PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

“PANCASILA DI MASA SOEKARNO DAN SOEHARTO”

OLEH:

INGGRID EKA PRATIWI 041014065
EKONOMI ISLAM

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS AIRLANGGA JL. AIRLANGGA 4-6 SURABAYA 2011

Inggris. Bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa lain. Sejak saat itu Indonesia diduduki oleh bala tentara Jepang. Istilah Pancasila telah dikenal sejak zaman Majapahit pada abad XIV yang terdapat dalam buku Nagara Kertagama karangan Mpu Prapanca dan buku Sutasoma karangan Mpu Tantular. misalnya bangsa Belanda. Oleh karena terus . Jepang memberikan janji kemerdekaan di kelak kemudian hari. nilai-nilai yang ada dalam Pancasila tersebut telah dipraktikan oleh nenek moyang bangsa Indonesia dan kita teruskan sampai sekarang. Mulai tahun 1944. tepatnya tanggal 8 Maret. tentara Jepang mulai kalah dalam melawan tentara Sekutu. Namun Jepang tidak terlalu lama menduduki Indonesia.Tidak boleh mabuk minuman keras / obat-obatan terlarang Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945. Janji ini diucapkan oleh Perdana Menteri Kaiso pada tanggal 7 September 1944. Padahal sebelum kedatangan penjajah bangsa asing tersebut.Tidak boleh melakukan kekerasan 2. 2. dan Tidore. Sejarah Pancasila Ideologi dan dasar negara kita adalah Pancasila.Tidak boleh berjiwa dengki 4. Penjajahan Belanda berakhir pada tahun 1942.Tidak boleh berbohong 5. yaitu sebagai berikut: 1. Paling lama menjajah adalah bangsa Belanda. dalam buku Sutasoma ini.A. Mataram. Demak. misalnya Sriwijaya. Sebelum tanggal 17 Agustus bangsa Indonesia belum merdeka. PANCASILA 1. Pengertian Pancasila Pancasila artinya lima dasar atau lima asas yaitu nama dari dasar negara kita.Tidak boleh mencuri 3. dan Jepang. Majapahit. Terhadap penjajahan tersebut. sampai dengan tahun 1908 boleh dikatakan selalu mengalami kegagalan. di wilayah negara RI terdapat kerajaankerajaan besar yang merdeka. namun berdasrkan kenyataan. Portugis. selain mempunyai arti “Berbatu sendi yang lima” (dari bahasa Sangsekerta) Pancasila juga mempunyai arti “Pelaksanaan kesusilaan yang lima” (Pancasila Krama). Banyak bangsa-bangsa lain yang menjajah atau berkuasa di Indonesia. Negara Republik Indonesia. Sebagai dasar negara maka nilai-nilai kehidupan bernegara dan pemerintahan sejak saat itu haruslah berdasarkan pada Pancasila. Perjuangan bersenjata bangsa Indonesia dalam mengusir penjajah. dalam hal ini Belanda. bangsa Indonesia selalu melakukan perlawanan dalam bentuk perjuangan bersenjata maupun politik. Untuk menarik simpati bangsa Indonesia agar bersedia membantu Jepang dalam melawan tentara Sekutu. Ternate.

yaitu: 1. Rasa Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab 4. Peri Kerakyatan 5. Bung Karno mengajukan usul mengenai calon dasar negara yang terdiri atas lima hal. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / Perwakilan 5. Tugas badan ini adalah menyelidiki dan mengumpulkan usul-usul untuk selanjutnya dikemukakan kepada pemerintah Jepang untuk dapat dipertimbangkan bagi kemerdekaan Indonesia. yaitu janji kemerdekaan tanpa syarat yang dituangkan dalam Maklumat Gunseikan (Pembesar Tertinggi Sipil dari Pemerintah Militer Jepang di Jawa dan Madura) Dalam maklumat itu sekaligus dimuat dasar pembentukan Badan Penyelidik UsahaUsaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). dan mengadakan sidang pertama pada tanggal 29 Mei 1945 – 1 Juni 1945. Dalam sidang pertama ini yang dibicarakan khusus mengenai calon dasar negara untuk Indonesia merdeka nanti. Peri Ketuhanan 4. Internasionalisme (Perikemanusiaan) 3. Peri Kemanusiaan 3. dua di antaranya adalah Muhammad Yamin dan Bung Karno. Kesejahteraan Rakyat Selain itu Muhammad Yamin juga mengajukan usul secara tertulis yang juga terdiri atas lima hal. Peri Kebangsaan 2. yaitu: 1. kemudian pada tanggal 1 Juni 1945. yang masing-masing mengusulkan calon dasar negara untuk Indonesia merdeka. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. Mufakat atau Demokrasi 4. Kesejahteraan Sosial 5. Pada sidang pertama itu. banyak anggota yang berbicara. maka pada tanggal 29 April 1945 Jepang memberikan janji kemerdekaan yang kedua kepada bangsa Indonesia. Ketuhanan yang Berkebudayaan . yaitu: 1. Keanggotaan badan ini dilantik pada tanggal 28 Mei 1945. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia Usulan ini diajukan pada tanggal 29 Mei 1945. Nasionalisme (Kebangsaan Indonesia) 2.menerus terdesak. Persatuan Indonesia 3. Muhammad Yamin mengajukan usul mengenai dasar negara secara lisan yang terdiri atas lima hal.

Ir. Mr. Mr. Muh. H. Hasil yang dicapai antara lain disetujuinya dibentuknya sebuah Panitia Kecil Penyelidik Usul-Usul/Perumus Dasar Negara. Lebih lanjut Bung Karno mengemukakan bahwa kelima sila tersebut dapat diperas menjadi Trisila. Ketuhanan Berikutnya tiga hal ini menurutnya juga dapat diperas menjadi Ekasila yaitu Gotong Royong. Ahmad Subardjo 9. Soekarno 2. K. Muh. Mr. Sosio nasionalisme 2. Muh. pada tanggal 1 Juni 1945 para anggota BPUPKI sepakat untuk membentuk sebuah panitia kecil yang tugasnya adalah menampung usul-usul yang masuk dan memeriksanya serta melaporkan kepada sidang pleno BPUPKI. dengan para anggota BPUPKI yang berdomisili di Jakarta. Yamin 5. Maramis 7. Mr. Tiap-tiap anggota diberi kesempatan mengajukan usul secara tertulis paling lambat sampai dengan tanggal 20 Juni 1945. yaitu: 1. K. Selesai sidang pertama. Adapun anggota panitia kecil ini terdiri atas delapan orang. Ki Bagus Hadikusumo 3.Kelima hal ini oleh Bung Karno diberi nama Pancasila. Wachid Hasyim 5.A. A. yaitu: 1. Otto Iskandar Dinata 8. Sosio demokrasi 3. Yamin . Wachid Hasjim 4. Drs. Muh. Abikusno Tjokrosujoso 7. Abdul Kahar Muzakkir 6. A.A. Sutardjo Kartohadikusumo 6. Hatta Pada tanggal 22 Juni 1945 diadakan rapat gabungan antara Panitia Kecil.H. Mr. Agus Salim 8. yang terdiri atas sembilan orang. Maramis 4.H. R. Drs. Ir. yaitu: 1. Hatta 3. M. Soekarno 2.

mengingat Indonesia baru saja merdeka. rakyat Indonesia bagian Timur mengusulkan agar pada alinea keempat preambul. XX/MPRS/1966 dan ketetapan MPR No. Jika tidak maka rakyat Indonesia bagian Timur lebih baik memisahkan diri dari negara RI yang baru saja diproklamasikan. Sehari setelah proklamasi kemerdekaan PPKI mengadakan sidang. Hatta disampaikan kepada sidang pleno PPKI. Untuk pengesahan Preambul. 3. Intinya. terjadi proses yang cukup panjang. yaitu dengan memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. IX/MPR/1978 (merupakan pengertian yuridis ketatanegaraan) . Hatta berusaha meyakinkan tokoh-tokoh Islam. Wakhid Hasyim dan Teuku Muh. hasil yang dicapai adalah merumuskan rancangan Hukum Dasar. khususnya kepada para anggota tokoh-tokoh Islam. Fungsi Pokok Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia a) Pancasila dasar negara sesuai dengan pembukaan UUD 1945 dan yang pada hakikatnya adalah sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sumber tertib hukum. sesaat setelah Proklamasi Kemerdekaan. antara lain kepada Ki Bagus Hadikusumo. Sebelum mengesahkan Preambul. Dalam sidang BPUPKI kedua. dengan acara utama (1) mengesahkan rancangan Hukum Dasar dengan preambulnya (Pembukaannya) dan (2) memilih Presiden dan Wakil Presiden. Hasan. KH. tanggal 10-16 juli 1945.Panitia Kecil yang beranggotakan sembilan orang ini pada tanggal itu juga melanjutkan sidang dan berhasil merumuskan calon Mukadimah Hukum Dasar. pada tanggal 17 Agustus 1945. Keadaan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para pemimpin bangsa Indonesia. dan sejak saat itu Indonesia kosong dari kekuasaan. Usul ini oleh Muh. Oleh karena pendekatan yang terus-menerus dan demi persatuan dan kesatuan. Hal ini tentang tertuang dalam ketetapan MRP No. ada utusan dari Indonesia bagian Timur yang menemuinya. Muh. di belakang kata “ketuhanan” yang berbunyi “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” dihapus. demi persatuan dan kesatuan bangsa. Pada tanggal 9 Agustus dibentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).V/MP/1973 serta ketetapan No. Sejarah berjalan terus. Pada tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan “Piagam Jakarta”. Bung Hatta terlebih dahulu mengemukakan bahwa pada tanggal 17 Agustus 1945 sore hari. akhirnya tokoh-tokoh Islam itu merelakan dicoretnya “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” di belakang kata Ketuhanan dan diganti dengan “Yang Maha Esa”.

Selama bertahun-tahun pemilihan yang bersifat nasional itu tidak pernah dilaksanakan. pemerintah Hatta mengumumkan agar rakyat mulai 3 November 1945 mendirikan partai-partai politik. Hal itu disebabkan Pemilu yang selalu ditunda-tunda dan hanya sebatas isu politik daripada program politik. Soekarno (lahir di Blitar. Presiden Soekarno sendiri ikut mencobanya. Kabinet Sukiman tak pernah mampu menyelenggarakan pemilihan umum. Meskipun saat Kabinet Wilopo berkuasa ada tanda-tanda bakal ada Pemilu dengan adanya rancangan undang-undang untuk pendaftaran pemilih. Ia menganggap parlemen tidak efektif karena terlalu lama mengambil keputusan. Kabinet Hatta. Tentang Soekarno Ir. plus ingin mengumbar nafsu duniawi yang sementara ini. SOEKARNO 1.b) Pancasila sebagai pengatur hidup kemasyarakatan pada umumnya (merupakan pengertian Pancasila yang bersifat sosiologis) c) Pancasila sebagai pengatur tingkah laku pribadi dan cara-cara dalammencari kebenaran (merupakan pengertian Pancasila yang bersifatetis dan filosofis) B. Jawa Timur. tumbuh pula egoisme partai. Ia memainkan peranan penting untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Soekarno adalah penggali Pancasila karena ia yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai dasar negara Indonesia itu dan ia sendiri yang menamainya Pancasila. Setiap partai menganggap dirinya yang paling benar dan pantas berkuasa. Era Pemerintahan Soekarno (a) Awal pemerintahan Soekarno dan Hatta Setelah Indonesia merdeka. 6 Juni 1901 – meninggal di Jakarta. Ia mengecam partaipartai. Akan tetapi. Berdirilah banyak partai politik di Indonesia yang baru merdeka itu sebagai syarat menuju suatu negara demokrasi. Tak heran jika kabinet yang menguasai negeri ini jatuh bangun dalam waktu yang singkat. fraksi-fraksi di parlemen menolaknya. 2. semuanya tinggal janji. 21 Juni 1970 pada umur 69 tahun) adalah PresidenIndonesia pertama yang menjabat pada periode 1945–1966. Pertikaian dan jatuh bangunnya kabinet tersebut mendorong pihak-pihak lain untuk mencoba sistem lain. MASA PEMERINTAHAN ir. Setiap kabinet yang berkuasa selalu menjanjikan diselenggarakannya pemilihan umum. Soekarno menyerukan harus adanya gotong royong antarelemen bangsa. Kejadian selanjutnya adalah dengan tumbuhnya banyak partai. . Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945. Kabinet Natsir.

Kalaupun Pemilu dilaksanakan. baik dengan jalan legal maupun tidak legal. Penetapan Presiden (Penpres) adalah senjata Soekarno yang paling ampuh . yaitu: (1) Banyak anggota parlemen yang mendapat kursi karena keadaan dan situasi yang belum normal setelah revolusi. Pandangan Soekarno terhadap sistem liberal ini pada akhirnya berpengaruh terhadap kehidupan partai politik di Indonesia. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan Soekarno akan keseimbangan kekuatan yang labil dengan kalangan militer. Ketakutan ini menghinggapi Partai Nasional Indonesia (PNI). Beberapa partai dapat dimanfaatkan oleh Soekarno untuk dijadikan sebagai penyeimbang. Ada pula pihak yang memang secara sadar menolak Pemilu dengan alasan yang lebih logis. serta rakyat buta huruf sekaligus buta politik. PNI takut jika Pemilu akan mengurangi kekuasaannya. Wajar jika PNI memandang bahwa Pemilu yang terlalu awal akan menguntungkan Masjumi. Partai politik dianggap sebagai sebuah penyakit yang lebih parah daripada perasaan kesukuan dan kedaerahan. hasilnya hanya menguntungkan golongan-golongan tertentu yang posisi ekonomi dan politiknya memiliki pengaruh terbesar terhadap massa rakyat. Demokrasi Terpimpin masih menyisakan sejumlah partai untuk berkembang. melihat adanya risiko yang sangat besar dengan diselenggarakannya Pemilu. Penyakit inilah yang menyebabkan tidak adanya satu kesatuan dalam membangun Indonesia. Hal ini terbukti dari pemilihan di daerah-daerah. gerombolan bersenjata merajalela. (2) Kekhawatiran Pemilu akan menggeser negara ke kanan dalam kekuasaan partai-partai Islam.Bahkan. Partai-partai yang ada pada waktu itu berjumlah sebanyak 40 partai dan ditekan oleh Soekarno untuk dibubarkan. Partai politik dalam pergerakannya tidak boleh bertolak belakang dengan konsepsi Soekarno. Saat kekacauan masih terjadi.Herbert Feith dalam Daniel Dhakidae (1986) mencoba memberikan gambaran alasan mengenai ditunda-tundanya Pemilu tersebut. Mereka meragukan manfaat dilaksanakan Pemilu. Mereka sadar bahwa Pemilu akan mencopot kursinya. Namun demikian. Masjumi mendapatkan kursi yang lebih banyak. (b) Kehidupan Politik Masa Demokrasi Terpimpin Soekarno dengan konsep Demokrasi Terpimpinnya menilai Demokrasi Barat yang bersifat liberal tidak dapat menciptakan kestabilan politik. (3) Sistem Pemilu yang konsisten dengan UUDS 1950 akan menghasilkan perwakilan yang lemah bagi daerah-daerah di luar Jawa. (4) kekhawatiran terlalu besarnya pertumbuhan partai politik. Menurut Soekarno penerapan sistim Demokrasi Barat menyebabkan tidak terbentuknya pemerintahan kuat yang dibutuhkan untuk membangun Indonesia. tak ada gunanya Pemilu.

untuk melumpuhkan apa saja yang dinilainya menghalangi jalannya revolusi yang hendak dibawakannya. Seperti yang telah disebutkan di atas. juga dibubarkan dengan paksa. Bahkan pada tahun 1961 semua partai politik. maka ada satu partai yang pergerakan serta peranannya begitu dominan yaitu Partai Komunis Indonesia (PKI). Pada bulan Mei 1963. ternyata dalam pelaksanaannya lebih mengarah kepada praktek pemerintahan yang otoriter. Demokrasi terpimpin yang dianggapnya mengandung nilai-nilai asli Indonesia dan lebih baik dibandingkan dengan sistim ala Barat. Peraturan tersebut menyangkut persyaratan partai. Pada masa itu kekuasaan memang berpusat pada tiga kekuatan yaitu. partai politik pada masa Demokrasi Terpimpin mengalami pembubaran secara paksa. pergerakan PKI pada masa ini tidak dapat dilepaskan. TNI-Angkatan Darat. . Sikap militan yang radikal yang ditunjukkan PKI melalui agitasi dan tekanan-tekanan politiknya yang semakin meningkat. Dewan Perwakilan Rakyat hasil pemilihan umum tahun 1955 yang didalamnya terdiri dari partai-partai pemenang pemilihan umum. membuat jurang permusuhan yang terjadi semakin melebar. Menerima dan membela Konstitusi 1945 dan Pancasila. Keputusan ini mendapat dukungan dari PKI. Oleh karena itu untuk mendapatkan gambaran mengenai kehidupan partai politik pada masa demokrasi terpimpin. Keretakan hubungan antara Soekarno dengan pemimpin militer pada akhirnya muncul. Sementara itu di unsur kekuatan lainnya dalam Demokrasi Terpimpin. mendapatkan dukungan dari Soekarno. melihat perkembangan yang terjadi antara PKI dan Soekarno. Dalam penggambaran kiprah partai politik di percaturan politik nasional. MPRS mengangkatnya menjadi presiden seumur hidup. Beberapa partai yang dianggap terlibat dalam pemberontakan sepanjang tahun 1950an. Konflik yang terjadi itu kemudian mencapai puncaknya pada pertengahan bulan September tahun 1965. sebagai berikut: 1. kecuali 9 partai yang dianggap dapat menyokong atau dapat dikendalikan. Terlebih pada saat angkatan lain. dibubarkan pula. Keadaan ini dimanfaatkan PKI untuk mencapai tujuan politiknya. seperti Masyumi dan PSI. dengan curiga. dibubarkan. Soekarno. Pembubaran tersebut pada umumnya dilakukan dengan cara diterapkannya Penerapan Presiden (Penpres) yang dikeluarkan pada tanggal 31 Desember 1959. TNI-Angkatan Darat. PKI memanfaatkan popularitas Soekarno untuk mendapatkan massa. Hal ini dianggap sebagai sebuah upaya untuk menyaingi kekuatan TNI-Angkatan Darat dan memecah belah militer untuk dapat ditunggangi. seperti TNI-Angkatan Udara. (c) Soekarno dan PKI Hubungan antara PKI dan Soekarno sendiri pada masa Demokrasi Terpimpin dapat dikatakan merupakan hubungan timbal balik. dan PKI.

Presiden berhak menyelidiki administrasi dan keuangan partai. 129 tahun 1961 menolak untuk diakuinya PSII Abikusno. Partai-partai harus mempunyai cabang-cabang yang terbesar paling sedikit di seperempat jumlah daerah tingkat I dan jumlah cabang-cabang itu harus sekurangkurangnya seperempat dari jumlah daerah tingkat II seluruh wilayah Republik Indonesia. Partai Katolik. Sebelum menjadi presiden. 440 tahun 1961 telah pula diakui Partai Kristen Indonesia (Parkindo) dan Persatuan Tarbiyah Islam (Perti). Soeharto adalah pemimpin militer pada masa pendudukan Jepang dan Belanda. Partai Rakyat Nasional Bebasa Daeng Lalo dan partai rakyat nasional Djodi Goondokusumo. C. PKI. 128 tahun 1961. Presiden berhak membubarkan partai. 4. MASA PEMERINTAHAN Jend. Tentang Soeharto Jend. Hal ini dimungkinkan antara lain oleh peran Soekarno yang amat dominan dalam menjalankan pemerintahannya dengan cirinya utamanya yang sangat otoriter pada waktu itu di era demokrasi terpimpin. hanya ada 10 partai yang diakui dan dianggap memenuhi prasyarat di atas. Soeharto sering dirujuk dengan sebutan populer "The Smiling General" (bahasa Indonesia: "Sang Jenderal yang Tersenyum") karena raut mukanya yang selalu tersenyum di muka pers dalam setiap acara resmi kenegaraan. Sampai dengan tahun 1961. partai-partai yang diakui adalah PNI. Haji Muhammad Soeharto. 27 Januari 2008 pada umur 86 tahun[1]) adalah Presiden Indonesia yang kedua (1967-1998). Menerima bantuan luar negeri hanya seizin pemerintah. Setelah Gerakan 30 . terutama di Dunia Barat. (lahir di Dusun Kemusuk.2. Menggunakan cara-cara damai dan demokrasi untuk mewujudkan cita-cita politiknya. Partai Indonesia. 5. 3. Desa Argomulyo. Sedangkan Keppres No. yang programnya diarahkan untuk merongrong politik pemerintah atau yang secara resmi tidak mengutuk anggotanya partai. Di dunia internasional. NU. Melalui Keppres No. Demikianlah kehidupan partai-partai politik di masa Demokrasi Terpimpin. SOEHARTO 1. Kecamatan Sedayu. Bantul. 6. Selanjutnya melalui Keppres No. Partai Murba. dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal. yang membantu pemberontakan. PSII dan IPKI. Partaipartai tersebut hampir tidak bisa memainkan perannya dalam pentas perpolitikan nasional pada masa itu. menggantikan Soekarno.Yogyakarta. 8 Juni 1921 – meninggal di Jakarta. Besar TNI Purn.

Pada 1968. kebijakan-kebijakan ini. IMPLEMENTASI SOEKARNO PANCASILA PADA MASA PEMERINTAHAN Implementasi Pancasila pada masa pemerintahan Presiden Soekarno dapat dibagi menjadi tiga tahapan. MPR secara resmi melantik Soeharto untuk masa jabatan 5 tahun sebagai presiden. dan rekan-rekat dekat melalui korupsi yang merajalela. Dia juga memperkaya dirinya. 1978. Lebih-lebih . 1983. Soeharto menyatakan bahwa PKI adalah pihak yang bertanggung jawab dan memimpin operasi untuk menumpasnya. Contohnya. Operasi ini menewaskan lebih dari 500. dan dia kemudian dilantik kembali secara berturut-turut pada tahun 1973.September. karena segala daya dan upaya bangsa dikerahkan untuk mempertahankan berdirinya negara yang baru saja diproklamasikan. 1988. Orde Baru memilih perbaikan dan perkembangan ekonomi sebagai tujuan utamanya dan menempuh kebijakannya melalui struktur administratif yang didominasi militer namun dengan nasehat dari ahli ekonomi didikan Barat. dan 1998. 2. dan menjadi anggota PBB kembali pada tanggal 28 September 1966. Indonesia pada tanggal 19 September 1966 mengumumkan bahwa Indonesia “bermaksud untuk melanjutkan kerjasama dengan PBB dan melanjutkan partisipasi dalam kegiatan-kegiatan PBB”. dan pengeksploitasian sumber daya alam secara besar-besaran menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang besar namun tidak merata di Indonesia. Selama masa pemerintahannya. Presiden Soeharto memulai “Orde Baru” dalam dunia politik Indonesia dan secara dramatis mengubah kebijakan luar negeri dan dalam negeri dari jalan yang ditempuh Soekarno pada akhir masa jabatannya. tepat 16 tahun setelah Indonesia diterima pertama kalinya. yakni : (1) tahap perjuangan 1945 – 1949 (2) tahap pemerintahan RIS dan berdasar UUDS (3) tahap setelah dekrit Presiden 1959 sampai 1966 (1) Implementasi Pancasila pada Tahap Perjuangan 1945 – 1949 Pada masa itu upaya untuk mengimplementasikan Pancasila secara sistematis dan terencana belum dapat direalisasikan. salah satu pertama yang dilakukannya adalah mendaftarkan Indonesia menjadi anggota PBB lagi. 1993. D. jumlah orang yang kelaparan dikurangi dengan besar pada tahun 1970-an dan 1980-an. Era Pemerintahan Soeharto Setelah Soeharto menjadi Presiden.000 jiwa. keluarganya.

Implementasi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara pada masa pemerintahan Republik Indonesia Serikat dan pada masa implementasi Undang-Undang Dasar Sementara agak tersendat. Bab V pasal 134 menyebutkan :”Konstituante (Sidang Pembuat Undang-Undang Dasar) bersama-sama dengan Pemerintah selekas-lekasnya menetapkan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia yang . yakni persatuan Indonesia. serta satuan-satuan kenegaraan seperti Jawa Tengah. Jawa Timur. Untuk sementara dibentuknya BFO (Bijeenkomst voor Federaal Overleg) yang terdiri atas negara-negara Indonesia Timur. yakni persatuan dan kesatuan negara bangsa Indonesia. (2) Implementasi Pancasila pada Masa Pemerintahan RIS dan UUDS.” Bila kita renungkan secara tenang maka rumusan tersebut merupakan upaya untuk merealisasikan Pancasila dalam pendidikan dan pengajaran. berbangsa dan bernegara. Kalimantan Tenggara dan Kalimantan Timur. Sementara itu bangsa Indonesia tetap berpegang pada prinsip yang terdapat dalam Pancasila. Unsur-unsur inilah yang kemudian terikat menjadi Republik Indonesia Serikat bersama dengan Negara Republik Indonesia yang berpusat di Yogyakarta. Dalam era tersebut juga telah diupayakan implementasi Pancasila dalam bidang pendidikan dengan terbitnya Undang-undang No. Belitung. Selanjutnya pasal 4 menyebutkan :”Pendidikan dan pengajaran berdasar atas asas-asas yang termaktub dalam Pancasila Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia dan atas kebudayaan kebangsaan Indonesia. Ini merupakan salah satu perjuangan bangsa untuk mewujudkan Pancasila khususnya sila ketiga.” Dengan tegas dinyatakan bahwa usaha dalam bidang pendidikan dan pengajaran adalah untuk mewujudkan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Daerah Istimewa Kalimantan Barat. Oleh karena itu dalam waktu sekitar sembilan bulan Republik Indonesia Serikat telah menjelma lagi menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia. utamanya disebabkan oleh adanya pasal dalam UUDS yang menyebutkan bahwa perlu dibentuk UUD yang baru.karena tentara Belanda mendesak terus. Belanda dalam rangka menguasai kembali Indonesia menerapkan pendekatan membentuk negara-negara kecil untuk dijadikan negara federal dibawah payung Ratu Yuliana. Bangka. Dayak Besar. Sumatra Timur dan Sumatra Selatan. Daerah Banjar.4 tahun 1950 tentang Dasar-dasar Pendidikan dan Pengajaran di Sekolah. Madura. Pasundan. Pasal 3 menyebutkan :”Tujuan pendidikan dan pengajaran ialah untuk membentuk manusia susila yang cakap dan warganegara yang demokratis serta bertanggung jawab tentang kesejahteraan masyarakat dan tanah air. sehingga Pusat Pemerintah Republik Indonesia terpaksa pindah dari Jakarta ke Yogyakarta.

karena terjadinya perdebatan yang seru. Demokrasi Terpimpin. (pertama 269 – 199. Oleh karena itu masyarakat umum menyebutnya menjadi Manipol-USDEK. Setelah diadakan voting sebanyak tiga kali ternyata tidak memenuhi ketentuan untuk dapat diambil keputusan. Akhirnya dengan dekrit Presiden. Ekonomi Terpimpin dan Kepribadian Indonesia. kedua 263 – 203. Presiden Soekarno berpidato di depan umum. Untuk memudahkan dalam memahaminya Manifesto Politik tersebut dirumuskan menjadi USDEK. sehingga pada tahun 1959 Presiden Republik Indonesia menawarkan untuk kembali ke Undang-Undang Dasar 1945.” Pada tanggal 15 Desember 1955 diselenggarakan pemilihan umum bagi anggota-anggota Konstituante dan mengasilkan 542 orang anggota yang mewakili 18 fraksi dan satu golongan yang tidak berfraksi. Gagasan tersebut menimbulkan reaksi cukup keras dari masyarakat. Anggota Konstituante dilantik pada tanggal 10 Nopember 1956. tetapi tidak mencapai 2/3. . kembali ke UUD 1845. Sosialisme Indonesia. Akhirnya setelah melalui berbagai pendekatan. Presiden Republik Indonesia menentukan dekrit kembali ke Undang-Undang Dasar 1945.akan menggantikan Undang-Undang Dasar Sementara ini. sehingga dirasakan oleh Bung Karno untuk menjelaskannya. pada tanggal 5 Juli 1959. Pidato tersebut diberi judul “Manifesto Politik Indonesia.” Manifesto Politik tersebut berisi program pembangunan bangsa Indonesia dalam menjalankan revolusinya. di antaranya mengenai demokrasi terpimpin. ketiga 264 – 204). maka dasar negara tetap Pancasila hingga dewasa ini. Bila kita cermati bahwa Konstituante tidak berhasil merumuskan UUD baru bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. yang merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh Presiden Soekarno setiap tanggal 17 Agustus. singkatan dari Undang-Undang Dasar 1945. yakni adanya sementara golongan/partai yang ingin mengubah dasar negara selain dari Pancasila. Jumlah suara yang setuju untuk kembali ke UUD 1945 telah melebih 50%. Bung Karno memberikan penjelasan yang cukup panjang lebar mengenai Pancasila. pada peringatan ulang tahun kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945. (3) Implementasi Pancasila setelah kembali ke UUD 1945 Setelah terjadi dekrit presiden pada tanggal 5 Juli 1945. Namun setelah bersidang sekitar tiga tahun Konstituante tidak mampu melaksanakan tugasnya. Namun sebelum terjadinya dekrit tersebut Presiden Soekarno telah melemparkan berbagai gagasan mengenai implementasi Pancasila. yang di dalamnya dikupas juga mengenai demokrasi terpimpin. Dalam ceramah/kuliahnya pada tahun 1958 dan 1959 sebelum terjadinya dekrit.

Bahkan di Jawa Tengah rumah-rumah penduduk gentengnya dicat dengan tulisan USDEK dengan huruf besar-besar. tetapi sekedar menggambarkan situasi yang terjadi pada waktu itu. namun sekurang-kurangnya ada usaha untuk mengimplementasikan Pancasila. Nampaknya kesempatan ini dimanfaatkan oleh partai politik tertentu untuk melancarkan aksi-aksinya. Dikembangkan kurikulum tahun 1964. Untuk masyarakat luas disiapkan Tujuh Bahan Pokok Indoktrinasi yang berisi penjabaran Manipol-USDEK. sehingga sering pula terdengar suara yang sinis terhadap usaha tersebut. Salah satu gerakan yang dilakukan adalah dalam bidang pendidikan. Kita tidak memberikan pendapat setuju atau tidak. maka terdapat pihak-pihak yang tidak sepakat dengan gerakan tersebut. Salah satu bentuk sosialisasi adalah dengan membuat tugu-tugu batas antar desa yang berisi tulisan Manipol USDEK.Untuk mensosialisasikan gagasan tersebut diselenggarakan semacam penataran pada segala lapisan masyarakat. anak diperkenankan untuk tidak mengikuti pelajaran tersebut. Bila orang tua berkeberatan terhadap penyelenggaraan pendidikan agama bagi anaknya. Karena diduga bahwa program-program tersebut bernuansa pada ideologi yang diperjuangkan oleh partai politik tertentu. Dikembangkan program pendidikan Panca Wardana yang merupakan penjabaran dari konsep ManipolUSDEK. Memang boleh saja orang berbeda pendapat. serta tentang Revolusi yang sedang diselenggarakan oleh bangsa Indonesia. Demikianlah usaha-usaha implementasi Pancasila yang pernah diselenggarakan selama pemerintahan Presiden Soekarno. meski berbagai pihak ada yang berpendapat bahwa telah terjadi penyelewengan dalam implementasi tersebut. yang isinya di antaranya pendidikan agama bukan matapelajaran wajib. .