P. 1
Hak Asasi Manusia Dalam Islam Hannnn

Hak Asasi Manusia Dalam Islam Hannnn

|Views: 1,318|Likes:
Published by diditsa

More info:

Published by: diditsa on Jun 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/07/2013

pdf

text

original

HAK ASASI MANUSIA DALAM ISLAM MAKALAH LK II Ahmad Marthin Hadiwinata

*

Bab I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Hak asasi manusia atau biasa disingkat HAM merupakan sebuah hal yang menjadi keharusan dari sebuah negara untuk menjaminnya dalam konstitusinya. Melalui deklarasi universal ham 10 desember 1948 merupakan tonggak bersejarah berlakunya penjaminan hak mengenai manusia sebagai manusia. Sejarah HAM dimulai dari magna charta di inggris pada tahun 1252 yang kemudian kemudian berlanjut pada bill of rights dan kemudian berpangkal pada DUHAM PBB. Dalam konteks keIndonesiaan penegakan HAM masih bisa dibilang kurang memuaskan. Banyak faktor yang menyebabkan penegakan HAM di Indonesia terhambat seperti problem politik, dualisme peradilan dan prosedural acara (kontras, 2004;160). Islam sebagai agama bagi pengikutnya meyakini konsep Islam adalah sebagai way of life yang berarti pandangan hidup. Islam menurut para penganutnya merupakan konsep yang lengkap mengatur segala aspek kehidupan manusia. Begitu juga dalam pengaturan mengenai hak asasi manusia Islam pun mengtur mengenai hak asasi manusia. Islam adalah agama rahmatan lil alamin yang berarti agama rahmat bagi seluruh alam. Bahkan dalam ketidakadilan sosial sekalipun Islam pun mengatur mengenai konsep kaum mustadhafin yang harus dibela. Dalam Islam, konsep mengenai HAM sebenarnya telah mempunyai tempat tersendiri dalam pemikiran Islam. Perkembangan wacana demokrasi dengan Islam sebenarnya yang telah mendorong adanya wacana HAM dalam Islam. Karena dalam demokrasi, pengakuan

terhadap hak asasi manusia mendapat tempat yang spesial. Berbagai macam pemikiran tentang demokrasi dapat dengan mudah kita temukan didalamnya konsep tentang penegakan HAM. Bahkan HAM dalam Islam telah dibicarakan sejak empat belas tahun yang lalu (Anas Urbaningrum, 2004;91). Fakta ini mematahkan bahwa Islam tidak memiliki konsep tentang pengakuan HAM. berangkat dari itu makalah ini akan mencoba memberikan sedikit penerangan mengenai wacana HAM dalam Islam. 1.2 Rumusan Masalah Beberapa yang menjadi topik sentral permasalahan dalam makalah ini yang akan dibahas adalah: 1.2.1 Apakah islam itu? 1.2.2 Apakah ham itu? 1.2.3 Adakah ham dalam islam 1.2.4 Seperti apa bentuk ham dalam Islam? 1.3 Tujuan Pembahasan Masalah Setiap kegiatan yang dilakukan scara sistematis pasti mempunyai tujuan yang diharapkan, begitu pula makalah ini. Tujuan pembahasan makalah ini adalah: 1.3.1 Mengetahui apakah Islam itu 1.3.2 Mengetahui apakah HAM itu 1.3.3 Mengetahui apakah ada HAM dalam Islam 1.3.4 Mengetahui bentuk HAM dalam Islam

BAB II Pembahasan 2.1. Apakah Islam Itu?

Apakah islam itu sebenarnya? Kata Islam berasal dari bahasa arab , dari kata aslama, yuslimu islaman yang berarti menyerah patuh (DR Zainuddin Nainggolan, 2000;9). Menurut Nurcholish Madjid yang dikutip dari buku Junaidi Idrus (2004;87) Islam itu adalah sikap pasrah kehadirat Tuhan. Kepasrahan merupakan karakteristik pokok semua agama yang benar. Inilah world view Al-Qur’an, bahwa semua agama yang benar adalah Al-Islam, yakni sikap berserah diri kehadirat Tuhan. Dan bagi orang yang pasrah kepada Tuhan adalah muslim. Menurut Masdar F. Mas’udi (1993;29) klaim kepasrahan dalam pengertian Islam termaktub dalam tiga tataran. Pertama, Islam sebagai aqidah, yaitu sebagai komitmen nurani untuk pasrah kepada Tuhan. Kedua, Islam sebagai syari’ah, yakni ajaran mengenai bagaimana kepasrahan itu dipahami. Ketika, Islam sebagai akhlak, yakni suatu wujud perilaku manusia yang pasrah, baik dalam dimensi diri personalnya maupun dalam dimensi sosial kolektifnya. Berangkat dari pengertian diatas Islam adalah agama yang mengajarkan seseorang untuk menyerah pasrah kepada aturan Allah (Sunnatullah) baik tertulis maupun tidak tertulis. Dan orang yang menyerah pasrah kepada Tuhan dan hukum-Nya disebut seorang muslim. Dalam Islam itu terdapat dua kelompok sumber ajaran Islam. Kelompok pertama disebut ajaran dasar (qat’I al-dalalah), yaitu Al-Qur’an dan Hadist sebagai dua pilar utama ajaran Islam. Al-Qur’an mengandung 6236 ayat dan dari ayat-ayat itu, menurut para ulama hanya 500 ayat yang mengandung ajaran mengenai dunia dan akhirat selebihnya merupakan bagian terbesar mengandung penjelasan tentang para nabi, rasul, kitab dan ajaran moral maupun sejarah ummat terdahulu. Kelompok kedua disebut ajaran bukan dasar (zhanni aldalalah), yaitu ajaran yang merupakan produk ulama yang melakukan ijtihad dan muatan ajarannya bersifat relative, nisbi, bisa berubah dan tidak harus dipandang suci, sakaral ataupun mengikat (Junaidi Idrus, 2004;95-96). 2.2 Apakah Hak Asasi Manusia? Tonggak berlakunya HAM internasional ialah pada Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM) pada 10 Desember 1948 di Paris, Prancis. Disini tonggak deklarasi

juga menyatakan bahwa semua orang diciptakan . nondiskriminasi. penghukuman dan perampasan benda benda secara sewenag-wenang. dan imparsial telah berlangsung dalam sebuah proses yang sangat panjang. Pertama. gereja.universal mengenai hak asasi manusia yang mengakui hak setiap orang diseluruh dunia. Selain itu. Isi dari Magna Charta ialah bermaksud untuk mengurangi kekuasan penguasa. Berlanjut setelah keberhasilan tuan tanah. Isi dari Magna Charta ini ada tiga. Kedua. Pada 1628. pejabat pemerintah dilarang mengambil jagung dengan tanpa membayar. Mereka mencetuskan Petition Of Right. Sekelompok tuan tanah dan ksatria menggalang kekuatan dan mereka berhasil mendesak raja untuk tidak lagi memberlakukan tindakan penahan. Raja Jhon terpaksa menyetujui tuntutan ini dengan memberikan cap pengesahan yang berlangsung pada juni 1215 di Runnymede. Usaha untuk diadakannya Magna Charta ini dimulai dari perjuangan tuan tanah dan gereja untuk membatasi kekuasaan raja dan para anggota keluarga. Pengesahan ini menjadi dokumen tertulis yang pertama tentang hak-hak tuan tanah. Pada periode awal ini hubungan antara isi dasar HAM adalah mengenai (hubungan) antara anggota masyarakat yang berada dibawaha kekuasaan yang diatur kebendaanya. tidak seorang pun dapat dipenjara tanpa saksi yang jelas. termasuk didalamnya fungsi parlemen dan fungsi pengadilan. kaum bangsawan menuntut hak-hak mereka kepada raja. Sejarah awal hak asasi manusia di barat berkembang sejak tahun 1215 yaitu dalam Magna Charta yang berisi aturan mengenai tindakan dan kebijakan negara supaya tidak berjalan sewenang-wenang. ksatria dan orang merdeka atau orang sipil yang belum menikmati kebebasan. Deklarasi ini ditanda tangani oleh 48 negara dari 58 negara anggota PBB dan disetujui oleh majelis umum PBB. Dan yang ketiga. sebuah padang rumput di pinggir sungai Thames. raja dilarang menarik pajak sewenang wenang. bangsawan dan orang merdeka untuk memperjuangkan hak-hak mereka di hadapan raja membangkitkan kesadaran diberbagai kalangan masyarakat terhadap pentingnya hak-hak untuk dihormati dan dilindungi. Perumusan penghormatan dan pengakuan norma-norma HAM yang bersifat universal. Jhon locke (1632-1704) bersama lord Ashley merumuskan tuntutan bagi toleransi beragama. Yang menuntut sebuah negara yang konstitusional.

Dan mereka juga berhasil membentuk parlemen yang mempunyai kewenangan untuk mengontrol kekuasaan raja. Berdasar hal itu ham tidak bisa didasarkan secara partikular yang hanya diakui kedaerahahan dan diakui secara local. Prinsip ini bersumber dari pandangan bahwa semua manusia setara (all human being are equal). Hal ini tidak bisa dipandang sebagai suatu hal yang negatif. Seseorang tidak boleh dibeda-bedakan antara satu dengan yang lainnya. Itulah sekilas sejarah awal dari HAM yang berkembang di barat khususnya yang berkembang diwilayah Inggris. Gagasan locke ini sesuai dengan perkembangan didalam masyarakat inggris yang mulai berubah dari nehgara kerajaan yang absolut menuju kerajaan yang konstitusional. Pada 1653 instrument of government berhasil didesakkan. Mereka tidak hanya berhasil membebaskan diri dari kesewenangan raja. Prinsip ini didasarkan atas keyakinan bahwa umat manusia berada dimana-mana. Ada tiga prinsip utama dalam pandangan normatif hak asasi manusia. Prinsip kedua dalam norma HAM adalah sifatnya yang non-diskriminasi. melainkan harus dipandang sebagai kekayaan umat manusia. Setiap orang harus diperlakukan setara. Pemerintah dibentuk guna menjamin kehidupan. kemerdekaan hak milik dan hak untuk meraih kebahagiaan. yaitu berlaku secara universal. yakni persamaan (egalite). Akan tetapi latar belakang kebudayaan sosial dan tradisi setiap manusia diwilayahnya berbeda-beda. bersifat non-diskriminasi dan imparsial. Pandangan ini dipetik dari salah satu semboyan Revolusi Prancis. harta benda dan kesejahteraan rakyat. Karena manusia berasal dari . Lonceng kebebasan terus berdentang dan pada 16 desember 1689 Bill Of Rights lahir. Pembatasan kekuasaan raja semakin dikukuhkan dengan lahirnya Habeas Corpus Act pada Mei 1679. Prinsip keuniversalan ini dimaksudkan agar gagasan dan norma-norma HAM telah diakui dan diharapkan dapat diberlakukan secara universal atau internasional.disetiap bagian dunia baik di pusat-pusat kota maupun di pelosok pelosok bumi yang terpencil.sama dan memiliki hak-hak alamiah yang tidak data dicabut seperti hak untuk hidup. Salah satu karya Locke yang terkenal ialah second treaties on civil government yang berisi mengenai negara atau pemerintah harus berfungsi untuk melindungi hak milik pribadi.

Terdapat dua garis besar pembagian hak asasi manusia yaitu Hak Negatif dan Hak Positif. Sebaliknya. Pembagian hak-hak ini berhubungan dengan dengan ukuran keterlibatan negara dalam pemenuhan hak asasi manusia. Maksud dari prinsip ini penyelesaian sengketa tidak memihak pada suatu pihak atau golongan tertentu dalam masyarakat. Prinsip ini juga dimaksudkan agar pengadilan sebuah kasus diselesaikan secara adil atau tidak meihak pada salah satu pihak. hak untuk tidak dperbudak dan dipekerjakan secara paksa. hak setiap . Pembagian ini tidak berdasarkan baik atau buruk dalam hak yang terkandung di dalamnya. bila negara terlalu banyak melakukan campur tangan. Pemihakan hanyalah pada norma-norma ham itu sendiri. Pembatasan sesorang dalam beragama merupakan sebuah pelanggaran HAM. Karena setiap orang berhak untuk memperoleh perlakuan secara manusiawi dan tidak merendahkan martabat. Karena sebagian besar kandungan hak-hak sipil politik adalah hak-hak atas kebebasan (rights to liberty). Hak yang terkandung dalam hak sipil dan politik ada dua puluh dua hak.hitam. Kedua hak untuk tidak disiksa dan diperlakukan secara keji. hak setiap orang yang ditahan untuk diperlakukan secara manusiawi. Keenam. karena hidup seseorang harus dilindungi. Mengenai Hak Negatif adalah hak meminimalkan peran campur tangan negara. Prinsip ketiga ialah imparsialitas.keanekaragaman warna kulit seperti kulit putih. hak atas kebebasan dan keselamatan pribadi. Keempat. Kelima. maka semakin terhambat pula pelaksanaan hak-hak sipil politik warganya. Keanekaragam kebangsaan dan suku bangsa atau etnisitas. maka semakin terpenuhi pula hak-hak sipil dan politik. Pertama hak atas kehidupan. Ketiga. kuning dan lainnya. Kenekaragaman agama juga merupakan sesuatu hal yang mendapat tempat dalam sifat non-diskriminasi ini. Peminimalisiran peran negara dalam pemenuhan hak-hak sipil dan politik karena hak-hak yang berkaitan dengan sipil dan politik adalah hak yang berkaitan dengan kebebasan. Umat manusia mempunyai beragam latar belakang sosial aupun latar belakang kultur yang berbeda antara satu dengan yang lain hal ini meupakan sebuah keniscayaan. Prinsip imparsial ini diimaksudkan agar hukum tidak memihak pada suatu golongan.

hak atas kebebasan berpikir. Kesembilanbelas.orang untuk tidak dipenjara akibat tidak mampu memenuhi kewajiban kontrak. Ketujuh belas. Selain hak hak sipil dan politik diatas hak asasi manusia juga mencakup hak dalam bidang ekonomi. Kesembilan. Ada sepuluh hak yang diakui dalam kovenan tersebut. berkeyakinan dan beragama. hak atas perlakuan yang sama didepan hukum. Hak-hak tersebut dapat diuraikan sebaagai berikut. sosial dan budaya seperti pendidikan gratis. Keduapuluhsatu. Karena blok sosialis lebih berpegangan pada ekonomi sebagai dasar masyarakat. Kebijakan negara sosialis lebih menitikberatkan pada pemenuhan hak-hak ekonomi. hak untuk menikah dan membentuk keluarga. hak atas kebebasan bergerak dan memilih tempat tinggal. Adanya hak ini dalam HAM universal adalah buah dari perdebatan blok sosialis eropa timur dengan blok liberal. larangan propaganda perang dan diskriminasi. hak atas perlindungan dari kesewenangan hukum pidana. hak berpendapat dan berekspresi. akhirnya usulan dari blok sosialis diterima. Sedangkan masyarakat blok liberal lebih menekankan manusia sebagai individu yang bebas. hak atas kedudukan dan perlindungan yang sama didepan hukum. hak atas kebebasan berserikat. social and culture rights). . Kedelapan hak setiap warga asing. Sehingga HAM universal menganjurkan melindungi dan memnuhi hak-hak ekonomi. tidak boleh dipenjara. sosial dan budaya tercantum dalam Kovenan Internasional Hak-Hak Ekonomi. Keduabelas. Hak ini termasuk dalam pembagan hak positif yang mengusahakan peran negara secara maksimal dalam pemenuhannya. Ketigabelas. hak atas pengadilan yang berwenang. Kesepuluh. sosial dan budaya. sosial dan budaya setiap warganya. Namun. hak untuk berpartisipasi dalam politik. Keduapuluhdua. Kelimabelas. Sosial dan Budaya (international covenant on economic. Ketidakmampuan sesorang dalam memenuhi suatu perjanjian kontrak. hak atas kebeasan berkumpul. hak bagi golongan minoritas. Keempatbelas. Ketujuh. hak anak atas perlindungan bagi perkembangannya. Pengakuan dan perlindungan universal atau jaminan normatif atas terpenuhinya hak-hak ekonomi. Keduapuluh. Keenambelas. Kesebelas. independen dan tidak memihak. Kedelapanbelas. Hanya boleh melalui hukum perdata hanya melalui penyitaan. hak atas urusan pribadi.

2. 2004. hak atas pendidikan.3 Adakah HAM dalam Islam? Pertanyaan adakah ham dalam Islam harus dirunut secara sejarah dialektika HAM dalam Islam. hak atas kesehatandan lingkungan yang sehat. Kelima. Kesepuluh. hak atas jaminan sosial. hak untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. telah lebih dahulu diwacanakan oleh Islam sejak empat belas abad silam. 2004. Itulah sekilas gambaran singkat mengenai HAM internasional. Secara internasional umat Islam yang terlembagakan dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) pada 5 Agustus 1990 mengeluarkan deklarasi tentang HAM dari perspektif Islam. hak atas standar hidup yang layak. sosial dan budaya. yakni sandang. Kedua. Deklarasi yang juga dikenal sebagai “Deklarasi Kairo” mengandung prinsip dan ketentuan tentang HAM berdasarkan syari’ah (Azra). Kedua hak itu didasarkan atas partisipasi negara dalam pemenuhannya. pangan dan perumahan. Dari mulai sejarah awal Magna Charta sampai ke isi dari HAM internasional yang dibagi atas dua pokok garis besar yaitu hak positif dan hak negatif. Keenam. baik umat yahudi. Kesembilan. Hal ini memberi kepastian bahwa pandangan Islam yang khas tentang HAM sebenarnya telah hadir sebelum deklarasi universal HAM PBB pada 18 Shafar 1369 Hijriyah atau bertepatan dengan 10 Desember 1948 Masehi (Anas. hak berserikat dan mogok kerja bagi buruh. Keempat. Menurut Anas Urbaningrum hak asasi manusia atau lebih dikenal manusia modern sebagai HAM. hak untuk berpartisipasi dalam kebudayaan. peluang karir dan liburan. umat nasrani maupun umat Islam sendiri. Kedelapan. hak atas upah yang layak. Ini dibuktikan oleh adanya Piagam Madinah (mitsaq Al-Madinah) yang terjadi pada saat Nabi Muhammad berhijrah ke kota Madinah. 2004. kondisi kerja yang aman dan sehat.91). adalah merupakan satu bangsa (Idris. HAM dalam Islam telah dibicarakan sejak empat belas tahun yang lalu (Anas Urbaningrum. Dalam Dokumen Madinah atau Piagam Madinah itu berisi antara lain pengakuan dan penegasan bahwa semua kelompok di kota Nabi itu. Dari pengakuan terhadap semua pihak untuk bekerja sama . Ketujuh.Pertama. Ketiga. hak atas pekerjaan.91).102). hak atas perlindungan keluarga termasuk ibu dan anak.

yang dalam banyak hal kompatibel dengan Deklarasi Universal HAM (DUHAM). sesungguhnya merupakan tema yang senantiasa muncul. Dan kedua. dan menghargai hidup manusia. buruh. terutama jika dikaitkan dengan sejarah panjang penegakan agama Islam. tema-tema HAM dalam Islam. Secara langsung dapat kita lihat bahwa dalam piagam madinah itu HAM sudah mendapatkan pengkuan oleh Islam Memang. Akan kita coba membagi hak asasi manusia secara klasifikasi hak negatif dan hak positif. Pertama. Berdasarkan temuan diatas akan kita coba mencari kesamaan atau kompatibilitas antara HAM yang terkandung dalam Islam. Islam sebagai agama universal membuka wacana signifikan bagi HAM. 2004. Hak ini terkandung dalam surah Al-Maidah ayat 63 yang berbunyi : .sebagai satu bangsa. Menurut Syekh Syaukat Hussain yang diambil dari bukunya Anas Urbaningrum. anak-anak dan sebagainya. HAM yang diserahkan kepada seseorang atau kelompok tertentu yang berbeda. Yang pertama adalah hak negatif yaitu memberikan kebebasan kepada menusia dalam pemenuhannya. sama dengan adanya perspektif Islam universal tentang HAM (huqul al-insan). Islam menegaskan bahwa pembunuhan terhadap seorang manusia ibarat membunuh seluruh umat manusia. kaum wanita. didalam piagam itu terdapat pengakuan mengenai HAM bagi masingmasing pihak yang bersepakat dalam piagam itu. terdapat upaya-upaya di kalangan sarjana Muslim dan negara Islam di Timur Tengah untuk lebih mengkontekstualisasikan DUHAM dengan interpretasi tertentu dalam Islam dan bahkan dengan lingkungan sosial dan budaya masyarakat-masyarakat Muslim tertentu pula. terdapat prinsip-prinsip HAM yang universal.92). HAM dikategotrikan dalam dua klasifikasi. Contohnya seperti hak-hak khusus bagi non-muslim. Dalam hal ini hak negatif yang dimaksud adalah hak yang memberian kebebasan kepada setiap individu dalam pemenuhannya. Tetapi juga harus diakui. merupakan kategori yang kedua ini (Anas. Bebrapa yang dapat kita ambil sebagai contoh yaitu: Hak atas hidup. HAM yang didasarkan oleh Islam bagi seseorang sebagai manusia.

dan akan diberitakan-Nya kepadamu apa yang kamu perselisihkan”. bahwa: barang siapa yang membunuh seorang manusia. Dan jika sesorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosanya itu tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikit pun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya. sesungguhnya ia mensucikan diri untuk kebaikan dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah kamu kembali. maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. maka periksalah dengan teliti. (QS 6. padahal Dia adalah tuhan bagi segala sesuatu. Dan barangsiapa yang mensucikan dirinya. Dan tidaklah sesorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri. agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaanya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.63) Hak untuk mendapat perlindungan dari hukuman yang sewenarg wenang. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keternagan-keterangan yang jelas. (QS 5. Dan kepada Allah-lah kembali(mu). dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum diantara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. jika datang kepadamu orang yang fasik membawa suatu berita. yaitu dalam surat Al An’am : 164 dan surat Fathir 18 yang masing masing berbunyi : Katakanlah: “Apakah aku mencari Tuhan selain Allah.164) Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain.18) Hak atas keamanan dan kemerdekaan pribadi terdapat dalam surat An Nisa ayat 58 dan surat Al-Hujurat : 6 yang berbunyi seperti ini: Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya. bukan karena orang itu (membunuh) orang lain. (QS 35. atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi. Sesungguhnya yang dapat kamu beri peringatan hanya orang-orang yang takut kepada azab Tuhannya (sekalipun) mereka tidak melihat-Nya dan mereka mendirikan sembahyang. maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. kemudian banyak diantar amereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi.6) .58) Hai orang-orang yang beriman. Dan barang siapa yang memlihara kehidupan seorang manusia. (QS 4. (QS 49. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu.Oleh karena itu kami tetapkan (suatu hukum) bagi bani israil.

13) Dalam hal kebebasan berserikat Islam juga memberikan dalam surat Ali Imran ayat 104105 yang berbunyi: . sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. dan kami hanya kepada-Nya berserah diri”.1) Wahai orang-orang yang beriman. (QS 4. Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu. dan (peliharalah)hubungan silaturahim.135) Hai manusia. (QS 2. maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. (QS 49. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjdaikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.Hak atas kebebasan beragama memilih keyakinan berdasar hati nurani.256) Dan janganlah kamu berdebat dengan ahli kitab. maka Allah lebih tau kemaslahatannya. maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan. melainkan dengan cara yang paling baik. (QS 29. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Jika ia kaya ataupun miskin. dan katakanlah: “kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa diantara kamu. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada yang thagut dan beriman kepada Allah. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain.46) Hak atas persamaan hak didepan hukum secara tersirat terdapat dalam surat An-Nisa ayat 1 dan 135 dan Al Hujurat ayat13: Hai sekalian manusia bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciotakan dari diri yang satu. dan dari padanya Allah menciptakan isterinya. kecuali dengan orang-orang zhalim di antara mereka. Dan jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi. dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Yang bisa kita lihat secara tersirat dalam surat Al Baqarah ayat 256 dan surat Al Ankabut ayat 46 yang berbunyi: Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). (QS 4.

Surat Ali Imran ayat 110 yang masing masing berbunyi: Allah tidak menyukai ucapan buruk. (QS 5.79) Maka tatkala mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka. Yang demikian itu. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS 7. tentulah itu lebih baik bagi mereka. (QS 3. menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar .110) Dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya seperti bentuk hak positif dalam hak ekonomi sosial dan Islam pun mengandung secara tersirat mengenai hak ini. surat Al Maidah 78-79. (QS 3.148) Telah dila’nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan ‘Isa Putera Maryam.104) Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka.105) Dalam memberikan suatu protes terhadap pemerintahan yang zhalim dan bersifat tiran.78) Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan yang munkar yang mereka perbuat. merekalah orang yang beruntung. surat Al A’raf ayat 165. Hak mendapatkan kebutuhan dasar hidup manusia secara tersirat terdapat dalam surat Al Baqarah ayat 29. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS 5. (QS 3. diantara mereka yang ada yang beriman. dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. disebabkan mereka selalu berbuat fasik. menyuruh kepada yang ma’ruf. surat Al Jumu’ah ayat 10. (QS 2. dan mencegah dari yang munkar dan beriman kepada Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu. Islam memberikan hak untuk memprotes pemerintahan yang zhalim. surat Ad-Dzariyat ayat 19.29) . (QS 4. secara tersirat dapat diambil dari surat An-Nisa ayat 148. Disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas.Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan. Sekiranya Ahli Kitab Beriman.165) Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia. (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat. yang menjadikan segala yang ada dimuka bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit. yang berbunyi: Dia-lah Allah. lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Kami selamatkan orang-orang yang melarang dari perbuatan jahat dan Kami timpakan kepada orang-orang yang zalim siksaan yang keras.

(QS 58. maka berdirilah kamu. . maka lapangkanlah.11) (apakah kamu hai orang yang musyrik) ataukah orang-orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri. Dan apabila dikatakan:berdirilah kamu. niscaya Allah akan meninggikan orang orang yang beriman diantaramu dan orangorang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. (QS 62. (QS 10. (QS 51. Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.19) Apabila telah ditunaikan sembahyang. Niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. apabila dikatakan kepadamu: “berlapang-lapanglah dalam majlis”. maka bertebaranlah kamu di muka bumi. Bahkan organisasi Islam internasional yang terlembagakan dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) pada 5 Agustus 1990 mengeluarkan deklarasi HAM. Dari analisis diatas antara HAM yang berkembang di dunia internasional tidak bertentangan antara satu sama lain. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Tidaklah bermanfa’at tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman”.Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.1 Kesimpulan Berdasarkan paparan diatas dan pembahasan diatas dapat ditarik keimpulan berdasarkan beberapa analisis. surat Al-Alaq ayat 1-5. sedang ia takut kepada (azab) akhrat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: “adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?”. surat Al Mujadilah ayat 11 dan surat AzZumar ayat 9 yang masing-masing berbunyi berbunyi: Katakanlah: “Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi. dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. Bab III Penutup 3.101) Hai orang-orang yang beriman.10) Dalam hak mendapatkan pendidikan Islam juga memiliki pengaturan secara tersirat dalam surat Yunus ayat 101.

surat Al Mujadilah ayat 11 dan surat Az-Zumar ayat 9. dan menghargai hidup manusia. 2004. Dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya seperti bentuk hak positif dalam hak ekonomi sosial dan budaya Islam pun mengandung secara tersirat mengenai hak ini. Fakta ini mematahkan bahwa Islam tidak memiliki konsep tentang pengakuan HAM. surat al maidah 78-79. surat Ad-Dzariyat ayat 19. Dalam dokumen madinah atau piagam madinah itu berisi antara lain pengakuan dan penegasan bahwa semua kelompok di kota Nabi itu. adalah merupakan satu bangsa (Idris. Hak atas hidup. Hak atas keamanan dan kemerdekaan pribadi terdapat dalam surat An Nisa ayat 58 dan surat Al-Hujurat ayat 6. Dalam hak mendapatkan pendidikan Islam juga memiliki pengaturan secara tersirat dalam surat Yunus ayat 101. Hak atas persamaan hak didepan hukum secara tersirat terdapat dalam surat An-Nisa ayat 1 dan 135 dan Al Hujurat ayat13. 2004.91). . Dapat kita bagi menjadi sembilan bagian hak asasi manusia dalam islam yang pengaturannya secara tersirat. surat Al A’raf ayat 165. Hak mendapatkan kebutuhan dasar hidup manusia secara tersirat terdapat dalam surat Al Baqarah ayat 29. baik umat yahudi. Dalam memberikan suatu protes terhadap pemerintahan yang zhalim dan bersifat tirani secara tersirat dapat dilihat pada surat an-nisa ayat 148. surah Al-Maidah ayat 63. surat Al-Alaq ayat 1-5. Dalam hal kebebasan berserikat Islam juga memberikan dalam surat Ali Imran ayat 104-105.Kemudian Islam mematahkan bahwa dalam Islam telah dibicarakan sejak empat belas tahun yang lalu (Anas Urbaningrum. surat Ali Imran ayat 110. Dalam dokumen itu dapat disimpulkan bahwa HAM sudah pernah ditegakkan oleh Islam Berdasar analisis diatas Islam mengandung pengaturan mengenai HAM secara tersirat. surat Al Jumu’ah ayat 10. Hak untuk mendapat pelindungan dari hukuman yang sewenag wenang yaitu dalam surat Al An’am : 164 dan surat Fathir 18. umat nasrani maupun umat Islam sendiri. Ini dibuktikan oleh adanya piagam madinah (mitsaq Al-Madinah) yang terjadi pada saat Nabi Muhammad berhijrah ke kota Madinah.102). Hak atas kebebasan beragama memilih keyakinan berdasar hati nurani secara tersirat dalam surat Al Baqarah ayat 256 dan surat Al Ankabut ayat 46.

Cak Munir. Rekonstruksi Pemikiran Nurcholish Madjid Membangun Visi dan Misi Baru Islam Indonesia. 2002 Idrus. 2004 Pramudya. Dasar-Dasar Hak Asasi Manusia. Zainuddin S. Jogjakarta: LOGUNG PUSTAKA. Suryadi. Inilah Islam. Demokrasi Religius: Pemikiran Politik Nurcholish Madjid dan M.Daftar Pustaka Al-Qur’an Thaha. Jakarta: GagasMedia 2004 Nainggolan. Idris. Junaidi. Jakarta: Penerbit Republika. Jakarta: PBHI. Islamo-Demokrasi Pemikiran Nurcholish Madjid. Jakarta: DEA. 2004 Radjab. Jakarta: Penerbit Teraju. 2000 Urbaningrum.. Anas. Amien Rais. Engkau Tak Pernah Pergi. 2004 . Willy.

Hak juga merupakan sesuatu yang harus diperoleh. Maka dengan ini penulis mengambil judul “Hak Asasi Manusia”. Sebagaimana di cantumkan dalam Deklarasi Univesal Hak Asasi Manusia (DUHAM) yang di proklamasikan PBB pada Tahun 1948. Masalah HAM adalah sesuatu hal yang sering kali dibicarakan dan dibahas terutama dalam era reformasi ini. Oleh karena itu HAM wajib di lindungi dan di hormati baik secara hokum. Apa Pengertian dari ada HAM itu. Bagaimana Ham dalam perspektif islam… 4. B. Ham juga merupakan hak dasar yang secara kodrati melekat pada diri manusia sejak Lhir sebagai anugrah dari tuhan. HAM lebih dijunjung tinggi dan lebih diperhatikan dalam era reformasi dari pada era sebelum reformasi. Perlu diingat bahwa dalam hal pemenuhan hak. Untuk mengetahui pengertian HAM dan bagian-bagiannya. Untuk mengetahui sejarah HAM Untuk mengetahui HAM dalam perspektif islam . 3. Tujuan Masalah Dengan adanya rumusan masalah diatas kami dapat menarik suatu tujuan masalah: 1. dan apa bagian-bagiannya… 2. 2.BAB I PENDAHULUAN A. Dalam hal ini penulis merasa tertarik untuk membuat makalah tentang HAM. Bagaimana sejarah tentang Hak Asasi Manusia (HAM)… 3. setiap orang tanpa terkecuali berhak atas HAM dan kebesarannya. Bagaimanakah contoh-contoh pelanggaran HAM… C. LATAR BELAKANG Hak merupakan unsur normatif yang melekat pada diri setiap manusia yang dalam penerapannya berada pada ruang lingkup hak persamaan dan hak kebebasan yang terkait dengan interaksinya antara individu atau dengan instansi. agama dan pemerintah. Jangan sampai kita melakukan pelanggaran HAM terhadap orang lain dalam usaha perolehan atau pemenuhan HAM pada diri kita sendiri. RUMUSAN MASALAH Dalam makalah ini penulis merumuskan suatu masalah sebagai berikut: 1. kita hidup tidak sendiri dan kita hidup bersosialisasi dengan oran lain.

Yang antara lain: . sehingga tak satupun makhluk mengintervensinya apalagi mencabutnya. United Nations sebagaimana dikutip Baharuddin Lopa menegaskan bahwa HAM adalah hak-hak yang melekat pada setiap manusia. yang tanpanya manusia mustahil dapat hidup sebagai manusia John Locke menyatakan bahwa HAM adalah hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Pencipta sebagai hak yang kodrati. karena itu muncul gagasan tengtang hak sasi manusia dan pengakuan atas-Nya sehingga dalam proses ini lahir beberapa naskah. Hak Asasi Manusia adalah hak-hak dasar atau hak-hak pokok yang di miliki oleh setiap umat manusia sejak lahir sebagai Anugrah Tuhan YME kepada hambanya. Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) Secara etimolgi hak merupakan unsur normative yang berfungsi sebagai pedoman prilaku . melindumgi kebebasan. dijunjung tinggi. Sedangkan asasi berarti yang bersifat paling mendasar yang dimiliki manusia sebagai fitrah. yaitu umat manusia tanpa terkecuali. hukum. pemerintah dan setiap orang. Hak asasi manusia melekat pada diri manusia sejak lahir. kekebalan serta menjamin adanya peluang bagi manusia dalam menjadi harkat dan martabatnya. Batasan Masalah Agar masalah pembahasan tidak terlalu luas dan lebih terfokus pada masalah dan tujuan dalam hal ini pembuatan makalah ini. dan dilindungi oleh negara. Secara istilah HAM dapat dirumuskan dengan beberapa pendapat yang salah satu diantaranya: HAM adalah hak-hak dasar yang dimiliki oleh manusia. maka dengan ini penyusun membatasi masalah hanya pada ruang lingkup HAM.4. Menurut pendapat Jan Materson (dari komisi HAM PBB). demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. BAB II ANALISIS 1. Dalam pasal 1 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM disebutkan bahwa “Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakekat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati. sesuai dengan kodratnya (Kaelan: 2002). dalam Teaching Human Rights. Untuk mengetahui contoh-contoh pelanggaran HAM D.

inggris 1689) Undang-undang yang di terima parlemen inggris setelah mengadakan revolusi tidak berdarah kepada raja James II (peristiwa kemenangan atas raja). dan rakyat jelata. 4 juli 1776) Tututan adanya hak bagi setiap orang untuk hidup merdeka. Terknal dengan symbol liberte = kemerdekaan. · • Declaration of Independence (Pernyataan kemerdekaan USA. · • Habeas Courpus Act Petition of Right Suatu dokumen yang lahir karena tuntutan rakyat yan duduk di House of Commons (parlemen) kepada raja Charles III. 5 agustus 1789 Bahwa manusia di lahirkan sama dalam keadaan merdeka dan memiliki hak-hak yang sama. . Roosevelt (Amerika Serikat) merumuskan tentang 1) Freedom of speech and expression (kebebasan berbicara dan menyatakan pendapat). egalite = persamaan. 15 juni 1215) Magna Carta di inggris memuat hal-hal sebagai berikut: 1) Seorang tidak boleh dipenjarakan (dihukum)dengan tidak ada vonis yang sah menurut hokum 2) Suatu pajak (cukai) tidak boleh dinaikkan dengan tanpa ersetujuan sebuah dewan yang di dalamnya dudk aum bangsawan.· • Magna Carta (Piagam Agung. · • Bill of Right (Undang-Undang Hak. dan fraternite =persaudaraan. • The Four Freedom (empat kebebasan USA 1941) Frankin D. · Revolusi Prancis. kaum pendeta. yang isisnya tentang hak-hak dan kebenaran warga Negara.

penjajahan. 3) Freedom from want (kemelaratan). 4) Freedom from fear (kebebasan dari rasa takut). hak beristirahat dan liburan.2) Freedom of worship (kebebasan beribadat). dan martabat kemanusiaannya. sedangkan pengakuan terhadap hak-hak asasi manusia brarulah berumur 1/3 abad atau 30 tahun. misalnya pengaturan dalam hal penangkapan. Pernyataan ini berisi. pengakuan atau kesadaran manusia akan hak asasinya secara menyeluruh dan meliputi segenap umat manusia memerlukan waktu perkembangan berpuluhpuluh abad. antara lain hak kebebasan politik. Kesadaran manusia tersebut munculkarena adanya tindakan yang sewenang-wenang dari penguasa. B. membeli dan menjualnya serta memanfaatkannya. Hak-hak asasi social dan kebudayan atau Social and Cultur Right. penggeledahan dan peradilan. ketidak adilan. dan lain-lain yang melanda umat manusia pada umumnya. Hak-hak asasi politik atau Political Right. kebebasan memeluk agama. Jadi. · • Universal Declaration of Human Right (10 desember 1948) Universal Declaration of Human Right (pernyataan sedunia tentang Hak Asasi Manusia). hak pilih (memilih dan dipilih dalam pemilihan umum). harkat. padaa dasarnya karena adanya manusia terhadap harga diri. Perkembangan sejarah telah memperlihatkan trejadinya penjajahan kelompk manusia yang satu terhadap kelompok manusia yang lain. kezaliman. hak social. dan kebebasan bergerak. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan atau Prosedural Right. perbudakan. Sejarah umat manusia sejak awal sejarah mesir kuno sampai sekarang sudah hamper 60 abad atau 600 tahun. serta hak asasi Pendidikan • • • • • • • Hak-hak asasi manusia dapat dibagi atu dibedakan menjadi: Hak-hak asasi pribadi atau Personal Right yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hokum dan pemerintahan atau yang biasa disebut Right of Legal Equality. hak akan tingkat penghidupan yang cukup bagi penjagaan kesehatanm keselamtan diri sendiri dan keluarga. yaitu hak untuk memiliki sesuatu. Ketika itu. Hak-hak asasi ekonomi atau Property Right. perlakuan kelompok manusia yang memang dalam peperangan terhadap kelompok yang kalah adalah seperti perlakuan terhadap barang . Sejarah Terjadinya Hak Asasi Manusia (HAM) Latar belakang timbulnya hak asasi manusia. yaitu hak untuk ikut serta dalam pemerintahan. misalntya hak untuk memilih Pendidikan dan mengembangkan kebudayaan. dan mendirikan partai politik.

dan Piagam PBB. Dalam pernyataan itu terdapat rumusan. Ketika itu di nyatakan bahwa segenap penduduk Prancis mendapat perlakuan hukum yang sama. 2. Sejak itu berdirilah Negara Amerika Serikat. Disamping itu. Dalam masyarakat suatu bangsa terdapat golongan-golongan yang berbeda-beda haknya. hilanglah hak-hak istimewa golongan bangsawan dan gereja. serta deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. terdapat pula pengaruh Rousseau seorang filsof Prancis yang menganut fahamtentang kedaulatan rakyat. yaitu di bidang kenegaraan. Komisi Nasional HAk Asasi Manusia Tujuan di adakannya Komnas HAM adalah sebagai berikut: · Mengembangkan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan hak asasi manusia dengan pancasila. Ketika itu. Masyarakat terbagi atas golongan bangsawan atau nikrat. Kejadian di atas sebenarnya telah di awali oleh kejadian-kejadian di inggris.. Hal itu di karenakan perbedaan kedudukannya dalam masyarakat. Keadaan itu berlangsung secara turun temurun. terutama revolusi Perancis cepat meluas di Eropa dan menimbulkan perubahan-perubahan kea rah tercapainya persamaan hak bagi eluruh bangsa dan Negara. “… manusai di lahirkan sama dalam keadaan merdeka dan memiliki hak-hak yang sama…. Dalam pernyataan kemerdekaan itu terdapat rumusan sebagai berikut.miliknya dan merupakan hal yang di anggap biasa saja sehingga perbudakan meraja rela. . dan golongan rakyat biasa.Suasana persamaan hak di Prancis Mkin mantap pada zaman napoleon. Kaum bangsawan dan para pendeta mempunyai berbagai hak istimewa yang tidak mungkin di miliki oleh rakyat biasa. Kepolisian Negara Republik Indonesia Adapun tugas pokok kepolisian Negara RI adalah: • • Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. C. 1. Menegakkan Hukum. · Meningkatkan perlindungan dan penegakan Hak Asasi Manusia. Walaupun demikian keadaan masih jauh dari pengakuan persamaan hak yang meliputi segenap umat manusia di seluruh dunia. Revolusi amerika menghasilkan prnyataan kemerdekaan. “.” Dengan adanya pernyataan itu. Lembaga Perlindungan HAM 1. bahwabahwa mereka di anugrahi hak-hak tertentu oleh tuhan maha pencipta…” Dalam perkembangan Revolusi prancis menghasilkan beberapa pernyataan yang lazim disebut pernyataan hak-hak manusia dan warga Negara.bahwa semua orang di ciptakan sama.Pengaruh kedua peristiwa itu. UUD 1945. golongan pendeta. tiga belas daerah jajahan inggris di pantai timur benua Amerika Utara melepaskan diri dari kekuasaan kerajaan inggris. Adapun dua peristiwa dalam sejarah dunia yang menghasilkan rumusan yang mirip dengan rumusan hak-hak asasi manusia ialah Revolusi Amerika yang di mulai pada Tahun 1776 dan Revolusi Prancis yang meletus pada Tahun 1789.

yaitu hak manusia (haq alinsan) dan hak allah. 1. memiliki lima perinsip utama. 3. tetapi antara kedua hak tersebut saling melandasi satu sama lain. Rasululah Muhammad SAW sendiri bersabda. Hak manusia itu bersfat relative sedangkan hak allah adalah mutlak. yaitu: • Hak perlindungan terhadap jiwa Kehidupan merupakan sesuatu hal yang sangat niscaya dan tidak boleh dilanggar oleh siapapun. Prinsip-prinsip HAM dalam islam Hak asasi manusia dalam islam sebagaimana termaktub dalam fikih menurut Masdar F. Dan barang siapa yang menyelamatkan kehidupan seorang manusia. Komisi Perlindungan Anak Indonesia Adapun tugas-tugas Komisi Perlindungan Anak Indonesia adalah: · Melakukan sosialisasi seluruh ketentuan yang berkaitan dengan perlindungan anak.• Memberikan perlindungan. saran. masukan. · Memberikan laporan. mengumpulkan data dan informasi. dan tidak boleh satu kaum menghina kaum yang lain.” Landasan pijak keterkaitan dengan hak tersebut dalam islam dikenal melalui dua konsep. melakukan penelaahan. pengayoman. islam telah meletakkan dasar yang kuat. bahwa” setiap manusia di lahirkan dalam keadaan suci. 1. tidak ada paksaan dalam beragama. dan pertimbangan dalam rangka perlindungan anak. Islam memandang bahwa kedudukan manusia adalah sama dan hanya dibedakan dari sudut ketakwaannya. Hak Asasi Manusia Dalam Islam Sejak mula sebelum lahirnya berbagai gagasan tentang HAM. maka seolah-olah dia telah menyelamatkan kehidupan manusia semuanya. Mas’udi. Allah berfirman dalam surat al-baqarah ayat 32: “membunuh manusia seluruhnya. dan pelayanan kepada masyarakat. menerima pegaduan masyarakat. pemantauan evaluasi dan pengawasan terhadap penyelanggaran perlindungan anak.” • Hak perlindungan keyakinan Dalam hal ini allah telah mengutip dalam alqur’an yang berbunyi “la iqrah fi-dhin dan lakum dinukum waliyadin” • Hak perlindungan terhadap akal pikiran .

dan dilindungi oleh negara. 5. Dosen yang malas masuk kelas atau malas memberikan penjelasan pada suatu mata kuliah kepada mahasiswa merupakan pelanggaran HAM ringan kepada setiap mahasiswa.Hak perlindungan terhadap akal pikiran ini telah di terjemahkan dalam perangkat hokum yang sangat elementer. F.KESIMPULAN “Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakekat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati. 3. yakni tentng haramnya makan atau minum hal-hal yang dapat merusak akal dan pikiran manusia. Para pedagang tradisioanal yang berdagang di pinggir jalan merupakan pelanggaran HAM ringan terhadap pengguna jalan sehingga para pengguna jalan tidak bisa menikmati arus kendaraan yang tertib dan lancar. 2. sehingga menyebabkan para pejalan kaki berjalan di pinggir jalan sehingga sangat rentan terjadi kecelakaan. Para pedagang yang berjualan di trotoar merupakan pelanggaran HAM terhadap para pejalan kaki. 4. pemerintah dan setiap orang. • Hak berkeluarga atau hak memperoleh keturunan dan merpertahankan nama baik 1. dijunjung tinggi. BAB III PENUTUP 1. Orang tua yang memaksakan kehendaknya agar anaknya masuk pada suatu jurusan tertentu dalam kuliahnya merupakan pelanggaran HAM terhadap anak. sehingga seorang anak tidak bisa memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakatnya. hukum. Terjadinya penganiayaan pada praja STPDN oleh seniornya dengan dalih pembinaan yang menyebabkan meninggalnya Klip Muntu pada tahun 2003. Contoh-contoh pelanggaran HAM 1. Hak-hak asasi manusia dapat dibagi atu dibedakan menjadi: . • Hak perlindungan terhadap hak milik Hak perlindungan terhadap hak milik telah dimaksudkan dalam hokum sebagaimana telah diharamkannya dalam pencurian. demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.

maka seolah-olah dia telah menyelamatkan kehidupan manusia semuanya. dan kebebasan bergerak. Mas’udi. kebebasan memeluk agama. Dan barang siapa yang menyelamatkan kehidupan seorang manusia. hak pilih (memilih dan dipilih dalam pemilihan umum). yaitu: • Hak perlindungan terhadap jiwa Kehidupan merupakan sesuatu hal yang sangat niscaya dan tidak boleh dilanggar oleh siapapun. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hokum dan pemerintahan atau yang biasa disebut Right of Legal Equality. Prinsip-prinsip HAM dalam islam Hak asasi manusia dalam islam sebagaimana termaktub dalam fikih menurut Masdar F.’ • Hak perlindungan keyakinan Dalam hal ini allah telah mengutip dalam alqur’an yang berbunyi “la iqrah fi-dhin dan lakum dinukum waliyadin” • Hak perlindungan terhadap akal pikiran Hak perlindungan terhadap akal pikiran ini telah di terjemahkan dalam perangkat hokum yang sangat elementer. yakni tentng haramnya makan atau minum hal-hal yang dapat merusak akal dan pikiran manusia. yaitu hak untuk memiliki sesuatu. membeli dan menjualnya serta memanfaatkannya. Hak-hak asasi ekonomi atau Property Right. Hak-hak asasi politik atau Political Right. penggeledahan dan peradilan. misalntya hak untuk memilih Pendidikan dan mengembangkan kebudayaan. misalnya pengaturan dalam hal penangkapan. atay bukan karena berbuat kerusakan di muka bumi. yaitu hak untuk ikut serta dalam pemerintahan. Allah berfirman dalam surat al-baqarah ayat 32: ‘Bahwa sesungguhnya barang siapa yang membunuh seorang manusia bukan karena orang itu [membunuh] orang lain. dan mendirikan partai politik. memiliki lima perinsip utama. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan atau Prosedural Right. • Hak perlindungan terhadap hak milik Hak perlindungan terhadap hak milik telah dimaksudkan dalam hokum sebagaimana telah diharamkannya dalam pencurian. • Hak berkeluarga atau hak memperoleh keturunan dan merpertahankan nama baik . maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Hak-hak asasi social dan kebudayan atau Social and Cultur Right.• • • • • • Hak-hak asasi pribadi atau Personal Right yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat.

Dan Jangan sampai pula HAM kita dilanggar dan dinjak-injak oleh orang lain. . Jadi dalam menjaga HAM kita harus mampu menyelaraskan dan mengimbangi antara HAM kita dengan HAM orang lain.Dalam hal ini di jelaskan di dalam alqur’an[an-nur 4] 2) SARAN-SARAN Sebagai makhluk sosial kita harus mampu mempertahankan dan memperjuangkan HAM kita sendiri. Di samping itu kita juga harus bisa menghormati dan menjaga HAM orang lain jangan sampai kita melakukan pelanggaran HAM.

1. (2) HAM Menurut Konsep Islam ak asasi dalam Islam berbeda dengan hak asasi menurut pengertian yang umum dikenal. hak asasi dibagi menjadi dua: a. Dan dalam wacana modern ini. Hak asasi yang diperoleh manusia sebagai bagian dari masyarakat sebagai anggota keluarga dan sebagai individu masyarakat. dan hak kebebasan membentuk perkumpulan dan perserikatan. hak mendapat keamanan. Akibat dari penindasan panjang yang dialami masyarakat Eropa dari kedua kaum ini. hak sosial dan berserikat. belum pernah mengalami penindasan yang dialami Eropa. kehormatan dan pemilihan serta tempat tinggal. Rasulullah saw pernah bersabda: . Diantaranya adalah pengumuman hak asasi manusia dari Raja John kepada rakyat Inggris tahun 1216. hak kebebasan kehidupan rohani. Pembagian hak menurut hak materiil yang termasuk di dalamnya. Dapat dimengerti bahwa pembagian-pembagian ini hanya melihat dari sisi larangan negara menyentuh hak-hak ini. muncullah perlawanan rakyat dan yang akhirnya berhasil memaksa para raja mengakui aturan tentang hak asasi manusia.HAK ASASI MANUSIA DALAM ISLAM Oleh: Mahfudz Siddiq (1) HAM Menurut Konsep Barat stilah hak asasi manusia baru muncul setelah Revolusi Perancis. Hak asasi ini lalu diadopsi oleh tokoh-tokoh Revolusi Perancis dalam bentuk yang lebih jelas dan luas. seperti: hak hidup. hak berumah-tangga. dan hak moril. seperti: hak memiliki. hak kebebasan pribadi dan hak bekerja. Sebab hak asasi dalam pandangan barat tidak dengan sendirinya mengharuskan negara memberi jaminan keamanan atau pendidikan. Di Amerika pengumuman dilakukan tahun 1773. Dalam istilah modern. dimana para tokoh borjuis berkoalisi dengan tokohtokoh gereja untuk merampas hak-hak rakyat yang telah mereka miliki sejak lahir. dimana sistem perundang-undangan Islam telah menjamin hak-hak asasi bagi semua orang sesuai dengan aturan umum yang diberikan oleh Allah kepada seluruh ummat manusia. hak mendapat keadilan dan hak persamaan dalam hak. Kemudian deklarasi Internasional mengenai hak-hak asasi manusia dikeluarkan pada Desember 1948. diantaranya : 1. kebebasan positif yang meliputi pelayanan negara kepada warganya. Akan tetapi sebenarnya bagi masyarakat muslim. dan lain sebagainya. hak keamanan. serta dideklarasikan pada 26 Agustus 1789. Terdapat berbagai klasifikasi yang berbeda mengenai hak asasi manusia menurut pemikiran barat. Pembagian hak menjadi tiga: hak kebebasan kehidupan pribadi. Sebab seluruh hak merupakan kewajiban bagi negara maupun individu yang tidak boleh diabaikan. yang termasuk di dalamnya: hak beragama. Pembagian hak menjadi dua: kebebasan negatif yang memebentuk ikatan-ikatan terhadap negara untuk kepentingan warga. Hak asasi alamiah manusia sebagai manusia. partaipartai politik di Barat mendesak agar negara ikut campur-tangan dalam memberi jaminan hak-hak asasi seperti untuk bekerja dan jaminan sosial. 1. a. yang dimaksud dengan hak adalah wewenang yang diberikan oleh undang-undang kepada seseorang atas sesuatu tertentu dan nilai tertentu. Akan tetapi untuk membendung pengaruh Sosialisme dan Komunisme. yaitu menurut kelahirannya.

"Sesungguhnya darahmu. hak-hak asasi manusia tidak secara khusus memiliki piagam. niscaya mereka menegakkan shalat. negara berkewajiban menjamin perlindungan sosial bagi setiap individu tanpa ada perbedaan jenis kelamin. Negara juga menjamin tidak ada pelanggaran terhadap hak-hak ini dari pihak individu. Oleh karenanya kami hanya menghukumi apa yang kami lihat secara lahiriah dari amal perbuatan kalian. maka kemunkaran itu dianggap kemunkaran tertutup yang tidak dibenarkan bagi pihak lain untuk mengungkapkannya. maka tidak ada hukuman apapun baginya. tidak juga perbedaan muslim dan non-muslim. 22: 4) Jaminan Hak Pribadi Jaminan pertama hak-hak pribadi dalam sejarah umat manusia adalah dijelaskan Al-Qur’an: "Hai orang-orang yang beriman. melainkan mempunyai kewajiban memberikan dan menjamin hak-hak ini. menunaikan zakat. maka itu dilarang pula kepada negara. dst.. janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. maka upaya pengungkapan ini termasuk tajassus yang dilarang agama. maka ia telah merusak mereka." (HR. lalu tuan rumah melempar atau memukul hingga mencederai matanya." (QS. Para ulama menetapkan bahwa pengungkapan kemunkaran bukan hasil dari upaya mencari-cari kesalahan yang dilarang agama. Penguasa tidak dibenarkan mencari-cari kesalahan rakyat atau individu masyarakat. Maka negara bukan saja menahan diri dari menyentuh hak-hak asasi ini. Akan tetapi wahyu telah terhenti. Jika mencari aib orang dilarang kepada individu. Jika tidak." Muhammad Ad-Daghmi dalam At-Tajassus wa Ahkamuhu fi Syari’ah Islamiyah mengungkapkan bahwa para ulama berpendapat bahwa tindakan penguasa mencari-cari kesalahan untuk mengungkap kasus kejahatan dan kemunkaran. (3) Nash Qur’an dan Sunnah tentang HAM eskipun dalam Islam." Imam Nawawi dalam Riyadus-Shalihin menceritakan ucapan Umar: "Orang-orang dihukumi dengan wahyu pada masa rasulullah saw. 24: 27-28) Dalam menjelaskan ayat ini. Islam tidak hanya menjadikan itu kewajiban negara. Rasulullah saw bersabda: "Apabila pemimpin mencari keraguan di tengah manusia. atau dia telah berupaya mencari-cari bukti yang mengarah kepada adanya perbuatan kemunkaran. melainkan negara diperintahkan untuk berperang demi melindungi hak-hak ini. Ibnu Hanbal dalam Syarah Tsulatsiyah Musnad Imam Ahmad menjelaskan bahwa orang yang melihat melalui celah-celah ointu atau melalui lubang tembok atau sejenisnya selain membuka pintu. Dan kepada Allah-lah kembali semua urusan. Dari sinilah kaum muslimin di bawah Abu Bakar memerangi orang-orang yang tidak mau membayar zakat." (QS. menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah perbuatan munkar. Allah berfirman: "Yaitu orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukannya di muka bumi. akan tetapi Al-Qur’an dan AsSunnah memusatkan perhatian pada hak-hak yang diabaikan pada bangsa lain. Nash-nash ini sangat banyak. antara lain: . hartamu dan kehormatanmu haram atas kamu. Para ulama menyatakan bahwa setiap kemunkaran yang berlum tampak bukti-buktinya secara nyata. Perbuatan mencari-cari kesalahan sudah dilakukan manakala muhtasib telah berupaya menyelidiki gejala-gejala kemunkaran pada diri seseorang. walaupun ia mampu membayar denda. Sebagai contoh.. Sebab pemerintah mempunyai tuga sosial yang apabila tidak dilaksanakan berarti tidak berhak untuk tetap memerintah. Bukhari dan Muslim). menggugurkan upayanya dalam mengungkap kemunkaran itu.

"Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan dari padanya. pada lingkup muslim dan non-muslim. laki-laki dan wanita. jiwa. 4: 1. Yang demikian ini hingga sekarang belum dicapai oleh sistem demokrasi modern. 5: 32). bukan karena orang itu membunuh orang lain. yaitu pada haji wada’." (QS. Pada haji wada’ Rasulullah menegaskan secara gamblang tentang hak-hak asasi manusia. maka dia telah berhak masuk neraka dan haram masuk surga. Misalnya: "Kebenaran itu datangnya dari Rabb-mu. 18: 29) 1. dimana ditetapkan bahwa tujuan akhir syari’ah Islam adalah menjaga akal. walau berbeda keturunan. Misalnya Allah melarang bershadaqah (berbuat baik) dengan hal-hal yang buruk. qisth dan qishas. berlaku terhadapnya apa yang berlaku bagi rakyat. agama..1.. 3: 195)." (QS. 18: 110). (4) Rumusan HAM dalam Islam pa yang disebut dengan hak asasi manusia dalam aturan buatan manusia adalah keharusan (dharurat) yang mana masyarakat tidak dapat hidup tanpa dengannya. jabatan atau jenis kelamin. serta tentang persamaan dalam penciptaan. 49: 13) 1. dan memerintahkan berbuat adil dalam lima puluh empat ayat yang diungkapkan dengan kata-kata: ‘adl. untuk menjamin kebebasan berfikir. Misalnya: ". pemimpin dan rakyat. Tetapi semua harus mengacu pada hukum Allah. Ketaqwaan-lah yang membedakan mereka. berkeyakinan dan mengutarakan aspirasi. Al-Qur’an mengajukan sekitar delapan puluh ayat tentang hidup. barangsiapa yang ingin beriman hendaklah ia beriman. Nabi saw telah menegaskan hak-hak ini dalam suatu pertemuan besar internasional. 1. hanya saja aku diberi wahyu. Rakyat dan penguasa juga memiliki persamaan dalam Islam. Manusia di mata Islam semua sama. Al-Qur’an telah mengetengahkan sikap menentang kedzaliman dan orang-orang yang berbuat dzalim dalam sekitar tiga ratus dua puluh ayat. Dalam al-Qur’an terdapat sekitar empat puluh ayat yang berbicara mengenai paksaan dan kebencian. nabi saw bersabda: "Barangsiapa merampas hak seorang muslim." (QS. Muslim). QS. Maka Allah memerintahkan beliau untuk menyatakan: "Katakanlah bahwa aku hanyalah manusia biasa. Lebih dari sepuluh ayat bicara larangan memaksa. Hak Hidup ." Seorang lelaki bertanya: "Walaupun itu sesuatu yang kecil. Para ulama muslim mendefinisikan masalah-masalah dalam kitab Fiqh yang disebut sebagai Ad-Dharurat Al-Khams. maka seakan-akan ia telah membunuh manusia seluruhnya. Sampai kepada soal shadaqah tetap dipandang sebagaimana hal-hal besar lain. Al-Qur’an menjelaskan sekitar seratus lima puluh ayat tentang ciptaan dan makhluk-makhluk. Juga Qur’an bicara kehormatan dalam sekitar dua puluh ayat. a.. Nabi saw sebagai kepala negara juga adalah manusia biasa. Dari Abu Umamah bin Tsa’labah. biarlah ia kafir. Pada khutbah itu nabi saw juga menolak teori Yahudi mengenai nilai dasar keturunan. kehormatan dan harta benda manusia." (QS.. Islam berbeda dengan sistem lain dalam hal bahwa hak-hak manusia sebagai hamba Allah tidak boleh diserahkan dan bergantung kepada penguasa dan undang-undangnya. Orang yang paling mulia diantara kamu adalah yang paling bertawa diantara kamu. atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi. 1. Misalnya: "Barangsiapa yang membunuh seorang manusia. pemeliharaan hidup dan penyediaan sarana hidup." (HR. kekayaan." (QS. 1. Hak-hak Alamiah Hak-hak alamiah manusia telah diberikan kepada seluruh ummat manusia sebagai makhluk yang diciptakan dari unsur yang sama dan dari sumber yang sama pula (lihat QS. dan barangsiapa yang ingin kafir. wahay rasulullah ?" Beliau menjawab: "Walaupun hanya sebatang kayu arak. 2: 267). bahwa Tuhanmu adalah Tuhan yang Esa.

b." (HR. Sebab mereka telah melewati apa yang mereka kerjakan. 2. hendaklah ia mengkafani dengan baik. QS. Jika mereka tidak mengikuti aturan hukum yang berlaku di negara Islam. maka mereka boleh mengikuti aturan agamanya selama mereka berpegang pada ajaran yang asli." (Keduanya HR. selama tidak mengganggu hak-hak orang lain. 2: 256). 2: 179). Hak Pemilikan Islam menjamin hak pemilikan yang sah dan mengharamkan penggunaan cara apapun untuk mendapatkan harta orang lain yang bukan haknya. masyarakat dan antara negara. 2: 188). Tetapi jika berdusta dan menipu berkah jual-bei mereka dihapus." (QS. Sedangkan dalam masalah sipil dan kehidupan pribadi (ahwal syakhsiyah) bagi mereka diatur syari’at Islam dengan syarat mereka bersedia menerimanya sebagai undang-undang. berilah putusan antara mereka atau biarkanlah mereka. Jika engkau biarkan mereka. Islam juga melarang penipuan dalam perniagaan. Bukhari)." Khalid bin Walid melakukan kesepakatan dengan penduduk Hirah untuk tidak mengganggu tempat peribadahan (gereja dan sinagog) mereka serta tidak melarang upacara-upacaranya. sedangkan ada pada mereka Taurat yang di dalamnya ada hukum Allah? Kemudian mereka tidak mengindahkan keputusanmu." Atau "Janganlah kamu mencaci-maki orang yang sudah mati. hendaklah engkau putuskan dengan adil. Hak Bekerja Islam tidak hanya menempatkan bekerja sebagai hak tetapi juga kewajiban. Firman Allah: "Apabila mereka (orang Yahudi) datang kepadamu minta keputusan." (HR. Al-Khamsah) . Jika engkau menjatuhkan putusan hukum. Misalnya hadist nabi: "Apabila seseorang mengkafani mayat saudaranya. Firman Allah: "Dan seandainya Tuhanmu menghendaki." (QS. Sabda nabi saw: "Jual beli itu dengan pilihan selama antara penjual dan pembeli belum berpisah. Khalifah Abu Bakar menasehati Yazid ketika akan memimpin pasukan: "Kamu akan menemukan kaum yang mempunyai keyakinan bahwa mereka tenggelam dalam kesendirian beribadah kepada Allah di biara-biara. maka tidak akan mendatangkan mudharat bagimu. Hak Hidup Islam melindungi segala hak yang diperoleh manusia yang disyari’atkan oleh Allah. Diantara hak-hak ini adalah : a. Hak Kebebasan Beragama dan Kebebasan Pribadi Kebebasan pribadi adalah hak paling asasi bagi manusia. Kerukunan hidup beragama bagi golongan minoritas diatur oleh prinsip umum ayat "Tidak ada paksaan dalam beragama.Allah menjamin kehidupan." (QS. Bukhari). Allah memerintahkan memerangi kelompok yang berbuat aniaya terhadap kelompok lain (QS.5: 7). diantaranya dengan melarang pembunuhan dan meng-qishas pembunuh (lihat QS. Sesungguhnya mereka bukan orang-orang yang beriman . Ibnu Majah). Nabi saw bersabda: "Tidak ada makanan yang lebih baik yang dimakan seseorang daripada makanan yang dihasilkan dari usaha tangannya sendiri. tentulah beriman orang di muka bumi seluruhnya. 5: 42). sebagaimana firman Allah: "Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain diantara kamu dengan jalan bathil dan janganlah kamu bawa urusan harta itu kepada hakim agar kamu dapat memakan sebagian harta benda orang lain itu dengan jalan berbuat dosa padahal kamu mengetahuinya. Bahkan hak mayit pun dijaga oleh Allah. Jika keduanya jujur dalam jual-beli. Firman Allah: "Dan bagaimana mereka mengangkat kamu sebagai hakim. Sesungguhnya Allah mengasihi orang-orang yang adil. 10: 99)." (HR. seperti terlihat dalam hadist: "Berilah pekerja itu upahnya sebelum kering keringatnya. Begitu pula hak beribadah kalangan non-muslim. Dan Islam juga menjamin hak pekerja. 5: 32. dan kebebasan paling suci adalah kebebasan beragama dan menjalankan agamanya. 49: 9)." (QS. Untuk menjamin kebebasan kelompok. maka biarkanlah mereka. maka mereka diberkahi. c. Apakah kamu memaksa manusia supaya mereka menjadi orang beriman semuanya?" (QS. Bekerja merupakan kehormatan yang perlu dijamin. Oleh karena itulah Islam melarang riba dan setiap upaya yang merugikan hajat manusia.

Islam juga melarang pencabutan hak milik yang didapatkan dari usaha yang halal, kecuali untuk kemashlahatan umum dan mewajibkan pembayaran ganti yang setimpal bagi pemiliknya. Sabda nabi saw: "Barangsiapa mengambil hak tanah orang lain secara tidak sah, maka dia dibenamkan ke dalam bumi lapis tujuh pada hari kiamat." Pelanggaran terhadap hak umum lebih besar dan sanksinya akan lebih berat, karena itu berarti pelanggaran tehadap masyarakat secara keseluruhan. b. Hak Berkeluarga Allah menjadikan perkawinan sebagai sarana mendapatkan ketentraman. Bahkan Allah memerintahkan para wali mengawinkan orang-orang yang bujangan di bawah perwaliannya (QS. 24: 32). Aallah menentukan hak dan kewajiban sesuai dengan fithrah yang telah diberikan pada diri manusia dan sesuai dengan beban yang dipikul individu. Pada tingkat negara dan keluarga menjadi kepemimpinan pada kepala keluarga yaitu kaum laki-laki. Inilah yang dimaksudkan sebagai kelebihan laki-laki atas wanita (QS. 4: 34). Tetapi dalam hak dan kewajiban masing-masing memiliki beban yang sama. "Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf, akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan dari istrinya." (QS. 2: 228) c. Hak Keamanan Dalam Islam, keamanan tercermin dalam jaminan keamanan mata pencaharian dan jaminan keamanan jiwa serta harta benda. Firman Allah: "Allah yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan." (QS. Quraisy: 3-4). Diantara jenis keamanan adalah dilarangnya memasuki rumah tanpa izin (QS. 24: 27). Jika warga negara tidak memiliki tempat tinggal, negara berkewajiban menyediakan baginya. Termasuk keamanan dalam Islam adalah memberi tunjangan kepada fakir miskin, anak yatim dan yang membutuhkannya. Oleh karena itulah, Umar bin Khattab menerapkan tunjangan sosial kepada setiap bayi yang lahir dalam Islam baik miskin ataupun kaya. Dia berkata: "Demi Allah yang tidak ada sembahan selain Dia, setiap orang mempunyai hak dalam harta negara ini, aku beri atau tidak aku beri." (Abu Yusuf dalam Al-Kharaj). Umar jugalah yang membawa seorang Yahudi tua miskin ke petugas Baitul-Maal untuk diberikan shadaqah dan dibebaskan dari jizyah. Bagi para terpidana atau tertuduh mempunyai jaminan keamanan untuk tidak disiksa atau diperlakukan semenamena. Peringatan rasulullah saw: "Sesungguhnya Allah menyiksa orang-orang yang menyiksa manusia di dunia." (HR. Al-Khamsah). Islam memandang gugur terhadap keputusan yang diambil dari pengakuan kejahatan yang tidak dilakukan. Sabda nabi saw: "Sesungguhnya Allah menghapus dari ummatku kesalahan dan lupa serta perbuatan yang dilakukan paksaan" (HR. Ibnu Majah). Diantara jaminan keamanan adalah hak mendpat suaka politik. Ketika ada warga tertindas yang mencari suaka ke negeri yang masuk wilayah Darul Islam. Dan masyarakat muslim wajib memberi suaka dan jaminan keamanan kepada mereka bila mereka meminta. Firman Allah: "Dan jika seorang dari kaum musyrikin minta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ke tempat yang aman baginya." (QS. 9: 6). d. Hak Keadilan Diantara hak setiap orang adalah hak mengikuti aturan syari’ah dan diberi putusan hukum sesuai dengan syari’ah (QS. 4: 79). Dalam hal ini juga hak setiap orang untuk membela diri dari tindakan tidak adil yang dia terima. Firman Allah swt: "Allah tidak menyukai ucapan yang diucapkan terus-terang kecuali oleh orang yang dianiaya." (QS. 4: 148). Merupakan hak setiap orang untuk meminta perlindungan kepada penguasa yang sah yang dapat memberikan perlindungan dan membelanya dari bahaya atau kesewenang-wenangan. Bagi penguasa muslim wajib menegakkan

keadilan dan memberikan jaminan keamanan yang cukup. Sabda nabi saw: "Pemimpin itu sebuah tameng, berperang dibaliknya dan berlindung dengannya." (HR. Bukhari dan Muslim). Termasuk hak setiap orang untuk mendapatkan pembelaan dan juga mempunyai kewajiban membela hak orang lain dengan kesadarannya. Rasulullah saw bersabda: "Maukah kamu aku beri tahu saksi yang palng baik? Dialah yang memberi kesaksian sebelum diminta kesaksiannya." (HR. Muslim, Abu Daud, Nasa’i dan Tirmidzi). Tidak dibenarkan mengambil hak orang lain untuk membela dirinya atas nama apapun. Sebab rasulullah menegaskan: "Sesungguhnya pihak yang benar memiliki pembelaan." (HR. Al-Khamsah). Seorang muslim juga berhak menolak aturan yang bertentangan dengan syari’ah, dan secara kolektif diperintahkan untuk mengambil sikap sebagai solidaritas terhadap sesama muslim yang mempertahankan hak. e. Hak Saling Membela dan Mendukung Kesempurnaan iman diantaranya ditunjukkan dengan menyampaikan hak kepada pemiliknya sebaik mungkin, dan saling tolong-menolong dalam membela hak dan mencegah kedzaliman. Bahkan rasul melarang sikap mendiamkan sesama muslim, memutus hubungan relasi dan saling berpaling muka. Sabda nabi saw: "Hak muslim terhadap muslim ada lima: menjawab salam, menjenguk yang sakit, mengantar ke kubur, memenuhi undangan dan mendoakan bila bersin." (HR. Bukhari). f. Hak Keadilan dan Persamaan Allah mengutus rasulullah untuk melakukan perubahan sosial dengan mendeklarasikan persamaan dan keadilan bagi seluruh umat manusia (lihat QS. Al-Hadid: 25, Al-A’raf: 157 dan An-Nisa: 5). Manusia seluruhnya sama di mata hukum. Sabda nabi saw: "Seandainya Fathimah anak Muhammad mencuri, pasti aku potong tangannya." (HR. Bukhari dan Muslim). Pada masa rasulullah banyak kisah tentang kesamaan dan keadilan hukum ini. Misalnya kasus putri bangsawan dari suku Makhzum yang mencuri lalu dimintai keringanan hukum oleh Usamah bin Zaid, sampai kemudian rasul menegur dengan: "... Apabila orang yang berkedudukan di antara kalian melakukan pencurian, dia dibiarkan. Akan tetapi bila orang lemah yang melakukan pencurian, mereka memberlakukan hukum kriminal..." Juga kisah raja Jabalah Al-Ghassani masuk Islam dan melakukan penganiayaan saat haji, Umar tetap memberlakukan hukum meskipun ia seorang raja. Atau kisah Ali yang mengadukan seorang Yahudi mengenai tameng perangnya, dimana Yahudi akhirnya memenangkan perkara. Umar pernah berpesan kepada Abu Musa Al-Asy’ari ketika mengangkatnya sebagai Qadli: "Perbaikilah manusia di hadapanmu, dalam majlismu, dan dalam pengadilanmu. Sehingga seseorang yang berkedudukan tidak mengharap kedzalimanmu dan seorang yang lemah tidak putus asa atas keadilanmu."

(5) Tentang Kebebasan Mengecam Syari’ah ebagian orang mengajak kepada kebebasan berpendapat, termasuk mengemukakan kritik terhadap kelayakan AlQur’an dan Sunnah sebagai pegangan hidup manusia modern. Disana terdengar suara menuntut persamaan hak lakilaki dengan wanita, kecaman terhadap poligami, tuntutan akan perkawinan campur (muslim-non muslim). Dan bahkan mereka mengajak pada pemahaman Al-Qur’an dengan mengubah inti misi Al-Qur’an. Orang-orang dengan pandangan seperti ini pada dasarnya telah menempatkan dirinya keluar dari agama Islam (riddah) yang ancaman hukumannya sangat berat. Namun jika mayoritas ummat Islam menghendaki hukuman syari’ah atas mereka, maka jawaban mereka adalah bahwa Al-Qur’an tidak menyebutkan sanksi riddah. Dengan kata lain mereka ingin mengatakan bahwa sunnah nabi saw. Tidak memiliki kekuatan legal dalam syari’ah, termasuk sanksi riddah itu.

Untuk menjawab hal ini ada beberapa hal penting yang harus dipahami, yaitu : 1. Kebebasan yang diartikan dengan kebebasan tanpa kendali dan ikatan tidak akan dapat ditemukan di masyarakat manapun. Ikatan dan kendali ini diantaranya adalah tidak dibenarkannya keluar dari aturan umum dalam negara. Maka tidak ada kebebasan mengecam hal-hal yang dipandang oleh negara sebagai pilar-pilar pokok bagi masyarakat. 1. Islam tidak memaksa seseorang untuk masuk ke dalam Islam, melainkan menjamin kebebasan kepada nonmuslim untuk menjalankan syari’at agamanya meskipun bertentangan dengan ajaran Islam. Oleh sebab itu, manakala ada seorang muslim yang mengklaim bahwa agamnya tidak sempurna, berarti ia telah melakukan kesalahan yang diancam oleh rasulullah saw: "Barangsiapa mengganti agamanya, maka bunuhlah ia." (HR. Bukhari dan Muslim). 1. Meskipun terdapat kebebasan dalam memeluk Islam, tidak berarti bagi orang yang telah masuk Islam mempunyai kebebasan untuk merubah hukum-hukum yang ada dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. 1. Dalam Islam tidak ada konsep rahasia di tangan orang suci, dan tidak ada pula kepercayaan yang bertentangan dengan penalaran akal sehat seperti Trinita dan Kartu Ampunan. Dengan demikian, tidak ada alasan bagi penentang Islam untuk keluar dari Islam atau melakukan perubahan terhadap Islam. 1. Islam mengakui bahwa agama Ahli Kitab. Dari sini Islam membolehkan laki-laki muslim menikahi wanita Ahli Kitab, karena garis nasab dalam Islam ada di tangan laki-laki. 1. Sanksi riddah tidak dijelaskan dalam Al-Qur’an sebagaimana ibadah dan muamalah lainnya. Al-Qur’an hanya menjelaskan globalnya saja dan menugaskan rasulullah saw menjelaskan rincian hukum dan kewajiban. Firman Allah: "Dan telah Kami turunkan kepadamu Al-Qur’an agar kamu menjelaskan kepada ummat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkannya." (QS. 16: 44). k

yang berbicata tentang pengutukan terhadap berbagai bentuk . konsepsi HAM dalam Islam relatif lebih lengkap daripada konsepsi HAM universal. bersifat kodrati. yang melekat pada diri manusia. Oleh karenanya. Padahal. Menurut Ismail Muhammad Djamil (1950). Hak asasi manusia adalah sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. tahun 1215. yang diproklamasikan PBB. atau sekira lima ratus tahun/lima abad sebelum Magna Charta lahir). sesungguhnya semenjak Nabi Muhammad S. Umumnya. pada hakikatnya. bahwa risalah Islam (sejak permulaannya kota suci Mekah sudah memasukkan hak-hak asasi manusia dalam ajaran-ajaran dasarnya bersamaan dengan penekanan masalah kewajiban manusia terhadap sesamanya . sesungguhnya agama Islam telah mendominasi benua Asia. masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam (sebagai akibat dari pola pendidikan ala Barat yang dikembangkan semenjak jaman penjajahan Belanda dan diteruskan di era republik pasca proklamasi kemerdekaan hingga kini) mengenal konsepsi HAM yang berasal dari Barat. sesudah orang-orang Islam ditaklukkan dalam perang Salib terakhir (abad 14-15) di Eropa. berkaitan dengan harkat dan martabat manusia. hingga pasca perang dunia kedua (1945). Bahkan secara formulatif. B. Selain itu.W.A. memperoleh kenabiannya (abad ke-7 Masehi. secara kodrati dinugerahi hak-hak pokok yang sama oleh Tuhan Yang Maha Esa. Tetapi fakta historis seperti ini jadinya diabaikan mereka. Sejarah Hak Asasi Manusia dalam Islam Apabila kita berbicara tentang sejarah HAM. Kita mengenal konsepsi HAM itu bermula dari sebuah naskah Magna Charta. kita. Hak-hak pokok ini disebut hak asasi manusia (HAM). Atas dasar ini. hak-hak dasar atau hak-hak pokok yang dibawa manusia sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Afrika. maka perlu ditelusuri tentang sejarah HAM universal dan sejarah HAM dalam Islam. 1999). perlu pula ditelaah mengenai konsepsi HAM universal dibandingkan dengan konsepsi HAM dalam Islam. Nama & E-mail (Penulis): Arief Achmad Mangkoesapoetra Saya Guru di SMAN 21 Bandung Topik: Hak Asasi Manusia Tanggal: 16 Agustus 2005 HAK ASASI MANUSIA MENURUT ISLAM Oleh : ARIEF ACHMAD SMAN 21 Bandung A. universal dan abadi. sudah dikenalkan HAM serta dilaksanakan dan ditegakkannya HAM dalam Islam.Judul: HAK ASASI MANUSIA MENURUT ISLAM Bahan ini cocok untuk Informasi / Pendidikan Umum bagian LAIN / OTHER. tidaklah berlebihan kiranya bila sesungguhnya konsepsi HAM dalam Islam telah lebih dahulu lahir tinimbang konsepsi HAM versi Barat. sebagaimana telah di bahas di muka. fakta telah membuktikan. di Inggeris. 10 Desember 1948. Padahal kalau kita mau bicara jujur. diharapkan akan terkuak kebenaran "historis" tentang sejarah HAM dan konsepsi HAM secara universal serta sejarah HAM dan konsepsi HAM dalam Islam. Dari sini. dan yang kini berlaku secara universal mengacu pada Deklarasi Universal HAM (DUHAM). dan sebagian Eropa selama beratusratus tahun lamanya dan telah menjadi faktor penting bagi kebangkitan bangsa-bangsa Eropa (Luhulima. Latar Belakang Manusia. maka hal ini senantiasa mengenai konsepsi HAM menurut versi orang-orang Eropa/Barat. kita dapat menemukan di berbagai surat dalam Kitab Suci Al Qur`an yang diturunkan pada awal-awal periode Mekah. di mana hak-hak asasi ini menjadi dasar daripada hak-hak dan kewajiban-kewajiban yang lain. kalau kita mau bicara jujur serta mengaca pada sejarah. Pada gilirannya. Untuk memverifikasi benar-tidaknya bahwa konsepsi HAM dalam Islam telah lahir lebih dulu tinimbang konsepsi HAM versi Barat atau universal.

di Paris (Perancis). Semua manusia adalah anak keturunan Adam. Di sini HAM dalam Islam tetap mendapatkan perhatian luar biasa masyarakat Islam. tetapi juga memberikan motivasi secara positif kepada manusia untuk menghargai hak-hak tersebut.pelanggaran hak-hak asasi manusia yang berlaku pada masa itu. Hak Mendapat Keadilan . dan Adam itu diciptakan dari tanah liat. serta sistem kekuasaan Islam berganti dengan monarki. dan diteruskan oleh Khulafa ar-Rosyidin. namun merupakan tujuan dari negara itu sendiri untuk menjaga hakhak asasi manusia terutama bagi mereka yang terampas hak-haknya. Hak Persamaan dan Larangan terhadap Adanya Diskriminasi yang Tidak Terizinkan 4. ahli hukum. At-Takwir : 8-9) "Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim. yakni mencakup : 1.W. Deklarasi ini berdasarkan Kitab Suci AlQur`an dan As-Sunnah serta telah dicanangkan oleh para sarjana muslim. beliau telah memproklamasikan kesucian hak-hak asasi manusia ini untuk segala zaman ketika berkhutbah di depan kaum muslim pada waktu haji wada` (perpisahan). Keunggulan ini berdasarkan atas ketakwaannya" Kedudukan penting HAM sesudah wafatnya Rosulullah S. Setelah beliau hijrah ke kota Madinah dan mendirikan secara penuh suatu negara Islam sesuai dengan petunjuk Illahi. Keunggulan juga tidak dipunyai oleh orang kulit putih lebih dari orang kulit hitam dan begitu juga bukan orang kulit hitam di atas orang kulit putih. Hak Kemerdekaan 3. yakni sebagaimana diriwayatkan dalam H. Hal ini sebagaimana difirmankan Allah S.R.S. Nabi Muhammad S. untuk menandai permulaan abad ke-15 Era Islam. Al-Ma`un : 1-3) "Dan tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu? (Yaitu) melepaskan budak dari perbudakan" (Q. Deklarasi HAM Islam Sedunia itu terdiri dari Pembukaan dan 22 macam hak-hak asasi manusia yang harus ditegakkan. Muslim ("Kitab al-Hajj"). sebagai berikut : "Jiwamu. Selanjutnya. Hak Hidup 2.W. sejak awal kenabiannya telah memberikan perhatian yang sangat besar terhadap hak-hak asasi manusia ini. HAM dalam Islam bukanlah sifat perlindungan individu terhadap kekuasaan negara yang terbatas. Al-Balad : 12-13) Nabi Muhammad S. dan kehormatanmu adalah sesuci hari ini. karena dosa apakah dia dibunuh" (Q. Tak ada seorang pun yang lebih tinggi derajatnya kecuali berdasarkan atas ketakwaan dan kesalehannya. telah diproklamasikan Deklarasi HAM Islam Sedunia.W. bulan September 1981. harta bendamu. Selain itu. dan menjamin respek terhadap hak-hak asasi manusia itu. telah mengadakan berbagai tindakan sebagaimana telah ditetapkan dalam Al Qur`an yang menghendaki terwujudnya pelaksanaan hak-hak asasi mansia. maka beliau segera menerapkan program jangka panjang untuk menghapus segala bentuk tekanan yang ada terhadap hak-hak asasi manusia.A.S. yang kehidupannya merupakan praktik nyata dari kandungan Al-Qur`an. melaksanakan. karena mereka adalah pasangan-pasanganmu dan penolong-penolongmu yang setia. Kini Islam telah memberikan sinar harapan bagi umat manusia yang menderita dengan cara memberikan.A. Keunggulan itu tidak berarti orang Arab berada di atas orang nonArab dan begitu juga bukan nonArab di atas orang Arab.S. setiap prinsip dasar pemerintahan Islam pada hakikatnya adalah berlakunya suatu praktik usaha perlindungan dari terjadinya pelanggaran HAM. Bertakwalah kepada Alloh dalam hal istri-istrimu dan perlakuan yang baik kepada mereka. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin" (Q.W. Al Qur`an tidak hanya mengutuk berbagai pelanggaran hak-hak asasi manusia yang terjadi pada masa itu. Jadi.T : "Dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya.A. dan para perwakilan pergerakan Islam di seluruh dunia.

(6) Hak Perlindungan dari Hukuman Penjara yang Sewenang-wenang.S. dan 2.5. Hak-hak Wanita yang Sudah Menikah.htm.159. Pelanggaran HAM Berat : Indikasi. buruh/pekerja. Hak Membentuk Sebuah Keluarga dan Masalah-masalahnya 19. (11) Hak Kebebasan Berpindah.A. Hak Ekonomi dan Hak Berkembang Darinya 16. hak asasi manusia (HAM) yang dijamin oleh agama Islam dapat diklasifikasikan ke dalam dua kategori. Yogyakarta : Penerbit Kanisius. A. (2002). (3) Hak Perlindungan Kehormatan. posisi dan lain-lainnya yang mereka miliki. (1993). dan (15) Hak Mendapatkan Pendidikan. Hak-hak Minoritas 11.43/jp/21winataputra. Hak Memperoleh Suaka (Asylum) 10. dan Berbicara 13. (4) Hak Keamanan dan Kesucian Kehidupan Pribadi. New Delhi : Nusrat Ali Nasri for Kitab Bhavan 1784. Tersedia : http://202. (5) Hak Keamanan Kemerdekaan Pribadi. Bandung : PIPS-PPS UPI Bandung. dan Saad. (8) Hak Kebebasan Ekspresi. anak-anak. Hak-hak asasi manusia khusus bagi nonmuslim. Hak Status dan Martabat Pekerja dan Buruh 18. Hak Mendapatkan Perlindungan dari Penyiksaan 8. Hak dan Kewajiban untuk Berpartisipasi dalam Pelaksanaan dan Manajemen Urusan-urusan Publik 12. Hak-hak dasar yang terdapat dalam HAM menurut Islam ialah : (1) Hak Hidup. A. 20. [Online]. Jakarta : Solidamor. status. (7) Hak untuk Memprotes Kelaliman (Tirani). Hak Kebebasan Beragama 14. Hak Kebebasan Percaya. yaitu : 1. New Delhi. Konsepsi Hak Asasi Manusia dalam Islam Menurut Syekh Syaukat Hussain (1996). (1978). Hak Mendapatkan Perlindungan dari Penyalahgunaan Kekuasaan 7. (12) Hak Persamaan Hak dalam Hukum. (10) Hak Kebebasan Berserikat. Hak Mendapatkan Perlindungan atas Harta Benda 17. Maududi. Berpikir. Hak Mendapatkan Pendidikan 21. (2) Hak-hak Milik. Hak Mendapatkan Perlindungan atau Kehormatan dan Nama Baik 9. Jakarta : Penerbit Kebangsaan Pustaka Rakjat. [17 Agustus 2002]. (9) Hak Kebebasan Hati Nurani dan Keyakinan. A. Hasballah M. Human Righst in Islam. . Kumpulan Materi Pelatihan HAM untuk Guru SLTP & SLTA. (14) Hak Mendapatkan Kebutuhan Dasar Hidup Manusia. Hak Berserikat Bebas 15. U. Djamil. Ciri-ciri dan Solusi Penyelesaian Secara Konseptual. HAM dasar yang telah diletakkan oleh Islam bagi seseorang sebagai manusia. Human Rights in Islam. dan lainnya merupakan beberapa contoh dari kategori hak asasi manusia-hak asasi manusia ini. (1996). kaum wanita. Sedjarah Islam. Hussain. Solidamor. HAM yang dianugerahkan oleh Islam bagi kelompok rakyat yang berbeda dalam situasi tertentu. Hak Menikmati Keleluasaan Pribadi (Privacy) 22. Ismail Muhammad. Pendidikan Demokrasi dan Hak Asasi Manusia sebagai Wahana Demokratisasi : Perspektif Metodologi. Hak Mendapatkan Kebebasan Berpindah dan Bertempat Tinggal C.18. G. Syekh Syaukat. Setiardja. (13) Hak Mendapatkan Keadilan. Hak-hak Asasi Manusia berdasarkan Ideologi Pancasila. (1950). (2001). Winataputra. Hak Mendapatkan Proses Hukum yang Adil 6. DAFTAR PUSTAKA Achmad. (2002).

go.id .id.R.humanrights.ham. www. Bukhori dan H. Muslim.go. www.R.Hadits Shohih : H.

Cultural Right tahun 1966 secara umum kemudian dikenal sebagai International Bill of Human . namun ia tidak berarti netral. Sementara itu prinsip-prinsip HAM perlu mempertimbangkan prinsip internal agama-agama. Deklarasi itu. Mungkin ini dikarenakan oleh situasi ketika Deklarasi itu disusun. Sebab pembahasan mengenai kebebasan dan HAM pada umumnya hanya dalam perspektif manusia yang" dalam peradaban Barat telah terbentuk dalam doktrin humanisme. tidak banyak ide-ide yang masuk dan diperdebatkan serta didiskusikan khususnya yang berkaitan dengan nilai-nilai Asia dan Afrika. . Namun dibanding dua Kovenan itu. Social. Konsekuensinya. Faktanya Deklarasi itu disusun oleh segelintir orang. Salah satu prestasi kemanusiaan setelah Perang Dunia ke n adalah kon-septualisasi dan penyebaran Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia pada 10 Desember 1948. dan ketika itu orang-orang dari Afro-Asia sedang berada dibawah penguasa kolonial. Humanisme sendiri selalu dihadapkan atau berhadap-hadapan dengan agama. tidak representatif dan umumnya didominasi oleh orang Barat. Manusia lebih penting dari agama. Deklarasi itu sejak awal telah menuai banyak kritikan dan keberatan. dan sikap manusiawi seakan menjadi lebih mulia daripada sikap religius. Akibatnya terjadi ketegangan dan perebutan makna kebebasan beragama antara agama dan humanisme. Dan untuk itu agama-agama perlu membeberkan makna dan batasan atau tolok ukur kebebasannya masing-masing. lebih-lebih nilai-nilai keagamaan dari berbagai agama di dunia. Ini sekaligus merupakan pertanda bahwa orientasi manusia Barat telah bergeser dari sentralitas Tuhan kepada sentralitas manusia. bersamaan dengan dua Kovenan Internasional yaitu International Covenant on Civil and Political Rights dan International Covenant on Economic. Dan agama memaknai kebebasan dengan menggunakan acuan internal agama masing-masing. Humanisme tidak merujuk kepada agama dalam memaknai kebebasan beragama.ISLAM MENILAI HAM 10 Dec 2009 • • Ragam Republika Topik kebebasan dan hak asasi manusia adalah topik universal. berkeadilan dan kerja sama internasional yang berguna bagi semua. Humanisme dianggap anti agama dan sebaliknya agama dapat dituduh anti kemanusiaan. Dalam situasi seperti ini topik mengenai kebebasan beragama dipersoalkan. Ketegangan ini perlu diselesaikan melalui kompromi ditingkat konsep dan kemudian dikembangkan pada tingkat sosial atau politik. Right. Secara umum Deklarasi dan dua Kovenan itu merupakan usaha bersama untuk mewujudkan dunia yang lebih baik.

Dalam kasus diatas. meskipun tidak selalu diekspresikan secara terus terang. Latar belakangnya. Dan yang terakhir adalah di Genting Highland. Acara ini dilanjutkan di berbagai tempat seperti di California. Malaysia pada bulan November 2002. moralitas. Montreal. agama-agama itu hampir secara keseluruhannya merasa tidak puas. Maka. Problem ini telah sejak awal disadari umat Islam. Agama akhirnya diletakkan secara vis a vis dengan HAM yang menekankan pada kebebasan dan keadilan. Arvind Sharma. 2003). sejalan dengan tuntutan agama-agama. keadilan dan kehormatan sekaligus mempraktekkannya dalam kehidupan nyata yang beradab. Deklarasi London kemudian diikuti oleh Deklarasi Cairo yang dikeluarkan "oleh Organisasi Konferensi Islam (OKI) tahun 1990. Namun yang sejak awal menjadi masalah bagi umat Islam adalah pasal 18 yakni pasal mengenai hak beragama dan hak mengganti agama.. Martin and Abind Sharma. Selain itu pasal 16 Deklarasi HAM tentang perkawinan beda agama juga tidak dapat diterima kalangan Muslim. Revisi itu menghasilkan dokumen yang disebut Universal Deklaration of Human Right by the World Religions. New York. sekelompok cendekiawan dan pemimpin Islam mendeklarasikan sebuah Piagam bernama "Universal Islamic Declaration of Right". konsep-konsep Islam tentang HAM diambil dan dirumuskan berdasarkan al-Quran dan sunnah Nabi Muhammad saw. Paris pada acara UNESCO. Perkembangan selanjutnya adalah revisi Deklarasi pada ulang tahun ke 50 Deklarasi dan ulang tahun ke 50 Fakultas Religious Studies di universitas McGill. Peluncuran acara Project on Religion and Human Right. Tapi. pada 1981. (Lihat. Bagi j umat Islam dan Negara-negara Islam. "Towards a Declaration of Human Right by the World Religion" dalam Joseph Runzo. Human Right and Responsibilities in the World Religion (Oxford Oneworld. Ini sekedar menunjukkan bahwa Deklarasi yang dianggap "Universal" itu ternyata masih belum mengakomodir aspirasi agama-agama. Deklarasi itu secara umum dapat diterima. Ia bahkan sangat menghormati HAM.Akibatnya. Karena situasi itu maka tidak heran jika utusan berbagai masyarakat beragama seluruh dunia mengusulkan agar Deklarasi dan dua Kovenan itu direvisi dan syarat-syaratnya dibuat lebih adil dengan memasukkan konsep-konsep yang berdasarkan agama baik spiritualitas maupun tanggung jawab. Deklarasi ini berisi 23 pasal mengenai HAM menurut Islam. Ini berarti bahwa diperlukan suatu Deklarasi yang adil. dalam sebuah Konferensi di London. pada bulan Juli tahun 1993 di New York merupakan tonggak penting dalam hal ini. yang memberi hak dan pegakuan kepada individu dan juga kelompok khususnya institusi agama dan Negara untuk memberi makna tentang hak. Ketidak-puasan kedua adalah ketika orang mulai berulang ulang mendesak agama-agama di dunia untuk mendukung atau mengakomodir Deklarasi atau dokumen lain yang berkaitan dengan HAM. eds. Nancy M. Barcelona. Pertemuan terakhir itu menghasilkan usulan baru Deklarasi Universal dengan beberapa komentar yang merepresentasikan dunia agama. kebebasan. Durban. Pada hakekatnya Islam tidak bertentangan dengan HAM. . Islam juga mempunyai persoalannya sendiri terhadap Deklarasi Universal HAM. tampaknya adalah karena adanya asumsi bahwa agama adalah penghalang pelaksanaan dan penyebaran HAM.

keadilan dan kehormatan sekaligus mempraktekkannya dalam kehidupan nyata yang beradab. (QS. Maka. Islam mengakui dan meyakini. hak asasi dalam Islam adalah innate/fitrah). 1770). tidak akan melepas keyakinannya ini. Karena situasi itu maka tidak heran jika utusan berbagai masyarakat beragama seluruh dunia mengusulkan agar Deklarasi dan dua Kovenan itu direvisi dan syarat-syaratnya dibuat lebih adil dengan memasukkan konsep-konsep yang berdasarkan agama baik spiritualitas maupun tanggung jawab. kebebasan. (3) HAM dalam Islam bersifat komprehensif. ekonomi. dan kemudian menukar dengan paham lain yang mencampakkan keimanan-nya. (2) HAM dalam Islam adalah karunia dari Tuhan. (5) HAM dalam Islam tidak absolut karena dibatasi oleh obyek-obyek syariah dan oleh tujuan untuk menjaga hak dan kepentingan masyarakat yang didalamnya terdapat individu-individ . social dan budaya. Seorang Muslim yang masih menghargai imannya. Entitas terkaitAbind | Acara | Agama | Akibatnya | Arvind | Asia | Barat | Civil | Declaration | Deklarasi | Desember | Genting | HAM | Human | Humanisme | Internasional | Islam | Joseph | Juli | Keseluruhan | Ketegangan | Konferensi | Kovenan | Latar | Malaysia | Manusia | Martin | Nancy | Negara | New | November | Oxford | Paris | Peluncuran | Perkembangan | Pertemuan | Piagam | Problem | Project | Quran | Religion | Responsibilities | Revisi | Salah | Sebab | Termasuk | Topik | Tuhan | World | Cultural Right | Deklarasi Cairo | Deklarasi HAM | Deklarasi London | Deklarasi Universal | Faktanya Deklarasi | Human Right | International Bill | International Covenant | Nabi Muhammad | New York | Perang Dunia | Political Rights | Seorang Muslim | Universal Deklaration | World Religion | Fakultas Religious Studies | ISLAM MENILAI HAM | Organisasi Konferensi Islam | Universal Islamic Declaration | Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia | Ringkasan Artikel Ini Secara umum Deklarasi dan dua Kovenan itu merupakan usaha bersama untuk mewujudkan dunia yang lebih baik. (5) HAM dalam Islam tidak absolut karena dibatasi oleh obyek-obyek syariah dan oleh tujuan untuk menjaga hak dan kepentingan masyarakat yang didalamnya terdapat individu-individu. dan bukan pemberian dari manusia kepada manusia lain dengan kehendak manusia (artinya. Konsekuensinya. (4) HAM dalam Islam tidak terpisahkan dari syariah.Keseluruhan pasal-pasal dalam Deklarasi Cairo itu dapat disarikan menjadi 5 poin (1) HAM dalam Islam diderivasi dari ajaran Islam. ekonomi. lebih-lebih nilai-nilai keagamaan dari berbagai agama di dunia. Termasuk didalamnya hakhak dalam politik. berkeadilan dan kerja sama internasional yang berguna bagi semua. hak asasi dalam Islam adalah innate/fitrah). yang memberi hak dan pegakuan kepada individu dan juga kelompok khususnya institusi agama dan Negara untuk memberi makna tentang hak. Menurut ajaran Islam manusia dianggap sebagai makhluk yang mulia. 1770). (4) HAM dalam Islam tidak terpisahkan dari syariah. moralitas. Termasuk didalamnya hak-hak dalam politik. social dan budaya. dan bukan pemberian dari manusia kepada manusia lain dengan kehendak manusia (artinya. tidak banyak ide-ide yang masuk dan diperdebatkan serta didiskusikan khususnya yang berkaitan dengan nilai-nilai Asia dan Afrika. (3) HAM dalam Islam bersifat komprehensif. (2) HAM dalam Islam adalah karunia dari Tuhan. manusia adalah hamba Allah. semua hak dan kewajiban yang melekat dalam dirinya juga merupakan anugerah Allah. Ini berarti bahwa diperlukan suatu Deklarasi yang adil.

embargo ekonomi terhadap Irak. Jadi. Tidak sebatas ini. Melalui dalih kebebasan ini setiap orang bebas berpindah-pindah dan mencla-mencle dalam menganut agama. Kasus HAMAS yang diberangus atas nama HAM dan demokrasi. Iran dan kasus Bosnia Herzegovina merupakan secuil contoh standar ganda HAM. melainkan bagi kafir Barat imperialis dan para pengikutnya. agama (Islam) tidaklah menjadi satu perkara yang diperhatikan. menghina. Melalui HAM itu pula legal bagi siapa saja untuk berbuat apapun selama tidak mengganggu orang lain. siapapun boleh memiliki apapun dengan cara apapun tanpa lagi memandang apakah yang dimilikinya itu tergolong pemilikan individu. Karenanya. seluruh perbuatan manusia tidaklah bebas. kebebasan pribadi (berperilaku) dan kebebasan berpendapat. Sebab. Di sisi lain.” . umum. yaitu tunduk. hal ini ditunjukkan dengan amat jelas dalam banyak peristiwa seperti peristiwa Doulos. dan peristiwa Maluku termasuk kasus Ahmadiyah dan tragedi Monas yang belum lama terjadi. dari bebagai dalil dalam Al Quran maupun As Sunnah para ulama menegaskan satu kaidah ushul yang berbunyi: “Hukum pokok dari setiap perbuatan adalah terikat dengan hukum syara’. atau pemilikan negara. Demikian pula di dalam negeri. penyelidikan kasus Tanjung Priok. Dan secara umum. dan boleh berpendapat apapun sekalipun menentang. melainkan harus senantiasa terikat dengan aturan dan hukum dari Allah SWT. patuh dan taat kepada seluruh aturan-aturan yang diwahyukan oleh-Nya. sesuatu termasuk HAM atau tidak tergantung kepada lembaga yang berwenang memberikan penilaian. Secara paradigmatik. dan mengolok-olok hukum Allah SWT karena dijamin oleh kebebasan berpendapat. agama dan hukum-hukum Allah SWT disingkirkan atas nama HAM. Firman Allah SWT: “Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia selain untuk beribadah kepada-Ku” (Adz Dzariyat : 56). memang HAM bukan diperuntukkan bagi umat Islam. Padahal. dalam ajaran Islam. di dalam konsep HAM. dilihat dari segi penerapannya. Jelas. Padahal. HAM ini bertentangan dengan Islam. dalam HAM yang berhak menentukan mana yang menjadi hak bagi manusia dan mana yang tidak adalah manusia itu sendiri.HAM Barat vs HAM Islam 11 Februari 2009 oleh hermin syahri Banyak peristiwa meyakinkan bahwa HAM bukanlah diperuntukkan bagi umat Islam. kebebasan memiliki. manusia merupakan hamba Allah SWT yang tugas utamanya adalah beribadah. landasan HAM adalah 4 kebebasan: kebebasan ber’aqidah. Sebaliknya.

Itulah hak-hak syar’iy bagi manusia (huququsy syar’iy HI insan). dan bila dalam jangka waktu tiga hari tidak kembali kepada Islam berhak dibunuh. (QS. Untuk itu. dalam Islam tidak dibenarkan adanya kristenisasi atau westernisasi dalam keyakinan. Seperti diketahui. .” begitu makna firman Allah SWT di dalam surat Al Baqaiah ayat 256. Hak-Hak Dasar Manusia Perspektif Islam Allah SWT menciptakan manusia dari tanah. Kata Nabi seperti diriwayatkan Imam Muslim : “Siapa saja yang mengganti agamanya (Islam) maka bunuhlah ia.” Jadi. dan kemampuan berpikir. Sebab. Dan kelak pada hari kiamat hak-hak tersebut akan dimintai pertanggungjawaban oleh-Nya. Diantara hak dharuriyat ini adalah : Hak dipelihara agamanya. Hak untuk dipelihara jiwanya. HAM. Demikian pula. Allah SWT menegaskan dalam surat Al Isra ayat 70: “Dan sungguh Kami telah memuliakan anak-anak Adam (manusia)”. Allah SWT Dzat Maha Adil mengutus Rasulullah SAW sebagai Nabi dan Rasul terakhir untuk menyampaikan Islam yang berfungsi sebagai petunjuk. Perkara-perkara yang dapat merusak aqidah dan menjauhkan masyarakat dari Islam tidak boleh ada. “Tidak ada paksaan dalam menganut agama. Hak-hak yang dimiliki manusia yang dijamin oleh syara’ ada 3 jenis. Hak DHARURIYAT merupakan hak-hak yang berhak dimiliki oleh manusia yang menjadi landasan bagi kemuliaan hidup manusia. Siapapun yang mengelaborasi ajaran Islam akan menyimpulkan bahwa Islam telah menetapkan kewajiban-kewajiban yang harus ditunaikan oleh seorang hamba. serta kenestapaan di dunia dan adzab di neraka akan disandangnya. berharap kepada Barat dengan konsep HAM-nya untuk menyelesaikan masalah umat Islam hanyalah akan mendatangkan malapetaka dan murka Allah SWT saja. Jadi.Ditinjau dari segi politis. tegaknya dan stabilnya masyarakat dengan benar. persoalan lingkungan hidup. Bila hak ini tidak terlaksana maka sistem hidup akan hancur. yang menetapkan hak apa saja yang dimiliki oleh manusia bukanlah manusia itu sendiri melainkan Allah SWT. dan HAK TAHSINAT. ditiupkan nyawa. berarti melanggar hak syar’i’ bagi manusia dalam hal ini hak dipelihara agamanya. dan demokrasi di dunia merupakan salah satu kebijakan politik luar negeri Amerika. seorang muslim yang murtad dari agamanya harus diajak diskusi oleh pengadilan. Hiduplah manusia dengan karakteristik yang juga diciptakan Allah SWT berupa kebutuhan jasmani. HAK HAJIYAT. slogan HAM merupakan upaya negara-negara imperialis pimpinan Amerika untuk menutup-nutupi kebobrokan mereka sekaligus sebagai sarana untuk mencampuri urusan dalam negeri negara lain. Al Isra’ : 70) Allah SWT mengharamkan segala bentuk perkara yang mengakibatkan rusaknya nyawa manusia. Jika tidak. tidak mengherankan bila mereka hendak mengintervensi Indonesia lewat berbagai permasalahan dengan dalih HAM. Islam tidak memaksa seseorang non muslim untuk masuk Islam. Ini tidak berarti sebagai kebebasan beraqidah seperti dalam ideologi kapitalis-demokrasi. disuruh taubat. Allah SWT telah mensyari’atkan hak-hak yang layak dimiliki oleh manusia melalui lisan Nabi Muhammad SAW. Dengan demikian. Lalu. jalan lurus dan pembeda antara haq dan bathil. masyarakat akan kacau dan rusak. yaitu HAK DHARURIYAT. gharizah. Berdasar hal tersebut.

atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik. Hak dipelihara hartanya. Berhak dipelihara akalnya. ibu. . serta mengharamkan segala perkara yang dapat merusak akal seperti khamr. Firman Allah SWT: “Dan bagi kalian di dalam hukum qishash itu terdapat kehidupan. tuduhan bohong lainnya dikenakan hukuman ta’zir (Abdurrahman Maliki. Ajaran Islam pun membedakan jenis pemilikan individu. Di sisi lain Islam melarang siapapun mengambil barang milik orang lain dan memberikan sanksi pada pelakunya. Islam membolehkan manusia memiliki apapun asalkan dengan cara yang dibolehkan dan barang-barangnya dihalalkan. Al Maidah : 33). Hak mendapatkan keamanan.ada hukum qishash bagi pembunuh. dan jika sudah pernah menikah dirajam sampai meninggal. wahai ulul albab” (QS. Hal ini jelas berbeda dengan kebebasan pribadi dalam HAM yang memang serba boleh itu. tidak boleh difitnah. Berhak terpelihara negaranya. ganja. Makanya. An Nur : 2). Sampai-sampai akal merupakan tolok ukur seseorang terkena beban (taklif) hukum.: “Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina. Karenanya. morphin. dan saudara-saudaranya. Al Baqarah : 179). Islam menjamin keamanan bagi setiap warga negara baik dalam perkara kehormatan. Sedangkan. Islam sangat meninggikan derajat akal. dan juga tidak boleh dicemarkan nama baiknya. harta. keberadaan barang-barang tersebut di tengah masyarakat melanggar hak syar’iy bagi manusia. Pengabaian terhadap hal ini merupakan pengabaian terhadap hak syar’iy bagi manusia. dan pemilikan negara. dihukum delapan puluh cambukan. maka tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera” (QS. Islam telah mewajibkan kepada kaum muslimin untuk hanya memiliki satu negara di dunia. pemilikan umum. Bila belum menikah dicambuk 100 kali. Berhak dipelihara nasab keturunannya. Semua ini dijamin di dalam Islam. Berhak dipelihara kehormatan dirinya. Keterpecahbelahan umat Islam menjadi 56 negara seperti sekarang merupakan pelanggaran terhadap hak syar’iy bagi manusia. Setiap orang tidak boleh dituduh dengan tuduhan dusta. Islam juga mengangkat derajat ilmu. Setiap orang berhak mengetahui ayah. misalnya. Jelaslah setiap orang muslim mapun kafir dzimmi berhak dilindungi nyawanya dari pembunuhan ataupun pembantaian. Berkaitan dengan hukum terhadap perusuh dan pengacau keamanan Islam dan kaum muslimin Allah SWT menegaskan: “Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi hanyalah mereka dibunuh atau disalib. Semua ini adalah dalam rangka menjaga harta setiap orang. atau dibuang dari negeri tempat kediamannya” (QS. dan lainnya. maupun nyawa. siapa saja yang menuduh seseorang yang baik-baik berzina. Nizhamul ‘uqubat fil Islam). Islam melarang mendekati zina dan melakukannya dan menjatuhkan hukuman berat bagi pelakunya.

melainkan juga non muslim yang menjadi kafir dzimmi dalam pemerintahan Islam.” “Bila datang seseorang. hendaklah ia mentaatinya semaksimal mungkin. Nampaklah. Dan do’a kepada Allah SWT demi ketinggian Islam dan kaum muslimin tidak layak terputus. Allah dan Rasul-Nya justru memerintahkan hal sebaliknya. Inilah langkah strategis yang mutlak terus diperjuangkan. meletakkan tangannya dan menyerahkan buah hatinya. Padahal. ketertindasan. yakni khilafah. adanya satu kepemimpinan umat saja di dunia dan keutuhannya merupakan hak sekaligus kewajiban seluruh kaum muslimin. muslim yang berharta meninfakkan hartanya untuk membantu saudaranya yang tengah terusir dan haknya dirampas. Muslim). Inilah wahyu Allah SWT yang disampaikan lewat mulut Rasulullah SAW. Misalnya. sedangkan urusan kalian berada pada seorang. Namun. Sebab itu. Setiap muslim penting dan wajib mencurahkan kemampuannya untuk menolong saudaranya. tentu saja langkah-langkah praktis untuk menyelesaikan masalah kekinian periu diusahakan. Jadi. ketakberdayaan. Dan jika datang orang lain hendak merampasnya maka penggallah leher orang itu. maka bunuhlah dia” (HR. Mereka yang punya kekuasaan gunakanlah kekuasaannya untuk menghentikan kezhaliman atas kaum muslimin. Semua hak-hak tersebut akan terlaksana dengan diterapkannya hukum-hukum Islam. Adapun hak HAJIYAT merupakan perkara yang diberikan oleh Allah SWT sebagai keringanan. hendak memisahkan kalian atau memecah belah jamaah kalian. hak-hak tadi bukan hanya diperuntukkan bagi kaum muslimin saja melainkan juga bagi non muslim yang menjadi warga negara. Sebab. Hadits-hadits tadi menjelaskan bahwa kaum muslimin tidak boleh memiliki lebih dari satu jamaah kaum muslimin. pada waktu tidak ada makanan apapun maka seseorang berhak untuk memakan makanan yang haram seperti bangkai. wallahu a’lam .“Barangsiapa membai’at seorang imam. Bukan hanya umat Islam yang menikmatinya. Hanya sayang. Sedangkan hak TAHSINAT merupakan segala perkara yang dapat meningkatkan kualitas hidup manusia. tidak sedikit kaum muslimin masih tertipu oleh perjanjian Sykes – Picot (yang memicu munculnya negara Yahudi) yang menetapkan batas-batas negara. dan tercerabutnya hak-hak umat Islam di tengah belantara sekularisme ini hanya akan berhenti dengan ditegakkannya hukum Islam.

Jakarta Pusat 10350 Telp. 59. Thamrin No. HAM. dan Keindonesiaan Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama © MAARIF Institute for Culture and Humanity. Juli 2007 Diterbitkan oleh: MAARIF Institute for Culture and Humanity Gedung Wisma Nusantara. HAM. 62-21-39114003 http://www. MH. HAM. DAN KEINDONESIAAN Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama Penulis : Abdul Munir Mulkhan Abdul Mu’ti Husni Thoyyar M. 62-21-3914004.A. Fax.Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama Islam. 2007 Hak cipta dilindungi undang-undang All rights reserved Cetakan I. dan Keindonesiaan Editor : Fajar Riza Ul Haq Endang Tirtana ISLAM. Fattah Santoso Sri Palupi Syu’bah Asa Yoseph Adi Prasetyo Yudi Latif Yustina Rostiawati Editor: Fajar Riza Ul Haq Endang Tirtana Islam.org . HAM. DAN KEINDONESIAAN Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama ISLAM. Lantai 7 Jl.maarifinstitute.

21 cm.org Bekerjasama dengan: New Zealand Agency for International Development New Zealand Editor: Fajar Riza Ul Haq Endang Tirtana Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT) Islam.e-mail: maarif@maarifinstitute. Sosial. dan Urgensi Hak Ekonomi. xiv+187 hlm. Fattah Santoso: Islam dan HAM_______45 BAB II POSISI DAN PERAN HAK ASASI MANUSIA DITENGAH LIBERALISASI POLITIK DAN EKONOMI_______63 Yoseph Adi Prasetyo: HAM dalam Konteks dan Kepentingan Sosiologis Keindonesiaan_______65 Sri Palupi: Liberalisasi Ekonomi. ISBN: 978-979-97766-1-7 Layout dan Desain Sampul: Widyawan Sigitmanto ISBN: 978-979-97766-1-7 Isi diluar tangungjawab percetakan DAFTAR ISI SAMBUTAN_______vii PENDAHULUAN_______xi BAB I HAK-HAK KEMANUSIAAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN HAM_______15 Syu‘bah Asa : HAM dalam Kajian Khutbah Haji Wada’_______17 Yudi Latif: Tafsir Sosiologis Atas Piagam Madinah_______21 Dialog_______31 M. dan Keindonesiaan / Fajar Riza Ul Haq dan Endang Tirtana. 2007. Modal.A. -Jakarta: MAARIF Institute for Culture and Humanity. HAM. dan Budaya_______77 Dialog_______85 v BAB III MELACAK AKTUALISASI HAM DALAM PENGALAMAN BERMUHAMMADIYAH_______97 Abdul Munir Mulkhan: Ide Sosio-Ritual Kiai Ahmad Dahlan dalam Perspektif HAM_______99 Dialog_______ 107 Husni Thoyyar : Refleksi dan Evaluasi Peran Pendidikan dan Pelayanan Sosial Amal usaha Muhammadiyah (Catatancatatan)_______ 117 Dialog_______ 123 BAB IV URGENSI HAM UNTUK PENDIDIKAN AGAMA_______139 Yustina Rostiawati: Praktek Kekerasan di Institusi Pendidikan_______141 .

dan kemanusiaan yang menjadi simpul-simpul gagasannya. Divisi Demokrasi dan Good Governance bergerak dalam konteks tata pemerintahan daerah dan penguatan demokrasi. baik sebagai guru pelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan di SLTA maupun selaku pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Pimpinan Pusat dan Wilayah. Salah satu tujuan dari lembaga ini adalah mengembangkan gagasangagasan Syafii Maarif serta memperjuangkan praksis sosial nilainilai keislaman. Sungguh suatu kehormatan bagi kami. Atas nama MAARIF Institute for Culture and Humanity. yaitu Pengembangan Kajian Islam serta Demokrasi dan Good Governance. Melalui divisi ini. Sebenarnya lembaga ini sudah lahir sejak tahun 2002 namun secara resmi baru terdaftar tahun 2003. Untuk menerjemahkan visi lembaga. Gagasan ini sangat besar dan tampaknya mulai berhasil dengan adanya komitmen Bupati/Wali Kota dan masyarakat di wilayah program (Boyolali. Wb. mendorong dinamisasi intelektualisme Islam Indonesia. Haedar Nashir.Abdul Mu‘ti: Pendidikan Agama Islam Berbasis HAM_______153 Dialog_______165 BAB V PENUTUP_______179 Lampiran_______185 vi SAMBUTAN Assalamu‘alaikum Wr. Misalnya. Divisi Pengembangan Kajian Islam berperan mengembangkan diskursus keislaman. Bapak dan Ibu masih bersedia meluangkan waktu untuk acara halaqah ini ditengah kesibukan pekerjaan. adanya pendidikan gratis. pendidikan gratis dan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin. Gunung Kidul. Tujuannya adalah mendorong kesadaran bersama antara pemerintah daerah dan kelompok-kelompok masyarakat untuk membicakan tentang arah kebijakan pemerintah tentang percepatan pertumbuhan ekonomi dan mendorong lahirnya kesepakatan bersama vii memprioritaskan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pemberantasan kemiskinan. HAM. sekarang sedang diproses. saya ingin menyampaikan sekilas mengenai MAARIF Institute. memfasilitasi kelompok-kelompok muda progresif. kami memiliki dua divisi program. dan Jeffrie Geovanie. keindonesiaan. Rizal Sukma. dan kemanusiaan agar menyentuh tuntutan sosiologis masyarakat. dan Kota Metro-Lampung). Fokus program divisi ini mendorong proses transformasi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM) ke dalam konteks keindonesiaan melalui peningkatan capacity building . Dalam kesempatan ini. MAARIF Institute sedang menjalankan program progresif yang disebut Citizen Charter. Lembaga ini berdiri atas prakarsa Prof. Ahmad Syafii Maarif bersama beberapa kolega diantaranya Moeslim Abdurrahman. dan Keindonesiaan. kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak dan Ibu di Halaqah Islam. keindonesiaan.

Kegiatan halaqah ini merupakan salah satu realisasi komitmen MAARIF Institute terhadap realitas permasalahan yang dialami institusi pendidikan Muhammadiyah tersebut. diharapkan juga akan memunculkan alternatif atas berbagai permasalahan. dari lapangan kita mengetahui adanya kelemahan kecakapan mengajar (teaching skills) serta terbatasnya akses bagi peningkatan wawasan guru-guru dalam mengajarkan Al Islam dan Kemuhammadiyahan di kelas-kelas. Pada konteks Muhammadiyah. Dengan terlaksananya kegiatan ini. misalnya untuk pelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan padahal kedua pelajaran ini inti dari pendidikan di Muhammadiyah. Hal yang lain. Belum lama ini kami mengunjungi dan berdiskusi dengan pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah serta guru-guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan di Jawa Barat. pendapat. secara rutin menerbitkan Jurnal MAARIF yang didistribusikan secara luas. Misalnya. Perjuangan Kiai Ahmad Dahlan mendirikan lembaga pendidikan dan rumah sakit untuk orangorang miskin diantaranya merupakan aktualisasi nilai-nilai universal kemanusiaan. Ini self critic bagi pendidikan Muhammadiyah. Juga. . dan Sulawesi Tengah atas dukungan dan partisipasinya serta New Zealand Agency for International Development (NZAID) atas dukungan pendanaannya. bagaimana pelajaran agama itu bisa berbicara langsung mengenai realitas viii sosial serta tantangannya saat ini masih belum mendapat jawaban. dan Sulawesi Tengah. Sangat mungkin akan lahir perencanaan kegiatan yang lain setelah ini sebagai bentuk tindak lanjut bersama. kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah. Wb. Nusa Tenggara Timur. kita akan bertukar pikiran. Salah satu poin penting yang harus digarisbawahi dan itu sama-sama dialami oleh ketiga wilayah tersebut ialah adanya gejala merosotnya kualitas pendidikan Muhammadiyah. seperti rendahnya kualitas tenaga pendidik dan muatan kurikulum yang tidak relevan lagi dengan arus perkembangan global. dan pengalaman serta mendialogkan nilai-nilai moralitas dan kemanusiaan universal Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam koridor huququl insaniyyah (hak-hak kemanusiaan). Jika saat ini banyak orang membicarakan Millenium Development Goals (MDGs) maka sesungguhnya Kiai Ahmad Dahlan sudah melakukan hal tersebut secara genuin. Kritik yang berasal dari kita ini. secara substansial. permasalahan ini bukanlah sesuatu yang baru apalagi mewah untuk dicerna. Majelis Dikdasmen PWM Jawa Barat. Wassalamu‘alaikum Wr. Melalui halaqah ini. materi dan metode pembelajaran yang diberikan tidak lagi up to date. Nusa Tenggara Timur. semoga kegiatan ini dapat memberikan solusi alternatif atas pelbagai masalah pendidikan kita. ‘Ala kulli hal. Menurut hemat kami.sistem pendidikan agama dan penguatan peran pemimpin muda agama.

menunjukkan fakta sebaliknya. memperbincangkan Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM) selayaknya diposisikan secara dialogis. working paper yang ditulis Pippa Norris dan Ronald Inglehart dari Universitas Harvard. yaitu kehendak untuk hidup dan kehendak untuk bebas (An Naim. pembicaraan mengenai HAM tidak sematamata mengacu dan berakar pada Deklarasi Universal Hak Asasi xi Manusia (1948). 2001). Menurut Mahmoud Ayoub. Oleh karena itu. sebagai sebuah piagam yang berangkat dari tradisi kebudayaan dan konteks pengalaman tertentu. demokrasi. Hak Asasi Manusia Dunia Islam. International Covenant on Social. tradisi Islam.. Economic. proses dialog antara hak asasi manusia (HAM) dan berbagai tradisi agama dan nilai-nilai spiritual Asia merupakan jalan untuk menjaga sekaligus memperjuangkan kemuliaan/martabat dan esensi kemanusiaan. temuan ini sangat menarik. Pada konteks demikian. Secara mengejutkan. Norris dan Inglehart menunjukkan bahwa ternyata tingkat performance demokrasi di masyarakat Muslim sama-sejajar dengan apa yang terjadi di Barat bahkan keberterimaan masyarakat Muslim terhadap gagasan demokrasi sedikit lebih tinggi daripada masyarakat Barat sendiri. Demokrasi beserta isu-isu modernisme dianggap tidak cocok dengan kultur Islam. Namun kemunculan Islam and the West: Testing the Clash Civilazations Thesis (2002). Dengan kerangka ini. 2007). Tentunya. 23 Mei 2007 Raja Juli Antoni Direktur Eksekutif ix PENDAHULUAN Diskursus Islam. Buddha. Perluasan sumber nilai hak-hak asasi kemanusiaan tersebut sangat dimungkinkan oleh dua kekuatan inti dari piagam HAM sendiri. Pendekatan dialog ini sangat bermanfaat untuk mengikis dominasi bahkan hegemoni interpretasi terhadap HAM dari pihak tertentu sekaligus menemukan relevansi HAM dengan . Huntington melalui tesis benturan peradaban-nya. Barat dalam hal ini. Hindu. Sehingga. International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR). serta tradisi-tradisi spiritual yang ada memiliki nilai-nilai moralitas untuk menopang realisasi esensi HAM sesuai dengan masyarakatnya sendiri (dalam Muzaffar ed. jauh sebelum piagam-piagam tersebut dilahirkan.Jakarta. Konfusianisme. and Cultural Rights (ICESCR) serta instrumen-instrumen pendukungnya namun juga harus ditautkan dengan tradisi agama-agama dan nilai-nilai spiritual yang ada dan berkembang dalam masyarakat yang beragam. relasi Islam dan modernisme produk Barat tidak selalu berpola dikotomis dan oposisi biner. dan HAM merepresentasikan tingkat dan kualitas relasi Islam dan Barat sebagaimana disinyalir Samuel P.

1990). sosial.. Dalam situasi demikian. hak untuk diperlakukan setara. HAM. dan kehormatan kalian adalah haram (tidak boleh dilanggar)”… (HR. Padahal. dan budaya (EKOSOB). agama) merupakan sederet masalah krusial yang mengancam harkat dan martabat manusia. dan Abu Dawud). hak bermartabat (right to dignity). baik secara teoritik maupun praktek. Secara umum. 2005). dan Keindonesian sangat penting dan relevan. 17:70). Muslim. Islam menempatkan hak-hak asasi manusia (huququl insaniyyah) di atas posisi halal. hak memilih (right to choice) merupakan hak-hak asasi manusia yang dijamin eksistensinya oleh Islam (El Fadl. sebagaimana wasiat Rasullulah. dan budaya agar martabat dan keadilan manusia betul-betul terwujud (dalam Muzaffar ed. yang menjadi permasalahan HAM fundamental adalah hak-hak ekonomi. Lebih dari itu. serta hak untuk menikmati keadilan. harta benda. pengangguran. Bagi negara-negara di Asia. keindonesiaan merupakan konteks sekaligus determinasi sosiologis relevansi internalisasi dan pelembagaan prinsip-prinsip moral hak-hak asasi manusia. Dengan kerangka permasalahan di atas. Pada ranah ini. perbincangan mengenai Islam.S. Oleh karenanya. Anwar Ibrahim justru menyoroti kritis HAM yang lebih menekankan dimensi hak-hak sipil dan politik. Bukhori. masyarakat Indonesia akan kehilangan hak untuk hidup secara manusiawi. Keterbelakangan pendidikan. MAARIF Institute for Culture and Humanity menyelenggarakan Halaqah Islam. dalam menegakkan martabat dan kehormatan manusia. dan Keindonesiaan. Bukhori dan Muslim). HAM. Ibnu Majah. yakni hurumat (halhal yang dilarang untuk melanggarnya) atau kehormatan. padahal ia dilahirkan sebagai orang merdeka” (Gharisah. hak kebebasan. Jika sebagian besar kajian relasi Islam dan HAM terfokus pada ketegangan kutub Timur dan Barat. kemiskinan. baik yang berpijak pada piagam HAM maupun yang merujuk pada tradisi Islam. Secara sosiologis. kelaparan. ideologi. dan rendahnya apresiasi terhadap kemajemukan identitas (etnis. 2007). halaqah ini bertujuan . xii Hal ini menegaskan bahwa tradisi Islam meyakini “tidaklah manusia itu dilahirkan kecuali dalam keadaan suci” (HR.konteks permasalahan sosial-empirik yang ada. dan Amerika Latin (Tiga Benua). menurutnya. Dalam pandangan al Quran. gizi buruk. Afrika. Wasiat Rasulullah SAW dalam khutbah haji wada‘ di Padang Arafah mengingatkan kita bahwa “Darah. sosial. menurut Ali Gharisah (1990). hak kemerdekaan (right to liberty). hak-hak tersebut harus dibarengi oleh hak-hak ekonomi. Allah SWT menciptakan manusia secara bermartabat (Q. Ibnu Abdul Hakam dalam Futuh al Mishra wa al Maghrib (1961) meriwayatkan sikap Umar Ibn Khattab yang menggugat perlakuan Amru Ibn Ash yang pada waktu itu menjabat Gubernur Mesir. hak untuk mengenyam pendidikan. khususnya kehormatan bangsa Indonesia. “mengapa engkau memperbudak orang wahai Amru.

yakni Jawa Barat. Tidak bisa dipungkiri. mengenai masalah kehartaan. Buku ini yang merupakan hasil proceeding kegiatan halaqah tersebut ditujukan dapat dibaca kalangan lebih luas. Sebagai sebuah proceeding.mendialogkan Islam dan HAM dalam konteks dan peta sosiologis keindonesiaan. serta pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah dari Pimpinan Pusat dan Pimpinan Wilayah. Semoga. Buku ini berisi lima bab yang berasal dari makalah. dan pengalaman guru-guru agama dari berbagai daerah terkait wacana dan praktek hak-hak asasi kemanusiaan yang menjadi muara titik temu Islam dan HAM. Nusa Tenggara Timur. khususnya para guru agama di lembaga-lembaga pendidikan. dan Sulawesi Tengah. Kedua. 20 Juni 2007 Fajar Riza Ul Haq Koordinator Program xiv BAB I HAK-HAK KEMANUSIAAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN HAM “Ada dua deklarasi yang berhubungan dengan huququl insaniyyah yang diucapkan Nabi. DKI Jakarta. Kami sangat berharap bahwa penerbitan buku ini ikut berkontribusi terhadap proses pengembangan orientasi pendidikan Indonesia. dan sebagainya”. memanusiakan manusia dan memuliakan martabatnya. dan kemanusiaan berdasarkan tuntutan dan kebutuhan sosiologis masyarakatnya sendiri melalui proses transmisi sistemik di lembaga pendidikan. Oleh karenanya. tentunya pengulangan pembahasan di beberapa bagian menjadi tidak terhindarkan. Forum dialog ini diharapkan mampu mereaktualisasi nilai-nilai moralitas. buku merekam pandangan. ketersediaan bahan bacaan yang cukup sekaligus up to date muatannya sangat penting bagi pemajuan proses pembelajaran guru dan siswa. Jakarta. . tanggapan. Dengan keterbatasannya. tanggungjawab sosial. kegiatan ini mengundang sekaligus melibatkan partisipasi guru-guru matapelajaran Alxiii Islam dan Kemuhammadiyahan tingkat SLTA (SMA dan SMK) dari empat provinsi. Pertama. serta ringkasan pokok-pokok pikiran dan rencana tindak lanjut (RTL) hasil rumusan peserta. Sebuah refleksi para pendidik agama yang diharapkan melahirkan aksi bersama untuk transformasi pendidikan agama di Indonesia. dialog. Piagam Madinah yang merupakan tindakan politis dalam menyusun masyarakat di Madinah. Khutbah Haji Wada’ yang sifatnya lebih baku agama. Ruang inilah yang ingin dimasuki oleh buku ini.

Kemudian Nabi membacakan ayat yang menyatakan bahwa Allah menciptakan manusia berkabilah-kabilah dari laki-laki dan perempuan. Kemudian Nabi berseru. Pada saat itu. harta. Pada saat itu. bagian dari rombongan Nabi. beliau 17 meninggalkan Abu Dujana As-Sa’idi untuk mengurus Madinah. apa yang kamu bayangkan yang akan aku lakukan?” Orang Quraisy menjawab. tidak ada pertumpahan darah sama sekali.S. Beliau meninggalkan Madinah pada tanggal 25 Dzulqoi’dah. Aisyah menangis karena tidak bisa thawaf. dan darah kamu adalah tabu (haram) di antara kamu. Kedua adalah Khutbah Wada’ yang sifatnya lebih baku agama. dengarkan kata-kataku. Beliau sampai di Makkah pada tanggal 4 Dzulhijjah. Sebenarnya sudah dilarang tetapi kelompok Khalid. Nabi menyatakan boleh mengikuti semua ritual kecuali mengelilingi Ka’bah. tetap diserang sehingga akhirnya meletup perang kecil. Sebenarnya ada satu lagi. Ini menurut Khalid Muhammad Khalid. “Hari ini kalian semua bebas”. menurut Husein Haikal. Nabi berpidato tanggal 9 Dzulhijjah selepas siang. kecuali ada dua orang dari Muslimin terbunuh disebabkan dendam lama dan satu lagi yang jatuh dari onta. Adapun khutbah wada’ disampaikan Nabi pada tanggal 9 Dzulhijjah di Padang Arafah. Hayatu Muhammad. dalam Khotaman Nabiyin. Nabi sampai di sebuah lembah dekat Namiroh. “Hai orang Quraisy. Wahai manusia. Piagam Madinah yang merupakan tindakan politis dalam menyusun masyarakat di Madinah. termasuk masa sembunyi di gua. Berarti sembilan hari. Siti Aisyah bercerita.Syu’bah Asa HAM DALAM KAJIAN KHUTBAH HAJI WADA’ Syu’bah Asa A da dua deklarasi yang berhubungan dengan huququl insaniyyah (hak-hak kemanusiaan) yang diucapkan Nabi Muhammad SAW. engkau akan melakukan yang baik-baik saja”. “Hai saudaraku Muhammad. Pada perjalanan Nabi ke Mekkah tersebut banyak sahabat yang turut bergabung. Kala itu Nabi langsung menuju Ka’bah dan orang-orang Quraisy menunggu apa yang akan dilakukan Nabi. seperti haramnya hari ini di tempat . mengenai masalah kehartaan dan sebagainya. Dulu Nabi Muhammad SAW berhijrah ke Madinah memerlukan waktu 12 hari. “Wahai manusia. pada waktu itu beliau sedang menstruasi dan menangis. dan semulia manusia adalah tergantung pada taqwanya (Q. Nabi mengatakan. yaitu pengumuman Nabi pada waktu Fathu (pembebasan) Makkah. Siroh wa Risalah Dan ada sekitar 28 orang Quraisy yang terbunuh. Pada waktu itu. Pertama. Al Hujarat: 13).

apakah hukum boleh bunuh ini berlaku juga. barang siapa membunuh suatu jiwa bukan karena pembunuhan suatu jiwa atau yang membunuh bukan karena perusakan di muka bumi. betulbetul diubah dari zaman jahiliyyah ke dalam zaman baru Islam. Kata Nabi. asal tidak menindas dan tidak ditindas”.kamu ini. Tiga hal ini dipesan Nabi sampai menjelang wafat beliau. Dan riba yang pertama yang dihapuskan adalah adalah riba Abbas bin Abdul Muthallib”. dan mengharamkan yang dihalalkan Allah”. Yang kedua adalah hak harta. karena tidak menindas dan tidak ditindas. Kalau kafirnya harbi. Memang ini perlu penafsiran. Budaya darah balas darah dihapuskan. perempuan. Kelima adalah hak mengenai perempuan. “. ketika Tuhan kamu meminta pertanggung jawaban kamu. yaitu mengundurkan bulan (nasi’). Rasulullah menyatakan bahwa siapapun yang mempertahankan hartanya maka matinya adalah syahid. maka bulan suci diundurkan. Jadi. Maka. “Dan semua riba tidak 18 diperbolehkan. maka seolah boleh membunuh manusia semuanya”. dan perbudakan. dan mereka punya hak atas diri kamu”. Nabi pernah meminta agar kita memikirkan tiga hal. tetapi karena ada program perang. bila yang kita bunuh orang kafir. bahkan tidak ada diyat (konpensasi). cabangnya sampai pada ulama yang bertanya apakah boleh melakukan aborsi. Ada juga budaya jahiliyyah yang dihapuskan. dimana nyawa itu menjadi milik raja. Begitu sampai kamu bertemu dengan Tuhanmu. Dzul Qo’dah. Muharram dan Rajab. ”Semua darah yang biasa dilakukan jahiliyyah dihapuskan”. Tetapi kita semua punya hak modal. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa bahwa bank konvensional itu riba. Seperti termaktum dalam al Quran. kecuali jika keluarga korban mengikhlaskan dengan membayar diyat. Ini bisa menjadi dalil dihalalkannya bank konvensional. yaitu hak hidup. yaitu Dzulhijjah. aturan mainnya sama dengan yang kita baca dalam fikih perempuan. yakni shalat. posisinya sama dengan orang Muslim yang dibunuh. Oleh Islam diganti dengan qishosh (bunuh balas bunuh). Dalam Islam hak dasar pertama ialah hak hidup. hendaklah yang diberi amanat segera menyampaikan amanat itu”. Dan sampai panjang juga. sangat dihargai sekali. Keempat adalah penghapusan balas dendam. “Kamu mempunyai hak terhadap para istri kamu. supaya mereka menghalalkan yang diharamkan Allah. Pada bulan suci tersebut tidak boleh berperang. Kalau kita baca dalam al Quran dan Sunnah. Karena itulah Kami tuliskan kepada Bani Israil. maka tidak berlaku hukum bunuh hanya ta’zir (denda). kedudukan perempuan kira-kira . Ketiga adalah mengenai riba. “Semua riba dihapuskan”. Darah dan harta adalah hak dasar dalam huququl insaniyyah (hak-hak kemanusiaan). Ada 4 bulan suci. “Mereka menghalalkan satu tahun dan mengharamkan satu tahun. ”Allah tidak menghendaki riba. Menurut riwayat lain. darah dibayar dengan darah. Dari sini. Kalaui kafir dzimmi. Berbeda halnya dengan apa yang terjadi diluar Islam.

“Sesungguhnya antar orang Mukmin adalah saudara”. Dengan Bay’at di ‘Aqabah itu. wahyu adalah wahyu. “Aku telah meninggalkan kamu yang bila kamu 19 berpegang selamanya kamu tidak sesat. ***** 20 TAFSIR SOSIOLOGIS ATAS PIAGAM MADINAH Yudi Latif M enerobos kejumudan berfikir sebagian umat Islam yang cenderung memperhadapkan Islam dengan konsepsi negara-bangsa. ada yang mengatakan sampai 124 ribu jamaah. yang didirikan berdasarkan kesepakatan bersama yang menghasilkan hubungan kontraktual dan transaksional terbuka antara pihak-pihak yang mengadakan kesepakatan itu. “Dipukul dengan pukulan yang tidak melukai”. Ini adalah ayat yang diturunkan pada masa transisi. Seperti larangan mewarisi istri ayah. Ini menunjukkan zaman itu adalah transisi dari zaman jahiliyyah. almarhum Nurcholish Madjid (Cak Nur) justru melihat sebaliknya. Rasulullah mengatakan. umat). sedang konvergensi seluruh komunitas bangsa ke dalam suatu kesatuan politik dan tatanan hidup bersama disebut “alUmam al-Muttahidah” (umat-umat bersatu). Pengertian “bangsa” atau “nation” itu dalam bahasa Arab sering diungkapkan dengan istilah “ummah” (ummatun. Saya tidak menyatakan bahwa wahyu merefleksikan kenyataan dari bawah. Keenam. perempuan memanggil kakak pada laki-laki. Nanti ada ayat-ayat yang harus ditafsir ulang. tingginya tidak sama.” Ketujuh adalah hak persaudaraan. negara-bangsa adalah suatu gagasan tentang negara yang didirikan untuk seluruh (komunitas) bangsa. Itu adalah sabda Nabi di depan sejumlah 114 ribu jamaah haji. “negara bangsa” adalah negara untuk seluruh umat. Pengertian “hubungan kontraktual dan transaksional terbuka” dalam wawasan Madinah diteladankan dalam Bay’at ‘Aqabah yang terjadi antara Nabi Muhammad SAW dan para utusan penduduk kota Yatsrib2. Dalam pandangannya. pandangan pengertian general welfare). Adapun tujuan dari “negara-bangsa” ialah mewujudkan maslahat umum (dalam pandangan kenegaraan Salaf disebut al-maslahat alammah atau al-maslahat al-mursalah. menurut versi Ibn Ishaq riwayat Ibn Hisyam. Ada juga ayat yang melarang membunuh anak perempuan. Dengan kata lain. Bahwa cikal-bakal pertumbuhan konsepsi negara-bangsa modern itu justru disemai Rasulullah di Negara (Kota) Madinah1. Nabi memperoleh jaminan keamanan dan keselamatan diri beliau .seperti simbol KB. yaitu al Quran dan Sunnah Nabi. suatu konsep tentang kebaikan yang meliputi seluruh seluruh warga negara tanpa kecuali. seperti ayat nusyuz.

Madinah yang dibangun Nabi adalah sebuah entitas politik berdasarkan pengertian tentang negara-bangsa (nation-state). sebuah social contract atas dasar kejujuran dan kebajikan. Singkat kata. Bellah mengatakan bahwa sistem yang dibangun Nabi itu adalah “a better model for modern national community building than might be imagined” (suatu . Setelah hijrah ke kota Yatsrib. Salah satu penjelasan leksikal kata “madinah” berasal dari kata kerja “dana-yadinu”. ‘negara-bangsa’ didirikan atas dasar penyatuan seluruh kekuatan masyarakat menjadi bangsa yang satu (ummatan wahidah) tanpa membeda-bedakan antara kelompok-kelompok keagamaan yang ada. dalam hal ini ialah para pengikut Nabi. yaitu negara untuk seluruh umat atau warga negara. Semua warga Madinah mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam hal biaya kemasyarakatan dan kenegaraan. Antara sesama warga terjalin hubungan saling mengingatkan dan memberi nasehat dengan baik. selaku pemersatu dan juru damai antara pihak-pihak saling bermusuhan. yang satu per satu disebutkan dalam Piagam Madinah. Nabi mengubah nama kota itu menjadi Madinah. Bellah (sosiolog Amerika) menyebutkan bahwa contoh pertama nasionalisme modern ialah sistem masyarakat Madinah masa Nabi dan para khalifah yang menggantikannya. demi masalat bersama (common good). yang mengisyaratkan kewajiban manusia untuk tunduk dan patuh kepada kesepakatan dan pernjanjian kontraktual yang sah antara manusia dengan Tuhannya dan antara sesamanya. Madinah pada mulanya merupakan “negara-kota”. Berkenaan dengan Madinah Nabi itu. demikian pula kaum Yahudi dari kelompokkelompok lain. Robert N. seperti halnya polis di Yunani.dan kaum beriman nanti di kota Yastsrib setelah hijrah. bebas dari kecurangan. misalnya. sedang 21 penduduk kota Yatsrib memperoleh jaminan kepemimpinan Nabi yang adil dan bijaksana untuk menyatukan seluruh penduduk Yatsrib. khususnya antara klan Aws dan klan Khazraj yang bermusuhan. Sebagaimana termuat dalam Piagam Madinah. Penjelasan leksikal lainnya menyebutkan bahwa “madinah” berasal dari kata kerja “madana-yamdunu”. Tetapi kemudian berkembang menjadi pengertian tentang penyusunan tata pergaulan bersama dalam suatu kesatuan kemasyarakatan tertentu untuk mengembangkan kehidupan yang beradab melalui ketaatan kepada hukum dan aturan. adalah satu ummah (satu bangsa) bersama kaum beriman. Maka ditegaskan bahwa kaum Yahudi Bani ‘Awf. Bahwa Kaum Yahudi punya hak sepenuhnya atas 22 agama mereka dan kaum Muslim punya hak sepenuhnya atas agama mereka. Hal ini mengisyaratkan pembangunan hunian tetap sebagai basis peradaban negara-kota (polis). yang berarti mendirikan bangunan. Nabi menjanjikan untuk berperan sebagai pembina konsensus (Consensus Builder) di Yatsrib. terutama dalam bidang pertahanan. berarti tunduk-patuh.

contoh bangunan komunitas nasional modern yang lebih baik dari yang dapat dibayangkan). Komunitas itu disebut “modern” karena adanya keterbukaan bagi partisipasi seluruh anggota masyarakat dan karena adanya kesediaan para pemimpin untuk menerima penilaian berdasarkan kemampuan. Hal ini ditandai oleh pencopotan nilai kesucian atau kesakralan dalam memandang suku atau kabilah, sehingga dengan pencopotan itu tidak dibenarkan untuk menjadikan suku atau kabilah sebagai tujuan pengkudusan dan ekskulisivisme. Lebih jauh, Bellah juga menyebut sistem Madinah sebagai bentuk nasionalisme yang egaliter partisipatif (equalitarian participant nationalism). Hal ini berbeda dengan sistem republik negarakota Yunani kuno, yang membuka partisipasi hanya kepada kaum lelaki merdeka, yang hanya meliputi 5 persen dari penduduk.

Pelajaran Bagi Indonesia

Saat ini konsepsi tentang kebangsaan, kenegaraan, dan kewargaan itu tentu sudah bergerak lebih jauh dan lebih kompleks dari apa-apa yang pernah dipraktekkan di jaman Nabi. Namun demikian, semangat Madinah untuk menjamin keterbukaan, kesederajataan, kebebasan dan solidaritas 23 kewargaan itu masih tetap aktual, terutama bagi negara-bangsa dengan kandungan pluralitas yang tinggi seperti Indonesia. Mestinya kita tidak perlu gundah dengan pluralitas kebangsaan kita. Toh, Tuhan tidak sedang “bermain dadu” dalam keterlibanNya dengan proses penciptaan negeri ini. Keragaman tidak selalu berakhir dengan pertikaian asal tersedia kematangan jiwa kebangsaan dan sistem pengelolaan yang adekuat. Kita juga tidak perlu terobsesi dengan penyeragaman kebangsaan karena keseragaman bukanlah ukuran kedamaian dan kesejahteraan. Pada kenyataannya, realitas sejagad kontemporer menunjukkan hanya sedikit negara yang terdiri dari satu kelompok bangsa3. Sebaliknya, suatu negara dengan aneka bangsa lebih jamak ditemukan. Sehingga yang terakhir ini lebih tepat dikatakan sebagai “nations-state” ketimbang “nation state”. Sebutlah contoh United Kingdom of Great Britain and Ireland dan Negara Perancis. Jika orang-orang dari Britania Raya ditanya: ‘what is your nationality?, maka jawabannya bisa jadi English, Wales, Scotish atau bahkan Irish. Namun jika ditanya: “what is your citizenship?, maka jawabannya adalah British. Tengok juga Perancis. Karena Negara Perancis merupakan hasil pengambilalihan dari bekas kerajaan (dynasty state) maka seluruh penduduk di wilayah bekas jajahan Perancis mempunyai hak untuk menjadi warganegara Perancis. Dengan demikian, negara Perancis dihuni oleh warga-negara dengan imajinasi kebangsaan yang beragam. Singkat kata, suatu negara dengan banyak bangsa bukanlah suatu yang mustahil. Kelangsungannya dimungkinkan asal didukung oleh keberadaan negara yang mampu menegakkan prinsip-prinsip supremasi hukum, keamanan, ketertiban dan keadilan. Dalam negara seperti itu, hak-hak dan kewajiban politik pada

umumnya tidak diikatkan kepada kelompok (etnis, agama atau status group yang lain) melainkan kepada individu sebagai warga negara yang memiliki kedudukan yang sama di depan hukum. Wacana tentang prahara politik dan rekonsiliasi nasional saat ini terlalu sering menempatkan ‘kebangsaan’ dalam posisi terdakwa. Dalam taburan ungkapan semacam, ‘bangsa saya 24 yang menyebalkan’, ‘bangsa saya yang memalukan, ‘bangsa sakit’, dan sejenisnya, terkesan bahwa biang keladi dari kemelut sosial-politik saat ini bersumber dari krisis kebangsaan. Pluralitas kebangsaan lantas dicurigai sebagai bom waktu, sedang mitos tentang kesatuan dipercaya sebagai kata putus. Cara pandang seperti itu bisa mengaburkan esensi persoalan. Bahwa kekacauan yang terjadi di jagad kebangsaan tidak mesti bersumber dari rumah tangga kebangsaan itu sendiri. Centang perenang di aras kebangsaan selama ini lebih sering merupakan limbah dari distorsi pengelolaan negara. Oleh karena itu, kita perlu memeriksa ulang pemahaman tentang persoalan kenegaraan.

Masalah Pembangunan Kenegaraan

Hal pertama yang harus dihayati dalam upaya reformasi pengeloaan negara adalah memahami kembali konsepsi dasar ‘negara-bangsa’. Bangsa (nation) adalah suatu ‘konsepsi kultural’ tentang suatu komunitas yang diimajinasikan sebagai entitas dari suatu kinship (kerabat)—yang biasanya diikat oleh suatu kemampuan self-rule. Sedang ‘negara’ (state) adalah suatu ‘konsepsi politik’ tentang sebuah entitas politik yang tumbuh berdasarkan kontrak sosial yang meletakkan individu ke dalam kerangka kewarga-negaraan (citizenship). Dalam kerangka ini, individu dipertautkan kepada suatu unit politik (negara) dalam kedudukan yang sederajat di depan hukum. Dengan kata lain, bangsa beroperasi atas prinsip kekariban. Sedang negara beroperasi atas prinsip hukum dan keadilan. Konsepsi negarabangsa mengisyaratkan perlu adanya keserasian (congruency) antara ‘unit kultural’ (bangsa) dengan ‘unit politik’ (negara). Inti persoalannya, bagaimana menemukan bangun dan jiwa kenegaraan yang mampu mengakomodasi keragaman kebangsaan. Masalah Indonesia pasca-kolonial justru tiadanya keserasian antara kedua unit tersebut. Hakikat kebangsaan Indonesia adalah “nations in nation”—yang mencerminkan adanya 25 ‘keragaman dalam kesatuan’ dan ‘kesatuan dalam keragaman’. Keindonesian muncul sebagai refleksi dari adanya kehendak bersama, pelbagai gugus bangsa, untuk bersatu karena musuh bersama atau demi kesejahteraan bersama. Sekali “merdeka”, kehendak bersama itu ternyata sulit ditumbuhkan lagi, karena ketidakmampuan bangsa ini menghadirkan bangun negara yang cocok dengan watak bangsanya. Pilihan pada negara kesatuan yang sentralistik dengan kecenderungan penyeragaman dan sentralisasi kekuasaan yang eksesif membawa konsekuensi melemahnya partisipasi dan otonomi sebagai bantalan vital

kehendak bersama. Trasformasi ke arah desentralisasi pengelolaan negara merupakan solusi terhadap masalah itu. Substansinya adalah bagaimana melakukan “gotong-royong” (dengan melibatkan otoritas lokal) dalam manajemen sumberdaya ekonomi, sumberdaya politik, dan sumberdaya kultural. Desentralisasi secara horizontal itu perlu diikuti oleh demokratisasi secara vertikal. Reformasi pengeloaan negara diperlukan untuk mendorong pembentukan formasi sosial baru yang berbasis kewarga-negaraan—dengan memperjuangkan keadilan redistribusi sumberdaya ekonomi, politik dan kultural bagi seluruh warga negara. Upaya demikian harus didukung oleh penemuan ruang budaya (belajar sosial) baru. Dikatakan bahwa jalan menuju modernisasi—dalam pengalaman Barat—ditempuh melalui transformasi proses belajar dan praktik simbolik di lingkungan budaya. Proses dan praktik tersebut bukan hanya menentukan tipe rasionalisasi, tetapi juga derajat rasionalisasi yang berkembang dalam masyarakat. Sejalan dengan perubahan masyarakat dari “tradisional” menuju kehidupan “modern”, arena untuk proses belajar kolektif beringsut dari ikatan–ikatan ‘komunal yang tertutup’ menuju ‘asosiasi-asosiasi yang terbuka’. Bentuk komunikasi dan belajar sosial yang ditemukan dan dipraktikkan oleh asosiasi-asosiasi awal (masyarakatmasyarakat ‘pencerahan’ Eropa), misalnya, menjadi fondasi bagi model masyarakat modern. Model ini disebut ‘civil society’, yang 26 menyiratkan karakteristik asosiasi, berupa kesamaan hak untuk berfikir bebas, berbicara, dan berkumpul. Perubahan pada arena belajar sosial ini pada gilirannya akan membawa perubahan pada universum simbolik. Anggapan dasarnya, bahwa dalam asosiasi, universum simbolik itu diproduksi melalui discursive communication yang ditandai oleh derajat partisipasi dan rasionalitas yang tinggi. Universum simbolik yang dihasilkan oleh proses belajar dalam asosiasi tersebut bisa menjadi tandingan terhadap universum simbolik yang diproduksi melalui proses belajar dalam ikatan-ikatan komunal. Dalam pengalaman Indonesia, modernisasi yang dijalankan selama ini tidak diikuti oleh perubahan pada ruang belajar sosial. Perubahan sosial semata-mata diarahkan menuju pengembangan aspek-aspek produksi dan teknologi, dengan melupakan pentingnya proses belajar kolektif dalam dimensi etik dan praktik. Hasilnya adalah kesenjangan kultural, antara dimensi fisik dan solidaritas budaya. Secara umum, Indonesia masih merupakan masyarakat paguyuban bukan patembayan. Solidaritas budayanya masih menekankan afiliasi primordial (ascribed-group affiliation), ketimbang orientasi prestasi (achievedgroup affiliation). Asosiasi-asosiasi yang diperlukan bagi pembentukan civil society yang kuat belum hadir dalam jumlah yang signifikan. Lemahnya keterpautan asosiasional sebagain besar orang Indonesia

yang secara otomatis melakukan kendali terhadap proses belajar sosial. terutama selama Orde Baru. reformasi kenegaraan harus diletakkan dalam suatu kerangka tertib politik di bawah kepemimpinan hukum. terutama lembaga yustisia dan tentara harus dibuat impartial secara politik. dengan menggunakan simbol-simbol komunal yang diwarisi dari pengalaman traumatis masa lalu. Negara Orde Baru melakukan kontrol yang ketat terhadap pelbagai asosiasi. civil society dan asosiasi-asosiasi terbuka yang diharapkan dapat menciptakan universum simbolik alternatif. aparatur negara. Demi penegakkan hukum. harus digantikan oleh manajemen fungsi—yang berbasis transparansi dan akuntabilitas. Hasil akhir dari caracara autoritarian dalam manajemen negara itu adalah kesinambungan evolusi sosial-politik yang bersifat patologis. 28 Etika dan moral keagamaan berperan penting sebagai bantalan vital bagi keutuhan dan keberlangsungan suatu negara-bangsa. Manajemen negara patrimonial. Sebagai konsekuensinya. reformasi etik dan moral kemasyarakatan merupakan “perangkat lunak” bagi upaya-upaya perbaikan (islah) tersebut. Kesemua persoalan dan kemungkinan solusinya itu harus diletakkan dalam kerangka reformasi kelembagaan dan pranata kenegaraan. Di depan hukum. Dalam kondisi demikian. dengan memberdayakan lembaga kontrol dan ‘keseimbangan’ (checks and balances). sebagai tandingan terhadap simbol-simbol 27 komunal tidak bekerja semestinya. negara harus mampu melindungi keamanan dan keadilan bagi seluruh warga negara dan seluruh tumpah darah Indonesia. kapan mereka bisa berbeda dan kapan mereka harus bersatu. semua individu adalah warga negara tidak dibeda-bedakan menurut latar-belakang sosiografisnya. Di dalam kerangka supremasi hukum.terutama disebabkan oleh ekspresi hegemonik dari Negara. Penutup Jika reformasi kenegaraan merupakan prasyarat “perangkat keras” bagi perbaikan kehidupan negara-bangsa. Penyelesaian-penyelesaian sosial-politik yang bersifat ‘high-touch’—melalui mekanisme ‘bawah tangan’yang bersifat ad hoc—harus ditransformasikan ke dalam penemuan mekanisme institusional dan konstitusional yang bersifat ‘sekali untuk selamanya’ (once and for all). dengan kecenderungan personifikasi kekuasaan—yang sarat penyalahgunaan wewenang dan irasionalitas dukungan politik. Setiap agama memiliki concern bersama dalam persoalan publik . Melalui strategi korporatisnya. Dengan demikian. konflik sosial yang seringkali berdimensi ekonomi-politik seringkali disublimasikan ke dalam konflik-konflik identitas. Komunitas agama harus memiliki pemahaman yang jernih tentang mana persoalan privat dari agama dan mana persoalan publik dari agama. Semua pengandaian lama tentang hubungan dan fungsi lembaga-lembaga kenegaraan harus ditinjau ulang.

Oleh karena itu. Yudi Latif . demi kebahagiaan hidup bersama seluruh warga bangsa. Amin. silang pandangan antara kelompok tersebut akhirnya memperoleh konsensus yang dewasa dan memenangkan semua pihak. Sedang ‘negara’ (state) adalah suatu ‘konsepsi politik’ tentang sebuah entitas politik yang tumbuh berdasarkan kontrak sosial yang meletakkan individu ke dalam kerangka kewargaan (citizenship).” Alinea ini mencerminkan bertemunya pandangan dua arus utama politik Indonesia: “nasionalis sekuler”—yang menitikberatkan kehidupan kebangsaan yang bebas. Dalam kerangka ini. 2003. Dalam konteks keindonesian. Di dalam Panitia 9 dari BPUPKI. khususnya Torat. ***** Catatan: 1 Lihat Nurcholish Madjid. kesejahteraan. dan diajarkan oleh semua agama dalam kitab-kitab suci. individu dipertautkan dengan suatu komunitas politik (negara) dalam kedudukan yang sederajat di depan hukum. semoga negeri ini bisa menjelma menjadi “baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafur”. Jakarta. yaitu “jual. civic religion itu tak lain adalah Pancasila. menjelang kemerdekaan Indonesia perwakilan masing-masing pihak yang saling berseberangan itu bisa duduk bersama untuk mencari titik-temu. Universitas Paramadina Press. 3 Bangsa (nation) adalah suatu ‘konsepsi kultural’ tentang suatu komunitas yang diimajinasikan sebagai entitas dari suatu kinship (kerabat) yang biasanya diikat oleh suatu kemampuan self-rule. keteladanan luhur telah ditunjukkan oleh para founding fathers kita. 2 Makna dasar bay’ah atau bay’at itu berasal dari satu makna dengan perkataan bay’. Hal itu tercantum pada Alinea ketiga: “Atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur. Dengan kata lain. bangsa beroperasi atas prinsip kekariban. Dalam hal ini. Indonesia Kita. dan “nasionalis Islamis”—yang melandaskan perjuangannya atas rahmat Allah Yang Maha Kuasa. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. Injil. kemanusiaan dan keberadaban. 30 a DIALOG b Narasumber : Syu’bah Asa dan Dr. adalah tugas kita untuk memelihara dan melaksanakannya secara 29 bertanggungjawab. Sedang negara beroperasi atas prinsip hukum dan keadilan. Pengikatan hubungan yang bersifat transaksional-kontraktual lewat “perjanjian” (‘ahd) dan “jual-beli” (bay’ atau mubaya’ah) itu merupakan sifat hubungan antara Allah dan manusia. dan Al Qur’an. Dengan melaksanakannya secara konsekuen.beli”. yang merancang Preambul UUD 1945. Penemuan Pancasila merupakan sejarah perjuangan mencari titik-temu dari kebhinekaan bangsa. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. Setelah para pendiri bangsa ini bersepakat untuk melakukan transaksi dan kontrak sosial secara terbuka dan sukarela.yang menyangkut keadilan. Betapapun mereka memiliki imajinasi yang beragam tentang corak kebangsaan yang hendak diwujudkan di masa depan. setiap agama harus mencari titiktemu dalam membentuk semacam “civic religion” bagi pengelolaan ruang publik bersama.

karena ada padang pasir. Mekkah. Palestina selalu menjadi pengaruh Romawi. pagi ini kita akan masuk pada sesi pertama. Pertama. Palestina. termasuk antara Romawi dan Persia. apa yang menjadi kepentingannya . Romawi sudah sangat kuat. ada semenanjung Arabiyah (simpul Jazirah). ada pula daerah subur seperti Yaman. Sentral Arabiah nyaris tidak bisa dipenetrasi. Kalau Isa selalu mengatakan. Jordania. Hukum Eropa itu dipengaruhi oleh Romawi bahkan Indonesia dipengaruhi juga. dari timur dan selatan dihalangi laut. Di gurun ini. Mekkah merupakan tempat yang ada di luar penetrasi kedua imperium tersebut. Madinah. Inilah yang membedakan Kristen dan Islam. Kalau kita melihat dalam peta. Tetapi. Saya akan memulai dari persoalan sosiologis dan mengapa Piagam Madinah menjadi penting dalam perkembangan negara bangsa di dunia. Yudi Latif dan Bapak Syu’bah Asa. Maka dijadikan Kristen sebagai agama Romawi. Ini yang disebut sebagai daerah Arab yang menyenangkan. Dia memiliki ide bagaimana melegitimasi Romawi dengan keagamaan. Yudi adalah Direktur Reform Institute dan juga Deputi Rektor Universitas Paramadina. Tetapi jauh sebelum itu. Di daerah gurun ini terjadi silang sengketa. Ketika Nabi Muhammad SAW lahir. ia seperti pulau dan dikelilingi laut. sedang di utara diputus gurun. Mekkah. Jadi. yang akan membicarakan Analisis Teks dan Kontekstualisasi Khutbah Haji Wada‘ dan Tafsir Sosiologis Piagam Madinah. yaitu Piagam Madinah. Dari utara ada Meditarian. sejak Nabi Isa lahir. kita sedang berbicara tentang warisan sejarah yang sangat berharga dari Nabi. Pengadilan Yesus sendiri dilakukan oleh Romawi. Kita tahu sejak abad ke-4 Palestina di bawah Agustinus. hampir semua nabi lahir di situ. yaitu Dr. Dahulu. saya berbicara di depan para ulama yang merupakan pewaris Nabi dan tintanya lebih berharga dari pada darah mujahid. Yudi Latif Saya senang sekali diundang acara halaqah yang dilaksanakan MAARIF Intitute. Ada dua narasumber yang akan menemani kita. antara daerah subur sampai Mekkah tidak bisa dipenetrasi karena berupa gurun. Kalau Kristen di Palestina. Namun pada saat itu. saya langsung meminta Yudi latif untuk presentasi. ia dikelilingi lautan dan dari utara dihalangi padang pasir yang nyaris seperti bulan sabit (vertile 31 crassent) yang suburnya luar biasa. “serahkan pada Kaisar apa yang menjadi kekuasaannya”. perebutan daerah tersebut terjadi antara dua imperium besar.Moderator : Joko Sustanto Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu Bapak dan Ibu yang saya hormati. Irak. Selain padang pasir. dan Gurun Pasir. Agar waktu bisa berjalan dengan maksimal. Nabi Ibrahim lahir di Baghdad dan bergerak sampai ke Palestina. orang Kristen yang murtad dibuang ke padang pasir ini. Kedua. Seperti halnya Australia menjadi tempat buangan orang Inggris.

Nabi membuat Perjanjian Aqabah (bai’at al-‘aqabah). antar suku sudah menjadi bagian konflik. maka tidak ada yang memiliki otoritas untuk menyelesaikan. Begitu seterusnya dengan kedatangan kabilah berikutnya. Artinya. termasuk di dalamnya adalah Nabi. Karena itu. Dan lama-lama mereka menguasai daerah yang subur tersebut dan raja lama tumbang. Seperti halnya yang terjadi di Papua. dalam perjanjian ada transaksi seperti jual dagang. tekanannya lebih ke spiritualisme. Orang-orang yang terikat dalam perjanjian tersebut disebut sebagai ”umat”.adalah rohani. Dari situasi barbarik dan tribal saling . Tidak ada kepentingan dengan syariah karena orde hukum sudah ada di tangan kerajaan Romawi. Pada konteks inilah kita akan meletakkan Piagam Madinah. berkompromi sampai pada yang disepakati. Dahulu baiat didasarkan pada konsensus dan bargaining untuk saling mendapatkan. Kalau model baiat sekarang dipaksakan oleh guru dan secara membabi buta. Karena sentral Arab tengah tidak bisa dipenetrasi. Kelompok-kelompok ini hidup nomaden yang selalu mengedepankan kolektivisme. siapa yang diserang akan dibela oleh kelompok kabilahnya. tidak ada yang bisa menyelesaikan. Piagam Madinah disusun dalam posisi yang sama. Oleh karena itu. Kabilah yang kecil akan mengikatkan pada kabilah yang besar. Dan kabilah-kabilah di Madinah menerima Nabi tetapi dengan jaminan Nabi harus memerankan diri sebagai hakim yang adil dan bisa menengahi konflik antar suku karena mereka juga lelah. Piagam ini juga menjadi wasit yang adil yang mencengangkan. Nabi praktis hanya memerlukan waktu 8 tahun dari hijrah sampai Fathu (pembebasan) Makkah. Hukum diatur oleh suku-suku yang selalu harus bekerjasama secara kolektif. pada zaman Nabi tidak ada yang menyerang kecuali dia berkhianat. Nabi Muhammad SAW hijrah pada tahun 622 Masehi. Kabilah-kabilah dan 32 kaum nomaden biasanya pergi ke daerah subur tersebut. hidup. Dalam Perjanjian Aqabah pada tahun 621 M disebutkan bahwa orang-orang Madinah akan bersedia menerima Nabi dan sahabatnya untuk berhijrah ke Madinah dengan jaminan Nabi bisa dipercaya menjadi rekonsiliator untuk menegakkan konflik kesukuan (tribal) yang tidak ada habisnya. hukum hanya berdasarkan pada kehendak kabilah. kehormatan dan kehendak mencapai kebahagiaan menjadi jaminan dalam piagam tersebut. seperti jual beli. Baiat adalah transaksi. Karena semua menjadi bagian dari konflik. 33 Piagam ini menjadi awal Nabi hijrah ke Madinah. Siapapun yang diserang akan dibela dan siapapun yang berkhianat akan diserang. maka tidak ada hukum universal di Arab yang general ini. Sebelum hijrah. Umat adalah siapapun yang ikut dalam semua kesepakatan atau perjanjian Piagam Madinah. Dalam perspektif antropologi perlu adanya outsider essential yang akan menyelesaikan konflikkonflik itu. Karena tidak ada hukum universal.

Anisia Kumala (PP Nasyiatul Aisyiah) Pertama. Piagam Madinah menjadi konsensus yang terus menerus menjadi pegangan pada setiap permasalahan. sementara di Arab tidak ada hukum. orang-orang Muhajirin bisa diterima. Nabi pernah mengirim beberapa utusan yang dititipi surat yang tidak boleh dibuka sampai hari tertentu. Maka. Nabi dipergunjingkan dengan dikatakan sebagai pelanggar hari suci. tak terhindarkan bagi Nabi bukan hanya 34 sebagai pemimpin spiritual namun juga pemimpin negara yang perlu menetapkan hukum untuk kepentingan bersama. Jadi. kehidupan di gurun juga susah. Tradisi lama terus dipertahankan dengan ruh yang baru. Dalam tradisi suku-suku. Kaum Anshor dan Muhajirin bisa saling bahu membahu. kita akan mendengarkan pembahasan Khutbah Haji Wada‘ oleh Bapak Syu’bah Asa. Piagam ini juga kemudian berkembang menjadi sunnah yang tidak sekaligus menghilangkan tradisi lama.menjatuhkan. Seperti halnya dalam Perang Badar. Nabi dihadapkan pada masalah yang memerlukan kesepakatan bersama. tidak tiba-tiba. Moderator Terima kasih. Namun ada pula etika yang melarang melakukan penyergapan di bulan Rajab. Bapak Yudi Latif tadi menjelaskan bahwa ada perbedaan karakter antara wilayah di luar Makkah dan Madinah. Pada saat itu. Al Quran menjawab memang ada larangan menyerbu pada harihari suci (jadi ada pengakuan terlebih dahulu). Selanjutnya. Mereka kalau sudah sulit akan menyerbu armada dagang dan mereka ambil dagangannya tetapi dengan etika sedapat mungkin tidak ada darah yang tertumpah. berbeda dari Yesus Kristus yang hukumnya sudah selesai dengan Romawi. Untuk menciptakan hukum. ada tradisi ghozwah yang sebenarnya berarti penyerbuan atau pensabotasean. Saya kira itu dari saya. kita masih memiliki waktu 50 menit untuk mendiskusikan apa yang telah dipaparkan kedua narasumber. Seperti halnya Ibadah Haji jelas melanjutkan tradisi lama. tetapi mana yang lebih biadab dibanding dengan orang yang mengusir dengan cara-cara biadab. Silakan. Syu’bah Asa Moderator (narasumber membacakan naskah Khutbah Haji Wada`) Terima kasih. Nabi sering menggunakan tradisi lama yang diberi konteks baru. Tetapi ada pula perbedaan antara Mekkah dan . Oleh karena itu. terima kasih. zakat mal (harta) juga merupakan cara bagaimana ada akumulasi modal untuk mashlahah al-‘ammah (kepentingan umum). Beliau adalah alumni Mu‘allimin Muhammadiyah di Pekalongan dan sekarang sebagai Pimpinan Umum Tabloid Cahaya Nusantara. kita diingatkan dengan ketauladanan Nabi dan bagaimana Piagam Madinah lahir. Sampai pada hari pertama bulan Rajab dan ada penyerbuan oleh para sahabat. kalau ada kehidupan yang sulit.

seperti dikemukakan oleh Montgomery Watt. kenapa Ten Commandments (10 firman Allah) masih tercantum dalam Perjanjian Lama. Isi Piagam yang merupakan cita-cita Nabi masih kosong maka Nabi membuat Piagam itu. Rosseau memiliki konsensus sendiri dan konteks Indonesia memiliki Pancasila. Kalau Nabi memperjuangkan perempuan. ini soal syariah Yahudi yang ingin terus dipertahankan. Tafsiran Bapak sama dengan penjelasan Nurcholish Madjid yang selalu mengutip pendapat Robert Bellah tetapi tidak membaca karya Ibn Hisyam. posisi geografisnya yang berbeda. Saat ini Angkatan Muda Muhammadiyah sedang berbenah diri menuju gerakan intelektual. Yahudi. Jadi. setiap . Tarmizy Idris (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Saya cukup puas dengan pemaparan Bapak Syu’bah karena berdasarkan pada literatur yang sangat baku dan representatif. Pandangan ini pertama dikemukakan oleh Baker. Sebenarnya di Madinah pada waktu itu ada hukum masingmasing kabilah. Jadi. campur antara Yahudi dan arab asli. Mereka tetap memiliki hukum yang satu dalam sosial. tadi juga disebutkan bahwa berbeda dengan di Madinah. ada Kristen. Pandangan Bapak tidak utuh dalam memberikan tafsir sosiologis Piagam Madinah karena analisisnya tidak bersumber pada teks asli Piagam Madinah. lalu mengapa kita masih mengalami problem yang tidak bisa dipersatukan? Bagaimana mencari kendaraan yang bisa diterima oleh semua pihak? Yang kedua. kalau tidak ada pertumpahan darah. Nabi memerlukan Piagam karena terjadi tribal di sana.Madinah. Selanjutnya tanggapan dan komentar saya untuk Bapak Yudi Latif. 2005). Pertanyaannya. Kalau di Mekkah tidak beragam. mengapa bisa berbeda? Kedua. Bapak menyampaikan bahwa Yesus tidak berkepentingan membawa syariah. Ada pandangan lain. untuk Bapak Syu’bah. karena Nabi memang membutuhkan hukum tersebut. Selanjutnya. Kenapa Nabi membuat Piagam itu. Kalau kita melihat masyarakat Prancis yang mengalami konflik lalu J. Yesus tidak membawa syariah bukan karena Romawi sudah kuat tapi karena pada saat itu orang Yahudi sudah sangat kuat hukumnya namun aspek spiritualnya kurang dan sangat sekuler. Nurcholish Madjid sendiri mengakui bahwa Yahudi adalah agama yang sangat kuat rasionalnya. dalam buku Bapak (Intelegensia Muslim dan Kuasa: Genealogi Intelegensia Muslim Indonesia Abad ke-20. Misalnya. 36 Itu tidak benar. agamanya satu. kenapa Ikatan Remaja Muhammadiyah (IRM) tidak masuk. sangat menarik pembahasan geografis masyarakat Arab dan Piagam Madinah. perjuangan kaum perempuan untuk konteks sekarang seharusnya seperti apa? Selanjutnya. orang Turki. bagaimana kontektualisasinya dengan hukuman mati? 35 Masmulyadi (PP IRM) Untuk Bapak Yudi Latif. dan Arab asli. Memang heterogenitas masyarakat Madinah berdasarkan pada suku-suku. tetapi berbeda agama.

ketika mereka sudah masuk Islam. apakah komunitas Yahudi yang tinggal di Madinah itu memang dianggap murtad oleh pemimpin mereka? Menurut pendapat saya. Hal lain. kalau saya menyimak pemikiran Bapak 37 Syu’bah mulai ada perubahan. Kedua. Nabi masuk juga untuk menyiarkan Islam di Madinah. Menurut Bapak Yudi. disepakati sahabat dan ada yang ditolak Nabi. mungkin soal faktor usia. Tadi Bapak menyinggung kafir dzimmi dan harbi. Untuk hukum kadang merupakan ketetapan Nabi sendiri. mungkin tidak ada qishos. Kalau Nabi tidak lahir di Mekkah. Sehingga ketika keluar dari jazirah arab. Ada kekhawatiran terhadap Yahudi yang merupakan kekuatan dalam masyarakat yang memiliki akses ekonomi yang kuat. Bagaimana pendapat Bapak Yudi tentang kelompok Islam radikal yang menyuarakan pentingnya Piagam Madinah di diterapkan di Indonesia? Bagaimana mengkontekstualisasikan dengan kelompok Islam di Indonesia? Kedua. Nabi bisa saja hanya membuat hukum yang umum seperti adil. Jadi. Yang pertama dengan orang Madinah yang belum Islam dan Aqabah kedua ketika mereka ketemu Nabi yang didampingi Abbas. menurut Bapak mana yang lebih banyak diantara keduanya? Somantri P (SMK Muhammadiyah Cirebon) Saya pikir penting kita kembangkan identifikasi ajaran HAM dalam al Quran dan Sunnah Nabi. saya sepakat dengan perjalanan hukum atau kontekstualisasi hukum. Ahmad Syauqi (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Saya melihat pembicara yang hadir seperti dua kutub yang berbeda. Nabi hijrah ke Madinah bukan semata untuk menyelesaikan konflik di sana. dari pada di Mekkah yang terus menolak. Itu direspon dengan baik oleh Nabi. Jadi. Bapak Syu’bah lebih ke arah ustadz dan Bapak Yudi Latif lebih ke arah liberal. setting Piagam Madinah bukan untuk menyelesaikan konflik tetapi untuk mendudukkan posisi Nabi dan sahabat. Oleh karena itu. Tetapi. Haykal dalam “Hayatu Muhammad” berpendapat bahwa Perjanjian Aqabah itu dua kali. hukum yang dibuat Nabi bukan merupakan kesepakatan kabilah. Nabi terpaksa harus masuk ke hukum secara teknis.kabilah sebenarnya punya hukum dan adat sendiri. Bagaimana menurut Bapak? Jaja Nurjanah (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Untuk Bapak Yudi Latif. seperti potong . bagaimana mentransformasikan dan mengaplikasikan nilai-nilai kemanusiaan yang terkadung dalam Piagam Madinah dalam konteks Indonesia yang mayoritas Muslim serta seperti apa formatnya? Sejauhmana perbedaan Piagam Madinah dengan Resolusi 217 A (III) mengenai DUHAM? Saya melihat yang dirumuskan Nabi sangat agung. Pertama. hukum yang dibangun Nabi bukan karena kesepakatan kabilah-kabilah. Sedangkan yang lainnya tidak. kita setengah hati untuk mengikuti. Yang menjadi kesepakatan hanya Piagam Madinah. tetapi kalau Resolusi DUHAM itu diusung oleh negara-negara yang melanggar HAM. Yang menjadi kesepakatan hanya Piagam Madinah.

Perjuangan Muslimat Indonesia selama ini sudah bagus dengan lahirnya PP 1974 seperti hak talak sekarang pindah ke pengadilan. Musdah Mulia selalu mengklaim bahwa apa yang dilakukannya merupakan kelanjutan dari perjuangan umat Islam. Saya berbeda pendapat dengan Musda Mulia mengenai cara memperjuangkan hak-hak kaum perempuan. maka suami harus mengganti 500 juta. Kedudukan perempuan dan laki-laki seperti lambang KB. kalau meneruskan tidak begitu. Dia menginginkan sesuatu yang lain untuk wanita Indonesia. Syu’bah Asa Banyak ayat yang menjelaskan mengenai nusyuz. seperti poligami tidak diikuti karena itu tradisi. Imam Syafi’i menyatakan “pukullah” itu dengan menggunakan kayu siwak. Ada juga kemajuan mengenai hak pemeliharaan anak dan itu . seperti kelompok Mawali (Muslim non Arab) yang disingkirkan sampai mereka masuk ke kekuasaan. itu menandakan dekatnya masa peralihan. kita tidak melihat al-rijal (gender) tetapi pada qawwamuna-nya (kemampuan ekonomi dan sosial). Lalu. Ketika berhadapan dengan laki-laki jelas kalah karena dikonstruksi seperti itu. Bukan hanya di Arab. Jelas ini bukan cara Islam. mahar. apa manfaatnya bagi perempuan kalau perkawinan seperti itu dan apa kerugiannya jika dilakukan seperti sekarang? Menurut saya. serta antara laki-laki dan perempuan sama-sama mengucapkan akad ijab kabul. kenapa tidak diubah pada shighat ta’liq. Moderator Saya persilakan kepada Bapak Syu’bah untuk menjawab terlebih dahulu. di India dan China yang sudah berperadaban maju sekalipun masih banyak kendala perempuan Mereka ada dalam kehidupan domestik saja. memang itu kelanjutan. Soal akan bercerai atau tidak. ketika Islam keluar arab terjadi banyak konflik. Kalau saya melihat lain bahwa itu adalah hasil konstruk sosial. Seperti kalau dia dipoligami. Saya bilang. Nabi menikah dengan Siti Khadijah yang kaya tapi Nabi tidak melakukan poligami saat itu. seperti upacara perkawinan mengikuti gaya di Barat. Misalnya. Apakah kita akan mengikuti induk ataukah tradisi? Ada yang dibilang induk. Dan kalau ada sahabat Nabi yang galak maka istri mereka mengadu pada Rasulullah. Lebih baik itu diganti dengan perjanjian pra nikah. itu adalah simbol baku Islam. pewarisan perempuan. berarti Islam menggugat Rasulullah. kita melihat banyak perempuan yang memiliki kemampuan. Sekarang. Saya selalu bilang. Tetapi. Hal yang lain. Ketika Musda Mulia menggelar seminar “Islam Menggugat Poligami”. dan bisa duduk di politik. dia ingin 39 menghilangkan wali. 38 Selanjutnya. dan itu halal. komentar saya untuk Bapak Syu’bah. berpendidikan tinggi. Itu untuk menunjukkan lemahnya pukulan.tangan. Musdah menghilangkan tradisi Islam untuk sesuatu yang bukan ajaran induk. Nabi sendiri tidak pernah memukul istrinya. terserah nanti. Sehingga.

Oleh karena itu. Sekarang tidak relevan lagi karena dunia sudah menyatu dan menjadi kecil. Dalam kitab Al Manar karya Muhammad Abduh sudah tidak ada dzimmi dan harbi. Mekkah basisnya adalah perdagangan dan Madinah pertanian. karena ada baitullah. mengenai hukuman mati. dan perempuan juga boleh menuntut ilmu. perempuan menjadi tidak bebas kembali. Mantan Jaksa Agung. Abdurrahman Saleh menyatakan bahwa hukuman mati itu perlu. seperti halnya di Indonesia. Yudi Latif Pertama. banyak persoalan dan Nabi menunjukkan kemajuan yang luar biasa seperti perempuan bisa mewaris. Atau sebaliknya. tidak secara jasad. tradisi nomaden memang begitu. ketika krisis ekonomi terjadi banyak yang justru ke Mekkah.diputuskan pengadilan. ketika membicarakan kepemimpinan. sekarang ada perdebatan mengelola hubungan agama dan negara. Tetapi setelah Nabi. Makin maju zaman. tidak menjadikan Barat sebagai model. diantaranya ada yang berupaya memprivatisasi agama. Islam sekarang akan masuk lebih subversif. Pada zaman Nabi perempuan bebas sekali. saya merasa tidak enak kalau laki-laki dan perempuan betul-betul sama atau setara. tidak. mengenai perbedaan Madinah dan Mekkah. Tetapi dalam tradisi Islam susah sekali kita memprivatisasi dan meletakkan Islam dalam . Pengadilan juga punya hak memantau poligami apakah menguntungkan atau tidak. Dalam al-Quran ada qishosh. Apakah kita akan mengubahnya. Jadi. itu ayat tentang Nabi. tidak harus. Kita boleh bertanya kepada setiap laki-laki apakah mereka nyaman dengan menganggur sementara istri bekerja. menjadi menarik ketika situasi ekonomi dunia memburuk tetapi di Mekkah dalam keadaan naik. Yang ada. perempuan disuruh pergi ke masjid. apakah seorang istri nyaman dengan suaminya yang menganggur. perempuan malah makin terperangkap. Nabi Muhammad itulah yang diinginkan mereka menjadi Yahudi atau Nasrani. Apakah Islam datang di ruang yang kosong. tergantung perspektif kita menafsirkannya. Sekarang tidak butuh lagi itu. Terakhir. saya setuju dengan Abdullahi Ahmad An-Na’im. Kalau lagi subur mereka akan tetap di sana tetapi kalau lagi krisis mereka akan nomad. Rupanya. Seperti dalam tentara. mereka dilarang menikah dengan perempuan yang pangkatnya lebih tinggi. Kalau ayat al-rijalu itu adalah ayat keluarga dan 40 kalau ada waris 1:2 itu karena fungsi. Mengenai lambang KB. Mekkah itu memiliki wisata keagamaan. Dalam fikih ada kafir dzimmi dan harbi. Ketika Nabi datang. golongan Islam yang dimajukan. memang itu konstruksi. Mengenai kafir harbi dan dzimmi. Kalau dikaitkan dengan ayat walan tardla. Terima kasih. akibat pengaruh Iran dan Turki. Dzimmi itu terakhir diberlakukan di Turki dan sudah terhapuskan lama sekali. Itu tidak akan jalan. Yang saya maksud dengan lambang KB. Mengenai agama dan negara.

tetapi tidak pernah bisa dibakukan. Di Indonesia tidak ada karakter Islam. Ketuhanan yang pada level substantifnya diterjemahkan dalam level kemanusiaan. Azasnya bukan agama diprivatisasi. maka nyaris tidak bisa ditemukan representasi tunggal. Agama tetap namun bagaimana agar negara tidak dimutlakkan oleh simbol-simbol agama yang memaksakan otoritas pemahamannya. seberapa sekulernya mereka tetapi masih bisa utuh. mengenai Yesus tidak berkepentingan dengan hukum. Islam membawa seluruh agama-agama ke dalam peacefull concession. Memang ada ikatan antar suku seperti larangan perang dalam bulan suci. dan berujung pada keadilan sosial. karena mereka masih berjejak pada etika Protestan. Terima kasih. Ini karena Islam sering diletakkan di luar pagar politik. Dan kalau ada representasi tunggal. Saya kira. Huntington pernah menulis “Sehebat-hebatnya doktrin komunisme didoktrinkan ke negara tetapi dia seperti rumah kardus ketika ada persoalan ekonomi. maka perlu konsensus. Bagaimana agar 42 karakter politik lebih diwarnai Islam? Pertama. karena tidak ada otoritas tunggal. Yesus lebih masuk ke dalam spiritual. Tetapi. bahkan sekalipun Jawa yang sering mendominasi. Menurut saya. Tidak ada institusi efektif untuk mengeluarkan 41 ulama agar hanya mengurus spiritual. jelas sekali di Indonesia karakter Islam tidak muncul sama sekali dalam politik. justru mengajak seluruh peran agama dalam mengurus ruang publik bersama. maka bukan agama simbol yang diambil. di Jepang karakternya juga jelas. maka itu akan bertentangan dengan Islam sendiri seperti yang terjadi di Arab Saudi. Di India karakternya Hindu. Dalam peran tersebut. Ini berbeda dengan Amerika. kira memiliki kegelisahan yang sama terhadap Hizbut Tahrir dan PKS. ke dalam mereka mengembangkan cinta kasih dan solidaritas namun keluar mereka mengembangkan dendam.” Seperti halnya Pancasila di Indonesia.ruang privat saja. tetapi nilai-nilai bersama yang diyakini semua agama. Maka. Sila Pertama jelas menegaskan bahwa bangunan bersama bernegara adalah ketuhanan. Tetapi. itu paralel betul dengan prinsip-prinsip Islam. konsensus yang dipimpin hikmat dan kebijaksanaan. Samuel P. Memang Muhammadiyah lebih cepat menerima pandangan mereka karena sudah ada fase purifikasi sebelumnya. tidak mungkin menjadi alat menggebuk orang Islam. Dalam perjanjian itu. Seperti dalam Pancasila. seperti dalam fikih ataupun cabang agama yang lain. Karena tidak ada otoritas tunggal. Moderator Terimakasih kepada dua narasumber yang telah memberikan . harus dirobohkan pandangan memisahkan agama dari negara. itu bahasa saya. Memang ruang publik sudah diatur hukum Romawi dan agama sudah diatur dalam perjanjian lama. selamanya tidak akan ada representasi tunggal. Bagaimana dengan konteks negara Islam di Indonesia. Terakhir. persatuan.

1987).keterbatasan akses terhadap realitas empirik. dan Struktur Dari membandingkan beberapa definisi tentang hak. Wb. ada dua hal yang inheren dengan kata Islam. Wassalamu‘alaikum Wr. adat istiadat. Sehubungan dengan itu. pergaulan masyarakat adalah mustahil membicarakan hak seseorang atau sesuatu pihak tanpa secara langsung mengaitkan hak itu dengan kewajiban orang atau pihak lain. diskursus tentang hak asasi manusia menjadi sangat aktual. dengan. analisis dalam diskursus ini lebih bersifat filosofik. bahkan tanpa mengenal kenisbian relevansi menurut . Hak Asasi Manusia: Makna. Hak itu mengimplisitkan kewajiban. lebih-Iebih bila dikaitkan dengan Islam. dan yang menjadi keunikan Islam adalah bahwa ajaranajarannya tidak hanya mencakup kepercayaan dan ritus saja tetapi juga menjadi dasar bagi pembentukan peradaban. dan komparatif. Islam dimaknai sebagai ajaran.pencerahan kepada kita semua. tulisan ini membatasi diri pada diskursus tentang Islam dan Hak Asasi Manusia dimana Islam lebih dimaknai sebagai 45 ajaran. dapat dikaji. Kedua. Bila di satu pihak ajaran Islam menjadi dasar bagi pembentukan peradaban sementara di pihak lain hak asasi manusia dideklarasikan dan diadvokasikan sebagai salah satu pranata untuk membangun peradaban yang lebih baik (juga). 43 ISLAM DAN HAK ASASI MANUSIA M. Dalam kata asasi terkandung makna bahwa subjek yang memiliki hak semacam itu adalah umat manusia secara keseluruhan tanpa membedakan status. Berkaitan dengan ini. suku. agama. Islam dimaknai sebagai realitas historis para pemeluknya. dan bahkan penampilkan hak asasi manusia negara-negara Islam. karena pada umumnya seseorang berbicara tentang hak manakala ia mempunyai tuntutan yang harus dipenuhi pihak lain.A Fattah Santoso Pendahuluan Setelah berakhimya Perang Dingin. deduktif. Dalam. Sebagai suatu kajian empirik untuk tujuan deskriptif atau evaluatif sekalipun. Walau demikian. Dengan demikian. Dari sejumlah hak-hak manusia itu ada yang dinilai asasi. ia dapat dimaknai sebagai suatu nilai yang diinginkan seseorang untuk melindungi dirinya agar ia dapat memelihara dan meningkatkan kehidupannya dan mengembangkan kepribadiannya (M. Pertama. maka diskursus tentang Islam dan Hak Asasi Manusia menjadi relevan. atau wama kulit. ras. isu hak asasi manusia menjadi agenda yang makin penting. Karena. karena tidak saja diadvokasikan lebih giat lagi ke seluruh dunia. Timur. diskursus tentang Islam dan Hak Asasi Manusia sekali lagi menemukan relevansinya. tetapi sudah dimasukkan juga sebagai faktor dalam menentukan kebijakan hubungan antarbangsa. Latar Historis. pandangan masyarakat Islam terhadap hak asasi manusia. misalnya.

dan mutlak pemenuhannya (Cf. diakui oleh semua peradaban. hak untuk bebas berfikir. . Perlindungan terhadap kebebasan iridividu itu akan nampak jelas dalam Struktur (baca: batang tubuh -meminjam istilah UUD RI 1945) Deklarasi Universal Hak-hak Asasi Manusia. masyarakat manusia pada zaman dahulu terdiri dari dua lapisan besar.E. mendasar. mayoritas. hak ekanomi dan hak sosial. mencari suaka ke negara lain. 1978). hak kolektif. Kesadaran akan hak asasi manusia dalam peradaban Barat timbul pada abad ke-17 dan ke-18 Masehi sebagai reaksi terhadap keabsolutan raja-raja dan kaum feodal terhadap rakyat yang rnereka perintah atau manusia yang mereka pekerjakan. dan ketiga. minoritas. yang tidak mempunyai hak-hak tetapi hanya mempunyai kewajibar-kewajiban. Brohi. Setelah melalui proses yang panjang. 1987). hak sipil dan hak politik. kedua. hak untuk memperoleh perlakuan yang manusiawi (tidak sewenangwenang) dalam penyelesaian tertib sosial (pasal 5. advokasi hak asasi manusia mencapai momentum globalnya sejak 10 Desember 1948 ketika Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan Deklarasi Universal Hak-hak Asasi Manusia. antara lain: hak persamaan/kemerdekaan sejak lahir (pasal 1). kebebasan dan keamanan (pasal 3). hak untuk menikah dan membangun keluarga (pasal 16). dan The Declaration of Rights of Men and Citizenship Sidang Konstituante Perancis (1789). yang mempunyai hak-hak dan lapisan bawah. 1991). dan menetapkan suatu kewarganegaraan (pasal 13-15). hak untuk hidup. Kesadaran itu kemudian memicu upaya-upaya perumusan dan pendeklarasian hak-hak asasi manusia. The Bill of Rights dalam Konstitusi Amerika Serikat (1789). yang ditekankan adalah pencarian jaminan pengakuan hakhak rakyat (lapisan bawah) oleh otoritas negara atau kekuatan vang sedang menguasai negara (A. dan 9-11). seperti The Bill of Rights dari Revolusi Inggris (1689). 1987). hak untuk memperoleh keadilan di depan hukum (pasal 6-8). Sidney Hook. Untuk kepentingan kajian.K. The Bill of Rights 46 Negara Bagian Virginia (Juni 1776). Deklarasi PBB tersebut dapat diklasifikasikan dalam tiga kategori: pertama. Sebagaimana dapat diketahui dalam sejarah. Seperti deklarasi-deklarasi sebelumnya. hak asasi manusia haruslah sedemikian penting. hak untuk memiliki kekayaan (pasal 17). Yang termasuk dalam hak sipil dan hak politik. Deklarasi PBB ini tidak didesain dalam rangka masyarakat yang berstuktur persukuan.waktu dan tempat. Setiap kali pernyataan tentang hak asasi manusia dibuat. sehingga mereka diperlakukan sewenang-wenang oleh lapisan atas (Harun Nasution. yaitu lapisan atas. Dengan demikian. tetapi sebagai produk budaya modern ia didesain untuk melindungi kebebasan individu dalam konteks negara-bangsa modern dimana kekuasaan negara cenderung semakin dominan dan tersentralisasi (A. hak untuk bebas bergerak. Deklarasi Kemerdekaan 13 Negara Bagian Amerika Serikat (Juli 1776). Mayer.

dengan pengertian bahwa manusia dipandang sebagai ukuran bagi segala sesuatu karena ia adalah pusat atau titik tolak dari semua pemikiran dan perbuatan (A. 6:165 dan 33:72). 1987). hak untuk mempero1eh jaminan sosial. dapatlah diidentifikasi karakteristik utama hak asasi manusia.K. Walaupun manusia mempunyai kewajiban-kewajiban kepada penciptanya. dan beragama (pasal 18-19). Allah semata yang mempunyai hak-hak) dengan cara mematuhi hukum-hukumNya. termasuk perumahan dan pelayanan medis. manusia hanya mempunyai kewajiban-kewajiban kepada Allah (karena itu. Dari eksistensinya yang ideal. Hak-hak asasi manusia di atas. Manusia adalah makhluk Allah yang terhormat (Q. dan kesadaran ontologis tentang struktur Deklarasi PBB. dan bukan sebagai penguasa.47 berkesadaran.S.S. Perspektif Barat dalam melihat hak asasi manusia dapat disebut bersifat anthroposentris. walaupun merupakan Deklarasi PBB di mana seluruh bangsa dari pelbagai penjuru dunia terlibat namun harus diakui berasal dari buah pemikiran dan anak peradaban Barat. 48 Hak Asasi Manusia dalam Islam Cara pandang Cara pandang Islam terhadap hak asasi manusia tidak terlepas dari cara pandangnya terhadap status dan fungsi manusia. hak untuk beristirahat dan berekreasi. Produk dari perspektif anthroposentris ini tidak lain adalah individu yang otonom (J. dan hak untuk berperan serta dalam kegiatan kebudayaan. dan hak untuk berkumpul dan berserikat (pasal 20-21). 17:70 dan 15:28-29) dan fungsional (Q. Sedangkan yang termasuk dalam hak ekonomi dan sosial (pasal 22-. ia disebut khalifah. Semua kewajiban itu merupakan amanah yang diemban (33:72). sebagai realisasi dari perjanjiannya dengan Allah pada awal mula penciptaannya (9:111). hak untuk memperoleh pendidikan. hak untuk menikmati standar kehidupan yang cukup. manusia ditarik pada kehidupan yang riil (realitas empirik) agar ia dapa: teruji sebagai makhluk yang fungsional. 1978). Dari latar historis beberapa perumusan dan deklarasi hak asasi manusia (yaitu perlindungan terhadap kebebasan individu di depan kekuasaan raja. dalam pengertian mandataris. hak untuk mendapat liburan periodik dengan (tetap) mendapat upah. kaum feodal atau negara yang dominan dan tersentraIisasi). Brohi. serta kesadaran historis tentang peradaban yang melahirkannya.28). antara lain: hak untuk bekerja dan memperoleh upah yang layak.C. Dalam status terhormat dan fungsi mandataris ini. dan hak masyarakat untuk bebas dari neo-kolonialisme (pasal 28-30). namun kewajiban-kewajiban ini pada gilirannya menimbulkan segala hak yang berkaitan dengan . Vatin. yang diberi kuasa. hak semua ras dan suku bangsa untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi. Dan hak kolektif mencakup hak semua bangsa untuk menentukan nasibnya sendiri. Dalam kaitan ini.

Pada sisi lain. Karena itu. sebuah problema yang sering muncul dalam 49 melaksanakan hak asasi manusia.” (AK. aku tidak dapat memenuhi tugas/kewajibanku ini. dan hak memperoleh keadilan. Kekuasaan negara hanyalah wakil dari kekuasaan Allah. baik secara diam-diam maupun secara terbuka. Islam memandang hak asasi manusia dengan cara pandang yang berbeda dari Barat. Ajaran Islam tentang Hak Asasi Manusia Sumber ajaran di dalam Islam adalah Al Qur’an dan Sunnah (juga tradisi kehidupan kaum Muslim awal). Patuhilah perintahku selama aku mematuhi perintah-perinlah Allah dan Rasul-Nya. tetapi bersifat theosentris (sadar kepada Allah sebagai pusat kehidupan). tidak bersifat anthroposentris.hubungannya dengan sesama manusia. koreksilah perbuatanku bila aku khilaf. tidak ada kenikmatan bagiku di dalam memegang pimpinan ini. sehingga aku merasa bahwa aku tidak mempunyai kekuatan di dalam diriku untuk mengembannya. misalnya. Kalian telah mengangkatku sebagai pemimpin kalian. tetapi berpalinglah dariku bila aku menyimpang. Bekerjasamalah denganku bila aku berlaku benar. dapat menjembatani ketegangan. hak kebebasan. 1978). Sunnah di sini . aku berharap Allah menjadi saksi bahwa aku tidak mempunyai keinginan untuk memegang jabatan ini.K. sepeti hak persamaan. setidaknya secara filosofis. walaupun hal itu tidak berarti aku lebih unggul daripada kalian. bila dilaksanakan dengan benar akan menimbulkan kesadaran akan hak-hak yang berkaitan dengan hubungan antar sesama manusia. Brohi. merupakan bentuk kualitas kesadaran keagamaan. dengan demikian. tidak seorangpun dapat melepaskan dirinya dari hukum Allah karena melanggar hak-hak orang lain. yang bertindak sebagai pemegang otoritas yang diangkat untuk melaksanakan hukum Allah. Menurut Islam. agar kejahatan tidak mengangkat kepalanya (baca: memperoleh momentumnya). (bahkan) tidak pernah bercita-cita memilikinya. antara individu dan negara. Si penguasa sendiri. 1978). adakah aku (pernah) berdoa untuk itu? Aku telah setuju untuk menanggung beban ini. bahkan konflik. Khutbah sahabat Abu Bakar ketika diangkat menjadi khalifah melukiskan hal ini sebagaimana berikut: “Hai saudara-saudaraku. Kewajiban bertauhid (mengesakan Allah). akan dihukum juga. beban yang dipikulkan ke pundakku sedemikian beratnya. Brohi. Sebaliknya. kecuali dengan pertolongan Allah. yaitu kesadaran kepada Allah sebagai pusat kehidupan (A. Seorang manusia mengakui hak-hak manusia lain karena hal itu merupakan kewajiban yang dibebankan kepadanya dalam rangka mematuhi Allah. bila mengkhianati amanah Allah. Cara pandang ini. Oleh karena itu. Penghargaan kepada hak asasi manusia.

bebas dari eksploitasi manusia lain. persaudaraan. etik. Bertitik tolak dari sumber-sumber tersebut. Falsafah dasar bagi hak asasi manusia dalam Islam terdapat daIam ajarannya yang utama. alam semesta beserta isinya (manusia. misalnya. yaitu tauhid. bebas dari pemilikan manusia lain (Q. Tetapi sebelum agenda permasalahan itu diungkap. tanpa bergeming sedikitpun pada upaya reformasi sistem tersebut. timbullah hak-hak asasi manusia yang lain. terlebih dahulu dikaji ajaran-ajaran Islam tentang hak asasi manusia dengan merujuk langsung pada sumber-sumber Islam. Pada gilirannya.S. 2: 256. Sistem syari’ah ini telah berfungsi sebagai petunjuk bagi umat dan pada gilirannya menjadi landasan bagi peradaban Islam sejak abad ketujuh. teologi.Dalam kaitan dengan hak asasi manusia.masih pada tahap identifikasi yang barangkali belum komprehensif juga. dan persetujuan-persetujuannya sendiri. 76:2-3). sehingga ia tidak hanya mencakup persoalanpersoalan yang legal dan yurisprudensial saja. sistem itu dipertahankan untuk tetap menjadi landasan bagi pengembangan peradaban masa kini dengan konteks sejarah yang berbeda. dan 49:13). termasuk masalah hak asasi manusia. kondisi ini telah melahirkan sejumlah agenda permasalahan kontemporer yang belum terpecahkan. Dalam tauhid terkandung pengertian bahwa yang ada hanya satu Pencipta bagi alam semesta. walaupun -perlu dicatat. Manusia dalam Islam adalah manusia bebas (Q. dan kebebasan manusia.S.S. mengandung ide persamaan dan persaudaraan seluruh manusia (Cf.S. 33:72). Karena manusia itu bersaudara dan 51 sama derajatnya. 50 ucapan-ucapan verbalnya. tetapi juga praktek-praktek ibadah ritual. Q. Konsekuensinya.dimaksudkan sebagai penjelasan dan pengimplementasian Nabi Muhammad SAW atas nilai-nilai etik dan filosofik dan prinsipprinsip dasar al-Qur’an melaIui contoh-contoh perilaku dirinya. dan bahkan bebas dalam beragama (Q. 90:13). 1979). Mereka telah berhasil mengembangkan sistem syari’ah yang komprehensif dan koheren. 4:1. bebas dari tekanan dan paksaan manusia lain. dan 10:99) . dengan demikian. kemahaesaan Tuhan. manusia tidak boleh diperbudak oleh manusia lain. yaitu cara hidup Islami yang ditetapkan berdasarkan wahyu illahi. para sarjana Muslim selama tiga abad pertama sejarah Islam mengembangkan syari’ah. hewan. Karena manusia itu bersaudara (yang mengimplisitkan adanya kasih sayang) dan memperoleh kebebasan. kesucian personal dan tatakrama yang baik (Fazlur Rahman. tumbuh-tumbuhan dan benda tak bernyawa) berasal dari Yang Maha Esa. dia secara . Dari ajaran-ajaran dasar tentang persamaan. Satu hal yang barangkali kurang disadari oleh mayoritas generasi Muslim berikumya adaIah bahwa sistem syari’ah tersebut merupakan produk pemahaman manusia tentang sumber-sumber Islam dalam konteks sejarah tertentu (yaitu abad ketujuh sampai kesembilan). ajaran lauhid.S. bebas dalam kemauan dan perbuatan (Q.

.1978). sesungguhnya darah dan harta bendamu adalah suci sehingga kamu menemui Tuhanmu. upah yang layak dan memiliki kekayaan (Q. kecuali karena kesalehannya ..S. Tidaklah orang Arab lebih tinggi daripada orang non-Arab. Lebih lanjut.Hai manusia..S. dan 42:38). Petuah Rasulullah SAW kepada seorang wanita yang datang berkonsultasi kepadanya atas anjuran Usamah: “Dari ‘Urwah.. Kamu mempunyai hak atas diri isteri-isteri kamu dan isteri-isteri kamu mempunyai hak atas diri kamu . kamu semua anak Adam. Kitab al Hudud. 2:129 dan 3: 164). 49:13).. 13:11). 3:159. hak mendapat pekerjaan. dan 5:8)..S. dan berserikat (Q. Nabi memilih suatu tempat . berbeda pendapat. 4:29). hak untuk bebas bergerak/mobilitas (Q...S. Ketahuilah bahwa semua kaum Muslimin itu bersaudara. Nabi berkata. perlu diberi hak untuk bebas menentukan nasib mereka sendiri (Q..S..S... 30:20 dan 67:15)... 52 Barang siapa yang telah menerima amanah maka tunaikanlah amanah itu kepada yang telah mengamanahkannya .. 1.. sedang Adam dari tanah . 4:1 dan 30:21).S.. andaikata anak perempuanku Fatimah melakukannya. Tuhan kamu satu. Ajaran Islam tentang hak asasi manusia di atas telah diaktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat pada zaman Nabi Muhammad SAW dan Khulafa’ur Rasyidin (empat khalifah pertama) seperti tersirat dalam beberapa Sunnah dan tradisi Sahabat berikut ini. dan negeri ini adalah suci . karena manusia itu bersaudara dan sama derajatnya.” (AK Brohi.S. sebagaimana hari ini. perlu diberi hak untuk bebas dari neokolonialisme dan segala bentuk diskriminasi (Q. berbicara. 3.. Dan secara kolektif. Engkau hanya boleh mengambil dari seorang saudaramu sesuatu yang dengan sukarela diberikannya kepadamu . Persetujuan Rasulullah SAW kepada pendapat sahabatnya: “Dalam peristiwa Perang Badar.. hak berfikir. 2:188 dan 4:29). Hai manusia. hak berkeluarga (Q.. ayahmu pun satu.. tentu saya potong tangannya”.. ‘beberapa bangsa sebelum kamu telah dihancurkan karena mereka menjatuhkan hukuman pada masyarakat kelas bawah tetapi tidak menghukum anggota masyarakat kelas atas (pada waktu mereka melakukan tindak kejahatan).. dari ‘Aisyah yang mengatakan bahwa Usamah suatu saat menganjurkan kepada seorang wanita untuk datang kepada Nabi.S. Sebagian dari khutbah Rasulullah SAW di depan umatnya pada peristiwa Haji Wada’: “..individual perlu diberi hak untuk hidup dan memperoleh keamanan (Q. 2.. Demi Tuhan yang ditangan-Nya terletak kehidupanku. hak mengecap pendidikan (Q. (Bukhari. 4:58.S. 1981). 51:19 dan 90:14-16).. hak memperoleh jaminan sosial (Q. Dan secara kolektif.. dia secara individual perlu diberi hak memperoleh keadilan di depan hukum dan perlindungan dari perlakuan yang tidak manusiawi (sewenang-wenang) dalam penyelesaian tertib sosial (Q. bulan ini.

Hubab bin Mandhar lantas mengajukan suatu tempat alternatif untuk memberikan serangan terhadap musuh. 1978). semuanya akan berada di bawah lindungan Allah dan NabiNya: tidak ada uskup yang diberhentikan dari keuskupannya.khusus yang dianggapnya pantas untuk menyerang musuh. pendeta-pendeta. Jangan rusakkan atau membakar pohon-pobon korma. tidak ada rahib yang akan diberhentikan dari biaranya dan tidak ada pendeta yang akan diberhentikan dari posnya. bagaimanapun merupakan bagian dari . apakah yang menyebabkannya memilih tempat khusus itu karena hasil dari wahyu Tuhan. baik bagi sebuah Deklarasi Islam Universal tentang Hak-hak Asasi Manusia maupun bagi penyempumaan prinsip-prinsip universal seperti yang terkandung daIam Deklarasi PBB karena ia. Salah seorang sahabatnya. bertanya kepada Nabi. persaudaraan. sehingga (menurut pengakuan objektif Jean Claude Vatin. Jangan bunuh anak-anak. maka biarkanlah mereka dan kegiatan mereka dalam keadaan yang damai “. karena menurut anggapannya.K. tempat itu secara strategis lebib baik tempatnya. Nabi menjawab tidak. dan tidak akan terjadi perubahan dalam hak-hak yang mereka telah nikmati sejak lama”. Untuk kebutuhan masa kini di mana hak asasi manusia diadvokasikan secara gencar. Mungkin sekali secara kebetulan kamu akan bersua dengan orang-orang yang telah mengundurkan diri ke dalam biarabiara. dan jangan tebang pobon-pohon yang menghasilkan buah-buahan. kecuali sekedar untuk dimakan. identifikasi ajaran-ajaran Islam tentang hak asasi manusia belumlah memadai. Hubab bin Mandhar. uskup Najran.” (A. 53 4. kebebasan. orang-orang yang hidup di gereja-gereja mereka dan budak-budak mereka. Perjanjian Rasulullah SAW dengan golongan Kristen Najran: “Dari Muhammad Sang Nabi kepada Abu Harist. dan penghormatan terhadap sesama dengan jelas telah dikukuhkan sejak tahap awal Islam. kemerdekaan. Jangan memenggal seseorang pun. Brohi. Hasiil identifikasi 54 tersebut harus diformulasikan dalam sebuah rumusan yang dapat berguna. 1987). 1987). Jangan patahkan keyakinan yang telah kamu ikrarkan. (AK Brohi. dapatlah disimpulkan bahwa prinsip-prinsip dasar yang berkaitan dengan hak asasi manusia. ternak-ternak atau unta-unta. Pesan Khalifah Abu Bakar ketika mengirim ekspedisi pertama ke negeri Syam: “Hendaklah kamu bersikap adil. (AK Brohi. seperti persamaan. Jangan bunuh domba-domba. rahib-rahib. Dengan ucapan itu. Dari kajian terhadap ajaran-ajaran Islam tentang hak-hak asasi manusia dan aktualisasinya pada zaman Nabi dan Khulafa’ur Rasyidin. lelaki-lelaki dan perempuan-perempuan. 5. 1987) “menempatkan dunia Islam beberapa abad di depan Barat”. Nabi menyetujuinya.

4:1). 24:2). karena timbul masalah baru apakah dalam memahami dua kelompok ayat itu diperlukan pendekatan tekstual atau pendekatan lain. Pendekatan ini diadopsi dari pemikir Malaysia.S. Agenda Permasalahan Dalam mengidentifikasi ajaran-ajaran yang berkaitan dengan hak. 40:40. 13:23. melalui dua makalahnya (1987 dan 1989). Sebelum masalah kedua ini dijawab. terutama yang ter-akhir. seperti tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan (Q.khazanah kemanusiaan. seperti hukuman untuk pembuat kerusakan di bumi: dibunuh. Yang menjadi masalah adalah bagaimana mempertemukan dua kelompok ayat yang walau dalam satu tema tetapi terkesan kontradiktif itu. dan dalam menerima pembagian warisan di mana bagian perempuan hanya separuh dari bagian laki-laki (Q. tetapi di pihak lain dijumpai beberapa ayat yang terkesan mengabaikan hak hidup dan manabat manusia. sementara di pihak lain dijumpai ayat-ayat yang terkesan membedakan perempuan dari laki-laki. Berdasarkan pendekatan ini. MisaInya. dihadapan kita dijumpai agenda permasalahan sebagaimana diuraikan berikut. Dr.S. 4: 11 dan 4: 176) Misal lain. bahkan keduanya merupakan kesatuan ontologis (Q. 2: 282) di mana kesaksian dua orang perempuan dihargai sama dengan kesaksian tunggal seorang laki-laki. Dalam makalah ini disampaikan suatu pendekatan yang dipandang tepat untuk mempertemukan kelompok-kelompok ayat yang walaupun dalam satu tema namun terkesan kontradiktif dalam rangka memahami hak-hak asasi manusia dalam Islam secara lebih utuh. Akan tetapi dalam rangka formulasi itu. atau dipotong tangan dan kaki (Q. dan 95:4). 17:70.S. hukuman untuk pezina: didera seratus kali (Q. Bila dua masalah terakhir dapat terpecahkan. namun pendekatan-peodekatan dalam memahami kandungannya masih beragam. 4:34).S. atau terkesan membatasi hak-hak perempuan. disalib. 48:6 dan 57:18). 17:40. 43:16. 4:124. kandungan Al Qur’an dapat difahami dalam empat peringkat: . terutama yang bersumber dari Al Qur’an. hukuman untuk pencuri: dipotong tangan (Q. seperti dalam kewenangan menjadi saksi (Q. dijumpai beberapa ayat yang walaupun dalam satu tema tetapi terkesan kontradiktif. 5:33). 5:38). 4:29.S. 55 Untuk menjawab masalah di atas nampaknya tidak mudah. di satu pihak ada beberapa ayat yang menjelaskan perlunya hak hidup dan perlindungan martabat manusia (Q. yang terakhir lebih superior dari yang terdahulu (Q. di satu pihak ada beberapa ayat yang menjelaskan prinsip persamaan manusia.S.hak asasi manusia. apakah pemecahan itu berimplikasi pada reformasi metodologi? Alternatif Pemecahan Walaupun disepakati bahwa Al Qur’an merupakan asas hidup umat Islam.S.S. kiranya dipertanyakan juga bagaimana pandangan kita terhadap kandungan Al Qur’an itu sendiri.S. Chandra Muzaffar (lahir 1947).

Kedua. mencegah yang munkar. berbaik dengan tetangga. membunuh tanpa sebab. terutama dalam bidang ibadah. nilai-nilai filosofik dan etik yang bersumber pada ajaran utama: tauhid. menindas. dan lain-lain. bersikap tamak. baik sendirian maupun berjamaah. kasih sayang. dan tidak berubah. prinsip-prinsip dasar ini diterima sebagai aspek kandungan Al Qur’an yang tidak berubah. haji. prinsip-prinsip dasar. peraturan dan kaedah dalam bidang ibadah. Karena. Shalat adalah prinsip dasar. sopan dan berakhlak dalam hubungan antara lelaki dan perempuan. Karena itulah. dan lainlain. berjudi. dan bersahabat dan berusaha menyatupadukan umat manusia. kesucian. kesabaran. bersikap malas. Keempat. misalnya. keadilan.Pertama. Sejarah masyarakat dan peristiwa-peristiwa umat terdahulu yang diceritakan dalam Al Qur’an menunjukkan betapa pentingnya. Berapa kali? Lima kali (waktu) sehari. diminta mendirikan shalat. keterpaduan. Peraturanperaturan dan kaidah-kaidah ini dijadikan sebagian dari wahyu untuk menolong umat Islam pada abad ke-7 menerapkan prinsip-prinsip dasar dan nilai-nilai filosofik dan etik. Peraturan dan kaidah ini juga tidak berubah karena intensitas shalat bukan sesuatu yang dipengaruhi oleh zaman dan keadaan. Wujud dari prinsip-prinsip itu antara lain berupa perintah dan larangan. tidak terikat pada zaman dan keadaan (Iqbal. kejujuran. Nilai-nilai ini bersifat kekal. Adalah wujud dari kebijaksanaan Tuhan yang tak terbatas untuk menerjemahkan ide-ide yang abadi dan universal (yaitu nilainilai filosofik/etik dan prinsip-prinsip dasar) ke dalam realitas 57 yang tertentu dan kontekstual. kebaikan. memberi zakat. merupakan hasrat batiniah manusia agar memperoleh jawaban dalam kesunyian alam semesta yang dahsyat. bohong. menegakkan yang ma’ruf. berzina. mencuri. harmoni. Yang dimaksudkan dengan nilai-nilai ini adalah nilai-nilai seperti persamaan. 1981). Prinsip-prinsip dasar ini diperlukan untuk menjelaskan nilai-nilai filosofik dan etik yang masih bersifat umum sehingga dapat dijadikan panduan hidup 56 masyarakat baik secara individual maupun kolektif. Lima waktu adalah peraturan. kebenaran. sombong. shalat. sebagaimana dilarang untuk memfitnah.prinsip dasar. persaudaraan. menghormati orang tua. Umat. seperti perintah untuk mendirikan shalat. kebebasan. Setiap Muslim mesti membuktikan kesetiaannya kepada nilainilai ini karena kesetiaan kepada nilai-nilai ini bermakna kesetiaan kepada Allah. membagikan kekayaan dengan cara yang adil. keindahan. Ketiga. mengerjakan puasa. Peraturan dan kaedah juga diwahyukan untuk menolong umat menerapkan prinsip. Dan hasrat batiniah itu adalah sesuatu yang kekal. namun ada beberapa peraturan dan kaidah yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat yang tidak bebas dari konteks (pengaruh keadaan dan zaman). abadi. sehingga komunitas pertama . prinsip-prinsip dasar ini dalam perkembangan peradaban manusia.

mengutamakan nilai filosofik/etik keadilan dengan menunda peraturan yang tersurat dalam Q. berusaha adalah salah satu dari nilai etik yang tinggi mutunya dalam Islam. yaitu membagibagikannya kepada tentara peserta perang. salah satu cara hukuman yang mudah difahami (karena kontekstual) diwahyukan kepada mereka. Bila disimak dengan cermat. anak-anak yatim. penderitaan. karena konteks yang sudah berbeda). 1987). dan peperangan. karena konteks yang berbeda). sehingga dapat saja nilai filosofik/etik dan prinsip dasar dibebaskan dari peraturan dan kaidah tertentu yang jelas dipengaruhi oleh keadaan dan zaman. Untuk memungkinkan komunitas Muslim pertama menerapkan prinsip dasar ini. dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji.yang bertakwa. 5: 38.S. Contoh ideal tentang ini yang sering diungkapkan dari tradisi Islam adalah kebijakan Khalifah Umar dalam pembagian rampasan perang (yaitu.Muslim akan dapat mengerti makna praktis suatu perintah atau larangan moral (Chandra Muzaffar. Apa yang diperoleh melalui usaha yang jujur adalah mulia. ternyata Al Qur’an sendiri membedakan nilai-nilai asasi dari peraturan-peraturan. Bahwa potong tangan merupakan cara menghukum pencurian yang kontekstual untuk kurun itu terbukti dari kajian terhadap adat-istiadat masyarakat yang dipraktekkan pada zaman sebelum wahyu turun kepada Nabi Muhammad SAW. dalam memahami kandungan Al Qur’an diperlukan kemampuan untuk dapat membedakan “nilai-nilai filosofik/etik” dan “prinsip-prinsip dasar” dari “peraturan-peraturan” dan “kaedahkaedah” dengan lebih mengutamakan yang pertama (nilai filosofik/etik dan prinsip dasar). kitab-kitab. 81. dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan. malaikat-malaikat. dan (memerdekakan) hamba sahaya. mendirikan shalat. dan menunaikan zakat. 2:177: 58 “Kebaktian itu tidak ditentukan dengan pembelokan muka (kiblat salat) ke arah timur dan barat. yaitu potong tangan. mengutamakan nilai filosofik/etik ‘keadilan’ dengan membagibagikannya kepada rakyat yang lemah dan menunda “peraturan” yang tersurat dalam Q. musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta. nabi-nabi.S. dan dalam menghukum pencuri di saat paceklik (yaitu. Jadi berdasarkan pendekatan ini. karena mencuri merupakan perbuatan yang mencabut hak individu untuk menyimpan atau memiliki sesuatu yang diperoleh melalui usaha yang jujur. Itulah sebabnya umat Islam dilarang mencuri.” . hari kemudian. tetapi kebaktian itu bermakna bahwa seseorang itu percaya kepada Tuhan. dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya). orang-orang miskin. Contoh ini dapat dilacak pada Q. Sebagai contoh. dan mereka itulah orang-orang.S.

dan mutlak pemenuhannya. nampaknya masalah mempertemukan kelompok-kelompok ayat yang walau dalam satu tema namun terkesan kontradiktif itu dapat terpecahkan. kesadaran akan hak-hak asasi manusia mengglobal sejak 10 Desember 1948 dengan ditetapkannya oleh PBB Deklarasi Universal tentang Hak-hak Asasi Manusia. melihat hak-hak asasi manusia dalam perspektif anthroposentris. Dalam kondisi seperti itu. Ketika kemudian diberi imbuhan asasi.Sebagaimana diketahui. deklarasideklarasi tersebut. bila diterima dan diterapkan. Karena itu. ayat ini diwahyukan ketika kiblat shalat diubah dari Baitul Makdis ke Mekkah. pendekatan yang ditawarkan ini. Konsekuensi dari pendekatan ini antara lain bahwa pemahaman kandungan Al. dirancang untuk melindungi kebebasan individu di depan kekuasaan raja. atau negara yang cenderung dominan dan tersentralisasi. Salah satu sifat esensial dari analisis kategorik ini adalah kerelaan untuk menerapkan pengetahuan sosiologis dan historis (Chandra Muzaffar. Deklarasi PBB ini. akan memudahkan pemahaman ajaran-ajaran Islam tentang hak-hak asasi manusia secara lebih utuh dan substansial. yang pada gilirannya memberikan sumbangan pada pengembangan universal hak-hak asasi manusia. kiblat ternyata hanya peraturan dan dimungkinkan berubah. Bila pendekatan ini dapat diterima. karena cara (baca: peraturan) itu begitu penting bagi mereka. yang berguna terutama untuk mengetahui apakah suatu ayat yang dikategorikan peraturan. Penerapan pengetahuan sosiologis dan historis ini barangkali dapat berimplikasi pada reformasi metodologik. diakui oleh semua peradaban. yang nota bene anak peradaban Barat. Akhirnya. bersifat kontekstual (dipengaruhi 59 oleh keadaan dan zaman) atau tidak. Dari penegasan itu. yang memungkinkan penundaan. agar ia dapat memelihara dan meningkatkan kehidupannya dan mengembangkan kepribadiannya. seperti gugatan terhadap relevansi konsep naskh (penghapusan ayat-ayat yang datang terlebih dahulu oleh ayat-ayat yang datang kemudian). Pada waktu itu ada golongan tertentu dari sahabat Rasulullah yang menentang perubahan kiblat. 1987). mendasar. baik secara konsepsional maupun aksi. . bahkan perubahan. Setelah melalui proses yang panjang. juga deklarasi-deklarasi sebelumnya. Penutup Hak dapat dimaknai sebagai suatu nilai yang diinginkan seseorang untuk melindungi dirinya.Qur’an tidak lagi secara tekstual tetapi memerlukan analisis kategorik. maka ia haruslah sedemikian penting. kaum feodal. karena dapat dilacak kelompok ayat mana yang dikategorikan “nilai filosofik/etik” atau “prinsip dasar” dan kelompok ayat mana yang dikategorikan “peraruran/kaidah” (terutama yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat) yang kontekstual. Allah SWT menegaskan apa yang boleh disebut sebagai “inti agama” (baca: nilai filosofis/etis dan “prinsip dasar”).

dan peraturan atau kaidah. Universitas Muhammadiyah Surakarta dan diterbitkan kembali seijin penulisnya. 1989). ditawarkan suatu pendekatan yang tidak lagi tekstual. dalam Altaf Gauhar. 60 persaudaraan dan keadilan antar sesama manusia. Juz 15. maupun yang kontekstual. (1987).E. yaitu melihat kandungan Al-Qur’an dalam empat kategori ordinal: nilai filosofik/etik. Islam and Human Rights: Tradition and Politics (Boulder: Westview Press). The Reconstruction of Rellgious Thought in Islam (New Delhi: Kitab Bhavan). Islam Indonesia: Menatap Masa Depan (Jakarta: P3M. “AI-Qur’an: Nilai dan peraturan”. ajaran tauhid tersebut berimplikasi pada keharusan prinsip persamaan.Hak-hak asasi manusia memperoleh landasannya dalam Islam melalui ajarannya yang paling utama. Hak Azasi Manusia dalam Islam (Jakarta: Pustaka Firdaus. dalam Muntaha Azhari dan Abdul Mun’im Saleh. dan prinsip kemerdekaan dan kebebasan manusia. baik yang kekal. 2 al-Bukhari (1981). 1987). eds. tidak terikat pada zaman dan keadaan. 1987). Sidney (1987).. Walau demikian. 5 Muzaffar. Prinsip-prinsip tersebut telah menjadi landasan bagi pembentukan peradaban masyarakat Muslim awal. yailu tauhid (mengesakan Tuhan). prinsip dasar. “Islamic Resurgence: A Global View”.K. 3 Iqbal. “Sebuah Dialog tentang Islam dan Hak-hak Asasi Manusia”. Konsekuensi dari pendekatan ini adalah kerelaan untuk menerapkan pengetahuan sosiologis dan historis yang dapat saja berimplikasi pada reformasi metodologik. terikat pada zaman dan keadaan. A. “Islam and Human Rights”. (1987). 7 Nasution. “Hak dan Kewajiban Manusia dalam Islam. 61 DAFTAR PUSTAKA 1 Brohi. Chandra (1987). eds. hak-hak asasi manusia dalam Islam lebih dipandang dalam perspektif theosentris. (1991). tetapi pendekatan yang memerlukan analisis kategorik. bila ternyata dua kandungan yang bertema sama itu terkesan kontradiktif. seperti gugatan terhadap konsep naskh. Hak-hak asasi manusia yang terjabarkan dari prinsip-prinsip itu memperoleh legitimasi dari sumber-sumber Islam. Dalam menjabarkan (memformulasi) hak-hak asasi manusia.. Suatu Pendekatan Filsafat”. Timur. 6 ———————————— (1989).K. M. Karena itu. 4 Mayer. (1978). Untuk mengatasinya. Kitab al-Hudud (Beirut: Dar al-Fikr). Dengan pendekatan ini. Shahih al-Bukhari.. Islam and Society in Southeast Asia (Singapore: lSEAS. terutama Al-Qur’an. Tulisan ini pertama kali dipublikasikan di Jurnal Akademika. A. terutama karya-karya: 8 Brohi. 1978). . A. (1987). kandungan Al-Qur’an yang berupa nilai filosofik/etik atau prinsip dasar diutamakan dari kandungan Al Qur’an yang hanya berupa peraturan yang kontekstual. 9 Hook. eds. dan Bahtiar Effendy. dijumpai kesan adanya kontradiksi antar beberapa kelompok ayat yang bertema sama. dalam Taufiq Abdullah dan Sharon Siddique. The Challenge of Islam (London: Islamic Council of Europe. Mohammad (1981). Harun. Edisi 3/Tahun XI/1993. sehingga menempatkan dunia Islam beberapa abad di depan Barat. “Renungan tentang Hak-hak Asasi Manusia”. ed. terutama bila sumber legitimasinya ayat-ayat Al Qur’an.

Islam. J.inilah kondisi ekonomi global. (1987). Pemikiran mengenai HAM juga telah muncul pada Abad XIII sebagaimana termuat dalam dokumen Magna Charta (1215) dan juga Petition of Rights (1628) dan Bill of Rights (1689). ditinggalkan. “Hak-hak Asasi Manusia dalam Islam”. gagasan mengenai hak asasi telah muncul jauh sebelumnya. Tepatnya setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berdiri pada 1945 berhasil memaklumkan Universal Declaration of Human Rights (DUHAM) pada 10 Desember 1948.C.” Sri Palupi HAM DALAM KONTEKS DAN KEPENTINGAN SOSIOLOGIS KEINDONESIAAN Yoseph Adi Prasetyo D ibanding keberadaan agama. . Semua referensi menunjuk pada kegagalan peran agama dalam menjamin persamaan dan kebebasan. Fazlur (1979).. 62 BAB II POSISI DAN PERAN HAK ASASI MANUSIA DITENGAH LIBERALISASI POLITIK DAN EKONOMI “. Hal ini bersamaan dengan munculnya semangat anti-perbudakan. Edisi Kedua (Chicago dan London: University of Chicago Press). Rahman. Masyarakat miskin hanya memperoleh penghasilan 1 dollar sehari. Hal ini merupakan anti-tesis terhadap doktrin hukum alam yang sebelumnya mengajarkan sisi kewajiban dan menafikan ide sentral tentang persamaan dan kemerdekaan. termasuk kebebasan pers dan kebebasan berekspresi. dan berkurang karena tuntutan hal “ilahi” raja. Pada masa pencerahan (enlightenment) telah muncul istilah human rights sebagai ganti dari istilah natural rights dan istilah rights of man yang telah muncul sebelumnya. sementara di Eropa ada subsidi untuk sapi sebesar 12 dollar perhari. dan sebagainya yang melanda sebagian besar kawasan Eropa.. Ujung pemikiran HAM adalah doktrin hukum alam bahwa pada setiap manusia melekat serangkaian hak ilmiah yang kekal dan tidak dapat dicabut.11 Vatin. Namun bila dilihat lebih jauh. perlindungan perburuhan... bisa dikatakan usia hak asasi manusia (HAM) masih tergolong “bayi”. anti-kekerasan. Berbagai kritik terhadap doktrin hukum alam ini bermunculan pada Abad XIX hingga awal Abad XX. Masalah HAM baru menjadi perbincangan publik pada pascaPerang Dunia II.

Misalnya konsep mengenai Piagam Madinah2. yang merupakan cerminan dari bangkitnya nasionalisme Dunia Ketiga dan tuntutan terhadap pemerataan kekuasaan. yaitu Konvensi Wina pada 1993. dan Abdullah Ahmed An-Naim. HAM. dan memiliki fokus internasional. Dalam kalangan Islam juga dikenal sejumlah tokoh intelektual yang mengembangkan pemikiran mengenai konsep HAM. keyakinan politik. warna kulit.65 Kerusakan dahsyat dan banyaknya korban manusia yang dibunuh secara keji selama Perang Dunia II telah memunculkan semacam “kebulatan tekad” masyarakat dunia untuk melakukan upaya-upaya preventif. dan Agama 67 Tabel 1 menunjukkan domain yang berbeda antara sebuah hukum perundang-undangan. pengakuan bahwa untuk semua dan setiap orang orang melekat harkat dan martabat kemanusiaan yang tidak ditentukan oleh latar belakang ras. antara lain Farid Muhammad. agama Islam sesungguhnya memiliki potensi konseptual yang bisa dikembangkan untuk melengkapi konsep-konsep mengenai HAM. Secara tegas DUHAM menyantumkan tentang perlindungan dari tindakan diskriminasi yang bersifat rasial. Dengan demikian. antara lain yang perlu disebut adalah kovenan internasional tentang Hak Sipil dan Politik (International Covenant on Civil and Political Rights. kurang individualis. HAM. ICCPR) dan kovenan internasional tentang Hak Ekonomi. Sosial. Pergulatan Dua Perpektif HAM4 Hak asasi manusia bersifat universal. Mahmoud Mohamed Thaha. 66 Tabel 1 Perbedaan Wilayah antara Peraturan Perundang-Undangan. serta latar belakang . perlindungan atas persamaan bagi perempuan dan kesejahteraan. Sosial and Economic Rights. agama. Belakangan muncul HAM generasi ketiga. ICCPR seringkali disebut sebagai HAM generasi pertama dan ICCSER sering disebut sebagai HAM generasi kedua. dan nilai-nilai penting secara global. Yang terjadi dalam banyak kasus justru penguasa (negara) mengkooptasi pemimpin agama dan menggunakan hukum perundang-undangan untuk membungkam serta membuat patuh rakyatnya melalui caracara yang melanggar HAM3. dan Budaya (Internastional Covenant on Culture. Dibanding hak kodrati yang berkembang pada Abad Pencerahan. rumusan HAM yang terkandung dalam dokumen internasional lebih bersifat egalitarian. dan agama. Ketiganya tak bisa saling dipertentangkan. seks. kekayaan. Dokumen DUHAM kemudian dijabarkan dan diikuti sejumlah dokumen lainnya yang hingga kini terus mengalami perkembangan secara menakjubkan. ICCSER) pada 1966 yang diterima masyarakat internasional sebagai hukum kebiasaan internasional (international customary law).

dilakukan oleh siapa pun. dan melalui berbagai perjanjian internasional dan praktek/kebiasan internasional terbentuklah standar dan prosedur internasional dalam pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia. Tidaklah terlampau sulit untuk memahami reaksi balik dari berbagai kalangan tersebut. Pergulatan ini tidak begitu mengemuka pada masa perang dingin karena berbagai pelanggaran hak asasi manusia – termasuk yang dalam kategori berat – dapat begitu saja berlangsung dan tanpa tindakan koreksi yang berarti. dengan alasan bahwa Indonesia dapat menegakkan keadilan melalui institusi judisialnya sendiri. Kali ini tidak terletak pada gugatan tentang ada-tidaknya pelanggaran hak asasi manusia tapi pada mekanisme koreksi yang dituntut masyarakat internasional dan persoalan siapa yang harus bertanggungjawab. dan siapa pun korbannya maka pelanggaran tersebut adalah urusan semua manusia. Nilai-nilai ini berkembang menjadi norma. sosial. Reaksi balik dari kalangan militer dan kelompok ultra-nasionalis. Tanggungjawab ini melahirkan doktrin jurisdiksi internasional. Selain itu dikemukakan pula bahwa memburuknya situasi hak asasi manusia yang memprihatinkan di Timor Timur itu adalah akibat campur tangan kekuatan asing7. batas agama. politik dan budaya. karena sikap ini menyangkut masih kuatnya pemahaman yang partikularis yang menjadi sendi dari nasionalisme yang banyak dikemukakan oleh pemimpinpemimpin otoritarian di Asia. Doktrin tanggungjawab semua manusia – obligatio erga omnes – dikenal ketika pelanggaran hak asasi manusia yang berat. Karena negara yang seharusnya . Kejahatan yang demikian dianggap sebagai kejahatan terhadap semua umat manusia. di mana masyarakat internasional dan negara mempunyai jurisdiksi untuk memprosekusi kejahatan tersebut. Oleh karena itu terjadinya berbagai kejahatan yang luar biasa itu bukan menjadi tanggungjawab pemerintah Indonesia tapi merupakan tanggungjawab dari kelompok-kelompok masyarakat Timor Timur sendiri yang bertikai soal kemerdekaan. Sementara ABRI sebagai alat negara hanya menjalankan tugas yang dibebankan negara. Ini juga berarti bahwa masyarakat internasional mempunyai tanggungjawab universal untuk bertindak mengoreksi pelanggaran atas hak asasi manusia yang terjadi. Di mana pun. utamanya pada kurun waktu tahun 1980-an dan awal 1990-an8. seperti kejahatan terhadap kemanusiaan terjadi. Secara singkat dapat dicatat reaksi ini berupa: penolakan terhadap pembentukan pengadilan internasional. oleh karena itu menjadi musuh semua umat manusia – hostis humanis generis6. tidak dibatasi oleh garis batas negara. menjadi hal yang wajar apabila muncul solidaritas internasional yang kuat untuk mengoreksi kejahatan 68 yang terjadi dengan menuntut dibentuknya pengadilan internasional. Karena itu dalam situasi seperti yang terjadi di Timor Timur tahun 1999.sejarah5.

Baru setelah Perang Dingin mereda dan akhirnya berhenti. Pilihan yang diambil oleh satu negara tertentu tentulah ditentukan oleh berbagai faktor sejarah. Sebagai contoh. dalam penyelenggaraan dari kebebasan berserikat dan mengeluarkan pendapat – sebagai hak asasi – diatur berbedabeda di tiap negara. pergulatan wacana ini kembali mengemuka. Terpisahnya dua dokumen kovenan internasional yakni Konvensi Internasional Hak. Relativitas ini terletak bukan pada nilai-nilai universalnya tetapi pada bagaimana nilai-nilai itu dihormati dan dilindungi. yang akan mengancam liberalisme ekonomi. yang mengancam kolektivisme. Sosial dan Budaya merupakan contoh yang nyata. Pengutamaan hak-hak sipil dan politik ditenggarai sebagai pemajuan hak-hak yang lahir dari paham invidualisme. selama pengaturan yang diterapkan itu tidak dimaksudkan untuk menghilangkan kebebasan dasar itu. Perbedaan ini lahir dari berbagai latar belakang sejarah. bagaimana perbedaan sistem politik dari negara-negara yang melahirkan kepentingan yang berbeda pula. ditenggarai sebagai pemajuan hakhak yang lahir dari sosialisme dan komunisme. ada dua aras pergulatan dari perspektif universal dan partikularis. Sedangkan pengutamaan hak-hak ekonomi. Untuk tiap negara bebaslah menerapkan sistem pengadilannya.bertanggung jawab dapat berlindung di balik kekuasaan salah satu blok super power. Bagaimana pun perbedaan sejarah. sosial dan budaya. Sebaliknya bila relativisme disusun . dan Kovenan Hak-hak Ekonomi. Sebenarnya adalah utopia bahwa semua hak asasai manusia dapat berlaku untuk semua manusia dengan cara yang sama. agama dan sistem politik akan membawa berbagai perbedaan. Menyangkut nilai hak asasi manusia dan instrumentalnya. Penolakan negara untuk memberikan pertanggungjawaban atas pembatasan dan/atau pelanggaran hak asasi manusia sekarang dimajukan dengan mengutamakan dalil-dalil partikularisme. Perbedaan ini dapat diterima secara internasional. 69 Sebagaimana telah disinggung sebelumnya. terutama pada bagaimana pemajuan dan perlindungan dilaksanakan. politik dan budaya. apakah memakai sistem juri (common law) atau majelis hakim (civil law). Pada mulanya PBB merancang satu domumen untuk 5 jenis hak asasi tersebut. Sudah barang tentu pergulatan ini tidak bebas dari kepentingan politik dari kekuasaan-kekuasan yang dominan terutama dari sektor negara.Hak Sipil dan Politik. Partikularisme di sini tidak dianggap menghilangkan standar internasional yang universal. 70 Contoh klasik yang sering diungkapkan adalah menyangkut persamaan hak setiap orang di muka pengadilan9. Namun Blok Barat mengutamakan hak-hak sipil dan politik sedang Blok Sosialis didukung oleh negara-negara yang baru merdeka mengutamakan hak-hak ekonomi sosial dan budaya. sejauh dalam sistem itu hak asasi tersebut tetap dihormati. tingkat perkembangan yang bebeda dari satu negara ke negara lain.

Namun sebenarnya. merupakan satu isu terpenting.11 melalui satu proses yang panjang di PBB. Seiring dengan maraknya developmentalism di negara-negara berkembang pada dekade 1970-an dan 1980-an. Apalagi bila dikaji lebih lanjut bahwa apa yang disebut sebagai “nilai-nilai Asia” itu tak lain adalah merupakan bentuk negasi atas tuntutan hak asasi manusia12. Berbagai pembatasan dan pelanggaran hak asasi manusia – termasuk atas hak-hak yang tak dapat dikurangi (non-derogable rights) sering dipakai sebagai sesuatu yang harus dilakukan untuk menjaga stabiltas dan integritas wilayah. Namun kecenderungan untuk mempertentangkan hak kolektif dan hak invidual masih terus berlangsung. hak masyarakat dengan perorangan. maka pembatasan dan pelanggaran hak asasi manusia tersebut dilakukan atas nama pembangunan. yakni universality (universalitas). guanrantees (jaminan). maka relativisme lokal yang seharusnya diubah sesuai dengan universalisme hak-hak tersebut. yang berpendapat bahwa hak individu sebagai sesuatu yang bersifat mulak. terlepas dari perilaku negara yang mengabaian hak-hak asasi tertentu demi. pembangunan. atau dengan alasan. memang terdapat pergulatan yang penting antara hak individu berhadapan dengan hak kolektif. Pada periode ini penguasa sering mengemukakan konsep trade-off: Demi lancarnya pembangunan harus ada pengorbanan atas hak-hak kelompok masyarakat tertentu10. dan democratization (demokratisasi).sedemikian rupa sehingga hak-hak tersebut menjadi tidak dihormati dan dilindungi. Sekjen PBB Boutros Boutros Gali dalam pidato pembukaannya mengungkapkan “tiga nilai penting yang bersifat wajib dalam Konferensi Wina”. Namun apologia dari kekhasan atau partikularisme lebih banyak dilakukan oleh para pemimpin otoritarian dan lebih sering dipakai sebagai alasan-alasan filosofis untuk penekanan atau pembatasan hak-hak sipil dan politik. Upaya untuk merekonsiliasikan – sebagai lawan dari mempertentangkan – merupakan satu proses yang panjang. yang sering juga dikemukakan sebagai demi keamanan negara. Persoalan ini merupakan dimensi lain dari pergulatan dua perspektif: yang universalis. Pada aras internasional hak-hak kolektif memang baru diakui secara universal pada dekade 1980-an. dan dalam Konferensi Sedunia Hak Asasi Manusia di Wina. dan untuk meredam suara-suara kritis dari oposisi terhadap penguasa. dimana pengakuan dari hakhak asasi tergantung kepada situasi politik dan sosial ekonomi dari satu negara tertentu. dan yang relatif. yang masih terpuruk dalam multi-krisis dan bencana . Bagi pemerintah otoritarian dalil yang dipakai ialah hak yang bersifat kolektif dianggap lebih utama 71 dan dapat meniadakan hak indvidu. Masalah HAM di Indonesia Menatap Indonesia hari ini adalah menatap sebuah negeri yang merana.

kulusi dan nepotisme (KKN). Afrika Selatan. Indonesia barangkali perlu banyak belajar dari pengalaman sejumlah negara yang baru lepas dari cengkraman rezim otoritarian yang berhasil menyelesaikan pelanggaran HAM masa 72 lalu dan menjadikannya sebagai pelajaran yang tak boleh diulang dan kemudian berhasil membangun negaranya. dan solidaritas telah berubah menjadi negeri yang terkoyak oleh berbagai pertikaian suku. Argentina. Malah ada kecenderungan konflik sengaja dibiarkan terbuka dan sepenuhnya hanya menjadi tanggungjawab aparat kepolisian. menghapusan hak-hak khusus dari aparat negara. Kita juga bisa melihat bagaimana Theys Hiyo Eluay dan Munir terbunuh secara misterius. Pelanggaran HAM Masa Kini Praktek kekerasan dan pelanggaran HAM terus berlangsung hingga kini. agama. Kita bisa melihat serangkaian aksi kekerasan yang terus-menerus terjadi di wilayah konflik seperti Poso dan Papua. maka agenda melawan impunitas dalam gerakan hak asasi manusia . sikap toleransi. Negeri yang dibayangkan pernah dikagumi karena rakyatnya yang memiliki keramahan yang tinggi. 73 Pada era reformasi yang telah mengalami 4 masa kepresidenan ini. dan etnis. Keberhasilan penanganan dan penghentian kejahatan HAM merupakan syarat bagi terciptanya masyarakat demokratis di masa depan. kejahatan dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang sistematis merupakan salah satu karakteristik utama. Hampir kita tak pernah mengingat lagi bahwa Indonesia pernah menjadi sebuah negeri patron bagi semua negeri yang baru bebas dari kolonialisme dan imperialisme. Jangan heran bila penyelesaian pelanggaran HAM yang memang merupakan agenda utama berbagai negara yang bertekad membangun demokrasi dan kemakmuran. Indonesia sebagaimana negara-negara di mana rezim yang sebelumnya berkuasa adalah rezim otoriter. dan pengakuan atas terjadinya pelanggaran berat HAM di masa lalu. Sebuah hal yang umumnya berujung pada hancurnya perekomian akibat terbelit oleh masalah korupsi. Jika berpegang pada gagasan dasar hak asasi manusia sebagai perlindungan individu dari kekuasaan negara. juga tak tampak adanya kebijakan reparatif bagi penyelesaian tuntas kejahatan HAM masa lalu. Pelanggaran HAM yang meluas dan sistematis umumnya menandai hancurnya politik dan landasan bernegara. Kepercayaan rakyat kepada pemerintah dan penegak hukum hanya dapat dibangun jika rakyat melihat keseriusan keinginan politik pemerintahan yang baru dalam menegakkan hukum. Brazil. dan juga Korea Selatan menunjukkan adanya korelasi kuat antara penghormatan HAM sebagai bagian dari upaya perwujudan sistem demokrasi dengan naiknya angka indeks pembangunan manusia (HDI). rusaknya demokrasi dan lemahnya fungsi hukum.tiada henti.

“Hak Azasi Manusia Dalam Islam” dalam E. 3 Untuk kasus Indonesia. Human’s Wrong. . salah satu bab hasil riset Demos-LRP. Jakarta. barangkali apa yang terjadi di Aceh merupakan sebuah gambaran lengkap tentang dominasi negara terhadap ketiga hal ini. yang selama ini hendak dikontrol oleh hak asasi manusia. 5 Peringatan sedunia 50 tahun Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia 1998 mengambil tema: All Human Rights for All. karena berbagai pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia dilakukan dengan cara-cara ‘tertutup’ yang memungkinkan pelaku menghindarkan diri dari tanggungjawab. Alasannya sederhana. Menegaskan bukan hanya semua orang memiliki hak asasi yang sama. politik. yaitu demi kepentingan kedaulatan negara dalam diskursus publik. hak komunal maupun hak individual. Pada saat yang sama pula membangun gambaran bahwa mereka yang menentang kebijakan negara adalah mereka yang memiliki sikap anti-nasionalisme. kelompok dominan Orde Baru telah berhasil memanfaatkan berbagai institusi demokrasi yang ada untuk mengonsolidasi kekuasaan mereka. secara normatif sudah tidak ada lagi persoalan mengenai wewenang melakukan inspeksi [intervensi] atas praktek-praktek negara terhadap hak asasi manusia. Berbagai standar universal mengenai hak asasi manusia serta mekanisme pengaduannya sudah banyak berkembang. tidak semata legal formal. Namun. Mas’udi. tapi juga hak-hak tersebut menyangkut semua hak asasi manusia meliputi hak sipil. “Spiritualitas Asia dan Hak Asasi Manusia” dalam Candra Muzaffar dkk. 6372. diperlukan cara yang lebih efektif untuk melindungi hak asasi manusia. pada kenyataannya adanya impunitas telah menyebabkan pelanggaran HAM tetap terus berlangsung. 2000. hal. Cesda dan LP3ES. Ayoub. Dari berbagai pendekatan itu tidak ada yang mengelak akan perlunya investigasi terhadap pelanggaran HAM dalam arti luas. Lihat juga Mahmoud A. Sesungguhnya. ***** Catatan: 2 Lebih detail bisa dibaca Masdar F. 4 Bagian ini saya cuplik dari tulisan Asmara Nababan. Pada saat gerakan masyarakat sipil 74 masih terseok-seok mengonsolidasikan demokrasi. 2002 (draft buku). “Internasionalisasi Standar dan Prosedur vs Domestikasi Keadilan Transisional”. Pada kenyataannya kekuatan dominan militer dalam arena politik masih cukup besar. sosial dan budaya. Diseminasi Hak Asasi Manusia: Perspektif dan Aksi. Pilar Media. Pernah juga terjadi penembakan atas sejumlah manusia yang digolongkan dalam kategori tertentu dan kemudian dibiarkan di jalan – yang mungkin dimaksudkan untuk menciptakan efek teror pada masyarakat pada kasus penembakan misterius. Jakarta. Shobirin Nadj.merupakan agenda yang luar biasa. Agenda ini sesungguhnya justru memperkuat kekuasaan negara untuk memaksa melalui hukum pidana. Di Indonesia pernah terjadi kasus penahanan sejumlah orang tanpa pengetahuan keluarga atas sejumlah orang oleh Tim Mawar dari Korps Pasukan Khusus. ekonomi. Karena itu. Maka para aktor dominan menggunakan agenda yang ada untuk melegitimasi kekerasan yang dilakukan terhadap masyarakat sipil. Yogyakarta. Naning Mardiniah. yaitu dengan memutus rantai impunitas. 2007.

Perbandingan berikut dapat mengilustrasikan betapa kesenjangan itu menganga dalam di depan mata kita. Sementara 10% orang terkaya di dunia menguasai 54% pendapatan global. MODALDAN URGENSI HAK EKONOMI. dan perdagangan budak.6 Pada awal lahirnya doktrin dimaksudkan untuk kejahatan bajak laut. Makalah ini umumnya mengecam dominasi wacana HAM oleh Barat dan juga upaya menciptakan wacana tandingan mengenai perpektif nilai-nilai Asia sebagai alternatif. dalam penentuan atas hak dan kewajibannya serta dalam setiap tuduhan pidana terhadapnya. Pilar Media. SOSIAL. Yogyakarta. Pemerintah Soeharto meminta agar masyarakat Kedung Ombo untuk berkorban (dilanggar hak-hak asasinya) bagi pembangunan bendungan. Deklarasi ini secara eksplisit merumuskan hak kolektif untuk pembangunan. § 2. 2007. ditonjolkan sebagai wacana balik atas universalisme. 7 Argumentasi ini berulang-ulang diungkapkan oleh para terdakwa dan pembelanya dalam sidang-sidang Pengadilan HAM adhoc Timor Timur. Mahatir. Hak-hak kolektif ini sering disebut sebagai Generasi Ketiga hak asasi manusia (Generasi pertama: Hak-hak Sipil dan Politik. 11 Declaration on the Right to Development disahkan dalam Sidang Umum PBB pada 4 Desember 1986. dengan menunjukan kekhasan nilai –nilai Asia vis a vis nilai-nilai Barat. Lihat Candra Muzaffar dkk. atas pemeriksaan yang adil dan terbuka oleh peradilan yang bebas (independent) dan tidak memihak (impartial). dalam persamaan yang penuh. 12 Barangkali perlu dibaca kembali sejumlah makalah yang dipresentasikan dalam Konferensi Internasional Rethingking Human Rights yang diselenggarakan oleh Kelompok JUST (Just World’s Trust) di Kuala Lumpur pada Desember 1994. 169 Concerning Indigenous and Tribal Peoples in Independent Countries. Lee Kuan Yu. Himpunan makalah pada konferensi itu telah diterbitkan menjadi buku. dan Generasi kedua Hak-hak Ekonomi. ³ Pendidikan dasar untuk semua orang di dunia 6 milyar USD ³ Kosmetik di USA 8 milyar USD ³ Air dan sanitasi untuk semua orang di dunia 9 milyar USD . § Total pendapatan 500 warga terkaya di dunia jauh lebih besar daripada total pendapatan 416 juta warga termiskin di dunia. 75 8 Asian values. sosial dan Budaya). 76 LIBERALISASI EKONOMI. 9 Pasal 10 Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia (DUHAM): Setiap orang berhak. Lihat juga Convention No. disahkan tanggal 27 Juni 1989 dalam Konperensi Umum dari International Labour Organisation (ILO). BUDAYA Sri Palupi Fakta Ketidakadilan Global Liberalisasi ekonomi memperluas kesenjangan antara yang kaya dan miskin. Soeharto antara lain mengucapkan dalam bahasa Jawa “jer basuki mawa bea” (agar sejahtera dibutuhkan pengorbanan). 10 Kasus Kedung Ombo merupakan contoh yang sangat prima dari dibenturkannya konsep pembangunan terhadap penghormatan hak asasi manusia.5 milyar (40%) penduduk dunia yang berpenghasilan kurang dari 2 USD sehari hanya menguasai 5% dari pendapatan global. Bahkan secara langsung menuduh PBB sebagai sumber konflik yang terjadi. untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas. Soeharto adalah tokoh politik yang gencar memajukan wacana ini. Human’s Wrong.

2 juta jiwa pada kuartal I 2006. kesempatan kerja. setiap tahun 10. 78 § 1. Sementara subsidi untuk 1 ekor sapi di Eropa besarnya 2 USD per hari. Fakta Kemiskinan Nasional Keluarga Penderita Busung Lapar § Jumlah penduduk miskin meningkat dari 41 juta jiwa pada akhir 2005 menjadi 51. nutrisi. pendidikan. konsumsi.8% anak usia sekolah yang menyelesaikan 9 th pendidikan dasar. hanya 46.6% menjadi 23%.³ Ice cream di Eropa 11 milyar USD ³ Kesehatan reproduksi untuk semua perempuan di dunia 12 milyar USD ³ Parfum di Eropa dan USA 12 milyar USD ³ Kesehatan dasar dan nutrisi bagi setiap orang di dunia 13 milyar USD ³ Pakan binatang piaraan di Eropa dan USA 17 milyar USD ³ Bisnis entertainment di Jepang 35 milyar USD ³ Rokok di Eropa 50 milyar USD ³ Minuman beralkohol di Eropa 105 milyar USD ³ Narkoba di dunia 400 milyar USD ³ Belanja militer di dunia 780 milyar USD 77 Fakta Kemiskinan Global Perempuan dan Anak-anak § Sedikitnya 1.200 anak mati. hidup dalam kondisi kemiskinan ekstrem (penghasilan kurang dari 1 USD sehari). dan kesehatan.2 juta anak umur 7-15 th tidak pernah sekolah. partisipasi sosial politik.000 perempuan mati di saat hamil dan melahirkan anak. tingkat kemiskinan meningkat dari 18.2 milyar penduduk di negara berkembang. 5. mayoritas adalah perempuan dan anak. § Setiap tahun 5 juta perempuan meninggal saat melahirkan atau 2 kematian ibu setiap jam.67 juta anak balita menderita busung lapar. termasuk kesehatan reproduksi. § Di bidang pendidikan.9 juta pada Februari . § Perempuan dan anak yang menjadi korban trafficking berasal dari keluarga miskin. Angka ini setara dengan 3 kali tsunami dalam sebulan. 54% meninggal karena gizi buruk dan 19% karena diare dan gangguan pernafasan.310) sehari. § Menurut standar Bank Dunia. Terdapat 2-4 anak dari 10 anak di 72% kabupaten menderita kurang gizi.7 juta anakanak mati tanpa sempat merayakan ulang tahunnya yang kelima dan setiap jam terdapat 1.7 juta anak balita menderita kurang gizi. air dan sanitasi. Terdapat 4. § Kemiskinan mempengaruhi semua aspek kehidupan: pendapatan. § Setiap tahun sedikitnya 529. Pada periode yang sama. lebih dari 110 juta jiwa penduduk Indonesia tergolong miskin karena masih hidup dengan penghasilan 2 USD (Rp 18. § Setiap jam 24 balita meninggal. § Pengangguran meningkat dari 10.

yang menjadi basis pemahaman hak asasi manusia. § Hak asasi manusia melibatkan hubungan yang kompleks tentang siapa yang memiliki hak dan siapa yang bertanggung jawab untuk memenuhinya. > Pertarungan demi hak sipil dan hak asasi merupakan pertarungan untuk mengendalikan penyalahgunaan kekuasaan negara. 79 § Penafsiran hak asasi manusia secara tradisional memandang negara sebagai penanggung jawab utama dan biang keladi setiap soal pelanggaran hak asasi manusia. pengangguran. Indonesia dan dipaksa untuk menjalankan agenda liberalisasi ekonomi. sektor pendidikan 21. Perubahan Orientasi Gerakan Hak Asasi Ada 3 alasan meletakkan kekuasaan modal/bisnis sebagai basis menafsirkan hak asasi: 1) Sumber dan bentuk kekuasaan tak lagi tunggal. tetapi juga di tangan aktor non negara. > Implikasi: perubahan orientasi target gerakan hak asasi. perusahaan negara diprivatisasi/ swastanisasi. Indonesia terperangkap dalam hutang dan sistem ekonomi global yang tidak adil. § Hak rakyat atas pembangunan dikorbankan. § Jumlah hutang Indonesia pada tahun 2003 sebesar 2. Kekuasaan bisnis sama konkritnya dengan kekuasaan presiden dalam mengundangkan peraturan 2) Kekuasaan bisnis berakar dari kapasitasnya untuk melakukan atau tidak melakukan investasi 3) Kekuasaan bisnis juga terjelma dalam kekuatan . Dalam Jebakan Hutang Sejak krisis ekonomi tahun 1997.120 trilun dan pada beberapa tahun terakhir 30-40% APBN digunakan untuk bayar cicilan pokok dan bunga hutang. Tahun 2005: dana kompensasi BBM utk orang miskin Rp 4. kerusakan lingkungan.5 triliun. WTO sebagai kaki tangannya). § Subsidi dihapus. anggaran sektor kesehatan 7. aset negara dijual. § Indonesia berada di bawah kendali pemilik modal global/ TNC (dengan IMF. khususnya pemilik modal. pemiskinan.7 triliun. kekayaan alam/ lingkungan dikuasai dan dieksploitasi korporasi global: meluasnya ketidakadilan.1 juta pada Februari 2006. sementara untuk bayar cicilan dan bunga hutang 64 triliun Problem Hak Asasi Manusia Liberalisasi ekonomi yang memperluas kekuasaan bisnis menjelaskan adanya pergeseran locus kekuasaan. Kekuasaan bukan lagi hanya di tangan negara. dll. § Padahal ekspansi kekuasaan bisnis telah menggeser locus kekuasaan. Bank Dunia.2005 menjadi 11.4 triliun.

yang dapat diberi upaya penyelesaian dan yang dapat diselidiki menurut hukum internasional. Ada Apa dengan Hak Ekosob? § Hak sipil politik (sipol) lebih banyak mendapat perhatian. Melalui cara ini. § Dengan adanya fakta ekspansi kekuasaan bisnis. dengan membeli keberlakuan/ ketidakberlakuan peraturan. § Secara historis gerakan hak asasi lebih banyak terfokus pada upaya untuk menghapuskan pelanggaran dan penegakan hak sipil dan politik. tidak semestinya lolos dari target gerakan hak asasi manusia karena hak asasi ditujukan untuk melindungi individu dari semua bentuk penyalahgunaan kekuasaan. § Hak ekosob sering digambarkan sebagai hak “kelas dua” (hak yang tidak dapat ditegakkan. budaya (ekosob) masih sedemikian terbelakang. dan Budaya § Dibandingkan hak sipil. Sosial. Kekuasaan bisnis yang semakin besar dan mendominasi semakin banyak aspek dalam proses manajemen hidup bersama. kodifikasi hukum dan interpretasi melalui penafsiran pengadilan. kepolisian. Sementara gerakan hak asasi telah sekian lama mengabaikan hak jutaan manusia yang dihilangkan sebagai akibat dari kebijakan dalam bidang sosial. khususnya hak ecosob. Keutuhan dan kesalingtergantungan ini ditegaskan kembali dalam Konferensi Dunia tentang HAM tahun 1993. Dengan pendekatan hak ekosob kita sampai pada akar masalah pelanggaran hak asasi yang tersembunyi dalam kekuatan ekonomi dan bukan hanya mempersoalkan gejala/tanda (simpton) pelanggaran HAM saja. 81 Padahal: § Ada keutuhan dan kesalingtergantungan antara hak sipol dan ekosob (Hak ekosob dan hak sipol tak dapat dipisah-pisah). . Pemantauan terhadap penggunaan kekuasaan bisnis dapat dilakukan dengan pendekatan hak asasi. tidak dapat disidangkan dan hanya dapat dipenuhi secara bertahap). membeli jajaran pengadilan. Padahal pelanggaran (berat) hak asasi manusia berkaitan dengan hak sipil politik seringkali hanyalah simpton dari pelanggaran hak ekosob. perluasan jaringan pemantau malpraktik kekuasaan bisnis menjadi kebutuhan yang semakin mendesak. politik (yang tertuang dalam kovenan hak sipil-politik). dsb. pelaksanaan hak ekonomi. keluasan korupsi-kolusi dalam hubungan pelaku bisnis-pemerintah terjadi.finansialnya untuk merusak tata hukum dan pemerintahan. sosial. ekonomi dan budaya. § Ada dugaan salah bahwa hanya hak sipol yang dapat dilanggar. 80 Urgensi Fokus Hak Ekonomi. aparat keamanan.

§ Pasal 9 : hak atas Jaminan sosial dan asuransi sosial. turut serta dalam kehidupan budaya dan mendapat manfaat dari kemajuan iptek. budaya.§ Hak sipol dan hak ekosob dirancang untuk menjamin perlindungan terhadap manusia sesecara sepenuhnya berdasarkan pandangan bahwa manusia berhak menikmati hak kebebasan dan keadilan sosial secara bersamaan. § Pasal 5 : tidak ada pembatasan ataupun pengurangan hak. termasuk pengambilan langkah-langkah legislatif. Pasal-Pasal Kovenan Hak Ekosob § Pasal 1 : hak untuk menentukan nasib sendiri --> hak bangsa-bangsa untuk secara bebas mengejar pertumbuhan/melaksanakan kegiatan ekonomi. Kewajiban Negara Peserta § Mengambil langkah-langkah dengan semua sarana yang memadai. § Pasal 10 : perlindungan bagi keluarga. § Mewujudkan hak tanpa diskriminasi. sosial. § Kini hak ekosob mulai mendapat perhatian serius. § Pasal 2 : kewajiban negara untuk mengambil langkah agar semua warga dapat memenuhi hak. terlepas dari tingkat pertumbuhannya. § Pasal 13 dan 14: hak atas pendidikan (hak atas pendidikan dasar cuma-cuma dan kesempatan yang sama). § Menghormati. . pakaian. Indonesia baru saja meratifikasi kovenan Hak Ekosob. perumahan). memajukan dan memenuhi. ibu dan anak. § Mencapai perwujudan hak secara bertahap (sedini mungkin mewujudkan hak). § Kewajiban untuk bersikap dan kewajiban untuk mencapai hasil. § Pasal 3 : persamaan hak bagi perempuan dan laki-laki 82 § Pasal 4 : pembatasan untuk meningkatkan kesejahteraan umum. melindungi. § Pasal 7 : hak atas kondisi kerja yang adil dan menguntungkan. § Pasal 12 : hak atas standar tertinggi kesehatan (pemerataan kesempatan mendapat pengobatan dan jaminan minimum pada saat sakit. § Memastikan hak penghidupan minimal bagi semua orang. § Pasal 6 : hak untuk mendapatkan pekerjaan dan hak untuk tidak kehilangan pekerjaan secara tidak adil. § Pasal 11 : hak atas standar hidup yang layak (makanan. § Pasal 15 : hak untuk menikmati kebudayaan. § Pasal 8 : hak atas kebebasan berserikat.

Amerika dan Israel adalah pelanggar HAM tertinggi di dunia. Tadi kita sudah berbicara mengenai HAM yang melandaskan pada pengalaman dan dokumen keagamaan kita. Agama sudah berumur ratusan tahun. Secara historis pemikiran HAM dimulai semenjak lahirnya Magna Charta dan Bill of Right. beliau menjelaskan ajaran Islam banyak mengandung nilai-nilai HAM. Maka penting. Pendapat itu diperkuat berbagai literatur Islam yang menjelaskan tentang HAM. HAM mengalami perkembangan . Prinsip-prinsip saling meghargai terkandung dalam setiap ajaran agama samawi dan ardhi. Beliau adalah Direktur Institut Studi Arus Informasi(ISAI) dan aktif diberbagai lembaga diantara Demos.***** 83 Narasumber : Yoseph Adi Prasetyo dan Sri Palupi Moderator : Fajar Riza Ul Haq Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Memperten tangkan HAM dengan agama sangat tidak tepat. pada saat Amerika menjadikan penjara Guantanamo sebagai camp penyiksaan tahanan Irak maka tindak kekerasan ini mendapat sorotan tajam dari Lembaga Amnesti International. Buktinya. Agama itu transendental. Pembicara pertama adalah Bapak Adi Prasetyo. a DIALOG b 85 Perlu kita ketahui bahwa prinsip saling menghargai sudah dipraktekkan jauh sebelum adanya DUHAM. Untuk sessi ini ada dua narasumber. Sekarang kita akan membicarakan dari tradisi Barat. Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian. Begitu juga dengan tindak kekerasan yang dilakukan Israel terhadap Palestina. keduanya menggeluti bidang HAM pada konteks Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM). sekitar abad ke-17. sekarang kita akan mencoba melihat dari tradisi dan perspektif yang berbeda. Silakan. Kalau tadi kita sudah melihat HAM dalam perspektif Islam. Pemerintah Amerika mendominasi dan menganeksasi HAM sehingga muncul kecurigaan dan kebencian bahwa HAM adalah proyek Amerika. Ketika saya berdiskusi dengan Kiai Husein Muhammad waktu mengikuti seleksi Komnas HAM. setiap pemeluk agama secara sungguh-sungguh dan konsisten menggali nilai-nilai HAM dalam agamanya. Dalam perjalanan sejarahnya. sementara Piagam HAM baru lahir tahun 1948. sedangkan Piagam HAM berasal dari manusia dan berkembang terus menerus dengan kompromi-kompromi. Kalau kita baca laporan Amnesti International. Tetapi dalam perjalanan sejarahnya. Yoseph Adi Prasetyo Kalau kita bicara HAM hendaklah jangan dibandingkan dengan agama. Pendapat itu tentunya tidak benar karena HAM adalah rumusan kesepakatan semua bangsa dalam menjamin dan memperjuangkan hak-hak dasar hidup.

Di era Orde Baru. Contohnya. ketika terjadi pembantaian di Tianmen.meliputi hubungan antara negara dan masyarakat. dan antar masyarakat. nilai-nilai agama menjadi sentral dan menjadi payung moral negara dalam mengatur tata pelaksanaan pemerintahan. pada masa itu tentara begitu dominan dalam mengontrol dan mengintervensi agama. negara. agama berada di luar negara atau menjadi bagian dari negara. Sehingga lahirlah banyak peraturan tentang HAM dan pengakuan terhadap aliran-aliran kepercayaan. dan warga negara yang setia. saya mengajak Bapak dan Ibu melihat kembali. tiba-tiba saya ditelpon dan dipaksa menuliskan Haur Koneng sebagai kelompok sesat. Ini artinya HAM tidak tunggal. Pada saat mau menuliskan hasil investigasi yang saya lihat. atas nama UU Teroris. kami mahasiswa di Yogyakarta menandatangani protes dan menyuarakan kepada dunia internasional bahwa itu sebagai pelanggaran HAM berat. Pada zaman Orde Baru ada pengerutan (grouping) NKRI. komparador. ekstrem kanan. dan perundangundang. Sedangkan HAM posisinya menjadi rujukan tekhnis berbangsa dan bernegara. negara memposisikan agama dan HAM dalam negara. antar negara. Akhirnya agama menjadi mandul dan dibuat tidak berperan dalam memperjuangkan aspirasi umatnya. Sebagai contoh. karena stakeholders-nya adalah kelompok agama. negara. Begitu juga halnya dengan tragedi Tanjung Priok adalah rekayasa pemerintah yang berkuasa pada saat itu. negara tidak boleh sembarangan menangkap orang. Jadi. Secara prinsip tidak ada pertentangan antara agama. Disamping itu. Idealnya. penegakan HAM juga mengalami pasang surut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang berkuasa. Bila kita rujuk al Quran kita akan menemukan banyak ayat-ayat yang berbicara tentang HAM. dan penamaan-penamaan lainnya. Beberapa ayat sebagai berikut : 1) Hak untuk Menentukan Agama n QS Al-Baqarah [2]: 256 87 n Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). Apabila ada rakyat atau kelompok masyarakat yang tidak tunduk terhadap kebijakan pemerintah maka diklaim sebagai pembangkang. pada tahun 1989. Sedangkan HAM berada di luar dan tidak boleh disentuh. saya penah meliput Peristiwa Haur Koneng. China. sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada . Pemimpin agama yang kritis dan tidak patuh terhadap kebijakan negara akan dijebloskan ke penjara. Untuk itu. Saya kira seluruh agama harus protes. isinya hanya tentara. Setelah Orde Baru tumbang. dimana wilayah agama. kelompok petani yang melawan ketika tanahnya 86 diminta paksa tentara. dimana negara bisa melakukan diskresi mengambil orang dengan melanggar HAM. Pada masa Orde Baru agama dipaksa menjadi alat kepentingan negara dan pemimpin agama menjadi birokrat. Karena. dan HAM.

tentulahj beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. padahal kamu mengetahui 3) Hak Untuk Berbeda Pendapat n QS Al-Nisa’ [4]:59 n Hai orang-orang yang beriman. janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninga. merekalah orang-orang yang beruntung. menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. 88 5) Hak Berserikat n QS Ali Imran [3]:104 n Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kkebagikan. dan ulil amri di antara kamu. 4) Hak Privasi n QS Al-Nur [24]:27 n Hai orang-orang yang beriman. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. supaya kamu dapat memakan sebagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orangorang yang beriman semuanya? 2) Hak untuk Memiliki Harta Kekayaan n QS Al-Baqarah [2]:188 n Dan janganlah sebagian dari kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim. n QA Fathir [35]:18 n Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. jika kamu bernsr-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian.maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al_Quran) dan Rasul (Sunnahnya). 6) Menghormati Tanggung Jawab Personal n QS Al-An am [6]:164 n Dan tidaklahseorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri. Dan jika seseorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosanya itu tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikit pun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya.jalan yang sesat… n QS Yunus [10]:99 n Dan jikalau Tuhanmu menghendaki. taatilah Allah dan taatilah Rasul(Nya). . Yang demikian itu lebih baik bagimu agar kamu (selalu) ingat.

Pada tahun 1966 pemerintah mengatur penegakan HAM dalam hukum positif maka dibuat kovenan 89 yang mengatur hak politik dan hak ekonomi. Kematian perempuan dan anak juga luar biasa. mulai dari anak-anak dan perempuan. Angka kemiskinan meningkat dari 41 juta menjadi menjadi 51 juta. serta budaya. sementara untuk parfum diperlukan 11 milyar dolar. Masyarakat miskin hanya memperoleh penghasilan 1 dollar sehari. Untuk kesehatan. sosial. sementara pengeluaran untuk kosmetik di Amerika saja 8 milyar. dan budaya (EKOSOB). pengeluarannya setara dengan parfum. narkoba. Ketimpangan ekonomi telah menjadi persoalan paling mendasar pada dunia global. dan budaya. Busung lapar yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Jadi. Berarti ada genocide terselubung orang miskin. sosial. sosial. Karena ekonomi adalah pondasi dasar dan panglima dalam kemajuan bangsa. dan berbagai daerah lainnya adalah dampak dari pembangunan yang tidak memperdulikan hak-hak EKOSOB. sosial. Sri Palupi Sebelumnya Adi Prasetyo sudah berbicara mengenai HAM. Beliau adalah Ketua Institute for Ecosoc Rights. tetapi hak ekonomi. Kedua kovenan ini lahir pada tahun yang sama. Saya mengajak kita semua fokus dan bergerak memperjuangkan hak ekonomi. kebutuhan air warga dunia hanya membutuhkan 9 milyar dolar. Silakan. maka ada 110 juta orang miskin di Indonesia. Selanjutnya presentasi Ibu Sri Palupi. dan budaya prosesnya agak lambat karena mayoritas orang cenderung bergerak pada hak politik. 500 warga terkaya se-dunia pendapatannya lebih besar daripada 416 juta penduduk dunia. 90 Kalau mengikuti data Bank Dunia.7) Hak untuk Memperoleh Penghidupan n QS Al-Dzariyat [51]:19 n Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang misdkin yang tidak mendapat bagian Moderator Terima kasih Pak Adi Prasetyo. dan rokok. Sebagian besar dana dihabiskan untuk belanja militer. Inilah kondisi ekonomi global. Pada tingkat nasional situasinya tidak jauh berbeda. situasi macam apa yang kita hadapi sekarang? Untuk alokasi pendapatan kebutuhan dasar. Bone (Sulawesi Selatan). Jakarta. Dalam catatan UNDP tahun 2005. Setiap jam ada 20 balita yang meninggal . seperti pendidikan dasar hanya perlu 6 US dollar. sementara di Eropa ada subsidi untuk sapi sebesar 12 dollar perhari. Kurangnya perhatian kita terhadap hak ekonomi berakibat pada kondisi yang memprihatinkan seperti saat ini. Saya akan lebih banyak berbicara tentang hak-hak ekonomi. Kejadian yang paling menyentak dan menggugah kesadaran kita semua adalah kasus busung lapar yang melanda dimana-mana. minuman beralkohol.

Dengan uang mereka bisa membeli tentara. hak asasi selalu targetnya negara. Sekarang harus diarahkan pula ke pemegang kekuasaan bisnis.dan hampir 4 juta yang tidak pernah sekolah.7 trilyun. banyak pelanggaran hak politik akarnya adalah pelanggaran hak ekonomi. sosial. Misalnya. dan budaya menjadi prioritas. dan Aceh. dan budaya untuk menjamin keadilan sosial. hak politik untuk membuat kebebasan. Ini menjadi problem. Sudah saatnya. tidak ada jaminan keamanan akan terus bekerja bagi seorang buruh. Tentunya ini tidak benar. Dulu posisi negara memiliki monopoli kekuasaan. sosial. Kedua. target memperjuangkan hak asasi harus pula dibebankan kepada korporasi. Hak politik sering hanya merupakan gejala dari pelanggaran hak ekonomi. ketika HAM menjadi kekuasaan negara. Ketiga. mayoritas perburuhan kita adalah sistemnya kontrak (outsourcing). Hak asasi ekonomi.67 juta dan pada tahun 2006 sudah mencapai 2. Mengapa bisa begitu? Karena ada persepsi bahwa yang dapat dituntut hukum hanyalah hak politik. dan budaya. mengapa semua tidak menyentak dan melakukan advokasi? Situasi ini. sekarang dilucuti oleh pemodal. Artinya. Pertama. Sehingga pada akhirnya. sementara hak ekonomi. kekuasaan bisnis terjelma pada uangnya untuk merusak sistem bernegara. kalau ada penembakan. dan budaya sering sekali dipersepsikan tidak bisa dituntut secara hukum dan hanya bisa dipenuhi ketika negara memiliki kemampuan. Seperti di Papua. Seharusnya keduanya seiring. Tetapi. mempertegas ada jarak yang jauh pemikiran kita terhadap persoalan-persoalan hak-hak EKOSOB. karena kekuasaan bisnis sekarang sama kongkritnya dengan kekuasaan presiden dalam membuat perundang-undangan. sebenarnya pelanggaran hak ekonomi. pembangunan mengorbankan orang miskin. pemerintah harus membuat kebijakan kongrkit. pemerintah sudah mencantumkan minimal 20% . sosial. sosial. Pada tahun 2005. Selama ini. dan budaya menjadi urgen ketika hak asasi dipegang oleh pemodal. angka busung lapar sudah mencapai 1. maka semua bisa bergerak untuk advokasi. Misalnya. Hak ekonomi. sosial. sementara yang memegang dana bermain di luar. tetapi kekuasaan tidak ada di negara. terutama korporasi global yang menguasai hajat hidup orang banyak dan mengontrol kepentingan orang banyak. sementara untuk bayar hutang ada dana 46 trilyun. ketika perempuan mayoritas 91 buta huruf. kekuasaan bisnis juga memiliki kekuasaan dengan dalih investasi. Ada negara tetapi keputusannya tidak pada negara. sebagian daerah predikatnya pengidap AIDS terbesar di dunia dan kelaparan terjadi dimana-mana. Bukankah. Kita sangat berharap dengan diratifikasinya hak EKOSOB pada tahun 2005. bagaimana orang miskin berhadapan dengan orang miskin. Maka. Ambon.3 juta. Sehingga tidak apa-apa tidak dipenuhi ketika negara tidak punya uang. hak ekonomi. Kalau kita lihat dana kompensasi BBM untuk orang miskin hanya 4.

hanya menjalankan perintah Allah dan bertakwa. untuk Pak Adi Prasetyo. Pemerintah membuat program kegiatan tetapi tidak memperdulikan hasilnya. dimana peran HAM ? Hak Asasi Manusia itu nyata atau hanya merupakan rambu-rambu dan tidak menjadi institusi penting pemerintahan? Buktinya. Ini sangat reduktif. Apakah itu disemangati untuk memenuhi hak-hak EKOSOB dan sudah memadai? Atau itu bagian dari upaya untuk mengelabui pajak? Somantri (SMK Muhammadiyah Cirebon) Padaa zaman Orde Baru. Sekarang. Seperti ketika mengatakan bahwa ujian nasional untuk mendapatkan standar nilai. Syahrir Yusup (SMA Muhammadiyah Kupang) Sebagai seorang guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan. guru saya mengemukakan prinsip keselamatan. Terkait dengan ujian nasional.anggaran pendidikan dan ada hak minimum yang harus dipenuhi pemerintah pada kondisi apapun. yakni untuk menjaga hubungan antara manusia (hablun min al-nas) dan dengan Allah (hablun min Allah). Saya belum mendengar tentang hak nilai disampaikan. dan Pancasila. ada busung lapar. di perusahaan-perusahaan kemudian . Irwan Abdullah (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Pertama. bagaimana hak anak untuk tidak menonton media-media porno? 92 Kedua. ada hak yang dilanggar pemerintah. Konkritnya. Terimakasih. Seharusnya lebih luas. jangan membahas atau membicarakan tentang Soeharto. semua hanya diukur dengan nilai. pemerintah tdak pernah konsisten dalam menjalankannya. ABRI. saya persilakan jika ada pertanyaan maupun tanggapan. Saya membaca HAM tidak secara spesifik. Moderator Terima kasih. Selanjutnya. untuk Ibu Sri Palupi. Sekarang banyak perusahaan besar yang membuat yayasan sosial. Hasil diskusi kita hendaklah dijadikan masukan kepada Departemen Pendidikan Nasional. yaitu konvensional dan liberal. kami sangat berharap halaqah ini terus berlangsung dan dapat mencari solusi berperspektif HAM untuk dunia pendidikan yang kita harapkan mampu mengubah keadaan. Tidak seperti sekarang. 93 Masmulyadi (PP IRM) Ada dua paradigma yang mendominasi saat ini. Mungkin kita tidak mendapatkan hasil yang baik sekarang tetapi untuk ke depan bisa menghasilkan kesejahteraan. Sekolah juga hanya mengacu pada nilai tersebut dan menafikan kepentingan peserta didik. Solihin (Islamic Center Muhammadiyah Cianjur) Saya ingin menanggapi komentar Pak Adi Prasetyo mengenai fungsi agama yang diartikan sempit. terutama dalam hak-hak EKOSOB. Pada saat itu. tetapi sering kali dilupakan. Padahal ada keinginan untuk membicarakannya karena banyak terjadi pelanggaran yang didasari atasnya. Ini yang dapat saya sampaikan.

Buktinya. Sebaliknya. 94 Sekarang. Sri Palupi Saya pikir. Hal seperti ini bisa diatur dengan UU distribusi cetak bahwa majalah seperti itu tidak boleh dijangkau anak-anak. negara tidak pernah berupaya melakukan pembaruan kontrak karena selalu takut dengan ancaman korporasi internasional akan hengkang dari Indonesia. Mereka harus bertanggungjawab. ini adalah penjinakan terhadap orang miskin. Masalahnya. Negara hanya memiliki tanggung jawab memberikan pendidikan supaya masyarakatnya pintar. kecerdasan tidak bisa diukur dengan ujian nasional selama tiga hari. Perusahaan yang semestinya bertanggungjawab seakan lepas tangan dan membebankan kepada negara dengan dalih bencana nasional. bantuan-bantuan yang diberikan yayasan perusahaan tidak cukup untuk memenuhi hak-hak EKOSOB. Masyarakat kehilangan pekerjaan dan tempat tinggal. Dan ini tidak cukup hanya diganti 5% tadi. Apa yang sekarang bisa kita lakukan untuk mengubah persoalan yang rumit ini? Apakah kita akan memunculkan nabi-nabi baru? Moderator Narasumber dipersilakan untuk menjawab secara berurutan.muncul corporate social responsibility (CSR). tetapi limbahnya ditinggal di selatan. Anehnya. Terlebih dalam suasana global. ribuan orang menjadi korban lumpur Lapindo tanpa ada kejelasan pertanggungjawaban. Contonya. . kasus Freeport. negara harus memiliki hak pengaturan. Kebebasan boleh. investasi boleh masuk kalau sudah membuat pabrik sekian tahun. negara tetap bungkam dan tidak berdaya. Terkait dengan kebebasan berekspresi harus dijamin. mereka masuk dan bisa keluar kapanpun. kekayaan diangkut ke utara. Namun jika masuk dalam UU distribusi maka bisa dijerat. Kita tidak mungkin masuk ke wilayah pikiran berekspresi. Selama ini. Setahun sudah masyarakat Sidoarjo hidup tanpa harapan ditengah ketidakpastian pemulihan hakhaknya. kerusakan lingkungan dan kerugian yang diperoleh. Tetapi tidak memberi dampak signifikan terhadap perkembangan ekonomi Indonesia. Perusahaan ini telah menguras emas dan tembaga yang tidak terhitung nilainya. Perusahaan harus punya kaki dan itu bagian dari tanggungjawabnya. otoritas negara secara pelan-pelan telah diambil alih oleh kekuatan modal. Yoseph Adi Prasetyo Saya setuju dengan Palupi yang telah memaparkan betapa lemahnya peran negara dalam menunaikannya kewajibannya kepada rakyat terkait hak-hak EKOSOB. masalah Majalah Playboy yang isinya lebih baik daripada Popular dan Matra. Bahkan sekarang mereka masuk dalam UU Kebebasan Berkekspresi. dimana kemandirian bangsa. Tetapi. Misalnya. Banyak pemodal yang masuk tanpa kaki. Program belajar sembilan tahun (WAJAR) adalah bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kecerdasan anak bangsa. tetapi pada diwilayah mana ditampilkan. Berbeda dengan China. Kalau sudah begini.

secara statistik angkanya jutaan tetapi tidak pernah dianggap negara sebagai persoalan serius. Terutama perkara hak tanah. Wassalamu‘alaikum Wr. seperti bantuan. Wb. seperti hak kebebasan. UU Air. Moderator: Terima kasih. program World Food. membongkar hak-hak EKOSOB yang selama ini tersembunyi. 96 BAB III MELACAK AKTUALISASI HAM DALAM PENGALAMAN BERMUHAMMADIYAH “Jika kita baca kembali gagasan sosio-ritual Kiai Ahmad Dahlan dalam perspektif HAM akan muncul semacam Teologi HAM atau HAM dalam konteks sosio-ritual. Kebijakan monokultur sangat mempengaruhi ketahanan pangan masyarakat. menunjukkan hancurnya komunitas masyarakat dalam menyelesaikan persoalan mereka karena intervensi modal. Dalam kondisi apapun. Kita harus bergandeng tangan dengan negara dalam menghadapi pemodal yang tidak berkaki di negeri ini. Kedua. dan lainnya. pertama. Langkah konkrit yang harus kita lakukan dalam menyelesaikan problem pelik ini adalah. menuntut pertanggungjawaban. Kasus busung lapar. Kita harus membongkar persoalan yang tersembunyi menjadi nyata. Saya kira apa yang kita diskusikan ini memperkaya sessi sebelumnya. maka berbeda halnya dengan hak-hak EKOSOB. Politisasi bantuan beras di NTT cukup siginifikan dengan memanipulasi data. Lolosnya UU Penanaman Modal Asing yang telah disahkan DPR adalah contoh bagaimana pelanggaran hak-hak EKOSOB dilegalkan. negara tidak boleh ikut campur. Ada bisnis besar soal pangan sehingga data ketersediannya cukup politis. Justru negara yang harus lebih aktif. Kalau dalam hak politik. Dalam penelitian yang kami lakukan tentang busung lapar. Air yang semestinya menjadi hajat hidup orang banyak tetapi dalam UU Air cenderung diprivatisasi.memiliki kaki dan ada hak yang harus ditanggung serta masyarakat tidak menerima akibat negatifnya. Kita harus 95 memonitoring sehingga dalam situasi apapun harus ada standar minimal pelayanan dari negara. Misalnya. Ide sosio-ritual Kiai yang belum banyak dikaji ialah bagaimana hubungan praktik ritual dan fungsi profetik pemberdayaan kemanusiaan” Abdul Munir Mulkhan . pendidikan dasar wajib diterima oleh masyarakat. seolah bantuan pangan tetapi dibaliknya adalah bisnis.

aparat penegak hukum. berhubungan dengan keberimanan dan kesalehan atau secara ringkas bisa disebut teologi HAM. pelaku pemerintahan. Dunia Islam ketika itu masih berdebat mengenai peran peradaban modern dan sains bagi pemajuan Islam. Hal ini berarti bahwa realisasi. Ide sosio-ritual Kiai yang belum banyak dikaji ialah bagaimana hubungan praktik ritual dan fungsi profetik pemberdayaan kemanusiaan. Sejarah Islam belum sampai aksi kongkrit bagaimana menyantuni mustadz’afin. Atas dasar pengertian tersebut di atas dapatlah dikatakan bahwa segala tindakan penegakan hak asasi manusia yang dilakukan secara tulus adalah termasuk ibadah dan amal saleh. Coba kita kaji kembali legenda penafsiran atas Surat Al-Ma’un dengan tindakan kongkrit yang manfaatnya bisa dilihat dan dirasakan umat. aktivis partai. Gagasan ini penting dikemukakan mengingat berbagai permasalahan penegakan hak asasi manusia berkaitan erat dengan tingkat partisipasi warga. Pandangan demikian menjadi gagasan utama perlindungan dan pemajuan hak asasi manusia. 1924) bisa membuka pikirannya untuk tidak segan belajar pada orang asing yang Nasrani tersebut. organisasi .BUNGA RAMPAI: IDE SOSIO-RITUAL KIAI AHMAD DAHLAN DALAM PERSPEKTIF HAM Abdul Munir Mulkhan J ika kita baca kembali gagasan sosio-ritual Kiai Ahmad Dahlan dalam perspektif HAM akan muncul semacam Teologi HAM atau HAM dalam konteks sosio-ritual. Empati kemanusiaan berbasis etika welas asih (sebutan dr Soetomo. Atas nama Tuhan seseorang bisa memandang orang lain tidak mempunyai nilai. Sementara Kiai Dahlan melihat tradisi bangsa kolonial yang Nasrani di bidang kesehatan. Secara lebih lugas dinyatakan bahwa penegakan hak asasi manusia adalah realisasi dan praktik keberimanan seseorang. pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia merupakan bagian dari kesalehan atau amal saleh. kepanduan dan pengelolaan anak terlantar (yatim). memelihara orang terlantar. Demikian pula hubungan praktik kesalehan dan pemecahan praktis problem kongkrit umat kebodohan. Teologi HAM ialah pemberian dasar nilai ketuhanan segala rangkaian penegakan atau realisasi hak asasi manusia. Atas nama Tuhan pula manusia bisa dipandang sederajat atau 99 lebih tinggi dari malaikat. penegakan. Penafsiran seperti itu mungkin bisa memberi inspirasi tentang bagaimana masalah HAM. Sementara berdasar nilai-nilai teologis itu berarti kerja hak asasi manusia merupakan tindakan kesalehan. pendidikan. gelandangan dan mengelola anak-anak muda. kemiskinan dan penyakitan.

kemasyarakatan dan keagamaan serta berbagai lembaga kemasyarakatan lainnya. Di sisi lain manusia mempunyai kedudukan lebih mulia dari malaikat yang harus menyembah kepada manusia. kenyataan bahwa seluruh penduduk Indonesia memeluk agama yang sebagian besar memeluk agama Islam. Alasan berikutnya ialah adanya kesadaran atas peran 100 Tuhan dalam pembentukan Indonesia sebagai bangsa dan negara berdaulat. Salah satu alasan ialah kenyataan sosiologis yang menunjukkan bahwa Indonesia adalah bangsa religius yang percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Manusia lebih sering diletakkan pada posisi ekstrim negasi ketuhanan atas nama agama. Dari sini bisa disimpulkan bahwa pengabdian kepada Tuhan atau ketataan pada ajaran Allah yang secara khusus disebut ibadah itu haruslah berakar pada realisasi hak asasi manusia tersebut. seni-budaya dan keberagamaan. Karena itu penting meletakkan penegakan hak asasi manusia dalam perspektif kesadaran keberagamaan bukan semata-semata soal legalitas hukum perundang-undangan. keamanan. budaya dan keberagamaan lebih membuka kemungkinan gangguan keamanan dan meningkatnya kriminalitas. upaya tersebut memerlukan kontrol publik yang bisa berlangsung jika publik memahami dengan baik berbagai aspek hak asasi manusia dari konsep . amatlah tergantung pada bagaimana manusia itu memahami hakikat dirinya dan amanat sejarah yang harus diperankannya. Rendahnya tingkat pendidikan. HAM dalam Konteks Indonesia Kemajuan atau pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia akan ditentukan oleh jawaban atas pertanyaan apa hubungan penegakan hak asasi manusia dan kedekatan seseorang dengan Tuhan yang diimaninya. Namun. Selanjutnya. ekonomi. Apakah dalam sejarah duniawi kehidupan seorang berada dalam posisi kemuliaan atau sebaliknya kehinaan. Tuhan Allah pun berfirman dengan mempergunakan bahasa sebagai hasil kreasi manusia. Alasan kedua. ekonomi. perlu disadari bahwa realisasi hak asasi manusia berkaitan dengan kualitas pendidikan. Terdapat hubungan intrinsik antara hak asasi manusia dan praktik keberagamaan yang didasari pemahaman bahwa semua agama diwahyukan Tuhan bagi kepentingan manusia. Fakta lapangan menunjukkan bahwa praktik keberagamaan acap tidak berkaitan dengan realisasi hak asasi manusia akibat kesalahpahaman posisi manusia di hadapan Tuhan itu sendiri. Realisasi peran tersebut memerlukan usaha secara terus menerus dan berkesinambungan. Tuhan Allah sendiri menurunkan Nabi dan Rasul serta wahyu dengan maksud bagi kemuliaan manusia sendiri. Hal ini berarti bahwa kepentingan manusia itu sendiri merupakan perhatian utama realisasi hak asasi manusia dengan asas kebebasan seseorang atas orang lain sebagai wujud dari keberimanan. politik.

Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? (1) Itulah orang yang menghardik anak yatim (2) dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin (3) Maka celakalah orang-orang yang sholat (4) yaitu orang-orang yang lalai dari sholatnya (5) orang-orang yang berbuat riya (6) dan enggan menolong dengan . Dalam sebuah hadits (sumber kedua ajaran Islam) dinyatakan pula bahwa seseorang belum terbukti beriman kepada Allah manakala belum bersedia memberikan barang sesuatu yang disenanginya kepada orang lain yang lebih membutuhkan. sistem yang tidak adil dan perlakuan yang bisa menyebabkan kemiskinan. dan praktik penegakan serta sensifitas atas hak asasi manusia itu sendiri. Ajaran-ajaran kemanusiaan sebagai landasan normatif dan teologis hak asasi manusia demikian itu amat kaya dalam setiap agama seperti agama Islam. Mungkin penting dikutip surat itu secara lengkap: Aro’aita al-ladzi yukadzdzibu bi al-diin (1) fadlaalika al-ladzi yadu’u’u al-yatiim (2) wa laa yahudhdhu ‘alaa tho’aami al-miskiin (3) fawailun lilmusholliin (4) al-ladziina hum ‘an sholaatihim saahuun (5) alladziina hum yuraauun (6) wa yamna’uuna al-maa’uun (7). Adalah termasuk prilaku ingkar dan tergolong maksiyat (menentang ketentuan Allah) seseorang yang secara sengaja atau tidak sengaja membiarkan belangsungnya derita dan kedzaliman. perundang-undangan yang berlaku. Tuhan mengecam dengan amat keras sekelompok orang yang tidak peduli nasib sesama. membiarkan orang lain menderita dan diperlakukan tidak adil atau didzalimi. Demikian pula terhadap perilaku pembiaran perlakuan. Seseorang dilarang memakan makanan yang baunya dirasakan orang lain sebelum orang lain yang merasakan bau makanan ikut menikmati makanan tersebut. maka penegakan hak asasi manusia dengan segala rangkaiannya bisa pula dikatakan sebagai sebuah praktik kesalehan. 101 Nilai Kesalehan dalam HAM Penegakan hak asasi manusia lebih mungkin berlangsung efektif jika melibatkan keyakinan keagamaan sebagaimana dianut penduduk Indonesia dengan merumuskan nilai-nilai ilahiah (dalam kaitan dengan iman ) dan ubudiah (dalam kaitan dengan pahala) dalam penegakan hak asasi manusia. Jika membuang duri di jalan saja diyakini sebagai ibadah.dasar. Jika kita cermati. terdapat sejumlah ajaran Islam yang mengajarkan bahwa Tuhan Allah hanya akan menolong seseorang manakala orang yang berngkutan suka menolong sesamanya. perluasan perilaku ingkar dan maksiyat kepada Allah. Pembiaran kedzaliman dan kemiskinan demikian bisa berdampak lebih serius yaitu kekafiran. 102 Buah Karya Kiai Ahmad Dahlan Salah satu karya besar Kiai Dahlan ialah begaimana ia menafsir Surat Al-Ma’un yang menjadi landasan hampir semua aksi sosial kemanusiaan sebagai bagian dari iman dan amal saleh.

” Anggota biasa ialah seperti kita kenal sekarang..” Anggota donatur: “… boleh sembarang orang tiada dipandang memegang Igama apa djoega atau bangsa apa joega. rumah jompo dan korban perang. Tetapi supaya terang maksud Qur’an.. apalagi menolak pengetahuan orang lain. Usaha Kiai Dahlan mencari model distribusi harta dan profesionalitas bertemu dengan pengalaman orang-orang asing yang Nasrani. Pembacaan Kiai Dahlan terhadap surat ini mendorong aksi-aksi sosial memihak mereka yang hak-haknya sebagai manusia tidak terpenuhi karena sistem yang tidak adil. rumah miskin.: . (i) Mengharuskan (tiada dilarang.. keadaan tanah Hindia Belanda berubah.. penghidupan berubah. supaya ajaran agama berhasil yang bagus.. diprayogaake) persatuan segala manusia bagi segala perbuatan (muamalah) untuk keperluan hidup manusia. jangan sekali-kali merasa telah cukup pengetahuannya.. semoeanja perhimpoenan jang telah mendapat idin dari Negri.” Dan dinyatakan: “Zaman berubah. dinyatakan: “Manusia wajib mencari tambahnya ilmu pengetahuan.” Artikel 4: “Maka anggotaanggotanja perhimpoenan itu. djoega boleh mendjadi donateur. poliklinik dan panti asuhan serta sekolahan. Karena mereka menyangka . Eerleden: “…eerelid ditetepkan didalam 103 algemeene vergadering dengan voorstelnja Bestuur. Jadi cara melebarkan agama pun harus berubah juga. memang sudah sebetulnya. Tiap-tiap pengajaran agama itu harus dibuktikan dengan menjalankan akal. Gagasan tersebut juga berkaitan dengan pengelolaan anggota Muhammadiyah yang tercermin dalam AD/ART yang diajukan ke Gubernur Jendral.. jaitoe anngota biasa.hal-hal yang berguna (7).” Mungkin penting kita baca ulang prasaran PP (dulu HB) Muhammadiyah dalam Konggres Islam Pertama di Cirebon tahun 1922.” Dalam dokumen yang sama dinyatakan: “Di samping itu juga telah menjadi kebiasaan manusia: merasa segan dan tidak mau menerima hal-hal yang kelihatannya baru dan berbeda dengan apa yang sudah dijalani selama ini. Hal ini memberi inspirasi pengadopsian model kepanduan. . “Jika disebutkan.” Dalam transkrip pidato Kiai Ahmad Dahlan yang dimuat dalam Almanak 1923. jaitoe orang jang telah banjak djasanja pada perhimpoenan. Jadi perhubungan antara orang Islam dengan siapa juga tiada dilarang untuk keperluan hidup segala manusia . bahwa maksud Qur’an ini. eerleden dan donateur atau jang soeka menolong. (e) Mengakui haknya akal dan ilmu. bahwa hidup orang Islam itu harus berasaskan Qur’an. jalan pikiran orang pun berubah juga. Artikel 1 ayat 2 AD dan ART 1912 dinyatakan tujuan gerakan: ”memadjoekan (modernisasi?) hal Igama kepada anggota-anggotanja. harus diketahui. Dalam naskah kesatuan hidup Kiai menyatakan adanya paralelitas antara kebenaran tekstual kitab suci dengan pengalaman otentik kemanusiaan dan ilmu dan peradaban.. Empati kemanusiaan pemenuhan hak-hak asasi manusia menemukan bentuk dan basis teologis dalam teks Surat Al-Ma’un ini.

dan Keindonesiaan ini. Nanti juga akan disampaikan mengenai pandangan saya terhadap Muhammadiyah dan Kiai Ahmad Dahlan. Dalam sesi ini kita akan mendengarkan paparan Abdul Munir Mulkhan mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) dalam konteks sosio-ritual Kiai Ahmad Dahlan. Puji syukur kehadirat Allah SWT. Sejak 10 tahun yang lalu saya berbicara mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) dan pembelaan terhadap orang miskin.bahwa barang yang kelihatannya baru tersebut akan mendatangkan kecelakaan dan kesusahan walaupun jelas dan nyata bahwa orang yang mengerjakan sesuatu yang baru tersebut memperoleh kesenangan dan kebahagiaan.. Mudah-mudahan acara ini mendapat berkah dari Allah SWT. untuk apa dan siapa kita berislam dan bermuhammadiyah selain pengabdian pada Allah (li ta`abbudi)? Fungsi kerasulan bagi penyebaran rahmat untuk seluruh alam memberi pengertian bahwa ada tujuan-tujuan kemanusiaan dalam berislam. puasa.. Sekarang ini yang menjadi pemikiran saya adalah bagaimana caranya menerapkan ber-Islam dan ber-Muhammadiyah dalam konteks masyarakat modern tetapi tidak ada kaitannya dengan pemikiran syiah dan negara seperti Amerika. Secara normatif pembiaran terjadinya kemiskinan dan kedzaliman adalah pelanggaran HAM bahkan ketidaksempurnaan praktik iman dan Islam. Abdul Munir Mulkhan Moderator : Ahmad Imam Mujadid Rais Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Silakan. HAM. Seperti itu pula maksud Allah mengkritik orang yang rajin shalat. Amin.” 104 Kiranya patut kita ajukan pertanyaan. . Banyak sekali buku yang . Abdul Munir Mulkhan (AMM) adalah Guru Besar Universitas Islam Negeri Yogyakarta dan anggota Dewan Pembina MAARIF Institute. Mungkin saya memperoleh keuntungan karena saya pernah hampir setiap hari selama kurang lebih 10 tahun ada di kantor PP Muhammadiyah. pendiri Persyarikatan Muhammadiyah. Saya termasuk sedikit orang yang memiliki dokumen lengkap mengenai Kiai Dahlan. Abdul Munir Mulkhan Bapak dan Ibu sekalian. kita bisa berkumpul bersama dalam acara Halaqah Islam. Saya merupakan orang a DIALOG b 107 desa yang masuk di Yogyakarta kemudian diterima Pak AR Fachruddin (Ketua PP Muhammadiyah waktu itu) dan saya disuruh menjaga perpustakaan. ***** 105 Narasumber : Prof. Namun mungkin waktu yang kurang berpihak. zakat dan haji tapi melupakan tanggungjawab sosial kemanusiaan. Marilah para pemimpin untuk segera berkumpul membicarakan kebenaran (hak) tanpa memandang dan memilih bangsa. Dr.

tercecer dan saya termasuk orang yang suka ngopeni (menjaga) barang yang tercecer itu. Karena itu, saya sering memberikan bukti otentik mengenai apa yang saya sampaikan mengenai Kiai Ahmad Dahlan dan Muhammadiyah. Terkait tema yang sedang diangkat kali ini, untuk Indonesia, gagasan-gagasan HAM memang kurang menarik bagi orang Islam karena mayoritas masyarakat memiliki stigma bahwa HAM itu berasal dari Barat dan Yahudi. Padahal nilai universal HAM sebenarnya membicarakan dan membela umat Islam. Misalnya, akhir-akhir ini pemerintah daerah rajin melakukan pembersihan kota dengan cara menggusur masyarakat yang mayoritas Muslim dengan cara yang biadab. Tetapi, tidak ada organisasi keagamaan yang bersuara. Seperti juga kasus lumpur Lapindo, tidak ada yang bersuara padahal mayoritas korbannya adalah Muslim, termasuk NU yang mayoritas anggotanya menjadi korban. Saya pikir Islam itu tersebar luas bukan karena kekuatan fisik. Awalnya memang tersebar luas melalui perang tetapi itu bukan merupakan faktor utama. Begitu juga yang terjadi dengan Muhammadiyah. Kalau pada tahun 1970-an Muhammadiyah mengalami booming pada saat pemerintah menggalakkan lembaga pendidikan maka yang diuntungkan adalah Muhammadiyah karena sejak awal sudah memiliki lembaga pendidikan. Ketika membaca dokumen Muhammadiyah yang terbit pada tahun 1913, saya cukup terkejut dengan judul tulisan “Anggota”. Dalam dokumen Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah tersebut, anggota dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu biasa, istimewa, dan donatur. Yang menarik adalah mengenai penjelasan anggota donatur. Anggota donatur adalah “...boleh sembarang orang tiada dipandang memegang Igama apa joega atau bangsa apa joega, joega boleh mendjadi donateur, semoeanja perhimpunan jang telah mendapat idin dari Negri”. 108 Bedanya dengan anggota biasa adalah mereka tidak punya hak suara. Kiai Dahlan mendirikan Muhammadiyah sebagai aktualisasi keprihatinan dan komitmen yang kuat pada nasib umat yang miskin, bodoh, dan penyakitan. Dalam memperjuangkan misi mulianya Kiai Dahlan terusir dari komunitas masyarakatnya yang ortodoks. Hal ini yang saya kritik dalam disertasi saya mengenai Islam murni dalam gerakan Muhammadiyah (Islam Murni dalam Masyarakat Petani, 2000). Saya cari dokumen mengenai Islam Murni sejak dari dokumen Kiai Ahmad Dahlan yang meninggal pada bulan Februari 1923. Istilah itu baru muncul sekitar tahun 1930-an setelah kelahiran Majelis Tarjih. Saya juga sulit mencari dokumen Kiai Dahlan yang kemudian menjadi dasar bagi terbentuknya Majelis Tarjih tersebut. Kalau kita baca ulang dokumen pertimbangan-pertimbangan Majelis Tarjih, saat itu tentara Jepang belum masuk dan kala itu Muhammadiyah ingin menjadi saudara tua di antara umat Islam Indonesia bahkan Dunia. Lalu didirikanlah Majelis Tarjih untuk

menyelesaikan perselisihan di antara umat Islam. Dokumen mengena ini terbit tahun 1927. Dalam studi dokumen yang saya lakukan tentang kapan sesungguhnya Muhammadiyah mulai anti TBC dalam arti sekarang (takhayul, bid‘ah, khurafat), saya tidak menemukan Kiai Dahlan berbicara mengenai hal itu. Kalaupun ada hanya tawashul tapi Kiai Dahlan tidak pernah menggunakan katakata tajam. Namun bukan berarti TBC waktu itu tidak ada. Cara Kiai Dahlan dalam memberantas TBC sangat menarik dalam kaitannya dengan penegakan HAM. Dalam makalah saya jelaskan bahwa waktu itu rumah sakit yang ada adalah milik Kristen atau Katholik. Dokter yang ada adalah warga asing dan penjajah. Sementara orang Muslim memiliki keyakinan mistis dengan mengaitkan (penyakit) akibat karena kesambet (terkena) dedemit atau yang lain. Kiai Dahlan tidak menghantam keyakinan itu secara frontal. Justru beliau membuat rumah sakit dan bekerjasama dengan para dokter Kristen. Kiai Dahlan memberantas keyakinan khurafat dan kepercayaan fatalis 109 bahwa nasib miskin dan bodoh adalah takdir melalui institusi sekolah dan rumah sakit. Saya tidak setuju dengan disertasi Alwi Shihab (Membendung Arus: Respons Gerakan Muhammadiyah terhadap Penetrasi Misi Kristenisasi di Indonesia, 1998) bahwa Muhammadiyah lahir dari respon anti Kristen. Saya cari dokumen itu tidak ada. Studi Ahmad Jainuri menemukan bahwa Kiai Dahlan inklusif dan Muhammadiyah saat itu sangat terbuka. Hasil studi ini sama dengan kesimpulan saya. Misalnya dalam pembukaan poliklinik kedua tahun 1924 di Surabaya, yang membuka adalah dr. Sutomo, seorang dokter Jawa. Saya menduga dokter ini tidak bisa baca al Quran. Tetapi, dia tertarik dengan kewelasasihan (kelemahlembutan). Sutomo beranggapan bahwa kewelasasihan seperti cara Kiai Ahmad Dahlan merupakan siasat melawan kapitalisme. Dalam kapitalisme orang miskin tidak punya hak hidup meskipun tidak seburuk kondisi orang miskin di negara non kapitalis karena adanya jaminan sosial. Misalnya, di Kanada, saya menemukan jaminan sosial orang miskin besarnya adalah tiga kali gaji seorang profesor di Indonesia. Meskipun motifnya agar orang miskin tidak mengganggu tapi kemasannya menarik. Terakhir, kita baca dan refleksikan kembali tafsir Kiai Ahmad Dahlan tentang Surat Al Ma’un. Penafsiran saya tentang ini bahwa sholat saja tidak cukup. Bahkan, kalau kita memahami lebih lanjut, misalnya fawailul lil mushollin, yang celaka adalah mereka yang tidak menyantuni atau tidak membela orang miskin. Kiai Dahlan berulang-ulang mengajarkan itu pada murid-muridnya, apa sesungguhnya motivasi Kiai Dahlan mengulang-ulang itu? Kritik lain saya terhadap Muhammadiyah adalah mengenai anggapan Kiai Dahlan itu pedagang. Kalau beliau pergi ke suatu daerah membawa dagangan, itu iya. Namun ketika ada orang yang membutuhkan maka ia memberikan uang milikinya sebesar 500 golden. Kalau seorang

pedagang kan tidak begitu. Saya mengungkapkan banyak melalui buku Kesan dan Pesan Kiai Dahlan. Kiai Ma’ruf pernah menyatakan bahwa Kiai Dahlan itu adalah seorang sufi. Sufi 110 Ghazalian Cuma tidak memiliki tarikat. Tulisan-tulisan Ki Bagus Hadikusumo juga mencerminkan seorang sufi. Terakhir, berbicara mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) adalah bagaimana memperkecil kesenjangan politik dan sosial. Mayoritas orang yang dilanggar hak-haknya adalah yang tidak punya kekuatan, seperti bodoh, miskin, dan minoritas. Inilah dasarnya mengapa kita harus berbicara HAM. Dalam konteks dakwah Islam, sekurang-kurangnya hal tersebut merupakan cara kita menunjukkan kebaikan Islam. Dalam salah satu buku yang saya kutip dari kita kitab Jawa lama sekitar abad 19, saya menceritakan kisah pertemuan Musa dengan Khaidir. Musa ditanya, “Hai Musa, coba kamu jelaskan apa ibadah yang pahalanya langsung diberikan kepada Allah?” Musa menjawab, puasa dan shalat. Khaidir bilang, “Salah, itu kan sudah kewajiban manusia”. Ternyata, dalam diskusi ini Khaidir menjelaskan bahwa amal shalih yang langsung diberikan pahalanya oleh Allah adalah kalau kamu bisa memberikan pakaian orang yang telanjang, kalau kamu bisa memberikan makan orang yang kelaparan, dan kalau kamu bisa membuat tersenyum orang yang sedang menderita. Itu yang saya sebut sebagai argumen HAM. Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian, lebih lanjut nanti akan dilanjutkan dengan moderator. Kalau ada pertanyaan, saya akan memberi penjelasan. Terima kasih. Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Moderator Terima kasih Pak Munir atas presentasinya. Silakan jika ada yang mau bertanya. Ahmad Syauqi (SMU Muhammadiyah Jakarta) HAM menurut saya terbagi dua, yaitu HAM dalam perspektif Islam dan dalam perspektif Deklarasi Universal HAM (DUHAM). 111 HAM dalam perspektif Islam adalah seperti apa yang dijalankan oleh Muhammadiyah. Adapun HAM dalam perspektif DUHAM adalah apa yang dilakukan oleh Barat yang sekuler sifatnya, hubbun dunnya (materialisme). Saya melihat banyak orang Muhammadiyah dan tokoh Islam yang terpengaruh oleh konsep DUHAM Barat. Saya berpikir apakah tidak sebaiknya mengembangkan HAM dalam perspektif Islam. Bagaimana menurut Pak Munir Mulkhan? Somantri P (SMK Muhammadiyah Cirebon) Dahulu Kiai Ahmad Dahlan sangat inklusif, toleran, dan terbuka bekerjasama dengan non Muslim (Barat). Tetapi, sekarang Muhammadiyah banyak dicurigai oleh non Muslim dan justru kelompok Islam lain yang dekat dengan mereka. Saya setuju bahwa Islam memiliki konsep HAM yang bagus dan sekarang sedang dikembangkan MAARIF Institute. Pertanyaan saya, Islam mana sekarang yang tidak setuju dengan HAM?

“mati Pak”. Sayangnya para ulama dan para ahli syariat kalau ke sini susah karena tidak bisa menganalogikan (qiyas) dan menafsir dengan apa. Interval waktu magrib. Mereka malah menghardik dan tidak memberi. Dalam hal ini. Karena pada bulan Juni. tetapi itu adalah penafsiran Pak Munir dan Moeslim terhadap Kiai Dahlan. berkunjung ke Moskow. Supaya kita juga membiasakan diri menghilangkan kebiasaan bintang film yang selalu mengatakan “Tergantung yang di Atas”. UUD . Karena itu. sebenarnya. tafsir Surat Al Ma’un yang sering dipaparkan Pak Munir Mulkhan dan Moeslim Abdurrahaman. semua ada dalam Islam. Prof. mana yang spesifik Muhammadiyah? Solihin (Islamic Center Muhammadiyah Cianjur) Saya hanya memberikan komentar dan saran terhadap makalah Pak Munir. Amin Abdullah tanya kepada saya apakah saya sudah shalat. Dalam makalah lebih banyak menggunakan kata “Tuhan” dari pada “Allah”.Tarmizy Idris (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Pertama. 113 Contoh lain. Mungkin Majelis Tarjih perlu dibawa ke sini (Moskow). Jangankan al Quran. seperti di Syiah 112 dan Aljazair. Pada bulan Juni 2005. banyak komunitas di luar Muhammadiyah yang menulis dan berbicara tentang tema HAM. kita harus membuat tafsirnya. Abdul Munir Mulkhan Kita sering terperangkap bahwa Islam itu syumul. bukan didorong oleh Surat Al Ma’un. dan subuh kira-kira hanya 2 jam. saya adalah Pokja Anti Korupsi PP Muhammadiyah. dan rasionalitas. menurut saya bukan hasil tafsir Kiai Ahmad Dahlan. Moderator Saya persilakan langsung pada Pak Munir untuk menjawab. Maka. Kedua. Saya mau menjelaskan dengan cerita. Dalam al Quran dan Hadits tidak ada yang menerangkan hal ini. Mohon kiranya Bapak membiasakan diri dengan kata-kata “Allah”. kemanusiaan. karena Nabi Muhammad SAW belum pernah ke situ. itu semua juga ada. saya beserta beberapa guru besar di Universitas Islam Negeri Jakarta dan Yogyakarta. di sana hampir tidak ada malam. Saya bertanya ke guide orang Turki yang sudah lama tinggal di Nenglingrat. Sebab kalau kita melihat asbabun nuzul (sebab-sebab turun) Surat Al Ma’un. Kalau kita melihat dalam konteks gerakan modern. Padahal sebenarnya al Quran adalah bahasa. diriwayatkan bahwa Abu Sufyan atau beberapa pembesar Suku Quraisy yang lain saat itu sedang berkorban kemudian datanglah Nabi Muhammad SAW dan meminta daging korban. Selama ini kita menganggap bahwa Islam yang sempurna ada dalam tafsir itu. Ini adalah peringatan. Bagaimana kalau berpuasa? Dia bilang. Kami berkeliling ke luar kota. yang mendorong Kiai Dahlan untuk bertindak mendirikan rumah sakit dan sekolah adalah konteks sosialnya. disponsori oleh sebuah lembaga Timur Tengah tetapi sangat sekuler. menurut hemat saya. isya. kita menolak istilah-istilah dari luar.

dokternya dari Kristen dan mereka tidak dibayar. memang banyak yang berasal dari keluarga Muhammadiyah. orang luar tidak tahu masalah ketegangan itu. Saya hanya menunjukkan bagaimana Ahmad Dahlan mengadopsi rumah sakit yang dalam sejarah Islam tidak ada. Waktu itu. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Moderator Terima kasih Pak Munir. Sesungguhnya persoalan berkembang terus dan semua itu perlu pembahasan karena konteksnya berbeda. Kebetulan dia adalah Ketua Pemuda Muhammadiyah setempat. Ini terjadi karena mereka dibesarkan pada periode ideologisasi Muhammadiyah. . kalau kemudian kita hanya mengikuti yang literal saja maka 114 Muhammadiyah tidak perlu lahir.1945 saja diubah orang sudah bingung. tetapi hasilnya berbeda dari kedua tokoh itu. Paradigma kembali kepada al Quran dan Sunnah melahirkan purifikasi. Saat ini. dan kehidupan sosial. khususnya dalam proses meningkatkan kualitas muatan pendidikan Al Islam dan Kemuhammadiyahan. maka tidak perlu ada yang namanya organisasi Muhammadiyah dan lembaga pendidikan. Surat Al Ma’un yang saya sebut legenda adalah kecerdasan Kiai Dahlan bisa meng-create panti asuhan. Jadi. yang di dalam tafsirtafsir lain belum ada. Selanjutnya. di tubuh Muhammadiyah sedang berlangsung ketegangan antara kubu yang konservatif dan moderat. Karena. peningkatan kualifikasi kesehatan. Ketika Poso rusuh. Sepanjang perjalanan sejarahnya. sebulan kemudian saya berkunjung ke sana. mengapa Muhammadiyah sekarang sering dicurigai? Sesungguhnya kalau kita mencari temuan yang dituduh teroris. cukup banyak yang telah disumbangkan Muhammadiyah kepada bangsa Indonesia melalui gerakan pencerdasan. ada seorang pemuda yang datang dan bilang bahwa dia adalah komandan lapangan pembantaian. Hebatnya. Terlebih. mudah-mudahan apa yang kita bicarakan tadi bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Saya kira itu dari saya. Yang terpenting saat ini adalah bagaimana caranya Muhammadiyah bisa menampilkan dan melahirkan Islam yang indah serta menawan kepada orang yang bukan Islam. Terima kasih. Kiai Dahlan mengambil semangat kembali ke al Quran dan Sunnah ke Muhammad bin Abdul Wahab dan rasionalisasi dari Abduh. kalau dikatakan bahwa Islam itu sudah kaffah (komprehensif) dan tidak perlu yang lain. Kita tidak sama sekali menafikan adanya gerakan yang hampir sama dengan di tempat lain. 115 REFLEKSI DAN EVALUASI PERAN PENDIDIKAN DAN PELAYANAN SOSIAL AMAL USAHA MUHAMMADIYAH (Catatan-catatan) Husni Thoyyar 1.

. tidak begitu menarik perhatian masyarakat. yaitu sebesar 5. seperti ditunjukkan oleh masih adanya fenomena kemiskinan. 3.67 % dibanding dengan jumlah amal usaha tahun 2000. belum diimbangi dengan peningkatan kualitas yang berarti. Di samping itu. yang beriringan dengan masih merebaknya fenomena kemusyrikan. Dengan demikian diharapkan wawasan dan komitmen lembaga AUM tidak akan bertentangan atau menyimpang dari visi. sosial. Amal usaha Muhammadiyah tersebut. dan strategi serta keputusan-keputusan formal persyarikatan Muhammadiyah.. Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dalam pengertian normatif. kesehatan.40 %) yang karenanya amal usaha pendidikan dapat dikatakan sebagai amal usaha yang utama.pemberdayaan taraf kehidupan ekonomi masyarakat selain tentu pencerahan kehidupan keberagamaan umat Islam. 4. misi. Namun perkembangan amal usaha Muhammadiyah tersebut yang secara kuantitatif cukup besar dan merupakan aset sumber daya yang sangat berharga bagi persyarikatan. Muhammadiyah perlu melakukan muhasabah (evaluasi dan introspeksi) terhadap segala kekurangan. sehingga dapat dipahami secara jelas hubungan antara ide dasar pendirian amal usaha Muhammadiyah dengan strategi dan kebijakan pengelolaan lembaga amal usaha Muhammadiyah. sebagian besarnya berupa amal usaha pendidikan. dan keterbelakangan. dan kemaksiatan di tengah masyarakat (Din Syamsuddin. 2007). karena tidak dianggap sebagai sebuah inovasi baru. sehingga Muhammadiyah semakin dituntut untuk merevitalisasi gerakannya terutama dalam amal usahanya. kelalaian dan kealpaan. Kedua pengertian tersebut. dan ekonomi berjumlah 7. sehingga umat Islam belum dapat menjadi faktor efektif atau determinan dalam kehidupan kemasyarakatan dan kebangsaan Indonesia. satu sama lain saling berkaitan. Berdasarkan data terakhir (tahun 2005).. memuat rumusan-rumusan ide dasar misi Muhammadiyah. kemungkaran. 2. Oleh karena itu kiprah dan langkah Muhammadiyah dalam amal usahanya masih dirasakan belum mencapai puncak keberhasilan dalam mencapai tujuan dan cita-citanya. naik sekitar 2.489 buah. kebodohan. Sedangkan dalam pengertian fisik merupakan lembaga tertentu yang didirikan oleh Muhammadiyah untuk menangani bidang tertentu. Kenyataan ini membuat 117 hasil-hasil yang telah dicapai oleh persyarikatan.. Pada dasarnya. Ide dasar amal usaha Muhammadiyah dapat kita pahami antar lain dari dasar-dasar pemikiran formal yang .797 buah (77. oleh karena itu perlu didekatkan dan diletakkan secara proporsional. Khutbah Iftitah Tanwir Muhammadiyah. amal usaha Muhammadiyah yang terdiri atas amal usaha pendidikan.

meskipun sulit. “jamaah”. Oleh karena itu. dan angka 3 tentang Pedoman Amal Usaha Muhammdiyah yang menyatakan “. Sekali amal usaha dijadikan tujuan.apapun yang diusahakan dan bagaimanapun cara perjuangan Muhammadiyah untuk mencapai tujuan tunggalnya.. melainkan lebih banyak pada “individu-individu pulau-pulau amal usaha”. Sudibyo Markus dalam kaitan ini pernah menyatakan bahwa warga persyarikatan (pemimpin dan pengelola amal usaha) terjebak sebagai “pengrajin amal usaha” tanpa mampu memahami arah dan tujuan strategis persyarikatan. dimana kesejehteraan. Amal usaha jangan dijadikan tujuan. bergerak membangun di segenap bidang dan lapangan dengan menggunakan serta menempuh jalan yang diridhai Allah”. jangan sampai amal usaha yang dikembangkan itu beranjak atau menyimpang dari tujuan misi persyarikatan. visi dan misi persyarikatan. baik internal maupun eksternal. Oleh karena itu. maka virus budaya konsumtif dan konflik akan masuk ke dalam tubuh Muhammadiyah.. Entitas atau postur persyarikatan tidak terlihat secara utuh. karena justru inilah yang berkembang dan bahkan “dipelihara”..tercantum dalam Kepribadian Muhammadiyah angka 2 tentang “Dasar Amal Usaha Muhammadiyah” yang berbunyi “dalam perjuangan melaksanakan usahanya menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenarbenarnya. maka harus disadari bahwa amal usaha Muhammadiyah dalam artian lembaga. kebaikan dan kebahagiaan luas merata. Mengapa demikian? Hal itu dikarenakan dominasi pendekatan amal usaha kelembagaan cenderung melahirkan “pulau-pulau amal usaha” yang kurang mendukung kultur. “keluarga sakinah” dan “qoryah thayyibah” sebagai akar rumputnya. maka . tidak semudah dan sesederhana seperti membalikkan telapak tangan. Muhammadiyah mendasarkan segala gerak dan amal usahanya atas prinsip-prinsip yang tersimpul dalam Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah. Berdasarkan ide dasar di atas. merupakan instrumen bagi pencapaian tujuan Muhammadiyah. untuk menempatkan amal usaha sebagai instrumen bagi pencapaian tujuan Muhamamdiyah. berpegang teguh akan ajaran Allah dan RasulNya. 118 harus berpedoman. Inilah yang harus dihindari dan diwaspadai. 119 6. 5. yakni mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya dengan “ummah”. Gerak persyarikatan bukan dalam satu “kesatuan konvoi” melainkan dalam situasi “berpacu tanpa melodi”. dalam kenyataan di lapangan. karena ternyata banyak tantangan dan hambatan bahkan ancaman. Jika amal usaha Muhammadiyah merupakan instrumen bagi pencapaian tujuan Muhammadiyah.

mungkin bisa dikembangkan “model-model baru” pembaruan. Menjadi guru berarti memiliki semangat/etos penyebaran ilmu dan nilai kepada orang lain. Sejalan hal tersebut.Muhammadiyah dengan seluruh kadernya dituntut untuk meningkatkan kualitas dan keunggulan dalam pengelolaan amal usaha sehingga dapat mengimbangi kuantitas yang selama ini terus berkembang. ketika masyarakat kini dan akan datang telah jauh berubah dari kehidupan sosial pada masa pendiri Muhammadiyah itu hidup. dan berbagai tradisi keagamaan serta amal usaha Muhammadiyah perlu “dibedah” untuk menemukan kembali etos pembaruan seperti yang dipelopori oleh pendirinya. Padahal etos guru-murid sebagai etos belajar dapat dipahami sebagai kekuatan internal atau ruh ijtihad di 120 bidang pendidikan. Untuk itu perlu mengevaluasi gerak pembaruan Muhammadiyah yang hampir satu abad. Etos belajar dan nalar pendidikan yang diungkapkan oleh KH Dahlan dengan kalimat pendek “jadilah guru sekaligus murid” yang mendasari praktek pendidikan masa KHA Dahlan tidak banyak dikaji kalau bukan tidak pernah diperhatikan. sehingga pendidikan Muhammadiyah pada waktu itu mampu melahirkan generasi baru yang “lebih sempurna” dibandingkan dengan alumni pesantren dan sekolah Belanda. bukan sekedar menerima atau melanjutkan “model” yang dulu dikembangkan KHA Dahlan seperti sekolah modern dan berbagai bentuk gerakan sosial yang kini mungkin sudah “usang” (model dan bentuknya). Adapun pendidikan Muhammadiyah sekarang. serta memiliki shibghah Islami yang menjadi identitas keunggulan dan trade mark-nya amal usaha Muhammadiyah. kata Munir Mulkan. Selanjutnya Munir Mulkan menyatakan bahwa aktivis Muhammadiyah di bidang pendidikan lebih banyak meniru kegiatan yang dilakukan KH Ahmad Dahlan tapi kurang memahami hakikat dan gagasan dasar yang melatarbelakangi praktek pendidikan yang dikembangkan saat itu. Akibatnya praktek pendidikan lebih banyak merupakan repetisi (pengulangan) kegiatan sekolah saat awal gerakan ini berkembang. Melalui cara seperti ini. Dalam hal ini penting untuk mengkritisi ide dasar dan etos pembaruan KH Ahmad Dahlan itu sendiri. sedangkan menjadi murid berarti memiliki semangat dan etos belajar kepada siapa saja dan kapan saja. Abdul Mu’ti (2002) dalam “Mengembangkan Pendidikan Muhammadiyah menjadi Amal Shaleh Profesional” menjelaskan bahwa KH Dahlan mampu menawarkan model pendidikan baru sebagai pembaruan (ashlah) dari pendidikan konvensional sekolah Belanda dan pesantren. secara kuantitatif dan kualitatif lebih baik dibandingkan dengan pendidikan . sekaligus mampu berkompetisi dengan pihak-pihak lain dalam usaha yang sama atau sejenis.

. Akibatnya pendidikan Muhammadiyah kurang mampu merespon dinamika eksternal yang terjadi di masyarakat karena tidak mampu memberikan solusi kreatif terutama pada tingkat kelembagaan dan kurikuler. Banyak pengamat. Akibatnya tidak jarang terjadi “persaingan” kurang sehat antara sesama pendidikan Muhammadiyah. tetapi jika diletakkan dalam kerangka “spirit” pembaruannya. Jika dibiarkan. Bagaimana mungkin Ranting/Cabang yang saling berdekatan sama-sama mendirikan SD/SMP. Masih banyak tenaga pendidik di Muhammadiyah yang melakukannya secara “sambilan”. pendidikan Muhammadiyah didirikan karena alasan formalitas organisasi daripada motivasi aqidah diniyah. dalam jangka panjang menimbulkan image negatif terhadap pendidikan Muhammadiyah karena banyak lembaga pendidikan Muhammadiyah yang jauh standar nasional pendidikan. padahal jika dikaji berdasarkan pemaknaan konstektual Al-Qur’anm konsep ikhlas menghendaki “genuine motivation” dan “genuine work” kerja konsisten dengan motivasi dan dilakukan sesuai dengan kompetensi bukan asal jadi atau alakadarnya. 7. padahal disekitarnya telah berdiri sekolah negeri dan swasta lainnya. Apalagi jika dilihat dari motivasi pendirian lembaga pendidikan Muhamadiyah. Akibatnya pendidikan Muhammadiyah tidak dapat merekrut SDM yang qualified dan professional. Motivasi ini melahirkan amal usaha “asal jadi” dan bukan “apakah 121 benar-benar diperlukan”. yang karena tuntutan kebutuhan. Bahkan banyak kritik yang menyatakan bahwa pendidikan Muhammadiyah sangat konvensional dan kehilangan elan pembaruannya. Sebagian lagi bekerja di Muhammadiyah. dan amal shaleh yang melandasasi aktivitasnya. bahkan para pimpinan Muhammadiyah yang mengukur keberhasilan pendidikan Muhammadiyah dari jumlah formal yang telah dilaksanakannya. banyak terdapat kecenderungan. Kelemahan pendidikan Muhammadiyah lainnya menurut Abdul Mu’ti adalah pemaknaan “ikhlas” yang tidak proporsional dalam proses pembelajaran.Muhammadiyah zaman KH Dahlan. Mengapa tidak memperkuat SD/SMP Muhammadiyah yang sudah ada secara bersamaan?. Konsep “ikhlas” sering dipahami sebagai aktivitas dengan imbalan seadanya bahkan tanpa imbalan sama sekali. pendidikan Muhammadiyah saat ini banyak mengalami kekurangan. bukan pada “spirit” pembaruannya. juga bekerja pada lembaga lain. Sebagian mereka adalah PNS yang bersedia mengabdi dengan sisa-sisa tenaga dan pikiran yang dimilikinya untuk Muhammadiyah. Kenyataan ini nampaknya disebabkan antara lain oleh sikap “konservatif” yang mengukur pembaruan pendidikan Muhammadiyah dari “format” pembaruan pendidikan yang dilakukan oleh KH Dahlan.

kalau berbicara masalah kemiskinan. dalam forum tanwir 2007 di Yogyakarta. Kali ini kita akan melihat apakah proses pendidikan dan pelayanan sosial amal Muhammadiyah bisa menjawab beberapa persoalan asasi manusia. Jadi. kalau kita miskin itu adalah kegagalan kita dalam beragama. khususnya dalam bidang kemiskinan dan kesehatan.**** 122 Narasumber : Drs. Muhammadiyah harus berinterospeksi sehingga umat Islam belum menjadi faktor . shalat jamaah. Rangkas Bitung. dan seterusnya. Selama hampir seratus tahun. Sebenarnya dari agama ada ibadah. Poin pertama makalah saya adalah peran Muhammadiyah. Ada peran positif dan kelemahan Muhammadiyah yang pernah disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah. H. Telah hadir bersama kita Bapak Husni Thoyyar. itulah sumbangan yang bisa diberikan oleh Muhammadiyah kepada umat. Bapak dan Ibu sekalian. Kita harus ber-fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) dengan siapapun. Mereka pada hari ahad melakukan sujud ke sebelah timur. M. lalu ada masjid jami’. Muhammadiyah juga melakukan pemberdayaan masyarakat tetapi Muhammadiyah sebagaimana kritik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum memiliki peran agar masyarakat menjadi kaya. Namun sering kali kita terbentur di lapangan dengan cara pandang bahwa miskin dan bodoh adalah takdir. Itu ada di Kecamatan Cileles. pengikisan kemiskinan menjadi terhambat karena masyarakat menikmatinya. Muhammadiyah menyumbangkan pendidikan bagi kecerdasan bangsa. Lebak. senin ke sebelah selatan. dan ada jami‘ah (universitas). Dengan begitu. Itu pengajaran kita menjadi cerdas. Peserta didik bisa mengerti tentang alam sekitarnya dan mereka menjadi terlibat dalam usaha perubahan masyarakat. Silakan. Tadi malam ada tayangan yang mengupas kemunculan kelompok Islam sejati di Banten. Dalam diskusi sebelumnya kita telah mengetahui bagaimana persoalan hak asasi manusia di Indonesia dan kondisi itu membutuhkan peran Muhammadiyah. Prof. Pendidikan salah satunya adalah merupakan usaha untuk menjadikan peserta didik menjadi kritis. a DIALOG b 123 Dalam makalah saya tidak menyebutkan nama karena saya hanya mengutip beberapa hal yang saya setujui. menurut saya. Moderator : Ahmad Imam Mujaddid Rais Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Husni Thoyyar Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu.Ag. Beliau adalah mantan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta dan Wakil Ketua Dikdasmen PP Muhammadiyah Periode 2005-2010. Din Samsuddin. kalau Muhammadiyah melarat berarti ia gagal. Husni Thoyyar. Itu adalah PR Muhammadiyah.

1995-2000) untuk membuat peta pendidikan. kita tidak memiliki kepedulian terhadap data. Padahal Muktamar Muhammadiyahdi Aceh mengamanatkan kepada Majelis Dikdasmen (periode Yunan Yusuf. Kita memiliki kendala. Sekali amal usaha dijadikan tujuan maka virus konflik akan ada di antara manusia. sehingga Muhammadiyah menjadi merk seperti warung. Ketika Mukernas Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah kemarin. kiprah dan amal usaha Muhammadiyah dituntut untuk merevitalisasi gerakannya. Berdasarkan data sementara. dan muamalah belum selesai. Inilah yang harus dihindari meskipun sulit karena sering konflik justru dipelihara. Mereka mau dan ketika dipanggil bersedia datang. Ini semua kita sudah lepas. Besok tanggal 1 Juni 2007 kita akan minta lagi melalui forum rapat koordinasi pimpinan Dikdasmen wilayah. banyak pengrajin amal usaha yang tidak tahu bagaimana pengertian normatif amal usaha yang di sana merupakan dasar pendirian amal usaha. Dan itu pun belum ditindaklanjuti. Ide dasar amal usaha harus kembali pada rumusan “segala gerak amal usaha Muhammadiyah memenuhi prinsip tauhid. Mereka menyadari bahwa rektor adalah pelaksana dan persyarikatan adalah pemilik. Ada hal yang sangat ironis. Maka. masih dianggap biasa-biasa saja. Belum dianggap inovasi. Memang ada kenaikan dari kelembagaan. Ada kecenderungan menjauh. dan kemasyarakatan”. Padahal hampir tiap 5 bulan sekali kita mengirim form ke sejumlah 4. Ini ironisnya.determenistik bagi bangsa ini.033 sekolah tetapi baru 40 persen yang memberi tanggapan. dari 33 wilayah hanya 2 wilayah yang memberikan data itupun tidak komplit. ada sejumlah 749 buah amal usaha Muhammadiyah. keislaman. Padahal pada dasarnya amal usaha Muhammadiyah memuat ide dasar Muhammadiyah. Memang di lapangan usaha itu tidak mudah karena tantangan dan hambatan internal dan eksternal banyak. Peran Muhammadiyah dalam akidah. Kita maunya semua terbuka supaya kita bisa bekerja dengan evaluasi. tetapi kapan mulainya kita belum bergerak. Pak Sudibyo Markus (Ketua PP Muhammadiyah 2005-2010) pernah mengatakan bahwa warga persyarikatan banyak menjadi pengrajin amal usaha tanpa mengerti maksudnya untuk . maka harus disadari bahwa pendidikan dan amal usaha merupakan instrumen untuk melaksanakan misi dan tujuan persyarikatan. Berdasarkan pada ide dasar dalam kepribadian angka 2 dan 3. Kita sadar ada kelemahan. Kita berbicara terbuka saja. Tidak ada nuansa yang berbeda antara masuk sekolah Muhammadiyah dengan yang lain. saya di DKI mempelopori fit and proper test untuk calon dekan dan rektor sejak tahun 2000. Oleh karena itu. Pengertian normatif dan fisik mestinya dikaitkan dan didekatkan. Memang amal usaha Muhammadiyah sangat 124 besar dan bermanfaat tetapi masih belum diimbangi dengan kualitas sehingga tidak begitu menarik bagi masyarakat. akhlak. sampai sekarang kita tidak memiliki data peta pendidikan.

pendidikan Muhammadiyah kurang mampu merespon dinamika masyarakat. Oleh karena itu. Gerak persyarikatan centang perenang. kata Pak Munir. Ada inovasi di sana. dalam hal ini penting mencermati dan mengkritisi ide Kiai Dahlan karena masyarakat waktu itu berbeda dengan sekarang. Akibatnya. Adapun pendidikan Muhammadiyah secara kuantitatif dan kualitatif lebih bagus daripada zaman Ahmad Dahlan. maka kita harus meningkatkan kualitas kita. Menjadi guru berarti memiliki etos penyebaran ilmu dan menjadi murid berarti bersedia menuntut ilmu dari siapapun. Bahwa sakit dan sehat adalah usaha manusia bukan karena dari takdir begitu. Sehingga lembaga pendidikan hanya merupakan repetisi. Ada ide dasar Kiai Dahlan.Karena itu yang menggejala maka akibatnya terjadi degradasi pendidikan Muhammadiyah. Sekarang. Padahal itu bisa menjadi ruh ijtihad dalam dunia pendidikan. Kalau sekarang kan sama saja. Hal ini nampak dari ukuran pendidikan hanya dengan format Kiai Dahlan pakai bangku tetapi spirit pencerdasannnya tidak ada. Rumah sakit sebenarnya memberikan pencerahan sambil membuat mereka menjadi sehat dan cerdas. bukan nalarnya yang diambil. Filosofi “Jadilah guru dan murid”. itu luar biasa. Banyak pemimpin Muhammadiyah yang melihat pendidikan Muhammadiyah hanya dari segi jumlah sampai 7 ribu. “Jadilah guru sekaligus murid” tetapi itu tidak kita pahami. karena dominasi pendekatan amal usaha yang 125 cenderung mendekati pulau-pulau amal usaha. Mengapa demikian. Oleh karena itu. Hanya saja di dalam forum muktamar tidak perlu diungkapkan di depan pers. seperti kepala keluarga sebagai akar rumput tujuan Muhammadiyah. Tetapi . Seolah semua ranting harus mendirikan sekolahan. banyak sekali orang yang bergerak di pendidikan hanya mengikuti Kiai Dahlan tetapi kurang memahami ide dasar yang dicetuskannya. Abdul Mu’ti (Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) menyatakan bahwa Ahmad Dahlan bisa menawarkan model pendidikan baru di samping sekolah Belanda dan pesantren. Itu yang dirasakan. Tadi pagi. kita perlu mengevaluasi tradisi keagamaan Muhammadiyah yang sudah berusia hampir satu abad dan mengevaluasi amal usaha Muhammadiyah agar menemukan kembali semangat pembaruan yang dipelopori Kiai Ahmad Dahlan. Sekarang ada 30 lembaga pendidikan di Jakarta yang baru dan memiliki standar internasional. Apalagi jika dilihat dari motivasi pendirian banyak didirikan sekolah Muhammadiyah hanya karena alasan administratif organisasi. ada Surat Al Maun.mewujudkan tujuan persyarikatan. saya dan Pak Malik Fadjar mengikuti workshop tentang pendidikan berbasis pesantren. Kita ini. Tetapi sekarang banyak kritik bahwa pendidikan Muhammadiyah 126 sangat konvensional dan hilang elan pembaharuannya. Oleh karena itu. jika amal usaha merupakan instrumen untuk mencapai tujuan Muhammadiyah.

misalnya cluster di tingkat ranting atau cabang. Semua itu kita uji dengan keberadaan amal usaha Muhammadiyah sekarang. masukkan semua ke bank itu. Sekarang di Jakarta. Di sini kata ikhlas disalahpahami sebagai tidak dibayar. kalau ada 20 sekolah sekabupaten. sekolah Muhammadiyah menjadi besar sehingga sekolah kecil pun bisa menerima pinjaman. perlu cluster (pengelompokan) sehingga peran Majelis Dikdasmen meningkat dan sekaligus memberikan keleluasaan lembaga pendidikan supaya bisa berkualitas. lembaga tidak memiliki kualitas sebagian guru adalah PNS yang beramal mengajar di Muhammadiyah atau guru yang hanya sambilan di sekolah Muhammadiyah. Ini kebersamaan yang perlu terus kita kembangkan. Kalau kita lihat data Profil Muhammadiyah 2005. Dalam satu kawasan. yang bagus dan yang lemah. sehingga ujian nasional menjadi momok. ada sekolah Muhammadiyah kalau dia mengajar 10 jam pelajaran. maka akan rugi di Muhammadiyah dan amalnya juga tidak diterima Allah”. “berikhlas-ikhlaslah dalam bermuhammadiyah. Marilah kita terus mencari jawaban terhadap tantangan yang banya kita hadapi sehingga kita bisa menyumbang dalam mencerdaskan bangsa. maka dalam jangka panjang akan menyebabkan image negatif pendidikan Muhammadiyah karena banyak lembaga pendidikan Muhammadiyah yang tidak memenuhi standar pendidikan. transportnya lebih mahal daripada honornya. Hal yang lain adalah soal ikhlas. Dengan sistem cluster. kalau memakai jasa satu bank syariah. Yang . Seperti kata Ki Bagus Hadikusumo. Karena kalau tidak ikhlas. Saya kira itu pancingan dari saya. ada sejumlah 5. menyatu dan ada sekolah pembina yang akan bertukar pengalaman atau menyebarluaskan keberhasilan kepada sekolah Muhammadiyah yang lain. Maka. Dengan jujur kita 127 mengakui ada problem rendahnya kualitas pendidikan. Amal usaha Muhammadiyah menjadi cara untuk menjawab persoalan bangsa yang kompleks. Sekian. Oleh karena itu. Moderator Terima kasih. Saya mengusulkan nanti ada cluster pendidikan Muhammadiyah. Karena tidak mapan. Padahal menurut al-Quran itu akhlas adalah dikerjakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kompetensi. Jika ini dibiarkan. rendahnya kualitas pendidik.tidak ada pertanyaan kualitas dan studi kelayakan apapakah lembaga pendidikan tersebut didirikan. apakah sudah bisa menjawab. dan lemahnya pendataan. Mengapa dalam dua ranting berdekatan ada SMP Muhammadiyah. kesan bank tersebut. Lembaga pendidikan dan amal usaha pelayanan sosial adalah untuk mencerdaskan bangsa sekaligus mengikis beberapa persoalan akidah. Akibatnya. kurangnya dana pendidikan. kurangnya sarana pendidikan. Sehingga mencari tenaga pengajar model gratis. lemahnya manajemen sekolah.281 buah lembaga pendidikan SD sampai perguruan tinggi dan pesantren.

200-300 juta dan itu bisa membantu SMP dan SD Muhammadiyah. Sekarang. Kalau merujuk pada pemaknaan ikhlas yang tadi disampaikan maka di Muhammadiyah tidak ada yang ikhlas. Menarik berbicara tentang Muhammadiyah.5 milyar yang dikelola. Tolong dibenahi. Itu untuk kesejahteraan dan menopang hal yang lain. Ini merupakan persoalan di Majelis Dikdasmen. Tetapi saya melihat ada kekurangberanian Muhammadiyah meningkatkan biaya pendidikan untuk kepentingan amal usaha Muhammadiyah dan penghasilan guru. saya mengamati bahwa dalam soalsoal yang dibuat Majelis Dikdasmen terdapat banyak kesalahan dalam menulis ayat-ayat al Quran. 5-10% uang ujian harus disetor ke majelis. Pengalaman kami di SMK Muhammadiyah Cirebon dengan jumlah siswa 1. semoga kedepan ada perbaikan. saya cukup prihatin terhadap kurikulumnya yang kadulawarsa. 3. Namun ketika ada penawaran dosen saya tidak mengambilnya. Kami masih bisa memberikan saldo antara Rp. 22. Memang ketidakjelasan penanganan persoalan di Muhammadiyah itu menjadi persoalan. Saya pikir yang Bapak sampaikan masih bersifat wacana tetapi tidak ada solusi kongkrit. Yang ketiga.. Sejak dahulu saya belum mendengar ada solusi konkrit dalam mengatasi persoalan pendidikan kita. Itu karena masih menjadi sambilan. Saya tidak tahu. silakan bila ada tanggapan. Dan itu terjadi karena kurang uang. baru sebatas wacana dan 128 keluhan. Saya lebih concern terhadap Muhammadiyah. saya mengajar Al Islam dan Kemuhammadiyahan yang carut marut. Syauqi (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Saya adalah pengajar di SMA Muhammadiyah Kramat. Somantri (SMK Muhammadiyah Cirebon) Saya juga ingin menyampaikan bahwa sejak 1990-2000 sudah aktif di Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Cirebon. Kalau kami di Cirebon. Saya pernah mendaftarkan diri sebagai PNS dan hasil ujiannya menonjol. Sekarang. Saya sudah lama mengajar di SMA Muhammadiyah Kramat. Orang bekerja kalau ada uangnya.mungkin masih lebih rendah dibanding dengan sekolah yang lain. Dari beberapa refleksi dan evaluasi. untuk sekolah kami yang maju . Bukan hanya karena saya berasal dari keluarga Muhammadiyah tetapi juga karena ada garansi sentralisasi keuangan.200 orang ada sekitar uang Rp. di sekolah Muhammadiyah Cirebon satu jam masih 129 dihargai Rp. yaitu sistem satu atap. Mungkin Bapak punya cara untuk mengatasi masalah kurikulum dan buku-buku yang kadaluwarsa. Sukidi. Kami selalu menempati unggulan se-Jawa Barat. Beberapa lomba juga kami menangkan. saya lebih mendukung kebenaran tetangga saya. Apakah ini ada solusinya? Yang kedua. Sebagai guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan.dikatakan Pak Husin tadi adalah pancingan buat kita semua. Untuk menutupi kekurangan. Juga ada sekolah farmasi yang dikelola Muhammadiyah dan itu unggulan.500.

Pada konteks lain. Sejak tahun . dan kualitas tenaga pendidiknya. yang memahami betul amal usaha Muhammadiyah sangat sedikit. Sehingga ada satu mata pelajaran yang diberikan di kelas satu sampai kelas tiga tetapi muncul hanya satu soal. apa ini sudah dievaluasi tetapi tidak ada kemajuan? Kalau kita sadari betul ketika masuk Muhammadiyah. Itu karena tidak ada keberanian. tetapi sekarang lebih rendah. Perlu 130 diketahui. Misalnya ada guru PNS yang mengajar hanya sampingan dengan banyaknya lulusan perguruan tinggi. baik aspek kurikulum. Sebagai organisasi yang mengklaim diri gerakan modernisme. Tahun yang lalu kami mengadakan ujian yang sama. Saya menanggapi bahwa materi sore ini adalah evaluasi dan refleksi. untuk mendata sekolah saja masih kurang baik. kami juga usul untuk siswa baru akan ada tambahan 100 ribu untuk tambahan amal usaha dan mengatasi operasional. Siti Alfiyah (SMA Muhammadiyah Palu) Apa yang Bapak sampaikan mengenai evaluasi peran pendidikan dan amal usaha Muhammadiyah tentu saja perlu ada jalan keluarnya. Menurut Bapak. Memang konsekwensi sekolah besar. Saya pesimis.di SMK Muhammadiyah. Persis seperti yang disampaikan Pak Syauqi bahwa dalam buku Al Islam dan Kemuhammadiyahan terdapat banyak sekali kesalahan ayat-ayat al Quran. banyak tenaga pengajar kita yang tidak mengerti apa tujuan gerakan Muhammadiyah. Dahulu gaji saya cukup besar dibanding dengan PNS golongan yang sama. dimana juga karakter modernismenya kalau pendidikan Muhammadiyah sekarang sama dengan sekolah yang lain? Atau mungkin malah lebih buruk. kelambanan majelis menyebabkan masyarakat merasa kurang terpenuhi kebutuhannya karena penambahan amal usaha tidak bisa memacu dengan baik. mengapa tidak membuka peluang? Hal yang lain. Persoalan ini pernah saya kirim ke Majalah Suara Muhammadiyah tetapi tidak mendapat tanggapan. Sehingga saya harus mengajar mereka membaca al Quran supaya sejalur dengan misi dakwah Muhammadiyah. Bogor) Materi ini lebih tepat kita sebut sebagai evaluasi dan refleksi perjalanan pendidikan Muhammadiyah. Jadi. metode pembelajaran. Banyak guru Muhammadiyah tetapi tidak bisa membaca al Quran. suatu saat Muhammadiyah tinggal nama. banyak sekali orang yang masuk amal usaha Muhammadiyah tidak mengerti apa itu tujuan Muhammadiyah. Nasihin (SMK Muhammadiyah Cilengsi. Dimana letak modernismenya? Di sisi lain. Hal yang lain. Tetapi. pendidikan Muhammadiyah tidak memiliki keunggulan khusus dibanding sekolah lain. seharusnya kita malu karena pengelolaan dan pendataan tidak pernah kita lakukan secara profesional. Banyak bangunan yang tidak berarti. Untuk itu. perlu ada evaluasi terhadap sistem pendidikan kita secara menyeluruh. di tempat saya ada penggolongan. Kita ketahui bahwa Muhammadiyah adalah gerakan modernisme. saya 3D. Itu pun masih dirasakan kurang manfaatnya.

setiap hari sebelum pelajaran dimulai ada waktu untuk mengaji. Jadi. Sebenarnya langkah tersebut sudah dilakukan Majelis . terutama di daerah Indonesia Timur. Saya tidak mengerti bagaimana Majelis Dikdasmen memahami kami. Kita ingin guru tidak sama pengetahuannya dengan murid. bukan hanya Muhammadiyah. Kalau kami berkeinginan cukup diserahkan pada guru saja. Standarisasi kurikulum (tanpa memberi detail isi) ditujukan agar mendorong guru untuk bersikap kreatif. Sampai sekarang. Selain itu. Keminiman dana sangat berdampak pada kualitas pembinaan guru-guru di sekolah. apalagi ke pimpinan pusat. Tetapi teman-teman yang lain kurang sekali yang mengerti Muhammadiyah. Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah hampir tidak bisa menanganinya jika data saja tidak memiliki. Salah satunya dengan cluster. kalau kondisinya sudah kondusif maka tidak perlu ujian bersama. Pada saat saya menghadiri peresmian gedung SD Muhammadiyah Bodon di Kotagede Yogyakarta. Memang selalu ada tembusan dalam setiap pembuatan laporan ke Departemen Pendidikan Nasional tetapi kenapa hal tersebut tidak bisa dilakukan terhadap Muhammadiyah. Saya mohon Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah memberikan solusi terbaik. Kita juga sudah membentuk tim penyusun buku dan sekarang dalam proses penyusunan. solusi kongkritnya kita cari bersama. Tetapi dalam UU Nomer 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional ada ujian oleh guru dan pemerintah. Mengenai kendala pembelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan sudah diatasi dengan keberadaan standar kurikulum Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Ternyata. Kebijakannya diserahkan ke masingmasing wilayah sehingga tidak ada soal-soal yang salah. mereka menampilkan anak-anak kelas 4 yang hafal Surat Al Ghosyiyah dengan bagus. Husni Thoyyar Memang perlu disampaikan bahwa ini adalah evaluasi dan refleksi. saya telah mengajar pelajaran Kemuhammadiyahan. Dalam menghadapi permasalahan yang mengemuka.1990. Dengan membedah masalah ini kita dapat mengetahui apa yang mungkin dilakukan. seolah semua Muhammadiyah harus mendirikan amal usaha padahal di sampingnya sendiri sudah ada. Lembaga pendidikan Muhammadiyah adalah milik kita semua. serahkan saja pada guru. Saya berharap pengurus majelis berkoordinasi dengan perguruan tinggi agar dapat membantu lembaga pendidikan Muhammadiyah yang lain. menjadi guru sekaligus siswa. Saya mohon ada solusi yang terbaik soal ini. Soal keikhlasan memang selalu 131 ada masalah dan masalah kesejahteraan guru tidak. terus terang saya sampaikan mengapa saya menyampaikan Al Islam dan Kemuhammadiyahan dari tahun ke tahun saya tidak pernah diganti. 132 Mengenai ujian bersama. saya menawarkan sistem cluster (pengelompokan) sebagai salah satu solusi.

Dulu saya dan Prof. ada dana sangat besar jumlahnya yang “parkir” di sekolah-sekolah tetapi tidak kembali. Azyumardi Azra bermimpi membangun IAIN Jakarta menjadi Universitas Islam Negeri.Soal modernisme Muhammadiyah. Kepala sekolah berjiwa sangat nasionalis dan konsisten. Pada masa Pak Yunan Yusuf (Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah periode sebelumnya) sudah ada peraturan yang indah kalau dipatuhi dengan baik. tentang permasalahan skill dan sumber daya pengajar.Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Cirebon. wilayah. salah satu faktor penting dari keberhasilan tersebut adalah adanya keikhlasan yang profesional. Dulu ada UIJ yang dihimpun di pusat. Masalah yang ada marilah kita selesaikan dan lakukan apa yang bisa sebagaimana konsep Al Maun. Dia menyesal kenapa yang . Lalu mengenai usulan menjalin kerjasama dengan PTM. Tolong nanti dibuatkan rencana tindak lanjut yang nanti akan dilaksanakan dari pusat sampai daerah. Dia pernah menjadi konsultan sekolah Kristen membuat science center. Kalau sekarang banyak yang ikhlas tapi tidak profesional karena kita tidak memberikan imbalan yang wajar Marilah kita bermimpi. itu pun biasanya dikerjakan oleh sumber daya manusia yang berbasis LSM ataupun NGOs. seorang kader Muhammadiyah. Artinya. Tetapi. Memang perlu ada ghirah (semangat). Padahal pinjaman itu sangat ringan karena menghindari riba. Contohnya data sekolah di Kabupaten Bantul dan Kulonprogo di DIY menjadi detail setelah ada bencana gempa. mari kita terapkan model pendiri Muhammadiyah. Perlu pemberdayaan anggota majelis dari daerah sampai pusat. saya tertarik dengan gagasan Agus Soewarno. Moderator Silakan jika masih ada tanggapan ataupun pertanyaan lain. Dulu sekolah Muhammadiyah di Cirebon ditakuti Sekolah Santa Maria karena ada komitmen dan peran yang begitu konsisten. Dari mimpi kita bisa membangun banyak hal. Cuma bagaimana cara menagihnya kembali itu masih menjadi persoalan. Menurut saya. Ada kesepakatan antara guru SMA Muhammadiyah dan PGA Negeri bisa menjadi satu sekolahan sehingga seluruh siswa PGA Negeri adalah Muhammadiyah. 133 dan daerah. Kalau pengurus Majelis dan kepala sekolahnya bekerja secara sambilan maka hasilnya pun sebatas sambilan. Mungkin sebaiknya ada musibah dulu baru ada kesadaran pentingnya data. Sampai saat ini pembinaan ke daerah Indonesia Timur terus berjalan dengan segala keterbatasannya. Yang kedua. Di pusat dihimpun untuk dipinjamkan ke sekolahsekolah. Ihsan (DPP IMM) Saya melihat dalam pendidikan Muhammadiyah ada banyak permasalahan. bukan hanya masalah finansial tetapi bagaimana kita bisa mentransformasikan ide Muhammadiyah yang terlalu tinggi supaya bisa diberikan guru kepada anak didik. Apa mau dikata. mulai dari level etik sampai praktek ekonomi. ya kenyataannya data saja kita tidak punya.

Muhammadiyah mulai naik kepercayaannya. Dari guru kebanyakan honorer. Memang ada sekolah kita yang kurang berkembang. Memang sulit. Tetapi saya segera ke Depdiknas dan ternyata ada sejumlah 22 orang yang mau menjadi guru TPK. Kita gabungkan yang ikhlas dengan profesional. Ini bukan hanya soal uang tapi juga komitmen. Yang saya lakukan adalah mencari guru yang ikhlas dan concern. saya sempat resah dengan kondisi lingkungan kalangan muda. Saya melihat pendidikan Muhammadiyah tidak mundur. Bukan kita yang mundur tetapi karena memang kebutuhan masyarakat maju pesat dan kita masih statis. Tetapi dengan banyak sekolah negeri malah mundur. Manakala sekolah lain kehilangan kepercayaan. Memang tingkat profesionalisme di sekolah tidak ada. Oleh karena itu.. tetapi maju.memanfaatkan dia bukannya orang Muhammadiyah tetapi pihak lain dan dengan bayaran yang sangat mahal. Jadi. kenapa tidak kita beri imbalan yang pantas.. masyarakat mulai percaya. saya menerima sejumlah 126 siswa dengan sisa keuangan Rp. Saya pikir sejak tingkat dasar harus ditanamkan betul nilai-nilai. Dahulu ketika tidak ada guru negeri sekolah saya maju pesat. Kalau ada uang. Selanjutnya. dan lain 135 sebagainya. keuangan. mulai dari segi pengelola. saya menjabat kepala sekolah sejak 1998 dan sudah menjabat untuk yang kedua kalinya. datang hanya untuk mengajar saja. Persoalannya. Jangan berharap banyak murid kalau tanpa kepercayaan dan profesionalisme. Solusinya bagaimana? Syafrudin (Majelis Dikdasmen PWM Sulawesi Tengah) Pendidikan adalah sistem yang melibatkan banyak komponen. Tetapi kami kesulitan pengaturan keuangan karena tidak ada aturan yang dibuat oleh Muhammadiyah sementara dari negara sangat jelas. persoalan keuangan harus pula jelas karena kita ada kecenderungan ke Depdiknas dan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah. 116. Mungkin bisa menjadi refleksi untuk daerah lain. Saya lihat Majelis Dikdasmen juga sangat sibuk sendiri tanpa melihat kepentingan pendidikan. Terakhir. Ini harus kita hargai usaha kita sendiri. Terakhir. prasarana.000. Kalau masalah keuangan masih menjadi masalah maka jangan berpikir masalah kualitas. Ketika saya diangkat menjadi kepala sekolah. Saya percaya masih banyak lembaga pendidikan yang favorit dan menjadi rujukan. Kenapa hal ini tidak diterapkan? Apakah karena 134 Dikdasmen yang tidak bisa memahamkan atau arus bawah yang tidak mengerti? Lukmanul Hakim (SMA Muhammadiyah Tasikmalaya) Saya akan berbicara mengenai pengalaman di Tasikmalaya. hitungan dari organisasi sudah habis tetapi menurut negara belum habis. Kepala sekolah sebelum saya juga statusnya bantuan dari negeri. saya melihat pendidikan dari segi aspek. kita perlu menciptakan berbagai model. . Setelah itu. Internalisasi nilai ini tidak mudah karena secara metodologis internalisasi nilai tidak hanya di sekolahan namun juga di keluarga. ada banyak faktornya.

Masalah rincian teknisnya adalah kreativitas. prinsip ketertiban yang harus dipegang. Tarmizy Idris (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Apa yang dikatakan Ibu Alfiyah terlewat jawabannya. Komitmen ada tetapi juga harus ada kreativitas. selesaikan semua di sekolah. Mengenai pendidikan di Tasikmalaya. Sebagai contoh. lalu untuk apa kita bermuhammadiyah? Moderator dipersilakan kepada Bapak Husni memberi tanggapan. Dan komitmen dari pengelola dan guru Muhammadiyah yang harus terus ditanamkan. Husni Thoyyar Terima kasih. menurut saya komitmen memang perlu tetapi tidak bermakna tanpa profesionalitas. Yang kedua. Sebenarnya tidak perlu pengajaran al Quran di sekolah. Namun ada salah paham terkait pandangan keluarga. supaya terus ada pengembangan. mesti ada saldo plus bukan minus. Jangan sampai menciptakan lulusan yang menganggur. Selanjutnya. Persoalannya sekarang siswa terlalu banyak PR (pekerjaan rumah). Bagaimana soal keuangan? Dalam persyarikatan. apalah artinya itu. perlu seperti tadi. Apalagi kalau sekolahnya sangat mahal. Kalau PR menumpuk.Misalnya pendidikan yang harus mengembangkan life skill. kecakapana hidup. Muhammadiyah adalah bagian dari bangsa ini. Uang iuran anggota pun tidak berjalan. Kalau sekarang misalnya ada sejumlah 100 ribu anggota Muhammadiyah membayar maka operasional pimpinan pusat bisa ditangani. saya kira tidak perlu menunggu tetapi justru mestinya menawarkan diri untuk membantu Muhammadiyah. Saya mengalami ketika kecil di Bandung. Jadi. tidak satu rupiah pun uang dari pemerintah tetapi sekolah Muhammadiyah berdiri. Ke depan tidak perlu ada PR. Tetapi sekarang tanpa uang dari pemerintah tidak akan jalan sekolah Muhammadiyah itu. Saya selalu mengatakan bahwa Muhammadiyah menjelang krisis. Saya pikir dalam proses pendidikan memang ada internalisasi nilai melalui institusi keluarga. bagaimana mereka diberi pelajaran di dalam keluarga? Soal science center. Pada saat saya menyelesaikan permasalahan SMA 2 Muhammadiyah di Palembang. Kalau nilai-nilai Islam tidak mempengaruhi kita. ada kreativitas dan komitmen. itu adalah kewajiban keluarga. Oleh karena itu. Masalah . Ini adalah pembudayaan dalam keluarga dan masyarakat sekitar. kepala sekolahnya tidak mau berhenti padahal pihak majelis telah memberhentikannya. Kalau kita sudah mengatakan diri sebagai warga Muhammadiyah tetapi 136 nilai kemuhammadiyahan tidak mempengaruhi kita. seolah kalau sudah membayar sekolah sudah tidak perlu mendidik. semangat berkhidmat kita terutama dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini sangat lemah. pedoman keuangan itu tidak boleh dinamis. nilai-nilai Islam itu tipis sekali mempengaruhi kita. Bagaimana perilaku kita dalam Pedoman Hidup Islami Muhammadiyah (PHIM) itu luar biasa tetapi itu tidak mempengaruhi kita. Model pembelajaran juga harus menyenangkan.

masa jabatan. Misalnya. Saya kira itu secara sepintas. Wb. Saya kira itu yang bisa saya kemukakan dan mudah-mudahan bermanfaat untuk langkah ke depan. itu diatur pimpinan ranting. Wassalamu‘alaikum Wr. Saya kira itu dari saya. kalau sudah habis menurut persyarikatan tetapi belum selesai menurut pemerintah maka harus dimusyawarahkan. kalau visi ini dijalankan. dulu dokter dari Belanda mau bekerja tanpa digaji membantu rumah sakit Muhammadiyah karena faktor kemanusiaannya. kita masih menghadapi beberapa persoalan seperti kurikulum dan aturan atau kaidah-kaidah. bagaimana kita tidak sekedar menjadi pengrajin amal usaha Muhammadiyah dan melupakan visi pendiriannya. Sejarah keberhasilan ini jangan untuk diri sendiri namun hendaknya disampaikan kepada sekolah yang lain. karena sering kali kita bentrok karena aturan itu. Wb. 138 BAB IV URGENSI HAM UNTUK PENDIDIKAN AGAMA “Pendidikan dapat berperan sebagai agen dalam membentuk manusia yang menjunjung tinggi dan menghormati HAM. Menjadi pemacu bagi kita semua. bukan berdasarkan tidak mau diganti. Bahwa ada success story. Tidak perlu Muhammadiyah dibubarkan tetapi dari yang sudah ada sekarang mari kita berangkat dan berpacu. Lalu apakah Muhammadiyah bubar saja kalau tidak ada komitmen dan tidak ada iuran? Iuran itu tidak diatur pimpinan majelis. Ini merupakan persoalan yang perlu diselesaikan. Cuma selama ini yang dipahami dari Kiai Dahlan hanya mengubah arah kiblat saja. Yang kedua. Pertama. 137 Kita ini maju tetapi tidak melompat seperti Kiai Ahmad Dahlan. Motifnya adalah mencari mashlahah-nya. itu semua menjadi penguat bagi kita. Tetapi komitmen ranting juga masih rendah. Ada beberapa hal yang bisa menjadi catatan kita. Padahal ada aspek the humanity of human life (kemanusiaan hidup manusia) yang luar biasa dari Kiai Dahlan. Kita berjalan secara bertahap. Moderator Terima kasih Pak Husni. Saya berharap dari sini ada rencana tindak lanjut. Jangan berharap langsung lari. Terima kasih. Wassalamu‘alaikum Wr. Pendidikan Agama berbasis HAM dapat menjadi salah satu alternatif bagaimana menciptakan lingkungan pendidikan dan masyarakat yang damai” Abdul Mu’ti PRAKTIK KEKERASAN DI INSTITUSI PENDIDIKAN .

Tulisan singkat ini memaparkan adanya ’sosialisasi pendidikan kekerasan’ di institusi pendidikan. Kekerasan Di Lingkungan (Institusi) Pendidikan Bicara mengenai lingkungan pendidikan.Yustina Rostiawati Pengantar Media massa pada tahun-tahun belakangan ini dipenuhi dengan pemberitaan tentang tindak kekerasan yang terjadi di dunia pendidikan (sekolah). Kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan seperti itu belum pernah mendapat perhatian memadai hingga tahun-tahun belakangan ketika zaman reformasi bergulir dan kasus-kasus kekerasan seperti dipaparkan di atas bisa diungkap lebih transparan. Dan anak-anak usia SD itu dengan gamblangnya meniru serta mempraktikkan cara-cara melakukan smackdown di antara sesama teman main yang pada taraf tertentu 141 menimbulkan korban. Tahun ini. Sekarang ini kita tidak lagi terkejut akan adanya beragam tindak kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan karena hampir setiap hari ada berita terjadinya kekerasan di sekolah. Penyebab meninggalnya Wahyu Hidayat disinyalir karena adanya tindak kekerasan sebagai ’hukuman untuk mendisiplinkan’ siswa STPDN pada waktu itu. bentuk tindak kekerasan yang terjadi serta dampaknya berdasarkan studi yang telah dilakukan. masih banyak nama lain yang kemudian muncul dengan kasus tindak kekerasan lebih beragam termasuk tindakan aborsi karena KTD (kehamilan tidak dikehendaki). Masih hangat dalam ingatan kita berita meninggalnya Wahyu Hidayat yang cukup intensif dimuat di media elektronik dan cetak tahun 2003 lalu. Namun demikian. Pada akhir tulisan disajikan sejumlah pertanyaan/poin-poin refleksi untuk menciptakan dan memulai ’dunia pendidikan tanpa kekerasan’ demi mencapai cita-cita memanusiakan manusia. khususnya di media massa cetak. kembali marak berita meninggalnya Cliff Muntu di lembaga pendidikan yang sama dan dengan indikasi penyebab kematian sama. Setelah diungkapkannya tindak kekerasan yang menyebabkan jatuhnya korban di lembaga pendidikan ini. Contoh kasus kekerasan lain yang terjadi di sekolah dan mendapat perhatian khusus misalnya: smackdown. tempat yang seharusnya merupakan rumah yang memanusiakan manusia?”. pertama-tama kita . Keresahan orang tua yang anaknya menjadi korban smackdown ini akhirnya mendorong protes berbagai pihak dan berhasil menghentikan tayangan acara mengerikan tersebut. Kasus kekerasan di atas merupakan salah satu contoh saja dari sederet kasus kekerasan di institusi pendidikan. berita mengenai kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan tetap saja menorehkan luka dan menambah kemsygulan khalayak pada umumnya “kok bisa tindak kekerasan seperti itu terjadi di sekolah – dunia pendidikan. Rupanya acara smackdown yang ditayangkan oleh salah satu TV swasta disukai dan ditonton oleh banyak anak usia SD sampai orang dewasa.

Dan gambar-gambar seperti ini sudah dianggap lumrah/jamak/umum “memang (anak) laki-laki begitu adanya”. Akan tetapi siswa kelas I dan IV SD yang berusia sekitar 6 – 10 tahun dapat dengan mudah menginterpretasikan dan mencontoh gambar itu sebagai pembelajaran ’sikap berani’. 143 Serangkaian gambar di atas diambil dari buku pelajaran PPKn untuk kelas I dan IV SD dari tiga penerbit di Jakarta pada tahun 1994 – 1997 dan digunakan secara luas oleh sekolah dasar khususnya di wilayah Jakarta dan Bekasi. sampai berbagai masalah ‘kecurangan’ pelaksanaan UN yang dilaporkan oleh berbagai daerah. 142 tenaga pendidik. Dari tingkat makro mari kita melihat lebih mendalam kekerasan di tingkat mikro lingkungan pendidikan. yaitu di tingkat sekolah – tempat berlangsungnya proses belajar mengajar dan interaksi antar tenaga pendidik dengan anak didik. Apakah kebijakan pendidikan kita sudah kondusif dalam rangka menciptakan situasi pendidikan ’anti kekerasan’? Ambil contoh kebijakan mengenai Ujian Nasional (UN). Jika diperhatikan. dalam hal ini adalah kebijakan yang menyangkut bidang pendidikan. macho. Sesungguhnya gambar tersebut bukan dimaksudkan untuk memberi ilustrasi mengenai pelajaran kekerasan. serta keikutsertaan orang tua/wali siswa dalam proses pendidikan ini. yang pada dasarnya belajar dengan mencontoh dari ’model’ di lingkungan terdekatnya. . dalam ilustrasi di atas semua sosok yang digambarkan dengan tingkah laku ’nakal’ atau lebih ’keras’ adalah sosok (anak) lakilaki. penulis melakukan kajian/analisis teks terhadap sejumlah buku pelajaran SD (kelas I dan IV). gagah seorang laki-laki. Analisis Buku Teks Pelajaran Sekolah Dasar Pada tahun 1996/97. Satu contoh konkret bahwa secara makro kebijakan pelaksanaan UN ini menimbulkan dampak ‘kekerasan’ terhadap anak didik. Akan tetapi salah satu temuan yang cukup ’mengejutkan’ pada waktu itu adalah adanya sosialisasi ’tindak kekerasan’ (yang mungkin saja tidak disadari karena dianggap sudah umum) lewat pelajaran PPKn (Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan) seperti dapat dilihat pada cuplikan gambar berikut ini. Banyak tindakan yang sudah dianggap lumrah atau umum dilakukan. sikap atau tindakan yang sudah dianggap biasa ini bisa dengan mudah ditiru serta diteruskan yang pada akhirnya menjadi ’kebiasaannya’. Dan bagi anak. Dari tahun ke tahun sejak UN diberlakukan banyak permasalahan muncul: masalah mendasar dengan diberlakukannya hasil UN sebagai penentu kelulusan dan penerimaan siswa ke jenjang pendidikan lebih tinggi. demikian juga interaksi di antara sesama anak didik. meskipun tindakan tersebut sebenarnya termasuk dalam tindak kekerasan.perlu melihat situasi ’makro’. Tujuan utama analisis buku pelajaran ini sebenarnya untuk mengidentifikasi bias gender dalam buku pelajaran. dan semua pihak yang berhubungan dengan proses pendidikan.

hukum-hukum bener. Jadi sistem saya itu lebih keras agar mereka takut dengan saya. Berikut kutipan yang diutarakan oleh guru perempuan dan guru laki-laki dalam kaitannya dengan pemberian hukuman kepada siswa.Gambar-gambar di atas mungkin saja dimasukkan dalam buku pelajaran tanpa disadari dan tanpa memikirkan dampaknya terhadap anak usia SD. Lalu bagaimana dengan sikap guru? Sebagai tokoh utama dalam institusi pendidikan.. “Ya. tapi kegiatan berjalan seperti biasa”. Sampel diambil lewat sekolah . (Kepsek L Sikka. maka guru terpancing juga untuk marah dan menggunakan peringatan dengan cara keras juga”. dsb. dilakukan juga serangkaian wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah dasar mengenai cara mengajar dan interaksinya dengan siswa di dalam kelas. Kalau anak wanita kan nggak bisa... guru bisa menambah penekanan (reinforcement) untuk melakukan tindak kekerasan atau mengupayakan pendidikan nilai anti kekerasan kepada anak didiknya. murid tidak takut lagi sama guru. (GL2 Sikka. marah bener. 26 Maret 2003) 145 Kajian mendalam mengenai kekerasan terhadap anak di Kabupaten Sikka dan Ende. Nusa Tenggara Timur ini dilakukan pada tahun 2003 bertujuan untuk mendapatkan informasi mendalam mengenai insiden dan jenis kekerasan yang dialami anak di dua kabupaten dimaksud. kalau wanita kan halus dan ada perasaan juga. “Saya punya itu hukuman lebih keras. CD. sudah biasa dilakukan dan terutama dilakukan lebih keras/berat terhadap anak laki-laki. Guru sudah seperti tidak ada wibawa bagi murid. Kalau saya ngajar anak laki-laki. Kita nggak bisa kasar-kasar seperti anak laki-laki... Kalau anak-anak tertentu udah biasa.” (GL-4/01) Pernyataan guru seperti kutipan di atas menunjukkan bahwa hukuman fisik khususnya.. karena anak punya cirinya sendiri. dulu. Wawancara ini dilakukan kepada guru dan kepala sekolah dasar di wilayah Jakarta dan bekasi. 144 Kekerasan yang Pernah Dilakukan Guru dan Dialami Siswa di Sekolah Pada tahun yang sama dalam melakukan kajian teks buku pelajaran. kalau tidak keras itu mereka sepertinya seenaknya saja. tetapi sekarang akibat pengaruh film. Jadi kalau 1-2 kali dikasih nasihat tidak jalan. 27 Februari 2003) “Dulu itu guru sangat ditakuti dan dihormati. kalau marah.kalau untuk anak laki-laki kadang-kadang nggak mempan dibentak saya tarik telinganya. Akan tetapi semua tindakan guru pun didasari oleh nilai-nilai/keyakinan/paradigma yang dihidupinya sebagai seorang pendidik.” (GP-4/02) “. Belum lagi jika kita mengkaji lebih dalam mengenai teks dalam buku pelajaran yang mungkin saja mengandung tindak kekerasan. Mari kita simak pernyataan guru tingkat sekolah menengah atas berikut dari kabupaten Sikka (Nusa Tenggara Timur). Kalau laki-laki kan kasar.

disabet. guru. verbal. wawancara mendalam dengan guru dan orang tua. Sebagai contoh. dan menengah (SMP dan SMU). Studi dengan metode yang kurang-lebih sama dilakukan pula di tiga provinsi: Jawa Tengah. Penelitian di 3 provinsi seperti dikutip di atas menggambarkan betapa beragam dan tidak senonohnya tindak kekerasan yang dilakukan di lingkungan pendidikan. Tabel berikut menunjukkan bentuk dan jenis kekerasan yang (pernah) dialami oleh anak (sekolah) di tiga provinsi (Rianto Adi.. didorong. juga serangkaian tes psikologi terhadap anak (siswa) khususnya untuk menganalisis dampak tindak kekerasan yang dialami. ditelanjangi hingga hanya memakai celana dalam. tetapi juga dilakukan oleh teman sebaya atau senior dalam sekolah yang sama. maupun seksual. siswa ini mengungkapkan jenis kekerasan yang terjadi di sekolahnya yang dilakukan oleh para senior: dipukul dengan botol di bagian punggung dan kaki. Kekerasan verbal seperti dimarahi. Laporan Penelitian. diejek. Kali ini siswa kelas 1 SMA . diomeli. dan disingkap roknya. dan sudah berlangsung bertahun-tahun seperti layaknya menjadi tradisi. dipukul. sebut saja X (18 tahun).. Tindak kekerasan yang dilakukan dalam rangka memberikan hukuman ini boleh dikatakan sudah umum terjadi dan anak menjadi korbannya. dll. 2006) Berdasarkan ketiga studi yang pernah dilakukan di atas tidak dapat dipungkiri bahwa tindak kekerasan dialami oleh anak di sekolah. Juli 2006:126). dibentak atau digertak juga umum dialami oleh para siswa. dipukul ulu hati.. disuruh kerja (mengepel. Tindak kekerasan seperti ini biasanya terjadi di tempat-tempat tertentu (misalnya WC) yang disebut sebagai ruang eksekusi. dan siswa. berita di Kompas pada tanggal 16 Mei 2007 yang baru lalu menunjukkan kasus bullying ini: “Kekerasan di lingkungan pendidikan masih saja terjadi. disunduti rokok. Bentuk dan Jenis Kekerasan yang Dialami oleh Anak di 3 Provinsi 146 Sumber: Laporan Penelitian (Rianto Adi dkk. ditendang bagian hidung dan kepala (bagian belakang). Kasus-kasus bullying seperti belakangan ini marak diberitakan mulai diperhatikan 147 sejak terungkapnya kekerasan di STPDN/IPDN. Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara pada tahun 2006. Sedangkan kekerasan seksual yang dapat dikatakan banyak dialami oleh siswa di ketiga provinsi tersebut adalah dicolek. toma/toga. Banyak siswa ternyata pernah mengalami bentuk kekerasan baik fisik. Kemudian dilakukan serangkaian diskusi kelompok terfokus (FGD) dengan orang tua.tingkat dasar (SD). di ketiga provinsi jenis kekerasan seperti dicubit. Tayangan kekerasan yang terjadi di STPDN/IPDN menunjukkan ’kebrutalan’ dan ’keberingasan’ pelaku tindak kekerasan demi . Jakarta Selatan. dianiaya hingga terluka fisik dan mental oleh seniornya”.) pernah dialami oleh lebih dari separuh responden penelitian. Kekerasan di lingkungan pendidikan ini tidak hanya dilakukan oleh guru. Dalam pengakuannya. Sebagai contoh.

saya gak kuat lagi dijadiin objek rasa kesal guru-guru yang selalu berceritera dengan menyudutkan.. maka orang tua juga tidak akan berbuat banyak jika anaknya mengalami kekerasan yang dilakukan pihak sekolah dengan alasan demi mendisiplinkan anak atau karena anak tersebut tidak mematuhi peraturan. 26 Februari 2003) “. Deli Serdang. Januari 2006) Masing-masing daerah di Indonesia menganut nilai atau arti anak.. memaki agar anak lebih patuh dan menghargai orang tua. bagaimanakah perasaan anak? Bagaimana semua sikap dan tindak kekerasan ini berdampak pada anak? Dampak Kekerasan terhadap Anak (korban) Tulisan Saeful Millah. 16 Mei 2005). ada bekasnya. merendahkan. anak jadi lebih baik. Jika sikap guru dan sekolah. Biar jangan anak itu dendam sama si Bapak”. Dalam tulisannya Saeful mengutip surat yang ditulis oleh seorang anak perempuan korban kekerasan di sekolah: “Jujur. segala upaya dikerahkan untuk ’membentuk’ anak ini agar berada dalam ’jalan yang benar’. Sikka. itu kan bisa bengkakbengkak. (FGD-ortu. termasuk memukul dengan alasan untuk mendisiplinkan anak.. yang pada intinya menunjukkan bahwa anak itu menjadi tanggung jawab orang tua. Dengan demikian. Pernah dipukuli sampai . Bapak anak saya memang agak keras terhadap anak. .. (FGD-Ibu. bilang kami sudah tidak mampu didik ini punya anak.menegakkan ’disiplin’. Dengan pukul anak jadi kapok. 149 dan selalu merasa kalau ayah yang salah. Orang tualah yang harus mengarahkan anak(nya) untuk menjadi ’orang’ yang berakhlak mulia.. 12 Maret 2003) “Kami ini di sekolah serba salah. pakai lidi. entah dipukul atau dengan omongan atau kata-kata keras. Sikap Orang Tua: Kekerasan untuk ’Mendisiplinkan’ Anak Orang tua tidak jarang justru mendorong dan ikut ’merestui’ terjadinya kekerasan terhadap anaknya seperti dituturkan oleh informan penelitian di NTT dan provinsi lain berikut ini: “ . karena kadang orang tua datang dengan sikap menyerahkan anak. saya obati sambil bilang ke anak 148 Bapak maksudnya baik. menulis artikel tentang Malpraktik dalam Dunia Pendidikan (Kompas. seorang mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. Berbagai kajian yang dilakukan mengindikasikan bahwa sikap orang tua terhadap anaknya ini sudah umum dilakukan. Dan bagi tetangga atau famili yang mengetahui adanya tindak kekerasan orang tua terhadap anaknya tidak dapat berbuat banyak karena situasi ini dianggap sebagai masalah internal keluarga. serta orang tua sedemikian mendukung terjadinya tindak kekerasan sebagai ’hukuman’ bagi anak. Bapak guru cubit atau pukul saja kalau ini anak tidak mau belajar” (GL1 Sikka. tidak mau mengulang lagi kesalahannya”. Saya mau tegar. Dengan pemikiran demikian..

yah? Bukan uang kita kan? Terys apa ruginya kita? Toh. agresif... Tabel berikut menunjukkan sejumlah gejala gangguan ’kejiwaan’ dialami anak yang mendapat perlakukan kekerasan (baik fisik. maka lingkaran kekerasan ini terus . Tapi apa yang bakal kita dapet? Pajala? Wallahua’lam”. Dampak lebih panjang adalah adanya ’lingkaran kekerasan’. deliquency (kenakalan anak). maupun seksual). verbal. kecacatan karena dipukul teman di sekolah. seperti: kecemasan. karena selain mengambil waktu pelajaran juga menghabiskan uang (anggaran) yang tidak sedikit. terpuji.. 2006) Sejumlah gejala gangguan yang dirasakan oleh anak secara signifikan berkorelasi dengan ketiga bentuk kekerasan yang dialaminya. stress. kehamilan tidak dikehendaki karena diperkosa guru atau teman di sekolah. Semua dampak ini akan membekas pada tubuh anak (secara fisik) atau membekas sebagai ’luka’ di dalam batinnya. niat ayah emang baik. Contoh di atas hanya satu contoh konkret dampak yang secara langsung dirasakan oleh anak ketika mengalami tindak kekerasan (di lingkungan sekolah). dan lain sebagainya. Jika tidak dihentikan atau diputus. obsesif. Kepergian para guru ini menurut si anak memang merugikan. Anak ini menjadi korban ‘kekerasan’ di sekolah setelah ayahnya melayangkan surat kritik tentang kepergian para guru ke Bali selama seminggu pada bulan September 2004.. Apa yang diceritakan guru saya selam satu jam pelajaran sangat membuat saya sakit . 150 Korelasi antara Gejala Gangguan dan Kekerasan yang Dialami Anak Sumber: Laporan Penelitian (Rianto Adi dkk. dan terokupasi secara seksual*. Saya mau ujian dan ga mau cape mendengar cerita guru yang sebenarnya ga harus diceritakan saat kegiatan belajar-mengjar berlangsung dan ga ada hubungannya dengan pelajaran . dan buat apa yang bakal ayah lakukan? Menyelamatkan anggaran? Buat apa. Masih banyak kasus kekerasan yang mempunyai dampak langsung (baik fisik maupun psikologis) terhadap anak: kematian setelah di’smackdown’. Oke. Tetapi surat kritik yang kemudian ditulis dan diserahkan ke pihak sekolah oleh ayahnya mendapat tanggapan yang justru menimbulkan dampak negatif bagi si anak. Dalam tabel ini ditunjukkan korelasi/hubungan yang signifikan antara gejala gangguan dengan bentuk kekerasan yang dialaminya. saya merasa ga bakal kuat menanggung beban ini. orang yang punya duitnya juga ga repot. (anti) sosial.tapi setelah guru saya berceritera lagi. Dari hasil penelitian dan berbagai temuan yang dipublikasikan lewat media jelas diketahui dampak yang secara fisik atau psikologis diderita oleh anak korban kekerasan. yang artinya korban kekerasan dalam kadar tertentu berpotensi menjadi pelaku kekerasan (terhadap anaknya atau orang lain). kematian mahasiswa STPDN/IPDN..

Poverty. beberapa pihak dan sejumlah isu perlu dipikirkan dengan seksama. pengrusakan tempat ibadah pemeluk Ahmadiyyah. conflict. dalam hal ini Departemen Pendidikan Nasional dapat menyumbangkan perannya? Jalan panjang dan penuh duri masih akan dilewati anak-anak kita dalam meniti langkah di dunia pendidikan. and sustainable development wordlwide. Menurut penilaian Human Right Watch. yaitu: bagaimana sebaiknya peran guru BP di lingkungan sekolah? Bagaimana dengan sikap dan peran tenaga pendidik di sekolah dalam rangka menciptakan lingkungan tanpa kekerasan? Bagaimana sebaiknya Komite Sekolah berperan dalam rangka menciptakan proses belajar-mengajar yang memanusiakan manusia? § Isu penting lain yang perlu mendapat perhatian secara seksama adalah masalah monitoring dan ’keamanan’ (security) di lingkungan pendidikan: siapa yang sebaiknya mengambil peran untuk memantau keamanan di lingkungan pendidikan? Sejauhmana pemerintah. penegakan HAM di Indonesia mengalami perkembangan yang menggembirakan. Marilah kita bahumembahu membantu dan menghantarkan mereka bertumbuh menjadi manusia yang ’ramah’ dan bersahabat bagi lingkungannya ••••• 152 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS HAM Abdul Mu’ti “Human Rights are vital to peace. 2007. 2007: 3) Pendahuluan Human Right Watch dalam World Report 2007 menulis beberapa catatan khusus tentang pelaksanaan Hak Azasi Manusia (HAM) di Indonesia.berlangsung. Latar belakang pelanggaran HAM sangat kompleks. Sebagian pelanggaran HAM terjadi karena rendahnya pemahaman dan kesadaran HAM. Meskipun demikian. Bagaimana dan siapa sebaiknya menghentikan tindak kekerasan seperti ini? 151 Menumbuhkan Sikap ’Kemanusiaan’ di Lingkungan Pendidikan § Dalam tataran makro. kekerasan terhadap pembantu rumah tangga. violence. budaya atau . security. bagaimana peran pemerintah dan penentu kebijakan pendidikan? § Di tingkat mikro. and terrorism flourish where human rights are denied” (The New Zealand Plan for Human Rights. selama tahun 2006 masih terjadi pelanggaran HAM yang cukup serius diantaranya pembunuhan terencana terhadap aktivis HAM Munir. dan eksploitasi anak-anak yang bekerja di bawah umur (Human Right Watch. lemahnya supremasi hukum. 279).

politik. 153 Kurangnya pemahaman tentang hak anak-anak dan tradisi masyarakat menyebabkan banyak orang tua yang tidak menyadari bahwa hukuman fisik (corporal punishment) yang diterapkan sebagai bagian dari “pendidikan” anak-anak adalah pelanggaran HAM. pendidikan agama .merupakan aliran sesat. Kemiskinan dan alasan ekonomi adalah sebab utama mengapa banyak orang tua dan perusahaan yang mempekerjakan anak-anak di bawah umur. dan pesantren dapat menjadi learning institution yang memberikan pengetahuan. main hakim sendiri – baik atas nama agama maupun hukum itu sendiri. main hakim sendiri. Kekerasan terhadap pembantu rumah tangga terjadi karena kurangnya pemahaman pembantu rumah tangga dan majikan tentang HAM serta lemahnya supremasi hukum. Dalam konteks Indonesia sebagai Negara Hukum. dan justeru menyeret mereka ke meja pengadilan. Pembunuhan terhadap aktivis HAM Munir nampaknya disebabkan oleh motif politik karena kiprah dan temuan almarhum dalam pengungkapan kasus-kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. Lembaga pendidikan memiliki peran dan fungsi yang sangat strategis dalam membentuk masyarakat yang sadar hukum dan HAM. Secara simultan lembaga pendidikan dapat menjadi model institution masyarakat yang berkesadaran HAM (human rights communities).merupakan perbuatan kriminal yang melanggar hukum. Sekolah. Tindak kekerasan terhadap sarana keagamaan dan jemaat Ahmadiyyah dilakukan karena motivasi relijius. Pendidikan Agama diberikan sesuai dengan agama peserta didik dan diajarkan oleh guru yang seagama dan bertujuan untuk menumbuhkan dan membentuk manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (Undang-undang Nomor 20/2003).tradisi masyarakat. Karena kedudukannya yang sangat penting. Banyak perusahaan yang take advantage dengan mempekerjakan anak-anak karena mereka bersedia menerima gaji rendah. amar ma’ruf nahi munkar mendorong mereka bertindak brutal. Kekeraan terhadap jemaat Ahmadiyyah adalah bentuk amar ma’ruf nahi munkar yang harus dilaksanakan karena Ahmadiyyah –menurut fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat. Anak-anak yang bekerja dapat meningkatkan income dan meringankan beban ekonomi keluarga. Karena pemahaman doktrin Agama yang dangkal dan tidak kontekstual. agama dan ekonomi. madrasah. Secara eksplisit Undang154 undang nomor 20/2003 menyebutkan bahwa pendidikan agama merupakan mata pelajaran yang wajib diajarkan di setiap jenjang dan jenis pendidikan. wawasan dan kesadaran HAM. Bagaimana lembaga pendidikan dapat memainkan fungsi dan peran strategis tersebut? Bagaimana pembelajaran agama dapat menjadi agent atau inti pelajaran dalam membentuk human rights communities? Problem Pendidikan Agama dan HAM Pendidikan agama memiliki kedudukan yang sangat penting dalam sistem pendidikan nasional.

Sistem ini bahkan masih 155 dikembangkan pada masa Presiden Soekarno. kewarganegaraan dan sejenisnya tidak diajarkan di pesantren karena diklasifikasikan sebagai “ilmu kafir”. tantangan bagi praktisi pendidikan pada umumnya dan khusunya pendidikan agama untuk mengembangkan pembaharuan sistem pendidikan karena masih tingginya harapan masyarakat. kenyataan masih adanya pandangan kurikuler yang dikotomik dan segregatif. tidak mengajarkan pendidikan agama karena merupakan wilayah private.berbeda dengan Barat. sejarah. Pendidikan agama juga tidak jarang dijadikan kambing hitam atas masalah kenegaraan seperti separatisme Islam. Pandangan sekuler menganut pemisahan yang tegas antara agama dan negara. Pandangan kurikuler yang segregatif dan dikotomik berakar pada problem epistemologi ilmu pengetahuan yang merupakan warisan historis kolonialisme dan intelektual dunia Muslim. Problem epistemologis masih terus berlangsung ketika pemerintah Presiden Soeharto mengembangkan sistem madrasah yang mengajarkan ilmu agama dan ilmu sekuler serta mewajibkan pelajaran agama dalam semua jenis dan jenjang pendidikan sekolah umum. Pertama.yang dikembangkan dalam tradisi pesantren tidak mengajarkan pendidikan umum. Pandangan dikotomis tidak hanya terjadi pada dunia keilmuan. Beban historis ini membelenggu .seringkali menjadi indikator utama keberhasilan pendidikan. dan pengalaman kolonial mendorong kaum Muslim mengembangkan identitas ke-Islamannya yang secara distinctive –harus. Pendidikan agama seringkali menjadi tertuduh utama dan paling besar menanggung dosa atas merosotnya moralitas peserta didik. Warisan historis. Pembaharuan pendidikan yang dilakukan Muhammadiyah dengan sistem madrasah yang mulai dikembangkan pada awal abad kedua puluh tidak menghapus problem epistemologi keilmuan secara total. geografi. Pandangan normatif ini berkelindan dengan pengalaman historis dan khazanah intelektualitas umat Islam yang berkembang dalam konteks dunia Arab. peserta didik. Pendidikan agama merupakan transmisi Islam yang bersumber dari wahyu Ilahi yang sakral dan mutlak kebenarannya. Ketidakpastian politik. Matematika. Kritik tajam atas praktik pendidikan agama memiliki dua makna. dan perkembangan global juga harus diperhitungkan. media. Sebaliknya. khususnya pembentukan moralitas peserta didik. dan kekerasan bernuansa agama. tetapi juga filsafat HAM. sistem pendidikan agama –Islam. kurikulum. Penilaian ini jelas tidak adil. Kurikulum dipahami sebatas seperangkat mata pelajaran yang paralel dan tidak terintegrasi antara satu dengan lainnya. dan lingkungan eksternal pendidikan. terorisme. pelanggaran HAM. Pendidikan agama bukanlah segala-galanya karena hanya merupakan bagian sistemik dari keseluruhan komponen pendidikan yang meliputi pendidik. intelektual. Kedua. Sistem sekuler yang dikembangkan selama penjajahan Belanda.

Dominannya sikap apriori ini tidak memungkinkan dialog dan integrasi keilmuan dalam praktik pendidikan. kurang mengaitkan metode pembelajarannya dengan konteks dan korelasinya dengan mata pelajaran lainnya. kaum Muslim tidak boleh menyerupai dan meniru Barat. Integrasi ini tidak dimaksudkan untuk meniadakan perbedaan dan menghilangkan ciri-ciri khusus suatu disiplin keilmuan.generasi Muslim sehingga mereka gagal memilah wilayah normatif dan historis. Warisan historis diletakkan sebagai sesuatu yang normatif. materi pelajaran menjadi tidak menarik dan proses pembelajaran tidak menyenangkan. 157 . Karena itu. HAM bersumber dari filsafat Barat yang berkembang dalam konteks budaya. Pendidikan agama memiliki metodologi khusus yang berbeda dengan ilmu lainnya. bisa melahirkan sikap kurang apresiasi dan minat terhadap disiplin keilmuan lainnya. Untuk mempertahankan identitasnya. Pada sisi lain. Semua yang berasal dari Barat harus ditolak karena bertentangan dan membahayakan Islam. rivalitas. pembaharuan sistem dan inovasi pembelajaran adalah keniscayaan. Di satu sisi. Diperlukan kajian dan ikhtiar dalam praktik pendidikan sehingga keseluruhan komponen dalam sistem pendidikan dapat terintegrasi. Ciriciri tersebut tetap harus dipertahankan seiring dengan pengembangan profesionalitas pendidik. dan sosial-politik masyarakat Barat. sakral. kecenderungan ini memiliki nilai positif dalam pengembangan akademik dan studi keilmuan disiplin keilmuan. bahasa Indonesia dan bahasa Inggris telah menimbulkan sikap menyepelekan pelajaran lainnya karena tidak menentukan kelulusan. Mereka mahir dan profesional pada bidang keilmuannya tetapi lemah kompetensinya pada bidang lain. Misalnya. Peserta didik tidak menemukan meaning dari studi yang mereka tekuni di sekolah. Problem epistemologis tersebut mempengaruhi metode pembelajaran. Upaya interpretasi dan kritik atas epistemologi ilmu agama ini masih sayup sayup terdengar. Sebaliknya HAM dianggap sebagai sesuatu yang sekuler. Kalaupun kaum Muslim mulai mempelajari HAM yang berasal dari Barat semangat yang tumbuh di dalamnya tidak lebih dari keharusan formalitas. Karena itu. Problem epistemologis keilmuan berpengaruh terhadap kecenderungan “profesionalisasi” dan “spesialisasi” para pendidik. Mereka belajar karena tuntutan “formalitas” dan faktor-faktor eksternal. Pandangan bahwa mata pelajaran yang satu tidak terkait dengan yang lainnya seringkali mendorong pendidik menerapkan metode pembelajaran yang inward looking. agama. dan apriori untuk menelanjangi 156 dan menguliti kelemahan Barat. Pelajaran Science yang sangat terkait dengan dunia modern dianggap lebih penting dari pelajaran agama yang hanya berurusan dengan kehidupan akhirat. dan mutlak kebenarannya. ujian nasional yang hanya meliputi Matematika.

Kedua. bukan karena sumbernya yang berbeda. Khazanah ilmu pengetahuan merupakan produk ikhtiar manusia dalam memahami ayat-ayat Allah. Pembelajaran tematik merupakan salah satu metode yang mungkin bisa dikembangkan. Pendidik menyampaikan dan menanamkan visi ini kepada peserta didik sehingga mereka secara sadar dan aktif terlibat dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Tahapan filosofis ini diperlukan agar stakeholder pendidikan memiliki visi keilmuan dan orientasi pendidikan yang sama. Perbedaan studi berbagai bidang ilmu pengetahuan timbul karena perbedaan metodologi. Sejarah Kebudayaan Islam) senantiasa dikontekstualisasikan dengan HAM. 158 Tujuan atau orientasi pendidikan yang utama adalah untuk mendapatkan ilmu dan mengembangkan kepribadian. Pengembangan pendidikan agama berbasis HAM dapat dilakukan melalui tiga tahapan. Kontektualisasi pembelajaran agama dengan HAM tidak dimaksudkan untuk mereduksi atau memaksakan makna dan substansi ajaran agama sehingga sesuai dengan HAM. Manusia dengan potensi ilmiahnya (aql. Kontekstualisasi dimaksudkan untuk memperkuat makna pendidikan agama dalam kehidupan seharihari dan implementasinya yang relevan dengan HAM. semua ilmu bersumber dari Allah sebagai Maha Guru yang mengajarkan manusia berbagai pengetahuan yang tidak mereka ketahui sebelumnya. Berbagai bidang ilmu pengetahuan tidak berarti bahwa yang satu lebih utama dari yang lainnya. Orientasi pembelajaran bersifat kualitatif. Pendidikan Agama Berbasis HAM Pendidikan agama berbasis HAM adalah suatu proses pembelajaran dimana mata pelajaran agama atau kelompok mata pelajaran agama (Aqidah. dan nafsu) melakukan pengkajian atas ayat-ayat Allah yang terbentang di jagat raya dan yang termaktub di dalam Kitab Suci. Berdasarkan epistemologi Islam. tahapan filosofis yaitu pengembangan epistemologi ilmu dan pendidikan agama yang tidak dikotomis. tahapan pedagogis. Team teaching dikembangkan sebagai exit strategy untuk mengatasi problem . suatu pokok bahasan dilihat dari berbagai sudut pandang dan pendekatan disiplin keilmuan yang berbedabeda. Secara historis.Uraian selanjutnya membahas bagaimana mengembangkan pembaharuan pendidikan agama yang terpadu dengan HAM. keduanya memiliki objek dan tujuan yang sama: menghormati dan memperlakukan manusia sesuai dengan fithrahnya sebagai makhluk yang utama. Tetapi. Dalam pembelajaran ini. agama dan HAM memiliki sumber yang berbeda. Pembelajaran dapat dikembangkan dengan model teamteaching dimana pendidik dari disiplin keilmuan yang berbedabeda mengajar pada pokok bahasan yang sama. bukan kuantitatif yang sematamata diukur dari pencapaian skor dan kelulusan ujian. qalbu. Ibadah-Syariah. Akhlak. Pertama. AlQur’an-Hadits. bagaimana pendidik mengembangkan design dan metode pembelajaran agama yang “sesuai” dengan HAM.

the Unity of God. Dalam beberapa ayat. Apakah “dharaba” hanya memiliki makna tunggal yaitu “memukul secara fisik”? Ataukah “dharaba” dapat berarti memberikan peringatan keras supaya anak patuh . seorang intelektual Muslim dari Mesir. Demi melaksanakan tanggung jawab pendidikan. Secara psikologis. Dengan Tauhid yang murni seseorang berikrar bahwa tiada Tuhan selain Allah. Tentang relasi antara Tauhid dengan kemerdekaan. the unity of Nature. Karena itu. etnis. konsep “memukul” sebagaimana selama ini dipahami secara luas oleh kaum Muslim perlu dikaji ulang. terutama jika dia merasa di pihak yang “benar”. kasih sayang kepada sesama manusia dan tidak berlaku dzalim kepada orang lain yang berbeda suku. Al-Qur’an memerintahkan anak untuk berbakti kepada orang tua. and as human justice exempt from social injustices. Perintah tersebut disebutkan beriringan dengan perintah menyembah kepada Allah (Qs. called “Tawhid” in Islam is reflected in human life as the affirmation of human freedom without any oppression. penjajahan dan diskriminasi atas sesama manusia bertentangan langsung dengan Tauhid. This concept of unity. Pada sisi yang lain. seorang yang tulus beriman kepada Allah akan sangat mencintai kemerdekaan. orang tua juga bertanggung jawab untuk mendidik keluarga. Pemahaman skripturalistik atas doktrin tersebut. terutama anak-anak (at-Tahrim: 6). Misalnya. Sesuai dengan Undangundang Perlindungan Anak. Dalam pembelajaran tematik. pemukulan terhadap anak-anak jelas merupakan pelanggaran HAM. Tauhid melahirkan jiwa merdeka dan kesadaran sosiologis bahwa semua manusia dan makhluk yang lainnya memiliki kedudukan yang sama. alIsra: 23). Hassan Hanafi (2000: 478). the unity of mankind. pendidik dituntut untuk mampu melakukan kontekstualisasi doktrin Islam dengan HAM dan perundang-undangan yang berlaku. Selain Allah adalah makhluk. Dengan demikian. bersikap terbuka. Penindasan. orang tua “berhak” untuk memukul anaknya yang tidak mau melaksanakan shalat. bagaimana kontekstualisasi konsep “Tauhid” dengan hak atas kemerdekaan.segregasi keilmuan dan “kelemahan” pendidik pada bidang keilmuan di luar “spesialisasinya”. mengatakan: 159 The third world contributed to the world cultures by offering the concept of Unity. as human equality free from racism. Contoh lainnya adalah reinterpretasi konsep berbakti kepada orang tua. terutama “hak” orang tua memukul anak bisa menimbulkan pelanggaran HAM dan problem psikologis bagi anak. Kontekstualisasi dapat dilakukan melalui upaya reinterpretasi doktrin Islam. kekerasan fisik terhadap anak membentuk anak yang suka melakukan tindak kekerasan. agama dan sebagainya. The good deed is the pivot of belief and the criterion of faith.

dan suku. Lembaga pendidikan dapat memberikan model bagaimana peserta didik melatih dirinya untuk menghargai perbedaan budaya. mini-sosial. dia dapat berkolaborasi dengan guru Pendidikan Kewarganegaraan atau mengundang Komisi Nasional Perlindungan Anak dalam pembelajaran agama. Selain kajian.. atau laboratorium HAM. Misalnya. tolerance and friendship among all nations. Lembaga pendidikan dapat dikembangkan sebagai model.melaksanakan shalat? Tanggungjawab pendidikan orang tua harus senantiasa dikaitkan Undang-undang Perlindungan Anak 160 dan perundang-undangan lainnya sehingga pelaksanaan ajaran agama tidak bertentangan dengan HAM. Model ini mampu menumbuhkan penghayatan. agama. toleran. role playing tentang bagaimana kehidupan pemeluk minoritas agama mampu membangun kesadaran pentingnya melindungi dan menghormati kaum minoritas sebagai prasyarat dalam menciptakan tatanan kehidupan yang damai. It shall promote understanding. Tahapan ketiga dalam pembelajaran agama berbasis HAM adalah sosialisasi. Misalnya. Peserta didik aktif melakukan kajian terbuka dan akademik mengenai masalah-masalah HAM dan persoalan kontemporer yang terjadi di masyarakat baik dalam lingkup lokal maupun global. “kewenangan” negara dalam mengatur kehidupan umat 161 beragama. human rights communities dapat juga terlibat dalam simulasi atau role playing atau drama tentang HAM. pengrusakan atas fasilitas ibadah Ahmadiyah dalam perspektif kebebasan beragama.. Dalam konteks ini. Human rights communities dapat dibentuk melalui pengembangan kelompok diskusi dan kajian ekstra-kurikuler mengenai HAM. Hal ini sejalan dengan artikel 26 Universal Declaration of Human Rights: Education shall be directed to the full development of the human personality and to the strengthening of respect for human rights and fundamental freedoms. . kewajiban dakwah amar ma’ruf nahi munkar dan konteks Indonesia sebagai negara hukum. Lingkungan sosial pendidikan dikembangkan menjadi “human rights communities” dimana semua komponen pendidikan terlibat secara aktif dalam penciptaan lingkungan pendidikan pembentukan karakter peserta didik yang menjunjung tinggi HAM. simpati dan empati terhadap “perasaan” orang lain. jika seorang pendidik mata pelajaran agama tidak memahami perundang-undangan tentang perlindungan anak. dan mampu menghargai perbedaan. racial or religious groups. Pembiasaan peserta didik untuk mendiskusikan masalah HAM dari berbagai perspektif merupakan faktor penting dalam membentuk pribadi yang terbuka. Bagaimana aktualisasi hak kebebasan mengekpresikan pendapat diletakkan dalam konteks hak orang lain untuk mendapatkan ketenangan dan rasa aman.

Pemerintah Republik Indonesia. USA. Human Rights Report 2006. Building Human Rights Communities in Education. Hassan (2000). bukan merupakan nilai-nilai yang membumi. Mohamed Fathi (2006). Ada kontroversi yang luar biasa. Human Rights Watch (2007). Beliau adalah mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah dan Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah 2005-2010. Kesempatan pertama untuk Bapak Abdul Mu’ti. SH Moderator : Fajar Riza Ul Haq Moderator Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu Bapak dan Ibu sekalian. Namun ada pihak yang menolak karena . Amnesty International and New Zealand Human Rights Commission (2007). 2. 4. Pluralisme & Toleransi Keagamaan. Islam in the Modern World. Abdul Mu’ti. Realitas ini menunjukkan bagaimana HAM masih sebatas teori yang diajarkan di lembaga pendidikan. Yustina Rostiawati. terjemah Irfan Abubakar. baik dalam konteks positif maupun negatif. 3.Ed. 5. Undang-undang Nomor 20/2003 tentang Pendidikan Nasional. Pendidikan dapat berperan sebagai agen dalam membentuk manusia yang menjunjung tinggi dan menghormati HAM. Pertama. Mungkin tanpa disadari kita sudah terlibat bahkan berpartisipasi dalam permasalahan ini. pada sessi ini kita akan lebih fokus bagaimana hak asasi manusia (HAM) berkorelasi dengan institusi pendidikan. Silakan. M. Kedua. Satu pihak menginginkan tetap seperti rumusan undangundang sebelumnya agar siswa mendapatkan pendidikan agama sesuai yang dianutnya. Development Resource Centre New Zealand Human Rights Commission: Wellington. Telah hadir dua narasumber. Ibu Yustina yang akan mempresentasikan hasil penelitiannya mengenai praktek kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan. lembaga pendidikan mendapatkan sorotan tajam seiring dengan terungkapnya berbagai kasus kekerasan. terutama ketika memasuki wilayah pendidikan agama.Penutup Akhir-akhir ini. Paramadina: Jakarta. 163 Narasumber : Drs. ***** 162 DAFTAR PUSTAKA 1. Hanafi. Abdul Mu‘ti Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu Saya akan mulai dari perdebatan awal pada saat penyusunan UU Sistem Pendidikan Nasional 2003. Bapak Abdul Mu’ti yang akan memaparkan gagasan dan konsep pendidikan agama berkesadaran HAM. Dar Kebaa Bookshop: Cairo. Beberapa kasus kekerasan dalam lembaga pendidikan bahkan berakhir dengan kematian. Human Rights Watch: Washington DC. Pendidikan Agama berbasis HAM dapat menjadi salah satu alternatif bagaimana menciptakan lingkungan pendidikan dan masyarakat yang damai. Osman. Islam.

Memang tidak ada pendiktean tetapi jelas ada penggiringan ke pemahaman pluralistik. banyak siswa Kristen yang sekolah di sekolah Muhammadiyah. meskipun seorang siswa Muslim diajarkan agama Kristen. 166 Ini yang mendapat kritik dari MUI. Dia tidak menyatakan itu pendidikan agama. dakwah. Di Keuskupan Agung Semarang. terutama mengenai pendidikan agama. Kalau begitu. Saya kemudian . Bahkan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah menyebutkan bahwa salah satu misinya adalah sebagai pusat pendidikan. a DIALOG b 165 Pada sisi lain. tidak belajar satu agama tetapi agama-agama. Pertanyaan saya. Ketika kita berbicara sekolah sebagai lembaga dakwah dan pengkaderan. dan pengkaderan. dan seterusnya. Padahal dalam al Quran jelas sekali menyatakan bahwa tidak ada paksaan dalam agama. siswa Kristen tidak diberikan pelajaran keislaman tetapi ada pelajaran kemuhammadiyahan dan bahasa arab. Kalau kasus di Katholik berbeda. siapa saja yang mau iman silakan dan kalau mau kafir silakan. Misalnya masalah kejujuran. misalnya. gurunya tetap dari Katholik. Kristen. berbeda agamanya? Tadi saya sempat berdiskusi dengan temanteman dari Nusa Tenggara Timur (NTT). mereka menerapkan pendidikan religiusitas dimana semua siswa yang berbeda agama itu datang pada tempat yang sama. Saya jawab bahwa matakuliah ini tidak menjadikan anda Muhammadiyah tetapi menjadikan anda mengerti tentang Muhammadiyah. tetapi relijiusitas. mengapa dia harus belajar kemuhammadiyahan. kalau memang dia tidak mau menjadi Kristen ya tidak akan jadi Kristen. Contoh kasus ini adalah seorang mahasiswa Katholik di Universitas Prof. Dia bertanya. Akhirnya. kelompok pembela HAM menyatakan hal tersebut tidak terjadi itu. Tetapi. Pada pasal 12 undang-undang tersebut ada ayat yang menyebutkan secara jelas bahwa setiap siswa berhak mendapatkan pendidikan agama sesuai agamanya dan diajarkan oleh guru agama yang seagama. kalau memang dasarnya adalah tidak percaya ya tidak percaya. Di satu sisi agama adalah hak asasi dan tidak dapat dipaksakan tetapi di satu sisi sekolah mempunyai misi. berubahlah UU Sistem Pendidikan Nasional. kalau kita tarik ke al Quran. Artinya. Kenapa permasalahan menjadi persoalan serius dalam konteks pendidikan padahal ketika mereka memilih satu sekolah sudah sangat sadar bahwa lembaga yang dimasuki itu.ditengarai adanya pemurtadan masal dan sistematis terhadap siswa Muslim di lembaga Kristen. Mereka belajar bersama-sama. kita melihat ada misi islamisasi atau kemuhammadiyahan. bagaimana dengan siswa-siswa Kristen yang belajar di sekolah Muhammadiyah di NTT? Kalau di Jawa banyak siswa Muslim yang sekolah di lembaga Kristen tetapi di NTT sebaliknya. Maka proses ini dinamakan share values. Kasus di NTT. Hamka (UHAMKA). maka bagaimana kejujuran menurut Islam.

Dia paham Muhammadiyah dari A sampai Z tetapi agamanya sendiri entah apa. karena kesulitan menerangkan akhirnya ia menggambar alat kelamin. Tetapi. Padahal dahulu guru itu harus melototi siswa yang nakal. katanya agar setannya pergi. Padahal maksud guru tersebut adalah untuk membuatnya pintar. Dia bilang. Bagaimana ini permasalahan seperti harus dikontekstualkan? Saya memiliki teman di Australia. “tidak mau belajar adalah hak asasi saya”. Anak saya tidak mau belajar. kita harus terbuka. Akhirnya dia dipaksa untuk mengundurkan diri. Sekarang ada peristiwa beberapa mahasiswa yang dikeluarkan dari kuliahnya karena sebab hamil duluan. Mengapa sekolah mau sewenang-wenang mengeluarkannya? Seolah-olah sekolah hanya mau menerima yang baik-baik saja. Dia berhubungan dengan teman kuliahnya saja hak asasi. kalau memang ada hal yang bisa dikerjasamakan. Tetapi. Pada saat ia menerangkan mengenai khitan di agama Yahudi. Disini. Kemudian persoalan ini diadukan dan menjadi ramai di council of education. Hamil itu kan hak asasi yang bersangkutan. Komisi Nasional Anak juga mensosialisasikan hak-hak anak. kalau . mengapa tidak. Setiap orang harus diberikan kesempatan untuk mendialogkan apa yang ada dalam pikirannya tanpa perasaan takut. Dia cerita kalau ada siswanya yang naik meja tidak boleh dibentak-bentak. Yang kedua.mencontohkan Mitsuo Nakamura. Menurut saya. pertama. Saya punya cerita lain. Tadi Fajar menyinggung mengenai kekerasan di lembaga sekolah. Kegiatannya hanya bernyanyi karena tidak mau menyiksa siswa. Padahal banyak orang baik justru menjadi jelek ketika masuk sekolah. Agama memiliki hukum dan masyarakat mempunyai hak asasi. Bahkan ketika ada siswa yang bodoh. Karena memang orang tua merasa tidak bagus kalau anaknya tidak mendapat PR. ada salah satu murid yang tersinggung dan menyatakan itu tabu di agamanya. sekolah itu mendidik atau membuat jahat? Sekarang anak-anak mulai tahu hak-haknya. Dia menggunakan pendekatan psikologis tidak ada pelajaran tulis menulis. Saya termasuk yang liberal dalam hal ini. Tetapi. Kalau anak diberi PR banyak akan dianggap terlalu membebani. Teman saya mendirikan Taman Kanak-kanak 167 (TK). Bagaimana memadukan kedua itu dalam pendidikan. tidak boleh mengatakan bodoh. kalau ada anak dipelototi saja sudah dianggap melanggar HAM. Sewaktu saya berkunjung kesana pada tahun 2005 dia adalah seorang guru teladan selama 20 tahun. Di pintunya ada tulisan “keep out except me”. seorang Indonesianis asal Jepang. Bagi para pembela HAM. begitu juga dengan yang aborsi. Ini berbeda pandangan. orang tua malah menganggap TK itu tidak bermutu karena tidak ada pelajaran tulis menulis. Lalu bagaimana kita memadukan kontradiksi itu sehingga pemahaman tentang HAM tidak mudah diimplementasikan di sekolah? Beberapa bulan yang lalu saya mendapatkan pengalaman menarik. Ada seorang guru agama di Inggris.

Tahun 2003 penelitian di Provinsi NTT dan 2006 dilaksanakan di Propinsi Jawa Tengah. Secara tidak langsung kekerasan disosialisasikan sejak awal. Pada tahun ini. kalau memang perempuan sedang datang bulan (haidl) dan tidak mau berolah raga. Kalau gambarnya seperti itu. Itu tidak adil. Hal ini telah menimbulkan permasalahan yang sangat pelik. Yustina Rostiawati Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu Kami sebenarnya pernah melakukan penelitian sebanyak dua kali tentang kekerasan di lembaga pendidikan. Sumatera Utara. maka akan ditangkap bahwa anak laki-laki itu jagoan dan pemberani. kenapa dalam lingkungan pendidikan yang seharusnya merupakan wadah memanusiakan manusia menjadi sebaliknya? Kalau kita masuk ke dalam isu pendidikan maka yang pertama kita lakukan adalah masuk ke tingkat kebijakan. Kalau masuk ke lingkungan mikro. ini banyak sekali menawarkan 168 masalah dari berbagai sudut. Moderator Terima kasih Pak Mu’ti. Karena jelas dengan perbedaan geografis dan alam yang berciri masing-masing. Belakangan ini kita tidak lagi terkejut kalau membaca kekerasan di lingkungan pendidikan. Bagaimana sebenarnya kebijakan yang terkait dengan pendidikan? Sudah 3 tahun yang lalu ada kebijakan ujian akhir negara (UAN) yang sekarang menjadi ujian nasional (UN). Disana diilustrasikan yang melakukan kekerasan adalah siswa laki-laki. Yang menjadi isu besar juga adalah UN yang seharusnya menjadi parameter namun hasilnya dipakai sebagai penentu kelulusan dan diterimanya di perguruan tinggi. Beliau peneliti dari Universitas Kristen Atmajaya. berbeda dengan pembicara sessi sebelumnya. Sekarang. berani mengalahkan lawan dengan kekerasan. Menarik sekali. Dan sejak awal diamini bahwa yang . dan Sulawesi Selatan. Misalnya pelajaran olah raga. kita tidak bisa memukul secara sama bahwa semua murid memiliki tingkat perkembangan yang sama. kita akan mendengar presentasi hasil penelitian dari Ibu Yustina. apalagi ditambah tulisan.tidak bisa dikompromikan. buku menyajikan gambar. Di semester pertama. dan berani berkelahi. pada tahun 2006 ketika kami melakukan studi teks terhadap buku PPKN ditemukan 169 gambar yang secara langsung mensosialisasikan kekerasan. maka tidak boleh dipaksakan. Bagaimana sebenarnya di tingkat makro kebijakan malah mendorong terjadinya tindak kekerasan. Selama ini pendidikan HAM masih hanya terkait dengan persoalan memilih jurusan. jangan dipaksa. Karena setiap hari kita mendengar korban kekerasan di institusi pendidikan bahkan ada yang sampai masuk rumah sakit dan meninggal. Dan yang namanya jagoan dan pemberani adalah berani memukul anjing. Kita sangat miris. setelah dilaksanakan UN banyak sekali kasus tindak kekerasan. Silakan.

Orang tua mendukung tindak kekerasan tersebut dengan alasan menanamkan tanggungjawab dan tidak mengulangi kesalagannya lagi. Gara-gara surat tersebut. Kalau kekerasan verbal seperti dimarahi. Dari hasil penelitian kami di 3 propinsi. Bagaimana tanggapan orang tua? 170 Penelitian kami ini bekerjasama dengan UNICEF ingin melihat apakah kekerasan itu terkait dengan tradisi yang mendorong kekerasan terhadap anak. diejek. antara orang tua dan . Guru tersebut mengatakan bahwa dia memberi hukuman adalah lumrah dan biasanya anak laki-laki akan mendapat hukuman lebih berat. Dari buku teks tersebut. Kalau ada. Padahal maksudnya buku ini bukan mengajarkan kekerasan. Ketika kekerasan dianggap akan mendisiplinkan anak. Kekerasan seksual dicolek itu paling umum. ketika diidentifikasi bentuk kekerasan apa yang dialami siswa. justru orang tua menyerahkan kepada pihak sekolah untuk melakukan apapun supaya anak menjadi patuh. Di sini. kami mewawancarai salah satu guru. seperti dipukul. sampai kekerasan seksual. Ini semua dikemukakan anak-anak. Ini harus betul-betul kita perhatikan bahwa banyak sekali jenis kekerasan di SD. dibentak. Kekerasan fisik ini termasuk digundulin dan ada pula yang cekik. ada yang dihina dan disumpahin. Tidak hanya verbal tetapi juga fisik bahkan sampai kekerasan seksual. tetapi gambar yang ditampilkan dekat dengan kekerasan. Yang lain. Kemudian orang tua siswa menyurati sekolah dan memprotes kejadian itu karena merugikan siswa. Anak perempuan karena dianggap lemah fisik maka tidak diberi hukuman berat. Hingga kemudian anak tersebut menulis surat pada orang tuanya. Pada tahun 2005. maka apa yang akan diintervensi terhadap tradisi itu. dan digertak. mengapa mereka harus menuliskan surat protes kalau kemudian dia yang menjadi korbannya. disentuh. Ia baru belajar computer tetapi gurunya sengaja meraba dadanya. Di penelitian tahun 2006 ada nuansa yang sama. ia baru saja mau melayangkan protes karena anak perempuan dari temannya mendapat pelecehan seksual. Anak itu tahu bahwa gurunya sengaja meraba tetapi ia tidak berani melaporkan. tidak tahu apa dampaknya bagi anak. penelitian ini mendaftar bermacam-macam jenis kekerasan. Tadi saya berdiskusi dengan Pak Irwanto. Ada juga guru yang mengatakan bahwa dia dalam posisi yang serba salah. Anak itu kelas 6 SD. Ada pula yang diraba kelaminnya. dan seterusnya. Kalau anak tidak mau belajar. Maksudnya jauh dari kekerasan. dijambak. Rupanya orang tua justru mendorong agar terjadi kekerasan. orang tua akan setuju saja. anak mulai kehilangan pegangan mana yang benar. itu banyak dialami di 3 wilayah penelitian. anak yang bersangkutan diperlakukan secara diskriminatif. disabet. HU Kompas melansir pemberitaan anak perempuan yang mengeluh pada orang tuanya karena diliburkan pada hari masuk sekolah akibat guru-gurunya pergi wisata ke Bali.menjadi pelaku kekerasan adalah laki-laki.

Moderator Terima kasih. Pak Mu’ti dan Bu Yustina perlu mengajar mencoba di SMA Muhammadiyah Kramat. Terlebih yang hadir di forum ini adalah pendidik. Saya pernah mengajar di SMA Negeri Favorit selama 10 tahun. bagaimana peran pendidikan dalam menciptakan 171 lingkungan tanpa kekerasan. Pertanyaan saya. Wb. kalau kita ingin pendidikan yang menolak kekerasan. Setelah lulus. Bahwa anak yang menerima kekerasan ternyata dampak positifnya luar biasa. Lalu. Silakan jika ada Bapak dan Ibu yang mau menanggapi. Ada juga gejala agresif dan obsesif. bagaimana merangsang anak-anak supaya menyadari bahwa di sekolah ada aturan tidak boleh merokok. Ketika pulang ke Indonesia yang pertama dicarinya adalah saya dan mengucapkan terimakasih karena dulu saya agak keras mendidiknya. supaya bentuk-bentuk kekerasan bisa dihilangkan atau dielimansi. Anak mengalami gangguan sosial ketika mendapat kekerasan seksual. apa peran pemerintah dalam memantau keamanan di sekolah. Mungkin kalau Pak Mu’ti bekerja di sekolah yang ecek-ecek akan sangat pusing. Wassalamu‘alaikum Wr. Apalagi . seperti bagaimana peran guru BP. Kita sudah mendengarkan dua penyaji dengan presentasinya yang sangat menarik.gurunya. siapa sebenarnya yang harus memantau keamanan di sekolah. bagaimana sebenarnya peran pemerintah dan penentu kebijakan? Di tingkat mikro. Ada kecemasan yang menjadi akibat dari kekerasan jenis apapun. ada isu lagi. Mustamin (Majelis Dikdasmen PWM Sulawesi Tengah) Saya hanya mengamati dari pengalaman. beberapa isu mungkin perlu direfleksikan. untung Bapak dulu agak keras. mereka semua menurut. Banyak anak yang sadar dan berhasil setelah diberi hukuman. Saya ingin mengemukakan poin pertanyaan yang mungkin bisa direfleksikan. banyak anak mengalami gejala gangguan fisik ketika mengalami kekerasan fisik. Itu karena kesadaran anak di SMA Favorit sangat tinggi. Pertanyaannya. Terima kasih. dan tidak boleh coret-coret? 172 Ahmad Syauqi (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Tadi saya mendengarkan dari teman-teman guru bahwa kekerasan ada dampak positifnya. Saya punya siswa yang selalu saya hukum bahkan pernah dapat hukuman mengelilingi lapangan. apakah ada studi yang memilah mana kekerasan yang bisa ditolerir atau tidak supaya tidak melanggar HAM? Somantri P (SMK Muhammadiyah Cirebon) Pengalaman saya agak sama dengan Pak Mustamin. Dalam tataran makro. Tetapi ketika saya mengajar di Muhammadiyah tidak menemukan itu. Contohnya. Ada pula yang mengalami stres dan terokupasi secara seksual. Ada yang bilang. harus rapi. dia diterima bekerja di Jepang. Sekarang kesempatan berdiskusi. Lalu. Mendasarkan penelitian 2006 di ketiga propinsi itu.

tetapi bagaimana mencarikan punishment yang humanis? Moderator Silakan kesempatan pertama untuk Pak Mu‘ti dan Bu Yustina selanjutnya. Tetapi. Contohnya ketika anak terlambat 5 menit mengikuti upacara. Ada seorang guru bahasa arab yang super killer. ia akhirnya tidak boleh mengikuti pelajaran sehari penuh. Jadi.sekarang ada sekolah internasional. menurut saya kekerasan ada kalanya perlu diterapkan. dan kekerasan seksual. Saya termasuk tidak setuju dengan kekerasan karena dampaknya berkelanjutan. Ibu mungkin perlu sekalikali mengajar di SMA Garuda. Ada judul buku menarik “Dilema Disiplin”. Sehingga anak lakilaki cenderung tidak suka bapaknya karena sering sekali Bapak terhadap anak laki-laki mendidik dengan keras. Tetapi saya pernah mengeluarkan siswa dari kelas. Ada mahasiswanya yang sudah empat kali mengulang tetap saja tidak diluluskan. ada anak yang tidak memperhatikan. termasuk dari orang tua. Pesan moral dari cerita ini adalah disiplin itu bisa dilakukan tanpa kekerasan. Reward mungkin gampang. sampai kemudian dia tidak suka terhadap orang tua. Masak sekolah di Muhammadiyah tidak bisa membaca al-Quran. Ada cerita lain juga. Akhirnya anak itu bernadzar akan menggendong guru tersebut kalau lulus. Ketika saya mengajar. Mengenai hal ini. ada buku menarik yang berkisah tentang dendam anak-anak. Ketika ada . Tetapi kalau terlalu keras juga menjadi persoalan. Ini bisa dilakukan dengan cara menjelaskan kepada mereka tentang norma yang kita sepakati seperti rule and regulation. Saya sempat mengeluh pada istri karena seumur-umur tidak pernah melakukan kekerasan. ketika ayah saya menyuruh saya jadi guru saya tidak mau. Saya sampai perlu memberikan PR menuliskan ayat al Quran. Apakah itu berarti pelanggaran HAM? Anisia Kumala (PP Nasyi`atul Aisyiah) Pemaknaan kekerasan tidak hanya besifat fisik. 173 Abdul Mu’ti Saya sendiri mungkin tidak bisa kalau disuruh menjadi guru. saya juga percaya dengan konsep reward and punishment. Memang kadang-kadang ada hal yang barangkali tidak kita sadari efeknya dalam jangka panjang tentang hukuman. Tetapi ketika siswa tidak dipenuhi haknya itu juga kekerasan. Maka. verbal. Di sana katanya cara pengajarannya seperti di IPDN. Kalau kita menetapkan disiplin lembek maka tidak bisa mengatur. bagaimana anak-anak itu ternyata merekam hampir seluruh kekerasan yang dia terima. Teori Sigmund Freud mengenai alam bawah sadar juga dilatarbelakangi oleh impulse bawah sadar. dia ketika ditanya malah tidak menjawab dan bilang mengantuk. Saya mengira dia tidak akan masuk ke pelajaran saya berikutnya tapi ternyata masuk. Akhirnya saya suruh dia keluar dan ketika dia keluar saya menyesal.

problem HAM itu sering sekali kita bandingkan dengan masyarakat Barat. Dia membuat aturan main bersama. “Apakah Anda baik-baik saja?” Ketika dia bilang tidak baik.salah satu kita yang tidak konsisten dengan aturan sendiri maka kita sendiri yang kena akibatnya. Ini menjadi bahan refleksi kita. guru menjadi juragan terus. Usia itu juga adalah usia hipotetikal. Sepanjang kontrak rule and regulation kita buat dan atur bersama. Persoalannya. dia bilang. Karena dia berpikir membentak itu diperbolehkan sepanjang untuk maksud baik. saya juga perokok dan merasakan betapa susahnya menahan rokok. dia akan membentak temannya. Usia 174 anak SMP adalah usia memberontak. dikiranya saya menghinanya. maka itu bisa menjadi cara kita semua tidak melanggar. Sehingga kalau ada anak SMP bersikap lurus-lurus saja malah dianggap aneh. . Tetapi dia malah marah. Dari pengalaman itu ketika ada nenek yang jatuh. Bagaimana kita harus menjelaskan ini sehingga ketika berlaku mereka bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi. termasuk yang menyangkut prinsip agama. Sehingga disiplin tidak harus dengan kekerasan. ada yang minta kekerasan dan ada yang tidak suka kekerasan. Teman-teman dari kalangan Feminis (aktivis gerakan perempuan) sering mengusung isu kekerasan suami terhadap istri bahkan ada pemerkosaan suami terhadap istri. Dengan pendekatan perkawanan itu berhasil. anak itu juga masih dalam proses meniru. Kalau sudah didialogkan maka penjelasan mengenai hak dan kewajiban. Yang kedua. dan kontrak. Memang perlu kita sadari sejak awal bahwa setiap anak memiliki fase-fase pertumbuhan psikologis yang harus dipahami. Selama ini murid kita jadikan pesakitan. Menurut saya. Kemunculan home schooling saat ini didasarkan alasan karena sekolah menjadi tempat yang tidak aman. Saya pernah juga mempersilakan seorang nenek Australi yang sedang berdiri untuk duduk. Termasuk 175 dalam agama. Saya bertanya dulu. ketika kita bilang anak itu nakal maka yang ada dalam otak bawah sadar dia adalah nakal. Ini menyangkut hak. Tetapi sebenarnya mereka sedang dalam tahap senang belajar. ketika ada anak terlambat 5 menit dihukum tetapi kalau guru terlambat tidak dihukum. Dia datangi siswa tersebut. Kekerasan yang kita niatkan untuk kebaikan itu ternyata bisa menjadi kekerasan. maka saya memanggil ambulance. Ini memang harus berani kita dialogkan. Dalam teori labeling. Nah. mereka akan merokok bersama ketika di luar kelas tetapi di dalam kelas sepakat tidak ada yang merokok. aturan dibuka saja dan kita minta rule and regulation bersama-sama. Salah satu teman guru SMK saya berhadapan dengan siswanya yang merokok. Karena senang belajar sebenarnya ada bagian dari mereka yang bisa diberi peran. sepanjang itu dilakukan secara terbuka. saya tidak langsung menolong. akan lain persoalannya. Kalau anak sering kita bentak maka dia akan membentak adiknya dan kalau tidak ada.

Terimakasih. Pendekatan rule and regulation dilakukan dengan menggunakan perspektif anak-anak dengan konsisten kita menjadi bagian dari rule model. Tetapi harus bersifat mutualistik. Mahasiswa itu mengatakan agar dosen konsisten tidak melakukan merokok juga. bukan memukul. ada partisipasi. Moderator Terima kasih kepada kedua narasumber atas segala masukannya. Kalau dia senang nonton televise maka negative reinforcemen-nya dilakukan dengan membatasi jam nonton televisi. Karena kekerasan itu akan melingkar-lingkar terus dan tidak putus dan selalu dari pihak kuat ke lemah. seperti orang tua ke anak. ada mahasiswa yang melontarkan di depan rektor dan dosen. Dan sungguh saya tertarik dengan cara Pak Sumantri yang kalau dalam perspektif anak menyangkut partisipasi. Yustina Rostiawati Saya mau menekankan agar kita tidak bertoleransi terhadap kekerasan. Tidak boleh terjadi anak merasa bangga melanggar hak orang lain. Artinya.Oleh karena itu. Kita perlu keras tetapi tidak dengan kekerasan. Kalau 176 kita sudah mengeluarkan aturan bersama maka bagaimana kita menjadi bagian model. agar menggunakan pendekatan ini dan mengurangi kekerasan. Bahwa ada aturan dilarang pakai sandal jepit dan merokok hanya di tempat tertentu. Kalau anak itu dianggap nakal. Kalau kita ingin mendapat rasa aman maka kita harus pula memberi rasa aman pada orang lain. menyadarkan anak macam-macam. Jadi. dan model-model negative reinforcement yang dapat dikembangkan. Wassalamu‘alaikum Wr. 177 BAB V PENUTUP “Mencuatnya berbagai tindak . ketika refleksi. bagaimana kita memiliki pendidikan berwawasan HAM maka kita harus berani mendialogkannya dengan siswa. kita bisa ajak omong anak itu. Jadi. sekarang ini diganti positif menjadi reward and negative reinforcement. Kekerasan ada pula yang mendasarkan pada agama. mengenai sistem reward and punishment. Untuk Bapak dan Ibu yang mengajar. Negative reinforcement adalah bersama-sama dengan anak bersepakat mencari titik kesepakatan. Wb. seperti menyuruh shalat dengan memukul. Ada pengalaman di Universitas Atmajaya. ada rule model. Dia tahu hak dan kewajibannya. Yang saya sampaikan ini mudah-mudahan menjadi referensi kita. Apakah tidak mungkin kata dloroba (arti literalnya “memukul”) itu diberi makna peringatan dan pendidikan secara keras. lalu kita tegur. Lalu. Harus kita buka. mahasiswa saja tetap memerlukan model.

kekerasan yang membawa nama agama, mewabahnya konsumerisme di kalangan umat beragama, serta menurunnya tingkat kepedulian sosial merupakan masalah-masalah krusial yang menghadang kesadaran beragama kita saat ini”

PENUTUP

D

isamping berdialog dengan gagasan-gagasan yang

dilontarkan para pembicara, peserta halaqah juga melakukan tukar pendapat dan pengalaman masingmasing seputar tema-tema yang telah dibahas pada setiap sessinya. Di akhir acara, peserta mendiskusikan persoalan sosial-kebangsaan serta merumuskan rencana tindaklanjut kegiatan Halaqah Islam, HAM, dan Kemanusiaan. Hal ini merespon berbagai masukan dan usulan selama kegiatan ini berlangsung, baik dari pembicara maupun peserta sendiri. Mereka meminta agar kegiatan yang melibatkan pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah dan guru-guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan ini ditindaklanjuti dengan kegiatan sistemik yang secara bertahap menjawab persoalan-persoalan yang mendera pendidikan agama di Muhammadiyah. Bagian penutup ini berisi dua hal, yaitu rangkuman pokokpokok pikiran mengenai permasalahan hak-hak asasi kemanusiaan (huququl insaniyyah) dan rekomendasi rencana tindak lanjut (RTL) kegiatan yang diharapkan melibatkan partisipasi guru-guru SLTA Muhammadiyah secara luas. A. Pokok-pokok Pikiran Berdasarkan identifikasi peserta, sejumlah permasalahan yang sedang melanda masyarakat Indonesia saat ini dapat dikelompokkan menjadi dua yang satu sama lain saling berkaitan, yaitu struktural dan kultural Permasalahan struktural berakar pada pengabaian negara terhadap tanggungjawabnya untuk memenuhi sekaligus 181 melindungi hak-hak asasi warga negaranya, baik hak sosial, ekonomi, dan budaya (EKOSOB) maupun hak sipil dan politik (SIPOL). Bahkan dalam beberapa kasus negara cenderung cuci tangan dan ”merelakan” warga negaranya berjuang survive sendirian ditengah hukum pasar yang seringkali tidak ramah bagi masyarakat miskin. Munculnya berbagai regulasi maupun kebijakan ekonomi-politik yang tidak berpihak pada masyarakat bawah merupakan satu contoh. Akibatnya, kaki dan tangan masyarakat terjepit oleh struktur sosial-politik yang tidak adil. Masyarakat hidup dalam lingkaran-lingkaran ketidakadilan. Kesenjangan ekonomi yang kian tajam, terbatasnya akses untuk menikmati pendidikan bagi masyarakat tidak mampu, serta

tidak kunjung membaiknya penanganan kesehatan masyarakat miskin (masih tingginya gizi buruk, busung lapar, dan kematian ibu serta anak dibawah umur) merupakan sederet permasalahan struktural yang sangat merugikan hak-hak EKOSOB masyarakat miskin. Adapun permasalahan kultural bersumber pada melemahnya peran kritis agama dalam kehidupan pemeluknya. Kecenderungan menjadikan agama sebagai simbol, atau politik gincu dalam bahasa Buya Syafii, secara perlahan mengaburkan esensi dari beragama, yaitu memanusiakan manusia dan memuliakan kemanusiaan itu sendiri sebagai wujud rahmatan lil ‘alamin. Mencuatnya berbagai tindak kekerasan yang membawa nama agama, mewabahnya konsumerisme di kalangan umat beragama, serta menurunnya tingkat kepedulian sosial merupakan masalah-masalah krusial yang menghadang kesadaran beragama kita saat ini. Disini, substansi dan proses internalisasi nilai-nilai keislaman secara tepat, kontekstual, dan kritis menjadi sangat penting dalam menumbuhkan semangat keberagamaan yang memanusiakan manusia. B. Rekomendasi Rekomendasi berisi rencana tindak lanjut (RTL) dalam rangka peningkatan kapasitas dan kualitas pengajaran pelajaran AlIslam dan Kemuhammadiyahan sehingga pendidikan agama mentransformasikan kesadaran beragama yang sensitif dan 182 peduli terhadap permasalahan hak-hak asasi manusia (huququl insyaniyyah) dengan didukung kualitas pendidiknya yang memadai. Setidaknya ada beberapa agenda kegiatan dalam rangka pengembangan pendidikan agama, yakni sebagai berikut : 1. Workshop Al Islam dan Kemuhammadiyahan Bertujuan untuk mengevaluasi proses pembelajaran AlIslam dan Kemuhammadiyahan (metode, kurikulum, dan muatan) dan merumuskan model-model maupun pendekatan pembelajaran yang efektif, kritis, dan memberdayakan guru dan siswa. Workshop juga akan mendesain kurikulum untuk training pendidik Al Islam dan Kemuhammadiyahan. 2. Training Pendidik Al Islam dan Kemuhammadiyahan Bertujuan meningkatkan wawasan dan pemahaman para guru mengenai hak-hak asasi kemanusiaan (huququl insyaniyyah) dalam pandangan Islam dan Piagam HAM 1948, meningkatkan dan memperkaya kemampuan metode pembelajaran yang efektif, kritis, dan transformatif, serta meningkatkan teaching skills untuk mendorong peningkatan kualitas proses pembelajaran. 3. Buku Pendamping Kehadiran buku pendamping yang dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan para pendidik dalam mentransmisikan pelajaran agama dirasakan sangat penting. Keterbatasan sumber bacaan menjadi salah satu

faktor bagi tidak dinamisnya pendidikan agama di lembaga-lembaga pendidikan. 4. Training Kepemimpinan untuk Pelajar Pertukaran pandangan dan pengalaman antar pelajar SLTA dengan latarbelakang sosial dan budaya berbeda merupakan satu model pembelajaran bersama yang sangat penting dalam menumbuhkan wawasan multikultural. ***** 183 Abdul Munir Mulkhan, Prof. Dr. Lahir di Jember, 13 November 1946. Guru besar Universitas Islam Negeri Yogyakarta ini menyelesaikan studi S3 program sosiologi di Universitas Gadjah Mada. Anggota Majelis Dikti PP Muhammadiyah Periode 2005-2010 ini terpilih sebagai anggota Komnas HAM untuk periode 2007-2012. Abdul Mu’ti, Drs. M.Ed. Lahir di Kudus, 2 September 1968. Dosen IAIN Walisongo, Semarang ini menyelesaikan studi S2 di Flinders University of South Australia. Ia adalah Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2000-2005, Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah periode 2005-2010, dan Wakil Sekjen DPP ICMI periode 2005-2010. Endang Tirtana Lahir di Padang Balai, 8 April 1981. Menyelesaikan pendidikan sarjana di IAIN Imam Bonjol Padang. Aktivis Angkatan Muda Muhammadiyah ini adalah Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Remaja Muhammadiyah periode 2000-2002 dan peneliti MAARIF Institute. Fajar Riza Ul Haq Lahir di Sukabumi, 1 Pebruari 1979. Alumni FAI Universitas Muhammadiyah Surakarta ini menyelesaikan pendidikan S2 di Program Studi Agama dan Lintas Budaya, Universitas Gadjah

a LAMPIRAN b

185 Mada. Ia adalah Koordinator Program Pengembangan Kajian Islam MAARIF Institute. Husni Thoyyar, Drs. M.Ag. Lahir di Cirebon, 10 Oktober 1945. Aktif mengajar di Universitas Islam Negeri Jakarta, UHAMKA, STIE Ahmad Dahlan, dan Universitas Muhammadiyah Jakarta. Cukup lama aktif di Muhammadiyah. Ia adalah Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta periode 2000-2005 dan Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah periode 20052010 M.A. Fattah Santoso, Drs. M.Ag. Menyelesaikan pendidikan magister di IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Ia adalah dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Ketua Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS. Sri Palupi

Lulusan Mu’allimin Pekalongan ini menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Ushuluddin IAIN Yogyakarta.org emperbincangkan hak asasi kemanusiaan (huququl insaniyyah) tidak mungkin hanya mengacu pada satu piagam ataupun dokumen tertentu yang bersifat tunggal namun juga harus M menyertakan tradisi agama- agama dan nilai-nilai spiritual yang telah lebih dahulu ada dan berkembang dalam masyarakat yang majemuk.D. 186 Yoseph Adi Prasetyo (Stanley) Lahir di Malang.org e-mail. 20 Juni 1959. dan Keindonesian sangat penting dan relevan. HAM. Sempat bekerja sebagai wartawan di Majalah Tempo dan kini mengelola tabloid berbahasa Melayu Jawi/Melayu Arab.59. 26 Agustus 1964. Jakarta Pusat 10350 Telp. : www. 29 Januari 1965. gizi buruk. baik yang berpijak pada Piagam HAM maupun yang merujuk pada tradisi Islam. Lahir di Pekalongan. Ia adalah Deputi Rektor Universitas Paramadina. Direktur Eksekutif Reform Institute. dan Demos. yaitu kehendak untuk hidup dan kehendak untuk bebas. Perluasan sumber-sumber nilai hakhak asasi kemanusiaan tersebut sangat dimungkinkan oleh dua kekuatan inti dari Piagam HAM 1948 sendiri. Secara sosiologis. Yudi Latif. Alumni sarjana pertanian ini adalah Ketua Institute for Ecosoc Rights Syu‘bah Asa Lahir di Pekalongan. ia adalah Direktur Eksekutif Institute Studi Arus Informasi (ISAI) dan terpilih menjadi anggota Komnas HAM untuk periode 2007-20012. 18 Oktober 1960. ELSAM. Alumni Universitas Padjadjaran ini menyelesaikan pendidikan master dan doktoral Australian National University (ANU). kemiskinan. : 62 21 3914004 Fax. kelaparan.Lahir di Madiun. Pada ranah ini. baik akademik maupun LSM. Alumni Tehnik Elektro ini aktif di berbagai lembaga. pengangguran.org redaksi@maarifinstitute. Yustina Rostiawati. ideologi. Ketua Pusat Kajian Pembangunan Masyarakat (PKPM) Unika Atmajaya dan juga aktif di Jaringan Mitra Perempuan dan Tim Relawan untuk Kemanusiaan (TruK). : maarif@maarifinstitute. dan chairman Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK). Keterbelakangan pendidikan. MH. diantaranya Universitas Satya Wacana. Thamrin No. SH. : 62 21 3914003 Web. agama) merupakan sederet masalah krusial yang mengancam harkat dan martabat manusia. 21 Desember 1943. 187 Gedung Wisma Nusantara. perbincangan mengenai Islam. dan rendahnya apresiasi terhadap kemajemukan identitas (etnis. dalam menegakkan martabat dan kehormatan manusia. Ph. Cahaya Nusantara. Pendekatan dialog sangat bermanfaat untuk mengikis dominasi bahkan hegemoni interpretasi terhadap HAM dari pihak tertentu sekaligus menemukan relevansi HAM dengan konteks permasalahan sosial-empirik yang ada. keindonesiaan merupakan konteks sekaligus determinasi sosiologis relevansi internalisasi dan pelembagaan prinsip-prinsip moral hak asasi kemanusiaan. baik secara teoritik maupun praktek. Kini.maarifinstitute. Aliansi Jurnalistik Indonesia (AJI). Lantai 7 Jl. khususnya kehormatan bangsa . Lahir di Sukabumi.

Indonesia. hak untuk mengenyam pendidikan. serta hak untuk menikmati keadilan. masyarakat Indonesia akan kehilangan hak untuk hidup secara manusiawi. hak kebebasan. Jika kondisi dibiarkan. hak untuk diperlakukan setara. Dan pendidikan agama melalui peran aktif para pendidiknya memiliki kontribusi penting dalam proses ini sebagaimana ditunjukkan buku ini. MAARIF Institute ISBN: 978-979-97766-1-7 . Perlu agenda aksi bersama untuk mengawal perjuangan humanisasi manusia Indonesia tersebut.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->