HAK ASASI MANUSIA DALAM ISLAM MAKALAH LK II Ahmad Marthin Hadiwinata

*

Bab I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Hak asasi manusia atau biasa disingkat HAM merupakan sebuah hal yang menjadi keharusan dari sebuah negara untuk menjaminnya dalam konstitusinya. Melalui deklarasi universal ham 10 desember 1948 merupakan tonggak bersejarah berlakunya penjaminan hak mengenai manusia sebagai manusia. Sejarah HAM dimulai dari magna charta di inggris pada tahun 1252 yang kemudian kemudian berlanjut pada bill of rights dan kemudian berpangkal pada DUHAM PBB. Dalam konteks keIndonesiaan penegakan HAM masih bisa dibilang kurang memuaskan. Banyak faktor yang menyebabkan penegakan HAM di Indonesia terhambat seperti problem politik, dualisme peradilan dan prosedural acara (kontras, 2004;160). Islam sebagai agama bagi pengikutnya meyakini konsep Islam adalah sebagai way of life yang berarti pandangan hidup. Islam menurut para penganutnya merupakan konsep yang lengkap mengatur segala aspek kehidupan manusia. Begitu juga dalam pengaturan mengenai hak asasi manusia Islam pun mengtur mengenai hak asasi manusia. Islam adalah agama rahmatan lil alamin yang berarti agama rahmat bagi seluruh alam. Bahkan dalam ketidakadilan sosial sekalipun Islam pun mengatur mengenai konsep kaum mustadhafin yang harus dibela. Dalam Islam, konsep mengenai HAM sebenarnya telah mempunyai tempat tersendiri dalam pemikiran Islam. Perkembangan wacana demokrasi dengan Islam sebenarnya yang telah mendorong adanya wacana HAM dalam Islam. Karena dalam demokrasi, pengakuan

terhadap hak asasi manusia mendapat tempat yang spesial. Berbagai macam pemikiran tentang demokrasi dapat dengan mudah kita temukan didalamnya konsep tentang penegakan HAM. Bahkan HAM dalam Islam telah dibicarakan sejak empat belas tahun yang lalu (Anas Urbaningrum, 2004;91). Fakta ini mematahkan bahwa Islam tidak memiliki konsep tentang pengakuan HAM. berangkat dari itu makalah ini akan mencoba memberikan sedikit penerangan mengenai wacana HAM dalam Islam. 1.2 Rumusan Masalah Beberapa yang menjadi topik sentral permasalahan dalam makalah ini yang akan dibahas adalah: 1.2.1 Apakah islam itu? 1.2.2 Apakah ham itu? 1.2.3 Adakah ham dalam islam 1.2.4 Seperti apa bentuk ham dalam Islam? 1.3 Tujuan Pembahasan Masalah Setiap kegiatan yang dilakukan scara sistematis pasti mempunyai tujuan yang diharapkan, begitu pula makalah ini. Tujuan pembahasan makalah ini adalah: 1.3.1 Mengetahui apakah Islam itu 1.3.2 Mengetahui apakah HAM itu 1.3.3 Mengetahui apakah ada HAM dalam Islam 1.3.4 Mengetahui bentuk HAM dalam Islam

BAB II Pembahasan 2.1. Apakah Islam Itu?

Apakah islam itu sebenarnya? Kata Islam berasal dari bahasa arab , dari kata aslama, yuslimu islaman yang berarti menyerah patuh (DR Zainuddin Nainggolan, 2000;9). Menurut Nurcholish Madjid yang dikutip dari buku Junaidi Idrus (2004;87) Islam itu adalah sikap pasrah kehadirat Tuhan. Kepasrahan merupakan karakteristik pokok semua agama yang benar. Inilah world view Al-Qur’an, bahwa semua agama yang benar adalah Al-Islam, yakni sikap berserah diri kehadirat Tuhan. Dan bagi orang yang pasrah kepada Tuhan adalah muslim. Menurut Masdar F. Mas’udi (1993;29) klaim kepasrahan dalam pengertian Islam termaktub dalam tiga tataran. Pertama, Islam sebagai aqidah, yaitu sebagai komitmen nurani untuk pasrah kepada Tuhan. Kedua, Islam sebagai syari’ah, yakni ajaran mengenai bagaimana kepasrahan itu dipahami. Ketika, Islam sebagai akhlak, yakni suatu wujud perilaku manusia yang pasrah, baik dalam dimensi diri personalnya maupun dalam dimensi sosial kolektifnya. Berangkat dari pengertian diatas Islam adalah agama yang mengajarkan seseorang untuk menyerah pasrah kepada aturan Allah (Sunnatullah) baik tertulis maupun tidak tertulis. Dan orang yang menyerah pasrah kepada Tuhan dan hukum-Nya disebut seorang muslim. Dalam Islam itu terdapat dua kelompok sumber ajaran Islam. Kelompok pertama disebut ajaran dasar (qat’I al-dalalah), yaitu Al-Qur’an dan Hadist sebagai dua pilar utama ajaran Islam. Al-Qur’an mengandung 6236 ayat dan dari ayat-ayat itu, menurut para ulama hanya 500 ayat yang mengandung ajaran mengenai dunia dan akhirat selebihnya merupakan bagian terbesar mengandung penjelasan tentang para nabi, rasul, kitab dan ajaran moral maupun sejarah ummat terdahulu. Kelompok kedua disebut ajaran bukan dasar (zhanni aldalalah), yaitu ajaran yang merupakan produk ulama yang melakukan ijtihad dan muatan ajarannya bersifat relative, nisbi, bisa berubah dan tidak harus dipandang suci, sakaral ataupun mengikat (Junaidi Idrus, 2004;95-96). 2.2 Apakah Hak Asasi Manusia? Tonggak berlakunya HAM internasional ialah pada Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM) pada 10 Desember 1948 di Paris, Prancis. Disini tonggak deklarasi

Deklarasi ini ditanda tangani oleh 48 negara dari 58 negara anggota PBB dan disetujui oleh majelis umum PBB. Berlanjut setelah keberhasilan tuan tanah. Selain itu. raja dilarang menarik pajak sewenang wenang. Pada 1628. Dan yang ketiga. tidak seorang pun dapat dipenjara tanpa saksi yang jelas. Pada periode awal ini hubungan antara isi dasar HAM adalah mengenai (hubungan) antara anggota masyarakat yang berada dibawaha kekuasaan yang diatur kebendaanya. nondiskriminasi. dan imparsial telah berlangsung dalam sebuah proses yang sangat panjang. Isi dari Magna Charta ialah bermaksud untuk mengurangi kekuasan penguasa. Perumusan penghormatan dan pengakuan norma-norma HAM yang bersifat universal. Isi dari Magna Charta ini ada tiga. Yang menuntut sebuah negara yang konstitusional. termasuk didalamnya fungsi parlemen dan fungsi pengadilan. Raja Jhon terpaksa menyetujui tuntutan ini dengan memberikan cap pengesahan yang berlangsung pada juni 1215 di Runnymede. Usaha untuk diadakannya Magna Charta ini dimulai dari perjuangan tuan tanah dan gereja untuk membatasi kekuasaan raja dan para anggota keluarga. gereja. ksatria dan orang merdeka atau orang sipil yang belum menikmati kebebasan. kaum bangsawan menuntut hak-hak mereka kepada raja. sebuah padang rumput di pinggir sungai Thames.universal mengenai hak asasi manusia yang mengakui hak setiap orang diseluruh dunia. Sejarah awal hak asasi manusia di barat berkembang sejak tahun 1215 yaitu dalam Magna Charta yang berisi aturan mengenai tindakan dan kebijakan negara supaya tidak berjalan sewenang-wenang. pejabat pemerintah dilarang mengambil jagung dengan tanpa membayar. penghukuman dan perampasan benda benda secara sewenag-wenang. Sekelompok tuan tanah dan ksatria menggalang kekuatan dan mereka berhasil mendesak raja untuk tidak lagi memberlakukan tindakan penahan. Kedua. juga menyatakan bahwa semua orang diciptakan . Pertama. Mereka mencetuskan Petition Of Right. bangsawan dan orang merdeka untuk memperjuangkan hak-hak mereka di hadapan raja membangkitkan kesadaran diberbagai kalangan masyarakat terhadap pentingnya hak-hak untuk dihormati dan dilindungi. Jhon locke (1632-1704) bersama lord Ashley merumuskan tuntutan bagi toleransi beragama. Pengesahan ini menjadi dokumen tertulis yang pertama tentang hak-hak tuan tanah.

Salah satu karya Locke yang terkenal ialah second treaties on civil government yang berisi mengenai negara atau pemerintah harus berfungsi untuk melindungi hak milik pribadi. Pandangan ini dipetik dari salah satu semboyan Revolusi Prancis.sama dan memiliki hak-hak alamiah yang tidak data dicabut seperti hak untuk hidup. kemerdekaan hak milik dan hak untuk meraih kebahagiaan. Gagasan locke ini sesuai dengan perkembangan didalam masyarakat inggris yang mulai berubah dari nehgara kerajaan yang absolut menuju kerajaan yang konstitusional. yakni persamaan (egalite). Pada 1653 instrument of government berhasil didesakkan.disetiap bagian dunia baik di pusat-pusat kota maupun di pelosok pelosok bumi yang terpencil. Prinsip keuniversalan ini dimaksudkan agar gagasan dan norma-norma HAM telah diakui dan diharapkan dapat diberlakukan secara universal atau internasional. melainkan harus dipandang sebagai kekayaan umat manusia. Mereka tidak hanya berhasil membebaskan diri dari kesewenangan raja. Seseorang tidak boleh dibeda-bedakan antara satu dengan yang lainnya. Ada tiga prinsip utama dalam pandangan normatif hak asasi manusia. Akan tetapi latar belakang kebudayaan sosial dan tradisi setiap manusia diwilayahnya berbeda-beda. Prinsip kedua dalam norma HAM adalah sifatnya yang non-diskriminasi. Pemerintah dibentuk guna menjamin kehidupan. yaitu berlaku secara universal. Dan mereka juga berhasil membentuk parlemen yang mempunyai kewenangan untuk mengontrol kekuasaan raja. Lonceng kebebasan terus berdentang dan pada 16 desember 1689 Bill Of Rights lahir. bersifat non-diskriminasi dan imparsial. harta benda dan kesejahteraan rakyat. Karena manusia berasal dari . Prinsip ini didasarkan atas keyakinan bahwa umat manusia berada dimana-mana. Prinsip ini bersumber dari pandangan bahwa semua manusia setara (all human being are equal). Pembatasan kekuasaan raja semakin dikukuhkan dengan lahirnya Habeas Corpus Act pada Mei 1679. Itulah sekilas sejarah awal dari HAM yang berkembang di barat khususnya yang berkembang diwilayah Inggris. Hal ini tidak bisa dipandang sebagai suatu hal yang negatif. Berdasar hal itu ham tidak bisa didasarkan secara partikular yang hanya diakui kedaerahahan dan diakui secara local. Setiap orang harus diperlakukan setara.

Peminimalisiran peran negara dalam pemenuhan hak-hak sipil dan politik karena hak-hak yang berkaitan dengan sipil dan politik adalah hak yang berkaitan dengan kebebasan. maka semakin terhambat pula pelaksanaan hak-hak sipil politik warganya. Prinsip imparsial ini diimaksudkan agar hukum tidak memihak pada suatu golongan. Keanekaragam kebangsaan dan suku bangsa atau etnisitas. hak untuk tidak dperbudak dan dipekerjakan secara paksa. maka semakin terpenuhi pula hak-hak sipil dan politik.hitam. Pertama hak atas kehidupan. Karena sebagian besar kandungan hak-hak sipil politik adalah hak-hak atas kebebasan (rights to liberty). Pembatasan sesorang dalam beragama merupakan sebuah pelanggaran HAM. Pemihakan hanyalah pada norma-norma ham itu sendiri. Maksud dari prinsip ini penyelesaian sengketa tidak memihak pada suatu pihak atau golongan tertentu dalam masyarakat. Kelima. Mengenai Hak Negatif adalah hak meminimalkan peran campur tangan negara.keanekaragaman warna kulit seperti kulit putih. hak setiap . Keempat. hak setiap orang yang ditahan untuk diperlakukan secara manusiawi. Ketiga. Kedua hak untuk tidak disiksa dan diperlakukan secara keji. Prinsip ketiga ialah imparsialitas. karena hidup seseorang harus dilindungi. hak atas kebebasan dan keselamatan pribadi. Prinsip ini juga dimaksudkan agar pengadilan sebuah kasus diselesaikan secara adil atau tidak meihak pada salah satu pihak. Pembagian hak-hak ini berhubungan dengan dengan ukuran keterlibatan negara dalam pemenuhan hak asasi manusia. Pembagian ini tidak berdasarkan baik atau buruk dalam hak yang terkandung di dalamnya. Umat manusia mempunyai beragam latar belakang sosial aupun latar belakang kultur yang berbeda antara satu dengan yang lain hal ini meupakan sebuah keniscayaan. Keenam. Terdapat dua garis besar pembagian hak asasi manusia yaitu Hak Negatif dan Hak Positif. Hak yang terkandung dalam hak sipil dan politik ada dua puluh dua hak. bila negara terlalu banyak melakukan campur tangan. kuning dan lainnya. Karena setiap orang berhak untuk memperoleh perlakuan secara manusiawi dan tidak merendahkan martabat. Sebaliknya. Kenekaragaman agama juga merupakan sesuatu hal yang mendapat tempat dalam sifat non-diskriminasi ini.

hak untuk berpartisipasi dalam politik. Kedelapan hak setiap warga asing. Selain hak hak sipil dan politik diatas hak asasi manusia juga mencakup hak dalam bidang ekonomi. sosial dan budaya setiap warganya. berkeyakinan dan beragama. Sedangkan masyarakat blok liberal lebih menekankan manusia sebagai individu yang bebas. Keduapuluhdua. Kesembilanbelas. akhirnya usulan dari blok sosialis diterima. social and culture rights). sosial dan budaya. Ketidakmampuan sesorang dalam memenuhi suatu perjanjian kontrak. Keduabelas. hak anak atas perlindungan bagi perkembangannya. hak atas perlindungan dari kesewenangan hukum pidana. hak atas kebebasan berpikir. Karena blok sosialis lebih berpegangan pada ekonomi sebagai dasar masyarakat. Sosial dan Budaya (international covenant on economic. tidak boleh dipenjara. hak atas kebeasan berkumpul. hak untuk menikah dan membentuk keluarga. Ketujuh. Ada sepuluh hak yang diakui dalam kovenan tersebut. hak atas kebebasan berserikat. Kebijakan negara sosialis lebih menitikberatkan pada pemenuhan hak-hak ekonomi. hak atas pengadilan yang berwenang. hak atas urusan pribadi. Pengakuan dan perlindungan universal atau jaminan normatif atas terpenuhinya hak-hak ekonomi. Keduapuluh. Ketigabelas. Kedelapanbelas.orang untuk tidak dipenjara akibat tidak mampu memenuhi kewajiban kontrak. Kesepuluh. Sehingga HAM universal menganjurkan melindungi dan memnuhi hak-hak ekonomi. sosial dan budaya tercantum dalam Kovenan Internasional Hak-Hak Ekonomi. Kesembilan. larangan propaganda perang dan diskriminasi. hak bagi golongan minoritas. sosial dan budaya seperti pendidikan gratis. Ketujuh belas. hak atas kebebasan bergerak dan memilih tempat tinggal. Adanya hak ini dalam HAM universal adalah buah dari perdebatan blok sosialis eropa timur dengan blok liberal. Hanya boleh melalui hukum perdata hanya melalui penyitaan. Hak-hak tersebut dapat diuraikan sebaagai berikut. hak atas kedudukan dan perlindungan yang sama didepan hukum. . Keduapuluhsatu. Kelimabelas. Namun. Keempatbelas. Hak ini termasuk dalam pembagan hak positif yang mengusahakan peran negara secara maksimal dalam pemenuhannya. Kesebelas. independen dan tidak memihak. hak atas perlakuan yang sama didepan hukum. hak berpendapat dan berekspresi. Keenambelas.

Kesepuluh. Keempat. telah lebih dahulu diwacanakan oleh Islam sejak empat belas abad silam. Dalam Dokumen Madinah atau Piagam Madinah itu berisi antara lain pengakuan dan penegasan bahwa semua kelompok di kota Nabi itu.3 Adakah HAM dalam Islam? Pertanyaan adakah ham dalam Islam harus dirunut secara sejarah dialektika HAM dalam Islam. Secara internasional umat Islam yang terlembagakan dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) pada 5 Agustus 1990 mengeluarkan deklarasi tentang HAM dari perspektif Islam. hak atas kesehatandan lingkungan yang sehat. Keenam.91). Kelima. kondisi kerja yang aman dan sehat. Menurut Anas Urbaningrum hak asasi manusia atau lebih dikenal manusia modern sebagai HAM. pangan dan perumahan. umat nasrani maupun umat Islam sendiri. HAM dalam Islam telah dibicarakan sejak empat belas tahun yang lalu (Anas Urbaningrum.102). 2004. 2004. hak untuk berpartisipasi dalam kebudayaan. Deklarasi yang juga dikenal sebagai “Deklarasi Kairo” mengandung prinsip dan ketentuan tentang HAM berdasarkan syari’ah (Azra). Hal ini memberi kepastian bahwa pandangan Islam yang khas tentang HAM sebenarnya telah hadir sebelum deklarasi universal HAM PBB pada 18 Shafar 1369 Hijriyah atau bertepatan dengan 10 Desember 1948 Masehi (Anas. sosial dan budaya. hak atas pendidikan. Kesembilan. Kedelapan. Ketiga. hak atas jaminan sosial.Pertama. adalah merupakan satu bangsa (Idris. Ketujuh. baik umat yahudi. hak atas pekerjaan. hak atas standar hidup yang layak. hak atas upah yang layak. 2. 2004. Dari pengakuan terhadap semua pihak untuk bekerja sama . peluang karir dan liburan. Ini dibuktikan oleh adanya Piagam Madinah (mitsaq Al-Madinah) yang terjadi pada saat Nabi Muhammad berhijrah ke kota Madinah. Kedua hak itu didasarkan atas partisipasi negara dalam pemenuhannya. hak atas perlindungan keluarga termasuk ibu dan anak. Itulah sekilas gambaran singkat mengenai HAM internasional.91). Dari mulai sejarah awal Magna Charta sampai ke isi dari HAM internasional yang dibagi atas dua pokok garis besar yaitu hak positif dan hak negatif. Kedua. hak untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. hak berserikat dan mogok kerja bagi buruh. yakni sandang.

Dan kedua. terdapat upaya-upaya di kalangan sarjana Muslim dan negara Islam di Timur Tengah untuk lebih mengkontekstualisasikan DUHAM dengan interpretasi tertentu dalam Islam dan bahkan dengan lingkungan sosial dan budaya masyarakat-masyarakat Muslim tertentu pula. Secara langsung dapat kita lihat bahwa dalam piagam madinah itu HAM sudah mendapatkan pengkuan oleh Islam Memang. sama dengan adanya perspektif Islam universal tentang HAM (huqul al-insan). 2004. didalam piagam itu terdapat pengakuan mengenai HAM bagi masingmasing pihak yang bersepakat dalam piagam itu. Menurut Syekh Syaukat Hussain yang diambil dari bukunya Anas Urbaningrum.sebagai satu bangsa. kaum wanita. buruh. Tetapi juga harus diakui. dan menghargai hidup manusia. Yang pertama adalah hak negatif yaitu memberikan kebebasan kepada menusia dalam pemenuhannya. anak-anak dan sebagainya. merupakan kategori yang kedua ini (Anas. Islam sebagai agama universal membuka wacana signifikan bagi HAM. Dalam hal ini hak negatif yang dimaksud adalah hak yang memberian kebebasan kepada setiap individu dalam pemenuhannya. Pertama. tema-tema HAM dalam Islam. HAM dikategotrikan dalam dua klasifikasi. terdapat prinsip-prinsip HAM yang universal. yang dalam banyak hal kompatibel dengan Deklarasi Universal HAM (DUHAM). terutama jika dikaitkan dengan sejarah panjang penegakan agama Islam. sesungguhnya merupakan tema yang senantiasa muncul. Berdasarkan temuan diatas akan kita coba mencari kesamaan atau kompatibilitas antara HAM yang terkandung dalam Islam. Hak ini terkandung dalam surah Al-Maidah ayat 63 yang berbunyi : . Akan kita coba membagi hak asasi manusia secara klasifikasi hak negatif dan hak positif. HAM yang didasarkan oleh Islam bagi seseorang sebagai manusia. Bebrapa yang dapat kita ambil sebagai contoh yaitu: Hak atas hidup. Contohnya seperti hak-hak khusus bagi non-muslim.92). HAM yang diserahkan kepada seseorang atau kelompok tertentu yang berbeda. Islam menegaskan bahwa pembunuhan terhadap seorang manusia ibarat membunuh seluruh umat manusia.

63) Hak untuk mendapat perlindungan dari hukuman yang sewenarg wenang.18) Hak atas keamanan dan kemerdekaan pribadi terdapat dalam surat An Nisa ayat 58 dan surat Al-Hujurat : 6 yang berbunyi seperti ini: Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya. Dan barangsiapa yang mensucikan dirinya. atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi. maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.58) Hai orang-orang yang beriman. yaitu dalam surat Al An’am : 164 dan surat Fathir 18 yang masing masing berbunyi : Katakanlah: “Apakah aku mencari Tuhan selain Allah. bukan karena orang itu (membunuh) orang lain. sesungguhnya ia mensucikan diri untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keternagan-keterangan yang jelas. Dan tidaklah sesorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri. Sesungguhnya yang dapat kamu beri peringatan hanya orang-orang yang takut kepada azab Tuhannya (sekalipun) mereka tidak melihat-Nya dan mereka mendirikan sembahyang. Kemudian kepada Tuhanmulah kamu kembali.Oleh karena itu kami tetapkan (suatu hukum) bagi bani israil. dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum diantara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. kemudian banyak diantar amereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. bahwa: barang siapa yang membunuh seorang manusia. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. maka periksalah dengan teliti.164) Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. (QS 4. (QS 6. dan akan diberitakan-Nya kepadamu apa yang kamu perselisihkan”. padahal Dia adalah tuhan bagi segala sesuatu. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya.6) . Dan kepada Allah-lah kembali(mu). agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaanya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. (QS 49. dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. (QS 5. jika datang kepadamu orang yang fasik membawa suatu berita. (QS 35. Dan barang siapa yang memlihara kehidupan seorang manusia. Dan jika sesorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosanya itu tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikit pun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya.

(QS 4. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. dan kami hanya kepada-Nya berserah diri”. (QS 4. maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus.Hak atas kebebasan beragama memilih keyakinan berdasar hati nurani. dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan katakanlah: “kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu. kecuali dengan orang-orang zhalim di antara mereka. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain.13) Dalam hal kebebasan berserikat Islam juga memberikan dalam surat Ali Imran ayat 104105 yang berbunyi: . Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu. Yang bisa kita lihat secara tersirat dalam surat Al Baqarah ayat 256 dan surat Al Ankabut ayat 46 yang berbunyi: Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjdaikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. Dan jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi. dan dari padanya Allah menciptakan isterinya. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada yang thagut dan beriman kepada Allah. Jika ia kaya ataupun miskin.46) Hak atas persamaan hak didepan hukum secara tersirat terdapat dalam surat An-Nisa ayat 1 dan 135 dan Al Hujurat ayat13: Hai sekalian manusia bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciotakan dari diri yang satu. dan (peliharalah)hubungan silaturahim. (QS 2.256) Dan janganlah kamu berdebat dengan ahli kitab. (QS 49. maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan. sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. melainkan dengan cara yang paling baik. maka Allah lebih tau kemaslahatannya.1) Wahai orang-orang yang beriman. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa diantara kamu. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.135) Hai manusia. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan. (QS 29.

yang menjadikan segala yang ada dimuka bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit.148) Telah dila’nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan ‘Isa Putera Maryam. Sekiranya Ahli Kitab Beriman. secara tersirat dapat diambil dari surat An-Nisa ayat 148.79) Maka tatkala mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka. tentulah itu lebih baik bagi mereka. (QS 3. (QS 5. surat Al Jumu’ah ayat 10.110) Dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya seperti bentuk hak positif dalam hak ekonomi sosial dan Islam pun mengandung secara tersirat mengenai hak ini. merekalah orang yang beruntung. (QS 5.29) . Surat Ali Imran ayat 110 yang masing masing berbunyi: Allah tidak menyukai ucapan buruk. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Kami selamatkan orang-orang yang melarang dari perbuatan jahat dan Kami timpakan kepada orang-orang yang zalim siksaan yang keras. surat Al Maidah 78-79. menyuruh kepada yang ma’ruf. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat. (QS 4. diantara mereka yang ada yang beriman.105) Dalam memberikan suatu protes terhadap pemerintahan yang zhalim dan bersifat tiran. Hak mendapatkan kebutuhan dasar hidup manusia secara tersirat terdapat dalam surat Al Baqarah ayat 29. (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. yang berbunyi: Dia-lah Allah. Islam memberikan hak untuk memprotes pemerintahan yang zhalim. Yang demikian itu. surat Ad-Dzariyat ayat 19.165) Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia. surat Al A’raf ayat 165. (QS 3. (QS 7. (QS 2. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. dan mencegah dari yang munkar dan beriman kepada Allah. menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar .78) Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan yang munkar yang mereka perbuat. dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan. (QS 3. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu.104) Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. disebabkan mereka selalu berbuat fasik.

19) Apabila telah ditunaikan sembahyang. niscaya Allah akan meninggikan orang orang yang beriman diantaramu dan orangorang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. (QS 51.Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian. Tidaklah bermanfa’at tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman”.101) Hai orang-orang yang beriman. (QS 58. Bahkan organisasi Islam internasional yang terlembagakan dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) pada 5 Agustus 1990 mengeluarkan deklarasi HAM.1 Kesimpulan Berdasarkan paparan diatas dan pembahasan diatas dapat ditarik keimpulan berdasarkan beberapa analisis. Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. Dan apabila dikatakan:berdirilah kamu. Bab III Penutup 3. Niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. surat Al-Alaq ayat 1-5. surat Al Mujadilah ayat 11 dan surat AzZumar ayat 9 yang masing-masing berbunyi berbunyi: Katakanlah: “Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi. maka bertebaranlah kamu di muka bumi.11) (apakah kamu hai orang yang musyrik) ataukah orang-orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri. . Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.10) Dalam hak mendapatkan pendidikan Islam juga memiliki pengaturan secara tersirat dalam surat Yunus ayat 101. Dari analisis diatas antara HAM yang berkembang di dunia internasional tidak bertentangan antara satu sama lain. maka berdirilah kamu. sedang ia takut kepada (azab) akhrat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: “adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?”. apabila dikatakan kepadamu: “berlapang-lapanglah dalam majlis”. maka lapangkanlah. (QS 10. (QS 62.

surat Ad-Dzariyat ayat 19. surat Al A’raf ayat 165. Hak atas kebebasan beragama memilih keyakinan berdasar hati nurani secara tersirat dalam surat Al Baqarah ayat 256 dan surat Al Ankabut ayat 46. surat al maidah 78-79. umat nasrani maupun umat Islam sendiri. surat Al Mujadilah ayat 11 dan surat Az-Zumar ayat 9. 2004. 2004. adalah merupakan satu bangsa (Idris. Dapat kita bagi menjadi sembilan bagian hak asasi manusia dalam islam yang pengaturannya secara tersirat. Dalam dokumen madinah atau piagam madinah itu berisi antara lain pengakuan dan penegasan bahwa semua kelompok di kota Nabi itu.Kemudian Islam mematahkan bahwa dalam Islam telah dibicarakan sejak empat belas tahun yang lalu (Anas Urbaningrum. baik umat yahudi. Hak atas hidup. Hak mendapatkan kebutuhan dasar hidup manusia secara tersirat terdapat dalam surat Al Baqarah ayat 29. Dalam hal kebebasan berserikat Islam juga memberikan dalam surat Ali Imran ayat 104-105. Hak untuk mendapat pelindungan dari hukuman yang sewenag wenang yaitu dalam surat Al An’am : 164 dan surat Fathir 18. . dan menghargai hidup manusia. Dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya seperti bentuk hak positif dalam hak ekonomi sosial dan budaya Islam pun mengandung secara tersirat mengenai hak ini. surat Ali Imran ayat 110.91). surat Al Jumu’ah ayat 10. Dalam hak mendapatkan pendidikan Islam juga memiliki pengaturan secara tersirat dalam surat Yunus ayat 101. Dalam dokumen itu dapat disimpulkan bahwa HAM sudah pernah ditegakkan oleh Islam Berdasar analisis diatas Islam mengandung pengaturan mengenai HAM secara tersirat. Hak atas persamaan hak didepan hukum secara tersirat terdapat dalam surat An-Nisa ayat 1 dan 135 dan Al Hujurat ayat13. Dalam memberikan suatu protes terhadap pemerintahan yang zhalim dan bersifat tirani secara tersirat dapat dilihat pada surat an-nisa ayat 148. surat Al-Alaq ayat 1-5. Ini dibuktikan oleh adanya piagam madinah (mitsaq Al-Madinah) yang terjadi pada saat Nabi Muhammad berhijrah ke kota Madinah. Hak atas keamanan dan kemerdekaan pribadi terdapat dalam surat An Nisa ayat 58 dan surat Al-Hujurat ayat 6. surah Al-Maidah ayat 63.102). Fakta ini mematahkan bahwa Islam tidak memiliki konsep tentang pengakuan HAM.

Daftar Pustaka Al-Qur’an Thaha. Anas. 2004 Pramudya. Junaidi. Jakarta: Penerbit Teraju. Jakarta: Penerbit Republika. Amien Rais. 2000 Urbaningrum. 2004 Radjab. Zainuddin S. Cak Munir. Engkau Tak Pernah Pergi. Jogjakarta: LOGUNG PUSTAKA. Jakarta: PBHI. 2004 . Suryadi. Jakarta: GagasMedia 2004 Nainggolan. Idris.. Dasar-Dasar Hak Asasi Manusia. Islamo-Demokrasi Pemikiran Nurcholish Madjid. Rekonstruksi Pemikiran Nurcholish Madjid Membangun Visi dan Misi Baru Islam Indonesia. 2002 Idrus. Willy. Jakarta: DEA. Inilah Islam. Demokrasi Religius: Pemikiran Politik Nurcholish Madjid dan M.

Untuk mengetahui pengertian HAM dan bagian-bagiannya. setiap orang tanpa terkecuali berhak atas HAM dan kebesarannya. HAM lebih dijunjung tinggi dan lebih diperhatikan dalam era reformasi dari pada era sebelum reformasi. Oleh karena itu HAM wajib di lindungi dan di hormati baik secara hokum. 2. Masalah HAM adalah sesuatu hal yang sering kali dibicarakan dan dibahas terutama dalam era reformasi ini. LATAR BELAKANG Hak merupakan unsur normatif yang melekat pada diri setiap manusia yang dalam penerapannya berada pada ruang lingkup hak persamaan dan hak kebebasan yang terkait dengan interaksinya antara individu atau dengan instansi. Jangan sampai kita melakukan pelanggaran HAM terhadap orang lain dalam usaha perolehan atau pemenuhan HAM pada diri kita sendiri. B. Ham juga merupakan hak dasar yang secara kodrati melekat pada diri manusia sejak Lhir sebagai anugrah dari tuhan. Hak juga merupakan sesuatu yang harus diperoleh. Dalam hal ini penulis merasa tertarik untuk membuat makalah tentang HAM. RUMUSAN MASALAH Dalam makalah ini penulis merumuskan suatu masalah sebagai berikut: 1.BAB I PENDAHULUAN A. Bagaimana sejarah tentang Hak Asasi Manusia (HAM)… 3. Maka dengan ini penulis mengambil judul “Hak Asasi Manusia”. Bagaimana Ham dalam perspektif islam… 4. Tujuan Masalah Dengan adanya rumusan masalah diatas kami dapat menarik suatu tujuan masalah: 1. 3. Sebagaimana di cantumkan dalam Deklarasi Univesal Hak Asasi Manusia (DUHAM) yang di proklamasikan PBB pada Tahun 1948. Perlu diingat bahwa dalam hal pemenuhan hak. dan apa bagian-bagiannya… 2. Untuk mengetahui sejarah HAM Untuk mengetahui HAM dalam perspektif islam . kita hidup tidak sendiri dan kita hidup bersosialisasi dengan oran lain. agama dan pemerintah. Apa Pengertian dari ada HAM itu. Bagaimanakah contoh-contoh pelanggaran HAM… C.

Yang antara lain: . karena itu muncul gagasan tengtang hak sasi manusia dan pengakuan atas-Nya sehingga dalam proses ini lahir beberapa naskah. dalam Teaching Human Rights. United Nations sebagaimana dikutip Baharuddin Lopa menegaskan bahwa HAM adalah hak-hak yang melekat pada setiap manusia. Batasan Masalah Agar masalah pembahasan tidak terlalu luas dan lebih terfokus pada masalah dan tujuan dalam hal ini pembuatan makalah ini. Untuk mengetahui contoh-contoh pelanggaran HAM D. yang tanpanya manusia mustahil dapat hidup sebagai manusia John Locke menyatakan bahwa HAM adalah hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Pencipta sebagai hak yang kodrati. pemerintah dan setiap orang. hukum. Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) Secara etimolgi hak merupakan unsur normative yang berfungsi sebagai pedoman prilaku . yaitu umat manusia tanpa terkecuali. Menurut pendapat Jan Materson (dari komisi HAM PBB). dan dilindungi oleh negara. BAB II ANALISIS 1. dijunjung tinggi. Hak Asasi Manusia adalah hak-hak dasar atau hak-hak pokok yang di miliki oleh setiap umat manusia sejak lahir sebagai Anugrah Tuhan YME kepada hambanya. melindumgi kebebasan. Sedangkan asasi berarti yang bersifat paling mendasar yang dimiliki manusia sebagai fitrah. kekebalan serta menjamin adanya peluang bagi manusia dalam menjadi harkat dan martabatnya. Hak asasi manusia melekat pada diri manusia sejak lahir. sehingga tak satupun makhluk mengintervensinya apalagi mencabutnya. maka dengan ini penyusun membatasi masalah hanya pada ruang lingkup HAM. Secara istilah HAM dapat dirumuskan dengan beberapa pendapat yang salah satu diantaranya: HAM adalah hak-hak dasar yang dimiliki oleh manusia. sesuai dengan kodratnya (Kaelan: 2002). demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. Dalam pasal 1 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM disebutkan bahwa “Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakekat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati.4.

· • Bill of Right (Undang-Undang Hak.· • Magna Carta (Piagam Agung. • The Four Freedom (empat kebebasan USA 1941) Frankin D. 15 juni 1215) Magna Carta di inggris memuat hal-hal sebagai berikut: 1) Seorang tidak boleh dipenjarakan (dihukum)dengan tidak ada vonis yang sah menurut hokum 2) Suatu pajak (cukai) tidak boleh dinaikkan dengan tanpa ersetujuan sebuah dewan yang di dalamnya dudk aum bangsawan. inggris 1689) Undang-undang yang di terima parlemen inggris setelah mengadakan revolusi tidak berdarah kepada raja James II (peristiwa kemenangan atas raja). yang isisnya tentang hak-hak dan kebenaran warga Negara. dan fraternite =persaudaraan. · • Habeas Courpus Act Petition of Right Suatu dokumen yang lahir karena tuntutan rakyat yan duduk di House of Commons (parlemen) kepada raja Charles III. Terknal dengan symbol liberte = kemerdekaan. · Revolusi Prancis. · • Declaration of Independence (Pernyataan kemerdekaan USA. 5 agustus 1789 Bahwa manusia di lahirkan sama dalam keadaan merdeka dan memiliki hak-hak yang sama. . kaum pendeta. dan rakyat jelata. Roosevelt (Amerika Serikat) merumuskan tentang 1) Freedom of speech and expression (kebebasan berbicara dan menyatakan pendapat). egalite = persamaan. 4 juli 1776) Tututan adanya hak bagi setiap orang untuk hidup merdeka.

Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan atau Prosedural Right. Hak-hak asasi ekonomi atau Property Right. yaitu hak untuk memiliki sesuatu. sedangkan pengakuan terhadap hak-hak asasi manusia brarulah berumur 1/3 abad atau 30 tahun. hak akan tingkat penghidupan yang cukup bagi penjagaan kesehatanm keselamtan diri sendiri dan keluarga. penggeledahan dan peradilan. Ketika itu. B. ketidak adilan. misalntya hak untuk memilih Pendidikan dan mengembangkan kebudayaan. · • Universal Declaration of Human Right (10 desember 1948) Universal Declaration of Human Right (pernyataan sedunia tentang Hak Asasi Manusia). harkat. Kesadaran manusia tersebut munculkarena adanya tindakan yang sewenang-wenang dari penguasa. Jadi. pengakuan atau kesadaran manusia akan hak asasinya secara menyeluruh dan meliputi segenap umat manusia memerlukan waktu perkembangan berpuluhpuluh abad. padaa dasarnya karena adanya manusia terhadap harga diri. hak social. membeli dan menjualnya serta memanfaatkannya. kezaliman. misalnya pengaturan dalam hal penangkapan.2) Freedom of worship (kebebasan beribadat). dan kebebasan bergerak. 3) Freedom from want (kemelaratan). kebebasan memeluk agama. perbudakan. dan mendirikan partai politik. antara lain hak kebebasan politik. Sejarah umat manusia sejak awal sejarah mesir kuno sampai sekarang sudah hamper 60 abad atau 600 tahun. hak pilih (memilih dan dipilih dalam pemilihan umum). perlakuan kelompok manusia yang memang dalam peperangan terhadap kelompok yang kalah adalah seperti perlakuan terhadap barang . Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hokum dan pemerintahan atau yang biasa disebut Right of Legal Equality. Hak-hak asasi politik atau Political Right. hak beristirahat dan liburan. serta hak asasi Pendidikan • • • • • • • Hak-hak asasi manusia dapat dibagi atu dibedakan menjadi: Hak-hak asasi pribadi atau Personal Right yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat. 4) Freedom from fear (kebebasan dari rasa takut). Hak-hak asasi social dan kebudayan atau Social and Cultur Right. dan martabat kemanusiaannya. Pernyataan ini berisi. yaitu hak untuk ikut serta dalam pemerintahan. Sejarah Terjadinya Hak Asasi Manusia (HAM) Latar belakang timbulnya hak asasi manusia. penjajahan. Perkembangan sejarah telah memperlihatkan trejadinya penjajahan kelompk manusia yang satu terhadap kelompok manusia yang lain. dan lain-lain yang melanda umat manusia pada umumnya.

Menegakkan Hukum. Ketika itu di nyatakan bahwa segenap penduduk Prancis mendapat perlakuan hukum yang sama. Hal itu di karenakan perbedaan kedudukannya dalam masyarakat. 1. UUD 1945. Komisi Nasional HAk Asasi Manusia Tujuan di adakannya Komnas HAM adalah sebagai berikut: · Mengembangkan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan hak asasi manusia dengan pancasila. Kejadian di atas sebenarnya telah di awali oleh kejadian-kejadian di inggris. bahwabahwa mereka di anugrahi hak-hak tertentu oleh tuhan maha pencipta…” Dalam perkembangan Revolusi prancis menghasilkan beberapa pernyataan yang lazim disebut pernyataan hak-hak manusia dan warga Negara. C.bahwa semua orang di ciptakan sama. . Kepolisian Negara Republik Indonesia Adapun tugas pokok kepolisian Negara RI adalah: • • Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. “.Pengaruh kedua peristiwa itu. Masyarakat terbagi atas golongan bangsawan atau nikrat. Dalam masyarakat suatu bangsa terdapat golongan-golongan yang berbeda-beda haknya. Ketika itu. terutama revolusi Perancis cepat meluas di Eropa dan menimbulkan perubahan-perubahan kea rah tercapainya persamaan hak bagi eluruh bangsa dan Negara. Revolusi amerika menghasilkan prnyataan kemerdekaan. · Meningkatkan perlindungan dan penegakan Hak Asasi Manusia. Sejak itu berdirilah Negara Amerika Serikat. Dalam pernyataan itu terdapat rumusan.” Dengan adanya pernyataan itu. dan golongan rakyat biasa. serta deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. hilanglah hak-hak istimewa golongan bangsawan dan gereja. yaitu di bidang kenegaraan. Walaupun demikian keadaan masih jauh dari pengakuan persamaan hak yang meliputi segenap umat manusia di seluruh dunia. Disamping itu. golongan pendeta. Keadaan itu berlangsung secara turun temurun. terdapat pula pengaruh Rousseau seorang filsof Prancis yang menganut fahamtentang kedaulatan rakyat. Dalam pernyataan kemerdekaan itu terdapat rumusan sebagai berikut. Adapun dua peristiwa dalam sejarah dunia yang menghasilkan rumusan yang mirip dengan rumusan hak-hak asasi manusia ialah Revolusi Amerika yang di mulai pada Tahun 1776 dan Revolusi Prancis yang meletus pada Tahun 1789.miliknya dan merupakan hal yang di anggap biasa saja sehingga perbudakan meraja rela. tiga belas daerah jajahan inggris di pantai timur benua Amerika Utara melepaskan diri dari kekuasaan kerajaan inggris. dan Piagam PBB.. “… manusai di lahirkan sama dalam keadaan merdeka dan memiliki hak-hak yang sama….Suasana persamaan hak di Prancis Mkin mantap pada zaman napoleon. 2. Lembaga Perlindungan HAM 1. Kaum bangsawan dan para pendeta mempunyai berbagai hak istimewa yang tidak mungkin di miliki oleh rakyat biasa.

Allah berfirman dalam surat al-baqarah ayat 32: “membunuh manusia seluruhnya. Prinsip-prinsip HAM dalam islam Hak asasi manusia dalam islam sebagaimana termaktub dalam fikih menurut Masdar F. dan tidak boleh satu kaum menghina kaum yang lain. Mas’udi. 1. masukan. pengayoman. 1. Islam memandang bahwa kedudukan manusia adalah sama dan hanya dibedakan dari sudut ketakwaannya. tetapi antara kedua hak tersebut saling melandasi satu sama lain. 3. dan pelayanan kepada masyarakat. · Memberikan laporan. Dan barang siapa yang menyelamatkan kehidupan seorang manusia. yaitu: • Hak perlindungan terhadap jiwa Kehidupan merupakan sesuatu hal yang sangat niscaya dan tidak boleh dilanggar oleh siapapun. yaitu hak manusia (haq alinsan) dan hak allah. memiliki lima perinsip utama. saran.” Landasan pijak keterkaitan dengan hak tersebut dalam islam dikenal melalui dua konsep.• Memberikan perlindungan. Hak manusia itu bersfat relative sedangkan hak allah adalah mutlak.” • Hak perlindungan keyakinan Dalam hal ini allah telah mengutip dalam alqur’an yang berbunyi “la iqrah fi-dhin dan lakum dinukum waliyadin” • Hak perlindungan terhadap akal pikiran . pemantauan evaluasi dan pengawasan terhadap penyelanggaran perlindungan anak. tidak ada paksaan dalam beragama. Komisi Perlindungan Anak Indonesia Adapun tugas-tugas Komisi Perlindungan Anak Indonesia adalah: · Melakukan sosialisasi seluruh ketentuan yang berkaitan dengan perlindungan anak. melakukan penelaahan. mengumpulkan data dan informasi. dan pertimbangan dalam rangka perlindungan anak. Rasululah Muhammad SAW sendiri bersabda. menerima pegaduan masyarakat. islam telah meletakkan dasar yang kuat. maka seolah-olah dia telah menyelamatkan kehidupan manusia semuanya. Hak Asasi Manusia Dalam Islam Sejak mula sebelum lahirnya berbagai gagasan tentang HAM. bahwa” setiap manusia di lahirkan dalam keadaan suci.

Contoh-contoh pelanggaran HAM 1. pemerintah dan setiap orang. • Hak perlindungan terhadap hak milik Hak perlindungan terhadap hak milik telah dimaksudkan dalam hokum sebagaimana telah diharamkannya dalam pencurian. demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. Para pedagang tradisioanal yang berdagang di pinggir jalan merupakan pelanggaran HAM ringan terhadap pengguna jalan sehingga para pengguna jalan tidak bisa menikmati arus kendaraan yang tertib dan lancar. • Hak berkeluarga atau hak memperoleh keturunan dan merpertahankan nama baik 1. BAB III PENUTUP 1. 4. Terjadinya penganiayaan pada praja STPDN oleh seniornya dengan dalih pembinaan yang menyebabkan meninggalnya Klip Muntu pada tahun 2003. F. Hak-hak asasi manusia dapat dibagi atu dibedakan menjadi: . Orang tua yang memaksakan kehendaknya agar anaknya masuk pada suatu jurusan tertentu dalam kuliahnya merupakan pelanggaran HAM terhadap anak. 3. Para pedagang yang berjualan di trotoar merupakan pelanggaran HAM terhadap para pejalan kaki. 5. Dosen yang malas masuk kelas atau malas memberikan penjelasan pada suatu mata kuliah kepada mahasiswa merupakan pelanggaran HAM ringan kepada setiap mahasiswa. sehingga seorang anak tidak bisa memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakatnya. sehingga menyebabkan para pejalan kaki berjalan di pinggir jalan sehingga sangat rentan terjadi kecelakaan. 2.KESIMPULAN “Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakekat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati. hukum. dan dilindungi oleh negara.Hak perlindungan terhadap akal pikiran ini telah di terjemahkan dalam perangkat hokum yang sangat elementer. yakni tentng haramnya makan atau minum hal-hal yang dapat merusak akal dan pikiran manusia. dijunjung tinggi.

memiliki lima perinsip utama. membeli dan menjualnya serta memanfaatkannya. maka seolah-olah dia telah menyelamatkan kehidupan manusia semuanya. dan mendirikan partai politik. • Hak berkeluarga atau hak memperoleh keturunan dan merpertahankan nama baik . yakni tentng haramnya makan atau minum hal-hal yang dapat merusak akal dan pikiran manusia. yaitu hak untuk memiliki sesuatu. Mas’udi. misalnya pengaturan dalam hal penangkapan. maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. atay bukan karena berbuat kerusakan di muka bumi. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hokum dan pemerintahan atau yang biasa disebut Right of Legal Equality. Hak-hak asasi ekonomi atau Property Right. kebebasan memeluk agama.’ • Hak perlindungan keyakinan Dalam hal ini allah telah mengutip dalam alqur’an yang berbunyi “la iqrah fi-dhin dan lakum dinukum waliyadin” • Hak perlindungan terhadap akal pikiran Hak perlindungan terhadap akal pikiran ini telah di terjemahkan dalam perangkat hokum yang sangat elementer. yaitu: • Hak perlindungan terhadap jiwa Kehidupan merupakan sesuatu hal yang sangat niscaya dan tidak boleh dilanggar oleh siapapun. misalntya hak untuk memilih Pendidikan dan mengembangkan kebudayaan. penggeledahan dan peradilan. Hak-hak asasi politik atau Political Right. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan atau Prosedural Right. Allah berfirman dalam surat al-baqarah ayat 32: ‘Bahwa sesungguhnya barang siapa yang membunuh seorang manusia bukan karena orang itu [membunuh] orang lain. Hak-hak asasi social dan kebudayan atau Social and Cultur Right. dan kebebasan bergerak. yaitu hak untuk ikut serta dalam pemerintahan. Dan barang siapa yang menyelamatkan kehidupan seorang manusia.• • • • • • Hak-hak asasi pribadi atau Personal Right yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat. hak pilih (memilih dan dipilih dalam pemilihan umum). • Hak perlindungan terhadap hak milik Hak perlindungan terhadap hak milik telah dimaksudkan dalam hokum sebagaimana telah diharamkannya dalam pencurian. Prinsip-prinsip HAM dalam islam Hak asasi manusia dalam islam sebagaimana termaktub dalam fikih menurut Masdar F.

Jadi dalam menjaga HAM kita harus mampu menyelaraskan dan mengimbangi antara HAM kita dengan HAM orang lain.Dalam hal ini di jelaskan di dalam alqur’an[an-nur 4] 2) SARAN-SARAN Sebagai makhluk sosial kita harus mampu mempertahankan dan memperjuangkan HAM kita sendiri. Dan Jangan sampai pula HAM kita dilanggar dan dinjak-injak oleh orang lain. . Di samping itu kita juga harus bisa menghormati dan menjaga HAM orang lain jangan sampai kita melakukan pelanggaran HAM.

seperti: hak hidup. belum pernah mengalami penindasan yang dialami Eropa. serta dideklarasikan pada 26 Agustus 1789. hak asasi dibagi menjadi dua: a. hak keamanan. partaipartai politik di Barat mendesak agar negara ikut campur-tangan dalam memberi jaminan hak-hak asasi seperti untuk bekerja dan jaminan sosial. Hak asasi alamiah manusia sebagai manusia. 1. yang dimaksud dengan hak adalah wewenang yang diberikan oleh undang-undang kepada seseorang atas sesuatu tertentu dan nilai tertentu. yang termasuk di dalamnya: hak beragama. (2) HAM Menurut Konsep Islam ak asasi dalam Islam berbeda dengan hak asasi menurut pengertian yang umum dikenal. hak kebebasan kehidupan rohani. Sebab hak asasi dalam pandangan barat tidak dengan sendirinya mengharuskan negara memberi jaminan keamanan atau pendidikan. Pembagian hak menjadi tiga: hak kebebasan kehidupan pribadi. hak mendapat keadilan dan hak persamaan dalam hak. hak kebebasan pribadi dan hak bekerja. dimana sistem perundang-undangan Islam telah menjamin hak-hak asasi bagi semua orang sesuai dengan aturan umum yang diberikan oleh Allah kepada seluruh ummat manusia. dan hak kebebasan membentuk perkumpulan dan perserikatan. a. seperti: hak memiliki. Dapat dimengerti bahwa pembagian-pembagian ini hanya melihat dari sisi larangan negara menyentuh hak-hak ini. hak berumah-tangga. Hak asasi yang diperoleh manusia sebagai bagian dari masyarakat sebagai anggota keluarga dan sebagai individu masyarakat. Dalam istilah modern. hak mendapat keamanan. kehormatan dan pemilihan serta tempat tinggal. dan hak moril. Diantaranya adalah pengumuman hak asasi manusia dari Raja John kepada rakyat Inggris tahun 1216. dimana para tokoh borjuis berkoalisi dengan tokohtokoh gereja untuk merampas hak-hak rakyat yang telah mereka miliki sejak lahir. Di Amerika pengumuman dilakukan tahun 1773. Terdapat berbagai klasifikasi yang berbeda mengenai hak asasi manusia menurut pemikiran barat. Pembagian hak menurut hak materiil yang termasuk di dalamnya. hak sosial dan berserikat. dan lain sebagainya. Hak asasi ini lalu diadopsi oleh tokoh-tokoh Revolusi Perancis dalam bentuk yang lebih jelas dan luas. Akan tetapi untuk membendung pengaruh Sosialisme dan Komunisme. kebebasan positif yang meliputi pelayanan negara kepada warganya. Rasulullah saw pernah bersabda: . Sebab seluruh hak merupakan kewajiban bagi negara maupun individu yang tidak boleh diabaikan. Pembagian hak menjadi dua: kebebasan negatif yang memebentuk ikatan-ikatan terhadap negara untuk kepentingan warga.HAK ASASI MANUSIA DALAM ISLAM Oleh: Mahfudz Siddiq (1) HAM Menurut Konsep Barat stilah hak asasi manusia baru muncul setelah Revolusi Perancis. diantaranya : 1. Akan tetapi sebenarnya bagi masyarakat muslim. yaitu menurut kelahirannya. Kemudian deklarasi Internasional mengenai hak-hak asasi manusia dikeluarkan pada Desember 1948. muncullah perlawanan rakyat dan yang akhirnya berhasil memaksa para raja mengakui aturan tentang hak asasi manusia. Akibat dari penindasan panjang yang dialami masyarakat Eropa dari kedua kaum ini. 1. Dan dalam wacana modern ini.

atau dia telah berupaya mencari-cari bukti yang mengarah kepada adanya perbuatan kemunkaran. Penguasa tidak dibenarkan mencari-cari kesalahan rakyat atau individu masyarakat.." (HR. negara berkewajiban menjamin perlindungan sosial bagi setiap individu tanpa ada perbedaan jenis kelamin. Dari sinilah kaum muslimin di bawah Abu Bakar memerangi orang-orang yang tidak mau membayar zakat. Islam tidak hanya menjadikan itu kewajiban negara. Jika mencari aib orang dilarang kepada individu. Para ulama menetapkan bahwa pengungkapan kemunkaran bukan hasil dari upaya mencari-cari kesalahan yang dilarang agama. Nash-nash ini sangat banyak. maka upaya pengungkapan ini termasuk tajassus yang dilarang agama. walaupun ia mampu membayar denda. Negara juga menjamin tidak ada pelanggaran terhadap hak-hak ini dari pihak individu. 24: 27-28) Dalam menjelaskan ayat ini. melainkan mempunyai kewajiban memberikan dan menjamin hak-hak ini. Sebab pemerintah mempunyai tuga sosial yang apabila tidak dilaksanakan berarti tidak berhak untuk tetap memerintah. lalu tuan rumah melempar atau memukul hingga mencederai matanya." (QS.. Ibnu Hanbal dalam Syarah Tsulatsiyah Musnad Imam Ahmad menjelaskan bahwa orang yang melihat melalui celah-celah ointu atau melalui lubang tembok atau sejenisnya selain membuka pintu. Allah berfirman: "Yaitu orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukannya di muka bumi." Muhammad Ad-Daghmi dalam At-Tajassus wa Ahkamuhu fi Syari’ah Islamiyah mengungkapkan bahwa para ulama berpendapat bahwa tindakan penguasa mencari-cari kesalahan untuk mengungkap kasus kejahatan dan kemunkaran. menunaikan zakat. Sebagai contoh. maka tidak ada hukuman apapun baginya. janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Bukhari dan Muslim). hak-hak asasi manusia tidak secara khusus memiliki piagam." (QS. (3) Nash Qur’an dan Sunnah tentang HAM eskipun dalam Islam. melainkan negara diperintahkan untuk berperang demi melindungi hak-hak ini. Para ulama menyatakan bahwa setiap kemunkaran yang berlum tampak bukti-buktinya secara nyata. menggugurkan upayanya dalam mengungkap kemunkaran itu. 22: 4) Jaminan Hak Pribadi Jaminan pertama hak-hak pribadi dalam sejarah umat manusia adalah dijelaskan Al-Qur’an: "Hai orang-orang yang beriman. maka kemunkaran itu dianggap kemunkaran tertutup yang tidak dibenarkan bagi pihak lain untuk mengungkapkannya. hartamu dan kehormatanmu haram atas kamu. Dan kepada Allah-lah kembali semua urusan. antara lain: ."Sesungguhnya darahmu. Maka negara bukan saja menahan diri dari menyentuh hak-hak asasi ini. tidak juga perbedaan muslim dan non-muslim. Jika tidak. maka itu dilarang pula kepada negara. Perbuatan mencari-cari kesalahan sudah dilakukan manakala muhtasib telah berupaya menyelidiki gejala-gejala kemunkaran pada diri seseorang. maka ia telah merusak mereka. dst. akan tetapi Al-Qur’an dan AsSunnah memusatkan perhatian pada hak-hak yang diabaikan pada bangsa lain. menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah perbuatan munkar. Rasulullah saw bersabda: "Apabila pemimpin mencari keraguan di tengah manusia. niscaya mereka menegakkan shalat." Imam Nawawi dalam Riyadus-Shalihin menceritakan ucapan Umar: "Orang-orang dihukumi dengan wahyu pada masa rasulullah saw. Akan tetapi wahyu telah terhenti. Oleh karenanya kami hanya menghukumi apa yang kami lihat secara lahiriah dari amal perbuatan kalian.

. yaitu pada haji wada’.. dan memerintahkan berbuat adil dalam lima puluh empat ayat yang diungkapkan dengan kata-kata: ‘adl." Seorang lelaki bertanya: "Walaupun itu sesuatu yang kecil. QS. bukan karena orang itu membunuh orang lain. Orang yang paling mulia diantara kamu adalah yang paling bertawa diantara kamu. Muslim). Hak-hak Alamiah Hak-hak alamiah manusia telah diberikan kepada seluruh ummat manusia sebagai makhluk yang diciptakan dari unsur yang sama dan dari sumber yang sama pula (lihat QS. dan barangsiapa yang ingin kafir. 1. nabi saw bersabda: "Barangsiapa merampas hak seorang muslim. 1. laki-laki dan wanita. maka dia telah berhak masuk neraka dan haram masuk surga. wahay rasulullah ?" Beliau menjawab: "Walaupun hanya sebatang kayu arak. Manusia di mata Islam semua sama. untuk menjamin kebebasan berfikir. 4: 1.. bahwa Tuhanmu adalah Tuhan yang Esa. Misalnya: "Kebenaran itu datangnya dari Rabb-mu. Nabi saw telah menegaskan hak-hak ini dalam suatu pertemuan besar internasional. hanya saja aku diberi wahyu. Misalnya: "Barangsiapa yang membunuh seorang manusia. biarlah ia kafir. serta tentang persamaan dalam penciptaan. 2: 267). qisth dan qishas. Pada khutbah itu nabi saw juga menolak teori Yahudi mengenai nilai dasar keturunan. agama. 3: 195). Ketaqwaan-lah yang membedakan mereka." (QS. a. Rakyat dan penguasa juga memiliki persamaan dalam Islam. maka seakan-akan ia telah membunuh manusia seluruhnya. 49: 13) 1. jabatan atau jenis kelamin. pada lingkup muslim dan non-muslim. Dalam al-Qur’an terdapat sekitar empat puluh ayat yang berbicara mengenai paksaan dan kebencian. berkeyakinan dan mengutarakan aspirasi. 18: 110). Tetapi semua harus mengacu pada hukum Allah. jiwa." (HR. pemeliharaan hidup dan penyediaan sarana hidup. Pada haji wada’ Rasulullah menegaskan secara gamblang tentang hak-hak asasi manusia. "Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan dari padanya. Misalnya Allah melarang bershadaqah (berbuat baik) dengan hal-hal yang buruk. kekayaan. Lebih dari sepuluh ayat bicara larangan memaksa." (QS. Dari Abu Umamah bin Tsa’labah. Sampai kepada soal shadaqah tetap dipandang sebagaimana hal-hal besar lain. walau berbeda keturunan. 18: 29) 1. berlaku terhadapnya apa yang berlaku bagi rakyat. 5: 32)." (QS. Misalnya: ". Al-Qur’an mengajukan sekitar delapan puluh ayat tentang hidup. barangsiapa yang ingin beriman hendaklah ia beriman. Juga Qur’an bicara kehormatan dalam sekitar dua puluh ayat." (QS. dimana ditetapkan bahwa tujuan akhir syari’ah Islam adalah menjaga akal. Para ulama muslim mendefinisikan masalah-masalah dalam kitab Fiqh yang disebut sebagai Ad-Dharurat Al-Khams. (4) Rumusan HAM dalam Islam pa yang disebut dengan hak asasi manusia dalam aturan buatan manusia adalah keharusan (dharurat) yang mana masyarakat tidak dapat hidup tanpa dengannya. 1. Yang demikian ini hingga sekarang belum dicapai oleh sistem demokrasi modern. Maka Allah memerintahkan beliau untuk menyatakan: "Katakanlah bahwa aku hanyalah manusia biasa. pemimpin dan rakyat. Nabi saw sebagai kepala negara juga adalah manusia biasa. atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi. Islam berbeda dengan sistem lain dalam hal bahwa hak-hak manusia sebagai hamba Allah tidak boleh diserahkan dan bergantung kepada penguasa dan undang-undangnya." (QS.1.. kehormatan dan harta benda manusia. Al-Qur’an telah mengetengahkan sikap menentang kedzaliman dan orang-orang yang berbuat dzalim dalam sekitar tiga ratus dua puluh ayat. Hak Hidup . Al-Qur’an menjelaskan sekitar seratus lima puluh ayat tentang ciptaan dan makhluk-makhluk.

c. 2: 188). 2: 179). Sebab mereka telah melewati apa yang mereka kerjakan. maka biarkanlah mereka. tentulah beriman orang di muka bumi seluruhnya." (HR. Bahkan hak mayit pun dijaga oleh Allah.Allah menjamin kehidupan. Hak Bekerja Islam tidak hanya menempatkan bekerja sebagai hak tetapi juga kewajiban. 2: 256)." (QS. Sesungguhnya Allah mengasihi orang-orang yang adil. 2. diantaranya dengan melarang pembunuhan dan meng-qishas pembunuh (lihat QS. Jika engkau menjatuhkan putusan hukum. Tetapi jika berdusta dan menipu berkah jual-bei mereka dihapus. Begitu pula hak beribadah kalangan non-muslim. Jika keduanya jujur dalam jual-beli. Hak Pemilikan Islam menjamin hak pemilikan yang sah dan mengharamkan penggunaan cara apapun untuk mendapatkan harta orang lain yang bukan haknya. sebagaimana firman Allah: "Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain diantara kamu dengan jalan bathil dan janganlah kamu bawa urusan harta itu kepada hakim agar kamu dapat memakan sebagian harta benda orang lain itu dengan jalan berbuat dosa padahal kamu mengetahuinya. Kerukunan hidup beragama bagi golongan minoritas diatur oleh prinsip umum ayat "Tidak ada paksaan dalam beragama. maka mereka diberkahi. Islam juga melarang penipuan dalam perniagaan." Atau "Janganlah kamu mencaci-maki orang yang sudah mati. Sesungguhnya mereka bukan orang-orang yang beriman ." (Keduanya HR." (QS. 10: 99). Nabi saw bersabda: "Tidak ada makanan yang lebih baik yang dimakan seseorang daripada makanan yang dihasilkan dari usaha tangannya sendiri. Al-Khamsah) . hendaklah engkau putuskan dengan adil. Sedangkan dalam masalah sipil dan kehidupan pribadi (ahwal syakhsiyah) bagi mereka diatur syari’at Islam dengan syarat mereka bersedia menerimanya sebagai undang-undang. sedangkan ada pada mereka Taurat yang di dalamnya ada hukum Allah? Kemudian mereka tidak mengindahkan keputusanmu. Jika engkau biarkan mereka. Jika mereka tidak mengikuti aturan hukum yang berlaku di negara Islam." (QS. Sabda nabi saw: "Jual beli itu dengan pilihan selama antara penjual dan pembeli belum berpisah. Apakah kamu memaksa manusia supaya mereka menjadi orang beriman semuanya?" (QS. 49: 9). hendaklah ia mengkafani dengan baik. Khalifah Abu Bakar menasehati Yazid ketika akan memimpin pasukan: "Kamu akan menemukan kaum yang mempunyai keyakinan bahwa mereka tenggelam dalam kesendirian beribadah kepada Allah di biara-biara. Firman Allah: "Dan bagaimana mereka mengangkat kamu sebagai hakim. selama tidak mengganggu hak-hak orang lain. 5: 42). b. Misalnya hadist nabi: "Apabila seseorang mengkafani mayat saudaranya. Bukhari). Bekerja merupakan kehormatan yang perlu dijamin. dan kebebasan paling suci adalah kebebasan beragama dan menjalankan agamanya. maka tidak akan mendatangkan mudharat bagimu. Oleh karena itulah Islam melarang riba dan setiap upaya yang merugikan hajat manusia. maka mereka boleh mengikuti aturan agamanya selama mereka berpegang pada ajaran yang asli. Bukhari). Hak Kebebasan Beragama dan Kebebasan Pribadi Kebebasan pribadi adalah hak paling asasi bagi manusia." Khalid bin Walid melakukan kesepakatan dengan penduduk Hirah untuk tidak mengganggu tempat peribadahan (gereja dan sinagog) mereka serta tidak melarang upacara-upacaranya." (HR. masyarakat dan antara negara. seperti terlihat dalam hadist: "Berilah pekerja itu upahnya sebelum kering keringatnya. Hak Hidup Islam melindungi segala hak yang diperoleh manusia yang disyari’atkan oleh Allah.5: 7). Ibnu Majah). 5: 32. Firman Allah: "Dan seandainya Tuhanmu menghendaki." (QS. Dan Islam juga menjamin hak pekerja. Firman Allah: "Apabila mereka (orang Yahudi) datang kepadamu minta keputusan. Untuk menjamin kebebasan kelompok. berilah putusan antara mereka atau biarkanlah mereka." (HR. QS. Diantara hak-hak ini adalah : a. Allah memerintahkan memerangi kelompok yang berbuat aniaya terhadap kelompok lain (QS.

Islam juga melarang pencabutan hak milik yang didapatkan dari usaha yang halal, kecuali untuk kemashlahatan umum dan mewajibkan pembayaran ganti yang setimpal bagi pemiliknya. Sabda nabi saw: "Barangsiapa mengambil hak tanah orang lain secara tidak sah, maka dia dibenamkan ke dalam bumi lapis tujuh pada hari kiamat." Pelanggaran terhadap hak umum lebih besar dan sanksinya akan lebih berat, karena itu berarti pelanggaran tehadap masyarakat secara keseluruhan. b. Hak Berkeluarga Allah menjadikan perkawinan sebagai sarana mendapatkan ketentraman. Bahkan Allah memerintahkan para wali mengawinkan orang-orang yang bujangan di bawah perwaliannya (QS. 24: 32). Aallah menentukan hak dan kewajiban sesuai dengan fithrah yang telah diberikan pada diri manusia dan sesuai dengan beban yang dipikul individu. Pada tingkat negara dan keluarga menjadi kepemimpinan pada kepala keluarga yaitu kaum laki-laki. Inilah yang dimaksudkan sebagai kelebihan laki-laki atas wanita (QS. 4: 34). Tetapi dalam hak dan kewajiban masing-masing memiliki beban yang sama. "Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf, akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan dari istrinya." (QS. 2: 228) c. Hak Keamanan Dalam Islam, keamanan tercermin dalam jaminan keamanan mata pencaharian dan jaminan keamanan jiwa serta harta benda. Firman Allah: "Allah yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan." (QS. Quraisy: 3-4). Diantara jenis keamanan adalah dilarangnya memasuki rumah tanpa izin (QS. 24: 27). Jika warga negara tidak memiliki tempat tinggal, negara berkewajiban menyediakan baginya. Termasuk keamanan dalam Islam adalah memberi tunjangan kepada fakir miskin, anak yatim dan yang membutuhkannya. Oleh karena itulah, Umar bin Khattab menerapkan tunjangan sosial kepada setiap bayi yang lahir dalam Islam baik miskin ataupun kaya. Dia berkata: "Demi Allah yang tidak ada sembahan selain Dia, setiap orang mempunyai hak dalam harta negara ini, aku beri atau tidak aku beri." (Abu Yusuf dalam Al-Kharaj). Umar jugalah yang membawa seorang Yahudi tua miskin ke petugas Baitul-Maal untuk diberikan shadaqah dan dibebaskan dari jizyah. Bagi para terpidana atau tertuduh mempunyai jaminan keamanan untuk tidak disiksa atau diperlakukan semenamena. Peringatan rasulullah saw: "Sesungguhnya Allah menyiksa orang-orang yang menyiksa manusia di dunia." (HR. Al-Khamsah). Islam memandang gugur terhadap keputusan yang diambil dari pengakuan kejahatan yang tidak dilakukan. Sabda nabi saw: "Sesungguhnya Allah menghapus dari ummatku kesalahan dan lupa serta perbuatan yang dilakukan paksaan" (HR. Ibnu Majah). Diantara jaminan keamanan adalah hak mendpat suaka politik. Ketika ada warga tertindas yang mencari suaka ke negeri yang masuk wilayah Darul Islam. Dan masyarakat muslim wajib memberi suaka dan jaminan keamanan kepada mereka bila mereka meminta. Firman Allah: "Dan jika seorang dari kaum musyrikin minta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ke tempat yang aman baginya." (QS. 9: 6). d. Hak Keadilan Diantara hak setiap orang adalah hak mengikuti aturan syari’ah dan diberi putusan hukum sesuai dengan syari’ah (QS. 4: 79). Dalam hal ini juga hak setiap orang untuk membela diri dari tindakan tidak adil yang dia terima. Firman Allah swt: "Allah tidak menyukai ucapan yang diucapkan terus-terang kecuali oleh orang yang dianiaya." (QS. 4: 148). Merupakan hak setiap orang untuk meminta perlindungan kepada penguasa yang sah yang dapat memberikan perlindungan dan membelanya dari bahaya atau kesewenang-wenangan. Bagi penguasa muslim wajib menegakkan

keadilan dan memberikan jaminan keamanan yang cukup. Sabda nabi saw: "Pemimpin itu sebuah tameng, berperang dibaliknya dan berlindung dengannya." (HR. Bukhari dan Muslim). Termasuk hak setiap orang untuk mendapatkan pembelaan dan juga mempunyai kewajiban membela hak orang lain dengan kesadarannya. Rasulullah saw bersabda: "Maukah kamu aku beri tahu saksi yang palng baik? Dialah yang memberi kesaksian sebelum diminta kesaksiannya." (HR. Muslim, Abu Daud, Nasa’i dan Tirmidzi). Tidak dibenarkan mengambil hak orang lain untuk membela dirinya atas nama apapun. Sebab rasulullah menegaskan: "Sesungguhnya pihak yang benar memiliki pembelaan." (HR. Al-Khamsah). Seorang muslim juga berhak menolak aturan yang bertentangan dengan syari’ah, dan secara kolektif diperintahkan untuk mengambil sikap sebagai solidaritas terhadap sesama muslim yang mempertahankan hak. e. Hak Saling Membela dan Mendukung Kesempurnaan iman diantaranya ditunjukkan dengan menyampaikan hak kepada pemiliknya sebaik mungkin, dan saling tolong-menolong dalam membela hak dan mencegah kedzaliman. Bahkan rasul melarang sikap mendiamkan sesama muslim, memutus hubungan relasi dan saling berpaling muka. Sabda nabi saw: "Hak muslim terhadap muslim ada lima: menjawab salam, menjenguk yang sakit, mengantar ke kubur, memenuhi undangan dan mendoakan bila bersin." (HR. Bukhari). f. Hak Keadilan dan Persamaan Allah mengutus rasulullah untuk melakukan perubahan sosial dengan mendeklarasikan persamaan dan keadilan bagi seluruh umat manusia (lihat QS. Al-Hadid: 25, Al-A’raf: 157 dan An-Nisa: 5). Manusia seluruhnya sama di mata hukum. Sabda nabi saw: "Seandainya Fathimah anak Muhammad mencuri, pasti aku potong tangannya." (HR. Bukhari dan Muslim). Pada masa rasulullah banyak kisah tentang kesamaan dan keadilan hukum ini. Misalnya kasus putri bangsawan dari suku Makhzum yang mencuri lalu dimintai keringanan hukum oleh Usamah bin Zaid, sampai kemudian rasul menegur dengan: "... Apabila orang yang berkedudukan di antara kalian melakukan pencurian, dia dibiarkan. Akan tetapi bila orang lemah yang melakukan pencurian, mereka memberlakukan hukum kriminal..." Juga kisah raja Jabalah Al-Ghassani masuk Islam dan melakukan penganiayaan saat haji, Umar tetap memberlakukan hukum meskipun ia seorang raja. Atau kisah Ali yang mengadukan seorang Yahudi mengenai tameng perangnya, dimana Yahudi akhirnya memenangkan perkara. Umar pernah berpesan kepada Abu Musa Al-Asy’ari ketika mengangkatnya sebagai Qadli: "Perbaikilah manusia di hadapanmu, dalam majlismu, dan dalam pengadilanmu. Sehingga seseorang yang berkedudukan tidak mengharap kedzalimanmu dan seorang yang lemah tidak putus asa atas keadilanmu."

(5) Tentang Kebebasan Mengecam Syari’ah ebagian orang mengajak kepada kebebasan berpendapat, termasuk mengemukakan kritik terhadap kelayakan AlQur’an dan Sunnah sebagai pegangan hidup manusia modern. Disana terdengar suara menuntut persamaan hak lakilaki dengan wanita, kecaman terhadap poligami, tuntutan akan perkawinan campur (muslim-non muslim). Dan bahkan mereka mengajak pada pemahaman Al-Qur’an dengan mengubah inti misi Al-Qur’an. Orang-orang dengan pandangan seperti ini pada dasarnya telah menempatkan dirinya keluar dari agama Islam (riddah) yang ancaman hukumannya sangat berat. Namun jika mayoritas ummat Islam menghendaki hukuman syari’ah atas mereka, maka jawaban mereka adalah bahwa Al-Qur’an tidak menyebutkan sanksi riddah. Dengan kata lain mereka ingin mengatakan bahwa sunnah nabi saw. Tidak memiliki kekuatan legal dalam syari’ah, termasuk sanksi riddah itu.

Untuk menjawab hal ini ada beberapa hal penting yang harus dipahami, yaitu : 1. Kebebasan yang diartikan dengan kebebasan tanpa kendali dan ikatan tidak akan dapat ditemukan di masyarakat manapun. Ikatan dan kendali ini diantaranya adalah tidak dibenarkannya keluar dari aturan umum dalam negara. Maka tidak ada kebebasan mengecam hal-hal yang dipandang oleh negara sebagai pilar-pilar pokok bagi masyarakat. 1. Islam tidak memaksa seseorang untuk masuk ke dalam Islam, melainkan menjamin kebebasan kepada nonmuslim untuk menjalankan syari’at agamanya meskipun bertentangan dengan ajaran Islam. Oleh sebab itu, manakala ada seorang muslim yang mengklaim bahwa agamnya tidak sempurna, berarti ia telah melakukan kesalahan yang diancam oleh rasulullah saw: "Barangsiapa mengganti agamanya, maka bunuhlah ia." (HR. Bukhari dan Muslim). 1. Meskipun terdapat kebebasan dalam memeluk Islam, tidak berarti bagi orang yang telah masuk Islam mempunyai kebebasan untuk merubah hukum-hukum yang ada dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. 1. Dalam Islam tidak ada konsep rahasia di tangan orang suci, dan tidak ada pula kepercayaan yang bertentangan dengan penalaran akal sehat seperti Trinita dan Kartu Ampunan. Dengan demikian, tidak ada alasan bagi penentang Islam untuk keluar dari Islam atau melakukan perubahan terhadap Islam. 1. Islam mengakui bahwa agama Ahli Kitab. Dari sini Islam membolehkan laki-laki muslim menikahi wanita Ahli Kitab, karena garis nasab dalam Islam ada di tangan laki-laki. 1. Sanksi riddah tidak dijelaskan dalam Al-Qur’an sebagaimana ibadah dan muamalah lainnya. Al-Qur’an hanya menjelaskan globalnya saja dan menugaskan rasulullah saw menjelaskan rincian hukum dan kewajiban. Firman Allah: "Dan telah Kami turunkan kepadamu Al-Qur’an agar kamu menjelaskan kepada ummat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkannya." (QS. 16: 44). k

Hak asasi manusia adalah sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. dan yang kini berlaku secara universal mengacu pada Deklarasi Universal HAM (DUHAM).Judul: HAK ASASI MANUSIA MENURUT ISLAM Bahan ini cocok untuk Informasi / Pendidikan Umum bagian LAIN / OTHER. Bahkan secara formulatif. sesudah orang-orang Islam ditaklukkan dalam perang Salib terakhir (abad 14-15) di Eropa. Pada gilirannya. bersifat kodrati. memperoleh kenabiannya (abad ke-7 Masehi. maka hal ini senantiasa mengenai konsepsi HAM menurut versi orang-orang Eropa/Barat. Latar Belakang Manusia. atau sekira lima ratus tahun/lima abad sebelum Magna Charta lahir). kalau kita mau bicara jujur serta mengaca pada sejarah. maka perlu ditelusuri tentang sejarah HAM universal dan sejarah HAM dalam Islam. sebagaimana telah di bahas di muka. tahun 1215. Oleh karenanya. B. sesungguhnya agama Islam telah mendominasi benua Asia. Umumnya. Padahal kalau kita mau bicara jujur. Selain itu.A. 10 Desember 1948. secara kodrati dinugerahi hak-hak pokok yang sama oleh Tuhan Yang Maha Esa. Tetapi fakta historis seperti ini jadinya diabaikan mereka. yang melekat pada diri manusia. Sejarah Hak Asasi Manusia dalam Islam Apabila kita berbicara tentang sejarah HAM. bahwa risalah Islam (sejak permulaannya kota suci Mekah sudah memasukkan hak-hak asasi manusia dalam ajaran-ajaran dasarnya bersamaan dengan penekanan masalah kewajiban manusia terhadap sesamanya . sesungguhnya semenjak Nabi Muhammad S. dan sebagian Eropa selama beratusratus tahun lamanya dan telah menjadi faktor penting bagi kebangkitan bangsa-bangsa Eropa (Luhulima. di mana hak-hak asasi ini menjadi dasar daripada hak-hak dan kewajiban-kewajiban yang lain.W. hak-hak dasar atau hak-hak pokok yang dibawa manusia sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Untuk memverifikasi benar-tidaknya bahwa konsepsi HAM dalam Islam telah lahir lebih dulu tinimbang konsepsi HAM versi Barat atau universal. perlu pula ditelaah mengenai konsepsi HAM universal dibandingkan dengan konsepsi HAM dalam Islam. Afrika. yang berbicata tentang pengutukan terhadap berbagai bentuk . tidaklah berlebihan kiranya bila sesungguhnya konsepsi HAM dalam Islam telah lebih dahulu lahir tinimbang konsepsi HAM versi Barat. Atas dasar ini. Hak-hak pokok ini disebut hak asasi manusia (HAM). kita dapat menemukan di berbagai surat dalam Kitab Suci Al Qur`an yang diturunkan pada awal-awal periode Mekah. di Inggeris. Padahal. pada hakikatnya. Menurut Ismail Muhammad Djamil (1950). masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam (sebagai akibat dari pola pendidikan ala Barat yang dikembangkan semenjak jaman penjajahan Belanda dan diteruskan di era republik pasca proklamasi kemerdekaan hingga kini) mengenal konsepsi HAM yang berasal dari Barat. Dari sini. diharapkan akan terkuak kebenaran "historis" tentang sejarah HAM dan konsepsi HAM secara universal serta sejarah HAM dan konsepsi HAM dalam Islam. hingga pasca perang dunia kedua (1945). Kita mengenal konsepsi HAM itu bermula dari sebuah naskah Magna Charta. konsepsi HAM dalam Islam relatif lebih lengkap daripada konsepsi HAM universal. kita. Nama & E-mail (Penulis): Arief Achmad Mangkoesapoetra Saya Guru di SMAN 21 Bandung Topik: Hak Asasi Manusia Tanggal: 16 Agustus 2005 HAK ASASI MANUSIA MENURUT ISLAM Oleh : ARIEF ACHMAD SMAN 21 Bandung A. fakta telah membuktikan. sudah dikenalkan HAM serta dilaksanakan dan ditegakkannya HAM dalam Islam. 1999). yang diproklamasikan PBB. berkaitan dengan harkat dan martabat manusia. universal dan abadi.

Kini Islam telah memberikan sinar harapan bagi umat manusia yang menderita dengan cara memberikan.pelanggaran hak-hak asasi manusia yang berlaku pada masa itu. namun merupakan tujuan dari negara itu sendiri untuk menjaga hakhak asasi manusia terutama bagi mereka yang terampas hak-haknya. Selain itu. telah mengadakan berbagai tindakan sebagaimana telah ditetapkan dalam Al Qur`an yang menghendaki terwujudnya pelaksanaan hak-hak asasi mansia. Al-Ma`un : 1-3) "Dan tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu? (Yaitu) melepaskan budak dari perbudakan" (Q. tetapi juga memberikan motivasi secara positif kepada manusia untuk menghargai hak-hak tersebut. Bertakwalah kepada Alloh dalam hal istri-istrimu dan perlakuan yang baik kepada mereka. Al Qur`an tidak hanya mengutuk berbagai pelanggaran hak-hak asasi manusia yang terjadi pada masa itu. Selanjutnya. untuk menandai permulaan abad ke-15 Era Islam. Hak Hidup 2. sejak awal kenabiannya telah memberikan perhatian yang sangat besar terhadap hak-hak asasi manusia ini. Deklarasi ini berdasarkan Kitab Suci AlQur`an dan As-Sunnah serta telah dicanangkan oleh para sarjana muslim.T : "Dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya. Deklarasi HAM Islam Sedunia itu terdiri dari Pembukaan dan 22 macam hak-hak asasi manusia yang harus ditegakkan. bulan September 1981.A. Tak ada seorang pun yang lebih tinggi derajatnya kecuali berdasarkan atas ketakwaan dan kesalehannya. Hal ini sebagaimana difirmankan Allah S.S. Semua manusia adalah anak keturunan Adam.W. Keunggulan juga tidak dipunyai oleh orang kulit putih lebih dari orang kulit hitam dan begitu juga bukan orang kulit hitam di atas orang kulit putih. dan kehormatanmu adalah sesuci hari ini.S.W.A. sebagai berikut : "Jiwamu. Hak Kemerdekaan 3. Muslim ("Kitab al-Hajj"). serta sistem kekuasaan Islam berganti dengan monarki. dan Adam itu diciptakan dari tanah liat. Keunggulan itu tidak berarti orang Arab berada di atas orang nonArab dan begitu juga bukan nonArab di atas orang Arab. Keunggulan ini berdasarkan atas ketakwaannya" Kedudukan penting HAM sesudah wafatnya Rosulullah S. maka beliau segera menerapkan program jangka panjang untuk menghapus segala bentuk tekanan yang ada terhadap hak-hak asasi manusia.R. ahli hukum. HAM dalam Islam bukanlah sifat perlindungan individu terhadap kekuasaan negara yang terbatas. Hak Mendapat Keadilan . At-Takwir : 8-9) "Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim. Hak Persamaan dan Larangan terhadap Adanya Diskriminasi yang Tidak Terizinkan 4. Di sini HAM dalam Islam tetap mendapatkan perhatian luar biasa masyarakat Islam. karena mereka adalah pasangan-pasanganmu dan penolong-penolongmu yang setia. melaksanakan. Jadi. harta bendamu.W. setiap prinsip dasar pemerintahan Islam pada hakikatnya adalah berlakunya suatu praktik usaha perlindungan dari terjadinya pelanggaran HAM. Nabi Muhammad S.S. yakni mencakup : 1. beliau telah memproklamasikan kesucian hak-hak asasi manusia ini untuk segala zaman ketika berkhutbah di depan kaum muslim pada waktu haji wada` (perpisahan).W.A. karena dosa apakah dia dibunuh" (Q. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin" (Q. telah diproklamasikan Deklarasi HAM Islam Sedunia. dan para perwakilan pergerakan Islam di seluruh dunia. di Paris (Perancis). dan diteruskan oleh Khulafa ar-Rosyidin. dan menjamin respek terhadap hak-hak asasi manusia itu. Al-Balad : 12-13) Nabi Muhammad S. yakni sebagaimana diriwayatkan dalam H. yang kehidupannya merupakan praktik nyata dari kandungan Al-Qur`an. Setelah beliau hijrah ke kota Madinah dan mendirikan secara penuh suatu negara Islam sesuai dengan petunjuk Illahi.

Djamil. Maududi. (9) Hak Kebebasan Hati Nurani dan Keyakinan. (10) Hak Kebebasan Berserikat. New Delhi : Nusrat Ali Nasri for Kitab Bhavan 1784. Hak Mendapatkan Proses Hukum yang Adil 6. 20. (14) Hak Mendapatkan Kebutuhan Dasar Hidup Manusia. Hasballah M. Hak Mendapatkan Perlindungan atau Kehormatan dan Nama Baik 9. anak-anak. Hak Menikmati Keleluasaan Pribadi (Privacy) 22. Syekh Syaukat. Human Righst in Islam. (7) Hak untuk Memprotes Kelaliman (Tirani). hak asasi manusia (HAM) yang dijamin oleh agama Islam dapat diklasifikasikan ke dalam dua kategori. dan 2. (2002). dan (15) Hak Mendapatkan Pendidikan. Ismail Muhammad. Hak Status dan Martabat Pekerja dan Buruh 18. Hak Mendapatkan Pendidikan 21. Hak Kebebasan Percaya. (12) Hak Persamaan Hak dalam Hukum. Hak Kebebasan Beragama 14. status. posisi dan lain-lainnya yang mereka miliki. Human Rights in Islam.159. Hak Membentuk Sebuah Keluarga dan Masalah-masalahnya 19. (1978). Winataputra. U. Pelanggaran HAM Berat : Indikasi. Tersedia : http://202. HAM yang dianugerahkan oleh Islam bagi kelompok rakyat yang berbeda dalam situasi tertentu. (1996). dan Saad. Setiardja. Ciri-ciri dan Solusi Penyelesaian Secara Konseptual. (2001). A. Hussain. New Delhi. Konsepsi Hak Asasi Manusia dalam Islam Menurut Syekh Syaukat Hussain (1996). G. (13) Hak Mendapatkan Keadilan. Hak-hak Wanita yang Sudah Menikah. (4) Hak Keamanan dan Kesucian Kehidupan Pribadi. (11) Hak Kebebasan Berpindah. A. Hak Mendapatkan Perlindungan atas Harta Benda 17. Hak-hak Asasi Manusia berdasarkan Ideologi Pancasila.S. kaum wanita. Pendidikan Demokrasi dan Hak Asasi Manusia sebagai Wahana Demokratisasi : Perspektif Metodologi. (6) Hak Perlindungan dari Hukuman Penjara yang Sewenang-wenang. Hak Ekonomi dan Hak Berkembang Darinya 16. Hak Memperoleh Suaka (Asylum) 10. Yogyakarta : Penerbit Kanisius.18. Sedjarah Islam. Bandung : PIPS-PPS UPI Bandung.htm.A. HAM dasar yang telah diletakkan oleh Islam bagi seseorang sebagai manusia. dan Berbicara 13. (3) Hak Perlindungan Kehormatan. (2002). Hak Mendapatkan Perlindungan dari Penyiksaan 8. (1993). Hak Berserikat Bebas 15. (1950). . Solidamor. Hak dan Kewajiban untuk Berpartisipasi dalam Pelaksanaan dan Manajemen Urusan-urusan Publik 12. DAFTAR PUSTAKA Achmad. Hak Mendapatkan Perlindungan dari Penyalahgunaan Kekuasaan 7. yaitu : 1. Jakarta : Penerbit Kebangsaan Pustaka Rakjat. (2) Hak-hak Milik.5. Kumpulan Materi Pelatihan HAM untuk Guru SLTP & SLTA. Hak-hak Minoritas 11. (8) Hak Kebebasan Ekspresi. [Online]. Hak-hak dasar yang terdapat dalam HAM menurut Islam ialah : (1) Hak Hidup. [17 Agustus 2002]. (5) Hak Keamanan Kemerdekaan Pribadi. Berpikir. Hak-hak asasi manusia khusus bagi nonmuslim. Hak Mendapatkan Kebebasan Berpindah dan Bertempat Tinggal C. buruh/pekerja. dan lainnya merupakan beberapa contoh dari kategori hak asasi manusia-hak asasi manusia ini.43/jp/21winataputra. A. Jakarta : Solidamor.

go.R.Hadits Shohih : H.R. www.id.id . Muslim.ham.humanrights. www. Bukhori dan H.go.

Sebab pembahasan mengenai kebebasan dan HAM pada umumnya hanya dalam perspektif manusia yang" dalam peradaban Barat telah terbentuk dalam doktrin humanisme. Cultural Right tahun 1966 secara umum kemudian dikenal sebagai International Bill of Human . Dan agama memaknai kebebasan dengan menggunakan acuan internal agama masing-masing. Sementara itu prinsip-prinsip HAM perlu mempertimbangkan prinsip internal agama-agama. dan sikap manusiawi seakan menjadi lebih mulia daripada sikap religius. dan ketika itu orang-orang dari Afro-Asia sedang berada dibawah penguasa kolonial. Deklarasi itu. Dan untuk itu agama-agama perlu membeberkan makna dan batasan atau tolok ukur kebebasannya masing-masing. Secara umum Deklarasi dan dua Kovenan itu merupakan usaha bersama untuk mewujudkan dunia yang lebih baik. Right. Konsekuensinya. Humanisme sendiri selalu dihadapkan atau berhadap-hadapan dengan agama. tidak representatif dan umumnya didominasi oleh orang Barat. tidak banyak ide-ide yang masuk dan diperdebatkan serta didiskusikan khususnya yang berkaitan dengan nilai-nilai Asia dan Afrika. Akibatnya terjadi ketegangan dan perebutan makna kebebasan beragama antara agama dan humanisme. bersamaan dengan dua Kovenan Internasional yaitu International Covenant on Civil and Political Rights dan International Covenant on Economic. Faktanya Deklarasi itu disusun oleh segelintir orang. berkeadilan dan kerja sama internasional yang berguna bagi semua. Manusia lebih penting dari agama. Humanisme dianggap anti agama dan sebaliknya agama dapat dituduh anti kemanusiaan.ISLAM MENILAI HAM 10 Dec 2009 • • Ragam Republika Topik kebebasan dan hak asasi manusia adalah topik universal. Ketegangan ini perlu diselesaikan melalui kompromi ditingkat konsep dan kemudian dikembangkan pada tingkat sosial atau politik. Ini sekaligus merupakan pertanda bahwa orientasi manusia Barat telah bergeser dari sentralitas Tuhan kepada sentralitas manusia. Dalam situasi seperti ini topik mengenai kebebasan beragama dipersoalkan. Humanisme tidak merujuk kepada agama dalam memaknai kebebasan beragama. Social. lebih-lebih nilai-nilai keagamaan dari berbagai agama di dunia. namun ia tidak berarti netral. Mungkin ini dikarenakan oleh situasi ketika Deklarasi itu disusun. Salah satu prestasi kemanusiaan setelah Perang Dunia ke n adalah kon-septualisasi dan penyebaran Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia pada 10 Desember 1948. . Deklarasi itu sejak awal telah menuai banyak kritikan dan keberatan. Namun dibanding dua Kovenan itu.

Tapi. Durban. 2003). Dalam kasus diatas. Bagi j umat Islam dan Negara-negara Islam. Acara ini dilanjutkan di berbagai tempat seperti di California. Nancy M. agama-agama itu hampir secara keseluruhannya merasa tidak puas. Malaysia pada bulan November 2002.Akibatnya. Martin and Abind Sharma. Karena situasi itu maka tidak heran jika utusan berbagai masyarakat beragama seluruh dunia mengusulkan agar Deklarasi dan dua Kovenan itu direvisi dan syarat-syaratnya dibuat lebih adil dengan memasukkan konsep-konsep yang berdasarkan agama baik spiritualitas maupun tanggung jawab. tampaknya adalah karena adanya asumsi bahwa agama adalah penghalang pelaksanaan dan penyebaran HAM. Latar belakangnya. Arvind Sharma. Deklarasi itu secara umum dapat diterima. Islam juga mempunyai persoalannya sendiri terhadap Deklarasi Universal HAM. New York. pada 1981. kebebasan. (Lihat. Peluncuran acara Project on Religion and Human Right. Ini berarti bahwa diperlukan suatu Deklarasi yang adil. Dan yang terakhir adalah di Genting Highland.. meskipun tidak selalu diekspresikan secara terus terang. Revisi itu menghasilkan dokumen yang disebut Universal Deklaration of Human Right by the World Religions. Namun yang sejak awal menjadi masalah bagi umat Islam adalah pasal 18 yakni pasal mengenai hak beragama dan hak mengganti agama. moralitas. Paris pada acara UNESCO. pada bulan Juli tahun 1993 di New York merupakan tonggak penting dalam hal ini. Ketidak-puasan kedua adalah ketika orang mulai berulang ulang mendesak agama-agama di dunia untuk mendukung atau mengakomodir Deklarasi atau dokumen lain yang berkaitan dengan HAM. dalam sebuah Konferensi di London. . sekelompok cendekiawan dan pemimpin Islam mendeklarasikan sebuah Piagam bernama "Universal Islamic Declaration of Right". Montreal. konsep-konsep Islam tentang HAM diambil dan dirumuskan berdasarkan al-Quran dan sunnah Nabi Muhammad saw. Barcelona. Deklarasi London kemudian diikuti oleh Deklarasi Cairo yang dikeluarkan "oleh Organisasi Konferensi Islam (OKI) tahun 1990. sejalan dengan tuntutan agama-agama. Pada hakekatnya Islam tidak bertentangan dengan HAM. Maka. Human Right and Responsibilities in the World Religion (Oxford Oneworld. Problem ini telah sejak awal disadari umat Islam. Selain itu pasal 16 Deklarasi HAM tentang perkawinan beda agama juga tidak dapat diterima kalangan Muslim. "Towards a Declaration of Human Right by the World Religion" dalam Joseph Runzo. Agama akhirnya diletakkan secara vis a vis dengan HAM yang menekankan pada kebebasan dan keadilan. Ini sekedar menunjukkan bahwa Deklarasi yang dianggap "Universal" itu ternyata masih belum mengakomodir aspirasi agama-agama. Deklarasi ini berisi 23 pasal mengenai HAM menurut Islam. Ia bahkan sangat menghormati HAM. eds. yang memberi hak dan pegakuan kepada individu dan juga kelompok khususnya institusi agama dan Negara untuk memberi makna tentang hak. Pertemuan terakhir itu menghasilkan usulan baru Deklarasi Universal dengan beberapa komentar yang merepresentasikan dunia agama. keadilan dan kehormatan sekaligus mempraktekkannya dalam kehidupan nyata yang beradab. Perkembangan selanjutnya adalah revisi Deklarasi pada ulang tahun ke 50 Deklarasi dan ulang tahun ke 50 Fakultas Religious Studies di universitas McGill.

Entitas terkaitAbind | Acara | Agama | Akibatnya | Arvind | Asia | Barat | Civil | Declaration | Deklarasi | Desember | Genting | HAM | Human | Humanisme | Internasional | Islam | Joseph | Juli | Keseluruhan | Ketegangan | Konferensi | Kovenan | Latar | Malaysia | Manusia | Martin | Nancy | Negara | New | November | Oxford | Paris | Peluncuran | Perkembangan | Pertemuan | Piagam | Problem | Project | Quran | Religion | Responsibilities | Revisi | Salah | Sebab | Termasuk | Topik | Tuhan | World | Cultural Right | Deklarasi Cairo | Deklarasi HAM | Deklarasi London | Deklarasi Universal | Faktanya Deklarasi | Human Right | International Bill | International Covenant | Nabi Muhammad | New York | Perang Dunia | Political Rights | Seorang Muslim | Universal Deklaration | World Religion | Fakultas Religious Studies | ISLAM MENILAI HAM | Organisasi Konferensi Islam | Universal Islamic Declaration | Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia | Ringkasan Artikel Ini Secara umum Deklarasi dan dua Kovenan itu merupakan usaha bersama untuk mewujudkan dunia yang lebih baik. tidak banyak ide-ide yang masuk dan diperdebatkan serta didiskusikan khususnya yang berkaitan dengan nilai-nilai Asia dan Afrika. keadilan dan kehormatan sekaligus mempraktekkannya dalam kehidupan nyata yang beradab. social dan budaya. semua hak dan kewajiban yang melekat dalam dirinya juga merupakan anugerah Allah. Seorang Muslim yang masih menghargai imannya.Keseluruhan pasal-pasal dalam Deklarasi Cairo itu dapat disarikan menjadi 5 poin (1) HAM dalam Islam diderivasi dari ajaran Islam. hak asasi dalam Islam adalah innate/fitrah). dan kemudian menukar dengan paham lain yang mencampakkan keimanan-nya. Maka. dan bukan pemberian dari manusia kepada manusia lain dengan kehendak manusia (artinya. moralitas. tidak akan melepas keyakinannya ini. (5) HAM dalam Islam tidak absolut karena dibatasi oleh obyek-obyek syariah dan oleh tujuan untuk menjaga hak dan kepentingan masyarakat yang didalamnya terdapat individu-individu. (4) HAM dalam Islam tidak terpisahkan dari syariah. hak asasi dalam Islam adalah innate/fitrah). berkeadilan dan kerja sama internasional yang berguna bagi semua. dan bukan pemberian dari manusia kepada manusia lain dengan kehendak manusia (artinya. manusia adalah hamba Allah. (5) HAM dalam Islam tidak absolut karena dibatasi oleh obyek-obyek syariah dan oleh tujuan untuk menjaga hak dan kepentingan masyarakat yang didalamnya terdapat individu-individ . lebih-lebih nilai-nilai keagamaan dari berbagai agama di dunia. ekonomi. (3) HAM dalam Islam bersifat komprehensif. yang memberi hak dan pegakuan kepada individu dan juga kelompok khususnya institusi agama dan Negara untuk memberi makna tentang hak. kebebasan. ekonomi. (4) HAM dalam Islam tidak terpisahkan dari syariah. Ini berarti bahwa diperlukan suatu Deklarasi yang adil. Menurut ajaran Islam manusia dianggap sebagai makhluk yang mulia. Termasuk didalamnya hakhak dalam politik. (QS. Karena situasi itu maka tidak heran jika utusan berbagai masyarakat beragama seluruh dunia mengusulkan agar Deklarasi dan dua Kovenan itu direvisi dan syarat-syaratnya dibuat lebih adil dengan memasukkan konsep-konsep yang berdasarkan agama baik spiritualitas maupun tanggung jawab. social dan budaya. (2) HAM dalam Islam adalah karunia dari Tuhan. 1770). Islam mengakui dan meyakini. 1770). (3) HAM dalam Islam bersifat komprehensif. Konsekuensinya. (2) HAM dalam Islam adalah karunia dari Tuhan. Termasuk didalamnya hak-hak dalam politik.

kebebasan memiliki. yaitu tunduk. dalam ajaran Islam. dari bebagai dalil dalam Al Quran maupun As Sunnah para ulama menegaskan satu kaidah ushul yang berbunyi: “Hukum pokok dari setiap perbuatan adalah terikat dengan hukum syara’. penyelidikan kasus Tanjung Priok. HAM ini bertentangan dengan Islam.HAM Barat vs HAM Islam 11 Februari 2009 oleh hermin syahri Banyak peristiwa meyakinkan bahwa HAM bukanlah diperuntukkan bagi umat Islam. manusia merupakan hamba Allah SWT yang tugas utamanya adalah beribadah. melainkan bagi kafir Barat imperialis dan para pengikutnya. Firman Allah SWT: “Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia selain untuk beribadah kepada-Ku” (Adz Dzariyat : 56). umum. Sebaliknya. Melalui HAM itu pula legal bagi siapa saja untuk berbuat apapun selama tidak mengganggu orang lain. atau pemilikan negara. dan boleh berpendapat apapun sekalipun menentang. Melalui dalih kebebasan ini setiap orang bebas berpindah-pindah dan mencla-mencle dalam menganut agama. sesuatu termasuk HAM atau tidak tergantung kepada lembaga yang berwenang memberikan penilaian. embargo ekonomi terhadap Irak. melainkan harus senantiasa terikat dengan aturan dan hukum dari Allah SWT. Tidak sebatas ini. patuh dan taat kepada seluruh aturan-aturan yang diwahyukan oleh-Nya. di dalam konsep HAM. landasan HAM adalah 4 kebebasan: kebebasan ber’aqidah. Dan secara umum. Karenanya. kebebasan pribadi (berperilaku) dan kebebasan berpendapat.” . Demikian pula di dalam negeri. dilihat dari segi penerapannya. Iran dan kasus Bosnia Herzegovina merupakan secuil contoh standar ganda HAM. seluruh perbuatan manusia tidaklah bebas. Di sisi lain. Jelas. Kasus HAMAS yang diberangus atas nama HAM dan demokrasi. dan peristiwa Maluku termasuk kasus Ahmadiyah dan tragedi Monas yang belum lama terjadi. dan mengolok-olok hukum Allah SWT karena dijamin oleh kebebasan berpendapat. agama (Islam) tidaklah menjadi satu perkara yang diperhatikan. Padahal. memang HAM bukan diperuntukkan bagi umat Islam. Jadi. Padahal. Sebab. dalam HAM yang berhak menentukan mana yang menjadi hak bagi manusia dan mana yang tidak adalah manusia itu sendiri. Secara paradigmatik. siapapun boleh memiliki apapun dengan cara apapun tanpa lagi memandang apakah yang dimilikinya itu tergolong pemilikan individu. menghina. hal ini ditunjukkan dengan amat jelas dalam banyak peristiwa seperti peristiwa Doulos. agama dan hukum-hukum Allah SWT disingkirkan atas nama HAM.

Islam tidak memaksa seseorang non muslim untuk masuk Islam. Untuk itu.” Jadi. Diantara hak dharuriyat ini adalah : Hak dipelihara agamanya. seorang muslim yang murtad dari agamanya harus diajak diskusi oleh pengadilan. tegaknya dan stabilnya masyarakat dengan benar. Ini tidak berarti sebagai kebebasan beraqidah seperti dalam ideologi kapitalis-demokrasi. serta kenestapaan di dunia dan adzab di neraka akan disandangnya. Hak-Hak Dasar Manusia Perspektif Islam Allah SWT menciptakan manusia dari tanah. berharap kepada Barat dengan konsep HAM-nya untuk menyelesaikan masalah umat Islam hanyalah akan mendatangkan malapetaka dan murka Allah SWT saja. “Tidak ada paksaan dalam menganut agama. dan kemampuan berpikir. masyarakat akan kacau dan rusak. Lalu. persoalan lingkungan hidup. dan demokrasi di dunia merupakan salah satu kebijakan politik luar negeri Amerika. dan HAK TAHSINAT. slogan HAM merupakan upaya negara-negara imperialis pimpinan Amerika untuk menutup-nutupi kebobrokan mereka sekaligus sebagai sarana untuk mencampuri urusan dalam negeri negara lain. Al Isra’ : 70) Allah SWT mengharamkan segala bentuk perkara yang mengakibatkan rusaknya nyawa manusia. Hak DHARURIYAT merupakan hak-hak yang berhak dimiliki oleh manusia yang menjadi landasan bagi kemuliaan hidup manusia. jalan lurus dan pembeda antara haq dan bathil. Berdasar hal tersebut. gharizah. (QS. Siapapun yang mengelaborasi ajaran Islam akan menyimpulkan bahwa Islam telah menetapkan kewajiban-kewajiban yang harus ditunaikan oleh seorang hamba. dan bila dalam jangka waktu tiga hari tidak kembali kepada Islam berhak dibunuh. tidak mengherankan bila mereka hendak mengintervensi Indonesia lewat berbagai permasalahan dengan dalih HAM. Kata Nabi seperti diriwayatkan Imam Muslim : “Siapa saja yang mengganti agamanya (Islam) maka bunuhlah ia. Perkara-perkara yang dapat merusak aqidah dan menjauhkan masyarakat dari Islam tidak boleh ada. Allah SWT Dzat Maha Adil mengutus Rasulullah SAW sebagai Nabi dan Rasul terakhir untuk menyampaikan Islam yang berfungsi sebagai petunjuk. HAK HAJIYAT. Hak untuk dipelihara jiwanya. ditiupkan nyawa.” begitu makna firman Allah SWT di dalam surat Al Baqaiah ayat 256.Ditinjau dari segi politis. Itulah hak-hak syar’iy bagi manusia (huququsy syar’iy HI insan). Sebab. HAM. Jika tidak. Hak-hak yang dimiliki manusia yang dijamin oleh syara’ ada 3 jenis. . Dan kelak pada hari kiamat hak-hak tersebut akan dimintai pertanggungjawaban oleh-Nya. disuruh taubat. Dengan demikian. yaitu HAK DHARURIYAT. Hiduplah manusia dengan karakteristik yang juga diciptakan Allah SWT berupa kebutuhan jasmani. Bila hak ini tidak terlaksana maka sistem hidup akan hancur. Jadi. Demikian pula. Allah SWT menegaskan dalam surat Al Isra ayat 70: “Dan sungguh Kami telah memuliakan anak-anak Adam (manusia)”. berarti melanggar hak syar’i’ bagi manusia dalam hal ini hak dipelihara agamanya. Seperti diketahui. dalam Islam tidak dibenarkan adanya kristenisasi atau westernisasi dalam keyakinan. Allah SWT telah mensyari’atkan hak-hak yang layak dimiliki oleh manusia melalui lisan Nabi Muhammad SAW. yang menetapkan hak apa saja yang dimiliki oleh manusia bukanlah manusia itu sendiri melainkan Allah SWT.

Setiap orang tidak boleh dituduh dengan tuduhan dusta. Islam juga mengangkat derajat ilmu. Jelaslah setiap orang muslim mapun kafir dzimmi berhak dilindungi nyawanya dari pembunuhan ataupun pembantaian. atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik. dan lainnya. maupun nyawa. . Hak dipelihara hartanya. Semua ini adalah dalam rangka menjaga harta setiap orang. An Nur : 2). dihukum delapan puluh cambukan. Keterpecahbelahan umat Islam menjadi 56 negara seperti sekarang merupakan pelanggaran terhadap hak syar’iy bagi manusia. misalnya. Al Maidah : 33). Islam telah mewajibkan kepada kaum muslimin untuk hanya memiliki satu negara di dunia. harta. Hal ini jelas berbeda dengan kebebasan pribadi dalam HAM yang memang serba boleh itu. dan pemilikan negara. Islam sangat meninggikan derajat akal. ibu. Islam melarang mendekati zina dan melakukannya dan menjatuhkan hukuman berat bagi pelakunya. maka tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera” (QS. dan saudara-saudaranya. Nizhamul ‘uqubat fil Islam).: “Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina. tidak boleh difitnah. dan juga tidak boleh dicemarkan nama baiknya. wahai ulul albab” (QS. Karenanya. Setiap orang berhak mengetahui ayah. atau dibuang dari negeri tempat kediamannya” (QS. Berkaitan dengan hukum terhadap perusuh dan pengacau keamanan Islam dan kaum muslimin Allah SWT menegaskan: “Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi hanyalah mereka dibunuh atau disalib. serta mengharamkan segala perkara yang dapat merusak akal seperti khamr. Al Baqarah : 179). Berhak dipelihara kehormatan dirinya. Islam membolehkan manusia memiliki apapun asalkan dengan cara yang dibolehkan dan barang-barangnya dihalalkan.ada hukum qishash bagi pembunuh. Islam menjamin keamanan bagi setiap warga negara baik dalam perkara kehormatan. dan jika sudah pernah menikah dirajam sampai meninggal. Di sisi lain Islam melarang siapapun mengambil barang milik orang lain dan memberikan sanksi pada pelakunya. pemilikan umum. tuduhan bohong lainnya dikenakan hukuman ta’zir (Abdurrahman Maliki. Semua ini dijamin di dalam Islam. Makanya. siapa saja yang menuduh seseorang yang baik-baik berzina. Berhak dipelihara akalnya. morphin. keberadaan barang-barang tersebut di tengah masyarakat melanggar hak syar’iy bagi manusia. Ajaran Islam pun membedakan jenis pemilikan individu. Berhak terpelihara negaranya. Bila belum menikah dicambuk 100 kali. Sampai-sampai akal merupakan tolok ukur seseorang terkena beban (taklif) hukum. Firman Allah SWT: “Dan bagi kalian di dalam hukum qishash itu terdapat kehidupan. Hak mendapatkan keamanan. ganja. Sedangkan. Pengabaian terhadap hal ini merupakan pengabaian terhadap hak syar’iy bagi manusia. Berhak dipelihara nasab keturunannya.

Dan jika datang orang lain hendak merampasnya maka penggallah leher orang itu. Inilah langkah strategis yang mutlak terus diperjuangkan. Padahal. Muslim). Nampaklah. hendaklah ia mentaatinya semaksimal mungkin. Hanya sayang. melainkan juga non muslim yang menjadi kafir dzimmi dalam pemerintahan Islam. ketakberdayaan. maka bunuhlah dia” (HR. Semua hak-hak tersebut akan terlaksana dengan diterapkannya hukum-hukum Islam. Adapun hak HAJIYAT merupakan perkara yang diberikan oleh Allah SWT sebagai keringanan. muslim yang berharta meninfakkan hartanya untuk membantu saudaranya yang tengah terusir dan haknya dirampas. Inilah wahyu Allah SWT yang disampaikan lewat mulut Rasulullah SAW. Sebab. Mereka yang punya kekuasaan gunakanlah kekuasaannya untuk menghentikan kezhaliman atas kaum muslimin. ketertindasan. meletakkan tangannya dan menyerahkan buah hatinya. pada waktu tidak ada makanan apapun maka seseorang berhak untuk memakan makanan yang haram seperti bangkai. yakni khilafah. Allah dan Rasul-Nya justru memerintahkan hal sebaliknya. Sedangkan hak TAHSINAT merupakan segala perkara yang dapat meningkatkan kualitas hidup manusia. tentu saja langkah-langkah praktis untuk menyelesaikan masalah kekinian periu diusahakan. wallahu a’lam . tidak sedikit kaum muslimin masih tertipu oleh perjanjian Sykes – Picot (yang memicu munculnya negara Yahudi) yang menetapkan batas-batas negara. hendak memisahkan kalian atau memecah belah jamaah kalian. Namun. Jadi.” “Bila datang seseorang. Hadits-hadits tadi menjelaskan bahwa kaum muslimin tidak boleh memiliki lebih dari satu jamaah kaum muslimin.“Barangsiapa membai’at seorang imam. Dan do’a kepada Allah SWT demi ketinggian Islam dan kaum muslimin tidak layak terputus. Misalnya. dan tercerabutnya hak-hak umat Islam di tengah belantara sekularisme ini hanya akan berhenti dengan ditegakkannya hukum Islam. adanya satu kepemimpinan umat saja di dunia dan keutuhannya merupakan hak sekaligus kewajiban seluruh kaum muslimin. Bukan hanya umat Islam yang menikmatinya. Setiap muslim penting dan wajib mencurahkan kemampuannya untuk menolong saudaranya. hak-hak tadi bukan hanya diperuntukkan bagi kaum muslimin saja melainkan juga bagi non muslim yang menjadi warga negara. sedangkan urusan kalian berada pada seorang. Sebab itu.

Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama Islam.maarifinstitute. Thamrin No. 62-21-39114003 http://www.org . Juli 2007 Diterbitkan oleh: MAARIF Institute for Culture and Humanity Gedung Wisma Nusantara. HAM. Fattah Santoso Sri Palupi Syu’bah Asa Yoseph Adi Prasetyo Yudi Latif Yustina Rostiawati Editor: Fajar Riza Ul Haq Endang Tirtana Islam. HAM. dan Keindonesiaan Editor : Fajar Riza Ul Haq Endang Tirtana ISLAM. 62-21-3914004. DAN KEINDONESIAAN Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama Penulis : Abdul Munir Mulkhan Abdul Mu’ti Husni Thoyyar M. dan Keindonesiaan Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama © MAARIF Institute for Culture and Humanity. Jakarta Pusat 10350 Telp. MH. 59. 2007 Hak cipta dilindungi undang-undang All rights reserved Cetakan I. Fax. Lantai 7 Jl. DAN KEINDONESIAAN Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama ISLAM. HAM. HAM.A.

A. 2007. ISBN: 978-979-97766-1-7 Layout dan Desain Sampul: Widyawan Sigitmanto ISBN: 978-979-97766-1-7 Isi diluar tangungjawab percetakan DAFTAR ISI SAMBUTAN_______vii PENDAHULUAN_______xi BAB I HAK-HAK KEMANUSIAAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN HAM_______15 Syu‘bah Asa : HAM dalam Kajian Khutbah Haji Wada’_______17 Yudi Latif: Tafsir Sosiologis Atas Piagam Madinah_______21 Dialog_______31 M. 21 cm. HAM. Sosial.org Bekerjasama dengan: New Zealand Agency for International Development New Zealand Editor: Fajar Riza Ul Haq Endang Tirtana Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT) Islam. Fattah Santoso: Islam dan HAM_______45 BAB II POSISI DAN PERAN HAK ASASI MANUSIA DITENGAH LIBERALISASI POLITIK DAN EKONOMI_______63 Yoseph Adi Prasetyo: HAM dalam Konteks dan Kepentingan Sosiologis Keindonesiaan_______65 Sri Palupi: Liberalisasi Ekonomi. -Jakarta: MAARIF Institute for Culture and Humanity. dan Keindonesiaan / Fajar Riza Ul Haq dan Endang Tirtana. Modal. dan Urgensi Hak Ekonomi. xiv+187 hlm. dan Budaya_______77 Dialog_______85 v BAB III MELACAK AKTUALISASI HAM DALAM PENGALAMAN BERMUHAMMADIYAH_______97 Abdul Munir Mulkhan: Ide Sosio-Ritual Kiai Ahmad Dahlan dalam Perspektif HAM_______99 Dialog_______ 107 Husni Thoyyar : Refleksi dan Evaluasi Peran Pendidikan dan Pelayanan Sosial Amal usaha Muhammadiyah (Catatancatatan)_______ 117 Dialog_______ 123 BAB IV URGENSI HAM UNTUK PENDIDIKAN AGAMA_______139 Yustina Rostiawati: Praktek Kekerasan di Institusi Pendidikan_______141 .e-mail: maarif@maarifinstitute.

Fokus program divisi ini mendorong proses transformasi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM) ke dalam konteks keindonesiaan melalui peningkatan capacity building . dan Keindonesiaan. MAARIF Institute sedang menjalankan program progresif yang disebut Citizen Charter. memfasilitasi kelompok-kelompok muda progresif. baik sebagai guru pelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan di SLTA maupun selaku pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Pimpinan Pusat dan Wilayah. Salah satu tujuan dari lembaga ini adalah mengembangkan gagasangagasan Syafii Maarif serta memperjuangkan praksis sosial nilainilai keislaman. pendidikan gratis dan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin. Sungguh suatu kehormatan bagi kami. Divisi Pengembangan Kajian Islam berperan mengembangkan diskursus keislaman. dan kemanusiaan yang menjadi simpul-simpul gagasannya. Rizal Sukma. Wb. Ahmad Syafii Maarif bersama beberapa kolega diantaranya Moeslim Abdurrahman. dan kemanusiaan agar menyentuh tuntutan sosiologis masyarakat. Gunung Kidul. Bapak dan Ibu masih bersedia meluangkan waktu untuk acara halaqah ini ditengah kesibukan pekerjaan. Divisi Demokrasi dan Good Governance bergerak dalam konteks tata pemerintahan daerah dan penguatan demokrasi. kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak dan Ibu di Halaqah Islam. keindonesiaan. Atas nama MAARIF Institute for Culture and Humanity. Misalnya. Melalui divisi ini. sekarang sedang diproses. kami memiliki dua divisi program. saya ingin menyampaikan sekilas mengenai MAARIF Institute. dan Jeffrie Geovanie. Dalam kesempatan ini.Abdul Mu‘ti: Pendidikan Agama Islam Berbasis HAM_______153 Dialog_______165 BAB V PENUTUP_______179 Lampiran_______185 vi SAMBUTAN Assalamu‘alaikum Wr. Untuk menerjemahkan visi lembaga. dan Kota Metro-Lampung). mendorong dinamisasi intelektualisme Islam Indonesia. Tujuannya adalah mendorong kesadaran bersama antara pemerintah daerah dan kelompok-kelompok masyarakat untuk membicakan tentang arah kebijakan pemerintah tentang percepatan pertumbuhan ekonomi dan mendorong lahirnya kesepakatan bersama vii memprioritaskan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pemberantasan kemiskinan. HAM. Gagasan ini sangat besar dan tampaknya mulai berhasil dengan adanya komitmen Bupati/Wali Kota dan masyarakat di wilayah program (Boyolali. yaitu Pengembangan Kajian Islam serta Demokrasi dan Good Governance. adanya pendidikan gratis. Haedar Nashir. Lembaga ini berdiri atas prakarsa Prof. Sebenarnya lembaga ini sudah lahir sejak tahun 2002 namun secara resmi baru terdaftar tahun 2003. keindonesiaan.

Kegiatan halaqah ini merupakan salah satu realisasi komitmen MAARIF Institute terhadap realitas permasalahan yang dialami institusi pendidikan Muhammadiyah tersebut. Jika saat ini banyak orang membicarakan Millenium Development Goals (MDGs) maka sesungguhnya Kiai Ahmad Dahlan sudah melakukan hal tersebut secara genuin. Ini self critic bagi pendidikan Muhammadiyah. dan Sulawesi Tengah. dari lapangan kita mengetahui adanya kelemahan kecakapan mengajar (teaching skills) serta terbatasnya akses bagi peningkatan wawasan guru-guru dalam mengajarkan Al Islam dan Kemuhammadiyahan di kelas-kelas. seperti rendahnya kualitas tenaga pendidik dan muatan kurikulum yang tidak relevan lagi dengan arus perkembangan global. misalnya untuk pelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan padahal kedua pelajaran ini inti dari pendidikan di Muhammadiyah. Menurut hemat kami. Perjuangan Kiai Ahmad Dahlan mendirikan lembaga pendidikan dan rumah sakit untuk orangorang miskin diantaranya merupakan aktualisasi nilai-nilai universal kemanusiaan. Pada konteks Muhammadiyah. Kritik yang berasal dari kita ini. kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah. Juga. pendapat. kita akan bertukar pikiran. Majelis Dikdasmen PWM Jawa Barat. Salah satu poin penting yang harus digarisbawahi dan itu sama-sama dialami oleh ketiga wilayah tersebut ialah adanya gejala merosotnya kualitas pendidikan Muhammadiyah. Misalnya. Belum lama ini kami mengunjungi dan berdiskusi dengan pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah serta guru-guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan di Jawa Barat. ‘Ala kulli hal. Melalui halaqah ini. permasalahan ini bukanlah sesuatu yang baru apalagi mewah untuk dicerna. semoga kegiatan ini dapat memberikan solusi alternatif atas pelbagai masalah pendidikan kita. Nusa Tenggara Timur. Dengan terlaksananya kegiatan ini. materi dan metode pembelajaran yang diberikan tidak lagi up to date. Sangat mungkin akan lahir perencanaan kegiatan yang lain setelah ini sebagai bentuk tindak lanjut bersama. Wassalamu‘alaikum Wr.sistem pendidikan agama dan penguatan peran pemimpin muda agama. Wb. Nusa Tenggara Timur. dan pengalaman serta mendialogkan nilai-nilai moralitas dan kemanusiaan universal Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam koridor huququl insaniyyah (hak-hak kemanusiaan). . diharapkan juga akan memunculkan alternatif atas berbagai permasalahan. dan Sulawesi Tengah atas dukungan dan partisipasinya serta New Zealand Agency for International Development (NZAID) atas dukungan pendanaannya. secara rutin menerbitkan Jurnal MAARIF yang didistribusikan secara luas. bagaimana pelajaran agama itu bisa berbicara langsung mengenai realitas viii sosial serta tantangannya saat ini masih belum mendapat jawaban. secara substansial. Hal yang lain.

Tentunya. demokrasi. Perluasan sumber nilai hak-hak asasi kemanusiaan tersebut sangat dimungkinkan oleh dua kekuatan inti dari piagam HAM sendiri. 23 Mei 2007 Raja Juli Antoni Direktur Eksekutif ix PENDAHULUAN Diskursus Islam. jauh sebelum piagam-piagam tersebut dilahirkan. relasi Islam dan modernisme produk Barat tidak selalu berpola dikotomis dan oposisi biner. proses dialog antara hak asasi manusia (HAM) dan berbagai tradisi agama dan nilai-nilai spiritual Asia merupakan jalan untuk menjaga sekaligus memperjuangkan kemuliaan/martabat dan esensi kemanusiaan. serta tradisi-tradisi spiritual yang ada memiliki nilai-nilai moralitas untuk menopang realisasi esensi HAM sesuai dengan masyarakatnya sendiri (dalam Muzaffar ed. sebagai sebuah piagam yang berangkat dari tradisi kebudayaan dan konteks pengalaman tertentu. 2001). Secara mengejutkan. Barat dalam hal ini. tradisi Islam. Oleh karena itu. International Covenant on Social. menunjukkan fakta sebaliknya. working paper yang ditulis Pippa Norris dan Ronald Inglehart dari Universitas Harvard.. Sehingga. memperbincangkan Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM) selayaknya diposisikan secara dialogis.Jakarta. Hak Asasi Manusia Dunia Islam. dan HAM merepresentasikan tingkat dan kualitas relasi Islam dan Barat sebagaimana disinyalir Samuel P. Pada konteks demikian. International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR). Demokrasi beserta isu-isu modernisme dianggap tidak cocok dengan kultur Islam. Economic. Menurut Mahmoud Ayoub. and Cultural Rights (ICESCR) serta instrumen-instrumen pendukungnya namun juga harus ditautkan dengan tradisi agama-agama dan nilai-nilai spiritual yang ada dan berkembang dalam masyarakat yang beragam. Namun kemunculan Islam and the West: Testing the Clash Civilazations Thesis (2002). yaitu kehendak untuk hidup dan kehendak untuk bebas (An Naim. 2007). pembicaraan mengenai HAM tidak sematamata mengacu dan berakar pada Deklarasi Universal Hak Asasi xi Manusia (1948). temuan ini sangat menarik. Norris dan Inglehart menunjukkan bahwa ternyata tingkat performance demokrasi di masyarakat Muslim sama-sejajar dengan apa yang terjadi di Barat bahkan keberterimaan masyarakat Muslim terhadap gagasan demokrasi sedikit lebih tinggi daripada masyarakat Barat sendiri. Konfusianisme. Dengan kerangka ini. Hindu. Huntington melalui tesis benturan peradaban-nya. Buddha. Pendekatan dialog ini sangat bermanfaat untuk mengikis dominasi bahkan hegemoni interpretasi terhadap HAM dari pihak tertentu sekaligus menemukan relevansi HAM dengan .

ideologi. 1990). dan budaya agar martabat dan keadilan manusia betul-betul terwujud (dalam Muzaffar ed. hak-hak tersebut harus dibarengi oleh hak-hak ekonomi. Bagi negara-negara di Asia. kemiskinan. hak untuk mengenyam pendidikan. pengangguran. baik yang berpijak pada piagam HAM maupun yang merujuk pada tradisi Islam. keindonesiaan merupakan konteks sekaligus determinasi sosiologis relevansi internalisasi dan pelembagaan prinsip-prinsip moral hak-hak asasi manusia. Jika sebagian besar kajian relasi Islam dan HAM terfokus pada ketegangan kutub Timur dan Barat. Secara umum. 2007). dan kehormatan kalian adalah haram (tidak boleh dilanggar)”… (HR. dalam menegakkan martabat dan kehormatan manusia. dan budaya (EKOSOB). 17:70). serta hak untuk menikmati keadilan. dan rendahnya apresiasi terhadap kemajemukan identitas (etnis. baik secara teoritik maupun praktek. hak memilih (right to choice) merupakan hak-hak asasi manusia yang dijamin eksistensinya oleh Islam (El Fadl. Padahal. perbincangan mengenai Islam. Dalam pandangan al Quran. xii Hal ini menegaskan bahwa tradisi Islam meyakini “tidaklah manusia itu dilahirkan kecuali dalam keadaan suci” (HR. Lebih dari itu. halaqah ini bertujuan . Afrika. kelaparan. harta benda. Dalam situasi demikian. Bukhori. hak kebebasan. khususnya kehormatan bangsa Indonesia. menurutnya. Secara sosiologis. 2005). Muslim. Oleh karenanya. sebagaimana wasiat Rasullulah. yakni hurumat (halhal yang dilarang untuk melanggarnya) atau kehormatan. yang menjadi permasalahan HAM fundamental adalah hak-hak ekonomi. Islam menempatkan hak-hak asasi manusia (huququl insaniyyah) di atas posisi halal..konteks permasalahan sosial-empirik yang ada. dan Abu Dawud). Wasiat Rasulullah SAW dalam khutbah haji wada‘ di Padang Arafah mengingatkan kita bahwa “Darah. hak bermartabat (right to dignity). HAM. hak kemerdekaan (right to liberty). masyarakat Indonesia akan kehilangan hak untuk hidup secara manusiawi. menurut Ali Gharisah (1990). agama) merupakan sederet masalah krusial yang mengancam harkat dan martabat manusia. Bukhori dan Muslim). dan Keindonesian sangat penting dan relevan. dan Keindonesiaan. sosial. Anwar Ibrahim justru menyoroti kritis HAM yang lebih menekankan dimensi hak-hak sipil dan politik. hak untuk diperlakukan setara. MAARIF Institute for Culture and Humanity menyelenggarakan Halaqah Islam. Pada ranah ini.S. Keterbelakangan pendidikan. gizi buruk. sosial. Allah SWT menciptakan manusia secara bermartabat (Q. “mengapa engkau memperbudak orang wahai Amru. dan Amerika Latin (Tiga Benua). Dengan kerangka permasalahan di atas. Ibnu Majah. padahal ia dilahirkan sebagai orang merdeka” (Gharisah. Ibnu Abdul Hakam dalam Futuh al Mishra wa al Maghrib (1961) meriwayatkan sikap Umar Ibn Khattab yang menggugat perlakuan Amru Ibn Ash yang pada waktu itu menjabat Gubernur Mesir. HAM.

serta ringkasan pokok-pokok pikiran dan rencana tindak lanjut (RTL) hasil rumusan peserta. 20 Juni 2007 Fajar Riza Ul Haq Koordinator Program xiv BAB I HAK-HAK KEMANUSIAAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN HAM “Ada dua deklarasi yang berhubungan dengan huququl insaniyyah yang diucapkan Nabi. Pertama. serta pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah dari Pimpinan Pusat dan Pimpinan Wilayah. Buku ini yang merupakan hasil proceeding kegiatan halaqah tersebut ditujukan dapat dibaca kalangan lebih luas. Oleh karenanya. dan pengalaman guru-guru agama dari berbagai daerah terkait wacana dan praktek hak-hak asasi kemanusiaan yang menjadi muara titik temu Islam dan HAM. buku merekam pandangan. Jakarta. Buku ini berisi lima bab yang berasal dari makalah. Forum dialog ini diharapkan mampu mereaktualisasi nilai-nilai moralitas. memanusiakan manusia dan memuliakan martabatnya. Tidak bisa dipungkiri. dialog. Semoga. dan sebagainya”. tanggungjawab sosial. dan kemanusiaan berdasarkan tuntutan dan kebutuhan sosiologis masyarakatnya sendiri melalui proses transmisi sistemik di lembaga pendidikan.mendialogkan Islam dan HAM dalam konteks dan peta sosiologis keindonesiaan. Kami sangat berharap bahwa penerbitan buku ini ikut berkontribusi terhadap proses pengembangan orientasi pendidikan Indonesia. Khutbah Haji Wada’ yang sifatnya lebih baku agama. . Ruang inilah yang ingin dimasuki oleh buku ini. Piagam Madinah yang merupakan tindakan politis dalam menyusun masyarakat di Madinah. Sebagai sebuah proceeding. kegiatan ini mengundang sekaligus melibatkan partisipasi guru-guru matapelajaran Alxiii Islam dan Kemuhammadiyahan tingkat SLTA (SMA dan SMK) dari empat provinsi. tentunya pengulangan pembahasan di beberapa bagian menjadi tidak terhindarkan. dan Sulawesi Tengah. khususnya para guru agama di lembaga-lembaga pendidikan. ketersediaan bahan bacaan yang cukup sekaligus up to date muatannya sangat penting bagi pemajuan proses pembelajaran guru dan siswa. yakni Jawa Barat. Kedua. Sebuah refleksi para pendidik agama yang diharapkan melahirkan aksi bersama untuk transformasi pendidikan agama di Indonesia. mengenai masalah kehartaan. Nusa Tenggara Timur. Dengan keterbatasannya. DKI Jakarta. tanggapan.

Berarti sembilan hari. yaitu pengumuman Nabi pada waktu Fathu (pembebasan) Makkah. Nabi mengatakan. pada waktu itu beliau sedang menstruasi dan menangis. dalam Khotaman Nabiyin. Pada perjalanan Nabi ke Mekkah tersebut banyak sahabat yang turut bergabung. Kemudian Nabi membacakan ayat yang menyatakan bahwa Allah menciptakan manusia berkabilah-kabilah dari laki-laki dan perempuan. Al Hujarat: 13). termasuk masa sembunyi di gua. Siroh wa Risalah Dan ada sekitar 28 orang Quraisy yang terbunuh. tidak ada pertumpahan darah sama sekali. Nabi berpidato tanggal 9 Dzulhijjah selepas siang. Pada saat itu. mengenai masalah kehartaan dan sebagainya. Nabi menyatakan boleh mengikuti semua ritual kecuali mengelilingi Ka’bah. menurut Husein Haikal. harta. Beliau sampai di Makkah pada tanggal 4 Dzulhijjah. Hayatu Muhammad. beliau 17 meninggalkan Abu Dujana As-Sa’idi untuk mengurus Madinah. Beliau meninggalkan Madinah pada tanggal 25 Dzulqoi’dah.Syu’bah Asa HAM DALAM KAJIAN KHUTBAH HAJI WADA’ Syu’bah Asa A da dua deklarasi yang berhubungan dengan huququl insaniyyah (hak-hak kemanusiaan) yang diucapkan Nabi Muhammad SAW. Pada saat itu. bagian dari rombongan Nabi. Ini menurut Khalid Muhammad Khalid. Kala itu Nabi langsung menuju Ka’bah dan orang-orang Quraisy menunggu apa yang akan dilakukan Nabi. “Wahai manusia. Pada waktu itu. “Hai orang Quraisy. Piagam Madinah yang merupakan tindakan politis dalam menyusun masyarakat di Madinah. Kedua adalah Khutbah Wada’ yang sifatnya lebih baku agama. Sebenarnya ada satu lagi. “Hari ini kalian semua bebas”. Adapun khutbah wada’ disampaikan Nabi pada tanggal 9 Dzulhijjah di Padang Arafah. dan semulia manusia adalah tergantung pada taqwanya (Q. Siti Aisyah bercerita. Dulu Nabi Muhammad SAW berhijrah ke Madinah memerlukan waktu 12 hari. dan darah kamu adalah tabu (haram) di antara kamu. Wahai manusia. Nabi sampai di sebuah lembah dekat Namiroh. Kemudian Nabi berseru. engkau akan melakukan yang baik-baik saja”. seperti haramnya hari ini di tempat . tetap diserang sehingga akhirnya meletup perang kecil. “Hai saudaraku Muhammad. Pertama. apa yang kamu bayangkan yang akan aku lakukan?” Orang Quraisy menjawab. dengarkan kata-kataku. Aisyah menangis karena tidak bisa thawaf. kecuali ada dua orang dari Muslimin terbunuh disebabkan dendam lama dan satu lagi yang jatuh dari onta.S. Sebenarnya sudah dilarang tetapi kelompok Khalid.

“Kamu mempunyai hak terhadap para istri kamu. ketika Tuhan kamu meminta pertanggung jawaban kamu. Jadi. yaitu hak hidup. cabangnya sampai pada ulama yang bertanya apakah boleh melakukan aborsi. Tetapi kita semua punya hak modal. barang siapa membunuh suatu jiwa bukan karena pembunuhan suatu jiwa atau yang membunuh bukan karena perusakan di muka bumi. sangat dihargai sekali. Ketiga adalah mengenai riba. Kalau kita baca dalam al Quran dan Sunnah. Kata Nabi. asal tidak menindas dan tidak ditindas”. kecuali jika keluarga korban mengikhlaskan dengan membayar diyat. Menurut riwayat lain. Budaya darah balas darah dihapuskan. bahkan tidak ada diyat (konpensasi). Darah dan harta adalah hak dasar dalam huququl insaniyyah (hak-hak kemanusiaan). karena tidak menindas dan tidak ditindas. Ada 4 bulan suci. apakah hukum boleh bunuh ini berlaku juga. aturan mainnya sama dengan yang kita baca dalam fikih perempuan. dimana nyawa itu menjadi milik raja. Yang kedua adalah hak harta. ”Allah tidak menghendaki riba. Tiga hal ini dipesan Nabi sampai menjelang wafat beliau. Nabi pernah meminta agar kita memikirkan tiga hal. Oleh Islam diganti dengan qishosh (bunuh balas bunuh). Begitu sampai kamu bertemu dengan Tuhanmu. Kalau kafirnya harbi. Dzul Qo’dah. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa bahwa bank konvensional itu riba.kamu ini. Kelima adalah hak mengenai perempuan. “Dan semua riba tidak 18 diperbolehkan. Karena itulah Kami tuliskan kepada Bani Israil. Dalam Islam hak dasar pertama ialah hak hidup. hendaklah yang diberi amanat segera menyampaikan amanat itu”. yaitu mengundurkan bulan (nasi’). Maka. dan perbudakan. tetapi karena ada program perang. Dan riba yang pertama yang dihapuskan adalah adalah riba Abbas bin Abdul Muthallib”. Dari sini. bila yang kita bunuh orang kafir. yaitu Dzulhijjah. “Mereka menghalalkan satu tahun dan mengharamkan satu tahun. dan mereka punya hak atas diri kamu”. “. kedudukan perempuan kira-kira . Berbeda halnya dengan apa yang terjadi diluar Islam. posisinya sama dengan orang Muslim yang dibunuh. “Semua riba dihapuskan”. maka bulan suci diundurkan. Pada bulan suci tersebut tidak boleh berperang. Ada juga budaya jahiliyyah yang dihapuskan. Ini bisa menjadi dalil dihalalkannya bank konvensional. Dan sampai panjang juga. Seperti termaktum dalam al Quran. darah dibayar dengan darah. Rasulullah menyatakan bahwa siapapun yang mempertahankan hartanya maka matinya adalah syahid. Keempat adalah penghapusan balas dendam. Memang ini perlu penafsiran. maka seolah boleh membunuh manusia semuanya”. Muharram dan Rajab. yakni shalat. betulbetul diubah dari zaman jahiliyyah ke dalam zaman baru Islam. maka tidak berlaku hukum bunuh hanya ta’zir (denda). Kalaui kafir dzimmi. perempuan. ”Semua darah yang biasa dilakukan jahiliyyah dihapuskan”. dan mengharamkan yang dihalalkan Allah”. supaya mereka menghalalkan yang diharamkan Allah.

negara-bangsa adalah suatu gagasan tentang negara yang didirikan untuk seluruh (komunitas) bangsa. tingginya tidak sama. Pengertian “hubungan kontraktual dan transaksional terbuka” dalam wawasan Madinah diteladankan dalam Bay’at ‘Aqabah yang terjadi antara Nabi Muhammad SAW dan para utusan penduduk kota Yatsrib2. Nabi memperoleh jaminan keamanan dan keselamatan diri beliau . Adapun tujuan dari “negara-bangsa” ialah mewujudkan maslahat umum (dalam pandangan kenegaraan Salaf disebut al-maslahat alammah atau al-maslahat al-mursalah. Ada juga ayat yang melarang membunuh anak perempuan. Dengan Bay’at di ‘Aqabah itu. sedang konvergensi seluruh komunitas bangsa ke dalam suatu kesatuan politik dan tatanan hidup bersama disebut “alUmam al-Muttahidah” (umat-umat bersatu).seperti simbol KB. Nanti ada ayat-ayat yang harus ditafsir ulang. Itu adalah sabda Nabi di depan sejumlah 114 ribu jamaah haji. “Sesungguhnya antar orang Mukmin adalah saudara”. yaitu al Quran dan Sunnah Nabi. Seperti larangan mewarisi istri ayah. Ini menunjukkan zaman itu adalah transisi dari zaman jahiliyyah. “Aku telah meninggalkan kamu yang bila kamu 19 berpegang selamanya kamu tidak sesat. Pengertian “bangsa” atau “nation” itu dalam bahasa Arab sering diungkapkan dengan istilah “ummah” (ummatun. suatu konsep tentang kebaikan yang meliputi seluruh seluruh warga negara tanpa kecuali. wahyu adalah wahyu. Ini adalah ayat yang diturunkan pada masa transisi. perempuan memanggil kakak pada laki-laki. Rasulullah mengatakan. “negara bangsa” adalah negara untuk seluruh umat. almarhum Nurcholish Madjid (Cak Nur) justru melihat sebaliknya. Bahwa cikal-bakal pertumbuhan konsepsi negara-bangsa modern itu justru disemai Rasulullah di Negara (Kota) Madinah1. ***** 20 TAFSIR SOSIOLOGIS ATAS PIAGAM MADINAH Yudi Latif M enerobos kejumudan berfikir sebagian umat Islam yang cenderung memperhadapkan Islam dengan konsepsi negara-bangsa.” Ketujuh adalah hak persaudaraan. “Dipukul dengan pukulan yang tidak melukai”. menurut versi Ibn Ishaq riwayat Ibn Hisyam. seperti ayat nusyuz. yang didirikan berdasarkan kesepakatan bersama yang menghasilkan hubungan kontraktual dan transaksional terbuka antara pihak-pihak yang mengadakan kesepakatan itu. Dalam pandangannya. Keenam. Dengan kata lain. ada yang mengatakan sampai 124 ribu jamaah. Saya tidak menyatakan bahwa wahyu merefleksikan kenyataan dari bawah. umat). pandangan pengertian general welfare).

yaitu negara untuk seluruh umat atau warga negara. khususnya antara klan Aws dan klan Khazraj yang bermusuhan. Bellah (sosiolog Amerika) menyebutkan bahwa contoh pertama nasionalisme modern ialah sistem masyarakat Madinah masa Nabi dan para khalifah yang menggantikannya. yang satu per satu disebutkan dalam Piagam Madinah.dan kaum beriman nanti di kota Yastsrib setelah hijrah. selaku pemersatu dan juru damai antara pihak-pihak saling bermusuhan. seperti halnya polis di Yunani. Hal ini mengisyaratkan pembangunan hunian tetap sebagai basis peradaban negara-kota (polis). terutama dalam bidang pertahanan. Tetapi kemudian berkembang menjadi pengertian tentang penyusunan tata pergaulan bersama dalam suatu kesatuan kemasyarakatan tertentu untuk mengembangkan kehidupan yang beradab melalui ketaatan kepada hukum dan aturan. Robert N. berarti tunduk-patuh. Antara sesama warga terjalin hubungan saling mengingatkan dan memberi nasehat dengan baik. ‘negara-bangsa’ didirikan atas dasar penyatuan seluruh kekuatan masyarakat menjadi bangsa yang satu (ummatan wahidah) tanpa membeda-bedakan antara kelompok-kelompok keagamaan yang ada. Madinah pada mulanya merupakan “negara-kota”. Sebagaimana termuat dalam Piagam Madinah. yang mengisyaratkan kewajiban manusia untuk tunduk dan patuh kepada kesepakatan dan pernjanjian kontraktual yang sah antara manusia dengan Tuhannya dan antara sesamanya. Setelah hijrah ke kota Yatsrib. Semua warga Madinah mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam hal biaya kemasyarakatan dan kenegaraan. Bellah mengatakan bahwa sistem yang dibangun Nabi itu adalah “a better model for modern national community building than might be imagined” (suatu . Nabi mengubah nama kota itu menjadi Madinah. Berkenaan dengan Madinah Nabi itu. demikian pula kaum Yahudi dari kelompokkelompok lain. misalnya. Maka ditegaskan bahwa kaum Yahudi Bani ‘Awf. sedang 21 penduduk kota Yatsrib memperoleh jaminan kepemimpinan Nabi yang adil dan bijaksana untuk menyatukan seluruh penduduk Yatsrib. sebuah social contract atas dasar kejujuran dan kebajikan. dalam hal ini ialah para pengikut Nabi. Salah satu penjelasan leksikal kata “madinah” berasal dari kata kerja “dana-yadinu”. Bahwa Kaum Yahudi punya hak sepenuhnya atas 22 agama mereka dan kaum Muslim punya hak sepenuhnya atas agama mereka. Nabi menjanjikan untuk berperan sebagai pembina konsensus (Consensus Builder) di Yatsrib. Singkat kata. Madinah yang dibangun Nabi adalah sebuah entitas politik berdasarkan pengertian tentang negara-bangsa (nation-state). Penjelasan leksikal lainnya menyebutkan bahwa “madinah” berasal dari kata kerja “madana-yamdunu”. yang berarti mendirikan bangunan. bebas dari kecurangan. adalah satu ummah (satu bangsa) bersama kaum beriman. demi masalat bersama (common good).

contoh bangunan komunitas nasional modern yang lebih baik dari yang dapat dibayangkan). Komunitas itu disebut “modern” karena adanya keterbukaan bagi partisipasi seluruh anggota masyarakat dan karena adanya kesediaan para pemimpin untuk menerima penilaian berdasarkan kemampuan. Hal ini ditandai oleh pencopotan nilai kesucian atau kesakralan dalam memandang suku atau kabilah, sehingga dengan pencopotan itu tidak dibenarkan untuk menjadikan suku atau kabilah sebagai tujuan pengkudusan dan ekskulisivisme. Lebih jauh, Bellah juga menyebut sistem Madinah sebagai bentuk nasionalisme yang egaliter partisipatif (equalitarian participant nationalism). Hal ini berbeda dengan sistem republik negarakota Yunani kuno, yang membuka partisipasi hanya kepada kaum lelaki merdeka, yang hanya meliputi 5 persen dari penduduk.

Pelajaran Bagi Indonesia

Saat ini konsepsi tentang kebangsaan, kenegaraan, dan kewargaan itu tentu sudah bergerak lebih jauh dan lebih kompleks dari apa-apa yang pernah dipraktekkan di jaman Nabi. Namun demikian, semangat Madinah untuk menjamin keterbukaan, kesederajataan, kebebasan dan solidaritas 23 kewargaan itu masih tetap aktual, terutama bagi negara-bangsa dengan kandungan pluralitas yang tinggi seperti Indonesia. Mestinya kita tidak perlu gundah dengan pluralitas kebangsaan kita. Toh, Tuhan tidak sedang “bermain dadu” dalam keterlibanNya dengan proses penciptaan negeri ini. Keragaman tidak selalu berakhir dengan pertikaian asal tersedia kematangan jiwa kebangsaan dan sistem pengelolaan yang adekuat. Kita juga tidak perlu terobsesi dengan penyeragaman kebangsaan karena keseragaman bukanlah ukuran kedamaian dan kesejahteraan. Pada kenyataannya, realitas sejagad kontemporer menunjukkan hanya sedikit negara yang terdiri dari satu kelompok bangsa3. Sebaliknya, suatu negara dengan aneka bangsa lebih jamak ditemukan. Sehingga yang terakhir ini lebih tepat dikatakan sebagai “nations-state” ketimbang “nation state”. Sebutlah contoh United Kingdom of Great Britain and Ireland dan Negara Perancis. Jika orang-orang dari Britania Raya ditanya: ‘what is your nationality?, maka jawabannya bisa jadi English, Wales, Scotish atau bahkan Irish. Namun jika ditanya: “what is your citizenship?, maka jawabannya adalah British. Tengok juga Perancis. Karena Negara Perancis merupakan hasil pengambilalihan dari bekas kerajaan (dynasty state) maka seluruh penduduk di wilayah bekas jajahan Perancis mempunyai hak untuk menjadi warganegara Perancis. Dengan demikian, negara Perancis dihuni oleh warga-negara dengan imajinasi kebangsaan yang beragam. Singkat kata, suatu negara dengan banyak bangsa bukanlah suatu yang mustahil. Kelangsungannya dimungkinkan asal didukung oleh keberadaan negara yang mampu menegakkan prinsip-prinsip supremasi hukum, keamanan, ketertiban dan keadilan. Dalam negara seperti itu, hak-hak dan kewajiban politik pada

umumnya tidak diikatkan kepada kelompok (etnis, agama atau status group yang lain) melainkan kepada individu sebagai warga negara yang memiliki kedudukan yang sama di depan hukum. Wacana tentang prahara politik dan rekonsiliasi nasional saat ini terlalu sering menempatkan ‘kebangsaan’ dalam posisi terdakwa. Dalam taburan ungkapan semacam, ‘bangsa saya 24 yang menyebalkan’, ‘bangsa saya yang memalukan, ‘bangsa sakit’, dan sejenisnya, terkesan bahwa biang keladi dari kemelut sosial-politik saat ini bersumber dari krisis kebangsaan. Pluralitas kebangsaan lantas dicurigai sebagai bom waktu, sedang mitos tentang kesatuan dipercaya sebagai kata putus. Cara pandang seperti itu bisa mengaburkan esensi persoalan. Bahwa kekacauan yang terjadi di jagad kebangsaan tidak mesti bersumber dari rumah tangga kebangsaan itu sendiri. Centang perenang di aras kebangsaan selama ini lebih sering merupakan limbah dari distorsi pengelolaan negara. Oleh karena itu, kita perlu memeriksa ulang pemahaman tentang persoalan kenegaraan.

Masalah Pembangunan Kenegaraan

Hal pertama yang harus dihayati dalam upaya reformasi pengeloaan negara adalah memahami kembali konsepsi dasar ‘negara-bangsa’. Bangsa (nation) adalah suatu ‘konsepsi kultural’ tentang suatu komunitas yang diimajinasikan sebagai entitas dari suatu kinship (kerabat)—yang biasanya diikat oleh suatu kemampuan self-rule. Sedang ‘negara’ (state) adalah suatu ‘konsepsi politik’ tentang sebuah entitas politik yang tumbuh berdasarkan kontrak sosial yang meletakkan individu ke dalam kerangka kewarga-negaraan (citizenship). Dalam kerangka ini, individu dipertautkan kepada suatu unit politik (negara) dalam kedudukan yang sederajat di depan hukum. Dengan kata lain, bangsa beroperasi atas prinsip kekariban. Sedang negara beroperasi atas prinsip hukum dan keadilan. Konsepsi negarabangsa mengisyaratkan perlu adanya keserasian (congruency) antara ‘unit kultural’ (bangsa) dengan ‘unit politik’ (negara). Inti persoalannya, bagaimana menemukan bangun dan jiwa kenegaraan yang mampu mengakomodasi keragaman kebangsaan. Masalah Indonesia pasca-kolonial justru tiadanya keserasian antara kedua unit tersebut. Hakikat kebangsaan Indonesia adalah “nations in nation”—yang mencerminkan adanya 25 ‘keragaman dalam kesatuan’ dan ‘kesatuan dalam keragaman’. Keindonesian muncul sebagai refleksi dari adanya kehendak bersama, pelbagai gugus bangsa, untuk bersatu karena musuh bersama atau demi kesejahteraan bersama. Sekali “merdeka”, kehendak bersama itu ternyata sulit ditumbuhkan lagi, karena ketidakmampuan bangsa ini menghadirkan bangun negara yang cocok dengan watak bangsanya. Pilihan pada negara kesatuan yang sentralistik dengan kecenderungan penyeragaman dan sentralisasi kekuasaan yang eksesif membawa konsekuensi melemahnya partisipasi dan otonomi sebagai bantalan vital

kehendak bersama. Trasformasi ke arah desentralisasi pengelolaan negara merupakan solusi terhadap masalah itu. Substansinya adalah bagaimana melakukan “gotong-royong” (dengan melibatkan otoritas lokal) dalam manajemen sumberdaya ekonomi, sumberdaya politik, dan sumberdaya kultural. Desentralisasi secara horizontal itu perlu diikuti oleh demokratisasi secara vertikal. Reformasi pengeloaan negara diperlukan untuk mendorong pembentukan formasi sosial baru yang berbasis kewarga-negaraan—dengan memperjuangkan keadilan redistribusi sumberdaya ekonomi, politik dan kultural bagi seluruh warga negara. Upaya demikian harus didukung oleh penemuan ruang budaya (belajar sosial) baru. Dikatakan bahwa jalan menuju modernisasi—dalam pengalaman Barat—ditempuh melalui transformasi proses belajar dan praktik simbolik di lingkungan budaya. Proses dan praktik tersebut bukan hanya menentukan tipe rasionalisasi, tetapi juga derajat rasionalisasi yang berkembang dalam masyarakat. Sejalan dengan perubahan masyarakat dari “tradisional” menuju kehidupan “modern”, arena untuk proses belajar kolektif beringsut dari ikatan–ikatan ‘komunal yang tertutup’ menuju ‘asosiasi-asosiasi yang terbuka’. Bentuk komunikasi dan belajar sosial yang ditemukan dan dipraktikkan oleh asosiasi-asosiasi awal (masyarakatmasyarakat ‘pencerahan’ Eropa), misalnya, menjadi fondasi bagi model masyarakat modern. Model ini disebut ‘civil society’, yang 26 menyiratkan karakteristik asosiasi, berupa kesamaan hak untuk berfikir bebas, berbicara, dan berkumpul. Perubahan pada arena belajar sosial ini pada gilirannya akan membawa perubahan pada universum simbolik. Anggapan dasarnya, bahwa dalam asosiasi, universum simbolik itu diproduksi melalui discursive communication yang ditandai oleh derajat partisipasi dan rasionalitas yang tinggi. Universum simbolik yang dihasilkan oleh proses belajar dalam asosiasi tersebut bisa menjadi tandingan terhadap universum simbolik yang diproduksi melalui proses belajar dalam ikatan-ikatan komunal. Dalam pengalaman Indonesia, modernisasi yang dijalankan selama ini tidak diikuti oleh perubahan pada ruang belajar sosial. Perubahan sosial semata-mata diarahkan menuju pengembangan aspek-aspek produksi dan teknologi, dengan melupakan pentingnya proses belajar kolektif dalam dimensi etik dan praktik. Hasilnya adalah kesenjangan kultural, antara dimensi fisik dan solidaritas budaya. Secara umum, Indonesia masih merupakan masyarakat paguyuban bukan patembayan. Solidaritas budayanya masih menekankan afiliasi primordial (ascribed-group affiliation), ketimbang orientasi prestasi (achievedgroup affiliation). Asosiasi-asosiasi yang diperlukan bagi pembentukan civil society yang kuat belum hadir dalam jumlah yang signifikan. Lemahnya keterpautan asosiasional sebagain besar orang Indonesia

Dengan demikian.terutama disebabkan oleh ekspresi hegemonik dari Negara. 28 Etika dan moral keagamaan berperan penting sebagai bantalan vital bagi keutuhan dan keberlangsungan suatu negara-bangsa. Penyelesaian-penyelesaian sosial-politik yang bersifat ‘high-touch’—melalui mekanisme ‘bawah tangan’yang bersifat ad hoc—harus ditransformasikan ke dalam penemuan mekanisme institusional dan konstitusional yang bersifat ‘sekali untuk selamanya’ (once and for all). sebagai tandingan terhadap simbol-simbol 27 komunal tidak bekerja semestinya. dengan memberdayakan lembaga kontrol dan ‘keseimbangan’ (checks and balances). kapan mereka bisa berbeda dan kapan mereka harus bersatu. harus digantikan oleh manajemen fungsi—yang berbasis transparansi dan akuntabilitas. reformasi etik dan moral kemasyarakatan merupakan “perangkat lunak” bagi upaya-upaya perbaikan (islah) tersebut. Manajemen negara patrimonial. Penutup Jika reformasi kenegaraan merupakan prasyarat “perangkat keras” bagi perbaikan kehidupan negara-bangsa. terutama selama Orde Baru. terutama lembaga yustisia dan tentara harus dibuat impartial secara politik. yang secara otomatis melakukan kendali terhadap proses belajar sosial. negara harus mampu melindungi keamanan dan keadilan bagi seluruh warga negara dan seluruh tumpah darah Indonesia. dengan menggunakan simbol-simbol komunal yang diwarisi dari pengalaman traumatis masa lalu. Di dalam kerangka supremasi hukum. Hasil akhir dari caracara autoritarian dalam manajemen negara itu adalah kesinambungan evolusi sosial-politik yang bersifat patologis. Demi penegakkan hukum. Dalam kondisi demikian. Negara Orde Baru melakukan kontrol yang ketat terhadap pelbagai asosiasi. civil society dan asosiasi-asosiasi terbuka yang diharapkan dapat menciptakan universum simbolik alternatif. Semua pengandaian lama tentang hubungan dan fungsi lembaga-lembaga kenegaraan harus ditinjau ulang. Kesemua persoalan dan kemungkinan solusinya itu harus diletakkan dalam kerangka reformasi kelembagaan dan pranata kenegaraan. Di depan hukum. aparatur negara. konflik sosial yang seringkali berdimensi ekonomi-politik seringkali disublimasikan ke dalam konflik-konflik identitas. Melalui strategi korporatisnya. dengan kecenderungan personifikasi kekuasaan—yang sarat penyalahgunaan wewenang dan irasionalitas dukungan politik. Sebagai konsekuensinya. Komunitas agama harus memiliki pemahaman yang jernih tentang mana persoalan privat dari agama dan mana persoalan publik dari agama. semua individu adalah warga negara tidak dibeda-bedakan menurut latar-belakang sosiografisnya. Setiap agama memiliki concern bersama dalam persoalan publik . reformasi kenegaraan harus diletakkan dalam suatu kerangka tertib politik di bawah kepemimpinan hukum.

Indonesia Kita. dan Al Qur’an. Jakarta. bangsa beroperasi atas prinsip kekariban. Betapapun mereka memiliki imajinasi yang beragam tentang corak kebangsaan yang hendak diwujudkan di masa depan. Dalam kerangka ini. Di dalam Panitia 9 dari BPUPKI. ***** Catatan: 1 Lihat Nurcholish Madjid. yang merancang Preambul UUD 1945. Dalam konteks keindonesian. Injil. kemanusiaan dan keberadaban. Pengikatan hubungan yang bersifat transaksional-kontraktual lewat “perjanjian” (‘ahd) dan “jual-beli” (bay’ atau mubaya’ah) itu merupakan sifat hubungan antara Allah dan manusia. Dengan kata lain. menjelang kemerdekaan Indonesia perwakilan masing-masing pihak yang saling berseberangan itu bisa duduk bersama untuk mencari titik-temu. Dalam hal ini.” Alinea ini mencerminkan bertemunya pandangan dua arus utama politik Indonesia: “nasionalis sekuler”—yang menitikberatkan kehidupan kebangsaan yang bebas. Yudi Latif . keteladanan luhur telah ditunjukkan oleh para founding fathers kita. semoga negeri ini bisa menjelma menjadi “baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafur”. Oleh karena itu. 3 Bangsa (nation) adalah suatu ‘konsepsi kultural’ tentang suatu komunitas yang diimajinasikan sebagai entitas dari suatu kinship (kerabat) yang biasanya diikat oleh suatu kemampuan self-rule. Hal itu tercantum pada Alinea ketiga: “Atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur. adalah tugas kita untuk memelihara dan melaksanakannya secara 29 bertanggungjawab. Sedang ‘negara’ (state) adalah suatu ‘konsepsi politik’ tentang sebuah entitas politik yang tumbuh berdasarkan kontrak sosial yang meletakkan individu ke dalam kerangka kewargaan (citizenship). 2003. 30 a DIALOG b Narasumber : Syu’bah Asa dan Dr. silang pandangan antara kelompok tersebut akhirnya memperoleh konsensus yang dewasa dan memenangkan semua pihak. Amin. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. setiap agama harus mencari titiktemu dalam membentuk semacam “civic religion” bagi pengelolaan ruang publik bersama. Universitas Paramadina Press. Penemuan Pancasila merupakan sejarah perjuangan mencari titik-temu dari kebhinekaan bangsa. Sedang negara beroperasi atas prinsip hukum dan keadilan. individu dipertautkan dengan suatu komunitas politik (negara) dalam kedudukan yang sederajat di depan hukum.yang menyangkut keadilan. yaitu “jual. Setelah para pendiri bangsa ini bersepakat untuk melakukan transaksi dan kontrak sosial secara terbuka dan sukarela. civic religion itu tak lain adalah Pancasila. khususnya Torat. kesejahteraan. Dengan melaksanakannya secara konsekuen.beli”. dan “nasionalis Islamis”—yang melandaskan perjuangannya atas rahmat Allah Yang Maha Kuasa. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. 2 Makna dasar bay’ah atau bay’at itu berasal dari satu makna dengan perkataan bay’. demi kebahagiaan hidup bersama seluruh warga bangsa. dan diajarkan oleh semua agama dalam kitab-kitab suci.

ia dikelilingi lautan dan dari utara dihalangi padang pasir yang nyaris seperti bulan sabit (vertile 31 crassent) yang suburnya luar biasa. sejak Nabi Isa lahir. Yudi adalah Direktur Reform Institute dan juga Deputi Rektor Universitas Paramadina. dan Gurun Pasir. Di daerah gurun ini terjadi silang sengketa. Palestina selalu menjadi pengaruh Romawi. saya langsung meminta Yudi latif untuk presentasi. Hukum Eropa itu dipengaruhi oleh Romawi bahkan Indonesia dipengaruhi juga. Yudi Latif dan Bapak Syu’bah Asa. ia seperti pulau dan dikelilingi laut. Seperti halnya Australia menjadi tempat buangan orang Inggris. Selain padang pasir. ada semenanjung Arabiyah (simpul Jazirah). Pertama. dari timur dan selatan dihalangi laut. kita sedang berbicara tentang warisan sejarah yang sangat berharga dari Nabi. Dahulu. antara daerah subur sampai Mekkah tidak bisa dipenetrasi karena berupa gurun. Irak. Maka dijadikan Kristen sebagai agama Romawi. Kedua. Di gurun ini. termasuk antara Romawi dan Persia. orang Kristen yang murtad dibuang ke padang pasir ini. Ketika Nabi Muhammad SAW lahir. Mekkah. “serahkan pada Kaisar apa yang menjadi kekuasaannya”. saya berbicara di depan para ulama yang merupakan pewaris Nabi dan tintanya lebih berharga dari pada darah mujahid. Kita tahu sejak abad ke-4 Palestina di bawah Agustinus. Jordania. karena ada padang pasir. Dari utara ada Meditarian. Ada dua narasumber yang akan menemani kita. Yudi Latif Saya senang sekali diundang acara halaqah yang dilaksanakan MAARIF Intitute. Sentral Arabiah nyaris tidak bisa dipenetrasi. Kalau Isa selalu mengatakan. Dia memiliki ide bagaimana melegitimasi Romawi dengan keagamaan. Agar waktu bisa berjalan dengan maksimal. Jadi. Tetapi jauh sebelum itu.Moderator : Joko Sustanto Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu Bapak dan Ibu yang saya hormati. Namun pada saat itu. apa yang menjadi kepentingannya . perebutan daerah tersebut terjadi antara dua imperium besar. yaitu Dr. Ini yang disebut sebagai daerah Arab yang menyenangkan. hampir semua nabi lahir di situ. pagi ini kita akan masuk pada sesi pertama. Mekkah merupakan tempat yang ada di luar penetrasi kedua imperium tersebut. Mekkah. Inilah yang membedakan Kristen dan Islam. yang akan membicarakan Analisis Teks dan Kontekstualisasi Khutbah Haji Wada‘ dan Tafsir Sosiologis Piagam Madinah. Romawi sudah sangat kuat. Nabi Ibrahim lahir di Baghdad dan bergerak sampai ke Palestina. Madinah. Kalau kita melihat dalam peta. Saya akan memulai dari persoalan sosiologis dan mengapa Piagam Madinah menjadi penting dalam perkembangan negara bangsa di dunia. Pengadilan Yesus sendiri dilakukan oleh Romawi. yaitu Piagam Madinah. Palestina. sedang di utara diputus gurun. ada pula daerah subur seperti Yaman. Kalau Kristen di Palestina. Tetapi.

tekanannya lebih ke spiritualisme. Piagam Madinah disusun dalam posisi yang sama. Tidak ada kepentingan dengan syariah karena orde hukum sudah ada di tangan kerajaan Romawi. Kabilah-kabilah dan 32 kaum nomaden biasanya pergi ke daerah subur tersebut. Karena sentral Arab tengah tidak bisa dipenetrasi. Piagam ini juga menjadi wasit yang adil yang mencengangkan. Nabi membuat Perjanjian Aqabah (bai’at al-‘aqabah). Kelompok-kelompok ini hidup nomaden yang selalu mengedepankan kolektivisme. maka tidak ada yang memiliki otoritas untuk menyelesaikan. berkompromi sampai pada yang disepakati. siapa yang diserang akan dibela oleh kelompok kabilahnya. Dari situasi barbarik dan tribal saling . seperti jual beli. Siapapun yang diserang akan dibela dan siapapun yang berkhianat akan diserang. hukum hanya berdasarkan pada kehendak kabilah. Dalam perspektif antropologi perlu adanya outsider essential yang akan menyelesaikan konflikkonflik itu. Nabi Muhammad SAW hijrah pada tahun 622 Masehi. dalam perjanjian ada transaksi seperti jual dagang. pada zaman Nabi tidak ada yang menyerang kecuali dia berkhianat. tidak ada yang bisa menyelesaikan. Dan lama-lama mereka menguasai daerah yang subur tersebut dan raja lama tumbang. kehormatan dan kehendak mencapai kebahagiaan menjadi jaminan dalam piagam tersebut. Pada konteks inilah kita akan meletakkan Piagam Madinah. Oleh karena itu. Dalam Perjanjian Aqabah pada tahun 621 M disebutkan bahwa orang-orang Madinah akan bersedia menerima Nabi dan sahabatnya untuk berhijrah ke Madinah dengan jaminan Nabi bisa dipercaya menjadi rekonsiliator untuk menegakkan konflik kesukuan (tribal) yang tidak ada habisnya. Karena tidak ada hukum universal. termasuk di dalamnya adalah Nabi. Karena itu. Dan kabilah-kabilah di Madinah menerima Nabi tetapi dengan jaminan Nabi harus memerankan diri sebagai hakim yang adil dan bisa menengahi konflik antar suku karena mereka juga lelah. Kabilah yang kecil akan mengikatkan pada kabilah yang besar. Dahulu baiat didasarkan pada konsensus dan bargaining untuk saling mendapatkan. Seperti halnya yang terjadi di Papua. Orang-orang yang terikat dalam perjanjian tersebut disebut sebagai ”umat”. hidup. Artinya. Karena semua menjadi bagian dari konflik. Begitu seterusnya dengan kedatangan kabilah berikutnya. Kalau model baiat sekarang dipaksakan oleh guru dan secara membabi buta. maka tidak ada hukum universal di Arab yang general ini. Umat adalah siapapun yang ikut dalam semua kesepakatan atau perjanjian Piagam Madinah. Hukum diatur oleh suku-suku yang selalu harus bekerjasama secara kolektif. antar suku sudah menjadi bagian konflik. Baiat adalah transaksi.adalah rohani. Sebelum hijrah. Nabi praktis hanya memerlukan waktu 8 tahun dari hijrah sampai Fathu (pembebasan) Makkah. 33 Piagam ini menjadi awal Nabi hijrah ke Madinah.

Selanjutnya.menjatuhkan. Bapak Yudi Latif tadi menjelaskan bahwa ada perbedaan karakter antara wilayah di luar Makkah dan Madinah. Moderator Terima kasih. Maka. orang-orang Muhajirin bisa diterima. Oleh karena itu. Pada saat itu. kita akan mendengarkan pembahasan Khutbah Haji Wada‘ oleh Bapak Syu’bah Asa. ada tradisi ghozwah yang sebenarnya berarti penyerbuan atau pensabotasean. Dalam tradisi suku-suku. tidak tiba-tiba. Nabi pernah mengirim beberapa utusan yang dititipi surat yang tidak boleh dibuka sampai hari tertentu. Nabi sering menggunakan tradisi lama yang diberi konteks baru. Sampai pada hari pertama bulan Rajab dan ada penyerbuan oleh para sahabat. berbeda dari Yesus Kristus yang hukumnya sudah selesai dengan Romawi. sementara di Arab tidak ada hukum. Syu’bah Asa Moderator (narasumber membacakan naskah Khutbah Haji Wada`) Terima kasih. Untuk menciptakan hukum. terima kasih. Piagam ini juga kemudian berkembang menjadi sunnah yang tidak sekaligus menghilangkan tradisi lama. kalau ada kehidupan yang sulit. Al Quran menjawab memang ada larangan menyerbu pada harihari suci (jadi ada pengakuan terlebih dahulu). Nabi dihadapkan pada masalah yang memerlukan kesepakatan bersama. Piagam Madinah menjadi konsensus yang terus menerus menjadi pegangan pada setiap permasalahan. kita diingatkan dengan ketauladanan Nabi dan bagaimana Piagam Madinah lahir. tetapi mana yang lebih biadab dibanding dengan orang yang mengusir dengan cara-cara biadab. tak terhindarkan bagi Nabi bukan hanya 34 sebagai pemimpin spiritual namun juga pemimpin negara yang perlu menetapkan hukum untuk kepentingan bersama. Seperti halnya Ibadah Haji jelas melanjutkan tradisi lama. Mereka kalau sudah sulit akan menyerbu armada dagang dan mereka ambil dagangannya tetapi dengan etika sedapat mungkin tidak ada darah yang tertumpah. Jadi. Anisia Kumala (PP Nasyiatul Aisyiah) Pertama. Kaum Anshor dan Muhajirin bisa saling bahu membahu. Tradisi lama terus dipertahankan dengan ruh yang baru. Seperti halnya dalam Perang Badar. Silakan. Beliau adalah alumni Mu‘allimin Muhammadiyah di Pekalongan dan sekarang sebagai Pimpinan Umum Tabloid Cahaya Nusantara. Namun ada pula etika yang melarang melakukan penyergapan di bulan Rajab. Nabi dipergunjingkan dengan dikatakan sebagai pelanggar hari suci. kita masih memiliki waktu 50 menit untuk mendiskusikan apa yang telah dipaparkan kedua narasumber. zakat mal (harta) juga merupakan cara bagaimana ada akumulasi modal untuk mashlahah al-‘ammah (kepentingan umum). kehidupan di gurun juga susah. Saya kira itu dari saya. Tetapi ada pula perbedaan antara Mekkah dan .

tadi juga disebutkan bahwa berbeda dengan di Madinah. Tafsiran Bapak sama dengan penjelasan Nurcholish Madjid yang selalu mengutip pendapat Robert Bellah tetapi tidak membaca karya Ibn Hisyam. orang Turki.Madinah. Pandangan Bapak tidak utuh dalam memberikan tafsir sosiologis Piagam Madinah karena analisisnya tidak bersumber pada teks asli Piagam Madinah. ini soal syariah Yahudi yang ingin terus dipertahankan. Isi Piagam yang merupakan cita-cita Nabi masih kosong maka Nabi membuat Piagam itu. sangat menarik pembahasan geografis masyarakat Arab dan Piagam Madinah. Jadi. Kalau Nabi memperjuangkan perempuan. Kalau kita melihat masyarakat Prancis yang mengalami konflik lalu J. Mereka tetap memiliki hukum yang satu dalam sosial. seperti dikemukakan oleh Montgomery Watt. Sebenarnya di Madinah pada waktu itu ada hukum masingmasing kabilah. campur antara Yahudi dan arab asli. Tarmizy Idris (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Saya cukup puas dengan pemaparan Bapak Syu’bah karena berdasarkan pada literatur yang sangat baku dan representatif. Jadi. 36 Itu tidak benar. Rosseau memiliki konsensus sendiri dan konteks Indonesia memiliki Pancasila. Selanjutnya tanggapan dan komentar saya untuk Bapak Yudi Latif. ada Kristen. lalu mengapa kita masih mengalami problem yang tidak bisa dipersatukan? Bagaimana mencari kendaraan yang bisa diterima oleh semua pihak? Yang kedua. posisi geografisnya yang berbeda. tetapi berbeda agama. mengapa bisa berbeda? Kedua. kenapa Ten Commandments (10 firman Allah) masih tercantum dalam Perjanjian Lama. dan Arab asli. dalam buku Bapak (Intelegensia Muslim dan Kuasa: Genealogi Intelegensia Muslim Indonesia Abad ke-20. Selanjutnya. agamanya satu. setiap . Kalau di Mekkah tidak beragam. Nabi memerlukan Piagam karena terjadi tribal di sana. 2005). perjuangan kaum perempuan untuk konteks sekarang seharusnya seperti apa? Selanjutnya. Misalnya. untuk Bapak Syu’bah. Yesus tidak membawa syariah bukan karena Romawi sudah kuat tapi karena pada saat itu orang Yahudi sudah sangat kuat hukumnya namun aspek spiritualnya kurang dan sangat sekuler. Pertanyaannya. Yahudi. Pandangan ini pertama dikemukakan oleh Baker. Memang heterogenitas masyarakat Madinah berdasarkan pada suku-suku. Ada pandangan lain. kalau tidak ada pertumpahan darah. Kenapa Nabi membuat Piagam itu. bagaimana kontektualisasinya dengan hukuman mati? 35 Masmulyadi (PP IRM) Untuk Bapak Yudi Latif. Saat ini Angkatan Muda Muhammadiyah sedang berbenah diri menuju gerakan intelektual. kenapa Ikatan Remaja Muhammadiyah (IRM) tidak masuk. Bapak menyampaikan bahwa Yesus tidak berkepentingan membawa syariah. karena Nabi memang membutuhkan hukum tersebut. Nurcholish Madjid sendiri mengakui bahwa Yahudi adalah agama yang sangat kuat rasionalnya.

Haykal dalam “Hayatu Muhammad” berpendapat bahwa Perjanjian Aqabah itu dua kali. kita setengah hati untuk mengikuti. mungkin tidak ada qishos. Menurut Bapak Yudi. Ahmad Syauqi (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Saya melihat pembicara yang hadir seperti dua kutub yang berbeda. Nabi masuk juga untuk menyiarkan Islam di Madinah. setting Piagam Madinah bukan untuk menyelesaikan konflik tetapi untuk mendudukkan posisi Nabi dan sahabat. Bagaimana pendapat Bapak Yudi tentang kelompok Islam radikal yang menyuarakan pentingnya Piagam Madinah di diterapkan di Indonesia? Bagaimana mengkontekstualisasikan dengan kelompok Islam di Indonesia? Kedua. Bagaimana menurut Bapak? Jaja Nurjanah (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Untuk Bapak Yudi Latif. Itu direspon dengan baik oleh Nabi. bagaimana mentransformasikan dan mengaplikasikan nilai-nilai kemanusiaan yang terkadung dalam Piagam Madinah dalam konteks Indonesia yang mayoritas Muslim serta seperti apa formatnya? Sejauhmana perbedaan Piagam Madinah dengan Resolusi 217 A (III) mengenai DUHAM? Saya melihat yang dirumuskan Nabi sangat agung. Nabi bisa saja hanya membuat hukum yang umum seperti adil. hukum yang dibuat Nabi bukan merupakan kesepakatan kabilah. Hal lain. Sedangkan yang lainnya tidak. ketika mereka sudah masuk Islam. Yang menjadi kesepakatan hanya Piagam Madinah. dari pada di Mekkah yang terus menolak. saya sepakat dengan perjalanan hukum atau kontekstualisasi hukum. mungkin soal faktor usia. Untuk hukum kadang merupakan ketetapan Nabi sendiri. Sehingga ketika keluar dari jazirah arab. Oleh karena itu. disepakati sahabat dan ada yang ditolak Nabi. Kalau Nabi tidak lahir di Mekkah. Nabi terpaksa harus masuk ke hukum secara teknis. Tadi Bapak menyinggung kafir dzimmi dan harbi. seperti potong . apakah komunitas Yahudi yang tinggal di Madinah itu memang dianggap murtad oleh pemimpin mereka? Menurut pendapat saya. Yang menjadi kesepakatan hanya Piagam Madinah. Yang pertama dengan orang Madinah yang belum Islam dan Aqabah kedua ketika mereka ketemu Nabi yang didampingi Abbas. kalau saya menyimak pemikiran Bapak 37 Syu’bah mulai ada perubahan. tetapi kalau Resolusi DUHAM itu diusung oleh negara-negara yang melanggar HAM. Ada kekhawatiran terhadap Yahudi yang merupakan kekuatan dalam masyarakat yang memiliki akses ekonomi yang kuat. Jadi. Kedua. Jadi.kabilah sebenarnya punya hukum dan adat sendiri. hukum yang dibangun Nabi bukan karena kesepakatan kabilah-kabilah. Nabi hijrah ke Madinah bukan semata untuk menyelesaikan konflik di sana. Pertama. Tetapi. menurut Bapak mana yang lebih banyak diantara keduanya? Somantri P (SMK Muhammadiyah Cirebon) Saya pikir penting kita kembangkan identifikasi ajaran HAM dalam al Quran dan Sunnah Nabi. Bapak Syu’bah lebih ke arah ustadz dan Bapak Yudi Latif lebih ke arah liberal.

Lebih baik itu diganti dengan perjanjian pra nikah. apa manfaatnya bagi perempuan kalau perkawinan seperti itu dan apa kerugiannya jika dilakukan seperti sekarang? Menurut saya. berarti Islam menggugat Rasulullah. Misalnya. kita melihat banyak perempuan yang memiliki kemampuan. Apakah kita akan mengikuti induk ataukah tradisi? Ada yang dibilang induk. Ketika berhadapan dengan laki-laki jelas kalah karena dikonstruksi seperti itu. Sehingga. Bukan hanya di Arab. Moderator Saya persilakan kepada Bapak Syu’bah untuk menjawab terlebih dahulu. Saya berbeda pendapat dengan Musda Mulia mengenai cara memperjuangkan hak-hak kaum perempuan. Itu untuk menunjukkan lemahnya pukulan. kalau meneruskan tidak begitu. seperti kelompok Mawali (Muslim non Arab) yang disingkirkan sampai mereka masuk ke kekuasaan.tangan. seperti upacara perkawinan mengikuti gaya di Barat. Tetapi. di India dan China yang sudah berperadaban maju sekalipun masih banyak kendala perempuan Mereka ada dalam kehidupan domestik saja. memang itu kelanjutan. Nabi sendiri tidak pernah memukul istrinya. dan bisa duduk di politik. Hal yang lain. Seperti kalau dia dipoligami. 38 Selanjutnya. dan itu halal. Perjuangan Muslimat Indonesia selama ini sudah bagus dengan lahirnya PP 1974 seperti hak talak sekarang pindah ke pengadilan. Saya bilang. kenapa tidak diubah pada shighat ta’liq. ketika Islam keluar arab terjadi banyak konflik. Kedudukan perempuan dan laki-laki seperti lambang KB. mahar. Ketika Musda Mulia menggelar seminar “Islam Menggugat Poligami”. dia ingin 39 menghilangkan wali. Saya selalu bilang. serta antara laki-laki dan perempuan sama-sama mengucapkan akad ijab kabul. Imam Syafi’i menyatakan “pukullah” itu dengan menggunakan kayu siwak. Dan kalau ada sahabat Nabi yang galak maka istri mereka mengadu pada Rasulullah. seperti poligami tidak diikuti karena itu tradisi. Musdah menghilangkan tradisi Islam untuk sesuatu yang bukan ajaran induk. Sekarang. pewarisan perempuan. terserah nanti. maka suami harus mengganti 500 juta. Syu’bah Asa Banyak ayat yang menjelaskan mengenai nusyuz. Dia menginginkan sesuatu yang lain untuk wanita Indonesia. Musdah Mulia selalu mengklaim bahwa apa yang dilakukannya merupakan kelanjutan dari perjuangan umat Islam. komentar saya untuk Bapak Syu’bah. kita tidak melihat al-rijal (gender) tetapi pada qawwamuna-nya (kemampuan ekonomi dan sosial). Jelas ini bukan cara Islam. Kalau saya melihat lain bahwa itu adalah hasil konstruk sosial. Soal akan bercerai atau tidak. Ada juga kemajuan mengenai hak pemeliharaan anak dan itu . itu adalah simbol baku Islam. Nabi menikah dengan Siti Khadijah yang kaya tapi Nabi tidak melakukan poligami saat itu. berpendidikan tinggi. itu menandakan dekatnya masa peralihan. Lalu.

Makin maju zaman. diantaranya ada yang berupaya memprivatisasi agama. karena ada baitullah. Atau sebaliknya. Oleh karena itu. sekarang ada perdebatan mengelola hubungan agama dan negara. ketika membicarakan kepemimpinan. Mekkah basisnya adalah perdagangan dan Madinah pertanian. mereka dilarang menikah dengan perempuan yang pangkatnya lebih tinggi. memang itu konstruksi. Kita boleh bertanya kepada setiap laki-laki apakah mereka nyaman dengan menganggur sementara istri bekerja. Dalam fikih ada kafir dzimmi dan harbi. Pada zaman Nabi perempuan bebas sekali. tidak. Tetapi dalam tradisi Islam susah sekali kita memprivatisasi dan meletakkan Islam dalam . Jadi. Nabi Muhammad itulah yang diinginkan mereka menjadi Yahudi atau Nasrani. akibat pengaruh Iran dan Turki. Pengadilan juga punya hak memantau poligami apakah menguntungkan atau tidak. mengenai perbedaan Madinah dan Mekkah. Tetapi setelah Nabi. seperti halnya di Indonesia. saya setuju dengan Abdullahi Ahmad An-Na’im. Sekarang tidak relevan lagi karena dunia sudah menyatu dan menjadi kecil. Mengenai agama dan negara. Mengenai kafir harbi dan dzimmi. Itu tidak akan jalan. tidak harus. Mantan Jaksa Agung. golongan Islam yang dimajukan. Kalau ayat al-rijalu itu adalah ayat keluarga dan 40 kalau ada waris 1:2 itu karena fungsi. itu ayat tentang Nabi. menjadi menarik ketika situasi ekonomi dunia memburuk tetapi di Mekkah dalam keadaan naik. Abdurrahman Saleh menyatakan bahwa hukuman mati itu perlu. perempuan disuruh pergi ke masjid. tidak menjadikan Barat sebagai model. Yang ada. Dalam kitab Al Manar karya Muhammad Abduh sudah tidak ada dzimmi dan harbi. Kalau dikaitkan dengan ayat walan tardla. mengenai hukuman mati. Kalau lagi subur mereka akan tetap di sana tetapi kalau lagi krisis mereka akan nomad. Apakah kita akan mengubahnya. Mengenai lambang KB. Dalam al-Quran ada qishosh. Ketika Nabi datang.diputuskan pengadilan. Apakah Islam datang di ruang yang kosong. ketika krisis ekonomi terjadi banyak yang justru ke Mekkah. apakah seorang istri nyaman dengan suaminya yang menganggur. Sekarang tidak butuh lagi itu. perempuan malah makin terperangkap. Terima kasih. tergantung perspektif kita menafsirkannya. Seperti dalam tentara. Rupanya. tradisi nomaden memang begitu. Dzimmi itu terakhir diberlakukan di Turki dan sudah terhapuskan lama sekali. Yang saya maksud dengan lambang KB. Mekkah itu memiliki wisata keagamaan. perempuan menjadi tidak bebas kembali. tidak secara jasad. banyak persoalan dan Nabi menunjukkan kemajuan yang luar biasa seperti perempuan bisa mewaris. saya merasa tidak enak kalau laki-laki dan perempuan betul-betul sama atau setara. Islam sekarang akan masuk lebih subversif. Terakhir. Yudi Latif Pertama. dan perempuan juga boleh menuntut ilmu.

bahkan sekalipun Jawa yang sering mendominasi. Maka. harus dirobohkan pandangan memisahkan agama dari negara. konsensus yang dipimpin hikmat dan kebijaksanaan. Di India karakternya Hindu. Saya kira. Azasnya bukan agama diprivatisasi. Bagaimana agar 42 karakter politik lebih diwarnai Islam? Pertama. Islam membawa seluruh agama-agama ke dalam peacefull concession. Ketuhanan yang pada level substantifnya diterjemahkan dalam level kemanusiaan. karena mereka masih berjejak pada etika Protestan. persatuan. Moderator Terimakasih kepada dua narasumber yang telah memberikan . Yesus lebih masuk ke dalam spiritual. karena tidak ada otoritas tunggal. di Jepang karakternya juga jelas. tetapi nilai-nilai bersama yang diyakini semua agama. Bagaimana dengan konteks negara Islam di Indonesia.” Seperti halnya Pancasila di Indonesia. Di Indonesia tidak ada karakter Islam. maka itu akan bertentangan dengan Islam sendiri seperti yang terjadi di Arab Saudi. ke dalam mereka mengembangkan cinta kasih dan solidaritas namun keluar mereka mengembangkan dendam. Terima kasih. kira memiliki kegelisahan yang sama terhadap Hizbut Tahrir dan PKS. Tetapi. Karena tidak ada otoritas tunggal. Tetapi. jelas sekali di Indonesia karakter Islam tidak muncul sama sekali dalam politik. Terakhir. Tidak ada institusi efektif untuk mengeluarkan 41 ulama agar hanya mengurus spiritual. tetapi tidak pernah bisa dibakukan. Agama tetap namun bagaimana agar negara tidak dimutlakkan oleh simbol-simbol agama yang memaksakan otoritas pemahamannya. Dalam peran tersebut. dan berujung pada keadilan sosial. maka perlu konsensus. Sila Pertama jelas menegaskan bahwa bangunan bersama bernegara adalah ketuhanan. seperti dalam fikih ataupun cabang agama yang lain. selamanya tidak akan ada representasi tunggal. Memang ada ikatan antar suku seperti larangan perang dalam bulan suci.ruang privat saja. justru mengajak seluruh peran agama dalam mengurus ruang publik bersama. Ini karena Islam sering diletakkan di luar pagar politik. Dalam perjanjian itu. itu bahasa saya. Ini berbeda dengan Amerika. maka nyaris tidak bisa ditemukan representasi tunggal. tidak mungkin menjadi alat menggebuk orang Islam. seberapa sekulernya mereka tetapi masih bisa utuh. itu paralel betul dengan prinsip-prinsip Islam. Dan kalau ada representasi tunggal. Memang Muhammadiyah lebih cepat menerima pandangan mereka karena sudah ada fase purifikasi sebelumnya. Menurut saya. maka bukan agama simbol yang diambil. Memang ruang publik sudah diatur hukum Romawi dan agama sudah diatur dalam perjanjian lama. mengenai Yesus tidak berkepentingan dengan hukum. Seperti dalam Pancasila. Samuel P. Huntington pernah menulis “Sehebat-hebatnya doktrin komunisme didoktrinkan ke negara tetapi dia seperti rumah kardus ketika ada persoalan ekonomi.

Timur. ras. dan yang menjadi keunikan Islam adalah bahwa ajaranajarannya tidak hanya mencakup kepercayaan dan ritus saja tetapi juga menjadi dasar bagi pembentukan peradaban.A Fattah Santoso Pendahuluan Setelah berakhimya Perang Dingin. analisis dalam diskursus ini lebih bersifat filosofik. isu hak asasi manusia menjadi agenda yang makin penting. Sehubungan dengan itu. pergaulan masyarakat adalah mustahil membicarakan hak seseorang atau sesuatu pihak tanpa secara langsung mengaitkan hak itu dengan kewajiban orang atau pihak lain. diskursus tentang hak asasi manusia menjadi sangat aktual. lebih-Iebih bila dikaitkan dengan Islam. diskursus tentang Islam dan Hak Asasi Manusia sekali lagi menemukan relevansinya. dan bahkan penampilkan hak asasi manusia negara-negara Islam. karena tidak saja diadvokasikan lebih giat lagi ke seluruh dunia. tetapi sudah dimasukkan juga sebagai faktor dalam menentukan kebijakan hubungan antarbangsa. Kedua. Dari sejumlah hak-hak manusia itu ada yang dinilai asasi. Pertama. Sebagai suatu kajian empirik untuk tujuan deskriptif atau evaluatif sekalipun. dapat dikaji. Islam dimaknai sebagai realitas historis para pemeluknya. atau wama kulit. Islam dimaknai sebagai ajaran. Dengan demikian. Berkaitan dengan ini. Hak Asasi Manusia: Makna. pandangan masyarakat Islam terhadap hak asasi manusia. maka diskursus tentang Islam dan Hak Asasi Manusia menjadi relevan. Dalam. Karena. misalnya. Latar Historis. Wb. Walau demikian. dan komparatif. agama. Dalam kata asasi terkandung makna bahwa subjek yang memiliki hak semacam itu adalah umat manusia secara keseluruhan tanpa membedakan status. Wassalamu‘alaikum Wr. Bila di satu pihak ajaran Islam menjadi dasar bagi pembentukan peradaban sementara di pihak lain hak asasi manusia dideklarasikan dan diadvokasikan sebagai salah satu pranata untuk membangun peradaban yang lebih baik (juga). ada dua hal yang inheren dengan kata Islam. dan Struktur Dari membandingkan beberapa definisi tentang hak. Hak itu mengimplisitkan kewajiban. tulisan ini membatasi diri pada diskursus tentang Islam dan Hak Asasi Manusia dimana Islam lebih dimaknai sebagai 45 ajaran. bahkan tanpa mengenal kenisbian relevansi menurut . 1987). ia dapat dimaknai sebagai suatu nilai yang diinginkan seseorang untuk melindungi dirinya agar ia dapat memelihara dan meningkatkan kehidupannya dan mengembangkan kepribadiannya (M. deduktif. adat istiadat. 43 ISLAM DAN HAK ASASI MANUSIA M.keterbatasan akses terhadap realitas empirik. suku. dengan. karena pada umumnya seseorang berbicara tentang hak manakala ia mempunyai tuntutan yang harus dipenuhi pihak lain.pencerahan kepada kita semua.

kedua. hak untuk menikah dan membangun keluarga (pasal 16). Yang termasuk dalam hak sipil dan hak politik. Deklarasi PBB ini tidak didesain dalam rangka masyarakat yang berstuktur persukuan. advokasi hak asasi manusia mencapai momentum globalnya sejak 10 Desember 1948 ketika Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan Deklarasi Universal Hak-hak Asasi Manusia. 1991). Sidney Hook. 1978). The Bill of Rights 46 Negara Bagian Virginia (Juni 1776). dan menetapkan suatu kewarganegaraan (pasal 13-15). yang tidak mempunyai hak-hak tetapi hanya mempunyai kewajibar-kewajiban.K. Dengan demikian. Deklarasi PBB tersebut dapat diklasifikasikan dalam tiga kategori: pertama. hak untuk memperoleh perlakuan yang manusiawi (tidak sewenangwenang) dalam penyelesaian tertib sosial (pasal 5. Deklarasi Kemerdekaan 13 Negara Bagian Amerika Serikat (Juli 1776). 1987). mendasar. dan 9-11). dan The Declaration of Rights of Men and Citizenship Sidang Konstituante Perancis (1789). hak untuk hidup. kebebasan dan keamanan (pasal 3). yang mempunyai hak-hak dan lapisan bawah. hak untuk memiliki kekayaan (pasal 17). hak asasi manusia haruslah sedemikian penting. Perlindungan terhadap kebebasan iridividu itu akan nampak jelas dalam Struktur (baca: batang tubuh -meminjam istilah UUD RI 1945) Deklarasi Universal Hak-hak Asasi Manusia. masyarakat manusia pada zaman dahulu terdiri dari dua lapisan besar. Untuk kepentingan kajian. dan mutlak pemenuhannya (Cf. hak sipil dan hak politik. minoritas.waktu dan tempat. dan ketiga. hak kolektif. hak untuk bebas bergerak. diakui oleh semua peradaban. antara lain: hak persamaan/kemerdekaan sejak lahir (pasal 1). tetapi sebagai produk budaya modern ia didesain untuk melindungi kebebasan individu dalam konteks negara-bangsa modern dimana kekuasaan negara cenderung semakin dominan dan tersentralisasi (A. Kesadaran akan hak asasi manusia dalam peradaban Barat timbul pada abad ke-17 dan ke-18 Masehi sebagai reaksi terhadap keabsolutan raja-raja dan kaum feodal terhadap rakyat yang rnereka perintah atau manusia yang mereka pekerjakan. hak untuk bebas berfikir. Setelah melalui proses yang panjang. mencari suaka ke negara lain. hak ekanomi dan hak sosial. mayoritas. Seperti deklarasi-deklarasi sebelumnya. Setiap kali pernyataan tentang hak asasi manusia dibuat. Brohi. The Bill of Rights dalam Konstitusi Amerika Serikat (1789). 1987). . Mayer. yaitu lapisan atas. seperti The Bill of Rights dari Revolusi Inggris (1689). hak untuk memperoleh keadilan di depan hukum (pasal 6-8).E. Sebagaimana dapat diketahui dalam sejarah. sehingga mereka diperlakukan sewenang-wenang oleh lapisan atas (Harun Nasution. yang ditekankan adalah pencarian jaminan pengakuan hakhak rakyat (lapisan bawah) oleh otoritas negara atau kekuatan vang sedang menguasai negara (A. Kesadaran itu kemudian memicu upaya-upaya perumusan dan pendeklarasian hak-hak asasi manusia.

1987). namun kewajiban-kewajiban ini pada gilirannya menimbulkan segala hak yang berkaitan dengan . dan hak untuk berperan serta dalam kegiatan kebudayaan. ia disebut khalifah. dalam pengertian mandataris. Dari latar historis beberapa perumusan dan deklarasi hak asasi manusia (yaitu perlindungan terhadap kebebasan individu di depan kekuasaan raja. hak untuk beristirahat dan berekreasi. Perspektif Barat dalam melihat hak asasi manusia dapat disebut bersifat anthroposentris. Dalam kaitan ini. dan beragama (pasal 18-19). sebagai realisasi dari perjanjiannya dengan Allah pada awal mula penciptaannya (9:111). Hak-hak asasi manusia di atas. hak untuk mempero1eh jaminan sosial. manusia hanya mempunyai kewajiban-kewajiban kepada Allah (karena itu. Walaupun manusia mempunyai kewajiban-kewajiban kepada penciptanya. 17:70 dan 15:28-29) dan fungsional (Q. walaupun merupakan Deklarasi PBB di mana seluruh bangsa dari pelbagai penjuru dunia terlibat namun harus diakui berasal dari buah pemikiran dan anak peradaban Barat. kaum feodal atau negara yang dominan dan tersentraIisasi). yang diberi kuasa. termasuk perumahan dan pelayanan medis.K.C. Dalam status terhormat dan fungsi mandataris ini. 6:165 dan 33:72). Semua kewajiban itu merupakan amanah yang diemban (33:72). dan hak masyarakat untuk bebas dari neo-kolonialisme (pasal 28-30). 48 Hak Asasi Manusia dalam Islam Cara pandang Cara pandang Islam terhadap hak asasi manusia tidak terlepas dari cara pandangnya terhadap status dan fungsi manusia. hak untuk menikmati standar kehidupan yang cukup. Manusia adalah makhluk Allah yang terhormat (Q. Allah semata yang mempunyai hak-hak) dengan cara mematuhi hukum-hukumNya. Dan hak kolektif mencakup hak semua bangsa untuk menentukan nasibnya sendiri. Brohi. dan hak untuk berkumpul dan berserikat (pasal 20-21). Produk dari perspektif anthroposentris ini tidak lain adalah individu yang otonom (J.47 berkesadaran. hak semua ras dan suku bangsa untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi. dan kesadaran ontologis tentang struktur Deklarasi PBB. Dari eksistensinya yang ideal. antara lain: hak untuk bekerja dan memperoleh upah yang layak. dengan pengertian bahwa manusia dipandang sebagai ukuran bagi segala sesuatu karena ia adalah pusat atau titik tolak dari semua pemikiran dan perbuatan (A. serta kesadaran historis tentang peradaban yang melahirkannya.28). 1978). Sedangkan yang termasuk dalam hak ekonomi dan sosial (pasal 22-. dapatlah diidentifikasi karakteristik utama hak asasi manusia. Vatin. hak untuk mendapat liburan periodik dengan (tetap) mendapat upah. manusia ditarik pada kehidupan yang riil (realitas empirik) agar ia dapa: teruji sebagai makhluk yang fungsional. hak untuk memperoleh pendidikan.S. dan bukan sebagai penguasa.S.

hubungannya dengan sesama manusia. 1978). dan hak memperoleh keadilan. Brohi. misalnya. sepeti hak persamaan. tidak bersifat anthroposentris. Brohi. tidak ada kenikmatan bagiku di dalam memegang pimpinan ini. walaupun hal itu tidak berarti aku lebih unggul daripada kalian. agar kejahatan tidak mengangkat kepalanya (baca: memperoleh momentumnya). Ajaran Islam tentang Hak Asasi Manusia Sumber ajaran di dalam Islam adalah Al Qur’an dan Sunnah (juga tradisi kehidupan kaum Muslim awal). Kewajiban bertauhid (mengesakan Allah). merupakan bentuk kualitas kesadaran keagamaan. bila mengkhianati amanah Allah. adakah aku (pernah) berdoa untuk itu? Aku telah setuju untuk menanggung beban ini. kecuali dengan pertolongan Allah. yaitu kesadaran kepada Allah sebagai pusat kehidupan (A. koreksilah perbuatanku bila aku khilaf. beban yang dipikulkan ke pundakku sedemikian beratnya. Patuhilah perintahku selama aku mematuhi perintah-perinlah Allah dan Rasul-Nya. Oleh karena itu. Pada sisi lain. Seorang manusia mengakui hak-hak manusia lain karena hal itu merupakan kewajiban yang dibebankan kepadanya dalam rangka mematuhi Allah. bahkan konflik. yang bertindak sebagai pemegang otoritas yang diangkat untuk melaksanakan hukum Allah. aku berharap Allah menjadi saksi bahwa aku tidak mempunyai keinginan untuk memegang jabatan ini.” (AK. (bahkan) tidak pernah bercita-cita memilikinya. Kalian telah mengangkatku sebagai pemimpin kalian. 1978).K. sebuah problema yang sering muncul dalam 49 melaksanakan hak asasi manusia. Karena itu. tetapi bersifat theosentris (sadar kepada Allah sebagai pusat kehidupan). Sunnah di sini . Menurut Islam. akan dihukum juga. Bekerjasamalah denganku bila aku berlaku benar. Khutbah sahabat Abu Bakar ketika diangkat menjadi khalifah melukiskan hal ini sebagaimana berikut: “Hai saudara-saudaraku. dengan demikian. Si penguasa sendiri. Penghargaan kepada hak asasi manusia. tetapi berpalinglah dariku bila aku menyimpang. Islam memandang hak asasi manusia dengan cara pandang yang berbeda dari Barat. Sebaliknya. aku tidak dapat memenuhi tugas/kewajibanku ini. bila dilaksanakan dengan benar akan menimbulkan kesadaran akan hak-hak yang berkaitan dengan hubungan antar sesama manusia. dapat menjembatani ketegangan. setidaknya secara filosofis. Kekuasaan negara hanyalah wakil dari kekuasaan Allah. hak kebebasan. sehingga aku merasa bahwa aku tidak mempunyai kekuatan di dalam diriku untuk mengembannya. antara individu dan negara. Cara pandang ini. baik secara diam-diam maupun secara terbuka. tidak seorangpun dapat melepaskan dirinya dari hukum Allah karena melanggar hak-hak orang lain.

S. Q. Mereka telah berhasil mengembangkan sistem syari’ah yang komprehensif dan koheren.S. terlebih dahulu dikaji ajaran-ajaran Islam tentang hak asasi manusia dengan merujuk langsung pada sumber-sumber Islam. Dalam tauhid terkandung pengertian bahwa yang ada hanya satu Pencipta bagi alam semesta. teologi. kesucian personal dan tatakrama yang baik (Fazlur Rahman. tumbuh-tumbuhan dan benda tak bernyawa) berasal dari Yang Maha Esa.S. misalnya. Tetapi sebelum agenda permasalahan itu diungkap. dengan demikian. sistem itu dipertahankan untuk tetap menjadi landasan bagi pengembangan peradaban masa kini dengan konteks sejarah yang berbeda. dan bahkan bebas dalam beragama (Q. bebas dari tekanan dan paksaan manusia lain. tetapi juga praktek-praktek ibadah ritual. bebas dari eksploitasi manusia lain. Satu hal yang barangkali kurang disadari oleh mayoritas generasi Muslim berikumya adaIah bahwa sistem syari’ah tersebut merupakan produk pemahaman manusia tentang sumber-sumber Islam dalam konteks sejarah tertentu (yaitu abad ketujuh sampai kesembilan). 76:2-3). kondisi ini telah melahirkan sejumlah agenda permasalahan kontemporer yang belum terpecahkan. Karena manusia itu bersaudara dan 51 sama derajatnya. Karena manusia itu bersaudara (yang mengimplisitkan adanya kasih sayang) dan memperoleh kebebasan. 50 ucapan-ucapan verbalnya. Konsekuensinya. 1979). dia secara . 90:13). walaupun -perlu dicatat.masih pada tahap identifikasi yang barangkali belum komprehensif juga. persaudaraan. termasuk masalah hak asasi manusia. ajaran lauhid. Pada gilirannya. 2: 256. dan 49:13). yaitu tauhid. etik. bebas dari pemilikan manusia lain (Q. para sarjana Muslim selama tiga abad pertama sejarah Islam mengembangkan syari’ah. sehingga ia tidak hanya mencakup persoalanpersoalan yang legal dan yurisprudensial saja. dan persetujuan-persetujuannya sendiri. 4:1. bebas dalam kemauan dan perbuatan (Q. dan 10:99) . manusia tidak boleh diperbudak oleh manusia lain.dimaksudkan sebagai penjelasan dan pengimplementasian Nabi Muhammad SAW atas nilai-nilai etik dan filosofik dan prinsipprinsip dasar al-Qur’an melaIui contoh-contoh perilaku dirinya. alam semesta beserta isinya (manusia. dan kebebasan manusia. Bertitik tolak dari sumber-sumber tersebut. Falsafah dasar bagi hak asasi manusia dalam Islam terdapat daIam ajarannya yang utama. hewan. tanpa bergeming sedikitpun pada upaya reformasi sistem tersebut.S. Manusia dalam Islam adalah manusia bebas (Q. mengandung ide persamaan dan persaudaraan seluruh manusia (Cf.S. yaitu cara hidup Islami yang ditetapkan berdasarkan wahyu illahi. kemahaesaan Tuhan. Sistem syari’ah ini telah berfungsi sebagai petunjuk bagi umat dan pada gilirannya menjadi landasan bagi peradaban Islam sejak abad ketujuh. timbullah hak-hak asasi manusia yang lain.Dalam kaitan dengan hak asasi manusia. 33:72). Dari ajaran-ajaran dasar tentang persamaan.

bulan ini. hak berkeluarga (Q. (Bukhari.S. 13:11). 52 Barang siapa yang telah menerima amanah maka tunaikanlah amanah itu kepada yang telah mengamanahkannya .Hai manusia. sesungguhnya darah dan harta bendamu adalah suci sehingga kamu menemui Tuhanmu.. Ajaran Islam tentang hak asasi manusia di atas telah diaktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat pada zaman Nabi Muhammad SAW dan Khulafa’ur Rasyidin (empat khalifah pertama) seperti tersirat dalam beberapa Sunnah dan tradisi Sahabat berikut ini. 30:20 dan 67:15). 51:19 dan 90:14-16).S. 2:188 dan 4:29). hak untuk bebas bergerak/mobilitas (Q. perlu diberi hak untuk bebas dari neokolonialisme dan segala bentuk diskriminasi (Q. Petuah Rasulullah SAW kepada seorang wanita yang datang berkonsultasi kepadanya atas anjuran Usamah: “Dari ‘Urwah.. Nabi memilih suatu tempat . 49:13).. sedang Adam dari tanah . Kitab al Hudud. 4:58. 4:29). perlu diberi hak untuk bebas menentukan nasib mereka sendiri (Q.S. 2:129 dan 3: 164).. upah yang layak dan memiliki kekayaan (Q.. dan 42:38)... karena manusia itu bersaudara dan sama derajatnya. ayahmu pun satu. dari ‘Aisyah yang mengatakan bahwa Usamah suatu saat menganjurkan kepada seorang wanita untuk datang kepada Nabi.. Sebagian dari khutbah Rasulullah SAW di depan umatnya pada peristiwa Haji Wada’: “. kecuali karena kesalehannya . Tuhan kamu satu.. 4:1 dan 30:21). tentu saya potong tangannya”.. 3:159. 3.. hak memperoleh jaminan sosial (Q.... Lebih lanjut. 1. Dan secara kolektif. andaikata anak perempuanku Fatimah melakukannya.individual perlu diberi hak untuk hidup dan memperoleh keamanan (Q.S. sebagaimana hari ini. hak berfikir. Engkau hanya boleh mengambil dari seorang saudaramu sesuatu yang dengan sukarela diberikannya kepadamu .. kamu semua anak Adam.. dan negeri ini adalah suci .. berbicara.S. Ketahuilah bahwa semua kaum Muslimin itu bersaudara. berbeda pendapat.1978). Persetujuan Rasulullah SAW kepada pendapat sahabatnya: “Dalam peristiwa Perang Badar..... Dan secara kolektif.S.S.. Demi Tuhan yang ditangan-Nya terletak kehidupanku.S.. dan 5:8).S.S. hak mendapat pekerjaan. Nabi berkata. Kamu mempunyai hak atas diri isteri-isteri kamu dan isteri-isteri kamu mempunyai hak atas diri kamu .. ‘beberapa bangsa sebelum kamu telah dihancurkan karena mereka menjatuhkan hukuman pada masyarakat kelas bawah tetapi tidak menghukum anggota masyarakat kelas atas (pada waktu mereka melakukan tindak kejahatan). 2.. hak mengecap pendidikan (Q.. Hai manusia..” (AK Brohi. 1981). dia secara individual perlu diberi hak memperoleh keadilan di depan hukum dan perlindungan dari perlakuan yang tidak manusiawi (sewenang-wenang) dalam penyelesaian tertib sosial (Q. Tidaklah orang Arab lebih tinggi daripada orang non-Arab. dan berserikat (Q.

Salah seorang sahabatnya. Pesan Khalifah Abu Bakar ketika mengirim ekspedisi pertama ke negeri Syam: “Hendaklah kamu bersikap adil. Jangan memenggal seseorang pun. persaudaraan. identifikasi ajaran-ajaran Islam tentang hak asasi manusia belumlah memadai.khusus yang dianggapnya pantas untuk menyerang musuh. kecuali sekedar untuk dimakan. Hasiil identifikasi 54 tersebut harus diformulasikan dalam sebuah rumusan yang dapat berguna. 53 4. maka biarkanlah mereka dan kegiatan mereka dalam keadaan yang damai “. dan penghormatan terhadap sesama dengan jelas telah dikukuhkan sejak tahap awal Islam. Jangan rusakkan atau membakar pohon-pobon korma. pendeta-pendeta. karena menurut anggapannya. dan jangan tebang pobon-pohon yang menghasilkan buah-buahan. 5. lelaki-lelaki dan perempuan-perempuan. Hubab bin Mandhar lantas mengajukan suatu tempat alternatif untuk memberikan serangan terhadap musuh. apakah yang menyebabkannya memilih tempat khusus itu karena hasil dari wahyu Tuhan. seperti persamaan. Nabi menjawab tidak. semuanya akan berada di bawah lindungan Allah dan NabiNya: tidak ada uskup yang diberhentikan dari keuskupannya. orang-orang yang hidup di gereja-gereja mereka dan budak-budak mereka. uskup Najran. baik bagi sebuah Deklarasi Islam Universal tentang Hak-hak Asasi Manusia maupun bagi penyempumaan prinsip-prinsip universal seperti yang terkandung daIam Deklarasi PBB karena ia. 1987). dapatlah disimpulkan bahwa prinsip-prinsip dasar yang berkaitan dengan hak asasi manusia. ternak-ternak atau unta-unta. Nabi menyetujuinya. 1978). 1987) “menempatkan dunia Islam beberapa abad di depan Barat”. sehingga (menurut pengakuan objektif Jean Claude Vatin. dan tidak akan terjadi perubahan dalam hak-hak yang mereka telah nikmati sejak lama”. kebebasan.” (A. Hubab bin Mandhar.K. rahib-rahib. bertanya kepada Nabi. Jangan bunuh domba-domba. Jangan bunuh anak-anak. Jangan patahkan keyakinan yang telah kamu ikrarkan. bagaimanapun merupakan bagian dari . (AK Brohi. tempat itu secara strategis lebib baik tempatnya. Untuk kebutuhan masa kini di mana hak asasi manusia diadvokasikan secara gencar. Perjanjian Rasulullah SAW dengan golongan Kristen Najran: “Dari Muhammad Sang Nabi kepada Abu Harist. Dengan ucapan itu. tidak ada rahib yang akan diberhentikan dari biaranya dan tidak ada pendeta yang akan diberhentikan dari posnya. 1987). Mungkin sekali secara kebetulan kamu akan bersua dengan orang-orang yang telah mengundurkan diri ke dalam biarabiara. (AK Brohi. kemerdekaan. Dari kajian terhadap ajaran-ajaran Islam tentang hak-hak asasi manusia dan aktualisasinya pada zaman Nabi dan Khulafa’ur Rasyidin. Brohi.

40:40. apakah pemecahan itu berimplikasi pada reformasi metodologi? Alternatif Pemecahan Walaupun disepakati bahwa Al Qur’an merupakan asas hidup umat Islam. seperti tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan (Q. 5:33). Yang menjadi masalah adalah bagaimana mempertemukan dua kelompok ayat yang walau dalam satu tema tetapi terkesan kontradiktif itu. kiranya dipertanyakan juga bagaimana pandangan kita terhadap kandungan Al Qur’an itu sendiri. 48:6 dan 57:18). terutama yang ter-akhir.S. Berdasarkan pendekatan ini. 4:1). karena timbul masalah baru apakah dalam memahami dua kelompok ayat itu diperlukan pendekatan tekstual atau pendekatan lain. 17:40. dijumpai beberapa ayat yang walaupun dalam satu tema tetapi terkesan kontradiktif. yang terakhir lebih superior dari yang terdahulu (Q. hukuman untuk pencuri: dipotong tangan (Q.S.S. atau terkesan membatasi hak-hak perempuan. dan 95:4). 4:124. dan dalam menerima pembagian warisan di mana bagian perempuan hanya separuh dari bagian laki-laki (Q.S. atau dipotong tangan dan kaki (Q.S. 2: 282) di mana kesaksian dua orang perempuan dihargai sama dengan kesaksian tunggal seorang laki-laki. dihadapan kita dijumpai agenda permasalahan sebagaimana diuraikan berikut.S. 55 Untuk menjawab masalah di atas nampaknya tidak mudah. disalib. namun pendekatan-peodekatan dalam memahami kandungannya masih beragam. 4: 11 dan 4: 176) Misal lain. Dr. 5:38). Chandra Muzaffar (lahir 1947). MisaInya. Dalam makalah ini disampaikan suatu pendekatan yang dipandang tepat untuk mempertemukan kelompok-kelompok ayat yang walaupun dalam satu tema namun terkesan kontradiktif dalam rangka memahami hak-hak asasi manusia dalam Islam secara lebih utuh. tetapi di pihak lain dijumpai beberapa ayat yang terkesan mengabaikan hak hidup dan manabat manusia. sementara di pihak lain dijumpai ayat-ayat yang terkesan membedakan perempuan dari laki-laki. Bila dua masalah terakhir dapat terpecahkan. Akan tetapi dalam rangka formulasi itu. kandungan Al Qur’an dapat difahami dalam empat peringkat: . seperti hukuman untuk pembuat kerusakan di bumi: dibunuh. di satu pihak ada beberapa ayat yang menjelaskan prinsip persamaan manusia.S. Pendekatan ini diadopsi dari pemikir Malaysia. seperti dalam kewenangan menjadi saksi (Q. 4:34). 4:29. di satu pihak ada beberapa ayat yang menjelaskan perlunya hak hidup dan perlindungan martabat manusia (Q.hak asasi manusia. 17:70. terutama yang bersumber dari Al Qur’an. bahkan keduanya merupakan kesatuan ontologis (Q.khazanah kemanusiaan. 24:2).S. Agenda Permasalahan Dalam mengidentifikasi ajaran-ajaran yang berkaitan dengan hak. melalui dua makalahnya (1987 dan 1989). hukuman untuk pezina: didera seratus kali (Q. Sebelum masalah kedua ini dijawab. 13:23. 43:16.S.

abadi. menindas. kasih sayang. haji. prinsip-prinsip dasar. Berapa kali? Lima kali (waktu) sehari. keterpaduan.Pertama. Adalah wujud dari kebijaksanaan Tuhan yang tak terbatas untuk menerjemahkan ide-ide yang abadi dan universal (yaitu nilainilai filosofik/etik dan prinsip-prinsip dasar) ke dalam realitas 57 yang tertentu dan kontekstual. namun ada beberapa peraturan dan kaidah yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat yang tidak bebas dari konteks (pengaruh keadaan dan zaman). Karena. sombong. kesucian. Keempat. prinsip-prinsip dasar ini diterima sebagai aspek kandungan Al Qur’an yang tidak berubah. membunuh tanpa sebab. bersikap malas. Umat. sebagaimana dilarang untuk memfitnah. kesabaran. peraturan dan kaedah dalam bidang ibadah. membagikan kekayaan dengan cara yang adil. bersikap tamak. bohong. berzina. prinsip-prinsip dasar ini dalam perkembangan peradaban manusia. Yang dimaksudkan dengan nilai-nilai ini adalah nilai-nilai seperti persamaan. memberi zakat. dan lain-lain. Prinsip-prinsip dasar ini diperlukan untuk menjelaskan nilai-nilai filosofik dan etik yang masih bersifat umum sehingga dapat dijadikan panduan hidup 56 masyarakat baik secara individual maupun kolektif. sopan dan berakhlak dalam hubungan antara lelaki dan perempuan. Peraturan dan kaedah juga diwahyukan untuk menolong umat menerapkan prinsip. Shalat adalah prinsip dasar. Wujud dari prinsip-prinsip itu antara lain berupa perintah dan larangan. Karena itulah. keadilan. Sejarah masyarakat dan peristiwa-peristiwa umat terdahulu yang diceritakan dalam Al Qur’an menunjukkan betapa pentingnya. merupakan hasrat batiniah manusia agar memperoleh jawaban dalam kesunyian alam semesta yang dahsyat. berjudi. dan bersahabat dan berusaha menyatupadukan umat manusia. terutama dalam bidang ibadah. Lima waktu adalah peraturan. Nilai-nilai ini bersifat kekal. Setiap Muslim mesti membuktikan kesetiaannya kepada nilainilai ini karena kesetiaan kepada nilai-nilai ini bermakna kesetiaan kepada Allah. misalnya.prinsip dasar. Kedua. dan tidak berubah. Dan hasrat batiniah itu adalah sesuatu yang kekal. harmoni. kebebasan. Ketiga. keindahan. Peraturan dan kaidah ini juga tidak berubah karena intensitas shalat bukan sesuatu yang dipengaruhi oleh zaman dan keadaan. kebenaran. dan lainlain. berbaik dengan tetangga. shalat. kebaikan. mengerjakan puasa. menghormati orang tua. seperti perintah untuk mendirikan shalat. sehingga komunitas pertama . persaudaraan. diminta mendirikan shalat. mencegah yang munkar. tidak terikat pada zaman dan keadaan (Iqbal. menegakkan yang ma’ruf. 1981). kejujuran. mencuri. nilai-nilai filosofik dan etik yang bersumber pada ajaran utama: tauhid. Peraturanperaturan dan kaidah-kaidah ini dijadikan sebagian dari wahyu untuk menolong umat Islam pada abad ke-7 menerapkan prinsip-prinsip dasar dan nilai-nilai filosofik dan etik. baik sendirian maupun berjamaah.

” . mendirikan shalat. dan mereka itulah orang-orang. berusaha adalah salah satu dari nilai etik yang tinggi mutunya dalam Islam. anak-anak yatim. Contoh ini dapat dilacak pada Q. 5: 38.Muslim akan dapat mengerti makna praktis suatu perintah atau larangan moral (Chandra Muzaffar. penderitaan. sehingga dapat saja nilai filosofik/etik dan prinsip dasar dibebaskan dari peraturan dan kaidah tertentu yang jelas dipengaruhi oleh keadaan dan zaman. tetapi kebaktian itu bermakna bahwa seseorang itu percaya kepada Tuhan. nabi-nabi. Bahwa potong tangan merupakan cara menghukum pencurian yang kontekstual untuk kurun itu terbukti dari kajian terhadap adat-istiadat masyarakat yang dipraktekkan pada zaman sebelum wahyu turun kepada Nabi Muhammad SAW. mengutamakan nilai filosofik/etik ‘keadilan’ dengan membagibagikannya kepada rakyat yang lemah dan menunda “peraturan” yang tersurat dalam Q. dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji. dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan. mengutamakan nilai filosofik/etik keadilan dengan menunda peraturan yang tersurat dalam Q. Bila disimak dengan cermat. Untuk memungkinkan komunitas Muslim pertama menerapkan prinsip dasar ini. 1987). karena konteks yang berbeda). kitab-kitab. dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya. 2:177: 58 “Kebaktian itu tidak ditentukan dengan pembelokan muka (kiblat salat) ke arah timur dan barat. musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta. 81. dan (memerdekakan) hamba sahaya. Jadi berdasarkan pendekatan ini. salah satu cara hukuman yang mudah difahami (karena kontekstual) diwahyukan kepada mereka. dalam memahami kandungan Al Qur’an diperlukan kemampuan untuk dapat membedakan “nilai-nilai filosofik/etik” dan “prinsip-prinsip dasar” dari “peraturan-peraturan” dan “kaedahkaedah” dengan lebih mengutamakan yang pertama (nilai filosofik/etik dan prinsip dasar). karena mencuri merupakan perbuatan yang mencabut hak individu untuk menyimpan atau memiliki sesuatu yang diperoleh melalui usaha yang jujur. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya). dan menunaikan zakat. orang-orang miskin. Apa yang diperoleh melalui usaha yang jujur adalah mulia. yaitu potong tangan.S. dan peperangan. karena konteks yang sudah berbeda). Sebagai contoh. ternyata Al Qur’an sendiri membedakan nilai-nilai asasi dari peraturan-peraturan. malaikat-malaikat.S. dan dalam menghukum pencuri di saat paceklik (yaitu. Itulah sebabnya umat Islam dilarang mencuri. Contoh ideal tentang ini yang sering diungkapkan dari tradisi Islam adalah kebijakan Khalifah Umar dalam pembagian rampasan perang (yaitu.yang bertakwa. hari kemudian.S. yaitu membagibagikannya kepada tentara peserta perang.

karena cara (baca: peraturan) itu begitu penting bagi mereka.Qur’an tidak lagi secara tekstual tetapi memerlukan analisis kategorik. Akhirnya. baik secara konsepsional maupun aksi.Sebagaimana diketahui. karena dapat dilacak kelompok ayat mana yang dikategorikan “nilai filosofik/etik” atau “prinsip dasar” dan kelompok ayat mana yang dikategorikan “peraruran/kaidah” (terutama yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat) yang kontekstual. . bahkan perubahan. Dalam kondisi seperti itu. Deklarasi PBB ini. dirancang untuk melindungi kebebasan individu di depan kekuasaan raja. agar ia dapat memelihara dan meningkatkan kehidupannya dan mengembangkan kepribadiannya. akan memudahkan pemahaman ajaran-ajaran Islam tentang hak-hak asasi manusia secara lebih utuh dan substansial. kesadaran akan hak-hak asasi manusia mengglobal sejak 10 Desember 1948 dengan ditetapkannya oleh PBB Deklarasi Universal tentang Hak-hak Asasi Manusia. Penutup Hak dapat dimaknai sebagai suatu nilai yang diinginkan seseorang untuk melindungi dirinya. deklarasideklarasi tersebut. seperti gugatan terhadap relevansi konsep naskh (penghapusan ayat-ayat yang datang terlebih dahulu oleh ayat-ayat yang datang kemudian). mendasar. Dari penegasan itu. atau negara yang cenderung dominan dan tersentralisasi. bila diterima dan diterapkan. Bila pendekatan ini dapat diterima. Penerapan pengetahuan sosiologis dan historis ini barangkali dapat berimplikasi pada reformasi metodologik. Setelah melalui proses yang panjang. 1987). Allah SWT menegaskan apa yang boleh disebut sebagai “inti agama” (baca: nilai filosofis/etis dan “prinsip dasar”). juga deklarasi-deklarasi sebelumnya. yang nota bene anak peradaban Barat. yang berguna terutama untuk mengetahui apakah suatu ayat yang dikategorikan peraturan. Konsekuensi dari pendekatan ini antara lain bahwa pemahaman kandungan Al. kaum feodal. Salah satu sifat esensial dari analisis kategorik ini adalah kerelaan untuk menerapkan pengetahuan sosiologis dan historis (Chandra Muzaffar. Karena itu. melihat hak-hak asasi manusia dalam perspektif anthroposentris. diakui oleh semua peradaban. maka ia haruslah sedemikian penting. kiblat ternyata hanya peraturan dan dimungkinkan berubah. Ketika kemudian diberi imbuhan asasi. nampaknya masalah mempertemukan kelompok-kelompok ayat yang walau dalam satu tema namun terkesan kontradiktif itu dapat terpecahkan. yang pada gilirannya memberikan sumbangan pada pengembangan universal hak-hak asasi manusia. dan mutlak pemenuhannya. pendekatan yang ditawarkan ini. bersifat kontekstual (dipengaruhi 59 oleh keadaan dan zaman) atau tidak. yang memungkinkan penundaan. ayat ini diwahyukan ketika kiblat shalat diubah dari Baitul Makdis ke Mekkah. Pada waktu itu ada golongan tertentu dari sahabat Rasulullah yang menentang perubahan kiblat.

dan Bahtiar Effendy. 9 Hook. yaitu melihat kandungan Al-Qur’an dalam empat kategori ordinal: nilai filosofik/etik. ed. Islam and Society in Southeast Asia (Singapore: lSEAS. 1989). terutama bila sumber legitimasinya ayat-ayat Al Qur’an. tidak terikat pada zaman dan keadaan. “Islam and Human Rights”. Islam and Human Rights: Tradition and Politics (Boulder: Westview Press). Tulisan ini pertama kali dipublikasikan di Jurnal Akademika. tetapi pendekatan yang memerlukan analisis kategorik. 1987). dijumpai kesan adanya kontradiksi antar beberapa kelompok ayat yang bertema sama. kandungan Al-Qur’an yang berupa nilai filosofik/etik atau prinsip dasar diutamakan dari kandungan Al Qur’an yang hanya berupa peraturan yang kontekstual. 60 persaudaraan dan keadilan antar sesama manusia. “Hak dan Kewajiban Manusia dalam Islam. Hak-hak asasi manusia yang terjabarkan dari prinsip-prinsip itu memperoleh legitimasi dari sumber-sumber Islam. 4 Mayer.. Kitab al-Hudud (Beirut: Dar al-Fikr).Hak-hak asasi manusia memperoleh landasannya dalam Islam melalui ajarannya yang paling utama. Chandra (1987). Prinsip-prinsip tersebut telah menjadi landasan bagi pembentukan peradaban masyarakat Muslim awal. terikat pada zaman dan keadaan. eds.E. A. bila ternyata dua kandungan yang bertema sama itu terkesan kontradiktif. Dengan pendekatan ini. sehingga menempatkan dunia Islam beberapa abad di depan Barat. Dalam menjabarkan (memformulasi) hak-hak asasi manusia. dan prinsip kemerdekaan dan kebebasan manusia. The Reconstruction of Rellgious Thought in Islam (New Delhi: Kitab Bhavan). 7 Nasution. “Sebuah Dialog tentang Islam dan Hak-hak Asasi Manusia”. Shahih al-Bukhari. terutama karya-karya: 8 Brohi. (1987). Juz 15. (1987). Suatu Pendekatan Filsafat”. Islam Indonesia: Menatap Masa Depan (Jakarta: P3M. eds. 1978). Timur. yailu tauhid (mengesakan Tuhan). Harun.. 61 DAFTAR PUSTAKA 1 Brohi. Hak Azasi Manusia dalam Islam (Jakarta: Pustaka Firdaus. hak-hak asasi manusia dalam Islam lebih dipandang dalam perspektif theosentris. “Renungan tentang Hak-hak Asasi Manusia”. Universitas Muhammadiyah Surakarta dan diterbitkan kembali seijin penulisnya. A. Edisi 3/Tahun XI/1993.K. ditawarkan suatu pendekatan yang tidak lagi tekstual. Mohammad (1981). Untuk mengatasinya.. seperti gugatan terhadap konsep naskh. (1978). (1987). The Challenge of Islam (London: Islamic Council of Europe. “Islamic Resurgence: A Global View”. M. maupun yang kontekstual.K. 1987). 3 Iqbal. dalam Muntaha Azhari dan Abdul Mun’im Saleh. Sidney (1987). (1991). “AI-Qur’an: Nilai dan peraturan”. terutama Al-Qur’an. . dan peraturan atau kaidah. prinsip dasar. Walau demikian. 5 Muzaffar. ajaran tauhid tersebut berimplikasi pada keharusan prinsip persamaan. dalam Altaf Gauhar. dalam Taufiq Abdullah dan Sharon Siddique. 6 ———————————— (1989). eds. baik yang kekal. Konsekuensi dari pendekatan ini adalah kerelaan untuk menerapkan pengetahuan sosiologis dan historis yang dapat saja berimplikasi pada reformasi metodologik. Karena itu. A. 2 al-Bukhari (1981).

” Sri Palupi HAM DALAM KONTEKS DAN KEPENTINGAN SOSIOLOGIS KEINDONESIAAN Yoseph Adi Prasetyo D ibanding keberadaan agama. Tepatnya setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berdiri pada 1945 berhasil memaklumkan Universal Declaration of Human Rights (DUHAM) pada 10 Desember 1948. Hal ini bersamaan dengan munculnya semangat anti-perbudakan. Islam. . Pemikiran mengenai HAM juga telah muncul pada Abad XIII sebagaimana termuat dalam dokumen Magna Charta (1215) dan juga Petition of Rights (1628) dan Bill of Rights (1689). Semua referensi menunjuk pada kegagalan peran agama dalam menjamin persamaan dan kebebasan. Hal ini merupakan anti-tesis terhadap doktrin hukum alam yang sebelumnya mengajarkan sisi kewajiban dan menafikan ide sentral tentang persamaan dan kemerdekaan. anti-kekerasan.inilah kondisi ekonomi global.. sementara di Eropa ada subsidi untuk sapi sebesar 12 dollar perhari.. dan berkurang karena tuntutan hal “ilahi” raja. 62 BAB II POSISI DAN PERAN HAK ASASI MANUSIA DITENGAH LIBERALISASI POLITIK DAN EKONOMI “. Ujung pemikiran HAM adalah doktrin hukum alam bahwa pada setiap manusia melekat serangkaian hak ilmiah yang kekal dan tidak dapat dicabut.. Rahman. dan sebagainya yang melanda sebagian besar kawasan Eropa. Masalah HAM baru menjadi perbincangan publik pada pascaPerang Dunia II. Masyarakat miskin hanya memperoleh penghasilan 1 dollar sehari. termasuk kebebasan pers dan kebebasan berekspresi. Edisi Kedua (Chicago dan London: University of Chicago Press). Namun bila dilihat lebih jauh. bisa dikatakan usia hak asasi manusia (HAM) masih tergolong “bayi”.C.11 Vatin. Pada masa pencerahan (enlightenment) telah muncul istilah human rights sebagai ganti dari istilah natural rights dan istilah rights of man yang telah muncul sebelumnya. (1987). gagasan mengenai hak asasi telah muncul jauh sebelumnya. perlindungan perburuhan. Berbagai kritik terhadap doktrin hukum alam ini bermunculan pada Abad XIX hingga awal Abad XX. ditinggalkan. J.. Fazlur (1979). “Hak-hak Asasi Manusia dalam Islam”.

ICCSER) pada 1966 yang diterima masyarakat internasional sebagai hukum kebiasaan internasional (international customary law). serta latar belakang . Dengan demikian. Sosial. Misalnya konsep mengenai Piagam Madinah2. antara lain Farid Muhammad. ICCPR seringkali disebut sebagai HAM generasi pertama dan ICCSER sering disebut sebagai HAM generasi kedua. Yang terjadi dalam banyak kasus justru penguasa (negara) mengkooptasi pemimpin agama dan menggunakan hukum perundang-undangan untuk membungkam serta membuat patuh rakyatnya melalui caracara yang melanggar HAM3.65 Kerusakan dahsyat dan banyaknya korban manusia yang dibunuh secara keji selama Perang Dunia II telah memunculkan semacam “kebulatan tekad” masyarakat dunia untuk melakukan upaya-upaya preventif. dan Abdullah Ahmed An-Naim. kekayaan. seks. agama. Belakangan muncul HAM generasi ketiga. yaitu Konvensi Wina pada 1993. dan Budaya (Internastional Covenant on Culture. Ketiganya tak bisa saling dipertentangkan. Dokumen DUHAM kemudian dijabarkan dan diikuti sejumlah dokumen lainnya yang hingga kini terus mengalami perkembangan secara menakjubkan. 66 Tabel 1 Perbedaan Wilayah antara Peraturan Perundang-Undangan. rumusan HAM yang terkandung dalam dokumen internasional lebih bersifat egalitarian. Dibanding hak kodrati yang berkembang pada Abad Pencerahan. HAM. dan nilai-nilai penting secara global. antara lain yang perlu disebut adalah kovenan internasional tentang Hak Sipil dan Politik (International Covenant on Civil and Political Rights. perlindungan atas persamaan bagi perempuan dan kesejahteraan. dan memiliki fokus internasional. HAM. keyakinan politik. Secara tegas DUHAM menyantumkan tentang perlindungan dari tindakan diskriminasi yang bersifat rasial. yang merupakan cerminan dari bangkitnya nasionalisme Dunia Ketiga dan tuntutan terhadap pemerataan kekuasaan. dan Agama 67 Tabel 1 menunjukkan domain yang berbeda antara sebuah hukum perundang-undangan. Sosial and Economic Rights. pengakuan bahwa untuk semua dan setiap orang orang melekat harkat dan martabat kemanusiaan yang tidak ditentukan oleh latar belakang ras. warna kulit. Pergulatan Dua Perpektif HAM4 Hak asasi manusia bersifat universal. ICCPR) dan kovenan internasional tentang Hak Ekonomi. Dalam kalangan Islam juga dikenal sejumlah tokoh intelektual yang mengembangkan pemikiran mengenai konsep HAM. kurang individualis. agama Islam sesungguhnya memiliki potensi konseptual yang bisa dikembangkan untuk melengkapi konsep-konsep mengenai HAM. dan agama. Mahmoud Mohamed Thaha.

Kejahatan yang demikian dianggap sebagai kejahatan terhadap semua umat manusia. menjadi hal yang wajar apabila muncul solidaritas internasional yang kuat untuk mengoreksi kejahatan 68 yang terjadi dengan menuntut dibentuknya pengadilan internasional. Kali ini tidak terletak pada gugatan tentang ada-tidaknya pelanggaran hak asasi manusia tapi pada mekanisme koreksi yang dituntut masyarakat internasional dan persoalan siapa yang harus bertanggungjawab. dilakukan oleh siapa pun.sejarah5. Di mana pun. Sementara ABRI sebagai alat negara hanya menjalankan tugas yang dibebankan negara. Reaksi balik dari kalangan militer dan kelompok ultra-nasionalis. Ini juga berarti bahwa masyarakat internasional mempunyai tanggungjawab universal untuk bertindak mengoreksi pelanggaran atas hak asasi manusia yang terjadi. utamanya pada kurun waktu tahun 1980-an dan awal 1990-an8. dengan alasan bahwa Indonesia dapat menegakkan keadilan melalui institusi judisialnya sendiri. tidak dibatasi oleh garis batas negara. Karena negara yang seharusnya . seperti kejahatan terhadap kemanusiaan terjadi. dan melalui berbagai perjanjian internasional dan praktek/kebiasan internasional terbentuklah standar dan prosedur internasional dalam pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia. Tidaklah terlampau sulit untuk memahami reaksi balik dari berbagai kalangan tersebut. sosial. Doktrin tanggungjawab semua manusia – obligatio erga omnes – dikenal ketika pelanggaran hak asasi manusia yang berat. Tanggungjawab ini melahirkan doktrin jurisdiksi internasional. Nilai-nilai ini berkembang menjadi norma. di mana masyarakat internasional dan negara mempunyai jurisdiksi untuk memprosekusi kejahatan tersebut. Karena itu dalam situasi seperti yang terjadi di Timor Timur tahun 1999. batas agama. dan siapa pun korbannya maka pelanggaran tersebut adalah urusan semua manusia. politik dan budaya. Selain itu dikemukakan pula bahwa memburuknya situasi hak asasi manusia yang memprihatinkan di Timor Timur itu adalah akibat campur tangan kekuatan asing7. Pergulatan ini tidak begitu mengemuka pada masa perang dingin karena berbagai pelanggaran hak asasi manusia – termasuk yang dalam kategori berat – dapat begitu saja berlangsung dan tanpa tindakan koreksi yang berarti. Oleh karena itu terjadinya berbagai kejahatan yang luar biasa itu bukan menjadi tanggungjawab pemerintah Indonesia tapi merupakan tanggungjawab dari kelompok-kelompok masyarakat Timor Timur sendiri yang bertikai soal kemerdekaan. karena sikap ini menyangkut masih kuatnya pemahaman yang partikularis yang menjadi sendi dari nasionalisme yang banyak dikemukakan oleh pemimpinpemimpin otoritarian di Asia. Secara singkat dapat dicatat reaksi ini berupa: penolakan terhadap pembentukan pengadilan internasional. oleh karena itu menjadi musuh semua umat manusia – hostis humanis generis6.

Perbedaan ini dapat diterima secara internasional. bagaimana perbedaan sistem politik dari negara-negara yang melahirkan kepentingan yang berbeda pula. ditenggarai sebagai pemajuan hakhak yang lahir dari sosialisme dan komunisme. yang akan mengancam liberalisme ekonomi. politik dan budaya. Pengutamaan hak-hak sipil dan politik ditenggarai sebagai pemajuan hak-hak yang lahir dari paham invidualisme. Namun Blok Barat mengutamakan hak-hak sipil dan politik sedang Blok Sosialis didukung oleh negara-negara yang baru merdeka mengutamakan hak-hak ekonomi sosial dan budaya. yang mengancam kolektivisme. Sedangkan pengutamaan hak-hak ekonomi. Menyangkut nilai hak asasi manusia dan instrumentalnya. Sebenarnya adalah utopia bahwa semua hak asasai manusia dapat berlaku untuk semua manusia dengan cara yang sama. 69 Sebagaimana telah disinggung sebelumnya. Sosial dan Budaya merupakan contoh yang nyata. Untuk tiap negara bebaslah menerapkan sistem pengadilannya. Pada mulanya PBB merancang satu domumen untuk 5 jenis hak asasi tersebut. sejauh dalam sistem itu hak asasi tersebut tetap dihormati. sosial dan budaya. selama pengaturan yang diterapkan itu tidak dimaksudkan untuk menghilangkan kebebasan dasar itu. Relativitas ini terletak bukan pada nilai-nilai universalnya tetapi pada bagaimana nilai-nilai itu dihormati dan dilindungi. pergulatan wacana ini kembali mengemuka. 70 Contoh klasik yang sering diungkapkan adalah menyangkut persamaan hak setiap orang di muka pengadilan9. ada dua aras pergulatan dari perspektif universal dan partikularis. Bagaimana pun perbedaan sejarah. agama dan sistem politik akan membawa berbagai perbedaan. dalam penyelenggaraan dari kebebasan berserikat dan mengeluarkan pendapat – sebagai hak asasi – diatur berbedabeda di tiap negara. terutama pada bagaimana pemajuan dan perlindungan dilaksanakan. Sebaliknya bila relativisme disusun . apakah memakai sistem juri (common law) atau majelis hakim (civil law). Perbedaan ini lahir dari berbagai latar belakang sejarah.Hak Sipil dan Politik.bertanggung jawab dapat berlindung di balik kekuasaan salah satu blok super power. tingkat perkembangan yang bebeda dari satu negara ke negara lain. Partikularisme di sini tidak dianggap menghilangkan standar internasional yang universal. Penolakan negara untuk memberikan pertanggungjawaban atas pembatasan dan/atau pelanggaran hak asasi manusia sekarang dimajukan dengan mengutamakan dalil-dalil partikularisme. Baru setelah Perang Dingin mereda dan akhirnya berhenti. Pilihan yang diambil oleh satu negara tertentu tentulah ditentukan oleh berbagai faktor sejarah. Sudah barang tentu pergulatan ini tidak bebas dari kepentingan politik dari kekuasaan-kekuasan yang dominan terutama dari sektor negara. dan Kovenan Hak-hak Ekonomi. Sebagai contoh. Terpisahnya dua dokumen kovenan internasional yakni Konvensi Internasional Hak.

hak masyarakat dengan perorangan. Bagi pemerintah otoritarian dalil yang dipakai ialah hak yang bersifat kolektif dianggap lebih utama 71 dan dapat meniadakan hak indvidu.11 melalui satu proses yang panjang di PBB. dan yang relatif. maka relativisme lokal yang seharusnya diubah sesuai dengan universalisme hak-hak tersebut. Sekjen PBB Boutros Boutros Gali dalam pidato pembukaannya mengungkapkan “tiga nilai penting yang bersifat wajib dalam Konferensi Wina”. Persoalan ini merupakan dimensi lain dari pergulatan dua perspektif: yang universalis. Pada aras internasional hak-hak kolektif memang baru diakui secara universal pada dekade 1980-an. pembangunan. Masalah HAM di Indonesia Menatap Indonesia hari ini adalah menatap sebuah negeri yang merana. Apalagi bila dikaji lebih lanjut bahwa apa yang disebut sebagai “nilai-nilai Asia” itu tak lain adalah merupakan bentuk negasi atas tuntutan hak asasi manusia12. yang berpendapat bahwa hak individu sebagai sesuatu yang bersifat mulak. dimana pengakuan dari hakhak asasi tergantung kepada situasi politik dan sosial ekonomi dari satu negara tertentu. Pada periode ini penguasa sering mengemukakan konsep trade-off: Demi lancarnya pembangunan harus ada pengorbanan atas hak-hak kelompok masyarakat tertentu10. atau dengan alasan. terlepas dari perilaku negara yang mengabaian hak-hak asasi tertentu demi. dan dalam Konferensi Sedunia Hak Asasi Manusia di Wina. Upaya untuk merekonsiliasikan – sebagai lawan dari mempertentangkan – merupakan satu proses yang panjang. yakni universality (universalitas).sedemikian rupa sehingga hak-hak tersebut menjadi tidak dihormati dan dilindungi. yang masih terpuruk dalam multi-krisis dan bencana . merupakan satu isu terpenting. Namun sebenarnya. Seiring dengan maraknya developmentalism di negara-negara berkembang pada dekade 1970-an dan 1980-an. dan democratization (demokratisasi). Namun apologia dari kekhasan atau partikularisme lebih banyak dilakukan oleh para pemimpin otoritarian dan lebih sering dipakai sebagai alasan-alasan filosofis untuk penekanan atau pembatasan hak-hak sipil dan politik. guanrantees (jaminan). Namun kecenderungan untuk mempertentangkan hak kolektif dan hak invidual masih terus berlangsung. maka pembatasan dan pelanggaran hak asasi manusia tersebut dilakukan atas nama pembangunan. yang sering juga dikemukakan sebagai demi keamanan negara. memang terdapat pergulatan yang penting antara hak individu berhadapan dengan hak kolektif. dan untuk meredam suara-suara kritis dari oposisi terhadap penguasa. Berbagai pembatasan dan pelanggaran hak asasi manusia – termasuk atas hak-hak yang tak dapat dikurangi (non-derogable rights) sering dipakai sebagai sesuatu yang harus dilakukan untuk menjaga stabiltas dan integritas wilayah.

Kita juga bisa melihat bagaimana Theys Hiyo Eluay dan Munir terbunuh secara misterius. Argentina. Afrika Selatan. Kita bisa melihat serangkaian aksi kekerasan yang terus-menerus terjadi di wilayah konflik seperti Poso dan Papua. Pelanggaran HAM yang meluas dan sistematis umumnya menandai hancurnya politik dan landasan bernegara. dan solidaritas telah berubah menjadi negeri yang terkoyak oleh berbagai pertikaian suku. Sebuah hal yang umumnya berujung pada hancurnya perekomian akibat terbelit oleh masalah korupsi. kulusi dan nepotisme (KKN). Malah ada kecenderungan konflik sengaja dibiarkan terbuka dan sepenuhnya hanya menjadi tanggungjawab aparat kepolisian. dan juga Korea Selatan menunjukkan adanya korelasi kuat antara penghormatan HAM sebagai bagian dari upaya perwujudan sistem demokrasi dengan naiknya angka indeks pembangunan manusia (HDI). Pelanggaran HAM Masa Kini Praktek kekerasan dan pelanggaran HAM terus berlangsung hingga kini. Negeri yang dibayangkan pernah dikagumi karena rakyatnya yang memiliki keramahan yang tinggi. 73 Pada era reformasi yang telah mengalami 4 masa kepresidenan ini. Kepercayaan rakyat kepada pemerintah dan penegak hukum hanya dapat dibangun jika rakyat melihat keseriusan keinginan politik pemerintahan yang baru dalam menegakkan hukum. dan etnis. maka agenda melawan impunitas dalam gerakan hak asasi manusia . juga tak tampak adanya kebijakan reparatif bagi penyelesaian tuntas kejahatan HAM masa lalu. Keberhasilan penanganan dan penghentian kejahatan HAM merupakan syarat bagi terciptanya masyarakat demokratis di masa depan. Jangan heran bila penyelesaian pelanggaran HAM yang memang merupakan agenda utama berbagai negara yang bertekad membangun demokrasi dan kemakmuran. Brazil. dan pengakuan atas terjadinya pelanggaran berat HAM di masa lalu. sikap toleransi.tiada henti. Indonesia barangkali perlu banyak belajar dari pengalaman sejumlah negara yang baru lepas dari cengkraman rezim otoritarian yang berhasil menyelesaikan pelanggaran HAM masa 72 lalu dan menjadikannya sebagai pelajaran yang tak boleh diulang dan kemudian berhasil membangun negaranya. Hampir kita tak pernah mengingat lagi bahwa Indonesia pernah menjadi sebuah negeri patron bagi semua negeri yang baru bebas dari kolonialisme dan imperialisme. Indonesia sebagaimana negara-negara di mana rezim yang sebelumnya berkuasa adalah rezim otoriter. agama. menghapusan hak-hak khusus dari aparat negara. rusaknya demokrasi dan lemahnya fungsi hukum. Jika berpegang pada gagasan dasar hak asasi manusia sebagai perlindungan individu dari kekuasaan negara. kejahatan dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang sistematis merupakan salah satu karakteristik utama.

yaitu demi kepentingan kedaulatan negara dalam diskursus publik. Naning Mardiniah. tapi juga hak-hak tersebut menyangkut semua hak asasi manusia meliputi hak sipil. Pada kenyataannya kekuatan dominan militer dalam arena politik masih cukup besar. Dari berbagai pendekatan itu tidak ada yang mengelak akan perlunya investigasi terhadap pelanggaran HAM dalam arti luas. Di Indonesia pernah terjadi kasus penahanan sejumlah orang tanpa pengetahuan keluarga atas sejumlah orang oleh Tim Mawar dari Korps Pasukan Khusus. yang selama ini hendak dikontrol oleh hak asasi manusia. Cesda dan LP3ES. ***** Catatan: 2 Lebih detail bisa dibaca Masdar F. Namun. diperlukan cara yang lebih efektif untuk melindungi hak asasi manusia. Maka para aktor dominan menggunakan agenda yang ada untuk melegitimasi kekerasan yang dilakukan terhadap masyarakat sipil. 2007. Lihat juga Mahmoud A. secara normatif sudah tidak ada lagi persoalan mengenai wewenang melakukan inspeksi [intervensi] atas praktek-praktek negara terhadap hak asasi manusia. barangkali apa yang terjadi di Aceh merupakan sebuah gambaran lengkap tentang dominasi negara terhadap ketiga hal ini. Pernah juga terjadi penembakan atas sejumlah manusia yang digolongkan dalam kategori tertentu dan kemudian dibiarkan di jalan – yang mungkin dimaksudkan untuk menciptakan efek teror pada masyarakat pada kasus penembakan misterius. Pada saat yang sama pula membangun gambaran bahwa mereka yang menentang kebijakan negara adalah mereka yang memiliki sikap anti-nasionalisme. Yogyakarta. “Hak Azasi Manusia Dalam Islam” dalam E. . Pilar Media. 3 Untuk kasus Indonesia. Human’s Wrong. Shobirin Nadj. Berbagai standar universal mengenai hak asasi manusia serta mekanisme pengaduannya sudah banyak berkembang. Mas’udi. 4 Bagian ini saya cuplik dari tulisan Asmara Nababan. karena berbagai pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia dilakukan dengan cara-cara ‘tertutup’ yang memungkinkan pelaku menghindarkan diri dari tanggungjawab. hal. Agenda ini sesungguhnya justru memperkuat kekuasaan negara untuk memaksa melalui hukum pidana. “Internasionalisasi Standar dan Prosedur vs Domestikasi Keadilan Transisional”. Diseminasi Hak Asasi Manusia: Perspektif dan Aksi. sosial dan budaya. kelompok dominan Orde Baru telah berhasil memanfaatkan berbagai institusi demokrasi yang ada untuk mengonsolidasi kekuasaan mereka. 6372. 5 Peringatan sedunia 50 tahun Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia 1998 mengambil tema: All Human Rights for All. Ayoub. hak komunal maupun hak individual. Jakarta. Pada saat gerakan masyarakat sipil 74 masih terseok-seok mengonsolidasikan demokrasi. yaitu dengan memutus rantai impunitas.merupakan agenda yang luar biasa. Menegaskan bukan hanya semua orang memiliki hak asasi yang sama. pada kenyataannya adanya impunitas telah menyebabkan pelanggaran HAM tetap terus berlangsung. tidak semata legal formal. 2000. ekonomi. salah satu bab hasil riset Demos-LRP. Karena itu. 2002 (draft buku). Jakarta. Sesungguhnya. Alasannya sederhana. “Spiritualitas Asia dan Hak Asasi Manusia” dalam Candra Muzaffar dkk. politik.

Pemerintah Soeharto meminta agar masyarakat Kedung Ombo untuk berkorban (dilanggar hak-hak asasinya) bagi pembangunan bendungan. 11 Declaration on the Right to Development disahkan dalam Sidang Umum PBB pada 4 Desember 1986. dalam persamaan yang penuh. Deklarasi ini secara eksplisit merumuskan hak kolektif untuk pembangunan. § Total pendapatan 500 warga terkaya di dunia jauh lebih besar daripada total pendapatan 416 juta warga termiskin di dunia. Bahkan secara langsung menuduh PBB sebagai sumber konflik yang terjadi. Mahatir. dengan menunjukan kekhasan nilai –nilai Asia vis a vis nilai-nilai Barat. BUDAYA Sri Palupi Fakta Ketidakadilan Global Liberalisasi ekonomi memperluas kesenjangan antara yang kaya dan miskin. MODALDAN URGENSI HAK EKONOMI. 12 Barangkali perlu dibaca kembali sejumlah makalah yang dipresentasikan dalam Konferensi Internasional Rethingking Human Rights yang diselenggarakan oleh Kelompok JUST (Just World’s Trust) di Kuala Lumpur pada Desember 1994. 10 Kasus Kedung Ombo merupakan contoh yang sangat prima dari dibenturkannya konsep pembangunan terhadap penghormatan hak asasi manusia. disahkan tanggal 27 Juni 1989 dalam Konperensi Umum dari International Labour Organisation (ILO). Lihat Candra Muzaffar dkk. dalam penentuan atas hak dan kewajibannya serta dalam setiap tuduhan pidana terhadapnya.5 milyar (40%) penduduk dunia yang berpenghasilan kurang dari 2 USD sehari hanya menguasai 5% dari pendapatan global. Soeharto adalah tokoh politik yang gencar memajukan wacana ini. Soeharto antara lain mengucapkan dalam bahasa Jawa “jer basuki mawa bea” (agar sejahtera dibutuhkan pengorbanan). Pilar Media. ³ Pendidikan dasar untuk semua orang di dunia 6 milyar USD ³ Kosmetik di USA 8 milyar USD ³ Air dan sanitasi untuk semua orang di dunia 9 milyar USD . Hak-hak kolektif ini sering disebut sebagai Generasi Ketiga hak asasi manusia (Generasi pertama: Hak-hak Sipil dan Politik. ditonjolkan sebagai wacana balik atas universalisme. 9 Pasal 10 Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia (DUHAM): Setiap orang berhak. 76 LIBERALISASI EKONOMI. Himpunan makalah pada konferensi itu telah diterbitkan menjadi buku. Human’s Wrong. SOSIAL. Perbandingan berikut dapat mengilustrasikan betapa kesenjangan itu menganga dalam di depan mata kita. Lihat juga Convention No. atas pemeriksaan yang adil dan terbuka oleh peradilan yang bebas (independent) dan tidak memihak (impartial). 75 8 Asian values. Yogyakarta. 7 Argumentasi ini berulang-ulang diungkapkan oleh para terdakwa dan pembelanya dalam sidang-sidang Pengadilan HAM adhoc Timor Timur. 169 Concerning Indigenous and Tribal Peoples in Independent Countries.6 Pada awal lahirnya doktrin dimaksudkan untuk kejahatan bajak laut. § 2. untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas. sosial dan Budaya). Lee Kuan Yu. dan Generasi kedua Hak-hak Ekonomi. Sementara 10% orang terkaya di dunia menguasai 54% pendapatan global. Makalah ini umumnya mengecam dominasi wacana HAM oleh Barat dan juga upaya menciptakan wacana tandingan mengenai perpektif nilai-nilai Asia sebagai alternatif. 2007. dan perdagangan budak.

Terdapat 4. § Menurut standar Bank Dunia. § Setiap jam 24 balita meninggal. 54% meninggal karena gizi buruk dan 19% karena diare dan gangguan pernafasan. Terdapat 2-4 anak dari 10 anak di 72% kabupaten menderita kurang gizi. kesempatan kerja. air dan sanitasi. Pada periode yang sama. § Pengangguran meningkat dari 10. dan kesehatan. Angka ini setara dengan 3 kali tsunami dalam sebulan. hidup dalam kondisi kemiskinan ekstrem (penghasilan kurang dari 1 USD sehari). § Perempuan dan anak yang menjadi korban trafficking berasal dari keluarga miskin. § Setiap tahun 5 juta perempuan meninggal saat melahirkan atau 2 kematian ibu setiap jam. pendidikan.9 juta pada Februari . hanya 46.2 juta jiwa pada kuartal I 2006. lebih dari 110 juta jiwa penduduk Indonesia tergolong miskin karena masih hidup dengan penghasilan 2 USD (Rp 18.67 juta anak balita menderita busung lapar.³ Ice cream di Eropa 11 milyar USD ³ Kesehatan reproduksi untuk semua perempuan di dunia 12 milyar USD ³ Parfum di Eropa dan USA 12 milyar USD ³ Kesehatan dasar dan nutrisi bagi setiap orang di dunia 13 milyar USD ³ Pakan binatang piaraan di Eropa dan USA 17 milyar USD ³ Bisnis entertainment di Jepang 35 milyar USD ³ Rokok di Eropa 50 milyar USD ³ Minuman beralkohol di Eropa 105 milyar USD ³ Narkoba di dunia 400 milyar USD ³ Belanja militer di dunia 780 milyar USD 77 Fakta Kemiskinan Global Perempuan dan Anak-anak § Sedikitnya 1.000 perempuan mati di saat hamil dan melahirkan anak. termasuk kesehatan reproduksi.7 juta anak balita menderita kurang gizi.2 juta anak umur 7-15 th tidak pernah sekolah.200 anak mati. Fakta Kemiskinan Nasional Keluarga Penderita Busung Lapar § Jumlah penduduk miskin meningkat dari 41 juta jiwa pada akhir 2005 menjadi 51. Sementara subsidi untuk 1 ekor sapi di Eropa besarnya 2 USD per hari. mayoritas adalah perempuan dan anak. tingkat kemiskinan meningkat dari 18. § Setiap tahun sedikitnya 529. setiap tahun 10. § Di bidang pendidikan.310) sehari.8% anak usia sekolah yang menyelesaikan 9 th pendidikan dasar.2 milyar penduduk di negara berkembang. nutrisi. konsumsi. § Kemiskinan mempengaruhi semua aspek kehidupan: pendapatan. 5.7 juta anakanak mati tanpa sempat merayakan ulang tahunnya yang kelima dan setiap jam terdapat 1. partisipasi sosial politik.6% menjadi 23%. 78 § 1.

yang menjadi basis pemahaman hak asasi manusia.120 trilun dan pada beberapa tahun terakhir 30-40% APBN digunakan untuk bayar cicilan pokok dan bunga hutang. > Pertarungan demi hak sipil dan hak asasi merupakan pertarungan untuk mengendalikan penyalahgunaan kekuasaan negara.5 triliun. sementara untuk bayar cicilan dan bunga hutang 64 triliun Problem Hak Asasi Manusia Liberalisasi ekonomi yang memperluas kekuasaan bisnis menjelaskan adanya pergeseran locus kekuasaan. § Jumlah hutang Indonesia pada tahun 2003 sebesar 2. Perubahan Orientasi Gerakan Hak Asasi Ada 3 alasan meletakkan kekuasaan modal/bisnis sebagai basis menafsirkan hak asasi: 1) Sumber dan bentuk kekuasaan tak lagi tunggal. perusahaan negara diprivatisasi/ swastanisasi. > Implikasi: perubahan orientasi target gerakan hak asasi. WTO sebagai kaki tangannya). § Hak rakyat atas pembangunan dikorbankan. § Hak asasi manusia melibatkan hubungan yang kompleks tentang siapa yang memiliki hak dan siapa yang bertanggung jawab untuk memenuhinya. dll. Kekuasaan bisnis sama konkritnya dengan kekuasaan presiden dalam mengundangkan peraturan 2) Kekuasaan bisnis berakar dari kapasitasnya untuk melakukan atau tidak melakukan investasi 3) Kekuasaan bisnis juga terjelma dalam kekuatan . pengangguran. pemiskinan.2005 menjadi 11. sektor pendidikan 21. Tahun 2005: dana kompensasi BBM utk orang miskin Rp 4.4 triliun. Kekuasaan bukan lagi hanya di tangan negara. kerusakan lingkungan.1 juta pada Februari 2006. § Subsidi dihapus. § Padahal ekspansi kekuasaan bisnis telah menggeser locus kekuasaan. Bank Dunia. Dalam Jebakan Hutang Sejak krisis ekonomi tahun 1997. Indonesia terperangkap dalam hutang dan sistem ekonomi global yang tidak adil. anggaran sektor kesehatan 7.7 triliun. § Indonesia berada di bawah kendali pemilik modal global/ TNC (dengan IMF. aset negara dijual. khususnya pemilik modal. tetapi juga di tangan aktor non negara. Indonesia dan dipaksa untuk menjalankan agenda liberalisasi ekonomi. kekayaan alam/ lingkungan dikuasai dan dieksploitasi korporasi global: meluasnya ketidakadilan. 79 § Penafsiran hak asasi manusia secara tradisional memandang negara sebagai penanggung jawab utama dan biang keladi setiap soal pelanggaran hak asasi manusia.

kodifikasi hukum dan interpretasi melalui penafsiran pengadilan. ekonomi dan budaya. Melalui cara ini. § Ada dugaan salah bahwa hanya hak sipol yang dapat dilanggar. Ada Apa dengan Hak Ekosob? § Hak sipil politik (sipol) lebih banyak mendapat perhatian. politik (yang tertuang dalam kovenan hak sipil-politik). Padahal pelanggaran (berat) hak asasi manusia berkaitan dengan hak sipil politik seringkali hanyalah simpton dari pelanggaran hak ekosob. membeli jajaran pengadilan. dsb. Keutuhan dan kesalingtergantungan ini ditegaskan kembali dalam Konferensi Dunia tentang HAM tahun 1993. tidak dapat disidangkan dan hanya dapat dipenuhi secara bertahap). sosial. § Secara historis gerakan hak asasi lebih banyak terfokus pada upaya untuk menghapuskan pelanggaran dan penegakan hak sipil dan politik. § Hak ekosob sering digambarkan sebagai hak “kelas dua” (hak yang tidak dapat ditegakkan. aparat keamanan. . Pemantauan terhadap penggunaan kekuasaan bisnis dapat dilakukan dengan pendekatan hak asasi. Kekuasaan bisnis yang semakin besar dan mendominasi semakin banyak aspek dalam proses manajemen hidup bersama. khususnya hak ecosob. budaya (ekosob) masih sedemikian terbelakang. dengan membeli keberlakuan/ ketidakberlakuan peraturan. keluasan korupsi-kolusi dalam hubungan pelaku bisnis-pemerintah terjadi. perluasan jaringan pemantau malpraktik kekuasaan bisnis menjadi kebutuhan yang semakin mendesak. kepolisian. dan Budaya § Dibandingkan hak sipil. Sosial. 81 Padahal: § Ada keutuhan dan kesalingtergantungan antara hak sipol dan ekosob (Hak ekosob dan hak sipol tak dapat dipisah-pisah). Sementara gerakan hak asasi telah sekian lama mengabaikan hak jutaan manusia yang dihilangkan sebagai akibat dari kebijakan dalam bidang sosial.finansialnya untuk merusak tata hukum dan pemerintahan. 80 Urgensi Fokus Hak Ekonomi. tidak semestinya lolos dari target gerakan hak asasi manusia karena hak asasi ditujukan untuk melindungi individu dari semua bentuk penyalahgunaan kekuasaan. Dengan pendekatan hak ekosob kita sampai pada akar masalah pelanggaran hak asasi yang tersembunyi dalam kekuatan ekonomi dan bukan hanya mempersoalkan gejala/tanda (simpton) pelanggaran HAM saja. § Dengan adanya fakta ekspansi kekuasaan bisnis. yang dapat diberi upaya penyelesaian dan yang dapat diselidiki menurut hukum internasional. pelaksanaan hak ekonomi.

§ Pasal 2 : kewajiban negara untuk mengambil langkah agar semua warga dapat memenuhi hak. § Mewujudkan hak tanpa diskriminasi. memajukan dan memenuhi. budaya. § Pasal 6 : hak untuk mendapatkan pekerjaan dan hak untuk tidak kehilangan pekerjaan secara tidak adil. § Pasal 3 : persamaan hak bagi perempuan dan laki-laki 82 § Pasal 4 : pembatasan untuk meningkatkan kesejahteraan umum. Indonesia baru saja meratifikasi kovenan Hak Ekosob. § Pasal 15 : hak untuk menikmati kebudayaan. sosial. § Kini hak ekosob mulai mendapat perhatian serius. melindungi. Kewajiban Negara Peserta § Mengambil langkah-langkah dengan semua sarana yang memadai. § Pasal 10 : perlindungan bagi keluarga.§ Hak sipol dan hak ekosob dirancang untuk menjamin perlindungan terhadap manusia sesecara sepenuhnya berdasarkan pandangan bahwa manusia berhak menikmati hak kebebasan dan keadilan sosial secara bersamaan. § Pasal 11 : hak atas standar hidup yang layak (makanan. § Pasal 9 : hak atas Jaminan sosial dan asuransi sosial. § Kewajiban untuk bersikap dan kewajiban untuk mencapai hasil. § Menghormati. pakaian. § Pasal 12 : hak atas standar tertinggi kesehatan (pemerataan kesempatan mendapat pengobatan dan jaminan minimum pada saat sakit. § Pasal 5 : tidak ada pembatasan ataupun pengurangan hak. termasuk pengambilan langkah-langkah legislatif. turut serta dalam kehidupan budaya dan mendapat manfaat dari kemajuan iptek. § Pasal 8 : hak atas kebebasan berserikat. . § Mencapai perwujudan hak secara bertahap (sedini mungkin mewujudkan hak). § Pasal 7 : hak atas kondisi kerja yang adil dan menguntungkan. terlepas dari tingkat pertumbuhannya. § Pasal 13 dan 14: hak atas pendidikan (hak atas pendidikan dasar cuma-cuma dan kesempatan yang sama). § Memastikan hak penghidupan minimal bagi semua orang. ibu dan anak. perumahan). Pasal-Pasal Kovenan Hak Ekosob § Pasal 1 : hak untuk menentukan nasib sendiri --> hak bangsa-bangsa untuk secara bebas mengejar pertumbuhan/melaksanakan kegiatan ekonomi.

Agama sudah berumur ratusan tahun. Buktinya. Prinsip-prinsip saling meghargai terkandung dalam setiap ajaran agama samawi dan ardhi. Begitu juga dengan tindak kekerasan yang dilakukan Israel terhadap Palestina. Maka penting. sementara Piagam HAM baru lahir tahun 1948. Untuk sessi ini ada dua narasumber. setiap pemeluk agama secara sungguh-sungguh dan konsisten menggali nilai-nilai HAM dalam agamanya. Amerika dan Israel adalah pelanggar HAM tertinggi di dunia. sedangkan Piagam HAM berasal dari manusia dan berkembang terus menerus dengan kompromi-kompromi. HAM mengalami perkembangan . a DIALOG b 85 Perlu kita ketahui bahwa prinsip saling menghargai sudah dipraktekkan jauh sebelum adanya DUHAM. Pembicara pertama adalah Bapak Adi Prasetyo. Silakan. Kalau kita baca laporan Amnesti International. sekarang kita akan mencoba melihat dari tradisi dan perspektif yang berbeda. Dalam perjalanan sejarahnya. Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian. keduanya menggeluti bidang HAM pada konteks Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM). Tadi kita sudah berbicara mengenai HAM yang melandaskan pada pengalaman dan dokumen keagamaan kita. sekitar abad ke-17. pada saat Amerika menjadikan penjara Guantanamo sebagai camp penyiksaan tahanan Irak maka tindak kekerasan ini mendapat sorotan tajam dari Lembaga Amnesti International. Memperten tangkan HAM dengan agama sangat tidak tepat. Kalau tadi kita sudah melihat HAM dalam perspektif Islam. Pendapat itu tentunya tidak benar karena HAM adalah rumusan kesepakatan semua bangsa dalam menjamin dan memperjuangkan hak-hak dasar hidup.***** 83 Narasumber : Yoseph Adi Prasetyo dan Sri Palupi Moderator : Fajar Riza Ul Haq Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Tetapi dalam perjalanan sejarahnya. Ketika saya berdiskusi dengan Kiai Husein Muhammad waktu mengikuti seleksi Komnas HAM. beliau menjelaskan ajaran Islam banyak mengandung nilai-nilai HAM. Secara historis pemikiran HAM dimulai semenjak lahirnya Magna Charta dan Bill of Right. Beliau adalah Direktur Institut Studi Arus Informasi(ISAI) dan aktif diberbagai lembaga diantara Demos. Yoseph Adi Prasetyo Kalau kita bicara HAM hendaklah jangan dibandingkan dengan agama. Sekarang kita akan membicarakan dari tradisi Barat. Agama itu transendental. Pemerintah Amerika mendominasi dan menganeksasi HAM sehingga muncul kecurigaan dan kebencian bahwa HAM adalah proyek Amerika. Pendapat itu diperkuat berbagai literatur Islam yang menjelaskan tentang HAM.

dan antar masyarakat. negara. Sehingga lahirlah banyak peraturan tentang HAM dan pengakuan terhadap aliran-aliran kepercayaan. Akhirnya agama menjadi mandul dan dibuat tidak berperan dalam memperjuangkan aspirasi umatnya. negara. nilai-nilai agama menjadi sentral dan menjadi payung moral negara dalam mengatur tata pelaksanaan pemerintahan. Pada saat mau menuliskan hasil investigasi yang saya lihat. Idealnya. dan penamaan-penamaan lainnya. kelompok petani yang melawan ketika tanahnya 86 diminta paksa tentara. ketika terjadi pembantaian di Tianmen. Secara prinsip tidak ada pertentangan antara agama. Di era Orde Baru. Pada zaman Orde Baru ada pengerutan (grouping) NKRI. isinya hanya tentara. negara memposisikan agama dan HAM dalam negara. sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada . Sedangkan HAM posisinya menjadi rujukan tekhnis berbangsa dan bernegara. Pemimpin agama yang kritis dan tidak patuh terhadap kebijakan negara akan dijebloskan ke penjara. Sedangkan HAM berada di luar dan tidak boleh disentuh.meliputi hubungan antara negara dan masyarakat. agama berada di luar negara atau menjadi bagian dari negara. dan HAM. pada tahun 1989. Bila kita rujuk al Quran kita akan menemukan banyak ayat-ayat yang berbicara tentang HAM. penegakan HAM juga mengalami pasang surut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang berkuasa. ekstrem kanan. Beberapa ayat sebagai berikut : 1) Hak untuk Menentukan Agama n QS Al-Baqarah [2]: 256 87 n Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). Saya kira seluruh agama harus protes. Pada masa Orde Baru agama dipaksa menjadi alat kepentingan negara dan pemimpin agama menjadi birokrat. antar negara. dimana negara bisa melakukan diskresi mengambil orang dengan melanggar HAM. Contohnya. Ini artinya HAM tidak tunggal. Disamping itu. saya mengajak Bapak dan Ibu melihat kembali. kami mahasiswa di Yogyakarta menandatangani protes dan menyuarakan kepada dunia internasional bahwa itu sebagai pelanggaran HAM berat. Begitu juga halnya dengan tragedi Tanjung Priok adalah rekayasa pemerintah yang berkuasa pada saat itu. atas nama UU Teroris. dan warga negara yang setia. komparador. negara tidak boleh sembarangan menangkap orang. Untuk itu. Setelah Orde Baru tumbang. dimana wilayah agama. Jadi. dan perundangundang. Apabila ada rakyat atau kelompok masyarakat yang tidak tunduk terhadap kebijakan pemerintah maka diklaim sebagai pembangkang. saya penah meliput Peristiwa Haur Koneng. Karena. China. tiba-tiba saya ditelpon dan dipaksa menuliskan Haur Koneng sebagai kelompok sesat. karena stakeholders-nya adalah kelompok agama. pada masa itu tentara begitu dominan dalam mengontrol dan mengintervensi agama. Sebagai contoh.

jalan yang sesat… n QS Yunus [10]:99 n Dan jikalau Tuhanmu menghendaki. dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. 6) Menghormati Tanggung Jawab Personal n QS Al-An am [6]:164 n Dan tidaklahseorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri. Yang demikian itu lebih baik bagimu agar kamu (selalu) ingat. supaya kamu dapat memakan sebagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa. 88 5) Hak Berserikat n QS Ali Imran [3]:104 n Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kkebagikan. jika kamu bernsr-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Dan jika seseorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosanya itu tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikit pun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya. menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar. padahal kamu mengetahui 3) Hak Untuk Berbeda Pendapat n QS Al-Nisa’ [4]:59 n Hai orang-orang yang beriman. dan ulil amri di antara kamu.maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al_Quran) dan Rasul (Sunnahnya). Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. merekalah orang-orang yang beruntung. taatilah Allah dan taatilah Rasul(Nya). n QA Fathir [35]:18 n Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. tentulahj beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. . janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninga. 4) Hak Privasi n QS Al-Nur [24]:27 n Hai orang-orang yang beriman. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orangorang yang beriman semuanya? 2) Hak untuk Memiliki Harta Kekayaan n QS Al-Baqarah [2]:188 n Dan janganlah sebagian dari kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

Jakarta. Selanjutnya presentasi Ibu Sri Palupi. sosial. dan budaya. sementara pengeluaran untuk kosmetik di Amerika saja 8 milyar. Sri Palupi Sebelumnya Adi Prasetyo sudah berbicara mengenai HAM. Karena ekonomi adalah pondasi dasar dan panglima dalam kemajuan bangsa. Pada tingkat nasional situasinya tidak jauh berbeda. tetapi hak ekonomi. Silakan. pengeluarannya setara dengan parfum. seperti pendidikan dasar hanya perlu 6 US dollar. Jadi. minuman beralkohol. narkoba. 90 Kalau mengikuti data Bank Dunia. Inilah kondisi ekonomi global. Setiap jam ada 20 balita yang meninggal . Masyarakat miskin hanya memperoleh penghasilan 1 dollar sehari. dan budaya (EKOSOB). Berarti ada genocide terselubung orang miskin. Beliau adalah Ketua Institute for Ecosoc Rights. Busung lapar yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT).7) Hak untuk Memperoleh Penghidupan n QS Al-Dzariyat [51]:19 n Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang misdkin yang tidak mendapat bagian Moderator Terima kasih Pak Adi Prasetyo. Pada tahun 1966 pemerintah mengatur penegakan HAM dalam hukum positif maka dibuat kovenan 89 yang mengatur hak politik dan hak ekonomi. Angka kemiskinan meningkat dari 41 juta menjadi menjadi 51 juta. Kematian perempuan dan anak juga luar biasa. Bone (Sulawesi Selatan). 500 warga terkaya se-dunia pendapatannya lebih besar daripada 416 juta penduduk dunia. Kedua kovenan ini lahir pada tahun yang sama. Saya mengajak kita semua fokus dan bergerak memperjuangkan hak ekonomi. Kejadian yang paling menyentak dan menggugah kesadaran kita semua adalah kasus busung lapar yang melanda dimana-mana. mulai dari anak-anak dan perempuan. sosial. sosial. situasi macam apa yang kita hadapi sekarang? Untuk alokasi pendapatan kebutuhan dasar. kebutuhan air warga dunia hanya membutuhkan 9 milyar dolar. Sebagian besar dana dihabiskan untuk belanja militer. sementara untuk parfum diperlukan 11 milyar dolar. dan rokok. sosial. Saya akan lebih banyak berbicara tentang hak-hak ekonomi. sementara di Eropa ada subsidi untuk sapi sebesar 12 dollar perhari. Dalam catatan UNDP tahun 2005. maka ada 110 juta orang miskin di Indonesia. Ketimpangan ekonomi telah menjadi persoalan paling mendasar pada dunia global. Kurangnya perhatian kita terhadap hak ekonomi berakibat pada kondisi yang memprihatinkan seperti saat ini. dan budaya prosesnya agak lambat karena mayoritas orang cenderung bergerak pada hak politik. serta budaya. dan berbagai daerah lainnya adalah dampak dari pembangunan yang tidak memperdulikan hak-hak EKOSOB. Untuk kesehatan.

Misalnya. ketika perempuan mayoritas 91 buta huruf. Ini menjadi problem. sementara hak ekonomi. dan Aceh. karena kekuasaan bisnis sekarang sama kongkritnya dengan kekuasaan presiden dalam membuat perundang-undangan. Maka. sebagian daerah predikatnya pengidap AIDS terbesar di dunia dan kelaparan terjadi dimana-mana. Kita sangat berharap dengan diratifikasinya hak EKOSOB pada tahun 2005.7 trilyun. Sudah saatnya. Bukankah. Selama ini. Hak politik sering hanya merupakan gejala dari pelanggaran hak ekonomi.67 juta dan pada tahun 2006 sudah mencapai 2.3 juta. terutama korporasi global yang menguasai hajat hidup orang banyak dan mengontrol kepentingan orang banyak. Kalau kita lihat dana kompensasi BBM untuk orang miskin hanya 4. Hak ekonomi. pemerintah sudah mencantumkan minimal 20% . mengapa semua tidak menyentak dan melakukan advokasi? Situasi ini. angka busung lapar sudah mencapai 1. Ada negara tetapi keputusannya tidak pada negara. sementara untuk bayar hutang ada dana 46 trilyun. Dengan uang mereka bisa membeli tentara. Artinya. Misalnya. kalau ada penembakan. Seperti di Papua. dan budaya menjadi urgen ketika hak asasi dipegang oleh pemodal. Sekarang harus diarahkan pula ke pemegang kekuasaan bisnis. dan budaya untuk menjamin keadilan sosial. hak politik untuk membuat kebebasan. kekuasaan bisnis juga memiliki kekuasaan dengan dalih investasi. Pertama. Seharusnya keduanya seiring. Kedua. Tentunya ini tidak benar. sosial. Tetapi. dan budaya. sementara yang memegang dana bermain di luar. Sehingga pada akhirnya. sosial. tetapi kekuasaan tidak ada di negara. Hak asasi ekonomi.dan hampir 4 juta yang tidak pernah sekolah. sebenarnya pelanggaran hak ekonomi. pemerintah harus membuat kebijakan kongrkit. kekuasaan bisnis terjelma pada uangnya untuk merusak sistem bernegara. hak asasi selalu targetnya negara. Ambon. banyak pelanggaran hak politik akarnya adalah pelanggaran hak ekonomi. Sehingga tidak apa-apa tidak dipenuhi ketika negara tidak punya uang. Ketiga. dan budaya menjadi prioritas. ketika HAM menjadi kekuasaan negara. hak ekonomi. maka semua bisa bergerak untuk advokasi. mayoritas perburuhan kita adalah sistemnya kontrak (outsourcing). mempertegas ada jarak yang jauh pemikiran kita terhadap persoalan-persoalan hak-hak EKOSOB. Pada tahun 2005. sosial. sekarang dilucuti oleh pemodal. Mengapa bisa begitu? Karena ada persepsi bahwa yang dapat dituntut hukum hanyalah hak politik. bagaimana orang miskin berhadapan dengan orang miskin. pembangunan mengorbankan orang miskin. target memperjuangkan hak asasi harus pula dibebankan kepada korporasi. sosial. sosial. tidak ada jaminan keamanan akan terus bekerja bagi seorang buruh. dan budaya sering sekali dipersepsikan tidak bisa dituntut secara hukum dan hanya bisa dipenuhi ketika negara memiliki kemampuan. Dulu posisi negara memiliki monopoli kekuasaan.

untuk Ibu Sri Palupi. ada hak yang dilanggar pemerintah. Selanjutnya. Hasil diskusi kita hendaklah dijadikan masukan kepada Departemen Pendidikan Nasional. Mungkin kita tidak mendapatkan hasil yang baik sekarang tetapi untuk ke depan bisa menghasilkan kesejahteraan. pemerintah tdak pernah konsisten dalam menjalankannya. dimana peran HAM ? Hak Asasi Manusia itu nyata atau hanya merupakan rambu-rambu dan tidak menjadi institusi penting pemerintahan? Buktinya. Pada saat itu. semua hanya diukur dengan nilai. tetapi sering kali dilupakan. Tidak seperti sekarang. Irwan Abdullah (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Pertama. Seharusnya lebih luas. Apakah itu disemangati untuk memenuhi hak-hak EKOSOB dan sudah memadai? Atau itu bagian dari upaya untuk mengelabui pajak? Somantri (SMK Muhammadiyah Cirebon) Padaa zaman Orde Baru. guru saya mengemukakan prinsip keselamatan. Konkritnya. dan Pancasila. Sekarang banyak perusahaan besar yang membuat yayasan sosial. Terimakasih. terutama dalam hak-hak EKOSOB. Terkait dengan ujian nasional. Padahal ada keinginan untuk membicarakannya karena banyak terjadi pelanggaran yang didasari atasnya. hanya menjalankan perintah Allah dan bertakwa. Ini sangat reduktif. 93 Masmulyadi (PP IRM) Ada dua paradigma yang mendominasi saat ini. Ini yang dapat saya sampaikan. Solihin (Islamic Center Muhammadiyah Cianjur) Saya ingin menanggapi komentar Pak Adi Prasetyo mengenai fungsi agama yang diartikan sempit. Sekolah juga hanya mengacu pada nilai tersebut dan menafikan kepentingan peserta didik. Pemerintah membuat program kegiatan tetapi tidak memperdulikan hasilnya. ABRI. jangan membahas atau membicarakan tentang Soeharto. Saya membaca HAM tidak secara spesifik. di perusahaan-perusahaan kemudian . Syahrir Yusup (SMA Muhammadiyah Kupang) Sebagai seorang guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan. untuk Pak Adi Prasetyo. bagaimana hak anak untuk tidak menonton media-media porno? 92 Kedua. saya persilakan jika ada pertanyaan maupun tanggapan. yakni untuk menjaga hubungan antara manusia (hablun min al-nas) dan dengan Allah (hablun min Allah). ada busung lapar. yaitu konvensional dan liberal. Moderator Terima kasih. Saya belum mendengar tentang hak nilai disampaikan. Seperti ketika mengatakan bahwa ujian nasional untuk mendapatkan standar nilai. Sekarang. kami sangat berharap halaqah ini terus berlangsung dan dapat mencari solusi berperspektif HAM untuk dunia pendidikan yang kita harapkan mampu mengubah keadaan.anggaran pendidikan dan ada hak minimum yang harus dipenuhi pemerintah pada kondisi apapun.

investasi boleh masuk kalau sudah membuat pabrik sekian tahun. tetapi limbahnya ditinggal di selatan. Bahkan sekarang mereka masuk dalam UU Kebebasan Berkekspresi. Terkait dengan kebebasan berekspresi harus dijamin. Setahun sudah masyarakat Sidoarjo hidup tanpa harapan ditengah ketidakpastian pemulihan hakhaknya. negara harus memiliki hak pengaturan. Misalnya. Selama ini. Sri Palupi Saya pikir. kerusakan lingkungan dan kerugian yang diperoleh. 94 Sekarang. Apa yang sekarang bisa kita lakukan untuk mengubah persoalan yang rumit ini? Apakah kita akan memunculkan nabi-nabi baru? Moderator Narasumber dipersilakan untuk menjawab secara berurutan. Kebebasan boleh. Masyarakat kehilangan pekerjaan dan tempat tinggal. ini adalah penjinakan terhadap orang miskin. Banyak pemodal yang masuk tanpa kaki. tetapi pada diwilayah mana ditampilkan. mereka masuk dan bisa keluar kapanpun. Perusahaan ini telah menguras emas dan tembaga yang tidak terhitung nilainya. Masalahnya. Berbeda dengan China. Yoseph Adi Prasetyo Saya setuju dengan Palupi yang telah memaparkan betapa lemahnya peran negara dalam menunaikannya kewajibannya kepada rakyat terkait hak-hak EKOSOB. Contonya. negara tetap bungkam dan tidak berdaya. Program belajar sembilan tahun (WAJAR) adalah bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kecerdasan anak bangsa. Tetapi tidak memberi dampak signifikan terhadap perkembangan ekonomi Indonesia. Tetapi. kasus Freeport. bantuan-bantuan yang diberikan yayasan perusahaan tidak cukup untuk memenuhi hak-hak EKOSOB. Mereka harus bertanggungjawab. dimana kemandirian bangsa. masalah Majalah Playboy yang isinya lebih baik daripada Popular dan Matra. kekayaan diangkut ke utara. Negara hanya memiliki tanggung jawab memberikan pendidikan supaya masyarakatnya pintar. Hal seperti ini bisa diatur dengan UU distribusi cetak bahwa majalah seperti itu tidak boleh dijangkau anak-anak. Kalau sudah begini. Perusahaan harus punya kaki dan itu bagian dari tanggungjawabnya. Anehnya. Dan ini tidak cukup hanya diganti 5% tadi. negara tidak pernah berupaya melakukan pembaruan kontrak karena selalu takut dengan ancaman korporasi internasional akan hengkang dari Indonesia. Kita tidak mungkin masuk ke wilayah pikiran berekspresi. Sebaliknya. . Perusahaan yang semestinya bertanggungjawab seakan lepas tangan dan membebankan kepada negara dengan dalih bencana nasional. Buktinya.muncul corporate social responsibility (CSR). ribuan orang menjadi korban lumpur Lapindo tanpa ada kejelasan pertanggungjawaban. kecerdasan tidak bisa diukur dengan ujian nasional selama tiga hari. Terlebih dalam suasana global. otoritas negara secara pelan-pelan telah diambil alih oleh kekuatan modal. Namun jika masuk dalam UU distribusi maka bisa dijerat.

Langkah konkrit yang harus kita lakukan dalam menyelesaikan problem pelik ini adalah. Dalam kondisi apapun. menuntut pertanggungjawaban. Air yang semestinya menjadi hajat hidup orang banyak tetapi dalam UU Air cenderung diprivatisasi. seperti hak kebebasan. UU Air. seolah bantuan pangan tetapi dibaliknya adalah bisnis. Kalau dalam hak politik. pendidikan dasar wajib diterima oleh masyarakat. Kita harus membongkar persoalan yang tersembunyi menjadi nyata. Kita harus 95 memonitoring sehingga dalam situasi apapun harus ada standar minimal pelayanan dari negara. Saya kira apa yang kita diskusikan ini memperkaya sessi sebelumnya. Misalnya. Wb. maka berbeda halnya dengan hak-hak EKOSOB. Kedua. Kita harus bergandeng tangan dengan negara dalam menghadapi pemodal yang tidak berkaki di negeri ini. Terutama perkara hak tanah. negara tidak boleh ikut campur. dan lainnya. Ada bisnis besar soal pangan sehingga data ketersediannya cukup politis. Lolosnya UU Penanaman Modal Asing yang telah disahkan DPR adalah contoh bagaimana pelanggaran hak-hak EKOSOB dilegalkan. program World Food. membongkar hak-hak EKOSOB yang selama ini tersembunyi. secara statistik angkanya jutaan tetapi tidak pernah dianggap negara sebagai persoalan serius. menunjukkan hancurnya komunitas masyarakat dalam menyelesaikan persoalan mereka karena intervensi modal. Moderator: Terima kasih. Kasus busung lapar. Dalam penelitian yang kami lakukan tentang busung lapar.memiliki kaki dan ada hak yang harus ditanggung serta masyarakat tidak menerima akibat negatifnya. Kebijakan monokultur sangat mempengaruhi ketahanan pangan masyarakat. Justru negara yang harus lebih aktif. Wassalamu‘alaikum Wr. pertama. 96 BAB III MELACAK AKTUALISASI HAM DALAM PENGALAMAN BERMUHAMMADIYAH “Jika kita baca kembali gagasan sosio-ritual Kiai Ahmad Dahlan dalam perspektif HAM akan muncul semacam Teologi HAM atau HAM dalam konteks sosio-ritual. Politisasi bantuan beras di NTT cukup siginifikan dengan memanipulasi data. seperti bantuan. Ide sosio-ritual Kiai yang belum banyak dikaji ialah bagaimana hubungan praktik ritual dan fungsi profetik pemberdayaan kemanusiaan” Abdul Munir Mulkhan .

kepanduan dan pengelolaan anak terlantar (yatim). Hal ini berarti bahwa realisasi. Sejarah Islam belum sampai aksi kongkrit bagaimana menyantuni mustadz’afin. pendidikan. pelaku pemerintahan. memelihara orang terlantar. penegakan. Atas nama Tuhan seseorang bisa memandang orang lain tidak mempunyai nilai. aparat penegak hukum. gelandangan dan mengelola anak-anak muda. Atas nama Tuhan pula manusia bisa dipandang sederajat atau 99 lebih tinggi dari malaikat. Teologi HAM ialah pemberian dasar nilai ketuhanan segala rangkaian penegakan atau realisasi hak asasi manusia. Sementara Kiai Dahlan melihat tradisi bangsa kolonial yang Nasrani di bidang kesehatan. Pandangan demikian menjadi gagasan utama perlindungan dan pemajuan hak asasi manusia. kemiskinan dan penyakitan.BUNGA RAMPAI: IDE SOSIO-RITUAL KIAI AHMAD DAHLAN DALAM PERSPEKTIF HAM Abdul Munir Mulkhan J ika kita baca kembali gagasan sosio-ritual Kiai Ahmad Dahlan dalam perspektif HAM akan muncul semacam Teologi HAM atau HAM dalam konteks sosio-ritual. Gagasan ini penting dikemukakan mengingat berbagai permasalahan penegakan hak asasi manusia berkaitan erat dengan tingkat partisipasi warga. Ide sosio-ritual Kiai yang belum banyak dikaji ialah bagaimana hubungan praktik ritual dan fungsi profetik pemberdayaan kemanusiaan. Demikian pula hubungan praktik kesalehan dan pemecahan praktis problem kongkrit umat kebodohan. aktivis partai. Atas dasar pengertian tersebut di atas dapatlah dikatakan bahwa segala tindakan penegakan hak asasi manusia yang dilakukan secara tulus adalah termasuk ibadah dan amal saleh. Coba kita kaji kembali legenda penafsiran atas Surat Al-Ma’un dengan tindakan kongkrit yang manfaatnya bisa dilihat dan dirasakan umat. Penafsiran seperti itu mungkin bisa memberi inspirasi tentang bagaimana masalah HAM. 1924) bisa membuka pikirannya untuk tidak segan belajar pada orang asing yang Nasrani tersebut. Sementara berdasar nilai-nilai teologis itu berarti kerja hak asasi manusia merupakan tindakan kesalehan. pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia merupakan bagian dari kesalehan atau amal saleh. organisasi . Dunia Islam ketika itu masih berdebat mengenai peran peradaban modern dan sains bagi pemajuan Islam. Secara lebih lugas dinyatakan bahwa penegakan hak asasi manusia adalah realisasi dan praktik keberimanan seseorang. Empati kemanusiaan berbasis etika welas asih (sebutan dr Soetomo. berhubungan dengan keberimanan dan kesalehan atau secara ringkas bisa disebut teologi HAM.

Fakta lapangan menunjukkan bahwa praktik keberagamaan acap tidak berkaitan dengan realisasi hak asasi manusia akibat kesalahpahaman posisi manusia di hadapan Tuhan itu sendiri. budaya dan keberagamaan lebih membuka kemungkinan gangguan keamanan dan meningkatnya kriminalitas. Alasan berikutnya ialah adanya kesadaran atas peran 100 Tuhan dalam pembentukan Indonesia sebagai bangsa dan negara berdaulat. politik. upaya tersebut memerlukan kontrol publik yang bisa berlangsung jika publik memahami dengan baik berbagai aspek hak asasi manusia dari konsep . Namun. ekonomi. Dari sini bisa disimpulkan bahwa pengabdian kepada Tuhan atau ketataan pada ajaran Allah yang secara khusus disebut ibadah itu haruslah berakar pada realisasi hak asasi manusia tersebut. Realisasi peran tersebut memerlukan usaha secara terus menerus dan berkesinambungan. Alasan kedua. Terdapat hubungan intrinsik antara hak asasi manusia dan praktik keberagamaan yang didasari pemahaman bahwa semua agama diwahyukan Tuhan bagi kepentingan manusia. ekonomi. Karena itu penting meletakkan penegakan hak asasi manusia dalam perspektif kesadaran keberagamaan bukan semata-semata soal legalitas hukum perundang-undangan. Tuhan Allah sendiri menurunkan Nabi dan Rasul serta wahyu dengan maksud bagi kemuliaan manusia sendiri. kenyataan bahwa seluruh penduduk Indonesia memeluk agama yang sebagian besar memeluk agama Islam. Tuhan Allah pun berfirman dengan mempergunakan bahasa sebagai hasil kreasi manusia. seni-budaya dan keberagamaan. HAM dalam Konteks Indonesia Kemajuan atau pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia akan ditentukan oleh jawaban atas pertanyaan apa hubungan penegakan hak asasi manusia dan kedekatan seseorang dengan Tuhan yang diimaninya. Selanjutnya. Manusia lebih sering diletakkan pada posisi ekstrim negasi ketuhanan atas nama agama. Rendahnya tingkat pendidikan. Hal ini berarti bahwa kepentingan manusia itu sendiri merupakan perhatian utama realisasi hak asasi manusia dengan asas kebebasan seseorang atas orang lain sebagai wujud dari keberimanan. Di sisi lain manusia mempunyai kedudukan lebih mulia dari malaikat yang harus menyembah kepada manusia. Apakah dalam sejarah duniawi kehidupan seorang berada dalam posisi kemuliaan atau sebaliknya kehinaan. amatlah tergantung pada bagaimana manusia itu memahami hakikat dirinya dan amanat sejarah yang harus diperankannya. keamanan. Salah satu alasan ialah kenyataan sosiologis yang menunjukkan bahwa Indonesia adalah bangsa religius yang percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa. perlu disadari bahwa realisasi hak asasi manusia berkaitan dengan kualitas pendidikan.kemasyarakatan dan keagamaan serta berbagai lembaga kemasyarakatan lainnya.

Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? (1) Itulah orang yang menghardik anak yatim (2) dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin (3) Maka celakalah orang-orang yang sholat (4) yaitu orang-orang yang lalai dari sholatnya (5) orang-orang yang berbuat riya (6) dan enggan menolong dengan . Mungkin penting dikutip surat itu secara lengkap: Aro’aita al-ladzi yukadzdzibu bi al-diin (1) fadlaalika al-ladzi yadu’u’u al-yatiim (2) wa laa yahudhdhu ‘alaa tho’aami al-miskiin (3) fawailun lilmusholliin (4) al-ladziina hum ‘an sholaatihim saahuun (5) alladziina hum yuraauun (6) wa yamna’uuna al-maa’uun (7). perluasan perilaku ingkar dan maksiyat kepada Allah. 101 Nilai Kesalehan dalam HAM Penegakan hak asasi manusia lebih mungkin berlangsung efektif jika melibatkan keyakinan keagamaan sebagaimana dianut penduduk Indonesia dengan merumuskan nilai-nilai ilahiah (dalam kaitan dengan iman ) dan ubudiah (dalam kaitan dengan pahala) dalam penegakan hak asasi manusia. 102 Buah Karya Kiai Ahmad Dahlan Salah satu karya besar Kiai Dahlan ialah begaimana ia menafsir Surat Al-Ma’un yang menjadi landasan hampir semua aksi sosial kemanusiaan sebagai bagian dari iman dan amal saleh. Jika membuang duri di jalan saja diyakini sebagai ibadah. Adalah termasuk prilaku ingkar dan tergolong maksiyat (menentang ketentuan Allah) seseorang yang secara sengaja atau tidak sengaja membiarkan belangsungnya derita dan kedzaliman.dasar. Tuhan mengecam dengan amat keras sekelompok orang yang tidak peduli nasib sesama. Ajaran-ajaran kemanusiaan sebagai landasan normatif dan teologis hak asasi manusia demikian itu amat kaya dalam setiap agama seperti agama Islam. Dalam sebuah hadits (sumber kedua ajaran Islam) dinyatakan pula bahwa seseorang belum terbukti beriman kepada Allah manakala belum bersedia memberikan barang sesuatu yang disenanginya kepada orang lain yang lebih membutuhkan. Jika kita cermati. Seseorang dilarang memakan makanan yang baunya dirasakan orang lain sebelum orang lain yang merasakan bau makanan ikut menikmati makanan tersebut. sistem yang tidak adil dan perlakuan yang bisa menyebabkan kemiskinan. Pembiaran kedzaliman dan kemiskinan demikian bisa berdampak lebih serius yaitu kekafiran. perundang-undangan yang berlaku. dan praktik penegakan serta sensifitas atas hak asasi manusia itu sendiri. maka penegakan hak asasi manusia dengan segala rangkaiannya bisa pula dikatakan sebagai sebuah praktik kesalehan. Demikian pula terhadap perilaku pembiaran perlakuan. membiarkan orang lain menderita dan diperlakukan tidak adil atau didzalimi. terdapat sejumlah ajaran Islam yang mengajarkan bahwa Tuhan Allah hanya akan menolong seseorang manakala orang yang berngkutan suka menolong sesamanya.

: . Eerleden: “…eerelid ditetepkan didalam 103 algemeene vergadering dengan voorstelnja Bestuur... rumah jompo dan korban perang..hal-hal yang berguna (7).. (i) Mengharuskan (tiada dilarang. Gagasan tersebut juga berkaitan dengan pengelolaan anggota Muhammadiyah yang tercermin dalam AD/ART yang diajukan ke Gubernur Jendral. bahwa maksud Qur’an ini. jangan sekali-kali merasa telah cukup pengetahuannya.” Dalam dokumen yang sama dinyatakan: “Di samping itu juga telah menjadi kebiasaan manusia: merasa segan dan tidak mau menerima hal-hal yang kelihatannya baru dan berbeda dengan apa yang sudah dijalani selama ini. “Jika disebutkan.. semoeanja perhimpoenan jang telah mendapat idin dari Negri.” Anggota biasa ialah seperti kita kenal sekarang..” Mungkin penting kita baca ulang prasaran PP (dulu HB) Muhammadiyah dalam Konggres Islam Pertama di Cirebon tahun 1922..” Anggota donatur: “… boleh sembarang orang tiada dipandang memegang Igama apa djoega atau bangsa apa joega. keadaan tanah Hindia Belanda berubah.” Artikel 4: “Maka anggotaanggotanja perhimpoenan itu. Pembacaan Kiai Dahlan terhadap surat ini mendorong aksi-aksi sosial memihak mereka yang hak-haknya sebagai manusia tidak terpenuhi karena sistem yang tidak adil.” Dalam transkrip pidato Kiai Ahmad Dahlan yang dimuat dalam Almanak 1923.” Dan dinyatakan: “Zaman berubah. Dalam naskah kesatuan hidup Kiai menyatakan adanya paralelitas antara kebenaran tekstual kitab suci dengan pengalaman otentik kemanusiaan dan ilmu dan peradaban. poliklinik dan panti asuhan serta sekolahan. Jadi perhubungan antara orang Islam dengan siapa juga tiada dilarang untuk keperluan hidup segala manusia . jalan pikiran orang pun berubah juga. Empati kemanusiaan pemenuhan hak-hak asasi manusia menemukan bentuk dan basis teologis dalam teks Surat Al-Ma’un ini. jaitoe orang jang telah banjak djasanja pada perhimpoenan. . penghidupan berubah. eerleden dan donateur atau jang soeka menolong. memang sudah sebetulnya. djoega boleh mendjadi donateur. jaitoe anngota biasa. rumah miskin. Usaha Kiai Dahlan mencari model distribusi harta dan profesionalitas bertemu dengan pengalaman orang-orang asing yang Nasrani. supaya ajaran agama berhasil yang bagus. harus diketahui. Artikel 1 ayat 2 AD dan ART 1912 dinyatakan tujuan gerakan: ”memadjoekan (modernisasi?) hal Igama kepada anggota-anggotanja. dinyatakan: “Manusia wajib mencari tambahnya ilmu pengetahuan. Hal ini memberi inspirasi pengadopsian model kepanduan. Tiap-tiap pengajaran agama itu harus dibuktikan dengan menjalankan akal. diprayogaake) persatuan segala manusia bagi segala perbuatan (muamalah) untuk keperluan hidup manusia. bahwa hidup orang Islam itu harus berasaskan Qur’an. apalagi menolak pengetahuan orang lain.. Jadi cara melebarkan agama pun harus berubah juga. Tetapi supaya terang maksud Qur’an. (e) Mengakui haknya akal dan ilmu. Karena mereka menyangka .

bahwa barang yang kelihatannya baru tersebut akan mendatangkan kecelakaan dan kesusahan walaupun jelas dan nyata bahwa orang yang mengerjakan sesuatu yang baru tersebut memperoleh kesenangan dan kebahagiaan. Sejak 10 tahun yang lalu saya berbicara mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) dan pembelaan terhadap orang miskin. Abdul Munir Mulkhan Bapak dan Ibu sekalian. Silakan. Marilah para pemimpin untuk segera berkumpul membicarakan kebenaran (hak) tanpa memandang dan memilih bangsa. kita bisa berkumpul bersama dalam acara Halaqah Islam. Namun mungkin waktu yang kurang berpihak.” 104 Kiranya patut kita ajukan pertanyaan. puasa. Seperti itu pula maksud Allah mengkritik orang yang rajin shalat. zakat dan haji tapi melupakan tanggungjawab sosial kemanusiaan.. Dr. Mungkin saya memperoleh keuntungan karena saya pernah hampir setiap hari selama kurang lebih 10 tahun ada di kantor PP Muhammadiyah. Saya merupakan orang a DIALOG b 107 desa yang masuk di Yogyakarta kemudian diterima Pak AR Fachruddin (Ketua PP Muhammadiyah waktu itu) dan saya disuruh menjaga perpustakaan. Abdul Munir Mulkhan Moderator : Ahmad Imam Mujadid Rais Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Puji syukur kehadirat Allah SWT. untuk apa dan siapa kita berislam dan bermuhammadiyah selain pengabdian pada Allah (li ta`abbudi)? Fungsi kerasulan bagi penyebaran rahmat untuk seluruh alam memberi pengertian bahwa ada tujuan-tujuan kemanusiaan dalam berislam. Mudah-mudahan acara ini mendapat berkah dari Allah SWT. Nanti juga akan disampaikan mengenai pandangan saya terhadap Muhammadiyah dan Kiai Ahmad Dahlan. Amin. Banyak sekali buku yang . pendiri Persyarikatan Muhammadiyah. . Secara normatif pembiaran terjadinya kemiskinan dan kedzaliman adalah pelanggaran HAM bahkan ketidaksempurnaan praktik iman dan Islam. Sekarang ini yang menjadi pemikiran saya adalah bagaimana caranya menerapkan ber-Islam dan ber-Muhammadiyah dalam konteks masyarakat modern tetapi tidak ada kaitannya dengan pemikiran syiah dan negara seperti Amerika. ***** 105 Narasumber : Prof. Abdul Munir Mulkhan (AMM) adalah Guru Besar Universitas Islam Negeri Yogyakarta dan anggota Dewan Pembina MAARIF Institute.. Saya termasuk sedikit orang yang memiliki dokumen lengkap mengenai Kiai Dahlan. Dalam sesi ini kita akan mendengarkan paparan Abdul Munir Mulkhan mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) dalam konteks sosio-ritual Kiai Ahmad Dahlan. dan Keindonesiaan ini. HAM.

tercecer dan saya termasuk orang yang suka ngopeni (menjaga) barang yang tercecer itu. Karena itu, saya sering memberikan bukti otentik mengenai apa yang saya sampaikan mengenai Kiai Ahmad Dahlan dan Muhammadiyah. Terkait tema yang sedang diangkat kali ini, untuk Indonesia, gagasan-gagasan HAM memang kurang menarik bagi orang Islam karena mayoritas masyarakat memiliki stigma bahwa HAM itu berasal dari Barat dan Yahudi. Padahal nilai universal HAM sebenarnya membicarakan dan membela umat Islam. Misalnya, akhir-akhir ini pemerintah daerah rajin melakukan pembersihan kota dengan cara menggusur masyarakat yang mayoritas Muslim dengan cara yang biadab. Tetapi, tidak ada organisasi keagamaan yang bersuara. Seperti juga kasus lumpur Lapindo, tidak ada yang bersuara padahal mayoritas korbannya adalah Muslim, termasuk NU yang mayoritas anggotanya menjadi korban. Saya pikir Islam itu tersebar luas bukan karena kekuatan fisik. Awalnya memang tersebar luas melalui perang tetapi itu bukan merupakan faktor utama. Begitu juga yang terjadi dengan Muhammadiyah. Kalau pada tahun 1970-an Muhammadiyah mengalami booming pada saat pemerintah menggalakkan lembaga pendidikan maka yang diuntungkan adalah Muhammadiyah karena sejak awal sudah memiliki lembaga pendidikan. Ketika membaca dokumen Muhammadiyah yang terbit pada tahun 1913, saya cukup terkejut dengan judul tulisan “Anggota”. Dalam dokumen Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah tersebut, anggota dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu biasa, istimewa, dan donatur. Yang menarik adalah mengenai penjelasan anggota donatur. Anggota donatur adalah “...boleh sembarang orang tiada dipandang memegang Igama apa joega atau bangsa apa joega, joega boleh mendjadi donateur, semoeanja perhimpunan jang telah mendapat idin dari Negri”. 108 Bedanya dengan anggota biasa adalah mereka tidak punya hak suara. Kiai Dahlan mendirikan Muhammadiyah sebagai aktualisasi keprihatinan dan komitmen yang kuat pada nasib umat yang miskin, bodoh, dan penyakitan. Dalam memperjuangkan misi mulianya Kiai Dahlan terusir dari komunitas masyarakatnya yang ortodoks. Hal ini yang saya kritik dalam disertasi saya mengenai Islam murni dalam gerakan Muhammadiyah (Islam Murni dalam Masyarakat Petani, 2000). Saya cari dokumen mengenai Islam Murni sejak dari dokumen Kiai Ahmad Dahlan yang meninggal pada bulan Februari 1923. Istilah itu baru muncul sekitar tahun 1930-an setelah kelahiran Majelis Tarjih. Saya juga sulit mencari dokumen Kiai Dahlan yang kemudian menjadi dasar bagi terbentuknya Majelis Tarjih tersebut. Kalau kita baca ulang dokumen pertimbangan-pertimbangan Majelis Tarjih, saat itu tentara Jepang belum masuk dan kala itu Muhammadiyah ingin menjadi saudara tua di antara umat Islam Indonesia bahkan Dunia. Lalu didirikanlah Majelis Tarjih untuk

menyelesaikan perselisihan di antara umat Islam. Dokumen mengena ini terbit tahun 1927. Dalam studi dokumen yang saya lakukan tentang kapan sesungguhnya Muhammadiyah mulai anti TBC dalam arti sekarang (takhayul, bid‘ah, khurafat), saya tidak menemukan Kiai Dahlan berbicara mengenai hal itu. Kalaupun ada hanya tawashul tapi Kiai Dahlan tidak pernah menggunakan katakata tajam. Namun bukan berarti TBC waktu itu tidak ada. Cara Kiai Dahlan dalam memberantas TBC sangat menarik dalam kaitannya dengan penegakan HAM. Dalam makalah saya jelaskan bahwa waktu itu rumah sakit yang ada adalah milik Kristen atau Katholik. Dokter yang ada adalah warga asing dan penjajah. Sementara orang Muslim memiliki keyakinan mistis dengan mengaitkan (penyakit) akibat karena kesambet (terkena) dedemit atau yang lain. Kiai Dahlan tidak menghantam keyakinan itu secara frontal. Justru beliau membuat rumah sakit dan bekerjasama dengan para dokter Kristen. Kiai Dahlan memberantas keyakinan khurafat dan kepercayaan fatalis 109 bahwa nasib miskin dan bodoh adalah takdir melalui institusi sekolah dan rumah sakit. Saya tidak setuju dengan disertasi Alwi Shihab (Membendung Arus: Respons Gerakan Muhammadiyah terhadap Penetrasi Misi Kristenisasi di Indonesia, 1998) bahwa Muhammadiyah lahir dari respon anti Kristen. Saya cari dokumen itu tidak ada. Studi Ahmad Jainuri menemukan bahwa Kiai Dahlan inklusif dan Muhammadiyah saat itu sangat terbuka. Hasil studi ini sama dengan kesimpulan saya. Misalnya dalam pembukaan poliklinik kedua tahun 1924 di Surabaya, yang membuka adalah dr. Sutomo, seorang dokter Jawa. Saya menduga dokter ini tidak bisa baca al Quran. Tetapi, dia tertarik dengan kewelasasihan (kelemahlembutan). Sutomo beranggapan bahwa kewelasasihan seperti cara Kiai Ahmad Dahlan merupakan siasat melawan kapitalisme. Dalam kapitalisme orang miskin tidak punya hak hidup meskipun tidak seburuk kondisi orang miskin di negara non kapitalis karena adanya jaminan sosial. Misalnya, di Kanada, saya menemukan jaminan sosial orang miskin besarnya adalah tiga kali gaji seorang profesor di Indonesia. Meskipun motifnya agar orang miskin tidak mengganggu tapi kemasannya menarik. Terakhir, kita baca dan refleksikan kembali tafsir Kiai Ahmad Dahlan tentang Surat Al Ma’un. Penafsiran saya tentang ini bahwa sholat saja tidak cukup. Bahkan, kalau kita memahami lebih lanjut, misalnya fawailul lil mushollin, yang celaka adalah mereka yang tidak menyantuni atau tidak membela orang miskin. Kiai Dahlan berulang-ulang mengajarkan itu pada murid-muridnya, apa sesungguhnya motivasi Kiai Dahlan mengulang-ulang itu? Kritik lain saya terhadap Muhammadiyah adalah mengenai anggapan Kiai Dahlan itu pedagang. Kalau beliau pergi ke suatu daerah membawa dagangan, itu iya. Namun ketika ada orang yang membutuhkan maka ia memberikan uang milikinya sebesar 500 golden. Kalau seorang

pedagang kan tidak begitu. Saya mengungkapkan banyak melalui buku Kesan dan Pesan Kiai Dahlan. Kiai Ma’ruf pernah menyatakan bahwa Kiai Dahlan itu adalah seorang sufi. Sufi 110 Ghazalian Cuma tidak memiliki tarikat. Tulisan-tulisan Ki Bagus Hadikusumo juga mencerminkan seorang sufi. Terakhir, berbicara mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) adalah bagaimana memperkecil kesenjangan politik dan sosial. Mayoritas orang yang dilanggar hak-haknya adalah yang tidak punya kekuatan, seperti bodoh, miskin, dan minoritas. Inilah dasarnya mengapa kita harus berbicara HAM. Dalam konteks dakwah Islam, sekurang-kurangnya hal tersebut merupakan cara kita menunjukkan kebaikan Islam. Dalam salah satu buku yang saya kutip dari kita kitab Jawa lama sekitar abad 19, saya menceritakan kisah pertemuan Musa dengan Khaidir. Musa ditanya, “Hai Musa, coba kamu jelaskan apa ibadah yang pahalanya langsung diberikan kepada Allah?” Musa menjawab, puasa dan shalat. Khaidir bilang, “Salah, itu kan sudah kewajiban manusia”. Ternyata, dalam diskusi ini Khaidir menjelaskan bahwa amal shalih yang langsung diberikan pahalanya oleh Allah adalah kalau kamu bisa memberikan pakaian orang yang telanjang, kalau kamu bisa memberikan makan orang yang kelaparan, dan kalau kamu bisa membuat tersenyum orang yang sedang menderita. Itu yang saya sebut sebagai argumen HAM. Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian, lebih lanjut nanti akan dilanjutkan dengan moderator. Kalau ada pertanyaan, saya akan memberi penjelasan. Terima kasih. Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Moderator Terima kasih Pak Munir atas presentasinya. Silakan jika ada yang mau bertanya. Ahmad Syauqi (SMU Muhammadiyah Jakarta) HAM menurut saya terbagi dua, yaitu HAM dalam perspektif Islam dan dalam perspektif Deklarasi Universal HAM (DUHAM). 111 HAM dalam perspektif Islam adalah seperti apa yang dijalankan oleh Muhammadiyah. Adapun HAM dalam perspektif DUHAM adalah apa yang dilakukan oleh Barat yang sekuler sifatnya, hubbun dunnya (materialisme). Saya melihat banyak orang Muhammadiyah dan tokoh Islam yang terpengaruh oleh konsep DUHAM Barat. Saya berpikir apakah tidak sebaiknya mengembangkan HAM dalam perspektif Islam. Bagaimana menurut Pak Munir Mulkhan? Somantri P (SMK Muhammadiyah Cirebon) Dahulu Kiai Ahmad Dahlan sangat inklusif, toleran, dan terbuka bekerjasama dengan non Muslim (Barat). Tetapi, sekarang Muhammadiyah banyak dicurigai oleh non Muslim dan justru kelompok Islam lain yang dekat dengan mereka. Saya setuju bahwa Islam memiliki konsep HAM yang bagus dan sekarang sedang dikembangkan MAARIF Institute. Pertanyaan saya, Islam mana sekarang yang tidak setuju dengan HAM?

dan subuh kira-kira hanya 2 jam. berkunjung ke Moskow. kemanusiaan. Ini adalah peringatan. Karena itu. Selama ini kita menganggap bahwa Islam yang sempurna ada dalam tafsir itu. semua ada dalam Islam. Prof. seperti di Syiah 112 dan Aljazair. Maka. Saya mau menjelaskan dengan cerita. Interval waktu magrib. mana yang spesifik Muhammadiyah? Solihin (Islamic Center Muhammadiyah Cianjur) Saya hanya memberikan komentar dan saran terhadap makalah Pak Munir. Dalam hal ini. tafsir Surat Al Ma’un yang sering dipaparkan Pak Munir Mulkhan dan Moeslim Abdurrahaman. Amin Abdullah tanya kepada saya apakah saya sudah shalat. 113 Contoh lain. Pada bulan Juni 2005. Jangankan al Quran. diriwayatkan bahwa Abu Sufyan atau beberapa pembesar Suku Quraisy yang lain saat itu sedang berkorban kemudian datanglah Nabi Muhammad SAW dan meminta daging korban. Moderator Saya persilakan langsung pada Pak Munir untuk menjawab. Supaya kita juga membiasakan diri menghilangkan kebiasaan bintang film yang selalu mengatakan “Tergantung yang di Atas”. Mohon kiranya Bapak membiasakan diri dengan kata-kata “Allah”.Tarmizy Idris (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Pertama. tetapi itu adalah penafsiran Pak Munir dan Moeslim terhadap Kiai Dahlan. Mungkin Majelis Tarjih perlu dibawa ke sini (Moskow). menurut hemat saya. saya beserta beberapa guru besar di Universitas Islam Negeri Jakarta dan Yogyakarta. itu semua juga ada. Sayangnya para ulama dan para ahli syariat kalau ke sini susah karena tidak bisa menganalogikan (qiyas) dan menafsir dengan apa. Padahal sebenarnya al Quran adalah bahasa. bukan didorong oleh Surat Al Ma’un. Dalam makalah lebih banyak menggunakan kata “Tuhan” dari pada “Allah”. di sana hampir tidak ada malam. isya. Sebab kalau kita melihat asbabun nuzul (sebab-sebab turun) Surat Al Ma’un. saya adalah Pokja Anti Korupsi PP Muhammadiyah. Saya bertanya ke guide orang Turki yang sudah lama tinggal di Nenglingrat. banyak komunitas di luar Muhammadiyah yang menulis dan berbicara tentang tema HAM. kita harus membuat tafsirnya. Mereka malah menghardik dan tidak memberi. Dalam al Quran dan Hadits tidak ada yang menerangkan hal ini. Kami berkeliling ke luar kota. Kedua. dan rasionalitas. “mati Pak”. Kalau kita melihat dalam konteks gerakan modern. kita menolak istilah-istilah dari luar. UUD . Karena pada bulan Juni. yang mendorong Kiai Dahlan untuk bertindak mendirikan rumah sakit dan sekolah adalah konteks sosialnya. menurut saya bukan hasil tafsir Kiai Ahmad Dahlan. Bagaimana kalau berpuasa? Dia bilang. sebenarnya. karena Nabi Muhammad SAW belum pernah ke situ. disponsori oleh sebuah lembaga Timur Tengah tetapi sangat sekuler. Abdul Munir Mulkhan Kita sering terperangkap bahwa Islam itu syumul.

peningkatan kualifikasi kesehatan.1945 saja diubah orang sudah bingung. kalau kemudian kita hanya mengikuti yang literal saja maka 114 Muhammadiyah tidak perlu lahir. Kebetulan dia adalah Ketua Pemuda Muhammadiyah setempat. Ketika Poso rusuh. . Terlebih. maka tidak perlu ada yang namanya organisasi Muhammadiyah dan lembaga pendidikan. sebulan kemudian saya berkunjung ke sana. yang di dalam tafsirtafsir lain belum ada. Paradigma kembali kepada al Quran dan Sunnah melahirkan purifikasi. cukup banyak yang telah disumbangkan Muhammadiyah kepada bangsa Indonesia melalui gerakan pencerdasan. Kiai Dahlan mengambil semangat kembali ke al Quran dan Sunnah ke Muhammad bin Abdul Wahab dan rasionalisasi dari Abduh. Saya kira itu dari saya. Sepanjang perjalanan sejarahnya. mengapa Muhammadiyah sekarang sering dicurigai? Sesungguhnya kalau kita mencari temuan yang dituduh teroris. Moderator Terima kasih Pak Munir. Terima kasih. Hebatnya. ada seorang pemuda yang datang dan bilang bahwa dia adalah komandan lapangan pembantaian. kalau dikatakan bahwa Islam itu sudah kaffah (komprehensif) dan tidak perlu yang lain. Karena. di tubuh Muhammadiyah sedang berlangsung ketegangan antara kubu yang konservatif dan moderat. dan kehidupan sosial. Yang terpenting saat ini adalah bagaimana caranya Muhammadiyah bisa menampilkan dan melahirkan Islam yang indah serta menawan kepada orang yang bukan Islam. Waktu itu. orang luar tidak tahu masalah ketegangan itu. 115 REFLEKSI DAN EVALUASI PERAN PENDIDIKAN DAN PELAYANAN SOSIAL AMAL USAHA MUHAMMADIYAH (Catatan-catatan) Husni Thoyyar 1. Jadi. dokternya dari Kristen dan mereka tidak dibayar. Kita tidak sama sekali menafikan adanya gerakan yang hampir sama dengan di tempat lain. Ini terjadi karena mereka dibesarkan pada periode ideologisasi Muhammadiyah. mudah-mudahan apa yang kita bicarakan tadi bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. khususnya dalam proses meningkatkan kualitas muatan pendidikan Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Sesungguhnya persoalan berkembang terus dan semua itu perlu pembahasan karena konteksnya berbeda. tetapi hasilnya berbeda dari kedua tokoh itu. Saat ini. Saya hanya menunjukkan bagaimana Ahmad Dahlan mengadopsi rumah sakit yang dalam sejarah Islam tidak ada. memang banyak yang berasal dari keluarga Muhammadiyah. Surat Al Ma’un yang saya sebut legenda adalah kecerdasan Kiai Dahlan bisa meng-create panti asuhan. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Selanjutnya.

kesehatan. Sedangkan dalam pengertian fisik merupakan lembaga tertentu yang didirikan oleh Muhammadiyah untuk menangani bidang tertentu. 2007). Muhammadiyah perlu melakukan muhasabah (evaluasi dan introspeksi) terhadap segala kekurangan.. memuat rumusan-rumusan ide dasar misi Muhammadiyah. Berdasarkan data terakhir (tahun 2005). seperti ditunjukkan oleh masih adanya fenomena kemiskinan. amal usaha Muhammadiyah yang terdiri atas amal usaha pendidikan. satu sama lain saling berkaitan. kemungkaran. Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dalam pengertian normatif. 2. naik sekitar 2. 4. tidak begitu menarik perhatian masyarakat. Kedua pengertian tersebut. dan strategi serta keputusan-keputusan formal persyarikatan Muhammadiyah.489 buah. dan ekonomi berjumlah 7. dan keterbelakangan. Kenyataan ini membuat 117 hasil-hasil yang telah dicapai oleh persyarikatan. Ide dasar amal usaha Muhammadiyah dapat kita pahami antar lain dari dasar-dasar pemikiran formal yang . misi.pemberdayaan taraf kehidupan ekonomi masyarakat selain tentu pencerahan kehidupan keberagamaan umat Islam. Pada dasarnya. belum diimbangi dengan peningkatan kualitas yang berarti. Oleh karena itu kiprah dan langkah Muhammadiyah dalam amal usahanya masih dirasakan belum mencapai puncak keberhasilan dalam mencapai tujuan dan cita-citanya.67 % dibanding dengan jumlah amal usaha tahun 2000. yaitu sebesar 5. 3. Dengan demikian diharapkan wawasan dan komitmen lembaga AUM tidak akan bertentangan atau menyimpang dari visi. sehingga dapat dipahami secara jelas hubungan antara ide dasar pendirian amal usaha Muhammadiyah dengan strategi dan kebijakan pengelolaan lembaga amal usaha Muhammadiyah.. oleh karena itu perlu didekatkan dan diletakkan secara proporsional. dan kemaksiatan di tengah masyarakat (Din Syamsuddin. sebagian besarnya berupa amal usaha pendidikan. sosial. yang beriringan dengan masih merebaknya fenomena kemusyrikan.40 %) yang karenanya amal usaha pendidikan dapat dikatakan sebagai amal usaha yang utama. Di samping itu. kelalaian dan kealpaan. sehingga Muhammadiyah semakin dituntut untuk merevitalisasi gerakannya terutama dalam amal usahanya. sehingga umat Islam belum dapat menjadi faktor efektif atau determinan dalam kehidupan kemasyarakatan dan kebangsaan Indonesia..797 buah (77. karena tidak dianggap sebagai sebuah inovasi baru. kebodohan. Amal usaha Muhammadiyah tersebut. Khutbah Iftitah Tanwir Muhammadiyah. Namun perkembangan amal usaha Muhammadiyah tersebut yang secara kuantitatif cukup besar dan merupakan aset sumber daya yang sangat berharga bagi persyarikatan..

apapun yang diusahakan dan bagaimanapun cara perjuangan Muhammadiyah untuk mencapai tujuan tunggalnya. karena justru inilah yang berkembang dan bahkan “dipelihara”. Muhammadiyah mendasarkan segala gerak dan amal usahanya atas prinsip-prinsip yang tersimpul dalam Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah. untuk menempatkan amal usaha sebagai instrumen bagi pencapaian tujuan Muhamamdiyah. 118 harus berpedoman. Oleh karena itu. 5. “jamaah”. bergerak membangun di segenap bidang dan lapangan dengan menggunakan serta menempuh jalan yang diridhai Allah”. maka . visi dan misi persyarikatan. maka harus disadari bahwa amal usaha Muhammadiyah dalam artian lembaga. melainkan lebih banyak pada “individu-individu pulau-pulau amal usaha”. Entitas atau postur persyarikatan tidak terlihat secara utuh. Sudibyo Markus dalam kaitan ini pernah menyatakan bahwa warga persyarikatan (pemimpin dan pengelola amal usaha) terjebak sebagai “pengrajin amal usaha” tanpa mampu memahami arah dan tujuan strategis persyarikatan. maka virus budaya konsumtif dan konflik akan masuk ke dalam tubuh Muhammadiyah. tidak semudah dan sesederhana seperti membalikkan telapak tangan. Jika amal usaha Muhammadiyah merupakan instrumen bagi pencapaian tujuan Muhammadiyah. dimana kesejehteraan. merupakan instrumen bagi pencapaian tujuan Muhammadiyah. Inilah yang harus dihindari dan diwaspadai. yakni mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya dengan “ummah”. 119 6. Amal usaha jangan dijadikan tujuan.. berpegang teguh akan ajaran Allah dan RasulNya. jangan sampai amal usaha yang dikembangkan itu beranjak atau menyimpang dari tujuan misi persyarikatan. kebaikan dan kebahagiaan luas merata. Sekali amal usaha dijadikan tujuan. Oleh karena itu. Berdasarkan ide dasar di atas. “keluarga sakinah” dan “qoryah thayyibah” sebagai akar rumputnya.. meskipun sulit. dalam kenyataan di lapangan.tercantum dalam Kepribadian Muhammadiyah angka 2 tentang “Dasar Amal Usaha Muhammadiyah” yang berbunyi “dalam perjuangan melaksanakan usahanya menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenarbenarnya. Mengapa demikian? Hal itu dikarenakan dominasi pendekatan amal usaha kelembagaan cenderung melahirkan “pulau-pulau amal usaha” yang kurang mendukung kultur.. dan angka 3 tentang Pedoman Amal Usaha Muhammdiyah yang menyatakan “. baik internal maupun eksternal. karena ternyata banyak tantangan dan hambatan bahkan ancaman. Gerak persyarikatan bukan dalam satu “kesatuan konvoi” melainkan dalam situasi “berpacu tanpa melodi”.

ketika masyarakat kini dan akan datang telah jauh berubah dari kehidupan sosial pada masa pendiri Muhammadiyah itu hidup. Adapun pendidikan Muhammadiyah sekarang.Muhammadiyah dengan seluruh kadernya dituntut untuk meningkatkan kualitas dan keunggulan dalam pengelolaan amal usaha sehingga dapat mengimbangi kuantitas yang selama ini terus berkembang. sedangkan menjadi murid berarti memiliki semangat dan etos belajar kepada siapa saja dan kapan saja. Abdul Mu’ti (2002) dalam “Mengembangkan Pendidikan Muhammadiyah menjadi Amal Shaleh Profesional” menjelaskan bahwa KH Dahlan mampu menawarkan model pendidikan baru sebagai pembaruan (ashlah) dari pendidikan konvensional sekolah Belanda dan pesantren. sekaligus mampu berkompetisi dengan pihak-pihak lain dalam usaha yang sama atau sejenis. Dalam hal ini penting untuk mengkritisi ide dasar dan etos pembaruan KH Ahmad Dahlan itu sendiri. dan berbagai tradisi keagamaan serta amal usaha Muhammadiyah perlu “dibedah” untuk menemukan kembali etos pembaruan seperti yang dipelopori oleh pendirinya. secara kuantitatif dan kualitatif lebih baik dibandingkan dengan pendidikan . Sejalan hal tersebut. Untuk itu perlu mengevaluasi gerak pembaruan Muhammadiyah yang hampir satu abad. Akibatnya praktek pendidikan lebih banyak merupakan repetisi (pengulangan) kegiatan sekolah saat awal gerakan ini berkembang. serta memiliki shibghah Islami yang menjadi identitas keunggulan dan trade mark-nya amal usaha Muhammadiyah. Selanjutnya Munir Mulkan menyatakan bahwa aktivis Muhammadiyah di bidang pendidikan lebih banyak meniru kegiatan yang dilakukan KH Ahmad Dahlan tapi kurang memahami hakikat dan gagasan dasar yang melatarbelakangi praktek pendidikan yang dikembangkan saat itu. bukan sekedar menerima atau melanjutkan “model” yang dulu dikembangkan KHA Dahlan seperti sekolah modern dan berbagai bentuk gerakan sosial yang kini mungkin sudah “usang” (model dan bentuknya). Melalui cara seperti ini. Etos belajar dan nalar pendidikan yang diungkapkan oleh KH Dahlan dengan kalimat pendek “jadilah guru sekaligus murid” yang mendasari praktek pendidikan masa KHA Dahlan tidak banyak dikaji kalau bukan tidak pernah diperhatikan. Padahal etos guru-murid sebagai etos belajar dapat dipahami sebagai kekuatan internal atau ruh ijtihad di 120 bidang pendidikan. Menjadi guru berarti memiliki semangat/etos penyebaran ilmu dan nilai kepada orang lain. kata Munir Mulkan. sehingga pendidikan Muhammadiyah pada waktu itu mampu melahirkan generasi baru yang “lebih sempurna” dibandingkan dengan alumni pesantren dan sekolah Belanda. mungkin bisa dikembangkan “model-model baru” pembaruan.

Motivasi ini melahirkan amal usaha “asal jadi” dan bukan “apakah 121 benar-benar diperlukan”. tetapi jika diletakkan dalam kerangka “spirit” pembaruannya. banyak terdapat kecenderungan. Sebagian lagi bekerja di Muhammadiyah. Mengapa tidak memperkuat SD/SMP Muhammadiyah yang sudah ada secara bersamaan?. Apalagi jika dilihat dari motivasi pendirian lembaga pendidikan Muhamadiyah. pendidikan Muhammadiyah saat ini banyak mengalami kekurangan. Kelemahan pendidikan Muhammadiyah lainnya menurut Abdul Mu’ti adalah pemaknaan “ikhlas” yang tidak proporsional dalam proses pembelajaran. dalam jangka panjang menimbulkan image negatif terhadap pendidikan Muhammadiyah karena banyak lembaga pendidikan Muhammadiyah yang jauh standar nasional pendidikan. pendidikan Muhammadiyah didirikan karena alasan formalitas organisasi daripada motivasi aqidah diniyah. padahal jika dikaji berdasarkan pemaknaan konstektual Al-Qur’anm konsep ikhlas menghendaki “genuine motivation” dan “genuine work” kerja konsisten dengan motivasi dan dilakukan sesuai dengan kompetensi bukan asal jadi atau alakadarnya.Muhammadiyah zaman KH Dahlan. yang karena tuntutan kebutuhan. Banyak pengamat. Akibatnya pendidikan Muhammadiyah tidak dapat merekrut SDM yang qualified dan professional. Bahkan banyak kritik yang menyatakan bahwa pendidikan Muhammadiyah sangat konvensional dan kehilangan elan pembaruannya. Akibatnya tidak jarang terjadi “persaingan” kurang sehat antara sesama pendidikan Muhammadiyah. Sebagian mereka adalah PNS yang bersedia mengabdi dengan sisa-sisa tenaga dan pikiran yang dimilikinya untuk Muhammadiyah. . juga bekerja pada lembaga lain. Bagaimana mungkin Ranting/Cabang yang saling berdekatan sama-sama mendirikan SD/SMP. padahal disekitarnya telah berdiri sekolah negeri dan swasta lainnya. Jika dibiarkan. bahkan para pimpinan Muhammadiyah yang mengukur keberhasilan pendidikan Muhammadiyah dari jumlah formal yang telah dilaksanakannya. 7. bukan pada “spirit” pembaruannya. Konsep “ikhlas” sering dipahami sebagai aktivitas dengan imbalan seadanya bahkan tanpa imbalan sama sekali. Masih banyak tenaga pendidik di Muhammadiyah yang melakukannya secara “sambilan”. Kenyataan ini nampaknya disebabkan antara lain oleh sikap “konservatif” yang mengukur pembaruan pendidikan Muhammadiyah dari “format” pembaruan pendidikan yang dilakukan oleh KH Dahlan. Akibatnya pendidikan Muhammadiyah kurang mampu merespon dinamika eksternal yang terjadi di masyarakat karena tidak mampu memberikan solusi kreatif terutama pada tingkat kelembagaan dan kurikuler. dan amal shaleh yang melandasasi aktivitasnya.

shalat jamaah. Beliau adalah mantan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta dan Wakil Ketua Dikdasmen PP Muhammadiyah Periode 2005-2010. Kali ini kita akan melihat apakah proses pendidikan dan pelayanan sosial amal Muhammadiyah bisa menjawab beberapa persoalan asasi manusia. Sebenarnya dari agama ada ibadah. itulah sumbangan yang bisa diberikan oleh Muhammadiyah kepada umat. Itu ada di Kecamatan Cileles. Muhammadiyah harus berinterospeksi sehingga umat Islam belum menjadi faktor . kalau Muhammadiyah melarat berarti ia gagal. pengikisan kemiskinan menjadi terhambat karena masyarakat menikmatinya. senin ke sebelah selatan. Jadi. Din Samsuddin. kalau berbicara masalah kemiskinan. Husni Thoyyar. kalau kita miskin itu adalah kegagalan kita dalam beragama. Mereka pada hari ahad melakukan sujud ke sebelah timur. dan ada jami‘ah (universitas). Itu pengajaran kita menjadi cerdas. Prof. Ada peran positif dan kelemahan Muhammadiyah yang pernah disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah. Pendidikan salah satunya adalah merupakan usaha untuk menjadikan peserta didik menjadi kritis. Tadi malam ada tayangan yang mengupas kemunculan kelompok Islam sejati di Banten. Itu adalah PR Muhammadiyah. Telah hadir bersama kita Bapak Husni Thoyyar. Selama hampir seratus tahun. Rangkas Bitung. khususnya dalam bidang kemiskinan dan kesehatan.Ag. dalam forum tanwir 2007 di Yogyakarta. dan seterusnya. M. Husni Thoyyar Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Namun sering kali kita terbentur di lapangan dengan cara pandang bahwa miskin dan bodoh adalah takdir. Lebak. a DIALOG b 123 Dalam makalah saya tidak menyebutkan nama karena saya hanya mengutip beberapa hal yang saya setujui. H. menurut saya. Peserta didik bisa mengerti tentang alam sekitarnya dan mereka menjadi terlibat dalam usaha perubahan masyarakat. Muhammadiyah menyumbangkan pendidikan bagi kecerdasan bangsa. Dalam diskusi sebelumnya kita telah mengetahui bagaimana persoalan hak asasi manusia di Indonesia dan kondisi itu membutuhkan peran Muhammadiyah. Bapak dan Ibu sekalian. Moderator : Ahmad Imam Mujaddid Rais Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Muhammadiyah juga melakukan pemberdayaan masyarakat tetapi Muhammadiyah sebagaimana kritik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum memiliki peran agar masyarakat menjadi kaya.**** 122 Narasumber : Drs. Kita harus ber-fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) dengan siapapun. Poin pertama makalah saya adalah peran Muhammadiyah. lalu ada masjid jami’. Dengan begitu. Silakan.

Peran Muhammadiyah dalam akidah. Kita memiliki kendala. Mereka mau dan ketika dipanggil bersedia datang. Oleh karena itu. dari 33 wilayah hanya 2 wilayah yang memberikan data itupun tidak komplit. saya di DKI mempelopori fit and proper test untuk calon dekan dan rektor sejak tahun 2000. Ini ironisnya. Memang amal usaha Muhammadiyah sangat 124 besar dan bermanfaat tetapi masih belum diimbangi dengan kualitas sehingga tidak begitu menarik bagi masyarakat. kita tidak memiliki kepedulian terhadap data. Belum dianggap inovasi. keislaman. Besok tanggal 1 Juni 2007 kita akan minta lagi melalui forum rapat koordinasi pimpinan Dikdasmen wilayah. masih dianggap biasa-biasa saja. dan muamalah belum selesai.033 sekolah tetapi baru 40 persen yang memberi tanggapan. Inilah yang harus dihindari meskipun sulit karena sering konflik justru dipelihara. kiprah dan amal usaha Muhammadiyah dituntut untuk merevitalisasi gerakannya. Ada hal yang sangat ironis. ada sejumlah 749 buah amal usaha Muhammadiyah. Berdasarkan data sementara. tetapi kapan mulainya kita belum bergerak. Memang ada kenaikan dari kelembagaan. Ini semua kita sudah lepas. Padahal hampir tiap 5 bulan sekali kita mengirim form ke sejumlah 4. Kita berbicara terbuka saja. maka harus disadari bahwa pendidikan dan amal usaha merupakan instrumen untuk melaksanakan misi dan tujuan persyarikatan. Maka. banyak pengrajin amal usaha yang tidak tahu bagaimana pengertian normatif amal usaha yang di sana merupakan dasar pendirian amal usaha. Mereka menyadari bahwa rektor adalah pelaksana dan persyarikatan adalah pemilik. Ada kecenderungan menjauh. Ide dasar amal usaha harus kembali pada rumusan “segala gerak amal usaha Muhammadiyah memenuhi prinsip tauhid. Pengertian normatif dan fisik mestinya dikaitkan dan didekatkan. Tidak ada nuansa yang berbeda antara masuk sekolah Muhammadiyah dengan yang lain. Sekali amal usaha dijadikan tujuan maka virus konflik akan ada di antara manusia. 1995-2000) untuk membuat peta pendidikan. sehingga Muhammadiyah menjadi merk seperti warung. Padahal pada dasarnya amal usaha Muhammadiyah memuat ide dasar Muhammadiyah. Kita maunya semua terbuka supaya kita bisa bekerja dengan evaluasi. Memang di lapangan usaha itu tidak mudah karena tantangan dan hambatan internal dan eksternal banyak. dan kemasyarakatan”. sampai sekarang kita tidak memiliki data peta pendidikan. Kita sadar ada kelemahan. Ketika Mukernas Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah kemarin. akhlak. Padahal Muktamar Muhammadiyahdi Aceh mengamanatkan kepada Majelis Dikdasmen (periode Yunan Yusuf. Pak Sudibyo Markus (Ketua PP Muhammadiyah 2005-2010) pernah mengatakan bahwa warga persyarikatan banyak menjadi pengrajin amal usaha tanpa mengerti maksudnya untuk . Berdasarkan pada ide dasar dalam kepribadian angka 2 dan 3.determenistik bagi bangsa ini. Dan itu pun belum ditindaklanjuti.

dalam hal ini penting mencermati dan mengkritisi ide Kiai Dahlan karena masyarakat waktu itu berbeda dengan sekarang. Seolah semua ranting harus mendirikan sekolahan. seperti kepala keluarga sebagai akar rumput tujuan Muhammadiyah. Apalagi jika dilihat dari motivasi pendirian banyak didirikan sekolah Muhammadiyah hanya karena alasan administratif organisasi. Sekarang ada 30 lembaga pendidikan di Jakarta yang baru dan memiliki standar internasional. kata Pak Munir. kita perlu mengevaluasi tradisi keagamaan Muhammadiyah yang sudah berusia hampir satu abad dan mengevaluasi amal usaha Muhammadiyah agar menemukan kembali semangat pembaruan yang dipelopori Kiai Ahmad Dahlan. Akibatnya. Abdul Mu’ti (Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) menyatakan bahwa Ahmad Dahlan bisa menawarkan model pendidikan baru di samping sekolah Belanda dan pesantren. Filosofi “Jadilah guru dan murid”. Sekarang. Menjadi guru berarti memiliki etos penyebaran ilmu dan menjadi murid berarti bersedia menuntut ilmu dari siapapun. Ada inovasi di sana. Oleh karena itu. Padahal itu bisa menjadi ruh ijtihad dalam dunia pendidikan. ada Surat Al Maun. Oleh karena itu. karena dominasi pendekatan amal usaha yang 125 cenderung mendekati pulau-pulau amal usaha.mewujudkan tujuan persyarikatan. Hal ini nampak dari ukuran pendidikan hanya dengan format Kiai Dahlan pakai bangku tetapi spirit pencerdasannnya tidak ada. Tetapi sekarang banyak kritik bahwa pendidikan Muhammadiyah 126 sangat konvensional dan hilang elan pembaharuannya. saya dan Pak Malik Fadjar mengikuti workshop tentang pendidikan berbasis pesantren. Mengapa demikian. Banyak pemimpin Muhammadiyah yang melihat pendidikan Muhammadiyah hanya dari segi jumlah sampai 7 ribu. Sehingga lembaga pendidikan hanya merupakan repetisi. Oleh karena itu. Itu yang dirasakan. maka kita harus meningkatkan kualitas kita. jika amal usaha merupakan instrumen untuk mencapai tujuan Muhammadiyah. Ada ide dasar Kiai Dahlan. Hanya saja di dalam forum muktamar tidak perlu diungkapkan di depan pers. pendidikan Muhammadiyah kurang mampu merespon dinamika masyarakat. Rumah sakit sebenarnya memberikan pencerahan sambil membuat mereka menjadi sehat dan cerdas. “Jadilah guru sekaligus murid” tetapi itu tidak kita pahami. bukan nalarnya yang diambil. Adapun pendidikan Muhammadiyah secara kuantitatif dan kualitatif lebih bagus daripada zaman Ahmad Dahlan.Karena itu yang menggejala maka akibatnya terjadi degradasi pendidikan Muhammadiyah. banyak sekali orang yang bergerak di pendidikan hanya mengikuti Kiai Dahlan tetapi kurang memahami ide dasar yang dicetuskannya. Bahwa sakit dan sehat adalah usaha manusia bukan karena dari takdir begitu. Kalau sekarang kan sama saja. Gerak persyarikatan centang perenang. Tadi pagi. itu luar biasa. Tetapi . Kita ini.

lembaga tidak memiliki kualitas sebagian guru adalah PNS yang beramal mengajar di Muhammadiyah atau guru yang hanya sambilan di sekolah Muhammadiyah. “berikhlas-ikhlaslah dalam bermuhammadiyah. Moderator Terima kasih. Marilah kita terus mencari jawaban terhadap tantangan yang banya kita hadapi sehingga kita bisa menyumbang dalam mencerdaskan bangsa. Yang . Di sini kata ikhlas disalahpahami sebagai tidak dibayar. Kalau kita lihat data Profil Muhammadiyah 2005. ada sekolah Muhammadiyah kalau dia mengajar 10 jam pelajaran. yang bagus dan yang lemah. Sekian. maka akan rugi di Muhammadiyah dan amalnya juga tidak diterima Allah”. Dalam satu kawasan. sehingga ujian nasional menjadi momok. Hal yang lain adalah soal ikhlas. transportnya lebih mahal daripada honornya. lemahnya manajemen sekolah. Jika ini dibiarkan. Amal usaha Muhammadiyah menjadi cara untuk menjawab persoalan bangsa yang kompleks. dan lemahnya pendataan. Maka.281 buah lembaga pendidikan SD sampai perguruan tinggi dan pesantren. Padahal menurut al-Quran itu akhlas adalah dikerjakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kompetensi. Sehingga mencari tenaga pengajar model gratis. ada sejumlah 5. Ini kebersamaan yang perlu terus kita kembangkan. Oleh karena itu. Dengan sistem cluster. misalnya cluster di tingkat ranting atau cabang. kalau ada 20 sekolah sekabupaten. kesan bank tersebut. Seperti kata Ki Bagus Hadikusumo. kalau memakai jasa satu bank syariah. apakah sudah bisa menjawab. masukkan semua ke bank itu. menyatu dan ada sekolah pembina yang akan bertukar pengalaman atau menyebarluaskan keberhasilan kepada sekolah Muhammadiyah yang lain. Lembaga pendidikan dan amal usaha pelayanan sosial adalah untuk mencerdaskan bangsa sekaligus mengikis beberapa persoalan akidah. Karena kalau tidak ikhlas. kurangnya sarana pendidikan. Semua itu kita uji dengan keberadaan amal usaha Muhammadiyah sekarang.tidak ada pertanyaan kualitas dan studi kelayakan apapakah lembaga pendidikan tersebut didirikan. maka dalam jangka panjang akan menyebabkan image negatif pendidikan Muhammadiyah karena banyak lembaga pendidikan Muhammadiyah yang tidak memenuhi standar pendidikan. perlu cluster (pengelompokan) sehingga peran Majelis Dikdasmen meningkat dan sekaligus memberikan keleluasaan lembaga pendidikan supaya bisa berkualitas. rendahnya kualitas pendidik. Mengapa dalam dua ranting berdekatan ada SMP Muhammadiyah. Sekarang di Jakarta. Akibatnya. Saya mengusulkan nanti ada cluster pendidikan Muhammadiyah. sekolah Muhammadiyah menjadi besar sehingga sekolah kecil pun bisa menerima pinjaman. kurangnya dana pendidikan. Saya kira itu pancingan dari saya. Karena tidak mapan. Dengan jujur kita 127 mengakui ada problem rendahnya kualitas pendidikan.

200-300 juta dan itu bisa membantu SMP dan SD Muhammadiyah. Sekarang. Ini merupakan persoalan di Majelis Dikdasmen. Dari beberapa refleksi dan evaluasi. Menarik berbicara tentang Muhammadiyah. Tetapi saya melihat ada kekurangberanian Muhammadiyah meningkatkan biaya pendidikan untuk kepentingan amal usaha Muhammadiyah dan penghasilan guru. Beberapa lomba juga kami menangkan. Saya sudah lama mengajar di SMA Muhammadiyah Kramat.200 orang ada sekitar uang Rp. Sejak dahulu saya belum mendengar ada solusi konkrit dalam mengatasi persoalan pendidikan kita. saya cukup prihatin terhadap kurikulumnya yang kadulawarsa.mungkin masih lebih rendah dibanding dengan sekolah yang lain. Memang ketidakjelasan penanganan persoalan di Muhammadiyah itu menjadi persoalan. 3. Saya tidak tahu. Untuk menutupi kekurangan. saya lebih mendukung kebenaran tetangga saya.dikatakan Pak Husin tadi adalah pancingan buat kita semua. Kami masih bisa memberikan saldo antara Rp. Bukan hanya karena saya berasal dari keluarga Muhammadiyah tetapi juga karena ada garansi sentralisasi keuangan. di sekolah Muhammadiyah Cirebon satu jam masih 129 dihargai Rp. 22. Dan itu terjadi karena kurang uang. Pengalaman kami di SMK Muhammadiyah Cirebon dengan jumlah siswa 1. Saya pernah mendaftarkan diri sebagai PNS dan hasil ujiannya menonjol. Yang ketiga.5 milyar yang dikelola. Kalau merujuk pada pemaknaan ikhlas yang tadi disampaikan maka di Muhammadiyah tidak ada yang ikhlas. saya mengajar Al Islam dan Kemuhammadiyahan yang carut marut. semoga kedepan ada perbaikan. Sekarang. Apakah ini ada solusinya? Yang kedua. baru sebatas wacana dan 128 keluhan. Itu untuk kesejahteraan dan menopang hal yang lain. Orang bekerja kalau ada uangnya. Saya lebih concern terhadap Muhammadiyah. Kalau kami di Cirebon. Itu karena masih menjadi sambilan.. Somantri (SMK Muhammadiyah Cirebon) Saya juga ingin menyampaikan bahwa sejak 1990-2000 sudah aktif di Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Cirebon. yaitu sistem satu atap. Sukidi. Saya pikir yang Bapak sampaikan masih bersifat wacana tetapi tidak ada solusi kongkrit. saya mengamati bahwa dalam soalsoal yang dibuat Majelis Dikdasmen terdapat banyak kesalahan dalam menulis ayat-ayat al Quran. Namun ketika ada penawaran dosen saya tidak mengambilnya. Syauqi (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Saya adalah pengajar di SMA Muhammadiyah Kramat. Tolong dibenahi. Sebagai guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Juga ada sekolah farmasi yang dikelola Muhammadiyah dan itu unggulan. 5-10% uang ujian harus disetor ke majelis. silakan bila ada tanggapan. untuk sekolah kami yang maju . Mungkin Bapak punya cara untuk mengatasi masalah kurikulum dan buku-buku yang kadaluwarsa. Kami selalu menempati unggulan se-Jawa Barat.500.

Nasihin (SMK Muhammadiyah Cilengsi. pendidikan Muhammadiyah tidak memiliki keunggulan khusus dibanding sekolah lain. di tempat saya ada penggolongan. Dimana letak modernismenya? Di sisi lain. Persis seperti yang disampaikan Pak Syauqi bahwa dalam buku Al Islam dan Kemuhammadiyahan terdapat banyak sekali kesalahan ayat-ayat al Quran. yang memahami betul amal usaha Muhammadiyah sangat sedikit. Itu karena tidak ada keberanian. suatu saat Muhammadiyah tinggal nama. Bogor) Materi ini lebih tepat kita sebut sebagai evaluasi dan refleksi perjalanan pendidikan Muhammadiyah. metode pembelajaran.di SMK Muhammadiyah. mengapa tidak membuka peluang? Hal yang lain. seharusnya kita malu karena pengelolaan dan pendataan tidak pernah kita lakukan secara profesional. dan kualitas tenaga pendidiknya. untuk mendata sekolah saja masih kurang baik. dimana juga karakter modernismenya kalau pendidikan Muhammadiyah sekarang sama dengan sekolah yang lain? Atau mungkin malah lebih buruk. banyak tenaga pengajar kita yang tidak mengerti apa tujuan gerakan Muhammadiyah. Saya pesimis. Memang konsekwensi sekolah besar. Hal yang lain. Sejak tahun . Jadi. Banyak bangunan yang tidak berarti. Persoalan ini pernah saya kirim ke Majalah Suara Muhammadiyah tetapi tidak mendapat tanggapan. Siti Alfiyah (SMA Muhammadiyah Palu) Apa yang Bapak sampaikan mengenai evaluasi peran pendidikan dan amal usaha Muhammadiyah tentu saja perlu ada jalan keluarnya. perlu ada evaluasi terhadap sistem pendidikan kita secara menyeluruh. Pada konteks lain. Tetapi. Perlu 130 diketahui. Sehingga saya harus mengajar mereka membaca al Quran supaya sejalur dengan misi dakwah Muhammadiyah. Misalnya ada guru PNS yang mengajar hanya sampingan dengan banyaknya lulusan perguruan tinggi. Saya menanggapi bahwa materi sore ini adalah evaluasi dan refleksi. Dahulu gaji saya cukup besar dibanding dengan PNS golongan yang sama. Untuk itu. tetapi sekarang lebih rendah. saya 3D. Tahun yang lalu kami mengadakan ujian yang sama. kelambanan majelis menyebabkan masyarakat merasa kurang terpenuhi kebutuhannya karena penambahan amal usaha tidak bisa memacu dengan baik. Banyak guru Muhammadiyah tetapi tidak bisa membaca al Quran. Sehingga ada satu mata pelajaran yang diberikan di kelas satu sampai kelas tiga tetapi muncul hanya satu soal. banyak sekali orang yang masuk amal usaha Muhammadiyah tidak mengerti apa itu tujuan Muhammadiyah. Menurut Bapak. baik aspek kurikulum. Sebagai organisasi yang mengklaim diri gerakan modernisme. apa ini sudah dievaluasi tetapi tidak ada kemajuan? Kalau kita sadari betul ketika masuk Muhammadiyah. Itu pun masih dirasakan kurang manfaatnya. kami juga usul untuk siswa baru akan ada tambahan 100 ribu untuk tambahan amal usaha dan mengatasi operasional. Kita ketahui bahwa Muhammadiyah adalah gerakan modernisme.

apalagi ke pimpinan pusat. Memang selalu ada tembusan dalam setiap pembuatan laporan ke Departemen Pendidikan Nasional tetapi kenapa hal tersebut tidak bisa dilakukan terhadap Muhammadiyah. setiap hari sebelum pelajaran dimulai ada waktu untuk mengaji. Tetapi teman-teman yang lain kurang sekali yang mengerti Muhammadiyah. Keminiman dana sangat berdampak pada kualitas pembinaan guru-guru di sekolah. terus terang saya sampaikan mengapa saya menyampaikan Al Islam dan Kemuhammadiyahan dari tahun ke tahun saya tidak pernah diganti. saya menawarkan sistem cluster (pengelompokan) sebagai salah satu solusi. Kalau kami berkeinginan cukup diserahkan pada guru saja. Dengan membedah masalah ini kita dapat mengetahui apa yang mungkin dilakukan. kalau kondisinya sudah kondusif maka tidak perlu ujian bersama. Kita ingin guru tidak sama pengetahuannya dengan murid. saya telah mengajar pelajaran Kemuhammadiyahan. Ternyata. Mengenai kendala pembelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan sudah diatasi dengan keberadaan standar kurikulum Al Islam dan Kemuhammadiyahan.1990. Saya berharap pengurus majelis berkoordinasi dengan perguruan tinggi agar dapat membantu lembaga pendidikan Muhammadiyah yang lain. solusi kongkritnya kita cari bersama. Sampai sekarang. Sebenarnya langkah tersebut sudah dilakukan Majelis . Tetapi dalam UU Nomer 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional ada ujian oleh guru dan pemerintah. Kebijakannya diserahkan ke masingmasing wilayah sehingga tidak ada soal-soal yang salah. menjadi guru sekaligus siswa. 132 Mengenai ujian bersama. Saya tidak mengerti bagaimana Majelis Dikdasmen memahami kami. Pada saat saya menghadiri peresmian gedung SD Muhammadiyah Bodon di Kotagede Yogyakarta. Salah satunya dengan cluster. Kita juga sudah membentuk tim penyusun buku dan sekarang dalam proses penyusunan. Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah hampir tidak bisa menanganinya jika data saja tidak memiliki. Lembaga pendidikan Muhammadiyah adalah milik kita semua. Jadi. bukan hanya Muhammadiyah. Selain itu. serahkan saja pada guru. seolah semua Muhammadiyah harus mendirikan amal usaha padahal di sampingnya sendiri sudah ada. Standarisasi kurikulum (tanpa memberi detail isi) ditujukan agar mendorong guru untuk bersikap kreatif. Husni Thoyyar Memang perlu disampaikan bahwa ini adalah evaluasi dan refleksi. Saya mohon ada solusi yang terbaik soal ini. terutama di daerah Indonesia Timur. Soal keikhlasan memang selalu 131 ada masalah dan masalah kesejahteraan guru tidak. mereka menampilkan anak-anak kelas 4 yang hafal Surat Al Ghosyiyah dengan bagus. Dalam menghadapi permasalahan yang mengemuka. Saya mohon Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah memberikan solusi terbaik.

Di pusat dihimpun untuk dipinjamkan ke sekolahsekolah. Dia pernah menjadi konsultan sekolah Kristen membuat science center.Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Cirebon. Ada kesepakatan antara guru SMA Muhammadiyah dan PGA Negeri bisa menjadi satu sekolahan sehingga seluruh siswa PGA Negeri adalah Muhammadiyah. Contohnya data sekolah di Kabupaten Bantul dan Kulonprogo di DIY menjadi detail setelah ada bencana gempa. Sampai saat ini pembinaan ke daerah Indonesia Timur terus berjalan dengan segala keterbatasannya. bukan hanya masalah finansial tetapi bagaimana kita bisa mentransformasikan ide Muhammadiyah yang terlalu tinggi supaya bisa diberikan guru kepada anak didik. Padahal pinjaman itu sangat ringan karena menghindari riba. Apa mau dikata. Dulu saya dan Prof. Memang perlu ada ghirah (semangat). Dari mimpi kita bisa membangun banyak hal. Dulu sekolah Muhammadiyah di Cirebon ditakuti Sekolah Santa Maria karena ada komitmen dan peran yang begitu konsisten. mulai dari level etik sampai praktek ekonomi. Perlu pemberdayaan anggota majelis dari daerah sampai pusat. Masalah yang ada marilah kita selesaikan dan lakukan apa yang bisa sebagaimana konsep Al Maun. Kalau pengurus Majelis dan kepala sekolahnya bekerja secara sambilan maka hasilnya pun sebatas sambilan. ada dana sangat besar jumlahnya yang “parkir” di sekolah-sekolah tetapi tidak kembali. itu pun biasanya dikerjakan oleh sumber daya manusia yang berbasis LSM ataupun NGOs. Cuma bagaimana cara menagihnya kembali itu masih menjadi persoalan. Yang kedua. Kalau sekarang banyak yang ikhlas tapi tidak profesional karena kita tidak memberikan imbalan yang wajar Marilah kita bermimpi. Moderator Silakan jika masih ada tanggapan ataupun pertanyaan lain. seorang kader Muhammadiyah. Artinya. 133 dan daerah. salah satu faktor penting dari keberhasilan tersebut adalah adanya keikhlasan yang profesional. tentang permasalahan skill dan sumber daya pengajar. Mungkin sebaiknya ada musibah dulu baru ada kesadaran pentingnya data. Dulu ada UIJ yang dihimpun di pusat. Azyumardi Azra bermimpi membangun IAIN Jakarta menjadi Universitas Islam Negeri. ya kenyataannya data saja kita tidak punya. Lalu mengenai usulan menjalin kerjasama dengan PTM. Pada masa Pak Yunan Yusuf (Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah periode sebelumnya) sudah ada peraturan yang indah kalau dipatuhi dengan baik. Tolong nanti dibuatkan rencana tindak lanjut yang nanti akan dilaksanakan dari pusat sampai daerah. Menurut saya. Ihsan (DPP IMM) Saya melihat dalam pendidikan Muhammadiyah ada banyak permasalahan. wilayah. Kepala sekolah berjiwa sangat nasionalis dan konsisten. mari kita terapkan model pendiri Muhammadiyah. Tetapi.Soal modernisme Muhammadiyah. Dia menyesal kenapa yang . saya tertarik dengan gagasan Agus Soewarno.

saya menjabat kepala sekolah sejak 1998 dan sudah menjabat untuk yang kedua kalinya. Internalisasi nilai ini tidak mudah karena secara metodologis internalisasi nilai tidak hanya di sekolahan namun juga di keluarga. Solusinya bagaimana? Syafrudin (Majelis Dikdasmen PWM Sulawesi Tengah) Pendidikan adalah sistem yang melibatkan banyak komponen. kenapa tidak kita beri imbalan yang pantas. Ini bukan hanya soal uang tapi juga komitmen.memanfaatkan dia bukannya orang Muhammadiyah tetapi pihak lain dan dengan bayaran yang sangat mahal. saya menerima sejumlah 126 siswa dengan sisa keuangan Rp. masyarakat mulai percaya. Jadi. Muhammadiyah mulai naik kepercayaannya. Memang ada sekolah kita yang kurang berkembang. Saya lihat Majelis Dikdasmen juga sangat sibuk sendiri tanpa melihat kepentingan pendidikan. kita perlu menciptakan berbagai model. Tetapi dengan banyak sekolah negeri malah mundur. dan lain 135 sebagainya. Saya pikir sejak tingkat dasar harus ditanamkan betul nilai-nilai. Ini harus kita hargai usaha kita sendiri. Mungkin bisa menjadi refleksi untuk daerah lain. Ketika saya diangkat menjadi kepala sekolah. Tetapi saya segera ke Depdiknas dan ternyata ada sejumlah 22 orang yang mau menjadi guru TPK. Kenapa hal ini tidak diterapkan? Apakah karena 134 Dikdasmen yang tidak bisa memahamkan atau arus bawah yang tidak mengerti? Lukmanul Hakim (SMA Muhammadiyah Tasikmalaya) Saya akan berbicara mengenai pengalaman di Tasikmalaya. Kalau ada uang. Persoalannya. mulai dari segi pengelola. saya sempat resah dengan kondisi lingkungan kalangan muda. Terakhir. 116. Setelah itu. Bukan kita yang mundur tetapi karena memang kebutuhan masyarakat maju pesat dan kita masih statis. keuangan. tetapi maju. saya melihat pendidikan dari segi aspek. Saya percaya masih banyak lembaga pendidikan yang favorit dan menjadi rujukan. Tetapi kami kesulitan pengaturan keuangan karena tidak ada aturan yang dibuat oleh Muhammadiyah sementara dari negara sangat jelas. prasarana. Kalau masalah keuangan masih menjadi masalah maka jangan berpikir masalah kualitas. Kepala sekolah sebelum saya juga statusnya bantuan dari negeri. Selanjutnya. Oleh karena itu. Yang saya lakukan adalah mencari guru yang ikhlas dan concern. Kita gabungkan yang ikhlas dengan profesional. ada banyak faktornya. . Memang sulit. datang hanya untuk mengajar saja. hitungan dari organisasi sudah habis tetapi menurut negara belum habis. Dari guru kebanyakan honorer. Memang tingkat profesionalisme di sekolah tidak ada. persoalan keuangan harus pula jelas karena kita ada kecenderungan ke Depdiknas dan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah. Dahulu ketika tidak ada guru negeri sekolah saya maju pesat.000.. Jangan berharap banyak murid kalau tanpa kepercayaan dan profesionalisme. Terakhir. Saya melihat pendidikan Muhammadiyah tidak mundur. Manakala sekolah lain kehilangan kepercayaan..

Tetapi sekarang tanpa uang dari pemerintah tidak akan jalan sekolah Muhammadiyah itu. Kalau kita sudah mengatakan diri sebagai warga Muhammadiyah tetapi 136 nilai kemuhammadiyahan tidak mempengaruhi kita. Bagaimana soal keuangan? Dalam persyarikatan. kecakapana hidup. pedoman keuangan itu tidak boleh dinamis. Model pembelajaran juga harus menyenangkan. Yang kedua. Sebagai contoh. Muhammadiyah adalah bagian dari bangsa ini. Selanjutnya. itu adalah kewajiban keluarga. Sebenarnya tidak perlu pengajaran al Quran di sekolah. Persoalannya sekarang siswa terlalu banyak PR (pekerjaan rumah). Ke depan tidak perlu ada PR. saya kira tidak perlu menunggu tetapi justru mestinya menawarkan diri untuk membantu Muhammadiyah. Mengenai pendidikan di Tasikmalaya. ada kreativitas dan komitmen. Jangan sampai menciptakan lulusan yang menganggur. Tarmizy Idris (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Apa yang dikatakan Ibu Alfiyah terlewat jawabannya. Pada saat saya menyelesaikan permasalahan SMA 2 Muhammadiyah di Palembang. Apalagi kalau sekolahnya sangat mahal. Ini adalah pembudayaan dalam keluarga dan masyarakat sekitar. Saya pikir dalam proses pendidikan memang ada internalisasi nilai melalui institusi keluarga. lalu untuk apa kita bermuhammadiyah? Moderator dipersilakan kepada Bapak Husni memberi tanggapan. supaya terus ada pengembangan. perlu seperti tadi. mesti ada saldo plus bukan minus. Jadi. semangat berkhidmat kita terutama dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini sangat lemah. Uang iuran anggota pun tidak berjalan. Husni Thoyyar Terima kasih. Masalah rincian teknisnya adalah kreativitas. nilai-nilai Islam itu tipis sekali mempengaruhi kita. bagaimana mereka diberi pelajaran di dalam keluarga? Soal science center. apalah artinya itu.Misalnya pendidikan yang harus mengembangkan life skill. Bagaimana perilaku kita dalam Pedoman Hidup Islami Muhammadiyah (PHIM) itu luar biasa tetapi itu tidak mempengaruhi kita. Kalau nilai-nilai Islam tidak mempengaruhi kita. Komitmen ada tetapi juga harus ada kreativitas. prinsip ketertiban yang harus dipegang. Kalau sekarang misalnya ada sejumlah 100 ribu anggota Muhammadiyah membayar maka operasional pimpinan pusat bisa ditangani. menurut saya komitmen memang perlu tetapi tidak bermakna tanpa profesionalitas. Masalah . Dan komitmen dari pengelola dan guru Muhammadiyah yang harus terus ditanamkan. Oleh karena itu. Saya selalu mengatakan bahwa Muhammadiyah menjelang krisis. selesaikan semua di sekolah. kepala sekolahnya tidak mau berhenti padahal pihak majelis telah memberhentikannya. Namun ada salah paham terkait pandangan keluarga. tidak satu rupiah pun uang dari pemerintah tetapi sekolah Muhammadiyah berdiri. seolah kalau sudah membayar sekolah sudah tidak perlu mendidik. Kalau PR menumpuk. Saya mengalami ketika kecil di Bandung.

karena sering kali kita bentrok karena aturan itu. Ada beberapa hal yang bisa menjadi catatan kita. Tetapi komitmen ranting juga masih rendah. Saya kira itu dari saya. Sejarah keberhasilan ini jangan untuk diri sendiri namun hendaknya disampaikan kepada sekolah yang lain. kalau sudah habis menurut persyarikatan tetapi belum selesai menurut pemerintah maka harus dimusyawarahkan. itu semua menjadi penguat bagi kita. itu diatur pimpinan ranting. Menjadi pemacu bagi kita semua. Terima kasih. Saya berharap dari sini ada rencana tindak lanjut. 138 BAB IV URGENSI HAM UNTUK PENDIDIKAN AGAMA “Pendidikan dapat berperan sebagai agen dalam membentuk manusia yang menjunjung tinggi dan menghormati HAM. kalau visi ini dijalankan. Lalu apakah Muhammadiyah bubar saja kalau tidak ada komitmen dan tidak ada iuran? Iuran itu tidak diatur pimpinan majelis. Pertama. Jangan berharap langsung lari. Wassalamu‘alaikum Wr. Tidak perlu Muhammadiyah dibubarkan tetapi dari yang sudah ada sekarang mari kita berangkat dan berpacu. Kita berjalan secara bertahap. dulu dokter dari Belanda mau bekerja tanpa digaji membantu rumah sakit Muhammadiyah karena faktor kemanusiaannya. Moderator Terima kasih Pak Husni. Motifnya adalah mencari mashlahah-nya. Ini merupakan persoalan yang perlu diselesaikan. Misalnya. Wb. kita masih menghadapi beberapa persoalan seperti kurikulum dan aturan atau kaidah-kaidah. Saya kira itu yang bisa saya kemukakan dan mudah-mudahan bermanfaat untuk langkah ke depan. bukan berdasarkan tidak mau diganti. Saya kira itu secara sepintas. 137 Kita ini maju tetapi tidak melompat seperti Kiai Ahmad Dahlan. Wb. Bahwa ada success story. Padahal ada aspek the humanity of human life (kemanusiaan hidup manusia) yang luar biasa dari Kiai Dahlan. Cuma selama ini yang dipahami dari Kiai Dahlan hanya mengubah arah kiblat saja.masa jabatan. Pendidikan Agama berbasis HAM dapat menjadi salah satu alternatif bagaimana menciptakan lingkungan pendidikan dan masyarakat yang damai” Abdul Mu’ti PRAKTIK KEKERASAN DI INSTITUSI PENDIDIKAN . Wassalamu‘alaikum Wr. bagaimana kita tidak sekedar menjadi pengrajin amal usaha Muhammadiyah dan melupakan visi pendiriannya. Yang kedua.

masih banyak nama lain yang kemudian muncul dengan kasus tindak kekerasan lebih beragam termasuk tindakan aborsi karena KTD (kehamilan tidak dikehendaki). Contoh kasus kekerasan lain yang terjadi di sekolah dan mendapat perhatian khusus misalnya: smackdown. Tahun ini. Penyebab meninggalnya Wahyu Hidayat disinyalir karena adanya tindak kekerasan sebagai ’hukuman untuk mendisiplinkan’ siswa STPDN pada waktu itu. Sekarang ini kita tidak lagi terkejut akan adanya beragam tindak kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan karena hampir setiap hari ada berita terjadinya kekerasan di sekolah. berita mengenai kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan tetap saja menorehkan luka dan menambah kemsygulan khalayak pada umumnya “kok bisa tindak kekerasan seperti itu terjadi di sekolah – dunia pendidikan.Yustina Rostiawati Pengantar Media massa pada tahun-tahun belakangan ini dipenuhi dengan pemberitaan tentang tindak kekerasan yang terjadi di dunia pendidikan (sekolah). Kekerasan Di Lingkungan (Institusi) Pendidikan Bicara mengenai lingkungan pendidikan. Namun demikian. Keresahan orang tua yang anaknya menjadi korban smackdown ini akhirnya mendorong protes berbagai pihak dan berhasil menghentikan tayangan acara mengerikan tersebut. Dan anak-anak usia SD itu dengan gamblangnya meniru serta mempraktikkan cara-cara melakukan smackdown di antara sesama teman main yang pada taraf tertentu 141 menimbulkan korban. bentuk tindak kekerasan yang terjadi serta dampaknya berdasarkan studi yang telah dilakukan. Kasus kekerasan di atas merupakan salah satu contoh saja dari sederet kasus kekerasan di institusi pendidikan. tempat yang seharusnya merupakan rumah yang memanusiakan manusia?”. khususnya di media massa cetak. Masih hangat dalam ingatan kita berita meninggalnya Wahyu Hidayat yang cukup intensif dimuat di media elektronik dan cetak tahun 2003 lalu. Setelah diungkapkannya tindak kekerasan yang menyebabkan jatuhnya korban di lembaga pendidikan ini. Rupanya acara smackdown yang ditayangkan oleh salah satu TV swasta disukai dan ditonton oleh banyak anak usia SD sampai orang dewasa. kembali marak berita meninggalnya Cliff Muntu di lembaga pendidikan yang sama dan dengan indikasi penyebab kematian sama. Tulisan singkat ini memaparkan adanya ’sosialisasi pendidikan kekerasan’ di institusi pendidikan. Kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan seperti itu belum pernah mendapat perhatian memadai hingga tahun-tahun belakangan ketika zaman reformasi bergulir dan kasus-kasus kekerasan seperti dipaparkan di atas bisa diungkap lebih transparan. Pada akhir tulisan disajikan sejumlah pertanyaan/poin-poin refleksi untuk menciptakan dan memulai ’dunia pendidikan tanpa kekerasan’ demi mencapai cita-cita memanusiakan manusia. pertama-tama kita .

Banyak tindakan yang sudah dianggap lumrah atau umum dilakukan. meskipun tindakan tersebut sebenarnya termasuk dalam tindak kekerasan. Jika diperhatikan. Satu contoh konkret bahwa secara makro kebijakan pelaksanaan UN ini menimbulkan dampak ‘kekerasan’ terhadap anak didik.perlu melihat situasi ’makro’. penulis melakukan kajian/analisis teks terhadap sejumlah buku pelajaran SD (kelas I dan IV). Dari tahun ke tahun sejak UN diberlakukan banyak permasalahan muncul: masalah mendasar dengan diberlakukannya hasil UN sebagai penentu kelulusan dan penerimaan siswa ke jenjang pendidikan lebih tinggi. . dalam hal ini adalah kebijakan yang menyangkut bidang pendidikan. Tujuan utama analisis buku pelajaran ini sebenarnya untuk mengidentifikasi bias gender dalam buku pelajaran. 142 tenaga pendidik. demikian juga interaksi di antara sesama anak didik. Akan tetapi salah satu temuan yang cukup ’mengejutkan’ pada waktu itu adalah adanya sosialisasi ’tindak kekerasan’ (yang mungkin saja tidak disadari karena dianggap sudah umum) lewat pelajaran PPKn (Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan) seperti dapat dilihat pada cuplikan gambar berikut ini. sampai berbagai masalah ‘kecurangan’ pelaksanaan UN yang dilaporkan oleh berbagai daerah. Analisis Buku Teks Pelajaran Sekolah Dasar Pada tahun 1996/97. 143 Serangkaian gambar di atas diambil dari buku pelajaran PPKn untuk kelas I dan IV SD dari tiga penerbit di Jakarta pada tahun 1994 – 1997 dan digunakan secara luas oleh sekolah dasar khususnya di wilayah Jakarta dan Bekasi. yaitu di tingkat sekolah – tempat berlangsungnya proses belajar mengajar dan interaksi antar tenaga pendidik dengan anak didik. yang pada dasarnya belajar dengan mencontoh dari ’model’ di lingkungan terdekatnya. sikap atau tindakan yang sudah dianggap biasa ini bisa dengan mudah ditiru serta diteruskan yang pada akhirnya menjadi ’kebiasaannya’. macho. serta keikutsertaan orang tua/wali siswa dalam proses pendidikan ini. gagah seorang laki-laki. dan semua pihak yang berhubungan dengan proses pendidikan. Dari tingkat makro mari kita melihat lebih mendalam kekerasan di tingkat mikro lingkungan pendidikan. dalam ilustrasi di atas semua sosok yang digambarkan dengan tingkah laku ’nakal’ atau lebih ’keras’ adalah sosok (anak) lakilaki. Akan tetapi siswa kelas I dan IV SD yang berusia sekitar 6 – 10 tahun dapat dengan mudah menginterpretasikan dan mencontoh gambar itu sebagai pembelajaran ’sikap berani’. Dan bagi anak. Apakah kebijakan pendidikan kita sudah kondusif dalam rangka menciptakan situasi pendidikan ’anti kekerasan’? Ambil contoh kebijakan mengenai Ujian Nasional (UN). Dan gambar-gambar seperti ini sudah dianggap lumrah/jamak/umum “memang (anak) laki-laki begitu adanya”. Sesungguhnya gambar tersebut bukan dimaksudkan untuk memberi ilustrasi mengenai pelajaran kekerasan.

dulu. CD. Nusa Tenggara Timur ini dilakukan pada tahun 2003 bertujuan untuk mendapatkan informasi mendalam mengenai insiden dan jenis kekerasan yang dialami anak di dua kabupaten dimaksud. Jadi kalau 1-2 kali dikasih nasihat tidak jalan. tetapi sekarang akibat pengaruh film. Sampel diambil lewat sekolah . hukum-hukum bener. Kalau anak-anak tertentu udah biasa.” (GL-4/01) Pernyataan guru seperti kutipan di atas menunjukkan bahwa hukuman fisik khususnya. kalau marah..” (GP-4/02) “. kalau wanita kan halus dan ada perasaan juga. dilakukan juga serangkaian wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah dasar mengenai cara mengajar dan interaksinya dengan siswa di dalam kelas. (Kepsek L Sikka. Berikut kutipan yang diutarakan oleh guru perempuan dan guru laki-laki dalam kaitannya dengan pemberian hukuman kepada siswa. sudah biasa dilakukan dan terutama dilakukan lebih keras/berat terhadap anak laki-laki.. (GL2 Sikka. karena anak punya cirinya sendiri. Kalau saya ngajar anak laki-laki. Jadi sistem saya itu lebih keras agar mereka takut dengan saya. 144 Kekerasan yang Pernah Dilakukan Guru dan Dialami Siswa di Sekolah Pada tahun yang sama dalam melakukan kajian teks buku pelajaran. 27 Februari 2003) “Dulu itu guru sangat ditakuti dan dihormati. “Ya. Lalu bagaimana dengan sikap guru? Sebagai tokoh utama dalam institusi pendidikan.Gambar-gambar di atas mungkin saja dimasukkan dalam buku pelajaran tanpa disadari dan tanpa memikirkan dampaknya terhadap anak usia SD. Kalau laki-laki kan kasar. maka guru terpancing juga untuk marah dan menggunakan peringatan dengan cara keras juga”. guru bisa menambah penekanan (reinforcement) untuk melakukan tindak kekerasan atau mengupayakan pendidikan nilai anti kekerasan kepada anak didiknya. “Saya punya itu hukuman lebih keras. Mari kita simak pernyataan guru tingkat sekolah menengah atas berikut dari kabupaten Sikka (Nusa Tenggara Timur). Akan tetapi semua tindakan guru pun didasari oleh nilai-nilai/keyakinan/paradigma yang dihidupinya sebagai seorang pendidik. Belum lagi jika kita mengkaji lebih dalam mengenai teks dalam buku pelajaran yang mungkin saja mengandung tindak kekerasan. tapi kegiatan berjalan seperti biasa”.kalau untuk anak laki-laki kadang-kadang nggak mempan dibentak saya tarik telinganya.. 26 Maret 2003) 145 Kajian mendalam mengenai kekerasan terhadap anak di Kabupaten Sikka dan Ende.. dsb. Wawancara ini dilakukan kepada guru dan kepala sekolah dasar di wilayah Jakarta dan bekasi. Kita nggak bisa kasar-kasar seperti anak laki-laki. murid tidak takut lagi sama guru. marah bener. Guru sudah seperti tidak ada wibawa bagi murid. kalau tidak keras itu mereka sepertinya seenaknya saja... Kalau anak wanita kan nggak bisa.

dan sudah berlangsung bertahun-tahun seperti layaknya menjadi tradisi. Kekerasan verbal seperti dimarahi. dan disingkap roknya. disunduti rokok.. Laporan Penelitian. dan siswa. Penelitian di 3 provinsi seperti dikutip di atas menggambarkan betapa beragam dan tidak senonohnya tindak kekerasan yang dilakukan di lingkungan pendidikan.tingkat dasar (SD). dan menengah (SMP dan SMU). disuruh kerja (mengepel. ditelanjangi hingga hanya memakai celana dalam. Kasus-kasus bullying seperti belakangan ini marak diberitakan mulai diperhatikan 147 sejak terungkapnya kekerasan di STPDN/IPDN. siswa ini mengungkapkan jenis kekerasan yang terjadi di sekolahnya yang dilakukan oleh para senior: dipukul dengan botol di bagian punggung dan kaki. tetapi juga dilakukan oleh teman sebaya atau senior dalam sekolah yang sama. Sebagai contoh. Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara pada tahun 2006. Bentuk dan Jenis Kekerasan yang Dialami oleh Anak di 3 Provinsi 146 Sumber: Laporan Penelitian (Rianto Adi dkk. Dalam pengakuannya. Tayangan kekerasan yang terjadi di STPDN/IPDN menunjukkan ’kebrutalan’ dan ’keberingasan’ pelaku tindak kekerasan demi . guru. wawancara mendalam dengan guru dan orang tua. Sebagai contoh. dll. verbal.. ditendang bagian hidung dan kepala (bagian belakang). Sedangkan kekerasan seksual yang dapat dikatakan banyak dialami oleh siswa di ketiga provinsi tersebut adalah dicolek. Tindak kekerasan yang dilakukan dalam rangka memberikan hukuman ini boleh dikatakan sudah umum terjadi dan anak menjadi korbannya. Tabel berikut menunjukkan bentuk dan jenis kekerasan yang (pernah) dialami oleh anak (sekolah) di tiga provinsi (Rianto Adi. diomeli. dipukul. diejek. didorong. Kemudian dilakukan serangkaian diskusi kelompok terfokus (FGD) dengan orang tua. Kali ini siswa kelas 1 SMA . di ketiga provinsi jenis kekerasan seperti dicubit. dianiaya hingga terluka fisik dan mental oleh seniornya”. Juli 2006:126). Kekerasan di lingkungan pendidikan ini tidak hanya dilakukan oleh guru. toma/toga. Studi dengan metode yang kurang-lebih sama dilakukan pula di tiga provinsi: Jawa Tengah. sebut saja X (18 tahun). Tindak kekerasan seperti ini biasanya terjadi di tempat-tempat tertentu (misalnya WC) yang disebut sebagai ruang eksekusi. Banyak siswa ternyata pernah mengalami bentuk kekerasan baik fisik. juga serangkaian tes psikologi terhadap anak (siswa) khususnya untuk menganalisis dampak tindak kekerasan yang dialami. Jakarta Selatan.) pernah dialami oleh lebih dari separuh responden penelitian. maupun seksual. dibentak atau digertak juga umum dialami oleh para siswa. disabet. 2006) Berdasarkan ketiga studi yang pernah dilakukan di atas tidak dapat dipungkiri bahwa tindak kekerasan dialami oleh anak di sekolah. dipukul ulu hati.. berita di Kompas pada tanggal 16 Mei 2007 yang baru lalu menunjukkan kasus bullying ini: “Kekerasan di lingkungan pendidikan masih saja terjadi.

(FGD-ortu. entah dipukul atau dengan omongan atau kata-kata keras.menegakkan ’disiplin’. Jika sikap guru dan sekolah. Biar jangan anak itu dendam sama si Bapak”. saya gak kuat lagi dijadiin objek rasa kesal guru-guru yang selalu berceritera dengan menyudutkan. memaki agar anak lebih patuh dan menghargai orang tua... Berbagai kajian yang dilakukan mengindikasikan bahwa sikap orang tua terhadap anaknya ini sudah umum dilakukan. yang pada intinya menunjukkan bahwa anak itu menjadi tanggung jawab orang tua. Bapak guru cubit atau pukul saja kalau ini anak tidak mau belajar” (GL1 Sikka. Dalam tulisannya Saeful mengutip surat yang ditulis oleh seorang anak perempuan korban kekerasan di sekolah: “Jujur. (FGD-Ibu. menulis artikel tentang Malpraktik dalam Dunia Pendidikan (Kompas. maka orang tua juga tidak akan berbuat banyak jika anaknya mengalami kekerasan yang dilakukan pihak sekolah dengan alasan demi mendisiplinkan anak atau karena anak tersebut tidak mematuhi peraturan. seorang mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. Saya mau tegar. Dengan demikian. ada bekasnya. Dengan pukul anak jadi kapok. anak jadi lebih baik. 26 Februari 2003) “. 16 Mei 2005). pakai lidi.. Bapak anak saya memang agak keras terhadap anak. . Sikap Orang Tua: Kekerasan untuk ’Mendisiplinkan’ Anak Orang tua tidak jarang justru mendorong dan ikut ’merestui’ terjadinya kekerasan terhadap anaknya seperti dituturkan oleh informan penelitian di NTT dan provinsi lain berikut ini: “ . serta orang tua sedemikian mendukung terjadinya tindak kekerasan sebagai ’hukuman’ bagi anak... Januari 2006) Masing-masing daerah di Indonesia menganut nilai atau arti anak.. Sikka. Orang tualah yang harus mengarahkan anak(nya) untuk menjadi ’orang’ yang berakhlak mulia. karena kadang orang tua datang dengan sikap menyerahkan anak. merendahkan. itu kan bisa bengkakbengkak. bilang kami sudah tidak mampu didik ini punya anak. segala upaya dikerahkan untuk ’membentuk’ anak ini agar berada dalam ’jalan yang benar’. termasuk memukul dengan alasan untuk mendisiplinkan anak. 149 dan selalu merasa kalau ayah yang salah. Dengan pemikiran demikian. saya obati sambil bilang ke anak 148 Bapak maksudnya baik. Dan bagi tetangga atau famili yang mengetahui adanya tindak kekerasan orang tua terhadap anaknya tidak dapat berbuat banyak karena situasi ini dianggap sebagai masalah internal keluarga. Pernah dipukuli sampai . 12 Maret 2003) “Kami ini di sekolah serba salah. Deli Serdang. tidak mau mengulang lagi kesalahannya”. bagaimanakah perasaan anak? Bagaimana semua sikap dan tindak kekerasan ini berdampak pada anak? Dampak Kekerasan terhadap Anak (korban) Tulisan Saeful Millah.

obsesif. agresif. Tapi apa yang bakal kita dapet? Pajala? Wallahua’lam”.. (anti) sosial. maupun seksual). karena selain mengambil waktu pelajaran juga menghabiskan uang (anggaran) yang tidak sedikit. Tetapi surat kritik yang kemudian ditulis dan diserahkan ke pihak sekolah oleh ayahnya mendapat tanggapan yang justru menimbulkan dampak negatif bagi si anak.tapi setelah guru saya berceritera lagi.. maka lingkaran kekerasan ini terus . Masih banyak kasus kekerasan yang mempunyai dampak langsung (baik fisik maupun psikologis) terhadap anak: kematian setelah di’smackdown’. deliquency (kenakalan anak).. Semua dampak ini akan membekas pada tubuh anak (secara fisik) atau membekas sebagai ’luka’ di dalam batinnya. stress. Oke. Jika tidak dihentikan atau diputus. kematian mahasiswa STPDN/IPDN. terpuji. Kepergian para guru ini menurut si anak memang merugikan. saya merasa ga bakal kuat menanggung beban ini. Apa yang diceritakan guru saya selam satu jam pelajaran sangat membuat saya sakit . Dampak lebih panjang adalah adanya ’lingkaran kekerasan’. yang artinya korban kekerasan dalam kadar tertentu berpotensi menjadi pelaku kekerasan (terhadap anaknya atau orang lain).. niat ayah emang baik. dan buat apa yang bakal ayah lakukan? Menyelamatkan anggaran? Buat apa. Dalam tabel ini ditunjukkan korelasi/hubungan yang signifikan antara gejala gangguan dengan bentuk kekerasan yang dialaminya. 2006) Sejumlah gejala gangguan yang dirasakan oleh anak secara signifikan berkorelasi dengan ketiga bentuk kekerasan yang dialaminya. kehamilan tidak dikehendaki karena diperkosa guru atau teman di sekolah. orang yang punya duitnya juga ga repot. Anak ini menjadi korban ‘kekerasan’ di sekolah setelah ayahnya melayangkan surat kritik tentang kepergian para guru ke Bali selama seminggu pada bulan September 2004. kecacatan karena dipukul teman di sekolah. yah? Bukan uang kita kan? Terys apa ruginya kita? Toh. dan lain sebagainya. Dari hasil penelitian dan berbagai temuan yang dipublikasikan lewat media jelas diketahui dampak yang secara fisik atau psikologis diderita oleh anak korban kekerasan. dan terokupasi secara seksual*. Saya mau ujian dan ga mau cape mendengar cerita guru yang sebenarnya ga harus diceritakan saat kegiatan belajar-mengjar berlangsung dan ga ada hubungannya dengan pelajaran .. Contoh di atas hanya satu contoh konkret dampak yang secara langsung dirasakan oleh anak ketika mengalami tindak kekerasan (di lingkungan sekolah). Tabel berikut menunjukkan sejumlah gejala gangguan ’kejiwaan’ dialami anak yang mendapat perlakukan kekerasan (baik fisik. 150 Korelasi antara Gejala Gangguan dan Kekerasan yang Dialami Anak Sumber: Laporan Penelitian (Rianto Adi dkk. seperti: kecemasan. verbal.

kekerasan terhadap pembantu rumah tangga. beberapa pihak dan sejumlah isu perlu dipikirkan dengan seksama. Bagaimana dan siapa sebaiknya menghentikan tindak kekerasan seperti ini? 151 Menumbuhkan Sikap ’Kemanusiaan’ di Lingkungan Pendidikan § Dalam tataran makro. security. Poverty. yaitu: bagaimana sebaiknya peran guru BP di lingkungan sekolah? Bagaimana dengan sikap dan peran tenaga pendidik di sekolah dalam rangka menciptakan lingkungan tanpa kekerasan? Bagaimana sebaiknya Komite Sekolah berperan dalam rangka menciptakan proses belajar-mengajar yang memanusiakan manusia? § Isu penting lain yang perlu mendapat perhatian secara seksama adalah masalah monitoring dan ’keamanan’ (security) di lingkungan pendidikan: siapa yang sebaiknya mengambil peran untuk memantau keamanan di lingkungan pendidikan? Sejauhmana pemerintah. conflict. and sustainable development wordlwide. Sebagian pelanggaran HAM terjadi karena rendahnya pemahaman dan kesadaran HAM. dalam hal ini Departemen Pendidikan Nasional dapat menyumbangkan perannya? Jalan panjang dan penuh duri masih akan dilewati anak-anak kita dalam meniti langkah di dunia pendidikan. lemahnya supremasi hukum. pengrusakan tempat ibadah pemeluk Ahmadiyyah. selama tahun 2006 masih terjadi pelanggaran HAM yang cukup serius diantaranya pembunuhan terencana terhadap aktivis HAM Munir. Marilah kita bahumembahu membantu dan menghantarkan mereka bertumbuh menjadi manusia yang ’ramah’ dan bersahabat bagi lingkungannya ••••• 152 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS HAM Abdul Mu’ti “Human Rights are vital to peace. violence. Meskipun demikian.berlangsung. 2007: 3) Pendahuluan Human Right Watch dalam World Report 2007 menulis beberapa catatan khusus tentang pelaksanaan Hak Azasi Manusia (HAM) di Indonesia. 279). Latar belakang pelanggaran HAM sangat kompleks. bagaimana peran pemerintah dan penentu kebijakan pendidikan? § Di tingkat mikro. Menurut penilaian Human Right Watch. and terrorism flourish where human rights are denied” (The New Zealand Plan for Human Rights. penegakan HAM di Indonesia mengalami perkembangan yang menggembirakan. 2007. dan eksploitasi anak-anak yang bekerja di bawah umur (Human Right Watch. budaya atau .

Kekerasan terhadap pembantu rumah tangga terjadi karena kurangnya pemahaman pembantu rumah tangga dan majikan tentang HAM serta lemahnya supremasi hukum. Anak-anak yang bekerja dapat meningkatkan income dan meringankan beban ekonomi keluarga. Karena pemahaman doktrin Agama yang dangkal dan tidak kontekstual. wawasan dan kesadaran HAM. dan pesantren dapat menjadi learning institution yang memberikan pengetahuan. Karena kedudukannya yang sangat penting. agama dan ekonomi. main hakim sendiri – baik atas nama agama maupun hukum itu sendiri.merupakan perbuatan kriminal yang melanggar hukum. Dalam konteks Indonesia sebagai Negara Hukum. Kemiskinan dan alasan ekonomi adalah sebab utama mengapa banyak orang tua dan perusahaan yang mempekerjakan anak-anak di bawah umur.merupakan aliran sesat. Lembaga pendidikan memiliki peran dan fungsi yang sangat strategis dalam membentuk masyarakat yang sadar hukum dan HAM. Banyak perusahaan yang take advantage dengan mempekerjakan anak-anak karena mereka bersedia menerima gaji rendah.tradisi masyarakat. 153 Kurangnya pemahaman tentang hak anak-anak dan tradisi masyarakat menyebabkan banyak orang tua yang tidak menyadari bahwa hukuman fisik (corporal punishment) yang diterapkan sebagai bagian dari “pendidikan” anak-anak adalah pelanggaran HAM. Kekeraan terhadap jemaat Ahmadiyyah adalah bentuk amar ma’ruf nahi munkar yang harus dilaksanakan karena Ahmadiyyah –menurut fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat. dan justeru menyeret mereka ke meja pengadilan. Bagaimana lembaga pendidikan dapat memainkan fungsi dan peran strategis tersebut? Bagaimana pembelajaran agama dapat menjadi agent atau inti pelajaran dalam membentuk human rights communities? Problem Pendidikan Agama dan HAM Pendidikan agama memiliki kedudukan yang sangat penting dalam sistem pendidikan nasional. pendidikan agama . politik. madrasah. amar ma’ruf nahi munkar mendorong mereka bertindak brutal. Secara eksplisit Undang154 undang nomor 20/2003 menyebutkan bahwa pendidikan agama merupakan mata pelajaran yang wajib diajarkan di setiap jenjang dan jenis pendidikan. main hakim sendiri. Sekolah. Pendidikan Agama diberikan sesuai dengan agama peserta didik dan diajarkan oleh guru yang seagama dan bertujuan untuk menumbuhkan dan membentuk manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (Undang-undang Nomor 20/2003). Tindak kekerasan terhadap sarana keagamaan dan jemaat Ahmadiyyah dilakukan karena motivasi relijius. Pembunuhan terhadap aktivis HAM Munir nampaknya disebabkan oleh motif politik karena kiprah dan temuan almarhum dalam pengungkapan kasus-kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. Secara simultan lembaga pendidikan dapat menjadi model institution masyarakat yang berkesadaran HAM (human rights communities).

media. Pembaharuan pendidikan yang dilakukan Muhammadiyah dengan sistem madrasah yang mulai dikembangkan pada awal abad kedua puluh tidak menghapus problem epistemologi keilmuan secara total. Sistem ini bahkan masih 155 dikembangkan pada masa Presiden Soekarno. Pendidikan agama seringkali menjadi tertuduh utama dan paling besar menanggung dosa atas merosotnya moralitas peserta didik. Sebaliknya. Ketidakpastian politik. dan pengalaman kolonial mendorong kaum Muslim mengembangkan identitas ke-Islamannya yang secara distinctive –harus. Pandangan dikotomis tidak hanya terjadi pada dunia keilmuan. Pendidikan agama merupakan transmisi Islam yang bersumber dari wahyu Ilahi yang sakral dan mutlak kebenarannya. dan perkembangan global juga harus diperhitungkan. Kritik tajam atas praktik pendidikan agama memiliki dua makna.yang dikembangkan dalam tradisi pesantren tidak mengajarkan pendidikan umum. Pendidikan agama juga tidak jarang dijadikan kambing hitam atas masalah kenegaraan seperti separatisme Islam. Problem epistemologis masih terus berlangsung ketika pemerintah Presiden Soeharto mengembangkan sistem madrasah yang mengajarkan ilmu agama dan ilmu sekuler serta mewajibkan pelajaran agama dalam semua jenis dan jenjang pendidikan sekolah umum. Sistem sekuler yang dikembangkan selama penjajahan Belanda. pelanggaran HAM. Pandangan normatif ini berkelindan dengan pengalaman historis dan khazanah intelektualitas umat Islam yang berkembang dalam konteks dunia Arab. intelektual. kurikulum. kenyataan masih adanya pandangan kurikuler yang dikotomik dan segregatif. Pandangan sekuler menganut pemisahan yang tegas antara agama dan negara. Matematika.seringkali menjadi indikator utama keberhasilan pendidikan. Pendidikan agama bukanlah segala-galanya karena hanya merupakan bagian sistemik dari keseluruhan komponen pendidikan yang meliputi pendidik. dan kekerasan bernuansa agama. peserta didik. tetapi juga filsafat HAM. terorisme. Kurikulum dipahami sebatas seperangkat mata pelajaran yang paralel dan tidak terintegrasi antara satu dengan lainnya. Warisan historis. sistem pendidikan agama –Islam. Penilaian ini jelas tidak adil. tidak mengajarkan pendidikan agama karena merupakan wilayah private. sejarah.berbeda dengan Barat. dan lingkungan eksternal pendidikan. Kedua. khususnya pembentukan moralitas peserta didik. tantangan bagi praktisi pendidikan pada umumnya dan khusunya pendidikan agama untuk mengembangkan pembaharuan sistem pendidikan karena masih tingginya harapan masyarakat. kewarganegaraan dan sejenisnya tidak diajarkan di pesantren karena diklasifikasikan sebagai “ilmu kafir”. Beban historis ini membelenggu . geografi. Pertama. Pandangan kurikuler yang segregatif dan dikotomik berakar pada problem epistemologi ilmu pengetahuan yang merupakan warisan historis kolonialisme dan intelektual dunia Muslim.

Warisan historis diletakkan sebagai sesuatu yang normatif. Pelajaran Science yang sangat terkait dengan dunia modern dianggap lebih penting dari pelajaran agama yang hanya berurusan dengan kehidupan akhirat. kurang mengaitkan metode pembelajarannya dengan konteks dan korelasinya dengan mata pelajaran lainnya. Diperlukan kajian dan ikhtiar dalam praktik pendidikan sehingga keseluruhan komponen dalam sistem pendidikan dapat terintegrasi. dan mutlak kebenarannya. Ciriciri tersebut tetap harus dipertahankan seiring dengan pengembangan profesionalitas pendidik. Misalnya. Kalaupun kaum Muslim mulai mempelajari HAM yang berasal dari Barat semangat yang tumbuh di dalamnya tidak lebih dari keharusan formalitas. Dominannya sikap apriori ini tidak memungkinkan dialog dan integrasi keilmuan dalam praktik pendidikan. dan sosial-politik masyarakat Barat. agama. Karena itu. sakral. Sebaliknya HAM dianggap sebagai sesuatu yang sekuler. Untuk mempertahankan identitasnya. rivalitas. Peserta didik tidak menemukan meaning dari studi yang mereka tekuni di sekolah. Pendidikan agama memiliki metodologi khusus yang berbeda dengan ilmu lainnya. Upaya interpretasi dan kritik atas epistemologi ilmu agama ini masih sayup sayup terdengar. HAM bersumber dari filsafat Barat yang berkembang dalam konteks budaya. materi pelajaran menjadi tidak menarik dan proses pembelajaran tidak menyenangkan. Pandangan bahwa mata pelajaran yang satu tidak terkait dengan yang lainnya seringkali mendorong pendidik menerapkan metode pembelajaran yang inward looking. Mereka belajar karena tuntutan “formalitas” dan faktor-faktor eksternal. Semua yang berasal dari Barat harus ditolak karena bertentangan dan membahayakan Islam. ujian nasional yang hanya meliputi Matematika. Problem epistemologis keilmuan berpengaruh terhadap kecenderungan “profesionalisasi” dan “spesialisasi” para pendidik. Di satu sisi. bisa melahirkan sikap kurang apresiasi dan minat terhadap disiplin keilmuan lainnya. Mereka mahir dan profesional pada bidang keilmuannya tetapi lemah kompetensinya pada bidang lain. kecenderungan ini memiliki nilai positif dalam pengembangan akademik dan studi keilmuan disiplin keilmuan. Integrasi ini tidak dimaksudkan untuk meniadakan perbedaan dan menghilangkan ciri-ciri khusus suatu disiplin keilmuan. Problem epistemologis tersebut mempengaruhi metode pembelajaran. dan apriori untuk menelanjangi 156 dan menguliti kelemahan Barat. Karena itu. bahasa Indonesia dan bahasa Inggris telah menimbulkan sikap menyepelekan pelajaran lainnya karena tidak menentukan kelulusan. pembaharuan sistem dan inovasi pembelajaran adalah keniscayaan. kaum Muslim tidak boleh menyerupai dan meniru Barat. 157 . Pada sisi lain.generasi Muslim sehingga mereka gagal memilah wilayah normatif dan historis.

Secara historis. bukan karena sumbernya yang berbeda. bukan kuantitatif yang sematamata diukur dari pencapaian skor dan kelulusan ujian. tahapan filosofis yaitu pengembangan epistemologi ilmu dan pendidikan agama yang tidak dikotomis. Pembelajaran dapat dikembangkan dengan model teamteaching dimana pendidik dari disiplin keilmuan yang berbedabeda mengajar pada pokok bahasan yang sama. Dalam pembelajaran ini. Team teaching dikembangkan sebagai exit strategy untuk mengatasi problem . Pembelajaran tematik merupakan salah satu metode yang mungkin bisa dikembangkan. semua ilmu bersumber dari Allah sebagai Maha Guru yang mengajarkan manusia berbagai pengetahuan yang tidak mereka ketahui sebelumnya. qalbu. Ibadah-Syariah. bagaimana pendidik mengembangkan design dan metode pembelajaran agama yang “sesuai” dengan HAM. Orientasi pembelajaran bersifat kualitatif. Akhlak. Berbagai bidang ilmu pengetahuan tidak berarti bahwa yang satu lebih utama dari yang lainnya. Kontektualisasi pembelajaran agama dengan HAM tidak dimaksudkan untuk mereduksi atau memaksakan makna dan substansi ajaran agama sehingga sesuai dengan HAM. agama dan HAM memiliki sumber yang berbeda. keduanya memiliki objek dan tujuan yang sama: menghormati dan memperlakukan manusia sesuai dengan fithrahnya sebagai makhluk yang utama.Uraian selanjutnya membahas bagaimana mengembangkan pembaharuan pendidikan agama yang terpadu dengan HAM. Tetapi. Sejarah Kebudayaan Islam) senantiasa dikontekstualisasikan dengan HAM. suatu pokok bahasan dilihat dari berbagai sudut pandang dan pendekatan disiplin keilmuan yang berbedabeda. Khazanah ilmu pengetahuan merupakan produk ikhtiar manusia dalam memahami ayat-ayat Allah. Kontekstualisasi dimaksudkan untuk memperkuat makna pendidikan agama dalam kehidupan seharihari dan implementasinya yang relevan dengan HAM. Manusia dengan potensi ilmiahnya (aql. Pendidik menyampaikan dan menanamkan visi ini kepada peserta didik sehingga mereka secara sadar dan aktif terlibat dalam pencapaian tujuan pembelajaran. dan nafsu) melakukan pengkajian atas ayat-ayat Allah yang terbentang di jagat raya dan yang termaktub di dalam Kitab Suci. 158 Tujuan atau orientasi pendidikan yang utama adalah untuk mendapatkan ilmu dan mengembangkan kepribadian. Pengembangan pendidikan agama berbasis HAM dapat dilakukan melalui tiga tahapan. Pertama. tahapan pedagogis. Perbedaan studi berbagai bidang ilmu pengetahuan timbul karena perbedaan metodologi. Tahapan filosofis ini diperlukan agar stakeholder pendidikan memiliki visi keilmuan dan orientasi pendidikan yang sama. AlQur’an-Hadits. Kedua. Pendidikan Agama Berbasis HAM Pendidikan agama berbasis HAM adalah suatu proses pembelajaran dimana mata pelajaran agama atau kelompok mata pelajaran agama (Aqidah. Berdasarkan epistemologi Islam.

alIsra: 23). terutama “hak” orang tua memukul anak bisa menimbulkan pelanggaran HAM dan problem psikologis bagi anak. terutama jika dia merasa di pihak yang “benar”. kekerasan fisik terhadap anak membentuk anak yang suka melakukan tindak kekerasan. orang tua juga bertanggung jawab untuk mendidik keluarga. Dalam pembelajaran tematik. This concept of unity. Hassan Hanafi (2000: 478). the unity of mankind. Selain Allah adalah makhluk. penjajahan dan diskriminasi atas sesama manusia bertentangan langsung dengan Tauhid. seorang intelektual Muslim dari Mesir. Dalam beberapa ayat. Perintah tersebut disebutkan beriringan dengan perintah menyembah kepada Allah (Qs. the unity of Nature. Sesuai dengan Undangundang Perlindungan Anak. Tentang relasi antara Tauhid dengan kemerdekaan. mengatakan: 159 The third world contributed to the world cultures by offering the concept of Unity. Pada sisi yang lain. The good deed is the pivot of belief and the criterion of faith. Dengan demikian.segregasi keilmuan dan “kelemahan” pendidik pada bidang keilmuan di luar “spesialisasinya”. called “Tawhid” in Islam is reflected in human life as the affirmation of human freedom without any oppression. seorang yang tulus beriman kepada Allah akan sangat mencintai kemerdekaan. bersikap terbuka. konsep “memukul” sebagaimana selama ini dipahami secara luas oleh kaum Muslim perlu dikaji ulang. Al-Qur’an memerintahkan anak untuk berbakti kepada orang tua. Demi melaksanakan tanggung jawab pendidikan. Kontekstualisasi dapat dilakukan melalui upaya reinterpretasi doktrin Islam. as human equality free from racism. the Unity of God. agama dan sebagainya. Penindasan. Pemahaman skripturalistik atas doktrin tersebut. Apakah “dharaba” hanya memiliki makna tunggal yaitu “memukul secara fisik”? Ataukah “dharaba” dapat berarti memberikan peringatan keras supaya anak patuh . Secara psikologis. Contoh lainnya adalah reinterpretasi konsep berbakti kepada orang tua. kasih sayang kepada sesama manusia dan tidak berlaku dzalim kepada orang lain yang berbeda suku. bagaimana kontekstualisasi konsep “Tauhid” dengan hak atas kemerdekaan. Dengan Tauhid yang murni seseorang berikrar bahwa tiada Tuhan selain Allah. terutama anak-anak (at-Tahrim: 6). pendidik dituntut untuk mampu melakukan kontekstualisasi doktrin Islam dengan HAM dan perundang-undangan yang berlaku. and as human justice exempt from social injustices. etnis. Tauhid melahirkan jiwa merdeka dan kesadaran sosiologis bahwa semua manusia dan makhluk yang lainnya memiliki kedudukan yang sama. pemukulan terhadap anak-anak jelas merupakan pelanggaran HAM. orang tua “berhak” untuk memukul anaknya yang tidak mau melaksanakan shalat. Misalnya. Karena itu.

melaksanakan shalat? Tanggungjawab pendidikan orang tua harus senantiasa dikaitkan Undang-undang Perlindungan Anak 160 dan perundang-undangan lainnya sehingga pelaksanaan ajaran agama tidak bertentangan dengan HAM. . agama. pengrusakan atas fasilitas ibadah Ahmadiyah dalam perspektif kebebasan beragama. “kewenangan” negara dalam mengatur kehidupan umat 161 beragama.. kewajiban dakwah amar ma’ruf nahi munkar dan konteks Indonesia sebagai negara hukum. Selain kajian. Misalnya. simpati dan empati terhadap “perasaan” orang lain. dia dapat berkolaborasi dengan guru Pendidikan Kewarganegaraan atau mengundang Komisi Nasional Perlindungan Anak dalam pembelajaran agama. mini-sosial. toleran. Misalnya. Dalam konteks ini. Lembaga pendidikan dapat dikembangkan sebagai model. Model ini mampu menumbuhkan penghayatan. human rights communities dapat juga terlibat dalam simulasi atau role playing atau drama tentang HAM. It shall promote understanding. atau laboratorium HAM. Bagaimana aktualisasi hak kebebasan mengekpresikan pendapat diletakkan dalam konteks hak orang lain untuk mendapatkan ketenangan dan rasa aman. Hal ini sejalan dengan artikel 26 Universal Declaration of Human Rights: Education shall be directed to the full development of the human personality and to the strengthening of respect for human rights and fundamental freedoms. dan suku. Human rights communities dapat dibentuk melalui pengembangan kelompok diskusi dan kajian ekstra-kurikuler mengenai HAM. Tahapan ketiga dalam pembelajaran agama berbasis HAM adalah sosialisasi. racial or religious groups. Lingkungan sosial pendidikan dikembangkan menjadi “human rights communities” dimana semua komponen pendidikan terlibat secara aktif dalam penciptaan lingkungan pendidikan pembentukan karakter peserta didik yang menjunjung tinggi HAM. dan mampu menghargai perbedaan.. Peserta didik aktif melakukan kajian terbuka dan akademik mengenai masalah-masalah HAM dan persoalan kontemporer yang terjadi di masyarakat baik dalam lingkup lokal maupun global. tolerance and friendship among all nations. Pembiasaan peserta didik untuk mendiskusikan masalah HAM dari berbagai perspektif merupakan faktor penting dalam membentuk pribadi yang terbuka. jika seorang pendidik mata pelajaran agama tidak memahami perundang-undangan tentang perlindungan anak. Lembaga pendidikan dapat memberikan model bagaimana peserta didik melatih dirinya untuk menghargai perbedaan budaya. role playing tentang bagaimana kehidupan pemeluk minoritas agama mampu membangun kesadaran pentingnya melindungi dan menghormati kaum minoritas sebagai prasyarat dalam menciptakan tatanan kehidupan yang damai.

Beberapa kasus kekerasan dalam lembaga pendidikan bahkan berakhir dengan kematian. Development Resource Centre New Zealand Human Rights Commission: Wellington. Pendidikan Agama berbasis HAM dapat menjadi salah satu alternatif bagaimana menciptakan lingkungan pendidikan dan masyarakat yang damai. Human Rights Watch: Washington DC. Telah hadir dua narasumber. Undang-undang Nomor 20/2003 tentang Pendidikan Nasional. Silakan. Human Rights Watch (2007). Ibu Yustina yang akan mempresentasikan hasil penelitiannya mengenai praktek kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan. Paramadina: Jakarta. Building Human Rights Communities in Education. Beliau adalah mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah dan Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah 2005-2010. terutama ketika memasuki wilayah pendidikan agama. Pendidikan dapat berperan sebagai agen dalam membentuk manusia yang menjunjung tinggi dan menghormati HAM. Amnesty International and New Zealand Human Rights Commission (2007).Ed. bukan merupakan nilai-nilai yang membumi. 5. lembaga pendidikan mendapatkan sorotan tajam seiring dengan terungkapnya berbagai kasus kekerasan. Kedua. Abdul Mu‘ti Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu Saya akan mulai dari perdebatan awal pada saat penyusunan UU Sistem Pendidikan Nasional 2003. 3. Ada kontroversi yang luar biasa. Pemerintah Republik Indonesia. Islam. Bapak Abdul Mu’ti yang akan memaparkan gagasan dan konsep pendidikan agama berkesadaran HAM. Mungkin tanpa disadari kita sudah terlibat bahkan berpartisipasi dalam permasalahan ini. Osman. 163 Narasumber : Drs. Kesempatan pertama untuk Bapak Abdul Mu’ti. ***** 162 DAFTAR PUSTAKA 1. Realitas ini menunjukkan bagaimana HAM masih sebatas teori yang diajarkan di lembaga pendidikan. SH Moderator : Fajar Riza Ul Haq Moderator Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu Bapak dan Ibu sekalian. Hanafi. Dar Kebaa Bookshop: Cairo. Hassan (2000). USA. baik dalam konteks positif maupun negatif. Satu pihak menginginkan tetap seperti rumusan undangundang sebelumnya agar siswa mendapatkan pendidikan agama sesuai yang dianutnya. terjemah Irfan Abubakar. Islam in the Modern World. 2. Pluralisme & Toleransi Keagamaan. 4.Penutup Akhir-akhir ini. Human Rights Report 2006. pada sessi ini kita akan lebih fokus bagaimana hak asasi manusia (HAM) berkorelasi dengan institusi pendidikan. Pertama. Yustina Rostiawati. M. Mohamed Fathi (2006). Abdul Mu’ti. Namun ada pihak yang menolak karena .

Dia bertanya. Contoh kasus ini adalah seorang mahasiswa Katholik di Universitas Prof. Di satu sisi agama adalah hak asasi dan tidak dapat dipaksakan tetapi di satu sisi sekolah mempunyai misi. Bahkan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah menyebutkan bahwa salah satu misinya adalah sebagai pusat pendidikan. Pertanyaan saya. Hamka (UHAMKA). berbeda agamanya? Tadi saya sempat berdiskusi dengan temanteman dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Kalau begitu. terutama mengenai pendidikan agama. Akhirnya. bagaimana dengan siswa-siswa Kristen yang belajar di sekolah Muhammadiyah di NTT? Kalau di Jawa banyak siswa Muslim yang sekolah di lembaga Kristen tetapi di NTT sebaliknya. kalau memang dia tidak mau menjadi Kristen ya tidak akan jadi Kristen. kalau memang dasarnya adalah tidak percaya ya tidak percaya. siswa Kristen tidak diberikan pelajaran keislaman tetapi ada pelajaran kemuhammadiyahan dan bahasa arab. Misalnya masalah kejujuran. tetapi relijiusitas. siapa saja yang mau iman silakan dan kalau mau kafir silakan. Ketika kita berbicara sekolah sebagai lembaga dakwah dan pengkaderan. Di Keuskupan Agung Semarang. Pada pasal 12 undang-undang tersebut ada ayat yang menyebutkan secara jelas bahwa setiap siswa berhak mendapatkan pendidikan agama sesuai agamanya dan diajarkan oleh guru agama yang seagama. mereka menerapkan pendidikan religiusitas dimana semua siswa yang berbeda agama itu datang pada tempat yang sama. kelompok pembela HAM menyatakan hal tersebut tidak terjadi itu. gurunya tetap dari Katholik. Saya kemudian . mengapa dia harus belajar kemuhammadiyahan. meskipun seorang siswa Muslim diajarkan agama Kristen. Padahal dalam al Quran jelas sekali menyatakan bahwa tidak ada paksaan dalam agama. kita melihat ada misi islamisasi atau kemuhammadiyahan. Maka proses ini dinamakan share values. misalnya. a DIALOG b 165 Pada sisi lain. Artinya. kalau kita tarik ke al Quran. Saya jawab bahwa matakuliah ini tidak menjadikan anda Muhammadiyah tetapi menjadikan anda mengerti tentang Muhammadiyah. dan seterusnya. dakwah. Dia tidak menyatakan itu pendidikan agama. 166 Ini yang mendapat kritik dari MUI. Kristen.ditengarai adanya pemurtadan masal dan sistematis terhadap siswa Muslim di lembaga Kristen. maka bagaimana kejujuran menurut Islam. tidak belajar satu agama tetapi agama-agama. dan pengkaderan. banyak siswa Kristen yang sekolah di sekolah Muhammadiyah. Kasus di NTT. berubahlah UU Sistem Pendidikan Nasional. Memang tidak ada pendiktean tetapi jelas ada penggiringan ke pemahaman pluralistik. Kalau kasus di Katholik berbeda. Kenapa permasalahan menjadi persoalan serius dalam konteks pendidikan padahal ketika mereka memilih satu sekolah sudah sangat sadar bahwa lembaga yang dimasuki itu. Tetapi. Mereka belajar bersama-sama.

Lalu bagaimana kita memadukan kontradiksi itu sehingga pemahaman tentang HAM tidak mudah diimplementasikan di sekolah? Beberapa bulan yang lalu saya mendapatkan pengalaman menarik. Yang kedua. Saya termasuk yang liberal dalam hal ini. Tetapi. seorang Indonesianis asal Jepang. Akhirnya dia dipaksa untuk mengundurkan diri. ada salah satu murid yang tersinggung dan menyatakan itu tabu di agamanya. Bagaimana ini permasalahan seperti harus dikontekstualkan? Saya memiliki teman di Australia. Setiap orang harus diberikan kesempatan untuk mendialogkan apa yang ada dalam pikirannya tanpa perasaan takut. Padahal banyak orang baik justru menjadi jelek ketika masuk sekolah. Agama memiliki hukum dan masyarakat mempunyai hak asasi. Tetapi. sekolah itu mendidik atau membuat jahat? Sekarang anak-anak mulai tahu hak-haknya.mencontohkan Mitsuo Nakamura. Dia bilang. kalau . Karena memang orang tua merasa tidak bagus kalau anaknya tidak mendapat PR. Kegiatannya hanya bernyanyi karena tidak mau menyiksa siswa. kalau memang ada hal yang bisa dikerjasamakan. Bahkan ketika ada siswa yang bodoh. Saya punya cerita lain. Dia cerita kalau ada siswanya yang naik meja tidak boleh dibentak-bentak. “tidak mau belajar adalah hak asasi saya”. Tetapi. karena kesulitan menerangkan akhirnya ia menggambar alat kelamin. Sekarang ada peristiwa beberapa mahasiswa yang dikeluarkan dari kuliahnya karena sebab hamil duluan. Padahal dahulu guru itu harus melototi siswa yang nakal. Bagi para pembela HAM. orang tua malah menganggap TK itu tidak bermutu karena tidak ada pelajaran tulis menulis. Mengapa sekolah mau sewenang-wenang mengeluarkannya? Seolah-olah sekolah hanya mau menerima yang baik-baik saja. Anak saya tidak mau belajar. Ada seorang guru agama di Inggris. pertama. Teman saya mendirikan Taman Kanak-kanak 167 (TK). begitu juga dengan yang aborsi. Bagaimana memadukan kedua itu dalam pendidikan. Pada saat ia menerangkan mengenai khitan di agama Yahudi. tidak boleh mengatakan bodoh. Ini berbeda pandangan. Dia menggunakan pendekatan psikologis tidak ada pelajaran tulis menulis. Sewaktu saya berkunjung kesana pada tahun 2005 dia adalah seorang guru teladan selama 20 tahun. Kalau anak diberi PR banyak akan dianggap terlalu membebani. Kemudian persoalan ini diadukan dan menjadi ramai di council of education. Dia berhubungan dengan teman kuliahnya saja hak asasi. Hamil itu kan hak asasi yang bersangkutan. Komisi Nasional Anak juga mensosialisasikan hak-hak anak. Di pintunya ada tulisan “keep out except me”. mengapa tidak. kalau ada anak dipelototi saja sudah dianggap melanggar HAM. Disini. Padahal maksud guru tersebut adalah untuk membuatnya pintar. kita harus terbuka. Tadi Fajar menyinggung mengenai kekerasan di lembaga sekolah. katanya agar setannya pergi. Menurut saya. Dia paham Muhammadiyah dari A sampai Z tetapi agamanya sendiri entah apa.

buku menyajikan gambar. Hal ini telah menimbulkan permasalahan yang sangat pelik.tidak bisa dikompromikan. Silakan. setelah dilaksanakan UN banyak sekali kasus tindak kekerasan. maka akan ditangkap bahwa anak laki-laki itu jagoan dan pemberani. jangan dipaksa. Dan sejak awal diamini bahwa yang . Karena jelas dengan perbedaan geografis dan alam yang berciri masing-masing. Tahun 2003 penelitian di Provinsi NTT dan 2006 dilaksanakan di Propinsi Jawa Tengah. dan berani berkelahi. Belakangan ini kita tidak lagi terkejut kalau membaca kekerasan di lingkungan pendidikan. pada tahun 2006 ketika kami melakukan studi teks terhadap buku PPKN ditemukan 169 gambar yang secara langsung mensosialisasikan kekerasan. berbeda dengan pembicara sessi sebelumnya. Kita sangat miris. Selama ini pendidikan HAM masih hanya terkait dengan persoalan memilih jurusan. ini banyak sekali menawarkan 168 masalah dari berbagai sudut. Dan yang namanya jagoan dan pemberani adalah berani memukul anjing. Sekarang. kalau memang perempuan sedang datang bulan (haidl) dan tidak mau berolah raga. Itu tidak adil. Moderator Terima kasih Pak Mu’ti. kita akan mendengar presentasi hasil penelitian dari Ibu Yustina. Kalau gambarnya seperti itu. kita tidak bisa memukul secara sama bahwa semua murid memiliki tingkat perkembangan yang sama. Misalnya pelajaran olah raga. Bagaimana sebenarnya di tingkat makro kebijakan malah mendorong terjadinya tindak kekerasan. Karena setiap hari kita mendengar korban kekerasan di institusi pendidikan bahkan ada yang sampai masuk rumah sakit dan meninggal. Yustina Rostiawati Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu Kami sebenarnya pernah melakukan penelitian sebanyak dua kali tentang kekerasan di lembaga pendidikan. maka tidak boleh dipaksakan. Disana diilustrasikan yang melakukan kekerasan adalah siswa laki-laki. apalagi ditambah tulisan. berani mengalahkan lawan dengan kekerasan. dan Sulawesi Selatan. Pada tahun ini. Beliau peneliti dari Universitas Kristen Atmajaya. Bagaimana sebenarnya kebijakan yang terkait dengan pendidikan? Sudah 3 tahun yang lalu ada kebijakan ujian akhir negara (UAN) yang sekarang menjadi ujian nasional (UN). Sumatera Utara. kenapa dalam lingkungan pendidikan yang seharusnya merupakan wadah memanusiakan manusia menjadi sebaliknya? Kalau kita masuk ke dalam isu pendidikan maka yang pertama kita lakukan adalah masuk ke tingkat kebijakan. Kalau masuk ke lingkungan mikro. Menarik sekali. Secara tidak langsung kekerasan disosialisasikan sejak awal. Yang menjadi isu besar juga adalah UN yang seharusnya menjadi parameter namun hasilnya dipakai sebagai penentu kelulusan dan diterimanya di perguruan tinggi. Di semester pertama.

disentuh. Maksudnya jauh dari kekerasan. Yang lain. Kalau kekerasan verbal seperti dimarahi. disabet. itu banyak dialami di 3 wilayah penelitian. Guru tersebut mengatakan bahwa dia memberi hukuman adalah lumrah dan biasanya anak laki-laki akan mendapat hukuman lebih berat. Di sini. tetapi gambar yang ditampilkan dekat dengan kekerasan. Ini harus betul-betul kita perhatikan bahwa banyak sekali jenis kekerasan di SD. Pada tahun 2005. Ada juga guru yang mengatakan bahwa dia dalam posisi yang serba salah. Kemudian orang tua siswa menyurati sekolah dan memprotes kejadian itu karena merugikan siswa. Dari hasil penelitian kami di 3 propinsi. Anak itu tahu bahwa gurunya sengaja meraba tetapi ia tidak berani melaporkan. antara orang tua dan . Kalau anak tidak mau belajar. ada yang dihina dan disumpahin. Hingga kemudian anak tersebut menulis surat pada orang tuanya. Rupanya orang tua justru mendorong agar terjadi kekerasan. Dari buku teks tersebut. Gara-gara surat tersebut. Padahal maksudnya buku ini bukan mengajarkan kekerasan. ia baru saja mau melayangkan protes karena anak perempuan dari temannya mendapat pelecehan seksual. Orang tua mendukung tindak kekerasan tersebut dengan alasan menanamkan tanggungjawab dan tidak mengulangi kesalagannya lagi. Tidak hanya verbal tetapi juga fisik bahkan sampai kekerasan seksual. dan seterusnya. Ia baru belajar computer tetapi gurunya sengaja meraba dadanya. Ada pula yang diraba kelaminnya. Kekerasan seksual dicolek itu paling umum. Anak itu kelas 6 SD. kami mewawancarai salah satu guru. tidak tahu apa dampaknya bagi anak. dan digertak. anak mulai kehilangan pegangan mana yang benar. Tadi saya berdiskusi dengan Pak Irwanto. mengapa mereka harus menuliskan surat protes kalau kemudian dia yang menjadi korbannya. anak yang bersangkutan diperlakukan secara diskriminatif. penelitian ini mendaftar bermacam-macam jenis kekerasan. Ketika kekerasan dianggap akan mendisiplinkan anak. maka apa yang akan diintervensi terhadap tradisi itu. orang tua akan setuju saja. justru orang tua menyerahkan kepada pihak sekolah untuk melakukan apapun supaya anak menjadi patuh. sampai kekerasan seksual. Ini semua dikemukakan anak-anak.menjadi pelaku kekerasan adalah laki-laki. Anak perempuan karena dianggap lemah fisik maka tidak diberi hukuman berat. Bagaimana tanggapan orang tua? 170 Penelitian kami ini bekerjasama dengan UNICEF ingin melihat apakah kekerasan itu terkait dengan tradisi yang mendorong kekerasan terhadap anak. seperti dipukul. dibentak. ketika diidentifikasi bentuk kekerasan apa yang dialami siswa. diejek. dijambak. Di penelitian tahun 2006 ada nuansa yang sama. Kalau ada. Kekerasan fisik ini termasuk digundulin dan ada pula yang cekik. HU Kompas melansir pemberitaan anak perempuan yang mengeluh pada orang tuanya karena diliburkan pada hari masuk sekolah akibat guru-gurunya pergi wisata ke Bali.

Ada juga gejala agresif dan obsesif. Ada kecemasan yang menjadi akibat dari kekerasan jenis apapun. Moderator Terima kasih. Dalam tataran makro. ada isu lagi. Wassalamu‘alaikum Wr. Contohnya. Pertanyaannya. Terima kasih. bagaimana sebenarnya peran pemerintah dan penentu kebijakan? Di tingkat mikro. Terlebih yang hadir di forum ini adalah pendidik. harus rapi. Ada yang bilang. Wb. beberapa isu mungkin perlu direfleksikan. dan tidak boleh coret-coret? 172 Ahmad Syauqi (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Tadi saya mendengarkan dari teman-teman guru bahwa kekerasan ada dampak positifnya. Itu karena kesadaran anak di SMA Favorit sangat tinggi. Banyak anak yang sadar dan berhasil setelah diberi hukuman. banyak anak mengalami gejala gangguan fisik ketika mengalami kekerasan fisik. apa peran pemerintah dalam memantau keamanan di sekolah. Tetapi ketika saya mengajar di Muhammadiyah tidak menemukan itu. Saya punya siswa yang selalu saya hukum bahkan pernah dapat hukuman mengelilingi lapangan. siapa sebenarnya yang harus memantau keamanan di sekolah. Kita sudah mendengarkan dua penyaji dengan presentasinya yang sangat menarik. Mustamin (Majelis Dikdasmen PWM Sulawesi Tengah) Saya hanya mengamati dari pengalaman. Anak mengalami gangguan sosial ketika mendapat kekerasan seksual. Setelah lulus. Mungkin kalau Pak Mu’ti bekerja di sekolah yang ecek-ecek akan sangat pusing. Sekarang kesempatan berdiskusi. Lalu. Silakan jika ada Bapak dan Ibu yang mau menanggapi. dia diterima bekerja di Jepang. mereka semua menurut. Mendasarkan penelitian 2006 di ketiga propinsi itu. untung Bapak dulu agak keras.gurunya. bagaimana merangsang anak-anak supaya menyadari bahwa di sekolah ada aturan tidak boleh merokok. apakah ada studi yang memilah mana kekerasan yang bisa ditolerir atau tidak supaya tidak melanggar HAM? Somantri P (SMK Muhammadiyah Cirebon) Pengalaman saya agak sama dengan Pak Mustamin. Pertanyaan saya. bagaimana peran pendidikan dalam menciptakan 171 lingkungan tanpa kekerasan. Lalu. seperti bagaimana peran guru BP. supaya bentuk-bentuk kekerasan bisa dihilangkan atau dielimansi. Ketika pulang ke Indonesia yang pertama dicarinya adalah saya dan mengucapkan terimakasih karena dulu saya agak keras mendidiknya. Saya pernah mengajar di SMA Negeri Favorit selama 10 tahun. Pak Mu’ti dan Bu Yustina perlu mengajar mencoba di SMA Muhammadiyah Kramat. kalau kita ingin pendidikan yang menolak kekerasan. Apalagi . Saya ingin mengemukakan poin pertanyaan yang mungkin bisa direfleksikan. Ada pula yang mengalami stres dan terokupasi secara seksual. Bahwa anak yang menerima kekerasan ternyata dampak positifnya luar biasa.

termasuk dari orang tua. Ada seorang guru bahasa arab yang super killer. Ada judul buku menarik “Dilema Disiplin”. menurut saya kekerasan ada kalanya perlu diterapkan. Reward mungkin gampang. Tetapi ketika siswa tidak dipenuhi haknya itu juga kekerasan. saya juga percaya dengan konsep reward and punishment. Saya termasuk tidak setuju dengan kekerasan karena dampaknya berkelanjutan. Akhirnya saya suruh dia keluar dan ketika dia keluar saya menyesal. Ini bisa dilakukan dengan cara menjelaskan kepada mereka tentang norma yang kita sepakati seperti rule and regulation.sekarang ada sekolah internasional. Saya mengira dia tidak akan masuk ke pelajaran saya berikutnya tapi ternyata masuk. Tetapi kalau terlalu keras juga menjadi persoalan. Maka. verbal. Masak sekolah di Muhammadiyah tidak bisa membaca al-Quran. Mengenai hal ini. Ketika ada . tetapi bagaimana mencarikan punishment yang humanis? Moderator Silakan kesempatan pertama untuk Pak Mu‘ti dan Bu Yustina selanjutnya. Ibu mungkin perlu sekalikali mengajar di SMA Garuda. Apakah itu berarti pelanggaran HAM? Anisia Kumala (PP Nasyi`atul Aisyiah) Pemaknaan kekerasan tidak hanya besifat fisik. Ada mahasiswanya yang sudah empat kali mengulang tetap saja tidak diluluskan. Tetapi. Teori Sigmund Freud mengenai alam bawah sadar juga dilatarbelakangi oleh impulse bawah sadar. Kalau kita menetapkan disiplin lembek maka tidak bisa mengatur. ada buku menarik yang berkisah tentang dendam anak-anak. ia akhirnya tidak boleh mengikuti pelajaran sehari penuh. Jadi. Memang kadang-kadang ada hal yang barangkali tidak kita sadari efeknya dalam jangka panjang tentang hukuman. Ketika saya mengajar. Tetapi saya pernah mengeluarkan siswa dari kelas. ketika ayah saya menyuruh saya jadi guru saya tidak mau. Pesan moral dari cerita ini adalah disiplin itu bisa dilakukan tanpa kekerasan. sampai kemudian dia tidak suka terhadap orang tua. Di sana katanya cara pengajarannya seperti di IPDN. dia ketika ditanya malah tidak menjawab dan bilang mengantuk. 173 Abdul Mu’ti Saya sendiri mungkin tidak bisa kalau disuruh menjadi guru. Akhirnya anak itu bernadzar akan menggendong guru tersebut kalau lulus. Contohnya ketika anak terlambat 5 menit mengikuti upacara. ada anak yang tidak memperhatikan. dan kekerasan seksual. Sehingga anak lakilaki cenderung tidak suka bapaknya karena sering sekali Bapak terhadap anak laki-laki mendidik dengan keras. Ada cerita lain juga. Saya sampai perlu memberikan PR menuliskan ayat al Quran. Saya sempat mengeluh pada istri karena seumur-umur tidak pernah melakukan kekerasan. bagaimana anak-anak itu ternyata merekam hampir seluruh kekerasan yang dia terima.

sepanjang itu dilakukan secara terbuka. Kalau anak sering kita bentak maka dia akan membentak adiknya dan kalau tidak ada. Termasuk 175 dalam agama. Karena senang belajar sebenarnya ada bagian dari mereka yang bisa diberi peran. mereka akan merokok bersama ketika di luar kelas tetapi di dalam kelas sepakat tidak ada yang merokok. maka itu bisa menjadi cara kita semua tidak melanggar. Ini menyangkut hak. Ini menjadi bahan refleksi kita. Nah. dikiranya saya menghinanya. Dia datangi siswa tersebut. Saya pernah juga mempersilakan seorang nenek Australi yang sedang berdiri untuk duduk. Selama ini murid kita jadikan pesakitan. dia akan membentak temannya. Ini memang harus berani kita dialogkan. saya juga perokok dan merasakan betapa susahnya menahan rokok. Usia 174 anak SMP adalah usia memberontak. aturan dibuka saja dan kita minta rule and regulation bersama-sama. termasuk yang menyangkut prinsip agama. problem HAM itu sering sekali kita bandingkan dengan masyarakat Barat. ada yang minta kekerasan dan ada yang tidak suka kekerasan. Dia membuat aturan main bersama. anak itu juga masih dalam proses meniru. Menurut saya. akan lain persoalannya. Tetapi dia malah marah. Usia itu juga adalah usia hipotetikal. Sehingga disiplin tidak harus dengan kekerasan. Dalam teori labeling.salah satu kita yang tidak konsisten dengan aturan sendiri maka kita sendiri yang kena akibatnya. dia bilang. . Yang kedua. dan kontrak. guru menjadi juragan terus. Salah satu teman guru SMK saya berhadapan dengan siswanya yang merokok. Bagaimana kita harus menjelaskan ini sehingga ketika berlaku mereka bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan perkawanan itu berhasil. Karena dia berpikir membentak itu diperbolehkan sepanjang untuk maksud baik. Tetapi sebenarnya mereka sedang dalam tahap senang belajar. Jadi. Kalau sudah didialogkan maka penjelasan mengenai hak dan kewajiban. Teman-teman dari kalangan Feminis (aktivis gerakan perempuan) sering mengusung isu kekerasan suami terhadap istri bahkan ada pemerkosaan suami terhadap istri. Sehingga kalau ada anak SMP bersikap lurus-lurus saja malah dianggap aneh. Persoalannya. saya tidak langsung menolong. Sepanjang kontrak rule and regulation kita buat dan atur bersama. “Apakah Anda baik-baik saja?” Ketika dia bilang tidak baik. Memang perlu kita sadari sejak awal bahwa setiap anak memiliki fase-fase pertumbuhan psikologis yang harus dipahami. Saya bertanya dulu. Dari pengalaman itu ketika ada nenek yang jatuh. Kemunculan home schooling saat ini didasarkan alasan karena sekolah menjadi tempat yang tidak aman. maka saya memanggil ambulance. ketika ada anak terlambat 5 menit dihukum tetapi kalau guru terlambat tidak dihukum. Kekerasan yang kita niatkan untuk kebaikan itu ternyata bisa menjadi kekerasan. ketika kita bilang anak itu nakal maka yang ada dalam otak bawah sadar dia adalah nakal.

Yang saya sampaikan ini mudah-mudahan menjadi referensi kita. Kita perlu keras tetapi tidak dengan kekerasan. Mahasiswa itu mengatakan agar dosen konsisten tidak melakukan merokok juga. Pendekatan rule and regulation dilakukan dengan menggunakan perspektif anak-anak dengan konsisten kita menjadi bagian dari rule model. Jadi. Tidak boleh terjadi anak merasa bangga melanggar hak orang lain. Terimakasih. sekarang ini diganti positif menjadi reward and negative reinforcement. Kalau kita ingin mendapat rasa aman maka kita harus pula memberi rasa aman pada orang lain. menyadarkan anak macam-macam. ketika refleksi. Kalau anak itu dianggap nakal. Apakah tidak mungkin kata dloroba (arti literalnya “memukul”) itu diberi makna peringatan dan pendidikan secara keras. Moderator Terima kasih kepada kedua narasumber atas segala masukannya. Bahwa ada aturan dilarang pakai sandal jepit dan merokok hanya di tempat tertentu. Wb. mahasiswa saja tetap memerlukan model. mengenai sistem reward and punishment. Dan sungguh saya tertarik dengan cara Pak Sumantri yang kalau dalam perspektif anak menyangkut partisipasi. Lalu. Negative reinforcement adalah bersama-sama dengan anak bersepakat mencari titik kesepakatan.Oleh karena itu. agar menggunakan pendekatan ini dan mengurangi kekerasan. Tetapi harus bersifat mutualistik. ada partisipasi. lalu kita tegur. ada rule model. bagaimana kita memiliki pendidikan berwawasan HAM maka kita harus berani mendialogkannya dengan siswa. Kalau dia senang nonton televise maka negative reinforcemen-nya dilakukan dengan membatasi jam nonton televisi. dan model-model negative reinforcement yang dapat dikembangkan. bukan memukul. Ada pengalaman di Universitas Atmajaya. Untuk Bapak dan Ibu yang mengajar. Karena kekerasan itu akan melingkar-lingkar terus dan tidak putus dan selalu dari pihak kuat ke lemah. Jadi. Wassalamu‘alaikum Wr. ada mahasiswa yang melontarkan di depan rektor dan dosen. Harus kita buka. Kalau 176 kita sudah mengeluarkan aturan bersama maka bagaimana kita menjadi bagian model. Artinya. seperti orang tua ke anak. 177 BAB V PENUTUP “Mencuatnya berbagai tindak . seperti menyuruh shalat dengan memukul. Yustina Rostiawati Saya mau menekankan agar kita tidak bertoleransi terhadap kekerasan. Kekerasan ada pula yang mendasarkan pada agama. kita bisa ajak omong anak itu. Dia tahu hak dan kewajibannya.

kekerasan yang membawa nama agama, mewabahnya konsumerisme di kalangan umat beragama, serta menurunnya tingkat kepedulian sosial merupakan masalah-masalah krusial yang menghadang kesadaran beragama kita saat ini”

PENUTUP

D

isamping berdialog dengan gagasan-gagasan yang

dilontarkan para pembicara, peserta halaqah juga melakukan tukar pendapat dan pengalaman masingmasing seputar tema-tema yang telah dibahas pada setiap sessinya. Di akhir acara, peserta mendiskusikan persoalan sosial-kebangsaan serta merumuskan rencana tindaklanjut kegiatan Halaqah Islam, HAM, dan Kemanusiaan. Hal ini merespon berbagai masukan dan usulan selama kegiatan ini berlangsung, baik dari pembicara maupun peserta sendiri. Mereka meminta agar kegiatan yang melibatkan pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah dan guru-guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan ini ditindaklanjuti dengan kegiatan sistemik yang secara bertahap menjawab persoalan-persoalan yang mendera pendidikan agama di Muhammadiyah. Bagian penutup ini berisi dua hal, yaitu rangkuman pokokpokok pikiran mengenai permasalahan hak-hak asasi kemanusiaan (huququl insaniyyah) dan rekomendasi rencana tindak lanjut (RTL) kegiatan yang diharapkan melibatkan partisipasi guru-guru SLTA Muhammadiyah secara luas. A. Pokok-pokok Pikiran Berdasarkan identifikasi peserta, sejumlah permasalahan yang sedang melanda masyarakat Indonesia saat ini dapat dikelompokkan menjadi dua yang satu sama lain saling berkaitan, yaitu struktural dan kultural Permasalahan struktural berakar pada pengabaian negara terhadap tanggungjawabnya untuk memenuhi sekaligus 181 melindungi hak-hak asasi warga negaranya, baik hak sosial, ekonomi, dan budaya (EKOSOB) maupun hak sipil dan politik (SIPOL). Bahkan dalam beberapa kasus negara cenderung cuci tangan dan ”merelakan” warga negaranya berjuang survive sendirian ditengah hukum pasar yang seringkali tidak ramah bagi masyarakat miskin. Munculnya berbagai regulasi maupun kebijakan ekonomi-politik yang tidak berpihak pada masyarakat bawah merupakan satu contoh. Akibatnya, kaki dan tangan masyarakat terjepit oleh struktur sosial-politik yang tidak adil. Masyarakat hidup dalam lingkaran-lingkaran ketidakadilan. Kesenjangan ekonomi yang kian tajam, terbatasnya akses untuk menikmati pendidikan bagi masyarakat tidak mampu, serta

tidak kunjung membaiknya penanganan kesehatan masyarakat miskin (masih tingginya gizi buruk, busung lapar, dan kematian ibu serta anak dibawah umur) merupakan sederet permasalahan struktural yang sangat merugikan hak-hak EKOSOB masyarakat miskin. Adapun permasalahan kultural bersumber pada melemahnya peran kritis agama dalam kehidupan pemeluknya. Kecenderungan menjadikan agama sebagai simbol, atau politik gincu dalam bahasa Buya Syafii, secara perlahan mengaburkan esensi dari beragama, yaitu memanusiakan manusia dan memuliakan kemanusiaan itu sendiri sebagai wujud rahmatan lil ‘alamin. Mencuatnya berbagai tindak kekerasan yang membawa nama agama, mewabahnya konsumerisme di kalangan umat beragama, serta menurunnya tingkat kepedulian sosial merupakan masalah-masalah krusial yang menghadang kesadaran beragama kita saat ini. Disini, substansi dan proses internalisasi nilai-nilai keislaman secara tepat, kontekstual, dan kritis menjadi sangat penting dalam menumbuhkan semangat keberagamaan yang memanusiakan manusia. B. Rekomendasi Rekomendasi berisi rencana tindak lanjut (RTL) dalam rangka peningkatan kapasitas dan kualitas pengajaran pelajaran AlIslam dan Kemuhammadiyahan sehingga pendidikan agama mentransformasikan kesadaran beragama yang sensitif dan 182 peduli terhadap permasalahan hak-hak asasi manusia (huququl insyaniyyah) dengan didukung kualitas pendidiknya yang memadai. Setidaknya ada beberapa agenda kegiatan dalam rangka pengembangan pendidikan agama, yakni sebagai berikut : 1. Workshop Al Islam dan Kemuhammadiyahan Bertujuan untuk mengevaluasi proses pembelajaran AlIslam dan Kemuhammadiyahan (metode, kurikulum, dan muatan) dan merumuskan model-model maupun pendekatan pembelajaran yang efektif, kritis, dan memberdayakan guru dan siswa. Workshop juga akan mendesain kurikulum untuk training pendidik Al Islam dan Kemuhammadiyahan. 2. Training Pendidik Al Islam dan Kemuhammadiyahan Bertujuan meningkatkan wawasan dan pemahaman para guru mengenai hak-hak asasi kemanusiaan (huququl insyaniyyah) dalam pandangan Islam dan Piagam HAM 1948, meningkatkan dan memperkaya kemampuan metode pembelajaran yang efektif, kritis, dan transformatif, serta meningkatkan teaching skills untuk mendorong peningkatan kualitas proses pembelajaran. 3. Buku Pendamping Kehadiran buku pendamping yang dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan para pendidik dalam mentransmisikan pelajaran agama dirasakan sangat penting. Keterbatasan sumber bacaan menjadi salah satu

faktor bagi tidak dinamisnya pendidikan agama di lembaga-lembaga pendidikan. 4. Training Kepemimpinan untuk Pelajar Pertukaran pandangan dan pengalaman antar pelajar SLTA dengan latarbelakang sosial dan budaya berbeda merupakan satu model pembelajaran bersama yang sangat penting dalam menumbuhkan wawasan multikultural. ***** 183 Abdul Munir Mulkhan, Prof. Dr. Lahir di Jember, 13 November 1946. Guru besar Universitas Islam Negeri Yogyakarta ini menyelesaikan studi S3 program sosiologi di Universitas Gadjah Mada. Anggota Majelis Dikti PP Muhammadiyah Periode 2005-2010 ini terpilih sebagai anggota Komnas HAM untuk periode 2007-2012. Abdul Mu’ti, Drs. M.Ed. Lahir di Kudus, 2 September 1968. Dosen IAIN Walisongo, Semarang ini menyelesaikan studi S2 di Flinders University of South Australia. Ia adalah Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2000-2005, Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah periode 2005-2010, dan Wakil Sekjen DPP ICMI periode 2005-2010. Endang Tirtana Lahir di Padang Balai, 8 April 1981. Menyelesaikan pendidikan sarjana di IAIN Imam Bonjol Padang. Aktivis Angkatan Muda Muhammadiyah ini adalah Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Remaja Muhammadiyah periode 2000-2002 dan peneliti MAARIF Institute. Fajar Riza Ul Haq Lahir di Sukabumi, 1 Pebruari 1979. Alumni FAI Universitas Muhammadiyah Surakarta ini menyelesaikan pendidikan S2 di Program Studi Agama dan Lintas Budaya, Universitas Gadjah

a LAMPIRAN b

185 Mada. Ia adalah Koordinator Program Pengembangan Kajian Islam MAARIF Institute. Husni Thoyyar, Drs. M.Ag. Lahir di Cirebon, 10 Oktober 1945. Aktif mengajar di Universitas Islam Negeri Jakarta, UHAMKA, STIE Ahmad Dahlan, dan Universitas Muhammadiyah Jakarta. Cukup lama aktif di Muhammadiyah. Ia adalah Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta periode 2000-2005 dan Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah periode 20052010 M.A. Fattah Santoso, Drs. M.Ag. Menyelesaikan pendidikan magister di IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Ia adalah dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Ketua Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS. Sri Palupi

Yustina Rostiawati. 20 Juni 1959. diantaranya Universitas Satya Wacana. Lulusan Mu’allimin Pekalongan ini menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Ushuluddin IAIN Yogyakarta. Ketua Pusat Kajian Pembangunan Masyarakat (PKPM) Unika Atmajaya dan juga aktif di Jaringan Mitra Perempuan dan Tim Relawan untuk Kemanusiaan (TruK). Thamrin No. Ia adalah Deputi Rektor Universitas Paramadina. keindonesiaan merupakan konteks sekaligus determinasi sosiologis relevansi internalisasi dan pelembagaan prinsip-prinsip moral hak asasi kemanusiaan. SH. 187 Gedung Wisma Nusantara. Perluasan sumber-sumber nilai hakhak asasi kemanusiaan tersebut sangat dimungkinkan oleh dua kekuatan inti dari Piagam HAM 1948 sendiri. ia adalah Direktur Eksekutif Institute Studi Arus Informasi (ISAI) dan terpilih menjadi anggota Komnas HAM untuk periode 2007-20012. gizi buruk. Sempat bekerja sebagai wartawan di Majalah Tempo dan kini mengelola tabloid berbahasa Melayu Jawi/Melayu Arab. Keterbelakangan pendidikan. kemiskinan. ideologi.Lahir di Madiun. dalam menegakkan martabat dan kehormatan manusia. Lantai 7 Jl. 29 Januari 1965. : 62 21 3914003 Web. Yudi Latif. 21 Desember 1943. Direktur Eksekutif Reform Institute. HAM. Jakarta Pusat 10350 Telp. : maarif@maarifinstitute.org e-mail. dan Keindonesian sangat penting dan relevan.org redaksi@maarifinstitute. Pada ranah ini. Alumni sarjana pertanian ini adalah Ketua Institute for Ecosoc Rights Syu‘bah Asa Lahir di Pekalongan. Secara sosiologis. ELSAM. Lahir di Sukabumi. baik akademik maupun LSM. dan rendahnya apresiasi terhadap kemajemukan identitas (etnis. Alumni Tehnik Elektro ini aktif di berbagai lembaga. Alumni Universitas Padjadjaran ini menyelesaikan pendidikan master dan doktoral Australian National University (ANU). 26 Agustus 1964. dan chairman Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK).D. yaitu kehendak untuk hidup dan kehendak untuk bebas. Aliansi Jurnalistik Indonesia (AJI). perbincangan mengenai Islam. : www.org emperbincangkan hak asasi kemanusiaan (huququl insaniyyah) tidak mungkin hanya mengacu pada satu piagam ataupun dokumen tertentu yang bersifat tunggal namun juga harus M menyertakan tradisi agama- agama dan nilai-nilai spiritual yang telah lebih dahulu ada dan berkembang dalam masyarakat yang majemuk. 186 Yoseph Adi Prasetyo (Stanley) Lahir di Malang. baik secara teoritik maupun praktek. agama) merupakan sederet masalah krusial yang mengancam harkat dan martabat manusia. Cahaya Nusantara. baik yang berpijak pada Piagam HAM maupun yang merujuk pada tradisi Islam. Pendekatan dialog sangat bermanfaat untuk mengikis dominasi bahkan hegemoni interpretasi terhadap HAM dari pihak tertentu sekaligus menemukan relevansi HAM dengan konteks permasalahan sosial-empirik yang ada. dan Demos. khususnya kehormatan bangsa .maarifinstitute. pengangguran. : 62 21 3914004 Fax.59. MH. Kini. Ph. Lahir di Pekalongan. 18 Oktober 1960. kelaparan.

Indonesia. Perlu agenda aksi bersama untuk mengawal perjuangan humanisasi manusia Indonesia tersebut. hak untuk diperlakukan setara. MAARIF Institute ISBN: 978-979-97766-1-7 . masyarakat Indonesia akan kehilangan hak untuk hidup secara manusiawi. Jika kondisi dibiarkan. hak kebebasan. hak untuk mengenyam pendidikan. serta hak untuk menikmati keadilan. Dan pendidikan agama melalui peran aktif para pendidiknya memiliki kontribusi penting dalam proses ini sebagaimana ditunjukkan buku ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful