P. 1
geografi-tanah-1

geografi-tanah-1

|Views: 400|Likes:
Published by Badrul Kamal

More info:

Published by: Badrul Kamal on Jun 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/19/2014

pdf

text

original

PENGERTIAN, RUANG LINGKUP DAN KILASAN LAPANGAN TENTANG TANAH

Pendahuluan
Dalam Bab I ini, membahas tiga pokok bahasan, yaitu a) pengertian/definisi lahan, tanah, dan geografi tanah serta ruang lingkup geografi tanah; b) kilasan lapangan tentang tanah. Setelah membahas tiga pokok bahasan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memahami materimateri yang disajikan dalam ketiga pokok bahasan. Melalui pemahaman terhadap materi yang diberikan, mahasiswa diharapkan dapat: a) menjelaskan secara benar menegenai pengertian, definisi lahan, tanah, dan geografi tanah serta ruang lingkupnya.; b) Menjelaskan secara benar mengenai kilasan lapangan tentang tanah. Pemahaman materi secara baik dapat dilakukan dengan cara membaca secara berulang, tergatung kepada kemampuan mahasiswa dalam memahami materi yang disajikan dalam bab ini. Soal-soal atau pertanyaan dan tugas yang disediakan pada bagian akhir bab ini disarankan untuk dijawab/dikerjakan. Penbgerjaan terhadap soal-soal tersebut mahasiswa dapat mengukur kemampuan diri sendiri dalam memahami materi yang disajikan. Pengertian tentang lahan, tanah dan geografi tanah, dan ruang lingkup Manusia tergantung pada tanah dan sampai batas-batas tertentu tanah yang baik tergantung pada manusia dan pengelolanya, Tanah sebagai tubuh alam dimana tumbuhan dapat hidup. Peradaban besar selalu memiliki tanah yang baik sebagai sumber alam utama. Selanjutnya peradaban ini akan berlangsung kebesarannya selama merka cukup baik memelihara tanahnya sebagai tubuh alam. Jatuhnya bangsa-bangsa besar yang menggunakan sungai-sungai Tigris, Efrat, dan lembah Sungai Nil bersamaan dengan pengelolaan tanah dan air yang buruk. Hal ini membutuhkan perhatian kita untuk bertindak tegas dalam meningkatkan sumber yang berharga itu. Orang telah lama mengenal dan mempergunakan kata tanah, tetapi dalam perbincangan apa sebenarnya tanah itu? Jawabnya adalah bisa bermacam-macam atau bahkan orang merasa kebingungan untuk menjawab pertanyaan apa itu tanah. Tanah mempunyai bermacam-macam pengertian yang dapat dipergunakan untuk berbagai tujuan. Semua orang yang hidup di planet bumi akan mengenal wujud tanah, akan tetapi karena julatnya luas dan sifat serta penggunaannya oleh manusia berbeda-beda maka tanah merupakan suatu obyek yang sangat besar. Sehingga untuk manjawab pertanyaan apa tanah itu juga menjadi beragam, masing-masing jawaban akan dipengaruhi oleh kepandaian dan minat orang yang menjawab, terutama dalam sangkut pautnya dengan tanah. Misalnya seorang petani memandang tanah sebagai tempat untuk bercocok tanam, seorang insinyur teknik sipil memandang tanah sebagai tempat untuk mendirikan bangunan, seorang pembuat batubata dan genteng bahwa tanah merupakan suatu bahan yang baik atau tidak baik untuk bahan baku, dan banyak lagi dikemukakan orang atau para ahli yang sudah pasti mempunyai pengertian dan pandangan yang berbeda-beda. Dalam pengertian teknik secara umum, tanah didefinisikan sebagai material yang terdiri dari butiran (zarah) ataupun agregat dari mineral padat yang tidak tersementasi (terikat secara-bahan organik yang te kimia) satu sama lain dan dari bahan-bahan organik yang telah melapuk yang berpartikel pada disertai dengan zat cair dan gas yang mengisi ruang kosong di atara partikel-partikel padat tersebut (Braja M Das, 1985: 1). Dengan demikian tanah berdasarkan sudut pandang teknik kerekayasaan (bagi seorang teknik) tanah berfungsi sebagai penopang pondasi bangunan, oleh karena itu dibutuhkan pemahaman terhadap sifat-sifat dasar dari tanah. Berdasarkan luasnya pengertian tanah, maka sudah sewajarnya ilmu tanah merupakan ilmu pengetahuan alam yang berdiri sendiri. Tanah, sebagaimana diperbincangkan dalam Ilmu Tanah (Soil Science), terkandung bahan-bahan jasad hidup (organik) dan bahan-bahan bukan dari jasad hidup (anorganik) yang lazimnya disebut pelikan (mineral). Dimana bahan-bahan anorganik dapat

Dengan demikian lahan adalah ruang di permukaan bumi dapat sebagai sumberdaya yang dapat dieksploitasi. proses kimia. dan relief. dan vegetasi/ tumbuhannya. maupun biologis yang bekerja di bawah kondisi yang bermacam-macam dan bekerja dalam periode tertentu. Jadi dalam pengertian lahan terbayang dalam pikiran kita tentang apa yang terkandung di dalamnya dan bagaimana keadaan tanahnya. Mg. Dikatakan bahwa tanah adalah bentukan-bentukan mineral dan organik di permukaan bumi. 1985 dalam Haryoko. Pengertian tentang tanah dapat ditinjau dari berbagai segi tergantung dari latar belakang para ahli (Jamulya dan Suratman. dan jasad-jasad hidup yang bersama-sama merupakan medium bagi pertumbuhan tanaman. yang mendefinisikan tanah merupakan lapisan paling luar kulit bumi yang biasanya bersifat tak padu. Berdasarkan pada berbagai definisi dari para ahli di atas. sebagai hasil kegiatan kombinasi bahan-bahan seperti jasad-jasad baik yang hidup maupun yang mati. tanah. tidak dikonotasikan sebagai ilmu Jadi geografi tanah ialah ilmu tanah yang menelaah tanah menurut sudut pandang geografi. jenis tanah. mempunyai sifat tertentu yang berbeda dengan bahan di bawahnya dalam hal warna. Maka bentangtanah menjadi anasir bentanglahan (landscape). seorang ahli kimia mendefinisikan tanah sebagai laboratorium kimia di alam dalam dimana berbagai proses dekomposisi dan reaksi kimia berlangsung secara tenang. Kemudian (Karmono. batuan dan struktur. mengembangkan teori Dekuchaev. udara. Fe. 1996: 13) memberikan pengertian lahan adalah suatu daerah di permukaan bumi dengan sifat-sifat tertentu yaitu adanya persamaan dalam hal geologi. sifat-sifat fisik. geomorfologi. Tanah ini merupakan akumulasi dari berbagai unsur (Si. air. Faktor-faktor pembentuk tanah pada setiap zone iklim di daerah geografi menentukan jenis tanah yang susunan genetisnya dinyatakan oleh penampangnya yang dinamakan profil. dan udara yang cukup. yang sedikit banyak selalu diwarnai oleh humus. bahan induk . Mosaik tanah sebagai fakta kewilayahan diungkapkan dalam kartografi tanah. susunan kima. semula ahli geologi bangsa Rusia yang kemudian memprakarsai ilmu tentang tanah yang pertama kali dinamakan “pedologi” sebagai ilmu pengetahuan alam yang berdiri sendiri. c) Fedrich Fallon (1855) seorang ahli geologi. Pemilihan jenis tanah yang membentuk mosaik tanah dikerjakan dengan klasifikasi tanah. 1983: 1-2). Suatu mosaik tanah mencitrakan bentangtanah (soilscape) yang menjadi salah satu ciri fisik wilayah.mendukung jasad hidup. sifat-sifat tersebut adalah berupa iklim. Thaer (1906) menyatakan bahwa permukaan planet kita ini terdiri dari bahan-bahan yang remah dan lepas yang dinamakan tanah. Tiap-tiap wilayah memiliki mosaik tanah sendiri-sendiri karena perbedaan fakto-kator penentunya. Marbut dari Amerika Serikat (1927). kimiawi. 1985: 9). atmosfir.D. tanah adalah lapisan paling atas dari permukaan bumi yang terdiri dari bahan padat. maka dapat disimpulkan bahwa tanah adalah merupakan akumulasi tubuh alam yang bebas yang menduduki sebagian besar permukaan bumi. Kata “geografi” dalam istilah geografi tanah digunakan untuk memberikan konteks pada sistem atau metode telaah. Al. mendefinisikan tanah adalah lapisan bumi teratas yang terbentuk dari batuan-batuan yang telah lapuk. bentuklahan dan proses. Jasad hidup dapat mempertahankan dan mengembangkan dirinya apabila dalam tanah itu tersedia unsur hara. Ca. dimana dalam pemanfaatannya hendaknya dilakukan secara benar dengan mempertimbangkan kelestariannya. dan bahkan benda gas (Suryatna. Dari sudut padang Dokuchaev oleh Zakharov dianggap sebagai aksioma tanah yang pertama. Selanjutnya di jelaskan pula bahwa agihan jenis tanah membentuk suatu bentangan atau mosaik tanah yang disebut dengan pedosfer. e) V. d) Thornburry (1957) seorang geomorfologis. Pengertian dan definisi Geografi Tanah menurut Tejoyuwono (1994:1) adalah mempelajari agihan jenis tanah di muka daratan dan faktor-faktor yang menentukan agihan tersebut. b) A. yaitu tanah adalah suatu tubuh alam historis yang bebas dan terpisah. Berselius (1803). Pengertian lahan (land) adalah permukaan daratan dengan kekayaan benda-benda padat. g) Menurut ahli pertanian. beberapa definisi tentang tanah antara lain sebagai berikut: a) JJ. tata air. sebagai hasil modifikasi oleh proses-proses fisis. sifat bilogi dan morfologi. gembur. struktur. memandang tanah adalah sebagai bagian dari permukaan bumi yang ditandai oleh lapisan yang sejajar dengan permukaan. air.V. cair. Dokuchaev (1879). dan lain sebagainya). yang mampu menumbuhkan tanaman dan memilki sifat-sifat tertentu sebagai akibat dari pengaruh iklim dan jasad-jasad hidup yang bertindak terhadap bahan induk dalam keadaan relatif tertentu selama jangka waktu tertentu pula. f) F. hidrologi dan penggunaan lahan. Geografi sebagai konteks mengimplikasikan bahwa pembicaraan mata telaah (subject matter) menempatkan segala gejala yang tersidik dalam matra .

penyebaran. proses dan reaksi. pedosfer b) Pelapukan. sedang faktor proses adalah akibat pengaruh faktor iklim yang menyebabkan proses geomorfologi dan pedogen. Dalam Geografi. Ukuran setiap zarah padat tersebut sangat bervariasi dan sifat-sifat fisik dari tanah banyak tergantung dari faktor ukuran. Bentuklahan pada dasarnya merupakan hasil pengaruh faktor-faktor struktur. perkembangan. bentangtanah. Bentangtanah sebagai suatu ciri fisik wilayah mengimplikasikan potensinya sebagai sumberdaya wilayah yang bersangkutan. Tujuan Geografi Tanah adalah untuk mencatat (record) dan menjelaskan genesis. Pendapat lain yang mengemukakan definisis geografi tanah adalah ilmu yang mempelajari tentang tanah. sistem informasi tanah. dan faktor stadia yang tergantung pada faktor waktu. maka Edelman (1957) dalam Jamulya (1989: 11) telah merintis dalam mengenalkan metode fisiografi dalam pemetaan tanah. dimana penyebarannya di permukaan bumi. menerapkan atau menggunakan pendekatan geografi dalam mempelajari tanah dalam suatu wilayah. sumberdaya tanah f) Inventarisasi tanah. meliputi sifat-sifat fisik. bersifat sendiri-sendiri untuk masing-masing parameter lahan dan secara otomatis dalam bentuk garis pada peta (isoline). yang mencakup tanah termasuk fenomena dan sifat-sifatnya (properties) b) Why. Potensi sumberdaya selanjutnya menyediakan kriterium tataguna tanah (Tejoyuwono. Karena itu pengembangannya banyak diperlukan ikatan ilmu tanah dan geomorfologi. Faktor struktur sebenarnya merupakan manifestasi dari faktor topografi dan batuan. Lebih lanjut dikemukakan bahwa geografi tanah dipelajari lewat pemahaman unsur-unsurnya. Dalam hampiran geografi dipergunakan analisis keruangan. dan fungsi. ekologi dan kewilayahan. Hampiran ke 2 dalam survei tanah yaitu hampiran parametrik. d) What for. Atas dasar kesamaan faktor-faktor tersebut satuan bentuklahan dapat dipergunakan sebagai dasar di dalam deliniasi satuan peta tanah. dimana tanah dikaitkan dengan pertanyaan dalam geografi yaitu: a) What. sifat. bentuk. pembentukan tanah c) Ragam dan harkat tanah dalam konsep rangkaian kausal faktor. Hampiran parametrik pada umumnya mengarah pada penggunaan analisis numerik (numerical analysis) yang berasosiasi erat dengan analisis digital pada penginderaann jauh. Untuk lebih jelasnya tentang . yang pada garis besarnya menggunakan metode. 1994: 1). dan stadia.ruang atau space dimension. sehingga masalah deliniasi satuan peta dapat dibuat dengan hampiran geografi. Dengan demikian terdapat kesamaan antara faktor-faktor pembentuk tanah. 1983: 3) Karena definisi ini terbangun dari definisi geografi. d) Klasifikasi tanah. studi tentang bentanglahan (landscape) yang di dalamnya termasuk studi bentuklahan (landform) merupakan obyek utama dalam geografi fisik. kartografi tanah e) Agihan regional tanah. Untuk mencapai tujuan ini diperlukan metode survei tanah. Pada dasarnya dari kedua pendapat yang telah disitir. yaitu mempelajari hubungan timbal balik antara lingkungan fisik dengan lingkungan manusia. yang meliputi: a) Tanah sebagai gejala bentanglahan. Ketersediaan database memungkinkan analisis dilaksanakan kapan saja sesuai dengan kebutuhan dan tidak terikat pada suatu aturan yang baku. proses. Kilasan lapangan tentang tanah Butiran-butiran (zarah) mineral yang membentuk bagian padat dari tanah merupakan hasil pelapukan batuan. dan aplikasinya terhadap kehidupan manusia (Jamulya dan Suratman. dan komposisi kimia dari zarah. a) hampiran geografi dengan pendekatan fisiografi atau bentuklahan (landform) dan b) hampiran parametrik. Hampiran pertama (hampiran geografi) mempertimbangkan bahwa tanah merupakan tubuh alam tiga matra sebagai salah satu anasir bentanglahan. genesis. Dent & Young (dalam Jamulya (1989: 12) bahwa hampiran parametrik lebih erat hubungannya dengan pengembangan ”soil database”. sifat-sifat dan agihan tanah-tanah pada permukaan bumi yang diwujudkan dalam peta tanah. menyangkut suatau proses beradanya atau pembentukannya (genesis tanah) c) Where. berkenaan dalam hal hubungannya dengan kehidupan manusia atau aplikasinya.

Metamorf B. Penyebaran ke arah vertikal dari permukaan sampai berbatasan dengan lapisan batuan induk. Ternyata merupakan tubuh alam tiga demensi. harus lebih jelasnya tentang faktor-faktor tersebut. pengangkatan B.1. harus lebih dahulu mengenal tipe yang membentuk batuan. siklus geologi ataupun siklus-siklus yang lain. yaitu mempunyai penyebaran ke arah vertikal dan ke arah horizontal. Sedimen Sedimentasi Peristiwa metamorf Proses erosi. Gambar I –2. Adapun susunan dan lapisan tanah (horizon tanah) adalah seperti dalam.faktor-faktor tersebut. Diagram siklus batuan Jika kita ingin mengenal dan mempelajari ujud dan sifat-sifat tanah sesuai aslinya di lapanan. Horizon O Horizon A Horizon B Horizon C Horizon R Gambar I – 2 . Batuan yang ada di permukaan bumi ini mengalami siklus seperti halnya yang terjadi pada siklus hidrologi. dan proses pelapukan. Beku Mencair Magma Gambar I . Penampang vertikal tanah yang kurang lebih sejajar dengan permukaan tanah disebut “horizon tanah”. dapat kita buat lobang pada tanah. sedangkan ke arah horizonal mengikuti topografi permukaan bumi. batuan sedimen (sedimentary rocks). Horizon tanah . batuan dapat dibagi menjadi tipe-tipe dasar yaitu: batuan beku (Igneous rocks). Pemadatan Sedimentasi Kristalisasi B. disajikan pada gambar berikut. dan batuan metamorf (metamorphic rocks). Berdasarkan asal mula pembentukannya. Sebagai gambaran tentang terjadinya/adanya siklus batuan yang dapat terjadi di bumi ini. Siklus yang terjadi pada batuan terjadi dalam waktu yang sangat lama.

merupakan zone perakaran dan kegiatan organik (jasad hidup tanah). klasifikasi tanah. Lapisan yang ada di atas batuan induk yang sudah mengalami pelapukan/penghancuran atau dari hasil pengangkutan dari tempat lain (mencakup lapisan A – C disebut Regolith. Dalam pengertian lahan terbayang dalam pikiran kita tentang suatu ruang dan apa yang terkandung di dalamnya termasuk bagaimana keadaan morfologi. sebab mereka mempunyai tujuan akhir memproduksi makanan dan serat. Ringkasan Tanah merupakan tubuh alam yang menempati bagian teratas dari permukaan bumi. yang terdiri dari bahan-bahan pelikan adalah regolith dari endapan bahan sungai. secara nisbi mengandung bahan organik yang berkurang. Hanya saja pada lapisan C lebih mendekati lapisan R. dan (2) sebagai tempat di mana tumbuhan dapat hidup. Pengertian ini menggambarkan dua cara pendekatan dalam mempelajari tanah. antara ilmu tanah (pedologi atau edapologi) serta geografi tanah. rongga-rongga lebih mampat.Lapisan atau horizon tanah tertentu suatu profil tanah umumnya mengandung banyak bahan organik dan berwarna kehitaman. Dari beberapa pengertian tentang ilmu yang mempelajari tanah seperti yang telah diuraikan di atas. Jenis regolith lainnya yang penting. dan endapan arus serta angin. serta merupakan media pertumbuhan tanaman. Di samping itu mereka juga harus menjadi ilmuwan. Lapisan yang terletak di bawahnya. satu cara yang dijalankan oleh seorang pedolog dan cara lain oleh seorang edapolog (Harry & Brady. Lapisan ini disebut dengan lapisan B dan C sebagai lapisan tanah bawah (sub soil). berpori-pori/ rongga-rongga tanah lebih longgar. menyusun suatu tubuh tanah. endapan gelombang. Seorang pedolog mempelajari. mempunyai lapisan-lapisan yang relatif sejajar dengan permukaan bumi. Dalam hal ini yang diperhatikan adalah berbagai sifat tanah yang bertalian dengan produksi tanaman. Sedangkan makin ke bawah keadaan rongga tanah makin rapat dan sampai pada lapisan R merupakan lapisan batuan induk (bed rock). a) hampiran geografi dengan pendekatan fisiografi atau bentuklahan (landform). b) hampiran parametrik. sebab mereka harus menentukan sebab produktivitas yang berbeda dan menentukan cara pengawetan serta cara meningkatkan produktivitasnya. sifat-sifatnya mungkin tetap konstan sampai pada jarak tertentu ke semua jurusan. Konsep lahan dan tanah adalah berbeda. Para edapolog merupakan orang-orang praktek.2 Pedologi dan Edapologi Setelah pengertian umum mengenai tanah dimengerti. sehingga diketahui tanah dapat dipandang (1) sebagai hasil pelapukan biokimia alam. maka kita telah dapat memberikan deskripsi menegenai perbedaan dan persamaan. bangunan. memeriksa dan menggolong-golongkan tanah sebagaimana tanah itu terdapat di alam. Dengan demikian lahan adalah merupakan suatu ruang di permukaan bumi yang dapat dieksploitasi oleh manusia sebagai sumberdaya. perkembangan. . 1982: 9 ). Edapologi adalah ilmu yang mempelajari tanah dari sudut tumbuh-tumbuhan tingkat tinggi. sifat-sifat dan agihan tanah-tanah di permukaan bumi yang diwujudkan dalam peta tanah. endapan glasial. bangungan dan keadaan tanahnya. yang pada garis besarnya menggunakan metode. dan ahli lainnya yang berkepentingan atau berkaitan dengan tanah serta bagi para petani. Pedologi menganggap tanah sebagai bahan (tanah) alam semata-mata dan sedikit dihubungkan langsung dengan pelaksanaan kegunaannya. tersusun atas bahan organik dan anorganik. Daerah yang sifat-sifat tanahnya sama atau konstan. Tujuan Geografi Tanah adalah untuk mencatat (record) dan menjelaskan genesis. merupakan zone pengendapan koloid-koloid tanah yang tercuci dari lapisan di atasnya. Lapisan tanah ini disebut lapisan tanah atas (top soil) atau sering disebut horizon A. uraian tanah masuk ke lingkungan pedologi. sebagai hasil dari proses penghacuran/pelapukan batuan induk. Hasilnya mungkin berguna baik bagi insinyur-insinyur jalan. Fase-fase tertentu seperti asal tanah. Regolith merupakan lapisan residual sumber bahan pelikan yang menjadi bahan induk tanah. Untuk mencapai tujuan ini diperlukan metode survei tanah. Di suatu lokasi di mana terdapat satu jenis tanah tertentu. memilki sifat-sifat sebagai akibat pengaruh iklim dan jasad-jasad hidup yang bertindak terhadap bahan induk dalam keadaan relatif tertentu selama jangka waktu tertentu pula. di mana lahan mempunyai pengertian yang lebih luas dari tanah. Namun demikian pada akhirnya suatu perubahan nyata pada satu atau lebih faktor pembentuk tanah akan terjadi. Horizon O dan A umumnya menjadi satu kelompok lapisan tanah atas. 1. tumbuhan.

Andianto. Ilmu Tanah. Apa persamaan dan perbedaan antara pedologi dan edapologi? 4.Pertanyaan dan Tugas 1. Tejoyuwono Natohadiprawiro. Gambarkan dan jelaskan mengenai profil tanah! Daftar Bacaan Haryoko. 1985. 1999. Jelaskan ruang lingkup kajian ilmu tanah dan geografi tanah? 2. Yogyakarta: Program Pascasarjana UGM Jamulya. Geografi Tanah. Bandung: Penerbit Angkasa. 1983. Diktat. Jelaskan apa yang dimaksud dengan bentangtanah dan jelaskan pula apa bedanya dengan bentanglahan? 3. 1989. Aplikasi PJ dan SIG dalam Evaluasi Lahan Untuk Permukiman. Yogyakarta: Fakkultas Geografi UGM. Makalah Pidato Pengukuhan Jabatan Lektor Kepala Madya Dalam Geografi Tanah. Suryatna Rafi’i. . Geografi Tanah. Jamulya dan Suratman. Konsep dan Terapannya. Yogyakarta: Program Pascasarjana UGM. Tesis. 1994. Yogyakarta: Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada. Geogarafi Tanah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->