PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

“PANCASILA DI MASA SOEKARNO DAN SOEHARTO”

OLEH:

INGGRID EKA PRATIWI 041014065
EKONOMI ISLAM

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS AIRLANGGA JL. AIRLANGGA 4-6 SURABAYA 2011

dan Jepang. Istilah Pancasila telah dikenal sejak zaman Majapahit pada abad XIV yang terdapat dalam buku Nagara Kertagama karangan Mpu Prapanca dan buku Sutasoma karangan Mpu Tantular. dalam buku Sutasoma ini. namun berdasrkan kenyataan. Untuk menarik simpati bangsa Indonesia agar bersedia membantu Jepang dalam melawan tentara Sekutu. Paling lama menjajah adalah bangsa Belanda. Padahal sebelum kedatangan penjajah bangsa asing tersebut. misalnya bangsa Belanda. Majapahit.Tidak boleh melakukan kekerasan 2. nilai-nilai yang ada dalam Pancasila tersebut telah dipraktikan oleh nenek moyang bangsa Indonesia dan kita teruskan sampai sekarang. Sejak saat itu Indonesia diduduki oleh bala tentara Jepang. Oleh karena terus . misalnya Sriwijaya. tentara Jepang mulai kalah dalam melawan tentara Sekutu. Mulai tahun 1944. Banyak bangsa-bangsa lain yang menjajah atau berkuasa di Indonesia. Terhadap penjajahan tersebut. Jepang memberikan janji kemerdekaan di kelak kemudian hari. Portugis. dalam hal ini Belanda. Sebagai dasar negara maka nilai-nilai kehidupan bernegara dan pemerintahan sejak saat itu haruslah berdasarkan pada Pancasila. dan Tidore. Perjuangan bersenjata bangsa Indonesia dalam mengusir penjajah. tepatnya tanggal 8 Maret.A. selain mempunyai arti “Berbatu sendi yang lima” (dari bahasa Sangsekerta) Pancasila juga mempunyai arti “Pelaksanaan kesusilaan yang lima” (Pancasila Krama).Tidak boleh berbohong 5. di wilayah negara RI terdapat kerajaankerajaan besar yang merdeka. Ternate. Mataram.Tidak boleh mencuri 3. Janji ini diucapkan oleh Perdana Menteri Kaiso pada tanggal 7 September 1944.Tidak boleh berjiwa dengki 4. yaitu sebagai berikut: 1. Demak. Pengertian Pancasila Pancasila artinya lima dasar atau lima asas yaitu nama dari dasar negara kita. Sebelum tanggal 17 Agustus bangsa Indonesia belum merdeka.Tidak boleh mabuk minuman keras / obat-obatan terlarang Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945. sampai dengan tahun 1908 boleh dikatakan selalu mengalami kegagalan. Inggris. Bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa lain. Sejarah Pancasila Ideologi dan dasar negara kita adalah Pancasila. PANCASILA 1. Namun Jepang tidak terlalu lama menduduki Indonesia. Penjajahan Belanda berakhir pada tahun 1942. Negara Republik Indonesia. bangsa Indonesia selalu melakukan perlawanan dalam bentuk perjuangan bersenjata maupun politik. 2.

