P. 1
Shalat+Tasbih

Shalat+Tasbih

|Views: 102|Likes:
Published by Hamzah Hinduan

More info:

Published by: Hamzah Hinduan on Jun 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/11/2013

pdf

text

original

Shalat Tasbih

Cara Pengerjaan
Shalat tasbih dilakukan 4 raka'at (jika dikerjakan siang maka 4 raka'at dengan sekali salam, jika malam 4 raka'at dengan dua salam ) sebagaimana shalat biasa dengan tambahan bacaan tasbih pada saat-saat berikut: No. 1 2 3 4 5 6 Waktu Setelah pembacaan surat al fatihah dan surat pendek saat berdiri Setelah tasbih ruku' (Subhana rabiyyal adzim...) Setelah I'tidal Setelah tasbih sujud pertama (Subhana rabiyyal a'la...) Setelah duduk diantara dua sujud Setelah tasbih sujud kedua (Subhana rabiyyal a'la...) Setelah duduk istirahat sebelum berdiri (atau sebelum salam tergantung pada raka'at keberapa) Jumlah total satu raka'at Jml. Tasbih 15 kali 10 Kali 10 Kali 10 Kali 10 Kali 10 Kali

7

10 Kali

75

Jumlah total empat raka'at 4 X 75 = 300 kali

Dasar Hukum Kesunahan sholat tasbih berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah dalam kitab Shohihnya dan Imam al-Thabrani. Hadits tersebut diriwayatkan dari berbagai jalur yang banyak dan juga diriwayatkan dari sekelompok shahabat sebagaimana keterangan yang telah diuraikan oleh al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani. Di antaranya adalah hadits yang bersumber dari Ikrimah bin Abbas RA, dimana Rasulullah SAW bersabda kepada Abbas bin Abdul Muthalib: "Seandainya engkau mampu untuk mengerjakannya (sholat tasbih) sehari satu kali, maka kerjakanlah, apabila engkau tidak mampu, maka kerjakanlah tiap jum'at (satu minggu sekali), apabila engkau tidak mampu, maka kerjakanlah satu kali dalam setahun, dan seandainya hal itu tidak mampu, maka kerjakanlah sekali dalam umurmu." Hadis ini telah dishohihkan oleh sekelompok Huffadz (pakar ahli hadits). Imam Nawawi mengatakan bahwa sekelompok imam dari Madzhab Syafi'i telah menjelaskan tentang

Wallahu A'lam . kemudian ketika rukuk. maka yang lebih baik dikerjakan dengan satu kali salam. seandainya engkau mengatakan bahwa sholat tasbih merupakan sholat sunnah yang dibatasi dengan waktu. ketika meninggalkan tasbih-tasbih tersebut tidak diganti dengan sujud syahwi. Oleh karena itu haram dikerjakan pada waktu-waktu karahah. i'tidal. Seandainya seseorang berniat mengerjakan sholat tasbih akan tetapi tidak membaca tasbih. Tata Cara Sholat Tasbih Sholat tasbih adalah sholat sunah empat rakaat yang dikerjakan dengan satu atau dua kali salam. jum'at (mingguan). baik dikerjakan dengan satu kali tasyahud atau dua kali tasyahud seperti halnya mengerjakan sholat dhuhur. dimana sebagian dari hadits-hadits itu adalah shohih dan sebagian yang lain terjadi perselisihan dikalangan para ulama ahli hadits. maka ia tidak boleh kembali melakukan rukuk untuk membaca tasbih dan juga tidak boleh membaca tasbih yang terlupakan tadi pada waktu i'tidal karena i'tidal merupakan rukun yang pendek. duduk antara dua sujud dan duduk istirahat. kemudian ia ingat pada waktu i'tidal. tahun atau usia?. bahwasanya sholat tasbih adalah sholat empat rakaat. pada rakaat kedua membaca surat al-'Ashr. Imam Suyuthi dalam kitabnya al-Kalim al-Thayib wa al-Amal al-Shalih menjelaskan tentang kaifiyah sholat tasbih. sedangkan total keseluruhan menjadi 300 tasbih. membaca "Subhanallah wal Hamdulillah wa Laa Ilaaha Illallah wa Allahu Akbar" sebanyak lima belas kali ketika berdiri. atau termasuk sholat sunnah yang dibatasi oleh hari. Seandainya dikerjakan pada malam hari. akan tetapi tasbih yang terlupakan tadi dibaca ketika sujud. Kemudian ketika bangun dari sujud disunnahkan untuk takbir dan ketika berdiri tidak disunnahkan untuk membaca takbir. apakah mengqadlainya disunnahkan dan apakah melakukannya berulang kali dalam sehari semalam tidak disunnahkan? Seandainya engkau mengatakan bahwa sholat tasbih adalah sholat sunnah muthlaq. Sedangkan tasbih-tasbih yang dibaca dalam sholat tasbih merupakan sunnah haiat seperti halnya takbir-takbir pada sholat Id. Lalu apakah tasbih yang dibaca pada sholat tasbih merupakan hal yang fardlu. dengan syarat tidak terlalu lama ketika i'tidal. apakah mengqadlainya tidak disunnahkan dan mengerjakan berulang kali sehari semalam disunnahkan?. duduk diantara dua sujud dan tasyahud masing-masing membaca sepuluh kali tasbih. dosa-dosa yang telah lampau maupun yang baru. Seandainya seseorang lupa membaca tasbih ketika rukuk. maka sholatnya tetap sah. baik yang disengaja maupun yang tidak dan juga yang tampak maupun yang tersembunyi. baik yang awal maupun yang akhir. demikian juga tentang kesunnahannya dapat dilakukan kapan saja baik siang maupun malam selain pada waktu karahah. sujud. dua sujud. kemudian pada rakaat keempat membaca surat al-Ikhlash. bulan. Setelah membaca surat. diantara mereka adalah al-Imam al-Baghawi. "Apakah sholat tasbih termasuk dalam kategori sholat sunnah muthlaq. duduk di antara dua sujud dan tasyahud dibaca setelah membaca dzikirdzikir yang disunnahkan pada tempat-tempat tersebut. Dengan begitu jumlah setiap rakaat ada 75 tasbih." Fadlilah Sholat Tasbih Keutamaan sholat tasbih sebagaimana keterangan dalam berbagai hadits adalah dapat menghapus dosadosa. Pembacaan tasbih pada rukuk. rakaat ketiga membaca surat al-Kafirun. al-Ruyani yang menukil dari Ibnu al-Mubarak bahwa sholat tasbih merupakan sesuatu yang disenangi dan disunnahkan untuk dibiasakan dan dikerjakan pada tiap-tiap waktu dan al-Hafidz al-Mundziri yang telah menguraikan hadits-hadits yang banyak mengenai kesunahan sholat tasbih dari berbagai jalur. Maka dari itu. Karena sholat tasbih merupakan sholat sunnah muthlaq. bahkan lebih utama. Kemudian sholat yang dikerjakan oleh orang tersebut menjadi sholat sunnah muthlaq bukan sholat tasbih. setelah membaca Fatihah pada rakaat pertama membaca surat al-Takatsur. i'tidal. Al-Imam Ibnu Hajar pernah ditanya seputar sholat tasbih. Akan lebih baik jika dalam membaca tasbih ditambah dengan kalimat: "Wa Laa Haula wa Laa Quwwata Illa Billahil 'Aliyil 'Adhim".kesunahan sholat tasbih. Dan perlu diketahui bahwa dosa-dosa yang dihapus karena mengerjakan sholat tasbih adalah dosa-dosa kecil karena dosadosa besar tidak bisa terhapus kecuali dengan taubat yang sungguh-sungguh. Letak kesunahan muthlaq sholat tasbih adalah karena sholat tersebut tidak dibatasi oleh waktu dan sebab. maka tidak disunnahkan untuk diqadlai dan disunnahkan untuk dikerjakan berulang kali dalam satu waktu. maka yang lebih baik dikerjakan dengan dua kali salam dan seandainya dikerjakan siang hari. sunnah ab'adl atau sunnah haiat?" Maka beliau menjawab: "Sebagaimana keterangan yang telah dijelaskan oleh para ulama bahwa sholat tasbih merupakan sholat sunnah muthlaq. Karena menurut pendapat yang ashah bahwa memanjangkan duduk istirahat dapat membatalkan sholat sebagaimana yang telah aku uraiakan dalam Syarah al-Ubab dan kitab yang lain.

Sebagian mengangap hukumnya mustahab. Jika memang shalat Tasbih tersebut boleh dijalankan. 1. yang terdahulu dan yang baru. Bolehkah shalat Tasbih tersebut dilakukan berjama’ah? Demikian terima kasih atas perhatian yang Pak Ustad berikan. Dari Ikrimah bin Abbas ra.jika engkau melakukannya Alloh akan mengampuni dosamu. A. Hukum Shalat Tasbih Para fuqaha berbeda pendapat tentang hukum sholat tasbih. Wabillahitaufiq walhidayah Wassalamu’alaikum Wwb…. yang tidak sengaja maupun yang disengaja. LF Jawaban Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Perbedaan tersebut dilatarbelakangi oleh perbedaan mereka dalam hal kedudukan hadis yang menjadi pensyariatan ibadah sholat tersebut. Hukum Sholat tashbih: Mustahab (Sunnah). “Wahai Abbas pamanku. Sehubungan dengan rencana kami untuk melakukan Sholat Tasbih ada beberapa hal yang menjadi ganjalan dan perbedaan pendapat antara lain: 1. Ibnu Majah. aku benar-benar mencintaimu. Kemudian ruku’lah dan bacalah do’a tersebut 10 kali ketika sedang ruku. Benarkah shalat Tasbih tersebut tidak ada hadistnya? 2. maka lakukanlah.” (HR Abu Daud 2/67-68.Shalat Tasbih. jika tidak. Sepuluh sifat adalah: Engkau melaksankan sholat empat rakaat. kemudian sujudlah dan bacalah do’a tersebut 10 kali ketika sujud. Jika engkau sanggup untuk melakukannya satu kali dalam setiap hari. Ibnu Khuzaemah. apa perbedaannya jika dilakukan malam hari dan siang hari? 4. jika tidak maka lakukanlah sebulan sekali. dalam Shahihnya dan At-Thabarani. apabila engkau selesai membacanya di rakaat pertama dan engkau masih berdiri. kemudian bangkitlah dari sujud dan bacalah 10 kali kemudian sujudlah dan bacalah 10 kali kemudian bangkitlah dari sujud dan bacalah 10 kali.Yang menjadi landasan adalah sabda Rasulullah SAW kepada paman beliau Abbas bin Abdul Muthalib yang diriwayatkan oleh Abu Daud. Bid’ahkah Hukumnya? Assalamu’alaikum Wwb…. maka lakukanlah saru kali seminggu. engkau baca dalam setiap rakaat Al-Fatihah dan surat. sebagian mengatakan kebolehannya dan sebagian lainnya mengatakan tidak disunnahkan sama sekali. jika tidak maka lakukanlah sekali dalam setahun dan jika tidak maka lakukanlah sekali dalam seumur hidupmu. dan lakukanlah hal tersebut pada empat rakaat. yang tersembunyi maupun yang terang-terangan. Dan apa manfaatnya jika kita menjalankan shalat Tasbih tersebut? Benarkah shalat Tasbih tersebut dapat menghapus dosa-dosa kita? 3. yang kecil maupun yang besar. Itulah 75 kali dalam setiap rakaat. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda kepada Al-Abbas bin Abdul Muttalib. mka ucapkanlah: Subhanalloh Walhamdulillah Walaa Ilaaha Ilalloh Wallohu Akbar 15 kali. Pendapat ini dikemukakan oleh sebahagian fuqoha dari kalangan mazhab As-Syafi’iyyah. Aku ingin memberikan padamu.) . aku ingin engkau melakukan -sepuluh sifat. baik yang pertama dan terakhir.

nyata disebutkan bahwa Allah akan mengampuni dosa. Dalam kitab-kitab fiqih mazhab Hanafiyah dan Malikiyah tidak pernah disebutkan perihal shalat tasbih ini kecuali dalam kitab Talkhis Al-Habir dari Ibnul Arabi bahwa beliau berpendapat tidak ada hadits shahih maupun hasan yang menjelaskan tentang shalat tasbih ini. ada sejumlah ulama yang menerima kekuatan sanad atas hadits ini. Salah satunya hadits Ikrimah ini.” (Al-Mughny 2/123) 3. . karena sholat nawafil dan fadhoilul a’maal tidak disyaratkan harus dengan berlandaskan hadis shahih. Dan sejumlah ahli hadits telah menshahihkan hadits ini. Ibnul Jauzi mengatakan bahwa hadits-hadits yang berkaitan dengan shalat tasbih termasuk maudhu`/palsu. Hukum Shalat Tasbih: Tidak Disyariatkan Imam Nawawi dalam Al-Majmu’ berkata: “Perlu diteliti kembali tentang kesunahan pelaksanaan sholat tasbih karena hadisnya dhaif. Al-Hafizh Abul Hasan Al-Maqdisi rahimahullah. yang tidak sengaja maupun yang disengaja. Ibnu As-Shalah: “Hadis iniadalah hasan”. dan adanya perubahan susunan sholat dalam sholat tasbih yang berbeda dengan sholat biasa. di antaranya Al-Hafizh Abu Bakar AlAjiri.” Al-Hafizh menyebutkan bahwa hadits ini diriwayatkan lewat jalur yang banyak dan dari sekumpulan jamaah dari kalangan shahabat. Ibnul Mubarak berkata. Lihat Fiqhus Sunnah oleh As-Sayyid Sabiq jilid 1 halaman 179. yang tersembunyi maupun yang terangterangan. baik yang pertama dan terakhir. yang kecil maupun yang besar. • • • • • • An-Nasaiy berkata: La ba’sa bihi (tidak apa-apa). Ibnu Hajar berkata dalam At-Talkhis bahwa yang benar adalah seluruh riwayat hadits adalah dhaif meskipun hadits Ibnu Abbas mendekati syarat hasan. Dan hal tersebut hendaklah tidak dilakukan kalau tidak ada hadis yang menjelaskannya. Manfaat Shalat Tasbih Kalau menurut para ulama yang menshaihkan hadits di atas. B. akan tetapi hadits itu syadz karena hanya diriwayatkan oleh satu orang rawi dan tidak ada hadits lain yang menguatkannya. Ibnu Qudamah menukil riwayat dari Imam Ahmad bahwa tidak ada hadis shahih yang menjelaskan hal tersebut. Hukum Shalat Tasbih: Jaiz (boleh tapi tidak disunnahkan) Tidak apa-apa untuk dilaksanakan. yang terdahulu dan yang baru. Dan hadis yang menjelaskan sholat tasbih tidak kuat”. 2. Abu Muhammad Abdurrahim Al-Mashri. maka cukup berlandaskan hadis dhaif. Mereka berkata: “Tidak ada hadits yang tsabit (kuat) dan sholat tersebut termasuk fadhoilul a’maal (amal yang utama). Dan juga shalat tasbih berbeda gerakannya dengan shalat-shalat yang lain. Az-Zarkasyi berpendapat: “Hadis ini shahih dan bukan dhaif”. Oleh karena itu Ibnu Qudamah berkata: “Jika ada orang yang melakukannya maka hal tersebut tidak mengapa.Mereka berpendapat bahwa hadits tersebut meskipun merupakan riwayat dari Abdul Aziz. Pendapat ini dikemukakan oleh sebahagian fuqoha Hanbilah. “Shalat tasbih ini muraghghab (dianjurkan) untuk dikerjakan. mustahab (disukai) untuk dikerjakan berulang-ulang setiap waktu dan tidak dilupakan.

sebagian besar umat Islam sering melakukannya.Sedangkan buat para ulama yang tidak menerima hadits ini. Namun bila tetap dikerjakan juga dengan berjamaah. Imam Turmuzi. seandainya tetap dikerjakan dengan berjamaah. Kecuali hanya tidak mendapatkan pahala berjamaah. bahkan ada juga yang mengatakan bahwa hadis ini . di luar waktu untuk aktifitas bekerja. Waktu Pelaksanaan Kalau kita perhatikan hadits yang dianggap shahih oleh sebagian ulama di atas. tentu saja shalat tasbih buat mereka tidak ada manfaatnya. Namun khusus buat shalat ini. Namun biasanya dilakukan malam hari. wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bolehkah Dilakukan Secara Berjamaah? Tidak ada keterangan atau nash yang shahih tentang larangan untuk melakukannya secara berjamaah. Ibnu Majjah dalam kitab Iqoomah Assholah bab sholat tasbih. sepanjang yang kami ketahuitidak ada nash sharih dan shahih tentang larangan untuk melakukannya dengan berjamaah. serta shalat malam hari itu dikerjakan dengan jahriyah (suara terdengar) D. karena pertimbangan waktunya lebih luas. ada lagi yang mengatakan bahwa hadis ini adalah lemah. kita tidak menemukan keterangan lebih lanjut bahwa shalat ini harus dikerjakan pada siang atau malam hari. makanya kalau bisa alangkah baiknya bagi orang Islam untuk melakukannya minimal dalam seminggu sekali atau kalau tidak mampu mungkin dalam sebulan cukup sekali”. Lc. Imam Ghozali dalam kitabnya Ihya’ Ulumiddin mengatakan “Sholat tasbih ini adalah merupakan sholat yang pernah dilakukan oleh Rosululloh Saw. Ahmad Sarwat. Adapun pakar hadis dalam menganalisa hadis ini melalui jalur sanad maupun matan terjadi perbedaan. bukan berarti terlarang. maupun pada siang hari. tanpa harus menjelekkan pendapat yang bukan pilihan kita. C. Imam Baihaqi dalam bab sholat tasbih. Seperti yang terjadi pada kasus shalat Dhuha’. Sebagian ulama memandang masalah shalat yang tidak disunnahkan dengan berjaamaah. Imam Thobroni dalam Mu’jam Alkabir dari Ibnu Abbas dan Abu Rofi’ bahwa dalam syarah hadis. Wallahu a’lam. Tentang Shalat Tasbih Ditulis oleh Ulin Niam Masruri Kita sering mendengar yang namanya sholat tasbih. Karena itu mereka tidak mengerjakannya. boleh menggunakan pendapat yang mana saja. Kesimpulan: Dengan demikian kita tahu bahwa hukum shalat tasbih ini memang menjadi bahan khilaf di kalangan para ulama fiqih. Adapun tendensi hadis yang digunakan oleh ulama’ yang mengatakan bahwa sholat tasbih adalah sunnah berupa hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam kitab sholat bab sholat tasbih. yang memang tidak diformat untuk berjamaah. Nabi telah menjelaskan kepada pamannya Abbas Bin Abdul Mutholib suatu amalan yang mana kalau dikerjakan oleh beliau dapat menyebabkan diampuni dosannya baik yang akan datang maupun yang telah lewat. diantara ulama’ ada yang mengatakan bahwa hadis ini adalah shohih. Wallahu a’lam bishshawab. karena merupakan salah satu sholat sunnah yang mana bisa dilakukan pada malam hari. salah satu amalan tersebut adalah sholat tasbih. hukumnya tidak terlarang. Kecuali tidak ada pahala berjamaah. Ibnu Khuzaimah. barangkali ada ulama lain yang punya penjelasan lebih lanjut dan kuat sanadnya. Karena itu kita sebagai umat Islam yang awam bahkan berstatus muqallid. Tentu masing-masing ulama datang dengan hujjah dan argumentasi yang mereka anggap paling kuat.

yaitu sebagaimana berikut: 1. Syekh Albani. Dari kajiaan sanad yang telah dilakukan oleh pakar hadis dapat disimpulkan bahwa hadis ini adalah hasan atau shohih karena banyaknya jalan periwayatan dan tidak adanya cacat. a. Imam Hakim. namun pada akhirnya Imam Ahmad menarik fatwanya dengan mengatakan bahwa sholat tasbih adalah merupakan sesuatu amalan yang sunnah. Ibnu Qudamah dan Imam Syaukani. Ibnu Sholah. Imam Subuki. Ahmad Syakir dan masih banyak lagi ulama’ yang lain.. karena perbuatan yang sunnah tidak harus dengan menggunakan dalil hadis yang shohih. adapun pendapat Ibnu Jauzi tidak bersandarkan pada dalil yang kuat sehingga lemah untuk bisa diterima sebagai sandaran hukum. dimulai dengan takbir ikhrom setelah itu membaca doa istiftah kemudian membaca surat alfatihah dan membaca surat kemudian membaca: ‫سبحان الله والحمد لله ول اله إل الله الله اكبر لحول ول قوة إل بالله العلي العظيم‬ Sebanyak 15 kali kemudian ruku’ dengan membaca ‫سبحان ربي العظيم وبحمده‬ Sebanyak 3 kali kemudian membaca ‫سبحان الله والحمد لله ول اله إل الله الله اكبر لحول ول قوة إل بالله العلي العظيم‬ Sebanyak 10 kali. kemudian bangun dari ruku membaca: ‫ربنا لك الحمد حمدا طيبا كثيرا مباركا . mereka menganggap bahwa Ibnu Jauzi terlalu mempermudah dalam menghukumi suatu hadis sehingga hukum hadis yang sebetulnya shohih ataupun hasan kalau tidak sesuai dengan syarat yang beliau tetapkan langsung dilempar dalam hukum maudlu’. Imam Mizzi. Demikian juga Syekh Muhammad Mubarokfuri mengatakan bahwa hadis yang menjelaskan tentang sholat tasbih tidak sampai turun pada derajat hadis hasan. b. Di antara pakar hadis yang mengatakan bahwa hadis ini shohih adalah Imam Muslim.الج‬ . Ibnu Khuzaimah. Adapun pernyataan Imam Ibnu Jauzi yang memasukkan hadis ini dalam kategori hadis maudlu’ mendapat banyak kritikan dari pakar hadis. Alkhotib Albaghdadi.. Melakukan sholat tasbih sebanyak empat rakaat. Al Munzhiri. Abu Said Al Sam’ani. Syekh Syuab Al Arnauth. Syekh Ibnu Taimiyah. Imam Suyuti.sampai kederajad maudlu’.. Abu Hasan Almaqdasi. Ibnu Hajar Al Asqolany. Sedangkan pakar hadis yang mengatakan bahwa hadis ini dhoif adalah Imam Ahmad Bin Hambal. c. Adapun cara kita melakukan sholat tasbih sebagaimana yang telah dijelaskan dalam kitab fikih ada dua cara. sehingga dalam madzhab Hambali dijelaskan bahwa barang siapa yang melakukan sholat tasbih hukumnya adalah makruh akan tetapi seandainya ada orang yang melaksanakan sholat tersebut tidak apa-apa. Imam Nawawi. Ibnu Hajar Al Haitamy. Abu Musa Almadini. Imam Daruqutni mengatakan hadis yang paling shohih dalam keutamaan surat adalah hadis yang menjelaskan keutamaan surat Al Ikhlas dan hadis yang paling shohih dalam keutamaan sholat adalah hadis yang menjelaskan tentang sholat tasbih. Imam Hakim mengatakan bahwa yang menjadikan standar hadis tentang sholat tasbih shohih adalah terbiasa dikerjakan mulai para Tabiit Tabi’in sampai zaman sekarang . adapun yang mengatakan bahwa hadis ini adalah dloif karena hanya melihat satu jalan periwayatan saja dan tidak menggabungkan jalan periwayatan yang satu dengan yang lain.

Wallahu A’lam Bishowab.juga dibaca sebelum membaca tahiyyat ( tasyahud) 2. akan tetapi perlu diperhatikan bahwa dalam keadaan duduk istirahat (diantara dua sujud ) dan sebelum tasyahud tidak di anjurkan untuk membaca ‫سبحان الله والحمد لله ول اله إل الله الله اكبر لحول ول قوة إل بالله العلي العظيم‬ Cara yang kedua inilah menurut Iimam Ghozali yang paling baik. akan tetapi diperhatikan bahwa bacaan ini: ‫سبحان الله والحمد لله ول اله إل الله الله اكبر لحول ول قوة إل بالله العلي العظيم‬ . semoga bermanfaat.Kemudian membaca ‫سبحان الله والحمد لله ول اله إل الله الله اكبر لحول ول قوة إل بالله العلي العظيم‬ Demikian juga dalam sujud dan ketika bangun dari sujud. Demikianlah kajian hadis yang dapat kami sampaikan dalam kegiatan I’tikaf pada kali ini. Setelah membaca takbir ikhrom dan doa iftitah membaca ‫سبحان الله والحمد لله ول اله إل الله الله اكبر لحول ول قوة إل بالله العلي العظيم‬ Sebanyak 15 kali kemudian membaca surat alfatihah dan surat kemudian membaca: ‫سبحان الله والحمد لله ول اله إل الله الله اكبر لحول ول قوة إل بالله العلي العظيم‬ Sebanyak 10 kali sebagaimana dalam cara yang pertama tadi. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->