P. 1
Carl Rogers

Carl Rogers

|Views: 406|Likes:
Published by Samuel Kristian

More info:

Published by: Samuel Kristian on Jun 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/05/2012

pdf

text

original

Carl Rogers : Psikolog Aliran Humanisme

Posted on Psychology. Carl Ransom Rogers lahir pada tanggal 8 Januari 1902 di Oak Park, Illinios, Chicago. Rogers meninggal dunia pada tanggal 4 Pebruari 1987 karena serangan jantung. Latar belakang: Rogers adalah putra keempat dari enam bersaudara. Rogers dibesarkan dalam keluarga yang berkecukupan dan menganut aliran protestan fundamentalis yang terkenal keras, dan kaku dalam hal agama, moral dan etika. Rogers terkenal sebagai seorang tokoh psikologi humanis, aliran fenomenologis-eksistensial, psikolog klinis dan terapis, ide – ide dan konsep teorinya banyak didapatkan dalam pengalaman -pengalaman terapeutiknya. Ide pokok dari teori – teori Rogers yaitu individu memiliki kemampuan dalam diri sendiri untuk mengerti diri, menentukan hidup, dan menangani masalah – masalah psikisnya asalkan konselor menciptakan kondisi yang dapat mempermudah perkembangan individu untuk aktualisasi diri. Menurut Rogers motivasi orang yang sehat adalah aktualisasi diri. Jadi manusia yang sadar dan rasional tidak lagi dikontrol oleh peristiwa kanak – kanak seperti yang diajukan oleh aliran freudian, misalnya toilet trainning, penyapihan ataupun pengalaman seksual sebelumnya. Rogers lebih melihat pada masa sekarang, dia berpendapat bahwa masa lampau memang akan mempengaruhi cara bagaimana seseorang memandang masa sekarang yang akan mempengaruhi juga kepribadiannya. Namun ia tetap berfokus pada apa yang terjadi sekarang bukan apa yang terjadi pada waktu itu. Aktualisasi diri adalah proses menjadi diri sendiri dan mengembangkan sifat-sifat dan potensi -potensi psikologis yang unik. Aktualisasi diri akan dibantu atau dihalangi oleh pengalaman dan oleh belajar khususnya dalam masa kanak – kanak. Aktualisasi diri akan berubah sejalan dengan perkembangan hidup seseorang. Ketika mencapai usia tertentu (adolensi) seseorang akan mengalami pergeseran aktualisasi diri dari fisiologis ke psikologis. Rogers dikenal juga sebagai seorang fenomenologis, karena ia sangat menekankan pada realitas yang berarti bagi individu. Realitas tiap orang akan berbeda – beda tergantung pada pengalaman – pengalaman perseptualnya. Lapangan pengalaman ini disebut dengan fenomenal field. Rogers menerima istilah self sebagai fakta dari lapangan fenomenal tersebut. Konsep diri menurut Rogers adalah kesadaran batin yang tetap, mengenai pengalaman yang berhubungan dengan aku dan membedakan aku dari yang bukan aku. Konsep diri ini terbagi menjadi 2 yaitu konsep diri real dan konsep diri ideal. Untuk menunjukkan apakah kedua konsep diri tersebut sesuai atau tidak, Rogers mengenalkan 2 konsep lagi, yaitu Incongruence dan Congruence. Incongruence adalah ketidakcocokan antara self yang dirasakan dalam pengalaman aktual disertai pertentangan dan kekacauan batin.

Sedangkan Congruence berarti situasi di mana pengalaman diri diungkapkan dengan seksama dalam sebuah konsep diri yang utuh, integral, dan sejati. Setiap manusia memiliki kebutuhan dasar akan kehangatan, penghargaan, penerimaan, pengagungan, dan cinta dari orang lain. Kebutuhan ini disebut need for positive regard, yang terbagi lagi menjadi 2 yaitu conditional positive regard (bersyarat) dan unconditional positive regard (tak bersyarat). Rogers menggambarkan pribadi yang berfungsi sepenuhnya adalah pribadi yang mengalami penghargaan positip tanpa syarat. Ini berarti dia dihargai, dicintai karena nilai adanya diri sendiri sebagai person sehingga ia tidak bersifat defensif namun cenderung untuk menerima diri dengan penuh kepercayaan. Lima sifat khas orang yang berfungsi sepenuhnya (fully human being): 1. Keterbukaan pada pengalaman Orang yang berfungsi sepenuhnya adalah orang yang menerima semua pengalaman dengan fleksibel sehingga selalu timbul persepsi baru. Dengan demikian ia akan mengalami banyak emosi (emosional) baik yang positip maupun negatip. 2. Kehidupan Eksistensial Kualitas dari kehidupan eksistensial dimana orang terbuka terhadap pengalamannya sehingga ia selalu menemukan sesuatu yang baru, dan selalu berubah dan cenderung menyesuaikan diri sebagai respons atas pengalaman selanjutnya. 3. Kepercayaan terhadap organisme orang sendiri Pengalaman akan menjadi hidup ketika seseorang membuka diri terhadap pengalaman itu sendiri. Dengan begitu ia akan bertingkah laku menurut apa yang dirasanya benar (timbul seketika dan intuitif) sehingga ia dapat mempertimbangkan setiap segi dari suatu situasi dengan sangat baik. 4. Perasaan Bebas Orang yang sehat secara psikologis dapat membuat suatu pilihan tanpa adanya paksaan – paksaan atau rintangan – rintangan antara alternatif pikiran dan tindakan. Orang yang bebas memiliki suatu perasaan berkuasa secara pribadi mengenai kehidupan dan percaya bahwa masa depan tergantung pada dirinya sendiri, tidak pada peristiwa di masa lampau sehingga ia dapat meilhat sangat banyak pilihan dalam kehidupannya dan merasa mampu melakukan apa saja yang ingin dilakukannya. 5. Kreativitas Keterbukaan diri terhadap pengalaman dan kepercayaan kepada organisme mereka sendiri akan mendorong seseorang untuk memiliki kreativitas dengan ciri – ciri bertingkah laku spontan, tidak defensif, berubah, bertumbuh, dan berkembang sebagai respons atas stimulus-stimulus kehidupan yang beraneka ragam di sekitarnya.

Semua orang tidak bisa melepaskan subyektivitas dalam memandang dunia karena kita sendiri tidak tahu dunia itu secara obyektif.Kelemahan atau kekurangan pandangan Rogers terletak pada perhatiannya yang semata – mata melihat kehidupan diri sendiri dan bukan pada bantuan untuk pertumbuhan serta perkembangan orang lain. Rogers juga mengabaikan aspek – aspek tidak sadar dalam tingkah laku manusia karena ia lebih melihat pada pengalaman masa sekarang dan masa depan. Pertanyaannya yaitu : Apakah teori ini juga akan sama efektifnya jika diaplikasikan pada masyarakat dengan budaya. Teori Rogers ini memang sangat populer dengan masyarakat Amerika yang memiliki karakteristik optimistik dan independen karena Rogers memandang bahwa pada dasarnya manusia itu baik. dan struktur sosial serta sistem kemasyarakatan yang berbeda dengan Amerika? . Selain itu gagasan bahwa seseorang harus dapat memberikan respons secara realistis terhadap dunia sekitarnya masih sangat sulit diterima. bukannya pada masa lampau yang biasanya penuh dengan pengalaman traumatik yang menyebabkan seseorang mengalami suatu penyakit psikologis. bukan seorang partisipan yang berinteraksi dan bertanggung jawab di dalamnya. konstruktif dan akan selalu memiliki orientasi ke depan yang positip. Rogers berpandangan bahwa orang yang berfungsi sepenuhnya tampaknya merupakan pusat dari dunia.

