P. 1
PENTINGNYA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

PENTINGNYA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

|Views: 826|Likes:
Published by Stevia Lukmanasari

More info:

Published by: Stevia Lukmanasari on Jun 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/23/2012

pdf

text

original

PENTINGNYA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KATA PENGANTAR

Rasa syukur yang dalam Penyusun sampaikan ke hadiran Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat-Nya makalah ini dapat Penyusun selesaikan sesuai pada waktu yang diharapkan. Dalam makalah ini Penyusun memilih topik dengan pembahasan ³Perlunya Pendidikan Kewarganegaraan bagi masyarakat pada umumnya, dan mahasiswa pada khususnya´. Makalah ini dibuat dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Sofskills Pendidikan Kewarganegaraan dengan dosen pembimbing Bp. Sri Waluyo. Dalam proses penyusunan makalah ini, tentunya penyusun mengharapkan saran dan kritik demi peningkatan kualitas penyusunan makalah agar selanjutnya dapat lebih baik. Untuk itu rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya Penyusun sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang membutuhkan.

Bekasi, 01 Maret 2011

Penyusun

Globalisasi ditandai oleh kuatnya pengaruh lembaga±lembaga kemasyarakatan internasional.BAB I PENDAHULUAN Sejarah bangsa Indonesia dimulai sejak era sebelum dan selama penjajahan. Kondisi dan tuntutan yang berbeda tersebut ditanggapi oleh Bangsa Indonesia berdasarkan kesamaan tujuan bangsa. dan bernegara serta terbukti keandalannya. Kesamaan tujuan bangsa harus dilandasi oleh jiwa. isu global yang meliputi demokratisasi. tekad. ekonomi. dan transportasi. sehingga menimbulkan kondisi dan tuntutan yang berbeda sesuai dengan jamannya. Disamping itu. Perjuangan non fisik ini memerlukan sarana kegiatan pendidikan bagi setiap warga negara Indonesia pada umumnya dan mahasiswa sebagai calon cendikiawan pada khususnya. hal ini disebabkan antara lain oleh pengaruh globalisasi. negara±negara maju yang ikut mengatur percaturan politik. disamping dalam hal memecahkan setiap permasalahan dalam bermasyarakat. . Semangat perjuangan bangsa telah mengalami penurunan. Semangat perjuangan bangsa yang telah ditunjukkan pada kemerdekaan 17 Agustus 1945 tersebut dilandasi oleh keimanan serta ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan keikhlasan untuk berkorban. yaitu melalui Pendidikan Kewarganegaraan. khususnya dibidang informasi. dan bernegara. Semangat perjuangan bangsa yang merupakan kekuatan mental spiritual telah melahirkan kekuatan yang luar biasa dalam masa perjuangan fisik. Kesemuanya itu tumbuh menjadi kekuatan yang mampu mendorong proses terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. dan lingkungan hidup turut pula mempengaruhi keadaan nasional. sosial budaya. hak asasi manusia. kemudian dilanjutkan dengan era perebutan dan mempertahankan kemerdekaan sampai era pengisian kemerdekaan. berbangsa. Hingga membuat dunia menjadi transparan seolah±olah tanpa mengenal batas negara. berbangsa. Globalisasi juga ditandai oleh pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. komunikasi. dan semangat patriotisme. Sedangkan dalam era globalisasi dan masa yang akan datang kita memerlukan perjuangan non fisik sesuai dengan bidang profesi masing-masing. Tetapi nilai±nilai perjuangan itu kini telah mengalami pasang surut sesuai dengan dinamika kehidupan bermasyarakat. serta pertahanan dan keamanan global. Landasan perjuangan tersebut merupakan nilai±nilai perjuangan Bangsa Indonesia.

dan kepribadian diperlukan pembekalan kepada peserta didik di Indonesia yang diantaranya dilakukan melalui Pendidikan Pancasila. bangsa. Aktif memanfaatkan ilmu pengetahuan teknologi dan seni untuk kepentingan kemanusiaan. Berbudi pekerti luhur. sikap serta perilaku yang cinta tanah air. penuh rasa tanggung jawab dari peserta didik. berdisiplin. bangsa dan negaranya secara konsisten dan berkesinambungan dengan cita±cita dan tujuan nasional seperti yang digariskan dalam Pembukaan UUD 1945 ³. beretos kerja. Sikap ini disertai dengan perilaku yang: 1. profesional. kreatif. maju. Semua itu diperlakukan demi tetap utuh dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. bertanggung jawab. terutama kesadaran bela negara akan terwujud dalam sikap dan perilakunya bila ia dapat merasakan bahwa konsepsi demokrasi dan hak asasi manusia sungguh±sungguh merupakan sesuatu yang paling sesuai dengan kehidupannya sehari±hari. Pendidikan Kewarganegaraan yang berhasil akan membuahkan sikap mental yang cerdas. sikap. Ilmu Budaya Dasar. berbangsa dan bernegara. 4. dan produktif serta sehat jasmani dan rohani. Hak dan kewajiban warga negara. dan sadar akan hak dan kewajiban sebagai warga negara. negara. cerdas. 5. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menghayati nilai±nilai falsafah bangsa 2. dan menjawab masalah±masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Selain itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang berbudi luhur. mandiri. 3. bangsa dan negara. dan hubungan internasional serta memiliki wawasan kesadaran bernegara untuk bela negara dan memiliki pola pikir. Melalui Pendidikan Kewarganegaraan. berkepribadian. terampil. serta ketahanan nasional dalam diri warga negara Republik Indonesia. pola sikap dan perilaku yang cinta tanah air berdasarkan Pancasila. Bersifat profesional yang dijiwai oleh kesadaran bela negara. Pengembangan nilai. Tujuan utama pendidikan kewarganegaraan adalah untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara.BAB II PENTINGNYA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN A. warga negara Republik Indonesia diharapkan mampu ³memahami. menganalisa. . dinamis. Rasional. dan Ilmu Alamiah Dasar (sebagai aplikasi nilai dalam kehidupan) yang disebut kelompok Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MKPK) dalam komponen kurikulum perguruan tinggi. tangguh. wawasan nusantara. Manfaat dan Tujuan Yang Diharapkan Generasi penerus melalui pendidikan kewarganegaraan diharapkan akan mampu mengantisipasi hari depan yang senantiasa berubah dan selalu terkait dengan konteks dinamika budaya. Pendidikan Agama. Ilmu Sosial Dasar. berdisiplin dalam bermasyarakat.

hari . memahami. dan menerapkan aspek ± aspek tersebut di atas di kehidupan sehari . Misal dengan penataan sistem transport di kota ± kota besar yang rawan macet. dapat menjadikan kita berurusan dengan hukum dan bahkan dapat membahayakan nyawa banyak orang. Kita aplikasikan dan kita kembangkan ilmu kita untuk membangun negara ini. khususnya untuk memerangi keterbelakangan. Misalnya kita akan membangun proyek jalan tol. dan juga dengan bawahan ( misalnya tukang ). saat bekerja di lapangan nanti kita harus dapat mengaplikasikan apa ± apa yang telah kita pelajari dalam mata kuliah kewarganegaraan. Sedikit saja kita melakukan kecurangan. selain tidak akan disukai dan dekat dengan bawahan. masyarakat di sekitar proyek. kesenjangan sosial. hingga tukang ± tukang yang akan membantu kita dalam mengerjakan proyek tersebut. kemiskinan. menguasai IPTEK. Hal yang langsung berhubungan dengan diri kita nantinya misalnya. Lalu pada saat pengerjaan proyek. Jika kita hanya mau bergaul dengan kalangan atas. meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar memiliki daya saing. Kita harus dapat bergaul dengan kalangan atas ( misal pemerintah atau atasan ). Poin ± poin tersebut sangatlah penting bagi kita yang akan terjun langsung ke lapangan dan berhubungan dengan berbagai lapisan masyarakat. memelihara serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Lebih jauhnya lagi. pengembangan listrik dan sanitasi di daerah ± daerah terpencil. Contohnya kejujuran. Dan andaikan kita gampang menyerah dalam mengusahakan pembebasan lahan misalnya. ilmu dan pengetahuan yang kita miliki nantinya akan kita dedikasikan demi kemajuan bangsa dan negara Indonesia. kolusi. pantang menyerah. dan berpikir obyektif rasional serta mandiri. Setelah mengikuti perkuliahan kewarganegaraan ini. proyek kita itu akan terhambat pastinya. dan kesetaraan. Sudah pasti kita akan berurusan dengan birokrasi pemerintahan. harus tetap memegang teguh nilai±nilai ini disemua aspek kehidupan. korupsi. dan lain sebagainya. dan nepotisme. keuletan.Dalam perjuangan non fisik. bisa saja proyek kita itu ³diusili´ oleh bawahan kita. diharapkan mahasiswa mengerti.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->