LEMBACA PENCEMBANCAN JASA KONSTRUKSI NASIONAL National Construction Services Development Board

PERATURAN LEMBAGA PENGEMBANGAN JASA KONSTRUKSI NOMOR: 15 TAHUN 2010 TENTANG PERPANJANGAN DAN REGISTRASI ULANG SERTIFIKA T BADAN USAHA (SBU) JASA KONSTRUKSI UNTUK PELAKSANAAN PENGADAAN PEKERJAAN JASA KONSTRUKSI TAHUN 2011

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

DEWAN PENGURUS LEMBAGA PENGEMBANGAN JASA KONSTRUKSI NASIONAL Menimbang : a. bahwa masa ber1aku Sertifikat Badan Usaha (SBU) Jasa Konstruksi yang diterbitkan bertJasarkan Peraturan LPJK Nomor 11a dan 12a Tahun 2008 adalah 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal diterbitkan, dengan ketentuan wajib melakukan registrasi ulang pada tahun ke-2 dan ke-3 ; bahwa pada Tahun 2011 terdapat SBU Jasa Konstruksi Tahun 2008 yang telah habis masa ber1akunya dan harus diperpanjang serta SBU Jasa Konstruksi Tahun 2009 dan Tahun 2010 yang per1udilakukan registrasi ulang ; bahwa sehubungan dengan hal-hal sebagaimana dimaksud pada huruf a dan b, serta untuk menunjang kelancaran Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah terkait dengan Jasa Konstruksi untuk Tahun 2011, dipandang perlu menetapkan Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi yang mengatur Perpanjangan dan Registrasi Ulang Sertifikat Badan Usaha (SBU) Jasa Konstruksi. Undang - Undang Nomor 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi (lembaran Negara RI Tahun 1999 Nomor 54, Tambahan lembaran Negara Nomor 3833) ; Undang - Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (Lembaran Negara RI Tahun 2008 Nomor 58, Tambahan lembaran Negara Nomor 4843) ; Undang - Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Keeil, dan menengah (lembaran Negara RI Tahun 2008 Nomor 93, Tambahan LembsnJO Ne:gsra IN,omo.r4BGS) ;l~'

b.

c.

Mengingat

1.

2.

3.

Grha lJ'IK : •• ionaI It Arteri Pondok Indah No. 82. Kebayoran Lama - Jakarta 12240Ttl62.\'Z1-12:~n5ff6, 72.00~
http:,!jwwwJpjk..org E-mail: Ipjkn@lpjk..org

723Ml Fi-dlt. Gz.a'1-J~4

q_

¥.c

Peraturan Pemetintah Nomor 29 tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi (Lembaran Negara RI Tahun 2000 Nomor 64. Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Kenstruksi Nemor 11a Tahun 2008 tentang Registrasi Usaha Jasa Pelaksana Konstruksi . Tambahan Lembaran Negara Nomer 3957) . Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 11P/HUM12010 tanggal 05 Agustus 2010 mengenai Uji Materi terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2000 tentang Usaha dan Peran Masyarakat Jasa Konstruksi.4. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2000 tentang Usaha dan Peran Masyarakat Jasa Konstruksi (Lembaran Negara RI Tahun 2000 Nomor 63. Tambahan Lembaran Negara Nomor 5038) .- 2" . Undang .". 9. Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Pembinaaan Jasa Konstruksi (Lembaran Negara RI Tahun 2000 Nomer65. Ketetapan Musyawarah Nasional Khusus LPJK Nemor 01ITAP/Munasus-LPJKIII12008 tentang Penetapan dan Pengesahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga LPJK. Ketetapan Musyawarah Nasional LPJK Nomor 05ffAP/Munas LPJKl2007 tentang Pengesahan Susunan Pimpinan dan Anggota Dewan Pen gurus LPJK Nasional masa bakti Tahun 2007-2011 . sebagaimana diu bah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 59 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi (Lembaran Negara RI Tahun 2010 Nomor 95) .Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara RI Tahun 2009 Nomor 112. Tambahan Lembaran Negara Nomor 3955) sebagaimana diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2000 tentang Usaha dan Peran Masyarakat Jasa Konstruksi (Lembaran Negara RI Tahun 2010 Nomor 7. 6. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah . 10. 7. Tambahan Lembaran Negara Nomor 3956) . Tambahan Lembaran Negara Nomor 5092). 12. 11.~ . 8. 5.

6. 2. TOUP (Tanda Oaftar Usaha Orang Perseorangan) adalah Sertifikat tanda bukti pengakuan formal atas tingkat I kedalaman kompetensi dan kemampuan usaha jasa pelaksana konstruksi orang perseorangan dengan ketelapan klasifikasi dan kualifikasi Badan Usaha. Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nomor 12a Tahun 2008 tentang Registrasi Usaha Jasa Perencana Konstruksi dan Jasa Pengawas Konstruksi . BSLN (Badan Sertifikasi LPJK Nasional) adalah satuan kena tetap dalam LPJK Nasional yang bertugas melaksanakan sertifikasi Badan Usaha pada tingkat nasional~ 4. Hasil rapat antara LPJK Nasional dengan LPJK Daerah seluruh Indonesia pada tanggal 23 Desember 2010. SBU (Sertifikat Badan Usaha) adalah sertifikat tanda bukti pengakuan formal atas tingkaUkedalaman kompetensi dan kemampuan usaha dengan ketetapan klasifikasi dan kualifikasi Badan Usaha. Hasil rapat antara LPJK Nasional dengan seluruh Asostasi Perusahaan Jasa Konstruksi tingkat nasional pada tanggal 23 Desember 2010. LPJK Daerah adalah Lembaga Pengembangan berkedudukan di ibu kota Provinsi. MEMUTUSKAN Menetapkan PERATURAN LEMBAGA PENGEMBANGAN JASA KONTRUKSI TENTANG PERPANJANGAN DAN REGISTRASI ULANG SERTIFIKAT BADAN USAHA (SBU) JASA KONSTRUKSI UNTUK PELAKSANAAN PENGADAAN JASA KONSTRUKSI TAHUN 2011. Tanda registrasi adalah tanda bukti registrasi ulang yang dikeluarkan oleh LPJK Nasional yang dilekatkan pada SBU untuk tahun berjalan. LPJK Nasional adalah Lembaga Pengembangan berkedudukan di ibu kota Negara. BABI KETENTUAN UMUM Pasal1 Oalam Peraturan ini. Memperhatikan 1. Hasil rapat anggota Dewan Pengurus LPJK Nasional pada tanggal28 Oesember 2010. yang dimaksud dengan : 1.13. . 2. 3.- 3 r"' . Jasa Konstruksi Nasional yang Jasa Konstruksi Daerah yang 3.( . 5.

BSLD (Badan Sertifikasi LPJK Daerah) adalah satuan kerja tetap dalam LPJK Daerah yang bertugas melaksanakan sertifikasi Usaha Orang Perseorangan dan Badan Usaha pada tingkat daerah. Pasal2 8.7.--- 4 . TWN (Tim Verifikasi dan Validasi Nasional) adalah satuan kerja tetap asosiasi perusahaan terakreditasi (Kategori B). 12. PJL (Penanggung Jawab Layanan) adalah tenaga ahli yang ditunjuk pimpinan 8adan Usaha untuk bertanggung jawab atas satu layanan kegiatan teknik Badan Usaha. yang bertugas melaksanakan verifikasi dan validasi pada tingkat nasiana!. yang bertugas melaksanakan registrasi pada tingkat daerah. Lingkup pengaturan ini meliputi ketentuan tentang perpanjangan SBU Jasa Konstruksi yang diterbitkan Tahun 2008 yang telah habis masa ber1akunya pada Tahun 2011 dan registrasi ulang atas Sertifikat Badan Usaha (SBU) Jasa Konstruksi yang diterbitkan pada Tahun 2009 dan Tahun 2010. 13. BPRU Nasional (Badan Pelaksana Registrasi Usaha Jasa Konstruksi LPJK Nasional) adalah satuan kerja tetap dalam LPJK Nasional. 14. yang bertugas melaksanakan registrasi pada tingkat nasional. yang bertugas melaksanakan verifikasi dan validasi pada tingkat daerah. yang dapat digunakan dalam memenuhi persyaratan pelaksanaan pengadaan pekerjaan jasa konstruksi Tahun 2011tJ14. BSAD (Badan Sertifikasi Asosiasi Daerah) adalah satuan kerja tetap asasiasi perusahaan terakreditasi (Kategori A) yang bertugas melaksanakan sertifikasi badan usaha anggatanya pada tingkat daerah. 10. BSAN (Badan Sertifikasi Asosiasi Nasional) adalah satuan kerja tetap asosiasi perusahaan terakreditasi (Kategori A) yang bertugas melaksanakan sertifikasi badan usana anggatanya pada tingkat nasianal. PJT (Penanggung Jawab Teknik) adalah tenaga ahli atau tenaga terampil bersertifikat yang ditunjuk pimpinan Badan Usaha untuk bertanggung jawab atas kegiatan teknik Badan Usaha. 16. TWO (Tim Verffikasi dan Validasi Daerah) adalah satuan kerja tetap asosiasi perusahaan terakreditasi (Kategari B). BPRU Oaerah (Badan Pelaksana Registrasi Usaha Jasa Konstruksi LPJK Daerah) adalah satuan kerja tetap dalam LPJK Daerah. 11. 15. 9.- . PJB (Penanggung Jawab Bidang) adalah tenaga ahli bersertifikat yang ditunjuk pimpinan Badan Usaha untuk bertanggung jawab atas satu bidang kegiatan teknik Badan Usaha.

(4). untuk SBU Jasa Pelaksana Konstruksi harus dilakukan penilaian kembaH mengikuti ketentuan sebagaimana tercantum dalam Lampiran 9 Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nomor 11a Tahun 2008. untuk SBU Jasa Perencana Konstruksi dan Jasa Pengawas Konstruksi harus mengikuti ketentuan sebagaimana tercantum dalam Lampiran 14-1 dan Lampiran 14-2 Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nomor 12a Tahun 2008. b.BABII PERPANJANGAN DAN REGISTRASI ULANG SBU Bagian Pertama Perpanjangan SBU Tahun 2008 Pasal3 (1). Perpanjangan SBU Tahun 2008 sebagaimana dimaksud pad a ayat (3) : a. Permohonan perpanjangan SBU Tahun 2008 sebagaimana dimaksud pada ayat (2) : a. (5). untuk SBU Jasa Pelaksana Konstruksi memenuhi ketentuan Pasal 29 ayat (1) dan Pasal 30 ayat (2) Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nomor 11a Tahun 2008~ (6) /' 5 . (2). Penilaian perpanjangan SBU Tahun 2008 sebagaimana dimaksud pada ayat (4) setelah dituangkan dalam Berita Acara Lembar Evaluasi oleh BSANIBSAD atau BSLN/BSLD selanjutnya diajukan secara tertulis kepada Ketua BPRU NasionallBPRU Oaerah. Perpanjangan SBU Tahun 2008 dinyatakan san dan ber1aku apabila : a. TWNITWD (3). Badan Usaha pemegang SBU Tahun 2008 yang telah habis masa bertakunya pada Tahun 2011 sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus mengajukan permohonan perpanjangan pada Tahun 2011 selambat-lambatnya 2 (dua) minggu sebelum habis masa berlakunya kepada : a. b. bagi Badan Usaha anggota Asosiasi Terakreditasi Katagori B. Seluruh Sertifikat Badan Usaha (SBU) Jasa Konstruksi yang diterbitkan dan telah diregistrasi oleh LPJK pada Tahun 2008 harus diperpanjang pada Tahun 2011. b. BSAN/BSAD bagi Badan Usaha anggota Asosiasi Terakreditasi Katagori A. c. untuk SBU Jasa Pelaksana Konstruksi harus mengikuti ketentuan sebagaimana tercantum dalam Lampiran 14-1. BSLN/BSLD bagi Badan Usaha anggota Asoslasi Selum Terakreditasi. Lampiran 14-2 dan Lampiran 14-3 Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nomor 11a Tahun 2008. untuk SBU Jasa Perencana Konstruksi dan Jasa Pengawas Konstruksi harus dilakukan penilaian kembali mengikuti ketentuan sebagaimana tercantum dalam Lampiran 9 Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nomor 12a Tahun 2008.

SKA Struktur (Kode AS200) dan SKA Pelaksana Struktur (Kode AS202). (3) PasaJ5 (1) Perpanjangan SBU Tahun 2008 untuk Badan Usaha Jasa Pelaksana Konstruksi yang memiliki : a. untuk SBU Jasa Perencana Konstruksi dan Jasa Pengawas Konstruksi memenuhi ketentuan Pasal 26 ayat (1) dan Pasal 27 ayat (2) Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nomor 12a Tahun 2008. (2) Badan Usaha bertanggung jawab atas kebenaran dokumen yang diberikan. PJT wajib memenuhi SKTK sekurang-kurangnya SKTK Tingkat II yang masih berlaku. b. dan pemegang SBU hams menyerahkan SKA dan PJT. SKAlSKTK dan Sertifikat ISO 9001-2008 sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilampirKan pada saat mengajukan permohonan perpanjangan SBU Tahun 2008. Kualifikasi Gred 4. (2) Kelengkapan data Badan Usaha. Badan Usaha yang memiliki sekurang-kurangnya satu klasifikasi dengan kualifikasi Gred 7 hams memiliki Sertifikat ISO 9001-2008 dan yang masih berlaku. dan Asosiasi wajib menjamin bahwa SBU beserta dokumen-dokumennya diyakini benar dan tidak palsu atau dipalsukan. PJT. Kualifikasi Gred 7 dan Gred 6. Kualifikasi Gred 4.b. dan LPJK Daerah wajib menjamin bahwa SBU beserta dokumen-dokumennya diyakini benar dan tidak palsu atau dipalsukan. Perpanjangan SBU Tahun 2006 untuk Badan Usaha Jasa Perencana Konstruksi dan Jasa Pengawas Konstruksi yang memiliki : a. e. Pasal4 (1) SeJuruh SBU Jasa Konstruksi yang diperpanjang pada Tahun 2011 wajib melengkapi dan memperbaharui seluruh data Badan Usaha yang telah habis masa berlakunya atau yang tidak sesuai lagi dengan data Sadan Usaha pada saat mengajukan perpanjangan SBU Tahun 2008. KuaHfikasi Gred 5. dan pemegang SBU narus menyerahkan SKA dan PJT dan PJS tersebut yang masih berlaku. untuk kualifikasi Gred 3 dan Gred 2 PJT wajib memenuhi sekurang-kurangnya SKTK yang masih berlaku. d. c. PJB dan PJL wajib memenuhi SKA yang dipersyaratkan sesuai dengan kualifikasi dan bidangnya atau layanannya. PJT dan PJB wajib memenuhi SKA yang dipersyaratkan sesuai dengan kualifikasinya. PJT dan PJB wajib memenuhi SKA yang dipersyaratkan sesuai dengan kualifikasi dan bidangnya. PJB bidang arsitektural dapat menggunakan SKA Teknik Sipil (Kode AS100). dan pemegang SBU harus menyerahkan SKA dari PJT dan PJB tersebut yang masih berlaku. Badan Usaha baru yang belum menjadi anggota Asosiasi bertanggung jawab atas kebenaran dokumen yang diberikan. PJB dan PJL tersebut yang masih berlaku~ (3) 6 f~. .

PJB dan PJL wajib memenuhi SKA yang dipersyaratkan sesuai dengan kualifikasinya. (4) (5) Kelengkapan data Badan Usaha. SKAlSKTK yang digunakan oleh PJTfPJBJPJL pada Badan Usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1)... dan pemegang SBU harus menyerahkan SKA dan PJT tersebut yang masih berlaku. PJT. Badan Usaha yang memiriki sekurang-kurangnya satu klasifikasi dengan kualifikasi Gred 7 harus memiliki Sertifikat ISO 9001-2008 yang masih beriaku sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) hUruf e pada saat mengajukan permohenan perpanjangan SBU Tahun 2008 sekurang-kurangnya masih berlaku selama 3 (tiga) bulan. Kualifikasi Gred 2. PJT wajib memenuhi SKA yang dipersyaratkan sesuai dengan kualifikasinya. Kualifikasi Gred 3. Untuk Bad an Usaha Jasa PeJaksana Konstruksi yang memiliki sekurang-kurangnya satu klasifikasi dengan kualifikasi Gred 7 dan Badan Usaha Jasa Perencana Konstruksi dan Jasa Pengawas Konstruksi yang memiliki sekurang-kurangnya satu klasifikasi dengan kualifikasi Gred 4 harus dilakukan berdasarkan azas nyata oleh LPJK Nasional. c.. Setelah batas waktu 2 (dua) bulan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) SKA/SKTK yang digunakan PJTIPJBIPJL pada Badan Usaha tersebut befum diperpanjang. SKA sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dilampiJ'1(anpada saat mengajukan pennohonan perpanjangan SBU T ahun 2008. Nomer Kode Pekerjaan Konstruksi (NKPK) dapat dioenkan dengan ketentuan 8adan Usaha harus memenuhi ketentuan yang tercantum dalam surat Dewan Pengurus LPJK Nasional Nemor: 166/LPJKlD..31X112009.-- 7 .b. SBU yang bersangkutan dinyatakan tidak sah dan data Badan Usaha tersebut tidak tercantum dalam Daftar Registrasi Badan Usaha (DRBU) Tahun 2011 pada tayangan STI-LPJK. Pasal6 (1) Persyaratan PJTIPJB/PJL harus memiliki SKAlSKTK yang masih berlaku sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) dan ayat (2) pada saat mengalukan permohonan perpanjangan SBU Tahun 2008 sekurang-kurangnya masih berlaku selama 3 (tiga) bulan. Pasal7 (1) Kelengkapan data pengalaman pekerjaan konstruksi Badan Usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) dan ayat (2) harus diben Nemer Kede Pekerjaan Konstruksi (NKPK). telah habis masa berlakunya dan belum diperpanjang. PJB dan PJL tersebut yang masih berlaku. untuk (2) (3) (4) (2) 1f'A-. dan pemegang SBU harus menyerahkan SKA dar! PJT. pada tayangan STI-LPJK SBU yang bersangkutan diben tanda bintang (") dan SKAlSKTK tersebul harus segera diperpanjang paling lama dalam waktu 2 (dua) bulan.

Bagian Kedua Registrasi Ulang SBU Tahun 2009 dan SBU Tahun 2010 Pasal9 (1) (2) (1) Sertifikat Badan Usaha (SBU) Jasa Konstruksi yang diterbitkan dan telah diregistrasi oleh LPJK pada Tahun 2009 dan Tahun 2010 harus diregistrasi ulang pada Tahun 2011. Daftar Perolehan Pekerjaan Konstruksi. 2) (3) Berkas dokumen kontrak pekerjaan konstruksi yang dilaporkan. Pasal8 Perrnohonan perpanjangan SBU Tahun 2008 diajukan selambat-Iambatnya 2 (dua) minggu sebelum habis masa berlakunya sesuai tanggal ditetapkannya SBU Tahun 2008. c. Pengalaman Badan Usaha yang telah tercatat pada STI-LPJK berupa : 1) Surat pemyataan dari Badan Usaha mengenai kebenaran prolehan pekerjaan konstruksi menggunakan Lampiran 2. Badan Usaha pemegang SBU Tahun 2008 dan telah diregistrasi ulang pada Tahun 2009 dan Tahun 2010 yang telah melampaui batas waktu sejak tanggal ditetapkannya SBU tidak melakukan perpanjangan SBU pada tahun 2011. Berita Acara Serah Terima dan berkas dokumen kontrak pekerjaan konstruksi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) harus dilampirkan pada saat mengajukan permohonan perpanjangan SBU Tahun 2008. Sadan Usaha pemegang SBU Tahun 2009 dan SBU Tahun 2010 sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus mengajukan permohonan registrasi ulang pada tahun 2011 selambat-Iambatnya 2 (dua) minggu sebelum habis masa berlakunya kepada ~ (2) 8 r~i .a. SBU tersebut dinyatakan tidak berfaku lagi dan data Badan Usaha tersebut tidak tercantum dalam Daftar Registrasi Badan Usaha (DRBU) Tahun 2011 pada STILPJK. b. 3) Berkas dokumen kontrak pekenaan konstruksi yang dilaporkan. 2) Daftar perolehan pekerjaan konstruksi menggunakan Lampiran 3. Surat Pemyataan. 2) Daftar perolehan pekerjaan konstruksi menggunakan Lampiran 3. Pengalaman Badan Usaha yang telah selesai terhitung pada tahun 2010 dan belum dilaporkan berupa : 1) Laporan prole han pekerjaan konstruksi dilengkapi Berita Acara Serah Terima dan diketahui oleh pengguna jasa menggunakan Lampiran 1. Pengalaman Badan Usaha Tahun 2009 dan tahun-tahun sebelumnya dan belum dilaporkan berupa : 1) Surat pemyataan dan Badan Usaha mengenai kebenaran prolehan pekerjaan konstruksi menggunakan Lampiran 2.

Bukti bahwa SBU telah diregistrasi ulang. Pasal11 (2) (1) Badan Usaha Jasa Pelaksana Konstruksi pemegang SBU Tahun 2009 dan telah diregistrasi ufang pada tahun 2010 dan pemegang SBU yang ditetapkan pada tahun 2010 yang memiliki : a Kualifikasi Gred 7 dan Gred 6. dan pernegang SBU harus menyerahkan SKA dari PJT dan PJB tersebut yang masih ber1aku. ditandai dengan dilekatkannya Tanda Registrasi LPJK Tahun 2011 pada sau dan ditandatangani : a. (4) sau sau Tahun 2009 dan telah diregistrasi ulang pada Tahun 2010 dilekatkan Tanda Registrasi LPJK Tahun 2011 pada kolom Registrasi Ulang Tahun ke-3. b. b.a. dan Asosiasi wajib menjamin bahwa SBU beserta dokumen-dokurnennya diyakini benar dan tidak palsu atau dipalsukan. oleh Ketua TWNfTWD dan Ketua BPRU NasionaVBPRU Daerah serta disternpellcap LPJK dan cap Asosiasi. b. (5) Tanda Registrasi LPJK Tahun 2011 sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dilekatkan pada halaman belakang SBU pada kolorn registrasi ulang. Registrasi ulang pada tahun 2011 sebagaimana dimaksud pada ayat (2) setelah dilakukan penilaian olen BSAN/BSAD atau TWNrrWD atau BSLN/BSLD selanjutnya diajukan secara tertulis kepada Ketua BPRU NasionallBPRU Daerah. c. untuk Badan Usaha anggota Asosiasi Terakreditasi Katagori B.. BSLN/BSLD bagi Badan Usaha anggota Asosiasi Belurn Terakreditasi. TWNfTWD (3) bagi Badan Usaha anggota Asosiasi Terakreditasi Katagori B. oleh Ketua eSAN/BSAD dan Ketua BPRU NasionaVBPRU Daerah serta distempellcap LPJK dan cap Asosiasi. Badan Usaha bertanggung jawab atas kebenaran dokumen yang diberikan. untuk : a. untuk Badan Usaha anggota Asosiasi Seturn Terakreditasi. PJT dan PJB wajib memenuhi SKA yang dipersyaratkan sesuai dengan kualifikasi dan bidangnya. BSANIBSAD bagi Badan Usaha anggota Asosiasi Terakreditasi Katagori A. Pasal10 (1) Badan Usaha pernegang SBU Tahun 2009 dan telah diregistrasi ulang pada tahun 2010 dan pemegang SBU yang ditetapkan pada tahun 2010 yang akan melakukan registrasi ulang untuk Tahun 2011 wajib melengkapi dan memperbarui seluruh data Badan Usaha yang telah habis masa ber1akunya atau yang tidak sesuai lagi dengan data Badan Usaha pada saat mengajukan registrasi ulang pada tahun 2011.-- . oleh Ketua BSLN/BSLD dan Ketua BPRU NasionallBPRU Oaerah serta distempeVcap LPJK. c. untuk Badan Usaha anggota Asosiasi Terakreditasi Katagori A.#-"z- . Tahun 2010 dilekatkan Tanda Registrasi LPJK Tahun 2011 pada kolom Registrasi Ulang Tahun ke-2.

untuk kualifikasi Gred 3 dan Gred 2 PJT wajib memenuhi sekurang-kurangnya SKTK yang masih berlaku. . ~ _-"'. SKA Struktur (Kode AS200) dan SKA Pelaksana Struktur (Kode AS202). PJT dan PJB wajib memenuhi SKA yang dipersyaratkan sesuai dengan kualifikasinya. dan pemegang SBU harus menyerahkan SKA dan PJT. PJB dan PJL wajib memenuhi SKA yang dipersyaratkan sesuai dengan kualifikasinya. PJB bidang arsitektural dapat menggunakan SKA Teknik Sipil (Kode AS100). Kualifikasi Gred 2. PJT. Kualifikasi Gred 4. Badan Usaha Jasa Perencana Konstruksi dan Jasa Pengawas Konstruksi pemegang SBU Tahun 2009 dan telah diregistrasi ulang pada tahun 2010 dan pemegang SBU yang ditetapkan pada tahun 2010 yang memiliki : (3) a b Kualifikasi Gred 4. Pasal 12 (1) (2) Persyaratan PJTIPJBIPJL harus memiliki SKAlSKTK yang masih bsnaku sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (1) dan ayat (2) pada saat mengajukan pennohonan registrasi ulang untuk tahun 2011 sekurang-kurangnya masih berlaku selama 3 (tiga) bulan. PJB dan PJL wajib memenuhi SKA yang dipersyaratkan sesuai dengan kualifikasi dan bidangnya atau layanannya. ~ 10 . "-' . dan pemegang SBU narus menyerahkan SKA dari PJT dan PJB tersebut yang masih berlaku. PJB dan PJL tersebut yang masih berlaku. PJT. c d e (2) Kefengkapan data Badan Usaha. dan pemegang SBU harus menyerahkan SKA dart PJT. PJT wajib memenuhi SKA yang dipersyaratkan sesuai dengan kualifikasinya. PJT wajib memenuhi SKTK sekurang-kurangnya SKTK Tingkat II yang masih berlaku.Iii ..b Kualifikasi Gred 5. dan pemegang SBU harus menyerahkan SKA dart PJT tersebut yang masih berlaku. e (4) (5) Kelengkapan data Badan Usaha dan SKA sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dilampirkan pada saat mengajukan pennohonan registrasi ulang pada tahun 2011_ Untuk Badan Usaha Jasa Pelaksana Konstruksi yang memHiki sekurang-kurangnya satu klasifikasi dengan kualifikasi Gred 7 dan Badan Usaha Jasa Perencana Konstruksi dan Jasa Pengawas Konstruksi yang memiliki sekurang-kurangnya satu klasifikasi dengan kualifikasi Gred 4 dilakukan asas nyata oleh LPJK Nasional. Badan Usaha yang memiliki sekurang-kurangnya satu klasifikasi dengan kualifikasi Gred 7 harus memiliki Sertifikat ISO 9001-2008 dan yang masih berlaku... Kualifikasi Gred 3. PJB dan PJL tersebut yang masih berlaku. SKA/SKTK dan Sertffikat ISO 9001-2008 sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilampirkan pada saat mengajukan permohonan registrasi ulang pada tahun 2011. Badan Usaha yang memiliki sekurang-kurangnya satu klasifikasi dengan kualifikasi Gred 7 harus memiliki Sertifikat ISO 9001-2008 yang masih bertaku sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (1) huruf e pada saat mengajukan permohonan registrasi ulang untuk Tahun 2011 sekurang-kurangnya masih berlaku selama 3 (tiga) bulan..

(3) (.~ »: 11 . telah habis masa bertakunya dan belum diperpanjang. 2) Daftar Perolehan Pekerjaan Konstruksi menggunakan Lampiran 3. SBU yang bersangkutan dinyatakan tidak sah dan data Badan Usaha tersebut tidak tercantum dalam Daftar Registrasi Badan Usaha (DRBU) Tahun 2011 pada tayangan STI-LPJK. (3). Surat Pemyataan. Bema Acara Serah Terima dan berkas dokumen kontrak pekerjaan konstruksi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) harus dilampirkan pada saat mengajukan permohonan perpanjangan SBU pada tahun 2011 dan atau registrasi ulang pada tahun 2011. Pengalaman Badan Usaha yang telah tercatat pada STI-LPJK berupa: 1) Surat Pemyataan dali Badan Usaha mengenai kebenaran prolehan pekerjaan konstruksi menggunakan Lampiran 2. b. 2) Dafiar Perolehan Pekerjaan Konstruksi menggunakan Lampiran 3. Setelah batas waktu 2 (dua) bulan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) SKAlSKTK yang digunakan PJTIPJBIPJL pada Badan Usaha tersebut belum diperpanjang. dan diberi waktu paling lama 2 (dua) bulan.31X1J2009. Nomor Kode Pekerjaan Konstruksi (NKPK) dapat diberi dengan ketentuan Badan Usaha harus memenuhi ketentuan yang tercantum dalam surat Dewan Pengurus LPJK Nasional Nomor: 166/LPJKlD. pada tayangan STI-LPJK SBU yang bersangkutan dibeli tanda bintang (") dan SKA/SKTK tersebut harus segera diperpanjang. Daftar Perolehan Pekerjaan Konstruksi. untuk : a. 3) Berkas dokumen kontrak pekerjaan konstruksi yang duaporxan. c. Pasal13 (1) Kelengkapan data pengalaman pekerjaan konstruksi Badan Usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (1) dan ayat (2) harus diberi Nomor Kode Pekerjaan Konstruksi (NKPK). 2) Berkas dokumen kontrak pekerjaan konstruksi yang dilaporkan.SKAlSKTK yang digunakan oleh PJTlPJBIPJL pada Badan Usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1).2)·. Pengalaman Badan Usaha tahun 2009 dan tanun-tahun sebelumnya dan belum dilaporkan berupa : 1) Surat Pemyataan dari Badan Usaha mengenai kebenaran proJehan pekerjaan konstruksi menggunakan Lampiran 2. t. Pengalaman Badan Usaha yang telah selesai terhitung Tahun 2010 dan belum dilaporkan berupa : 1) Laporan prolehan pekerjaan konstruksi dilengkapi Berita Acara Serah Telima dan diketahui oleh pengguna jasa menggunakan Lampiran 1.4) .

tahun dan nornor seri pada setiap pencetakan. Badan Usaha Jasa Pelaksana Konstruksi yang memiliki sekurang-kurangnya satu klasifikasi dengan kualifikasi Gred 7. dan pada Tanda Registrasi tersebut diberi pengaman cetakan berupa hologram LPJK. Badan Usaha Jasa Pelaksana Konstruksi dengan kualffikasi Gred 2. (3). Usaha Orang Perseorangan Gred 1. Badan Usaha Jasa Perencana Konstruksi dan Jasa Pengawas Konstruksi dengan kualifikasi Gred 2 dan Gred 3. b. SBU tersebut dinyatakan tidak sah dan data Badan Usaha tersebut tidak tercantum dalam Daftar Registrasi Badan Usaha (DRBU) Tahun 2011 pada STI-LPJK. dan Badan Usaha anggota (2). Tanda Registrasi LPJK Tahun 2011 dicetak oleh LPJK Nasional. Asosiasi untuk Badan Usaha an9gota Asosiasi Terakreditasi. LPJK Daerah untuk Usaha Orang Perseorangan Asosiasi Belum Terakreditasi. Badan Usaha Jasa Perencana Konstruksi dan Jasa Pengawas Konstruksi yang rnemiliki sekurang-kurangnya satu klasifikasi dengan kualifikasi Gred 4 c. Badan Usaha ang90ta Asosiasi yang melakukan Sertifikasi hanya di tingkat nasional. Pasal 15 Penyelenggara registrasi ulang pada tahun 2011 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 adalah: (1) BPRU Nasiona! untuk : a. dan Gred 6. Gred 5. c. Bentuk dan ukuran Tanda Registrasi LPJK Tahun 2011 adalah sebagairnana contoh ter1ampir. b. Gred 4. Badan Usaha pemegang SBU yang ditetapkan Tahun 2009 dan telah diregistrasi ulang Tahun 2010 yang telah melampaui batas waktu sejak tanggal ditetapkannya SBU tidak melakukan registrasi ulang pada tahun 2011. (2) BPRU Daerah untuk : a. Pasal16 (1) Permohonan registrasi ulang Tahun 2011 diajukan selambat-Iambatnya 2 (dua) minggu sebelum habis masa bertakunya sesuai tanggal ditetapkannya SBU Tahun 2009 atau Tahun 2010. Tanda Registrasi Tahun 2011 didistribusikan LPJK Nasional kepada : a.~ (2) 12 . logo LPJK. Gred 3. b.Pasal14 (1).

Perpanjangan SBU pada Tahun 2011 mengikuti ketentuan sebagaimana tercantum dalam Lampiran 6-1 Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nomor 11a Tahun 2008 untuk Jasa Pelaksana Konstruksi dan Lampiran 6-1 Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional Nomor 12a Tahun 2008 untuk Jasa Perencana Konstruksi dan Jasa Pengawas Konstruksi.lWkan registras~ uj'ang pada TahUnl . LPJK Nasional harus menyerahkan Daftar Registrasi Badan Usaha (DRBU) Tahun 2010 kepada seluruh Kementerian. II'B.201iOl Idan Tanunl 20'1'1 kepaela lPJK'Nas~oF!la1 .!iltn'liEl~i Ibtsya. Bald. Asosiasi harus melunasi kewajiban pembayaran registrasi dan registrasi ulang tahun-tahun sebelumnya kepada LPJK Nasional I lPJK Daerah pada saat melakukan registrasi atau registrasi ulang Tahun 2011. lPJ.1 nrelakukan mQistms[ ulang Tanun 2011.a:hun . 8adan Usaha pemegang SBU Tahun 2008 yang tidak melakukan registrasi ulang pada Tahun 2009 dan Tahun 2010. Bagian Ketiga Biaya Registrasi Pasal17 (1). b. regisifmsl T.. (4). ayat (3) dan ayat (4) pada saat melakukan perpanjangan SBU Tahun 2011 dan atau registrasi ulang Tahun 2011 di LPJK Nasionall LPJK Oaerah.K Dae-ran 'pada ~!iai11. apaiflsl me1akuiltan IregiSI~s '1JI1~ng'"lah:un 21Q11 nSNS dimlmpel tanda.009 yang nl'a'k mel. (5). ~ 13 . Usaha pemegang saUl Tahun 2.20Ut. apabila melakukan perpanjangan SBU Tahun 2011 harus melunasi biaya registrasi Tahun 2009. (2). ayat (2). Registrasi ulang Tahun 2011 mengikuti ketentuan sebagaimana tercantum dalam Lampiran 6-2 Peraturan lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nomor 11a Tahun 2008 untuk Jasa Pelaksana Konstruksi dan Lampiran 6-2 Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional Nomor 12a Tahun 2008 untuk Jasa Perencana Konstruksi dan Jasa Pengawas Konstruksi.(3) Badan Usaha pemegang SBU yang ditetapkan Tahun 2010 yang telah melampaui batas waktu sejak tanggal ditetapkannya SBU tidak meJakukan registrasi ulang pada tahun 2011.g's{ras1-:20. 1(3).OI Idan m. SBU tersebut dinyatakan tidak sah dan data Badan Usaha tersebut tidak tercantum dalam Daftar Registrasi Badan Usaha (DRBU) Tahun 2011 pada STILPJK. Kewajiban pembayaran reg istrasi : a. Asosiasi wajib memberikan bukti pembayaran registrasi dan registrasi ulang sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Pasal18 (1). Tahun 2010 dan Tahun 2011 kepada LPJK Nasional I LPJK Daerah pada saat melakukan perpanjangan SBU Tahun 2011.

2 N : 6atau 1. c. b. (3). Untuk usaha keeil tidak menggunakan Kemampuan Dasar (KD) tetapi harus memiliki paling kurang 1 (satu) pengalaman pada bidang pekeqaan yang sesuai. Gred 3 dan Gred 4 :5 :5 3) Gred 5 4) Gred 6 5) Gred 7 : 6 atau 1. BABIII SBU JASA KONSTRUKSI TAHUN 2011 UNTUK PELAKSANAAN PENGADAAN PEKERJAAN JASA KONSTRUKSI TAHUN 2011 Bagian Kesatu Jasa Pelaksana Konstruks] Pasal19 (1) pelaksanaan pengadaan barang~asa Pemerintah. SBU yang teJah diperpanjang dan diregistrasi uJang untuk Tahun 2011 oleh LPJK Daerah wajib dibuatkan Daftar Registrasi Badan Usaha (DRBU) Tahun 2011 dan diserahkan kepada Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota setempat sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nomor 11a Tahun 2008 dan Nomor 12a Tahun 2008.2 N : 6 atau 1.(2). LPJK Daerah harus menyerahkan Daftar Registrasi Badan Usaha (DRBU) Tahun 2010 kepada LPJK Nasional. Penetapan KD dihitung dengan rumus : Dalam pengadaan KD NPt = 3 NPt Dengan keterangan : = Nilai Paket Pekerjaan Tertinggi (yang sudah dikonversi) diperoleh berdasarkan pengalaman menangani pekerjaan dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir. Dalam waktu yang bersamaan. untuk pekeriaan jasa pelaksana konstruksi ditetapkan sebagai berikut : a. usaha orang perseorangan atau Badan Usaha hanya diperkenankan untuk menangani Paket Peke~aan/Proyek (KP) maksimum sebagai berikut : 1) Gred 1 : Orang Perseorangan : 1 Badan Usaha 2) Gred 2.2 N N adalah jurnlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir ~ --- 14 .

tak terbatas Berdasar1<an hal-hal sebagaimana dimaksud pada ayat (1). 100.000.000 : > 2.000 : :::.d..500.>: 15 . Kemampuan menangani Paket PekeqaarrProyek (KP) tidak dipersyaratkan.000 s.000 : > 2.000 s.500.000.000 : > 2.000.000.1.000.d. untuk pekenaan jasa pereneana konstruksi dan jasa pengawas konstruksi ditetapkan sebagai berikut : a.500.000.000.000 :s 1.000 :s 2.000 : > 1.000.000 s.000 Badan Usaha 2) Gred 2 3) Gred 3 4) Gred 4 5) Gred 5 6) Gred 6 7) Gred 7 (2) s 300.500.000.000.000. Nilai satu pekeriaan : 1) Gred 1 : Orang Perseorangan Badan Usaha 2) Gred 2 3) Gred 3 4) Gred 4 :s 50. c. 50. tak terbatas .000 :s 200.750. penggolongan usaha jasa pelaksana konstruksi ditetapkan sebagai berikut : 1) Gred 1 : Orang Perseorangan Badan Usaha 2) Gred 2 3) Gred 3 4) Gred 4 3) Gred 5 4) Gred 6 5) Gred 7 : Us aha Mikro : Usaha Mikro : Usaha Keeil : Usaha Keeil : Usaha Kecil : Usaha Non Keell : Usaha Non Keeil : Usaha Non Keeil Bagian Kedua Jasa Pereneana Konstruksi dan Jasa Pengawas Konstruksi Pasal20 (1) Dalam pelaksanaan pengadaan barangljasa Pemerintah.000 s.000.44--: .000.000.000. b.d.000 s.d.d.d.500. Batas nilai satu peke~aan 1) Gred 1 : Orang Perseorangan : s 100.500.000.000.000. 2. Penetapan KD tidak dipersyaratkan.000.000 :s 1.000 : > 2.000.000.

(2) Berdasarkan hal-hal sebagaimana dimaksud pada ayat (1).M. penggolongan usaha jasa perencana konstruksi dan usaha jasa pengawas konstruksi ditetapkan sebagai berikut: 1) Gred 1 : Orang Perseorangan : Usaha Mikro Badan Usaha : Usaha Mikro 2) Gred 2 : Usaha Keeil 3) Gred 3 : Usaha Keeil 4) Gred 4 : Usaha Non Keeil BABIV KETENTUAN PENUTUP Pasal21 (1) Hal-hal yang berkaitan dengan perpanjangan dan regis tras i ulang Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang belum diatur dalam Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nomor 11a Tahun 2008 dan Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nomor 12a Tahun 2008 diatur sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan ini. tetap berlaku Pasal22 Hal-hal yang belum diatur atau belum cukup diatur dalam Peraturan ini akan diatur lebih lanjut oleh Dewan Pengurus Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional. Malkan Amin Ketua Umum 16 . Ketentuan yang diatur dalam Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nomor 11a Tahun 2008 dan Peraturan lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nomor 12a Tahun 2008 sepanjang tidak diatur kembali dalam Peraturan ini. yang ber1aku adalah ketentuan dalam Peraturan ini. Hal-hal yang diatur dalam Peraturan ini apabila tidak sesuai dengan Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nomor 11a Tahun 2008 dan Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nomor 12a Tahun 2008. Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi ini mulai bertaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Pada tanggal : Jakarta : 28 Desember 2010 (2) (3) (1) (2) DEWAN PENGURUS LEMBAGA PENGEMBANGAN JASA KONSTRUKSI NASIONAL H.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful