P. 1
Morfologi Tumb. 8

Morfologi Tumb. 8

|Views: 434|Likes:

More info:

Published by: Pefi Firman Nurlailudin on Jun 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/10/2013

pdf

text

original

Bagian-bagian Bunga 1

Bunga tersusun atas bagian2 :   

Tangkai bunga (pedicellus) : bagian bunga yg masih jelas sifat batang, terdpt bagian yg menyerupai daun biasa. Dasar bunga (receptaculum) : ujung tangkai bunga yg melebar, ruas2 amat pendek shg bagian bunga duduk amat rapat dlm 1 lingkaran. Hiasan bunga (parianthium) : bag. bunga jelmaan daun yg msh berbentuk lembaran. Dibedakan : Kelopak (kalyc) : terdapat di bag luar, berwarna hijau, selubung bunga saat kuncup, & terdiri atas beberapa daun kelopak (sepala).

Tajuk bunga / mahkota bunga (corolla) : terdapat di bag lingkaran dlm, memberikan warna bunga & terdiri dr sejml daun mahkota (petala) Suatu bunga kadang tdk menampakkan hiasan bunga disebut bunga telanjang (flos nudus). ex. Bunga patikan (Euphorbia hirta L,) Hiasan bunga yg ada tdk dpt dibedakan dlm kelopak & mahkotanya, baik sifat maupun warna, disebut tenda bunga (perigonium) yg terdiri atas sejml daun tenda bunga (tepala) ex. Kembang sungsang (Gloriosa superba L.) Lilia gereja (Lilium longiflorum Thunb.)  

Alat-alat kelamin jantan (androecium) : bag bunga penjelmaan daun yg disebut serbuk sari, terdiri dr sejml benang sari (stamen) Alat-alat kelamin betina (gynaecium) : disebut putik (pistillum), tersusun dr daun buah (carpella).
petala
carpella stigma

anther

Bakal biji

Stamen

Tangkai bunga

Sepala Dasar bunga

Macam bunga dilihat dr kelengkapan bagian2 bunga : 
Bunga lengkap / sempurna (flos completusl)

Terdiri : 1 lingkaran daun-daun kelopak, 1 lingkaran daun-daun mahkota, 1 atau 2 lingkaran benang-benang sari, dan 1 lingkaran daun-daun buah. ¥ Bunga yg memiliki bagian-bagian yg tersusun dlm 4 lingkaran disebut tetrasiklik ¥ Bila bagian-bagian bunga membentuk 5 lingkaran disebut pentasiklik 

Bunga tdk lengkap / tdk sempurna (flos incompletus)
Jika salah satu bag hiasan bunga atau salah satu alat kelamin tdk ada.

Jika bunga tdk memiliki hiasan bunga disebut bunga telanjang (flos nudus) Jika hanya memiliki salah 1 dari kedua macam alat kelamin disebut bunga berkelamin satu (unisexualis) Bunga tdk lengkap apabila kelopak dan mahkota bunga sama bentuk & rupa yg disebut tenda bunga (perigonium)

Kelamin bunga 

Merupakan bagian bunga terpenting, krn akan dihasilkan alat

perkembangbiakan  Macam bunga berdasarkan keberadaan alat kelamin : Bunga banci / berkelamin 2 (hermaphroditus / bisexual) yaitu bunga yg memiliki benang sari dan putik. Disebut juga bunga lengkap atau bunga sempurna. Biasanya jg memiliki hiasan bunga yang berupa kelopak dan mahkota bunga

Bunga berkelamin tunggal (unisexual) yaitu bunga yg hanya memiliki salah satu dari kedua alat kelamin kelamin.

Macam bunga berdasarkan alat kelamin yg ada :   

Bunga jantan (flos masculus) : jika pada bunga hanya terdpt benang sari tanpa putik. Bunga jantan ex. Bunga jagung yg terdpt di bagian atas tumbuhan Bunga Bunga betina (flos femitus) : bunga yg betina hanya memiliki putik ex. Bunga jagung yg tersusun dlm tongkol Bunga mandul : jika pd bunga tdk terdpt benang sari maupun putik 

Tumbuhan berumah 1 (monoecus)
yaitu tumbuhan yg mempunyai bunga jantan & bunga betina pada 1 individu (1 batang tumbuhan) ex. Jagung, mentimun, jarak 

Tumbuhan berumah 2 (dioecius)
yaitu jika bunga jantan & bunga betina terdapat pada tumbuyg berbeda (tapi sejenis) ex. Salak (Zalaca edulis Reinw.) 

Poligam (polygamus)
yaitu jika pd 1 tumbuhan terdapat bunga jantan, bunga betina, dan bunga banci. ex. Pepaya (Carica papaya L.)

Pembagian letak bagian-bagian bunga
Letak kelopak bunga, mahkota bunga, benang sari, dan daun buah pd suatu bunga : 

Terpencar, tersebar atau spiral (acylis) ex. Bunga cempaka (Michelia champaca L.) 

Berkarang atau melingkar (cylis) Jika kelopak, mahkota, benang sari dan daun-daun buah masing-masing tersusun dlm suatu lingkaran ex. Bunga terung (Solanum melongena L.) 

Campuran (hemicylis) Yaitu jika bagian-bagian bunga tsb ada yg duduk berkarang, sedangkan bagian yg lain duduk terpencar. ex. Bunga sirsat (Annona muricata L.)

Simetri pada bunga
Yaitu jika oleh suatu bidang, sebuah bunga dpt dibagi menjadi 2 bagian sedemikian rupa shg kedua bagian itu setangkup atau simetris 

Asimetris / tdk simetris
Jika pd bunga tdk dapat dibuat suatu bidang simetri dg jalan apapun ex. Bunga tasbih (Canna hybrida Hort.) 

Setangkup tunggal (monosimetris / zygomorphus)
Jika pd bunga hanya dpt dibuat sebuah bidang simetri saja, yg dpt membagi bunga tsb menjadi 2 bagian yg setangkup

Berdasarkan letak bidang simetris, bunga monosimetri dibedakan menjadi 3 macam : Setangkup tegak : jika bidang simetri berhimpit dg bidang median (bidang vertikal) ex. Bunga talang (Clitoria ternatea L.) Setangkup mendatar : jika bidang simetri tegak lurus pada bidang median (bidang vertikal) ex. Bunga Corydalis Setangkup miring : jika bidang simetrinya memotong bidang median dengan sudut lebih kecil / lebih besar dari 900 ex. Bunga kecubung (Datura metel L.) 

Setangkup menurut 2 bidang (bilateral simetris / disimetris)
Yaitu bunga yg dpt dibuat 2 bagian yg setangkup menurut 2 bidang simetri yg tegak lurus 1 sama lain ex. Bunga lobak (Raphanus sativus L.) 

Beraturan atau bersimetri banyak (polysimetris, regularis / actinomorphus)
Yaitu jika dpt dibuat banyak bidang simetris untuk membagi bunga tsb dlm 2 bagian yg setangkup ex. Bunga lilia gereja (Lilium longiflorum Thunb.)

Dasar bunga (Receptaculum / Torus)
Bunga merupakan bentuk metamorfosis batang & daun Dasar bunga adalah ujung batang yg pertumbuhannya terhenti, kemudian menebal / melebar & mendukung bunga ruas-ruas menjadi amat pendek duduk bagian2 bunga tersusun amat rapat satu sama lain

Macam dasar bunga menurut fungsinya : 

Antofor (anthophorium)
yaitu bagian dasar bunga tempat duduknya daun-daun tajuk bunga ex. Bunga anyelir (Dianthus caryophyllus L.) 

Androfor (androphorium)
yaitu bagian dasar bunga yg meninggi / memanjang sbg tempat duduknya benang sari ex. Bunga maman (Gynandropsis pentaphylla D.C.) 

Ginofor (gynophorus)
Yaitu bagian dasar bunga yg meninggi & sbg tempat duduknya putik ex. Bunga teratai besar (Nelumbium nelumbo Druce.) Bunga cempaka (Michelia champaca L.) 

Androginofor (androgynophorus)
yaitu bagian dasar bunga yg meninggi mendukung benang sari dan puti. Ex. Bunga markisah (Passifloria quadrangularis) 

Cakram (discus)
merupakan bentuk peninggian dasar bunga yg berbentuk cakram & sering mempunyai kelenjar madu ex. Bunga jeruk (Citrus sp.)

Androginofor bunga markisah

Ginofor bunga Capparis

Bentuk dasar bunga : 

Rata ; duduk bagian2 bunga sama tinggi dan buah menumpang pada dasar bunga ex. Bunga manggistan (Garcinia mangostana L.) Menyerupai kerucut ; duduknya putih lebih tinggi dari pada bagian2 bunga yg lain, dan buah menumpang pd dasar bunga Seperti cawan ; kelopak & mahkota bunga duduknya ditepi dasar bunga, sedangkan putik berada ditengah-tengah dg bakal buah duduk bebas tdk berlekatan dg tepi dasar bunga yg lebih rendah dr tempat duduk kelopak dan mahkota bunga. Bakal buah menumpang dasar bunga Bentuk mangkuk ; putik duduknya lebih rendah dr duduk kelopak dan mahkota bunga, dan bakal buah seperti tenggelam pd dasar bunga   

3 golongan bunga berdasarkan perbandingan duduk hiasan bunga dg bakal buah :
1. Hipogin (hypogynus) ; jika duduk hiasan bunga lebih rendah dr tempat duduknya putik pada dasar bunga ex. Bunga johar (Casia siamea Lmk.) 2. Perigin (perigynus) ; jika duduk hiasan bunga sama tinggi / lebih tinggi sedikit dari duduknya putik pd dasar bunga ex. Bunga bunggur (Lagestroemia speciosa Pers.) 3. Epigin (epigynus) ; jika duduk hiasan bunga seolah-olah di atas bakal buah yang tenggelam pd dasar bunga ex. Bunga kaki kuda (Centella asiatica Urban.)

Kelopak bunga (calyx) 
 

Letak dilingkaran luar dari bagian-bagian bunga yg lain Berfungsi sbg pelindung bunga saat kondisi kuncup Runtuh setelah persarian & pembuahan pd bunga pd ciplukan (Physalis minima L.) dan terong (Solanum melongena L.), kelopak bunga tetap ada shg menjadi bagian buah. 

 

Merupakan bentuk metamorfosis daun yg memiliki sifat daun Sifat daun-daun kelopak pd bunga berbeda-beda Tersusun atas daun-daun kelopak (sepala)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->