P. 1
Karbon Aktif Dapat Dimanfaatkan Untuk an Kotoran Dalam Air Guna Menjernihkan Air

Karbon Aktif Dapat Dimanfaatkan Untuk an Kotoran Dalam Air Guna Menjernihkan Air

|Views: 154|Likes:
Published by Nurul Umamah

More info:

Published by: Nurul Umamah on Jun 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/05/2015

pdf

text

original

Karbon aktif dapat dimanfaatkan untuk penyerapan kotoran dalam air guna menjernihkan air.

Dalam proses ini, karbon aktif berperan sebagai adsorben yang secara efektif dapat menghilangkan partikel organik dalam air, karena partikel organik ini dapat bereaksi dengan desinfektan banyak, terutama klorin, dan menyebabkan pembentukan disinfeksi. Adsorpsi adalah proses dimana Activated Carbon menghilangkan zat dari air. Ditetapkan, adsorpsi adalah "koleksi suatu zat pada permukaan padatan adsorben." Ini adalah proses pemindahan mana partikel-partikel tertentu yang terikat ke permukaan partikel adsorben dengan baik kimia atau ketertarikan fisik. Adsorpsi sering bingung dengan Absorpsi, dimana zat yang sedang dikumpulkan atau dihapus sebenarnya menembus ke dalam padat lainnya (Reynolds & Richards, 1996).

Alasan bahwa karbon aktif adalah sebuah bahan adsorben yang efektif adalah karena jumlah yang besar dari gua pori-pori. Ini menyediakan area permukaan besar relatif terhadap ukuran partikel karbon yang sebenarnya dan permukaan luarnya terlihat. Rasio perkiraan adalah 1 gram = 100 m2 luas permukaan (Hoehn, 1996).

Activated Carbon menggunakan proses adsorpsi fisik dimana menarik Gaya van der Waals menarik keluar zat terlarut dari larutan dan ke permukaan (Reynolds & Richards, 1996). Setelah terlarut terikat pada karbon itu dianggap "dihapus" dari air. Animasi di bawah ini menggambarkan proses di mana organik yang diambil terhadap karbon aktif oleh pasukan. Alasan bahwa karbon aktif adalah sebuah bahan adsorben yang efektif adalah karena jumlah yang besar dari gua pori-pori. Ini menyediakan area permukaan besar relatif terhadap ukuran partikel karbon yang sebenarnya dan permukaan luarnya terlihat. Rasio perkiraan adalah 1 gram = 100 m2 luas permukaan (Hoehn, 1996) Activated hasil. adsorpsi karbon melalui 3 langkah dasar 1. Mengadsorpsi Zat untuk bagian luar butiran karbon 2. Zat pindah ke pori-pori karbon 3. Zat menyerap ke dinding interior karbon Adsorpsi efisiensi menurun dari waktu ke waktu dan karbon aktif akhirnya perlu diganti atau diaktifkan kembali. Isoterm adalah hubungan empiris yang digunakan untuk memprediksi berapa banyak terlarut dapat terserap oleh karbon aktif. Tiga isoterm paling terkenal adalah Freundlich, Langmuir dan Linear. Dalam teknik lingkungan dan khusus aplikasi pengolahan air minum yang isoterm yang paling umum digunakan adalah Freundlich (Hoehn, 1996). Tampil ke kanan adalah persamaan isoterm Freundlich dalam bentuk umum.

. Bahan kimia yang sering digunakan dalam aplikasi dengan karbon aktif adalah yodium. lignit. Karbon aktif yang permukaannya berpori digambarkan seperti spons dengan dikelilingi lubang mikroskopis dan celah-celah yang mirip amplas. batubara. ukuran partikel.Karakteristik Karbon Aktif Karbon aktif mempunyai sifat yang berbeda dari masing-masing bahan baku. Struktur fisik karbon aktif hanya dapat dilihat dengan mikroskop karena lubang yang terdapat pada permukaan karbon aktif sangatkah kecil. tempurung kelapa. hal yang dibutuhkan adalah bahan kimia lain yang dapat dimanfaatkan untuk mengoksidasi. Sifat-sifat karbon aktif dikategorikan ke dalam dua kategori 1. Beberapa bahan baku yang telah umum dikenal diantaranya adalah kayu. seperti campuran gas. Dimana berdasarkan pada gaya Van der Waals. Bahan yang dapat digunakan untuk meningkatka proses kimia ini adalh n seng klorida dan asam fosfat. Ketika pemilihan karbon aktif. serbuk gergaji. Dehidrasi 2. Tahapan pembuatan karbon aktif 1. Karbonisasi 3. Aktivitas Aktivitas karbon aktif dapat dilihat dari pengikatan karbon aktif dengan permukaan lainnya. luas permukaan. Aktivasi Pada proses dehidrasi dan karbonisasi melibatkan pemanasan lambat dari sumber dalam kondisi anaerobik. karena yod ium sangat mudah diserap oleh karbon aktif. gambut. dan ruang kosong antara partikel. Pada proses aktivasi. 2. Tergantung pada spesifik dari proses dan bahan karbon aktif. yaitu berhubungan dengan bagaimana karbon aktif dapat mengikat pada permukaan lainnya. hal penting yang harus diperhatikan adalah struktur pori. Sifat fisik sifat fisik karbon aktif melibatkan porositas dan susunan kimiawi. dan residu minyak bumi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->