P. 1
Karakteristik Ajaran Islam

Karakteristik Ajaran Islam

|Views: 863|Likes:
Published by Ibrahim Lubis

More info:

Published by: Ibrahim Lubis on Jun 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2013

pdf

text

original

BAB I PENDAHUUAN

Setiap agama mempunyai karakteristik ajaran yang membedakan dari agama -agama lain. Agama yang didakwahkan secara sungguh-sungguh diharapkan dapat menyelematkan dunia yang terpecah-pecah dalam berbagai bagian-bagian. Perpecahan saling mengintai dan berbagai krisis yang belum diketahui bagaimana cara mengatasinya. Tidak mudah membahas karakteristik ajaran islam, karena ruanglingkupnya sangat luas, mencakup berbagai aspek kehidupan umat islam. Untuk mengkaji secara rinci semua karakteristik ajaran islam perlu di telusuri, mulai dari risalah Allah terakhir dan menjadi agama yang diridloi Allah, untuk dunia dan seluruh umat manusia sampai datangnya hari kiamat. Karakteristik yang dimiliki islam, yakni karakteristik ilmu dan kebudayaan, pendidikan, sosial, ekonomi, kesehatan, politik, pekerjaan, dan disiplin ilmu. Karakteristik ajaran islam adalah suatu karakter yang harus dimiliki oleh umat muslim dengan bersandarkan Al-Qur'an dan Hadist dalam berbagai bidang ilmu,kebudayaan,

pendidikan.sosial, ekonomi, kesehatan, politik, pekerjaan, disiplin ilmu,dan berbagai macam ilmu khusus. Karakteristik ini banyak terdapat di dalam sumber-sumber ajaran Al-Quran dan Al-Hadits. Kedua sumber ini telah menjadi pedoman hidup bagi setiap umat Islam. Aspekaspek sumber kehidupan ini diberi karakter tersendiri dalam berbagai ilmu pengetahuan, ekonomi, social, politik, pekerjaan, kesehatan, dan disiplin ilmu untuk sepanjang masa. Islam dalam potret yang ditampilkan Muhammad Iqbal bernuansa filosofis dan sufistik. Islam yang ditampilkan Fazlur Rohman bernuansa histories dan filosofis.Islam yang ditampulkan pemikir dari Iran seperti Ali Syariati, Sayyed Husain Nasr, dan Murthada Muthahari banyak menguasai pemikiran filsafat modern dan ilmu social yang berasal dari barat

Ya¶kub. dan mereka tidak bersedih hati. orang-orang Nasrani dan orang-orang Sabi¶in.´ (QS. ibadah. dan kepada apa yang diturunkan kepada Ibrahim. kecuali yang berdasarkan paganisme dan syirik. yaitu Taurat. Seperti bidang agama. kehidupan ekonomi. Dalam Bidang Agama Islam adalah agama yang kitab sucinya dengan tegas mengakui hak agama lain. Ilmu dan kebudayaan. Dan Kami menurunkan Injil kepadanya. di dalamnya terdapat petunjuk dan cahaya. dan sebagai pertunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertaqwa. siapa saja (di antara mereka) yang beriman kepada Allah dan hari akhir. Kesadaran segi kontinuitas agama juga ditegaskan dalam kitab suci di berbagai tempat. dan membenarkan kitab yang sebelumnya yaitu Taurat. disertai perintah agar kaum muslimin berpegang teguh kepada ajaran kontinuitas itu dengan beriman semua para Nabi dan Rasul tanpa kecuali dan tanpa membeda-bedakan antara mereka. Kemudian pengakuan akan hak-hak agama lain dengan sendirinya merupakan dasar paham kemajemukan sosial budaya dan agama sebagai ketetapan Tuhan yang tidak berubah-ubah. dan kami berserah diri kepada-Nya. sosial. Ismail.´ (QS. orang-orang Yahudi. Ishak. tidak ada rasa takut pada mereka. dan anak cucunya. ³Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kami.BAB II PEMBAHASAN Kalau kita membaca berbagai sumber kepustakaan tentang Islam yang ditulis oleh para pakar. aqidah. alBaqarah (2): 136) ³Sesungguhnya orang-orang yang beriman. pendidikan. membenarkan Kitab yang sebelumnya. ³Katakanlah. Al-baqarah (2): 62). untuk hidup dan menjalankan agama masingmasing dengan penuh kesungguhan. ternyata Islam memiliki karakteristik khas yang dapat diketahui melalui konsepsinya dalam berbagai bidang. Kami tidak membedabedakan seorang pun di antara mereka. kesehatan dan Islam sebagai disiplin ilmu. dan melakukan kebajikan. (QS. dan kepada apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhan mereka. Karakteristik atau ciri khas tersebut dapat diketahui melalui karya Abuddin Nata dalam buku Metodologi Studi Islam sebagai berikut: A. . ³Dan kami teruskan jejak mereka dengan mengutus Isa putra Maryam. mereka mendapat pahala dari Tuhannya. al-Maidah (5): 46).

Bagian pertama disebut ushul (pokok) dan bagian kedua furu¶. Ibadah yang dibahas dalam bagian ini adalam ibadah yang khusus. karena dalam pluralitas agama tersebut terdapat unsur kesamaan yaitu pengabdian pada Tuhan. Sedangkan yang khusus ialah apa yang telah ditetapkan Allah akan perincian-perinciannya. yakni amalan -malan yang harus dijadikan pedoman hidup. Dalam Bidang Muamalah Karakteristik ajaran Islam selanjutnya dapat dikenal melalui konsepsinya dalam bidang ibadah. Keyakinan tersebut sedikitpun tidak boleh . mentaati. B. C. Kata ushul adalah jamak dari ashl artinya pokok atau asas. Dalam Bidang Aqidah Ajaran Islam sebagaimana dikemukakan Maulana Muhammad Ali. adapun kata furu¶ artinya cabang.. Kedudukan manusia dalam hal ini mematuhi. adapun bagian kedua disebut ahkam. dan saling menghargai. dibagi kepada dua bagian.Dengan demikian karakteristik agama Islam dan visi keagamaannya bersifat toleran. Ketentuan ibdah demikian itu termasuk salah satu bidang ajaran Islam dimana akal manusia tidak perlu campur tangan. sebab yang membentuk suatu ibadah dalam Islam dnilai sebagai bid¶ah yang dikutuk Nabi sebagai kesesatan. Bagian pertama disebut aqa¶id artinya kepercayaan yang kokoh. yaitu bagian teori atau yang lazim disebu rukun iman. melainkan hak dan otoritas Tuhan sepenuhnya. dan bagian praktek yang t mencakup segala yang harus dikerjakan oleh orang Islam. Ibadah ada yang umum dan ada yang khusus. melaksanakan. ketentuan ibadah haji dan tata cara mengerjakannya. pemaaf. tingkat dan cara-caranya yang tertentu. dan menjalankannya dengan penuh ketundukan pada Tuhan sebagai bukti pengabdian dan rasa terima kasih kepada-Nya. karena didorong dan dibangkitkan oleh aqidah tauhid. termasuk masalah ibadah yang tata cara mengerjakannya telah ditetapkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Yang umum ialah segala amalan yang diizinkan Allah. tidak memaksakan. Misalnya: bilangan salat lima waktu serta tata cara mengerjakannya. Karakteristik Islam yang dapat diketahui melalui akidah ini adalah bahwa akidah Islam bersifat murni baik dalam isinya maupun prosesnya. Akidah Islam diyakini dan diakui sebagai Tuhan yang wajib disembah hanya Allah. Secara harfiah ibadah berarti bakti manusia kepada Allah saw. Dalam Yurisprudensi Islam telah ditetapkan bahwa urusan ibadah tidak boleh ada ³kreativitas´.

tetapi bersamaan dengan itu Islam juga selektif. yakni tidak begitu saja menerima seluruh jenis ilmu dan kebudayaan. karena akan berakibat musyrik yang berdampak pada motivasi kerja yang tidak sepenuhnya didasarkan atas panggilan Allah. D. Bagaimanapun. Dalam kurun waktu selama delapan abad itu. itu tidak berarti kita harus menutup diri dari keduanya. atau ucapan dan perbuatan melainkan secara keseluruhan menggambarkan iman kepada Allah. Islam bertindak sebagai pewaris. Selama abad VII sampai abad XV. Jadi misalnya untuk . utamanya untuk kemudian diambil alih oleh peradaban Barat sekarang melalui Renaissans. logika Yunan dan sebagainya. Tentu saja dalam proses peminjaman dan pengembangan itu terjadi dialektika internal. dan peradaban-peradaban Persia. Yakni dari satu segi Islam terbuka dan akomodatif untuk menerima berbagai masukan dari luar. ilmu kedokteran dari Cina. merdeka dan tidak tunduk pada manusia dan lainnya yang menggantikan posisi Tuhan. Banyak contoh dapat dijadikan bukti tentang peranan islam sebagai mata rantai peradaban dunia. ucapan dengan lisan dalam bentuk dua kalimat syahadat yaitu menyatakan tidak ada Tuhan selain Allah. yakni tidak ada niat.diberikan kepada yang lain. Dalam bidang ilmu dan teknologi. tetapi juga selektif. Akidah demikian itu mengandung arti bahwa dari orang yang beriman tidak ada rasa dalam hati. Dalam prosesnya keyakinan tersebut harus langsung. Jadi dalam bidang ilmu dan kebudayaan Islam menjadi mata rantai yang penting dalam sejarah peradaban dunia. dan perbuatan yang dikemukakan orang yang beriman itu kecuali yang sejalan dengan kehendak Allah. Islam adalah sebuah paradigma terbuka. sistem pemerintahan dari Persia. Ia merupakan mata rantai peradaban dunia. ketika peradaban di besar di Barat dan di Timur itu tenggelam dan mengalami kemorosotan. dan bahwa Nabi Muhammad sebagai utusan-Nya. India. perbuatan dengan amal saleh. dan Cina di Timur. yang selanjutnya berjiwa bebas. ucapan. melainkan ilmu dan kebudayaan yang sejalan dengan Islam. akomodatif. Islam mengajarkan kepada pemeluknya untuk bersikap terbuka atau tidak tertutup. Akidah dalam Islam meliputi keyakinan dalam hati tentang Allah sebagai Tuhan yang wajib disembah. Dalam Bidang Ilmu dan Kebudayaan Karakteristik ajaran Islam dan bidang ilmu dan kebudayaan bersikap terbuka. Sekalipun kita yakin bahwa Islam itu bukan Timur dan bukan Barat. Islam misalnya mengembangkan matematika India. Dalam sejarah kita melihat Islam mewarisi peradaban YunaniRomawi di Barat. Akidah demikian itulah yang akan melahirkan bentuk pengabdian hanya kepada Allah. Islam bahkan mengembangkan warisan-warisan ilmu pengetahuan dan teknologi dari peradaban-peradaban tersebut. tidak boleh melalui perantara.

baik berkenaan dengan ilmu alam. dan lain sebagainya. penugasan. Poeradisastra berjudul Sumbangan Islam kepada Ilmu dan Peradaban Modern. Islam memandang bahwa pendidikan adalah hak bagi setiap orang (education for all). Dalam Bidang Pendidikan Sejalan dengan bidang ilmu pengetahuan dan kebudayaan tersebut di atas. Melalui inilah Islam akhirnya mampu menymbangkan warisan-warisannya sendiri yang itentik. Dan dengan proses ini pula Islam tidak sekedar mewariskan tetapi juga melakukan enrichment dalam substansi dan bentuknya. Melalui karya S. filsafat. teknik dan arsitektur. F. kurikulum. pembiasaan. maupun ilmu pengetahuan sosial. Di dalam al-Qur¶an dapat dijumpai berbagai metode pendidikan. warna kulit. fisika.I. kebangsaannya. Semua aspek yang berkaitan dengan pendidikan ini dapat dipahami dari kandungan surat al Alaq sebagaimana disebutkan di atas. seperti metode ceramah. sarana. dan lain sebagainya. Berbagai metode tersebut dapat digunakan sesuai dengan materi yang diajarkan. kita dapat memperoleh informasi yang agak lengkap mengenai peranan yang dimainkan Islam dalam membangun ilmu pengetahuan dan peradaban modern. hukuman. Ukuran ketinggian derajat manusia dalam pandangan Islam bukan ditentukan oleh nenek moyangnya. tanya jawab. metode. guru. Bidang Sosial Selanjutnya karakteristik ajaran Islam dapat dilihat dari ajarannya di bidang sosial.pengkajian tertentu Islam menolak logika Yunani yang sangat rasional untuk digantikan dengan cara berpikir intuitif yang lebih menekankan rasa seperti yang dikenal dalam tasawuf. Islam juga memiliki ajaran yang khas dalam bidang pendidikan. egaliter (kesamaan Derajat). Namun khusus dalam bidang sosial ini Islam menjunjung tinggi tolong-menolong. kesetiakawanan. nasihat. karya wisata. laki-laki atau perempuan. matematika. diskusi. demonstrasi. Kualitas dan ketinggian derajat seseorang ditentukan oleh ketakwaannya yang ditunjukkan oleh prestasi kerjanya yang . dan berlangsung sepanjang hayat (long life education). saling menasihati tentang hak dan kesabaran. E. cerita. Ajaran Islam di bidang sosial ini termasuk yang paling menonjol karena seluruh bidang ajaran Islam sebagaimana telah disebutkan di atas pada akhirnya ditujukan untuk kesejahteraan manusia. sastra. bahasa. kelamin dan sebagainya yang berbau rasialis. kedokteran. dan dimaksudkan demikian agar pendidikan tidak membosankan anak didik. tenggang rasa dan kebersamaan. dan sebagainya. Dalam bidang pendidikan Islam memiliki rumusan yang jelas dalam bidang tujuan. teladan.

kita mendapatkan kesan bahwa ibadah ritual tidak diterima Allah. Siti Aisyah mengisahkan: Rasulullah SAW.bermanfaat bagi manusia. karena mendengar pantangan tertentu. bila orang tidak baik dalam urusan muamalah. maka kifarat (tebusannya) adalah dengan melakukan sesuatu yang berhubungan dengan urusan sosial. urusan ibadahnya tidak dapat menutupnya. Sebaliknya. G. tetap dihargai dan dapat meningkat kedudukannya serta mendapat hak-hak sesuai dengan prestasi yang dicapainya. sementara sistem kelas yang menghambat mobilitas sosial tersebut tidak diakui keberadaannya. Islam ternyata agama yang menekankan urusan muamlah lebih besar daripada urusan ibadah. Dalam hadisnya Rasulullah SAW. maka boleh diganti dengan fidyah (tebusan) dalam bentuk memberi makan bagi orang miskin. berjalan membuka pintu. dengan perbandingan 27 derajat. Atas dasar ukuran ini. bila di tengah jama¶ah ada yang sakit. Muamalah jauh lebih luas daripada ibadah (dalam arti khusus). tempat mengabdi kepada Allah. maka dalam Islam semua orang memiliki kesempatan yang sama. Hal demikian dapat kita lihat misalnya bila urusan ibadah bersamaam waktunya dengan urusan sosial yang penting. Bila puasa tidak mampu dilakukan karena sakit yang menahun dan sulit diharapkan sembuhnya. orang tua. atau orang yang mempunyai keperluan. Orang yang berbuat dzalim tidak akan hilang dosanya dengan membaca zikir seribu kali. kecuali ibn Majah. Hadis ini diriwayatkan oleh lima orang perawi. Bahkan dari beberapa keterangan. Yang merampas hal orang lain tidak dapat menghapus dosanya dengan salat tahajjud. Mobilitas vertikal dalam arti yang sesungguhnya ada dalam Islam. mengingatkan imam supaya memperpendek shalatnya. Islam adalah agama yang menjadikan seluruh bumi ini masjid. orang lemah. Istri Rasulullah Saw. Dalam Bidang Kehidupan Ekonomi . Seseorang yang berprestasi sungguhpun berasal dari kalangan bawah. bila pelakunya melanggar norma muamalah. kemudian kembali ke tempat salatnya. Menurut penelitian yang dilakukan Jalaluddin Rahmat. Islam ternyata banyak memperhatikan aspek kehidupan sosial daripada aspek kehidupan ritual. Dalam pada itu Islam menilai bila urusan ibadah dilakukan tidak sempurna atau batal. Selanjutnya Islam menilai bahwa ibadah yang dilakukan secara berjama¶ah atau bersama-sama dengan orang lain nilainya lebih tinggi daripada salat yang dilakukan secara perorangan. maka ibadah boleh diperpendek atau ditangguhkan (diqashar atau dijama¶ dan bukan ditinggalkan).

Dari keadaan demikian. dan kehidupan akhirat dicapai dengan dunia. Dalam bahasa Arab. Pandangan Islam mengenai kehidupan demikian itu. Dalam kaitan ini. Kita tahu bahwa di alam raya ini dijumapi berbagai keajaiban dan kekaguman. tetapi buah dari tanaman itu beraneka ragam. Orang yang baik adalah orang yang meraih keduanya secara seimbang. Misalnya di taman atau di kebun kita menyaksikan aneka ragam tanaman dan buah-buahan. Alam raya ini sesuatu yang diciptakan Tuhan untuk dimanfaatkan manusia. Urusan dunia dikejar dalam rangka mengejar kehidupan akhirat. H. secara tidak langsung menolak kehidupan yang bercorak sekularistik. Islam memandang bahwa kehidupan yang harus dilakukan manusia adalah hidup yang seimbang dan tidak terpisahkan urusan dunia dan akhirat. padahal ditanam di tempat yang sama. dan kehidupan akhirat karena mengejar kehidupan dunia. yaitu kehidupan yang memisahkan antara urusan dunia dan urusan agama. prinsip ini berbunyi: al-wiqayah khair min al-¶ilaj. Alam raya dengan segala keindahannya adalah ciptaan Tuhan. Kita membaca hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Ibnu Mubarak yang artinya: Bukanlah termasuk orang baik di antara kamu adalah orang yang meninggalkan dunia karena mengejar kehidupan akhirat.Karakteristik ajaran Islam selanjutnya dapat dipahami dari konsepsinya dalam bidang kehidupan. juga akan merasakan manfaat atas segala ciptaan Tuhan itu. Dalam teologi Islam. Yang dianggap Tuhan adalah Allah yang menciptakan seluruh alam ini. Ketika kita menyaksikan keindahan dan kekaguman itu.Ketika kita menyaksikan yang demikian itu. maka ia akan memanfaatkan kehidupan dunia ini untuk beribadah kepada Allah swt. kita dianjurkan mengucapkan subhanallah = Maha Suci Allah yang telah menciptakan semua itu. kita menganggapnya sebagai Tuhan. Berkenaan dengan konteks kesehatan ini ditemukan sekian banyak . Urusan agama harus terlibat dalam mengatur kehidupan dunia. dan jangan dibalik yakni akhirat dikorbankan untuk urusan dunia. Ajaran Islam tentang kesehatan berpedoman pada prinsip pencegahan lebih diutamakan daripada penyembuhan. dan bukan sekali-kali untuk dijadikan obyek penyembahan sebagaimana dijumpai pada masyarakat primitif. maka perlu dimiliki pandangan kosmologis yang didasarkan pada pandangan teologi yang benar. Dengan cara demikian selain keimann kita semakin bertambah mantap. bahwa alam raya dengan segala isinya sebagai ladang untuk mencari kehidupan adalah sesuatu yang suci dalam arti tidak haram untuk dimanfaatkan. Dalam Bidang Kesehatan Ciri khas ajaran Islam selanjutnya dapat dilihat dalam konsepnya mengenai kesehatan. karena dunia adalah alat menuju akhirat.

sedangkan kebersihan lahiriah menghasilkan kesehatan fisik. pemerintahan dan negara. Islam menghendaki suatu ketaatan kritis. Dalam Bidang Politik Ciri ajaran Islam selanjutnya dapat diketahui melalui konsepsinya dalam bidang politik. maka boleh dikritik atau diberi saran agar kembali ke jalan yang benar dengan cara-cara yang persuasif. makanan. Selanjutnya kita baca lagi ayat al-Qur¶an yang berbunyi: ³Dan bersihkanlah pakaianmu dan tinggalkanlah segala macam kekotoran´. Dalam sejarah kita mengenal beberapa bentuk pemerintahan seperti republik yang dipimpin oleh Presiden. maka Islam menekankan segi kebersihan lahir dan batin. kedamaian dan ketenteraman masyarakat. kemakmuran. Jika pemimpin tersebut berpegang pada tuntunan Allah dan Rasul-nya maka wajib ditaati. Perintah tersebut berbarengan dengan perintah menyampaikan ajaran agama dan membesarkan nama Allah swt. yaitu ketaatan yang didasarkan pada tolok ukur kebenaran dari Tuhan. badan. pakaiian. kerajaan yang dipimpin oleh Raja. lingkungan sekitar. maka boleh saja untuk tidak dipatuhi. . Oleh karenanya setiap bangsa boleh saja menentukan bentuk negaranya masing-masing sesuai seleranya. Al-Baqarah (2): 222). Namun yang terpenting bentuk pemerintahan tersebut harus digunakan sebagai alat untuk menegakkan keadilan. (QS.petunjuk kitab suci dan sunnah Nabi saw yang pada dasarnya mengarah pada upaya pencegahan. Islam tidak menetapkan bentuk pemerintahan tertentu. pemimpin tersebut bertentangan dengan kehendak Allah dan Rasul-Nya. Bertaubat sebagaimana dikemukakan pada ayat tersebut aakan menghasilkan kesehatan mental. (QS. Dan jika cara tersebut juga tidak dihiraukan oleh pemimpin tersebut. Al-Mudatsir (74): 4-5). Kebersihan lahir dapat mengambil bentuk kebersihan tempat tinggal. Masalah politik ini selanjutnya berhubungan dengan bentuk pemerintahan. Dalam hal ini Islam tidak mengajarkan ketaatan buta terhadap pemimpin. Sebaliknya jikabermanfaat bagi orang lain. I. dan sebagainya. Dalam al-qur¶an surah an-Nisa ayat 156 terdapat perintah mentaati ulil amri yang terjemahnya termasuk penguasa di bidang politik. keamanan. kesejahteraan. Dalam hubungan ini kita membaca ayat al-Qur¶an yang artinya: Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan senang kepada orang -orang yang membersihkan diri. minuman dan lain sebagainya. Untuk menuju pada upaya pencegahan tersebut.

aspek sejarah. aspek mistisisme. pengalaman. Al-Mulk (67:2). Untuk itu Islam tidak menekankan pada banyaknya pekerjaan. toleransi. Selain itu amal tersebut juga juga harus bermanfaat bagi orang lain. aspek moral. yaitu kerja yang didukung ilmu pengetahuan. demokratis.. Ayat tersebut dengan tegas menyatakan siapakah yang paling baik amalnya. Islam juga telah tampil sebagai sebuah disiplin ilmu. maka Islam memandang kerja yang dilakukan adalah kerja profesional. dan bukan yang paling banyak amalnya. Islam sebenarnya mempunyai aspek teologi. Tasawuf. Inilah yang selanjutnya membawa kepada timbulnya berbagai jurusan dan fakultas di Istitut Agama Islam Negeri (IAIN) yang tersebar di Indonesia. historis dan filosofis tersebut. serta Pendidikan Islam. egaliter. aspek kebudayaan dan sebagainya. aspek filsafat. Sejarah dan Kebudayaan Islam. kerja keras yang bermutu. Islam memandang bahwa kerja sebagai ibadah kepada Allah swt. hadis/Ilmu hadis. Dari uraian mengenai karakteristik ajaran Islam yang secara dominan ditandai oleh pendekatan noematif. terlihat bahwa ajaran Islam memiliki ciriciri yang secara keseluruhan amat ideal. keahlian. tetapi pada kualitas manfaat kerja. Nabi Muhammad saw mengingatkan kepada ummatnya bahwa orang yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. terbuka. adil . terarah pada pengabdian kepada Allah swt. Suatu pekerjaan yang diserahkan bukan pada ahlinya tunggulah kehancurannya.J. K. Hukum Islam (Fikih). Islam Sebagai Disiplin Ilmu Selain sebagai ajaran yang berkenaan dengan berbagai bidang kehidupan dengan ciricirinya yang khas tersebut. Untuk menghasilkan produk pekerjaan yang bermutu. Dalam Bidang Pekerjaan Karakteristik ajaran Islam lebih lanjut dapat dilihat dari ajarannya mengenai kerja. Atas dasar ini maka kerja yang dikehendaki Islam adalah kerja yang bermutu. aspek ibadah. Kita misalnya membaca ayat al-Qur¶an yang artinya: Dialah yang menjadikan mati dan hidup supaya Dia menguji kamu saiapa diantara kamu yang paling baik amalnya QS. dan adalah kerja yang bermanfaat bagi orang lain. Ilmu Kalam. bahwa yang termasuk disiplin ilmu keislaman adalah la-Qur¶an/Tafsir. Islam agama yang mengajarkan perdamaian. Filsafat. Harun Nasution mengatakan bahwa Islam berlainan dengan apa yang umum diketahui. yaitu ilmu keislaman. Demikian peringatan Nabi Muhammad saw. serta berbagai Perguruan Tinggi Islam swasta lainnya di tanah air. Menurut peraturan Menteri Agama Republik Indonesia tahun 1985. Jauh sebelum itu. kesungguhan dan seterusnya. kebersamaan.

dan disiplin ilmu untuk sepanjang masa. ekonomi. kesehatan. pendidikan. Kedua sumber ini telah menjadi pedoman hidup bagi setiap umat Islam. Karakteristik ini banyak terdapat di dalam sumber-sumber ajaran Al-Quran dan Al-Hadits. Buku Karakteristik Islam.seimbang antara urusan dunia dan akhirat. kesehatan. sosial.kebudayaan. makanan. 314 pages. pekerjaan.sosial.dan berbagai macam ilmu khusus. Kajian Analitik Qardhawi. berharta. disiplin ilmu. pakaian. social. memilki kepekaan terhadap masalah masalah sosial kemasyarakatan. BAB III KESIMPULAN Karakteristik islam. Risalah Gusti. ekonomi. lingkungan dan sebagainya. Karakteristik ajaran islam adalah suatu karakter yang harus dimiliki oleh umat muslim dengan berlandaskan Al-Qur'an dan Hadist dalam berbagai bidang ilmu. politik. dan disiplin ilmu. Islam juga telah tampil sebagai sebuah disiplin ilmu keislaman dengan berbagai cabangnya. pekerjaan. tempat tinggal. politik.yakni karakteristik ilmu kebudayaan. politik. pekerjaan. 1994. pendidikan. mengtamakan pencegahan daripada penyembuhan dalam bidang kesehatan dengan cara memperhatikan segi kebersihan badan. ekonomi. Aspek-aspek sumber kehidupan ini diberi karakter tersendiri dalam berbagai ilmu pengetahuan. oleh Yusuf Al - . kesehatan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->