HAK ASASI MANUSIA DALAM ISLAM MAKALAH LK II Ahmad Marthin Hadiwinata

*

Bab I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Hak asasi manusia atau biasa disingkat HAM merupakan sebuah hal yang menjadi keharusan dari sebuah negara untuk menjaminnya dalam konstitusinya. Melalui deklarasi universal ham 10 desember 1948 merupakan tonggak bersejarah berlakunya penjaminan hak mengenai manusia sebagai manusia. Sejarah HAM dimulai dari magna charta di inggris pada tahun 1252 yang kemudian kemudian berlanjut pada bill of rights dan kemudian berpangkal pada DUHAM PBB. Dalam konteks keIndonesiaan penegakan HAM masih bisa dibilang kurang memuaskan. Banyak faktor yang menyebabkan penegakan HAM di Indonesia terhambat seperti problem politik, dualisme peradilan dan prosedural acara (kontras, 2004;160). Islam sebagai agama bagi pengikutnya meyakini konsep Islam adalah sebagai way of life yang berarti pandangan hidup. Islam menurut para penganutnya merupakan konsep yang lengkap mengatur segala aspek kehidupan manusia. Begitu juga dalam pengaturan mengenai hak asasi manusia Islam pun mengtur mengenai hak asasi manusia. Islam adalah agama rahmatan lil alamin yang berarti agama rahmat bagi seluruh alam. Bahkan dalam ketidakadilan sosial sekalipun Islam pun mengatur mengenai konsep kaum mustadhafin yang harus dibela. Dalam Islam, konsep mengenai HAM sebenarnya telah mempunyai tempat tersendiri dalam pemikiran Islam. Perkembangan wacana demokrasi dengan Islam sebenarnya yang telah mendorong adanya wacana HAM dalam Islam. Karena dalam demokrasi, pengakuan

terhadap hak asasi manusia mendapat tempat yang spesial. Berbagai macam pemikiran tentang demokrasi dapat dengan mudah kita temukan didalamnya konsep tentang penegakan HAM. Bahkan HAM dalam Islam telah dibicarakan sejak empat belas tahun yang lalu (Anas Urbaningrum, 2004;91). Fakta ini mematahkan bahwa Islam tidak memiliki konsep tentang pengakuan HAM. berangkat dari itu makalah ini akan mencoba memberikan sedikit penerangan mengenai wacana HAM dalam Islam. 1.2 Rumusan Masalah Beberapa yang menjadi topik sentral permasalahan dalam makalah ini yang akan dibahas adalah: 1.2.1 Apakah islam itu? 1.2.2 Apakah ham itu? 1.2.3 Adakah ham dalam islam 1.2.4 Seperti apa bentuk ham dalam Islam? 1.3 Tujuan Pembahasan Masalah Setiap kegiatan yang dilakukan scara sistematis pasti mempunyai tujuan yang diharapkan, begitu pula makalah ini. Tujuan pembahasan makalah ini adalah: 1.3.1 Mengetahui apakah Islam itu 1.3.2 Mengetahui apakah HAM itu 1.3.3 Mengetahui apakah ada HAM dalam Islam 1.3.4 Mengetahui bentuk HAM dalam Islam

BAB II Pembahasan 2.1. Apakah Islam Itu?

Apakah islam itu sebenarnya? Kata Islam berasal dari bahasa arab , dari kata aslama, yuslimu islaman yang berarti menyerah patuh (DR Zainuddin Nainggolan, 2000;9). Menurut Nurcholish Madjid yang dikutip dari buku Junaidi Idrus (2004;87) Islam itu adalah sikap pasrah kehadirat Tuhan. Kepasrahan merupakan karakteristik pokok semua agama yang benar. Inilah world view Al-Qur’an, bahwa semua agama yang benar adalah Al-Islam, yakni sikap berserah diri kehadirat Tuhan. Dan bagi orang yang pasrah kepada Tuhan adalah muslim. Menurut Masdar F. Mas’udi (1993;29) klaim kepasrahan dalam pengertian Islam termaktub dalam tiga tataran. Pertama, Islam sebagai aqidah, yaitu sebagai komitmen nurani untuk pasrah kepada Tuhan. Kedua, Islam sebagai syari’ah, yakni ajaran mengenai bagaimana kepasrahan itu dipahami. Ketika, Islam sebagai akhlak, yakni suatu wujud perilaku manusia yang pasrah, baik dalam dimensi diri personalnya maupun dalam dimensi sosial kolektifnya. Berangkat dari pengertian diatas Islam adalah agama yang mengajarkan seseorang untuk menyerah pasrah kepada aturan Allah (Sunnatullah) baik tertulis maupun tidak tertulis. Dan orang yang menyerah pasrah kepada Tuhan dan hukum-Nya disebut seorang muslim. Dalam Islam itu terdapat dua kelompok sumber ajaran Islam. Kelompok pertama disebut ajaran dasar (qat’I al-dalalah), yaitu Al-Qur’an dan Hadist sebagai dua pilar utama ajaran Islam. Al-Qur’an mengandung 6236 ayat dan dari ayat-ayat itu, menurut para ulama hanya 500 ayat yang mengandung ajaran mengenai dunia dan akhirat selebihnya merupakan bagian terbesar mengandung penjelasan tentang para nabi, rasul, kitab dan ajaran moral maupun sejarah ummat terdahulu. Kelompok kedua disebut ajaran bukan dasar (zhanni aldalalah), yaitu ajaran yang merupakan produk ulama yang melakukan ijtihad dan muatan ajarannya bersifat relative, nisbi, bisa berubah dan tidak harus dipandang suci, sakaral ataupun mengikat (Junaidi Idrus, 2004;95-96). 2.2 Apakah Hak Asasi Manusia? Tonggak berlakunya HAM internasional ialah pada Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM) pada 10 Desember 1948 di Paris, Prancis. Disini tonggak deklarasi

juga menyatakan bahwa semua orang diciptakan . termasuk didalamnya fungsi parlemen dan fungsi pengadilan. Yang menuntut sebuah negara yang konstitusional. Dan yang ketiga. Sekelompok tuan tanah dan ksatria menggalang kekuatan dan mereka berhasil mendesak raja untuk tidak lagi memberlakukan tindakan penahan. Pertama. Mereka mencetuskan Petition Of Right. raja dilarang menarik pajak sewenang wenang.universal mengenai hak asasi manusia yang mengakui hak setiap orang diseluruh dunia. penghukuman dan perampasan benda benda secara sewenag-wenang. Berlanjut setelah keberhasilan tuan tanah. Perumusan penghormatan dan pengakuan norma-norma HAM yang bersifat universal. Sejarah awal hak asasi manusia di barat berkembang sejak tahun 1215 yaitu dalam Magna Charta yang berisi aturan mengenai tindakan dan kebijakan negara supaya tidak berjalan sewenang-wenang. gereja. sebuah padang rumput di pinggir sungai Thames. ksatria dan orang merdeka atau orang sipil yang belum menikmati kebebasan. kaum bangsawan menuntut hak-hak mereka kepada raja. bangsawan dan orang merdeka untuk memperjuangkan hak-hak mereka di hadapan raja membangkitkan kesadaran diberbagai kalangan masyarakat terhadap pentingnya hak-hak untuk dihormati dan dilindungi. Deklarasi ini ditanda tangani oleh 48 negara dari 58 negara anggota PBB dan disetujui oleh majelis umum PBB. Pada 1628. dan imparsial telah berlangsung dalam sebuah proses yang sangat panjang. Usaha untuk diadakannya Magna Charta ini dimulai dari perjuangan tuan tanah dan gereja untuk membatasi kekuasaan raja dan para anggota keluarga. tidak seorang pun dapat dipenjara tanpa saksi yang jelas. Jhon locke (1632-1704) bersama lord Ashley merumuskan tuntutan bagi toleransi beragama. Raja Jhon terpaksa menyetujui tuntutan ini dengan memberikan cap pengesahan yang berlangsung pada juni 1215 di Runnymede. nondiskriminasi. Selain itu. Pengesahan ini menjadi dokumen tertulis yang pertama tentang hak-hak tuan tanah. Isi dari Magna Charta ialah bermaksud untuk mengurangi kekuasan penguasa. Kedua. pejabat pemerintah dilarang mengambil jagung dengan tanpa membayar. Isi dari Magna Charta ini ada tiga. Pada periode awal ini hubungan antara isi dasar HAM adalah mengenai (hubungan) antara anggota masyarakat yang berada dibawaha kekuasaan yang diatur kebendaanya.

Setiap orang harus diperlakukan setara. Pandangan ini dipetik dari salah satu semboyan Revolusi Prancis. Karena manusia berasal dari . yakni persamaan (egalite). Gagasan locke ini sesuai dengan perkembangan didalam masyarakat inggris yang mulai berubah dari nehgara kerajaan yang absolut menuju kerajaan yang konstitusional. Prinsip ini didasarkan atas keyakinan bahwa umat manusia berada dimana-mana.disetiap bagian dunia baik di pusat-pusat kota maupun di pelosok pelosok bumi yang terpencil. Mereka tidak hanya berhasil membebaskan diri dari kesewenangan raja. Pemerintah dibentuk guna menjamin kehidupan. Ada tiga prinsip utama dalam pandangan normatif hak asasi manusia. Akan tetapi latar belakang kebudayaan sosial dan tradisi setiap manusia diwilayahnya berbeda-beda. bersifat non-diskriminasi dan imparsial. melainkan harus dipandang sebagai kekayaan umat manusia. Salah satu karya Locke yang terkenal ialah second treaties on civil government yang berisi mengenai negara atau pemerintah harus berfungsi untuk melindungi hak milik pribadi. Seseorang tidak boleh dibeda-bedakan antara satu dengan yang lainnya. Dan mereka juga berhasil membentuk parlemen yang mempunyai kewenangan untuk mengontrol kekuasaan raja. yaitu berlaku secara universal. Hal ini tidak bisa dipandang sebagai suatu hal yang negatif.sama dan memiliki hak-hak alamiah yang tidak data dicabut seperti hak untuk hidup. Itulah sekilas sejarah awal dari HAM yang berkembang di barat khususnya yang berkembang diwilayah Inggris. Prinsip kedua dalam norma HAM adalah sifatnya yang non-diskriminasi. kemerdekaan hak milik dan hak untuk meraih kebahagiaan. harta benda dan kesejahteraan rakyat. Pada 1653 instrument of government berhasil didesakkan. Lonceng kebebasan terus berdentang dan pada 16 desember 1689 Bill Of Rights lahir. Pembatasan kekuasaan raja semakin dikukuhkan dengan lahirnya Habeas Corpus Act pada Mei 1679. Prinsip ini bersumber dari pandangan bahwa semua manusia setara (all human being are equal). Prinsip keuniversalan ini dimaksudkan agar gagasan dan norma-norma HAM telah diakui dan diharapkan dapat diberlakukan secara universal atau internasional. Berdasar hal itu ham tidak bisa didasarkan secara partikular yang hanya diakui kedaerahahan dan diakui secara local.

Peminimalisiran peran negara dalam pemenuhan hak-hak sipil dan politik karena hak-hak yang berkaitan dengan sipil dan politik adalah hak yang berkaitan dengan kebebasan. hak setiap . Kenekaragaman agama juga merupakan sesuatu hal yang mendapat tempat dalam sifat non-diskriminasi ini. Karena sebagian besar kandungan hak-hak sipil politik adalah hak-hak atas kebebasan (rights to liberty).keanekaragaman warna kulit seperti kulit putih. Pertama hak atas kehidupan. Hak yang terkandung dalam hak sipil dan politik ada dua puluh dua hak. Ketiga. bila negara terlalu banyak melakukan campur tangan. Keanekaragam kebangsaan dan suku bangsa atau etnisitas. Pembagian ini tidak berdasarkan baik atau buruk dalam hak yang terkandung di dalamnya. karena hidup seseorang harus dilindungi. maka semakin terhambat pula pelaksanaan hak-hak sipil politik warganya. Terdapat dua garis besar pembagian hak asasi manusia yaitu Hak Negatif dan Hak Positif. kuning dan lainnya. maka semakin terpenuhi pula hak-hak sipil dan politik. Kedua hak untuk tidak disiksa dan diperlakukan secara keji. hak setiap orang yang ditahan untuk diperlakukan secara manusiawi. Prinsip imparsial ini diimaksudkan agar hukum tidak memihak pada suatu golongan. Pembatasan sesorang dalam beragama merupakan sebuah pelanggaran HAM. Karena setiap orang berhak untuk memperoleh perlakuan secara manusiawi dan tidak merendahkan martabat. hak untuk tidak dperbudak dan dipekerjakan secara paksa.hitam. Pembagian hak-hak ini berhubungan dengan dengan ukuran keterlibatan negara dalam pemenuhan hak asasi manusia. Umat manusia mempunyai beragam latar belakang sosial aupun latar belakang kultur yang berbeda antara satu dengan yang lain hal ini meupakan sebuah keniscayaan. Maksud dari prinsip ini penyelesaian sengketa tidak memihak pada suatu pihak atau golongan tertentu dalam masyarakat. Keenam. Kelima. Mengenai Hak Negatif adalah hak meminimalkan peran campur tangan negara. Prinsip ketiga ialah imparsialitas. Sebaliknya. Pemihakan hanyalah pada norma-norma ham itu sendiri. Prinsip ini juga dimaksudkan agar pengadilan sebuah kasus diselesaikan secara adil atau tidak meihak pada salah satu pihak. hak atas kebebasan dan keselamatan pribadi. Keempat.

Kesembilan. Kedelapan hak setiap warga asing. independen dan tidak memihak. sosial dan budaya seperti pendidikan gratis. Keempatbelas. Kedelapanbelas. Selain hak hak sipil dan politik diatas hak asasi manusia juga mencakup hak dalam bidang ekonomi. tidak boleh dipenjara. Kesebelas. . Keduapuluhdua. Adanya hak ini dalam HAM universal adalah buah dari perdebatan blok sosialis eropa timur dengan blok liberal. Ketidakmampuan sesorang dalam memenuhi suatu perjanjian kontrak. hak bagi golongan minoritas. hak atas urusan pribadi. Karena blok sosialis lebih berpegangan pada ekonomi sebagai dasar masyarakat. Hak ini termasuk dalam pembagan hak positif yang mengusahakan peran negara secara maksimal dalam pemenuhannya. Ketigabelas. hak anak atas perlindungan bagi perkembangannya. Hanya boleh melalui hukum perdata hanya melalui penyitaan. Kebijakan negara sosialis lebih menitikberatkan pada pemenuhan hak-hak ekonomi. sosial dan budaya tercantum dalam Kovenan Internasional Hak-Hak Ekonomi. hak atas kebebasan berpikir. hak untuk menikah dan membentuk keluarga. Sehingga HAM universal menganjurkan melindungi dan memnuhi hak-hak ekonomi. Keenambelas. hak atas kebebasan bergerak dan memilih tempat tinggal. Keduabelas. hak atas pengadilan yang berwenang. Kesembilanbelas. Keduapuluhsatu. larangan propaganda perang dan diskriminasi. hak berpendapat dan berekspresi. sosial dan budaya setiap warganya. sosial dan budaya. Kelimabelas. Pengakuan dan perlindungan universal atau jaminan normatif atas terpenuhinya hak-hak ekonomi. Ketujuh belas. akhirnya usulan dari blok sosialis diterima. Sosial dan Budaya (international covenant on economic. hak atas kebeasan berkumpul. Hak-hak tersebut dapat diuraikan sebaagai berikut. Namun. Ketujuh.orang untuk tidak dipenjara akibat tidak mampu memenuhi kewajiban kontrak. hak atas kebebasan berserikat. Ada sepuluh hak yang diakui dalam kovenan tersebut. hak atas kedudukan dan perlindungan yang sama didepan hukum. hak atas perlindungan dari kesewenangan hukum pidana. social and culture rights). Keduapuluh. Sedangkan masyarakat blok liberal lebih menekankan manusia sebagai individu yang bebas. berkeyakinan dan beragama. Kesepuluh. hak atas perlakuan yang sama didepan hukum. hak untuk berpartisipasi dalam politik.

Dari mulai sejarah awal Magna Charta sampai ke isi dari HAM internasional yang dibagi atas dua pokok garis besar yaitu hak positif dan hak negatif. Kedua hak itu didasarkan atas partisipasi negara dalam pemenuhannya. hak atas upah yang layak. Secara internasional umat Islam yang terlembagakan dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) pada 5 Agustus 1990 mengeluarkan deklarasi tentang HAM dari perspektif Islam. kondisi kerja yang aman dan sehat. Kelima. Ketiga. hak berserikat dan mogok kerja bagi buruh. baik umat yahudi. hak atas jaminan sosial. Deklarasi yang juga dikenal sebagai “Deklarasi Kairo” mengandung prinsip dan ketentuan tentang HAM berdasarkan syari’ah (Azra).Pertama. hak atas perlindungan keluarga termasuk ibu dan anak. Dalam Dokumen Madinah atau Piagam Madinah itu berisi antara lain pengakuan dan penegasan bahwa semua kelompok di kota Nabi itu. hak untuk berpartisipasi dalam kebudayaan. hak atas standar hidup yang layak. Kesembilan. Kedelapan. sosial dan budaya.91). Ini dibuktikan oleh adanya Piagam Madinah (mitsaq Al-Madinah) yang terjadi pada saat Nabi Muhammad berhijrah ke kota Madinah. hak atas pekerjaan. 2004.3 Adakah HAM dalam Islam? Pertanyaan adakah ham dalam Islam harus dirunut secara sejarah dialektika HAM dalam Islam.91).102). hak atas kesehatandan lingkungan yang sehat. Hal ini memberi kepastian bahwa pandangan Islam yang khas tentang HAM sebenarnya telah hadir sebelum deklarasi universal HAM PBB pada 18 Shafar 1369 Hijriyah atau bertepatan dengan 10 Desember 1948 Masehi (Anas. HAM dalam Islam telah dibicarakan sejak empat belas tahun yang lalu (Anas Urbaningrum. Ketujuh. Menurut Anas Urbaningrum hak asasi manusia atau lebih dikenal manusia modern sebagai HAM. Kedua. peluang karir dan liburan. Dari pengakuan terhadap semua pihak untuk bekerja sama . yakni sandang. Keenam. telah lebih dahulu diwacanakan oleh Islam sejak empat belas abad silam. Kesepuluh. Keempat. umat nasrani maupun umat Islam sendiri. hak atas pendidikan. pangan dan perumahan. 2004. 2004. 2. adalah merupakan satu bangsa (Idris. hak untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Itulah sekilas gambaran singkat mengenai HAM internasional.

92). Islam menegaskan bahwa pembunuhan terhadap seorang manusia ibarat membunuh seluruh umat manusia. terutama jika dikaitkan dengan sejarah panjang penegakan agama Islam. Tetapi juga harus diakui. dan menghargai hidup manusia. Islam sebagai agama universal membuka wacana signifikan bagi HAM.sebagai satu bangsa. Menurut Syekh Syaukat Hussain yang diambil dari bukunya Anas Urbaningrum. anak-anak dan sebagainya. tema-tema HAM dalam Islam. sama dengan adanya perspektif Islam universal tentang HAM (huqul al-insan). sesungguhnya merupakan tema yang senantiasa muncul. Dalam hal ini hak negatif yang dimaksud adalah hak yang memberian kebebasan kepada setiap individu dalam pemenuhannya. kaum wanita. Pertama. terdapat upaya-upaya di kalangan sarjana Muslim dan negara Islam di Timur Tengah untuk lebih mengkontekstualisasikan DUHAM dengan interpretasi tertentu dalam Islam dan bahkan dengan lingkungan sosial dan budaya masyarakat-masyarakat Muslim tertentu pula. yang dalam banyak hal kompatibel dengan Deklarasi Universal HAM (DUHAM). Dan kedua. HAM yang didasarkan oleh Islam bagi seseorang sebagai manusia. Bebrapa yang dapat kita ambil sebagai contoh yaitu: Hak atas hidup. Contohnya seperti hak-hak khusus bagi non-muslim. Berdasarkan temuan diatas akan kita coba mencari kesamaan atau kompatibilitas antara HAM yang terkandung dalam Islam. terdapat prinsip-prinsip HAM yang universal. merupakan kategori yang kedua ini (Anas. HAM yang diserahkan kepada seseorang atau kelompok tertentu yang berbeda. Secara langsung dapat kita lihat bahwa dalam piagam madinah itu HAM sudah mendapatkan pengkuan oleh Islam Memang. Hak ini terkandung dalam surah Al-Maidah ayat 63 yang berbunyi : . buruh. Akan kita coba membagi hak asasi manusia secara klasifikasi hak negatif dan hak positif. didalam piagam itu terdapat pengakuan mengenai HAM bagi masingmasing pihak yang bersepakat dalam piagam itu. Yang pertama adalah hak negatif yaitu memberikan kebebasan kepada menusia dalam pemenuhannya. HAM dikategotrikan dalam dua klasifikasi. 2004.

63) Hak untuk mendapat perlindungan dari hukuman yang sewenarg wenang.6) . bahwa: barang siapa yang membunuh seorang manusia. Dan jika sesorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosanya itu tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikit pun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya. yaitu dalam surat Al An’am : 164 dan surat Fathir 18 yang masing masing berbunyi : Katakanlah: “Apakah aku mencari Tuhan selain Allah. dan akan diberitakan-Nya kepadamu apa yang kamu perselisihkan”. maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Sesungguhnya yang dapat kamu beri peringatan hanya orang-orang yang takut kepada azab Tuhannya (sekalipun) mereka tidak melihat-Nya dan mereka mendirikan sembahyang. dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. (QS 6. (QS 4. Dan kepada Allah-lah kembali(mu). Dan barang siapa yang memlihara kehidupan seorang manusia.Oleh karena itu kami tetapkan (suatu hukum) bagi bani israil. padahal Dia adalah tuhan bagi segala sesuatu. Dan tidaklah sesorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri. agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaanya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. (QS 5. jika datang kepadamu orang yang fasik membawa suatu berita. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu.164) Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya.58) Hai orang-orang yang beriman. sesungguhnya ia mensucikan diri untuk kebaikan dirinya sendiri. (QS 35. Kemudian kepada Tuhanmulah kamu kembali. bukan karena orang itu (membunuh) orang lain. maka periksalah dengan teliti. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keternagan-keterangan yang jelas.18) Hak atas keamanan dan kemerdekaan pribadi terdapat dalam surat An Nisa ayat 58 dan surat Al-Hujurat : 6 yang berbunyi seperti ini: Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya. (QS 49. kemudian banyak diantar amereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi. dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum diantara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Dan barangsiapa yang mensucikan dirinya. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

Yang bisa kita lihat secara tersirat dalam surat Al Baqarah ayat 256 dan surat Al Ankabut ayat 46 yang berbunyi: Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjdaikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. maka Allah lebih tau kemaslahatannya.135) Hai manusia. melainkan dengan cara yang paling baik. Jika ia kaya ataupun miskin. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada yang thagut dan beriman kepada Allah.Hak atas kebebasan beragama memilih keyakinan berdasar hati nurani. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain. (QS 4. dan kami hanya kepada-Nya berserah diri”. Dan jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi. kecuali dengan orang-orang zhalim di antara mereka. sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. (QS 4. (QS 29.13) Dalam hal kebebasan berserikat Islam juga memberikan dalam surat Ali Imran ayat 104105 yang berbunyi: . Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. (QS 2. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan. maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus.1) Wahai orang-orang yang beriman.46) Hak atas persamaan hak didepan hukum secara tersirat terdapat dalam surat An-Nisa ayat 1 dan 135 dan Al Hujurat ayat13: Hai sekalian manusia bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciotakan dari diri yang satu. dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa diantara kamu. (QS 49.256) Dan janganlah kamu berdebat dengan ahli kitab. dan (peliharalah)hubungan silaturahim. dan dari padanya Allah menciptakan isterinya. dan katakanlah: “kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu.

Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan. Surat Ali Imran ayat 110 yang masing masing berbunyi: Allah tidak menyukai ucapan buruk. surat Ad-Dzariyat ayat 19. menyuruh kepada yang ma’ruf.110) Dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya seperti bentuk hak positif dalam hak ekonomi sosial dan Islam pun mengandung secara tersirat mengenai hak ini. Islam memberikan hak untuk memprotes pemerintahan yang zhalim.79) Maka tatkala mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka. (QS 3. tentulah itu lebih baik bagi mereka. (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. (QS 5.29) . (QS 3.148) Telah dila’nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan ‘Isa Putera Maryam. Sekiranya Ahli Kitab Beriman. disebabkan mereka selalu berbuat fasik. diantara mereka yang ada yang beriman. surat Al Jumu’ah ayat 10. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. Kami selamatkan orang-orang yang melarang dari perbuatan jahat dan Kami timpakan kepada orang-orang yang zalim siksaan yang keras. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu. menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar . surat Al Maidah 78-79. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. secara tersirat dapat diambil dari surat An-Nisa ayat 148. yang menjadikan segala yang ada dimuka bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit.105) Dalam memberikan suatu protes terhadap pemerintahan yang zhalim dan bersifat tiran. (QS 5. surat Al A’raf ayat 165. merekalah orang yang beruntung. (QS 2. (QS 3. (QS 7. dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat.165) Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia. (QS 4. Hak mendapatkan kebutuhan dasar hidup manusia secara tersirat terdapat dalam surat Al Baqarah ayat 29. Yang demikian itu. dan mencegah dari yang munkar dan beriman kepada Allah. lalu dijadikan-Nya tujuh langit. yang berbunyi: Dia-lah Allah.78) Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan yang munkar yang mereka perbuat.104) Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka.

(QS 62. Dan apabila dikatakan:berdirilah kamu.101) Hai orang-orang yang beriman.19) Apabila telah ditunaikan sembahyang.11) (apakah kamu hai orang yang musyrik) ataukah orang-orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri.1 Kesimpulan Berdasarkan paparan diatas dan pembahasan diatas dapat ditarik keimpulan berdasarkan beberapa analisis.10) Dalam hak mendapatkan pendidikan Islam juga memiliki pengaturan secara tersirat dalam surat Yunus ayat 101. niscaya Allah akan meninggikan orang orang yang beriman diantaramu dan orangorang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. maka berdirilah kamu. (QS 58. apabila dikatakan kepadamu: “berlapang-lapanglah dalam majlis”. Tidaklah bermanfa’at tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman”. dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS 51. surat Al Mujadilah ayat 11 dan surat AzZumar ayat 9 yang masing-masing berbunyi berbunyi: Katakanlah: “Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi.Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian. Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. Bab III Penutup 3. sedang ia takut kepada (azab) akhrat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: “adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?”. maka lapangkanlah. Niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. surat Al-Alaq ayat 1-5. maka bertebaranlah kamu di muka bumi. Dari analisis diatas antara HAM yang berkembang di dunia internasional tidak bertentangan antara satu sama lain. Bahkan organisasi Islam internasional yang terlembagakan dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) pada 5 Agustus 1990 mengeluarkan deklarasi HAM. . (QS 10.

Hak atas persamaan hak didepan hukum secara tersirat terdapat dalam surat An-Nisa ayat 1 dan 135 dan Al Hujurat ayat13. umat nasrani maupun umat Islam sendiri. surat al maidah 78-79. Dalam dokumen itu dapat disimpulkan bahwa HAM sudah pernah ditegakkan oleh Islam Berdasar analisis diatas Islam mengandung pengaturan mengenai HAM secara tersirat. dan menghargai hidup manusia. .Kemudian Islam mematahkan bahwa dalam Islam telah dibicarakan sejak empat belas tahun yang lalu (Anas Urbaningrum. surat Al-Alaq ayat 1-5. Hak atas keamanan dan kemerdekaan pribadi terdapat dalam surat An Nisa ayat 58 dan surat Al-Hujurat ayat 6. surat Ali Imran ayat 110. surat Al A’raf ayat 165. 2004. surat Ad-Dzariyat ayat 19. Hak atas hidup. adalah merupakan satu bangsa (Idris. surat Al Mujadilah ayat 11 dan surat Az-Zumar ayat 9. Dalam hak mendapatkan pendidikan Islam juga memiliki pengaturan secara tersirat dalam surat Yunus ayat 101. surat Al Jumu’ah ayat 10. Dalam hal kebebasan berserikat Islam juga memberikan dalam surat Ali Imran ayat 104-105. Dapat kita bagi menjadi sembilan bagian hak asasi manusia dalam islam yang pengaturannya secara tersirat. Dalam memberikan suatu protes terhadap pemerintahan yang zhalim dan bersifat tirani secara tersirat dapat dilihat pada surat an-nisa ayat 148. Fakta ini mematahkan bahwa Islam tidak memiliki konsep tentang pengakuan HAM. Dalam dokumen madinah atau piagam madinah itu berisi antara lain pengakuan dan penegasan bahwa semua kelompok di kota Nabi itu.91). Ini dibuktikan oleh adanya piagam madinah (mitsaq Al-Madinah) yang terjadi pada saat Nabi Muhammad berhijrah ke kota Madinah.102). Dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya seperti bentuk hak positif dalam hak ekonomi sosial dan budaya Islam pun mengandung secara tersirat mengenai hak ini. Hak atas kebebasan beragama memilih keyakinan berdasar hati nurani secara tersirat dalam surat Al Baqarah ayat 256 dan surat Al Ankabut ayat 46. surah Al-Maidah ayat 63. Hak untuk mendapat pelindungan dari hukuman yang sewenag wenang yaitu dalam surat Al An’am : 164 dan surat Fathir 18. baik umat yahudi. Hak mendapatkan kebutuhan dasar hidup manusia secara tersirat terdapat dalam surat Al Baqarah ayat 29. 2004.

Inilah Islam. Suryadi. Demokrasi Religius: Pemikiran Politik Nurcholish Madjid dan M. 2004 . 2004 Radjab. Amien Rais. Cak Munir. 2002 Idrus.. Jakarta: DEA. Jogjakarta: LOGUNG PUSTAKA. Jakarta: GagasMedia 2004 Nainggolan. Rekonstruksi Pemikiran Nurcholish Madjid Membangun Visi dan Misi Baru Islam Indonesia. Idris. Dasar-Dasar Hak Asasi Manusia.Daftar Pustaka Al-Qur’an Thaha. Islamo-Demokrasi Pemikiran Nurcholish Madjid. Zainuddin S. Willy. Jakarta: Penerbit Republika. Jakarta: Penerbit Teraju. Engkau Tak Pernah Pergi. 2000 Urbaningrum. Junaidi. Jakarta: PBHI. 2004 Pramudya. Anas.

Masalah HAM adalah sesuatu hal yang sering kali dibicarakan dan dibahas terutama dalam era reformasi ini. dan apa bagian-bagiannya… 2. Dalam hal ini penulis merasa tertarik untuk membuat makalah tentang HAM. Sebagaimana di cantumkan dalam Deklarasi Univesal Hak Asasi Manusia (DUHAM) yang di proklamasikan PBB pada Tahun 1948. Untuk mengetahui pengertian HAM dan bagian-bagiannya. 3. Oleh karena itu HAM wajib di lindungi dan di hormati baik secara hokum. B. RUMUSAN MASALAH Dalam makalah ini penulis merumuskan suatu masalah sebagai berikut: 1. agama dan pemerintah. Perlu diingat bahwa dalam hal pemenuhan hak. 2. Ham juga merupakan hak dasar yang secara kodrati melekat pada diri manusia sejak Lhir sebagai anugrah dari tuhan. Untuk mengetahui sejarah HAM Untuk mengetahui HAM dalam perspektif islam . Tujuan Masalah Dengan adanya rumusan masalah diatas kami dapat menarik suatu tujuan masalah: 1. kita hidup tidak sendiri dan kita hidup bersosialisasi dengan oran lain. LATAR BELAKANG Hak merupakan unsur normatif yang melekat pada diri setiap manusia yang dalam penerapannya berada pada ruang lingkup hak persamaan dan hak kebebasan yang terkait dengan interaksinya antara individu atau dengan instansi. Maka dengan ini penulis mengambil judul “Hak Asasi Manusia”.BAB I PENDAHULUAN A. setiap orang tanpa terkecuali berhak atas HAM dan kebesarannya. Apa Pengertian dari ada HAM itu. Jangan sampai kita melakukan pelanggaran HAM terhadap orang lain dalam usaha perolehan atau pemenuhan HAM pada diri kita sendiri. Hak juga merupakan sesuatu yang harus diperoleh. HAM lebih dijunjung tinggi dan lebih diperhatikan dalam era reformasi dari pada era sebelum reformasi. Bagaimana sejarah tentang Hak Asasi Manusia (HAM)… 3. Bagaimanakah contoh-contoh pelanggaran HAM… C. Bagaimana Ham dalam perspektif islam… 4.

Secara istilah HAM dapat dirumuskan dengan beberapa pendapat yang salah satu diantaranya: HAM adalah hak-hak dasar yang dimiliki oleh manusia. sehingga tak satupun makhluk mengintervensinya apalagi mencabutnya. kekebalan serta menjamin adanya peluang bagi manusia dalam menjadi harkat dan martabatnya. yang tanpanya manusia mustahil dapat hidup sebagai manusia John Locke menyatakan bahwa HAM adalah hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Pencipta sebagai hak yang kodrati. United Nations sebagaimana dikutip Baharuddin Lopa menegaskan bahwa HAM adalah hak-hak yang melekat pada setiap manusia. Yang antara lain: . pemerintah dan setiap orang. Menurut pendapat Jan Materson (dari komisi HAM PBB). Untuk mengetahui contoh-contoh pelanggaran HAM D. maka dengan ini penyusun membatasi masalah hanya pada ruang lingkup HAM. Sedangkan asasi berarti yang bersifat paling mendasar yang dimiliki manusia sebagai fitrah. Batasan Masalah Agar masalah pembahasan tidak terlalu luas dan lebih terfokus pada masalah dan tujuan dalam hal ini pembuatan makalah ini. hukum. karena itu muncul gagasan tengtang hak sasi manusia dan pengakuan atas-Nya sehingga dalam proses ini lahir beberapa naskah. yaitu umat manusia tanpa terkecuali. Dalam pasal 1 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM disebutkan bahwa “Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakekat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati.4. sesuai dengan kodratnya (Kaelan: 2002). dalam Teaching Human Rights. demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. Hak Asasi Manusia adalah hak-hak dasar atau hak-hak pokok yang di miliki oleh setiap umat manusia sejak lahir sebagai Anugrah Tuhan YME kepada hambanya. Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) Secara etimolgi hak merupakan unsur normative yang berfungsi sebagai pedoman prilaku . melindumgi kebebasan. dijunjung tinggi. BAB II ANALISIS 1. Hak asasi manusia melekat pada diri manusia sejak lahir. dan dilindungi oleh negara.

· Revolusi Prancis. dan rakyat jelata. inggris 1689) Undang-undang yang di terima parlemen inggris setelah mengadakan revolusi tidak berdarah kepada raja James II (peristiwa kemenangan atas raja). egalite = persamaan. kaum pendeta. 15 juni 1215) Magna Carta di inggris memuat hal-hal sebagai berikut: 1) Seorang tidak boleh dipenjarakan (dihukum)dengan tidak ada vonis yang sah menurut hokum 2) Suatu pajak (cukai) tidak boleh dinaikkan dengan tanpa ersetujuan sebuah dewan yang di dalamnya dudk aum bangsawan. • The Four Freedom (empat kebebasan USA 1941) Frankin D.· • Magna Carta (Piagam Agung. Roosevelt (Amerika Serikat) merumuskan tentang 1) Freedom of speech and expression (kebebasan berbicara dan menyatakan pendapat). 5 agustus 1789 Bahwa manusia di lahirkan sama dalam keadaan merdeka dan memiliki hak-hak yang sama. 4 juli 1776) Tututan adanya hak bagi setiap orang untuk hidup merdeka. · • Bill of Right (Undang-Undang Hak. yang isisnya tentang hak-hak dan kebenaran warga Negara. Terknal dengan symbol liberte = kemerdekaan. · • Habeas Courpus Act Petition of Right Suatu dokumen yang lahir karena tuntutan rakyat yan duduk di House of Commons (parlemen) kepada raja Charles III. · • Declaration of Independence (Pernyataan kemerdekaan USA. dan fraternite =persaudaraan. .

padaa dasarnya karena adanya manusia terhadap harga diri. B. penjajahan. Jadi. serta hak asasi Pendidikan • • • • • • • Hak-hak asasi manusia dapat dibagi atu dibedakan menjadi: Hak-hak asasi pribadi atau Personal Right yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat. membeli dan menjualnya serta memanfaatkannya. 4) Freedom from fear (kebebasan dari rasa takut). Perkembangan sejarah telah memperlihatkan trejadinya penjajahan kelompk manusia yang satu terhadap kelompok manusia yang lain. Pernyataan ini berisi. Ketika itu. Hak-hak asasi politik atau Political Right. hak pilih (memilih dan dipilih dalam pemilihan umum). perbudakan. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hokum dan pemerintahan atau yang biasa disebut Right of Legal Equality.2) Freedom of worship (kebebasan beribadat). Sejarah umat manusia sejak awal sejarah mesir kuno sampai sekarang sudah hamper 60 abad atau 600 tahun. dan martabat kemanusiaannya. hak social. hak akan tingkat penghidupan yang cukup bagi penjagaan kesehatanm keselamtan diri sendiri dan keluarga. dan kebebasan bergerak. yaitu hak untuk memiliki sesuatu. dan lain-lain yang melanda umat manusia pada umumnya. dan mendirikan partai politik. misalntya hak untuk memilih Pendidikan dan mengembangkan kebudayaan. harkat. yaitu hak untuk ikut serta dalam pemerintahan. ketidak adilan. pengakuan atau kesadaran manusia akan hak asasinya secara menyeluruh dan meliputi segenap umat manusia memerlukan waktu perkembangan berpuluhpuluh abad. sedangkan pengakuan terhadap hak-hak asasi manusia brarulah berumur 1/3 abad atau 30 tahun. Sejarah Terjadinya Hak Asasi Manusia (HAM) Latar belakang timbulnya hak asasi manusia. misalnya pengaturan dalam hal penangkapan. hak beristirahat dan liburan. 3) Freedom from want (kemelaratan). antara lain hak kebebasan politik. Hak-hak asasi social dan kebudayan atau Social and Cultur Right. Hak-hak asasi ekonomi atau Property Right. kebebasan memeluk agama. kezaliman. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan atau Prosedural Right. penggeledahan dan peradilan. perlakuan kelompok manusia yang memang dalam peperangan terhadap kelompok yang kalah adalah seperti perlakuan terhadap barang . Kesadaran manusia tersebut munculkarena adanya tindakan yang sewenang-wenang dari penguasa. · • Universal Declaration of Human Right (10 desember 1948) Universal Declaration of Human Right (pernyataan sedunia tentang Hak Asasi Manusia).

serta deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. terutama revolusi Perancis cepat meluas di Eropa dan menimbulkan perubahan-perubahan kea rah tercapainya persamaan hak bagi eluruh bangsa dan Negara.. Hal itu di karenakan perbedaan kedudukannya dalam masyarakat. dan golongan rakyat biasa. Masyarakat terbagi atas golongan bangsawan atau nikrat. hilanglah hak-hak istimewa golongan bangsawan dan gereja.miliknya dan merupakan hal yang di anggap biasa saja sehingga perbudakan meraja rela. Adapun dua peristiwa dalam sejarah dunia yang menghasilkan rumusan yang mirip dengan rumusan hak-hak asasi manusia ialah Revolusi Amerika yang di mulai pada Tahun 1776 dan Revolusi Prancis yang meletus pada Tahun 1789. Disamping itu. Revolusi amerika menghasilkan prnyataan kemerdekaan. dan Piagam PBB. UUD 1945. golongan pendeta. terdapat pula pengaruh Rousseau seorang filsof Prancis yang menganut fahamtentang kedaulatan rakyat.Pengaruh kedua peristiwa itu. 1. Kejadian di atas sebenarnya telah di awali oleh kejadian-kejadian di inggris. “. · Meningkatkan perlindungan dan penegakan Hak Asasi Manusia.Suasana persamaan hak di Prancis Mkin mantap pada zaman napoleon. Komisi Nasional HAk Asasi Manusia Tujuan di adakannya Komnas HAM adalah sebagai berikut: · Mengembangkan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan hak asasi manusia dengan pancasila. . yaitu di bidang kenegaraan. Lembaga Perlindungan HAM 1. Keadaan itu berlangsung secara turun temurun.bahwa semua orang di ciptakan sama. Dalam pernyataan kemerdekaan itu terdapat rumusan sebagai berikut. bahwabahwa mereka di anugrahi hak-hak tertentu oleh tuhan maha pencipta…” Dalam perkembangan Revolusi prancis menghasilkan beberapa pernyataan yang lazim disebut pernyataan hak-hak manusia dan warga Negara. “… manusai di lahirkan sama dalam keadaan merdeka dan memiliki hak-hak yang sama…. Menegakkan Hukum. Walaupun demikian keadaan masih jauh dari pengakuan persamaan hak yang meliputi segenap umat manusia di seluruh dunia. Ketika itu.” Dengan adanya pernyataan itu. Ketika itu di nyatakan bahwa segenap penduduk Prancis mendapat perlakuan hukum yang sama. Dalam pernyataan itu terdapat rumusan. Kaum bangsawan dan para pendeta mempunyai berbagai hak istimewa yang tidak mungkin di miliki oleh rakyat biasa. tiga belas daerah jajahan inggris di pantai timur benua Amerika Utara melepaskan diri dari kekuasaan kerajaan inggris. Dalam masyarakat suatu bangsa terdapat golongan-golongan yang berbeda-beda haknya. C. Kepolisian Negara Republik Indonesia Adapun tugas pokok kepolisian Negara RI adalah: • • Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. 2. Sejak itu berdirilah Negara Amerika Serikat.

Prinsip-prinsip HAM dalam islam Hak asasi manusia dalam islam sebagaimana termaktub dalam fikih menurut Masdar F. melakukan penelaahan. yaitu: • Hak perlindungan terhadap jiwa Kehidupan merupakan sesuatu hal yang sangat niscaya dan tidak boleh dilanggar oleh siapapun. pengayoman. Hak Asasi Manusia Dalam Islam Sejak mula sebelum lahirnya berbagai gagasan tentang HAM. bahwa” setiap manusia di lahirkan dalam keadaan suci. 1. menerima pegaduan masyarakat. Hak manusia itu bersfat relative sedangkan hak allah adalah mutlak. tidak ada paksaan dalam beragama. islam telah meletakkan dasar yang kuat. Mas’udi. Allah berfirman dalam surat al-baqarah ayat 32: “membunuh manusia seluruhnya. tetapi antara kedua hak tersebut saling melandasi satu sama lain. memiliki lima perinsip utama. Komisi Perlindungan Anak Indonesia Adapun tugas-tugas Komisi Perlindungan Anak Indonesia adalah: · Melakukan sosialisasi seluruh ketentuan yang berkaitan dengan perlindungan anak. Islam memandang bahwa kedudukan manusia adalah sama dan hanya dibedakan dari sudut ketakwaannya. saran. yaitu hak manusia (haq alinsan) dan hak allah. masukan.” Landasan pijak keterkaitan dengan hak tersebut dalam islam dikenal melalui dua konsep. maka seolah-olah dia telah menyelamatkan kehidupan manusia semuanya.• Memberikan perlindungan. dan tidak boleh satu kaum menghina kaum yang lain. mengumpulkan data dan informasi. 3. dan pelayanan kepada masyarakat. 1. dan pertimbangan dalam rangka perlindungan anak. · Memberikan laporan.” • Hak perlindungan keyakinan Dalam hal ini allah telah mengutip dalam alqur’an yang berbunyi “la iqrah fi-dhin dan lakum dinukum waliyadin” • Hak perlindungan terhadap akal pikiran . pemantauan evaluasi dan pengawasan terhadap penyelanggaran perlindungan anak. Dan barang siapa yang menyelamatkan kehidupan seorang manusia. Rasululah Muhammad SAW sendiri bersabda.

Orang tua yang memaksakan kehendaknya agar anaknya masuk pada suatu jurusan tertentu dalam kuliahnya merupakan pelanggaran HAM terhadap anak.Hak perlindungan terhadap akal pikiran ini telah di terjemahkan dalam perangkat hokum yang sangat elementer. • Hak perlindungan terhadap hak milik Hak perlindungan terhadap hak milik telah dimaksudkan dalam hokum sebagaimana telah diharamkannya dalam pencurian. 2. 4. F. Contoh-contoh pelanggaran HAM 1. Para pedagang yang berjualan di trotoar merupakan pelanggaran HAM terhadap para pejalan kaki.KESIMPULAN “Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakekat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati. pemerintah dan setiap orang. Hak-hak asasi manusia dapat dibagi atu dibedakan menjadi: . dan dilindungi oleh negara. sehingga menyebabkan para pejalan kaki berjalan di pinggir jalan sehingga sangat rentan terjadi kecelakaan. • Hak berkeluarga atau hak memperoleh keturunan dan merpertahankan nama baik 1. yakni tentng haramnya makan atau minum hal-hal yang dapat merusak akal dan pikiran manusia. 3. 5. sehingga seorang anak tidak bisa memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakatnya. hukum. Dosen yang malas masuk kelas atau malas memberikan penjelasan pada suatu mata kuliah kepada mahasiswa merupakan pelanggaran HAM ringan kepada setiap mahasiswa. BAB III PENUTUP 1. Para pedagang tradisioanal yang berdagang di pinggir jalan merupakan pelanggaran HAM ringan terhadap pengguna jalan sehingga para pengguna jalan tidak bisa menikmati arus kendaraan yang tertib dan lancar. Terjadinya penganiayaan pada praja STPDN oleh seniornya dengan dalih pembinaan yang menyebabkan meninggalnya Klip Muntu pada tahun 2003. dijunjung tinggi. demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.

• Hak perlindungan terhadap hak milik Hak perlindungan terhadap hak milik telah dimaksudkan dalam hokum sebagaimana telah diharamkannya dalam pencurian.• • • • • • Hak-hak asasi pribadi atau Personal Right yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat. • Hak berkeluarga atau hak memperoleh keturunan dan merpertahankan nama baik . Allah berfirman dalam surat al-baqarah ayat 32: ‘Bahwa sesungguhnya barang siapa yang membunuh seorang manusia bukan karena orang itu [membunuh] orang lain. kebebasan memeluk agama. yaitu: • Hak perlindungan terhadap jiwa Kehidupan merupakan sesuatu hal yang sangat niscaya dan tidak boleh dilanggar oleh siapapun. yaitu hak untuk ikut serta dalam pemerintahan. misalntya hak untuk memilih Pendidikan dan mengembangkan kebudayaan.’ • Hak perlindungan keyakinan Dalam hal ini allah telah mengutip dalam alqur’an yang berbunyi “la iqrah fi-dhin dan lakum dinukum waliyadin” • Hak perlindungan terhadap akal pikiran Hak perlindungan terhadap akal pikiran ini telah di terjemahkan dalam perangkat hokum yang sangat elementer. Prinsip-prinsip HAM dalam islam Hak asasi manusia dalam islam sebagaimana termaktub dalam fikih menurut Masdar F. Dan barang siapa yang menyelamatkan kehidupan seorang manusia. yaitu hak untuk memiliki sesuatu. dan mendirikan partai politik. membeli dan menjualnya serta memanfaatkannya. dan kebebasan bergerak. Hak-hak asasi ekonomi atau Property Right. Hak-hak asasi politik atau Political Right. maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. maka seolah-olah dia telah menyelamatkan kehidupan manusia semuanya. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan atau Prosedural Right. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hokum dan pemerintahan atau yang biasa disebut Right of Legal Equality. misalnya pengaturan dalam hal penangkapan. memiliki lima perinsip utama. Hak-hak asasi social dan kebudayan atau Social and Cultur Right. penggeledahan dan peradilan. yakni tentng haramnya makan atau minum hal-hal yang dapat merusak akal dan pikiran manusia. hak pilih (memilih dan dipilih dalam pemilihan umum). Mas’udi. atay bukan karena berbuat kerusakan di muka bumi.

Dalam hal ini di jelaskan di dalam alqur’an[an-nur 4] 2) SARAN-SARAN Sebagai makhluk sosial kita harus mampu mempertahankan dan memperjuangkan HAM kita sendiri. Jadi dalam menjaga HAM kita harus mampu menyelaraskan dan mengimbangi antara HAM kita dengan HAM orang lain. Di samping itu kita juga harus bisa menghormati dan menjaga HAM orang lain jangan sampai kita melakukan pelanggaran HAM. . Dan Jangan sampai pula HAM kita dilanggar dan dinjak-injak oleh orang lain.

Akan tetapi untuk membendung pengaruh Sosialisme dan Komunisme. seperti: hak memiliki. Hak asasi yang diperoleh manusia sebagai bagian dari masyarakat sebagai anggota keluarga dan sebagai individu masyarakat. hak mendapat keadilan dan hak persamaan dalam hak. 1. Dapat dimengerti bahwa pembagian-pembagian ini hanya melihat dari sisi larangan negara menyentuh hak-hak ini. dimana sistem perundang-undangan Islam telah menjamin hak-hak asasi bagi semua orang sesuai dengan aturan umum yang diberikan oleh Allah kepada seluruh ummat manusia. Dalam istilah modern. dan lain sebagainya. Hak asasi ini lalu diadopsi oleh tokoh-tokoh Revolusi Perancis dalam bentuk yang lebih jelas dan luas. Hak asasi alamiah manusia sebagai manusia. diantaranya : 1. Terdapat berbagai klasifikasi yang berbeda mengenai hak asasi manusia menurut pemikiran barat. (2) HAM Menurut Konsep Islam ak asasi dalam Islam berbeda dengan hak asasi menurut pengertian yang umum dikenal.HAK ASASI MANUSIA DALAM ISLAM Oleh: Mahfudz Siddiq (1) HAM Menurut Konsep Barat stilah hak asasi manusia baru muncul setelah Revolusi Perancis. Pembagian hak menurut hak materiil yang termasuk di dalamnya. yang dimaksud dengan hak adalah wewenang yang diberikan oleh undang-undang kepada seseorang atas sesuatu tertentu dan nilai tertentu. Sebab seluruh hak merupakan kewajiban bagi negara maupun individu yang tidak boleh diabaikan. a. seperti: hak hidup. hak kebebasan pribadi dan hak bekerja. hak sosial dan berserikat. Pembagian hak menjadi dua: kebebasan negatif yang memebentuk ikatan-ikatan terhadap negara untuk kepentingan warga. Pembagian hak menjadi tiga: hak kebebasan kehidupan pribadi. Kemudian deklarasi Internasional mengenai hak-hak asasi manusia dikeluarkan pada Desember 1948. hak kebebasan kehidupan rohani. hak mendapat keamanan. muncullah perlawanan rakyat dan yang akhirnya berhasil memaksa para raja mengakui aturan tentang hak asasi manusia. serta dideklarasikan pada 26 Agustus 1789. kebebasan positif yang meliputi pelayanan negara kepada warganya. hak berumah-tangga. Di Amerika pengumuman dilakukan tahun 1773. Sebab hak asasi dalam pandangan barat tidak dengan sendirinya mengharuskan negara memberi jaminan keamanan atau pendidikan. 1. belum pernah mengalami penindasan yang dialami Eropa. hak asasi dibagi menjadi dua: a. dan hak kebebasan membentuk perkumpulan dan perserikatan. hak keamanan. partaipartai politik di Barat mendesak agar negara ikut campur-tangan dalam memberi jaminan hak-hak asasi seperti untuk bekerja dan jaminan sosial. Akan tetapi sebenarnya bagi masyarakat muslim. yang termasuk di dalamnya: hak beragama. Rasulullah saw pernah bersabda: . Akibat dari penindasan panjang yang dialami masyarakat Eropa dari kedua kaum ini. dimana para tokoh borjuis berkoalisi dengan tokohtokoh gereja untuk merampas hak-hak rakyat yang telah mereka miliki sejak lahir. Diantaranya adalah pengumuman hak asasi manusia dari Raja John kepada rakyat Inggris tahun 1216. kehormatan dan pemilihan serta tempat tinggal. Dan dalam wacana modern ini. dan hak moril. yaitu menurut kelahirannya.

tidak juga perbedaan muslim dan non-muslim. maka upaya pengungkapan ini termasuk tajassus yang dilarang agama. Oleh karenanya kami hanya menghukumi apa yang kami lihat secara lahiriah dari amal perbuatan kalian. maka ia telah merusak mereka. Jika mencari aib orang dilarang kepada individu. Nash-nash ini sangat banyak." (HR. hartamu dan kehormatanmu haram atas kamu. Rasulullah saw bersabda: "Apabila pemimpin mencari keraguan di tengah manusia. menggugurkan upayanya dalam mengungkap kemunkaran itu.." (QS. (3) Nash Qur’an dan Sunnah tentang HAM eskipun dalam Islam. Ibnu Hanbal dalam Syarah Tsulatsiyah Musnad Imam Ahmad menjelaskan bahwa orang yang melihat melalui celah-celah ointu atau melalui lubang tembok atau sejenisnya selain membuka pintu.. Para ulama menyatakan bahwa setiap kemunkaran yang berlum tampak bukti-buktinya secara nyata. melainkan mempunyai kewajiban memberikan dan menjamin hak-hak ini. Para ulama menetapkan bahwa pengungkapan kemunkaran bukan hasil dari upaya mencari-cari kesalahan yang dilarang agama. maka kemunkaran itu dianggap kemunkaran tertutup yang tidak dibenarkan bagi pihak lain untuk mengungkapkannya. menunaikan zakat. Bukhari dan Muslim). Sebab pemerintah mempunyai tuga sosial yang apabila tidak dilaksanakan berarti tidak berhak untuk tetap memerintah. Allah berfirman: "Yaitu orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukannya di muka bumi. niscaya mereka menegakkan shalat."Sesungguhnya darahmu. Penguasa tidak dibenarkan mencari-cari kesalahan rakyat atau individu masyarakat. janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya." Imam Nawawi dalam Riyadus-Shalihin menceritakan ucapan Umar: "Orang-orang dihukumi dengan wahyu pada masa rasulullah saw. antara lain: . melainkan negara diperintahkan untuk berperang demi melindungi hak-hak ini. Perbuatan mencari-cari kesalahan sudah dilakukan manakala muhtasib telah berupaya menyelidiki gejala-gejala kemunkaran pada diri seseorang. Dari sinilah kaum muslimin di bawah Abu Bakar memerangi orang-orang yang tidak mau membayar zakat. lalu tuan rumah melempar atau memukul hingga mencederai matanya. negara berkewajiban menjamin perlindungan sosial bagi setiap individu tanpa ada perbedaan jenis kelamin. atau dia telah berupaya mencari-cari bukti yang mengarah kepada adanya perbuatan kemunkaran. maka tidak ada hukuman apapun baginya." Muhammad Ad-Daghmi dalam At-Tajassus wa Ahkamuhu fi Syari’ah Islamiyah mengungkapkan bahwa para ulama berpendapat bahwa tindakan penguasa mencari-cari kesalahan untuk mengungkap kasus kejahatan dan kemunkaran. menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah perbuatan munkar. dst. Akan tetapi wahyu telah terhenti. hak-hak asasi manusia tidak secara khusus memiliki piagam. Negara juga menjamin tidak ada pelanggaran terhadap hak-hak ini dari pihak individu. Jika tidak." (QS. akan tetapi Al-Qur’an dan AsSunnah memusatkan perhatian pada hak-hak yang diabaikan pada bangsa lain. 24: 27-28) Dalam menjelaskan ayat ini. 22: 4) Jaminan Hak Pribadi Jaminan pertama hak-hak pribadi dalam sejarah umat manusia adalah dijelaskan Al-Qur’an: "Hai orang-orang yang beriman. Maka negara bukan saja menahan diri dari menyentuh hak-hak asasi ini. Sebagai contoh. Islam tidak hanya menjadikan itu kewajiban negara. walaupun ia mampu membayar denda. maka itu dilarang pula kepada negara. Dan kepada Allah-lah kembali semua urusan.

QS. 3: 195). 18: 29) 1. serta tentang persamaan dalam penciptaan." (QS. pada lingkup muslim dan non-muslim. jabatan atau jenis kelamin. berkeyakinan dan mengutarakan aspirasi. Dalam al-Qur’an terdapat sekitar empat puluh ayat yang berbicara mengenai paksaan dan kebencian. a. dan barangsiapa yang ingin kafir. 1. Juga Qur’an bicara kehormatan dalam sekitar dua puluh ayat. Al-Qur’an telah mengetengahkan sikap menentang kedzaliman dan orang-orang yang berbuat dzalim dalam sekitar tiga ratus dua puluh ayat. kehormatan dan harta benda manusia. laki-laki dan wanita. Rakyat dan penguasa juga memiliki persamaan dalam Islam. jiwa. Pada haji wada’ Rasulullah menegaskan secara gamblang tentang hak-hak asasi manusia. Manusia di mata Islam semua sama." (QS. Pada khutbah itu nabi saw juga menolak teori Yahudi mengenai nilai dasar keturunan. barangsiapa yang ingin beriman hendaklah ia beriman. (4) Rumusan HAM dalam Islam pa yang disebut dengan hak asasi manusia dalam aturan buatan manusia adalah keharusan (dharurat) yang mana masyarakat tidak dapat hidup tanpa dengannya. 18: 110). Hak Hidup . 1. 49: 13) 1. Para ulama muslim mendefinisikan masalah-masalah dalam kitab Fiqh yang disebut sebagai Ad-Dharurat Al-Khams." (QS. Al-Qur’an menjelaskan sekitar seratus lima puluh ayat tentang ciptaan dan makhluk-makhluk. agama. pemeliharaan hidup dan penyediaan sarana hidup.. Nabi saw sebagai kepala negara juga adalah manusia biasa.." (QS. walau berbeda keturunan. maka seakan-akan ia telah membunuh manusia seluruhnya. yaitu pada haji wada’. Tetapi semua harus mengacu pada hukum Allah. Maka Allah memerintahkan beliau untuk menyatakan: "Katakanlah bahwa aku hanyalah manusia biasa. Misalnya: "Barangsiapa yang membunuh seorang manusia. pemimpin dan rakyat. Al-Qur’an mengajukan sekitar delapan puluh ayat tentang hidup. 4: 1.. maka dia telah berhak masuk neraka dan haram masuk surga. Muslim). Misalnya: ". 2: 267). bahwa Tuhanmu adalah Tuhan yang Esa. untuk menjamin kebebasan berfikir. Lebih dari sepuluh ayat bicara larangan memaksa. biarlah ia kafir. Dari Abu Umamah bin Tsa’labah. Misalnya: "Kebenaran itu datangnya dari Rabb-mu. kekayaan. Islam berbeda dengan sistem lain dalam hal bahwa hak-hak manusia sebagai hamba Allah tidak boleh diserahkan dan bergantung kepada penguasa dan undang-undangnya. dimana ditetapkan bahwa tujuan akhir syari’ah Islam adalah menjaga akal. berlaku terhadapnya apa yang berlaku bagi rakyat. wahay rasulullah ?" Beliau menjawab: "Walaupun hanya sebatang kayu arak. dan memerintahkan berbuat adil dalam lima puluh empat ayat yang diungkapkan dengan kata-kata: ‘adl. qisth dan qishas.. Misalnya Allah melarang bershadaqah (berbuat baik) dengan hal-hal yang buruk. "Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan dari padanya. Yang demikian ini hingga sekarang belum dicapai oleh sistem demokrasi modern. 5: 32). atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi. Sampai kepada soal shadaqah tetap dipandang sebagaimana hal-hal besar lain." (HR. bukan karena orang itu membunuh orang lain. Ketaqwaan-lah yang membedakan mereka. hanya saja aku diberi wahyu." Seorang lelaki bertanya: "Walaupun itu sesuatu yang kecil. Hak-hak Alamiah Hak-hak alamiah manusia telah diberikan kepada seluruh ummat manusia sebagai makhluk yang diciptakan dari unsur yang sama dan dari sumber yang sama pula (lihat QS." (QS. Orang yang paling mulia diantara kamu adalah yang paling bertawa diantara kamu. 1.1. Nabi saw telah menegaskan hak-hak ini dalam suatu pertemuan besar internasional. nabi saw bersabda: "Barangsiapa merampas hak seorang muslim.

Sebab mereka telah melewati apa yang mereka kerjakan. selama tidak mengganggu hak-hak orang lain. 5: 42). Nabi saw bersabda: "Tidak ada makanan yang lebih baik yang dimakan seseorang daripada makanan yang dihasilkan dari usaha tangannya sendiri. Bukhari). maka mereka boleh mengikuti aturan agamanya selama mereka berpegang pada ajaran yang asli. Hak Bekerja Islam tidak hanya menempatkan bekerja sebagai hak tetapi juga kewajiban. QS. Oleh karena itulah Islam melarang riba dan setiap upaya yang merugikan hajat manusia. Hak Hidup Islam melindungi segala hak yang diperoleh manusia yang disyari’atkan oleh Allah. Hak Pemilikan Islam menjamin hak pemilikan yang sah dan mengharamkan penggunaan cara apapun untuk mendapatkan harta orang lain yang bukan haknya. Bukhari). Sabda nabi saw: "Jual beli itu dengan pilihan selama antara penjual dan pembeli belum berpisah." (HR. Allah memerintahkan memerangi kelompok yang berbuat aniaya terhadap kelompok lain (QS. 2: 179). Jika keduanya jujur dalam jual-beli." (Keduanya HR. 10: 99). Sesungguhnya mereka bukan orang-orang yang beriman ." Atau "Janganlah kamu mencaci-maki orang yang sudah mati. Untuk menjamin kebebasan kelompok. Hak Kebebasan Beragama dan Kebebasan Pribadi Kebebasan pribadi adalah hak paling asasi bagi manusia. hendaklah engkau putuskan dengan adil. sedangkan ada pada mereka Taurat yang di dalamnya ada hukum Allah? Kemudian mereka tidak mengindahkan keputusanmu. sebagaimana firman Allah: "Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain diantara kamu dengan jalan bathil dan janganlah kamu bawa urusan harta itu kepada hakim agar kamu dapat memakan sebagian harta benda orang lain itu dengan jalan berbuat dosa padahal kamu mengetahuinya. Firman Allah: "Dan bagaimana mereka mengangkat kamu sebagai hakim. maka tidak akan mendatangkan mudharat bagimu." Khalid bin Walid melakukan kesepakatan dengan penduduk Hirah untuk tidak mengganggu tempat peribadahan (gereja dan sinagog) mereka serta tidak melarang upacara-upacaranya. seperti terlihat dalam hadist: "Berilah pekerja itu upahnya sebelum kering keringatnya. Ibnu Majah). 2. Khalifah Abu Bakar menasehati Yazid ketika akan memimpin pasukan: "Kamu akan menemukan kaum yang mempunyai keyakinan bahwa mereka tenggelam dalam kesendirian beribadah kepada Allah di biara-biara. hendaklah ia mengkafani dengan baik." (QS. Apakah kamu memaksa manusia supaya mereka menjadi orang beriman semuanya?" (QS. 5: 32. Diantara hak-hak ini adalah : a. 49: 9). c. Bekerja merupakan kehormatan yang perlu dijamin. b." (HR." (QS. Kerukunan hidup beragama bagi golongan minoritas diatur oleh prinsip umum ayat "Tidak ada paksaan dalam beragama.Allah menjamin kehidupan. berilah putusan antara mereka atau biarkanlah mereka. Jika engkau biarkan mereka." (QS. masyarakat dan antara negara. Sedangkan dalam masalah sipil dan kehidupan pribadi (ahwal syakhsiyah) bagi mereka diatur syari’at Islam dengan syarat mereka bersedia menerimanya sebagai undang-undang. maka biarkanlah mereka. diantaranya dengan melarang pembunuhan dan meng-qishas pembunuh (lihat QS. Islam juga melarang penipuan dalam perniagaan. Bahkan hak mayit pun dijaga oleh Allah. maka mereka diberkahi. Dan Islam juga menjamin hak pekerja. dan kebebasan paling suci adalah kebebasan beragama dan menjalankan agamanya. Misalnya hadist nabi: "Apabila seseorang mengkafani mayat saudaranya. Jika mereka tidak mengikuti aturan hukum yang berlaku di negara Islam. Tetapi jika berdusta dan menipu berkah jual-bei mereka dihapus." (QS. tentulah beriman orang di muka bumi seluruhnya.5: 7). Firman Allah: "Dan seandainya Tuhanmu menghendaki. Firman Allah: "Apabila mereka (orang Yahudi) datang kepadamu minta keputusan. Begitu pula hak beribadah kalangan non-muslim." (HR. 2: 188). Jika engkau menjatuhkan putusan hukum. 2: 256). Al-Khamsah) . Sesungguhnya Allah mengasihi orang-orang yang adil.

Islam juga melarang pencabutan hak milik yang didapatkan dari usaha yang halal, kecuali untuk kemashlahatan umum dan mewajibkan pembayaran ganti yang setimpal bagi pemiliknya. Sabda nabi saw: "Barangsiapa mengambil hak tanah orang lain secara tidak sah, maka dia dibenamkan ke dalam bumi lapis tujuh pada hari kiamat." Pelanggaran terhadap hak umum lebih besar dan sanksinya akan lebih berat, karena itu berarti pelanggaran tehadap masyarakat secara keseluruhan. b. Hak Berkeluarga Allah menjadikan perkawinan sebagai sarana mendapatkan ketentraman. Bahkan Allah memerintahkan para wali mengawinkan orang-orang yang bujangan di bawah perwaliannya (QS. 24: 32). Aallah menentukan hak dan kewajiban sesuai dengan fithrah yang telah diberikan pada diri manusia dan sesuai dengan beban yang dipikul individu. Pada tingkat negara dan keluarga menjadi kepemimpinan pada kepala keluarga yaitu kaum laki-laki. Inilah yang dimaksudkan sebagai kelebihan laki-laki atas wanita (QS. 4: 34). Tetapi dalam hak dan kewajiban masing-masing memiliki beban yang sama. "Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf, akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan dari istrinya." (QS. 2: 228) c. Hak Keamanan Dalam Islam, keamanan tercermin dalam jaminan keamanan mata pencaharian dan jaminan keamanan jiwa serta harta benda. Firman Allah: "Allah yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan." (QS. Quraisy: 3-4). Diantara jenis keamanan adalah dilarangnya memasuki rumah tanpa izin (QS. 24: 27). Jika warga negara tidak memiliki tempat tinggal, negara berkewajiban menyediakan baginya. Termasuk keamanan dalam Islam adalah memberi tunjangan kepada fakir miskin, anak yatim dan yang membutuhkannya. Oleh karena itulah, Umar bin Khattab menerapkan tunjangan sosial kepada setiap bayi yang lahir dalam Islam baik miskin ataupun kaya. Dia berkata: "Demi Allah yang tidak ada sembahan selain Dia, setiap orang mempunyai hak dalam harta negara ini, aku beri atau tidak aku beri." (Abu Yusuf dalam Al-Kharaj). Umar jugalah yang membawa seorang Yahudi tua miskin ke petugas Baitul-Maal untuk diberikan shadaqah dan dibebaskan dari jizyah. Bagi para terpidana atau tertuduh mempunyai jaminan keamanan untuk tidak disiksa atau diperlakukan semenamena. Peringatan rasulullah saw: "Sesungguhnya Allah menyiksa orang-orang yang menyiksa manusia di dunia." (HR. Al-Khamsah). Islam memandang gugur terhadap keputusan yang diambil dari pengakuan kejahatan yang tidak dilakukan. Sabda nabi saw: "Sesungguhnya Allah menghapus dari ummatku kesalahan dan lupa serta perbuatan yang dilakukan paksaan" (HR. Ibnu Majah). Diantara jaminan keamanan adalah hak mendpat suaka politik. Ketika ada warga tertindas yang mencari suaka ke negeri yang masuk wilayah Darul Islam. Dan masyarakat muslim wajib memberi suaka dan jaminan keamanan kepada mereka bila mereka meminta. Firman Allah: "Dan jika seorang dari kaum musyrikin minta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ke tempat yang aman baginya." (QS. 9: 6). d. Hak Keadilan Diantara hak setiap orang adalah hak mengikuti aturan syari’ah dan diberi putusan hukum sesuai dengan syari’ah (QS. 4: 79). Dalam hal ini juga hak setiap orang untuk membela diri dari tindakan tidak adil yang dia terima. Firman Allah swt: "Allah tidak menyukai ucapan yang diucapkan terus-terang kecuali oleh orang yang dianiaya." (QS. 4: 148). Merupakan hak setiap orang untuk meminta perlindungan kepada penguasa yang sah yang dapat memberikan perlindungan dan membelanya dari bahaya atau kesewenang-wenangan. Bagi penguasa muslim wajib menegakkan

keadilan dan memberikan jaminan keamanan yang cukup. Sabda nabi saw: "Pemimpin itu sebuah tameng, berperang dibaliknya dan berlindung dengannya." (HR. Bukhari dan Muslim). Termasuk hak setiap orang untuk mendapatkan pembelaan dan juga mempunyai kewajiban membela hak orang lain dengan kesadarannya. Rasulullah saw bersabda: "Maukah kamu aku beri tahu saksi yang palng baik? Dialah yang memberi kesaksian sebelum diminta kesaksiannya." (HR. Muslim, Abu Daud, Nasa’i dan Tirmidzi). Tidak dibenarkan mengambil hak orang lain untuk membela dirinya atas nama apapun. Sebab rasulullah menegaskan: "Sesungguhnya pihak yang benar memiliki pembelaan." (HR. Al-Khamsah). Seorang muslim juga berhak menolak aturan yang bertentangan dengan syari’ah, dan secara kolektif diperintahkan untuk mengambil sikap sebagai solidaritas terhadap sesama muslim yang mempertahankan hak. e. Hak Saling Membela dan Mendukung Kesempurnaan iman diantaranya ditunjukkan dengan menyampaikan hak kepada pemiliknya sebaik mungkin, dan saling tolong-menolong dalam membela hak dan mencegah kedzaliman. Bahkan rasul melarang sikap mendiamkan sesama muslim, memutus hubungan relasi dan saling berpaling muka. Sabda nabi saw: "Hak muslim terhadap muslim ada lima: menjawab salam, menjenguk yang sakit, mengantar ke kubur, memenuhi undangan dan mendoakan bila bersin." (HR. Bukhari). f. Hak Keadilan dan Persamaan Allah mengutus rasulullah untuk melakukan perubahan sosial dengan mendeklarasikan persamaan dan keadilan bagi seluruh umat manusia (lihat QS. Al-Hadid: 25, Al-A’raf: 157 dan An-Nisa: 5). Manusia seluruhnya sama di mata hukum. Sabda nabi saw: "Seandainya Fathimah anak Muhammad mencuri, pasti aku potong tangannya." (HR. Bukhari dan Muslim). Pada masa rasulullah banyak kisah tentang kesamaan dan keadilan hukum ini. Misalnya kasus putri bangsawan dari suku Makhzum yang mencuri lalu dimintai keringanan hukum oleh Usamah bin Zaid, sampai kemudian rasul menegur dengan: "... Apabila orang yang berkedudukan di antara kalian melakukan pencurian, dia dibiarkan. Akan tetapi bila orang lemah yang melakukan pencurian, mereka memberlakukan hukum kriminal..." Juga kisah raja Jabalah Al-Ghassani masuk Islam dan melakukan penganiayaan saat haji, Umar tetap memberlakukan hukum meskipun ia seorang raja. Atau kisah Ali yang mengadukan seorang Yahudi mengenai tameng perangnya, dimana Yahudi akhirnya memenangkan perkara. Umar pernah berpesan kepada Abu Musa Al-Asy’ari ketika mengangkatnya sebagai Qadli: "Perbaikilah manusia di hadapanmu, dalam majlismu, dan dalam pengadilanmu. Sehingga seseorang yang berkedudukan tidak mengharap kedzalimanmu dan seorang yang lemah tidak putus asa atas keadilanmu."

(5) Tentang Kebebasan Mengecam Syari’ah ebagian orang mengajak kepada kebebasan berpendapat, termasuk mengemukakan kritik terhadap kelayakan AlQur’an dan Sunnah sebagai pegangan hidup manusia modern. Disana terdengar suara menuntut persamaan hak lakilaki dengan wanita, kecaman terhadap poligami, tuntutan akan perkawinan campur (muslim-non muslim). Dan bahkan mereka mengajak pada pemahaman Al-Qur’an dengan mengubah inti misi Al-Qur’an. Orang-orang dengan pandangan seperti ini pada dasarnya telah menempatkan dirinya keluar dari agama Islam (riddah) yang ancaman hukumannya sangat berat. Namun jika mayoritas ummat Islam menghendaki hukuman syari’ah atas mereka, maka jawaban mereka adalah bahwa Al-Qur’an tidak menyebutkan sanksi riddah. Dengan kata lain mereka ingin mengatakan bahwa sunnah nabi saw. Tidak memiliki kekuatan legal dalam syari’ah, termasuk sanksi riddah itu.

Untuk menjawab hal ini ada beberapa hal penting yang harus dipahami, yaitu : 1. Kebebasan yang diartikan dengan kebebasan tanpa kendali dan ikatan tidak akan dapat ditemukan di masyarakat manapun. Ikatan dan kendali ini diantaranya adalah tidak dibenarkannya keluar dari aturan umum dalam negara. Maka tidak ada kebebasan mengecam hal-hal yang dipandang oleh negara sebagai pilar-pilar pokok bagi masyarakat. 1. Islam tidak memaksa seseorang untuk masuk ke dalam Islam, melainkan menjamin kebebasan kepada nonmuslim untuk menjalankan syari’at agamanya meskipun bertentangan dengan ajaran Islam. Oleh sebab itu, manakala ada seorang muslim yang mengklaim bahwa agamnya tidak sempurna, berarti ia telah melakukan kesalahan yang diancam oleh rasulullah saw: "Barangsiapa mengganti agamanya, maka bunuhlah ia." (HR. Bukhari dan Muslim). 1. Meskipun terdapat kebebasan dalam memeluk Islam, tidak berarti bagi orang yang telah masuk Islam mempunyai kebebasan untuk merubah hukum-hukum yang ada dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. 1. Dalam Islam tidak ada konsep rahasia di tangan orang suci, dan tidak ada pula kepercayaan yang bertentangan dengan penalaran akal sehat seperti Trinita dan Kartu Ampunan. Dengan demikian, tidak ada alasan bagi penentang Islam untuk keluar dari Islam atau melakukan perubahan terhadap Islam. 1. Islam mengakui bahwa agama Ahli Kitab. Dari sini Islam membolehkan laki-laki muslim menikahi wanita Ahli Kitab, karena garis nasab dalam Islam ada di tangan laki-laki. 1. Sanksi riddah tidak dijelaskan dalam Al-Qur’an sebagaimana ibadah dan muamalah lainnya. Al-Qur’an hanya menjelaskan globalnya saja dan menugaskan rasulullah saw menjelaskan rincian hukum dan kewajiban. Firman Allah: "Dan telah Kami turunkan kepadamu Al-Qur’an agar kamu menjelaskan kepada ummat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkannya." (QS. 16: 44). k

Padahal. tidaklah berlebihan kiranya bila sesungguhnya konsepsi HAM dalam Islam telah lebih dahulu lahir tinimbang konsepsi HAM versi Barat. perlu pula ditelaah mengenai konsepsi HAM universal dibandingkan dengan konsepsi HAM dalam Islam. yang melekat pada diri manusia. berkaitan dengan harkat dan martabat manusia. Pada gilirannya. hingga pasca perang dunia kedua (1945). pada hakikatnya. Latar Belakang Manusia. secara kodrati dinugerahi hak-hak pokok yang sama oleh Tuhan Yang Maha Esa. masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam (sebagai akibat dari pola pendidikan ala Barat yang dikembangkan semenjak jaman penjajahan Belanda dan diteruskan di era republik pasca proklamasi kemerdekaan hingga kini) mengenal konsepsi HAM yang berasal dari Barat. yang diproklamasikan PBB. Nama & E-mail (Penulis): Arief Achmad Mangkoesapoetra Saya Guru di SMAN 21 Bandung Topik: Hak Asasi Manusia Tanggal: 16 Agustus 2005 HAK ASASI MANUSIA MENURUT ISLAM Oleh : ARIEF ACHMAD SMAN 21 Bandung A. Afrika. Bahkan secara formulatif. hak-hak dasar atau hak-hak pokok yang dibawa manusia sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karenanya. kalau kita mau bicara jujur serta mengaca pada sejarah. sesungguhnya semenjak Nabi Muhammad S. fakta telah membuktikan. tahun 1215. sesudah orang-orang Islam ditaklukkan dalam perang Salib terakhir (abad 14-15) di Eropa. Umumnya. dan yang kini berlaku secara universal mengacu pada Deklarasi Universal HAM (DUHAM). 10 Desember 1948. kita. bersifat kodrati. maka hal ini senantiasa mengenai konsepsi HAM menurut versi orang-orang Eropa/Barat. yang berbicata tentang pengutukan terhadap berbagai bentuk . sesungguhnya agama Islam telah mendominasi benua Asia. Hak-hak pokok ini disebut hak asasi manusia (HAM). atau sekira lima ratus tahun/lima abad sebelum Magna Charta lahir). konsepsi HAM dalam Islam relatif lebih lengkap daripada konsepsi HAM universal.A. dan sebagian Eropa selama beratusratus tahun lamanya dan telah menjadi faktor penting bagi kebangkitan bangsa-bangsa Eropa (Luhulima. di mana hak-hak asasi ini menjadi dasar daripada hak-hak dan kewajiban-kewajiban yang lain. kita dapat menemukan di berbagai surat dalam Kitab Suci Al Qur`an yang diturunkan pada awal-awal periode Mekah.Judul: HAK ASASI MANUSIA MENURUT ISLAM Bahan ini cocok untuk Informasi / Pendidikan Umum bagian LAIN / OTHER. sudah dikenalkan HAM serta dilaksanakan dan ditegakkannya HAM dalam Islam. maka perlu ditelusuri tentang sejarah HAM universal dan sejarah HAM dalam Islam. Untuk memverifikasi benar-tidaknya bahwa konsepsi HAM dalam Islam telah lahir lebih dulu tinimbang konsepsi HAM versi Barat atau universal. 1999). Hak asasi manusia adalah sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. diharapkan akan terkuak kebenaran "historis" tentang sejarah HAM dan konsepsi HAM secara universal serta sejarah HAM dan konsepsi HAM dalam Islam. Padahal kalau kita mau bicara jujur. Sejarah Hak Asasi Manusia dalam Islam Apabila kita berbicara tentang sejarah HAM. sebagaimana telah di bahas di muka. Selain itu. Menurut Ismail Muhammad Djamil (1950). Tetapi fakta historis seperti ini jadinya diabaikan mereka.W. Kita mengenal konsepsi HAM itu bermula dari sebuah naskah Magna Charta. universal dan abadi. B. memperoleh kenabiannya (abad ke-7 Masehi. di Inggeris. bahwa risalah Islam (sejak permulaannya kota suci Mekah sudah memasukkan hak-hak asasi manusia dalam ajaran-ajaran dasarnya bersamaan dengan penekanan masalah kewajiban manusia terhadap sesamanya . Dari sini. Atas dasar ini.

yakni sebagaimana diriwayatkan dalam H. yang kehidupannya merupakan praktik nyata dari kandungan Al-Qur`an. Selain itu.W. Keunggulan juga tidak dipunyai oleh orang kulit putih lebih dari orang kulit hitam dan begitu juga bukan orang kulit hitam di atas orang kulit putih. Jadi.S. yakni mencakup : 1. Hal ini sebagaimana difirmankan Allah S. untuk menandai permulaan abad ke-15 Era Islam. Deklarasi HAM Islam Sedunia itu terdiri dari Pembukaan dan 22 macam hak-hak asasi manusia yang harus ditegakkan.S. At-Takwir : 8-9) "Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim. karena dosa apakah dia dibunuh" (Q. di Paris (Perancis). Hak Mendapat Keadilan . dan diteruskan oleh Khulafa ar-Rosyidin. Semua manusia adalah anak keturunan Adam. Al Qur`an tidak hanya mengutuk berbagai pelanggaran hak-hak asasi manusia yang terjadi pada masa itu. dan menjamin respek terhadap hak-hak asasi manusia itu. dan Adam itu diciptakan dari tanah liat. dan para perwakilan pergerakan Islam di seluruh dunia. beliau telah memproklamasikan kesucian hak-hak asasi manusia ini untuk segala zaman ketika berkhutbah di depan kaum muslim pada waktu haji wada` (perpisahan). harta bendamu. sebagai berikut : "Jiwamu. Al-Balad : 12-13) Nabi Muhammad S. telah diproklamasikan Deklarasi HAM Islam Sedunia. Selanjutnya.W. Hak Persamaan dan Larangan terhadap Adanya Diskriminasi yang Tidak Terizinkan 4. dan kehormatanmu adalah sesuci hari ini. melaksanakan. karena mereka adalah pasangan-pasanganmu dan penolong-penolongmu yang setia. serta sistem kekuasaan Islam berganti dengan monarki.A.W. Bertakwalah kepada Alloh dalam hal istri-istrimu dan perlakuan yang baik kepada mereka. Kini Islam telah memberikan sinar harapan bagi umat manusia yang menderita dengan cara memberikan.W. Keunggulan ini berdasarkan atas ketakwaannya" Kedudukan penting HAM sesudah wafatnya Rosulullah S.A. telah mengadakan berbagai tindakan sebagaimana telah ditetapkan dalam Al Qur`an yang menghendaki terwujudnya pelaksanaan hak-hak asasi mansia. Hak Hidup 2. Al-Ma`un : 1-3) "Dan tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu? (Yaitu) melepaskan budak dari perbudakan" (Q.R.T : "Dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya. Di sini HAM dalam Islam tetap mendapatkan perhatian luar biasa masyarakat Islam. Nabi Muhammad S.A. maka beliau segera menerapkan program jangka panjang untuk menghapus segala bentuk tekanan yang ada terhadap hak-hak asasi manusia. bulan September 1981. Keunggulan itu tidak berarti orang Arab berada di atas orang nonArab dan begitu juga bukan nonArab di atas orang Arab. ahli hukum. Setelah beliau hijrah ke kota Madinah dan mendirikan secara penuh suatu negara Islam sesuai dengan petunjuk Illahi. sejak awal kenabiannya telah memberikan perhatian yang sangat besar terhadap hak-hak asasi manusia ini. Hak Kemerdekaan 3. HAM dalam Islam bukanlah sifat perlindungan individu terhadap kekuasaan negara yang terbatas. Deklarasi ini berdasarkan Kitab Suci AlQur`an dan As-Sunnah serta telah dicanangkan oleh para sarjana muslim. tetapi juga memberikan motivasi secara positif kepada manusia untuk menghargai hak-hak tersebut. setiap prinsip dasar pemerintahan Islam pada hakikatnya adalah berlakunya suatu praktik usaha perlindungan dari terjadinya pelanggaran HAM.S.pelanggaran hak-hak asasi manusia yang berlaku pada masa itu. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin" (Q. namun merupakan tujuan dari negara itu sendiri untuk menjaga hakhak asasi manusia terutama bagi mereka yang terampas hak-haknya. Muslim ("Kitab al-Hajj"). Tak ada seorang pun yang lebih tinggi derajatnya kecuali berdasarkan atas ketakwaan dan kesalehannya.

DAFTAR PUSTAKA Achmad. Pelanggaran HAM Berat : Indikasi. [Online]. Hak-hak Minoritas 11. A. Syekh Syaukat. Hak-hak asasi manusia khusus bagi nonmuslim. dan (15) Hak Mendapatkan Pendidikan. (8) Hak Kebebasan Ekspresi. U. Bandung : PIPS-PPS UPI Bandung. Hak Ekonomi dan Hak Berkembang Darinya 16. Hak-hak Asasi Manusia berdasarkan Ideologi Pancasila. G. New Delhi : Nusrat Ali Nasri for Kitab Bhavan 1784. Hak Mendapatkan Perlindungan dari Penyiksaan 8. (3) Hak Perlindungan Kehormatan. (1950). Maududi. Hak Menikmati Keleluasaan Pribadi (Privacy) 22. (2001). dan 2. . Hak-hak dasar yang terdapat dalam HAM menurut Islam ialah : (1) Hak Hidup. buruh/pekerja. (13) Hak Mendapatkan Keadilan. Hak Berserikat Bebas 15. Hak Kebebasan Beragama 14. (14) Hak Mendapatkan Kebutuhan Dasar Hidup Manusia. anak-anak. status. Jakarta : Solidamor.htm. New Delhi. Hak Mendapatkan Proses Hukum yang Adil 6. Djamil. (5) Hak Keamanan Kemerdekaan Pribadi. (1993). Ciri-ciri dan Solusi Penyelesaian Secara Konseptual. (2002). Hak Mendapatkan Pendidikan 21. Pendidikan Demokrasi dan Hak Asasi Manusia sebagai Wahana Demokratisasi : Perspektif Metodologi. Hak Memperoleh Suaka (Asylum) 10. (2) Hak-hak Milik. Human Righst in Islam.43/jp/21winataputra. dan Berbicara 13. Yogyakarta : Penerbit Kanisius. (12) Hak Persamaan Hak dalam Hukum.5. Setiardja. [17 Agustus 2002]. hak asasi manusia (HAM) yang dijamin oleh agama Islam dapat diklasifikasikan ke dalam dua kategori. (1996). Tersedia : http://202. A. Jakarta : Penerbit Kebangsaan Pustaka Rakjat. (2002). (11) Hak Kebebasan Berpindah. Kumpulan Materi Pelatihan HAM untuk Guru SLTP & SLTA. (4) Hak Keamanan dan Kesucian Kehidupan Pribadi. (7) Hak untuk Memprotes Kelaliman (Tirani).159. HAM dasar yang telah diletakkan oleh Islam bagi seseorang sebagai manusia. dan Saad. (10) Hak Kebebasan Berserikat. Konsepsi Hak Asasi Manusia dalam Islam Menurut Syekh Syaukat Hussain (1996). Hak Mendapatkan Perlindungan dari Penyalahgunaan Kekuasaan 7. (1978). Hak Mendapatkan Kebebasan Berpindah dan Bertempat Tinggal C. Sedjarah Islam. (9) Hak Kebebasan Hati Nurani dan Keyakinan.S. HAM yang dianugerahkan oleh Islam bagi kelompok rakyat yang berbeda dalam situasi tertentu. Hak Mendapatkan Perlindungan atau Kehormatan dan Nama Baik 9. Hussain. Hak dan Kewajiban untuk Berpartisipasi dalam Pelaksanaan dan Manajemen Urusan-urusan Publik 12. dan lainnya merupakan beberapa contoh dari kategori hak asasi manusia-hak asasi manusia ini. Human Rights in Islam. kaum wanita. Hak Membentuk Sebuah Keluarga dan Masalah-masalahnya 19. Ismail Muhammad. Hak Mendapatkan Perlindungan atas Harta Benda 17. posisi dan lain-lainnya yang mereka miliki.18. yaitu : 1. Berpikir. Winataputra. Solidamor. 20. Hasballah M. A.A. (6) Hak Perlindungan dari Hukuman Penjara yang Sewenang-wenang. Hak-hak Wanita yang Sudah Menikah. Hak Status dan Martabat Pekerja dan Buruh 18. Hak Kebebasan Percaya.

www.id.humanrights. www.go.go.Hadits Shohih : H. Bukhori dan H.id . Muslim.R.ham.R.

Sementara itu prinsip-prinsip HAM perlu mempertimbangkan prinsip internal agama-agama. Mungkin ini dikarenakan oleh situasi ketika Deklarasi itu disusun. Akibatnya terjadi ketegangan dan perebutan makna kebebasan beragama antara agama dan humanisme. namun ia tidak berarti netral. tidak banyak ide-ide yang masuk dan diperdebatkan serta didiskusikan khususnya yang berkaitan dengan nilai-nilai Asia dan Afrika. Deklarasi itu. Manusia lebih penting dari agama. Humanisme tidak merujuk kepada agama dalam memaknai kebebasan beragama. Humanisme sendiri selalu dihadapkan atau berhadap-hadapan dengan agama. Ini sekaligus merupakan pertanda bahwa orientasi manusia Barat telah bergeser dari sentralitas Tuhan kepada sentralitas manusia. . dan sikap manusiawi seakan menjadi lebih mulia daripada sikap religius. Ketegangan ini perlu diselesaikan melalui kompromi ditingkat konsep dan kemudian dikembangkan pada tingkat sosial atau politik. lebih-lebih nilai-nilai keagamaan dari berbagai agama di dunia. Deklarasi itu sejak awal telah menuai banyak kritikan dan keberatan. Sebab pembahasan mengenai kebebasan dan HAM pada umumnya hanya dalam perspektif manusia yang" dalam peradaban Barat telah terbentuk dalam doktrin humanisme. Secara umum Deklarasi dan dua Kovenan itu merupakan usaha bersama untuk mewujudkan dunia yang lebih baik. Cultural Right tahun 1966 secara umum kemudian dikenal sebagai International Bill of Human . dan ketika itu orang-orang dari Afro-Asia sedang berada dibawah penguasa kolonial. Dan agama memaknai kebebasan dengan menggunakan acuan internal agama masing-masing. Konsekuensinya.ISLAM MENILAI HAM 10 Dec 2009 • • Ragam Republika Topik kebebasan dan hak asasi manusia adalah topik universal. tidak representatif dan umumnya didominasi oleh orang Barat. Humanisme dianggap anti agama dan sebaliknya agama dapat dituduh anti kemanusiaan. Social. Dalam situasi seperti ini topik mengenai kebebasan beragama dipersoalkan. Salah satu prestasi kemanusiaan setelah Perang Dunia ke n adalah kon-septualisasi dan penyebaran Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia pada 10 Desember 1948. Namun dibanding dua Kovenan itu. bersamaan dengan dua Kovenan Internasional yaitu International Covenant on Civil and Political Rights dan International Covenant on Economic. Right. Faktanya Deklarasi itu disusun oleh segelintir orang. berkeadilan dan kerja sama internasional yang berguna bagi semua. Dan untuk itu agama-agama perlu membeberkan makna dan batasan atau tolok ukur kebebasannya masing-masing.

kebebasan.Akibatnya. Paris pada acara UNESCO. pada 1981. Latar belakangnya. sejalan dengan tuntutan agama-agama. Revisi itu menghasilkan dokumen yang disebut Universal Deklaration of Human Right by the World Religions. Agama akhirnya diletakkan secara vis a vis dengan HAM yang menekankan pada kebebasan dan keadilan. Islam juga mempunyai persoalannya sendiri terhadap Deklarasi Universal HAM. Nancy M. Malaysia pada bulan November 2002. konsep-konsep Islam tentang HAM diambil dan dirumuskan berdasarkan al-Quran dan sunnah Nabi Muhammad saw. Namun yang sejak awal menjadi masalah bagi umat Islam adalah pasal 18 yakni pasal mengenai hak beragama dan hak mengganti agama. Karena situasi itu maka tidak heran jika utusan berbagai masyarakat beragama seluruh dunia mengusulkan agar Deklarasi dan dua Kovenan itu direvisi dan syarat-syaratnya dibuat lebih adil dengan memasukkan konsep-konsep yang berdasarkan agama baik spiritualitas maupun tanggung jawab. Montreal. . Selain itu pasal 16 Deklarasi HAM tentang perkawinan beda agama juga tidak dapat diterima kalangan Muslim. yang memberi hak dan pegakuan kepada individu dan juga kelompok khususnya institusi agama dan Negara untuk memberi makna tentang hak. sekelompok cendekiawan dan pemimpin Islam mendeklarasikan sebuah Piagam bernama "Universal Islamic Declaration of Right". Pertemuan terakhir itu menghasilkan usulan baru Deklarasi Universal dengan beberapa komentar yang merepresentasikan dunia agama. tampaknya adalah karena adanya asumsi bahwa agama adalah penghalang pelaksanaan dan penyebaran HAM.. keadilan dan kehormatan sekaligus mempraktekkannya dalam kehidupan nyata yang beradab. Deklarasi London kemudian diikuti oleh Deklarasi Cairo yang dikeluarkan "oleh Organisasi Konferensi Islam (OKI) tahun 1990. agama-agama itu hampir secara keseluruhannya merasa tidak puas. Barcelona. Acara ini dilanjutkan di berbagai tempat seperti di California. Deklarasi ini berisi 23 pasal mengenai HAM menurut Islam. Bagi j umat Islam dan Negara-negara Islam. meskipun tidak selalu diekspresikan secara terus terang. Pada hakekatnya Islam tidak bertentangan dengan HAM. dalam sebuah Konferensi di London. pada bulan Juli tahun 1993 di New York merupakan tonggak penting dalam hal ini. Human Right and Responsibilities in the World Religion (Oxford Oneworld. Peluncuran acara Project on Religion and Human Right. eds. Dan yang terakhir adalah di Genting Highland. Ketidak-puasan kedua adalah ketika orang mulai berulang ulang mendesak agama-agama di dunia untuk mendukung atau mengakomodir Deklarasi atau dokumen lain yang berkaitan dengan HAM. Durban. (Lihat. 2003). Dalam kasus diatas. Maka. Tapi. Arvind Sharma. Ini sekedar menunjukkan bahwa Deklarasi yang dianggap "Universal" itu ternyata masih belum mengakomodir aspirasi agama-agama. Problem ini telah sejak awal disadari umat Islam. Martin and Abind Sharma. Perkembangan selanjutnya adalah revisi Deklarasi pada ulang tahun ke 50 Deklarasi dan ulang tahun ke 50 Fakultas Religious Studies di universitas McGill. Deklarasi itu secara umum dapat diterima. Ia bahkan sangat menghormati HAM. New York. "Towards a Declaration of Human Right by the World Religion" dalam Joseph Runzo. Ini berarti bahwa diperlukan suatu Deklarasi yang adil. moralitas.

Karena situasi itu maka tidak heran jika utusan berbagai masyarakat beragama seluruh dunia mengusulkan agar Deklarasi dan dua Kovenan itu direvisi dan syarat-syaratnya dibuat lebih adil dengan memasukkan konsep-konsep yang berdasarkan agama baik spiritualitas maupun tanggung jawab. 1770). kebebasan. social dan budaya.Keseluruhan pasal-pasal dalam Deklarasi Cairo itu dapat disarikan menjadi 5 poin (1) HAM dalam Islam diderivasi dari ajaran Islam. (5) HAM dalam Islam tidak absolut karena dibatasi oleh obyek-obyek syariah dan oleh tujuan untuk menjaga hak dan kepentingan masyarakat yang didalamnya terdapat individu-individ . ekonomi. ekonomi. Entitas terkaitAbind | Acara | Agama | Akibatnya | Arvind | Asia | Barat | Civil | Declaration | Deklarasi | Desember | Genting | HAM | Human | Humanisme | Internasional | Islam | Joseph | Juli | Keseluruhan | Ketegangan | Konferensi | Kovenan | Latar | Malaysia | Manusia | Martin | Nancy | Negara | New | November | Oxford | Paris | Peluncuran | Perkembangan | Pertemuan | Piagam | Problem | Project | Quran | Religion | Responsibilities | Revisi | Salah | Sebab | Termasuk | Topik | Tuhan | World | Cultural Right | Deklarasi Cairo | Deklarasi HAM | Deklarasi London | Deklarasi Universal | Faktanya Deklarasi | Human Right | International Bill | International Covenant | Nabi Muhammad | New York | Perang Dunia | Political Rights | Seorang Muslim | Universal Deklaration | World Religion | Fakultas Religious Studies | ISLAM MENILAI HAM | Organisasi Konferensi Islam | Universal Islamic Declaration | Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia | Ringkasan Artikel Ini Secara umum Deklarasi dan dua Kovenan itu merupakan usaha bersama untuk mewujudkan dunia yang lebih baik. Maka. Menurut ajaran Islam manusia dianggap sebagai makhluk yang mulia. (QS. semua hak dan kewajiban yang melekat dalam dirinya juga merupakan anugerah Allah. (4) HAM dalam Islam tidak terpisahkan dari syariah. tidak akan melepas keyakinannya ini. 1770). (5) HAM dalam Islam tidak absolut karena dibatasi oleh obyek-obyek syariah dan oleh tujuan untuk menjaga hak dan kepentingan masyarakat yang didalamnya terdapat individu-individu. dan bukan pemberian dari manusia kepada manusia lain dengan kehendak manusia (artinya. berkeadilan dan kerja sama internasional yang berguna bagi semua. lebih-lebih nilai-nilai keagamaan dari berbagai agama di dunia. dan kemudian menukar dengan paham lain yang mencampakkan keimanan-nya. Termasuk didalamnya hak-hak dalam politik. Konsekuensinya. Termasuk didalamnya hakhak dalam politik. (2) HAM dalam Islam adalah karunia dari Tuhan. keadilan dan kehormatan sekaligus mempraktekkannya dalam kehidupan nyata yang beradab. Ini berarti bahwa diperlukan suatu Deklarasi yang adil. hak asasi dalam Islam adalah innate/fitrah). (4) HAM dalam Islam tidak terpisahkan dari syariah. Islam mengakui dan meyakini. Seorang Muslim yang masih menghargai imannya. yang memberi hak dan pegakuan kepada individu dan juga kelompok khususnya institusi agama dan Negara untuk memberi makna tentang hak. social dan budaya. tidak banyak ide-ide yang masuk dan diperdebatkan serta didiskusikan khususnya yang berkaitan dengan nilai-nilai Asia dan Afrika. dan bukan pemberian dari manusia kepada manusia lain dengan kehendak manusia (artinya. hak asasi dalam Islam adalah innate/fitrah). moralitas. (2) HAM dalam Islam adalah karunia dari Tuhan. (3) HAM dalam Islam bersifat komprehensif. (3) HAM dalam Islam bersifat komprehensif. manusia adalah hamba Allah.

Padahal. memang HAM bukan diperuntukkan bagi umat Islam. Melalui HAM itu pula legal bagi siapa saja untuk berbuat apapun selama tidak mengganggu orang lain. Di sisi lain. Sebab. HAM ini bertentangan dengan Islam. kebebasan memiliki. manusia merupakan hamba Allah SWT yang tugas utamanya adalah beribadah. Kasus HAMAS yang diberangus atas nama HAM dan demokrasi. melainkan harus senantiasa terikat dengan aturan dan hukum dari Allah SWT. Tidak sebatas ini.HAM Barat vs HAM Islam 11 Februari 2009 oleh hermin syahri Banyak peristiwa meyakinkan bahwa HAM bukanlah diperuntukkan bagi umat Islam. sesuatu termasuk HAM atau tidak tergantung kepada lembaga yang berwenang memberikan penilaian. dan peristiwa Maluku termasuk kasus Ahmadiyah dan tragedi Monas yang belum lama terjadi. atau pemilikan negara. dari bebagai dalil dalam Al Quran maupun As Sunnah para ulama menegaskan satu kaidah ushul yang berbunyi: “Hukum pokok dari setiap perbuatan adalah terikat dengan hukum syara’. penyelidikan kasus Tanjung Priok. Iran dan kasus Bosnia Herzegovina merupakan secuil contoh standar ganda HAM. dan boleh berpendapat apapun sekalipun menentang. yaitu tunduk. patuh dan taat kepada seluruh aturan-aturan yang diwahyukan oleh-Nya. agama (Islam) tidaklah menjadi satu perkara yang diperhatikan. landasan HAM adalah 4 kebebasan: kebebasan ber’aqidah. Padahal. Dan secara umum. Jelas. Demikian pula di dalam negeri. Karenanya. kebebasan pribadi (berperilaku) dan kebebasan berpendapat. agama dan hukum-hukum Allah SWT disingkirkan atas nama HAM. Secara paradigmatik. umum. hal ini ditunjukkan dengan amat jelas dalam banyak peristiwa seperti peristiwa Doulos. Sebaliknya. Melalui dalih kebebasan ini setiap orang bebas berpindah-pindah dan mencla-mencle dalam menganut agama. embargo ekonomi terhadap Irak. dalam ajaran Islam. melainkan bagi kafir Barat imperialis dan para pengikutnya. siapapun boleh memiliki apapun dengan cara apapun tanpa lagi memandang apakah yang dimilikinya itu tergolong pemilikan individu. di dalam konsep HAM. Jadi. dilihat dari segi penerapannya. dan mengolok-olok hukum Allah SWT karena dijamin oleh kebebasan berpendapat. dalam HAM yang berhak menentukan mana yang menjadi hak bagi manusia dan mana yang tidak adalah manusia itu sendiri. Firman Allah SWT: “Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia selain untuk beribadah kepada-Ku” (Adz Dzariyat : 56). menghina. seluruh perbuatan manusia tidaklah bebas.” .

Al Isra’ : 70) Allah SWT mengharamkan segala bentuk perkara yang mengakibatkan rusaknya nyawa manusia. Berdasar hal tersebut. Hak-Hak Dasar Manusia Perspektif Islam Allah SWT menciptakan manusia dari tanah. ditiupkan nyawa. Hak-hak yang dimiliki manusia yang dijamin oleh syara’ ada 3 jenis. gharizah. slogan HAM merupakan upaya negara-negara imperialis pimpinan Amerika untuk menutup-nutupi kebobrokan mereka sekaligus sebagai sarana untuk mencampuri urusan dalam negeri negara lain. Hiduplah manusia dengan karakteristik yang juga diciptakan Allah SWT berupa kebutuhan jasmani. Itulah hak-hak syar’iy bagi manusia (huququsy syar’iy HI insan). serta kenestapaan di dunia dan adzab di neraka akan disandangnya. Dengan demikian.” Jadi. Sebab. Hak untuk dipelihara jiwanya. Untuk itu. Perkara-perkara yang dapat merusak aqidah dan menjauhkan masyarakat dari Islam tidak boleh ada. Islam tidak memaksa seseorang non muslim untuk masuk Islam. Lalu. seorang muslim yang murtad dari agamanya harus diajak diskusi oleh pengadilan. dan HAK TAHSINAT. tidak mengherankan bila mereka hendak mengintervensi Indonesia lewat berbagai permasalahan dengan dalih HAM. Ini tidak berarti sebagai kebebasan beraqidah seperti dalam ideologi kapitalis-demokrasi. berharap kepada Barat dengan konsep HAM-nya untuk menyelesaikan masalah umat Islam hanyalah akan mendatangkan malapetaka dan murka Allah SWT saja. Allah SWT Dzat Maha Adil mengutus Rasulullah SAW sebagai Nabi dan Rasul terakhir untuk menyampaikan Islam yang berfungsi sebagai petunjuk. Allah SWT telah mensyari’atkan hak-hak yang layak dimiliki oleh manusia melalui lisan Nabi Muhammad SAW. Demikian pula. yaitu HAK DHARURIYAT. Diantara hak dharuriyat ini adalah : Hak dipelihara agamanya. Allah SWT menegaskan dalam surat Al Isra ayat 70: “Dan sungguh Kami telah memuliakan anak-anak Adam (manusia)”. Kata Nabi seperti diriwayatkan Imam Muslim : “Siapa saja yang mengganti agamanya (Islam) maka bunuhlah ia.Ditinjau dari segi politis. HAM. tegaknya dan stabilnya masyarakat dengan benar. persoalan lingkungan hidup. . Dan kelak pada hari kiamat hak-hak tersebut akan dimintai pertanggungjawaban oleh-Nya. Siapapun yang mengelaborasi ajaran Islam akan menyimpulkan bahwa Islam telah menetapkan kewajiban-kewajiban yang harus ditunaikan oleh seorang hamba. Seperti diketahui. berarti melanggar hak syar’i’ bagi manusia dalam hal ini hak dipelihara agamanya. masyarakat akan kacau dan rusak. dalam Islam tidak dibenarkan adanya kristenisasi atau westernisasi dalam keyakinan. “Tidak ada paksaan dalam menganut agama. yang menetapkan hak apa saja yang dimiliki oleh manusia bukanlah manusia itu sendiri melainkan Allah SWT. dan demokrasi di dunia merupakan salah satu kebijakan politik luar negeri Amerika.” begitu makna firman Allah SWT di dalam surat Al Baqaiah ayat 256. disuruh taubat. Hak DHARURIYAT merupakan hak-hak yang berhak dimiliki oleh manusia yang menjadi landasan bagi kemuliaan hidup manusia. Bila hak ini tidak terlaksana maka sistem hidup akan hancur. Jika tidak. Jadi. (QS. jalan lurus dan pembeda antara haq dan bathil. dan kemampuan berpikir. HAK HAJIYAT. dan bila dalam jangka waktu tiga hari tidak kembali kepada Islam berhak dibunuh.

Berhak terpelihara negaranya. Semua ini dijamin di dalam Islam. serta mengharamkan segala perkara yang dapat merusak akal seperti khamr. Islam telah mewajibkan kepada kaum muslimin untuk hanya memiliki satu negara di dunia. Hak dipelihara hartanya. dihukum delapan puluh cambukan. morphin. Pengabaian terhadap hal ini merupakan pengabaian terhadap hak syar’iy bagi manusia. Di sisi lain Islam melarang siapapun mengambil barang milik orang lain dan memberikan sanksi pada pelakunya. dan pemilikan negara. atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik. dan juga tidak boleh dicemarkan nama baiknya. tuduhan bohong lainnya dikenakan hukuman ta’zir (Abdurrahman Maliki. Firman Allah SWT: “Dan bagi kalian di dalam hukum qishash itu terdapat kehidupan. Al Maidah : 33). harta. ganja. Berhak dipelihara nasab keturunannya. Jelaslah setiap orang muslim mapun kafir dzimmi berhak dilindungi nyawanya dari pembunuhan ataupun pembantaian. Islam juga mengangkat derajat ilmu. misalnya. Setiap orang berhak mengetahui ayah. Nizhamul ‘uqubat fil Islam). Setiap orang tidak boleh dituduh dengan tuduhan dusta. siapa saja yang menuduh seseorang yang baik-baik berzina. Makanya. Berhak dipelihara kehormatan dirinya.: “Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina. maka tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera” (QS. . Ajaran Islam pun membedakan jenis pemilikan individu. pemilikan umum. Berhak dipelihara akalnya. Berkaitan dengan hukum terhadap perusuh dan pengacau keamanan Islam dan kaum muslimin Allah SWT menegaskan: “Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi hanyalah mereka dibunuh atau disalib. atau dibuang dari negeri tempat kediamannya” (QS. keberadaan barang-barang tersebut di tengah masyarakat melanggar hak syar’iy bagi manusia. Semua ini adalah dalam rangka menjaga harta setiap orang. Islam melarang mendekati zina dan melakukannya dan menjatuhkan hukuman berat bagi pelakunya. Islam menjamin keamanan bagi setiap warga negara baik dalam perkara kehormatan. dan jika sudah pernah menikah dirajam sampai meninggal. Islam sangat meninggikan derajat akal. Sampai-sampai akal merupakan tolok ukur seseorang terkena beban (taklif) hukum. Hak mendapatkan keamanan. Al Baqarah : 179). dan lainnya. Bila belum menikah dicambuk 100 kali. wahai ulul albab” (QS. Hal ini jelas berbeda dengan kebebasan pribadi dalam HAM yang memang serba boleh itu. An Nur : 2). Keterpecahbelahan umat Islam menjadi 56 negara seperti sekarang merupakan pelanggaran terhadap hak syar’iy bagi manusia.ada hukum qishash bagi pembunuh. maupun nyawa. tidak boleh difitnah. Islam membolehkan manusia memiliki apapun asalkan dengan cara yang dibolehkan dan barang-barangnya dihalalkan. dan saudara-saudaranya. ibu. Sedangkan. Karenanya.

ketakberdayaan. tentu saja langkah-langkah praktis untuk menyelesaikan masalah kekinian periu diusahakan. meletakkan tangannya dan menyerahkan buah hatinya. Setiap muslim penting dan wajib mencurahkan kemampuannya untuk menolong saudaranya.“Barangsiapa membai’at seorang imam.” “Bila datang seseorang. muslim yang berharta meninfakkan hartanya untuk membantu saudaranya yang tengah terusir dan haknya dirampas. Adapun hak HAJIYAT merupakan perkara yang diberikan oleh Allah SWT sebagai keringanan. Hanya sayang. maka bunuhlah dia” (HR. Hadits-hadits tadi menjelaskan bahwa kaum muslimin tidak boleh memiliki lebih dari satu jamaah kaum muslimin. sedangkan urusan kalian berada pada seorang. Sebab itu. Mereka yang punya kekuasaan gunakanlah kekuasaannya untuk menghentikan kezhaliman atas kaum muslimin. Misalnya. hendak memisahkan kalian atau memecah belah jamaah kalian. Inilah wahyu Allah SWT yang disampaikan lewat mulut Rasulullah SAW. Nampaklah. Dan do’a kepada Allah SWT demi ketinggian Islam dan kaum muslimin tidak layak terputus. hak-hak tadi bukan hanya diperuntukkan bagi kaum muslimin saja melainkan juga bagi non muslim yang menjadi warga negara. yakni khilafah. Muslim). Bukan hanya umat Islam yang menikmatinya. tidak sedikit kaum muslimin masih tertipu oleh perjanjian Sykes – Picot (yang memicu munculnya negara Yahudi) yang menetapkan batas-batas negara. Jadi. adanya satu kepemimpinan umat saja di dunia dan keutuhannya merupakan hak sekaligus kewajiban seluruh kaum muslimin. hendaklah ia mentaatinya semaksimal mungkin. Sedangkan hak TAHSINAT merupakan segala perkara yang dapat meningkatkan kualitas hidup manusia. wallahu a’lam . dan tercerabutnya hak-hak umat Islam di tengah belantara sekularisme ini hanya akan berhenti dengan ditegakkannya hukum Islam. Dan jika datang orang lain hendak merampasnya maka penggallah leher orang itu. ketertindasan. Inilah langkah strategis yang mutlak terus diperjuangkan. melainkan juga non muslim yang menjadi kafir dzimmi dalam pemerintahan Islam. Semua hak-hak tersebut akan terlaksana dengan diterapkannya hukum-hukum Islam. Allah dan Rasul-Nya justru memerintahkan hal sebaliknya. pada waktu tidak ada makanan apapun maka seseorang berhak untuk memakan makanan yang haram seperti bangkai. Namun. Padahal. Sebab.

maarifinstitute. Lantai 7 Jl. HAM. HAM. dan Keindonesiaan Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama © MAARIF Institute for Culture and Humanity. MH. Fax. dan Keindonesiaan Editor : Fajar Riza Ul Haq Endang Tirtana ISLAM. HAM. DAN KEINDONESIAAN Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama Penulis : Abdul Munir Mulkhan Abdul Mu’ti Husni Thoyyar M. DAN KEINDONESIAAN Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama ISLAM. Juli 2007 Diterbitkan oleh: MAARIF Institute for Culture and Humanity Gedung Wisma Nusantara. 2007 Hak cipta dilindungi undang-undang All rights reserved Cetakan I.A. HAM. Thamrin No. 59. Jakarta Pusat 10350 Telp.org .Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama Islam. 62-21-39114003 http://www. 62-21-3914004. Fattah Santoso Sri Palupi Syu’bah Asa Yoseph Adi Prasetyo Yudi Latif Yustina Rostiawati Editor: Fajar Riza Ul Haq Endang Tirtana Islam.

A. dan Keindonesiaan / Fajar Riza Ul Haq dan Endang Tirtana. -Jakarta: MAARIF Institute for Culture and Humanity.e-mail: maarif@maarifinstitute. Modal. xiv+187 hlm. dan Urgensi Hak Ekonomi. 21 cm. HAM. Fattah Santoso: Islam dan HAM_______45 BAB II POSISI DAN PERAN HAK ASASI MANUSIA DITENGAH LIBERALISASI POLITIK DAN EKONOMI_______63 Yoseph Adi Prasetyo: HAM dalam Konteks dan Kepentingan Sosiologis Keindonesiaan_______65 Sri Palupi: Liberalisasi Ekonomi.org Bekerjasama dengan: New Zealand Agency for International Development New Zealand Editor: Fajar Riza Ul Haq Endang Tirtana Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT) Islam. Sosial. 2007. dan Budaya_______77 Dialog_______85 v BAB III MELACAK AKTUALISASI HAM DALAM PENGALAMAN BERMUHAMMADIYAH_______97 Abdul Munir Mulkhan: Ide Sosio-Ritual Kiai Ahmad Dahlan dalam Perspektif HAM_______99 Dialog_______ 107 Husni Thoyyar : Refleksi dan Evaluasi Peran Pendidikan dan Pelayanan Sosial Amal usaha Muhammadiyah (Catatancatatan)_______ 117 Dialog_______ 123 BAB IV URGENSI HAM UNTUK PENDIDIKAN AGAMA_______139 Yustina Rostiawati: Praktek Kekerasan di Institusi Pendidikan_______141 . ISBN: 978-979-97766-1-7 Layout dan Desain Sampul: Widyawan Sigitmanto ISBN: 978-979-97766-1-7 Isi diluar tangungjawab percetakan DAFTAR ISI SAMBUTAN_______vii PENDAHULUAN_______xi BAB I HAK-HAK KEMANUSIAAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN HAM_______15 Syu‘bah Asa : HAM dalam Kajian Khutbah Haji Wada’_______17 Yudi Latif: Tafsir Sosiologis Atas Piagam Madinah_______21 Dialog_______31 M.

Untuk menerjemahkan visi lembaga. pendidikan gratis dan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin. Haedar Nashir. mendorong dinamisasi intelektualisme Islam Indonesia. Misalnya. keindonesiaan. Melalui divisi ini. sekarang sedang diproses. kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak dan Ibu di Halaqah Islam. Lembaga ini berdiri atas prakarsa Prof. memfasilitasi kelompok-kelompok muda progresif. Bapak dan Ibu masih bersedia meluangkan waktu untuk acara halaqah ini ditengah kesibukan pekerjaan. dan Keindonesiaan. Ahmad Syafii Maarif bersama beberapa kolega diantaranya Moeslim Abdurrahman. yaitu Pengembangan Kajian Islam serta Demokrasi dan Good Governance. keindonesiaan. dan kemanusiaan yang menjadi simpul-simpul gagasannya. Salah satu tujuan dari lembaga ini adalah mengembangkan gagasangagasan Syafii Maarif serta memperjuangkan praksis sosial nilainilai keislaman. Gunung Kidul. Divisi Demokrasi dan Good Governance bergerak dalam konteks tata pemerintahan daerah dan penguatan demokrasi. Dalam kesempatan ini. dan Jeffrie Geovanie. Tujuannya adalah mendorong kesadaran bersama antara pemerintah daerah dan kelompok-kelompok masyarakat untuk membicakan tentang arah kebijakan pemerintah tentang percepatan pertumbuhan ekonomi dan mendorong lahirnya kesepakatan bersama vii memprioritaskan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pemberantasan kemiskinan. Divisi Pengembangan Kajian Islam berperan mengembangkan diskursus keislaman. dan kemanusiaan agar menyentuh tuntutan sosiologis masyarakat. adanya pendidikan gratis. Sungguh suatu kehormatan bagi kami. Gagasan ini sangat besar dan tampaknya mulai berhasil dengan adanya komitmen Bupati/Wali Kota dan masyarakat di wilayah program (Boyolali. MAARIF Institute sedang menjalankan program progresif yang disebut Citizen Charter. Atas nama MAARIF Institute for Culture and Humanity.Abdul Mu‘ti: Pendidikan Agama Islam Berbasis HAM_______153 Dialog_______165 BAB V PENUTUP_______179 Lampiran_______185 vi SAMBUTAN Assalamu‘alaikum Wr. Sebenarnya lembaga ini sudah lahir sejak tahun 2002 namun secara resmi baru terdaftar tahun 2003. saya ingin menyampaikan sekilas mengenai MAARIF Institute. Wb. dan Kota Metro-Lampung). baik sebagai guru pelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan di SLTA maupun selaku pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Pimpinan Pusat dan Wilayah. Fokus program divisi ini mendorong proses transformasi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM) ke dalam konteks keindonesiaan melalui peningkatan capacity building . Rizal Sukma. HAM. kami memiliki dua divisi program.

Salah satu poin penting yang harus digarisbawahi dan itu sama-sama dialami oleh ketiga wilayah tersebut ialah adanya gejala merosotnya kualitas pendidikan Muhammadiyah. . dari lapangan kita mengetahui adanya kelemahan kecakapan mengajar (teaching skills) serta terbatasnya akses bagi peningkatan wawasan guru-guru dalam mengajarkan Al Islam dan Kemuhammadiyahan di kelas-kelas. dan Sulawesi Tengah. Nusa Tenggara Timur. kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah. Belum lama ini kami mengunjungi dan berdiskusi dengan pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah serta guru-guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan di Jawa Barat. Kritik yang berasal dari kita ini. permasalahan ini bukanlah sesuatu yang baru apalagi mewah untuk dicerna. Nusa Tenggara Timur. bagaimana pelajaran agama itu bisa berbicara langsung mengenai realitas viii sosial serta tantangannya saat ini masih belum mendapat jawaban. Jika saat ini banyak orang membicarakan Millenium Development Goals (MDGs) maka sesungguhnya Kiai Ahmad Dahlan sudah melakukan hal tersebut secara genuin. Wb. Hal yang lain. secara substansial. semoga kegiatan ini dapat memberikan solusi alternatif atas pelbagai masalah pendidikan kita. Kegiatan halaqah ini merupakan salah satu realisasi komitmen MAARIF Institute terhadap realitas permasalahan yang dialami institusi pendidikan Muhammadiyah tersebut. materi dan metode pembelajaran yang diberikan tidak lagi up to date. Sangat mungkin akan lahir perencanaan kegiatan yang lain setelah ini sebagai bentuk tindak lanjut bersama. dan Sulawesi Tengah atas dukungan dan partisipasinya serta New Zealand Agency for International Development (NZAID) atas dukungan pendanaannya. kita akan bertukar pikiran. Pada konteks Muhammadiyah. diharapkan juga akan memunculkan alternatif atas berbagai permasalahan. secara rutin menerbitkan Jurnal MAARIF yang didistribusikan secara luas. Perjuangan Kiai Ahmad Dahlan mendirikan lembaga pendidikan dan rumah sakit untuk orangorang miskin diantaranya merupakan aktualisasi nilai-nilai universal kemanusiaan. Melalui halaqah ini. Dengan terlaksananya kegiatan ini. ‘Ala kulli hal. seperti rendahnya kualitas tenaga pendidik dan muatan kurikulum yang tidak relevan lagi dengan arus perkembangan global. dan pengalaman serta mendialogkan nilai-nilai moralitas dan kemanusiaan universal Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam koridor huququl insaniyyah (hak-hak kemanusiaan). misalnya untuk pelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan padahal kedua pelajaran ini inti dari pendidikan di Muhammadiyah. pendapat. Majelis Dikdasmen PWM Jawa Barat. Misalnya.sistem pendidikan agama dan penguatan peran pemimpin muda agama. Juga. Wassalamu‘alaikum Wr. Ini self critic bagi pendidikan Muhammadiyah. Menurut hemat kami.

memperbincangkan Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM) selayaknya diposisikan secara dialogis. relasi Islam dan modernisme produk Barat tidak selalu berpola dikotomis dan oposisi biner. working paper yang ditulis Pippa Norris dan Ronald Inglehart dari Universitas Harvard. Hak Asasi Manusia Dunia Islam. Dengan kerangka ini. proses dialog antara hak asasi manusia (HAM) dan berbagai tradisi agama dan nilai-nilai spiritual Asia merupakan jalan untuk menjaga sekaligus memperjuangkan kemuliaan/martabat dan esensi kemanusiaan. 23 Mei 2007 Raja Juli Antoni Direktur Eksekutif ix PENDAHULUAN Diskursus Islam. Huntington melalui tesis benturan peradaban-nya. and Cultural Rights (ICESCR) serta instrumen-instrumen pendukungnya namun juga harus ditautkan dengan tradisi agama-agama dan nilai-nilai spiritual yang ada dan berkembang dalam masyarakat yang beragam. International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR). pembicaraan mengenai HAM tidak sematamata mengacu dan berakar pada Deklarasi Universal Hak Asasi xi Manusia (1948). Barat dalam hal ini. yaitu kehendak untuk hidup dan kehendak untuk bebas (An Naim. Pendekatan dialog ini sangat bermanfaat untuk mengikis dominasi bahkan hegemoni interpretasi terhadap HAM dari pihak tertentu sekaligus menemukan relevansi HAM dengan . serta tradisi-tradisi spiritual yang ada memiliki nilai-nilai moralitas untuk menopang realisasi esensi HAM sesuai dengan masyarakatnya sendiri (dalam Muzaffar ed. demokrasi. sebagai sebuah piagam yang berangkat dari tradisi kebudayaan dan konteks pengalaman tertentu. Namun kemunculan Islam and the West: Testing the Clash Civilazations Thesis (2002). Norris dan Inglehart menunjukkan bahwa ternyata tingkat performance demokrasi di masyarakat Muslim sama-sejajar dengan apa yang terjadi di Barat bahkan keberterimaan masyarakat Muslim terhadap gagasan demokrasi sedikit lebih tinggi daripada masyarakat Barat sendiri. Hindu. tradisi Islam. dan HAM merepresentasikan tingkat dan kualitas relasi Islam dan Barat sebagaimana disinyalir Samuel P. Economic. Pada konteks demikian. Buddha. Menurut Mahmoud Ayoub. Secara mengejutkan. temuan ini sangat menarik. Tentunya. 2007).Jakarta. Oleh karena itu. Sehingga. International Covenant on Social. 2001). Demokrasi beserta isu-isu modernisme dianggap tidak cocok dengan kultur Islam. menunjukkan fakta sebaliknya. Konfusianisme. jauh sebelum piagam-piagam tersebut dilahirkan.. Perluasan sumber nilai hak-hak asasi kemanusiaan tersebut sangat dimungkinkan oleh dua kekuatan inti dari piagam HAM sendiri.

ideologi. hak kemerdekaan (right to liberty). halaqah ini bertujuan . Wasiat Rasulullah SAW dalam khutbah haji wada‘ di Padang Arafah mengingatkan kita bahwa “Darah. Islam menempatkan hak-hak asasi manusia (huququl insaniyyah) di atas posisi halal. Afrika. hak memilih (right to choice) merupakan hak-hak asasi manusia yang dijamin eksistensinya oleh Islam (El Fadl. Dalam situasi demikian. Bukhori dan Muslim). serta hak untuk menikmati keadilan. dan Keindonesian sangat penting dan relevan. Secara umum. pengangguran. khususnya kehormatan bangsa Indonesia. xii Hal ini menegaskan bahwa tradisi Islam meyakini “tidaklah manusia itu dilahirkan kecuali dalam keadaan suci” (HR. dan Keindonesiaan. gizi buruk. Bagi negara-negara di Asia. “mengapa engkau memperbudak orang wahai Amru. 2007). sosial. MAARIF Institute for Culture and Humanity menyelenggarakan Halaqah Islam. Bukhori. baik secara teoritik maupun praktek. menurut Ali Gharisah (1990). Padahal. Keterbelakangan pendidikan. Allah SWT menciptakan manusia secara bermartabat (Q. Oleh karenanya. dalam menegakkan martabat dan kehormatan manusia. Lebih dari itu. Dalam pandangan al Quran. 2005). harta benda. Anwar Ibrahim justru menyoroti kritis HAM yang lebih menekankan dimensi hak-hak sipil dan politik. sosial. 1990). dan budaya agar martabat dan keadilan manusia betul-betul terwujud (dalam Muzaffar ed. Pada ranah ini. dan Abu Dawud). keindonesiaan merupakan konteks sekaligus determinasi sosiologis relevansi internalisasi dan pelembagaan prinsip-prinsip moral hak-hak asasi manusia. yang menjadi permasalahan HAM fundamental adalah hak-hak ekonomi. hak untuk mengenyam pendidikan.konteks permasalahan sosial-empirik yang ada. hak bermartabat (right to dignity). hak-hak tersebut harus dibarengi oleh hak-hak ekonomi. dan budaya (EKOSOB). Secara sosiologis. kelaparan. HAM. Dengan kerangka permasalahan di atas. padahal ia dilahirkan sebagai orang merdeka” (Gharisah. masyarakat Indonesia akan kehilangan hak untuk hidup secara manusiawi. Jika sebagian besar kajian relasi Islam dan HAM terfokus pada ketegangan kutub Timur dan Barat. hak kebebasan. sebagaimana wasiat Rasullulah. dan Amerika Latin (Tiga Benua). perbincangan mengenai Islam. HAM. Ibnu Abdul Hakam dalam Futuh al Mishra wa al Maghrib (1961) meriwayatkan sikap Umar Ibn Khattab yang menggugat perlakuan Amru Ibn Ash yang pada waktu itu menjabat Gubernur Mesir.S. agama) merupakan sederet masalah krusial yang mengancam harkat dan martabat manusia. baik yang berpijak pada piagam HAM maupun yang merujuk pada tradisi Islam. menurutnya. dan kehormatan kalian adalah haram (tidak boleh dilanggar)”… (HR. Ibnu Majah. dan rendahnya apresiasi terhadap kemajemukan identitas (etnis. kemiskinan. 17:70).. yakni hurumat (halhal yang dilarang untuk melanggarnya) atau kehormatan. hak untuk diperlakukan setara. Muslim.

khususnya para guru agama di lembaga-lembaga pendidikan. mengenai masalah kehartaan. . tanggungjawab sosial. Sebagai sebuah proceeding. DKI Jakarta. serta ringkasan pokok-pokok pikiran dan rencana tindak lanjut (RTL) hasil rumusan peserta. dan kemanusiaan berdasarkan tuntutan dan kebutuhan sosiologis masyarakatnya sendiri melalui proses transmisi sistemik di lembaga pendidikan. Semoga. Buku ini berisi lima bab yang berasal dari makalah. dan sebagainya”. dan pengalaman guru-guru agama dari berbagai daerah terkait wacana dan praktek hak-hak asasi kemanusiaan yang menjadi muara titik temu Islam dan HAM. Piagam Madinah yang merupakan tindakan politis dalam menyusun masyarakat di Madinah. ketersediaan bahan bacaan yang cukup sekaligus up to date muatannya sangat penting bagi pemajuan proses pembelajaran guru dan siswa. Ruang inilah yang ingin dimasuki oleh buku ini. kegiatan ini mengundang sekaligus melibatkan partisipasi guru-guru matapelajaran Alxiii Islam dan Kemuhammadiyahan tingkat SLTA (SMA dan SMK) dari empat provinsi. Oleh karenanya. Kami sangat berharap bahwa penerbitan buku ini ikut berkontribusi terhadap proses pengembangan orientasi pendidikan Indonesia. Buku ini yang merupakan hasil proceeding kegiatan halaqah tersebut ditujukan dapat dibaca kalangan lebih luas.mendialogkan Islam dan HAM dalam konteks dan peta sosiologis keindonesiaan. dan Sulawesi Tengah. tentunya pengulangan pembahasan di beberapa bagian menjadi tidak terhindarkan. Tidak bisa dipungkiri. Kedua. Dengan keterbatasannya. dialog. Sebuah refleksi para pendidik agama yang diharapkan melahirkan aksi bersama untuk transformasi pendidikan agama di Indonesia. Pertama. tanggapan. Forum dialog ini diharapkan mampu mereaktualisasi nilai-nilai moralitas. buku merekam pandangan. yakni Jawa Barat. Khutbah Haji Wada’ yang sifatnya lebih baku agama. memanusiakan manusia dan memuliakan martabatnya. Jakarta. serta pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah dari Pimpinan Pusat dan Pimpinan Wilayah. Nusa Tenggara Timur. 20 Juni 2007 Fajar Riza Ul Haq Koordinator Program xiv BAB I HAK-HAK KEMANUSIAAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN HAM “Ada dua deklarasi yang berhubungan dengan huququl insaniyyah yang diucapkan Nabi.

pada waktu itu beliau sedang menstruasi dan menangis. dengarkan kata-kataku. Sebenarnya sudah dilarang tetapi kelompok Khalid. Hayatu Muhammad. Piagam Madinah yang merupakan tindakan politis dalam menyusun masyarakat di Madinah. “Hai orang Quraisy. Nabi sampai di sebuah lembah dekat Namiroh. harta. Kemudian Nabi membacakan ayat yang menyatakan bahwa Allah menciptakan manusia berkabilah-kabilah dari laki-laki dan perempuan. Pertama. tidak ada pertumpahan darah sama sekali. Al Hujarat: 13). Siroh wa Risalah Dan ada sekitar 28 orang Quraisy yang terbunuh. yaitu pengumuman Nabi pada waktu Fathu (pembebasan) Makkah. beliau 17 meninggalkan Abu Dujana As-Sa’idi untuk mengurus Madinah. apa yang kamu bayangkan yang akan aku lakukan?” Orang Quraisy menjawab. dalam Khotaman Nabiyin. “Hai saudaraku Muhammad. dan darah kamu adalah tabu (haram) di antara kamu. Pada saat itu. Wahai manusia.Syu’bah Asa HAM DALAM KAJIAN KHUTBAH HAJI WADA’ Syu’bah Asa A da dua deklarasi yang berhubungan dengan huququl insaniyyah (hak-hak kemanusiaan) yang diucapkan Nabi Muhammad SAW. tetap diserang sehingga akhirnya meletup perang kecil. menurut Husein Haikal. dan semulia manusia adalah tergantung pada taqwanya (Q. termasuk masa sembunyi di gua. Kedua adalah Khutbah Wada’ yang sifatnya lebih baku agama. bagian dari rombongan Nabi. “Hari ini kalian semua bebas”. Nabi menyatakan boleh mengikuti semua ritual kecuali mengelilingi Ka’bah. Siti Aisyah bercerita. Dulu Nabi Muhammad SAW berhijrah ke Madinah memerlukan waktu 12 hari. engkau akan melakukan yang baik-baik saja”. Adapun khutbah wada’ disampaikan Nabi pada tanggal 9 Dzulhijjah di Padang Arafah. Ini menurut Khalid Muhammad Khalid. Pada saat itu. Pada waktu itu. Pada perjalanan Nabi ke Mekkah tersebut banyak sahabat yang turut bergabung. Nabi mengatakan. Kemudian Nabi berseru. Beliau sampai di Makkah pada tanggal 4 Dzulhijjah. Berarti sembilan hari. mengenai masalah kehartaan dan sebagainya. Aisyah menangis karena tidak bisa thawaf. Nabi berpidato tanggal 9 Dzulhijjah selepas siang. “Wahai manusia. Sebenarnya ada satu lagi.S. seperti haramnya hari ini di tempat . Beliau meninggalkan Madinah pada tanggal 25 Dzulqoi’dah. Kala itu Nabi langsung menuju Ka’bah dan orang-orang Quraisy menunggu apa yang akan dilakukan Nabi. kecuali ada dua orang dari Muslimin terbunuh disebabkan dendam lama dan satu lagi yang jatuh dari onta.

Pada bulan suci tersebut tidak boleh berperang. apakah hukum boleh bunuh ini berlaku juga. Kalaui kafir dzimmi. darah dibayar dengan darah. ketika Tuhan kamu meminta pertanggung jawaban kamu. supaya mereka menghalalkan yang diharamkan Allah. Tetapi kita semua punya hak modal. Ini bisa menjadi dalil dihalalkannya bank konvensional. maka tidak berlaku hukum bunuh hanya ta’zir (denda). Ada 4 bulan suci. kedudukan perempuan kira-kira . barang siapa membunuh suatu jiwa bukan karena pembunuhan suatu jiwa atau yang membunuh bukan karena perusakan di muka bumi. tetapi karena ada program perang. yaitu mengundurkan bulan (nasi’). Nabi pernah meminta agar kita memikirkan tiga hal. Kelima adalah hak mengenai perempuan. posisinya sama dengan orang Muslim yang dibunuh. perempuan. bila yang kita bunuh orang kafir. karena tidak menindas dan tidak ditindas. Darah dan harta adalah hak dasar dalam huququl insaniyyah (hak-hak kemanusiaan). ”Allah tidak menghendaki riba. yakni shalat. Menurut riwayat lain. maka seolah boleh membunuh manusia semuanya”. dan mengharamkan yang dihalalkan Allah”. “Kamu mempunyai hak terhadap para istri kamu. Oleh Islam diganti dengan qishosh (bunuh balas bunuh). Yang kedua adalah hak harta. kecuali jika keluarga korban mengikhlaskan dengan membayar diyat. “Semua riba dihapuskan”. aturan mainnya sama dengan yang kita baca dalam fikih perempuan. “Mereka menghalalkan satu tahun dan mengharamkan satu tahun. bahkan tidak ada diyat (konpensasi). Ketiga adalah mengenai riba. yaitu hak hidup.kamu ini. Begitu sampai kamu bertemu dengan Tuhanmu. dan perbudakan. Dan sampai panjang juga. Kalau kita baca dalam al Quran dan Sunnah. dimana nyawa itu menjadi milik raja. dan mereka punya hak atas diri kamu”. yaitu Dzulhijjah. Muharram dan Rajab. Karena itulah Kami tuliskan kepada Bani Israil. Budaya darah balas darah dihapuskan. “. betulbetul diubah dari zaman jahiliyyah ke dalam zaman baru Islam. Dzul Qo’dah. Jadi. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa bahwa bank konvensional itu riba. Rasulullah menyatakan bahwa siapapun yang mempertahankan hartanya maka matinya adalah syahid. maka bulan suci diundurkan. “Dan semua riba tidak 18 diperbolehkan. Tiga hal ini dipesan Nabi sampai menjelang wafat beliau. cabangnya sampai pada ulama yang bertanya apakah boleh melakukan aborsi. hendaklah yang diberi amanat segera menyampaikan amanat itu”. Kalau kafirnya harbi. Dalam Islam hak dasar pertama ialah hak hidup. Kata Nabi. Memang ini perlu penafsiran. Maka. Dan riba yang pertama yang dihapuskan adalah adalah riba Abbas bin Abdul Muthallib”. asal tidak menindas dan tidak ditindas”. Ada juga budaya jahiliyyah yang dihapuskan. ”Semua darah yang biasa dilakukan jahiliyyah dihapuskan”. Seperti termaktum dalam al Quran. sangat dihargai sekali. Dari sini. Keempat adalah penghapusan balas dendam. Berbeda halnya dengan apa yang terjadi diluar Islam.

wahyu adalah wahyu. perempuan memanggil kakak pada laki-laki. Saya tidak menyatakan bahwa wahyu merefleksikan kenyataan dari bawah. sedang konvergensi seluruh komunitas bangsa ke dalam suatu kesatuan politik dan tatanan hidup bersama disebut “alUmam al-Muttahidah” (umat-umat bersatu). umat). Adapun tujuan dari “negara-bangsa” ialah mewujudkan maslahat umum (dalam pandangan kenegaraan Salaf disebut al-maslahat alammah atau al-maslahat al-mursalah. Keenam.” Ketujuh adalah hak persaudaraan. Nabi memperoleh jaminan keamanan dan keselamatan diri beliau . “negara bangsa” adalah negara untuk seluruh umat. Rasulullah mengatakan. “Dipukul dengan pukulan yang tidak melukai”. “Sesungguhnya antar orang Mukmin adalah saudara”. yang didirikan berdasarkan kesepakatan bersama yang menghasilkan hubungan kontraktual dan transaksional terbuka antara pihak-pihak yang mengadakan kesepakatan itu. ada yang mengatakan sampai 124 ribu jamaah. Pengertian “bangsa” atau “nation” itu dalam bahasa Arab sering diungkapkan dengan istilah “ummah” (ummatun.seperti simbol KB. almarhum Nurcholish Madjid (Cak Nur) justru melihat sebaliknya. pandangan pengertian general welfare). suatu konsep tentang kebaikan yang meliputi seluruh seluruh warga negara tanpa kecuali. seperti ayat nusyuz. menurut versi Ibn Ishaq riwayat Ibn Hisyam. Bahwa cikal-bakal pertumbuhan konsepsi negara-bangsa modern itu justru disemai Rasulullah di Negara (Kota) Madinah1. yaitu al Quran dan Sunnah Nabi. negara-bangsa adalah suatu gagasan tentang negara yang didirikan untuk seluruh (komunitas) bangsa. Dengan Bay’at di ‘Aqabah itu. tingginya tidak sama. Dalam pandangannya. Ini menunjukkan zaman itu adalah transisi dari zaman jahiliyyah. Nanti ada ayat-ayat yang harus ditafsir ulang. ***** 20 TAFSIR SOSIOLOGIS ATAS PIAGAM MADINAH Yudi Latif M enerobos kejumudan berfikir sebagian umat Islam yang cenderung memperhadapkan Islam dengan konsepsi negara-bangsa. Ini adalah ayat yang diturunkan pada masa transisi. Seperti larangan mewarisi istri ayah. “Aku telah meninggalkan kamu yang bila kamu 19 berpegang selamanya kamu tidak sesat. Pengertian “hubungan kontraktual dan transaksional terbuka” dalam wawasan Madinah diteladankan dalam Bay’at ‘Aqabah yang terjadi antara Nabi Muhammad SAW dan para utusan penduduk kota Yatsrib2. Itu adalah sabda Nabi di depan sejumlah 114 ribu jamaah haji. Ada juga ayat yang melarang membunuh anak perempuan. Dengan kata lain.

Setelah hijrah ke kota Yatsrib. adalah satu ummah (satu bangsa) bersama kaum beriman. yaitu negara untuk seluruh umat atau warga negara. Hal ini mengisyaratkan pembangunan hunian tetap sebagai basis peradaban negara-kota (polis). seperti halnya polis di Yunani. bebas dari kecurangan. Tetapi kemudian berkembang menjadi pengertian tentang penyusunan tata pergaulan bersama dalam suatu kesatuan kemasyarakatan tertentu untuk mengembangkan kehidupan yang beradab melalui ketaatan kepada hukum dan aturan. sedang 21 penduduk kota Yatsrib memperoleh jaminan kepemimpinan Nabi yang adil dan bijaksana untuk menyatukan seluruh penduduk Yatsrib. ‘negara-bangsa’ didirikan atas dasar penyatuan seluruh kekuatan masyarakat menjadi bangsa yang satu (ummatan wahidah) tanpa membeda-bedakan antara kelompok-kelompok keagamaan yang ada. misalnya. Bahwa Kaum Yahudi punya hak sepenuhnya atas 22 agama mereka dan kaum Muslim punya hak sepenuhnya atas agama mereka. yang mengisyaratkan kewajiban manusia untuk tunduk dan patuh kepada kesepakatan dan pernjanjian kontraktual yang sah antara manusia dengan Tuhannya dan antara sesamanya. Antara sesama warga terjalin hubungan saling mengingatkan dan memberi nasehat dengan baik. Nabi mengubah nama kota itu menjadi Madinah. demikian pula kaum Yahudi dari kelompokkelompok lain. berarti tunduk-patuh. Sebagaimana termuat dalam Piagam Madinah. khususnya antara klan Aws dan klan Khazraj yang bermusuhan. Nabi menjanjikan untuk berperan sebagai pembina konsensus (Consensus Builder) di Yatsrib. demi masalat bersama (common good). Semua warga Madinah mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam hal biaya kemasyarakatan dan kenegaraan. Bellah (sosiolog Amerika) menyebutkan bahwa contoh pertama nasionalisme modern ialah sistem masyarakat Madinah masa Nabi dan para khalifah yang menggantikannya. Singkat kata.dan kaum beriman nanti di kota Yastsrib setelah hijrah. terutama dalam bidang pertahanan. Salah satu penjelasan leksikal kata “madinah” berasal dari kata kerja “dana-yadinu”. Madinah pada mulanya merupakan “negara-kota”. Bellah mengatakan bahwa sistem yang dibangun Nabi itu adalah “a better model for modern national community building than might be imagined” (suatu . Maka ditegaskan bahwa kaum Yahudi Bani ‘Awf. selaku pemersatu dan juru damai antara pihak-pihak saling bermusuhan. yang berarti mendirikan bangunan. Berkenaan dengan Madinah Nabi itu. sebuah social contract atas dasar kejujuran dan kebajikan. Penjelasan leksikal lainnya menyebutkan bahwa “madinah” berasal dari kata kerja “madana-yamdunu”. dalam hal ini ialah para pengikut Nabi. Robert N. yang satu per satu disebutkan dalam Piagam Madinah. Madinah yang dibangun Nabi adalah sebuah entitas politik berdasarkan pengertian tentang negara-bangsa (nation-state).

contoh bangunan komunitas nasional modern yang lebih baik dari yang dapat dibayangkan). Komunitas itu disebut “modern” karena adanya keterbukaan bagi partisipasi seluruh anggota masyarakat dan karena adanya kesediaan para pemimpin untuk menerima penilaian berdasarkan kemampuan. Hal ini ditandai oleh pencopotan nilai kesucian atau kesakralan dalam memandang suku atau kabilah, sehingga dengan pencopotan itu tidak dibenarkan untuk menjadikan suku atau kabilah sebagai tujuan pengkudusan dan ekskulisivisme. Lebih jauh, Bellah juga menyebut sistem Madinah sebagai bentuk nasionalisme yang egaliter partisipatif (equalitarian participant nationalism). Hal ini berbeda dengan sistem republik negarakota Yunani kuno, yang membuka partisipasi hanya kepada kaum lelaki merdeka, yang hanya meliputi 5 persen dari penduduk.

Pelajaran Bagi Indonesia

Saat ini konsepsi tentang kebangsaan, kenegaraan, dan kewargaan itu tentu sudah bergerak lebih jauh dan lebih kompleks dari apa-apa yang pernah dipraktekkan di jaman Nabi. Namun demikian, semangat Madinah untuk menjamin keterbukaan, kesederajataan, kebebasan dan solidaritas 23 kewargaan itu masih tetap aktual, terutama bagi negara-bangsa dengan kandungan pluralitas yang tinggi seperti Indonesia. Mestinya kita tidak perlu gundah dengan pluralitas kebangsaan kita. Toh, Tuhan tidak sedang “bermain dadu” dalam keterlibanNya dengan proses penciptaan negeri ini. Keragaman tidak selalu berakhir dengan pertikaian asal tersedia kematangan jiwa kebangsaan dan sistem pengelolaan yang adekuat. Kita juga tidak perlu terobsesi dengan penyeragaman kebangsaan karena keseragaman bukanlah ukuran kedamaian dan kesejahteraan. Pada kenyataannya, realitas sejagad kontemporer menunjukkan hanya sedikit negara yang terdiri dari satu kelompok bangsa3. Sebaliknya, suatu negara dengan aneka bangsa lebih jamak ditemukan. Sehingga yang terakhir ini lebih tepat dikatakan sebagai “nations-state” ketimbang “nation state”. Sebutlah contoh United Kingdom of Great Britain and Ireland dan Negara Perancis. Jika orang-orang dari Britania Raya ditanya: ‘what is your nationality?, maka jawabannya bisa jadi English, Wales, Scotish atau bahkan Irish. Namun jika ditanya: “what is your citizenship?, maka jawabannya adalah British. Tengok juga Perancis. Karena Negara Perancis merupakan hasil pengambilalihan dari bekas kerajaan (dynasty state) maka seluruh penduduk di wilayah bekas jajahan Perancis mempunyai hak untuk menjadi warganegara Perancis. Dengan demikian, negara Perancis dihuni oleh warga-negara dengan imajinasi kebangsaan yang beragam. Singkat kata, suatu negara dengan banyak bangsa bukanlah suatu yang mustahil. Kelangsungannya dimungkinkan asal didukung oleh keberadaan negara yang mampu menegakkan prinsip-prinsip supremasi hukum, keamanan, ketertiban dan keadilan. Dalam negara seperti itu, hak-hak dan kewajiban politik pada

umumnya tidak diikatkan kepada kelompok (etnis, agama atau status group yang lain) melainkan kepada individu sebagai warga negara yang memiliki kedudukan yang sama di depan hukum. Wacana tentang prahara politik dan rekonsiliasi nasional saat ini terlalu sering menempatkan ‘kebangsaan’ dalam posisi terdakwa. Dalam taburan ungkapan semacam, ‘bangsa saya 24 yang menyebalkan’, ‘bangsa saya yang memalukan, ‘bangsa sakit’, dan sejenisnya, terkesan bahwa biang keladi dari kemelut sosial-politik saat ini bersumber dari krisis kebangsaan. Pluralitas kebangsaan lantas dicurigai sebagai bom waktu, sedang mitos tentang kesatuan dipercaya sebagai kata putus. Cara pandang seperti itu bisa mengaburkan esensi persoalan. Bahwa kekacauan yang terjadi di jagad kebangsaan tidak mesti bersumber dari rumah tangga kebangsaan itu sendiri. Centang perenang di aras kebangsaan selama ini lebih sering merupakan limbah dari distorsi pengelolaan negara. Oleh karena itu, kita perlu memeriksa ulang pemahaman tentang persoalan kenegaraan.

Masalah Pembangunan Kenegaraan

Hal pertama yang harus dihayati dalam upaya reformasi pengeloaan negara adalah memahami kembali konsepsi dasar ‘negara-bangsa’. Bangsa (nation) adalah suatu ‘konsepsi kultural’ tentang suatu komunitas yang diimajinasikan sebagai entitas dari suatu kinship (kerabat)—yang biasanya diikat oleh suatu kemampuan self-rule. Sedang ‘negara’ (state) adalah suatu ‘konsepsi politik’ tentang sebuah entitas politik yang tumbuh berdasarkan kontrak sosial yang meletakkan individu ke dalam kerangka kewarga-negaraan (citizenship). Dalam kerangka ini, individu dipertautkan kepada suatu unit politik (negara) dalam kedudukan yang sederajat di depan hukum. Dengan kata lain, bangsa beroperasi atas prinsip kekariban. Sedang negara beroperasi atas prinsip hukum dan keadilan. Konsepsi negarabangsa mengisyaratkan perlu adanya keserasian (congruency) antara ‘unit kultural’ (bangsa) dengan ‘unit politik’ (negara). Inti persoalannya, bagaimana menemukan bangun dan jiwa kenegaraan yang mampu mengakomodasi keragaman kebangsaan. Masalah Indonesia pasca-kolonial justru tiadanya keserasian antara kedua unit tersebut. Hakikat kebangsaan Indonesia adalah “nations in nation”—yang mencerminkan adanya 25 ‘keragaman dalam kesatuan’ dan ‘kesatuan dalam keragaman’. Keindonesian muncul sebagai refleksi dari adanya kehendak bersama, pelbagai gugus bangsa, untuk bersatu karena musuh bersama atau demi kesejahteraan bersama. Sekali “merdeka”, kehendak bersama itu ternyata sulit ditumbuhkan lagi, karena ketidakmampuan bangsa ini menghadirkan bangun negara yang cocok dengan watak bangsanya. Pilihan pada negara kesatuan yang sentralistik dengan kecenderungan penyeragaman dan sentralisasi kekuasaan yang eksesif membawa konsekuensi melemahnya partisipasi dan otonomi sebagai bantalan vital

kehendak bersama. Trasformasi ke arah desentralisasi pengelolaan negara merupakan solusi terhadap masalah itu. Substansinya adalah bagaimana melakukan “gotong-royong” (dengan melibatkan otoritas lokal) dalam manajemen sumberdaya ekonomi, sumberdaya politik, dan sumberdaya kultural. Desentralisasi secara horizontal itu perlu diikuti oleh demokratisasi secara vertikal. Reformasi pengeloaan negara diperlukan untuk mendorong pembentukan formasi sosial baru yang berbasis kewarga-negaraan—dengan memperjuangkan keadilan redistribusi sumberdaya ekonomi, politik dan kultural bagi seluruh warga negara. Upaya demikian harus didukung oleh penemuan ruang budaya (belajar sosial) baru. Dikatakan bahwa jalan menuju modernisasi—dalam pengalaman Barat—ditempuh melalui transformasi proses belajar dan praktik simbolik di lingkungan budaya. Proses dan praktik tersebut bukan hanya menentukan tipe rasionalisasi, tetapi juga derajat rasionalisasi yang berkembang dalam masyarakat. Sejalan dengan perubahan masyarakat dari “tradisional” menuju kehidupan “modern”, arena untuk proses belajar kolektif beringsut dari ikatan–ikatan ‘komunal yang tertutup’ menuju ‘asosiasi-asosiasi yang terbuka’. Bentuk komunikasi dan belajar sosial yang ditemukan dan dipraktikkan oleh asosiasi-asosiasi awal (masyarakatmasyarakat ‘pencerahan’ Eropa), misalnya, menjadi fondasi bagi model masyarakat modern. Model ini disebut ‘civil society’, yang 26 menyiratkan karakteristik asosiasi, berupa kesamaan hak untuk berfikir bebas, berbicara, dan berkumpul. Perubahan pada arena belajar sosial ini pada gilirannya akan membawa perubahan pada universum simbolik. Anggapan dasarnya, bahwa dalam asosiasi, universum simbolik itu diproduksi melalui discursive communication yang ditandai oleh derajat partisipasi dan rasionalitas yang tinggi. Universum simbolik yang dihasilkan oleh proses belajar dalam asosiasi tersebut bisa menjadi tandingan terhadap universum simbolik yang diproduksi melalui proses belajar dalam ikatan-ikatan komunal. Dalam pengalaman Indonesia, modernisasi yang dijalankan selama ini tidak diikuti oleh perubahan pada ruang belajar sosial. Perubahan sosial semata-mata diarahkan menuju pengembangan aspek-aspek produksi dan teknologi, dengan melupakan pentingnya proses belajar kolektif dalam dimensi etik dan praktik. Hasilnya adalah kesenjangan kultural, antara dimensi fisik dan solidaritas budaya. Secara umum, Indonesia masih merupakan masyarakat paguyuban bukan patembayan. Solidaritas budayanya masih menekankan afiliasi primordial (ascribed-group affiliation), ketimbang orientasi prestasi (achievedgroup affiliation). Asosiasi-asosiasi yang diperlukan bagi pembentukan civil society yang kuat belum hadir dalam jumlah yang signifikan. Lemahnya keterpautan asosiasional sebagain besar orang Indonesia

Sebagai konsekuensinya. civil society dan asosiasi-asosiasi terbuka yang diharapkan dapat menciptakan universum simbolik alternatif. konflik sosial yang seringkali berdimensi ekonomi-politik seringkali disublimasikan ke dalam konflik-konflik identitas. 28 Etika dan moral keagamaan berperan penting sebagai bantalan vital bagi keutuhan dan keberlangsungan suatu negara-bangsa. Di depan hukum. dengan memberdayakan lembaga kontrol dan ‘keseimbangan’ (checks and balances). reformasi etik dan moral kemasyarakatan merupakan “perangkat lunak” bagi upaya-upaya perbaikan (islah) tersebut. Negara Orde Baru melakukan kontrol yang ketat terhadap pelbagai asosiasi. Dengan demikian. Semua pengandaian lama tentang hubungan dan fungsi lembaga-lembaga kenegaraan harus ditinjau ulang. Setiap agama memiliki concern bersama dalam persoalan publik . terutama lembaga yustisia dan tentara harus dibuat impartial secara politik. dengan menggunakan simbol-simbol komunal yang diwarisi dari pengalaman traumatis masa lalu. negara harus mampu melindungi keamanan dan keadilan bagi seluruh warga negara dan seluruh tumpah darah Indonesia. semua individu adalah warga negara tidak dibeda-bedakan menurut latar-belakang sosiografisnya. terutama selama Orde Baru. sebagai tandingan terhadap simbol-simbol 27 komunal tidak bekerja semestinya. Manajemen negara patrimonial.terutama disebabkan oleh ekspresi hegemonik dari Negara. harus digantikan oleh manajemen fungsi—yang berbasis transparansi dan akuntabilitas. Komunitas agama harus memiliki pemahaman yang jernih tentang mana persoalan privat dari agama dan mana persoalan publik dari agama. aparatur negara. Demi penegakkan hukum. Dalam kondisi demikian. Hasil akhir dari caracara autoritarian dalam manajemen negara itu adalah kesinambungan evolusi sosial-politik yang bersifat patologis. Kesemua persoalan dan kemungkinan solusinya itu harus diletakkan dalam kerangka reformasi kelembagaan dan pranata kenegaraan. Melalui strategi korporatisnya. kapan mereka bisa berbeda dan kapan mereka harus bersatu. reformasi kenegaraan harus diletakkan dalam suatu kerangka tertib politik di bawah kepemimpinan hukum. yang secara otomatis melakukan kendali terhadap proses belajar sosial. Di dalam kerangka supremasi hukum. Penyelesaian-penyelesaian sosial-politik yang bersifat ‘high-touch’—melalui mekanisme ‘bawah tangan’yang bersifat ad hoc—harus ditransformasikan ke dalam penemuan mekanisme institusional dan konstitusional yang bersifat ‘sekali untuk selamanya’ (once and for all). Penutup Jika reformasi kenegaraan merupakan prasyarat “perangkat keras” bagi perbaikan kehidupan negara-bangsa. dengan kecenderungan personifikasi kekuasaan—yang sarat penyalahgunaan wewenang dan irasionalitas dukungan politik.

demi kebahagiaan hidup bersama seluruh warga bangsa. menjelang kemerdekaan Indonesia perwakilan masing-masing pihak yang saling berseberangan itu bisa duduk bersama untuk mencari titik-temu. individu dipertautkan dengan suatu komunitas politik (negara) dalam kedudukan yang sederajat di depan hukum. adalah tugas kita untuk memelihara dan melaksanakannya secara 29 bertanggungjawab. Pengikatan hubungan yang bersifat transaksional-kontraktual lewat “perjanjian” (‘ahd) dan “jual-beli” (bay’ atau mubaya’ah) itu merupakan sifat hubungan antara Allah dan manusia. Dalam konteks keindonesian.” Alinea ini mencerminkan bertemunya pandangan dua arus utama politik Indonesia: “nasionalis sekuler”—yang menitikberatkan kehidupan kebangsaan yang bebas. khususnya Torat. dan Al Qur’an.beli”. silang pandangan antara kelompok tersebut akhirnya memperoleh konsensus yang dewasa dan memenangkan semua pihak. 3 Bangsa (nation) adalah suatu ‘konsepsi kultural’ tentang suatu komunitas yang diimajinasikan sebagai entitas dari suatu kinship (kerabat) yang biasanya diikat oleh suatu kemampuan self-rule.yang menyangkut keadilan. 2 Makna dasar bay’ah atau bay’at itu berasal dari satu makna dengan perkataan bay’. Indonesia Kita. semoga negeri ini bisa menjelma menjadi “baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafur”. Betapapun mereka memiliki imajinasi yang beragam tentang corak kebangsaan yang hendak diwujudkan di masa depan. Jakarta. Oleh karena itu. dan “nasionalis Islamis”—yang melandaskan perjuangannya atas rahmat Allah Yang Maha Kuasa. kesejahteraan. yang merancang Preambul UUD 1945. Yudi Latif . supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. Injil. kemanusiaan dan keberadaban. bangsa beroperasi atas prinsip kekariban. setiap agama harus mencari titiktemu dalam membentuk semacam “civic religion” bagi pengelolaan ruang publik bersama. Penemuan Pancasila merupakan sejarah perjuangan mencari titik-temu dari kebhinekaan bangsa. Hal itu tercantum pada Alinea ketiga: “Atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur. Dengan kata lain. Amin. Universitas Paramadina Press. 30 a DIALOG b Narasumber : Syu’bah Asa dan Dr. 2003. Di dalam Panitia 9 dari BPUPKI. Setelah para pendiri bangsa ini bersepakat untuk melakukan transaksi dan kontrak sosial secara terbuka dan sukarela. Dengan melaksanakannya secara konsekuen. keteladanan luhur telah ditunjukkan oleh para founding fathers kita. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. yaitu “jual. Sedang ‘negara’ (state) adalah suatu ‘konsepsi politik’ tentang sebuah entitas politik yang tumbuh berdasarkan kontrak sosial yang meletakkan individu ke dalam kerangka kewargaan (citizenship). ***** Catatan: 1 Lihat Nurcholish Madjid. Dalam kerangka ini. civic religion itu tak lain adalah Pancasila. dan diajarkan oleh semua agama dalam kitab-kitab suci. Dalam hal ini. Sedang negara beroperasi atas prinsip hukum dan keadilan.

Agar waktu bisa berjalan dengan maksimal. yang akan membicarakan Analisis Teks dan Kontekstualisasi Khutbah Haji Wada‘ dan Tafsir Sosiologis Piagam Madinah. sedang di utara diputus gurun. Saya akan memulai dari persoalan sosiologis dan mengapa Piagam Madinah menjadi penting dalam perkembangan negara bangsa di dunia. Namun pada saat itu. Madinah. Maka dijadikan Kristen sebagai agama Romawi. karena ada padang pasir. Palestina. Di gurun ini. Ketika Nabi Muhammad SAW lahir. Hukum Eropa itu dipengaruhi oleh Romawi bahkan Indonesia dipengaruhi juga. Di daerah gurun ini terjadi silang sengketa. Dia memiliki ide bagaimana melegitimasi Romawi dengan keagamaan. Yudi adalah Direktur Reform Institute dan juga Deputi Rektor Universitas Paramadina. saya langsung meminta Yudi latif untuk presentasi. Nabi Ibrahim lahir di Baghdad dan bergerak sampai ke Palestina. dan Gurun Pasir. hampir semua nabi lahir di situ. apa yang menjadi kepentingannya . Mekkah. Inilah yang membedakan Kristen dan Islam. Kita tahu sejak abad ke-4 Palestina di bawah Agustinus. dari timur dan selatan dihalangi laut. kita sedang berbicara tentang warisan sejarah yang sangat berharga dari Nabi. ada semenanjung Arabiyah (simpul Jazirah). termasuk antara Romawi dan Persia. Mekkah. Dahulu. “serahkan pada Kaisar apa yang menjadi kekuasaannya”. Palestina selalu menjadi pengaruh Romawi. pagi ini kita akan masuk pada sesi pertama. Kalau Kristen di Palestina. Irak. Ada dua narasumber yang akan menemani kita. Kedua. Kalau kita melihat dalam peta. Pertama. saya berbicara di depan para ulama yang merupakan pewaris Nabi dan tintanya lebih berharga dari pada darah mujahid. sejak Nabi Isa lahir. perebutan daerah tersebut terjadi antara dua imperium besar. Mekkah merupakan tempat yang ada di luar penetrasi kedua imperium tersebut. Dari utara ada Meditarian. Romawi sudah sangat kuat. Jordania. Yudi Latif dan Bapak Syu’bah Asa. Kalau Isa selalu mengatakan. Jadi. antara daerah subur sampai Mekkah tidak bisa dipenetrasi karena berupa gurun. yaitu Piagam Madinah. Selain padang pasir. Tetapi. Ini yang disebut sebagai daerah Arab yang menyenangkan. Yudi Latif Saya senang sekali diundang acara halaqah yang dilaksanakan MAARIF Intitute. ada pula daerah subur seperti Yaman. Tetapi jauh sebelum itu. Pengadilan Yesus sendiri dilakukan oleh Romawi. orang Kristen yang murtad dibuang ke padang pasir ini. ia dikelilingi lautan dan dari utara dihalangi padang pasir yang nyaris seperti bulan sabit (vertile 31 crassent) yang suburnya luar biasa. ia seperti pulau dan dikelilingi laut. yaitu Dr. Seperti halnya Australia menjadi tempat buangan orang Inggris. Sentral Arabiah nyaris tidak bisa dipenetrasi.Moderator : Joko Sustanto Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu Bapak dan Ibu yang saya hormati.

hidup. Baiat adalah transaksi. siapa yang diserang akan dibela oleh kelompok kabilahnya. Hukum diatur oleh suku-suku yang selalu harus bekerjasama secara kolektif. Nabi Muhammad SAW hijrah pada tahun 622 Masehi. Dalam Perjanjian Aqabah pada tahun 621 M disebutkan bahwa orang-orang Madinah akan bersedia menerima Nabi dan sahabatnya untuk berhijrah ke Madinah dengan jaminan Nabi bisa dipercaya menjadi rekonsiliator untuk menegakkan konflik kesukuan (tribal) yang tidak ada habisnya. Orang-orang yang terikat dalam perjanjian tersebut disebut sebagai ”umat”. Umat adalah siapapun yang ikut dalam semua kesepakatan atau perjanjian Piagam Madinah. Karena sentral Arab tengah tidak bisa dipenetrasi. termasuk di dalamnya adalah Nabi. hukum hanya berdasarkan pada kehendak kabilah. Sebelum hijrah. Dalam perspektif antropologi perlu adanya outsider essential yang akan menyelesaikan konflikkonflik itu. Dan lama-lama mereka menguasai daerah yang subur tersebut dan raja lama tumbang. Karena itu. Nabi membuat Perjanjian Aqabah (bai’at al-‘aqabah). Kabilah yang kecil akan mengikatkan pada kabilah yang besar. Oleh karena itu. Begitu seterusnya dengan kedatangan kabilah berikutnya. Piagam Madinah disusun dalam posisi yang sama. antar suku sudah menjadi bagian konflik. Pada konteks inilah kita akan meletakkan Piagam Madinah. pada zaman Nabi tidak ada yang menyerang kecuali dia berkhianat. Kalau model baiat sekarang dipaksakan oleh guru dan secara membabi buta. dalam perjanjian ada transaksi seperti jual dagang. Piagam ini juga menjadi wasit yang adil yang mencengangkan. Artinya. Kelompok-kelompok ini hidup nomaden yang selalu mengedepankan kolektivisme. Karena tidak ada hukum universal. tekanannya lebih ke spiritualisme. Dahulu baiat didasarkan pada konsensus dan bargaining untuk saling mendapatkan. Kabilah-kabilah dan 32 kaum nomaden biasanya pergi ke daerah subur tersebut. Seperti halnya yang terjadi di Papua. tidak ada yang bisa menyelesaikan. seperti jual beli. Karena semua menjadi bagian dari konflik. 33 Piagam ini menjadi awal Nabi hijrah ke Madinah. Dan kabilah-kabilah di Madinah menerima Nabi tetapi dengan jaminan Nabi harus memerankan diri sebagai hakim yang adil dan bisa menengahi konflik antar suku karena mereka juga lelah. maka tidak ada yang memiliki otoritas untuk menyelesaikan. Dari situasi barbarik dan tribal saling .adalah rohani. berkompromi sampai pada yang disepakati. Tidak ada kepentingan dengan syariah karena orde hukum sudah ada di tangan kerajaan Romawi. kehormatan dan kehendak mencapai kebahagiaan menjadi jaminan dalam piagam tersebut. Siapapun yang diserang akan dibela dan siapapun yang berkhianat akan diserang. Nabi praktis hanya memerlukan waktu 8 tahun dari hijrah sampai Fathu (pembebasan) Makkah. maka tidak ada hukum universal di Arab yang general ini.

Syu’bah Asa Moderator (narasumber membacakan naskah Khutbah Haji Wada`) Terima kasih. kita masih memiliki waktu 50 menit untuk mendiskusikan apa yang telah dipaparkan kedua narasumber. Nabi sering menggunakan tradisi lama yang diberi konteks baru. Seperti halnya dalam Perang Badar. ada tradisi ghozwah yang sebenarnya berarti penyerbuan atau pensabotasean. kalau ada kehidupan yang sulit. Moderator Terima kasih. Anisia Kumala (PP Nasyiatul Aisyiah) Pertama. tak terhindarkan bagi Nabi bukan hanya 34 sebagai pemimpin spiritual namun juga pemimpin negara yang perlu menetapkan hukum untuk kepentingan bersama. Piagam Madinah menjadi konsensus yang terus menerus menjadi pegangan pada setiap permasalahan. Selanjutnya. Beliau adalah alumni Mu‘allimin Muhammadiyah di Pekalongan dan sekarang sebagai Pimpinan Umum Tabloid Cahaya Nusantara. orang-orang Muhajirin bisa diterima. Jadi. Tetapi ada pula perbedaan antara Mekkah dan . zakat mal (harta) juga merupakan cara bagaimana ada akumulasi modal untuk mashlahah al-‘ammah (kepentingan umum). Mereka kalau sudah sulit akan menyerbu armada dagang dan mereka ambil dagangannya tetapi dengan etika sedapat mungkin tidak ada darah yang tertumpah. Al Quran menjawab memang ada larangan menyerbu pada harihari suci (jadi ada pengakuan terlebih dahulu). Seperti halnya Ibadah Haji jelas melanjutkan tradisi lama. Pada saat itu. Sampai pada hari pertama bulan Rajab dan ada penyerbuan oleh para sahabat. Maka. Silakan. Piagam ini juga kemudian berkembang menjadi sunnah yang tidak sekaligus menghilangkan tradisi lama. Dalam tradisi suku-suku. Oleh karena itu. Kaum Anshor dan Muhajirin bisa saling bahu membahu. berbeda dari Yesus Kristus yang hukumnya sudah selesai dengan Romawi. Nabi pernah mengirim beberapa utusan yang dititipi surat yang tidak boleh dibuka sampai hari tertentu.menjatuhkan. terima kasih. kita diingatkan dengan ketauladanan Nabi dan bagaimana Piagam Madinah lahir. tidak tiba-tiba. Namun ada pula etika yang melarang melakukan penyergapan di bulan Rajab. kita akan mendengarkan pembahasan Khutbah Haji Wada‘ oleh Bapak Syu’bah Asa. Bapak Yudi Latif tadi menjelaskan bahwa ada perbedaan karakter antara wilayah di luar Makkah dan Madinah. Nabi dihadapkan pada masalah yang memerlukan kesepakatan bersama. tetapi mana yang lebih biadab dibanding dengan orang yang mengusir dengan cara-cara biadab. Saya kira itu dari saya. sementara di Arab tidak ada hukum. Untuk menciptakan hukum. Nabi dipergunjingkan dengan dikatakan sebagai pelanggar hari suci. Tradisi lama terus dipertahankan dengan ruh yang baru. kehidupan di gurun juga susah.

bagaimana kontektualisasinya dengan hukuman mati? 35 Masmulyadi (PP IRM) Untuk Bapak Yudi Latif. kalau tidak ada pertumpahan darah. kenapa Ten Commandments (10 firman Allah) masih tercantum dalam Perjanjian Lama. posisi geografisnya yang berbeda. sangat menarik pembahasan geografis masyarakat Arab dan Piagam Madinah. Misalnya. untuk Bapak Syu’bah. orang Turki. seperti dikemukakan oleh Montgomery Watt. Rosseau memiliki konsensus sendiri dan konteks Indonesia memiliki Pancasila. Ada pandangan lain. Kenapa Nabi membuat Piagam itu. agamanya satu. Yahudi. ada Kristen. Mereka tetap memiliki hukum yang satu dalam sosial. campur antara Yahudi dan arab asli. Nabi memerlukan Piagam karena terjadi tribal di sana. Yesus tidak membawa syariah bukan karena Romawi sudah kuat tapi karena pada saat itu orang Yahudi sudah sangat kuat hukumnya namun aspek spiritualnya kurang dan sangat sekuler. Selanjutnya tanggapan dan komentar saya untuk Bapak Yudi Latif. dalam buku Bapak (Intelegensia Muslim dan Kuasa: Genealogi Intelegensia Muslim Indonesia Abad ke-20. Bapak menyampaikan bahwa Yesus tidak berkepentingan membawa syariah. Nurcholish Madjid sendiri mengakui bahwa Yahudi adalah agama yang sangat kuat rasionalnya. Isi Piagam yang merupakan cita-cita Nabi masih kosong maka Nabi membuat Piagam itu.Madinah. Pertanyaannya. karena Nabi memang membutuhkan hukum tersebut. Kalau kita melihat masyarakat Prancis yang mengalami konflik lalu J. Selanjutnya. setiap . Jadi. mengapa bisa berbeda? Kedua. dan Arab asli. tetapi berbeda agama. kenapa Ikatan Remaja Muhammadiyah (IRM) tidak masuk. Sebenarnya di Madinah pada waktu itu ada hukum masingmasing kabilah. Tafsiran Bapak sama dengan penjelasan Nurcholish Madjid yang selalu mengutip pendapat Robert Bellah tetapi tidak membaca karya Ibn Hisyam. Kalau Nabi memperjuangkan perempuan. Pandangan ini pertama dikemukakan oleh Baker. Tarmizy Idris (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Saya cukup puas dengan pemaparan Bapak Syu’bah karena berdasarkan pada literatur yang sangat baku dan representatif. Jadi. Memang heterogenitas masyarakat Madinah berdasarkan pada suku-suku. Pandangan Bapak tidak utuh dalam memberikan tafsir sosiologis Piagam Madinah karena analisisnya tidak bersumber pada teks asli Piagam Madinah. perjuangan kaum perempuan untuk konteks sekarang seharusnya seperti apa? Selanjutnya. lalu mengapa kita masih mengalami problem yang tidak bisa dipersatukan? Bagaimana mencari kendaraan yang bisa diterima oleh semua pihak? Yang kedua. 36 Itu tidak benar. Kalau di Mekkah tidak beragam. 2005). tadi juga disebutkan bahwa berbeda dengan di Madinah. ini soal syariah Yahudi yang ingin terus dipertahankan. Saat ini Angkatan Muda Muhammadiyah sedang berbenah diri menuju gerakan intelektual.

Nabi bisa saja hanya membuat hukum yang umum seperti adil. bagaimana mentransformasikan dan mengaplikasikan nilai-nilai kemanusiaan yang terkadung dalam Piagam Madinah dalam konteks Indonesia yang mayoritas Muslim serta seperti apa formatnya? Sejauhmana perbedaan Piagam Madinah dengan Resolusi 217 A (III) mengenai DUHAM? Saya melihat yang dirumuskan Nabi sangat agung. Nabi terpaksa harus masuk ke hukum secara teknis. Itu direspon dengan baik oleh Nabi. Sehingga ketika keluar dari jazirah arab. apakah komunitas Yahudi yang tinggal di Madinah itu memang dianggap murtad oleh pemimpin mereka? Menurut pendapat saya. Ahmad Syauqi (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Saya melihat pembicara yang hadir seperti dua kutub yang berbeda. mungkin soal faktor usia. hukum yang dibuat Nabi bukan merupakan kesepakatan kabilah. Menurut Bapak Yudi. Sedangkan yang lainnya tidak. seperti potong . Jadi. Nabi masuk juga untuk menyiarkan Islam di Madinah. Haykal dalam “Hayatu Muhammad” berpendapat bahwa Perjanjian Aqabah itu dua kali. menurut Bapak mana yang lebih banyak diantara keduanya? Somantri P (SMK Muhammadiyah Cirebon) Saya pikir penting kita kembangkan identifikasi ajaran HAM dalam al Quran dan Sunnah Nabi. Bagaimana menurut Bapak? Jaja Nurjanah (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Untuk Bapak Yudi Latif. Tetapi. Hal lain. ketika mereka sudah masuk Islam.kabilah sebenarnya punya hukum dan adat sendiri. Ada kekhawatiran terhadap Yahudi yang merupakan kekuatan dalam masyarakat yang memiliki akses ekonomi yang kuat. Jadi. Yang pertama dengan orang Madinah yang belum Islam dan Aqabah kedua ketika mereka ketemu Nabi yang didampingi Abbas. Nabi hijrah ke Madinah bukan semata untuk menyelesaikan konflik di sana. disepakati sahabat dan ada yang ditolak Nabi. Kedua. kita setengah hati untuk mengikuti. hukum yang dibangun Nabi bukan karena kesepakatan kabilah-kabilah. saya sepakat dengan perjalanan hukum atau kontekstualisasi hukum. Untuk hukum kadang merupakan ketetapan Nabi sendiri. Bagaimana pendapat Bapak Yudi tentang kelompok Islam radikal yang menyuarakan pentingnya Piagam Madinah di diterapkan di Indonesia? Bagaimana mengkontekstualisasikan dengan kelompok Islam di Indonesia? Kedua. Bapak Syu’bah lebih ke arah ustadz dan Bapak Yudi Latif lebih ke arah liberal. Kalau Nabi tidak lahir di Mekkah. Tadi Bapak menyinggung kafir dzimmi dan harbi. Yang menjadi kesepakatan hanya Piagam Madinah. tetapi kalau Resolusi DUHAM itu diusung oleh negara-negara yang melanggar HAM. Oleh karena itu. Yang menjadi kesepakatan hanya Piagam Madinah. setting Piagam Madinah bukan untuk menyelesaikan konflik tetapi untuk mendudukkan posisi Nabi dan sahabat. kalau saya menyimak pemikiran Bapak 37 Syu’bah mulai ada perubahan. mungkin tidak ada qishos. Pertama. dari pada di Mekkah yang terus menolak.

Apakah kita akan mengikuti induk ataukah tradisi? Ada yang dibilang induk. Itu untuk menunjukkan lemahnya pukulan. dan bisa duduk di politik. 38 Selanjutnya. maka suami harus mengganti 500 juta. Tetapi. pewarisan perempuan. Saya berbeda pendapat dengan Musda Mulia mengenai cara memperjuangkan hak-hak kaum perempuan. Hal yang lain. Imam Syafi’i menyatakan “pukullah” itu dengan menggunakan kayu siwak. seperti poligami tidak diikuti karena itu tradisi. kita tidak melihat al-rijal (gender) tetapi pada qawwamuna-nya (kemampuan ekonomi dan sosial). Ketika Musda Mulia menggelar seminar “Islam Menggugat Poligami”.tangan. apa manfaatnya bagi perempuan kalau perkawinan seperti itu dan apa kerugiannya jika dilakukan seperti sekarang? Menurut saya. Perjuangan Muslimat Indonesia selama ini sudah bagus dengan lahirnya PP 1974 seperti hak talak sekarang pindah ke pengadilan. Ketika berhadapan dengan laki-laki jelas kalah karena dikonstruksi seperti itu. kita melihat banyak perempuan yang memiliki kemampuan. Lebih baik itu diganti dengan perjanjian pra nikah. seperti kelompok Mawali (Muslim non Arab) yang disingkirkan sampai mereka masuk ke kekuasaan. Sekarang. Saya selalu bilang. itu adalah simbol baku Islam. komentar saya untuk Bapak Syu’bah. itu menandakan dekatnya masa peralihan. Nabi menikah dengan Siti Khadijah yang kaya tapi Nabi tidak melakukan poligami saat itu. berpendidikan tinggi. Musdah menghilangkan tradisi Islam untuk sesuatu yang bukan ajaran induk. kalau meneruskan tidak begitu. Soal akan bercerai atau tidak. Sehingga. Kedudukan perempuan dan laki-laki seperti lambang KB. Dan kalau ada sahabat Nabi yang galak maka istri mereka mengadu pada Rasulullah. Moderator Saya persilakan kepada Bapak Syu’bah untuk menjawab terlebih dahulu. Syu’bah Asa Banyak ayat yang menjelaskan mengenai nusyuz. di India dan China yang sudah berperadaban maju sekalipun masih banyak kendala perempuan Mereka ada dalam kehidupan domestik saja. dan itu halal. Jelas ini bukan cara Islam. kenapa tidak diubah pada shighat ta’liq. Misalnya. memang itu kelanjutan. Nabi sendiri tidak pernah memukul istrinya. berarti Islam menggugat Rasulullah. Musdah Mulia selalu mengklaim bahwa apa yang dilakukannya merupakan kelanjutan dari perjuangan umat Islam. dia ingin 39 menghilangkan wali. Saya bilang. serta antara laki-laki dan perempuan sama-sama mengucapkan akad ijab kabul. mahar. Ada juga kemajuan mengenai hak pemeliharaan anak dan itu . Bukan hanya di Arab. seperti upacara perkawinan mengikuti gaya di Barat. Lalu. Kalau saya melihat lain bahwa itu adalah hasil konstruk sosial. ketika Islam keluar arab terjadi banyak konflik. Seperti kalau dia dipoligami. terserah nanti. Dia menginginkan sesuatu yang lain untuk wanita Indonesia.

diputuskan pengadilan. Kalau ayat al-rijalu itu adalah ayat keluarga dan 40 kalau ada waris 1:2 itu karena fungsi. itu ayat tentang Nabi. akibat pengaruh Iran dan Turki. Tetapi setelah Nabi. Kita boleh bertanya kepada setiap laki-laki apakah mereka nyaman dengan menganggur sementara istri bekerja. perempuan menjadi tidak bebas kembali. dan perempuan juga boleh menuntut ilmu. Dzimmi itu terakhir diberlakukan di Turki dan sudah terhapuskan lama sekali. perempuan malah makin terperangkap. Jadi. Dalam kitab Al Manar karya Muhammad Abduh sudah tidak ada dzimmi dan harbi. Sekarang tidak butuh lagi itu. Seperti dalam tentara. Atau sebaliknya. tidak secara jasad. sekarang ada perdebatan mengelola hubungan agama dan negara. ketika krisis ekonomi terjadi banyak yang justru ke Mekkah. diantaranya ada yang berupaya memprivatisasi agama. Nabi Muhammad itulah yang diinginkan mereka menjadi Yahudi atau Nasrani. karena ada baitullah. seperti halnya di Indonesia. mereka dilarang menikah dengan perempuan yang pangkatnya lebih tinggi. Yang saya maksud dengan lambang KB. mengenai hukuman mati. mengenai perbedaan Madinah dan Mekkah. Sekarang tidak relevan lagi karena dunia sudah menyatu dan menjadi kecil. Mengenai lambang KB. Mengenai kafir harbi dan dzimmi. tergantung perspektif kita menafsirkannya. Yudi Latif Pertama. Rupanya. tidak. Terakhir. ketika membicarakan kepemimpinan. Apakah Islam datang di ruang yang kosong. Kalau dikaitkan dengan ayat walan tardla. Tetapi dalam tradisi Islam susah sekali kita memprivatisasi dan meletakkan Islam dalam . Yang ada. saya setuju dengan Abdullahi Ahmad An-Na’im. Dalam fikih ada kafir dzimmi dan harbi. Itu tidak akan jalan. banyak persoalan dan Nabi menunjukkan kemajuan yang luar biasa seperti perempuan bisa mewaris. Mengenai agama dan negara. Oleh karena itu. golongan Islam yang dimajukan. saya merasa tidak enak kalau laki-laki dan perempuan betul-betul sama atau setara. perempuan disuruh pergi ke masjid. Mekkah basisnya adalah perdagangan dan Madinah pertanian. Mantan Jaksa Agung. Mekkah itu memiliki wisata keagamaan. tradisi nomaden memang begitu. Islam sekarang akan masuk lebih subversif. Dalam al-Quran ada qishosh. Kalau lagi subur mereka akan tetap di sana tetapi kalau lagi krisis mereka akan nomad. menjadi menarik ketika situasi ekonomi dunia memburuk tetapi di Mekkah dalam keadaan naik. Makin maju zaman. Ketika Nabi datang. Abdurrahman Saleh menyatakan bahwa hukuman mati itu perlu. Terima kasih. Apakah kita akan mengubahnya. memang itu konstruksi. apakah seorang istri nyaman dengan suaminya yang menganggur. tidak harus. Pengadilan juga punya hak memantau poligami apakah menguntungkan atau tidak. Pada zaman Nabi perempuan bebas sekali. tidak menjadikan Barat sebagai model.

seberapa sekulernya mereka tetapi masih bisa utuh. Yesus lebih masuk ke dalam spiritual.” Seperti halnya Pancasila di Indonesia. Karena tidak ada otoritas tunggal. Agama tetap namun bagaimana agar negara tidak dimutlakkan oleh simbol-simbol agama yang memaksakan otoritas pemahamannya. Ini karena Islam sering diletakkan di luar pagar politik. Memang ada ikatan antar suku seperti larangan perang dalam bulan suci. karena tidak ada otoritas tunggal. jelas sekali di Indonesia karakter Islam tidak muncul sama sekali dalam politik. Terima kasih. maka itu akan bertentangan dengan Islam sendiri seperti yang terjadi di Arab Saudi. seperti dalam fikih ataupun cabang agama yang lain. kira memiliki kegelisahan yang sama terhadap Hizbut Tahrir dan PKS. Tetapi. Menurut saya. dan berujung pada keadilan sosial. Di India karakternya Hindu. justru mengajak seluruh peran agama dalam mengurus ruang publik bersama. Sila Pertama jelas menegaskan bahwa bangunan bersama bernegara adalah ketuhanan. Islam membawa seluruh agama-agama ke dalam peacefull concession. Azasnya bukan agama diprivatisasi. Maka. Memang Muhammadiyah lebih cepat menerima pandangan mereka karena sudah ada fase purifikasi sebelumnya. bahkan sekalipun Jawa yang sering mendominasi. harus dirobohkan pandangan memisahkan agama dari negara. Tidak ada institusi efektif untuk mengeluarkan 41 ulama agar hanya mengurus spiritual. Saya kira. Ketuhanan yang pada level substantifnya diterjemahkan dalam level kemanusiaan. Bagaimana agar 42 karakter politik lebih diwarnai Islam? Pertama. Samuel P. Terakhir. maka nyaris tidak bisa ditemukan representasi tunggal. selamanya tidak akan ada representasi tunggal. Tetapi. Ini berbeda dengan Amerika. Memang ruang publik sudah diatur hukum Romawi dan agama sudah diatur dalam perjanjian lama. mengenai Yesus tidak berkepentingan dengan hukum. tetapi tidak pernah bisa dibakukan. Seperti dalam Pancasila. persatuan. konsensus yang dipimpin hikmat dan kebijaksanaan. maka bukan agama simbol yang diambil. karena mereka masih berjejak pada etika Protestan. Huntington pernah menulis “Sehebat-hebatnya doktrin komunisme didoktrinkan ke negara tetapi dia seperti rumah kardus ketika ada persoalan ekonomi. Bagaimana dengan konteks negara Islam di Indonesia. itu paralel betul dengan prinsip-prinsip Islam. itu bahasa saya.ruang privat saja. tetapi nilai-nilai bersama yang diyakini semua agama. Di Indonesia tidak ada karakter Islam. maka perlu konsensus. Dalam perjanjian itu. ke dalam mereka mengembangkan cinta kasih dan solidaritas namun keluar mereka mengembangkan dendam. Dalam peran tersebut. tidak mungkin menjadi alat menggebuk orang Islam. Moderator Terimakasih kepada dua narasumber yang telah memberikan . di Jepang karakternya juga jelas. Dan kalau ada representasi tunggal.

Bila di satu pihak ajaran Islam menjadi dasar bagi pembentukan peradaban sementara di pihak lain hak asasi manusia dideklarasikan dan diadvokasikan sebagai salah satu pranata untuk membangun peradaban yang lebih baik (juga). diskursus tentang hak asasi manusia menjadi sangat aktual. dan komparatif. Dengan demikian. Hak Asasi Manusia: Makna. Karena. Hak itu mengimplisitkan kewajiban. atau wama kulit. Pertama. Wb. dan yang menjadi keunikan Islam adalah bahwa ajaranajarannya tidak hanya mencakup kepercayaan dan ritus saja tetapi juga menjadi dasar bagi pembentukan peradaban. adat istiadat. Berkaitan dengan ini. karena tidak saja diadvokasikan lebih giat lagi ke seluruh dunia. Walau demikian. ada dua hal yang inheren dengan kata Islam. agama. Kedua. Islam dimaknai sebagai realitas historis para pemeluknya. karena pada umumnya seseorang berbicara tentang hak manakala ia mempunyai tuntutan yang harus dipenuhi pihak lain. Dari sejumlah hak-hak manusia itu ada yang dinilai asasi. dapat dikaji. Dalam kata asasi terkandung makna bahwa subjek yang memiliki hak semacam itu adalah umat manusia secara keseluruhan tanpa membedakan status. tetapi sudah dimasukkan juga sebagai faktor dalam menentukan kebijakan hubungan antarbangsa. dengan. suku. Sebagai suatu kajian empirik untuk tujuan deskriptif atau evaluatif sekalipun. bahkan tanpa mengenal kenisbian relevansi menurut .keterbatasan akses terhadap realitas empirik. pandangan masyarakat Islam terhadap hak asasi manusia. Timur. isu hak asasi manusia menjadi agenda yang makin penting. ras. 1987). Islam dimaknai sebagai ajaran. pergaulan masyarakat adalah mustahil membicarakan hak seseorang atau sesuatu pihak tanpa secara langsung mengaitkan hak itu dengan kewajiban orang atau pihak lain. dan bahkan penampilkan hak asasi manusia negara-negara Islam. Dalam.pencerahan kepada kita semua. Latar Historis. maka diskursus tentang Islam dan Hak Asasi Manusia menjadi relevan. 43 ISLAM DAN HAK ASASI MANUSIA M. dan Struktur Dari membandingkan beberapa definisi tentang hak.A Fattah Santoso Pendahuluan Setelah berakhimya Perang Dingin. misalnya. diskursus tentang Islam dan Hak Asasi Manusia sekali lagi menemukan relevansinya. Sehubungan dengan itu. lebih-Iebih bila dikaitkan dengan Islam. analisis dalam diskursus ini lebih bersifat filosofik. tulisan ini membatasi diri pada diskursus tentang Islam dan Hak Asasi Manusia dimana Islam lebih dimaknai sebagai 45 ajaran. ia dapat dimaknai sebagai suatu nilai yang diinginkan seseorang untuk melindungi dirinya agar ia dapat memelihara dan meningkatkan kehidupannya dan mengembangkan kepribadiannya (M. Wassalamu‘alaikum Wr. deduktif.

Yang termasuk dalam hak sipil dan hak politik. diakui oleh semua peradaban. kedua. Setelah melalui proses yang panjang. hak sipil dan hak politik. tetapi sebagai produk budaya modern ia didesain untuk melindungi kebebasan individu dalam konteks negara-bangsa modern dimana kekuasaan negara cenderung semakin dominan dan tersentralisasi (A. hak untuk menikah dan membangun keluarga (pasal 16). hak untuk memperoleh keadilan di depan hukum (pasal 6-8). 1991). Untuk kepentingan kajian. mencari suaka ke negara lain. kebebasan dan keamanan (pasal 3). masyarakat manusia pada zaman dahulu terdiri dari dua lapisan besar. The Bill of Rights dalam Konstitusi Amerika Serikat (1789). dan ketiga. Setiap kali pernyataan tentang hak asasi manusia dibuat. Kesadaran akan hak asasi manusia dalam peradaban Barat timbul pada abad ke-17 dan ke-18 Masehi sebagai reaksi terhadap keabsolutan raja-raja dan kaum feodal terhadap rakyat yang rnereka perintah atau manusia yang mereka pekerjakan. hak ekanomi dan hak sosial. 1987). Dengan demikian. antara lain: hak persamaan/kemerdekaan sejak lahir (pasal 1). 1987). dan menetapkan suatu kewarganegaraan (pasal 13-15). hak asasi manusia haruslah sedemikian penting. The Bill of Rights 46 Negara Bagian Virginia (Juni 1776). dan mutlak pemenuhannya (Cf. yang mempunyai hak-hak dan lapisan bawah. hak kolektif. Deklarasi PBB tersebut dapat diklasifikasikan dalam tiga kategori: pertama. dan 9-11). Deklarasi PBB ini tidak didesain dalam rangka masyarakat yang berstuktur persukuan. dan The Declaration of Rights of Men and Citizenship Sidang Konstituante Perancis (1789). Sidney Hook. seperti The Bill of Rights dari Revolusi Inggris (1689). hak untuk bebas berfikir. Seperti deklarasi-deklarasi sebelumnya. Perlindungan terhadap kebebasan iridividu itu akan nampak jelas dalam Struktur (baca: batang tubuh -meminjam istilah UUD RI 1945) Deklarasi Universal Hak-hak Asasi Manusia.waktu dan tempat. sehingga mereka diperlakukan sewenang-wenang oleh lapisan atas (Harun Nasution. minoritas. 1978). hak untuk memiliki kekayaan (pasal 17). Mayer. . Deklarasi Kemerdekaan 13 Negara Bagian Amerika Serikat (Juli 1776). Sebagaimana dapat diketahui dalam sejarah. Kesadaran itu kemudian memicu upaya-upaya perumusan dan pendeklarasian hak-hak asasi manusia. advokasi hak asasi manusia mencapai momentum globalnya sejak 10 Desember 1948 ketika Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan Deklarasi Universal Hak-hak Asasi Manusia. hak untuk hidup. yang ditekankan adalah pencarian jaminan pengakuan hakhak rakyat (lapisan bawah) oleh otoritas negara atau kekuatan vang sedang menguasai negara (A.K. hak untuk memperoleh perlakuan yang manusiawi (tidak sewenangwenang) dalam penyelesaian tertib sosial (pasal 5. hak untuk bebas bergerak. Brohi. mayoritas. yang tidak mempunyai hak-hak tetapi hanya mempunyai kewajibar-kewajiban. mendasar. yaitu lapisan atas.E.

dan hak untuk berkumpul dan berserikat (pasal 20-21). Dari latar historis beberapa perumusan dan deklarasi hak asasi manusia (yaitu perlindungan terhadap kebebasan individu di depan kekuasaan raja. Dan hak kolektif mencakup hak semua bangsa untuk menentukan nasibnya sendiri.K.S. Produk dari perspektif anthroposentris ini tidak lain adalah individu yang otonom (J. dengan pengertian bahwa manusia dipandang sebagai ukuran bagi segala sesuatu karena ia adalah pusat atau titik tolak dari semua pemikiran dan perbuatan (A. hak untuk mempero1eh jaminan sosial. manusia ditarik pada kehidupan yang riil (realitas empirik) agar ia dapa: teruji sebagai makhluk yang fungsional. dan bukan sebagai penguasa. ia disebut khalifah. Perspektif Barat dalam melihat hak asasi manusia dapat disebut bersifat anthroposentris. 1978). namun kewajiban-kewajiban ini pada gilirannya menimbulkan segala hak yang berkaitan dengan . sebagai realisasi dari perjanjiannya dengan Allah pada awal mula penciptaannya (9:111). Walaupun manusia mempunyai kewajiban-kewajiban kepada penciptanya. hak semua ras dan suku bangsa untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi. Sedangkan yang termasuk dalam hak ekonomi dan sosial (pasal 22-. Dari eksistensinya yang ideal. hak untuk menikmati standar kehidupan yang cukup. Dalam status terhormat dan fungsi mandataris ini. termasuk perumahan dan pelayanan medis. 1987). hak untuk memperoleh pendidikan. dan hak masyarakat untuk bebas dari neo-kolonialisme (pasal 28-30). hak untuk beristirahat dan berekreasi. Vatin. kaum feodal atau negara yang dominan dan tersentraIisasi). Dalam kaitan ini.47 berkesadaran. yang diberi kuasa. 17:70 dan 15:28-29) dan fungsional (Q. hak untuk mendapat liburan periodik dengan (tetap) mendapat upah. dan hak untuk berperan serta dalam kegiatan kebudayaan. Hak-hak asasi manusia di atas. Manusia adalah makhluk Allah yang terhormat (Q. Allah semata yang mempunyai hak-hak) dengan cara mematuhi hukum-hukumNya. Brohi. dalam pengertian mandataris. dan beragama (pasal 18-19). Semua kewajiban itu merupakan amanah yang diemban (33:72). walaupun merupakan Deklarasi PBB di mana seluruh bangsa dari pelbagai penjuru dunia terlibat namun harus diakui berasal dari buah pemikiran dan anak peradaban Barat.28).S.C. manusia hanya mempunyai kewajiban-kewajiban kepada Allah (karena itu. 6:165 dan 33:72). serta kesadaran historis tentang peradaban yang melahirkannya. dapatlah diidentifikasi karakteristik utama hak asasi manusia. 48 Hak Asasi Manusia dalam Islam Cara pandang Cara pandang Islam terhadap hak asasi manusia tidak terlepas dari cara pandangnya terhadap status dan fungsi manusia. antara lain: hak untuk bekerja dan memperoleh upah yang layak. dan kesadaran ontologis tentang struktur Deklarasi PBB.

Pada sisi lain. Si penguasa sendiri. tetapi berpalinglah dariku bila aku menyimpang. 1978). Brohi. Oleh karena itu. yaitu kesadaran kepada Allah sebagai pusat kehidupan (A. yang bertindak sebagai pemegang otoritas yang diangkat untuk melaksanakan hukum Allah. Karena itu. baik secara diam-diam maupun secara terbuka. kecuali dengan pertolongan Allah. sebuah problema yang sering muncul dalam 49 melaksanakan hak asasi manusia. Islam memandang hak asasi manusia dengan cara pandang yang berbeda dari Barat. Penghargaan kepada hak asasi manusia. Cara pandang ini.K. aku berharap Allah menjadi saksi bahwa aku tidak mempunyai keinginan untuk memegang jabatan ini. bila dilaksanakan dengan benar akan menimbulkan kesadaran akan hak-hak yang berkaitan dengan hubungan antar sesama manusia. antara individu dan negara. hak kebebasan. adakah aku (pernah) berdoa untuk itu? Aku telah setuju untuk menanggung beban ini. bila mengkhianati amanah Allah. Brohi. tidak bersifat anthroposentris. Kewajiban bertauhid (mengesakan Allah). setidaknya secara filosofis. merupakan bentuk kualitas kesadaran keagamaan. koreksilah perbuatanku bila aku khilaf. Sunnah di sini . beban yang dipikulkan ke pundakku sedemikian beratnya. Ajaran Islam tentang Hak Asasi Manusia Sumber ajaran di dalam Islam adalah Al Qur’an dan Sunnah (juga tradisi kehidupan kaum Muslim awal). sepeti hak persamaan. Kekuasaan negara hanyalah wakil dari kekuasaan Allah.hubungannya dengan sesama manusia. dan hak memperoleh keadilan. agar kejahatan tidak mengangkat kepalanya (baca: memperoleh momentumnya). Bekerjasamalah denganku bila aku berlaku benar. tidak ada kenikmatan bagiku di dalam memegang pimpinan ini. bahkan konflik. Seorang manusia mengakui hak-hak manusia lain karena hal itu merupakan kewajiban yang dibebankan kepadanya dalam rangka mematuhi Allah. Menurut Islam. akan dihukum juga. Khutbah sahabat Abu Bakar ketika diangkat menjadi khalifah melukiskan hal ini sebagaimana berikut: “Hai saudara-saudaraku. 1978). Kalian telah mengangkatku sebagai pemimpin kalian. walaupun hal itu tidak berarti aku lebih unggul daripada kalian. Patuhilah perintahku selama aku mematuhi perintah-perinlah Allah dan Rasul-Nya. tetapi bersifat theosentris (sadar kepada Allah sebagai pusat kehidupan). misalnya.” (AK. dengan demikian. tidak seorangpun dapat melepaskan dirinya dari hukum Allah karena melanggar hak-hak orang lain. sehingga aku merasa bahwa aku tidak mempunyai kekuatan di dalam diriku untuk mengembannya. Sebaliknya. aku tidak dapat memenuhi tugas/kewajibanku ini. (bahkan) tidak pernah bercita-cita memilikinya. dapat menjembatani ketegangan.

2: 256. Sistem syari’ah ini telah berfungsi sebagai petunjuk bagi umat dan pada gilirannya menjadi landasan bagi peradaban Islam sejak abad ketujuh. tumbuh-tumbuhan dan benda tak bernyawa) berasal dari Yang Maha Esa. ajaran lauhid. kemahaesaan Tuhan. Satu hal yang barangkali kurang disadari oleh mayoritas generasi Muslim berikumya adaIah bahwa sistem syari’ah tersebut merupakan produk pemahaman manusia tentang sumber-sumber Islam dalam konteks sejarah tertentu (yaitu abad ketujuh sampai kesembilan). Q. dan kebebasan manusia. alam semesta beserta isinya (manusia. Mereka telah berhasil mengembangkan sistem syari’ah yang komprehensif dan koheren. 76:2-3). sistem itu dipertahankan untuk tetap menjadi landasan bagi pengembangan peradaban masa kini dengan konteks sejarah yang berbeda. Dari ajaran-ajaran dasar tentang persamaan.S. teologi. Karena manusia itu bersaudara (yang mengimplisitkan adanya kasih sayang) dan memperoleh kebebasan. dan persetujuan-persetujuannya sendiri. Pada gilirannya. dan 10:99) . bebas dari pemilikan manusia lain (Q. Falsafah dasar bagi hak asasi manusia dalam Islam terdapat daIam ajarannya yang utama. 4:1.S. termasuk masalah hak asasi manusia. persaudaraan. bebas dalam kemauan dan perbuatan (Q. dengan demikian. Bertitik tolak dari sumber-sumber tersebut. terlebih dahulu dikaji ajaran-ajaran Islam tentang hak asasi manusia dengan merujuk langsung pada sumber-sumber Islam. timbullah hak-hak asasi manusia yang lain. tanpa bergeming sedikitpun pada upaya reformasi sistem tersebut. sehingga ia tidak hanya mencakup persoalanpersoalan yang legal dan yurisprudensial saja. para sarjana Muslim selama tiga abad pertama sejarah Islam mengembangkan syari’ah. kondisi ini telah melahirkan sejumlah agenda permasalahan kontemporer yang belum terpecahkan. etik. bebas dari tekanan dan paksaan manusia lain. 33:72).S. 90:13). yaitu tauhid. manusia tidak boleh diperbudak oleh manusia lain. dan 49:13).dimaksudkan sebagai penjelasan dan pengimplementasian Nabi Muhammad SAW atas nilai-nilai etik dan filosofik dan prinsipprinsip dasar al-Qur’an melaIui contoh-contoh perilaku dirinya.masih pada tahap identifikasi yang barangkali belum komprehensif juga.S.Dalam kaitan dengan hak asasi manusia. Manusia dalam Islam adalah manusia bebas (Q. 1979). walaupun -perlu dicatat. hewan. Dalam tauhid terkandung pengertian bahwa yang ada hanya satu Pencipta bagi alam semesta. yaitu cara hidup Islami yang ditetapkan berdasarkan wahyu illahi. bebas dari eksploitasi manusia lain. Tetapi sebelum agenda permasalahan itu diungkap. Konsekuensinya. mengandung ide persamaan dan persaudaraan seluruh manusia (Cf. dia secara . tetapi juga praktek-praktek ibadah ritual. Karena manusia itu bersaudara dan 51 sama derajatnya. 50 ucapan-ucapan verbalnya. misalnya. dan bahkan bebas dalam beragama (Q. kesucian personal dan tatakrama yang baik (Fazlur Rahman.S.

andaikata anak perempuanku Fatimah melakukannya..S... Tidaklah orang Arab lebih tinggi daripada orang non-Arab. perlu diberi hak untuk bebas menentukan nasib mereka sendiri (Q. dari ‘Aisyah yang mengatakan bahwa Usamah suatu saat menganjurkan kepada seorang wanita untuk datang kepada Nabi.S. Ketahuilah bahwa semua kaum Muslimin itu bersaudara... 4:1 dan 30:21).. 30:20 dan 67:15). 2:129 dan 3: 164). Tuhan kamu satu.S. karena manusia itu bersaudara dan sama derajatnya... Kitab al Hudud.. ‘beberapa bangsa sebelum kamu telah dihancurkan karena mereka menjatuhkan hukuman pada masyarakat kelas bawah tetapi tidak menghukum anggota masyarakat kelas atas (pada waktu mereka melakukan tindak kejahatan). hak berfikir. dan berserikat (Q... 2.individual perlu diberi hak untuk hidup dan memperoleh keamanan (Q. hak memperoleh jaminan sosial (Q.Hai manusia. Dan secara kolektif. 4:29). Demi Tuhan yang ditangan-Nya terletak kehidupanku. 52 Barang siapa yang telah menerima amanah maka tunaikanlah amanah itu kepada yang telah mengamanahkannya . 2:188 dan 4:29). perlu diberi hak untuk bebas dari neokolonialisme dan segala bentuk diskriminasi (Q. dan 42:38). kamu semua anak Adam. sedang Adam dari tanah .. Persetujuan Rasulullah SAW kepada pendapat sahabatnya: “Dalam peristiwa Perang Badar.S. hak mendapat pekerjaan. Petuah Rasulullah SAW kepada seorang wanita yang datang berkonsultasi kepadanya atas anjuran Usamah: “Dari ‘Urwah. Nabi memilih suatu tempat .. Ajaran Islam tentang hak asasi manusia di atas telah diaktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat pada zaman Nabi Muhammad SAW dan Khulafa’ur Rasyidin (empat khalifah pertama) seperti tersirat dalam beberapa Sunnah dan tradisi Sahabat berikut ini.. hak untuk bebas bergerak/mobilitas (Q. berbeda pendapat.. 51:19 dan 90:14-16). 4:58. sesungguhnya darah dan harta bendamu adalah suci sehingga kamu menemui Tuhanmu. Nabi berkata.S. Engkau hanya boleh mengambil dari seorang saudaramu sesuatu yang dengan sukarela diberikannya kepadamu .. kecuali karena kesalehannya .. berbicara. dan negeri ini adalah suci . ayahmu pun satu. dan 5:8). 13:11).. 1981).S. 49:13). Lebih lanjut.. hak mengecap pendidikan (Q.. Dan secara kolektif. dia secara individual perlu diberi hak memperoleh keadilan di depan hukum dan perlindungan dari perlakuan yang tidak manusiawi (sewenang-wenang) dalam penyelesaian tertib sosial (Q. Kamu mempunyai hak atas diri isteri-isteri kamu dan isteri-isteri kamu mempunyai hak atas diri kamu .S.S. (Bukhari. 1.. 3.1978). tentu saya potong tangannya”..” (AK Brohi.S. sebagaimana hari ini. Sebagian dari khutbah Rasulullah SAW di depan umatnya pada peristiwa Haji Wada’: “.S. Hai manusia.. bulan ini.. 3:159. hak berkeluarga (Q. upah yang layak dan memiliki kekayaan (Q....

Nabi menyetujuinya. (AK Brohi. semuanya akan berada di bawah lindungan Allah dan NabiNya: tidak ada uskup yang diberhentikan dari keuskupannya.” (A. kebebasan. dan tidak akan terjadi perubahan dalam hak-hak yang mereka telah nikmati sejak lama”. kemerdekaan. tidak ada rahib yang akan diberhentikan dari biaranya dan tidak ada pendeta yang akan diberhentikan dari posnya. tempat itu secara strategis lebib baik tempatnya. pendeta-pendeta. 1987). dapatlah disimpulkan bahwa prinsip-prinsip dasar yang berkaitan dengan hak asasi manusia. Hubab bin Mandhar lantas mengajukan suatu tempat alternatif untuk memberikan serangan terhadap musuh. persaudaraan. Nabi menjawab tidak. karena menurut anggapannya. bagaimanapun merupakan bagian dari . dan penghormatan terhadap sesama dengan jelas telah dikukuhkan sejak tahap awal Islam. maka biarkanlah mereka dan kegiatan mereka dalam keadaan yang damai “. Hubab bin Mandhar.khusus yang dianggapnya pantas untuk menyerang musuh. identifikasi ajaran-ajaran Islam tentang hak asasi manusia belumlah memadai. Untuk kebutuhan masa kini di mana hak asasi manusia diadvokasikan secara gencar. rahib-rahib. sehingga (menurut pengakuan objektif Jean Claude Vatin. Jangan memenggal seseorang pun. Salah seorang sahabatnya. baik bagi sebuah Deklarasi Islam Universal tentang Hak-hak Asasi Manusia maupun bagi penyempumaan prinsip-prinsip universal seperti yang terkandung daIam Deklarasi PBB karena ia.K. 1987). Mungkin sekali secara kebetulan kamu akan bersua dengan orang-orang yang telah mengundurkan diri ke dalam biarabiara. Jangan bunuh domba-domba. lelaki-lelaki dan perempuan-perempuan. orang-orang yang hidup di gereja-gereja mereka dan budak-budak mereka. bertanya kepada Nabi. (AK Brohi. apakah yang menyebabkannya memilih tempat khusus itu karena hasil dari wahyu Tuhan. Jangan bunuh anak-anak. 1987) “menempatkan dunia Islam beberapa abad di depan Barat”. Jangan patahkan keyakinan yang telah kamu ikrarkan. Dengan ucapan itu. ternak-ternak atau unta-unta. seperti persamaan. 5. Pesan Khalifah Abu Bakar ketika mengirim ekspedisi pertama ke negeri Syam: “Hendaklah kamu bersikap adil. 1978). kecuali sekedar untuk dimakan. Perjanjian Rasulullah SAW dengan golongan Kristen Najran: “Dari Muhammad Sang Nabi kepada Abu Harist. uskup Najran. Hasiil identifikasi 54 tersebut harus diformulasikan dalam sebuah rumusan yang dapat berguna. dan jangan tebang pobon-pohon yang menghasilkan buah-buahan. Dari kajian terhadap ajaran-ajaran Islam tentang hak-hak asasi manusia dan aktualisasinya pada zaman Nabi dan Khulafa’ur Rasyidin. Jangan rusakkan atau membakar pohon-pobon korma. 53 4. Brohi.

khazanah kemanusiaan. Pendekatan ini diadopsi dari pemikir Malaysia. kiranya dipertanyakan juga bagaimana pandangan kita terhadap kandungan Al Qur’an itu sendiri. 4:1). Chandra Muzaffar (lahir 1947). Sebelum masalah kedua ini dijawab. di satu pihak ada beberapa ayat yang menjelaskan prinsip persamaan manusia. dan dalam menerima pembagian warisan di mana bagian perempuan hanya separuh dari bagian laki-laki (Q. 4:34).S. apakah pemecahan itu berimplikasi pada reformasi metodologi? Alternatif Pemecahan Walaupun disepakati bahwa Al Qur’an merupakan asas hidup umat Islam. dan 95:4). Dalam makalah ini disampaikan suatu pendekatan yang dipandang tepat untuk mempertemukan kelompok-kelompok ayat yang walaupun dalam satu tema namun terkesan kontradiktif dalam rangka memahami hak-hak asasi manusia dalam Islam secara lebih utuh. Berdasarkan pendekatan ini. di satu pihak ada beberapa ayat yang menjelaskan perlunya hak hidup dan perlindungan martabat manusia (Q. karena timbul masalah baru apakah dalam memahami dua kelompok ayat itu diperlukan pendekatan tekstual atau pendekatan lain. 17:40. disalib. 48:6 dan 57:18). Akan tetapi dalam rangka formulasi itu. MisaInya. Yang menjadi masalah adalah bagaimana mempertemukan dua kelompok ayat yang walau dalam satu tema tetapi terkesan kontradiktif itu.S. 55 Untuk menjawab masalah di atas nampaknya tidak mudah.S. Agenda Permasalahan Dalam mengidentifikasi ajaran-ajaran yang berkaitan dengan hak. bahkan keduanya merupakan kesatuan ontologis (Q.S.S. tetapi di pihak lain dijumpai beberapa ayat yang terkesan mengabaikan hak hidup dan manabat manusia. atau dipotong tangan dan kaki (Q. 17:70. hukuman untuk pencuri: dipotong tangan (Q. 4:124. yang terakhir lebih superior dari yang terdahulu (Q. seperti dalam kewenangan menjadi saksi (Q. terutama yang ter-akhir. sementara di pihak lain dijumpai ayat-ayat yang terkesan membedakan perempuan dari laki-laki. 24:2). 13:23. kandungan Al Qur’an dapat difahami dalam empat peringkat: . atau terkesan membatasi hak-hak perempuan. 5:33). terutama yang bersumber dari Al Qur’an.S. 4:29. 2: 282) di mana kesaksian dua orang perempuan dihargai sama dengan kesaksian tunggal seorang laki-laki. hukuman untuk pezina: didera seratus kali (Q. dihadapan kita dijumpai agenda permasalahan sebagaimana diuraikan berikut. melalui dua makalahnya (1987 dan 1989). seperti hukuman untuk pembuat kerusakan di bumi: dibunuh.S. 5:38). seperti tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan (Q.hak asasi manusia. dijumpai beberapa ayat yang walaupun dalam satu tema tetapi terkesan kontradiktif. 43:16. 4: 11 dan 4: 176) Misal lain.S. Bila dua masalah terakhir dapat terpecahkan.S. Dr. namun pendekatan-peodekatan dalam memahami kandungannya masih beragam. 40:40.

sebagaimana dilarang untuk memfitnah. mengerjakan puasa. Adalah wujud dari kebijaksanaan Tuhan yang tak terbatas untuk menerjemahkan ide-ide yang abadi dan universal (yaitu nilainilai filosofik/etik dan prinsip-prinsip dasar) ke dalam realitas 57 yang tertentu dan kontekstual.Pertama. shalat. keadilan. dan lain-lain. sehingga komunitas pertama . kesabaran. kebaikan. bersikap malas. Keempat. Peraturan dan kaidah ini juga tidak berubah karena intensitas shalat bukan sesuatu yang dipengaruhi oleh zaman dan keadaan. bohong. nilai-nilai filosofik dan etik yang bersumber pada ajaran utama: tauhid. Umat. Shalat adalah prinsip dasar. kejujuran. Peraturanperaturan dan kaidah-kaidah ini dijadikan sebagian dari wahyu untuk menolong umat Islam pada abad ke-7 menerapkan prinsip-prinsip dasar dan nilai-nilai filosofik dan etik. menegakkan yang ma’ruf. kebenaran. Nilai-nilai ini bersifat kekal. menindas. Karena. Sejarah masyarakat dan peristiwa-peristiwa umat terdahulu yang diceritakan dalam Al Qur’an menunjukkan betapa pentingnya. kesucian. sopan dan berakhlak dalam hubungan antara lelaki dan perempuan. tidak terikat pada zaman dan keadaan (Iqbal. menghormati orang tua. mencuri. Karena itulah. peraturan dan kaedah dalam bidang ibadah. dan bersahabat dan berusaha menyatupadukan umat manusia. berjudi. Ketiga. prinsip-prinsip dasar ini dalam perkembangan peradaban manusia. keterpaduan. dan tidak berubah. Wujud dari prinsip-prinsip itu antara lain berupa perintah dan larangan. diminta mendirikan shalat. kebebasan. misalnya. dan lainlain. Dan hasrat batiniah itu adalah sesuatu yang kekal. Yang dimaksudkan dengan nilai-nilai ini adalah nilai-nilai seperti persamaan. namun ada beberapa peraturan dan kaidah yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat yang tidak bebas dari konteks (pengaruh keadaan dan zaman). harmoni.prinsip dasar. Kedua. keindahan. Prinsip-prinsip dasar ini diperlukan untuk menjelaskan nilai-nilai filosofik dan etik yang masih bersifat umum sehingga dapat dijadikan panduan hidup 56 masyarakat baik secara individual maupun kolektif. Peraturan dan kaedah juga diwahyukan untuk menolong umat menerapkan prinsip. membunuh tanpa sebab. terutama dalam bidang ibadah. 1981). berbaik dengan tetangga. Berapa kali? Lima kali (waktu) sehari. Lima waktu adalah peraturan. merupakan hasrat batiniah manusia agar memperoleh jawaban dalam kesunyian alam semesta yang dahsyat. berzina. seperti perintah untuk mendirikan shalat. Setiap Muslim mesti membuktikan kesetiaannya kepada nilainilai ini karena kesetiaan kepada nilai-nilai ini bermakna kesetiaan kepada Allah. abadi. baik sendirian maupun berjamaah. sombong. persaudaraan. mencegah yang munkar. prinsip-prinsip dasar ini diterima sebagai aspek kandungan Al Qur’an yang tidak berubah. memberi zakat. bersikap tamak. kasih sayang. prinsip-prinsip dasar. membagikan kekayaan dengan cara yang adil. haji.

yang bertakwa. mendirikan shalat. mengutamakan nilai filosofik/etik ‘keadilan’ dengan membagibagikannya kepada rakyat yang lemah dan menunda “peraturan” yang tersurat dalam Q. dan peperangan. 1987). ternyata Al Qur’an sendiri membedakan nilai-nilai asasi dari peraturan-peraturan. Jadi berdasarkan pendekatan ini. dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji. dan dalam menghukum pencuri di saat paceklik (yaitu. sehingga dapat saja nilai filosofik/etik dan prinsip dasar dibebaskan dari peraturan dan kaidah tertentu yang jelas dipengaruhi oleh keadaan dan zaman. tetapi kebaktian itu bermakna bahwa seseorang itu percaya kepada Tuhan. anak-anak yatim. salah satu cara hukuman yang mudah difahami (karena kontekstual) diwahyukan kepada mereka. Itulah sebabnya umat Islam dilarang mencuri.S. orang-orang miskin. dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya.S. Sebagai contoh. karena konteks yang sudah berbeda). 2:177: 58 “Kebaktian itu tidak ditentukan dengan pembelokan muka (kiblat salat) ke arah timur dan barat. musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta. 5: 38. nabi-nabi. dan (memerdekakan) hamba sahaya. mengutamakan nilai filosofik/etik keadilan dengan menunda peraturan yang tersurat dalam Q. hari kemudian. Untuk memungkinkan komunitas Muslim pertama menerapkan prinsip dasar ini. 81. dan mereka itulah orang-orang. dalam memahami kandungan Al Qur’an diperlukan kemampuan untuk dapat membedakan “nilai-nilai filosofik/etik” dan “prinsip-prinsip dasar” dari “peraturan-peraturan” dan “kaedahkaedah” dengan lebih mengutamakan yang pertama (nilai filosofik/etik dan prinsip dasar).Muslim akan dapat mengerti makna praktis suatu perintah atau larangan moral (Chandra Muzaffar. yaitu potong tangan. karena mencuri merupakan perbuatan yang mencabut hak individu untuk menyimpan atau memiliki sesuatu yang diperoleh melalui usaha yang jujur.” . malaikat-malaikat. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya). Contoh ideal tentang ini yang sering diungkapkan dari tradisi Islam adalah kebijakan Khalifah Umar dalam pembagian rampasan perang (yaitu. Bahwa potong tangan merupakan cara menghukum pencurian yang kontekstual untuk kurun itu terbukti dari kajian terhadap adat-istiadat masyarakat yang dipraktekkan pada zaman sebelum wahyu turun kepada Nabi Muhammad SAW. Bila disimak dengan cermat. karena konteks yang berbeda).S. yaitu membagibagikannya kepada tentara peserta perang. dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan. penderitaan. kitab-kitab. berusaha adalah salah satu dari nilai etik yang tinggi mutunya dalam Islam. dan menunaikan zakat. Apa yang diperoleh melalui usaha yang jujur adalah mulia. Contoh ini dapat dilacak pada Q.

kaum feodal. maka ia haruslah sedemikian penting. . Konsekuensi dari pendekatan ini antara lain bahwa pemahaman kandungan Al. bersifat kontekstual (dipengaruhi 59 oleh keadaan dan zaman) atau tidak. kiblat ternyata hanya peraturan dan dimungkinkan berubah. bahkan perubahan. bila diterima dan diterapkan. Dalam kondisi seperti itu. yang pada gilirannya memberikan sumbangan pada pengembangan universal hak-hak asasi manusia.Qur’an tidak lagi secara tekstual tetapi memerlukan analisis kategorik. agar ia dapat memelihara dan meningkatkan kehidupannya dan mengembangkan kepribadiannya. nampaknya masalah mempertemukan kelompok-kelompok ayat yang walau dalam satu tema namun terkesan kontradiktif itu dapat terpecahkan. yang nota bene anak peradaban Barat. Penerapan pengetahuan sosiologis dan historis ini barangkali dapat berimplikasi pada reformasi metodologik. seperti gugatan terhadap relevansi konsep naskh (penghapusan ayat-ayat yang datang terlebih dahulu oleh ayat-ayat yang datang kemudian). Setelah melalui proses yang panjang. Deklarasi PBB ini. karena dapat dilacak kelompok ayat mana yang dikategorikan “nilai filosofik/etik” atau “prinsip dasar” dan kelompok ayat mana yang dikategorikan “peraruran/kaidah” (terutama yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat) yang kontekstual. Penutup Hak dapat dimaknai sebagai suatu nilai yang diinginkan seseorang untuk melindungi dirinya. melihat hak-hak asasi manusia dalam perspektif anthroposentris. Karena itu. 1987). Akhirnya. akan memudahkan pemahaman ajaran-ajaran Islam tentang hak-hak asasi manusia secara lebih utuh dan substansial. pendekatan yang ditawarkan ini. ayat ini diwahyukan ketika kiblat shalat diubah dari Baitul Makdis ke Mekkah. Dari penegasan itu. yang memungkinkan penundaan. Ketika kemudian diberi imbuhan asasi. deklarasideklarasi tersebut. dan mutlak pemenuhannya. atau negara yang cenderung dominan dan tersentralisasi. karena cara (baca: peraturan) itu begitu penting bagi mereka. yang berguna terutama untuk mengetahui apakah suatu ayat yang dikategorikan peraturan.Sebagaimana diketahui. Bila pendekatan ini dapat diterima. mendasar. baik secara konsepsional maupun aksi. Pada waktu itu ada golongan tertentu dari sahabat Rasulullah yang menentang perubahan kiblat. kesadaran akan hak-hak asasi manusia mengglobal sejak 10 Desember 1948 dengan ditetapkannya oleh PBB Deklarasi Universal tentang Hak-hak Asasi Manusia. Salah satu sifat esensial dari analisis kategorik ini adalah kerelaan untuk menerapkan pengetahuan sosiologis dan historis (Chandra Muzaffar. Allah SWT menegaskan apa yang boleh disebut sebagai “inti agama” (baca: nilai filosofis/etis dan “prinsip dasar”). dirancang untuk melindungi kebebasan individu di depan kekuasaan raja. diakui oleh semua peradaban. juga deklarasi-deklarasi sebelumnya.

“Islamic Resurgence: A Global View”. dan Bahtiar Effendy. A. Suatu Pendekatan Filsafat”. Prinsip-prinsip tersebut telah menjadi landasan bagi pembentukan peradaban masyarakat Muslim awal. 9 Hook. 1989). dan prinsip kemerdekaan dan kebebasan manusia.. “AI-Qur’an: Nilai dan peraturan”. 5 Muzaffar. A. Shahih al-Bukhari. seperti gugatan terhadap konsep naskh. kandungan Al-Qur’an yang berupa nilai filosofik/etik atau prinsip dasar diutamakan dari kandungan Al Qur’an yang hanya berupa peraturan yang kontekstual. hak-hak asasi manusia dalam Islam lebih dipandang dalam perspektif theosentris. terutama Al-Qur’an. A.Hak-hak asasi manusia memperoleh landasannya dalam Islam melalui ajarannya yang paling utama. dalam Taufiq Abdullah dan Sharon Siddique. 4 Mayer. (1987). “Hak dan Kewajiban Manusia dalam Islam. dan peraturan atau kaidah. Tulisan ini pertama kali dipublikasikan di Jurnal Akademika. 1987). The Reconstruction of Rellgious Thought in Islam (New Delhi: Kitab Bhavan). Konsekuensi dari pendekatan ini adalah kerelaan untuk menerapkan pengetahuan sosiologis dan historis yang dapat saja berimplikasi pada reformasi metodologik. (1991). 7 Nasution. yailu tauhid (mengesakan Tuhan). Islam and Society in Southeast Asia (Singapore: lSEAS. 1978). dalam Muntaha Azhari dan Abdul Mun’im Saleh. Islam and Human Rights: Tradition and Politics (Boulder: Westview Press). (1987). Karena itu. Islam Indonesia: Menatap Masa Depan (Jakarta: P3M.K. Edisi 3/Tahun XI/1993. (1978). Harun. tetapi pendekatan yang memerlukan analisis kategorik. M. 2 al-Bukhari (1981). . “Islam and Human Rights”. prinsip dasar. Mohammad (1981). maupun yang kontekstual.E. Universitas Muhammadiyah Surakarta dan diterbitkan kembali seijin penulisnya. The Challenge of Islam (London: Islamic Council of Europe. dijumpai kesan adanya kontradiksi antar beberapa kelompok ayat yang bertema sama. Juz 15. terutama bila sumber legitimasinya ayat-ayat Al Qur’an. “Sebuah Dialog tentang Islam dan Hak-hak Asasi Manusia”. ed. Hak Azasi Manusia dalam Islam (Jakarta: Pustaka Firdaus. dalam Altaf Gauhar. Chandra (1987). 1987). ditawarkan suatu pendekatan yang tidak lagi tekstual. Sidney (1987).. Hak-hak asasi manusia yang terjabarkan dari prinsip-prinsip itu memperoleh legitimasi dari sumber-sumber Islam. Untuk mengatasinya.. Timur. “Renungan tentang Hak-hak Asasi Manusia”.K. 61 DAFTAR PUSTAKA 1 Brohi. bila ternyata dua kandungan yang bertema sama itu terkesan kontradiktif. eds. terutama karya-karya: 8 Brohi. eds. 3 Iqbal. yaitu melihat kandungan Al-Qur’an dalam empat kategori ordinal: nilai filosofik/etik. ajaran tauhid tersebut berimplikasi pada keharusan prinsip persamaan. Dalam menjabarkan (memformulasi) hak-hak asasi manusia. baik yang kekal. 6 ———————————— (1989). Dengan pendekatan ini. (1987). sehingga menempatkan dunia Islam beberapa abad di depan Barat. terikat pada zaman dan keadaan. Kitab al-Hudud (Beirut: Dar al-Fikr). eds. Walau demikian. 60 persaudaraan dan keadilan antar sesama manusia. tidak terikat pada zaman dan keadaan.

.. Pada masa pencerahan (enlightenment) telah muncul istilah human rights sebagai ganti dari istilah natural rights dan istilah rights of man yang telah muncul sebelumnya. J.. sementara di Eropa ada subsidi untuk sapi sebesar 12 dollar perhari. 62 BAB II POSISI DAN PERAN HAK ASASI MANUSIA DITENGAH LIBERALISASI POLITIK DAN EKONOMI “.. dan sebagainya yang melanda sebagian besar kawasan Eropa.C. gagasan mengenai hak asasi telah muncul jauh sebelumnya. Masyarakat miskin hanya memperoleh penghasilan 1 dollar sehari.” Sri Palupi HAM DALAM KONTEKS DAN KEPENTINGAN SOSIOLOGIS KEINDONESIAAN Yoseph Adi Prasetyo D ibanding keberadaan agama. Hal ini merupakan anti-tesis terhadap doktrin hukum alam yang sebelumnya mengajarkan sisi kewajiban dan menafikan ide sentral tentang persamaan dan kemerdekaan. dan berkurang karena tuntutan hal “ilahi” raja. Fazlur (1979). termasuk kebebasan pers dan kebebasan berekspresi. ditinggalkan. Semua referensi menunjuk pada kegagalan peran agama dalam menjamin persamaan dan kebebasan. Ujung pemikiran HAM adalah doktrin hukum alam bahwa pada setiap manusia melekat serangkaian hak ilmiah yang kekal dan tidak dapat dicabut. “Hak-hak Asasi Manusia dalam Islam”. Edisi Kedua (Chicago dan London: University of Chicago Press). (1987). Tepatnya setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berdiri pada 1945 berhasil memaklumkan Universal Declaration of Human Rights (DUHAM) pada 10 Desember 1948. Islam. Hal ini bersamaan dengan munculnya semangat anti-perbudakan.inilah kondisi ekonomi global. Pemikiran mengenai HAM juga telah muncul pada Abad XIII sebagaimana termuat dalam dokumen Magna Charta (1215) dan juga Petition of Rights (1628) dan Bill of Rights (1689).11 Vatin. bisa dikatakan usia hak asasi manusia (HAM) masih tergolong “bayi”. Namun bila dilihat lebih jauh.. Rahman. Masalah HAM baru menjadi perbincangan publik pada pascaPerang Dunia II. anti-kekerasan. perlindungan perburuhan. Berbagai kritik terhadap doktrin hukum alam ini bermunculan pada Abad XIX hingga awal Abad XX.

serta latar belakang . dan agama. Misalnya konsep mengenai Piagam Madinah2. Pergulatan Dua Perpektif HAM4 Hak asasi manusia bersifat universal. Dokumen DUHAM kemudian dijabarkan dan diikuti sejumlah dokumen lainnya yang hingga kini terus mengalami perkembangan secara menakjubkan. Dalam kalangan Islam juga dikenal sejumlah tokoh intelektual yang mengembangkan pemikiran mengenai konsep HAM. Secara tegas DUHAM menyantumkan tentang perlindungan dari tindakan diskriminasi yang bersifat rasial. ICCPR) dan kovenan internasional tentang Hak Ekonomi. Yang terjadi dalam banyak kasus justru penguasa (negara) mengkooptasi pemimpin agama dan menggunakan hukum perundang-undangan untuk membungkam serta membuat patuh rakyatnya melalui caracara yang melanggar HAM3. agama. Sosial and Economic Rights. ICCPR seringkali disebut sebagai HAM generasi pertama dan ICCSER sering disebut sebagai HAM generasi kedua.65 Kerusakan dahsyat dan banyaknya korban manusia yang dibunuh secara keji selama Perang Dunia II telah memunculkan semacam “kebulatan tekad” masyarakat dunia untuk melakukan upaya-upaya preventif. keyakinan politik. dan memiliki fokus internasional. Mahmoud Mohamed Thaha. dan nilai-nilai penting secara global. ICCSER) pada 1966 yang diterima masyarakat internasional sebagai hukum kebiasaan internasional (international customary law). dan Agama 67 Tabel 1 menunjukkan domain yang berbeda antara sebuah hukum perundang-undangan. Dengan demikian. dan Abdullah Ahmed An-Naim. pengakuan bahwa untuk semua dan setiap orang orang melekat harkat dan martabat kemanusiaan yang tidak ditentukan oleh latar belakang ras. HAM. rumusan HAM yang terkandung dalam dokumen internasional lebih bersifat egalitarian. antara lain yang perlu disebut adalah kovenan internasional tentang Hak Sipil dan Politik (International Covenant on Civil and Political Rights. perlindungan atas persamaan bagi perempuan dan kesejahteraan. Belakangan muncul HAM generasi ketiga. yang merupakan cerminan dari bangkitnya nasionalisme Dunia Ketiga dan tuntutan terhadap pemerataan kekuasaan. Ketiganya tak bisa saling dipertentangkan. warna kulit. kekayaan. yaitu Konvensi Wina pada 1993. Sosial. agama Islam sesungguhnya memiliki potensi konseptual yang bisa dikembangkan untuk melengkapi konsep-konsep mengenai HAM. antara lain Farid Muhammad. kurang individualis. dan Budaya (Internastional Covenant on Culture. 66 Tabel 1 Perbedaan Wilayah antara Peraturan Perundang-Undangan. HAM. seks. Dibanding hak kodrati yang berkembang pada Abad Pencerahan.

dan siapa pun korbannya maka pelanggaran tersebut adalah urusan semua manusia. batas agama. Kali ini tidak terletak pada gugatan tentang ada-tidaknya pelanggaran hak asasi manusia tapi pada mekanisme koreksi yang dituntut masyarakat internasional dan persoalan siapa yang harus bertanggungjawab. dengan alasan bahwa Indonesia dapat menegakkan keadilan melalui institusi judisialnya sendiri. sosial. Karena itu dalam situasi seperti yang terjadi di Timor Timur tahun 1999. utamanya pada kurun waktu tahun 1980-an dan awal 1990-an8. tidak dibatasi oleh garis batas negara. menjadi hal yang wajar apabila muncul solidaritas internasional yang kuat untuk mengoreksi kejahatan 68 yang terjadi dengan menuntut dibentuknya pengadilan internasional. karena sikap ini menyangkut masih kuatnya pemahaman yang partikularis yang menjadi sendi dari nasionalisme yang banyak dikemukakan oleh pemimpinpemimpin otoritarian di Asia. Tanggungjawab ini melahirkan doktrin jurisdiksi internasional. Doktrin tanggungjawab semua manusia – obligatio erga omnes – dikenal ketika pelanggaran hak asasi manusia yang berat. dilakukan oleh siapa pun. oleh karena itu menjadi musuh semua umat manusia – hostis humanis generis6. Secara singkat dapat dicatat reaksi ini berupa: penolakan terhadap pembentukan pengadilan internasional. Kejahatan yang demikian dianggap sebagai kejahatan terhadap semua umat manusia. Selain itu dikemukakan pula bahwa memburuknya situasi hak asasi manusia yang memprihatinkan di Timor Timur itu adalah akibat campur tangan kekuatan asing7. di mana masyarakat internasional dan negara mempunyai jurisdiksi untuk memprosekusi kejahatan tersebut. Ini juga berarti bahwa masyarakat internasional mempunyai tanggungjawab universal untuk bertindak mengoreksi pelanggaran atas hak asasi manusia yang terjadi. Tidaklah terlampau sulit untuk memahami reaksi balik dari berbagai kalangan tersebut.sejarah5. Sementara ABRI sebagai alat negara hanya menjalankan tugas yang dibebankan negara. Oleh karena itu terjadinya berbagai kejahatan yang luar biasa itu bukan menjadi tanggungjawab pemerintah Indonesia tapi merupakan tanggungjawab dari kelompok-kelompok masyarakat Timor Timur sendiri yang bertikai soal kemerdekaan. Karena negara yang seharusnya . seperti kejahatan terhadap kemanusiaan terjadi. politik dan budaya. Pergulatan ini tidak begitu mengemuka pada masa perang dingin karena berbagai pelanggaran hak asasi manusia – termasuk yang dalam kategori berat – dapat begitu saja berlangsung dan tanpa tindakan koreksi yang berarti. Di mana pun. Reaksi balik dari kalangan militer dan kelompok ultra-nasionalis. dan melalui berbagai perjanjian internasional dan praktek/kebiasan internasional terbentuklah standar dan prosedur internasional dalam pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia. Nilai-nilai ini berkembang menjadi norma.

Pilihan yang diambil oleh satu negara tertentu tentulah ditentukan oleh berbagai faktor sejarah. 69 Sebagaimana telah disinggung sebelumnya. politik dan budaya. apakah memakai sistem juri (common law) atau majelis hakim (civil law). Partikularisme di sini tidak dianggap menghilangkan standar internasional yang universal. ditenggarai sebagai pemajuan hakhak yang lahir dari sosialisme dan komunisme. Sebagai contoh. Pada mulanya PBB merancang satu domumen untuk 5 jenis hak asasi tersebut. terutama pada bagaimana pemajuan dan perlindungan dilaksanakan. Sosial dan Budaya merupakan contoh yang nyata. Untuk tiap negara bebaslah menerapkan sistem pengadilannya. Sedangkan pengutamaan hak-hak ekonomi. Relativitas ini terletak bukan pada nilai-nilai universalnya tetapi pada bagaimana nilai-nilai itu dihormati dan dilindungi. Terpisahnya dua dokumen kovenan internasional yakni Konvensi Internasional Hak. ada dua aras pergulatan dari perspektif universal dan partikularis. Sebaliknya bila relativisme disusun . sejauh dalam sistem itu hak asasi tersebut tetap dihormati. dan Kovenan Hak-hak Ekonomi. Sudah barang tentu pergulatan ini tidak bebas dari kepentingan politik dari kekuasaan-kekuasan yang dominan terutama dari sektor negara.Hak Sipil dan Politik. Bagaimana pun perbedaan sejarah. pergulatan wacana ini kembali mengemuka. selama pengaturan yang diterapkan itu tidak dimaksudkan untuk menghilangkan kebebasan dasar itu. sosial dan budaya. Perbedaan ini lahir dari berbagai latar belakang sejarah. tingkat perkembangan yang bebeda dari satu negara ke negara lain. Perbedaan ini dapat diterima secara internasional. yang mengancam kolektivisme. Pengutamaan hak-hak sipil dan politik ditenggarai sebagai pemajuan hak-hak yang lahir dari paham invidualisme. Namun Blok Barat mengutamakan hak-hak sipil dan politik sedang Blok Sosialis didukung oleh negara-negara yang baru merdeka mengutamakan hak-hak ekonomi sosial dan budaya. Baru setelah Perang Dingin mereda dan akhirnya berhenti. Penolakan negara untuk memberikan pertanggungjawaban atas pembatasan dan/atau pelanggaran hak asasi manusia sekarang dimajukan dengan mengutamakan dalil-dalil partikularisme. yang akan mengancam liberalisme ekonomi.bertanggung jawab dapat berlindung di balik kekuasaan salah satu blok super power. Sebenarnya adalah utopia bahwa semua hak asasai manusia dapat berlaku untuk semua manusia dengan cara yang sama. dalam penyelenggaraan dari kebebasan berserikat dan mengeluarkan pendapat – sebagai hak asasi – diatur berbedabeda di tiap negara. bagaimana perbedaan sistem politik dari negara-negara yang melahirkan kepentingan yang berbeda pula. agama dan sistem politik akan membawa berbagai perbedaan. Menyangkut nilai hak asasi manusia dan instrumentalnya. 70 Contoh klasik yang sering diungkapkan adalah menyangkut persamaan hak setiap orang di muka pengadilan9.

hak masyarakat dengan perorangan. maka relativisme lokal yang seharusnya diubah sesuai dengan universalisme hak-hak tersebut. dimana pengakuan dari hakhak asasi tergantung kepada situasi politik dan sosial ekonomi dari satu negara tertentu. Persoalan ini merupakan dimensi lain dari pergulatan dua perspektif: yang universalis. yakni universality (universalitas). yang sering juga dikemukakan sebagai demi keamanan negara. terlepas dari perilaku negara yang mengabaian hak-hak asasi tertentu demi.sedemikian rupa sehingga hak-hak tersebut menjadi tidak dihormati dan dilindungi. maka pembatasan dan pelanggaran hak asasi manusia tersebut dilakukan atas nama pembangunan. Pada aras internasional hak-hak kolektif memang baru diakui secara universal pada dekade 1980-an. memang terdapat pergulatan yang penting antara hak individu berhadapan dengan hak kolektif. Upaya untuk merekonsiliasikan – sebagai lawan dari mempertentangkan – merupakan satu proses yang panjang. dan untuk meredam suara-suara kritis dari oposisi terhadap penguasa. pembangunan. dan democratization (demokratisasi). Namun kecenderungan untuk mempertentangkan hak kolektif dan hak invidual masih terus berlangsung. dan dalam Konferensi Sedunia Hak Asasi Manusia di Wina. yang masih terpuruk dalam multi-krisis dan bencana . Pada periode ini penguasa sering mengemukakan konsep trade-off: Demi lancarnya pembangunan harus ada pengorbanan atas hak-hak kelompok masyarakat tertentu10. Bagi pemerintah otoritarian dalil yang dipakai ialah hak yang bersifat kolektif dianggap lebih utama 71 dan dapat meniadakan hak indvidu.11 melalui satu proses yang panjang di PBB. Namun apologia dari kekhasan atau partikularisme lebih banyak dilakukan oleh para pemimpin otoritarian dan lebih sering dipakai sebagai alasan-alasan filosofis untuk penekanan atau pembatasan hak-hak sipil dan politik. Seiring dengan maraknya developmentalism di negara-negara berkembang pada dekade 1970-an dan 1980-an. Sekjen PBB Boutros Boutros Gali dalam pidato pembukaannya mengungkapkan “tiga nilai penting yang bersifat wajib dalam Konferensi Wina”. Apalagi bila dikaji lebih lanjut bahwa apa yang disebut sebagai “nilai-nilai Asia” itu tak lain adalah merupakan bentuk negasi atas tuntutan hak asasi manusia12. merupakan satu isu terpenting. Masalah HAM di Indonesia Menatap Indonesia hari ini adalah menatap sebuah negeri yang merana. dan yang relatif. Namun sebenarnya. Berbagai pembatasan dan pelanggaran hak asasi manusia – termasuk atas hak-hak yang tak dapat dikurangi (non-derogable rights) sering dipakai sebagai sesuatu yang harus dilakukan untuk menjaga stabiltas dan integritas wilayah. guanrantees (jaminan). atau dengan alasan. yang berpendapat bahwa hak individu sebagai sesuatu yang bersifat mulak.

tiada henti. Pelanggaran HAM yang meluas dan sistematis umumnya menandai hancurnya politik dan landasan bernegara. Kita juga bisa melihat bagaimana Theys Hiyo Eluay dan Munir terbunuh secara misterius. agama. Keberhasilan penanganan dan penghentian kejahatan HAM merupakan syarat bagi terciptanya masyarakat demokratis di masa depan. Pelanggaran HAM Masa Kini Praktek kekerasan dan pelanggaran HAM terus berlangsung hingga kini. dan etnis. Hampir kita tak pernah mengingat lagi bahwa Indonesia pernah menjadi sebuah negeri patron bagi semua negeri yang baru bebas dari kolonialisme dan imperialisme. Indonesia barangkali perlu banyak belajar dari pengalaman sejumlah negara yang baru lepas dari cengkraman rezim otoritarian yang berhasil menyelesaikan pelanggaran HAM masa 72 lalu dan menjadikannya sebagai pelajaran yang tak boleh diulang dan kemudian berhasil membangun negaranya. Jika berpegang pada gagasan dasar hak asasi manusia sebagai perlindungan individu dari kekuasaan negara. Indonesia sebagaimana negara-negara di mana rezim yang sebelumnya berkuasa adalah rezim otoriter. Brazil. kulusi dan nepotisme (KKN). maka agenda melawan impunitas dalam gerakan hak asasi manusia . Sebuah hal yang umumnya berujung pada hancurnya perekomian akibat terbelit oleh masalah korupsi. Negeri yang dibayangkan pernah dikagumi karena rakyatnya yang memiliki keramahan yang tinggi. 73 Pada era reformasi yang telah mengalami 4 masa kepresidenan ini. dan juga Korea Selatan menunjukkan adanya korelasi kuat antara penghormatan HAM sebagai bagian dari upaya perwujudan sistem demokrasi dengan naiknya angka indeks pembangunan manusia (HDI). dan pengakuan atas terjadinya pelanggaran berat HAM di masa lalu. menghapusan hak-hak khusus dari aparat negara. Argentina. Malah ada kecenderungan konflik sengaja dibiarkan terbuka dan sepenuhnya hanya menjadi tanggungjawab aparat kepolisian. juga tak tampak adanya kebijakan reparatif bagi penyelesaian tuntas kejahatan HAM masa lalu. Afrika Selatan. kejahatan dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang sistematis merupakan salah satu karakteristik utama. Kepercayaan rakyat kepada pemerintah dan penegak hukum hanya dapat dibangun jika rakyat melihat keseriusan keinginan politik pemerintahan yang baru dalam menegakkan hukum. dan solidaritas telah berubah menjadi negeri yang terkoyak oleh berbagai pertikaian suku. sikap toleransi. rusaknya demokrasi dan lemahnya fungsi hukum. Jangan heran bila penyelesaian pelanggaran HAM yang memang merupakan agenda utama berbagai negara yang bertekad membangun demokrasi dan kemakmuran. Kita bisa melihat serangkaian aksi kekerasan yang terus-menerus terjadi di wilayah konflik seperti Poso dan Papua.

tapi juga hak-hak tersebut menyangkut semua hak asasi manusia meliputi hak sipil. Cesda dan LP3ES. politik. 6372. Menegaskan bukan hanya semua orang memiliki hak asasi yang sama. Namun. Jakarta. hak komunal maupun hak individual. Sesungguhnya. Alasannya sederhana. 2002 (draft buku). . Lihat juga Mahmoud A. ekonomi. Agenda ini sesungguhnya justru memperkuat kekuasaan negara untuk memaksa melalui hukum pidana. 3 Untuk kasus Indonesia. Ayoub. Naning Mardiniah. 5 Peringatan sedunia 50 tahun Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia 1998 mengambil tema: All Human Rights for All. yaitu dengan memutus rantai impunitas. Shobirin Nadj. Pada kenyataannya kekuatan dominan militer dalam arena politik masih cukup besar. tidak semata legal formal. yang selama ini hendak dikontrol oleh hak asasi manusia. “Internasionalisasi Standar dan Prosedur vs Domestikasi Keadilan Transisional”. ***** Catatan: 2 Lebih detail bisa dibaca Masdar F. Diseminasi Hak Asasi Manusia: Perspektif dan Aksi. 2000. Pada saat gerakan masyarakat sipil 74 masih terseok-seok mengonsolidasikan demokrasi. Mas’udi. salah satu bab hasil riset Demos-LRP. Pada saat yang sama pula membangun gambaran bahwa mereka yang menentang kebijakan negara adalah mereka yang memiliki sikap anti-nasionalisme. “Spiritualitas Asia dan Hak Asasi Manusia” dalam Candra Muzaffar dkk. Maka para aktor dominan menggunakan agenda yang ada untuk melegitimasi kekerasan yang dilakukan terhadap masyarakat sipil. hal. Pilar Media. Jakarta. barangkali apa yang terjadi di Aceh merupakan sebuah gambaran lengkap tentang dominasi negara terhadap ketiga hal ini. kelompok dominan Orde Baru telah berhasil memanfaatkan berbagai institusi demokrasi yang ada untuk mengonsolidasi kekuasaan mereka. pada kenyataannya adanya impunitas telah menyebabkan pelanggaran HAM tetap terus berlangsung. Human’s Wrong. 4 Bagian ini saya cuplik dari tulisan Asmara Nababan. diperlukan cara yang lebih efektif untuk melindungi hak asasi manusia. Yogyakarta. yaitu demi kepentingan kedaulatan negara dalam diskursus publik. Karena itu. Pernah juga terjadi penembakan atas sejumlah manusia yang digolongkan dalam kategori tertentu dan kemudian dibiarkan di jalan – yang mungkin dimaksudkan untuk menciptakan efek teror pada masyarakat pada kasus penembakan misterius. Berbagai standar universal mengenai hak asasi manusia serta mekanisme pengaduannya sudah banyak berkembang. karena berbagai pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia dilakukan dengan cara-cara ‘tertutup’ yang memungkinkan pelaku menghindarkan diri dari tanggungjawab.merupakan agenda yang luar biasa. 2007. “Hak Azasi Manusia Dalam Islam” dalam E. secara normatif sudah tidak ada lagi persoalan mengenai wewenang melakukan inspeksi [intervensi] atas praktek-praktek negara terhadap hak asasi manusia. Dari berbagai pendekatan itu tidak ada yang mengelak akan perlunya investigasi terhadap pelanggaran HAM dalam arti luas. sosial dan budaya. Di Indonesia pernah terjadi kasus penahanan sejumlah orang tanpa pengetahuan keluarga atas sejumlah orang oleh Tim Mawar dari Korps Pasukan Khusus.

MODALDAN URGENSI HAK EKONOMI. Human’s Wrong. BUDAYA Sri Palupi Fakta Ketidakadilan Global Liberalisasi ekonomi memperluas kesenjangan antara yang kaya dan miskin. Sementara 10% orang terkaya di dunia menguasai 54% pendapatan global. 12 Barangkali perlu dibaca kembali sejumlah makalah yang dipresentasikan dalam Konferensi Internasional Rethingking Human Rights yang diselenggarakan oleh Kelompok JUST (Just World’s Trust) di Kuala Lumpur pada Desember 1994. SOSIAL. Himpunan makalah pada konferensi itu telah diterbitkan menjadi buku. Pemerintah Soeharto meminta agar masyarakat Kedung Ombo untuk berkorban (dilanggar hak-hak asasinya) bagi pembangunan bendungan. Yogyakarta. Lihat juga Convention No. untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas. dengan menunjukan kekhasan nilai –nilai Asia vis a vis nilai-nilai Barat. 169 Concerning Indigenous and Tribal Peoples in Independent Countries.6 Pada awal lahirnya doktrin dimaksudkan untuk kejahatan bajak laut. dalam persamaan yang penuh. atas pemeriksaan yang adil dan terbuka oleh peradilan yang bebas (independent) dan tidak memihak (impartial). Pilar Media. Perbandingan berikut dapat mengilustrasikan betapa kesenjangan itu menganga dalam di depan mata kita. ditonjolkan sebagai wacana balik atas universalisme. Hak-hak kolektif ini sering disebut sebagai Generasi Ketiga hak asasi manusia (Generasi pertama: Hak-hak Sipil dan Politik. 10 Kasus Kedung Ombo merupakan contoh yang sangat prima dari dibenturkannya konsep pembangunan terhadap penghormatan hak asasi manusia. 75 8 Asian values. Soeharto antara lain mengucapkan dalam bahasa Jawa “jer basuki mawa bea” (agar sejahtera dibutuhkan pengorbanan). 7 Argumentasi ini berulang-ulang diungkapkan oleh para terdakwa dan pembelanya dalam sidang-sidang Pengadilan HAM adhoc Timor Timur. sosial dan Budaya). Mahatir.5 milyar (40%) penduduk dunia yang berpenghasilan kurang dari 2 USD sehari hanya menguasai 5% dari pendapatan global. 11 Declaration on the Right to Development disahkan dalam Sidang Umum PBB pada 4 Desember 1986. Lihat Candra Muzaffar dkk. Deklarasi ini secara eksplisit merumuskan hak kolektif untuk pembangunan. dan perdagangan budak. disahkan tanggal 27 Juni 1989 dalam Konperensi Umum dari International Labour Organisation (ILO). § Total pendapatan 500 warga terkaya di dunia jauh lebih besar daripada total pendapatan 416 juta warga termiskin di dunia. 76 LIBERALISASI EKONOMI. Bahkan secara langsung menuduh PBB sebagai sumber konflik yang terjadi. 9 Pasal 10 Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia (DUHAM): Setiap orang berhak. dalam penentuan atas hak dan kewajibannya serta dalam setiap tuduhan pidana terhadapnya. Lee Kuan Yu. ³ Pendidikan dasar untuk semua orang di dunia 6 milyar USD ³ Kosmetik di USA 8 milyar USD ³ Air dan sanitasi untuk semua orang di dunia 9 milyar USD . Soeharto adalah tokoh politik yang gencar memajukan wacana ini. 2007. § 2. dan Generasi kedua Hak-hak Ekonomi. Makalah ini umumnya mengecam dominasi wacana HAM oleh Barat dan juga upaya menciptakan wacana tandingan mengenai perpektif nilai-nilai Asia sebagai alternatif.

hanya 46.200 anak mati. 78 § 1.9 juta pada Februari . § Perempuan dan anak yang menjadi korban trafficking berasal dari keluarga miskin.310) sehari. § Kemiskinan mempengaruhi semua aspek kehidupan: pendapatan. § Pengangguran meningkat dari 10. § Menurut standar Bank Dunia. lebih dari 110 juta jiwa penduduk Indonesia tergolong miskin karena masih hidup dengan penghasilan 2 USD (Rp 18. 5. § Di bidang pendidikan.7 juta anak balita menderita kurang gizi. 54% meninggal karena gizi buruk dan 19% karena diare dan gangguan pernafasan. hidup dalam kondisi kemiskinan ekstrem (penghasilan kurang dari 1 USD sehari). § Setiap jam 24 balita meninggal.000 perempuan mati di saat hamil dan melahirkan anak. Terdapat 2-4 anak dari 10 anak di 72% kabupaten menderita kurang gizi.2 juta anak umur 7-15 th tidak pernah sekolah. termasuk kesehatan reproduksi. kesempatan kerja. Fakta Kemiskinan Nasional Keluarga Penderita Busung Lapar § Jumlah penduduk miskin meningkat dari 41 juta jiwa pada akhir 2005 menjadi 51. Terdapat 4.7 juta anakanak mati tanpa sempat merayakan ulang tahunnya yang kelima dan setiap jam terdapat 1. Angka ini setara dengan 3 kali tsunami dalam sebulan. konsumsi. air dan sanitasi.8% anak usia sekolah yang menyelesaikan 9 th pendidikan dasar. partisipasi sosial politik.2 milyar penduduk di negara berkembang. nutrisi. dan kesehatan. pendidikan.6% menjadi 23%.2 juta jiwa pada kuartal I 2006.67 juta anak balita menderita busung lapar. Sementara subsidi untuk 1 ekor sapi di Eropa besarnya 2 USD per hari. setiap tahun 10.³ Ice cream di Eropa 11 milyar USD ³ Kesehatan reproduksi untuk semua perempuan di dunia 12 milyar USD ³ Parfum di Eropa dan USA 12 milyar USD ³ Kesehatan dasar dan nutrisi bagi setiap orang di dunia 13 milyar USD ³ Pakan binatang piaraan di Eropa dan USA 17 milyar USD ³ Bisnis entertainment di Jepang 35 milyar USD ³ Rokok di Eropa 50 milyar USD ³ Minuman beralkohol di Eropa 105 milyar USD ³ Narkoba di dunia 400 milyar USD ³ Belanja militer di dunia 780 milyar USD 77 Fakta Kemiskinan Global Perempuan dan Anak-anak § Sedikitnya 1. tingkat kemiskinan meningkat dari 18. § Setiap tahun 5 juta perempuan meninggal saat melahirkan atau 2 kematian ibu setiap jam. mayoritas adalah perempuan dan anak. Pada periode yang sama. § Setiap tahun sedikitnya 529.

Indonesia terperangkap dalam hutang dan sistem ekonomi global yang tidak adil. WTO sebagai kaki tangannya).2005 menjadi 11. Bank Dunia.120 trilun dan pada beberapa tahun terakhir 30-40% APBN digunakan untuk bayar cicilan pokok dan bunga hutang. dll. tetapi juga di tangan aktor non negara. pengangguran. aset negara dijual. perusahaan negara diprivatisasi/ swastanisasi. § Indonesia berada di bawah kendali pemilik modal global/ TNC (dengan IMF.5 triliun. § Subsidi dihapus. sektor pendidikan 21. > Implikasi: perubahan orientasi target gerakan hak asasi. Indonesia dan dipaksa untuk menjalankan agenda liberalisasi ekonomi. § Hak asasi manusia melibatkan hubungan yang kompleks tentang siapa yang memiliki hak dan siapa yang bertanggung jawab untuk memenuhinya. Tahun 2005: dana kompensasi BBM utk orang miskin Rp 4. § Hak rakyat atas pembangunan dikorbankan.1 juta pada Februari 2006.7 triliun. Kekuasaan bisnis sama konkritnya dengan kekuasaan presiden dalam mengundangkan peraturan 2) Kekuasaan bisnis berakar dari kapasitasnya untuk melakukan atau tidak melakukan investasi 3) Kekuasaan bisnis juga terjelma dalam kekuatan . khususnya pemilik modal. pemiskinan. kerusakan lingkungan. sementara untuk bayar cicilan dan bunga hutang 64 triliun Problem Hak Asasi Manusia Liberalisasi ekonomi yang memperluas kekuasaan bisnis menjelaskan adanya pergeseran locus kekuasaan.4 triliun. Kekuasaan bukan lagi hanya di tangan negara. § Padahal ekspansi kekuasaan bisnis telah menggeser locus kekuasaan. > Pertarungan demi hak sipil dan hak asasi merupakan pertarungan untuk mengendalikan penyalahgunaan kekuasaan negara. Dalam Jebakan Hutang Sejak krisis ekonomi tahun 1997. kekayaan alam/ lingkungan dikuasai dan dieksploitasi korporasi global: meluasnya ketidakadilan. 79 § Penafsiran hak asasi manusia secara tradisional memandang negara sebagai penanggung jawab utama dan biang keladi setiap soal pelanggaran hak asasi manusia. anggaran sektor kesehatan 7. § Jumlah hutang Indonesia pada tahun 2003 sebesar 2. Perubahan Orientasi Gerakan Hak Asasi Ada 3 alasan meletakkan kekuasaan modal/bisnis sebagai basis menafsirkan hak asasi: 1) Sumber dan bentuk kekuasaan tak lagi tunggal. yang menjadi basis pemahaman hak asasi manusia.

§ Secara historis gerakan hak asasi lebih banyak terfokus pada upaya untuk menghapuskan pelanggaran dan penegakan hak sipil dan politik. politik (yang tertuang dalam kovenan hak sipil-politik). kodifikasi hukum dan interpretasi melalui penafsiran pengadilan. 80 Urgensi Fokus Hak Ekonomi. tidak semestinya lolos dari target gerakan hak asasi manusia karena hak asasi ditujukan untuk melindungi individu dari semua bentuk penyalahgunaan kekuasaan. § Ada dugaan salah bahwa hanya hak sipol yang dapat dilanggar. yang dapat diberi upaya penyelesaian dan yang dapat diselidiki menurut hukum internasional. aparat keamanan. Ada Apa dengan Hak Ekosob? § Hak sipil politik (sipol) lebih banyak mendapat perhatian. membeli jajaran pengadilan. Dengan pendekatan hak ekosob kita sampai pada akar masalah pelanggaran hak asasi yang tersembunyi dalam kekuatan ekonomi dan bukan hanya mempersoalkan gejala/tanda (simpton) pelanggaran HAM saja. tidak dapat disidangkan dan hanya dapat dipenuhi secara bertahap). § Hak ekosob sering digambarkan sebagai hak “kelas dua” (hak yang tidak dapat ditegakkan. pelaksanaan hak ekonomi. § Dengan adanya fakta ekspansi kekuasaan bisnis. dengan membeli keberlakuan/ ketidakberlakuan peraturan. Keutuhan dan kesalingtergantungan ini ditegaskan kembali dalam Konferensi Dunia tentang HAM tahun 1993. Padahal pelanggaran (berat) hak asasi manusia berkaitan dengan hak sipil politik seringkali hanyalah simpton dari pelanggaran hak ekosob. dan Budaya § Dibandingkan hak sipil. Sosial. Pemantauan terhadap penggunaan kekuasaan bisnis dapat dilakukan dengan pendekatan hak asasi. Melalui cara ini. dsb. ekonomi dan budaya. khususnya hak ecosob. 81 Padahal: § Ada keutuhan dan kesalingtergantungan antara hak sipol dan ekosob (Hak ekosob dan hak sipol tak dapat dipisah-pisah). . keluasan korupsi-kolusi dalam hubungan pelaku bisnis-pemerintah terjadi. sosial. Kekuasaan bisnis yang semakin besar dan mendominasi semakin banyak aspek dalam proses manajemen hidup bersama. perluasan jaringan pemantau malpraktik kekuasaan bisnis menjadi kebutuhan yang semakin mendesak. kepolisian.finansialnya untuk merusak tata hukum dan pemerintahan. budaya (ekosob) masih sedemikian terbelakang. Sementara gerakan hak asasi telah sekian lama mengabaikan hak jutaan manusia yang dihilangkan sebagai akibat dari kebijakan dalam bidang sosial.

§ Menghormati. § Pasal 11 : hak atas standar hidup yang layak (makanan. budaya. § Mencapai perwujudan hak secara bertahap (sedini mungkin mewujudkan hak). terlepas dari tingkat pertumbuhannya. § Pasal 3 : persamaan hak bagi perempuan dan laki-laki 82 § Pasal 4 : pembatasan untuk meningkatkan kesejahteraan umum. § Pasal 8 : hak atas kebebasan berserikat. § Pasal 10 : perlindungan bagi keluarga. pakaian. § Pasal 5 : tidak ada pembatasan ataupun pengurangan hak. turut serta dalam kehidupan budaya dan mendapat manfaat dari kemajuan iptek. § Pasal 15 : hak untuk menikmati kebudayaan. § Pasal 7 : hak atas kondisi kerja yang adil dan menguntungkan. perumahan). § Kini hak ekosob mulai mendapat perhatian serius. Pasal-Pasal Kovenan Hak Ekosob § Pasal 1 : hak untuk menentukan nasib sendiri --> hak bangsa-bangsa untuk secara bebas mengejar pertumbuhan/melaksanakan kegiatan ekonomi. § Kewajiban untuk bersikap dan kewajiban untuk mencapai hasil. sosial. § Pasal 12 : hak atas standar tertinggi kesehatan (pemerataan kesempatan mendapat pengobatan dan jaminan minimum pada saat sakit. memajukan dan memenuhi. § Pasal 13 dan 14: hak atas pendidikan (hak atas pendidikan dasar cuma-cuma dan kesempatan yang sama). § Mewujudkan hak tanpa diskriminasi. melindungi.§ Hak sipol dan hak ekosob dirancang untuk menjamin perlindungan terhadap manusia sesecara sepenuhnya berdasarkan pandangan bahwa manusia berhak menikmati hak kebebasan dan keadilan sosial secara bersamaan. § Pasal 2 : kewajiban negara untuk mengambil langkah agar semua warga dapat memenuhi hak. ibu dan anak. § Memastikan hak penghidupan minimal bagi semua orang. Kewajiban Negara Peserta § Mengambil langkah-langkah dengan semua sarana yang memadai. § Pasal 6 : hak untuk mendapatkan pekerjaan dan hak untuk tidak kehilangan pekerjaan secara tidak adil. Indonesia baru saja meratifikasi kovenan Hak Ekosob. . termasuk pengambilan langkah-langkah legislatif. § Pasal 9 : hak atas Jaminan sosial dan asuransi sosial.

***** 83 Narasumber : Yoseph Adi Prasetyo dan Sri Palupi Moderator : Fajar Riza Ul Haq Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Untuk sessi ini ada dua narasumber. Dalam perjalanan sejarahnya. Tetapi dalam perjalanan sejarahnya. Memperten tangkan HAM dengan agama sangat tidak tepat. Prinsip-prinsip saling meghargai terkandung dalam setiap ajaran agama samawi dan ardhi. sementara Piagam HAM baru lahir tahun 1948. Yoseph Adi Prasetyo Kalau kita bicara HAM hendaklah jangan dibandingkan dengan agama. Amerika dan Israel adalah pelanggar HAM tertinggi di dunia. Pembicara pertama adalah Bapak Adi Prasetyo. Pendapat itu diperkuat berbagai literatur Islam yang menjelaskan tentang HAM. Silakan. keduanya menggeluti bidang HAM pada konteks Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM). Maka penting. Sekarang kita akan membicarakan dari tradisi Barat. sekitar abad ke-17. Agama itu transendental. Begitu juga dengan tindak kekerasan yang dilakukan Israel terhadap Palestina. sekarang kita akan mencoba melihat dari tradisi dan perspektif yang berbeda. Secara historis pemikiran HAM dimulai semenjak lahirnya Magna Charta dan Bill of Right. Pemerintah Amerika mendominasi dan menganeksasi HAM sehingga muncul kecurigaan dan kebencian bahwa HAM adalah proyek Amerika. Ketika saya berdiskusi dengan Kiai Husein Muhammad waktu mengikuti seleksi Komnas HAM. sedangkan Piagam HAM berasal dari manusia dan berkembang terus menerus dengan kompromi-kompromi. Beliau adalah Direktur Institut Studi Arus Informasi(ISAI) dan aktif diberbagai lembaga diantara Demos. Tadi kita sudah berbicara mengenai HAM yang melandaskan pada pengalaman dan dokumen keagamaan kita. Agama sudah berumur ratusan tahun. beliau menjelaskan ajaran Islam banyak mengandung nilai-nilai HAM. pada saat Amerika menjadikan penjara Guantanamo sebagai camp penyiksaan tahanan Irak maka tindak kekerasan ini mendapat sorotan tajam dari Lembaga Amnesti International. Pendapat itu tentunya tidak benar karena HAM adalah rumusan kesepakatan semua bangsa dalam menjamin dan memperjuangkan hak-hak dasar hidup. a DIALOG b 85 Perlu kita ketahui bahwa prinsip saling menghargai sudah dipraktekkan jauh sebelum adanya DUHAM. Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian. Kalau kita baca laporan Amnesti International. Kalau tadi kita sudah melihat HAM dalam perspektif Islam. Buktinya. setiap pemeluk agama secara sungguh-sungguh dan konsisten menggali nilai-nilai HAM dalam agamanya. HAM mengalami perkembangan .

Bila kita rujuk al Quran kita akan menemukan banyak ayat-ayat yang berbicara tentang HAM. Contohnya. Sehingga lahirlah banyak peraturan tentang HAM dan pengakuan terhadap aliran-aliran kepercayaan. nilai-nilai agama menjadi sentral dan menjadi payung moral negara dalam mengatur tata pelaksanaan pemerintahan. penegakan HAM juga mengalami pasang surut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang berkuasa. ketika terjadi pembantaian di Tianmen. tiba-tiba saya ditelpon dan dipaksa menuliskan Haur Koneng sebagai kelompok sesat. dimana wilayah agama. saya penah meliput Peristiwa Haur Koneng. dan perundangundang. atas nama UU Teroris. Disamping itu. pada masa itu tentara begitu dominan dalam mengontrol dan mengintervensi agama. Begitu juga halnya dengan tragedi Tanjung Priok adalah rekayasa pemerintah yang berkuasa pada saat itu. Setelah Orde Baru tumbang. Saya kira seluruh agama harus protes. negara memposisikan agama dan HAM dalam negara. kami mahasiswa di Yogyakarta menandatangani protes dan menyuarakan kepada dunia internasional bahwa itu sebagai pelanggaran HAM berat. Pada saat mau menuliskan hasil investigasi yang saya lihat. Pada zaman Orde Baru ada pengerutan (grouping) NKRI. saya mengajak Bapak dan Ibu melihat kembali. komparador. ekstrem kanan. Di era Orde Baru. dan penamaan-penamaan lainnya. sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada . Pada masa Orde Baru agama dipaksa menjadi alat kepentingan negara dan pemimpin agama menjadi birokrat. Sedangkan HAM berada di luar dan tidak boleh disentuh. Secara prinsip tidak ada pertentangan antara agama. agama berada di luar negara atau menjadi bagian dari negara. karena stakeholders-nya adalah kelompok agama. negara. Jadi. Apabila ada rakyat atau kelompok masyarakat yang tidak tunduk terhadap kebijakan pemerintah maka diklaim sebagai pembangkang. Sedangkan HAM posisinya menjadi rujukan tekhnis berbangsa dan bernegara. Sebagai contoh. antar negara. Pemimpin agama yang kritis dan tidak patuh terhadap kebijakan negara akan dijebloskan ke penjara.meliputi hubungan antara negara dan masyarakat. Karena. isinya hanya tentara. kelompok petani yang melawan ketika tanahnya 86 diminta paksa tentara. dan antar masyarakat. Untuk itu. Beberapa ayat sebagai berikut : 1) Hak untuk Menentukan Agama n QS Al-Baqarah [2]: 256 87 n Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). negara tidak boleh sembarangan menangkap orang. dan HAM. Ini artinya HAM tidak tunggal. dimana negara bisa melakukan diskresi mengambil orang dengan melanggar HAM. dan warga negara yang setia. Idealnya. Akhirnya agama menjadi mandul dan dibuat tidak berperan dalam memperjuangkan aspirasi umatnya. China. pada tahun 1989. negara.

n QA Fathir [35]:18 n Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. . Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. 88 5) Hak Berserikat n QS Ali Imran [3]:104 n Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kkebagikan. 4) Hak Privasi n QS Al-Nur [24]:27 n Hai orang-orang yang beriman. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. 6) Menghormati Tanggung Jawab Personal n QS Al-An am [6]:164 n Dan tidaklahseorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri. tentulahj beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya.maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al_Quran) dan Rasul (Sunnahnya). taatilah Allah dan taatilah Rasul(Nya). Yang demikian itu lebih baik bagimu agar kamu (selalu) ingat. dan ulil amri di antara kamu. menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar.jalan yang sesat… n QS Yunus [10]:99 n Dan jikalau Tuhanmu menghendaki. dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. merekalah orang-orang yang beruntung. Dan jika seseorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosanya itu tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikit pun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya. supaya kamu dapat memakan sebagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa. padahal kamu mengetahui 3) Hak Untuk Berbeda Pendapat n QS Al-Nisa’ [4]:59 n Hai orang-orang yang beriman. jika kamu bernsr-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orangorang yang beriman semuanya? 2) Hak untuk Memiliki Harta Kekayaan n QS Al-Baqarah [2]:188 n Dan janganlah sebagian dari kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim. janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninga.

dan berbagai daerah lainnya adalah dampak dari pembangunan yang tidak memperdulikan hak-hak EKOSOB. sosial. seperti pendidikan dasar hanya perlu 6 US dollar. minuman beralkohol. Kematian perempuan dan anak juga luar biasa. Kedua kovenan ini lahir pada tahun yang sama. sosial. Sebagian besar dana dihabiskan untuk belanja militer. tetapi hak ekonomi. Bone (Sulawesi Selatan). dan budaya (EKOSOB). Setiap jam ada 20 balita yang meninggal . Kurangnya perhatian kita terhadap hak ekonomi berakibat pada kondisi yang memprihatinkan seperti saat ini. Pada tahun 1966 pemerintah mengatur penegakan HAM dalam hukum positif maka dibuat kovenan 89 yang mengatur hak politik dan hak ekonomi. Jakarta. Ketimpangan ekonomi telah menjadi persoalan paling mendasar pada dunia global. maka ada 110 juta orang miskin di Indonesia. Untuk kesehatan. Saya mengajak kita semua fokus dan bergerak memperjuangkan hak ekonomi. Beliau adalah Ketua Institute for Ecosoc Rights. serta budaya. Dalam catatan UNDP tahun 2005. sementara pengeluaran untuk kosmetik di Amerika saja 8 milyar. 500 warga terkaya se-dunia pendapatannya lebih besar daripada 416 juta penduduk dunia.7) Hak untuk Memperoleh Penghidupan n QS Al-Dzariyat [51]:19 n Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang misdkin yang tidak mendapat bagian Moderator Terima kasih Pak Adi Prasetyo. Kejadian yang paling menyentak dan menggugah kesadaran kita semua adalah kasus busung lapar yang melanda dimana-mana. dan budaya. sementara di Eropa ada subsidi untuk sapi sebesar 12 dollar perhari. 90 Kalau mengikuti data Bank Dunia. Selanjutnya presentasi Ibu Sri Palupi. Inilah kondisi ekonomi global. Busung lapar yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT). kebutuhan air warga dunia hanya membutuhkan 9 milyar dolar. Sri Palupi Sebelumnya Adi Prasetyo sudah berbicara mengenai HAM. Saya akan lebih banyak berbicara tentang hak-hak ekonomi. Karena ekonomi adalah pondasi dasar dan panglima dalam kemajuan bangsa. pengeluarannya setara dengan parfum. dan budaya prosesnya agak lambat karena mayoritas orang cenderung bergerak pada hak politik. Berarti ada genocide terselubung orang miskin. Masyarakat miskin hanya memperoleh penghasilan 1 dollar sehari. mulai dari anak-anak dan perempuan. Angka kemiskinan meningkat dari 41 juta menjadi menjadi 51 juta. narkoba. Pada tingkat nasional situasinya tidak jauh berbeda. sementara untuk parfum diperlukan 11 milyar dolar. sosial. sosial. situasi macam apa yang kita hadapi sekarang? Untuk alokasi pendapatan kebutuhan dasar. Jadi. Silakan. dan rokok.

Seperti di Papua. sebenarnya pelanggaran hak ekonomi. sebagian daerah predikatnya pengidap AIDS terbesar di dunia dan kelaparan terjadi dimana-mana. mempertegas ada jarak yang jauh pemikiran kita terhadap persoalan-persoalan hak-hak EKOSOB.7 trilyun. dan budaya menjadi urgen ketika hak asasi dipegang oleh pemodal. maka semua bisa bergerak untuk advokasi. kekuasaan bisnis terjelma pada uangnya untuk merusak sistem bernegara. Dengan uang mereka bisa membeli tentara. ketika HAM menjadi kekuasaan negara. Pada tahun 2005. sosial. Artinya. Hak politik sering hanya merupakan gejala dari pelanggaran hak ekonomi. pembangunan mengorbankan orang miskin. sosial. dan budaya menjadi prioritas. angka busung lapar sudah mencapai 1.dan hampir 4 juta yang tidak pernah sekolah. pemerintah sudah mencantumkan minimal 20% . tidak ada jaminan keamanan akan terus bekerja bagi seorang buruh. hak ekonomi. Tetapi. dan budaya sering sekali dipersepsikan tidak bisa dituntut secara hukum dan hanya bisa dipenuhi ketika negara memiliki kemampuan. mayoritas perburuhan kita adalah sistemnya kontrak (outsourcing). dan budaya untuk menjamin keadilan sosial. sosial. Bukankah. mengapa semua tidak menyentak dan melakukan advokasi? Situasi ini.67 juta dan pada tahun 2006 sudah mencapai 2. Pertama. Tentunya ini tidak benar. sekarang dilucuti oleh pemodal. Sehingga tidak apa-apa tidak dipenuhi ketika negara tidak punya uang. Selama ini. Sudah saatnya. hak asasi selalu targetnya negara. dan budaya. Ini menjadi problem. Ketiga. ketika perempuan mayoritas 91 buta huruf. tetapi kekuasaan tidak ada di negara. Maka. Misalnya. sementara yang memegang dana bermain di luar. Seharusnya keduanya seiring. karena kekuasaan bisnis sekarang sama kongkritnya dengan kekuasaan presiden dalam membuat perundang-undangan.3 juta. sementara hak ekonomi. banyak pelanggaran hak politik akarnya adalah pelanggaran hak ekonomi. Kita sangat berharap dengan diratifikasinya hak EKOSOB pada tahun 2005. sosial. hak politik untuk membuat kebebasan. pemerintah harus membuat kebijakan kongrkit. kalau ada penembakan. bagaimana orang miskin berhadapan dengan orang miskin. Dulu posisi negara memiliki monopoli kekuasaan. Ada negara tetapi keputusannya tidak pada negara. Misalnya. Sehingga pada akhirnya. terutama korporasi global yang menguasai hajat hidup orang banyak dan mengontrol kepentingan orang banyak. Sekarang harus diarahkan pula ke pemegang kekuasaan bisnis. target memperjuangkan hak asasi harus pula dibebankan kepada korporasi. Kedua. Hak ekonomi. Mengapa bisa begitu? Karena ada persepsi bahwa yang dapat dituntut hukum hanyalah hak politik. Hak asasi ekonomi. sosial. sementara untuk bayar hutang ada dana 46 trilyun. kekuasaan bisnis juga memiliki kekuasaan dengan dalih investasi. dan Aceh. Kalau kita lihat dana kompensasi BBM untuk orang miskin hanya 4. Ambon.

Solihin (Islamic Center Muhammadiyah Cianjur) Saya ingin menanggapi komentar Pak Adi Prasetyo mengenai fungsi agama yang diartikan sempit. Seharusnya lebih luas. Ini yang dapat saya sampaikan. hanya menjalankan perintah Allah dan bertakwa. tetapi sering kali dilupakan. ABRI.anggaran pendidikan dan ada hak minimum yang harus dipenuhi pemerintah pada kondisi apapun. bagaimana hak anak untuk tidak menonton media-media porno? 92 Kedua. Konkritnya. saya persilakan jika ada pertanyaan maupun tanggapan. ada hak yang dilanggar pemerintah. terutama dalam hak-hak EKOSOB. yakni untuk menjaga hubungan antara manusia (hablun min al-nas) dan dengan Allah (hablun min Allah). Sekarang. pemerintah tdak pernah konsisten dalam menjalankannya. guru saya mengemukakan prinsip keselamatan. Moderator Terima kasih. Pada saat itu. dan Pancasila. Padahal ada keinginan untuk membicarakannya karena banyak terjadi pelanggaran yang didasari atasnya. Sekolah juga hanya mengacu pada nilai tersebut dan menafikan kepentingan peserta didik. untuk Pak Adi Prasetyo. Mungkin kita tidak mendapatkan hasil yang baik sekarang tetapi untuk ke depan bisa menghasilkan kesejahteraan. Terkait dengan ujian nasional. 93 Masmulyadi (PP IRM) Ada dua paradigma yang mendominasi saat ini. kami sangat berharap halaqah ini terus berlangsung dan dapat mencari solusi berperspektif HAM untuk dunia pendidikan yang kita harapkan mampu mengubah keadaan. Saya belum mendengar tentang hak nilai disampaikan. Seperti ketika mengatakan bahwa ujian nasional untuk mendapatkan standar nilai. jangan membahas atau membicarakan tentang Soeharto. Syahrir Yusup (SMA Muhammadiyah Kupang) Sebagai seorang guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Selanjutnya. dimana peran HAM ? Hak Asasi Manusia itu nyata atau hanya merupakan rambu-rambu dan tidak menjadi institusi penting pemerintahan? Buktinya. Sekarang banyak perusahaan besar yang membuat yayasan sosial. Apakah itu disemangati untuk memenuhi hak-hak EKOSOB dan sudah memadai? Atau itu bagian dari upaya untuk mengelabui pajak? Somantri (SMK Muhammadiyah Cirebon) Padaa zaman Orde Baru. untuk Ibu Sri Palupi. Terimakasih. Hasil diskusi kita hendaklah dijadikan masukan kepada Departemen Pendidikan Nasional. di perusahaan-perusahaan kemudian . Irwan Abdullah (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Pertama. ada busung lapar. Pemerintah membuat program kegiatan tetapi tidak memperdulikan hasilnya. Tidak seperti sekarang. semua hanya diukur dengan nilai. Saya membaca HAM tidak secara spesifik. yaitu konvensional dan liberal. Ini sangat reduktif.

Dan ini tidak cukup hanya diganti 5% tadi. mereka masuk dan bisa keluar kapanpun. otoritas negara secara pelan-pelan telah diambil alih oleh kekuatan modal. Apa yang sekarang bisa kita lakukan untuk mengubah persoalan yang rumit ini? Apakah kita akan memunculkan nabi-nabi baru? Moderator Narasumber dipersilakan untuk menjawab secara berurutan. investasi boleh masuk kalau sudah membuat pabrik sekian tahun. Contonya. . Anehnya. tetapi pada diwilayah mana ditampilkan. Selama ini. kasus Freeport. Kalau sudah begini. tetapi limbahnya ditinggal di selatan. Berbeda dengan China. negara harus memiliki hak pengaturan. ini adalah penjinakan terhadap orang miskin. Negara hanya memiliki tanggung jawab memberikan pendidikan supaya masyarakatnya pintar. kerusakan lingkungan dan kerugian yang diperoleh. Perusahaan yang semestinya bertanggungjawab seakan lepas tangan dan membebankan kepada negara dengan dalih bencana nasional. Program belajar sembilan tahun (WAJAR) adalah bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kecerdasan anak bangsa. Terlebih dalam suasana global. Buktinya. masalah Majalah Playboy yang isinya lebih baik daripada Popular dan Matra. Tetapi. bantuan-bantuan yang diberikan yayasan perusahaan tidak cukup untuk memenuhi hak-hak EKOSOB. Sri Palupi Saya pikir. Namun jika masuk dalam UU distribusi maka bisa dijerat. Tetapi tidak memberi dampak signifikan terhadap perkembangan ekonomi Indonesia. Kita tidak mungkin masuk ke wilayah pikiran berekspresi. Banyak pemodal yang masuk tanpa kaki. kecerdasan tidak bisa diukur dengan ujian nasional selama tiga hari. Perusahaan ini telah menguras emas dan tembaga yang tidak terhitung nilainya. Mereka harus bertanggungjawab. Yoseph Adi Prasetyo Saya setuju dengan Palupi yang telah memaparkan betapa lemahnya peran negara dalam menunaikannya kewajibannya kepada rakyat terkait hak-hak EKOSOB. Bahkan sekarang mereka masuk dalam UU Kebebasan Berkekspresi. Terkait dengan kebebasan berekspresi harus dijamin. kekayaan diangkut ke utara. Kebebasan boleh. Masalahnya. dimana kemandirian bangsa. negara tidak pernah berupaya melakukan pembaruan kontrak karena selalu takut dengan ancaman korporasi internasional akan hengkang dari Indonesia. negara tetap bungkam dan tidak berdaya. Misalnya. Masyarakat kehilangan pekerjaan dan tempat tinggal. Setahun sudah masyarakat Sidoarjo hidup tanpa harapan ditengah ketidakpastian pemulihan hakhaknya. 94 Sekarang. Hal seperti ini bisa diatur dengan UU distribusi cetak bahwa majalah seperti itu tidak boleh dijangkau anak-anak. Perusahaan harus punya kaki dan itu bagian dari tanggungjawabnya. Sebaliknya. ribuan orang menjadi korban lumpur Lapindo tanpa ada kejelasan pertanggungjawaban.muncul corporate social responsibility (CSR).

maka berbeda halnya dengan hak-hak EKOSOB. Moderator: Terima kasih. Kita harus 95 memonitoring sehingga dalam situasi apapun harus ada standar minimal pelayanan dari negara. Ada bisnis besar soal pangan sehingga data ketersediannya cukup politis. program World Food. Kita harus membongkar persoalan yang tersembunyi menjadi nyata. Wb. Terutama perkara hak tanah. Justru negara yang harus lebih aktif. menuntut pertanggungjawaban. UU Air. Langkah konkrit yang harus kita lakukan dalam menyelesaikan problem pelik ini adalah. Kedua. Politisasi bantuan beras di NTT cukup siginifikan dengan memanipulasi data.memiliki kaki dan ada hak yang harus ditanggung serta masyarakat tidak menerima akibat negatifnya. pertama. Kasus busung lapar. Dalam penelitian yang kami lakukan tentang busung lapar. Ide sosio-ritual Kiai yang belum banyak dikaji ialah bagaimana hubungan praktik ritual dan fungsi profetik pemberdayaan kemanusiaan” Abdul Munir Mulkhan . Misalnya. Air yang semestinya menjadi hajat hidup orang banyak tetapi dalam UU Air cenderung diprivatisasi. menunjukkan hancurnya komunitas masyarakat dalam menyelesaikan persoalan mereka karena intervensi modal. secara statistik angkanya jutaan tetapi tidak pernah dianggap negara sebagai persoalan serius. Wassalamu‘alaikum Wr. pendidikan dasar wajib diterima oleh masyarakat. Kalau dalam hak politik. dan lainnya. seperti hak kebebasan. Lolosnya UU Penanaman Modal Asing yang telah disahkan DPR adalah contoh bagaimana pelanggaran hak-hak EKOSOB dilegalkan. Dalam kondisi apapun. Saya kira apa yang kita diskusikan ini memperkaya sessi sebelumnya. seolah bantuan pangan tetapi dibaliknya adalah bisnis. seperti bantuan. negara tidak boleh ikut campur. Kita harus bergandeng tangan dengan negara dalam menghadapi pemodal yang tidak berkaki di negeri ini. 96 BAB III MELACAK AKTUALISASI HAM DALAM PENGALAMAN BERMUHAMMADIYAH “Jika kita baca kembali gagasan sosio-ritual Kiai Ahmad Dahlan dalam perspektif HAM akan muncul semacam Teologi HAM atau HAM dalam konteks sosio-ritual. Kebijakan monokultur sangat mempengaruhi ketahanan pangan masyarakat. membongkar hak-hak EKOSOB yang selama ini tersembunyi.

1924) bisa membuka pikirannya untuk tidak segan belajar pada orang asing yang Nasrani tersebut. pendidikan. pelaku pemerintahan. Hal ini berarti bahwa realisasi. Teologi HAM ialah pemberian dasar nilai ketuhanan segala rangkaian penegakan atau realisasi hak asasi manusia. Penafsiran seperti itu mungkin bisa memberi inspirasi tentang bagaimana masalah HAM. organisasi . Secara lebih lugas dinyatakan bahwa penegakan hak asasi manusia adalah realisasi dan praktik keberimanan seseorang. berhubungan dengan keberimanan dan kesalehan atau secara ringkas bisa disebut teologi HAM. kemiskinan dan penyakitan. aktivis partai. Atas dasar pengertian tersebut di atas dapatlah dikatakan bahwa segala tindakan penegakan hak asasi manusia yang dilakukan secara tulus adalah termasuk ibadah dan amal saleh. Empati kemanusiaan berbasis etika welas asih (sebutan dr Soetomo. Sejarah Islam belum sampai aksi kongkrit bagaimana menyantuni mustadz’afin. Sementara Kiai Dahlan melihat tradisi bangsa kolonial yang Nasrani di bidang kesehatan. memelihara orang terlantar. Coba kita kaji kembali legenda penafsiran atas Surat Al-Ma’un dengan tindakan kongkrit yang manfaatnya bisa dilihat dan dirasakan umat. Demikian pula hubungan praktik kesalehan dan pemecahan praktis problem kongkrit umat kebodohan. Atas nama Tuhan seseorang bisa memandang orang lain tidak mempunyai nilai. gelandangan dan mengelola anak-anak muda. aparat penegak hukum. Dunia Islam ketika itu masih berdebat mengenai peran peradaban modern dan sains bagi pemajuan Islam. Ide sosio-ritual Kiai yang belum banyak dikaji ialah bagaimana hubungan praktik ritual dan fungsi profetik pemberdayaan kemanusiaan.BUNGA RAMPAI: IDE SOSIO-RITUAL KIAI AHMAD DAHLAN DALAM PERSPEKTIF HAM Abdul Munir Mulkhan J ika kita baca kembali gagasan sosio-ritual Kiai Ahmad Dahlan dalam perspektif HAM akan muncul semacam Teologi HAM atau HAM dalam konteks sosio-ritual. Sementara berdasar nilai-nilai teologis itu berarti kerja hak asasi manusia merupakan tindakan kesalehan. pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia merupakan bagian dari kesalehan atau amal saleh. kepanduan dan pengelolaan anak terlantar (yatim). Gagasan ini penting dikemukakan mengingat berbagai permasalahan penegakan hak asasi manusia berkaitan erat dengan tingkat partisipasi warga. Atas nama Tuhan pula manusia bisa dipandang sederajat atau 99 lebih tinggi dari malaikat. Pandangan demikian menjadi gagasan utama perlindungan dan pemajuan hak asasi manusia. penegakan.

politik. ekonomi. Alasan berikutnya ialah adanya kesadaran atas peran 100 Tuhan dalam pembentukan Indonesia sebagai bangsa dan negara berdaulat. seni-budaya dan keberagamaan. Tuhan Allah pun berfirman dengan mempergunakan bahasa sebagai hasil kreasi manusia. Alasan kedua. perlu disadari bahwa realisasi hak asasi manusia berkaitan dengan kualitas pendidikan. Hal ini berarti bahwa kepentingan manusia itu sendiri merupakan perhatian utama realisasi hak asasi manusia dengan asas kebebasan seseorang atas orang lain sebagai wujud dari keberimanan. keamanan. budaya dan keberagamaan lebih membuka kemungkinan gangguan keamanan dan meningkatnya kriminalitas. kenyataan bahwa seluruh penduduk Indonesia memeluk agama yang sebagian besar memeluk agama Islam. Di sisi lain manusia mempunyai kedudukan lebih mulia dari malaikat yang harus menyembah kepada manusia. Karena itu penting meletakkan penegakan hak asasi manusia dalam perspektif kesadaran keberagamaan bukan semata-semata soal legalitas hukum perundang-undangan. Dari sini bisa disimpulkan bahwa pengabdian kepada Tuhan atau ketataan pada ajaran Allah yang secara khusus disebut ibadah itu haruslah berakar pada realisasi hak asasi manusia tersebut. Namun. Fakta lapangan menunjukkan bahwa praktik keberagamaan acap tidak berkaitan dengan realisasi hak asasi manusia akibat kesalahpahaman posisi manusia di hadapan Tuhan itu sendiri. ekonomi. Tuhan Allah sendiri menurunkan Nabi dan Rasul serta wahyu dengan maksud bagi kemuliaan manusia sendiri. Manusia lebih sering diletakkan pada posisi ekstrim negasi ketuhanan atas nama agama. upaya tersebut memerlukan kontrol publik yang bisa berlangsung jika publik memahami dengan baik berbagai aspek hak asasi manusia dari konsep . Realisasi peran tersebut memerlukan usaha secara terus menerus dan berkesinambungan. HAM dalam Konteks Indonesia Kemajuan atau pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia akan ditentukan oleh jawaban atas pertanyaan apa hubungan penegakan hak asasi manusia dan kedekatan seseorang dengan Tuhan yang diimaninya. Selanjutnya. Rendahnya tingkat pendidikan.kemasyarakatan dan keagamaan serta berbagai lembaga kemasyarakatan lainnya. amatlah tergantung pada bagaimana manusia itu memahami hakikat dirinya dan amanat sejarah yang harus diperankannya. Terdapat hubungan intrinsik antara hak asasi manusia dan praktik keberagamaan yang didasari pemahaman bahwa semua agama diwahyukan Tuhan bagi kepentingan manusia. Apakah dalam sejarah duniawi kehidupan seorang berada dalam posisi kemuliaan atau sebaliknya kehinaan. Salah satu alasan ialah kenyataan sosiologis yang menunjukkan bahwa Indonesia adalah bangsa religius yang percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

terdapat sejumlah ajaran Islam yang mengajarkan bahwa Tuhan Allah hanya akan menolong seseorang manakala orang yang berngkutan suka menolong sesamanya. Seseorang dilarang memakan makanan yang baunya dirasakan orang lain sebelum orang lain yang merasakan bau makanan ikut menikmati makanan tersebut. Tuhan mengecam dengan amat keras sekelompok orang yang tidak peduli nasib sesama. Jika membuang duri di jalan saja diyakini sebagai ibadah. perundang-undangan yang berlaku. Jika kita cermati. Adalah termasuk prilaku ingkar dan tergolong maksiyat (menentang ketentuan Allah) seseorang yang secara sengaja atau tidak sengaja membiarkan belangsungnya derita dan kedzaliman.dasar. Ajaran-ajaran kemanusiaan sebagai landasan normatif dan teologis hak asasi manusia demikian itu amat kaya dalam setiap agama seperti agama Islam. Mungkin penting dikutip surat itu secara lengkap: Aro’aita al-ladzi yukadzdzibu bi al-diin (1) fadlaalika al-ladzi yadu’u’u al-yatiim (2) wa laa yahudhdhu ‘alaa tho’aami al-miskiin (3) fawailun lilmusholliin (4) al-ladziina hum ‘an sholaatihim saahuun (5) alladziina hum yuraauun (6) wa yamna’uuna al-maa’uun (7). perluasan perilaku ingkar dan maksiyat kepada Allah. Dalam sebuah hadits (sumber kedua ajaran Islam) dinyatakan pula bahwa seseorang belum terbukti beriman kepada Allah manakala belum bersedia memberikan barang sesuatu yang disenanginya kepada orang lain yang lebih membutuhkan. membiarkan orang lain menderita dan diperlakukan tidak adil atau didzalimi. dan praktik penegakan serta sensifitas atas hak asasi manusia itu sendiri. maka penegakan hak asasi manusia dengan segala rangkaiannya bisa pula dikatakan sebagai sebuah praktik kesalehan. Pembiaran kedzaliman dan kemiskinan demikian bisa berdampak lebih serius yaitu kekafiran. 101 Nilai Kesalehan dalam HAM Penegakan hak asasi manusia lebih mungkin berlangsung efektif jika melibatkan keyakinan keagamaan sebagaimana dianut penduduk Indonesia dengan merumuskan nilai-nilai ilahiah (dalam kaitan dengan iman ) dan ubudiah (dalam kaitan dengan pahala) dalam penegakan hak asasi manusia. sistem yang tidak adil dan perlakuan yang bisa menyebabkan kemiskinan. 102 Buah Karya Kiai Ahmad Dahlan Salah satu karya besar Kiai Dahlan ialah begaimana ia menafsir Surat Al-Ma’un yang menjadi landasan hampir semua aksi sosial kemanusiaan sebagai bagian dari iman dan amal saleh. Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? (1) Itulah orang yang menghardik anak yatim (2) dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin (3) Maka celakalah orang-orang yang sholat (4) yaitu orang-orang yang lalai dari sholatnya (5) orang-orang yang berbuat riya (6) dan enggan menolong dengan . Demikian pula terhadap perilaku pembiaran perlakuan.

Karena mereka menyangka . dinyatakan: “Manusia wajib mencari tambahnya ilmu pengetahuan. jalan pikiran orang pun berubah juga.. semoeanja perhimpoenan jang telah mendapat idin dari Negri. Artikel 1 ayat 2 AD dan ART 1912 dinyatakan tujuan gerakan: ”memadjoekan (modernisasi?) hal Igama kepada anggota-anggotanja. Jadi perhubungan antara orang Islam dengan siapa juga tiada dilarang untuk keperluan hidup segala manusia . Hal ini memberi inspirasi pengadopsian model kepanduan.” Artikel 4: “Maka anggotaanggotanja perhimpoenan itu. Dalam naskah kesatuan hidup Kiai menyatakan adanya paralelitas antara kebenaran tekstual kitab suci dengan pengalaman otentik kemanusiaan dan ilmu dan peradaban.” Anggota biasa ialah seperti kita kenal sekarang. harus diketahui.” Anggota donatur: “… boleh sembarang orang tiada dipandang memegang Igama apa djoega atau bangsa apa joega.” Dan dinyatakan: “Zaman berubah. poliklinik dan panti asuhan serta sekolahan.. memang sudah sebetulnya. (e) Mengakui haknya akal dan ilmu. “Jika disebutkan. bahwa maksud Qur’an ini.. (i) Mengharuskan (tiada dilarang. Gagasan tersebut juga berkaitan dengan pengelolaan anggota Muhammadiyah yang tercermin dalam AD/ART yang diajukan ke Gubernur Jendral.. eerleden dan donateur atau jang soeka menolong.” Mungkin penting kita baca ulang prasaran PP (dulu HB) Muhammadiyah dalam Konggres Islam Pertama di Cirebon tahun 1922. jangan sekali-kali merasa telah cukup pengetahuannya.: .” Dalam transkrip pidato Kiai Ahmad Dahlan yang dimuat dalam Almanak 1923.” Dalam dokumen yang sama dinyatakan: “Di samping itu juga telah menjadi kebiasaan manusia: merasa segan dan tidak mau menerima hal-hal yang kelihatannya baru dan berbeda dengan apa yang sudah dijalani selama ini. jaitoe orang jang telah banjak djasanja pada perhimpoenan. djoega boleh mendjadi donateur. Tiap-tiap pengajaran agama itu harus dibuktikan dengan menjalankan akal. Usaha Kiai Dahlan mencari model distribusi harta dan profesionalitas bertemu dengan pengalaman orang-orang asing yang Nasrani. Pembacaan Kiai Dahlan terhadap surat ini mendorong aksi-aksi sosial memihak mereka yang hak-haknya sebagai manusia tidak terpenuhi karena sistem yang tidak adil.. supaya ajaran agama berhasil yang bagus. Eerleden: “…eerelid ditetepkan didalam 103 algemeene vergadering dengan voorstelnja Bestuur. diprayogaake) persatuan segala manusia bagi segala perbuatan (muamalah) untuk keperluan hidup manusia. bahwa hidup orang Islam itu harus berasaskan Qur’an. rumah jompo dan korban perang. Jadi cara melebarkan agama pun harus berubah juga. keadaan tanah Hindia Belanda berubah. Tetapi supaya terang maksud Qur’an. apalagi menolak pengetahuan orang lain... penghidupan berubah. Empati kemanusiaan pemenuhan hak-hak asasi manusia menemukan bentuk dan basis teologis dalam teks Surat Al-Ma’un ini. jaitoe anngota biasa. rumah miskin.hal-hal yang berguna (7). ..

Saya termasuk sedikit orang yang memiliki dokumen lengkap mengenai Kiai Dahlan. Silakan. Abdul Munir Mulkhan (AMM) adalah Guru Besar Universitas Islam Negeri Yogyakarta dan anggota Dewan Pembina MAARIF Institute. Mudah-mudahan acara ini mendapat berkah dari Allah SWT.” 104 Kiranya patut kita ajukan pertanyaan. Sekarang ini yang menjadi pemikiran saya adalah bagaimana caranya menerapkan ber-Islam dan ber-Muhammadiyah dalam konteks masyarakat modern tetapi tidak ada kaitannya dengan pemikiran syiah dan negara seperti Amerika. puasa. Banyak sekali buku yang . ***** 105 Narasumber : Prof. untuk apa dan siapa kita berislam dan bermuhammadiyah selain pengabdian pada Allah (li ta`abbudi)? Fungsi kerasulan bagi penyebaran rahmat untuk seluruh alam memberi pengertian bahwa ada tujuan-tujuan kemanusiaan dalam berislam. kita bisa berkumpul bersama dalam acara Halaqah Islam. Nanti juga akan disampaikan mengenai pandangan saya terhadap Muhammadiyah dan Kiai Ahmad Dahlan. Dalam sesi ini kita akan mendengarkan paparan Abdul Munir Mulkhan mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) dalam konteks sosio-ritual Kiai Ahmad Dahlan. Saya merupakan orang a DIALOG b 107 desa yang masuk di Yogyakarta kemudian diterima Pak AR Fachruddin (Ketua PP Muhammadiyah waktu itu) dan saya disuruh menjaga perpustakaan. Mungkin saya memperoleh keuntungan karena saya pernah hampir setiap hari selama kurang lebih 10 tahun ada di kantor PP Muhammadiyah. Puji syukur kehadirat Allah SWT. zakat dan haji tapi melupakan tanggungjawab sosial kemanusiaan. pendiri Persyarikatan Muhammadiyah. Dr. dan Keindonesiaan ini. ... Marilah para pemimpin untuk segera berkumpul membicarakan kebenaran (hak) tanpa memandang dan memilih bangsa. Abdul Munir Mulkhan Moderator : Ahmad Imam Mujadid Rais Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Sejak 10 tahun yang lalu saya berbicara mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) dan pembelaan terhadap orang miskin. HAM. Abdul Munir Mulkhan Bapak dan Ibu sekalian.bahwa barang yang kelihatannya baru tersebut akan mendatangkan kecelakaan dan kesusahan walaupun jelas dan nyata bahwa orang yang mengerjakan sesuatu yang baru tersebut memperoleh kesenangan dan kebahagiaan. Amin. Namun mungkin waktu yang kurang berpihak. Secara normatif pembiaran terjadinya kemiskinan dan kedzaliman adalah pelanggaran HAM bahkan ketidaksempurnaan praktik iman dan Islam. Seperti itu pula maksud Allah mengkritik orang yang rajin shalat.

tercecer dan saya termasuk orang yang suka ngopeni (menjaga) barang yang tercecer itu. Karena itu, saya sering memberikan bukti otentik mengenai apa yang saya sampaikan mengenai Kiai Ahmad Dahlan dan Muhammadiyah. Terkait tema yang sedang diangkat kali ini, untuk Indonesia, gagasan-gagasan HAM memang kurang menarik bagi orang Islam karena mayoritas masyarakat memiliki stigma bahwa HAM itu berasal dari Barat dan Yahudi. Padahal nilai universal HAM sebenarnya membicarakan dan membela umat Islam. Misalnya, akhir-akhir ini pemerintah daerah rajin melakukan pembersihan kota dengan cara menggusur masyarakat yang mayoritas Muslim dengan cara yang biadab. Tetapi, tidak ada organisasi keagamaan yang bersuara. Seperti juga kasus lumpur Lapindo, tidak ada yang bersuara padahal mayoritas korbannya adalah Muslim, termasuk NU yang mayoritas anggotanya menjadi korban. Saya pikir Islam itu tersebar luas bukan karena kekuatan fisik. Awalnya memang tersebar luas melalui perang tetapi itu bukan merupakan faktor utama. Begitu juga yang terjadi dengan Muhammadiyah. Kalau pada tahun 1970-an Muhammadiyah mengalami booming pada saat pemerintah menggalakkan lembaga pendidikan maka yang diuntungkan adalah Muhammadiyah karena sejak awal sudah memiliki lembaga pendidikan. Ketika membaca dokumen Muhammadiyah yang terbit pada tahun 1913, saya cukup terkejut dengan judul tulisan “Anggota”. Dalam dokumen Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah tersebut, anggota dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu biasa, istimewa, dan donatur. Yang menarik adalah mengenai penjelasan anggota donatur. Anggota donatur adalah “...boleh sembarang orang tiada dipandang memegang Igama apa joega atau bangsa apa joega, joega boleh mendjadi donateur, semoeanja perhimpunan jang telah mendapat idin dari Negri”. 108 Bedanya dengan anggota biasa adalah mereka tidak punya hak suara. Kiai Dahlan mendirikan Muhammadiyah sebagai aktualisasi keprihatinan dan komitmen yang kuat pada nasib umat yang miskin, bodoh, dan penyakitan. Dalam memperjuangkan misi mulianya Kiai Dahlan terusir dari komunitas masyarakatnya yang ortodoks. Hal ini yang saya kritik dalam disertasi saya mengenai Islam murni dalam gerakan Muhammadiyah (Islam Murni dalam Masyarakat Petani, 2000). Saya cari dokumen mengenai Islam Murni sejak dari dokumen Kiai Ahmad Dahlan yang meninggal pada bulan Februari 1923. Istilah itu baru muncul sekitar tahun 1930-an setelah kelahiran Majelis Tarjih. Saya juga sulit mencari dokumen Kiai Dahlan yang kemudian menjadi dasar bagi terbentuknya Majelis Tarjih tersebut. Kalau kita baca ulang dokumen pertimbangan-pertimbangan Majelis Tarjih, saat itu tentara Jepang belum masuk dan kala itu Muhammadiyah ingin menjadi saudara tua di antara umat Islam Indonesia bahkan Dunia. Lalu didirikanlah Majelis Tarjih untuk

menyelesaikan perselisihan di antara umat Islam. Dokumen mengena ini terbit tahun 1927. Dalam studi dokumen yang saya lakukan tentang kapan sesungguhnya Muhammadiyah mulai anti TBC dalam arti sekarang (takhayul, bid‘ah, khurafat), saya tidak menemukan Kiai Dahlan berbicara mengenai hal itu. Kalaupun ada hanya tawashul tapi Kiai Dahlan tidak pernah menggunakan katakata tajam. Namun bukan berarti TBC waktu itu tidak ada. Cara Kiai Dahlan dalam memberantas TBC sangat menarik dalam kaitannya dengan penegakan HAM. Dalam makalah saya jelaskan bahwa waktu itu rumah sakit yang ada adalah milik Kristen atau Katholik. Dokter yang ada adalah warga asing dan penjajah. Sementara orang Muslim memiliki keyakinan mistis dengan mengaitkan (penyakit) akibat karena kesambet (terkena) dedemit atau yang lain. Kiai Dahlan tidak menghantam keyakinan itu secara frontal. Justru beliau membuat rumah sakit dan bekerjasama dengan para dokter Kristen. Kiai Dahlan memberantas keyakinan khurafat dan kepercayaan fatalis 109 bahwa nasib miskin dan bodoh adalah takdir melalui institusi sekolah dan rumah sakit. Saya tidak setuju dengan disertasi Alwi Shihab (Membendung Arus: Respons Gerakan Muhammadiyah terhadap Penetrasi Misi Kristenisasi di Indonesia, 1998) bahwa Muhammadiyah lahir dari respon anti Kristen. Saya cari dokumen itu tidak ada. Studi Ahmad Jainuri menemukan bahwa Kiai Dahlan inklusif dan Muhammadiyah saat itu sangat terbuka. Hasil studi ini sama dengan kesimpulan saya. Misalnya dalam pembukaan poliklinik kedua tahun 1924 di Surabaya, yang membuka adalah dr. Sutomo, seorang dokter Jawa. Saya menduga dokter ini tidak bisa baca al Quran. Tetapi, dia tertarik dengan kewelasasihan (kelemahlembutan). Sutomo beranggapan bahwa kewelasasihan seperti cara Kiai Ahmad Dahlan merupakan siasat melawan kapitalisme. Dalam kapitalisme orang miskin tidak punya hak hidup meskipun tidak seburuk kondisi orang miskin di negara non kapitalis karena adanya jaminan sosial. Misalnya, di Kanada, saya menemukan jaminan sosial orang miskin besarnya adalah tiga kali gaji seorang profesor di Indonesia. Meskipun motifnya agar orang miskin tidak mengganggu tapi kemasannya menarik. Terakhir, kita baca dan refleksikan kembali tafsir Kiai Ahmad Dahlan tentang Surat Al Ma’un. Penafsiran saya tentang ini bahwa sholat saja tidak cukup. Bahkan, kalau kita memahami lebih lanjut, misalnya fawailul lil mushollin, yang celaka adalah mereka yang tidak menyantuni atau tidak membela orang miskin. Kiai Dahlan berulang-ulang mengajarkan itu pada murid-muridnya, apa sesungguhnya motivasi Kiai Dahlan mengulang-ulang itu? Kritik lain saya terhadap Muhammadiyah adalah mengenai anggapan Kiai Dahlan itu pedagang. Kalau beliau pergi ke suatu daerah membawa dagangan, itu iya. Namun ketika ada orang yang membutuhkan maka ia memberikan uang milikinya sebesar 500 golden. Kalau seorang

pedagang kan tidak begitu. Saya mengungkapkan banyak melalui buku Kesan dan Pesan Kiai Dahlan. Kiai Ma’ruf pernah menyatakan bahwa Kiai Dahlan itu adalah seorang sufi. Sufi 110 Ghazalian Cuma tidak memiliki tarikat. Tulisan-tulisan Ki Bagus Hadikusumo juga mencerminkan seorang sufi. Terakhir, berbicara mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) adalah bagaimana memperkecil kesenjangan politik dan sosial. Mayoritas orang yang dilanggar hak-haknya adalah yang tidak punya kekuatan, seperti bodoh, miskin, dan minoritas. Inilah dasarnya mengapa kita harus berbicara HAM. Dalam konteks dakwah Islam, sekurang-kurangnya hal tersebut merupakan cara kita menunjukkan kebaikan Islam. Dalam salah satu buku yang saya kutip dari kita kitab Jawa lama sekitar abad 19, saya menceritakan kisah pertemuan Musa dengan Khaidir. Musa ditanya, “Hai Musa, coba kamu jelaskan apa ibadah yang pahalanya langsung diberikan kepada Allah?” Musa menjawab, puasa dan shalat. Khaidir bilang, “Salah, itu kan sudah kewajiban manusia”. Ternyata, dalam diskusi ini Khaidir menjelaskan bahwa amal shalih yang langsung diberikan pahalanya oleh Allah adalah kalau kamu bisa memberikan pakaian orang yang telanjang, kalau kamu bisa memberikan makan orang yang kelaparan, dan kalau kamu bisa membuat tersenyum orang yang sedang menderita. Itu yang saya sebut sebagai argumen HAM. Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian, lebih lanjut nanti akan dilanjutkan dengan moderator. Kalau ada pertanyaan, saya akan memberi penjelasan. Terima kasih. Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Moderator Terima kasih Pak Munir atas presentasinya. Silakan jika ada yang mau bertanya. Ahmad Syauqi (SMU Muhammadiyah Jakarta) HAM menurut saya terbagi dua, yaitu HAM dalam perspektif Islam dan dalam perspektif Deklarasi Universal HAM (DUHAM). 111 HAM dalam perspektif Islam adalah seperti apa yang dijalankan oleh Muhammadiyah. Adapun HAM dalam perspektif DUHAM adalah apa yang dilakukan oleh Barat yang sekuler sifatnya, hubbun dunnya (materialisme). Saya melihat banyak orang Muhammadiyah dan tokoh Islam yang terpengaruh oleh konsep DUHAM Barat. Saya berpikir apakah tidak sebaiknya mengembangkan HAM dalam perspektif Islam. Bagaimana menurut Pak Munir Mulkhan? Somantri P (SMK Muhammadiyah Cirebon) Dahulu Kiai Ahmad Dahlan sangat inklusif, toleran, dan terbuka bekerjasama dengan non Muslim (Barat). Tetapi, sekarang Muhammadiyah banyak dicurigai oleh non Muslim dan justru kelompok Islam lain yang dekat dengan mereka. Saya setuju bahwa Islam memiliki konsep HAM yang bagus dan sekarang sedang dikembangkan MAARIF Institute. Pertanyaan saya, Islam mana sekarang yang tidak setuju dengan HAM?

Mungkin Majelis Tarjih perlu dibawa ke sini (Moskow). Selama ini kita menganggap bahwa Islam yang sempurna ada dalam tafsir itu. mana yang spesifik Muhammadiyah? Solihin (Islamic Center Muhammadiyah Cianjur) Saya hanya memberikan komentar dan saran terhadap makalah Pak Munir. karena Nabi Muhammad SAW belum pernah ke situ. Interval waktu magrib. Sayangnya para ulama dan para ahli syariat kalau ke sini susah karena tidak bisa menganalogikan (qiyas) dan menafsir dengan apa. Saya mau menjelaskan dengan cerita. dan rasionalitas. Supaya kita juga membiasakan diri menghilangkan kebiasaan bintang film yang selalu mengatakan “Tergantung yang di Atas”. UUD . kemanusiaan. Dalam hal ini. Maka.Tarmizy Idris (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Pertama. diriwayatkan bahwa Abu Sufyan atau beberapa pembesar Suku Quraisy yang lain saat itu sedang berkorban kemudian datanglah Nabi Muhammad SAW dan meminta daging korban. dan subuh kira-kira hanya 2 jam. 113 Contoh lain. tetapi itu adalah penafsiran Pak Munir dan Moeslim terhadap Kiai Dahlan. Abdul Munir Mulkhan Kita sering terperangkap bahwa Islam itu syumul. bukan didorong oleh Surat Al Ma’un. Amin Abdullah tanya kepada saya apakah saya sudah shalat. saya adalah Pokja Anti Korupsi PP Muhammadiyah. Karena itu. Ini adalah peringatan. disponsori oleh sebuah lembaga Timur Tengah tetapi sangat sekuler. Bagaimana kalau berpuasa? Dia bilang. tafsir Surat Al Ma’un yang sering dipaparkan Pak Munir Mulkhan dan Moeslim Abdurrahaman. Moderator Saya persilakan langsung pada Pak Munir untuk menjawab. Dalam al Quran dan Hadits tidak ada yang menerangkan hal ini. kita menolak istilah-istilah dari luar. Padahal sebenarnya al Quran adalah bahasa. Karena pada bulan Juni. Kalau kita melihat dalam konteks gerakan modern. Prof. Mereka malah menghardik dan tidak memberi. menurut hemat saya. Mohon kiranya Bapak membiasakan diri dengan kata-kata “Allah”. di sana hampir tidak ada malam. Kedua. Saya bertanya ke guide orang Turki yang sudah lama tinggal di Nenglingrat. Jangankan al Quran. semua ada dalam Islam. Kami berkeliling ke luar kota. yang mendorong Kiai Dahlan untuk bertindak mendirikan rumah sakit dan sekolah adalah konteks sosialnya. seperti di Syiah 112 dan Aljazair. menurut saya bukan hasil tafsir Kiai Ahmad Dahlan. “mati Pak”. isya. sebenarnya. Pada bulan Juni 2005. saya beserta beberapa guru besar di Universitas Islam Negeri Jakarta dan Yogyakarta. itu semua juga ada. Dalam makalah lebih banyak menggunakan kata “Tuhan” dari pada “Allah”. kita harus membuat tafsirnya. banyak komunitas di luar Muhammadiyah yang menulis dan berbicara tentang tema HAM. berkunjung ke Moskow. Sebab kalau kita melihat asbabun nuzul (sebab-sebab turun) Surat Al Ma’un.

memang banyak yang berasal dari keluarga Muhammadiyah. Moderator Terima kasih Pak Munir. Surat Al Ma’un yang saya sebut legenda adalah kecerdasan Kiai Dahlan bisa meng-create panti asuhan. mudah-mudahan apa yang kita bicarakan tadi bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Sesungguhnya persoalan berkembang terus dan semua itu perlu pembahasan karena konteksnya berbeda. Kebetulan dia adalah Ketua Pemuda Muhammadiyah setempat. yang di dalam tafsirtafsir lain belum ada. 115 REFLEKSI DAN EVALUASI PERAN PENDIDIKAN DAN PELAYANAN SOSIAL AMAL USAHA MUHAMMADIYAH (Catatan-catatan) Husni Thoyyar 1. Saat ini. mengapa Muhammadiyah sekarang sering dicurigai? Sesungguhnya kalau kita mencari temuan yang dituduh teroris. Saya kira itu dari saya. dokternya dari Kristen dan mereka tidak dibayar. di tubuh Muhammadiyah sedang berlangsung ketegangan antara kubu yang konservatif dan moderat. Paradigma kembali kepada al Quran dan Sunnah melahirkan purifikasi. khususnya dalam proses meningkatkan kualitas muatan pendidikan Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Yang terpenting saat ini adalah bagaimana caranya Muhammadiyah bisa menampilkan dan melahirkan Islam yang indah serta menawan kepada orang yang bukan Islam. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Kita tidak sama sekali menafikan adanya gerakan yang hampir sama dengan di tempat lain. .1945 saja diubah orang sudah bingung. tetapi hasilnya berbeda dari kedua tokoh itu. ada seorang pemuda yang datang dan bilang bahwa dia adalah komandan lapangan pembantaian. kalau kemudian kita hanya mengikuti yang literal saja maka 114 Muhammadiyah tidak perlu lahir. Ini terjadi karena mereka dibesarkan pada periode ideologisasi Muhammadiyah. Kiai Dahlan mengambil semangat kembali ke al Quran dan Sunnah ke Muhammad bin Abdul Wahab dan rasionalisasi dari Abduh. cukup banyak yang telah disumbangkan Muhammadiyah kepada bangsa Indonesia melalui gerakan pencerdasan. Saya hanya menunjukkan bagaimana Ahmad Dahlan mengadopsi rumah sakit yang dalam sejarah Islam tidak ada. maka tidak perlu ada yang namanya organisasi Muhammadiyah dan lembaga pendidikan. Hebatnya. Ketika Poso rusuh. Terlebih. Selanjutnya. peningkatan kualifikasi kesehatan. Terima kasih. sebulan kemudian saya berkunjung ke sana. Karena. Jadi. dan kehidupan sosial. orang luar tidak tahu masalah ketegangan itu. Waktu itu. kalau dikatakan bahwa Islam itu sudah kaffah (komprehensif) dan tidak perlu yang lain. Sepanjang perjalanan sejarahnya.

amal usaha Muhammadiyah yang terdiri atas amal usaha pendidikan. sehingga dapat dipahami secara jelas hubungan antara ide dasar pendirian amal usaha Muhammadiyah dengan strategi dan kebijakan pengelolaan lembaga amal usaha Muhammadiyah. seperti ditunjukkan oleh masih adanya fenomena kemiskinan. dan ekonomi berjumlah 7. karena tidak dianggap sebagai sebuah inovasi baru.. tidak begitu menarik perhatian masyarakat. Dengan demikian diharapkan wawasan dan komitmen lembaga AUM tidak akan bertentangan atau menyimpang dari visi. kebodohan.67 % dibanding dengan jumlah amal usaha tahun 2000. kemungkaran. memuat rumusan-rumusan ide dasar misi Muhammadiyah. misi. Oleh karena itu kiprah dan langkah Muhammadiyah dalam amal usahanya masih dirasakan belum mencapai puncak keberhasilan dalam mencapai tujuan dan cita-citanya. Kedua pengertian tersebut. Amal usaha Muhammadiyah tersebut. Sedangkan dalam pengertian fisik merupakan lembaga tertentu yang didirikan oleh Muhammadiyah untuk menangani bidang tertentu. sosial. 2007). 2. belum diimbangi dengan peningkatan kualitas yang berarti.. sehingga Muhammadiyah semakin dituntut untuk merevitalisasi gerakannya terutama dalam amal usahanya. Ide dasar amal usaha Muhammadiyah dapat kita pahami antar lain dari dasar-dasar pemikiran formal yang . satu sama lain saling berkaitan. naik sekitar 2. Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dalam pengertian normatif. sehingga umat Islam belum dapat menjadi faktor efektif atau determinan dalam kehidupan kemasyarakatan dan kebangsaan Indonesia.797 buah (77. Kenyataan ini membuat 117 hasil-hasil yang telah dicapai oleh persyarikatan. 3. Namun perkembangan amal usaha Muhammadiyah tersebut yang secara kuantitatif cukup besar dan merupakan aset sumber daya yang sangat berharga bagi persyarikatan. sebagian besarnya berupa amal usaha pendidikan. dan strategi serta keputusan-keputusan formal persyarikatan Muhammadiyah. Khutbah Iftitah Tanwir Muhammadiyah. dan kemaksiatan di tengah masyarakat (Din Syamsuddin. 4.40 %) yang karenanya amal usaha pendidikan dapat dikatakan sebagai amal usaha yang utama. dan keterbelakangan.. Berdasarkan data terakhir (tahun 2005). yang beriringan dengan masih merebaknya fenomena kemusyrikan.489 buah. Pada dasarnya.pemberdayaan taraf kehidupan ekonomi masyarakat selain tentu pencerahan kehidupan keberagamaan umat Islam. oleh karena itu perlu didekatkan dan diletakkan secara proporsional.. kelalaian dan kealpaan. kesehatan. yaitu sebesar 5. Muhammadiyah perlu melakukan muhasabah (evaluasi dan introspeksi) terhadap segala kekurangan. Di samping itu.

apapun yang diusahakan dan bagaimanapun cara perjuangan Muhammadiyah untuk mencapai tujuan tunggalnya.tercantum dalam Kepribadian Muhammadiyah angka 2 tentang “Dasar Amal Usaha Muhammadiyah” yang berbunyi “dalam perjuangan melaksanakan usahanya menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenarbenarnya. 5. Sekali amal usaha dijadikan tujuan. Jika amal usaha Muhammadiyah merupakan instrumen bagi pencapaian tujuan Muhammadiyah. Gerak persyarikatan bukan dalam satu “kesatuan konvoi” melainkan dalam situasi “berpacu tanpa melodi”... Berdasarkan ide dasar di atas. maka harus disadari bahwa amal usaha Muhammadiyah dalam artian lembaga. baik internal maupun eksternal. Sudibyo Markus dalam kaitan ini pernah menyatakan bahwa warga persyarikatan (pemimpin dan pengelola amal usaha) terjebak sebagai “pengrajin amal usaha” tanpa mampu memahami arah dan tujuan strategis persyarikatan. 118 harus berpedoman. maka . tidak semudah dan sesederhana seperti membalikkan telapak tangan. Muhammadiyah mendasarkan segala gerak dan amal usahanya atas prinsip-prinsip yang tersimpul dalam Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah. yakni mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya dengan “ummah”. merupakan instrumen bagi pencapaian tujuan Muhammadiyah. visi dan misi persyarikatan. Oleh karena itu. dalam kenyataan di lapangan. berpegang teguh akan ajaran Allah dan RasulNya. 119 6. Oleh karena itu. melainkan lebih banyak pada “individu-individu pulau-pulau amal usaha”. “keluarga sakinah” dan “qoryah thayyibah” sebagai akar rumputnya. Entitas atau postur persyarikatan tidak terlihat secara utuh. meskipun sulit. karena justru inilah yang berkembang dan bahkan “dipelihara”. Amal usaha jangan dijadikan tujuan.. Mengapa demikian? Hal itu dikarenakan dominasi pendekatan amal usaha kelembagaan cenderung melahirkan “pulau-pulau amal usaha” yang kurang mendukung kultur. dan angka 3 tentang Pedoman Amal Usaha Muhammdiyah yang menyatakan “. jangan sampai amal usaha yang dikembangkan itu beranjak atau menyimpang dari tujuan misi persyarikatan. Inilah yang harus dihindari dan diwaspadai. maka virus budaya konsumtif dan konflik akan masuk ke dalam tubuh Muhammadiyah. untuk menempatkan amal usaha sebagai instrumen bagi pencapaian tujuan Muhamamdiyah. karena ternyata banyak tantangan dan hambatan bahkan ancaman. kebaikan dan kebahagiaan luas merata. “jamaah”. dimana kesejehteraan. bergerak membangun di segenap bidang dan lapangan dengan menggunakan serta menempuh jalan yang diridhai Allah”.

bukan sekedar menerima atau melanjutkan “model” yang dulu dikembangkan KHA Dahlan seperti sekolah modern dan berbagai bentuk gerakan sosial yang kini mungkin sudah “usang” (model dan bentuknya). sedangkan menjadi murid berarti memiliki semangat dan etos belajar kepada siapa saja dan kapan saja. secara kuantitatif dan kualitatif lebih baik dibandingkan dengan pendidikan . kata Munir Mulkan. Dalam hal ini penting untuk mengkritisi ide dasar dan etos pembaruan KH Ahmad Dahlan itu sendiri. ketika masyarakat kini dan akan datang telah jauh berubah dari kehidupan sosial pada masa pendiri Muhammadiyah itu hidup. Selanjutnya Munir Mulkan menyatakan bahwa aktivis Muhammadiyah di bidang pendidikan lebih banyak meniru kegiatan yang dilakukan KH Ahmad Dahlan tapi kurang memahami hakikat dan gagasan dasar yang melatarbelakangi praktek pendidikan yang dikembangkan saat itu. Adapun pendidikan Muhammadiyah sekarang. sehingga pendidikan Muhammadiyah pada waktu itu mampu melahirkan generasi baru yang “lebih sempurna” dibandingkan dengan alumni pesantren dan sekolah Belanda. mungkin bisa dikembangkan “model-model baru” pembaruan. Padahal etos guru-murid sebagai etos belajar dapat dipahami sebagai kekuatan internal atau ruh ijtihad di 120 bidang pendidikan. dan berbagai tradisi keagamaan serta amal usaha Muhammadiyah perlu “dibedah” untuk menemukan kembali etos pembaruan seperti yang dipelopori oleh pendirinya. Sejalan hal tersebut. Etos belajar dan nalar pendidikan yang diungkapkan oleh KH Dahlan dengan kalimat pendek “jadilah guru sekaligus murid” yang mendasari praktek pendidikan masa KHA Dahlan tidak banyak dikaji kalau bukan tidak pernah diperhatikan.Muhammadiyah dengan seluruh kadernya dituntut untuk meningkatkan kualitas dan keunggulan dalam pengelolaan amal usaha sehingga dapat mengimbangi kuantitas yang selama ini terus berkembang. sekaligus mampu berkompetisi dengan pihak-pihak lain dalam usaha yang sama atau sejenis. serta memiliki shibghah Islami yang menjadi identitas keunggulan dan trade mark-nya amal usaha Muhammadiyah. Melalui cara seperti ini. Akibatnya praktek pendidikan lebih banyak merupakan repetisi (pengulangan) kegiatan sekolah saat awal gerakan ini berkembang. Abdul Mu’ti (2002) dalam “Mengembangkan Pendidikan Muhammadiyah menjadi Amal Shaleh Profesional” menjelaskan bahwa KH Dahlan mampu menawarkan model pendidikan baru sebagai pembaruan (ashlah) dari pendidikan konvensional sekolah Belanda dan pesantren. Untuk itu perlu mengevaluasi gerak pembaruan Muhammadiyah yang hampir satu abad. Menjadi guru berarti memiliki semangat/etos penyebaran ilmu dan nilai kepada orang lain.

Kenyataan ini nampaknya disebabkan antara lain oleh sikap “konservatif” yang mengukur pembaruan pendidikan Muhammadiyah dari “format” pembaruan pendidikan yang dilakukan oleh KH Dahlan. Konsep “ikhlas” sering dipahami sebagai aktivitas dengan imbalan seadanya bahkan tanpa imbalan sama sekali. padahal disekitarnya telah berdiri sekolah negeri dan swasta lainnya. Mengapa tidak memperkuat SD/SMP Muhammadiyah yang sudah ada secara bersamaan?. pendidikan Muhammadiyah didirikan karena alasan formalitas organisasi daripada motivasi aqidah diniyah.Muhammadiyah zaman KH Dahlan. banyak terdapat kecenderungan. Bahkan banyak kritik yang menyatakan bahwa pendidikan Muhammadiyah sangat konvensional dan kehilangan elan pembaruannya. . Sebagian lagi bekerja di Muhammadiyah. juga bekerja pada lembaga lain. Masih banyak tenaga pendidik di Muhammadiyah yang melakukannya secara “sambilan”. 7. Jika dibiarkan. Sebagian mereka adalah PNS yang bersedia mengabdi dengan sisa-sisa tenaga dan pikiran yang dimilikinya untuk Muhammadiyah. Akibatnya pendidikan Muhammadiyah kurang mampu merespon dinamika eksternal yang terjadi di masyarakat karena tidak mampu memberikan solusi kreatif terutama pada tingkat kelembagaan dan kurikuler. Motivasi ini melahirkan amal usaha “asal jadi” dan bukan “apakah 121 benar-benar diperlukan”. bukan pada “spirit” pembaruannya. yang karena tuntutan kebutuhan. padahal jika dikaji berdasarkan pemaknaan konstektual Al-Qur’anm konsep ikhlas menghendaki “genuine motivation” dan “genuine work” kerja konsisten dengan motivasi dan dilakukan sesuai dengan kompetensi bukan asal jadi atau alakadarnya. dan amal shaleh yang melandasasi aktivitasnya. pendidikan Muhammadiyah saat ini banyak mengalami kekurangan. bahkan para pimpinan Muhammadiyah yang mengukur keberhasilan pendidikan Muhammadiyah dari jumlah formal yang telah dilaksanakannya. tetapi jika diletakkan dalam kerangka “spirit” pembaruannya. Apalagi jika dilihat dari motivasi pendirian lembaga pendidikan Muhamadiyah. Bagaimana mungkin Ranting/Cabang yang saling berdekatan sama-sama mendirikan SD/SMP. Akibatnya pendidikan Muhammadiyah tidak dapat merekrut SDM yang qualified dan professional. Akibatnya tidak jarang terjadi “persaingan” kurang sehat antara sesama pendidikan Muhammadiyah. Kelemahan pendidikan Muhammadiyah lainnya menurut Abdul Mu’ti adalah pemaknaan “ikhlas” yang tidak proporsional dalam proses pembelajaran. Banyak pengamat. dalam jangka panjang menimbulkan image negatif terhadap pendidikan Muhammadiyah karena banyak lembaga pendidikan Muhammadiyah yang jauh standar nasional pendidikan.

senin ke sebelah selatan. kalau Muhammadiyah melarat berarti ia gagal. Beliau adalah mantan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta dan Wakil Ketua Dikdasmen PP Muhammadiyah Periode 2005-2010. kalau berbicara masalah kemiskinan. Itu ada di Kecamatan Cileles. dan seterusnya. Bapak dan Ibu sekalian. Rangkas Bitung. Muhammadiyah harus berinterospeksi sehingga umat Islam belum menjadi faktor . lalu ada masjid jami’. Itu pengajaran kita menjadi cerdas. Silakan. Namun sering kali kita terbentur di lapangan dengan cara pandang bahwa miskin dan bodoh adalah takdir. a DIALOG b 123 Dalam makalah saya tidak menyebutkan nama karena saya hanya mengutip beberapa hal yang saya setujui.Ag. Dengan begitu. Lebak. menurut saya. Peserta didik bisa mengerti tentang alam sekitarnya dan mereka menjadi terlibat dalam usaha perubahan masyarakat. dalam forum tanwir 2007 di Yogyakarta. Telah hadir bersama kita Bapak Husni Thoyyar. Pendidikan salah satunya adalah merupakan usaha untuk menjadikan peserta didik menjadi kritis. Dalam diskusi sebelumnya kita telah mengetahui bagaimana persoalan hak asasi manusia di Indonesia dan kondisi itu membutuhkan peran Muhammadiyah. Kali ini kita akan melihat apakah proses pendidikan dan pelayanan sosial amal Muhammadiyah bisa menjawab beberapa persoalan asasi manusia. Kita harus ber-fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) dengan siapapun. shalat jamaah. Poin pertama makalah saya adalah peran Muhammadiyah. Jadi. khususnya dalam bidang kemiskinan dan kesehatan. Itu adalah PR Muhammadiyah. Ada peran positif dan kelemahan Muhammadiyah yang pernah disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah. pengikisan kemiskinan menjadi terhambat karena masyarakat menikmatinya. dan ada jami‘ah (universitas). Selama hampir seratus tahun. Mereka pada hari ahad melakukan sujud ke sebelah timur. Din Samsuddin. itulah sumbangan yang bisa diberikan oleh Muhammadiyah kepada umat.**** 122 Narasumber : Drs. kalau kita miskin itu adalah kegagalan kita dalam beragama. Muhammadiyah juga melakukan pemberdayaan masyarakat tetapi Muhammadiyah sebagaimana kritik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum memiliki peran agar masyarakat menjadi kaya. Tadi malam ada tayangan yang mengupas kemunculan kelompok Islam sejati di Banten. H. Sebenarnya dari agama ada ibadah. Prof. Husni Thoyyar. Muhammadiyah menyumbangkan pendidikan bagi kecerdasan bangsa. Husni Thoyyar Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Moderator : Ahmad Imam Mujaddid Rais Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. M.

sehingga Muhammadiyah menjadi merk seperti warung. Pengertian normatif dan fisik mestinya dikaitkan dan didekatkan. masih dianggap biasa-biasa saja. Oleh karena itu. Memang amal usaha Muhammadiyah sangat 124 besar dan bermanfaat tetapi masih belum diimbangi dengan kualitas sehingga tidak begitu menarik bagi masyarakat. Ide dasar amal usaha harus kembali pada rumusan “segala gerak amal usaha Muhammadiyah memenuhi prinsip tauhid. dan kemasyarakatan”. Kita berbicara terbuka saja. Kita sadar ada kelemahan.determenistik bagi bangsa ini. Memang di lapangan usaha itu tidak mudah karena tantangan dan hambatan internal dan eksternal banyak. Ada kecenderungan menjauh. akhlak.033 sekolah tetapi baru 40 persen yang memberi tanggapan. Berdasarkan data sementara. Pak Sudibyo Markus (Ketua PP Muhammadiyah 2005-2010) pernah mengatakan bahwa warga persyarikatan banyak menjadi pengrajin amal usaha tanpa mengerti maksudnya untuk . tetapi kapan mulainya kita belum bergerak. Ketika Mukernas Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah kemarin. Tidak ada nuansa yang berbeda antara masuk sekolah Muhammadiyah dengan yang lain. Kita memiliki kendala. sampai sekarang kita tidak memiliki data peta pendidikan. Mereka mau dan ketika dipanggil bersedia datang. kita tidak memiliki kepedulian terhadap data. kiprah dan amal usaha Muhammadiyah dituntut untuk merevitalisasi gerakannya. Kita maunya semua terbuka supaya kita bisa bekerja dengan evaluasi. Ada hal yang sangat ironis. Ini semua kita sudah lepas. banyak pengrajin amal usaha yang tidak tahu bagaimana pengertian normatif amal usaha yang di sana merupakan dasar pendirian amal usaha. Padahal pada dasarnya amal usaha Muhammadiyah memuat ide dasar Muhammadiyah. Mereka menyadari bahwa rektor adalah pelaksana dan persyarikatan adalah pemilik. saya di DKI mempelopori fit and proper test untuk calon dekan dan rektor sejak tahun 2000. 1995-2000) untuk membuat peta pendidikan. Dan itu pun belum ditindaklanjuti. Padahal hampir tiap 5 bulan sekali kita mengirim form ke sejumlah 4. ada sejumlah 749 buah amal usaha Muhammadiyah. Maka. Memang ada kenaikan dari kelembagaan. maka harus disadari bahwa pendidikan dan amal usaha merupakan instrumen untuk melaksanakan misi dan tujuan persyarikatan. Peran Muhammadiyah dalam akidah. Berdasarkan pada ide dasar dalam kepribadian angka 2 dan 3. Besok tanggal 1 Juni 2007 kita akan minta lagi melalui forum rapat koordinasi pimpinan Dikdasmen wilayah. keislaman. Belum dianggap inovasi. Inilah yang harus dihindari meskipun sulit karena sering konflik justru dipelihara. Sekali amal usaha dijadikan tujuan maka virus konflik akan ada di antara manusia. Padahal Muktamar Muhammadiyahdi Aceh mengamanatkan kepada Majelis Dikdasmen (periode Yunan Yusuf. dan muamalah belum selesai. Ini ironisnya. dari 33 wilayah hanya 2 wilayah yang memberikan data itupun tidak komplit.

Banyak pemimpin Muhammadiyah yang melihat pendidikan Muhammadiyah hanya dari segi jumlah sampai 7 ribu. karena dominasi pendekatan amal usaha yang 125 cenderung mendekati pulau-pulau amal usaha. Padahal itu bisa menjadi ruh ijtihad dalam dunia pendidikan. jika amal usaha merupakan instrumen untuk mencapai tujuan Muhammadiyah. kata Pak Munir. Gerak persyarikatan centang perenang. Kita ini. Sekarang ada 30 lembaga pendidikan di Jakarta yang baru dan memiliki standar internasional. ada Surat Al Maun. Kalau sekarang kan sama saja. saya dan Pak Malik Fadjar mengikuti workshop tentang pendidikan berbasis pesantren. Rumah sakit sebenarnya memberikan pencerahan sambil membuat mereka menjadi sehat dan cerdas. Sehingga lembaga pendidikan hanya merupakan repetisi. Ada inovasi di sana. Adapun pendidikan Muhammadiyah secara kuantitatif dan kualitatif lebih bagus daripada zaman Ahmad Dahlan. Itu yang dirasakan. pendidikan Muhammadiyah kurang mampu merespon dinamika masyarakat. Seolah semua ranting harus mendirikan sekolahan.mewujudkan tujuan persyarikatan. Akibatnya. Abdul Mu’ti (Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) menyatakan bahwa Ahmad Dahlan bisa menawarkan model pendidikan baru di samping sekolah Belanda dan pesantren. Tadi pagi. “Jadilah guru sekaligus murid” tetapi itu tidak kita pahami. itu luar biasa. banyak sekali orang yang bergerak di pendidikan hanya mengikuti Kiai Dahlan tetapi kurang memahami ide dasar yang dicetuskannya. dalam hal ini penting mencermati dan mengkritisi ide Kiai Dahlan karena masyarakat waktu itu berbeda dengan sekarang. Oleh karena itu. Hanya saja di dalam forum muktamar tidak perlu diungkapkan di depan pers. Tetapi sekarang banyak kritik bahwa pendidikan Muhammadiyah 126 sangat konvensional dan hilang elan pembaharuannya. kita perlu mengevaluasi tradisi keagamaan Muhammadiyah yang sudah berusia hampir satu abad dan mengevaluasi amal usaha Muhammadiyah agar menemukan kembali semangat pembaruan yang dipelopori Kiai Ahmad Dahlan. Ada ide dasar Kiai Dahlan. seperti kepala keluarga sebagai akar rumput tujuan Muhammadiyah.Karena itu yang menggejala maka akibatnya terjadi degradasi pendidikan Muhammadiyah. Oleh karena itu. Filosofi “Jadilah guru dan murid”. maka kita harus meningkatkan kualitas kita. Oleh karena itu. bukan nalarnya yang diambil. Apalagi jika dilihat dari motivasi pendirian banyak didirikan sekolah Muhammadiyah hanya karena alasan administratif organisasi. Tetapi . Sekarang. Hal ini nampak dari ukuran pendidikan hanya dengan format Kiai Dahlan pakai bangku tetapi spirit pencerdasannnya tidak ada. Bahwa sakit dan sehat adalah usaha manusia bukan karena dari takdir begitu. Mengapa demikian. Menjadi guru berarti memiliki etos penyebaran ilmu dan menjadi murid berarti bersedia menuntut ilmu dari siapapun.

sekolah Muhammadiyah menjadi besar sehingga sekolah kecil pun bisa menerima pinjaman. Di sini kata ikhlas disalahpahami sebagai tidak dibayar. dan lemahnya pendataan. Saya kira itu pancingan dari saya. misalnya cluster di tingkat ranting atau cabang. apakah sudah bisa menjawab. rendahnya kualitas pendidik. kesan bank tersebut. Mengapa dalam dua ranting berdekatan ada SMP Muhammadiyah. ada sejumlah 5. lemahnya manajemen sekolah. Dengan jujur kita 127 mengakui ada problem rendahnya kualitas pendidikan. masukkan semua ke bank itu. Saya mengusulkan nanti ada cluster pendidikan Muhammadiyah. Karena kalau tidak ikhlas. kurangnya sarana pendidikan. lembaga tidak memiliki kualitas sebagian guru adalah PNS yang beramal mengajar di Muhammadiyah atau guru yang hanya sambilan di sekolah Muhammadiyah. Marilah kita terus mencari jawaban terhadap tantangan yang banya kita hadapi sehingga kita bisa menyumbang dalam mencerdaskan bangsa. Moderator Terima kasih. Yang . ada sekolah Muhammadiyah kalau dia mengajar 10 jam pelajaran. Maka. sehingga ujian nasional menjadi momok. Akibatnya. kalau memakai jasa satu bank syariah. perlu cluster (pengelompokan) sehingga peran Majelis Dikdasmen meningkat dan sekaligus memberikan keleluasaan lembaga pendidikan supaya bisa berkualitas. Jika ini dibiarkan. Karena tidak mapan. Padahal menurut al-Quran itu akhlas adalah dikerjakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kompetensi. Lembaga pendidikan dan amal usaha pelayanan sosial adalah untuk mencerdaskan bangsa sekaligus mengikis beberapa persoalan akidah. Sekarang di Jakarta. Seperti kata Ki Bagus Hadikusumo. Hal yang lain adalah soal ikhlas. Sehingga mencari tenaga pengajar model gratis. “berikhlas-ikhlaslah dalam bermuhammadiyah. Ini kebersamaan yang perlu terus kita kembangkan.tidak ada pertanyaan kualitas dan studi kelayakan apapakah lembaga pendidikan tersebut didirikan. Amal usaha Muhammadiyah menjadi cara untuk menjawab persoalan bangsa yang kompleks. Semua itu kita uji dengan keberadaan amal usaha Muhammadiyah sekarang. yang bagus dan yang lemah. Dengan sistem cluster. maka akan rugi di Muhammadiyah dan amalnya juga tidak diterima Allah”. menyatu dan ada sekolah pembina yang akan bertukar pengalaman atau menyebarluaskan keberhasilan kepada sekolah Muhammadiyah yang lain.281 buah lembaga pendidikan SD sampai perguruan tinggi dan pesantren. Sekian. maka dalam jangka panjang akan menyebabkan image negatif pendidikan Muhammadiyah karena banyak lembaga pendidikan Muhammadiyah yang tidak memenuhi standar pendidikan. transportnya lebih mahal daripada honornya. Oleh karena itu. kalau ada 20 sekolah sekabupaten. kurangnya dana pendidikan. Kalau kita lihat data Profil Muhammadiyah 2005. Dalam satu kawasan.

Tolong dibenahi. Pengalaman kami di SMK Muhammadiyah Cirebon dengan jumlah siswa 1. Namun ketika ada penawaran dosen saya tidak mengambilnya. 3. saya mengajar Al Islam dan Kemuhammadiyahan yang carut marut. silakan bila ada tanggapan. Juga ada sekolah farmasi yang dikelola Muhammadiyah dan itu unggulan.dikatakan Pak Husin tadi adalah pancingan buat kita semua. Bukan hanya karena saya berasal dari keluarga Muhammadiyah tetapi juga karena ada garansi sentralisasi keuangan. Kalau merujuk pada pemaknaan ikhlas yang tadi disampaikan maka di Muhammadiyah tidak ada yang ikhlas. Ini merupakan persoalan di Majelis Dikdasmen. Beberapa lomba juga kami menangkan. Sejak dahulu saya belum mendengar ada solusi konkrit dalam mengatasi persoalan pendidikan kita. 5-10% uang ujian harus disetor ke majelis. Saya lebih concern terhadap Muhammadiyah. Itu untuk kesejahteraan dan menopang hal yang lain. Orang bekerja kalau ada uangnya. Kalau kami di Cirebon. Saya sudah lama mengajar di SMA Muhammadiyah Kramat. Apakah ini ada solusinya? Yang kedua. Saya pikir yang Bapak sampaikan masih bersifat wacana tetapi tidak ada solusi kongkrit. Sebagai guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan. saya cukup prihatin terhadap kurikulumnya yang kadulawarsa. di sekolah Muhammadiyah Cirebon satu jam masih 129 dihargai Rp. Dan itu terjadi karena kurang uang. Itu karena masih menjadi sambilan. Sekarang..500. Kami masih bisa memberikan saldo antara Rp.5 milyar yang dikelola. Mungkin Bapak punya cara untuk mengatasi masalah kurikulum dan buku-buku yang kadaluwarsa. Sekarang. untuk sekolah kami yang maju . Sukidi. Untuk menutupi kekurangan. Dari beberapa refleksi dan evaluasi. Menarik berbicara tentang Muhammadiyah. semoga kedepan ada perbaikan. yaitu sistem satu atap. 200-300 juta dan itu bisa membantu SMP dan SD Muhammadiyah. 22. baru sebatas wacana dan 128 keluhan. Somantri (SMK Muhammadiyah Cirebon) Saya juga ingin menyampaikan bahwa sejak 1990-2000 sudah aktif di Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Cirebon.mungkin masih lebih rendah dibanding dengan sekolah yang lain. Saya tidak tahu.200 orang ada sekitar uang Rp. Syauqi (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Saya adalah pengajar di SMA Muhammadiyah Kramat. Saya pernah mendaftarkan diri sebagai PNS dan hasil ujiannya menonjol. Tetapi saya melihat ada kekurangberanian Muhammadiyah meningkatkan biaya pendidikan untuk kepentingan amal usaha Muhammadiyah dan penghasilan guru. saya mengamati bahwa dalam soalsoal yang dibuat Majelis Dikdasmen terdapat banyak kesalahan dalam menulis ayat-ayat al Quran. Yang ketiga. Kami selalu menempati unggulan se-Jawa Barat. Memang ketidakjelasan penanganan persoalan di Muhammadiyah itu menjadi persoalan. saya lebih mendukung kebenaran tetangga saya.

kelambanan majelis menyebabkan masyarakat merasa kurang terpenuhi kebutuhannya karena penambahan amal usaha tidak bisa memacu dengan baik. banyak tenaga pengajar kita yang tidak mengerti apa tujuan gerakan Muhammadiyah. dan kualitas tenaga pendidiknya. baik aspek kurikulum. Hal yang lain. Persoalan ini pernah saya kirim ke Majalah Suara Muhammadiyah tetapi tidak mendapat tanggapan. di tempat saya ada penggolongan. Saya pesimis. mengapa tidak membuka peluang? Hal yang lain. Banyak guru Muhammadiyah tetapi tidak bisa membaca al Quran. Jadi. kami juga usul untuk siswa baru akan ada tambahan 100 ribu untuk tambahan amal usaha dan mengatasi operasional. Perlu 130 diketahui. Sehingga ada satu mata pelajaran yang diberikan di kelas satu sampai kelas tiga tetapi muncul hanya satu soal. saya 3D. dimana juga karakter modernismenya kalau pendidikan Muhammadiyah sekarang sama dengan sekolah yang lain? Atau mungkin malah lebih buruk. Untuk itu.di SMK Muhammadiyah. Pada konteks lain. Memang konsekwensi sekolah besar. perlu ada evaluasi terhadap sistem pendidikan kita secara menyeluruh. Siti Alfiyah (SMA Muhammadiyah Palu) Apa yang Bapak sampaikan mengenai evaluasi peran pendidikan dan amal usaha Muhammadiyah tentu saja perlu ada jalan keluarnya. Menurut Bapak. Sejak tahun . Tetapi. Dimana letak modernismenya? Di sisi lain. Persis seperti yang disampaikan Pak Syauqi bahwa dalam buku Al Islam dan Kemuhammadiyahan terdapat banyak sekali kesalahan ayat-ayat al Quran. pendidikan Muhammadiyah tidak memiliki keunggulan khusus dibanding sekolah lain. banyak sekali orang yang masuk amal usaha Muhammadiyah tidak mengerti apa itu tujuan Muhammadiyah. Misalnya ada guru PNS yang mengajar hanya sampingan dengan banyaknya lulusan perguruan tinggi. metode pembelajaran. Itu pun masih dirasakan kurang manfaatnya. suatu saat Muhammadiyah tinggal nama. Dahulu gaji saya cukup besar dibanding dengan PNS golongan yang sama. tetapi sekarang lebih rendah. untuk mendata sekolah saja masih kurang baik. Saya menanggapi bahwa materi sore ini adalah evaluasi dan refleksi. Sehingga saya harus mengajar mereka membaca al Quran supaya sejalur dengan misi dakwah Muhammadiyah. Kita ketahui bahwa Muhammadiyah adalah gerakan modernisme. yang memahami betul amal usaha Muhammadiyah sangat sedikit. Tahun yang lalu kami mengadakan ujian yang sama. Sebagai organisasi yang mengklaim diri gerakan modernisme. apa ini sudah dievaluasi tetapi tidak ada kemajuan? Kalau kita sadari betul ketika masuk Muhammadiyah. Itu karena tidak ada keberanian. Nasihin (SMK Muhammadiyah Cilengsi. Banyak bangunan yang tidak berarti. Bogor) Materi ini lebih tepat kita sebut sebagai evaluasi dan refleksi perjalanan pendidikan Muhammadiyah. seharusnya kita malu karena pengelolaan dan pendataan tidak pernah kita lakukan secara profesional.

1990. 132 Mengenai ujian bersama. apalagi ke pimpinan pusat. Kebijakannya diserahkan ke masingmasing wilayah sehingga tidak ada soal-soal yang salah. Sebenarnya langkah tersebut sudah dilakukan Majelis . Dalam menghadapi permasalahan yang mengemuka. Jadi. serahkan saja pada guru. Husni Thoyyar Memang perlu disampaikan bahwa ini adalah evaluasi dan refleksi. saya menawarkan sistem cluster (pengelompokan) sebagai salah satu solusi. Saya mohon Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah memberikan solusi terbaik. Sampai sekarang. Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah hampir tidak bisa menanganinya jika data saja tidak memiliki. kalau kondisinya sudah kondusif maka tidak perlu ujian bersama. Lembaga pendidikan Muhammadiyah adalah milik kita semua. bukan hanya Muhammadiyah. saya telah mengajar pelajaran Kemuhammadiyahan. Saya mohon ada solusi yang terbaik soal ini. Kita ingin guru tidak sama pengetahuannya dengan murid. Memang selalu ada tembusan dalam setiap pembuatan laporan ke Departemen Pendidikan Nasional tetapi kenapa hal tersebut tidak bisa dilakukan terhadap Muhammadiyah. menjadi guru sekaligus siswa. Kalau kami berkeinginan cukup diserahkan pada guru saja. Saya berharap pengurus majelis berkoordinasi dengan perguruan tinggi agar dapat membantu lembaga pendidikan Muhammadiyah yang lain. Pada saat saya menghadiri peresmian gedung SD Muhammadiyah Bodon di Kotagede Yogyakarta. seolah semua Muhammadiyah harus mendirikan amal usaha padahal di sampingnya sendiri sudah ada. Soal keikhlasan memang selalu 131 ada masalah dan masalah kesejahteraan guru tidak. terutama di daerah Indonesia Timur. Dengan membedah masalah ini kita dapat mengetahui apa yang mungkin dilakukan. Kita juga sudah membentuk tim penyusun buku dan sekarang dalam proses penyusunan. terus terang saya sampaikan mengapa saya menyampaikan Al Islam dan Kemuhammadiyahan dari tahun ke tahun saya tidak pernah diganti. setiap hari sebelum pelajaran dimulai ada waktu untuk mengaji. Standarisasi kurikulum (tanpa memberi detail isi) ditujukan agar mendorong guru untuk bersikap kreatif. Mengenai kendala pembelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan sudah diatasi dengan keberadaan standar kurikulum Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Saya tidak mengerti bagaimana Majelis Dikdasmen memahami kami. solusi kongkritnya kita cari bersama. Tetapi teman-teman yang lain kurang sekali yang mengerti Muhammadiyah. Salah satunya dengan cluster. Ternyata. Tetapi dalam UU Nomer 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional ada ujian oleh guru dan pemerintah. Keminiman dana sangat berdampak pada kualitas pembinaan guru-guru di sekolah. Selain itu. mereka menampilkan anak-anak kelas 4 yang hafal Surat Al Ghosyiyah dengan bagus.

tentang permasalahan skill dan sumber daya pengajar. mari kita terapkan model pendiri Muhammadiyah. bukan hanya masalah finansial tetapi bagaimana kita bisa mentransformasikan ide Muhammadiyah yang terlalu tinggi supaya bisa diberikan guru kepada anak didik.Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Cirebon. Menurut saya. Dulu sekolah Muhammadiyah di Cirebon ditakuti Sekolah Santa Maria karena ada komitmen dan peran yang begitu konsisten. Masalah yang ada marilah kita selesaikan dan lakukan apa yang bisa sebagaimana konsep Al Maun. Pada masa Pak Yunan Yusuf (Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah periode sebelumnya) sudah ada peraturan yang indah kalau dipatuhi dengan baik. Dia pernah menjadi konsultan sekolah Kristen membuat science center. Artinya. Kalau pengurus Majelis dan kepala sekolahnya bekerja secara sambilan maka hasilnya pun sebatas sambilan. Yang kedua. ada dana sangat besar jumlahnya yang “parkir” di sekolah-sekolah tetapi tidak kembali. Perlu pemberdayaan anggota majelis dari daerah sampai pusat. Dulu saya dan Prof. Dari mimpi kita bisa membangun banyak hal. Sampai saat ini pembinaan ke daerah Indonesia Timur terus berjalan dengan segala keterbatasannya. Kalau sekarang banyak yang ikhlas tapi tidak profesional karena kita tidak memberikan imbalan yang wajar Marilah kita bermimpi. ya kenyataannya data saja kita tidak punya. mulai dari level etik sampai praktek ekonomi. wilayah. Dulu ada UIJ yang dihimpun di pusat. 133 dan daerah. Apa mau dikata. Contohnya data sekolah di Kabupaten Bantul dan Kulonprogo di DIY menjadi detail setelah ada bencana gempa. Kepala sekolah berjiwa sangat nasionalis dan konsisten. seorang kader Muhammadiyah. saya tertarik dengan gagasan Agus Soewarno. Padahal pinjaman itu sangat ringan karena menghindari riba. Ada kesepakatan antara guru SMA Muhammadiyah dan PGA Negeri bisa menjadi satu sekolahan sehingga seluruh siswa PGA Negeri adalah Muhammadiyah. Mungkin sebaiknya ada musibah dulu baru ada kesadaran pentingnya data. Di pusat dihimpun untuk dipinjamkan ke sekolahsekolah.Soal modernisme Muhammadiyah. Azyumardi Azra bermimpi membangun IAIN Jakarta menjadi Universitas Islam Negeri. Moderator Silakan jika masih ada tanggapan ataupun pertanyaan lain. Dia menyesal kenapa yang . Lalu mengenai usulan menjalin kerjasama dengan PTM. itu pun biasanya dikerjakan oleh sumber daya manusia yang berbasis LSM ataupun NGOs. Tolong nanti dibuatkan rencana tindak lanjut yang nanti akan dilaksanakan dari pusat sampai daerah. Ihsan (DPP IMM) Saya melihat dalam pendidikan Muhammadiyah ada banyak permasalahan. Tetapi. Memang perlu ada ghirah (semangat). Cuma bagaimana cara menagihnya kembali itu masih menjadi persoalan. salah satu faktor penting dari keberhasilan tersebut adalah adanya keikhlasan yang profesional.

. Kenapa hal ini tidak diterapkan? Apakah karena 134 Dikdasmen yang tidak bisa memahamkan atau arus bawah yang tidak mengerti? Lukmanul Hakim (SMA Muhammadiyah Tasikmalaya) Saya akan berbicara mengenai pengalaman di Tasikmalaya. saya menerima sejumlah 126 siswa dengan sisa keuangan Rp. ada banyak faktornya. Saya lihat Majelis Dikdasmen juga sangat sibuk sendiri tanpa melihat kepentingan pendidikan. Solusinya bagaimana? Syafrudin (Majelis Dikdasmen PWM Sulawesi Tengah) Pendidikan adalah sistem yang melibatkan banyak komponen. Persoalannya. Memang ada sekolah kita yang kurang berkembang. Saya pikir sejak tingkat dasar harus ditanamkan betul nilai-nilai. masyarakat mulai percaya. Kita gabungkan yang ikhlas dengan profesional. Internalisasi nilai ini tidak mudah karena secara metodologis internalisasi nilai tidak hanya di sekolahan namun juga di keluarga. Ini bukan hanya soal uang tapi juga komitmen. Kalau ada uang. 116. Saya melihat pendidikan Muhammadiyah tidak mundur. Memang sulit. Mungkin bisa menjadi refleksi untuk daerah lain. Saya percaya masih banyak lembaga pendidikan yang favorit dan menjadi rujukan. Tetapi saya segera ke Depdiknas dan ternyata ada sejumlah 22 orang yang mau menjadi guru TPK. Ini harus kita hargai usaha kita sendiri. Setelah itu.000. Manakala sekolah lain kehilangan kepercayaan. Yang saya lakukan adalah mencari guru yang ikhlas dan concern. Dahulu ketika tidak ada guru negeri sekolah saya maju pesat. Jangan berharap banyak murid kalau tanpa kepercayaan dan profesionalisme. . Jadi. hitungan dari organisasi sudah habis tetapi menurut negara belum habis. dan lain 135 sebagainya. Kalau masalah keuangan masih menjadi masalah maka jangan berpikir masalah kualitas. prasarana. saya menjabat kepala sekolah sejak 1998 dan sudah menjabat untuk yang kedua kalinya. Tetapi kami kesulitan pengaturan keuangan karena tidak ada aturan yang dibuat oleh Muhammadiyah sementara dari negara sangat jelas. Oleh karena itu. datang hanya untuk mengajar saja. Bukan kita yang mundur tetapi karena memang kebutuhan masyarakat maju pesat dan kita masih statis. Tetapi dengan banyak sekolah negeri malah mundur. kita perlu menciptakan berbagai model. Memang tingkat profesionalisme di sekolah tidak ada. persoalan keuangan harus pula jelas karena kita ada kecenderungan ke Depdiknas dan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah.memanfaatkan dia bukannya orang Muhammadiyah tetapi pihak lain dan dengan bayaran yang sangat mahal. Kepala sekolah sebelum saya juga statusnya bantuan dari negeri. tetapi maju. saya melihat pendidikan dari segi aspek.. mulai dari segi pengelola. Terakhir. Selanjutnya. Ketika saya diangkat menjadi kepala sekolah. Dari guru kebanyakan honorer. saya sempat resah dengan kondisi lingkungan kalangan muda. keuangan. Muhammadiyah mulai naik kepercayaannya. kenapa tidak kita beri imbalan yang pantas. Terakhir.

mesti ada saldo plus bukan minus. Bagaimana perilaku kita dalam Pedoman Hidup Islami Muhammadiyah (PHIM) itu luar biasa tetapi itu tidak mempengaruhi kita. perlu seperti tadi. Tarmizy Idris (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Apa yang dikatakan Ibu Alfiyah terlewat jawabannya. kecakapana hidup. Husni Thoyyar Terima kasih. Model pembelajaran juga harus menyenangkan. Uang iuran anggota pun tidak berjalan. Pada saat saya menyelesaikan permasalahan SMA 2 Muhammadiyah di Palembang. nilai-nilai Islam itu tipis sekali mempengaruhi kita. Apalagi kalau sekolahnya sangat mahal. Saya mengalami ketika kecil di Bandung. seolah kalau sudah membayar sekolah sudah tidak perlu mendidik. Bagaimana soal keuangan? Dalam persyarikatan. Kalau sekarang misalnya ada sejumlah 100 ribu anggota Muhammadiyah membayar maka operasional pimpinan pusat bisa ditangani. Jangan sampai menciptakan lulusan yang menganggur. Jadi. supaya terus ada pengembangan. Kalau kita sudah mengatakan diri sebagai warga Muhammadiyah tetapi 136 nilai kemuhammadiyahan tidak mempengaruhi kita. Ini adalah pembudayaan dalam keluarga dan masyarakat sekitar. Komitmen ada tetapi juga harus ada kreativitas. Kalau PR menumpuk. Oleh karena itu. tidak satu rupiah pun uang dari pemerintah tetapi sekolah Muhammadiyah berdiri. Persoalannya sekarang siswa terlalu banyak PR (pekerjaan rumah). Sebenarnya tidak perlu pengajaran al Quran di sekolah.Misalnya pendidikan yang harus mengembangkan life skill. Masalah . Sebagai contoh. prinsip ketertiban yang harus dipegang. Saya selalu mengatakan bahwa Muhammadiyah menjelang krisis. Selanjutnya. semangat berkhidmat kita terutama dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini sangat lemah. pedoman keuangan itu tidak boleh dinamis. ada kreativitas dan komitmen. bagaimana mereka diberi pelajaran di dalam keluarga? Soal science center. kepala sekolahnya tidak mau berhenti padahal pihak majelis telah memberhentikannya. saya kira tidak perlu menunggu tetapi justru mestinya menawarkan diri untuk membantu Muhammadiyah. itu adalah kewajiban keluarga. Ke depan tidak perlu ada PR. Saya pikir dalam proses pendidikan memang ada internalisasi nilai melalui institusi keluarga. Muhammadiyah adalah bagian dari bangsa ini. Dan komitmen dari pengelola dan guru Muhammadiyah yang harus terus ditanamkan. Namun ada salah paham terkait pandangan keluarga. lalu untuk apa kita bermuhammadiyah? Moderator dipersilakan kepada Bapak Husni memberi tanggapan. selesaikan semua di sekolah. Yang kedua. Masalah rincian teknisnya adalah kreativitas. menurut saya komitmen memang perlu tetapi tidak bermakna tanpa profesionalitas. Mengenai pendidikan di Tasikmalaya. apalah artinya itu. Tetapi sekarang tanpa uang dari pemerintah tidak akan jalan sekolah Muhammadiyah itu. Kalau nilai-nilai Islam tidak mempengaruhi kita.

itu semua menjadi penguat bagi kita. 138 BAB IV URGENSI HAM UNTUK PENDIDIKAN AGAMA “Pendidikan dapat berperan sebagai agen dalam membentuk manusia yang menjunjung tinggi dan menghormati HAM. Padahal ada aspek the humanity of human life (kemanusiaan hidup manusia) yang luar biasa dari Kiai Dahlan. Wb. Wassalamu‘alaikum Wr. Misalnya. kalau visi ini dijalankan. karena sering kali kita bentrok karena aturan itu. Wb. Lalu apakah Muhammadiyah bubar saja kalau tidak ada komitmen dan tidak ada iuran? Iuran itu tidak diatur pimpinan majelis. Tidak perlu Muhammadiyah dibubarkan tetapi dari yang sudah ada sekarang mari kita berangkat dan berpacu. Moderator Terima kasih Pak Husni. bukan berdasarkan tidak mau diganti. itu diatur pimpinan ranting. Saya kira itu dari saya. Sejarah keberhasilan ini jangan untuk diri sendiri namun hendaknya disampaikan kepada sekolah yang lain. Saya kira itu secara sepintas. Kita berjalan secara bertahap.masa jabatan. Bahwa ada success story. Ada beberapa hal yang bisa menjadi catatan kita. kita masih menghadapi beberapa persoalan seperti kurikulum dan aturan atau kaidah-kaidah. Pertama. Yang kedua. Motifnya adalah mencari mashlahah-nya. bagaimana kita tidak sekedar menjadi pengrajin amal usaha Muhammadiyah dan melupakan visi pendiriannya. Menjadi pemacu bagi kita semua. Cuma selama ini yang dipahami dari Kiai Dahlan hanya mengubah arah kiblat saja. Saya kira itu yang bisa saya kemukakan dan mudah-mudahan bermanfaat untuk langkah ke depan. Jangan berharap langsung lari. Tetapi komitmen ranting juga masih rendah. dulu dokter dari Belanda mau bekerja tanpa digaji membantu rumah sakit Muhammadiyah karena faktor kemanusiaannya. Wassalamu‘alaikum Wr. Pendidikan Agama berbasis HAM dapat menjadi salah satu alternatif bagaimana menciptakan lingkungan pendidikan dan masyarakat yang damai” Abdul Mu’ti PRAKTIK KEKERASAN DI INSTITUSI PENDIDIKAN . Saya berharap dari sini ada rencana tindak lanjut. kalau sudah habis menurut persyarikatan tetapi belum selesai menurut pemerintah maka harus dimusyawarahkan. 137 Kita ini maju tetapi tidak melompat seperti Kiai Ahmad Dahlan. Ini merupakan persoalan yang perlu diselesaikan. Terima kasih.

tempat yang seharusnya merupakan rumah yang memanusiakan manusia?”. khususnya di media massa cetak. Pada akhir tulisan disajikan sejumlah pertanyaan/poin-poin refleksi untuk menciptakan dan memulai ’dunia pendidikan tanpa kekerasan’ demi mencapai cita-cita memanusiakan manusia. Dan anak-anak usia SD itu dengan gamblangnya meniru serta mempraktikkan cara-cara melakukan smackdown di antara sesama teman main yang pada taraf tertentu 141 menimbulkan korban. pertama-tama kita . Setelah diungkapkannya tindak kekerasan yang menyebabkan jatuhnya korban di lembaga pendidikan ini. Penyebab meninggalnya Wahyu Hidayat disinyalir karena adanya tindak kekerasan sebagai ’hukuman untuk mendisiplinkan’ siswa STPDN pada waktu itu. Masih hangat dalam ingatan kita berita meninggalnya Wahyu Hidayat yang cukup intensif dimuat di media elektronik dan cetak tahun 2003 lalu. Kasus kekerasan di atas merupakan salah satu contoh saja dari sederet kasus kekerasan di institusi pendidikan. Contoh kasus kekerasan lain yang terjadi di sekolah dan mendapat perhatian khusus misalnya: smackdown. Rupanya acara smackdown yang ditayangkan oleh salah satu TV swasta disukai dan ditonton oleh banyak anak usia SD sampai orang dewasa. Kekerasan Di Lingkungan (Institusi) Pendidikan Bicara mengenai lingkungan pendidikan. Kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan seperti itu belum pernah mendapat perhatian memadai hingga tahun-tahun belakangan ketika zaman reformasi bergulir dan kasus-kasus kekerasan seperti dipaparkan di atas bisa diungkap lebih transparan. berita mengenai kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan tetap saja menorehkan luka dan menambah kemsygulan khalayak pada umumnya “kok bisa tindak kekerasan seperti itu terjadi di sekolah – dunia pendidikan. Keresahan orang tua yang anaknya menjadi korban smackdown ini akhirnya mendorong protes berbagai pihak dan berhasil menghentikan tayangan acara mengerikan tersebut. masih banyak nama lain yang kemudian muncul dengan kasus tindak kekerasan lebih beragam termasuk tindakan aborsi karena KTD (kehamilan tidak dikehendaki). Tulisan singkat ini memaparkan adanya ’sosialisasi pendidikan kekerasan’ di institusi pendidikan. Namun demikian. Sekarang ini kita tidak lagi terkejut akan adanya beragam tindak kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan karena hampir setiap hari ada berita terjadinya kekerasan di sekolah. bentuk tindak kekerasan yang terjadi serta dampaknya berdasarkan studi yang telah dilakukan. kembali marak berita meninggalnya Cliff Muntu di lembaga pendidikan yang sama dan dengan indikasi penyebab kematian sama.Yustina Rostiawati Pengantar Media massa pada tahun-tahun belakangan ini dipenuhi dengan pemberitaan tentang tindak kekerasan yang terjadi di dunia pendidikan (sekolah). Tahun ini.

gagah seorang laki-laki. Akan tetapi salah satu temuan yang cukup ’mengejutkan’ pada waktu itu adalah adanya sosialisasi ’tindak kekerasan’ (yang mungkin saja tidak disadari karena dianggap sudah umum) lewat pelajaran PPKn (Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan) seperti dapat dilihat pada cuplikan gambar berikut ini. Dan bagi anak. Tujuan utama analisis buku pelajaran ini sebenarnya untuk mengidentifikasi bias gender dalam buku pelajaran. Dari tahun ke tahun sejak UN diberlakukan banyak permasalahan muncul: masalah mendasar dengan diberlakukannya hasil UN sebagai penentu kelulusan dan penerimaan siswa ke jenjang pendidikan lebih tinggi. demikian juga interaksi di antara sesama anak didik. yang pada dasarnya belajar dengan mencontoh dari ’model’ di lingkungan terdekatnya. macho. . meskipun tindakan tersebut sebenarnya termasuk dalam tindak kekerasan. 143 Serangkaian gambar di atas diambil dari buku pelajaran PPKn untuk kelas I dan IV SD dari tiga penerbit di Jakarta pada tahun 1994 – 1997 dan digunakan secara luas oleh sekolah dasar khususnya di wilayah Jakarta dan Bekasi. sikap atau tindakan yang sudah dianggap biasa ini bisa dengan mudah ditiru serta diteruskan yang pada akhirnya menjadi ’kebiasaannya’. Jika diperhatikan. dalam hal ini adalah kebijakan yang menyangkut bidang pendidikan. Apakah kebijakan pendidikan kita sudah kondusif dalam rangka menciptakan situasi pendidikan ’anti kekerasan’? Ambil contoh kebijakan mengenai Ujian Nasional (UN). Dari tingkat makro mari kita melihat lebih mendalam kekerasan di tingkat mikro lingkungan pendidikan. Satu contoh konkret bahwa secara makro kebijakan pelaksanaan UN ini menimbulkan dampak ‘kekerasan’ terhadap anak didik. 142 tenaga pendidik. Analisis Buku Teks Pelajaran Sekolah Dasar Pada tahun 1996/97. serta keikutsertaan orang tua/wali siswa dalam proses pendidikan ini.perlu melihat situasi ’makro’. sampai berbagai masalah ‘kecurangan’ pelaksanaan UN yang dilaporkan oleh berbagai daerah. Akan tetapi siswa kelas I dan IV SD yang berusia sekitar 6 – 10 tahun dapat dengan mudah menginterpretasikan dan mencontoh gambar itu sebagai pembelajaran ’sikap berani’. Sesungguhnya gambar tersebut bukan dimaksudkan untuk memberi ilustrasi mengenai pelajaran kekerasan. dan semua pihak yang berhubungan dengan proses pendidikan. Dan gambar-gambar seperti ini sudah dianggap lumrah/jamak/umum “memang (anak) laki-laki begitu adanya”. Banyak tindakan yang sudah dianggap lumrah atau umum dilakukan. yaitu di tingkat sekolah – tempat berlangsungnya proses belajar mengajar dan interaksi antar tenaga pendidik dengan anak didik. penulis melakukan kajian/analisis teks terhadap sejumlah buku pelajaran SD (kelas I dan IV). dalam ilustrasi di atas semua sosok yang digambarkan dengan tingkah laku ’nakal’ atau lebih ’keras’ adalah sosok (anak) lakilaki.

“Ya. 26 Maret 2003) 145 Kajian mendalam mengenai kekerasan terhadap anak di Kabupaten Sikka dan Ende.. kalau marah. sudah biasa dilakukan dan terutama dilakukan lebih keras/berat terhadap anak laki-laki. Kalau saya ngajar anak laki-laki. Sampel diambil lewat sekolah . Akan tetapi semua tindakan guru pun didasari oleh nilai-nilai/keyakinan/paradigma yang dihidupinya sebagai seorang pendidik. (GL2 Sikka. Jadi kalau 1-2 kali dikasih nasihat tidak jalan.. Nusa Tenggara Timur ini dilakukan pada tahun 2003 bertujuan untuk mendapatkan informasi mendalam mengenai insiden dan jenis kekerasan yang dialami anak di dua kabupaten dimaksud. (Kepsek L Sikka. tapi kegiatan berjalan seperti biasa”. Jadi sistem saya itu lebih keras agar mereka takut dengan saya. tetapi sekarang akibat pengaruh film. dsb. Guru sudah seperti tidak ada wibawa bagi murid. Mari kita simak pernyataan guru tingkat sekolah menengah atas berikut dari kabupaten Sikka (Nusa Tenggara Timur). Belum lagi jika kita mengkaji lebih dalam mengenai teks dalam buku pelajaran yang mungkin saja mengandung tindak kekerasan. Kalau laki-laki kan kasar. Wawancara ini dilakukan kepada guru dan kepala sekolah dasar di wilayah Jakarta dan bekasi. CD... “Saya punya itu hukuman lebih keras. kalau wanita kan halus dan ada perasaan juga. guru bisa menambah penekanan (reinforcement) untuk melakukan tindak kekerasan atau mengupayakan pendidikan nilai anti kekerasan kepada anak didiknya... 144 Kekerasan yang Pernah Dilakukan Guru dan Dialami Siswa di Sekolah Pada tahun yang sama dalam melakukan kajian teks buku pelajaran. Lalu bagaimana dengan sikap guru? Sebagai tokoh utama dalam institusi pendidikan. dilakukan juga serangkaian wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah dasar mengenai cara mengajar dan interaksinya dengan siswa di dalam kelas. marah bener.kalau untuk anak laki-laki kadang-kadang nggak mempan dibentak saya tarik telinganya. dulu. maka guru terpancing juga untuk marah dan menggunakan peringatan dengan cara keras juga”.” (GP-4/02) “. murid tidak takut lagi sama guru. Kalau anak-anak tertentu udah biasa. hukum-hukum bener.” (GL-4/01) Pernyataan guru seperti kutipan di atas menunjukkan bahwa hukuman fisik khususnya. 27 Februari 2003) “Dulu itu guru sangat ditakuti dan dihormati. kalau tidak keras itu mereka sepertinya seenaknya saja.Gambar-gambar di atas mungkin saja dimasukkan dalam buku pelajaran tanpa disadari dan tanpa memikirkan dampaknya terhadap anak usia SD. karena anak punya cirinya sendiri. Kalau anak wanita kan nggak bisa. Kita nggak bisa kasar-kasar seperti anak laki-laki. Berikut kutipan yang diutarakan oleh guru perempuan dan guru laki-laki dalam kaitannya dengan pemberian hukuman kepada siswa.

ditendang bagian hidung dan kepala (bagian belakang). dll. dan siswa. sebut saja X (18 tahun). juga serangkaian tes psikologi terhadap anak (siswa) khususnya untuk menganalisis dampak tindak kekerasan yang dialami.tingkat dasar (SD). Tindak kekerasan seperti ini biasanya terjadi di tempat-tempat tertentu (misalnya WC) yang disebut sebagai ruang eksekusi. 2006) Berdasarkan ketiga studi yang pernah dilakukan di atas tidak dapat dipungkiri bahwa tindak kekerasan dialami oleh anak di sekolah. Kemudian dilakukan serangkaian diskusi kelompok terfokus (FGD) dengan orang tua. Banyak siswa ternyata pernah mengalami bentuk kekerasan baik fisik. verbal. Juli 2006:126). tetapi juga dilakukan oleh teman sebaya atau senior dalam sekolah yang sama.. Bentuk dan Jenis Kekerasan yang Dialami oleh Anak di 3 Provinsi 146 Sumber: Laporan Penelitian (Rianto Adi dkk. Studi dengan metode yang kurang-lebih sama dilakukan pula di tiga provinsi: Jawa Tengah. maupun seksual. diomeli. Tabel berikut menunjukkan bentuk dan jenis kekerasan yang (pernah) dialami oleh anak (sekolah) di tiga provinsi (Rianto Adi.. dianiaya hingga terluka fisik dan mental oleh seniornya”. berita di Kompas pada tanggal 16 Mei 2007 yang baru lalu menunjukkan kasus bullying ini: “Kekerasan di lingkungan pendidikan masih saja terjadi. siswa ini mengungkapkan jenis kekerasan yang terjadi di sekolahnya yang dilakukan oleh para senior: dipukul dengan botol di bagian punggung dan kaki. Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara pada tahun 2006. Jakarta Selatan. dipukul. di ketiga provinsi jenis kekerasan seperti dicubit. wawancara mendalam dengan guru dan orang tua. Tindak kekerasan yang dilakukan dalam rangka memberikan hukuman ini boleh dikatakan sudah umum terjadi dan anak menjadi korbannya. diejek. dan menengah (SMP dan SMU). Kasus-kasus bullying seperti belakangan ini marak diberitakan mulai diperhatikan 147 sejak terungkapnya kekerasan di STPDN/IPDN. guru. disunduti rokok. dibentak atau digertak juga umum dialami oleh para siswa. Sedangkan kekerasan seksual yang dapat dikatakan banyak dialami oleh siswa di ketiga provinsi tersebut adalah dicolek. didorong. Tayangan kekerasan yang terjadi di STPDN/IPDN menunjukkan ’kebrutalan’ dan ’keberingasan’ pelaku tindak kekerasan demi .) pernah dialami oleh lebih dari separuh responden penelitian.. Kekerasan verbal seperti dimarahi. Kali ini siswa kelas 1 SMA . Sebagai contoh. disabet. dan disingkap roknya. Kekerasan di lingkungan pendidikan ini tidak hanya dilakukan oleh guru. Sebagai contoh. Dalam pengakuannya. dan sudah berlangsung bertahun-tahun seperti layaknya menjadi tradisi. ditelanjangi hingga hanya memakai celana dalam. toma/toga. disuruh kerja (mengepel. Laporan Penelitian. Penelitian di 3 provinsi seperti dikutip di atas menggambarkan betapa beragam dan tidak senonohnya tindak kekerasan yang dilakukan di lingkungan pendidikan. dipukul ulu hati.

12 Maret 2003) “Kami ini di sekolah serba salah. Dengan pukul anak jadi kapok. 16 Mei 2005). Sikap Orang Tua: Kekerasan untuk ’Mendisiplinkan’ Anak Orang tua tidak jarang justru mendorong dan ikut ’merestui’ terjadinya kekerasan terhadap anaknya seperti dituturkan oleh informan penelitian di NTT dan provinsi lain berikut ini: “ . karena kadang orang tua datang dengan sikap menyerahkan anak.. Biar jangan anak itu dendam sama si Bapak”.. tidak mau mengulang lagi kesalahannya”. merendahkan. Bapak anak saya memang agak keras terhadap anak. (FGD-Ibu. Deli Serdang. seorang mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. entah dipukul atau dengan omongan atau kata-kata keras. Sikka. termasuk memukul dengan alasan untuk mendisiplinkan anak. Saya mau tegar. ada bekasnya. Dengan pemikiran demikian. Orang tualah yang harus mengarahkan anak(nya) untuk menjadi ’orang’ yang berakhlak mulia.menegakkan ’disiplin’. segala upaya dikerahkan untuk ’membentuk’ anak ini agar berada dalam ’jalan yang benar’. anak jadi lebih baik. 149 dan selalu merasa kalau ayah yang salah. maka orang tua juga tidak akan berbuat banyak jika anaknya mengalami kekerasan yang dilakukan pihak sekolah dengan alasan demi mendisiplinkan anak atau karena anak tersebut tidak mematuhi peraturan. (FGD-ortu.. Dalam tulisannya Saeful mengutip surat yang ditulis oleh seorang anak perempuan korban kekerasan di sekolah: “Jujur... bagaimanakah perasaan anak? Bagaimana semua sikap dan tindak kekerasan ini berdampak pada anak? Dampak Kekerasan terhadap Anak (korban) Tulisan Saeful Millah. saya obati sambil bilang ke anak 148 Bapak maksudnya baik. Bapak guru cubit atau pukul saja kalau ini anak tidak mau belajar” (GL1 Sikka. Jika sikap guru dan sekolah. Pernah dipukuli sampai . itu kan bisa bengkakbengkak. 26 Februari 2003) “. memaki agar anak lebih patuh dan menghargai orang tua. Dan bagi tetangga atau famili yang mengetahui adanya tindak kekerasan orang tua terhadap anaknya tidak dapat berbuat banyak karena situasi ini dianggap sebagai masalah internal keluarga. serta orang tua sedemikian mendukung terjadinya tindak kekerasan sebagai ’hukuman’ bagi anak. . Dengan demikian. menulis artikel tentang Malpraktik dalam Dunia Pendidikan (Kompas.. Januari 2006) Masing-masing daerah di Indonesia menganut nilai atau arti anak. bilang kami sudah tidak mampu didik ini punya anak. saya gak kuat lagi dijadiin objek rasa kesal guru-guru yang selalu berceritera dengan menyudutkan. yang pada intinya menunjukkan bahwa anak itu menjadi tanggung jawab orang tua. pakai lidi. Berbagai kajian yang dilakukan mengindikasikan bahwa sikap orang tua terhadap anaknya ini sudah umum dilakukan.

verbal. Dampak lebih panjang adalah adanya ’lingkaran kekerasan’. Dari hasil penelitian dan berbagai temuan yang dipublikasikan lewat media jelas diketahui dampak yang secara fisik atau psikologis diderita oleh anak korban kekerasan.. deliquency (kenakalan anak). seperti: kecemasan. dan lain sebagainya. Tetapi surat kritik yang kemudian ditulis dan diserahkan ke pihak sekolah oleh ayahnya mendapat tanggapan yang justru menimbulkan dampak negatif bagi si anak.. terpuji. Masih banyak kasus kekerasan yang mempunyai dampak langsung (baik fisik maupun psikologis) terhadap anak: kematian setelah di’smackdown’. yang artinya korban kekerasan dalam kadar tertentu berpotensi menjadi pelaku kekerasan (terhadap anaknya atau orang lain). yah? Bukan uang kita kan? Terys apa ruginya kita? Toh. kecacatan karena dipukul teman di sekolah. (anti) sosial. Kepergian para guru ini menurut si anak memang merugikan. maka lingkaran kekerasan ini terus . Apa yang diceritakan guru saya selam satu jam pelajaran sangat membuat saya sakit . stress. Anak ini menjadi korban ‘kekerasan’ di sekolah setelah ayahnya melayangkan surat kritik tentang kepergian para guru ke Bali selama seminggu pada bulan September 2004.. 2006) Sejumlah gejala gangguan yang dirasakan oleh anak secara signifikan berkorelasi dengan ketiga bentuk kekerasan yang dialaminya.tapi setelah guru saya berceritera lagi. maupun seksual). kehamilan tidak dikehendaki karena diperkosa guru atau teman di sekolah. Tapi apa yang bakal kita dapet? Pajala? Wallahua’lam”. agresif. dan terokupasi secara seksual*. niat ayah emang baik. karena selain mengambil waktu pelajaran juga menghabiskan uang (anggaran) yang tidak sedikit.. Oke. obsesif. saya merasa ga bakal kuat menanggung beban ini. Tabel berikut menunjukkan sejumlah gejala gangguan ’kejiwaan’ dialami anak yang mendapat perlakukan kekerasan (baik fisik. dan buat apa yang bakal ayah lakukan? Menyelamatkan anggaran? Buat apa. Contoh di atas hanya satu contoh konkret dampak yang secara langsung dirasakan oleh anak ketika mengalami tindak kekerasan (di lingkungan sekolah).. Dalam tabel ini ditunjukkan korelasi/hubungan yang signifikan antara gejala gangguan dengan bentuk kekerasan yang dialaminya. 150 Korelasi antara Gejala Gangguan dan Kekerasan yang Dialami Anak Sumber: Laporan Penelitian (Rianto Adi dkk. orang yang punya duitnya juga ga repot. Semua dampak ini akan membekas pada tubuh anak (secara fisik) atau membekas sebagai ’luka’ di dalam batinnya. Jika tidak dihentikan atau diputus. Saya mau ujian dan ga mau cape mendengar cerita guru yang sebenarnya ga harus diceritakan saat kegiatan belajar-mengjar berlangsung dan ga ada hubungannya dengan pelajaran . kematian mahasiswa STPDN/IPDN.

budaya atau . violence. security. selama tahun 2006 masih terjadi pelanggaran HAM yang cukup serius diantaranya pembunuhan terencana terhadap aktivis HAM Munir. yaitu: bagaimana sebaiknya peran guru BP di lingkungan sekolah? Bagaimana dengan sikap dan peran tenaga pendidik di sekolah dalam rangka menciptakan lingkungan tanpa kekerasan? Bagaimana sebaiknya Komite Sekolah berperan dalam rangka menciptakan proses belajar-mengajar yang memanusiakan manusia? § Isu penting lain yang perlu mendapat perhatian secara seksama adalah masalah monitoring dan ’keamanan’ (security) di lingkungan pendidikan: siapa yang sebaiknya mengambil peran untuk memantau keamanan di lingkungan pendidikan? Sejauhmana pemerintah. and terrorism flourish where human rights are denied” (The New Zealand Plan for Human Rights. Marilah kita bahumembahu membantu dan menghantarkan mereka bertumbuh menjadi manusia yang ’ramah’ dan bersahabat bagi lingkungannya ••••• 152 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS HAM Abdul Mu’ti “Human Rights are vital to peace. dan eksploitasi anak-anak yang bekerja di bawah umur (Human Right Watch. Menurut penilaian Human Right Watch. Latar belakang pelanggaran HAM sangat kompleks. bagaimana peran pemerintah dan penentu kebijakan pendidikan? § Di tingkat mikro. and sustainable development wordlwide.berlangsung. 2007: 3) Pendahuluan Human Right Watch dalam World Report 2007 menulis beberapa catatan khusus tentang pelaksanaan Hak Azasi Manusia (HAM) di Indonesia. 279). penegakan HAM di Indonesia mengalami perkembangan yang menggembirakan. kekerasan terhadap pembantu rumah tangga. Sebagian pelanggaran HAM terjadi karena rendahnya pemahaman dan kesadaran HAM. lemahnya supremasi hukum. conflict. dalam hal ini Departemen Pendidikan Nasional dapat menyumbangkan perannya? Jalan panjang dan penuh duri masih akan dilewati anak-anak kita dalam meniti langkah di dunia pendidikan. Poverty. pengrusakan tempat ibadah pemeluk Ahmadiyyah. 2007. beberapa pihak dan sejumlah isu perlu dipikirkan dengan seksama. Meskipun demikian. Bagaimana dan siapa sebaiknya menghentikan tindak kekerasan seperti ini? 151 Menumbuhkan Sikap ’Kemanusiaan’ di Lingkungan Pendidikan § Dalam tataran makro.

main hakim sendiri – baik atas nama agama maupun hukum itu sendiri. 153 Kurangnya pemahaman tentang hak anak-anak dan tradisi masyarakat menyebabkan banyak orang tua yang tidak menyadari bahwa hukuman fisik (corporal punishment) yang diterapkan sebagai bagian dari “pendidikan” anak-anak adalah pelanggaran HAM. Lembaga pendidikan memiliki peran dan fungsi yang sangat strategis dalam membentuk masyarakat yang sadar hukum dan HAM. Karena pemahaman doktrin Agama yang dangkal dan tidak kontekstual.merupakan aliran sesat. politik. Tindak kekerasan terhadap sarana keagamaan dan jemaat Ahmadiyyah dilakukan karena motivasi relijius. dan pesantren dapat menjadi learning institution yang memberikan pengetahuan.tradisi masyarakat. Banyak perusahaan yang take advantage dengan mempekerjakan anak-anak karena mereka bersedia menerima gaji rendah. amar ma’ruf nahi munkar mendorong mereka bertindak brutal. Kekerasan terhadap pembantu rumah tangga terjadi karena kurangnya pemahaman pembantu rumah tangga dan majikan tentang HAM serta lemahnya supremasi hukum. dan justeru menyeret mereka ke meja pengadilan. main hakim sendiri. pendidikan agama . Dalam konteks Indonesia sebagai Negara Hukum. Bagaimana lembaga pendidikan dapat memainkan fungsi dan peran strategis tersebut? Bagaimana pembelajaran agama dapat menjadi agent atau inti pelajaran dalam membentuk human rights communities? Problem Pendidikan Agama dan HAM Pendidikan agama memiliki kedudukan yang sangat penting dalam sistem pendidikan nasional. wawasan dan kesadaran HAM. Anak-anak yang bekerja dapat meningkatkan income dan meringankan beban ekonomi keluarga. Sekolah. Kemiskinan dan alasan ekonomi adalah sebab utama mengapa banyak orang tua dan perusahaan yang mempekerjakan anak-anak di bawah umur. Pendidikan Agama diberikan sesuai dengan agama peserta didik dan diajarkan oleh guru yang seagama dan bertujuan untuk menumbuhkan dan membentuk manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (Undang-undang Nomor 20/2003). Secara simultan lembaga pendidikan dapat menjadi model institution masyarakat yang berkesadaran HAM (human rights communities). Karena kedudukannya yang sangat penting.merupakan perbuatan kriminal yang melanggar hukum. Secara eksplisit Undang154 undang nomor 20/2003 menyebutkan bahwa pendidikan agama merupakan mata pelajaran yang wajib diajarkan di setiap jenjang dan jenis pendidikan. madrasah. Pembunuhan terhadap aktivis HAM Munir nampaknya disebabkan oleh motif politik karena kiprah dan temuan almarhum dalam pengungkapan kasus-kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. agama dan ekonomi. Kekeraan terhadap jemaat Ahmadiyyah adalah bentuk amar ma’ruf nahi munkar yang harus dilaksanakan karena Ahmadiyyah –menurut fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

Sistem ini bahkan masih 155 dikembangkan pada masa Presiden Soekarno. Beban historis ini membelenggu . Sistem sekuler yang dikembangkan selama penjajahan Belanda. Kritik tajam atas praktik pendidikan agama memiliki dua makna. media. sistem pendidikan agama –Islam.berbeda dengan Barat.seringkali menjadi indikator utama keberhasilan pendidikan. tantangan bagi praktisi pendidikan pada umumnya dan khusunya pendidikan agama untuk mengembangkan pembaharuan sistem pendidikan karena masih tingginya harapan masyarakat. dan perkembangan global juga harus diperhitungkan. Pandangan sekuler menganut pemisahan yang tegas antara agama dan negara. Pendidikan agama bukanlah segala-galanya karena hanya merupakan bagian sistemik dari keseluruhan komponen pendidikan yang meliputi pendidik. Pendidikan agama juga tidak jarang dijadikan kambing hitam atas masalah kenegaraan seperti separatisme Islam. Pendidikan agama merupakan transmisi Islam yang bersumber dari wahyu Ilahi yang sakral dan mutlak kebenarannya. khususnya pembentukan moralitas peserta didik. Pendidikan agama seringkali menjadi tertuduh utama dan paling besar menanggung dosa atas merosotnya moralitas peserta didik. Kurikulum dipahami sebatas seperangkat mata pelajaran yang paralel dan tidak terintegrasi antara satu dengan lainnya. Problem epistemologis masih terus berlangsung ketika pemerintah Presiden Soeharto mengembangkan sistem madrasah yang mengajarkan ilmu agama dan ilmu sekuler serta mewajibkan pelajaran agama dalam semua jenis dan jenjang pendidikan sekolah umum.yang dikembangkan dalam tradisi pesantren tidak mengajarkan pendidikan umum. Pandangan dikotomis tidak hanya terjadi pada dunia keilmuan. Warisan historis. dan lingkungan eksternal pendidikan. dan kekerasan bernuansa agama. Pandangan normatif ini berkelindan dengan pengalaman historis dan khazanah intelektualitas umat Islam yang berkembang dalam konteks dunia Arab. kenyataan masih adanya pandangan kurikuler yang dikotomik dan segregatif. kurikulum. dan pengalaman kolonial mendorong kaum Muslim mengembangkan identitas ke-Islamannya yang secara distinctive –harus. Kedua. Matematika. Penilaian ini jelas tidak adil. Ketidakpastian politik. sejarah. pelanggaran HAM. Pandangan kurikuler yang segregatif dan dikotomik berakar pada problem epistemologi ilmu pengetahuan yang merupakan warisan historis kolonialisme dan intelektual dunia Muslim. Pertama. tidak mengajarkan pendidikan agama karena merupakan wilayah private. Sebaliknya. intelektual. terorisme. tetapi juga filsafat HAM. kewarganegaraan dan sejenisnya tidak diajarkan di pesantren karena diklasifikasikan sebagai “ilmu kafir”. Pembaharuan pendidikan yang dilakukan Muhammadiyah dengan sistem madrasah yang mulai dikembangkan pada awal abad kedua puluh tidak menghapus problem epistemologi keilmuan secara total. peserta didik. geografi.

Dominannya sikap apriori ini tidak memungkinkan dialog dan integrasi keilmuan dalam praktik pendidikan. Misalnya. bisa melahirkan sikap kurang apresiasi dan minat terhadap disiplin keilmuan lainnya. kecenderungan ini memiliki nilai positif dalam pengembangan akademik dan studi keilmuan disiplin keilmuan. materi pelajaran menjadi tidak menarik dan proses pembelajaran tidak menyenangkan. HAM bersumber dari filsafat Barat yang berkembang dalam konteks budaya. 157 . Problem epistemologis tersebut mempengaruhi metode pembelajaran. Karena itu. rivalitas. Kalaupun kaum Muslim mulai mempelajari HAM yang berasal dari Barat semangat yang tumbuh di dalamnya tidak lebih dari keharusan formalitas. Sebaliknya HAM dianggap sebagai sesuatu yang sekuler. Mereka belajar karena tuntutan “formalitas” dan faktor-faktor eksternal. Warisan historis diletakkan sebagai sesuatu yang normatif. Peserta didik tidak menemukan meaning dari studi yang mereka tekuni di sekolah. Diperlukan kajian dan ikhtiar dalam praktik pendidikan sehingga keseluruhan komponen dalam sistem pendidikan dapat terintegrasi. dan mutlak kebenarannya. Ciriciri tersebut tetap harus dipertahankan seiring dengan pengembangan profesionalitas pendidik. kurang mengaitkan metode pembelajarannya dengan konteks dan korelasinya dengan mata pelajaran lainnya. Karena itu. Pandangan bahwa mata pelajaran yang satu tidak terkait dengan yang lainnya seringkali mendorong pendidik menerapkan metode pembelajaran yang inward looking. Mereka mahir dan profesional pada bidang keilmuannya tetapi lemah kompetensinya pada bidang lain. kaum Muslim tidak boleh menyerupai dan meniru Barat. bahasa Indonesia dan bahasa Inggris telah menimbulkan sikap menyepelekan pelajaran lainnya karena tidak menentukan kelulusan. Upaya interpretasi dan kritik atas epistemologi ilmu agama ini masih sayup sayup terdengar. pembaharuan sistem dan inovasi pembelajaran adalah keniscayaan. ujian nasional yang hanya meliputi Matematika.generasi Muslim sehingga mereka gagal memilah wilayah normatif dan historis. Semua yang berasal dari Barat harus ditolak karena bertentangan dan membahayakan Islam. Problem epistemologis keilmuan berpengaruh terhadap kecenderungan “profesionalisasi” dan “spesialisasi” para pendidik. Di satu sisi. dan apriori untuk menelanjangi 156 dan menguliti kelemahan Barat. sakral. agama. Integrasi ini tidak dimaksudkan untuk meniadakan perbedaan dan menghilangkan ciri-ciri khusus suatu disiplin keilmuan. Pada sisi lain. Pelajaran Science yang sangat terkait dengan dunia modern dianggap lebih penting dari pelajaran agama yang hanya berurusan dengan kehidupan akhirat. dan sosial-politik masyarakat Barat. Pendidikan agama memiliki metodologi khusus yang berbeda dengan ilmu lainnya. Untuk mempertahankan identitasnya.

Kontekstualisasi dimaksudkan untuk memperkuat makna pendidikan agama dalam kehidupan seharihari dan implementasinya yang relevan dengan HAM.Uraian selanjutnya membahas bagaimana mengembangkan pembaharuan pendidikan agama yang terpadu dengan HAM. Khazanah ilmu pengetahuan merupakan produk ikhtiar manusia dalam memahami ayat-ayat Allah. Berbagai bidang ilmu pengetahuan tidak berarti bahwa yang satu lebih utama dari yang lainnya. Secara historis. bagaimana pendidik mengembangkan design dan metode pembelajaran agama yang “sesuai” dengan HAM. Kontektualisasi pembelajaran agama dengan HAM tidak dimaksudkan untuk mereduksi atau memaksakan makna dan substansi ajaran agama sehingga sesuai dengan HAM. tahapan filosofis yaitu pengembangan epistemologi ilmu dan pendidikan agama yang tidak dikotomis. agama dan HAM memiliki sumber yang berbeda. Tahapan filosofis ini diperlukan agar stakeholder pendidikan memiliki visi keilmuan dan orientasi pendidikan yang sama. Berdasarkan epistemologi Islam. Team teaching dikembangkan sebagai exit strategy untuk mengatasi problem . semua ilmu bersumber dari Allah sebagai Maha Guru yang mengajarkan manusia berbagai pengetahuan yang tidak mereka ketahui sebelumnya. dan nafsu) melakukan pengkajian atas ayat-ayat Allah yang terbentang di jagat raya dan yang termaktub di dalam Kitab Suci. suatu pokok bahasan dilihat dari berbagai sudut pandang dan pendekatan disiplin keilmuan yang berbedabeda. Sejarah Kebudayaan Islam) senantiasa dikontekstualisasikan dengan HAM. 158 Tujuan atau orientasi pendidikan yang utama adalah untuk mendapatkan ilmu dan mengembangkan kepribadian. Pendidikan Agama Berbasis HAM Pendidikan agama berbasis HAM adalah suatu proses pembelajaran dimana mata pelajaran agama atau kelompok mata pelajaran agama (Aqidah. Akhlak. Pendidik menyampaikan dan menanamkan visi ini kepada peserta didik sehingga mereka secara sadar dan aktif terlibat dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Pembelajaran tematik merupakan salah satu metode yang mungkin bisa dikembangkan. Pertama. Ibadah-Syariah. AlQur’an-Hadits. Tetapi. Manusia dengan potensi ilmiahnya (aql. keduanya memiliki objek dan tujuan yang sama: menghormati dan memperlakukan manusia sesuai dengan fithrahnya sebagai makhluk yang utama. qalbu. bukan kuantitatif yang sematamata diukur dari pencapaian skor dan kelulusan ujian. Pembelajaran dapat dikembangkan dengan model teamteaching dimana pendidik dari disiplin keilmuan yang berbedabeda mengajar pada pokok bahasan yang sama. Perbedaan studi berbagai bidang ilmu pengetahuan timbul karena perbedaan metodologi. Kedua. Orientasi pembelajaran bersifat kualitatif. Dalam pembelajaran ini. tahapan pedagogis. bukan karena sumbernya yang berbeda. Pengembangan pendidikan agama berbasis HAM dapat dilakukan melalui tiga tahapan.

and as human justice exempt from social injustices. Sesuai dengan Undangundang Perlindungan Anak. Tentang relasi antara Tauhid dengan kemerdekaan. penjajahan dan diskriminasi atas sesama manusia bertentangan langsung dengan Tauhid. kasih sayang kepada sesama manusia dan tidak berlaku dzalim kepada orang lain yang berbeda suku.segregasi keilmuan dan “kelemahan” pendidik pada bidang keilmuan di luar “spesialisasinya”. mengatakan: 159 The third world contributed to the world cultures by offering the concept of Unity. bagaimana kontekstualisasi konsep “Tauhid” dengan hak atas kemerdekaan. Selain Allah adalah makhluk. Perintah tersebut disebutkan beriringan dengan perintah menyembah kepada Allah (Qs. the unity of Nature. This concept of unity. bersikap terbuka. the unity of mankind. terutama anak-anak (at-Tahrim: 6). etnis. terutama jika dia merasa di pihak yang “benar”. Tauhid melahirkan jiwa merdeka dan kesadaran sosiologis bahwa semua manusia dan makhluk yang lainnya memiliki kedudukan yang sama. Misalnya. kekerasan fisik terhadap anak membentuk anak yang suka melakukan tindak kekerasan. Kontekstualisasi dapat dilakukan melalui upaya reinterpretasi doktrin Islam. Apakah “dharaba” hanya memiliki makna tunggal yaitu “memukul secara fisik”? Ataukah “dharaba” dapat berarti memberikan peringatan keras supaya anak patuh . Dengan demikian. called “Tawhid” in Islam is reflected in human life as the affirmation of human freedom without any oppression. orang tua juga bertanggung jawab untuk mendidik keluarga. Karena itu. Secara psikologis. pendidik dituntut untuk mampu melakukan kontekstualisasi doktrin Islam dengan HAM dan perundang-undangan yang berlaku. as human equality free from racism. agama dan sebagainya. Dalam pembelajaran tematik. Contoh lainnya adalah reinterpretasi konsep berbakti kepada orang tua. Penindasan. orang tua “berhak” untuk memukul anaknya yang tidak mau melaksanakan shalat. konsep “memukul” sebagaimana selama ini dipahami secara luas oleh kaum Muslim perlu dikaji ulang. Pada sisi yang lain. seorang intelektual Muslim dari Mesir. Demi melaksanakan tanggung jawab pendidikan. seorang yang tulus beriman kepada Allah akan sangat mencintai kemerdekaan. pemukulan terhadap anak-anak jelas merupakan pelanggaran HAM. terutama “hak” orang tua memukul anak bisa menimbulkan pelanggaran HAM dan problem psikologis bagi anak. Hassan Hanafi (2000: 478). Dengan Tauhid yang murni seseorang berikrar bahwa tiada Tuhan selain Allah. The good deed is the pivot of belief and the criterion of faith. Dalam beberapa ayat. the Unity of God. Al-Qur’an memerintahkan anak untuk berbakti kepada orang tua. alIsra: 23). Pemahaman skripturalistik atas doktrin tersebut.

Pembiasaan peserta didik untuk mendiskusikan masalah HAM dari berbagai perspektif merupakan faktor penting dalam membentuk pribadi yang terbuka.. Selain kajian. Bagaimana aktualisasi hak kebebasan mengekpresikan pendapat diletakkan dalam konteks hak orang lain untuk mendapatkan ketenangan dan rasa aman. Hal ini sejalan dengan artikel 26 Universal Declaration of Human Rights: Education shall be directed to the full development of the human personality and to the strengthening of respect for human rights and fundamental freedoms. agama. jika seorang pendidik mata pelajaran agama tidak memahami perundang-undangan tentang perlindungan anak..melaksanakan shalat? Tanggungjawab pendidikan orang tua harus senantiasa dikaitkan Undang-undang Perlindungan Anak 160 dan perundang-undangan lainnya sehingga pelaksanaan ajaran agama tidak bertentangan dengan HAM. toleran. Dalam konteks ini. Peserta didik aktif melakukan kajian terbuka dan akademik mengenai masalah-masalah HAM dan persoalan kontemporer yang terjadi di masyarakat baik dalam lingkup lokal maupun global. Tahapan ketiga dalam pembelajaran agama berbasis HAM adalah sosialisasi. human rights communities dapat juga terlibat dalam simulasi atau role playing atau drama tentang HAM. Misalnya. dia dapat berkolaborasi dengan guru Pendidikan Kewarganegaraan atau mengundang Komisi Nasional Perlindungan Anak dalam pembelajaran agama. pengrusakan atas fasilitas ibadah Ahmadiyah dalam perspektif kebebasan beragama. “kewenangan” negara dalam mengatur kehidupan umat 161 beragama. tolerance and friendship among all nations. simpati dan empati terhadap “perasaan” orang lain. dan mampu menghargai perbedaan. Human rights communities dapat dibentuk melalui pengembangan kelompok diskusi dan kajian ekstra-kurikuler mengenai HAM. Lingkungan sosial pendidikan dikembangkan menjadi “human rights communities” dimana semua komponen pendidikan terlibat secara aktif dalam penciptaan lingkungan pendidikan pembentukan karakter peserta didik yang menjunjung tinggi HAM. kewajiban dakwah amar ma’ruf nahi munkar dan konteks Indonesia sebagai negara hukum. dan suku. . Lembaga pendidikan dapat dikembangkan sebagai model. mini-sosial. racial or religious groups. Lembaga pendidikan dapat memberikan model bagaimana peserta didik melatih dirinya untuk menghargai perbedaan budaya. atau laboratorium HAM. Model ini mampu menumbuhkan penghayatan. It shall promote understanding. Misalnya. role playing tentang bagaimana kehidupan pemeluk minoritas agama mampu membangun kesadaran pentingnya melindungi dan menghormati kaum minoritas sebagai prasyarat dalam menciptakan tatanan kehidupan yang damai.

Telah hadir dua narasumber. 2. Osman. Beliau adalah mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah dan Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah 2005-2010. Pendidikan dapat berperan sebagai agen dalam membentuk manusia yang menjunjung tinggi dan menghormati HAM. terutama ketika memasuki wilayah pendidikan agama. pada sessi ini kita akan lebih fokus bagaimana hak asasi manusia (HAM) berkorelasi dengan institusi pendidikan. Namun ada pihak yang menolak karena . terjemah Irfan Abubakar. Ibu Yustina yang akan mempresentasikan hasil penelitiannya mengenai praktek kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan. ***** 162 DAFTAR PUSTAKA 1.Penutup Akhir-akhir ini. 4. USA. Islam in the Modern World. Pluralisme & Toleransi Keagamaan. Pemerintah Republik Indonesia. Mungkin tanpa disadari kita sudah terlibat bahkan berpartisipasi dalam permasalahan ini. Pertama. SH Moderator : Fajar Riza Ul Haq Moderator Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu Bapak dan Ibu sekalian. Human Rights Watch (2007). Beberapa kasus kekerasan dalam lembaga pendidikan bahkan berakhir dengan kematian. Amnesty International and New Zealand Human Rights Commission (2007). Pendidikan Agama berbasis HAM dapat menjadi salah satu alternatif bagaimana menciptakan lingkungan pendidikan dan masyarakat yang damai.Ed. M. Hassan (2000). Ada kontroversi yang luar biasa. Kedua. Kesempatan pertama untuk Bapak Abdul Mu’ti. Realitas ini menunjukkan bagaimana HAM masih sebatas teori yang diajarkan di lembaga pendidikan. Undang-undang Nomor 20/2003 tentang Pendidikan Nasional. Satu pihak menginginkan tetap seperti rumusan undangundang sebelumnya agar siswa mendapatkan pendidikan agama sesuai yang dianutnya. Paramadina: Jakarta. Silakan. 163 Narasumber : Drs. Hanafi. Mohamed Fathi (2006). 5. 3. Building Human Rights Communities in Education. Bapak Abdul Mu’ti yang akan memaparkan gagasan dan konsep pendidikan agama berkesadaran HAM. Human Rights Watch: Washington DC. baik dalam konteks positif maupun negatif. lembaga pendidikan mendapatkan sorotan tajam seiring dengan terungkapnya berbagai kasus kekerasan. Human Rights Report 2006. Development Resource Centre New Zealand Human Rights Commission: Wellington. bukan merupakan nilai-nilai yang membumi. Abdul Mu’ti. Yustina Rostiawati. Dar Kebaa Bookshop: Cairo. Islam. Abdul Mu‘ti Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu Saya akan mulai dari perdebatan awal pada saat penyusunan UU Sistem Pendidikan Nasional 2003.

Saya kemudian . 166 Ini yang mendapat kritik dari MUI. berubahlah UU Sistem Pendidikan Nasional. mereka menerapkan pendidikan religiusitas dimana semua siswa yang berbeda agama itu datang pada tempat yang sama. maka bagaimana kejujuran menurut Islam. dan pengkaderan. berbeda agamanya? Tadi saya sempat berdiskusi dengan temanteman dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Akhirnya. mengapa dia harus belajar kemuhammadiyahan. Dia tidak menyatakan itu pendidikan agama. Kalau begitu. Kasus di NTT. gurunya tetap dari Katholik. Hamka (UHAMKA). Di satu sisi agama adalah hak asasi dan tidak dapat dipaksakan tetapi di satu sisi sekolah mempunyai misi. Pada pasal 12 undang-undang tersebut ada ayat yang menyebutkan secara jelas bahwa setiap siswa berhak mendapatkan pendidikan agama sesuai agamanya dan diajarkan oleh guru agama yang seagama. Saya jawab bahwa matakuliah ini tidak menjadikan anda Muhammadiyah tetapi menjadikan anda mengerti tentang Muhammadiyah. terutama mengenai pendidikan agama. misalnya. Memang tidak ada pendiktean tetapi jelas ada penggiringan ke pemahaman pluralistik. Kalau kasus di Katholik berbeda. Di Keuskupan Agung Semarang. siapa saja yang mau iman silakan dan kalau mau kafir silakan. bagaimana dengan siswa-siswa Kristen yang belajar di sekolah Muhammadiyah di NTT? Kalau di Jawa banyak siswa Muslim yang sekolah di lembaga Kristen tetapi di NTT sebaliknya. kelompok pembela HAM menyatakan hal tersebut tidak terjadi itu. siswa Kristen tidak diberikan pelajaran keislaman tetapi ada pelajaran kemuhammadiyahan dan bahasa arab. tidak belajar satu agama tetapi agama-agama. a DIALOG b 165 Pada sisi lain. kita melihat ada misi islamisasi atau kemuhammadiyahan. kalau memang dasarnya adalah tidak percaya ya tidak percaya. tetapi relijiusitas. Tetapi. Pertanyaan saya. dakwah. Maka proses ini dinamakan share values. meskipun seorang siswa Muslim diajarkan agama Kristen. Mereka belajar bersama-sama. Artinya. Kristen. banyak siswa Kristen yang sekolah di sekolah Muhammadiyah.ditengarai adanya pemurtadan masal dan sistematis terhadap siswa Muslim di lembaga Kristen. Kenapa permasalahan menjadi persoalan serius dalam konteks pendidikan padahal ketika mereka memilih satu sekolah sudah sangat sadar bahwa lembaga yang dimasuki itu. dan seterusnya. Ketika kita berbicara sekolah sebagai lembaga dakwah dan pengkaderan. Contoh kasus ini adalah seorang mahasiswa Katholik di Universitas Prof. Misalnya masalah kejujuran. Bahkan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah menyebutkan bahwa salah satu misinya adalah sebagai pusat pendidikan. Dia bertanya. Padahal dalam al Quran jelas sekali menyatakan bahwa tidak ada paksaan dalam agama. kalau kita tarik ke al Quran. kalau memang dia tidak mau menjadi Kristen ya tidak akan jadi Kristen.

kalau . “tidak mau belajar adalah hak asasi saya”. Padahal dahulu guru itu harus melototi siswa yang nakal. mengapa tidak. Agama memiliki hukum dan masyarakat mempunyai hak asasi. Dia bilang. Bagaimana memadukan kedua itu dalam pendidikan. Kegiatannya hanya bernyanyi karena tidak mau menyiksa siswa. Karena memang orang tua merasa tidak bagus kalau anaknya tidak mendapat PR. Kalau anak diberi PR banyak akan dianggap terlalu membebani. Pada saat ia menerangkan mengenai khitan di agama Yahudi. begitu juga dengan yang aborsi. Teman saya mendirikan Taman Kanak-kanak 167 (TK). seorang Indonesianis asal Jepang. Kemudian persoalan ini diadukan dan menjadi ramai di council of education. karena kesulitan menerangkan akhirnya ia menggambar alat kelamin. Dia berhubungan dengan teman kuliahnya saja hak asasi. Padahal maksud guru tersebut adalah untuk membuatnya pintar. Dia menggunakan pendekatan psikologis tidak ada pelajaran tulis menulis. Setiap orang harus diberikan kesempatan untuk mendialogkan apa yang ada dalam pikirannya tanpa perasaan takut. Tetapi. kalau ada anak dipelototi saja sudah dianggap melanggar HAM. orang tua malah menganggap TK itu tidak bermutu karena tidak ada pelajaran tulis menulis. Dia paham Muhammadiyah dari A sampai Z tetapi agamanya sendiri entah apa. Sekarang ada peristiwa beberapa mahasiswa yang dikeluarkan dari kuliahnya karena sebab hamil duluan. Bahkan ketika ada siswa yang bodoh. ada salah satu murid yang tersinggung dan menyatakan itu tabu di agamanya. Di pintunya ada tulisan “keep out except me”. katanya agar setannya pergi. Disini. Hamil itu kan hak asasi yang bersangkutan. kita harus terbuka.mencontohkan Mitsuo Nakamura. Saya termasuk yang liberal dalam hal ini. Anak saya tidak mau belajar. Tadi Fajar menyinggung mengenai kekerasan di lembaga sekolah. Tetapi. Lalu bagaimana kita memadukan kontradiksi itu sehingga pemahaman tentang HAM tidak mudah diimplementasikan di sekolah? Beberapa bulan yang lalu saya mendapatkan pengalaman menarik. Menurut saya. Yang kedua. kalau memang ada hal yang bisa dikerjasamakan. Akhirnya dia dipaksa untuk mengundurkan diri. Tetapi. sekolah itu mendidik atau membuat jahat? Sekarang anak-anak mulai tahu hak-haknya. Padahal banyak orang baik justru menjadi jelek ketika masuk sekolah. Dia cerita kalau ada siswanya yang naik meja tidak boleh dibentak-bentak. Komisi Nasional Anak juga mensosialisasikan hak-hak anak. Bagi para pembela HAM. tidak boleh mengatakan bodoh. Sewaktu saya berkunjung kesana pada tahun 2005 dia adalah seorang guru teladan selama 20 tahun. pertama. Ada seorang guru agama di Inggris. Bagaimana ini permasalahan seperti harus dikontekstualkan? Saya memiliki teman di Australia. Ini berbeda pandangan. Saya punya cerita lain. Mengapa sekolah mau sewenang-wenang mengeluarkannya? Seolah-olah sekolah hanya mau menerima yang baik-baik saja.

pada tahun 2006 ketika kami melakukan studi teks terhadap buku PPKN ditemukan 169 gambar yang secara langsung mensosialisasikan kekerasan. Misalnya pelajaran olah raga. Karena setiap hari kita mendengar korban kekerasan di institusi pendidikan bahkan ada yang sampai masuk rumah sakit dan meninggal. maka akan ditangkap bahwa anak laki-laki itu jagoan dan pemberani. Hal ini telah menimbulkan permasalahan yang sangat pelik. Moderator Terima kasih Pak Mu’ti. Karena jelas dengan perbedaan geografis dan alam yang berciri masing-masing. Tahun 2003 penelitian di Provinsi NTT dan 2006 dilaksanakan di Propinsi Jawa Tengah. apalagi ditambah tulisan. jangan dipaksa. dan berani berkelahi. Bagaimana sebenarnya di tingkat makro kebijakan malah mendorong terjadinya tindak kekerasan. Bagaimana sebenarnya kebijakan yang terkait dengan pendidikan? Sudah 3 tahun yang lalu ada kebijakan ujian akhir negara (UAN) yang sekarang menjadi ujian nasional (UN). berbeda dengan pembicara sessi sebelumnya. kita akan mendengar presentasi hasil penelitian dari Ibu Yustina. Di semester pertama. Kalau gambarnya seperti itu. Silakan. Dan sejak awal diamini bahwa yang . Sumatera Utara. buku menyajikan gambar. kalau memang perempuan sedang datang bulan (haidl) dan tidak mau berolah raga.tidak bisa dikompromikan. Disana diilustrasikan yang melakukan kekerasan adalah siswa laki-laki. maka tidak boleh dipaksakan. setelah dilaksanakan UN banyak sekali kasus tindak kekerasan. Beliau peneliti dari Universitas Kristen Atmajaya. Belakangan ini kita tidak lagi terkejut kalau membaca kekerasan di lingkungan pendidikan. Kalau masuk ke lingkungan mikro. Yang menjadi isu besar juga adalah UN yang seharusnya menjadi parameter namun hasilnya dipakai sebagai penentu kelulusan dan diterimanya di perguruan tinggi. Kita sangat miris. Menarik sekali. Itu tidak adil. kita tidak bisa memukul secara sama bahwa semua murid memiliki tingkat perkembangan yang sama. Secara tidak langsung kekerasan disosialisasikan sejak awal. dan Sulawesi Selatan. Pada tahun ini. Dan yang namanya jagoan dan pemberani adalah berani memukul anjing. Yustina Rostiawati Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu Kami sebenarnya pernah melakukan penelitian sebanyak dua kali tentang kekerasan di lembaga pendidikan. Selama ini pendidikan HAM masih hanya terkait dengan persoalan memilih jurusan. Sekarang. berani mengalahkan lawan dengan kekerasan. kenapa dalam lingkungan pendidikan yang seharusnya merupakan wadah memanusiakan manusia menjadi sebaliknya? Kalau kita masuk ke dalam isu pendidikan maka yang pertama kita lakukan adalah masuk ke tingkat kebijakan. ini banyak sekali menawarkan 168 masalah dari berbagai sudut.

Dari buku teks tersebut. Kalau anak tidak mau belajar. ia baru saja mau melayangkan protes karena anak perempuan dari temannya mendapat pelecehan seksual. HU Kompas melansir pemberitaan anak perempuan yang mengeluh pada orang tuanya karena diliburkan pada hari masuk sekolah akibat guru-gurunya pergi wisata ke Bali. Ini harus betul-betul kita perhatikan bahwa banyak sekali jenis kekerasan di SD. Ketika kekerasan dianggap akan mendisiplinkan anak. anak mulai kehilangan pegangan mana yang benar. anak yang bersangkutan diperlakukan secara diskriminatif. Rupanya orang tua justru mendorong agar terjadi kekerasan. Anak itu tahu bahwa gurunya sengaja meraba tetapi ia tidak berani melaporkan. Guru tersebut mengatakan bahwa dia memberi hukuman adalah lumrah dan biasanya anak laki-laki akan mendapat hukuman lebih berat. Ini semua dikemukakan anak-anak. dibentak. sampai kekerasan seksual. antara orang tua dan . orang tua akan setuju saja. Anak itu kelas 6 SD. Kekerasan seksual dicolek itu paling umum. Di penelitian tahun 2006 ada nuansa yang sama. Anak perempuan karena dianggap lemah fisik maka tidak diberi hukuman berat. penelitian ini mendaftar bermacam-macam jenis kekerasan. justru orang tua menyerahkan kepada pihak sekolah untuk melakukan apapun supaya anak menjadi patuh. Kalau ada. maka apa yang akan diintervensi terhadap tradisi itu. seperti dipukul. Orang tua mendukung tindak kekerasan tersebut dengan alasan menanamkan tanggungjawab dan tidak mengulangi kesalagannya lagi. Pada tahun 2005. Ada pula yang diraba kelaminnya. Yang lain. Maksudnya jauh dari kekerasan. dijambak. tetapi gambar yang ditampilkan dekat dengan kekerasan. tidak tahu apa dampaknya bagi anak. Dari hasil penelitian kami di 3 propinsi. Hingga kemudian anak tersebut menulis surat pada orang tuanya.menjadi pelaku kekerasan adalah laki-laki. dan seterusnya. mengapa mereka harus menuliskan surat protes kalau kemudian dia yang menjadi korbannya. disabet. Ia baru belajar computer tetapi gurunya sengaja meraba dadanya. Ada juga guru yang mengatakan bahwa dia dalam posisi yang serba salah. Bagaimana tanggapan orang tua? 170 Penelitian kami ini bekerjasama dengan UNICEF ingin melihat apakah kekerasan itu terkait dengan tradisi yang mendorong kekerasan terhadap anak. kami mewawancarai salah satu guru. Kemudian orang tua siswa menyurati sekolah dan memprotes kejadian itu karena merugikan siswa. dan digertak. ada yang dihina dan disumpahin. Kalau kekerasan verbal seperti dimarahi. diejek. Tidak hanya verbal tetapi juga fisik bahkan sampai kekerasan seksual. Gara-gara surat tersebut. ketika diidentifikasi bentuk kekerasan apa yang dialami siswa. Tadi saya berdiskusi dengan Pak Irwanto. Di sini. Padahal maksudnya buku ini bukan mengajarkan kekerasan. disentuh. Kekerasan fisik ini termasuk digundulin dan ada pula yang cekik. itu banyak dialami di 3 wilayah penelitian.

bagaimana sebenarnya peran pemerintah dan penentu kebijakan? Di tingkat mikro. apakah ada studi yang memilah mana kekerasan yang bisa ditolerir atau tidak supaya tidak melanggar HAM? Somantri P (SMK Muhammadiyah Cirebon) Pengalaman saya agak sama dengan Pak Mustamin. harus rapi. Pertanyaannya. Tetapi ketika saya mengajar di Muhammadiyah tidak menemukan itu. Moderator Terima kasih. Terlebih yang hadir di forum ini adalah pendidik. Ketika pulang ke Indonesia yang pertama dicarinya adalah saya dan mengucapkan terimakasih karena dulu saya agak keras mendidiknya. Mendasarkan penelitian 2006 di ketiga propinsi itu. bagaimana merangsang anak-anak supaya menyadari bahwa di sekolah ada aturan tidak boleh merokok. Ada pula yang mengalami stres dan terokupasi secara seksual. Saya punya siswa yang selalu saya hukum bahkan pernah dapat hukuman mengelilingi lapangan. untung Bapak dulu agak keras. Contohnya. Anak mengalami gangguan sosial ketika mendapat kekerasan seksual. bagaimana peran pendidikan dalam menciptakan 171 lingkungan tanpa kekerasan. beberapa isu mungkin perlu direfleksikan. Wassalamu‘alaikum Wr. dia diterima bekerja di Jepang. Silakan jika ada Bapak dan Ibu yang mau menanggapi. kalau kita ingin pendidikan yang menolak kekerasan. Mungkin kalau Pak Mu’ti bekerja di sekolah yang ecek-ecek akan sangat pusing. Bahwa anak yang menerima kekerasan ternyata dampak positifnya luar biasa. banyak anak mengalami gejala gangguan fisik ketika mengalami kekerasan fisik. Saya pernah mengajar di SMA Negeri Favorit selama 10 tahun. Pak Mu’ti dan Bu Yustina perlu mengajar mencoba di SMA Muhammadiyah Kramat. Lalu. Pertanyaan saya. Setelah lulus. apa peran pemerintah dalam memantau keamanan di sekolah. siapa sebenarnya yang harus memantau keamanan di sekolah. dan tidak boleh coret-coret? 172 Ahmad Syauqi (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Tadi saya mendengarkan dari teman-teman guru bahwa kekerasan ada dampak positifnya. Apalagi .gurunya. Banyak anak yang sadar dan berhasil setelah diberi hukuman. Mustamin (Majelis Dikdasmen PWM Sulawesi Tengah) Saya hanya mengamati dari pengalaman. Ada kecemasan yang menjadi akibat dari kekerasan jenis apapun. Saya ingin mengemukakan poin pertanyaan yang mungkin bisa direfleksikan. Ada yang bilang. supaya bentuk-bentuk kekerasan bisa dihilangkan atau dielimansi. Lalu. Kita sudah mendengarkan dua penyaji dengan presentasinya yang sangat menarik. Wb. Ada juga gejala agresif dan obsesif. Itu karena kesadaran anak di SMA Favorit sangat tinggi. mereka semua menurut. Sekarang kesempatan berdiskusi. seperti bagaimana peran guru BP. Dalam tataran makro. ada isu lagi. Terima kasih.

Kalau kita menetapkan disiplin lembek maka tidak bisa mengatur. Reward mungkin gampang. Saya sampai perlu memberikan PR menuliskan ayat al Quran. Tetapi ketika siswa tidak dipenuhi haknya itu juga kekerasan. Ada seorang guru bahasa arab yang super killer. Ketika ada . Ibu mungkin perlu sekalikali mengajar di SMA Garuda. Ada mahasiswanya yang sudah empat kali mengulang tetap saja tidak diluluskan. sampai kemudian dia tidak suka terhadap orang tua. Saya sempat mengeluh pada istri karena seumur-umur tidak pernah melakukan kekerasan. Ada judul buku menarik “Dilema Disiplin”. Ketika saya mengajar. ia akhirnya tidak boleh mengikuti pelajaran sehari penuh. bagaimana anak-anak itu ternyata merekam hampir seluruh kekerasan yang dia terima. Sehingga anak lakilaki cenderung tidak suka bapaknya karena sering sekali Bapak terhadap anak laki-laki mendidik dengan keras. Saya mengira dia tidak akan masuk ke pelajaran saya berikutnya tapi ternyata masuk. saya juga percaya dengan konsep reward and punishment. menurut saya kekerasan ada kalanya perlu diterapkan. ketika ayah saya menyuruh saya jadi guru saya tidak mau. Teori Sigmund Freud mengenai alam bawah sadar juga dilatarbelakangi oleh impulse bawah sadar. termasuk dari orang tua. Mengenai hal ini. Tetapi kalau terlalu keras juga menjadi persoalan. ada anak yang tidak memperhatikan. Ini bisa dilakukan dengan cara menjelaskan kepada mereka tentang norma yang kita sepakati seperti rule and regulation. Jadi. Maka. Masak sekolah di Muhammadiyah tidak bisa membaca al-Quran. verbal. Pesan moral dari cerita ini adalah disiplin itu bisa dilakukan tanpa kekerasan. ada buku menarik yang berkisah tentang dendam anak-anak. tetapi bagaimana mencarikan punishment yang humanis? Moderator Silakan kesempatan pertama untuk Pak Mu‘ti dan Bu Yustina selanjutnya. Akhirnya saya suruh dia keluar dan ketika dia keluar saya menyesal. 173 Abdul Mu’ti Saya sendiri mungkin tidak bisa kalau disuruh menjadi guru.sekarang ada sekolah internasional. Contohnya ketika anak terlambat 5 menit mengikuti upacara. Saya termasuk tidak setuju dengan kekerasan karena dampaknya berkelanjutan. Tetapi. Tetapi saya pernah mengeluarkan siswa dari kelas. Akhirnya anak itu bernadzar akan menggendong guru tersebut kalau lulus. Ada cerita lain juga. dia ketika ditanya malah tidak menjawab dan bilang mengantuk. Di sana katanya cara pengajarannya seperti di IPDN. dan kekerasan seksual. Apakah itu berarti pelanggaran HAM? Anisia Kumala (PP Nasyi`atul Aisyiah) Pemaknaan kekerasan tidak hanya besifat fisik. Memang kadang-kadang ada hal yang barangkali tidak kita sadari efeknya dalam jangka panjang tentang hukuman.

Persoalannya. mereka akan merokok bersama ketika di luar kelas tetapi di dalam kelas sepakat tidak ada yang merokok. akan lain persoalannya. Ini menyangkut hak. dia bilang. Kekerasan yang kita niatkan untuk kebaikan itu ternyata bisa menjadi kekerasan. Dengan pendekatan perkawanan itu berhasil. anak itu juga masih dalam proses meniru. saya tidak langsung menolong. sepanjang itu dilakukan secara terbuka. Saya pernah juga mempersilakan seorang nenek Australi yang sedang berdiri untuk duduk. ketika ada anak terlambat 5 menit dihukum tetapi kalau guru terlambat tidak dihukum. Dari pengalaman itu ketika ada nenek yang jatuh. Sepanjang kontrak rule and regulation kita buat dan atur bersama. dan kontrak.salah satu kita yang tidak konsisten dengan aturan sendiri maka kita sendiri yang kena akibatnya. Selama ini murid kita jadikan pesakitan. Memang perlu kita sadari sejak awal bahwa setiap anak memiliki fase-fase pertumbuhan psikologis yang harus dipahami. maka saya memanggil ambulance. Usia itu juga adalah usia hipotetikal. Jadi. Teman-teman dari kalangan Feminis (aktivis gerakan perempuan) sering mengusung isu kekerasan suami terhadap istri bahkan ada pemerkosaan suami terhadap istri. Ini menjadi bahan refleksi kita. Dalam teori labeling. saya juga perokok dan merasakan betapa susahnya menahan rokok. termasuk yang menyangkut prinsip agama. Yang kedua. Kalau sudah didialogkan maka penjelasan mengenai hak dan kewajiban. dikiranya saya menghinanya. Nah. Kalau anak sering kita bentak maka dia akan membentak adiknya dan kalau tidak ada. Usia 174 anak SMP adalah usia memberontak. maka itu bisa menjadi cara kita semua tidak melanggar. Sehingga kalau ada anak SMP bersikap lurus-lurus saja malah dianggap aneh. ketika kita bilang anak itu nakal maka yang ada dalam otak bawah sadar dia adalah nakal. aturan dibuka saja dan kita minta rule and regulation bersama-sama. Salah satu teman guru SMK saya berhadapan dengan siswanya yang merokok. guru menjadi juragan terus. dia akan membentak temannya. Karena dia berpikir membentak itu diperbolehkan sepanjang untuk maksud baik. Saya bertanya dulu. “Apakah Anda baik-baik saja?” Ketika dia bilang tidak baik. Menurut saya. Termasuk 175 dalam agama. Dia datangi siswa tersebut. problem HAM itu sering sekali kita bandingkan dengan masyarakat Barat. Ini memang harus berani kita dialogkan. ada yang minta kekerasan dan ada yang tidak suka kekerasan. Tetapi sebenarnya mereka sedang dalam tahap senang belajar. Kemunculan home schooling saat ini didasarkan alasan karena sekolah menjadi tempat yang tidak aman. Dia membuat aturan main bersama. Sehingga disiplin tidak harus dengan kekerasan. Karena senang belajar sebenarnya ada bagian dari mereka yang bisa diberi peran. Bagaimana kita harus menjelaskan ini sehingga ketika berlaku mereka bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tetapi dia malah marah. .

ada rule model. Kalau 176 kita sudah mengeluarkan aturan bersama maka bagaimana kita menjadi bagian model. Artinya. kita bisa ajak omong anak itu. Negative reinforcement adalah bersama-sama dengan anak bersepakat mencari titik kesepakatan. Moderator Terima kasih kepada kedua narasumber atas segala masukannya. Apakah tidak mungkin kata dloroba (arti literalnya “memukul”) itu diberi makna peringatan dan pendidikan secara keras. Kita perlu keras tetapi tidak dengan kekerasan. Dan sungguh saya tertarik dengan cara Pak Sumantri yang kalau dalam perspektif anak menyangkut partisipasi. agar menggunakan pendekatan ini dan mengurangi kekerasan. bukan memukul. Lalu. Dia tahu hak dan kewajibannya. mahasiswa saja tetap memerlukan model. seperti menyuruh shalat dengan memukul. lalu kita tegur. Kalau anak itu dianggap nakal. ada mahasiswa yang melontarkan di depan rektor dan dosen. Bahwa ada aturan dilarang pakai sandal jepit dan merokok hanya di tempat tertentu. mengenai sistem reward and punishment. Tidak boleh terjadi anak merasa bangga melanggar hak orang lain. Wassalamu‘alaikum Wr.Oleh karena itu. Ada pengalaman di Universitas Atmajaya. Yang saya sampaikan ini mudah-mudahan menjadi referensi kita. Mahasiswa itu mengatakan agar dosen konsisten tidak melakukan merokok juga. Tetapi harus bersifat mutualistik. Jadi. Wb. Kekerasan ada pula yang mendasarkan pada agama. Pendekatan rule and regulation dilakukan dengan menggunakan perspektif anak-anak dengan konsisten kita menjadi bagian dari rule model. Harus kita buka. Karena kekerasan itu akan melingkar-lingkar terus dan tidak putus dan selalu dari pihak kuat ke lemah. Untuk Bapak dan Ibu yang mengajar. menyadarkan anak macam-macam. seperti orang tua ke anak. dan model-model negative reinforcement yang dapat dikembangkan. Terimakasih. ketika refleksi. 177 BAB V PENUTUP “Mencuatnya berbagai tindak . Kalau kita ingin mendapat rasa aman maka kita harus pula memberi rasa aman pada orang lain. sekarang ini diganti positif menjadi reward and negative reinforcement. ada partisipasi. Kalau dia senang nonton televise maka negative reinforcemen-nya dilakukan dengan membatasi jam nonton televisi. Jadi. Yustina Rostiawati Saya mau menekankan agar kita tidak bertoleransi terhadap kekerasan. bagaimana kita memiliki pendidikan berwawasan HAM maka kita harus berani mendialogkannya dengan siswa.

kekerasan yang membawa nama agama, mewabahnya konsumerisme di kalangan umat beragama, serta menurunnya tingkat kepedulian sosial merupakan masalah-masalah krusial yang menghadang kesadaran beragama kita saat ini”

PENUTUP

D

isamping berdialog dengan gagasan-gagasan yang

dilontarkan para pembicara, peserta halaqah juga melakukan tukar pendapat dan pengalaman masingmasing seputar tema-tema yang telah dibahas pada setiap sessinya. Di akhir acara, peserta mendiskusikan persoalan sosial-kebangsaan serta merumuskan rencana tindaklanjut kegiatan Halaqah Islam, HAM, dan Kemanusiaan. Hal ini merespon berbagai masukan dan usulan selama kegiatan ini berlangsung, baik dari pembicara maupun peserta sendiri. Mereka meminta agar kegiatan yang melibatkan pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah dan guru-guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan ini ditindaklanjuti dengan kegiatan sistemik yang secara bertahap menjawab persoalan-persoalan yang mendera pendidikan agama di Muhammadiyah. Bagian penutup ini berisi dua hal, yaitu rangkuman pokokpokok pikiran mengenai permasalahan hak-hak asasi kemanusiaan (huququl insaniyyah) dan rekomendasi rencana tindak lanjut (RTL) kegiatan yang diharapkan melibatkan partisipasi guru-guru SLTA Muhammadiyah secara luas. A. Pokok-pokok Pikiran Berdasarkan identifikasi peserta, sejumlah permasalahan yang sedang melanda masyarakat Indonesia saat ini dapat dikelompokkan menjadi dua yang satu sama lain saling berkaitan, yaitu struktural dan kultural Permasalahan struktural berakar pada pengabaian negara terhadap tanggungjawabnya untuk memenuhi sekaligus 181 melindungi hak-hak asasi warga negaranya, baik hak sosial, ekonomi, dan budaya (EKOSOB) maupun hak sipil dan politik (SIPOL). Bahkan dalam beberapa kasus negara cenderung cuci tangan dan ”merelakan” warga negaranya berjuang survive sendirian ditengah hukum pasar yang seringkali tidak ramah bagi masyarakat miskin. Munculnya berbagai regulasi maupun kebijakan ekonomi-politik yang tidak berpihak pada masyarakat bawah merupakan satu contoh. Akibatnya, kaki dan tangan masyarakat terjepit oleh struktur sosial-politik yang tidak adil. Masyarakat hidup dalam lingkaran-lingkaran ketidakadilan. Kesenjangan ekonomi yang kian tajam, terbatasnya akses untuk menikmati pendidikan bagi masyarakat tidak mampu, serta

tidak kunjung membaiknya penanganan kesehatan masyarakat miskin (masih tingginya gizi buruk, busung lapar, dan kematian ibu serta anak dibawah umur) merupakan sederet permasalahan struktural yang sangat merugikan hak-hak EKOSOB masyarakat miskin. Adapun permasalahan kultural bersumber pada melemahnya peran kritis agama dalam kehidupan pemeluknya. Kecenderungan menjadikan agama sebagai simbol, atau politik gincu dalam bahasa Buya Syafii, secara perlahan mengaburkan esensi dari beragama, yaitu memanusiakan manusia dan memuliakan kemanusiaan itu sendiri sebagai wujud rahmatan lil ‘alamin. Mencuatnya berbagai tindak kekerasan yang membawa nama agama, mewabahnya konsumerisme di kalangan umat beragama, serta menurunnya tingkat kepedulian sosial merupakan masalah-masalah krusial yang menghadang kesadaran beragama kita saat ini. Disini, substansi dan proses internalisasi nilai-nilai keislaman secara tepat, kontekstual, dan kritis menjadi sangat penting dalam menumbuhkan semangat keberagamaan yang memanusiakan manusia. B. Rekomendasi Rekomendasi berisi rencana tindak lanjut (RTL) dalam rangka peningkatan kapasitas dan kualitas pengajaran pelajaran AlIslam dan Kemuhammadiyahan sehingga pendidikan agama mentransformasikan kesadaran beragama yang sensitif dan 182 peduli terhadap permasalahan hak-hak asasi manusia (huququl insyaniyyah) dengan didukung kualitas pendidiknya yang memadai. Setidaknya ada beberapa agenda kegiatan dalam rangka pengembangan pendidikan agama, yakni sebagai berikut : 1. Workshop Al Islam dan Kemuhammadiyahan Bertujuan untuk mengevaluasi proses pembelajaran AlIslam dan Kemuhammadiyahan (metode, kurikulum, dan muatan) dan merumuskan model-model maupun pendekatan pembelajaran yang efektif, kritis, dan memberdayakan guru dan siswa. Workshop juga akan mendesain kurikulum untuk training pendidik Al Islam dan Kemuhammadiyahan. 2. Training Pendidik Al Islam dan Kemuhammadiyahan Bertujuan meningkatkan wawasan dan pemahaman para guru mengenai hak-hak asasi kemanusiaan (huququl insyaniyyah) dalam pandangan Islam dan Piagam HAM 1948, meningkatkan dan memperkaya kemampuan metode pembelajaran yang efektif, kritis, dan transformatif, serta meningkatkan teaching skills untuk mendorong peningkatan kualitas proses pembelajaran. 3. Buku Pendamping Kehadiran buku pendamping yang dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan para pendidik dalam mentransmisikan pelajaran agama dirasakan sangat penting. Keterbatasan sumber bacaan menjadi salah satu

faktor bagi tidak dinamisnya pendidikan agama di lembaga-lembaga pendidikan. 4. Training Kepemimpinan untuk Pelajar Pertukaran pandangan dan pengalaman antar pelajar SLTA dengan latarbelakang sosial dan budaya berbeda merupakan satu model pembelajaran bersama yang sangat penting dalam menumbuhkan wawasan multikultural. ***** 183 Abdul Munir Mulkhan, Prof. Dr. Lahir di Jember, 13 November 1946. Guru besar Universitas Islam Negeri Yogyakarta ini menyelesaikan studi S3 program sosiologi di Universitas Gadjah Mada. Anggota Majelis Dikti PP Muhammadiyah Periode 2005-2010 ini terpilih sebagai anggota Komnas HAM untuk periode 2007-2012. Abdul Mu’ti, Drs. M.Ed. Lahir di Kudus, 2 September 1968. Dosen IAIN Walisongo, Semarang ini menyelesaikan studi S2 di Flinders University of South Australia. Ia adalah Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2000-2005, Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah periode 2005-2010, dan Wakil Sekjen DPP ICMI periode 2005-2010. Endang Tirtana Lahir di Padang Balai, 8 April 1981. Menyelesaikan pendidikan sarjana di IAIN Imam Bonjol Padang. Aktivis Angkatan Muda Muhammadiyah ini adalah Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Remaja Muhammadiyah periode 2000-2002 dan peneliti MAARIF Institute. Fajar Riza Ul Haq Lahir di Sukabumi, 1 Pebruari 1979. Alumni FAI Universitas Muhammadiyah Surakarta ini menyelesaikan pendidikan S2 di Program Studi Agama dan Lintas Budaya, Universitas Gadjah

a LAMPIRAN b

185 Mada. Ia adalah Koordinator Program Pengembangan Kajian Islam MAARIF Institute. Husni Thoyyar, Drs. M.Ag. Lahir di Cirebon, 10 Oktober 1945. Aktif mengajar di Universitas Islam Negeri Jakarta, UHAMKA, STIE Ahmad Dahlan, dan Universitas Muhammadiyah Jakarta. Cukup lama aktif di Muhammadiyah. Ia adalah Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta periode 2000-2005 dan Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah periode 20052010 M.A. Fattah Santoso, Drs. M.Ag. Menyelesaikan pendidikan magister di IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Ia adalah dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Ketua Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS. Sri Palupi

Yustina Rostiawati. HAM. Perluasan sumber-sumber nilai hakhak asasi kemanusiaan tersebut sangat dimungkinkan oleh dua kekuatan inti dari Piagam HAM 1948 sendiri. : 62 21 3914003 Web. 187 Gedung Wisma Nusantara. 18 Oktober 1960. diantaranya Universitas Satya Wacana. khususnya kehormatan bangsa . Ketua Pusat Kajian Pembangunan Masyarakat (PKPM) Unika Atmajaya dan juga aktif di Jaringan Mitra Perempuan dan Tim Relawan untuk Kemanusiaan (TruK). Ia adalah Deputi Rektor Universitas Paramadina. Pendekatan dialog sangat bermanfaat untuk mengikis dominasi bahkan hegemoni interpretasi terhadap HAM dari pihak tertentu sekaligus menemukan relevansi HAM dengan konteks permasalahan sosial-empirik yang ada. : maarif@maarifinstitute. Kini.maarifinstitute.org e-mail. : 62 21 3914004 Fax. pengangguran.59. Lahir di Sukabumi. Pada ranah ini. Alumni Universitas Padjadjaran ini menyelesaikan pendidikan master dan doktoral Australian National University (ANU). ia adalah Direktur Eksekutif Institute Studi Arus Informasi (ISAI) dan terpilih menjadi anggota Komnas HAM untuk periode 2007-20012. baik yang berpijak pada Piagam HAM maupun yang merujuk pada tradisi Islam. dalam menegakkan martabat dan kehormatan manusia. kemiskinan. 29 Januari 1965. agama) merupakan sederet masalah krusial yang mengancam harkat dan martabat manusia. Alumni Tehnik Elektro ini aktif di berbagai lembaga. dan Keindonesian sangat penting dan relevan. keindonesiaan merupakan konteks sekaligus determinasi sosiologis relevansi internalisasi dan pelembagaan prinsip-prinsip moral hak asasi kemanusiaan. : www. kelaparan. Lulusan Mu’allimin Pekalongan ini menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Ushuluddin IAIN Yogyakarta.D. dan chairman Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK). ELSAM. 20 Juni 1959. Secara sosiologis. baik akademik maupun LSM. Aliansi Jurnalistik Indonesia (AJI). Alumni sarjana pertanian ini adalah Ketua Institute for Ecosoc Rights Syu‘bah Asa Lahir di Pekalongan. Lantai 7 Jl. baik secara teoritik maupun praktek. dan Demos. Direktur Eksekutif Reform Institute. dan rendahnya apresiasi terhadap kemajemukan identitas (etnis. Jakarta Pusat 10350 Telp. 26 Agustus 1964.Lahir di Madiun. gizi buruk. MH. 21 Desember 1943. Lahir di Pekalongan.org redaksi@maarifinstitute. 186 Yoseph Adi Prasetyo (Stanley) Lahir di Malang. Ph. Yudi Latif. Sempat bekerja sebagai wartawan di Majalah Tempo dan kini mengelola tabloid berbahasa Melayu Jawi/Melayu Arab.org emperbincangkan hak asasi kemanusiaan (huququl insaniyyah) tidak mungkin hanya mengacu pada satu piagam ataupun dokumen tertentu yang bersifat tunggal namun juga harus M menyertakan tradisi agama- agama dan nilai-nilai spiritual yang telah lebih dahulu ada dan berkembang dalam masyarakat yang majemuk. SH. Keterbelakangan pendidikan. Thamrin No. Cahaya Nusantara. perbincangan mengenai Islam. ideologi. yaitu kehendak untuk hidup dan kehendak untuk bebas.

Perlu agenda aksi bersama untuk mengawal perjuangan humanisasi manusia Indonesia tersebut. Dan pendidikan agama melalui peran aktif para pendidiknya memiliki kontribusi penting dalam proses ini sebagaimana ditunjukkan buku ini. Jika kondisi dibiarkan.Indonesia. masyarakat Indonesia akan kehilangan hak untuk hidup secara manusiawi. hak untuk diperlakukan setara. MAARIF Institute ISBN: 978-979-97766-1-7 . hak untuk mengenyam pendidikan. serta hak untuk menikmati keadilan. hak kebebasan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful