PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

“PANCASILA DI MASA SOEKARNO DAN SOEHARTO”

OLEH:

INGGRID EKA PRATIWI 041014065
EKONOMI ISLAM

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS AIRLANGGA JL. AIRLANGGA 4-6 SURABAYA 2011

Perjuangan bersenjata bangsa Indonesia dalam mengusir penjajah. Oleh karena terus . Majapahit. Janji ini diucapkan oleh Perdana Menteri Kaiso pada tanggal 7 September 1944. Mulai tahun 1944. Pengertian Pancasila Pancasila artinya lima dasar atau lima asas yaitu nama dari dasar negara kita.Tidak boleh berjiwa dengki 4. namun berdasrkan kenyataan. dan Jepang. Inggris. Paling lama menjajah adalah bangsa Belanda. bangsa Indonesia selalu melakukan perlawanan dalam bentuk perjuangan bersenjata maupun politik. Demak.A. di wilayah negara RI terdapat kerajaankerajaan besar yang merdeka. misalnya Sriwijaya. Bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa lain. 2. Sebagai dasar negara maka nilai-nilai kehidupan bernegara dan pemerintahan sejak saat itu haruslah berdasarkan pada Pancasila. Terhadap penjajahan tersebut. dalam buku Sutasoma ini. Ternate. dalam hal ini Belanda. Untuk menarik simpati bangsa Indonesia agar bersedia membantu Jepang dalam melawan tentara Sekutu.Tidak boleh berbohong 5.Tidak boleh melakukan kekerasan 2. misalnya bangsa Belanda. dan Tidore. Negara Republik Indonesia. PANCASILA 1. sampai dengan tahun 1908 boleh dikatakan selalu mengalami kegagalan. nilai-nilai yang ada dalam Pancasila tersebut telah dipraktikan oleh nenek moyang bangsa Indonesia dan kita teruskan sampai sekarang. Penjajahan Belanda berakhir pada tahun 1942. Namun Jepang tidak terlalu lama menduduki Indonesia. tepatnya tanggal 8 Maret. Sejarah Pancasila Ideologi dan dasar negara kita adalah Pancasila. Jepang memberikan janji kemerdekaan di kelak kemudian hari. Sejak saat itu Indonesia diduduki oleh bala tentara Jepang. yaitu sebagai berikut: 1. tentara Jepang mulai kalah dalam melawan tentara Sekutu. Portugis. Sebelum tanggal 17 Agustus bangsa Indonesia belum merdeka. Istilah Pancasila telah dikenal sejak zaman Majapahit pada abad XIV yang terdapat dalam buku Nagara Kertagama karangan Mpu Prapanca dan buku Sutasoma karangan Mpu Tantular.Tidak boleh mabuk minuman keras / obat-obatan terlarang Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945.Tidak boleh mencuri 3. Mataram. Banyak bangsa-bangsa lain yang menjajah atau berkuasa di Indonesia. Padahal sebelum kedatangan penjajah bangsa asing tersebut. selain mempunyai arti “Berbatu sendi yang lima” (dari bahasa Sangsekerta) Pancasila juga mempunyai arti “Pelaksanaan kesusilaan yang lima” (Pancasila Krama).

Ketuhanan Yang Maha Esa 2. Persatuan Indonesia 3. yaitu janji kemerdekaan tanpa syarat yang dituangkan dalam Maklumat Gunseikan (Pembesar Tertinggi Sipil dari Pemerintah Militer Jepang di Jawa dan Madura) Dalam maklumat itu sekaligus dimuat dasar pembentukan Badan Penyelidik UsahaUsaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Peri Kemanusiaan 3. Pada sidang pertama itu. yaitu: 1. Peri Kebangsaan 2. Dalam sidang pertama ini yang dibicarakan khusus mengenai calon dasar negara untuk Indonesia merdeka nanti. Kesejahteraan Sosial 5. Peri Kerakyatan 5. Kesejahteraan Rakyat Selain itu Muhammad Yamin juga mengajukan usul secara tertulis yang juga terdiri atas lima hal. dua di antaranya adalah Muhammad Yamin dan Bung Karno. Ketuhanan yang Berkebudayaan . maka pada tanggal 29 April 1945 Jepang memberikan janji kemerdekaan yang kedua kepada bangsa Indonesia. yaitu: 1. Rasa Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab 4. Bung Karno mengajukan usul mengenai calon dasar negara yang terdiri atas lima hal. dan mengadakan sidang pertama pada tanggal 29 Mei 1945 – 1 Juni 1945. yaitu: 1. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / Perwakilan 5. Keanggotaan badan ini dilantik pada tanggal 28 Mei 1945. yang masing-masing mengusulkan calon dasar negara untuk Indonesia merdeka. Peri Ketuhanan 4. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia Usulan ini diajukan pada tanggal 29 Mei 1945. Muhammad Yamin mengajukan usul mengenai dasar negara secara lisan yang terdiri atas lima hal. Internasionalisme (Perikemanusiaan) 3. banyak anggota yang berbicara. Nasionalisme (Kebangsaan Indonesia) 2.menerus terdesak. Mufakat atau Demokrasi 4. Tugas badan ini adalah menyelidiki dan mengumpulkan usul-usul untuk selanjutnya dikemukakan kepada pemerintah Jepang untuk dapat dipertimbangkan bagi kemerdekaan Indonesia. kemudian pada tanggal 1 Juni 1945.

Muh. Mr. Mr. Ir. Muh. A. yaitu: 1. Otto Iskandar Dinata 8. Ir. Hatta Pada tanggal 22 Juni 1945 diadakan rapat gabungan antara Panitia Kecil.H. R.Kelima hal ini oleh Bung Karno diberi nama Pancasila. A. Ahmad Subardjo 9. Drs. Hasil yang dicapai antara lain disetujuinya dibentuknya sebuah Panitia Kecil Penyelidik Usul-Usul/Perumus Dasar Negara.A. Maramis 4. Sutardjo Kartohadikusumo 6. Mr. yang terdiri atas sembilan orang.A. M. Drs. Yamin 5. Wachid Hasjim 4. Ketuhanan Berikutnya tiga hal ini menurutnya juga dapat diperas menjadi Ekasila yaitu Gotong Royong. yaitu: 1. Abikusno Tjokrosujoso 7. Adapun anggota panitia kecil ini terdiri atas delapan orang. Ki Bagus Hadikusumo 3.H. Wachid Hasyim 5. K. pada tanggal 1 Juni 1945 para anggota BPUPKI sepakat untuk membentuk sebuah panitia kecil yang tugasnya adalah menampung usul-usul yang masuk dan memeriksanya serta melaporkan kepada sidang pleno BPUPKI. Muh. Soekarno 2. dengan para anggota BPUPKI yang berdomisili di Jakarta. K. Selesai sidang pertama. H. Sosio nasionalisme 2. yaitu: 1. Lebih lanjut Bung Karno mengemukakan bahwa kelima sila tersebut dapat diperas menjadi Trisila. Mr. Maramis 7. Abdul Kahar Muzakkir 6. Agus Salim 8. Hatta 3. Mr. Muh. Tiap-tiap anggota diberi kesempatan mengajukan usul secara tertulis paling lambat sampai dengan tanggal 20 Juni 1945. Yamin . Soekarno 2. Sosio demokrasi 3.

Bung Hatta terlebih dahulu mengemukakan bahwa pada tanggal 17 Agustus 1945 sore hari. dan sejak saat itu Indonesia kosong dari kekuasaan. Jika tidak maka rakyat Indonesia bagian Timur lebih baik memisahkan diri dari negara RI yang baru saja diproklamasikan.V/MP/1973 serta ketetapan No. khususnya kepada para anggota tokoh-tokoh Islam. pada tanggal 17 Agustus 1945. sesaat setelah Proklamasi Kemerdekaan. Usul ini oleh Muh. 3. mengingat Indonesia baru saja merdeka. Untuk pengesahan Preambul. Sejarah berjalan terus. Sehari setelah proklamasi kemerdekaan PPKI mengadakan sidang. Keadaan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para pemimpin bangsa Indonesia. Hatta disampaikan kepada sidang pleno PPKI.Panitia Kecil yang beranggotakan sembilan orang ini pada tanggal itu juga melanjutkan sidang dan berhasil merumuskan calon Mukadimah Hukum Dasar. Fungsi Pokok Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia a) Pancasila dasar negara sesuai dengan pembukaan UUD 1945 dan yang pada hakikatnya adalah sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sumber tertib hukum. yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan “Piagam Jakarta”. KH. Muh. akhirnya tokoh-tokoh Islam itu merelakan dicoretnya “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” di belakang kata Ketuhanan dan diganti dengan “Yang Maha Esa”. demi persatuan dan kesatuan bangsa. Pada tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. antara lain kepada Ki Bagus Hadikusumo. Intinya. Oleh karena pendekatan yang terus-menerus dan demi persatuan dan kesatuan. rakyat Indonesia bagian Timur mengusulkan agar pada alinea keempat preambul. Hal ini tentang tertuang dalam ketetapan MRP No. hasil yang dicapai adalah merumuskan rancangan Hukum Dasar. Dalam sidang BPUPKI kedua. Hatta berusaha meyakinkan tokoh-tokoh Islam. tanggal 10-16 juli 1945. ada utusan dari Indonesia bagian Timur yang menemuinya. XX/MPRS/1966 dan ketetapan MPR No. Sebelum mengesahkan Preambul. dengan acara utama (1) mengesahkan rancangan Hukum Dasar dengan preambulnya (Pembukaannya) dan (2) memilih Presiden dan Wakil Presiden. IX/MPR/1978 (merupakan pengertian yuridis ketatanegaraan) . terjadi proses yang cukup panjang. Wakhid Hasyim dan Teuku Muh. Pada tanggal 9 Agustus dibentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). di belakang kata “ketuhanan” yang berbunyi “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” dihapus. yaitu dengan memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Hasan.

Setiap partai menganggap dirinya yang paling benar dan pantas berkuasa. Jawa Timur. Hal itu disebabkan Pemilu yang selalu ditunda-tunda dan hanya sebatas isu politik daripada program politik. Ia mengecam partaipartai. Pertikaian dan jatuh bangunnya kabinet tersebut mendorong pihak-pihak lain untuk mencoba sistem lain. Akan tetapi. Berdirilah banyak partai politik di Indonesia yang baru merdeka itu sebagai syarat menuju suatu negara demokrasi. Meskipun saat Kabinet Wilopo berkuasa ada tanda-tanda bakal ada Pemilu dengan adanya rancangan undang-undang untuk pendaftaran pemilih. Ia memainkan peranan penting untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Soekarno (lahir di Blitar.b) Pancasila sebagai pengatur hidup kemasyarakatan pada umumnya (merupakan pengertian Pancasila yang bersifat sosiologis) c) Pancasila sebagai pengatur tingkah laku pribadi dan cara-cara dalammencari kebenaran (merupakan pengertian Pancasila yang bersifatetis dan filosofis) B. SOEKARNO 1. 6 Juni 1901 – meninggal di Jakarta. fraksi-fraksi di parlemen menolaknya. Soekarno adalah penggali Pancasila karena ia yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai dasar negara Indonesia itu dan ia sendiri yang menamainya Pancasila. . Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945. Kabinet Hatta. Presiden Soekarno sendiri ikut mencobanya. Era Pemerintahan Soekarno (a) Awal pemerintahan Soekarno dan Hatta Setelah Indonesia merdeka. Tak heran jika kabinet yang menguasai negeri ini jatuh bangun dalam waktu yang singkat. 2. pemerintah Hatta mengumumkan agar rakyat mulai 3 November 1945 mendirikan partai-partai politik. Soekarno menyerukan harus adanya gotong royong antarelemen bangsa. MASA PEMERINTAHAN ir. Kejadian selanjutnya adalah dengan tumbuhnya banyak partai. plus ingin mengumbar nafsu duniawi yang sementara ini. Selama bertahun-tahun pemilihan yang bersifat nasional itu tidak pernah dilaksanakan. 21 Juni 1970 pada umur 69 tahun) adalah PresidenIndonesia pertama yang menjabat pada periode 1945–1966. Setiap kabinet yang berkuasa selalu menjanjikan diselenggarakannya pemilihan umum. semuanya tinggal janji. Kabinet Natsir. tumbuh pula egoisme partai. Ia menganggap parlemen tidak efektif karena terlalu lama mengambil keputusan. Kabinet Sukiman tak pernah mampu menyelenggarakan pemilihan umum. Tentang Soekarno Ir.

Ada pula pihak yang memang secara sadar menolak Pemilu dengan alasan yang lebih logis. Saat kekacauan masih terjadi. serta rakyat buta huruf sekaligus buta politik. tak ada gunanya Pemilu. Wajar jika PNI memandang bahwa Pemilu yang terlalu awal akan menguntungkan Masjumi. (4) kekhawatiran terlalu besarnya pertumbuhan partai politik. Pandangan Soekarno terhadap sistem liberal ini pada akhirnya berpengaruh terhadap kehidupan partai politik di Indonesia. Partai politik dalam pergerakannya tidak boleh bertolak belakang dengan konsepsi Soekarno. Ketakutan ini menghinggapi Partai Nasional Indonesia (PNI). Partai politik dianggap sebagai sebuah penyakit yang lebih parah daripada perasaan kesukuan dan kedaerahan.Herbert Feith dalam Daniel Dhakidae (1986) mencoba memberikan gambaran alasan mengenai ditunda-tundanya Pemilu tersebut. Penyakit inilah yang menyebabkan tidak adanya satu kesatuan dalam membangun Indonesia. PNI takut jika Pemilu akan mengurangi kekuasaannya. Beberapa partai dapat dimanfaatkan oleh Soekarno untuk dijadikan sebagai penyeimbang. baik dengan jalan legal maupun tidak legal. gerombolan bersenjata merajalela. Kalaupun Pemilu dilaksanakan. Masjumi mendapatkan kursi yang lebih banyak. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan Soekarno akan keseimbangan kekuatan yang labil dengan kalangan militer. Namun demikian. hasilnya hanya menguntungkan golongan-golongan tertentu yang posisi ekonomi dan politiknya memiliki pengaruh terbesar terhadap massa rakyat.Bahkan. Mereka sadar bahwa Pemilu akan mencopot kursinya. yaitu: (1) Banyak anggota parlemen yang mendapat kursi karena keadaan dan situasi yang belum normal setelah revolusi. Hal ini terbukti dari pemilihan di daerah-daerah. (2) Kekhawatiran Pemilu akan menggeser negara ke kanan dalam kekuasaan partai-partai Islam. Menurut Soekarno penerapan sistim Demokrasi Barat menyebabkan tidak terbentuknya pemerintahan kuat yang dibutuhkan untuk membangun Indonesia. Demokrasi Terpimpin masih menyisakan sejumlah partai untuk berkembang. Partai-partai yang ada pada waktu itu berjumlah sebanyak 40 partai dan ditekan oleh Soekarno untuk dibubarkan. Penetapan Presiden (Penpres) adalah senjata Soekarno yang paling ampuh . (3) Sistem Pemilu yang konsisten dengan UUDS 1950 akan menghasilkan perwakilan yang lemah bagi daerah-daerah di luar Jawa. Mereka meragukan manfaat dilaksanakan Pemilu. (b) Kehidupan Politik Masa Demokrasi Terpimpin Soekarno dengan konsep Demokrasi Terpimpinnya menilai Demokrasi Barat yang bersifat liberal tidak dapat menciptakan kestabilan politik. melihat adanya risiko yang sangat besar dengan diselenggarakannya Pemilu.

kecuali 9 partai yang dianggap dapat menyokong atau dapat dikendalikan. Demokrasi terpimpin yang dianggapnya mengandung nilai-nilai asli Indonesia dan lebih baik dibandingkan dengan sistim ala Barat. Pada bulan Mei 1963. dan PKI. partai politik pada masa Demokrasi Terpimpin mengalami pembubaran secara paksa. dibubarkan pula. Hal ini dianggap sebagai sebuah upaya untuk menyaingi kekuatan TNI-Angkatan Darat dan memecah belah militer untuk dapat ditunggangi. TNI-Angkatan Darat. Dalam penggambaran kiprah partai politik di percaturan politik nasional. Sementara itu di unsur kekuatan lainnya dalam Demokrasi Terpimpin. Sikap militan yang radikal yang ditunjukkan PKI melalui agitasi dan tekanan-tekanan politiknya yang semakin meningkat.untuk melumpuhkan apa saja yang dinilainya menghalangi jalannya revolusi yang hendak dibawakannya. (c) Soekarno dan PKI Hubungan antara PKI dan Soekarno sendiri pada masa Demokrasi Terpimpin dapat dikatakan merupakan hubungan timbal balik. Keputusan ini mendapat dukungan dari PKI. ternyata dalam pelaksanaannya lebih mengarah kepada praktek pemerintahan yang otoriter. MPRS mengangkatnya menjadi presiden seumur hidup. Pada masa itu kekuasaan memang berpusat pada tiga kekuatan yaitu. melihat perkembangan yang terjadi antara PKI dan Soekarno. pergerakan PKI pada masa ini tidak dapat dilepaskan. Terlebih pada saat angkatan lain. membuat jurang permusuhan yang terjadi semakin melebar. seperti TNI-Angkatan Udara. Keretakan hubungan antara Soekarno dengan pemimpin militer pada akhirnya muncul. Pembubaran tersebut pada umumnya dilakukan dengan cara diterapkannya Penerapan Presiden (Penpres) yang dikeluarkan pada tanggal 31 Desember 1959. dengan curiga. sebagai berikut: 1. Beberapa partai yang dianggap terlibat dalam pemberontakan sepanjang tahun 1950an. Bahkan pada tahun 1961 semua partai politik. juga dibubarkan dengan paksa. mendapatkan dukungan dari Soekarno. Dewan Perwakilan Rakyat hasil pemilihan umum tahun 1955 yang didalamnya terdiri dari partai-partai pemenang pemilihan umum. maka ada satu partai yang pergerakan serta peranannya begitu dominan yaitu Partai Komunis Indonesia (PKI). . Seperti yang telah disebutkan di atas. Keadaan ini dimanfaatkan PKI untuk mencapai tujuan politiknya. Konflik yang terjadi itu kemudian mencapai puncaknya pada pertengahan bulan September tahun 1965. PKI memanfaatkan popularitas Soekarno untuk mendapatkan massa. Peraturan tersebut menyangkut persyaratan partai. Menerima dan membela Konstitusi 1945 dan Pancasila. seperti Masyumi dan PSI. Soekarno. dibubarkan. TNI-Angkatan Darat. Oleh karena itu untuk mendapatkan gambaran mengenai kehidupan partai politik pada masa demokrasi terpimpin.

partai-partai yang diakui adalah PNI. hanya ada 10 partai yang diakui dan dianggap memenuhi prasyarat di atas. Hal ini dimungkinkan antara lain oleh peran Soekarno yang amat dominan dalam menjalankan pemerintahannya dengan cirinya utamanya yang sangat otoriter pada waktu itu di era demokrasi terpimpin.2. yang membantu pemberontakan. Sedangkan Keppres No. Partai Katolik. terutama di Dunia Barat. NU. yang programnya diarahkan untuk merongrong politik pemerintah atau yang secara resmi tidak mengutuk anggotanya partai. Di dunia internasional. Presiden berhak menyelidiki administrasi dan keuangan partai. Sampai dengan tahun 1961. Partai-partai harus mempunyai cabang-cabang yang terbesar paling sedikit di seperempat jumlah daerah tingkat I dan jumlah cabang-cabang itu harus sekurangkurangnya seperempat dari jumlah daerah tingkat II seluruh wilayah Republik Indonesia. Desa Argomulyo. 4. 6. Sebelum menjadi presiden. Partai Murba. 27 Januari 2008 pada umur 86 tahun[1]) adalah Presiden Indonesia yang kedua (1967-1998). Partai Indonesia. Presiden berhak membubarkan partai. Tentang Soeharto Jend. Bantul. Partaipartai tersebut hampir tidak bisa memainkan perannya dalam pentas perpolitikan nasional pada masa itu. 440 tahun 1961 telah pula diakui Partai Kristen Indonesia (Parkindo) dan Persatuan Tarbiyah Islam (Perti). Kecamatan Sedayu. Besar TNI Purn. 3. MASA PEMERINTAHAN Jend. Soeharto sering dirujuk dengan sebutan populer "The Smiling General" (bahasa Indonesia: "Sang Jenderal yang Tersenyum") karena raut mukanya yang selalu tersenyum di muka pers dalam setiap acara resmi kenegaraan. Selanjutnya melalui Keppres No. Menerima bantuan luar negeri hanya seizin pemerintah. Haji Muhammad Soeharto. 128 tahun 1961. 5. 8 Juni 1921 – meninggal di Jakarta. C. dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal. menggantikan Soekarno. PSII dan IPKI.Yogyakarta. Soeharto adalah pemimpin militer pada masa pendudukan Jepang dan Belanda. Menggunakan cara-cara damai dan demokrasi untuk mewujudkan cita-cita politiknya. (lahir di Dusun Kemusuk. Melalui Keppres No. PKI. 129 tahun 1961 menolak untuk diakuinya PSII Abikusno. SOEHARTO 1. Setelah Gerakan 30 . Partai Rakyat Nasional Bebasa Daeng Lalo dan partai rakyat nasional Djodi Goondokusumo. Demikianlah kehidupan partai-partai politik di masa Demokrasi Terpimpin.

Pada 1968. dan rekan-rekat dekat melalui korupsi yang merajalela. Dia juga memperkaya dirinya. jumlah orang yang kelaparan dikurangi dengan besar pada tahun 1970-an dan 1980-an. dan dia kemudian dilantik kembali secara berturut-turut pada tahun 1973. Selama masa pemerintahannya. IMPLEMENTASI SOEKARNO PANCASILA PADA MASA PEMERINTAHAN Implementasi Pancasila pada masa pemerintahan Presiden Soekarno dapat dibagi menjadi tiga tahapan. tepat 16 tahun setelah Indonesia diterima pertama kalinya. Orde Baru memilih perbaikan dan perkembangan ekonomi sebagai tujuan utamanya dan menempuh kebijakannya melalui struktur administratif yang didominasi militer namun dengan nasehat dari ahli ekonomi didikan Barat. 1978.000 jiwa. 1988.September. yakni : (1) tahap perjuangan 1945 – 1949 (2) tahap pemerintahan RIS dan berdasar UUDS (3) tahap setelah dekrit Presiden 1959 sampai 1966 (1) Implementasi Pancasila pada Tahap Perjuangan 1945 – 1949 Pada masa itu upaya untuk mengimplementasikan Pancasila secara sistematis dan terencana belum dapat direalisasikan. D. 1993. Operasi ini menewaskan lebih dari 500. Era Pemerintahan Soeharto Setelah Soeharto menjadi Presiden. Lebih-lebih . Soeharto menyatakan bahwa PKI adalah pihak yang bertanggung jawab dan memimpin operasi untuk menumpasnya. 1983. karena segala daya dan upaya bangsa dikerahkan untuk mempertahankan berdirinya negara yang baru saja diproklamasikan. keluarganya. Contohnya. MPR secara resmi melantik Soeharto untuk masa jabatan 5 tahun sebagai presiden. dan 1998. Indonesia pada tanggal 19 September 1966 mengumumkan bahwa Indonesia “bermaksud untuk melanjutkan kerjasama dengan PBB dan melanjutkan partisipasi dalam kegiatan-kegiatan PBB”. 2. kebijakan-kebijakan ini. dan pengeksploitasian sumber daya alam secara besar-besaran menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang besar namun tidak merata di Indonesia. Presiden Soeharto memulai “Orde Baru” dalam dunia politik Indonesia dan secara dramatis mengubah kebijakan luar negeri dan dalam negeri dari jalan yang ditempuh Soekarno pada akhir masa jabatannya. dan menjadi anggota PBB kembali pada tanggal 28 September 1966. salah satu pertama yang dilakukannya adalah mendaftarkan Indonesia menjadi anggota PBB lagi.

Unsur-unsur inilah yang kemudian terikat menjadi Republik Indonesia Serikat bersama dengan Negara Republik Indonesia yang berpusat di Yogyakarta. Daerah Istimewa Kalimantan Barat. Selanjutnya pasal 4 menyebutkan :”Pendidikan dan pengajaran berdasar atas asas-asas yang termaktub dalam Pancasila Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia dan atas kebudayaan kebangsaan Indonesia.” Dengan tegas dinyatakan bahwa usaha dalam bidang pendidikan dan pengajaran adalah untuk mewujudkan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Ini merupakan salah satu perjuangan bangsa untuk mewujudkan Pancasila khususnya sila ketiga. Madura. berbangsa dan bernegara. Kalimantan Tenggara dan Kalimantan Timur. utamanya disebabkan oleh adanya pasal dalam UUDS yang menyebutkan bahwa perlu dibentuk UUD yang baru.” Bila kita renungkan secara tenang maka rumusan tersebut merupakan upaya untuk merealisasikan Pancasila dalam pendidikan dan pengajaran. Sumatra Timur dan Sumatra Selatan. Pasundan. (2) Implementasi Pancasila pada Masa Pemerintahan RIS dan UUDS. Dalam era tersebut juga telah diupayakan implementasi Pancasila dalam bidang pendidikan dengan terbitnya Undang-undang No. Bangka.4 tahun 1950 tentang Dasar-dasar Pendidikan dan Pengajaran di Sekolah.karena tentara Belanda mendesak terus. Dayak Besar. Oleh karena itu dalam waktu sekitar sembilan bulan Republik Indonesia Serikat telah menjelma lagi menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia. yakni persatuan dan kesatuan negara bangsa Indonesia. Untuk sementara dibentuknya BFO (Bijeenkomst voor Federaal Overleg) yang terdiri atas negara-negara Indonesia Timur. serta satuan-satuan kenegaraan seperti Jawa Tengah. sehingga Pusat Pemerintah Republik Indonesia terpaksa pindah dari Jakarta ke Yogyakarta. Implementasi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara pada masa pemerintahan Republik Indonesia Serikat dan pada masa implementasi Undang-Undang Dasar Sementara agak tersendat. yakni persatuan Indonesia. Belanda dalam rangka menguasai kembali Indonesia menerapkan pendekatan membentuk negara-negara kecil untuk dijadikan negara federal dibawah payung Ratu Yuliana. Sementara itu bangsa Indonesia tetap berpegang pada prinsip yang terdapat dalam Pancasila. Jawa Timur. Belitung. Daerah Banjar. Bab V pasal 134 menyebutkan :”Konstituante (Sidang Pembuat Undang-Undang Dasar) bersama-sama dengan Pemerintah selekas-lekasnya menetapkan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia yang . Pasal 3 menyebutkan :”Tujuan pendidikan dan pengajaran ialah untuk membentuk manusia susila yang cakap dan warganegara yang demokratis serta bertanggung jawab tentang kesejahteraan masyarakat dan tanah air.

Ekonomi Terpimpin dan Kepribadian Indonesia. kembali ke UUD 1845. Demokrasi Terpimpin. sehingga pada tahun 1959 Presiden Republik Indonesia menawarkan untuk kembali ke Undang-Undang Dasar 1945. di antaranya mengenai demokrasi terpimpin. Anggota Konstituante dilantik pada tanggal 10 Nopember 1956. . Dalam ceramah/kuliahnya pada tahun 1958 dan 1959 sebelum terjadinya dekrit. sehingga dirasakan oleh Bung Karno untuk menjelaskannya. Namun sebelum terjadinya dekrit tersebut Presiden Soekarno telah melemparkan berbagai gagasan mengenai implementasi Pancasila. Presiden Republik Indonesia menentukan dekrit kembali ke Undang-Undang Dasar 1945. Sosialisme Indonesia.” Pada tanggal 15 Desember 1955 diselenggarakan pemilihan umum bagi anggota-anggota Konstituante dan mengasilkan 542 orang anggota yang mewakili 18 fraksi dan satu golongan yang tidak berfraksi. Namun setelah bersidang sekitar tiga tahun Konstituante tidak mampu melaksanakan tugasnya. Untuk memudahkan dalam memahaminya Manifesto Politik tersebut dirumuskan menjadi USDEK. yakni adanya sementara golongan/partai yang ingin mengubah dasar negara selain dari Pancasila. Setelah diadakan voting sebanyak tiga kali ternyata tidak memenuhi ketentuan untuk dapat diambil keputusan. pada tanggal 5 Juli 1959. singkatan dari Undang-Undang Dasar 1945. Akhirnya setelah melalui berbagai pendekatan. yang merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh Presiden Soekarno setiap tanggal 17 Agustus. karena terjadinya perdebatan yang seru. (3) Implementasi Pancasila setelah kembali ke UUD 1945 Setelah terjadi dekrit presiden pada tanggal 5 Juli 1945. (pertama 269 – 199. Oleh karena itu masyarakat umum menyebutnya menjadi Manipol-USDEK.” Manifesto Politik tersebut berisi program pembangunan bangsa Indonesia dalam menjalankan revolusinya. yang di dalamnya dikupas juga mengenai demokrasi terpimpin.akan menggantikan Undang-Undang Dasar Sementara ini. ketiga 264 – 204). maka dasar negara tetap Pancasila hingga dewasa ini. Akhirnya dengan dekrit Presiden. Gagasan tersebut menimbulkan reaksi cukup keras dari masyarakat. Presiden Soekarno berpidato di depan umum. Bila kita cermati bahwa Konstituante tidak berhasil merumuskan UUD baru bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jumlah suara yang setuju untuk kembali ke UUD 1945 telah melebih 50%. kedua 263 – 203. Bung Karno memberikan penjelasan yang cukup panjang lebar mengenai Pancasila. pada peringatan ulang tahun kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945. tetapi tidak mencapai 2/3. Pidato tersebut diberi judul “Manifesto Politik Indonesia.

yang isinya di antaranya pendidikan agama bukan matapelajaran wajib. . tetapi sekedar menggambarkan situasi yang terjadi pada waktu itu. anak diperkenankan untuk tidak mengikuti pelajaran tersebut. Salah satu bentuk sosialisasi adalah dengan membuat tugu-tugu batas antar desa yang berisi tulisan Manipol USDEK. Demikianlah usaha-usaha implementasi Pancasila yang pernah diselenggarakan selama pemerintahan Presiden Soekarno. Dikembangkan program pendidikan Panca Wardana yang merupakan penjabaran dari konsep ManipolUSDEK.Untuk mensosialisasikan gagasan tersebut diselenggarakan semacam penataran pada segala lapisan masyarakat. serta tentang Revolusi yang sedang diselenggarakan oleh bangsa Indonesia. namun sekurang-kurangnya ada usaha untuk mengimplementasikan Pancasila. Dikembangkan kurikulum tahun 1964. Bahkan di Jawa Tengah rumah-rumah penduduk gentengnya dicat dengan tulisan USDEK dengan huruf besar-besar. Kita tidak memberikan pendapat setuju atau tidak. sehingga sering pula terdengar suara yang sinis terhadap usaha tersebut. Karena diduga bahwa program-program tersebut bernuansa pada ideologi yang diperjuangkan oleh partai politik tertentu. Memang boleh saja orang berbeda pendapat. Untuk masyarakat luas disiapkan Tujuh Bahan Pokok Indoktrinasi yang berisi penjabaran Manipol-USDEK. Salah satu gerakan yang dilakukan adalah dalam bidang pendidikan. maka terdapat pihak-pihak yang tidak sepakat dengan gerakan tersebut. meski berbagai pihak ada yang berpendapat bahwa telah terjadi penyelewengan dalam implementasi tersebut. Bila orang tua berkeberatan terhadap penyelenggaraan pendidikan agama bagi anaknya. Nampaknya kesempatan ini dimanfaatkan oleh partai politik tertentu untuk melancarkan aksi-aksinya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful