilogram. 7. SIM B2 adalah surat ijin untuk mengemudi traktor atau kendaraan bermotor dengan kereta tempelan atau gandengan dengan berat yang diperbolehkan untuk kereta tempelan atau kereta gandengan lebih dari 1. SIM B1.4. mobil bis dan kendaraan bermotor roda dua. 5. Mobil Truk adalah setiap kendaraan bermotor yang digunakan untuk angkutan barang. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 5 . SIM B1 adalah surat ijin untuk mengemudi mobil bus dan mobil barang yang memiliki berat di atas 3. Data yang disajikan terdiri dari surat yang dikeluarkan pada tahun yang bersangkutan. selain mobil penumpang. SIM dibagi menjadi beberapa jenis yaitu SIM A. Surat Ijin Mengemudi (SIM) adalah surat yang dikeluarkan oleh kepolisian sebagai tanda kelayakan seseorang mengendarai suatu kendaraan bermotor.500 kilogram. Sepeda Motor adalah setiap kendaraan bermotor yang beroda dua. 9. SIM B2 dan SIM C. 6.

terdiri dari kereta penumpang dan kereta barang. 13. 11. Data yang disajikan dalam publikasi ini adalah semua jalan di Kota Kupang baik dibawah wewenang pemerintah pusat maupun tingkat I dan tingkat II. 16. Rata-rata Jarak Perjalanan Per Penumpang adalah rata-rata yang ditempuh oleh setiap penumpang dibagi dengan jumlah penumpang berangkat. SIM C adalah surat ijin untuk mengemudikan sepeda motor yang dirancang mampu mencapai kecepatan lebih dari 40 kilometer per jam. Kerata api adalah kendaraan dengan tenaga gerak (listrik. Kilometer Ton adalah kilometer semua ton yang diangkut. 12. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 6 .10. Rata-rata Angkut Barang adalah rata-rata jarak yang ditempuh oleh setiap ton barang atau jumlah kilometer ton dibagi dengan ton muat. Kilometer penumpang adalah jumlah kilometer dari semua penumpang yang berangkat. yang akan atau sedang bergerak diatas rel. 14. Jalan adalah jalan dalam bentuk apapun yang terbuka untuk lalulintas kendaraan umum. Besaran ini merupakan hasil penjumlahan jarak asal tujuan masing-masing dalam ton. diesel atau tenaga uap) yang berjalan sendiri maupun dirangkaikan dengan kendaraan lain. Besaran ini merupakan penjumlahan jarak asal tujuan masing-masing penumpang. 15.

Gambaran perkembangan angkutan darat tersebut dilakukan dengan melakukan perbandingan atas data sarana dan prasarana angkutan darat selama beberapa kurum waktu terakhir. berbagai informasi yang berguna mengenai angkutan darat dapat diperoleh bagi kepentingan penyusunan kebijakan pembangunan sektor transportasi darat. Diharapkan melalui ulasan singkat ini.E. antara lain panjang jalan. Pada tahun 2005. sangat dirasakan sekali manfaatnya dalam rangka meningkatkan perekonomian suatu wilayah. akan diulas secara ringkas mengenai perkembangan sarana maupun prasarana serta hal-hal lain yang berkaitan dengan angkutan darat. panjang jalan di Kota Kupang adalah 799. jalan kotamadya masih Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 7 . Data panjang jalan disajikan menurut kewenangan pembinaan. kendaraan bermotor.1.30 kilometer. Berdasarkan tingkat kewenangan pembinaan. jenis permukaan serta kondisi jalan. E. Hal ini karena fungsi strategis yang dimilikinya. yaitu sebagai penghubung antar satu daerah dengan daerah lain. Ulasan Singkat Untuk melihat perkembangan angkutan darat di Indonesia. Jalan sebagai penghubung antara sentra-sentra produksi dengan daerah pemasaran. Panjang Jalan Jalan raya merupakan salah satu prasarana penting dalam transportasi darat.

40 702.00 745.50 0.50 Kilometer dan 51.40 0.00 0. Tabel 1.30 54.40 799.43 persen.10 0. Sedangkan jalan dengan jenis Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 8 .00 0.40 Kilometer atau 87.00 Jumlah 45. Panjang Jalan Dirinci Menurut Jenis Permukaan dan Tingkat Kewenangan Tahun 2005 (km) Jenis Permukaan (1) Negara (km) (2) Propinsi (km) (3) Kota (km) (4) Jumlah (km) (5) Aspal Kerikil Tanah Lainnya 45.50 51.20 54.00 51. jalan beraspal selalu memiliki komposisi paling besar dibandingkan jenis permukaan yang lain yaitu 93.1.23 persen dari total panjang jalan.merupakan bagian terbesar yaitu 702. sedangkan untuk jalan Negara dan propinsi masing-masing 45.10 0.88 persen dari total panjang jalan di Kota Kupang.00 648.00 0.69 persen dan 6.40 kilometer atau sebesar 5.00 0.00 0.30 Dirinci menurut jenis permukaan.00 0.

00 persen dalam kondisi rusak berat. 6.1.permukaan kerikil sebesar 6. Gambar 1. 0.77 persen. sekitar 93.00 persen dalam kondisi rusak dan 0. Sementara proporsi jalan terkecil dimiliki oleh jalan dengan jenis permukaan tanah dan lainnya yaitu masing-masing 0 persen.23 persen panjang jalan di Kota Kupang berada dalam kondisi baik. Selanjutnya jika dirinci menurut kondisi jalan.77 persen dalam kondisi sedang. Distribusi Panjang Jalan Menurut Jenis Permukaan Tahun 2005 Panjang jalan Tanah 0% Lainnya 0% Kerikil 7% Aspal 93% Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 9 .

Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 10 . Hal tersebut dapat dilihat dari besarnya komposisi kondisi baik yang relatif besar dibandingkan kondisi jalan lain.00 45.00 persen.00 51. jalan negara dan propinsi secara umum pada kondisi baik.00 persen dan rusak berat 0.Tabel 1.00 persen. Sedangkan untuk jalan kota. rusak 0.10 0. kondisi jalan baik 92. sedang 0.00 persen.00 0.2.30 persen.00 persen dan rusak berat 0. sedang 0.00 persen. Jalan negara yang memiliki kondisi jalan baik mencapai 100. Panjang Jalan Dirinci Menurut Kondisi Jalan dan Tingkat Kewenangan Tahun 2005 Kondisi Jalan (1) Negara (2) Propinsi (3) Kota (4) Jumlah (5) Baik Sedang Rusak Rusak Berat 45.00 0.00 799.00 0.30 Jumlah Dilihat menurut kewenangan.70 persen.40 0.50 51. kondisi jalan baik 100.10 0.00 0.00 persen.20 54.40 745.00 702. rusak 0.50 0. sedang 7.40 648. rusak 100 persen dan rusak berat 100.00 0.00 persen.30 54.00 0.00 persen. Untuk jalan propinsi.

77 Rusak berat. 0.00 Sedang. Perkembangan yang terjadi pada jumlah kendaraan bermotor secara langsung memberikan gambaran mengenai kondisi sub sektor angkutan darat.00 Baik Sedang Rusak Baik. Jumlah kendaraan bermotor yang cenderung meningkat.2.2. merupakan indikator semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap sarana transportasi yang memadai sejalan dengan mobilitas penduduk yang semakin tinggi. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 11 . Panjang jalan Rusak. 93. 0. Distribusi Panjang Jalan Menurut Kondisi Jalan Tahun 2005.23 Rusak berat E. 6. Kendaraan Bermotor Salah satu bagian penting dari angkutan darat adalah kendaraan bermotor yang merupakan sarana sektor tersebut.Gambar 1.