Dreisch. Sebagai anak yang tertua dari tujuh bersaudara. Ruth Benedict. Maslow memutuskan untuk belajar Psikologi terutama karena pengaruh Behaviorisme Watson. Tetapi baru dua minggu kuliah Maslow pindah ke universitas Cornell. Maslow menyebut kota New York pada akhir tahun 1930-an sebagai dan awal tahun 1940-an. dan meraih Doktor pada tahunn 1934. dan dengan mengikuti program-programm yang diadakan oleh Watson. dengan bidang psikologi sebagai bidang pilihannya. orang tuanya adalah imigran Yahudi Rsia yang pindah ke Amerika Serikat dengan harapan memperoleh kehidupan yang lebih baik. dan sebagai staff pengajar (1934-1935). Tetapi ketiga orang tersebut tidak ia jumpai karena mereka hanya guru besar tamu. new york.H. Di universitas wisconsin ini Maslow meraih gelar sarjana Muda pada tahun 1930. Maslow berharap dirinya bisa merubah dunia. Kemudian Maslow menjadi staf peneliti di Universitas Columbia sampai tahun 1937. kehadiran anaknya yang pertama telah menghilangkan antusiasme Maslow terhadap Behaviorisme. Thorndike. Tokoh-tokoh yang dimaksud seperti erich Fromn. Riwayat singkat A. tokoh-tokoh yang dikagumi dan ingin diikuti oleh Maslow adalah Koffka. Di kota ini ia bertemu dengan tokoh-tokoh intelektual Eropa yang melarikan diri ke Amerika Serikat karena penindasan Hitler. Maslow [1] Abraham Harold Maslow dilahirkan di Brookllyn. pada mulanya Maslow memilih hukum sebagai bidang studinya di city College. ketika ia mengajar disana. Bagi Maslow saat itu. dan Miklejhon. Setelah itu Maslow menjadi guru besar Pembantu di brooklyn college. dan Max Wetheimer. Disamping Watson. yang dipegangnya sampai tahun 1961. tokoh Psikologi Gestalt. Semasa di Universitas Columbia ini Maslow bekerja sebagai asisten Edward L. dan tak lama kemudian pindah ke universitas Wisconsin. Ia berkata : “Orang yang sudah pernah punya punya bayi tidak menjadi behavioris”[2] Pada tahun 1951 Maslow menerima jabatan kepala departmen psikologi universitas Brandeis. sampai tahun 1531. Maslow mengawali karir akademis dan profesionalnya dengan memegang jabatan sebagai asisten instruktur psikologi di universitas wisconsin (1930-1934). . Tingkah laku yang kompleks yang ditunjukan oleh anaknya membuat Maslow berfikir bahwa behaviorisme lebih cocok untuk memahami tikus daripada memahami manusia. new York. salah seorang tokoh behaviorisme. seorang ahli filsafat. Karena desakan ayahnya. sebagai pusat Psikologi. Karen Horney. Maslow oleh orang tuanya didorong dengan kuat agar mencapai keberhasilan dalam pendidikan. Behaviorisme merupakan sesuatu yang menarik. Percakapan-percakapan informal dan pertukaran pengalaman dengan tokoh-tokoh tersebut memegang peranan penting dalam pembentukan landasan pemikiran humanistik Maslow. pada tanggal 1 April 1908. Selain itu. seorang tokoh terkemuka dalam bdang Biologi.teori humanistik Abraham Harold Maslow I. New york. Kejadian ini menimbulkan kekecewaan yang besar bagi Maslow. sarjana penuh tahun 1931. pacarnya sejak masih di sekolah menengah. Selama periode ini Maslow menjadi jurubicara utama bagi gerakan psikologi humanistik di Amerika Serikat. pada waktu masih kuliah di universitas Wsiconsin inilah Maslow menikah dengan Betha Goodman. alfred Adler.

Diman kebutuhan ini adalah kebutuhan yang paling kuat dan paling jelas diantara kebutuhan-kebutuhan yang lainnya. Sebagian besar buku-buku Maslow ditulis dalam sepuluh tahun terakhir dari hidupnya. seks dan oksigen. Teori Maslow Maslow adalah salah satu tokoh psikologi yang beraliran pada mazhab ketiga (humanis). tentang motivasi manusia dapat diterapkan pada hamper seluruh aspek kehidupan pribadi serta social. menjadi ketua perhimpunan psikologi Negara Bagian Massachustts. yaitu kebutuhan mempertahankan hidupnya secara fisik diantaranya adalah: kebutuhan akan makan. kepala divisi etika. Yang mendasar pada teori Maslow adalah pendapatnya tentang kebutuhan fisiologis atau yang biasa disebut dengan kebutuhan biologis. kebuthan akan penghargaan dan kebutuhan akan aktualisasi diri. Eupsychian Management : A Journal (1965) the Psycology of science: A reconnaisence (1966). minum. . dan berasal dari sumber genetic atau naluriah. Ia menjadi anggota dewan studi psikologi bagi masalah-masalah sosial. Teori Abraham Maslow. 1. sebuah buku kumpulan artikel Maslow yang diterbitkan setahun setelah ia meninggal. sebagai kepala divisi kepribadian dan psikologi sosial pada perhimpunan Psikologi Amerika (APA). motivation and personality (1970) dan the father Reaches of human natures. kebutuhan akan rasa cinta kasih. kebutuhan akan rasa aman. Maslow mengatakan seseorang yang belum terpenuhi kebutuhan dasarnya. yang meliputi buku-buku Toward a Psychology of Being. Hirarki Kebutuhan Maslow 1. tempat tidur. II. Dan konsep inilah yang mendasar dan unik bagi teori Maslow. Maslow mengajukan suatu teori kebutuhan yang berdasarkan kepada kirarki. Kebutuhan-kebutuhan Fisologis atau Biologis. maka cara yang terbaik untuk mengetahui kebutuhan tersebut adalah dengan mengamati tingkah laku orang dewasa yang mengalami gangguan (neurotic). tidak berubah. Maslow juga mengatakan bahwa manusia dimotivasi oleh sejumlah kebutuhan dasar yang bersifat sama untuk seluruh spesies. Kebutuhan akan Rasa Aman Setelah kebuthan-kebutuhan fisiologis dapat terpenuhi.Maslow menggabungkan diri dengan sejumlah perhimpunan profesional. maka ia akan terlebih dulu memburu kebutuhan dasarnya itu sebelum beranjak kepada kebutuhan lainnya. yang kemudian disebut dangan teori kebutuhan Maslow. Maslow mengatakan bahwa orang dewasa yang tidak aman (neurotic). Dalam teorinya Maslow berpendapat bahwa manusia itu didasari oleh kerangka kebutuhan. maka akan muncul kebutuhan baru yang oleh Maslow disebut dengan kebutuhan akan rasa aman. dan akhirnya memegang jabatan Presiden Perhimpunan Psikologi Amerika dari tahun 1967 sampai dengan 1968. Karena kebutuhan rasa aman biasanya terpuaskan pada orang dewasa yang normal dan sehat. dimana kebutuhan yang mendasar adalah kebutuhan akan biologis. (1962) Religius and Peak Experiences (1964).

kecendrungan Freudian menggap cinta berasal dari seks merupakan kesalahan serius. termasuk sikap saling percaya. Mereka tidak bersikap emosional. Maslow menyukai rumusan yang dikemukakan oleh Carl Roges tentang cinta. Bagi Maslow. Maslow juga membrikan cirri yang universal kepada mereka yang dapat mengaktualisasikan dirinya adalah kemampuan mereka melihat hidup dengan jernih. Sedangkan kebutuhan akan dihargai oleh orang lain adalah: prestise. ia tidak melawan dirinya sendiri tapi ia lebih bersifat produktif. Disamping itu cirri lain dari orang teraktualisasikan dirinya adalah kadar konflik dirinya yang rendah. Kebutuhan akan penghargaan Maslow menemukan bahwa setiap orang memiliki dua kategori kebutuhan yakni” harga diri dan penghargaan dari orang lain. penguasaan. 1. Dimana aktualisasi pada hirarki kebutuhan Maslow merupakan tingkatan paling tinggi. Disamping itu Maslow juga berpendapat bahwa. Dari hirarki kebutuhan tersebut dapat terlihat bahwa prioritas pemenuhan kebutuhan sangat ditentukan oleh tingkatan kebutuhan yang ada. Kebutuhan akan rasa cinta kasih Cinta. yang dapat dipadankan dengan sebagai kebutuhan fisiologi semata. Harga diri meliputi: kebutuhan akan percaya diri. Dalam hubungan yang sejati tidak akan ada rasa takut.maka ia akan bertingkah laku seperti anak-anak yang tidak aman. bagaimana tidak karena setiao orang dapat mengembangkan dirinya dengan sepenuh kemampuan yang dimilikinya untuk dapat menjadi manusia seutuhnya. ketidak katergantungan dan kebebasan. yang utama diantaranya adalah kebutuhan akan cinta dan kasih saying. Maslow juga merasa heran mengapa psikologi hanya membahsa sedikit saja tentang cinta. melihat hidup apa adanya bukan apa yang mereka inginkan. Artinya individu yang sudah terpenuhi kebutuhan . Ia mengatakan bahwa “tingkah laku seksual ditentukan oleh banyak kebutuhan. kecukupan prestasi. “kenutuhan akan cinta meliputi cinta yang memberi dan cinta yang menerima. yaitu “keadaan dimengerti secara mendalam dan diterima dengan dengan sepenuh hati. Maslow juga mengemukakan bahwa tanpa cinta pertumbuhan dan perkembangan manusia akan terhambat. penerimaan. pengakuan. cinta menyangkut suatu hubungan sehat dan penuh kasih mesra antara dua orang. 1. ia akan merasa dalam keadaan terancam. kompetensi. Maslow mengatakan juga. Kebutuhan akan aktualisasi diri “Setiap orang harus berkembang sepenuh kemampuannya”. Oleh karenanya pemaparan tentang kebutuhan psikologis untuk menumbuhkan dan mengembangkan kemampuan oleh Maslow dikatakan dengan aktualisasi diri. nama baik serta penghargaan. kedudukan. tidak boleh dikacaukan dengan seks. 1. disamping itu ia akan bertindak seakan-akan dalam keadaan darurat. perhatian. justru bersikap objektif terhadap hasil-hasil pengamatan mereka. sering kali cinta akan rusak apabila salah satu pihak merasa takut kalau-kalau kelemahan dan kesalahan akan terungkap. sebagaimana kata itu digunakan oleh Maslow. itulah yang dikatakan oleh Maslow. bukan hanya kebutuhan seksual melaikan oleh kebutuhan lain.

manusia akan berjuan untuk mencari makanan. kapasitas-kapasitas. Contohnya. Sehinggga Maslow mengemukakan beberapa factor mengapa manusia itu gagal untuk berkembang dan tumbuh. cinta dan harga diri. Selain itu. bukan satu bagian atau fungsi tunggalnya saja. hasrat untuk melakukan hubungan seks biasanya dimotivasi bukan hanya oleh kebutuhan genital. Struktur Kepribadian Abraham H. Namun ketika sudah cukup makan. Cara manusia diberagam budaya memperoleh makanan. selama kebutuhan rasa lapar tidak terpenuhi. Penerimaan Maslow terhadap pentingnya motivasi yang tidak disadari adalah suatu pembeda utama dirinya dari Gordon Allport. kebutuhan fundamental akan makanan. IV. rasa aman. motivasi biasanya bersifat kompleks. yaitu: seluruh orang. Hasil-hasil penelitiannya membawanya sampai pada kesimpulan bahwa perkembangan kearah aktualisasi diri merupakan sesuatu yang wajar sekaligus perlu. Perkembangan Kepribadian dalam Perspektif Maslow Konsep perkembangan bagi Abraham Maslow adalah erat kaitannya dengan gagasan-gagasannya tentang kemampuan. III. tetapi juga untuk kebutuhan mendominasi. Pertama. Perkembangan diartikannya sebagai mekarnya bakat-bakat. kretivitas. tak terkecuali dilingkungan masyaratakat Amerika yang cenderung bebas. dan persahabatan adalah fakta umum bagi seluruh spesies manusia. Asumsi keempat adalah semua orang dimanapun termotivasi oleh kebutuhan-kebutuhan dasar yang sama. Maslow mengatakan bahwa manusia memiliki kapasitas untuk tumbuh dan berkembang. persahabatan dan harga diri. dan digantikan oleh kebutuhan lain. dan seterusnya bisa sangat beragam namun. Contohnya. Ketika suatu kebutuhan terpenuhi biasanya dia kehilangan daya motivasinya. mereka akan bergerak pada kebutuhan lain. Maslow Teori kepribadian Abraham Maslow terdiri diatas jumlahn asumsi dasar tentang motivasi. seperti rasa aman. Maslow mengadopsi pendekatan holistik terhadap motivasi. Jika Allport yakin seseorang yang bermain golf untuk mencari kesenangan main golf itu sendiri namun. persahabatan. motivasi tingkah laku tertentu bisa saja tidak disadari atau tidak diketahui pribadi tersebut. Sedangkan pertumbuhan diartikan sebagai pemuasan secara prodresif atas kebutuhan-kebutuhan psikologisyang makin meningkat. yang termotivasi. mengungkapkan persahabatan. Maslow berpendapat lain dengan mencari berbagai alasan yang melandasi dibalik kesenangan itu.fisiologis dasar secara otomatis akan berusaha untuk memenuhi kebutuhan di tingkat yang lebih tinggi dan begitu seterusnya. tapi kecil presentase orang yang mampu mendekati realitas penuh atas kemampuan-kemampuan mereka. kebijaksanaan dan karekter secara terus menerus. Kedua. motivasi seorang mahasiswa untuk meraih nilai tinggi bisa saja menopangi kebutuhannya untuk mendominasi atau menguasai. Asumsi ketiga adalah manusia termotivasi secara terus menerus oleh suatu kebutuhan atau kebutuhan yang lainnya. Contohnya. artinya perilaku seseorang bisa muncul dari beberapa motif yang terpisah. diantarantaya adalah: . yang sering kali lebih kompleks dari sekedar keinginan untuk bermain golf.

Sudah dikemukakan bahwa orang-orang yang mengaktualisasikan dirinya adalah lebih fleksibel dari kebanyakan orang. 2. Pengaruh negative kebutuhan akan rasa aman dan perlindungan yang rendah itu ternyata kuat. sehingga hal itu dapat menghambat proses perkembangan manusia itu sendiri dan bahkan mereka tidak dapat mengaktualisasiaka dirinya. kecendrungan untuk memandang semua naluri bersifat kebinatangan serta hina. takut bahwa potensi mereka lebih besar dari yan selama ini merka sadari. Tapi banyak dari manusia yan terkungkung dengan masa lalunya. Sebagaimana yang telah dikemukakan bahwa. 5. lebih terbuka pada gagasangagasan dan pengalaman-pengalaman baru. naluri manusia itu cenderung lemah. 3. 4. . lingkungan. Lingkungan budaya dapat menghambat perkembangan manusia kearah aktualisasi diri. akibatnya benih-benih pertumbuhan dengan mudah dibuat tak berdaya oleh kebiasaan-kebiasaan buruk. budaya yang kurang baik atau pendidikan yang kurang memadai atau bahkan keliru.1. Dilingkungan kebudayaan barat ada kecendrungan kuat untuk takut pada naluri-naluri. 6. Kecendrungan pada orang dewasa untuk meragukan dan bahkan takut pada kemampuan-kemampuan mereka sendiri.

Kualitas kepribadian yang sehat adalah kapasitas untuk mencapai “fellow feeling” atau Gemeinschaftgefuhli. 4. Setiap orang berjuang untuk mencapai superioritas atau kompetensi personal 2. disebut dengan fictional goals. Adler merupakan anak kedua daripada 6 adik-beradik. melainkan merasakan kebersamaan dengan orang lain dan mempedulikan kesehjateraan mereka. Fungsi yang sehat bukan hanya mencintai dan bekerja. Beliau mempunyai seorang abang yang bernama Sigmund. Beliau menganuti kepercayaan Protestant. Menciptakan realitas baru melalui proses menyusun tujuan dan membawanya pada suatu hasil. yang fokus pada kesehjateraan orang lain. Semenjak dari kecil. doktor pula mengesahkan penyakit Adler adalah kronik dan sukar dirawat. Beberapa prinsip penting dalam teori Adler adalah sebagai berikut: 1. Lebih menyedihkan. Beliau berasal dari keluarga Yahudi kelas pertengahan. Lagipula. Menurut Adler. Gaya hidup seseorang mengindikasikan pendekatan yang konsisten pada banyak situasi. a. Vienna. Ego merupakan bagian dari jiwa yang kreatif. Rencana hidup dikembangkan berdasarkan pilihan seseorang dan mengarah pada tujuan yang diperjuangkan seseorang untuk dicapai 3. Austria.ALFRED ADLER Alfred Adler dilahirkan pada 7 February 1870 di Rudolfsheim. Adler sering dibanding-bandingkan dengan abiliti abang sulungnya. Inferioriy dan Superiority . masalah dalam kehidupan selalu bersifat sosial. Sigmund karena beliau telah didiagnosa menghidap penyakit Pneumonia ketika berumur baru 5 tahun. Adler berasa cemburu dengan abangnya yang sentiasa dibanggakan dalam pencapaian prestasi. Adler tidak mampu untuk bergiat aktif sepertimana kakaknya. b. Beliau berbangsa Yahudi. Setiap orang mengembangkan gaya hidup dan rencana hidup yang sebagian disadar atau direncanakan dan sebagian tidak disadari. namun beliau tidak dibesarkan dalam kebudayaan masyarakat Yahudi. Adler menyebunya minat sosial.

Hal itu tidak berarti rendah diri terhadap orang lain dalam pengertian yang umum. Sedangkan inferiority complex menyembunyikan perasaan superior. Minat sosial memungkinkan seseorang untuk berjuang mencapai superior dengan cara yang sehat dan kurangnya minat sosial tersebut dapat mengarahkan pada fungsi yang maladaptif. Semua kegagalan seperti neurotik. meskipun ada unsur membandingkan kemampuan diri dengan kemampuan orang lain yang lebih matang dan berpengalaman. Social Interest Social interest merupakan bentuk kepedulian atas kesehjateraan orang lain yang berkelanjutan sepanjang kehidupan untuk mengarahkan perilaku seseorang. Apabila ibu tidak dapat membantu anak untuk memperluas minat sosialnya. Makna yang diberikan pada kehidupan lebih bernilai pribadi. tetapi menurut Adler terlalu lemah atau kecil untuk dapat berkembang dengan sendirinya. maka anak akan cenderung tidak memiliki kesiapan ketika menghadapi masalah dalam lingkungan sosialnya. melainkan secara berkelanjutan mencoba untuk menjadi lebih baik. Adler meyakini bahwa motif utama setiap orang adalah untuk menjadi kuat. psikotik. kompeten. pemabuk. yang menjadi orang pertama dalam pengalaman seorang anak. Superiority complex selalu menyembunyikan atau bentuk kompensasi dari inferior. Inferioritas berarti merasa lemah dan tidak memiliki keterampilan untuk menghadapi tugas atau keadaan yang harus diselesaikan. Dua kompleks tersebut berhubungan erat. Oleh karena itu menjadi tugas Ibu. Sedangkan superiority bukan berarti lebih baik dibandingkan dengan orang lain.Manusia dimotivasi oleh adanya dorongan utama. untuk menjadi semakin dekat dengan tujuan ideal seseorang. untuk mengembangkan potensi tersebut. Meskipun minat sosial dilahirkan. mungkin dapat membuat seseorang mengembangkan inferiority complex atau superiority complex. persahabatan dan seks tanpa memiliki keyakinan bahwa hal tersebut dapat diselesaikan dengan cara kerja sama. anak yang bermasalah dan lainnya disebabkan kurangnya memiliki minat sosial mereka mengatasi masalah pekerjaan. Tidak ada orang lain yang . yaitu mengatasi perasaan inferior dan menjadi superior. berprestasi dan kreatif. Dengan demikian perilaku kita dijelaskan berdasarkan tujuan dan ekspentasi akan masa depan. Beberapa keadaan khusus seperti dimanja dan ditolak.

melainkan dipengaruhi oleh prasangka dan minatnya dirinya. setiap orang akan mengatur kehidupannya masing-masing unuk mencapai tujuan akhirnya dan mereka berjuang untuk mencapai hal tersebut. Adler’s typology of personality Adler mengembangkan teori mengenai tipe kepribadian berdasakan derajat minat sosial dan aktivitas yang dimiliki seseorang. Gaya hidup merupakan cara unik dari setiap orang dalam mencapai tujuan khusus yang telah ditentukan dalam lingkungan hidup tertentu. Sejauhmana empati dan minat sosial dari masing-masing tipe. maka pada waktu yang bersamaan ia akan berjuang mencapai superior dengan membantu orang lain mencapai tujuan mereka. melainkan sejauhmana seseorang mengembangkan gaya hidup yang konstruktif dibandingkan yang destruktif. Adler menjelaskan keunikan manusia. setiap manusia melakukannya dengan cara yang berbeda. perasaan inferior. Tujuan keberhasilan merupakan merasakan superioritas personal dan hanya berarti untuk diri mereka sendiri. Berikut adalah 4 tipe berdasarkan tipologi ini: . Akan tetapi. Gaya hidup terbentuk pada usia 4-5 tahun dan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan intrinsik (hereditas) dan lingkungan objektif. sebagai manusia yang sehat. Style of Life Melalui konsep gaya hidup. Seorang anak tidak memandang suatu situasi sebagaimana adanya. melainkan dibentuk oleh persepsi dan interpretasinya mengenai kedua hal tersebut. di tempat orang tersebut berada. Kapasitas untuk berempati merupakan hal yang penting dalam kehidupan. berjuang menjadi superior dan dapat mewarnai atau tidak mewarnai usaha mencapai superioritasnya itu dengan minat sosial. hal yang terpenting bagi Adler bukanlah bagaimana seseorang mengatasi perasaan inferioritasnya. Setiap manusia memiliki tujuan. Gaya hidup berdasarkan atas makna yang seseorang berikan mengenai kehidupannya atau interpretasi unik seseorang mengenai inferioritasnya.mendapatkan keuntungan dengan tercapainya tujuan mereka.

bergantung pada orang lain. Neurotic Safeguarding Strategies Semua orang neurotik menciptakan pengamanan atas harga dirinya. yaitu: 1. biasanya interpersonal. Terdapat 3 strategi pengamanan. simtom neurotik digunakan sebagai alasan untuk melarikan diri dari tuntutan kehidupan sehingga tidak menunjukkan yang terbaik. 2. Aktivitas yang dilakukan dapat mengarah pada perilaku antisosial. The Society Useful Type: Merupakan tipe yang paling sehat. tingkat aktivitasnya tinggi tetapi dikombinasikan denan minat sosial yang minimal. Strategi untuk mencapai superior dengan membuat orang lain merasa inferior. Merupakan kombinasi antara minat sosial yang rendah dan tingkat aktivitas yang rendah. Aggresive Strategies a. 2. Pengamanan tersebut merupakan perlindungan terhadap self atau ego dari pengaruh luar. Merupakan kombinasi antara tingat aktivitas dan minat sosial yang tinggi. 4. The Avoidant Type: menarik diri dari permasalahan. Excuses atau strategi rasionalisasi Seseorang mencoba untuk membebaskan dirinya dari tuntutan umum kehidupan dengan cara menekankan pada simtom neurotiknya. Memiliki orientasi sosial dan bekerjasama dengan orang lain untuk mengahadapi tugas kehidupan. seperti defense mechanism menurut Freud. Menghadapi suatu tugas dengan cara menghindar. melebihkan penilaian diri dalam hubungannya dengan orang lain. Depreciation: kecenderungan merendahkan orang lain sehingga orang tersebut tidak terlihat superior sebagai ancaman. Seseorang merasa aman karena adanya kebebasan untuk tidak melakukan yang terbaik dari tuntutannya yang kurang terhadap perkembangan diri. The Getting-Leaning Type: mengharapkan orang lain memenuhi kebutuhannya dan mendukung minatnya. 3. . Memiliki penilaian yang realistik atas masalah yang dihadapi. Memiliki minat sosail yang rendah dan tingkat aktivitas yang sangat rendah. Ia memanipulasi dan menghadapi situasi kehidupan dan orang-orang didalamnya. The Rulling-dominant Type: asertif. ancaman.1. agresif fdan aktif.

Ia menolak tanggung jawab yang memungkinkan adanya evaluasi. b. Ia memiliki kebutuhan untuk menerima tanpa memberi. Anak yang dimanja gagal untuk mengembangkan minat sosial dan memenuhi harapan sosial. Self-accusation: menyalahkan diri sendiri atas ketidakberuntungan yang dialami. anak akan sedikit atau tidak melakukan . Pada akhirnya orang tersebut memiliki motivasi untuk tidak melakukan apapun atau kembali pada tahap perkembangan yang kurang mencerminkan kecemasan. c.b. Faulty Life-styles Gaya hidup yang maladaptif merupakan hasil dari tiga kondisi. 3. Pengertian dari orangtua dapat membantu anaknya untuk mengembangkan kekuatan untuk mengkompensasikan kelemahannya itu. Mengulur waktu sehingga masalah tidak perlu lagi dihadapi. Anak dengan cacat fisik cenderung memilki perasaan tidak adekuat dalam memenuhi tugas dalam hidupnya. Melindungi diri dari kegagalan dengan tidak melakukan apapun. gaya hidup dimanja dan gaya hidup diabaikan. Accusation: perasaan tidak disadari yang menyalahkan orang lain atas perasaan inferior dan frustasi yang dialami. d. Hesitation: secara tidak sadar menciptakan kesulitan pada diri dan juga menciptakan cara untuk tidak mengatasinya sehingga menjadi simtom neurotik. yaitu cacat fisik. Distancing Strategies Melindungi harga diri dengan membatasi keterlibatan dalam kehidupan dan menghindari tantangan yang memungkinkan adanya resiko kegagalan. Hal itu dilakukan dengan cara yang dapat menarik perhatian. Mengarah pada ekspresi langsung kemarahan c. Moving backward: adanya konflik mendasar dimana seseorang menginginkan kesuksesan dan menghindari kegagalan. Construction of obstacles: bentuk pengecualian karena seseorang melihat masalah yang mungkin dapat mencegahnya untuk menunjukkan usaha yang lebih besar sehingga dapat melindungi harga dirinya. simpati atau bantuan dari orang lain. Standing Still: seseorang tidak melakukan apapun dalam taraf yang lebih dramatis. a.

dan anak bungsu dalam satu keluarga akan berlainan. Anak Bungsu Anak bungsu adalah anak yang dimanjakan. anak tengah. Peristiwa tersebut mengubah situasi dan pandangan anak pertama terhadap dunia. Dia turut mempunyai daya saing yang lebih tinggi dan sering kali berlumba.sesuatu untuk orang lain dan memanipulasi orang lain untk memuaskan kebutuhannya. kemungkinan ia akan menjadi anak yang bermasalah dan menjadi orang dewasa yang neurotik dan tidak mampu menyesuaikan diri. 4. anak pertama memiliki posisi yang unik. Anak Pertama Menurut Adler. bapa atau kakak atau abangnya. Penelitian Khas Adler mengenai Urutan Kelahiran Sejalan dengan perhatian Adler terhadap penentu sosial kepribadian. 2. Anak pertama awalnya mendapatkan perhatian utuh sampai terbagi saat adiknya lahir. Ia selalu berusaha melebihi kakaknya dan cenderung memberontak atau iri hati. 1. Bila anak pertama berusia lebih tua 3 tahun atau lebih ketika memiliki adik. 3. ia mengamati bahwa kepribadian anak sulung.lumba untuk menjadi yang lebih baik daipada adik. Anak kedua . Tetapi pada umumnya ia dapat menyesuaikan diri dengan lebih baik. Anak Tengah Ciri anak tengah adalah ambisius. dan kemudian mengalami pergeseran status ketika anak kedua lahir. Sedangkan anak yang diabaikan dapat menjadi musuh di lingkungannya dan didominasi oleh kebutuhan untuk balas dendam. Anak Kedua Sifat anak ini selalunya lebih agresif berbanding dengan anak sulong. Dia selalu dibantu dalam banyak perkara dan sentiasa ada penyokong di belakang kejayaannya –sama ada ibu. Sama seperti anak sulung.beradiknya yang lain. maka biasanya akan merasa permusuhan dan kebencian terhadap adiknya. yaitu sebagai anak satu-satunya pada suatu waktu.

boleh menjadi seorang yang degil atau cuba dilihat menyerlah daripada orang lain dalam apaapa perkara. Anak Kembar Salah satu daripada pasangan kembar ini akan bersifat lebih agresif. ibu bapa mereka cenderung melihat salah seorang daripada mereka adalah kakak atau abang kepada yang satu lagi. Pasangan kembar yang lebih menyerlah akan menjadi ketua dan model kepada pasangannya yang lebih lemah dan pasif. cerdas. Maka. . dan aktif. Anak kembar boleh mengalami masalah ketidaktentuan identiti. 5.

Ia menyelesaikan pelajaran undergraduate-nya di Universitas Harvard pada saat kakaknya. tetapi diundang supaya kembali ke Harvard pada tahun 1930. tetapi dibesarkan di Cleveland dimana ia mendapat pendidikan awal di sekolah-sekolah negeri. salah sorang diantara empat putra seorang dokter. Setelah mendapat gelar sarjana muda pada tahun 1919 dengan mayor ekonomi dan filsafat. dan antropologi.D-nya dalam bidang psikologi pada tahun 1922. Jadi. Allport selama satu tahun mengajar sosiologi dan bahasa Inggris pada Robert College di Istambul. . penuh harapan dan menyanjung-nyanjung”. Kemudian ia kembali ke Harvard dan menyelesaikan Ph. teori Allport itu telah membantu manusia untuk melihat diri sendiri sebagai mahkluk yang baik dan penuh harapan. ia menerima jabatan sebagai instruktur pada Department of Social Ethick di Universits Harvard. sebulan menjelang ulang tahunnya yag ke-70. dalam membentuk identitas diri kita. Kemudian Allport juga berpendapat bahwa kepribadian yang neurotis dan kepribadian yang sehat merupakan hal yang mutlak terpisah. disini tampaknya terdapat kontinuitas antara mengajarnya yang pertama di Amerika dengan perhatian Allport yang tetap terhadap masalah-macalah yang mengandung implikasi social etis.GORDON ALLPORT Allport. Selama 2 tahun berikutnya (tahun 1922 . Sekembalinya dari Eropa. lahir di Indiana pada tahun 1987. dimana ia tinggal sampai kematiannya pada tanggal 9 Oktober 1967. Pengalaman yang luas di luar negeri ini berperanan dalam mengembangkan perhatiannya yang besar terhadap soal-soal internasional dan hal ini nyata sekali dalam kegiatan-kegiatan Allport selama 30 tahun terakhir. Setahun sebelum kematiannya. sosiaologi. Floyd. Kepribadian manusia menurut Allport adalah organisasi yang dinamis dari system psikofisik dalam individu yang turut menentukan cara-caranya yang unik atau khas dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Sesudah dua tahun. dalam rangka mewujudkan integrasi secara sebagian antara psikologi. inilah kelebihan dan kekuasan dari teori Allport. Hamburg. Ia diangkat menjadi Professor Richard Cabot dalam bidang Etika Sosial yang pertama. Allport adalah salah seorang diantara tokoh-tokoh utama dalam gerakan internasional yang mendorong pembentukan Department of Social Relations di Universitas Harvard. dan Cambridge (Inggris). Namun dalam hal ini tang menjadi kelebihan Allport adalah tentang antisipasi.1924) ia belajar di Berlin. yaitu ”gambaran kodrat manusia adalah positif. Teori – Teori Allport Secara umum teori Allport memberi definisi yang positif terhadap manusia. ia menerima jabatan lector psikologi di Darmouth College. Hal tersebut jugalah yang menyebabkan Allport selama satu decade atau lebih menjadi salah seorang juru tafsir utama psikologi Jerman di Amerika. Memandang satu pribadi positif dan apa adanya merupakan salah satu definisi pribadi sehat. menjadi mahasiswa tingkat sarjana (graduate) dalam psikologi pada universitas yang sama. Hal tersebut terlihat dari teorinya. Dalam teori Allport antisipasi adalah penting untuk menentukan siapa dan apakah kita ini.

Fungsi-fungsi itu bersama disebut sebagai proprium. dua aspek lainnya muncul. Selama masa remaja. harga diri. yakni : perluasan diri (the extension of self). dan gambaran diri. Fungsi-fungsi tersebut sama-sama memiliki suatu arti fenomenal dan “ makna penting”. Selama 3 tahun pertama. Antara usia 4 sampai 6 tahun. Proprium itu tidak dibawa sejak lahir. Aspek-aspek ini disebut usaha proprium. Perkembangan Proprium Allport mengemukakan bahwa semua fungsi diri atau fungsi ego yang telah dijelaskan disebut dengan fungsi proprium dari kepribadian. anak mengembangkan kesadaran-diri sehingga ia dapat menanggulangi masalah-masalahnya dan akal pikiran. rasa keakuan. memegang kendali dan menjalankan sistem kepribadian. Semuanya merupakan bagian yang sebenarnya dan vital dari kepribadian. gaya kognitif dan fungsi mengenal. dapat dikatakan bahwa seluruh teori yang dikemukakan oleh Allport ini sangat bertentangan dengan teori-teori yang dikemukakan oleh Freud. diri dan ego dapat digunakan sebagai kata sifat untuk menunjukkan fungsi-fungsi proprium di dalam seluruh bidang kepribadian. yakni : rasa diri jasmaniah. tiga aspek muncul. Allport menunjukkan tujuh aspek dalam perkembangan proprium atau ke-diri-sendiri-an (self hood). Allport ingin menghindari pendapat yang mengundang pertanyaan dari banyak teoritikus yang menyatakan bahwa diri atau ego itu serupa manusia mikro (homunculus) atau “manusia yang berada di dalam dada” yang melakukan tugas mengorganisasikan.Dalam tori Allport juga memandang bahwa kesehatan psikologis adalah melihat ke depan. namun ia berusaha keras menghindari teori yang memandang diri dan ego sebagai pelaku atau penggerak kepribadian. faktor utama tingkah lalu orang dewasa yang matang adalah sifat-sifat yang terorganisir dan selaras yang mendorong dan membimbing tingkah laku menurut prinsip otonomi fungsional. pemikiran rasional. Fungsi-fungsi ini termasuk perasaan jasmaniah. Ciri-Ciri Kepribadian yang Matang Menurut Allport Menurut Allport. Ekstensi sense of self . Suatu waktu antara usia 6 dan 12 tahun. tujuan-tujuan jangka panjang. dan cita-cita yang masih jauh. rasa identitas-diri berkesinambungan dan harga-diri atau rasa bangga. Kualitas Kepribadian yang matang menurut allport sebagai berikut: 1. usaha proprium. munculah intensiintesi. Dengan penjelasan seperti dia atas. tidak melihat ke belakang. perluasan diri. melainkan berkembang karena usia. Bagi allport. gambaran diri. identitas diri. Ia mengakui pentingnya semua fungsi psikologis yang bersumber pada diri dan ego.

dan situasi. Struktur dan Dinamika Kepribadian Organisasi dinamis dalam seseorang yang terdiri dari sistem-sistem psikofisis yang menentukan keunikan penyesuaian dirinya dengan lingkungan. keahlian dan penugasan Kemampuan memandang orang lain. mengatasi pelbagai persoalan tanpa panik.· Kemampuan berpartisipasi dan menikmati kegiatan dalam jangkauan yang luas. 5. Dua hal yang menjadi tekanan utama adalah kepribadian merupakan sesuatu yang berkembang dan unsur-unsurnya saling terkait. atau tingkah laku lain yang merusak. · Kemampuan merencanakan masa depan (harapan dan rencana) 2. Contohnya lewat agama. Bisa saja seseorang melakukan sesuatu hal tanpa tahu apa yang ia lakukan. memiliki keahlian dalam penyelesain tugas yang dipilih. · Kemampuan diri dan minat-minatnya dengan orang lain beserta minat mereka. Filsafat Hidup Ada latar belakang yang mendasari semua yang dikerjakannya yang memberikan tujuan dan arti. Hubungan hangat/akrab dengan orang lain Kapasitas intimacy (hubungan kasih dengan keluarga dan teman) dan compassion (pengungkapan hubungan yang penuh hormat dan menghargai dengan setiap orang) 3. . objek. 6. Untuk memahami orang dewasa kita membutuhkan gambaran tujuan dan aspirasinya. presan proporsional. Penerimaan diri Kemampuan untuk mengatasi reaksi berlebih hal-hal yang menyinggung dorongan khusus (misal : mengolah dorongan seks) dan menghadapi rasa frustasi. Humor tidak sekedar menikmati dan tertawa tapi juga mampu menghubungkan secara positif pada saat yang sama pada keganjilan dan absurditas diri dan orang lain. Pandangan-pandangan realistis. mengasihani diri. • Karakter (watak) adalah segi kepribadian yang dinilai. Objektifikasi diri: insight dan humor Kemampuan diri untuk objektif dan memahami tentang diri dan orang lain. Tidak semua orang dewasa memiliki kedewasaan yang matang. Kapasitas dan minat dalam penyelesaian masalah. 4. Seseorang sering dinilai memiliki karakter baik atau buruk. Dalam pencarian definisi kepribadiannya Alllport dengan hati-hati menyadari istilah karakter dan temperamen. kontrol diri.

Kebiasaan. Sikap dan Tipe Keempat hal tersebut merupakan kecenderungan (predisposisi) yang unik. Akan tetapi sebuah sifat tidak pernah sebagai motivator murni tingkah laku beberapa dorongan baik internal maupun eksternal yang mendahului tindakan. Sifat bukanlah bentukan konsep abstrak lewat sebuah pengamatan melainkan kenyataan objektif. dan mungkin lewat kekerasan fisik. Tapi kita tidak bisa mengtakan 20 orang itu menunjukkan/mewujudkan keagresifannya lewat jalan yang sama. Dalam hal ini hereditas memainkan peranan penting dan bersama intelegensi dan fisik membentik kepribadian. secara umum dia orang yang suka bergaul tapi ada tingkah laku khusus bahwa dia suka mendengarkan musik. tendensi neuropsiki. . tidak suka duduk sendiri di rumah menunggu orang lain menghubunginya. Contoh : Jika seseorang suka pergi ke disko. Disposisi Personal: keunikan-kekhususan (sifat) pada individu Contoh : Dalam sebuah kelompok ada 20 orang menunjukkan sifat keagresifan (common trait). Dia akan mencari teman-temannya. Hubungan Sifat.   Sifat umum : ciri-ciri (sifat) yang terdapat pada banyak orang. Personal deposisi dapat disebut sebagai sub kategori atau jalan khusus sifat terwujud. Contoh : Seseorang yang punya sifat ramah/suka bergaul. Mungkin ada yang asertif dan kompetitif. Selain itu sifat juga bukanlah sekedar eksistensi nominal. hasil dari faktor genetik dan pembelajaran dan mendorong/menuntun tingkah laku seseorang . Sifat-sifat dan Disposisi-disposisi Personal Sifat adalah Kecenderenungan untuk berespons dengan cara tertentu .• Temperamen adalah disposisi yang erat kaitannya dengan faktor biologis atau fisik. sarkastic dan bermusuhan. Sifat tidak hanya membimbing suatu tingkah laku tapi juga memulai tingkah laku dan dalam beberapa hal memerankan peran memotivasi yang penting.

membaca dengan bersuara. Dua kekhususan teori Allport adalah penolakannya pada masa lalu yang mengambil bagian penting dalam motivasi dan ketegasannya dalam proses kognitif seperti intensi. penekanan segi lingkungan (kecenderungan untuk berespon positif atau negatif terhadap objek tertentu). Disposisi Pokok. Kebiasaan: Kurang lebih umum ( sifat /trait paling umum) . Contoh: Kesukaan terhadap partai. Perkembangan Kepribadian Self . Contoh: Huming ketika mendengarkan musik. kurang evaluatif. obsesif. melankolis. Contoh: Seseorang yang menyenangkan. kurang menentukan dalam deskripsi kepribadian dan lebih terpusat pad respon yangt dicocokinya. perencanaan pada motivasi orang dewasa. Contoh : Orang Narcistik adalah orang yang memberikan perhatian kuat dan terus-menerus pada kebutuhan dan ketertarukannya. Contoh: Mungkin kita menggambarkan karya Shakespeare (Hamlet) introspektif. dramatik. atau makanan tertentu. Disposisi Sentral dan Disposisi Sekunder  Disposisi Pokok :Sesuatu yang begitu umum sehingga dapat ditemukan pada setiap individu.  Disposisi Sekunder: Berfungsi terbatas.  Disposisi Sentral: Kecenderungan karakter yang kuat (khas) pada seseorang. respons khusus pada stimulus tertentu.  Sikap : lebih umum dari kebiasaan. mementingkan keajegan/keteraturan sekumpulan sifat. paling evaluatif. Akan tetapi tipe menyembunyikan (sifat)keunikan pribadi dan menunjukan perbedaan perbuatan yang tidak begitu cocok dengan kenyataan. mungkin meledak marah ketika seseorang menghina kelompoknya. Apa yang dilakukan oleh individu adalah kunci petunjuk yang penting tentang bagaimana orang bertingkah laku sekarang.  Tipe: Abstraksi/pengelompokan sifat-sifat. Allport mencari ke masa depan apa yang diharapkan oleh individu.

Lakukan apa yang datang secara alami. sistem self sustaining. 2) hidup menjadi (existential living) sebagian didasarkan pada eksistensial keyakinan bahwa manusia sendirian di dunia. 4) pengalaman kebebasan (experiental freedom) Untuk mengakui kebebasan seseorang dan bertanggung jawab atas tindakan sendiri. manusia selalu mempunyai perasaan dan kebutuhan untuk dicintai. Dengan demikian. perhatian terhadap perasaan batin. 5) kreativitas (creativity) Full partisipasi di dunia. Perasaan kesendirian ini menyebabkan perasaan ketakbermaknaan yang dapat diatasi hanya dengan orang itu sendiri menciptakan nilai-nilai dan makna. disukai dan diterima oleh orang lain.dan oleh karena itu self akan berkembang secara utuhkeseluruhan. menyentuh semua bagian-bagian jika tercapai. Peranan Positif Regards dalam hidupnya. estetika sensitivitas. keterbukaan dapat dipandang sebagai ciri kepribadian global yang terdiri dari satu set ciri-ciri khusus. ciri-ciri cerdas. Self bersifat integral dan konsisten. dan keingintahuan intelektual.Self merupakan satu-satunya sepribadian yang sebenarnya. Keterbukaan aktif melibatkan imajinasi. baik hati dan menarik. preferensi untuk berbagai. tapi secara fungsional tak terkait. Sebagian besar psikometrik penelitian telah menunjukkan bahwa kualitas ini secara statistik berkorelasi. pertumbuhan sistem antecedent. Dengan kata lain self dibentuk melalui deferiensiasi medan fenomena dan melalui introjeksi nilai-nilai orang tertentu serta dari distorsi pengalaman. Konsep self menggambarkan konsepsi mengenai dirinya sendiri. menyenangkan. dan kecenderungan yang berkumpul. 3) keyakinan organismik (organismic trusting) Mempercayai seseorang pikiran dan perasaan sebagai akurat. Ini menunjukkan bahwa dalam membuat pilihan-pilihan kita sendiri kita menerima tanggung jawab penuh atas hasil dan menyalahkan siapa pun kecuali diri kita sendiri jika hasilnya kurang dari apa yang diinginkan. termasuk memberikan kontribusi bagi kehidupan orang lain Otonomi Fungsioanal Otonomi fungsional memandang motivasi dewasa bermacam-macam. Otonomi . Pengalaman yang tidak sesuai dengan struktur self dianggap ancaman dan self dapat berubah sebagai akibat kematangan biologic dan belajar. Ciri Orang yang Berfungsi Sepenuhnya 1) Keterbukaan terhadap pengalaman (openness to experience) adalah salah satu dari lima wilayah utama kepribadian yang ditemukan oleh para psikolog. kebiasaan. jujur.

Orang dewasa yang sehat ditandai dengan serangkaian sifat yang teratur dan kongruen yang berfungsi sebagaian besar secara rasional dan sadar. membuatnya terwujud. 2) 4-6 tahun: Perluasan diri dan gambaran diri. dan tingkah laku reflek . sentimen-sentimen. dan mengontrol dunianya. perasaan keterhubungan dengan orang-orang dan hal-hal yang penting dalam lingkungannya. Relasi anak dan . Dalam perluasan diri. disposisi pribadi. gambaran diri dan gaya hidup.mekanisme sirkular. dimana usaha mengejar tujuan yang membentuk kepribadian. motif-motif pokok.fungsional juga pendorong dan pembentukan perilaku masa kini dan lepas lepas dari masa lalu. Perkembangan Kepribadian Allport melihat bahwa anak yang baru lahir sebagai seorang ciptaan keturunan. tugas yang belum selesai mendapat interupsi dan cenderung diingat dari pada tugas yang selesai. perasaan identitas diri berkelanjutan kesadaran sebagai subjek yang berkembang. nilai-nilai.  Propriate Otonomi Fungsional : meliputi minat-minat yang dipelajari. perbuatan yang diulang-ulang atau secara rutin. Contoh: Seseorang yang ingin menjadi dokter bukanlah merupakan sifat bawaan atau karena diperlukan tapi belajar untuk hidup. hanya memiliki dorongan primitif. Dalam hal ini bahasa menjadi faktor yang penting. Contoh : Tindakan seorang anak yang mengoceh berulang-ulang. Maka untuk memahami orang dewasa maka harus memahami maksud dan aspirasi mereka. Manusia selalu dalam proeses untuk menjadi lebih integral dan daya penyatiu yang paling penting adalah propriate function. Contoh: Seorang pemburu tetap saja kan memburu meskipun tidak ada nilai instrumentalnya (semata-mata senang berburu)  Perseverative Otonomi Fungsional : meliputi bentuk-bentuk kecanduan. Apa yang dilakukannya semata-mata dikhususkan begitu saja demi tujuan berbeda dari semula.tidak memiliki kepribadian tapi memiliki potensi yang akan terpenuhi atau terbentuk pada saat pertumbahan dan pematangannya. Harga diri atau kebanggaan sebagai periode terakhir dimanan\ anak ingin melakukan sesuatu. Dalam Perkembangan Proprium Allport membagi dalam beberapa tahap sebagai berikut: 1) 0-3 tahun : Pembanguanan keadaran diri : sense of bodily self (enak tidak enak).

faktor utama tingkah lalu orang dewasa yang matang adalah sifatsifat yang terorganisir dan selaras yang mendorong dan membimbing tingkahlaku menurut prinsip otonomi fungsional.lingkungan tempat dia tumbuh terhubung sangat penting. terkait dengan penanaman-penanaman nilai. tujuan dan pengetahuan diri yang akan berperan mencolok dalam kepribbadiannya kelak. tangung jawab moral. Kemampuan merencanakan masa depan (harapan dan rencana) contoh: Keinginan jadi dokter.Persoalan utama berkaitan dengan identitas. Pengenalan kemampunan diri mengatasi persoalan-persoalan dengan alasan dan gagasan karena anak bergerak dari lingkungan keluarga ke masyarakat. kontrol diri. keahlian dan penugasan . karang taruna. 3) 6-12 tahun: Kesadaran diri. intensi.dll) Kemampuan diri dan minat-minatnya denga orang lain beserta minat mereka. pembanguanan tujuan dan rencana ke depan: intensi-intensi. membuat perencanaan strudi dan membayangkan apa yang mau dilakuakn setelah jadi dokter. Contoh : terlibat dalam kegiatan masyarakat (senat. Muncul perasaan lingkuangan tersebut adalah bagian dirinya. Pandangan-pandangan realistis. Gambaran diri. partai politik. longrange purposes. Hubungan hangat/akrab dengan orang lain Kapasitas intimacy (hubungan kasih dengan keluarga dan teman) dan compassion (pengungkapan hubungan yang penuh hormat dan menghargai dengan setiap orang) Penerimaan diri Kemampuan untuk mengatasi reaksi berlebih hal-hal yang menyinggung dorongan khusus (misal : mengolah dorongan seks) dan menghadapi rasa frustasi. 4) Remaja Propriate striving. presan proporsional. ”apakah saya seorang anak atau dewasa?” 5) Kedewasaan Menurut Allport. Contoh: Saya yang punya minat dalam olah raga juga mengenali minat oprang lain yang sama atau pun berbeda.distant goals. Kualitas Kepribadian yang matang sebagai berikut: Ekstensi sense of self Kemampuan berpartisipasi dan menikmati kegiatan dalam jangkauan yang luas.

menekankan keunikan kepribadian. Contohnya lewat agama. dan faktor situasioanal. memiliki keahlian dalam penyelesain tugas yang dipilih. Bisa saja seseorang melakukan sesuatu hal tanpa tahu apa yang ia lakukan. Kapasitas dan minat dalam penyelesaian masalah. memberikan perhatian yang terlalu sedikit pada pengaruh sosial. masa kanak-kanak dan dewasa. Objektifikasi diri: insight dan humor Kemampuan diri untuk objektif dan memahami tentang diri dan orang lain. objek.Kemampuan memandang orang lain. Beberapa catatan mengenai Teori Allport Kekurangan Allport pada persamaan formal sehingga tidak memadai untuk banyak penelitian. mengatasi pelbagai persoalan tanpa panik. Filsafat Hidup Ada latar belakang yang mendasari semua yang dikerjakannya yang memberikan tujuan dan arti. gagal menunjukkan konsep pokok yaitu fungsi otonomi. dan situasi. . mengasihani diri. Untuk memahami orang dewasa kita membutuhkan gambaran tujuan dan aspirasinya. Humor tidak sekedar menikmati dan tertawa tapi juga mampu menghubungkan secara positif pada saat yang sama pada keganjilan dan absurditas diri dan orang lain. Tidak semua orang dewasa memiliki kedewasaan yang matang. normal dan abnormal. mengasumsikan adanya diskontinuitas antara hewan-manusia. atau tingkah laku lain yang merusak. serta menggambarkan manusia pada gambaran terlalu positif.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->