HAK ASASI MANUSIA DALAM ISLAM MAKALAH LK II Ahmad Marthin Hadiwinata

*

Bab I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Hak asasi manusia atau biasa disingkat HAM merupakan sebuah hal yang menjadi keharusan dari sebuah negara untuk menjaminnya dalam konstitusinya. Melalui deklarasi universal ham 10 desember 1948 merupakan tonggak bersejarah berlakunya penjaminan hak mengenai manusia sebagai manusia. Sejarah HAM dimulai dari magna charta di inggris pada tahun 1252 yang kemudian kemudian berlanjut pada bill of rights dan kemudian berpangkal pada DUHAM PBB. Dalam konteks keIndonesiaan penegakan HAM masih bisa dibilang kurang memuaskan. Banyak faktor yang menyebabkan penegakan HAM di Indonesia terhambat seperti problem politik, dualisme peradilan dan prosedural acara (kontras, 2004;160). Islam sebagai agama bagi pengikutnya meyakini konsep Islam adalah sebagai way of life yang berarti pandangan hidup. Islam menurut para penganutnya merupakan konsep yang lengkap mengatur segala aspek kehidupan manusia. Begitu juga dalam pengaturan mengenai hak asasi manusia Islam pun mengtur mengenai hak asasi manusia. Islam adalah agama rahmatan lil alamin yang berarti agama rahmat bagi seluruh alam. Bahkan dalam ketidakadilan sosial sekalipun Islam pun mengatur mengenai konsep kaum mustadhafin yang harus dibela. Dalam Islam, konsep mengenai HAM sebenarnya telah mempunyai tempat tersendiri dalam pemikiran Islam. Perkembangan wacana demokrasi dengan Islam sebenarnya yang telah mendorong adanya wacana HAM dalam Islam. Karena dalam demokrasi, pengakuan

terhadap hak asasi manusia mendapat tempat yang spesial. Berbagai macam pemikiran tentang demokrasi dapat dengan mudah kita temukan didalamnya konsep tentang penegakan HAM. Bahkan HAM dalam Islam telah dibicarakan sejak empat belas tahun yang lalu (Anas Urbaningrum, 2004;91). Fakta ini mematahkan bahwa Islam tidak memiliki konsep tentang pengakuan HAM. berangkat dari itu makalah ini akan mencoba memberikan sedikit penerangan mengenai wacana HAM dalam Islam. 1.2 Rumusan Masalah Beberapa yang menjadi topik sentral permasalahan dalam makalah ini yang akan dibahas adalah: 1.2.1 Apakah islam itu? 1.2.2 Apakah ham itu? 1.2.3 Adakah ham dalam islam 1.2.4 Seperti apa bentuk ham dalam Islam? 1.3 Tujuan Pembahasan Masalah Setiap kegiatan yang dilakukan scara sistematis pasti mempunyai tujuan yang diharapkan, begitu pula makalah ini. Tujuan pembahasan makalah ini adalah: 1.3.1 Mengetahui apakah Islam itu 1.3.2 Mengetahui apakah HAM itu 1.3.3 Mengetahui apakah ada HAM dalam Islam 1.3.4 Mengetahui bentuk HAM dalam Islam

BAB II Pembahasan 2.1. Apakah Islam Itu?

Apakah islam itu sebenarnya? Kata Islam berasal dari bahasa arab , dari kata aslama, yuslimu islaman yang berarti menyerah patuh (DR Zainuddin Nainggolan, 2000;9). Menurut Nurcholish Madjid yang dikutip dari buku Junaidi Idrus (2004;87) Islam itu adalah sikap pasrah kehadirat Tuhan. Kepasrahan merupakan karakteristik pokok semua agama yang benar. Inilah world view Al-Qur’an, bahwa semua agama yang benar adalah Al-Islam, yakni sikap berserah diri kehadirat Tuhan. Dan bagi orang yang pasrah kepada Tuhan adalah muslim. Menurut Masdar F. Mas’udi (1993;29) klaim kepasrahan dalam pengertian Islam termaktub dalam tiga tataran. Pertama, Islam sebagai aqidah, yaitu sebagai komitmen nurani untuk pasrah kepada Tuhan. Kedua, Islam sebagai syari’ah, yakni ajaran mengenai bagaimana kepasrahan itu dipahami. Ketika, Islam sebagai akhlak, yakni suatu wujud perilaku manusia yang pasrah, baik dalam dimensi diri personalnya maupun dalam dimensi sosial kolektifnya. Berangkat dari pengertian diatas Islam adalah agama yang mengajarkan seseorang untuk menyerah pasrah kepada aturan Allah (Sunnatullah) baik tertulis maupun tidak tertulis. Dan orang yang menyerah pasrah kepada Tuhan dan hukum-Nya disebut seorang muslim. Dalam Islam itu terdapat dua kelompok sumber ajaran Islam. Kelompok pertama disebut ajaran dasar (qat’I al-dalalah), yaitu Al-Qur’an dan Hadist sebagai dua pilar utama ajaran Islam. Al-Qur’an mengandung 6236 ayat dan dari ayat-ayat itu, menurut para ulama hanya 500 ayat yang mengandung ajaran mengenai dunia dan akhirat selebihnya merupakan bagian terbesar mengandung penjelasan tentang para nabi, rasul, kitab dan ajaran moral maupun sejarah ummat terdahulu. Kelompok kedua disebut ajaran bukan dasar (zhanni aldalalah), yaitu ajaran yang merupakan produk ulama yang melakukan ijtihad dan muatan ajarannya bersifat relative, nisbi, bisa berubah dan tidak harus dipandang suci, sakaral ataupun mengikat (Junaidi Idrus, 2004;95-96). 2.2 Apakah Hak Asasi Manusia? Tonggak berlakunya HAM internasional ialah pada Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM) pada 10 Desember 1948 di Paris, Prancis. Disini tonggak deklarasi

Dan yang ketiga. dan imparsial telah berlangsung dalam sebuah proses yang sangat panjang. Isi dari Magna Charta ialah bermaksud untuk mengurangi kekuasan penguasa. Yang menuntut sebuah negara yang konstitusional. raja dilarang menarik pajak sewenang wenang. Pertama. kaum bangsawan menuntut hak-hak mereka kepada raja. termasuk didalamnya fungsi parlemen dan fungsi pengadilan. juga menyatakan bahwa semua orang diciptakan . Jhon locke (1632-1704) bersama lord Ashley merumuskan tuntutan bagi toleransi beragama. Pada 1628. Isi dari Magna Charta ini ada tiga. Usaha untuk diadakannya Magna Charta ini dimulai dari perjuangan tuan tanah dan gereja untuk membatasi kekuasaan raja dan para anggota keluarga. Pada periode awal ini hubungan antara isi dasar HAM adalah mengenai (hubungan) antara anggota masyarakat yang berada dibawaha kekuasaan yang diatur kebendaanya. Pengesahan ini menjadi dokumen tertulis yang pertama tentang hak-hak tuan tanah. pejabat pemerintah dilarang mengambil jagung dengan tanpa membayar. ksatria dan orang merdeka atau orang sipil yang belum menikmati kebebasan.universal mengenai hak asasi manusia yang mengakui hak setiap orang diseluruh dunia. Selain itu. gereja. Perumusan penghormatan dan pengakuan norma-norma HAM yang bersifat universal. sebuah padang rumput di pinggir sungai Thames. Sekelompok tuan tanah dan ksatria menggalang kekuatan dan mereka berhasil mendesak raja untuk tidak lagi memberlakukan tindakan penahan. nondiskriminasi. Mereka mencetuskan Petition Of Right. Berlanjut setelah keberhasilan tuan tanah. Raja Jhon terpaksa menyetujui tuntutan ini dengan memberikan cap pengesahan yang berlangsung pada juni 1215 di Runnymede. Kedua. Deklarasi ini ditanda tangani oleh 48 negara dari 58 negara anggota PBB dan disetujui oleh majelis umum PBB. bangsawan dan orang merdeka untuk memperjuangkan hak-hak mereka di hadapan raja membangkitkan kesadaran diberbagai kalangan masyarakat terhadap pentingnya hak-hak untuk dihormati dan dilindungi. Sejarah awal hak asasi manusia di barat berkembang sejak tahun 1215 yaitu dalam Magna Charta yang berisi aturan mengenai tindakan dan kebijakan negara supaya tidak berjalan sewenang-wenang. penghukuman dan perampasan benda benda secara sewenag-wenang. tidak seorang pun dapat dipenjara tanpa saksi yang jelas.

Prinsip ini didasarkan atas keyakinan bahwa umat manusia berada dimana-mana. melainkan harus dipandang sebagai kekayaan umat manusia. yaitu berlaku secara universal. Seseorang tidak boleh dibeda-bedakan antara satu dengan yang lainnya. Ada tiga prinsip utama dalam pandangan normatif hak asasi manusia. Setiap orang harus diperlakukan setara. Hal ini tidak bisa dipandang sebagai suatu hal yang negatif. kemerdekaan hak milik dan hak untuk meraih kebahagiaan. harta benda dan kesejahteraan rakyat.disetiap bagian dunia baik di pusat-pusat kota maupun di pelosok pelosok bumi yang terpencil. Gagasan locke ini sesuai dengan perkembangan didalam masyarakat inggris yang mulai berubah dari nehgara kerajaan yang absolut menuju kerajaan yang konstitusional. Pemerintah dibentuk guna menjamin kehidupan. Pandangan ini dipetik dari salah satu semboyan Revolusi Prancis. Itulah sekilas sejarah awal dari HAM yang berkembang di barat khususnya yang berkembang diwilayah Inggris. bersifat non-diskriminasi dan imparsial.sama dan memiliki hak-hak alamiah yang tidak data dicabut seperti hak untuk hidup. Salah satu karya Locke yang terkenal ialah second treaties on civil government yang berisi mengenai negara atau pemerintah harus berfungsi untuk melindungi hak milik pribadi. Pada 1653 instrument of government berhasil didesakkan. Prinsip kedua dalam norma HAM adalah sifatnya yang non-diskriminasi. Prinsip ini bersumber dari pandangan bahwa semua manusia setara (all human being are equal). Pembatasan kekuasaan raja semakin dikukuhkan dengan lahirnya Habeas Corpus Act pada Mei 1679. Berdasar hal itu ham tidak bisa didasarkan secara partikular yang hanya diakui kedaerahahan dan diakui secara local. Lonceng kebebasan terus berdentang dan pada 16 desember 1689 Bill Of Rights lahir. yakni persamaan (egalite). Karena manusia berasal dari . Prinsip keuniversalan ini dimaksudkan agar gagasan dan norma-norma HAM telah diakui dan diharapkan dapat diberlakukan secara universal atau internasional. Dan mereka juga berhasil membentuk parlemen yang mempunyai kewenangan untuk mengontrol kekuasaan raja. Mereka tidak hanya berhasil membebaskan diri dari kesewenangan raja. Akan tetapi latar belakang kebudayaan sosial dan tradisi setiap manusia diwilayahnya berbeda-beda.

Umat manusia mempunyai beragam latar belakang sosial aupun latar belakang kultur yang berbeda antara satu dengan yang lain hal ini meupakan sebuah keniscayaan. maka semakin terhambat pula pelaksanaan hak-hak sipil politik warganya. Pembatasan sesorang dalam beragama merupakan sebuah pelanggaran HAM.keanekaragaman warna kulit seperti kulit putih. bila negara terlalu banyak melakukan campur tangan. Terdapat dua garis besar pembagian hak asasi manusia yaitu Hak Negatif dan Hak Positif. maka semakin terpenuhi pula hak-hak sipil dan politik. karena hidup seseorang harus dilindungi. Pemihakan hanyalah pada norma-norma ham itu sendiri. kuning dan lainnya. Prinsip ketiga ialah imparsialitas. Ketiga. hak setiap . hak atas kebebasan dan keselamatan pribadi.hitam. Karena setiap orang berhak untuk memperoleh perlakuan secara manusiawi dan tidak merendahkan martabat. Pembagian ini tidak berdasarkan baik atau buruk dalam hak yang terkandung di dalamnya. Sebaliknya. Kelima. hak setiap orang yang ditahan untuk diperlakukan secara manusiawi. Pertama hak atas kehidupan. Hak yang terkandung dalam hak sipil dan politik ada dua puluh dua hak. Keanekaragam kebangsaan dan suku bangsa atau etnisitas. Keempat. Keenam. Pembagian hak-hak ini berhubungan dengan dengan ukuran keterlibatan negara dalam pemenuhan hak asasi manusia. Maksud dari prinsip ini penyelesaian sengketa tidak memihak pada suatu pihak atau golongan tertentu dalam masyarakat. Kedua hak untuk tidak disiksa dan diperlakukan secara keji. hak untuk tidak dperbudak dan dipekerjakan secara paksa. Mengenai Hak Negatif adalah hak meminimalkan peran campur tangan negara. Prinsip imparsial ini diimaksudkan agar hukum tidak memihak pada suatu golongan. Karena sebagian besar kandungan hak-hak sipil politik adalah hak-hak atas kebebasan (rights to liberty). Kenekaragaman agama juga merupakan sesuatu hal yang mendapat tempat dalam sifat non-diskriminasi ini. Prinsip ini juga dimaksudkan agar pengadilan sebuah kasus diselesaikan secara adil atau tidak meihak pada salah satu pihak. Peminimalisiran peran negara dalam pemenuhan hak-hak sipil dan politik karena hak-hak yang berkaitan dengan sipil dan politik adalah hak yang berkaitan dengan kebebasan.

Kesembilanbelas. hak atas pengadilan yang berwenang. hak untuk berpartisipasi dalam politik. hak anak atas perlindungan bagi perkembangannya. larangan propaganda perang dan diskriminasi. sosial dan budaya seperti pendidikan gratis. Keempatbelas. Adanya hak ini dalam HAM universal adalah buah dari perdebatan blok sosialis eropa timur dengan blok liberal. Keduapuluhdua. Kedelapan hak setiap warga asing. Ketigabelas. Ketidakmampuan sesorang dalam memenuhi suatu perjanjian kontrak. Kesebelas. Ketujuh belas. Sehingga HAM universal menganjurkan melindungi dan memnuhi hak-hak ekonomi. Ada sepuluh hak yang diakui dalam kovenan tersebut. Kelimabelas. Kesembilan. berkeyakinan dan beragama. hak atas urusan pribadi. Keduapuluh. Pengakuan dan perlindungan universal atau jaminan normatif atas terpenuhinya hak-hak ekonomi. Selain hak hak sipil dan politik diatas hak asasi manusia juga mencakup hak dalam bidang ekonomi. hak atas kebebasan berserikat. Sosial dan Budaya (international covenant on economic. sosial dan budaya setiap warganya. Namun. Karena blok sosialis lebih berpegangan pada ekonomi sebagai dasar masyarakat. Kesepuluh. hak atas kebeasan berkumpul. Sedangkan masyarakat blok liberal lebih menekankan manusia sebagai individu yang bebas. tidak boleh dipenjara. Ketujuh. hak atas kebebasan berpikir. sosial dan budaya tercantum dalam Kovenan Internasional Hak-Hak Ekonomi. Kedelapanbelas. hak untuk menikah dan membentuk keluarga. Hak ini termasuk dalam pembagan hak positif yang mengusahakan peran negara secara maksimal dalam pemenuhannya. Keduapuluhsatu. Keenambelas. hak atas perlindungan dari kesewenangan hukum pidana. Keduabelas. . Hanya boleh melalui hukum perdata hanya melalui penyitaan. hak bagi golongan minoritas. akhirnya usulan dari blok sosialis diterima. Hak-hak tersebut dapat diuraikan sebaagai berikut.orang untuk tidak dipenjara akibat tidak mampu memenuhi kewajiban kontrak. hak atas kedudukan dan perlindungan yang sama didepan hukum. hak atas kebebasan bergerak dan memilih tempat tinggal. Kebijakan negara sosialis lebih menitikberatkan pada pemenuhan hak-hak ekonomi. independen dan tidak memihak. hak atas perlakuan yang sama didepan hukum. social and culture rights). hak berpendapat dan berekspresi. sosial dan budaya.

sosial dan budaya. hak atas jaminan sosial. Itulah sekilas gambaran singkat mengenai HAM internasional. hak atas pendidikan.91). hak untuk berpartisipasi dalam kebudayaan. hak untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Menurut Anas Urbaningrum hak asasi manusia atau lebih dikenal manusia modern sebagai HAM. HAM dalam Islam telah dibicarakan sejak empat belas tahun yang lalu (Anas Urbaningrum. Dalam Dokumen Madinah atau Piagam Madinah itu berisi antara lain pengakuan dan penegasan bahwa semua kelompok di kota Nabi itu. Hal ini memberi kepastian bahwa pandangan Islam yang khas tentang HAM sebenarnya telah hadir sebelum deklarasi universal HAM PBB pada 18 Shafar 1369 Hijriyah atau bertepatan dengan 10 Desember 1948 Masehi (Anas. peluang karir dan liburan.3 Adakah HAM dalam Islam? Pertanyaan adakah ham dalam Islam harus dirunut secara sejarah dialektika HAM dalam Islam. Kelima. Ketujuh. hak berserikat dan mogok kerja bagi buruh. 2004. Deklarasi yang juga dikenal sebagai “Deklarasi Kairo” mengandung prinsip dan ketentuan tentang HAM berdasarkan syari’ah (Azra). hak atas pekerjaan. 2004. 2004.Pertama. Kesembilan. Kedua hak itu didasarkan atas partisipasi negara dalam pemenuhannya. baik umat yahudi. hak atas upah yang layak. hak atas perlindungan keluarga termasuk ibu dan anak. hak atas kesehatandan lingkungan yang sehat. kondisi kerja yang aman dan sehat. umat nasrani maupun umat Islam sendiri. Kesepuluh. Dari mulai sejarah awal Magna Charta sampai ke isi dari HAM internasional yang dibagi atas dua pokok garis besar yaitu hak positif dan hak negatif. telah lebih dahulu diwacanakan oleh Islam sejak empat belas abad silam. yakni sandang.102). Ketiga. hak atas standar hidup yang layak. Ini dibuktikan oleh adanya Piagam Madinah (mitsaq Al-Madinah) yang terjadi pada saat Nabi Muhammad berhijrah ke kota Madinah. Kedelapan. Dari pengakuan terhadap semua pihak untuk bekerja sama . Keempat. Kedua. Secara internasional umat Islam yang terlembagakan dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) pada 5 Agustus 1990 mengeluarkan deklarasi tentang HAM dari perspektif Islam. adalah merupakan satu bangsa (Idris. pangan dan perumahan. 2.91). Keenam.

HAM yang diserahkan kepada seseorang atau kelompok tertentu yang berbeda. Pertama. dan menghargai hidup manusia. terdapat prinsip-prinsip HAM yang universal. sama dengan adanya perspektif Islam universal tentang HAM (huqul al-insan). Menurut Syekh Syaukat Hussain yang diambil dari bukunya Anas Urbaningrum. Hak ini terkandung dalam surah Al-Maidah ayat 63 yang berbunyi : . kaum wanita. Contohnya seperti hak-hak khusus bagi non-muslim. Dan kedua. Islam menegaskan bahwa pembunuhan terhadap seorang manusia ibarat membunuh seluruh umat manusia. merupakan kategori yang kedua ini (Anas. HAM dikategotrikan dalam dua klasifikasi.92). Bebrapa yang dapat kita ambil sebagai contoh yaitu: Hak atas hidup. HAM yang didasarkan oleh Islam bagi seseorang sebagai manusia. terdapat upaya-upaya di kalangan sarjana Muslim dan negara Islam di Timur Tengah untuk lebih mengkontekstualisasikan DUHAM dengan interpretasi tertentu dalam Islam dan bahkan dengan lingkungan sosial dan budaya masyarakat-masyarakat Muslim tertentu pula. terutama jika dikaitkan dengan sejarah panjang penegakan agama Islam. Berdasarkan temuan diatas akan kita coba mencari kesamaan atau kompatibilitas antara HAM yang terkandung dalam Islam. Akan kita coba membagi hak asasi manusia secara klasifikasi hak negatif dan hak positif. Secara langsung dapat kita lihat bahwa dalam piagam madinah itu HAM sudah mendapatkan pengkuan oleh Islam Memang. Dalam hal ini hak negatif yang dimaksud adalah hak yang memberian kebebasan kepada setiap individu dalam pemenuhannya. buruh. Yang pertama adalah hak negatif yaitu memberikan kebebasan kepada menusia dalam pemenuhannya. sesungguhnya merupakan tema yang senantiasa muncul. tema-tema HAM dalam Islam. Islam sebagai agama universal membuka wacana signifikan bagi HAM.sebagai satu bangsa. didalam piagam itu terdapat pengakuan mengenai HAM bagi masingmasing pihak yang bersepakat dalam piagam itu. yang dalam banyak hal kompatibel dengan Deklarasi Universal HAM (DUHAM). anak-anak dan sebagainya. Tetapi juga harus diakui. 2004.

(QS 5.164) Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. (QS 49. agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaanya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. Dan tidaklah sesorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri. maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya.63) Hak untuk mendapat perlindungan dari hukuman yang sewenarg wenang. jika datang kepadamu orang yang fasik membawa suatu berita. (QS 6. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Dan kepada Allah-lah kembali(mu). Sesungguhnya yang dapat kamu beri peringatan hanya orang-orang yang takut kepada azab Tuhannya (sekalipun) mereka tidak melihat-Nya dan mereka mendirikan sembahyang. Dan jika sesorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosanya itu tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikit pun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya. (QS 4. maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan barang siapa yang memlihara kehidupan seorang manusia. maka periksalah dengan teliti. padahal Dia adalah tuhan bagi segala sesuatu. kemudian banyak diantar amereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. bahwa: barang siapa yang membunuh seorang manusia. dan akan diberitakan-Nya kepadamu apa yang kamu perselisihkan”. dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum diantara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. bukan karena orang itu (membunuh) orang lain.58) Hai orang-orang yang beriman. (QS 35. sesungguhnya ia mensucikan diri untuk kebaikan dirinya sendiri. yaitu dalam surat Al An’am : 164 dan surat Fathir 18 yang masing masing berbunyi : Katakanlah: “Apakah aku mencari Tuhan selain Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keternagan-keterangan yang jelas.6) . Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. Kemudian kepada Tuhanmulah kamu kembali.18) Hak atas keamanan dan kemerdekaan pribadi terdapat dalam surat An Nisa ayat 58 dan surat Al-Hujurat : 6 yang berbunyi seperti ini: Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya.Oleh karena itu kami tetapkan (suatu hukum) bagi bani israil. atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi. Dan barangsiapa yang mensucikan dirinya. dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain.

Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada yang thagut dan beriman kepada Allah.1) Wahai orang-orang yang beriman. sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. dan katakanlah: “kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu. Jika ia kaya ataupun miskin. Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu.46) Hak atas persamaan hak didepan hukum secara tersirat terdapat dalam surat An-Nisa ayat 1 dan 135 dan Al Hujurat ayat13: Hai sekalian manusia bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciotakan dari diri yang satu. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa diantara kamu. jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan. (QS 4. melainkan dengan cara yang paling baik. maka Allah lebih tau kemaslahatannya. Yang bisa kita lihat secara tersirat dalam surat Al Baqarah ayat 256 dan surat Al Ankabut ayat 46 yang berbunyi: Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam).135) Hai manusia. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain. maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.Hak atas kebebasan beragama memilih keyakinan berdasar hati nurani. maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. (QS 29. kecuali dengan orang-orang zhalim di antara mereka. dan dari padanya Allah menciptakan isterinya. Dan jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi.13) Dalam hal kebebasan berserikat Islam juga memberikan dalam surat Ali Imran ayat 104105 yang berbunyi: . (QS 2.256) Dan janganlah kamu berdebat dengan ahli kitab. (QS 49. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. (QS 4. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjdaikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. dan (peliharalah)hubungan silaturahim. dan kami hanya kepada-Nya berserah diri”. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

menyuruh kepada yang ma’ruf. diantara mereka yang ada yang beriman. (QS 3.79) Maka tatkala mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka. lalu dijadikan-Nya tujuh langit. menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar .110) Dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya seperti bentuk hak positif dalam hak ekonomi sosial dan Islam pun mengandung secara tersirat mengenai hak ini. Islam memberikan hak untuk memprotes pemerintahan yang zhalim. secara tersirat dapat diambil dari surat An-Nisa ayat 148. Sekiranya Ahli Kitab Beriman.165) Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.104) Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. surat Al A’raf ayat 165. (QS 2. (QS 3. surat Al Jumu’ah ayat 10. yang menjadikan segala yang ada dimuka bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit. dan mencegah dari yang munkar dan beriman kepada Allah. Yang demikian itu. Disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Hak mendapatkan kebutuhan dasar hidup manusia secara tersirat terdapat dalam surat Al Baqarah ayat 29. (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. disebabkan mereka selalu berbuat fasik. surat Al Maidah 78-79. (QS 4. yang berbunyi: Dia-lah Allah. surat Ad-Dzariyat ayat 19. merekalah orang yang beruntung.78) Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan yang munkar yang mereka perbuat.105) Dalam memberikan suatu protes terhadap pemerintahan yang zhalim dan bersifat tiran. (QS 5.148) Telah dila’nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan ‘Isa Putera Maryam. (QS 5.29) . (QS 7. Kami selamatkan orang-orang yang melarang dari perbuatan jahat dan Kami timpakan kepada orang-orang yang zalim siksaan yang keras. Surat Ali Imran ayat 110 yang masing masing berbunyi: Allah tidak menyukai ucapan buruk. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat. tentulah itu lebih baik bagi mereka. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu. (QS 3.

Tidaklah bermanfa’at tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman”. Bahkan organisasi Islam internasional yang terlembagakan dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) pada 5 Agustus 1990 mengeluarkan deklarasi HAM. dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian. maka berdirilah kamu. (QS 62. Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. sedang ia takut kepada (azab) akhrat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: “adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?”. Dan apabila dikatakan:berdirilah kamu. surat Al Mujadilah ayat 11 dan surat AzZumar ayat 9 yang masing-masing berbunyi berbunyi: Katakanlah: “Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi. niscaya Allah akan meninggikan orang orang yang beriman diantaramu dan orangorang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.19) Apabila telah ditunaikan sembahyang. apabila dikatakan kepadamu: “berlapang-lapanglah dalam majlis”. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. maka bertebaranlah kamu di muka bumi. Niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. surat Al-Alaq ayat 1-5.11) (apakah kamu hai orang yang musyrik) ataukah orang-orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri.101) Hai orang-orang yang beriman. (QS 58. . Dari analisis diatas antara HAM yang berkembang di dunia internasional tidak bertentangan antara satu sama lain. Bab III Penutup 3.1 Kesimpulan Berdasarkan paparan diatas dan pembahasan diatas dapat ditarik keimpulan berdasarkan beberapa analisis. (QS 51. maka lapangkanlah.10) Dalam hak mendapatkan pendidikan Islam juga memiliki pengaturan secara tersirat dalam surat Yunus ayat 101. (QS 10.

Hak mendapatkan kebutuhan dasar hidup manusia secara tersirat terdapat dalam surat Al Baqarah ayat 29.91). surat al maidah 78-79. surat Al A’raf ayat 165. Dapat kita bagi menjadi sembilan bagian hak asasi manusia dalam islam yang pengaturannya secara tersirat. surah Al-Maidah ayat 63. Hak atas hidup. Dalam memberikan suatu protes terhadap pemerintahan yang zhalim dan bersifat tirani secara tersirat dapat dilihat pada surat an-nisa ayat 148.102). surat Ali Imran ayat 110. adalah merupakan satu bangsa (Idris. surat Ad-Dzariyat ayat 19. umat nasrani maupun umat Islam sendiri. Dalam dokumen madinah atau piagam madinah itu berisi antara lain pengakuan dan penegasan bahwa semua kelompok di kota Nabi itu. Dalam dokumen itu dapat disimpulkan bahwa HAM sudah pernah ditegakkan oleh Islam Berdasar analisis diatas Islam mengandung pengaturan mengenai HAM secara tersirat. Dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya seperti bentuk hak positif dalam hak ekonomi sosial dan budaya Islam pun mengandung secara tersirat mengenai hak ini. Dalam hak mendapatkan pendidikan Islam juga memiliki pengaturan secara tersirat dalam surat Yunus ayat 101. Fakta ini mematahkan bahwa Islam tidak memiliki konsep tentang pengakuan HAM. Ini dibuktikan oleh adanya piagam madinah (mitsaq Al-Madinah) yang terjadi pada saat Nabi Muhammad berhijrah ke kota Madinah. Hak atas keamanan dan kemerdekaan pribadi terdapat dalam surat An Nisa ayat 58 dan surat Al-Hujurat ayat 6.Kemudian Islam mematahkan bahwa dalam Islam telah dibicarakan sejak empat belas tahun yang lalu (Anas Urbaningrum. Hak untuk mendapat pelindungan dari hukuman yang sewenag wenang yaitu dalam surat Al An’am : 164 dan surat Fathir 18. surat Al Mujadilah ayat 11 dan surat Az-Zumar ayat 9. surat Al Jumu’ah ayat 10. surat Al-Alaq ayat 1-5. . baik umat yahudi. 2004. Hak atas persamaan hak didepan hukum secara tersirat terdapat dalam surat An-Nisa ayat 1 dan 135 dan Al Hujurat ayat13. 2004. Hak atas kebebasan beragama memilih keyakinan berdasar hati nurani secara tersirat dalam surat Al Baqarah ayat 256 dan surat Al Ankabut ayat 46. Dalam hal kebebasan berserikat Islam juga memberikan dalam surat Ali Imran ayat 104-105. dan menghargai hidup manusia.

Dasar-Dasar Hak Asasi Manusia. Demokrasi Religius: Pemikiran Politik Nurcholish Madjid dan M. 2002 Idrus. Suryadi.. Jakarta: PBHI. 2004 . Islamo-Demokrasi Pemikiran Nurcholish Madjid. Jakarta: Penerbit Republika. Jogjakarta: LOGUNG PUSTAKA. 2004 Pramudya. 2004 Radjab. Zainuddin S. Amien Rais. Jakarta: Penerbit Teraju. Engkau Tak Pernah Pergi. Jakarta: DEA. Cak Munir. Idris.Daftar Pustaka Al-Qur’an Thaha. Willy. Jakarta: GagasMedia 2004 Nainggolan. Rekonstruksi Pemikiran Nurcholish Madjid Membangun Visi dan Misi Baru Islam Indonesia. 2000 Urbaningrum. Anas. Inilah Islam. Junaidi.

Dalam hal ini penulis merasa tertarik untuk membuat makalah tentang HAM. Bagaimana Ham dalam perspektif islam… 4. Bagaimanakah contoh-contoh pelanggaran HAM… C. agama dan pemerintah. Sebagaimana di cantumkan dalam Deklarasi Univesal Hak Asasi Manusia (DUHAM) yang di proklamasikan PBB pada Tahun 1948. Untuk mengetahui pengertian HAM dan bagian-bagiannya. kita hidup tidak sendiri dan kita hidup bersosialisasi dengan oran lain. setiap orang tanpa terkecuali berhak atas HAM dan kebesarannya. dan apa bagian-bagiannya… 2. Masalah HAM adalah sesuatu hal yang sering kali dibicarakan dan dibahas terutama dalam era reformasi ini. Hak juga merupakan sesuatu yang harus diperoleh. Jangan sampai kita melakukan pelanggaran HAM terhadap orang lain dalam usaha perolehan atau pemenuhan HAM pada diri kita sendiri. Oleh karena itu HAM wajib di lindungi dan di hormati baik secara hokum. Maka dengan ini penulis mengambil judul “Hak Asasi Manusia”. HAM lebih dijunjung tinggi dan lebih diperhatikan dalam era reformasi dari pada era sebelum reformasi. Ham juga merupakan hak dasar yang secara kodrati melekat pada diri manusia sejak Lhir sebagai anugrah dari tuhan.BAB I PENDAHULUAN A. 2. LATAR BELAKANG Hak merupakan unsur normatif yang melekat pada diri setiap manusia yang dalam penerapannya berada pada ruang lingkup hak persamaan dan hak kebebasan yang terkait dengan interaksinya antara individu atau dengan instansi. Bagaimana sejarah tentang Hak Asasi Manusia (HAM)… 3. 3. Perlu diingat bahwa dalam hal pemenuhan hak. RUMUSAN MASALAH Dalam makalah ini penulis merumuskan suatu masalah sebagai berikut: 1. Apa Pengertian dari ada HAM itu. Untuk mengetahui sejarah HAM Untuk mengetahui HAM dalam perspektif islam . B. Tujuan Masalah Dengan adanya rumusan masalah diatas kami dapat menarik suatu tujuan masalah: 1.

dalam Teaching Human Rights. Batasan Masalah Agar masalah pembahasan tidak terlalu luas dan lebih terfokus pada masalah dan tujuan dalam hal ini pembuatan makalah ini. Menurut pendapat Jan Materson (dari komisi HAM PBB).4. United Nations sebagaimana dikutip Baharuddin Lopa menegaskan bahwa HAM adalah hak-hak yang melekat pada setiap manusia. dijunjung tinggi. yang tanpanya manusia mustahil dapat hidup sebagai manusia John Locke menyatakan bahwa HAM adalah hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Pencipta sebagai hak yang kodrati. BAB II ANALISIS 1. Dalam pasal 1 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM disebutkan bahwa “Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakekat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati. demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. sehingga tak satupun makhluk mengintervensinya apalagi mencabutnya. dan dilindungi oleh negara. karena itu muncul gagasan tengtang hak sasi manusia dan pengakuan atas-Nya sehingga dalam proses ini lahir beberapa naskah. sesuai dengan kodratnya (Kaelan: 2002). Secara istilah HAM dapat dirumuskan dengan beberapa pendapat yang salah satu diantaranya: HAM adalah hak-hak dasar yang dimiliki oleh manusia. Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) Secara etimolgi hak merupakan unsur normative yang berfungsi sebagai pedoman prilaku . Untuk mengetahui contoh-contoh pelanggaran HAM D. yaitu umat manusia tanpa terkecuali. kekebalan serta menjamin adanya peluang bagi manusia dalam menjadi harkat dan martabatnya. maka dengan ini penyusun membatasi masalah hanya pada ruang lingkup HAM. pemerintah dan setiap orang. Hak asasi manusia melekat pada diri manusia sejak lahir. melindumgi kebebasan. Sedangkan asasi berarti yang bersifat paling mendasar yang dimiliki manusia sebagai fitrah. Hak Asasi Manusia adalah hak-hak dasar atau hak-hak pokok yang di miliki oleh setiap umat manusia sejak lahir sebagai Anugrah Tuhan YME kepada hambanya. hukum. Yang antara lain: .

· • Habeas Courpus Act Petition of Right Suatu dokumen yang lahir karena tuntutan rakyat yan duduk di House of Commons (parlemen) kepada raja Charles III. • The Four Freedom (empat kebebasan USA 1941) Frankin D. kaum pendeta. inggris 1689) Undang-undang yang di terima parlemen inggris setelah mengadakan revolusi tidak berdarah kepada raja James II (peristiwa kemenangan atas raja). egalite = persamaan. 5 agustus 1789 Bahwa manusia di lahirkan sama dalam keadaan merdeka dan memiliki hak-hak yang sama. dan fraternite =persaudaraan. · • Bill of Right (Undang-Undang Hak. Terknal dengan symbol liberte = kemerdekaan. · Revolusi Prancis. 15 juni 1215) Magna Carta di inggris memuat hal-hal sebagai berikut: 1) Seorang tidak boleh dipenjarakan (dihukum)dengan tidak ada vonis yang sah menurut hokum 2) Suatu pajak (cukai) tidak boleh dinaikkan dengan tanpa ersetujuan sebuah dewan yang di dalamnya dudk aum bangsawan. dan rakyat jelata.· • Magna Carta (Piagam Agung. yang isisnya tentang hak-hak dan kebenaran warga Negara. Roosevelt (Amerika Serikat) merumuskan tentang 1) Freedom of speech and expression (kebebasan berbicara dan menyatakan pendapat). 4 juli 1776) Tututan adanya hak bagi setiap orang untuk hidup merdeka. · • Declaration of Independence (Pernyataan kemerdekaan USA. .

yaitu hak untuk memiliki sesuatu. misalntya hak untuk memilih Pendidikan dan mengembangkan kebudayaan. Jadi. 3) Freedom from want (kemelaratan). ketidak adilan. · • Universal Declaration of Human Right (10 desember 1948) Universal Declaration of Human Right (pernyataan sedunia tentang Hak Asasi Manusia). membeli dan menjualnya serta memanfaatkannya. dan martabat kemanusiaannya. perlakuan kelompok manusia yang memang dalam peperangan terhadap kelompok yang kalah adalah seperti perlakuan terhadap barang . hak pilih (memilih dan dipilih dalam pemilihan umum). hak social. penjajahan. serta hak asasi Pendidikan • • • • • • • Hak-hak asasi manusia dapat dibagi atu dibedakan menjadi: Hak-hak asasi pribadi atau Personal Right yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat. kezaliman. harkat. yaitu hak untuk ikut serta dalam pemerintahan. pengakuan atau kesadaran manusia akan hak asasinya secara menyeluruh dan meliputi segenap umat manusia memerlukan waktu perkembangan berpuluhpuluh abad. Sejarah umat manusia sejak awal sejarah mesir kuno sampai sekarang sudah hamper 60 abad atau 600 tahun. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hokum dan pemerintahan atau yang biasa disebut Right of Legal Equality. hak akan tingkat penghidupan yang cukup bagi penjagaan kesehatanm keselamtan diri sendiri dan keluarga. padaa dasarnya karena adanya manusia terhadap harga diri. B. hak beristirahat dan liburan. kebebasan memeluk agama.2) Freedom of worship (kebebasan beribadat). Sejarah Terjadinya Hak Asasi Manusia (HAM) Latar belakang timbulnya hak asasi manusia. Hak-hak asasi politik atau Political Right. Ketika itu. sedangkan pengakuan terhadap hak-hak asasi manusia brarulah berumur 1/3 abad atau 30 tahun. antara lain hak kebebasan politik. dan mendirikan partai politik. misalnya pengaturan dalam hal penangkapan. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan atau Prosedural Right. dan kebebasan bergerak. perbudakan. 4) Freedom from fear (kebebasan dari rasa takut). Perkembangan sejarah telah memperlihatkan trejadinya penjajahan kelompk manusia yang satu terhadap kelompok manusia yang lain. penggeledahan dan peradilan. Kesadaran manusia tersebut munculkarena adanya tindakan yang sewenang-wenang dari penguasa. Hak-hak asasi social dan kebudayan atau Social and Cultur Right. Pernyataan ini berisi. dan lain-lain yang melanda umat manusia pada umumnya. Hak-hak asasi ekonomi atau Property Right.

Dalam masyarakat suatu bangsa terdapat golongan-golongan yang berbeda-beda haknya.Suasana persamaan hak di Prancis Mkin mantap pada zaman napoleon. Dalam pernyataan itu terdapat rumusan. Hal itu di karenakan perbedaan kedudukannya dalam masyarakat. Revolusi amerika menghasilkan prnyataan kemerdekaan. Ketika itu. terutama revolusi Perancis cepat meluas di Eropa dan menimbulkan perubahan-perubahan kea rah tercapainya persamaan hak bagi eluruh bangsa dan Negara. serta deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. Masyarakat terbagi atas golongan bangsawan atau nikrat. Lembaga Perlindungan HAM 1.bahwa semua orang di ciptakan sama. Keadaan itu berlangsung secara turun temurun. Disamping itu. 1. Kaum bangsawan dan para pendeta mempunyai berbagai hak istimewa yang tidak mungkin di miliki oleh rakyat biasa.miliknya dan merupakan hal yang di anggap biasa saja sehingga perbudakan meraja rela. Sejak itu berdirilah Negara Amerika Serikat. hilanglah hak-hak istimewa golongan bangsawan dan gereja. Kepolisian Negara Republik Indonesia Adapun tugas pokok kepolisian Negara RI adalah: • • Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. tiga belas daerah jajahan inggris di pantai timur benua Amerika Utara melepaskan diri dari kekuasaan kerajaan inggris.Pengaruh kedua peristiwa itu. Komisi Nasional HAk Asasi Manusia Tujuan di adakannya Komnas HAM adalah sebagai berikut: · Mengembangkan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan hak asasi manusia dengan pancasila. Ketika itu di nyatakan bahwa segenap penduduk Prancis mendapat perlakuan hukum yang sama. · Meningkatkan perlindungan dan penegakan Hak Asasi Manusia. golongan pendeta. . dan Piagam PBB. “… manusai di lahirkan sama dalam keadaan merdeka dan memiliki hak-hak yang sama…. yaitu di bidang kenegaraan. 2. “. terdapat pula pengaruh Rousseau seorang filsof Prancis yang menganut fahamtentang kedaulatan rakyat.. C.” Dengan adanya pernyataan itu. Dalam pernyataan kemerdekaan itu terdapat rumusan sebagai berikut. Kejadian di atas sebenarnya telah di awali oleh kejadian-kejadian di inggris. Walaupun demikian keadaan masih jauh dari pengakuan persamaan hak yang meliputi segenap umat manusia di seluruh dunia. Adapun dua peristiwa dalam sejarah dunia yang menghasilkan rumusan yang mirip dengan rumusan hak-hak asasi manusia ialah Revolusi Amerika yang di mulai pada Tahun 1776 dan Revolusi Prancis yang meletus pada Tahun 1789. dan golongan rakyat biasa. bahwabahwa mereka di anugrahi hak-hak tertentu oleh tuhan maha pencipta…” Dalam perkembangan Revolusi prancis menghasilkan beberapa pernyataan yang lazim disebut pernyataan hak-hak manusia dan warga Negara. Menegakkan Hukum. UUD 1945.

menerima pegaduan masyarakat. yaitu: • Hak perlindungan terhadap jiwa Kehidupan merupakan sesuatu hal yang sangat niscaya dan tidak boleh dilanggar oleh siapapun. Komisi Perlindungan Anak Indonesia Adapun tugas-tugas Komisi Perlindungan Anak Indonesia adalah: · Melakukan sosialisasi seluruh ketentuan yang berkaitan dengan perlindungan anak. masukan. tidak ada paksaan dalam beragama. 3. Mas’udi. Allah berfirman dalam surat al-baqarah ayat 32: “membunuh manusia seluruhnya. bahwa” setiap manusia di lahirkan dalam keadaan suci. islam telah meletakkan dasar yang kuat.• Memberikan perlindungan. pengayoman. · Memberikan laporan. Islam memandang bahwa kedudukan manusia adalah sama dan hanya dibedakan dari sudut ketakwaannya. yaitu hak manusia (haq alinsan) dan hak allah. memiliki lima perinsip utama.” Landasan pijak keterkaitan dengan hak tersebut dalam islam dikenal melalui dua konsep. Rasululah Muhammad SAW sendiri bersabda.” • Hak perlindungan keyakinan Dalam hal ini allah telah mengutip dalam alqur’an yang berbunyi “la iqrah fi-dhin dan lakum dinukum waliyadin” • Hak perlindungan terhadap akal pikiran . 1. tetapi antara kedua hak tersebut saling melandasi satu sama lain. maka seolah-olah dia telah menyelamatkan kehidupan manusia semuanya. Prinsip-prinsip HAM dalam islam Hak asasi manusia dalam islam sebagaimana termaktub dalam fikih menurut Masdar F. dan pertimbangan dalam rangka perlindungan anak. dan pelayanan kepada masyarakat. Hak manusia itu bersfat relative sedangkan hak allah adalah mutlak. 1. mengumpulkan data dan informasi. Hak Asasi Manusia Dalam Islam Sejak mula sebelum lahirnya berbagai gagasan tentang HAM. saran. Dan barang siapa yang menyelamatkan kehidupan seorang manusia. pemantauan evaluasi dan pengawasan terhadap penyelanggaran perlindungan anak. melakukan penelaahan. dan tidak boleh satu kaum menghina kaum yang lain.

dan dilindungi oleh negara. demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. Contoh-contoh pelanggaran HAM 1. F. hukum. Para pedagang yang berjualan di trotoar merupakan pelanggaran HAM terhadap para pejalan kaki. 2. pemerintah dan setiap orang. 5. Para pedagang tradisioanal yang berdagang di pinggir jalan merupakan pelanggaran HAM ringan terhadap pengguna jalan sehingga para pengguna jalan tidak bisa menikmati arus kendaraan yang tertib dan lancar. sehingga menyebabkan para pejalan kaki berjalan di pinggir jalan sehingga sangat rentan terjadi kecelakaan. Orang tua yang memaksakan kehendaknya agar anaknya masuk pada suatu jurusan tertentu dalam kuliahnya merupakan pelanggaran HAM terhadap anak. dijunjung tinggi. Terjadinya penganiayaan pada praja STPDN oleh seniornya dengan dalih pembinaan yang menyebabkan meninggalnya Klip Muntu pada tahun 2003. 4.KESIMPULAN “Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakekat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati. Dosen yang malas masuk kelas atau malas memberikan penjelasan pada suatu mata kuliah kepada mahasiswa merupakan pelanggaran HAM ringan kepada setiap mahasiswa. 3. • Hak perlindungan terhadap hak milik Hak perlindungan terhadap hak milik telah dimaksudkan dalam hokum sebagaimana telah diharamkannya dalam pencurian. yakni tentng haramnya makan atau minum hal-hal yang dapat merusak akal dan pikiran manusia. sehingga seorang anak tidak bisa memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakatnya. Hak-hak asasi manusia dapat dibagi atu dibedakan menjadi: .Hak perlindungan terhadap akal pikiran ini telah di terjemahkan dalam perangkat hokum yang sangat elementer. • Hak berkeluarga atau hak memperoleh keturunan dan merpertahankan nama baik 1. BAB III PENUTUP 1.

yaitu hak untuk ikut serta dalam pemerintahan. Hak-hak asasi social dan kebudayan atau Social and Cultur Right. • Hak perlindungan terhadap hak milik Hak perlindungan terhadap hak milik telah dimaksudkan dalam hokum sebagaimana telah diharamkannya dalam pencurian. maka seolah-olah dia telah menyelamatkan kehidupan manusia semuanya. kebebasan memeluk agama. Mas’udi. hak pilih (memilih dan dipilih dalam pemilihan umum). Hak-hak asasi ekonomi atau Property Right. yakni tentng haramnya makan atau minum hal-hal yang dapat merusak akal dan pikiran manusia. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hokum dan pemerintahan atau yang biasa disebut Right of Legal Equality. • Hak berkeluarga atau hak memperoleh keturunan dan merpertahankan nama baik . yaitu hak untuk memiliki sesuatu.’ • Hak perlindungan keyakinan Dalam hal ini allah telah mengutip dalam alqur’an yang berbunyi “la iqrah fi-dhin dan lakum dinukum waliyadin” • Hak perlindungan terhadap akal pikiran Hak perlindungan terhadap akal pikiran ini telah di terjemahkan dalam perangkat hokum yang sangat elementer. dan kebebasan bergerak. atay bukan karena berbuat kerusakan di muka bumi. membeli dan menjualnya serta memanfaatkannya. Hak-hak asasi politik atau Political Right. penggeledahan dan peradilan. yaitu: • Hak perlindungan terhadap jiwa Kehidupan merupakan sesuatu hal yang sangat niscaya dan tidak boleh dilanggar oleh siapapun. memiliki lima perinsip utama. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan atau Prosedural Right. misalntya hak untuk memilih Pendidikan dan mengembangkan kebudayaan.• • • • • • Hak-hak asasi pribadi atau Personal Right yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat. Prinsip-prinsip HAM dalam islam Hak asasi manusia dalam islam sebagaimana termaktub dalam fikih menurut Masdar F. Allah berfirman dalam surat al-baqarah ayat 32: ‘Bahwa sesungguhnya barang siapa yang membunuh seorang manusia bukan karena orang itu [membunuh] orang lain. misalnya pengaturan dalam hal penangkapan. dan mendirikan partai politik. Dan barang siapa yang menyelamatkan kehidupan seorang manusia. maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya.

. Dan Jangan sampai pula HAM kita dilanggar dan dinjak-injak oleh orang lain. Di samping itu kita juga harus bisa menghormati dan menjaga HAM orang lain jangan sampai kita melakukan pelanggaran HAM. Jadi dalam menjaga HAM kita harus mampu menyelaraskan dan mengimbangi antara HAM kita dengan HAM orang lain.Dalam hal ini di jelaskan di dalam alqur’an[an-nur 4] 2) SARAN-SARAN Sebagai makhluk sosial kita harus mampu mempertahankan dan memperjuangkan HAM kita sendiri.

yang termasuk di dalamnya: hak beragama. kebebasan positif yang meliputi pelayanan negara kepada warganya. dan hak kebebasan membentuk perkumpulan dan perserikatan. (2) HAM Menurut Konsep Islam ak asasi dalam Islam berbeda dengan hak asasi menurut pengertian yang umum dikenal. Pembagian hak menjadi tiga: hak kebebasan kehidupan pribadi.HAK ASASI MANUSIA DALAM ISLAM Oleh: Mahfudz Siddiq (1) HAM Menurut Konsep Barat stilah hak asasi manusia baru muncul setelah Revolusi Perancis. dimana para tokoh borjuis berkoalisi dengan tokohtokoh gereja untuk merampas hak-hak rakyat yang telah mereka miliki sejak lahir. seperti: hak hidup. Akibat dari penindasan panjang yang dialami masyarakat Eropa dari kedua kaum ini. hak berumah-tangga. Hak asasi yang diperoleh manusia sebagai bagian dari masyarakat sebagai anggota keluarga dan sebagai individu masyarakat. Sebab seluruh hak merupakan kewajiban bagi negara maupun individu yang tidak boleh diabaikan. hak mendapat keamanan. muncullah perlawanan rakyat dan yang akhirnya berhasil memaksa para raja mengakui aturan tentang hak asasi manusia. belum pernah mengalami penindasan yang dialami Eropa. hak keamanan. Rasulullah saw pernah bersabda: . partaipartai politik di Barat mendesak agar negara ikut campur-tangan dalam memberi jaminan hak-hak asasi seperti untuk bekerja dan jaminan sosial. Dan dalam wacana modern ini. 1. Dapat dimengerti bahwa pembagian-pembagian ini hanya melihat dari sisi larangan negara menyentuh hak-hak ini. yang dimaksud dengan hak adalah wewenang yang diberikan oleh undang-undang kepada seseorang atas sesuatu tertentu dan nilai tertentu. Hak asasi alamiah manusia sebagai manusia. Sebab hak asasi dalam pandangan barat tidak dengan sendirinya mengharuskan negara memberi jaminan keamanan atau pendidikan. a. Diantaranya adalah pengumuman hak asasi manusia dari Raja John kepada rakyat Inggris tahun 1216. diantaranya : 1. Terdapat berbagai klasifikasi yang berbeda mengenai hak asasi manusia menurut pemikiran barat. Akan tetapi untuk membendung pengaruh Sosialisme dan Komunisme. 1. dan lain sebagainya. Hak asasi ini lalu diadopsi oleh tokoh-tokoh Revolusi Perancis dalam bentuk yang lebih jelas dan luas. Dalam istilah modern. Pembagian hak menurut hak materiil yang termasuk di dalamnya. Di Amerika pengumuman dilakukan tahun 1773. hak kebebasan pribadi dan hak bekerja. hak sosial dan berserikat. dan hak moril. hak mendapat keadilan dan hak persamaan dalam hak. yaitu menurut kelahirannya. seperti: hak memiliki. hak kebebasan kehidupan rohani. Akan tetapi sebenarnya bagi masyarakat muslim. dimana sistem perundang-undangan Islam telah menjamin hak-hak asasi bagi semua orang sesuai dengan aturan umum yang diberikan oleh Allah kepada seluruh ummat manusia. Kemudian deklarasi Internasional mengenai hak-hak asasi manusia dikeluarkan pada Desember 1948. serta dideklarasikan pada 26 Agustus 1789. kehormatan dan pemilihan serta tempat tinggal. hak asasi dibagi menjadi dua: a. Pembagian hak menjadi dua: kebebasan negatif yang memebentuk ikatan-ikatan terhadap negara untuk kepentingan warga.

Dari sinilah kaum muslimin di bawah Abu Bakar memerangi orang-orang yang tidak mau membayar zakat. atau dia telah berupaya mencari-cari bukti yang mengarah kepada adanya perbuatan kemunkaran. Akan tetapi wahyu telah terhenti. maka itu dilarang pula kepada negara. Para ulama menetapkan bahwa pengungkapan kemunkaran bukan hasil dari upaya mencari-cari kesalahan yang dilarang agama." Imam Nawawi dalam Riyadus-Shalihin menceritakan ucapan Umar: "Orang-orang dihukumi dengan wahyu pada masa rasulullah saw. Para ulama menyatakan bahwa setiap kemunkaran yang berlum tampak bukti-buktinya secara nyata." (HR. melainkan negara diperintahkan untuk berperang demi melindungi hak-hak ini. Jika tidak. menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah perbuatan munkar. walaupun ia mampu membayar denda. Nash-nash ini sangat banyak. (3) Nash Qur’an dan Sunnah tentang HAM eskipun dalam Islam. Perbuatan mencari-cari kesalahan sudah dilakukan manakala muhtasib telah berupaya menyelidiki gejala-gejala kemunkaran pada diri seseorang. maka tidak ada hukuman apapun baginya. maka upaya pengungkapan ini termasuk tajassus yang dilarang agama." (QS. Sebagai contoh. Allah berfirman: "Yaitu orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukannya di muka bumi. Ibnu Hanbal dalam Syarah Tsulatsiyah Musnad Imam Ahmad menjelaskan bahwa orang yang melihat melalui celah-celah ointu atau melalui lubang tembok atau sejenisnya selain membuka pintu. Jika mencari aib orang dilarang kepada individu. dst. menunaikan zakat. maka kemunkaran itu dianggap kemunkaran tertutup yang tidak dibenarkan bagi pihak lain untuk mengungkapkannya. Rasulullah saw bersabda: "Apabila pemimpin mencari keraguan di tengah manusia." (QS. tidak juga perbedaan muslim dan non-muslim. lalu tuan rumah melempar atau memukul hingga mencederai matanya. menggugurkan upayanya dalam mengungkap kemunkaran itu.. Dan kepada Allah-lah kembali semua urusan. Penguasa tidak dibenarkan mencari-cari kesalahan rakyat atau individu masyarakat."Sesungguhnya darahmu. negara berkewajiban menjamin perlindungan sosial bagi setiap individu tanpa ada perbedaan jenis kelamin. niscaya mereka menegakkan shalat.. Bukhari dan Muslim). melainkan mempunyai kewajiban memberikan dan menjamin hak-hak ini. Maka negara bukan saja menahan diri dari menyentuh hak-hak asasi ini. Oleh karenanya kami hanya menghukumi apa yang kami lihat secara lahiriah dari amal perbuatan kalian. 22: 4) Jaminan Hak Pribadi Jaminan pertama hak-hak pribadi dalam sejarah umat manusia adalah dijelaskan Al-Qur’an: "Hai orang-orang yang beriman. Negara juga menjamin tidak ada pelanggaran terhadap hak-hak ini dari pihak individu. Islam tidak hanya menjadikan itu kewajiban negara. 24: 27-28) Dalam menjelaskan ayat ini." Muhammad Ad-Daghmi dalam At-Tajassus wa Ahkamuhu fi Syari’ah Islamiyah mengungkapkan bahwa para ulama berpendapat bahwa tindakan penguasa mencari-cari kesalahan untuk mengungkap kasus kejahatan dan kemunkaran. hartamu dan kehormatanmu haram atas kamu. Sebab pemerintah mempunyai tuga sosial yang apabila tidak dilaksanakan berarti tidak berhak untuk tetap memerintah. akan tetapi Al-Qur’an dan AsSunnah memusatkan perhatian pada hak-hak yang diabaikan pada bangsa lain. hak-hak asasi manusia tidak secara khusus memiliki piagam. janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. antara lain: . maka ia telah merusak mereka.

2: 267)." (QS.. 5: 32). Yang demikian ini hingga sekarang belum dicapai oleh sistem demokrasi modern. 1. Maka Allah memerintahkan beliau untuk menyatakan: "Katakanlah bahwa aku hanyalah manusia biasa. agama. wahay rasulullah ?" Beliau menjawab: "Walaupun hanya sebatang kayu arak. yaitu pada haji wada’. barangsiapa yang ingin beriman hendaklah ia beriman. Al-Qur’an telah mengetengahkan sikap menentang kedzaliman dan orang-orang yang berbuat dzalim dalam sekitar tiga ratus dua puluh ayat. Dari Abu Umamah bin Tsa’labah. 3: 195). Para ulama muslim mendefinisikan masalah-masalah dalam kitab Fiqh yang disebut sebagai Ad-Dharurat Al-Khams. Misalnya: "Kebenaran itu datangnya dari Rabb-mu. walau berbeda keturunan. 1. jabatan atau jenis kelamin. kekayaan. Misalnya Allah melarang bershadaqah (berbuat baik) dengan hal-hal yang buruk. untuk menjamin kebebasan berfikir. Pada haji wada’ Rasulullah menegaskan secara gamblang tentang hak-hak asasi manusia. 1. 4: 1. dan memerintahkan berbuat adil dalam lima puluh empat ayat yang diungkapkan dengan kata-kata: ‘adl. Hak Hidup . Orang yang paling mulia diantara kamu adalah yang paling bertawa diantara kamu.1. Manusia di mata Islam semua sama. atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi. "Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan dari padanya. berlaku terhadapnya apa yang berlaku bagi rakyat. 18: 110). maka seakan-akan ia telah membunuh manusia seluruhnya. pemimpin dan rakyat. dan barangsiapa yang ingin kafir. nabi saw bersabda: "Barangsiapa merampas hak seorang muslim. Nabi saw sebagai kepala negara juga adalah manusia biasa.. biarlah ia kafir. 18: 29) 1." (QS. Hak-hak Alamiah Hak-hak alamiah manusia telah diberikan kepada seluruh ummat manusia sebagai makhluk yang diciptakan dari unsur yang sama dan dari sumber yang sama pula (lihat QS. QS. pada lingkup muslim dan non-muslim. Rakyat dan penguasa juga memiliki persamaan dalam Islam. qisth dan qishas. maka dia telah berhak masuk neraka dan haram masuk surga. hanya saja aku diberi wahyu. Islam berbeda dengan sistem lain dalam hal bahwa hak-hak manusia sebagai hamba Allah tidak boleh diserahkan dan bergantung kepada penguasa dan undang-undangnya. bahwa Tuhanmu adalah Tuhan yang Esa. 49: 13) 1." (HR. Sampai kepada soal shadaqah tetap dipandang sebagaimana hal-hal besar lain. Tetapi semua harus mengacu pada hukum Allah. Misalnya: "Barangsiapa yang membunuh seorang manusia.." (QS.. a. Dalam al-Qur’an terdapat sekitar empat puluh ayat yang berbicara mengenai paksaan dan kebencian. dimana ditetapkan bahwa tujuan akhir syari’ah Islam adalah menjaga akal." Seorang lelaki bertanya: "Walaupun itu sesuatu yang kecil. jiwa. Misalnya: ". Pada khutbah itu nabi saw juga menolak teori Yahudi mengenai nilai dasar keturunan. serta tentang persamaan dalam penciptaan. Juga Qur’an bicara kehormatan dalam sekitar dua puluh ayat. berkeyakinan dan mengutarakan aspirasi. kehormatan dan harta benda manusia. pemeliharaan hidup dan penyediaan sarana hidup. bukan karena orang itu membunuh orang lain. laki-laki dan wanita. Nabi saw telah menegaskan hak-hak ini dalam suatu pertemuan besar internasional. Al-Qur’an menjelaskan sekitar seratus lima puluh ayat tentang ciptaan dan makhluk-makhluk. Ketaqwaan-lah yang membedakan mereka. Lebih dari sepuluh ayat bicara larangan memaksa." (QS. (4) Rumusan HAM dalam Islam pa yang disebut dengan hak asasi manusia dalam aturan buatan manusia adalah keharusan (dharurat) yang mana masyarakat tidak dapat hidup tanpa dengannya." (QS. Al-Qur’an mengajukan sekitar delapan puluh ayat tentang hidup. Muslim).

c. Sesungguhnya mereka bukan orang-orang yang beriman . 2: 256). sedangkan ada pada mereka Taurat yang di dalamnya ada hukum Allah? Kemudian mereka tidak mengindahkan keputusanmu. selama tidak mengganggu hak-hak orang lain." (QS. Khalifah Abu Bakar menasehati Yazid ketika akan memimpin pasukan: "Kamu akan menemukan kaum yang mempunyai keyakinan bahwa mereka tenggelam dalam kesendirian beribadah kepada Allah di biara-biara. Dan Islam juga menjamin hak pekerja." Atau "Janganlah kamu mencaci-maki orang yang sudah mati. Jika engkau menjatuhkan putusan hukum. Islam juga melarang penipuan dalam perniagaan. Sesungguhnya Allah mengasihi orang-orang yang adil. Begitu pula hak beribadah kalangan non-muslim. Hak Pemilikan Islam menjamin hak pemilikan yang sah dan mengharamkan penggunaan cara apapun untuk mendapatkan harta orang lain yang bukan haknya. Jika keduanya jujur dalam jual-beli. 2. Firman Allah: "Apabila mereka (orang Yahudi) datang kepadamu minta keputusan. Bukhari). 5: 42). Misalnya hadist nabi: "Apabila seseorang mengkafani mayat saudaranya. Ibnu Majah). Sedangkan dalam masalah sipil dan kehidupan pribadi (ahwal syakhsiyah) bagi mereka diatur syari’at Islam dengan syarat mereka bersedia menerimanya sebagai undang-undang. Bahkan hak mayit pun dijaga oleh Allah. maka tidak akan mendatangkan mudharat bagimu. Firman Allah: "Dan bagaimana mereka mengangkat kamu sebagai hakim.Allah menjamin kehidupan. Jika engkau biarkan mereka. diantaranya dengan melarang pembunuhan dan meng-qishas pembunuh (lihat QS. 2: 188). Sebab mereka telah melewati apa yang mereka kerjakan. 49: 9). dan kebebasan paling suci adalah kebebasan beragama dan menjalankan agamanya. b. hendaklah ia mengkafani dengan baik. Bekerja merupakan kehormatan yang perlu dijamin. Untuk menjamin kebebasan kelompok. Sabda nabi saw: "Jual beli itu dengan pilihan selama antara penjual dan pembeli belum berpisah. QS. Tetapi jika berdusta dan menipu berkah jual-bei mereka dihapus." Khalid bin Walid melakukan kesepakatan dengan penduduk Hirah untuk tidak mengganggu tempat peribadahan (gereja dan sinagog) mereka serta tidak melarang upacara-upacaranya." (HR. maka mereka diberkahi. sebagaimana firman Allah: "Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain diantara kamu dengan jalan bathil dan janganlah kamu bawa urusan harta itu kepada hakim agar kamu dapat memakan sebagian harta benda orang lain itu dengan jalan berbuat dosa padahal kamu mengetahuinya. Hak Kebebasan Beragama dan Kebebasan Pribadi Kebebasan pribadi adalah hak paling asasi bagi manusia. 2: 179). Firman Allah: "Dan seandainya Tuhanmu menghendaki. Diantara hak-hak ini adalah : a. tentulah beriman orang di muka bumi seluruhnya. seperti terlihat dalam hadist: "Berilah pekerja itu upahnya sebelum kering keringatnya. maka biarkanlah mereka." (QS. Kerukunan hidup beragama bagi golongan minoritas diatur oleh prinsip umum ayat "Tidak ada paksaan dalam beragama. Jika mereka tidak mengikuti aturan hukum yang berlaku di negara Islam. Oleh karena itulah Islam melarang riba dan setiap upaya yang merugikan hajat manusia. 10: 99)." (HR." (HR. Hak Bekerja Islam tidak hanya menempatkan bekerja sebagai hak tetapi juga kewajiban." (QS. Hak Hidup Islam melindungi segala hak yang diperoleh manusia yang disyari’atkan oleh Allah. Apakah kamu memaksa manusia supaya mereka menjadi orang beriman semuanya?" (QS." (QS. 5: 32. maka mereka boleh mengikuti aturan agamanya selama mereka berpegang pada ajaran yang asli. masyarakat dan antara negara. Allah memerintahkan memerangi kelompok yang berbuat aniaya terhadap kelompok lain (QS. Al-Khamsah) . Bukhari). Nabi saw bersabda: "Tidak ada makanan yang lebih baik yang dimakan seseorang daripada makanan yang dihasilkan dari usaha tangannya sendiri. berilah putusan antara mereka atau biarkanlah mereka." (Keduanya HR. hendaklah engkau putuskan dengan adil.5: 7).

Islam juga melarang pencabutan hak milik yang didapatkan dari usaha yang halal, kecuali untuk kemashlahatan umum dan mewajibkan pembayaran ganti yang setimpal bagi pemiliknya. Sabda nabi saw: "Barangsiapa mengambil hak tanah orang lain secara tidak sah, maka dia dibenamkan ke dalam bumi lapis tujuh pada hari kiamat." Pelanggaran terhadap hak umum lebih besar dan sanksinya akan lebih berat, karena itu berarti pelanggaran tehadap masyarakat secara keseluruhan. b. Hak Berkeluarga Allah menjadikan perkawinan sebagai sarana mendapatkan ketentraman. Bahkan Allah memerintahkan para wali mengawinkan orang-orang yang bujangan di bawah perwaliannya (QS. 24: 32). Aallah menentukan hak dan kewajiban sesuai dengan fithrah yang telah diberikan pada diri manusia dan sesuai dengan beban yang dipikul individu. Pada tingkat negara dan keluarga menjadi kepemimpinan pada kepala keluarga yaitu kaum laki-laki. Inilah yang dimaksudkan sebagai kelebihan laki-laki atas wanita (QS. 4: 34). Tetapi dalam hak dan kewajiban masing-masing memiliki beban yang sama. "Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf, akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan dari istrinya." (QS. 2: 228) c. Hak Keamanan Dalam Islam, keamanan tercermin dalam jaminan keamanan mata pencaharian dan jaminan keamanan jiwa serta harta benda. Firman Allah: "Allah yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan." (QS. Quraisy: 3-4). Diantara jenis keamanan adalah dilarangnya memasuki rumah tanpa izin (QS. 24: 27). Jika warga negara tidak memiliki tempat tinggal, negara berkewajiban menyediakan baginya. Termasuk keamanan dalam Islam adalah memberi tunjangan kepada fakir miskin, anak yatim dan yang membutuhkannya. Oleh karena itulah, Umar bin Khattab menerapkan tunjangan sosial kepada setiap bayi yang lahir dalam Islam baik miskin ataupun kaya. Dia berkata: "Demi Allah yang tidak ada sembahan selain Dia, setiap orang mempunyai hak dalam harta negara ini, aku beri atau tidak aku beri." (Abu Yusuf dalam Al-Kharaj). Umar jugalah yang membawa seorang Yahudi tua miskin ke petugas Baitul-Maal untuk diberikan shadaqah dan dibebaskan dari jizyah. Bagi para terpidana atau tertuduh mempunyai jaminan keamanan untuk tidak disiksa atau diperlakukan semenamena. Peringatan rasulullah saw: "Sesungguhnya Allah menyiksa orang-orang yang menyiksa manusia di dunia." (HR. Al-Khamsah). Islam memandang gugur terhadap keputusan yang diambil dari pengakuan kejahatan yang tidak dilakukan. Sabda nabi saw: "Sesungguhnya Allah menghapus dari ummatku kesalahan dan lupa serta perbuatan yang dilakukan paksaan" (HR. Ibnu Majah). Diantara jaminan keamanan adalah hak mendpat suaka politik. Ketika ada warga tertindas yang mencari suaka ke negeri yang masuk wilayah Darul Islam. Dan masyarakat muslim wajib memberi suaka dan jaminan keamanan kepada mereka bila mereka meminta. Firman Allah: "Dan jika seorang dari kaum musyrikin minta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ke tempat yang aman baginya." (QS. 9: 6). d. Hak Keadilan Diantara hak setiap orang adalah hak mengikuti aturan syari’ah dan diberi putusan hukum sesuai dengan syari’ah (QS. 4: 79). Dalam hal ini juga hak setiap orang untuk membela diri dari tindakan tidak adil yang dia terima. Firman Allah swt: "Allah tidak menyukai ucapan yang diucapkan terus-terang kecuali oleh orang yang dianiaya." (QS. 4: 148). Merupakan hak setiap orang untuk meminta perlindungan kepada penguasa yang sah yang dapat memberikan perlindungan dan membelanya dari bahaya atau kesewenang-wenangan. Bagi penguasa muslim wajib menegakkan

keadilan dan memberikan jaminan keamanan yang cukup. Sabda nabi saw: "Pemimpin itu sebuah tameng, berperang dibaliknya dan berlindung dengannya." (HR. Bukhari dan Muslim). Termasuk hak setiap orang untuk mendapatkan pembelaan dan juga mempunyai kewajiban membela hak orang lain dengan kesadarannya. Rasulullah saw bersabda: "Maukah kamu aku beri tahu saksi yang palng baik? Dialah yang memberi kesaksian sebelum diminta kesaksiannya." (HR. Muslim, Abu Daud, Nasa’i dan Tirmidzi). Tidak dibenarkan mengambil hak orang lain untuk membela dirinya atas nama apapun. Sebab rasulullah menegaskan: "Sesungguhnya pihak yang benar memiliki pembelaan." (HR. Al-Khamsah). Seorang muslim juga berhak menolak aturan yang bertentangan dengan syari’ah, dan secara kolektif diperintahkan untuk mengambil sikap sebagai solidaritas terhadap sesama muslim yang mempertahankan hak. e. Hak Saling Membela dan Mendukung Kesempurnaan iman diantaranya ditunjukkan dengan menyampaikan hak kepada pemiliknya sebaik mungkin, dan saling tolong-menolong dalam membela hak dan mencegah kedzaliman. Bahkan rasul melarang sikap mendiamkan sesama muslim, memutus hubungan relasi dan saling berpaling muka. Sabda nabi saw: "Hak muslim terhadap muslim ada lima: menjawab salam, menjenguk yang sakit, mengantar ke kubur, memenuhi undangan dan mendoakan bila bersin." (HR. Bukhari). f. Hak Keadilan dan Persamaan Allah mengutus rasulullah untuk melakukan perubahan sosial dengan mendeklarasikan persamaan dan keadilan bagi seluruh umat manusia (lihat QS. Al-Hadid: 25, Al-A’raf: 157 dan An-Nisa: 5). Manusia seluruhnya sama di mata hukum. Sabda nabi saw: "Seandainya Fathimah anak Muhammad mencuri, pasti aku potong tangannya." (HR. Bukhari dan Muslim). Pada masa rasulullah banyak kisah tentang kesamaan dan keadilan hukum ini. Misalnya kasus putri bangsawan dari suku Makhzum yang mencuri lalu dimintai keringanan hukum oleh Usamah bin Zaid, sampai kemudian rasul menegur dengan: "... Apabila orang yang berkedudukan di antara kalian melakukan pencurian, dia dibiarkan. Akan tetapi bila orang lemah yang melakukan pencurian, mereka memberlakukan hukum kriminal..." Juga kisah raja Jabalah Al-Ghassani masuk Islam dan melakukan penganiayaan saat haji, Umar tetap memberlakukan hukum meskipun ia seorang raja. Atau kisah Ali yang mengadukan seorang Yahudi mengenai tameng perangnya, dimana Yahudi akhirnya memenangkan perkara. Umar pernah berpesan kepada Abu Musa Al-Asy’ari ketika mengangkatnya sebagai Qadli: "Perbaikilah manusia di hadapanmu, dalam majlismu, dan dalam pengadilanmu. Sehingga seseorang yang berkedudukan tidak mengharap kedzalimanmu dan seorang yang lemah tidak putus asa atas keadilanmu."

(5) Tentang Kebebasan Mengecam Syari’ah ebagian orang mengajak kepada kebebasan berpendapat, termasuk mengemukakan kritik terhadap kelayakan AlQur’an dan Sunnah sebagai pegangan hidup manusia modern. Disana terdengar suara menuntut persamaan hak lakilaki dengan wanita, kecaman terhadap poligami, tuntutan akan perkawinan campur (muslim-non muslim). Dan bahkan mereka mengajak pada pemahaman Al-Qur’an dengan mengubah inti misi Al-Qur’an. Orang-orang dengan pandangan seperti ini pada dasarnya telah menempatkan dirinya keluar dari agama Islam (riddah) yang ancaman hukumannya sangat berat. Namun jika mayoritas ummat Islam menghendaki hukuman syari’ah atas mereka, maka jawaban mereka adalah bahwa Al-Qur’an tidak menyebutkan sanksi riddah. Dengan kata lain mereka ingin mengatakan bahwa sunnah nabi saw. Tidak memiliki kekuatan legal dalam syari’ah, termasuk sanksi riddah itu.

Untuk menjawab hal ini ada beberapa hal penting yang harus dipahami, yaitu : 1. Kebebasan yang diartikan dengan kebebasan tanpa kendali dan ikatan tidak akan dapat ditemukan di masyarakat manapun. Ikatan dan kendali ini diantaranya adalah tidak dibenarkannya keluar dari aturan umum dalam negara. Maka tidak ada kebebasan mengecam hal-hal yang dipandang oleh negara sebagai pilar-pilar pokok bagi masyarakat. 1. Islam tidak memaksa seseorang untuk masuk ke dalam Islam, melainkan menjamin kebebasan kepada nonmuslim untuk menjalankan syari’at agamanya meskipun bertentangan dengan ajaran Islam. Oleh sebab itu, manakala ada seorang muslim yang mengklaim bahwa agamnya tidak sempurna, berarti ia telah melakukan kesalahan yang diancam oleh rasulullah saw: "Barangsiapa mengganti agamanya, maka bunuhlah ia." (HR. Bukhari dan Muslim). 1. Meskipun terdapat kebebasan dalam memeluk Islam, tidak berarti bagi orang yang telah masuk Islam mempunyai kebebasan untuk merubah hukum-hukum yang ada dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. 1. Dalam Islam tidak ada konsep rahasia di tangan orang suci, dan tidak ada pula kepercayaan yang bertentangan dengan penalaran akal sehat seperti Trinita dan Kartu Ampunan. Dengan demikian, tidak ada alasan bagi penentang Islam untuk keluar dari Islam atau melakukan perubahan terhadap Islam. 1. Islam mengakui bahwa agama Ahli Kitab. Dari sini Islam membolehkan laki-laki muslim menikahi wanita Ahli Kitab, karena garis nasab dalam Islam ada di tangan laki-laki. 1. Sanksi riddah tidak dijelaskan dalam Al-Qur’an sebagaimana ibadah dan muamalah lainnya. Al-Qur’an hanya menjelaskan globalnya saja dan menugaskan rasulullah saw menjelaskan rincian hukum dan kewajiban. Firman Allah: "Dan telah Kami turunkan kepadamu Al-Qur’an agar kamu menjelaskan kepada ummat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkannya." (QS. 16: 44). k

masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam (sebagai akibat dari pola pendidikan ala Barat yang dikembangkan semenjak jaman penjajahan Belanda dan diteruskan di era republik pasca proklamasi kemerdekaan hingga kini) mengenal konsepsi HAM yang berasal dari Barat. fakta telah membuktikan. universal dan abadi.W. Tetapi fakta historis seperti ini jadinya diabaikan mereka. kalau kita mau bicara jujur serta mengaca pada sejarah. hak-hak dasar atau hak-hak pokok yang dibawa manusia sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Latar Belakang Manusia. sesudah orang-orang Islam ditaklukkan dalam perang Salib terakhir (abad 14-15) di Eropa. dan sebagian Eropa selama beratusratus tahun lamanya dan telah menjadi faktor penting bagi kebangkitan bangsa-bangsa Eropa (Luhulima. kita dapat menemukan di berbagai surat dalam Kitab Suci Al Qur`an yang diturunkan pada awal-awal periode Mekah.A. maka perlu ditelusuri tentang sejarah HAM universal dan sejarah HAM dalam Islam. Atas dasar ini. sesungguhnya semenjak Nabi Muhammad S. yang diproklamasikan PBB. Afrika. perlu pula ditelaah mengenai konsepsi HAM universal dibandingkan dengan konsepsi HAM dalam Islam.Judul: HAK ASASI MANUSIA MENURUT ISLAM Bahan ini cocok untuk Informasi / Pendidikan Umum bagian LAIN / OTHER. Oleh karenanya. diharapkan akan terkuak kebenaran "historis" tentang sejarah HAM dan konsepsi HAM secara universal serta sejarah HAM dan konsepsi HAM dalam Islam. di mana hak-hak asasi ini menjadi dasar daripada hak-hak dan kewajiban-kewajiban yang lain. hingga pasca perang dunia kedua (1945). Hak-hak pokok ini disebut hak asasi manusia (HAM). dan yang kini berlaku secara universal mengacu pada Deklarasi Universal HAM (DUHAM). sudah dikenalkan HAM serta dilaksanakan dan ditegakkannya HAM dalam Islam. di Inggeris. konsepsi HAM dalam Islam relatif lebih lengkap daripada konsepsi HAM universal. Pada gilirannya. Hak asasi manusia adalah sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. memperoleh kenabiannya (abad ke-7 Masehi. 10 Desember 1948. pada hakikatnya. Nama & E-mail (Penulis): Arief Achmad Mangkoesapoetra Saya Guru di SMAN 21 Bandung Topik: Hak Asasi Manusia Tanggal: 16 Agustus 2005 HAK ASASI MANUSIA MENURUT ISLAM Oleh : ARIEF ACHMAD SMAN 21 Bandung A. Kita mengenal konsepsi HAM itu bermula dari sebuah naskah Magna Charta. tahun 1215. Padahal. kita. maka hal ini senantiasa mengenai konsepsi HAM menurut versi orang-orang Eropa/Barat. Padahal kalau kita mau bicara jujur. sesungguhnya agama Islam telah mendominasi benua Asia. yang melekat pada diri manusia. Sejarah Hak Asasi Manusia dalam Islam Apabila kita berbicara tentang sejarah HAM. bahwa risalah Islam (sejak permulaannya kota suci Mekah sudah memasukkan hak-hak asasi manusia dalam ajaran-ajaran dasarnya bersamaan dengan penekanan masalah kewajiban manusia terhadap sesamanya . secara kodrati dinugerahi hak-hak pokok yang sama oleh Tuhan Yang Maha Esa. Dari sini. sebagaimana telah di bahas di muka. Untuk memverifikasi benar-tidaknya bahwa konsepsi HAM dalam Islam telah lahir lebih dulu tinimbang konsepsi HAM versi Barat atau universal. Umumnya. atau sekira lima ratus tahun/lima abad sebelum Magna Charta lahir). berkaitan dengan harkat dan martabat manusia. 1999). Menurut Ismail Muhammad Djamil (1950). bersifat kodrati. Bahkan secara formulatif. B. yang berbicata tentang pengutukan terhadap berbagai bentuk . Selain itu. tidaklah berlebihan kiranya bila sesungguhnya konsepsi HAM dalam Islam telah lebih dahulu lahir tinimbang konsepsi HAM versi Barat.

setiap prinsip dasar pemerintahan Islam pada hakikatnya adalah berlakunya suatu praktik usaha perlindungan dari terjadinya pelanggaran HAM. Bertakwalah kepada Alloh dalam hal istri-istrimu dan perlakuan yang baik kepada mereka. tetapi juga memberikan motivasi secara positif kepada manusia untuk menghargai hak-hak tersebut. Hal ini sebagaimana difirmankan Allah S. yang kehidupannya merupakan praktik nyata dari kandungan Al-Qur`an. serta sistem kekuasaan Islam berganti dengan monarki. dan kehormatanmu adalah sesuci hari ini. sejak awal kenabiannya telah memberikan perhatian yang sangat besar terhadap hak-hak asasi manusia ini. At-Takwir : 8-9) "Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim. telah mengadakan berbagai tindakan sebagaimana telah ditetapkan dalam Al Qur`an yang menghendaki terwujudnya pelaksanaan hak-hak asasi mansia. Selanjutnya. Di sini HAM dalam Islam tetap mendapatkan perhatian luar biasa masyarakat Islam. harta bendamu. Al-Ma`un : 1-3) "Dan tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu? (Yaitu) melepaskan budak dari perbudakan" (Q. di Paris (Perancis).S. ahli hukum.A. dan para perwakilan pergerakan Islam di seluruh dunia. maka beliau segera menerapkan program jangka panjang untuk menghapus segala bentuk tekanan yang ada terhadap hak-hak asasi manusia.A.A. namun merupakan tujuan dari negara itu sendiri untuk menjaga hakhak asasi manusia terutama bagi mereka yang terampas hak-haknya.W. dan menjamin respek terhadap hak-hak asasi manusia itu. Deklarasi ini berdasarkan Kitab Suci AlQur`an dan As-Sunnah serta telah dicanangkan oleh para sarjana muslim. karena dosa apakah dia dibunuh" (Q.S. Hak Persamaan dan Larangan terhadap Adanya Diskriminasi yang Tidak Terizinkan 4. Setelah beliau hijrah ke kota Madinah dan mendirikan secara penuh suatu negara Islam sesuai dengan petunjuk Illahi. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin" (Q. Keunggulan itu tidak berarti orang Arab berada di atas orang nonArab dan begitu juga bukan nonArab di atas orang Arab. Hak Hidup 2. Keunggulan juga tidak dipunyai oleh orang kulit putih lebih dari orang kulit hitam dan begitu juga bukan orang kulit hitam di atas orang kulit putih.S.T : "Dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya. Hak Kemerdekaan 3. Muslim ("Kitab al-Hajj"). melaksanakan. bulan September 1981. yakni sebagaimana diriwayatkan dalam H. Kini Islam telah memberikan sinar harapan bagi umat manusia yang menderita dengan cara memberikan.R. Al Qur`an tidak hanya mengutuk berbagai pelanggaran hak-hak asasi manusia yang terjadi pada masa itu. Nabi Muhammad S. Al-Balad : 12-13) Nabi Muhammad S. Semua manusia adalah anak keturunan Adam. Hak Mendapat Keadilan . dan diteruskan oleh Khulafa ar-Rosyidin. Keunggulan ini berdasarkan atas ketakwaannya" Kedudukan penting HAM sesudah wafatnya Rosulullah S. Selain itu. karena mereka adalah pasangan-pasanganmu dan penolong-penolongmu yang setia.W. untuk menandai permulaan abad ke-15 Era Islam. Deklarasi HAM Islam Sedunia itu terdiri dari Pembukaan dan 22 macam hak-hak asasi manusia yang harus ditegakkan.W.pelanggaran hak-hak asasi manusia yang berlaku pada masa itu. beliau telah memproklamasikan kesucian hak-hak asasi manusia ini untuk segala zaman ketika berkhutbah di depan kaum muslim pada waktu haji wada` (perpisahan). yakni mencakup : 1. sebagai berikut : "Jiwamu. telah diproklamasikan Deklarasi HAM Islam Sedunia. Tak ada seorang pun yang lebih tinggi derajatnya kecuali berdasarkan atas ketakwaan dan kesalehannya. Jadi. HAM dalam Islam bukanlah sifat perlindungan individu terhadap kekuasaan negara yang terbatas. dan Adam itu diciptakan dari tanah liat.W.

A. (2) Hak-hak Milik. A. [Online].A. Hak Mendapatkan Perlindungan dari Penyiksaan 8. Hussain.htm. New Delhi : Nusrat Ali Nasri for Kitab Bhavan 1784. Human Rights in Islam. . G. dan lainnya merupakan beberapa contoh dari kategori hak asasi manusia-hak asasi manusia ini. HAM dasar yang telah diletakkan oleh Islam bagi seseorang sebagai manusia. Hak Berserikat Bebas 15. Human Righst in Islam. (2001).18. Jakarta : Solidamor. Hak-hak Asasi Manusia berdasarkan Ideologi Pancasila.S. Sedjarah Islam. Kumpulan Materi Pelatihan HAM untuk Guru SLTP & SLTA. (3) Hak Perlindungan Kehormatan. (13) Hak Mendapatkan Keadilan. posisi dan lain-lainnya yang mereka miliki. Solidamor. Hak Mendapatkan Kebebasan Berpindah dan Bertempat Tinggal C. Setiardja. 20. hak asasi manusia (HAM) yang dijamin oleh agama Islam dapat diklasifikasikan ke dalam dua kategori. yaitu : 1. dan Saad. Berpikir. Hak-hak Minoritas 11. Hak Kebebasan Beragama 14. Hak Mendapatkan Pendidikan 21. Yogyakarta : Penerbit Kanisius. Maududi.5. Hak Kebebasan Percaya. Hak-hak dasar yang terdapat dalam HAM menurut Islam ialah : (1) Hak Hidup. Hak dan Kewajiban untuk Berpartisipasi dalam Pelaksanaan dan Manajemen Urusan-urusan Publik 12. Djamil. Tersedia : http://202. (14) Hak Mendapatkan Kebutuhan Dasar Hidup Manusia. (10) Hak Kebebasan Berserikat. dan Berbicara 13. (7) Hak untuk Memprotes Kelaliman (Tirani). (12) Hak Persamaan Hak dalam Hukum. (1993). (5) Hak Keamanan Kemerdekaan Pribadi. Pelanggaran HAM Berat : Indikasi. (11) Hak Kebebasan Berpindah. Hak Status dan Martabat Pekerja dan Buruh 18. New Delhi. anak-anak. Syekh Syaukat. Hak Memperoleh Suaka (Asylum) 10. Hak Membentuk Sebuah Keluarga dan Masalah-masalahnya 19. A. (6) Hak Perlindungan dari Hukuman Penjara yang Sewenang-wenang. (1978). (8) Hak Kebebasan Ekspresi. Hak Menikmati Keleluasaan Pribadi (Privacy) 22. Hak Ekonomi dan Hak Berkembang Darinya 16. Winataputra. Hak Mendapatkan Perlindungan dari Penyalahgunaan Kekuasaan 7. Hak-hak asasi manusia khusus bagi nonmuslim.43/jp/21winataputra. Hak Mendapatkan Perlindungan atas Harta Benda 17. (1996). Hak Mendapatkan Perlindungan atau Kehormatan dan Nama Baik 9. Ciri-ciri dan Solusi Penyelesaian Secara Konseptual. Konsepsi Hak Asasi Manusia dalam Islam Menurut Syekh Syaukat Hussain (1996). (9) Hak Kebebasan Hati Nurani dan Keyakinan. DAFTAR PUSTAKA Achmad. HAM yang dianugerahkan oleh Islam bagi kelompok rakyat yang berbeda dalam situasi tertentu. Ismail Muhammad. dan (15) Hak Mendapatkan Pendidikan. Hasballah M. Jakarta : Penerbit Kebangsaan Pustaka Rakjat. Bandung : PIPS-PPS UPI Bandung. U. (2002). kaum wanita. dan 2. buruh/pekerja. Hak Mendapatkan Proses Hukum yang Adil 6.159. (4) Hak Keamanan dan Kesucian Kehidupan Pribadi. (1950). (2002). [17 Agustus 2002]. Hak-hak Wanita yang Sudah Menikah. Pendidikan Demokrasi dan Hak Asasi Manusia sebagai Wahana Demokratisasi : Perspektif Metodologi. status.

R.R.go.id.humanrights.ham. Bukhori dan H.go. www.id . Muslim.Hadits Shohih : H. www.

tidak representatif dan umumnya didominasi oleh orang Barat. Social. Konsekuensinya. Humanisme sendiri selalu dihadapkan atau berhadap-hadapan dengan agama. Humanisme tidak merujuk kepada agama dalam memaknai kebebasan beragama. Sementara itu prinsip-prinsip HAM perlu mempertimbangkan prinsip internal agama-agama. Faktanya Deklarasi itu disusun oleh segelintir orang. Ini sekaligus merupakan pertanda bahwa orientasi manusia Barat telah bergeser dari sentralitas Tuhan kepada sentralitas manusia. Sebab pembahasan mengenai kebebasan dan HAM pada umumnya hanya dalam perspektif manusia yang" dalam peradaban Barat telah terbentuk dalam doktrin humanisme. Mungkin ini dikarenakan oleh situasi ketika Deklarasi itu disusun. Dalam situasi seperti ini topik mengenai kebebasan beragama dipersoalkan. bersamaan dengan dua Kovenan Internasional yaitu International Covenant on Civil and Political Rights dan International Covenant on Economic. Deklarasi itu. lebih-lebih nilai-nilai keagamaan dari berbagai agama di dunia. Namun dibanding dua Kovenan itu. Dan untuk itu agama-agama perlu membeberkan makna dan batasan atau tolok ukur kebebasannya masing-masing. namun ia tidak berarti netral. berkeadilan dan kerja sama internasional yang berguna bagi semua. Cultural Right tahun 1966 secara umum kemudian dikenal sebagai International Bill of Human . . dan ketika itu orang-orang dari Afro-Asia sedang berada dibawah penguasa kolonial. Ketegangan ini perlu diselesaikan melalui kompromi ditingkat konsep dan kemudian dikembangkan pada tingkat sosial atau politik. Salah satu prestasi kemanusiaan setelah Perang Dunia ke n adalah kon-septualisasi dan penyebaran Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia pada 10 Desember 1948. Secara umum Deklarasi dan dua Kovenan itu merupakan usaha bersama untuk mewujudkan dunia yang lebih baik. Manusia lebih penting dari agama. tidak banyak ide-ide yang masuk dan diperdebatkan serta didiskusikan khususnya yang berkaitan dengan nilai-nilai Asia dan Afrika. dan sikap manusiawi seakan menjadi lebih mulia daripada sikap religius. Humanisme dianggap anti agama dan sebaliknya agama dapat dituduh anti kemanusiaan. Right.ISLAM MENILAI HAM 10 Dec 2009 • • Ragam Republika Topik kebebasan dan hak asasi manusia adalah topik universal. Deklarasi itu sejak awal telah menuai banyak kritikan dan keberatan. Akibatnya terjadi ketegangan dan perebutan makna kebebasan beragama antara agama dan humanisme. Dan agama memaknai kebebasan dengan menggunakan acuan internal agama masing-masing.

sekelompok cendekiawan dan pemimpin Islam mendeklarasikan sebuah Piagam bernama "Universal Islamic Declaration of Right". keadilan dan kehormatan sekaligus mempraktekkannya dalam kehidupan nyata yang beradab. Latar belakangnya. Nancy M.Akibatnya. Islam juga mempunyai persoalannya sendiri terhadap Deklarasi Universal HAM. Problem ini telah sejak awal disadari umat Islam. "Towards a Declaration of Human Right by the World Religion" dalam Joseph Runzo. dalam sebuah Konferensi di London. Barcelona. Selain itu pasal 16 Deklarasi HAM tentang perkawinan beda agama juga tidak dapat diterima kalangan Muslim. Ini berarti bahwa diperlukan suatu Deklarasi yang adil. Deklarasi London kemudian diikuti oleh Deklarasi Cairo yang dikeluarkan "oleh Organisasi Konferensi Islam (OKI) tahun 1990. Tapi. pada 1981. Bagi j umat Islam dan Negara-negara Islam. Malaysia pada bulan November 2002. Namun yang sejak awal menjadi masalah bagi umat Islam adalah pasal 18 yakni pasal mengenai hak beragama dan hak mengganti agama. Ketidak-puasan kedua adalah ketika orang mulai berulang ulang mendesak agama-agama di dunia untuk mendukung atau mengakomodir Deklarasi atau dokumen lain yang berkaitan dengan HAM. Agama akhirnya diletakkan secara vis a vis dengan HAM yang menekankan pada kebebasan dan keadilan. New York. eds. kebebasan. Montreal. . yang memberi hak dan pegakuan kepada individu dan juga kelompok khususnya institusi agama dan Negara untuk memberi makna tentang hak. agama-agama itu hampir secara keseluruhannya merasa tidak puas. moralitas. tampaknya adalah karena adanya asumsi bahwa agama adalah penghalang pelaksanaan dan penyebaran HAM. konsep-konsep Islam tentang HAM diambil dan dirumuskan berdasarkan al-Quran dan sunnah Nabi Muhammad saw. 2003). Pada hakekatnya Islam tidak bertentangan dengan HAM. Paris pada acara UNESCO. Martin and Abind Sharma. Arvind Sharma.. Acara ini dilanjutkan di berbagai tempat seperti di California. Maka. Peluncuran acara Project on Religion and Human Right. Human Right and Responsibilities in the World Religion (Oxford Oneworld. Ini sekedar menunjukkan bahwa Deklarasi yang dianggap "Universal" itu ternyata masih belum mengakomodir aspirasi agama-agama. Perkembangan selanjutnya adalah revisi Deklarasi pada ulang tahun ke 50 Deklarasi dan ulang tahun ke 50 Fakultas Religious Studies di universitas McGill. sejalan dengan tuntutan agama-agama. Pertemuan terakhir itu menghasilkan usulan baru Deklarasi Universal dengan beberapa komentar yang merepresentasikan dunia agama. meskipun tidak selalu diekspresikan secara terus terang. Karena situasi itu maka tidak heran jika utusan berbagai masyarakat beragama seluruh dunia mengusulkan agar Deklarasi dan dua Kovenan itu direvisi dan syarat-syaratnya dibuat lebih adil dengan memasukkan konsep-konsep yang berdasarkan agama baik spiritualitas maupun tanggung jawab. Revisi itu menghasilkan dokumen yang disebut Universal Deklaration of Human Right by the World Religions. Dan yang terakhir adalah di Genting Highland. Durban. Dalam kasus diatas. pada bulan Juli tahun 1993 di New York merupakan tonggak penting dalam hal ini. Ia bahkan sangat menghormati HAM. Deklarasi itu secara umum dapat diterima. (Lihat. Deklarasi ini berisi 23 pasal mengenai HAM menurut Islam.

Termasuk didalamnya hakhak dalam politik. lebih-lebih nilai-nilai keagamaan dari berbagai agama di dunia. Termasuk didalamnya hak-hak dalam politik. berkeadilan dan kerja sama internasional yang berguna bagi semua. semua hak dan kewajiban yang melekat dalam dirinya juga merupakan anugerah Allah. (5) HAM dalam Islam tidak absolut karena dibatasi oleh obyek-obyek syariah dan oleh tujuan untuk menjaga hak dan kepentingan masyarakat yang didalamnya terdapat individu-individu. (5) HAM dalam Islam tidak absolut karena dibatasi oleh obyek-obyek syariah dan oleh tujuan untuk menjaga hak dan kepentingan masyarakat yang didalamnya terdapat individu-individ . hak asasi dalam Islam adalah innate/fitrah). (4) HAM dalam Islam tidak terpisahkan dari syariah. (3) HAM dalam Islam bersifat komprehensif. (QS. (3) HAM dalam Islam bersifat komprehensif. keadilan dan kehormatan sekaligus mempraktekkannya dalam kehidupan nyata yang beradab. social dan budaya. kebebasan. Konsekuensinya. 1770). Seorang Muslim yang masih menghargai imannya. Karena situasi itu maka tidak heran jika utusan berbagai masyarakat beragama seluruh dunia mengusulkan agar Deklarasi dan dua Kovenan itu direvisi dan syarat-syaratnya dibuat lebih adil dengan memasukkan konsep-konsep yang berdasarkan agama baik spiritualitas maupun tanggung jawab. (2) HAM dalam Islam adalah karunia dari Tuhan. Menurut ajaran Islam manusia dianggap sebagai makhluk yang mulia. (4) HAM dalam Islam tidak terpisahkan dari syariah. social dan budaya. ekonomi. manusia adalah hamba Allah. yang memberi hak dan pegakuan kepada individu dan juga kelompok khususnya institusi agama dan Negara untuk memberi makna tentang hak. ekonomi.Keseluruhan pasal-pasal dalam Deklarasi Cairo itu dapat disarikan menjadi 5 poin (1) HAM dalam Islam diderivasi dari ajaran Islam. Entitas terkaitAbind | Acara | Agama | Akibatnya | Arvind | Asia | Barat | Civil | Declaration | Deklarasi | Desember | Genting | HAM | Human | Humanisme | Internasional | Islam | Joseph | Juli | Keseluruhan | Ketegangan | Konferensi | Kovenan | Latar | Malaysia | Manusia | Martin | Nancy | Negara | New | November | Oxford | Paris | Peluncuran | Perkembangan | Pertemuan | Piagam | Problem | Project | Quran | Religion | Responsibilities | Revisi | Salah | Sebab | Termasuk | Topik | Tuhan | World | Cultural Right | Deklarasi Cairo | Deklarasi HAM | Deklarasi London | Deklarasi Universal | Faktanya Deklarasi | Human Right | International Bill | International Covenant | Nabi Muhammad | New York | Perang Dunia | Political Rights | Seorang Muslim | Universal Deklaration | World Religion | Fakultas Religious Studies | ISLAM MENILAI HAM | Organisasi Konferensi Islam | Universal Islamic Declaration | Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia | Ringkasan Artikel Ini Secara umum Deklarasi dan dua Kovenan itu merupakan usaha bersama untuk mewujudkan dunia yang lebih baik. 1770). Islam mengakui dan meyakini. dan bukan pemberian dari manusia kepada manusia lain dengan kehendak manusia (artinya. moralitas. dan kemudian menukar dengan paham lain yang mencampakkan keimanan-nya. tidak akan melepas keyakinannya ini. dan bukan pemberian dari manusia kepada manusia lain dengan kehendak manusia (artinya. Ini berarti bahwa diperlukan suatu Deklarasi yang adil. (2) HAM dalam Islam adalah karunia dari Tuhan. hak asasi dalam Islam adalah innate/fitrah). Maka. tidak banyak ide-ide yang masuk dan diperdebatkan serta didiskusikan khususnya yang berkaitan dengan nilai-nilai Asia dan Afrika.

Iran dan kasus Bosnia Herzegovina merupakan secuil contoh standar ganda HAM. Tidak sebatas ini. Padahal. embargo ekonomi terhadap Irak. seluruh perbuatan manusia tidaklah bebas. dalam ajaran Islam. dilihat dari segi penerapannya. Jadi. dari bebagai dalil dalam Al Quran maupun As Sunnah para ulama menegaskan satu kaidah ushul yang berbunyi: “Hukum pokok dari setiap perbuatan adalah terikat dengan hukum syara’. di dalam konsep HAM. hal ini ditunjukkan dengan amat jelas dalam banyak peristiwa seperti peristiwa Doulos. dan mengolok-olok hukum Allah SWT karena dijamin oleh kebebasan berpendapat. yaitu tunduk. siapapun boleh memiliki apapun dengan cara apapun tanpa lagi memandang apakah yang dimilikinya itu tergolong pemilikan individu.HAM Barat vs HAM Islam 11 Februari 2009 oleh hermin syahri Banyak peristiwa meyakinkan bahwa HAM bukanlah diperuntukkan bagi umat Islam. atau pemilikan negara. Firman Allah SWT: “Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia selain untuk beribadah kepada-Ku” (Adz Dzariyat : 56). Kasus HAMAS yang diberangus atas nama HAM dan demokrasi. melainkan harus senantiasa terikat dengan aturan dan hukum dari Allah SWT. menghina. dan peristiwa Maluku termasuk kasus Ahmadiyah dan tragedi Monas yang belum lama terjadi. HAM ini bertentangan dengan Islam. Sebaliknya. Padahal. melainkan bagi kafir Barat imperialis dan para pengikutnya. Karenanya. agama (Islam) tidaklah menjadi satu perkara yang diperhatikan. Sebab. landasan HAM adalah 4 kebebasan: kebebasan ber’aqidah. Demikian pula di dalam negeri. manusia merupakan hamba Allah SWT yang tugas utamanya adalah beribadah. umum. kebebasan memiliki. Jelas. memang HAM bukan diperuntukkan bagi umat Islam. dan boleh berpendapat apapun sekalipun menentang. patuh dan taat kepada seluruh aturan-aturan yang diwahyukan oleh-Nya. Secara paradigmatik. sesuatu termasuk HAM atau tidak tergantung kepada lembaga yang berwenang memberikan penilaian. Di sisi lain. Melalui dalih kebebasan ini setiap orang bebas berpindah-pindah dan mencla-mencle dalam menganut agama. Dan secara umum. Melalui HAM itu pula legal bagi siapa saja untuk berbuat apapun selama tidak mengganggu orang lain. dalam HAM yang berhak menentukan mana yang menjadi hak bagi manusia dan mana yang tidak adalah manusia itu sendiri. kebebasan pribadi (berperilaku) dan kebebasan berpendapat.” . agama dan hukum-hukum Allah SWT disingkirkan atas nama HAM. penyelidikan kasus Tanjung Priok.

Jadi. jalan lurus dan pembeda antara haq dan bathil. masyarakat akan kacau dan rusak. Jika tidak. Itulah hak-hak syar’iy bagi manusia (huququsy syar’iy HI insan). dan HAK TAHSINAT. Lalu. disuruh taubat. (QS. Allah SWT telah mensyari’atkan hak-hak yang layak dimiliki oleh manusia melalui lisan Nabi Muhammad SAW. Diantara hak dharuriyat ini adalah : Hak dipelihara agamanya. Berdasar hal tersebut. dan bila dalam jangka waktu tiga hari tidak kembali kepada Islam berhak dibunuh. seorang muslim yang murtad dari agamanya harus diajak diskusi oleh pengadilan.” begitu makna firman Allah SWT di dalam surat Al Baqaiah ayat 256. Dengan demikian. Hiduplah manusia dengan karakteristik yang juga diciptakan Allah SWT berupa kebutuhan jasmani. berharap kepada Barat dengan konsep HAM-nya untuk menyelesaikan masalah umat Islam hanyalah akan mendatangkan malapetaka dan murka Allah SWT saja. berarti melanggar hak syar’i’ bagi manusia dalam hal ini hak dipelihara agamanya. Demikian pula. Al Isra’ : 70) Allah SWT mengharamkan segala bentuk perkara yang mengakibatkan rusaknya nyawa manusia. Kata Nabi seperti diriwayatkan Imam Muslim : “Siapa saja yang mengganti agamanya (Islam) maka bunuhlah ia. “Tidak ada paksaan dalam menganut agama. Islam tidak memaksa seseorang non muslim untuk masuk Islam.” Jadi. persoalan lingkungan hidup. Allah SWT menegaskan dalam surat Al Isra ayat 70: “Dan sungguh Kami telah memuliakan anak-anak Adam (manusia)”. Hak-hak yang dimiliki manusia yang dijamin oleh syara’ ada 3 jenis. Perkara-perkara yang dapat merusak aqidah dan menjauhkan masyarakat dari Islam tidak boleh ada. yaitu HAK DHARURIYAT. HAM. Ini tidak berarti sebagai kebebasan beraqidah seperti dalam ideologi kapitalis-demokrasi. dan kemampuan berpikir. Dan kelak pada hari kiamat hak-hak tersebut akan dimintai pertanggungjawaban oleh-Nya. yang menetapkan hak apa saja yang dimiliki oleh manusia bukanlah manusia itu sendiri melainkan Allah SWT. tegaknya dan stabilnya masyarakat dengan benar. gharizah. dan demokrasi di dunia merupakan salah satu kebijakan politik luar negeri Amerika. Sebab. Seperti diketahui. Hak-Hak Dasar Manusia Perspektif Islam Allah SWT menciptakan manusia dari tanah. Bila hak ini tidak terlaksana maka sistem hidup akan hancur. Untuk itu. . Hak untuk dipelihara jiwanya. dalam Islam tidak dibenarkan adanya kristenisasi atau westernisasi dalam keyakinan. Hak DHARURIYAT merupakan hak-hak yang berhak dimiliki oleh manusia yang menjadi landasan bagi kemuliaan hidup manusia. slogan HAM merupakan upaya negara-negara imperialis pimpinan Amerika untuk menutup-nutupi kebobrokan mereka sekaligus sebagai sarana untuk mencampuri urusan dalam negeri negara lain. ditiupkan nyawa. tidak mengherankan bila mereka hendak mengintervensi Indonesia lewat berbagai permasalahan dengan dalih HAM. Siapapun yang mengelaborasi ajaran Islam akan menyimpulkan bahwa Islam telah menetapkan kewajiban-kewajiban yang harus ditunaikan oleh seorang hamba. serta kenestapaan di dunia dan adzab di neraka akan disandangnya.Ditinjau dari segi politis. Allah SWT Dzat Maha Adil mengutus Rasulullah SAW sebagai Nabi dan Rasul terakhir untuk menyampaikan Islam yang berfungsi sebagai petunjuk. HAK HAJIYAT.

Sedangkan. Islam juga mengangkat derajat ilmu. Setiap orang berhak mengetahui ayah. Sampai-sampai akal merupakan tolok ukur seseorang terkena beban (taklif) hukum. . Islam membolehkan manusia memiliki apapun asalkan dengan cara yang dibolehkan dan barang-barangnya dihalalkan. Berhak dipelihara kehormatan dirinya. Bila belum menikah dicambuk 100 kali. Jelaslah setiap orang muslim mapun kafir dzimmi berhak dilindungi nyawanya dari pembunuhan ataupun pembantaian. siapa saja yang menuduh seseorang yang baik-baik berzina. Di sisi lain Islam melarang siapapun mengambil barang milik orang lain dan memberikan sanksi pada pelakunya. Islam telah mewajibkan kepada kaum muslimin untuk hanya memiliki satu negara di dunia. Ajaran Islam pun membedakan jenis pemilikan individu. Hak dipelihara hartanya. misalnya. Al Baqarah : 179). Berhak dipelihara akalnya. Pengabaian terhadap hal ini merupakan pengabaian terhadap hak syar’iy bagi manusia. wahai ulul albab” (QS. dan juga tidak boleh dicemarkan nama baiknya. Nizhamul ‘uqubat fil Islam). dan jika sudah pernah menikah dirajam sampai meninggal. Semua ini adalah dalam rangka menjaga harta setiap orang. Firman Allah SWT: “Dan bagi kalian di dalam hukum qishash itu terdapat kehidupan. atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik. maka tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera” (QS. Semua ini dijamin di dalam Islam.ada hukum qishash bagi pembunuh. Berkaitan dengan hukum terhadap perusuh dan pengacau keamanan Islam dan kaum muslimin Allah SWT menegaskan: “Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi hanyalah mereka dibunuh atau disalib. dihukum delapan puluh cambukan. Islam sangat meninggikan derajat akal. keberadaan barang-barang tersebut di tengah masyarakat melanggar hak syar’iy bagi manusia. dan lainnya. Berhak terpelihara negaranya.: “Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina. Hak mendapatkan keamanan. dan saudara-saudaranya. Keterpecahbelahan umat Islam menjadi 56 negara seperti sekarang merupakan pelanggaran terhadap hak syar’iy bagi manusia. Islam melarang mendekati zina dan melakukannya dan menjatuhkan hukuman berat bagi pelakunya. dan pemilikan negara. serta mengharamkan segala perkara yang dapat merusak akal seperti khamr. tuduhan bohong lainnya dikenakan hukuman ta’zir (Abdurrahman Maliki. Berhak dipelihara nasab keturunannya. ganja. Islam menjamin keamanan bagi setiap warga negara baik dalam perkara kehormatan. Karenanya. atau dibuang dari negeri tempat kediamannya” (QS. tidak boleh difitnah. Setiap orang tidak boleh dituduh dengan tuduhan dusta. An Nur : 2). pemilikan umum. Makanya. morphin. maupun nyawa. harta. ibu. Hal ini jelas berbeda dengan kebebasan pribadi dalam HAM yang memang serba boleh itu. Al Maidah : 33).

ketertindasan. melainkan juga non muslim yang menjadi kafir dzimmi dalam pemerintahan Islam. muslim yang berharta meninfakkan hartanya untuk membantu saudaranya yang tengah terusir dan haknya dirampas. Sebab. maka bunuhlah dia” (HR. Padahal. Bukan hanya umat Islam yang menikmatinya. Dan jika datang orang lain hendak merampasnya maka penggallah leher orang itu. Nampaklah.” “Bila datang seseorang. Semua hak-hak tersebut akan terlaksana dengan diterapkannya hukum-hukum Islam. ketakberdayaan. Mereka yang punya kekuasaan gunakanlah kekuasaannya untuk menghentikan kezhaliman atas kaum muslimin. Misalnya. pada waktu tidak ada makanan apapun maka seseorang berhak untuk memakan makanan yang haram seperti bangkai.“Barangsiapa membai’at seorang imam. Dan do’a kepada Allah SWT demi ketinggian Islam dan kaum muslimin tidak layak terputus. wallahu a’lam . Sedangkan hak TAHSINAT merupakan segala perkara yang dapat meningkatkan kualitas hidup manusia. hendaklah ia mentaatinya semaksimal mungkin. Jadi. Hanya sayang. Muslim). Hadits-hadits tadi menjelaskan bahwa kaum muslimin tidak boleh memiliki lebih dari satu jamaah kaum muslimin. hak-hak tadi bukan hanya diperuntukkan bagi kaum muslimin saja melainkan juga bagi non muslim yang menjadi warga negara. meletakkan tangannya dan menyerahkan buah hatinya. hendak memisahkan kalian atau memecah belah jamaah kalian. Inilah langkah strategis yang mutlak terus diperjuangkan. adanya satu kepemimpinan umat saja di dunia dan keutuhannya merupakan hak sekaligus kewajiban seluruh kaum muslimin. sedangkan urusan kalian berada pada seorang. Adapun hak HAJIYAT merupakan perkara yang diberikan oleh Allah SWT sebagai keringanan. yakni khilafah. Allah dan Rasul-Nya justru memerintahkan hal sebaliknya. Sebab itu. Namun. tidak sedikit kaum muslimin masih tertipu oleh perjanjian Sykes – Picot (yang memicu munculnya negara Yahudi) yang menetapkan batas-batas negara. dan tercerabutnya hak-hak umat Islam di tengah belantara sekularisme ini hanya akan berhenti dengan ditegakkannya hukum Islam. Inilah wahyu Allah SWT yang disampaikan lewat mulut Rasulullah SAW. Setiap muslim penting dan wajib mencurahkan kemampuannya untuk menolong saudaranya. tentu saja langkah-langkah praktis untuk menyelesaikan masalah kekinian periu diusahakan.

HAM. HAM. dan Keindonesiaan Editor : Fajar Riza Ul Haq Endang Tirtana ISLAM. 62-21-39114003 http://www. MH. HAM. Fax.org .A. DAN KEINDONESIAAN Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama ISLAM.Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama Islam. Juli 2007 Diterbitkan oleh: MAARIF Institute for Culture and Humanity Gedung Wisma Nusantara. Thamrin No.maarifinstitute. dan Keindonesiaan Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama © MAARIF Institute for Culture and Humanity. 59. 2007 Hak cipta dilindungi undang-undang All rights reserved Cetakan I. HAM. Fattah Santoso Sri Palupi Syu’bah Asa Yoseph Adi Prasetyo Yudi Latif Yustina Rostiawati Editor: Fajar Riza Ul Haq Endang Tirtana Islam. 62-21-3914004. Lantai 7 Jl. DAN KEINDONESIAAN Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama Penulis : Abdul Munir Mulkhan Abdul Mu’ti Husni Thoyyar M. Jakarta Pusat 10350 Telp.

Modal. 2007. dan Keindonesiaan / Fajar Riza Ul Haq dan Endang Tirtana. dan Budaya_______77 Dialog_______85 v BAB III MELACAK AKTUALISASI HAM DALAM PENGALAMAN BERMUHAMMADIYAH_______97 Abdul Munir Mulkhan: Ide Sosio-Ritual Kiai Ahmad Dahlan dalam Perspektif HAM_______99 Dialog_______ 107 Husni Thoyyar : Refleksi dan Evaluasi Peran Pendidikan dan Pelayanan Sosial Amal usaha Muhammadiyah (Catatancatatan)_______ 117 Dialog_______ 123 BAB IV URGENSI HAM UNTUK PENDIDIKAN AGAMA_______139 Yustina Rostiawati: Praktek Kekerasan di Institusi Pendidikan_______141 . xiv+187 hlm. 21 cm. ISBN: 978-979-97766-1-7 Layout dan Desain Sampul: Widyawan Sigitmanto ISBN: 978-979-97766-1-7 Isi diluar tangungjawab percetakan DAFTAR ISI SAMBUTAN_______vii PENDAHULUAN_______xi BAB I HAK-HAK KEMANUSIAAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN HAM_______15 Syu‘bah Asa : HAM dalam Kajian Khutbah Haji Wada’_______17 Yudi Latif: Tafsir Sosiologis Atas Piagam Madinah_______21 Dialog_______31 M. Fattah Santoso: Islam dan HAM_______45 BAB II POSISI DAN PERAN HAK ASASI MANUSIA DITENGAH LIBERALISASI POLITIK DAN EKONOMI_______63 Yoseph Adi Prasetyo: HAM dalam Konteks dan Kepentingan Sosiologis Keindonesiaan_______65 Sri Palupi: Liberalisasi Ekonomi. -Jakarta: MAARIF Institute for Culture and Humanity. Sosial. dan Urgensi Hak Ekonomi.e-mail: maarif@maarifinstitute. HAM.org Bekerjasama dengan: New Zealand Agency for International Development New Zealand Editor: Fajar Riza Ul Haq Endang Tirtana Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT) Islam.A.

yaitu Pengembangan Kajian Islam serta Demokrasi dan Good Governance. Rizal Sukma. keindonesiaan. saya ingin menyampaikan sekilas mengenai MAARIF Institute. Salah satu tujuan dari lembaga ini adalah mengembangkan gagasangagasan Syafii Maarif serta memperjuangkan praksis sosial nilainilai keislaman. Ahmad Syafii Maarif bersama beberapa kolega diantaranya Moeslim Abdurrahman. pendidikan gratis dan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin. baik sebagai guru pelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan di SLTA maupun selaku pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Pimpinan Pusat dan Wilayah. adanya pendidikan gratis. memfasilitasi kelompok-kelompok muda progresif. dan Kota Metro-Lampung). Haedar Nashir. Tujuannya adalah mendorong kesadaran bersama antara pemerintah daerah dan kelompok-kelompok masyarakat untuk membicakan tentang arah kebijakan pemerintah tentang percepatan pertumbuhan ekonomi dan mendorong lahirnya kesepakatan bersama vii memprioritaskan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pemberantasan kemiskinan. Sebenarnya lembaga ini sudah lahir sejak tahun 2002 namun secara resmi baru terdaftar tahun 2003. Gagasan ini sangat besar dan tampaknya mulai berhasil dengan adanya komitmen Bupati/Wali Kota dan masyarakat di wilayah program (Boyolali. kami memiliki dua divisi program. mendorong dinamisasi intelektualisme Islam Indonesia.Abdul Mu‘ti: Pendidikan Agama Islam Berbasis HAM_______153 Dialog_______165 BAB V PENUTUP_______179 Lampiran_______185 vi SAMBUTAN Assalamu‘alaikum Wr. dan kemanusiaan yang menjadi simpul-simpul gagasannya. kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak dan Ibu di Halaqah Islam. Sungguh suatu kehormatan bagi kami. keindonesiaan. Gunung Kidul. Misalnya. dan Keindonesiaan. Dalam kesempatan ini. HAM. Divisi Demokrasi dan Good Governance bergerak dalam konteks tata pemerintahan daerah dan penguatan demokrasi. Divisi Pengembangan Kajian Islam berperan mengembangkan diskursus keislaman. Fokus program divisi ini mendorong proses transformasi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM) ke dalam konteks keindonesiaan melalui peningkatan capacity building . sekarang sedang diproses. Atas nama MAARIF Institute for Culture and Humanity. Bapak dan Ibu masih bersedia meluangkan waktu untuk acara halaqah ini ditengah kesibukan pekerjaan. MAARIF Institute sedang menjalankan program progresif yang disebut Citizen Charter. dan kemanusiaan agar menyentuh tuntutan sosiologis masyarakat. dan Jeffrie Geovanie. Untuk menerjemahkan visi lembaga. Wb. Melalui divisi ini. Lembaga ini berdiri atas prakarsa Prof.

permasalahan ini bukanlah sesuatu yang baru apalagi mewah untuk dicerna. . Jika saat ini banyak orang membicarakan Millenium Development Goals (MDGs) maka sesungguhnya Kiai Ahmad Dahlan sudah melakukan hal tersebut secara genuin. Sangat mungkin akan lahir perencanaan kegiatan yang lain setelah ini sebagai bentuk tindak lanjut bersama. seperti rendahnya kualitas tenaga pendidik dan muatan kurikulum yang tidak relevan lagi dengan arus perkembangan global. bagaimana pelajaran agama itu bisa berbicara langsung mengenai realitas viii sosial serta tantangannya saat ini masih belum mendapat jawaban. secara rutin menerbitkan Jurnal MAARIF yang didistribusikan secara luas. Kegiatan halaqah ini merupakan salah satu realisasi komitmen MAARIF Institute terhadap realitas permasalahan yang dialami institusi pendidikan Muhammadiyah tersebut. diharapkan juga akan memunculkan alternatif atas berbagai permasalahan. kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah. dan Sulawesi Tengah. semoga kegiatan ini dapat memberikan solusi alternatif atas pelbagai masalah pendidikan kita. Menurut hemat kami. misalnya untuk pelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan padahal kedua pelajaran ini inti dari pendidikan di Muhammadiyah. Belum lama ini kami mengunjungi dan berdiskusi dengan pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah serta guru-guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan di Jawa Barat. Nusa Tenggara Timur. Nusa Tenggara Timur. Ini self critic bagi pendidikan Muhammadiyah. Misalnya. Salah satu poin penting yang harus digarisbawahi dan itu sama-sama dialami oleh ketiga wilayah tersebut ialah adanya gejala merosotnya kualitas pendidikan Muhammadiyah. secara substansial. Kritik yang berasal dari kita ini. pendapat. Hal yang lain. dan pengalaman serta mendialogkan nilai-nilai moralitas dan kemanusiaan universal Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam koridor huququl insaniyyah (hak-hak kemanusiaan). Juga. kita akan bertukar pikiran. materi dan metode pembelajaran yang diberikan tidak lagi up to date. Melalui halaqah ini.sistem pendidikan agama dan penguatan peran pemimpin muda agama. ‘Ala kulli hal. Perjuangan Kiai Ahmad Dahlan mendirikan lembaga pendidikan dan rumah sakit untuk orangorang miskin diantaranya merupakan aktualisasi nilai-nilai universal kemanusiaan. Pada konteks Muhammadiyah. Wassalamu‘alaikum Wr. Wb. Majelis Dikdasmen PWM Jawa Barat. Dengan terlaksananya kegiatan ini. dari lapangan kita mengetahui adanya kelemahan kecakapan mengajar (teaching skills) serta terbatasnya akses bagi peningkatan wawasan guru-guru dalam mengajarkan Al Islam dan Kemuhammadiyahan di kelas-kelas. dan Sulawesi Tengah atas dukungan dan partisipasinya serta New Zealand Agency for International Development (NZAID) atas dukungan pendanaannya.

. and Cultural Rights (ICESCR) serta instrumen-instrumen pendukungnya namun juga harus ditautkan dengan tradisi agama-agama dan nilai-nilai spiritual yang ada dan berkembang dalam masyarakat yang beragam. Norris dan Inglehart menunjukkan bahwa ternyata tingkat performance demokrasi di masyarakat Muslim sama-sejajar dengan apa yang terjadi di Barat bahkan keberterimaan masyarakat Muslim terhadap gagasan demokrasi sedikit lebih tinggi daripada masyarakat Barat sendiri. Barat dalam hal ini. Hindu. Secara mengejutkan. pembicaraan mengenai HAM tidak sematamata mengacu dan berakar pada Deklarasi Universal Hak Asasi xi Manusia (1948). Perluasan sumber nilai hak-hak asasi kemanusiaan tersebut sangat dimungkinkan oleh dua kekuatan inti dari piagam HAM sendiri. Economic. yaitu kehendak untuk hidup dan kehendak untuk bebas (An Naim. 2007). International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR). Demokrasi beserta isu-isu modernisme dianggap tidak cocok dengan kultur Islam.Jakarta. 23 Mei 2007 Raja Juli Antoni Direktur Eksekutif ix PENDAHULUAN Diskursus Islam. dan HAM merepresentasikan tingkat dan kualitas relasi Islam dan Barat sebagaimana disinyalir Samuel P. serta tradisi-tradisi spiritual yang ada memiliki nilai-nilai moralitas untuk menopang realisasi esensi HAM sesuai dengan masyarakatnya sendiri (dalam Muzaffar ed. Buddha. Pendekatan dialog ini sangat bermanfaat untuk mengikis dominasi bahkan hegemoni interpretasi terhadap HAM dari pihak tertentu sekaligus menemukan relevansi HAM dengan . Tentunya. Huntington melalui tesis benturan peradaban-nya. jauh sebelum piagam-piagam tersebut dilahirkan. Hak Asasi Manusia Dunia Islam. Dengan kerangka ini. proses dialog antara hak asasi manusia (HAM) dan berbagai tradisi agama dan nilai-nilai spiritual Asia merupakan jalan untuk menjaga sekaligus memperjuangkan kemuliaan/martabat dan esensi kemanusiaan. relasi Islam dan modernisme produk Barat tidak selalu berpola dikotomis dan oposisi biner. memperbincangkan Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM) selayaknya diposisikan secara dialogis. sebagai sebuah piagam yang berangkat dari tradisi kebudayaan dan konteks pengalaman tertentu. Menurut Mahmoud Ayoub. Oleh karena itu. 2001). Konfusianisme. demokrasi. Pada konteks demikian. working paper yang ditulis Pippa Norris dan Ronald Inglehart dari Universitas Harvard. tradisi Islam. International Covenant on Social. Sehingga. menunjukkan fakta sebaliknya. temuan ini sangat menarik. Namun kemunculan Islam and the West: Testing the Clash Civilazations Thesis (2002).

Wasiat Rasulullah SAW dalam khutbah haji wada‘ di Padang Arafah mengingatkan kita bahwa “Darah. Ibnu Abdul Hakam dalam Futuh al Mishra wa al Maghrib (1961) meriwayatkan sikap Umar Ibn Khattab yang menggugat perlakuan Amru Ibn Ash yang pada waktu itu menjabat Gubernur Mesir. harta benda. dan Abu Dawud). dalam menegakkan martabat dan kehormatan manusia. Keterbelakangan pendidikan. baik yang berpijak pada piagam HAM maupun yang merujuk pada tradisi Islam. Bukhori. “mengapa engkau memperbudak orang wahai Amru. dan Amerika Latin (Tiga Benua). hak untuk mengenyam pendidikan. dan budaya (EKOSOB).. MAARIF Institute for Culture and Humanity menyelenggarakan Halaqah Islam. gizi buruk. Dengan kerangka permasalahan di atas. Oleh karenanya. yakni hurumat (halhal yang dilarang untuk melanggarnya) atau kehormatan. agama) merupakan sederet masalah krusial yang mengancam harkat dan martabat manusia. Dalam pandangan al Quran. padahal ia dilahirkan sebagai orang merdeka” (Gharisah. Dalam situasi demikian. baik secara teoritik maupun praktek. dan rendahnya apresiasi terhadap kemajemukan identitas (etnis. Anwar Ibrahim justru menyoroti kritis HAM yang lebih menekankan dimensi hak-hak sipil dan politik. Ibnu Majah. dan Keindonesian sangat penting dan relevan. kemiskinan.S. Muslim. khususnya kehormatan bangsa Indonesia. HAM. hak kebebasan. 2005). Islam menempatkan hak-hak asasi manusia (huququl insaniyyah) di atas posisi halal. dan Keindonesiaan. sosial. sosial. Bukhori dan Muslim). Secara umum. Allah SWT menciptakan manusia secara bermartabat (Q. hak memilih (right to choice) merupakan hak-hak asasi manusia yang dijamin eksistensinya oleh Islam (El Fadl. dan kehormatan kalian adalah haram (tidak boleh dilanggar)”… (HR. menurutnya. Pada ranah ini. serta hak untuk menikmati keadilan. yang menjadi permasalahan HAM fundamental adalah hak-hak ekonomi. hak untuk diperlakukan setara. Secara sosiologis. masyarakat Indonesia akan kehilangan hak untuk hidup secara manusiawi. Afrika. keindonesiaan merupakan konteks sekaligus determinasi sosiologis relevansi internalisasi dan pelembagaan prinsip-prinsip moral hak-hak asasi manusia. halaqah ini bertujuan . perbincangan mengenai Islam. sebagaimana wasiat Rasullulah. 17:70). Bagi negara-negara di Asia. Lebih dari itu. Padahal. hak kemerdekaan (right to liberty). menurut Ali Gharisah (1990). hak bermartabat (right to dignity). ideologi. hak-hak tersebut harus dibarengi oleh hak-hak ekonomi. HAM. dan budaya agar martabat dan keadilan manusia betul-betul terwujud (dalam Muzaffar ed.konteks permasalahan sosial-empirik yang ada. Jika sebagian besar kajian relasi Islam dan HAM terfokus pada ketegangan kutub Timur dan Barat. xii Hal ini menegaskan bahwa tradisi Islam meyakini “tidaklah manusia itu dilahirkan kecuali dalam keadaan suci” (HR. 1990). pengangguran. 2007). kelaparan.

. Ruang inilah yang ingin dimasuki oleh buku ini. tanggungjawab sosial. Sebagai sebuah proceeding. tentunya pengulangan pembahasan di beberapa bagian menjadi tidak terhindarkan. Piagam Madinah yang merupakan tindakan politis dalam menyusun masyarakat di Madinah. 20 Juni 2007 Fajar Riza Ul Haq Koordinator Program xiv BAB I HAK-HAK KEMANUSIAAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN HAM “Ada dua deklarasi yang berhubungan dengan huququl insaniyyah yang diucapkan Nabi. dan Sulawesi Tengah. Oleh karenanya. Kedua. dan pengalaman guru-guru agama dari berbagai daerah terkait wacana dan praktek hak-hak asasi kemanusiaan yang menjadi muara titik temu Islam dan HAM. serta ringkasan pokok-pokok pikiran dan rencana tindak lanjut (RTL) hasil rumusan peserta. DKI Jakarta. Semoga. Forum dialog ini diharapkan mampu mereaktualisasi nilai-nilai moralitas. Buku ini yang merupakan hasil proceeding kegiatan halaqah tersebut ditujukan dapat dibaca kalangan lebih luas. memanusiakan manusia dan memuliakan martabatnya.mendialogkan Islam dan HAM dalam konteks dan peta sosiologis keindonesiaan. Sebuah refleksi para pendidik agama yang diharapkan melahirkan aksi bersama untuk transformasi pendidikan agama di Indonesia. Nusa Tenggara Timur. Kami sangat berharap bahwa penerbitan buku ini ikut berkontribusi terhadap proses pengembangan orientasi pendidikan Indonesia. kegiatan ini mengundang sekaligus melibatkan partisipasi guru-guru matapelajaran Alxiii Islam dan Kemuhammadiyahan tingkat SLTA (SMA dan SMK) dari empat provinsi. Buku ini berisi lima bab yang berasal dari makalah. Dengan keterbatasannya. dan kemanusiaan berdasarkan tuntutan dan kebutuhan sosiologis masyarakatnya sendiri melalui proses transmisi sistemik di lembaga pendidikan. mengenai masalah kehartaan. dan sebagainya”. tanggapan. Pertama. dialog. Jakarta. buku merekam pandangan. khususnya para guru agama di lembaga-lembaga pendidikan. serta pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah dari Pimpinan Pusat dan Pimpinan Wilayah. Khutbah Haji Wada’ yang sifatnya lebih baku agama. ketersediaan bahan bacaan yang cukup sekaligus up to date muatannya sangat penting bagi pemajuan proses pembelajaran guru dan siswa. Tidak bisa dipungkiri. yakni Jawa Barat.

Sebenarnya sudah dilarang tetapi kelompok Khalid. Siroh wa Risalah Dan ada sekitar 28 orang Quraisy yang terbunuh. Al Hujarat: 13). dan semulia manusia adalah tergantung pada taqwanya (Q. seperti haramnya hari ini di tempat . tetap diserang sehingga akhirnya meletup perang kecil. Dulu Nabi Muhammad SAW berhijrah ke Madinah memerlukan waktu 12 hari. Ini menurut Khalid Muhammad Khalid. Kemudian Nabi membacakan ayat yang menyatakan bahwa Allah menciptakan manusia berkabilah-kabilah dari laki-laki dan perempuan. Nabi mengatakan. Pada waktu itu. Piagam Madinah yang merupakan tindakan politis dalam menyusun masyarakat di Madinah.S. Pertama. Siti Aisyah bercerita. menurut Husein Haikal. Kedua adalah Khutbah Wada’ yang sifatnya lebih baku agama. “Hari ini kalian semua bebas”. Nabi berpidato tanggal 9 Dzulhijjah selepas siang. dan darah kamu adalah tabu (haram) di antara kamu. dalam Khotaman Nabiyin. dengarkan kata-kataku. Kala itu Nabi langsung menuju Ka’bah dan orang-orang Quraisy menunggu apa yang akan dilakukan Nabi. Pada saat itu. Adapun khutbah wada’ disampaikan Nabi pada tanggal 9 Dzulhijjah di Padang Arafah. Beliau sampai di Makkah pada tanggal 4 Dzulhijjah. Berarti sembilan hari. Hayatu Muhammad. yaitu pengumuman Nabi pada waktu Fathu (pembebasan) Makkah. “Wahai manusia. kecuali ada dua orang dari Muslimin terbunuh disebabkan dendam lama dan satu lagi yang jatuh dari onta. bagian dari rombongan Nabi. beliau 17 meninggalkan Abu Dujana As-Sa’idi untuk mengurus Madinah. Kemudian Nabi berseru. mengenai masalah kehartaan dan sebagainya. Sebenarnya ada satu lagi. Aisyah menangis karena tidak bisa thawaf. harta. engkau akan melakukan yang baik-baik saja”. tidak ada pertumpahan darah sama sekali. “Hai orang Quraisy. Nabi sampai di sebuah lembah dekat Namiroh. Pada saat itu. Wahai manusia. Nabi menyatakan boleh mengikuti semua ritual kecuali mengelilingi Ka’bah. pada waktu itu beliau sedang menstruasi dan menangis. apa yang kamu bayangkan yang akan aku lakukan?” Orang Quraisy menjawab.Syu’bah Asa HAM DALAM KAJIAN KHUTBAH HAJI WADA’ Syu’bah Asa A da dua deklarasi yang berhubungan dengan huququl insaniyyah (hak-hak kemanusiaan) yang diucapkan Nabi Muhammad SAW. Beliau meninggalkan Madinah pada tanggal 25 Dzulqoi’dah. termasuk masa sembunyi di gua. Pada perjalanan Nabi ke Mekkah tersebut banyak sahabat yang turut bergabung. “Hai saudaraku Muhammad.

Kalau kafirnya harbi. ketika Tuhan kamu meminta pertanggung jawaban kamu. sangat dihargai sekali. maka tidak berlaku hukum bunuh hanya ta’zir (denda). yaitu mengundurkan bulan (nasi’). Dan sampai panjang juga. darah dibayar dengan darah. Ketiga adalah mengenai riba. Kata Nabi. “Mereka menghalalkan satu tahun dan mengharamkan satu tahun. Tetapi kita semua punya hak modal. ”Allah tidak menghendaki riba. “Kamu mempunyai hak terhadap para istri kamu. kecuali jika keluarga korban mengikhlaskan dengan membayar diyat. maka bulan suci diundurkan. Dzul Qo’dah. Dari sini. Ada juga budaya jahiliyyah yang dihapuskan. dan perbudakan. maka seolah boleh membunuh manusia semuanya”. Nabi pernah meminta agar kita memikirkan tiga hal. Menurut riwayat lain. Keempat adalah penghapusan balas dendam. kedudukan perempuan kira-kira . yaitu Dzulhijjah. perempuan. supaya mereka menghalalkan yang diharamkan Allah. Maka. dimana nyawa itu menjadi milik raja. Kalau kita baca dalam al Quran dan Sunnah. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa bahwa bank konvensional itu riba. Tiga hal ini dipesan Nabi sampai menjelang wafat beliau. Dalam Islam hak dasar pertama ialah hak hidup. “Dan semua riba tidak 18 diperbolehkan. karena tidak menindas dan tidak ditindas. dan mengharamkan yang dihalalkan Allah”. aturan mainnya sama dengan yang kita baca dalam fikih perempuan. tetapi karena ada program perang.kamu ini. Jadi. Berbeda halnya dengan apa yang terjadi diluar Islam. hendaklah yang diberi amanat segera menyampaikan amanat itu”. cabangnya sampai pada ulama yang bertanya apakah boleh melakukan aborsi. asal tidak menindas dan tidak ditindas”. Yang kedua adalah hak harta. Pada bulan suci tersebut tidak boleh berperang. Karena itulah Kami tuliskan kepada Bani Israil. barang siapa membunuh suatu jiwa bukan karena pembunuhan suatu jiwa atau yang membunuh bukan karena perusakan di muka bumi. Oleh Islam diganti dengan qishosh (bunuh balas bunuh). posisinya sama dengan orang Muslim yang dibunuh. Rasulullah menyatakan bahwa siapapun yang mempertahankan hartanya maka matinya adalah syahid. Kelima adalah hak mengenai perempuan. Seperti termaktum dalam al Quran. Muharram dan Rajab. dan mereka punya hak atas diri kamu”. Budaya darah balas darah dihapuskan. apakah hukum boleh bunuh ini berlaku juga. betulbetul diubah dari zaman jahiliyyah ke dalam zaman baru Islam. Ada 4 bulan suci. yaitu hak hidup. Ini bisa menjadi dalil dihalalkannya bank konvensional. “Semua riba dihapuskan”. ”Semua darah yang biasa dilakukan jahiliyyah dihapuskan”. Kalaui kafir dzimmi. bila yang kita bunuh orang kafir. Memang ini perlu penafsiran. Begitu sampai kamu bertemu dengan Tuhanmu. bahkan tidak ada diyat (konpensasi). “. yakni shalat. Dan riba yang pertama yang dihapuskan adalah adalah riba Abbas bin Abdul Muthallib”. Darah dan harta adalah hak dasar dalam huququl insaniyyah (hak-hak kemanusiaan).

“Sesungguhnya antar orang Mukmin adalah saudara”. “Dipukul dengan pukulan yang tidak melukai”. negara-bangsa adalah suatu gagasan tentang negara yang didirikan untuk seluruh (komunitas) bangsa. Bahwa cikal-bakal pertumbuhan konsepsi negara-bangsa modern itu justru disemai Rasulullah di Negara (Kota) Madinah1. Rasulullah mengatakan. menurut versi Ibn Ishaq riwayat Ibn Hisyam. yang didirikan berdasarkan kesepakatan bersama yang menghasilkan hubungan kontraktual dan transaksional terbuka antara pihak-pihak yang mengadakan kesepakatan itu. wahyu adalah wahyu. Ada juga ayat yang melarang membunuh anak perempuan. pandangan pengertian general welfare). Nabi memperoleh jaminan keamanan dan keselamatan diri beliau . Ini menunjukkan zaman itu adalah transisi dari zaman jahiliyyah. Pengertian “hubungan kontraktual dan transaksional terbuka” dalam wawasan Madinah diteladankan dalam Bay’at ‘Aqabah yang terjadi antara Nabi Muhammad SAW dan para utusan penduduk kota Yatsrib2. ada yang mengatakan sampai 124 ribu jamaah. Saya tidak menyatakan bahwa wahyu merefleksikan kenyataan dari bawah. “Aku telah meninggalkan kamu yang bila kamu 19 berpegang selamanya kamu tidak sesat. Adapun tujuan dari “negara-bangsa” ialah mewujudkan maslahat umum (dalam pandangan kenegaraan Salaf disebut al-maslahat alammah atau al-maslahat al-mursalah. Ini adalah ayat yang diturunkan pada masa transisi. Seperti larangan mewarisi istri ayah. ***** 20 TAFSIR SOSIOLOGIS ATAS PIAGAM MADINAH Yudi Latif M enerobos kejumudan berfikir sebagian umat Islam yang cenderung memperhadapkan Islam dengan konsepsi negara-bangsa. Dalam pandangannya. “negara bangsa” adalah negara untuk seluruh umat. yaitu al Quran dan Sunnah Nabi. sedang konvergensi seluruh komunitas bangsa ke dalam suatu kesatuan politik dan tatanan hidup bersama disebut “alUmam al-Muttahidah” (umat-umat bersatu). perempuan memanggil kakak pada laki-laki. tingginya tidak sama. Pengertian “bangsa” atau “nation” itu dalam bahasa Arab sering diungkapkan dengan istilah “ummah” (ummatun. umat).” Ketujuh adalah hak persaudaraan. Dengan kata lain. almarhum Nurcholish Madjid (Cak Nur) justru melihat sebaliknya. Itu adalah sabda Nabi di depan sejumlah 114 ribu jamaah haji. Nanti ada ayat-ayat yang harus ditafsir ulang. Dengan Bay’at di ‘Aqabah itu. Keenam.seperti simbol KB. suatu konsep tentang kebaikan yang meliputi seluruh seluruh warga negara tanpa kecuali. seperti ayat nusyuz.

Tetapi kemudian berkembang menjadi pengertian tentang penyusunan tata pergaulan bersama dalam suatu kesatuan kemasyarakatan tertentu untuk mengembangkan kehidupan yang beradab melalui ketaatan kepada hukum dan aturan. Singkat kata. Berkenaan dengan Madinah Nabi itu. demi masalat bersama (common good). Maka ditegaskan bahwa kaum Yahudi Bani ‘Awf. sedang 21 penduduk kota Yatsrib memperoleh jaminan kepemimpinan Nabi yang adil dan bijaksana untuk menyatukan seluruh penduduk Yatsrib. Sebagaimana termuat dalam Piagam Madinah. terutama dalam bidang pertahanan. seperti halnya polis di Yunani.dan kaum beriman nanti di kota Yastsrib setelah hijrah. sebuah social contract atas dasar kejujuran dan kebajikan. Antara sesama warga terjalin hubungan saling mengingatkan dan memberi nasehat dengan baik. yang berarti mendirikan bangunan. Setelah hijrah ke kota Yatsrib. Semua warga Madinah mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam hal biaya kemasyarakatan dan kenegaraan. Bellah (sosiolog Amerika) menyebutkan bahwa contoh pertama nasionalisme modern ialah sistem masyarakat Madinah masa Nabi dan para khalifah yang menggantikannya. khususnya antara klan Aws dan klan Khazraj yang bermusuhan. Madinah yang dibangun Nabi adalah sebuah entitas politik berdasarkan pengertian tentang negara-bangsa (nation-state). bebas dari kecurangan. Bahwa Kaum Yahudi punya hak sepenuhnya atas 22 agama mereka dan kaum Muslim punya hak sepenuhnya atas agama mereka. Nabi menjanjikan untuk berperan sebagai pembina konsensus (Consensus Builder) di Yatsrib. Robert N. adalah satu ummah (satu bangsa) bersama kaum beriman. misalnya. Hal ini mengisyaratkan pembangunan hunian tetap sebagai basis peradaban negara-kota (polis). selaku pemersatu dan juru damai antara pihak-pihak saling bermusuhan. Nabi mengubah nama kota itu menjadi Madinah. yang mengisyaratkan kewajiban manusia untuk tunduk dan patuh kepada kesepakatan dan pernjanjian kontraktual yang sah antara manusia dengan Tuhannya dan antara sesamanya. yang satu per satu disebutkan dalam Piagam Madinah. demikian pula kaum Yahudi dari kelompokkelompok lain. ‘negara-bangsa’ didirikan atas dasar penyatuan seluruh kekuatan masyarakat menjadi bangsa yang satu (ummatan wahidah) tanpa membeda-bedakan antara kelompok-kelompok keagamaan yang ada. dalam hal ini ialah para pengikut Nabi. Salah satu penjelasan leksikal kata “madinah” berasal dari kata kerja “dana-yadinu”. Madinah pada mulanya merupakan “negara-kota”. Bellah mengatakan bahwa sistem yang dibangun Nabi itu adalah “a better model for modern national community building than might be imagined” (suatu . Penjelasan leksikal lainnya menyebutkan bahwa “madinah” berasal dari kata kerja “madana-yamdunu”. berarti tunduk-patuh. yaitu negara untuk seluruh umat atau warga negara.

contoh bangunan komunitas nasional modern yang lebih baik dari yang dapat dibayangkan). Komunitas itu disebut “modern” karena adanya keterbukaan bagi partisipasi seluruh anggota masyarakat dan karena adanya kesediaan para pemimpin untuk menerima penilaian berdasarkan kemampuan. Hal ini ditandai oleh pencopotan nilai kesucian atau kesakralan dalam memandang suku atau kabilah, sehingga dengan pencopotan itu tidak dibenarkan untuk menjadikan suku atau kabilah sebagai tujuan pengkudusan dan ekskulisivisme. Lebih jauh, Bellah juga menyebut sistem Madinah sebagai bentuk nasionalisme yang egaliter partisipatif (equalitarian participant nationalism). Hal ini berbeda dengan sistem republik negarakota Yunani kuno, yang membuka partisipasi hanya kepada kaum lelaki merdeka, yang hanya meliputi 5 persen dari penduduk.

Pelajaran Bagi Indonesia

Saat ini konsepsi tentang kebangsaan, kenegaraan, dan kewargaan itu tentu sudah bergerak lebih jauh dan lebih kompleks dari apa-apa yang pernah dipraktekkan di jaman Nabi. Namun demikian, semangat Madinah untuk menjamin keterbukaan, kesederajataan, kebebasan dan solidaritas 23 kewargaan itu masih tetap aktual, terutama bagi negara-bangsa dengan kandungan pluralitas yang tinggi seperti Indonesia. Mestinya kita tidak perlu gundah dengan pluralitas kebangsaan kita. Toh, Tuhan tidak sedang “bermain dadu” dalam keterlibanNya dengan proses penciptaan negeri ini. Keragaman tidak selalu berakhir dengan pertikaian asal tersedia kematangan jiwa kebangsaan dan sistem pengelolaan yang adekuat. Kita juga tidak perlu terobsesi dengan penyeragaman kebangsaan karena keseragaman bukanlah ukuran kedamaian dan kesejahteraan. Pada kenyataannya, realitas sejagad kontemporer menunjukkan hanya sedikit negara yang terdiri dari satu kelompok bangsa3. Sebaliknya, suatu negara dengan aneka bangsa lebih jamak ditemukan. Sehingga yang terakhir ini lebih tepat dikatakan sebagai “nations-state” ketimbang “nation state”. Sebutlah contoh United Kingdom of Great Britain and Ireland dan Negara Perancis. Jika orang-orang dari Britania Raya ditanya: ‘what is your nationality?, maka jawabannya bisa jadi English, Wales, Scotish atau bahkan Irish. Namun jika ditanya: “what is your citizenship?, maka jawabannya adalah British. Tengok juga Perancis. Karena Negara Perancis merupakan hasil pengambilalihan dari bekas kerajaan (dynasty state) maka seluruh penduduk di wilayah bekas jajahan Perancis mempunyai hak untuk menjadi warganegara Perancis. Dengan demikian, negara Perancis dihuni oleh warga-negara dengan imajinasi kebangsaan yang beragam. Singkat kata, suatu negara dengan banyak bangsa bukanlah suatu yang mustahil. Kelangsungannya dimungkinkan asal didukung oleh keberadaan negara yang mampu menegakkan prinsip-prinsip supremasi hukum, keamanan, ketertiban dan keadilan. Dalam negara seperti itu, hak-hak dan kewajiban politik pada

umumnya tidak diikatkan kepada kelompok (etnis, agama atau status group yang lain) melainkan kepada individu sebagai warga negara yang memiliki kedudukan yang sama di depan hukum. Wacana tentang prahara politik dan rekonsiliasi nasional saat ini terlalu sering menempatkan ‘kebangsaan’ dalam posisi terdakwa. Dalam taburan ungkapan semacam, ‘bangsa saya 24 yang menyebalkan’, ‘bangsa saya yang memalukan, ‘bangsa sakit’, dan sejenisnya, terkesan bahwa biang keladi dari kemelut sosial-politik saat ini bersumber dari krisis kebangsaan. Pluralitas kebangsaan lantas dicurigai sebagai bom waktu, sedang mitos tentang kesatuan dipercaya sebagai kata putus. Cara pandang seperti itu bisa mengaburkan esensi persoalan. Bahwa kekacauan yang terjadi di jagad kebangsaan tidak mesti bersumber dari rumah tangga kebangsaan itu sendiri. Centang perenang di aras kebangsaan selama ini lebih sering merupakan limbah dari distorsi pengelolaan negara. Oleh karena itu, kita perlu memeriksa ulang pemahaman tentang persoalan kenegaraan.

Masalah Pembangunan Kenegaraan

Hal pertama yang harus dihayati dalam upaya reformasi pengeloaan negara adalah memahami kembali konsepsi dasar ‘negara-bangsa’. Bangsa (nation) adalah suatu ‘konsepsi kultural’ tentang suatu komunitas yang diimajinasikan sebagai entitas dari suatu kinship (kerabat)—yang biasanya diikat oleh suatu kemampuan self-rule. Sedang ‘negara’ (state) adalah suatu ‘konsepsi politik’ tentang sebuah entitas politik yang tumbuh berdasarkan kontrak sosial yang meletakkan individu ke dalam kerangka kewarga-negaraan (citizenship). Dalam kerangka ini, individu dipertautkan kepada suatu unit politik (negara) dalam kedudukan yang sederajat di depan hukum. Dengan kata lain, bangsa beroperasi atas prinsip kekariban. Sedang negara beroperasi atas prinsip hukum dan keadilan. Konsepsi negarabangsa mengisyaratkan perlu adanya keserasian (congruency) antara ‘unit kultural’ (bangsa) dengan ‘unit politik’ (negara). Inti persoalannya, bagaimana menemukan bangun dan jiwa kenegaraan yang mampu mengakomodasi keragaman kebangsaan. Masalah Indonesia pasca-kolonial justru tiadanya keserasian antara kedua unit tersebut. Hakikat kebangsaan Indonesia adalah “nations in nation”—yang mencerminkan adanya 25 ‘keragaman dalam kesatuan’ dan ‘kesatuan dalam keragaman’. Keindonesian muncul sebagai refleksi dari adanya kehendak bersama, pelbagai gugus bangsa, untuk bersatu karena musuh bersama atau demi kesejahteraan bersama. Sekali “merdeka”, kehendak bersama itu ternyata sulit ditumbuhkan lagi, karena ketidakmampuan bangsa ini menghadirkan bangun negara yang cocok dengan watak bangsanya. Pilihan pada negara kesatuan yang sentralistik dengan kecenderungan penyeragaman dan sentralisasi kekuasaan yang eksesif membawa konsekuensi melemahnya partisipasi dan otonomi sebagai bantalan vital

kehendak bersama. Trasformasi ke arah desentralisasi pengelolaan negara merupakan solusi terhadap masalah itu. Substansinya adalah bagaimana melakukan “gotong-royong” (dengan melibatkan otoritas lokal) dalam manajemen sumberdaya ekonomi, sumberdaya politik, dan sumberdaya kultural. Desentralisasi secara horizontal itu perlu diikuti oleh demokratisasi secara vertikal. Reformasi pengeloaan negara diperlukan untuk mendorong pembentukan formasi sosial baru yang berbasis kewarga-negaraan—dengan memperjuangkan keadilan redistribusi sumberdaya ekonomi, politik dan kultural bagi seluruh warga negara. Upaya demikian harus didukung oleh penemuan ruang budaya (belajar sosial) baru. Dikatakan bahwa jalan menuju modernisasi—dalam pengalaman Barat—ditempuh melalui transformasi proses belajar dan praktik simbolik di lingkungan budaya. Proses dan praktik tersebut bukan hanya menentukan tipe rasionalisasi, tetapi juga derajat rasionalisasi yang berkembang dalam masyarakat. Sejalan dengan perubahan masyarakat dari “tradisional” menuju kehidupan “modern”, arena untuk proses belajar kolektif beringsut dari ikatan–ikatan ‘komunal yang tertutup’ menuju ‘asosiasi-asosiasi yang terbuka’. Bentuk komunikasi dan belajar sosial yang ditemukan dan dipraktikkan oleh asosiasi-asosiasi awal (masyarakatmasyarakat ‘pencerahan’ Eropa), misalnya, menjadi fondasi bagi model masyarakat modern. Model ini disebut ‘civil society’, yang 26 menyiratkan karakteristik asosiasi, berupa kesamaan hak untuk berfikir bebas, berbicara, dan berkumpul. Perubahan pada arena belajar sosial ini pada gilirannya akan membawa perubahan pada universum simbolik. Anggapan dasarnya, bahwa dalam asosiasi, universum simbolik itu diproduksi melalui discursive communication yang ditandai oleh derajat partisipasi dan rasionalitas yang tinggi. Universum simbolik yang dihasilkan oleh proses belajar dalam asosiasi tersebut bisa menjadi tandingan terhadap universum simbolik yang diproduksi melalui proses belajar dalam ikatan-ikatan komunal. Dalam pengalaman Indonesia, modernisasi yang dijalankan selama ini tidak diikuti oleh perubahan pada ruang belajar sosial. Perubahan sosial semata-mata diarahkan menuju pengembangan aspek-aspek produksi dan teknologi, dengan melupakan pentingnya proses belajar kolektif dalam dimensi etik dan praktik. Hasilnya adalah kesenjangan kultural, antara dimensi fisik dan solidaritas budaya. Secara umum, Indonesia masih merupakan masyarakat paguyuban bukan patembayan. Solidaritas budayanya masih menekankan afiliasi primordial (ascribed-group affiliation), ketimbang orientasi prestasi (achievedgroup affiliation). Asosiasi-asosiasi yang diperlukan bagi pembentukan civil society yang kuat belum hadir dalam jumlah yang signifikan. Lemahnya keterpautan asosiasional sebagain besar orang Indonesia

yang secara otomatis melakukan kendali terhadap proses belajar sosial. semua individu adalah warga negara tidak dibeda-bedakan menurut latar-belakang sosiografisnya. Semua pengandaian lama tentang hubungan dan fungsi lembaga-lembaga kenegaraan harus ditinjau ulang. Penutup Jika reformasi kenegaraan merupakan prasyarat “perangkat keras” bagi perbaikan kehidupan negara-bangsa. konflik sosial yang seringkali berdimensi ekonomi-politik seringkali disublimasikan ke dalam konflik-konflik identitas. Hasil akhir dari caracara autoritarian dalam manajemen negara itu adalah kesinambungan evolusi sosial-politik yang bersifat patologis. 28 Etika dan moral keagamaan berperan penting sebagai bantalan vital bagi keutuhan dan keberlangsungan suatu negara-bangsa. Manajemen negara patrimonial. Di depan hukum. Kesemua persoalan dan kemungkinan solusinya itu harus diletakkan dalam kerangka reformasi kelembagaan dan pranata kenegaraan. terutama lembaga yustisia dan tentara harus dibuat impartial secara politik. reformasi etik dan moral kemasyarakatan merupakan “perangkat lunak” bagi upaya-upaya perbaikan (islah) tersebut. kapan mereka bisa berbeda dan kapan mereka harus bersatu. Di dalam kerangka supremasi hukum. dengan menggunakan simbol-simbol komunal yang diwarisi dari pengalaman traumatis masa lalu. Negara Orde Baru melakukan kontrol yang ketat terhadap pelbagai asosiasi. Sebagai konsekuensinya. negara harus mampu melindungi keamanan dan keadilan bagi seluruh warga negara dan seluruh tumpah darah Indonesia. Penyelesaian-penyelesaian sosial-politik yang bersifat ‘high-touch’—melalui mekanisme ‘bawah tangan’yang bersifat ad hoc—harus ditransformasikan ke dalam penemuan mekanisme institusional dan konstitusional yang bersifat ‘sekali untuk selamanya’ (once and for all). terutama selama Orde Baru. Komunitas agama harus memiliki pemahaman yang jernih tentang mana persoalan privat dari agama dan mana persoalan publik dari agama. Demi penegakkan hukum. dengan memberdayakan lembaga kontrol dan ‘keseimbangan’ (checks and balances). civil society dan asosiasi-asosiasi terbuka yang diharapkan dapat menciptakan universum simbolik alternatif. harus digantikan oleh manajemen fungsi—yang berbasis transparansi dan akuntabilitas. Setiap agama memiliki concern bersama dalam persoalan publik . sebagai tandingan terhadap simbol-simbol 27 komunal tidak bekerja semestinya. Dalam kondisi demikian. Dengan demikian.terutama disebabkan oleh ekspresi hegemonik dari Negara. dengan kecenderungan personifikasi kekuasaan—yang sarat penyalahgunaan wewenang dan irasionalitas dukungan politik. aparatur negara. reformasi kenegaraan harus diletakkan dalam suatu kerangka tertib politik di bawah kepemimpinan hukum. Melalui strategi korporatisnya.

kemanusiaan dan keberadaban. dan diajarkan oleh semua agama dalam kitab-kitab suci. Sedang ‘negara’ (state) adalah suatu ‘konsepsi politik’ tentang sebuah entitas politik yang tumbuh berdasarkan kontrak sosial yang meletakkan individu ke dalam kerangka kewargaan (citizenship). Jakarta. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. bangsa beroperasi atas prinsip kekariban. Indonesia Kita. khususnya Torat. silang pandangan antara kelompok tersebut akhirnya memperoleh konsensus yang dewasa dan memenangkan semua pihak. semoga negeri ini bisa menjelma menjadi “baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafur”. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. Dalam hal ini. ***** Catatan: 1 Lihat Nurcholish Madjid.” Alinea ini mencerminkan bertemunya pandangan dua arus utama politik Indonesia: “nasionalis sekuler”—yang menitikberatkan kehidupan kebangsaan yang bebas. 30 a DIALOG b Narasumber : Syu’bah Asa dan Dr. dan “nasionalis Islamis”—yang melandaskan perjuangannya atas rahmat Allah Yang Maha Kuasa. yaitu “jual. civic religion itu tak lain adalah Pancasila. kesejahteraan. Dengan melaksanakannya secara konsekuen. Di dalam Panitia 9 dari BPUPKI. Oleh karena itu. Yudi Latif . Dengan kata lain. menjelang kemerdekaan Indonesia perwakilan masing-masing pihak yang saling berseberangan itu bisa duduk bersama untuk mencari titik-temu. Setelah para pendiri bangsa ini bersepakat untuk melakukan transaksi dan kontrak sosial secara terbuka dan sukarela. Dalam konteks keindonesian. 2 Makna dasar bay’ah atau bay’at itu berasal dari satu makna dengan perkataan bay’. Pengikatan hubungan yang bersifat transaksional-kontraktual lewat “perjanjian” (‘ahd) dan “jual-beli” (bay’ atau mubaya’ah) itu merupakan sifat hubungan antara Allah dan manusia. Penemuan Pancasila merupakan sejarah perjuangan mencari titik-temu dari kebhinekaan bangsa. demi kebahagiaan hidup bersama seluruh warga bangsa.beli”. Universitas Paramadina Press. keteladanan luhur telah ditunjukkan oleh para founding fathers kita. dan Al Qur’an. yang merancang Preambul UUD 1945. Hal itu tercantum pada Alinea ketiga: “Atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur.yang menyangkut keadilan. 3 Bangsa (nation) adalah suatu ‘konsepsi kultural’ tentang suatu komunitas yang diimajinasikan sebagai entitas dari suatu kinship (kerabat) yang biasanya diikat oleh suatu kemampuan self-rule. Dalam kerangka ini. Injil. Betapapun mereka memiliki imajinasi yang beragam tentang corak kebangsaan yang hendak diwujudkan di masa depan. Sedang negara beroperasi atas prinsip hukum dan keadilan. setiap agama harus mencari titiktemu dalam membentuk semacam “civic religion” bagi pengelolaan ruang publik bersama. adalah tugas kita untuk memelihara dan melaksanakannya secara 29 bertanggungjawab. Amin. individu dipertautkan dengan suatu komunitas politik (negara) dalam kedudukan yang sederajat di depan hukum. 2003.

yang akan membicarakan Analisis Teks dan Kontekstualisasi Khutbah Haji Wada‘ dan Tafsir Sosiologis Piagam Madinah. karena ada padang pasir. ia seperti pulau dan dikelilingi laut. Kedua. Namun pada saat itu. Tetapi jauh sebelum itu. Ini yang disebut sebagai daerah Arab yang menyenangkan. perebutan daerah tersebut terjadi antara dua imperium besar. Palestina. Yudi Latif dan Bapak Syu’bah Asa. pagi ini kita akan masuk pada sesi pertama. “serahkan pada Kaisar apa yang menjadi kekuasaannya”. Kalau Isa selalu mengatakan. sedang di utara diputus gurun. Tetapi. Dia memiliki ide bagaimana melegitimasi Romawi dengan keagamaan. Dahulu. Selain padang pasir. Kalau kita melihat dalam peta. Ada dua narasumber yang akan menemani kita. dari timur dan selatan dihalangi laut. antara daerah subur sampai Mekkah tidak bisa dipenetrasi karena berupa gurun. apa yang menjadi kepentingannya . Hukum Eropa itu dipengaruhi oleh Romawi bahkan Indonesia dipengaruhi juga. Saya akan memulai dari persoalan sosiologis dan mengapa Piagam Madinah menjadi penting dalam perkembangan negara bangsa di dunia. saya langsung meminta Yudi latif untuk presentasi. sejak Nabi Isa lahir. Madinah. Sentral Arabiah nyaris tidak bisa dipenetrasi. hampir semua nabi lahir di situ. orang Kristen yang murtad dibuang ke padang pasir ini. saya berbicara di depan para ulama yang merupakan pewaris Nabi dan tintanya lebih berharga dari pada darah mujahid. Irak. Mekkah. Kita tahu sejak abad ke-4 Palestina di bawah Agustinus. Agar waktu bisa berjalan dengan maksimal. Yudi Latif Saya senang sekali diundang acara halaqah yang dilaksanakan MAARIF Intitute. Pertama. Seperti halnya Australia menjadi tempat buangan orang Inggris. Di daerah gurun ini terjadi silang sengketa. Pengadilan Yesus sendiri dilakukan oleh Romawi. Ketika Nabi Muhammad SAW lahir. ada semenanjung Arabiyah (simpul Jazirah). Dari utara ada Meditarian. ia dikelilingi lautan dan dari utara dihalangi padang pasir yang nyaris seperti bulan sabit (vertile 31 crassent) yang suburnya luar biasa. Inilah yang membedakan Kristen dan Islam. kita sedang berbicara tentang warisan sejarah yang sangat berharga dari Nabi. yaitu Dr. Mekkah merupakan tempat yang ada di luar penetrasi kedua imperium tersebut. dan Gurun Pasir. Jadi. Kalau Kristen di Palestina. termasuk antara Romawi dan Persia. Mekkah. Romawi sudah sangat kuat. ada pula daerah subur seperti Yaman. Yudi adalah Direktur Reform Institute dan juga Deputi Rektor Universitas Paramadina. Palestina selalu menjadi pengaruh Romawi. Jordania. Maka dijadikan Kristen sebagai agama Romawi. yaitu Piagam Madinah. Nabi Ibrahim lahir di Baghdad dan bergerak sampai ke Palestina.Moderator : Joko Sustanto Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu Bapak dan Ibu yang saya hormati. Di gurun ini.

Nabi Muhammad SAW hijrah pada tahun 622 Masehi. Orang-orang yang terikat dalam perjanjian tersebut disebut sebagai ”umat”. 33 Piagam ini menjadi awal Nabi hijrah ke Madinah.adalah rohani. Pada konteks inilah kita akan meletakkan Piagam Madinah. Dan lama-lama mereka menguasai daerah yang subur tersebut dan raja lama tumbang. termasuk di dalamnya adalah Nabi. Nabi praktis hanya memerlukan waktu 8 tahun dari hijrah sampai Fathu (pembebasan) Makkah. hidup. Tidak ada kepentingan dengan syariah karena orde hukum sudah ada di tangan kerajaan Romawi. Karena semua menjadi bagian dari konflik. maka tidak ada yang memiliki otoritas untuk menyelesaikan. tidak ada yang bisa menyelesaikan. dalam perjanjian ada transaksi seperti jual dagang. Kalau model baiat sekarang dipaksakan oleh guru dan secara membabi buta. pada zaman Nabi tidak ada yang menyerang kecuali dia berkhianat. Kabilah-kabilah dan 32 kaum nomaden biasanya pergi ke daerah subur tersebut. Oleh karena itu. Baiat adalah transaksi. antar suku sudah menjadi bagian konflik. Karena tidak ada hukum universal. Dahulu baiat didasarkan pada konsensus dan bargaining untuk saling mendapatkan. Kabilah yang kecil akan mengikatkan pada kabilah yang besar. Dari situasi barbarik dan tribal saling . Kelompok-kelompok ini hidup nomaden yang selalu mengedepankan kolektivisme. Piagam ini juga menjadi wasit yang adil yang mencengangkan. tekanannya lebih ke spiritualisme. seperti jual beli. Dan kabilah-kabilah di Madinah menerima Nabi tetapi dengan jaminan Nabi harus memerankan diri sebagai hakim yang adil dan bisa menengahi konflik antar suku karena mereka juga lelah. kehormatan dan kehendak mencapai kebahagiaan menjadi jaminan dalam piagam tersebut. Karena itu. Artinya. Begitu seterusnya dengan kedatangan kabilah berikutnya. Seperti halnya yang terjadi di Papua. berkompromi sampai pada yang disepakati. Dalam Perjanjian Aqabah pada tahun 621 M disebutkan bahwa orang-orang Madinah akan bersedia menerima Nabi dan sahabatnya untuk berhijrah ke Madinah dengan jaminan Nabi bisa dipercaya menjadi rekonsiliator untuk menegakkan konflik kesukuan (tribal) yang tidak ada habisnya. Nabi membuat Perjanjian Aqabah (bai’at al-‘aqabah). hukum hanya berdasarkan pada kehendak kabilah. Dalam perspektif antropologi perlu adanya outsider essential yang akan menyelesaikan konflikkonflik itu. maka tidak ada hukum universal di Arab yang general ini. Siapapun yang diserang akan dibela dan siapapun yang berkhianat akan diserang. siapa yang diserang akan dibela oleh kelompok kabilahnya. Umat adalah siapapun yang ikut dalam semua kesepakatan atau perjanjian Piagam Madinah. Sebelum hijrah. Piagam Madinah disusun dalam posisi yang sama. Karena sentral Arab tengah tidak bisa dipenetrasi. Hukum diatur oleh suku-suku yang selalu harus bekerjasama secara kolektif.

kalau ada kehidupan yang sulit. kita diingatkan dengan ketauladanan Nabi dan bagaimana Piagam Madinah lahir. Pada saat itu. Jadi. tidak tiba-tiba. Nabi sering menggunakan tradisi lama yang diberi konteks baru. kehidupan di gurun juga susah. Bapak Yudi Latif tadi menjelaskan bahwa ada perbedaan karakter antara wilayah di luar Makkah dan Madinah. Seperti halnya Ibadah Haji jelas melanjutkan tradisi lama. Silakan. Moderator Terima kasih. Nabi dipergunjingkan dengan dikatakan sebagai pelanggar hari suci. zakat mal (harta) juga merupakan cara bagaimana ada akumulasi modal untuk mashlahah al-‘ammah (kepentingan umum). Kaum Anshor dan Muhajirin bisa saling bahu membahu. Beliau adalah alumni Mu‘allimin Muhammadiyah di Pekalongan dan sekarang sebagai Pimpinan Umum Tabloid Cahaya Nusantara. Syu’bah Asa Moderator (narasumber membacakan naskah Khutbah Haji Wada`) Terima kasih. Seperti halnya dalam Perang Badar. kita akan mendengarkan pembahasan Khutbah Haji Wada‘ oleh Bapak Syu’bah Asa. Nabi dihadapkan pada masalah yang memerlukan kesepakatan bersama. Piagam Madinah menjadi konsensus yang terus menerus menjadi pegangan pada setiap permasalahan.menjatuhkan. ada tradisi ghozwah yang sebenarnya berarti penyerbuan atau pensabotasean. tak terhindarkan bagi Nabi bukan hanya 34 sebagai pemimpin spiritual namun juga pemimpin negara yang perlu menetapkan hukum untuk kepentingan bersama. Selanjutnya. tetapi mana yang lebih biadab dibanding dengan orang yang mengusir dengan cara-cara biadab. Tetapi ada pula perbedaan antara Mekkah dan . kita masih memiliki waktu 50 menit untuk mendiskusikan apa yang telah dipaparkan kedua narasumber. Mereka kalau sudah sulit akan menyerbu armada dagang dan mereka ambil dagangannya tetapi dengan etika sedapat mungkin tidak ada darah yang tertumpah. Nabi pernah mengirim beberapa utusan yang dititipi surat yang tidak boleh dibuka sampai hari tertentu. Al Quran menjawab memang ada larangan menyerbu pada harihari suci (jadi ada pengakuan terlebih dahulu). sementara di Arab tidak ada hukum. terima kasih. Namun ada pula etika yang melarang melakukan penyergapan di bulan Rajab. Anisia Kumala (PP Nasyiatul Aisyiah) Pertama. Saya kira itu dari saya. Untuk menciptakan hukum. orang-orang Muhajirin bisa diterima. berbeda dari Yesus Kristus yang hukumnya sudah selesai dengan Romawi. Oleh karena itu. Dalam tradisi suku-suku. Maka. Sampai pada hari pertama bulan Rajab dan ada penyerbuan oleh para sahabat. Piagam ini juga kemudian berkembang menjadi sunnah yang tidak sekaligus menghilangkan tradisi lama. Tradisi lama terus dipertahankan dengan ruh yang baru.

dan Arab asli. Tarmizy Idris (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Saya cukup puas dengan pemaparan Bapak Syu’bah karena berdasarkan pada literatur yang sangat baku dan representatif. tadi juga disebutkan bahwa berbeda dengan di Madinah. Bapak menyampaikan bahwa Yesus tidak berkepentingan membawa syariah. kenapa Ten Commandments (10 firman Allah) masih tercantum dalam Perjanjian Lama. campur antara Yahudi dan arab asli. kalau tidak ada pertumpahan darah. kenapa Ikatan Remaja Muhammadiyah (IRM) tidak masuk. tetapi berbeda agama. Yesus tidak membawa syariah bukan karena Romawi sudah kuat tapi karena pada saat itu orang Yahudi sudah sangat kuat hukumnya namun aspek spiritualnya kurang dan sangat sekuler. lalu mengapa kita masih mengalami problem yang tidak bisa dipersatukan? Bagaimana mencari kendaraan yang bisa diterima oleh semua pihak? Yang kedua. Kalau di Mekkah tidak beragam. untuk Bapak Syu’bah. Memang heterogenitas masyarakat Madinah berdasarkan pada suku-suku. Selanjutnya. ini soal syariah Yahudi yang ingin terus dipertahankan. Pandangan Bapak tidak utuh dalam memberikan tafsir sosiologis Piagam Madinah karena analisisnya tidak bersumber pada teks asli Piagam Madinah. orang Turki. dalam buku Bapak (Intelegensia Muslim dan Kuasa: Genealogi Intelegensia Muslim Indonesia Abad ke-20. Pertanyaannya. Jadi. karena Nabi memang membutuhkan hukum tersebut. posisi geografisnya yang berbeda. Kenapa Nabi membuat Piagam itu. Tafsiran Bapak sama dengan penjelasan Nurcholish Madjid yang selalu mengutip pendapat Robert Bellah tetapi tidak membaca karya Ibn Hisyam. 36 Itu tidak benar. mengapa bisa berbeda? Kedua. Rosseau memiliki konsensus sendiri dan konteks Indonesia memiliki Pancasila. Nabi memerlukan Piagam karena terjadi tribal di sana.Madinah. Mereka tetap memiliki hukum yang satu dalam sosial. Selanjutnya tanggapan dan komentar saya untuk Bapak Yudi Latif. Misalnya. Saat ini Angkatan Muda Muhammadiyah sedang berbenah diri menuju gerakan intelektual. agamanya satu. Ada pandangan lain. Kalau Nabi memperjuangkan perempuan. 2005). Sebenarnya di Madinah pada waktu itu ada hukum masingmasing kabilah. Yahudi. Nurcholish Madjid sendiri mengakui bahwa Yahudi adalah agama yang sangat kuat rasionalnya. seperti dikemukakan oleh Montgomery Watt. Isi Piagam yang merupakan cita-cita Nabi masih kosong maka Nabi membuat Piagam itu. bagaimana kontektualisasinya dengan hukuman mati? 35 Masmulyadi (PP IRM) Untuk Bapak Yudi Latif. ada Kristen. sangat menarik pembahasan geografis masyarakat Arab dan Piagam Madinah. Jadi. setiap . Pandangan ini pertama dikemukakan oleh Baker. perjuangan kaum perempuan untuk konteks sekarang seharusnya seperti apa? Selanjutnya. Kalau kita melihat masyarakat Prancis yang mengalami konflik lalu J.

Nabi terpaksa harus masuk ke hukum secara teknis. Tadi Bapak menyinggung kafir dzimmi dan harbi. Bagaimana menurut Bapak? Jaja Nurjanah (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Untuk Bapak Yudi Latif. Tetapi. Sehingga ketika keluar dari jazirah arab. menurut Bapak mana yang lebih banyak diantara keduanya? Somantri P (SMK Muhammadiyah Cirebon) Saya pikir penting kita kembangkan identifikasi ajaran HAM dalam al Quran dan Sunnah Nabi. Yang menjadi kesepakatan hanya Piagam Madinah. setting Piagam Madinah bukan untuk menyelesaikan konflik tetapi untuk mendudukkan posisi Nabi dan sahabat. kita setengah hati untuk mengikuti. kalau saya menyimak pemikiran Bapak 37 Syu’bah mulai ada perubahan. Sedangkan yang lainnya tidak. Menurut Bapak Yudi. Kedua. Nabi masuk juga untuk menyiarkan Islam di Madinah. Jadi. mungkin tidak ada qishos. Jadi. Oleh karena itu. apakah komunitas Yahudi yang tinggal di Madinah itu memang dianggap murtad oleh pemimpin mereka? Menurut pendapat saya. disepakati sahabat dan ada yang ditolak Nabi. tetapi kalau Resolusi DUHAM itu diusung oleh negara-negara yang melanggar HAM. Itu direspon dengan baik oleh Nabi. bagaimana mentransformasikan dan mengaplikasikan nilai-nilai kemanusiaan yang terkadung dalam Piagam Madinah dalam konteks Indonesia yang mayoritas Muslim serta seperti apa formatnya? Sejauhmana perbedaan Piagam Madinah dengan Resolusi 217 A (III) mengenai DUHAM? Saya melihat yang dirumuskan Nabi sangat agung. Bapak Syu’bah lebih ke arah ustadz dan Bapak Yudi Latif lebih ke arah liberal. Nabi bisa saja hanya membuat hukum yang umum seperti adil. hukum yang dibuat Nabi bukan merupakan kesepakatan kabilah. Ahmad Syauqi (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Saya melihat pembicara yang hadir seperti dua kutub yang berbeda. Pertama. dari pada di Mekkah yang terus menolak. saya sepakat dengan perjalanan hukum atau kontekstualisasi hukum. seperti potong .kabilah sebenarnya punya hukum dan adat sendiri. ketika mereka sudah masuk Islam. Bagaimana pendapat Bapak Yudi tentang kelompok Islam radikal yang menyuarakan pentingnya Piagam Madinah di diterapkan di Indonesia? Bagaimana mengkontekstualisasikan dengan kelompok Islam di Indonesia? Kedua. Ada kekhawatiran terhadap Yahudi yang merupakan kekuatan dalam masyarakat yang memiliki akses ekonomi yang kuat. Hal lain. Kalau Nabi tidak lahir di Mekkah. Yang menjadi kesepakatan hanya Piagam Madinah. Haykal dalam “Hayatu Muhammad” berpendapat bahwa Perjanjian Aqabah itu dua kali. Untuk hukum kadang merupakan ketetapan Nabi sendiri. Yang pertama dengan orang Madinah yang belum Islam dan Aqabah kedua ketika mereka ketemu Nabi yang didampingi Abbas. hukum yang dibangun Nabi bukan karena kesepakatan kabilah-kabilah. mungkin soal faktor usia. Nabi hijrah ke Madinah bukan semata untuk menyelesaikan konflik di sana.

Musdah menghilangkan tradisi Islam untuk sesuatu yang bukan ajaran induk. Dan kalau ada sahabat Nabi yang galak maka istri mereka mengadu pada Rasulullah. Dia menginginkan sesuatu yang lain untuk wanita Indonesia. Ada juga kemajuan mengenai hak pemeliharaan anak dan itu . Apakah kita akan mengikuti induk ataukah tradisi? Ada yang dibilang induk. Seperti kalau dia dipoligami. itu menandakan dekatnya masa peralihan. kalau meneruskan tidak begitu. Moderator Saya persilakan kepada Bapak Syu’bah untuk menjawab terlebih dahulu. 38 Selanjutnya. Ketika berhadapan dengan laki-laki jelas kalah karena dikonstruksi seperti itu. Saya selalu bilang. maka suami harus mengganti 500 juta. berpendidikan tinggi. Misalnya. berarti Islam menggugat Rasulullah. terserah nanti. ketika Islam keluar arab terjadi banyak konflik. Nabi menikah dengan Siti Khadijah yang kaya tapi Nabi tidak melakukan poligami saat itu. komentar saya untuk Bapak Syu’bah. Imam Syafi’i menyatakan “pukullah” itu dengan menggunakan kayu siwak. dan bisa duduk di politik. di India dan China yang sudah berperadaban maju sekalipun masih banyak kendala perempuan Mereka ada dalam kehidupan domestik saja. seperti kelompok Mawali (Muslim non Arab) yang disingkirkan sampai mereka masuk ke kekuasaan. Lebih baik itu diganti dengan perjanjian pra nikah. Musdah Mulia selalu mengklaim bahwa apa yang dilakukannya merupakan kelanjutan dari perjuangan umat Islam. seperti upacara perkawinan mengikuti gaya di Barat. kenapa tidak diubah pada shighat ta’liq. apa manfaatnya bagi perempuan kalau perkawinan seperti itu dan apa kerugiannya jika dilakukan seperti sekarang? Menurut saya. dia ingin 39 menghilangkan wali. Perjuangan Muslimat Indonesia selama ini sudah bagus dengan lahirnya PP 1974 seperti hak talak sekarang pindah ke pengadilan. Jelas ini bukan cara Islam. mahar. Lalu. Syu’bah Asa Banyak ayat yang menjelaskan mengenai nusyuz. Nabi sendiri tidak pernah memukul istrinya. Bukan hanya di Arab. Hal yang lain. serta antara laki-laki dan perempuan sama-sama mengucapkan akad ijab kabul. Kalau saya melihat lain bahwa itu adalah hasil konstruk sosial. Sehingga. memang itu kelanjutan. kita tidak melihat al-rijal (gender) tetapi pada qawwamuna-nya (kemampuan ekonomi dan sosial). Saya berbeda pendapat dengan Musda Mulia mengenai cara memperjuangkan hak-hak kaum perempuan. itu adalah simbol baku Islam. dan itu halal. Kedudukan perempuan dan laki-laki seperti lambang KB. Ketika Musda Mulia menggelar seminar “Islam Menggugat Poligami”.tangan. kita melihat banyak perempuan yang memiliki kemampuan. seperti poligami tidak diikuti karena itu tradisi. Soal akan bercerai atau tidak. pewarisan perempuan. Saya bilang. Sekarang. Tetapi. Itu untuk menunjukkan lemahnya pukulan.

Islam sekarang akan masuk lebih subversif. Kita boleh bertanya kepada setiap laki-laki apakah mereka nyaman dengan menganggur sementara istri bekerja. Mantan Jaksa Agung.diputuskan pengadilan. Tetapi setelah Nabi. Nabi Muhammad itulah yang diinginkan mereka menjadi Yahudi atau Nasrani. Dalam al-Quran ada qishosh. Oleh karena itu. Ketika Nabi datang. Dzimmi itu terakhir diberlakukan di Turki dan sudah terhapuskan lama sekali. Mekkah basisnya adalah perdagangan dan Madinah pertanian. mengenai perbedaan Madinah dan Mekkah. itu ayat tentang Nabi. Mengenai kafir harbi dan dzimmi. ketika krisis ekonomi terjadi banyak yang justru ke Mekkah. Tetapi dalam tradisi Islam susah sekali kita memprivatisasi dan meletakkan Islam dalam . karena ada baitullah. menjadi menarik ketika situasi ekonomi dunia memburuk tetapi di Mekkah dalam keadaan naik. saya merasa tidak enak kalau laki-laki dan perempuan betul-betul sama atau setara. Seperti dalam tentara. sekarang ada perdebatan mengelola hubungan agama dan negara. Yang saya maksud dengan lambang KB. Apakah kita akan mengubahnya. diantaranya ada yang berupaya memprivatisasi agama. ketika membicarakan kepemimpinan. Yudi Latif Pertama. akibat pengaruh Iran dan Turki. Mekkah itu memiliki wisata keagamaan. Atau sebaliknya. golongan Islam yang dimajukan. tergantung perspektif kita menafsirkannya. memang itu konstruksi. saya setuju dengan Abdullahi Ahmad An-Na’im. tradisi nomaden memang begitu. Rupanya. Dalam kitab Al Manar karya Muhammad Abduh sudah tidak ada dzimmi dan harbi. Kalau lagi subur mereka akan tetap di sana tetapi kalau lagi krisis mereka akan nomad. Sekarang tidak relevan lagi karena dunia sudah menyatu dan menjadi kecil. Jadi. seperti halnya di Indonesia. Terakhir. Makin maju zaman. Dalam fikih ada kafir dzimmi dan harbi. Abdurrahman Saleh menyatakan bahwa hukuman mati itu perlu. Sekarang tidak butuh lagi itu. tidak menjadikan Barat sebagai model. Itu tidak akan jalan. Yang ada. Kalau ayat al-rijalu itu adalah ayat keluarga dan 40 kalau ada waris 1:2 itu karena fungsi. perempuan malah makin terperangkap. banyak persoalan dan Nabi menunjukkan kemajuan yang luar biasa seperti perempuan bisa mewaris. tidak. Mengenai agama dan negara. dan perempuan juga boleh menuntut ilmu. mengenai hukuman mati. Apakah Islam datang di ruang yang kosong. perempuan menjadi tidak bebas kembali. Kalau dikaitkan dengan ayat walan tardla. tidak harus. Pada zaman Nabi perempuan bebas sekali. perempuan disuruh pergi ke masjid. Pengadilan juga punya hak memantau poligami apakah menguntungkan atau tidak. Mengenai lambang KB. apakah seorang istri nyaman dengan suaminya yang menganggur. tidak secara jasad. Terima kasih. mereka dilarang menikah dengan perempuan yang pangkatnya lebih tinggi.

Dalam perjanjian itu. maka perlu konsensus. Menurut saya. Dalam peran tersebut. Maka. Agama tetap namun bagaimana agar negara tidak dimutlakkan oleh simbol-simbol agama yang memaksakan otoritas pemahamannya. Tidak ada institusi efektif untuk mengeluarkan 41 ulama agar hanya mengurus spiritual. Ini karena Islam sering diletakkan di luar pagar politik. Ketuhanan yang pada level substantifnya diterjemahkan dalam level kemanusiaan. Yesus lebih masuk ke dalam spiritual. maka itu akan bertentangan dengan Islam sendiri seperti yang terjadi di Arab Saudi. seperti dalam fikih ataupun cabang agama yang lain. bahkan sekalipun Jawa yang sering mendominasi. karena tidak ada otoritas tunggal. Memang Muhammadiyah lebih cepat menerima pandangan mereka karena sudah ada fase purifikasi sebelumnya. Moderator Terimakasih kepada dua narasumber yang telah memberikan . seberapa sekulernya mereka tetapi masih bisa utuh. di Jepang karakternya juga jelas. tetapi tidak pernah bisa dibakukan. Dan kalau ada representasi tunggal. Seperti dalam Pancasila. tidak mungkin menjadi alat menggebuk orang Islam. dan berujung pada keadilan sosial. harus dirobohkan pandangan memisahkan agama dari negara. Islam membawa seluruh agama-agama ke dalam peacefull concession.” Seperti halnya Pancasila di Indonesia. kira memiliki kegelisahan yang sama terhadap Hizbut Tahrir dan PKS. maka nyaris tidak bisa ditemukan representasi tunggal. mengenai Yesus tidak berkepentingan dengan hukum. itu bahasa saya.ruang privat saja. selamanya tidak akan ada representasi tunggal. Memang ruang publik sudah diatur hukum Romawi dan agama sudah diatur dalam perjanjian lama. karena mereka masih berjejak pada etika Protestan. persatuan. Tetapi. Karena tidak ada otoritas tunggal. Bagaimana dengan konteks negara Islam di Indonesia. ke dalam mereka mengembangkan cinta kasih dan solidaritas namun keluar mereka mengembangkan dendam. Samuel P. Bagaimana agar 42 karakter politik lebih diwarnai Islam? Pertama. Terima kasih. Di India karakternya Hindu. Saya kira. tetapi nilai-nilai bersama yang diyakini semua agama. Huntington pernah menulis “Sehebat-hebatnya doktrin komunisme didoktrinkan ke negara tetapi dia seperti rumah kardus ketika ada persoalan ekonomi. jelas sekali di Indonesia karakter Islam tidak muncul sama sekali dalam politik. maka bukan agama simbol yang diambil. itu paralel betul dengan prinsip-prinsip Islam. Tetapi. Sila Pertama jelas menegaskan bahwa bangunan bersama bernegara adalah ketuhanan. Di Indonesia tidak ada karakter Islam. justru mengajak seluruh peran agama dalam mengurus ruang publik bersama. Memang ada ikatan antar suku seperti larangan perang dalam bulan suci. Azasnya bukan agama diprivatisasi. Ini berbeda dengan Amerika. Terakhir. konsensus yang dipimpin hikmat dan kebijaksanaan.

diskursus tentang hak asasi manusia menjadi sangat aktual. isu hak asasi manusia menjadi agenda yang makin penting. suku. analisis dalam diskursus ini lebih bersifat filosofik. Hak itu mengimplisitkan kewajiban. tulisan ini membatasi diri pada diskursus tentang Islam dan Hak Asasi Manusia dimana Islam lebih dimaknai sebagai 45 ajaran. Bila di satu pihak ajaran Islam menjadi dasar bagi pembentukan peradaban sementara di pihak lain hak asasi manusia dideklarasikan dan diadvokasikan sebagai salah satu pranata untuk membangun peradaban yang lebih baik (juga). Dengan demikian.A Fattah Santoso Pendahuluan Setelah berakhimya Perang Dingin. adat istiadat. atau wama kulit. karena tidak saja diadvokasikan lebih giat lagi ke seluruh dunia. dan Struktur Dari membandingkan beberapa definisi tentang hak. dengan. dan bahkan penampilkan hak asasi manusia negara-negara Islam. ia dapat dimaknai sebagai suatu nilai yang diinginkan seseorang untuk melindungi dirinya agar ia dapat memelihara dan meningkatkan kehidupannya dan mengembangkan kepribadiannya (M. Dalam kata asasi terkandung makna bahwa subjek yang memiliki hak semacam itu adalah umat manusia secara keseluruhan tanpa membedakan status. dan yang menjadi keunikan Islam adalah bahwa ajaranajarannya tidak hanya mencakup kepercayaan dan ritus saja tetapi juga menjadi dasar bagi pembentukan peradaban. deduktif. agama. Berkaitan dengan ini. Islam dimaknai sebagai ajaran. Walau demikian. Latar Historis. bahkan tanpa mengenal kenisbian relevansi menurut . 43 ISLAM DAN HAK ASASI MANUSIA M. ada dua hal yang inheren dengan kata Islam. karena pada umumnya seseorang berbicara tentang hak manakala ia mempunyai tuntutan yang harus dipenuhi pihak lain. maka diskursus tentang Islam dan Hak Asasi Manusia menjadi relevan. pandangan masyarakat Islam terhadap hak asasi manusia. 1987). Wb. ras. Hak Asasi Manusia: Makna. Dalam. diskursus tentang Islam dan Hak Asasi Manusia sekali lagi menemukan relevansinya. Dari sejumlah hak-hak manusia itu ada yang dinilai asasi. Karena.keterbatasan akses terhadap realitas empirik. Timur. lebih-Iebih bila dikaitkan dengan Islam. Sehubungan dengan itu. tetapi sudah dimasukkan juga sebagai faktor dalam menentukan kebijakan hubungan antarbangsa. pergaulan masyarakat adalah mustahil membicarakan hak seseorang atau sesuatu pihak tanpa secara langsung mengaitkan hak itu dengan kewajiban orang atau pihak lain. dapat dikaji. Pertama. Sebagai suatu kajian empirik untuk tujuan deskriptif atau evaluatif sekalipun. Islam dimaknai sebagai realitas historis para pemeluknya. dan komparatif. Wassalamu‘alaikum Wr.pencerahan kepada kita semua. misalnya. Kedua.

The Bill of Rights 46 Negara Bagian Virginia (Juni 1776). dan menetapkan suatu kewarganegaraan (pasal 13-15). 1978). hak ekanomi dan hak sosial. tetapi sebagai produk budaya modern ia didesain untuk melindungi kebebasan individu dalam konteks negara-bangsa modern dimana kekuasaan negara cenderung semakin dominan dan tersentralisasi (A. yaitu lapisan atas. mencari suaka ke negara lain. hak untuk bebas bergerak. yang tidak mempunyai hak-hak tetapi hanya mempunyai kewajibar-kewajiban.E. Mayer.waktu dan tempat. hak untuk bebas berfikir. masyarakat manusia pada zaman dahulu terdiri dari dua lapisan besar. dan mutlak pemenuhannya (Cf. advokasi hak asasi manusia mencapai momentum globalnya sejak 10 Desember 1948 ketika Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan Deklarasi Universal Hak-hak Asasi Manusia. seperti The Bill of Rights dari Revolusi Inggris (1689). hak untuk hidup. hak untuk memperoleh perlakuan yang manusiawi (tidak sewenangwenang) dalam penyelesaian tertib sosial (pasal 5. Perlindungan terhadap kebebasan iridividu itu akan nampak jelas dalam Struktur (baca: batang tubuh -meminjam istilah UUD RI 1945) Deklarasi Universal Hak-hak Asasi Manusia. Seperti deklarasi-deklarasi sebelumnya. hak untuk menikah dan membangun keluarga (pasal 16). Yang termasuk dalam hak sipil dan hak politik. 1987). Untuk kepentingan kajian. yang mempunyai hak-hak dan lapisan bawah. Sebagaimana dapat diketahui dalam sejarah. minoritas. hak asasi manusia haruslah sedemikian penting. 1991). hak untuk memperoleh keadilan di depan hukum (pasal 6-8). sehingga mereka diperlakukan sewenang-wenang oleh lapisan atas (Harun Nasution. Kesadaran itu kemudian memicu upaya-upaya perumusan dan pendeklarasian hak-hak asasi manusia. mayoritas. Dengan demikian. Deklarasi Kemerdekaan 13 Negara Bagian Amerika Serikat (Juli 1776). . hak untuk memiliki kekayaan (pasal 17). Sidney Hook. dan 9-11). antara lain: hak persamaan/kemerdekaan sejak lahir (pasal 1). dan The Declaration of Rights of Men and Citizenship Sidang Konstituante Perancis (1789). kedua. 1987). diakui oleh semua peradaban. yang ditekankan adalah pencarian jaminan pengakuan hakhak rakyat (lapisan bawah) oleh otoritas negara atau kekuatan vang sedang menguasai negara (A. Deklarasi PBB tersebut dapat diklasifikasikan dalam tiga kategori: pertama. mendasar.K. kebebasan dan keamanan (pasal 3). The Bill of Rights dalam Konstitusi Amerika Serikat (1789). Kesadaran akan hak asasi manusia dalam peradaban Barat timbul pada abad ke-17 dan ke-18 Masehi sebagai reaksi terhadap keabsolutan raja-raja dan kaum feodal terhadap rakyat yang rnereka perintah atau manusia yang mereka pekerjakan. hak kolektif. Setelah melalui proses yang panjang. Deklarasi PBB ini tidak didesain dalam rangka masyarakat yang berstuktur persukuan. hak sipil dan hak politik. Setiap kali pernyataan tentang hak asasi manusia dibuat. dan ketiga. Brohi.

dan kesadaran ontologis tentang struktur Deklarasi PBB. Perspektif Barat dalam melihat hak asasi manusia dapat disebut bersifat anthroposentris.C. dan bukan sebagai penguasa. dalam pengertian mandataris.28). Produk dari perspektif anthroposentris ini tidak lain adalah individu yang otonom (J. Dari eksistensinya yang ideal. hak semua ras dan suku bangsa untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi. Semua kewajiban itu merupakan amanah yang diemban (33:72). Allah semata yang mempunyai hak-hak) dengan cara mematuhi hukum-hukumNya. Sedangkan yang termasuk dalam hak ekonomi dan sosial (pasal 22-.K. Vatin. Brohi.47 berkesadaran. manusia hanya mempunyai kewajiban-kewajiban kepada Allah (karena itu. namun kewajiban-kewajiban ini pada gilirannya menimbulkan segala hak yang berkaitan dengan . Manusia adalah makhluk Allah yang terhormat (Q. hak untuk menikmati standar kehidupan yang cukup. antara lain: hak untuk bekerja dan memperoleh upah yang layak. Dan hak kolektif mencakup hak semua bangsa untuk menentukan nasibnya sendiri. dan hak masyarakat untuk bebas dari neo-kolonialisme (pasal 28-30). yang diberi kuasa. termasuk perumahan dan pelayanan medis. ia disebut khalifah. hak untuk beristirahat dan berekreasi. Dari latar historis beberapa perumusan dan deklarasi hak asasi manusia (yaitu perlindungan terhadap kebebasan individu di depan kekuasaan raja. 1987). walaupun merupakan Deklarasi PBB di mana seluruh bangsa dari pelbagai penjuru dunia terlibat namun harus diakui berasal dari buah pemikiran dan anak peradaban Barat. 48 Hak Asasi Manusia dalam Islam Cara pandang Cara pandang Islam terhadap hak asasi manusia tidak terlepas dari cara pandangnya terhadap status dan fungsi manusia. kaum feodal atau negara yang dominan dan tersentraIisasi). hak untuk mempero1eh jaminan sosial. dengan pengertian bahwa manusia dipandang sebagai ukuran bagi segala sesuatu karena ia adalah pusat atau titik tolak dari semua pemikiran dan perbuatan (A. 6:165 dan 33:72). serta kesadaran historis tentang peradaban yang melahirkannya. dan hak untuk berkumpul dan berserikat (pasal 20-21). Hak-hak asasi manusia di atas. dan hak untuk berperan serta dalam kegiatan kebudayaan. Dalam status terhormat dan fungsi mandataris ini. Dalam kaitan ini. 1978).S. manusia ditarik pada kehidupan yang riil (realitas empirik) agar ia dapa: teruji sebagai makhluk yang fungsional. Walaupun manusia mempunyai kewajiban-kewajiban kepada penciptanya. hak untuk memperoleh pendidikan.S. hak untuk mendapat liburan periodik dengan (tetap) mendapat upah. sebagai realisasi dari perjanjiannya dengan Allah pada awal mula penciptaannya (9:111). 17:70 dan 15:28-29) dan fungsional (Q. dan beragama (pasal 18-19). dapatlah diidentifikasi karakteristik utama hak asasi manusia.

tidak bersifat anthroposentris. misalnya. Cara pandang ini. hak kebebasan. aku tidak dapat memenuhi tugas/kewajibanku ini.” (AK. Brohi. adakah aku (pernah) berdoa untuk itu? Aku telah setuju untuk menanggung beban ini. Pada sisi lain. 1978). beban yang dipikulkan ke pundakku sedemikian beratnya. sebuah problema yang sering muncul dalam 49 melaksanakan hak asasi manusia. Sebaliknya. kecuali dengan pertolongan Allah. dengan demikian. setidaknya secara filosofis. dapat menjembatani ketegangan. antara individu dan negara. Karena itu. Si penguasa sendiri.hubungannya dengan sesama manusia. bahkan konflik. merupakan bentuk kualitas kesadaran keagamaan. Islam memandang hak asasi manusia dengan cara pandang yang berbeda dari Barat. Oleh karena itu. Bekerjasamalah denganku bila aku berlaku benar. Ajaran Islam tentang Hak Asasi Manusia Sumber ajaran di dalam Islam adalah Al Qur’an dan Sunnah (juga tradisi kehidupan kaum Muslim awal). Patuhilah perintahku selama aku mematuhi perintah-perinlah Allah dan Rasul-Nya. (bahkan) tidak pernah bercita-cita memilikinya. Kewajiban bertauhid (mengesakan Allah). koreksilah perbuatanku bila aku khilaf. Sunnah di sini . aku berharap Allah menjadi saksi bahwa aku tidak mempunyai keinginan untuk memegang jabatan ini. sehingga aku merasa bahwa aku tidak mempunyai kekuatan di dalam diriku untuk mengembannya. Kalian telah mengangkatku sebagai pemimpin kalian. sepeti hak persamaan. yaitu kesadaran kepada Allah sebagai pusat kehidupan (A. tidak seorangpun dapat melepaskan dirinya dari hukum Allah karena melanggar hak-hak orang lain. baik secara diam-diam maupun secara terbuka. bila mengkhianati amanah Allah. 1978). Penghargaan kepada hak asasi manusia. Brohi.K. walaupun hal itu tidak berarti aku lebih unggul daripada kalian. yang bertindak sebagai pemegang otoritas yang diangkat untuk melaksanakan hukum Allah. tetapi bersifat theosentris (sadar kepada Allah sebagai pusat kehidupan). dan hak memperoleh keadilan. agar kejahatan tidak mengangkat kepalanya (baca: memperoleh momentumnya). akan dihukum juga. tetapi berpalinglah dariku bila aku menyimpang. Menurut Islam. Khutbah sahabat Abu Bakar ketika diangkat menjadi khalifah melukiskan hal ini sebagaimana berikut: “Hai saudara-saudaraku. Kekuasaan negara hanyalah wakil dari kekuasaan Allah. Seorang manusia mengakui hak-hak manusia lain karena hal itu merupakan kewajiban yang dibebankan kepadanya dalam rangka mematuhi Allah. bila dilaksanakan dengan benar akan menimbulkan kesadaran akan hak-hak yang berkaitan dengan hubungan antar sesama manusia. tidak ada kenikmatan bagiku di dalam memegang pimpinan ini.

masih pada tahap identifikasi yang barangkali belum komprehensif juga. yaitu cara hidup Islami yang ditetapkan berdasarkan wahyu illahi. Falsafah dasar bagi hak asasi manusia dalam Islam terdapat daIam ajarannya yang utama. 50 ucapan-ucapan verbalnya. tumbuh-tumbuhan dan benda tak bernyawa) berasal dari Yang Maha Esa. Bertitik tolak dari sumber-sumber tersebut. Pada gilirannya. dan bahkan bebas dalam beragama (Q. mengandung ide persamaan dan persaudaraan seluruh manusia (Cf. Dari ajaran-ajaran dasar tentang persamaan. bebas dari tekanan dan paksaan manusia lain. Satu hal yang barangkali kurang disadari oleh mayoritas generasi Muslim berikumya adaIah bahwa sistem syari’ah tersebut merupakan produk pemahaman manusia tentang sumber-sumber Islam dalam konteks sejarah tertentu (yaitu abad ketujuh sampai kesembilan). sistem itu dipertahankan untuk tetap menjadi landasan bagi pengembangan peradaban masa kini dengan konteks sejarah yang berbeda. tanpa bergeming sedikitpun pada upaya reformasi sistem tersebut. alam semesta beserta isinya (manusia. timbullah hak-hak asasi manusia yang lain. persaudaraan.Dalam kaitan dengan hak asasi manusia. dan 49:13). bebas dari eksploitasi manusia lain. kondisi ini telah melahirkan sejumlah agenda permasalahan kontemporer yang belum terpecahkan. 1979). ajaran lauhid. sehingga ia tidak hanya mencakup persoalanpersoalan yang legal dan yurisprudensial saja. dan kebebasan manusia. Dalam tauhid terkandung pengertian bahwa yang ada hanya satu Pencipta bagi alam semesta. teologi. Mereka telah berhasil mengembangkan sistem syari’ah yang komprehensif dan koheren. dia secara . dengan demikian. Tetapi sebelum agenda permasalahan itu diungkap. dan 10:99) . bebas dari pemilikan manusia lain (Q. terlebih dahulu dikaji ajaran-ajaran Islam tentang hak asasi manusia dengan merujuk langsung pada sumber-sumber Islam. manusia tidak boleh diperbudak oleh manusia lain. bebas dalam kemauan dan perbuatan (Q. tetapi juga praktek-praktek ibadah ritual. kemahaesaan Tuhan. Karena manusia itu bersaudara dan 51 sama derajatnya. yaitu tauhid.S.S. Sistem syari’ah ini telah berfungsi sebagai petunjuk bagi umat dan pada gilirannya menjadi landasan bagi peradaban Islam sejak abad ketujuh. termasuk masalah hak asasi manusia. 90:13).S. dan persetujuan-persetujuannya sendiri. Q. etik. 33:72). hewan. kesucian personal dan tatakrama yang baik (Fazlur Rahman. para sarjana Muslim selama tiga abad pertama sejarah Islam mengembangkan syari’ah. Manusia dalam Islam adalah manusia bebas (Q. 2: 256.S. walaupun -perlu dicatat.S. misalnya. Karena manusia itu bersaudara (yang mengimplisitkan adanya kasih sayang) dan memperoleh kebebasan. 4:1.dimaksudkan sebagai penjelasan dan pengimplementasian Nabi Muhammad SAW atas nilai-nilai etik dan filosofik dan prinsipprinsip dasar al-Qur’an melaIui contoh-contoh perilaku dirinya. 76:2-3). Konsekuensinya.

Demi Tuhan yang ditangan-Nya terletak kehidupanku. 2:188 dan 4:29).. Tidaklah orang Arab lebih tinggi daripada orang non-Arab..” (AK Brohi. ayahmu pun satu. 2:129 dan 3: 164). ‘beberapa bangsa sebelum kamu telah dihancurkan karena mereka menjatuhkan hukuman pada masyarakat kelas bawah tetapi tidak menghukum anggota masyarakat kelas atas (pada waktu mereka melakukan tindak kejahatan).. 13:11).. dan 42:38). Dan secara kolektif. (Bukhari. Persetujuan Rasulullah SAW kepada pendapat sahabatnya: “Dalam peristiwa Perang Badar. hak mengecap pendidikan (Q.. 51:19 dan 90:14-16).S. hak memperoleh jaminan sosial (Q. berbeda pendapat. Tuhan kamu satu. Nabi memilih suatu tempat . Sebagian dari khutbah Rasulullah SAW di depan umatnya pada peristiwa Haji Wada’: “.. Engkau hanya boleh mengambil dari seorang saudaramu sesuatu yang dengan sukarela diberikannya kepadamu . sedang Adam dari tanah . Kitab al Hudud...S. 49:13). hak berkeluarga (Q. 4:29). 1.. hak mendapat pekerjaan. kamu semua anak Adam. tentu saya potong tangannya”. dan berserikat (Q. kecuali karena kesalehannya . berbicara. 2.. Ketahuilah bahwa semua kaum Muslimin itu bersaudara. dan negeri ini adalah suci . hak berfikir. Lebih lanjut.. karena manusia itu bersaudara dan sama derajatnya. perlu diberi hak untuk bebas dari neokolonialisme dan segala bentuk diskriminasi (Q... Hai manusia...S. 4:58. Petuah Rasulullah SAW kepada seorang wanita yang datang berkonsultasi kepadanya atas anjuran Usamah: “Dari ‘Urwah. 30:20 dan 67:15).S...1978). 1981). dan 5:8).. 4:1 dan 30:21). hak untuk bebas bergerak/mobilitas (Q... andaikata anak perempuanku Fatimah melakukannya. 3:159.. 52 Barang siapa yang telah menerima amanah maka tunaikanlah amanah itu kepada yang telah mengamanahkannya .S... sebagaimana hari ini. perlu diberi hak untuk bebas menentukan nasib mereka sendiri (Q. dia secara individual perlu diberi hak memperoleh keadilan di depan hukum dan perlindungan dari perlakuan yang tidak manusiawi (sewenang-wenang) dalam penyelesaian tertib sosial (Q. Ajaran Islam tentang hak asasi manusia di atas telah diaktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat pada zaman Nabi Muhammad SAW dan Khulafa’ur Rasyidin (empat khalifah pertama) seperti tersirat dalam beberapa Sunnah dan tradisi Sahabat berikut ini. upah yang layak dan memiliki kekayaan (Q. Nabi berkata. Kamu mempunyai hak atas diri isteri-isteri kamu dan isteri-isteri kamu mempunyai hak atas diri kamu .S..Hai manusia.S. 3. sesungguhnya darah dan harta bendamu adalah suci sehingga kamu menemui Tuhanmu.S.. dari ‘Aisyah yang mengatakan bahwa Usamah suatu saat menganjurkan kepada seorang wanita untuk datang kepada Nabi.. Dan secara kolektif.individual perlu diberi hak untuk hidup dan memperoleh keamanan (Q. bulan ini..S.S.

khusus yang dianggapnya pantas untuk menyerang musuh. Jangan patahkan keyakinan yang telah kamu ikrarkan. (AK Brohi. persaudaraan. semuanya akan berada di bawah lindungan Allah dan NabiNya: tidak ada uskup yang diberhentikan dari keuskupannya. Dari kajian terhadap ajaran-ajaran Islam tentang hak-hak asasi manusia dan aktualisasinya pada zaman Nabi dan Khulafa’ur Rasyidin. rahib-rahib. Salah seorang sahabatnya. Hasiil identifikasi 54 tersebut harus diformulasikan dalam sebuah rumusan yang dapat berguna. pendeta-pendeta. kecuali sekedar untuk dimakan. maka biarkanlah mereka dan kegiatan mereka dalam keadaan yang damai “. Jangan rusakkan atau membakar pohon-pobon korma. Jangan memenggal seseorang pun. Nabi menjawab tidak. Perjanjian Rasulullah SAW dengan golongan Kristen Najran: “Dari Muhammad Sang Nabi kepada Abu Harist. Nabi menyetujuinya. Jangan bunuh domba-domba. apakah yang menyebabkannya memilih tempat khusus itu karena hasil dari wahyu Tuhan. bertanya kepada Nabi. uskup Najran. 1987). tempat itu secara strategis lebib baik tempatnya.K. seperti persamaan. Jangan bunuh anak-anak. Untuk kebutuhan masa kini di mana hak asasi manusia diadvokasikan secara gencar. (AK Brohi. 1978). dan penghormatan terhadap sesama dengan jelas telah dikukuhkan sejak tahap awal Islam. dapatlah disimpulkan bahwa prinsip-prinsip dasar yang berkaitan dengan hak asasi manusia. bagaimanapun merupakan bagian dari . Hubab bin Mandhar lantas mengajukan suatu tempat alternatif untuk memberikan serangan terhadap musuh. Dengan ucapan itu. karena menurut anggapannya. 1987).” (A. sehingga (menurut pengakuan objektif Jean Claude Vatin. baik bagi sebuah Deklarasi Islam Universal tentang Hak-hak Asasi Manusia maupun bagi penyempumaan prinsip-prinsip universal seperti yang terkandung daIam Deklarasi PBB karena ia. tidak ada rahib yang akan diberhentikan dari biaranya dan tidak ada pendeta yang akan diberhentikan dari posnya. 53 4. dan jangan tebang pobon-pohon yang menghasilkan buah-buahan. Mungkin sekali secara kebetulan kamu akan bersua dengan orang-orang yang telah mengundurkan diri ke dalam biarabiara. Hubab bin Mandhar. kemerdekaan. 1987) “menempatkan dunia Islam beberapa abad di depan Barat”. lelaki-lelaki dan perempuan-perempuan. Brohi. ternak-ternak atau unta-unta. 5. orang-orang yang hidup di gereja-gereja mereka dan budak-budak mereka. Pesan Khalifah Abu Bakar ketika mengirim ekspedisi pertama ke negeri Syam: “Hendaklah kamu bersikap adil. identifikasi ajaran-ajaran Islam tentang hak asasi manusia belumlah memadai. kebebasan. dan tidak akan terjadi perubahan dalam hak-hak yang mereka telah nikmati sejak lama”.

Pendekatan ini diadopsi dari pemikir Malaysia. 40:40. kandungan Al Qur’an dapat difahami dalam empat peringkat: . Agenda Permasalahan Dalam mengidentifikasi ajaran-ajaran yang berkaitan dengan hak. seperti hukuman untuk pembuat kerusakan di bumi: dibunuh. 13:23. Sebelum masalah kedua ini dijawab. 4:29. yang terakhir lebih superior dari yang terdahulu (Q. dihadapan kita dijumpai agenda permasalahan sebagaimana diuraikan berikut. terutama yang ter-akhir. seperti dalam kewenangan menjadi saksi (Q.hak asasi manusia. melalui dua makalahnya (1987 dan 1989). Bila dua masalah terakhir dapat terpecahkan. Dr. Berdasarkan pendekatan ini. 17:70. hukuman untuk pencuri: dipotong tangan (Q.S. disalib. 2: 282) di mana kesaksian dua orang perempuan dihargai sama dengan kesaksian tunggal seorang laki-laki. 55 Untuk menjawab masalah di atas nampaknya tidak mudah. 4:34). bahkan keduanya merupakan kesatuan ontologis (Q. terutama yang bersumber dari Al Qur’an. namun pendekatan-peodekatan dalam memahami kandungannya masih beragam. dan 95:4). sementara di pihak lain dijumpai ayat-ayat yang terkesan membedakan perempuan dari laki-laki.S. apakah pemecahan itu berimplikasi pada reformasi metodologi? Alternatif Pemecahan Walaupun disepakati bahwa Al Qur’an merupakan asas hidup umat Islam. kiranya dipertanyakan juga bagaimana pandangan kita terhadap kandungan Al Qur’an itu sendiri. karena timbul masalah baru apakah dalam memahami dua kelompok ayat itu diperlukan pendekatan tekstual atau pendekatan lain.S.khazanah kemanusiaan. atau dipotong tangan dan kaki (Q. 43:16. Chandra Muzaffar (lahir 1947). 24:2).S.S. di satu pihak ada beberapa ayat yang menjelaskan prinsip persamaan manusia. 5:38). 4: 11 dan 4: 176) Misal lain. dijumpai beberapa ayat yang walaupun dalam satu tema tetapi terkesan kontradiktif. atau terkesan membatasi hak-hak perempuan. 17:40.S. Dalam makalah ini disampaikan suatu pendekatan yang dipandang tepat untuk mempertemukan kelompok-kelompok ayat yang walaupun dalam satu tema namun terkesan kontradiktif dalam rangka memahami hak-hak asasi manusia dalam Islam secara lebih utuh. Akan tetapi dalam rangka formulasi itu. hukuman untuk pezina: didera seratus kali (Q. Yang menjadi masalah adalah bagaimana mempertemukan dua kelompok ayat yang walau dalam satu tema tetapi terkesan kontradiktif itu. 4:124. tetapi di pihak lain dijumpai beberapa ayat yang terkesan mengabaikan hak hidup dan manabat manusia. dan dalam menerima pembagian warisan di mana bagian perempuan hanya separuh dari bagian laki-laki (Q.S.S. di satu pihak ada beberapa ayat yang menjelaskan perlunya hak hidup dan perlindungan martabat manusia (Q. seperti tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan (Q. 5:33). 48:6 dan 57:18). 4:1). MisaInya.S.

Kedua. Karena. shalat. sombong. prinsip-prinsip dasar. berzina. Prinsip-prinsip dasar ini diperlukan untuk menjelaskan nilai-nilai filosofik dan etik yang masih bersifat umum sehingga dapat dijadikan panduan hidup 56 masyarakat baik secara individual maupun kolektif. mencuri. sebagaimana dilarang untuk memfitnah. dan lain-lain. harmoni. kebebasan. nilai-nilai filosofik dan etik yang bersumber pada ajaran utama: tauhid. menghormati orang tua. merupakan hasrat batiniah manusia agar memperoleh jawaban dalam kesunyian alam semesta yang dahsyat. dan tidak berubah. Karena itulah. Wujud dari prinsip-prinsip itu antara lain berupa perintah dan larangan. kesabaran. sehingga komunitas pertama . Peraturanperaturan dan kaidah-kaidah ini dijadikan sebagian dari wahyu untuk menolong umat Islam pada abad ke-7 menerapkan prinsip-prinsip dasar dan nilai-nilai filosofik dan etik. seperti perintah untuk mendirikan shalat. Umat. keindahan. peraturan dan kaedah dalam bidang ibadah. menindas. 1981). kesucian. prinsip-prinsip dasar ini dalam perkembangan peradaban manusia. tidak terikat pada zaman dan keadaan (Iqbal. Setiap Muslim mesti membuktikan kesetiaannya kepada nilainilai ini karena kesetiaan kepada nilai-nilai ini bermakna kesetiaan kepada Allah. Sejarah masyarakat dan peristiwa-peristiwa umat terdahulu yang diceritakan dalam Al Qur’an menunjukkan betapa pentingnya. berjudi. Keempat. bersikap malas. mengerjakan puasa. Dan hasrat batiniah itu adalah sesuatu yang kekal. sopan dan berakhlak dalam hubungan antara lelaki dan perempuan. dan lainlain. diminta mendirikan shalat. membagikan kekayaan dengan cara yang adil. Shalat adalah prinsip dasar. misalnya. berbaik dengan tetangga. baik sendirian maupun berjamaah. abadi. terutama dalam bidang ibadah. kejujuran.Pertama. kebenaran. menegakkan yang ma’ruf. Yang dimaksudkan dengan nilai-nilai ini adalah nilai-nilai seperti persamaan. Adalah wujud dari kebijaksanaan Tuhan yang tak terbatas untuk menerjemahkan ide-ide yang abadi dan universal (yaitu nilainilai filosofik/etik dan prinsip-prinsip dasar) ke dalam realitas 57 yang tertentu dan kontekstual. bersikap tamak. kasih sayang. haji. Ketiga. Peraturan dan kaidah ini juga tidak berubah karena intensitas shalat bukan sesuatu yang dipengaruhi oleh zaman dan keadaan. namun ada beberapa peraturan dan kaidah yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat yang tidak bebas dari konteks (pengaruh keadaan dan zaman). persaudaraan. Peraturan dan kaedah juga diwahyukan untuk menolong umat menerapkan prinsip. bohong. prinsip-prinsip dasar ini diterima sebagai aspek kandungan Al Qur’an yang tidak berubah. kebaikan.prinsip dasar. memberi zakat. keadilan. Berapa kali? Lima kali (waktu) sehari. mencegah yang munkar. membunuh tanpa sebab. Nilai-nilai ini bersifat kekal. Lima waktu adalah peraturan. dan bersahabat dan berusaha menyatupadukan umat manusia. keterpaduan.

dan peperangan. musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta. 5: 38. dan (memerdekakan) hamba sahaya. Contoh ideal tentang ini yang sering diungkapkan dari tradisi Islam adalah kebijakan Khalifah Umar dalam pembagian rampasan perang (yaitu. Untuk memungkinkan komunitas Muslim pertama menerapkan prinsip dasar ini. tetapi kebaktian itu bermakna bahwa seseorang itu percaya kepada Tuhan. nabi-nabi.S. dan mereka itulah orang-orang. Bahwa potong tangan merupakan cara menghukum pencurian yang kontekstual untuk kurun itu terbukti dari kajian terhadap adat-istiadat masyarakat yang dipraktekkan pada zaman sebelum wahyu turun kepada Nabi Muhammad SAW. Itulah sebabnya umat Islam dilarang mencuri. mengutamakan nilai filosofik/etik keadilan dengan menunda peraturan yang tersurat dalam Q. 81. dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya. penderitaan. salah satu cara hukuman yang mudah difahami (karena kontekstual) diwahyukan kepada mereka. dan dalam menghukum pencuri di saat paceklik (yaitu. dan menunaikan zakat.S. orang-orang miskin. berusaha adalah salah satu dari nilai etik yang tinggi mutunya dalam Islam. karena mencuri merupakan perbuatan yang mencabut hak individu untuk menyimpan atau memiliki sesuatu yang diperoleh melalui usaha yang jujur. sehingga dapat saja nilai filosofik/etik dan prinsip dasar dibebaskan dari peraturan dan kaidah tertentu yang jelas dipengaruhi oleh keadaan dan zaman. anak-anak yatim. 1987). kitab-kitab.S. hari kemudian. dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji. karena konteks yang berbeda). yaitu potong tangan. mendirikan shalat. Sebagai contoh. ternyata Al Qur’an sendiri membedakan nilai-nilai asasi dari peraturan-peraturan. 2:177: 58 “Kebaktian itu tidak ditentukan dengan pembelokan muka (kiblat salat) ke arah timur dan barat. mengutamakan nilai filosofik/etik ‘keadilan’ dengan membagibagikannya kepada rakyat yang lemah dan menunda “peraturan” yang tersurat dalam Q. Contoh ini dapat dilacak pada Q. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya). malaikat-malaikat. yaitu membagibagikannya kepada tentara peserta perang. karena konteks yang sudah berbeda).Muslim akan dapat mengerti makna praktis suatu perintah atau larangan moral (Chandra Muzaffar. dalam memahami kandungan Al Qur’an diperlukan kemampuan untuk dapat membedakan “nilai-nilai filosofik/etik” dan “prinsip-prinsip dasar” dari “peraturan-peraturan” dan “kaedahkaedah” dengan lebih mengutamakan yang pertama (nilai filosofik/etik dan prinsip dasar). dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan.” . Apa yang diperoleh melalui usaha yang jujur adalah mulia.yang bertakwa. Jadi berdasarkan pendekatan ini. Bila disimak dengan cermat.

bersifat kontekstual (dipengaruhi 59 oleh keadaan dan zaman) atau tidak. karena dapat dilacak kelompok ayat mana yang dikategorikan “nilai filosofik/etik” atau “prinsip dasar” dan kelompok ayat mana yang dikategorikan “peraruran/kaidah” (terutama yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat) yang kontekstual. mendasar. Salah satu sifat esensial dari analisis kategorik ini adalah kerelaan untuk menerapkan pengetahuan sosiologis dan historis (Chandra Muzaffar. . kaum feodal.Sebagaimana diketahui. Penerapan pengetahuan sosiologis dan historis ini barangkali dapat berimplikasi pada reformasi metodologik. Dalam kondisi seperti itu. kesadaran akan hak-hak asasi manusia mengglobal sejak 10 Desember 1948 dengan ditetapkannya oleh PBB Deklarasi Universal tentang Hak-hak Asasi Manusia. dan mutlak pemenuhannya. 1987). yang memungkinkan penundaan. Bila pendekatan ini dapat diterima.Qur’an tidak lagi secara tekstual tetapi memerlukan analisis kategorik. juga deklarasi-deklarasi sebelumnya. Ketika kemudian diberi imbuhan asasi. bila diterima dan diterapkan. Setelah melalui proses yang panjang. Konsekuensi dari pendekatan ini antara lain bahwa pemahaman kandungan Al. nampaknya masalah mempertemukan kelompok-kelompok ayat yang walau dalam satu tema namun terkesan kontradiktif itu dapat terpecahkan. pendekatan yang ditawarkan ini. bahkan perubahan. melihat hak-hak asasi manusia dalam perspektif anthroposentris. dirancang untuk melindungi kebebasan individu di depan kekuasaan raja. maka ia haruslah sedemikian penting. diakui oleh semua peradaban. agar ia dapat memelihara dan meningkatkan kehidupannya dan mengembangkan kepribadiannya. Allah SWT menegaskan apa yang boleh disebut sebagai “inti agama” (baca: nilai filosofis/etis dan “prinsip dasar”). akan memudahkan pemahaman ajaran-ajaran Islam tentang hak-hak asasi manusia secara lebih utuh dan substansial. kiblat ternyata hanya peraturan dan dimungkinkan berubah. deklarasideklarasi tersebut. baik secara konsepsional maupun aksi. yang pada gilirannya memberikan sumbangan pada pengembangan universal hak-hak asasi manusia. Akhirnya. yang nota bene anak peradaban Barat. Karena itu. yang berguna terutama untuk mengetahui apakah suatu ayat yang dikategorikan peraturan. ayat ini diwahyukan ketika kiblat shalat diubah dari Baitul Makdis ke Mekkah. karena cara (baca: peraturan) itu begitu penting bagi mereka. Penutup Hak dapat dimaknai sebagai suatu nilai yang diinginkan seseorang untuk melindungi dirinya. Deklarasi PBB ini. atau negara yang cenderung dominan dan tersentralisasi. seperti gugatan terhadap relevansi konsep naskh (penghapusan ayat-ayat yang datang terlebih dahulu oleh ayat-ayat yang datang kemudian). Pada waktu itu ada golongan tertentu dari sahabat Rasulullah yang menentang perubahan kiblat. Dari penegasan itu.

Harun. 1987). A. Karena itu. “Renungan tentang Hak-hak Asasi Manusia”. eds. . Islam and Human Rights: Tradition and Politics (Boulder: Westview Press). The Challenge of Islam (London: Islamic Council of Europe. ajaran tauhid tersebut berimplikasi pada keharusan prinsip persamaan. (1991). bila ternyata dua kandungan yang bertema sama itu terkesan kontradiktif. “Islamic Resurgence: A Global View”. kandungan Al-Qur’an yang berupa nilai filosofik/etik atau prinsip dasar diutamakan dari kandungan Al Qur’an yang hanya berupa peraturan yang kontekstual. dalam Altaf Gauhar. (1987). sehingga menempatkan dunia Islam beberapa abad di depan Barat. ed. Shahih al-Bukhari. dalam Taufiq Abdullah dan Sharon Siddique. Islam Indonesia: Menatap Masa Depan (Jakarta: P3M. eds. baik yang kekal. 3 Iqbal. Chandra (1987). seperti gugatan terhadap konsep naskh. Prinsip-prinsip tersebut telah menjadi landasan bagi pembentukan peradaban masyarakat Muslim awal. Konsekuensi dari pendekatan ini adalah kerelaan untuk menerapkan pengetahuan sosiologis dan historis yang dapat saja berimplikasi pada reformasi metodologik. Walau demikian. Islam and Society in Southeast Asia (Singapore: lSEAS. ditawarkan suatu pendekatan yang tidak lagi tekstual. Juz 15. 1989).K. Hak Azasi Manusia dalam Islam (Jakarta: Pustaka Firdaus. dan prinsip kemerdekaan dan kebebasan manusia. A. M. prinsip dasar. The Reconstruction of Rellgious Thought in Islam (New Delhi: Kitab Bhavan). Tulisan ini pertama kali dipublikasikan di Jurnal Akademika. tidak terikat pada zaman dan keadaan.. dan peraturan atau kaidah. “Sebuah Dialog tentang Islam dan Hak-hak Asasi Manusia”. A. 60 persaudaraan dan keadilan antar sesama manusia. Universitas Muhammadiyah Surakarta dan diterbitkan kembali seijin penulisnya. yailu tauhid (mengesakan Tuhan). 7 Nasution. (1987). 4 Mayer.. tetapi pendekatan yang memerlukan analisis kategorik. yaitu melihat kandungan Al-Qur’an dalam empat kategori ordinal: nilai filosofik/etik. 6 ———————————— (1989). Timur. Mohammad (1981). Kitab al-Hudud (Beirut: Dar al-Fikr). 61 DAFTAR PUSTAKA 1 Brohi. 9 Hook. terutama karya-karya: 8 Brohi. Sidney (1987).Hak-hak asasi manusia memperoleh landasannya dalam Islam melalui ajarannya yang paling utama. dan Bahtiar Effendy. Dengan pendekatan ini. dalam Muntaha Azhari dan Abdul Mun’im Saleh. 2 al-Bukhari (1981).K. maupun yang kontekstual. “AI-Qur’an: Nilai dan peraturan”. “Hak dan Kewajiban Manusia dalam Islam. “Islam and Human Rights”. Suatu Pendekatan Filsafat”. (1978).. Untuk mengatasinya. eds. 5 Muzaffar. terutama bila sumber legitimasinya ayat-ayat Al Qur’an.E. hak-hak asasi manusia dalam Islam lebih dipandang dalam perspektif theosentris. 1987). dijumpai kesan adanya kontradiksi antar beberapa kelompok ayat yang bertema sama. Hak-hak asasi manusia yang terjabarkan dari prinsip-prinsip itu memperoleh legitimasi dari sumber-sumber Islam. terikat pada zaman dan keadaan. terutama Al-Qur’an. (1987). Dalam menjabarkan (memformulasi) hak-hak asasi manusia. 1978). Edisi 3/Tahun XI/1993.

62 BAB II POSISI DAN PERAN HAK ASASI MANUSIA DITENGAH LIBERALISASI POLITIK DAN EKONOMI “. ditinggalkan. .. sementara di Eropa ada subsidi untuk sapi sebesar 12 dollar perhari. bisa dikatakan usia hak asasi manusia (HAM) masih tergolong “bayi”. “Hak-hak Asasi Manusia dalam Islam”. Ujung pemikiran HAM adalah doktrin hukum alam bahwa pada setiap manusia melekat serangkaian hak ilmiah yang kekal dan tidak dapat dicabut. (1987). Hal ini bersamaan dengan munculnya semangat anti-perbudakan. Edisi Kedua (Chicago dan London: University of Chicago Press). gagasan mengenai hak asasi telah muncul jauh sebelumnya. J. Islam.” Sri Palupi HAM DALAM KONTEKS DAN KEPENTINGAN SOSIOLOGIS KEINDONESIAAN Yoseph Adi Prasetyo D ibanding keberadaan agama. Fazlur (1979). Pemikiran mengenai HAM juga telah muncul pada Abad XIII sebagaimana termuat dalam dokumen Magna Charta (1215) dan juga Petition of Rights (1628) dan Bill of Rights (1689). anti-kekerasan..11 Vatin. Namun bila dilihat lebih jauh. Masalah HAM baru menjadi perbincangan publik pada pascaPerang Dunia II. Masyarakat miskin hanya memperoleh penghasilan 1 dollar sehari. Tepatnya setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berdiri pada 1945 berhasil memaklumkan Universal Declaration of Human Rights (DUHAM) pada 10 Desember 1948.. termasuk kebebasan pers dan kebebasan berekspresi. perlindungan perburuhan. dan berkurang karena tuntutan hal “ilahi” raja.C. Berbagai kritik terhadap doktrin hukum alam ini bermunculan pada Abad XIX hingga awal Abad XX. Rahman. Semua referensi menunjuk pada kegagalan peran agama dalam menjamin persamaan dan kebebasan.. Pada masa pencerahan (enlightenment) telah muncul istilah human rights sebagai ganti dari istilah natural rights dan istilah rights of man yang telah muncul sebelumnya. dan sebagainya yang melanda sebagian besar kawasan Eropa.inilah kondisi ekonomi global. Hal ini merupakan anti-tesis terhadap doktrin hukum alam yang sebelumnya mengajarkan sisi kewajiban dan menafikan ide sentral tentang persamaan dan kemerdekaan.

ICCPR seringkali disebut sebagai HAM generasi pertama dan ICCSER sering disebut sebagai HAM generasi kedua. Ketiganya tak bisa saling dipertentangkan. agama Islam sesungguhnya memiliki potensi konseptual yang bisa dikembangkan untuk melengkapi konsep-konsep mengenai HAM. dan memiliki fokus internasional. Dokumen DUHAM kemudian dijabarkan dan diikuti sejumlah dokumen lainnya yang hingga kini terus mengalami perkembangan secara menakjubkan. perlindungan atas persamaan bagi perempuan dan kesejahteraan. Belakangan muncul HAM generasi ketiga. Dalam kalangan Islam juga dikenal sejumlah tokoh intelektual yang mengembangkan pemikiran mengenai konsep HAM. seks. Sosial and Economic Rights. HAM. kurang individualis. Sosial. antara lain Farid Muhammad. yaitu Konvensi Wina pada 1993. Dengan demikian. Mahmoud Mohamed Thaha. rumusan HAM yang terkandung dalam dokumen internasional lebih bersifat egalitarian. antara lain yang perlu disebut adalah kovenan internasional tentang Hak Sipil dan Politik (International Covenant on Civil and Political Rights. ICCSER) pada 1966 yang diterima masyarakat internasional sebagai hukum kebiasaan internasional (international customary law). serta latar belakang . kekayaan. Misalnya konsep mengenai Piagam Madinah2. dan agama. dan Abdullah Ahmed An-Naim. agama. Dibanding hak kodrati yang berkembang pada Abad Pencerahan. Yang terjadi dalam banyak kasus justru penguasa (negara) mengkooptasi pemimpin agama dan menggunakan hukum perundang-undangan untuk membungkam serta membuat patuh rakyatnya melalui caracara yang melanggar HAM3. dan Budaya (Internastional Covenant on Culture. warna kulit. dan Agama 67 Tabel 1 menunjukkan domain yang berbeda antara sebuah hukum perundang-undangan. Secara tegas DUHAM menyantumkan tentang perlindungan dari tindakan diskriminasi yang bersifat rasial. 66 Tabel 1 Perbedaan Wilayah antara Peraturan Perundang-Undangan. Pergulatan Dua Perpektif HAM4 Hak asasi manusia bersifat universal. keyakinan politik. HAM.65 Kerusakan dahsyat dan banyaknya korban manusia yang dibunuh secara keji selama Perang Dunia II telah memunculkan semacam “kebulatan tekad” masyarakat dunia untuk melakukan upaya-upaya preventif. dan nilai-nilai penting secara global. pengakuan bahwa untuk semua dan setiap orang orang melekat harkat dan martabat kemanusiaan yang tidak ditentukan oleh latar belakang ras. ICCPR) dan kovenan internasional tentang Hak Ekonomi. yang merupakan cerminan dari bangkitnya nasionalisme Dunia Ketiga dan tuntutan terhadap pemerataan kekuasaan.

Tidaklah terlampau sulit untuk memahami reaksi balik dari berbagai kalangan tersebut. seperti kejahatan terhadap kemanusiaan terjadi. oleh karena itu menjadi musuh semua umat manusia – hostis humanis generis6. Tanggungjawab ini melahirkan doktrin jurisdiksi internasional. Oleh karena itu terjadinya berbagai kejahatan yang luar biasa itu bukan menjadi tanggungjawab pemerintah Indonesia tapi merupakan tanggungjawab dari kelompok-kelompok masyarakat Timor Timur sendiri yang bertikai soal kemerdekaan.sejarah5. batas agama. karena sikap ini menyangkut masih kuatnya pemahaman yang partikularis yang menjadi sendi dari nasionalisme yang banyak dikemukakan oleh pemimpinpemimpin otoritarian di Asia. Karena negara yang seharusnya . dan siapa pun korbannya maka pelanggaran tersebut adalah urusan semua manusia. menjadi hal yang wajar apabila muncul solidaritas internasional yang kuat untuk mengoreksi kejahatan 68 yang terjadi dengan menuntut dibentuknya pengadilan internasional. tidak dibatasi oleh garis batas negara. Doktrin tanggungjawab semua manusia – obligatio erga omnes – dikenal ketika pelanggaran hak asasi manusia yang berat. Reaksi balik dari kalangan militer dan kelompok ultra-nasionalis. politik dan budaya. sosial. Di mana pun. Nilai-nilai ini berkembang menjadi norma. dan melalui berbagai perjanjian internasional dan praktek/kebiasan internasional terbentuklah standar dan prosedur internasional dalam pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia. dilakukan oleh siapa pun. Ini juga berarti bahwa masyarakat internasional mempunyai tanggungjawab universal untuk bertindak mengoreksi pelanggaran atas hak asasi manusia yang terjadi. di mana masyarakat internasional dan negara mempunyai jurisdiksi untuk memprosekusi kejahatan tersebut. Pergulatan ini tidak begitu mengemuka pada masa perang dingin karena berbagai pelanggaran hak asasi manusia – termasuk yang dalam kategori berat – dapat begitu saja berlangsung dan tanpa tindakan koreksi yang berarti. dengan alasan bahwa Indonesia dapat menegakkan keadilan melalui institusi judisialnya sendiri. utamanya pada kurun waktu tahun 1980-an dan awal 1990-an8. Sementara ABRI sebagai alat negara hanya menjalankan tugas yang dibebankan negara. Kali ini tidak terletak pada gugatan tentang ada-tidaknya pelanggaran hak asasi manusia tapi pada mekanisme koreksi yang dituntut masyarakat internasional dan persoalan siapa yang harus bertanggungjawab. Secara singkat dapat dicatat reaksi ini berupa: penolakan terhadap pembentukan pengadilan internasional. Selain itu dikemukakan pula bahwa memburuknya situasi hak asasi manusia yang memprihatinkan di Timor Timur itu adalah akibat campur tangan kekuatan asing7. Karena itu dalam situasi seperti yang terjadi di Timor Timur tahun 1999. Kejahatan yang demikian dianggap sebagai kejahatan terhadap semua umat manusia.

Baru setelah Perang Dingin mereda dan akhirnya berhenti. selama pengaturan yang diterapkan itu tidak dimaksudkan untuk menghilangkan kebebasan dasar itu. Sebenarnya adalah utopia bahwa semua hak asasai manusia dapat berlaku untuk semua manusia dengan cara yang sama. Sudah barang tentu pergulatan ini tidak bebas dari kepentingan politik dari kekuasaan-kekuasan yang dominan terutama dari sektor negara. Relativitas ini terletak bukan pada nilai-nilai universalnya tetapi pada bagaimana nilai-nilai itu dihormati dan dilindungi. bagaimana perbedaan sistem politik dari negara-negara yang melahirkan kepentingan yang berbeda pula. Pilihan yang diambil oleh satu negara tertentu tentulah ditentukan oleh berbagai faktor sejarah. Pengutamaan hak-hak sipil dan politik ditenggarai sebagai pemajuan hak-hak yang lahir dari paham invidualisme. terutama pada bagaimana pemajuan dan perlindungan dilaksanakan. yang mengancam kolektivisme. Sosial dan Budaya merupakan contoh yang nyata. tingkat perkembangan yang bebeda dari satu negara ke negara lain. Untuk tiap negara bebaslah menerapkan sistem pengadilannya. Partikularisme di sini tidak dianggap menghilangkan standar internasional yang universal. Perbedaan ini dapat diterima secara internasional. yang akan mengancam liberalisme ekonomi. apakah memakai sistem juri (common law) atau majelis hakim (civil law). Perbedaan ini lahir dari berbagai latar belakang sejarah. 69 Sebagaimana telah disinggung sebelumnya. Sebaliknya bila relativisme disusun . pergulatan wacana ini kembali mengemuka. agama dan sistem politik akan membawa berbagai perbedaan.Hak Sipil dan Politik. Terpisahnya dua dokumen kovenan internasional yakni Konvensi Internasional Hak. Bagaimana pun perbedaan sejarah. Sebagai contoh. politik dan budaya. dan Kovenan Hak-hak Ekonomi. ada dua aras pergulatan dari perspektif universal dan partikularis. sosial dan budaya. Sedangkan pengutamaan hak-hak ekonomi.bertanggung jawab dapat berlindung di balik kekuasaan salah satu blok super power. Penolakan negara untuk memberikan pertanggungjawaban atas pembatasan dan/atau pelanggaran hak asasi manusia sekarang dimajukan dengan mengutamakan dalil-dalil partikularisme. ditenggarai sebagai pemajuan hakhak yang lahir dari sosialisme dan komunisme. sejauh dalam sistem itu hak asasi tersebut tetap dihormati. 70 Contoh klasik yang sering diungkapkan adalah menyangkut persamaan hak setiap orang di muka pengadilan9. Namun Blok Barat mengutamakan hak-hak sipil dan politik sedang Blok Sosialis didukung oleh negara-negara yang baru merdeka mengutamakan hak-hak ekonomi sosial dan budaya. Menyangkut nilai hak asasi manusia dan instrumentalnya. dalam penyelenggaraan dari kebebasan berserikat dan mengeluarkan pendapat – sebagai hak asasi – diatur berbedabeda di tiap negara. Pada mulanya PBB merancang satu domumen untuk 5 jenis hak asasi tersebut.

hak masyarakat dengan perorangan. pembangunan. guanrantees (jaminan).sedemikian rupa sehingga hak-hak tersebut menjadi tidak dihormati dan dilindungi. Bagi pemerintah otoritarian dalil yang dipakai ialah hak yang bersifat kolektif dianggap lebih utama 71 dan dapat meniadakan hak indvidu. dan yang relatif. Seiring dengan maraknya developmentalism di negara-negara berkembang pada dekade 1970-an dan 1980-an. Pada periode ini penguasa sering mengemukakan konsep trade-off: Demi lancarnya pembangunan harus ada pengorbanan atas hak-hak kelompok masyarakat tertentu10. maka pembatasan dan pelanggaran hak asasi manusia tersebut dilakukan atas nama pembangunan. dan dalam Konferensi Sedunia Hak Asasi Manusia di Wina. dan democratization (demokratisasi). Persoalan ini merupakan dimensi lain dari pergulatan dua perspektif: yang universalis. Sekjen PBB Boutros Boutros Gali dalam pidato pembukaannya mengungkapkan “tiga nilai penting yang bersifat wajib dalam Konferensi Wina”. terlepas dari perilaku negara yang mengabaian hak-hak asasi tertentu demi. dan untuk meredam suara-suara kritis dari oposisi terhadap penguasa. memang terdapat pergulatan yang penting antara hak individu berhadapan dengan hak kolektif. yang berpendapat bahwa hak individu sebagai sesuatu yang bersifat mulak. Upaya untuk merekonsiliasikan – sebagai lawan dari mempertentangkan – merupakan satu proses yang panjang. dimana pengakuan dari hakhak asasi tergantung kepada situasi politik dan sosial ekonomi dari satu negara tertentu. Namun sebenarnya. yang sering juga dikemukakan sebagai demi keamanan negara. yakni universality (universalitas). Apalagi bila dikaji lebih lanjut bahwa apa yang disebut sebagai “nilai-nilai Asia” itu tak lain adalah merupakan bentuk negasi atas tuntutan hak asasi manusia12. merupakan satu isu terpenting. maka relativisme lokal yang seharusnya diubah sesuai dengan universalisme hak-hak tersebut. Masalah HAM di Indonesia Menatap Indonesia hari ini adalah menatap sebuah negeri yang merana. Pada aras internasional hak-hak kolektif memang baru diakui secara universal pada dekade 1980-an.11 melalui satu proses yang panjang di PBB. Namun kecenderungan untuk mempertentangkan hak kolektif dan hak invidual masih terus berlangsung. atau dengan alasan. Namun apologia dari kekhasan atau partikularisme lebih banyak dilakukan oleh para pemimpin otoritarian dan lebih sering dipakai sebagai alasan-alasan filosofis untuk penekanan atau pembatasan hak-hak sipil dan politik. Berbagai pembatasan dan pelanggaran hak asasi manusia – termasuk atas hak-hak yang tak dapat dikurangi (non-derogable rights) sering dipakai sebagai sesuatu yang harus dilakukan untuk menjaga stabiltas dan integritas wilayah. yang masih terpuruk dalam multi-krisis dan bencana .

dan pengakuan atas terjadinya pelanggaran berat HAM di masa lalu. Kita bisa melihat serangkaian aksi kekerasan yang terus-menerus terjadi di wilayah konflik seperti Poso dan Papua. Jangan heran bila penyelesaian pelanggaran HAM yang memang merupakan agenda utama berbagai negara yang bertekad membangun demokrasi dan kemakmuran. Keberhasilan penanganan dan penghentian kejahatan HAM merupakan syarat bagi terciptanya masyarakat demokratis di masa depan. Hampir kita tak pernah mengingat lagi bahwa Indonesia pernah menjadi sebuah negeri patron bagi semua negeri yang baru bebas dari kolonialisme dan imperialisme. Negeri yang dibayangkan pernah dikagumi karena rakyatnya yang memiliki keramahan yang tinggi. Sebuah hal yang umumnya berujung pada hancurnya perekomian akibat terbelit oleh masalah korupsi. dan etnis. kejahatan dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang sistematis merupakan salah satu karakteristik utama. Afrika Selatan. Pelanggaran HAM Masa Kini Praktek kekerasan dan pelanggaran HAM terus berlangsung hingga kini. maka agenda melawan impunitas dalam gerakan hak asasi manusia . agama. Kita juga bisa melihat bagaimana Theys Hiyo Eluay dan Munir terbunuh secara misterius. rusaknya demokrasi dan lemahnya fungsi hukum. Jika berpegang pada gagasan dasar hak asasi manusia sebagai perlindungan individu dari kekuasaan negara. dan juga Korea Selatan menunjukkan adanya korelasi kuat antara penghormatan HAM sebagai bagian dari upaya perwujudan sistem demokrasi dengan naiknya angka indeks pembangunan manusia (HDI). kulusi dan nepotisme (KKN). Malah ada kecenderungan konflik sengaja dibiarkan terbuka dan sepenuhnya hanya menjadi tanggungjawab aparat kepolisian. 73 Pada era reformasi yang telah mengalami 4 masa kepresidenan ini. menghapusan hak-hak khusus dari aparat negara. sikap toleransi. Indonesia barangkali perlu banyak belajar dari pengalaman sejumlah negara yang baru lepas dari cengkraman rezim otoritarian yang berhasil menyelesaikan pelanggaran HAM masa 72 lalu dan menjadikannya sebagai pelajaran yang tak boleh diulang dan kemudian berhasil membangun negaranya. Kepercayaan rakyat kepada pemerintah dan penegak hukum hanya dapat dibangun jika rakyat melihat keseriusan keinginan politik pemerintahan yang baru dalam menegakkan hukum. Argentina. Indonesia sebagaimana negara-negara di mana rezim yang sebelumnya berkuasa adalah rezim otoriter. dan solidaritas telah berubah menjadi negeri yang terkoyak oleh berbagai pertikaian suku. Brazil. Pelanggaran HAM yang meluas dan sistematis umumnya menandai hancurnya politik dan landasan bernegara. juga tak tampak adanya kebijakan reparatif bagi penyelesaian tuntas kejahatan HAM masa lalu.tiada henti.

Ayoub. politik. sosial dan budaya. 3 Untuk kasus Indonesia. tapi juga hak-hak tersebut menyangkut semua hak asasi manusia meliputi hak sipil. Cesda dan LP3ES. karena berbagai pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia dilakukan dengan cara-cara ‘tertutup’ yang memungkinkan pelaku menghindarkan diri dari tanggungjawab. Jakarta. yaitu dengan memutus rantai impunitas. “Hak Azasi Manusia Dalam Islam” dalam E. hal. “Spiritualitas Asia dan Hak Asasi Manusia” dalam Candra Muzaffar dkk. Karena itu. . 2007. barangkali apa yang terjadi di Aceh merupakan sebuah gambaran lengkap tentang dominasi negara terhadap ketiga hal ini. Menegaskan bukan hanya semua orang memiliki hak asasi yang sama. Jakarta. yang selama ini hendak dikontrol oleh hak asasi manusia. diperlukan cara yang lebih efektif untuk melindungi hak asasi manusia. hak komunal maupun hak individual. Pada saat yang sama pula membangun gambaran bahwa mereka yang menentang kebijakan negara adalah mereka yang memiliki sikap anti-nasionalisme. Agenda ini sesungguhnya justru memperkuat kekuasaan negara untuk memaksa melalui hukum pidana. Alasannya sederhana.merupakan agenda yang luar biasa. ***** Catatan: 2 Lebih detail bisa dibaca Masdar F. Maka para aktor dominan menggunakan agenda yang ada untuk melegitimasi kekerasan yang dilakukan terhadap masyarakat sipil. Sesungguhnya. 4 Bagian ini saya cuplik dari tulisan Asmara Nababan. 2002 (draft buku). Berbagai standar universal mengenai hak asasi manusia serta mekanisme pengaduannya sudah banyak berkembang. Yogyakarta. yaitu demi kepentingan kedaulatan negara dalam diskursus publik. Lihat juga Mahmoud A. Mas’udi. 5 Peringatan sedunia 50 tahun Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia 1998 mengambil tema: All Human Rights for All. tidak semata legal formal. kelompok dominan Orde Baru telah berhasil memanfaatkan berbagai institusi demokrasi yang ada untuk mengonsolidasi kekuasaan mereka. 2000. salah satu bab hasil riset Demos-LRP. Human’s Wrong. Pada saat gerakan masyarakat sipil 74 masih terseok-seok mengonsolidasikan demokrasi. ekonomi. Pernah juga terjadi penembakan atas sejumlah manusia yang digolongkan dalam kategori tertentu dan kemudian dibiarkan di jalan – yang mungkin dimaksudkan untuk menciptakan efek teror pada masyarakat pada kasus penembakan misterius. Di Indonesia pernah terjadi kasus penahanan sejumlah orang tanpa pengetahuan keluarga atas sejumlah orang oleh Tim Mawar dari Korps Pasukan Khusus. secara normatif sudah tidak ada lagi persoalan mengenai wewenang melakukan inspeksi [intervensi] atas praktek-praktek negara terhadap hak asasi manusia. Naning Mardiniah. Pilar Media. Pada kenyataannya kekuatan dominan militer dalam arena politik masih cukup besar. Diseminasi Hak Asasi Manusia: Perspektif dan Aksi. “Internasionalisasi Standar dan Prosedur vs Domestikasi Keadilan Transisional”. pada kenyataannya adanya impunitas telah menyebabkan pelanggaran HAM tetap terus berlangsung. 6372. Namun. Shobirin Nadj. Dari berbagai pendekatan itu tidak ada yang mengelak akan perlunya investigasi terhadap pelanggaran HAM dalam arti luas.

disahkan tanggal 27 Juni 1989 dalam Konperensi Umum dari International Labour Organisation (ILO). Himpunan makalah pada konferensi itu telah diterbitkan menjadi buku. 76 LIBERALISASI EKONOMI. dalam persamaan yang penuh. 9 Pasal 10 Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia (DUHAM): Setiap orang berhak.6 Pada awal lahirnya doktrin dimaksudkan untuk kejahatan bajak laut. 2007. Makalah ini umumnya mengecam dominasi wacana HAM oleh Barat dan juga upaya menciptakan wacana tandingan mengenai perpektif nilai-nilai Asia sebagai alternatif. Lihat juga Convention No. 169 Concerning Indigenous and Tribal Peoples in Independent Countries. untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas. MODALDAN URGENSI HAK EKONOMI. Mahatir. SOSIAL. Bahkan secara langsung menuduh PBB sebagai sumber konflik yang terjadi. atas pemeriksaan yang adil dan terbuka oleh peradilan yang bebas (independent) dan tidak memihak (impartial). 12 Barangkali perlu dibaca kembali sejumlah makalah yang dipresentasikan dalam Konferensi Internasional Rethingking Human Rights yang diselenggarakan oleh Kelompok JUST (Just World’s Trust) di Kuala Lumpur pada Desember 1994. dalam penentuan atas hak dan kewajibannya serta dalam setiap tuduhan pidana terhadapnya. Sementara 10% orang terkaya di dunia menguasai 54% pendapatan global. dan perdagangan budak. Pemerintah Soeharto meminta agar masyarakat Kedung Ombo untuk berkorban (dilanggar hak-hak asasinya) bagi pembangunan bendungan. dengan menunjukan kekhasan nilai –nilai Asia vis a vis nilai-nilai Barat. sosial dan Budaya). § 2. Deklarasi ini secara eksplisit merumuskan hak kolektif untuk pembangunan. 10 Kasus Kedung Ombo merupakan contoh yang sangat prima dari dibenturkannya konsep pembangunan terhadap penghormatan hak asasi manusia. Pilar Media. BUDAYA Sri Palupi Fakta Ketidakadilan Global Liberalisasi ekonomi memperluas kesenjangan antara yang kaya dan miskin. Perbandingan berikut dapat mengilustrasikan betapa kesenjangan itu menganga dalam di depan mata kita. Soeharto adalah tokoh politik yang gencar memajukan wacana ini. Hak-hak kolektif ini sering disebut sebagai Generasi Ketiga hak asasi manusia (Generasi pertama: Hak-hak Sipil dan Politik. dan Generasi kedua Hak-hak Ekonomi. 11 Declaration on the Right to Development disahkan dalam Sidang Umum PBB pada 4 Desember 1986. Lee Kuan Yu. 7 Argumentasi ini berulang-ulang diungkapkan oleh para terdakwa dan pembelanya dalam sidang-sidang Pengadilan HAM adhoc Timor Timur. ditonjolkan sebagai wacana balik atas universalisme. 75 8 Asian values. Lihat Candra Muzaffar dkk. § Total pendapatan 500 warga terkaya di dunia jauh lebih besar daripada total pendapatan 416 juta warga termiskin di dunia. ³ Pendidikan dasar untuk semua orang di dunia 6 milyar USD ³ Kosmetik di USA 8 milyar USD ³ Air dan sanitasi untuk semua orang di dunia 9 milyar USD . Soeharto antara lain mengucapkan dalam bahasa Jawa “jer basuki mawa bea” (agar sejahtera dibutuhkan pengorbanan). Yogyakarta. Human’s Wrong.5 milyar (40%) penduduk dunia yang berpenghasilan kurang dari 2 USD sehari hanya menguasai 5% dari pendapatan global.

54% meninggal karena gizi buruk dan 19% karena diare dan gangguan pernafasan. tingkat kemiskinan meningkat dari 18. hanya 46. dan kesehatan. Angka ini setara dengan 3 kali tsunami dalam sebulan. § Di bidang pendidikan. kesempatan kerja.200 anak mati. § Pengangguran meningkat dari 10. § Menurut standar Bank Dunia. § Kemiskinan mempengaruhi semua aspek kehidupan: pendapatan. Fakta Kemiskinan Nasional Keluarga Penderita Busung Lapar § Jumlah penduduk miskin meningkat dari 41 juta jiwa pada akhir 2005 menjadi 51.6% menjadi 23%.2 juta jiwa pada kuartal I 2006. konsumsi. pendidikan. termasuk kesehatan reproduksi. mayoritas adalah perempuan dan anak.310) sehari. Pada periode yang sama. air dan sanitasi. Sementara subsidi untuk 1 ekor sapi di Eropa besarnya 2 USD per hari. setiap tahun 10.000 perempuan mati di saat hamil dan melahirkan anak.2 milyar penduduk di negara berkembang.7 juta anakanak mati tanpa sempat merayakan ulang tahunnya yang kelima dan setiap jam terdapat 1. § Setiap tahun 5 juta perempuan meninggal saat melahirkan atau 2 kematian ibu setiap jam.7 juta anak balita menderita kurang gizi.9 juta pada Februari . § Setiap tahun sedikitnya 529.2 juta anak umur 7-15 th tidak pernah sekolah. Terdapat 2-4 anak dari 10 anak di 72% kabupaten menderita kurang gizi.8% anak usia sekolah yang menyelesaikan 9 th pendidikan dasar. 78 § 1. 5.³ Ice cream di Eropa 11 milyar USD ³ Kesehatan reproduksi untuk semua perempuan di dunia 12 milyar USD ³ Parfum di Eropa dan USA 12 milyar USD ³ Kesehatan dasar dan nutrisi bagi setiap orang di dunia 13 milyar USD ³ Pakan binatang piaraan di Eropa dan USA 17 milyar USD ³ Bisnis entertainment di Jepang 35 milyar USD ³ Rokok di Eropa 50 milyar USD ³ Minuman beralkohol di Eropa 105 milyar USD ³ Narkoba di dunia 400 milyar USD ³ Belanja militer di dunia 780 milyar USD 77 Fakta Kemiskinan Global Perempuan dan Anak-anak § Sedikitnya 1. partisipasi sosial politik.67 juta anak balita menderita busung lapar. lebih dari 110 juta jiwa penduduk Indonesia tergolong miskin karena masih hidup dengan penghasilan 2 USD (Rp 18. § Setiap jam 24 balita meninggal. § Perempuan dan anak yang menjadi korban trafficking berasal dari keluarga miskin. hidup dalam kondisi kemiskinan ekstrem (penghasilan kurang dari 1 USD sehari). nutrisi. Terdapat 4.

sementara untuk bayar cicilan dan bunga hutang 64 triliun Problem Hak Asasi Manusia Liberalisasi ekonomi yang memperluas kekuasaan bisnis menjelaskan adanya pergeseran locus kekuasaan.5 triliun. Bank Dunia. > Pertarungan demi hak sipil dan hak asasi merupakan pertarungan untuk mengendalikan penyalahgunaan kekuasaan negara. pemiskinan. aset negara dijual. sektor pendidikan 21. § Jumlah hutang Indonesia pada tahun 2003 sebesar 2. kekayaan alam/ lingkungan dikuasai dan dieksploitasi korporasi global: meluasnya ketidakadilan.2005 menjadi 11. yang menjadi basis pemahaman hak asasi manusia. WTO sebagai kaki tangannya). § Indonesia berada di bawah kendali pemilik modal global/ TNC (dengan IMF.120 trilun dan pada beberapa tahun terakhir 30-40% APBN digunakan untuk bayar cicilan pokok dan bunga hutang. § Padahal ekspansi kekuasaan bisnis telah menggeser locus kekuasaan. § Hak rakyat atas pembangunan dikorbankan.7 triliun. Kekuasaan bukan lagi hanya di tangan negara. § Hak asasi manusia melibatkan hubungan yang kompleks tentang siapa yang memiliki hak dan siapa yang bertanggung jawab untuk memenuhinya. Kekuasaan bisnis sama konkritnya dengan kekuasaan presiden dalam mengundangkan peraturan 2) Kekuasaan bisnis berakar dari kapasitasnya untuk melakukan atau tidak melakukan investasi 3) Kekuasaan bisnis juga terjelma dalam kekuatan . Perubahan Orientasi Gerakan Hak Asasi Ada 3 alasan meletakkan kekuasaan modal/bisnis sebagai basis menafsirkan hak asasi: 1) Sumber dan bentuk kekuasaan tak lagi tunggal. > Implikasi: perubahan orientasi target gerakan hak asasi. Indonesia terperangkap dalam hutang dan sistem ekonomi global yang tidak adil. dll. 79 § Penafsiran hak asasi manusia secara tradisional memandang negara sebagai penanggung jawab utama dan biang keladi setiap soal pelanggaran hak asasi manusia. tetapi juga di tangan aktor non negara. kerusakan lingkungan. anggaran sektor kesehatan 7. Indonesia dan dipaksa untuk menjalankan agenda liberalisasi ekonomi. Tahun 2005: dana kompensasi BBM utk orang miskin Rp 4.4 triliun. perusahaan negara diprivatisasi/ swastanisasi.1 juta pada Februari 2006. pengangguran. § Subsidi dihapus. Dalam Jebakan Hutang Sejak krisis ekonomi tahun 1997. khususnya pemilik modal.

membeli jajaran pengadilan. kodifikasi hukum dan interpretasi melalui penafsiran pengadilan. Pemantauan terhadap penggunaan kekuasaan bisnis dapat dilakukan dengan pendekatan hak asasi. dengan membeli keberlakuan/ ketidakberlakuan peraturan.finansialnya untuk merusak tata hukum dan pemerintahan. dan Budaya § Dibandingkan hak sipil. dsb. tidak dapat disidangkan dan hanya dapat dipenuhi secara bertahap). Sementara gerakan hak asasi telah sekian lama mengabaikan hak jutaan manusia yang dihilangkan sebagai akibat dari kebijakan dalam bidang sosial. . § Hak ekosob sering digambarkan sebagai hak “kelas dua” (hak yang tidak dapat ditegakkan. Padahal pelanggaran (berat) hak asasi manusia berkaitan dengan hak sipil politik seringkali hanyalah simpton dari pelanggaran hak ekosob. ekonomi dan budaya. yang dapat diberi upaya penyelesaian dan yang dapat diselidiki menurut hukum internasional. budaya (ekosob) masih sedemikian terbelakang. 80 Urgensi Fokus Hak Ekonomi. perluasan jaringan pemantau malpraktik kekuasaan bisnis menjadi kebutuhan yang semakin mendesak. pelaksanaan hak ekonomi. Dengan pendekatan hak ekosob kita sampai pada akar masalah pelanggaran hak asasi yang tersembunyi dalam kekuatan ekonomi dan bukan hanya mempersoalkan gejala/tanda (simpton) pelanggaran HAM saja. § Ada dugaan salah bahwa hanya hak sipol yang dapat dilanggar. politik (yang tertuang dalam kovenan hak sipil-politik). Kekuasaan bisnis yang semakin besar dan mendominasi semakin banyak aspek dalam proses manajemen hidup bersama. Keutuhan dan kesalingtergantungan ini ditegaskan kembali dalam Konferensi Dunia tentang HAM tahun 1993. sosial. aparat keamanan. § Dengan adanya fakta ekspansi kekuasaan bisnis. khususnya hak ecosob. § Secara historis gerakan hak asasi lebih banyak terfokus pada upaya untuk menghapuskan pelanggaran dan penegakan hak sipil dan politik. tidak semestinya lolos dari target gerakan hak asasi manusia karena hak asasi ditujukan untuk melindungi individu dari semua bentuk penyalahgunaan kekuasaan. Ada Apa dengan Hak Ekosob? § Hak sipil politik (sipol) lebih banyak mendapat perhatian. keluasan korupsi-kolusi dalam hubungan pelaku bisnis-pemerintah terjadi. Melalui cara ini. kepolisian. Sosial. 81 Padahal: § Ada keutuhan dan kesalingtergantungan antara hak sipol dan ekosob (Hak ekosob dan hak sipol tak dapat dipisah-pisah).

. § Pasal 9 : hak atas Jaminan sosial dan asuransi sosial. termasuk pengambilan langkah-langkah legislatif. § Pasal 13 dan 14: hak atas pendidikan (hak atas pendidikan dasar cuma-cuma dan kesempatan yang sama). § Pasal 10 : perlindungan bagi keluarga. budaya. memajukan dan memenuhi. ibu dan anak. § Pasal 7 : hak atas kondisi kerja yang adil dan menguntungkan. § Pasal 3 : persamaan hak bagi perempuan dan laki-laki 82 § Pasal 4 : pembatasan untuk meningkatkan kesejahteraan umum. § Pasal 11 : hak atas standar hidup yang layak (makanan. sosial.§ Hak sipol dan hak ekosob dirancang untuk menjamin perlindungan terhadap manusia sesecara sepenuhnya berdasarkan pandangan bahwa manusia berhak menikmati hak kebebasan dan keadilan sosial secara bersamaan. § Memastikan hak penghidupan minimal bagi semua orang. § Pasal 15 : hak untuk menikmati kebudayaan. § Pasal 6 : hak untuk mendapatkan pekerjaan dan hak untuk tidak kehilangan pekerjaan secara tidak adil. § Pasal 5 : tidak ada pembatasan ataupun pengurangan hak. § Pasal 2 : kewajiban negara untuk mengambil langkah agar semua warga dapat memenuhi hak. § Pasal 8 : hak atas kebebasan berserikat. Kewajiban Negara Peserta § Mengambil langkah-langkah dengan semua sarana yang memadai. § Kini hak ekosob mulai mendapat perhatian serius. pakaian. § Mencapai perwujudan hak secara bertahap (sedini mungkin mewujudkan hak). § Pasal 12 : hak atas standar tertinggi kesehatan (pemerataan kesempatan mendapat pengobatan dan jaminan minimum pada saat sakit. turut serta dalam kehidupan budaya dan mendapat manfaat dari kemajuan iptek. Pasal-Pasal Kovenan Hak Ekosob § Pasal 1 : hak untuk menentukan nasib sendiri --> hak bangsa-bangsa untuk secara bebas mengejar pertumbuhan/melaksanakan kegiatan ekonomi. melindungi. § Kewajiban untuk bersikap dan kewajiban untuk mencapai hasil. § Menghormati. Indonesia baru saja meratifikasi kovenan Hak Ekosob. terlepas dari tingkat pertumbuhannya. perumahan). § Mewujudkan hak tanpa diskriminasi.

Pembicara pertama adalah Bapak Adi Prasetyo. Prinsip-prinsip saling meghargai terkandung dalam setiap ajaran agama samawi dan ardhi. Amerika dan Israel adalah pelanggar HAM tertinggi di dunia. sekitar abad ke-17. Maka penting. Tadi kita sudah berbicara mengenai HAM yang melandaskan pada pengalaman dan dokumen keagamaan kita.***** 83 Narasumber : Yoseph Adi Prasetyo dan Sri Palupi Moderator : Fajar Riza Ul Haq Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Kalau kita baca laporan Amnesti International. Secara historis pemikiran HAM dimulai semenjak lahirnya Magna Charta dan Bill of Right. Sekarang kita akan membicarakan dari tradisi Barat. a DIALOG b 85 Perlu kita ketahui bahwa prinsip saling menghargai sudah dipraktekkan jauh sebelum adanya DUHAM. Agama sudah berumur ratusan tahun. setiap pemeluk agama secara sungguh-sungguh dan konsisten menggali nilai-nilai HAM dalam agamanya. Dalam perjalanan sejarahnya. Yoseph Adi Prasetyo Kalau kita bicara HAM hendaklah jangan dibandingkan dengan agama. sedangkan Piagam HAM berasal dari manusia dan berkembang terus menerus dengan kompromi-kompromi. Memperten tangkan HAM dengan agama sangat tidak tepat. Tetapi dalam perjalanan sejarahnya. Kalau tadi kita sudah melihat HAM dalam perspektif Islam. Agama itu transendental. Buktinya. Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian. Pendapat itu tentunya tidak benar karena HAM adalah rumusan kesepakatan semua bangsa dalam menjamin dan memperjuangkan hak-hak dasar hidup. Pendapat itu diperkuat berbagai literatur Islam yang menjelaskan tentang HAM. sekarang kita akan mencoba melihat dari tradisi dan perspektif yang berbeda. Begitu juga dengan tindak kekerasan yang dilakukan Israel terhadap Palestina. Ketika saya berdiskusi dengan Kiai Husein Muhammad waktu mengikuti seleksi Komnas HAM. Silakan. HAM mengalami perkembangan . Beliau adalah Direktur Institut Studi Arus Informasi(ISAI) dan aktif diberbagai lembaga diantara Demos. Pemerintah Amerika mendominasi dan menganeksasi HAM sehingga muncul kecurigaan dan kebencian bahwa HAM adalah proyek Amerika. Untuk sessi ini ada dua narasumber. pada saat Amerika menjadikan penjara Guantanamo sebagai camp penyiksaan tahanan Irak maka tindak kekerasan ini mendapat sorotan tajam dari Lembaga Amnesti International. sementara Piagam HAM baru lahir tahun 1948. beliau menjelaskan ajaran Islam banyak mengandung nilai-nilai HAM. keduanya menggeluti bidang HAM pada konteks Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM).

isinya hanya tentara. Sehingga lahirlah banyak peraturan tentang HAM dan pengakuan terhadap aliran-aliran kepercayaan. antar negara. tiba-tiba saya ditelpon dan dipaksa menuliskan Haur Koneng sebagai kelompok sesat. nilai-nilai agama menjadi sentral dan menjadi payung moral negara dalam mengatur tata pelaksanaan pemerintahan. Beberapa ayat sebagai berikut : 1) Hak untuk Menentukan Agama n QS Al-Baqarah [2]: 256 87 n Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). dan HAM. negara tidak boleh sembarangan menangkap orang. Karena. Sebagai contoh. China. pada tahun 1989. dimana wilayah agama. kami mahasiswa di Yogyakarta menandatangani protes dan menyuarakan kepada dunia internasional bahwa itu sebagai pelanggaran HAM berat. dan antar masyarakat. Disamping itu. Pada saat mau menuliskan hasil investigasi yang saya lihat. Begitu juga halnya dengan tragedi Tanjung Priok adalah rekayasa pemerintah yang berkuasa pada saat itu. Akhirnya agama menjadi mandul dan dibuat tidak berperan dalam memperjuangkan aspirasi umatnya. Secara prinsip tidak ada pertentangan antara agama. saya mengajak Bapak dan Ibu melihat kembali. ekstrem kanan. Ini artinya HAM tidak tunggal. negara.meliputi hubungan antara negara dan masyarakat. karena stakeholders-nya adalah kelompok agama. Bila kita rujuk al Quran kita akan menemukan banyak ayat-ayat yang berbicara tentang HAM. Sedangkan HAM posisinya menjadi rujukan tekhnis berbangsa dan bernegara. Jadi. negara memposisikan agama dan HAM dalam negara. pada masa itu tentara begitu dominan dalam mengontrol dan mengintervensi agama. dan perundangundang. Idealnya. Apabila ada rakyat atau kelompok masyarakat yang tidak tunduk terhadap kebijakan pemerintah maka diklaim sebagai pembangkang. Saya kira seluruh agama harus protes. Setelah Orde Baru tumbang. Sedangkan HAM berada di luar dan tidak boleh disentuh. kelompok petani yang melawan ketika tanahnya 86 diminta paksa tentara. dimana negara bisa melakukan diskresi mengambil orang dengan melanggar HAM. Pada masa Orde Baru agama dipaksa menjadi alat kepentingan negara dan pemimpin agama menjadi birokrat. Untuk itu. sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada . Di era Orde Baru. saya penah meliput Peristiwa Haur Koneng. Contohnya. penegakan HAM juga mengalami pasang surut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang berkuasa. dan penamaan-penamaan lainnya. atas nama UU Teroris. Pada zaman Orde Baru ada pengerutan (grouping) NKRI. dan warga negara yang setia. negara. Pemimpin agama yang kritis dan tidak patuh terhadap kebijakan negara akan dijebloskan ke penjara. agama berada di luar negara atau menjadi bagian dari negara. komparador. ketika terjadi pembantaian di Tianmen.

taatilah Allah dan taatilah Rasul(Nya). supaya kamu dapat memakan sebagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar.maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al_Quran) dan Rasul (Sunnahnya). tentulahj beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. 6) Menghormati Tanggung Jawab Personal n QS Al-An am [6]:164 n Dan tidaklahseorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri.jalan yang sesat… n QS Yunus [10]:99 n Dan jikalau Tuhanmu menghendaki. jika kamu bernsr-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. 4) Hak Privasi n QS Al-Nur [24]:27 n Hai orang-orang yang beriman. n QA Fathir [35]:18 n Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. padahal kamu mengetahui 3) Hak Untuk Berbeda Pendapat n QS Al-Nisa’ [4]:59 n Hai orang-orang yang beriman. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orangorang yang beriman semuanya? 2) Hak untuk Memiliki Harta Kekayaan n QS Al-Baqarah [2]:188 n Dan janganlah sebagian dari kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim. merekalah orang-orang yang beruntung. dan ulil amri di antara kamu. dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Yang demikian itu lebih baik bagimu agar kamu (selalu) ingat. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. 88 5) Hak Berserikat n QS Ali Imran [3]:104 n Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kkebagikan. . janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninga. Dan jika seseorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosanya itu tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikit pun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya.

Saya mengajak kita semua fokus dan bergerak memperjuangkan hak ekonomi. kebutuhan air warga dunia hanya membutuhkan 9 milyar dolar. Masyarakat miskin hanya memperoleh penghasilan 1 dollar sehari. Sebagian besar dana dihabiskan untuk belanja militer. Karena ekonomi adalah pondasi dasar dan panglima dalam kemajuan bangsa. Beliau adalah Ketua Institute for Ecosoc Rights. Silakan. Angka kemiskinan meningkat dari 41 juta menjadi menjadi 51 juta. Kedua kovenan ini lahir pada tahun yang sama. sosial. Jadi.7) Hak untuk Memperoleh Penghidupan n QS Al-Dzariyat [51]:19 n Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang misdkin yang tidak mendapat bagian Moderator Terima kasih Pak Adi Prasetyo. dan budaya. Untuk kesehatan. Bone (Sulawesi Selatan). Sri Palupi Sebelumnya Adi Prasetyo sudah berbicara mengenai HAM. dan budaya (EKOSOB). Setiap jam ada 20 balita yang meninggal . Kurangnya perhatian kita terhadap hak ekonomi berakibat pada kondisi yang memprihatinkan seperti saat ini. Kematian perempuan dan anak juga luar biasa. sementara di Eropa ada subsidi untuk sapi sebesar 12 dollar perhari. Pada tahun 1966 pemerintah mengatur penegakan HAM dalam hukum positif maka dibuat kovenan 89 yang mengatur hak politik dan hak ekonomi. Pada tingkat nasional situasinya tidak jauh berbeda. minuman beralkohol. sosial. Inilah kondisi ekonomi global. Berarti ada genocide terselubung orang miskin. seperti pendidikan dasar hanya perlu 6 US dollar. dan rokok. Jakarta. Ketimpangan ekonomi telah menjadi persoalan paling mendasar pada dunia global. sosial. serta budaya. mulai dari anak-anak dan perempuan. dan budaya prosesnya agak lambat karena mayoritas orang cenderung bergerak pada hak politik. pengeluarannya setara dengan parfum. sementara pengeluaran untuk kosmetik di Amerika saja 8 milyar. tetapi hak ekonomi. Dalam catatan UNDP tahun 2005. dan berbagai daerah lainnya adalah dampak dari pembangunan yang tidak memperdulikan hak-hak EKOSOB. narkoba. Saya akan lebih banyak berbicara tentang hak-hak ekonomi. 500 warga terkaya se-dunia pendapatannya lebih besar daripada 416 juta penduduk dunia. 90 Kalau mengikuti data Bank Dunia. sementara untuk parfum diperlukan 11 milyar dolar. situasi macam apa yang kita hadapi sekarang? Untuk alokasi pendapatan kebutuhan dasar. Busung lapar yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kejadian yang paling menyentak dan menggugah kesadaran kita semua adalah kasus busung lapar yang melanda dimana-mana. maka ada 110 juta orang miskin di Indonesia. Selanjutnya presentasi Ibu Sri Palupi. sosial.

tidak ada jaminan keamanan akan terus bekerja bagi seorang buruh. Sekarang harus diarahkan pula ke pemegang kekuasaan bisnis. Kalau kita lihat dana kompensasi BBM untuk orang miskin hanya 4.7 trilyun. sekarang dilucuti oleh pemodal. hak asasi selalu targetnya negara. karena kekuasaan bisnis sekarang sama kongkritnya dengan kekuasaan presiden dalam membuat perundang-undangan. sosial. target memperjuangkan hak asasi harus pula dibebankan kepada korporasi. ketika perempuan mayoritas 91 buta huruf. sementara untuk bayar hutang ada dana 46 trilyun. Kedua. hak ekonomi. sementara yang memegang dana bermain di luar. Sudah saatnya. Ini menjadi problem. mengapa semua tidak menyentak dan melakukan advokasi? Situasi ini. sebenarnya pelanggaran hak ekonomi. Sehingga pada akhirnya. Pada tahun 2005.67 juta dan pada tahun 2006 sudah mencapai 2. kekuasaan bisnis juga memiliki kekuasaan dengan dalih investasi. dan budaya menjadi prioritas. angka busung lapar sudah mencapai 1. Tentunya ini tidak benar. bagaimana orang miskin berhadapan dengan orang miskin. kalau ada penembakan. dan Aceh. mayoritas perburuhan kita adalah sistemnya kontrak (outsourcing). dan budaya sering sekali dipersepsikan tidak bisa dituntut secara hukum dan hanya bisa dipenuhi ketika negara memiliki kemampuan. Hak asasi ekonomi. Sehingga tidak apa-apa tidak dipenuhi ketika negara tidak punya uang. Hak politik sering hanya merupakan gejala dari pelanggaran hak ekonomi. Selama ini. sosial. pemerintah harus membuat kebijakan kongrkit. terutama korporasi global yang menguasai hajat hidup orang banyak dan mengontrol kepentingan orang banyak. kekuasaan bisnis terjelma pada uangnya untuk merusak sistem bernegara. tetapi kekuasaan tidak ada di negara. Ketiga. Hak ekonomi. Ambon. Misalnya. ketika HAM menjadi kekuasaan negara. sebagian daerah predikatnya pengidap AIDS terbesar di dunia dan kelaparan terjadi dimana-mana. dan budaya menjadi urgen ketika hak asasi dipegang oleh pemodal. Bukankah. banyak pelanggaran hak politik akarnya adalah pelanggaran hak ekonomi. Ada negara tetapi keputusannya tidak pada negara. Kita sangat berharap dengan diratifikasinya hak EKOSOB pada tahun 2005. sosial. Seharusnya keduanya seiring. Mengapa bisa begitu? Karena ada persepsi bahwa yang dapat dituntut hukum hanyalah hak politik. sosial.3 juta. mempertegas ada jarak yang jauh pemikiran kita terhadap persoalan-persoalan hak-hak EKOSOB. sosial. Maka. hak politik untuk membuat kebebasan. Seperti di Papua. Misalnya. Dulu posisi negara memiliki monopoli kekuasaan. Pertama. Tetapi. pemerintah sudah mencantumkan minimal 20% . Artinya. Dengan uang mereka bisa membeli tentara. pembangunan mengorbankan orang miskin.dan hampir 4 juta yang tidak pernah sekolah. dan budaya. dan budaya untuk menjamin keadilan sosial. sementara hak ekonomi. maka semua bisa bergerak untuk advokasi.

Selanjutnya. Pemerintah membuat program kegiatan tetapi tidak memperdulikan hasilnya. yakni untuk menjaga hubungan antara manusia (hablun min al-nas) dan dengan Allah (hablun min Allah). Moderator Terima kasih. dan Pancasila. ada busung lapar. kami sangat berharap halaqah ini terus berlangsung dan dapat mencari solusi berperspektif HAM untuk dunia pendidikan yang kita harapkan mampu mengubah keadaan. Solihin (Islamic Center Muhammadiyah Cianjur) Saya ingin menanggapi komentar Pak Adi Prasetyo mengenai fungsi agama yang diartikan sempit. Apakah itu disemangati untuk memenuhi hak-hak EKOSOB dan sudah memadai? Atau itu bagian dari upaya untuk mengelabui pajak? Somantri (SMK Muhammadiyah Cirebon) Padaa zaman Orde Baru. Ini sangat reduktif. Terimakasih. Terkait dengan ujian nasional. ABRI. saya persilakan jika ada pertanyaan maupun tanggapan. terutama dalam hak-hak EKOSOB. ada hak yang dilanggar pemerintah. Ini yang dapat saya sampaikan. 93 Masmulyadi (PP IRM) Ada dua paradigma yang mendominasi saat ini. pemerintah tdak pernah konsisten dalam menjalankannya. untuk Pak Adi Prasetyo. Seperti ketika mengatakan bahwa ujian nasional untuk mendapatkan standar nilai. Tidak seperti sekarang. Saya belum mendengar tentang hak nilai disampaikan. Sekarang. yaitu konvensional dan liberal. tetapi sering kali dilupakan. bagaimana hak anak untuk tidak menonton media-media porno? 92 Kedua. semua hanya diukur dengan nilai. Pada saat itu. dimana peran HAM ? Hak Asasi Manusia itu nyata atau hanya merupakan rambu-rambu dan tidak menjadi institusi penting pemerintahan? Buktinya. Mungkin kita tidak mendapatkan hasil yang baik sekarang tetapi untuk ke depan bisa menghasilkan kesejahteraan. Saya membaca HAM tidak secara spesifik. Sekolah juga hanya mengacu pada nilai tersebut dan menafikan kepentingan peserta didik. hanya menjalankan perintah Allah dan bertakwa. Sekarang banyak perusahaan besar yang membuat yayasan sosial. Padahal ada keinginan untuk membicarakannya karena banyak terjadi pelanggaran yang didasari atasnya. Seharusnya lebih luas. guru saya mengemukakan prinsip keselamatan. untuk Ibu Sri Palupi. Syahrir Yusup (SMA Muhammadiyah Kupang) Sebagai seorang guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan. di perusahaan-perusahaan kemudian . Irwan Abdullah (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Pertama.anggaran pendidikan dan ada hak minimum yang harus dipenuhi pemerintah pada kondisi apapun. Hasil diskusi kita hendaklah dijadikan masukan kepada Departemen Pendidikan Nasional. jangan membahas atau membicarakan tentang Soeharto. Konkritnya.

Yoseph Adi Prasetyo Saya setuju dengan Palupi yang telah memaparkan betapa lemahnya peran negara dalam menunaikannya kewajibannya kepada rakyat terkait hak-hak EKOSOB. tetapi limbahnya ditinggal di selatan. Setahun sudah masyarakat Sidoarjo hidup tanpa harapan ditengah ketidakpastian pemulihan hakhaknya. tetapi pada diwilayah mana ditampilkan. Bahkan sekarang mereka masuk dalam UU Kebebasan Berkekspresi. Kebebasan boleh. Negara hanya memiliki tanggung jawab memberikan pendidikan supaya masyarakatnya pintar. kecerdasan tidak bisa diukur dengan ujian nasional selama tiga hari. Apa yang sekarang bisa kita lakukan untuk mengubah persoalan yang rumit ini? Apakah kita akan memunculkan nabi-nabi baru? Moderator Narasumber dipersilakan untuk menjawab secara berurutan. Perusahaan harus punya kaki dan itu bagian dari tanggungjawabnya. Terlebih dalam suasana global. ini adalah penjinakan terhadap orang miskin. Sri Palupi Saya pikir.muncul corporate social responsibility (CSR). Namun jika masuk dalam UU distribusi maka bisa dijerat. Perusahaan yang semestinya bertanggungjawab seakan lepas tangan dan membebankan kepada negara dengan dalih bencana nasional. Kita tidak mungkin masuk ke wilayah pikiran berekspresi. Selama ini. Buktinya. kasus Freeport. Masalahnya. 94 Sekarang. Tetapi. negara tetap bungkam dan tidak berdaya. kekayaan diangkut ke utara. Tetapi tidak memberi dampak signifikan terhadap perkembangan ekonomi Indonesia. Sebaliknya. Masyarakat kehilangan pekerjaan dan tempat tinggal. Contonya. Misalnya. Banyak pemodal yang masuk tanpa kaki. negara tidak pernah berupaya melakukan pembaruan kontrak karena selalu takut dengan ancaman korporasi internasional akan hengkang dari Indonesia. . Program belajar sembilan tahun (WAJAR) adalah bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kecerdasan anak bangsa. negara harus memiliki hak pengaturan. Dan ini tidak cukup hanya diganti 5% tadi. Hal seperti ini bisa diatur dengan UU distribusi cetak bahwa majalah seperti itu tidak boleh dijangkau anak-anak. Terkait dengan kebebasan berekspresi harus dijamin. Perusahaan ini telah menguras emas dan tembaga yang tidak terhitung nilainya. mereka masuk dan bisa keluar kapanpun. dimana kemandirian bangsa. ribuan orang menjadi korban lumpur Lapindo tanpa ada kejelasan pertanggungjawaban. Berbeda dengan China. Mereka harus bertanggungjawab. Anehnya. bantuan-bantuan yang diberikan yayasan perusahaan tidak cukup untuk memenuhi hak-hak EKOSOB. masalah Majalah Playboy yang isinya lebih baik daripada Popular dan Matra. kerusakan lingkungan dan kerugian yang diperoleh. investasi boleh masuk kalau sudah membuat pabrik sekian tahun. Kalau sudah begini. otoritas negara secara pelan-pelan telah diambil alih oleh kekuatan modal.

Kedua. seperti hak kebebasan. secara statistik angkanya jutaan tetapi tidak pernah dianggap negara sebagai persoalan serius. menuntut pertanggungjawaban. 96 BAB III MELACAK AKTUALISASI HAM DALAM PENGALAMAN BERMUHAMMADIYAH “Jika kita baca kembali gagasan sosio-ritual Kiai Ahmad Dahlan dalam perspektif HAM akan muncul semacam Teologi HAM atau HAM dalam konteks sosio-ritual. pendidikan dasar wajib diterima oleh masyarakat. seperti bantuan. Dalam penelitian yang kami lakukan tentang busung lapar. Moderator: Terima kasih. Kita harus membongkar persoalan yang tersembunyi menjadi nyata. dan lainnya. Air yang semestinya menjadi hajat hidup orang banyak tetapi dalam UU Air cenderung diprivatisasi. Justru negara yang harus lebih aktif. UU Air. Ide sosio-ritual Kiai yang belum banyak dikaji ialah bagaimana hubungan praktik ritual dan fungsi profetik pemberdayaan kemanusiaan” Abdul Munir Mulkhan . membongkar hak-hak EKOSOB yang selama ini tersembunyi. Ada bisnis besar soal pangan sehingga data ketersediannya cukup politis. Saya kira apa yang kita diskusikan ini memperkaya sessi sebelumnya. Dalam kondisi apapun.memiliki kaki dan ada hak yang harus ditanggung serta masyarakat tidak menerima akibat negatifnya. Kebijakan monokultur sangat mempengaruhi ketahanan pangan masyarakat. Politisasi bantuan beras di NTT cukup siginifikan dengan memanipulasi data. Misalnya. Kalau dalam hak politik. seolah bantuan pangan tetapi dibaliknya adalah bisnis. Wb. program World Food. Lolosnya UU Penanaman Modal Asing yang telah disahkan DPR adalah contoh bagaimana pelanggaran hak-hak EKOSOB dilegalkan. Terutama perkara hak tanah. pertama. menunjukkan hancurnya komunitas masyarakat dalam menyelesaikan persoalan mereka karena intervensi modal. Langkah konkrit yang harus kita lakukan dalam menyelesaikan problem pelik ini adalah. Wassalamu‘alaikum Wr. maka berbeda halnya dengan hak-hak EKOSOB. negara tidak boleh ikut campur. Kita harus bergandeng tangan dengan negara dalam menghadapi pemodal yang tidak berkaki di negeri ini. Kita harus 95 memonitoring sehingga dalam situasi apapun harus ada standar minimal pelayanan dari negara. Kasus busung lapar.

Atas nama Tuhan seseorang bisa memandang orang lain tidak mempunyai nilai. Secara lebih lugas dinyatakan bahwa penegakan hak asasi manusia adalah realisasi dan praktik keberimanan seseorang. Hal ini berarti bahwa realisasi. Pandangan demikian menjadi gagasan utama perlindungan dan pemajuan hak asasi manusia. Atas dasar pengertian tersebut di atas dapatlah dikatakan bahwa segala tindakan penegakan hak asasi manusia yang dilakukan secara tulus adalah termasuk ibadah dan amal saleh. Sementara Kiai Dahlan melihat tradisi bangsa kolonial yang Nasrani di bidang kesehatan. Sejarah Islam belum sampai aksi kongkrit bagaimana menyantuni mustadz’afin.BUNGA RAMPAI: IDE SOSIO-RITUAL KIAI AHMAD DAHLAN DALAM PERSPEKTIF HAM Abdul Munir Mulkhan J ika kita baca kembali gagasan sosio-ritual Kiai Ahmad Dahlan dalam perspektif HAM akan muncul semacam Teologi HAM atau HAM dalam konteks sosio-ritual. Coba kita kaji kembali legenda penafsiran atas Surat Al-Ma’un dengan tindakan kongkrit yang manfaatnya bisa dilihat dan dirasakan umat. Dunia Islam ketika itu masih berdebat mengenai peran peradaban modern dan sains bagi pemajuan Islam. gelandangan dan mengelola anak-anak muda. pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia merupakan bagian dari kesalehan atau amal saleh. Atas nama Tuhan pula manusia bisa dipandang sederajat atau 99 lebih tinggi dari malaikat. aparat penegak hukum. Sementara berdasar nilai-nilai teologis itu berarti kerja hak asasi manusia merupakan tindakan kesalehan. Penafsiran seperti itu mungkin bisa memberi inspirasi tentang bagaimana masalah HAM. berhubungan dengan keberimanan dan kesalehan atau secara ringkas bisa disebut teologi HAM. penegakan. kemiskinan dan penyakitan. Demikian pula hubungan praktik kesalehan dan pemecahan praktis problem kongkrit umat kebodohan. Teologi HAM ialah pemberian dasar nilai ketuhanan segala rangkaian penegakan atau realisasi hak asasi manusia. Gagasan ini penting dikemukakan mengingat berbagai permasalahan penegakan hak asasi manusia berkaitan erat dengan tingkat partisipasi warga. pendidikan. organisasi . memelihara orang terlantar. kepanduan dan pengelolaan anak terlantar (yatim). aktivis partai. Ide sosio-ritual Kiai yang belum banyak dikaji ialah bagaimana hubungan praktik ritual dan fungsi profetik pemberdayaan kemanusiaan. 1924) bisa membuka pikirannya untuk tidak segan belajar pada orang asing yang Nasrani tersebut. pelaku pemerintahan. Empati kemanusiaan berbasis etika welas asih (sebutan dr Soetomo.

Karena itu penting meletakkan penegakan hak asasi manusia dalam perspektif kesadaran keberagamaan bukan semata-semata soal legalitas hukum perundang-undangan.kemasyarakatan dan keagamaan serta berbagai lembaga kemasyarakatan lainnya. Hal ini berarti bahwa kepentingan manusia itu sendiri merupakan perhatian utama realisasi hak asasi manusia dengan asas kebebasan seseorang atas orang lain sebagai wujud dari keberimanan. perlu disadari bahwa realisasi hak asasi manusia berkaitan dengan kualitas pendidikan. amatlah tergantung pada bagaimana manusia itu memahami hakikat dirinya dan amanat sejarah yang harus diperankannya. Fakta lapangan menunjukkan bahwa praktik keberagamaan acap tidak berkaitan dengan realisasi hak asasi manusia akibat kesalahpahaman posisi manusia di hadapan Tuhan itu sendiri. politik. seni-budaya dan keberagamaan. Namun. upaya tersebut memerlukan kontrol publik yang bisa berlangsung jika publik memahami dengan baik berbagai aspek hak asasi manusia dari konsep . Di sisi lain manusia mempunyai kedudukan lebih mulia dari malaikat yang harus menyembah kepada manusia. Selanjutnya. kenyataan bahwa seluruh penduduk Indonesia memeluk agama yang sebagian besar memeluk agama Islam. ekonomi. Alasan berikutnya ialah adanya kesadaran atas peran 100 Tuhan dalam pembentukan Indonesia sebagai bangsa dan negara berdaulat. Manusia lebih sering diletakkan pada posisi ekstrim negasi ketuhanan atas nama agama. Dari sini bisa disimpulkan bahwa pengabdian kepada Tuhan atau ketataan pada ajaran Allah yang secara khusus disebut ibadah itu haruslah berakar pada realisasi hak asasi manusia tersebut. Alasan kedua. Realisasi peran tersebut memerlukan usaha secara terus menerus dan berkesinambungan. Tuhan Allah pun berfirman dengan mempergunakan bahasa sebagai hasil kreasi manusia. Terdapat hubungan intrinsik antara hak asasi manusia dan praktik keberagamaan yang didasari pemahaman bahwa semua agama diwahyukan Tuhan bagi kepentingan manusia. Rendahnya tingkat pendidikan. keamanan. budaya dan keberagamaan lebih membuka kemungkinan gangguan keamanan dan meningkatnya kriminalitas. Tuhan Allah sendiri menurunkan Nabi dan Rasul serta wahyu dengan maksud bagi kemuliaan manusia sendiri. ekonomi. Apakah dalam sejarah duniawi kehidupan seorang berada dalam posisi kemuliaan atau sebaliknya kehinaan. Salah satu alasan ialah kenyataan sosiologis yang menunjukkan bahwa Indonesia adalah bangsa religius yang percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa. HAM dalam Konteks Indonesia Kemajuan atau pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia akan ditentukan oleh jawaban atas pertanyaan apa hubungan penegakan hak asasi manusia dan kedekatan seseorang dengan Tuhan yang diimaninya.

102 Buah Karya Kiai Ahmad Dahlan Salah satu karya besar Kiai Dahlan ialah begaimana ia menafsir Surat Al-Ma’un yang menjadi landasan hampir semua aksi sosial kemanusiaan sebagai bagian dari iman dan amal saleh. dan praktik penegakan serta sensifitas atas hak asasi manusia itu sendiri. Pembiaran kedzaliman dan kemiskinan demikian bisa berdampak lebih serius yaitu kekafiran. Dalam sebuah hadits (sumber kedua ajaran Islam) dinyatakan pula bahwa seseorang belum terbukti beriman kepada Allah manakala belum bersedia memberikan barang sesuatu yang disenanginya kepada orang lain yang lebih membutuhkan.dasar. Seseorang dilarang memakan makanan yang baunya dirasakan orang lain sebelum orang lain yang merasakan bau makanan ikut menikmati makanan tersebut. Jika kita cermati. perluasan perilaku ingkar dan maksiyat kepada Allah. terdapat sejumlah ajaran Islam yang mengajarkan bahwa Tuhan Allah hanya akan menolong seseorang manakala orang yang berngkutan suka menolong sesamanya. sistem yang tidak adil dan perlakuan yang bisa menyebabkan kemiskinan. membiarkan orang lain menderita dan diperlakukan tidak adil atau didzalimi. Tuhan mengecam dengan amat keras sekelompok orang yang tidak peduli nasib sesama. Jika membuang duri di jalan saja diyakini sebagai ibadah. Demikian pula terhadap perilaku pembiaran perlakuan. Adalah termasuk prilaku ingkar dan tergolong maksiyat (menentang ketentuan Allah) seseorang yang secara sengaja atau tidak sengaja membiarkan belangsungnya derita dan kedzaliman. perundang-undangan yang berlaku. 101 Nilai Kesalehan dalam HAM Penegakan hak asasi manusia lebih mungkin berlangsung efektif jika melibatkan keyakinan keagamaan sebagaimana dianut penduduk Indonesia dengan merumuskan nilai-nilai ilahiah (dalam kaitan dengan iman ) dan ubudiah (dalam kaitan dengan pahala) dalam penegakan hak asasi manusia. maka penegakan hak asasi manusia dengan segala rangkaiannya bisa pula dikatakan sebagai sebuah praktik kesalehan. Ajaran-ajaran kemanusiaan sebagai landasan normatif dan teologis hak asasi manusia demikian itu amat kaya dalam setiap agama seperti agama Islam. Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? (1) Itulah orang yang menghardik anak yatim (2) dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin (3) Maka celakalah orang-orang yang sholat (4) yaitu orang-orang yang lalai dari sholatnya (5) orang-orang yang berbuat riya (6) dan enggan menolong dengan . Mungkin penting dikutip surat itu secara lengkap: Aro’aita al-ladzi yukadzdzibu bi al-diin (1) fadlaalika al-ladzi yadu’u’u al-yatiim (2) wa laa yahudhdhu ‘alaa tho’aami al-miskiin (3) fawailun lilmusholliin (4) al-ladziina hum ‘an sholaatihim saahuun (5) alladziina hum yuraauun (6) wa yamna’uuna al-maa’uun (7).

rumah miskin. Karena mereka menyangka . harus diketahui. Jadi perhubungan antara orang Islam dengan siapa juga tiada dilarang untuk keperluan hidup segala manusia . Jadi cara melebarkan agama pun harus berubah juga.” Artikel 4: “Maka anggotaanggotanja perhimpoenan itu. Dalam naskah kesatuan hidup Kiai menyatakan adanya paralelitas antara kebenaran tekstual kitab suci dengan pengalaman otentik kemanusiaan dan ilmu dan peradaban.. penghidupan berubah. “Jika disebutkan. apalagi menolak pengetahuan orang lain. Gagasan tersebut juga berkaitan dengan pengelolaan anggota Muhammadiyah yang tercermin dalam AD/ART yang diajukan ke Gubernur Jendral. Artikel 1 ayat 2 AD dan ART 1912 dinyatakan tujuan gerakan: ”memadjoekan (modernisasi?) hal Igama kepada anggota-anggotanja. dinyatakan: “Manusia wajib mencari tambahnya ilmu pengetahuan. supaya ajaran agama berhasil yang bagus. Pembacaan Kiai Dahlan terhadap surat ini mendorong aksi-aksi sosial memihak mereka yang hak-haknya sebagai manusia tidak terpenuhi karena sistem yang tidak adil. Usaha Kiai Dahlan mencari model distribusi harta dan profesionalitas bertemu dengan pengalaman orang-orang asing yang Nasrani. (e) Mengakui haknya akal dan ilmu.” Anggota biasa ialah seperti kita kenal sekarang. diprayogaake) persatuan segala manusia bagi segala perbuatan (muamalah) untuk keperluan hidup manusia..” Dalam dokumen yang sama dinyatakan: “Di samping itu juga telah menjadi kebiasaan manusia: merasa segan dan tidak mau menerima hal-hal yang kelihatannya baru dan berbeda dengan apa yang sudah dijalani selama ini. poliklinik dan panti asuhan serta sekolahan. jalan pikiran orang pun berubah juga.” Anggota donatur: “… boleh sembarang orang tiada dipandang memegang Igama apa djoega atau bangsa apa joega. (i) Mengharuskan (tiada dilarang.” Dalam transkrip pidato Kiai Ahmad Dahlan yang dimuat dalam Almanak 1923. djoega boleh mendjadi donateur. memang sudah sebetulnya.” Mungkin penting kita baca ulang prasaran PP (dulu HB) Muhammadiyah dalam Konggres Islam Pertama di Cirebon tahun 1922. eerleden dan donateur atau jang soeka menolong.. rumah jompo dan korban perang. keadaan tanah Hindia Belanda berubah. Hal ini memberi inspirasi pengadopsian model kepanduan. jaitoe orang jang telah banjak djasanja pada perhimpoenan. bahwa hidup orang Islam itu harus berasaskan Qur’an.... bahwa maksud Qur’an ini. Eerleden: “…eerelid ditetepkan didalam 103 algemeene vergadering dengan voorstelnja Bestuur. Tetapi supaya terang maksud Qur’an. Tiap-tiap pengajaran agama itu harus dibuktikan dengan menjalankan akal.: . .” Dan dinyatakan: “Zaman berubah. jangan sekali-kali merasa telah cukup pengetahuannya. Empati kemanusiaan pemenuhan hak-hak asasi manusia menemukan bentuk dan basis teologis dalam teks Surat Al-Ma’un ini..hal-hal yang berguna (7). semoeanja perhimpoenan jang telah mendapat idin dari Negri.. jaitoe anngota biasa.

Seperti itu pula maksud Allah mengkritik orang yang rajin shalat. Saya termasuk sedikit orang yang memiliki dokumen lengkap mengenai Kiai Dahlan. Abdul Munir Mulkhan (AMM) adalah Guru Besar Universitas Islam Negeri Yogyakarta dan anggota Dewan Pembina MAARIF Institute. Mungkin saya memperoleh keuntungan karena saya pernah hampir setiap hari selama kurang lebih 10 tahun ada di kantor PP Muhammadiyah. puasa.. untuk apa dan siapa kita berislam dan bermuhammadiyah selain pengabdian pada Allah (li ta`abbudi)? Fungsi kerasulan bagi penyebaran rahmat untuk seluruh alam memberi pengertian bahwa ada tujuan-tujuan kemanusiaan dalam berislam. Secara normatif pembiaran terjadinya kemiskinan dan kedzaliman adalah pelanggaran HAM bahkan ketidaksempurnaan praktik iman dan Islam. Dr. HAM.bahwa barang yang kelihatannya baru tersebut akan mendatangkan kecelakaan dan kesusahan walaupun jelas dan nyata bahwa orang yang mengerjakan sesuatu yang baru tersebut memperoleh kesenangan dan kebahagiaan. Sekarang ini yang menjadi pemikiran saya adalah bagaimana caranya menerapkan ber-Islam dan ber-Muhammadiyah dalam konteks masyarakat modern tetapi tidak ada kaitannya dengan pemikiran syiah dan negara seperti Amerika. Nanti juga akan disampaikan mengenai pandangan saya terhadap Muhammadiyah dan Kiai Ahmad Dahlan. Mudah-mudahan acara ini mendapat berkah dari Allah SWT. Abdul Munir Mulkhan Moderator : Ahmad Imam Mujadid Rais Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Amin. Sejak 10 tahun yang lalu saya berbicara mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) dan pembelaan terhadap orang miskin. Banyak sekali buku yang . Marilah para pemimpin untuk segera berkumpul membicarakan kebenaran (hak) tanpa memandang dan memilih bangsa. kita bisa berkumpul bersama dalam acara Halaqah Islam. Puji syukur kehadirat Allah SWT. Abdul Munir Mulkhan Bapak dan Ibu sekalian. Dalam sesi ini kita akan mendengarkan paparan Abdul Munir Mulkhan mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) dalam konteks sosio-ritual Kiai Ahmad Dahlan. . ***** 105 Narasumber : Prof. Namun mungkin waktu yang kurang berpihak. pendiri Persyarikatan Muhammadiyah. Saya merupakan orang a DIALOG b 107 desa yang masuk di Yogyakarta kemudian diterima Pak AR Fachruddin (Ketua PP Muhammadiyah waktu itu) dan saya disuruh menjaga perpustakaan. Silakan..” 104 Kiranya patut kita ajukan pertanyaan. zakat dan haji tapi melupakan tanggungjawab sosial kemanusiaan. dan Keindonesiaan ini.

tercecer dan saya termasuk orang yang suka ngopeni (menjaga) barang yang tercecer itu. Karena itu, saya sering memberikan bukti otentik mengenai apa yang saya sampaikan mengenai Kiai Ahmad Dahlan dan Muhammadiyah. Terkait tema yang sedang diangkat kali ini, untuk Indonesia, gagasan-gagasan HAM memang kurang menarik bagi orang Islam karena mayoritas masyarakat memiliki stigma bahwa HAM itu berasal dari Barat dan Yahudi. Padahal nilai universal HAM sebenarnya membicarakan dan membela umat Islam. Misalnya, akhir-akhir ini pemerintah daerah rajin melakukan pembersihan kota dengan cara menggusur masyarakat yang mayoritas Muslim dengan cara yang biadab. Tetapi, tidak ada organisasi keagamaan yang bersuara. Seperti juga kasus lumpur Lapindo, tidak ada yang bersuara padahal mayoritas korbannya adalah Muslim, termasuk NU yang mayoritas anggotanya menjadi korban. Saya pikir Islam itu tersebar luas bukan karena kekuatan fisik. Awalnya memang tersebar luas melalui perang tetapi itu bukan merupakan faktor utama. Begitu juga yang terjadi dengan Muhammadiyah. Kalau pada tahun 1970-an Muhammadiyah mengalami booming pada saat pemerintah menggalakkan lembaga pendidikan maka yang diuntungkan adalah Muhammadiyah karena sejak awal sudah memiliki lembaga pendidikan. Ketika membaca dokumen Muhammadiyah yang terbit pada tahun 1913, saya cukup terkejut dengan judul tulisan “Anggota”. Dalam dokumen Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah tersebut, anggota dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu biasa, istimewa, dan donatur. Yang menarik adalah mengenai penjelasan anggota donatur. Anggota donatur adalah “...boleh sembarang orang tiada dipandang memegang Igama apa joega atau bangsa apa joega, joega boleh mendjadi donateur, semoeanja perhimpunan jang telah mendapat idin dari Negri”. 108 Bedanya dengan anggota biasa adalah mereka tidak punya hak suara. Kiai Dahlan mendirikan Muhammadiyah sebagai aktualisasi keprihatinan dan komitmen yang kuat pada nasib umat yang miskin, bodoh, dan penyakitan. Dalam memperjuangkan misi mulianya Kiai Dahlan terusir dari komunitas masyarakatnya yang ortodoks. Hal ini yang saya kritik dalam disertasi saya mengenai Islam murni dalam gerakan Muhammadiyah (Islam Murni dalam Masyarakat Petani, 2000). Saya cari dokumen mengenai Islam Murni sejak dari dokumen Kiai Ahmad Dahlan yang meninggal pada bulan Februari 1923. Istilah itu baru muncul sekitar tahun 1930-an setelah kelahiran Majelis Tarjih. Saya juga sulit mencari dokumen Kiai Dahlan yang kemudian menjadi dasar bagi terbentuknya Majelis Tarjih tersebut. Kalau kita baca ulang dokumen pertimbangan-pertimbangan Majelis Tarjih, saat itu tentara Jepang belum masuk dan kala itu Muhammadiyah ingin menjadi saudara tua di antara umat Islam Indonesia bahkan Dunia. Lalu didirikanlah Majelis Tarjih untuk

menyelesaikan perselisihan di antara umat Islam. Dokumen mengena ini terbit tahun 1927. Dalam studi dokumen yang saya lakukan tentang kapan sesungguhnya Muhammadiyah mulai anti TBC dalam arti sekarang (takhayul, bid‘ah, khurafat), saya tidak menemukan Kiai Dahlan berbicara mengenai hal itu. Kalaupun ada hanya tawashul tapi Kiai Dahlan tidak pernah menggunakan katakata tajam. Namun bukan berarti TBC waktu itu tidak ada. Cara Kiai Dahlan dalam memberantas TBC sangat menarik dalam kaitannya dengan penegakan HAM. Dalam makalah saya jelaskan bahwa waktu itu rumah sakit yang ada adalah milik Kristen atau Katholik. Dokter yang ada adalah warga asing dan penjajah. Sementara orang Muslim memiliki keyakinan mistis dengan mengaitkan (penyakit) akibat karena kesambet (terkena) dedemit atau yang lain. Kiai Dahlan tidak menghantam keyakinan itu secara frontal. Justru beliau membuat rumah sakit dan bekerjasama dengan para dokter Kristen. Kiai Dahlan memberantas keyakinan khurafat dan kepercayaan fatalis 109 bahwa nasib miskin dan bodoh adalah takdir melalui institusi sekolah dan rumah sakit. Saya tidak setuju dengan disertasi Alwi Shihab (Membendung Arus: Respons Gerakan Muhammadiyah terhadap Penetrasi Misi Kristenisasi di Indonesia, 1998) bahwa Muhammadiyah lahir dari respon anti Kristen. Saya cari dokumen itu tidak ada. Studi Ahmad Jainuri menemukan bahwa Kiai Dahlan inklusif dan Muhammadiyah saat itu sangat terbuka. Hasil studi ini sama dengan kesimpulan saya. Misalnya dalam pembukaan poliklinik kedua tahun 1924 di Surabaya, yang membuka adalah dr. Sutomo, seorang dokter Jawa. Saya menduga dokter ini tidak bisa baca al Quran. Tetapi, dia tertarik dengan kewelasasihan (kelemahlembutan). Sutomo beranggapan bahwa kewelasasihan seperti cara Kiai Ahmad Dahlan merupakan siasat melawan kapitalisme. Dalam kapitalisme orang miskin tidak punya hak hidup meskipun tidak seburuk kondisi orang miskin di negara non kapitalis karena adanya jaminan sosial. Misalnya, di Kanada, saya menemukan jaminan sosial orang miskin besarnya adalah tiga kali gaji seorang profesor di Indonesia. Meskipun motifnya agar orang miskin tidak mengganggu tapi kemasannya menarik. Terakhir, kita baca dan refleksikan kembali tafsir Kiai Ahmad Dahlan tentang Surat Al Ma’un. Penafsiran saya tentang ini bahwa sholat saja tidak cukup. Bahkan, kalau kita memahami lebih lanjut, misalnya fawailul lil mushollin, yang celaka adalah mereka yang tidak menyantuni atau tidak membela orang miskin. Kiai Dahlan berulang-ulang mengajarkan itu pada murid-muridnya, apa sesungguhnya motivasi Kiai Dahlan mengulang-ulang itu? Kritik lain saya terhadap Muhammadiyah adalah mengenai anggapan Kiai Dahlan itu pedagang. Kalau beliau pergi ke suatu daerah membawa dagangan, itu iya. Namun ketika ada orang yang membutuhkan maka ia memberikan uang milikinya sebesar 500 golden. Kalau seorang

pedagang kan tidak begitu. Saya mengungkapkan banyak melalui buku Kesan dan Pesan Kiai Dahlan. Kiai Ma’ruf pernah menyatakan bahwa Kiai Dahlan itu adalah seorang sufi. Sufi 110 Ghazalian Cuma tidak memiliki tarikat. Tulisan-tulisan Ki Bagus Hadikusumo juga mencerminkan seorang sufi. Terakhir, berbicara mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) adalah bagaimana memperkecil kesenjangan politik dan sosial. Mayoritas orang yang dilanggar hak-haknya adalah yang tidak punya kekuatan, seperti bodoh, miskin, dan minoritas. Inilah dasarnya mengapa kita harus berbicara HAM. Dalam konteks dakwah Islam, sekurang-kurangnya hal tersebut merupakan cara kita menunjukkan kebaikan Islam. Dalam salah satu buku yang saya kutip dari kita kitab Jawa lama sekitar abad 19, saya menceritakan kisah pertemuan Musa dengan Khaidir. Musa ditanya, “Hai Musa, coba kamu jelaskan apa ibadah yang pahalanya langsung diberikan kepada Allah?” Musa menjawab, puasa dan shalat. Khaidir bilang, “Salah, itu kan sudah kewajiban manusia”. Ternyata, dalam diskusi ini Khaidir menjelaskan bahwa amal shalih yang langsung diberikan pahalanya oleh Allah adalah kalau kamu bisa memberikan pakaian orang yang telanjang, kalau kamu bisa memberikan makan orang yang kelaparan, dan kalau kamu bisa membuat tersenyum orang yang sedang menderita. Itu yang saya sebut sebagai argumen HAM. Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian, lebih lanjut nanti akan dilanjutkan dengan moderator. Kalau ada pertanyaan, saya akan memberi penjelasan. Terima kasih. Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Moderator Terima kasih Pak Munir atas presentasinya. Silakan jika ada yang mau bertanya. Ahmad Syauqi (SMU Muhammadiyah Jakarta) HAM menurut saya terbagi dua, yaitu HAM dalam perspektif Islam dan dalam perspektif Deklarasi Universal HAM (DUHAM). 111 HAM dalam perspektif Islam adalah seperti apa yang dijalankan oleh Muhammadiyah. Adapun HAM dalam perspektif DUHAM adalah apa yang dilakukan oleh Barat yang sekuler sifatnya, hubbun dunnya (materialisme). Saya melihat banyak orang Muhammadiyah dan tokoh Islam yang terpengaruh oleh konsep DUHAM Barat. Saya berpikir apakah tidak sebaiknya mengembangkan HAM dalam perspektif Islam. Bagaimana menurut Pak Munir Mulkhan? Somantri P (SMK Muhammadiyah Cirebon) Dahulu Kiai Ahmad Dahlan sangat inklusif, toleran, dan terbuka bekerjasama dengan non Muslim (Barat). Tetapi, sekarang Muhammadiyah banyak dicurigai oleh non Muslim dan justru kelompok Islam lain yang dekat dengan mereka. Saya setuju bahwa Islam memiliki konsep HAM yang bagus dan sekarang sedang dikembangkan MAARIF Institute. Pertanyaan saya, Islam mana sekarang yang tidak setuju dengan HAM?

Maka. Saya bertanya ke guide orang Turki yang sudah lama tinggal di Nenglingrat. saya adalah Pokja Anti Korupsi PP Muhammadiyah. yang mendorong Kiai Dahlan untuk bertindak mendirikan rumah sakit dan sekolah adalah konteks sosialnya. menurut hemat saya. Kami berkeliling ke luar kota. Dalam hal ini. Kedua. Ini adalah peringatan. Amin Abdullah tanya kepada saya apakah saya sudah shalat. kemanusiaan. Supaya kita juga membiasakan diri menghilangkan kebiasaan bintang film yang selalu mengatakan “Tergantung yang di Atas”. Mungkin Majelis Tarjih perlu dibawa ke sini (Moskow). Dalam al Quran dan Hadits tidak ada yang menerangkan hal ini. Sayangnya para ulama dan para ahli syariat kalau ke sini susah karena tidak bisa menganalogikan (qiyas) dan menafsir dengan apa. Karena pada bulan Juni. Pada bulan Juni 2005. Dalam makalah lebih banyak menggunakan kata “Tuhan” dari pada “Allah”. Karena itu. itu semua juga ada. mana yang spesifik Muhammadiyah? Solihin (Islamic Center Muhammadiyah Cianjur) Saya hanya memberikan komentar dan saran terhadap makalah Pak Munir. Prof. Kalau kita melihat dalam konteks gerakan modern. tetapi itu adalah penafsiran Pak Munir dan Moeslim terhadap Kiai Dahlan. dan subuh kira-kira hanya 2 jam. Selama ini kita menganggap bahwa Islam yang sempurna ada dalam tafsir itu. Moderator Saya persilakan langsung pada Pak Munir untuk menjawab. Bagaimana kalau berpuasa? Dia bilang. Padahal sebenarnya al Quran adalah bahasa. Jangankan al Quran. Abdul Munir Mulkhan Kita sering terperangkap bahwa Islam itu syumul. seperti di Syiah 112 dan Aljazair. semua ada dalam Islam. tafsir Surat Al Ma’un yang sering dipaparkan Pak Munir Mulkhan dan Moeslim Abdurrahaman. Saya mau menjelaskan dengan cerita. sebenarnya. bukan didorong oleh Surat Al Ma’un. Interval waktu magrib. di sana hampir tidak ada malam. berkunjung ke Moskow.Tarmizy Idris (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Pertama. dan rasionalitas. kita harus membuat tafsirnya. 113 Contoh lain. karena Nabi Muhammad SAW belum pernah ke situ. banyak komunitas di luar Muhammadiyah yang menulis dan berbicara tentang tema HAM. Sebab kalau kita melihat asbabun nuzul (sebab-sebab turun) Surat Al Ma’un. Mohon kiranya Bapak membiasakan diri dengan kata-kata “Allah”. UUD . kita menolak istilah-istilah dari luar. Mereka malah menghardik dan tidak memberi. saya beserta beberapa guru besar di Universitas Islam Negeri Jakarta dan Yogyakarta. isya. diriwayatkan bahwa Abu Sufyan atau beberapa pembesar Suku Quraisy yang lain saat itu sedang berkorban kemudian datanglah Nabi Muhammad SAW dan meminta daging korban. disponsori oleh sebuah lembaga Timur Tengah tetapi sangat sekuler. menurut saya bukan hasil tafsir Kiai Ahmad Dahlan. “mati Pak”.

Yang terpenting saat ini adalah bagaimana caranya Muhammadiyah bisa menampilkan dan melahirkan Islam yang indah serta menawan kepada orang yang bukan Islam. Surat Al Ma’un yang saya sebut legenda adalah kecerdasan Kiai Dahlan bisa meng-create panti asuhan. tetapi hasilnya berbeda dari kedua tokoh itu. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Ketika Poso rusuh. . orang luar tidak tahu masalah ketegangan itu. mudah-mudahan apa yang kita bicarakan tadi bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. khususnya dalam proses meningkatkan kualitas muatan pendidikan Al Islam dan Kemuhammadiyahan. maka tidak perlu ada yang namanya organisasi Muhammadiyah dan lembaga pendidikan. Selanjutnya. dokternya dari Kristen dan mereka tidak dibayar. memang banyak yang berasal dari keluarga Muhammadiyah. yang di dalam tafsirtafsir lain belum ada. sebulan kemudian saya berkunjung ke sana. Moderator Terima kasih Pak Munir. Kita tidak sama sekali menafikan adanya gerakan yang hampir sama dengan di tempat lain. Kiai Dahlan mengambil semangat kembali ke al Quran dan Sunnah ke Muhammad bin Abdul Wahab dan rasionalisasi dari Abduh. Sepanjang perjalanan sejarahnya. Saat ini. kalau kemudian kita hanya mengikuti yang literal saja maka 114 Muhammadiyah tidak perlu lahir. Terima kasih. Sesungguhnya persoalan berkembang terus dan semua itu perlu pembahasan karena konteksnya berbeda. Ini terjadi karena mereka dibesarkan pada periode ideologisasi Muhammadiyah. Waktu itu. mengapa Muhammadiyah sekarang sering dicurigai? Sesungguhnya kalau kita mencari temuan yang dituduh teroris. ada seorang pemuda yang datang dan bilang bahwa dia adalah komandan lapangan pembantaian. dan kehidupan sosial. di tubuh Muhammadiyah sedang berlangsung ketegangan antara kubu yang konservatif dan moderat. Paradigma kembali kepada al Quran dan Sunnah melahirkan purifikasi. cukup banyak yang telah disumbangkan Muhammadiyah kepada bangsa Indonesia melalui gerakan pencerdasan. Saya kira itu dari saya. Hebatnya. kalau dikatakan bahwa Islam itu sudah kaffah (komprehensif) dan tidak perlu yang lain. peningkatan kualifikasi kesehatan. Kebetulan dia adalah Ketua Pemuda Muhammadiyah setempat. 115 REFLEKSI DAN EVALUASI PERAN PENDIDIKAN DAN PELAYANAN SOSIAL AMAL USAHA MUHAMMADIYAH (Catatan-catatan) Husni Thoyyar 1. Jadi. Terlebih. Saya hanya menunjukkan bagaimana Ahmad Dahlan mengadopsi rumah sakit yang dalam sejarah Islam tidak ada.1945 saja diubah orang sudah bingung. Karena.

dan kemaksiatan di tengah masyarakat (Din Syamsuddin.. kelalaian dan kealpaan. dan strategi serta keputusan-keputusan formal persyarikatan Muhammadiyah. Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dalam pengertian normatif.pemberdayaan taraf kehidupan ekonomi masyarakat selain tentu pencerahan kehidupan keberagamaan umat Islam. seperti ditunjukkan oleh masih adanya fenomena kemiskinan. memuat rumusan-rumusan ide dasar misi Muhammadiyah. sehingga Muhammadiyah semakin dituntut untuk merevitalisasi gerakannya terutama dalam amal usahanya. Amal usaha Muhammadiyah tersebut. 2007).. Pada dasarnya. sebagian besarnya berupa amal usaha pendidikan. kesehatan. Dengan demikian diharapkan wawasan dan komitmen lembaga AUM tidak akan bertentangan atau menyimpang dari visi.40 %) yang karenanya amal usaha pendidikan dapat dikatakan sebagai amal usaha yang utama. Kedua pengertian tersebut. dan keterbelakangan.67 % dibanding dengan jumlah amal usaha tahun 2000. Ide dasar amal usaha Muhammadiyah dapat kita pahami antar lain dari dasar-dasar pemikiran formal yang . sosial. dan ekonomi berjumlah 7. Berdasarkan data terakhir (tahun 2005). karena tidak dianggap sebagai sebuah inovasi baru. misi. belum diimbangi dengan peningkatan kualitas yang berarti. yang beriringan dengan masih merebaknya fenomena kemusyrikan. Muhammadiyah perlu melakukan muhasabah (evaluasi dan introspeksi) terhadap segala kekurangan. tidak begitu menarik perhatian masyarakat. satu sama lain saling berkaitan. Oleh karena itu kiprah dan langkah Muhammadiyah dalam amal usahanya masih dirasakan belum mencapai puncak keberhasilan dalam mencapai tujuan dan cita-citanya. sehingga umat Islam belum dapat menjadi faktor efektif atau determinan dalam kehidupan kemasyarakatan dan kebangsaan Indonesia. sehingga dapat dipahami secara jelas hubungan antara ide dasar pendirian amal usaha Muhammadiyah dengan strategi dan kebijakan pengelolaan lembaga amal usaha Muhammadiyah. Kenyataan ini membuat 117 hasil-hasil yang telah dicapai oleh persyarikatan. yaitu sebesar 5. oleh karena itu perlu didekatkan dan diletakkan secara proporsional. amal usaha Muhammadiyah yang terdiri atas amal usaha pendidikan. Khutbah Iftitah Tanwir Muhammadiyah. Di samping itu.489 buah. 4. 2.. Namun perkembangan amal usaha Muhammadiyah tersebut yang secara kuantitatif cukup besar dan merupakan aset sumber daya yang sangat berharga bagi persyarikatan. kemungkaran.. kebodohan. Sedangkan dalam pengertian fisik merupakan lembaga tertentu yang didirikan oleh Muhammadiyah untuk menangani bidang tertentu. naik sekitar 2. 3.797 buah (77.

kebaikan dan kebahagiaan luas merata. karena ternyata banyak tantangan dan hambatan bahkan ancaman. meskipun sulit. 118 harus berpedoman. dimana kesejehteraan.tercantum dalam Kepribadian Muhammadiyah angka 2 tentang “Dasar Amal Usaha Muhammadiyah” yang berbunyi “dalam perjuangan melaksanakan usahanya menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenarbenarnya. karena justru inilah yang berkembang dan bahkan “dipelihara”. Mengapa demikian? Hal itu dikarenakan dominasi pendekatan amal usaha kelembagaan cenderung melahirkan “pulau-pulau amal usaha” yang kurang mendukung kultur. maka .apapun yang diusahakan dan bagaimanapun cara perjuangan Muhammadiyah untuk mencapai tujuan tunggalnya.. Sekali amal usaha dijadikan tujuan.. Sudibyo Markus dalam kaitan ini pernah menyatakan bahwa warga persyarikatan (pemimpin dan pengelola amal usaha) terjebak sebagai “pengrajin amal usaha” tanpa mampu memahami arah dan tujuan strategis persyarikatan. Muhammadiyah mendasarkan segala gerak dan amal usahanya atas prinsip-prinsip yang tersimpul dalam Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah. Jika amal usaha Muhammadiyah merupakan instrumen bagi pencapaian tujuan Muhammadiyah. berpegang teguh akan ajaran Allah dan RasulNya. bergerak membangun di segenap bidang dan lapangan dengan menggunakan serta menempuh jalan yang diridhai Allah”. baik internal maupun eksternal. “keluarga sakinah” dan “qoryah thayyibah” sebagai akar rumputnya. yakni mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya dengan “ummah”. maka virus budaya konsumtif dan konflik akan masuk ke dalam tubuh Muhammadiyah. visi dan misi persyarikatan. Oleh karena itu. Amal usaha jangan dijadikan tujuan.. “jamaah”. Entitas atau postur persyarikatan tidak terlihat secara utuh. tidak semudah dan sesederhana seperti membalikkan telapak tangan. Inilah yang harus dihindari dan diwaspadai. dalam kenyataan di lapangan. melainkan lebih banyak pada “individu-individu pulau-pulau amal usaha”. Oleh karena itu. 5. untuk menempatkan amal usaha sebagai instrumen bagi pencapaian tujuan Muhamamdiyah. merupakan instrumen bagi pencapaian tujuan Muhammadiyah. jangan sampai amal usaha yang dikembangkan itu beranjak atau menyimpang dari tujuan misi persyarikatan. dan angka 3 tentang Pedoman Amal Usaha Muhammdiyah yang menyatakan “. maka harus disadari bahwa amal usaha Muhammadiyah dalam artian lembaga. Berdasarkan ide dasar di atas. 119 6. Gerak persyarikatan bukan dalam satu “kesatuan konvoi” melainkan dalam situasi “berpacu tanpa melodi”.

mungkin bisa dikembangkan “model-model baru” pembaruan. Etos belajar dan nalar pendidikan yang diungkapkan oleh KH Dahlan dengan kalimat pendek “jadilah guru sekaligus murid” yang mendasari praktek pendidikan masa KHA Dahlan tidak banyak dikaji kalau bukan tidak pernah diperhatikan. dan berbagai tradisi keagamaan serta amal usaha Muhammadiyah perlu “dibedah” untuk menemukan kembali etos pembaruan seperti yang dipelopori oleh pendirinya.Muhammadiyah dengan seluruh kadernya dituntut untuk meningkatkan kualitas dan keunggulan dalam pengelolaan amal usaha sehingga dapat mengimbangi kuantitas yang selama ini terus berkembang. secara kuantitatif dan kualitatif lebih baik dibandingkan dengan pendidikan . Selanjutnya Munir Mulkan menyatakan bahwa aktivis Muhammadiyah di bidang pendidikan lebih banyak meniru kegiatan yang dilakukan KH Ahmad Dahlan tapi kurang memahami hakikat dan gagasan dasar yang melatarbelakangi praktek pendidikan yang dikembangkan saat itu. sedangkan menjadi murid berarti memiliki semangat dan etos belajar kepada siapa saja dan kapan saja. ketika masyarakat kini dan akan datang telah jauh berubah dari kehidupan sosial pada masa pendiri Muhammadiyah itu hidup. kata Munir Mulkan. Padahal etos guru-murid sebagai etos belajar dapat dipahami sebagai kekuatan internal atau ruh ijtihad di 120 bidang pendidikan. Adapun pendidikan Muhammadiyah sekarang. Melalui cara seperti ini. sekaligus mampu berkompetisi dengan pihak-pihak lain dalam usaha yang sama atau sejenis. Abdul Mu’ti (2002) dalam “Mengembangkan Pendidikan Muhammadiyah menjadi Amal Shaleh Profesional” menjelaskan bahwa KH Dahlan mampu menawarkan model pendidikan baru sebagai pembaruan (ashlah) dari pendidikan konvensional sekolah Belanda dan pesantren. sehingga pendidikan Muhammadiyah pada waktu itu mampu melahirkan generasi baru yang “lebih sempurna” dibandingkan dengan alumni pesantren dan sekolah Belanda. serta memiliki shibghah Islami yang menjadi identitas keunggulan dan trade mark-nya amal usaha Muhammadiyah. Untuk itu perlu mengevaluasi gerak pembaruan Muhammadiyah yang hampir satu abad. Akibatnya praktek pendidikan lebih banyak merupakan repetisi (pengulangan) kegiatan sekolah saat awal gerakan ini berkembang. Menjadi guru berarti memiliki semangat/etos penyebaran ilmu dan nilai kepada orang lain. Sejalan hal tersebut. Dalam hal ini penting untuk mengkritisi ide dasar dan etos pembaruan KH Ahmad Dahlan itu sendiri. bukan sekedar menerima atau melanjutkan “model” yang dulu dikembangkan KHA Dahlan seperti sekolah modern dan berbagai bentuk gerakan sosial yang kini mungkin sudah “usang” (model dan bentuknya).

Akibatnya pendidikan Muhammadiyah kurang mampu merespon dinamika eksternal yang terjadi di masyarakat karena tidak mampu memberikan solusi kreatif terutama pada tingkat kelembagaan dan kurikuler. Bahkan banyak kritik yang menyatakan bahwa pendidikan Muhammadiyah sangat konvensional dan kehilangan elan pembaruannya. padahal disekitarnya telah berdiri sekolah negeri dan swasta lainnya. Apalagi jika dilihat dari motivasi pendirian lembaga pendidikan Muhamadiyah. Akibatnya tidak jarang terjadi “persaingan” kurang sehat antara sesama pendidikan Muhammadiyah. Jika dibiarkan. Sebagian lagi bekerja di Muhammadiyah. Akibatnya pendidikan Muhammadiyah tidak dapat merekrut SDM yang qualified dan professional. Banyak pengamat. banyak terdapat kecenderungan. yang karena tuntutan kebutuhan. Mengapa tidak memperkuat SD/SMP Muhammadiyah yang sudah ada secara bersamaan?. Konsep “ikhlas” sering dipahami sebagai aktivitas dengan imbalan seadanya bahkan tanpa imbalan sama sekali. Motivasi ini melahirkan amal usaha “asal jadi” dan bukan “apakah 121 benar-benar diperlukan”. pendidikan Muhammadiyah didirikan karena alasan formalitas organisasi daripada motivasi aqidah diniyah. tetapi jika diletakkan dalam kerangka “spirit” pembaruannya. Kelemahan pendidikan Muhammadiyah lainnya menurut Abdul Mu’ti adalah pemaknaan “ikhlas” yang tidak proporsional dalam proses pembelajaran. bahkan para pimpinan Muhammadiyah yang mengukur keberhasilan pendidikan Muhammadiyah dari jumlah formal yang telah dilaksanakannya. dan amal shaleh yang melandasasi aktivitasnya. Masih banyak tenaga pendidik di Muhammadiyah yang melakukannya secara “sambilan”. Kenyataan ini nampaknya disebabkan antara lain oleh sikap “konservatif” yang mengukur pembaruan pendidikan Muhammadiyah dari “format” pembaruan pendidikan yang dilakukan oleh KH Dahlan. bukan pada “spirit” pembaruannya. Sebagian mereka adalah PNS yang bersedia mengabdi dengan sisa-sisa tenaga dan pikiran yang dimilikinya untuk Muhammadiyah. pendidikan Muhammadiyah saat ini banyak mengalami kekurangan.Muhammadiyah zaman KH Dahlan. . juga bekerja pada lembaga lain. padahal jika dikaji berdasarkan pemaknaan konstektual Al-Qur’anm konsep ikhlas menghendaki “genuine motivation” dan “genuine work” kerja konsisten dengan motivasi dan dilakukan sesuai dengan kompetensi bukan asal jadi atau alakadarnya. 7. Bagaimana mungkin Ranting/Cabang yang saling berdekatan sama-sama mendirikan SD/SMP. dalam jangka panjang menimbulkan image negatif terhadap pendidikan Muhammadiyah karena banyak lembaga pendidikan Muhammadiyah yang jauh standar nasional pendidikan.

Peserta didik bisa mengerti tentang alam sekitarnya dan mereka menjadi terlibat dalam usaha perubahan masyarakat. pengikisan kemiskinan menjadi terhambat karena masyarakat menikmatinya. Itu adalah PR Muhammadiyah. Poin pertama makalah saya adalah peran Muhammadiyah. Husni Thoyyar.Ag. H. Namun sering kali kita terbentur di lapangan dengan cara pandang bahwa miskin dan bodoh adalah takdir. Prof. kalau Muhammadiyah melarat berarti ia gagal. Pendidikan salah satunya adalah merupakan usaha untuk menjadikan peserta didik menjadi kritis. Muhammadiyah harus berinterospeksi sehingga umat Islam belum menjadi faktor . dalam forum tanwir 2007 di Yogyakarta. Telah hadir bersama kita Bapak Husni Thoyyar. Muhammadiyah juga melakukan pemberdayaan masyarakat tetapi Muhammadiyah sebagaimana kritik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum memiliki peran agar masyarakat menjadi kaya. menurut saya.**** 122 Narasumber : Drs. khususnya dalam bidang kemiskinan dan kesehatan. Dengan begitu. Moderator : Ahmad Imam Mujaddid Rais Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. itulah sumbangan yang bisa diberikan oleh Muhammadiyah kepada umat. Kali ini kita akan melihat apakah proses pendidikan dan pelayanan sosial amal Muhammadiyah bisa menjawab beberapa persoalan asasi manusia. kalau kita miskin itu adalah kegagalan kita dalam beragama. Bapak dan Ibu sekalian. lalu ada masjid jami’. Jadi. dan seterusnya. Din Samsuddin. M. Silakan. Selama hampir seratus tahun. Itu ada di Kecamatan Cileles. shalat jamaah. Tadi malam ada tayangan yang mengupas kemunculan kelompok Islam sejati di Banten. kalau berbicara masalah kemiskinan. Beliau adalah mantan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta dan Wakil Ketua Dikdasmen PP Muhammadiyah Periode 2005-2010. senin ke sebelah selatan. Ada peran positif dan kelemahan Muhammadiyah yang pernah disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah. Dalam diskusi sebelumnya kita telah mengetahui bagaimana persoalan hak asasi manusia di Indonesia dan kondisi itu membutuhkan peran Muhammadiyah. Itu pengajaran kita menjadi cerdas. a DIALOG b 123 Dalam makalah saya tidak menyebutkan nama karena saya hanya mengutip beberapa hal yang saya setujui. Husni Thoyyar Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Kita harus ber-fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) dengan siapapun. dan ada jami‘ah (universitas). Lebak. Rangkas Bitung. Muhammadiyah menyumbangkan pendidikan bagi kecerdasan bangsa. Sebenarnya dari agama ada ibadah. Mereka pada hari ahad melakukan sujud ke sebelah timur.

Dan itu pun belum ditindaklanjuti. Memang amal usaha Muhammadiyah sangat 124 besar dan bermanfaat tetapi masih belum diimbangi dengan kualitas sehingga tidak begitu menarik bagi masyarakat. maka harus disadari bahwa pendidikan dan amal usaha merupakan instrumen untuk melaksanakan misi dan tujuan persyarikatan. Padahal hampir tiap 5 bulan sekali kita mengirim form ke sejumlah 4. Ini semua kita sudah lepas. Belum dianggap inovasi. Memang ada kenaikan dari kelembagaan. Kita memiliki kendala. Kita berbicara terbuka saja. sampai sekarang kita tidak memiliki data peta pendidikan. dan muamalah belum selesai. Ada hal yang sangat ironis. akhlak. kita tidak memiliki kepedulian terhadap data. Inilah yang harus dihindari meskipun sulit karena sering konflik justru dipelihara.determenistik bagi bangsa ini. dari 33 wilayah hanya 2 wilayah yang memberikan data itupun tidak komplit. saya di DKI mempelopori fit and proper test untuk calon dekan dan rektor sejak tahun 2000. Ada kecenderungan menjauh. dan kemasyarakatan”. Mereka menyadari bahwa rektor adalah pelaksana dan persyarikatan adalah pemilik.033 sekolah tetapi baru 40 persen yang memberi tanggapan. Padahal Muktamar Muhammadiyahdi Aceh mengamanatkan kepada Majelis Dikdasmen (periode Yunan Yusuf. keislaman. ada sejumlah 749 buah amal usaha Muhammadiyah. Oleh karena itu. Sekali amal usaha dijadikan tujuan maka virus konflik akan ada di antara manusia. kiprah dan amal usaha Muhammadiyah dituntut untuk merevitalisasi gerakannya. Besok tanggal 1 Juni 2007 kita akan minta lagi melalui forum rapat koordinasi pimpinan Dikdasmen wilayah. banyak pengrajin amal usaha yang tidak tahu bagaimana pengertian normatif amal usaha yang di sana merupakan dasar pendirian amal usaha. Ketika Mukernas Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah kemarin. masih dianggap biasa-biasa saja. Pak Sudibyo Markus (Ketua PP Muhammadiyah 2005-2010) pernah mengatakan bahwa warga persyarikatan banyak menjadi pengrajin amal usaha tanpa mengerti maksudnya untuk . sehingga Muhammadiyah menjadi merk seperti warung. tetapi kapan mulainya kita belum bergerak. Padahal pada dasarnya amal usaha Muhammadiyah memuat ide dasar Muhammadiyah. Peran Muhammadiyah dalam akidah. Berdasarkan pada ide dasar dalam kepribadian angka 2 dan 3. Ini ironisnya. Kita maunya semua terbuka supaya kita bisa bekerja dengan evaluasi. Ide dasar amal usaha harus kembali pada rumusan “segala gerak amal usaha Muhammadiyah memenuhi prinsip tauhid. Pengertian normatif dan fisik mestinya dikaitkan dan didekatkan. Kita sadar ada kelemahan. Berdasarkan data sementara. Memang di lapangan usaha itu tidak mudah karena tantangan dan hambatan internal dan eksternal banyak. Mereka mau dan ketika dipanggil bersedia datang. Tidak ada nuansa yang berbeda antara masuk sekolah Muhammadiyah dengan yang lain. 1995-2000) untuk membuat peta pendidikan. Maka.

saya dan Pak Malik Fadjar mengikuti workshop tentang pendidikan berbasis pesantren. Padahal itu bisa menjadi ruh ijtihad dalam dunia pendidikan. Ada inovasi di sana. Ada ide dasar Kiai Dahlan. Abdul Mu’ti (Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) menyatakan bahwa Ahmad Dahlan bisa menawarkan model pendidikan baru di samping sekolah Belanda dan pesantren. Oleh karena itu. ada Surat Al Maun. jika amal usaha merupakan instrumen untuk mencapai tujuan Muhammadiyah. Sehingga lembaga pendidikan hanya merupakan repetisi. maka kita harus meningkatkan kualitas kita. seperti kepala keluarga sebagai akar rumput tujuan Muhammadiyah. Akibatnya. Hanya saja di dalam forum muktamar tidak perlu diungkapkan di depan pers. bukan nalarnya yang diambil. Hal ini nampak dari ukuran pendidikan hanya dengan format Kiai Dahlan pakai bangku tetapi spirit pencerdasannnya tidak ada. Oleh karena itu. Banyak pemimpin Muhammadiyah yang melihat pendidikan Muhammadiyah hanya dari segi jumlah sampai 7 ribu. Tadi pagi. kata Pak Munir. Sekarang ada 30 lembaga pendidikan di Jakarta yang baru dan memiliki standar internasional. Kalau sekarang kan sama saja. Seolah semua ranting harus mendirikan sekolahan.mewujudkan tujuan persyarikatan. kita perlu mengevaluasi tradisi keagamaan Muhammadiyah yang sudah berusia hampir satu abad dan mengevaluasi amal usaha Muhammadiyah agar menemukan kembali semangat pembaruan yang dipelopori Kiai Ahmad Dahlan.Karena itu yang menggejala maka akibatnya terjadi degradasi pendidikan Muhammadiyah. Itu yang dirasakan. Rumah sakit sebenarnya memberikan pencerahan sambil membuat mereka menjadi sehat dan cerdas. Kita ini. banyak sekali orang yang bergerak di pendidikan hanya mengikuti Kiai Dahlan tetapi kurang memahami ide dasar yang dicetuskannya. Mengapa demikian. Bahwa sakit dan sehat adalah usaha manusia bukan karena dari takdir begitu. karena dominasi pendekatan amal usaha yang 125 cenderung mendekati pulau-pulau amal usaha. Adapun pendidikan Muhammadiyah secara kuantitatif dan kualitatif lebih bagus daripada zaman Ahmad Dahlan. itu luar biasa. dalam hal ini penting mencermati dan mengkritisi ide Kiai Dahlan karena masyarakat waktu itu berbeda dengan sekarang. Gerak persyarikatan centang perenang. Menjadi guru berarti memiliki etos penyebaran ilmu dan menjadi murid berarti bersedia menuntut ilmu dari siapapun. Tetapi . Apalagi jika dilihat dari motivasi pendirian banyak didirikan sekolah Muhammadiyah hanya karena alasan administratif organisasi. Tetapi sekarang banyak kritik bahwa pendidikan Muhammadiyah 126 sangat konvensional dan hilang elan pembaharuannya. Sekarang. “Jadilah guru sekaligus murid” tetapi itu tidak kita pahami. Oleh karena itu. Filosofi “Jadilah guru dan murid”. pendidikan Muhammadiyah kurang mampu merespon dinamika masyarakat.

apakah sudah bisa menjawab. Mengapa dalam dua ranting berdekatan ada SMP Muhammadiyah. lembaga tidak memiliki kualitas sebagian guru adalah PNS yang beramal mengajar di Muhammadiyah atau guru yang hanya sambilan di sekolah Muhammadiyah. Karena tidak mapan. Hal yang lain adalah soal ikhlas. Sekian. Yang . Seperti kata Ki Bagus Hadikusumo. Sekarang di Jakarta. transportnya lebih mahal daripada honornya. kesan bank tersebut. “berikhlas-ikhlaslah dalam bermuhammadiyah. Marilah kita terus mencari jawaban terhadap tantangan yang banya kita hadapi sehingga kita bisa menyumbang dalam mencerdaskan bangsa. masukkan semua ke bank itu. misalnya cluster di tingkat ranting atau cabang. Semua itu kita uji dengan keberadaan amal usaha Muhammadiyah sekarang. Akibatnya. rendahnya kualitas pendidik. yang bagus dan yang lemah. Padahal menurut al-Quran itu akhlas adalah dikerjakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kompetensi. Dalam satu kawasan. ada sejumlah 5. Saya kira itu pancingan dari saya. Dengan sistem cluster. ada sekolah Muhammadiyah kalau dia mengajar 10 jam pelajaran. Saya mengusulkan nanti ada cluster pendidikan Muhammadiyah. kalau memakai jasa satu bank syariah. sehingga ujian nasional menjadi momok. Di sini kata ikhlas disalahpahami sebagai tidak dibayar. Oleh karena itu. dan lemahnya pendataan.tidak ada pertanyaan kualitas dan studi kelayakan apapakah lembaga pendidikan tersebut didirikan. Maka. kalau ada 20 sekolah sekabupaten. Karena kalau tidak ikhlas. Dengan jujur kita 127 mengakui ada problem rendahnya kualitas pendidikan. Moderator Terima kasih. perlu cluster (pengelompokan) sehingga peran Majelis Dikdasmen meningkat dan sekaligus memberikan keleluasaan lembaga pendidikan supaya bisa berkualitas. menyatu dan ada sekolah pembina yang akan bertukar pengalaman atau menyebarluaskan keberhasilan kepada sekolah Muhammadiyah yang lain. Sehingga mencari tenaga pengajar model gratis. sekolah Muhammadiyah menjadi besar sehingga sekolah kecil pun bisa menerima pinjaman. Lembaga pendidikan dan amal usaha pelayanan sosial adalah untuk mencerdaskan bangsa sekaligus mengikis beberapa persoalan akidah. Jika ini dibiarkan. maka akan rugi di Muhammadiyah dan amalnya juga tidak diterima Allah”. maka dalam jangka panjang akan menyebabkan image negatif pendidikan Muhammadiyah karena banyak lembaga pendidikan Muhammadiyah yang tidak memenuhi standar pendidikan.281 buah lembaga pendidikan SD sampai perguruan tinggi dan pesantren. kurangnya dana pendidikan. lemahnya manajemen sekolah. Kalau kita lihat data Profil Muhammadiyah 2005. kurangnya sarana pendidikan. Amal usaha Muhammadiyah menjadi cara untuk menjawab persoalan bangsa yang kompleks. Ini kebersamaan yang perlu terus kita kembangkan.

baru sebatas wacana dan 128 keluhan. Menarik berbicara tentang Muhammadiyah. saya lebih mendukung kebenaran tetangga saya. Mungkin Bapak punya cara untuk mengatasi masalah kurikulum dan buku-buku yang kadaluwarsa. Kami masih bisa memberikan saldo antara Rp. Somantri (SMK Muhammadiyah Cirebon) Saya juga ingin menyampaikan bahwa sejak 1990-2000 sudah aktif di Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Cirebon. Dan itu terjadi karena kurang uang. Sekarang. Orang bekerja kalau ada uangnya. Tetapi saya melihat ada kekurangberanian Muhammadiyah meningkatkan biaya pendidikan untuk kepentingan amal usaha Muhammadiyah dan penghasilan guru.dikatakan Pak Husin tadi adalah pancingan buat kita semua. Kalau merujuk pada pemaknaan ikhlas yang tadi disampaikan maka di Muhammadiyah tidak ada yang ikhlas. Saya pikir yang Bapak sampaikan masih bersifat wacana tetapi tidak ada solusi kongkrit. saya mengajar Al Islam dan Kemuhammadiyahan yang carut marut. silakan bila ada tanggapan. 22. Juga ada sekolah farmasi yang dikelola Muhammadiyah dan itu unggulan. Ini merupakan persoalan di Majelis Dikdasmen. Yang ketiga. Memang ketidakjelasan penanganan persoalan di Muhammadiyah itu menjadi persoalan. Sebagai guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan. saya mengamati bahwa dalam soalsoal yang dibuat Majelis Dikdasmen terdapat banyak kesalahan dalam menulis ayat-ayat al Quran. Pengalaman kami di SMK Muhammadiyah Cirebon dengan jumlah siswa 1. Saya tidak tahu. Untuk menutupi kekurangan. Saya pernah mendaftarkan diri sebagai PNS dan hasil ujiannya menonjol. Sekarang. Apakah ini ada solusinya? Yang kedua.500. Saya sudah lama mengajar di SMA Muhammadiyah Kramat. saya cukup prihatin terhadap kurikulumnya yang kadulawarsa. semoga kedepan ada perbaikan. Sejak dahulu saya belum mendengar ada solusi konkrit dalam mengatasi persoalan pendidikan kita. Kami selalu menempati unggulan se-Jawa Barat. Syauqi (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Saya adalah pengajar di SMA Muhammadiyah Kramat. Bukan hanya karena saya berasal dari keluarga Muhammadiyah tetapi juga karena ada garansi sentralisasi keuangan. Itu karena masih menjadi sambilan. Kalau kami di Cirebon. yaitu sistem satu atap. Sukidi.. di sekolah Muhammadiyah Cirebon satu jam masih 129 dihargai Rp. Tolong dibenahi. Namun ketika ada penawaran dosen saya tidak mengambilnya.200 orang ada sekitar uang Rp. 200-300 juta dan itu bisa membantu SMP dan SD Muhammadiyah.mungkin masih lebih rendah dibanding dengan sekolah yang lain. Beberapa lomba juga kami menangkan. 3. Saya lebih concern terhadap Muhammadiyah. Dari beberapa refleksi dan evaluasi. 5-10% uang ujian harus disetor ke majelis. untuk sekolah kami yang maju .5 milyar yang dikelola. Itu untuk kesejahteraan dan menopang hal yang lain.

Tahun yang lalu kami mengadakan ujian yang sama. dimana juga karakter modernismenya kalau pendidikan Muhammadiyah sekarang sama dengan sekolah yang lain? Atau mungkin malah lebih buruk. Dahulu gaji saya cukup besar dibanding dengan PNS golongan yang sama. Memang konsekwensi sekolah besar. Misalnya ada guru PNS yang mengajar hanya sampingan dengan banyaknya lulusan perguruan tinggi. kami juga usul untuk siswa baru akan ada tambahan 100 ribu untuk tambahan amal usaha dan mengatasi operasional. metode pembelajaran. pendidikan Muhammadiyah tidak memiliki keunggulan khusus dibanding sekolah lain. suatu saat Muhammadiyah tinggal nama. Itu karena tidak ada keberanian. di tempat saya ada penggolongan. banyak tenaga pengajar kita yang tidak mengerti apa tujuan gerakan Muhammadiyah. Pada konteks lain. apa ini sudah dievaluasi tetapi tidak ada kemajuan? Kalau kita sadari betul ketika masuk Muhammadiyah. Itu pun masih dirasakan kurang manfaatnya. baik aspek kurikulum. dan kualitas tenaga pendidiknya. yang memahami betul amal usaha Muhammadiyah sangat sedikit. Jadi. Perlu 130 diketahui. banyak sekali orang yang masuk amal usaha Muhammadiyah tidak mengerti apa itu tujuan Muhammadiyah. perlu ada evaluasi terhadap sistem pendidikan kita secara menyeluruh. Dimana letak modernismenya? Di sisi lain. Persoalan ini pernah saya kirim ke Majalah Suara Muhammadiyah tetapi tidak mendapat tanggapan. Banyak bangunan yang tidak berarti. mengapa tidak membuka peluang? Hal yang lain. Nasihin (SMK Muhammadiyah Cilengsi. Saya pesimis. tetapi sekarang lebih rendah. Untuk itu. Sejak tahun . untuk mendata sekolah saja masih kurang baik. Tetapi. Sebagai organisasi yang mengklaim diri gerakan modernisme. saya 3D. kelambanan majelis menyebabkan masyarakat merasa kurang terpenuhi kebutuhannya karena penambahan amal usaha tidak bisa memacu dengan baik. Saya menanggapi bahwa materi sore ini adalah evaluasi dan refleksi. Menurut Bapak.di SMK Muhammadiyah. Kita ketahui bahwa Muhammadiyah adalah gerakan modernisme. seharusnya kita malu karena pengelolaan dan pendataan tidak pernah kita lakukan secara profesional. Sehingga saya harus mengajar mereka membaca al Quran supaya sejalur dengan misi dakwah Muhammadiyah. Bogor) Materi ini lebih tepat kita sebut sebagai evaluasi dan refleksi perjalanan pendidikan Muhammadiyah. Siti Alfiyah (SMA Muhammadiyah Palu) Apa yang Bapak sampaikan mengenai evaluasi peran pendidikan dan amal usaha Muhammadiyah tentu saja perlu ada jalan keluarnya. Hal yang lain. Persis seperti yang disampaikan Pak Syauqi bahwa dalam buku Al Islam dan Kemuhammadiyahan terdapat banyak sekali kesalahan ayat-ayat al Quran. Sehingga ada satu mata pelajaran yang diberikan di kelas satu sampai kelas tiga tetapi muncul hanya satu soal. Banyak guru Muhammadiyah tetapi tidak bisa membaca al Quran.

kalau kondisinya sudah kondusif maka tidak perlu ujian bersama. saya menawarkan sistem cluster (pengelompokan) sebagai salah satu solusi. Pada saat saya menghadiri peresmian gedung SD Muhammadiyah Bodon di Kotagede Yogyakarta. Jadi. Tetapi teman-teman yang lain kurang sekali yang mengerti Muhammadiyah. Husni Thoyyar Memang perlu disampaikan bahwa ini adalah evaluasi dan refleksi. setiap hari sebelum pelajaran dimulai ada waktu untuk mengaji. Sampai sekarang. Kita juga sudah membentuk tim penyusun buku dan sekarang dalam proses penyusunan. Salah satunya dengan cluster. mereka menampilkan anak-anak kelas 4 yang hafal Surat Al Ghosyiyah dengan bagus. Kita ingin guru tidak sama pengetahuannya dengan murid. Keminiman dana sangat berdampak pada kualitas pembinaan guru-guru di sekolah. solusi kongkritnya kita cari bersama. bukan hanya Muhammadiyah. Saya mohon ada solusi yang terbaik soal ini. Soal keikhlasan memang selalu 131 ada masalah dan masalah kesejahteraan guru tidak. Saya mohon Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah memberikan solusi terbaik. terus terang saya sampaikan mengapa saya menyampaikan Al Islam dan Kemuhammadiyahan dari tahun ke tahun saya tidak pernah diganti. apalagi ke pimpinan pusat. Tetapi dalam UU Nomer 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional ada ujian oleh guru dan pemerintah. seolah semua Muhammadiyah harus mendirikan amal usaha padahal di sampingnya sendiri sudah ada. Standarisasi kurikulum (tanpa memberi detail isi) ditujukan agar mendorong guru untuk bersikap kreatif. Saya berharap pengurus majelis berkoordinasi dengan perguruan tinggi agar dapat membantu lembaga pendidikan Muhammadiyah yang lain. serahkan saja pada guru. Dalam menghadapi permasalahan yang mengemuka. Memang selalu ada tembusan dalam setiap pembuatan laporan ke Departemen Pendidikan Nasional tetapi kenapa hal tersebut tidak bisa dilakukan terhadap Muhammadiyah. Kebijakannya diserahkan ke masingmasing wilayah sehingga tidak ada soal-soal yang salah. Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah hampir tidak bisa menanganinya jika data saja tidak memiliki. Selain itu. Dengan membedah masalah ini kita dapat mengetahui apa yang mungkin dilakukan. Saya tidak mengerti bagaimana Majelis Dikdasmen memahami kami. Lembaga pendidikan Muhammadiyah adalah milik kita semua. menjadi guru sekaligus siswa. 132 Mengenai ujian bersama.1990. Ternyata. Sebenarnya langkah tersebut sudah dilakukan Majelis . Mengenai kendala pembelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan sudah diatasi dengan keberadaan standar kurikulum Al Islam dan Kemuhammadiyahan. saya telah mengajar pelajaran Kemuhammadiyahan. Kalau kami berkeinginan cukup diserahkan pada guru saja. terutama di daerah Indonesia Timur.

Kalau sekarang banyak yang ikhlas tapi tidak profesional karena kita tidak memberikan imbalan yang wajar Marilah kita bermimpi. Pada masa Pak Yunan Yusuf (Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah periode sebelumnya) sudah ada peraturan yang indah kalau dipatuhi dengan baik. seorang kader Muhammadiyah. wilayah. Di pusat dihimpun untuk dipinjamkan ke sekolahsekolah. Dulu ada UIJ yang dihimpun di pusat.Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Cirebon. mulai dari level etik sampai praktek ekonomi. Sampai saat ini pembinaan ke daerah Indonesia Timur terus berjalan dengan segala keterbatasannya. Lalu mengenai usulan menjalin kerjasama dengan PTM. Ada kesepakatan antara guru SMA Muhammadiyah dan PGA Negeri bisa menjadi satu sekolahan sehingga seluruh siswa PGA Negeri adalah Muhammadiyah. Yang kedua. bukan hanya masalah finansial tetapi bagaimana kita bisa mentransformasikan ide Muhammadiyah yang terlalu tinggi supaya bisa diberikan guru kepada anak didik. Moderator Silakan jika masih ada tanggapan ataupun pertanyaan lain. tentang permasalahan skill dan sumber daya pengajar. Kalau pengurus Majelis dan kepala sekolahnya bekerja secara sambilan maka hasilnya pun sebatas sambilan. 133 dan daerah. Dia menyesal kenapa yang . itu pun biasanya dikerjakan oleh sumber daya manusia yang berbasis LSM ataupun NGOs. Padahal pinjaman itu sangat ringan karena menghindari riba.Soal modernisme Muhammadiyah. Masalah yang ada marilah kita selesaikan dan lakukan apa yang bisa sebagaimana konsep Al Maun. Mungkin sebaiknya ada musibah dulu baru ada kesadaran pentingnya data. Contohnya data sekolah di Kabupaten Bantul dan Kulonprogo di DIY menjadi detail setelah ada bencana gempa. Cuma bagaimana cara menagihnya kembali itu masih menjadi persoalan. salah satu faktor penting dari keberhasilan tersebut adalah adanya keikhlasan yang profesional. Artinya. Dari mimpi kita bisa membangun banyak hal. Dulu saya dan Prof. ya kenyataannya data saja kita tidak punya. Dulu sekolah Muhammadiyah di Cirebon ditakuti Sekolah Santa Maria karena ada komitmen dan peran yang begitu konsisten. Apa mau dikata. Ihsan (DPP IMM) Saya melihat dalam pendidikan Muhammadiyah ada banyak permasalahan. mari kita terapkan model pendiri Muhammadiyah. Tetapi. Azyumardi Azra bermimpi membangun IAIN Jakarta menjadi Universitas Islam Negeri. Kepala sekolah berjiwa sangat nasionalis dan konsisten. Perlu pemberdayaan anggota majelis dari daerah sampai pusat. Menurut saya. ada dana sangat besar jumlahnya yang “parkir” di sekolah-sekolah tetapi tidak kembali. Memang perlu ada ghirah (semangat). saya tertarik dengan gagasan Agus Soewarno. Dia pernah menjadi konsultan sekolah Kristen membuat science center. Tolong nanti dibuatkan rencana tindak lanjut yang nanti akan dilaksanakan dari pusat sampai daerah.

ada banyak faktornya. Kepala sekolah sebelum saya juga statusnya bantuan dari negeri. Memang sulit. Saya melihat pendidikan Muhammadiyah tidak mundur. Tetapi kami kesulitan pengaturan keuangan karena tidak ada aturan yang dibuat oleh Muhammadiyah sementara dari negara sangat jelas. kita perlu menciptakan berbagai model.000. persoalan keuangan harus pula jelas karena kita ada kecenderungan ke Depdiknas dan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah. 116. Dari guru kebanyakan honorer. Memang ada sekolah kita yang kurang berkembang. Jadi. datang hanya untuk mengajar saja. Muhammadiyah mulai naik kepercayaannya. Ini bukan hanya soal uang tapi juga komitmen. Terakhir. Kenapa hal ini tidak diterapkan? Apakah karena 134 Dikdasmen yang tidak bisa memahamkan atau arus bawah yang tidak mengerti? Lukmanul Hakim (SMA Muhammadiyah Tasikmalaya) Saya akan berbicara mengenai pengalaman di Tasikmalaya. Yang saya lakukan adalah mencari guru yang ikhlas dan concern. Kalau masalah keuangan masih menjadi masalah maka jangan berpikir masalah kualitas. Mungkin bisa menjadi refleksi untuk daerah lain. Kalau ada uang. Kita gabungkan yang ikhlas dengan profesional. hitungan dari organisasi sudah habis tetapi menurut negara belum habis. Memang tingkat profesionalisme di sekolah tidak ada. mulai dari segi pengelola. keuangan. Jangan berharap banyak murid kalau tanpa kepercayaan dan profesionalisme. saya menerima sejumlah 126 siswa dengan sisa keuangan Rp. Solusinya bagaimana? Syafrudin (Majelis Dikdasmen PWM Sulawesi Tengah) Pendidikan adalah sistem yang melibatkan banyak komponen. Saya pikir sejak tingkat dasar harus ditanamkan betul nilai-nilai. Selanjutnya. Persoalannya. saya melihat pendidikan dari segi aspek. saya menjabat kepala sekolah sejak 1998 dan sudah menjabat untuk yang kedua kalinya. Oleh karena itu. saya sempat resah dengan kondisi lingkungan kalangan muda. Manakala sekolah lain kehilangan kepercayaan. kenapa tidak kita beri imbalan yang pantas.. Terakhir. Saya lihat Majelis Dikdasmen juga sangat sibuk sendiri tanpa melihat kepentingan pendidikan.. dan lain 135 sebagainya. Tetapi dengan banyak sekolah negeri malah mundur. Ketika saya diangkat menjadi kepala sekolah. prasarana. Setelah itu. Ini harus kita hargai usaha kita sendiri. Saya percaya masih banyak lembaga pendidikan yang favorit dan menjadi rujukan. Internalisasi nilai ini tidak mudah karena secara metodologis internalisasi nilai tidak hanya di sekolahan namun juga di keluarga. tetapi maju. Bukan kita yang mundur tetapi karena memang kebutuhan masyarakat maju pesat dan kita masih statis. masyarakat mulai percaya. Tetapi saya segera ke Depdiknas dan ternyata ada sejumlah 22 orang yang mau menjadi guru TPK. Dahulu ketika tidak ada guru negeri sekolah saya maju pesat.memanfaatkan dia bukannya orang Muhammadiyah tetapi pihak lain dan dengan bayaran yang sangat mahal. .

Pada saat saya menyelesaikan permasalahan SMA 2 Muhammadiyah di Palembang. Husni Thoyyar Terima kasih. Namun ada salah paham terkait pandangan keluarga. Kalau kita sudah mengatakan diri sebagai warga Muhammadiyah tetapi 136 nilai kemuhammadiyahan tidak mempengaruhi kita. Masalah rincian teknisnya adalah kreativitas. Tarmizy Idris (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Apa yang dikatakan Ibu Alfiyah terlewat jawabannya. Kalau PR menumpuk. Apalagi kalau sekolahnya sangat mahal. Jadi. kepala sekolahnya tidak mau berhenti padahal pihak majelis telah memberhentikannya. bagaimana mereka diberi pelajaran di dalam keluarga? Soal science center. Uang iuran anggota pun tidak berjalan. Ini adalah pembudayaan dalam keluarga dan masyarakat sekitar. Bagaimana perilaku kita dalam Pedoman Hidup Islami Muhammadiyah (PHIM) itu luar biasa tetapi itu tidak mempengaruhi kita. supaya terus ada pengembangan. saya kira tidak perlu menunggu tetapi justru mestinya menawarkan diri untuk membantu Muhammadiyah. Saya selalu mengatakan bahwa Muhammadiyah menjelang krisis. Kalau nilai-nilai Islam tidak mempengaruhi kita. Tetapi sekarang tanpa uang dari pemerintah tidak akan jalan sekolah Muhammadiyah itu. apalah artinya itu. mesti ada saldo plus bukan minus. Model pembelajaran juga harus menyenangkan. Mengenai pendidikan di Tasikmalaya. nilai-nilai Islam itu tipis sekali mempengaruhi kita. Sebagai contoh. pedoman keuangan itu tidak boleh dinamis. Selanjutnya. selesaikan semua di sekolah. Saya mengalami ketika kecil di Bandung. Muhammadiyah adalah bagian dari bangsa ini. Saya pikir dalam proses pendidikan memang ada internalisasi nilai melalui institusi keluarga. Dan komitmen dari pengelola dan guru Muhammadiyah yang harus terus ditanamkan. Yang kedua. itu adalah kewajiban keluarga. kecakapana hidup. Oleh karena itu. seolah kalau sudah membayar sekolah sudah tidak perlu mendidik. Sebenarnya tidak perlu pengajaran al Quran di sekolah.Misalnya pendidikan yang harus mengembangkan life skill. Komitmen ada tetapi juga harus ada kreativitas. prinsip ketertiban yang harus dipegang. Persoalannya sekarang siswa terlalu banyak PR (pekerjaan rumah). Bagaimana soal keuangan? Dalam persyarikatan. ada kreativitas dan komitmen. Ke depan tidak perlu ada PR. Kalau sekarang misalnya ada sejumlah 100 ribu anggota Muhammadiyah membayar maka operasional pimpinan pusat bisa ditangani. semangat berkhidmat kita terutama dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini sangat lemah. lalu untuk apa kita bermuhammadiyah? Moderator dipersilakan kepada Bapak Husni memberi tanggapan. perlu seperti tadi. Masalah . menurut saya komitmen memang perlu tetapi tidak bermakna tanpa profesionalitas. Jangan sampai menciptakan lulusan yang menganggur. tidak satu rupiah pun uang dari pemerintah tetapi sekolah Muhammadiyah berdiri.

Motifnya adalah mencari mashlahah-nya. Ini merupakan persoalan yang perlu diselesaikan. kalau sudah habis menurut persyarikatan tetapi belum selesai menurut pemerintah maka harus dimusyawarahkan. Ada beberapa hal yang bisa menjadi catatan kita. Cuma selama ini yang dipahami dari Kiai Dahlan hanya mengubah arah kiblat saja. Saya berharap dari sini ada rencana tindak lanjut. 137 Kita ini maju tetapi tidak melompat seperti Kiai Ahmad Dahlan. Padahal ada aspek the humanity of human life (kemanusiaan hidup manusia) yang luar biasa dari Kiai Dahlan. karena sering kali kita bentrok karena aturan itu. itu diatur pimpinan ranting. bagaimana kita tidak sekedar menjadi pengrajin amal usaha Muhammadiyah dan melupakan visi pendiriannya. kalau visi ini dijalankan. dulu dokter dari Belanda mau bekerja tanpa digaji membantu rumah sakit Muhammadiyah karena faktor kemanusiaannya. kita masih menghadapi beberapa persoalan seperti kurikulum dan aturan atau kaidah-kaidah. Saya kira itu secara sepintas. Tidak perlu Muhammadiyah dibubarkan tetapi dari yang sudah ada sekarang mari kita berangkat dan berpacu. Moderator Terima kasih Pak Husni. Saya kira itu yang bisa saya kemukakan dan mudah-mudahan bermanfaat untuk langkah ke depan. Misalnya. bukan berdasarkan tidak mau diganti. itu semua menjadi penguat bagi kita. Pendidikan Agama berbasis HAM dapat menjadi salah satu alternatif bagaimana menciptakan lingkungan pendidikan dan masyarakat yang damai” Abdul Mu’ti PRAKTIK KEKERASAN DI INSTITUSI PENDIDIKAN . Sejarah keberhasilan ini jangan untuk diri sendiri namun hendaknya disampaikan kepada sekolah yang lain. Bahwa ada success story. 138 BAB IV URGENSI HAM UNTUK PENDIDIKAN AGAMA “Pendidikan dapat berperan sebagai agen dalam membentuk manusia yang menjunjung tinggi dan menghormati HAM. Wassalamu‘alaikum Wr. Lalu apakah Muhammadiyah bubar saja kalau tidak ada komitmen dan tidak ada iuran? Iuran itu tidak diatur pimpinan majelis. Terima kasih. Tetapi komitmen ranting juga masih rendah. Pertama. Saya kira itu dari saya.masa jabatan. Wb. Jangan berharap langsung lari. Wb. Menjadi pemacu bagi kita semua. Yang kedua. Kita berjalan secara bertahap. Wassalamu‘alaikum Wr.

Yustina Rostiawati Pengantar Media massa pada tahun-tahun belakangan ini dipenuhi dengan pemberitaan tentang tindak kekerasan yang terjadi di dunia pendidikan (sekolah). Masih hangat dalam ingatan kita berita meninggalnya Wahyu Hidayat yang cukup intensif dimuat di media elektronik dan cetak tahun 2003 lalu. Keresahan orang tua yang anaknya menjadi korban smackdown ini akhirnya mendorong protes berbagai pihak dan berhasil menghentikan tayangan acara mengerikan tersebut. Tahun ini. Setelah diungkapkannya tindak kekerasan yang menyebabkan jatuhnya korban di lembaga pendidikan ini. Pada akhir tulisan disajikan sejumlah pertanyaan/poin-poin refleksi untuk menciptakan dan memulai ’dunia pendidikan tanpa kekerasan’ demi mencapai cita-cita memanusiakan manusia. kembali marak berita meninggalnya Cliff Muntu di lembaga pendidikan yang sama dan dengan indikasi penyebab kematian sama. tempat yang seharusnya merupakan rumah yang memanusiakan manusia?”. Kekerasan Di Lingkungan (Institusi) Pendidikan Bicara mengenai lingkungan pendidikan. Namun demikian. Tulisan singkat ini memaparkan adanya ’sosialisasi pendidikan kekerasan’ di institusi pendidikan. Kasus kekerasan di atas merupakan salah satu contoh saja dari sederet kasus kekerasan di institusi pendidikan. Dan anak-anak usia SD itu dengan gamblangnya meniru serta mempraktikkan cara-cara melakukan smackdown di antara sesama teman main yang pada taraf tertentu 141 menimbulkan korban. Penyebab meninggalnya Wahyu Hidayat disinyalir karena adanya tindak kekerasan sebagai ’hukuman untuk mendisiplinkan’ siswa STPDN pada waktu itu. masih banyak nama lain yang kemudian muncul dengan kasus tindak kekerasan lebih beragam termasuk tindakan aborsi karena KTD (kehamilan tidak dikehendaki). Kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan seperti itu belum pernah mendapat perhatian memadai hingga tahun-tahun belakangan ketika zaman reformasi bergulir dan kasus-kasus kekerasan seperti dipaparkan di atas bisa diungkap lebih transparan. bentuk tindak kekerasan yang terjadi serta dampaknya berdasarkan studi yang telah dilakukan. Contoh kasus kekerasan lain yang terjadi di sekolah dan mendapat perhatian khusus misalnya: smackdown. berita mengenai kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan tetap saja menorehkan luka dan menambah kemsygulan khalayak pada umumnya “kok bisa tindak kekerasan seperti itu terjadi di sekolah – dunia pendidikan. khususnya di media massa cetak. pertama-tama kita . Sekarang ini kita tidak lagi terkejut akan adanya beragam tindak kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan karena hampir setiap hari ada berita terjadinya kekerasan di sekolah. Rupanya acara smackdown yang ditayangkan oleh salah satu TV swasta disukai dan ditonton oleh banyak anak usia SD sampai orang dewasa.

Jika diperhatikan. Sesungguhnya gambar tersebut bukan dimaksudkan untuk memberi ilustrasi mengenai pelajaran kekerasan. Dari tingkat makro mari kita melihat lebih mendalam kekerasan di tingkat mikro lingkungan pendidikan. Banyak tindakan yang sudah dianggap lumrah atau umum dilakukan. dalam hal ini adalah kebijakan yang menyangkut bidang pendidikan. Dari tahun ke tahun sejak UN diberlakukan banyak permasalahan muncul: masalah mendasar dengan diberlakukannya hasil UN sebagai penentu kelulusan dan penerimaan siswa ke jenjang pendidikan lebih tinggi. Satu contoh konkret bahwa secara makro kebijakan pelaksanaan UN ini menimbulkan dampak ‘kekerasan’ terhadap anak didik. 143 Serangkaian gambar di atas diambil dari buku pelajaran PPKn untuk kelas I dan IV SD dari tiga penerbit di Jakarta pada tahun 1994 – 1997 dan digunakan secara luas oleh sekolah dasar khususnya di wilayah Jakarta dan Bekasi. meskipun tindakan tersebut sebenarnya termasuk dalam tindak kekerasan. dan semua pihak yang berhubungan dengan proses pendidikan. Akan tetapi siswa kelas I dan IV SD yang berusia sekitar 6 – 10 tahun dapat dengan mudah menginterpretasikan dan mencontoh gambar itu sebagai pembelajaran ’sikap berani’. . serta keikutsertaan orang tua/wali siswa dalam proses pendidikan ini. sikap atau tindakan yang sudah dianggap biasa ini bisa dengan mudah ditiru serta diteruskan yang pada akhirnya menjadi ’kebiasaannya’. demikian juga interaksi di antara sesama anak didik. macho. yang pada dasarnya belajar dengan mencontoh dari ’model’ di lingkungan terdekatnya. 142 tenaga pendidik. Tujuan utama analisis buku pelajaran ini sebenarnya untuk mengidentifikasi bias gender dalam buku pelajaran. Analisis Buku Teks Pelajaran Sekolah Dasar Pada tahun 1996/97. Akan tetapi salah satu temuan yang cukup ’mengejutkan’ pada waktu itu adalah adanya sosialisasi ’tindak kekerasan’ (yang mungkin saja tidak disadari karena dianggap sudah umum) lewat pelajaran PPKn (Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan) seperti dapat dilihat pada cuplikan gambar berikut ini. Dan gambar-gambar seperti ini sudah dianggap lumrah/jamak/umum “memang (anak) laki-laki begitu adanya”. yaitu di tingkat sekolah – tempat berlangsungnya proses belajar mengajar dan interaksi antar tenaga pendidik dengan anak didik.perlu melihat situasi ’makro’. dalam ilustrasi di atas semua sosok yang digambarkan dengan tingkah laku ’nakal’ atau lebih ’keras’ adalah sosok (anak) lakilaki. penulis melakukan kajian/analisis teks terhadap sejumlah buku pelajaran SD (kelas I dan IV). sampai berbagai masalah ‘kecurangan’ pelaksanaan UN yang dilaporkan oleh berbagai daerah. Apakah kebijakan pendidikan kita sudah kondusif dalam rangka menciptakan situasi pendidikan ’anti kekerasan’? Ambil contoh kebijakan mengenai Ujian Nasional (UN). gagah seorang laki-laki. Dan bagi anak.

Gambar-gambar di atas mungkin saja dimasukkan dalam buku pelajaran tanpa disadari dan tanpa memikirkan dampaknya terhadap anak usia SD.. 144 Kekerasan yang Pernah Dilakukan Guru dan Dialami Siswa di Sekolah Pada tahun yang sama dalam melakukan kajian teks buku pelajaran. Kita nggak bisa kasar-kasar seperti anak laki-laki.. 27 Februari 2003) “Dulu itu guru sangat ditakuti dan dihormati. Mari kita simak pernyataan guru tingkat sekolah menengah atas berikut dari kabupaten Sikka (Nusa Tenggara Timur). Belum lagi jika kita mengkaji lebih dalam mengenai teks dalam buku pelajaran yang mungkin saja mengandung tindak kekerasan. dilakukan juga serangkaian wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah dasar mengenai cara mengajar dan interaksinya dengan siswa di dalam kelas. dulu.kalau untuk anak laki-laki kadang-kadang nggak mempan dibentak saya tarik telinganya. (Kepsek L Sikka. tetapi sekarang akibat pengaruh film. Kalau saya ngajar anak laki-laki. Kalau anak-anak tertentu udah biasa..” (GP-4/02) “. 26 Maret 2003) 145 Kajian mendalam mengenai kekerasan terhadap anak di Kabupaten Sikka dan Ende. Jadi kalau 1-2 kali dikasih nasihat tidak jalan. sudah biasa dilakukan dan terutama dilakukan lebih keras/berat terhadap anak laki-laki. CD. (GL2 Sikka. Akan tetapi semua tindakan guru pun didasari oleh nilai-nilai/keyakinan/paradigma yang dihidupinya sebagai seorang pendidik. marah bener. murid tidak takut lagi sama guru. dsb. guru bisa menambah penekanan (reinforcement) untuk melakukan tindak kekerasan atau mengupayakan pendidikan nilai anti kekerasan kepada anak didiknya. Kalau laki-laki kan kasar. maka guru terpancing juga untuk marah dan menggunakan peringatan dengan cara keras juga”. “Saya punya itu hukuman lebih keras. kalau marah. tapi kegiatan berjalan seperti biasa”.” (GL-4/01) Pernyataan guru seperti kutipan di atas menunjukkan bahwa hukuman fisik khususnya. Kalau anak wanita kan nggak bisa. Jadi sistem saya itu lebih keras agar mereka takut dengan saya. kalau wanita kan halus dan ada perasaan juga. Sampel diambil lewat sekolah . Lalu bagaimana dengan sikap guru? Sebagai tokoh utama dalam institusi pendidikan. kalau tidak keras itu mereka sepertinya seenaknya saja. karena anak punya cirinya sendiri. Guru sudah seperti tidak ada wibawa bagi murid. hukum-hukum bener. Nusa Tenggara Timur ini dilakukan pada tahun 2003 bertujuan untuk mendapatkan informasi mendalam mengenai insiden dan jenis kekerasan yang dialami anak di dua kabupaten dimaksud.. Berikut kutipan yang diutarakan oleh guru perempuan dan guru laki-laki dalam kaitannya dengan pemberian hukuman kepada siswa. Wawancara ini dilakukan kepada guru dan kepala sekolah dasar di wilayah Jakarta dan bekasi... “Ya.

berita di Kompas pada tanggal 16 Mei 2007 yang baru lalu menunjukkan kasus bullying ini: “Kekerasan di lingkungan pendidikan masih saja terjadi. dibentak atau digertak juga umum dialami oleh para siswa. Juli 2006:126). siswa ini mengungkapkan jenis kekerasan yang terjadi di sekolahnya yang dilakukan oleh para senior: dipukul dengan botol di bagian punggung dan kaki. Banyak siswa ternyata pernah mengalami bentuk kekerasan baik fisik. disunduti rokok. juga serangkaian tes psikologi terhadap anak (siswa) khususnya untuk menganalisis dampak tindak kekerasan yang dialami. didorong. dll. disabet.) pernah dialami oleh lebih dari separuh responden penelitian. Kali ini siswa kelas 1 SMA . dianiaya hingga terluka fisik dan mental oleh seniornya”. Dalam pengakuannya. ditendang bagian hidung dan kepala (bagian belakang). guru. Kekerasan verbal seperti dimarahi. dipukul. dan siswa. dan sudah berlangsung bertahun-tahun seperti layaknya menjadi tradisi. dan disingkap roknya. Tayangan kekerasan yang terjadi di STPDN/IPDN menunjukkan ’kebrutalan’ dan ’keberingasan’ pelaku tindak kekerasan demi . disuruh kerja (mengepel. wawancara mendalam dengan guru dan orang tua. sebut saja X (18 tahun). Sebagai contoh. tetapi juga dilakukan oleh teman sebaya atau senior dalam sekolah yang sama. Kasus-kasus bullying seperti belakangan ini marak diberitakan mulai diperhatikan 147 sejak terungkapnya kekerasan di STPDN/IPDN. Bentuk dan Jenis Kekerasan yang Dialami oleh Anak di 3 Provinsi 146 Sumber: Laporan Penelitian (Rianto Adi dkk. Sedangkan kekerasan seksual yang dapat dikatakan banyak dialami oleh siswa di ketiga provinsi tersebut adalah dicolek. Tindak kekerasan yang dilakukan dalam rangka memberikan hukuman ini boleh dikatakan sudah umum terjadi dan anak menjadi korbannya. toma/toga. ditelanjangi hingga hanya memakai celana dalam.. diomeli. Penelitian di 3 provinsi seperti dikutip di atas menggambarkan betapa beragam dan tidak senonohnya tindak kekerasan yang dilakukan di lingkungan pendidikan. 2006) Berdasarkan ketiga studi yang pernah dilakukan di atas tidak dapat dipungkiri bahwa tindak kekerasan dialami oleh anak di sekolah. Studi dengan metode yang kurang-lebih sama dilakukan pula di tiga provinsi: Jawa Tengah. dan menengah (SMP dan SMU).. Tindak kekerasan seperti ini biasanya terjadi di tempat-tempat tertentu (misalnya WC) yang disebut sebagai ruang eksekusi. Laporan Penelitian. di ketiga provinsi jenis kekerasan seperti dicubit. Sebagai contoh. maupun seksual. Tabel berikut menunjukkan bentuk dan jenis kekerasan yang (pernah) dialami oleh anak (sekolah) di tiga provinsi (Rianto Adi. Kemudian dilakukan serangkaian diskusi kelompok terfokus (FGD) dengan orang tua. Jakarta Selatan. dipukul ulu hati. Kekerasan di lingkungan pendidikan ini tidak hanya dilakukan oleh guru. verbal. Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara pada tahun 2006. diejek.tingkat dasar (SD)..

karena kadang orang tua datang dengan sikap menyerahkan anak. Dengan pukul anak jadi kapok. entah dipukul atau dengan omongan atau kata-kata keras. 16 Mei 2005). itu kan bisa bengkakbengkak. bagaimanakah perasaan anak? Bagaimana semua sikap dan tindak kekerasan ini berdampak pada anak? Dampak Kekerasan terhadap Anak (korban) Tulisan Saeful Millah. saya gak kuat lagi dijadiin objek rasa kesal guru-guru yang selalu berceritera dengan menyudutkan. merendahkan. Januari 2006) Masing-masing daerah di Indonesia menganut nilai atau arti anak. seorang mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. Pernah dipukuli sampai .. Saya mau tegar. bilang kami sudah tidak mampu didik ini punya anak. yang pada intinya menunjukkan bahwa anak itu menjadi tanggung jawab orang tua. maka orang tua juga tidak akan berbuat banyak jika anaknya mengalami kekerasan yang dilakukan pihak sekolah dengan alasan demi mendisiplinkan anak atau karena anak tersebut tidak mematuhi peraturan. ada bekasnya. Dan bagi tetangga atau famili yang mengetahui adanya tindak kekerasan orang tua terhadap anaknya tidak dapat berbuat banyak karena situasi ini dianggap sebagai masalah internal keluarga.menegakkan ’disiplin’. menulis artikel tentang Malpraktik dalam Dunia Pendidikan (Kompas.. serta orang tua sedemikian mendukung terjadinya tindak kekerasan sebagai ’hukuman’ bagi anak. Dalam tulisannya Saeful mengutip surat yang ditulis oleh seorang anak perempuan korban kekerasan di sekolah: “Jujur.. pakai lidi. (FGD-Ibu. anak jadi lebih baik. Deli Serdang. memaki agar anak lebih patuh dan menghargai orang tua. . saya obati sambil bilang ke anak 148 Bapak maksudnya baik. Biar jangan anak itu dendam sama si Bapak”. segala upaya dikerahkan untuk ’membentuk’ anak ini agar berada dalam ’jalan yang benar’. tidak mau mengulang lagi kesalahannya”. Dengan pemikiran demikian. Bapak anak saya memang agak keras terhadap anak.. Orang tualah yang harus mengarahkan anak(nya) untuk menjadi ’orang’ yang berakhlak mulia. Bapak guru cubit atau pukul saja kalau ini anak tidak mau belajar” (GL1 Sikka. Dengan demikian. Jika sikap guru dan sekolah. 12 Maret 2003) “Kami ini di sekolah serba salah... 149 dan selalu merasa kalau ayah yang salah. Sikap Orang Tua: Kekerasan untuk ’Mendisiplinkan’ Anak Orang tua tidak jarang justru mendorong dan ikut ’merestui’ terjadinya kekerasan terhadap anaknya seperti dituturkan oleh informan penelitian di NTT dan provinsi lain berikut ini: “ . termasuk memukul dengan alasan untuk mendisiplinkan anak. 26 Februari 2003) “. Berbagai kajian yang dilakukan mengindikasikan bahwa sikap orang tua terhadap anaknya ini sudah umum dilakukan. (FGD-ortu. Sikka.

maupun seksual). stress. Anak ini menjadi korban ‘kekerasan’ di sekolah setelah ayahnya melayangkan surat kritik tentang kepergian para guru ke Bali selama seminggu pada bulan September 2004. Semua dampak ini akan membekas pada tubuh anak (secara fisik) atau membekas sebagai ’luka’ di dalam batinnya. dan buat apa yang bakal ayah lakukan? Menyelamatkan anggaran? Buat apa. Jika tidak dihentikan atau diputus. agresif. kematian mahasiswa STPDN/IPDN. dan lain sebagainya. terpuji. seperti: kecemasan. verbal... Dari hasil penelitian dan berbagai temuan yang dipublikasikan lewat media jelas diketahui dampak yang secara fisik atau psikologis diderita oleh anak korban kekerasan. Tabel berikut menunjukkan sejumlah gejala gangguan ’kejiwaan’ dialami anak yang mendapat perlakukan kekerasan (baik fisik. orang yang punya duitnya juga ga repot.. 2006) Sejumlah gejala gangguan yang dirasakan oleh anak secara signifikan berkorelasi dengan ketiga bentuk kekerasan yang dialaminya. Oke. obsesif. deliquency (kenakalan anak). dan terokupasi secara seksual*. Dampak lebih panjang adalah adanya ’lingkaran kekerasan’. Dalam tabel ini ditunjukkan korelasi/hubungan yang signifikan antara gejala gangguan dengan bentuk kekerasan yang dialaminya. niat ayah emang baik. kecacatan karena dipukul teman di sekolah. Tetapi surat kritik yang kemudian ditulis dan diserahkan ke pihak sekolah oleh ayahnya mendapat tanggapan yang justru menimbulkan dampak negatif bagi si anak.. 150 Korelasi antara Gejala Gangguan dan Kekerasan yang Dialami Anak Sumber: Laporan Penelitian (Rianto Adi dkk. (anti) sosial.tapi setelah guru saya berceritera lagi. maka lingkaran kekerasan ini terus . Contoh di atas hanya satu contoh konkret dampak yang secara langsung dirasakan oleh anak ketika mengalami tindak kekerasan (di lingkungan sekolah). karena selain mengambil waktu pelajaran juga menghabiskan uang (anggaran) yang tidak sedikit. yah? Bukan uang kita kan? Terys apa ruginya kita? Toh. Tapi apa yang bakal kita dapet? Pajala? Wallahua’lam”. Masih banyak kasus kekerasan yang mempunyai dampak langsung (baik fisik maupun psikologis) terhadap anak: kematian setelah di’smackdown’. kehamilan tidak dikehendaki karena diperkosa guru atau teman di sekolah.. yang artinya korban kekerasan dalam kadar tertentu berpotensi menjadi pelaku kekerasan (terhadap anaknya atau orang lain). Apa yang diceritakan guru saya selam satu jam pelajaran sangat membuat saya sakit . Saya mau ujian dan ga mau cape mendengar cerita guru yang sebenarnya ga harus diceritakan saat kegiatan belajar-mengjar berlangsung dan ga ada hubungannya dengan pelajaran . Kepergian para guru ini menurut si anak memang merugikan. saya merasa ga bakal kuat menanggung beban ini.

conflict. selama tahun 2006 masih terjadi pelanggaran HAM yang cukup serius diantaranya pembunuhan terencana terhadap aktivis HAM Munir. lemahnya supremasi hukum. beberapa pihak dan sejumlah isu perlu dipikirkan dengan seksama. Marilah kita bahumembahu membantu dan menghantarkan mereka bertumbuh menjadi manusia yang ’ramah’ dan bersahabat bagi lingkungannya ••••• 152 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS HAM Abdul Mu’ti “Human Rights are vital to peace. yaitu: bagaimana sebaiknya peran guru BP di lingkungan sekolah? Bagaimana dengan sikap dan peran tenaga pendidik di sekolah dalam rangka menciptakan lingkungan tanpa kekerasan? Bagaimana sebaiknya Komite Sekolah berperan dalam rangka menciptakan proses belajar-mengajar yang memanusiakan manusia? § Isu penting lain yang perlu mendapat perhatian secara seksama adalah masalah monitoring dan ’keamanan’ (security) di lingkungan pendidikan: siapa yang sebaiknya mengambil peran untuk memantau keamanan di lingkungan pendidikan? Sejauhmana pemerintah. Sebagian pelanggaran HAM terjadi karena rendahnya pemahaman dan kesadaran HAM. dan eksploitasi anak-anak yang bekerja di bawah umur (Human Right Watch. Bagaimana dan siapa sebaiknya menghentikan tindak kekerasan seperti ini? 151 Menumbuhkan Sikap ’Kemanusiaan’ di Lingkungan Pendidikan § Dalam tataran makro. and terrorism flourish where human rights are denied” (The New Zealand Plan for Human Rights. bagaimana peran pemerintah dan penentu kebijakan pendidikan? § Di tingkat mikro.berlangsung. Latar belakang pelanggaran HAM sangat kompleks. violence. security. 279). budaya atau . Poverty. kekerasan terhadap pembantu rumah tangga. and sustainable development wordlwide. penegakan HAM di Indonesia mengalami perkembangan yang menggembirakan. 2007. Meskipun demikian. dalam hal ini Departemen Pendidikan Nasional dapat menyumbangkan perannya? Jalan panjang dan penuh duri masih akan dilewati anak-anak kita dalam meniti langkah di dunia pendidikan. pengrusakan tempat ibadah pemeluk Ahmadiyyah. 2007: 3) Pendahuluan Human Right Watch dalam World Report 2007 menulis beberapa catatan khusus tentang pelaksanaan Hak Azasi Manusia (HAM) di Indonesia. Menurut penilaian Human Right Watch.

153 Kurangnya pemahaman tentang hak anak-anak dan tradisi masyarakat menyebabkan banyak orang tua yang tidak menyadari bahwa hukuman fisik (corporal punishment) yang diterapkan sebagai bagian dari “pendidikan” anak-anak adalah pelanggaran HAM. Banyak perusahaan yang take advantage dengan mempekerjakan anak-anak karena mereka bersedia menerima gaji rendah. Anak-anak yang bekerja dapat meningkatkan income dan meringankan beban ekonomi keluarga.merupakan aliran sesat. Bagaimana lembaga pendidikan dapat memainkan fungsi dan peran strategis tersebut? Bagaimana pembelajaran agama dapat menjadi agent atau inti pelajaran dalam membentuk human rights communities? Problem Pendidikan Agama dan HAM Pendidikan agama memiliki kedudukan yang sangat penting dalam sistem pendidikan nasional. Pendidikan Agama diberikan sesuai dengan agama peserta didik dan diajarkan oleh guru yang seagama dan bertujuan untuk menumbuhkan dan membentuk manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (Undang-undang Nomor 20/2003). amar ma’ruf nahi munkar mendorong mereka bertindak brutal. Tindak kekerasan terhadap sarana keagamaan dan jemaat Ahmadiyyah dilakukan karena motivasi relijius. Kekeraan terhadap jemaat Ahmadiyyah adalah bentuk amar ma’ruf nahi munkar yang harus dilaksanakan karena Ahmadiyyah –menurut fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat. Secara simultan lembaga pendidikan dapat menjadi model institution masyarakat yang berkesadaran HAM (human rights communities). agama dan ekonomi. Kemiskinan dan alasan ekonomi adalah sebab utama mengapa banyak orang tua dan perusahaan yang mempekerjakan anak-anak di bawah umur.tradisi masyarakat. Secara eksplisit Undang154 undang nomor 20/2003 menyebutkan bahwa pendidikan agama merupakan mata pelajaran yang wajib diajarkan di setiap jenjang dan jenis pendidikan. politik. Karena pemahaman doktrin Agama yang dangkal dan tidak kontekstual. main hakim sendiri – baik atas nama agama maupun hukum itu sendiri. madrasah. Dalam konteks Indonesia sebagai Negara Hukum. Kekerasan terhadap pembantu rumah tangga terjadi karena kurangnya pemahaman pembantu rumah tangga dan majikan tentang HAM serta lemahnya supremasi hukum. Pembunuhan terhadap aktivis HAM Munir nampaknya disebabkan oleh motif politik karena kiprah dan temuan almarhum dalam pengungkapan kasus-kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. main hakim sendiri. wawasan dan kesadaran HAM. Lembaga pendidikan memiliki peran dan fungsi yang sangat strategis dalam membentuk masyarakat yang sadar hukum dan HAM. pendidikan agama . dan pesantren dapat menjadi learning institution yang memberikan pengetahuan. Karena kedudukannya yang sangat penting.merupakan perbuatan kriminal yang melanggar hukum. dan justeru menyeret mereka ke meja pengadilan. Sekolah.

Pertama. dan pengalaman kolonial mendorong kaum Muslim mengembangkan identitas ke-Islamannya yang secara distinctive –harus. Pendidikan agama seringkali menjadi tertuduh utama dan paling besar menanggung dosa atas merosotnya moralitas peserta didik. tetapi juga filsafat HAM. kenyataan masih adanya pandangan kurikuler yang dikotomik dan segregatif. tantangan bagi praktisi pendidikan pada umumnya dan khusunya pendidikan agama untuk mengembangkan pembaharuan sistem pendidikan karena masih tingginya harapan masyarakat. Pendidikan agama bukanlah segala-galanya karena hanya merupakan bagian sistemik dari keseluruhan komponen pendidikan yang meliputi pendidik. peserta didik. sejarah. kurikulum. Pembaharuan pendidikan yang dilakukan Muhammadiyah dengan sistem madrasah yang mulai dikembangkan pada awal abad kedua puluh tidak menghapus problem epistemologi keilmuan secara total. Pendidikan agama merupakan transmisi Islam yang bersumber dari wahyu Ilahi yang sakral dan mutlak kebenarannya. Sistem sekuler yang dikembangkan selama penjajahan Belanda. Pandangan sekuler menganut pemisahan yang tegas antara agama dan negara. Kritik tajam atas praktik pendidikan agama memiliki dua makna. geografi. kewarganegaraan dan sejenisnya tidak diajarkan di pesantren karena diklasifikasikan sebagai “ilmu kafir”. dan perkembangan global juga harus diperhitungkan. khususnya pembentukan moralitas peserta didik. Problem epistemologis masih terus berlangsung ketika pemerintah Presiden Soeharto mengembangkan sistem madrasah yang mengajarkan ilmu agama dan ilmu sekuler serta mewajibkan pelajaran agama dalam semua jenis dan jenjang pendidikan sekolah umum. Pandangan normatif ini berkelindan dengan pengalaman historis dan khazanah intelektualitas umat Islam yang berkembang dalam konteks dunia Arab. dan lingkungan eksternal pendidikan. tidak mengajarkan pendidikan agama karena merupakan wilayah private.seringkali menjadi indikator utama keberhasilan pendidikan. Penilaian ini jelas tidak adil.yang dikembangkan dalam tradisi pesantren tidak mengajarkan pendidikan umum. Sistem ini bahkan masih 155 dikembangkan pada masa Presiden Soekarno. Beban historis ini membelenggu . Pandangan dikotomis tidak hanya terjadi pada dunia keilmuan. Pendidikan agama juga tidak jarang dijadikan kambing hitam atas masalah kenegaraan seperti separatisme Islam. dan kekerasan bernuansa agama. media.berbeda dengan Barat. Kurikulum dipahami sebatas seperangkat mata pelajaran yang paralel dan tidak terintegrasi antara satu dengan lainnya. Warisan historis. sistem pendidikan agama –Islam. pelanggaran HAM. Ketidakpastian politik. Kedua. Sebaliknya. Pandangan kurikuler yang segregatif dan dikotomik berakar pada problem epistemologi ilmu pengetahuan yang merupakan warisan historis kolonialisme dan intelektual dunia Muslim. terorisme. Matematika. intelektual.

generasi Muslim sehingga mereka gagal memilah wilayah normatif dan historis. Mereka mahir dan profesional pada bidang keilmuannya tetapi lemah kompetensinya pada bidang lain. Di satu sisi. pembaharuan sistem dan inovasi pembelajaran adalah keniscayaan. materi pelajaran menjadi tidak menarik dan proses pembelajaran tidak menyenangkan. Misalnya. kecenderungan ini memiliki nilai positif dalam pengembangan akademik dan studi keilmuan disiplin keilmuan. Semua yang berasal dari Barat harus ditolak karena bertentangan dan membahayakan Islam. dan sosial-politik masyarakat Barat. kurang mengaitkan metode pembelajarannya dengan konteks dan korelasinya dengan mata pelajaran lainnya. HAM bersumber dari filsafat Barat yang berkembang dalam konteks budaya. Untuk mempertahankan identitasnya. agama. Dominannya sikap apriori ini tidak memungkinkan dialog dan integrasi keilmuan dalam praktik pendidikan. Diperlukan kajian dan ikhtiar dalam praktik pendidikan sehingga keseluruhan komponen dalam sistem pendidikan dapat terintegrasi. Problem epistemologis tersebut mempengaruhi metode pembelajaran. Pelajaran Science yang sangat terkait dengan dunia modern dianggap lebih penting dari pelajaran agama yang hanya berurusan dengan kehidupan akhirat. Problem epistemologis keilmuan berpengaruh terhadap kecenderungan “profesionalisasi” dan “spesialisasi” para pendidik. kaum Muslim tidak boleh menyerupai dan meniru Barat. bisa melahirkan sikap kurang apresiasi dan minat terhadap disiplin keilmuan lainnya. 157 . sakral. Karena itu. Pandangan bahwa mata pelajaran yang satu tidak terkait dengan yang lainnya seringkali mendorong pendidik menerapkan metode pembelajaran yang inward looking. dan mutlak kebenarannya. Warisan historis diletakkan sebagai sesuatu yang normatif. Ciriciri tersebut tetap harus dipertahankan seiring dengan pengembangan profesionalitas pendidik. Karena itu. Peserta didik tidak menemukan meaning dari studi yang mereka tekuni di sekolah. dan apriori untuk menelanjangi 156 dan menguliti kelemahan Barat. Pada sisi lain. Mereka belajar karena tuntutan “formalitas” dan faktor-faktor eksternal. Pendidikan agama memiliki metodologi khusus yang berbeda dengan ilmu lainnya. bahasa Indonesia dan bahasa Inggris telah menimbulkan sikap menyepelekan pelajaran lainnya karena tidak menentukan kelulusan. Sebaliknya HAM dianggap sebagai sesuatu yang sekuler. Upaya interpretasi dan kritik atas epistemologi ilmu agama ini masih sayup sayup terdengar. Kalaupun kaum Muslim mulai mempelajari HAM yang berasal dari Barat semangat yang tumbuh di dalamnya tidak lebih dari keharusan formalitas. rivalitas. ujian nasional yang hanya meliputi Matematika. Integrasi ini tidak dimaksudkan untuk meniadakan perbedaan dan menghilangkan ciri-ciri khusus suatu disiplin keilmuan.

Tetapi. Ibadah-Syariah. tahapan pedagogis. suatu pokok bahasan dilihat dari berbagai sudut pandang dan pendekatan disiplin keilmuan yang berbedabeda. Kontektualisasi pembelajaran agama dengan HAM tidak dimaksudkan untuk mereduksi atau memaksakan makna dan substansi ajaran agama sehingga sesuai dengan HAM. qalbu. Khazanah ilmu pengetahuan merupakan produk ikhtiar manusia dalam memahami ayat-ayat Allah. Berdasarkan epistemologi Islam. bukan karena sumbernya yang berbeda. tahapan filosofis yaitu pengembangan epistemologi ilmu dan pendidikan agama yang tidak dikotomis. Berbagai bidang ilmu pengetahuan tidak berarti bahwa yang satu lebih utama dari yang lainnya. Team teaching dikembangkan sebagai exit strategy untuk mengatasi problem . Pengembangan pendidikan agama berbasis HAM dapat dilakukan melalui tiga tahapan.Uraian selanjutnya membahas bagaimana mengembangkan pembaharuan pendidikan agama yang terpadu dengan HAM. Manusia dengan potensi ilmiahnya (aql. bagaimana pendidik mengembangkan design dan metode pembelajaran agama yang “sesuai” dengan HAM. Perbedaan studi berbagai bidang ilmu pengetahuan timbul karena perbedaan metodologi. Tahapan filosofis ini diperlukan agar stakeholder pendidikan memiliki visi keilmuan dan orientasi pendidikan yang sama. Akhlak. Sejarah Kebudayaan Islam) senantiasa dikontekstualisasikan dengan HAM. dan nafsu) melakukan pengkajian atas ayat-ayat Allah yang terbentang di jagat raya dan yang termaktub di dalam Kitab Suci. Pembelajaran dapat dikembangkan dengan model teamteaching dimana pendidik dari disiplin keilmuan yang berbedabeda mengajar pada pokok bahasan yang sama. AlQur’an-Hadits. Pertama. agama dan HAM memiliki sumber yang berbeda. Dalam pembelajaran ini. Kontekstualisasi dimaksudkan untuk memperkuat makna pendidikan agama dalam kehidupan seharihari dan implementasinya yang relevan dengan HAM. bukan kuantitatif yang sematamata diukur dari pencapaian skor dan kelulusan ujian. Secara historis. semua ilmu bersumber dari Allah sebagai Maha Guru yang mengajarkan manusia berbagai pengetahuan yang tidak mereka ketahui sebelumnya. Orientasi pembelajaran bersifat kualitatif. Kedua. Pembelajaran tematik merupakan salah satu metode yang mungkin bisa dikembangkan. keduanya memiliki objek dan tujuan yang sama: menghormati dan memperlakukan manusia sesuai dengan fithrahnya sebagai makhluk yang utama. Pendidik menyampaikan dan menanamkan visi ini kepada peserta didik sehingga mereka secara sadar dan aktif terlibat dalam pencapaian tujuan pembelajaran. 158 Tujuan atau orientasi pendidikan yang utama adalah untuk mendapatkan ilmu dan mengembangkan kepribadian. Pendidikan Agama Berbasis HAM Pendidikan agama berbasis HAM adalah suatu proses pembelajaran dimana mata pelajaran agama atau kelompok mata pelajaran agama (Aqidah.

Dalam beberapa ayat. seorang yang tulus beriman kepada Allah akan sangat mencintai kemerdekaan. and as human justice exempt from social injustices. This concept of unity.segregasi keilmuan dan “kelemahan” pendidik pada bidang keilmuan di luar “spesialisasinya”. Tentang relasi antara Tauhid dengan kemerdekaan. bersikap terbuka. pendidik dituntut untuk mampu melakukan kontekstualisasi doktrin Islam dengan HAM dan perundang-undangan yang berlaku. called “Tawhid” in Islam is reflected in human life as the affirmation of human freedom without any oppression. Karena itu. terutama anak-anak (at-Tahrim: 6). Kontekstualisasi dapat dilakukan melalui upaya reinterpretasi doktrin Islam. terutama “hak” orang tua memukul anak bisa menimbulkan pelanggaran HAM dan problem psikologis bagi anak. penjajahan dan diskriminasi atas sesama manusia bertentangan langsung dengan Tauhid. Selain Allah adalah makhluk. orang tua “berhak” untuk memukul anaknya yang tidak mau melaksanakan shalat. Pada sisi yang lain. bagaimana kontekstualisasi konsep “Tauhid” dengan hak atas kemerdekaan. kekerasan fisik terhadap anak membentuk anak yang suka melakukan tindak kekerasan. Al-Qur’an memerintahkan anak untuk berbakti kepada orang tua. alIsra: 23). Sesuai dengan Undangundang Perlindungan Anak. as human equality free from racism. mengatakan: 159 The third world contributed to the world cultures by offering the concept of Unity. kasih sayang kepada sesama manusia dan tidak berlaku dzalim kepada orang lain yang berbeda suku. Perintah tersebut disebutkan beriringan dengan perintah menyembah kepada Allah (Qs. Dengan Tauhid yang murni seseorang berikrar bahwa tiada Tuhan selain Allah. Demi melaksanakan tanggung jawab pendidikan. Secara psikologis. Hassan Hanafi (2000: 478). agama dan sebagainya. orang tua juga bertanggung jawab untuk mendidik keluarga. Tauhid melahirkan jiwa merdeka dan kesadaran sosiologis bahwa semua manusia dan makhluk yang lainnya memiliki kedudukan yang sama. Contoh lainnya adalah reinterpretasi konsep berbakti kepada orang tua. konsep “memukul” sebagaimana selama ini dipahami secara luas oleh kaum Muslim perlu dikaji ulang. the unity of Nature. the Unity of God. The good deed is the pivot of belief and the criterion of faith. the unity of mankind. terutama jika dia merasa di pihak yang “benar”. Dalam pembelajaran tematik. Apakah “dharaba” hanya memiliki makna tunggal yaitu “memukul secara fisik”? Ataukah “dharaba” dapat berarti memberikan peringatan keras supaya anak patuh . Dengan demikian. seorang intelektual Muslim dari Mesir. pemukulan terhadap anak-anak jelas merupakan pelanggaran HAM. Misalnya. etnis. Pemahaman skripturalistik atas doktrin tersebut. Penindasan.

atau laboratorium HAM. jika seorang pendidik mata pelajaran agama tidak memahami perundang-undangan tentang perlindungan anak. dan mampu menghargai perbedaan. Dalam konteks ini. racial or religious groups. Lingkungan sosial pendidikan dikembangkan menjadi “human rights communities” dimana semua komponen pendidikan terlibat secara aktif dalam penciptaan lingkungan pendidikan pembentukan karakter peserta didik yang menjunjung tinggi HAM. human rights communities dapat juga terlibat dalam simulasi atau role playing atau drama tentang HAM. agama. Model ini mampu menumbuhkan penghayatan. Lembaga pendidikan dapat dikembangkan sebagai model. tolerance and friendship among all nations. Hal ini sejalan dengan artikel 26 Universal Declaration of Human Rights: Education shall be directed to the full development of the human personality and to the strengthening of respect for human rights and fundamental freedoms. simpati dan empati terhadap “perasaan” orang lain. mini-sosial. pengrusakan atas fasilitas ibadah Ahmadiyah dalam perspektif kebebasan beragama. Tahapan ketiga dalam pembelajaran agama berbasis HAM adalah sosialisasi. role playing tentang bagaimana kehidupan pemeluk minoritas agama mampu membangun kesadaran pentingnya melindungi dan menghormati kaum minoritas sebagai prasyarat dalam menciptakan tatanan kehidupan yang damai. “kewenangan” negara dalam mengatur kehidupan umat 161 beragama. Human rights communities dapat dibentuk melalui pengembangan kelompok diskusi dan kajian ekstra-kurikuler mengenai HAM. Pembiasaan peserta didik untuk mendiskusikan masalah HAM dari berbagai perspektif merupakan faktor penting dalam membentuk pribadi yang terbuka. . toleran. Misalnya.. Misalnya. Bagaimana aktualisasi hak kebebasan mengekpresikan pendapat diletakkan dalam konteks hak orang lain untuk mendapatkan ketenangan dan rasa aman. kewajiban dakwah amar ma’ruf nahi munkar dan konteks Indonesia sebagai negara hukum. Lembaga pendidikan dapat memberikan model bagaimana peserta didik melatih dirinya untuk menghargai perbedaan budaya. dia dapat berkolaborasi dengan guru Pendidikan Kewarganegaraan atau mengundang Komisi Nasional Perlindungan Anak dalam pembelajaran agama. It shall promote understanding. Peserta didik aktif melakukan kajian terbuka dan akademik mengenai masalah-masalah HAM dan persoalan kontemporer yang terjadi di masyarakat baik dalam lingkup lokal maupun global. Selain kajian..melaksanakan shalat? Tanggungjawab pendidikan orang tua harus senantiasa dikaitkan Undang-undang Perlindungan Anak 160 dan perundang-undangan lainnya sehingga pelaksanaan ajaran agama tidak bertentangan dengan HAM. dan suku.

5. Human Rights Report 2006. Yustina Rostiawati. lembaga pendidikan mendapatkan sorotan tajam seiring dengan terungkapnya berbagai kasus kekerasan. Realitas ini menunjukkan bagaimana HAM masih sebatas teori yang diajarkan di lembaga pendidikan. bukan merupakan nilai-nilai yang membumi. terjemah Irfan Abubakar. Kedua. Abdul Mu’ti. Pluralisme & Toleransi Keagamaan. 163 Narasumber : Drs. Building Human Rights Communities in Education. M. Human Rights Watch (2007). Islam in the Modern World. Undang-undang Nomor 20/2003 tentang Pendidikan Nasional. Pendidikan Agama berbasis HAM dapat menjadi salah satu alternatif bagaimana menciptakan lingkungan pendidikan dan masyarakat yang damai. Beberapa kasus kekerasan dalam lembaga pendidikan bahkan berakhir dengan kematian. baik dalam konteks positif maupun negatif. Development Resource Centre New Zealand Human Rights Commission: Wellington. Bapak Abdul Mu’ti yang akan memaparkan gagasan dan konsep pendidikan agama berkesadaran HAM. Ibu Yustina yang akan mempresentasikan hasil penelitiannya mengenai praktek kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan. Namun ada pihak yang menolak karena . Satu pihak menginginkan tetap seperti rumusan undangundang sebelumnya agar siswa mendapatkan pendidikan agama sesuai yang dianutnya. Pemerintah Republik Indonesia. terutama ketika memasuki wilayah pendidikan agama.Ed. 2. Silakan. Islam.Penutup Akhir-akhir ini. Hanafi. Telah hadir dua narasumber. Hassan (2000). 4. Abdul Mu‘ti Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu Saya akan mulai dari perdebatan awal pada saat penyusunan UU Sistem Pendidikan Nasional 2003. Mohamed Fathi (2006). Pertama. Ada kontroversi yang luar biasa. Paramadina: Jakarta. Mungkin tanpa disadari kita sudah terlibat bahkan berpartisipasi dalam permasalahan ini. Dar Kebaa Bookshop: Cairo. Osman. Kesempatan pertama untuk Bapak Abdul Mu’ti. Human Rights Watch: Washington DC. Beliau adalah mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah dan Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah 2005-2010. Pendidikan dapat berperan sebagai agen dalam membentuk manusia yang menjunjung tinggi dan menghormati HAM. SH Moderator : Fajar Riza Ul Haq Moderator Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu Bapak dan Ibu sekalian. pada sessi ini kita akan lebih fokus bagaimana hak asasi manusia (HAM) berkorelasi dengan institusi pendidikan. USA. ***** 162 DAFTAR PUSTAKA 1. Amnesty International and New Zealand Human Rights Commission (2007). 3.

gurunya tetap dari Katholik. Dia bertanya. Contoh kasus ini adalah seorang mahasiswa Katholik di Universitas Prof. Di satu sisi agama adalah hak asasi dan tidak dapat dipaksakan tetapi di satu sisi sekolah mempunyai misi. siswa Kristen tidak diberikan pelajaran keislaman tetapi ada pelajaran kemuhammadiyahan dan bahasa arab. meskipun seorang siswa Muslim diajarkan agama Kristen. Maka proses ini dinamakan share values. misalnya. Kalau begitu. Kristen. Kasus di NTT. Pada pasal 12 undang-undang tersebut ada ayat yang menyebutkan secara jelas bahwa setiap siswa berhak mendapatkan pendidikan agama sesuai agamanya dan diajarkan oleh guru agama yang seagama. Memang tidak ada pendiktean tetapi jelas ada penggiringan ke pemahaman pluralistik. kita melihat ada misi islamisasi atau kemuhammadiyahan. Dia tidak menyatakan itu pendidikan agama. Ketika kita berbicara sekolah sebagai lembaga dakwah dan pengkaderan. dan seterusnya. kalau memang dasarnya adalah tidak percaya ya tidak percaya. dan pengkaderan. Saya jawab bahwa matakuliah ini tidak menjadikan anda Muhammadiyah tetapi menjadikan anda mengerti tentang Muhammadiyah. Artinya.ditengarai adanya pemurtadan masal dan sistematis terhadap siswa Muslim di lembaga Kristen. siapa saja yang mau iman silakan dan kalau mau kafir silakan. terutama mengenai pendidikan agama. tetapi relijiusitas. 166 Ini yang mendapat kritik dari MUI. Kenapa permasalahan menjadi persoalan serius dalam konteks pendidikan padahal ketika mereka memilih satu sekolah sudah sangat sadar bahwa lembaga yang dimasuki itu. dakwah. banyak siswa Kristen yang sekolah di sekolah Muhammadiyah. Tetapi. maka bagaimana kejujuran menurut Islam. berbeda agamanya? Tadi saya sempat berdiskusi dengan temanteman dari Nusa Tenggara Timur (NTT). kelompok pembela HAM menyatakan hal tersebut tidak terjadi itu. Kalau kasus di Katholik berbeda. a DIALOG b 165 Pada sisi lain. tidak belajar satu agama tetapi agama-agama. kalau memang dia tidak mau menjadi Kristen ya tidak akan jadi Kristen. Misalnya masalah kejujuran. Mereka belajar bersama-sama. bagaimana dengan siswa-siswa Kristen yang belajar di sekolah Muhammadiyah di NTT? Kalau di Jawa banyak siswa Muslim yang sekolah di lembaga Kristen tetapi di NTT sebaliknya. Akhirnya. mengapa dia harus belajar kemuhammadiyahan. Di Keuskupan Agung Semarang. mereka menerapkan pendidikan religiusitas dimana semua siswa yang berbeda agama itu datang pada tempat yang sama. Hamka (UHAMKA). Saya kemudian . Pertanyaan saya. kalau kita tarik ke al Quran. Padahal dalam al Quran jelas sekali menyatakan bahwa tidak ada paksaan dalam agama. Bahkan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah menyebutkan bahwa salah satu misinya adalah sebagai pusat pendidikan. berubahlah UU Sistem Pendidikan Nasional.

Hamil itu kan hak asasi yang bersangkutan. Akhirnya dia dipaksa untuk mengundurkan diri. Dia menggunakan pendekatan psikologis tidak ada pelajaran tulis menulis. Pada saat ia menerangkan mengenai khitan di agama Yahudi. Komisi Nasional Anak juga mensosialisasikan hak-hak anak. Tadi Fajar menyinggung mengenai kekerasan di lembaga sekolah. Di pintunya ada tulisan “keep out except me”. Dia cerita kalau ada siswanya yang naik meja tidak boleh dibentak-bentak. Teman saya mendirikan Taman Kanak-kanak 167 (TK). ada salah satu murid yang tersinggung dan menyatakan itu tabu di agamanya. kalau . Sekarang ada peristiwa beberapa mahasiswa yang dikeluarkan dari kuliahnya karena sebab hamil duluan. Lalu bagaimana kita memadukan kontradiksi itu sehingga pemahaman tentang HAM tidak mudah diimplementasikan di sekolah? Beberapa bulan yang lalu saya mendapatkan pengalaman menarik. Setiap orang harus diberikan kesempatan untuk mendialogkan apa yang ada dalam pikirannya tanpa perasaan takut. Disini. Tetapi. tidak boleh mengatakan bodoh. Bagi para pembela HAM. sekolah itu mendidik atau membuat jahat? Sekarang anak-anak mulai tahu hak-haknya. seorang Indonesianis asal Jepang. karena kesulitan menerangkan akhirnya ia menggambar alat kelamin. Agama memiliki hukum dan masyarakat mempunyai hak asasi. Padahal dahulu guru itu harus melototi siswa yang nakal. Tetapi. Padahal banyak orang baik justru menjadi jelek ketika masuk sekolah. kita harus terbuka. Saya termasuk yang liberal dalam hal ini. mengapa tidak. “tidak mau belajar adalah hak asasi saya”. Ada seorang guru agama di Inggris. Bagaimana ini permasalahan seperti harus dikontekstualkan? Saya memiliki teman di Australia. Menurut saya. katanya agar setannya pergi. Anak saya tidak mau belajar. Dia berhubungan dengan teman kuliahnya saja hak asasi. Bahkan ketika ada siswa yang bodoh. Kalau anak diberi PR banyak akan dianggap terlalu membebani. orang tua malah menganggap TK itu tidak bermutu karena tidak ada pelajaran tulis menulis. Kegiatannya hanya bernyanyi karena tidak mau menyiksa siswa. Dia bilang. pertama. Karena memang orang tua merasa tidak bagus kalau anaknya tidak mendapat PR. kalau ada anak dipelototi saja sudah dianggap melanggar HAM. Sewaktu saya berkunjung kesana pada tahun 2005 dia adalah seorang guru teladan selama 20 tahun. Yang kedua. Bagaimana memadukan kedua itu dalam pendidikan. Kemudian persoalan ini diadukan dan menjadi ramai di council of education. Ini berbeda pandangan. Padahal maksud guru tersebut adalah untuk membuatnya pintar.mencontohkan Mitsuo Nakamura. begitu juga dengan yang aborsi. kalau memang ada hal yang bisa dikerjasamakan. Saya punya cerita lain. Tetapi. Mengapa sekolah mau sewenang-wenang mengeluarkannya? Seolah-olah sekolah hanya mau menerima yang baik-baik saja. Dia paham Muhammadiyah dari A sampai Z tetapi agamanya sendiri entah apa.

kalau memang perempuan sedang datang bulan (haidl) dan tidak mau berolah raga. Selama ini pendidikan HAM masih hanya terkait dengan persoalan memilih jurusan. Misalnya pelajaran olah raga. berani mengalahkan lawan dengan kekerasan. Kalau gambarnya seperti itu.tidak bisa dikompromikan. Kita sangat miris. Belakangan ini kita tidak lagi terkejut kalau membaca kekerasan di lingkungan pendidikan. kita tidak bisa memukul secara sama bahwa semua murid memiliki tingkat perkembangan yang sama. berbeda dengan pembicara sessi sebelumnya. ini banyak sekali menawarkan 168 masalah dari berbagai sudut. Dan sejak awal diamini bahwa yang . Pada tahun ini. maka tidak boleh dipaksakan. Itu tidak adil. Sumatera Utara. Secara tidak langsung kekerasan disosialisasikan sejak awal. Menarik sekali. Disana diilustrasikan yang melakukan kekerasan adalah siswa laki-laki. Beliau peneliti dari Universitas Kristen Atmajaya. Bagaimana sebenarnya kebijakan yang terkait dengan pendidikan? Sudah 3 tahun yang lalu ada kebijakan ujian akhir negara (UAN) yang sekarang menjadi ujian nasional (UN). jangan dipaksa. setelah dilaksanakan UN banyak sekali kasus tindak kekerasan. Tahun 2003 penelitian di Provinsi NTT dan 2006 dilaksanakan di Propinsi Jawa Tengah. buku menyajikan gambar. Karena setiap hari kita mendengar korban kekerasan di institusi pendidikan bahkan ada yang sampai masuk rumah sakit dan meninggal. Dan yang namanya jagoan dan pemberani adalah berani memukul anjing. kenapa dalam lingkungan pendidikan yang seharusnya merupakan wadah memanusiakan manusia menjadi sebaliknya? Kalau kita masuk ke dalam isu pendidikan maka yang pertama kita lakukan adalah masuk ke tingkat kebijakan. Sekarang. Yustina Rostiawati Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu Kami sebenarnya pernah melakukan penelitian sebanyak dua kali tentang kekerasan di lembaga pendidikan. Di semester pertama. dan Sulawesi Selatan. Hal ini telah menimbulkan permasalahan yang sangat pelik. pada tahun 2006 ketika kami melakukan studi teks terhadap buku PPKN ditemukan 169 gambar yang secara langsung mensosialisasikan kekerasan. Karena jelas dengan perbedaan geografis dan alam yang berciri masing-masing. maka akan ditangkap bahwa anak laki-laki itu jagoan dan pemberani. dan berani berkelahi. kita akan mendengar presentasi hasil penelitian dari Ibu Yustina. apalagi ditambah tulisan. Bagaimana sebenarnya di tingkat makro kebijakan malah mendorong terjadinya tindak kekerasan. Moderator Terima kasih Pak Mu’ti. Kalau masuk ke lingkungan mikro. Yang menjadi isu besar juga adalah UN yang seharusnya menjadi parameter namun hasilnya dipakai sebagai penentu kelulusan dan diterimanya di perguruan tinggi. Silakan.

Dari hasil penelitian kami di 3 propinsi. Maksudnya jauh dari kekerasan. Tadi saya berdiskusi dengan Pak Irwanto. Anak itu kelas 6 SD. diejek. tetapi gambar yang ditampilkan dekat dengan kekerasan. seperti dipukul. Rupanya orang tua justru mendorong agar terjadi kekerasan. HU Kompas melansir pemberitaan anak perempuan yang mengeluh pada orang tuanya karena diliburkan pada hari masuk sekolah akibat guru-gurunya pergi wisata ke Bali. Orang tua mendukung tindak kekerasan tersebut dengan alasan menanamkan tanggungjawab dan tidak mengulangi kesalagannya lagi. Pada tahun 2005. justru orang tua menyerahkan kepada pihak sekolah untuk melakukan apapun supaya anak menjadi patuh. orang tua akan setuju saja. ada yang dihina dan disumpahin. Bagaimana tanggapan orang tua? 170 Penelitian kami ini bekerjasama dengan UNICEF ingin melihat apakah kekerasan itu terkait dengan tradisi yang mendorong kekerasan terhadap anak. Ada pula yang diraba kelaminnya. Kalau ada. mengapa mereka harus menuliskan surat protes kalau kemudian dia yang menjadi korbannya. Kalau anak tidak mau belajar. Yang lain. dan digertak. kami mewawancarai salah satu guru. ketika diidentifikasi bentuk kekerasan apa yang dialami siswa. Ini harus betul-betul kita perhatikan bahwa banyak sekali jenis kekerasan di SD. Kalau kekerasan verbal seperti dimarahi. Ketika kekerasan dianggap akan mendisiplinkan anak. Guru tersebut mengatakan bahwa dia memberi hukuman adalah lumrah dan biasanya anak laki-laki akan mendapat hukuman lebih berat. Anak perempuan karena dianggap lemah fisik maka tidak diberi hukuman berat. anak yang bersangkutan diperlakukan secara diskriminatif. Di sini. ia baru saja mau melayangkan protes karena anak perempuan dari temannya mendapat pelecehan seksual. Ada juga guru yang mengatakan bahwa dia dalam posisi yang serba salah. dan seterusnya. Padahal maksudnya buku ini bukan mengajarkan kekerasan. anak mulai kehilangan pegangan mana yang benar. maka apa yang akan diintervensi terhadap tradisi itu. Tidak hanya verbal tetapi juga fisik bahkan sampai kekerasan seksual. Ia baru belajar computer tetapi gurunya sengaja meraba dadanya. dibentak. Kemudian orang tua siswa menyurati sekolah dan memprotes kejadian itu karena merugikan siswa. Dari buku teks tersebut. Anak itu tahu bahwa gurunya sengaja meraba tetapi ia tidak berani melaporkan. Gara-gara surat tersebut. Hingga kemudian anak tersebut menulis surat pada orang tuanya. Ini semua dikemukakan anak-anak. disentuh.menjadi pelaku kekerasan adalah laki-laki. penelitian ini mendaftar bermacam-macam jenis kekerasan. sampai kekerasan seksual. dijambak. Kekerasan fisik ini termasuk digundulin dan ada pula yang cekik. tidak tahu apa dampaknya bagi anak. Kekerasan seksual dicolek itu paling umum. itu banyak dialami di 3 wilayah penelitian. disabet. antara orang tua dan . Di penelitian tahun 2006 ada nuansa yang sama.

Terlebih yang hadir di forum ini adalah pendidik. Ketika pulang ke Indonesia yang pertama dicarinya adalah saya dan mengucapkan terimakasih karena dulu saya agak keras mendidiknya. ada isu lagi. Saya pernah mengajar di SMA Negeri Favorit selama 10 tahun. Itu karena kesadaran anak di SMA Favorit sangat tinggi. apakah ada studi yang memilah mana kekerasan yang bisa ditolerir atau tidak supaya tidak melanggar HAM? Somantri P (SMK Muhammadiyah Cirebon) Pengalaman saya agak sama dengan Pak Mustamin. Ada kecemasan yang menjadi akibat dari kekerasan jenis apapun. siapa sebenarnya yang harus memantau keamanan di sekolah. Ada pula yang mengalami stres dan terokupasi secara seksual. Lalu. Pertanyaannya. harus rapi. Wassalamu‘alaikum Wr. kalau kita ingin pendidikan yang menolak kekerasan. Ada juga gejala agresif dan obsesif. untung Bapak dulu agak keras. mereka semua menurut. Sekarang kesempatan berdiskusi. Kita sudah mendengarkan dua penyaji dengan presentasinya yang sangat menarik. Anak mengalami gangguan sosial ketika mendapat kekerasan seksual. beberapa isu mungkin perlu direfleksikan. Wb. Mendasarkan penelitian 2006 di ketiga propinsi itu. Dalam tataran makro. Mungkin kalau Pak Mu’ti bekerja di sekolah yang ecek-ecek akan sangat pusing. Pertanyaan saya. Terima kasih. bagaimana merangsang anak-anak supaya menyadari bahwa di sekolah ada aturan tidak boleh merokok. Lalu. Pak Mu’ti dan Bu Yustina perlu mengajar mencoba di SMA Muhammadiyah Kramat. seperti bagaimana peran guru BP. banyak anak mengalami gejala gangguan fisik ketika mengalami kekerasan fisik. Silakan jika ada Bapak dan Ibu yang mau menanggapi. supaya bentuk-bentuk kekerasan bisa dihilangkan atau dielimansi. Mustamin (Majelis Dikdasmen PWM Sulawesi Tengah) Saya hanya mengamati dari pengalaman. Saya punya siswa yang selalu saya hukum bahkan pernah dapat hukuman mengelilingi lapangan. dan tidak boleh coret-coret? 172 Ahmad Syauqi (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Tadi saya mendengarkan dari teman-teman guru bahwa kekerasan ada dampak positifnya. Bahwa anak yang menerima kekerasan ternyata dampak positifnya luar biasa. bagaimana peran pendidikan dalam menciptakan 171 lingkungan tanpa kekerasan. bagaimana sebenarnya peran pemerintah dan penentu kebijakan? Di tingkat mikro.gurunya. dia diterima bekerja di Jepang. Apalagi . Moderator Terima kasih. Saya ingin mengemukakan poin pertanyaan yang mungkin bisa direfleksikan. Banyak anak yang sadar dan berhasil setelah diberi hukuman. apa peran pemerintah dalam memantau keamanan di sekolah. Setelah lulus. Tetapi ketika saya mengajar di Muhammadiyah tidak menemukan itu. Contohnya. Ada yang bilang.

Ada seorang guru bahasa arab yang super killer. sampai kemudian dia tidak suka terhadap orang tua. Ada mahasiswanya yang sudah empat kali mengulang tetap saja tidak diluluskan. Mengenai hal ini. dan kekerasan seksual. termasuk dari orang tua. Tetapi ketika siswa tidak dipenuhi haknya itu juga kekerasan. Tetapi. Maka. Saya sempat mengeluh pada istri karena seumur-umur tidak pernah melakukan kekerasan. 173 Abdul Mu’ti Saya sendiri mungkin tidak bisa kalau disuruh menjadi guru. Ibu mungkin perlu sekalikali mengajar di SMA Garuda. dia ketika ditanya malah tidak menjawab dan bilang mengantuk. Saya sampai perlu memberikan PR menuliskan ayat al Quran. Contohnya ketika anak terlambat 5 menit mengikuti upacara. Pesan moral dari cerita ini adalah disiplin itu bisa dilakukan tanpa kekerasan. Sehingga anak lakilaki cenderung tidak suka bapaknya karena sering sekali Bapak terhadap anak laki-laki mendidik dengan keras. saya juga percaya dengan konsep reward and punishment. Ada judul buku menarik “Dilema Disiplin”. Ada cerita lain juga. Tetapi kalau terlalu keras juga menjadi persoalan. Masak sekolah di Muhammadiyah tidak bisa membaca al-Quran. bagaimana anak-anak itu ternyata merekam hampir seluruh kekerasan yang dia terima. Ketika ada . ia akhirnya tidak boleh mengikuti pelajaran sehari penuh. Ketika saya mengajar. Saya termasuk tidak setuju dengan kekerasan karena dampaknya berkelanjutan. Ini bisa dilakukan dengan cara menjelaskan kepada mereka tentang norma yang kita sepakati seperti rule and regulation.sekarang ada sekolah internasional. Memang kadang-kadang ada hal yang barangkali tidak kita sadari efeknya dalam jangka panjang tentang hukuman. ada buku menarik yang berkisah tentang dendam anak-anak. Akhirnya anak itu bernadzar akan menggendong guru tersebut kalau lulus. tetapi bagaimana mencarikan punishment yang humanis? Moderator Silakan kesempatan pertama untuk Pak Mu‘ti dan Bu Yustina selanjutnya. Saya mengira dia tidak akan masuk ke pelajaran saya berikutnya tapi ternyata masuk. Di sana katanya cara pengajarannya seperti di IPDN. Apakah itu berarti pelanggaran HAM? Anisia Kumala (PP Nasyi`atul Aisyiah) Pemaknaan kekerasan tidak hanya besifat fisik. Jadi. ada anak yang tidak memperhatikan. ketika ayah saya menyuruh saya jadi guru saya tidak mau. Reward mungkin gampang. menurut saya kekerasan ada kalanya perlu diterapkan. verbal. Akhirnya saya suruh dia keluar dan ketika dia keluar saya menyesal. Tetapi saya pernah mengeluarkan siswa dari kelas. Kalau kita menetapkan disiplin lembek maka tidak bisa mengatur. Teori Sigmund Freud mengenai alam bawah sadar juga dilatarbelakangi oleh impulse bawah sadar.

ketika ada anak terlambat 5 menit dihukum tetapi kalau guru terlambat tidak dihukum. Karena dia berpikir membentak itu diperbolehkan sepanjang untuk maksud baik. dia bilang. Dia membuat aturan main bersama. problem HAM itu sering sekali kita bandingkan dengan masyarakat Barat. Selama ini murid kita jadikan pesakitan. Usia 174 anak SMP adalah usia memberontak. Nah. Sepanjang kontrak rule and regulation kita buat dan atur bersama. Usia itu juga adalah usia hipotetikal. Ini menjadi bahan refleksi kita. “Apakah Anda baik-baik saja?” Ketika dia bilang tidak baik. guru menjadi juragan terus. Dalam teori labeling. Menurut saya. Kekerasan yang kita niatkan untuk kebaikan itu ternyata bisa menjadi kekerasan. Saya bertanya dulu. anak itu juga masih dalam proses meniru.salah satu kita yang tidak konsisten dengan aturan sendiri maka kita sendiri yang kena akibatnya. ketika kita bilang anak itu nakal maka yang ada dalam otak bawah sadar dia adalah nakal. Kemunculan home schooling saat ini didasarkan alasan karena sekolah menjadi tempat yang tidak aman. mereka akan merokok bersama ketika di luar kelas tetapi di dalam kelas sepakat tidak ada yang merokok. Sehingga disiplin tidak harus dengan kekerasan. Bagaimana kita harus menjelaskan ini sehingga ketika berlaku mereka bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. termasuk yang menyangkut prinsip agama. Tetapi dia malah marah. Teman-teman dari kalangan Feminis (aktivis gerakan perempuan) sering mengusung isu kekerasan suami terhadap istri bahkan ada pemerkosaan suami terhadap istri. Karena senang belajar sebenarnya ada bagian dari mereka yang bisa diberi peran. saya tidak langsung menolong. Ini menyangkut hak. Termasuk 175 dalam agama. ada yang minta kekerasan dan ada yang tidak suka kekerasan. Salah satu teman guru SMK saya berhadapan dengan siswanya yang merokok. Yang kedua. Dia datangi siswa tersebut. akan lain persoalannya. dikiranya saya menghinanya. Memang perlu kita sadari sejak awal bahwa setiap anak memiliki fase-fase pertumbuhan psikologis yang harus dipahami. maka saya memanggil ambulance. Jadi. Saya pernah juga mempersilakan seorang nenek Australi yang sedang berdiri untuk duduk. Tetapi sebenarnya mereka sedang dalam tahap senang belajar. aturan dibuka saja dan kita minta rule and regulation bersama-sama. dia akan membentak temannya. Ini memang harus berani kita dialogkan. Kalau anak sering kita bentak maka dia akan membentak adiknya dan kalau tidak ada. Dengan pendekatan perkawanan itu berhasil. Sehingga kalau ada anak SMP bersikap lurus-lurus saja malah dianggap aneh. Dari pengalaman itu ketika ada nenek yang jatuh. dan kontrak. Persoalannya. sepanjang itu dilakukan secara terbuka. saya juga perokok dan merasakan betapa susahnya menahan rokok. maka itu bisa menjadi cara kita semua tidak melanggar. . Kalau sudah didialogkan maka penjelasan mengenai hak dan kewajiban.

Kalau 176 kita sudah mengeluarkan aturan bersama maka bagaimana kita menjadi bagian model. Bahwa ada aturan dilarang pakai sandal jepit dan merokok hanya di tempat tertentu. Yang saya sampaikan ini mudah-mudahan menjadi referensi kita. Untuk Bapak dan Ibu yang mengajar. menyadarkan anak macam-macam. Mahasiswa itu mengatakan agar dosen konsisten tidak melakukan merokok juga. Kita perlu keras tetapi tidak dengan kekerasan. Harus kita buka. seperti menyuruh shalat dengan memukul. mahasiswa saja tetap memerlukan model. ada mahasiswa yang melontarkan di depan rektor dan dosen. agar menggunakan pendekatan ini dan mengurangi kekerasan. Moderator Terima kasih kepada kedua narasumber atas segala masukannya. Pendekatan rule and regulation dilakukan dengan menggunakan perspektif anak-anak dengan konsisten kita menjadi bagian dari rule model. bukan memukul. Tetapi harus bersifat mutualistik. Dan sungguh saya tertarik dengan cara Pak Sumantri yang kalau dalam perspektif anak menyangkut partisipasi. ada rule model. Kalau kita ingin mendapat rasa aman maka kita harus pula memberi rasa aman pada orang lain. Terimakasih. Ada pengalaman di Universitas Atmajaya.Oleh karena itu. seperti orang tua ke anak. Jadi. Karena kekerasan itu akan melingkar-lingkar terus dan tidak putus dan selalu dari pihak kuat ke lemah. Lalu. Tidak boleh terjadi anak merasa bangga melanggar hak orang lain. ketika refleksi. dan model-model negative reinforcement yang dapat dikembangkan. lalu kita tegur. mengenai sistem reward and punishment. Negative reinforcement adalah bersama-sama dengan anak bersepakat mencari titik kesepakatan. Dia tahu hak dan kewajibannya. Wb. Kalau dia senang nonton televise maka negative reinforcemen-nya dilakukan dengan membatasi jam nonton televisi. Jadi. bagaimana kita memiliki pendidikan berwawasan HAM maka kita harus berani mendialogkannya dengan siswa. sekarang ini diganti positif menjadi reward and negative reinforcement. Artinya. Yustina Rostiawati Saya mau menekankan agar kita tidak bertoleransi terhadap kekerasan. Apakah tidak mungkin kata dloroba (arti literalnya “memukul”) itu diberi makna peringatan dan pendidikan secara keras. 177 BAB V PENUTUP “Mencuatnya berbagai tindak . Wassalamu‘alaikum Wr. Kekerasan ada pula yang mendasarkan pada agama. Kalau anak itu dianggap nakal. kita bisa ajak omong anak itu. ada partisipasi.

kekerasan yang membawa nama agama, mewabahnya konsumerisme di kalangan umat beragama, serta menurunnya tingkat kepedulian sosial merupakan masalah-masalah krusial yang menghadang kesadaran beragama kita saat ini”

PENUTUP

D

isamping berdialog dengan gagasan-gagasan yang

dilontarkan para pembicara, peserta halaqah juga melakukan tukar pendapat dan pengalaman masingmasing seputar tema-tema yang telah dibahas pada setiap sessinya. Di akhir acara, peserta mendiskusikan persoalan sosial-kebangsaan serta merumuskan rencana tindaklanjut kegiatan Halaqah Islam, HAM, dan Kemanusiaan. Hal ini merespon berbagai masukan dan usulan selama kegiatan ini berlangsung, baik dari pembicara maupun peserta sendiri. Mereka meminta agar kegiatan yang melibatkan pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah dan guru-guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan ini ditindaklanjuti dengan kegiatan sistemik yang secara bertahap menjawab persoalan-persoalan yang mendera pendidikan agama di Muhammadiyah. Bagian penutup ini berisi dua hal, yaitu rangkuman pokokpokok pikiran mengenai permasalahan hak-hak asasi kemanusiaan (huququl insaniyyah) dan rekomendasi rencana tindak lanjut (RTL) kegiatan yang diharapkan melibatkan partisipasi guru-guru SLTA Muhammadiyah secara luas. A. Pokok-pokok Pikiran Berdasarkan identifikasi peserta, sejumlah permasalahan yang sedang melanda masyarakat Indonesia saat ini dapat dikelompokkan menjadi dua yang satu sama lain saling berkaitan, yaitu struktural dan kultural Permasalahan struktural berakar pada pengabaian negara terhadap tanggungjawabnya untuk memenuhi sekaligus 181 melindungi hak-hak asasi warga negaranya, baik hak sosial, ekonomi, dan budaya (EKOSOB) maupun hak sipil dan politik (SIPOL). Bahkan dalam beberapa kasus negara cenderung cuci tangan dan ”merelakan” warga negaranya berjuang survive sendirian ditengah hukum pasar yang seringkali tidak ramah bagi masyarakat miskin. Munculnya berbagai regulasi maupun kebijakan ekonomi-politik yang tidak berpihak pada masyarakat bawah merupakan satu contoh. Akibatnya, kaki dan tangan masyarakat terjepit oleh struktur sosial-politik yang tidak adil. Masyarakat hidup dalam lingkaran-lingkaran ketidakadilan. Kesenjangan ekonomi yang kian tajam, terbatasnya akses untuk menikmati pendidikan bagi masyarakat tidak mampu, serta

tidak kunjung membaiknya penanganan kesehatan masyarakat miskin (masih tingginya gizi buruk, busung lapar, dan kematian ibu serta anak dibawah umur) merupakan sederet permasalahan struktural yang sangat merugikan hak-hak EKOSOB masyarakat miskin. Adapun permasalahan kultural bersumber pada melemahnya peran kritis agama dalam kehidupan pemeluknya. Kecenderungan menjadikan agama sebagai simbol, atau politik gincu dalam bahasa Buya Syafii, secara perlahan mengaburkan esensi dari beragama, yaitu memanusiakan manusia dan memuliakan kemanusiaan itu sendiri sebagai wujud rahmatan lil ‘alamin. Mencuatnya berbagai tindak kekerasan yang membawa nama agama, mewabahnya konsumerisme di kalangan umat beragama, serta menurunnya tingkat kepedulian sosial merupakan masalah-masalah krusial yang menghadang kesadaran beragama kita saat ini. Disini, substansi dan proses internalisasi nilai-nilai keislaman secara tepat, kontekstual, dan kritis menjadi sangat penting dalam menumbuhkan semangat keberagamaan yang memanusiakan manusia. B. Rekomendasi Rekomendasi berisi rencana tindak lanjut (RTL) dalam rangka peningkatan kapasitas dan kualitas pengajaran pelajaran AlIslam dan Kemuhammadiyahan sehingga pendidikan agama mentransformasikan kesadaran beragama yang sensitif dan 182 peduli terhadap permasalahan hak-hak asasi manusia (huququl insyaniyyah) dengan didukung kualitas pendidiknya yang memadai. Setidaknya ada beberapa agenda kegiatan dalam rangka pengembangan pendidikan agama, yakni sebagai berikut : 1. Workshop Al Islam dan Kemuhammadiyahan Bertujuan untuk mengevaluasi proses pembelajaran AlIslam dan Kemuhammadiyahan (metode, kurikulum, dan muatan) dan merumuskan model-model maupun pendekatan pembelajaran yang efektif, kritis, dan memberdayakan guru dan siswa. Workshop juga akan mendesain kurikulum untuk training pendidik Al Islam dan Kemuhammadiyahan. 2. Training Pendidik Al Islam dan Kemuhammadiyahan Bertujuan meningkatkan wawasan dan pemahaman para guru mengenai hak-hak asasi kemanusiaan (huququl insyaniyyah) dalam pandangan Islam dan Piagam HAM 1948, meningkatkan dan memperkaya kemampuan metode pembelajaran yang efektif, kritis, dan transformatif, serta meningkatkan teaching skills untuk mendorong peningkatan kualitas proses pembelajaran. 3. Buku Pendamping Kehadiran buku pendamping yang dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan para pendidik dalam mentransmisikan pelajaran agama dirasakan sangat penting. Keterbatasan sumber bacaan menjadi salah satu

faktor bagi tidak dinamisnya pendidikan agama di lembaga-lembaga pendidikan. 4. Training Kepemimpinan untuk Pelajar Pertukaran pandangan dan pengalaman antar pelajar SLTA dengan latarbelakang sosial dan budaya berbeda merupakan satu model pembelajaran bersama yang sangat penting dalam menumbuhkan wawasan multikultural. ***** 183 Abdul Munir Mulkhan, Prof. Dr. Lahir di Jember, 13 November 1946. Guru besar Universitas Islam Negeri Yogyakarta ini menyelesaikan studi S3 program sosiologi di Universitas Gadjah Mada. Anggota Majelis Dikti PP Muhammadiyah Periode 2005-2010 ini terpilih sebagai anggota Komnas HAM untuk periode 2007-2012. Abdul Mu’ti, Drs. M.Ed. Lahir di Kudus, 2 September 1968. Dosen IAIN Walisongo, Semarang ini menyelesaikan studi S2 di Flinders University of South Australia. Ia adalah Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2000-2005, Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah periode 2005-2010, dan Wakil Sekjen DPP ICMI periode 2005-2010. Endang Tirtana Lahir di Padang Balai, 8 April 1981. Menyelesaikan pendidikan sarjana di IAIN Imam Bonjol Padang. Aktivis Angkatan Muda Muhammadiyah ini adalah Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Remaja Muhammadiyah periode 2000-2002 dan peneliti MAARIF Institute. Fajar Riza Ul Haq Lahir di Sukabumi, 1 Pebruari 1979. Alumni FAI Universitas Muhammadiyah Surakarta ini menyelesaikan pendidikan S2 di Program Studi Agama dan Lintas Budaya, Universitas Gadjah

a LAMPIRAN b

185 Mada. Ia adalah Koordinator Program Pengembangan Kajian Islam MAARIF Institute. Husni Thoyyar, Drs. M.Ag. Lahir di Cirebon, 10 Oktober 1945. Aktif mengajar di Universitas Islam Negeri Jakarta, UHAMKA, STIE Ahmad Dahlan, dan Universitas Muhammadiyah Jakarta. Cukup lama aktif di Muhammadiyah. Ia adalah Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta periode 2000-2005 dan Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah periode 20052010 M.A. Fattah Santoso, Drs. M.Ag. Menyelesaikan pendidikan magister di IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Ia adalah dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Ketua Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS. Sri Palupi

dan Keindonesian sangat penting dan relevan. 18 Oktober 1960. dan Demos. baik yang berpijak pada Piagam HAM maupun yang merujuk pada tradisi Islam. gizi buruk.org redaksi@maarifinstitute. Alumni sarjana pertanian ini adalah Ketua Institute for Ecosoc Rights Syu‘bah Asa Lahir di Pekalongan. ia adalah Direktur Eksekutif Institute Studi Arus Informasi (ISAI) dan terpilih menjadi anggota Komnas HAM untuk periode 2007-20012. kemiskinan. Sempat bekerja sebagai wartawan di Majalah Tempo dan kini mengelola tabloid berbahasa Melayu Jawi/Melayu Arab.59. 187 Gedung Wisma Nusantara. Lantai 7 Jl. 21 Desember 1943.org e-mail. baik akademik maupun LSM. dan rendahnya apresiasi terhadap kemajemukan identitas (etnis. ideologi. Alumni Universitas Padjadjaran ini menyelesaikan pendidikan master dan doktoral Australian National University (ANU). MH. dan chairman Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK). Ketua Pusat Kajian Pembangunan Masyarakat (PKPM) Unika Atmajaya dan juga aktif di Jaringan Mitra Perempuan dan Tim Relawan untuk Kemanusiaan (TruK). Pada ranah ini. Ph. Ia adalah Deputi Rektor Universitas Paramadina. Lahir di Pekalongan. agama) merupakan sederet masalah krusial yang mengancam harkat dan martabat manusia. : maarif@maarifinstitute. 26 Agustus 1964. diantaranya Universitas Satya Wacana.maarifinstitute. khususnya kehormatan bangsa .org emperbincangkan hak asasi kemanusiaan (huququl insaniyyah) tidak mungkin hanya mengacu pada satu piagam ataupun dokumen tertentu yang bersifat tunggal namun juga harus M menyertakan tradisi agama- agama dan nilai-nilai spiritual yang telah lebih dahulu ada dan berkembang dalam masyarakat yang majemuk. baik secara teoritik maupun praktek. 20 Juni 1959. Secara sosiologis. dalam menegakkan martabat dan kehormatan manusia. Jakarta Pusat 10350 Telp. Aliansi Jurnalistik Indonesia (AJI). ELSAM. 186 Yoseph Adi Prasetyo (Stanley) Lahir di Malang. Cahaya Nusantara. Kini.D. Yudi Latif. : 62 21 3914003 Web.Lahir di Madiun. pengangguran. : 62 21 3914004 Fax. 29 Januari 1965. yaitu kehendak untuk hidup dan kehendak untuk bebas. Keterbelakangan pendidikan. SH. keindonesiaan merupakan konteks sekaligus determinasi sosiologis relevansi internalisasi dan pelembagaan prinsip-prinsip moral hak asasi kemanusiaan. kelaparan. : www. Thamrin No. perbincangan mengenai Islam. HAM. Alumni Tehnik Elektro ini aktif di berbagai lembaga. Lahir di Sukabumi. Direktur Eksekutif Reform Institute. Yustina Rostiawati. Perluasan sumber-sumber nilai hakhak asasi kemanusiaan tersebut sangat dimungkinkan oleh dua kekuatan inti dari Piagam HAM 1948 sendiri. Lulusan Mu’allimin Pekalongan ini menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Ushuluddin IAIN Yogyakarta. Pendekatan dialog sangat bermanfaat untuk mengikis dominasi bahkan hegemoni interpretasi terhadap HAM dari pihak tertentu sekaligus menemukan relevansi HAM dengan konteks permasalahan sosial-empirik yang ada.

MAARIF Institute ISBN: 978-979-97766-1-7 . Perlu agenda aksi bersama untuk mengawal perjuangan humanisasi manusia Indonesia tersebut. hak kebebasan.Indonesia. Jika kondisi dibiarkan. serta hak untuk menikmati keadilan. Dan pendidikan agama melalui peran aktif para pendidiknya memiliki kontribusi penting dalam proses ini sebagaimana ditunjukkan buku ini. masyarakat Indonesia akan kehilangan hak untuk hidup secara manusiawi. hak untuk diperlakukan setara. hak untuk mengenyam pendidikan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful