P. 1
Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan

Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan

|Views: 219|Likes:
Published by inggrid_pratiwi

More info:

Published by: inggrid_pratiwi on Jun 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/17/2014

pdf

text

original

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

“PANCASILA DI MASA SOEKARNO DAN SOEHARTO”

OLEH:

INGGRID EKA PRATIWI 041014065
EKONOMI ISLAM

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS AIRLANGGA JL. AIRLANGGA 4-6 SURABAYA 2011

Mulai tahun 1944. Negara Republik Indonesia. Namun Jepang tidak terlalu lama menduduki Indonesia. di wilayah negara RI terdapat kerajaankerajaan besar yang merdeka. Penjajahan Belanda berakhir pada tahun 1942. Sejak saat itu Indonesia diduduki oleh bala tentara Jepang. Paling lama menjajah adalah bangsa Belanda. Terhadap penjajahan tersebut.Tidak boleh mabuk minuman keras / obat-obatan terlarang Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945. Banyak bangsa-bangsa lain yang menjajah atau berkuasa di Indonesia. dalam hal ini Belanda. yaitu sebagai berikut: 1. Ternate. dalam buku Sutasoma ini. namun berdasrkan kenyataan. tentara Jepang mulai kalah dalam melawan tentara Sekutu. tepatnya tanggal 8 Maret. Oleh karena terus . dan Tidore. Sebelum tanggal 17 Agustus bangsa Indonesia belum merdeka.A. dan Jepang. sampai dengan tahun 1908 boleh dikatakan selalu mengalami kegagalan.Tidak boleh mencuri 3. Istilah Pancasila telah dikenal sejak zaman Majapahit pada abad XIV yang terdapat dalam buku Nagara Kertagama karangan Mpu Prapanca dan buku Sutasoma karangan Mpu Tantular. Untuk menarik simpati bangsa Indonesia agar bersedia membantu Jepang dalam melawan tentara Sekutu.Tidak boleh berbohong 5. nilai-nilai yang ada dalam Pancasila tersebut telah dipraktikan oleh nenek moyang bangsa Indonesia dan kita teruskan sampai sekarang. bangsa Indonesia selalu melakukan perlawanan dalam bentuk perjuangan bersenjata maupun politik. selain mempunyai arti “Berbatu sendi yang lima” (dari bahasa Sangsekerta) Pancasila juga mempunyai arti “Pelaksanaan kesusilaan yang lima” (Pancasila Krama). Inggris. PANCASILA 1. Jepang memberikan janji kemerdekaan di kelak kemudian hari. Demak. misalnya Sriwijaya. Majapahit. Sejarah Pancasila Ideologi dan dasar negara kita adalah Pancasila.Tidak boleh berjiwa dengki 4. Mataram. Janji ini diucapkan oleh Perdana Menteri Kaiso pada tanggal 7 September 1944.Tidak boleh melakukan kekerasan 2. Pengertian Pancasila Pancasila artinya lima dasar atau lima asas yaitu nama dari dasar negara kita. Perjuangan bersenjata bangsa Indonesia dalam mengusir penjajah. Padahal sebelum kedatangan penjajah bangsa asing tersebut. 2. Sebagai dasar negara maka nilai-nilai kehidupan bernegara dan pemerintahan sejak saat itu haruslah berdasarkan pada Pancasila. misalnya bangsa Belanda. Bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa lain. Portugis.

Bung Karno mengajukan usul mengenai calon dasar negara yang terdiri atas lima hal. Pada sidang pertama itu. Persatuan Indonesia 3. banyak anggota yang berbicara. Kesejahteraan Rakyat Selain itu Muhammad Yamin juga mengajukan usul secara tertulis yang juga terdiri atas lima hal. Nasionalisme (Kebangsaan Indonesia) 2. Rasa Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab 4. kemudian pada tanggal 1 Juni 1945. Tugas badan ini adalah menyelidiki dan mengumpulkan usul-usul untuk selanjutnya dikemukakan kepada pemerintah Jepang untuk dapat dipertimbangkan bagi kemerdekaan Indonesia. Peri Ketuhanan 4. yaitu: 1. dua di antaranya adalah Muhammad Yamin dan Bung Karno. yaitu: 1. yaitu janji kemerdekaan tanpa syarat yang dituangkan dalam Maklumat Gunseikan (Pembesar Tertinggi Sipil dari Pemerintah Militer Jepang di Jawa dan Madura) Dalam maklumat itu sekaligus dimuat dasar pembentukan Badan Penyelidik UsahaUsaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Ketuhanan Yang Maha Esa 2. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia Usulan ini diajukan pada tanggal 29 Mei 1945. yaitu: 1. Keanggotaan badan ini dilantik pada tanggal 28 Mei 1945. Peri Kemanusiaan 3. Peri Kerakyatan 5. Peri Kebangsaan 2. maka pada tanggal 29 April 1945 Jepang memberikan janji kemerdekaan yang kedua kepada bangsa Indonesia. Kesejahteraan Sosial 5. dan mengadakan sidang pertama pada tanggal 29 Mei 1945 – 1 Juni 1945. Internasionalisme (Perikemanusiaan) 3. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / Perwakilan 5.menerus terdesak. Muhammad Yamin mengajukan usul mengenai dasar negara secara lisan yang terdiri atas lima hal. Ketuhanan yang Berkebudayaan . Dalam sidang pertama ini yang dibicarakan khusus mengenai calon dasar negara untuk Indonesia merdeka nanti. Mufakat atau Demokrasi 4. yang masing-masing mengusulkan calon dasar negara untuk Indonesia merdeka.

Yamin .A. Hasil yang dicapai antara lain disetujuinya dibentuknya sebuah Panitia Kecil Penyelidik Usul-Usul/Perumus Dasar Negara. A. yang terdiri atas sembilan orang. Muh. Selesai sidang pertama. pada tanggal 1 Juni 1945 para anggota BPUPKI sepakat untuk membentuk sebuah panitia kecil yang tugasnya adalah menampung usul-usul yang masuk dan memeriksanya serta melaporkan kepada sidang pleno BPUPKI. Lebih lanjut Bung Karno mengemukakan bahwa kelima sila tersebut dapat diperas menjadi Trisila. Maramis 7. Muh. R. Abdul Kahar Muzakkir 6. Muh. Sutardjo Kartohadikusumo 6. Ir. Drs. Mr. Mr. Adapun anggota panitia kecil ini terdiri atas delapan orang. yaitu: 1. Abikusno Tjokrosujoso 7. Soekarno 2. Yamin 5. Ki Bagus Hadikusumo 3. Ketuhanan Berikutnya tiga hal ini menurutnya juga dapat diperas menjadi Ekasila yaitu Gotong Royong. Ir. yaitu: 1. Hatta Pada tanggal 22 Juni 1945 diadakan rapat gabungan antara Panitia Kecil. K. yaitu: 1. Tiap-tiap anggota diberi kesempatan mengajukan usul secara tertulis paling lambat sampai dengan tanggal 20 Juni 1945. Agus Salim 8. H. Maramis 4. dengan para anggota BPUPKI yang berdomisili di Jakarta. Ahmad Subardjo 9. Mr. A. Otto Iskandar Dinata 8.H. Hatta 3. K. Mr. Wachid Hasyim 5. Sosio demokrasi 3. M.A.H.Kelima hal ini oleh Bung Karno diberi nama Pancasila. Mr. Wachid Hasjim 4. Sosio nasionalisme 2. Soekarno 2. Drs. Muh.

terjadi proses yang cukup panjang. mengingat Indonesia baru saja merdeka. Pada tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. sesaat setelah Proklamasi Kemerdekaan. rakyat Indonesia bagian Timur mengusulkan agar pada alinea keempat preambul.Panitia Kecil yang beranggotakan sembilan orang ini pada tanggal itu juga melanjutkan sidang dan berhasil merumuskan calon Mukadimah Hukum Dasar. 3. dan sejak saat itu Indonesia kosong dari kekuasaan. demi persatuan dan kesatuan bangsa. Fungsi Pokok Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia a) Pancasila dasar negara sesuai dengan pembukaan UUD 1945 dan yang pada hakikatnya adalah sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sumber tertib hukum. Sebelum mengesahkan Preambul. Wakhid Hasyim dan Teuku Muh. Bung Hatta terlebih dahulu mengemukakan bahwa pada tanggal 17 Agustus 1945 sore hari. hasil yang dicapai adalah merumuskan rancangan Hukum Dasar. Hal ini tentang tertuang dalam ketetapan MRP No. Hatta disampaikan kepada sidang pleno PPKI. pada tanggal 17 Agustus 1945. Pada tanggal 9 Agustus dibentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Usul ini oleh Muh. akhirnya tokoh-tokoh Islam itu merelakan dicoretnya “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” di belakang kata Ketuhanan dan diganti dengan “Yang Maha Esa”. yaitu dengan memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Intinya. Keadaan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para pemimpin bangsa Indonesia. IX/MPR/1978 (merupakan pengertian yuridis ketatanegaraan) . Untuk pengesahan Preambul. dengan acara utama (1) mengesahkan rancangan Hukum Dasar dengan preambulnya (Pembukaannya) dan (2) memilih Presiden dan Wakil Presiden. Jika tidak maka rakyat Indonesia bagian Timur lebih baik memisahkan diri dari negara RI yang baru saja diproklamasikan. antara lain kepada Ki Bagus Hadikusumo. khususnya kepada para anggota tokoh-tokoh Islam. Sehari setelah proklamasi kemerdekaan PPKI mengadakan sidang. Muh. tanggal 10-16 juli 1945. XX/MPRS/1966 dan ketetapan MPR No.V/MP/1973 serta ketetapan No. Hasan. Sejarah berjalan terus. ada utusan dari Indonesia bagian Timur yang menemuinya. yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan “Piagam Jakarta”. Oleh karena pendekatan yang terus-menerus dan demi persatuan dan kesatuan. KH. di belakang kata “ketuhanan” yang berbunyi “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” dihapus. Dalam sidang BPUPKI kedua. Hatta berusaha meyakinkan tokoh-tokoh Islam.

Tak heran jika kabinet yang menguasai negeri ini jatuh bangun dalam waktu yang singkat. Soekarno adalah penggali Pancasila karena ia yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai dasar negara Indonesia itu dan ia sendiri yang menamainya Pancasila. Jawa Timur. Soekarno menyerukan harus adanya gotong royong antarelemen bangsa. plus ingin mengumbar nafsu duniawi yang sementara ini. Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945. Ia menganggap parlemen tidak efektif karena terlalu lama mengambil keputusan.b) Pancasila sebagai pengatur hidup kemasyarakatan pada umumnya (merupakan pengertian Pancasila yang bersifat sosiologis) c) Pancasila sebagai pengatur tingkah laku pribadi dan cara-cara dalammencari kebenaran (merupakan pengertian Pancasila yang bersifatetis dan filosofis) B. semuanya tinggal janji. SOEKARNO 1. Tentang Soekarno Ir. Setiap partai menganggap dirinya yang paling benar dan pantas berkuasa. 6 Juni 1901 – meninggal di Jakarta. Kabinet Natsir. 21 Juni 1970 pada umur 69 tahun) adalah PresidenIndonesia pertama yang menjabat pada periode 1945–1966. 2. fraksi-fraksi di parlemen menolaknya. Hal itu disebabkan Pemilu yang selalu ditunda-tunda dan hanya sebatas isu politik daripada program politik. Pertikaian dan jatuh bangunnya kabinet tersebut mendorong pihak-pihak lain untuk mencoba sistem lain. Ia memainkan peranan penting untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Ia mengecam partaipartai. Berdirilah banyak partai politik di Indonesia yang baru merdeka itu sebagai syarat menuju suatu negara demokrasi. Selama bertahun-tahun pemilihan yang bersifat nasional itu tidak pernah dilaksanakan. tumbuh pula egoisme partai. Kabinet Hatta. Kabinet Sukiman tak pernah mampu menyelenggarakan pemilihan umum. Meskipun saat Kabinet Wilopo berkuasa ada tanda-tanda bakal ada Pemilu dengan adanya rancangan undang-undang untuk pendaftaran pemilih. Soekarno (lahir di Blitar. Presiden Soekarno sendiri ikut mencobanya. Kejadian selanjutnya adalah dengan tumbuhnya banyak partai. pemerintah Hatta mengumumkan agar rakyat mulai 3 November 1945 mendirikan partai-partai politik. MASA PEMERINTAHAN ir. Akan tetapi. Setiap kabinet yang berkuasa selalu menjanjikan diselenggarakannya pemilihan umum. . Era Pemerintahan Soekarno (a) Awal pemerintahan Soekarno dan Hatta Setelah Indonesia merdeka.

Demokrasi Terpimpin masih menyisakan sejumlah partai untuk berkembang. (3) Sistem Pemilu yang konsisten dengan UUDS 1950 akan menghasilkan perwakilan yang lemah bagi daerah-daerah di luar Jawa. Ketakutan ini menghinggapi Partai Nasional Indonesia (PNI). Wajar jika PNI memandang bahwa Pemilu yang terlalu awal akan menguntungkan Masjumi. yaitu: (1) Banyak anggota parlemen yang mendapat kursi karena keadaan dan situasi yang belum normal setelah revolusi. Namun demikian. tak ada gunanya Pemilu. (2) Kekhawatiran Pemilu akan menggeser negara ke kanan dalam kekuasaan partai-partai Islam. Pandangan Soekarno terhadap sistem liberal ini pada akhirnya berpengaruh terhadap kehidupan partai politik di Indonesia.Bahkan. baik dengan jalan legal maupun tidak legal. Menurut Soekarno penerapan sistim Demokrasi Barat menyebabkan tidak terbentuknya pemerintahan kuat yang dibutuhkan untuk membangun Indonesia. Partai-partai yang ada pada waktu itu berjumlah sebanyak 40 partai dan ditekan oleh Soekarno untuk dibubarkan. Kalaupun Pemilu dilaksanakan. Hal ini terbukti dari pemilihan di daerah-daerah. Masjumi mendapatkan kursi yang lebih banyak. Saat kekacauan masih terjadi. serta rakyat buta huruf sekaligus buta politik. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan Soekarno akan keseimbangan kekuatan yang labil dengan kalangan militer.Herbert Feith dalam Daniel Dhakidae (1986) mencoba memberikan gambaran alasan mengenai ditunda-tundanya Pemilu tersebut. Mereka sadar bahwa Pemilu akan mencopot kursinya. Ada pula pihak yang memang secara sadar menolak Pemilu dengan alasan yang lebih logis. Mereka meragukan manfaat dilaksanakan Pemilu. hasilnya hanya menguntungkan golongan-golongan tertentu yang posisi ekonomi dan politiknya memiliki pengaruh terbesar terhadap massa rakyat. PNI takut jika Pemilu akan mengurangi kekuasaannya. (b) Kehidupan Politik Masa Demokrasi Terpimpin Soekarno dengan konsep Demokrasi Terpimpinnya menilai Demokrasi Barat yang bersifat liberal tidak dapat menciptakan kestabilan politik. Beberapa partai dapat dimanfaatkan oleh Soekarno untuk dijadikan sebagai penyeimbang. Penetapan Presiden (Penpres) adalah senjata Soekarno yang paling ampuh . Penyakit inilah yang menyebabkan tidak adanya satu kesatuan dalam membangun Indonesia. Partai politik dalam pergerakannya tidak boleh bertolak belakang dengan konsepsi Soekarno. melihat adanya risiko yang sangat besar dengan diselenggarakannya Pemilu. gerombolan bersenjata merajalela. (4) kekhawatiran terlalu besarnya pertumbuhan partai politik. Partai politik dianggap sebagai sebuah penyakit yang lebih parah daripada perasaan kesukuan dan kedaerahan.

dengan curiga. sebagai berikut: 1. Keadaan ini dimanfaatkan PKI untuk mencapai tujuan politiknya. partai politik pada masa Demokrasi Terpimpin mengalami pembubaran secara paksa. melihat perkembangan yang terjadi antara PKI dan Soekarno. Konflik yang terjadi itu kemudian mencapai puncaknya pada pertengahan bulan September tahun 1965. dibubarkan. seperti TNI-Angkatan Udara. Keputusan ini mendapat dukungan dari PKI. Demokrasi terpimpin yang dianggapnya mengandung nilai-nilai asli Indonesia dan lebih baik dibandingkan dengan sistim ala Barat. TNI-Angkatan Darat. (c) Soekarno dan PKI Hubungan antara PKI dan Soekarno sendiri pada masa Demokrasi Terpimpin dapat dikatakan merupakan hubungan timbal balik. dibubarkan pula. seperti Masyumi dan PSI. Sementara itu di unsur kekuatan lainnya dalam Demokrasi Terpimpin. Beberapa partai yang dianggap terlibat dalam pemberontakan sepanjang tahun 1950an. Pada masa itu kekuasaan memang berpusat pada tiga kekuatan yaitu. PKI memanfaatkan popularitas Soekarno untuk mendapatkan massa. Oleh karena itu untuk mendapatkan gambaran mengenai kehidupan partai politik pada masa demokrasi terpimpin. Peraturan tersebut menyangkut persyaratan partai. Soekarno. MPRS mengangkatnya menjadi presiden seumur hidup. Dalam penggambaran kiprah partai politik di percaturan politik nasional. Pembubaran tersebut pada umumnya dilakukan dengan cara diterapkannya Penerapan Presiden (Penpres) yang dikeluarkan pada tanggal 31 Desember 1959. Bahkan pada tahun 1961 semua partai politik. membuat jurang permusuhan yang terjadi semakin melebar. mendapatkan dukungan dari Soekarno. Menerima dan membela Konstitusi 1945 dan Pancasila. Keretakan hubungan antara Soekarno dengan pemimpin militer pada akhirnya muncul. Hal ini dianggap sebagai sebuah upaya untuk menyaingi kekuatan TNI-Angkatan Darat dan memecah belah militer untuk dapat ditunggangi. maka ada satu partai yang pergerakan serta peranannya begitu dominan yaitu Partai Komunis Indonesia (PKI). Dewan Perwakilan Rakyat hasil pemilihan umum tahun 1955 yang didalamnya terdiri dari partai-partai pemenang pemilihan umum. pergerakan PKI pada masa ini tidak dapat dilepaskan. ternyata dalam pelaksanaannya lebih mengarah kepada praktek pemerintahan yang otoriter. Pada bulan Mei 1963. Sikap militan yang radikal yang ditunjukkan PKI melalui agitasi dan tekanan-tekanan politiknya yang semakin meningkat. Terlebih pada saat angkatan lain. . Seperti yang telah disebutkan di atas.untuk melumpuhkan apa saja yang dinilainya menghalangi jalannya revolusi yang hendak dibawakannya. dan PKI. juga dibubarkan dengan paksa. TNI-Angkatan Darat. kecuali 9 partai yang dianggap dapat menyokong atau dapat dikendalikan.

Menggunakan cara-cara damai dan demokrasi untuk mewujudkan cita-cita politiknya. Partai Murba. yang membantu pemberontakan. Presiden berhak menyelidiki administrasi dan keuangan partai. 128 tahun 1961. Haji Muhammad Soeharto. terutama di Dunia Barat. Bantul. 27 Januari 2008 pada umur 86 tahun[1]) adalah Presiden Indonesia yang kedua (1967-1998). Selanjutnya melalui Keppres No. Demikianlah kehidupan partai-partai politik di masa Demokrasi Terpimpin. Partaipartai tersebut hampir tidak bisa memainkan perannya dalam pentas perpolitikan nasional pada masa itu. Tentang Soeharto Jend. Partai-partai harus mempunyai cabang-cabang yang terbesar paling sedikit di seperempat jumlah daerah tingkat I dan jumlah cabang-cabang itu harus sekurangkurangnya seperempat dari jumlah daerah tingkat II seluruh wilayah Republik Indonesia. Partai Indonesia. Melalui Keppres No. partai-partai yang diakui adalah PNI. (lahir di Dusun Kemusuk. Hal ini dimungkinkan antara lain oleh peran Soekarno yang amat dominan dalam menjalankan pemerintahannya dengan cirinya utamanya yang sangat otoriter pada waktu itu di era demokrasi terpimpin. dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal. Desa Argomulyo. Kecamatan Sedayu. NU. Sampai dengan tahun 1961. Di dunia internasional. Menerima bantuan luar negeri hanya seizin pemerintah. menggantikan Soekarno. hanya ada 10 partai yang diakui dan dianggap memenuhi prasyarat di atas. 5.2. Partai Katolik. 6. Sebelum menjadi presiden. 129 tahun 1961 menolak untuk diakuinya PSII Abikusno. Besar TNI Purn. Presiden berhak membubarkan partai. C. MASA PEMERINTAHAN Jend. PSII dan IPKI. Soeharto sering dirujuk dengan sebutan populer "The Smiling General" (bahasa Indonesia: "Sang Jenderal yang Tersenyum") karena raut mukanya yang selalu tersenyum di muka pers dalam setiap acara resmi kenegaraan. 440 tahun 1961 telah pula diakui Partai Kristen Indonesia (Parkindo) dan Persatuan Tarbiyah Islam (Perti). Setelah Gerakan 30 . PKI. 4. 8 Juni 1921 – meninggal di Jakarta. 3. Soeharto adalah pemimpin militer pada masa pendudukan Jepang dan Belanda. yang programnya diarahkan untuk merongrong politik pemerintah atau yang secara resmi tidak mengutuk anggotanya partai.Yogyakarta. Sedangkan Keppres No. SOEHARTO 1. Partai Rakyat Nasional Bebasa Daeng Lalo dan partai rakyat nasional Djodi Goondokusumo.

jumlah orang yang kelaparan dikurangi dengan besar pada tahun 1970-an dan 1980-an. Contohnya. dan pengeksploitasian sumber daya alam secara besar-besaran menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang besar namun tidak merata di Indonesia. tepat 16 tahun setelah Indonesia diterima pertama kalinya. Soeharto menyatakan bahwa PKI adalah pihak yang bertanggung jawab dan memimpin operasi untuk menumpasnya. IMPLEMENTASI SOEKARNO PANCASILA PADA MASA PEMERINTAHAN Implementasi Pancasila pada masa pemerintahan Presiden Soekarno dapat dibagi menjadi tiga tahapan. 1993. dan rekan-rekat dekat melalui korupsi yang merajalela. Lebih-lebih . keluarganya. dan dia kemudian dilantik kembali secara berturut-turut pada tahun 1973. Presiden Soeharto memulai “Orde Baru” dalam dunia politik Indonesia dan secara dramatis mengubah kebijakan luar negeri dan dalam negeri dari jalan yang ditempuh Soekarno pada akhir masa jabatannya. 2. 1983. Orde Baru memilih perbaikan dan perkembangan ekonomi sebagai tujuan utamanya dan menempuh kebijakannya melalui struktur administratif yang didominasi militer namun dengan nasehat dari ahli ekonomi didikan Barat. MPR secara resmi melantik Soeharto untuk masa jabatan 5 tahun sebagai presiden. salah satu pertama yang dilakukannya adalah mendaftarkan Indonesia menjadi anggota PBB lagi. kebijakan-kebijakan ini.000 jiwa. dan 1998. Pada 1968. 1978. Operasi ini menewaskan lebih dari 500. Dia juga memperkaya dirinya. Indonesia pada tanggal 19 September 1966 mengumumkan bahwa Indonesia “bermaksud untuk melanjutkan kerjasama dengan PBB dan melanjutkan partisipasi dalam kegiatan-kegiatan PBB”.September. 1988. dan menjadi anggota PBB kembali pada tanggal 28 September 1966. Era Pemerintahan Soeharto Setelah Soeharto menjadi Presiden. D. Selama masa pemerintahannya. karena segala daya dan upaya bangsa dikerahkan untuk mempertahankan berdirinya negara yang baru saja diproklamasikan. yakni : (1) tahap perjuangan 1945 – 1949 (2) tahap pemerintahan RIS dan berdasar UUDS (3) tahap setelah dekrit Presiden 1959 sampai 1966 (1) Implementasi Pancasila pada Tahap Perjuangan 1945 – 1949 Pada masa itu upaya untuk mengimplementasikan Pancasila secara sistematis dan terencana belum dapat direalisasikan.

Daerah Banjar. Dalam era tersebut juga telah diupayakan implementasi Pancasila dalam bidang pendidikan dengan terbitnya Undang-undang No. Oleh karena itu dalam waktu sekitar sembilan bulan Republik Indonesia Serikat telah menjelma lagi menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia.karena tentara Belanda mendesak terus. Daerah Istimewa Kalimantan Barat. Madura. (2) Implementasi Pancasila pada Masa Pemerintahan RIS dan UUDS. Untuk sementara dibentuknya BFO (Bijeenkomst voor Federaal Overleg) yang terdiri atas negara-negara Indonesia Timur. yakni persatuan dan kesatuan negara bangsa Indonesia. yakni persatuan Indonesia. Pasal 3 menyebutkan :”Tujuan pendidikan dan pengajaran ialah untuk membentuk manusia susila yang cakap dan warganegara yang demokratis serta bertanggung jawab tentang kesejahteraan masyarakat dan tanah air. Bangka. Unsur-unsur inilah yang kemudian terikat menjadi Republik Indonesia Serikat bersama dengan Negara Republik Indonesia yang berpusat di Yogyakarta.” Dengan tegas dinyatakan bahwa usaha dalam bidang pendidikan dan pengajaran adalah untuk mewujudkan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Sementara itu bangsa Indonesia tetap berpegang pada prinsip yang terdapat dalam Pancasila.4 tahun 1950 tentang Dasar-dasar Pendidikan dan Pengajaran di Sekolah. Sumatra Timur dan Sumatra Selatan. Ini merupakan salah satu perjuangan bangsa untuk mewujudkan Pancasila khususnya sila ketiga. sehingga Pusat Pemerintah Republik Indonesia terpaksa pindah dari Jakarta ke Yogyakarta. Belitung. Dayak Besar. Bab V pasal 134 menyebutkan :”Konstituante (Sidang Pembuat Undang-Undang Dasar) bersama-sama dengan Pemerintah selekas-lekasnya menetapkan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia yang . berbangsa dan bernegara. Kalimantan Tenggara dan Kalimantan Timur. utamanya disebabkan oleh adanya pasal dalam UUDS yang menyebutkan bahwa perlu dibentuk UUD yang baru. Jawa Timur. Pasundan. Implementasi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara pada masa pemerintahan Republik Indonesia Serikat dan pada masa implementasi Undang-Undang Dasar Sementara agak tersendat. Belanda dalam rangka menguasai kembali Indonesia menerapkan pendekatan membentuk negara-negara kecil untuk dijadikan negara federal dibawah payung Ratu Yuliana. Selanjutnya pasal 4 menyebutkan :”Pendidikan dan pengajaran berdasar atas asas-asas yang termaktub dalam Pancasila Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia dan atas kebudayaan kebangsaan Indonesia.” Bila kita renungkan secara tenang maka rumusan tersebut merupakan upaya untuk merealisasikan Pancasila dalam pendidikan dan pengajaran. serta satuan-satuan kenegaraan seperti Jawa Tengah.

sehingga dirasakan oleh Bung Karno untuk menjelaskannya. Dalam ceramah/kuliahnya pada tahun 1958 dan 1959 sebelum terjadinya dekrit. Bung Karno memberikan penjelasan yang cukup panjang lebar mengenai Pancasila. yang di dalamnya dikupas juga mengenai demokrasi terpimpin. kedua 263 – 203.akan menggantikan Undang-Undang Dasar Sementara ini. sehingga pada tahun 1959 Presiden Republik Indonesia menawarkan untuk kembali ke Undang-Undang Dasar 1945. Akhirnya setelah melalui berbagai pendekatan. maka dasar negara tetap Pancasila hingga dewasa ini.” Manifesto Politik tersebut berisi program pembangunan bangsa Indonesia dalam menjalankan revolusinya. Anggota Konstituante dilantik pada tanggal 10 Nopember 1956. tetapi tidak mencapai 2/3. Jumlah suara yang setuju untuk kembali ke UUD 1945 telah melebih 50%. Untuk memudahkan dalam memahaminya Manifesto Politik tersebut dirumuskan menjadi USDEK. (pertama 269 – 199. Gagasan tersebut menimbulkan reaksi cukup keras dari masyarakat. Ekonomi Terpimpin dan Kepribadian Indonesia. Oleh karena itu masyarakat umum menyebutnya menjadi Manipol-USDEK. di antaranya mengenai demokrasi terpimpin. Pidato tersebut diberi judul “Manifesto Politik Indonesia. Presiden Republik Indonesia menentukan dekrit kembali ke Undang-Undang Dasar 1945. pada tanggal 5 Juli 1959. Demokrasi Terpimpin. Namun setelah bersidang sekitar tiga tahun Konstituante tidak mampu melaksanakan tugasnya. (3) Implementasi Pancasila setelah kembali ke UUD 1945 Setelah terjadi dekrit presiden pada tanggal 5 Juli 1945. ketiga 264 – 204). yakni adanya sementara golongan/partai yang ingin mengubah dasar negara selain dari Pancasila. karena terjadinya perdebatan yang seru. singkatan dari Undang-Undang Dasar 1945. . Namun sebelum terjadinya dekrit tersebut Presiden Soekarno telah melemparkan berbagai gagasan mengenai implementasi Pancasila. Akhirnya dengan dekrit Presiden. yang merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh Presiden Soekarno setiap tanggal 17 Agustus. pada peringatan ulang tahun kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945. Setelah diadakan voting sebanyak tiga kali ternyata tidak memenuhi ketentuan untuk dapat diambil keputusan. kembali ke UUD 1845. Presiden Soekarno berpidato di depan umum.” Pada tanggal 15 Desember 1955 diselenggarakan pemilihan umum bagi anggota-anggota Konstituante dan mengasilkan 542 orang anggota yang mewakili 18 fraksi dan satu golongan yang tidak berfraksi. Sosialisme Indonesia. Bila kita cermati bahwa Konstituante tidak berhasil merumuskan UUD baru bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bahkan di Jawa Tengah rumah-rumah penduduk gentengnya dicat dengan tulisan USDEK dengan huruf besar-besar. namun sekurang-kurangnya ada usaha untuk mengimplementasikan Pancasila. tetapi sekedar menggambarkan situasi yang terjadi pada waktu itu. Dikembangkan program pendidikan Panca Wardana yang merupakan penjabaran dari konsep ManipolUSDEK. Bila orang tua berkeberatan terhadap penyelenggaraan pendidikan agama bagi anaknya. Nampaknya kesempatan ini dimanfaatkan oleh partai politik tertentu untuk melancarkan aksi-aksinya. Demikianlah usaha-usaha implementasi Pancasila yang pernah diselenggarakan selama pemerintahan Presiden Soekarno. maka terdapat pihak-pihak yang tidak sepakat dengan gerakan tersebut. meski berbagai pihak ada yang berpendapat bahwa telah terjadi penyelewengan dalam implementasi tersebut. yang isinya di antaranya pendidikan agama bukan matapelajaran wajib. serta tentang Revolusi yang sedang diselenggarakan oleh bangsa Indonesia. Memang boleh saja orang berbeda pendapat. anak diperkenankan untuk tidak mengikuti pelajaran tersebut. Karena diduga bahwa program-program tersebut bernuansa pada ideologi yang diperjuangkan oleh partai politik tertentu. Salah satu gerakan yang dilakukan adalah dalam bidang pendidikan. .Untuk mensosialisasikan gagasan tersebut diselenggarakan semacam penataran pada segala lapisan masyarakat. Dikembangkan kurikulum tahun 1964. Kita tidak memberikan pendapat setuju atau tidak. Salah satu bentuk sosialisasi adalah dengan membuat tugu-tugu batas antar desa yang berisi tulisan Manipol USDEK. sehingga sering pula terdengar suara yang sinis terhadap usaha tersebut. Untuk masyarakat luas disiapkan Tujuh Bahan Pokok Indoktrinasi yang berisi penjabaran Manipol-USDEK.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->