P. 1
Paprika

Paprika

|Views: 98|Likes:
Published by Yang Rozi Rahimah

More info:

Published by: Yang Rozi Rahimah on Jun 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/09/2011

pdf

text

original

http://kebunku-kaha.blogspot.

com/ oleh : Kaha_yanto Rabu, 18 maret 2009
PENDAHULUAN Semakin maraknya makanan Eropa seperti pizza dan salad di kota-kota besar Indonesia, tentu permintaan akan paprika semakin tinggi. Hotel, restoran dan pasar swalayan pada gilirannya pun sangat membutuhkan paprika. Ditambah lagi permintaan pasar ekspor yang tinggi, seperti singapura yang membutuhkan paprika paling sedikit 11 ton per minggu dan baru terpenuhi sekitar separuhnya saja. Paprika ( Capsicum Annuum var. Grossum ) adalah sejenis cabai yang belum lama dikenal dan dibudidayakan di Indonesia. Buahnya besar dan gendut, rasanya tidak pedas tetapi sedikit manis. Benihnya banyak didatngkan dari luar negeri, antara lain Jepang dan Taiwan komoditas ini ternyata sangat cocok dibudidayakan di beberapa daerah di Indonesia, artinya ini adalah peluang yang masa depan cerah. Paprika adalah tanaman subtropis sehingga akan lebih cocok ditanam pada daerah dengan ketinggian di atas 750 m dpl (di atas permukaan laut). Di Indonesia, tanaman ini banyak diusahakan di daerah seperti Brastagi, Lembang, Cipanas, Bandung, Dieng, dan Purwokerto. Walaupun jika dibandingkan dengan permintaan jenis cabai yang lain, permintaan paprika lebih kecil, luas penanaman paprika terus berkembang seiring dengan permintaan pasar yang terus meningkat. Dan lagi kelebihan dari budidaya paprika bisa memberi keuntungan yang lebih besar daripada budidaya sayuran lain dengan lahan sempit. Paprika hanya bagus ditanam didaerah dingin, yakni dibawah 30ÛC ( antara 15 ± 25ÛC ) ataupun dataran tinggi yang kelembabannya rendah dibawah 70 %. Karena pada suhu tinggi atau pada dataran rendah menyebabkan peningkatan serangan hama dan penyakit. Daerah-daerah yang bisa ditanami paprika yakni Jawa Barat ( Lembang, Ciwidey, Cisarua-Puncak, Pengalengan, Cikajang-Garut selatan), Jawa Tengah ( Peg. Dieng ) Jawa Timur ( Malang & Bromo ), Sumatera ( Curup Bengkulu, Brastagi, Gunung Kerinci, Bukit Tinggi ), Bali ( Bedugul ), NTT ( Ruteng, Bajawa ) dan NTB ( Pulau Lombok ). Jika menanam di daerah perkotaan yang suhunya tinggi dapat ditanam didalam green House dan diberikan fasilitas AC untuk membuat suhu rendah. Paprika merupakan tanaman yang sensitive terhadap alam, oleh karena itu tanaman ini tidak boleh terkena air hujan, karena bisa menyebabkan terjadinya busuk batang dan buah. Maka budidaya paprika yang paling pas dan cocok untuk hasil yang maksimal adalah dengan menggunakan Green House( GH ) dengan system hidroponik. Untuk GH yang paling ekonomis, adalah GH yang terbuat dari plastik UV. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, sebaiknya digunakan dengan derajat keasaman ( ph ) media tanam sebesar 5,8 ( 5,5-6,5) yang bisa diukur dengan alat PH meter. Media yang digunakan adalah arang sekam ( tanpa tanah ) penyiraman dan pemberian pupuk diberikan berupa larutan encer yang tingkat konsentrasinya ( kepekatan ) terkendali. Pupuk yang digunakan adalah larutan AB Mix dengan tingkat kepekatan ( EC ) 2,3-2,6 yang bisa diukur dengan dengan EC meter. Intensitas cahaya yang diperlukan tanaman paprika , yakni 60%. Hal itu tercukupi pada GH dari plastic UV. PENANAMAN Biji paprika perlu disemai telebih dahulu sebelum penanaman. Proses penyemaian harus dilakukan secara steril pada media arang sekam. Biji dikecambahkan pada baki selama 1 minggu. Selanjutnya bibit paprika yang belum memiliki daun sempurna tersebut dipindahkan ke polybag kecil diameter 10 cm selama 2 minngu sampai muncul 2-3 helai daun. Kemudian bibit ditanam pada media sesungguhnya yakni polybag besar ukuran 30 x 35 cm. Tanaman akan mulai berbunga pada umur 2-4 minggu setelah tanam dan pada umur 2,5-3 bulan buah paprika sudah bisa dipanen hingga terus menerus. Masa produksi paprika 8-9 bulan dengan tinggi 2,5-4m. Dalam pemeliharaannya perlu dilakukan pemangkasan terhadap tunas vegetatif yang muncul pada ketiak batang utama, agar bunga menghasilkan buah paprika yang besar. Pemangkasan ini bertujuan agar tanaman tumbuh memanjang keatas tanpa banyak cabang, sedangkan pemangkasan bunga bertujuan agar nut isi buah yang r tumbuh tercukupi tanpa ada persaingan penyerapan makanan hal ini akan berukuran besar. Misal dari satu tangkai ada sekitar 2-3 bunga, maka yang dipertahankan cukup satu saja. PANEN

ujung atas pada palang kayu dan bawahnya pada pokok tanaman. pukul 7 pagi. bermisia. yaitu merah. Adapun untuk bentuk pengemasan yang sering dilakukan dalam pengangkutan adalah dengan keranjang plastik yang setiap lapisannya diberi koran. Agrimec . KENDALA Walaupun budidaya paprika sangat menguntungkan namun setiap usaha pastinya ada saja kendalanya. Cara sederhana penangulangannya adalah dengan pengkabutan ( penyemprotan tanaman dengan spray ) pada musim kemarau.. kemudian dilapisi dengan plastik mulsa hitam perak yang menutupi seluruh permukaan bedeng. Air yang digunakan juga harus air yang bersih. jangan sekali-kali menggunakan air selokan. 2008 oleh plantus Jumlah penduduk yang semakin bertambah menuntut tersedianya bahan pangan yang dapat memenuhi kebutuhan penduduk untuk kelangsungan hidupnya. kuning dan orange.5 tahun TEKNIK BUDIDAYA Pertama-tama dengan membuat bedengan ukuran 1 x 10 m dilahan 200 m2. Sedangkan untuk penyakit biasanya berasal dari tanah misalnya dari bakteri meloydogin. dengan jarak antar baris 35 ± 40 cm. Hama jenis ini sering muncul jika suhu tinggi. 70 hingga 100 juta sebulan dengan keuntungan mencapai 20 ± 30 % dan bisa balik modal dalam waktu 1. satu bedengan terdapat dua baris. Jenis hama sering menyerang adalah jenis thrips. Penyiraman dilakukan 3 x sehari. protein dan lain-lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. lalu siapkan juga tambang kecil yang diikat vertical. bisa juga menggunakan keranjang bersekat sepert i keranjang telur. pukul 11 siang dan pukul 2 sore menggunakan air yang bersih yang dicampur dengan pupuk AB Mix dengan komposisi 1000 l air dicampurkan dengan 4 kg AB Mix untuk 1 green house. Jika petani bisa melewati kendala dan mampu membudidayakan dengan baik maka bisa meraih omset Rp.cm. http://anekaplanta.barulah membuat green house. Diatas bedeng ini ditempatkan 500 polybag bibit paprika. Pemanenan buah paprika dilakukan bersama dengan tangkai buahnya ( kaliks ).wordpress. Untuk penyiraman merupakan hal yang sangat penting. Selesai membuat bedengan. tungau dan aphids. Bakteri ini menyebabkan tanaman menjadi tetap pendek. Paprika hijau merupakan warna dari seluruh jenis paprika muda.com/2008/03/21/budidaya-paprika/ BUDIDAYA PAPRIKA Maret 21. .Buah paprika terbagi atas 3 warna. dan juga mengurangi resiko buah terkena hama dan penyakit. Hal ini bisa dicegah dengan memelur ( menyemen ) lantai atau dengan penggunaan conblock. jarak antar bedeng 70 ± 8. Proses pemanenan pun harus dilakukan secara hati hati jangan sampai buah terjatuh atau terkena tusukan gunting atau pisau. selain menjaga kebersihan dan suhu serta kelembaban udara didalam green house tersebut. Sayuran menjadi penting dalam kebutuhan pangan penduduk karena menjadi salah satu penyedia gizi berupa serat. karena selain mempercantik penampilan juga supaya paprika dapat tahan lama dipasaran. Supermec dan Bimolis. Musuh utama dari budidaya paprika adalah serangan dari hama dan penyakit. Namun ada alternatif lain yaitu dengan membuat bedengan yang ditutupi plastik mulsa hitam perak. Dari segi ekonomis pemanenan paprika muda ( hijau ) membuat aliran pemasukan pendapatan menjadi lebih cepat. Sehingga buah yang dipanen bisa tetap mulus tanpa cacat. untuk percabangan pohon dan agar tanaman bisa tegak. Penyemprotan pestisida seraca langsung ke tanaman seminggu sekali pada sore hari.dan jarak dalam baris 30 ± 45 cm. Untuk pestisida yang digunakan merek Tracer. Salah satu bahan pangan yang menjadi kebutuhan penduduk adalah sayuran. vitamin.

Akibatnya permintaan akan produk buah-buahan dan sayuran tidak selalu dapat terpenuhi. Bandung. Masalah kualitas atau mutu sayuran harus menjadi perhatian. Sedangkan cabai merah segar diekspor ke Taiwan dan Arab Saudi. Paprika merupakan salah satu sayuran yang memiliki prospek yang cerah. Lembang. Grossum) Permintaan produk buah-buahan dan sayuran dari Indonesia cenderung terus meningkat. mengingat sifat komoditi sayuran yang mudah rusak dan mudah busuk. Singapura dan Brunei Darussalam. Walaupun jika dibandingkan dengan permintaan jenis cabai yang lain. komoditi sayuran yang memiliki volume ekspor cukup besar dan stabil adalah jamur dan cabai merah segar. Masalah kualitas atau mutu sayuran menjadi salah satu pertimbangan negara-negara pengimpor. dan Purwokerto. permintaan paprika lebih kecil. Produksi dalam negeri masih terbatas. dan juga di pasar tradisional di daerah perkotaan. Peluang pasar luar dan dalam negeri masih terbuka lebar karena pasokan lebih kecil dibandingkan permintaan. karena paprika merupakan tanaman yang memerlukan kondisi agroklimat dan terbatas pada daerah dataran tinggi. luas penanaman paprika terus berkembang seiring dengan permintaan pasar yang terus meningkat.1. Di Indonesia. Pasar Amerika dan Eropa setiap tahun meminta kiriman produk olahan buah-buahan dan sayuran dalam jumlah besar. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi paprika adalah melalui intensifikasi dan teknologi penanaman. Dieng. Teknik budidaya secara hidroponik merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan produksi pada kondisi . Pertimbangan ini karena komoditi sayuran harus memenuhi syarat untuk konsumsi segar dan industri pengolahan bahan baku. Jamur banyak diekspor ke Inggris. tanaman ini banyak diusahakan di daerah seperti Brastagi.Foto 1. perubahan gaya hidup dan pola konsumsi penduduk (khususnya perkotaan) berupa menu sayuran permintaan terhadap paprika menunjukkan peningkatan. Buah Paprika (Capsicum annum var. Paprika yang lebih dikenal dengan nama cabai manis ini banyak ditemukan di pasar swalayan. Paprika adalah tanaman subtropis sehingga akan lebih cocok ditanam pada daerah dengan ketinggian di atas 750 m dpl (di atas permukaan laut). Cipanas. Walaupun bukan merupakan tanaman sayuran asli Indonesia. Untuk saat ini. Namun salah satu kendala utama ekspor hortikultura adalah produktivitas tanaman dan kualitas yang rendah.

diberikan untuk paprika dengan ciri penampilan. atau ungu sering digunakan sebagai campuran salad. annuum. dan harga jual komoditi lebih tinggi dibandingkan dengan harga jual komoditi yang dibudidayakan secara tradisional di tanah. Di Kabupaten Bandung usaha ini cukup dapat bertahan selama masa krisis ekonomi. paprika dipakai untuk menyatakan hampir semua varietas C. sepertipepperoni. Pada awal usaha ini dilakukan. pengolahan hasilnya menjadi berbagai produk agroindustri. Peluang pasar komoditi paprika baik di pasar global. http://id. Tulisan ini akan menyajikan informasi berdasarkan hasil studi lapang yang mencakup aspek-aspek teknik produksi. Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Plantae (tidak termasuk) Eudicots (tidak termasuk) Asterids Ordo: Famili: Genus: Spesies: Solanales Solanaceae Capsicum C. penggunaan. Dukungan tersebut sekaligus juga mengembangkan usaha kecil/menengah yang merupakan pelaku bisnis usaha budidaya tanaman sayuran. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan. annuum . petani paprika menggunakan modal mereka sendiri.org/wiki/Paprika Paprika (Capsicum annuum L. dan lokal perlu di raih antara lain melalui program-program yang mendukung pengembangan komoditi ini dari mulai pembudidayaannya di lahan petani. Dalam pengertian internasional. dan pemasaran produk-produk tersebut. sekarang tersebar luas dan dibudidayakan di hampir semua daerah tropika dan subtropika. khususnya paprika.wikipedia. Nama-nama tertentu. Keuntungan-keuntungan yang dapat diperoleh dari teknik budidaya hidroponik antara lain adalah pertumbuhan tanaman dapat lebih dikontrol.) adalah tumbuhan penghasi buah yang berasa manis dan sedikit pedas dari suku terong-terongan atauSolanaceae). Teknik budidaya secara hidroponik memiliki banyak keuntungan. kuning. regional. Buahnya yang berwarna hijau. termasuk yang pedas. pemasaran. Usaha budidaya paprika di Kabupaten Bandung mulai marak sejak tahun 1994. merah. Baru pada tahun 1997 mulai ada kredit dari bank untuk pengembangan usaha budidaya paprika. keuangan. atau rasa yang khas. namun di sisi lain budidaya secara hidroponik memerlukan modal yang besar serta pengetahuan dan ketrampilan khusus dalam pelaksanaannya. produksi tidak tergantung musim. dan ekonomi-sosial yang terkait dengan pengembangan paprika tersebut.lahan yang semakin sempit sebagai akibat dari konversi lahan pertanian untuk kawasan industri dan pemukiman.

Nama binomial Capsicum annuum .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->