dan mengadakan sidang pertama pada tanggal 29 Mei 1945 – 1 Juni 1945. Internasionalisme (Perikemanusiaan) 3. Ketuhanan yang Berkebudayaan . Tugas badan ini adalah menyelidiki dan mengumpulkan usul-usul untuk selanjutnya dikemukakan kepada pemerintah Jepang untuk dapat dipertimbangkan bagi kemerdekaan Indonesia. kemudian pada tanggal 1 Juni 1945. Peri Kerakyatan 5. Nasionalisme (Kebangsaan Indonesia) 2. Keanggotaan badan ini dilantik pada tanggal 28 Mei 1945. Dalam sidang pertama ini yang dibicarakan khusus mengenai calon dasar negara untuk Indonesia merdeka nanti. yaitu: 1. dua di antaranya adalah Muhammad Yamin dan Bung Karno. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia Usulan ini diajukan pada tanggal 29 Mei 1945. yaitu: 1. yang masing-masing mengusulkan calon dasar negara untuk Indonesia merdeka. banyak anggota yang berbicara. Rasa Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab 4. Peri Kebangsaan 2.menerus terdesak. Pada sidang pertama itu. Persatuan Indonesia 3. Kesejahteraan Sosial 5. Peri Kemanusiaan 3. Kesejahteraan Rakyat Selain itu Muhammad Yamin juga mengajukan usul secara tertulis yang juga terdiri atas lima hal. Mufakat atau Demokrasi 4. maka pada tanggal 29 April 1945 Jepang memberikan janji kemerdekaan yang kedua kepada bangsa Indonesia. Muhammad Yamin mengajukan usul mengenai dasar negara secara lisan yang terdiri atas lima hal. Peri Ketuhanan 4. Bung Karno mengajukan usul mengenai calon dasar negara yang terdiri atas lima hal. yaitu: 1. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / Perwakilan 5. yaitu janji kemerdekaan tanpa syarat yang dituangkan dalam Maklumat Gunseikan (Pembesar Tertinggi Sipil dari Pemerintah Militer Jepang di Jawa dan Madura) Dalam maklumat itu sekaligus dimuat dasar pembentukan Badan Penyelidik UsahaUsaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Ketuhanan Yang Maha Esa 2.

A. Adapun anggota panitia kecil ini terdiri atas delapan orang. R. Wachid Hasjim 4. Drs. Yamin 5. Mr. Soekarno 2.A. Drs. Soekarno 2. yaitu: 1. Abdul Kahar Muzakkir 6. Ir. Hatta Pada tanggal 22 Juni 1945 diadakan rapat gabungan antara Panitia Kecil. Yamin . Muh. Wachid Hasyim 5. K. Mr. Otto Iskandar Dinata 8. Mr. Muh. Maramis 7. A.Kelima hal ini oleh Bung Karno diberi nama Pancasila. Ki Bagus Hadikusumo 3. Agus Salim 8. M.H. Sosio nasionalisme 2. Muh. H. Selesai sidang pertama. Ahmad Subardjo 9. Sutardjo Kartohadikusumo 6. yang terdiri atas sembilan orang. Ir. Ketuhanan Berikutnya tiga hal ini menurutnya juga dapat diperas menjadi Ekasila yaitu Gotong Royong. Abikusno Tjokrosujoso 7. Hatta 3. Tiap-tiap anggota diberi kesempatan mengajukan usul secara tertulis paling lambat sampai dengan tanggal 20 Juni 1945. Hasil yang dicapai antara lain disetujuinya dibentuknya sebuah Panitia Kecil Penyelidik Usul-Usul/Perumus Dasar Negara. K.A. yaitu: 1. Mr. Maramis 4. Lebih lanjut Bung Karno mengemukakan bahwa kelima sila tersebut dapat diperas menjadi Trisila.H. pada tanggal 1 Juni 1945 para anggota BPUPKI sepakat untuk membentuk sebuah panitia kecil yang tugasnya adalah menampung usul-usul yang masuk dan memeriksanya serta melaporkan kepada sidang pleno BPUPKI. yaitu: 1. Mr. Sosio demokrasi 3. Muh. dengan para anggota BPUPKI yang berdomisili di Jakarta.