10 persen. Kenaikan jumlah kendaraan bermotor yang cukup Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 12 . Ini disebabkan oleh adanya kenaikan jumlah kendaraan yang terjadi pada semua jenis kendaraan bermotor.00 0.00 3.48 9.2005.10 Pada periode 2004 . terdapat peningkatan jumlah kendaraan bermotor yang cukup signifikan sebesar 6.80 7.03 13.29 0.Tabel 1.00 6.2005 Jenis Kendaraan (1) Mobil Penumpang Bis Mini Bis Midi Pick Up Truk Mini Truk Mobil Tangki Mobil Traktor Kereta Tempel Jumlah 2004 (5) 121 859 89 642 534 79 91 12 1 2 428 2005 (6) 121 885 101 702 565 85 104 12 1 2 576 Perubahan (%) (7) 0. Perkembangan Jumlah Kendaraan Bermotor Menurut Jenisnya Tahun 2004 .35 5.59 14.3.

35 persen. Kebutuhan akan air bersih terus meningkat mengikuti pertumbuhan penduduk Kota Kupang setiap tahunnya. dan seterusnya. Ini disebabkan oleh adanya kenaikan jumlah permintaan air bersih oleh masyarakat Kota Kupang. diikuti bis midi sebesar 13.49 persen. pick up 9.29 persen. Pada periode 2004 – 2005 terdapat peningkatan jumlah mobil tangki air yang cukup signifikan sebesar 14.29 persen. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 13 . mengingat PDAM Kabupaten Kupang dan UPTD Air Bersih Kota Kupang yang tidak mampu memenuhi kebutuhan air bersih warga Kota Kupang.signifikan terjadi pada mobil tangki sebesar 14.

25 Bis midi. 0.Gambar 1.93 Kereta tempel. 4.3. 3. 34.30 Truk mini.36 Mobil penumpang Bis mini Bis midi Pick up Truk mini Truk Mobil tengki Mobil traktor Kereta tempel Pick up. 3. Jumlah Kendaraan Bermotor Menurut Jenis Kendaraan Tahun 2005 Persen Mobil traktor.92 Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 14 .04 Mobil penumpang.04 Truk. 27. 4.70 Bis mini. 21. 0.47 Mobil tengki.

KANPEL diklasifikasikan ke dalam 5 (lima) kelas yaitu KANPEL Kelas I s/d V. kunjungan kapal dan penumpang di Pelabuhan umum Indonesia merupakan salah satu dari kegiatan usaha jasa kepelabuhanan yang diberikan oleh Pelabuhan umum Indonesia. (Persero) Pelabuhan Indonesi (PT.II. 54 Tahun 2002 (KM 54 Tahun 2002) tentang penyelenggara pelabuhan laut. PELINDO) I s/d IV. yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. ANGKUTAN LAUT A. Kantor Administrasi Pelabuhan (ADPEL) adalah unit pelaksana teknis di lingkungan Direktorat Perhubungan diklasifikasikan ke dalam 6 (enam) kelas terdiri dari Kantor ADPEL Kelas Utama. Kelas I s/d V. Latar Belakang Data bongkar muat barang. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 16 . Penyelenggara Pelabuhan Laut di Indonesia adalah unit pelaksana teknis/satuan kerja pelabuhan atau Badan Usaha Pelabuhan (BUP). sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia No. Kantor Pelabuhan (KANPEL) adalah unit pelaksana teknis di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Sedangkan Badan Usaha Pelabuhan adalah Badan Usaha Milik Negara atau Milik Daerah yang khusus didirikan untuk mengusahakan jasa kepelabuhanan di pelabuhan umum. yang dalam hal ini adalah PT.

Pendirian PT. maka dalam rangka meningkatkan daya guna dan hasil guna pelaksanaan fungsi pemerintah di pelabuhan. (Persero) PELINDO I berkedudukan di Medan. PT. KM 53 Tahun 2002 tanggal 29 Agustus 2002 tentang Tatanan Kepelabuhan Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 17 . (Persero) PELINDO II di Tanjung Priok. DKI Jakarta. (Persero) PELINDO bertujuan untuk melaksanakan dan menunjang kebijaksanaan dan program pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan serta untuk memupuk keuntungan bagi perusahaan dengan menyelenggarakan suatu usaha jasa kepelabuhan dan usaha-usaha lain yang berhubungan dengan usaha tersebut. Sulawesi Selatan.PT. (Persero) PELINDO IV berkedudukan di Ujung Pandang. PT. Nomor : KM 63 Tahun 2002 tanggal 2 Oktober 2002 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Pelabuhan. Jawa Timur dan PT. Dengan adanya perkembangan-perkembangan kegiatan dan pembangunan di pelabuhan laut. Sumatra Utara. PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia terdiri dari PT. perlu penyempurnaan organisasi dan Tata Kerja Kantor Pelabuhan dengan dikeluarkannya Keputusan Menteri Perhubungan Nomor : KM.62 Tahun 2002 tanggal 2 Oktober 2002 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Administrasi Pelabuhan. (Persero) Pelabuhan Indonesia I sampai dengan IV. (Persero) PELINDO III berkedudukan di Surabaya.

Tujuan Publikasi Statistik bongkar muat barang. KM 54 Tahun 2002 tanggal 29 Agustus 2002 dan PP No. Dari data ini diharapkan pemerintah dapat mengambil langkah-langkah untuk mengambil kebijakan demi kemajuan kepelabuhan di Kota Kupang. yaitu barang-barang. kunjungan kapal dan penumpang. kunjungan kapal dan penumpang di Pelabuhan Tenau Kupang tahun 2005. C.01 sampai dengan Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 18 . Dokumen dari pelabuhan yang diusahakan atau pelabuhan dibawah naungan PT. Selain itu data bongkar muat barang. Ruang Lingkup Dokumen yang digunakan dalam pengumpulan data bongkar muat barang. bertujuan untuk mengetahui perkembangan bongkar muat barang.Nasional (TKN). baik dari/ke dalam negeri maupun dari/ke luar negeri. 69 Tahun 2002 tanggal 17 Oktober 2002 tentang Kepelabuhanan. B. kunjungan kapal dan penumpang dipelabuhan adalah dokumen Sistim Informasi Manajemen Operasional Pelabuhan (SIMOPEL). PELINDO adalah SIMOPEL T II . kunjungan kapal dan penumpang di Pelabuhan Tenau Kupang juga dapat menggambarkan lalulintas barang. kunjungan kapal dan penumpang yang dilakukan oleh Pelabuhan Tenau Kupang. kapal dan penumpang yang keluar/masuk pelabuhan.

4. Pelabuhan Umum adalah pelabuhan yang diselenggarakan untuk kepentingan pelayanan masyarakat umum. Sedangkan dokumen dari pelabuhan yang tidak diusahakan atau pelabuhan dibawah naungan Ditjen Perhubungan Laut adalah SIMOPEL T II UPT. Pelabuhan adalah tempat yang terdiri dari daratan dan perairan di sekitarnya dengan batas-batas tertentu sebagai tempat kegiatan pemerintahan dan kegiatan ekonomi yang dipergunakan sebagai tempat bersandar. baik barang yang diangkut dari pelabuhan asal di Indonesia ataupun dari luar negeri. 2.T II-09. Bongkar/Impor Barang adalah pembongkaran barang dari kapal. 5. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 19 . Muat/Ekspor Barang adalah pemuatan barang ke kapal untuk diangkut ke pelabuhan tujuan di Indonesia atau ke luar negeri. Pelabuhan Laut adalah pelabuhan umum yang menurut kegiatannya melayani kegiatan angkutan laut. Konsep dan Definisi 1. naik turun penumpang dan atau bongkar muat barang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan pelayanan dan kegiatan penumpang pelabuhan serta sebagai tempat perpindahan intra dan antar moda transportasi. dimana sebelumnya menggunakan dokumen LL I/I dan LL 1/2. 3. berlabuh. D.

(Persero) Pelabuhan Indonesia. Pelabuhan yang diusahakan adalah pelabuhan yang dikelola secara komersil oleh PT. untuk memberikan fasilitas pelayanan yang diperlukan bagi kapal yang memasuki pelabuhan untuk melakukan bongkar muat barang dan lain-lain. 9. Sedangkan tugas dan fungsinya sama dengan pelabuhan yang diusahakan. 8. Pelayaran Antar Pulau adalah perusahaan/usaha yang melakukan kegiatan pelayaran antar pelabuhan di Indonesia. Pelabuhan yang Tidak Diusahakan adalah pelabuhan laut yang dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis/Satuan Kerja pelabuhan di lingkungan Kantor Wilayah Departemen Perhubungan yang pembinaan teknis operasional dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 20 . 7. 10. yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Pelabuhan Laut. Kantor Administrator Pelabuhan (ADPEL)/Kantor Pelabuhan (KANPEL) adalah unit pelaksana teknis di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. tetapi fasilitas yang dimiliki belum selengkap pelabuhan yang diusahakan.6. Pelayaran Luar Negeri adalah perusahaan/usaha yang melakukan kegiatan angkutan laut ke atau dari luar negeri yang dilakukan secara tetap dan teratur dan atau dengan pelayaran tidak tetap dan tidak teratur dengan menggunakan semua jenis kapal.

Kunjungan Kapal adalah kapal yang datang di pelabuhan baik untuk berlabuh maupun bersandar di dermaga. Gross Ton (GT) adalah volume ruangan kapal dalam meter kubik meliputi volume ruangan kapal kecuali tunnel (terowongan). diantaranya fasilitas untuk pelayaran angkutan peti kemas. 16. Jenis Pelayaran Untuk Yang Tidak Diusahakan atau Pelabuhan di bawah Naungan Ditjen Perhubungan Laut adalah berdasarkan jenis bendera kapal. Pelabuhan Strategis adalah palabuhan yang dianggap telah dilengkapi berbagai fasilitas modern. sedangkan bendera asing didefinisikan sebagai jenis pelayaran luar negeri. Penumpang Naik adalah penumpang yang naik ke kapal untuk berangkat ke pelabuhan tujuan. Bendera RI didefinisikan sebagai jenis pelayaran dalam negeri.11. 12. lubang poros baling-baling. barang curah. 14. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 21 . barang umum dan penumpang serta mempunyai kepadatan pergerakan kapal. chain tocker (tempat jangkar) dan alas ganda. Penumpang Turun adalah penumpang yang turun dari kapal yang diangkut dari pelabuhan asal. 15. 13.

di bawah ini. Jenis kapal niaga dalam negeri dengan jumlah kunjungan terbanyak yaitu 2. Ulasan Singkat E.35 persen).359 unit (91.1. kapal bukan niaga 42 unit (1.62 persen) dan kapal niaga luar negeri regular sebanyak 35 unit (1. Jumlah kunjungan kapal selama tahun 2005 sebanyak 2.E.02 persen). Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 22 .01 persen) diikuti kapal niaga luar negeri non regular sebanyak 156 unit (6.1. Gambaran arus kunjungan kapal setiap bulannya seperti pada tabel 2. Arus Kunjungan Kapal Kunjungan kapal di pelabuhan Tenau Kupang selama tahun 2005 berfluktuasi setiap bulannya.592 unit kapal.

359 (5) 3 5 2 4 2 1 4 7 7 3 4 42 Dalam Negeri (Unit) Kapal bukan niaga (Unit) Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 23 . Arus Kunjungan Kapal di Pelabuhan Tenau Kupang Per bulan Tahun 2005 Kapal Niaga Luar Negeri Bulan Reguler (Unit) (1) Januari Pebruari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember Desember Jumlah (2) 2 2 4 3 1 1 1 2 4 15 35 Non Reguler (Unit) (3) 4 4 7 4 3 3 5 23 100 3 156 (4) 122 204 181 211 269 219 256 175 213 225 152 132 2.Tabel 2.1.

kecuali pada bulan Oktober dan Nopember 2005 tidak ada kapal luar negeri non regular yang datang di Pelabuhan Tenau Kupang. Minimal ada 1 (satu) kapal luar negri regular yang datang setiap bulan kecuali pada bulan Juni 2005 dan bulan Oktober 2005 tidak ada kapal luar negeri yang secara regular datang di Pelabuhan Tenau Kupang.59 Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 24 . Kapal-kapal dalam negeri selalu datang di Pelabuhan Tenau Kupang setiap bulan selama tahun 2005. begitu juga kapal bukan niaga selalu mengunjungi Pelabuhan Tenau Kupang setiap bulan selama tahun 2005 walau jumlah unit kapal bukan niaga berkisar antara 1 (satu) sampai 8 (delapan) unit kapal. Jenis barang BBM memiliki jumlah yang terbesar yaitu sebanyak 502. Arus barang berdasarkan perdagangan selama tahun 2005 sebanyak 825.2.588 ton atau sebesar 34.682 ton.988 ton/liter atau sebesar 60. Kapal-kapal luar negeri non regular juga selalu datang di Pelabuhan Tenau Kupang. Arus Barang Arus barang di Pelabuhan Tenau Kupang dapat dipisahkan berdasarkan perdagangan dan berdasarkan distribusi.Tabel 2.1. di atas menunjukkan bahwa arus kunjungan kapal di Pelabuhan Tenau Kupang dari bulan Januari 2005 hingga Desember 2005 selalu ada dan berfluktuasi menurut jenisnya.92 persen diikuti jumlah barang yang di bongkar pada perdagangan dalam negeri sebanyak 285. E.

Gambaran mengenai arus barang berdasarkan perdagangan dapat dilihat pada table 2.persen. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 25 .817 ton atau sebesar 4.2. jumlah barang yang dimuat pada perdagangan dalam negeri sebanyak 36. jumlah barang yang diekspor pada perdagangan luar negeri sebanyak 289 ton atau sebesar 0.46 persen. di bawah ini.00 persen.03 persen sedangkan jumlah barang yang di impor pada perdagangan luar negeri selama tahun 2005 tidak ada atau 0.

Tabel 2.2. Arus Barang Berdasarkan Perdagangan di Pelabuhan Tenau Kupang per Bulan Tahun 2005 Perd. luar negeri Bulan Import (Ton) (1) Januari Pebruari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember Desember Jumlah (2) Eksport (Ton) (3) 272 17 289 Perd. dalam negeri Bongkar (Ton) (4) 28.540 25.820 23.274 21.263 30.204 28.002 11.624 27.656 16.736 23.582 20.594 28.293 285.588 Muat (Ton) (5) 2.035 2.123 2.351 3.560 2.255 3.461 5.102 1.578 2.218 4.819 4.309 3.006 36.817 (6) 41.253 50.850 56.750 27.442 47.953 16.924 48.262 41.226 43.126 44.326 43.650 41.226 502.988 BBM (Ton/ltr)

Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006

26

Berdasarkan data pada tabel 2.2. ternyata bahwa banyaknya barang yang diekspor melalui Pelabuhan Tenau Kupang selama tahun 2005 hanya terjadi pada bula Februari dan bula September masing-masing sebanyak 272 ton dan 17 ton. Bila dibandingkan dengan kedatangan kapal luar negeri pada tabel 1., maka dapat dikatakan bahwa banyak kapal luar negeri yang datang tidak membawa barang, namun ketika kembali ke luar negeri membawa barang dari Pelabuhan Tenau Kupang. Hal ini sebaliknya terjadi pada perdagangan dalam negeri, jumlah barang yang dibongkar mencapai 34,59 persen dan jumlah barang yang dimuat hanya sebesar 4,46 persen. Dapat dikatakan bahwa jumlah barang yang datang di Pelabuhan Tenau Kupang sangat besar bila dibandingkan dengan jumlah barang yang dimuat pada margin perdagangan dalam negeri. Bila dilihat perkembangan setiap bulannya, jumlah barang yang dibongkar selalu lebih besar dibandingkan dengan jumlah barang yang dimuat pada setiap bulannya. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah barang yang dikonsumsi jauh lebih banyak dari yang dihasilkan oleh masyarakat Timor Barat dan sekitarnya. Begitu juga dengan Bahan Bakar Minyak, seluruhnya berasal dari luar Nusa Tenggara timur karena tidak ada kilang minyak di NTT.

Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006

27

Arus barang berdasarkan distribusi di Pelabuhan Tenau Kupang selama tahun 2005 sebanyak 321.190 ton semuanya pada dermaga umum.

Jumlah barang yang didistribusikan langsung sebanyak 215.117 ton atau sebesar 66,95 persen dan dilapangan sebanyak 106.190 ton atau sebesar 33,05 persen. Sementara jumlah barang yang digudangkan tidak ada atau sebesar 0,00 persen selama tahun 2005. Bila dilihat perkembangan arus barang berdasarkan distribusi setiap bulannya baik distribusi langsung maupun lapangan berfluktuasi setiap bulannya. Gambaran lebih lengkap perkembangan arus barang berdasarkan distribusi seperti pada tabel 2.2 di bawah ini.

Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006

28

659 9.774 15.3.441 10.167 8.707 12.234 20.602 21.297 Lainnya (Ton) (6) - Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 29 .340 106.194 20.808 23.828 7.116 9.625 24.959 215.879 24.463 16.081 7.Tabel 2.575 28.640 24.459 31.183 8.011 11.190 Jumlah (Ton) (5) 30.980 15.261 31.229 321.347 7.381 7.234 22.823 32. Arus Barang Berdasarkan Distribusi di Pelabuhan Tenau Kupang per Bulan Tahun 2005 Dermaga Umum Bulan Langsung (Ton) (1) Januari Pebruari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember Desember Jumlah (2) 23.527 10.726 29.614 13.117 Gudang (Ton) (3) Lapangan (Ton) (4) 7.712 15.225 11.215 25.645 21.

Sementara pada margin perdagangan dalam negeri. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 30 . jumlah barang yang dibongkar tidak ada. Arus Petikemas Arus petikemas di Pelabuhan Tenau Kupang selama tahun 2005 pada margin perdagangan luar negeri.3. Sementara perkembangan setiap bulannya.507 box atau sebesar 50. Jumlah barang yang dibongkar pada perdagangan dalam negeri paling banyak terjadi pada bulan Desember sebanyak 1.4. di bawah ini.535 box dan paling sedikit terjadi pada bulan Januari yaitu sebanyak 450 box.E.06 persen dan jumlah barang yang dimuat sebanyak 9. sementara jumlah barang yang dimuat hanya terjadi pada bulan Oktober yaitu sebanyak 22 box atau sebesar 0.991 box.82 persen selama tahun 2005.743 box dan paling sedikit terjadi pada bulan Januari yaitu sebanyak 339 box. Hal yang sama juga terjadi pada jumlah barang yang dimuat pada margin perdagangan dalam negeri paling banyak terjadi pada bulan Desember sebanyak 1.12 persen dari jumlah seluruh petikemas di Pelabuhan Tenau Kupang sebanyak 18. jumlah barang yang dibongkar sebanyak 9.462 box atau sebesar 49. baik jumlah petikemas yang dibongkar maupun yang dimuat pada margin perdagangan dalam negeri berfluktuasi setiap bulannya seperti terlihat pada tabel 2.

Arus Petikemas di Pelabuhan Tenau Kupang per Bulan Tahun 2005 Luar Negeri Bulan Bongkar (Box) (1) Januari Pebruari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember Desember Jumlah (2) Muat (Box) (3) 22 22 Dalam Negeri Bongkar (Box) (4) 399 824 813 642 579 735 624 720 759 895 774 1.743 9.535 9.4.507 Muat (Box) (5) 450 824 860 629 655 726 632 593 690 820 1.462 Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 31 .Tabel 2.048 1.

sedangkan pada bulan lainnya tidak ada.371 orang dan paling sedikit sebanyak 7. jumlah penumpang naik tertinggi terjadi pada bulan Nopember yaitu sebanyak 15. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 32 .E.00 persen dari jumlah penumpang seluruhnya 279. di bawah ini. Jumlah penumpang yang turun terbanyak terjadi pada bulan Nopember yaitu sebanyak 16.5. Arus Penumpang Arus penumpang selama tahun 2005 di Pelabuhan Tenau Kupang.314 orang.62 persen dan yang naik sebanyak 138. Begitu juga pada penumpang yang naik.609 orang yaitu pada bulan Maret 2005.38 persen dari jumlah penumpang seluruhnya.4.612 orang dan paling sedikit yaitu terjadi pada bulan Maret yaitu sebanyak 7. Sementara bila dilihat perkembangan setiap bulannya. untuk penumpang luar negeri baik turun maupun naik sebanyak 7 orang atau sebesar 0. Arus penumpang untuk penumpang dalam negeri turun sebanyak 141.542 orang atau sebesar 50. baik penumpang yang naik maupun penumpang yang turun berfluktuasi setiap bulannya selama tahun 2005 seperti terlihat pada tabel 2.053 orang atau sebesar 49.517 orang pada bulan Maret.

445 7.888 8.576 7.755 11.107 10.873 12.847 16.3714 11.408 13.868 15.890 7.542 (5) 12.037 138.465 13.517 8.918 13.296 15.612 13.064 13.970 14.5.053 Embarkasi/ naik Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 33 .Tabel 2.139 7.314 7.780 141.669 15. Arus Penumpang di Pelabuhan Tenau Kupang per Bulan Tahun 2005 Luar Negeri Bulan Debarkasi/ turun (1) Januari Pebruari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember Desember Jumlah (2) 7 7 Embarkasi/ naik (3) 7 7 Dalam Negeri Debarkasi/ turun (4) 11.786 8.

73 persen. Jumlah ternak atau hewan yang dimuat sebanyak 52.150 ekor atau sebesar 99. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 34 . Gambaran lengkap arus ternak setiap bulannya seperti terlihat pada tabel 2. Arus Hewan Arus hewan di Pelabuhan Tenau Kupang selama tahun 2005.226 ekor. sedangkan pada bulan lainnya tidak ada. Hal ini dapat dikatakan bahwa NTT secara umum memiliki potensi yang cukup baik untuk pengembangan komoditi peternakan karena didukung oleh padang pengembalaan yang sangat luas. di bawah ini.854 ekor dan yang paling sedikit pada bulan Januari yaitu sebanyak 2. baik yang diimpor maupun yang diekspor tidak ada.E.27 persen dari jumlah arus hewan seluruhnya sebanyak 52.5. Jumlah ternak/hewan yang didatangkan dari luar sebanyak 142 ekor atau sebesar 0.292 ekor yaitu terjadi pada bulan Mei 2005 sebanyak 67 ekor dan pada bulan Desember 2005 sebanyak 75 ekor.6. Jumlah ternak dimuat terbanyak pada bulan Juni sebanyak 6. Jumlah ternak yang dimuat berfluktuasi setiap bulannya.

854 5.226 4.870 6.650 52.309 4.150 4. Arus Hewan di Pelabuhan Tenau Kupang per Bulan Tahun 2005 Luar Negeri Bulan Impor/ turun (1) Januari Pebruari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember Desember Jumlah (2) Ekspor/ naik (3) Dalam Negeri Bongkar/ turun (4) 67 75 142 Muat/ naik (5) 2.Tabel 2.075 3.527 4.408 3.088 3.6.150 Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 35 .376 4.617 5.

perencanaan dan pengembangannya harus didukung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta terpenuhinya data statistik udara yang tepat waktu. terpadu dan terarah. mendorong dan menunjang segala aspek kehidupan baik di bidang ekonomi. Institusi-institusi yang terkait dalam aktivitas kedirgantaraan merupakan sumber data statistik angkutan udara antara lain bandar udara.III. Transportasi udara menjadi kian penting akibat luasnya wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri dari beribu-ribu pulau. barang maupun pos/paket. dan perusahaan penerbangan. Latar Belakang Transportasi mempunyai peranan yang sangat penting dan strategis dalam mendukung. sosial budaya. dapat dipercaya dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi. politik dan pertahanan keamanan. penumpang. bagasi. ANGKUTAN UDARA A. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 37 . Transportasi udara merupakan sarana transportasi yang dapat menghubungkan wilayah-wilayah tersebut dengan tempoh yang cepat. Dari bandar udara dikumpulkan data mengenai lalulintas pesawat. Penataan sistem transportasi yang handal.

B. Jenis data dan sumber data diuraikan sebagai berikut: Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 38 . Informasi yang disajikan antara lain meliputi lalulintas angkutan udara yang merupakan produksi dari bandar udara Eltari Kupang baik penerbangan domestik maupun penerbangan internasional. pemerintah maupun swasta. C. Ruang Lingkup Pengumpulan data angkutan udara tahun 2005 terdiri atas beberapa kegiatan sesuai jenis data yang akan dikumpulkan. domestik dan internasional serta perkembangan dari armada angkutan udara bersayap tetap dan helikopter baik milik pemerintah maupun swasta. C. Tujuan Diharapkan dapat digunakan dalam pengambilan kebijaksanaan yang terkait dengan pembangunan dan pengembangan transportasi udara di masa yang akan datang. produksi perusahaan berjadwal baik pemerintah maupun swasta. Ruang Lingkup dan Metodologi Pengumpulan data yang dapat menggambarkan kegiatan angkutan udara secara nasional serta dapat memberikan informasi tentang aktivitas lalulintas dilakukan melalui pentahapan kegiatan dengan ruang lingkup dan metodologi sesuai tujuan studi.1.

bagasi. Data registrasi pesawat dikumpulkan dari PT (Persero) Angkasa Pura Cabang Kupang. barang. penumpang.a) Registrasi Pesawat Data yang dikumpulkan berkaitan dengan registrasi pesawat mencakup seluruh jenis pesawat yang terdiri dari berbagai tipe pesawat dan dimiliki oleh seluruh operator penerbangan yang ada di Indonesia dan beraktivitas di Bandara Eltari Kupang. yang dikelola oleh PT (Persero) Angkasa Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 39 . b) Produksi Perusahaan Penerbangan Data perusahaan penerbangan dikumpulkan dari perusahaan penerbangan baik perusahaan penerbangan komersial maupun non komersial. passenger load factor serta weight load factor. penumpang yang diangkut. Data produksi meliputi keberangkatan pesawat. Pada publikasi ini produksi penerbangan yang disajikan terbatas hanya pada perusahaan penerbangan berjadwal. c) Lalu Lintas Angkutan Udara di Bandara Data lalu lintas angkutan udara yang terdiri atas lalu lintas pesawat. Perusahaan penerbangan komersial dibagi lagi menjadi dua bagian yaitu perusahaan penerbangan berjadwal dan tidak berjadwal. dan pos/paket dikumpulkan dari bandara udara yang melakukan kegiatan sebagai pendukung aktivitas penerbangan di bandara udara baik penerbangan domestik maupun penerbangan internasional.

Untuk lalu lintas angkutan udara berupa asal tujuan. Pengolahan data dimaksudkan untuk melakukan agregasi terhadap data agar dengan mudah dapat diperoleh informasi yang terkandung dalam data. dan pos/paket dikumpulkan dari Bandara baik yang dikelola oleh PT (Persero) Angksa Pura maupun Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melalui Dinas Perhubungan di daerah yang bersangkutan.Pura maupun Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang berada langsung dibawah struktur organisasi Departemen Perhubungan. Data lalu lintas angkutan udara yang dikumpulkan merupakan rekapitulasi terhadap aktivitas penerbangan masing-masing bandara udara setiap bulan. Pengolahan data dapat dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu pemeriksaan konsentrasi. b). Pengumpulan data yang dapat memberikan gambaran tentang aktivitas angkutan udara antar bandara secara nasional dilakukan melalui beberapa cara. pergerakan pesawat udara. bagasi. penumpang. kewajaran data melalui Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 40 . pengolahan dan penyajian serta analisis data angkutan udara diuraikan sebagai berikut: a). Metodologi Secara umum metodologi yang digunakan dalam pengumpulan. C.2.

terutama jika dikaitkan dengan kebutuhan akan waktu tempuh yang singkat. Angkutan udara mempunyai peranan yang sangat dominan. pilihan satu-satunya adalah transportasi udara. Permintaan akan data transportasi udara sangat besar seiring dengan jumlah penduduk yang relatife besar dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. atau dalam bentuk diagram/gambar sesuai data dan tujuan penyajian. D. dihadapkan pada tantangan yang cukup berat di sektor transportasi. Pelabuhan udara merupakan bagian yang sangat vital dari transportasi udara.editing kemudian entri dan validasi data. serta tabulasi data sesuai tujuan pengungkapan informasi yang terkandung pada data. Penyajian data dilakukan setelah data terbebas dari kesalahan yang diketahui melalui kegiatan validasi data. Penyajian ini sesuai dengan dummy table yang telah dirancang terlebih dahulu. Ulasan Singkat Indonesia dengan statusnya sebagai Negara kepulauan yang sangat luas dengan jumlah penduduk yang besar. Hal ini Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 41 . c). Pada pelaksanaan aktivitas angkutan udara. ada dua sub sistem yang perlu disoroti antara lain : pelabuhan udara sebagai pengelola sarana dan prasarana pendukung serta perusahaan penerbangan yang mengoperasikan pesawat terbang sebagai armadanya.

keberangkatan dan pergerakan pesawat terbang beserta penumpang dan barang yang diangkutnya. Produksi Bandar Udara Secara konseptual. barang dan pos / paket yang dibongkar dan dimuat disuatu bandar udara. karena setiap penerbangan maupun pendaratan menuntut kecermatan dengan akurasi tinggi. jumlah penumpang yang berangkat. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 42 . Tanpa pelabuhan udara. bandar udara adalah suatu tempat atau area yang memiliki fasilitas dan peralatan untuk manampung kedatangan. aktivitas angkutan udara tidak dapat dilaksanakan khususnya yang menggunakan jenis pesawat terbang bersayap tetap (fixed wing) yang harus membutuhkan landasan pendaratan yang memenuhi syarat. D. Namun jika dikaji lebih lanjut saat ini pelabuhan udara sudah merupakan suatu kawasan tersendiri baik dilihat dari sudut operasi penerbangan.1. Produksi suatu bandara udara dapat dilihat dari indikator-indikator yang dihasilkan seperti jumlah pesawat yang datang dan berangkat.sangat berbeda dengan pelabuhan laut yang berfungsi sebagai pendukung angkutan laut atau terminal pada angkutan darat. Makin tinggi tingkat kesibukan atau aktivitas yang terjadi disuatu bandar udara. datang maupun transit serta bagasi. sudut sosial ekonomi maupun sudut pertahanan dan keamanan negara.

039 (Kg) (4) 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 (Kg) (5) 1. penumpang.060 1.439 1.955 3.akan tergambar melalui indikator karena semakin besar tingkat produksi.041 1. barang bagasi dan pos/paket untuk penerbangan luar negeri di Bandar Udara Eltari Kupang per bulan tahun 2005 Pesawat Bulan (Unit) (1) Januari Pebruari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember Desember Jumlah (2) 11 11 14 23 24 21 19 17 16 22 14 16 208 (Orang) (3) 89 73 95 152 241 277 241 255 168 234 124 67 2.183 410 542 18. Tabel 3.705 (Kg) (6) 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Penumpang Barang Bagasi Pos/paket Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 43 .720 1.533 3.670 0 1.1 Kedatangan pesawat.152 2. demikian pula dengan tingkat utilitasi fasilitas bandar udara tersebut.

1 juga menunjukkan bahwa masih sangat rendah penumpang luar negeri pengguna jasa penerbangan udara tujuan Kupang. Penerbangan luar negeri yang datang ke Kupang masih didominasi penerbangan dari Australia. dimana sebagian penumpang yang datang via penerbangan udara dengan maksud berwisata. ada kecenderungan pada bulan Nopember sampai dengan bulan April.Menurut table 3. Jumlah penumpang keseluruhan pada tahun 2005 sebanyak 2. Hal ini mungkin disebabkan karena musim hujan yang terjadi di Indonesia pada bulan Oktober sampai dengan bulan April setiap tahunnya. Data pada tabel 3. Hal ini menunjukkan bahwa pariwisata di NTT secara umum belum banyak diketahui oleh wisatawan luar negeri khususnya Australia. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 44 .1. maka dapat disimpulkan bahwa secara rata-rata sekali penerbangan sebuah pesawat membawa 10 penumpang dengan tujuan Kupang. jumlah penerbangan dengan tujuan Kupang sebanyak 208 kali. Hal ini juga sebagai penyebab kurangnya penumpang pengguna jasa penerbangan udara pada musim hujan. jumlah penumpang luar negeri yang datang ke Kupang menggunakan jasa penerbangan udara lebih rendah di bandingkan dengan pada bulan Mei sampai dengan bulan Oktober.039 orang. di atas.

Jumlah penumpang yang sangat sedikit ini juga disebabkan oleh akibat krisis ekonomi sejak Juli 1997 yang menyebabkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing. yang memicu kenaikan biaya operasional perusahaan penerbangan. Hal ini juga dapat menurunkan permintaan pasar pengguna angkutan udara. Sementara jumlah barang yang dibongkar (datang) dari luar negeri menggunakan jasa penerbangan udara via Kupang tidak ada setiap bulannya selama tahun 2005. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 45 . Tinggi rendahnya bagasi yang datang mengikuti tinggi rendahnya jumlah penumpang setiap bulannya. sehingga terjadi kenaikan tarif angkutan udara oleh perusahaan penerbangan yang tidak bisa dihindari. begitu juga jumlah paket/pos yang dibongkar (datang) dari luar negeri menggunakan jasa penerbangan udara tidak ada setiap bulannya selama tahun 2005.

177 1. Keberangkatan pesawat.748 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 46 . barang bagasi dan pos/paket untuk penerbangan luar negeri dari Bandar Udara Eltari Kupang per bulan tahun 2005 Pesawat (Unit) (1) (2) Bulan Penumpang (Orang) (3) Barang (Kg) (4) Bagasi (Kg) (5) Pos/paket (Kg) (6) Januari Pebruari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember Desember Jumlah 11 11 13 23 25 21 19 18 16 22 14 17 232 230 71 128 176 187 136 264 204 157 168 131 94 1.089 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2.Tabel 3.405 1.347 1.582 1.2.708 294 336 16.112 2. penumpang.890 1.689 625 577 2.

angka Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 47 .2. rendahnya tingkat keamanan. Sementara kurang efisiennya jumlah penumpang per pesawat yang dari luar negeri datang ke Kupang maupun dari Kupang dengan tujuan luar negeri dapat dikatakan bahwa dampak krisis ekonomi sejak Juli 1997. Jumlah penumpang yang datang dari luar negeri via Kupang jauh lebih banyak dari jumlah penumpang ke luar negeri via Kupang.089 orang. Pada bulan juli jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri via Kupang terjadi kenaikan yang cukup tajam. Umumnya wisatawan asing memilih berkunjung ke Indonesia pada musim kemarau atau pada saat ada liburan di negara asalnya. Hal ini berkaitan dengan kembalinya wisatawan asing terutama dari Australia setelah berlibur di Indonesia. dari Kupang ke luar negeri sebanyak 1. dan ketika kembali tidak melalui Kupang. Hal ini mungkin disebabkan oleh penumpang yang datang ke Indonesia via Kupang melanjutkan perjalanan ke kota lain di Indonesia atau Negara lain.Data pada tabel 3. Penumpang luar negeri yang datang di Kupang sebanyak 1.089 orang selama tahun 2005. berkembang menjadi multi krisis. menunjukkan pada bulan Februari 2005 sampai dengan Juni 2005 jumlah penumpang yang menggunakan jasa penerbangan udara lebih rendah dibandingkan pada bulan Juli 2005 sampai dengan bulan Desember 2005.

budaya hankam. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 48 . Hal ini dapat dilihat dari jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat ke luar negeri via Kupang tahun 2005 sebanyak 1. begitu juga jumlah paket/pos yang dimuat (berangkat) ke luar negeri menggunakan jasa penerbangan udara via Kupang tidak ada setiap bulannya selama tahun 2005. ditambah lagi dengan tidak tertampungnya angkatan kerja yang baru serta inflasi yang sangat tinggi mencapai 70 persen secara nasional pada tahun 1998. Langkah-langkah perbaikan disegala bidang oleh pemerintah telah banyak membawa perubahan namun masih banyak yang harus dilakukan untuk mengembalikan kondisi sosial. ekonomi.089 dengan jumlah penerbangan sebanyak 232 penerbangan atau rata-rata sebuah pesawat hanya 5 penumpang yang ke luar negeri via Kupang. hukum dan lainnya seperti pada keadaan sebenarnya.pengangguran tinggi akibat pemutusan hubungan kerja. Tinggi rendahnya bagasi yang dimuat mengikuti tinggi rendahnya jumlah penumpang setiap bulannya. menyebabkan daya beli masyarakat terpuruk. Sementara jumlah barang yang dimuat (berangkat) ke luar negeri menggunakan jasa penerbangan udara via Kupang tidak ada setiap bulannya selama tahun 2005. mengakibatkan kurangnya permintaan terhadap jasa pengguna angkutan udara. Masih kurangnya daya beli masyarakat.

236 11.029 121.829 97.035 134.504 8.627 5.415 8.287 110.521 16.719 15.792 215.326 13.262 830 7.434 174.119 2.964 148.459 17. penumpang.902 172.788 111.605 4.087 76.092 102.513 133.469 143.375 12. barang bagasi dan pos/paket untuk penerbangan dalam negeri di Bandar Udara Eltari Kupang per bulan tahun 2005 Pesawat (Unit) (1) (2) Bulan Penumpang (Orang) (3) Barang (Kg) (4) Bagasi (Kg) (5) Pos/paket (Kg) (6) Januari Pebruari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember Desember Jumlah 266 214 214 215 265 238 257 314 295 263 257 308 3.227.406 101.793 17.756 16.001 6.098 122.367 14.041 4.196 126.796 5.573 96.091 Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 49 .596 148.166 14.032 208.995 104.145 305.728 4.162 13.323 1.690 14.132 137.086 4.253 82.040 13.298.029 191.599 98.093 311.Tabel 3.3 Kedatangan pesawat.

Agustus dan September masing-masing sebanyak 15. Agustus dan September yang mungkin disebabkan musim liburan sekolah berkaitan dengan pelajar yang sedang studi di luar NTT. 16.521 orang. kemudian mengalami kenaikan pada bulan Maret. Pada bulan Oktober penumpang yang datang di Bandar Udara Eltari Kupang mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya yaitu sebanyak 14.434 orang.236 orang.326 orang. Jumlah penumpang yang datang di Bandar Udara Eltari Kupang pada bulan Januari sebanyak 13. bulan Pebruari turun menjadi 11.793 orang dan 17. Jumlah penumpang yang datang ke Kupang banyak juga terjadi pada bulan Desember.166 orang dan 14. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 50 . di atas. 13. Dapat disimpulkan. Kemudian mengalami kenaikan kembali pada bulan Juli.690 orang. Pada bulan Juni penumpang yang datang di Bandar Udara Eltari Kupang mengalami penurunan di banding bulan sebelumnya yaitu sebanyak 13. Hal ini berkaitan dengan penumpang yang berlibur untuk merayakan Natal dan Tahun Baru.040 orang.357 orang. kemudian mengalami kenaikan pada bulan Nopember sampai Desember masing-masing menjadi 14.3. jumlah penumpang datang di Bandar Udara Eltari Kupang paling banyak terjadi pada bulan Juli.459 orang dan 17.367 orang. produksi Bandar Udara Eltari Kupang untuk angkutan penerbangan dalam negeri selama tahun 2005 cenderung mangalami kenaikan setiap bulannya. April sampai dengan bulan Mei masingmasing sebanyak 12.Berdasarkan tabel 3.732 orang.

207 129.793 17.255 9.591 1.487 51 Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 .097.898 50.053 13.231 49.019 17.566 2.Ada kecenderungan bila jumlah penumpang meningkat.621 847.087 207.235 114.937 13.190 112.486 1.703 59.192 79. Tabel 3.771 18.103 112.035 26.296 14.661 12.267 1.039 232.190 14.370 2.524 64.554 146.171 51. maka jumlah barang dan bagasi meningkat.047 100.230 193.748 263. penumpang. barang bagasi dan pos/paket untuk penerbangan dalam negeri dari Bandar Udara Eltari Kupang per bulan tahun 2005 Pesawat (Unit) (1) (2) Bulan Penumpang (Orang) (3) Barang (Kg) (4) Bagasi (Kg) (5) Pos/paket (Kg) (6) Januari Pebruari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember Desember Jumlah 266 214 215 216 263 238 257 313 294 259 259 312 3.179 1. Hal ini disebabkan ada kecenderungan penumpang membawa barang dan bagasi dalam penerbangan.100 45.880 15.911 59.840 2.362 127.335 140.297 503 1.866 1.4. Keberangkatan pesawat.472 272.377 13.158 60.114 15.302 133.908 158.007 10.321 2.376 1.512 82.

produksi Bandar Udara Eltari Kupang untuk angkutan penerbangan dalam negeri selama tahun 2005 cenderung meningkat setiap bulannya. Jumlah penumpang yang cukup tinggi terjadi pada bulan Agustus dan September yaitu 17. Pada bulan Januari. jumlah pesawat yang berangkat lebih banyak dibanding dengan pada bulan-bulan lainnya.771 orang dan 18.Berdasarkan data pada table 3.047 orang diduga disebabkan oleh banyaknya orang yang kembali ke tanah rantau setelah merayakan Natal dan Tahun Baru di NTT. Agustus.4.114 orang diduga disebabkan oleh banyak pelajar yang berangkat untuk melanjutkan studinya di luar NTT. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 52 .007 orang dan 17. September dan Desember. maka jumlah barang dan bagasi yang dibawa juga akan meningkat. Demikian juga. di atas. bila jumlah penumpang yang berangkat meningkat. Mei. yang kemungkinan besar mereka diantar oleh orang tua atau keluarga mereka. Ada kecenderungan bila jumlah pesawat yang berangkat lebih banyak pada bulan-bulan tersebut diikuti pula oleh jumlah penumpang yang berangkat juga banyak. sedangkan jumlah penumpang berangkat dari Bandara Udara Eltari Kupang yang cukup tinggi pada bulan Januari dan Desember yaitu masing-masing sebanyak 14.

diatas. dan menurun tajam pada bulan Nopember. Pada bulan Juni terus menurun hingga bulan September. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 53 .Grafik 3. Kedatangan dan keberangkatan pesawat mulai naik pada bulan Maret. Kedatangan dan Keberangkatan Pesawat untuk Penerbangan Luar Negeri di Bandar Udara Eltari Kupang Tahun 2005 30 25 20 Datang 15 Berangkat 10 5 0 J A uli gu s S ep tus te m be r O kt ob N er op em be D r es em be r Ja nu ar P eb i ru ar i M ar et A pr il M ei Ju ni Berdasarkan grafik 3.1. kemudian naik kembali pada bulan Desember. ternyata bahwa kedatangan pesawat dan keberangkatan pesawat berfluktuasi setiap bulannya selama tahun 2005. naik lagi pada bulan Oktober. terus naik dan mencapai puncak pada bulan Mei.1.

kemudian naik terus dari bulan Maret hingga Mei. ternyata ada fluktuasi kedatangan dan keberangkatan penumpang setiap bulan selama tahun 2005. pada bulan Pebruari sangat rendah. dan cenderung menurun hingga bulan Desember. naik sangat tinggi pada bulan Juli dan yang merupakan titik tertinggi dalam tahun 2005.2. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 54 .2.Grafik 3. di atas. Kedatangan dan keberangkatan penumpang untuk penerbangan luar negeri di Bandar Udara Eltari Kupang Tahun 2005 300 250 200 150 100 50 0 Januari Datang Berangkat April Juli Oktober Berdasarkan grafik 3. turun pada bulan Juni. Keberangkatan penumpang pada bulan Januari cukup tinggi.

Grafik 3. Dari bulan Juli hingga Oktober mengalami fluktuasi. Pada bulan Maret hingga Juni cenderung mengalami kenaikan dan pada bulan Juni merupakan titik tertinggi dalam tahun 2005. Kedatangan dan Keberangkatan Bagasi untuk Penerbangan Luar Negeri di Bandar Udara Eltari Kupang Tahun 2005 7000 6000 5000 4000 3000 2000 1000 0 nu P e a ri br ua M ri ar et Ap ril M ei Ju ni J A g ul i us Se pt tu s em O ber k No to b pe e r De m b se er m be r Berangkat Datang Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 Ja 55 .Kedatangan penumpang pada bulan Januari hingga Pebruari mengalami penurunan. dan mengalami penurunan terus dari bulan Nopember hingga Desember.3.

Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 56 . di atas. Sedangkan keberangkatan bagasi untuk penerbangan luar negeri terendah terjadi pada bulan Nopember. dapat dilihat bahwa kedatangan dan keberangkatan bagasi untuk penerbangan luar negeri sangat berfluktuasi dari bulan ke bulan selama tahun 2005. dan tertinggi pada bulan Agustus diikuti pada bulan Oktober. Juni.3. Mei. yang diikuti pada bulan Desember. Banyaknya kedatangan dan keberangkatan bagasi untuk penerbangan luar negeri diduga mengikuti banyaknya kedatangan dan keberangkatan penumpang untuk penerbangan luar negeri. Kedatangan bagasi untuk penerbangan luar negeri terendah terjadi pada bulan Maret. Dan tertinggi pada bulan Agustus yang diikuti pada bulan Januari.Berdasarkan grafik 3.

Grafik 3.4. dan sebaliknya jika jumlah pesawat yang berangkat sedikit maka jumlah pesawat yang datang juga sedikit. di atas. Ada kecenderungan banyaknya pesawat yang berangkat mengikuti banyaknya pesawat yang datang. Jika jumlah pesawat yang berangkat banyak maka jumlah pesawat yang datang juga banyak. dapat dilihat bahwa banyaknya pesawat yang datang dan berangkat untuk penerbangan dalam negeri di Bandara Udara Eltari Kupang berfluktuasi dari bulan ke bulan selama tahun 2005. Kedatangan dan Keberangkatan Pesawat untuk Penerbangan Dalam Negeri di Bandar Udara Eltari Kupang Tahun 2005 700 600 500 400 300 200 100 0 Ja nu Pe a ri br ua ri M ar et Ap ril M ei Ju ni Ju A g li u Se s tu s pt em b O er kt No o be pe r m De be se r m be r Berangkat Datang Berdasarkan data pada grafik 3.4. Banyaknya pesawat yang berangkat Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 57 .

dan datang tertinggi pada bulan Agustus dan Desember. Kedatangan dan keberangkatan penumpang untuk penerbangan dalam negeri di Bandar Udara Eltari Kupang Tahun 2005 20000 18000 16000 14000 12000 10000 8000 6000 4000 2000 0 Januari April Juli Oktober Datang Berangkat Berdasarkan data pada grafik 3. diketahui bahwa fluktuasi penumpang datang untuk penerbangan dalam negeri di Bandar Udara Eltari Kupang memiliki pola yang cenderung sama dengan penumpang yang berangkat.5. Grafik 3.5. di atas. Jika penumpang yang datang banyak maka penumpang Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 58 . dan terendah pada bulan Pebruari dan Maret.

yang berangkat juga banyak.6. Grafik 3. sedangkan keberangkatan penumpang terbanyak terjadi pada bulan September. dan sebaliknya jika penumpang yang berangkat sedikit. diikuti bulan Agustus dan bulan Desember. Kedatangan dan keberangkatan bagasi untuk penerbangan dalam negeri di Bandar Udara Eltari Kupang Tahun 2005 160000 140000 120000 100000 80000 60000 40000 20000 0 Januari April Juli Oktober Datang Berangkat Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 59 . Kedatangan penumpang terbanyak terjadi pada bulan Desember yang diikuti bulan September. maka penumpang yang datang juga sedikit.

Kedatangan dan Keberangkatan Barang untuk Penerbangan Dalam Negeri di Bandar Udara Eltari Kupang Tahun 2005 350000 300000 250000 200000 Datang 150000 100000 50000 0 Januari April Juli Oktober Berangkat Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 60 . Dengan melihat grafik di atas.Berdasarkan data pada grafik 3. Grafik 3.7. maka jumlah bagasi yang diberangkatkan juga banyak. diketahui bahwa kedatangan dan keberangkatan bagasi untuk penerbangan dalam negeri di Bandar Udara Eltari Kupang berfluktuasi dari bulan ke bulan selama tahun 2005. maka dapat dikatakan bahwa ada kecenderungan bila jumlah bagasi yang didatangkan banyak.6. diatas.

dapat dikatakan bahwa banyak barang yang diberangkatkan dan didatangkan tidak ada hubungan antara keduanya.7. di atas. Grafik 3. demikian juga banyaknya barang yang diberangkatkan.8.Dengan melihat grafik 3. Kedatangan dan keberangkatan Pos/paket untuk penerbangan dalam negeri di Bandar Udara Eltari Kupang Tahun 2005 18000 16000 14000 12000 10000 8000 6000 4000 2000 0 Januari April Juli Oktober Datang Berangkat Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 61 . Banyaknya barang yang datang sangat berfluktuasi dari bulan ke bulan.

Jumlah pos/paket yang didatangkan dan diberangkatkan pada bulan Maret adalah yang terendah. Statistik Perhubungan Kota Kupang 2005-2006 62 . sedangkan jumlah pos/paket yang diberangkatkan pada bulan Nopember adalah yang tertinggi. Jumlah pos/paket yang didatangkan pada bulan Oktober adalah yang tertinggi. diketahui bahwa banyaknya pos/paket untuk penerbangan dalam negeri di Bandar Udara Eltari Kupang yang datang dan diberangkatkan sangat berfluktuasi setiap bulannya selama tahun 2005. di atas.Berdasarkan grafik 3.8.

I. ANGKUTAN DARAT .

II. ANGKUTAN LAUT .

ANGKUTAN UDARA .III.

LAMPIRAN GRAFIK .

5371 Ukuran Buku : 15 cm x 21 cm Jumlah Halaman : 62 Halaman Penulis : Bernhard Bissilisin : Martin T Beni Gambar Kulit : Badan Pusat Statistik Kota Kupang Diterbitkan Oleh : Badan Pusat Statistik Kota Kupang Dicetak Oleh : Percetakan Silvya Kupang Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya . No.STATISTIK PERHUBUNGAN KOTA KUPANG TAHUN 2005-2006.0610 Katalog BPS : 8215. Publikasi : 5371.