KONFLIK DALAM PERANG DUNIA PERTAMA

Dalam kehidupan sosial manusia akan selalu membutuhkan uluran tangan dari manusia yang lain, manusia tidak akan pernah bisa hidup mandiri. Kebutuhan untuk saling bekerjasama telah mendorong manusia untuk membentuk koloni ataupun kelompok untuk menjalani kehidupannya. Bersama kelompoknya, manusia mencoba untuk mempermudah hidupnya namun hal tersebut bukanlah jaminan karena kadangkala yang terjadi justru sebaliknya yaitu kehidupan yang lebih sulit dan rumit. Bila tidak mampu bekerjasama ataupun bersatu yang terjadi hanyalah pertentangan antar anggota kelompok.

Kesatuan anggota kelompok pun bukanlah satu titik kenyamanan karena pertentangan tetap akan bisa menggerogoti sebuah kelompok yaitu dengan munculnya pertentangan dari kelompok lain yang memicu munculnya pertentangan antar kelompok. Pertentangan-pertentangan ini nantinya menjadi konflik di tengah kehidupan manusia.

Konflik terbesar sepanjang kehidupan manusia dimulai pada abad ke-19, yaitu pada Perang Dunia I yang menyeret berbagai kelompok yang ada di dunia ini untuk memasuki neraka yang menganga. Semuanya berseteru dalam sebuah konflik dengan kepentingan yang berbeda-beda. Dampaknya pun menjadi cerita utama dalam sejarah manusia, bukannya happy ending yang terjadi tapi konflik yang lebih besar.

Hal inilah yang mendorong para penulis untuk lebih jauh mengetahui berbagai hal terkait dengan Perang Dunia I, yang memunculkan konflik berkepanjangan tentang pertentangan manusia bukannya perubahan dan pengembangan pada hubungan kelompok manusia.

STUDI KASUS DAN ANALISIS Perang Dunia I Sebab dan Dampak Perang Dunia 1 Di Eropa abad ke-19, penjajahan tersebar luas. Kekuatan bangsa Eropa seperti Inggris dan Prancis telah membangun kekuasaan penjajahan di keempat penjuru dunia. Jerman, yang telah membangun kesatuan politiknya lebih lama daripada negara-negara lain, bekerja keras untuk menjadi pelopor dalam perlombaan ini. Pada awal abad ke-20, hubungan yang didasarkan pada kepentingan telah membagi Eropa menjadi dua kutub yang berlawanan. Inggris, Prancis, dan Rusia berada di satu pihak, dan Jerman beserta Kekaisaran Austria-Hungaria yang diperintah oleh keluarga Hapsburg asal Jerman berada di pihak lainnya. Ketegangan antara kedua kelompok ini semakin hari semakin meningkat, hingga akhirnya suatu pembunuhan pada tahun 1914 menjadi pemicu perang. Pangeran Franz Ferdinand, pewaris tahta Kekaisaran Austria-Hungaria, dibunuh oleh kaum nasionalis Serbia yang berusaha menekan pengaruh kekaisaran tersebut di daerah Balkan. Dalam kurun waktu yang amat singkat, hasutan setelah peristiwa ini menyeret seluruh benua Eropa ke dalam kancah peperangan. Pertama, Austria-Hungaria menyatakan perang kepada Serbia. Rusia, sekutu abadi bangsa Serbia kemudian menyatakan perang terhadap Austria-Hungaria. Lalu satu demi satu, Jerman, Inggris, dan Prancis, memasuki peperangan. Sumbu sudah dinyalakan.

daerah di antara dua garis pertempuran penuh dengan puluhan ribu mayat dan juga serdadu yang terluka. parit-parit itu dibanjiri lumpur. Meskipun penyerangan berlangsung tanpa henti selama berbulan-bulan. Inggris membalas serangan Jerman di Verdun dengan Pertempuran Somme. Para jendral bertubi-tubi mengirimkan gelombang demi gelombang . Tujuan penyerangan ini bukanlah memenangkan perang. bisa dikatakan para serdadu hidup dalam parit-parit ini. kedua pihak kehilangan sekitar satu juta serdadu. Secara keseluruhan. Untuk mencapai tujuan ini. Para serdadu yang bersembunyi di parit-parit ini terjebak dalam jarak yang hanya beberapa ratus meter jauhnya satu sama lain. Di dalam kegelapan malam itu. Dan dengan pengorbanan itu. Jerman mengembangkan rencana baru untuk mendobrak garis barat. Korban meninggal dari serdadu Jerman mencapai 350. Walaupun kedua pasukan menderita kerugian parah. Mayat mereka yang telah tewas terpaksa dibiarkan di tempat-tempat ini. Di awal tahun 1916. melainkan lima bulan.Bahkan sebelum perang dimulai. Akibat serangkaian serangan yang berlarut-larut hingga beberapa bulan. tidak ada kemajuan di garis depan pertempuran.000. garis depan hanya berhasil maju sekitar 12 kilometer. yang dianggap sebagai kebanggaan orang Prancis. Rencana Jendral Douglas Haig mendorong Pasukan Inggris untuk menghujani dengan pengeboman terus-menerus selama seminggu penuh. Para prajurit hidup dalam ancaman terusmenerus dibom. Satu juta orang mati demi selusin kilometer. para perwira Inggris memerintahkan serdadunya memanjat keluar dari parit. Dewan Jenderal Jerman telah membuat rencana dan memutuskan untuk menguasai Prancis melalui serangan mendadak. Begitu serdadu Inggris bergerak melintasi garis depan. Bila turun hujan. sekitar 400. dan para serdadu harus tidur di samping mayatmayat tersebut. serdadu Jerman muncul menyerang mereka dengan senapan mesinnya. yang diikuti dengan serangan infanteri. Rencana mereka adalah secara mendadak menyerang kota Verdun. pasukan Prancis menghentikan pasukan Jerman di tepi Sungai Marne dan memulai suatu serangan balik. dan sebagian besar meninggal di sana. Bulan-bulan ini tidak lebih daripada pembantaian. Serangan dimulai pada tanggal 21 Febuari. selama pengeboman tersebut para serdadu Jerman berlindung dengan rapat di kedalaman parit persembunyian mereka sehingga tidak terlumpuhkan dan menggagalkan rencana Inggris. Pabrik-pabrik di Inggris membuat ratusan ribu selongsong meriam. Perang parit menjadi strategi utama Perang Dunia Pertama. Sejumlah total 20. Baik serdadu Prancis maupun Jerman bersembunyi di parit untuk melindungi diri. Dalam beberapa minggu setelah dimulai oleh serangan Jerman pada tahun 1914. Setiap serangan yang dilancarkan sebagai upaya mengakhiri kebuntuan ini malah menelan korban jiwa yang lebih banyak.´ namun tiap serdadu yang melakukannya justru telah tewas atau sekarat dalam sekitar tiga menit. Kehidupan di sana benar-benar sulit. orang-orang Jerman memasuki Belgia dan kemudian melintasi perbatasan memasuki Prancis. Pasukan meriam Inggris menggempur pertahanan Jerman selama seminggu tanpa henti. Namun. Para pemimpin Jerman memerintahkan serdadunya untuk ³keluar dari parit mereka.000 serdadu Inggris tewas dalam beberapa jam pertama perang tersebut. Kepala staf Jerman Falkenhayn memperkirakan bahwa setiap satu serdadu Jerman saja dapat membunuh tiga orang serdadu Prancis. Pertempuran Somme tidak berlangsung dua minggu seperti yang direncanakan Jendral Haig. melainkan menimbulkan kerugian yang besar di pihak Tentara Prancis sehingga melemahkan perlawanan mereka. Dia yakin mereka akan maju sejauh 14 kilometer di hari pertama saja dan kemudian menghancurkan semua garis pertahanan Jerman dalam satu minggu. Menanggapi dengan cepat. Di akhir minggu tersebut. Jerman gagal menduduki Verdun.000 serdadu Prancis terbunuh. Selama beberapa tahun berikutnya. Lebih dari 20 juta serdadu yang bertempur di Perang Dunia I mengalami keadaan yang mengerikan di dalam paritparit ini. yang mencoba merangkak mundur. dan mereka tak henti-hentinya menghadapi ketakutan dan ketegangan yang luar biasa. garis barat perang ini sebenarnya terpaku di jalan buntu. Serangan dimulai pada tanggal 1 Juni.

Romanov. Allah melarang manusia menyebabkan kerusakan di muka bumi: Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi. pembunuhan massal. sembahlah olehmu Allah. baik dari jumlah tentara yang dikerahkan dan dilibatkan. Dan untuk ini. War of the Nations. Ia juga menjadi pemicu Revolusi Rusia. dan akan melibatkan nonmiliter dalam perang seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya. Di akhir pertempuran. Para serdadu ini dikorbankan demi 11 kilometer saja. dan setiap serangan ini menjadi pembantaian diri sendiri. Kekalahan Jerman dalam perang ini dan kegagalan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang masih menggantung yang telah menjadi sebab terjadinya Perang Dunia I akan menjadi dasar kebangkitan Nazi. `Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Madyan.serdadu mereka menuju kematian yang telah pasti. perang telah menimbulkan korban dan penderitaan yang hebat pada masyarakat. dan nama dalam bahasa Inggris lainnya: Great War. kelaparan. (QS Al-A¶raf: 56) Sepanjang sejarah. di mana sejumlah besar tentara dibatasi geraknya di parit-parit perlindungan dan hanya bisa bergerak sedikit karena pertahana yang ketat. ³Hai kaumku. yang akan menginspirasi revolusi lainnya di negara lainnya seperti Tiongkok dan Kuba. Setengah juta serdadu tewas di pertempuran ketiga saja. Ini terjadi khususnya terhadap Front Barat. menelan nyawa orang tak bersalah yang tak terhitung banyaknya. yang tidak punya alasan kuat. dan hampir sebanyak itu juga jumlah warga sipil yang meninggal akibat kekurangan makanan. Dan berdoalah kepadaNya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). dan terlibat secara tak sengaja dalam suatu pertempuran. Lebih dari 9 juta jiwa meninggal di medan perang. Empat dinasti. maka ia berkata. harapkanlah (pahala) hari akhir. kedua belah pihak secara keseluruhan telah kehilangan 900. Tidak pernah terjadi sebelumnya konflik sebesar ini. berlangsung tiga pertempuran. meskipun Russia melancarkan Mobilisasi yang menyebabkan ekonomi Russia terbengkalai dan nantinya . Pada awalnya Jerman dapat mengalahkan Russia. Kedua belah pihak melakukan lebih banyak serangan lagi selama Perang Dunia I. dan banyak dari pembunuhan massal berskala besar pertama abad ini berlangsung saat perang ini. Setiap serangan berakibat sama: Ribuan nyawa melayang hanya untuk maju beberapa kilometer. dilarang di dalam Al Quran. Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. saudara mereka Syu¶aib. Perang ini dimulai setelah Pangeran Ferdinand dari Austro-Hongaria (sekarang Austria) dibunuh anggota kelompok teroris Serbia. yang disebabkan oleh cita-cita duniawi orang yang mengingkari Allah. Sejumlah nabi yang diutus kepada manusia sebagai utusan Allah telah memperingatkan mereka akan malapetaka dan kekisruhan ini. Di kota Ipres di Belgia saja. Membuat kerusakan. Front Timur adalah Front dimana Jerman berhadapan dengan Russia. Perang Dunia I menjadi saat pecahnya orde dunia lama.´ (QS Al-Ankabut: 36) Perang Dunia I (juga dinamakan Perang Dunia Pertama. pemboman massal warga sipil dari udara dilakukan. dan jangan kamu berkeliaran di muka bumi berbuat kerusakan. Senjata kimia digunakan untuk pertama kalinya. Ia juga menjadi dasar bagi peperangan bentuk baru yang sangat bergantung kepada teknologi. Penyebab utama di balik malapetaka masyarakat ini adalah ambisi politik dan kepentingan kalangan dengan paham tertentu. maupun jumlah korbannya. menandai berakhirnya monarki absolutisme di Eropa. yang mempunyai akar kekuasaan hingga zaman Perang Salib. Banyak orang kehilangan saudaranya atau harus meninggalkan rumahnya. dan dengan itu pecahnya Perang Dunia II pada 1939. Habsburg. garis depan bergeser hanya 11 kilometer. seluruhnya jatuh setelah perang.000 prajuritnya. Peperangan yang mengerikan ini. dan akan menjadi basis bagi Perang Dingin antara Uni Soviet dan AS. sesudah (Allah) memperbaikinya. Gavrilo Princip di Sarajevo. dan ³War to End All Wars´ (Perang untuk Mengakhiri Semua Perang). Ottoman dan Hohenzollern. Perang Dunia menjadi terkenal dengan peperangan parit perindungannya.

Peta Eropa dirombak total oleh perang tersebut.Di tempat lain. Bulgaria. yang berakhir dengan Revolusi Bolshevik 1917 dan penandatanganan kesepakatan Brest-Litovsk antara Jerman dan Rusia Konflik itu menyebar ke empat front ±di Balkang. dan dalam 20 pekan baku-tembak di sungai Somme. ke kancah pertempuran membuatnya menjadi konflik pertama yang benar-benar bersifat global. di Rusia dan belakangan di Italia. dekat Compiegne. militer dan ekonomi pada pihak yang kalah perang. Kekaisaran Usmaniyah dan Bulgaria menderita kekalahan besar dan menandatangani kesepakatan gencatan senjata pada September dan Oktober. Austria-Hongaria. yang membuat berhadapannya persaingan yang telah mengoyak Eropa selama setengah tahun. Rusia melancarkan serangan besar terhadap wilayah Jerman. kejadian yang mengakibatkan pemberontakan dalam tubuh militer Prancis guna menetang pengorbanan jiwa yang sia-sia itu. ³Satu demi satu.2 Penyelesaian Perang Dunia 1 Pada 1918. Prancis dan Rusia. Dari 1915. dan persekutuan mereka. dan tentara Jerman tidak dilengkapi pakaian musim dingin. Kekaisaran Usmaniyah dan Bulgaria menderita kekalahan besar dan menandatangani kesepakatan gencatan senjata pada September dan Oktober. Itu lah awal kemunduran terus-menerus ke arah timur. 1.2 juta pemuda ³disantap´ mesiu. lalu ditambah Italia pada 1915. Namun tentara Rusia mendesak pasukan Usmaniyah mundur di Kaukasus dan di Armenia. Agustus 1914. bulan ketujuh 1918 ketika Jerman menandatangani gencatan senjata di Rethondes. Tapi karena musim dingin di Russia. pasukan Sekutu yang mendapat bantuan personel dan pasokan dari Amerika Serikat± mengalahkan Jerman dalam Pertempuran Marne. Perancis. dan terlebih lagi Amerika pada 1917.1. Masuknya Jepang. memberlakukan ketentuan keras mengenai wilayah. lebih dari 700. meletus dengan ditabuhnya genderang perang di Serbia oleh kekaisaran Austria-Hongaria 28 Juli.000 prajurit tewas dalam tiga tahun di sepanjang jalan yang dikenal dengan nama Chemin des Dames. pasukan Sekutu yang mendapat bantuan personel dan pasokan dari Amerika Serikat± mengalahkan Jerman dalam Pertempuran Marne. yang meletus 90 tahun lalu pada 28 Juli 1914. hari ketujuh. merenggut 10 juta jiwa serta melukai 20 juta orang.´ demikian laporan kantor berita Perancis. Gelombang besar-besaran umat manusia menuju desingan amunisi dari ³mulut´ senapan mesin serta meriam memusnahkan sebagian besar dari satu mata rantai generasi manusia. lalu diikuti oleh kemunduran lain pada pertempuran pertama dan kedua di Danau Masuria. Austria-Hongaria. Pada 1918. Hayalan bahwa perang tersebut akan berlangsung singkat dihancurkan oleh kegagalan serangan besar pertama di front timur dan barat. di Perancis. melibatkan 35 negara dari setiap benua. Pada 1916. akhirnya Russia menang Perang Dunia I. dan 260. front barat dibentuk dari Laut Utara ke perbatasan Swiss. satu bulan setelah terbunuhnya pewaris tahta kekaisaran di Sarajevo oleh seorang pengikut kubu nasionalis Serbia. Senjata secara resmi tak bersuara pada jam ketujuh. Konflik tersebut. Jerman dan Kekaisaran Usmaniyah (Ottoman) berhadapan dengan negara persekutuan tiga negara ±Inggris. AFP. Russia Timur. Senjata secara resmi tak . ekspedisi Sekutu untuk menguasai wilayah Teluk Dardanelles (jalan masuk utama ke pantai Laut Hitam Rusia) berakhir dalam becana kekalahan oleh Usmaniyah. yang pada prisipnya berupa Kesepakatan Versailles. kekuatan Eropa terseret ke dalam konflik itu akibat persaingan kolonial dan wilayah mereka.mencetus Revolusi Russia. dan perang yang berkobar tanpa akhir berawal. Kesepakatan perdamaian.000 orang tewas atau hilang.000 orang dari kedua pihak yang saling gempur menemui ajal dalam pertempuran di Verdun. dan Inggris yang mengeksploitir aspirasi Arab bagi kemerdekaan dengan susah payah berhasil merebut Baghdad serta Jerusalem dari Kekaisaran Usmaniyah. 3. 28 Juni 1919 ±peringatan kelima pembunuhan di Sarajevo. Sebanyak 330. menderita kekalahan telak di Tannenberg. Austria-Hongaria.

Unit-unit atau bagian-bagian yang terlibat di dalam Perang Dunia I -> Pihak Sekutu: Rusia Perancis Britania Raya Kanada Italia Amerika Serikat. Lalu satu demi satu. dan lainnya ->Pihak/Blok Sentral: Austria-Hungaria Jerman KekaisaranOttoman Bulgaria 2. tujuan-tujuan. Pangeran Franz Ferdinand. masalah-masalah. yaitu: 1. dan Prancis. Austria-Hungaria menyatakan perang kepada Serbia. 3. . sekutu abadi bangsa Serbia kemudian menyatakan perang terhadap Austria-Hungaria. Pertama. Juga adanya ambisi politik dan kepentingan kalangan dengan paham-paham tertentu. dan nilai-nilai kelompok-kelompok yang bersaing bertabrakan dan akibatnya terjadilah perang. Senjata dan tentara telah berkembang berdampingan.2 Analisa Perang Dunia I dengan Teori Konflik Konflik menyebabkan terjadinya interaksi pada tataran yang lebih serius dari sekedar kompetisi. Meskipun. dibunuh oleh kaum nasionalis Serbia yang berusaha menekan pengaruh kekaisaran tersebut di daerah Balkan. 3. Kebutuhan ekonomi dan politik yang saling bersaing telah menggiring manusia untuk mengangkat senjata melawan satu sama lain. Jerman. Interaksi di antara negara-negara yang bertikai lewat jalur peperangan fisik yang menyebabkan kerugian materil dan menelan banyak korban jiwa. Perancis. konflik terjadi manakala tujuan. Rusia. sebagaimana yang dinyatakan Schelling. hari ketujuh. kompetisi. walaupun belum tentu berbentuk kekerasan. kebutuhan. memasuki peperangan. Tiga elemen dasar ciri dan situasi konflik Perang dunia I. sikap-sikap. hasutan setelah peristiwa ini menyeret seluruh benua Eropa ke dalam kancah peperangan. maupun gagasan-gagsan antara dua blok yang berseteru (Blok Sekutu dan Blok Sentral) pada PD I. dekat Compiegne. sehingga perang telah tumbuh semakin dahsyat dan merusak. Inggris. antara lain hanyalah mengenai kepentingan membangun kekuasaan penjajahan guna memperluas daerah territorial dan meningkatkan kesejahteraan negara. pewaris tahta Kekaisaran Austria-Hungaria. Adapun Perang Dunia I merupakan konflik yang dimulai dari ketegangan antara kedua blok yang semakin hari semakin meningkat. Kekaisaran Usmaniyah dan Bulgaria menandatangani kesepakatan untuk melakukan gencatan senjata dan Jerman mengadakan Perjanjian Versailes. hingga akhirnya suatu pembunuhan pada tahun 1914 menjadi pemicu perang.bersuara pada jam ketujuh. Dalam kurun waktu yang amat singkat. konflik. PD I terselesaikan dengan pemecahan Compromise (kompromi) ketika Austria-Hongaria. Perang telah ada hampir sejak awal keberadaan umat manusia itu sendiri. dan kerjasama (cooperation) pada dasarnya saling berkaitan. Perbedaan-perbedaan dalam kebutuhan-kebutuhan. bulan ketujuh 1918 ketika Jerman menandatangani gencatan senjata di Rethondes. nilai-nilai.