Sejarah berjalan terus. Keadaan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para pemimpin bangsa Indonesia. yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan “Piagam Jakarta”. akhirnya tokoh-tokoh Islam itu merelakan dicoretnya “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” di belakang kata Ketuhanan dan diganti dengan “Yang Maha Esa”. Intinya. hasil yang dicapai adalah merumuskan rancangan Hukum Dasar.V/MP/1973 serta ketetapan No. antara lain kepada Ki Bagus Hadikusumo. Oleh karena pendekatan yang terus-menerus dan demi persatuan dan kesatuan. XX/MPRS/1966 dan ketetapan MPR No. Dalam sidang BPUPKI kedua. Untuk pengesahan Preambul. Fungsi Pokok Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia a) Pancasila dasar negara sesuai dengan pembukaan UUD 1945 dan yang pada hakikatnya adalah sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sumber tertib hukum. dan sejak saat itu Indonesia kosong dari kekuasaan. dengan acara utama (1) mengesahkan rancangan Hukum Dasar dengan preambulnya (Pembukaannya) dan (2) memilih Presiden dan Wakil Presiden. Pada tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. rakyat Indonesia bagian Timur mengusulkan agar pada alinea keempat preambul. terjadi proses yang cukup panjang. Pada tanggal 9 Agustus dibentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Sehari setelah proklamasi kemerdekaan PPKI mengadakan sidang. Sebelum mengesahkan Preambul. sesaat setelah Proklamasi Kemerdekaan. Wakhid Hasyim dan Teuku Muh. khususnya kepada para anggota tokoh-tokoh Islam. tanggal 10-16 juli 1945. di belakang kata “ketuhanan” yang berbunyi “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” dihapus. pada tanggal 17 Agustus 1945. IX/MPR/1978 (merupakan pengertian yuridis ketatanegaraan) . Hasan. Hal ini tentang tertuang dalam ketetapan MRP No. 3. Hatta disampaikan kepada sidang pleno PPKI. Muh. Hatta berusaha meyakinkan tokoh-tokoh Islam. Usul ini oleh Muh. Bung Hatta terlebih dahulu mengemukakan bahwa pada tanggal 17 Agustus 1945 sore hari. yaitu dengan memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. demi persatuan dan kesatuan bangsa. ada utusan dari Indonesia bagian Timur yang menemuinya. Jika tidak maka rakyat Indonesia bagian Timur lebih baik memisahkan diri dari negara RI yang baru saja diproklamasikan.Panitia Kecil yang beranggotakan sembilan orang ini pada tanggal itu juga melanjutkan sidang dan berhasil merumuskan calon Mukadimah Hukum Dasar. KH. mengingat Indonesia baru saja merdeka.

Kabinet Natsir. Kejadian selanjutnya adalah dengan tumbuhnya banyak partai. . Hal itu disebabkan Pemilu yang selalu ditunda-tunda dan hanya sebatas isu politik daripada program politik. Selama bertahun-tahun pemilihan yang bersifat nasional itu tidak pernah dilaksanakan. Presiden Soekarno sendiri ikut mencobanya. fraksi-fraksi di parlemen menolaknya. tumbuh pula egoisme partai. Ia memainkan peranan penting untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. semuanya tinggal janji. Soekarno (lahir di Blitar. Soekarno menyerukan harus adanya gotong royong antarelemen bangsa. Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945. Jawa Timur. Berdirilah banyak partai politik di Indonesia yang baru merdeka itu sebagai syarat menuju suatu negara demokrasi.b) Pancasila sebagai pengatur hidup kemasyarakatan pada umumnya (merupakan pengertian Pancasila yang bersifat sosiologis) c) Pancasila sebagai pengatur tingkah laku pribadi dan cara-cara dalammencari kebenaran (merupakan pengertian Pancasila yang bersifatetis dan filosofis) B. SOEKARNO 1. Kabinet Hatta. MASA PEMERINTAHAN ir. 21 Juni 1970 pada umur 69 tahun) adalah PresidenIndonesia pertama yang menjabat pada periode 1945–1966. Tak heran jika kabinet yang menguasai negeri ini jatuh bangun dalam waktu yang singkat. 2. Akan tetapi. pemerintah Hatta mengumumkan agar rakyat mulai 3 November 1945 mendirikan partai-partai politik. Era Pemerintahan Soekarno (a) Awal pemerintahan Soekarno dan Hatta Setelah Indonesia merdeka. Setiap partai menganggap dirinya yang paling benar dan pantas berkuasa. Kabinet Sukiman tak pernah mampu menyelenggarakan pemilihan umum. Setiap kabinet yang berkuasa selalu menjanjikan diselenggarakannya pemilihan umum. Meskipun saat Kabinet Wilopo berkuasa ada tanda-tanda bakal ada Pemilu dengan adanya rancangan undang-undang untuk pendaftaran pemilih. Ia mengecam partaipartai. 6 Juni 1901 – meninggal di Jakarta. Ia menganggap parlemen tidak efektif karena terlalu lama mengambil keputusan. plus ingin mengumbar nafsu duniawi yang sementara ini. Soekarno adalah penggali Pancasila karena ia yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai dasar negara Indonesia itu dan ia sendiri yang menamainya Pancasila. Pertikaian dan jatuh bangunnya kabinet tersebut mendorong pihak-pihak lain untuk mencoba sistem lain. Tentang Soekarno Ir.

Herbert Feith dalam Daniel Dhakidae (1986) mencoba memberikan gambaran alasan mengenai ditunda-tundanya Pemilu tersebut. Ketakutan ini menghinggapi Partai Nasional Indonesia (PNI). Saat kekacauan masih terjadi. Ada pula pihak yang memang secara sadar menolak Pemilu dengan alasan yang lebih logis. PNI takut jika Pemilu akan mengurangi kekuasaannya. gerombolan bersenjata merajalela. Partai politik dalam pergerakannya tidak boleh bertolak belakang dengan konsepsi Soekarno. baik dengan jalan legal maupun tidak legal. Kalaupun Pemilu dilaksanakan. Pandangan Soekarno terhadap sistem liberal ini pada akhirnya berpengaruh terhadap kehidupan partai politik di Indonesia. (4) kekhawatiran terlalu besarnya pertumbuhan partai politik. melihat adanya risiko yang sangat besar dengan diselenggarakannya Pemilu. Penyakit inilah yang menyebabkan tidak adanya satu kesatuan dalam membangun Indonesia. tak ada gunanya Pemilu. Namun demikian. Masjumi mendapatkan kursi yang lebih banyak. Partai politik dianggap sebagai sebuah penyakit yang lebih parah daripada perasaan kesukuan dan kedaerahan. Hal ini terbukti dari pemilihan di daerah-daerah. Beberapa partai dapat dimanfaatkan oleh Soekarno untuk dijadikan sebagai penyeimbang. Menurut Soekarno penerapan sistim Demokrasi Barat menyebabkan tidak terbentuknya pemerintahan kuat yang dibutuhkan untuk membangun Indonesia.Bahkan. hasilnya hanya menguntungkan golongan-golongan tertentu yang posisi ekonomi dan politiknya memiliki pengaruh terbesar terhadap massa rakyat. Mereka meragukan manfaat dilaksanakan Pemilu. Penetapan Presiden (Penpres) adalah senjata Soekarno yang paling ampuh . Demokrasi Terpimpin masih menyisakan sejumlah partai untuk berkembang. Mereka sadar bahwa Pemilu akan mencopot kursinya. serta rakyat buta huruf sekaligus buta politik. Wajar jika PNI memandang bahwa Pemilu yang terlalu awal akan menguntungkan Masjumi. yaitu: (1) Banyak anggota parlemen yang mendapat kursi karena keadaan dan situasi yang belum normal setelah revolusi. (b) Kehidupan Politik Masa Demokrasi Terpimpin Soekarno dengan konsep Demokrasi Terpimpinnya menilai Demokrasi Barat yang bersifat liberal tidak dapat menciptakan kestabilan politik. (3) Sistem Pemilu yang konsisten dengan UUDS 1950 akan menghasilkan perwakilan yang lemah bagi daerah-daerah di luar Jawa. Partai-partai yang ada pada waktu itu berjumlah sebanyak 40 partai dan ditekan oleh Soekarno untuk dibubarkan. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan Soekarno akan keseimbangan kekuatan yang labil dengan kalangan militer. (2) Kekhawatiran Pemilu akan menggeser negara ke kanan dalam kekuasaan partai-partai Islam.

maka ada satu partai yang pergerakan serta peranannya begitu dominan yaitu Partai Komunis Indonesia (PKI). Hal ini dianggap sebagai sebuah upaya untuk menyaingi kekuatan TNI-Angkatan Darat dan memecah belah militer untuk dapat ditunggangi. dengan curiga. Seperti yang telah disebutkan di atas. pergerakan PKI pada masa ini tidak dapat dilepaskan. TNI-Angkatan Darat. TNI-Angkatan Darat. Demokrasi terpimpin yang dianggapnya mengandung nilai-nilai asli Indonesia dan lebih baik dibandingkan dengan sistim ala Barat. Terlebih pada saat angkatan lain. membuat jurang permusuhan yang terjadi semakin melebar. Keadaan ini dimanfaatkan PKI untuk mencapai tujuan politiknya. (c) Soekarno dan PKI Hubungan antara PKI dan Soekarno sendiri pada masa Demokrasi Terpimpin dapat dikatakan merupakan hubungan timbal balik.untuk melumpuhkan apa saja yang dinilainya menghalangi jalannya revolusi yang hendak dibawakannya. seperti Masyumi dan PSI. Menerima dan membela Konstitusi 1945 dan Pancasila. Peraturan tersebut menyangkut persyaratan partai. Dalam penggambaran kiprah partai politik di percaturan politik nasional. Beberapa partai yang dianggap terlibat dalam pemberontakan sepanjang tahun 1950an. Bahkan pada tahun 1961 semua partai politik. juga dibubarkan dengan paksa. sebagai berikut: 1. MPRS mengangkatnya menjadi presiden seumur hidup. Konflik yang terjadi itu kemudian mencapai puncaknya pada pertengahan bulan September tahun 1965. PKI memanfaatkan popularitas Soekarno untuk mendapatkan massa. Sikap militan yang radikal yang ditunjukkan PKI melalui agitasi dan tekanan-tekanan politiknya yang semakin meningkat. Keputusan ini mendapat dukungan dari PKI. Pada bulan Mei 1963. Soekarno. Pembubaran tersebut pada umumnya dilakukan dengan cara diterapkannya Penerapan Presiden (Penpres) yang dikeluarkan pada tanggal 31 Desember 1959. partai politik pada masa Demokrasi Terpimpin mengalami pembubaran secara paksa. Keretakan hubungan antara Soekarno dengan pemimpin militer pada akhirnya muncul. ternyata dalam pelaksanaannya lebih mengarah kepada praktek pemerintahan yang otoriter. . Oleh karena itu untuk mendapatkan gambaran mengenai kehidupan partai politik pada masa demokrasi terpimpin. kecuali 9 partai yang dianggap dapat menyokong atau dapat dikendalikan. Pada masa itu kekuasaan memang berpusat pada tiga kekuatan yaitu. mendapatkan dukungan dari Soekarno. seperti TNI-Angkatan Udara. dibubarkan pula. Sementara itu di unsur kekuatan lainnya dalam Demokrasi Terpimpin. Dewan Perwakilan Rakyat hasil pemilihan umum tahun 1955 yang didalamnya terdiri dari partai-partai pemenang pemilihan umum. dibubarkan. melihat perkembangan yang terjadi antara PKI dan Soekarno. dan PKI.

Soeharto adalah pemimpin militer pada masa pendudukan Jepang dan Belanda.Yogyakarta. Kecamatan Sedayu. Melalui Keppres No. Presiden berhak menyelidiki administrasi dan keuangan partai. Menggunakan cara-cara damai dan demokrasi untuk mewujudkan cita-cita politiknya.2. Presiden berhak membubarkan partai. 129 tahun 1961 menolak untuk diakuinya PSII Abikusno. 128 tahun 1961. Tentang Soeharto Jend. PKI. Sedangkan Keppres No. Soeharto sering dirujuk dengan sebutan populer "The Smiling General" (bahasa Indonesia: "Sang Jenderal yang Tersenyum") karena raut mukanya yang selalu tersenyum di muka pers dalam setiap acara resmi kenegaraan. Hal ini dimungkinkan antara lain oleh peran Soekarno yang amat dominan dalam menjalankan pemerintahannya dengan cirinya utamanya yang sangat otoriter pada waktu itu di era demokrasi terpimpin. yang programnya diarahkan untuk merongrong politik pemerintah atau yang secara resmi tidak mengutuk anggotanya partai. Desa Argomulyo. 8 Juni 1921 – meninggal di Jakarta. terutama di Dunia Barat. Partai Rakyat Nasional Bebasa Daeng Lalo dan partai rakyat nasional Djodi Goondokusumo. 4. 5. 27 Januari 2008 pada umur 86 tahun[1]) adalah Presiden Indonesia yang kedua (1967-1998). 3. 6. Besar TNI Purn. Partaipartai tersebut hampir tidak bisa memainkan perannya dalam pentas perpolitikan nasional pada masa itu. 440 tahun 1961 telah pula diakui Partai Kristen Indonesia (Parkindo) dan Persatuan Tarbiyah Islam (Perti). Setelah Gerakan 30 . Demikianlah kehidupan partai-partai politik di masa Demokrasi Terpimpin. Sampai dengan tahun 1961. NU. (lahir di Dusun Kemusuk. SOEHARTO 1. Selanjutnya melalui Keppres No. Bantul. menggantikan Soekarno. MASA PEMERINTAHAN Jend. Partai Indonesia. Di dunia internasional. dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal. PSII dan IPKI. Partai Katolik. Partai-partai harus mempunyai cabang-cabang yang terbesar paling sedikit di seperempat jumlah daerah tingkat I dan jumlah cabang-cabang itu harus sekurangkurangnya seperempat dari jumlah daerah tingkat II seluruh wilayah Republik Indonesia. yang membantu pemberontakan. C. Sebelum menjadi presiden. Haji Muhammad Soeharto. Menerima bantuan luar negeri hanya seizin pemerintah. Partai Murba. partai-partai yang diakui adalah PNI. hanya ada 10 partai yang diakui dan dianggap memenuhi prasyarat di atas.

yakni : (1) tahap perjuangan 1945 – 1949 (2) tahap pemerintahan RIS dan berdasar UUDS (3) tahap setelah dekrit Presiden 1959 sampai 1966 (1) Implementasi Pancasila pada Tahap Perjuangan 1945 – 1949 Pada masa itu upaya untuk mengimplementasikan Pancasila secara sistematis dan terencana belum dapat direalisasikan. Lebih-lebih .000 jiwa. dan menjadi anggota PBB kembali pada tanggal 28 September 1966.September. MPR secara resmi melantik Soeharto untuk masa jabatan 5 tahun sebagai presiden. Soeharto menyatakan bahwa PKI adalah pihak yang bertanggung jawab dan memimpin operasi untuk menumpasnya. 1988. tepat 16 tahun setelah Indonesia diterima pertama kalinya. karena segala daya dan upaya bangsa dikerahkan untuk mempertahankan berdirinya negara yang baru saja diproklamasikan. jumlah orang yang kelaparan dikurangi dengan besar pada tahun 1970-an dan 1980-an. D. kebijakan-kebijakan ini. 1983. Indonesia pada tanggal 19 September 1966 mengumumkan bahwa Indonesia “bermaksud untuk melanjutkan kerjasama dengan PBB dan melanjutkan partisipasi dalam kegiatan-kegiatan PBB”. Selama masa pemerintahannya. IMPLEMENTASI SOEKARNO PANCASILA PADA MASA PEMERINTAHAN Implementasi Pancasila pada masa pemerintahan Presiden Soekarno dapat dibagi menjadi tiga tahapan. Orde Baru memilih perbaikan dan perkembangan ekonomi sebagai tujuan utamanya dan menempuh kebijakannya melalui struktur administratif yang didominasi militer namun dengan nasehat dari ahli ekonomi didikan Barat. dan dia kemudian dilantik kembali secara berturut-turut pada tahun 1973. dan 1998. salah satu pertama yang dilakukannya adalah mendaftarkan Indonesia menjadi anggota PBB lagi. 1993. Dia juga memperkaya dirinya. keluarganya. Era Pemerintahan Soeharto Setelah Soeharto menjadi Presiden. Pada 1968. 2. Operasi ini menewaskan lebih dari 500. 1978. dan rekan-rekat dekat melalui korupsi yang merajalela. Presiden Soeharto memulai “Orde Baru” dalam dunia politik Indonesia dan secara dramatis mengubah kebijakan luar negeri dan dalam negeri dari jalan yang ditempuh Soekarno pada akhir masa jabatannya. Contohnya. dan pengeksploitasian sumber daya alam secara besar-besaran menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang besar namun tidak merata di Indonesia.

Daerah Istimewa Kalimantan Barat. Oleh karena itu dalam waktu sekitar sembilan bulan Republik Indonesia Serikat telah menjelma lagi menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Bila kita renungkan secara tenang maka rumusan tersebut merupakan upaya untuk merealisasikan Pancasila dalam pendidikan dan pengajaran. berbangsa dan bernegara. Implementasi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara pada masa pemerintahan Republik Indonesia Serikat dan pada masa implementasi Undang-Undang Dasar Sementara agak tersendat. sehingga Pusat Pemerintah Republik Indonesia terpaksa pindah dari Jakarta ke Yogyakarta. Selanjutnya pasal 4 menyebutkan :”Pendidikan dan pengajaran berdasar atas asas-asas yang termaktub dalam Pancasila Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia dan atas kebudayaan kebangsaan Indonesia. yakni persatuan dan kesatuan negara bangsa Indonesia. serta satuan-satuan kenegaraan seperti Jawa Tengah. Pasal 3 menyebutkan :”Tujuan pendidikan dan pengajaran ialah untuk membentuk manusia susila yang cakap dan warganegara yang demokratis serta bertanggung jawab tentang kesejahteraan masyarakat dan tanah air. utamanya disebabkan oleh adanya pasal dalam UUDS yang menyebutkan bahwa perlu dibentuk UUD yang baru.4 tahun 1950 tentang Dasar-dasar Pendidikan dan Pengajaran di Sekolah.” Dengan tegas dinyatakan bahwa usaha dalam bidang pendidikan dan pengajaran adalah untuk mewujudkan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Untuk sementara dibentuknya BFO (Bijeenkomst voor Federaal Overleg) yang terdiri atas negara-negara Indonesia Timur. Kalimantan Tenggara dan Kalimantan Timur. Sumatra Timur dan Sumatra Selatan. Jawa Timur. Belitung. Dayak Besar. Bab V pasal 134 menyebutkan :”Konstituante (Sidang Pembuat Undang-Undang Dasar) bersama-sama dengan Pemerintah selekas-lekasnya menetapkan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia yang .karena tentara Belanda mendesak terus. Unsur-unsur inilah yang kemudian terikat menjadi Republik Indonesia Serikat bersama dengan Negara Republik Indonesia yang berpusat di Yogyakarta. Sementara itu bangsa Indonesia tetap berpegang pada prinsip yang terdapat dalam Pancasila. Ini merupakan salah satu perjuangan bangsa untuk mewujudkan Pancasila khususnya sila ketiga. Bangka. (2) Implementasi Pancasila pada Masa Pemerintahan RIS dan UUDS. Dalam era tersebut juga telah diupayakan implementasi Pancasila dalam bidang pendidikan dengan terbitnya Undang-undang No. Belanda dalam rangka menguasai kembali Indonesia menerapkan pendekatan membentuk negara-negara kecil untuk dijadikan negara federal dibawah payung Ratu Yuliana. Pasundan. yakni persatuan Indonesia. Madura. Daerah Banjar.

Bung Karno memberikan penjelasan yang cukup panjang lebar mengenai Pancasila. Setelah diadakan voting sebanyak tiga kali ternyata tidak memenuhi ketentuan untuk dapat diambil keputusan. pada peringatan ulang tahun kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945. Dalam ceramah/kuliahnya pada tahun 1958 dan 1959 sebelum terjadinya dekrit. Gagasan tersebut menimbulkan reaksi cukup keras dari masyarakat. tetapi tidak mencapai 2/3. yakni adanya sementara golongan/partai yang ingin mengubah dasar negara selain dari Pancasila. (3) Implementasi Pancasila setelah kembali ke UUD 1945 Setelah terjadi dekrit presiden pada tanggal 5 Juli 1945. Presiden Soekarno berpidato di depan umum. Akhirnya dengan dekrit Presiden. pada tanggal 5 Juli 1959.akan menggantikan Undang-Undang Dasar Sementara ini. sehingga pada tahun 1959 Presiden Republik Indonesia menawarkan untuk kembali ke Undang-Undang Dasar 1945. Namun setelah bersidang sekitar tiga tahun Konstituante tidak mampu melaksanakan tugasnya. (pertama 269 – 199. di antaranya mengenai demokrasi terpimpin. Sosialisme Indonesia. kembali ke UUD 1845. yang di dalamnya dikupas juga mengenai demokrasi terpimpin. karena terjadinya perdebatan yang seru. . Jumlah suara yang setuju untuk kembali ke UUD 1945 telah melebih 50%.” Manifesto Politik tersebut berisi program pembangunan bangsa Indonesia dalam menjalankan revolusinya. kedua 263 – 203. yang merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh Presiden Soekarno setiap tanggal 17 Agustus. Pidato tersebut diberi judul “Manifesto Politik Indonesia. Presiden Republik Indonesia menentukan dekrit kembali ke Undang-Undang Dasar 1945. maka dasar negara tetap Pancasila hingga dewasa ini.” Pada tanggal 15 Desember 1955 diselenggarakan pemilihan umum bagi anggota-anggota Konstituante dan mengasilkan 542 orang anggota yang mewakili 18 fraksi dan satu golongan yang tidak berfraksi. ketiga 264 – 204). Anggota Konstituante dilantik pada tanggal 10 Nopember 1956. Untuk memudahkan dalam memahaminya Manifesto Politik tersebut dirumuskan menjadi USDEK. Bila kita cermati bahwa Konstituante tidak berhasil merumuskan UUD baru bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ekonomi Terpimpin dan Kepribadian Indonesia. singkatan dari Undang-Undang Dasar 1945. Akhirnya setelah melalui berbagai pendekatan. Oleh karena itu masyarakat umum menyebutnya menjadi Manipol-USDEK. Namun sebelum terjadinya dekrit tersebut Presiden Soekarno telah melemparkan berbagai gagasan mengenai implementasi Pancasila. Demokrasi Terpimpin. sehingga dirasakan oleh Bung Karno untuk menjelaskannya.

sehingga sering pula terdengar suara yang sinis terhadap usaha tersebut. Karena diduga bahwa program-program tersebut bernuansa pada ideologi yang diperjuangkan oleh partai politik tertentu. yang isinya di antaranya pendidikan agama bukan matapelajaran wajib. meski berbagai pihak ada yang berpendapat bahwa telah terjadi penyelewengan dalam implementasi tersebut. Dikembangkan program pendidikan Panca Wardana yang merupakan penjabaran dari konsep ManipolUSDEK. Kita tidak memberikan pendapat setuju atau tidak. Nampaknya kesempatan ini dimanfaatkan oleh partai politik tertentu untuk melancarkan aksi-aksinya. Salah satu gerakan yang dilakukan adalah dalam bidang pendidikan. namun sekurang-kurangnya ada usaha untuk mengimplementasikan Pancasila. anak diperkenankan untuk tidak mengikuti pelajaran tersebut. Bahkan di Jawa Tengah rumah-rumah penduduk gentengnya dicat dengan tulisan USDEK dengan huruf besar-besar. Untuk masyarakat luas disiapkan Tujuh Bahan Pokok Indoktrinasi yang berisi penjabaran Manipol-USDEK. maka terdapat pihak-pihak yang tidak sepakat dengan gerakan tersebut. Demikianlah usaha-usaha implementasi Pancasila yang pernah diselenggarakan selama pemerintahan Presiden Soekarno. Dikembangkan kurikulum tahun 1964. . Memang boleh saja orang berbeda pendapat. tetapi sekedar menggambarkan situasi yang terjadi pada waktu itu. serta tentang Revolusi yang sedang diselenggarakan oleh bangsa Indonesia. Salah satu bentuk sosialisasi adalah dengan membuat tugu-tugu batas antar desa yang berisi tulisan Manipol USDEK.Untuk mensosialisasikan gagasan tersebut diselenggarakan semacam penataran pada segala lapisan masyarakat. Bila orang tua berkeberatan terhadap penyelenggaraan pendidikan agama bagi anaknya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful