(disarikan dari kuliah Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A.

di Masjid Agung Sunda Kelapa) Tanggung jawab merupakan tanda kematangan diri. Mungkin ada diantara kita yang sudah sangat dewasa, tapi dari sisi perilaku, pikiran dan keimanannya ternyata masih sangat muda. Sebaliknya, mungkin ada yang usianya masih relatif muda, tapi sisi spiritual, pola pikir, dan tanggung jawab sudah menunjukkan kematangan. Seringkali tanggung jawab ditakuti orang. Berbagai alasan diungkapkan untuk menghindari pertanggung jawaban. Padahal jika dilakoni dengan baik, keberhasilan akan mudah diraih. Ada satu kata yang sering membuat kita gagal, menyesal dan kecewa, yaitu: alasan. Seorang yang hebat bukanlah orang yang mampu mengarang banyak alasan. Seorang yang matang bukanlah mer eka yang mampu memberikan alasan-alasan yang kuat secara spontan. Seribu alasan bisa dikarang dalam waktu singkat untuk membenarkan kekeliruan. Ada orang yang karena sudah profesional, mudan sekali untuk mengarang alasan. Kemampuan untuk beralasan akan men ghambat kedewasaan seseorang. Mungkin orang itu berhasil memberikan pengertian kepada orang lain, tapi tingkatan perjalanan hidupnya takkan bertambah dan perilakunya takkan matang. Bagaimanapun membuat alasan bukanlah cara yang terbaik untuk mematangkan diri. Daripada sibuk mencari alasan untuk membenarkan kekeliruan kita, lebih baik meminta maaf kepada yang bersangkutan. Lebih baik istighfar kepada Allah. Alasan adalah kata-kata yang membuat seseorang terlambat dewasa. Tanggung jawab membangun motivasi yan g kuat. Ketika lari dari tanggung jawab, mungkin kita bisa melepaskan diri dari beban besar; mungkin pimpinan kit abisa menerima alasan kita dan seolah kita terbebas dari kesalahan besar; mungkin atasan kita memaafkan, tapi ada masalah dalam diri kita sendiri. Titik-titik hitam dalam diri kita akan bertambah. Hampir semua alasan yang kita buat itu dimotivasi oleh kebohongan. Kalau benar, itu sedikit dan sulit untuk dijadikan pedoman secara umum. Kadang, ada orang membuat alasan dengan mendramatisirnya. Sebe narnya alasannya satu, tapi ia bisa membuatnya sepuluh. Berarti sembilan diantaranya adalah kebohongan. Hal itu akan mengotori batin kita. Seringkali orang mengelak dari tanggung jawab. Padahal, semakin besar tanggung jawab yang kita pikul, semakin cepat proses kematangan diri kita. Kalau ada orang yang tidak mau mengemban tanggung jawab dan menghindari kesulitan, takut menghadapi resiko, orang itu tidak akan mencapai kematangan dan kedewasaan. Semakin tempaan, tantangan, dan tanggung jawab yang kita pikul. Tuhan tidak akan pernah menyia-nyiakan

Jarang ada orang yang mau mengoreksi diri sendiri ketika ia tertimpa masalah. Orang yang tidak mau mengemban tanggung jawab sama dengan mayat hidup yang berjalan. yang saya kawatirkan adalah kegersangan spiritual. Tidak perlu mencari dukun. Biasanya. tapi ruhani. Orang yang bertanggung jawab memiliki motto: ´berhentilah menyalahkan situasi.µ Hal itu berarti orang yang suka menyalahkan keadaan dan orang lain.orang seperti itu. Begitu tertimpa masalah. itu tan da tak bertanggung jawab. Orang seperti ini tak laku di dunia. maka anak anak adalah tumpuan kita. langsung ia mencari kambing hitam.misalnya. ia menyalahkan dirinya sendiri secara berlebihan. Kalau orang tidak bertanggung jawab. Maka. ´Saya tidak mengkawatirkan kemakmuran material. orang yang banyak menunaikan tanggung jawab maka Tuhan akan memberikan bonus kepadanya. azimat dan wirid. tapi tak ada yang mau menerimanya.µ ungkap Paus Benedictus beberapa waktu yang lalu. tidak jarang o rang seperti ini berujung dengan bunuh diri. Dunia usaha dan pasar sekarang ini tidak lagi mengandalkan titel. ia tidak akan mendapatkan apa -apa. Sebaliknya. niscaya ia takkan tega untuk menyakiti orang. Insya Allah kalau kita bertanggung jawab kepada anak dan menularkannya kepada anak kita. Tanggun jawab menjadi ciri orang yang hidup. Yang paling penting adalah pengalaman kerja dan rekomendasi orang -orang tertentu. Jadi krisis keagamaan kita sekarang bukanlah kemiskinan material. pekerjaannya hanya menerima transfer. Tanggung jawab adalah tolak bala yang paling efektif. Ternyata. Tanggung jawab menghasilkan keta bahan dan ketekunan. telah jelas bahwa kita yang menjadi biang masalah. Padahal. apalagi di akhirat. Kalau kita punya tanggung jawab. . Kita hidup dengan tanggung jawab. rizki datang sendiri dan takkan ada bencana. Ada juga orang yang sebaliknya. Mari kita bercermin diri. orang yang selalu membawa map itu orang yang tak bertanggung jawab. mencari kesalahan adalah hal pertama ketika seseorang tertimpa masalah. Didiklah mereka me njadi anak yang benar dan bertanggung jawab. Ada orang yang pekerjaannya membawa map dari satu perusahaan ke perusahaan lain. Ketika tidak ada orang yang bisa dijadikan kambing hitam. Orang yang dikejar kejar perusahaan adalah dia yang besar rasa tanggung jawabnya. Kalau kita terlambat untuk menjadi orang yang ideal. Jangan-jangan kita orang yang seperti itu.

dan dengan gagah berani menghadapi tantangan apapun di depannya. dan manipulasi. di bawah ini: ³Setiap orang dari kamu adalah pemimpin. daripada ³menerima´ tanggung jawab. . bahkan didukung oleh istri atau suaminya. Kebanyakan orang mengelak bertanggung jawab. Oleh karena itulah muncul satu peribahasa.³Ini tanggung jawab saya!´ Banyak orang yang sangat senang dengan melempar tanggung jawabnya ke pundak orang lain. Sebuah peribahasa yang mengartikan seseorang yang tidak berani bertanggung jawab atas perbuatannya sendiri. Banyak orang mengelak bertanggung jawab. (Abraham Lincoln) Semoga kita semua bisa memahami makna tanggung jawab yang sebenarnya di kehidupan ini. dan suka mencari ³kambing hitam´ untuk menyelamatkan dirinya sendiri dari perbuatannya yang merugikan orang lain. ³lempar batu sembunyi tangan´.Di masa kini. daripada mau menerima tanggung jawab. Banyak kejadian di negara kita ini. anak kandungnya. Tetapi jika kita diminta untuk melakukannya sesuai dengan definisi tanggung jawab tadi.³Itu bukan salahku!´ Sudah terlalu banyak orang yang dengan sia -sia. karena mereka ini mendapatkan keuntungan dari sikapnya itu. Shahih Bukhari ± Muslim) ³Anda tidak bisa lari dari tanggung jawab hari esok dengan menghindarinya pada hari ini´. maka seringkali masih merasa sulit. karena tidak bisa memahami arti dari sebuah tanggung jawab. ³lepas tanggung jawab´ itu sering didukung oleh lingkungan dekatnya . dan kamu bertanggung jawab atas kepemimpinan itu´. (Al-Hadits. kalimat mulia berkaitan dengan tanggung jawab. anak buahnya. korupsi. Dan gilanya. daripada berdiri dengan berani dan menyatakan dengan tegas bahwa. Sebagian orang. Apakah dunia kita ini sudah deka t dengan kiamat? Cobalah kita pahami. Sungguh sangat menyedihkan. menghabiskan waktunya untuk menghindari tanggung jawab dengan jalan menyalahkan orang lain. karena jauh lebih mudah untuk ³menghindari´ tanggung jawab. seringkali dalam kehidupannya sangat menyukai pembelaan diri dengan kata kata. Sebagian besar orang -orang di lingkungan dekatnya pasti mendukungnya. Anda bisa lihat. karena memang lebih mudah menggeser tanggung jawabnya. bahkan ada orang yang merasa tidak sanggup jika diberikan kepadanya suatu tanggung jawab. karena mereka semua pasti ikut merasakan hasil-hasil dari korupsi atau manipulasi itu. teman-temannya. kita memiliki banyak orang yang mengelak bertanggung jawab.Makna dari istilah ³tanggung jawab´ adalah ³siap menerima kewajiban atau tugas´. misalnya. Bisa juga diartikan sebagai seseorang yang lepas tanggung jawab. Arti tanggung jawab di atas semestinya sangat mudah untuk dimengerti ol eh setiap orang. sehingga dia membiarkan orang lain menanggung beban tanggung jawabnya. yang disebabkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. malah sering dimenangkan atau diberikan bantuan berlebihan oleh lingkungannya dengan sangat tidak masuk akal. merasa keberatan. atasannya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful