HAK ASASI MANUSIA DALAM ISLAM MAKALAH LK II Ahmad Marthin Hadiwinata

*

Bab I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Hak asasi manusia atau biasa disingkat HAM merupakan sebuah hal yang menjadi keharusan dari sebuah negara untuk menjaminnya dalam konstitusinya. Melalui deklarasi universal ham 10 desember 1948 merupakan tonggak bersejarah berlakunya penjaminan hak mengenai manusia sebagai manusia. Sejarah HAM dimulai dari magna charta di inggris pada tahun 1252 yang kemudian kemudian berlanjut pada bill of rights dan kemudian berpangkal pada DUHAM PBB. Dalam konteks keIndonesiaan penegakan HAM masih bisa dibilang kurang memuaskan. Banyak faktor yang menyebabkan penegakan HAM di Indonesia terhambat seperti problem politik, dualisme peradilan dan prosedural acara (kontras, 2004;160). Islam sebagai agama bagi pengikutnya meyakini konsep Islam adalah sebagai way of life yang berarti pandangan hidup. Islam menurut para penganutnya merupakan konsep yang lengkap mengatur segala aspek kehidupan manusia. Begitu juga dalam pengaturan mengenai hak asasi manusia Islam pun mengtur mengenai hak asasi manusia. Islam adalah agama rahmatan lil alamin yang berarti agama rahmat bagi seluruh alam. Bahkan dalam ketidakadilan sosial sekalipun Islam pun mengatur mengenai konsep kaum mustadhafin yang harus dibela. Dalam Islam, konsep mengenai HAM sebenarnya telah mempunyai tempat tersendiri dalam pemikiran Islam. Perkembangan wacana demokrasi dengan Islam sebenarnya yang telah mendorong adanya wacana HAM dalam Islam. Karena dalam demokrasi, pengakuan

terhadap hak asasi manusia mendapat tempat yang spesial. Berbagai macam pemikiran tentang demokrasi dapat dengan mudah kita temukan didalamnya konsep tentang penegakan HAM. Bahkan HAM dalam Islam telah dibicarakan sejak empat belas tahun yang lalu (Anas Urbaningrum, 2004;91). Fakta ini mematahkan bahwa Islam tidak memiliki konsep tentang pengakuan HAM. berangkat dari itu makalah ini akan mencoba memberikan sedikit penerangan mengenai wacana HAM dalam Islam. 1.2 Rumusan Masalah Beberapa yang menjadi topik sentral permasalahan dalam makalah ini yang akan dibahas adalah: 1.2.1 Apakah islam itu? 1.2.2 Apakah ham itu? 1.2.3 Adakah ham dalam islam 1.2.4 Seperti apa bentuk ham dalam Islam? 1.3 Tujuan Pembahasan Masalah Setiap kegiatan yang dilakukan scara sistematis pasti mempunyai tujuan yang diharapkan, begitu pula makalah ini. Tujuan pembahasan makalah ini adalah: 1.3.1 Mengetahui apakah Islam itu 1.3.2 Mengetahui apakah HAM itu 1.3.3 Mengetahui apakah ada HAM dalam Islam 1.3.4 Mengetahui bentuk HAM dalam Islam

BAB II Pembahasan 2.1. Apakah Islam Itu?

Apakah islam itu sebenarnya? Kata Islam berasal dari bahasa arab , dari kata aslama, yuslimu islaman yang berarti menyerah patuh (DR Zainuddin Nainggolan, 2000;9). Menurut Nurcholish Madjid yang dikutip dari buku Junaidi Idrus (2004;87) Islam itu adalah sikap pasrah kehadirat Tuhan. Kepasrahan merupakan karakteristik pokok semua agama yang benar. Inilah world view Al-Qur’an, bahwa semua agama yang benar adalah Al-Islam, yakni sikap berserah diri kehadirat Tuhan. Dan bagi orang yang pasrah kepada Tuhan adalah muslim. Menurut Masdar F. Mas’udi (1993;29) klaim kepasrahan dalam pengertian Islam termaktub dalam tiga tataran. Pertama, Islam sebagai aqidah, yaitu sebagai komitmen nurani untuk pasrah kepada Tuhan. Kedua, Islam sebagai syari’ah, yakni ajaran mengenai bagaimana kepasrahan itu dipahami. Ketika, Islam sebagai akhlak, yakni suatu wujud perilaku manusia yang pasrah, baik dalam dimensi diri personalnya maupun dalam dimensi sosial kolektifnya. Berangkat dari pengertian diatas Islam adalah agama yang mengajarkan seseorang untuk menyerah pasrah kepada aturan Allah (Sunnatullah) baik tertulis maupun tidak tertulis. Dan orang yang menyerah pasrah kepada Tuhan dan hukum-Nya disebut seorang muslim. Dalam Islam itu terdapat dua kelompok sumber ajaran Islam. Kelompok pertama disebut ajaran dasar (qat’I al-dalalah), yaitu Al-Qur’an dan Hadist sebagai dua pilar utama ajaran Islam. Al-Qur’an mengandung 6236 ayat dan dari ayat-ayat itu, menurut para ulama hanya 500 ayat yang mengandung ajaran mengenai dunia dan akhirat selebihnya merupakan bagian terbesar mengandung penjelasan tentang para nabi, rasul, kitab dan ajaran moral maupun sejarah ummat terdahulu. Kelompok kedua disebut ajaran bukan dasar (zhanni aldalalah), yaitu ajaran yang merupakan produk ulama yang melakukan ijtihad dan muatan ajarannya bersifat relative, nisbi, bisa berubah dan tidak harus dipandang suci, sakaral ataupun mengikat (Junaidi Idrus, 2004;95-96). 2.2 Apakah Hak Asasi Manusia? Tonggak berlakunya HAM internasional ialah pada Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM) pada 10 Desember 1948 di Paris, Prancis. Disini tonggak deklarasi

nondiskriminasi. Usaha untuk diadakannya Magna Charta ini dimulai dari perjuangan tuan tanah dan gereja untuk membatasi kekuasaan raja dan para anggota keluarga. Mereka mencetuskan Petition Of Right. termasuk didalamnya fungsi parlemen dan fungsi pengadilan. Sejarah awal hak asasi manusia di barat berkembang sejak tahun 1215 yaitu dalam Magna Charta yang berisi aturan mengenai tindakan dan kebijakan negara supaya tidak berjalan sewenang-wenang. Jhon locke (1632-1704) bersama lord Ashley merumuskan tuntutan bagi toleransi beragama. Deklarasi ini ditanda tangani oleh 48 negara dari 58 negara anggota PBB dan disetujui oleh majelis umum PBB. gereja. ksatria dan orang merdeka atau orang sipil yang belum menikmati kebebasan. Berlanjut setelah keberhasilan tuan tanah. dan imparsial telah berlangsung dalam sebuah proses yang sangat panjang. pejabat pemerintah dilarang mengambil jagung dengan tanpa membayar. Pengesahan ini menjadi dokumen tertulis yang pertama tentang hak-hak tuan tanah. penghukuman dan perampasan benda benda secara sewenag-wenang.universal mengenai hak asasi manusia yang mengakui hak setiap orang diseluruh dunia. Yang menuntut sebuah negara yang konstitusional. bangsawan dan orang merdeka untuk memperjuangkan hak-hak mereka di hadapan raja membangkitkan kesadaran diberbagai kalangan masyarakat terhadap pentingnya hak-hak untuk dihormati dan dilindungi. raja dilarang menarik pajak sewenang wenang. Pada 1628. Isi dari Magna Charta ialah bermaksud untuk mengurangi kekuasan penguasa. tidak seorang pun dapat dipenjara tanpa saksi yang jelas. Pada periode awal ini hubungan antara isi dasar HAM adalah mengenai (hubungan) antara anggota masyarakat yang berada dibawaha kekuasaan yang diatur kebendaanya. Raja Jhon terpaksa menyetujui tuntutan ini dengan memberikan cap pengesahan yang berlangsung pada juni 1215 di Runnymede. Kedua. juga menyatakan bahwa semua orang diciptakan . Perumusan penghormatan dan pengakuan norma-norma HAM yang bersifat universal. Selain itu. Pertama. kaum bangsawan menuntut hak-hak mereka kepada raja. Dan yang ketiga. sebuah padang rumput di pinggir sungai Thames. Sekelompok tuan tanah dan ksatria menggalang kekuatan dan mereka berhasil mendesak raja untuk tidak lagi memberlakukan tindakan penahan. Isi dari Magna Charta ini ada tiga.

harta benda dan kesejahteraan rakyat. Prinsip ini didasarkan atas keyakinan bahwa umat manusia berada dimana-mana. Hal ini tidak bisa dipandang sebagai suatu hal yang negatif. Pandangan ini dipetik dari salah satu semboyan Revolusi Prancis. yaitu berlaku secara universal. bersifat non-diskriminasi dan imparsial. Mereka tidak hanya berhasil membebaskan diri dari kesewenangan raja. Pada 1653 instrument of government berhasil didesakkan. Itulah sekilas sejarah awal dari HAM yang berkembang di barat khususnya yang berkembang diwilayah Inggris. Ada tiga prinsip utama dalam pandangan normatif hak asasi manusia. melainkan harus dipandang sebagai kekayaan umat manusia. yakni persamaan (egalite). Pembatasan kekuasaan raja semakin dikukuhkan dengan lahirnya Habeas Corpus Act pada Mei 1679. Prinsip ini bersumber dari pandangan bahwa semua manusia setara (all human being are equal). Prinsip keuniversalan ini dimaksudkan agar gagasan dan norma-norma HAM telah diakui dan diharapkan dapat diberlakukan secara universal atau internasional. Seseorang tidak boleh dibeda-bedakan antara satu dengan yang lainnya. Berdasar hal itu ham tidak bisa didasarkan secara partikular yang hanya diakui kedaerahahan dan diakui secara local. Dan mereka juga berhasil membentuk parlemen yang mempunyai kewenangan untuk mengontrol kekuasaan raja. Gagasan locke ini sesuai dengan perkembangan didalam masyarakat inggris yang mulai berubah dari nehgara kerajaan yang absolut menuju kerajaan yang konstitusional. Akan tetapi latar belakang kebudayaan sosial dan tradisi setiap manusia diwilayahnya berbeda-beda. Setiap orang harus diperlakukan setara.disetiap bagian dunia baik di pusat-pusat kota maupun di pelosok pelosok bumi yang terpencil. kemerdekaan hak milik dan hak untuk meraih kebahagiaan. Pemerintah dibentuk guna menjamin kehidupan. Karena manusia berasal dari . Lonceng kebebasan terus berdentang dan pada 16 desember 1689 Bill Of Rights lahir.sama dan memiliki hak-hak alamiah yang tidak data dicabut seperti hak untuk hidup. Salah satu karya Locke yang terkenal ialah second treaties on civil government yang berisi mengenai negara atau pemerintah harus berfungsi untuk melindungi hak milik pribadi. Prinsip kedua dalam norma HAM adalah sifatnya yang non-diskriminasi.

Terdapat dua garis besar pembagian hak asasi manusia yaitu Hak Negatif dan Hak Positif. maka semakin terhambat pula pelaksanaan hak-hak sipil politik warganya. Pemihakan hanyalah pada norma-norma ham itu sendiri. Prinsip ini juga dimaksudkan agar pengadilan sebuah kasus diselesaikan secara adil atau tidak meihak pada salah satu pihak. Peminimalisiran peran negara dalam pemenuhan hak-hak sipil dan politik karena hak-hak yang berkaitan dengan sipil dan politik adalah hak yang berkaitan dengan kebebasan. Keenam. hak setiap . Ketiga. Karena sebagian besar kandungan hak-hak sipil politik adalah hak-hak atas kebebasan (rights to liberty). kuning dan lainnya. Kedua hak untuk tidak disiksa dan diperlakukan secara keji. Prinsip ketiga ialah imparsialitas. Maksud dari prinsip ini penyelesaian sengketa tidak memihak pada suatu pihak atau golongan tertentu dalam masyarakat. maka semakin terpenuhi pula hak-hak sipil dan politik. Keanekaragam kebangsaan dan suku bangsa atau etnisitas. Umat manusia mempunyai beragam latar belakang sosial aupun latar belakang kultur yang berbeda antara satu dengan yang lain hal ini meupakan sebuah keniscayaan. bila negara terlalu banyak melakukan campur tangan. Karena setiap orang berhak untuk memperoleh perlakuan secara manusiawi dan tidak merendahkan martabat. Kenekaragaman agama juga merupakan sesuatu hal yang mendapat tempat dalam sifat non-diskriminasi ini. Pembagian hak-hak ini berhubungan dengan dengan ukuran keterlibatan negara dalam pemenuhan hak asasi manusia. Pembagian ini tidak berdasarkan baik atau buruk dalam hak yang terkandung di dalamnya. Keempat. Hak yang terkandung dalam hak sipil dan politik ada dua puluh dua hak.keanekaragaman warna kulit seperti kulit putih. karena hidup seseorang harus dilindungi.hitam. Prinsip imparsial ini diimaksudkan agar hukum tidak memihak pada suatu golongan. Pertama hak atas kehidupan. hak atas kebebasan dan keselamatan pribadi. Kelima. Mengenai Hak Negatif adalah hak meminimalkan peran campur tangan negara. hak untuk tidak dperbudak dan dipekerjakan secara paksa. Sebaliknya. hak setiap orang yang ditahan untuk diperlakukan secara manusiawi. Pembatasan sesorang dalam beragama merupakan sebuah pelanggaran HAM.

sosial dan budaya seperti pendidikan gratis. Keduabelas. social and culture rights). Kesebelas. hak atas kebeasan berkumpul. Karena blok sosialis lebih berpegangan pada ekonomi sebagai dasar masyarakat. hak bagi golongan minoritas. tidak boleh dipenjara. Kesembilanbelas. Keduapuluhdua. hak atas pengadilan yang berwenang. Selain hak hak sipil dan politik diatas hak asasi manusia juga mencakup hak dalam bidang ekonomi. Sosial dan Budaya (international covenant on economic. hak untuk menikah dan membentuk keluarga. hak atas kebebasan berserikat. akhirnya usulan dari blok sosialis diterima. hak atas urusan pribadi. sosial dan budaya tercantum dalam Kovenan Internasional Hak-Hak Ekonomi.orang untuk tidak dipenjara akibat tidak mampu memenuhi kewajiban kontrak. . hak atas perlindungan dari kesewenangan hukum pidana. independen dan tidak memihak. hak atas perlakuan yang sama didepan hukum. hak untuk berpartisipasi dalam politik. Hak-hak tersebut dapat diuraikan sebaagai berikut. Ada sepuluh hak yang diakui dalam kovenan tersebut. Kesembilan. hak anak atas perlindungan bagi perkembangannya. hak berpendapat dan berekspresi. sosial dan budaya. Kedelapan hak setiap warga asing. sosial dan budaya setiap warganya. Ketidakmampuan sesorang dalam memenuhi suatu perjanjian kontrak. Sedangkan masyarakat blok liberal lebih menekankan manusia sebagai individu yang bebas. Kelimabelas. Namun. Sehingga HAM universal menganjurkan melindungi dan memnuhi hak-hak ekonomi. Kesepuluh. Kedelapanbelas. berkeyakinan dan beragama. Keduapuluh. Pengakuan dan perlindungan universal atau jaminan normatif atas terpenuhinya hak-hak ekonomi. larangan propaganda perang dan diskriminasi. Ketujuh belas. Ketujuh. Hanya boleh melalui hukum perdata hanya melalui penyitaan. Keenambelas. Hak ini termasuk dalam pembagan hak positif yang mengusahakan peran negara secara maksimal dalam pemenuhannya. Keduapuluhsatu. Kebijakan negara sosialis lebih menitikberatkan pada pemenuhan hak-hak ekonomi. Ketigabelas. Adanya hak ini dalam HAM universal adalah buah dari perdebatan blok sosialis eropa timur dengan blok liberal. hak atas kebebasan berpikir. hak atas kedudukan dan perlindungan yang sama didepan hukum. Keempatbelas. hak atas kebebasan bergerak dan memilih tempat tinggal.

3 Adakah HAM dalam Islam? Pertanyaan adakah ham dalam Islam harus dirunut secara sejarah dialektika HAM dalam Islam. hak atas kesehatandan lingkungan yang sehat. Menurut Anas Urbaningrum hak asasi manusia atau lebih dikenal manusia modern sebagai HAM. Ini dibuktikan oleh adanya Piagam Madinah (mitsaq Al-Madinah) yang terjadi pada saat Nabi Muhammad berhijrah ke kota Madinah. hak berserikat dan mogok kerja bagi buruh. Kedua. yakni sandang.91). hak atas pekerjaan. Itulah sekilas gambaran singkat mengenai HAM internasional. Kedelapan. hak untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. pangan dan perumahan. Dari mulai sejarah awal Magna Charta sampai ke isi dari HAM internasional yang dibagi atas dua pokok garis besar yaitu hak positif dan hak negatif. Kedua hak itu didasarkan atas partisipasi negara dalam pemenuhannya.Pertama. Kelima. umat nasrani maupun umat Islam sendiri. Ketujuh. Deklarasi yang juga dikenal sebagai “Deklarasi Kairo” mengandung prinsip dan ketentuan tentang HAM berdasarkan syari’ah (Azra). hak atas pendidikan. 2004. adalah merupakan satu bangsa (Idris. telah lebih dahulu diwacanakan oleh Islam sejak empat belas abad silam. hak atas jaminan sosial.102). 2004. Dari pengakuan terhadap semua pihak untuk bekerja sama . sosial dan budaya. 2. Dalam Dokumen Madinah atau Piagam Madinah itu berisi antara lain pengakuan dan penegasan bahwa semua kelompok di kota Nabi itu. Hal ini memberi kepastian bahwa pandangan Islam yang khas tentang HAM sebenarnya telah hadir sebelum deklarasi universal HAM PBB pada 18 Shafar 1369 Hijriyah atau bertepatan dengan 10 Desember 1948 Masehi (Anas. hak atas upah yang layak. Ketiga. hak untuk berpartisipasi dalam kebudayaan. Secara internasional umat Islam yang terlembagakan dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) pada 5 Agustus 1990 mengeluarkan deklarasi tentang HAM dari perspektif Islam. Kesepuluh. Keenam. HAM dalam Islam telah dibicarakan sejak empat belas tahun yang lalu (Anas Urbaningrum. hak atas standar hidup yang layak. Keempat.91). baik umat yahudi. Kesembilan. hak atas perlindungan keluarga termasuk ibu dan anak. kondisi kerja yang aman dan sehat. peluang karir dan liburan. 2004.

Pertama. kaum wanita. buruh. Menurut Syekh Syaukat Hussain yang diambil dari bukunya Anas Urbaningrum. yang dalam banyak hal kompatibel dengan Deklarasi Universal HAM (DUHAM).92). dan menghargai hidup manusia. sama dengan adanya perspektif Islam universal tentang HAM (huqul al-insan). Berdasarkan temuan diatas akan kita coba mencari kesamaan atau kompatibilitas antara HAM yang terkandung dalam Islam. Secara langsung dapat kita lihat bahwa dalam piagam madinah itu HAM sudah mendapatkan pengkuan oleh Islam Memang.sebagai satu bangsa. Dalam hal ini hak negatif yang dimaksud adalah hak yang memberian kebebasan kepada setiap individu dalam pemenuhannya. 2004. HAM yang diserahkan kepada seseorang atau kelompok tertentu yang berbeda. Bebrapa yang dapat kita ambil sebagai contoh yaitu: Hak atas hidup. HAM yang didasarkan oleh Islam bagi seseorang sebagai manusia. Tetapi juga harus diakui. merupakan kategori yang kedua ini (Anas. Yang pertama adalah hak negatif yaitu memberikan kebebasan kepada menusia dalam pemenuhannya. Hak ini terkandung dalam surah Al-Maidah ayat 63 yang berbunyi : . terdapat upaya-upaya di kalangan sarjana Muslim dan negara Islam di Timur Tengah untuk lebih mengkontekstualisasikan DUHAM dengan interpretasi tertentu dalam Islam dan bahkan dengan lingkungan sosial dan budaya masyarakat-masyarakat Muslim tertentu pula. Dan kedua. terutama jika dikaitkan dengan sejarah panjang penegakan agama Islam. Islam menegaskan bahwa pembunuhan terhadap seorang manusia ibarat membunuh seluruh umat manusia. Akan kita coba membagi hak asasi manusia secara klasifikasi hak negatif dan hak positif. terdapat prinsip-prinsip HAM yang universal. anak-anak dan sebagainya. sesungguhnya merupakan tema yang senantiasa muncul. didalam piagam itu terdapat pengakuan mengenai HAM bagi masingmasing pihak yang bersepakat dalam piagam itu. HAM dikategotrikan dalam dua klasifikasi. Islam sebagai agama universal membuka wacana signifikan bagi HAM. tema-tema HAM dalam Islam. Contohnya seperti hak-hak khusus bagi non-muslim.

(QS 5.18) Hak atas keamanan dan kemerdekaan pribadi terdapat dalam surat An Nisa ayat 58 dan surat Al-Hujurat : 6 yang berbunyi seperti ini: Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya. bahwa: barang siapa yang membunuh seorang manusia. Kemudian kepada Tuhanmulah kamu kembali. (QS 35. Sesungguhnya yang dapat kamu beri peringatan hanya orang-orang yang takut kepada azab Tuhannya (sekalipun) mereka tidak melihat-Nya dan mereka mendirikan sembahyang. (QS 49.164) Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. (QS 4. agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaanya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. (QS 6. maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. maka periksalah dengan teliti.63) Hak untuk mendapat perlindungan dari hukuman yang sewenarg wenang.Oleh karena itu kami tetapkan (suatu hukum) bagi bani israil. Dan tidaklah sesorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri. jika datang kepadamu orang yang fasik membawa suatu berita. padahal Dia adalah tuhan bagi segala sesuatu. dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum diantara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil.58) Hai orang-orang yang beriman. Dan barang siapa yang memlihara kehidupan seorang manusia.6) . atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi. bukan karena orang itu (membunuh) orang lain. kemudian banyak diantar amereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. Dan barangsiapa yang mensucikan dirinya. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keternagan-keterangan yang jelas. sesungguhnya ia mensucikan diri untuk kebaikan dirinya sendiri. yaitu dalam surat Al An’am : 164 dan surat Fathir 18 yang masing masing berbunyi : Katakanlah: “Apakah aku mencari Tuhan selain Allah. Dan jika sesorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosanya itu tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikit pun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya. dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Dan kepada Allah-lah kembali(mu). dan akan diberitakan-Nya kepadamu apa yang kamu perselisihkan”.

(QS 49. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu. sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada yang thagut dan beriman kepada Allah.46) Hak atas persamaan hak didepan hukum secara tersirat terdapat dalam surat An-Nisa ayat 1 dan 135 dan Al Hujurat ayat13: Hai sekalian manusia bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciotakan dari diri yang satu.256) Dan janganlah kamu berdebat dengan ahli kitab.Hak atas kebebasan beragama memilih keyakinan berdasar hati nurani. Jika ia kaya ataupun miskin. maka Allah lebih tau kemaslahatannya.13) Dalam hal kebebasan berserikat Islam juga memberikan dalam surat Ali Imran ayat 104105 yang berbunyi: . dan dari padanya Allah menciptakan isterinya. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjdaikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Yang bisa kita lihat secara tersirat dalam surat Al Baqarah ayat 256 dan surat Al Ankabut ayat 46 yang berbunyi: Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa diantara kamu. (QS 4. jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan.1) Wahai orang-orang yang beriman. menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. (QS 2. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. kecuali dengan orang-orang zhalim di antara mereka. dan katakanlah: “kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu. maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan (peliharalah)hubungan silaturahim. (QS 4. Dan jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. melainkan dengan cara yang paling baik.135) Hai manusia. (QS 29. dan kami hanya kepada-Nya berserah diri”.

(QS 3. Hak mendapatkan kebutuhan dasar hidup manusia secara tersirat terdapat dalam surat Al Baqarah ayat 29. Kami selamatkan orang-orang yang melarang dari perbuatan jahat dan Kami timpakan kepada orang-orang yang zalim siksaan yang keras.165) Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia. diantara mereka yang ada yang beriman. Islam memberikan hak untuk memprotes pemerintahan yang zhalim. surat Ad-Dzariyat ayat 19. (QS 4. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. dan mencegah dari yang munkar dan beriman kepada Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu. dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. Disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas.79) Maka tatkala mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka. (QS 5. lalu dijadikan-Nya tujuh langit.110) Dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya seperti bentuk hak positif dalam hak ekonomi sosial dan Islam pun mengandung secara tersirat mengenai hak ini. (QS 5. (QS 3. secara tersirat dapat diambil dari surat An-Nisa ayat 148. (QS 2. Surat Ali Imran ayat 110 yang masing masing berbunyi: Allah tidak menyukai ucapan buruk. (QS 3. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. menyuruh kepada yang ma’ruf. surat Al Jumu’ah ayat 10. surat Al A’raf ayat 165. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat. disebabkan mereka selalu berbuat fasik. Sekiranya Ahli Kitab Beriman. yang menjadikan segala yang ada dimuka bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit.Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan.104) Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka.105) Dalam memberikan suatu protes terhadap pemerintahan yang zhalim dan bersifat tiran.78) Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan yang munkar yang mereka perbuat.148) Telah dila’nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan ‘Isa Putera Maryam. (QS 7. menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar . (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. tentulah itu lebih baik bagi mereka. merekalah orang yang beruntung. Yang demikian itu.29) . yang berbunyi: Dia-lah Allah. surat Al Maidah 78-79.

.10) Dalam hak mendapatkan pendidikan Islam juga memiliki pengaturan secara tersirat dalam surat Yunus ayat 101. (QS 10. apabila dikatakan kepadamu: “berlapang-lapanglah dalam majlis”. Tidaklah bermanfa’at tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman”. surat Al Mujadilah ayat 11 dan surat AzZumar ayat 9 yang masing-masing berbunyi berbunyi: Katakanlah: “Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi. maka lapangkanlah. (QS 58. Bab III Penutup 3. maka bertebaranlah kamu di muka bumi. maka berdirilah kamu. (QS 62. Bahkan organisasi Islam internasional yang terlembagakan dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) pada 5 Agustus 1990 mengeluarkan deklarasi HAM. Niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. (QS 51. Dari analisis diatas antara HAM yang berkembang di dunia internasional tidak bertentangan antara satu sama lain.Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian. dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. surat Al-Alaq ayat 1-5.101) Hai orang-orang yang beriman. niscaya Allah akan meninggikan orang orang yang beriman diantaramu dan orangorang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.11) (apakah kamu hai orang yang musyrik) ataukah orang-orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri. sedang ia takut kepada (azab) akhrat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: “adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?”. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Dan apabila dikatakan:berdirilah kamu.19) Apabila telah ditunaikan sembahyang.1 Kesimpulan Berdasarkan paparan diatas dan pembahasan diatas dapat ditarik keimpulan berdasarkan beberapa analisis. Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.

Dalam dokumen madinah atau piagam madinah itu berisi antara lain pengakuan dan penegasan bahwa semua kelompok di kota Nabi itu. Hak atas hidup. surat Ad-Dzariyat ayat 19. Hak untuk mendapat pelindungan dari hukuman yang sewenag wenang yaitu dalam surat Al An’am : 164 dan surat Fathir 18. . Dalam hal kebebasan berserikat Islam juga memberikan dalam surat Ali Imran ayat 104-105. surat Al Jumu’ah ayat 10. surat Al Mujadilah ayat 11 dan surat Az-Zumar ayat 9. Hak mendapatkan kebutuhan dasar hidup manusia secara tersirat terdapat dalam surat Al Baqarah ayat 29. Hak atas keamanan dan kemerdekaan pribadi terdapat dalam surat An Nisa ayat 58 dan surat Al-Hujurat ayat 6. surat Al-Alaq ayat 1-5. 2004. Dalam memberikan suatu protes terhadap pemerintahan yang zhalim dan bersifat tirani secara tersirat dapat dilihat pada surat an-nisa ayat 148. 2004. Ini dibuktikan oleh adanya piagam madinah (mitsaq Al-Madinah) yang terjadi pada saat Nabi Muhammad berhijrah ke kota Madinah. surat Al A’raf ayat 165. Fakta ini mematahkan bahwa Islam tidak memiliki konsep tentang pengakuan HAM. surat Ali Imran ayat 110. Dapat kita bagi menjadi sembilan bagian hak asasi manusia dalam islam yang pengaturannya secara tersirat. dan menghargai hidup manusia. Hak atas kebebasan beragama memilih keyakinan berdasar hati nurani secara tersirat dalam surat Al Baqarah ayat 256 dan surat Al Ankabut ayat 46. surat al maidah 78-79.102). umat nasrani maupun umat Islam sendiri. baik umat yahudi. Hak atas persamaan hak didepan hukum secara tersirat terdapat dalam surat An-Nisa ayat 1 dan 135 dan Al Hujurat ayat13.91). adalah merupakan satu bangsa (Idris.Kemudian Islam mematahkan bahwa dalam Islam telah dibicarakan sejak empat belas tahun yang lalu (Anas Urbaningrum. Dalam hak mendapatkan pendidikan Islam juga memiliki pengaturan secara tersirat dalam surat Yunus ayat 101. surah Al-Maidah ayat 63. Dalam dokumen itu dapat disimpulkan bahwa HAM sudah pernah ditegakkan oleh Islam Berdasar analisis diatas Islam mengandung pengaturan mengenai HAM secara tersirat. Dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya seperti bentuk hak positif dalam hak ekonomi sosial dan budaya Islam pun mengandung secara tersirat mengenai hak ini.

Zainuddin S. Willy. Engkau Tak Pernah Pergi. 2004 Pramudya. Junaidi. Jakarta: PBHI. Rekonstruksi Pemikiran Nurcholish Madjid Membangun Visi dan Misi Baru Islam Indonesia. Anas. Jogjakarta: LOGUNG PUSTAKA.Daftar Pustaka Al-Qur’an Thaha.. Jakarta: GagasMedia 2004 Nainggolan. 2004 Radjab. Demokrasi Religius: Pemikiran Politik Nurcholish Madjid dan M. 2004 . 2002 Idrus. Suryadi. Amien Rais. Jakarta: Penerbit Teraju. Dasar-Dasar Hak Asasi Manusia. Islamo-Demokrasi Pemikiran Nurcholish Madjid. Idris. 2000 Urbaningrum. Cak Munir. Jakarta: Penerbit Republika. Inilah Islam. Jakarta: DEA.

Untuk mengetahui pengertian HAM dan bagian-bagiannya. Maka dengan ini penulis mengambil judul “Hak Asasi Manusia”. RUMUSAN MASALAH Dalam makalah ini penulis merumuskan suatu masalah sebagai berikut: 1. 2. Tujuan Masalah Dengan adanya rumusan masalah diatas kami dapat menarik suatu tujuan masalah: 1. Dalam hal ini penulis merasa tertarik untuk membuat makalah tentang HAM. LATAR BELAKANG Hak merupakan unsur normatif yang melekat pada diri setiap manusia yang dalam penerapannya berada pada ruang lingkup hak persamaan dan hak kebebasan yang terkait dengan interaksinya antara individu atau dengan instansi. 3. Untuk mengetahui sejarah HAM Untuk mengetahui HAM dalam perspektif islam .BAB I PENDAHULUAN A. dan apa bagian-bagiannya… 2. Bagaimanakah contoh-contoh pelanggaran HAM… C. kita hidup tidak sendiri dan kita hidup bersosialisasi dengan oran lain. Masalah HAM adalah sesuatu hal yang sering kali dibicarakan dan dibahas terutama dalam era reformasi ini. agama dan pemerintah. Sebagaimana di cantumkan dalam Deklarasi Univesal Hak Asasi Manusia (DUHAM) yang di proklamasikan PBB pada Tahun 1948. Bagaimana sejarah tentang Hak Asasi Manusia (HAM)… 3. Jangan sampai kita melakukan pelanggaran HAM terhadap orang lain dalam usaha perolehan atau pemenuhan HAM pada diri kita sendiri. Hak juga merupakan sesuatu yang harus diperoleh. HAM lebih dijunjung tinggi dan lebih diperhatikan dalam era reformasi dari pada era sebelum reformasi. Bagaimana Ham dalam perspektif islam… 4. Perlu diingat bahwa dalam hal pemenuhan hak. B. setiap orang tanpa terkecuali berhak atas HAM dan kebesarannya. Oleh karena itu HAM wajib di lindungi dan di hormati baik secara hokum. Apa Pengertian dari ada HAM itu. Ham juga merupakan hak dasar yang secara kodrati melekat pada diri manusia sejak Lhir sebagai anugrah dari tuhan.

kekebalan serta menjamin adanya peluang bagi manusia dalam menjadi harkat dan martabatnya. Sedangkan asasi berarti yang bersifat paling mendasar yang dimiliki manusia sebagai fitrah. Secara istilah HAM dapat dirumuskan dengan beberapa pendapat yang salah satu diantaranya: HAM adalah hak-hak dasar yang dimiliki oleh manusia. sesuai dengan kodratnya (Kaelan: 2002). dijunjung tinggi. dalam Teaching Human Rights. yaitu umat manusia tanpa terkecuali.4. Untuk mengetahui contoh-contoh pelanggaran HAM D. demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. maka dengan ini penyusun membatasi masalah hanya pada ruang lingkup HAM. dan dilindungi oleh negara. Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) Secara etimolgi hak merupakan unsur normative yang berfungsi sebagai pedoman prilaku . karena itu muncul gagasan tengtang hak sasi manusia dan pengakuan atas-Nya sehingga dalam proses ini lahir beberapa naskah. pemerintah dan setiap orang. hukum. Hak Asasi Manusia adalah hak-hak dasar atau hak-hak pokok yang di miliki oleh setiap umat manusia sejak lahir sebagai Anugrah Tuhan YME kepada hambanya. BAB II ANALISIS 1. yang tanpanya manusia mustahil dapat hidup sebagai manusia John Locke menyatakan bahwa HAM adalah hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Pencipta sebagai hak yang kodrati. Menurut pendapat Jan Materson (dari komisi HAM PBB). Hak asasi manusia melekat pada diri manusia sejak lahir. United Nations sebagaimana dikutip Baharuddin Lopa menegaskan bahwa HAM adalah hak-hak yang melekat pada setiap manusia. sehingga tak satupun makhluk mengintervensinya apalagi mencabutnya. Dalam pasal 1 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM disebutkan bahwa “Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakekat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati. Batasan Masalah Agar masalah pembahasan tidak terlalu luas dan lebih terfokus pada masalah dan tujuan dalam hal ini pembuatan makalah ini. Yang antara lain: . melindumgi kebebasan.

kaum pendeta. · • Habeas Courpus Act Petition of Right Suatu dokumen yang lahir karena tuntutan rakyat yan duduk di House of Commons (parlemen) kepada raja Charles III. inggris 1689) Undang-undang yang di terima parlemen inggris setelah mengadakan revolusi tidak berdarah kepada raja James II (peristiwa kemenangan atas raja). dan rakyat jelata. • The Four Freedom (empat kebebasan USA 1941) Frankin D. · Revolusi Prancis.· • Magna Carta (Piagam Agung. Roosevelt (Amerika Serikat) merumuskan tentang 1) Freedom of speech and expression (kebebasan berbicara dan menyatakan pendapat). · • Bill of Right (Undang-Undang Hak. yang isisnya tentang hak-hak dan kebenaran warga Negara. 4 juli 1776) Tututan adanya hak bagi setiap orang untuk hidup merdeka. . Terknal dengan symbol liberte = kemerdekaan. · • Declaration of Independence (Pernyataan kemerdekaan USA. 15 juni 1215) Magna Carta di inggris memuat hal-hal sebagai berikut: 1) Seorang tidak boleh dipenjarakan (dihukum)dengan tidak ada vonis yang sah menurut hokum 2) Suatu pajak (cukai) tidak boleh dinaikkan dengan tanpa ersetujuan sebuah dewan yang di dalamnya dudk aum bangsawan. egalite = persamaan. dan fraternite =persaudaraan. 5 agustus 1789 Bahwa manusia di lahirkan sama dalam keadaan merdeka dan memiliki hak-hak yang sama.

hak beristirahat dan liburan. Kesadaran manusia tersebut munculkarena adanya tindakan yang sewenang-wenang dari penguasa. Sejarah umat manusia sejak awal sejarah mesir kuno sampai sekarang sudah hamper 60 abad atau 600 tahun. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hokum dan pemerintahan atau yang biasa disebut Right of Legal Equality. penjajahan. dan kebebasan bergerak. dan martabat kemanusiaannya. kezaliman. Hak-hak asasi social dan kebudayan atau Social and Cultur Right. antara lain hak kebebasan politik. Hak-hak asasi politik atau Political Right. B. hak pilih (memilih dan dipilih dalam pemilihan umum). dan lain-lain yang melanda umat manusia pada umumnya. yaitu hak untuk memiliki sesuatu. penggeledahan dan peradilan. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan atau Prosedural Right. Jadi. Perkembangan sejarah telah memperlihatkan trejadinya penjajahan kelompk manusia yang satu terhadap kelompok manusia yang lain. hak social. Ketika itu. membeli dan menjualnya serta memanfaatkannya. · • Universal Declaration of Human Right (10 desember 1948) Universal Declaration of Human Right (pernyataan sedunia tentang Hak Asasi Manusia). misalnya pengaturan dalam hal penangkapan. serta hak asasi Pendidikan • • • • • • • Hak-hak asasi manusia dapat dibagi atu dibedakan menjadi: Hak-hak asasi pribadi atau Personal Right yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat. perlakuan kelompok manusia yang memang dalam peperangan terhadap kelompok yang kalah adalah seperti perlakuan terhadap barang . Hak-hak asasi ekonomi atau Property Right. misalntya hak untuk memilih Pendidikan dan mengembangkan kebudayaan. hak akan tingkat penghidupan yang cukup bagi penjagaan kesehatanm keselamtan diri sendiri dan keluarga. Sejarah Terjadinya Hak Asasi Manusia (HAM) Latar belakang timbulnya hak asasi manusia. 3) Freedom from want (kemelaratan).2) Freedom of worship (kebebasan beribadat). dan mendirikan partai politik. ketidak adilan. 4) Freedom from fear (kebebasan dari rasa takut). kebebasan memeluk agama. padaa dasarnya karena adanya manusia terhadap harga diri. Pernyataan ini berisi. yaitu hak untuk ikut serta dalam pemerintahan. harkat. sedangkan pengakuan terhadap hak-hak asasi manusia brarulah berumur 1/3 abad atau 30 tahun. perbudakan. pengakuan atau kesadaran manusia akan hak asasinya secara menyeluruh dan meliputi segenap umat manusia memerlukan waktu perkembangan berpuluhpuluh abad.

Sejak itu berdirilah Negara Amerika Serikat. terdapat pula pengaruh Rousseau seorang filsof Prancis yang menganut fahamtentang kedaulatan rakyat. Masyarakat terbagi atas golongan bangsawan atau nikrat. Walaupun demikian keadaan masih jauh dari pengakuan persamaan hak yang meliputi segenap umat manusia di seluruh dunia. Kejadian di atas sebenarnya telah di awali oleh kejadian-kejadian di inggris. Menegakkan Hukum. · Meningkatkan perlindungan dan penegakan Hak Asasi Manusia.bahwa semua orang di ciptakan sama. Lembaga Perlindungan HAM 1. terutama revolusi Perancis cepat meluas di Eropa dan menimbulkan perubahan-perubahan kea rah tercapainya persamaan hak bagi eluruh bangsa dan Negara. Kaum bangsawan dan para pendeta mempunyai berbagai hak istimewa yang tidak mungkin di miliki oleh rakyat biasa.. Dalam pernyataan itu terdapat rumusan. golongan pendeta. tiga belas daerah jajahan inggris di pantai timur benua Amerika Utara melepaskan diri dari kekuasaan kerajaan inggris. Hal itu di karenakan perbedaan kedudukannya dalam masyarakat. Adapun dua peristiwa dalam sejarah dunia yang menghasilkan rumusan yang mirip dengan rumusan hak-hak asasi manusia ialah Revolusi Amerika yang di mulai pada Tahun 1776 dan Revolusi Prancis yang meletus pada Tahun 1789. serta deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. Disamping itu. 2. dan golongan rakyat biasa.Suasana persamaan hak di Prancis Mkin mantap pada zaman napoleon. “… manusai di lahirkan sama dalam keadaan merdeka dan memiliki hak-hak yang sama…. Dalam pernyataan kemerdekaan itu terdapat rumusan sebagai berikut. 1.” Dengan adanya pernyataan itu. Dalam masyarakat suatu bangsa terdapat golongan-golongan yang berbeda-beda haknya. Ketika itu di nyatakan bahwa segenap penduduk Prancis mendapat perlakuan hukum yang sama. .Pengaruh kedua peristiwa itu. yaitu di bidang kenegaraan. Kepolisian Negara Republik Indonesia Adapun tugas pokok kepolisian Negara RI adalah: • • Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. hilanglah hak-hak istimewa golongan bangsawan dan gereja. Keadaan itu berlangsung secara turun temurun. C. dan Piagam PBB. bahwabahwa mereka di anugrahi hak-hak tertentu oleh tuhan maha pencipta…” Dalam perkembangan Revolusi prancis menghasilkan beberapa pernyataan yang lazim disebut pernyataan hak-hak manusia dan warga Negara. “. Revolusi amerika menghasilkan prnyataan kemerdekaan.miliknya dan merupakan hal yang di anggap biasa saja sehingga perbudakan meraja rela. Komisi Nasional HAk Asasi Manusia Tujuan di adakannya Komnas HAM adalah sebagai berikut: · Mengembangkan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan hak asasi manusia dengan pancasila. UUD 1945. Ketika itu.

menerima pegaduan masyarakat. bahwa” setiap manusia di lahirkan dalam keadaan suci. 3. dan pelayanan kepada masyarakat.” • Hak perlindungan keyakinan Dalam hal ini allah telah mengutip dalam alqur’an yang berbunyi “la iqrah fi-dhin dan lakum dinukum waliyadin” • Hak perlindungan terhadap akal pikiran . dan pertimbangan dalam rangka perlindungan anak. yaitu: • Hak perlindungan terhadap jiwa Kehidupan merupakan sesuatu hal yang sangat niscaya dan tidak boleh dilanggar oleh siapapun. pemantauan evaluasi dan pengawasan terhadap penyelanggaran perlindungan anak. Islam memandang bahwa kedudukan manusia adalah sama dan hanya dibedakan dari sudut ketakwaannya. maka seolah-olah dia telah menyelamatkan kehidupan manusia semuanya. · Memberikan laporan.” Landasan pijak keterkaitan dengan hak tersebut dalam islam dikenal melalui dua konsep. tidak ada paksaan dalam beragama. Hak manusia itu bersfat relative sedangkan hak allah adalah mutlak. yaitu hak manusia (haq alinsan) dan hak allah. Prinsip-prinsip HAM dalam islam Hak asasi manusia dalam islam sebagaimana termaktub dalam fikih menurut Masdar F. memiliki lima perinsip utama. Dan barang siapa yang menyelamatkan kehidupan seorang manusia. 1. mengumpulkan data dan informasi. melakukan penelaahan. Rasululah Muhammad SAW sendiri bersabda. Hak Asasi Manusia Dalam Islam Sejak mula sebelum lahirnya berbagai gagasan tentang HAM. Mas’udi. dan tidak boleh satu kaum menghina kaum yang lain. Allah berfirman dalam surat al-baqarah ayat 32: “membunuh manusia seluruhnya. saran. tetapi antara kedua hak tersebut saling melandasi satu sama lain.• Memberikan perlindungan. 1. masukan. islam telah meletakkan dasar yang kuat. Komisi Perlindungan Anak Indonesia Adapun tugas-tugas Komisi Perlindungan Anak Indonesia adalah: · Melakukan sosialisasi seluruh ketentuan yang berkaitan dengan perlindungan anak. pengayoman.

demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. yakni tentng haramnya makan atau minum hal-hal yang dapat merusak akal dan pikiran manusia. 5. BAB III PENUTUP 1. Dosen yang malas masuk kelas atau malas memberikan penjelasan pada suatu mata kuliah kepada mahasiswa merupakan pelanggaran HAM ringan kepada setiap mahasiswa. • Hak berkeluarga atau hak memperoleh keturunan dan merpertahankan nama baik 1.Hak perlindungan terhadap akal pikiran ini telah di terjemahkan dalam perangkat hokum yang sangat elementer. pemerintah dan setiap orang.KESIMPULAN “Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakekat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati. dijunjung tinggi. sehingga seorang anak tidak bisa memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakatnya. 3. • Hak perlindungan terhadap hak milik Hak perlindungan terhadap hak milik telah dimaksudkan dalam hokum sebagaimana telah diharamkannya dalam pencurian. dan dilindungi oleh negara. Hak-hak asasi manusia dapat dibagi atu dibedakan menjadi: . hukum. Para pedagang yang berjualan di trotoar merupakan pelanggaran HAM terhadap para pejalan kaki. F. Contoh-contoh pelanggaran HAM 1. Orang tua yang memaksakan kehendaknya agar anaknya masuk pada suatu jurusan tertentu dalam kuliahnya merupakan pelanggaran HAM terhadap anak. Terjadinya penganiayaan pada praja STPDN oleh seniornya dengan dalih pembinaan yang menyebabkan meninggalnya Klip Muntu pada tahun 2003. 4. sehingga menyebabkan para pejalan kaki berjalan di pinggir jalan sehingga sangat rentan terjadi kecelakaan. 2. Para pedagang tradisioanal yang berdagang di pinggir jalan merupakan pelanggaran HAM ringan terhadap pengguna jalan sehingga para pengguna jalan tidak bisa menikmati arus kendaraan yang tertib dan lancar.

membeli dan menjualnya serta memanfaatkannya. yaitu hak untuk memiliki sesuatu. Allah berfirman dalam surat al-baqarah ayat 32: ‘Bahwa sesungguhnya barang siapa yang membunuh seorang manusia bukan karena orang itu [membunuh] orang lain. misalntya hak untuk memilih Pendidikan dan mengembangkan kebudayaan. Hak-hak asasi social dan kebudayan atau Social and Cultur Right. Hak-hak asasi politik atau Political Right. maka seolah-olah dia telah menyelamatkan kehidupan manusia semuanya. penggeledahan dan peradilan. memiliki lima perinsip utama. yakni tentng haramnya makan atau minum hal-hal yang dapat merusak akal dan pikiran manusia.’ • Hak perlindungan keyakinan Dalam hal ini allah telah mengutip dalam alqur’an yang berbunyi “la iqrah fi-dhin dan lakum dinukum waliyadin” • Hak perlindungan terhadap akal pikiran Hak perlindungan terhadap akal pikiran ini telah di terjemahkan dalam perangkat hokum yang sangat elementer. Prinsip-prinsip HAM dalam islam Hak asasi manusia dalam islam sebagaimana termaktub dalam fikih menurut Masdar F. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hokum dan pemerintahan atau yang biasa disebut Right of Legal Equality. Dan barang siapa yang menyelamatkan kehidupan seorang manusia. Hak-hak asasi ekonomi atau Property Right. yaitu hak untuk ikut serta dalam pemerintahan. Mas’udi. dan mendirikan partai politik. maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. atay bukan karena berbuat kerusakan di muka bumi. • Hak berkeluarga atau hak memperoleh keturunan dan merpertahankan nama baik . kebebasan memeluk agama.• • • • • • Hak-hak asasi pribadi atau Personal Right yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat. hak pilih (memilih dan dipilih dalam pemilihan umum). Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan atau Prosedural Right. yaitu: • Hak perlindungan terhadap jiwa Kehidupan merupakan sesuatu hal yang sangat niscaya dan tidak boleh dilanggar oleh siapapun. dan kebebasan bergerak. misalnya pengaturan dalam hal penangkapan. • Hak perlindungan terhadap hak milik Hak perlindungan terhadap hak milik telah dimaksudkan dalam hokum sebagaimana telah diharamkannya dalam pencurian.

Dan Jangan sampai pula HAM kita dilanggar dan dinjak-injak oleh orang lain.Dalam hal ini di jelaskan di dalam alqur’an[an-nur 4] 2) SARAN-SARAN Sebagai makhluk sosial kita harus mampu mempertahankan dan memperjuangkan HAM kita sendiri. Di samping itu kita juga harus bisa menghormati dan menjaga HAM orang lain jangan sampai kita melakukan pelanggaran HAM. . Jadi dalam menjaga HAM kita harus mampu menyelaraskan dan mengimbangi antara HAM kita dengan HAM orang lain.

hak asasi dibagi menjadi dua: a. dan lain sebagainya. dimana sistem perundang-undangan Islam telah menjamin hak-hak asasi bagi semua orang sesuai dengan aturan umum yang diberikan oleh Allah kepada seluruh ummat manusia. Akan tetapi sebenarnya bagi masyarakat muslim. Hak asasi yang diperoleh manusia sebagai bagian dari masyarakat sebagai anggota keluarga dan sebagai individu masyarakat. Hak asasi alamiah manusia sebagai manusia. yaitu menurut kelahirannya. dimana para tokoh borjuis berkoalisi dengan tokohtokoh gereja untuk merampas hak-hak rakyat yang telah mereka miliki sejak lahir. dan hak kebebasan membentuk perkumpulan dan perserikatan. Sebab hak asasi dalam pandangan barat tidak dengan sendirinya mengharuskan negara memberi jaminan keamanan atau pendidikan. hak mendapat keamanan. Rasulullah saw pernah bersabda: . (2) HAM Menurut Konsep Islam ak asasi dalam Islam berbeda dengan hak asasi menurut pengertian yang umum dikenal. diantaranya : 1. Pembagian hak menurut hak materiil yang termasuk di dalamnya. dan hak moril. Hak asasi ini lalu diadopsi oleh tokoh-tokoh Revolusi Perancis dalam bentuk yang lebih jelas dan luas. hak kebebasan kehidupan rohani. 1. Pembagian hak menjadi dua: kebebasan negatif yang memebentuk ikatan-ikatan terhadap negara untuk kepentingan warga.HAK ASASI MANUSIA DALAM ISLAM Oleh: Mahfudz Siddiq (1) HAM Menurut Konsep Barat stilah hak asasi manusia baru muncul setelah Revolusi Perancis. Diantaranya adalah pengumuman hak asasi manusia dari Raja John kepada rakyat Inggris tahun 1216. kebebasan positif yang meliputi pelayanan negara kepada warganya. hak mendapat keadilan dan hak persamaan dalam hak. Kemudian deklarasi Internasional mengenai hak-hak asasi manusia dikeluarkan pada Desember 1948. Sebab seluruh hak merupakan kewajiban bagi negara maupun individu yang tidak boleh diabaikan. Di Amerika pengumuman dilakukan tahun 1773. hak keamanan. Dapat dimengerti bahwa pembagian-pembagian ini hanya melihat dari sisi larangan negara menyentuh hak-hak ini. hak berumah-tangga. seperti: hak hidup. 1. yang dimaksud dengan hak adalah wewenang yang diberikan oleh undang-undang kepada seseorang atas sesuatu tertentu dan nilai tertentu. a. serta dideklarasikan pada 26 Agustus 1789. Akibat dari penindasan panjang yang dialami masyarakat Eropa dari kedua kaum ini. muncullah perlawanan rakyat dan yang akhirnya berhasil memaksa para raja mengakui aturan tentang hak asasi manusia. belum pernah mengalami penindasan yang dialami Eropa. seperti: hak memiliki. yang termasuk di dalamnya: hak beragama. Terdapat berbagai klasifikasi yang berbeda mengenai hak asasi manusia menurut pemikiran barat. Akan tetapi untuk membendung pengaruh Sosialisme dan Komunisme. Pembagian hak menjadi tiga: hak kebebasan kehidupan pribadi. hak kebebasan pribadi dan hak bekerja. Dan dalam wacana modern ini. Dalam istilah modern. partaipartai politik di Barat mendesak agar negara ikut campur-tangan dalam memberi jaminan hak-hak asasi seperti untuk bekerja dan jaminan sosial. kehormatan dan pemilihan serta tempat tinggal. hak sosial dan berserikat.

Allah berfirman: "Yaitu orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukannya di muka bumi." (HR. Rasulullah saw bersabda: "Apabila pemimpin mencari keraguan di tengah manusia. Oleh karenanya kami hanya menghukumi apa yang kami lihat secara lahiriah dari amal perbuatan kalian. menggugurkan upayanya dalam mengungkap kemunkaran itu. 24: 27-28) Dalam menjelaskan ayat ini." (QS. akan tetapi Al-Qur’an dan AsSunnah memusatkan perhatian pada hak-hak yang diabaikan pada bangsa lain. Dari sinilah kaum muslimin di bawah Abu Bakar memerangi orang-orang yang tidak mau membayar zakat. maka tidak ada hukuman apapun baginya. Para ulama menetapkan bahwa pengungkapan kemunkaran bukan hasil dari upaya mencari-cari kesalahan yang dilarang agama."Sesungguhnya darahmu. janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Nash-nash ini sangat banyak. Dan kepada Allah-lah kembali semua urusan. Maka negara bukan saja menahan diri dari menyentuh hak-hak asasi ini. lalu tuan rumah melempar atau memukul hingga mencederai matanya. Perbuatan mencari-cari kesalahan sudah dilakukan manakala muhtasib telah berupaya menyelidiki gejala-gejala kemunkaran pada diri seseorang. Islam tidak hanya menjadikan itu kewajiban negara. hak-hak asasi manusia tidak secara khusus memiliki piagam. maka itu dilarang pula kepada negara. negara berkewajiban menjamin perlindungan sosial bagi setiap individu tanpa ada perbedaan jenis kelamin. 22: 4) Jaminan Hak Pribadi Jaminan pertama hak-hak pribadi dalam sejarah umat manusia adalah dijelaskan Al-Qur’an: "Hai orang-orang yang beriman.. menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah perbuatan munkar. tidak juga perbedaan muslim dan non-muslim. Bukhari dan Muslim). walaupun ia mampu membayar denda. maka upaya pengungkapan ini termasuk tajassus yang dilarang agama. niscaya mereka menegakkan shalat.. menunaikan zakat. (3) Nash Qur’an dan Sunnah tentang HAM eskipun dalam Islam. melainkan mempunyai kewajiban memberikan dan menjamin hak-hak ini." Muhammad Ad-Daghmi dalam At-Tajassus wa Ahkamuhu fi Syari’ah Islamiyah mengungkapkan bahwa para ulama berpendapat bahwa tindakan penguasa mencari-cari kesalahan untuk mengungkap kasus kejahatan dan kemunkaran. melainkan negara diperintahkan untuk berperang demi melindungi hak-hak ini. Ibnu Hanbal dalam Syarah Tsulatsiyah Musnad Imam Ahmad menjelaskan bahwa orang yang melihat melalui celah-celah ointu atau melalui lubang tembok atau sejenisnya selain membuka pintu. hartamu dan kehormatanmu haram atas kamu. Jika mencari aib orang dilarang kepada individu." (QS. Jika tidak." Imam Nawawi dalam Riyadus-Shalihin menceritakan ucapan Umar: "Orang-orang dihukumi dengan wahyu pada masa rasulullah saw. atau dia telah berupaya mencari-cari bukti yang mengarah kepada adanya perbuatan kemunkaran. Sebab pemerintah mempunyai tuga sosial yang apabila tidak dilaksanakan berarti tidak berhak untuk tetap memerintah. Para ulama menyatakan bahwa setiap kemunkaran yang berlum tampak bukti-buktinya secara nyata. dst. Sebagai contoh. Akan tetapi wahyu telah terhenti. antara lain: . maka ia telah merusak mereka. maka kemunkaran itu dianggap kemunkaran tertutup yang tidak dibenarkan bagi pihak lain untuk mengungkapkannya. Penguasa tidak dibenarkan mencari-cari kesalahan rakyat atau individu masyarakat. Negara juga menjamin tidak ada pelanggaran terhadap hak-hak ini dari pihak individu.

kehormatan dan harta benda manusia. Al-Qur’an mengajukan sekitar delapan puluh ayat tentang hidup. 1." Seorang lelaki bertanya: "Walaupun itu sesuatu yang kecil.. Misalnya: ".1. laki-laki dan wanita. dan memerintahkan berbuat adil dalam lima puluh empat ayat yang diungkapkan dengan kata-kata: ‘adl." (QS. kekayaan. dimana ditetapkan bahwa tujuan akhir syari’ah Islam adalah menjaga akal. atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi. Ketaqwaan-lah yang membedakan mereka. Orang yang paling mulia diantara kamu adalah yang paling bertawa diantara kamu. pemimpin dan rakyat. Islam berbeda dengan sistem lain dalam hal bahwa hak-hak manusia sebagai hamba Allah tidak boleh diserahkan dan bergantung kepada penguasa dan undang-undangnya. wahay rasulullah ?" Beliau menjawab: "Walaupun hanya sebatang kayu arak. bahwa Tuhanmu adalah Tuhan yang Esa. Dari Abu Umamah bin Tsa’labah. Nabi saw sebagai kepala negara juga adalah manusia biasa. Yang demikian ini hingga sekarang belum dicapai oleh sistem demokrasi modern. Al-Qur’an menjelaskan sekitar seratus lima puluh ayat tentang ciptaan dan makhluk-makhluk. walau berbeda keturunan. hanya saja aku diberi wahyu. maka dia telah berhak masuk neraka dan haram masuk surga. Misalnya: "Kebenaran itu datangnya dari Rabb-mu. (4) Rumusan HAM dalam Islam pa yang disebut dengan hak asasi manusia dalam aturan buatan manusia adalah keharusan (dharurat) yang mana masyarakat tidak dapat hidup tanpa dengannya. dan barangsiapa yang ingin kafir. agama. pada lingkup muslim dan non-muslim. biarlah ia kafir. 18: 29) 1. bukan karena orang itu membunuh orang lain. nabi saw bersabda: "Barangsiapa merampas hak seorang muslim. Tetapi semua harus mengacu pada hukum Allah. untuk menjamin kebebasan berfikir. barangsiapa yang ingin beriman hendaklah ia beriman. Muslim). yaitu pada haji wada’." (HR. serta tentang persamaan dalam penciptaan. a. Al-Qur’an telah mengetengahkan sikap menentang kedzaliman dan orang-orang yang berbuat dzalim dalam sekitar tiga ratus dua puluh ayat. maka seakan-akan ia telah membunuh manusia seluruhnya. Maka Allah memerintahkan beliau untuk menyatakan: "Katakanlah bahwa aku hanyalah manusia biasa. QS. Sampai kepada soal shadaqah tetap dipandang sebagaimana hal-hal besar lain. Juga Qur’an bicara kehormatan dalam sekitar dua puluh ayat. Lebih dari sepuluh ayat bicara larangan memaksa. 2: 267). Misalnya: "Barangsiapa yang membunuh seorang manusia.. pemeliharaan hidup dan penyediaan sarana hidup. Pada haji wada’ Rasulullah menegaskan secara gamblang tentang hak-hak asasi manusia. qisth dan qishas. Misalnya Allah melarang bershadaqah (berbuat baik) dengan hal-hal yang buruk.. Pada khutbah itu nabi saw juga menolak teori Yahudi mengenai nilai dasar keturunan. Para ulama muslim mendefinisikan masalah-masalah dalam kitab Fiqh yang disebut sebagai Ad-Dharurat Al-Khams. Dalam al-Qur’an terdapat sekitar empat puluh ayat yang berbicara mengenai paksaan dan kebencian. berlaku terhadapnya apa yang berlaku bagi rakyat. jiwa." (QS. Hak Hidup ." (QS. Nabi saw telah menegaskan hak-hak ini dalam suatu pertemuan besar internasional. 1. 4: 1. 18: 110). Hak-hak Alamiah Hak-hak alamiah manusia telah diberikan kepada seluruh ummat manusia sebagai makhluk yang diciptakan dari unsur yang sama dan dari sumber yang sama pula (lihat QS. berkeyakinan dan mengutarakan aspirasi." (QS." (QS. 3: 195).. "Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan dari padanya. Rakyat dan penguasa juga memiliki persamaan dalam Islam. jabatan atau jenis kelamin. Manusia di mata Islam semua sama. 1. 49: 13) 1. 5: 32).

Jika engkau biarkan mereka. Bukhari). sedangkan ada pada mereka Taurat yang di dalamnya ada hukum Allah? Kemudian mereka tidak mengindahkan keputusanmu. Oleh karena itulah Islam melarang riba dan setiap upaya yang merugikan hajat manusia. Nabi saw bersabda: "Tidak ada makanan yang lebih baik yang dimakan seseorang daripada makanan yang dihasilkan dari usaha tangannya sendiri. Ibnu Majah). maka biarkanlah mereka." Khalid bin Walid melakukan kesepakatan dengan penduduk Hirah untuk tidak mengganggu tempat peribadahan (gereja dan sinagog) mereka serta tidak melarang upacara-upacaranya. 2: 188). Dan Islam juga menjamin hak pekerja. Untuk menjamin kebebasan kelompok. 49: 9)." Atau "Janganlah kamu mencaci-maki orang yang sudah mati. tentulah beriman orang di muka bumi seluruhnya. Jika keduanya jujur dalam jual-beli." (HR." (QS. b. Sesungguhnya mereka bukan orang-orang yang beriman . Khalifah Abu Bakar menasehati Yazid ketika akan memimpin pasukan: "Kamu akan menemukan kaum yang mempunyai keyakinan bahwa mereka tenggelam dalam kesendirian beribadah kepada Allah di biara-biara. Sabda nabi saw: "Jual beli itu dengan pilihan selama antara penjual dan pembeli belum berpisah. 2. maka mereka boleh mengikuti aturan agamanya selama mereka berpegang pada ajaran yang asli. Hak Kebebasan Beragama dan Kebebasan Pribadi Kebebasan pribadi adalah hak paling asasi bagi manusia. QS. Jika mereka tidak mengikuti aturan hukum yang berlaku di negara Islam. Begitu pula hak beribadah kalangan non-muslim. Diantara hak-hak ini adalah : a. 5: 32. dan kebebasan paling suci adalah kebebasan beragama dan menjalankan agamanya. Firman Allah: "Dan bagaimana mereka mengangkat kamu sebagai hakim. Allah memerintahkan memerangi kelompok yang berbuat aniaya terhadap kelompok lain (QS. berilah putusan antara mereka atau biarkanlah mereka. Sebab mereka telah melewati apa yang mereka kerjakan.Allah menjamin kehidupan. selama tidak mengganggu hak-hak orang lain. Bahkan hak mayit pun dijaga oleh Allah." (Keduanya HR. Hak Pemilikan Islam menjamin hak pemilikan yang sah dan mengharamkan penggunaan cara apapun untuk mendapatkan harta orang lain yang bukan haknya. hendaklah ia mengkafani dengan baik. Apakah kamu memaksa manusia supaya mereka menjadi orang beriman semuanya?" (QS. Jika engkau menjatuhkan putusan hukum. hendaklah engkau putuskan dengan adil. Hak Bekerja Islam tidak hanya menempatkan bekerja sebagai hak tetapi juga kewajiban. maka tidak akan mendatangkan mudharat bagimu." (HR." (QS. c. 10: 99). diantaranya dengan melarang pembunuhan dan meng-qishas pembunuh (lihat QS. 2: 256). sebagaimana firman Allah: "Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain diantara kamu dengan jalan bathil dan janganlah kamu bawa urusan harta itu kepada hakim agar kamu dapat memakan sebagian harta benda orang lain itu dengan jalan berbuat dosa padahal kamu mengetahuinya. Firman Allah: "Apabila mereka (orang Yahudi) datang kepadamu minta keputusan. Sedangkan dalam masalah sipil dan kehidupan pribadi (ahwal syakhsiyah) bagi mereka diatur syari’at Islam dengan syarat mereka bersedia menerimanya sebagai undang-undang. 2: 179). Al-Khamsah) . Tetapi jika berdusta dan menipu berkah jual-bei mereka dihapus. Islam juga melarang penipuan dalam perniagaan.5: 7). Bukhari). Firman Allah: "Dan seandainya Tuhanmu menghendaki. seperti terlihat dalam hadist: "Berilah pekerja itu upahnya sebelum kering keringatnya." (HR." (QS. Bekerja merupakan kehormatan yang perlu dijamin. 5: 42). maka mereka diberkahi. Hak Hidup Islam melindungi segala hak yang diperoleh manusia yang disyari’atkan oleh Allah. Kerukunan hidup beragama bagi golongan minoritas diatur oleh prinsip umum ayat "Tidak ada paksaan dalam beragama." (QS. masyarakat dan antara negara. Sesungguhnya Allah mengasihi orang-orang yang adil. Misalnya hadist nabi: "Apabila seseorang mengkafani mayat saudaranya.

Islam juga melarang pencabutan hak milik yang didapatkan dari usaha yang halal, kecuali untuk kemashlahatan umum dan mewajibkan pembayaran ganti yang setimpal bagi pemiliknya. Sabda nabi saw: "Barangsiapa mengambil hak tanah orang lain secara tidak sah, maka dia dibenamkan ke dalam bumi lapis tujuh pada hari kiamat." Pelanggaran terhadap hak umum lebih besar dan sanksinya akan lebih berat, karena itu berarti pelanggaran tehadap masyarakat secara keseluruhan. b. Hak Berkeluarga Allah menjadikan perkawinan sebagai sarana mendapatkan ketentraman. Bahkan Allah memerintahkan para wali mengawinkan orang-orang yang bujangan di bawah perwaliannya (QS. 24: 32). Aallah menentukan hak dan kewajiban sesuai dengan fithrah yang telah diberikan pada diri manusia dan sesuai dengan beban yang dipikul individu. Pada tingkat negara dan keluarga menjadi kepemimpinan pada kepala keluarga yaitu kaum laki-laki. Inilah yang dimaksudkan sebagai kelebihan laki-laki atas wanita (QS. 4: 34). Tetapi dalam hak dan kewajiban masing-masing memiliki beban yang sama. "Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf, akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan dari istrinya." (QS. 2: 228) c. Hak Keamanan Dalam Islam, keamanan tercermin dalam jaminan keamanan mata pencaharian dan jaminan keamanan jiwa serta harta benda. Firman Allah: "Allah yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan." (QS. Quraisy: 3-4). Diantara jenis keamanan adalah dilarangnya memasuki rumah tanpa izin (QS. 24: 27). Jika warga negara tidak memiliki tempat tinggal, negara berkewajiban menyediakan baginya. Termasuk keamanan dalam Islam adalah memberi tunjangan kepada fakir miskin, anak yatim dan yang membutuhkannya. Oleh karena itulah, Umar bin Khattab menerapkan tunjangan sosial kepada setiap bayi yang lahir dalam Islam baik miskin ataupun kaya. Dia berkata: "Demi Allah yang tidak ada sembahan selain Dia, setiap orang mempunyai hak dalam harta negara ini, aku beri atau tidak aku beri." (Abu Yusuf dalam Al-Kharaj). Umar jugalah yang membawa seorang Yahudi tua miskin ke petugas Baitul-Maal untuk diberikan shadaqah dan dibebaskan dari jizyah. Bagi para terpidana atau tertuduh mempunyai jaminan keamanan untuk tidak disiksa atau diperlakukan semenamena. Peringatan rasulullah saw: "Sesungguhnya Allah menyiksa orang-orang yang menyiksa manusia di dunia." (HR. Al-Khamsah). Islam memandang gugur terhadap keputusan yang diambil dari pengakuan kejahatan yang tidak dilakukan. Sabda nabi saw: "Sesungguhnya Allah menghapus dari ummatku kesalahan dan lupa serta perbuatan yang dilakukan paksaan" (HR. Ibnu Majah). Diantara jaminan keamanan adalah hak mendpat suaka politik. Ketika ada warga tertindas yang mencari suaka ke negeri yang masuk wilayah Darul Islam. Dan masyarakat muslim wajib memberi suaka dan jaminan keamanan kepada mereka bila mereka meminta. Firman Allah: "Dan jika seorang dari kaum musyrikin minta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ke tempat yang aman baginya." (QS. 9: 6). d. Hak Keadilan Diantara hak setiap orang adalah hak mengikuti aturan syari’ah dan diberi putusan hukum sesuai dengan syari’ah (QS. 4: 79). Dalam hal ini juga hak setiap orang untuk membela diri dari tindakan tidak adil yang dia terima. Firman Allah swt: "Allah tidak menyukai ucapan yang diucapkan terus-terang kecuali oleh orang yang dianiaya." (QS. 4: 148). Merupakan hak setiap orang untuk meminta perlindungan kepada penguasa yang sah yang dapat memberikan perlindungan dan membelanya dari bahaya atau kesewenang-wenangan. Bagi penguasa muslim wajib menegakkan

keadilan dan memberikan jaminan keamanan yang cukup. Sabda nabi saw: "Pemimpin itu sebuah tameng, berperang dibaliknya dan berlindung dengannya." (HR. Bukhari dan Muslim). Termasuk hak setiap orang untuk mendapatkan pembelaan dan juga mempunyai kewajiban membela hak orang lain dengan kesadarannya. Rasulullah saw bersabda: "Maukah kamu aku beri tahu saksi yang palng baik? Dialah yang memberi kesaksian sebelum diminta kesaksiannya." (HR. Muslim, Abu Daud, Nasa’i dan Tirmidzi). Tidak dibenarkan mengambil hak orang lain untuk membela dirinya atas nama apapun. Sebab rasulullah menegaskan: "Sesungguhnya pihak yang benar memiliki pembelaan." (HR. Al-Khamsah). Seorang muslim juga berhak menolak aturan yang bertentangan dengan syari’ah, dan secara kolektif diperintahkan untuk mengambil sikap sebagai solidaritas terhadap sesama muslim yang mempertahankan hak. e. Hak Saling Membela dan Mendukung Kesempurnaan iman diantaranya ditunjukkan dengan menyampaikan hak kepada pemiliknya sebaik mungkin, dan saling tolong-menolong dalam membela hak dan mencegah kedzaliman. Bahkan rasul melarang sikap mendiamkan sesama muslim, memutus hubungan relasi dan saling berpaling muka. Sabda nabi saw: "Hak muslim terhadap muslim ada lima: menjawab salam, menjenguk yang sakit, mengantar ke kubur, memenuhi undangan dan mendoakan bila bersin." (HR. Bukhari). f. Hak Keadilan dan Persamaan Allah mengutus rasulullah untuk melakukan perubahan sosial dengan mendeklarasikan persamaan dan keadilan bagi seluruh umat manusia (lihat QS. Al-Hadid: 25, Al-A’raf: 157 dan An-Nisa: 5). Manusia seluruhnya sama di mata hukum. Sabda nabi saw: "Seandainya Fathimah anak Muhammad mencuri, pasti aku potong tangannya." (HR. Bukhari dan Muslim). Pada masa rasulullah banyak kisah tentang kesamaan dan keadilan hukum ini. Misalnya kasus putri bangsawan dari suku Makhzum yang mencuri lalu dimintai keringanan hukum oleh Usamah bin Zaid, sampai kemudian rasul menegur dengan: "... Apabila orang yang berkedudukan di antara kalian melakukan pencurian, dia dibiarkan. Akan tetapi bila orang lemah yang melakukan pencurian, mereka memberlakukan hukum kriminal..." Juga kisah raja Jabalah Al-Ghassani masuk Islam dan melakukan penganiayaan saat haji, Umar tetap memberlakukan hukum meskipun ia seorang raja. Atau kisah Ali yang mengadukan seorang Yahudi mengenai tameng perangnya, dimana Yahudi akhirnya memenangkan perkara. Umar pernah berpesan kepada Abu Musa Al-Asy’ari ketika mengangkatnya sebagai Qadli: "Perbaikilah manusia di hadapanmu, dalam majlismu, dan dalam pengadilanmu. Sehingga seseorang yang berkedudukan tidak mengharap kedzalimanmu dan seorang yang lemah tidak putus asa atas keadilanmu."

(5) Tentang Kebebasan Mengecam Syari’ah ebagian orang mengajak kepada kebebasan berpendapat, termasuk mengemukakan kritik terhadap kelayakan AlQur’an dan Sunnah sebagai pegangan hidup manusia modern. Disana terdengar suara menuntut persamaan hak lakilaki dengan wanita, kecaman terhadap poligami, tuntutan akan perkawinan campur (muslim-non muslim). Dan bahkan mereka mengajak pada pemahaman Al-Qur’an dengan mengubah inti misi Al-Qur’an. Orang-orang dengan pandangan seperti ini pada dasarnya telah menempatkan dirinya keluar dari agama Islam (riddah) yang ancaman hukumannya sangat berat. Namun jika mayoritas ummat Islam menghendaki hukuman syari’ah atas mereka, maka jawaban mereka adalah bahwa Al-Qur’an tidak menyebutkan sanksi riddah. Dengan kata lain mereka ingin mengatakan bahwa sunnah nabi saw. Tidak memiliki kekuatan legal dalam syari’ah, termasuk sanksi riddah itu.

Untuk menjawab hal ini ada beberapa hal penting yang harus dipahami, yaitu : 1. Kebebasan yang diartikan dengan kebebasan tanpa kendali dan ikatan tidak akan dapat ditemukan di masyarakat manapun. Ikatan dan kendali ini diantaranya adalah tidak dibenarkannya keluar dari aturan umum dalam negara. Maka tidak ada kebebasan mengecam hal-hal yang dipandang oleh negara sebagai pilar-pilar pokok bagi masyarakat. 1. Islam tidak memaksa seseorang untuk masuk ke dalam Islam, melainkan menjamin kebebasan kepada nonmuslim untuk menjalankan syari’at agamanya meskipun bertentangan dengan ajaran Islam. Oleh sebab itu, manakala ada seorang muslim yang mengklaim bahwa agamnya tidak sempurna, berarti ia telah melakukan kesalahan yang diancam oleh rasulullah saw: "Barangsiapa mengganti agamanya, maka bunuhlah ia." (HR. Bukhari dan Muslim). 1. Meskipun terdapat kebebasan dalam memeluk Islam, tidak berarti bagi orang yang telah masuk Islam mempunyai kebebasan untuk merubah hukum-hukum yang ada dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. 1. Dalam Islam tidak ada konsep rahasia di tangan orang suci, dan tidak ada pula kepercayaan yang bertentangan dengan penalaran akal sehat seperti Trinita dan Kartu Ampunan. Dengan demikian, tidak ada alasan bagi penentang Islam untuk keluar dari Islam atau melakukan perubahan terhadap Islam. 1. Islam mengakui bahwa agama Ahli Kitab. Dari sini Islam membolehkan laki-laki muslim menikahi wanita Ahli Kitab, karena garis nasab dalam Islam ada di tangan laki-laki. 1. Sanksi riddah tidak dijelaskan dalam Al-Qur’an sebagaimana ibadah dan muamalah lainnya. Al-Qur’an hanya menjelaskan globalnya saja dan menugaskan rasulullah saw menjelaskan rincian hukum dan kewajiban. Firman Allah: "Dan telah Kami turunkan kepadamu Al-Qur’an agar kamu menjelaskan kepada ummat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkannya." (QS. 16: 44). k

kita dapat menemukan di berbagai surat dalam Kitab Suci Al Qur`an yang diturunkan pada awal-awal periode Mekah. maka hal ini senantiasa mengenai konsepsi HAM menurut versi orang-orang Eropa/Barat. pada hakikatnya. sebagaimana telah di bahas di muka. yang diproklamasikan PBB. secara kodrati dinugerahi hak-hak pokok yang sama oleh Tuhan Yang Maha Esa. tidaklah berlebihan kiranya bila sesungguhnya konsepsi HAM dalam Islam telah lebih dahulu lahir tinimbang konsepsi HAM versi Barat. dan sebagian Eropa selama beratusratus tahun lamanya dan telah menjadi faktor penting bagi kebangkitan bangsa-bangsa Eropa (Luhulima. Nama & E-mail (Penulis): Arief Achmad Mangkoesapoetra Saya Guru di SMAN 21 Bandung Topik: Hak Asasi Manusia Tanggal: 16 Agustus 2005 HAK ASASI MANUSIA MENURUT ISLAM Oleh : ARIEF ACHMAD SMAN 21 Bandung A. hingga pasca perang dunia kedua (1945). universal dan abadi. Umumnya. sesungguhnya agama Islam telah mendominasi benua Asia. sesudah orang-orang Islam ditaklukkan dalam perang Salib terakhir (abad 14-15) di Eropa. Padahal. Selain itu. Atas dasar ini. berkaitan dengan harkat dan martabat manusia. memperoleh kenabiannya (abad ke-7 Masehi. sesungguhnya semenjak Nabi Muhammad S. yang melekat pada diri manusia. Padahal kalau kita mau bicara jujur. sudah dikenalkan HAM serta dilaksanakan dan ditegakkannya HAM dalam Islam. bersifat kodrati. Bahkan secara formulatif. B. bahwa risalah Islam (sejak permulaannya kota suci Mekah sudah memasukkan hak-hak asasi manusia dalam ajaran-ajaran dasarnya bersamaan dengan penekanan masalah kewajiban manusia terhadap sesamanya .Judul: HAK ASASI MANUSIA MENURUT ISLAM Bahan ini cocok untuk Informasi / Pendidikan Umum bagian LAIN / OTHER. Afrika. di mana hak-hak asasi ini menjadi dasar daripada hak-hak dan kewajiban-kewajiban yang lain. kita. 1999). diharapkan akan terkuak kebenaran "historis" tentang sejarah HAM dan konsepsi HAM secara universal serta sejarah HAM dan konsepsi HAM dalam Islam. perlu pula ditelaah mengenai konsepsi HAM universal dibandingkan dengan konsepsi HAM dalam Islam. Latar Belakang Manusia. Dari sini. Tetapi fakta historis seperti ini jadinya diabaikan mereka. 10 Desember 1948. di Inggeris. Pada gilirannya. maka perlu ditelusuri tentang sejarah HAM universal dan sejarah HAM dalam Islam. Hak-hak pokok ini disebut hak asasi manusia (HAM). Sejarah Hak Asasi Manusia dalam Islam Apabila kita berbicara tentang sejarah HAM. Oleh karenanya. masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam (sebagai akibat dari pola pendidikan ala Barat yang dikembangkan semenjak jaman penjajahan Belanda dan diteruskan di era republik pasca proklamasi kemerdekaan hingga kini) mengenal konsepsi HAM yang berasal dari Barat. Kita mengenal konsepsi HAM itu bermula dari sebuah naskah Magna Charta. kalau kita mau bicara jujur serta mengaca pada sejarah.A. Hak asasi manusia adalah sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. atau sekira lima ratus tahun/lima abad sebelum Magna Charta lahir). konsepsi HAM dalam Islam relatif lebih lengkap daripada konsepsi HAM universal. fakta telah membuktikan. hak-hak dasar atau hak-hak pokok yang dibawa manusia sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. tahun 1215. yang berbicata tentang pengutukan terhadap berbagai bentuk . Menurut Ismail Muhammad Djamil (1950).W. dan yang kini berlaku secara universal mengacu pada Deklarasi Universal HAM (DUHAM). Untuk memverifikasi benar-tidaknya bahwa konsepsi HAM dalam Islam telah lahir lebih dulu tinimbang konsepsi HAM versi Barat atau universal.

S. setiap prinsip dasar pemerintahan Islam pada hakikatnya adalah berlakunya suatu praktik usaha perlindungan dari terjadinya pelanggaran HAM. Di sini HAM dalam Islam tetap mendapatkan perhatian luar biasa masyarakat Islam. beliau telah memproklamasikan kesucian hak-hak asasi manusia ini untuk segala zaman ketika berkhutbah di depan kaum muslim pada waktu haji wada` (perpisahan).A.A. At-Takwir : 8-9) "Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim.A. Selanjutnya. bulan September 1981. dan para perwakilan pergerakan Islam di seluruh dunia. Tak ada seorang pun yang lebih tinggi derajatnya kecuali berdasarkan atas ketakwaan dan kesalehannya. sebagai berikut : "Jiwamu. telah diproklamasikan Deklarasi HAM Islam Sedunia. maka beliau segera menerapkan program jangka panjang untuk menghapus segala bentuk tekanan yang ada terhadap hak-hak asasi manusia. Al-Ma`un : 1-3) "Dan tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu? (Yaitu) melepaskan budak dari perbudakan" (Q.R. Muslim ("Kitab al-Hajj"). yang kehidupannya merupakan praktik nyata dari kandungan Al-Qur`an.T : "Dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya.S. HAM dalam Islam bukanlah sifat perlindungan individu terhadap kekuasaan negara yang terbatas. sejak awal kenabiannya telah memberikan perhatian yang sangat besar terhadap hak-hak asasi manusia ini. harta bendamu. namun merupakan tujuan dari negara itu sendiri untuk menjaga hakhak asasi manusia terutama bagi mereka yang terampas hak-haknya.W. Al Qur`an tidak hanya mengutuk berbagai pelanggaran hak-hak asasi manusia yang terjadi pada masa itu. ahli hukum. Selain itu. Nabi Muhammad S. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin" (Q. Hak Kemerdekaan 3. Hak Hidup 2. di Paris (Perancis). Deklarasi ini berdasarkan Kitab Suci AlQur`an dan As-Sunnah serta telah dicanangkan oleh para sarjana muslim. telah mengadakan berbagai tindakan sebagaimana telah ditetapkan dalam Al Qur`an yang menghendaki terwujudnya pelaksanaan hak-hak asasi mansia. Jadi. Setelah beliau hijrah ke kota Madinah dan mendirikan secara penuh suatu negara Islam sesuai dengan petunjuk Illahi. Al-Balad : 12-13) Nabi Muhammad S. Semua manusia adalah anak keturunan Adam. karena mereka adalah pasangan-pasanganmu dan penolong-penolongmu yang setia. Hal ini sebagaimana difirmankan Allah S. untuk menandai permulaan abad ke-15 Era Islam. dan Adam itu diciptakan dari tanah liat. Deklarasi HAM Islam Sedunia itu terdiri dari Pembukaan dan 22 macam hak-hak asasi manusia yang harus ditegakkan. Keunggulan itu tidak berarti orang Arab berada di atas orang nonArab dan begitu juga bukan nonArab di atas orang Arab. tetapi juga memberikan motivasi secara positif kepada manusia untuk menghargai hak-hak tersebut.pelanggaran hak-hak asasi manusia yang berlaku pada masa itu. Keunggulan juga tidak dipunyai oleh orang kulit putih lebih dari orang kulit hitam dan begitu juga bukan orang kulit hitam di atas orang kulit putih. dan kehormatanmu adalah sesuci hari ini.S. Hak Mendapat Keadilan . Bertakwalah kepada Alloh dalam hal istri-istrimu dan perlakuan yang baik kepada mereka. dan menjamin respek terhadap hak-hak asasi manusia itu. melaksanakan.W. Hak Persamaan dan Larangan terhadap Adanya Diskriminasi yang Tidak Terizinkan 4. Kini Islam telah memberikan sinar harapan bagi umat manusia yang menderita dengan cara memberikan. yakni sebagaimana diriwayatkan dalam H.W.W. serta sistem kekuasaan Islam berganti dengan monarki. Keunggulan ini berdasarkan atas ketakwaannya" Kedudukan penting HAM sesudah wafatnya Rosulullah S. dan diteruskan oleh Khulafa ar-Rosyidin. karena dosa apakah dia dibunuh" (Q. yakni mencakup : 1.

20. Hak Status dan Martabat Pekerja dan Buruh 18. (1996). Hak-hak Wanita yang Sudah Menikah. dan Saad. Winataputra. Ciri-ciri dan Solusi Penyelesaian Secara Konseptual. Jakarta : Solidamor. (14) Hak Mendapatkan Kebutuhan Dasar Hidup Manusia. (11) Hak Kebebasan Berpindah. yaitu : 1. Jakarta : Penerbit Kebangsaan Pustaka Rakjat. Hak Mendapatkan Perlindungan dari Penyalahgunaan Kekuasaan 7. A. (10) Hak Kebebasan Berserikat. A. New Delhi : Nusrat Ali Nasri for Kitab Bhavan 1784. Hak Mendapatkan Kebebasan Berpindah dan Bertempat Tinggal C. dan (15) Hak Mendapatkan Pendidikan. (9) Hak Kebebasan Hati Nurani dan Keyakinan. (6) Hak Perlindungan dari Hukuman Penjara yang Sewenang-wenang. posisi dan lain-lainnya yang mereka miliki. anak-anak. (1978). Hak Berserikat Bebas 15. Djamil. (3) Hak Perlindungan Kehormatan. New Delhi. Hak Mendapatkan Perlindungan dari Penyiksaan 8. [17 Agustus 2002]. (2002). (12) Hak Persamaan Hak dalam Hukum. (2001).S. (2002). Kumpulan Materi Pelatihan HAM untuk Guru SLTP & SLTA. buruh/pekerja. dan lainnya merupakan beberapa contoh dari kategori hak asasi manusia-hak asasi manusia ini. Setiardja. Maududi. (4) Hak Keamanan dan Kesucian Kehidupan Pribadi. Syekh Syaukat. dan 2. Hak Menikmati Keleluasaan Pribadi (Privacy) 22. Hak Mendapatkan Proses Hukum yang Adil 6.5. Hak-hak Asasi Manusia berdasarkan Ideologi Pancasila.A.43/jp/21winataputra. hak asasi manusia (HAM) yang dijamin oleh agama Islam dapat diklasifikasikan ke dalam dua kategori. Hak-hak dasar yang terdapat dalam HAM menurut Islam ialah : (1) Hak Hidup. dan Berbicara 13. Hak Kebebasan Percaya. Ismail Muhammad. Bandung : PIPS-PPS UPI Bandung. Human Righst in Islam. (7) Hak untuk Memprotes Kelaliman (Tirani). Sedjarah Islam. Human Rights in Islam. G. Hak Mendapatkan Pendidikan 21. Konsepsi Hak Asasi Manusia dalam Islam Menurut Syekh Syaukat Hussain (1996). Yogyakarta : Penerbit Kanisius. . Hak-hak Minoritas 11. status. Pendidikan Demokrasi dan Hak Asasi Manusia sebagai Wahana Demokratisasi : Perspektif Metodologi. [Online]. kaum wanita. (13) Hak Mendapatkan Keadilan. Hak Mendapatkan Perlindungan atas Harta Benda 17. Hak Mendapatkan Perlindungan atau Kehormatan dan Nama Baik 9. Hak Membentuk Sebuah Keluarga dan Masalah-masalahnya 19. Hak Kebebasan Beragama 14. HAM dasar yang telah diletakkan oleh Islam bagi seseorang sebagai manusia. (1993). (5) Hak Keamanan Kemerdekaan Pribadi. (8) Hak Kebebasan Ekspresi. (1950).159. Hasballah M. (2) Hak-hak Milik. Berpikir. Hak dan Kewajiban untuk Berpartisipasi dalam Pelaksanaan dan Manajemen Urusan-urusan Publik 12. DAFTAR PUSTAKA Achmad. Hussain. Solidamor. Hak Memperoleh Suaka (Asylum) 10. Hak-hak asasi manusia khusus bagi nonmuslim. U. Pelanggaran HAM Berat : Indikasi.htm. HAM yang dianugerahkan oleh Islam bagi kelompok rakyat yang berbeda dalam situasi tertentu. Tersedia : http://202.18. A. Hak Ekonomi dan Hak Berkembang Darinya 16.

Bukhori dan H.humanrights.id.ham. www. Muslim.go.id .R. www.go.R.Hadits Shohih : H.

ISLAM MENILAI HAM 10 Dec 2009 • • Ragam Republika Topik kebebasan dan hak asasi manusia adalah topik universal. Humanisme sendiri selalu dihadapkan atau berhadap-hadapan dengan agama. Social. dan ketika itu orang-orang dari Afro-Asia sedang berada dibawah penguasa kolonial. Dalam situasi seperti ini topik mengenai kebebasan beragama dipersoalkan. Salah satu prestasi kemanusiaan setelah Perang Dunia ke n adalah kon-septualisasi dan penyebaran Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia pada 10 Desember 1948. Humanisme tidak merujuk kepada agama dalam memaknai kebebasan beragama. berkeadilan dan kerja sama internasional yang berguna bagi semua. Sebab pembahasan mengenai kebebasan dan HAM pada umumnya hanya dalam perspektif manusia yang" dalam peradaban Barat telah terbentuk dalam doktrin humanisme. Dan agama memaknai kebebasan dengan menggunakan acuan internal agama masing-masing. tidak representatif dan umumnya didominasi oleh orang Barat. Faktanya Deklarasi itu disusun oleh segelintir orang. Cultural Right tahun 1966 secara umum kemudian dikenal sebagai International Bill of Human . Namun dibanding dua Kovenan itu. dan sikap manusiawi seakan menjadi lebih mulia daripada sikap religius. . Sementara itu prinsip-prinsip HAM perlu mempertimbangkan prinsip internal agama-agama. Humanisme dianggap anti agama dan sebaliknya agama dapat dituduh anti kemanusiaan. Right. Dan untuk itu agama-agama perlu membeberkan makna dan batasan atau tolok ukur kebebasannya masing-masing. namun ia tidak berarti netral. Konsekuensinya. Ini sekaligus merupakan pertanda bahwa orientasi manusia Barat telah bergeser dari sentralitas Tuhan kepada sentralitas manusia. bersamaan dengan dua Kovenan Internasional yaitu International Covenant on Civil and Political Rights dan International Covenant on Economic. Deklarasi itu sejak awal telah menuai banyak kritikan dan keberatan. Mungkin ini dikarenakan oleh situasi ketika Deklarasi itu disusun. tidak banyak ide-ide yang masuk dan diperdebatkan serta didiskusikan khususnya yang berkaitan dengan nilai-nilai Asia dan Afrika. Manusia lebih penting dari agama. Deklarasi itu. lebih-lebih nilai-nilai keagamaan dari berbagai agama di dunia. Akibatnya terjadi ketegangan dan perebutan makna kebebasan beragama antara agama dan humanisme. Ketegangan ini perlu diselesaikan melalui kompromi ditingkat konsep dan kemudian dikembangkan pada tingkat sosial atau politik. Secara umum Deklarasi dan dua Kovenan itu merupakan usaha bersama untuk mewujudkan dunia yang lebih baik.

"Towards a Declaration of Human Right by the World Religion" dalam Joseph Runzo. Pada hakekatnya Islam tidak bertentangan dengan HAM. Tapi. moralitas. keadilan dan kehormatan sekaligus mempraktekkannya dalam kehidupan nyata yang beradab. pada bulan Juli tahun 1993 di New York merupakan tonggak penting dalam hal ini. Durban. Maka.Akibatnya. meskipun tidak selalu diekspresikan secara terus terang. 2003). Nancy M. Paris pada acara UNESCO. dalam sebuah Konferensi di London. Deklarasi itu secara umum dapat diterima. Karena situasi itu maka tidak heran jika utusan berbagai masyarakat beragama seluruh dunia mengusulkan agar Deklarasi dan dua Kovenan itu direvisi dan syarat-syaratnya dibuat lebih adil dengan memasukkan konsep-konsep yang berdasarkan agama baik spiritualitas maupun tanggung jawab. Barcelona. Acara ini dilanjutkan di berbagai tempat seperti di California. Malaysia pada bulan November 2002. eds. Ketidak-puasan kedua adalah ketika orang mulai berulang ulang mendesak agama-agama di dunia untuk mendukung atau mengakomodir Deklarasi atau dokumen lain yang berkaitan dengan HAM. Namun yang sejak awal menjadi masalah bagi umat Islam adalah pasal 18 yakni pasal mengenai hak beragama dan hak mengganti agama. Problem ini telah sejak awal disadari umat Islam. konsep-konsep Islam tentang HAM diambil dan dirumuskan berdasarkan al-Quran dan sunnah Nabi Muhammad saw.. Pertemuan terakhir itu menghasilkan usulan baru Deklarasi Universal dengan beberapa komentar yang merepresentasikan dunia agama. sekelompok cendekiawan dan pemimpin Islam mendeklarasikan sebuah Piagam bernama "Universal Islamic Declaration of Right". Human Right and Responsibilities in the World Religion (Oxford Oneworld. Deklarasi London kemudian diikuti oleh Deklarasi Cairo yang dikeluarkan "oleh Organisasi Konferensi Islam (OKI) tahun 1990. New York. Latar belakangnya. Selain itu pasal 16 Deklarasi HAM tentang perkawinan beda agama juga tidak dapat diterima kalangan Muslim. Dalam kasus diatas. pada 1981. Arvind Sharma. Dan yang terakhir adalah di Genting Highland. agama-agama itu hampir secara keseluruhannya merasa tidak puas. Ini sekedar menunjukkan bahwa Deklarasi yang dianggap "Universal" itu ternyata masih belum mengakomodir aspirasi agama-agama. sejalan dengan tuntutan agama-agama. Martin and Abind Sharma. Montreal. Islam juga mempunyai persoalannya sendiri terhadap Deklarasi Universal HAM. kebebasan. Revisi itu menghasilkan dokumen yang disebut Universal Deklaration of Human Right by the World Religions. (Lihat. Ini berarti bahwa diperlukan suatu Deklarasi yang adil. yang memberi hak dan pegakuan kepada individu dan juga kelompok khususnya institusi agama dan Negara untuk memberi makna tentang hak. . Perkembangan selanjutnya adalah revisi Deklarasi pada ulang tahun ke 50 Deklarasi dan ulang tahun ke 50 Fakultas Religious Studies di universitas McGill. Bagi j umat Islam dan Negara-negara Islam. Agama akhirnya diletakkan secara vis a vis dengan HAM yang menekankan pada kebebasan dan keadilan. Peluncuran acara Project on Religion and Human Right. Deklarasi ini berisi 23 pasal mengenai HAM menurut Islam. tampaknya adalah karena adanya asumsi bahwa agama adalah penghalang pelaksanaan dan penyebaran HAM. Ia bahkan sangat menghormati HAM.

social dan budaya. Maka. (QS. yang memberi hak dan pegakuan kepada individu dan juga kelompok khususnya institusi agama dan Negara untuk memberi makna tentang hak. moralitas. (3) HAM dalam Islam bersifat komprehensif. 1770). (4) HAM dalam Islam tidak terpisahkan dari syariah. Karena situasi itu maka tidak heran jika utusan berbagai masyarakat beragama seluruh dunia mengusulkan agar Deklarasi dan dua Kovenan itu direvisi dan syarat-syaratnya dibuat lebih adil dengan memasukkan konsep-konsep yang berdasarkan agama baik spiritualitas maupun tanggung jawab. Menurut ajaran Islam manusia dianggap sebagai makhluk yang mulia. dan kemudian menukar dengan paham lain yang mencampakkan keimanan-nya. berkeadilan dan kerja sama internasional yang berguna bagi semua. Ini berarti bahwa diperlukan suatu Deklarasi yang adil. (4) HAM dalam Islam tidak terpisahkan dari syariah. ekonomi. (2) HAM dalam Islam adalah karunia dari Tuhan. dan bukan pemberian dari manusia kepada manusia lain dengan kehendak manusia (artinya. (2) HAM dalam Islam adalah karunia dari Tuhan. Termasuk didalamnya hak-hak dalam politik. ekonomi. Entitas terkaitAbind | Acara | Agama | Akibatnya | Arvind | Asia | Barat | Civil | Declaration | Deklarasi | Desember | Genting | HAM | Human | Humanisme | Internasional | Islam | Joseph | Juli | Keseluruhan | Ketegangan | Konferensi | Kovenan | Latar | Malaysia | Manusia | Martin | Nancy | Negara | New | November | Oxford | Paris | Peluncuran | Perkembangan | Pertemuan | Piagam | Problem | Project | Quran | Religion | Responsibilities | Revisi | Salah | Sebab | Termasuk | Topik | Tuhan | World | Cultural Right | Deklarasi Cairo | Deklarasi HAM | Deklarasi London | Deklarasi Universal | Faktanya Deklarasi | Human Right | International Bill | International Covenant | Nabi Muhammad | New York | Perang Dunia | Political Rights | Seorang Muslim | Universal Deklaration | World Religion | Fakultas Religious Studies | ISLAM MENILAI HAM | Organisasi Konferensi Islam | Universal Islamic Declaration | Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia | Ringkasan Artikel Ini Secara umum Deklarasi dan dua Kovenan itu merupakan usaha bersama untuk mewujudkan dunia yang lebih baik. hak asasi dalam Islam adalah innate/fitrah). lebih-lebih nilai-nilai keagamaan dari berbagai agama di dunia. hak asasi dalam Islam adalah innate/fitrah). tidak akan melepas keyakinannya ini. Termasuk didalamnya hakhak dalam politik. Islam mengakui dan meyakini. tidak banyak ide-ide yang masuk dan diperdebatkan serta didiskusikan khususnya yang berkaitan dengan nilai-nilai Asia dan Afrika. (3) HAM dalam Islam bersifat komprehensif. dan bukan pemberian dari manusia kepada manusia lain dengan kehendak manusia (artinya. (5) HAM dalam Islam tidak absolut karena dibatasi oleh obyek-obyek syariah dan oleh tujuan untuk menjaga hak dan kepentingan masyarakat yang didalamnya terdapat individu-individ . Konsekuensinya.Keseluruhan pasal-pasal dalam Deklarasi Cairo itu dapat disarikan menjadi 5 poin (1) HAM dalam Islam diderivasi dari ajaran Islam. 1770). keadilan dan kehormatan sekaligus mempraktekkannya dalam kehidupan nyata yang beradab. Seorang Muslim yang masih menghargai imannya. manusia adalah hamba Allah. (5) HAM dalam Islam tidak absolut karena dibatasi oleh obyek-obyek syariah dan oleh tujuan untuk menjaga hak dan kepentingan masyarakat yang didalamnya terdapat individu-individu. social dan budaya. semua hak dan kewajiban yang melekat dalam dirinya juga merupakan anugerah Allah. kebebasan.

melainkan bagi kafir Barat imperialis dan para pengikutnya.” . dalam HAM yang berhak menentukan mana yang menjadi hak bagi manusia dan mana yang tidak adalah manusia itu sendiri. agama (Islam) tidaklah menjadi satu perkara yang diperhatikan. Kasus HAMAS yang diberangus atas nama HAM dan demokrasi. Iran dan kasus Bosnia Herzegovina merupakan secuil contoh standar ganda HAM. HAM ini bertentangan dengan Islam. Demikian pula di dalam negeri. di dalam konsep HAM. Dan secara umum. dilihat dari segi penerapannya. Secara paradigmatik.HAM Barat vs HAM Islam 11 Februari 2009 oleh hermin syahri Banyak peristiwa meyakinkan bahwa HAM bukanlah diperuntukkan bagi umat Islam. Di sisi lain. manusia merupakan hamba Allah SWT yang tugas utamanya adalah beribadah. Tidak sebatas ini. dan boleh berpendapat apapun sekalipun menentang. memang HAM bukan diperuntukkan bagi umat Islam. Padahal. dan mengolok-olok hukum Allah SWT karena dijamin oleh kebebasan berpendapat. patuh dan taat kepada seluruh aturan-aturan yang diwahyukan oleh-Nya. yaitu tunduk. Karenanya. Padahal. penyelidikan kasus Tanjung Priok. melainkan harus senantiasa terikat dengan aturan dan hukum dari Allah SWT. dalam ajaran Islam. embargo ekonomi terhadap Irak. atau pemilikan negara. kebebasan memiliki. Sebaliknya. dan peristiwa Maluku termasuk kasus Ahmadiyah dan tragedi Monas yang belum lama terjadi. umum. Jadi. Sebab. landasan HAM adalah 4 kebebasan: kebebasan ber’aqidah. kebebasan pribadi (berperilaku) dan kebebasan berpendapat. Firman Allah SWT: “Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia selain untuk beribadah kepada-Ku” (Adz Dzariyat : 56). Melalui dalih kebebasan ini setiap orang bebas berpindah-pindah dan mencla-mencle dalam menganut agama. sesuatu termasuk HAM atau tidak tergantung kepada lembaga yang berwenang memberikan penilaian. siapapun boleh memiliki apapun dengan cara apapun tanpa lagi memandang apakah yang dimilikinya itu tergolong pemilikan individu. Melalui HAM itu pula legal bagi siapa saja untuk berbuat apapun selama tidak mengganggu orang lain. Jelas. agama dan hukum-hukum Allah SWT disingkirkan atas nama HAM. dari bebagai dalil dalam Al Quran maupun As Sunnah para ulama menegaskan satu kaidah ushul yang berbunyi: “Hukum pokok dari setiap perbuatan adalah terikat dengan hukum syara’. hal ini ditunjukkan dengan amat jelas dalam banyak peristiwa seperti peristiwa Doulos. seluruh perbuatan manusia tidaklah bebas. menghina.

Seperti diketahui. Kata Nabi seperti diriwayatkan Imam Muslim : “Siapa saja yang mengganti agamanya (Islam) maka bunuhlah ia. (QS. berharap kepada Barat dengan konsep HAM-nya untuk menyelesaikan masalah umat Islam hanyalah akan mendatangkan malapetaka dan murka Allah SWT saja. Hak DHARURIYAT merupakan hak-hak yang berhak dimiliki oleh manusia yang menjadi landasan bagi kemuliaan hidup manusia. Islam tidak memaksa seseorang non muslim untuk masuk Islam. “Tidak ada paksaan dalam menganut agama. Allah SWT Dzat Maha Adil mengutus Rasulullah SAW sebagai Nabi dan Rasul terakhir untuk menyampaikan Islam yang berfungsi sebagai petunjuk. tidak mengherankan bila mereka hendak mengintervensi Indonesia lewat berbagai permasalahan dengan dalih HAM. yang menetapkan hak apa saja yang dimiliki oleh manusia bukanlah manusia itu sendiri melainkan Allah SWT. masyarakat akan kacau dan rusak. Sebab. disuruh taubat. tegaknya dan stabilnya masyarakat dengan benar. serta kenestapaan di dunia dan adzab di neraka akan disandangnya. Siapapun yang mengelaborasi ajaran Islam akan menyimpulkan bahwa Islam telah menetapkan kewajiban-kewajiban yang harus ditunaikan oleh seorang hamba. Allah SWT telah mensyari’atkan hak-hak yang layak dimiliki oleh manusia melalui lisan Nabi Muhammad SAW. dan HAK TAHSINAT. yaitu HAK DHARURIYAT. Dengan demikian. . Diantara hak dharuriyat ini adalah : Hak dipelihara agamanya. slogan HAM merupakan upaya negara-negara imperialis pimpinan Amerika untuk menutup-nutupi kebobrokan mereka sekaligus sebagai sarana untuk mencampuri urusan dalam negeri negara lain. gharizah. Hak untuk dipelihara jiwanya.” Jadi. Hak-hak yang dimiliki manusia yang dijamin oleh syara’ ada 3 jenis. Hak-Hak Dasar Manusia Perspektif Islam Allah SWT menciptakan manusia dari tanah. Al Isra’ : 70) Allah SWT mengharamkan segala bentuk perkara yang mengakibatkan rusaknya nyawa manusia. Jadi. HAM. dan kemampuan berpikir. berarti melanggar hak syar’i’ bagi manusia dalam hal ini hak dipelihara agamanya. persoalan lingkungan hidup. Demikian pula. dan bila dalam jangka waktu tiga hari tidak kembali kepada Islam berhak dibunuh. dalam Islam tidak dibenarkan adanya kristenisasi atau westernisasi dalam keyakinan. jalan lurus dan pembeda antara haq dan bathil. dan demokrasi di dunia merupakan salah satu kebijakan politik luar negeri Amerika.” begitu makna firman Allah SWT di dalam surat Al Baqaiah ayat 256. Berdasar hal tersebut. Allah SWT menegaskan dalam surat Al Isra ayat 70: “Dan sungguh Kami telah memuliakan anak-anak Adam (manusia)”. Perkara-perkara yang dapat merusak aqidah dan menjauhkan masyarakat dari Islam tidak boleh ada. Itulah hak-hak syar’iy bagi manusia (huququsy syar’iy HI insan). Lalu. Bila hak ini tidak terlaksana maka sistem hidup akan hancur. Ini tidak berarti sebagai kebebasan beraqidah seperti dalam ideologi kapitalis-demokrasi. Jika tidak. Hiduplah manusia dengan karakteristik yang juga diciptakan Allah SWT berupa kebutuhan jasmani. ditiupkan nyawa. HAK HAJIYAT. Dan kelak pada hari kiamat hak-hak tersebut akan dimintai pertanggungjawaban oleh-Nya. Untuk itu. seorang muslim yang murtad dari agamanya harus diajak diskusi oleh pengadilan.Ditinjau dari segi politis.

dan juga tidak boleh dicemarkan nama baiknya. Pengabaian terhadap hal ini merupakan pengabaian terhadap hak syar’iy bagi manusia. harta. Bila belum menikah dicambuk 100 kali. tidak boleh difitnah. ganja.ada hukum qishash bagi pembunuh. Islam sangat meninggikan derajat akal. Islam menjamin keamanan bagi setiap warga negara baik dalam perkara kehormatan. misalnya. Semua ini adalah dalam rangka menjaga harta setiap orang. morphin. dihukum delapan puluh cambukan. atau dibuang dari negeri tempat kediamannya” (QS. Sedangkan. Sampai-sampai akal merupakan tolok ukur seseorang terkena beban (taklif) hukum. wahai ulul albab” (QS. maupun nyawa. maka tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera” (QS. Setiap orang berhak mengetahui ayah. Al Maidah : 33). siapa saja yang menuduh seseorang yang baik-baik berzina. Islam juga mengangkat derajat ilmu. Berkaitan dengan hukum terhadap perusuh dan pengacau keamanan Islam dan kaum muslimin Allah SWT menegaskan: “Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi hanyalah mereka dibunuh atau disalib. Setiap orang tidak boleh dituduh dengan tuduhan dusta. Al Baqarah : 179). Karenanya. Jelaslah setiap orang muslim mapun kafir dzimmi berhak dilindungi nyawanya dari pembunuhan ataupun pembantaian. keberadaan barang-barang tersebut di tengah masyarakat melanggar hak syar’iy bagi manusia. ibu. Islam membolehkan manusia memiliki apapun asalkan dengan cara yang dibolehkan dan barang-barangnya dihalalkan. . Hak dipelihara hartanya. Berhak dipelihara akalnya. Ajaran Islam pun membedakan jenis pemilikan individu. Keterpecahbelahan umat Islam menjadi 56 negara seperti sekarang merupakan pelanggaran terhadap hak syar’iy bagi manusia. dan lainnya. Hal ini jelas berbeda dengan kebebasan pribadi dalam HAM yang memang serba boleh itu. Berhak terpelihara negaranya. Berhak dipelihara kehormatan dirinya. dan jika sudah pernah menikah dirajam sampai meninggal. dan saudara-saudaranya. serta mengharamkan segala perkara yang dapat merusak akal seperti khamr. Nizhamul ‘uqubat fil Islam). Makanya. Berhak dipelihara nasab keturunannya. pemilikan umum. Islam telah mewajibkan kepada kaum muslimin untuk hanya memiliki satu negara di dunia. tuduhan bohong lainnya dikenakan hukuman ta’zir (Abdurrahman Maliki. Semua ini dijamin di dalam Islam. An Nur : 2).: “Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina. Firman Allah SWT: “Dan bagi kalian di dalam hukum qishash itu terdapat kehidupan. Di sisi lain Islam melarang siapapun mengambil barang milik orang lain dan memberikan sanksi pada pelakunya. Hak mendapatkan keamanan. dan pemilikan negara. atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik. Islam melarang mendekati zina dan melakukannya dan menjatuhkan hukuman berat bagi pelakunya.

Sedangkan hak TAHSINAT merupakan segala perkara yang dapat meningkatkan kualitas hidup manusia. dan tercerabutnya hak-hak umat Islam di tengah belantara sekularisme ini hanya akan berhenti dengan ditegakkannya hukum Islam. yakni khilafah. Nampaklah. Bukan hanya umat Islam yang menikmatinya. pada waktu tidak ada makanan apapun maka seseorang berhak untuk memakan makanan yang haram seperti bangkai. Inilah wahyu Allah SWT yang disampaikan lewat mulut Rasulullah SAW. Inilah langkah strategis yang mutlak terus diperjuangkan. Dan do’a kepada Allah SWT demi ketinggian Islam dan kaum muslimin tidak layak terputus. Sebab. Muslim). wallahu a’lam . Jadi. sedangkan urusan kalian berada pada seorang. Semua hak-hak tersebut akan terlaksana dengan diterapkannya hukum-hukum Islam. hendaklah ia mentaatinya semaksimal mungkin. ketertindasan. Hadits-hadits tadi menjelaskan bahwa kaum muslimin tidak boleh memiliki lebih dari satu jamaah kaum muslimin. Namun. Dan jika datang orang lain hendak merampasnya maka penggallah leher orang itu. hendak memisahkan kalian atau memecah belah jamaah kalian. Hanya sayang. meletakkan tangannya dan menyerahkan buah hatinya. Sebab itu. Setiap muslim penting dan wajib mencurahkan kemampuannya untuk menolong saudaranya. maka bunuhlah dia” (HR. tentu saja langkah-langkah praktis untuk menyelesaikan masalah kekinian periu diusahakan. ketakberdayaan. adanya satu kepemimpinan umat saja di dunia dan keutuhannya merupakan hak sekaligus kewajiban seluruh kaum muslimin.“Barangsiapa membai’at seorang imam. Padahal. hak-hak tadi bukan hanya diperuntukkan bagi kaum muslimin saja melainkan juga bagi non muslim yang menjadi warga negara. tidak sedikit kaum muslimin masih tertipu oleh perjanjian Sykes – Picot (yang memicu munculnya negara Yahudi) yang menetapkan batas-batas negara. Mereka yang punya kekuasaan gunakanlah kekuasaannya untuk menghentikan kezhaliman atas kaum muslimin. muslim yang berharta meninfakkan hartanya untuk membantu saudaranya yang tengah terusir dan haknya dirampas. melainkan juga non muslim yang menjadi kafir dzimmi dalam pemerintahan Islam.” “Bila datang seseorang. Adapun hak HAJIYAT merupakan perkara yang diberikan oleh Allah SWT sebagai keringanan. Allah dan Rasul-Nya justru memerintahkan hal sebaliknya. Misalnya.

HAM. Thamrin No. MH.org . dan Keindonesiaan Editor : Fajar Riza Ul Haq Endang Tirtana ISLAM.Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama Islam. Fattah Santoso Sri Palupi Syu’bah Asa Yoseph Adi Prasetyo Yudi Latif Yustina Rostiawati Editor: Fajar Riza Ul Haq Endang Tirtana Islam. DAN KEINDONESIAAN Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama ISLAM. 2007 Hak cipta dilindungi undang-undang All rights reserved Cetakan I. Jakarta Pusat 10350 Telp. Lantai 7 Jl. 62-21-3914004.A. Juli 2007 Diterbitkan oleh: MAARIF Institute for Culture and Humanity Gedung Wisma Nusantara. HAM. Fax. dan Keindonesiaan Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama © MAARIF Institute for Culture and Humanity. 62-21-39114003 http://www. 59. DAN KEINDONESIAAN Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama Penulis : Abdul Munir Mulkhan Abdul Mu’ti Husni Thoyyar M. HAM.maarifinstitute. HAM.

xiv+187 hlm.org Bekerjasama dengan: New Zealand Agency for International Development New Zealand Editor: Fajar Riza Ul Haq Endang Tirtana Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT) Islam. -Jakarta: MAARIF Institute for Culture and Humanity. Modal. dan Budaya_______77 Dialog_______85 v BAB III MELACAK AKTUALISASI HAM DALAM PENGALAMAN BERMUHAMMADIYAH_______97 Abdul Munir Mulkhan: Ide Sosio-Ritual Kiai Ahmad Dahlan dalam Perspektif HAM_______99 Dialog_______ 107 Husni Thoyyar : Refleksi dan Evaluasi Peran Pendidikan dan Pelayanan Sosial Amal usaha Muhammadiyah (Catatancatatan)_______ 117 Dialog_______ 123 BAB IV URGENSI HAM UNTUK PENDIDIKAN AGAMA_______139 Yustina Rostiawati: Praktek Kekerasan di Institusi Pendidikan_______141 . Sosial. Fattah Santoso: Islam dan HAM_______45 BAB II POSISI DAN PERAN HAK ASASI MANUSIA DITENGAH LIBERALISASI POLITIK DAN EKONOMI_______63 Yoseph Adi Prasetyo: HAM dalam Konteks dan Kepentingan Sosiologis Keindonesiaan_______65 Sri Palupi: Liberalisasi Ekonomi. 21 cm. HAM. 2007. dan Keindonesiaan / Fajar Riza Ul Haq dan Endang Tirtana.A. dan Urgensi Hak Ekonomi. ISBN: 978-979-97766-1-7 Layout dan Desain Sampul: Widyawan Sigitmanto ISBN: 978-979-97766-1-7 Isi diluar tangungjawab percetakan DAFTAR ISI SAMBUTAN_______vii PENDAHULUAN_______xi BAB I HAK-HAK KEMANUSIAAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN HAM_______15 Syu‘bah Asa : HAM dalam Kajian Khutbah Haji Wada’_______17 Yudi Latif: Tafsir Sosiologis Atas Piagam Madinah_______21 Dialog_______31 M.e-mail: maarif@maarifinstitute.

Dalam kesempatan ini. keindonesiaan. adanya pendidikan gratis. Tujuannya adalah mendorong kesadaran bersama antara pemerintah daerah dan kelompok-kelompok masyarakat untuk membicakan tentang arah kebijakan pemerintah tentang percepatan pertumbuhan ekonomi dan mendorong lahirnya kesepakatan bersama vii memprioritaskan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pemberantasan kemiskinan. mendorong dinamisasi intelektualisme Islam Indonesia. Bapak dan Ibu masih bersedia meluangkan waktu untuk acara halaqah ini ditengah kesibukan pekerjaan. dan Jeffrie Geovanie. Salah satu tujuan dari lembaga ini adalah mengembangkan gagasangagasan Syafii Maarif serta memperjuangkan praksis sosial nilainilai keislaman. kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak dan Ibu di Halaqah Islam. kami memiliki dua divisi program. dan Kota Metro-Lampung). dan kemanusiaan yang menjadi simpul-simpul gagasannya. Melalui divisi ini. Divisi Pengembangan Kajian Islam berperan mengembangkan diskursus keislaman. memfasilitasi kelompok-kelompok muda progresif. saya ingin menyampaikan sekilas mengenai MAARIF Institute.Abdul Mu‘ti: Pendidikan Agama Islam Berbasis HAM_______153 Dialog_______165 BAB V PENUTUP_______179 Lampiran_______185 vi SAMBUTAN Assalamu‘alaikum Wr. Rizal Sukma. HAM. yaitu Pengembangan Kajian Islam serta Demokrasi dan Good Governance. Divisi Demokrasi dan Good Governance bergerak dalam konteks tata pemerintahan daerah dan penguatan demokrasi. dan Keindonesiaan. keindonesiaan. Atas nama MAARIF Institute for Culture and Humanity. pendidikan gratis dan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin. Haedar Nashir. MAARIF Institute sedang menjalankan program progresif yang disebut Citizen Charter. Sebenarnya lembaga ini sudah lahir sejak tahun 2002 namun secara resmi baru terdaftar tahun 2003. baik sebagai guru pelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan di SLTA maupun selaku pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Pimpinan Pusat dan Wilayah. Misalnya. Gunung Kidul. Sungguh suatu kehormatan bagi kami. Wb. Ahmad Syafii Maarif bersama beberapa kolega diantaranya Moeslim Abdurrahman. dan kemanusiaan agar menyentuh tuntutan sosiologis masyarakat. Untuk menerjemahkan visi lembaga. Fokus program divisi ini mendorong proses transformasi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM) ke dalam konteks keindonesiaan melalui peningkatan capacity building . sekarang sedang diproses. Lembaga ini berdiri atas prakarsa Prof. Gagasan ini sangat besar dan tampaknya mulai berhasil dengan adanya komitmen Bupati/Wali Kota dan masyarakat di wilayah program (Boyolali.

Belum lama ini kami mengunjungi dan berdiskusi dengan pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah serta guru-guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan di Jawa Barat. Wb. Kritik yang berasal dari kita ini. secara substansial. Majelis Dikdasmen PWM Jawa Barat. secara rutin menerbitkan Jurnal MAARIF yang didistribusikan secara luas. Salah satu poin penting yang harus digarisbawahi dan itu sama-sama dialami oleh ketiga wilayah tersebut ialah adanya gejala merosotnya kualitas pendidikan Muhammadiyah. Menurut hemat kami. Pada konteks Muhammadiyah. Juga. diharapkan juga akan memunculkan alternatif atas berbagai permasalahan. semoga kegiatan ini dapat memberikan solusi alternatif atas pelbagai masalah pendidikan kita. pendapat. Sangat mungkin akan lahir perencanaan kegiatan yang lain setelah ini sebagai bentuk tindak lanjut bersama. Kegiatan halaqah ini merupakan salah satu realisasi komitmen MAARIF Institute terhadap realitas permasalahan yang dialami institusi pendidikan Muhammadiyah tersebut. Jika saat ini banyak orang membicarakan Millenium Development Goals (MDGs) maka sesungguhnya Kiai Ahmad Dahlan sudah melakukan hal tersebut secara genuin. misalnya untuk pelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan padahal kedua pelajaran ini inti dari pendidikan di Muhammadiyah. permasalahan ini bukanlah sesuatu yang baru apalagi mewah untuk dicerna. dan pengalaman serta mendialogkan nilai-nilai moralitas dan kemanusiaan universal Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam koridor huququl insaniyyah (hak-hak kemanusiaan). Ini self critic bagi pendidikan Muhammadiyah. Nusa Tenggara Timur. ‘Ala kulli hal. Misalnya. Dengan terlaksananya kegiatan ini. Wassalamu‘alaikum Wr. Hal yang lain. kita akan bertukar pikiran. Perjuangan Kiai Ahmad Dahlan mendirikan lembaga pendidikan dan rumah sakit untuk orangorang miskin diantaranya merupakan aktualisasi nilai-nilai universal kemanusiaan. kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah.sistem pendidikan agama dan penguatan peran pemimpin muda agama. Nusa Tenggara Timur. bagaimana pelajaran agama itu bisa berbicara langsung mengenai realitas viii sosial serta tantangannya saat ini masih belum mendapat jawaban. dan Sulawesi Tengah atas dukungan dan partisipasinya serta New Zealand Agency for International Development (NZAID) atas dukungan pendanaannya. materi dan metode pembelajaran yang diberikan tidak lagi up to date. seperti rendahnya kualitas tenaga pendidik dan muatan kurikulum yang tidak relevan lagi dengan arus perkembangan global. Melalui halaqah ini. . dan Sulawesi Tengah. dari lapangan kita mengetahui adanya kelemahan kecakapan mengajar (teaching skills) serta terbatasnya akses bagi peningkatan wawasan guru-guru dalam mengajarkan Al Islam dan Kemuhammadiyahan di kelas-kelas.

and Cultural Rights (ICESCR) serta instrumen-instrumen pendukungnya namun juga harus ditautkan dengan tradisi agama-agama dan nilai-nilai spiritual yang ada dan berkembang dalam masyarakat yang beragam. relasi Islam dan modernisme produk Barat tidak selalu berpola dikotomis dan oposisi biner. Barat dalam hal ini.Jakarta. working paper yang ditulis Pippa Norris dan Ronald Inglehart dari Universitas Harvard. Hak Asasi Manusia Dunia Islam.. sebagai sebuah piagam yang berangkat dari tradisi kebudayaan dan konteks pengalaman tertentu. Huntington melalui tesis benturan peradaban-nya. serta tradisi-tradisi spiritual yang ada memiliki nilai-nilai moralitas untuk menopang realisasi esensi HAM sesuai dengan masyarakatnya sendiri (dalam Muzaffar ed. International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR). jauh sebelum piagam-piagam tersebut dilahirkan. Pendekatan dialog ini sangat bermanfaat untuk mengikis dominasi bahkan hegemoni interpretasi terhadap HAM dari pihak tertentu sekaligus menemukan relevansi HAM dengan . dan HAM merepresentasikan tingkat dan kualitas relasi Islam dan Barat sebagaimana disinyalir Samuel P. Secara mengejutkan. Buddha. proses dialog antara hak asasi manusia (HAM) dan berbagai tradisi agama dan nilai-nilai spiritual Asia merupakan jalan untuk menjaga sekaligus memperjuangkan kemuliaan/martabat dan esensi kemanusiaan. 2001). Dengan kerangka ini. Norris dan Inglehart menunjukkan bahwa ternyata tingkat performance demokrasi di masyarakat Muslim sama-sejajar dengan apa yang terjadi di Barat bahkan keberterimaan masyarakat Muslim terhadap gagasan demokrasi sedikit lebih tinggi daripada masyarakat Barat sendiri. Tentunya. yaitu kehendak untuk hidup dan kehendak untuk bebas (An Naim. Demokrasi beserta isu-isu modernisme dianggap tidak cocok dengan kultur Islam. Perluasan sumber nilai hak-hak asasi kemanusiaan tersebut sangat dimungkinkan oleh dua kekuatan inti dari piagam HAM sendiri. 2007). menunjukkan fakta sebaliknya. 23 Mei 2007 Raja Juli Antoni Direktur Eksekutif ix PENDAHULUAN Diskursus Islam. International Covenant on Social. demokrasi. tradisi Islam. Menurut Mahmoud Ayoub. temuan ini sangat menarik. memperbincangkan Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM) selayaknya diposisikan secara dialogis. Economic. Sehingga. Namun kemunculan Islam and the West: Testing the Clash Civilazations Thesis (2002). Konfusianisme. Hindu. Pada konteks demikian. pembicaraan mengenai HAM tidak sematamata mengacu dan berakar pada Deklarasi Universal Hak Asasi xi Manusia (1948). Oleh karena itu.

hak kebebasan.. 2007). sosial. pengangguran. masyarakat Indonesia akan kehilangan hak untuk hidup secara manusiawi. gizi buruk. ideologi. hak memilih (right to choice) merupakan hak-hak asasi manusia yang dijamin eksistensinya oleh Islam (El Fadl. dan Amerika Latin (Tiga Benua). yakni hurumat (halhal yang dilarang untuk melanggarnya) atau kehormatan. khususnya kehormatan bangsa Indonesia. serta hak untuk menikmati keadilan. Afrika. Bagi negara-negara di Asia. harta benda. dan Abu Dawud). 17:70). kelaparan. dan kehormatan kalian adalah haram (tidak boleh dilanggar)”… (HR. menurut Ali Gharisah (1990). xii Hal ini menegaskan bahwa tradisi Islam meyakini “tidaklah manusia itu dilahirkan kecuali dalam keadaan suci” (HR. Dalam pandangan al Quran. HAM. Keterbelakangan pendidikan. perbincangan mengenai Islam. padahal ia dilahirkan sebagai orang merdeka” (Gharisah.konteks permasalahan sosial-empirik yang ada. hak untuk diperlakukan setara. halaqah ini bertujuan . Secara umum. kemiskinan. yang menjadi permasalahan HAM fundamental adalah hak-hak ekonomi. Padahal. dalam menegakkan martabat dan kehormatan manusia. Islam menempatkan hak-hak asasi manusia (huququl insaniyyah) di atas posisi halal. 1990). hak untuk mengenyam pendidikan. baik yang berpijak pada piagam HAM maupun yang merujuk pada tradisi Islam. Allah SWT menciptakan manusia secara bermartabat (Q. HAM. Wasiat Rasulullah SAW dalam khutbah haji wada‘ di Padang Arafah mengingatkan kita bahwa “Darah. dan budaya agar martabat dan keadilan manusia betul-betul terwujud (dalam Muzaffar ed. Ibnu Majah. keindonesiaan merupakan konteks sekaligus determinasi sosiologis relevansi internalisasi dan pelembagaan prinsip-prinsip moral hak-hak asasi manusia. dan Keindonesiaan. “mengapa engkau memperbudak orang wahai Amru. Anwar Ibrahim justru menyoroti kritis HAM yang lebih menekankan dimensi hak-hak sipil dan politik.S. Lebih dari itu. Ibnu Abdul Hakam dalam Futuh al Mishra wa al Maghrib (1961) meriwayatkan sikap Umar Ibn Khattab yang menggugat perlakuan Amru Ibn Ash yang pada waktu itu menjabat Gubernur Mesir. Jika sebagian besar kajian relasi Islam dan HAM terfokus pada ketegangan kutub Timur dan Barat. Dengan kerangka permasalahan di atas. Pada ranah ini. MAARIF Institute for Culture and Humanity menyelenggarakan Halaqah Islam. Muslim. 2005). dan budaya (EKOSOB). Secara sosiologis. Bukhori. Dalam situasi demikian. hak kemerdekaan (right to liberty). dan Keindonesian sangat penting dan relevan. agama) merupakan sederet masalah krusial yang mengancam harkat dan martabat manusia. dan rendahnya apresiasi terhadap kemajemukan identitas (etnis. Bukhori dan Muslim). hak bermartabat (right to dignity). Oleh karenanya. menurutnya. sosial. hak-hak tersebut harus dibarengi oleh hak-hak ekonomi. sebagaimana wasiat Rasullulah. baik secara teoritik maupun praktek.

dan Sulawesi Tengah. DKI Jakarta. 20 Juni 2007 Fajar Riza Ul Haq Koordinator Program xiv BAB I HAK-HAK KEMANUSIAAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN HAM “Ada dua deklarasi yang berhubungan dengan huququl insaniyyah yang diucapkan Nabi. Buku ini berisi lima bab yang berasal dari makalah. Ruang inilah yang ingin dimasuki oleh buku ini. Sebagai sebuah proceeding. Buku ini yang merupakan hasil proceeding kegiatan halaqah tersebut ditujukan dapat dibaca kalangan lebih luas. serta pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah dari Pimpinan Pusat dan Pimpinan Wilayah. Kami sangat berharap bahwa penerbitan buku ini ikut berkontribusi terhadap proses pengembangan orientasi pendidikan Indonesia. Jakarta. . Oleh karenanya. serta ringkasan pokok-pokok pikiran dan rencana tindak lanjut (RTL) hasil rumusan peserta. tentunya pengulangan pembahasan di beberapa bagian menjadi tidak terhindarkan. khususnya para guru agama di lembaga-lembaga pendidikan. dan sebagainya”. Piagam Madinah yang merupakan tindakan politis dalam menyusun masyarakat di Madinah. Forum dialog ini diharapkan mampu mereaktualisasi nilai-nilai moralitas. dialog. dan pengalaman guru-guru agama dari berbagai daerah terkait wacana dan praktek hak-hak asasi kemanusiaan yang menjadi muara titik temu Islam dan HAM. buku merekam pandangan. Nusa Tenggara Timur. Pertama.mendialogkan Islam dan HAM dalam konteks dan peta sosiologis keindonesiaan. mengenai masalah kehartaan. yakni Jawa Barat. Semoga. Tidak bisa dipungkiri. Kedua. Sebuah refleksi para pendidik agama yang diharapkan melahirkan aksi bersama untuk transformasi pendidikan agama di Indonesia. Khutbah Haji Wada’ yang sifatnya lebih baku agama. tanggungjawab sosial. kegiatan ini mengundang sekaligus melibatkan partisipasi guru-guru matapelajaran Alxiii Islam dan Kemuhammadiyahan tingkat SLTA (SMA dan SMK) dari empat provinsi. dan kemanusiaan berdasarkan tuntutan dan kebutuhan sosiologis masyarakatnya sendiri melalui proses transmisi sistemik di lembaga pendidikan. memanusiakan manusia dan memuliakan martabatnya. ketersediaan bahan bacaan yang cukup sekaligus up to date muatannya sangat penting bagi pemajuan proses pembelajaran guru dan siswa. Dengan keterbatasannya. tanggapan.

Adapun khutbah wada’ disampaikan Nabi pada tanggal 9 Dzulhijjah di Padang Arafah. Kemudian Nabi berseru. harta. Pada saat itu. Siroh wa Risalah Dan ada sekitar 28 orang Quraisy yang terbunuh. Pada waktu itu.S. Sebenarnya ada satu lagi. Pertama. dan semulia manusia adalah tergantung pada taqwanya (Q. Wahai manusia. seperti haramnya hari ini di tempat . engkau akan melakukan yang baik-baik saja”. Sebenarnya sudah dilarang tetapi kelompok Khalid. tidak ada pertumpahan darah sama sekali. yaitu pengumuman Nabi pada waktu Fathu (pembebasan) Makkah. Pada saat itu. Kala itu Nabi langsung menuju Ka’bah dan orang-orang Quraisy menunggu apa yang akan dilakukan Nabi. termasuk masa sembunyi di gua. Nabi menyatakan boleh mengikuti semua ritual kecuali mengelilingi Ka’bah. Kemudian Nabi membacakan ayat yang menyatakan bahwa Allah menciptakan manusia berkabilah-kabilah dari laki-laki dan perempuan. dalam Khotaman Nabiyin. Berarti sembilan hari. Beliau meninggalkan Madinah pada tanggal 25 Dzulqoi’dah. Ini menurut Khalid Muhammad Khalid. dengarkan kata-kataku. pada waktu itu beliau sedang menstruasi dan menangis. Nabi berpidato tanggal 9 Dzulhijjah selepas siang. Piagam Madinah yang merupakan tindakan politis dalam menyusun masyarakat di Madinah. Nabi sampai di sebuah lembah dekat Namiroh. Siti Aisyah bercerita. Dulu Nabi Muhammad SAW berhijrah ke Madinah memerlukan waktu 12 hari. tetap diserang sehingga akhirnya meletup perang kecil. “Hari ini kalian semua bebas”. “Wahai manusia. bagian dari rombongan Nabi. Nabi mengatakan. Beliau sampai di Makkah pada tanggal 4 Dzulhijjah. dan darah kamu adalah tabu (haram) di antara kamu. Aisyah menangis karena tidak bisa thawaf. Hayatu Muhammad. kecuali ada dua orang dari Muslimin terbunuh disebabkan dendam lama dan satu lagi yang jatuh dari onta. menurut Husein Haikal. Pada perjalanan Nabi ke Mekkah tersebut banyak sahabat yang turut bergabung. Al Hujarat: 13). apa yang kamu bayangkan yang akan aku lakukan?” Orang Quraisy menjawab.Syu’bah Asa HAM DALAM KAJIAN KHUTBAH HAJI WADA’ Syu’bah Asa A da dua deklarasi yang berhubungan dengan huququl insaniyyah (hak-hak kemanusiaan) yang diucapkan Nabi Muhammad SAW. beliau 17 meninggalkan Abu Dujana As-Sa’idi untuk mengurus Madinah. “Hai orang Quraisy. “Hai saudaraku Muhammad. mengenai masalah kehartaan dan sebagainya. Kedua adalah Khutbah Wada’ yang sifatnya lebih baku agama.

Kalau kita baca dalam al Quran dan Sunnah. Maka. Ada juga budaya jahiliyyah yang dihapuskan. maka bulan suci diundurkan. ”Allah tidak menghendaki riba. Ini bisa menjadi dalil dihalalkannya bank konvensional. aturan mainnya sama dengan yang kita baca dalam fikih perempuan.kamu ini. kecuali jika keluarga korban mengikhlaskan dengan membayar diyat. betulbetul diubah dari zaman jahiliyyah ke dalam zaman baru Islam. Rasulullah menyatakan bahwa siapapun yang mempertahankan hartanya maka matinya adalah syahid. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa bahwa bank konvensional itu riba. dan perbudakan. Seperti termaktum dalam al Quran. bahkan tidak ada diyat (konpensasi). Oleh Islam diganti dengan qishosh (bunuh balas bunuh). “. darah dibayar dengan darah. Ada 4 bulan suci. Kata Nabi. bila yang kita bunuh orang kafir. maka seolah boleh membunuh manusia semuanya”. Kelima adalah hak mengenai perempuan. Dan sampai panjang juga. maka tidak berlaku hukum bunuh hanya ta’zir (denda). yaitu hak hidup. Dan riba yang pertama yang dihapuskan adalah adalah riba Abbas bin Abdul Muthallib”. Karena itulah Kami tuliskan kepada Bani Israil. ketika Tuhan kamu meminta pertanggung jawaban kamu. Memang ini perlu penafsiran. karena tidak menindas dan tidak ditindas. Darah dan harta adalah hak dasar dalam huququl insaniyyah (hak-hak kemanusiaan). “Semua riba dihapuskan”. posisinya sama dengan orang Muslim yang dibunuh. “Kamu mempunyai hak terhadap para istri kamu. dimana nyawa itu menjadi milik raja. Muharram dan Rajab. asal tidak menindas dan tidak ditindas”. tetapi karena ada program perang. Dalam Islam hak dasar pertama ialah hak hidup. Tiga hal ini dipesan Nabi sampai menjelang wafat beliau. Yang kedua adalah hak harta. ”Semua darah yang biasa dilakukan jahiliyyah dihapuskan”. Ketiga adalah mengenai riba. perempuan. sangat dihargai sekali. yaitu Dzulhijjah. Dari sini. Tetapi kita semua punya hak modal. apakah hukum boleh bunuh ini berlaku juga. cabangnya sampai pada ulama yang bertanya apakah boleh melakukan aborsi. Kalau kafirnya harbi. yakni shalat. yaitu mengundurkan bulan (nasi’). hendaklah yang diberi amanat segera menyampaikan amanat itu”. Begitu sampai kamu bertemu dengan Tuhanmu. Pada bulan suci tersebut tidak boleh berperang. barang siapa membunuh suatu jiwa bukan karena pembunuhan suatu jiwa atau yang membunuh bukan karena perusakan di muka bumi. dan mengharamkan yang dihalalkan Allah”. Jadi. dan mereka punya hak atas diri kamu”. Budaya darah balas darah dihapuskan. kedudukan perempuan kira-kira . Keempat adalah penghapusan balas dendam. “Mereka menghalalkan satu tahun dan mengharamkan satu tahun. Dzul Qo’dah. Nabi pernah meminta agar kita memikirkan tiga hal. supaya mereka menghalalkan yang diharamkan Allah. Menurut riwayat lain. Kalaui kafir dzimmi. Berbeda halnya dengan apa yang terjadi diluar Islam. “Dan semua riba tidak 18 diperbolehkan.

Dengan Bay’at di ‘Aqabah itu. “Aku telah meninggalkan kamu yang bila kamu 19 berpegang selamanya kamu tidak sesat. Dalam pandangannya. Seperti larangan mewarisi istri ayah. yang didirikan berdasarkan kesepakatan bersama yang menghasilkan hubungan kontraktual dan transaksional terbuka antara pihak-pihak yang mengadakan kesepakatan itu. ada yang mengatakan sampai 124 ribu jamaah. Keenam. Dengan kata lain. ***** 20 TAFSIR SOSIOLOGIS ATAS PIAGAM MADINAH Yudi Latif M enerobos kejumudan berfikir sebagian umat Islam yang cenderung memperhadapkan Islam dengan konsepsi negara-bangsa. Itu adalah sabda Nabi di depan sejumlah 114 ribu jamaah haji.seperti simbol KB. Nanti ada ayat-ayat yang harus ditafsir ulang. tingginya tidak sama. negara-bangsa adalah suatu gagasan tentang negara yang didirikan untuk seluruh (komunitas) bangsa. Adapun tujuan dari “negara-bangsa” ialah mewujudkan maslahat umum (dalam pandangan kenegaraan Salaf disebut al-maslahat alammah atau al-maslahat al-mursalah. Bahwa cikal-bakal pertumbuhan konsepsi negara-bangsa modern itu justru disemai Rasulullah di Negara (Kota) Madinah1. pandangan pengertian general welfare). wahyu adalah wahyu. “Sesungguhnya antar orang Mukmin adalah saudara”. Ini adalah ayat yang diturunkan pada masa transisi. sedang konvergensi seluruh komunitas bangsa ke dalam suatu kesatuan politik dan tatanan hidup bersama disebut “alUmam al-Muttahidah” (umat-umat bersatu). suatu konsep tentang kebaikan yang meliputi seluruh seluruh warga negara tanpa kecuali. Ini menunjukkan zaman itu adalah transisi dari zaman jahiliyyah. Pengertian “hubungan kontraktual dan transaksional terbuka” dalam wawasan Madinah diteladankan dalam Bay’at ‘Aqabah yang terjadi antara Nabi Muhammad SAW dan para utusan penduduk kota Yatsrib2. Nabi memperoleh jaminan keamanan dan keselamatan diri beliau . seperti ayat nusyuz. “negara bangsa” adalah negara untuk seluruh umat. Rasulullah mengatakan. perempuan memanggil kakak pada laki-laki. umat). Ada juga ayat yang melarang membunuh anak perempuan. menurut versi Ibn Ishaq riwayat Ibn Hisyam. “Dipukul dengan pukulan yang tidak melukai”. Saya tidak menyatakan bahwa wahyu merefleksikan kenyataan dari bawah. almarhum Nurcholish Madjid (Cak Nur) justru melihat sebaliknya. yaitu al Quran dan Sunnah Nabi. Pengertian “bangsa” atau “nation” itu dalam bahasa Arab sering diungkapkan dengan istilah “ummah” (ummatun.” Ketujuh adalah hak persaudaraan.

Bellah mengatakan bahwa sistem yang dibangun Nabi itu adalah “a better model for modern national community building than might be imagined” (suatu . Sebagaimana termuat dalam Piagam Madinah. ‘negara-bangsa’ didirikan atas dasar penyatuan seluruh kekuatan masyarakat menjadi bangsa yang satu (ummatan wahidah) tanpa membeda-bedakan antara kelompok-kelompok keagamaan yang ada. Setelah hijrah ke kota Yatsrib. seperti halnya polis di Yunani. berarti tunduk-patuh. Madinah pada mulanya merupakan “negara-kota”. Madinah yang dibangun Nabi adalah sebuah entitas politik berdasarkan pengertian tentang negara-bangsa (nation-state). bebas dari kecurangan. demikian pula kaum Yahudi dari kelompokkelompok lain. Nabi mengubah nama kota itu menjadi Madinah. khususnya antara klan Aws dan klan Khazraj yang bermusuhan. sebuah social contract atas dasar kejujuran dan kebajikan. terutama dalam bidang pertahanan. yang satu per satu disebutkan dalam Piagam Madinah. sedang 21 penduduk kota Yatsrib memperoleh jaminan kepemimpinan Nabi yang adil dan bijaksana untuk menyatukan seluruh penduduk Yatsrib. selaku pemersatu dan juru damai antara pihak-pihak saling bermusuhan. Penjelasan leksikal lainnya menyebutkan bahwa “madinah” berasal dari kata kerja “madana-yamdunu”. Hal ini mengisyaratkan pembangunan hunian tetap sebagai basis peradaban negara-kota (polis). Maka ditegaskan bahwa kaum Yahudi Bani ‘Awf. yang mengisyaratkan kewajiban manusia untuk tunduk dan patuh kepada kesepakatan dan pernjanjian kontraktual yang sah antara manusia dengan Tuhannya dan antara sesamanya. demi masalat bersama (common good). Tetapi kemudian berkembang menjadi pengertian tentang penyusunan tata pergaulan bersama dalam suatu kesatuan kemasyarakatan tertentu untuk mengembangkan kehidupan yang beradab melalui ketaatan kepada hukum dan aturan. yaitu negara untuk seluruh umat atau warga negara. misalnya. Nabi menjanjikan untuk berperan sebagai pembina konsensus (Consensus Builder) di Yatsrib. Berkenaan dengan Madinah Nabi itu. Antara sesama warga terjalin hubungan saling mengingatkan dan memberi nasehat dengan baik. Bahwa Kaum Yahudi punya hak sepenuhnya atas 22 agama mereka dan kaum Muslim punya hak sepenuhnya atas agama mereka. Bellah (sosiolog Amerika) menyebutkan bahwa contoh pertama nasionalisme modern ialah sistem masyarakat Madinah masa Nabi dan para khalifah yang menggantikannya. Singkat kata. dalam hal ini ialah para pengikut Nabi. Semua warga Madinah mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam hal biaya kemasyarakatan dan kenegaraan. adalah satu ummah (satu bangsa) bersama kaum beriman.dan kaum beriman nanti di kota Yastsrib setelah hijrah. Salah satu penjelasan leksikal kata “madinah” berasal dari kata kerja “dana-yadinu”. Robert N. yang berarti mendirikan bangunan.

contoh bangunan komunitas nasional modern yang lebih baik dari yang dapat dibayangkan). Komunitas itu disebut “modern” karena adanya keterbukaan bagi partisipasi seluruh anggota masyarakat dan karena adanya kesediaan para pemimpin untuk menerima penilaian berdasarkan kemampuan. Hal ini ditandai oleh pencopotan nilai kesucian atau kesakralan dalam memandang suku atau kabilah, sehingga dengan pencopotan itu tidak dibenarkan untuk menjadikan suku atau kabilah sebagai tujuan pengkudusan dan ekskulisivisme. Lebih jauh, Bellah juga menyebut sistem Madinah sebagai bentuk nasionalisme yang egaliter partisipatif (equalitarian participant nationalism). Hal ini berbeda dengan sistem republik negarakota Yunani kuno, yang membuka partisipasi hanya kepada kaum lelaki merdeka, yang hanya meliputi 5 persen dari penduduk.

Pelajaran Bagi Indonesia

Saat ini konsepsi tentang kebangsaan, kenegaraan, dan kewargaan itu tentu sudah bergerak lebih jauh dan lebih kompleks dari apa-apa yang pernah dipraktekkan di jaman Nabi. Namun demikian, semangat Madinah untuk menjamin keterbukaan, kesederajataan, kebebasan dan solidaritas 23 kewargaan itu masih tetap aktual, terutama bagi negara-bangsa dengan kandungan pluralitas yang tinggi seperti Indonesia. Mestinya kita tidak perlu gundah dengan pluralitas kebangsaan kita. Toh, Tuhan tidak sedang “bermain dadu” dalam keterlibanNya dengan proses penciptaan negeri ini. Keragaman tidak selalu berakhir dengan pertikaian asal tersedia kematangan jiwa kebangsaan dan sistem pengelolaan yang adekuat. Kita juga tidak perlu terobsesi dengan penyeragaman kebangsaan karena keseragaman bukanlah ukuran kedamaian dan kesejahteraan. Pada kenyataannya, realitas sejagad kontemporer menunjukkan hanya sedikit negara yang terdiri dari satu kelompok bangsa3. Sebaliknya, suatu negara dengan aneka bangsa lebih jamak ditemukan. Sehingga yang terakhir ini lebih tepat dikatakan sebagai “nations-state” ketimbang “nation state”. Sebutlah contoh United Kingdom of Great Britain and Ireland dan Negara Perancis. Jika orang-orang dari Britania Raya ditanya: ‘what is your nationality?, maka jawabannya bisa jadi English, Wales, Scotish atau bahkan Irish. Namun jika ditanya: “what is your citizenship?, maka jawabannya adalah British. Tengok juga Perancis. Karena Negara Perancis merupakan hasil pengambilalihan dari bekas kerajaan (dynasty state) maka seluruh penduduk di wilayah bekas jajahan Perancis mempunyai hak untuk menjadi warganegara Perancis. Dengan demikian, negara Perancis dihuni oleh warga-negara dengan imajinasi kebangsaan yang beragam. Singkat kata, suatu negara dengan banyak bangsa bukanlah suatu yang mustahil. Kelangsungannya dimungkinkan asal didukung oleh keberadaan negara yang mampu menegakkan prinsip-prinsip supremasi hukum, keamanan, ketertiban dan keadilan. Dalam negara seperti itu, hak-hak dan kewajiban politik pada

umumnya tidak diikatkan kepada kelompok (etnis, agama atau status group yang lain) melainkan kepada individu sebagai warga negara yang memiliki kedudukan yang sama di depan hukum. Wacana tentang prahara politik dan rekonsiliasi nasional saat ini terlalu sering menempatkan ‘kebangsaan’ dalam posisi terdakwa. Dalam taburan ungkapan semacam, ‘bangsa saya 24 yang menyebalkan’, ‘bangsa saya yang memalukan, ‘bangsa sakit’, dan sejenisnya, terkesan bahwa biang keladi dari kemelut sosial-politik saat ini bersumber dari krisis kebangsaan. Pluralitas kebangsaan lantas dicurigai sebagai bom waktu, sedang mitos tentang kesatuan dipercaya sebagai kata putus. Cara pandang seperti itu bisa mengaburkan esensi persoalan. Bahwa kekacauan yang terjadi di jagad kebangsaan tidak mesti bersumber dari rumah tangga kebangsaan itu sendiri. Centang perenang di aras kebangsaan selama ini lebih sering merupakan limbah dari distorsi pengelolaan negara. Oleh karena itu, kita perlu memeriksa ulang pemahaman tentang persoalan kenegaraan.

Masalah Pembangunan Kenegaraan

Hal pertama yang harus dihayati dalam upaya reformasi pengeloaan negara adalah memahami kembali konsepsi dasar ‘negara-bangsa’. Bangsa (nation) adalah suatu ‘konsepsi kultural’ tentang suatu komunitas yang diimajinasikan sebagai entitas dari suatu kinship (kerabat)—yang biasanya diikat oleh suatu kemampuan self-rule. Sedang ‘negara’ (state) adalah suatu ‘konsepsi politik’ tentang sebuah entitas politik yang tumbuh berdasarkan kontrak sosial yang meletakkan individu ke dalam kerangka kewarga-negaraan (citizenship). Dalam kerangka ini, individu dipertautkan kepada suatu unit politik (negara) dalam kedudukan yang sederajat di depan hukum. Dengan kata lain, bangsa beroperasi atas prinsip kekariban. Sedang negara beroperasi atas prinsip hukum dan keadilan. Konsepsi negarabangsa mengisyaratkan perlu adanya keserasian (congruency) antara ‘unit kultural’ (bangsa) dengan ‘unit politik’ (negara). Inti persoalannya, bagaimana menemukan bangun dan jiwa kenegaraan yang mampu mengakomodasi keragaman kebangsaan. Masalah Indonesia pasca-kolonial justru tiadanya keserasian antara kedua unit tersebut. Hakikat kebangsaan Indonesia adalah “nations in nation”—yang mencerminkan adanya 25 ‘keragaman dalam kesatuan’ dan ‘kesatuan dalam keragaman’. Keindonesian muncul sebagai refleksi dari adanya kehendak bersama, pelbagai gugus bangsa, untuk bersatu karena musuh bersama atau demi kesejahteraan bersama. Sekali “merdeka”, kehendak bersama itu ternyata sulit ditumbuhkan lagi, karena ketidakmampuan bangsa ini menghadirkan bangun negara yang cocok dengan watak bangsanya. Pilihan pada negara kesatuan yang sentralistik dengan kecenderungan penyeragaman dan sentralisasi kekuasaan yang eksesif membawa konsekuensi melemahnya partisipasi dan otonomi sebagai bantalan vital

kehendak bersama. Trasformasi ke arah desentralisasi pengelolaan negara merupakan solusi terhadap masalah itu. Substansinya adalah bagaimana melakukan “gotong-royong” (dengan melibatkan otoritas lokal) dalam manajemen sumberdaya ekonomi, sumberdaya politik, dan sumberdaya kultural. Desentralisasi secara horizontal itu perlu diikuti oleh demokratisasi secara vertikal. Reformasi pengeloaan negara diperlukan untuk mendorong pembentukan formasi sosial baru yang berbasis kewarga-negaraan—dengan memperjuangkan keadilan redistribusi sumberdaya ekonomi, politik dan kultural bagi seluruh warga negara. Upaya demikian harus didukung oleh penemuan ruang budaya (belajar sosial) baru. Dikatakan bahwa jalan menuju modernisasi—dalam pengalaman Barat—ditempuh melalui transformasi proses belajar dan praktik simbolik di lingkungan budaya. Proses dan praktik tersebut bukan hanya menentukan tipe rasionalisasi, tetapi juga derajat rasionalisasi yang berkembang dalam masyarakat. Sejalan dengan perubahan masyarakat dari “tradisional” menuju kehidupan “modern”, arena untuk proses belajar kolektif beringsut dari ikatan–ikatan ‘komunal yang tertutup’ menuju ‘asosiasi-asosiasi yang terbuka’. Bentuk komunikasi dan belajar sosial yang ditemukan dan dipraktikkan oleh asosiasi-asosiasi awal (masyarakatmasyarakat ‘pencerahan’ Eropa), misalnya, menjadi fondasi bagi model masyarakat modern. Model ini disebut ‘civil society’, yang 26 menyiratkan karakteristik asosiasi, berupa kesamaan hak untuk berfikir bebas, berbicara, dan berkumpul. Perubahan pada arena belajar sosial ini pada gilirannya akan membawa perubahan pada universum simbolik. Anggapan dasarnya, bahwa dalam asosiasi, universum simbolik itu diproduksi melalui discursive communication yang ditandai oleh derajat partisipasi dan rasionalitas yang tinggi. Universum simbolik yang dihasilkan oleh proses belajar dalam asosiasi tersebut bisa menjadi tandingan terhadap universum simbolik yang diproduksi melalui proses belajar dalam ikatan-ikatan komunal. Dalam pengalaman Indonesia, modernisasi yang dijalankan selama ini tidak diikuti oleh perubahan pada ruang belajar sosial. Perubahan sosial semata-mata diarahkan menuju pengembangan aspek-aspek produksi dan teknologi, dengan melupakan pentingnya proses belajar kolektif dalam dimensi etik dan praktik. Hasilnya adalah kesenjangan kultural, antara dimensi fisik dan solidaritas budaya. Secara umum, Indonesia masih merupakan masyarakat paguyuban bukan patembayan. Solidaritas budayanya masih menekankan afiliasi primordial (ascribed-group affiliation), ketimbang orientasi prestasi (achievedgroup affiliation). Asosiasi-asosiasi yang diperlukan bagi pembentukan civil society yang kuat belum hadir dalam jumlah yang signifikan. Lemahnya keterpautan asosiasional sebagain besar orang Indonesia

Di depan hukum. dengan menggunakan simbol-simbol komunal yang diwarisi dari pengalaman traumatis masa lalu. terutama lembaga yustisia dan tentara harus dibuat impartial secara politik. Sebagai konsekuensinya. negara harus mampu melindungi keamanan dan keadilan bagi seluruh warga negara dan seluruh tumpah darah Indonesia. aparatur negara. Dalam kondisi demikian. Di dalam kerangka supremasi hukum. Melalui strategi korporatisnya. reformasi etik dan moral kemasyarakatan merupakan “perangkat lunak” bagi upaya-upaya perbaikan (islah) tersebut. Dengan demikian. terutama selama Orde Baru. reformasi kenegaraan harus diletakkan dalam suatu kerangka tertib politik di bawah kepemimpinan hukum. Setiap agama memiliki concern bersama dalam persoalan publik . Komunitas agama harus memiliki pemahaman yang jernih tentang mana persoalan privat dari agama dan mana persoalan publik dari agama. Semua pengandaian lama tentang hubungan dan fungsi lembaga-lembaga kenegaraan harus ditinjau ulang. Manajemen negara patrimonial. dengan kecenderungan personifikasi kekuasaan—yang sarat penyalahgunaan wewenang dan irasionalitas dukungan politik. kapan mereka bisa berbeda dan kapan mereka harus bersatu. semua individu adalah warga negara tidak dibeda-bedakan menurut latar-belakang sosiografisnya. Demi penegakkan hukum. Hasil akhir dari caracara autoritarian dalam manajemen negara itu adalah kesinambungan evolusi sosial-politik yang bersifat patologis. Penyelesaian-penyelesaian sosial-politik yang bersifat ‘high-touch’—melalui mekanisme ‘bawah tangan’yang bersifat ad hoc—harus ditransformasikan ke dalam penemuan mekanisme institusional dan konstitusional yang bersifat ‘sekali untuk selamanya’ (once and for all). harus digantikan oleh manajemen fungsi—yang berbasis transparansi dan akuntabilitas.terutama disebabkan oleh ekspresi hegemonik dari Negara. Negara Orde Baru melakukan kontrol yang ketat terhadap pelbagai asosiasi. Kesemua persoalan dan kemungkinan solusinya itu harus diletakkan dalam kerangka reformasi kelembagaan dan pranata kenegaraan. yang secara otomatis melakukan kendali terhadap proses belajar sosial. Penutup Jika reformasi kenegaraan merupakan prasyarat “perangkat keras” bagi perbaikan kehidupan negara-bangsa. sebagai tandingan terhadap simbol-simbol 27 komunal tidak bekerja semestinya. dengan memberdayakan lembaga kontrol dan ‘keseimbangan’ (checks and balances). konflik sosial yang seringkali berdimensi ekonomi-politik seringkali disublimasikan ke dalam konflik-konflik identitas. 28 Etika dan moral keagamaan berperan penting sebagai bantalan vital bagi keutuhan dan keberlangsungan suatu negara-bangsa. civil society dan asosiasi-asosiasi terbuka yang diharapkan dapat menciptakan universum simbolik alternatif.

dan Al Qur’an. Jakarta. Dengan melaksanakannya secara konsekuen. keteladanan luhur telah ditunjukkan oleh para founding fathers kita. dan diajarkan oleh semua agama dalam kitab-kitab suci. Pengikatan hubungan yang bersifat transaksional-kontraktual lewat “perjanjian” (‘ahd) dan “jual-beli” (bay’ atau mubaya’ah) itu merupakan sifat hubungan antara Allah dan manusia. Dalam hal ini. Setelah para pendiri bangsa ini bersepakat untuk melakukan transaksi dan kontrak sosial secara terbuka dan sukarela. demi kebahagiaan hidup bersama seluruh warga bangsa. kemanusiaan dan keberadaban. Penemuan Pancasila merupakan sejarah perjuangan mencari titik-temu dari kebhinekaan bangsa. Universitas Paramadina Press. Dalam konteks keindonesian. khususnya Torat. Hal itu tercantum pada Alinea ketiga: “Atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur. individu dipertautkan dengan suatu komunitas politik (negara) dalam kedudukan yang sederajat di depan hukum. ***** Catatan: 1 Lihat Nurcholish Madjid. Di dalam Panitia 9 dari BPUPKI. Sedang ‘negara’ (state) adalah suatu ‘konsepsi politik’ tentang sebuah entitas politik yang tumbuh berdasarkan kontrak sosial yang meletakkan individu ke dalam kerangka kewargaan (citizenship). 30 a DIALOG b Narasumber : Syu’bah Asa dan Dr. Sedang negara beroperasi atas prinsip hukum dan keadilan.yang menyangkut keadilan. Yudi Latif . civic religion itu tak lain adalah Pancasila. Dalam kerangka ini. kesejahteraan. yang merancang Preambul UUD 1945. Indonesia Kita.” Alinea ini mencerminkan bertemunya pandangan dua arus utama politik Indonesia: “nasionalis sekuler”—yang menitikberatkan kehidupan kebangsaan yang bebas. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. Amin. setiap agama harus mencari titiktemu dalam membentuk semacam “civic religion” bagi pengelolaan ruang publik bersama. semoga negeri ini bisa menjelma menjadi “baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafur”. silang pandangan antara kelompok tersebut akhirnya memperoleh konsensus yang dewasa dan memenangkan semua pihak. bangsa beroperasi atas prinsip kekariban. menjelang kemerdekaan Indonesia perwakilan masing-masing pihak yang saling berseberangan itu bisa duduk bersama untuk mencari titik-temu. adalah tugas kita untuk memelihara dan melaksanakannya secara 29 bertanggungjawab. 2 Makna dasar bay’ah atau bay’at itu berasal dari satu makna dengan perkataan bay’. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas.beli”. Injil. Oleh karena itu. dan “nasionalis Islamis”—yang melandaskan perjuangannya atas rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Dengan kata lain. 3 Bangsa (nation) adalah suatu ‘konsepsi kultural’ tentang suatu komunitas yang diimajinasikan sebagai entitas dari suatu kinship (kerabat) yang biasanya diikat oleh suatu kemampuan self-rule. 2003. Betapapun mereka memiliki imajinasi yang beragam tentang corak kebangsaan yang hendak diwujudkan di masa depan. yaitu “jual.

saya langsung meminta Yudi latif untuk presentasi. orang Kristen yang murtad dibuang ke padang pasir ini. Hukum Eropa itu dipengaruhi oleh Romawi bahkan Indonesia dipengaruhi juga. Di gurun ini. Sentral Arabiah nyaris tidak bisa dipenetrasi. Pertama. kita sedang berbicara tentang warisan sejarah yang sangat berharga dari Nabi. Yudi Latif Saya senang sekali diundang acara halaqah yang dilaksanakan MAARIF Intitute. Ketika Nabi Muhammad SAW lahir. antara daerah subur sampai Mekkah tidak bisa dipenetrasi karena berupa gurun. Mekkah merupakan tempat yang ada di luar penetrasi kedua imperium tersebut. Di daerah gurun ini terjadi silang sengketa. yang akan membicarakan Analisis Teks dan Kontekstualisasi Khutbah Haji Wada‘ dan Tafsir Sosiologis Piagam Madinah. Kita tahu sejak abad ke-4 Palestina di bawah Agustinus. Tetapi jauh sebelum itu. Jadi. Pengadilan Yesus sendiri dilakukan oleh Romawi. Namun pada saat itu. Tetapi. Palestina selalu menjadi pengaruh Romawi. ada semenanjung Arabiyah (simpul Jazirah). Saya akan memulai dari persoalan sosiologis dan mengapa Piagam Madinah menjadi penting dalam perkembangan negara bangsa di dunia. Inilah yang membedakan Kristen dan Islam. Maka dijadikan Kristen sebagai agama Romawi. Mekkah. Palestina. Yudi Latif dan Bapak Syu’bah Asa. yaitu Dr. Irak. Mekkah. Kalau Kristen di Palestina. pagi ini kita akan masuk pada sesi pertama. Jordania. sedang di utara diputus gurun. Ada dua narasumber yang akan menemani kita. Romawi sudah sangat kuat. dari timur dan selatan dihalangi laut. ada pula daerah subur seperti Yaman. apa yang menjadi kepentingannya . “serahkan pada Kaisar apa yang menjadi kekuasaannya”. ia seperti pulau dan dikelilingi laut. Yudi adalah Direktur Reform Institute dan juga Deputi Rektor Universitas Paramadina. Seperti halnya Australia menjadi tempat buangan orang Inggris. perebutan daerah tersebut terjadi antara dua imperium besar. sejak Nabi Isa lahir. Dia memiliki ide bagaimana melegitimasi Romawi dengan keagamaan. Ini yang disebut sebagai daerah Arab yang menyenangkan. dan Gurun Pasir. Madinah. Dari utara ada Meditarian. ia dikelilingi lautan dan dari utara dihalangi padang pasir yang nyaris seperti bulan sabit (vertile 31 crassent) yang suburnya luar biasa. Nabi Ibrahim lahir di Baghdad dan bergerak sampai ke Palestina. Kalau kita melihat dalam peta. Dahulu. karena ada padang pasir. Selain padang pasir. saya berbicara di depan para ulama yang merupakan pewaris Nabi dan tintanya lebih berharga dari pada darah mujahid. Kalau Isa selalu mengatakan. hampir semua nabi lahir di situ. yaitu Piagam Madinah. Agar waktu bisa berjalan dengan maksimal. termasuk antara Romawi dan Persia.Moderator : Joko Sustanto Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu Bapak dan Ibu yang saya hormati. Kedua.

maka tidak ada hukum universal di Arab yang general ini. Baiat adalah transaksi. Piagam Madinah disusun dalam posisi yang sama. Kabilah-kabilah dan 32 kaum nomaden biasanya pergi ke daerah subur tersebut. Kelompok-kelompok ini hidup nomaden yang selalu mengedepankan kolektivisme.adalah rohani. tidak ada yang bisa menyelesaikan. Siapapun yang diserang akan dibela dan siapapun yang berkhianat akan diserang. 33 Piagam ini menjadi awal Nabi hijrah ke Madinah. kehormatan dan kehendak mencapai kebahagiaan menjadi jaminan dalam piagam tersebut. Hukum diatur oleh suku-suku yang selalu harus bekerjasama secara kolektif. hukum hanya berdasarkan pada kehendak kabilah. Sebelum hijrah. dalam perjanjian ada transaksi seperti jual dagang. Pada konteks inilah kita akan meletakkan Piagam Madinah. Nabi membuat Perjanjian Aqabah (bai’at al-‘aqabah). seperti jual beli. Oleh karena itu. Seperti halnya yang terjadi di Papua. Dan lama-lama mereka menguasai daerah yang subur tersebut dan raja lama tumbang. Artinya. tekanannya lebih ke spiritualisme. Tidak ada kepentingan dengan syariah karena orde hukum sudah ada di tangan kerajaan Romawi. Piagam ini juga menjadi wasit yang adil yang mencengangkan. Dari situasi barbarik dan tribal saling . hidup. Nabi Muhammad SAW hijrah pada tahun 622 Masehi. berkompromi sampai pada yang disepakati. Karena itu. termasuk di dalamnya adalah Nabi. Umat adalah siapapun yang ikut dalam semua kesepakatan atau perjanjian Piagam Madinah. antar suku sudah menjadi bagian konflik. Dalam Perjanjian Aqabah pada tahun 621 M disebutkan bahwa orang-orang Madinah akan bersedia menerima Nabi dan sahabatnya untuk berhijrah ke Madinah dengan jaminan Nabi bisa dipercaya menjadi rekonsiliator untuk menegakkan konflik kesukuan (tribal) yang tidak ada habisnya. Dan kabilah-kabilah di Madinah menerima Nabi tetapi dengan jaminan Nabi harus memerankan diri sebagai hakim yang adil dan bisa menengahi konflik antar suku karena mereka juga lelah. Karena sentral Arab tengah tidak bisa dipenetrasi. Karena semua menjadi bagian dari konflik. Karena tidak ada hukum universal. siapa yang diserang akan dibela oleh kelompok kabilahnya. Kabilah yang kecil akan mengikatkan pada kabilah yang besar. Dahulu baiat didasarkan pada konsensus dan bargaining untuk saling mendapatkan. Dalam perspektif antropologi perlu adanya outsider essential yang akan menyelesaikan konflikkonflik itu. maka tidak ada yang memiliki otoritas untuk menyelesaikan. Orang-orang yang terikat dalam perjanjian tersebut disebut sebagai ”umat”. pada zaman Nabi tidak ada yang menyerang kecuali dia berkhianat. Begitu seterusnya dengan kedatangan kabilah berikutnya. Nabi praktis hanya memerlukan waktu 8 tahun dari hijrah sampai Fathu (pembebasan) Makkah. Kalau model baiat sekarang dipaksakan oleh guru dan secara membabi buta.

Piagam ini juga kemudian berkembang menjadi sunnah yang tidak sekaligus menghilangkan tradisi lama. kita akan mendengarkan pembahasan Khutbah Haji Wada‘ oleh Bapak Syu’bah Asa. Selanjutnya. Kaum Anshor dan Muhajirin bisa saling bahu membahu. Nabi dihadapkan pada masalah yang memerlukan kesepakatan bersama. terima kasih. Pada saat itu. Dalam tradisi suku-suku. Nabi sering menggunakan tradisi lama yang diberi konteks baru. Seperti halnya Ibadah Haji jelas melanjutkan tradisi lama. Nabi dipergunjingkan dengan dikatakan sebagai pelanggar hari suci. orang-orang Muhajirin bisa diterima. Tetapi ada pula perbedaan antara Mekkah dan . zakat mal (harta) juga merupakan cara bagaimana ada akumulasi modal untuk mashlahah al-‘ammah (kepentingan umum). tak terhindarkan bagi Nabi bukan hanya 34 sebagai pemimpin spiritual namun juga pemimpin negara yang perlu menetapkan hukum untuk kepentingan bersama. sementara di Arab tidak ada hukum. Bapak Yudi Latif tadi menjelaskan bahwa ada perbedaan karakter antara wilayah di luar Makkah dan Madinah. Jadi. kehidupan di gurun juga susah. Tradisi lama terus dipertahankan dengan ruh yang baru. Mereka kalau sudah sulit akan menyerbu armada dagang dan mereka ambil dagangannya tetapi dengan etika sedapat mungkin tidak ada darah yang tertumpah. tetapi mana yang lebih biadab dibanding dengan orang yang mengusir dengan cara-cara biadab. Piagam Madinah menjadi konsensus yang terus menerus menjadi pegangan pada setiap permasalahan. Seperti halnya dalam Perang Badar. Oleh karena itu. Anisia Kumala (PP Nasyiatul Aisyiah) Pertama. Al Quran menjawab memang ada larangan menyerbu pada harihari suci (jadi ada pengakuan terlebih dahulu). Silakan. Saya kira itu dari saya. Moderator Terima kasih. Sampai pada hari pertama bulan Rajab dan ada penyerbuan oleh para sahabat.menjatuhkan. tidak tiba-tiba. kita diingatkan dengan ketauladanan Nabi dan bagaimana Piagam Madinah lahir. kita masih memiliki waktu 50 menit untuk mendiskusikan apa yang telah dipaparkan kedua narasumber. Syu’bah Asa Moderator (narasumber membacakan naskah Khutbah Haji Wada`) Terima kasih. Untuk menciptakan hukum. berbeda dari Yesus Kristus yang hukumnya sudah selesai dengan Romawi. Namun ada pula etika yang melarang melakukan penyergapan di bulan Rajab. ada tradisi ghozwah yang sebenarnya berarti penyerbuan atau pensabotasean. Beliau adalah alumni Mu‘allimin Muhammadiyah di Pekalongan dan sekarang sebagai Pimpinan Umum Tabloid Cahaya Nusantara. kalau ada kehidupan yang sulit. Maka. Nabi pernah mengirim beberapa utusan yang dititipi surat yang tidak boleh dibuka sampai hari tertentu.

Madinah. dalam buku Bapak (Intelegensia Muslim dan Kuasa: Genealogi Intelegensia Muslim Indonesia Abad ke-20. Rosseau memiliki konsensus sendiri dan konteks Indonesia memiliki Pancasila. karena Nabi memang membutuhkan hukum tersebut. Selanjutnya tanggapan dan komentar saya untuk Bapak Yudi Latif. sangat menarik pembahasan geografis masyarakat Arab dan Piagam Madinah. posisi geografisnya yang berbeda. campur antara Yahudi dan arab asli. Yesus tidak membawa syariah bukan karena Romawi sudah kuat tapi karena pada saat itu orang Yahudi sudah sangat kuat hukumnya namun aspek spiritualnya kurang dan sangat sekuler. perjuangan kaum perempuan untuk konteks sekarang seharusnya seperti apa? Selanjutnya. tetapi berbeda agama. Sebenarnya di Madinah pada waktu itu ada hukum masingmasing kabilah. Selanjutnya. kenapa Ten Commandments (10 firman Allah) masih tercantum dalam Perjanjian Lama. Pertanyaannya. mengapa bisa berbeda? Kedua. Memang heterogenitas masyarakat Madinah berdasarkan pada suku-suku. Kalau Nabi memperjuangkan perempuan. ada Kristen. tadi juga disebutkan bahwa berbeda dengan di Madinah. lalu mengapa kita masih mengalami problem yang tidak bisa dipersatukan? Bagaimana mencari kendaraan yang bisa diterima oleh semua pihak? Yang kedua. Nabi memerlukan Piagam karena terjadi tribal di sana. Nurcholish Madjid sendiri mengakui bahwa Yahudi adalah agama yang sangat kuat rasionalnya. kenapa Ikatan Remaja Muhammadiyah (IRM) tidak masuk. Mereka tetap memiliki hukum yang satu dalam sosial. untuk Bapak Syu’bah. Pandangan ini pertama dikemukakan oleh Baker. bagaimana kontektualisasinya dengan hukuman mati? 35 Masmulyadi (PP IRM) Untuk Bapak Yudi Latif. Kalau kita melihat masyarakat Prancis yang mengalami konflik lalu J. Tafsiran Bapak sama dengan penjelasan Nurcholish Madjid yang selalu mengutip pendapat Robert Bellah tetapi tidak membaca karya Ibn Hisyam. Pandangan Bapak tidak utuh dalam memberikan tafsir sosiologis Piagam Madinah karena analisisnya tidak bersumber pada teks asli Piagam Madinah. Bapak menyampaikan bahwa Yesus tidak berkepentingan membawa syariah. Kenapa Nabi membuat Piagam itu. 2005). seperti dikemukakan oleh Montgomery Watt. orang Turki. kalau tidak ada pertumpahan darah. Tarmizy Idris (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Saya cukup puas dengan pemaparan Bapak Syu’bah karena berdasarkan pada literatur yang sangat baku dan representatif. ini soal syariah Yahudi yang ingin terus dipertahankan. 36 Itu tidak benar. Yahudi. dan Arab asli. agamanya satu. Isi Piagam yang merupakan cita-cita Nabi masih kosong maka Nabi membuat Piagam itu. Misalnya. Ada pandangan lain. Jadi. setiap . Saat ini Angkatan Muda Muhammadiyah sedang berbenah diri menuju gerakan intelektual. Jadi. Kalau di Mekkah tidak beragam.

hukum yang dibuat Nabi bukan merupakan kesepakatan kabilah. Tetapi. Ada kekhawatiran terhadap Yahudi yang merupakan kekuatan dalam masyarakat yang memiliki akses ekonomi yang kuat. Ahmad Syauqi (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Saya melihat pembicara yang hadir seperti dua kutub yang berbeda. Yang menjadi kesepakatan hanya Piagam Madinah. Menurut Bapak Yudi. disepakati sahabat dan ada yang ditolak Nabi. Itu direspon dengan baik oleh Nabi. Tadi Bapak menyinggung kafir dzimmi dan harbi. Sehingga ketika keluar dari jazirah arab. Nabi bisa saja hanya membuat hukum yang umum seperti adil. kalau saya menyimak pemikiran Bapak 37 Syu’bah mulai ada perubahan. Jadi. Haykal dalam “Hayatu Muhammad” berpendapat bahwa Perjanjian Aqabah itu dua kali. ketika mereka sudah masuk Islam. Kalau Nabi tidak lahir di Mekkah. Yang pertama dengan orang Madinah yang belum Islam dan Aqabah kedua ketika mereka ketemu Nabi yang didampingi Abbas. Untuk hukum kadang merupakan ketetapan Nabi sendiri. dari pada di Mekkah yang terus menolak. Nabi masuk juga untuk menyiarkan Islam di Madinah. Nabi terpaksa harus masuk ke hukum secara teknis. apakah komunitas Yahudi yang tinggal di Madinah itu memang dianggap murtad oleh pemimpin mereka? Menurut pendapat saya.kabilah sebenarnya punya hukum dan adat sendiri. Bagaimana menurut Bapak? Jaja Nurjanah (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Untuk Bapak Yudi Latif. mungkin soal faktor usia. kita setengah hati untuk mengikuti. Yang menjadi kesepakatan hanya Piagam Madinah. tetapi kalau Resolusi DUHAM itu diusung oleh negara-negara yang melanggar HAM. mungkin tidak ada qishos. bagaimana mentransformasikan dan mengaplikasikan nilai-nilai kemanusiaan yang terkadung dalam Piagam Madinah dalam konteks Indonesia yang mayoritas Muslim serta seperti apa formatnya? Sejauhmana perbedaan Piagam Madinah dengan Resolusi 217 A (III) mengenai DUHAM? Saya melihat yang dirumuskan Nabi sangat agung. seperti potong . menurut Bapak mana yang lebih banyak diantara keduanya? Somantri P (SMK Muhammadiyah Cirebon) Saya pikir penting kita kembangkan identifikasi ajaran HAM dalam al Quran dan Sunnah Nabi. Sedangkan yang lainnya tidak. Kedua. hukum yang dibangun Nabi bukan karena kesepakatan kabilah-kabilah. Bagaimana pendapat Bapak Yudi tentang kelompok Islam radikal yang menyuarakan pentingnya Piagam Madinah di diterapkan di Indonesia? Bagaimana mengkontekstualisasikan dengan kelompok Islam di Indonesia? Kedua. saya sepakat dengan perjalanan hukum atau kontekstualisasi hukum. Nabi hijrah ke Madinah bukan semata untuk menyelesaikan konflik di sana. setting Piagam Madinah bukan untuk menyelesaikan konflik tetapi untuk mendudukkan posisi Nabi dan sahabat. Hal lain. Jadi. Bapak Syu’bah lebih ke arah ustadz dan Bapak Yudi Latif lebih ke arah liberal. Pertama. Oleh karena itu.

Hal yang lain. seperti poligami tidak diikuti karena itu tradisi. Musdah Mulia selalu mengklaim bahwa apa yang dilakukannya merupakan kelanjutan dari perjuangan umat Islam. serta antara laki-laki dan perempuan sama-sama mengucapkan akad ijab kabul. seperti kelompok Mawali (Muslim non Arab) yang disingkirkan sampai mereka masuk ke kekuasaan. dia ingin 39 menghilangkan wali. Bukan hanya di Arab. kalau meneruskan tidak begitu. Ada juga kemajuan mengenai hak pemeliharaan anak dan itu . Tetapi. Saya berbeda pendapat dengan Musda Mulia mengenai cara memperjuangkan hak-hak kaum perempuan. itu adalah simbol baku Islam. Musdah menghilangkan tradisi Islam untuk sesuatu yang bukan ajaran induk. dan itu halal. Ketika Musda Mulia menggelar seminar “Islam Menggugat Poligami”. Sekarang.tangan. Lalu. berarti Islam menggugat Rasulullah. 38 Selanjutnya. Seperti kalau dia dipoligami. Saya bilang. ketika Islam keluar arab terjadi banyak konflik. Dan kalau ada sahabat Nabi yang galak maka istri mereka mengadu pada Rasulullah. Lebih baik itu diganti dengan perjanjian pra nikah. Ketika berhadapan dengan laki-laki jelas kalah karena dikonstruksi seperti itu. Soal akan bercerai atau tidak. kita melihat banyak perempuan yang memiliki kemampuan. dan bisa duduk di politik. Dia menginginkan sesuatu yang lain untuk wanita Indonesia. Apakah kita akan mengikuti induk ataukah tradisi? Ada yang dibilang induk. itu menandakan dekatnya masa peralihan. memang itu kelanjutan. komentar saya untuk Bapak Syu’bah. Syu’bah Asa Banyak ayat yang menjelaskan mengenai nusyuz. kita tidak melihat al-rijal (gender) tetapi pada qawwamuna-nya (kemampuan ekonomi dan sosial). Perjuangan Muslimat Indonesia selama ini sudah bagus dengan lahirnya PP 1974 seperti hak talak sekarang pindah ke pengadilan. pewarisan perempuan. seperti upacara perkawinan mengikuti gaya di Barat. Kedudukan perempuan dan laki-laki seperti lambang KB. Moderator Saya persilakan kepada Bapak Syu’bah untuk menjawab terlebih dahulu. Kalau saya melihat lain bahwa itu adalah hasil konstruk sosial. apa manfaatnya bagi perempuan kalau perkawinan seperti itu dan apa kerugiannya jika dilakukan seperti sekarang? Menurut saya. Itu untuk menunjukkan lemahnya pukulan. Sehingga. Imam Syafi’i menyatakan “pukullah” itu dengan menggunakan kayu siwak. kenapa tidak diubah pada shighat ta’liq. terserah nanti. di India dan China yang sudah berperadaban maju sekalipun masih banyak kendala perempuan Mereka ada dalam kehidupan domestik saja. Jelas ini bukan cara Islam. berpendidikan tinggi. Nabi sendiri tidak pernah memukul istrinya. Saya selalu bilang. Misalnya. maka suami harus mengganti 500 juta. Nabi menikah dengan Siti Khadijah yang kaya tapi Nabi tidak melakukan poligami saat itu. mahar.

Apakah kita akan mengubahnya. Pengadilan juga punya hak memantau poligami apakah menguntungkan atau tidak. tidak harus. tidak. Rupanya. perempuan malah makin terperangkap. Itu tidak akan jalan. Kalau dikaitkan dengan ayat walan tardla. Terima kasih. Mengenai kafir harbi dan dzimmi. Makin maju zaman. tidak menjadikan Barat sebagai model. Kalau ayat al-rijalu itu adalah ayat keluarga dan 40 kalau ada waris 1:2 itu karena fungsi. akibat pengaruh Iran dan Turki. ketika krisis ekonomi terjadi banyak yang justru ke Mekkah. Mantan Jaksa Agung. Mekkah basisnya adalah perdagangan dan Madinah pertanian. Dalam fikih ada kafir dzimmi dan harbi. Mekkah itu memiliki wisata keagamaan. Tetapi dalam tradisi Islam susah sekali kita memprivatisasi dan meletakkan Islam dalam . Abdurrahman Saleh menyatakan bahwa hukuman mati itu perlu. mereka dilarang menikah dengan perempuan yang pangkatnya lebih tinggi. Islam sekarang akan masuk lebih subversif. tradisi nomaden memang begitu. banyak persoalan dan Nabi menunjukkan kemajuan yang luar biasa seperti perempuan bisa mewaris. mengenai hukuman mati. perempuan menjadi tidak bebas kembali. Kalau lagi subur mereka akan tetap di sana tetapi kalau lagi krisis mereka akan nomad. Oleh karena itu. golongan Islam yang dimajukan. itu ayat tentang Nabi. mengenai perbedaan Madinah dan Mekkah. Tetapi setelah Nabi. diantaranya ada yang berupaya memprivatisasi agama. Jadi. memang itu konstruksi. dan perempuan juga boleh menuntut ilmu. Pada zaman Nabi perempuan bebas sekali. apakah seorang istri nyaman dengan suaminya yang menganggur. Ketika Nabi datang. seperti halnya di Indonesia. perempuan disuruh pergi ke masjid. Mengenai lambang KB. Kita boleh bertanya kepada setiap laki-laki apakah mereka nyaman dengan menganggur sementara istri bekerja. Yang saya maksud dengan lambang KB. karena ada baitullah. ketika membicarakan kepemimpinan. Seperti dalam tentara. Dalam kitab Al Manar karya Muhammad Abduh sudah tidak ada dzimmi dan harbi. Nabi Muhammad itulah yang diinginkan mereka menjadi Yahudi atau Nasrani. Yang ada. Yudi Latif Pertama. menjadi menarik ketika situasi ekonomi dunia memburuk tetapi di Mekkah dalam keadaan naik. Terakhir. Sekarang tidak relevan lagi karena dunia sudah menyatu dan menjadi kecil. Atau sebaliknya. Dzimmi itu terakhir diberlakukan di Turki dan sudah terhapuskan lama sekali. Mengenai agama dan negara. saya merasa tidak enak kalau laki-laki dan perempuan betul-betul sama atau setara. saya setuju dengan Abdullahi Ahmad An-Na’im. sekarang ada perdebatan mengelola hubungan agama dan negara. Dalam al-Quran ada qishosh. tidak secara jasad. tergantung perspektif kita menafsirkannya. Sekarang tidak butuh lagi itu.diputuskan pengadilan. Apakah Islam datang di ruang yang kosong.

tetapi tidak pernah bisa dibakukan. Di India karakternya Hindu. itu paralel betul dengan prinsip-prinsip Islam. maka nyaris tidak bisa ditemukan representasi tunggal. Islam membawa seluruh agama-agama ke dalam peacefull concession. tidak mungkin menjadi alat menggebuk orang Islam.” Seperti halnya Pancasila di Indonesia. Azasnya bukan agama diprivatisasi. Dalam perjanjian itu. Memang Muhammadiyah lebih cepat menerima pandangan mereka karena sudah ada fase purifikasi sebelumnya. Dan kalau ada representasi tunggal. persatuan. Bagaimana agar 42 karakter politik lebih diwarnai Islam? Pertama. jelas sekali di Indonesia karakter Islam tidak muncul sama sekali dalam politik. selamanya tidak akan ada representasi tunggal. Memang ruang publik sudah diatur hukum Romawi dan agama sudah diatur dalam perjanjian lama. kira memiliki kegelisahan yang sama terhadap Hizbut Tahrir dan PKS. Terima kasih. Maka. Seperti dalam Pancasila. mengenai Yesus tidak berkepentingan dengan hukum. karena mereka masih berjejak pada etika Protestan. Tetapi. Terakhir. seperti dalam fikih ataupun cabang agama yang lain. Samuel P. Tetapi. bahkan sekalipun Jawa yang sering mendominasi. Ini karena Islam sering diletakkan di luar pagar politik. Agama tetap namun bagaimana agar negara tidak dimutlakkan oleh simbol-simbol agama yang memaksakan otoritas pemahamannya. ke dalam mereka mengembangkan cinta kasih dan solidaritas namun keluar mereka mengembangkan dendam. itu bahasa saya. Sila Pertama jelas menegaskan bahwa bangunan bersama bernegara adalah ketuhanan. Huntington pernah menulis “Sehebat-hebatnya doktrin komunisme didoktrinkan ke negara tetapi dia seperti rumah kardus ketika ada persoalan ekonomi. Tidak ada institusi efektif untuk mengeluarkan 41 ulama agar hanya mengurus spiritual. Dalam peran tersebut. maka perlu konsensus. konsensus yang dipimpin hikmat dan kebijaksanaan. dan berujung pada keadilan sosial. justru mengajak seluruh peran agama dalam mengurus ruang publik bersama.ruang privat saja. di Jepang karakternya juga jelas. tetapi nilai-nilai bersama yang diyakini semua agama. Moderator Terimakasih kepada dua narasumber yang telah memberikan . Di Indonesia tidak ada karakter Islam. Yesus lebih masuk ke dalam spiritual. Bagaimana dengan konteks negara Islam di Indonesia. seberapa sekulernya mereka tetapi masih bisa utuh. Saya kira. Menurut saya. Ini berbeda dengan Amerika. Karena tidak ada otoritas tunggal. Ketuhanan yang pada level substantifnya diterjemahkan dalam level kemanusiaan. Memang ada ikatan antar suku seperti larangan perang dalam bulan suci. maka bukan agama simbol yang diambil. harus dirobohkan pandangan memisahkan agama dari negara. karena tidak ada otoritas tunggal. maka itu akan bertentangan dengan Islam sendiri seperti yang terjadi di Arab Saudi.

Sehubungan dengan itu. 1987). lebih-Iebih bila dikaitkan dengan Islam. atau wama kulit. pandangan masyarakat Islam terhadap hak asasi manusia. Bila di satu pihak ajaran Islam menjadi dasar bagi pembentukan peradaban sementara di pihak lain hak asasi manusia dideklarasikan dan diadvokasikan sebagai salah satu pranata untuk membangun peradaban yang lebih baik (juga). suku. Wb. misalnya. Dalam kata asasi terkandung makna bahwa subjek yang memiliki hak semacam itu adalah umat manusia secara keseluruhan tanpa membedakan status. diskursus tentang hak asasi manusia menjadi sangat aktual. Pertama. diskursus tentang Islam dan Hak Asasi Manusia sekali lagi menemukan relevansinya. dan komparatif. Islam dimaknai sebagai realitas historis para pemeluknya. tulisan ini membatasi diri pada diskursus tentang Islam dan Hak Asasi Manusia dimana Islam lebih dimaknai sebagai 45 ajaran. karena pada umumnya seseorang berbicara tentang hak manakala ia mempunyai tuntutan yang harus dipenuhi pihak lain. tetapi sudah dimasukkan juga sebagai faktor dalam menentukan kebijakan hubungan antarbangsa. Dari sejumlah hak-hak manusia itu ada yang dinilai asasi. karena tidak saja diadvokasikan lebih giat lagi ke seluruh dunia. ras. dan bahkan penampilkan hak asasi manusia negara-negara Islam. Kedua. ia dapat dimaknai sebagai suatu nilai yang diinginkan seseorang untuk melindungi dirinya agar ia dapat memelihara dan meningkatkan kehidupannya dan mengembangkan kepribadiannya (M.pencerahan kepada kita semua. dan Struktur Dari membandingkan beberapa definisi tentang hak. dan yang menjadi keunikan Islam adalah bahwa ajaranajarannya tidak hanya mencakup kepercayaan dan ritus saja tetapi juga menjadi dasar bagi pembentukan peradaban. Sebagai suatu kajian empirik untuk tujuan deskriptif atau evaluatif sekalipun. agama. dengan. Berkaitan dengan ini. pergaulan masyarakat adalah mustahil membicarakan hak seseorang atau sesuatu pihak tanpa secara langsung mengaitkan hak itu dengan kewajiban orang atau pihak lain. Timur. Islam dimaknai sebagai ajaran. Walau demikian. adat istiadat. Wassalamu‘alaikum Wr. Dalam.keterbatasan akses terhadap realitas empirik. bahkan tanpa mengenal kenisbian relevansi menurut . dapat dikaji.A Fattah Santoso Pendahuluan Setelah berakhimya Perang Dingin. Hak itu mengimplisitkan kewajiban. Latar Historis. Dengan demikian. 43 ISLAM DAN HAK ASASI MANUSIA M. ada dua hal yang inheren dengan kata Islam. Hak Asasi Manusia: Makna. Karena. isu hak asasi manusia menjadi agenda yang makin penting. analisis dalam diskursus ini lebih bersifat filosofik. deduktif. maka diskursus tentang Islam dan Hak Asasi Manusia menjadi relevan.

minoritas. tetapi sebagai produk budaya modern ia didesain untuk melindungi kebebasan individu dalam konteks negara-bangsa modern dimana kekuasaan negara cenderung semakin dominan dan tersentralisasi (A. mayoritas. Deklarasi PBB ini tidak didesain dalam rangka masyarakat yang berstuktur persukuan. Setiap kali pernyataan tentang hak asasi manusia dibuat. Kesadaran akan hak asasi manusia dalam peradaban Barat timbul pada abad ke-17 dan ke-18 Masehi sebagai reaksi terhadap keabsolutan raja-raja dan kaum feodal terhadap rakyat yang rnereka perintah atau manusia yang mereka pekerjakan. masyarakat manusia pada zaman dahulu terdiri dari dua lapisan besar. dan The Declaration of Rights of Men and Citizenship Sidang Konstituante Perancis (1789). Kesadaran itu kemudian memicu upaya-upaya perumusan dan pendeklarasian hak-hak asasi manusia. yang tidak mempunyai hak-hak tetapi hanya mempunyai kewajibar-kewajiban. dan menetapkan suatu kewarganegaraan (pasal 13-15). hak untuk hidup. Dengan demikian. antara lain: hak persamaan/kemerdekaan sejak lahir (pasal 1). dan 9-11). hak untuk menikah dan membangun keluarga (pasal 16). mencari suaka ke negara lain. advokasi hak asasi manusia mencapai momentum globalnya sejak 10 Desember 1948 ketika Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan Deklarasi Universal Hak-hak Asasi Manusia. Sebagaimana dapat diketahui dalam sejarah. hak sipil dan hak politik. yang mempunyai hak-hak dan lapisan bawah. hak untuk memiliki kekayaan (pasal 17). seperti The Bill of Rights dari Revolusi Inggris (1689). hak kolektif. Deklarasi Kemerdekaan 13 Negara Bagian Amerika Serikat (Juli 1776). The Bill of Rights dalam Konstitusi Amerika Serikat (1789). Deklarasi PBB tersebut dapat diklasifikasikan dalam tiga kategori: pertama. Mayer. kebebasan dan keamanan (pasal 3). hak untuk memperoleh perlakuan yang manusiawi (tidak sewenangwenang) dalam penyelesaian tertib sosial (pasal 5. .E. Perlindungan terhadap kebebasan iridividu itu akan nampak jelas dalam Struktur (baca: batang tubuh -meminjam istilah UUD RI 1945) Deklarasi Universal Hak-hak Asasi Manusia. hak asasi manusia haruslah sedemikian penting. yaitu lapisan atas.K. 1991). 1987). diakui oleh semua peradaban. yang ditekankan adalah pencarian jaminan pengakuan hakhak rakyat (lapisan bawah) oleh otoritas negara atau kekuatan vang sedang menguasai negara (A. Setelah melalui proses yang panjang. Sidney Hook. Seperti deklarasi-deklarasi sebelumnya. dan mutlak pemenuhannya (Cf. Brohi. The Bill of Rights 46 Negara Bagian Virginia (Juni 1776). dan ketiga.waktu dan tempat. 1978). 1987). Yang termasuk dalam hak sipil dan hak politik. hak untuk memperoleh keadilan di depan hukum (pasal 6-8). hak untuk bebas berfikir. kedua. hak ekanomi dan hak sosial. mendasar. sehingga mereka diperlakukan sewenang-wenang oleh lapisan atas (Harun Nasution. hak untuk bebas bergerak. Untuk kepentingan kajian.

Perspektif Barat dalam melihat hak asasi manusia dapat disebut bersifat anthroposentris. Allah semata yang mempunyai hak-hak) dengan cara mematuhi hukum-hukumNya. dan hak untuk berkumpul dan berserikat (pasal 20-21). hak untuk beristirahat dan berekreasi. 1978). yang diberi kuasa. Dalam status terhormat dan fungsi mandataris ini. Semua kewajiban itu merupakan amanah yang diemban (33:72). walaupun merupakan Deklarasi PBB di mana seluruh bangsa dari pelbagai penjuru dunia terlibat namun harus diakui berasal dari buah pemikiran dan anak peradaban Barat. Manusia adalah makhluk Allah yang terhormat (Q. dan hak untuk berperan serta dalam kegiatan kebudayaan. sebagai realisasi dari perjanjiannya dengan Allah pada awal mula penciptaannya (9:111). hak untuk mempero1eh jaminan sosial. hak untuk mendapat liburan periodik dengan (tetap) mendapat upah. 48 Hak Asasi Manusia dalam Islam Cara pandang Cara pandang Islam terhadap hak asasi manusia tidak terlepas dari cara pandangnya terhadap status dan fungsi manusia. namun kewajiban-kewajiban ini pada gilirannya menimbulkan segala hak yang berkaitan dengan . Dan hak kolektif mencakup hak semua bangsa untuk menentukan nasibnya sendiri. Vatin. ia disebut khalifah. hak untuk memperoleh pendidikan. dengan pengertian bahwa manusia dipandang sebagai ukuran bagi segala sesuatu karena ia adalah pusat atau titik tolak dari semua pemikiran dan perbuatan (A. 17:70 dan 15:28-29) dan fungsional (Q. Produk dari perspektif anthroposentris ini tidak lain adalah individu yang otonom (J. dan bukan sebagai penguasa.S. dan kesadaran ontologis tentang struktur Deklarasi PBB. Dalam kaitan ini. dalam pengertian mandataris. dan beragama (pasal 18-19). antara lain: hak untuk bekerja dan memperoleh upah yang layak. 6:165 dan 33:72). Sedangkan yang termasuk dalam hak ekonomi dan sosial (pasal 22-.28). Brohi. dapatlah diidentifikasi karakteristik utama hak asasi manusia.C. termasuk perumahan dan pelayanan medis. Dari latar historis beberapa perumusan dan deklarasi hak asasi manusia (yaitu perlindungan terhadap kebebasan individu di depan kekuasaan raja. manusia ditarik pada kehidupan yang riil (realitas empirik) agar ia dapa: teruji sebagai makhluk yang fungsional.K. dan hak masyarakat untuk bebas dari neo-kolonialisme (pasal 28-30). hak semua ras dan suku bangsa untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi.S. manusia hanya mempunyai kewajiban-kewajiban kepada Allah (karena itu. kaum feodal atau negara yang dominan dan tersentraIisasi). hak untuk menikmati standar kehidupan yang cukup. Hak-hak asasi manusia di atas.47 berkesadaran. 1987). Dari eksistensinya yang ideal. Walaupun manusia mempunyai kewajiban-kewajiban kepada penciptanya. serta kesadaran historis tentang peradaban yang melahirkannya.

Khutbah sahabat Abu Bakar ketika diangkat menjadi khalifah melukiskan hal ini sebagaimana berikut: “Hai saudara-saudaraku. koreksilah perbuatanku bila aku khilaf. Seorang manusia mengakui hak-hak manusia lain karena hal itu merupakan kewajiban yang dibebankan kepadanya dalam rangka mematuhi Allah. tidak seorangpun dapat melepaskan dirinya dari hukum Allah karena melanggar hak-hak orang lain. Si penguasa sendiri. aku tidak dapat memenuhi tugas/kewajibanku ini. Kalian telah mengangkatku sebagai pemimpin kalian. Ajaran Islam tentang Hak Asasi Manusia Sumber ajaran di dalam Islam adalah Al Qur’an dan Sunnah (juga tradisi kehidupan kaum Muslim awal). dengan demikian. Brohi. aku berharap Allah menjadi saksi bahwa aku tidak mempunyai keinginan untuk memegang jabatan ini. Brohi. sehingga aku merasa bahwa aku tidak mempunyai kekuatan di dalam diriku untuk mengembannya. baik secara diam-diam maupun secara terbuka. beban yang dipikulkan ke pundakku sedemikian beratnya. Pada sisi lain. setidaknya secara filosofis. bahkan konflik.K. Bekerjasamalah denganku bila aku berlaku benar. Sebaliknya. 1978). adakah aku (pernah) berdoa untuk itu? Aku telah setuju untuk menanggung beban ini. tidak bersifat anthroposentris. Kewajiban bertauhid (mengesakan Allah). bila mengkhianati amanah Allah. Oleh karena itu. antara individu dan negara. kecuali dengan pertolongan Allah. hak kebebasan. Menurut Islam.hubungannya dengan sesama manusia. tetapi berpalinglah dariku bila aku menyimpang. misalnya. Karena itu. dapat menjembatani ketegangan. merupakan bentuk kualitas kesadaran keagamaan. Islam memandang hak asasi manusia dengan cara pandang yang berbeda dari Barat. yang bertindak sebagai pemegang otoritas yang diangkat untuk melaksanakan hukum Allah. agar kejahatan tidak mengangkat kepalanya (baca: memperoleh momentumnya). (bahkan) tidak pernah bercita-cita memilikinya. dan hak memperoleh keadilan. Sunnah di sini . yaitu kesadaran kepada Allah sebagai pusat kehidupan (A. Kekuasaan negara hanyalah wakil dari kekuasaan Allah. akan dihukum juga. sebuah problema yang sering muncul dalam 49 melaksanakan hak asasi manusia.” (AK. tidak ada kenikmatan bagiku di dalam memegang pimpinan ini. sepeti hak persamaan. Patuhilah perintahku selama aku mematuhi perintah-perinlah Allah dan Rasul-Nya. walaupun hal itu tidak berarti aku lebih unggul daripada kalian. tetapi bersifat theosentris (sadar kepada Allah sebagai pusat kehidupan). Cara pandang ini. bila dilaksanakan dengan benar akan menimbulkan kesadaran akan hak-hak yang berkaitan dengan hubungan antar sesama manusia. 1978). Penghargaan kepada hak asasi manusia.

ajaran lauhid. 33:72). Karena manusia itu bersaudara dan 51 sama derajatnya. bebas dari pemilikan manusia lain (Q. etik. 76:2-3). Manusia dalam Islam adalah manusia bebas (Q. dan bahkan bebas dalam beragama (Q. hewan. teologi. dan persetujuan-persetujuannya sendiri.S. 4:1. kesucian personal dan tatakrama yang baik (Fazlur Rahman. misalnya. Karena manusia itu bersaudara (yang mengimplisitkan adanya kasih sayang) dan memperoleh kebebasan. bebas dari eksploitasi manusia lain. terlebih dahulu dikaji ajaran-ajaran Islam tentang hak asasi manusia dengan merujuk langsung pada sumber-sumber Islam. sehingga ia tidak hanya mencakup persoalanpersoalan yang legal dan yurisprudensial saja. manusia tidak boleh diperbudak oleh manusia lain.dimaksudkan sebagai penjelasan dan pengimplementasian Nabi Muhammad SAW atas nilai-nilai etik dan filosofik dan prinsipprinsip dasar al-Qur’an melaIui contoh-contoh perilaku dirinya. dan 10:99) . Tetapi sebelum agenda permasalahan itu diungkap. Sistem syari’ah ini telah berfungsi sebagai petunjuk bagi umat dan pada gilirannya menjadi landasan bagi peradaban Islam sejak abad ketujuh. alam semesta beserta isinya (manusia. kemahaesaan Tuhan.masih pada tahap identifikasi yang barangkali belum komprehensif juga. tanpa bergeming sedikitpun pada upaya reformasi sistem tersebut. Satu hal yang barangkali kurang disadari oleh mayoritas generasi Muslim berikumya adaIah bahwa sistem syari’ah tersebut merupakan produk pemahaman manusia tentang sumber-sumber Islam dalam konteks sejarah tertentu (yaitu abad ketujuh sampai kesembilan). bebas dari tekanan dan paksaan manusia lain. 1979).S. 50 ucapan-ucapan verbalnya.S. Bertitik tolak dari sumber-sumber tersebut. Q. dengan demikian. mengandung ide persamaan dan persaudaraan seluruh manusia (Cf. dan 49:13). termasuk masalah hak asasi manusia. Falsafah dasar bagi hak asasi manusia dalam Islam terdapat daIam ajarannya yang utama. tetapi juga praktek-praktek ibadah ritual. walaupun -perlu dicatat. 90:13). 2: 256.Dalam kaitan dengan hak asasi manusia. dan kebebasan manusia. sistem itu dipertahankan untuk tetap menjadi landasan bagi pengembangan peradaban masa kini dengan konteks sejarah yang berbeda. Pada gilirannya. Konsekuensinya. Mereka telah berhasil mengembangkan sistem syari’ah yang komprehensif dan koheren. Dari ajaran-ajaran dasar tentang persamaan. kondisi ini telah melahirkan sejumlah agenda permasalahan kontemporer yang belum terpecahkan.S. yaitu cara hidup Islami yang ditetapkan berdasarkan wahyu illahi. tumbuh-tumbuhan dan benda tak bernyawa) berasal dari Yang Maha Esa. Dalam tauhid terkandung pengertian bahwa yang ada hanya satu Pencipta bagi alam semesta.S. bebas dalam kemauan dan perbuatan (Q. dia secara . para sarjana Muslim selama tiga abad pertama sejarah Islam mengembangkan syari’ah. persaudaraan. timbullah hak-hak asasi manusia yang lain. yaitu tauhid.

karena manusia itu bersaudara dan sama derajatnya.. kamu semua anak Adam. Ketahuilah bahwa semua kaum Muslimin itu bersaudara. dan 5:8).. 13:11). hak untuk bebas bergerak/mobilitas (Q..S. perlu diberi hak untuk bebas dari neokolonialisme dan segala bentuk diskriminasi (Q.S. Tidaklah orang Arab lebih tinggi daripada orang non-Arab.. 49:13).S. Lebih lanjut.. bulan ini... 4:58.. Demi Tuhan yang ditangan-Nya terletak kehidupanku. sesungguhnya darah dan harta bendamu adalah suci sehingga kamu menemui Tuhanmu. 30:20 dan 67:15). upah yang layak dan memiliki kekayaan (Q.” (AK Brohi.S. Petuah Rasulullah SAW kepada seorang wanita yang datang berkonsultasi kepadanya atas anjuran Usamah: “Dari ‘Urwah. dan berserikat (Q. sedang Adam dari tanah . 2:188 dan 4:29). (Bukhari. Dan secara kolektif. dan 42:38). Dan secara kolektif.S.individual perlu diberi hak untuk hidup dan memperoleh keamanan (Q. Nabi memilih suatu tempat ..S. andaikata anak perempuanku Fatimah melakukannya. 52 Barang siapa yang telah menerima amanah maka tunaikanlah amanah itu kepada yang telah mengamanahkannya .. 3. tentu saya potong tangannya”. 3:159.S. Sebagian dari khutbah Rasulullah SAW di depan umatnya pada peristiwa Haji Wada’: “.... 4:29).S. Hai manusia.. sebagaimana hari ini. Engkau hanya boleh mengambil dari seorang saudaramu sesuatu yang dengan sukarela diberikannya kepadamu . berbicara... hak memperoleh jaminan sosial (Q. hak mengecap pendidikan (Q. ‘beberapa bangsa sebelum kamu telah dihancurkan karena mereka menjatuhkan hukuman pada masyarakat kelas bawah tetapi tidak menghukum anggota masyarakat kelas atas (pada waktu mereka melakukan tindak kejahatan).. hak berkeluarga (Q. berbeda pendapat.. 2.S. dan negeri ini adalah suci . Kitab al Hudud. hak mendapat pekerjaan. 51:19 dan 90:14-16). 1981).1978). dia secara individual perlu diberi hak memperoleh keadilan di depan hukum dan perlindungan dari perlakuan yang tidak manusiawi (sewenang-wenang) dalam penyelesaian tertib sosial (Q.S. Ajaran Islam tentang hak asasi manusia di atas telah diaktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat pada zaman Nabi Muhammad SAW dan Khulafa’ur Rasyidin (empat khalifah pertama) seperti tersirat dalam beberapa Sunnah dan tradisi Sahabat berikut ini. kecuali karena kesalehannya ..Hai manusia... hak berfikir. 2:129 dan 3: 164). 1. Persetujuan Rasulullah SAW kepada pendapat sahabatnya: “Dalam peristiwa Perang Badar. Nabi berkata. dari ‘Aisyah yang mengatakan bahwa Usamah suatu saat menganjurkan kepada seorang wanita untuk datang kepada Nabi.. Tuhan kamu satu. 4:1 dan 30:21). perlu diberi hak untuk bebas menentukan nasib mereka sendiri (Q.. ayahmu pun satu.... Kamu mempunyai hak atas diri isteri-isteri kamu dan isteri-isteri kamu mempunyai hak atas diri kamu ..

(AK Brohi. semuanya akan berada di bawah lindungan Allah dan NabiNya: tidak ada uskup yang diberhentikan dari keuskupannya. dan tidak akan terjadi perubahan dalam hak-hak yang mereka telah nikmati sejak lama”. uskup Najran. 1987). sehingga (menurut pengakuan objektif Jean Claude Vatin. Jangan memenggal seseorang pun. Salah seorang sahabatnya. dan jangan tebang pobon-pohon yang menghasilkan buah-buahan. 1978). 1987) “menempatkan dunia Islam beberapa abad di depan Barat”. tempat itu secara strategis lebib baik tempatnya. Hubab bin Mandhar lantas mengajukan suatu tempat alternatif untuk memberikan serangan terhadap musuh. kebebasan. Nabi menjawab tidak. Pesan Khalifah Abu Bakar ketika mengirim ekspedisi pertama ke negeri Syam: “Hendaklah kamu bersikap adil. bertanya kepada Nabi. persaudaraan. orang-orang yang hidup di gereja-gereja mereka dan budak-budak mereka. apakah yang menyebabkannya memilih tempat khusus itu karena hasil dari wahyu Tuhan. Hubab bin Mandhar. maka biarkanlah mereka dan kegiatan mereka dalam keadaan yang damai “. Jangan rusakkan atau membakar pohon-pobon korma. Hasiil identifikasi 54 tersebut harus diformulasikan dalam sebuah rumusan yang dapat berguna. 53 4. karena menurut anggapannya. Perjanjian Rasulullah SAW dengan golongan Kristen Najran: “Dari Muhammad Sang Nabi kepada Abu Harist. kecuali sekedar untuk dimakan.” (A. ternak-ternak atau unta-unta. dapatlah disimpulkan bahwa prinsip-prinsip dasar yang berkaitan dengan hak asasi manusia. baik bagi sebuah Deklarasi Islam Universal tentang Hak-hak Asasi Manusia maupun bagi penyempumaan prinsip-prinsip universal seperti yang terkandung daIam Deklarasi PBB karena ia. 1987). Jangan bunuh domba-domba. Jangan patahkan keyakinan yang telah kamu ikrarkan. (AK Brohi. dan penghormatan terhadap sesama dengan jelas telah dikukuhkan sejak tahap awal Islam. seperti persamaan.khusus yang dianggapnya pantas untuk menyerang musuh. Dengan ucapan itu.K. rahib-rahib. lelaki-lelaki dan perempuan-perempuan. bagaimanapun merupakan bagian dari . Jangan bunuh anak-anak. Mungkin sekali secara kebetulan kamu akan bersua dengan orang-orang yang telah mengundurkan diri ke dalam biarabiara. kemerdekaan. Dari kajian terhadap ajaran-ajaran Islam tentang hak-hak asasi manusia dan aktualisasinya pada zaman Nabi dan Khulafa’ur Rasyidin. pendeta-pendeta. 5. Nabi menyetujuinya. tidak ada rahib yang akan diberhentikan dari biaranya dan tidak ada pendeta yang akan diberhentikan dari posnya. identifikasi ajaran-ajaran Islam tentang hak asasi manusia belumlah memadai. Brohi. Untuk kebutuhan masa kini di mana hak asasi manusia diadvokasikan secara gencar.

Pendekatan ini diadopsi dari pemikir Malaysia. namun pendekatan-peodekatan dalam memahami kandungannya masih beragam.S. Chandra Muzaffar (lahir 1947). Akan tetapi dalam rangka formulasi itu. seperti dalam kewenangan menjadi saksi (Q. yang terakhir lebih superior dari yang terdahulu (Q. hukuman untuk pezina: didera seratus kali (Q.S. seperti hukuman untuk pembuat kerusakan di bumi: dibunuh. Agenda Permasalahan Dalam mengidentifikasi ajaran-ajaran yang berkaitan dengan hak. MisaInya. di satu pihak ada beberapa ayat yang menjelaskan prinsip persamaan manusia. 55 Untuk menjawab masalah di atas nampaknya tidak mudah. apakah pemecahan itu berimplikasi pada reformasi metodologi? Alternatif Pemecahan Walaupun disepakati bahwa Al Qur’an merupakan asas hidup umat Islam. di satu pihak ada beberapa ayat yang menjelaskan perlunya hak hidup dan perlindungan martabat manusia (Q.hak asasi manusia. melalui dua makalahnya (1987 dan 1989). atau dipotong tangan dan kaki (Q. 4:34). 4:1). seperti tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan (Q. 17:40.khazanah kemanusiaan. 48:6 dan 57:18). kiranya dipertanyakan juga bagaimana pandangan kita terhadap kandungan Al Qur’an itu sendiri. Sebelum masalah kedua ini dijawab. 17:70. terutama yang ter-akhir. Yang menjadi masalah adalah bagaimana mempertemukan dua kelompok ayat yang walau dalam satu tema tetapi terkesan kontradiktif itu.S. dihadapan kita dijumpai agenda permasalahan sebagaimana diuraikan berikut. Dr. disalib. 43:16.S. 5:38). 13:23. Bila dua masalah terakhir dapat terpecahkan.S. dijumpai beberapa ayat yang walaupun dalam satu tema tetapi terkesan kontradiktif. 4:124.S. bahkan keduanya merupakan kesatuan ontologis (Q. dan 95:4). dan dalam menerima pembagian warisan di mana bagian perempuan hanya separuh dari bagian laki-laki (Q. 24:2).S. 4:29. Berdasarkan pendekatan ini. 2: 282) di mana kesaksian dua orang perempuan dihargai sama dengan kesaksian tunggal seorang laki-laki. hukuman untuk pencuri: dipotong tangan (Q. Dalam makalah ini disampaikan suatu pendekatan yang dipandang tepat untuk mempertemukan kelompok-kelompok ayat yang walaupun dalam satu tema namun terkesan kontradiktif dalam rangka memahami hak-hak asasi manusia dalam Islam secara lebih utuh. sementara di pihak lain dijumpai ayat-ayat yang terkesan membedakan perempuan dari laki-laki. 4: 11 dan 4: 176) Misal lain. atau terkesan membatasi hak-hak perempuan. kandungan Al Qur’an dapat difahami dalam empat peringkat: . 5:33).S. 40:40. karena timbul masalah baru apakah dalam memahami dua kelompok ayat itu diperlukan pendekatan tekstual atau pendekatan lain.S. terutama yang bersumber dari Al Qur’an. tetapi di pihak lain dijumpai beberapa ayat yang terkesan mengabaikan hak hidup dan manabat manusia.

Dan hasrat batiniah itu adalah sesuatu yang kekal. seperti perintah untuk mendirikan shalat. kebebasan. dan lain-lain. Prinsip-prinsip dasar ini diperlukan untuk menjelaskan nilai-nilai filosofik dan etik yang masih bersifat umum sehingga dapat dijadikan panduan hidup 56 masyarakat baik secara individual maupun kolektif. Shalat adalah prinsip dasar. tidak terikat pada zaman dan keadaan (Iqbal. berzina. memberi zakat. kebenaran. Keempat. Setiap Muslim mesti membuktikan kesetiaannya kepada nilainilai ini karena kesetiaan kepada nilai-nilai ini bermakna kesetiaan kepada Allah. 1981). Kedua. keadilan. nilai-nilai filosofik dan etik yang bersumber pada ajaran utama: tauhid. baik sendirian maupun berjamaah. keindahan. dan lainlain. kejujuran. Sejarah masyarakat dan peristiwa-peristiwa umat terdahulu yang diceritakan dalam Al Qur’an menunjukkan betapa pentingnya. kesabaran. Adalah wujud dari kebijaksanaan Tuhan yang tak terbatas untuk menerjemahkan ide-ide yang abadi dan universal (yaitu nilainilai filosofik/etik dan prinsip-prinsip dasar) ke dalam realitas 57 yang tertentu dan kontekstual. membunuh tanpa sebab. mencegah yang munkar. berjudi. sehingga komunitas pertama . Peraturan dan kaedah juga diwahyukan untuk menolong umat menerapkan prinsip. kesucian. Lima waktu adalah peraturan. membagikan kekayaan dengan cara yang adil. bohong.Pertama. abadi. peraturan dan kaedah dalam bidang ibadah. prinsip-prinsip dasar. Nilai-nilai ini bersifat kekal. menghormati orang tua. terutama dalam bidang ibadah. persaudaraan. merupakan hasrat batiniah manusia agar memperoleh jawaban dalam kesunyian alam semesta yang dahsyat. berbaik dengan tetangga. sombong. Peraturan dan kaidah ini juga tidak berubah karena intensitas shalat bukan sesuatu yang dipengaruhi oleh zaman dan keadaan. prinsip-prinsip dasar ini diterima sebagai aspek kandungan Al Qur’an yang tidak berubah. Karena itulah. keterpaduan. bersikap malas. Wujud dari prinsip-prinsip itu antara lain berupa perintah dan larangan. prinsip-prinsip dasar ini dalam perkembangan peradaban manusia. Ketiga. bersikap tamak. menindas. shalat. sopan dan berakhlak dalam hubungan antara lelaki dan perempuan. Umat. misalnya. Berapa kali? Lima kali (waktu) sehari. dan tidak berubah. menegakkan yang ma’ruf. kasih sayang. dan bersahabat dan berusaha menyatupadukan umat manusia. mengerjakan puasa. namun ada beberapa peraturan dan kaidah yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat yang tidak bebas dari konteks (pengaruh keadaan dan zaman). kebaikan. mencuri. diminta mendirikan shalat. Peraturanperaturan dan kaidah-kaidah ini dijadikan sebagian dari wahyu untuk menolong umat Islam pada abad ke-7 menerapkan prinsip-prinsip dasar dan nilai-nilai filosofik dan etik. sebagaimana dilarang untuk memfitnah.prinsip dasar. Yang dimaksudkan dengan nilai-nilai ini adalah nilai-nilai seperti persamaan. harmoni. Karena. haji.

yaitu membagibagikannya kepada tentara peserta perang. dan dalam menghukum pencuri di saat paceklik (yaitu. sehingga dapat saja nilai filosofik/etik dan prinsip dasar dibebaskan dari peraturan dan kaidah tertentu yang jelas dipengaruhi oleh keadaan dan zaman. nabi-nabi. karena konteks yang berbeda). tetapi kebaktian itu bermakna bahwa seseorang itu percaya kepada Tuhan.” . 1987). Bahwa potong tangan merupakan cara menghukum pencurian yang kontekstual untuk kurun itu terbukti dari kajian terhadap adat-istiadat masyarakat yang dipraktekkan pada zaman sebelum wahyu turun kepada Nabi Muhammad SAW. dalam memahami kandungan Al Qur’an diperlukan kemampuan untuk dapat membedakan “nilai-nilai filosofik/etik” dan “prinsip-prinsip dasar” dari “peraturan-peraturan” dan “kaedahkaedah” dengan lebih mengutamakan yang pertama (nilai filosofik/etik dan prinsip dasar). dan menunaikan zakat.yang bertakwa. 81. ternyata Al Qur’an sendiri membedakan nilai-nilai asasi dari peraturan-peraturan. yaitu potong tangan. kitab-kitab. Itulah sebabnya umat Islam dilarang mencuri. mendirikan shalat. dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya). Sebagai contoh. Apa yang diperoleh melalui usaha yang jujur adalah mulia.S. 5: 38. dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya. musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta. dan peperangan.S. salah satu cara hukuman yang mudah difahami (karena kontekstual) diwahyukan kepada mereka.Muslim akan dapat mengerti makna praktis suatu perintah atau larangan moral (Chandra Muzaffar. orang-orang miskin. Untuk memungkinkan komunitas Muslim pertama menerapkan prinsip dasar ini. penderitaan. Jadi berdasarkan pendekatan ini. 2:177: 58 “Kebaktian itu tidak ditentukan dengan pembelokan muka (kiblat salat) ke arah timur dan barat. dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan. Contoh ini dapat dilacak pada Q. hari kemudian. dan mereka itulah orang-orang. mengutamakan nilai filosofik/etik keadilan dengan menunda peraturan yang tersurat dalam Q. Bila disimak dengan cermat. karena mencuri merupakan perbuatan yang mencabut hak individu untuk menyimpan atau memiliki sesuatu yang diperoleh melalui usaha yang jujur. karena konteks yang sudah berbeda). mengutamakan nilai filosofik/etik ‘keadilan’ dengan membagibagikannya kepada rakyat yang lemah dan menunda “peraturan” yang tersurat dalam Q. Contoh ideal tentang ini yang sering diungkapkan dari tradisi Islam adalah kebijakan Khalifah Umar dalam pembagian rampasan perang (yaitu. dan (memerdekakan) hamba sahaya. berusaha adalah salah satu dari nilai etik yang tinggi mutunya dalam Islam. anak-anak yatim.S. malaikat-malaikat.

nampaknya masalah mempertemukan kelompok-kelompok ayat yang walau dalam satu tema namun terkesan kontradiktif itu dapat terpecahkan. akan memudahkan pemahaman ajaran-ajaran Islam tentang hak-hak asasi manusia secara lebih utuh dan substansial. diakui oleh semua peradaban. baik secara konsepsional maupun aksi. juga deklarasi-deklarasi sebelumnya. Akhirnya. maka ia haruslah sedemikian penting. dirancang untuk melindungi kebebasan individu di depan kekuasaan raja. karena cara (baca: peraturan) itu begitu penting bagi mereka. Bila pendekatan ini dapat diterima. agar ia dapat memelihara dan meningkatkan kehidupannya dan mengembangkan kepribadiannya. dan mutlak pemenuhannya. 1987). bersifat kontekstual (dipengaruhi 59 oleh keadaan dan zaman) atau tidak. yang nota bene anak peradaban Barat. melihat hak-hak asasi manusia dalam perspektif anthroposentris. Penutup Hak dapat dimaknai sebagai suatu nilai yang diinginkan seseorang untuk melindungi dirinya. kiblat ternyata hanya peraturan dan dimungkinkan berubah. Allah SWT menegaskan apa yang boleh disebut sebagai “inti agama” (baca: nilai filosofis/etis dan “prinsip dasar”). yang memungkinkan penundaan. Setelah melalui proses yang panjang. Salah satu sifat esensial dari analisis kategorik ini adalah kerelaan untuk menerapkan pengetahuan sosiologis dan historis (Chandra Muzaffar. yang pada gilirannya memberikan sumbangan pada pengembangan universal hak-hak asasi manusia. ayat ini diwahyukan ketika kiblat shalat diubah dari Baitul Makdis ke Mekkah. bila diterima dan diterapkan. Ketika kemudian diberi imbuhan asasi. Pada waktu itu ada golongan tertentu dari sahabat Rasulullah yang menentang perubahan kiblat. pendekatan yang ditawarkan ini. Konsekuensi dari pendekatan ini antara lain bahwa pemahaman kandungan Al. Deklarasi PBB ini. karena dapat dilacak kelompok ayat mana yang dikategorikan “nilai filosofik/etik” atau “prinsip dasar” dan kelompok ayat mana yang dikategorikan “peraruran/kaidah” (terutama yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat) yang kontekstual. Penerapan pengetahuan sosiologis dan historis ini barangkali dapat berimplikasi pada reformasi metodologik. bahkan perubahan. yang berguna terutama untuk mengetahui apakah suatu ayat yang dikategorikan peraturan. atau negara yang cenderung dominan dan tersentralisasi. kaum feodal. . seperti gugatan terhadap relevansi konsep naskh (penghapusan ayat-ayat yang datang terlebih dahulu oleh ayat-ayat yang datang kemudian). mendasar.Sebagaimana diketahui. deklarasideklarasi tersebut. Karena itu.Qur’an tidak lagi secara tekstual tetapi memerlukan analisis kategorik. kesadaran akan hak-hak asasi manusia mengglobal sejak 10 Desember 1948 dengan ditetapkannya oleh PBB Deklarasi Universal tentang Hak-hak Asasi Manusia. Dalam kondisi seperti itu. Dari penegasan itu.

baik yang kekal. ed. dalam Taufiq Abdullah dan Sharon Siddique. “Islamic Resurgence: A Global View”. 3 Iqbal. 1989). Islam Indonesia: Menatap Masa Depan (Jakarta: P3M. Islam and Human Rights: Tradition and Politics (Boulder: Westview Press). Dalam menjabarkan (memformulasi) hak-hak asasi manusia. 1987). Karena itu. Tulisan ini pertama kali dipublikasikan di Jurnal Akademika. Chandra (1987). The Challenge of Islam (London: Islamic Council of Europe. Mohammad (1981). sehingga menempatkan dunia Islam beberapa abad di depan Barat. “Renungan tentang Hak-hak Asasi Manusia”. Universitas Muhammadiyah Surakarta dan diterbitkan kembali seijin penulisnya. The Reconstruction of Rellgious Thought in Islam (New Delhi: Kitab Bhavan).E. Dengan pendekatan ini.K. hak-hak asasi manusia dalam Islam lebih dipandang dalam perspektif theosentris. Islam and Society in Southeast Asia (Singapore: lSEAS. “AI-Qur’an: Nilai dan peraturan”. Sidney (1987). seperti gugatan terhadap konsep naskh. (1987). ajaran tauhid tersebut berimplikasi pada keharusan prinsip persamaan. dan Bahtiar Effendy. . Untuk mengatasinya. maupun yang kontekstual..K. eds. 7 Nasution. A. terutama Al-Qur’an. terikat pada zaman dan keadaan. prinsip dasar. Hak Azasi Manusia dalam Islam (Jakarta: Pustaka Firdaus. bila ternyata dua kandungan yang bertema sama itu terkesan kontradiktif. dalam Muntaha Azhari dan Abdul Mun’im Saleh. 5 Muzaffar. 1987). 60 persaudaraan dan keadilan antar sesama manusia. Kitab al-Hudud (Beirut: Dar al-Fikr). yaitu melihat kandungan Al-Qur’an dalam empat kategori ordinal: nilai filosofik/etik. (1987). eds. (1991). Harun. 4 Mayer. 6 ———————————— (1989). Suatu Pendekatan Filsafat”. “Sebuah Dialog tentang Islam dan Hak-hak Asasi Manusia”. kandungan Al-Qur’an yang berupa nilai filosofik/etik atau prinsip dasar diutamakan dari kandungan Al Qur’an yang hanya berupa peraturan yang kontekstual. ditawarkan suatu pendekatan yang tidak lagi tekstual. dalam Altaf Gauhar. “Hak dan Kewajiban Manusia dalam Islam. 9 Hook. dijumpai kesan adanya kontradiksi antar beberapa kelompok ayat yang bertema sama. yailu tauhid (mengesakan Tuhan). A. tetapi pendekatan yang memerlukan analisis kategorik. A. Prinsip-prinsip tersebut telah menjadi landasan bagi pembentukan peradaban masyarakat Muslim awal. Juz 15. Konsekuensi dari pendekatan ini adalah kerelaan untuk menerapkan pengetahuan sosiologis dan historis yang dapat saja berimplikasi pada reformasi metodologik.Hak-hak asasi manusia memperoleh landasannya dalam Islam melalui ajarannya yang paling utama.. Walau demikian. Edisi 3/Tahun XI/1993. Shahih al-Bukhari. dan peraturan atau kaidah. terutama bila sumber legitimasinya ayat-ayat Al Qur’an. (1987). (1978). Hak-hak asasi manusia yang terjabarkan dari prinsip-prinsip itu memperoleh legitimasi dari sumber-sumber Islam. eds. terutama karya-karya: 8 Brohi. 2 al-Bukhari (1981). 1978). “Islam and Human Rights”. Timur. dan prinsip kemerdekaan dan kebebasan manusia. 61 DAFTAR PUSTAKA 1 Brohi. tidak terikat pada zaman dan keadaan. M..

inilah kondisi ekonomi global. . ditinggalkan. Berbagai kritik terhadap doktrin hukum alam ini bermunculan pada Abad XIX hingga awal Abad XX. Rahman. termasuk kebebasan pers dan kebebasan berekspresi. Hal ini bersamaan dengan munculnya semangat anti-perbudakan. Hal ini merupakan anti-tesis terhadap doktrin hukum alam yang sebelumnya mengajarkan sisi kewajiban dan menafikan ide sentral tentang persamaan dan kemerdekaan.. “Hak-hak Asasi Manusia dalam Islam”. perlindungan perburuhan.. anti-kekerasan. Edisi Kedua (Chicago dan London: University of Chicago Press). 62 BAB II POSISI DAN PERAN HAK ASASI MANUSIA DITENGAH LIBERALISASI POLITIK DAN EKONOMI “. J. gagasan mengenai hak asasi telah muncul jauh sebelumnya. Islam.. Semua referensi menunjuk pada kegagalan peran agama dalam menjamin persamaan dan kebebasan. Masalah HAM baru menjadi perbincangan publik pada pascaPerang Dunia II.11 Vatin. Masyarakat miskin hanya memperoleh penghasilan 1 dollar sehari. dan sebagainya yang melanda sebagian besar kawasan Eropa. Pemikiran mengenai HAM juga telah muncul pada Abad XIII sebagaimana termuat dalam dokumen Magna Charta (1215) dan juga Petition of Rights (1628) dan Bill of Rights (1689). (1987). Pada masa pencerahan (enlightenment) telah muncul istilah human rights sebagai ganti dari istilah natural rights dan istilah rights of man yang telah muncul sebelumnya. Namun bila dilihat lebih jauh.. sementara di Eropa ada subsidi untuk sapi sebesar 12 dollar perhari.” Sri Palupi HAM DALAM KONTEKS DAN KEPENTINGAN SOSIOLOGIS KEINDONESIAAN Yoseph Adi Prasetyo D ibanding keberadaan agama. Fazlur (1979). bisa dikatakan usia hak asasi manusia (HAM) masih tergolong “bayi”.C. dan berkurang karena tuntutan hal “ilahi” raja. Tepatnya setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berdiri pada 1945 berhasil memaklumkan Universal Declaration of Human Rights (DUHAM) pada 10 Desember 1948. Ujung pemikiran HAM adalah doktrin hukum alam bahwa pada setiap manusia melekat serangkaian hak ilmiah yang kekal dan tidak dapat dicabut.

Dokumen DUHAM kemudian dijabarkan dan diikuti sejumlah dokumen lainnya yang hingga kini terus mengalami perkembangan secara menakjubkan. seks. dan Abdullah Ahmed An-Naim. antara lain yang perlu disebut adalah kovenan internasional tentang Hak Sipil dan Politik (International Covenant on Civil and Political Rights.65 Kerusakan dahsyat dan banyaknya korban manusia yang dibunuh secara keji selama Perang Dunia II telah memunculkan semacam “kebulatan tekad” masyarakat dunia untuk melakukan upaya-upaya preventif. serta latar belakang . Sosial. dan nilai-nilai penting secara global. ICCPR seringkali disebut sebagai HAM generasi pertama dan ICCSER sering disebut sebagai HAM generasi kedua. yaitu Konvensi Wina pada 1993. perlindungan atas persamaan bagi perempuan dan kesejahteraan. Ketiganya tak bisa saling dipertentangkan. Dengan demikian. kurang individualis. Misalnya konsep mengenai Piagam Madinah2. rumusan HAM yang terkandung dalam dokumen internasional lebih bersifat egalitarian. ICCSER) pada 1966 yang diterima masyarakat internasional sebagai hukum kebiasaan internasional (international customary law). agama Islam sesungguhnya memiliki potensi konseptual yang bisa dikembangkan untuk melengkapi konsep-konsep mengenai HAM. kekayaan. ICCPR) dan kovenan internasional tentang Hak Ekonomi. Yang terjadi dalam banyak kasus justru penguasa (negara) mengkooptasi pemimpin agama dan menggunakan hukum perundang-undangan untuk membungkam serta membuat patuh rakyatnya melalui caracara yang melanggar HAM3. HAM. yang merupakan cerminan dari bangkitnya nasionalisme Dunia Ketiga dan tuntutan terhadap pemerataan kekuasaan. antara lain Farid Muhammad. 66 Tabel 1 Perbedaan Wilayah antara Peraturan Perundang-Undangan. Secara tegas DUHAM menyantumkan tentang perlindungan dari tindakan diskriminasi yang bersifat rasial. agama. keyakinan politik. Mahmoud Mohamed Thaha. Pergulatan Dua Perpektif HAM4 Hak asasi manusia bersifat universal. HAM. warna kulit. dan Budaya (Internastional Covenant on Culture. dan Agama 67 Tabel 1 menunjukkan domain yang berbeda antara sebuah hukum perundang-undangan. dan agama. Sosial and Economic Rights. Dalam kalangan Islam juga dikenal sejumlah tokoh intelektual yang mengembangkan pemikiran mengenai konsep HAM. Belakangan muncul HAM generasi ketiga. pengakuan bahwa untuk semua dan setiap orang orang melekat harkat dan martabat kemanusiaan yang tidak ditentukan oleh latar belakang ras. Dibanding hak kodrati yang berkembang pada Abad Pencerahan. dan memiliki fokus internasional.

sejarah5. dan siapa pun korbannya maka pelanggaran tersebut adalah urusan semua manusia. Karena itu dalam situasi seperti yang terjadi di Timor Timur tahun 1999. seperti kejahatan terhadap kemanusiaan terjadi. dengan alasan bahwa Indonesia dapat menegakkan keadilan melalui institusi judisialnya sendiri. batas agama. Karena negara yang seharusnya . tidak dibatasi oleh garis batas negara. Ini juga berarti bahwa masyarakat internasional mempunyai tanggungjawab universal untuk bertindak mengoreksi pelanggaran atas hak asasi manusia yang terjadi. karena sikap ini menyangkut masih kuatnya pemahaman yang partikularis yang menjadi sendi dari nasionalisme yang banyak dikemukakan oleh pemimpinpemimpin otoritarian di Asia. Di mana pun. Nilai-nilai ini berkembang menjadi norma. Kali ini tidak terletak pada gugatan tentang ada-tidaknya pelanggaran hak asasi manusia tapi pada mekanisme koreksi yang dituntut masyarakat internasional dan persoalan siapa yang harus bertanggungjawab. Reaksi balik dari kalangan militer dan kelompok ultra-nasionalis. dan melalui berbagai perjanjian internasional dan praktek/kebiasan internasional terbentuklah standar dan prosedur internasional dalam pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia. utamanya pada kurun waktu tahun 1980-an dan awal 1990-an8. Tidaklah terlampau sulit untuk memahami reaksi balik dari berbagai kalangan tersebut. Sementara ABRI sebagai alat negara hanya menjalankan tugas yang dibebankan negara. Tanggungjawab ini melahirkan doktrin jurisdiksi internasional. menjadi hal yang wajar apabila muncul solidaritas internasional yang kuat untuk mengoreksi kejahatan 68 yang terjadi dengan menuntut dibentuknya pengadilan internasional. di mana masyarakat internasional dan negara mempunyai jurisdiksi untuk memprosekusi kejahatan tersebut. dilakukan oleh siapa pun. Pergulatan ini tidak begitu mengemuka pada masa perang dingin karena berbagai pelanggaran hak asasi manusia – termasuk yang dalam kategori berat – dapat begitu saja berlangsung dan tanpa tindakan koreksi yang berarti. Kejahatan yang demikian dianggap sebagai kejahatan terhadap semua umat manusia. Secara singkat dapat dicatat reaksi ini berupa: penolakan terhadap pembentukan pengadilan internasional. politik dan budaya. Selain itu dikemukakan pula bahwa memburuknya situasi hak asasi manusia yang memprihatinkan di Timor Timur itu adalah akibat campur tangan kekuatan asing7. sosial. oleh karena itu menjadi musuh semua umat manusia – hostis humanis generis6. Doktrin tanggungjawab semua manusia – obligatio erga omnes – dikenal ketika pelanggaran hak asasi manusia yang berat. Oleh karena itu terjadinya berbagai kejahatan yang luar biasa itu bukan menjadi tanggungjawab pemerintah Indonesia tapi merupakan tanggungjawab dari kelompok-kelompok masyarakat Timor Timur sendiri yang bertikai soal kemerdekaan.

Menyangkut nilai hak asasi manusia dan instrumentalnya. sejauh dalam sistem itu hak asasi tersebut tetap dihormati. agama dan sistem politik akan membawa berbagai perbedaan. Penolakan negara untuk memberikan pertanggungjawaban atas pembatasan dan/atau pelanggaran hak asasi manusia sekarang dimajukan dengan mengutamakan dalil-dalil partikularisme. Pengutamaan hak-hak sipil dan politik ditenggarai sebagai pemajuan hak-hak yang lahir dari paham invidualisme. Sebaliknya bila relativisme disusun . Sudah barang tentu pergulatan ini tidak bebas dari kepentingan politik dari kekuasaan-kekuasan yang dominan terutama dari sektor negara. apakah memakai sistem juri (common law) atau majelis hakim (civil law). dan Kovenan Hak-hak Ekonomi. bagaimana perbedaan sistem politik dari negara-negara yang melahirkan kepentingan yang berbeda pula. Terpisahnya dua dokumen kovenan internasional yakni Konvensi Internasional Hak. Untuk tiap negara bebaslah menerapkan sistem pengadilannya. Namun Blok Barat mengutamakan hak-hak sipil dan politik sedang Blok Sosialis didukung oleh negara-negara yang baru merdeka mengutamakan hak-hak ekonomi sosial dan budaya. Sebagai contoh. 70 Contoh klasik yang sering diungkapkan adalah menyangkut persamaan hak setiap orang di muka pengadilan9. yang akan mengancam liberalisme ekonomi. Sebenarnya adalah utopia bahwa semua hak asasai manusia dapat berlaku untuk semua manusia dengan cara yang sama.bertanggung jawab dapat berlindung di balik kekuasaan salah satu blok super power. tingkat perkembangan yang bebeda dari satu negara ke negara lain. Sedangkan pengutamaan hak-hak ekonomi.Hak Sipil dan Politik. Perbedaan ini lahir dari berbagai latar belakang sejarah. Bagaimana pun perbedaan sejarah. Pada mulanya PBB merancang satu domumen untuk 5 jenis hak asasi tersebut. politik dan budaya. Partikularisme di sini tidak dianggap menghilangkan standar internasional yang universal. Pilihan yang diambil oleh satu negara tertentu tentulah ditentukan oleh berbagai faktor sejarah. sosial dan budaya. Baru setelah Perang Dingin mereda dan akhirnya berhenti. ada dua aras pergulatan dari perspektif universal dan partikularis. 69 Sebagaimana telah disinggung sebelumnya. ditenggarai sebagai pemajuan hakhak yang lahir dari sosialisme dan komunisme. Perbedaan ini dapat diterima secara internasional. yang mengancam kolektivisme. Sosial dan Budaya merupakan contoh yang nyata. terutama pada bagaimana pemajuan dan perlindungan dilaksanakan. dalam penyelenggaraan dari kebebasan berserikat dan mengeluarkan pendapat – sebagai hak asasi – diatur berbedabeda di tiap negara. Relativitas ini terletak bukan pada nilai-nilai universalnya tetapi pada bagaimana nilai-nilai itu dihormati dan dilindungi. selama pengaturan yang diterapkan itu tidak dimaksudkan untuk menghilangkan kebebasan dasar itu. pergulatan wacana ini kembali mengemuka.

pembangunan. Namun apologia dari kekhasan atau partikularisme lebih banyak dilakukan oleh para pemimpin otoritarian dan lebih sering dipakai sebagai alasan-alasan filosofis untuk penekanan atau pembatasan hak-hak sipil dan politik. yang sering juga dikemukakan sebagai demi keamanan negara. Pada periode ini penguasa sering mengemukakan konsep trade-off: Demi lancarnya pembangunan harus ada pengorbanan atas hak-hak kelompok masyarakat tertentu10. Berbagai pembatasan dan pelanggaran hak asasi manusia – termasuk atas hak-hak yang tak dapat dikurangi (non-derogable rights) sering dipakai sebagai sesuatu yang harus dilakukan untuk menjaga stabiltas dan integritas wilayah. Apalagi bila dikaji lebih lanjut bahwa apa yang disebut sebagai “nilai-nilai Asia” itu tak lain adalah merupakan bentuk negasi atas tuntutan hak asasi manusia12. Namun sebenarnya. maka pembatasan dan pelanggaran hak asasi manusia tersebut dilakukan atas nama pembangunan. Upaya untuk merekonsiliasikan – sebagai lawan dari mempertentangkan – merupakan satu proses yang panjang. terlepas dari perilaku negara yang mengabaian hak-hak asasi tertentu demi. maka relativisme lokal yang seharusnya diubah sesuai dengan universalisme hak-hak tersebut.11 melalui satu proses yang panjang di PBB. memang terdapat pergulatan yang penting antara hak individu berhadapan dengan hak kolektif. yang berpendapat bahwa hak individu sebagai sesuatu yang bersifat mulak. merupakan satu isu terpenting. Bagi pemerintah otoritarian dalil yang dipakai ialah hak yang bersifat kolektif dianggap lebih utama 71 dan dapat meniadakan hak indvidu. Pada aras internasional hak-hak kolektif memang baru diakui secara universal pada dekade 1980-an. Persoalan ini merupakan dimensi lain dari pergulatan dua perspektif: yang universalis. dan yang relatif. Namun kecenderungan untuk mempertentangkan hak kolektif dan hak invidual masih terus berlangsung.sedemikian rupa sehingga hak-hak tersebut menjadi tidak dihormati dan dilindungi. yang masih terpuruk dalam multi-krisis dan bencana . dan untuk meredam suara-suara kritis dari oposisi terhadap penguasa. hak masyarakat dengan perorangan. Sekjen PBB Boutros Boutros Gali dalam pidato pembukaannya mengungkapkan “tiga nilai penting yang bersifat wajib dalam Konferensi Wina”. guanrantees (jaminan). dan dalam Konferensi Sedunia Hak Asasi Manusia di Wina. Masalah HAM di Indonesia Menatap Indonesia hari ini adalah menatap sebuah negeri yang merana. dimana pengakuan dari hakhak asasi tergantung kepada situasi politik dan sosial ekonomi dari satu negara tertentu. dan democratization (demokratisasi). atau dengan alasan. yakni universality (universalitas). Seiring dengan maraknya developmentalism di negara-negara berkembang pada dekade 1970-an dan 1980-an.

dan juga Korea Selatan menunjukkan adanya korelasi kuat antara penghormatan HAM sebagai bagian dari upaya perwujudan sistem demokrasi dengan naiknya angka indeks pembangunan manusia (HDI). Kita juga bisa melihat bagaimana Theys Hiyo Eluay dan Munir terbunuh secara misterius. Brazil. dan pengakuan atas terjadinya pelanggaran berat HAM di masa lalu. Jangan heran bila penyelesaian pelanggaran HAM yang memang merupakan agenda utama berbagai negara yang bertekad membangun demokrasi dan kemakmuran. agama. Indonesia sebagaimana negara-negara di mana rezim yang sebelumnya berkuasa adalah rezim otoriter. Hampir kita tak pernah mengingat lagi bahwa Indonesia pernah menjadi sebuah negeri patron bagi semua negeri yang baru bebas dari kolonialisme dan imperialisme.tiada henti. Pelanggaran HAM yang meluas dan sistematis umumnya menandai hancurnya politik dan landasan bernegara. Pelanggaran HAM Masa Kini Praktek kekerasan dan pelanggaran HAM terus berlangsung hingga kini. Sebuah hal yang umumnya berujung pada hancurnya perekomian akibat terbelit oleh masalah korupsi. rusaknya demokrasi dan lemahnya fungsi hukum. Afrika Selatan. dan solidaritas telah berubah menjadi negeri yang terkoyak oleh berbagai pertikaian suku. Jika berpegang pada gagasan dasar hak asasi manusia sebagai perlindungan individu dari kekuasaan negara. maka agenda melawan impunitas dalam gerakan hak asasi manusia . menghapusan hak-hak khusus dari aparat negara. sikap toleransi. kulusi dan nepotisme (KKN). juga tak tampak adanya kebijakan reparatif bagi penyelesaian tuntas kejahatan HAM masa lalu. Malah ada kecenderungan konflik sengaja dibiarkan terbuka dan sepenuhnya hanya menjadi tanggungjawab aparat kepolisian. Negeri yang dibayangkan pernah dikagumi karena rakyatnya yang memiliki keramahan yang tinggi. Argentina. kejahatan dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang sistematis merupakan salah satu karakteristik utama. Keberhasilan penanganan dan penghentian kejahatan HAM merupakan syarat bagi terciptanya masyarakat demokratis di masa depan. Kepercayaan rakyat kepada pemerintah dan penegak hukum hanya dapat dibangun jika rakyat melihat keseriusan keinginan politik pemerintahan yang baru dalam menegakkan hukum. dan etnis. Kita bisa melihat serangkaian aksi kekerasan yang terus-menerus terjadi di wilayah konflik seperti Poso dan Papua. Indonesia barangkali perlu banyak belajar dari pengalaman sejumlah negara yang baru lepas dari cengkraman rezim otoritarian yang berhasil menyelesaikan pelanggaran HAM masa 72 lalu dan menjadikannya sebagai pelajaran yang tak boleh diulang dan kemudian berhasil membangun negaranya. 73 Pada era reformasi yang telah mengalami 4 masa kepresidenan ini.

Alasannya sederhana. yaitu demi kepentingan kedaulatan negara dalam diskursus publik. 2000.merupakan agenda yang luar biasa. yaitu dengan memutus rantai impunitas. 5 Peringatan sedunia 50 tahun Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia 1998 mengambil tema: All Human Rights for All. 3 Untuk kasus Indonesia. Naning Mardiniah. Di Indonesia pernah terjadi kasus penahanan sejumlah orang tanpa pengetahuan keluarga atas sejumlah orang oleh Tim Mawar dari Korps Pasukan Khusus. “Internasionalisasi Standar dan Prosedur vs Domestikasi Keadilan Transisional”. ***** Catatan: 2 Lebih detail bisa dibaca Masdar F. Ayoub. barangkali apa yang terjadi di Aceh merupakan sebuah gambaran lengkap tentang dominasi negara terhadap ketiga hal ini. tidak semata legal formal. “Spiritualitas Asia dan Hak Asasi Manusia” dalam Candra Muzaffar dkk. tapi juga hak-hak tersebut menyangkut semua hak asasi manusia meliputi hak sipil. 2007. Jakarta. Cesda dan LP3ES. Pada saat gerakan masyarakat sipil 74 masih terseok-seok mengonsolidasikan demokrasi. sosial dan budaya. salah satu bab hasil riset Demos-LRP. Jakarta. hal. pada kenyataannya adanya impunitas telah menyebabkan pelanggaran HAM tetap terus berlangsung. Pilar Media. secara normatif sudah tidak ada lagi persoalan mengenai wewenang melakukan inspeksi [intervensi] atas praktek-praktek negara terhadap hak asasi manusia. Human’s Wrong. kelompok dominan Orde Baru telah berhasil memanfaatkan berbagai institusi demokrasi yang ada untuk mengonsolidasi kekuasaan mereka. Lihat juga Mahmoud A. Pada saat yang sama pula membangun gambaran bahwa mereka yang menentang kebijakan negara adalah mereka yang memiliki sikap anti-nasionalisme. hak komunal maupun hak individual. Namun. yang selama ini hendak dikontrol oleh hak asasi manusia. 4 Bagian ini saya cuplik dari tulisan Asmara Nababan. Shobirin Nadj. Sesungguhnya. Pada kenyataannya kekuatan dominan militer dalam arena politik masih cukup besar. karena berbagai pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia dilakukan dengan cara-cara ‘tertutup’ yang memungkinkan pelaku menghindarkan diri dari tanggungjawab. Diseminasi Hak Asasi Manusia: Perspektif dan Aksi. Pernah juga terjadi penembakan atas sejumlah manusia yang digolongkan dalam kategori tertentu dan kemudian dibiarkan di jalan – yang mungkin dimaksudkan untuk menciptakan efek teror pada masyarakat pada kasus penembakan misterius. “Hak Azasi Manusia Dalam Islam” dalam E. Yogyakarta. politik. . ekonomi. Karena itu. Berbagai standar universal mengenai hak asasi manusia serta mekanisme pengaduannya sudah banyak berkembang. Menegaskan bukan hanya semua orang memiliki hak asasi yang sama. Mas’udi. Dari berbagai pendekatan itu tidak ada yang mengelak akan perlunya investigasi terhadap pelanggaran HAM dalam arti luas. Agenda ini sesungguhnya justru memperkuat kekuasaan negara untuk memaksa melalui hukum pidana. diperlukan cara yang lebih efektif untuk melindungi hak asasi manusia. 2002 (draft buku). 6372. Maka para aktor dominan menggunakan agenda yang ada untuk melegitimasi kekerasan yang dilakukan terhadap masyarakat sipil.

6 Pada awal lahirnya doktrin dimaksudkan untuk kejahatan bajak laut. Deklarasi ini secara eksplisit merumuskan hak kolektif untuk pembangunan. 2007. Pilar Media. 7 Argumentasi ini berulang-ulang diungkapkan oleh para terdakwa dan pembelanya dalam sidang-sidang Pengadilan HAM adhoc Timor Timur. 75 8 Asian values. dan perdagangan budak. BUDAYA Sri Palupi Fakta Ketidakadilan Global Liberalisasi ekonomi memperluas kesenjangan antara yang kaya dan miskin. untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas. dengan menunjukan kekhasan nilai –nilai Asia vis a vis nilai-nilai Barat. Makalah ini umumnya mengecam dominasi wacana HAM oleh Barat dan juga upaya menciptakan wacana tandingan mengenai perpektif nilai-nilai Asia sebagai alternatif. Sementara 10% orang terkaya di dunia menguasai 54% pendapatan global. Himpunan makalah pada konferensi itu telah diterbitkan menjadi buku. Lihat juga Convention No. ³ Pendidikan dasar untuk semua orang di dunia 6 milyar USD ³ Kosmetik di USA 8 milyar USD ³ Air dan sanitasi untuk semua orang di dunia 9 milyar USD . 12 Barangkali perlu dibaca kembali sejumlah makalah yang dipresentasikan dalam Konferensi Internasional Rethingking Human Rights yang diselenggarakan oleh Kelompok JUST (Just World’s Trust) di Kuala Lumpur pada Desember 1994.5 milyar (40%) penduduk dunia yang berpenghasilan kurang dari 2 USD sehari hanya menguasai 5% dari pendapatan global. Lee Kuan Yu. Soeharto antara lain mengucapkan dalam bahasa Jawa “jer basuki mawa bea” (agar sejahtera dibutuhkan pengorbanan). MODALDAN URGENSI HAK EKONOMI. 9 Pasal 10 Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia (DUHAM): Setiap orang berhak. Hak-hak kolektif ini sering disebut sebagai Generasi Ketiga hak asasi manusia (Generasi pertama: Hak-hak Sipil dan Politik. sosial dan Budaya). Yogyakarta. Bahkan secara langsung menuduh PBB sebagai sumber konflik yang terjadi. disahkan tanggal 27 Juni 1989 dalam Konperensi Umum dari International Labour Organisation (ILO). Pemerintah Soeharto meminta agar masyarakat Kedung Ombo untuk berkorban (dilanggar hak-hak asasinya) bagi pembangunan bendungan. 10 Kasus Kedung Ombo merupakan contoh yang sangat prima dari dibenturkannya konsep pembangunan terhadap penghormatan hak asasi manusia. dalam persamaan yang penuh. 169 Concerning Indigenous and Tribal Peoples in Independent Countries. SOSIAL. § Total pendapatan 500 warga terkaya di dunia jauh lebih besar daripada total pendapatan 416 juta warga termiskin di dunia. 76 LIBERALISASI EKONOMI. ditonjolkan sebagai wacana balik atas universalisme. Lihat Candra Muzaffar dkk. Perbandingan berikut dapat mengilustrasikan betapa kesenjangan itu menganga dalam di depan mata kita. Human’s Wrong. dan Generasi kedua Hak-hak Ekonomi. atas pemeriksaan yang adil dan terbuka oleh peradilan yang bebas (independent) dan tidak memihak (impartial). dalam penentuan atas hak dan kewajibannya serta dalam setiap tuduhan pidana terhadapnya. Mahatir. 11 Declaration on the Right to Development disahkan dalam Sidang Umum PBB pada 4 Desember 1986. Soeharto adalah tokoh politik yang gencar memajukan wacana ini. § 2.

Sementara subsidi untuk 1 ekor sapi di Eropa besarnya 2 USD per hari. tingkat kemiskinan meningkat dari 18.2 juta jiwa pada kuartal I 2006. Pada periode yang sama.7 juta anakanak mati tanpa sempat merayakan ulang tahunnya yang kelima dan setiap jam terdapat 1. 5.200 anak mati.000 perempuan mati di saat hamil dan melahirkan anak. dan kesehatan.67 juta anak balita menderita busung lapar. § Setiap tahun 5 juta perempuan meninggal saat melahirkan atau 2 kematian ibu setiap jam.7 juta anak balita menderita kurang gizi. hanya 46.³ Ice cream di Eropa 11 milyar USD ³ Kesehatan reproduksi untuk semua perempuan di dunia 12 milyar USD ³ Parfum di Eropa dan USA 12 milyar USD ³ Kesehatan dasar dan nutrisi bagi setiap orang di dunia 13 milyar USD ³ Pakan binatang piaraan di Eropa dan USA 17 milyar USD ³ Bisnis entertainment di Jepang 35 milyar USD ³ Rokok di Eropa 50 milyar USD ³ Minuman beralkohol di Eropa 105 milyar USD ³ Narkoba di dunia 400 milyar USD ³ Belanja militer di dunia 780 milyar USD 77 Fakta Kemiskinan Global Perempuan dan Anak-anak § Sedikitnya 1.9 juta pada Februari .310) sehari. partisipasi sosial politik. 54% meninggal karena gizi buruk dan 19% karena diare dan gangguan pernafasan. Terdapat 2-4 anak dari 10 anak di 72% kabupaten menderita kurang gizi. nutrisi. air dan sanitasi. kesempatan kerja. hidup dalam kondisi kemiskinan ekstrem (penghasilan kurang dari 1 USD sehari). § Menurut standar Bank Dunia.2 juta anak umur 7-15 th tidak pernah sekolah. Angka ini setara dengan 3 kali tsunami dalam sebulan. § Pengangguran meningkat dari 10.8% anak usia sekolah yang menyelesaikan 9 th pendidikan dasar. setiap tahun 10. termasuk kesehatan reproduksi. mayoritas adalah perempuan dan anak. konsumsi.6% menjadi 23%. § Kemiskinan mempengaruhi semua aspek kehidupan: pendapatan. Fakta Kemiskinan Nasional Keluarga Penderita Busung Lapar § Jumlah penduduk miskin meningkat dari 41 juta jiwa pada akhir 2005 menjadi 51. § Setiap jam 24 balita meninggal. 78 § 1. § Perempuan dan anak yang menjadi korban trafficking berasal dari keluarga miskin. pendidikan.2 milyar penduduk di negara berkembang. Terdapat 4. § Di bidang pendidikan. lebih dari 110 juta jiwa penduduk Indonesia tergolong miskin karena masih hidup dengan penghasilan 2 USD (Rp 18. § Setiap tahun sedikitnya 529.

Dalam Jebakan Hutang Sejak krisis ekonomi tahun 1997. Indonesia terperangkap dalam hutang dan sistem ekonomi global yang tidak adil. anggaran sektor kesehatan 7.1 juta pada Februari 2006. § Subsidi dihapus.5 triliun. pemiskinan. dll. Tahun 2005: dana kompensasi BBM utk orang miskin Rp 4. sementara untuk bayar cicilan dan bunga hutang 64 triliun Problem Hak Asasi Manusia Liberalisasi ekonomi yang memperluas kekuasaan bisnis menjelaskan adanya pergeseran locus kekuasaan. WTO sebagai kaki tangannya). Kekuasaan bukan lagi hanya di tangan negara.2005 menjadi 11. sektor pendidikan 21. § Indonesia berada di bawah kendali pemilik modal global/ TNC (dengan IMF. Bank Dunia. tetapi juga di tangan aktor non negara. yang menjadi basis pemahaman hak asasi manusia. § Hak asasi manusia melibatkan hubungan yang kompleks tentang siapa yang memiliki hak dan siapa yang bertanggung jawab untuk memenuhinya. > Implikasi: perubahan orientasi target gerakan hak asasi. § Padahal ekspansi kekuasaan bisnis telah menggeser locus kekuasaan. perusahaan negara diprivatisasi/ swastanisasi. Perubahan Orientasi Gerakan Hak Asasi Ada 3 alasan meletakkan kekuasaan modal/bisnis sebagai basis menafsirkan hak asasi: 1) Sumber dan bentuk kekuasaan tak lagi tunggal.120 trilun dan pada beberapa tahun terakhir 30-40% APBN digunakan untuk bayar cicilan pokok dan bunga hutang. kekayaan alam/ lingkungan dikuasai dan dieksploitasi korporasi global: meluasnya ketidakadilan.7 triliun.4 triliun. > Pertarungan demi hak sipil dan hak asasi merupakan pertarungan untuk mengendalikan penyalahgunaan kekuasaan negara. kerusakan lingkungan. § Jumlah hutang Indonesia pada tahun 2003 sebesar 2. 79 § Penafsiran hak asasi manusia secara tradisional memandang negara sebagai penanggung jawab utama dan biang keladi setiap soal pelanggaran hak asasi manusia. khususnya pemilik modal. aset negara dijual. § Hak rakyat atas pembangunan dikorbankan. pengangguran. Kekuasaan bisnis sama konkritnya dengan kekuasaan presiden dalam mengundangkan peraturan 2) Kekuasaan bisnis berakar dari kapasitasnya untuk melakukan atau tidak melakukan investasi 3) Kekuasaan bisnis juga terjelma dalam kekuatan . Indonesia dan dipaksa untuk menjalankan agenda liberalisasi ekonomi.

tidak dapat disidangkan dan hanya dapat dipenuhi secara bertahap). § Hak ekosob sering digambarkan sebagai hak “kelas dua” (hak yang tidak dapat ditegakkan. Melalui cara ini. kodifikasi hukum dan interpretasi melalui penafsiran pengadilan. yang dapat diberi upaya penyelesaian dan yang dapat diselidiki menurut hukum internasional. Sementara gerakan hak asasi telah sekian lama mengabaikan hak jutaan manusia yang dihilangkan sebagai akibat dari kebijakan dalam bidang sosial. § Ada dugaan salah bahwa hanya hak sipol yang dapat dilanggar. 80 Urgensi Fokus Hak Ekonomi. pelaksanaan hak ekonomi. dan Budaya § Dibandingkan hak sipil. tidak semestinya lolos dari target gerakan hak asasi manusia karena hak asasi ditujukan untuk melindungi individu dari semua bentuk penyalahgunaan kekuasaan. membeli jajaran pengadilan. ekonomi dan budaya. Padahal pelanggaran (berat) hak asasi manusia berkaitan dengan hak sipil politik seringkali hanyalah simpton dari pelanggaran hak ekosob. § Dengan adanya fakta ekspansi kekuasaan bisnis. aparat keamanan. Pemantauan terhadap penggunaan kekuasaan bisnis dapat dilakukan dengan pendekatan hak asasi. 81 Padahal: § Ada keutuhan dan kesalingtergantungan antara hak sipol dan ekosob (Hak ekosob dan hak sipol tak dapat dipisah-pisah). Dengan pendekatan hak ekosob kita sampai pada akar masalah pelanggaran hak asasi yang tersembunyi dalam kekuatan ekonomi dan bukan hanya mempersoalkan gejala/tanda (simpton) pelanggaran HAM saja. budaya (ekosob) masih sedemikian terbelakang. § Secara historis gerakan hak asasi lebih banyak terfokus pada upaya untuk menghapuskan pelanggaran dan penegakan hak sipil dan politik. Kekuasaan bisnis yang semakin besar dan mendominasi semakin banyak aspek dalam proses manajemen hidup bersama. perluasan jaringan pemantau malpraktik kekuasaan bisnis menjadi kebutuhan yang semakin mendesak. .finansialnya untuk merusak tata hukum dan pemerintahan. Sosial. sosial. kepolisian. Keutuhan dan kesalingtergantungan ini ditegaskan kembali dalam Konferensi Dunia tentang HAM tahun 1993. politik (yang tertuang dalam kovenan hak sipil-politik). khususnya hak ecosob. dengan membeli keberlakuan/ ketidakberlakuan peraturan. keluasan korupsi-kolusi dalam hubungan pelaku bisnis-pemerintah terjadi. dsb. Ada Apa dengan Hak Ekosob? § Hak sipil politik (sipol) lebih banyak mendapat perhatian.

§ Pasal 5 : tidak ada pembatasan ataupun pengurangan hak. § Pasal 11 : hak atas standar hidup yang layak (makanan. § Pasal 15 : hak untuk menikmati kebudayaan. § Pasal 13 dan 14: hak atas pendidikan (hak atas pendidikan dasar cuma-cuma dan kesempatan yang sama). perumahan). Pasal-Pasal Kovenan Hak Ekosob § Pasal 1 : hak untuk menentukan nasib sendiri --> hak bangsa-bangsa untuk secara bebas mengejar pertumbuhan/melaksanakan kegiatan ekonomi. § Mewujudkan hak tanpa diskriminasi. § Menghormati. § Pasal 10 : perlindungan bagi keluarga. termasuk pengambilan langkah-langkah legislatif. § Memastikan hak penghidupan minimal bagi semua orang. turut serta dalam kehidupan budaya dan mendapat manfaat dari kemajuan iptek. § Mencapai perwujudan hak secara bertahap (sedini mungkin mewujudkan hak). § Pasal 6 : hak untuk mendapatkan pekerjaan dan hak untuk tidak kehilangan pekerjaan secara tidak adil. § Pasal 12 : hak atas standar tertinggi kesehatan (pemerataan kesempatan mendapat pengobatan dan jaminan minimum pada saat sakit. terlepas dari tingkat pertumbuhannya. § Pasal 8 : hak atas kebebasan berserikat. § Pasal 2 : kewajiban negara untuk mengambil langkah agar semua warga dapat memenuhi hak.§ Hak sipol dan hak ekosob dirancang untuk menjamin perlindungan terhadap manusia sesecara sepenuhnya berdasarkan pandangan bahwa manusia berhak menikmati hak kebebasan dan keadilan sosial secara bersamaan. Kewajiban Negara Peserta § Mengambil langkah-langkah dengan semua sarana yang memadai. § Pasal 7 : hak atas kondisi kerja yang adil dan menguntungkan. § Pasal 9 : hak atas Jaminan sosial dan asuransi sosial. Indonesia baru saja meratifikasi kovenan Hak Ekosob. . ibu dan anak. budaya. sosial. pakaian. melindungi. § Kewajiban untuk bersikap dan kewajiban untuk mencapai hasil. § Pasal 3 : persamaan hak bagi perempuan dan laki-laki 82 § Pasal 4 : pembatasan untuk meningkatkan kesejahteraan umum. memajukan dan memenuhi. § Kini hak ekosob mulai mendapat perhatian serius.

Tetapi dalam perjalanan sejarahnya. sedangkan Piagam HAM berasal dari manusia dan berkembang terus menerus dengan kompromi-kompromi. Untuk sessi ini ada dua narasumber. sekitar abad ke-17. Dalam perjalanan sejarahnya. Prinsip-prinsip saling meghargai terkandung dalam setiap ajaran agama samawi dan ardhi. Pendapat itu diperkuat berbagai literatur Islam yang menjelaskan tentang HAM. Amerika dan Israel adalah pelanggar HAM tertinggi di dunia. beliau menjelaskan ajaran Islam banyak mengandung nilai-nilai HAM. setiap pemeluk agama secara sungguh-sungguh dan konsisten menggali nilai-nilai HAM dalam agamanya. Silakan. sekarang kita akan mencoba melihat dari tradisi dan perspektif yang berbeda. Kalau kita baca laporan Amnesti International. Memperten tangkan HAM dengan agama sangat tidak tepat. keduanya menggeluti bidang HAM pada konteks Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM). Pemerintah Amerika mendominasi dan menganeksasi HAM sehingga muncul kecurigaan dan kebencian bahwa HAM adalah proyek Amerika. Pembicara pertama adalah Bapak Adi Prasetyo. pada saat Amerika menjadikan penjara Guantanamo sebagai camp penyiksaan tahanan Irak maka tindak kekerasan ini mendapat sorotan tajam dari Lembaga Amnesti International. Tadi kita sudah berbicara mengenai HAM yang melandaskan pada pengalaman dan dokumen keagamaan kita. Yoseph Adi Prasetyo Kalau kita bicara HAM hendaklah jangan dibandingkan dengan agama.***** 83 Narasumber : Yoseph Adi Prasetyo dan Sri Palupi Moderator : Fajar Riza Ul Haq Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Agama itu transendental. Maka penting. Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian. Beliau adalah Direktur Institut Studi Arus Informasi(ISAI) dan aktif diberbagai lembaga diantara Demos. a DIALOG b 85 Perlu kita ketahui bahwa prinsip saling menghargai sudah dipraktekkan jauh sebelum adanya DUHAM. Agama sudah berumur ratusan tahun. Buktinya. sementara Piagam HAM baru lahir tahun 1948. Ketika saya berdiskusi dengan Kiai Husein Muhammad waktu mengikuti seleksi Komnas HAM. Pendapat itu tentunya tidak benar karena HAM adalah rumusan kesepakatan semua bangsa dalam menjamin dan memperjuangkan hak-hak dasar hidup. Secara historis pemikiran HAM dimulai semenjak lahirnya Magna Charta dan Bill of Right. Kalau tadi kita sudah melihat HAM dalam perspektif Islam. Begitu juga dengan tindak kekerasan yang dilakukan Israel terhadap Palestina. HAM mengalami perkembangan . Sekarang kita akan membicarakan dari tradisi Barat.

Contohnya. Karena. dimana negara bisa melakukan diskresi mengambil orang dengan melanggar HAM. Saya kira seluruh agama harus protes. dimana wilayah agama. saya mengajak Bapak dan Ibu melihat kembali. atas nama UU Teroris. Pemimpin agama yang kritis dan tidak patuh terhadap kebijakan negara akan dijebloskan ke penjara. China. Apabila ada rakyat atau kelompok masyarakat yang tidak tunduk terhadap kebijakan pemerintah maka diklaim sebagai pembangkang. Akhirnya agama menjadi mandul dan dibuat tidak berperan dalam memperjuangkan aspirasi umatnya. saya penah meliput Peristiwa Haur Koneng. Ini artinya HAM tidak tunggal. negara memposisikan agama dan HAM dalam negara. Di era Orde Baru. dan perundangundang. antar negara. Setelah Orde Baru tumbang. Jadi. karena stakeholders-nya adalah kelompok agama. ekstrem kanan. Untuk itu. Bila kita rujuk al Quran kita akan menemukan banyak ayat-ayat yang berbicara tentang HAM. negara tidak boleh sembarangan menangkap orang. pada tahun 1989. penegakan HAM juga mengalami pasang surut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang berkuasa. agama berada di luar negara atau menjadi bagian dari negara. Begitu juga halnya dengan tragedi Tanjung Priok adalah rekayasa pemerintah yang berkuasa pada saat itu. Sedangkan HAM posisinya menjadi rujukan tekhnis berbangsa dan bernegara. dan penamaan-penamaan lainnya. Beberapa ayat sebagai berikut : 1) Hak untuk Menentukan Agama n QS Al-Baqarah [2]: 256 87 n Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). Idealnya. negara. dan antar masyarakat. Sehingga lahirlah banyak peraturan tentang HAM dan pengakuan terhadap aliran-aliran kepercayaan. kami mahasiswa di Yogyakarta menandatangani protes dan menyuarakan kepada dunia internasional bahwa itu sebagai pelanggaran HAM berat. tiba-tiba saya ditelpon dan dipaksa menuliskan Haur Koneng sebagai kelompok sesat. Sebagai contoh. ketika terjadi pembantaian di Tianmen. sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada . Disamping itu. isinya hanya tentara. Pada masa Orde Baru agama dipaksa menjadi alat kepentingan negara dan pemimpin agama menjadi birokrat. Sedangkan HAM berada di luar dan tidak boleh disentuh. dan HAM.meliputi hubungan antara negara dan masyarakat. Pada zaman Orde Baru ada pengerutan (grouping) NKRI. kelompok petani yang melawan ketika tanahnya 86 diminta paksa tentara. dan warga negara yang setia. negara. nilai-nilai agama menjadi sentral dan menjadi payung moral negara dalam mengatur tata pelaksanaan pemerintahan. pada masa itu tentara begitu dominan dalam mengontrol dan mengintervensi agama. komparador. Secara prinsip tidak ada pertentangan antara agama. Pada saat mau menuliskan hasil investigasi yang saya lihat.

supaya kamu dapat memakan sebagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa. Dan jika seseorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosanya itu tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikit pun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya. Yang demikian itu lebih baik bagimu agar kamu (selalu) ingat. tentulahj beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. taatilah Allah dan taatilah Rasul(Nya). jika kamu bernsr-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. merekalah orang-orang yang beruntung. 88 5) Hak Berserikat n QS Ali Imran [3]:104 n Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kkebagikan. janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninga. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orangorang yang beriman semuanya? 2) Hak untuk Memiliki Harta Kekayaan n QS Al-Baqarah [2]:188 n Dan janganlah sebagian dari kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim. 4) Hak Privasi n QS Al-Nur [24]:27 n Hai orang-orang yang beriman. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. n QA Fathir [35]:18 n Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain.jalan yang sesat… n QS Yunus [10]:99 n Dan jikalau Tuhanmu menghendaki.maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al_Quran) dan Rasul (Sunnahnya). dan ulil amri di antara kamu. padahal kamu mengetahui 3) Hak Untuk Berbeda Pendapat n QS Al-Nisa’ [4]:59 n Hai orang-orang yang beriman. . 6) Menghormati Tanggung Jawab Personal n QS Al-An am [6]:164 n Dan tidaklahseorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri. menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu.

dan rokok. sosial. sementara untuk parfum diperlukan 11 milyar dolar. pengeluarannya setara dengan parfum. Silakan. Kematian perempuan dan anak juga luar biasa. sementara di Eropa ada subsidi untuk sapi sebesar 12 dollar perhari. tetapi hak ekonomi. dan berbagai daerah lainnya adalah dampak dari pembangunan yang tidak memperdulikan hak-hak EKOSOB. Sri Palupi Sebelumnya Adi Prasetyo sudah berbicara mengenai HAM. narkoba. mulai dari anak-anak dan perempuan. Jadi. Saya akan lebih banyak berbicara tentang hak-hak ekonomi. Selanjutnya presentasi Ibu Sri Palupi. Sebagian besar dana dihabiskan untuk belanja militer. Ketimpangan ekonomi telah menjadi persoalan paling mendasar pada dunia global. Untuk kesehatan. maka ada 110 juta orang miskin di Indonesia. kebutuhan air warga dunia hanya membutuhkan 9 milyar dolar. Dalam catatan UNDP tahun 2005. minuman beralkohol. dan budaya. Beliau adalah Ketua Institute for Ecosoc Rights.7) Hak untuk Memperoleh Penghidupan n QS Al-Dzariyat [51]:19 n Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang misdkin yang tidak mendapat bagian Moderator Terima kasih Pak Adi Prasetyo. seperti pendidikan dasar hanya perlu 6 US dollar. Inilah kondisi ekonomi global. Pada tahun 1966 pemerintah mengatur penegakan HAM dalam hukum positif maka dibuat kovenan 89 yang mengatur hak politik dan hak ekonomi. Kurangnya perhatian kita terhadap hak ekonomi berakibat pada kondisi yang memprihatinkan seperti saat ini. Berarti ada genocide terselubung orang miskin. situasi macam apa yang kita hadapi sekarang? Untuk alokasi pendapatan kebutuhan dasar. serta budaya. 90 Kalau mengikuti data Bank Dunia. Kejadian yang paling menyentak dan menggugah kesadaran kita semua adalah kasus busung lapar yang melanda dimana-mana. Masyarakat miskin hanya memperoleh penghasilan 1 dollar sehari. Angka kemiskinan meningkat dari 41 juta menjadi menjadi 51 juta. sementara pengeluaran untuk kosmetik di Amerika saja 8 milyar. Jakarta. Karena ekonomi adalah pondasi dasar dan panglima dalam kemajuan bangsa. sosial. Busung lapar yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT). dan budaya (EKOSOB). sosial. Setiap jam ada 20 balita yang meninggal . dan budaya prosesnya agak lambat karena mayoritas orang cenderung bergerak pada hak politik. sosial. 500 warga terkaya se-dunia pendapatannya lebih besar daripada 416 juta penduduk dunia. Bone (Sulawesi Selatan). Pada tingkat nasional situasinya tidak jauh berbeda. Saya mengajak kita semua fokus dan bergerak memperjuangkan hak ekonomi. Kedua kovenan ini lahir pada tahun yang sama.

Sehingga tidak apa-apa tidak dipenuhi ketika negara tidak punya uang. Ketiga. mempertegas ada jarak yang jauh pemikiran kita terhadap persoalan-persoalan hak-hak EKOSOB. Dulu posisi negara memiliki monopoli kekuasaan. terutama korporasi global yang menguasai hajat hidup orang banyak dan mengontrol kepentingan orang banyak. pemerintah sudah mencantumkan minimal 20% . sosial. Misalnya. sebenarnya pelanggaran hak ekonomi. hak politik untuk membuat kebebasan. Hak ekonomi. mayoritas perburuhan kita adalah sistemnya kontrak (outsourcing). hak asasi selalu targetnya negara. kalau ada penembakan. kekuasaan bisnis juga memiliki kekuasaan dengan dalih investasi. karena kekuasaan bisnis sekarang sama kongkritnya dengan kekuasaan presiden dalam membuat perundang-undangan. Kedua. target memperjuangkan hak asasi harus pula dibebankan kepada korporasi. sosial. sekarang dilucuti oleh pemodal. angka busung lapar sudah mencapai 1. Pada tahun 2005. mengapa semua tidak menyentak dan melakukan advokasi? Situasi ini.7 trilyun. dan budaya sering sekali dipersepsikan tidak bisa dituntut secara hukum dan hanya bisa dipenuhi ketika negara memiliki kemampuan. sosial. Ini menjadi problem. Mengapa bisa begitu? Karena ada persepsi bahwa yang dapat dituntut hukum hanyalah hak politik. Maka. Sekarang harus diarahkan pula ke pemegang kekuasaan bisnis. Kita sangat berharap dengan diratifikasinya hak EKOSOB pada tahun 2005.3 juta. Bukankah. Misalnya. sementara untuk bayar hutang ada dana 46 trilyun. Ada negara tetapi keputusannya tidak pada negara. sementara hak ekonomi. maka semua bisa bergerak untuk advokasi. tidak ada jaminan keamanan akan terus bekerja bagi seorang buruh. sosial. Artinya.dan hampir 4 juta yang tidak pernah sekolah. dan Aceh. tetapi kekuasaan tidak ada di negara. Kalau kita lihat dana kompensasi BBM untuk orang miskin hanya 4. dan budaya menjadi urgen ketika hak asasi dipegang oleh pemodal. bagaimana orang miskin berhadapan dengan orang miskin. hak ekonomi. dan budaya menjadi prioritas. pemerintah harus membuat kebijakan kongrkit. Hak politik sering hanya merupakan gejala dari pelanggaran hak ekonomi. dan budaya. Pertama. Seharusnya keduanya seiring. banyak pelanggaran hak politik akarnya adalah pelanggaran hak ekonomi. Sehingga pada akhirnya. ketika HAM menjadi kekuasaan negara. Ambon. dan budaya untuk menjamin keadilan sosial. Tetapi. sebagian daerah predikatnya pengidap AIDS terbesar di dunia dan kelaparan terjadi dimana-mana. Selama ini.67 juta dan pada tahun 2006 sudah mencapai 2. Dengan uang mereka bisa membeli tentara. Seperti di Papua. Hak asasi ekonomi. Tentunya ini tidak benar. pembangunan mengorbankan orang miskin. kekuasaan bisnis terjelma pada uangnya untuk merusak sistem bernegara. sosial. sementara yang memegang dana bermain di luar. ketika perempuan mayoritas 91 buta huruf. Sudah saatnya.

ABRI. di perusahaan-perusahaan kemudian . Mungkin kita tidak mendapatkan hasil yang baik sekarang tetapi untuk ke depan bisa menghasilkan kesejahteraan. Terkait dengan ujian nasional. 93 Masmulyadi (PP IRM) Ada dua paradigma yang mendominasi saat ini. Irwan Abdullah (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Pertama. Saya membaca HAM tidak secara spesifik. Syahrir Yusup (SMA Muhammadiyah Kupang) Sebagai seorang guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Sekarang. pemerintah tdak pernah konsisten dalam menjalankannya. Pada saat itu. Seharusnya lebih luas. terutama dalam hak-hak EKOSOB. Sekarang banyak perusahaan besar yang membuat yayasan sosial. hanya menjalankan perintah Allah dan bertakwa. Solihin (Islamic Center Muhammadiyah Cianjur) Saya ingin menanggapi komentar Pak Adi Prasetyo mengenai fungsi agama yang diartikan sempit. Tidak seperti sekarang. yaitu konvensional dan liberal. Apakah itu disemangati untuk memenuhi hak-hak EKOSOB dan sudah memadai? Atau itu bagian dari upaya untuk mengelabui pajak? Somantri (SMK Muhammadiyah Cirebon) Padaa zaman Orde Baru. ada hak yang dilanggar pemerintah. Konkritnya. guru saya mengemukakan prinsip keselamatan. Padahal ada keinginan untuk membicarakannya karena banyak terjadi pelanggaran yang didasari atasnya. Ini yang dapat saya sampaikan. semua hanya diukur dengan nilai. tetapi sering kali dilupakan. untuk Ibu Sri Palupi. Ini sangat reduktif. Hasil diskusi kita hendaklah dijadikan masukan kepada Departemen Pendidikan Nasional. dan Pancasila. untuk Pak Adi Prasetyo. Terimakasih. kami sangat berharap halaqah ini terus berlangsung dan dapat mencari solusi berperspektif HAM untuk dunia pendidikan yang kita harapkan mampu mengubah keadaan. bagaimana hak anak untuk tidak menonton media-media porno? 92 Kedua. Saya belum mendengar tentang hak nilai disampaikan. Selanjutnya. saya persilakan jika ada pertanyaan maupun tanggapan. Pemerintah membuat program kegiatan tetapi tidak memperdulikan hasilnya.anggaran pendidikan dan ada hak minimum yang harus dipenuhi pemerintah pada kondisi apapun. Sekolah juga hanya mengacu pada nilai tersebut dan menafikan kepentingan peserta didik. yakni untuk menjaga hubungan antara manusia (hablun min al-nas) dan dengan Allah (hablun min Allah). dimana peran HAM ? Hak Asasi Manusia itu nyata atau hanya merupakan rambu-rambu dan tidak menjadi institusi penting pemerintahan? Buktinya. jangan membahas atau membicarakan tentang Soeharto. Moderator Terima kasih. ada busung lapar. Seperti ketika mengatakan bahwa ujian nasional untuk mendapatkan standar nilai.

Mereka harus bertanggungjawab. Perusahaan yang semestinya bertanggungjawab seakan lepas tangan dan membebankan kepada negara dengan dalih bencana nasional. kasus Freeport. Masalahnya. Anehnya. negara harus memiliki hak pengaturan. Negara hanya memiliki tanggung jawab memberikan pendidikan supaya masyarakatnya pintar. Apa yang sekarang bisa kita lakukan untuk mengubah persoalan yang rumit ini? Apakah kita akan memunculkan nabi-nabi baru? Moderator Narasumber dipersilakan untuk menjawab secara berurutan. dimana kemandirian bangsa. Kalau sudah begini. mereka masuk dan bisa keluar kapanpun.muncul corporate social responsibility (CSR). bantuan-bantuan yang diberikan yayasan perusahaan tidak cukup untuk memenuhi hak-hak EKOSOB. Setahun sudah masyarakat Sidoarjo hidup tanpa harapan ditengah ketidakpastian pemulihan hakhaknya. Sri Palupi Saya pikir. Kita tidak mungkin masuk ke wilayah pikiran berekspresi. negara tidak pernah berupaya melakukan pembaruan kontrak karena selalu takut dengan ancaman korporasi internasional akan hengkang dari Indonesia. Tetapi tidak memberi dampak signifikan terhadap perkembangan ekonomi Indonesia. Yoseph Adi Prasetyo Saya setuju dengan Palupi yang telah memaparkan betapa lemahnya peran negara dalam menunaikannya kewajibannya kepada rakyat terkait hak-hak EKOSOB. Terkait dengan kebebasan berekspresi harus dijamin. ribuan orang menjadi korban lumpur Lapindo tanpa ada kejelasan pertanggungjawaban. 94 Sekarang. Sebaliknya. Buktinya. Misalnya. Namun jika masuk dalam UU distribusi maka bisa dijerat. negara tetap bungkam dan tidak berdaya. Contonya. . kerusakan lingkungan dan kerugian yang diperoleh. Dan ini tidak cukup hanya diganti 5% tadi. Kebebasan boleh. ini adalah penjinakan terhadap orang miskin. Perusahaan ini telah menguras emas dan tembaga yang tidak terhitung nilainya. Hal seperti ini bisa diatur dengan UU distribusi cetak bahwa majalah seperti itu tidak boleh dijangkau anak-anak. Program belajar sembilan tahun (WAJAR) adalah bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kecerdasan anak bangsa. Banyak pemodal yang masuk tanpa kaki. Berbeda dengan China. investasi boleh masuk kalau sudah membuat pabrik sekian tahun. kecerdasan tidak bisa diukur dengan ujian nasional selama tiga hari. Tetapi. Bahkan sekarang mereka masuk dalam UU Kebebasan Berkekspresi. masalah Majalah Playboy yang isinya lebih baik daripada Popular dan Matra. Selama ini. tetapi limbahnya ditinggal di selatan. tetapi pada diwilayah mana ditampilkan. Terlebih dalam suasana global. Perusahaan harus punya kaki dan itu bagian dari tanggungjawabnya. Masyarakat kehilangan pekerjaan dan tempat tinggal. kekayaan diangkut ke utara. otoritas negara secara pelan-pelan telah diambil alih oleh kekuatan modal.

pertama. seperti bantuan. menunjukkan hancurnya komunitas masyarakat dalam menyelesaikan persoalan mereka karena intervensi modal. Terutama perkara hak tanah. program World Food. maka berbeda halnya dengan hak-hak EKOSOB. Misalnya. Dalam kondisi apapun. secara statistik angkanya jutaan tetapi tidak pernah dianggap negara sebagai persoalan serius. seolah bantuan pangan tetapi dibaliknya adalah bisnis. Kita harus membongkar persoalan yang tersembunyi menjadi nyata. Wb. Ide sosio-ritual Kiai yang belum banyak dikaji ialah bagaimana hubungan praktik ritual dan fungsi profetik pemberdayaan kemanusiaan” Abdul Munir Mulkhan . Kedua. Wassalamu‘alaikum Wr. negara tidak boleh ikut campur. Kasus busung lapar. pendidikan dasar wajib diterima oleh masyarakat. Politisasi bantuan beras di NTT cukup siginifikan dengan memanipulasi data. Kita harus 95 memonitoring sehingga dalam situasi apapun harus ada standar minimal pelayanan dari negara. Justru negara yang harus lebih aktif. Langkah konkrit yang harus kita lakukan dalam menyelesaikan problem pelik ini adalah. Lolosnya UU Penanaman Modal Asing yang telah disahkan DPR adalah contoh bagaimana pelanggaran hak-hak EKOSOB dilegalkan. Kebijakan monokultur sangat mempengaruhi ketahanan pangan masyarakat. Kita harus bergandeng tangan dengan negara dalam menghadapi pemodal yang tidak berkaki di negeri ini. Dalam penelitian yang kami lakukan tentang busung lapar. menuntut pertanggungjawaban. dan lainnya. 96 BAB III MELACAK AKTUALISASI HAM DALAM PENGALAMAN BERMUHAMMADIYAH “Jika kita baca kembali gagasan sosio-ritual Kiai Ahmad Dahlan dalam perspektif HAM akan muncul semacam Teologi HAM atau HAM dalam konteks sosio-ritual.memiliki kaki dan ada hak yang harus ditanggung serta masyarakat tidak menerima akibat negatifnya. Saya kira apa yang kita diskusikan ini memperkaya sessi sebelumnya. Ada bisnis besar soal pangan sehingga data ketersediannya cukup politis. membongkar hak-hak EKOSOB yang selama ini tersembunyi. Air yang semestinya menjadi hajat hidup orang banyak tetapi dalam UU Air cenderung diprivatisasi. seperti hak kebebasan. Kalau dalam hak politik. Moderator: Terima kasih. UU Air.

aparat penegak hukum. Dunia Islam ketika itu masih berdebat mengenai peran peradaban modern dan sains bagi pemajuan Islam. Ide sosio-ritual Kiai yang belum banyak dikaji ialah bagaimana hubungan praktik ritual dan fungsi profetik pemberdayaan kemanusiaan. Sementara Kiai Dahlan melihat tradisi bangsa kolonial yang Nasrani di bidang kesehatan. Coba kita kaji kembali legenda penafsiran atas Surat Al-Ma’un dengan tindakan kongkrit yang manfaatnya bisa dilihat dan dirasakan umat. penegakan. pelaku pemerintahan. Atas dasar pengertian tersebut di atas dapatlah dikatakan bahwa segala tindakan penegakan hak asasi manusia yang dilakukan secara tulus adalah termasuk ibadah dan amal saleh. gelandangan dan mengelola anak-anak muda. memelihara orang terlantar. Hal ini berarti bahwa realisasi. pendidikan. Secara lebih lugas dinyatakan bahwa penegakan hak asasi manusia adalah realisasi dan praktik keberimanan seseorang.BUNGA RAMPAI: IDE SOSIO-RITUAL KIAI AHMAD DAHLAN DALAM PERSPEKTIF HAM Abdul Munir Mulkhan J ika kita baca kembali gagasan sosio-ritual Kiai Ahmad Dahlan dalam perspektif HAM akan muncul semacam Teologi HAM atau HAM dalam konteks sosio-ritual. berhubungan dengan keberimanan dan kesalehan atau secara ringkas bisa disebut teologi HAM. aktivis partai. Sementara berdasar nilai-nilai teologis itu berarti kerja hak asasi manusia merupakan tindakan kesalehan. Empati kemanusiaan berbasis etika welas asih (sebutan dr Soetomo. Teologi HAM ialah pemberian dasar nilai ketuhanan segala rangkaian penegakan atau realisasi hak asasi manusia. Pandangan demikian menjadi gagasan utama perlindungan dan pemajuan hak asasi manusia. 1924) bisa membuka pikirannya untuk tidak segan belajar pada orang asing yang Nasrani tersebut. Sejarah Islam belum sampai aksi kongkrit bagaimana menyantuni mustadz’afin. Gagasan ini penting dikemukakan mengingat berbagai permasalahan penegakan hak asasi manusia berkaitan erat dengan tingkat partisipasi warga. Penafsiran seperti itu mungkin bisa memberi inspirasi tentang bagaimana masalah HAM. Atas nama Tuhan pula manusia bisa dipandang sederajat atau 99 lebih tinggi dari malaikat. organisasi . Atas nama Tuhan seseorang bisa memandang orang lain tidak mempunyai nilai. kemiskinan dan penyakitan. Demikian pula hubungan praktik kesalehan dan pemecahan praktis problem kongkrit umat kebodohan. kepanduan dan pengelolaan anak terlantar (yatim). pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia merupakan bagian dari kesalehan atau amal saleh.

amatlah tergantung pada bagaimana manusia itu memahami hakikat dirinya dan amanat sejarah yang harus diperankannya. seni-budaya dan keberagamaan. ekonomi. politik. Terdapat hubungan intrinsik antara hak asasi manusia dan praktik keberagamaan yang didasari pemahaman bahwa semua agama diwahyukan Tuhan bagi kepentingan manusia. keamanan. ekonomi. Alasan berikutnya ialah adanya kesadaran atas peran 100 Tuhan dalam pembentukan Indonesia sebagai bangsa dan negara berdaulat. Manusia lebih sering diletakkan pada posisi ekstrim negasi ketuhanan atas nama agama. Tuhan Allah sendiri menurunkan Nabi dan Rasul serta wahyu dengan maksud bagi kemuliaan manusia sendiri. HAM dalam Konteks Indonesia Kemajuan atau pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia akan ditentukan oleh jawaban atas pertanyaan apa hubungan penegakan hak asasi manusia dan kedekatan seseorang dengan Tuhan yang diimaninya. upaya tersebut memerlukan kontrol publik yang bisa berlangsung jika publik memahami dengan baik berbagai aspek hak asasi manusia dari konsep . budaya dan keberagamaan lebih membuka kemungkinan gangguan keamanan dan meningkatnya kriminalitas. Alasan kedua. Tuhan Allah pun berfirman dengan mempergunakan bahasa sebagai hasil kreasi manusia. Rendahnya tingkat pendidikan. Selanjutnya. Realisasi peran tersebut memerlukan usaha secara terus menerus dan berkesinambungan. Apakah dalam sejarah duniawi kehidupan seorang berada dalam posisi kemuliaan atau sebaliknya kehinaan. Fakta lapangan menunjukkan bahwa praktik keberagamaan acap tidak berkaitan dengan realisasi hak asasi manusia akibat kesalahpahaman posisi manusia di hadapan Tuhan itu sendiri. kenyataan bahwa seluruh penduduk Indonesia memeluk agama yang sebagian besar memeluk agama Islam.kemasyarakatan dan keagamaan serta berbagai lembaga kemasyarakatan lainnya. Karena itu penting meletakkan penegakan hak asasi manusia dalam perspektif kesadaran keberagamaan bukan semata-semata soal legalitas hukum perundang-undangan. Hal ini berarti bahwa kepentingan manusia itu sendiri merupakan perhatian utama realisasi hak asasi manusia dengan asas kebebasan seseorang atas orang lain sebagai wujud dari keberimanan. Dari sini bisa disimpulkan bahwa pengabdian kepada Tuhan atau ketataan pada ajaran Allah yang secara khusus disebut ibadah itu haruslah berakar pada realisasi hak asasi manusia tersebut. perlu disadari bahwa realisasi hak asasi manusia berkaitan dengan kualitas pendidikan. Namun. Di sisi lain manusia mempunyai kedudukan lebih mulia dari malaikat yang harus menyembah kepada manusia. Salah satu alasan ialah kenyataan sosiologis yang menunjukkan bahwa Indonesia adalah bangsa religius yang percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

perundang-undangan yang berlaku.dasar. Ajaran-ajaran kemanusiaan sebagai landasan normatif dan teologis hak asasi manusia demikian itu amat kaya dalam setiap agama seperti agama Islam. Tuhan mengecam dengan amat keras sekelompok orang yang tidak peduli nasib sesama. sistem yang tidak adil dan perlakuan yang bisa menyebabkan kemiskinan. terdapat sejumlah ajaran Islam yang mengajarkan bahwa Tuhan Allah hanya akan menolong seseorang manakala orang yang berngkutan suka menolong sesamanya. Mungkin penting dikutip surat itu secara lengkap: Aro’aita al-ladzi yukadzdzibu bi al-diin (1) fadlaalika al-ladzi yadu’u’u al-yatiim (2) wa laa yahudhdhu ‘alaa tho’aami al-miskiin (3) fawailun lilmusholliin (4) al-ladziina hum ‘an sholaatihim saahuun (5) alladziina hum yuraauun (6) wa yamna’uuna al-maa’uun (7). Dalam sebuah hadits (sumber kedua ajaran Islam) dinyatakan pula bahwa seseorang belum terbukti beriman kepada Allah manakala belum bersedia memberikan barang sesuatu yang disenanginya kepada orang lain yang lebih membutuhkan. Jika membuang duri di jalan saja diyakini sebagai ibadah. Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? (1) Itulah orang yang menghardik anak yatim (2) dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin (3) Maka celakalah orang-orang yang sholat (4) yaitu orang-orang yang lalai dari sholatnya (5) orang-orang yang berbuat riya (6) dan enggan menolong dengan . Seseorang dilarang memakan makanan yang baunya dirasakan orang lain sebelum orang lain yang merasakan bau makanan ikut menikmati makanan tersebut. perluasan perilaku ingkar dan maksiyat kepada Allah. Pembiaran kedzaliman dan kemiskinan demikian bisa berdampak lebih serius yaitu kekafiran. maka penegakan hak asasi manusia dengan segala rangkaiannya bisa pula dikatakan sebagai sebuah praktik kesalehan. Demikian pula terhadap perilaku pembiaran perlakuan. 101 Nilai Kesalehan dalam HAM Penegakan hak asasi manusia lebih mungkin berlangsung efektif jika melibatkan keyakinan keagamaan sebagaimana dianut penduduk Indonesia dengan merumuskan nilai-nilai ilahiah (dalam kaitan dengan iman ) dan ubudiah (dalam kaitan dengan pahala) dalam penegakan hak asasi manusia. membiarkan orang lain menderita dan diperlakukan tidak adil atau didzalimi. Jika kita cermati. dan praktik penegakan serta sensifitas atas hak asasi manusia itu sendiri. Adalah termasuk prilaku ingkar dan tergolong maksiyat (menentang ketentuan Allah) seseorang yang secara sengaja atau tidak sengaja membiarkan belangsungnya derita dan kedzaliman. 102 Buah Karya Kiai Ahmad Dahlan Salah satu karya besar Kiai Dahlan ialah begaimana ia menafsir Surat Al-Ma’un yang menjadi landasan hampir semua aksi sosial kemanusiaan sebagai bagian dari iman dan amal saleh.

bahwa hidup orang Islam itu harus berasaskan Qur’an. poliklinik dan panti asuhan serta sekolahan. (i) Mengharuskan (tiada dilarang. Pembacaan Kiai Dahlan terhadap surat ini mendorong aksi-aksi sosial memihak mereka yang hak-haknya sebagai manusia tidak terpenuhi karena sistem yang tidak adil.” Mungkin penting kita baca ulang prasaran PP (dulu HB) Muhammadiyah dalam Konggres Islam Pertama di Cirebon tahun 1922. Karena mereka menyangka .” Dalam transkrip pidato Kiai Ahmad Dahlan yang dimuat dalam Almanak 1923. jaitoe anngota biasa.. eerleden dan donateur atau jang soeka menolong. . Eerleden: “…eerelid ditetepkan didalam 103 algemeene vergadering dengan voorstelnja Bestuur.hal-hal yang berguna (7).. Hal ini memberi inspirasi pengadopsian model kepanduan. rumah miskin. bahwa maksud Qur’an ini. Dalam naskah kesatuan hidup Kiai menyatakan adanya paralelitas antara kebenaran tekstual kitab suci dengan pengalaman otentik kemanusiaan dan ilmu dan peradaban. jalan pikiran orang pun berubah juga. Empati kemanusiaan pemenuhan hak-hak asasi manusia menemukan bentuk dan basis teologis dalam teks Surat Al-Ma’un ini... Jadi cara melebarkan agama pun harus berubah juga. Usaha Kiai Dahlan mencari model distribusi harta dan profesionalitas bertemu dengan pengalaman orang-orang asing yang Nasrani..” Anggota donatur: “… boleh sembarang orang tiada dipandang memegang Igama apa djoega atau bangsa apa joega. supaya ajaran agama berhasil yang bagus. (e) Mengakui haknya akal dan ilmu. semoeanja perhimpoenan jang telah mendapat idin dari Negri. Tetapi supaya terang maksud Qur’an. Gagasan tersebut juga berkaitan dengan pengelolaan anggota Muhammadiyah yang tercermin dalam AD/ART yang diajukan ke Gubernur Jendral. diprayogaake) persatuan segala manusia bagi segala perbuatan (muamalah) untuk keperluan hidup manusia. harus diketahui.” Artikel 4: “Maka anggotaanggotanja perhimpoenan itu. jangan sekali-kali merasa telah cukup pengetahuannya. Tiap-tiap pengajaran agama itu harus dibuktikan dengan menjalankan akal. dinyatakan: “Manusia wajib mencari tambahnya ilmu pengetahuan.” Dan dinyatakan: “Zaman berubah.: . Artikel 1 ayat 2 AD dan ART 1912 dinyatakan tujuan gerakan: ”memadjoekan (modernisasi?) hal Igama kepada anggota-anggotanja. rumah jompo dan korban perang.. penghidupan berubah. keadaan tanah Hindia Belanda berubah. Jadi perhubungan antara orang Islam dengan siapa juga tiada dilarang untuk keperluan hidup segala manusia . jaitoe orang jang telah banjak djasanja pada perhimpoenan.” Dalam dokumen yang sama dinyatakan: “Di samping itu juga telah menjadi kebiasaan manusia: merasa segan dan tidak mau menerima hal-hal yang kelihatannya baru dan berbeda dengan apa yang sudah dijalani selama ini..” Anggota biasa ialah seperti kita kenal sekarang.. djoega boleh mendjadi donateur. “Jika disebutkan. memang sudah sebetulnya. apalagi menolak pengetahuan orang lain.

pendiri Persyarikatan Muhammadiyah. Saya termasuk sedikit orang yang memiliki dokumen lengkap mengenai Kiai Dahlan. Silakan.. Banyak sekali buku yang . . Sejak 10 tahun yang lalu saya berbicara mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) dan pembelaan terhadap orang miskin. Abdul Munir Mulkhan Bapak dan Ibu sekalian. zakat dan haji tapi melupakan tanggungjawab sosial kemanusiaan.. Sekarang ini yang menjadi pemikiran saya adalah bagaimana caranya menerapkan ber-Islam dan ber-Muhammadiyah dalam konteks masyarakat modern tetapi tidak ada kaitannya dengan pemikiran syiah dan negara seperti Amerika. Dr. Abdul Munir Mulkhan Moderator : Ahmad Imam Mujadid Rais Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Nanti juga akan disampaikan mengenai pandangan saya terhadap Muhammadiyah dan Kiai Ahmad Dahlan. Abdul Munir Mulkhan (AMM) adalah Guru Besar Universitas Islam Negeri Yogyakarta dan anggota Dewan Pembina MAARIF Institute. Mudah-mudahan acara ini mendapat berkah dari Allah SWT. Secara normatif pembiaran terjadinya kemiskinan dan kedzaliman adalah pelanggaran HAM bahkan ketidaksempurnaan praktik iman dan Islam. untuk apa dan siapa kita berislam dan bermuhammadiyah selain pengabdian pada Allah (li ta`abbudi)? Fungsi kerasulan bagi penyebaran rahmat untuk seluruh alam memberi pengertian bahwa ada tujuan-tujuan kemanusiaan dalam berislam. Mungkin saya memperoleh keuntungan karena saya pernah hampir setiap hari selama kurang lebih 10 tahun ada di kantor PP Muhammadiyah. Amin. ***** 105 Narasumber : Prof. dan Keindonesiaan ini. Marilah para pemimpin untuk segera berkumpul membicarakan kebenaran (hak) tanpa memandang dan memilih bangsa. Puji syukur kehadirat Allah SWT. kita bisa berkumpul bersama dalam acara Halaqah Islam. puasa. Namun mungkin waktu yang kurang berpihak.” 104 Kiranya patut kita ajukan pertanyaan. HAM.bahwa barang yang kelihatannya baru tersebut akan mendatangkan kecelakaan dan kesusahan walaupun jelas dan nyata bahwa orang yang mengerjakan sesuatu yang baru tersebut memperoleh kesenangan dan kebahagiaan. Seperti itu pula maksud Allah mengkritik orang yang rajin shalat. Dalam sesi ini kita akan mendengarkan paparan Abdul Munir Mulkhan mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) dalam konteks sosio-ritual Kiai Ahmad Dahlan. Saya merupakan orang a DIALOG b 107 desa yang masuk di Yogyakarta kemudian diterima Pak AR Fachruddin (Ketua PP Muhammadiyah waktu itu) dan saya disuruh menjaga perpustakaan.

tercecer dan saya termasuk orang yang suka ngopeni (menjaga) barang yang tercecer itu. Karena itu, saya sering memberikan bukti otentik mengenai apa yang saya sampaikan mengenai Kiai Ahmad Dahlan dan Muhammadiyah. Terkait tema yang sedang diangkat kali ini, untuk Indonesia, gagasan-gagasan HAM memang kurang menarik bagi orang Islam karena mayoritas masyarakat memiliki stigma bahwa HAM itu berasal dari Barat dan Yahudi. Padahal nilai universal HAM sebenarnya membicarakan dan membela umat Islam. Misalnya, akhir-akhir ini pemerintah daerah rajin melakukan pembersihan kota dengan cara menggusur masyarakat yang mayoritas Muslim dengan cara yang biadab. Tetapi, tidak ada organisasi keagamaan yang bersuara. Seperti juga kasus lumpur Lapindo, tidak ada yang bersuara padahal mayoritas korbannya adalah Muslim, termasuk NU yang mayoritas anggotanya menjadi korban. Saya pikir Islam itu tersebar luas bukan karena kekuatan fisik. Awalnya memang tersebar luas melalui perang tetapi itu bukan merupakan faktor utama. Begitu juga yang terjadi dengan Muhammadiyah. Kalau pada tahun 1970-an Muhammadiyah mengalami booming pada saat pemerintah menggalakkan lembaga pendidikan maka yang diuntungkan adalah Muhammadiyah karena sejak awal sudah memiliki lembaga pendidikan. Ketika membaca dokumen Muhammadiyah yang terbit pada tahun 1913, saya cukup terkejut dengan judul tulisan “Anggota”. Dalam dokumen Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah tersebut, anggota dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu biasa, istimewa, dan donatur. Yang menarik adalah mengenai penjelasan anggota donatur. Anggota donatur adalah “...boleh sembarang orang tiada dipandang memegang Igama apa joega atau bangsa apa joega, joega boleh mendjadi donateur, semoeanja perhimpunan jang telah mendapat idin dari Negri”. 108 Bedanya dengan anggota biasa adalah mereka tidak punya hak suara. Kiai Dahlan mendirikan Muhammadiyah sebagai aktualisasi keprihatinan dan komitmen yang kuat pada nasib umat yang miskin, bodoh, dan penyakitan. Dalam memperjuangkan misi mulianya Kiai Dahlan terusir dari komunitas masyarakatnya yang ortodoks. Hal ini yang saya kritik dalam disertasi saya mengenai Islam murni dalam gerakan Muhammadiyah (Islam Murni dalam Masyarakat Petani, 2000). Saya cari dokumen mengenai Islam Murni sejak dari dokumen Kiai Ahmad Dahlan yang meninggal pada bulan Februari 1923. Istilah itu baru muncul sekitar tahun 1930-an setelah kelahiran Majelis Tarjih. Saya juga sulit mencari dokumen Kiai Dahlan yang kemudian menjadi dasar bagi terbentuknya Majelis Tarjih tersebut. Kalau kita baca ulang dokumen pertimbangan-pertimbangan Majelis Tarjih, saat itu tentara Jepang belum masuk dan kala itu Muhammadiyah ingin menjadi saudara tua di antara umat Islam Indonesia bahkan Dunia. Lalu didirikanlah Majelis Tarjih untuk

menyelesaikan perselisihan di antara umat Islam. Dokumen mengena ini terbit tahun 1927. Dalam studi dokumen yang saya lakukan tentang kapan sesungguhnya Muhammadiyah mulai anti TBC dalam arti sekarang (takhayul, bid‘ah, khurafat), saya tidak menemukan Kiai Dahlan berbicara mengenai hal itu. Kalaupun ada hanya tawashul tapi Kiai Dahlan tidak pernah menggunakan katakata tajam. Namun bukan berarti TBC waktu itu tidak ada. Cara Kiai Dahlan dalam memberantas TBC sangat menarik dalam kaitannya dengan penegakan HAM. Dalam makalah saya jelaskan bahwa waktu itu rumah sakit yang ada adalah milik Kristen atau Katholik. Dokter yang ada adalah warga asing dan penjajah. Sementara orang Muslim memiliki keyakinan mistis dengan mengaitkan (penyakit) akibat karena kesambet (terkena) dedemit atau yang lain. Kiai Dahlan tidak menghantam keyakinan itu secara frontal. Justru beliau membuat rumah sakit dan bekerjasama dengan para dokter Kristen. Kiai Dahlan memberantas keyakinan khurafat dan kepercayaan fatalis 109 bahwa nasib miskin dan bodoh adalah takdir melalui institusi sekolah dan rumah sakit. Saya tidak setuju dengan disertasi Alwi Shihab (Membendung Arus: Respons Gerakan Muhammadiyah terhadap Penetrasi Misi Kristenisasi di Indonesia, 1998) bahwa Muhammadiyah lahir dari respon anti Kristen. Saya cari dokumen itu tidak ada. Studi Ahmad Jainuri menemukan bahwa Kiai Dahlan inklusif dan Muhammadiyah saat itu sangat terbuka. Hasil studi ini sama dengan kesimpulan saya. Misalnya dalam pembukaan poliklinik kedua tahun 1924 di Surabaya, yang membuka adalah dr. Sutomo, seorang dokter Jawa. Saya menduga dokter ini tidak bisa baca al Quran. Tetapi, dia tertarik dengan kewelasasihan (kelemahlembutan). Sutomo beranggapan bahwa kewelasasihan seperti cara Kiai Ahmad Dahlan merupakan siasat melawan kapitalisme. Dalam kapitalisme orang miskin tidak punya hak hidup meskipun tidak seburuk kondisi orang miskin di negara non kapitalis karena adanya jaminan sosial. Misalnya, di Kanada, saya menemukan jaminan sosial orang miskin besarnya adalah tiga kali gaji seorang profesor di Indonesia. Meskipun motifnya agar orang miskin tidak mengganggu tapi kemasannya menarik. Terakhir, kita baca dan refleksikan kembali tafsir Kiai Ahmad Dahlan tentang Surat Al Ma’un. Penafsiran saya tentang ini bahwa sholat saja tidak cukup. Bahkan, kalau kita memahami lebih lanjut, misalnya fawailul lil mushollin, yang celaka adalah mereka yang tidak menyantuni atau tidak membela orang miskin. Kiai Dahlan berulang-ulang mengajarkan itu pada murid-muridnya, apa sesungguhnya motivasi Kiai Dahlan mengulang-ulang itu? Kritik lain saya terhadap Muhammadiyah adalah mengenai anggapan Kiai Dahlan itu pedagang. Kalau beliau pergi ke suatu daerah membawa dagangan, itu iya. Namun ketika ada orang yang membutuhkan maka ia memberikan uang milikinya sebesar 500 golden. Kalau seorang

pedagang kan tidak begitu. Saya mengungkapkan banyak melalui buku Kesan dan Pesan Kiai Dahlan. Kiai Ma’ruf pernah menyatakan bahwa Kiai Dahlan itu adalah seorang sufi. Sufi 110 Ghazalian Cuma tidak memiliki tarikat. Tulisan-tulisan Ki Bagus Hadikusumo juga mencerminkan seorang sufi. Terakhir, berbicara mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) adalah bagaimana memperkecil kesenjangan politik dan sosial. Mayoritas orang yang dilanggar hak-haknya adalah yang tidak punya kekuatan, seperti bodoh, miskin, dan minoritas. Inilah dasarnya mengapa kita harus berbicara HAM. Dalam konteks dakwah Islam, sekurang-kurangnya hal tersebut merupakan cara kita menunjukkan kebaikan Islam. Dalam salah satu buku yang saya kutip dari kita kitab Jawa lama sekitar abad 19, saya menceritakan kisah pertemuan Musa dengan Khaidir. Musa ditanya, “Hai Musa, coba kamu jelaskan apa ibadah yang pahalanya langsung diberikan kepada Allah?” Musa menjawab, puasa dan shalat. Khaidir bilang, “Salah, itu kan sudah kewajiban manusia”. Ternyata, dalam diskusi ini Khaidir menjelaskan bahwa amal shalih yang langsung diberikan pahalanya oleh Allah adalah kalau kamu bisa memberikan pakaian orang yang telanjang, kalau kamu bisa memberikan makan orang yang kelaparan, dan kalau kamu bisa membuat tersenyum orang yang sedang menderita. Itu yang saya sebut sebagai argumen HAM. Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian, lebih lanjut nanti akan dilanjutkan dengan moderator. Kalau ada pertanyaan, saya akan memberi penjelasan. Terima kasih. Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Moderator Terima kasih Pak Munir atas presentasinya. Silakan jika ada yang mau bertanya. Ahmad Syauqi (SMU Muhammadiyah Jakarta) HAM menurut saya terbagi dua, yaitu HAM dalam perspektif Islam dan dalam perspektif Deklarasi Universal HAM (DUHAM). 111 HAM dalam perspektif Islam adalah seperti apa yang dijalankan oleh Muhammadiyah. Adapun HAM dalam perspektif DUHAM adalah apa yang dilakukan oleh Barat yang sekuler sifatnya, hubbun dunnya (materialisme). Saya melihat banyak orang Muhammadiyah dan tokoh Islam yang terpengaruh oleh konsep DUHAM Barat. Saya berpikir apakah tidak sebaiknya mengembangkan HAM dalam perspektif Islam. Bagaimana menurut Pak Munir Mulkhan? Somantri P (SMK Muhammadiyah Cirebon) Dahulu Kiai Ahmad Dahlan sangat inklusif, toleran, dan terbuka bekerjasama dengan non Muslim (Barat). Tetapi, sekarang Muhammadiyah banyak dicurigai oleh non Muslim dan justru kelompok Islam lain yang dekat dengan mereka. Saya setuju bahwa Islam memiliki konsep HAM yang bagus dan sekarang sedang dikembangkan MAARIF Institute. Pertanyaan saya, Islam mana sekarang yang tidak setuju dengan HAM?

Mohon kiranya Bapak membiasakan diri dengan kata-kata “Allah”. Bagaimana kalau berpuasa? Dia bilang. seperti di Syiah 112 dan Aljazair. Prof. dan rasionalitas. Kalau kita melihat dalam konteks gerakan modern. banyak komunitas di luar Muhammadiyah yang menulis dan berbicara tentang tema HAM. Dalam al Quran dan Hadits tidak ada yang menerangkan hal ini. isya. bukan didorong oleh Surat Al Ma’un. kemanusiaan. Dalam makalah lebih banyak menggunakan kata “Tuhan” dari pada “Allah”. Sayangnya para ulama dan para ahli syariat kalau ke sini susah karena tidak bisa menganalogikan (qiyas) dan menafsir dengan apa. diriwayatkan bahwa Abu Sufyan atau beberapa pembesar Suku Quraisy yang lain saat itu sedang berkorban kemudian datanglah Nabi Muhammad SAW dan meminta daging korban. Jangankan al Quran. Kedua. menurut saya bukan hasil tafsir Kiai Ahmad Dahlan. yang mendorong Kiai Dahlan untuk bertindak mendirikan rumah sakit dan sekolah adalah konteks sosialnya. Sebab kalau kita melihat asbabun nuzul (sebab-sebab turun) Surat Al Ma’un. karena Nabi Muhammad SAW belum pernah ke situ. kita menolak istilah-istilah dari luar. disponsori oleh sebuah lembaga Timur Tengah tetapi sangat sekuler. “mati Pak”. dan subuh kira-kira hanya 2 jam. Supaya kita juga membiasakan diri menghilangkan kebiasaan bintang film yang selalu mengatakan “Tergantung yang di Atas”. tetapi itu adalah penafsiran Pak Munir dan Moeslim terhadap Kiai Dahlan. Karena itu. saya adalah Pokja Anti Korupsi PP Muhammadiyah. di sana hampir tidak ada malam. Interval waktu magrib. semua ada dalam Islam. menurut hemat saya. Saya bertanya ke guide orang Turki yang sudah lama tinggal di Nenglingrat. Karena pada bulan Juni. Maka. Selama ini kita menganggap bahwa Islam yang sempurna ada dalam tafsir itu. tafsir Surat Al Ma’un yang sering dipaparkan Pak Munir Mulkhan dan Moeslim Abdurrahaman. mana yang spesifik Muhammadiyah? Solihin (Islamic Center Muhammadiyah Cianjur) Saya hanya memberikan komentar dan saran terhadap makalah Pak Munir. Kami berkeliling ke luar kota. kita harus membuat tafsirnya. itu semua juga ada. Pada bulan Juni 2005. Saya mau menjelaskan dengan cerita. UUD . 113 Contoh lain. saya beserta beberapa guru besar di Universitas Islam Negeri Jakarta dan Yogyakarta. Mungkin Majelis Tarjih perlu dibawa ke sini (Moskow). Mereka malah menghardik dan tidak memberi. sebenarnya. berkunjung ke Moskow. Amin Abdullah tanya kepada saya apakah saya sudah shalat. Padahal sebenarnya al Quran adalah bahasa. Dalam hal ini. Ini adalah peringatan.Tarmizy Idris (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Pertama. Moderator Saya persilakan langsung pada Pak Munir untuk menjawab. Abdul Munir Mulkhan Kita sering terperangkap bahwa Islam itu syumul.

Terlebih. mudah-mudahan apa yang kita bicarakan tadi bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Saat ini. Paradigma kembali kepada al Quran dan Sunnah melahirkan purifikasi. khususnya dalam proses meningkatkan kualitas muatan pendidikan Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Waktu itu. maka tidak perlu ada yang namanya organisasi Muhammadiyah dan lembaga pendidikan. Surat Al Ma’un yang saya sebut legenda adalah kecerdasan Kiai Dahlan bisa meng-create panti asuhan. Ketika Poso rusuh. Saya hanya menunjukkan bagaimana Ahmad Dahlan mengadopsi rumah sakit yang dalam sejarah Islam tidak ada. . orang luar tidak tahu masalah ketegangan itu. 115 REFLEKSI DAN EVALUASI PERAN PENDIDIKAN DAN PELAYANAN SOSIAL AMAL USAHA MUHAMMADIYAH (Catatan-catatan) Husni Thoyyar 1. Kita tidak sama sekali menafikan adanya gerakan yang hampir sama dengan di tempat lain. kalau kemudian kita hanya mengikuti yang literal saja maka 114 Muhammadiyah tidak perlu lahir. Kiai Dahlan mengambil semangat kembali ke al Quran dan Sunnah ke Muhammad bin Abdul Wahab dan rasionalisasi dari Abduh. mengapa Muhammadiyah sekarang sering dicurigai? Sesungguhnya kalau kita mencari temuan yang dituduh teroris. Hebatnya. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu. yang di dalam tafsirtafsir lain belum ada. Kebetulan dia adalah Ketua Pemuda Muhammadiyah setempat. cukup banyak yang telah disumbangkan Muhammadiyah kepada bangsa Indonesia melalui gerakan pencerdasan. Selanjutnya. dokternya dari Kristen dan mereka tidak dibayar. kalau dikatakan bahwa Islam itu sudah kaffah (komprehensif) dan tidak perlu yang lain. memang banyak yang berasal dari keluarga Muhammadiyah. Yang terpenting saat ini adalah bagaimana caranya Muhammadiyah bisa menampilkan dan melahirkan Islam yang indah serta menawan kepada orang yang bukan Islam. Karena. peningkatan kualifikasi kesehatan. dan kehidupan sosial.1945 saja diubah orang sudah bingung. Sepanjang perjalanan sejarahnya. Saya kira itu dari saya. Ini terjadi karena mereka dibesarkan pada periode ideologisasi Muhammadiyah. Jadi. Terima kasih. Moderator Terima kasih Pak Munir. ada seorang pemuda yang datang dan bilang bahwa dia adalah komandan lapangan pembantaian. Sesungguhnya persoalan berkembang terus dan semua itu perlu pembahasan karena konteksnya berbeda. sebulan kemudian saya berkunjung ke sana. tetapi hasilnya berbeda dari kedua tokoh itu. di tubuh Muhammadiyah sedang berlangsung ketegangan antara kubu yang konservatif dan moderat.

naik sekitar 2. kelalaian dan kealpaan. Muhammadiyah perlu melakukan muhasabah (evaluasi dan introspeksi) terhadap segala kekurangan.pemberdayaan taraf kehidupan ekonomi masyarakat selain tentu pencerahan kehidupan keberagamaan umat Islam.. satu sama lain saling berkaitan. kebodohan. dan ekonomi berjumlah 7. karena tidak dianggap sebagai sebuah inovasi baru. sehingga Muhammadiyah semakin dituntut untuk merevitalisasi gerakannya terutama dalam amal usahanya. dan kemaksiatan di tengah masyarakat (Din Syamsuddin. Pada dasarnya. tidak begitu menarik perhatian masyarakat. Ide dasar amal usaha Muhammadiyah dapat kita pahami antar lain dari dasar-dasar pemikiran formal yang . amal usaha Muhammadiyah yang terdiri atas amal usaha pendidikan. Khutbah Iftitah Tanwir Muhammadiyah. Oleh karena itu kiprah dan langkah Muhammadiyah dalam amal usahanya masih dirasakan belum mencapai puncak keberhasilan dalam mencapai tujuan dan cita-citanya. sehingga dapat dipahami secara jelas hubungan antara ide dasar pendirian amal usaha Muhammadiyah dengan strategi dan kebijakan pengelolaan lembaga amal usaha Muhammadiyah. 2. Sedangkan dalam pengertian fisik merupakan lembaga tertentu yang didirikan oleh Muhammadiyah untuk menangani bidang tertentu. Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dalam pengertian normatif. dan keterbelakangan.. 4. misi. Dengan demikian diharapkan wawasan dan komitmen lembaga AUM tidak akan bertentangan atau menyimpang dari visi. kemungkaran. 2007). Di samping itu.797 buah (77. belum diimbangi dengan peningkatan kualitas yang berarti. sebagian besarnya berupa amal usaha pendidikan. Kedua pengertian tersebut. Namun perkembangan amal usaha Muhammadiyah tersebut yang secara kuantitatif cukup besar dan merupakan aset sumber daya yang sangat berharga bagi persyarikatan. yaitu sebesar 5. dan strategi serta keputusan-keputusan formal persyarikatan Muhammadiyah.489 buah. Kenyataan ini membuat 117 hasil-hasil yang telah dicapai oleh persyarikatan.. oleh karena itu perlu didekatkan dan diletakkan secara proporsional.. 3. kesehatan. Amal usaha Muhammadiyah tersebut.40 %) yang karenanya amal usaha pendidikan dapat dikatakan sebagai amal usaha yang utama. sehingga umat Islam belum dapat menjadi faktor efektif atau determinan dalam kehidupan kemasyarakatan dan kebangsaan Indonesia. memuat rumusan-rumusan ide dasar misi Muhammadiyah. seperti ditunjukkan oleh masih adanya fenomena kemiskinan. Berdasarkan data terakhir (tahun 2005).67 % dibanding dengan jumlah amal usaha tahun 2000. sosial. yang beriringan dengan masih merebaknya fenomena kemusyrikan.

maka virus budaya konsumtif dan konflik akan masuk ke dalam tubuh Muhammadiyah.. 5. karena justru inilah yang berkembang dan bahkan “dipelihara”. maka . Sudibyo Markus dalam kaitan ini pernah menyatakan bahwa warga persyarikatan (pemimpin dan pengelola amal usaha) terjebak sebagai “pengrajin amal usaha” tanpa mampu memahami arah dan tujuan strategis persyarikatan. Amal usaha jangan dijadikan tujuan. 119 6. dan angka 3 tentang Pedoman Amal Usaha Muhammdiyah yang menyatakan “. kebaikan dan kebahagiaan luas merata. visi dan misi persyarikatan. maka harus disadari bahwa amal usaha Muhammadiyah dalam artian lembaga. melainkan lebih banyak pada “individu-individu pulau-pulau amal usaha”.. bergerak membangun di segenap bidang dan lapangan dengan menggunakan serta menempuh jalan yang diridhai Allah”. meskipun sulit.apapun yang diusahakan dan bagaimanapun cara perjuangan Muhammadiyah untuk mencapai tujuan tunggalnya. Berdasarkan ide dasar di atas. jangan sampai amal usaha yang dikembangkan itu beranjak atau menyimpang dari tujuan misi persyarikatan. tidak semudah dan sesederhana seperti membalikkan telapak tangan. Muhammadiyah mendasarkan segala gerak dan amal usahanya atas prinsip-prinsip yang tersimpul dalam Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah. baik internal maupun eksternal. 118 harus berpedoman. dalam kenyataan di lapangan. “jamaah”. “keluarga sakinah” dan “qoryah thayyibah” sebagai akar rumputnya.tercantum dalam Kepribadian Muhammadiyah angka 2 tentang “Dasar Amal Usaha Muhammadiyah” yang berbunyi “dalam perjuangan melaksanakan usahanya menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenarbenarnya. Mengapa demikian? Hal itu dikarenakan dominasi pendekatan amal usaha kelembagaan cenderung melahirkan “pulau-pulau amal usaha” yang kurang mendukung kultur. karena ternyata banyak tantangan dan hambatan bahkan ancaman. Entitas atau postur persyarikatan tidak terlihat secara utuh.. Oleh karena itu. yakni mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya dengan “ummah”. Inilah yang harus dihindari dan diwaspadai. Oleh karena itu. dimana kesejehteraan. Gerak persyarikatan bukan dalam satu “kesatuan konvoi” melainkan dalam situasi “berpacu tanpa melodi”. Sekali amal usaha dijadikan tujuan. berpegang teguh akan ajaran Allah dan RasulNya. untuk menempatkan amal usaha sebagai instrumen bagi pencapaian tujuan Muhamamdiyah. Jika amal usaha Muhammadiyah merupakan instrumen bagi pencapaian tujuan Muhammadiyah. merupakan instrumen bagi pencapaian tujuan Muhammadiyah.

Muhammadiyah dengan seluruh kadernya dituntut untuk meningkatkan kualitas dan keunggulan dalam pengelolaan amal usaha sehingga dapat mengimbangi kuantitas yang selama ini terus berkembang. dan berbagai tradisi keagamaan serta amal usaha Muhammadiyah perlu “dibedah” untuk menemukan kembali etos pembaruan seperti yang dipelopori oleh pendirinya. sehingga pendidikan Muhammadiyah pada waktu itu mampu melahirkan generasi baru yang “lebih sempurna” dibandingkan dengan alumni pesantren dan sekolah Belanda. Sejalan hal tersebut. mungkin bisa dikembangkan “model-model baru” pembaruan. Padahal etos guru-murid sebagai etos belajar dapat dipahami sebagai kekuatan internal atau ruh ijtihad di 120 bidang pendidikan. kata Munir Mulkan. Selanjutnya Munir Mulkan menyatakan bahwa aktivis Muhammadiyah di bidang pendidikan lebih banyak meniru kegiatan yang dilakukan KH Ahmad Dahlan tapi kurang memahami hakikat dan gagasan dasar yang melatarbelakangi praktek pendidikan yang dikembangkan saat itu. Akibatnya praktek pendidikan lebih banyak merupakan repetisi (pengulangan) kegiatan sekolah saat awal gerakan ini berkembang. secara kuantitatif dan kualitatif lebih baik dibandingkan dengan pendidikan . Etos belajar dan nalar pendidikan yang diungkapkan oleh KH Dahlan dengan kalimat pendek “jadilah guru sekaligus murid” yang mendasari praktek pendidikan masa KHA Dahlan tidak banyak dikaji kalau bukan tidak pernah diperhatikan. ketika masyarakat kini dan akan datang telah jauh berubah dari kehidupan sosial pada masa pendiri Muhammadiyah itu hidup. Untuk itu perlu mengevaluasi gerak pembaruan Muhammadiyah yang hampir satu abad. bukan sekedar menerima atau melanjutkan “model” yang dulu dikembangkan KHA Dahlan seperti sekolah modern dan berbagai bentuk gerakan sosial yang kini mungkin sudah “usang” (model dan bentuknya). serta memiliki shibghah Islami yang menjadi identitas keunggulan dan trade mark-nya amal usaha Muhammadiyah. sekaligus mampu berkompetisi dengan pihak-pihak lain dalam usaha yang sama atau sejenis. Adapun pendidikan Muhammadiyah sekarang. Melalui cara seperti ini. Menjadi guru berarti memiliki semangat/etos penyebaran ilmu dan nilai kepada orang lain. sedangkan menjadi murid berarti memiliki semangat dan etos belajar kepada siapa saja dan kapan saja. Abdul Mu’ti (2002) dalam “Mengembangkan Pendidikan Muhammadiyah menjadi Amal Shaleh Profesional” menjelaskan bahwa KH Dahlan mampu menawarkan model pendidikan baru sebagai pembaruan (ashlah) dari pendidikan konvensional sekolah Belanda dan pesantren. Dalam hal ini penting untuk mengkritisi ide dasar dan etos pembaruan KH Ahmad Dahlan itu sendiri.

Kelemahan pendidikan Muhammadiyah lainnya menurut Abdul Mu’ti adalah pemaknaan “ikhlas” yang tidak proporsional dalam proses pembelajaran. Mengapa tidak memperkuat SD/SMP Muhammadiyah yang sudah ada secara bersamaan?. Banyak pengamat. Kenyataan ini nampaknya disebabkan antara lain oleh sikap “konservatif” yang mengukur pembaruan pendidikan Muhammadiyah dari “format” pembaruan pendidikan yang dilakukan oleh KH Dahlan. Akibatnya tidak jarang terjadi “persaingan” kurang sehat antara sesama pendidikan Muhammadiyah. Sebagian mereka adalah PNS yang bersedia mengabdi dengan sisa-sisa tenaga dan pikiran yang dimilikinya untuk Muhammadiyah. . padahal jika dikaji berdasarkan pemaknaan konstektual Al-Qur’anm konsep ikhlas menghendaki “genuine motivation” dan “genuine work” kerja konsisten dengan motivasi dan dilakukan sesuai dengan kompetensi bukan asal jadi atau alakadarnya. bukan pada “spirit” pembaruannya. pendidikan Muhammadiyah didirikan karena alasan formalitas organisasi daripada motivasi aqidah diniyah. juga bekerja pada lembaga lain. Jika dibiarkan. 7. pendidikan Muhammadiyah saat ini banyak mengalami kekurangan. bahkan para pimpinan Muhammadiyah yang mengukur keberhasilan pendidikan Muhammadiyah dari jumlah formal yang telah dilaksanakannya. Akibatnya pendidikan Muhammadiyah kurang mampu merespon dinamika eksternal yang terjadi di masyarakat karena tidak mampu memberikan solusi kreatif terutama pada tingkat kelembagaan dan kurikuler. padahal disekitarnya telah berdiri sekolah negeri dan swasta lainnya. Masih banyak tenaga pendidik di Muhammadiyah yang melakukannya secara “sambilan”. Bahkan banyak kritik yang menyatakan bahwa pendidikan Muhammadiyah sangat konvensional dan kehilangan elan pembaruannya.Muhammadiyah zaman KH Dahlan. Sebagian lagi bekerja di Muhammadiyah. dan amal shaleh yang melandasasi aktivitasnya. Apalagi jika dilihat dari motivasi pendirian lembaga pendidikan Muhamadiyah. Akibatnya pendidikan Muhammadiyah tidak dapat merekrut SDM yang qualified dan professional. dalam jangka panjang menimbulkan image negatif terhadap pendidikan Muhammadiyah karena banyak lembaga pendidikan Muhammadiyah yang jauh standar nasional pendidikan. banyak terdapat kecenderungan. yang karena tuntutan kebutuhan. Motivasi ini melahirkan amal usaha “asal jadi” dan bukan “apakah 121 benar-benar diperlukan”. tetapi jika diletakkan dalam kerangka “spirit” pembaruannya. Konsep “ikhlas” sering dipahami sebagai aktivitas dengan imbalan seadanya bahkan tanpa imbalan sama sekali. Bagaimana mungkin Ranting/Cabang yang saling berdekatan sama-sama mendirikan SD/SMP.

Itu pengajaran kita menjadi cerdas. Poin pertama makalah saya adalah peran Muhammadiyah. Beliau adalah mantan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta dan Wakil Ketua Dikdasmen PP Muhammadiyah Periode 2005-2010. Muhammadiyah juga melakukan pemberdayaan masyarakat tetapi Muhammadiyah sebagaimana kritik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum memiliki peran agar masyarakat menjadi kaya. Husni Thoyyar. Dengan begitu. khususnya dalam bidang kemiskinan dan kesehatan. Pendidikan salah satunya adalah merupakan usaha untuk menjadikan peserta didik menjadi kritis. itulah sumbangan yang bisa diberikan oleh Muhammadiyah kepada umat. kalau Muhammadiyah melarat berarti ia gagal. Sebenarnya dari agama ada ibadah. Telah hadir bersama kita Bapak Husni Thoyyar. Peserta didik bisa mengerti tentang alam sekitarnya dan mereka menjadi terlibat dalam usaha perubahan masyarakat. dalam forum tanwir 2007 di Yogyakarta. Bapak dan Ibu sekalian. shalat jamaah. Husni Thoyyar Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Silakan.**** 122 Narasumber : Drs. Selama hampir seratus tahun. Din Samsuddin. Muhammadiyah harus berinterospeksi sehingga umat Islam belum menjadi faktor . dan seterusnya. Moderator : Ahmad Imam Mujaddid Rais Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. kalau kita miskin itu adalah kegagalan kita dalam beragama. dan ada jami‘ah (universitas). Itu ada di Kecamatan Cileles. Kita harus ber-fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) dengan siapapun.Ag. Muhammadiyah menyumbangkan pendidikan bagi kecerdasan bangsa. senin ke sebelah selatan. Namun sering kali kita terbentur di lapangan dengan cara pandang bahwa miskin dan bodoh adalah takdir. menurut saya. Rangkas Bitung. M. Dalam diskusi sebelumnya kita telah mengetahui bagaimana persoalan hak asasi manusia di Indonesia dan kondisi itu membutuhkan peran Muhammadiyah. Kali ini kita akan melihat apakah proses pendidikan dan pelayanan sosial amal Muhammadiyah bisa menjawab beberapa persoalan asasi manusia. lalu ada masjid jami’. Ada peran positif dan kelemahan Muhammadiyah yang pernah disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah. Prof. pengikisan kemiskinan menjadi terhambat karena masyarakat menikmatinya. Jadi. H. kalau berbicara masalah kemiskinan. Lebak. Itu adalah PR Muhammadiyah. a DIALOG b 123 Dalam makalah saya tidak menyebutkan nama karena saya hanya mengutip beberapa hal yang saya setujui. Mereka pada hari ahad melakukan sujud ke sebelah timur. Tadi malam ada tayangan yang mengupas kemunculan kelompok Islam sejati di Banten.

Dan itu pun belum ditindaklanjuti. Tidak ada nuansa yang berbeda antara masuk sekolah Muhammadiyah dengan yang lain. Padahal hampir tiap 5 bulan sekali kita mengirim form ke sejumlah 4. Kita maunya semua terbuka supaya kita bisa bekerja dengan evaluasi. Inilah yang harus dihindari meskipun sulit karena sering konflik justru dipelihara. Besok tanggal 1 Juni 2007 kita akan minta lagi melalui forum rapat koordinasi pimpinan Dikdasmen wilayah. Pak Sudibyo Markus (Ketua PP Muhammadiyah 2005-2010) pernah mengatakan bahwa warga persyarikatan banyak menjadi pengrajin amal usaha tanpa mengerti maksudnya untuk . Kita memiliki kendala.033 sekolah tetapi baru 40 persen yang memberi tanggapan. Berdasarkan data sementara. Memang amal usaha Muhammadiyah sangat 124 besar dan bermanfaat tetapi masih belum diimbangi dengan kualitas sehingga tidak begitu menarik bagi masyarakat. sampai sekarang kita tidak memiliki data peta pendidikan. keislaman. Ide dasar amal usaha harus kembali pada rumusan “segala gerak amal usaha Muhammadiyah memenuhi prinsip tauhid. sehingga Muhammadiyah menjadi merk seperti warung. Padahal Muktamar Muhammadiyahdi Aceh mengamanatkan kepada Majelis Dikdasmen (periode Yunan Yusuf. maka harus disadari bahwa pendidikan dan amal usaha merupakan instrumen untuk melaksanakan misi dan tujuan persyarikatan. Ini ironisnya. Kita sadar ada kelemahan. dari 33 wilayah hanya 2 wilayah yang memberikan data itupun tidak komplit. Ada kecenderungan menjauh. Memang ada kenaikan dari kelembagaan. Maka. Ada hal yang sangat ironis. kiprah dan amal usaha Muhammadiyah dituntut untuk merevitalisasi gerakannya. tetapi kapan mulainya kita belum bergerak. dan kemasyarakatan”. Belum dianggap inovasi. Mereka menyadari bahwa rektor adalah pelaksana dan persyarikatan adalah pemilik. Kita berbicara terbuka saja. Peran Muhammadiyah dalam akidah. 1995-2000) untuk membuat peta pendidikan. akhlak. Berdasarkan pada ide dasar dalam kepribadian angka 2 dan 3. banyak pengrajin amal usaha yang tidak tahu bagaimana pengertian normatif amal usaha yang di sana merupakan dasar pendirian amal usaha. Mereka mau dan ketika dipanggil bersedia datang. Memang di lapangan usaha itu tidak mudah karena tantangan dan hambatan internal dan eksternal banyak.determenistik bagi bangsa ini. Ketika Mukernas Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah kemarin. saya di DKI mempelopori fit and proper test untuk calon dekan dan rektor sejak tahun 2000. kita tidak memiliki kepedulian terhadap data. Pengertian normatif dan fisik mestinya dikaitkan dan didekatkan. Padahal pada dasarnya amal usaha Muhammadiyah memuat ide dasar Muhammadiyah. dan muamalah belum selesai. Oleh karena itu. Ini semua kita sudah lepas. masih dianggap biasa-biasa saja. ada sejumlah 749 buah amal usaha Muhammadiyah. Sekali amal usaha dijadikan tujuan maka virus konflik akan ada di antara manusia.

Abdul Mu’ti (Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) menyatakan bahwa Ahmad Dahlan bisa menawarkan model pendidikan baru di samping sekolah Belanda dan pesantren. banyak sekali orang yang bergerak di pendidikan hanya mengikuti Kiai Dahlan tetapi kurang memahami ide dasar yang dicetuskannya. Bahwa sakit dan sehat adalah usaha manusia bukan karena dari takdir begitu. “Jadilah guru sekaligus murid” tetapi itu tidak kita pahami. Sekarang. Hanya saja di dalam forum muktamar tidak perlu diungkapkan di depan pers. Kalau sekarang kan sama saja.mewujudkan tujuan persyarikatan. dalam hal ini penting mencermati dan mengkritisi ide Kiai Dahlan karena masyarakat waktu itu berbeda dengan sekarang. Tadi pagi. Hal ini nampak dari ukuran pendidikan hanya dengan format Kiai Dahlan pakai bangku tetapi spirit pencerdasannnya tidak ada. Filosofi “Jadilah guru dan murid”. pendidikan Muhammadiyah kurang mampu merespon dinamika masyarakat. Sehingga lembaga pendidikan hanya merupakan repetisi. Apalagi jika dilihat dari motivasi pendirian banyak didirikan sekolah Muhammadiyah hanya karena alasan administratif organisasi. maka kita harus meningkatkan kualitas kita. Adapun pendidikan Muhammadiyah secara kuantitatif dan kualitatif lebih bagus daripada zaman Ahmad Dahlan. Banyak pemimpin Muhammadiyah yang melihat pendidikan Muhammadiyah hanya dari segi jumlah sampai 7 ribu. saya dan Pak Malik Fadjar mengikuti workshop tentang pendidikan berbasis pesantren. bukan nalarnya yang diambil. seperti kepala keluarga sebagai akar rumput tujuan Muhammadiyah. ada Surat Al Maun. Gerak persyarikatan centang perenang. Ada ide dasar Kiai Dahlan. Oleh karena itu. kata Pak Munir. Tetapi sekarang banyak kritik bahwa pendidikan Muhammadiyah 126 sangat konvensional dan hilang elan pembaharuannya. Kita ini. Menjadi guru berarti memiliki etos penyebaran ilmu dan menjadi murid berarti bersedia menuntut ilmu dari siapapun. karena dominasi pendekatan amal usaha yang 125 cenderung mendekati pulau-pulau amal usaha. kita perlu mengevaluasi tradisi keagamaan Muhammadiyah yang sudah berusia hampir satu abad dan mengevaluasi amal usaha Muhammadiyah agar menemukan kembali semangat pembaruan yang dipelopori Kiai Ahmad Dahlan. jika amal usaha merupakan instrumen untuk mencapai tujuan Muhammadiyah. Padahal itu bisa menjadi ruh ijtihad dalam dunia pendidikan. Mengapa demikian. Tetapi . Oleh karena itu. Rumah sakit sebenarnya memberikan pencerahan sambil membuat mereka menjadi sehat dan cerdas. Sekarang ada 30 lembaga pendidikan di Jakarta yang baru dan memiliki standar internasional. Oleh karena itu.Karena itu yang menggejala maka akibatnya terjadi degradasi pendidikan Muhammadiyah. Itu yang dirasakan. itu luar biasa. Seolah semua ranting harus mendirikan sekolahan. Ada inovasi di sana. Akibatnya.

tidak ada pertanyaan kualitas dan studi kelayakan apapakah lembaga pendidikan tersebut didirikan. Padahal menurut al-Quran itu akhlas adalah dikerjakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kompetensi. kurangnya sarana pendidikan. yang bagus dan yang lemah. Saya kira itu pancingan dari saya. misalnya cluster di tingkat ranting atau cabang. Hal yang lain adalah soal ikhlas. Sekarang di Jakarta. Dengan jujur kita 127 mengakui ada problem rendahnya kualitas pendidikan. Oleh karena itu. maka dalam jangka panjang akan menyebabkan image negatif pendidikan Muhammadiyah karena banyak lembaga pendidikan Muhammadiyah yang tidak memenuhi standar pendidikan. rendahnya kualitas pendidik. Karena tidak mapan. ada sekolah Muhammadiyah kalau dia mengajar 10 jam pelajaran. masukkan semua ke bank itu. kalau memakai jasa satu bank syariah. “berikhlas-ikhlaslah dalam bermuhammadiyah. Jika ini dibiarkan. Marilah kita terus mencari jawaban terhadap tantangan yang banya kita hadapi sehingga kita bisa menyumbang dalam mencerdaskan bangsa. Amal usaha Muhammadiyah menjadi cara untuk menjawab persoalan bangsa yang kompleks. Sekian. transportnya lebih mahal daripada honornya. Sehingga mencari tenaga pengajar model gratis. dan lemahnya pendataan. perlu cluster (pengelompokan) sehingga peran Majelis Dikdasmen meningkat dan sekaligus memberikan keleluasaan lembaga pendidikan supaya bisa berkualitas. sekolah Muhammadiyah menjadi besar sehingga sekolah kecil pun bisa menerima pinjaman. Akibatnya. Mengapa dalam dua ranting berdekatan ada SMP Muhammadiyah. lembaga tidak memiliki kualitas sebagian guru adalah PNS yang beramal mengajar di Muhammadiyah atau guru yang hanya sambilan di sekolah Muhammadiyah. Maka.281 buah lembaga pendidikan SD sampai perguruan tinggi dan pesantren. Yang . Saya mengusulkan nanti ada cluster pendidikan Muhammadiyah. kalau ada 20 sekolah sekabupaten. Seperti kata Ki Bagus Hadikusumo. Semua itu kita uji dengan keberadaan amal usaha Muhammadiyah sekarang. maka akan rugi di Muhammadiyah dan amalnya juga tidak diterima Allah”. Di sini kata ikhlas disalahpahami sebagai tidak dibayar. kurangnya dana pendidikan. Karena kalau tidak ikhlas. Kalau kita lihat data Profil Muhammadiyah 2005. menyatu dan ada sekolah pembina yang akan bertukar pengalaman atau menyebarluaskan keberhasilan kepada sekolah Muhammadiyah yang lain. ada sejumlah 5. Ini kebersamaan yang perlu terus kita kembangkan. Lembaga pendidikan dan amal usaha pelayanan sosial adalah untuk mencerdaskan bangsa sekaligus mengikis beberapa persoalan akidah. lemahnya manajemen sekolah. Dengan sistem cluster. sehingga ujian nasional menjadi momok. apakah sudah bisa menjawab. Moderator Terima kasih. Dalam satu kawasan. kesan bank tersebut.

Itu untuk kesejahteraan dan menopang hal yang lain. Pengalaman kami di SMK Muhammadiyah Cirebon dengan jumlah siswa 1. Namun ketika ada penawaran dosen saya tidak mengambilnya. Sebagai guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Sejak dahulu saya belum mendengar ada solusi konkrit dalam mengatasi persoalan pendidikan kita. Orang bekerja kalau ada uangnya. Sukidi. silakan bila ada tanggapan. Kalau kami di Cirebon. Syauqi (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Saya adalah pengajar di SMA Muhammadiyah Kramat. Saya sudah lama mengajar di SMA Muhammadiyah Kramat. Tetapi saya melihat ada kekurangberanian Muhammadiyah meningkatkan biaya pendidikan untuk kepentingan amal usaha Muhammadiyah dan penghasilan guru. Kami selalu menempati unggulan se-Jawa Barat. Itu karena masih menjadi sambilan. Juga ada sekolah farmasi yang dikelola Muhammadiyah dan itu unggulan. 22. 5-10% uang ujian harus disetor ke majelis. Untuk menutupi kekurangan. saya mengajar Al Islam dan Kemuhammadiyahan yang carut marut.500.200 orang ada sekitar uang Rp. Saya tidak tahu. Ini merupakan persoalan di Majelis Dikdasmen.. saya lebih mendukung kebenaran tetangga saya. 3. Beberapa lomba juga kami menangkan. Kalau merujuk pada pemaknaan ikhlas yang tadi disampaikan maka di Muhammadiyah tidak ada yang ikhlas. 200-300 juta dan itu bisa membantu SMP dan SD Muhammadiyah. Dari beberapa refleksi dan evaluasi. Sekarang. yaitu sistem satu atap. Memang ketidakjelasan penanganan persoalan di Muhammadiyah itu menjadi persoalan. Saya pernah mendaftarkan diri sebagai PNS dan hasil ujiannya menonjol. saya mengamati bahwa dalam soalsoal yang dibuat Majelis Dikdasmen terdapat banyak kesalahan dalam menulis ayat-ayat al Quran. Apakah ini ada solusinya? Yang kedua. semoga kedepan ada perbaikan. Mungkin Bapak punya cara untuk mengatasi masalah kurikulum dan buku-buku yang kadaluwarsa. di sekolah Muhammadiyah Cirebon satu jam masih 129 dihargai Rp.mungkin masih lebih rendah dibanding dengan sekolah yang lain. untuk sekolah kami yang maju . Tolong dibenahi. Dan itu terjadi karena kurang uang. baru sebatas wacana dan 128 keluhan. Menarik berbicara tentang Muhammadiyah. Saya lebih concern terhadap Muhammadiyah. Saya pikir yang Bapak sampaikan masih bersifat wacana tetapi tidak ada solusi kongkrit. Bukan hanya karena saya berasal dari keluarga Muhammadiyah tetapi juga karena ada garansi sentralisasi keuangan.dikatakan Pak Husin tadi adalah pancingan buat kita semua. Yang ketiga. Sekarang. Somantri (SMK Muhammadiyah Cirebon) Saya juga ingin menyampaikan bahwa sejak 1990-2000 sudah aktif di Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Cirebon.5 milyar yang dikelola. Kami masih bisa memberikan saldo antara Rp. saya cukup prihatin terhadap kurikulumnya yang kadulawarsa.

Bogor) Materi ini lebih tepat kita sebut sebagai evaluasi dan refleksi perjalanan pendidikan Muhammadiyah. Siti Alfiyah (SMA Muhammadiyah Palu) Apa yang Bapak sampaikan mengenai evaluasi peran pendidikan dan amal usaha Muhammadiyah tentu saja perlu ada jalan keluarnya. tetapi sekarang lebih rendah. Untuk itu. Misalnya ada guru PNS yang mengajar hanya sampingan dengan banyaknya lulusan perguruan tinggi. dimana juga karakter modernismenya kalau pendidikan Muhammadiyah sekarang sama dengan sekolah yang lain? Atau mungkin malah lebih buruk. Saya pesimis. Jadi. Nasihin (SMK Muhammadiyah Cilengsi. Menurut Bapak. banyak sekali orang yang masuk amal usaha Muhammadiyah tidak mengerti apa itu tujuan Muhammadiyah. Sebagai organisasi yang mengklaim diri gerakan modernisme. mengapa tidak membuka peluang? Hal yang lain. apa ini sudah dievaluasi tetapi tidak ada kemajuan? Kalau kita sadari betul ketika masuk Muhammadiyah. Kita ketahui bahwa Muhammadiyah adalah gerakan modernisme. banyak tenaga pengajar kita yang tidak mengerti apa tujuan gerakan Muhammadiyah. Memang konsekwensi sekolah besar. yang memahami betul amal usaha Muhammadiyah sangat sedikit. Persis seperti yang disampaikan Pak Syauqi bahwa dalam buku Al Islam dan Kemuhammadiyahan terdapat banyak sekali kesalahan ayat-ayat al Quran. Sehingga saya harus mengajar mereka membaca al Quran supaya sejalur dengan misi dakwah Muhammadiyah. Itu karena tidak ada keberanian. saya 3D. Persoalan ini pernah saya kirim ke Majalah Suara Muhammadiyah tetapi tidak mendapat tanggapan.di SMK Muhammadiyah. di tempat saya ada penggolongan. Dahulu gaji saya cukup besar dibanding dengan PNS golongan yang sama. suatu saat Muhammadiyah tinggal nama. Sehingga ada satu mata pelajaran yang diberikan di kelas satu sampai kelas tiga tetapi muncul hanya satu soal. untuk mendata sekolah saja masih kurang baik. Itu pun masih dirasakan kurang manfaatnya. kelambanan majelis menyebabkan masyarakat merasa kurang terpenuhi kebutuhannya karena penambahan amal usaha tidak bisa memacu dengan baik. Hal yang lain. metode pembelajaran. kami juga usul untuk siswa baru akan ada tambahan 100 ribu untuk tambahan amal usaha dan mengatasi operasional. Tahun yang lalu kami mengadakan ujian yang sama. Sejak tahun . baik aspek kurikulum. Dimana letak modernismenya? Di sisi lain. Tetapi. Banyak bangunan yang tidak berarti. dan kualitas tenaga pendidiknya. Saya menanggapi bahwa materi sore ini adalah evaluasi dan refleksi. perlu ada evaluasi terhadap sistem pendidikan kita secara menyeluruh. Perlu 130 diketahui. Pada konteks lain. pendidikan Muhammadiyah tidak memiliki keunggulan khusus dibanding sekolah lain. seharusnya kita malu karena pengelolaan dan pendataan tidak pernah kita lakukan secara profesional. Banyak guru Muhammadiyah tetapi tidak bisa membaca al Quran.

setiap hari sebelum pelajaran dimulai ada waktu untuk mengaji. Mengenai kendala pembelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan sudah diatasi dengan keberadaan standar kurikulum Al Islam dan Kemuhammadiyahan. bukan hanya Muhammadiyah. seolah semua Muhammadiyah harus mendirikan amal usaha padahal di sampingnya sendiri sudah ada. Saya berharap pengurus majelis berkoordinasi dengan perguruan tinggi agar dapat membantu lembaga pendidikan Muhammadiyah yang lain. Standarisasi kurikulum (tanpa memberi detail isi) ditujukan agar mendorong guru untuk bersikap kreatif. Dengan membedah masalah ini kita dapat mengetahui apa yang mungkin dilakukan. Ternyata. Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah hampir tidak bisa menanganinya jika data saja tidak memiliki. Kalau kami berkeinginan cukup diserahkan pada guru saja. Husni Thoyyar Memang perlu disampaikan bahwa ini adalah evaluasi dan refleksi. solusi kongkritnya kita cari bersama. mereka menampilkan anak-anak kelas 4 yang hafal Surat Al Ghosyiyah dengan bagus. Saya tidak mengerti bagaimana Majelis Dikdasmen memahami kami. Dalam menghadapi permasalahan yang mengemuka. apalagi ke pimpinan pusat. Kita juga sudah membentuk tim penyusun buku dan sekarang dalam proses penyusunan. Sebenarnya langkah tersebut sudah dilakukan Majelis . Soal keikhlasan memang selalu 131 ada masalah dan masalah kesejahteraan guru tidak. serahkan saja pada guru. Salah satunya dengan cluster. terutama di daerah Indonesia Timur. Kebijakannya diserahkan ke masingmasing wilayah sehingga tidak ada soal-soal yang salah. Kita ingin guru tidak sama pengetahuannya dengan murid. Pada saat saya menghadiri peresmian gedung SD Muhammadiyah Bodon di Kotagede Yogyakarta. Saya mohon Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah memberikan solusi terbaik. Jadi. Selain itu. saya menawarkan sistem cluster (pengelompokan) sebagai salah satu solusi. Lembaga pendidikan Muhammadiyah adalah milik kita semua. Sampai sekarang. Tetapi teman-teman yang lain kurang sekali yang mengerti Muhammadiyah. Saya mohon ada solusi yang terbaik soal ini.1990. terus terang saya sampaikan mengapa saya menyampaikan Al Islam dan Kemuhammadiyahan dari tahun ke tahun saya tidak pernah diganti. Memang selalu ada tembusan dalam setiap pembuatan laporan ke Departemen Pendidikan Nasional tetapi kenapa hal tersebut tidak bisa dilakukan terhadap Muhammadiyah. saya telah mengajar pelajaran Kemuhammadiyahan. menjadi guru sekaligus siswa. Tetapi dalam UU Nomer 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional ada ujian oleh guru dan pemerintah. 132 Mengenai ujian bersama. Keminiman dana sangat berdampak pada kualitas pembinaan guru-guru di sekolah. kalau kondisinya sudah kondusif maka tidak perlu ujian bersama.

Tolong nanti dibuatkan rencana tindak lanjut yang nanti akan dilaksanakan dari pusat sampai daerah. tentang permasalahan skill dan sumber daya pengajar. Tetapi. Artinya. seorang kader Muhammadiyah. Padahal pinjaman itu sangat ringan karena menghindari riba. Ihsan (DPP IMM) Saya melihat dalam pendidikan Muhammadiyah ada banyak permasalahan. wilayah. mulai dari level etik sampai praktek ekonomi. Sampai saat ini pembinaan ke daerah Indonesia Timur terus berjalan dengan segala keterbatasannya. Yang kedua. Lalu mengenai usulan menjalin kerjasama dengan PTM. ya kenyataannya data saja kita tidak punya. Mungkin sebaiknya ada musibah dulu baru ada kesadaran pentingnya data. bukan hanya masalah finansial tetapi bagaimana kita bisa mentransformasikan ide Muhammadiyah yang terlalu tinggi supaya bisa diberikan guru kepada anak didik. itu pun biasanya dikerjakan oleh sumber daya manusia yang berbasis LSM ataupun NGOs. 133 dan daerah. Dia menyesal kenapa yang . Azyumardi Azra bermimpi membangun IAIN Jakarta menjadi Universitas Islam Negeri. Contohnya data sekolah di Kabupaten Bantul dan Kulonprogo di DIY menjadi detail setelah ada bencana gempa. Kalau pengurus Majelis dan kepala sekolahnya bekerja secara sambilan maka hasilnya pun sebatas sambilan. Dulu ada UIJ yang dihimpun di pusat. Menurut saya. saya tertarik dengan gagasan Agus Soewarno. ada dana sangat besar jumlahnya yang “parkir” di sekolah-sekolah tetapi tidak kembali. Moderator Silakan jika masih ada tanggapan ataupun pertanyaan lain. Dia pernah menjadi konsultan sekolah Kristen membuat science center. Di pusat dihimpun untuk dipinjamkan ke sekolahsekolah.Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Cirebon. Memang perlu ada ghirah (semangat). mari kita terapkan model pendiri Muhammadiyah. Perlu pemberdayaan anggota majelis dari daerah sampai pusat. Cuma bagaimana cara menagihnya kembali itu masih menjadi persoalan. Apa mau dikata. Dari mimpi kita bisa membangun banyak hal. Masalah yang ada marilah kita selesaikan dan lakukan apa yang bisa sebagaimana konsep Al Maun. Kalau sekarang banyak yang ikhlas tapi tidak profesional karena kita tidak memberikan imbalan yang wajar Marilah kita bermimpi. salah satu faktor penting dari keberhasilan tersebut adalah adanya keikhlasan yang profesional. Dulu sekolah Muhammadiyah di Cirebon ditakuti Sekolah Santa Maria karena ada komitmen dan peran yang begitu konsisten. Pada masa Pak Yunan Yusuf (Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah periode sebelumnya) sudah ada peraturan yang indah kalau dipatuhi dengan baik.Soal modernisme Muhammadiyah. Kepala sekolah berjiwa sangat nasionalis dan konsisten. Dulu saya dan Prof. Ada kesepakatan antara guru SMA Muhammadiyah dan PGA Negeri bisa menjadi satu sekolahan sehingga seluruh siswa PGA Negeri adalah Muhammadiyah.

Jangan berharap banyak murid kalau tanpa kepercayaan dan profesionalisme.. persoalan keuangan harus pula jelas karena kita ada kecenderungan ke Depdiknas dan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah. keuangan. Tetapi saya segera ke Depdiknas dan ternyata ada sejumlah 22 orang yang mau menjadi guru TPK. masyarakat mulai percaya. Selanjutnya. Dari guru kebanyakan honorer. Saya pikir sejak tingkat dasar harus ditanamkan betul nilai-nilai. Manakala sekolah lain kehilangan kepercayaan. Solusinya bagaimana? Syafrudin (Majelis Dikdasmen PWM Sulawesi Tengah) Pendidikan adalah sistem yang melibatkan banyak komponen. Ini bukan hanya soal uang tapi juga komitmen. Jadi. prasarana. Kalau masalah keuangan masih menjadi masalah maka jangan berpikir masalah kualitas. kenapa tidak kita beri imbalan yang pantas. Persoalannya. Tetapi dengan banyak sekolah negeri malah mundur. datang hanya untuk mengajar saja. Yang saya lakukan adalah mencari guru yang ikhlas dan concern. Memang sulit.memanfaatkan dia bukannya orang Muhammadiyah tetapi pihak lain dan dengan bayaran yang sangat mahal. dan lain 135 sebagainya. Ketika saya diangkat menjadi kepala sekolah. saya melihat pendidikan dari segi aspek. Tetapi kami kesulitan pengaturan keuangan karena tidak ada aturan yang dibuat oleh Muhammadiyah sementara dari negara sangat jelas. Saya lihat Majelis Dikdasmen juga sangat sibuk sendiri tanpa melihat kepentingan pendidikan. Memang ada sekolah kita yang kurang berkembang. 116. Internalisasi nilai ini tidak mudah karena secara metodologis internalisasi nilai tidak hanya di sekolahan namun juga di keluarga. Dahulu ketika tidak ada guru negeri sekolah saya maju pesat. saya sempat resah dengan kondisi lingkungan kalangan muda. saya menerima sejumlah 126 siswa dengan sisa keuangan Rp. Saya melihat pendidikan Muhammadiyah tidak mundur. Terakhir. tetapi maju.. Mungkin bisa menjadi refleksi untuk daerah lain. Terakhir. Kita gabungkan yang ikhlas dengan profesional. Muhammadiyah mulai naik kepercayaannya. Setelah itu. Bukan kita yang mundur tetapi karena memang kebutuhan masyarakat maju pesat dan kita masih statis. Saya percaya masih banyak lembaga pendidikan yang favorit dan menjadi rujukan. Kalau ada uang.000. Kenapa hal ini tidak diterapkan? Apakah karena 134 Dikdasmen yang tidak bisa memahamkan atau arus bawah yang tidak mengerti? Lukmanul Hakim (SMA Muhammadiyah Tasikmalaya) Saya akan berbicara mengenai pengalaman di Tasikmalaya. mulai dari segi pengelola. ada banyak faktornya. saya menjabat kepala sekolah sejak 1998 dan sudah menjabat untuk yang kedua kalinya. Oleh karena itu. Ini harus kita hargai usaha kita sendiri. Kepala sekolah sebelum saya juga statusnya bantuan dari negeri. Memang tingkat profesionalisme di sekolah tidak ada. hitungan dari organisasi sudah habis tetapi menurut negara belum habis. . kita perlu menciptakan berbagai model.

Kalau PR menumpuk. apalah artinya itu. Tetapi sekarang tanpa uang dari pemerintah tidak akan jalan sekolah Muhammadiyah itu. seolah kalau sudah membayar sekolah sudah tidak perlu mendidik.Misalnya pendidikan yang harus mengembangkan life skill. Dan komitmen dari pengelola dan guru Muhammadiyah yang harus terus ditanamkan. Model pembelajaran juga harus menyenangkan. Uang iuran anggota pun tidak berjalan. kepala sekolahnya tidak mau berhenti padahal pihak majelis telah memberhentikannya. ada kreativitas dan komitmen. supaya terus ada pengembangan. lalu untuk apa kita bermuhammadiyah? Moderator dipersilakan kepada Bapak Husni memberi tanggapan. Bagaimana soal keuangan? Dalam persyarikatan. tidak satu rupiah pun uang dari pemerintah tetapi sekolah Muhammadiyah berdiri. saya kira tidak perlu menunggu tetapi justru mestinya menawarkan diri untuk membantu Muhammadiyah. Saya pikir dalam proses pendidikan memang ada internalisasi nilai melalui institusi keluarga. Saya mengalami ketika kecil di Bandung. Husni Thoyyar Terima kasih. Kalau kita sudah mengatakan diri sebagai warga Muhammadiyah tetapi 136 nilai kemuhammadiyahan tidak mempengaruhi kita. Apalagi kalau sekolahnya sangat mahal. semangat berkhidmat kita terutama dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini sangat lemah. Sebagai contoh. Selanjutnya. nilai-nilai Islam itu tipis sekali mempengaruhi kita. selesaikan semua di sekolah. Oleh karena itu. Masalah . Jangan sampai menciptakan lulusan yang menganggur. Masalah rincian teknisnya adalah kreativitas. Ke depan tidak perlu ada PR. Ini adalah pembudayaan dalam keluarga dan masyarakat sekitar. prinsip ketertiban yang harus dipegang. Tarmizy Idris (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Apa yang dikatakan Ibu Alfiyah terlewat jawabannya. Sebenarnya tidak perlu pengajaran al Quran di sekolah. Kalau sekarang misalnya ada sejumlah 100 ribu anggota Muhammadiyah membayar maka operasional pimpinan pusat bisa ditangani. mesti ada saldo plus bukan minus. bagaimana mereka diberi pelajaran di dalam keluarga? Soal science center. Muhammadiyah adalah bagian dari bangsa ini. Komitmen ada tetapi juga harus ada kreativitas. pedoman keuangan itu tidak boleh dinamis. Yang kedua. Mengenai pendidikan di Tasikmalaya. Kalau nilai-nilai Islam tidak mempengaruhi kita. Persoalannya sekarang siswa terlalu banyak PR (pekerjaan rumah). Pada saat saya menyelesaikan permasalahan SMA 2 Muhammadiyah di Palembang. perlu seperti tadi. kecakapana hidup. menurut saya komitmen memang perlu tetapi tidak bermakna tanpa profesionalitas. Saya selalu mengatakan bahwa Muhammadiyah menjelang krisis. Jadi. Bagaimana perilaku kita dalam Pedoman Hidup Islami Muhammadiyah (PHIM) itu luar biasa tetapi itu tidak mempengaruhi kita. itu adalah kewajiban keluarga. Namun ada salah paham terkait pandangan keluarga.

Terima kasih. kalau visi ini dijalankan. Wassalamu‘alaikum Wr. 137 Kita ini maju tetapi tidak melompat seperti Kiai Ahmad Dahlan. Wb. Moderator Terima kasih Pak Husni. Saya kira itu yang bisa saya kemukakan dan mudah-mudahan bermanfaat untuk langkah ke depan. bagaimana kita tidak sekedar menjadi pengrajin amal usaha Muhammadiyah dan melupakan visi pendiriannya. 138 BAB IV URGENSI HAM UNTUK PENDIDIKAN AGAMA “Pendidikan dapat berperan sebagai agen dalam membentuk manusia yang menjunjung tinggi dan menghormati HAM. itu semua menjadi penguat bagi kita. Saya kira itu secara sepintas. Wb. bukan berdasarkan tidak mau diganti. Padahal ada aspek the humanity of human life (kemanusiaan hidup manusia) yang luar biasa dari Kiai Dahlan. karena sering kali kita bentrok karena aturan itu. Pertama. Ini merupakan persoalan yang perlu diselesaikan. kita masih menghadapi beberapa persoalan seperti kurikulum dan aturan atau kaidah-kaidah. Tidak perlu Muhammadiyah dibubarkan tetapi dari yang sudah ada sekarang mari kita berangkat dan berpacu. Jangan berharap langsung lari. Saya berharap dari sini ada rencana tindak lanjut. Sejarah keberhasilan ini jangan untuk diri sendiri namun hendaknya disampaikan kepada sekolah yang lain.masa jabatan. Yang kedua. dulu dokter dari Belanda mau bekerja tanpa digaji membantu rumah sakit Muhammadiyah karena faktor kemanusiaannya. Menjadi pemacu bagi kita semua. Cuma selama ini yang dipahami dari Kiai Dahlan hanya mengubah arah kiblat saja. Pendidikan Agama berbasis HAM dapat menjadi salah satu alternatif bagaimana menciptakan lingkungan pendidikan dan masyarakat yang damai” Abdul Mu’ti PRAKTIK KEKERASAN DI INSTITUSI PENDIDIKAN . Wassalamu‘alaikum Wr. Tetapi komitmen ranting juga masih rendah. Kita berjalan secara bertahap. kalau sudah habis menurut persyarikatan tetapi belum selesai menurut pemerintah maka harus dimusyawarahkan. Bahwa ada success story. Motifnya adalah mencari mashlahah-nya. Saya kira itu dari saya. itu diatur pimpinan ranting. Ada beberapa hal yang bisa menjadi catatan kita. Lalu apakah Muhammadiyah bubar saja kalau tidak ada komitmen dan tidak ada iuran? Iuran itu tidak diatur pimpinan majelis. Misalnya.

khususnya di media massa cetak. Contoh kasus kekerasan lain yang terjadi di sekolah dan mendapat perhatian khusus misalnya: smackdown. Kekerasan Di Lingkungan (Institusi) Pendidikan Bicara mengenai lingkungan pendidikan. Namun demikian. Setelah diungkapkannya tindak kekerasan yang menyebabkan jatuhnya korban di lembaga pendidikan ini. Sekarang ini kita tidak lagi terkejut akan adanya beragam tindak kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan karena hampir setiap hari ada berita terjadinya kekerasan di sekolah. berita mengenai kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan tetap saja menorehkan luka dan menambah kemsygulan khalayak pada umumnya “kok bisa tindak kekerasan seperti itu terjadi di sekolah – dunia pendidikan. Kasus kekerasan di atas merupakan salah satu contoh saja dari sederet kasus kekerasan di institusi pendidikan. Pada akhir tulisan disajikan sejumlah pertanyaan/poin-poin refleksi untuk menciptakan dan memulai ’dunia pendidikan tanpa kekerasan’ demi mencapai cita-cita memanusiakan manusia. Masih hangat dalam ingatan kita berita meninggalnya Wahyu Hidayat yang cukup intensif dimuat di media elektronik dan cetak tahun 2003 lalu. Tulisan singkat ini memaparkan adanya ’sosialisasi pendidikan kekerasan’ di institusi pendidikan. Keresahan orang tua yang anaknya menjadi korban smackdown ini akhirnya mendorong protes berbagai pihak dan berhasil menghentikan tayangan acara mengerikan tersebut. Rupanya acara smackdown yang ditayangkan oleh salah satu TV swasta disukai dan ditonton oleh banyak anak usia SD sampai orang dewasa. masih banyak nama lain yang kemudian muncul dengan kasus tindak kekerasan lebih beragam termasuk tindakan aborsi karena KTD (kehamilan tidak dikehendaki). tempat yang seharusnya merupakan rumah yang memanusiakan manusia?”. kembali marak berita meninggalnya Cliff Muntu di lembaga pendidikan yang sama dan dengan indikasi penyebab kematian sama. bentuk tindak kekerasan yang terjadi serta dampaknya berdasarkan studi yang telah dilakukan. Kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan seperti itu belum pernah mendapat perhatian memadai hingga tahun-tahun belakangan ketika zaman reformasi bergulir dan kasus-kasus kekerasan seperti dipaparkan di atas bisa diungkap lebih transparan. Dan anak-anak usia SD itu dengan gamblangnya meniru serta mempraktikkan cara-cara melakukan smackdown di antara sesama teman main yang pada taraf tertentu 141 menimbulkan korban. Penyebab meninggalnya Wahyu Hidayat disinyalir karena adanya tindak kekerasan sebagai ’hukuman untuk mendisiplinkan’ siswa STPDN pada waktu itu. Tahun ini. pertama-tama kita .Yustina Rostiawati Pengantar Media massa pada tahun-tahun belakangan ini dipenuhi dengan pemberitaan tentang tindak kekerasan yang terjadi di dunia pendidikan (sekolah).

Apakah kebijakan pendidikan kita sudah kondusif dalam rangka menciptakan situasi pendidikan ’anti kekerasan’? Ambil contoh kebijakan mengenai Ujian Nasional (UN). dalam hal ini adalah kebijakan yang menyangkut bidang pendidikan. Jika diperhatikan. . Tujuan utama analisis buku pelajaran ini sebenarnya untuk mengidentifikasi bias gender dalam buku pelajaran. macho. dan semua pihak yang berhubungan dengan proses pendidikan. serta keikutsertaan orang tua/wali siswa dalam proses pendidikan ini.perlu melihat situasi ’makro’. Akan tetapi salah satu temuan yang cukup ’mengejutkan’ pada waktu itu adalah adanya sosialisasi ’tindak kekerasan’ (yang mungkin saja tidak disadari karena dianggap sudah umum) lewat pelajaran PPKn (Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan) seperti dapat dilihat pada cuplikan gambar berikut ini. penulis melakukan kajian/analisis teks terhadap sejumlah buku pelajaran SD (kelas I dan IV). Akan tetapi siswa kelas I dan IV SD yang berusia sekitar 6 – 10 tahun dapat dengan mudah menginterpretasikan dan mencontoh gambar itu sebagai pembelajaran ’sikap berani’. yang pada dasarnya belajar dengan mencontoh dari ’model’ di lingkungan terdekatnya. dalam ilustrasi di atas semua sosok yang digambarkan dengan tingkah laku ’nakal’ atau lebih ’keras’ adalah sosok (anak) lakilaki. sikap atau tindakan yang sudah dianggap biasa ini bisa dengan mudah ditiru serta diteruskan yang pada akhirnya menjadi ’kebiasaannya’. 142 tenaga pendidik. yaitu di tingkat sekolah – tempat berlangsungnya proses belajar mengajar dan interaksi antar tenaga pendidik dengan anak didik. Satu contoh konkret bahwa secara makro kebijakan pelaksanaan UN ini menimbulkan dampak ‘kekerasan’ terhadap anak didik. Dari tingkat makro mari kita melihat lebih mendalam kekerasan di tingkat mikro lingkungan pendidikan. gagah seorang laki-laki. 143 Serangkaian gambar di atas diambil dari buku pelajaran PPKn untuk kelas I dan IV SD dari tiga penerbit di Jakarta pada tahun 1994 – 1997 dan digunakan secara luas oleh sekolah dasar khususnya di wilayah Jakarta dan Bekasi. Dan bagi anak. meskipun tindakan tersebut sebenarnya termasuk dalam tindak kekerasan. sampai berbagai masalah ‘kecurangan’ pelaksanaan UN yang dilaporkan oleh berbagai daerah. Analisis Buku Teks Pelajaran Sekolah Dasar Pada tahun 1996/97. demikian juga interaksi di antara sesama anak didik. Banyak tindakan yang sudah dianggap lumrah atau umum dilakukan. Dan gambar-gambar seperti ini sudah dianggap lumrah/jamak/umum “memang (anak) laki-laki begitu adanya”. Dari tahun ke tahun sejak UN diberlakukan banyak permasalahan muncul: masalah mendasar dengan diberlakukannya hasil UN sebagai penentu kelulusan dan penerimaan siswa ke jenjang pendidikan lebih tinggi. Sesungguhnya gambar tersebut bukan dimaksudkan untuk memberi ilustrasi mengenai pelajaran kekerasan.

” (GL-4/01) Pernyataan guru seperti kutipan di atas menunjukkan bahwa hukuman fisik khususnya.kalau untuk anak laki-laki kadang-kadang nggak mempan dibentak saya tarik telinganya. Mari kita simak pernyataan guru tingkat sekolah menengah atas berikut dari kabupaten Sikka (Nusa Tenggara Timur). dilakukan juga serangkaian wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah dasar mengenai cara mengajar dan interaksinya dengan siswa di dalam kelas. tetapi sekarang akibat pengaruh film..Gambar-gambar di atas mungkin saja dimasukkan dalam buku pelajaran tanpa disadari dan tanpa memikirkan dampaknya terhadap anak usia SD. “Ya. Belum lagi jika kita mengkaji lebih dalam mengenai teks dalam buku pelajaran yang mungkin saja mengandung tindak kekerasan. (Kepsek L Sikka. maka guru terpancing juga untuk marah dan menggunakan peringatan dengan cara keras juga”. sudah biasa dilakukan dan terutama dilakukan lebih keras/berat terhadap anak laki-laki. Jadi sistem saya itu lebih keras agar mereka takut dengan saya. 144 Kekerasan yang Pernah Dilakukan Guru dan Dialami Siswa di Sekolah Pada tahun yang sama dalam melakukan kajian teks buku pelajaran. Sampel diambil lewat sekolah . kalau tidak keras itu mereka sepertinya seenaknya saja. kalau marah. 27 Februari 2003) “Dulu itu guru sangat ditakuti dan dihormati. “Saya punya itu hukuman lebih keras. Kalau saya ngajar anak laki-laki... kalau wanita kan halus dan ada perasaan juga. CD.. dsb. marah bener. Lalu bagaimana dengan sikap guru? Sebagai tokoh utama dalam institusi pendidikan. Kalau anak wanita kan nggak bisa. 26 Maret 2003) 145 Kajian mendalam mengenai kekerasan terhadap anak di Kabupaten Sikka dan Ende. Kita nggak bisa kasar-kasar seperti anak laki-laki. Nusa Tenggara Timur ini dilakukan pada tahun 2003 bertujuan untuk mendapatkan informasi mendalam mengenai insiden dan jenis kekerasan yang dialami anak di dua kabupaten dimaksud. (GL2 Sikka. Kalau laki-laki kan kasar. hukum-hukum bener. Jadi kalau 1-2 kali dikasih nasihat tidak jalan. dulu. Wawancara ini dilakukan kepada guru dan kepala sekolah dasar di wilayah Jakarta dan bekasi. karena anak punya cirinya sendiri.. Akan tetapi semua tindakan guru pun didasari oleh nilai-nilai/keyakinan/paradigma yang dihidupinya sebagai seorang pendidik. tapi kegiatan berjalan seperti biasa”..” (GP-4/02) “. murid tidak takut lagi sama guru. guru bisa menambah penekanan (reinforcement) untuk melakukan tindak kekerasan atau mengupayakan pendidikan nilai anti kekerasan kepada anak didiknya. Berikut kutipan yang diutarakan oleh guru perempuan dan guru laki-laki dalam kaitannya dengan pemberian hukuman kepada siswa. Guru sudah seperti tidak ada wibawa bagi murid. Kalau anak-anak tertentu udah biasa.

Kemudian dilakukan serangkaian diskusi kelompok terfokus (FGD) dengan orang tua. 2006) Berdasarkan ketiga studi yang pernah dilakukan di atas tidak dapat dipungkiri bahwa tindak kekerasan dialami oleh anak di sekolah. Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara pada tahun 2006. Sebagai contoh. Kali ini siswa kelas 1 SMA . Sedangkan kekerasan seksual yang dapat dikatakan banyak dialami oleh siswa di ketiga provinsi tersebut adalah dicolek. Tindak kekerasan seperti ini biasanya terjadi di tempat-tempat tertentu (misalnya WC) yang disebut sebagai ruang eksekusi. dipukul ulu hati. dianiaya hingga terluka fisik dan mental oleh seniornya”. Tayangan kekerasan yang terjadi di STPDN/IPDN menunjukkan ’kebrutalan’ dan ’keberingasan’ pelaku tindak kekerasan demi . Penelitian di 3 provinsi seperti dikutip di atas menggambarkan betapa beragam dan tidak senonohnya tindak kekerasan yang dilakukan di lingkungan pendidikan. verbal. guru. toma/toga. maupun seksual. di ketiga provinsi jenis kekerasan seperti dicubit. dan disingkap roknya. siswa ini mengungkapkan jenis kekerasan yang terjadi di sekolahnya yang dilakukan oleh para senior: dipukul dengan botol di bagian punggung dan kaki. Banyak siswa ternyata pernah mengalami bentuk kekerasan baik fisik. ditendang bagian hidung dan kepala (bagian belakang).tingkat dasar (SD). dan sudah berlangsung bertahun-tahun seperti layaknya menjadi tradisi. disabet. Sebagai contoh. wawancara mendalam dengan guru dan orang tua. tetapi juga dilakukan oleh teman sebaya atau senior dalam sekolah yang sama. diomeli. Laporan Penelitian. Tabel berikut menunjukkan bentuk dan jenis kekerasan yang (pernah) dialami oleh anak (sekolah) di tiga provinsi (Rianto Adi.. dll. diejek. dipukul. Studi dengan metode yang kurang-lebih sama dilakukan pula di tiga provinsi: Jawa Tengah. Kekerasan verbal seperti dimarahi.. didorong. juga serangkaian tes psikologi terhadap anak (siswa) khususnya untuk menganalisis dampak tindak kekerasan yang dialami. berita di Kompas pada tanggal 16 Mei 2007 yang baru lalu menunjukkan kasus bullying ini: “Kekerasan di lingkungan pendidikan masih saja terjadi. Tindak kekerasan yang dilakukan dalam rangka memberikan hukuman ini boleh dikatakan sudah umum terjadi dan anak menjadi korbannya. Kekerasan di lingkungan pendidikan ini tidak hanya dilakukan oleh guru. sebut saja X (18 tahun). disunduti rokok. ditelanjangi hingga hanya memakai celana dalam.. dan menengah (SMP dan SMU). Bentuk dan Jenis Kekerasan yang Dialami oleh Anak di 3 Provinsi 146 Sumber: Laporan Penelitian (Rianto Adi dkk. Kasus-kasus bullying seperti belakangan ini marak diberitakan mulai diperhatikan 147 sejak terungkapnya kekerasan di STPDN/IPDN. dan siswa. Juli 2006:126). dibentak atau digertak juga umum dialami oleh para siswa.) pernah dialami oleh lebih dari separuh responden penelitian. Dalam pengakuannya. Jakarta Selatan. disuruh kerja (mengepel.

Berbagai kajian yang dilakukan mengindikasikan bahwa sikap orang tua terhadap anaknya ini sudah umum dilakukan. (FGD-ortu. Dalam tulisannya Saeful mengutip surat yang ditulis oleh seorang anak perempuan korban kekerasan di sekolah: “Jujur. Pernah dipukuli sampai . tidak mau mengulang lagi kesalahannya”.. Deli Serdang. segala upaya dikerahkan untuk ’membentuk’ anak ini agar berada dalam ’jalan yang benar’. . anak jadi lebih baik. ada bekasnya. Bapak guru cubit atau pukul saja kalau ini anak tidak mau belajar” (GL1 Sikka. Sikka. Jika sikap guru dan sekolah.. saya obati sambil bilang ke anak 148 Bapak maksudnya baik. termasuk memukul dengan alasan untuk mendisiplinkan anak. 12 Maret 2003) “Kami ini di sekolah serba salah. Dengan pemikiran demikian. bagaimanakah perasaan anak? Bagaimana semua sikap dan tindak kekerasan ini berdampak pada anak? Dampak Kekerasan terhadap Anak (korban) Tulisan Saeful Millah.. itu kan bisa bengkakbengkak. Dengan pukul anak jadi kapok. seorang mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. saya gak kuat lagi dijadiin objek rasa kesal guru-guru yang selalu berceritera dengan menyudutkan. 149 dan selalu merasa kalau ayah yang salah. 16 Mei 2005). maka orang tua juga tidak akan berbuat banyak jika anaknya mengalami kekerasan yang dilakukan pihak sekolah dengan alasan demi mendisiplinkan anak atau karena anak tersebut tidak mematuhi peraturan. Dengan demikian. Saya mau tegar. serta orang tua sedemikian mendukung terjadinya tindak kekerasan sebagai ’hukuman’ bagi anak. merendahkan. Bapak anak saya memang agak keras terhadap anak. Biar jangan anak itu dendam sama si Bapak”. menulis artikel tentang Malpraktik dalam Dunia Pendidikan (Kompas. Dan bagi tetangga atau famili yang mengetahui adanya tindak kekerasan orang tua terhadap anaknya tidak dapat berbuat banyak karena situasi ini dianggap sebagai masalah internal keluarga... (FGD-Ibu. karena kadang orang tua datang dengan sikap menyerahkan anak. pakai lidi. Sikap Orang Tua: Kekerasan untuk ’Mendisiplinkan’ Anak Orang tua tidak jarang justru mendorong dan ikut ’merestui’ terjadinya kekerasan terhadap anaknya seperti dituturkan oleh informan penelitian di NTT dan provinsi lain berikut ini: “ . memaki agar anak lebih patuh dan menghargai orang tua. Januari 2006) Masing-masing daerah di Indonesia menganut nilai atau arti anak. yang pada intinya menunjukkan bahwa anak itu menjadi tanggung jawab orang tua.menegakkan ’disiplin’. bilang kami sudah tidak mampu didik ini punya anak. 26 Februari 2003) “. entah dipukul atau dengan omongan atau kata-kata keras. Orang tualah yang harus mengarahkan anak(nya) untuk menjadi ’orang’ yang berakhlak mulia..

obsesif.. Contoh di atas hanya satu contoh konkret dampak yang secara langsung dirasakan oleh anak ketika mengalami tindak kekerasan (di lingkungan sekolah). Dari hasil penelitian dan berbagai temuan yang dipublikasikan lewat media jelas diketahui dampak yang secara fisik atau psikologis diderita oleh anak korban kekerasan. Masih banyak kasus kekerasan yang mempunyai dampak langsung (baik fisik maupun psikologis) terhadap anak: kematian setelah di’smackdown’..tapi setelah guru saya berceritera lagi. Tapi apa yang bakal kita dapet? Pajala? Wallahua’lam”.. agresif. verbal. Tabel berikut menunjukkan sejumlah gejala gangguan ’kejiwaan’ dialami anak yang mendapat perlakukan kekerasan (baik fisik. kematian mahasiswa STPDN/IPDN. yah? Bukan uang kita kan? Terys apa ruginya kita? Toh. Kepergian para guru ini menurut si anak memang merugikan. terpuji. orang yang punya duitnya juga ga repot. niat ayah emang baik.. Tetapi surat kritik yang kemudian ditulis dan diserahkan ke pihak sekolah oleh ayahnya mendapat tanggapan yang justru menimbulkan dampak negatif bagi si anak. Anak ini menjadi korban ‘kekerasan’ di sekolah setelah ayahnya melayangkan surat kritik tentang kepergian para guru ke Bali selama seminggu pada bulan September 2004. 2006) Sejumlah gejala gangguan yang dirasakan oleh anak secara signifikan berkorelasi dengan ketiga bentuk kekerasan yang dialaminya. dan lain sebagainya. kehamilan tidak dikehendaki karena diperkosa guru atau teman di sekolah. Apa yang diceritakan guru saya selam satu jam pelajaran sangat membuat saya sakit . deliquency (kenakalan anak). (anti) sosial. karena selain mengambil waktu pelajaran juga menghabiskan uang (anggaran) yang tidak sedikit.. Semua dampak ini akan membekas pada tubuh anak (secara fisik) atau membekas sebagai ’luka’ di dalam batinnya. saya merasa ga bakal kuat menanggung beban ini. kecacatan karena dipukul teman di sekolah. Oke. Dampak lebih panjang adalah adanya ’lingkaran kekerasan’. dan terokupasi secara seksual*. dan buat apa yang bakal ayah lakukan? Menyelamatkan anggaran? Buat apa. maka lingkaran kekerasan ini terus . 150 Korelasi antara Gejala Gangguan dan Kekerasan yang Dialami Anak Sumber: Laporan Penelitian (Rianto Adi dkk. Saya mau ujian dan ga mau cape mendengar cerita guru yang sebenarnya ga harus diceritakan saat kegiatan belajar-mengjar berlangsung dan ga ada hubungannya dengan pelajaran . yang artinya korban kekerasan dalam kadar tertentu berpotensi menjadi pelaku kekerasan (terhadap anaknya atau orang lain). maupun seksual). stress. seperti: kecemasan. Jika tidak dihentikan atau diputus. Dalam tabel ini ditunjukkan korelasi/hubungan yang signifikan antara gejala gangguan dengan bentuk kekerasan yang dialaminya.

Meskipun demikian. yaitu: bagaimana sebaiknya peran guru BP di lingkungan sekolah? Bagaimana dengan sikap dan peran tenaga pendidik di sekolah dalam rangka menciptakan lingkungan tanpa kekerasan? Bagaimana sebaiknya Komite Sekolah berperan dalam rangka menciptakan proses belajar-mengajar yang memanusiakan manusia? § Isu penting lain yang perlu mendapat perhatian secara seksama adalah masalah monitoring dan ’keamanan’ (security) di lingkungan pendidikan: siapa yang sebaiknya mengambil peran untuk memantau keamanan di lingkungan pendidikan? Sejauhmana pemerintah. 2007: 3) Pendahuluan Human Right Watch dalam World Report 2007 menulis beberapa catatan khusus tentang pelaksanaan Hak Azasi Manusia (HAM) di Indonesia. conflict. security. Marilah kita bahumembahu membantu dan menghantarkan mereka bertumbuh menjadi manusia yang ’ramah’ dan bersahabat bagi lingkungannya ••••• 152 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS HAM Abdul Mu’ti “Human Rights are vital to peace. bagaimana peran pemerintah dan penentu kebijakan pendidikan? § Di tingkat mikro. and terrorism flourish where human rights are denied” (The New Zealand Plan for Human Rights. pengrusakan tempat ibadah pemeluk Ahmadiyyah. Sebagian pelanggaran HAM terjadi karena rendahnya pemahaman dan kesadaran HAM. dan eksploitasi anak-anak yang bekerja di bawah umur (Human Right Watch. 279). lemahnya supremasi hukum. beberapa pihak dan sejumlah isu perlu dipikirkan dengan seksama. dalam hal ini Departemen Pendidikan Nasional dapat menyumbangkan perannya? Jalan panjang dan penuh duri masih akan dilewati anak-anak kita dalam meniti langkah di dunia pendidikan. selama tahun 2006 masih terjadi pelanggaran HAM yang cukup serius diantaranya pembunuhan terencana terhadap aktivis HAM Munir. Bagaimana dan siapa sebaiknya menghentikan tindak kekerasan seperti ini? 151 Menumbuhkan Sikap ’Kemanusiaan’ di Lingkungan Pendidikan § Dalam tataran makro. Menurut penilaian Human Right Watch. budaya atau . kekerasan terhadap pembantu rumah tangga. Poverty. Latar belakang pelanggaran HAM sangat kompleks. violence. penegakan HAM di Indonesia mengalami perkembangan yang menggembirakan. 2007. and sustainable development wordlwide.berlangsung.

merupakan perbuatan kriminal yang melanggar hukum. Secara simultan lembaga pendidikan dapat menjadi model institution masyarakat yang berkesadaran HAM (human rights communities). Sekolah. main hakim sendiri – baik atas nama agama maupun hukum itu sendiri. Kemiskinan dan alasan ekonomi adalah sebab utama mengapa banyak orang tua dan perusahaan yang mempekerjakan anak-anak di bawah umur. amar ma’ruf nahi munkar mendorong mereka bertindak brutal. wawasan dan kesadaran HAM. madrasah. politik. Anak-anak yang bekerja dapat meningkatkan income dan meringankan beban ekonomi keluarga. Banyak perusahaan yang take advantage dengan mempekerjakan anak-anak karena mereka bersedia menerima gaji rendah. Secara eksplisit Undang154 undang nomor 20/2003 menyebutkan bahwa pendidikan agama merupakan mata pelajaran yang wajib diajarkan di setiap jenjang dan jenis pendidikan.merupakan aliran sesat. Kekerasan terhadap pembantu rumah tangga terjadi karena kurangnya pemahaman pembantu rumah tangga dan majikan tentang HAM serta lemahnya supremasi hukum. Dalam konteks Indonesia sebagai Negara Hukum. main hakim sendiri. Kekeraan terhadap jemaat Ahmadiyyah adalah bentuk amar ma’ruf nahi munkar yang harus dilaksanakan karena Ahmadiyyah –menurut fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.tradisi masyarakat. Pembunuhan terhadap aktivis HAM Munir nampaknya disebabkan oleh motif politik karena kiprah dan temuan almarhum dalam pengungkapan kasus-kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. Pendidikan Agama diberikan sesuai dengan agama peserta didik dan diajarkan oleh guru yang seagama dan bertujuan untuk menumbuhkan dan membentuk manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (Undang-undang Nomor 20/2003). agama dan ekonomi. Lembaga pendidikan memiliki peran dan fungsi yang sangat strategis dalam membentuk masyarakat yang sadar hukum dan HAM. Karena kedudukannya yang sangat penting. dan justeru menyeret mereka ke meja pengadilan. 153 Kurangnya pemahaman tentang hak anak-anak dan tradisi masyarakat menyebabkan banyak orang tua yang tidak menyadari bahwa hukuman fisik (corporal punishment) yang diterapkan sebagai bagian dari “pendidikan” anak-anak adalah pelanggaran HAM. pendidikan agama . Tindak kekerasan terhadap sarana keagamaan dan jemaat Ahmadiyyah dilakukan karena motivasi relijius. Karena pemahaman doktrin Agama yang dangkal dan tidak kontekstual. dan pesantren dapat menjadi learning institution yang memberikan pengetahuan. Bagaimana lembaga pendidikan dapat memainkan fungsi dan peran strategis tersebut? Bagaimana pembelajaran agama dapat menjadi agent atau inti pelajaran dalam membentuk human rights communities? Problem Pendidikan Agama dan HAM Pendidikan agama memiliki kedudukan yang sangat penting dalam sistem pendidikan nasional.

intelektual. Sistem ini bahkan masih 155 dikembangkan pada masa Presiden Soekarno. kewarganegaraan dan sejenisnya tidak diajarkan di pesantren karena diklasifikasikan sebagai “ilmu kafir”. Pandangan dikotomis tidak hanya terjadi pada dunia keilmuan. terorisme. kurikulum. Pendidikan agama bukanlah segala-galanya karena hanya merupakan bagian sistemik dari keseluruhan komponen pendidikan yang meliputi pendidik. geografi. Pendidikan agama seringkali menjadi tertuduh utama dan paling besar menanggung dosa atas merosotnya moralitas peserta didik. Pembaharuan pendidikan yang dilakukan Muhammadiyah dengan sistem madrasah yang mulai dikembangkan pada awal abad kedua puluh tidak menghapus problem epistemologi keilmuan secara total. kenyataan masih adanya pandangan kurikuler yang dikotomik dan segregatif. dan pengalaman kolonial mendorong kaum Muslim mengembangkan identitas ke-Islamannya yang secara distinctive –harus. Kritik tajam atas praktik pendidikan agama memiliki dua makna. dan kekerasan bernuansa agama. dan perkembangan global juga harus diperhitungkan. Kedua. Pandangan normatif ini berkelindan dengan pengalaman historis dan khazanah intelektualitas umat Islam yang berkembang dalam konteks dunia Arab. Pendidikan agama merupakan transmisi Islam yang bersumber dari wahyu Ilahi yang sakral dan mutlak kebenarannya. Penilaian ini jelas tidak adil. dan lingkungan eksternal pendidikan. pelanggaran HAM. Pendidikan agama juga tidak jarang dijadikan kambing hitam atas masalah kenegaraan seperti separatisme Islam.yang dikembangkan dalam tradisi pesantren tidak mengajarkan pendidikan umum. tantangan bagi praktisi pendidikan pada umumnya dan khusunya pendidikan agama untuk mengembangkan pembaharuan sistem pendidikan karena masih tingginya harapan masyarakat. sistem pendidikan agama –Islam. Kurikulum dipahami sebatas seperangkat mata pelajaran yang paralel dan tidak terintegrasi antara satu dengan lainnya. media. tetapi juga filsafat HAM.seringkali menjadi indikator utama keberhasilan pendidikan. peserta didik. Pandangan sekuler menganut pemisahan yang tegas antara agama dan negara. khususnya pembentukan moralitas peserta didik. tidak mengajarkan pendidikan agama karena merupakan wilayah private. Warisan historis. sejarah. Ketidakpastian politik. Pertama. Matematika. Problem epistemologis masih terus berlangsung ketika pemerintah Presiden Soeharto mengembangkan sistem madrasah yang mengajarkan ilmu agama dan ilmu sekuler serta mewajibkan pelajaran agama dalam semua jenis dan jenjang pendidikan sekolah umum. Sebaliknya. Pandangan kurikuler yang segregatif dan dikotomik berakar pada problem epistemologi ilmu pengetahuan yang merupakan warisan historis kolonialisme dan intelektual dunia Muslim. Sistem sekuler yang dikembangkan selama penjajahan Belanda. Beban historis ini membelenggu .berbeda dengan Barat.

Ciriciri tersebut tetap harus dipertahankan seiring dengan pengembangan profesionalitas pendidik. Di satu sisi. dan apriori untuk menelanjangi 156 dan menguliti kelemahan Barat. Karena itu. bahasa Indonesia dan bahasa Inggris telah menimbulkan sikap menyepelekan pelajaran lainnya karena tidak menentukan kelulusan. Misalnya. ujian nasional yang hanya meliputi Matematika. Integrasi ini tidak dimaksudkan untuk meniadakan perbedaan dan menghilangkan ciri-ciri khusus suatu disiplin keilmuan. Mereka belajar karena tuntutan “formalitas” dan faktor-faktor eksternal. Mereka mahir dan profesional pada bidang keilmuannya tetapi lemah kompetensinya pada bidang lain. sakral. Untuk mempertahankan identitasnya. bisa melahirkan sikap kurang apresiasi dan minat terhadap disiplin keilmuan lainnya. kecenderungan ini memiliki nilai positif dalam pengembangan akademik dan studi keilmuan disiplin keilmuan. Warisan historis diletakkan sebagai sesuatu yang normatif. Pelajaran Science yang sangat terkait dengan dunia modern dianggap lebih penting dari pelajaran agama yang hanya berurusan dengan kehidupan akhirat. kurang mengaitkan metode pembelajarannya dengan konteks dan korelasinya dengan mata pelajaran lainnya. pembaharuan sistem dan inovasi pembelajaran adalah keniscayaan. Diperlukan kajian dan ikhtiar dalam praktik pendidikan sehingga keseluruhan komponen dalam sistem pendidikan dapat terintegrasi. dan mutlak kebenarannya. Pandangan bahwa mata pelajaran yang satu tidak terkait dengan yang lainnya seringkali mendorong pendidik menerapkan metode pembelajaran yang inward looking. materi pelajaran menjadi tidak menarik dan proses pembelajaran tidak menyenangkan. Peserta didik tidak menemukan meaning dari studi yang mereka tekuni di sekolah. Karena itu. Pendidikan agama memiliki metodologi khusus yang berbeda dengan ilmu lainnya. agama. Upaya interpretasi dan kritik atas epistemologi ilmu agama ini masih sayup sayup terdengar. kaum Muslim tidak boleh menyerupai dan meniru Barat. Pada sisi lain. 157 . Semua yang berasal dari Barat harus ditolak karena bertentangan dan membahayakan Islam. rivalitas. HAM bersumber dari filsafat Barat yang berkembang dalam konteks budaya. Problem epistemologis keilmuan berpengaruh terhadap kecenderungan “profesionalisasi” dan “spesialisasi” para pendidik. Problem epistemologis tersebut mempengaruhi metode pembelajaran. Kalaupun kaum Muslim mulai mempelajari HAM yang berasal dari Barat semangat yang tumbuh di dalamnya tidak lebih dari keharusan formalitas. Sebaliknya HAM dianggap sebagai sesuatu yang sekuler.generasi Muslim sehingga mereka gagal memilah wilayah normatif dan historis. Dominannya sikap apriori ini tidak memungkinkan dialog dan integrasi keilmuan dalam praktik pendidikan. dan sosial-politik masyarakat Barat.

AlQur’an-Hadits. keduanya memiliki objek dan tujuan yang sama: menghormati dan memperlakukan manusia sesuai dengan fithrahnya sebagai makhluk yang utama. Pembelajaran tematik merupakan salah satu metode yang mungkin bisa dikembangkan. Kontektualisasi pembelajaran agama dengan HAM tidak dimaksudkan untuk mereduksi atau memaksakan makna dan substansi ajaran agama sehingga sesuai dengan HAM. Tetapi. tahapan pedagogis. tahapan filosofis yaitu pengembangan epistemologi ilmu dan pendidikan agama yang tidak dikotomis. Akhlak. bagaimana pendidik mengembangkan design dan metode pembelajaran agama yang “sesuai” dengan HAM. dan nafsu) melakukan pengkajian atas ayat-ayat Allah yang terbentang di jagat raya dan yang termaktub di dalam Kitab Suci. Pembelajaran dapat dikembangkan dengan model teamteaching dimana pendidik dari disiplin keilmuan yang berbedabeda mengajar pada pokok bahasan yang sama. Manusia dengan potensi ilmiahnya (aql. Team teaching dikembangkan sebagai exit strategy untuk mengatasi problem . Pertama. Berbagai bidang ilmu pengetahuan tidak berarti bahwa yang satu lebih utama dari yang lainnya. semua ilmu bersumber dari Allah sebagai Maha Guru yang mengajarkan manusia berbagai pengetahuan yang tidak mereka ketahui sebelumnya. Kontekstualisasi dimaksudkan untuk memperkuat makna pendidikan agama dalam kehidupan seharihari dan implementasinya yang relevan dengan HAM. bukan karena sumbernya yang berbeda. 158 Tujuan atau orientasi pendidikan yang utama adalah untuk mendapatkan ilmu dan mengembangkan kepribadian. suatu pokok bahasan dilihat dari berbagai sudut pandang dan pendekatan disiplin keilmuan yang berbedabeda.Uraian selanjutnya membahas bagaimana mengembangkan pembaharuan pendidikan agama yang terpadu dengan HAM. Perbedaan studi berbagai bidang ilmu pengetahuan timbul karena perbedaan metodologi. Pendidik menyampaikan dan menanamkan visi ini kepada peserta didik sehingga mereka secara sadar dan aktif terlibat dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Pengembangan pendidikan agama berbasis HAM dapat dilakukan melalui tiga tahapan. Sejarah Kebudayaan Islam) senantiasa dikontekstualisasikan dengan HAM. Ibadah-Syariah. agama dan HAM memiliki sumber yang berbeda. bukan kuantitatif yang sematamata diukur dari pencapaian skor dan kelulusan ujian. Khazanah ilmu pengetahuan merupakan produk ikhtiar manusia dalam memahami ayat-ayat Allah. Tahapan filosofis ini diperlukan agar stakeholder pendidikan memiliki visi keilmuan dan orientasi pendidikan yang sama. Dalam pembelajaran ini. Berdasarkan epistemologi Islam. Pendidikan Agama Berbasis HAM Pendidikan agama berbasis HAM adalah suatu proses pembelajaran dimana mata pelajaran agama atau kelompok mata pelajaran agama (Aqidah. Orientasi pembelajaran bersifat kualitatif. qalbu. Kedua. Secara historis.

terutama anak-anak (at-Tahrim: 6). Hassan Hanafi (2000: 478). Demi melaksanakan tanggung jawab pendidikan. the unity of Nature. Selain Allah adalah makhluk. etnis. terutama jika dia merasa di pihak yang “benar”. Tauhid melahirkan jiwa merdeka dan kesadaran sosiologis bahwa semua manusia dan makhluk yang lainnya memiliki kedudukan yang sama. called “Tawhid” in Islam is reflected in human life as the affirmation of human freedom without any oppression. kekerasan fisik terhadap anak membentuk anak yang suka melakukan tindak kekerasan. Dalam pembelajaran tematik. bagaimana kontekstualisasi konsep “Tauhid” dengan hak atas kemerdekaan. orang tua juga bertanggung jawab untuk mendidik keluarga. Contoh lainnya adalah reinterpretasi konsep berbakti kepada orang tua. Al-Qur’an memerintahkan anak untuk berbakti kepada orang tua. Apakah “dharaba” hanya memiliki makna tunggal yaitu “memukul secara fisik”? Ataukah “dharaba” dapat berarti memberikan peringatan keras supaya anak patuh . pemukulan terhadap anak-anak jelas merupakan pelanggaran HAM. Kontekstualisasi dapat dilakukan melalui upaya reinterpretasi doktrin Islam. seorang yang tulus beriman kepada Allah akan sangat mencintai kemerdekaan. Secara psikologis. bersikap terbuka. Pemahaman skripturalistik atas doktrin tersebut. terutama “hak” orang tua memukul anak bisa menimbulkan pelanggaran HAM dan problem psikologis bagi anak. Pada sisi yang lain. the unity of mankind. pendidik dituntut untuk mampu melakukan kontekstualisasi doktrin Islam dengan HAM dan perundang-undangan yang berlaku. Misalnya. orang tua “berhak” untuk memukul anaknya yang tidak mau melaksanakan shalat. The good deed is the pivot of belief and the criterion of faith. and as human justice exempt from social injustices.segregasi keilmuan dan “kelemahan” pendidik pada bidang keilmuan di luar “spesialisasinya”. alIsra: 23). agama dan sebagainya. Dengan demikian. Penindasan. Dengan Tauhid yang murni seseorang berikrar bahwa tiada Tuhan selain Allah. seorang intelektual Muslim dari Mesir. kasih sayang kepada sesama manusia dan tidak berlaku dzalim kepada orang lain yang berbeda suku. Tentang relasi antara Tauhid dengan kemerdekaan. as human equality free from racism. Dalam beberapa ayat. mengatakan: 159 The third world contributed to the world cultures by offering the concept of Unity. the Unity of God. This concept of unity. konsep “memukul” sebagaimana selama ini dipahami secara luas oleh kaum Muslim perlu dikaji ulang. penjajahan dan diskriminasi atas sesama manusia bertentangan langsung dengan Tauhid. Karena itu. Perintah tersebut disebutkan beriringan dengan perintah menyembah kepada Allah (Qs. Sesuai dengan Undangundang Perlindungan Anak.

. Lembaga pendidikan dapat memberikan model bagaimana peserta didik melatih dirinya untuk menghargai perbedaan budaya. It shall promote understanding. Human rights communities dapat dibentuk melalui pengembangan kelompok diskusi dan kajian ekstra-kurikuler mengenai HAM. Misalnya. Lembaga pendidikan dapat dikembangkan sebagai model. Peserta didik aktif melakukan kajian terbuka dan akademik mengenai masalah-masalah HAM dan persoalan kontemporer yang terjadi di masyarakat baik dalam lingkup lokal maupun global. dan mampu menghargai perbedaan.melaksanakan shalat? Tanggungjawab pendidikan orang tua harus senantiasa dikaitkan Undang-undang Perlindungan Anak 160 dan perundang-undangan lainnya sehingga pelaksanaan ajaran agama tidak bertentangan dengan HAM. mini-sosial. Hal ini sejalan dengan artikel 26 Universal Declaration of Human Rights: Education shall be directed to the full development of the human personality and to the strengthening of respect for human rights and fundamental freedoms. dan suku. Selain kajian. “kewenangan” negara dalam mengatur kehidupan umat 161 beragama. jika seorang pendidik mata pelajaran agama tidak memahami perundang-undangan tentang perlindungan anak. Lingkungan sosial pendidikan dikembangkan menjadi “human rights communities” dimana semua komponen pendidikan terlibat secara aktif dalam penciptaan lingkungan pendidikan pembentukan karakter peserta didik yang menjunjung tinggi HAM. agama. kewajiban dakwah amar ma’ruf nahi munkar dan konteks Indonesia sebagai negara hukum. racial or religious groups. tolerance and friendship among all nations. Pembiasaan peserta didik untuk mendiskusikan masalah HAM dari berbagai perspektif merupakan faktor penting dalam membentuk pribadi yang terbuka. Tahapan ketiga dalam pembelajaran agama berbasis HAM adalah sosialisasi. pengrusakan atas fasilitas ibadah Ahmadiyah dalam perspektif kebebasan beragama. Bagaimana aktualisasi hak kebebasan mengekpresikan pendapat diletakkan dalam konteks hak orang lain untuk mendapatkan ketenangan dan rasa aman. role playing tentang bagaimana kehidupan pemeluk minoritas agama mampu membangun kesadaran pentingnya melindungi dan menghormati kaum minoritas sebagai prasyarat dalam menciptakan tatanan kehidupan yang damai. simpati dan empati terhadap “perasaan” orang lain. toleran. dia dapat berkolaborasi dengan guru Pendidikan Kewarganegaraan atau mengundang Komisi Nasional Perlindungan Anak dalam pembelajaran agama. Misalnya. Dalam konteks ini. atau laboratorium HAM.. human rights communities dapat juga terlibat dalam simulasi atau role playing atau drama tentang HAM. Model ini mampu menumbuhkan penghayatan..

Pendidikan Agama berbasis HAM dapat menjadi salah satu alternatif bagaimana menciptakan lingkungan pendidikan dan masyarakat yang damai. Yustina Rostiawati. lembaga pendidikan mendapatkan sorotan tajam seiring dengan terungkapnya berbagai kasus kekerasan. Abdul Mu‘ti Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu Saya akan mulai dari perdebatan awal pada saat penyusunan UU Sistem Pendidikan Nasional 2003.Penutup Akhir-akhir ini. Islam. Hassan (2000). ***** 162 DAFTAR PUSTAKA 1. Kesempatan pertama untuk Bapak Abdul Mu’ti. Beliau adalah mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah dan Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah 2005-2010. 2. USA. Abdul Mu’ti. Human Rights Watch: Washington DC. terjemah Irfan Abubakar. Dar Kebaa Bookshop: Cairo. Pemerintah Republik Indonesia. Pluralisme & Toleransi Keagamaan. Hanafi. 163 Narasumber : Drs. Telah hadir dua narasumber. 4. Amnesty International and New Zealand Human Rights Commission (2007). Human Rights Report 2006. Pendidikan dapat berperan sebagai agen dalam membentuk manusia yang menjunjung tinggi dan menghormati HAM. bukan merupakan nilai-nilai yang membumi.Ed. Building Human Rights Communities in Education. Bapak Abdul Mu’ti yang akan memaparkan gagasan dan konsep pendidikan agama berkesadaran HAM. Mohamed Fathi (2006). Beberapa kasus kekerasan dalam lembaga pendidikan bahkan berakhir dengan kematian. Ada kontroversi yang luar biasa. Mungkin tanpa disadari kita sudah terlibat bahkan berpartisipasi dalam permasalahan ini. Undang-undang Nomor 20/2003 tentang Pendidikan Nasional. Ibu Yustina yang akan mempresentasikan hasil penelitiannya mengenai praktek kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan. 5. Development Resource Centre New Zealand Human Rights Commission: Wellington. SH Moderator : Fajar Riza Ul Haq Moderator Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu Bapak dan Ibu sekalian. Islam in the Modern World. 3. terutama ketika memasuki wilayah pendidikan agama. Silakan. Osman. Realitas ini menunjukkan bagaimana HAM masih sebatas teori yang diajarkan di lembaga pendidikan. pada sessi ini kita akan lebih fokus bagaimana hak asasi manusia (HAM) berkorelasi dengan institusi pendidikan. Human Rights Watch (2007). Kedua. Pertama. Satu pihak menginginkan tetap seperti rumusan undangundang sebelumnya agar siswa mendapatkan pendidikan agama sesuai yang dianutnya. Namun ada pihak yang menolak karena . Paramadina: Jakarta. M. baik dalam konteks positif maupun negatif.

dan seterusnya. Bahkan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah menyebutkan bahwa salah satu misinya adalah sebagai pusat pendidikan. Kristen. Maka proses ini dinamakan share values. dakwah. Saya jawab bahwa matakuliah ini tidak menjadikan anda Muhammadiyah tetapi menjadikan anda mengerti tentang Muhammadiyah. meskipun seorang siswa Muslim diajarkan agama Kristen.ditengarai adanya pemurtadan masal dan sistematis terhadap siswa Muslim di lembaga Kristen. siapa saja yang mau iman silakan dan kalau mau kafir silakan. mengapa dia harus belajar kemuhammadiyahan. kalau memang dasarnya adalah tidak percaya ya tidak percaya. Misalnya masalah kejujuran. a DIALOG b 165 Pada sisi lain. Akhirnya. 166 Ini yang mendapat kritik dari MUI. Kalau kasus di Katholik berbeda. Dia tidak menyatakan itu pendidikan agama. kita melihat ada misi islamisasi atau kemuhammadiyahan. mereka menerapkan pendidikan religiusitas dimana semua siswa yang berbeda agama itu datang pada tempat yang sama. Dia bertanya. gurunya tetap dari Katholik. Mereka belajar bersama-sama. dan pengkaderan. tidak belajar satu agama tetapi agama-agama. terutama mengenai pendidikan agama. Memang tidak ada pendiktean tetapi jelas ada penggiringan ke pemahaman pluralistik. Kasus di NTT. berubahlah UU Sistem Pendidikan Nasional. maka bagaimana kejujuran menurut Islam. misalnya. Hamka (UHAMKA). Artinya. kelompok pembela HAM menyatakan hal tersebut tidak terjadi itu. Padahal dalam al Quran jelas sekali menyatakan bahwa tidak ada paksaan dalam agama. tetapi relijiusitas. Tetapi. Kalau begitu. berbeda agamanya? Tadi saya sempat berdiskusi dengan temanteman dari Nusa Tenggara Timur (NTT). bagaimana dengan siswa-siswa Kristen yang belajar di sekolah Muhammadiyah di NTT? Kalau di Jawa banyak siswa Muslim yang sekolah di lembaga Kristen tetapi di NTT sebaliknya. Ketika kita berbicara sekolah sebagai lembaga dakwah dan pengkaderan. kalau memang dia tidak mau menjadi Kristen ya tidak akan jadi Kristen. siswa Kristen tidak diberikan pelajaran keislaman tetapi ada pelajaran kemuhammadiyahan dan bahasa arab. Saya kemudian . Contoh kasus ini adalah seorang mahasiswa Katholik di Universitas Prof. Kenapa permasalahan menjadi persoalan serius dalam konteks pendidikan padahal ketika mereka memilih satu sekolah sudah sangat sadar bahwa lembaga yang dimasuki itu. kalau kita tarik ke al Quran. Pertanyaan saya. Di satu sisi agama adalah hak asasi dan tidak dapat dipaksakan tetapi di satu sisi sekolah mempunyai misi. banyak siswa Kristen yang sekolah di sekolah Muhammadiyah. Pada pasal 12 undang-undang tersebut ada ayat yang menyebutkan secara jelas bahwa setiap siswa berhak mendapatkan pendidikan agama sesuai agamanya dan diajarkan oleh guru agama yang seagama. Di Keuskupan Agung Semarang.

Padahal dahulu guru itu harus melototi siswa yang nakal. Menurut saya. Setiap orang harus diberikan kesempatan untuk mendialogkan apa yang ada dalam pikirannya tanpa perasaan takut. Tetapi. sekolah itu mendidik atau membuat jahat? Sekarang anak-anak mulai tahu hak-haknya. begitu juga dengan yang aborsi. Dia paham Muhammadiyah dari A sampai Z tetapi agamanya sendiri entah apa. Anak saya tidak mau belajar. kalau memang ada hal yang bisa dikerjasamakan. Kegiatannya hanya bernyanyi karena tidak mau menyiksa siswa. Ini berbeda pandangan. seorang Indonesianis asal Jepang. Tetapi. Sewaktu saya berkunjung kesana pada tahun 2005 dia adalah seorang guru teladan selama 20 tahun. Agama memiliki hukum dan masyarakat mempunyai hak asasi. tidak boleh mengatakan bodoh. Lalu bagaimana kita memadukan kontradiksi itu sehingga pemahaman tentang HAM tidak mudah diimplementasikan di sekolah? Beberapa bulan yang lalu saya mendapatkan pengalaman menarik. Hamil itu kan hak asasi yang bersangkutan. “tidak mau belajar adalah hak asasi saya”. pertama. Di pintunya ada tulisan “keep out except me”. Sekarang ada peristiwa beberapa mahasiswa yang dikeluarkan dari kuliahnya karena sebab hamil duluan. Karena memang orang tua merasa tidak bagus kalau anaknya tidak mendapat PR. Bahkan ketika ada siswa yang bodoh. Ada seorang guru agama di Inggris. Tadi Fajar menyinggung mengenai kekerasan di lembaga sekolah. Mengapa sekolah mau sewenang-wenang mengeluarkannya? Seolah-olah sekolah hanya mau menerima yang baik-baik saja. Teman saya mendirikan Taman Kanak-kanak 167 (TK). Bagaimana memadukan kedua itu dalam pendidikan.mencontohkan Mitsuo Nakamura. kalau ada anak dipelototi saja sudah dianggap melanggar HAM. ada salah satu murid yang tersinggung dan menyatakan itu tabu di agamanya. Dia berhubungan dengan teman kuliahnya saja hak asasi. Bagaimana ini permasalahan seperti harus dikontekstualkan? Saya memiliki teman di Australia. Padahal banyak orang baik justru menjadi jelek ketika masuk sekolah. Dia bilang. Dia menggunakan pendekatan psikologis tidak ada pelajaran tulis menulis. kita harus terbuka. Padahal maksud guru tersebut adalah untuk membuatnya pintar. Pada saat ia menerangkan mengenai khitan di agama Yahudi. Akhirnya dia dipaksa untuk mengundurkan diri. Disini. Saya termasuk yang liberal dalam hal ini. Komisi Nasional Anak juga mensosialisasikan hak-hak anak. orang tua malah menganggap TK itu tidak bermutu karena tidak ada pelajaran tulis menulis. Dia cerita kalau ada siswanya yang naik meja tidak boleh dibentak-bentak. karena kesulitan menerangkan akhirnya ia menggambar alat kelamin. Yang kedua. kalau . Saya punya cerita lain. mengapa tidak. Kalau anak diberi PR banyak akan dianggap terlalu membebani. Tetapi. Kemudian persoalan ini diadukan dan menjadi ramai di council of education. Bagi para pembela HAM. katanya agar setannya pergi.

kenapa dalam lingkungan pendidikan yang seharusnya merupakan wadah memanusiakan manusia menjadi sebaliknya? Kalau kita masuk ke dalam isu pendidikan maka yang pertama kita lakukan adalah masuk ke tingkat kebijakan. Silakan. berani mengalahkan lawan dengan kekerasan. Hal ini telah menimbulkan permasalahan yang sangat pelik. Sumatera Utara. kita akan mendengar presentasi hasil penelitian dari Ibu Yustina. maka tidak boleh dipaksakan. Sekarang. Bagaimana sebenarnya kebijakan yang terkait dengan pendidikan? Sudah 3 tahun yang lalu ada kebijakan ujian akhir negara (UAN) yang sekarang menjadi ujian nasional (UN). Karena setiap hari kita mendengar korban kekerasan di institusi pendidikan bahkan ada yang sampai masuk rumah sakit dan meninggal. Yustina Rostiawati Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu Kami sebenarnya pernah melakukan penelitian sebanyak dua kali tentang kekerasan di lembaga pendidikan. Moderator Terima kasih Pak Mu’ti. Kita sangat miris. jangan dipaksa. Kalau gambarnya seperti itu. Itu tidak adil.tidak bisa dikompromikan. Dan yang namanya jagoan dan pemberani adalah berani memukul anjing. Secara tidak langsung kekerasan disosialisasikan sejak awal. dan Sulawesi Selatan. apalagi ditambah tulisan. Bagaimana sebenarnya di tingkat makro kebijakan malah mendorong terjadinya tindak kekerasan. dan berani berkelahi. maka akan ditangkap bahwa anak laki-laki itu jagoan dan pemberani. kita tidak bisa memukul secara sama bahwa semua murid memiliki tingkat perkembangan yang sama. Kalau masuk ke lingkungan mikro. Beliau peneliti dari Universitas Kristen Atmajaya. Di semester pertama. Pada tahun ini. Yang menjadi isu besar juga adalah UN yang seharusnya menjadi parameter namun hasilnya dipakai sebagai penentu kelulusan dan diterimanya di perguruan tinggi. Belakangan ini kita tidak lagi terkejut kalau membaca kekerasan di lingkungan pendidikan. Karena jelas dengan perbedaan geografis dan alam yang berciri masing-masing. Selama ini pendidikan HAM masih hanya terkait dengan persoalan memilih jurusan. buku menyajikan gambar. Misalnya pelajaran olah raga. pada tahun 2006 ketika kami melakukan studi teks terhadap buku PPKN ditemukan 169 gambar yang secara langsung mensosialisasikan kekerasan. berbeda dengan pembicara sessi sebelumnya. Disana diilustrasikan yang melakukan kekerasan adalah siswa laki-laki. setelah dilaksanakan UN banyak sekali kasus tindak kekerasan. kalau memang perempuan sedang datang bulan (haidl) dan tidak mau berolah raga. Tahun 2003 penelitian di Provinsi NTT dan 2006 dilaksanakan di Propinsi Jawa Tengah. ini banyak sekali menawarkan 168 masalah dari berbagai sudut. Menarik sekali. Dan sejak awal diamini bahwa yang .

Ia baru belajar computer tetapi gurunya sengaja meraba dadanya. sampai kekerasan seksual. Anak itu kelas 6 SD. dibentak. justru orang tua menyerahkan kepada pihak sekolah untuk melakukan apapun supaya anak menjadi patuh. Maksudnya jauh dari kekerasan. Dari hasil penelitian kami di 3 propinsi. itu banyak dialami di 3 wilayah penelitian. HU Kompas melansir pemberitaan anak perempuan yang mengeluh pada orang tuanya karena diliburkan pada hari masuk sekolah akibat guru-gurunya pergi wisata ke Bali. Pada tahun 2005. dan digertak. dijambak. dan seterusnya. ada yang dihina dan disumpahin. Orang tua mendukung tindak kekerasan tersebut dengan alasan menanamkan tanggungjawab dan tidak mengulangi kesalagannya lagi. Padahal maksudnya buku ini bukan mengajarkan kekerasan. Kemudian orang tua siswa menyurati sekolah dan memprotes kejadian itu karena merugikan siswa.menjadi pelaku kekerasan adalah laki-laki. disentuh. Ini semua dikemukakan anak-anak. mengapa mereka harus menuliskan surat protes kalau kemudian dia yang menjadi korbannya. Rupanya orang tua justru mendorong agar terjadi kekerasan. Tadi saya berdiskusi dengan Pak Irwanto. antara orang tua dan . anak mulai kehilangan pegangan mana yang benar. Kalau ada. Kalau kekerasan verbal seperti dimarahi. tidak tahu apa dampaknya bagi anak. Kalau anak tidak mau belajar. Guru tersebut mengatakan bahwa dia memberi hukuman adalah lumrah dan biasanya anak laki-laki akan mendapat hukuman lebih berat. Anak perempuan karena dianggap lemah fisik maka tidak diberi hukuman berat. Tidak hanya verbal tetapi juga fisik bahkan sampai kekerasan seksual. tetapi gambar yang ditampilkan dekat dengan kekerasan. disabet. Dari buku teks tersebut. Di penelitian tahun 2006 ada nuansa yang sama. ia baru saja mau melayangkan protes karena anak perempuan dari temannya mendapat pelecehan seksual. seperti dipukul. Gara-gara surat tersebut. Ini harus betul-betul kita perhatikan bahwa banyak sekali jenis kekerasan di SD. diejek. Ada juga guru yang mengatakan bahwa dia dalam posisi yang serba salah. penelitian ini mendaftar bermacam-macam jenis kekerasan. Hingga kemudian anak tersebut menulis surat pada orang tuanya. Di sini. maka apa yang akan diintervensi terhadap tradisi itu. orang tua akan setuju saja. Kekerasan seksual dicolek itu paling umum. Anak itu tahu bahwa gurunya sengaja meraba tetapi ia tidak berani melaporkan. kami mewawancarai salah satu guru. Kekerasan fisik ini termasuk digundulin dan ada pula yang cekik. anak yang bersangkutan diperlakukan secara diskriminatif. Ketika kekerasan dianggap akan mendisiplinkan anak. Bagaimana tanggapan orang tua? 170 Penelitian kami ini bekerjasama dengan UNICEF ingin melihat apakah kekerasan itu terkait dengan tradisi yang mendorong kekerasan terhadap anak. Ada pula yang diraba kelaminnya. Yang lain. ketika diidentifikasi bentuk kekerasan apa yang dialami siswa.

Bahwa anak yang menerima kekerasan ternyata dampak positifnya luar biasa. Sekarang kesempatan berdiskusi. Dalam tataran makro. Setelah lulus. kalau kita ingin pendidikan yang menolak kekerasan. Ada juga gejala agresif dan obsesif. Terlebih yang hadir di forum ini adalah pendidik. Kita sudah mendengarkan dua penyaji dengan presentasinya yang sangat menarik. Terima kasih. seperti bagaimana peran guru BP. Pak Mu’ti dan Bu Yustina perlu mengajar mencoba di SMA Muhammadiyah Kramat. dia diterima bekerja di Jepang. bagaimana sebenarnya peran pemerintah dan penentu kebijakan? Di tingkat mikro. siapa sebenarnya yang harus memantau keamanan di sekolah. Saya pernah mengajar di SMA Negeri Favorit selama 10 tahun. supaya bentuk-bentuk kekerasan bisa dihilangkan atau dielimansi. Lalu. Wassalamu‘alaikum Wr. Ada pula yang mengalami stres dan terokupasi secara seksual. bagaimana merangsang anak-anak supaya menyadari bahwa di sekolah ada aturan tidak boleh merokok. untung Bapak dulu agak keras. banyak anak mengalami gejala gangguan fisik ketika mengalami kekerasan fisik. Pertanyaannya. Anak mengalami gangguan sosial ketika mendapat kekerasan seksual. Apalagi . Ketika pulang ke Indonesia yang pertama dicarinya adalah saya dan mengucapkan terimakasih karena dulu saya agak keras mendidiknya. Ada kecemasan yang menjadi akibat dari kekerasan jenis apapun. Tetapi ketika saya mengajar di Muhammadiyah tidak menemukan itu. Wb. harus rapi. Pertanyaan saya. Mustamin (Majelis Dikdasmen PWM Sulawesi Tengah) Saya hanya mengamati dari pengalaman. Moderator Terima kasih. Mungkin kalau Pak Mu’ti bekerja di sekolah yang ecek-ecek akan sangat pusing. apakah ada studi yang memilah mana kekerasan yang bisa ditolerir atau tidak supaya tidak melanggar HAM? Somantri P (SMK Muhammadiyah Cirebon) Pengalaman saya agak sama dengan Pak Mustamin. Ada yang bilang.gurunya. Mendasarkan penelitian 2006 di ketiga propinsi itu. apa peran pemerintah dalam memantau keamanan di sekolah. Banyak anak yang sadar dan berhasil setelah diberi hukuman. dan tidak boleh coret-coret? 172 Ahmad Syauqi (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Tadi saya mendengarkan dari teman-teman guru bahwa kekerasan ada dampak positifnya. ada isu lagi. Saya punya siswa yang selalu saya hukum bahkan pernah dapat hukuman mengelilingi lapangan. Saya ingin mengemukakan poin pertanyaan yang mungkin bisa direfleksikan. Silakan jika ada Bapak dan Ibu yang mau menanggapi. bagaimana peran pendidikan dalam menciptakan 171 lingkungan tanpa kekerasan. Lalu. beberapa isu mungkin perlu direfleksikan. mereka semua menurut. Itu karena kesadaran anak di SMA Favorit sangat tinggi. Contohnya.

Saya sempat mengeluh pada istri karena seumur-umur tidak pernah melakukan kekerasan.sekarang ada sekolah internasional. Ketika ada . 173 Abdul Mu’ti Saya sendiri mungkin tidak bisa kalau disuruh menjadi guru. Tetapi saya pernah mengeluarkan siswa dari kelas. menurut saya kekerasan ada kalanya perlu diterapkan. saya juga percaya dengan konsep reward and punishment. Di sana katanya cara pengajarannya seperti di IPDN. Ibu mungkin perlu sekalikali mengajar di SMA Garuda. Saya mengira dia tidak akan masuk ke pelajaran saya berikutnya tapi ternyata masuk. Teori Sigmund Freud mengenai alam bawah sadar juga dilatarbelakangi oleh impulse bawah sadar. ketika ayah saya menyuruh saya jadi guru saya tidak mau. ia akhirnya tidak boleh mengikuti pelajaran sehari penuh. Ada seorang guru bahasa arab yang super killer. Saya termasuk tidak setuju dengan kekerasan karena dampaknya berkelanjutan. tetapi bagaimana mencarikan punishment yang humanis? Moderator Silakan kesempatan pertama untuk Pak Mu‘ti dan Bu Yustina selanjutnya. ada anak yang tidak memperhatikan. Apakah itu berarti pelanggaran HAM? Anisia Kumala (PP Nasyi`atul Aisyiah) Pemaknaan kekerasan tidak hanya besifat fisik. verbal. Saya sampai perlu memberikan PR menuliskan ayat al Quran. Akhirnya saya suruh dia keluar dan ketika dia keluar saya menyesal. Ada judul buku menarik “Dilema Disiplin”. bagaimana anak-anak itu ternyata merekam hampir seluruh kekerasan yang dia terima. Ada mahasiswanya yang sudah empat kali mengulang tetap saja tidak diluluskan. Memang kadang-kadang ada hal yang barangkali tidak kita sadari efeknya dalam jangka panjang tentang hukuman. sampai kemudian dia tidak suka terhadap orang tua. Contohnya ketika anak terlambat 5 menit mengikuti upacara. Maka. dan kekerasan seksual. Ketika saya mengajar. Akhirnya anak itu bernadzar akan menggendong guru tersebut kalau lulus. Mengenai hal ini. Tetapi. Ini bisa dilakukan dengan cara menjelaskan kepada mereka tentang norma yang kita sepakati seperti rule and regulation. termasuk dari orang tua. dia ketika ditanya malah tidak menjawab dan bilang mengantuk. Sehingga anak lakilaki cenderung tidak suka bapaknya karena sering sekali Bapak terhadap anak laki-laki mendidik dengan keras. Jadi. Masak sekolah di Muhammadiyah tidak bisa membaca al-Quran. Tetapi kalau terlalu keras juga menjadi persoalan. Reward mungkin gampang. Pesan moral dari cerita ini adalah disiplin itu bisa dilakukan tanpa kekerasan. ada buku menarik yang berkisah tentang dendam anak-anak. Kalau kita menetapkan disiplin lembek maka tidak bisa mengatur. Tetapi ketika siswa tidak dipenuhi haknya itu juga kekerasan. Ada cerita lain juga.

Memang perlu kita sadari sejak awal bahwa setiap anak memiliki fase-fase pertumbuhan psikologis yang harus dipahami. Ini menjadi bahan refleksi kita. Dia membuat aturan main bersama. Usia itu juga adalah usia hipotetikal. Karena senang belajar sebenarnya ada bagian dari mereka yang bisa diberi peran. maka itu bisa menjadi cara kita semua tidak melanggar. maka saya memanggil ambulance. Ini menyangkut hak. Dalam teori labeling. termasuk yang menyangkut prinsip agama. akan lain persoalannya. Termasuk 175 dalam agama. ketika ada anak terlambat 5 menit dihukum tetapi kalau guru terlambat tidak dihukum. Salah satu teman guru SMK saya berhadapan dengan siswanya yang merokok. Ini memang harus berani kita dialogkan. Teman-teman dari kalangan Feminis (aktivis gerakan perempuan) sering mengusung isu kekerasan suami terhadap istri bahkan ada pemerkosaan suami terhadap istri. Tetapi sebenarnya mereka sedang dalam tahap senang belajar. Selama ini murid kita jadikan pesakitan. guru menjadi juragan terus. sepanjang itu dilakukan secara terbuka. Sehingga kalau ada anak SMP bersikap lurus-lurus saja malah dianggap aneh. Bagaimana kita harus menjelaskan ini sehingga ketika berlaku mereka bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kalau anak sering kita bentak maka dia akan membentak adiknya dan kalau tidak ada. dan kontrak. Nah. problem HAM itu sering sekali kita bandingkan dengan masyarakat Barat. dikiranya saya menghinanya. ketika kita bilang anak itu nakal maka yang ada dalam otak bawah sadar dia adalah nakal. Karena dia berpikir membentak itu diperbolehkan sepanjang untuk maksud baik. Kalau sudah didialogkan maka penjelasan mengenai hak dan kewajiban. Saya pernah juga mempersilakan seorang nenek Australi yang sedang berdiri untuk duduk. mereka akan merokok bersama ketika di luar kelas tetapi di dalam kelas sepakat tidak ada yang merokok. Jadi. anak itu juga masih dalam proses meniru. Saya bertanya dulu. Kemunculan home schooling saat ini didasarkan alasan karena sekolah menjadi tempat yang tidak aman. Yang kedua. “Apakah Anda baik-baik saja?” Ketika dia bilang tidak baik. Dari pengalaman itu ketika ada nenek yang jatuh. saya tidak langsung menolong. Dengan pendekatan perkawanan itu berhasil. saya juga perokok dan merasakan betapa susahnya menahan rokok. Sepanjang kontrak rule and regulation kita buat dan atur bersama. Dia datangi siswa tersebut.salah satu kita yang tidak konsisten dengan aturan sendiri maka kita sendiri yang kena akibatnya. Usia 174 anak SMP adalah usia memberontak. ada yang minta kekerasan dan ada yang tidak suka kekerasan. aturan dibuka saja dan kita minta rule and regulation bersama-sama. Kekerasan yang kita niatkan untuk kebaikan itu ternyata bisa menjadi kekerasan. Sehingga disiplin tidak harus dengan kekerasan. dia bilang. Tetapi dia malah marah. Menurut saya. dia akan membentak temannya. Persoalannya. .

Yustina Rostiawati Saya mau menekankan agar kita tidak bertoleransi terhadap kekerasan. Kalau anak itu dianggap nakal. 177 BAB V PENUTUP “Mencuatnya berbagai tindak . ada partisipasi. Mahasiswa itu mengatakan agar dosen konsisten tidak melakukan merokok juga. Kalau dia senang nonton televise maka negative reinforcemen-nya dilakukan dengan membatasi jam nonton televisi. Wb. Negative reinforcement adalah bersama-sama dengan anak bersepakat mencari titik kesepakatan. lalu kita tegur. Jadi. ada mahasiswa yang melontarkan di depan rektor dan dosen. Terimakasih. agar menggunakan pendekatan ini dan mengurangi kekerasan. Ada pengalaman di Universitas Atmajaya. mahasiswa saja tetap memerlukan model. bagaimana kita memiliki pendidikan berwawasan HAM maka kita harus berani mendialogkannya dengan siswa. Kita perlu keras tetapi tidak dengan kekerasan. Jadi.Oleh karena itu. bukan memukul. Kalau kita ingin mendapat rasa aman maka kita harus pula memberi rasa aman pada orang lain. kita bisa ajak omong anak itu. Tetapi harus bersifat mutualistik. dan model-model negative reinforcement yang dapat dikembangkan. Tidak boleh terjadi anak merasa bangga melanggar hak orang lain. seperti menyuruh shalat dengan memukul. Apakah tidak mungkin kata dloroba (arti literalnya “memukul”) itu diberi makna peringatan dan pendidikan secara keras. Dia tahu hak dan kewajibannya. Karena kekerasan itu akan melingkar-lingkar terus dan tidak putus dan selalu dari pihak kuat ke lemah. Wassalamu‘alaikum Wr. Pendekatan rule and regulation dilakukan dengan menggunakan perspektif anak-anak dengan konsisten kita menjadi bagian dari rule model. Lalu. Dan sungguh saya tertarik dengan cara Pak Sumantri yang kalau dalam perspektif anak menyangkut partisipasi. Moderator Terima kasih kepada kedua narasumber atas segala masukannya. Harus kita buka. Yang saya sampaikan ini mudah-mudahan menjadi referensi kita. seperti orang tua ke anak. menyadarkan anak macam-macam. Kekerasan ada pula yang mendasarkan pada agama. sekarang ini diganti positif menjadi reward and negative reinforcement. Artinya. Untuk Bapak dan Ibu yang mengajar. mengenai sistem reward and punishment. ada rule model. Kalau 176 kita sudah mengeluarkan aturan bersama maka bagaimana kita menjadi bagian model. Bahwa ada aturan dilarang pakai sandal jepit dan merokok hanya di tempat tertentu. ketika refleksi.

kekerasan yang membawa nama agama, mewabahnya konsumerisme di kalangan umat beragama, serta menurunnya tingkat kepedulian sosial merupakan masalah-masalah krusial yang menghadang kesadaran beragama kita saat ini”

PENUTUP

D

isamping berdialog dengan gagasan-gagasan yang

dilontarkan para pembicara, peserta halaqah juga melakukan tukar pendapat dan pengalaman masingmasing seputar tema-tema yang telah dibahas pada setiap sessinya. Di akhir acara, peserta mendiskusikan persoalan sosial-kebangsaan serta merumuskan rencana tindaklanjut kegiatan Halaqah Islam, HAM, dan Kemanusiaan. Hal ini merespon berbagai masukan dan usulan selama kegiatan ini berlangsung, baik dari pembicara maupun peserta sendiri. Mereka meminta agar kegiatan yang melibatkan pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah dan guru-guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan ini ditindaklanjuti dengan kegiatan sistemik yang secara bertahap menjawab persoalan-persoalan yang mendera pendidikan agama di Muhammadiyah. Bagian penutup ini berisi dua hal, yaitu rangkuman pokokpokok pikiran mengenai permasalahan hak-hak asasi kemanusiaan (huququl insaniyyah) dan rekomendasi rencana tindak lanjut (RTL) kegiatan yang diharapkan melibatkan partisipasi guru-guru SLTA Muhammadiyah secara luas. A. Pokok-pokok Pikiran Berdasarkan identifikasi peserta, sejumlah permasalahan yang sedang melanda masyarakat Indonesia saat ini dapat dikelompokkan menjadi dua yang satu sama lain saling berkaitan, yaitu struktural dan kultural Permasalahan struktural berakar pada pengabaian negara terhadap tanggungjawabnya untuk memenuhi sekaligus 181 melindungi hak-hak asasi warga negaranya, baik hak sosial, ekonomi, dan budaya (EKOSOB) maupun hak sipil dan politik (SIPOL). Bahkan dalam beberapa kasus negara cenderung cuci tangan dan ”merelakan” warga negaranya berjuang survive sendirian ditengah hukum pasar yang seringkali tidak ramah bagi masyarakat miskin. Munculnya berbagai regulasi maupun kebijakan ekonomi-politik yang tidak berpihak pada masyarakat bawah merupakan satu contoh. Akibatnya, kaki dan tangan masyarakat terjepit oleh struktur sosial-politik yang tidak adil. Masyarakat hidup dalam lingkaran-lingkaran ketidakadilan. Kesenjangan ekonomi yang kian tajam, terbatasnya akses untuk menikmati pendidikan bagi masyarakat tidak mampu, serta

tidak kunjung membaiknya penanganan kesehatan masyarakat miskin (masih tingginya gizi buruk, busung lapar, dan kematian ibu serta anak dibawah umur) merupakan sederet permasalahan struktural yang sangat merugikan hak-hak EKOSOB masyarakat miskin. Adapun permasalahan kultural bersumber pada melemahnya peran kritis agama dalam kehidupan pemeluknya. Kecenderungan menjadikan agama sebagai simbol, atau politik gincu dalam bahasa Buya Syafii, secara perlahan mengaburkan esensi dari beragama, yaitu memanusiakan manusia dan memuliakan kemanusiaan itu sendiri sebagai wujud rahmatan lil ‘alamin. Mencuatnya berbagai tindak kekerasan yang membawa nama agama, mewabahnya konsumerisme di kalangan umat beragama, serta menurunnya tingkat kepedulian sosial merupakan masalah-masalah krusial yang menghadang kesadaran beragama kita saat ini. Disini, substansi dan proses internalisasi nilai-nilai keislaman secara tepat, kontekstual, dan kritis menjadi sangat penting dalam menumbuhkan semangat keberagamaan yang memanusiakan manusia. B. Rekomendasi Rekomendasi berisi rencana tindak lanjut (RTL) dalam rangka peningkatan kapasitas dan kualitas pengajaran pelajaran AlIslam dan Kemuhammadiyahan sehingga pendidikan agama mentransformasikan kesadaran beragama yang sensitif dan 182 peduli terhadap permasalahan hak-hak asasi manusia (huququl insyaniyyah) dengan didukung kualitas pendidiknya yang memadai. Setidaknya ada beberapa agenda kegiatan dalam rangka pengembangan pendidikan agama, yakni sebagai berikut : 1. Workshop Al Islam dan Kemuhammadiyahan Bertujuan untuk mengevaluasi proses pembelajaran AlIslam dan Kemuhammadiyahan (metode, kurikulum, dan muatan) dan merumuskan model-model maupun pendekatan pembelajaran yang efektif, kritis, dan memberdayakan guru dan siswa. Workshop juga akan mendesain kurikulum untuk training pendidik Al Islam dan Kemuhammadiyahan. 2. Training Pendidik Al Islam dan Kemuhammadiyahan Bertujuan meningkatkan wawasan dan pemahaman para guru mengenai hak-hak asasi kemanusiaan (huququl insyaniyyah) dalam pandangan Islam dan Piagam HAM 1948, meningkatkan dan memperkaya kemampuan metode pembelajaran yang efektif, kritis, dan transformatif, serta meningkatkan teaching skills untuk mendorong peningkatan kualitas proses pembelajaran. 3. Buku Pendamping Kehadiran buku pendamping yang dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan para pendidik dalam mentransmisikan pelajaran agama dirasakan sangat penting. Keterbatasan sumber bacaan menjadi salah satu

faktor bagi tidak dinamisnya pendidikan agama di lembaga-lembaga pendidikan. 4. Training Kepemimpinan untuk Pelajar Pertukaran pandangan dan pengalaman antar pelajar SLTA dengan latarbelakang sosial dan budaya berbeda merupakan satu model pembelajaran bersama yang sangat penting dalam menumbuhkan wawasan multikultural. ***** 183 Abdul Munir Mulkhan, Prof. Dr. Lahir di Jember, 13 November 1946. Guru besar Universitas Islam Negeri Yogyakarta ini menyelesaikan studi S3 program sosiologi di Universitas Gadjah Mada. Anggota Majelis Dikti PP Muhammadiyah Periode 2005-2010 ini terpilih sebagai anggota Komnas HAM untuk periode 2007-2012. Abdul Mu’ti, Drs. M.Ed. Lahir di Kudus, 2 September 1968. Dosen IAIN Walisongo, Semarang ini menyelesaikan studi S2 di Flinders University of South Australia. Ia adalah Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2000-2005, Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah periode 2005-2010, dan Wakil Sekjen DPP ICMI periode 2005-2010. Endang Tirtana Lahir di Padang Balai, 8 April 1981. Menyelesaikan pendidikan sarjana di IAIN Imam Bonjol Padang. Aktivis Angkatan Muda Muhammadiyah ini adalah Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Remaja Muhammadiyah periode 2000-2002 dan peneliti MAARIF Institute. Fajar Riza Ul Haq Lahir di Sukabumi, 1 Pebruari 1979. Alumni FAI Universitas Muhammadiyah Surakarta ini menyelesaikan pendidikan S2 di Program Studi Agama dan Lintas Budaya, Universitas Gadjah

a LAMPIRAN b

185 Mada. Ia adalah Koordinator Program Pengembangan Kajian Islam MAARIF Institute. Husni Thoyyar, Drs. M.Ag. Lahir di Cirebon, 10 Oktober 1945. Aktif mengajar di Universitas Islam Negeri Jakarta, UHAMKA, STIE Ahmad Dahlan, dan Universitas Muhammadiyah Jakarta. Cukup lama aktif di Muhammadiyah. Ia adalah Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta periode 2000-2005 dan Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah periode 20052010 M.A. Fattah Santoso, Drs. M.Ag. Menyelesaikan pendidikan magister di IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Ia adalah dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Ketua Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS. Sri Palupi

dan rendahnya apresiasi terhadap kemajemukan identitas (etnis. Lantai 7 Jl. baik yang berpijak pada Piagam HAM maupun yang merujuk pada tradisi Islam. diantaranya Universitas Satya Wacana. kemiskinan. ia adalah Direktur Eksekutif Institute Studi Arus Informasi (ISAI) dan terpilih menjadi anggota Komnas HAM untuk periode 2007-20012.org emperbincangkan hak asasi kemanusiaan (huququl insaniyyah) tidak mungkin hanya mengacu pada satu piagam ataupun dokumen tertentu yang bersifat tunggal namun juga harus M menyertakan tradisi agama- agama dan nilai-nilai spiritual yang telah lebih dahulu ada dan berkembang dalam masyarakat yang majemuk. HAM. Alumni Universitas Padjadjaran ini menyelesaikan pendidikan master dan doktoral Australian National University (ANU). Alumni Tehnik Elektro ini aktif di berbagai lembaga. Ph. Alumni sarjana pertanian ini adalah Ketua Institute for Ecosoc Rights Syu‘bah Asa Lahir di Pekalongan. : 62 21 3914003 Web. Aliansi Jurnalistik Indonesia (AJI). 26 Agustus 1964. Perluasan sumber-sumber nilai hakhak asasi kemanusiaan tersebut sangat dimungkinkan oleh dua kekuatan inti dari Piagam HAM 1948 sendiri.org e-mail.59. keindonesiaan merupakan konteks sekaligus determinasi sosiologis relevansi internalisasi dan pelembagaan prinsip-prinsip moral hak asasi kemanusiaan. Yustina Rostiawati. Secara sosiologis. ELSAM. : 62 21 3914004 Fax. 186 Yoseph Adi Prasetyo (Stanley) Lahir di Malang. khususnya kehormatan bangsa . Lahir di Sukabumi. yaitu kehendak untuk hidup dan kehendak untuk bebas. 20 Juni 1959. Pendekatan dialog sangat bermanfaat untuk mengikis dominasi bahkan hegemoni interpretasi terhadap HAM dari pihak tertentu sekaligus menemukan relevansi HAM dengan konteks permasalahan sosial-empirik yang ada. kelaparan. Keterbelakangan pendidikan. Sempat bekerja sebagai wartawan di Majalah Tempo dan kini mengelola tabloid berbahasa Melayu Jawi/Melayu Arab.maarifinstitute. baik akademik maupun LSM. Cahaya Nusantara. Jakarta Pusat 10350 Telp. gizi buruk. perbincangan mengenai Islam. 187 Gedung Wisma Nusantara.D. dan chairman Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK). Lahir di Pekalongan. dan Demos. 29 Januari 1965. Direktur Eksekutif Reform Institute. agama) merupakan sederet masalah krusial yang mengancam harkat dan martabat manusia. Ketua Pusat Kajian Pembangunan Masyarakat (PKPM) Unika Atmajaya dan juga aktif di Jaringan Mitra Perempuan dan Tim Relawan untuk Kemanusiaan (TruK). dalam menegakkan martabat dan kehormatan manusia. 21 Desember 1943. : maarif@maarifinstitute. Thamrin No. Ia adalah Deputi Rektor Universitas Paramadina.Lahir di Madiun. Kini. MH. 18 Oktober 1960. ideologi. Yudi Latif. dan Keindonesian sangat penting dan relevan.org redaksi@maarifinstitute. Pada ranah ini. SH. Lulusan Mu’allimin Pekalongan ini menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Ushuluddin IAIN Yogyakarta. pengangguran. baik secara teoritik maupun praktek. : www.

hak untuk diperlakukan setara. masyarakat Indonesia akan kehilangan hak untuk hidup secara manusiawi. Dan pendidikan agama melalui peran aktif para pendidiknya memiliki kontribusi penting dalam proses ini sebagaimana ditunjukkan buku ini. serta hak untuk menikmati keadilan.Indonesia. hak kebebasan. MAARIF Institute ISBN: 978-979-97766-1-7 . Perlu agenda aksi bersama untuk mengawal perjuangan humanisasi manusia Indonesia tersebut. Jika kondisi dibiarkan. hak untuk mengenyam pendidikan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful