HAK ASASI MANUSIA DALAM ISLAM MAKALAH LK II Ahmad Marthin Hadiwinata

*

Bab I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Hak asasi manusia atau biasa disingkat HAM merupakan sebuah hal yang menjadi keharusan dari sebuah negara untuk menjaminnya dalam konstitusinya. Melalui deklarasi universal ham 10 desember 1948 merupakan tonggak bersejarah berlakunya penjaminan hak mengenai manusia sebagai manusia. Sejarah HAM dimulai dari magna charta di inggris pada tahun 1252 yang kemudian kemudian berlanjut pada bill of rights dan kemudian berpangkal pada DUHAM PBB. Dalam konteks keIndonesiaan penegakan HAM masih bisa dibilang kurang memuaskan. Banyak faktor yang menyebabkan penegakan HAM di Indonesia terhambat seperti problem politik, dualisme peradilan dan prosedural acara (kontras, 2004;160). Islam sebagai agama bagi pengikutnya meyakini konsep Islam adalah sebagai way of life yang berarti pandangan hidup. Islam menurut para penganutnya merupakan konsep yang lengkap mengatur segala aspek kehidupan manusia. Begitu juga dalam pengaturan mengenai hak asasi manusia Islam pun mengtur mengenai hak asasi manusia. Islam adalah agama rahmatan lil alamin yang berarti agama rahmat bagi seluruh alam. Bahkan dalam ketidakadilan sosial sekalipun Islam pun mengatur mengenai konsep kaum mustadhafin yang harus dibela. Dalam Islam, konsep mengenai HAM sebenarnya telah mempunyai tempat tersendiri dalam pemikiran Islam. Perkembangan wacana demokrasi dengan Islam sebenarnya yang telah mendorong adanya wacana HAM dalam Islam. Karena dalam demokrasi, pengakuan

terhadap hak asasi manusia mendapat tempat yang spesial. Berbagai macam pemikiran tentang demokrasi dapat dengan mudah kita temukan didalamnya konsep tentang penegakan HAM. Bahkan HAM dalam Islam telah dibicarakan sejak empat belas tahun yang lalu (Anas Urbaningrum, 2004;91). Fakta ini mematahkan bahwa Islam tidak memiliki konsep tentang pengakuan HAM. berangkat dari itu makalah ini akan mencoba memberikan sedikit penerangan mengenai wacana HAM dalam Islam. 1.2 Rumusan Masalah Beberapa yang menjadi topik sentral permasalahan dalam makalah ini yang akan dibahas adalah: 1.2.1 Apakah islam itu? 1.2.2 Apakah ham itu? 1.2.3 Adakah ham dalam islam 1.2.4 Seperti apa bentuk ham dalam Islam? 1.3 Tujuan Pembahasan Masalah Setiap kegiatan yang dilakukan scara sistematis pasti mempunyai tujuan yang diharapkan, begitu pula makalah ini. Tujuan pembahasan makalah ini adalah: 1.3.1 Mengetahui apakah Islam itu 1.3.2 Mengetahui apakah HAM itu 1.3.3 Mengetahui apakah ada HAM dalam Islam 1.3.4 Mengetahui bentuk HAM dalam Islam

BAB II Pembahasan 2.1. Apakah Islam Itu?

Apakah islam itu sebenarnya? Kata Islam berasal dari bahasa arab , dari kata aslama, yuslimu islaman yang berarti menyerah patuh (DR Zainuddin Nainggolan, 2000;9). Menurut Nurcholish Madjid yang dikutip dari buku Junaidi Idrus (2004;87) Islam itu adalah sikap pasrah kehadirat Tuhan. Kepasrahan merupakan karakteristik pokok semua agama yang benar. Inilah world view Al-Qur’an, bahwa semua agama yang benar adalah Al-Islam, yakni sikap berserah diri kehadirat Tuhan. Dan bagi orang yang pasrah kepada Tuhan adalah muslim. Menurut Masdar F. Mas’udi (1993;29) klaim kepasrahan dalam pengertian Islam termaktub dalam tiga tataran. Pertama, Islam sebagai aqidah, yaitu sebagai komitmen nurani untuk pasrah kepada Tuhan. Kedua, Islam sebagai syari’ah, yakni ajaran mengenai bagaimana kepasrahan itu dipahami. Ketika, Islam sebagai akhlak, yakni suatu wujud perilaku manusia yang pasrah, baik dalam dimensi diri personalnya maupun dalam dimensi sosial kolektifnya. Berangkat dari pengertian diatas Islam adalah agama yang mengajarkan seseorang untuk menyerah pasrah kepada aturan Allah (Sunnatullah) baik tertulis maupun tidak tertulis. Dan orang yang menyerah pasrah kepada Tuhan dan hukum-Nya disebut seorang muslim. Dalam Islam itu terdapat dua kelompok sumber ajaran Islam. Kelompok pertama disebut ajaran dasar (qat’I al-dalalah), yaitu Al-Qur’an dan Hadist sebagai dua pilar utama ajaran Islam. Al-Qur’an mengandung 6236 ayat dan dari ayat-ayat itu, menurut para ulama hanya 500 ayat yang mengandung ajaran mengenai dunia dan akhirat selebihnya merupakan bagian terbesar mengandung penjelasan tentang para nabi, rasul, kitab dan ajaran moral maupun sejarah ummat terdahulu. Kelompok kedua disebut ajaran bukan dasar (zhanni aldalalah), yaitu ajaran yang merupakan produk ulama yang melakukan ijtihad dan muatan ajarannya bersifat relative, nisbi, bisa berubah dan tidak harus dipandang suci, sakaral ataupun mengikat (Junaidi Idrus, 2004;95-96). 2.2 Apakah Hak Asasi Manusia? Tonggak berlakunya HAM internasional ialah pada Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM) pada 10 Desember 1948 di Paris, Prancis. Disini tonggak deklarasi

Selain itu. Mereka mencetuskan Petition Of Right.universal mengenai hak asasi manusia yang mengakui hak setiap orang diseluruh dunia. Sejarah awal hak asasi manusia di barat berkembang sejak tahun 1215 yaitu dalam Magna Charta yang berisi aturan mengenai tindakan dan kebijakan negara supaya tidak berjalan sewenang-wenang. Kedua. Pada 1628. Jhon locke (1632-1704) bersama lord Ashley merumuskan tuntutan bagi toleransi beragama. pejabat pemerintah dilarang mengambil jagung dengan tanpa membayar. tidak seorang pun dapat dipenjara tanpa saksi yang jelas. Deklarasi ini ditanda tangani oleh 48 negara dari 58 negara anggota PBB dan disetujui oleh majelis umum PBB. Isi dari Magna Charta ini ada tiga. Raja Jhon terpaksa menyetujui tuntutan ini dengan memberikan cap pengesahan yang berlangsung pada juni 1215 di Runnymede. raja dilarang menarik pajak sewenang wenang. Sekelompok tuan tanah dan ksatria menggalang kekuatan dan mereka berhasil mendesak raja untuk tidak lagi memberlakukan tindakan penahan. penghukuman dan perampasan benda benda secara sewenag-wenang. Pada periode awal ini hubungan antara isi dasar HAM adalah mengenai (hubungan) antara anggota masyarakat yang berada dibawaha kekuasaan yang diatur kebendaanya. Yang menuntut sebuah negara yang konstitusional. Isi dari Magna Charta ialah bermaksud untuk mengurangi kekuasan penguasa. Usaha untuk diadakannya Magna Charta ini dimulai dari perjuangan tuan tanah dan gereja untuk membatasi kekuasaan raja dan para anggota keluarga. ksatria dan orang merdeka atau orang sipil yang belum menikmati kebebasan. Perumusan penghormatan dan pengakuan norma-norma HAM yang bersifat universal. gereja. Pengesahan ini menjadi dokumen tertulis yang pertama tentang hak-hak tuan tanah. sebuah padang rumput di pinggir sungai Thames. Dan yang ketiga. Pertama. nondiskriminasi. bangsawan dan orang merdeka untuk memperjuangkan hak-hak mereka di hadapan raja membangkitkan kesadaran diberbagai kalangan masyarakat terhadap pentingnya hak-hak untuk dihormati dan dilindungi. termasuk didalamnya fungsi parlemen dan fungsi pengadilan. kaum bangsawan menuntut hak-hak mereka kepada raja. dan imparsial telah berlangsung dalam sebuah proses yang sangat panjang. juga menyatakan bahwa semua orang diciptakan . Berlanjut setelah keberhasilan tuan tanah.

Gagasan locke ini sesuai dengan perkembangan didalam masyarakat inggris yang mulai berubah dari nehgara kerajaan yang absolut menuju kerajaan yang konstitusional. Pemerintah dibentuk guna menjamin kehidupan. Salah satu karya Locke yang terkenal ialah second treaties on civil government yang berisi mengenai negara atau pemerintah harus berfungsi untuk melindungi hak milik pribadi.disetiap bagian dunia baik di pusat-pusat kota maupun di pelosok pelosok bumi yang terpencil. Pembatasan kekuasaan raja semakin dikukuhkan dengan lahirnya Habeas Corpus Act pada Mei 1679. Prinsip keuniversalan ini dimaksudkan agar gagasan dan norma-norma HAM telah diakui dan diharapkan dapat diberlakukan secara universal atau internasional. Seseorang tidak boleh dibeda-bedakan antara satu dengan yang lainnya. Prinsip kedua dalam norma HAM adalah sifatnya yang non-diskriminasi. harta benda dan kesejahteraan rakyat. melainkan harus dipandang sebagai kekayaan umat manusia. kemerdekaan hak milik dan hak untuk meraih kebahagiaan. Setiap orang harus diperlakukan setara. Hal ini tidak bisa dipandang sebagai suatu hal yang negatif. Pada 1653 instrument of government berhasil didesakkan. Pandangan ini dipetik dari salah satu semboyan Revolusi Prancis.sama dan memiliki hak-hak alamiah yang tidak data dicabut seperti hak untuk hidup. Ada tiga prinsip utama dalam pandangan normatif hak asasi manusia. yakni persamaan (egalite). Akan tetapi latar belakang kebudayaan sosial dan tradisi setiap manusia diwilayahnya berbeda-beda. Lonceng kebebasan terus berdentang dan pada 16 desember 1689 Bill Of Rights lahir. Prinsip ini bersumber dari pandangan bahwa semua manusia setara (all human being are equal). Prinsip ini didasarkan atas keyakinan bahwa umat manusia berada dimana-mana. yaitu berlaku secara universal. bersifat non-diskriminasi dan imparsial. Mereka tidak hanya berhasil membebaskan diri dari kesewenangan raja. Karena manusia berasal dari . Itulah sekilas sejarah awal dari HAM yang berkembang di barat khususnya yang berkembang diwilayah Inggris. Dan mereka juga berhasil membentuk parlemen yang mempunyai kewenangan untuk mengontrol kekuasaan raja. Berdasar hal itu ham tidak bisa didasarkan secara partikular yang hanya diakui kedaerahahan dan diakui secara local.

hitam. bila negara terlalu banyak melakukan campur tangan. karena hidup seseorang harus dilindungi. Kenekaragaman agama juga merupakan sesuatu hal yang mendapat tempat dalam sifat non-diskriminasi ini. Maksud dari prinsip ini penyelesaian sengketa tidak memihak pada suatu pihak atau golongan tertentu dalam masyarakat. Keanekaragam kebangsaan dan suku bangsa atau etnisitas. Sebaliknya. Terdapat dua garis besar pembagian hak asasi manusia yaitu Hak Negatif dan Hak Positif. Pembatasan sesorang dalam beragama merupakan sebuah pelanggaran HAM. hak setiap . Hak yang terkandung dalam hak sipil dan politik ada dua puluh dua hak. Prinsip imparsial ini diimaksudkan agar hukum tidak memihak pada suatu golongan. hak atas kebebasan dan keselamatan pribadi. hak setiap orang yang ditahan untuk diperlakukan secara manusiawi.keanekaragaman warna kulit seperti kulit putih. Kelima. Pembagian hak-hak ini berhubungan dengan dengan ukuran keterlibatan negara dalam pemenuhan hak asasi manusia. Mengenai Hak Negatif adalah hak meminimalkan peran campur tangan negara. maka semakin terhambat pula pelaksanaan hak-hak sipil politik warganya. maka semakin terpenuhi pula hak-hak sipil dan politik. Prinsip ketiga ialah imparsialitas. hak untuk tidak dperbudak dan dipekerjakan secara paksa. Karena setiap orang berhak untuk memperoleh perlakuan secara manusiawi dan tidak merendahkan martabat. kuning dan lainnya. Peminimalisiran peran negara dalam pemenuhan hak-hak sipil dan politik karena hak-hak yang berkaitan dengan sipil dan politik adalah hak yang berkaitan dengan kebebasan. Keenam. Keempat. Prinsip ini juga dimaksudkan agar pengadilan sebuah kasus diselesaikan secara adil atau tidak meihak pada salah satu pihak. Pembagian ini tidak berdasarkan baik atau buruk dalam hak yang terkandung di dalamnya. Kedua hak untuk tidak disiksa dan diperlakukan secara keji. Umat manusia mempunyai beragam latar belakang sosial aupun latar belakang kultur yang berbeda antara satu dengan yang lain hal ini meupakan sebuah keniscayaan. Pertama hak atas kehidupan. Karena sebagian besar kandungan hak-hak sipil politik adalah hak-hak atas kebebasan (rights to liberty). Pemihakan hanyalah pada norma-norma ham itu sendiri. Ketiga.

Kedelapanbelas. Ketigabelas. Kesembilanbelas. Sehingga HAM universal menganjurkan melindungi dan memnuhi hak-hak ekonomi. sosial dan budaya setiap warganya. . Ketujuh.orang untuk tidak dipenjara akibat tidak mampu memenuhi kewajiban kontrak. tidak boleh dipenjara. independen dan tidak memihak. Kesepuluh. Keduapuluhdua. Kelimabelas. Keempatbelas. sosial dan budaya tercantum dalam Kovenan Internasional Hak-Hak Ekonomi. hak atas perlindungan dari kesewenangan hukum pidana. Keenambelas. hak atas kebebasan bergerak dan memilih tempat tinggal. hak untuk menikah dan membentuk keluarga. hak untuk berpartisipasi dalam politik. Pengakuan dan perlindungan universal atau jaminan normatif atas terpenuhinya hak-hak ekonomi. Karena blok sosialis lebih berpegangan pada ekonomi sebagai dasar masyarakat. Hak-hak tersebut dapat diuraikan sebaagai berikut. hak atas kebebasan berpikir. hak atas pengadilan yang berwenang. akhirnya usulan dari blok sosialis diterima. berkeyakinan dan beragama. Keduapuluhsatu. Ketidakmampuan sesorang dalam memenuhi suatu perjanjian kontrak. hak atas kebebasan berserikat. Keduapuluh. sosial dan budaya seperti pendidikan gratis. Ketujuh belas. Namun. hak anak atas perlindungan bagi perkembangannya. Kesebelas. hak atas kedudukan dan perlindungan yang sama didepan hukum. hak bagi golongan minoritas. Kedelapan hak setiap warga asing. Hak ini termasuk dalam pembagan hak positif yang mengusahakan peran negara secara maksimal dalam pemenuhannya. social and culture rights). hak atas urusan pribadi. Kesembilan. Adanya hak ini dalam HAM universal adalah buah dari perdebatan blok sosialis eropa timur dengan blok liberal. Selain hak hak sipil dan politik diatas hak asasi manusia juga mencakup hak dalam bidang ekonomi. Sosial dan Budaya (international covenant on economic. Ada sepuluh hak yang diakui dalam kovenan tersebut. larangan propaganda perang dan diskriminasi. Keduabelas. hak berpendapat dan berekspresi. hak atas kebeasan berkumpul. Sedangkan masyarakat blok liberal lebih menekankan manusia sebagai individu yang bebas. Kebijakan negara sosialis lebih menitikberatkan pada pemenuhan hak-hak ekonomi. Hanya boleh melalui hukum perdata hanya melalui penyitaan. sosial dan budaya. hak atas perlakuan yang sama didepan hukum.

Dari mulai sejarah awal Magna Charta sampai ke isi dari HAM internasional yang dibagi atas dua pokok garis besar yaitu hak positif dan hak negatif. HAM dalam Islam telah dibicarakan sejak empat belas tahun yang lalu (Anas Urbaningrum. hak atas perlindungan keluarga termasuk ibu dan anak.Pertama. umat nasrani maupun umat Islam sendiri.3 Adakah HAM dalam Islam? Pertanyaan adakah ham dalam Islam harus dirunut secara sejarah dialektika HAM dalam Islam. kondisi kerja yang aman dan sehat. Secara internasional umat Islam yang terlembagakan dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) pada 5 Agustus 1990 mengeluarkan deklarasi tentang HAM dari perspektif Islam. sosial dan budaya.102). Keempat. hak atas upah yang layak. pangan dan perumahan. 2. yakni sandang. 2004. hak atas standar hidup yang layak.91). Dalam Dokumen Madinah atau Piagam Madinah itu berisi antara lain pengakuan dan penegasan bahwa semua kelompok di kota Nabi itu. baik umat yahudi. Itulah sekilas gambaran singkat mengenai HAM internasional. hak atas jaminan sosial. Ketiga. Kedua hak itu didasarkan atas partisipasi negara dalam pemenuhannya.91). hak atas pekerjaan. adalah merupakan satu bangsa (Idris. Kedelapan. hak untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Kesembilan. Deklarasi yang juga dikenal sebagai “Deklarasi Kairo” mengandung prinsip dan ketentuan tentang HAM berdasarkan syari’ah (Azra). 2004. hak berserikat dan mogok kerja bagi buruh. Kelima. Hal ini memberi kepastian bahwa pandangan Islam yang khas tentang HAM sebenarnya telah hadir sebelum deklarasi universal HAM PBB pada 18 Shafar 1369 Hijriyah atau bertepatan dengan 10 Desember 1948 Masehi (Anas. Kesepuluh. Ini dibuktikan oleh adanya Piagam Madinah (mitsaq Al-Madinah) yang terjadi pada saat Nabi Muhammad berhijrah ke kota Madinah. Kedua. hak untuk berpartisipasi dalam kebudayaan. telah lebih dahulu diwacanakan oleh Islam sejak empat belas abad silam. Keenam. hak atas pendidikan. Dari pengakuan terhadap semua pihak untuk bekerja sama . 2004. Ketujuh. hak atas kesehatandan lingkungan yang sehat. Menurut Anas Urbaningrum hak asasi manusia atau lebih dikenal manusia modern sebagai HAM. peluang karir dan liburan.

Tetapi juga harus diakui. buruh. HAM yang didasarkan oleh Islam bagi seseorang sebagai manusia. Berdasarkan temuan diatas akan kita coba mencari kesamaan atau kompatibilitas antara HAM yang terkandung dalam Islam. Bebrapa yang dapat kita ambil sebagai contoh yaitu: Hak atas hidup. Dalam hal ini hak negatif yang dimaksud adalah hak yang memberian kebebasan kepada setiap individu dalam pemenuhannya. merupakan kategori yang kedua ini (Anas. didalam piagam itu terdapat pengakuan mengenai HAM bagi masingmasing pihak yang bersepakat dalam piagam itu. Yang pertama adalah hak negatif yaitu memberikan kebebasan kepada menusia dalam pemenuhannya. dan menghargai hidup manusia. sama dengan adanya perspektif Islam universal tentang HAM (huqul al-insan).sebagai satu bangsa. terdapat prinsip-prinsip HAM yang universal. anak-anak dan sebagainya. Islam sebagai agama universal membuka wacana signifikan bagi HAM. yang dalam banyak hal kompatibel dengan Deklarasi Universal HAM (DUHAM). Dan kedua. Contohnya seperti hak-hak khusus bagi non-muslim. HAM yang diserahkan kepada seseorang atau kelompok tertentu yang berbeda. tema-tema HAM dalam Islam. HAM dikategotrikan dalam dua klasifikasi. kaum wanita. Menurut Syekh Syaukat Hussain yang diambil dari bukunya Anas Urbaningrum. Pertama. Hak ini terkandung dalam surah Al-Maidah ayat 63 yang berbunyi : .92). Secara langsung dapat kita lihat bahwa dalam piagam madinah itu HAM sudah mendapatkan pengkuan oleh Islam Memang. Islam menegaskan bahwa pembunuhan terhadap seorang manusia ibarat membunuh seluruh umat manusia. terdapat upaya-upaya di kalangan sarjana Muslim dan negara Islam di Timur Tengah untuk lebih mengkontekstualisasikan DUHAM dengan interpretasi tertentu dalam Islam dan bahkan dengan lingkungan sosial dan budaya masyarakat-masyarakat Muslim tertentu pula. sesungguhnya merupakan tema yang senantiasa muncul. Akan kita coba membagi hak asasi manusia secara klasifikasi hak negatif dan hak positif. terutama jika dikaitkan dengan sejarah panjang penegakan agama Islam. 2004.

yaitu dalam surat Al An’am : 164 dan surat Fathir 18 yang masing masing berbunyi : Katakanlah: “Apakah aku mencari Tuhan selain Allah.58) Hai orang-orang yang beriman. (QS 49. padahal Dia adalah tuhan bagi segala sesuatu. maka periksalah dengan teliti.164) Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Dan barangsiapa yang mensucikan dirinya. sesungguhnya ia mensucikan diri untuk kebaikan dirinya sendiri. maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. bahwa: barang siapa yang membunuh seorang manusia. Dan barang siapa yang memlihara kehidupan seorang manusia. (QS 6. kemudian banyak diantar amereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum diantara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. (QS 35. (QS 5. atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi. bukan karena orang itu (membunuh) orang lain.Oleh karena itu kami tetapkan (suatu hukum) bagi bani israil. dan akan diberitakan-Nya kepadamu apa yang kamu perselisihkan”.18) Hak atas keamanan dan kemerdekaan pribadi terdapat dalam surat An Nisa ayat 58 dan surat Al-Hujurat : 6 yang berbunyi seperti ini: Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. Sesungguhnya yang dapat kamu beri peringatan hanya orang-orang yang takut kepada azab Tuhannya (sekalipun) mereka tidak melihat-Nya dan mereka mendirikan sembahyang. agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaanya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. Kemudian kepada Tuhanmulah kamu kembali.63) Hak untuk mendapat perlindungan dari hukuman yang sewenarg wenang. Dan tidaklah sesorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri. dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. jika datang kepadamu orang yang fasik membawa suatu berita. Dan kepada Allah-lah kembali(mu). maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan jika sesorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosanya itu tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikit pun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya. (QS 4. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keternagan-keterangan yang jelas.6) .

maka Allah lebih tau kemaslahatannya.Hak atas kebebasan beragama memilih keyakinan berdasar hati nurani. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. kecuali dengan orang-orang zhalim di antara mereka.1) Wahai orang-orang yang beriman. (QS 4. Yang bisa kita lihat secara tersirat dalam surat Al Baqarah ayat 256 dan surat Al Ankabut ayat 46 yang berbunyi: Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. Dan jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa diantara kamu. menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu.46) Hak atas persamaan hak didepan hukum secara tersirat terdapat dalam surat An-Nisa ayat 1 dan 135 dan Al Hujurat ayat13: Hai sekalian manusia bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciotakan dari diri yang satu. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjdaikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu. (QS 4.135) Hai manusia. sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain. (QS 49. (QS 29. maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. (QS 2. dan kami hanya kepada-Nya berserah diri”. dan dari padanya Allah menciptakan isterinya.256) Dan janganlah kamu berdebat dengan ahli kitab.13) Dalam hal kebebasan berserikat Islam juga memberikan dalam surat Ali Imran ayat 104105 yang berbunyi: . maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan. jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan. dan katakanlah: “kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu. dan (peliharalah)hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. melainkan dengan cara yang paling baik. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada yang thagut dan beriman kepada Allah. Jika ia kaya ataupun miskin.

(QS 5. dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.105) Dalam memberikan suatu protes terhadap pemerintahan yang zhalim dan bersifat tiran. (QS 4. Hak mendapatkan kebutuhan dasar hidup manusia secara tersirat terdapat dalam surat Al Baqarah ayat 29. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.148) Telah dila’nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan ‘Isa Putera Maryam. (QS 3. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan. (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Kami selamatkan orang-orang yang melarang dari perbuatan jahat dan Kami timpakan kepada orang-orang yang zalim siksaan yang keras. surat Ad-Dzariyat ayat 19. diantara mereka yang ada yang beriman. Disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. (QS 5. yang menjadikan segala yang ada dimuka bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit. menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar . (QS 3. (QS 3. lalu dijadikan-Nya tujuh langit.110) Dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya seperti bentuk hak positif dalam hak ekonomi sosial dan Islam pun mengandung secara tersirat mengenai hak ini. merekalah orang yang beruntung. Islam memberikan hak untuk memprotes pemerintahan yang zhalim. surat Al A’raf ayat 165. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu. tentulah itu lebih baik bagi mereka. Yang demikian itu. menyuruh kepada yang ma’ruf. dan mencegah dari yang munkar dan beriman kepada Allah. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat.104) Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. surat Al Jumu’ah ayat 10. disebabkan mereka selalu berbuat fasik. (QS 7.79) Maka tatkala mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka. Surat Ali Imran ayat 110 yang masing masing berbunyi: Allah tidak menyukai ucapan buruk. yang berbunyi: Dia-lah Allah.29) .165) Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia. secara tersirat dapat diambil dari surat An-Nisa ayat 148. Sekiranya Ahli Kitab Beriman. surat Al Maidah 78-79. (QS 2.78) Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan yang munkar yang mereka perbuat.

Niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. (QS 10. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.1 Kesimpulan Berdasarkan paparan diatas dan pembahasan diatas dapat ditarik keimpulan berdasarkan beberapa analisis. surat Al Mujadilah ayat 11 dan surat AzZumar ayat 9 yang masing-masing berbunyi berbunyi: Katakanlah: “Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi. niscaya Allah akan meninggikan orang orang yang beriman diantaramu dan orangorang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.19) Apabila telah ditunaikan sembahyang. Dan apabila dikatakan:berdirilah kamu. sedang ia takut kepada (azab) akhrat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: “adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?”. maka bertebaranlah kamu di muka bumi. apabila dikatakan kepadamu: “berlapang-lapanglah dalam majlis”. (QS 62. maka lapangkanlah. Bahkan organisasi Islam internasional yang terlembagakan dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) pada 5 Agustus 1990 mengeluarkan deklarasi HAM.10) Dalam hak mendapatkan pendidikan Islam juga memiliki pengaturan secara tersirat dalam surat Yunus ayat 101. Tidaklah bermanfa’at tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman”. (QS 51. dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. surat Al-Alaq ayat 1-5. Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. Dari analisis diatas antara HAM yang berkembang di dunia internasional tidak bertentangan antara satu sama lain.11) (apakah kamu hai orang yang musyrik) ataukah orang-orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri. Bab III Penutup 3. maka berdirilah kamu. (QS 58. .Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.101) Hai orang-orang yang beriman.

Hak mendapatkan kebutuhan dasar hidup manusia secara tersirat terdapat dalam surat Al Baqarah ayat 29. Dalam hak mendapatkan pendidikan Islam juga memiliki pengaturan secara tersirat dalam surat Yunus ayat 101. Dalam memberikan suatu protes terhadap pemerintahan yang zhalim dan bersifat tirani secara tersirat dapat dilihat pada surat an-nisa ayat 148. surat Al A’raf ayat 165. surah Al-Maidah ayat 63. Hak atas hidup. 2004. dan menghargai hidup manusia. Dapat kita bagi menjadi sembilan bagian hak asasi manusia dalam islam yang pengaturannya secara tersirat. baik umat yahudi. Dalam dokumen itu dapat disimpulkan bahwa HAM sudah pernah ditegakkan oleh Islam Berdasar analisis diatas Islam mengandung pengaturan mengenai HAM secara tersirat. surat al maidah 78-79. Ini dibuktikan oleh adanya piagam madinah (mitsaq Al-Madinah) yang terjadi pada saat Nabi Muhammad berhijrah ke kota Madinah. surat Al-Alaq ayat 1-5. Dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya seperti bentuk hak positif dalam hak ekonomi sosial dan budaya Islam pun mengandung secara tersirat mengenai hak ini. Hak atas keamanan dan kemerdekaan pribadi terdapat dalam surat An Nisa ayat 58 dan surat Al-Hujurat ayat 6. Hak atas persamaan hak didepan hukum secara tersirat terdapat dalam surat An-Nisa ayat 1 dan 135 dan Al Hujurat ayat13.Kemudian Islam mematahkan bahwa dalam Islam telah dibicarakan sejak empat belas tahun yang lalu (Anas Urbaningrum. surat Al Mujadilah ayat 11 dan surat Az-Zumar ayat 9. Hak atas kebebasan beragama memilih keyakinan berdasar hati nurani secara tersirat dalam surat Al Baqarah ayat 256 dan surat Al Ankabut ayat 46. surat Ali Imran ayat 110.102). Fakta ini mematahkan bahwa Islam tidak memiliki konsep tentang pengakuan HAM. umat nasrani maupun umat Islam sendiri. Dalam hal kebebasan berserikat Islam juga memberikan dalam surat Ali Imran ayat 104-105. surat Al Jumu’ah ayat 10. surat Ad-Dzariyat ayat 19. adalah merupakan satu bangsa (Idris. 2004. .91). Hak untuk mendapat pelindungan dari hukuman yang sewenag wenang yaitu dalam surat Al An’am : 164 dan surat Fathir 18. Dalam dokumen madinah atau piagam madinah itu berisi antara lain pengakuan dan penegasan bahwa semua kelompok di kota Nabi itu.

2000 Urbaningrum. Cak Munir. 2004 Pramudya.. 2004 .Daftar Pustaka Al-Qur’an Thaha. Amien Rais. Inilah Islam. Rekonstruksi Pemikiran Nurcholish Madjid Membangun Visi dan Misi Baru Islam Indonesia. Engkau Tak Pernah Pergi. Jakarta: DEA. Jogjakarta: LOGUNG PUSTAKA. Idris. Jakarta: PBHI. Junaidi. Dasar-Dasar Hak Asasi Manusia. Demokrasi Religius: Pemikiran Politik Nurcholish Madjid dan M. Suryadi. Jakarta: GagasMedia 2004 Nainggolan. 2002 Idrus. Anas. Jakarta: Penerbit Republika. Willy. Zainuddin S. 2004 Radjab. Jakarta: Penerbit Teraju. Islamo-Demokrasi Pemikiran Nurcholish Madjid.

Bagaimanakah contoh-contoh pelanggaran HAM… C. Sebagaimana di cantumkan dalam Deklarasi Univesal Hak Asasi Manusia (DUHAM) yang di proklamasikan PBB pada Tahun 1948. Jangan sampai kita melakukan pelanggaran HAM terhadap orang lain dalam usaha perolehan atau pemenuhan HAM pada diri kita sendiri. B. kita hidup tidak sendiri dan kita hidup bersosialisasi dengan oran lain. Dalam hal ini penulis merasa tertarik untuk membuat makalah tentang HAM. Apa Pengertian dari ada HAM itu. 3. Untuk mengetahui sejarah HAM Untuk mengetahui HAM dalam perspektif islam . Maka dengan ini penulis mengambil judul “Hak Asasi Manusia”.BAB I PENDAHULUAN A. Ham juga merupakan hak dasar yang secara kodrati melekat pada diri manusia sejak Lhir sebagai anugrah dari tuhan. Hak juga merupakan sesuatu yang harus diperoleh. Bagaimana sejarah tentang Hak Asasi Manusia (HAM)… 3. Tujuan Masalah Dengan adanya rumusan masalah diatas kami dapat menarik suatu tujuan masalah: 1. RUMUSAN MASALAH Dalam makalah ini penulis merumuskan suatu masalah sebagai berikut: 1. agama dan pemerintah. Perlu diingat bahwa dalam hal pemenuhan hak. Masalah HAM adalah sesuatu hal yang sering kali dibicarakan dan dibahas terutama dalam era reformasi ini. LATAR BELAKANG Hak merupakan unsur normatif yang melekat pada diri setiap manusia yang dalam penerapannya berada pada ruang lingkup hak persamaan dan hak kebebasan yang terkait dengan interaksinya antara individu atau dengan instansi. Oleh karena itu HAM wajib di lindungi dan di hormati baik secara hokum. dan apa bagian-bagiannya… 2. HAM lebih dijunjung tinggi dan lebih diperhatikan dalam era reformasi dari pada era sebelum reformasi. setiap orang tanpa terkecuali berhak atas HAM dan kebesarannya. Bagaimana Ham dalam perspektif islam… 4. 2. Untuk mengetahui pengertian HAM dan bagian-bagiannya.

Untuk mengetahui contoh-contoh pelanggaran HAM D. hukum. kekebalan serta menjamin adanya peluang bagi manusia dalam menjadi harkat dan martabatnya. karena itu muncul gagasan tengtang hak sasi manusia dan pengakuan atas-Nya sehingga dalam proses ini lahir beberapa naskah. dan dilindungi oleh negara. Sedangkan asasi berarti yang bersifat paling mendasar yang dimiliki manusia sebagai fitrah. pemerintah dan setiap orang. BAB II ANALISIS 1. Secara istilah HAM dapat dirumuskan dengan beberapa pendapat yang salah satu diantaranya: HAM adalah hak-hak dasar yang dimiliki oleh manusia. Menurut pendapat Jan Materson (dari komisi HAM PBB). maka dengan ini penyusun membatasi masalah hanya pada ruang lingkup HAM. Yang antara lain: .4. demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. Hak asasi manusia melekat pada diri manusia sejak lahir. United Nations sebagaimana dikutip Baharuddin Lopa menegaskan bahwa HAM adalah hak-hak yang melekat pada setiap manusia. melindumgi kebebasan. Hak Asasi Manusia adalah hak-hak dasar atau hak-hak pokok yang di miliki oleh setiap umat manusia sejak lahir sebagai Anugrah Tuhan YME kepada hambanya. Batasan Masalah Agar masalah pembahasan tidak terlalu luas dan lebih terfokus pada masalah dan tujuan dalam hal ini pembuatan makalah ini. Dalam pasal 1 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM disebutkan bahwa “Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakekat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati. Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) Secara etimolgi hak merupakan unsur normative yang berfungsi sebagai pedoman prilaku . sehingga tak satupun makhluk mengintervensinya apalagi mencabutnya. sesuai dengan kodratnya (Kaelan: 2002). yang tanpanya manusia mustahil dapat hidup sebagai manusia John Locke menyatakan bahwa HAM adalah hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Pencipta sebagai hak yang kodrati. dalam Teaching Human Rights. dijunjung tinggi. yaitu umat manusia tanpa terkecuali.

· • Declaration of Independence (Pernyataan kemerdekaan USA. · Revolusi Prancis. dan fraternite =persaudaraan. kaum pendeta. yang isisnya tentang hak-hak dan kebenaran warga Negara. dan rakyat jelata. Terknal dengan symbol liberte = kemerdekaan. · • Bill of Right (Undang-Undang Hak. • The Four Freedom (empat kebebasan USA 1941) Frankin D. . inggris 1689) Undang-undang yang di terima parlemen inggris setelah mengadakan revolusi tidak berdarah kepada raja James II (peristiwa kemenangan atas raja). 15 juni 1215) Magna Carta di inggris memuat hal-hal sebagai berikut: 1) Seorang tidak boleh dipenjarakan (dihukum)dengan tidak ada vonis yang sah menurut hokum 2) Suatu pajak (cukai) tidak boleh dinaikkan dengan tanpa ersetujuan sebuah dewan yang di dalamnya dudk aum bangsawan. 5 agustus 1789 Bahwa manusia di lahirkan sama dalam keadaan merdeka dan memiliki hak-hak yang sama.· • Magna Carta (Piagam Agung. 4 juli 1776) Tututan adanya hak bagi setiap orang untuk hidup merdeka. egalite = persamaan. · • Habeas Courpus Act Petition of Right Suatu dokumen yang lahir karena tuntutan rakyat yan duduk di House of Commons (parlemen) kepada raja Charles III. Roosevelt (Amerika Serikat) merumuskan tentang 1) Freedom of speech and expression (kebebasan berbicara dan menyatakan pendapat).

Ketika itu. Perkembangan sejarah telah memperlihatkan trejadinya penjajahan kelompk manusia yang satu terhadap kelompok manusia yang lain. Sejarah Terjadinya Hak Asasi Manusia (HAM) Latar belakang timbulnya hak asasi manusia. 4) Freedom from fear (kebebasan dari rasa takut). kebebasan memeluk agama. yaitu hak untuk ikut serta dalam pemerintahan. perlakuan kelompok manusia yang memang dalam peperangan terhadap kelompok yang kalah adalah seperti perlakuan terhadap barang . Hak-hak asasi social dan kebudayan atau Social and Cultur Right. Hak-hak asasi ekonomi atau Property Right. antara lain hak kebebasan politik. membeli dan menjualnya serta memanfaatkannya. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hokum dan pemerintahan atau yang biasa disebut Right of Legal Equality. · • Universal Declaration of Human Right (10 desember 1948) Universal Declaration of Human Right (pernyataan sedunia tentang Hak Asasi Manusia). hak pilih (memilih dan dipilih dalam pemilihan umum). ketidak adilan. penggeledahan dan peradilan. kezaliman. misalntya hak untuk memilih Pendidikan dan mengembangkan kebudayaan. dan lain-lain yang melanda umat manusia pada umumnya.2) Freedom of worship (kebebasan beribadat). dan kebebasan bergerak. Hak-hak asasi politik atau Political Right. dan martabat kemanusiaannya. hak social. hak beristirahat dan liburan. B. sedangkan pengakuan terhadap hak-hak asasi manusia brarulah berumur 1/3 abad atau 30 tahun. Pernyataan ini berisi. dan mendirikan partai politik. Kesadaran manusia tersebut munculkarena adanya tindakan yang sewenang-wenang dari penguasa. serta hak asasi Pendidikan • • • • • • • Hak-hak asasi manusia dapat dibagi atu dibedakan menjadi: Hak-hak asasi pribadi atau Personal Right yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan atau Prosedural Right. Jadi. padaa dasarnya karena adanya manusia terhadap harga diri. 3) Freedom from want (kemelaratan). misalnya pengaturan dalam hal penangkapan. penjajahan. yaitu hak untuk memiliki sesuatu. Sejarah umat manusia sejak awal sejarah mesir kuno sampai sekarang sudah hamper 60 abad atau 600 tahun. harkat. pengakuan atau kesadaran manusia akan hak asasinya secara menyeluruh dan meliputi segenap umat manusia memerlukan waktu perkembangan berpuluhpuluh abad. perbudakan. hak akan tingkat penghidupan yang cukup bagi penjagaan kesehatanm keselamtan diri sendiri dan keluarga.

dan Piagam PBB. 1. Kejadian di atas sebenarnya telah di awali oleh kejadian-kejadian di inggris. Dalam pernyataan itu terdapat rumusan. 2. bahwabahwa mereka di anugrahi hak-hak tertentu oleh tuhan maha pencipta…” Dalam perkembangan Revolusi prancis menghasilkan beberapa pernyataan yang lazim disebut pernyataan hak-hak manusia dan warga Negara. Kepolisian Negara Republik Indonesia Adapun tugas pokok kepolisian Negara RI adalah: • • Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. hilanglah hak-hak istimewa golongan bangsawan dan gereja.bahwa semua orang di ciptakan sama. Kaum bangsawan dan para pendeta mempunyai berbagai hak istimewa yang tidak mungkin di miliki oleh rakyat biasa. Keadaan itu berlangsung secara turun temurun. dan golongan rakyat biasa. yaitu di bidang kenegaraan. Lembaga Perlindungan HAM 1. Komisi Nasional HAk Asasi Manusia Tujuan di adakannya Komnas HAM adalah sebagai berikut: · Mengembangkan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan hak asasi manusia dengan pancasila. Dalam pernyataan kemerdekaan itu terdapat rumusan sebagai berikut. terutama revolusi Perancis cepat meluas di Eropa dan menimbulkan perubahan-perubahan kea rah tercapainya persamaan hak bagi eluruh bangsa dan Negara.” Dengan adanya pernyataan itu.Pengaruh kedua peristiwa itu. C. UUD 1945. Menegakkan Hukum. Walaupun demikian keadaan masih jauh dari pengakuan persamaan hak yang meliputi segenap umat manusia di seluruh dunia. Dalam masyarakat suatu bangsa terdapat golongan-golongan yang berbeda-beda haknya. · Meningkatkan perlindungan dan penegakan Hak Asasi Manusia. . “… manusai di lahirkan sama dalam keadaan merdeka dan memiliki hak-hak yang sama….Suasana persamaan hak di Prancis Mkin mantap pada zaman napoleon. serta deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. Revolusi amerika menghasilkan prnyataan kemerdekaan.. Disamping itu. Ketika itu di nyatakan bahwa segenap penduduk Prancis mendapat perlakuan hukum yang sama. Adapun dua peristiwa dalam sejarah dunia yang menghasilkan rumusan yang mirip dengan rumusan hak-hak asasi manusia ialah Revolusi Amerika yang di mulai pada Tahun 1776 dan Revolusi Prancis yang meletus pada Tahun 1789.miliknya dan merupakan hal yang di anggap biasa saja sehingga perbudakan meraja rela. Masyarakat terbagi atas golongan bangsawan atau nikrat. Hal itu di karenakan perbedaan kedudukannya dalam masyarakat. terdapat pula pengaruh Rousseau seorang filsof Prancis yang menganut fahamtentang kedaulatan rakyat. golongan pendeta. Ketika itu. “. tiga belas daerah jajahan inggris di pantai timur benua Amerika Utara melepaskan diri dari kekuasaan kerajaan inggris. Sejak itu berdirilah Negara Amerika Serikat.

pemantauan evaluasi dan pengawasan terhadap penyelanggaran perlindungan anak.• Memberikan perlindungan. Mas’udi. bahwa” setiap manusia di lahirkan dalam keadaan suci. maka seolah-olah dia telah menyelamatkan kehidupan manusia semuanya. masukan. tetapi antara kedua hak tersebut saling melandasi satu sama lain. Hak Asasi Manusia Dalam Islam Sejak mula sebelum lahirnya berbagai gagasan tentang HAM. · Memberikan laporan. 1. yaitu hak manusia (haq alinsan) dan hak allah.” Landasan pijak keterkaitan dengan hak tersebut dalam islam dikenal melalui dua konsep. 1. Prinsip-prinsip HAM dalam islam Hak asasi manusia dalam islam sebagaimana termaktub dalam fikih menurut Masdar F. memiliki lima perinsip utama. menerima pegaduan masyarakat. tidak ada paksaan dalam beragama. Allah berfirman dalam surat al-baqarah ayat 32: “membunuh manusia seluruhnya. Rasululah Muhammad SAW sendiri bersabda. pengayoman. dan pelayanan kepada masyarakat. 3. Komisi Perlindungan Anak Indonesia Adapun tugas-tugas Komisi Perlindungan Anak Indonesia adalah: · Melakukan sosialisasi seluruh ketentuan yang berkaitan dengan perlindungan anak. dan pertimbangan dalam rangka perlindungan anak. saran. Islam memandang bahwa kedudukan manusia adalah sama dan hanya dibedakan dari sudut ketakwaannya.” • Hak perlindungan keyakinan Dalam hal ini allah telah mengutip dalam alqur’an yang berbunyi “la iqrah fi-dhin dan lakum dinukum waliyadin” • Hak perlindungan terhadap akal pikiran . dan tidak boleh satu kaum menghina kaum yang lain. Dan barang siapa yang menyelamatkan kehidupan seorang manusia. mengumpulkan data dan informasi. islam telah meletakkan dasar yang kuat. Hak manusia itu bersfat relative sedangkan hak allah adalah mutlak. yaitu: • Hak perlindungan terhadap jiwa Kehidupan merupakan sesuatu hal yang sangat niscaya dan tidak boleh dilanggar oleh siapapun. melakukan penelaahan.

Hak perlindungan terhadap akal pikiran ini telah di terjemahkan dalam perangkat hokum yang sangat elementer. • Hak berkeluarga atau hak memperoleh keturunan dan merpertahankan nama baik 1. Para pedagang tradisioanal yang berdagang di pinggir jalan merupakan pelanggaran HAM ringan terhadap pengguna jalan sehingga para pengguna jalan tidak bisa menikmati arus kendaraan yang tertib dan lancar. 2. 3. 4. pemerintah dan setiap orang. Para pedagang yang berjualan di trotoar merupakan pelanggaran HAM terhadap para pejalan kaki. • Hak perlindungan terhadap hak milik Hak perlindungan terhadap hak milik telah dimaksudkan dalam hokum sebagaimana telah diharamkannya dalam pencurian. BAB III PENUTUP 1. F. Terjadinya penganiayaan pada praja STPDN oleh seniornya dengan dalih pembinaan yang menyebabkan meninggalnya Klip Muntu pada tahun 2003. Orang tua yang memaksakan kehendaknya agar anaknya masuk pada suatu jurusan tertentu dalam kuliahnya merupakan pelanggaran HAM terhadap anak. yakni tentng haramnya makan atau minum hal-hal yang dapat merusak akal dan pikiran manusia. Contoh-contoh pelanggaran HAM 1. hukum. dijunjung tinggi. dan dilindungi oleh negara. Dosen yang malas masuk kelas atau malas memberikan penjelasan pada suatu mata kuliah kepada mahasiswa merupakan pelanggaran HAM ringan kepada setiap mahasiswa. demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. 5. sehingga menyebabkan para pejalan kaki berjalan di pinggir jalan sehingga sangat rentan terjadi kecelakaan. sehingga seorang anak tidak bisa memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakatnya.KESIMPULAN “Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakekat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati. Hak-hak asasi manusia dapat dibagi atu dibedakan menjadi: .

Dan barang siapa yang menyelamatkan kehidupan seorang manusia. Hak-hak asasi ekonomi atau Property Right. maka seolah-olah dia telah menyelamatkan kehidupan manusia semuanya. yaitu hak untuk ikut serta dalam pemerintahan. Mas’udi.• • • • • • Hak-hak asasi pribadi atau Personal Right yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hokum dan pemerintahan atau yang biasa disebut Right of Legal Equality. Allah berfirman dalam surat al-baqarah ayat 32: ‘Bahwa sesungguhnya barang siapa yang membunuh seorang manusia bukan karena orang itu [membunuh] orang lain. kebebasan memeluk agama. yaitu: • Hak perlindungan terhadap jiwa Kehidupan merupakan sesuatu hal yang sangat niscaya dan tidak boleh dilanggar oleh siapapun. • Hak berkeluarga atau hak memperoleh keturunan dan merpertahankan nama baik . Prinsip-prinsip HAM dalam islam Hak asasi manusia dalam islam sebagaimana termaktub dalam fikih menurut Masdar F. memiliki lima perinsip utama. misalnya pengaturan dalam hal penangkapan. penggeledahan dan peradilan. dan mendirikan partai politik. yaitu hak untuk memiliki sesuatu. • Hak perlindungan terhadap hak milik Hak perlindungan terhadap hak milik telah dimaksudkan dalam hokum sebagaimana telah diharamkannya dalam pencurian.’ • Hak perlindungan keyakinan Dalam hal ini allah telah mengutip dalam alqur’an yang berbunyi “la iqrah fi-dhin dan lakum dinukum waliyadin” • Hak perlindungan terhadap akal pikiran Hak perlindungan terhadap akal pikiran ini telah di terjemahkan dalam perangkat hokum yang sangat elementer. dan kebebasan bergerak. Hak-hak asasi politik atau Political Right. atay bukan karena berbuat kerusakan di muka bumi. membeli dan menjualnya serta memanfaatkannya. hak pilih (memilih dan dipilih dalam pemilihan umum). yakni tentng haramnya makan atau minum hal-hal yang dapat merusak akal dan pikiran manusia. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan atau Prosedural Right. maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Hak-hak asasi social dan kebudayan atau Social and Cultur Right. misalntya hak untuk memilih Pendidikan dan mengembangkan kebudayaan.

Dan Jangan sampai pula HAM kita dilanggar dan dinjak-injak oleh orang lain. Jadi dalam menjaga HAM kita harus mampu menyelaraskan dan mengimbangi antara HAM kita dengan HAM orang lain.Dalam hal ini di jelaskan di dalam alqur’an[an-nur 4] 2) SARAN-SARAN Sebagai makhluk sosial kita harus mampu mempertahankan dan memperjuangkan HAM kita sendiri. Di samping itu kita juga harus bisa menghormati dan menjaga HAM orang lain jangan sampai kita melakukan pelanggaran HAM. .

belum pernah mengalami penindasan yang dialami Eropa. yaitu menurut kelahirannya. hak keamanan. hak mendapat keadilan dan hak persamaan dalam hak. serta dideklarasikan pada 26 Agustus 1789. 1. Sebab seluruh hak merupakan kewajiban bagi negara maupun individu yang tidak boleh diabaikan. hak kebebasan kehidupan rohani. Pembagian hak menjadi dua: kebebasan negatif yang memebentuk ikatan-ikatan terhadap negara untuk kepentingan warga. seperti: hak memiliki. dimana para tokoh borjuis berkoalisi dengan tokohtokoh gereja untuk merampas hak-hak rakyat yang telah mereka miliki sejak lahir. Akibat dari penindasan panjang yang dialami masyarakat Eropa dari kedua kaum ini. hak mendapat keamanan. Akan tetapi sebenarnya bagi masyarakat muslim. dan hak moril.HAK ASASI MANUSIA DALAM ISLAM Oleh: Mahfudz Siddiq (1) HAM Menurut Konsep Barat stilah hak asasi manusia baru muncul setelah Revolusi Perancis. Rasulullah saw pernah bersabda: . diantaranya : 1. Di Amerika pengumuman dilakukan tahun 1773. Dan dalam wacana modern ini. Sebab hak asasi dalam pandangan barat tidak dengan sendirinya mengharuskan negara memberi jaminan keamanan atau pendidikan. Akan tetapi untuk membendung pengaruh Sosialisme dan Komunisme. Dalam istilah modern. hak berumah-tangga. Kemudian deklarasi Internasional mengenai hak-hak asasi manusia dikeluarkan pada Desember 1948. hak sosial dan berserikat. Hak asasi alamiah manusia sebagai manusia. seperti: hak hidup. (2) HAM Menurut Konsep Islam ak asasi dalam Islam berbeda dengan hak asasi menurut pengertian yang umum dikenal. yang termasuk di dalamnya: hak beragama. Hak asasi yang diperoleh manusia sebagai bagian dari masyarakat sebagai anggota keluarga dan sebagai individu masyarakat. dan lain sebagainya. partaipartai politik di Barat mendesak agar negara ikut campur-tangan dalam memberi jaminan hak-hak asasi seperti untuk bekerja dan jaminan sosial. 1. Dapat dimengerti bahwa pembagian-pembagian ini hanya melihat dari sisi larangan negara menyentuh hak-hak ini. Terdapat berbagai klasifikasi yang berbeda mengenai hak asasi manusia menurut pemikiran barat. hak asasi dibagi menjadi dua: a. a. Diantaranya adalah pengumuman hak asasi manusia dari Raja John kepada rakyat Inggris tahun 1216. Hak asasi ini lalu diadopsi oleh tokoh-tokoh Revolusi Perancis dalam bentuk yang lebih jelas dan luas. hak kebebasan pribadi dan hak bekerja. kebebasan positif yang meliputi pelayanan negara kepada warganya. Pembagian hak menurut hak materiil yang termasuk di dalamnya. dan hak kebebasan membentuk perkumpulan dan perserikatan. yang dimaksud dengan hak adalah wewenang yang diberikan oleh undang-undang kepada seseorang atas sesuatu tertentu dan nilai tertentu. muncullah perlawanan rakyat dan yang akhirnya berhasil memaksa para raja mengakui aturan tentang hak asasi manusia. kehormatan dan pemilihan serta tempat tinggal. dimana sistem perundang-undangan Islam telah menjamin hak-hak asasi bagi semua orang sesuai dengan aturan umum yang diberikan oleh Allah kepada seluruh ummat manusia. Pembagian hak menjadi tiga: hak kebebasan kehidupan pribadi.

akan tetapi Al-Qur’an dan AsSunnah memusatkan perhatian pada hak-hak yang diabaikan pada bangsa lain. 24: 27-28) Dalam menjelaskan ayat ini. Sebab pemerintah mempunyai tuga sosial yang apabila tidak dilaksanakan berarti tidak berhak untuk tetap memerintah. (3) Nash Qur’an dan Sunnah tentang HAM eskipun dalam Islam. lalu tuan rumah melempar atau memukul hingga mencederai matanya." Muhammad Ad-Daghmi dalam At-Tajassus wa Ahkamuhu fi Syari’ah Islamiyah mengungkapkan bahwa para ulama berpendapat bahwa tindakan penguasa mencari-cari kesalahan untuk mengungkap kasus kejahatan dan kemunkaran. antara lain: . Jika mencari aib orang dilarang kepada individu. 22: 4) Jaminan Hak Pribadi Jaminan pertama hak-hak pribadi dalam sejarah umat manusia adalah dijelaskan Al-Qur’an: "Hai orang-orang yang beriman. Perbuatan mencari-cari kesalahan sudah dilakukan manakala muhtasib telah berupaya menyelidiki gejala-gejala kemunkaran pada diri seseorang. Bukhari dan Muslim). menggugurkan upayanya dalam mengungkap kemunkaran itu. Maka negara bukan saja menahan diri dari menyentuh hak-hak asasi ini. Dari sinilah kaum muslimin di bawah Abu Bakar memerangi orang-orang yang tidak mau membayar zakat. maka tidak ada hukuman apapun baginya. Para ulama menyatakan bahwa setiap kemunkaran yang berlum tampak bukti-buktinya secara nyata. maka kemunkaran itu dianggap kemunkaran tertutup yang tidak dibenarkan bagi pihak lain untuk mengungkapkannya. hartamu dan kehormatanmu haram atas kamu." (QS. Nash-nash ini sangat banyak. Oleh karenanya kami hanya menghukumi apa yang kami lihat secara lahiriah dari amal perbuatan kalian. melainkan negara diperintahkan untuk berperang demi melindungi hak-hak ini. Dan kepada Allah-lah kembali semua urusan. Penguasa tidak dibenarkan mencari-cari kesalahan rakyat atau individu masyarakat. Negara juga menjamin tidak ada pelanggaran terhadap hak-hak ini dari pihak individu. Para ulama menetapkan bahwa pengungkapan kemunkaran bukan hasil dari upaya mencari-cari kesalahan yang dilarang agama.. menunaikan zakat." (QS. Akan tetapi wahyu telah terhenti. maka upaya pengungkapan ini termasuk tajassus yang dilarang agama. Jika tidak. walaupun ia mampu membayar denda. negara berkewajiban menjamin perlindungan sosial bagi setiap individu tanpa ada perbedaan jenis kelamin. Rasulullah saw bersabda: "Apabila pemimpin mencari keraguan di tengah manusia. maka ia telah merusak mereka. hak-hak asasi manusia tidak secara khusus memiliki piagam. Allah berfirman: "Yaitu orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukannya di muka bumi. atau dia telah berupaya mencari-cari bukti yang mengarah kepada adanya perbuatan kemunkaran. maka itu dilarang pula kepada negara. Islam tidak hanya menjadikan itu kewajiban negara. niscaya mereka menegakkan shalat. menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah perbuatan munkar.. janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Ibnu Hanbal dalam Syarah Tsulatsiyah Musnad Imam Ahmad menjelaskan bahwa orang yang melihat melalui celah-celah ointu atau melalui lubang tembok atau sejenisnya selain membuka pintu. dst." Imam Nawawi dalam Riyadus-Shalihin menceritakan ucapan Umar: "Orang-orang dihukumi dengan wahyu pada masa rasulullah saw." (HR. melainkan mempunyai kewajiban memberikan dan menjamin hak-hak ini. Sebagai contoh."Sesungguhnya darahmu. tidak juga perbedaan muslim dan non-muslim.

" (QS. Orang yang paling mulia diantara kamu adalah yang paling bertawa diantara kamu. nabi saw bersabda: "Barangsiapa merampas hak seorang muslim. Rakyat dan penguasa juga memiliki persamaan dalam Islam. Hak Hidup ." (QS. serta tentang persamaan dalam penciptaan. pada lingkup muslim dan non-muslim. Para ulama muslim mendefinisikan masalah-masalah dalam kitab Fiqh yang disebut sebagai Ad-Dharurat Al-Khams." (QS. 5: 32). 18: 110). atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi. kekayaan. wahay rasulullah ?" Beliau menjawab: "Walaupun hanya sebatang kayu arak. 18: 29) 1. barangsiapa yang ingin beriman hendaklah ia beriman. Yang demikian ini hingga sekarang belum dicapai oleh sistem demokrasi modern. "Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan dari padanya. dan memerintahkan berbuat adil dalam lima puluh empat ayat yang diungkapkan dengan kata-kata: ‘adl.. untuk menjamin kebebasan berfikir. jiwa. a. Pada khutbah itu nabi saw juga menolak teori Yahudi mengenai nilai dasar keturunan. jabatan atau jenis kelamin. yaitu pada haji wada’. Hak-hak Alamiah Hak-hak alamiah manusia telah diberikan kepada seluruh ummat manusia sebagai makhluk yang diciptakan dari unsur yang sama dan dari sumber yang sama pula (lihat QS. Dalam al-Qur’an terdapat sekitar empat puluh ayat yang berbicara mengenai paksaan dan kebencian. Misalnya: ". hanya saja aku diberi wahyu. Nabi saw telah menegaskan hak-hak ini dalam suatu pertemuan besar internasional. qisth dan qishas. pemeliharaan hidup dan penyediaan sarana hidup. berkeyakinan dan mengutarakan aspirasi. Dari Abu Umamah bin Tsa’labah. Muslim). 3: 195). Sampai kepada soal shadaqah tetap dipandang sebagaimana hal-hal besar lain. 4: 1. Islam berbeda dengan sistem lain dalam hal bahwa hak-hak manusia sebagai hamba Allah tidak boleh diserahkan dan bergantung kepada penguasa dan undang-undangnya. 2: 267). biarlah ia kafir. 1. Misalnya Allah melarang bershadaqah (berbuat baik) dengan hal-hal yang buruk. dimana ditetapkan bahwa tujuan akhir syari’ah Islam adalah menjaga akal." (HR. walau berbeda keturunan. Al-Qur’an mengajukan sekitar delapan puluh ayat tentang hidup. maka dia telah berhak masuk neraka dan haram masuk surga. bahwa Tuhanmu adalah Tuhan yang Esa. laki-laki dan wanita. maka seakan-akan ia telah membunuh manusia seluruhnya. Misalnya: "Barangsiapa yang membunuh seorang manusia.1. 49: 13) 1. Maka Allah memerintahkan beliau untuk menyatakan: "Katakanlah bahwa aku hanyalah manusia biasa. Pada haji wada’ Rasulullah menegaskan secara gamblang tentang hak-hak asasi manusia. Nabi saw sebagai kepala negara juga adalah manusia biasa. dan barangsiapa yang ingin kafir. Lebih dari sepuluh ayat bicara larangan memaksa." (QS. 1. Manusia di mata Islam semua sama.. (4) Rumusan HAM dalam Islam pa yang disebut dengan hak asasi manusia dalam aturan buatan manusia adalah keharusan (dharurat) yang mana masyarakat tidak dapat hidup tanpa dengannya. bukan karena orang itu membunuh orang lain. Juga Qur’an bicara kehormatan dalam sekitar dua puluh ayat. QS. 1.. Al-Qur’an telah mengetengahkan sikap menentang kedzaliman dan orang-orang yang berbuat dzalim dalam sekitar tiga ratus dua puluh ayat. kehormatan dan harta benda manusia." Seorang lelaki bertanya: "Walaupun itu sesuatu yang kecil. Al-Qur’an menjelaskan sekitar seratus lima puluh ayat tentang ciptaan dan makhluk-makhluk. pemimpin dan rakyat. Misalnya: "Kebenaran itu datangnya dari Rabb-mu. agama." (QS. berlaku terhadapnya apa yang berlaku bagi rakyat. Ketaqwaan-lah yang membedakan mereka.. Tetapi semua harus mengacu pada hukum Allah.

Al-Khamsah) . Oleh karena itulah Islam melarang riba dan setiap upaya yang merugikan hajat manusia.Allah menjamin kehidupan. maka biarkanlah mereka. Hak Bekerja Islam tidak hanya menempatkan bekerja sebagai hak tetapi juga kewajiban. Khalifah Abu Bakar menasehati Yazid ketika akan memimpin pasukan: "Kamu akan menemukan kaum yang mempunyai keyakinan bahwa mereka tenggelam dalam kesendirian beribadah kepada Allah di biara-biara. sedangkan ada pada mereka Taurat yang di dalamnya ada hukum Allah? Kemudian mereka tidak mengindahkan keputusanmu. Sedangkan dalam masalah sipil dan kehidupan pribadi (ahwal syakhsiyah) bagi mereka diatur syari’at Islam dengan syarat mereka bersedia menerimanya sebagai undang-undang. b. Bukhari). Jika keduanya jujur dalam jual-beli. Jika engkau menjatuhkan putusan hukum. 2: 256)." (HR. Bukhari). Tetapi jika berdusta dan menipu berkah jual-bei mereka dihapus. diantaranya dengan melarang pembunuhan dan meng-qishas pembunuh (lihat QS." (HR. berilah putusan antara mereka atau biarkanlah mereka. Sebab mereka telah melewati apa yang mereka kerjakan. Bahkan hak mayit pun dijaga oleh Allah." Khalid bin Walid melakukan kesepakatan dengan penduduk Hirah untuk tidak mengganggu tempat peribadahan (gereja dan sinagog) mereka serta tidak melarang upacara-upacaranya. seperti terlihat dalam hadist: "Berilah pekerja itu upahnya sebelum kering keringatnya. 49: 9). Diantara hak-hak ini adalah : a. Hak Pemilikan Islam menjamin hak pemilikan yang sah dan mengharamkan penggunaan cara apapun untuk mendapatkan harta orang lain yang bukan haknya. Hak Hidup Islam melindungi segala hak yang diperoleh manusia yang disyari’atkan oleh Allah. dan kebebasan paling suci adalah kebebasan beragama dan menjalankan agamanya. Sabda nabi saw: "Jual beli itu dengan pilihan selama antara penjual dan pembeli belum berpisah. Firman Allah: "Apabila mereka (orang Yahudi) datang kepadamu minta keputusan. tentulah beriman orang di muka bumi seluruhnya. Hak Kebebasan Beragama dan Kebebasan Pribadi Kebebasan pribadi adalah hak paling asasi bagi manusia. Islam juga melarang penipuan dalam perniagaan. Nabi saw bersabda: "Tidak ada makanan yang lebih baik yang dimakan seseorang daripada makanan yang dihasilkan dari usaha tangannya sendiri. hendaklah ia mengkafani dengan baik. Sesungguhnya mereka bukan orang-orang yang beriman . Firman Allah: "Dan seandainya Tuhanmu menghendaki." (QS. Bekerja merupakan kehormatan yang perlu dijamin. Begitu pula hak beribadah kalangan non-muslim. maka tidak akan mendatangkan mudharat bagimu. masyarakat dan antara negara." (QS. sebagaimana firman Allah: "Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain diantara kamu dengan jalan bathil dan janganlah kamu bawa urusan harta itu kepada hakim agar kamu dapat memakan sebagian harta benda orang lain itu dengan jalan berbuat dosa padahal kamu mengetahuinya. Kerukunan hidup beragama bagi golongan minoritas diatur oleh prinsip umum ayat "Tidak ada paksaan dalam beragama.5: 7). Ibnu Majah)." Atau "Janganlah kamu mencaci-maki orang yang sudah mati. 10: 99). Misalnya hadist nabi: "Apabila seseorang mengkafani mayat saudaranya. Sesungguhnya Allah mengasihi orang-orang yang adil. c. maka mereka diberkahi. hendaklah engkau putuskan dengan adil. selama tidak mengganggu hak-hak orang lain. maka mereka boleh mengikuti aturan agamanya selama mereka berpegang pada ajaran yang asli. 2: 179). 5: 32. 2: 188). Dan Islam juga menjamin hak pekerja. Jika engkau biarkan mereka." (QS. Allah memerintahkan memerangi kelompok yang berbuat aniaya terhadap kelompok lain (QS." (HR." (Keduanya HR. Untuk menjamin kebebasan kelompok. Apakah kamu memaksa manusia supaya mereka menjadi orang beriman semuanya?" (QS. 2. QS. 5: 42)." (QS. Firman Allah: "Dan bagaimana mereka mengangkat kamu sebagai hakim. Jika mereka tidak mengikuti aturan hukum yang berlaku di negara Islam.

Islam juga melarang pencabutan hak milik yang didapatkan dari usaha yang halal, kecuali untuk kemashlahatan umum dan mewajibkan pembayaran ganti yang setimpal bagi pemiliknya. Sabda nabi saw: "Barangsiapa mengambil hak tanah orang lain secara tidak sah, maka dia dibenamkan ke dalam bumi lapis tujuh pada hari kiamat." Pelanggaran terhadap hak umum lebih besar dan sanksinya akan lebih berat, karena itu berarti pelanggaran tehadap masyarakat secara keseluruhan. b. Hak Berkeluarga Allah menjadikan perkawinan sebagai sarana mendapatkan ketentraman. Bahkan Allah memerintahkan para wali mengawinkan orang-orang yang bujangan di bawah perwaliannya (QS. 24: 32). Aallah menentukan hak dan kewajiban sesuai dengan fithrah yang telah diberikan pada diri manusia dan sesuai dengan beban yang dipikul individu. Pada tingkat negara dan keluarga menjadi kepemimpinan pada kepala keluarga yaitu kaum laki-laki. Inilah yang dimaksudkan sebagai kelebihan laki-laki atas wanita (QS. 4: 34). Tetapi dalam hak dan kewajiban masing-masing memiliki beban yang sama. "Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf, akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan dari istrinya." (QS. 2: 228) c. Hak Keamanan Dalam Islam, keamanan tercermin dalam jaminan keamanan mata pencaharian dan jaminan keamanan jiwa serta harta benda. Firman Allah: "Allah yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan." (QS. Quraisy: 3-4). Diantara jenis keamanan adalah dilarangnya memasuki rumah tanpa izin (QS. 24: 27). Jika warga negara tidak memiliki tempat tinggal, negara berkewajiban menyediakan baginya. Termasuk keamanan dalam Islam adalah memberi tunjangan kepada fakir miskin, anak yatim dan yang membutuhkannya. Oleh karena itulah, Umar bin Khattab menerapkan tunjangan sosial kepada setiap bayi yang lahir dalam Islam baik miskin ataupun kaya. Dia berkata: "Demi Allah yang tidak ada sembahan selain Dia, setiap orang mempunyai hak dalam harta negara ini, aku beri atau tidak aku beri." (Abu Yusuf dalam Al-Kharaj). Umar jugalah yang membawa seorang Yahudi tua miskin ke petugas Baitul-Maal untuk diberikan shadaqah dan dibebaskan dari jizyah. Bagi para terpidana atau tertuduh mempunyai jaminan keamanan untuk tidak disiksa atau diperlakukan semenamena. Peringatan rasulullah saw: "Sesungguhnya Allah menyiksa orang-orang yang menyiksa manusia di dunia." (HR. Al-Khamsah). Islam memandang gugur terhadap keputusan yang diambil dari pengakuan kejahatan yang tidak dilakukan. Sabda nabi saw: "Sesungguhnya Allah menghapus dari ummatku kesalahan dan lupa serta perbuatan yang dilakukan paksaan" (HR. Ibnu Majah). Diantara jaminan keamanan adalah hak mendpat suaka politik. Ketika ada warga tertindas yang mencari suaka ke negeri yang masuk wilayah Darul Islam. Dan masyarakat muslim wajib memberi suaka dan jaminan keamanan kepada mereka bila mereka meminta. Firman Allah: "Dan jika seorang dari kaum musyrikin minta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ke tempat yang aman baginya." (QS. 9: 6). d. Hak Keadilan Diantara hak setiap orang adalah hak mengikuti aturan syari’ah dan diberi putusan hukum sesuai dengan syari’ah (QS. 4: 79). Dalam hal ini juga hak setiap orang untuk membela diri dari tindakan tidak adil yang dia terima. Firman Allah swt: "Allah tidak menyukai ucapan yang diucapkan terus-terang kecuali oleh orang yang dianiaya." (QS. 4: 148). Merupakan hak setiap orang untuk meminta perlindungan kepada penguasa yang sah yang dapat memberikan perlindungan dan membelanya dari bahaya atau kesewenang-wenangan. Bagi penguasa muslim wajib menegakkan

keadilan dan memberikan jaminan keamanan yang cukup. Sabda nabi saw: "Pemimpin itu sebuah tameng, berperang dibaliknya dan berlindung dengannya." (HR. Bukhari dan Muslim). Termasuk hak setiap orang untuk mendapatkan pembelaan dan juga mempunyai kewajiban membela hak orang lain dengan kesadarannya. Rasulullah saw bersabda: "Maukah kamu aku beri tahu saksi yang palng baik? Dialah yang memberi kesaksian sebelum diminta kesaksiannya." (HR. Muslim, Abu Daud, Nasa’i dan Tirmidzi). Tidak dibenarkan mengambil hak orang lain untuk membela dirinya atas nama apapun. Sebab rasulullah menegaskan: "Sesungguhnya pihak yang benar memiliki pembelaan." (HR. Al-Khamsah). Seorang muslim juga berhak menolak aturan yang bertentangan dengan syari’ah, dan secara kolektif diperintahkan untuk mengambil sikap sebagai solidaritas terhadap sesama muslim yang mempertahankan hak. e. Hak Saling Membela dan Mendukung Kesempurnaan iman diantaranya ditunjukkan dengan menyampaikan hak kepada pemiliknya sebaik mungkin, dan saling tolong-menolong dalam membela hak dan mencegah kedzaliman. Bahkan rasul melarang sikap mendiamkan sesama muslim, memutus hubungan relasi dan saling berpaling muka. Sabda nabi saw: "Hak muslim terhadap muslim ada lima: menjawab salam, menjenguk yang sakit, mengantar ke kubur, memenuhi undangan dan mendoakan bila bersin." (HR. Bukhari). f. Hak Keadilan dan Persamaan Allah mengutus rasulullah untuk melakukan perubahan sosial dengan mendeklarasikan persamaan dan keadilan bagi seluruh umat manusia (lihat QS. Al-Hadid: 25, Al-A’raf: 157 dan An-Nisa: 5). Manusia seluruhnya sama di mata hukum. Sabda nabi saw: "Seandainya Fathimah anak Muhammad mencuri, pasti aku potong tangannya." (HR. Bukhari dan Muslim). Pada masa rasulullah banyak kisah tentang kesamaan dan keadilan hukum ini. Misalnya kasus putri bangsawan dari suku Makhzum yang mencuri lalu dimintai keringanan hukum oleh Usamah bin Zaid, sampai kemudian rasul menegur dengan: "... Apabila orang yang berkedudukan di antara kalian melakukan pencurian, dia dibiarkan. Akan tetapi bila orang lemah yang melakukan pencurian, mereka memberlakukan hukum kriminal..." Juga kisah raja Jabalah Al-Ghassani masuk Islam dan melakukan penganiayaan saat haji, Umar tetap memberlakukan hukum meskipun ia seorang raja. Atau kisah Ali yang mengadukan seorang Yahudi mengenai tameng perangnya, dimana Yahudi akhirnya memenangkan perkara. Umar pernah berpesan kepada Abu Musa Al-Asy’ari ketika mengangkatnya sebagai Qadli: "Perbaikilah manusia di hadapanmu, dalam majlismu, dan dalam pengadilanmu. Sehingga seseorang yang berkedudukan tidak mengharap kedzalimanmu dan seorang yang lemah tidak putus asa atas keadilanmu."

(5) Tentang Kebebasan Mengecam Syari’ah ebagian orang mengajak kepada kebebasan berpendapat, termasuk mengemukakan kritik terhadap kelayakan AlQur’an dan Sunnah sebagai pegangan hidup manusia modern. Disana terdengar suara menuntut persamaan hak lakilaki dengan wanita, kecaman terhadap poligami, tuntutan akan perkawinan campur (muslim-non muslim). Dan bahkan mereka mengajak pada pemahaman Al-Qur’an dengan mengubah inti misi Al-Qur’an. Orang-orang dengan pandangan seperti ini pada dasarnya telah menempatkan dirinya keluar dari agama Islam (riddah) yang ancaman hukumannya sangat berat. Namun jika mayoritas ummat Islam menghendaki hukuman syari’ah atas mereka, maka jawaban mereka adalah bahwa Al-Qur’an tidak menyebutkan sanksi riddah. Dengan kata lain mereka ingin mengatakan bahwa sunnah nabi saw. Tidak memiliki kekuatan legal dalam syari’ah, termasuk sanksi riddah itu.

Untuk menjawab hal ini ada beberapa hal penting yang harus dipahami, yaitu : 1. Kebebasan yang diartikan dengan kebebasan tanpa kendali dan ikatan tidak akan dapat ditemukan di masyarakat manapun. Ikatan dan kendali ini diantaranya adalah tidak dibenarkannya keluar dari aturan umum dalam negara. Maka tidak ada kebebasan mengecam hal-hal yang dipandang oleh negara sebagai pilar-pilar pokok bagi masyarakat. 1. Islam tidak memaksa seseorang untuk masuk ke dalam Islam, melainkan menjamin kebebasan kepada nonmuslim untuk menjalankan syari’at agamanya meskipun bertentangan dengan ajaran Islam. Oleh sebab itu, manakala ada seorang muslim yang mengklaim bahwa agamnya tidak sempurna, berarti ia telah melakukan kesalahan yang diancam oleh rasulullah saw: "Barangsiapa mengganti agamanya, maka bunuhlah ia." (HR. Bukhari dan Muslim). 1. Meskipun terdapat kebebasan dalam memeluk Islam, tidak berarti bagi orang yang telah masuk Islam mempunyai kebebasan untuk merubah hukum-hukum yang ada dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. 1. Dalam Islam tidak ada konsep rahasia di tangan orang suci, dan tidak ada pula kepercayaan yang bertentangan dengan penalaran akal sehat seperti Trinita dan Kartu Ampunan. Dengan demikian, tidak ada alasan bagi penentang Islam untuk keluar dari Islam atau melakukan perubahan terhadap Islam. 1. Islam mengakui bahwa agama Ahli Kitab. Dari sini Islam membolehkan laki-laki muslim menikahi wanita Ahli Kitab, karena garis nasab dalam Islam ada di tangan laki-laki. 1. Sanksi riddah tidak dijelaskan dalam Al-Qur’an sebagaimana ibadah dan muamalah lainnya. Al-Qur’an hanya menjelaskan globalnya saja dan menugaskan rasulullah saw menjelaskan rincian hukum dan kewajiban. Firman Allah: "Dan telah Kami turunkan kepadamu Al-Qur’an agar kamu menjelaskan kepada ummat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkannya." (QS. 16: 44). k

atau sekira lima ratus tahun/lima abad sebelum Magna Charta lahir).Judul: HAK ASASI MANUSIA MENURUT ISLAM Bahan ini cocok untuk Informasi / Pendidikan Umum bagian LAIN / OTHER. Nama & E-mail (Penulis): Arief Achmad Mangkoesapoetra Saya Guru di SMAN 21 Bandung Topik: Hak Asasi Manusia Tanggal: 16 Agustus 2005 HAK ASASI MANUSIA MENURUT ISLAM Oleh : ARIEF ACHMAD SMAN 21 Bandung A. kalau kita mau bicara jujur serta mengaca pada sejarah. Umumnya. dan sebagian Eropa selama beratusratus tahun lamanya dan telah menjadi faktor penting bagi kebangkitan bangsa-bangsa Eropa (Luhulima. tahun 1215. Hak-hak pokok ini disebut hak asasi manusia (HAM). konsepsi HAM dalam Islam relatif lebih lengkap daripada konsepsi HAM universal. hak-hak dasar atau hak-hak pokok yang dibawa manusia sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu. Padahal kalau kita mau bicara jujur. perlu pula ditelaah mengenai konsepsi HAM universal dibandingkan dengan konsepsi HAM dalam Islam. sebagaimana telah di bahas di muka. bersifat kodrati. Padahal. Kita mengenal konsepsi HAM itu bermula dari sebuah naskah Magna Charta. Oleh karenanya. Atas dasar ini. 10 Desember 1948. Tetapi fakta historis seperti ini jadinya diabaikan mereka. pada hakikatnya. kita. 1999). tidaklah berlebihan kiranya bila sesungguhnya konsepsi HAM dalam Islam telah lebih dahulu lahir tinimbang konsepsi HAM versi Barat. Bahkan secara formulatif. Latar Belakang Manusia. Pada gilirannya. universal dan abadi. diharapkan akan terkuak kebenaran "historis" tentang sejarah HAM dan konsepsi HAM secara universal serta sejarah HAM dan konsepsi HAM dalam Islam. yang melekat pada diri manusia. Hak asasi manusia adalah sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Dari sini. sesudah orang-orang Islam ditaklukkan dalam perang Salib terakhir (abad 14-15) di Eropa. berkaitan dengan harkat dan martabat manusia. fakta telah membuktikan. sesungguhnya semenjak Nabi Muhammad S. bahwa risalah Islam (sejak permulaannya kota suci Mekah sudah memasukkan hak-hak asasi manusia dalam ajaran-ajaran dasarnya bersamaan dengan penekanan masalah kewajiban manusia terhadap sesamanya . di Inggeris. sesungguhnya agama Islam telah mendominasi benua Asia.W. Menurut Ismail Muhammad Djamil (1950). Afrika. B. di mana hak-hak asasi ini menjadi dasar daripada hak-hak dan kewajiban-kewajiban yang lain. kita dapat menemukan di berbagai surat dalam Kitab Suci Al Qur`an yang diturunkan pada awal-awal periode Mekah. Untuk memverifikasi benar-tidaknya bahwa konsepsi HAM dalam Islam telah lahir lebih dulu tinimbang konsepsi HAM versi Barat atau universal. yang berbicata tentang pengutukan terhadap berbagai bentuk . Sejarah Hak Asasi Manusia dalam Islam Apabila kita berbicara tentang sejarah HAM. sudah dikenalkan HAM serta dilaksanakan dan ditegakkannya HAM dalam Islam. memperoleh kenabiannya (abad ke-7 Masehi. secara kodrati dinugerahi hak-hak pokok yang sama oleh Tuhan Yang Maha Esa. yang diproklamasikan PBB. masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam (sebagai akibat dari pola pendidikan ala Barat yang dikembangkan semenjak jaman penjajahan Belanda dan diteruskan di era republik pasca proklamasi kemerdekaan hingga kini) mengenal konsepsi HAM yang berasal dari Barat.A. maka hal ini senantiasa mengenai konsepsi HAM menurut versi orang-orang Eropa/Barat. maka perlu ditelusuri tentang sejarah HAM universal dan sejarah HAM dalam Islam. hingga pasca perang dunia kedua (1945). dan yang kini berlaku secara universal mengacu pada Deklarasi Universal HAM (DUHAM).

dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin" (Q. yakni mencakup : 1. Keunggulan juga tidak dipunyai oleh orang kulit putih lebih dari orang kulit hitam dan begitu juga bukan orang kulit hitam di atas orang kulit putih.W. di Paris (Perancis). untuk menandai permulaan abad ke-15 Era Islam. serta sistem kekuasaan Islam berganti dengan monarki. Kini Islam telah memberikan sinar harapan bagi umat manusia yang menderita dengan cara memberikan. HAM dalam Islam bukanlah sifat perlindungan individu terhadap kekuasaan negara yang terbatas.S. Hak Persamaan dan Larangan terhadap Adanya Diskriminasi yang Tidak Terizinkan 4. yakni sebagaimana diriwayatkan dalam H. Nabi Muhammad S. yang kehidupannya merupakan praktik nyata dari kandungan Al-Qur`an. namun merupakan tujuan dari negara itu sendiri untuk menjaga hakhak asasi manusia terutama bagi mereka yang terampas hak-haknya.W. sejak awal kenabiannya telah memberikan perhatian yang sangat besar terhadap hak-hak asasi manusia ini. Muslim ("Kitab al-Hajj"). Hak Mendapat Keadilan . Jadi.A.A.S. telah mengadakan berbagai tindakan sebagaimana telah ditetapkan dalam Al Qur`an yang menghendaki terwujudnya pelaksanaan hak-hak asasi mansia. Setelah beliau hijrah ke kota Madinah dan mendirikan secara penuh suatu negara Islam sesuai dengan petunjuk Illahi. telah diproklamasikan Deklarasi HAM Islam Sedunia.A. ahli hukum. Selanjutnya. Di sini HAM dalam Islam tetap mendapatkan perhatian luar biasa masyarakat Islam.W. dan menjamin respek terhadap hak-hak asasi manusia itu. At-Takwir : 8-9) "Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim. Hak Hidup 2. Keunggulan itu tidak berarti orang Arab berada di atas orang nonArab dan begitu juga bukan nonArab di atas orang Arab. Selain itu. Al Qur`an tidak hanya mengutuk berbagai pelanggaran hak-hak asasi manusia yang terjadi pada masa itu. dan diteruskan oleh Khulafa ar-Rosyidin. dan para perwakilan pergerakan Islam di seluruh dunia. bulan September 1981. dan Adam itu diciptakan dari tanah liat.T : "Dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya. Tak ada seorang pun yang lebih tinggi derajatnya kecuali berdasarkan atas ketakwaan dan kesalehannya. setiap prinsip dasar pemerintahan Islam pada hakikatnya adalah berlakunya suatu praktik usaha perlindungan dari terjadinya pelanggaran HAM. Hal ini sebagaimana difirmankan Allah S.W. Deklarasi ini berdasarkan Kitab Suci AlQur`an dan As-Sunnah serta telah dicanangkan oleh para sarjana muslim. Hak Kemerdekaan 3. Keunggulan ini berdasarkan atas ketakwaannya" Kedudukan penting HAM sesudah wafatnya Rosulullah S. tetapi juga memberikan motivasi secara positif kepada manusia untuk menghargai hak-hak tersebut. dan kehormatanmu adalah sesuci hari ini. karena dosa apakah dia dibunuh" (Q.R.pelanggaran hak-hak asasi manusia yang berlaku pada masa itu. karena mereka adalah pasangan-pasanganmu dan penolong-penolongmu yang setia. sebagai berikut : "Jiwamu. Deklarasi HAM Islam Sedunia itu terdiri dari Pembukaan dan 22 macam hak-hak asasi manusia yang harus ditegakkan. Bertakwalah kepada Alloh dalam hal istri-istrimu dan perlakuan yang baik kepada mereka. harta bendamu. Al-Ma`un : 1-3) "Dan tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu? (Yaitu) melepaskan budak dari perbudakan" (Q. Al-Balad : 12-13) Nabi Muhammad S. beliau telah memproklamasikan kesucian hak-hak asasi manusia ini untuk segala zaman ketika berkhutbah di depan kaum muslim pada waktu haji wada` (perpisahan).S. melaksanakan. maka beliau segera menerapkan program jangka panjang untuk menghapus segala bentuk tekanan yang ada terhadap hak-hak asasi manusia. Semua manusia adalah anak keturunan Adam.

(9) Hak Kebebasan Hati Nurani dan Keyakinan. Tersedia : http://202. kaum wanita. yaitu : 1. buruh/pekerja. New Delhi : Nusrat Ali Nasri for Kitab Bhavan 1784. 20. Pelanggaran HAM Berat : Indikasi. (14) Hak Mendapatkan Kebutuhan Dasar Hidup Manusia. posisi dan lain-lainnya yang mereka miliki. Hasballah M. Hak Mendapatkan Kebebasan Berpindah dan Bertempat Tinggal C. A. HAM dasar yang telah diletakkan oleh Islam bagi seseorang sebagai manusia. (10) Hak Kebebasan Berserikat. Winataputra. Human Righst in Islam. Hak Mendapatkan Perlindungan dari Penyalahgunaan Kekuasaan 7. Hak dan Kewajiban untuk Berpartisipasi dalam Pelaksanaan dan Manajemen Urusan-urusan Publik 12. (2001). [17 Agustus 2002]. Hak Kebebasan Beragama 14. (6) Hak Perlindungan dari Hukuman Penjara yang Sewenang-wenang. dan lainnya merupakan beberapa contoh dari kategori hak asasi manusia-hak asasi manusia ini.159. anak-anak. HAM yang dianugerahkan oleh Islam bagi kelompok rakyat yang berbeda dalam situasi tertentu. Hak Kebebasan Percaya.5. Hak Ekonomi dan Hak Berkembang Darinya 16. Konsepsi Hak Asasi Manusia dalam Islam Menurut Syekh Syaukat Hussain (1996). Ciri-ciri dan Solusi Penyelesaian Secara Konseptual. New Delhi. Hussain. dan Berbicara 13. dan (15) Hak Mendapatkan Pendidikan. Hak Membentuk Sebuah Keluarga dan Masalah-masalahnya 19. Maududi. Hak Menikmati Keleluasaan Pribadi (Privacy) 22. (1996). (3) Hak Perlindungan Kehormatan. Hak-hak asasi manusia khusus bagi nonmuslim. A. Hak Mendapatkan Proses Hukum yang Adil 6. (2002). [Online]. Bandung : PIPS-PPS UPI Bandung. Human Rights in Islam.43/jp/21winataputra.18. Berpikir. G. Hak Mendapatkan Perlindungan atas Harta Benda 17. (1993). (11) Hak Kebebasan Berpindah. hak asasi manusia (HAM) yang dijamin oleh agama Islam dapat diklasifikasikan ke dalam dua kategori. Setiardja. . Hak-hak Asasi Manusia berdasarkan Ideologi Pancasila. Kumpulan Materi Pelatihan HAM untuk Guru SLTP & SLTA. Pendidikan Demokrasi dan Hak Asasi Manusia sebagai Wahana Demokratisasi : Perspektif Metodologi. (13) Hak Mendapatkan Keadilan. Hak-hak Minoritas 11.A. U. status. Hak Memperoleh Suaka (Asylum) 10. (5) Hak Keamanan Kemerdekaan Pribadi. (2002). dan 2. (4) Hak Keamanan dan Kesucian Kehidupan Pribadi.htm. (1950). (1978). Jakarta : Penerbit Kebangsaan Pustaka Rakjat. (2) Hak-hak Milik. Djamil. (7) Hak untuk Memprotes Kelaliman (Tirani). Syekh Syaukat. Hak-hak dasar yang terdapat dalam HAM menurut Islam ialah : (1) Hak Hidup. Hak Mendapatkan Perlindungan atau Kehormatan dan Nama Baik 9. (8) Hak Kebebasan Ekspresi. DAFTAR PUSTAKA Achmad. Hak-hak Wanita yang Sudah Menikah. Sedjarah Islam. Hak Mendapatkan Perlindungan dari Penyiksaan 8. Ismail Muhammad. Solidamor. (12) Hak Persamaan Hak dalam Hukum. dan Saad. Hak Status dan Martabat Pekerja dan Buruh 18. Hak Mendapatkan Pendidikan 21. A. Hak Berserikat Bebas 15. Jakarta : Solidamor.S. Yogyakarta : Penerbit Kanisius.

www. www.id. Muslim.Hadits Shohih : H.ham.go.humanrights.R.id . Bukhori dan H.go.R.

. Humanisme tidak merujuk kepada agama dalam memaknai kebebasan beragama. Right. dan sikap manusiawi seakan menjadi lebih mulia daripada sikap religius. berkeadilan dan kerja sama internasional yang berguna bagi semua. Dan untuk itu agama-agama perlu membeberkan makna dan batasan atau tolok ukur kebebasannya masing-masing. Social. Dan agama memaknai kebebasan dengan menggunakan acuan internal agama masing-masing. Humanisme sendiri selalu dihadapkan atau berhadap-hadapan dengan agama. lebih-lebih nilai-nilai keagamaan dari berbagai agama di dunia. Sementara itu prinsip-prinsip HAM perlu mempertimbangkan prinsip internal agama-agama. Salah satu prestasi kemanusiaan setelah Perang Dunia ke n adalah kon-septualisasi dan penyebaran Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia pada 10 Desember 1948. Deklarasi itu sejak awal telah menuai banyak kritikan dan keberatan. Deklarasi itu. Manusia lebih penting dari agama. tidak representatif dan umumnya didominasi oleh orang Barat. bersamaan dengan dua Kovenan Internasional yaitu International Covenant on Civil and Political Rights dan International Covenant on Economic. dan ketika itu orang-orang dari Afro-Asia sedang berada dibawah penguasa kolonial. Cultural Right tahun 1966 secara umum kemudian dikenal sebagai International Bill of Human . Dalam situasi seperti ini topik mengenai kebebasan beragama dipersoalkan. Secara umum Deklarasi dan dua Kovenan itu merupakan usaha bersama untuk mewujudkan dunia yang lebih baik. Humanisme dianggap anti agama dan sebaliknya agama dapat dituduh anti kemanusiaan. Akibatnya terjadi ketegangan dan perebutan makna kebebasan beragama antara agama dan humanisme. Konsekuensinya. tidak banyak ide-ide yang masuk dan diperdebatkan serta didiskusikan khususnya yang berkaitan dengan nilai-nilai Asia dan Afrika. Sebab pembahasan mengenai kebebasan dan HAM pada umumnya hanya dalam perspektif manusia yang" dalam peradaban Barat telah terbentuk dalam doktrin humanisme. Ini sekaligus merupakan pertanda bahwa orientasi manusia Barat telah bergeser dari sentralitas Tuhan kepada sentralitas manusia. Faktanya Deklarasi itu disusun oleh segelintir orang. Ketegangan ini perlu diselesaikan melalui kompromi ditingkat konsep dan kemudian dikembangkan pada tingkat sosial atau politik. Mungkin ini dikarenakan oleh situasi ketika Deklarasi itu disusun.ISLAM MENILAI HAM 10 Dec 2009 • • Ragam Republika Topik kebebasan dan hak asasi manusia adalah topik universal. namun ia tidak berarti netral. Namun dibanding dua Kovenan itu.

Durban. yang memberi hak dan pegakuan kepada individu dan juga kelompok khususnya institusi agama dan Negara untuk memberi makna tentang hak. sekelompok cendekiawan dan pemimpin Islam mendeklarasikan sebuah Piagam bernama "Universal Islamic Declaration of Right". Acara ini dilanjutkan di berbagai tempat seperti di California. agama-agama itu hampir secara keseluruhannya merasa tidak puas. Ini sekedar menunjukkan bahwa Deklarasi yang dianggap "Universal" itu ternyata masih belum mengakomodir aspirasi agama-agama. Barcelona. 2003). Pada hakekatnya Islam tidak bertentangan dengan HAM. "Towards a Declaration of Human Right by the World Religion" dalam Joseph Runzo. tampaknya adalah karena adanya asumsi bahwa agama adalah penghalang pelaksanaan dan penyebaran HAM. Ini berarti bahwa diperlukan suatu Deklarasi yang adil. Human Right and Responsibilities in the World Religion (Oxford Oneworld. Bagi j umat Islam dan Negara-negara Islam. Islam juga mempunyai persoalannya sendiri terhadap Deklarasi Universal HAM. Namun yang sejak awal menjadi masalah bagi umat Islam adalah pasal 18 yakni pasal mengenai hak beragama dan hak mengganti agama. Problem ini telah sejak awal disadari umat Islam. Dalam kasus diatas. (Lihat. Selain itu pasal 16 Deklarasi HAM tentang perkawinan beda agama juga tidak dapat diterima kalangan Muslim. konsep-konsep Islam tentang HAM diambil dan dirumuskan berdasarkan al-Quran dan sunnah Nabi Muhammad saw.. Nancy M. Karena situasi itu maka tidak heran jika utusan berbagai masyarakat beragama seluruh dunia mengusulkan agar Deklarasi dan dua Kovenan itu direvisi dan syarat-syaratnya dibuat lebih adil dengan memasukkan konsep-konsep yang berdasarkan agama baik spiritualitas maupun tanggung jawab. Deklarasi itu secara umum dapat diterima. Arvind Sharma. meskipun tidak selalu diekspresikan secara terus terang. Martin and Abind Sharma. Perkembangan selanjutnya adalah revisi Deklarasi pada ulang tahun ke 50 Deklarasi dan ulang tahun ke 50 Fakultas Religious Studies di universitas McGill. dalam sebuah Konferensi di London. . Deklarasi ini berisi 23 pasal mengenai HAM menurut Islam. Agama akhirnya diletakkan secara vis a vis dengan HAM yang menekankan pada kebebasan dan keadilan. Pertemuan terakhir itu menghasilkan usulan baru Deklarasi Universal dengan beberapa komentar yang merepresentasikan dunia agama. Ia bahkan sangat menghormati HAM. Paris pada acara UNESCO. Deklarasi London kemudian diikuti oleh Deklarasi Cairo yang dikeluarkan "oleh Organisasi Konferensi Islam (OKI) tahun 1990. Peluncuran acara Project on Religion and Human Right. Maka. sejalan dengan tuntutan agama-agama. moralitas.Akibatnya. pada 1981. pada bulan Juli tahun 1993 di New York merupakan tonggak penting dalam hal ini. keadilan dan kehormatan sekaligus mempraktekkannya dalam kehidupan nyata yang beradab. Ketidak-puasan kedua adalah ketika orang mulai berulang ulang mendesak agama-agama di dunia untuk mendukung atau mengakomodir Deklarasi atau dokumen lain yang berkaitan dengan HAM. Revisi itu menghasilkan dokumen yang disebut Universal Deklaration of Human Right by the World Religions. Dan yang terakhir adalah di Genting Highland. Latar belakangnya. eds. Tapi. Montreal. New York. kebebasan. Malaysia pada bulan November 2002.

dan kemudian menukar dengan paham lain yang mencampakkan keimanan-nya. hak asasi dalam Islam adalah innate/fitrah). manusia adalah hamba Allah. (3) HAM dalam Islam bersifat komprehensif. social dan budaya. Termasuk didalamnya hak-hak dalam politik. Ini berarti bahwa diperlukan suatu Deklarasi yang adil. berkeadilan dan kerja sama internasional yang berguna bagi semua. semua hak dan kewajiban yang melekat dalam dirinya juga merupakan anugerah Allah. 1770). ekonomi. Maka. social dan budaya. hak asasi dalam Islam adalah innate/fitrah). dan bukan pemberian dari manusia kepada manusia lain dengan kehendak manusia (artinya. Entitas terkaitAbind | Acara | Agama | Akibatnya | Arvind | Asia | Barat | Civil | Declaration | Deklarasi | Desember | Genting | HAM | Human | Humanisme | Internasional | Islam | Joseph | Juli | Keseluruhan | Ketegangan | Konferensi | Kovenan | Latar | Malaysia | Manusia | Martin | Nancy | Negara | New | November | Oxford | Paris | Peluncuran | Perkembangan | Pertemuan | Piagam | Problem | Project | Quran | Religion | Responsibilities | Revisi | Salah | Sebab | Termasuk | Topik | Tuhan | World | Cultural Right | Deklarasi Cairo | Deklarasi HAM | Deklarasi London | Deklarasi Universal | Faktanya Deklarasi | Human Right | International Bill | International Covenant | Nabi Muhammad | New York | Perang Dunia | Political Rights | Seorang Muslim | Universal Deklaration | World Religion | Fakultas Religious Studies | ISLAM MENILAI HAM | Organisasi Konferensi Islam | Universal Islamic Declaration | Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia | Ringkasan Artikel Ini Secara umum Deklarasi dan dua Kovenan itu merupakan usaha bersama untuk mewujudkan dunia yang lebih baik. Termasuk didalamnya hakhak dalam politik. Karena situasi itu maka tidak heran jika utusan berbagai masyarakat beragama seluruh dunia mengusulkan agar Deklarasi dan dua Kovenan itu direvisi dan syarat-syaratnya dibuat lebih adil dengan memasukkan konsep-konsep yang berdasarkan agama baik spiritualitas maupun tanggung jawab. Menurut ajaran Islam manusia dianggap sebagai makhluk yang mulia. Konsekuensinya. (4) HAM dalam Islam tidak terpisahkan dari syariah.Keseluruhan pasal-pasal dalam Deklarasi Cairo itu dapat disarikan menjadi 5 poin (1) HAM dalam Islam diderivasi dari ajaran Islam. lebih-lebih nilai-nilai keagamaan dari berbagai agama di dunia. (5) HAM dalam Islam tidak absolut karena dibatasi oleh obyek-obyek syariah dan oleh tujuan untuk menjaga hak dan kepentingan masyarakat yang didalamnya terdapat individu-individ . Islam mengakui dan meyakini. dan bukan pemberian dari manusia kepada manusia lain dengan kehendak manusia (artinya. yang memberi hak dan pegakuan kepada individu dan juga kelompok khususnya institusi agama dan Negara untuk memberi makna tentang hak. (4) HAM dalam Islam tidak terpisahkan dari syariah. (2) HAM dalam Islam adalah karunia dari Tuhan. ekonomi. 1770). kebebasan. (QS. tidak banyak ide-ide yang masuk dan diperdebatkan serta didiskusikan khususnya yang berkaitan dengan nilai-nilai Asia dan Afrika. Seorang Muslim yang masih menghargai imannya. (5) HAM dalam Islam tidak absolut karena dibatasi oleh obyek-obyek syariah dan oleh tujuan untuk menjaga hak dan kepentingan masyarakat yang didalamnya terdapat individu-individu. (3) HAM dalam Islam bersifat komprehensif. (2) HAM dalam Islam adalah karunia dari Tuhan. moralitas. tidak akan melepas keyakinannya ini. keadilan dan kehormatan sekaligus mempraktekkannya dalam kehidupan nyata yang beradab.

Firman Allah SWT: “Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia selain untuk beribadah kepada-Ku” (Adz Dzariyat : 56). dari bebagai dalil dalam Al Quran maupun As Sunnah para ulama menegaskan satu kaidah ushul yang berbunyi: “Hukum pokok dari setiap perbuatan adalah terikat dengan hukum syara’. seluruh perbuatan manusia tidaklah bebas. patuh dan taat kepada seluruh aturan-aturan yang diwahyukan oleh-Nya. Kasus HAMAS yang diberangus atas nama HAM dan demokrasi. dan mengolok-olok hukum Allah SWT karena dijamin oleh kebebasan berpendapat. siapapun boleh memiliki apapun dengan cara apapun tanpa lagi memandang apakah yang dimilikinya itu tergolong pemilikan individu. kebebasan memiliki. umum. manusia merupakan hamba Allah SWT yang tugas utamanya adalah beribadah. hal ini ditunjukkan dengan amat jelas dalam banyak peristiwa seperti peristiwa Doulos. dalam ajaran Islam. Sebab. Melalui HAM itu pula legal bagi siapa saja untuk berbuat apapun selama tidak mengganggu orang lain. Tidak sebatas ini. Karenanya. Melalui dalih kebebasan ini setiap orang bebas berpindah-pindah dan mencla-mencle dalam menganut agama. yaitu tunduk. landasan HAM adalah 4 kebebasan: kebebasan ber’aqidah. penyelidikan kasus Tanjung Priok. dilihat dari segi penerapannya. Jelas. Dan secara umum. atau pemilikan negara. memang HAM bukan diperuntukkan bagi umat Islam.” . sesuatu termasuk HAM atau tidak tergantung kepada lembaga yang berwenang memberikan penilaian. melainkan bagi kafir Barat imperialis dan para pengikutnya. melainkan harus senantiasa terikat dengan aturan dan hukum dari Allah SWT. dan peristiwa Maluku termasuk kasus Ahmadiyah dan tragedi Monas yang belum lama terjadi. Jadi. Iran dan kasus Bosnia Herzegovina merupakan secuil contoh standar ganda HAM. Di sisi lain. kebebasan pribadi (berperilaku) dan kebebasan berpendapat.HAM Barat vs HAM Islam 11 Februari 2009 oleh hermin syahri Banyak peristiwa meyakinkan bahwa HAM bukanlah diperuntukkan bagi umat Islam. Demikian pula di dalam negeri. Padahal. embargo ekonomi terhadap Irak. dan boleh berpendapat apapun sekalipun menentang. Padahal. di dalam konsep HAM. Sebaliknya. HAM ini bertentangan dengan Islam. agama dan hukum-hukum Allah SWT disingkirkan atas nama HAM. menghina. dalam HAM yang berhak menentukan mana yang menjadi hak bagi manusia dan mana yang tidak adalah manusia itu sendiri. agama (Islam) tidaklah menjadi satu perkara yang diperhatikan. Secara paradigmatik.

Ini tidak berarti sebagai kebebasan beraqidah seperti dalam ideologi kapitalis-demokrasi. gharizah.” begitu makna firman Allah SWT di dalam surat Al Baqaiah ayat 256. Allah SWT menegaskan dalam surat Al Isra ayat 70: “Dan sungguh Kami telah memuliakan anak-anak Adam (manusia)”. seorang muslim yang murtad dari agamanya harus diajak diskusi oleh pengadilan. . dan bila dalam jangka waktu tiga hari tidak kembali kepada Islam berhak dibunuh. Al Isra’ : 70) Allah SWT mengharamkan segala bentuk perkara yang mengakibatkan rusaknya nyawa manusia. Hiduplah manusia dengan karakteristik yang juga diciptakan Allah SWT berupa kebutuhan jasmani. berharap kepada Barat dengan konsep HAM-nya untuk menyelesaikan masalah umat Islam hanyalah akan mendatangkan malapetaka dan murka Allah SWT saja. Perkara-perkara yang dapat merusak aqidah dan menjauhkan masyarakat dari Islam tidak boleh ada.” Jadi. dan HAK TAHSINAT. Lalu. Allah SWT Dzat Maha Adil mengutus Rasulullah SAW sebagai Nabi dan Rasul terakhir untuk menyampaikan Islam yang berfungsi sebagai petunjuk. Dan kelak pada hari kiamat hak-hak tersebut akan dimintai pertanggungjawaban oleh-Nya. slogan HAM merupakan upaya negara-negara imperialis pimpinan Amerika untuk menutup-nutupi kebobrokan mereka sekaligus sebagai sarana untuk mencampuri urusan dalam negeri negara lain. tidak mengherankan bila mereka hendak mengintervensi Indonesia lewat berbagai permasalahan dengan dalih HAM. Bila hak ini tidak terlaksana maka sistem hidup akan hancur. tegaknya dan stabilnya masyarakat dengan benar. HAM. Allah SWT telah mensyari’atkan hak-hak yang layak dimiliki oleh manusia melalui lisan Nabi Muhammad SAW. Berdasar hal tersebut. dan kemampuan berpikir. Dengan demikian. yang menetapkan hak apa saja yang dimiliki oleh manusia bukanlah manusia itu sendiri melainkan Allah SWT. Hak DHARURIYAT merupakan hak-hak yang berhak dimiliki oleh manusia yang menjadi landasan bagi kemuliaan hidup manusia. Siapapun yang mengelaborasi ajaran Islam akan menyimpulkan bahwa Islam telah menetapkan kewajiban-kewajiban yang harus ditunaikan oleh seorang hamba. “Tidak ada paksaan dalam menganut agama. Hak-hak yang dimiliki manusia yang dijamin oleh syara’ ada 3 jenis. yaitu HAK DHARURIYAT. Seperti diketahui. ditiupkan nyawa. Itulah hak-hak syar’iy bagi manusia (huququsy syar’iy HI insan). dan demokrasi di dunia merupakan salah satu kebijakan politik luar negeri Amerika. persoalan lingkungan hidup. disuruh taubat. HAK HAJIYAT. Islam tidak memaksa seseorang non muslim untuk masuk Islam. Demikian pula. (QS. berarti melanggar hak syar’i’ bagi manusia dalam hal ini hak dipelihara agamanya. Diantara hak dharuriyat ini adalah : Hak dipelihara agamanya. Hak-Hak Dasar Manusia Perspektif Islam Allah SWT menciptakan manusia dari tanah. Hak untuk dipelihara jiwanya. dalam Islam tidak dibenarkan adanya kristenisasi atau westernisasi dalam keyakinan. Sebab. Jadi. Jika tidak.Ditinjau dari segi politis. Untuk itu. jalan lurus dan pembeda antara haq dan bathil. serta kenestapaan di dunia dan adzab di neraka akan disandangnya. Kata Nabi seperti diriwayatkan Imam Muslim : “Siapa saja yang mengganti agamanya (Islam) maka bunuhlah ia. masyarakat akan kacau dan rusak.

keberadaan barang-barang tersebut di tengah masyarakat melanggar hak syar’iy bagi manusia. misalnya. Islam membolehkan manusia memiliki apapun asalkan dengan cara yang dibolehkan dan barang-barangnya dihalalkan. Al Baqarah : 179). dihukum delapan puluh cambukan. dan pemilikan negara. Hal ini jelas berbeda dengan kebebasan pribadi dalam HAM yang memang serba boleh itu. Islam sangat meninggikan derajat akal. tidak boleh difitnah. Ajaran Islam pun membedakan jenis pemilikan individu. tuduhan bohong lainnya dikenakan hukuman ta’zir (Abdurrahman Maliki. Berkaitan dengan hukum terhadap perusuh dan pengacau keamanan Islam dan kaum muslimin Allah SWT menegaskan: “Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi hanyalah mereka dibunuh atau disalib. Makanya. pemilikan umum. Islam juga mengangkat derajat ilmu. Hak mendapatkan keamanan. Sedangkan. atau dibuang dari negeri tempat kediamannya” (QS. Al Maidah : 33). Jelaslah setiap orang muslim mapun kafir dzimmi berhak dilindungi nyawanya dari pembunuhan ataupun pembantaian. serta mengharamkan segala perkara yang dapat merusak akal seperti khamr. Nizhamul ‘uqubat fil Islam). harta. morphin. siapa saja yang menuduh seseorang yang baik-baik berzina. maka tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera” (QS. Keterpecahbelahan umat Islam menjadi 56 negara seperti sekarang merupakan pelanggaran terhadap hak syar’iy bagi manusia. atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik. Setiap orang tidak boleh dituduh dengan tuduhan dusta. An Nur : 2). Islam telah mewajibkan kepada kaum muslimin untuk hanya memiliki satu negara di dunia. Islam menjamin keamanan bagi setiap warga negara baik dalam perkara kehormatan. Firman Allah SWT: “Dan bagi kalian di dalam hukum qishash itu terdapat kehidupan. Di sisi lain Islam melarang siapapun mengambil barang milik orang lain dan memberikan sanksi pada pelakunya. wahai ulul albab” (QS. dan saudara-saudaranya. Bila belum menikah dicambuk 100 kali. ibu. Sampai-sampai akal merupakan tolok ukur seseorang terkena beban (taklif) hukum. maupun nyawa. Pengabaian terhadap hal ini merupakan pengabaian terhadap hak syar’iy bagi manusia. Islam melarang mendekati zina dan melakukannya dan menjatuhkan hukuman berat bagi pelakunya. Karenanya. Semua ini dijamin di dalam Islam. Hak dipelihara hartanya.: “Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina. Setiap orang berhak mengetahui ayah. dan juga tidak boleh dicemarkan nama baiknya. Berhak terpelihara negaranya. Semua ini adalah dalam rangka menjaga harta setiap orang. Berhak dipelihara nasab keturunannya. dan lainnya. Berhak dipelihara akalnya. dan jika sudah pernah menikah dirajam sampai meninggal. Berhak dipelihara kehormatan dirinya. .ada hukum qishash bagi pembunuh. ganja.

Hadits-hadits tadi menjelaskan bahwa kaum muslimin tidak boleh memiliki lebih dari satu jamaah kaum muslimin. dan tercerabutnya hak-hak umat Islam di tengah belantara sekularisme ini hanya akan berhenti dengan ditegakkannya hukum Islam. Namun. Setiap muslim penting dan wajib mencurahkan kemampuannya untuk menolong saudaranya. Jadi. Adapun hak HAJIYAT merupakan perkara yang diberikan oleh Allah SWT sebagai keringanan.“Barangsiapa membai’at seorang imam. Sebab. tentu saja langkah-langkah praktis untuk menyelesaikan masalah kekinian periu diusahakan. Allah dan Rasul-Nya justru memerintahkan hal sebaliknya. wallahu a’lam . Nampaklah. adanya satu kepemimpinan umat saja di dunia dan keutuhannya merupakan hak sekaligus kewajiban seluruh kaum muslimin. Dan jika datang orang lain hendak merampasnya maka penggallah leher orang itu. hendaklah ia mentaatinya semaksimal mungkin. Sebab itu. Semua hak-hak tersebut akan terlaksana dengan diterapkannya hukum-hukum Islam. Hanya sayang. tidak sedikit kaum muslimin masih tertipu oleh perjanjian Sykes – Picot (yang memicu munculnya negara Yahudi) yang menetapkan batas-batas negara. Bukan hanya umat Islam yang menikmatinya.” “Bila datang seseorang. Mereka yang punya kekuasaan gunakanlah kekuasaannya untuk menghentikan kezhaliman atas kaum muslimin. Inilah langkah strategis yang mutlak terus diperjuangkan. Misalnya. meletakkan tangannya dan menyerahkan buah hatinya. hendak memisahkan kalian atau memecah belah jamaah kalian. melainkan juga non muslim yang menjadi kafir dzimmi dalam pemerintahan Islam. ketertindasan. Sedangkan hak TAHSINAT merupakan segala perkara yang dapat meningkatkan kualitas hidup manusia. maka bunuhlah dia” (HR. sedangkan urusan kalian berada pada seorang. yakni khilafah. Muslim). muslim yang berharta meninfakkan hartanya untuk membantu saudaranya yang tengah terusir dan haknya dirampas. Padahal. ketakberdayaan. hak-hak tadi bukan hanya diperuntukkan bagi kaum muslimin saja melainkan juga bagi non muslim yang menjadi warga negara. pada waktu tidak ada makanan apapun maka seseorang berhak untuk memakan makanan yang haram seperti bangkai. Inilah wahyu Allah SWT yang disampaikan lewat mulut Rasulullah SAW. Dan do’a kepada Allah SWT demi ketinggian Islam dan kaum muslimin tidak layak terputus.

Fattah Santoso Sri Palupi Syu’bah Asa Yoseph Adi Prasetyo Yudi Latif Yustina Rostiawati Editor: Fajar Riza Ul Haq Endang Tirtana Islam.Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama Islam.org . Jakarta Pusat 10350 Telp. Juli 2007 Diterbitkan oleh: MAARIF Institute for Culture and Humanity Gedung Wisma Nusantara. dan Keindonesiaan Editor : Fajar Riza Ul Haq Endang Tirtana ISLAM.maarifinstitute. 62-21-3914004. 59. Lantai 7 Jl. MH. HAM. HAM.A. DAN KEINDONESIAAN Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama ISLAM. HAM. 62-21-39114003 http://www. Fax. HAM. dan Keindonesiaan Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama © MAARIF Institute for Culture and Humanity. DAN KEINDONESIAAN Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama Penulis : Abdul Munir Mulkhan Abdul Mu’ti Husni Thoyyar M. Thamrin No. 2007 Hak cipta dilindungi undang-undang All rights reserved Cetakan I.

A. dan Budaya_______77 Dialog_______85 v BAB III MELACAK AKTUALISASI HAM DALAM PENGALAMAN BERMUHAMMADIYAH_______97 Abdul Munir Mulkhan: Ide Sosio-Ritual Kiai Ahmad Dahlan dalam Perspektif HAM_______99 Dialog_______ 107 Husni Thoyyar : Refleksi dan Evaluasi Peran Pendidikan dan Pelayanan Sosial Amal usaha Muhammadiyah (Catatancatatan)_______ 117 Dialog_______ 123 BAB IV URGENSI HAM UNTUK PENDIDIKAN AGAMA_______139 Yustina Rostiawati: Praktek Kekerasan di Institusi Pendidikan_______141 . dan Urgensi Hak Ekonomi. 21 cm. 2007. -Jakarta: MAARIF Institute for Culture and Humanity.e-mail: maarif@maarifinstitute. Sosial. Fattah Santoso: Islam dan HAM_______45 BAB II POSISI DAN PERAN HAK ASASI MANUSIA DITENGAH LIBERALISASI POLITIK DAN EKONOMI_______63 Yoseph Adi Prasetyo: HAM dalam Konteks dan Kepentingan Sosiologis Keindonesiaan_______65 Sri Palupi: Liberalisasi Ekonomi. HAM. Modal. dan Keindonesiaan / Fajar Riza Ul Haq dan Endang Tirtana. xiv+187 hlm. ISBN: 978-979-97766-1-7 Layout dan Desain Sampul: Widyawan Sigitmanto ISBN: 978-979-97766-1-7 Isi diluar tangungjawab percetakan DAFTAR ISI SAMBUTAN_______vii PENDAHULUAN_______xi BAB I HAK-HAK KEMANUSIAAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN HAM_______15 Syu‘bah Asa : HAM dalam Kajian Khutbah Haji Wada’_______17 Yudi Latif: Tafsir Sosiologis Atas Piagam Madinah_______21 Dialog_______31 M.org Bekerjasama dengan: New Zealand Agency for International Development New Zealand Editor: Fajar Riza Ul Haq Endang Tirtana Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT) Islam.

Lembaga ini berdiri atas prakarsa Prof. Gunung Kidul. dan Keindonesiaan. MAARIF Institute sedang menjalankan program progresif yang disebut Citizen Charter. Dalam kesempatan ini. Fokus program divisi ini mendorong proses transformasi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM) ke dalam konteks keindonesiaan melalui peningkatan capacity building . Gagasan ini sangat besar dan tampaknya mulai berhasil dengan adanya komitmen Bupati/Wali Kota dan masyarakat di wilayah program (Boyolali. Rizal Sukma. Sungguh suatu kehormatan bagi kami. kami memiliki dua divisi program. memfasilitasi kelompok-kelompok muda progresif. baik sebagai guru pelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan di SLTA maupun selaku pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Pimpinan Pusat dan Wilayah. Salah satu tujuan dari lembaga ini adalah mengembangkan gagasangagasan Syafii Maarif serta memperjuangkan praksis sosial nilainilai keislaman. kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak dan Ibu di Halaqah Islam. mendorong dinamisasi intelektualisme Islam Indonesia. Divisi Pengembangan Kajian Islam berperan mengembangkan diskursus keislaman. Untuk menerjemahkan visi lembaga. HAM. saya ingin menyampaikan sekilas mengenai MAARIF Institute. Sebenarnya lembaga ini sudah lahir sejak tahun 2002 namun secara resmi baru terdaftar tahun 2003. adanya pendidikan gratis. dan kemanusiaan yang menjadi simpul-simpul gagasannya. Atas nama MAARIF Institute for Culture and Humanity. dan Jeffrie Geovanie. keindonesiaan. sekarang sedang diproses. Misalnya. dan kemanusiaan agar menyentuh tuntutan sosiologis masyarakat. yaitu Pengembangan Kajian Islam serta Demokrasi dan Good Governance. Divisi Demokrasi dan Good Governance bergerak dalam konteks tata pemerintahan daerah dan penguatan demokrasi. Tujuannya adalah mendorong kesadaran bersama antara pemerintah daerah dan kelompok-kelompok masyarakat untuk membicakan tentang arah kebijakan pemerintah tentang percepatan pertumbuhan ekonomi dan mendorong lahirnya kesepakatan bersama vii memprioritaskan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pemberantasan kemiskinan.Abdul Mu‘ti: Pendidikan Agama Islam Berbasis HAM_______153 Dialog_______165 BAB V PENUTUP_______179 Lampiran_______185 vi SAMBUTAN Assalamu‘alaikum Wr. pendidikan gratis dan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin. Haedar Nashir. Ahmad Syafii Maarif bersama beberapa kolega diantaranya Moeslim Abdurrahman. Wb. keindonesiaan. dan Kota Metro-Lampung). Melalui divisi ini. Bapak dan Ibu masih bersedia meluangkan waktu untuk acara halaqah ini ditengah kesibukan pekerjaan.

dan Sulawesi Tengah atas dukungan dan partisipasinya serta New Zealand Agency for International Development (NZAID) atas dukungan pendanaannya. Salah satu poin penting yang harus digarisbawahi dan itu sama-sama dialami oleh ketiga wilayah tersebut ialah adanya gejala merosotnya kualitas pendidikan Muhammadiyah. dan Sulawesi Tengah. Jika saat ini banyak orang membicarakan Millenium Development Goals (MDGs) maka sesungguhnya Kiai Ahmad Dahlan sudah melakukan hal tersebut secara genuin. dari lapangan kita mengetahui adanya kelemahan kecakapan mengajar (teaching skills) serta terbatasnya akses bagi peningkatan wawasan guru-guru dalam mengajarkan Al Islam dan Kemuhammadiyahan di kelas-kelas. permasalahan ini bukanlah sesuatu yang baru apalagi mewah untuk dicerna. misalnya untuk pelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan padahal kedua pelajaran ini inti dari pendidikan di Muhammadiyah. Melalui halaqah ini. diharapkan juga akan memunculkan alternatif atas berbagai permasalahan. semoga kegiatan ini dapat memberikan solusi alternatif atas pelbagai masalah pendidikan kita. Wassalamu‘alaikum Wr. secara rutin menerbitkan Jurnal MAARIF yang didistribusikan secara luas. dan pengalaman serta mendialogkan nilai-nilai moralitas dan kemanusiaan universal Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam koridor huququl insaniyyah (hak-hak kemanusiaan). secara substansial. pendapat.sistem pendidikan agama dan penguatan peran pemimpin muda agama. Nusa Tenggara Timur. Menurut hemat kami. Nusa Tenggara Timur. Pada konteks Muhammadiyah. materi dan metode pembelajaran yang diberikan tidak lagi up to date. Wb. Juga. Hal yang lain. Kritik yang berasal dari kita ini. . seperti rendahnya kualitas tenaga pendidik dan muatan kurikulum yang tidak relevan lagi dengan arus perkembangan global. Dengan terlaksananya kegiatan ini. ‘Ala kulli hal. Perjuangan Kiai Ahmad Dahlan mendirikan lembaga pendidikan dan rumah sakit untuk orangorang miskin diantaranya merupakan aktualisasi nilai-nilai universal kemanusiaan. Majelis Dikdasmen PWM Jawa Barat. kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah. Kegiatan halaqah ini merupakan salah satu realisasi komitmen MAARIF Institute terhadap realitas permasalahan yang dialami institusi pendidikan Muhammadiyah tersebut. kita akan bertukar pikiran. Sangat mungkin akan lahir perencanaan kegiatan yang lain setelah ini sebagai bentuk tindak lanjut bersama. Belum lama ini kami mengunjungi dan berdiskusi dengan pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah serta guru-guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan di Jawa Barat. bagaimana pelajaran agama itu bisa berbicara langsung mengenai realitas viii sosial serta tantangannya saat ini masih belum mendapat jawaban. Ini self critic bagi pendidikan Muhammadiyah. Misalnya.

Sehingga. Tentunya. Menurut Mahmoud Ayoub. Hindu. working paper yang ditulis Pippa Norris dan Ronald Inglehart dari Universitas Harvard. 2001). proses dialog antara hak asasi manusia (HAM) dan berbagai tradisi agama dan nilai-nilai spiritual Asia merupakan jalan untuk menjaga sekaligus memperjuangkan kemuliaan/martabat dan esensi kemanusiaan. dan HAM merepresentasikan tingkat dan kualitas relasi Islam dan Barat sebagaimana disinyalir Samuel P. jauh sebelum piagam-piagam tersebut dilahirkan. International Covenant on Social. Hak Asasi Manusia Dunia Islam.. Oleh karena itu. and Cultural Rights (ICESCR) serta instrumen-instrumen pendukungnya namun juga harus ditautkan dengan tradisi agama-agama dan nilai-nilai spiritual yang ada dan berkembang dalam masyarakat yang beragam. Dengan kerangka ini. Economic. 23 Mei 2007 Raja Juli Antoni Direktur Eksekutif ix PENDAHULUAN Diskursus Islam. Konfusianisme. menunjukkan fakta sebaliknya. Pendekatan dialog ini sangat bermanfaat untuk mengikis dominasi bahkan hegemoni interpretasi terhadap HAM dari pihak tertentu sekaligus menemukan relevansi HAM dengan . serta tradisi-tradisi spiritual yang ada memiliki nilai-nilai moralitas untuk menopang realisasi esensi HAM sesuai dengan masyarakatnya sendiri (dalam Muzaffar ed. Namun kemunculan Islam and the West: Testing the Clash Civilazations Thesis (2002). Perluasan sumber nilai hak-hak asasi kemanusiaan tersebut sangat dimungkinkan oleh dua kekuatan inti dari piagam HAM sendiri. Buddha. sebagai sebuah piagam yang berangkat dari tradisi kebudayaan dan konteks pengalaman tertentu. 2007). Huntington melalui tesis benturan peradaban-nya. relasi Islam dan modernisme produk Barat tidak selalu berpola dikotomis dan oposisi biner. demokrasi. tradisi Islam. pembicaraan mengenai HAM tidak sematamata mengacu dan berakar pada Deklarasi Universal Hak Asasi xi Manusia (1948). International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR). Barat dalam hal ini.Jakarta. yaitu kehendak untuk hidup dan kehendak untuk bebas (An Naim. Pada konteks demikian. Norris dan Inglehart menunjukkan bahwa ternyata tingkat performance demokrasi di masyarakat Muslim sama-sejajar dengan apa yang terjadi di Barat bahkan keberterimaan masyarakat Muslim terhadap gagasan demokrasi sedikit lebih tinggi daripada masyarakat Barat sendiri. Secara mengejutkan. temuan ini sangat menarik. Demokrasi beserta isu-isu modernisme dianggap tidak cocok dengan kultur Islam. memperbincangkan Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM) selayaknya diposisikan secara dialogis.

Jika sebagian besar kajian relasi Islam dan HAM terfokus pada ketegangan kutub Timur dan Barat. HAM.konteks permasalahan sosial-empirik yang ada. Oleh karenanya. khususnya kehormatan bangsa Indonesia. Afrika. ideologi. 1990). harta benda. Wasiat Rasulullah SAW dalam khutbah haji wada‘ di Padang Arafah mengingatkan kita bahwa “Darah. 2007). Ibnu Abdul Hakam dalam Futuh al Mishra wa al Maghrib (1961) meriwayatkan sikap Umar Ibn Khattab yang menggugat perlakuan Amru Ibn Ash yang pada waktu itu menjabat Gubernur Mesir. masyarakat Indonesia akan kehilangan hak untuk hidup secara manusiawi. Lebih dari itu. agama) merupakan sederet masalah krusial yang mengancam harkat dan martabat manusia. hak kebebasan. Ibnu Majah. MAARIF Institute for Culture and Humanity menyelenggarakan Halaqah Islam. Allah SWT menciptakan manusia secara bermartabat (Q. 2005). halaqah ini bertujuan . kemiskinan. yakni hurumat (halhal yang dilarang untuk melanggarnya) atau kehormatan. dan Amerika Latin (Tiga Benua). dan rendahnya apresiasi terhadap kemajemukan identitas (etnis. dan budaya agar martabat dan keadilan manusia betul-betul terwujud (dalam Muzaffar ed. dan kehormatan kalian adalah haram (tidak boleh dilanggar)”… (HR. Secara sosiologis. gizi buruk. hak memilih (right to choice) merupakan hak-hak asasi manusia yang dijamin eksistensinya oleh Islam (El Fadl. hak kemerdekaan (right to liberty). Pada ranah ini.S. yang menjadi permasalahan HAM fundamental adalah hak-hak ekonomi. pengangguran. Padahal. HAM. “mengapa engkau memperbudak orang wahai Amru. sebagaimana wasiat Rasullulah. sosial. baik yang berpijak pada piagam HAM maupun yang merujuk pada tradisi Islam. hak-hak tersebut harus dibarengi oleh hak-hak ekonomi. kelaparan. dan Keindonesiaan. menurutnya. dalam menegakkan martabat dan kehormatan manusia. Bukhori. padahal ia dilahirkan sebagai orang merdeka” (Gharisah. sosial. Islam menempatkan hak-hak asasi manusia (huququl insaniyyah) di atas posisi halal. xii Hal ini menegaskan bahwa tradisi Islam meyakini “tidaklah manusia itu dilahirkan kecuali dalam keadaan suci” (HR. dan Keindonesian sangat penting dan relevan. Dalam pandangan al Quran. menurut Ali Gharisah (1990). Muslim. dan budaya (EKOSOB). keindonesiaan merupakan konteks sekaligus determinasi sosiologis relevansi internalisasi dan pelembagaan prinsip-prinsip moral hak-hak asasi manusia. Anwar Ibrahim justru menyoroti kritis HAM yang lebih menekankan dimensi hak-hak sipil dan politik. 17:70).. hak bermartabat (right to dignity). Dengan kerangka permasalahan di atas. Bagi negara-negara di Asia. Keterbelakangan pendidikan. hak untuk diperlakukan setara. Secara umum. perbincangan mengenai Islam. hak untuk mengenyam pendidikan. Bukhori dan Muslim). serta hak untuk menikmati keadilan. dan Abu Dawud). Dalam situasi demikian. baik secara teoritik maupun praktek.

tentunya pengulangan pembahasan di beberapa bagian menjadi tidak terhindarkan. kegiatan ini mengundang sekaligus melibatkan partisipasi guru-guru matapelajaran Alxiii Islam dan Kemuhammadiyahan tingkat SLTA (SMA dan SMK) dari empat provinsi. Sebagai sebuah proceeding. mengenai masalah kehartaan. Jakarta. dan sebagainya”. Nusa Tenggara Timur. Buku ini yang merupakan hasil proceeding kegiatan halaqah tersebut ditujukan dapat dibaca kalangan lebih luas. DKI Jakarta. Forum dialog ini diharapkan mampu mereaktualisasi nilai-nilai moralitas. 20 Juni 2007 Fajar Riza Ul Haq Koordinator Program xiv BAB I HAK-HAK KEMANUSIAAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN HAM “Ada dua deklarasi yang berhubungan dengan huququl insaniyyah yang diucapkan Nabi. Oleh karenanya. Semoga. Khutbah Haji Wada’ yang sifatnya lebih baku agama. serta pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah dari Pimpinan Pusat dan Pimpinan Wilayah. . ketersediaan bahan bacaan yang cukup sekaligus up to date muatannya sangat penting bagi pemajuan proses pembelajaran guru dan siswa. dan Sulawesi Tengah. Sebuah refleksi para pendidik agama yang diharapkan melahirkan aksi bersama untuk transformasi pendidikan agama di Indonesia. dialog. Kedua. Dengan keterbatasannya. Tidak bisa dipungkiri. Kami sangat berharap bahwa penerbitan buku ini ikut berkontribusi terhadap proses pengembangan orientasi pendidikan Indonesia. Buku ini berisi lima bab yang berasal dari makalah. khususnya para guru agama di lembaga-lembaga pendidikan. Pertama. buku merekam pandangan. dan pengalaman guru-guru agama dari berbagai daerah terkait wacana dan praktek hak-hak asasi kemanusiaan yang menjadi muara titik temu Islam dan HAM. yakni Jawa Barat. serta ringkasan pokok-pokok pikiran dan rencana tindak lanjut (RTL) hasil rumusan peserta. tanggapan. tanggungjawab sosial.mendialogkan Islam dan HAM dalam konteks dan peta sosiologis keindonesiaan. memanusiakan manusia dan memuliakan martabatnya. Piagam Madinah yang merupakan tindakan politis dalam menyusun masyarakat di Madinah. dan kemanusiaan berdasarkan tuntutan dan kebutuhan sosiologis masyarakatnya sendiri melalui proses transmisi sistemik di lembaga pendidikan. Ruang inilah yang ingin dimasuki oleh buku ini.

Syu’bah Asa HAM DALAM KAJIAN KHUTBAH HAJI WADA’ Syu’bah Asa A da dua deklarasi yang berhubungan dengan huququl insaniyyah (hak-hak kemanusiaan) yang diucapkan Nabi Muhammad SAW. tetap diserang sehingga akhirnya meletup perang kecil. Dulu Nabi Muhammad SAW berhijrah ke Madinah memerlukan waktu 12 hari. Wahai manusia. “Wahai manusia. bagian dari rombongan Nabi. Kemudian Nabi membacakan ayat yang menyatakan bahwa Allah menciptakan manusia berkabilah-kabilah dari laki-laki dan perempuan. menurut Husein Haikal. Kedua adalah Khutbah Wada’ yang sifatnya lebih baku agama. “Hari ini kalian semua bebas”. Piagam Madinah yang merupakan tindakan politis dalam menyusun masyarakat di Madinah. Sebenarnya ada satu lagi. Sebenarnya sudah dilarang tetapi kelompok Khalid. Siroh wa Risalah Dan ada sekitar 28 orang Quraisy yang terbunuh. yaitu pengumuman Nabi pada waktu Fathu (pembebasan) Makkah. Pada perjalanan Nabi ke Mekkah tersebut banyak sahabat yang turut bergabung. beliau 17 meninggalkan Abu Dujana As-Sa’idi untuk mengurus Madinah. tidak ada pertumpahan darah sama sekali. Beliau sampai di Makkah pada tanggal 4 Dzulhijjah. Kemudian Nabi berseru. kecuali ada dua orang dari Muslimin terbunuh disebabkan dendam lama dan satu lagi yang jatuh dari onta. Ini menurut Khalid Muhammad Khalid. Nabi berpidato tanggal 9 Dzulhijjah selepas siang.S. Beliau meninggalkan Madinah pada tanggal 25 Dzulqoi’dah. dan semulia manusia adalah tergantung pada taqwanya (Q. termasuk masa sembunyi di gua. seperti haramnya hari ini di tempat . dan darah kamu adalah tabu (haram) di antara kamu. pada waktu itu beliau sedang menstruasi dan menangis. Al Hujarat: 13). Berarti sembilan hari. Nabi mengatakan. “Hai saudaraku Muhammad. dengarkan kata-kataku. Hayatu Muhammad. Pertama. Nabi sampai di sebuah lembah dekat Namiroh. harta. apa yang kamu bayangkan yang akan aku lakukan?” Orang Quraisy menjawab. Pada waktu itu. Nabi menyatakan boleh mengikuti semua ritual kecuali mengelilingi Ka’bah. Pada saat itu. dalam Khotaman Nabiyin. engkau akan melakukan yang baik-baik saja”. Siti Aisyah bercerita. Aisyah menangis karena tidak bisa thawaf. Kala itu Nabi langsung menuju Ka’bah dan orang-orang Quraisy menunggu apa yang akan dilakukan Nabi. Pada saat itu. Adapun khutbah wada’ disampaikan Nabi pada tanggal 9 Dzulhijjah di Padang Arafah. mengenai masalah kehartaan dan sebagainya. “Hai orang Quraisy.

“Dan semua riba tidak 18 diperbolehkan. yakni shalat. Ketiga adalah mengenai riba. yaitu mengundurkan bulan (nasi’). Ini bisa menjadi dalil dihalalkannya bank konvensional. “Mereka menghalalkan satu tahun dan mengharamkan satu tahun. maka tidak berlaku hukum bunuh hanya ta’zir (denda). “. Budaya darah balas darah dihapuskan. perempuan. Dalam Islam hak dasar pertama ialah hak hidup. Tetapi kita semua punya hak modal. bahkan tidak ada diyat (konpensasi). Ada 4 bulan suci. kedudukan perempuan kira-kira . karena tidak menindas dan tidak ditindas.kamu ini. dan mereka punya hak atas diri kamu”. Menurut riwayat lain. Memang ini perlu penafsiran. sangat dihargai sekali. barang siapa membunuh suatu jiwa bukan karena pembunuhan suatu jiwa atau yang membunuh bukan karena perusakan di muka bumi. Dzul Qo’dah. posisinya sama dengan orang Muslim yang dibunuh. Jadi. “Kamu mempunyai hak terhadap para istri kamu. Kata Nabi. apakah hukum boleh bunuh ini berlaku juga. Pada bulan suci tersebut tidak boleh berperang. Tiga hal ini dipesan Nabi sampai menjelang wafat beliau. Ada juga budaya jahiliyyah yang dihapuskan. Dari sini. aturan mainnya sama dengan yang kita baca dalam fikih perempuan. Karena itulah Kami tuliskan kepada Bani Israil. Oleh Islam diganti dengan qishosh (bunuh balas bunuh). Rasulullah menyatakan bahwa siapapun yang mempertahankan hartanya maka matinya adalah syahid. Maka. dimana nyawa itu menjadi milik raja. Keempat adalah penghapusan balas dendam. Yang kedua adalah hak harta. dan perbudakan. Muharram dan Rajab. yaitu Dzulhijjah. Kalau kita baca dalam al Quran dan Sunnah. Kalau kafirnya harbi. tetapi karena ada program perang. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa bahwa bank konvensional itu riba. betulbetul diubah dari zaman jahiliyyah ke dalam zaman baru Islam. “Semua riba dihapuskan”. hendaklah yang diberi amanat segera menyampaikan amanat itu”. supaya mereka menghalalkan yang diharamkan Allah. maka bulan suci diundurkan. ketika Tuhan kamu meminta pertanggung jawaban kamu. ”Allah tidak menghendaki riba. kecuali jika keluarga korban mengikhlaskan dengan membayar diyat. Dan sampai panjang juga. cabangnya sampai pada ulama yang bertanya apakah boleh melakukan aborsi. Berbeda halnya dengan apa yang terjadi diluar Islam. Dan riba yang pertama yang dihapuskan adalah adalah riba Abbas bin Abdul Muthallib”. asal tidak menindas dan tidak ditindas”. yaitu hak hidup. Begitu sampai kamu bertemu dengan Tuhanmu. Darah dan harta adalah hak dasar dalam huququl insaniyyah (hak-hak kemanusiaan). bila yang kita bunuh orang kafir. darah dibayar dengan darah. maka seolah boleh membunuh manusia semuanya”. Kalaui kafir dzimmi. dan mengharamkan yang dihalalkan Allah”. ”Semua darah yang biasa dilakukan jahiliyyah dihapuskan”. Kelima adalah hak mengenai perempuan. Nabi pernah meminta agar kita memikirkan tiga hal. Seperti termaktum dalam al Quran.

Itu adalah sabda Nabi di depan sejumlah 114 ribu jamaah haji. pandangan pengertian general welfare). Saya tidak menyatakan bahwa wahyu merefleksikan kenyataan dari bawah. Dengan kata lain. negara-bangsa adalah suatu gagasan tentang negara yang didirikan untuk seluruh (komunitas) bangsa. Keenam. umat). yaitu al Quran dan Sunnah Nabi. ***** 20 TAFSIR SOSIOLOGIS ATAS PIAGAM MADINAH Yudi Latif M enerobos kejumudan berfikir sebagian umat Islam yang cenderung memperhadapkan Islam dengan konsepsi negara-bangsa. Nanti ada ayat-ayat yang harus ditafsir ulang. yang didirikan berdasarkan kesepakatan bersama yang menghasilkan hubungan kontraktual dan transaksional terbuka antara pihak-pihak yang mengadakan kesepakatan itu. Nabi memperoleh jaminan keamanan dan keselamatan diri beliau . suatu konsep tentang kebaikan yang meliputi seluruh seluruh warga negara tanpa kecuali. Dalam pandangannya. Ada juga ayat yang melarang membunuh anak perempuan. Rasulullah mengatakan. “Dipukul dengan pukulan yang tidak melukai”. ada yang mengatakan sampai 124 ribu jamaah. Ini menunjukkan zaman itu adalah transisi dari zaman jahiliyyah. menurut versi Ibn Ishaq riwayat Ibn Hisyam. Ini adalah ayat yang diturunkan pada masa transisi. almarhum Nurcholish Madjid (Cak Nur) justru melihat sebaliknya. Adapun tujuan dari “negara-bangsa” ialah mewujudkan maslahat umum (dalam pandangan kenegaraan Salaf disebut al-maslahat alammah atau al-maslahat al-mursalah. perempuan memanggil kakak pada laki-laki. Pengertian “hubungan kontraktual dan transaksional terbuka” dalam wawasan Madinah diteladankan dalam Bay’at ‘Aqabah yang terjadi antara Nabi Muhammad SAW dan para utusan penduduk kota Yatsrib2. “Aku telah meninggalkan kamu yang bila kamu 19 berpegang selamanya kamu tidak sesat. “negara bangsa” adalah negara untuk seluruh umat. Pengertian “bangsa” atau “nation” itu dalam bahasa Arab sering diungkapkan dengan istilah “ummah” (ummatun. Seperti larangan mewarisi istri ayah. sedang konvergensi seluruh komunitas bangsa ke dalam suatu kesatuan politik dan tatanan hidup bersama disebut “alUmam al-Muttahidah” (umat-umat bersatu). Dengan Bay’at di ‘Aqabah itu. wahyu adalah wahyu. tingginya tidak sama. seperti ayat nusyuz.seperti simbol KB.” Ketujuh adalah hak persaudaraan. “Sesungguhnya antar orang Mukmin adalah saudara”. Bahwa cikal-bakal pertumbuhan konsepsi negara-bangsa modern itu justru disemai Rasulullah di Negara (Kota) Madinah1.

yang berarti mendirikan bangunan. seperti halnya polis di Yunani. dalam hal ini ialah para pengikut Nabi. selaku pemersatu dan juru damai antara pihak-pihak saling bermusuhan. berarti tunduk-patuh. adalah satu ummah (satu bangsa) bersama kaum beriman. misalnya. bebas dari kecurangan. Antara sesama warga terjalin hubungan saling mengingatkan dan memberi nasehat dengan baik. Bellah mengatakan bahwa sistem yang dibangun Nabi itu adalah “a better model for modern national community building than might be imagined” (suatu . Sebagaimana termuat dalam Piagam Madinah. Bahwa Kaum Yahudi punya hak sepenuhnya atas 22 agama mereka dan kaum Muslim punya hak sepenuhnya atas agama mereka. Setelah hijrah ke kota Yatsrib. Nabi mengubah nama kota itu menjadi Madinah. Semua warga Madinah mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam hal biaya kemasyarakatan dan kenegaraan. yang satu per satu disebutkan dalam Piagam Madinah. sedang 21 penduduk kota Yatsrib memperoleh jaminan kepemimpinan Nabi yang adil dan bijaksana untuk menyatukan seluruh penduduk Yatsrib. Singkat kata. Salah satu penjelasan leksikal kata “madinah” berasal dari kata kerja “dana-yadinu”. Maka ditegaskan bahwa kaum Yahudi Bani ‘Awf. demi masalat bersama (common good). Madinah pada mulanya merupakan “negara-kota”. Robert N.dan kaum beriman nanti di kota Yastsrib setelah hijrah. ‘negara-bangsa’ didirikan atas dasar penyatuan seluruh kekuatan masyarakat menjadi bangsa yang satu (ummatan wahidah) tanpa membeda-bedakan antara kelompok-kelompok keagamaan yang ada. yang mengisyaratkan kewajiban manusia untuk tunduk dan patuh kepada kesepakatan dan pernjanjian kontraktual yang sah antara manusia dengan Tuhannya dan antara sesamanya. terutama dalam bidang pertahanan. Madinah yang dibangun Nabi adalah sebuah entitas politik berdasarkan pengertian tentang negara-bangsa (nation-state). Bellah (sosiolog Amerika) menyebutkan bahwa contoh pertama nasionalisme modern ialah sistem masyarakat Madinah masa Nabi dan para khalifah yang menggantikannya. khususnya antara klan Aws dan klan Khazraj yang bermusuhan. Berkenaan dengan Madinah Nabi itu. demikian pula kaum Yahudi dari kelompokkelompok lain. Tetapi kemudian berkembang menjadi pengertian tentang penyusunan tata pergaulan bersama dalam suatu kesatuan kemasyarakatan tertentu untuk mengembangkan kehidupan yang beradab melalui ketaatan kepada hukum dan aturan. yaitu negara untuk seluruh umat atau warga negara. Hal ini mengisyaratkan pembangunan hunian tetap sebagai basis peradaban negara-kota (polis). Nabi menjanjikan untuk berperan sebagai pembina konsensus (Consensus Builder) di Yatsrib. sebuah social contract atas dasar kejujuran dan kebajikan. Penjelasan leksikal lainnya menyebutkan bahwa “madinah” berasal dari kata kerja “madana-yamdunu”.

contoh bangunan komunitas nasional modern yang lebih baik dari yang dapat dibayangkan). Komunitas itu disebut “modern” karena adanya keterbukaan bagi partisipasi seluruh anggota masyarakat dan karena adanya kesediaan para pemimpin untuk menerima penilaian berdasarkan kemampuan. Hal ini ditandai oleh pencopotan nilai kesucian atau kesakralan dalam memandang suku atau kabilah, sehingga dengan pencopotan itu tidak dibenarkan untuk menjadikan suku atau kabilah sebagai tujuan pengkudusan dan ekskulisivisme. Lebih jauh, Bellah juga menyebut sistem Madinah sebagai bentuk nasionalisme yang egaliter partisipatif (equalitarian participant nationalism). Hal ini berbeda dengan sistem republik negarakota Yunani kuno, yang membuka partisipasi hanya kepada kaum lelaki merdeka, yang hanya meliputi 5 persen dari penduduk.

Pelajaran Bagi Indonesia

Saat ini konsepsi tentang kebangsaan, kenegaraan, dan kewargaan itu tentu sudah bergerak lebih jauh dan lebih kompleks dari apa-apa yang pernah dipraktekkan di jaman Nabi. Namun demikian, semangat Madinah untuk menjamin keterbukaan, kesederajataan, kebebasan dan solidaritas 23 kewargaan itu masih tetap aktual, terutama bagi negara-bangsa dengan kandungan pluralitas yang tinggi seperti Indonesia. Mestinya kita tidak perlu gundah dengan pluralitas kebangsaan kita. Toh, Tuhan tidak sedang “bermain dadu” dalam keterlibanNya dengan proses penciptaan negeri ini. Keragaman tidak selalu berakhir dengan pertikaian asal tersedia kematangan jiwa kebangsaan dan sistem pengelolaan yang adekuat. Kita juga tidak perlu terobsesi dengan penyeragaman kebangsaan karena keseragaman bukanlah ukuran kedamaian dan kesejahteraan. Pada kenyataannya, realitas sejagad kontemporer menunjukkan hanya sedikit negara yang terdiri dari satu kelompok bangsa3. Sebaliknya, suatu negara dengan aneka bangsa lebih jamak ditemukan. Sehingga yang terakhir ini lebih tepat dikatakan sebagai “nations-state” ketimbang “nation state”. Sebutlah contoh United Kingdom of Great Britain and Ireland dan Negara Perancis. Jika orang-orang dari Britania Raya ditanya: ‘what is your nationality?, maka jawabannya bisa jadi English, Wales, Scotish atau bahkan Irish. Namun jika ditanya: “what is your citizenship?, maka jawabannya adalah British. Tengok juga Perancis. Karena Negara Perancis merupakan hasil pengambilalihan dari bekas kerajaan (dynasty state) maka seluruh penduduk di wilayah bekas jajahan Perancis mempunyai hak untuk menjadi warganegara Perancis. Dengan demikian, negara Perancis dihuni oleh warga-negara dengan imajinasi kebangsaan yang beragam. Singkat kata, suatu negara dengan banyak bangsa bukanlah suatu yang mustahil. Kelangsungannya dimungkinkan asal didukung oleh keberadaan negara yang mampu menegakkan prinsip-prinsip supremasi hukum, keamanan, ketertiban dan keadilan. Dalam negara seperti itu, hak-hak dan kewajiban politik pada

umumnya tidak diikatkan kepada kelompok (etnis, agama atau status group yang lain) melainkan kepada individu sebagai warga negara yang memiliki kedudukan yang sama di depan hukum. Wacana tentang prahara politik dan rekonsiliasi nasional saat ini terlalu sering menempatkan ‘kebangsaan’ dalam posisi terdakwa. Dalam taburan ungkapan semacam, ‘bangsa saya 24 yang menyebalkan’, ‘bangsa saya yang memalukan, ‘bangsa sakit’, dan sejenisnya, terkesan bahwa biang keladi dari kemelut sosial-politik saat ini bersumber dari krisis kebangsaan. Pluralitas kebangsaan lantas dicurigai sebagai bom waktu, sedang mitos tentang kesatuan dipercaya sebagai kata putus. Cara pandang seperti itu bisa mengaburkan esensi persoalan. Bahwa kekacauan yang terjadi di jagad kebangsaan tidak mesti bersumber dari rumah tangga kebangsaan itu sendiri. Centang perenang di aras kebangsaan selama ini lebih sering merupakan limbah dari distorsi pengelolaan negara. Oleh karena itu, kita perlu memeriksa ulang pemahaman tentang persoalan kenegaraan.

Masalah Pembangunan Kenegaraan

Hal pertama yang harus dihayati dalam upaya reformasi pengeloaan negara adalah memahami kembali konsepsi dasar ‘negara-bangsa’. Bangsa (nation) adalah suatu ‘konsepsi kultural’ tentang suatu komunitas yang diimajinasikan sebagai entitas dari suatu kinship (kerabat)—yang biasanya diikat oleh suatu kemampuan self-rule. Sedang ‘negara’ (state) adalah suatu ‘konsepsi politik’ tentang sebuah entitas politik yang tumbuh berdasarkan kontrak sosial yang meletakkan individu ke dalam kerangka kewarga-negaraan (citizenship). Dalam kerangka ini, individu dipertautkan kepada suatu unit politik (negara) dalam kedudukan yang sederajat di depan hukum. Dengan kata lain, bangsa beroperasi atas prinsip kekariban. Sedang negara beroperasi atas prinsip hukum dan keadilan. Konsepsi negarabangsa mengisyaratkan perlu adanya keserasian (congruency) antara ‘unit kultural’ (bangsa) dengan ‘unit politik’ (negara). Inti persoalannya, bagaimana menemukan bangun dan jiwa kenegaraan yang mampu mengakomodasi keragaman kebangsaan. Masalah Indonesia pasca-kolonial justru tiadanya keserasian antara kedua unit tersebut. Hakikat kebangsaan Indonesia adalah “nations in nation”—yang mencerminkan adanya 25 ‘keragaman dalam kesatuan’ dan ‘kesatuan dalam keragaman’. Keindonesian muncul sebagai refleksi dari adanya kehendak bersama, pelbagai gugus bangsa, untuk bersatu karena musuh bersama atau demi kesejahteraan bersama. Sekali “merdeka”, kehendak bersama itu ternyata sulit ditumbuhkan lagi, karena ketidakmampuan bangsa ini menghadirkan bangun negara yang cocok dengan watak bangsanya. Pilihan pada negara kesatuan yang sentralistik dengan kecenderungan penyeragaman dan sentralisasi kekuasaan yang eksesif membawa konsekuensi melemahnya partisipasi dan otonomi sebagai bantalan vital

kehendak bersama. Trasformasi ke arah desentralisasi pengelolaan negara merupakan solusi terhadap masalah itu. Substansinya adalah bagaimana melakukan “gotong-royong” (dengan melibatkan otoritas lokal) dalam manajemen sumberdaya ekonomi, sumberdaya politik, dan sumberdaya kultural. Desentralisasi secara horizontal itu perlu diikuti oleh demokratisasi secara vertikal. Reformasi pengeloaan negara diperlukan untuk mendorong pembentukan formasi sosial baru yang berbasis kewarga-negaraan—dengan memperjuangkan keadilan redistribusi sumberdaya ekonomi, politik dan kultural bagi seluruh warga negara. Upaya demikian harus didukung oleh penemuan ruang budaya (belajar sosial) baru. Dikatakan bahwa jalan menuju modernisasi—dalam pengalaman Barat—ditempuh melalui transformasi proses belajar dan praktik simbolik di lingkungan budaya. Proses dan praktik tersebut bukan hanya menentukan tipe rasionalisasi, tetapi juga derajat rasionalisasi yang berkembang dalam masyarakat. Sejalan dengan perubahan masyarakat dari “tradisional” menuju kehidupan “modern”, arena untuk proses belajar kolektif beringsut dari ikatan–ikatan ‘komunal yang tertutup’ menuju ‘asosiasi-asosiasi yang terbuka’. Bentuk komunikasi dan belajar sosial yang ditemukan dan dipraktikkan oleh asosiasi-asosiasi awal (masyarakatmasyarakat ‘pencerahan’ Eropa), misalnya, menjadi fondasi bagi model masyarakat modern. Model ini disebut ‘civil society’, yang 26 menyiratkan karakteristik asosiasi, berupa kesamaan hak untuk berfikir bebas, berbicara, dan berkumpul. Perubahan pada arena belajar sosial ini pada gilirannya akan membawa perubahan pada universum simbolik. Anggapan dasarnya, bahwa dalam asosiasi, universum simbolik itu diproduksi melalui discursive communication yang ditandai oleh derajat partisipasi dan rasionalitas yang tinggi. Universum simbolik yang dihasilkan oleh proses belajar dalam asosiasi tersebut bisa menjadi tandingan terhadap universum simbolik yang diproduksi melalui proses belajar dalam ikatan-ikatan komunal. Dalam pengalaman Indonesia, modernisasi yang dijalankan selama ini tidak diikuti oleh perubahan pada ruang belajar sosial. Perubahan sosial semata-mata diarahkan menuju pengembangan aspek-aspek produksi dan teknologi, dengan melupakan pentingnya proses belajar kolektif dalam dimensi etik dan praktik. Hasilnya adalah kesenjangan kultural, antara dimensi fisik dan solidaritas budaya. Secara umum, Indonesia masih merupakan masyarakat paguyuban bukan patembayan. Solidaritas budayanya masih menekankan afiliasi primordial (ascribed-group affiliation), ketimbang orientasi prestasi (achievedgroup affiliation). Asosiasi-asosiasi yang diperlukan bagi pembentukan civil society yang kuat belum hadir dalam jumlah yang signifikan. Lemahnya keterpautan asosiasional sebagain besar orang Indonesia

reformasi kenegaraan harus diletakkan dalam suatu kerangka tertib politik di bawah kepemimpinan hukum. kapan mereka bisa berbeda dan kapan mereka harus bersatu. 28 Etika dan moral keagamaan berperan penting sebagai bantalan vital bagi keutuhan dan keberlangsungan suatu negara-bangsa. konflik sosial yang seringkali berdimensi ekonomi-politik seringkali disublimasikan ke dalam konflik-konflik identitas. dengan menggunakan simbol-simbol komunal yang diwarisi dari pengalaman traumatis masa lalu. reformasi etik dan moral kemasyarakatan merupakan “perangkat lunak” bagi upaya-upaya perbaikan (islah) tersebut. Di depan hukum. Negara Orde Baru melakukan kontrol yang ketat terhadap pelbagai asosiasi. semua individu adalah warga negara tidak dibeda-bedakan menurut latar-belakang sosiografisnya. civil society dan asosiasi-asosiasi terbuka yang diharapkan dapat menciptakan universum simbolik alternatif. Semua pengandaian lama tentang hubungan dan fungsi lembaga-lembaga kenegaraan harus ditinjau ulang. Penyelesaian-penyelesaian sosial-politik yang bersifat ‘high-touch’—melalui mekanisme ‘bawah tangan’yang bersifat ad hoc—harus ditransformasikan ke dalam penemuan mekanisme institusional dan konstitusional yang bersifat ‘sekali untuk selamanya’ (once and for all). yang secara otomatis melakukan kendali terhadap proses belajar sosial. sebagai tandingan terhadap simbol-simbol 27 komunal tidak bekerja semestinya. Penutup Jika reformasi kenegaraan merupakan prasyarat “perangkat keras” bagi perbaikan kehidupan negara-bangsa. Demi penegakkan hukum. Manajemen negara patrimonial. terutama selama Orde Baru. harus digantikan oleh manajemen fungsi—yang berbasis transparansi dan akuntabilitas. dengan memberdayakan lembaga kontrol dan ‘keseimbangan’ (checks and balances). terutama lembaga yustisia dan tentara harus dibuat impartial secara politik. Dalam kondisi demikian. Hasil akhir dari caracara autoritarian dalam manajemen negara itu adalah kesinambungan evolusi sosial-politik yang bersifat patologis. dengan kecenderungan personifikasi kekuasaan—yang sarat penyalahgunaan wewenang dan irasionalitas dukungan politik. Sebagai konsekuensinya. Kesemua persoalan dan kemungkinan solusinya itu harus diletakkan dalam kerangka reformasi kelembagaan dan pranata kenegaraan. negara harus mampu melindungi keamanan dan keadilan bagi seluruh warga negara dan seluruh tumpah darah Indonesia.terutama disebabkan oleh ekspresi hegemonik dari Negara. Melalui strategi korporatisnya. Di dalam kerangka supremasi hukum. aparatur negara. Komunitas agama harus memiliki pemahaman yang jernih tentang mana persoalan privat dari agama dan mana persoalan publik dari agama. Setiap agama memiliki concern bersama dalam persoalan publik . Dengan demikian.

Betapapun mereka memiliki imajinasi yang beragam tentang corak kebangsaan yang hendak diwujudkan di masa depan. Oleh karena itu. menjelang kemerdekaan Indonesia perwakilan masing-masing pihak yang saling berseberangan itu bisa duduk bersama untuk mencari titik-temu. keteladanan luhur telah ditunjukkan oleh para founding fathers kita. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. kesejahteraan. Indonesia Kita. Amin. dan diajarkan oleh semua agama dalam kitab-kitab suci.yang menyangkut keadilan. bangsa beroperasi atas prinsip kekariban. adalah tugas kita untuk memelihara dan melaksanakannya secara 29 bertanggungjawab. Sedang negara beroperasi atas prinsip hukum dan keadilan. khususnya Torat. Hal itu tercantum pada Alinea ketiga: “Atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur. Dalam kerangka ini. Dengan melaksanakannya secara konsekuen. demi kebahagiaan hidup bersama seluruh warga bangsa. setiap agama harus mencari titiktemu dalam membentuk semacam “civic religion” bagi pengelolaan ruang publik bersama. Jakarta. Dengan kata lain. Yudi Latif . individu dipertautkan dengan suatu komunitas politik (negara) dalam kedudukan yang sederajat di depan hukum. kemanusiaan dan keberadaban. Injil. Sedang ‘negara’ (state) adalah suatu ‘konsepsi politik’ tentang sebuah entitas politik yang tumbuh berdasarkan kontrak sosial yang meletakkan individu ke dalam kerangka kewargaan (citizenship). 2003. Pengikatan hubungan yang bersifat transaksional-kontraktual lewat “perjanjian” (‘ahd) dan “jual-beli” (bay’ atau mubaya’ah) itu merupakan sifat hubungan antara Allah dan manusia. silang pandangan antara kelompok tersebut akhirnya memperoleh konsensus yang dewasa dan memenangkan semua pihak. 3 Bangsa (nation) adalah suatu ‘konsepsi kultural’ tentang suatu komunitas yang diimajinasikan sebagai entitas dari suatu kinship (kerabat) yang biasanya diikat oleh suatu kemampuan self-rule. yang merancang Preambul UUD 1945. 2 Makna dasar bay’ah atau bay’at itu berasal dari satu makna dengan perkataan bay’. ***** Catatan: 1 Lihat Nurcholish Madjid. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. yaitu “jual. 30 a DIALOG b Narasumber : Syu’bah Asa dan Dr.beli”. Di dalam Panitia 9 dari BPUPKI. civic religion itu tak lain adalah Pancasila. dan Al Qur’an.” Alinea ini mencerminkan bertemunya pandangan dua arus utama politik Indonesia: “nasionalis sekuler”—yang menitikberatkan kehidupan kebangsaan yang bebas. Dalam konteks keindonesian. Setelah para pendiri bangsa ini bersepakat untuk melakukan transaksi dan kontrak sosial secara terbuka dan sukarela. dan “nasionalis Islamis”—yang melandaskan perjuangannya atas rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Penemuan Pancasila merupakan sejarah perjuangan mencari titik-temu dari kebhinekaan bangsa. semoga negeri ini bisa menjelma menjadi “baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafur”. Universitas Paramadina Press. Dalam hal ini.

perebutan daerah tersebut terjadi antara dua imperium besar. Mekkah. Palestina. Jadi. Nabi Ibrahim lahir di Baghdad dan bergerak sampai ke Palestina. dari timur dan selatan dihalangi laut. “serahkan pada Kaisar apa yang menjadi kekuasaannya”. Dia memiliki ide bagaimana melegitimasi Romawi dengan keagamaan. Maka dijadikan Kristen sebagai agama Romawi. kita sedang berbicara tentang warisan sejarah yang sangat berharga dari Nabi. ia dikelilingi lautan dan dari utara dihalangi padang pasir yang nyaris seperti bulan sabit (vertile 31 crassent) yang suburnya luar biasa. ia seperti pulau dan dikelilingi laut. Ini yang disebut sebagai daerah Arab yang menyenangkan. Romawi sudah sangat kuat. Kita tahu sejak abad ke-4 Palestina di bawah Agustinus. Dahulu. Agar waktu bisa berjalan dengan maksimal. saya berbicara di depan para ulama yang merupakan pewaris Nabi dan tintanya lebih berharga dari pada darah mujahid. yaitu Dr. Yudi Latif Saya senang sekali diundang acara halaqah yang dilaksanakan MAARIF Intitute. Ketika Nabi Muhammad SAW lahir. yaitu Piagam Madinah. Sentral Arabiah nyaris tidak bisa dipenetrasi. Seperti halnya Australia menjadi tempat buangan orang Inggris. ada pula daerah subur seperti Yaman. dan Gurun Pasir. Palestina selalu menjadi pengaruh Romawi. Ada dua narasumber yang akan menemani kita. Pengadilan Yesus sendiri dilakukan oleh Romawi. antara daerah subur sampai Mekkah tidak bisa dipenetrasi karena berupa gurun. hampir semua nabi lahir di situ. karena ada padang pasir. Jordania. Di gurun ini. pagi ini kita akan masuk pada sesi pertama. Mekkah merupakan tempat yang ada di luar penetrasi kedua imperium tersebut. Kedua. Saya akan memulai dari persoalan sosiologis dan mengapa Piagam Madinah menjadi penting dalam perkembangan negara bangsa di dunia. Yudi adalah Direktur Reform Institute dan juga Deputi Rektor Universitas Paramadina. Kalau kita melihat dalam peta. Madinah. Mekkah. Kalau Kristen di Palestina. Namun pada saat itu. apa yang menjadi kepentingannya . Selain padang pasir. orang Kristen yang murtad dibuang ke padang pasir ini. ada semenanjung Arabiyah (simpul Jazirah). Hukum Eropa itu dipengaruhi oleh Romawi bahkan Indonesia dipengaruhi juga. Tetapi. Yudi Latif dan Bapak Syu’bah Asa. Inilah yang membedakan Kristen dan Islam. termasuk antara Romawi dan Persia. Dari utara ada Meditarian. sejak Nabi Isa lahir. Pertama.Moderator : Joko Sustanto Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu Bapak dan Ibu yang saya hormati. yang akan membicarakan Analisis Teks dan Kontekstualisasi Khutbah Haji Wada‘ dan Tafsir Sosiologis Piagam Madinah. Kalau Isa selalu mengatakan. saya langsung meminta Yudi latif untuk presentasi. Di daerah gurun ini terjadi silang sengketa. Irak. Tetapi jauh sebelum itu. sedang di utara diputus gurun.

hukum hanya berdasarkan pada kehendak kabilah. Dalam perspektif antropologi perlu adanya outsider essential yang akan menyelesaikan konflikkonflik itu. Dalam Perjanjian Aqabah pada tahun 621 M disebutkan bahwa orang-orang Madinah akan bersedia menerima Nabi dan sahabatnya untuk berhijrah ke Madinah dengan jaminan Nabi bisa dipercaya menjadi rekonsiliator untuk menegakkan konflik kesukuan (tribal) yang tidak ada habisnya. 33 Piagam ini menjadi awal Nabi hijrah ke Madinah. maka tidak ada hukum universal di Arab yang general ini. Karena itu. Orang-orang yang terikat dalam perjanjian tersebut disebut sebagai ”umat”. Siapapun yang diserang akan dibela dan siapapun yang berkhianat akan diserang. Karena sentral Arab tengah tidak bisa dipenetrasi. Kabilah-kabilah dan 32 kaum nomaden biasanya pergi ke daerah subur tersebut. Baiat adalah transaksi. Sebelum hijrah. Kabilah yang kecil akan mengikatkan pada kabilah yang besar. hidup. berkompromi sampai pada yang disepakati. Pada konteks inilah kita akan meletakkan Piagam Madinah. Nabi membuat Perjanjian Aqabah (bai’at al-‘aqabah). Karena semua menjadi bagian dari konflik. Piagam Madinah disusun dalam posisi yang sama. Kelompok-kelompok ini hidup nomaden yang selalu mengedepankan kolektivisme. Karena tidak ada hukum universal. Tidak ada kepentingan dengan syariah karena orde hukum sudah ada di tangan kerajaan Romawi. Piagam ini juga menjadi wasit yang adil yang mencengangkan. Umat adalah siapapun yang ikut dalam semua kesepakatan atau perjanjian Piagam Madinah. Begitu seterusnya dengan kedatangan kabilah berikutnya. pada zaman Nabi tidak ada yang menyerang kecuali dia berkhianat. tekanannya lebih ke spiritualisme. Dan kabilah-kabilah di Madinah menerima Nabi tetapi dengan jaminan Nabi harus memerankan diri sebagai hakim yang adil dan bisa menengahi konflik antar suku karena mereka juga lelah. Hukum diatur oleh suku-suku yang selalu harus bekerjasama secara kolektif. siapa yang diserang akan dibela oleh kelompok kabilahnya. termasuk di dalamnya adalah Nabi. Dan lama-lama mereka menguasai daerah yang subur tersebut dan raja lama tumbang. kehormatan dan kehendak mencapai kebahagiaan menjadi jaminan dalam piagam tersebut. Nabi Muhammad SAW hijrah pada tahun 622 Masehi. antar suku sudah menjadi bagian konflik. Dahulu baiat didasarkan pada konsensus dan bargaining untuk saling mendapatkan. seperti jual beli. Dari situasi barbarik dan tribal saling . Kalau model baiat sekarang dipaksakan oleh guru dan secara membabi buta. dalam perjanjian ada transaksi seperti jual dagang. Artinya. maka tidak ada yang memiliki otoritas untuk menyelesaikan. tidak ada yang bisa menyelesaikan.adalah rohani. Oleh karena itu. Nabi praktis hanya memerlukan waktu 8 tahun dari hijrah sampai Fathu (pembebasan) Makkah. Seperti halnya yang terjadi di Papua.

Nabi sering menggunakan tradisi lama yang diberi konteks baru. Nabi dihadapkan pada masalah yang memerlukan kesepakatan bersama. terima kasih. tidak tiba-tiba. Seperti halnya dalam Perang Badar. Nabi pernah mengirim beberapa utusan yang dititipi surat yang tidak boleh dibuka sampai hari tertentu. orang-orang Muhajirin bisa diterima. Piagam Madinah menjadi konsensus yang terus menerus menjadi pegangan pada setiap permasalahan. Beliau adalah alumni Mu‘allimin Muhammadiyah di Pekalongan dan sekarang sebagai Pimpinan Umum Tabloid Cahaya Nusantara. Selanjutnya. sementara di Arab tidak ada hukum. Maka. Seperti halnya Ibadah Haji jelas melanjutkan tradisi lama. berbeda dari Yesus Kristus yang hukumnya sudah selesai dengan Romawi. Mereka kalau sudah sulit akan menyerbu armada dagang dan mereka ambil dagangannya tetapi dengan etika sedapat mungkin tidak ada darah yang tertumpah. Sampai pada hari pertama bulan Rajab dan ada penyerbuan oleh para sahabat. Syu’bah Asa Moderator (narasumber membacakan naskah Khutbah Haji Wada`) Terima kasih. Dalam tradisi suku-suku. Nabi dipergunjingkan dengan dikatakan sebagai pelanggar hari suci. Piagam ini juga kemudian berkembang menjadi sunnah yang tidak sekaligus menghilangkan tradisi lama. Anisia Kumala (PP Nasyiatul Aisyiah) Pertama. tetapi mana yang lebih biadab dibanding dengan orang yang mengusir dengan cara-cara biadab. Tradisi lama terus dipertahankan dengan ruh yang baru. kehidupan di gurun juga susah. Al Quran menjawab memang ada larangan menyerbu pada harihari suci (jadi ada pengakuan terlebih dahulu). Pada saat itu. tak terhindarkan bagi Nabi bukan hanya 34 sebagai pemimpin spiritual namun juga pemimpin negara yang perlu menetapkan hukum untuk kepentingan bersama. kita masih memiliki waktu 50 menit untuk mendiskusikan apa yang telah dipaparkan kedua narasumber. kita akan mendengarkan pembahasan Khutbah Haji Wada‘ oleh Bapak Syu’bah Asa. Saya kira itu dari saya. Untuk menciptakan hukum. Moderator Terima kasih. Namun ada pula etika yang melarang melakukan penyergapan di bulan Rajab. Bapak Yudi Latif tadi menjelaskan bahwa ada perbedaan karakter antara wilayah di luar Makkah dan Madinah. Silakan. kalau ada kehidupan yang sulit.menjatuhkan. zakat mal (harta) juga merupakan cara bagaimana ada akumulasi modal untuk mashlahah al-‘ammah (kepentingan umum). Jadi. ada tradisi ghozwah yang sebenarnya berarti penyerbuan atau pensabotasean. kita diingatkan dengan ketauladanan Nabi dan bagaimana Piagam Madinah lahir. Tetapi ada pula perbedaan antara Mekkah dan . Oleh karena itu. Kaum Anshor dan Muhajirin bisa saling bahu membahu.

seperti dikemukakan oleh Montgomery Watt. Kalau kita melihat masyarakat Prancis yang mengalami konflik lalu J. setiap . Nurcholish Madjid sendiri mengakui bahwa Yahudi adalah agama yang sangat kuat rasionalnya. Selanjutnya tanggapan dan komentar saya untuk Bapak Yudi Latif. sangat menarik pembahasan geografis masyarakat Arab dan Piagam Madinah. karena Nabi memang membutuhkan hukum tersebut. Tafsiran Bapak sama dengan penjelasan Nurcholish Madjid yang selalu mengutip pendapat Robert Bellah tetapi tidak membaca karya Ibn Hisyam. Nabi memerlukan Piagam karena terjadi tribal di sana. Misalnya. Jadi. kenapa Ten Commandments (10 firman Allah) masih tercantum dalam Perjanjian Lama.Madinah. Sebenarnya di Madinah pada waktu itu ada hukum masingmasing kabilah. perjuangan kaum perempuan untuk konteks sekarang seharusnya seperti apa? Selanjutnya. Pandangan ini pertama dikemukakan oleh Baker. 2005). posisi geografisnya yang berbeda. dalam buku Bapak (Intelegensia Muslim dan Kuasa: Genealogi Intelegensia Muslim Indonesia Abad ke-20. tadi juga disebutkan bahwa berbeda dengan di Madinah. agamanya satu. Rosseau memiliki konsensus sendiri dan konteks Indonesia memiliki Pancasila. lalu mengapa kita masih mengalami problem yang tidak bisa dipersatukan? Bagaimana mencari kendaraan yang bisa diterima oleh semua pihak? Yang kedua. ada Kristen. ini soal syariah Yahudi yang ingin terus dipertahankan. Saat ini Angkatan Muda Muhammadiyah sedang berbenah diri menuju gerakan intelektual. Bapak menyampaikan bahwa Yesus tidak berkepentingan membawa syariah. Kenapa Nabi membuat Piagam itu. Kalau di Mekkah tidak beragam. Kalau Nabi memperjuangkan perempuan. untuk Bapak Syu’bah. Selanjutnya. Jadi. orang Turki. mengapa bisa berbeda? Kedua. Mereka tetap memiliki hukum yang satu dalam sosial. Yahudi. Yesus tidak membawa syariah bukan karena Romawi sudah kuat tapi karena pada saat itu orang Yahudi sudah sangat kuat hukumnya namun aspek spiritualnya kurang dan sangat sekuler. Memang heterogenitas masyarakat Madinah berdasarkan pada suku-suku. 36 Itu tidak benar. kenapa Ikatan Remaja Muhammadiyah (IRM) tidak masuk. Pandangan Bapak tidak utuh dalam memberikan tafsir sosiologis Piagam Madinah karena analisisnya tidak bersumber pada teks asli Piagam Madinah. Ada pandangan lain. dan Arab asli. bagaimana kontektualisasinya dengan hukuman mati? 35 Masmulyadi (PP IRM) Untuk Bapak Yudi Latif. campur antara Yahudi dan arab asli. tetapi berbeda agama. Pertanyaannya. kalau tidak ada pertumpahan darah. Isi Piagam yang merupakan cita-cita Nabi masih kosong maka Nabi membuat Piagam itu. Tarmizy Idris (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Saya cukup puas dengan pemaparan Bapak Syu’bah karena berdasarkan pada literatur yang sangat baku dan representatif.

bagaimana mentransformasikan dan mengaplikasikan nilai-nilai kemanusiaan yang terkadung dalam Piagam Madinah dalam konteks Indonesia yang mayoritas Muslim serta seperti apa formatnya? Sejauhmana perbedaan Piagam Madinah dengan Resolusi 217 A (III) mengenai DUHAM? Saya melihat yang dirumuskan Nabi sangat agung. Nabi hijrah ke Madinah bukan semata untuk menyelesaikan konflik di sana. Tetapi. saya sepakat dengan perjalanan hukum atau kontekstualisasi hukum. Tadi Bapak menyinggung kafir dzimmi dan harbi. Bagaimana menurut Bapak? Jaja Nurjanah (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Untuk Bapak Yudi Latif. hukum yang dibuat Nabi bukan merupakan kesepakatan kabilah. Nabi masuk juga untuk menyiarkan Islam di Madinah. Menurut Bapak Yudi. Hal lain. Kedua. Bagaimana pendapat Bapak Yudi tentang kelompok Islam radikal yang menyuarakan pentingnya Piagam Madinah di diterapkan di Indonesia? Bagaimana mengkontekstualisasikan dengan kelompok Islam di Indonesia? Kedua. Bapak Syu’bah lebih ke arah ustadz dan Bapak Yudi Latif lebih ke arah liberal. dari pada di Mekkah yang terus menolak. Ada kekhawatiran terhadap Yahudi yang merupakan kekuatan dalam masyarakat yang memiliki akses ekonomi yang kuat. Nabi bisa saja hanya membuat hukum yang umum seperti adil. Nabi terpaksa harus masuk ke hukum secara teknis. mungkin soal faktor usia. Itu direspon dengan baik oleh Nabi. hukum yang dibangun Nabi bukan karena kesepakatan kabilah-kabilah. Yang menjadi kesepakatan hanya Piagam Madinah. Oleh karena itu. Jadi. kita setengah hati untuk mengikuti. Ahmad Syauqi (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Saya melihat pembicara yang hadir seperti dua kutub yang berbeda. apakah komunitas Yahudi yang tinggal di Madinah itu memang dianggap murtad oleh pemimpin mereka? Menurut pendapat saya. Yang pertama dengan orang Madinah yang belum Islam dan Aqabah kedua ketika mereka ketemu Nabi yang didampingi Abbas. Kalau Nabi tidak lahir di Mekkah. tetapi kalau Resolusi DUHAM itu diusung oleh negara-negara yang melanggar HAM. Sedangkan yang lainnya tidak. Haykal dalam “Hayatu Muhammad” berpendapat bahwa Perjanjian Aqabah itu dua kali. menurut Bapak mana yang lebih banyak diantara keduanya? Somantri P (SMK Muhammadiyah Cirebon) Saya pikir penting kita kembangkan identifikasi ajaran HAM dalam al Quran dan Sunnah Nabi. kalau saya menyimak pemikiran Bapak 37 Syu’bah mulai ada perubahan. ketika mereka sudah masuk Islam. Jadi. Yang menjadi kesepakatan hanya Piagam Madinah. Sehingga ketika keluar dari jazirah arab. disepakati sahabat dan ada yang ditolak Nabi. Untuk hukum kadang merupakan ketetapan Nabi sendiri. seperti potong . mungkin tidak ada qishos.kabilah sebenarnya punya hukum dan adat sendiri. setting Piagam Madinah bukan untuk menyelesaikan konflik tetapi untuk mendudukkan posisi Nabi dan sahabat. Pertama.

apa manfaatnya bagi perempuan kalau perkawinan seperti itu dan apa kerugiannya jika dilakukan seperti sekarang? Menurut saya. Musdah menghilangkan tradisi Islam untuk sesuatu yang bukan ajaran induk. 38 Selanjutnya. dan bisa duduk di politik. Sehingga. Imam Syafi’i menyatakan “pukullah” itu dengan menggunakan kayu siwak. Kalau saya melihat lain bahwa itu adalah hasil konstruk sosial. Ada juga kemajuan mengenai hak pemeliharaan anak dan itu . Kedudukan perempuan dan laki-laki seperti lambang KB. Sekarang. kalau meneruskan tidak begitu. berarti Islam menggugat Rasulullah. kita tidak melihat al-rijal (gender) tetapi pada qawwamuna-nya (kemampuan ekonomi dan sosial). Dia menginginkan sesuatu yang lain untuk wanita Indonesia. Bukan hanya di Arab. itu adalah simbol baku Islam. dan itu halal. Saya selalu bilang. itu menandakan dekatnya masa peralihan. dia ingin 39 menghilangkan wali. Itu untuk menunjukkan lemahnya pukulan. Musdah Mulia selalu mengklaim bahwa apa yang dilakukannya merupakan kelanjutan dari perjuangan umat Islam. Soal akan bercerai atau tidak. Lalu. Nabi sendiri tidak pernah memukul istrinya. Ketika Musda Mulia menggelar seminar “Islam Menggugat Poligami”. Hal yang lain. pewarisan perempuan. kita melihat banyak perempuan yang memiliki kemampuan.tangan. Syu’bah Asa Banyak ayat yang menjelaskan mengenai nusyuz. terserah nanti. Dan kalau ada sahabat Nabi yang galak maka istri mereka mengadu pada Rasulullah. di India dan China yang sudah berperadaban maju sekalipun masih banyak kendala perempuan Mereka ada dalam kehidupan domestik saja. kenapa tidak diubah pada shighat ta’liq. Lebih baik itu diganti dengan perjanjian pra nikah. Perjuangan Muslimat Indonesia selama ini sudah bagus dengan lahirnya PP 1974 seperti hak talak sekarang pindah ke pengadilan. berpendidikan tinggi. seperti poligami tidak diikuti karena itu tradisi. Saya bilang. seperti kelompok Mawali (Muslim non Arab) yang disingkirkan sampai mereka masuk ke kekuasaan. Saya berbeda pendapat dengan Musda Mulia mengenai cara memperjuangkan hak-hak kaum perempuan. Jelas ini bukan cara Islam. ketika Islam keluar arab terjadi banyak konflik. Misalnya. komentar saya untuk Bapak Syu’bah. Tetapi. Ketika berhadapan dengan laki-laki jelas kalah karena dikonstruksi seperti itu. seperti upacara perkawinan mengikuti gaya di Barat. mahar. memang itu kelanjutan. serta antara laki-laki dan perempuan sama-sama mengucapkan akad ijab kabul. Nabi menikah dengan Siti Khadijah yang kaya tapi Nabi tidak melakukan poligami saat itu. Seperti kalau dia dipoligami. maka suami harus mengganti 500 juta. Apakah kita akan mengikuti induk ataukah tradisi? Ada yang dibilang induk. Moderator Saya persilakan kepada Bapak Syu’bah untuk menjawab terlebih dahulu.

Dzimmi itu terakhir diberlakukan di Turki dan sudah terhapuskan lama sekali. Yudi Latif Pertama. tradisi nomaden memang begitu. Ketika Nabi datang. Yang saya maksud dengan lambang KB. Apakah Islam datang di ruang yang kosong. Rupanya. Kalau lagi subur mereka akan tetap di sana tetapi kalau lagi krisis mereka akan nomad. mengenai hukuman mati. tidak harus. Mantan Jaksa Agung. ketika krisis ekonomi terjadi banyak yang justru ke Mekkah. Makin maju zaman. Terima kasih. seperti halnya di Indonesia. Mengenai agama dan negara. dan perempuan juga boleh menuntut ilmu. ketika membicarakan kepemimpinan. tidak. Tetapi setelah Nabi. diantaranya ada yang berupaya memprivatisasi agama. Sekarang tidak butuh lagi itu. perempuan menjadi tidak bebas kembali. Sekarang tidak relevan lagi karena dunia sudah menyatu dan menjadi kecil. mengenai perbedaan Madinah dan Mekkah. karena ada baitullah. Terakhir. Mengenai lambang KB. itu ayat tentang Nabi. golongan Islam yang dimajukan. Dalam al-Quran ada qishosh. Mengenai kafir harbi dan dzimmi. tergantung perspektif kita menafsirkannya. apakah seorang istri nyaman dengan suaminya yang menganggur. Islam sekarang akan masuk lebih subversif. Nabi Muhammad itulah yang diinginkan mereka menjadi Yahudi atau Nasrani. Atau sebaliknya. akibat pengaruh Iran dan Turki.diputuskan pengadilan. Abdurrahman Saleh menyatakan bahwa hukuman mati itu perlu. Kalau ayat al-rijalu itu adalah ayat keluarga dan 40 kalau ada waris 1:2 itu karena fungsi. Jadi. Oleh karena itu. saya setuju dengan Abdullahi Ahmad An-Na’im. Kalau dikaitkan dengan ayat walan tardla. Yang ada. Seperti dalam tentara. Mekkah basisnya adalah perdagangan dan Madinah pertanian. mereka dilarang menikah dengan perempuan yang pangkatnya lebih tinggi. Mekkah itu memiliki wisata keagamaan. saya merasa tidak enak kalau laki-laki dan perempuan betul-betul sama atau setara. Itu tidak akan jalan. sekarang ada perdebatan mengelola hubungan agama dan negara. Kita boleh bertanya kepada setiap laki-laki apakah mereka nyaman dengan menganggur sementara istri bekerja. tidak menjadikan Barat sebagai model. Pada zaman Nabi perempuan bebas sekali. Dalam fikih ada kafir dzimmi dan harbi. Tetapi dalam tradisi Islam susah sekali kita memprivatisasi dan meletakkan Islam dalam . Dalam kitab Al Manar karya Muhammad Abduh sudah tidak ada dzimmi dan harbi. perempuan disuruh pergi ke masjid. menjadi menarik ketika situasi ekonomi dunia memburuk tetapi di Mekkah dalam keadaan naik. Pengadilan juga punya hak memantau poligami apakah menguntungkan atau tidak. memang itu konstruksi. banyak persoalan dan Nabi menunjukkan kemajuan yang luar biasa seperti perempuan bisa mewaris. tidak secara jasad. perempuan malah makin terperangkap. Apakah kita akan mengubahnya.

justru mengajak seluruh peran agama dalam mengurus ruang publik bersama. Samuel P. itu bahasa saya. tetapi nilai-nilai bersama yang diyakini semua agama. maka bukan agama simbol yang diambil. jelas sekali di Indonesia karakter Islam tidak muncul sama sekali dalam politik. Karena tidak ada otoritas tunggal. selamanya tidak akan ada representasi tunggal. Yesus lebih masuk ke dalam spiritual. persatuan. Dalam peran tersebut. itu paralel betul dengan prinsip-prinsip Islam. Tetapi. Terakhir. maka nyaris tidak bisa ditemukan representasi tunggal. Agama tetap namun bagaimana agar negara tidak dimutlakkan oleh simbol-simbol agama yang memaksakan otoritas pemahamannya. bahkan sekalipun Jawa yang sering mendominasi. karena tidak ada otoritas tunggal. mengenai Yesus tidak berkepentingan dengan hukum. Tidak ada institusi efektif untuk mengeluarkan 41 ulama agar hanya mengurus spiritual. Memang Muhammadiyah lebih cepat menerima pandangan mereka karena sudah ada fase purifikasi sebelumnya. Ketuhanan yang pada level substantifnya diterjemahkan dalam level kemanusiaan. Bagaimana dengan konteks negara Islam di Indonesia. konsensus yang dipimpin hikmat dan kebijaksanaan. Terima kasih.” Seperti halnya Pancasila di Indonesia. Huntington pernah menulis “Sehebat-hebatnya doktrin komunisme didoktrinkan ke negara tetapi dia seperti rumah kardus ketika ada persoalan ekonomi. harus dirobohkan pandangan memisahkan agama dari negara. karena mereka masih berjejak pada etika Protestan. dan berujung pada keadilan sosial. tidak mungkin menjadi alat menggebuk orang Islam. Saya kira. di Jepang karakternya juga jelas. kira memiliki kegelisahan yang sama terhadap Hizbut Tahrir dan PKS. Di India karakternya Hindu. Azasnya bukan agama diprivatisasi. Sila Pertama jelas menegaskan bahwa bangunan bersama bernegara adalah ketuhanan. maka perlu konsensus. Islam membawa seluruh agama-agama ke dalam peacefull concession. Seperti dalam Pancasila. Menurut saya. Memang ada ikatan antar suku seperti larangan perang dalam bulan suci.ruang privat saja. Moderator Terimakasih kepada dua narasumber yang telah memberikan . maka itu akan bertentangan dengan Islam sendiri seperti yang terjadi di Arab Saudi. seperti dalam fikih ataupun cabang agama yang lain. Di Indonesia tidak ada karakter Islam. Bagaimana agar 42 karakter politik lebih diwarnai Islam? Pertama. Memang ruang publik sudah diatur hukum Romawi dan agama sudah diatur dalam perjanjian lama. Tetapi. ke dalam mereka mengembangkan cinta kasih dan solidaritas namun keluar mereka mengembangkan dendam. Ini berbeda dengan Amerika. Maka. Dan kalau ada representasi tunggal. Dalam perjanjian itu. tetapi tidak pernah bisa dibakukan. Ini karena Islam sering diletakkan di luar pagar politik. seberapa sekulernya mereka tetapi masih bisa utuh.

maka diskursus tentang Islam dan Hak Asasi Manusia menjadi relevan. bahkan tanpa mengenal kenisbian relevansi menurut .pencerahan kepada kita semua. Timur. Hak Asasi Manusia: Makna. Islam dimaknai sebagai ajaran. adat istiadat. ia dapat dimaknai sebagai suatu nilai yang diinginkan seseorang untuk melindungi dirinya agar ia dapat memelihara dan meningkatkan kehidupannya dan mengembangkan kepribadiannya (M. tulisan ini membatasi diri pada diskursus tentang Islam dan Hak Asasi Manusia dimana Islam lebih dimaknai sebagai 45 ajaran. dan bahkan penampilkan hak asasi manusia negara-negara Islam. 43 ISLAM DAN HAK ASASI MANUSIA M. tetapi sudah dimasukkan juga sebagai faktor dalam menentukan kebijakan hubungan antarbangsa. diskursus tentang hak asasi manusia menjadi sangat aktual. Dari sejumlah hak-hak manusia itu ada yang dinilai asasi.A Fattah Santoso Pendahuluan Setelah berakhimya Perang Dingin. dapat dikaji.keterbatasan akses terhadap realitas empirik. pergaulan masyarakat adalah mustahil membicarakan hak seseorang atau sesuatu pihak tanpa secara langsung mengaitkan hak itu dengan kewajiban orang atau pihak lain. Walau demikian. karena tidak saja diadvokasikan lebih giat lagi ke seluruh dunia. Sehubungan dengan itu. Wassalamu‘alaikum Wr. lebih-Iebih bila dikaitkan dengan Islam. dan yang menjadi keunikan Islam adalah bahwa ajaranajarannya tidak hanya mencakup kepercayaan dan ritus saja tetapi juga menjadi dasar bagi pembentukan peradaban. agama. suku. Pertama. diskursus tentang Islam dan Hak Asasi Manusia sekali lagi menemukan relevansinya. Bila di satu pihak ajaran Islam menjadi dasar bagi pembentukan peradaban sementara di pihak lain hak asasi manusia dideklarasikan dan diadvokasikan sebagai salah satu pranata untuk membangun peradaban yang lebih baik (juga). Dalam kata asasi terkandung makna bahwa subjek yang memiliki hak semacam itu adalah umat manusia secara keseluruhan tanpa membedakan status. Sebagai suatu kajian empirik untuk tujuan deskriptif atau evaluatif sekalipun. Islam dimaknai sebagai realitas historis para pemeluknya. 1987). Dalam. dan komparatif. dan Struktur Dari membandingkan beberapa definisi tentang hak. isu hak asasi manusia menjadi agenda yang makin penting. Karena. karena pada umumnya seseorang berbicara tentang hak manakala ia mempunyai tuntutan yang harus dipenuhi pihak lain. Latar Historis. Berkaitan dengan ini. analisis dalam diskursus ini lebih bersifat filosofik. dengan. Hak itu mengimplisitkan kewajiban. misalnya. deduktif. Wb. atau wama kulit. pandangan masyarakat Islam terhadap hak asasi manusia. Kedua. Dengan demikian. ada dua hal yang inheren dengan kata Islam. ras.

Perlindungan terhadap kebebasan iridividu itu akan nampak jelas dalam Struktur (baca: batang tubuh -meminjam istilah UUD RI 1945) Deklarasi Universal Hak-hak Asasi Manusia. yaitu lapisan atas.waktu dan tempat. hak kolektif. Setelah melalui proses yang panjang. mencari suaka ke negara lain. diakui oleh semua peradaban. Deklarasi PBB ini tidak didesain dalam rangka masyarakat yang berstuktur persukuan. 1991). advokasi hak asasi manusia mencapai momentum globalnya sejak 10 Desember 1948 ketika Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan Deklarasi Universal Hak-hak Asasi Manusia. dan ketiga. Sebagaimana dapat diketahui dalam sejarah. hak untuk memiliki kekayaan (pasal 17). mendasar. dan The Declaration of Rights of Men and Citizenship Sidang Konstituante Perancis (1789). Kesadaran itu kemudian memicu upaya-upaya perumusan dan pendeklarasian hak-hak asasi manusia. minoritas. yang tidak mempunyai hak-hak tetapi hanya mempunyai kewajibar-kewajiban. Mayer. Brohi. Dengan demikian. hak ekanomi dan hak sosial. Seperti deklarasi-deklarasi sebelumnya. hak untuk bebas berfikir. hak sipil dan hak politik. seperti The Bill of Rights dari Revolusi Inggris (1689). mayoritas. Deklarasi PBB tersebut dapat diklasifikasikan dalam tiga kategori: pertama. The Bill of Rights dalam Konstitusi Amerika Serikat (1789). hak asasi manusia haruslah sedemikian penting. Sidney Hook. masyarakat manusia pada zaman dahulu terdiri dari dua lapisan besar. hak untuk memperoleh perlakuan yang manusiawi (tidak sewenangwenang) dalam penyelesaian tertib sosial (pasal 5. kedua. 1987).K. dan menetapkan suatu kewarganegaraan (pasal 13-15). Untuk kepentingan kajian. Deklarasi Kemerdekaan 13 Negara Bagian Amerika Serikat (Juli 1776). Yang termasuk dalam hak sipil dan hak politik. Kesadaran akan hak asasi manusia dalam peradaban Barat timbul pada abad ke-17 dan ke-18 Masehi sebagai reaksi terhadap keabsolutan raja-raja dan kaum feodal terhadap rakyat yang rnereka perintah atau manusia yang mereka pekerjakan. Setiap kali pernyataan tentang hak asasi manusia dibuat. antara lain: hak persamaan/kemerdekaan sejak lahir (pasal 1). yang mempunyai hak-hak dan lapisan bawah. hak untuk hidup. hak untuk memperoleh keadilan di depan hukum (pasal 6-8). 1987). kebebasan dan keamanan (pasal 3). tetapi sebagai produk budaya modern ia didesain untuk melindungi kebebasan individu dalam konteks negara-bangsa modern dimana kekuasaan negara cenderung semakin dominan dan tersentralisasi (A. sehingga mereka diperlakukan sewenang-wenang oleh lapisan atas (Harun Nasution. hak untuk menikah dan membangun keluarga (pasal 16). yang ditekankan adalah pencarian jaminan pengakuan hakhak rakyat (lapisan bawah) oleh otoritas negara atau kekuatan vang sedang menguasai negara (A. The Bill of Rights 46 Negara Bagian Virginia (Juni 1776). 1978). . dan mutlak pemenuhannya (Cf. hak untuk bebas bergerak. dan 9-11).E.

serta kesadaran historis tentang peradaban yang melahirkannya. Hak-hak asasi manusia di atas. Allah semata yang mempunyai hak-hak) dengan cara mematuhi hukum-hukumNya. Dari latar historis beberapa perumusan dan deklarasi hak asasi manusia (yaitu perlindungan terhadap kebebasan individu di depan kekuasaan raja. Perspektif Barat dalam melihat hak asasi manusia dapat disebut bersifat anthroposentris. dan hak untuk berkumpul dan berserikat (pasal 20-21). Vatin. sebagai realisasi dari perjanjiannya dengan Allah pada awal mula penciptaannya (9:111). yang diberi kuasa.K. dalam pengertian mandataris. Dalam status terhormat dan fungsi mandataris ini. hak semua ras dan suku bangsa untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi. ia disebut khalifah. antara lain: hak untuk bekerja dan memperoleh upah yang layak. Manusia adalah makhluk Allah yang terhormat (Q. 6:165 dan 33:72). Sedangkan yang termasuk dalam hak ekonomi dan sosial (pasal 22-. Produk dari perspektif anthroposentris ini tidak lain adalah individu yang otonom (J. 17:70 dan 15:28-29) dan fungsional (Q. dengan pengertian bahwa manusia dipandang sebagai ukuran bagi segala sesuatu karena ia adalah pusat atau titik tolak dari semua pemikiran dan perbuatan (A. dan hak masyarakat untuk bebas dari neo-kolonialisme (pasal 28-30).S. Brohi. 1978). termasuk perumahan dan pelayanan medis. walaupun merupakan Deklarasi PBB di mana seluruh bangsa dari pelbagai penjuru dunia terlibat namun harus diakui berasal dari buah pemikiran dan anak peradaban Barat. namun kewajiban-kewajiban ini pada gilirannya menimbulkan segala hak yang berkaitan dengan . dan hak untuk berperan serta dalam kegiatan kebudayaan. Dari eksistensinya yang ideal. kaum feodal atau negara yang dominan dan tersentraIisasi). manusia hanya mempunyai kewajiban-kewajiban kepada Allah (karena itu. 48 Hak Asasi Manusia dalam Islam Cara pandang Cara pandang Islam terhadap hak asasi manusia tidak terlepas dari cara pandangnya terhadap status dan fungsi manusia. hak untuk mendapat liburan periodik dengan (tetap) mendapat upah.47 berkesadaran. Semua kewajiban itu merupakan amanah yang diemban (33:72). Dalam kaitan ini. dan bukan sebagai penguasa. dan kesadaran ontologis tentang struktur Deklarasi PBB. hak untuk beristirahat dan berekreasi.C. hak untuk mempero1eh jaminan sosial. dan beragama (pasal 18-19).S. Walaupun manusia mempunyai kewajiban-kewajiban kepada penciptanya. dapatlah diidentifikasi karakteristik utama hak asasi manusia. Dan hak kolektif mencakup hak semua bangsa untuk menentukan nasibnya sendiri.28). hak untuk menikmati standar kehidupan yang cukup. 1987). manusia ditarik pada kehidupan yang riil (realitas empirik) agar ia dapa: teruji sebagai makhluk yang fungsional. hak untuk memperoleh pendidikan.

kecuali dengan pertolongan Allah. setidaknya secara filosofis. tetapi bersifat theosentris (sadar kepada Allah sebagai pusat kehidupan). Karena itu. Kalian telah mengangkatku sebagai pemimpin kalian. yaitu kesadaran kepada Allah sebagai pusat kehidupan (A. akan dihukum juga. aku berharap Allah menjadi saksi bahwa aku tidak mempunyai keinginan untuk memegang jabatan ini. (bahkan) tidak pernah bercita-cita memilikinya. adakah aku (pernah) berdoa untuk itu? Aku telah setuju untuk menanggung beban ini. Brohi. sebuah problema yang sering muncul dalam 49 melaksanakan hak asasi manusia. Pada sisi lain. agar kejahatan tidak mengangkat kepalanya (baca: memperoleh momentumnya). Penghargaan kepada hak asasi manusia. baik secara diam-diam maupun secara terbuka. sepeti hak persamaan. bila dilaksanakan dengan benar akan menimbulkan kesadaran akan hak-hak yang berkaitan dengan hubungan antar sesama manusia. hak kebebasan. Khutbah sahabat Abu Bakar ketika diangkat menjadi khalifah melukiskan hal ini sebagaimana berikut: “Hai saudara-saudaraku. beban yang dipikulkan ke pundakku sedemikian beratnya. bila mengkhianati amanah Allah. Ajaran Islam tentang Hak Asasi Manusia Sumber ajaran di dalam Islam adalah Al Qur’an dan Sunnah (juga tradisi kehidupan kaum Muslim awal). Oleh karena itu. misalnya. Islam memandang hak asasi manusia dengan cara pandang yang berbeda dari Barat. dan hak memperoleh keadilan. tetapi berpalinglah dariku bila aku menyimpang. walaupun hal itu tidak berarti aku lebih unggul daripada kalian. koreksilah perbuatanku bila aku khilaf. merupakan bentuk kualitas kesadaran keagamaan. yang bertindak sebagai pemegang otoritas yang diangkat untuk melaksanakan hukum Allah. tidak ada kenikmatan bagiku di dalam memegang pimpinan ini. tidak seorangpun dapat melepaskan dirinya dari hukum Allah karena melanggar hak-hak orang lain. dapat menjembatani ketegangan. Brohi. 1978). Sebaliknya. tidak bersifat anthroposentris. Patuhilah perintahku selama aku mematuhi perintah-perinlah Allah dan Rasul-Nya. bahkan konflik. 1978). Seorang manusia mengakui hak-hak manusia lain karena hal itu merupakan kewajiban yang dibebankan kepadanya dalam rangka mematuhi Allah. Sunnah di sini .hubungannya dengan sesama manusia. sehingga aku merasa bahwa aku tidak mempunyai kekuatan di dalam diriku untuk mengembannya. Cara pandang ini. dengan demikian. antara individu dan negara.K. aku tidak dapat memenuhi tugas/kewajibanku ini. Bekerjasamalah denganku bila aku berlaku benar. Si penguasa sendiri.” (AK. Kekuasaan negara hanyalah wakil dari kekuasaan Allah. Menurut Islam. Kewajiban bertauhid (mengesakan Allah).

persaudaraan.S. manusia tidak boleh diperbudak oleh manusia lain.S. dengan demikian. Falsafah dasar bagi hak asasi manusia dalam Islam terdapat daIam ajarannya yang utama. bebas dari eksploitasi manusia lain. dan 49:13). dan kebebasan manusia. mengandung ide persamaan dan persaudaraan seluruh manusia (Cf. hewan. 76:2-3). Dari ajaran-ajaran dasar tentang persamaan. Karena manusia itu bersaudara (yang mengimplisitkan adanya kasih sayang) dan memperoleh kebebasan. sehingga ia tidak hanya mencakup persoalanpersoalan yang legal dan yurisprudensial saja. terlebih dahulu dikaji ajaran-ajaran Islam tentang hak asasi manusia dengan merujuk langsung pada sumber-sumber Islam. tetapi juga praktek-praktek ibadah ritual. alam semesta beserta isinya (manusia. tanpa bergeming sedikitpun pada upaya reformasi sistem tersebut. dia secara .Dalam kaitan dengan hak asasi manusia. etik. bebas dalam kemauan dan perbuatan (Q. yaitu tauhid. Manusia dalam Islam adalah manusia bebas (Q. misalnya. para sarjana Muslim selama tiga abad pertama sejarah Islam mengembangkan syari’ah. Pada gilirannya. 2: 256. Konsekuensinya. Tetapi sebelum agenda permasalahan itu diungkap.dimaksudkan sebagai penjelasan dan pengimplementasian Nabi Muhammad SAW atas nilai-nilai etik dan filosofik dan prinsipprinsip dasar al-Qur’an melaIui contoh-contoh perilaku dirinya. walaupun -perlu dicatat. Mereka telah berhasil mengembangkan sistem syari’ah yang komprehensif dan koheren. dan bahkan bebas dalam beragama (Q. Sistem syari’ah ini telah berfungsi sebagai petunjuk bagi umat dan pada gilirannya menjadi landasan bagi peradaban Islam sejak abad ketujuh. kemahaesaan Tuhan. tumbuh-tumbuhan dan benda tak bernyawa) berasal dari Yang Maha Esa. 33:72). Karena manusia itu bersaudara dan 51 sama derajatnya. dan 10:99) .masih pada tahap identifikasi yang barangkali belum komprehensif juga. 90:13). Dalam tauhid terkandung pengertian bahwa yang ada hanya satu Pencipta bagi alam semesta.S. 1979). timbullah hak-hak asasi manusia yang lain. kondisi ini telah melahirkan sejumlah agenda permasalahan kontemporer yang belum terpecahkan. sistem itu dipertahankan untuk tetap menjadi landasan bagi pengembangan peradaban masa kini dengan konteks sejarah yang berbeda. Bertitik tolak dari sumber-sumber tersebut. yaitu cara hidup Islami yang ditetapkan berdasarkan wahyu illahi. bebas dari pemilikan manusia lain (Q.S.S. ajaran lauhid. 50 ucapan-ucapan verbalnya. teologi. kesucian personal dan tatakrama yang baik (Fazlur Rahman. termasuk masalah hak asasi manusia. 4:1. dan persetujuan-persetujuannya sendiri. Satu hal yang barangkali kurang disadari oleh mayoritas generasi Muslim berikumya adaIah bahwa sistem syari’ah tersebut merupakan produk pemahaman manusia tentang sumber-sumber Islam dalam konteks sejarah tertentu (yaitu abad ketujuh sampai kesembilan). Q. bebas dari tekanan dan paksaan manusia lain.

52 Barang siapa yang telah menerima amanah maka tunaikanlah amanah itu kepada yang telah mengamanahkannya .Hai manusia. Demi Tuhan yang ditangan-Nya terletak kehidupanku....S... Dan secara kolektif. 13:11).. Petuah Rasulullah SAW kepada seorang wanita yang datang berkonsultasi kepadanya atas anjuran Usamah: “Dari ‘Urwah.. dan berserikat (Q. dan negeri ini adalah suci .. berbeda pendapat. Dan secara kolektif. 4:29).. Sebagian dari khutbah Rasulullah SAW di depan umatnya pada peristiwa Haji Wada’: “. 2:129 dan 3: 164).S. Hai manusia. 4:1 dan 30:21). Kamu mempunyai hak atas diri isteri-isteri kamu dan isteri-isteri kamu mempunyai hak atas diri kamu ..S. hak mengecap pendidikan (Q. dari ‘Aisyah yang mengatakan bahwa Usamah suatu saat menganjurkan kepada seorang wanita untuk datang kepada Nabi....” (AK Brohi. sedang Adam dari tanah . hak memperoleh jaminan sosial (Q.. berbicara. Tidaklah orang Arab lebih tinggi daripada orang non-Arab. dan 5:8).. Ajaran Islam tentang hak asasi manusia di atas telah diaktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat pada zaman Nabi Muhammad SAW dan Khulafa’ur Rasyidin (empat khalifah pertama) seperti tersirat dalam beberapa Sunnah dan tradisi Sahabat berikut ini..S. 51:19 dan 90:14-16). kecuali karena kesalehannya .S.S. ayahmu pun satu.. perlu diberi hak untuk bebas dari neokolonialisme dan segala bentuk diskriminasi (Q. hak untuk bebas bergerak/mobilitas (Q. dia secara individual perlu diberi hak memperoleh keadilan di depan hukum dan perlindungan dari perlakuan yang tidak manusiawi (sewenang-wenang) dalam penyelesaian tertib sosial (Q. 3. Nabi berkata. kamu semua anak Adam. perlu diberi hak untuk bebas menentukan nasib mereka sendiri (Q.. Persetujuan Rasulullah SAW kepada pendapat sahabatnya: “Dalam peristiwa Perang Badar.. (Bukhari.. Ketahuilah bahwa semua kaum Muslimin itu bersaudara. andaikata anak perempuanku Fatimah melakukannya. hak mendapat pekerjaan. dan 42:38). upah yang layak dan memiliki kekayaan (Q. Nabi memilih suatu tempat . ‘beberapa bangsa sebelum kamu telah dihancurkan karena mereka menjatuhkan hukuman pada masyarakat kelas bawah tetapi tidak menghukum anggota masyarakat kelas atas (pada waktu mereka melakukan tindak kejahatan).S..... karena manusia itu bersaudara dan sama derajatnya.S. hak berkeluarga (Q.S... Tuhan kamu satu. 3:159.individual perlu diberi hak untuk hidup dan memperoleh keamanan (Q. tentu saya potong tangannya”. 4:58.S. bulan ini. 1981). 49:13). sebagaimana hari ini. 2. hak berfikir. sesungguhnya darah dan harta bendamu adalah suci sehingga kamu menemui Tuhanmu. Lebih lanjut. 30:20 dan 67:15). 1. Engkau hanya boleh mengambil dari seorang saudaramu sesuatu yang dengan sukarela diberikannya kepadamu . Kitab al Hudud. 2:188 dan 4:29)..1978).

bertanya kepada Nabi. sehingga (menurut pengakuan objektif Jean Claude Vatin. 1987). Brohi. 5. 1987). Perjanjian Rasulullah SAW dengan golongan Kristen Najran: “Dari Muhammad Sang Nabi kepada Abu Harist. kemerdekaan. dan jangan tebang pobon-pohon yang menghasilkan buah-buahan. Jangan memenggal seseorang pun. Hubab bin Mandhar. Dengan ucapan itu.khusus yang dianggapnya pantas untuk menyerang musuh. Nabi menyetujuinya.” (A. baik bagi sebuah Deklarasi Islam Universal tentang Hak-hak Asasi Manusia maupun bagi penyempumaan prinsip-prinsip universal seperti yang terkandung daIam Deklarasi PBB karena ia. Jangan bunuh domba-domba. uskup Najran. Nabi menjawab tidak. semuanya akan berada di bawah lindungan Allah dan NabiNya: tidak ada uskup yang diberhentikan dari keuskupannya. Jangan patahkan keyakinan yang telah kamu ikrarkan. dan penghormatan terhadap sesama dengan jelas telah dikukuhkan sejak tahap awal Islam.K. apakah yang menyebabkannya memilih tempat khusus itu karena hasil dari wahyu Tuhan. Pesan Khalifah Abu Bakar ketika mengirim ekspedisi pertama ke negeri Syam: “Hendaklah kamu bersikap adil. persaudaraan. 1978). tidak ada rahib yang akan diberhentikan dari biaranya dan tidak ada pendeta yang akan diberhentikan dari posnya. dapatlah disimpulkan bahwa prinsip-prinsip dasar yang berkaitan dengan hak asasi manusia. pendeta-pendeta. Jangan rusakkan atau membakar pohon-pobon korma. seperti persamaan. 53 4. orang-orang yang hidup di gereja-gereja mereka dan budak-budak mereka. (AK Brohi. Hubab bin Mandhar lantas mengajukan suatu tempat alternatif untuk memberikan serangan terhadap musuh. Salah seorang sahabatnya. dan tidak akan terjadi perubahan dalam hak-hak yang mereka telah nikmati sejak lama”. (AK Brohi. maka biarkanlah mereka dan kegiatan mereka dalam keadaan yang damai “. kebebasan. Mungkin sekali secara kebetulan kamu akan bersua dengan orang-orang yang telah mengundurkan diri ke dalam biarabiara. lelaki-lelaki dan perempuan-perempuan. Untuk kebutuhan masa kini di mana hak asasi manusia diadvokasikan secara gencar. Jangan bunuh anak-anak. karena menurut anggapannya. ternak-ternak atau unta-unta. tempat itu secara strategis lebib baik tempatnya. Dari kajian terhadap ajaran-ajaran Islam tentang hak-hak asasi manusia dan aktualisasinya pada zaman Nabi dan Khulafa’ur Rasyidin. bagaimanapun merupakan bagian dari . identifikasi ajaran-ajaran Islam tentang hak asasi manusia belumlah memadai. Hasiil identifikasi 54 tersebut harus diformulasikan dalam sebuah rumusan yang dapat berguna. rahib-rahib. kecuali sekedar untuk dimakan. 1987) “menempatkan dunia Islam beberapa abad di depan Barat”.

17:40. 4:34). dihadapan kita dijumpai agenda permasalahan sebagaimana diuraikan berikut. di satu pihak ada beberapa ayat yang menjelaskan perlunya hak hidup dan perlindungan martabat manusia (Q. 24:2). seperti hukuman untuk pembuat kerusakan di bumi: dibunuh. 4: 11 dan 4: 176) Misal lain. Chandra Muzaffar (lahir 1947). 43:16. yang terakhir lebih superior dari yang terdahulu (Q. Dr. terutama yang bersumber dari Al Qur’an.S.S. Akan tetapi dalam rangka formulasi itu. 4:29.S. kandungan Al Qur’an dapat difahami dalam empat peringkat: . 4:124. Pendekatan ini diadopsi dari pemikir Malaysia. hukuman untuk pezina: didera seratus kali (Q. Agenda Permasalahan Dalam mengidentifikasi ajaran-ajaran yang berkaitan dengan hak. dijumpai beberapa ayat yang walaupun dalam satu tema tetapi terkesan kontradiktif.S.S. seperti tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan (Q. Yang menjadi masalah adalah bagaimana mempertemukan dua kelompok ayat yang walau dalam satu tema tetapi terkesan kontradiktif itu. melalui dua makalahnya (1987 dan 1989). hukuman untuk pencuri: dipotong tangan (Q. Sebelum masalah kedua ini dijawab. dan dalam menerima pembagian warisan di mana bagian perempuan hanya separuh dari bagian laki-laki (Q. apakah pemecahan itu berimplikasi pada reformasi metodologi? Alternatif Pemecahan Walaupun disepakati bahwa Al Qur’an merupakan asas hidup umat Islam. bahkan keduanya merupakan kesatuan ontologis (Q. seperti dalam kewenangan menjadi saksi (Q. di satu pihak ada beberapa ayat yang menjelaskan prinsip persamaan manusia. Bila dua masalah terakhir dapat terpecahkan. 13:23. namun pendekatan-peodekatan dalam memahami kandungannya masih beragam. atau terkesan membatasi hak-hak perempuan. disalib. 5:33).S. 17:70.khazanah kemanusiaan. atau dipotong tangan dan kaki (Q.hak asasi manusia. 55 Untuk menjawab masalah di atas nampaknya tidak mudah. Berdasarkan pendekatan ini. MisaInya. dan 95:4). 4:1).S. karena timbul masalah baru apakah dalam memahami dua kelompok ayat itu diperlukan pendekatan tekstual atau pendekatan lain. kiranya dipertanyakan juga bagaimana pandangan kita terhadap kandungan Al Qur’an itu sendiri. sementara di pihak lain dijumpai ayat-ayat yang terkesan membedakan perempuan dari laki-laki. 40:40. terutama yang ter-akhir. Dalam makalah ini disampaikan suatu pendekatan yang dipandang tepat untuk mempertemukan kelompok-kelompok ayat yang walaupun dalam satu tema namun terkesan kontradiktif dalam rangka memahami hak-hak asasi manusia dalam Islam secara lebih utuh. 5:38).S.S. 2: 282) di mana kesaksian dua orang perempuan dihargai sama dengan kesaksian tunggal seorang laki-laki. 48:6 dan 57:18). tetapi di pihak lain dijumpai beberapa ayat yang terkesan mengabaikan hak hidup dan manabat manusia.

nilai-nilai filosofik dan etik yang bersumber pada ajaran utama: tauhid. Karena. 1981). dan bersahabat dan berusaha menyatupadukan umat manusia. kebaikan. Peraturanperaturan dan kaidah-kaidah ini dijadikan sebagian dari wahyu untuk menolong umat Islam pada abad ke-7 menerapkan prinsip-prinsip dasar dan nilai-nilai filosofik dan etik. baik sendirian maupun berjamaah. prinsip-prinsip dasar. Lima waktu adalah peraturan. tidak terikat pada zaman dan keadaan (Iqbal. berjudi. Karena itulah. kebenaran. sombong. Setiap Muslim mesti membuktikan kesetiaannya kepada nilainilai ini karena kesetiaan kepada nilai-nilai ini bermakna kesetiaan kepada Allah. persaudaraan. Keempat. Adalah wujud dari kebijaksanaan Tuhan yang tak terbatas untuk menerjemahkan ide-ide yang abadi dan universal (yaitu nilainilai filosofik/etik dan prinsip-prinsip dasar) ke dalam realitas 57 yang tertentu dan kontekstual. terutama dalam bidang ibadah. Wujud dari prinsip-prinsip itu antara lain berupa perintah dan larangan. mencuri. harmoni. abadi. membagikan kekayaan dengan cara yang adil. mengerjakan puasa. peraturan dan kaedah dalam bidang ibadah. kasih sayang. Yang dimaksudkan dengan nilai-nilai ini adalah nilai-nilai seperti persamaan. merupakan hasrat batiniah manusia agar memperoleh jawaban dalam kesunyian alam semesta yang dahsyat. keindahan. namun ada beberapa peraturan dan kaidah yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat yang tidak bebas dari konteks (pengaruh keadaan dan zaman). keadilan. menindas. Peraturan dan kaidah ini juga tidak berubah karena intensitas shalat bukan sesuatu yang dipengaruhi oleh zaman dan keadaan. berzina. kebebasan. Shalat adalah prinsip dasar. haji. membunuh tanpa sebab. bersikap tamak. Umat. sehingga komunitas pertama . Peraturan dan kaedah juga diwahyukan untuk menolong umat menerapkan prinsip. berbaik dengan tetangga. prinsip-prinsip dasar ini diterima sebagai aspek kandungan Al Qur’an yang tidak berubah. menghormati orang tua. shalat. kesabaran. Kedua. keterpaduan. kesucian. misalnya. Dan hasrat batiniah itu adalah sesuatu yang kekal. Berapa kali? Lima kali (waktu) sehari. dan lain-lain. dan tidak berubah. menegakkan yang ma’ruf. seperti perintah untuk mendirikan shalat. mencegah yang munkar. Prinsip-prinsip dasar ini diperlukan untuk menjelaskan nilai-nilai filosofik dan etik yang masih bersifat umum sehingga dapat dijadikan panduan hidup 56 masyarakat baik secara individual maupun kolektif. memberi zakat. bersikap malas. dan lainlain. prinsip-prinsip dasar ini dalam perkembangan peradaban manusia. Nilai-nilai ini bersifat kekal. Ketiga.prinsip dasar.Pertama. Sejarah masyarakat dan peristiwa-peristiwa umat terdahulu yang diceritakan dalam Al Qur’an menunjukkan betapa pentingnya. kejujuran. bohong. diminta mendirikan shalat. sopan dan berakhlak dalam hubungan antara lelaki dan perempuan. sebagaimana dilarang untuk memfitnah.

Bila disimak dengan cermat. anak-anak yatim. 2:177: 58 “Kebaktian itu tidak ditentukan dengan pembelokan muka (kiblat salat) ke arah timur dan barat. karena mencuri merupakan perbuatan yang mencabut hak individu untuk menyimpan atau memiliki sesuatu yang diperoleh melalui usaha yang jujur.S. karena konteks yang sudah berbeda). dalam memahami kandungan Al Qur’an diperlukan kemampuan untuk dapat membedakan “nilai-nilai filosofik/etik” dan “prinsip-prinsip dasar” dari “peraturan-peraturan” dan “kaedahkaedah” dengan lebih mengutamakan yang pertama (nilai filosofik/etik dan prinsip dasar). Itulah sebabnya umat Islam dilarang mencuri. Contoh ideal tentang ini yang sering diungkapkan dari tradisi Islam adalah kebijakan Khalifah Umar dalam pembagian rampasan perang (yaitu. hari kemudian. salah satu cara hukuman yang mudah difahami (karena kontekstual) diwahyukan kepada mereka. 1987). dan mereka itulah orang-orang. yaitu potong tangan. yaitu membagibagikannya kepada tentara peserta perang. dan (memerdekakan) hamba sahaya. Untuk memungkinkan komunitas Muslim pertama menerapkan prinsip dasar ini. dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya. kitab-kitab. berusaha adalah salah satu dari nilai etik yang tinggi mutunya dalam Islam.” . malaikat-malaikat. Contoh ini dapat dilacak pada Q.S. dan peperangan. Bahwa potong tangan merupakan cara menghukum pencurian yang kontekstual untuk kurun itu terbukti dari kajian terhadap adat-istiadat masyarakat yang dipraktekkan pada zaman sebelum wahyu turun kepada Nabi Muhammad SAW.S. Apa yang diperoleh melalui usaha yang jujur adalah mulia. dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan. penderitaan.Muslim akan dapat mengerti makna praktis suatu perintah atau larangan moral (Chandra Muzaffar. 5: 38. dan dalam menghukum pencuri di saat paceklik (yaitu. dan menunaikan zakat. mendirikan shalat. nabi-nabi. mengutamakan nilai filosofik/etik keadilan dengan menunda peraturan yang tersurat dalam Q. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya). karena konteks yang berbeda). dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji. Jadi berdasarkan pendekatan ini. sehingga dapat saja nilai filosofik/etik dan prinsip dasar dibebaskan dari peraturan dan kaidah tertentu yang jelas dipengaruhi oleh keadaan dan zaman. Sebagai contoh. tetapi kebaktian itu bermakna bahwa seseorang itu percaya kepada Tuhan. orang-orang miskin. musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta.yang bertakwa. 81. mengutamakan nilai filosofik/etik ‘keadilan’ dengan membagibagikannya kepada rakyat yang lemah dan menunda “peraturan” yang tersurat dalam Q. ternyata Al Qur’an sendiri membedakan nilai-nilai asasi dari peraturan-peraturan.

atau negara yang cenderung dominan dan tersentralisasi. juga deklarasi-deklarasi sebelumnya. deklarasideklarasi tersebut. melihat hak-hak asasi manusia dalam perspektif anthroposentris. seperti gugatan terhadap relevansi konsep naskh (penghapusan ayat-ayat yang datang terlebih dahulu oleh ayat-ayat yang datang kemudian). karena cara (baca: peraturan) itu begitu penting bagi mereka. Setelah melalui proses yang panjang. maka ia haruslah sedemikian penting. Karena itu.Qur’an tidak lagi secara tekstual tetapi memerlukan analisis kategorik. Bila pendekatan ini dapat diterima. Deklarasi PBB ini. pendekatan yang ditawarkan ini. agar ia dapat memelihara dan meningkatkan kehidupannya dan mengembangkan kepribadiannya. kesadaran akan hak-hak asasi manusia mengglobal sejak 10 Desember 1948 dengan ditetapkannya oleh PBB Deklarasi Universal tentang Hak-hak Asasi Manusia. akan memudahkan pemahaman ajaran-ajaran Islam tentang hak-hak asasi manusia secara lebih utuh dan substansial. Pada waktu itu ada golongan tertentu dari sahabat Rasulullah yang menentang perubahan kiblat. diakui oleh semua peradaban. Allah SWT menegaskan apa yang boleh disebut sebagai “inti agama” (baca: nilai filosofis/etis dan “prinsip dasar”). mendasar. ayat ini diwahyukan ketika kiblat shalat diubah dari Baitul Makdis ke Mekkah.Sebagaimana diketahui. Ketika kemudian diberi imbuhan asasi. Akhirnya. Konsekuensi dari pendekatan ini antara lain bahwa pemahaman kandungan Al. dan mutlak pemenuhannya. bersifat kontekstual (dipengaruhi 59 oleh keadaan dan zaman) atau tidak. Penutup Hak dapat dimaknai sebagai suatu nilai yang diinginkan seseorang untuk melindungi dirinya. bila diterima dan diterapkan. bahkan perubahan. baik secara konsepsional maupun aksi. kiblat ternyata hanya peraturan dan dimungkinkan berubah. 1987). nampaknya masalah mempertemukan kelompok-kelompok ayat yang walau dalam satu tema namun terkesan kontradiktif itu dapat terpecahkan. yang pada gilirannya memberikan sumbangan pada pengembangan universal hak-hak asasi manusia. Salah satu sifat esensial dari analisis kategorik ini adalah kerelaan untuk menerapkan pengetahuan sosiologis dan historis (Chandra Muzaffar. karena dapat dilacak kelompok ayat mana yang dikategorikan “nilai filosofik/etik” atau “prinsip dasar” dan kelompok ayat mana yang dikategorikan “peraruran/kaidah” (terutama yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat) yang kontekstual. yang memungkinkan penundaan. Dalam kondisi seperti itu. dirancang untuk melindungi kebebasan individu di depan kekuasaan raja. Dari penegasan itu. yang berguna terutama untuk mengetahui apakah suatu ayat yang dikategorikan peraturan. kaum feodal. . yang nota bene anak peradaban Barat. Penerapan pengetahuan sosiologis dan historis ini barangkali dapat berimplikasi pada reformasi metodologik.

Sidney (1987). Kitab al-Hudud (Beirut: Dar al-Fikr).K. hak-hak asasi manusia dalam Islam lebih dipandang dalam perspektif theosentris. kandungan Al-Qur’an yang berupa nilai filosofik/etik atau prinsip dasar diutamakan dari kandungan Al Qur’an yang hanya berupa peraturan yang kontekstual. Suatu Pendekatan Filsafat”.. terutama bila sumber legitimasinya ayat-ayat Al Qur’an. eds. “Islamic Resurgence: A Global View”. M. dalam Muntaha Azhari dan Abdul Mun’im Saleh. A. Karena itu. Islam and Human Rights: Tradition and Politics (Boulder: Westview Press). Hak Azasi Manusia dalam Islam (Jakarta: Pustaka Firdaus. terutama karya-karya: 8 Brohi. “Islam and Human Rights”. terikat pada zaman dan keadaan. 4 Mayer. ed. Walau demikian. prinsip dasar. baik yang kekal. “Renungan tentang Hak-hak Asasi Manusia”. (1991). dijumpai kesan adanya kontradiksi antar beberapa kelompok ayat yang bertema sama. terutama Al-Qur’an. (1978). Islam and Society in Southeast Asia (Singapore: lSEAS. yaitu melihat kandungan Al-Qur’an dalam empat kategori ordinal: nilai filosofik/etik.K. (1987). sehingga menempatkan dunia Islam beberapa abad di depan Barat. 1987). tidak terikat pada zaman dan keadaan.. A. 1987).E. Islam Indonesia: Menatap Masa Depan (Jakarta: P3M. ditawarkan suatu pendekatan yang tidak lagi tekstual. The Reconstruction of Rellgious Thought in Islam (New Delhi: Kitab Bhavan). Universitas Muhammadiyah Surakarta dan diterbitkan kembali seijin penulisnya. The Challenge of Islam (London: Islamic Council of Europe..Hak-hak asasi manusia memperoleh landasannya dalam Islam melalui ajarannya yang paling utama. Mohammad (1981). 5 Muzaffar. “AI-Qur’an: Nilai dan peraturan”. 60 persaudaraan dan keadilan antar sesama manusia. “Hak dan Kewajiban Manusia dalam Islam. “Sebuah Dialog tentang Islam dan Hak-hak Asasi Manusia”. dan Bahtiar Effendy. seperti gugatan terhadap konsep naskh. 9 Hook. Harun. maupun yang kontekstual. Edisi 3/Tahun XI/1993. . Dalam menjabarkan (memformulasi) hak-hak asasi manusia. Untuk mengatasinya. 3 Iqbal. dan prinsip kemerdekaan dan kebebasan manusia. Shahih al-Bukhari. dan peraturan atau kaidah. tetapi pendekatan yang memerlukan analisis kategorik. Timur. Tulisan ini pertama kali dipublikasikan di Jurnal Akademika. Hak-hak asasi manusia yang terjabarkan dari prinsip-prinsip itu memperoleh legitimasi dari sumber-sumber Islam. dalam Altaf Gauhar. Chandra (1987). Juz 15. ajaran tauhid tersebut berimplikasi pada keharusan prinsip persamaan. yailu tauhid (mengesakan Tuhan). eds. A. Konsekuensi dari pendekatan ini adalah kerelaan untuk menerapkan pengetahuan sosiologis dan historis yang dapat saja berimplikasi pada reformasi metodologik. dalam Taufiq Abdullah dan Sharon Siddique. Dengan pendekatan ini. 2 al-Bukhari (1981). (1987). bila ternyata dua kandungan yang bertema sama itu terkesan kontradiktif. 7 Nasution. 6 ———————————— (1989). 1978). eds. 61 DAFTAR PUSTAKA 1 Brohi. 1989). (1987). Prinsip-prinsip tersebut telah menjadi landasan bagi pembentukan peradaban masyarakat Muslim awal.

” Sri Palupi HAM DALAM KONTEKS DAN KEPENTINGAN SOSIOLOGIS KEINDONESIAAN Yoseph Adi Prasetyo D ibanding keberadaan agama. sementara di Eropa ada subsidi untuk sapi sebesar 12 dollar perhari.. Tepatnya setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berdiri pada 1945 berhasil memaklumkan Universal Declaration of Human Rights (DUHAM) pada 10 Desember 1948. Semua referensi menunjuk pada kegagalan peran agama dalam menjamin persamaan dan kebebasan.. perlindungan perburuhan.inilah kondisi ekonomi global. Ujung pemikiran HAM adalah doktrin hukum alam bahwa pada setiap manusia melekat serangkaian hak ilmiah yang kekal dan tidak dapat dicabut. Pemikiran mengenai HAM juga telah muncul pada Abad XIII sebagaimana termuat dalam dokumen Magna Charta (1215) dan juga Petition of Rights (1628) dan Bill of Rights (1689). Hal ini merupakan anti-tesis terhadap doktrin hukum alam yang sebelumnya mengajarkan sisi kewajiban dan menafikan ide sentral tentang persamaan dan kemerdekaan. gagasan mengenai hak asasi telah muncul jauh sebelumnya. Berbagai kritik terhadap doktrin hukum alam ini bermunculan pada Abad XIX hingga awal Abad XX. Islam.. Rahman. anti-kekerasan. ditinggalkan. Namun bila dilihat lebih jauh. Fazlur (1979). Pada masa pencerahan (enlightenment) telah muncul istilah human rights sebagai ganti dari istilah natural rights dan istilah rights of man yang telah muncul sebelumnya. “Hak-hak Asasi Manusia dalam Islam”. Masyarakat miskin hanya memperoleh penghasilan 1 dollar sehari. 62 BAB II POSISI DAN PERAN HAK ASASI MANUSIA DITENGAH LIBERALISASI POLITIK DAN EKONOMI “. dan sebagainya yang melanda sebagian besar kawasan Eropa.C. Masalah HAM baru menjadi perbincangan publik pada pascaPerang Dunia II. Hal ini bersamaan dengan munculnya semangat anti-perbudakan.11 Vatin.. J. . dan berkurang karena tuntutan hal “ilahi” raja. Edisi Kedua (Chicago dan London: University of Chicago Press). termasuk kebebasan pers dan kebebasan berekspresi. bisa dikatakan usia hak asasi manusia (HAM) masih tergolong “bayi”. (1987).

rumusan HAM yang terkandung dalam dokumen internasional lebih bersifat egalitarian. kekayaan. antara lain Farid Muhammad. dan Agama 67 Tabel 1 menunjukkan domain yang berbeda antara sebuah hukum perundang-undangan. dan memiliki fokus internasional. seks. Belakangan muncul HAM generasi ketiga. perlindungan atas persamaan bagi perempuan dan kesejahteraan. antara lain yang perlu disebut adalah kovenan internasional tentang Hak Sipil dan Politik (International Covenant on Civil and Political Rights. Dalam kalangan Islam juga dikenal sejumlah tokoh intelektual yang mengembangkan pemikiran mengenai konsep HAM. dan Abdullah Ahmed An-Naim.65 Kerusakan dahsyat dan banyaknya korban manusia yang dibunuh secara keji selama Perang Dunia II telah memunculkan semacam “kebulatan tekad” masyarakat dunia untuk melakukan upaya-upaya preventif. dan nilai-nilai penting secara global. Sosial and Economic Rights. ICCPR seringkali disebut sebagai HAM generasi pertama dan ICCSER sering disebut sebagai HAM generasi kedua. ICCPR) dan kovenan internasional tentang Hak Ekonomi. serta latar belakang . Pergulatan Dua Perpektif HAM4 Hak asasi manusia bersifat universal. Dokumen DUHAM kemudian dijabarkan dan diikuti sejumlah dokumen lainnya yang hingga kini terus mengalami perkembangan secara menakjubkan. HAM. agama. 66 Tabel 1 Perbedaan Wilayah antara Peraturan Perundang-Undangan. yang merupakan cerminan dari bangkitnya nasionalisme Dunia Ketiga dan tuntutan terhadap pemerataan kekuasaan. pengakuan bahwa untuk semua dan setiap orang orang melekat harkat dan martabat kemanusiaan yang tidak ditentukan oleh latar belakang ras. Mahmoud Mohamed Thaha. Dengan demikian. warna kulit. Sosial. Misalnya konsep mengenai Piagam Madinah2. Yang terjadi dalam banyak kasus justru penguasa (negara) mengkooptasi pemimpin agama dan menggunakan hukum perundang-undangan untuk membungkam serta membuat patuh rakyatnya melalui caracara yang melanggar HAM3. agama Islam sesungguhnya memiliki potensi konseptual yang bisa dikembangkan untuk melengkapi konsep-konsep mengenai HAM. dan agama. Dibanding hak kodrati yang berkembang pada Abad Pencerahan. HAM. Secara tegas DUHAM menyantumkan tentang perlindungan dari tindakan diskriminasi yang bersifat rasial. kurang individualis. yaitu Konvensi Wina pada 1993. dan Budaya (Internastional Covenant on Culture. ICCSER) pada 1966 yang diterima masyarakat internasional sebagai hukum kebiasaan internasional (international customary law). keyakinan politik. Ketiganya tak bisa saling dipertentangkan.

di mana masyarakat internasional dan negara mempunyai jurisdiksi untuk memprosekusi kejahatan tersebut. dan melalui berbagai perjanjian internasional dan praktek/kebiasan internasional terbentuklah standar dan prosedur internasional dalam pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia. politik dan budaya. dilakukan oleh siapa pun. Tanggungjawab ini melahirkan doktrin jurisdiksi internasional. Ini juga berarti bahwa masyarakat internasional mempunyai tanggungjawab universal untuk bertindak mengoreksi pelanggaran atas hak asasi manusia yang terjadi. batas agama.sejarah5. Doktrin tanggungjawab semua manusia – obligatio erga omnes – dikenal ketika pelanggaran hak asasi manusia yang berat. dan siapa pun korbannya maka pelanggaran tersebut adalah urusan semua manusia. Kali ini tidak terletak pada gugatan tentang ada-tidaknya pelanggaran hak asasi manusia tapi pada mekanisme koreksi yang dituntut masyarakat internasional dan persoalan siapa yang harus bertanggungjawab. menjadi hal yang wajar apabila muncul solidaritas internasional yang kuat untuk mengoreksi kejahatan 68 yang terjadi dengan menuntut dibentuknya pengadilan internasional. Kejahatan yang demikian dianggap sebagai kejahatan terhadap semua umat manusia. tidak dibatasi oleh garis batas negara. Karena negara yang seharusnya . Sementara ABRI sebagai alat negara hanya menjalankan tugas yang dibebankan negara. Nilai-nilai ini berkembang menjadi norma. Tidaklah terlampau sulit untuk memahami reaksi balik dari berbagai kalangan tersebut. dengan alasan bahwa Indonesia dapat menegakkan keadilan melalui institusi judisialnya sendiri. karena sikap ini menyangkut masih kuatnya pemahaman yang partikularis yang menjadi sendi dari nasionalisme yang banyak dikemukakan oleh pemimpinpemimpin otoritarian di Asia. seperti kejahatan terhadap kemanusiaan terjadi. Oleh karena itu terjadinya berbagai kejahatan yang luar biasa itu bukan menjadi tanggungjawab pemerintah Indonesia tapi merupakan tanggungjawab dari kelompok-kelompok masyarakat Timor Timur sendiri yang bertikai soal kemerdekaan. sosial. Reaksi balik dari kalangan militer dan kelompok ultra-nasionalis. Di mana pun. Karena itu dalam situasi seperti yang terjadi di Timor Timur tahun 1999. oleh karena itu menjadi musuh semua umat manusia – hostis humanis generis6. Pergulatan ini tidak begitu mengemuka pada masa perang dingin karena berbagai pelanggaran hak asasi manusia – termasuk yang dalam kategori berat – dapat begitu saja berlangsung dan tanpa tindakan koreksi yang berarti. utamanya pada kurun waktu tahun 1980-an dan awal 1990-an8. Selain itu dikemukakan pula bahwa memburuknya situasi hak asasi manusia yang memprihatinkan di Timor Timur itu adalah akibat campur tangan kekuatan asing7. Secara singkat dapat dicatat reaksi ini berupa: penolakan terhadap pembentukan pengadilan internasional.

Pengutamaan hak-hak sipil dan politik ditenggarai sebagai pemajuan hak-hak yang lahir dari paham invidualisme. Pada mulanya PBB merancang satu domumen untuk 5 jenis hak asasi tersebut. Bagaimana pun perbedaan sejarah. Penolakan negara untuk memberikan pertanggungjawaban atas pembatasan dan/atau pelanggaran hak asasi manusia sekarang dimajukan dengan mengutamakan dalil-dalil partikularisme. Baru setelah Perang Dingin mereda dan akhirnya berhenti. apakah memakai sistem juri (common law) atau majelis hakim (civil law). yang mengancam kolektivisme. Menyangkut nilai hak asasi manusia dan instrumentalnya. Namun Blok Barat mengutamakan hak-hak sipil dan politik sedang Blok Sosialis didukung oleh negara-negara yang baru merdeka mengutamakan hak-hak ekonomi sosial dan budaya. 69 Sebagaimana telah disinggung sebelumnya. sejauh dalam sistem itu hak asasi tersebut tetap dihormati. dan Kovenan Hak-hak Ekonomi. Relativitas ini terletak bukan pada nilai-nilai universalnya tetapi pada bagaimana nilai-nilai itu dihormati dan dilindungi. Perbedaan ini lahir dari berbagai latar belakang sejarah. sosial dan budaya. selama pengaturan yang diterapkan itu tidak dimaksudkan untuk menghilangkan kebebasan dasar itu. Pilihan yang diambil oleh satu negara tertentu tentulah ditentukan oleh berbagai faktor sejarah. Terpisahnya dua dokumen kovenan internasional yakni Konvensi Internasional Hak. Perbedaan ini dapat diterima secara internasional. dalam penyelenggaraan dari kebebasan berserikat dan mengeluarkan pendapat – sebagai hak asasi – diatur berbedabeda di tiap negara. Sebenarnya adalah utopia bahwa semua hak asasai manusia dapat berlaku untuk semua manusia dengan cara yang sama. Untuk tiap negara bebaslah menerapkan sistem pengadilannya. ada dua aras pergulatan dari perspektif universal dan partikularis. Sebagai contoh. yang akan mengancam liberalisme ekonomi. Partikularisme di sini tidak dianggap menghilangkan standar internasional yang universal. politik dan budaya. tingkat perkembangan yang bebeda dari satu negara ke negara lain. Sebaliknya bila relativisme disusun . Sosial dan Budaya merupakan contoh yang nyata. Sudah barang tentu pergulatan ini tidak bebas dari kepentingan politik dari kekuasaan-kekuasan yang dominan terutama dari sektor negara. Sedangkan pengutamaan hak-hak ekonomi.bertanggung jawab dapat berlindung di balik kekuasaan salah satu blok super power. bagaimana perbedaan sistem politik dari negara-negara yang melahirkan kepentingan yang berbeda pula.Hak Sipil dan Politik. agama dan sistem politik akan membawa berbagai perbedaan. pergulatan wacana ini kembali mengemuka. 70 Contoh klasik yang sering diungkapkan adalah menyangkut persamaan hak setiap orang di muka pengadilan9. ditenggarai sebagai pemajuan hakhak yang lahir dari sosialisme dan komunisme. terutama pada bagaimana pemajuan dan perlindungan dilaksanakan.

Namun sebenarnya. Upaya untuk merekonsiliasikan – sebagai lawan dari mempertentangkan – merupakan satu proses yang panjang. merupakan satu isu terpenting. Sekjen PBB Boutros Boutros Gali dalam pidato pembukaannya mengungkapkan “tiga nilai penting yang bersifat wajib dalam Konferensi Wina”. yakni universality (universalitas). dan yang relatif. Seiring dengan maraknya developmentalism di negara-negara berkembang pada dekade 1970-an dan 1980-an. guanrantees (jaminan). yang berpendapat bahwa hak individu sebagai sesuatu yang bersifat mulak. Pada periode ini penguasa sering mengemukakan konsep trade-off: Demi lancarnya pembangunan harus ada pengorbanan atas hak-hak kelompok masyarakat tertentu10. dan democratization (demokratisasi). Namun apologia dari kekhasan atau partikularisme lebih banyak dilakukan oleh para pemimpin otoritarian dan lebih sering dipakai sebagai alasan-alasan filosofis untuk penekanan atau pembatasan hak-hak sipil dan politik. Pada aras internasional hak-hak kolektif memang baru diakui secara universal pada dekade 1980-an. terlepas dari perilaku negara yang mengabaian hak-hak asasi tertentu demi. Persoalan ini merupakan dimensi lain dari pergulatan dua perspektif: yang universalis. dan untuk meredam suara-suara kritis dari oposisi terhadap penguasa. atau dengan alasan.sedemikian rupa sehingga hak-hak tersebut menjadi tidak dihormati dan dilindungi. memang terdapat pergulatan yang penting antara hak individu berhadapan dengan hak kolektif. maka pembatasan dan pelanggaran hak asasi manusia tersebut dilakukan atas nama pembangunan. Bagi pemerintah otoritarian dalil yang dipakai ialah hak yang bersifat kolektif dianggap lebih utama 71 dan dapat meniadakan hak indvidu. Apalagi bila dikaji lebih lanjut bahwa apa yang disebut sebagai “nilai-nilai Asia” itu tak lain adalah merupakan bentuk negasi atas tuntutan hak asasi manusia12. dimana pengakuan dari hakhak asasi tergantung kepada situasi politik dan sosial ekonomi dari satu negara tertentu. Masalah HAM di Indonesia Menatap Indonesia hari ini adalah menatap sebuah negeri yang merana. dan dalam Konferensi Sedunia Hak Asasi Manusia di Wina. hak masyarakat dengan perorangan. Berbagai pembatasan dan pelanggaran hak asasi manusia – termasuk atas hak-hak yang tak dapat dikurangi (non-derogable rights) sering dipakai sebagai sesuatu yang harus dilakukan untuk menjaga stabiltas dan integritas wilayah. yang sering juga dikemukakan sebagai demi keamanan negara. pembangunan.11 melalui satu proses yang panjang di PBB. Namun kecenderungan untuk mempertentangkan hak kolektif dan hak invidual masih terus berlangsung. maka relativisme lokal yang seharusnya diubah sesuai dengan universalisme hak-hak tersebut. yang masih terpuruk dalam multi-krisis dan bencana .

dan solidaritas telah berubah menjadi negeri yang terkoyak oleh berbagai pertikaian suku.tiada henti. Jangan heran bila penyelesaian pelanggaran HAM yang memang merupakan agenda utama berbagai negara yang bertekad membangun demokrasi dan kemakmuran. Malah ada kecenderungan konflik sengaja dibiarkan terbuka dan sepenuhnya hanya menjadi tanggungjawab aparat kepolisian. Indonesia sebagaimana negara-negara di mana rezim yang sebelumnya berkuasa adalah rezim otoriter. Jika berpegang pada gagasan dasar hak asasi manusia sebagai perlindungan individu dari kekuasaan negara. Brazil. Pelanggaran HAM Masa Kini Praktek kekerasan dan pelanggaran HAM terus berlangsung hingga kini. dan pengakuan atas terjadinya pelanggaran berat HAM di masa lalu. agama. Hampir kita tak pernah mengingat lagi bahwa Indonesia pernah menjadi sebuah negeri patron bagi semua negeri yang baru bebas dari kolonialisme dan imperialisme. Indonesia barangkali perlu banyak belajar dari pengalaman sejumlah negara yang baru lepas dari cengkraman rezim otoritarian yang berhasil menyelesaikan pelanggaran HAM masa 72 lalu dan menjadikannya sebagai pelajaran yang tak boleh diulang dan kemudian berhasil membangun negaranya. rusaknya demokrasi dan lemahnya fungsi hukum. 73 Pada era reformasi yang telah mengalami 4 masa kepresidenan ini. kulusi dan nepotisme (KKN). Keberhasilan penanganan dan penghentian kejahatan HAM merupakan syarat bagi terciptanya masyarakat demokratis di masa depan. Kita bisa melihat serangkaian aksi kekerasan yang terus-menerus terjadi di wilayah konflik seperti Poso dan Papua. Pelanggaran HAM yang meluas dan sistematis umumnya menandai hancurnya politik dan landasan bernegara. Argentina. dan etnis. Afrika Selatan. Sebuah hal yang umumnya berujung pada hancurnya perekomian akibat terbelit oleh masalah korupsi. kejahatan dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang sistematis merupakan salah satu karakteristik utama. juga tak tampak adanya kebijakan reparatif bagi penyelesaian tuntas kejahatan HAM masa lalu. Kita juga bisa melihat bagaimana Theys Hiyo Eluay dan Munir terbunuh secara misterius. Negeri yang dibayangkan pernah dikagumi karena rakyatnya yang memiliki keramahan yang tinggi. menghapusan hak-hak khusus dari aparat negara. dan juga Korea Selatan menunjukkan adanya korelasi kuat antara penghormatan HAM sebagai bagian dari upaya perwujudan sistem demokrasi dengan naiknya angka indeks pembangunan manusia (HDI). maka agenda melawan impunitas dalam gerakan hak asasi manusia . sikap toleransi. Kepercayaan rakyat kepada pemerintah dan penegak hukum hanya dapat dibangun jika rakyat melihat keseriusan keinginan politik pemerintahan yang baru dalam menegakkan hukum.

sosial dan budaya. Mas’udi. tapi juga hak-hak tersebut menyangkut semua hak asasi manusia meliputi hak sipil. ekonomi. yang selama ini hendak dikontrol oleh hak asasi manusia. “Internasionalisasi Standar dan Prosedur vs Domestikasi Keadilan Transisional”. 2007. Lihat juga Mahmoud A. “Hak Azasi Manusia Dalam Islam” dalam E. Jakarta. . kelompok dominan Orde Baru telah berhasil memanfaatkan berbagai institusi demokrasi yang ada untuk mengonsolidasi kekuasaan mereka. secara normatif sudah tidak ada lagi persoalan mengenai wewenang melakukan inspeksi [intervensi] atas praktek-praktek negara terhadap hak asasi manusia. Human’s Wrong. hal. 6372. “Spiritualitas Asia dan Hak Asasi Manusia” dalam Candra Muzaffar dkk. Maka para aktor dominan menggunakan agenda yang ada untuk melegitimasi kekerasan yang dilakukan terhadap masyarakat sipil. 4 Bagian ini saya cuplik dari tulisan Asmara Nababan. Diseminasi Hak Asasi Manusia: Perspektif dan Aksi. Karena itu. 5 Peringatan sedunia 50 tahun Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia 1998 mengambil tema: All Human Rights for All. Di Indonesia pernah terjadi kasus penahanan sejumlah orang tanpa pengetahuan keluarga atas sejumlah orang oleh Tim Mawar dari Korps Pasukan Khusus. 2000. barangkali apa yang terjadi di Aceh merupakan sebuah gambaran lengkap tentang dominasi negara terhadap ketiga hal ini. Pilar Media. pada kenyataannya adanya impunitas telah menyebabkan pelanggaran HAM tetap terus berlangsung. Cesda dan LP3ES. Berbagai standar universal mengenai hak asasi manusia serta mekanisme pengaduannya sudah banyak berkembang. 2002 (draft buku). diperlukan cara yang lebih efektif untuk melindungi hak asasi manusia. Pada saat yang sama pula membangun gambaran bahwa mereka yang menentang kebijakan negara adalah mereka yang memiliki sikap anti-nasionalisme. Menegaskan bukan hanya semua orang memiliki hak asasi yang sama. Agenda ini sesungguhnya justru memperkuat kekuasaan negara untuk memaksa melalui hukum pidana. Pada kenyataannya kekuatan dominan militer dalam arena politik masih cukup besar. Pada saat gerakan masyarakat sipil 74 masih terseok-seok mengonsolidasikan demokrasi. ***** Catatan: 2 Lebih detail bisa dibaca Masdar F.merupakan agenda yang luar biasa. Ayoub. Namun. 3 Untuk kasus Indonesia. Dari berbagai pendekatan itu tidak ada yang mengelak akan perlunya investigasi terhadap pelanggaran HAM dalam arti luas. Pernah juga terjadi penembakan atas sejumlah manusia yang digolongkan dalam kategori tertentu dan kemudian dibiarkan di jalan – yang mungkin dimaksudkan untuk menciptakan efek teror pada masyarakat pada kasus penembakan misterius. hak komunal maupun hak individual. politik. Sesungguhnya. Jakarta. Shobirin Nadj. Yogyakarta. karena berbagai pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia dilakukan dengan cara-cara ‘tertutup’ yang memungkinkan pelaku menghindarkan diri dari tanggungjawab. salah satu bab hasil riset Demos-LRP. Alasannya sederhana. tidak semata legal formal. yaitu demi kepentingan kedaulatan negara dalam diskursus publik. Naning Mardiniah. yaitu dengan memutus rantai impunitas.

169 Concerning Indigenous and Tribal Peoples in Independent Countries. disahkan tanggal 27 Juni 1989 dalam Konperensi Umum dari International Labour Organisation (ILO).6 Pada awal lahirnya doktrin dimaksudkan untuk kejahatan bajak laut. atas pemeriksaan yang adil dan terbuka oleh peradilan yang bebas (independent) dan tidak memihak (impartial). § 2. Soeharto adalah tokoh politik yang gencar memajukan wacana ini. Yogyakarta. dan perdagangan budak. Mahatir. 2007. Pilar Media. Pemerintah Soeharto meminta agar masyarakat Kedung Ombo untuk berkorban (dilanggar hak-hak asasinya) bagi pembangunan bendungan. dalam persamaan yang penuh. 9 Pasal 10 Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia (DUHAM): Setiap orang berhak. BUDAYA Sri Palupi Fakta Ketidakadilan Global Liberalisasi ekonomi memperluas kesenjangan antara yang kaya dan miskin. Bahkan secara langsung menuduh PBB sebagai sumber konflik yang terjadi. Soeharto antara lain mengucapkan dalam bahasa Jawa “jer basuki mawa bea” (agar sejahtera dibutuhkan pengorbanan). Hak-hak kolektif ini sering disebut sebagai Generasi Ketiga hak asasi manusia (Generasi pertama: Hak-hak Sipil dan Politik. ³ Pendidikan dasar untuk semua orang di dunia 6 milyar USD ³ Kosmetik di USA 8 milyar USD ³ Air dan sanitasi untuk semua orang di dunia 9 milyar USD . Makalah ini umumnya mengecam dominasi wacana HAM oleh Barat dan juga upaya menciptakan wacana tandingan mengenai perpektif nilai-nilai Asia sebagai alternatif. Himpunan makalah pada konferensi itu telah diterbitkan menjadi buku. Human’s Wrong. 12 Barangkali perlu dibaca kembali sejumlah makalah yang dipresentasikan dalam Konferensi Internasional Rethingking Human Rights yang diselenggarakan oleh Kelompok JUST (Just World’s Trust) di Kuala Lumpur pada Desember 1994. dengan menunjukan kekhasan nilai –nilai Asia vis a vis nilai-nilai Barat. 76 LIBERALISASI EKONOMI. Lihat Candra Muzaffar dkk. Perbandingan berikut dapat mengilustrasikan betapa kesenjangan itu menganga dalam di depan mata kita. 75 8 Asian values. Lihat juga Convention No. 11 Declaration on the Right to Development disahkan dalam Sidang Umum PBB pada 4 Desember 1986. Lee Kuan Yu. sosial dan Budaya). § Total pendapatan 500 warga terkaya di dunia jauh lebih besar daripada total pendapatan 416 juta warga termiskin di dunia. ditonjolkan sebagai wacana balik atas universalisme. Deklarasi ini secara eksplisit merumuskan hak kolektif untuk pembangunan. SOSIAL. 7 Argumentasi ini berulang-ulang diungkapkan oleh para terdakwa dan pembelanya dalam sidang-sidang Pengadilan HAM adhoc Timor Timur. untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas. dalam penentuan atas hak dan kewajibannya serta dalam setiap tuduhan pidana terhadapnya. MODALDAN URGENSI HAK EKONOMI. dan Generasi kedua Hak-hak Ekonomi. Sementara 10% orang terkaya di dunia menguasai 54% pendapatan global. 10 Kasus Kedung Ombo merupakan contoh yang sangat prima dari dibenturkannya konsep pembangunan terhadap penghormatan hak asasi manusia.5 milyar (40%) penduduk dunia yang berpenghasilan kurang dari 2 USD sehari hanya menguasai 5% dari pendapatan global.

§ Pengangguran meningkat dari 10. § Di bidang pendidikan. konsumsi. § Perempuan dan anak yang menjadi korban trafficking berasal dari keluarga miskin. Pada periode yang sama.200 anak mati. 5. termasuk kesehatan reproduksi. § Setiap jam 24 balita meninggal.³ Ice cream di Eropa 11 milyar USD ³ Kesehatan reproduksi untuk semua perempuan di dunia 12 milyar USD ³ Parfum di Eropa dan USA 12 milyar USD ³ Kesehatan dasar dan nutrisi bagi setiap orang di dunia 13 milyar USD ³ Pakan binatang piaraan di Eropa dan USA 17 milyar USD ³ Bisnis entertainment di Jepang 35 milyar USD ³ Rokok di Eropa 50 milyar USD ³ Minuman beralkohol di Eropa 105 milyar USD ³ Narkoba di dunia 400 milyar USD ³ Belanja militer di dunia 780 milyar USD 77 Fakta Kemiskinan Global Perempuan dan Anak-anak § Sedikitnya 1.2 juta jiwa pada kuartal I 2006. Terdapat 4. kesempatan kerja.7 juta anak balita menderita kurang gizi. dan kesehatan.000 perempuan mati di saat hamil dan melahirkan anak. 78 § 1. hidup dalam kondisi kemiskinan ekstrem (penghasilan kurang dari 1 USD sehari). lebih dari 110 juta jiwa penduduk Indonesia tergolong miskin karena masih hidup dengan penghasilan 2 USD (Rp 18. air dan sanitasi. § Menurut standar Bank Dunia. Terdapat 2-4 anak dari 10 anak di 72% kabupaten menderita kurang gizi.67 juta anak balita menderita busung lapar. § Setiap tahun sedikitnya 529. Sementara subsidi untuk 1 ekor sapi di Eropa besarnya 2 USD per hari.2 milyar penduduk di negara berkembang. Angka ini setara dengan 3 kali tsunami dalam sebulan. setiap tahun 10. § Kemiskinan mempengaruhi semua aspek kehidupan: pendapatan. mayoritas adalah perempuan dan anak. pendidikan.8% anak usia sekolah yang menyelesaikan 9 th pendidikan dasar. tingkat kemiskinan meningkat dari 18.7 juta anakanak mati tanpa sempat merayakan ulang tahunnya yang kelima dan setiap jam terdapat 1.310) sehari. 54% meninggal karena gizi buruk dan 19% karena diare dan gangguan pernafasan.2 juta anak umur 7-15 th tidak pernah sekolah. partisipasi sosial politik. § Setiap tahun 5 juta perempuan meninggal saat melahirkan atau 2 kematian ibu setiap jam.9 juta pada Februari . nutrisi.6% menjadi 23%. hanya 46. Fakta Kemiskinan Nasional Keluarga Penderita Busung Lapar § Jumlah penduduk miskin meningkat dari 41 juta jiwa pada akhir 2005 menjadi 51.

kerusakan lingkungan.4 triliun. Kekuasaan bukan lagi hanya di tangan negara. Dalam Jebakan Hutang Sejak krisis ekonomi tahun 1997. 79 § Penafsiran hak asasi manusia secara tradisional memandang negara sebagai penanggung jawab utama dan biang keladi setiap soal pelanggaran hak asasi manusia. pemiskinan. Bank Dunia. Indonesia dan dipaksa untuk menjalankan agenda liberalisasi ekonomi. yang menjadi basis pemahaman hak asasi manusia. khususnya pemilik modal. tetapi juga di tangan aktor non negara. Kekuasaan bisnis sama konkritnya dengan kekuasaan presiden dalam mengundangkan peraturan 2) Kekuasaan bisnis berakar dari kapasitasnya untuk melakukan atau tidak melakukan investasi 3) Kekuasaan bisnis juga terjelma dalam kekuatan . sektor pendidikan 21. pengangguran. WTO sebagai kaki tangannya). dll. § Padahal ekspansi kekuasaan bisnis telah menggeser locus kekuasaan. kekayaan alam/ lingkungan dikuasai dan dieksploitasi korporasi global: meluasnya ketidakadilan.2005 menjadi 11.5 triliun. > Implikasi: perubahan orientasi target gerakan hak asasi. aset negara dijual. § Hak asasi manusia melibatkan hubungan yang kompleks tentang siapa yang memiliki hak dan siapa yang bertanggung jawab untuk memenuhinya.7 triliun. perusahaan negara diprivatisasi/ swastanisasi. § Subsidi dihapus. Perubahan Orientasi Gerakan Hak Asasi Ada 3 alasan meletakkan kekuasaan modal/bisnis sebagai basis menafsirkan hak asasi: 1) Sumber dan bentuk kekuasaan tak lagi tunggal. § Hak rakyat atas pembangunan dikorbankan. § Jumlah hutang Indonesia pada tahun 2003 sebesar 2. > Pertarungan demi hak sipil dan hak asasi merupakan pertarungan untuk mengendalikan penyalahgunaan kekuasaan negara.1 juta pada Februari 2006. sementara untuk bayar cicilan dan bunga hutang 64 triliun Problem Hak Asasi Manusia Liberalisasi ekonomi yang memperluas kekuasaan bisnis menjelaskan adanya pergeseran locus kekuasaan.120 trilun dan pada beberapa tahun terakhir 30-40% APBN digunakan untuk bayar cicilan pokok dan bunga hutang. anggaran sektor kesehatan 7. Tahun 2005: dana kompensasi BBM utk orang miskin Rp 4. Indonesia terperangkap dalam hutang dan sistem ekonomi global yang tidak adil. § Indonesia berada di bawah kendali pemilik modal global/ TNC (dengan IMF.

politik (yang tertuang dalam kovenan hak sipil-politik). perluasan jaringan pemantau malpraktik kekuasaan bisnis menjadi kebutuhan yang semakin mendesak. 80 Urgensi Fokus Hak Ekonomi. Sosial. khususnya hak ecosob. . yang dapat diberi upaya penyelesaian dan yang dapat diselidiki menurut hukum internasional. Padahal pelanggaran (berat) hak asasi manusia berkaitan dengan hak sipil politik seringkali hanyalah simpton dari pelanggaran hak ekosob. pelaksanaan hak ekonomi. Melalui cara ini. dengan membeli keberlakuan/ ketidakberlakuan peraturan. aparat keamanan. Kekuasaan bisnis yang semakin besar dan mendominasi semakin banyak aspek dalam proses manajemen hidup bersama. § Secara historis gerakan hak asasi lebih banyak terfokus pada upaya untuk menghapuskan pelanggaran dan penegakan hak sipil dan politik. § Ada dugaan salah bahwa hanya hak sipol yang dapat dilanggar. dsb. sosial. tidak dapat disidangkan dan hanya dapat dipenuhi secara bertahap). kodifikasi hukum dan interpretasi melalui penafsiran pengadilan. ekonomi dan budaya.finansialnya untuk merusak tata hukum dan pemerintahan. 81 Padahal: § Ada keutuhan dan kesalingtergantungan antara hak sipol dan ekosob (Hak ekosob dan hak sipol tak dapat dipisah-pisah). budaya (ekosob) masih sedemikian terbelakang. Pemantauan terhadap penggunaan kekuasaan bisnis dapat dilakukan dengan pendekatan hak asasi. kepolisian. membeli jajaran pengadilan. tidak semestinya lolos dari target gerakan hak asasi manusia karena hak asasi ditujukan untuk melindungi individu dari semua bentuk penyalahgunaan kekuasaan. Keutuhan dan kesalingtergantungan ini ditegaskan kembali dalam Konferensi Dunia tentang HAM tahun 1993. keluasan korupsi-kolusi dalam hubungan pelaku bisnis-pemerintah terjadi. dan Budaya § Dibandingkan hak sipil. § Hak ekosob sering digambarkan sebagai hak “kelas dua” (hak yang tidak dapat ditegakkan. Sementara gerakan hak asasi telah sekian lama mengabaikan hak jutaan manusia yang dihilangkan sebagai akibat dari kebijakan dalam bidang sosial. Dengan pendekatan hak ekosob kita sampai pada akar masalah pelanggaran hak asasi yang tersembunyi dalam kekuatan ekonomi dan bukan hanya mempersoalkan gejala/tanda (simpton) pelanggaran HAM saja. Ada Apa dengan Hak Ekosob? § Hak sipil politik (sipol) lebih banyak mendapat perhatian. § Dengan adanya fakta ekspansi kekuasaan bisnis.

§ Pasal 2 : kewajiban negara untuk mengambil langkah agar semua warga dapat memenuhi hak. § Kini hak ekosob mulai mendapat perhatian serius. Kewajiban Negara Peserta § Mengambil langkah-langkah dengan semua sarana yang memadai. Indonesia baru saja meratifikasi kovenan Hak Ekosob. § Mewujudkan hak tanpa diskriminasi. § Mencapai perwujudan hak secara bertahap (sedini mungkin mewujudkan hak). perumahan). § Pasal 9 : hak atas Jaminan sosial dan asuransi sosial. § Pasal 3 : persamaan hak bagi perempuan dan laki-laki 82 § Pasal 4 : pembatasan untuk meningkatkan kesejahteraan umum. termasuk pengambilan langkah-langkah legislatif. § Menghormati. memajukan dan memenuhi. § Pasal 15 : hak untuk menikmati kebudayaan.§ Hak sipol dan hak ekosob dirancang untuk menjamin perlindungan terhadap manusia sesecara sepenuhnya berdasarkan pandangan bahwa manusia berhak menikmati hak kebebasan dan keadilan sosial secara bersamaan. ibu dan anak. § Pasal 10 : perlindungan bagi keluarga. . § Pasal 11 : hak atas standar hidup yang layak (makanan. sosial. § Memastikan hak penghidupan minimal bagi semua orang. § Pasal 7 : hak atas kondisi kerja yang adil dan menguntungkan. § Pasal 13 dan 14: hak atas pendidikan (hak atas pendidikan dasar cuma-cuma dan kesempatan yang sama). § Pasal 12 : hak atas standar tertinggi kesehatan (pemerataan kesempatan mendapat pengobatan dan jaminan minimum pada saat sakit. § Pasal 6 : hak untuk mendapatkan pekerjaan dan hak untuk tidak kehilangan pekerjaan secara tidak adil. turut serta dalam kehidupan budaya dan mendapat manfaat dari kemajuan iptek. § Pasal 8 : hak atas kebebasan berserikat. budaya. pakaian. Pasal-Pasal Kovenan Hak Ekosob § Pasal 1 : hak untuk menentukan nasib sendiri --> hak bangsa-bangsa untuk secara bebas mengejar pertumbuhan/melaksanakan kegiatan ekonomi. terlepas dari tingkat pertumbuhannya. § Pasal 5 : tidak ada pembatasan ataupun pengurangan hak. melindungi. § Kewajiban untuk bersikap dan kewajiban untuk mencapai hasil.

setiap pemeluk agama secara sungguh-sungguh dan konsisten menggali nilai-nilai HAM dalam agamanya. keduanya menggeluti bidang HAM pada konteks Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM). Dalam perjalanan sejarahnya. a DIALOG b 85 Perlu kita ketahui bahwa prinsip saling menghargai sudah dipraktekkan jauh sebelum adanya DUHAM. Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian. Prinsip-prinsip saling meghargai terkandung dalam setiap ajaran agama samawi dan ardhi. Maka penting. Agama sudah berumur ratusan tahun. Begitu juga dengan tindak kekerasan yang dilakukan Israel terhadap Palestina. Silakan. Tetapi dalam perjalanan sejarahnya. sedangkan Piagam HAM berasal dari manusia dan berkembang terus menerus dengan kompromi-kompromi. Kalau kita baca laporan Amnesti International. Agama itu transendental. pada saat Amerika menjadikan penjara Guantanamo sebagai camp penyiksaan tahanan Irak maka tindak kekerasan ini mendapat sorotan tajam dari Lembaga Amnesti International. Kalau tadi kita sudah melihat HAM dalam perspektif Islam. Untuk sessi ini ada dua narasumber. Amerika dan Israel adalah pelanggar HAM tertinggi di dunia. Secara historis pemikiran HAM dimulai semenjak lahirnya Magna Charta dan Bill of Right. Buktinya. sekitar abad ke-17. Pemerintah Amerika mendominasi dan menganeksasi HAM sehingga muncul kecurigaan dan kebencian bahwa HAM adalah proyek Amerika. beliau menjelaskan ajaran Islam banyak mengandung nilai-nilai HAM. sekarang kita akan mencoba melihat dari tradisi dan perspektif yang berbeda. Beliau adalah Direktur Institut Studi Arus Informasi(ISAI) dan aktif diberbagai lembaga diantara Demos. Pendapat itu diperkuat berbagai literatur Islam yang menjelaskan tentang HAM. Yoseph Adi Prasetyo Kalau kita bicara HAM hendaklah jangan dibandingkan dengan agama. Pendapat itu tentunya tidak benar karena HAM adalah rumusan kesepakatan semua bangsa dalam menjamin dan memperjuangkan hak-hak dasar hidup. Memperten tangkan HAM dengan agama sangat tidak tepat. Pembicara pertama adalah Bapak Adi Prasetyo. HAM mengalami perkembangan . Ketika saya berdiskusi dengan Kiai Husein Muhammad waktu mengikuti seleksi Komnas HAM.***** 83 Narasumber : Yoseph Adi Prasetyo dan Sri Palupi Moderator : Fajar Riza Ul Haq Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. sementara Piagam HAM baru lahir tahun 1948. Sekarang kita akan membicarakan dari tradisi Barat. Tadi kita sudah berbicara mengenai HAM yang melandaskan pada pengalaman dan dokumen keagamaan kita.

Begitu juga halnya dengan tragedi Tanjung Priok adalah rekayasa pemerintah yang berkuasa pada saat itu. Secara prinsip tidak ada pertentangan antara agama. pada tahun 1989. Karena. karena stakeholders-nya adalah kelompok agama. ekstrem kanan. tiba-tiba saya ditelpon dan dipaksa menuliskan Haur Koneng sebagai kelompok sesat. Pada saat mau menuliskan hasil investigasi yang saya lihat. Disamping itu. Saya kira seluruh agama harus protes. dan antar masyarakat.meliputi hubungan antara negara dan masyarakat. kelompok petani yang melawan ketika tanahnya 86 diminta paksa tentara. saya penah meliput Peristiwa Haur Koneng. dan penamaan-penamaan lainnya. dimana negara bisa melakukan diskresi mengambil orang dengan melanggar HAM. dan warga negara yang setia. Pemimpin agama yang kritis dan tidak patuh terhadap kebijakan negara akan dijebloskan ke penjara. atas nama UU Teroris. saya mengajak Bapak dan Ibu melihat kembali. Di era Orde Baru. Idealnya. Sedangkan HAM posisinya menjadi rujukan tekhnis berbangsa dan bernegara. Pada zaman Orde Baru ada pengerutan (grouping) NKRI. Contohnya. Bila kita rujuk al Quran kita akan menemukan banyak ayat-ayat yang berbicara tentang HAM. Setelah Orde Baru tumbang. komparador. isinya hanya tentara. agama berada di luar negara atau menjadi bagian dari negara. dan perundangundang. penegakan HAM juga mengalami pasang surut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang berkuasa. dimana wilayah agama. China. Apabila ada rakyat atau kelompok masyarakat yang tidak tunduk terhadap kebijakan pemerintah maka diklaim sebagai pembangkang. nilai-nilai agama menjadi sentral dan menjadi payung moral negara dalam mengatur tata pelaksanaan pemerintahan. dan HAM. negara. negara memposisikan agama dan HAM dalam negara. antar negara. Sehingga lahirlah banyak peraturan tentang HAM dan pengakuan terhadap aliran-aliran kepercayaan. Jadi. ketika terjadi pembantaian di Tianmen. Akhirnya agama menjadi mandul dan dibuat tidak berperan dalam memperjuangkan aspirasi umatnya. Ini artinya HAM tidak tunggal. negara tidak boleh sembarangan menangkap orang. Sedangkan HAM berada di luar dan tidak boleh disentuh. sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada . Pada masa Orde Baru agama dipaksa menjadi alat kepentingan negara dan pemimpin agama menjadi birokrat. negara. Beberapa ayat sebagai berikut : 1) Hak untuk Menentukan Agama n QS Al-Baqarah [2]: 256 87 n Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). kami mahasiswa di Yogyakarta menandatangani protes dan menyuarakan kepada dunia internasional bahwa itu sebagai pelanggaran HAM berat. Sebagai contoh. Untuk itu. pada masa itu tentara begitu dominan dalam mengontrol dan mengintervensi agama.

jika kamu bernsr-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. padahal kamu mengetahui 3) Hak Untuk Berbeda Pendapat n QS Al-Nisa’ [4]:59 n Hai orang-orang yang beriman. dan ulil amri di antara kamu. supaya kamu dapat memakan sebagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa. . merekalah orang-orang yang beruntung. janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninga. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. Yang demikian itu lebih baik bagimu agar kamu (selalu) ingat.jalan yang sesat… n QS Yunus [10]:99 n Dan jikalau Tuhanmu menghendaki.maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al_Quran) dan Rasul (Sunnahnya). 4) Hak Privasi n QS Al-Nur [24]:27 n Hai orang-orang yang beriman. tentulahj beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar. taatilah Allah dan taatilah Rasul(Nya). 6) Menghormati Tanggung Jawab Personal n QS Al-An am [6]:164 n Dan tidaklahseorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri. n QA Fathir [35]:18 n Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Dan jika seseorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosanya itu tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikit pun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orangorang yang beriman semuanya? 2) Hak untuk Memiliki Harta Kekayaan n QS Al-Baqarah [2]:188 n Dan janganlah sebagian dari kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim. 88 5) Hak Berserikat n QS Ali Imran [3]:104 n Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kkebagikan. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu.

sosial. seperti pendidikan dasar hanya perlu 6 US dollar. sementara untuk parfum diperlukan 11 milyar dolar. Jakarta. Kurangnya perhatian kita terhadap hak ekonomi berakibat pada kondisi yang memprihatinkan seperti saat ini. sosial. Pada tahun 1966 pemerintah mengatur penegakan HAM dalam hukum positif maka dibuat kovenan 89 yang mengatur hak politik dan hak ekonomi. serta budaya. Kematian perempuan dan anak juga luar biasa. Saya mengajak kita semua fokus dan bergerak memperjuangkan hak ekonomi. Karena ekonomi adalah pondasi dasar dan panglima dalam kemajuan bangsa. Dalam catatan UNDP tahun 2005. Selanjutnya presentasi Ibu Sri Palupi. dan berbagai daerah lainnya adalah dampak dari pembangunan yang tidak memperdulikan hak-hak EKOSOB. Ketimpangan ekonomi telah menjadi persoalan paling mendasar pada dunia global. dan budaya. sementara di Eropa ada subsidi untuk sapi sebesar 12 dollar perhari. situasi macam apa yang kita hadapi sekarang? Untuk alokasi pendapatan kebutuhan dasar. sosial. sementara pengeluaran untuk kosmetik di Amerika saja 8 milyar. Angka kemiskinan meningkat dari 41 juta menjadi menjadi 51 juta. 90 Kalau mengikuti data Bank Dunia. Beliau adalah Ketua Institute for Ecosoc Rights. dan budaya prosesnya agak lambat karena mayoritas orang cenderung bergerak pada hak politik. mulai dari anak-anak dan perempuan. 500 warga terkaya se-dunia pendapatannya lebih besar daripada 416 juta penduduk dunia. Inilah kondisi ekonomi global. Silakan. narkoba. Untuk kesehatan. Masyarakat miskin hanya memperoleh penghasilan 1 dollar sehari.7) Hak untuk Memperoleh Penghidupan n QS Al-Dzariyat [51]:19 n Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang misdkin yang tidak mendapat bagian Moderator Terima kasih Pak Adi Prasetyo. dan budaya (EKOSOB). Sri Palupi Sebelumnya Adi Prasetyo sudah berbicara mengenai HAM. Kejadian yang paling menyentak dan menggugah kesadaran kita semua adalah kasus busung lapar yang melanda dimana-mana. dan rokok. tetapi hak ekonomi. Busung lapar yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT). kebutuhan air warga dunia hanya membutuhkan 9 milyar dolar. sosial. minuman beralkohol. maka ada 110 juta orang miskin di Indonesia. Jadi. Sebagian besar dana dihabiskan untuk belanja militer. Berarti ada genocide terselubung orang miskin. Saya akan lebih banyak berbicara tentang hak-hak ekonomi. Pada tingkat nasional situasinya tidak jauh berbeda. Setiap jam ada 20 balita yang meninggal . Bone (Sulawesi Selatan). Kedua kovenan ini lahir pada tahun yang sama. pengeluarannya setara dengan parfum.

Kalau kita lihat dana kompensasi BBM untuk orang miskin hanya 4. Dengan uang mereka bisa membeli tentara. Tetapi. Seperti di Papua. sebenarnya pelanggaran hak ekonomi.3 juta. Bukankah. tetapi kekuasaan tidak ada di negara. angka busung lapar sudah mencapai 1. pemerintah sudah mencantumkan minimal 20% . mempertegas ada jarak yang jauh pemikiran kita terhadap persoalan-persoalan hak-hak EKOSOB. ketika perempuan mayoritas 91 buta huruf. Dulu posisi negara memiliki monopoli kekuasaan. Hak ekonomi. dan budaya menjadi prioritas. Misalnya. Maka. Sudah saatnya. sementara yang memegang dana bermain di luar. sementara untuk bayar hutang ada dana 46 trilyun. Ambon. terutama korporasi global yang menguasai hajat hidup orang banyak dan mengontrol kepentingan orang banyak. hak ekonomi. karena kekuasaan bisnis sekarang sama kongkritnya dengan kekuasaan presiden dalam membuat perundang-undangan. kekuasaan bisnis juga memiliki kekuasaan dengan dalih investasi. target memperjuangkan hak asasi harus pula dibebankan kepada korporasi. kalau ada penembakan. bagaimana orang miskin berhadapan dengan orang miskin. Ketiga. Hak asasi ekonomi.7 trilyun. Ada negara tetapi keputusannya tidak pada negara. Sekarang harus diarahkan pula ke pemegang kekuasaan bisnis. Pada tahun 2005. Hak politik sering hanya merupakan gejala dari pelanggaran hak ekonomi. Seharusnya keduanya seiring. sementara hak ekonomi. kekuasaan bisnis terjelma pada uangnya untuk merusak sistem bernegara. maka semua bisa bergerak untuk advokasi. hak asasi selalu targetnya negara. pemerintah harus membuat kebijakan kongrkit. Artinya.67 juta dan pada tahun 2006 sudah mencapai 2. sosial. Sehingga pada akhirnya. dan budaya. Tentunya ini tidak benar. banyak pelanggaran hak politik akarnya adalah pelanggaran hak ekonomi. hak politik untuk membuat kebebasan. dan budaya menjadi urgen ketika hak asasi dipegang oleh pemodal. mengapa semua tidak menyentak dan melakukan advokasi? Situasi ini. mayoritas perburuhan kita adalah sistemnya kontrak (outsourcing). sebagian daerah predikatnya pengidap AIDS terbesar di dunia dan kelaparan terjadi dimana-mana. dan Aceh. sosial. ketika HAM menjadi kekuasaan negara. sosial. Selama ini. Sehingga tidak apa-apa tidak dipenuhi ketika negara tidak punya uang. Ini menjadi problem. sosial. dan budaya untuk menjamin keadilan sosial.dan hampir 4 juta yang tidak pernah sekolah. tidak ada jaminan keamanan akan terus bekerja bagi seorang buruh. Pertama. sekarang dilucuti oleh pemodal. Misalnya. pembangunan mengorbankan orang miskin. dan budaya sering sekali dipersepsikan tidak bisa dituntut secara hukum dan hanya bisa dipenuhi ketika negara memiliki kemampuan. Mengapa bisa begitu? Karena ada persepsi bahwa yang dapat dituntut hukum hanyalah hak politik. Kita sangat berharap dengan diratifikasinya hak EKOSOB pada tahun 2005. Kedua. sosial.

Ini yang dapat saya sampaikan. Pemerintah membuat program kegiatan tetapi tidak memperdulikan hasilnya. Irwan Abdullah (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Pertama. yaitu konvensional dan liberal. Mungkin kita tidak mendapatkan hasil yang baik sekarang tetapi untuk ke depan bisa menghasilkan kesejahteraan. Sekolah juga hanya mengacu pada nilai tersebut dan menafikan kepentingan peserta didik. ABRI. Terimakasih. ada hak yang dilanggar pemerintah. yakni untuk menjaga hubungan antara manusia (hablun min al-nas) dan dengan Allah (hablun min Allah). Terkait dengan ujian nasional. Konkritnya. Tidak seperti sekarang. dimana peran HAM ? Hak Asasi Manusia itu nyata atau hanya merupakan rambu-rambu dan tidak menjadi institusi penting pemerintahan? Buktinya. Solihin (Islamic Center Muhammadiyah Cianjur) Saya ingin menanggapi komentar Pak Adi Prasetyo mengenai fungsi agama yang diartikan sempit. Moderator Terima kasih. untuk Ibu Sri Palupi. Saya membaca HAM tidak secara spesifik. jangan membahas atau membicarakan tentang Soeharto. Sekarang banyak perusahaan besar yang membuat yayasan sosial. Padahal ada keinginan untuk membicarakannya karena banyak terjadi pelanggaran yang didasari atasnya. untuk Pak Adi Prasetyo. di perusahaan-perusahaan kemudian . Hasil diskusi kita hendaklah dijadikan masukan kepada Departemen Pendidikan Nasional. Selanjutnya. terutama dalam hak-hak EKOSOB. tetapi sering kali dilupakan. Sekarang. Saya belum mendengar tentang hak nilai disampaikan. dan Pancasila. hanya menjalankan perintah Allah dan bertakwa. Ini sangat reduktif. 93 Masmulyadi (PP IRM) Ada dua paradigma yang mendominasi saat ini. Apakah itu disemangati untuk memenuhi hak-hak EKOSOB dan sudah memadai? Atau itu bagian dari upaya untuk mengelabui pajak? Somantri (SMK Muhammadiyah Cirebon) Padaa zaman Orde Baru. semua hanya diukur dengan nilai.anggaran pendidikan dan ada hak minimum yang harus dipenuhi pemerintah pada kondisi apapun. kami sangat berharap halaqah ini terus berlangsung dan dapat mencari solusi berperspektif HAM untuk dunia pendidikan yang kita harapkan mampu mengubah keadaan. bagaimana hak anak untuk tidak menonton media-media porno? 92 Kedua. Seperti ketika mengatakan bahwa ujian nasional untuk mendapatkan standar nilai. Syahrir Yusup (SMA Muhammadiyah Kupang) Sebagai seorang guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan. ada busung lapar. saya persilakan jika ada pertanyaan maupun tanggapan. guru saya mengemukakan prinsip keselamatan. pemerintah tdak pernah konsisten dalam menjalankannya. Pada saat itu. Seharusnya lebih luas.

masalah Majalah Playboy yang isinya lebih baik daripada Popular dan Matra. Dan ini tidak cukup hanya diganti 5% tadi. negara tidak pernah berupaya melakukan pembaruan kontrak karena selalu takut dengan ancaman korporasi internasional akan hengkang dari Indonesia. ribuan orang menjadi korban lumpur Lapindo tanpa ada kejelasan pertanggungjawaban. Berbeda dengan China. kecerdasan tidak bisa diukur dengan ujian nasional selama tiga hari. Banyak pemodal yang masuk tanpa kaki. dimana kemandirian bangsa. tetapi limbahnya ditinggal di selatan. mereka masuk dan bisa keluar kapanpun.muncul corporate social responsibility (CSR). Perusahaan ini telah menguras emas dan tembaga yang tidak terhitung nilainya. Yoseph Adi Prasetyo Saya setuju dengan Palupi yang telah memaparkan betapa lemahnya peran negara dalam menunaikannya kewajibannya kepada rakyat terkait hak-hak EKOSOB. Kebebasan boleh. kerusakan lingkungan dan kerugian yang diperoleh. Tetapi. Sebaliknya. Perusahaan yang semestinya bertanggungjawab seakan lepas tangan dan membebankan kepada negara dengan dalih bencana nasional. Apa yang sekarang bisa kita lakukan untuk mengubah persoalan yang rumit ini? Apakah kita akan memunculkan nabi-nabi baru? Moderator Narasumber dipersilakan untuk menjawab secara berurutan. Perusahaan harus punya kaki dan itu bagian dari tanggungjawabnya. Hal seperti ini bisa diatur dengan UU distribusi cetak bahwa majalah seperti itu tidak boleh dijangkau anak-anak. Kalau sudah begini. Terkait dengan kebebasan berekspresi harus dijamin. ini adalah penjinakan terhadap orang miskin. Contonya. Kita tidak mungkin masuk ke wilayah pikiran berekspresi. Tetapi tidak memberi dampak signifikan terhadap perkembangan ekonomi Indonesia. negara tetap bungkam dan tidak berdaya. Selama ini. Setahun sudah masyarakat Sidoarjo hidup tanpa harapan ditengah ketidakpastian pemulihan hakhaknya. otoritas negara secara pelan-pelan telah diambil alih oleh kekuatan modal. negara harus memiliki hak pengaturan. Program belajar sembilan tahun (WAJAR) adalah bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kecerdasan anak bangsa. bantuan-bantuan yang diberikan yayasan perusahaan tidak cukup untuk memenuhi hak-hak EKOSOB. Masyarakat kehilangan pekerjaan dan tempat tinggal. Buktinya. Bahkan sekarang mereka masuk dalam UU Kebebasan Berkekspresi. kekayaan diangkut ke utara. Terlebih dalam suasana global. 94 Sekarang. Masalahnya. Misalnya. Anehnya. tetapi pada diwilayah mana ditampilkan. . Negara hanya memiliki tanggung jawab memberikan pendidikan supaya masyarakatnya pintar. kasus Freeport. Namun jika masuk dalam UU distribusi maka bisa dijerat. Mereka harus bertanggungjawab. investasi boleh masuk kalau sudah membuat pabrik sekian tahun. Sri Palupi Saya pikir.

membongkar hak-hak EKOSOB yang selama ini tersembunyi. menunjukkan hancurnya komunitas masyarakat dalam menyelesaikan persoalan mereka karena intervensi modal. Terutama perkara hak tanah. Kebijakan monokultur sangat mempengaruhi ketahanan pangan masyarakat. 96 BAB III MELACAK AKTUALISASI HAM DALAM PENGALAMAN BERMUHAMMADIYAH “Jika kita baca kembali gagasan sosio-ritual Kiai Ahmad Dahlan dalam perspektif HAM akan muncul semacam Teologi HAM atau HAM dalam konteks sosio-ritual. Saya kira apa yang kita diskusikan ini memperkaya sessi sebelumnya. Kita harus membongkar persoalan yang tersembunyi menjadi nyata. Justru negara yang harus lebih aktif. negara tidak boleh ikut campur. maka berbeda halnya dengan hak-hak EKOSOB. secara statistik angkanya jutaan tetapi tidak pernah dianggap negara sebagai persoalan serius. Moderator: Terima kasih. Dalam kondisi apapun. seperti bantuan. Kedua. Kita harus 95 memonitoring sehingga dalam situasi apapun harus ada standar minimal pelayanan dari negara. pendidikan dasar wajib diterima oleh masyarakat. Dalam penelitian yang kami lakukan tentang busung lapar. dan lainnya. Wb. Langkah konkrit yang harus kita lakukan dalam menyelesaikan problem pelik ini adalah. Kasus busung lapar. Kita harus bergandeng tangan dengan negara dalam menghadapi pemodal yang tidak berkaki di negeri ini. Politisasi bantuan beras di NTT cukup siginifikan dengan memanipulasi data. UU Air. seolah bantuan pangan tetapi dibaliknya adalah bisnis. pertama. program World Food. seperti hak kebebasan. menuntut pertanggungjawaban.memiliki kaki dan ada hak yang harus ditanggung serta masyarakat tidak menerima akibat negatifnya. Kalau dalam hak politik. Lolosnya UU Penanaman Modal Asing yang telah disahkan DPR adalah contoh bagaimana pelanggaran hak-hak EKOSOB dilegalkan. Air yang semestinya menjadi hajat hidup orang banyak tetapi dalam UU Air cenderung diprivatisasi. Ada bisnis besar soal pangan sehingga data ketersediannya cukup politis. Wassalamu‘alaikum Wr. Ide sosio-ritual Kiai yang belum banyak dikaji ialah bagaimana hubungan praktik ritual dan fungsi profetik pemberdayaan kemanusiaan” Abdul Munir Mulkhan . Misalnya.

Secara lebih lugas dinyatakan bahwa penegakan hak asasi manusia adalah realisasi dan praktik keberimanan seseorang. Atas nama Tuhan seseorang bisa memandang orang lain tidak mempunyai nilai. pendidikan. pelaku pemerintahan. Ide sosio-ritual Kiai yang belum banyak dikaji ialah bagaimana hubungan praktik ritual dan fungsi profetik pemberdayaan kemanusiaan. Dunia Islam ketika itu masih berdebat mengenai peran peradaban modern dan sains bagi pemajuan Islam. aktivis partai. memelihara orang terlantar. Penafsiran seperti itu mungkin bisa memberi inspirasi tentang bagaimana masalah HAM. Sementara berdasar nilai-nilai teologis itu berarti kerja hak asasi manusia merupakan tindakan kesalehan. pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia merupakan bagian dari kesalehan atau amal saleh. 1924) bisa membuka pikirannya untuk tidak segan belajar pada orang asing yang Nasrani tersebut. Teologi HAM ialah pemberian dasar nilai ketuhanan segala rangkaian penegakan atau realisasi hak asasi manusia. Coba kita kaji kembali legenda penafsiran atas Surat Al-Ma’un dengan tindakan kongkrit yang manfaatnya bisa dilihat dan dirasakan umat.BUNGA RAMPAI: IDE SOSIO-RITUAL KIAI AHMAD DAHLAN DALAM PERSPEKTIF HAM Abdul Munir Mulkhan J ika kita baca kembali gagasan sosio-ritual Kiai Ahmad Dahlan dalam perspektif HAM akan muncul semacam Teologi HAM atau HAM dalam konteks sosio-ritual. kepanduan dan pengelolaan anak terlantar (yatim). Atas nama Tuhan pula manusia bisa dipandang sederajat atau 99 lebih tinggi dari malaikat. Sejarah Islam belum sampai aksi kongkrit bagaimana menyantuni mustadz’afin. Demikian pula hubungan praktik kesalehan dan pemecahan praktis problem kongkrit umat kebodohan. Empati kemanusiaan berbasis etika welas asih (sebutan dr Soetomo. Gagasan ini penting dikemukakan mengingat berbagai permasalahan penegakan hak asasi manusia berkaitan erat dengan tingkat partisipasi warga. Sementara Kiai Dahlan melihat tradisi bangsa kolonial yang Nasrani di bidang kesehatan. penegakan. organisasi . aparat penegak hukum. Hal ini berarti bahwa realisasi. Atas dasar pengertian tersebut di atas dapatlah dikatakan bahwa segala tindakan penegakan hak asasi manusia yang dilakukan secara tulus adalah termasuk ibadah dan amal saleh. gelandangan dan mengelola anak-anak muda. kemiskinan dan penyakitan. Pandangan demikian menjadi gagasan utama perlindungan dan pemajuan hak asasi manusia. berhubungan dengan keberimanan dan kesalehan atau secara ringkas bisa disebut teologi HAM.

budaya dan keberagamaan lebih membuka kemungkinan gangguan keamanan dan meningkatnya kriminalitas. ekonomi. Karena itu penting meletakkan penegakan hak asasi manusia dalam perspektif kesadaran keberagamaan bukan semata-semata soal legalitas hukum perundang-undangan. Fakta lapangan menunjukkan bahwa praktik keberagamaan acap tidak berkaitan dengan realisasi hak asasi manusia akibat kesalahpahaman posisi manusia di hadapan Tuhan itu sendiri. Alasan kedua. seni-budaya dan keberagamaan. Tuhan Allah sendiri menurunkan Nabi dan Rasul serta wahyu dengan maksud bagi kemuliaan manusia sendiri.kemasyarakatan dan keagamaan serta berbagai lembaga kemasyarakatan lainnya. Tuhan Allah pun berfirman dengan mempergunakan bahasa sebagai hasil kreasi manusia. upaya tersebut memerlukan kontrol publik yang bisa berlangsung jika publik memahami dengan baik berbagai aspek hak asasi manusia dari konsep . kenyataan bahwa seluruh penduduk Indonesia memeluk agama yang sebagian besar memeluk agama Islam. Terdapat hubungan intrinsik antara hak asasi manusia dan praktik keberagamaan yang didasari pemahaman bahwa semua agama diwahyukan Tuhan bagi kepentingan manusia. Namun. amatlah tergantung pada bagaimana manusia itu memahami hakikat dirinya dan amanat sejarah yang harus diperankannya. Realisasi peran tersebut memerlukan usaha secara terus menerus dan berkesinambungan. Rendahnya tingkat pendidikan. Hal ini berarti bahwa kepentingan manusia itu sendiri merupakan perhatian utama realisasi hak asasi manusia dengan asas kebebasan seseorang atas orang lain sebagai wujud dari keberimanan. Alasan berikutnya ialah adanya kesadaran atas peran 100 Tuhan dalam pembentukan Indonesia sebagai bangsa dan negara berdaulat. Di sisi lain manusia mempunyai kedudukan lebih mulia dari malaikat yang harus menyembah kepada manusia. Dari sini bisa disimpulkan bahwa pengabdian kepada Tuhan atau ketataan pada ajaran Allah yang secara khusus disebut ibadah itu haruslah berakar pada realisasi hak asasi manusia tersebut. politik. Apakah dalam sejarah duniawi kehidupan seorang berada dalam posisi kemuliaan atau sebaliknya kehinaan. HAM dalam Konteks Indonesia Kemajuan atau pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia akan ditentukan oleh jawaban atas pertanyaan apa hubungan penegakan hak asasi manusia dan kedekatan seseorang dengan Tuhan yang diimaninya. ekonomi. Salah satu alasan ialah kenyataan sosiologis yang menunjukkan bahwa Indonesia adalah bangsa religius yang percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Manusia lebih sering diletakkan pada posisi ekstrim negasi ketuhanan atas nama agama. Selanjutnya. keamanan. perlu disadari bahwa realisasi hak asasi manusia berkaitan dengan kualitas pendidikan.

Jika kita cermati. 102 Buah Karya Kiai Ahmad Dahlan Salah satu karya besar Kiai Dahlan ialah begaimana ia menafsir Surat Al-Ma’un yang menjadi landasan hampir semua aksi sosial kemanusiaan sebagai bagian dari iman dan amal saleh. terdapat sejumlah ajaran Islam yang mengajarkan bahwa Tuhan Allah hanya akan menolong seseorang manakala orang yang berngkutan suka menolong sesamanya.dasar. maka penegakan hak asasi manusia dengan segala rangkaiannya bisa pula dikatakan sebagai sebuah praktik kesalehan. sistem yang tidak adil dan perlakuan yang bisa menyebabkan kemiskinan. Demikian pula terhadap perilaku pembiaran perlakuan. Mungkin penting dikutip surat itu secara lengkap: Aro’aita al-ladzi yukadzdzibu bi al-diin (1) fadlaalika al-ladzi yadu’u’u al-yatiim (2) wa laa yahudhdhu ‘alaa tho’aami al-miskiin (3) fawailun lilmusholliin (4) al-ladziina hum ‘an sholaatihim saahuun (5) alladziina hum yuraauun (6) wa yamna’uuna al-maa’uun (7). Dalam sebuah hadits (sumber kedua ajaran Islam) dinyatakan pula bahwa seseorang belum terbukti beriman kepada Allah manakala belum bersedia memberikan barang sesuatu yang disenanginya kepada orang lain yang lebih membutuhkan. perluasan perilaku ingkar dan maksiyat kepada Allah. Seseorang dilarang memakan makanan yang baunya dirasakan orang lain sebelum orang lain yang merasakan bau makanan ikut menikmati makanan tersebut. Ajaran-ajaran kemanusiaan sebagai landasan normatif dan teologis hak asasi manusia demikian itu amat kaya dalam setiap agama seperti agama Islam. dan praktik penegakan serta sensifitas atas hak asasi manusia itu sendiri. Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? (1) Itulah orang yang menghardik anak yatim (2) dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin (3) Maka celakalah orang-orang yang sholat (4) yaitu orang-orang yang lalai dari sholatnya (5) orang-orang yang berbuat riya (6) dan enggan menolong dengan . Tuhan mengecam dengan amat keras sekelompok orang yang tidak peduli nasib sesama. Jika membuang duri di jalan saja diyakini sebagai ibadah. Pembiaran kedzaliman dan kemiskinan demikian bisa berdampak lebih serius yaitu kekafiran. 101 Nilai Kesalehan dalam HAM Penegakan hak asasi manusia lebih mungkin berlangsung efektif jika melibatkan keyakinan keagamaan sebagaimana dianut penduduk Indonesia dengan merumuskan nilai-nilai ilahiah (dalam kaitan dengan iman ) dan ubudiah (dalam kaitan dengan pahala) dalam penegakan hak asasi manusia. membiarkan orang lain menderita dan diperlakukan tidak adil atau didzalimi. perundang-undangan yang berlaku. Adalah termasuk prilaku ingkar dan tergolong maksiyat (menentang ketentuan Allah) seseorang yang secara sengaja atau tidak sengaja membiarkan belangsungnya derita dan kedzaliman.

.” Anggota donatur: “… boleh sembarang orang tiada dipandang memegang Igama apa djoega atau bangsa apa joega. supaya ajaran agama berhasil yang bagus.. diprayogaake) persatuan segala manusia bagi segala perbuatan (muamalah) untuk keperluan hidup manusia. bahwa hidup orang Islam itu harus berasaskan Qur’an.. Usaha Kiai Dahlan mencari model distribusi harta dan profesionalitas bertemu dengan pengalaman orang-orang asing yang Nasrani. penghidupan berubah. Karena mereka menyangka . bahwa maksud Qur’an ini.. jaitoe anngota biasa.” Anggota biasa ialah seperti kita kenal sekarang. Tetapi supaya terang maksud Qur’an.” Dalam transkrip pidato Kiai Ahmad Dahlan yang dimuat dalam Almanak 1923.hal-hal yang berguna (7).” Artikel 4: “Maka anggotaanggotanja perhimpoenan itu. keadaan tanah Hindia Belanda berubah. memang sudah sebetulnya.. Pembacaan Kiai Dahlan terhadap surat ini mendorong aksi-aksi sosial memihak mereka yang hak-haknya sebagai manusia tidak terpenuhi karena sistem yang tidak adil.: . rumah jompo dan korban perang.” Dan dinyatakan: “Zaman berubah. (i) Mengharuskan (tiada dilarang. poliklinik dan panti asuhan serta sekolahan. apalagi menolak pengetahuan orang lain. jangan sekali-kali merasa telah cukup pengetahuannya. (e) Mengakui haknya akal dan ilmu. Dalam naskah kesatuan hidup Kiai menyatakan adanya paralelitas antara kebenaran tekstual kitab suci dengan pengalaman otentik kemanusiaan dan ilmu dan peradaban.. Hal ini memberi inspirasi pengadopsian model kepanduan. eerleden dan donateur atau jang soeka menolong.. jaitoe orang jang telah banjak djasanja pada perhimpoenan.. “Jika disebutkan. Eerleden: “…eerelid ditetepkan didalam 103 algemeene vergadering dengan voorstelnja Bestuur.” Dalam dokumen yang sama dinyatakan: “Di samping itu juga telah menjadi kebiasaan manusia: merasa segan dan tidak mau menerima hal-hal yang kelihatannya baru dan berbeda dengan apa yang sudah dijalani selama ini. semoeanja perhimpoenan jang telah mendapat idin dari Negri. djoega boleh mendjadi donateur. Tiap-tiap pengajaran agama itu harus dibuktikan dengan menjalankan akal. Empati kemanusiaan pemenuhan hak-hak asasi manusia menemukan bentuk dan basis teologis dalam teks Surat Al-Ma’un ini. Jadi cara melebarkan agama pun harus berubah juga. jalan pikiran orang pun berubah juga. Gagasan tersebut juga berkaitan dengan pengelolaan anggota Muhammadiyah yang tercermin dalam AD/ART yang diajukan ke Gubernur Jendral. harus diketahui. Jadi perhubungan antara orang Islam dengan siapa juga tiada dilarang untuk keperluan hidup segala manusia . dinyatakan: “Manusia wajib mencari tambahnya ilmu pengetahuan. Artikel 1 ayat 2 AD dan ART 1912 dinyatakan tujuan gerakan: ”memadjoekan (modernisasi?) hal Igama kepada anggota-anggotanja. rumah miskin.” Mungkin penting kita baca ulang prasaran PP (dulu HB) Muhammadiyah dalam Konggres Islam Pertama di Cirebon tahun 1922..

Banyak sekali buku yang . Dalam sesi ini kita akan mendengarkan paparan Abdul Munir Mulkhan mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) dalam konteks sosio-ritual Kiai Ahmad Dahlan. Amin. Sejak 10 tahun yang lalu saya berbicara mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) dan pembelaan terhadap orang miskin. Abdul Munir Mulkhan Bapak dan Ibu sekalian. untuk apa dan siapa kita berislam dan bermuhammadiyah selain pengabdian pada Allah (li ta`abbudi)? Fungsi kerasulan bagi penyebaran rahmat untuk seluruh alam memberi pengertian bahwa ada tujuan-tujuan kemanusiaan dalam berislam. puasa. Sekarang ini yang menjadi pemikiran saya adalah bagaimana caranya menerapkan ber-Islam dan ber-Muhammadiyah dalam konteks masyarakat modern tetapi tidak ada kaitannya dengan pemikiran syiah dan negara seperti Amerika. Namun mungkin waktu yang kurang berpihak. Abdul Munir Mulkhan (AMM) adalah Guru Besar Universitas Islam Negeri Yogyakarta dan anggota Dewan Pembina MAARIF Institute. Mudah-mudahan acara ini mendapat berkah dari Allah SWT. pendiri Persyarikatan Muhammadiyah. Seperti itu pula maksud Allah mengkritik orang yang rajin shalat. ***** 105 Narasumber : Prof.bahwa barang yang kelihatannya baru tersebut akan mendatangkan kecelakaan dan kesusahan walaupun jelas dan nyata bahwa orang yang mengerjakan sesuatu yang baru tersebut memperoleh kesenangan dan kebahagiaan. Nanti juga akan disampaikan mengenai pandangan saya terhadap Muhammadiyah dan Kiai Ahmad Dahlan. kita bisa berkumpul bersama dalam acara Halaqah Islam. Abdul Munir Mulkhan Moderator : Ahmad Imam Mujadid Rais Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Saya merupakan orang a DIALOG b 107 desa yang masuk di Yogyakarta kemudian diterima Pak AR Fachruddin (Ketua PP Muhammadiyah waktu itu) dan saya disuruh menjaga perpustakaan. Mungkin saya memperoleh keuntungan karena saya pernah hampir setiap hari selama kurang lebih 10 tahun ada di kantor PP Muhammadiyah. dan Keindonesiaan ini. . Silakan..” 104 Kiranya patut kita ajukan pertanyaan. HAM. Dr. Puji syukur kehadirat Allah SWT. Marilah para pemimpin untuk segera berkumpul membicarakan kebenaran (hak) tanpa memandang dan memilih bangsa. Secara normatif pembiaran terjadinya kemiskinan dan kedzaliman adalah pelanggaran HAM bahkan ketidaksempurnaan praktik iman dan Islam. Saya termasuk sedikit orang yang memiliki dokumen lengkap mengenai Kiai Dahlan. zakat dan haji tapi melupakan tanggungjawab sosial kemanusiaan..

tercecer dan saya termasuk orang yang suka ngopeni (menjaga) barang yang tercecer itu. Karena itu, saya sering memberikan bukti otentik mengenai apa yang saya sampaikan mengenai Kiai Ahmad Dahlan dan Muhammadiyah. Terkait tema yang sedang diangkat kali ini, untuk Indonesia, gagasan-gagasan HAM memang kurang menarik bagi orang Islam karena mayoritas masyarakat memiliki stigma bahwa HAM itu berasal dari Barat dan Yahudi. Padahal nilai universal HAM sebenarnya membicarakan dan membela umat Islam. Misalnya, akhir-akhir ini pemerintah daerah rajin melakukan pembersihan kota dengan cara menggusur masyarakat yang mayoritas Muslim dengan cara yang biadab. Tetapi, tidak ada organisasi keagamaan yang bersuara. Seperti juga kasus lumpur Lapindo, tidak ada yang bersuara padahal mayoritas korbannya adalah Muslim, termasuk NU yang mayoritas anggotanya menjadi korban. Saya pikir Islam itu tersebar luas bukan karena kekuatan fisik. Awalnya memang tersebar luas melalui perang tetapi itu bukan merupakan faktor utama. Begitu juga yang terjadi dengan Muhammadiyah. Kalau pada tahun 1970-an Muhammadiyah mengalami booming pada saat pemerintah menggalakkan lembaga pendidikan maka yang diuntungkan adalah Muhammadiyah karena sejak awal sudah memiliki lembaga pendidikan. Ketika membaca dokumen Muhammadiyah yang terbit pada tahun 1913, saya cukup terkejut dengan judul tulisan “Anggota”. Dalam dokumen Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah tersebut, anggota dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu biasa, istimewa, dan donatur. Yang menarik adalah mengenai penjelasan anggota donatur. Anggota donatur adalah “...boleh sembarang orang tiada dipandang memegang Igama apa joega atau bangsa apa joega, joega boleh mendjadi donateur, semoeanja perhimpunan jang telah mendapat idin dari Negri”. 108 Bedanya dengan anggota biasa adalah mereka tidak punya hak suara. Kiai Dahlan mendirikan Muhammadiyah sebagai aktualisasi keprihatinan dan komitmen yang kuat pada nasib umat yang miskin, bodoh, dan penyakitan. Dalam memperjuangkan misi mulianya Kiai Dahlan terusir dari komunitas masyarakatnya yang ortodoks. Hal ini yang saya kritik dalam disertasi saya mengenai Islam murni dalam gerakan Muhammadiyah (Islam Murni dalam Masyarakat Petani, 2000). Saya cari dokumen mengenai Islam Murni sejak dari dokumen Kiai Ahmad Dahlan yang meninggal pada bulan Februari 1923. Istilah itu baru muncul sekitar tahun 1930-an setelah kelahiran Majelis Tarjih. Saya juga sulit mencari dokumen Kiai Dahlan yang kemudian menjadi dasar bagi terbentuknya Majelis Tarjih tersebut. Kalau kita baca ulang dokumen pertimbangan-pertimbangan Majelis Tarjih, saat itu tentara Jepang belum masuk dan kala itu Muhammadiyah ingin menjadi saudara tua di antara umat Islam Indonesia bahkan Dunia. Lalu didirikanlah Majelis Tarjih untuk

menyelesaikan perselisihan di antara umat Islam. Dokumen mengena ini terbit tahun 1927. Dalam studi dokumen yang saya lakukan tentang kapan sesungguhnya Muhammadiyah mulai anti TBC dalam arti sekarang (takhayul, bid‘ah, khurafat), saya tidak menemukan Kiai Dahlan berbicara mengenai hal itu. Kalaupun ada hanya tawashul tapi Kiai Dahlan tidak pernah menggunakan katakata tajam. Namun bukan berarti TBC waktu itu tidak ada. Cara Kiai Dahlan dalam memberantas TBC sangat menarik dalam kaitannya dengan penegakan HAM. Dalam makalah saya jelaskan bahwa waktu itu rumah sakit yang ada adalah milik Kristen atau Katholik. Dokter yang ada adalah warga asing dan penjajah. Sementara orang Muslim memiliki keyakinan mistis dengan mengaitkan (penyakit) akibat karena kesambet (terkena) dedemit atau yang lain. Kiai Dahlan tidak menghantam keyakinan itu secara frontal. Justru beliau membuat rumah sakit dan bekerjasama dengan para dokter Kristen. Kiai Dahlan memberantas keyakinan khurafat dan kepercayaan fatalis 109 bahwa nasib miskin dan bodoh adalah takdir melalui institusi sekolah dan rumah sakit. Saya tidak setuju dengan disertasi Alwi Shihab (Membendung Arus: Respons Gerakan Muhammadiyah terhadap Penetrasi Misi Kristenisasi di Indonesia, 1998) bahwa Muhammadiyah lahir dari respon anti Kristen. Saya cari dokumen itu tidak ada. Studi Ahmad Jainuri menemukan bahwa Kiai Dahlan inklusif dan Muhammadiyah saat itu sangat terbuka. Hasil studi ini sama dengan kesimpulan saya. Misalnya dalam pembukaan poliklinik kedua tahun 1924 di Surabaya, yang membuka adalah dr. Sutomo, seorang dokter Jawa. Saya menduga dokter ini tidak bisa baca al Quran. Tetapi, dia tertarik dengan kewelasasihan (kelemahlembutan). Sutomo beranggapan bahwa kewelasasihan seperti cara Kiai Ahmad Dahlan merupakan siasat melawan kapitalisme. Dalam kapitalisme orang miskin tidak punya hak hidup meskipun tidak seburuk kondisi orang miskin di negara non kapitalis karena adanya jaminan sosial. Misalnya, di Kanada, saya menemukan jaminan sosial orang miskin besarnya adalah tiga kali gaji seorang profesor di Indonesia. Meskipun motifnya agar orang miskin tidak mengganggu tapi kemasannya menarik. Terakhir, kita baca dan refleksikan kembali tafsir Kiai Ahmad Dahlan tentang Surat Al Ma’un. Penafsiran saya tentang ini bahwa sholat saja tidak cukup. Bahkan, kalau kita memahami lebih lanjut, misalnya fawailul lil mushollin, yang celaka adalah mereka yang tidak menyantuni atau tidak membela orang miskin. Kiai Dahlan berulang-ulang mengajarkan itu pada murid-muridnya, apa sesungguhnya motivasi Kiai Dahlan mengulang-ulang itu? Kritik lain saya terhadap Muhammadiyah adalah mengenai anggapan Kiai Dahlan itu pedagang. Kalau beliau pergi ke suatu daerah membawa dagangan, itu iya. Namun ketika ada orang yang membutuhkan maka ia memberikan uang milikinya sebesar 500 golden. Kalau seorang

pedagang kan tidak begitu. Saya mengungkapkan banyak melalui buku Kesan dan Pesan Kiai Dahlan. Kiai Ma’ruf pernah menyatakan bahwa Kiai Dahlan itu adalah seorang sufi. Sufi 110 Ghazalian Cuma tidak memiliki tarikat. Tulisan-tulisan Ki Bagus Hadikusumo juga mencerminkan seorang sufi. Terakhir, berbicara mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) adalah bagaimana memperkecil kesenjangan politik dan sosial. Mayoritas orang yang dilanggar hak-haknya adalah yang tidak punya kekuatan, seperti bodoh, miskin, dan minoritas. Inilah dasarnya mengapa kita harus berbicara HAM. Dalam konteks dakwah Islam, sekurang-kurangnya hal tersebut merupakan cara kita menunjukkan kebaikan Islam. Dalam salah satu buku yang saya kutip dari kita kitab Jawa lama sekitar abad 19, saya menceritakan kisah pertemuan Musa dengan Khaidir. Musa ditanya, “Hai Musa, coba kamu jelaskan apa ibadah yang pahalanya langsung diberikan kepada Allah?” Musa menjawab, puasa dan shalat. Khaidir bilang, “Salah, itu kan sudah kewajiban manusia”. Ternyata, dalam diskusi ini Khaidir menjelaskan bahwa amal shalih yang langsung diberikan pahalanya oleh Allah adalah kalau kamu bisa memberikan pakaian orang yang telanjang, kalau kamu bisa memberikan makan orang yang kelaparan, dan kalau kamu bisa membuat tersenyum orang yang sedang menderita. Itu yang saya sebut sebagai argumen HAM. Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian, lebih lanjut nanti akan dilanjutkan dengan moderator. Kalau ada pertanyaan, saya akan memberi penjelasan. Terima kasih. Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Moderator Terima kasih Pak Munir atas presentasinya. Silakan jika ada yang mau bertanya. Ahmad Syauqi (SMU Muhammadiyah Jakarta) HAM menurut saya terbagi dua, yaitu HAM dalam perspektif Islam dan dalam perspektif Deklarasi Universal HAM (DUHAM). 111 HAM dalam perspektif Islam adalah seperti apa yang dijalankan oleh Muhammadiyah. Adapun HAM dalam perspektif DUHAM adalah apa yang dilakukan oleh Barat yang sekuler sifatnya, hubbun dunnya (materialisme). Saya melihat banyak orang Muhammadiyah dan tokoh Islam yang terpengaruh oleh konsep DUHAM Barat. Saya berpikir apakah tidak sebaiknya mengembangkan HAM dalam perspektif Islam. Bagaimana menurut Pak Munir Mulkhan? Somantri P (SMK Muhammadiyah Cirebon) Dahulu Kiai Ahmad Dahlan sangat inklusif, toleran, dan terbuka bekerjasama dengan non Muslim (Barat). Tetapi, sekarang Muhammadiyah banyak dicurigai oleh non Muslim dan justru kelompok Islam lain yang dekat dengan mereka. Saya setuju bahwa Islam memiliki konsep HAM yang bagus dan sekarang sedang dikembangkan MAARIF Institute. Pertanyaan saya, Islam mana sekarang yang tidak setuju dengan HAM?

UUD . kita menolak istilah-istilah dari luar. di sana hampir tidak ada malam. karena Nabi Muhammad SAW belum pernah ke situ. isya. Moderator Saya persilakan langsung pada Pak Munir untuk menjawab. Kami berkeliling ke luar kota. tafsir Surat Al Ma’un yang sering dipaparkan Pak Munir Mulkhan dan Moeslim Abdurrahaman. Mungkin Majelis Tarjih perlu dibawa ke sini (Moskow). diriwayatkan bahwa Abu Sufyan atau beberapa pembesar Suku Quraisy yang lain saat itu sedang berkorban kemudian datanglah Nabi Muhammad SAW dan meminta daging korban. Ini adalah peringatan. disponsori oleh sebuah lembaga Timur Tengah tetapi sangat sekuler. mana yang spesifik Muhammadiyah? Solihin (Islamic Center Muhammadiyah Cianjur) Saya hanya memberikan komentar dan saran terhadap makalah Pak Munir. yang mendorong Kiai Dahlan untuk bertindak mendirikan rumah sakit dan sekolah adalah konteks sosialnya. Dalam makalah lebih banyak menggunakan kata “Tuhan” dari pada “Allah”. kita harus membuat tafsirnya. itu semua juga ada. “mati Pak”. Karena itu. 113 Contoh lain. Dalam al Quran dan Hadits tidak ada yang menerangkan hal ini. Saya mau menjelaskan dengan cerita. Saya bertanya ke guide orang Turki yang sudah lama tinggal di Nenglingrat. banyak komunitas di luar Muhammadiyah yang menulis dan berbicara tentang tema HAM. Abdul Munir Mulkhan Kita sering terperangkap bahwa Islam itu syumul. Jangankan al Quran. Selama ini kita menganggap bahwa Islam yang sempurna ada dalam tafsir itu. tetapi itu adalah penafsiran Pak Munir dan Moeslim terhadap Kiai Dahlan. sebenarnya. Pada bulan Juni 2005. Bagaimana kalau berpuasa? Dia bilang. saya adalah Pokja Anti Korupsi PP Muhammadiyah. Karena pada bulan Juni. seperti di Syiah 112 dan Aljazair. berkunjung ke Moskow. Padahal sebenarnya al Quran adalah bahasa. menurut hemat saya. Mereka malah menghardik dan tidak memberi. bukan didorong oleh Surat Al Ma’un. saya beserta beberapa guru besar di Universitas Islam Negeri Jakarta dan Yogyakarta. Interval waktu magrib. Sebab kalau kita melihat asbabun nuzul (sebab-sebab turun) Surat Al Ma’un. semua ada dalam Islam. kemanusiaan.Tarmizy Idris (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Pertama. Kedua. dan rasionalitas. Maka. Prof. Kalau kita melihat dalam konteks gerakan modern. Dalam hal ini. dan subuh kira-kira hanya 2 jam. Amin Abdullah tanya kepada saya apakah saya sudah shalat. menurut saya bukan hasil tafsir Kiai Ahmad Dahlan. Mohon kiranya Bapak membiasakan diri dengan kata-kata “Allah”. Supaya kita juga membiasakan diri menghilangkan kebiasaan bintang film yang selalu mengatakan “Tergantung yang di Atas”. Sayangnya para ulama dan para ahli syariat kalau ke sini susah karena tidak bisa menganalogikan (qiyas) dan menafsir dengan apa.

Kebetulan dia adalah Ketua Pemuda Muhammadiyah setempat.1945 saja diubah orang sudah bingung. Waktu itu. Sesungguhnya persoalan berkembang terus dan semua itu perlu pembahasan karena konteksnya berbeda. Terima kasih. Kita tidak sama sekali menafikan adanya gerakan yang hampir sama dengan di tempat lain. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu. yang di dalam tafsirtafsir lain belum ada. dan kehidupan sosial. Ini terjadi karena mereka dibesarkan pada periode ideologisasi Muhammadiyah. Saya kira itu dari saya. ada seorang pemuda yang datang dan bilang bahwa dia adalah komandan lapangan pembantaian. Sepanjang perjalanan sejarahnya. orang luar tidak tahu masalah ketegangan itu. sebulan kemudian saya berkunjung ke sana. Hebatnya. di tubuh Muhammadiyah sedang berlangsung ketegangan antara kubu yang konservatif dan moderat. Ketika Poso rusuh. Moderator Terima kasih Pak Munir. Karena. dokternya dari Kristen dan mereka tidak dibayar. mudah-mudahan apa yang kita bicarakan tadi bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Yang terpenting saat ini adalah bagaimana caranya Muhammadiyah bisa menampilkan dan melahirkan Islam yang indah serta menawan kepada orang yang bukan Islam. peningkatan kualifikasi kesehatan. maka tidak perlu ada yang namanya organisasi Muhammadiyah dan lembaga pendidikan. Paradigma kembali kepada al Quran dan Sunnah melahirkan purifikasi. Terlebih. Saya hanya menunjukkan bagaimana Ahmad Dahlan mengadopsi rumah sakit yang dalam sejarah Islam tidak ada. mengapa Muhammadiyah sekarang sering dicurigai? Sesungguhnya kalau kita mencari temuan yang dituduh teroris. cukup banyak yang telah disumbangkan Muhammadiyah kepada bangsa Indonesia melalui gerakan pencerdasan. 115 REFLEKSI DAN EVALUASI PERAN PENDIDIKAN DAN PELAYANAN SOSIAL AMAL USAHA MUHAMMADIYAH (Catatan-catatan) Husni Thoyyar 1. Surat Al Ma’un yang saya sebut legenda adalah kecerdasan Kiai Dahlan bisa meng-create panti asuhan. khususnya dalam proses meningkatkan kualitas muatan pendidikan Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Kiai Dahlan mengambil semangat kembali ke al Quran dan Sunnah ke Muhammad bin Abdul Wahab dan rasionalisasi dari Abduh. Jadi. . kalau dikatakan bahwa Islam itu sudah kaffah (komprehensif) dan tidak perlu yang lain. kalau kemudian kita hanya mengikuti yang literal saja maka 114 Muhammadiyah tidak perlu lahir. Selanjutnya. tetapi hasilnya berbeda dari kedua tokoh itu. memang banyak yang berasal dari keluarga Muhammadiyah. Saat ini.

Khutbah Iftitah Tanwir Muhammadiyah. tidak begitu menarik perhatian masyarakat. sehingga dapat dipahami secara jelas hubungan antara ide dasar pendirian amal usaha Muhammadiyah dengan strategi dan kebijakan pengelolaan lembaga amal usaha Muhammadiyah. kelalaian dan kealpaan. Oleh karena itu kiprah dan langkah Muhammadiyah dalam amal usahanya masih dirasakan belum mencapai puncak keberhasilan dalam mencapai tujuan dan cita-citanya. dan ekonomi berjumlah 7. sehingga umat Islam belum dapat menjadi faktor efektif atau determinan dalam kehidupan kemasyarakatan dan kebangsaan Indonesia. Di samping itu. satu sama lain saling berkaitan. naik sekitar 2. Muhammadiyah perlu melakukan muhasabah (evaluasi dan introspeksi) terhadap segala kekurangan. oleh karena itu perlu didekatkan dan diletakkan secara proporsional. 3. sebagian besarnya berupa amal usaha pendidikan. Amal usaha Muhammadiyah tersebut. kemungkaran. 2. dan kemaksiatan di tengah masyarakat (Din Syamsuddin. seperti ditunjukkan oleh masih adanya fenomena kemiskinan.489 buah. sehingga Muhammadiyah semakin dituntut untuk merevitalisasi gerakannya terutama dalam amal usahanya.pemberdayaan taraf kehidupan ekonomi masyarakat selain tentu pencerahan kehidupan keberagamaan umat Islam. Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dalam pengertian normatif. Kenyataan ini membuat 117 hasil-hasil yang telah dicapai oleh persyarikatan. dan strategi serta keputusan-keputusan formal persyarikatan Muhammadiyah... Ide dasar amal usaha Muhammadiyah dapat kita pahami antar lain dari dasar-dasar pemikiran formal yang . Dengan demikian diharapkan wawasan dan komitmen lembaga AUM tidak akan bertentangan atau menyimpang dari visi. kebodohan. Berdasarkan data terakhir (tahun 2005). 2007). sosial.67 % dibanding dengan jumlah amal usaha tahun 2000. Kedua pengertian tersebut. 4. memuat rumusan-rumusan ide dasar misi Muhammadiyah. amal usaha Muhammadiyah yang terdiri atas amal usaha pendidikan.797 buah (77. Pada dasarnya. dan keterbelakangan. Sedangkan dalam pengertian fisik merupakan lembaga tertentu yang didirikan oleh Muhammadiyah untuk menangani bidang tertentu. yang beriringan dengan masih merebaknya fenomena kemusyrikan. kesehatan. yaitu sebesar 5. Namun perkembangan amal usaha Muhammadiyah tersebut yang secara kuantitatif cukup besar dan merupakan aset sumber daya yang sangat berharga bagi persyarikatan.. misi. belum diimbangi dengan peningkatan kualitas yang berarti.40 %) yang karenanya amal usaha pendidikan dapat dikatakan sebagai amal usaha yang utama. karena tidak dianggap sebagai sebuah inovasi baru..

. Jika amal usaha Muhammadiyah merupakan instrumen bagi pencapaian tujuan Muhammadiyah. jangan sampai amal usaha yang dikembangkan itu beranjak atau menyimpang dari tujuan misi persyarikatan. Entitas atau postur persyarikatan tidak terlihat secara utuh. tidak semudah dan sesederhana seperti membalikkan telapak tangan. dalam kenyataan di lapangan. Mengapa demikian? Hal itu dikarenakan dominasi pendekatan amal usaha kelembagaan cenderung melahirkan “pulau-pulau amal usaha” yang kurang mendukung kultur. Inilah yang harus dihindari dan diwaspadai. kebaikan dan kebahagiaan luas merata.apapun yang diusahakan dan bagaimanapun cara perjuangan Muhammadiyah untuk mencapai tujuan tunggalnya. untuk menempatkan amal usaha sebagai instrumen bagi pencapaian tujuan Muhamamdiyah. “keluarga sakinah” dan “qoryah thayyibah” sebagai akar rumputnya. meskipun sulit. dimana kesejehteraan. maka harus disadari bahwa amal usaha Muhammadiyah dalam artian lembaga. yakni mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya dengan “ummah”. karena ternyata banyak tantangan dan hambatan bahkan ancaman. 119 6.. Berdasarkan ide dasar di atas. Sekali amal usaha dijadikan tujuan. bergerak membangun di segenap bidang dan lapangan dengan menggunakan serta menempuh jalan yang diridhai Allah”. Oleh karena itu. Sudibyo Markus dalam kaitan ini pernah menyatakan bahwa warga persyarikatan (pemimpin dan pengelola amal usaha) terjebak sebagai “pengrajin amal usaha” tanpa mampu memahami arah dan tujuan strategis persyarikatan. “jamaah”. Gerak persyarikatan bukan dalam satu “kesatuan konvoi” melainkan dalam situasi “berpacu tanpa melodi”. melainkan lebih banyak pada “individu-individu pulau-pulau amal usaha”..tercantum dalam Kepribadian Muhammadiyah angka 2 tentang “Dasar Amal Usaha Muhammadiyah” yang berbunyi “dalam perjuangan melaksanakan usahanya menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenarbenarnya. Oleh karena itu. Muhammadiyah mendasarkan segala gerak dan amal usahanya atas prinsip-prinsip yang tersimpul dalam Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah. visi dan misi persyarikatan. Amal usaha jangan dijadikan tujuan. baik internal maupun eksternal. maka . maka virus budaya konsumtif dan konflik akan masuk ke dalam tubuh Muhammadiyah. berpegang teguh akan ajaran Allah dan RasulNya. karena justru inilah yang berkembang dan bahkan “dipelihara”. dan angka 3 tentang Pedoman Amal Usaha Muhammdiyah yang menyatakan “. 118 harus berpedoman. merupakan instrumen bagi pencapaian tujuan Muhammadiyah. 5.

Selanjutnya Munir Mulkan menyatakan bahwa aktivis Muhammadiyah di bidang pendidikan lebih banyak meniru kegiatan yang dilakukan KH Ahmad Dahlan tapi kurang memahami hakikat dan gagasan dasar yang melatarbelakangi praktek pendidikan yang dikembangkan saat itu. sedangkan menjadi murid berarti memiliki semangat dan etos belajar kepada siapa saja dan kapan saja. Dalam hal ini penting untuk mengkritisi ide dasar dan etos pembaruan KH Ahmad Dahlan itu sendiri. serta memiliki shibghah Islami yang menjadi identitas keunggulan dan trade mark-nya amal usaha Muhammadiyah. Melalui cara seperti ini. Abdul Mu’ti (2002) dalam “Mengembangkan Pendidikan Muhammadiyah menjadi Amal Shaleh Profesional” menjelaskan bahwa KH Dahlan mampu menawarkan model pendidikan baru sebagai pembaruan (ashlah) dari pendidikan konvensional sekolah Belanda dan pesantren. ketika masyarakat kini dan akan datang telah jauh berubah dari kehidupan sosial pada masa pendiri Muhammadiyah itu hidup. Adapun pendidikan Muhammadiyah sekarang. kata Munir Mulkan. sekaligus mampu berkompetisi dengan pihak-pihak lain dalam usaha yang sama atau sejenis. bukan sekedar menerima atau melanjutkan “model” yang dulu dikembangkan KHA Dahlan seperti sekolah modern dan berbagai bentuk gerakan sosial yang kini mungkin sudah “usang” (model dan bentuknya). secara kuantitatif dan kualitatif lebih baik dibandingkan dengan pendidikan . Padahal etos guru-murid sebagai etos belajar dapat dipahami sebagai kekuatan internal atau ruh ijtihad di 120 bidang pendidikan. Untuk itu perlu mengevaluasi gerak pembaruan Muhammadiyah yang hampir satu abad. mungkin bisa dikembangkan “model-model baru” pembaruan. dan berbagai tradisi keagamaan serta amal usaha Muhammadiyah perlu “dibedah” untuk menemukan kembali etos pembaruan seperti yang dipelopori oleh pendirinya. Menjadi guru berarti memiliki semangat/etos penyebaran ilmu dan nilai kepada orang lain. Etos belajar dan nalar pendidikan yang diungkapkan oleh KH Dahlan dengan kalimat pendek “jadilah guru sekaligus murid” yang mendasari praktek pendidikan masa KHA Dahlan tidak banyak dikaji kalau bukan tidak pernah diperhatikan. sehingga pendidikan Muhammadiyah pada waktu itu mampu melahirkan generasi baru yang “lebih sempurna” dibandingkan dengan alumni pesantren dan sekolah Belanda. Sejalan hal tersebut. Akibatnya praktek pendidikan lebih banyak merupakan repetisi (pengulangan) kegiatan sekolah saat awal gerakan ini berkembang.Muhammadiyah dengan seluruh kadernya dituntut untuk meningkatkan kualitas dan keunggulan dalam pengelolaan amal usaha sehingga dapat mengimbangi kuantitas yang selama ini terus berkembang.

Muhammadiyah zaman KH Dahlan. Kenyataan ini nampaknya disebabkan antara lain oleh sikap “konservatif” yang mengukur pembaruan pendidikan Muhammadiyah dari “format” pembaruan pendidikan yang dilakukan oleh KH Dahlan. padahal jika dikaji berdasarkan pemaknaan konstektual Al-Qur’anm konsep ikhlas menghendaki “genuine motivation” dan “genuine work” kerja konsisten dengan motivasi dan dilakukan sesuai dengan kompetensi bukan asal jadi atau alakadarnya. tetapi jika diletakkan dalam kerangka “spirit” pembaruannya. bukan pada “spirit” pembaruannya. Bagaimana mungkin Ranting/Cabang yang saling berdekatan sama-sama mendirikan SD/SMP. Banyak pengamat. pendidikan Muhammadiyah saat ini banyak mengalami kekurangan. 7. juga bekerja pada lembaga lain. dan amal shaleh yang melandasasi aktivitasnya. Akibatnya tidak jarang terjadi “persaingan” kurang sehat antara sesama pendidikan Muhammadiyah. . dalam jangka panjang menimbulkan image negatif terhadap pendidikan Muhammadiyah karena banyak lembaga pendidikan Muhammadiyah yang jauh standar nasional pendidikan. Mengapa tidak memperkuat SD/SMP Muhammadiyah yang sudah ada secara bersamaan?. banyak terdapat kecenderungan. Motivasi ini melahirkan amal usaha “asal jadi” dan bukan “apakah 121 benar-benar diperlukan”. Sebagian lagi bekerja di Muhammadiyah. Sebagian mereka adalah PNS yang bersedia mengabdi dengan sisa-sisa tenaga dan pikiran yang dimilikinya untuk Muhammadiyah. Kelemahan pendidikan Muhammadiyah lainnya menurut Abdul Mu’ti adalah pemaknaan “ikhlas” yang tidak proporsional dalam proses pembelajaran. Bahkan banyak kritik yang menyatakan bahwa pendidikan Muhammadiyah sangat konvensional dan kehilangan elan pembaruannya. padahal disekitarnya telah berdiri sekolah negeri dan swasta lainnya. Akibatnya pendidikan Muhammadiyah kurang mampu merespon dinamika eksternal yang terjadi di masyarakat karena tidak mampu memberikan solusi kreatif terutama pada tingkat kelembagaan dan kurikuler. Akibatnya pendidikan Muhammadiyah tidak dapat merekrut SDM yang qualified dan professional. Masih banyak tenaga pendidik di Muhammadiyah yang melakukannya secara “sambilan”. yang karena tuntutan kebutuhan. Konsep “ikhlas” sering dipahami sebagai aktivitas dengan imbalan seadanya bahkan tanpa imbalan sama sekali. Jika dibiarkan. pendidikan Muhammadiyah didirikan karena alasan formalitas organisasi daripada motivasi aqidah diniyah. Apalagi jika dilihat dari motivasi pendirian lembaga pendidikan Muhamadiyah. bahkan para pimpinan Muhammadiyah yang mengukur keberhasilan pendidikan Muhammadiyah dari jumlah formal yang telah dilaksanakannya.

dan seterusnya. Peserta didik bisa mengerti tentang alam sekitarnya dan mereka menjadi terlibat dalam usaha perubahan masyarakat. Itu ada di Kecamatan Cileles. Kali ini kita akan melihat apakah proses pendidikan dan pelayanan sosial amal Muhammadiyah bisa menjawab beberapa persoalan asasi manusia. Beliau adalah mantan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta dan Wakil Ketua Dikdasmen PP Muhammadiyah Periode 2005-2010. senin ke sebelah selatan. pengikisan kemiskinan menjadi terhambat karena masyarakat menikmatinya. Kita harus ber-fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) dengan siapapun. Dalam diskusi sebelumnya kita telah mengetahui bagaimana persoalan hak asasi manusia di Indonesia dan kondisi itu membutuhkan peran Muhammadiyah. dan ada jami‘ah (universitas). Pendidikan salah satunya adalah merupakan usaha untuk menjadikan peserta didik menjadi kritis. H. khususnya dalam bidang kemiskinan dan kesehatan. Husni Thoyyar. Silakan.**** 122 Narasumber : Drs. M. dalam forum tanwir 2007 di Yogyakarta. kalau Muhammadiyah melarat berarti ia gagal. Bapak dan Ibu sekalian. Itu pengajaran kita menjadi cerdas. Tadi malam ada tayangan yang mengupas kemunculan kelompok Islam sejati di Banten. Din Samsuddin. itulah sumbangan yang bisa diberikan oleh Muhammadiyah kepada umat. Selama hampir seratus tahun. Prof. Namun sering kali kita terbentur di lapangan dengan cara pandang bahwa miskin dan bodoh adalah takdir. Mereka pada hari ahad melakukan sujud ke sebelah timur. Muhammadiyah harus berinterospeksi sehingga umat Islam belum menjadi faktor . Telah hadir bersama kita Bapak Husni Thoyyar. Muhammadiyah menyumbangkan pendidikan bagi kecerdasan bangsa. Poin pertama makalah saya adalah peran Muhammadiyah. Ada peran positif dan kelemahan Muhammadiyah yang pernah disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah. Dengan begitu.Ag. kalau berbicara masalah kemiskinan. a DIALOG b 123 Dalam makalah saya tidak menyebutkan nama karena saya hanya mengutip beberapa hal yang saya setujui. Jadi. Itu adalah PR Muhammadiyah. Lebak. Muhammadiyah juga melakukan pemberdayaan masyarakat tetapi Muhammadiyah sebagaimana kritik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum memiliki peran agar masyarakat menjadi kaya. Sebenarnya dari agama ada ibadah. lalu ada masjid jami’. menurut saya. Husni Thoyyar Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. kalau kita miskin itu adalah kegagalan kita dalam beragama. shalat jamaah. Moderator : Ahmad Imam Mujaddid Rais Moderator Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Rangkas Bitung.

ada sejumlah 749 buah amal usaha Muhammadiyah. Ada kecenderungan menjauh. Padahal Muktamar Muhammadiyahdi Aceh mengamanatkan kepada Majelis Dikdasmen (periode Yunan Yusuf. sehingga Muhammadiyah menjadi merk seperti warung. Inilah yang harus dihindari meskipun sulit karena sering konflik justru dipelihara. Besok tanggal 1 Juni 2007 kita akan minta lagi melalui forum rapat koordinasi pimpinan Dikdasmen wilayah. Padahal pada dasarnya amal usaha Muhammadiyah memuat ide dasar Muhammadiyah. Padahal hampir tiap 5 bulan sekali kita mengirim form ke sejumlah 4. dari 33 wilayah hanya 2 wilayah yang memberikan data itupun tidak komplit. Ada hal yang sangat ironis. Memang di lapangan usaha itu tidak mudah karena tantangan dan hambatan internal dan eksternal banyak. sampai sekarang kita tidak memiliki data peta pendidikan. Mereka menyadari bahwa rektor adalah pelaksana dan persyarikatan adalah pemilik. Kita sadar ada kelemahan. Pengertian normatif dan fisik mestinya dikaitkan dan didekatkan. banyak pengrajin amal usaha yang tidak tahu bagaimana pengertian normatif amal usaha yang di sana merupakan dasar pendirian amal usaha. Sekali amal usaha dijadikan tujuan maka virus konflik akan ada di antara manusia. Ketika Mukernas Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah kemarin. tetapi kapan mulainya kita belum bergerak. maka harus disadari bahwa pendidikan dan amal usaha merupakan instrumen untuk melaksanakan misi dan tujuan persyarikatan. Berdasarkan pada ide dasar dalam kepribadian angka 2 dan 3. kita tidak memiliki kepedulian terhadap data. Kita berbicara terbuka saja. Dan itu pun belum ditindaklanjuti.033 sekolah tetapi baru 40 persen yang memberi tanggapan. Kita memiliki kendala. Belum dianggap inovasi. keislaman. Memang ada kenaikan dari kelembagaan. Berdasarkan data sementara. saya di DKI mempelopori fit and proper test untuk calon dekan dan rektor sejak tahun 2000. Oleh karena itu. Maka. Kita maunya semua terbuka supaya kita bisa bekerja dengan evaluasi. Pak Sudibyo Markus (Ketua PP Muhammadiyah 2005-2010) pernah mengatakan bahwa warga persyarikatan banyak menjadi pengrajin amal usaha tanpa mengerti maksudnya untuk . Ide dasar amal usaha harus kembali pada rumusan “segala gerak amal usaha Muhammadiyah memenuhi prinsip tauhid. akhlak. Memang amal usaha Muhammadiyah sangat 124 besar dan bermanfaat tetapi masih belum diimbangi dengan kualitas sehingga tidak begitu menarik bagi masyarakat. Peran Muhammadiyah dalam akidah.determenistik bagi bangsa ini. dan kemasyarakatan”. masih dianggap biasa-biasa saja. Mereka mau dan ketika dipanggil bersedia datang. kiprah dan amal usaha Muhammadiyah dituntut untuk merevitalisasi gerakannya. Ini ironisnya. 1995-2000) untuk membuat peta pendidikan. dan muamalah belum selesai. Tidak ada nuansa yang berbeda antara masuk sekolah Muhammadiyah dengan yang lain. Ini semua kita sudah lepas.

Ada ide dasar Kiai Dahlan. Sehingga lembaga pendidikan hanya merupakan repetisi. itu luar biasa. Abdul Mu’ti (Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) menyatakan bahwa Ahmad Dahlan bisa menawarkan model pendidikan baru di samping sekolah Belanda dan pesantren. Gerak persyarikatan centang perenang. Kalau sekarang kan sama saja.Karena itu yang menggejala maka akibatnya terjadi degradasi pendidikan Muhammadiyah. Hal ini nampak dari ukuran pendidikan hanya dengan format Kiai Dahlan pakai bangku tetapi spirit pencerdasannnya tidak ada. Tetapi . karena dominasi pendekatan amal usaha yang 125 cenderung mendekati pulau-pulau amal usaha. Oleh karena itu. banyak sekali orang yang bergerak di pendidikan hanya mengikuti Kiai Dahlan tetapi kurang memahami ide dasar yang dicetuskannya. pendidikan Muhammadiyah kurang mampu merespon dinamika masyarakat. Bahwa sakit dan sehat adalah usaha manusia bukan karena dari takdir begitu. “Jadilah guru sekaligus murid” tetapi itu tidak kita pahami. Menjadi guru berarti memiliki etos penyebaran ilmu dan menjadi murid berarti bersedia menuntut ilmu dari siapapun. Apalagi jika dilihat dari motivasi pendirian banyak didirikan sekolah Muhammadiyah hanya karena alasan administratif organisasi. kita perlu mengevaluasi tradisi keagamaan Muhammadiyah yang sudah berusia hampir satu abad dan mengevaluasi amal usaha Muhammadiyah agar menemukan kembali semangat pembaruan yang dipelopori Kiai Ahmad Dahlan. Mengapa demikian. kata Pak Munir. Padahal itu bisa menjadi ruh ijtihad dalam dunia pendidikan. Seolah semua ranting harus mendirikan sekolahan. Akibatnya. Sekarang. Ada inovasi di sana. Tetapi sekarang banyak kritik bahwa pendidikan Muhammadiyah 126 sangat konvensional dan hilang elan pembaharuannya. Filosofi “Jadilah guru dan murid”. Tadi pagi. Itu yang dirasakan.mewujudkan tujuan persyarikatan. ada Surat Al Maun. Oleh karena itu. Banyak pemimpin Muhammadiyah yang melihat pendidikan Muhammadiyah hanya dari segi jumlah sampai 7 ribu. Oleh karena itu. jika amal usaha merupakan instrumen untuk mencapai tujuan Muhammadiyah. Rumah sakit sebenarnya memberikan pencerahan sambil membuat mereka menjadi sehat dan cerdas. maka kita harus meningkatkan kualitas kita. saya dan Pak Malik Fadjar mengikuti workshop tentang pendidikan berbasis pesantren. Adapun pendidikan Muhammadiyah secara kuantitatif dan kualitatif lebih bagus daripada zaman Ahmad Dahlan. Sekarang ada 30 lembaga pendidikan di Jakarta yang baru dan memiliki standar internasional. Kita ini. seperti kepala keluarga sebagai akar rumput tujuan Muhammadiyah. Hanya saja di dalam forum muktamar tidak perlu diungkapkan di depan pers. bukan nalarnya yang diambil. dalam hal ini penting mencermati dan mengkritisi ide Kiai Dahlan karena masyarakat waktu itu berbeda dengan sekarang.

Dalam satu kawasan. Dengan sistem cluster. perlu cluster (pengelompokan) sehingga peran Majelis Dikdasmen meningkat dan sekaligus memberikan keleluasaan lembaga pendidikan supaya bisa berkualitas. Sehingga mencari tenaga pengajar model gratis. sehingga ujian nasional menjadi momok. kurangnya dana pendidikan. Sekian.tidak ada pertanyaan kualitas dan studi kelayakan apapakah lembaga pendidikan tersebut didirikan. kesan bank tersebut. menyatu dan ada sekolah pembina yang akan bertukar pengalaman atau menyebarluaskan keberhasilan kepada sekolah Muhammadiyah yang lain. kalau memakai jasa satu bank syariah. “berikhlas-ikhlaslah dalam bermuhammadiyah. Padahal menurut al-Quran itu akhlas adalah dikerjakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kompetensi. ada sejumlah 5. Seperti kata Ki Bagus Hadikusumo. Moderator Terima kasih. sekolah Muhammadiyah menjadi besar sehingga sekolah kecil pun bisa menerima pinjaman. Semua itu kita uji dengan keberadaan amal usaha Muhammadiyah sekarang. rendahnya kualitas pendidik. Marilah kita terus mencari jawaban terhadap tantangan yang banya kita hadapi sehingga kita bisa menyumbang dalam mencerdaskan bangsa. Sekarang di Jakarta.281 buah lembaga pendidikan SD sampai perguruan tinggi dan pesantren. masukkan semua ke bank itu. yang bagus dan yang lemah. Yang . Oleh karena itu. Karena tidak mapan. Di sini kata ikhlas disalahpahami sebagai tidak dibayar. apakah sudah bisa menjawab. Ini kebersamaan yang perlu terus kita kembangkan. Hal yang lain adalah soal ikhlas. Saya mengusulkan nanti ada cluster pendidikan Muhammadiyah. Kalau kita lihat data Profil Muhammadiyah 2005. maka dalam jangka panjang akan menyebabkan image negatif pendidikan Muhammadiyah karena banyak lembaga pendidikan Muhammadiyah yang tidak memenuhi standar pendidikan. Akibatnya. maka akan rugi di Muhammadiyah dan amalnya juga tidak diterima Allah”. Maka. Amal usaha Muhammadiyah menjadi cara untuk menjawab persoalan bangsa yang kompleks. kurangnya sarana pendidikan. kalau ada 20 sekolah sekabupaten. Jika ini dibiarkan. transportnya lebih mahal daripada honornya. Karena kalau tidak ikhlas. lemahnya manajemen sekolah. Mengapa dalam dua ranting berdekatan ada SMP Muhammadiyah. ada sekolah Muhammadiyah kalau dia mengajar 10 jam pelajaran. misalnya cluster di tingkat ranting atau cabang. lembaga tidak memiliki kualitas sebagian guru adalah PNS yang beramal mengajar di Muhammadiyah atau guru yang hanya sambilan di sekolah Muhammadiyah. Lembaga pendidikan dan amal usaha pelayanan sosial adalah untuk mencerdaskan bangsa sekaligus mengikis beberapa persoalan akidah. Dengan jujur kita 127 mengakui ada problem rendahnya kualitas pendidikan. dan lemahnya pendataan. Saya kira itu pancingan dari saya.

Ini merupakan persoalan di Majelis Dikdasmen. silakan bila ada tanggapan. Dari beberapa refleksi dan evaluasi. Dan itu terjadi karena kurang uang. 5-10% uang ujian harus disetor ke majelis. Apakah ini ada solusinya? Yang kedua. baru sebatas wacana dan 128 keluhan. Somantri (SMK Muhammadiyah Cirebon) Saya juga ingin menyampaikan bahwa sejak 1990-2000 sudah aktif di Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Cirebon. 22. Saya sudah lama mengajar di SMA Muhammadiyah Kramat. saya mengajar Al Islam dan Kemuhammadiyahan yang carut marut. Saya pernah mendaftarkan diri sebagai PNS dan hasil ujiannya menonjol. Yang ketiga. Kami masih bisa memberikan saldo antara Rp. Saya pikir yang Bapak sampaikan masih bersifat wacana tetapi tidak ada solusi kongkrit. yaitu sistem satu atap. Itu karena masih menjadi sambilan. Orang bekerja kalau ada uangnya. Sejak dahulu saya belum mendengar ada solusi konkrit dalam mengatasi persoalan pendidikan kita. Pengalaman kami di SMK Muhammadiyah Cirebon dengan jumlah siswa 1. Sukidi. untuk sekolah kami yang maju . saya cukup prihatin terhadap kurikulumnya yang kadulawarsa. Kami selalu menempati unggulan se-Jawa Barat. 200-300 juta dan itu bisa membantu SMP dan SD Muhammadiyah. Syauqi (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Saya adalah pengajar di SMA Muhammadiyah Kramat.dikatakan Pak Husin tadi adalah pancingan buat kita semua. Memang ketidakjelasan penanganan persoalan di Muhammadiyah itu menjadi persoalan. Saya tidak tahu. Sebagai guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Sekarang. Bukan hanya karena saya berasal dari keluarga Muhammadiyah tetapi juga karena ada garansi sentralisasi keuangan. 3. Saya lebih concern terhadap Muhammadiyah. Beberapa lomba juga kami menangkan. saya lebih mendukung kebenaran tetangga saya. Tetapi saya melihat ada kekurangberanian Muhammadiyah meningkatkan biaya pendidikan untuk kepentingan amal usaha Muhammadiyah dan penghasilan guru. di sekolah Muhammadiyah Cirebon satu jam masih 129 dihargai Rp.. Kalau kami di Cirebon. Sekarang.200 orang ada sekitar uang Rp. Menarik berbicara tentang Muhammadiyah. Juga ada sekolah farmasi yang dikelola Muhammadiyah dan itu unggulan. Untuk menutupi kekurangan.500. Namun ketika ada penawaran dosen saya tidak mengambilnya. saya mengamati bahwa dalam soalsoal yang dibuat Majelis Dikdasmen terdapat banyak kesalahan dalam menulis ayat-ayat al Quran. Kalau merujuk pada pemaknaan ikhlas yang tadi disampaikan maka di Muhammadiyah tidak ada yang ikhlas.5 milyar yang dikelola. Itu untuk kesejahteraan dan menopang hal yang lain.mungkin masih lebih rendah dibanding dengan sekolah yang lain. Mungkin Bapak punya cara untuk mengatasi masalah kurikulum dan buku-buku yang kadaluwarsa. semoga kedepan ada perbaikan. Tolong dibenahi.

Sebagai organisasi yang mengklaim diri gerakan modernisme. seharusnya kita malu karena pengelolaan dan pendataan tidak pernah kita lakukan secara profesional. Bogor) Materi ini lebih tepat kita sebut sebagai evaluasi dan refleksi perjalanan pendidikan Muhammadiyah. Sejak tahun . banyak sekali orang yang masuk amal usaha Muhammadiyah tidak mengerti apa itu tujuan Muhammadiyah. Saya pesimis. Persis seperti yang disampaikan Pak Syauqi bahwa dalam buku Al Islam dan Kemuhammadiyahan terdapat banyak sekali kesalahan ayat-ayat al Quran. Memang konsekwensi sekolah besar. Itu pun masih dirasakan kurang manfaatnya. saya 3D. mengapa tidak membuka peluang? Hal yang lain. di tempat saya ada penggolongan. baik aspek kurikulum. Dahulu gaji saya cukup besar dibanding dengan PNS golongan yang sama. Sehingga saya harus mengajar mereka membaca al Quran supaya sejalur dengan misi dakwah Muhammadiyah.di SMK Muhammadiyah. Siti Alfiyah (SMA Muhammadiyah Palu) Apa yang Bapak sampaikan mengenai evaluasi peran pendidikan dan amal usaha Muhammadiyah tentu saja perlu ada jalan keluarnya. Hal yang lain. perlu ada evaluasi terhadap sistem pendidikan kita secara menyeluruh. kelambanan majelis menyebabkan masyarakat merasa kurang terpenuhi kebutuhannya karena penambahan amal usaha tidak bisa memacu dengan baik. tetapi sekarang lebih rendah. apa ini sudah dievaluasi tetapi tidak ada kemajuan? Kalau kita sadari betul ketika masuk Muhammadiyah. Perlu 130 diketahui. Saya menanggapi bahwa materi sore ini adalah evaluasi dan refleksi. Kita ketahui bahwa Muhammadiyah adalah gerakan modernisme. metode pembelajaran. Menurut Bapak. Jadi. Misalnya ada guru PNS yang mengajar hanya sampingan dengan banyaknya lulusan perguruan tinggi. Nasihin (SMK Muhammadiyah Cilengsi. untuk mendata sekolah saja masih kurang baik. Tetapi. Pada konteks lain. Dimana letak modernismenya? Di sisi lain. Banyak bangunan yang tidak berarti. dan kualitas tenaga pendidiknya. Untuk itu. suatu saat Muhammadiyah tinggal nama. Tahun yang lalu kami mengadakan ujian yang sama. Sehingga ada satu mata pelajaran yang diberikan di kelas satu sampai kelas tiga tetapi muncul hanya satu soal. yang memahami betul amal usaha Muhammadiyah sangat sedikit. kami juga usul untuk siswa baru akan ada tambahan 100 ribu untuk tambahan amal usaha dan mengatasi operasional. pendidikan Muhammadiyah tidak memiliki keunggulan khusus dibanding sekolah lain. Itu karena tidak ada keberanian. Banyak guru Muhammadiyah tetapi tidak bisa membaca al Quran. Persoalan ini pernah saya kirim ke Majalah Suara Muhammadiyah tetapi tidak mendapat tanggapan. banyak tenaga pengajar kita yang tidak mengerti apa tujuan gerakan Muhammadiyah. dimana juga karakter modernismenya kalau pendidikan Muhammadiyah sekarang sama dengan sekolah yang lain? Atau mungkin malah lebih buruk.

bukan hanya Muhammadiyah. kalau kondisinya sudah kondusif maka tidak perlu ujian bersama. Kita juga sudah membentuk tim penyusun buku dan sekarang dalam proses penyusunan. Dalam menghadapi permasalahan yang mengemuka. menjadi guru sekaligus siswa. Lembaga pendidikan Muhammadiyah adalah milik kita semua. Husni Thoyyar Memang perlu disampaikan bahwa ini adalah evaluasi dan refleksi. terutama di daerah Indonesia Timur. Sebenarnya langkah tersebut sudah dilakukan Majelis . Ternyata. Saya berharap pengurus majelis berkoordinasi dengan perguruan tinggi agar dapat membantu lembaga pendidikan Muhammadiyah yang lain. apalagi ke pimpinan pusat. serahkan saja pada guru. Pada saat saya menghadiri peresmian gedung SD Muhammadiyah Bodon di Kotagede Yogyakarta. solusi kongkritnya kita cari bersama. Saya mohon Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah memberikan solusi terbaik. Selain itu. saya telah mengajar pelajaran Kemuhammadiyahan. seolah semua Muhammadiyah harus mendirikan amal usaha padahal di sampingnya sendiri sudah ada. 132 Mengenai ujian bersama. Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah hampir tidak bisa menanganinya jika data saja tidak memiliki. Jadi. setiap hari sebelum pelajaran dimulai ada waktu untuk mengaji.1990. Kita ingin guru tidak sama pengetahuannya dengan murid. Standarisasi kurikulum (tanpa memberi detail isi) ditujukan agar mendorong guru untuk bersikap kreatif. Dengan membedah masalah ini kita dapat mengetahui apa yang mungkin dilakukan. Tetapi dalam UU Nomer 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional ada ujian oleh guru dan pemerintah. saya menawarkan sistem cluster (pengelompokan) sebagai salah satu solusi. Kalau kami berkeinginan cukup diserahkan pada guru saja. Soal keikhlasan memang selalu 131 ada masalah dan masalah kesejahteraan guru tidak. Sampai sekarang. Salah satunya dengan cluster. terus terang saya sampaikan mengapa saya menyampaikan Al Islam dan Kemuhammadiyahan dari tahun ke tahun saya tidak pernah diganti. Keminiman dana sangat berdampak pada kualitas pembinaan guru-guru di sekolah. Saya mohon ada solusi yang terbaik soal ini. Mengenai kendala pembelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan sudah diatasi dengan keberadaan standar kurikulum Al Islam dan Kemuhammadiyahan. mereka menampilkan anak-anak kelas 4 yang hafal Surat Al Ghosyiyah dengan bagus. Saya tidak mengerti bagaimana Majelis Dikdasmen memahami kami. Tetapi teman-teman yang lain kurang sekali yang mengerti Muhammadiyah. Memang selalu ada tembusan dalam setiap pembuatan laporan ke Departemen Pendidikan Nasional tetapi kenapa hal tersebut tidak bisa dilakukan terhadap Muhammadiyah. Kebijakannya diserahkan ke masingmasing wilayah sehingga tidak ada soal-soal yang salah.

Dulu saya dan Prof. ya kenyataannya data saja kita tidak punya. Kalau sekarang banyak yang ikhlas tapi tidak profesional karena kita tidak memberikan imbalan yang wajar Marilah kita bermimpi. Kepala sekolah berjiwa sangat nasionalis dan konsisten. Di pusat dihimpun untuk dipinjamkan ke sekolahsekolah. Pada masa Pak Yunan Yusuf (Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah periode sebelumnya) sudah ada peraturan yang indah kalau dipatuhi dengan baik. Mungkin sebaiknya ada musibah dulu baru ada kesadaran pentingnya data. Moderator Silakan jika masih ada tanggapan ataupun pertanyaan lain. Memang perlu ada ghirah (semangat). Dulu sekolah Muhammadiyah di Cirebon ditakuti Sekolah Santa Maria karena ada komitmen dan peran yang begitu konsisten.Soal modernisme Muhammadiyah. Dari mimpi kita bisa membangun banyak hal. Dia menyesal kenapa yang . Yang kedua. seorang kader Muhammadiyah. Contohnya data sekolah di Kabupaten Bantul dan Kulonprogo di DIY menjadi detail setelah ada bencana gempa. mari kita terapkan model pendiri Muhammadiyah. tentang permasalahan skill dan sumber daya pengajar. Padahal pinjaman itu sangat ringan karena menghindari riba. wilayah. mulai dari level etik sampai praktek ekonomi. Lalu mengenai usulan menjalin kerjasama dengan PTM. Tolong nanti dibuatkan rencana tindak lanjut yang nanti akan dilaksanakan dari pusat sampai daerah. Sampai saat ini pembinaan ke daerah Indonesia Timur terus berjalan dengan segala keterbatasannya. Cuma bagaimana cara menagihnya kembali itu masih menjadi persoalan. Tetapi. Kalau pengurus Majelis dan kepala sekolahnya bekerja secara sambilan maka hasilnya pun sebatas sambilan. Artinya. Azyumardi Azra bermimpi membangun IAIN Jakarta menjadi Universitas Islam Negeri. salah satu faktor penting dari keberhasilan tersebut adalah adanya keikhlasan yang profesional. itu pun biasanya dikerjakan oleh sumber daya manusia yang berbasis LSM ataupun NGOs. Dia pernah menjadi konsultan sekolah Kristen membuat science center. saya tertarik dengan gagasan Agus Soewarno. Dulu ada UIJ yang dihimpun di pusat. Perlu pemberdayaan anggota majelis dari daerah sampai pusat. Ada kesepakatan antara guru SMA Muhammadiyah dan PGA Negeri bisa menjadi satu sekolahan sehingga seluruh siswa PGA Negeri adalah Muhammadiyah. ada dana sangat besar jumlahnya yang “parkir” di sekolah-sekolah tetapi tidak kembali. bukan hanya masalah finansial tetapi bagaimana kita bisa mentransformasikan ide Muhammadiyah yang terlalu tinggi supaya bisa diberikan guru kepada anak didik. Apa mau dikata. Masalah yang ada marilah kita selesaikan dan lakukan apa yang bisa sebagaimana konsep Al Maun. Ihsan (DPP IMM) Saya melihat dalam pendidikan Muhammadiyah ada banyak permasalahan. 133 dan daerah. Menurut saya.Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Cirebon.

Ini harus kita hargai usaha kita sendiri. saya menerima sejumlah 126 siswa dengan sisa keuangan Rp. Tetapi kami kesulitan pengaturan keuangan karena tidak ada aturan yang dibuat oleh Muhammadiyah sementara dari negara sangat jelas. tetapi maju. Selanjutnya. keuangan. Terakhir. Kepala sekolah sebelum saya juga statusnya bantuan dari negeri. Saya percaya masih banyak lembaga pendidikan yang favorit dan menjadi rujukan. Manakala sekolah lain kehilangan kepercayaan. datang hanya untuk mengajar saja. Kenapa hal ini tidak diterapkan? Apakah karena 134 Dikdasmen yang tidak bisa memahamkan atau arus bawah yang tidak mengerti? Lukmanul Hakim (SMA Muhammadiyah Tasikmalaya) Saya akan berbicara mengenai pengalaman di Tasikmalaya.000. Saya lihat Majelis Dikdasmen juga sangat sibuk sendiri tanpa melihat kepentingan pendidikan. Setelah itu. saya sempat resah dengan kondisi lingkungan kalangan muda. Jadi. Ketika saya diangkat menjadi kepala sekolah. 116. prasarana. masyarakat mulai percaya. saya menjabat kepala sekolah sejak 1998 dan sudah menjabat untuk yang kedua kalinya. Kalau ada uang. Kalau masalah keuangan masih menjadi masalah maka jangan berpikir masalah kualitas. Memang tingkat profesionalisme di sekolah tidak ada. Saya melihat pendidikan Muhammadiyah tidak mundur. ada banyak faktornya. saya melihat pendidikan dari segi aspek. Oleh karena itu. hitungan dari organisasi sudah habis tetapi menurut negara belum habis. Memang sulit. mulai dari segi pengelola. Persoalannya. Bukan kita yang mundur tetapi karena memang kebutuhan masyarakat maju pesat dan kita masih statis. kenapa tidak kita beri imbalan yang pantas. Muhammadiyah mulai naik kepercayaannya. Terakhir. Dari guru kebanyakan honorer. Memang ada sekolah kita yang kurang berkembang.. Kita gabungkan yang ikhlas dengan profesional. Tetapi saya segera ke Depdiknas dan ternyata ada sejumlah 22 orang yang mau menjadi guru TPK. dan lain 135 sebagainya. Tetapi dengan banyak sekolah negeri malah mundur.. Dahulu ketika tidak ada guru negeri sekolah saya maju pesat. persoalan keuangan harus pula jelas karena kita ada kecenderungan ke Depdiknas dan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah. Ini bukan hanya soal uang tapi juga komitmen. Jangan berharap banyak murid kalau tanpa kepercayaan dan profesionalisme. Solusinya bagaimana? Syafrudin (Majelis Dikdasmen PWM Sulawesi Tengah) Pendidikan adalah sistem yang melibatkan banyak komponen. Mungkin bisa menjadi refleksi untuk daerah lain. Internalisasi nilai ini tidak mudah karena secara metodologis internalisasi nilai tidak hanya di sekolahan namun juga di keluarga. Saya pikir sejak tingkat dasar harus ditanamkan betul nilai-nilai. . kita perlu menciptakan berbagai model. Yang saya lakukan adalah mencari guru yang ikhlas dan concern.memanfaatkan dia bukannya orang Muhammadiyah tetapi pihak lain dan dengan bayaran yang sangat mahal.

Namun ada salah paham terkait pandangan keluarga. Uang iuran anggota pun tidak berjalan. ada kreativitas dan komitmen. Kalau PR menumpuk. Kalau sekarang misalnya ada sejumlah 100 ribu anggota Muhammadiyah membayar maka operasional pimpinan pusat bisa ditangani. Ini adalah pembudayaan dalam keluarga dan masyarakat sekitar. Apalagi kalau sekolahnya sangat mahal.Misalnya pendidikan yang harus mengembangkan life skill. Masalah rincian teknisnya adalah kreativitas. itu adalah kewajiban keluarga. Masalah . Model pembelajaran juga harus menyenangkan. seolah kalau sudah membayar sekolah sudah tidak perlu mendidik. kecakapana hidup. Saya selalu mengatakan bahwa Muhammadiyah menjelang krisis. Kalau kita sudah mengatakan diri sebagai warga Muhammadiyah tetapi 136 nilai kemuhammadiyahan tidak mempengaruhi kita. Saya pikir dalam proses pendidikan memang ada internalisasi nilai melalui institusi keluarga. semangat berkhidmat kita terutama dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini sangat lemah. Jangan sampai menciptakan lulusan yang menganggur. lalu untuk apa kita bermuhammadiyah? Moderator dipersilakan kepada Bapak Husni memberi tanggapan. Bagaimana soal keuangan? Dalam persyarikatan. Jadi. pedoman keuangan itu tidak boleh dinamis. Muhammadiyah adalah bagian dari bangsa ini. mesti ada saldo plus bukan minus. Tetapi sekarang tanpa uang dari pemerintah tidak akan jalan sekolah Muhammadiyah itu. nilai-nilai Islam itu tipis sekali mempengaruhi kita. selesaikan semua di sekolah. kepala sekolahnya tidak mau berhenti padahal pihak majelis telah memberhentikannya. bagaimana mereka diberi pelajaran di dalam keluarga? Soal science center. Komitmen ada tetapi juga harus ada kreativitas. Tarmizy Idris (Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah) Apa yang dikatakan Ibu Alfiyah terlewat jawabannya. perlu seperti tadi. menurut saya komitmen memang perlu tetapi tidak bermakna tanpa profesionalitas. Selanjutnya. Mengenai pendidikan di Tasikmalaya. Kalau nilai-nilai Islam tidak mempengaruhi kita. Oleh karena itu. Yang kedua. Saya mengalami ketika kecil di Bandung. Sebenarnya tidak perlu pengajaran al Quran di sekolah. supaya terus ada pengembangan. Ke depan tidak perlu ada PR. Pada saat saya menyelesaikan permasalahan SMA 2 Muhammadiyah di Palembang. apalah artinya itu. Husni Thoyyar Terima kasih. Sebagai contoh. tidak satu rupiah pun uang dari pemerintah tetapi sekolah Muhammadiyah berdiri. Dan komitmen dari pengelola dan guru Muhammadiyah yang harus terus ditanamkan. Persoalannya sekarang siswa terlalu banyak PR (pekerjaan rumah). saya kira tidak perlu menunggu tetapi justru mestinya menawarkan diri untuk membantu Muhammadiyah. Bagaimana perilaku kita dalam Pedoman Hidup Islami Muhammadiyah (PHIM) itu luar biasa tetapi itu tidak mempengaruhi kita. prinsip ketertiban yang harus dipegang.

Padahal ada aspek the humanity of human life (kemanusiaan hidup manusia) yang luar biasa dari Kiai Dahlan. bagaimana kita tidak sekedar menjadi pengrajin amal usaha Muhammadiyah dan melupakan visi pendiriannya. Ini merupakan persoalan yang perlu diselesaikan. kalau visi ini dijalankan. Tidak perlu Muhammadiyah dibubarkan tetapi dari yang sudah ada sekarang mari kita berangkat dan berpacu. 138 BAB IV URGENSI HAM UNTUK PENDIDIKAN AGAMA “Pendidikan dapat berperan sebagai agen dalam membentuk manusia yang menjunjung tinggi dan menghormati HAM. Pertama. Wassalamu‘alaikum Wr.masa jabatan. Moderator Terima kasih Pak Husni. Misalnya. Wb. Kita berjalan secara bertahap. Wb. dulu dokter dari Belanda mau bekerja tanpa digaji membantu rumah sakit Muhammadiyah karena faktor kemanusiaannya. kita masih menghadapi beberapa persoalan seperti kurikulum dan aturan atau kaidah-kaidah. itu semua menjadi penguat bagi kita. Saya kira itu dari saya. kalau sudah habis menurut persyarikatan tetapi belum selesai menurut pemerintah maka harus dimusyawarahkan. Motifnya adalah mencari mashlahah-nya. Terima kasih. bukan berdasarkan tidak mau diganti. karena sering kali kita bentrok karena aturan itu. Saya berharap dari sini ada rencana tindak lanjut. Yang kedua. Wassalamu‘alaikum Wr. Bahwa ada success story. Sejarah keberhasilan ini jangan untuk diri sendiri namun hendaknya disampaikan kepada sekolah yang lain. Ada beberapa hal yang bisa menjadi catatan kita. Menjadi pemacu bagi kita semua. 137 Kita ini maju tetapi tidak melompat seperti Kiai Ahmad Dahlan. Pendidikan Agama berbasis HAM dapat menjadi salah satu alternatif bagaimana menciptakan lingkungan pendidikan dan masyarakat yang damai” Abdul Mu’ti PRAKTIK KEKERASAN DI INSTITUSI PENDIDIKAN . Tetapi komitmen ranting juga masih rendah. Saya kira itu yang bisa saya kemukakan dan mudah-mudahan bermanfaat untuk langkah ke depan. itu diatur pimpinan ranting. Jangan berharap langsung lari. Cuma selama ini yang dipahami dari Kiai Dahlan hanya mengubah arah kiblat saja. Lalu apakah Muhammadiyah bubar saja kalau tidak ada komitmen dan tidak ada iuran? Iuran itu tidak diatur pimpinan majelis. Saya kira itu secara sepintas.

pertama-tama kita . Namun demikian.Yustina Rostiawati Pengantar Media massa pada tahun-tahun belakangan ini dipenuhi dengan pemberitaan tentang tindak kekerasan yang terjadi di dunia pendidikan (sekolah). Tulisan singkat ini memaparkan adanya ’sosialisasi pendidikan kekerasan’ di institusi pendidikan. kembali marak berita meninggalnya Cliff Muntu di lembaga pendidikan yang sama dan dengan indikasi penyebab kematian sama. Rupanya acara smackdown yang ditayangkan oleh salah satu TV swasta disukai dan ditonton oleh banyak anak usia SD sampai orang dewasa. Contoh kasus kekerasan lain yang terjadi di sekolah dan mendapat perhatian khusus misalnya: smackdown. Dan anak-anak usia SD itu dengan gamblangnya meniru serta mempraktikkan cara-cara melakukan smackdown di antara sesama teman main yang pada taraf tertentu 141 menimbulkan korban. khususnya di media massa cetak. masih banyak nama lain yang kemudian muncul dengan kasus tindak kekerasan lebih beragam termasuk tindakan aborsi karena KTD (kehamilan tidak dikehendaki). Penyebab meninggalnya Wahyu Hidayat disinyalir karena adanya tindak kekerasan sebagai ’hukuman untuk mendisiplinkan’ siswa STPDN pada waktu itu. Kekerasan Di Lingkungan (Institusi) Pendidikan Bicara mengenai lingkungan pendidikan. Pada akhir tulisan disajikan sejumlah pertanyaan/poin-poin refleksi untuk menciptakan dan memulai ’dunia pendidikan tanpa kekerasan’ demi mencapai cita-cita memanusiakan manusia. tempat yang seharusnya merupakan rumah yang memanusiakan manusia?”. bentuk tindak kekerasan yang terjadi serta dampaknya berdasarkan studi yang telah dilakukan. Keresahan orang tua yang anaknya menjadi korban smackdown ini akhirnya mendorong protes berbagai pihak dan berhasil menghentikan tayangan acara mengerikan tersebut. Kasus kekerasan di atas merupakan salah satu contoh saja dari sederet kasus kekerasan di institusi pendidikan. Tahun ini. Kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan seperti itu belum pernah mendapat perhatian memadai hingga tahun-tahun belakangan ketika zaman reformasi bergulir dan kasus-kasus kekerasan seperti dipaparkan di atas bisa diungkap lebih transparan. Sekarang ini kita tidak lagi terkejut akan adanya beragam tindak kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan karena hampir setiap hari ada berita terjadinya kekerasan di sekolah. Setelah diungkapkannya tindak kekerasan yang menyebabkan jatuhnya korban di lembaga pendidikan ini. berita mengenai kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan tetap saja menorehkan luka dan menambah kemsygulan khalayak pada umumnya “kok bisa tindak kekerasan seperti itu terjadi di sekolah – dunia pendidikan. Masih hangat dalam ingatan kita berita meninggalnya Wahyu Hidayat yang cukup intensif dimuat di media elektronik dan cetak tahun 2003 lalu.

Dari tahun ke tahun sejak UN diberlakukan banyak permasalahan muncul: masalah mendasar dengan diberlakukannya hasil UN sebagai penentu kelulusan dan penerimaan siswa ke jenjang pendidikan lebih tinggi. penulis melakukan kajian/analisis teks terhadap sejumlah buku pelajaran SD (kelas I dan IV). Akan tetapi siswa kelas I dan IV SD yang berusia sekitar 6 – 10 tahun dapat dengan mudah menginterpretasikan dan mencontoh gambar itu sebagai pembelajaran ’sikap berani’. Apakah kebijakan pendidikan kita sudah kondusif dalam rangka menciptakan situasi pendidikan ’anti kekerasan’? Ambil contoh kebijakan mengenai Ujian Nasional (UN). Dari tingkat makro mari kita melihat lebih mendalam kekerasan di tingkat mikro lingkungan pendidikan. 143 Serangkaian gambar di atas diambil dari buku pelajaran PPKn untuk kelas I dan IV SD dari tiga penerbit di Jakarta pada tahun 1994 – 1997 dan digunakan secara luas oleh sekolah dasar khususnya di wilayah Jakarta dan Bekasi. dan semua pihak yang berhubungan dengan proses pendidikan.perlu melihat situasi ’makro’. demikian juga interaksi di antara sesama anak didik. Akan tetapi salah satu temuan yang cukup ’mengejutkan’ pada waktu itu adalah adanya sosialisasi ’tindak kekerasan’ (yang mungkin saja tidak disadari karena dianggap sudah umum) lewat pelajaran PPKn (Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan) seperti dapat dilihat pada cuplikan gambar berikut ini. Dan gambar-gambar seperti ini sudah dianggap lumrah/jamak/umum “memang (anak) laki-laki begitu adanya”. Tujuan utama analisis buku pelajaran ini sebenarnya untuk mengidentifikasi bias gender dalam buku pelajaran. yaitu di tingkat sekolah – tempat berlangsungnya proses belajar mengajar dan interaksi antar tenaga pendidik dengan anak didik. sampai berbagai masalah ‘kecurangan’ pelaksanaan UN yang dilaporkan oleh berbagai daerah. Satu contoh konkret bahwa secara makro kebijakan pelaksanaan UN ini menimbulkan dampak ‘kekerasan’ terhadap anak didik. Sesungguhnya gambar tersebut bukan dimaksudkan untuk memberi ilustrasi mengenai pelajaran kekerasan. sikap atau tindakan yang sudah dianggap biasa ini bisa dengan mudah ditiru serta diteruskan yang pada akhirnya menjadi ’kebiasaannya’. yang pada dasarnya belajar dengan mencontoh dari ’model’ di lingkungan terdekatnya. . dalam hal ini adalah kebijakan yang menyangkut bidang pendidikan. Banyak tindakan yang sudah dianggap lumrah atau umum dilakukan. macho. serta keikutsertaan orang tua/wali siswa dalam proses pendidikan ini. 142 tenaga pendidik. dalam ilustrasi di atas semua sosok yang digambarkan dengan tingkah laku ’nakal’ atau lebih ’keras’ adalah sosok (anak) lakilaki. gagah seorang laki-laki. meskipun tindakan tersebut sebenarnya termasuk dalam tindak kekerasan. Analisis Buku Teks Pelajaran Sekolah Dasar Pada tahun 1996/97. Jika diperhatikan. Dan bagi anak.

Sampel diambil lewat sekolah . Kalau saya ngajar anak laki-laki. karena anak punya cirinya sendiri. maka guru terpancing juga untuk marah dan menggunakan peringatan dengan cara keras juga”. Mari kita simak pernyataan guru tingkat sekolah menengah atas berikut dari kabupaten Sikka (Nusa Tenggara Timur). (GL2 Sikka. Jadi sistem saya itu lebih keras agar mereka takut dengan saya. kalau tidak keras itu mereka sepertinya seenaknya saja. Kalau anak wanita kan nggak bisa.. Kalau laki-laki kan kasar. kalau marah. 27 Februari 2003) “Dulu itu guru sangat ditakuti dan dihormati.. Wawancara ini dilakukan kepada guru dan kepala sekolah dasar di wilayah Jakarta dan bekasi. CD. Kita nggak bisa kasar-kasar seperti anak laki-laki. (Kepsek L Sikka. dilakukan juga serangkaian wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah dasar mengenai cara mengajar dan interaksinya dengan siswa di dalam kelas.. sudah biasa dilakukan dan terutama dilakukan lebih keras/berat terhadap anak laki-laki.” (GL-4/01) Pernyataan guru seperti kutipan di atas menunjukkan bahwa hukuman fisik khususnya. “Ya. Kalau anak-anak tertentu udah biasa. tetapi sekarang akibat pengaruh film. Nusa Tenggara Timur ini dilakukan pada tahun 2003 bertujuan untuk mendapatkan informasi mendalam mengenai insiden dan jenis kekerasan yang dialami anak di dua kabupaten dimaksud. kalau wanita kan halus dan ada perasaan juga.. dsb. murid tidak takut lagi sama guru. Belum lagi jika kita mengkaji lebih dalam mengenai teks dalam buku pelajaran yang mungkin saja mengandung tindak kekerasan. Jadi kalau 1-2 kali dikasih nasihat tidak jalan. hukum-hukum bener. Berikut kutipan yang diutarakan oleh guru perempuan dan guru laki-laki dalam kaitannya dengan pemberian hukuman kepada siswa.. 26 Maret 2003) 145 Kajian mendalam mengenai kekerasan terhadap anak di Kabupaten Sikka dan Ende.kalau untuk anak laki-laki kadang-kadang nggak mempan dibentak saya tarik telinganya. Akan tetapi semua tindakan guru pun didasari oleh nilai-nilai/keyakinan/paradigma yang dihidupinya sebagai seorang pendidik. dulu. guru bisa menambah penekanan (reinforcement) untuk melakukan tindak kekerasan atau mengupayakan pendidikan nilai anti kekerasan kepada anak didiknya. “Saya punya itu hukuman lebih keras. Guru sudah seperti tidak ada wibawa bagi murid. 144 Kekerasan yang Pernah Dilakukan Guru dan Dialami Siswa di Sekolah Pada tahun yang sama dalam melakukan kajian teks buku pelajaran. Lalu bagaimana dengan sikap guru? Sebagai tokoh utama dalam institusi pendidikan.” (GP-4/02) “.Gambar-gambar di atas mungkin saja dimasukkan dalam buku pelajaran tanpa disadari dan tanpa memikirkan dampaknya terhadap anak usia SD. tapi kegiatan berjalan seperti biasa”.. marah bener.

diejek. berita di Kompas pada tanggal 16 Mei 2007 yang baru lalu menunjukkan kasus bullying ini: “Kekerasan di lingkungan pendidikan masih saja terjadi. Kekerasan di lingkungan pendidikan ini tidak hanya dilakukan oleh guru. juga serangkaian tes psikologi terhadap anak (siswa) khususnya untuk menganalisis dampak tindak kekerasan yang dialami. didorong. ditendang bagian hidung dan kepala (bagian belakang). Jakarta Selatan. dan sudah berlangsung bertahun-tahun seperti layaknya menjadi tradisi. Studi dengan metode yang kurang-lebih sama dilakukan pula di tiga provinsi: Jawa Tengah. toma/toga. dan siswa. Laporan Penelitian. Juli 2006:126). Banyak siswa ternyata pernah mengalami bentuk kekerasan baik fisik. dibentak atau digertak juga umum dialami oleh para siswa. Tindak kekerasan yang dilakukan dalam rangka memberikan hukuman ini boleh dikatakan sudah umum terjadi dan anak menjadi korbannya. dan disingkap roknya. Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara pada tahun 2006. verbal. 2006) Berdasarkan ketiga studi yang pernah dilakukan di atas tidak dapat dipungkiri bahwa tindak kekerasan dialami oleh anak di sekolah. Sebagai contoh. tetapi juga dilakukan oleh teman sebaya atau senior dalam sekolah yang sama.tingkat dasar (SD). ditelanjangi hingga hanya memakai celana dalam. Dalam pengakuannya. dipukul. dipukul ulu hati. disuruh kerja (mengepel. disabet. wawancara mendalam dengan guru dan orang tua. Penelitian di 3 provinsi seperti dikutip di atas menggambarkan betapa beragam dan tidak senonohnya tindak kekerasan yang dilakukan di lingkungan pendidikan. guru. dianiaya hingga terluka fisik dan mental oleh seniornya”.) pernah dialami oleh lebih dari separuh responden penelitian. dan menengah (SMP dan SMU). Kemudian dilakukan serangkaian diskusi kelompok terfokus (FGD) dengan orang tua... Sedangkan kekerasan seksual yang dapat dikatakan banyak dialami oleh siswa di ketiga provinsi tersebut adalah dicolek. dll.. siswa ini mengungkapkan jenis kekerasan yang terjadi di sekolahnya yang dilakukan oleh para senior: dipukul dengan botol di bagian punggung dan kaki. Kekerasan verbal seperti dimarahi. Bentuk dan Jenis Kekerasan yang Dialami oleh Anak di 3 Provinsi 146 Sumber: Laporan Penelitian (Rianto Adi dkk. Tindak kekerasan seperti ini biasanya terjadi di tempat-tempat tertentu (misalnya WC) yang disebut sebagai ruang eksekusi. diomeli. maupun seksual. Kali ini siswa kelas 1 SMA . di ketiga provinsi jenis kekerasan seperti dicubit. disunduti rokok. Tayangan kekerasan yang terjadi di STPDN/IPDN menunjukkan ’kebrutalan’ dan ’keberingasan’ pelaku tindak kekerasan demi . Kasus-kasus bullying seperti belakangan ini marak diberitakan mulai diperhatikan 147 sejak terungkapnya kekerasan di STPDN/IPDN. Sebagai contoh. Tabel berikut menunjukkan bentuk dan jenis kekerasan yang (pernah) dialami oleh anak (sekolah) di tiga provinsi (Rianto Adi. sebut saja X (18 tahun).

menegakkan ’disiplin’. saya obati sambil bilang ke anak 148 Bapak maksudnya baik. karena kadang orang tua datang dengan sikap menyerahkan anak.. itu kan bisa bengkakbengkak. bilang kami sudah tidak mampu didik ini punya anak. anak jadi lebih baik. 26 Februari 2003) “. Deli Serdang. Dalam tulisannya Saeful mengutip surat yang ditulis oleh seorang anak perempuan korban kekerasan di sekolah: “Jujur.. merendahkan. Jika sikap guru dan sekolah. menulis artikel tentang Malpraktik dalam Dunia Pendidikan (Kompas. Dengan pemikiran demikian. Dengan pukul anak jadi kapok. bagaimanakah perasaan anak? Bagaimana semua sikap dan tindak kekerasan ini berdampak pada anak? Dampak Kekerasan terhadap Anak (korban) Tulisan Saeful Millah. ada bekasnya. memaki agar anak lebih patuh dan menghargai orang tua. saya gak kuat lagi dijadiin objek rasa kesal guru-guru yang selalu berceritera dengan menyudutkan. serta orang tua sedemikian mendukung terjadinya tindak kekerasan sebagai ’hukuman’ bagi anak. (FGD-ortu. .. termasuk memukul dengan alasan untuk mendisiplinkan anak. Berbagai kajian yang dilakukan mengindikasikan bahwa sikap orang tua terhadap anaknya ini sudah umum dilakukan. Dengan demikian. Sikka. yang pada intinya menunjukkan bahwa anak itu menjadi tanggung jawab orang tua. 12 Maret 2003) “Kami ini di sekolah serba salah. Januari 2006) Masing-masing daerah di Indonesia menganut nilai atau arti anak. (FGD-Ibu. Pernah dipukuli sampai . tidak mau mengulang lagi kesalahannya”.. Bapak anak saya memang agak keras terhadap anak.. Orang tualah yang harus mengarahkan anak(nya) untuk menjadi ’orang’ yang berakhlak mulia. seorang mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. Bapak guru cubit atau pukul saja kalau ini anak tidak mau belajar” (GL1 Sikka. Sikap Orang Tua: Kekerasan untuk ’Mendisiplinkan’ Anak Orang tua tidak jarang justru mendorong dan ikut ’merestui’ terjadinya kekerasan terhadap anaknya seperti dituturkan oleh informan penelitian di NTT dan provinsi lain berikut ini: “ . Dan bagi tetangga atau famili yang mengetahui adanya tindak kekerasan orang tua terhadap anaknya tidak dapat berbuat banyak karena situasi ini dianggap sebagai masalah internal keluarga. 16 Mei 2005). Saya mau tegar. segala upaya dikerahkan untuk ’membentuk’ anak ini agar berada dalam ’jalan yang benar’. entah dipukul atau dengan omongan atau kata-kata keras. pakai lidi. 149 dan selalu merasa kalau ayah yang salah. maka orang tua juga tidak akan berbuat banyak jika anaknya mengalami kekerasan yang dilakukan pihak sekolah dengan alasan demi mendisiplinkan anak atau karena anak tersebut tidak mematuhi peraturan. Biar jangan anak itu dendam sama si Bapak”..

Jika tidak dihentikan atau diputus. yah? Bukan uang kita kan? Terys apa ruginya kita? Toh. Saya mau ujian dan ga mau cape mendengar cerita guru yang sebenarnya ga harus diceritakan saat kegiatan belajar-mengjar berlangsung dan ga ada hubungannya dengan pelajaran . maupun seksual). dan buat apa yang bakal ayah lakukan? Menyelamatkan anggaran? Buat apa. Tabel berikut menunjukkan sejumlah gejala gangguan ’kejiwaan’ dialami anak yang mendapat perlakukan kekerasan (baik fisik. Dampak lebih panjang adalah adanya ’lingkaran kekerasan’.. Anak ini menjadi korban ‘kekerasan’ di sekolah setelah ayahnya melayangkan surat kritik tentang kepergian para guru ke Bali selama seminggu pada bulan September 2004. Masih banyak kasus kekerasan yang mempunyai dampak langsung (baik fisik maupun psikologis) terhadap anak: kematian setelah di’smackdown’.. yang artinya korban kekerasan dalam kadar tertentu berpotensi menjadi pelaku kekerasan (terhadap anaknya atau orang lain). Contoh di atas hanya satu contoh konkret dampak yang secara langsung dirasakan oleh anak ketika mengalami tindak kekerasan (di lingkungan sekolah). stress. seperti: kecemasan. Tetapi surat kritik yang kemudian ditulis dan diserahkan ke pihak sekolah oleh ayahnya mendapat tanggapan yang justru menimbulkan dampak negatif bagi si anak.tapi setelah guru saya berceritera lagi. Apa yang diceritakan guru saya selam satu jam pelajaran sangat membuat saya sakit . kehamilan tidak dikehendaki karena diperkosa guru atau teman di sekolah. maka lingkaran kekerasan ini terus . karena selain mengambil waktu pelajaran juga menghabiskan uang (anggaran) yang tidak sedikit. Oke. niat ayah emang baik.. kecacatan karena dipukul teman di sekolah. (anti) sosial. obsesif. saya merasa ga bakal kuat menanggung beban ini. agresif. orang yang punya duitnya juga ga repot. kematian mahasiswa STPDN/IPDN.. 150 Korelasi antara Gejala Gangguan dan Kekerasan yang Dialami Anak Sumber: Laporan Penelitian (Rianto Adi dkk. verbal.. dan lain sebagainya. Dalam tabel ini ditunjukkan korelasi/hubungan yang signifikan antara gejala gangguan dengan bentuk kekerasan yang dialaminya. Dari hasil penelitian dan berbagai temuan yang dipublikasikan lewat media jelas diketahui dampak yang secara fisik atau psikologis diderita oleh anak korban kekerasan. Semua dampak ini akan membekas pada tubuh anak (secara fisik) atau membekas sebagai ’luka’ di dalam batinnya. 2006) Sejumlah gejala gangguan yang dirasakan oleh anak secara signifikan berkorelasi dengan ketiga bentuk kekerasan yang dialaminya. deliquency (kenakalan anak). Kepergian para guru ini menurut si anak memang merugikan. Tapi apa yang bakal kita dapet? Pajala? Wallahua’lam”. terpuji. dan terokupasi secara seksual*.

violence. budaya atau . yaitu: bagaimana sebaiknya peran guru BP di lingkungan sekolah? Bagaimana dengan sikap dan peran tenaga pendidik di sekolah dalam rangka menciptakan lingkungan tanpa kekerasan? Bagaimana sebaiknya Komite Sekolah berperan dalam rangka menciptakan proses belajar-mengajar yang memanusiakan manusia? § Isu penting lain yang perlu mendapat perhatian secara seksama adalah masalah monitoring dan ’keamanan’ (security) di lingkungan pendidikan: siapa yang sebaiknya mengambil peran untuk memantau keamanan di lingkungan pendidikan? Sejauhmana pemerintah.berlangsung. 2007. Poverty. selama tahun 2006 masih terjadi pelanggaran HAM yang cukup serius diantaranya pembunuhan terencana terhadap aktivis HAM Munir. 2007: 3) Pendahuluan Human Right Watch dalam World Report 2007 menulis beberapa catatan khusus tentang pelaksanaan Hak Azasi Manusia (HAM) di Indonesia. Meskipun demikian. Marilah kita bahumembahu membantu dan menghantarkan mereka bertumbuh menjadi manusia yang ’ramah’ dan bersahabat bagi lingkungannya ••••• 152 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS HAM Abdul Mu’ti “Human Rights are vital to peace. and terrorism flourish where human rights are denied” (The New Zealand Plan for Human Rights. Menurut penilaian Human Right Watch. and sustainable development wordlwide. Sebagian pelanggaran HAM terjadi karena rendahnya pemahaman dan kesadaran HAM. Latar belakang pelanggaran HAM sangat kompleks. dan eksploitasi anak-anak yang bekerja di bawah umur (Human Right Watch. security. lemahnya supremasi hukum. beberapa pihak dan sejumlah isu perlu dipikirkan dengan seksama. dalam hal ini Departemen Pendidikan Nasional dapat menyumbangkan perannya? Jalan panjang dan penuh duri masih akan dilewati anak-anak kita dalam meniti langkah di dunia pendidikan. pengrusakan tempat ibadah pemeluk Ahmadiyyah. 279). Bagaimana dan siapa sebaiknya menghentikan tindak kekerasan seperti ini? 151 Menumbuhkan Sikap ’Kemanusiaan’ di Lingkungan Pendidikan § Dalam tataran makro. kekerasan terhadap pembantu rumah tangga. bagaimana peran pemerintah dan penentu kebijakan pendidikan? § Di tingkat mikro. penegakan HAM di Indonesia mengalami perkembangan yang menggembirakan. conflict.

Pendidikan Agama diberikan sesuai dengan agama peserta didik dan diajarkan oleh guru yang seagama dan bertujuan untuk menumbuhkan dan membentuk manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (Undang-undang Nomor 20/2003). dan pesantren dapat menjadi learning institution yang memberikan pengetahuan. Anak-anak yang bekerja dapat meningkatkan income dan meringankan beban ekonomi keluarga. politik. dan justeru menyeret mereka ke meja pengadilan. agama dan ekonomi. pendidikan agama . Karena kedudukannya yang sangat penting. main hakim sendiri – baik atas nama agama maupun hukum itu sendiri.merupakan perbuatan kriminal yang melanggar hukum. Bagaimana lembaga pendidikan dapat memainkan fungsi dan peran strategis tersebut? Bagaimana pembelajaran agama dapat menjadi agent atau inti pelajaran dalam membentuk human rights communities? Problem Pendidikan Agama dan HAM Pendidikan agama memiliki kedudukan yang sangat penting dalam sistem pendidikan nasional. Dalam konteks Indonesia sebagai Negara Hukum. 153 Kurangnya pemahaman tentang hak anak-anak dan tradisi masyarakat menyebabkan banyak orang tua yang tidak menyadari bahwa hukuman fisik (corporal punishment) yang diterapkan sebagai bagian dari “pendidikan” anak-anak adalah pelanggaran HAM. Lembaga pendidikan memiliki peran dan fungsi yang sangat strategis dalam membentuk masyarakat yang sadar hukum dan HAM.merupakan aliran sesat. Karena pemahaman doktrin Agama yang dangkal dan tidak kontekstual. Pembunuhan terhadap aktivis HAM Munir nampaknya disebabkan oleh motif politik karena kiprah dan temuan almarhum dalam pengungkapan kasus-kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. Kekerasan terhadap pembantu rumah tangga terjadi karena kurangnya pemahaman pembantu rumah tangga dan majikan tentang HAM serta lemahnya supremasi hukum. Kekeraan terhadap jemaat Ahmadiyyah adalah bentuk amar ma’ruf nahi munkar yang harus dilaksanakan karena Ahmadiyyah –menurut fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat. Banyak perusahaan yang take advantage dengan mempekerjakan anak-anak karena mereka bersedia menerima gaji rendah. madrasah. Tindak kekerasan terhadap sarana keagamaan dan jemaat Ahmadiyyah dilakukan karena motivasi relijius. Kemiskinan dan alasan ekonomi adalah sebab utama mengapa banyak orang tua dan perusahaan yang mempekerjakan anak-anak di bawah umur. Sekolah. amar ma’ruf nahi munkar mendorong mereka bertindak brutal. Secara simultan lembaga pendidikan dapat menjadi model institution masyarakat yang berkesadaran HAM (human rights communities).tradisi masyarakat. main hakim sendiri. Secara eksplisit Undang154 undang nomor 20/2003 menyebutkan bahwa pendidikan agama merupakan mata pelajaran yang wajib diajarkan di setiap jenjang dan jenis pendidikan. wawasan dan kesadaran HAM.

pelanggaran HAM. tetapi juga filsafat HAM. Sebaliknya.berbeda dengan Barat. Pandangan sekuler menganut pemisahan yang tegas antara agama dan negara. Pandangan normatif ini berkelindan dengan pengalaman historis dan khazanah intelektualitas umat Islam yang berkembang dalam konteks dunia Arab. tantangan bagi praktisi pendidikan pada umumnya dan khusunya pendidikan agama untuk mengembangkan pembaharuan sistem pendidikan karena masih tingginya harapan masyarakat. khususnya pembentukan moralitas peserta didik. dan kekerasan bernuansa agama. intelektual. kenyataan masih adanya pandangan kurikuler yang dikotomik dan segregatif. Kedua. Beban historis ini membelenggu . Problem epistemologis masih terus berlangsung ketika pemerintah Presiden Soeharto mengembangkan sistem madrasah yang mengajarkan ilmu agama dan ilmu sekuler serta mewajibkan pelajaran agama dalam semua jenis dan jenjang pendidikan sekolah umum. Pendidikan agama juga tidak jarang dijadikan kambing hitam atas masalah kenegaraan seperti separatisme Islam. Pandangan kurikuler yang segregatif dan dikotomik berakar pada problem epistemologi ilmu pengetahuan yang merupakan warisan historis kolonialisme dan intelektual dunia Muslim. Kritik tajam atas praktik pendidikan agama memiliki dua makna. Matematika. Sistem ini bahkan masih 155 dikembangkan pada masa Presiden Soekarno. tidak mengajarkan pendidikan agama karena merupakan wilayah private. geografi. dan lingkungan eksternal pendidikan. dan perkembangan global juga harus diperhitungkan. Pembaharuan pendidikan yang dilakukan Muhammadiyah dengan sistem madrasah yang mulai dikembangkan pada awal abad kedua puluh tidak menghapus problem epistemologi keilmuan secara total. Warisan historis. media.seringkali menjadi indikator utama keberhasilan pendidikan.yang dikembangkan dalam tradisi pesantren tidak mengajarkan pendidikan umum. Pandangan dikotomis tidak hanya terjadi pada dunia keilmuan. Pendidikan agama merupakan transmisi Islam yang bersumber dari wahyu Ilahi yang sakral dan mutlak kebenarannya. Pertama. Pendidikan agama bukanlah segala-galanya karena hanya merupakan bagian sistemik dari keseluruhan komponen pendidikan yang meliputi pendidik. kewarganegaraan dan sejenisnya tidak diajarkan di pesantren karena diklasifikasikan sebagai “ilmu kafir”. Kurikulum dipahami sebatas seperangkat mata pelajaran yang paralel dan tidak terintegrasi antara satu dengan lainnya. Penilaian ini jelas tidak adil. terorisme. Ketidakpastian politik. dan pengalaman kolonial mendorong kaum Muslim mengembangkan identitas ke-Islamannya yang secara distinctive –harus. sistem pendidikan agama –Islam. Pendidikan agama seringkali menjadi tertuduh utama dan paling besar menanggung dosa atas merosotnya moralitas peserta didik. Sistem sekuler yang dikembangkan selama penjajahan Belanda. sejarah. peserta didik. kurikulum.

Karena itu. ujian nasional yang hanya meliputi Matematika. Ciriciri tersebut tetap harus dipertahankan seiring dengan pengembangan profesionalitas pendidik. Integrasi ini tidak dimaksudkan untuk meniadakan perbedaan dan menghilangkan ciri-ciri khusus suatu disiplin keilmuan. Misalnya. Pelajaran Science yang sangat terkait dengan dunia modern dianggap lebih penting dari pelajaran agama yang hanya berurusan dengan kehidupan akhirat. dan sosial-politik masyarakat Barat. Warisan historis diletakkan sebagai sesuatu yang normatif. dan apriori untuk menelanjangi 156 dan menguliti kelemahan Barat. Semua yang berasal dari Barat harus ditolak karena bertentangan dan membahayakan Islam. 157 . Sebaliknya HAM dianggap sebagai sesuatu yang sekuler. Problem epistemologis keilmuan berpengaruh terhadap kecenderungan “profesionalisasi” dan “spesialisasi” para pendidik. Peserta didik tidak menemukan meaning dari studi yang mereka tekuni di sekolah. agama. Dominannya sikap apriori ini tidak memungkinkan dialog dan integrasi keilmuan dalam praktik pendidikan. rivalitas. Pada sisi lain. Diperlukan kajian dan ikhtiar dalam praktik pendidikan sehingga keseluruhan komponen dalam sistem pendidikan dapat terintegrasi. Di satu sisi. kecenderungan ini memiliki nilai positif dalam pengembangan akademik dan studi keilmuan disiplin keilmuan. Karena itu. Untuk mempertahankan identitasnya. Pendidikan agama memiliki metodologi khusus yang berbeda dengan ilmu lainnya. materi pelajaran menjadi tidak menarik dan proses pembelajaran tidak menyenangkan. Problem epistemologis tersebut mempengaruhi metode pembelajaran. HAM bersumber dari filsafat Barat yang berkembang dalam konteks budaya.generasi Muslim sehingga mereka gagal memilah wilayah normatif dan historis. Pandangan bahwa mata pelajaran yang satu tidak terkait dengan yang lainnya seringkali mendorong pendidik menerapkan metode pembelajaran yang inward looking. bahasa Indonesia dan bahasa Inggris telah menimbulkan sikap menyepelekan pelajaran lainnya karena tidak menentukan kelulusan. bisa melahirkan sikap kurang apresiasi dan minat terhadap disiplin keilmuan lainnya. Upaya interpretasi dan kritik atas epistemologi ilmu agama ini masih sayup sayup terdengar. kurang mengaitkan metode pembelajarannya dengan konteks dan korelasinya dengan mata pelajaran lainnya. Mereka belajar karena tuntutan “formalitas” dan faktor-faktor eksternal. sakral. Kalaupun kaum Muslim mulai mempelajari HAM yang berasal dari Barat semangat yang tumbuh di dalamnya tidak lebih dari keharusan formalitas. pembaharuan sistem dan inovasi pembelajaran adalah keniscayaan. kaum Muslim tidak boleh menyerupai dan meniru Barat. Mereka mahir dan profesional pada bidang keilmuannya tetapi lemah kompetensinya pada bidang lain. dan mutlak kebenarannya.

Kontektualisasi pembelajaran agama dengan HAM tidak dimaksudkan untuk mereduksi atau memaksakan makna dan substansi ajaran agama sehingga sesuai dengan HAM. Khazanah ilmu pengetahuan merupakan produk ikhtiar manusia dalam memahami ayat-ayat Allah. Pertama. AlQur’an-Hadits. agama dan HAM memiliki sumber yang berbeda.Uraian selanjutnya membahas bagaimana mengembangkan pembaharuan pendidikan agama yang terpadu dengan HAM. Perbedaan studi berbagai bidang ilmu pengetahuan timbul karena perbedaan metodologi. Akhlak. Team teaching dikembangkan sebagai exit strategy untuk mengatasi problem . Pengembangan pendidikan agama berbasis HAM dapat dilakukan melalui tiga tahapan. bukan karena sumbernya yang berbeda. Tetapi. 158 Tujuan atau orientasi pendidikan yang utama adalah untuk mendapatkan ilmu dan mengembangkan kepribadian. suatu pokok bahasan dilihat dari berbagai sudut pandang dan pendekatan disiplin keilmuan yang berbedabeda. keduanya memiliki objek dan tujuan yang sama: menghormati dan memperlakukan manusia sesuai dengan fithrahnya sebagai makhluk yang utama. Dalam pembelajaran ini. Kontekstualisasi dimaksudkan untuk memperkuat makna pendidikan agama dalam kehidupan seharihari dan implementasinya yang relevan dengan HAM. Berbagai bidang ilmu pengetahuan tidak berarti bahwa yang satu lebih utama dari yang lainnya. Pendidik menyampaikan dan menanamkan visi ini kepada peserta didik sehingga mereka secara sadar dan aktif terlibat dalam pencapaian tujuan pembelajaran. dan nafsu) melakukan pengkajian atas ayat-ayat Allah yang terbentang di jagat raya dan yang termaktub di dalam Kitab Suci. Berdasarkan epistemologi Islam. tahapan pedagogis. Orientasi pembelajaran bersifat kualitatif. Tahapan filosofis ini diperlukan agar stakeholder pendidikan memiliki visi keilmuan dan orientasi pendidikan yang sama. bukan kuantitatif yang sematamata diukur dari pencapaian skor dan kelulusan ujian. bagaimana pendidik mengembangkan design dan metode pembelajaran agama yang “sesuai” dengan HAM. semua ilmu bersumber dari Allah sebagai Maha Guru yang mengajarkan manusia berbagai pengetahuan yang tidak mereka ketahui sebelumnya. Pendidikan Agama Berbasis HAM Pendidikan agama berbasis HAM adalah suatu proses pembelajaran dimana mata pelajaran agama atau kelompok mata pelajaran agama (Aqidah. tahapan filosofis yaitu pengembangan epistemologi ilmu dan pendidikan agama yang tidak dikotomis. Pembelajaran tematik merupakan salah satu metode yang mungkin bisa dikembangkan. Pembelajaran dapat dikembangkan dengan model teamteaching dimana pendidik dari disiplin keilmuan yang berbedabeda mengajar pada pokok bahasan yang sama. Kedua. Secara historis. Sejarah Kebudayaan Islam) senantiasa dikontekstualisasikan dengan HAM. Ibadah-Syariah. qalbu. Manusia dengan potensi ilmiahnya (aql.

bersikap terbuka. Dengan Tauhid yang murni seseorang berikrar bahwa tiada Tuhan selain Allah. Dalam pembelajaran tematik. the Unity of God. This concept of unity. orang tua juga bertanggung jawab untuk mendidik keluarga. Misalnya. mengatakan: 159 The third world contributed to the world cultures by offering the concept of Unity. etnis. seorang yang tulus beriman kepada Allah akan sangat mencintai kemerdekaan. called “Tawhid” in Islam is reflected in human life as the affirmation of human freedom without any oppression. Dengan demikian. Penindasan. Tauhid melahirkan jiwa merdeka dan kesadaran sosiologis bahwa semua manusia dan makhluk yang lainnya memiliki kedudukan yang sama. and as human justice exempt from social injustices. terutama jika dia merasa di pihak yang “benar”. the unity of Nature. Apakah “dharaba” hanya memiliki makna tunggal yaitu “memukul secara fisik”? Ataukah “dharaba” dapat berarti memberikan peringatan keras supaya anak patuh . Tentang relasi antara Tauhid dengan kemerdekaan.segregasi keilmuan dan “kelemahan” pendidik pada bidang keilmuan di luar “spesialisasinya”. Sesuai dengan Undangundang Perlindungan Anak. the unity of mankind. Hassan Hanafi (2000: 478). kasih sayang kepada sesama manusia dan tidak berlaku dzalim kepada orang lain yang berbeda suku. penjajahan dan diskriminasi atas sesama manusia bertentangan langsung dengan Tauhid. kekerasan fisik terhadap anak membentuk anak yang suka melakukan tindak kekerasan. pemukulan terhadap anak-anak jelas merupakan pelanggaran HAM. orang tua “berhak” untuk memukul anaknya yang tidak mau melaksanakan shalat. Perintah tersebut disebutkan beriringan dengan perintah menyembah kepada Allah (Qs. The good deed is the pivot of belief and the criterion of faith. Pemahaman skripturalistik atas doktrin tersebut. pendidik dituntut untuk mampu melakukan kontekstualisasi doktrin Islam dengan HAM dan perundang-undangan yang berlaku. konsep “memukul” sebagaimana selama ini dipahami secara luas oleh kaum Muslim perlu dikaji ulang. Al-Qur’an memerintahkan anak untuk berbakti kepada orang tua. Kontekstualisasi dapat dilakukan melalui upaya reinterpretasi doktrin Islam. Dalam beberapa ayat. as human equality free from racism. Karena itu. terutama “hak” orang tua memukul anak bisa menimbulkan pelanggaran HAM dan problem psikologis bagi anak. terutama anak-anak (at-Tahrim: 6). agama dan sebagainya. Secara psikologis. Pada sisi yang lain. bagaimana kontekstualisasi konsep “Tauhid” dengan hak atas kemerdekaan. alIsra: 23). Selain Allah adalah makhluk. Demi melaksanakan tanggung jawab pendidikan. seorang intelektual Muslim dari Mesir. Contoh lainnya adalah reinterpretasi konsep berbakti kepada orang tua.

Peserta didik aktif melakukan kajian terbuka dan akademik mengenai masalah-masalah HAM dan persoalan kontemporer yang terjadi di masyarakat baik dalam lingkup lokal maupun global. pengrusakan atas fasilitas ibadah Ahmadiyah dalam perspektif kebebasan beragama. Misalnya. toleran. Bagaimana aktualisasi hak kebebasan mengekpresikan pendapat diletakkan dalam konteks hak orang lain untuk mendapatkan ketenangan dan rasa aman. atau laboratorium HAM. Lembaga pendidikan dapat dikembangkan sebagai model. simpati dan empati terhadap “perasaan” orang lain.. Dalam konteks ini. human rights communities dapat juga terlibat dalam simulasi atau role playing atau drama tentang HAM. Human rights communities dapat dibentuk melalui pengembangan kelompok diskusi dan kajian ekstra-kurikuler mengenai HAM. mini-sosial. Hal ini sejalan dengan artikel 26 Universal Declaration of Human Rights: Education shall be directed to the full development of the human personality and to the strengthening of respect for human rights and fundamental freedoms. dan suku. It shall promote understanding. Lembaga pendidikan dapat memberikan model bagaimana peserta didik melatih dirinya untuk menghargai perbedaan budaya.. “kewenangan” negara dalam mengatur kehidupan umat 161 beragama. Misalnya. Tahapan ketiga dalam pembelajaran agama berbasis HAM adalah sosialisasi. Selain kajian. dia dapat berkolaborasi dengan guru Pendidikan Kewarganegaraan atau mengundang Komisi Nasional Perlindungan Anak dalam pembelajaran agama. dan mampu menghargai perbedaan. Lingkungan sosial pendidikan dikembangkan menjadi “human rights communities” dimana semua komponen pendidikan terlibat secara aktif dalam penciptaan lingkungan pendidikan pembentukan karakter peserta didik yang menjunjung tinggi HAM. agama.melaksanakan shalat? Tanggungjawab pendidikan orang tua harus senantiasa dikaitkan Undang-undang Perlindungan Anak 160 dan perundang-undangan lainnya sehingga pelaksanaan ajaran agama tidak bertentangan dengan HAM. role playing tentang bagaimana kehidupan pemeluk minoritas agama mampu membangun kesadaran pentingnya melindungi dan menghormati kaum minoritas sebagai prasyarat dalam menciptakan tatanan kehidupan yang damai. kewajiban dakwah amar ma’ruf nahi munkar dan konteks Indonesia sebagai negara hukum. tolerance and friendship among all nations. racial or religious groups. jika seorang pendidik mata pelajaran agama tidak memahami perundang-undangan tentang perlindungan anak. . Model ini mampu menumbuhkan penghayatan. Pembiasaan peserta didik untuk mendiskusikan masalah HAM dari berbagai perspektif merupakan faktor penting dalam membentuk pribadi yang terbuka.

Ed. Islam in the Modern World. Islam. Pertama. Kedua. 2. Yustina Rostiawati. Pluralisme & Toleransi Keagamaan. Beberapa kasus kekerasan dalam lembaga pendidikan bahkan berakhir dengan kematian. Ada kontroversi yang luar biasa. Hanafi. Ibu Yustina yang akan mempresentasikan hasil penelitiannya mengenai praktek kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan. terjemah Irfan Abubakar. Kesempatan pertama untuk Bapak Abdul Mu’ti. Undang-undang Nomor 20/2003 tentang Pendidikan Nasional. Human Rights Report 2006. Abdul Mu‘ti Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu Saya akan mulai dari perdebatan awal pada saat penyusunan UU Sistem Pendidikan Nasional 2003. Pemerintah Republik Indonesia. bukan merupakan nilai-nilai yang membumi. Development Resource Centre New Zealand Human Rights Commission: Wellington. Telah hadir dua narasumber. ***** 162 DAFTAR PUSTAKA 1. Namun ada pihak yang menolak karena . 5. 163 Narasumber : Drs.Penutup Akhir-akhir ini. SH Moderator : Fajar Riza Ul Haq Moderator Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu Bapak dan Ibu sekalian. Pendidikan dapat berperan sebagai agen dalam membentuk manusia yang menjunjung tinggi dan menghormati HAM. USA. Dar Kebaa Bookshop: Cairo. 3. Paramadina: Jakarta. Human Rights Watch: Washington DC. Mohamed Fathi (2006). Satu pihak menginginkan tetap seperti rumusan undangundang sebelumnya agar siswa mendapatkan pendidikan agama sesuai yang dianutnya. Pendidikan Agama berbasis HAM dapat menjadi salah satu alternatif bagaimana menciptakan lingkungan pendidikan dan masyarakat yang damai. pada sessi ini kita akan lebih fokus bagaimana hak asasi manusia (HAM) berkorelasi dengan institusi pendidikan. 4. Silakan. Human Rights Watch (2007). Beliau adalah mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah dan Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah 2005-2010. Realitas ini menunjukkan bagaimana HAM masih sebatas teori yang diajarkan di lembaga pendidikan. baik dalam konteks positif maupun negatif. Bapak Abdul Mu’ti yang akan memaparkan gagasan dan konsep pendidikan agama berkesadaran HAM. Hassan (2000). Abdul Mu’ti. Building Human Rights Communities in Education. lembaga pendidikan mendapatkan sorotan tajam seiring dengan terungkapnya berbagai kasus kekerasan. Osman. Mungkin tanpa disadari kita sudah terlibat bahkan berpartisipasi dalam permasalahan ini. M. Amnesty International and New Zealand Human Rights Commission (2007). terutama ketika memasuki wilayah pendidikan agama.

Mereka belajar bersama-sama. banyak siswa Kristen yang sekolah di sekolah Muhammadiyah. tidak belajar satu agama tetapi agama-agama. Di satu sisi agama adalah hak asasi dan tidak dapat dipaksakan tetapi di satu sisi sekolah mempunyai misi. Dia tidak menyatakan itu pendidikan agama. Artinya.ditengarai adanya pemurtadan masal dan sistematis terhadap siswa Muslim di lembaga Kristen. Saya jawab bahwa matakuliah ini tidak menjadikan anda Muhammadiyah tetapi menjadikan anda mengerti tentang Muhammadiyah. Maka proses ini dinamakan share values. terutama mengenai pendidikan agama. Di Keuskupan Agung Semarang. Ketika kita berbicara sekolah sebagai lembaga dakwah dan pengkaderan. kalau memang dasarnya adalah tidak percaya ya tidak percaya. Akhirnya. Padahal dalam al Quran jelas sekali menyatakan bahwa tidak ada paksaan dalam agama. siswa Kristen tidak diberikan pelajaran keislaman tetapi ada pelajaran kemuhammadiyahan dan bahasa arab. berubahlah UU Sistem Pendidikan Nasional. Saya kemudian . a DIALOG b 165 Pada sisi lain. Tetapi. kalau memang dia tidak mau menjadi Kristen ya tidak akan jadi Kristen. Kalau begitu. Hamka (UHAMKA). Bahkan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah menyebutkan bahwa salah satu misinya adalah sebagai pusat pendidikan. kita melihat ada misi islamisasi atau kemuhammadiyahan. Pada pasal 12 undang-undang tersebut ada ayat yang menyebutkan secara jelas bahwa setiap siswa berhak mendapatkan pendidikan agama sesuai agamanya dan diajarkan oleh guru agama yang seagama. Pertanyaan saya. tetapi relijiusitas. Kenapa permasalahan menjadi persoalan serius dalam konteks pendidikan padahal ketika mereka memilih satu sekolah sudah sangat sadar bahwa lembaga yang dimasuki itu. misalnya. berbeda agamanya? Tadi saya sempat berdiskusi dengan temanteman dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Kristen. siapa saja yang mau iman silakan dan kalau mau kafir silakan. kalau kita tarik ke al Quran. bagaimana dengan siswa-siswa Kristen yang belajar di sekolah Muhammadiyah di NTT? Kalau di Jawa banyak siswa Muslim yang sekolah di lembaga Kristen tetapi di NTT sebaliknya. Memang tidak ada pendiktean tetapi jelas ada penggiringan ke pemahaman pluralistik. Misalnya masalah kejujuran. 166 Ini yang mendapat kritik dari MUI. Kasus di NTT. kelompok pembela HAM menyatakan hal tersebut tidak terjadi itu. mereka menerapkan pendidikan religiusitas dimana semua siswa yang berbeda agama itu datang pada tempat yang sama. gurunya tetap dari Katholik. dan pengkaderan. dan seterusnya. Contoh kasus ini adalah seorang mahasiswa Katholik di Universitas Prof. Dia bertanya. mengapa dia harus belajar kemuhammadiyahan. meskipun seorang siswa Muslim diajarkan agama Kristen. dakwah. maka bagaimana kejujuran menurut Islam. Kalau kasus di Katholik berbeda.

Padahal banyak orang baik justru menjadi jelek ketika masuk sekolah. Mengapa sekolah mau sewenang-wenang mengeluarkannya? Seolah-olah sekolah hanya mau menerima yang baik-baik saja. Dia berhubungan dengan teman kuliahnya saja hak asasi. Pada saat ia menerangkan mengenai khitan di agama Yahudi. Dia bilang. Karena memang orang tua merasa tidak bagus kalau anaknya tidak mendapat PR. karena kesulitan menerangkan akhirnya ia menggambar alat kelamin. Anak saya tidak mau belajar. Teman saya mendirikan Taman Kanak-kanak 167 (TK). begitu juga dengan yang aborsi. kita harus terbuka. Kalau anak diberi PR banyak akan dianggap terlalu membebani. kalau memang ada hal yang bisa dikerjasamakan. kalau . Menurut saya. orang tua malah menganggap TK itu tidak bermutu karena tidak ada pelajaran tulis menulis. Bagi para pembela HAM. Saya termasuk yang liberal dalam hal ini. Dia cerita kalau ada siswanya yang naik meja tidak boleh dibentak-bentak. Sewaktu saya berkunjung kesana pada tahun 2005 dia adalah seorang guru teladan selama 20 tahun. Kemudian persoalan ini diadukan dan menjadi ramai di council of education. kalau ada anak dipelototi saja sudah dianggap melanggar HAM. Tetapi. Komisi Nasional Anak juga mensosialisasikan hak-hak anak. Ini berbeda pandangan. Yang kedua. Sekarang ada peristiwa beberapa mahasiswa yang dikeluarkan dari kuliahnya karena sebab hamil duluan. Agama memiliki hukum dan masyarakat mempunyai hak asasi. Hamil itu kan hak asasi yang bersangkutan. Kegiatannya hanya bernyanyi karena tidak mau menyiksa siswa. ada salah satu murid yang tersinggung dan menyatakan itu tabu di agamanya. pertama. “tidak mau belajar adalah hak asasi saya”. Bagaimana memadukan kedua itu dalam pendidikan. tidak boleh mengatakan bodoh. sekolah itu mendidik atau membuat jahat? Sekarang anak-anak mulai tahu hak-haknya. Tetapi. mengapa tidak. Saya punya cerita lain. Dia menggunakan pendekatan psikologis tidak ada pelajaran tulis menulis. Padahal maksud guru tersebut adalah untuk membuatnya pintar. Di pintunya ada tulisan “keep out except me”. Setiap orang harus diberikan kesempatan untuk mendialogkan apa yang ada dalam pikirannya tanpa perasaan takut. Akhirnya dia dipaksa untuk mengundurkan diri. Tadi Fajar menyinggung mengenai kekerasan di lembaga sekolah. Bagaimana ini permasalahan seperti harus dikontekstualkan? Saya memiliki teman di Australia. seorang Indonesianis asal Jepang. Padahal dahulu guru itu harus melototi siswa yang nakal. Ada seorang guru agama di Inggris. Bahkan ketika ada siswa yang bodoh. Disini. Lalu bagaimana kita memadukan kontradiksi itu sehingga pemahaman tentang HAM tidak mudah diimplementasikan di sekolah? Beberapa bulan yang lalu saya mendapatkan pengalaman menarik. Dia paham Muhammadiyah dari A sampai Z tetapi agamanya sendiri entah apa. katanya agar setannya pergi.mencontohkan Mitsuo Nakamura. Tetapi.

Disana diilustrasikan yang melakukan kekerasan adalah siswa laki-laki. Dan sejak awal diamini bahwa yang . apalagi ditambah tulisan. Dan yang namanya jagoan dan pemberani adalah berani memukul anjing. Yang menjadi isu besar juga adalah UN yang seharusnya menjadi parameter namun hasilnya dipakai sebagai penentu kelulusan dan diterimanya di perguruan tinggi. Bagaimana sebenarnya di tingkat makro kebijakan malah mendorong terjadinya tindak kekerasan. ini banyak sekali menawarkan 168 masalah dari berbagai sudut. jangan dipaksa. Kalau masuk ke lingkungan mikro. pada tahun 2006 ketika kami melakukan studi teks terhadap buku PPKN ditemukan 169 gambar yang secara langsung mensosialisasikan kekerasan. Misalnya pelajaran olah raga. Moderator Terima kasih Pak Mu’ti. Beliau peneliti dari Universitas Kristen Atmajaya. dan berani berkelahi. Sekarang. maka akan ditangkap bahwa anak laki-laki itu jagoan dan pemberani. Yustina Rostiawati Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu Kami sebenarnya pernah melakukan penelitian sebanyak dua kali tentang kekerasan di lembaga pendidikan. Karena jelas dengan perbedaan geografis dan alam yang berciri masing-masing. kita akan mendengar presentasi hasil penelitian dari Ibu Yustina. Hal ini telah menimbulkan permasalahan yang sangat pelik. kita tidak bisa memukul secara sama bahwa semua murid memiliki tingkat perkembangan yang sama. Bagaimana sebenarnya kebijakan yang terkait dengan pendidikan? Sudah 3 tahun yang lalu ada kebijakan ujian akhir negara (UAN) yang sekarang menjadi ujian nasional (UN). maka tidak boleh dipaksakan. Tahun 2003 penelitian di Provinsi NTT dan 2006 dilaksanakan di Propinsi Jawa Tengah. buku menyajikan gambar. Kalau gambarnya seperti itu. dan Sulawesi Selatan. Belakangan ini kita tidak lagi terkejut kalau membaca kekerasan di lingkungan pendidikan. kalau memang perempuan sedang datang bulan (haidl) dan tidak mau berolah raga. Sumatera Utara. setelah dilaksanakan UN banyak sekali kasus tindak kekerasan. Itu tidak adil. berbeda dengan pembicara sessi sebelumnya. Kita sangat miris. Silakan. berani mengalahkan lawan dengan kekerasan. Di semester pertama. kenapa dalam lingkungan pendidikan yang seharusnya merupakan wadah memanusiakan manusia menjadi sebaliknya? Kalau kita masuk ke dalam isu pendidikan maka yang pertama kita lakukan adalah masuk ke tingkat kebijakan. Menarik sekali. Secara tidak langsung kekerasan disosialisasikan sejak awal. Selama ini pendidikan HAM masih hanya terkait dengan persoalan memilih jurusan. Pada tahun ini.tidak bisa dikompromikan. Karena setiap hari kita mendengar korban kekerasan di institusi pendidikan bahkan ada yang sampai masuk rumah sakit dan meninggal.

menjadi pelaku kekerasan adalah laki-laki. Maksudnya jauh dari kekerasan. Padahal maksudnya buku ini bukan mengajarkan kekerasan. disabet. Yang lain. Kekerasan fisik ini termasuk digundulin dan ada pula yang cekik. tetapi gambar yang ditampilkan dekat dengan kekerasan. ada yang dihina dan disumpahin. Tadi saya berdiskusi dengan Pak Irwanto. seperti dipukul. Bagaimana tanggapan orang tua? 170 Penelitian kami ini bekerjasama dengan UNICEF ingin melihat apakah kekerasan itu terkait dengan tradisi yang mendorong kekerasan terhadap anak. disentuh. kami mewawancarai salah satu guru. Kalau anak tidak mau belajar. dan digertak. ketika diidentifikasi bentuk kekerasan apa yang dialami siswa. itu banyak dialami di 3 wilayah penelitian. orang tua akan setuju saja. dijambak. dibentak. HU Kompas melansir pemberitaan anak perempuan yang mengeluh pada orang tuanya karena diliburkan pada hari masuk sekolah akibat guru-gurunya pergi wisata ke Bali. justru orang tua menyerahkan kepada pihak sekolah untuk melakukan apapun supaya anak menjadi patuh. Kalau kekerasan verbal seperti dimarahi. anak mulai kehilangan pegangan mana yang benar. mengapa mereka harus menuliskan surat protes kalau kemudian dia yang menjadi korbannya. Kemudian orang tua siswa menyurati sekolah dan memprotes kejadian itu karena merugikan siswa. ia baru saja mau melayangkan protes karena anak perempuan dari temannya mendapat pelecehan seksual. Ada juga guru yang mengatakan bahwa dia dalam posisi yang serba salah. Dari buku teks tersebut. antara orang tua dan . maka apa yang akan diintervensi terhadap tradisi itu. sampai kekerasan seksual. Dari hasil penelitian kami di 3 propinsi. Ini harus betul-betul kita perhatikan bahwa banyak sekali jenis kekerasan di SD. Di sini. Rupanya orang tua justru mendorong agar terjadi kekerasan. Pada tahun 2005. penelitian ini mendaftar bermacam-macam jenis kekerasan. Hingga kemudian anak tersebut menulis surat pada orang tuanya. Ketika kekerasan dianggap akan mendisiplinkan anak. Orang tua mendukung tindak kekerasan tersebut dengan alasan menanamkan tanggungjawab dan tidak mengulangi kesalagannya lagi. tidak tahu apa dampaknya bagi anak. Gara-gara surat tersebut. Tidak hanya verbal tetapi juga fisik bahkan sampai kekerasan seksual. Kalau ada. Ia baru belajar computer tetapi gurunya sengaja meraba dadanya. Anak itu tahu bahwa gurunya sengaja meraba tetapi ia tidak berani melaporkan. Di penelitian tahun 2006 ada nuansa yang sama. anak yang bersangkutan diperlakukan secara diskriminatif. dan seterusnya. Anak perempuan karena dianggap lemah fisik maka tidak diberi hukuman berat. Ini semua dikemukakan anak-anak. Kekerasan seksual dicolek itu paling umum. Guru tersebut mengatakan bahwa dia memberi hukuman adalah lumrah dan biasanya anak laki-laki akan mendapat hukuman lebih berat. diejek. Ada pula yang diraba kelaminnya. Anak itu kelas 6 SD.

Tetapi ketika saya mengajar di Muhammadiyah tidak menemukan itu. harus rapi. Wassalamu‘alaikum Wr. kalau kita ingin pendidikan yang menolak kekerasan. beberapa isu mungkin perlu direfleksikan. Ada juga gejala agresif dan obsesif. Itu karena kesadaran anak di SMA Favorit sangat tinggi. bagaimana sebenarnya peran pemerintah dan penentu kebijakan? Di tingkat mikro. Mungkin kalau Pak Mu’ti bekerja di sekolah yang ecek-ecek akan sangat pusing. Setelah lulus. Moderator Terima kasih. Mustamin (Majelis Dikdasmen PWM Sulawesi Tengah) Saya hanya mengamati dari pengalaman. Lalu. Bahwa anak yang menerima kekerasan ternyata dampak positifnya luar biasa. Apalagi . untung Bapak dulu agak keras. supaya bentuk-bentuk kekerasan bisa dihilangkan atau dielimansi. Anak mengalami gangguan sosial ketika mendapat kekerasan seksual. mereka semua menurut. Terima kasih. Lalu. dan tidak boleh coret-coret? 172 Ahmad Syauqi (SMA Muhammadiyah 1 Jakarta) Tadi saya mendengarkan dari teman-teman guru bahwa kekerasan ada dampak positifnya. seperti bagaimana peran guru BP. apakah ada studi yang memilah mana kekerasan yang bisa ditolerir atau tidak supaya tidak melanggar HAM? Somantri P (SMK Muhammadiyah Cirebon) Pengalaman saya agak sama dengan Pak Mustamin. Banyak anak yang sadar dan berhasil setelah diberi hukuman. siapa sebenarnya yang harus memantau keamanan di sekolah. Ada yang bilang. Kita sudah mendengarkan dua penyaji dengan presentasinya yang sangat menarik. Ada pula yang mengalami stres dan terokupasi secara seksual. Pertanyaannya. Mendasarkan penelitian 2006 di ketiga propinsi itu. Saya punya siswa yang selalu saya hukum bahkan pernah dapat hukuman mengelilingi lapangan. bagaimana merangsang anak-anak supaya menyadari bahwa di sekolah ada aturan tidak boleh merokok. Dalam tataran makro. Ketika pulang ke Indonesia yang pertama dicarinya adalah saya dan mengucapkan terimakasih karena dulu saya agak keras mendidiknya. Ada kecemasan yang menjadi akibat dari kekerasan jenis apapun. Silakan jika ada Bapak dan Ibu yang mau menanggapi. ada isu lagi. dia diterima bekerja di Jepang. Pak Mu’ti dan Bu Yustina perlu mengajar mencoba di SMA Muhammadiyah Kramat. apa peran pemerintah dalam memantau keamanan di sekolah. Terlebih yang hadir di forum ini adalah pendidik. bagaimana peran pendidikan dalam menciptakan 171 lingkungan tanpa kekerasan. Sekarang kesempatan berdiskusi. Wb.gurunya. Contohnya. banyak anak mengalami gejala gangguan fisik ketika mengalami kekerasan fisik. Saya pernah mengajar di SMA Negeri Favorit selama 10 tahun. Pertanyaan saya. Saya ingin mengemukakan poin pertanyaan yang mungkin bisa direfleksikan.

sampai kemudian dia tidak suka terhadap orang tua. Kalau kita menetapkan disiplin lembek maka tidak bisa mengatur. Saya sampai perlu memberikan PR menuliskan ayat al Quran. Ada cerita lain juga. ada anak yang tidak memperhatikan. Tetapi. Sehingga anak lakilaki cenderung tidak suka bapaknya karena sering sekali Bapak terhadap anak laki-laki mendidik dengan keras. Tetapi saya pernah mengeluarkan siswa dari kelas. Tetapi kalau terlalu keras juga menjadi persoalan. Ada judul buku menarik “Dilema Disiplin”. Mengenai hal ini. Ibu mungkin perlu sekalikali mengajar di SMA Garuda. Saya termasuk tidak setuju dengan kekerasan karena dampaknya berkelanjutan. Di sana katanya cara pengajarannya seperti di IPDN. Memang kadang-kadang ada hal yang barangkali tidak kita sadari efeknya dalam jangka panjang tentang hukuman. Contohnya ketika anak terlambat 5 menit mengikuti upacara. Ada mahasiswanya yang sudah empat kali mengulang tetap saja tidak diluluskan. verbal. Akhirnya saya suruh dia keluar dan ketika dia keluar saya menyesal. Reward mungkin gampang. ketika ayah saya menyuruh saya jadi guru saya tidak mau. tetapi bagaimana mencarikan punishment yang humanis? Moderator Silakan kesempatan pertama untuk Pak Mu‘ti dan Bu Yustina selanjutnya. Teori Sigmund Freud mengenai alam bawah sadar juga dilatarbelakangi oleh impulse bawah sadar.sekarang ada sekolah internasional. ada buku menarik yang berkisah tentang dendam anak-anak. dia ketika ditanya malah tidak menjawab dan bilang mengantuk. Ini bisa dilakukan dengan cara menjelaskan kepada mereka tentang norma yang kita sepakati seperti rule and regulation. Maka. Akhirnya anak itu bernadzar akan menggendong guru tersebut kalau lulus. Ketika ada . Ada seorang guru bahasa arab yang super killer. bagaimana anak-anak itu ternyata merekam hampir seluruh kekerasan yang dia terima. 173 Abdul Mu’ti Saya sendiri mungkin tidak bisa kalau disuruh menjadi guru. menurut saya kekerasan ada kalanya perlu diterapkan. termasuk dari orang tua. Saya sempat mengeluh pada istri karena seumur-umur tidak pernah melakukan kekerasan. Jadi. Pesan moral dari cerita ini adalah disiplin itu bisa dilakukan tanpa kekerasan. Masak sekolah di Muhammadiyah tidak bisa membaca al-Quran. dan kekerasan seksual. Saya mengira dia tidak akan masuk ke pelajaran saya berikutnya tapi ternyata masuk. Apakah itu berarti pelanggaran HAM? Anisia Kumala (PP Nasyi`atul Aisyiah) Pemaknaan kekerasan tidak hanya besifat fisik. saya juga percaya dengan konsep reward and punishment. Tetapi ketika siswa tidak dipenuhi haknya itu juga kekerasan. Ketika saya mengajar. ia akhirnya tidak boleh mengikuti pelajaran sehari penuh.

Sehingga disiplin tidak harus dengan kekerasan. Sehingga kalau ada anak SMP bersikap lurus-lurus saja malah dianggap aneh. problem HAM itu sering sekali kita bandingkan dengan masyarakat Barat. ada yang minta kekerasan dan ada yang tidak suka kekerasan. Saya bertanya dulu. maka itu bisa menjadi cara kita semua tidak melanggar. Usia itu juga adalah usia hipotetikal. Selama ini murid kita jadikan pesakitan. mereka akan merokok bersama ketika di luar kelas tetapi di dalam kelas sepakat tidak ada yang merokok. Dia membuat aturan main bersama. Usia 174 anak SMP adalah usia memberontak. Persoalannya. Kalau anak sering kita bentak maka dia akan membentak adiknya dan kalau tidak ada. Menurut saya. Ini menjadi bahan refleksi kita. Jadi. Sepanjang kontrak rule and regulation kita buat dan atur bersama. guru menjadi juragan terus. dia akan membentak temannya.salah satu kita yang tidak konsisten dengan aturan sendiri maka kita sendiri yang kena akibatnya. . Tetapi sebenarnya mereka sedang dalam tahap senang belajar. Saya pernah juga mempersilakan seorang nenek Australi yang sedang berdiri untuk duduk. “Apakah Anda baik-baik saja?” Ketika dia bilang tidak baik. termasuk yang menyangkut prinsip agama. Dalam teori labeling. aturan dibuka saja dan kita minta rule and regulation bersama-sama. Salah satu teman guru SMK saya berhadapan dengan siswanya yang merokok. Teman-teman dari kalangan Feminis (aktivis gerakan perempuan) sering mengusung isu kekerasan suami terhadap istri bahkan ada pemerkosaan suami terhadap istri. Dengan pendekatan perkawanan itu berhasil. saya tidak langsung menolong. ketika kita bilang anak itu nakal maka yang ada dalam otak bawah sadar dia adalah nakal. Kalau sudah didialogkan maka penjelasan mengenai hak dan kewajiban. dia bilang. Kekerasan yang kita niatkan untuk kebaikan itu ternyata bisa menjadi kekerasan. Ini menyangkut hak. dan kontrak. Dia datangi siswa tersebut. Karena dia berpikir membentak itu diperbolehkan sepanjang untuk maksud baik. akan lain persoalannya. dikiranya saya menghinanya. Karena senang belajar sebenarnya ada bagian dari mereka yang bisa diberi peran. sepanjang itu dilakukan secara terbuka. Ini memang harus berani kita dialogkan. Kemunculan home schooling saat ini didasarkan alasan karena sekolah menjadi tempat yang tidak aman. anak itu juga masih dalam proses meniru. Nah. Termasuk 175 dalam agama. Yang kedua. Tetapi dia malah marah. saya juga perokok dan merasakan betapa susahnya menahan rokok. maka saya memanggil ambulance. ketika ada anak terlambat 5 menit dihukum tetapi kalau guru terlambat tidak dihukum. Memang perlu kita sadari sejak awal bahwa setiap anak memiliki fase-fase pertumbuhan psikologis yang harus dipahami. Dari pengalaman itu ketika ada nenek yang jatuh. Bagaimana kita harus menjelaskan ini sehingga ketika berlaku mereka bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk Bapak dan Ibu yang mengajar. Jadi. seperti menyuruh shalat dengan memukul. Lalu. Mahasiswa itu mengatakan agar dosen konsisten tidak melakukan merokok juga. Moderator Terima kasih kepada kedua narasumber atas segala masukannya. Ada pengalaman di Universitas Atmajaya. dan model-model negative reinforcement yang dapat dikembangkan.Oleh karena itu. sekarang ini diganti positif menjadi reward and negative reinforcement. Kalau 176 kita sudah mengeluarkan aturan bersama maka bagaimana kita menjadi bagian model. Kalau kita ingin mendapat rasa aman maka kita harus pula memberi rasa aman pada orang lain. Bahwa ada aturan dilarang pakai sandal jepit dan merokok hanya di tempat tertentu. bagaimana kita memiliki pendidikan berwawasan HAM maka kita harus berani mendialogkannya dengan siswa. Karena kekerasan itu akan melingkar-lingkar terus dan tidak putus dan selalu dari pihak kuat ke lemah. Dia tahu hak dan kewajibannya. mahasiswa saja tetap memerlukan model. Kalau anak itu dianggap nakal. bukan memukul. ada rule model. ketika refleksi. Kalau dia senang nonton televise maka negative reinforcemen-nya dilakukan dengan membatasi jam nonton televisi. kita bisa ajak omong anak itu. Negative reinforcement adalah bersama-sama dengan anak bersepakat mencari titik kesepakatan. Harus kita buka. ada partisipasi. Wassalamu‘alaikum Wr. Kita perlu keras tetapi tidak dengan kekerasan. mengenai sistem reward and punishment. Tidak boleh terjadi anak merasa bangga melanggar hak orang lain. Pendekatan rule and regulation dilakukan dengan menggunakan perspektif anak-anak dengan konsisten kita menjadi bagian dari rule model. Tetapi harus bersifat mutualistik. Jadi. Yang saya sampaikan ini mudah-mudahan menjadi referensi kita. ada mahasiswa yang melontarkan di depan rektor dan dosen. agar menggunakan pendekatan ini dan mengurangi kekerasan. lalu kita tegur. Dan sungguh saya tertarik dengan cara Pak Sumantri yang kalau dalam perspektif anak menyangkut partisipasi. Artinya. Wb. Yustina Rostiawati Saya mau menekankan agar kita tidak bertoleransi terhadap kekerasan. seperti orang tua ke anak. 177 BAB V PENUTUP “Mencuatnya berbagai tindak . menyadarkan anak macam-macam. Terimakasih. Apakah tidak mungkin kata dloroba (arti literalnya “memukul”) itu diberi makna peringatan dan pendidikan secara keras. Kekerasan ada pula yang mendasarkan pada agama.

kekerasan yang membawa nama agama, mewabahnya konsumerisme di kalangan umat beragama, serta menurunnya tingkat kepedulian sosial merupakan masalah-masalah krusial yang menghadang kesadaran beragama kita saat ini”

PENUTUP

D

isamping berdialog dengan gagasan-gagasan yang

dilontarkan para pembicara, peserta halaqah juga melakukan tukar pendapat dan pengalaman masingmasing seputar tema-tema yang telah dibahas pada setiap sessinya. Di akhir acara, peserta mendiskusikan persoalan sosial-kebangsaan serta merumuskan rencana tindaklanjut kegiatan Halaqah Islam, HAM, dan Kemanusiaan. Hal ini merespon berbagai masukan dan usulan selama kegiatan ini berlangsung, baik dari pembicara maupun peserta sendiri. Mereka meminta agar kegiatan yang melibatkan pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah dan guru-guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan ini ditindaklanjuti dengan kegiatan sistemik yang secara bertahap menjawab persoalan-persoalan yang mendera pendidikan agama di Muhammadiyah. Bagian penutup ini berisi dua hal, yaitu rangkuman pokokpokok pikiran mengenai permasalahan hak-hak asasi kemanusiaan (huququl insaniyyah) dan rekomendasi rencana tindak lanjut (RTL) kegiatan yang diharapkan melibatkan partisipasi guru-guru SLTA Muhammadiyah secara luas. A. Pokok-pokok Pikiran Berdasarkan identifikasi peserta, sejumlah permasalahan yang sedang melanda masyarakat Indonesia saat ini dapat dikelompokkan menjadi dua yang satu sama lain saling berkaitan, yaitu struktural dan kultural Permasalahan struktural berakar pada pengabaian negara terhadap tanggungjawabnya untuk memenuhi sekaligus 181 melindungi hak-hak asasi warga negaranya, baik hak sosial, ekonomi, dan budaya (EKOSOB) maupun hak sipil dan politik (SIPOL). Bahkan dalam beberapa kasus negara cenderung cuci tangan dan ”merelakan” warga negaranya berjuang survive sendirian ditengah hukum pasar yang seringkali tidak ramah bagi masyarakat miskin. Munculnya berbagai regulasi maupun kebijakan ekonomi-politik yang tidak berpihak pada masyarakat bawah merupakan satu contoh. Akibatnya, kaki dan tangan masyarakat terjepit oleh struktur sosial-politik yang tidak adil. Masyarakat hidup dalam lingkaran-lingkaran ketidakadilan. Kesenjangan ekonomi yang kian tajam, terbatasnya akses untuk menikmati pendidikan bagi masyarakat tidak mampu, serta

tidak kunjung membaiknya penanganan kesehatan masyarakat miskin (masih tingginya gizi buruk, busung lapar, dan kematian ibu serta anak dibawah umur) merupakan sederet permasalahan struktural yang sangat merugikan hak-hak EKOSOB masyarakat miskin. Adapun permasalahan kultural bersumber pada melemahnya peran kritis agama dalam kehidupan pemeluknya. Kecenderungan menjadikan agama sebagai simbol, atau politik gincu dalam bahasa Buya Syafii, secara perlahan mengaburkan esensi dari beragama, yaitu memanusiakan manusia dan memuliakan kemanusiaan itu sendiri sebagai wujud rahmatan lil ‘alamin. Mencuatnya berbagai tindak kekerasan yang membawa nama agama, mewabahnya konsumerisme di kalangan umat beragama, serta menurunnya tingkat kepedulian sosial merupakan masalah-masalah krusial yang menghadang kesadaran beragama kita saat ini. Disini, substansi dan proses internalisasi nilai-nilai keislaman secara tepat, kontekstual, dan kritis menjadi sangat penting dalam menumbuhkan semangat keberagamaan yang memanusiakan manusia. B. Rekomendasi Rekomendasi berisi rencana tindak lanjut (RTL) dalam rangka peningkatan kapasitas dan kualitas pengajaran pelajaran AlIslam dan Kemuhammadiyahan sehingga pendidikan agama mentransformasikan kesadaran beragama yang sensitif dan 182 peduli terhadap permasalahan hak-hak asasi manusia (huququl insyaniyyah) dengan didukung kualitas pendidiknya yang memadai. Setidaknya ada beberapa agenda kegiatan dalam rangka pengembangan pendidikan agama, yakni sebagai berikut : 1. Workshop Al Islam dan Kemuhammadiyahan Bertujuan untuk mengevaluasi proses pembelajaran AlIslam dan Kemuhammadiyahan (metode, kurikulum, dan muatan) dan merumuskan model-model maupun pendekatan pembelajaran yang efektif, kritis, dan memberdayakan guru dan siswa. Workshop juga akan mendesain kurikulum untuk training pendidik Al Islam dan Kemuhammadiyahan. 2. Training Pendidik Al Islam dan Kemuhammadiyahan Bertujuan meningkatkan wawasan dan pemahaman para guru mengenai hak-hak asasi kemanusiaan (huququl insyaniyyah) dalam pandangan Islam dan Piagam HAM 1948, meningkatkan dan memperkaya kemampuan metode pembelajaran yang efektif, kritis, dan transformatif, serta meningkatkan teaching skills untuk mendorong peningkatan kualitas proses pembelajaran. 3. Buku Pendamping Kehadiran buku pendamping yang dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan para pendidik dalam mentransmisikan pelajaran agama dirasakan sangat penting. Keterbatasan sumber bacaan menjadi salah satu

faktor bagi tidak dinamisnya pendidikan agama di lembaga-lembaga pendidikan. 4. Training Kepemimpinan untuk Pelajar Pertukaran pandangan dan pengalaman antar pelajar SLTA dengan latarbelakang sosial dan budaya berbeda merupakan satu model pembelajaran bersama yang sangat penting dalam menumbuhkan wawasan multikultural. ***** 183 Abdul Munir Mulkhan, Prof. Dr. Lahir di Jember, 13 November 1946. Guru besar Universitas Islam Negeri Yogyakarta ini menyelesaikan studi S3 program sosiologi di Universitas Gadjah Mada. Anggota Majelis Dikti PP Muhammadiyah Periode 2005-2010 ini terpilih sebagai anggota Komnas HAM untuk periode 2007-2012. Abdul Mu’ti, Drs. M.Ed. Lahir di Kudus, 2 September 1968. Dosen IAIN Walisongo, Semarang ini menyelesaikan studi S2 di Flinders University of South Australia. Ia adalah Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2000-2005, Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah periode 2005-2010, dan Wakil Sekjen DPP ICMI periode 2005-2010. Endang Tirtana Lahir di Padang Balai, 8 April 1981. Menyelesaikan pendidikan sarjana di IAIN Imam Bonjol Padang. Aktivis Angkatan Muda Muhammadiyah ini adalah Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Remaja Muhammadiyah periode 2000-2002 dan peneliti MAARIF Institute. Fajar Riza Ul Haq Lahir di Sukabumi, 1 Pebruari 1979. Alumni FAI Universitas Muhammadiyah Surakarta ini menyelesaikan pendidikan S2 di Program Studi Agama dan Lintas Budaya, Universitas Gadjah

a LAMPIRAN b

185 Mada. Ia adalah Koordinator Program Pengembangan Kajian Islam MAARIF Institute. Husni Thoyyar, Drs. M.Ag. Lahir di Cirebon, 10 Oktober 1945. Aktif mengajar di Universitas Islam Negeri Jakarta, UHAMKA, STIE Ahmad Dahlan, dan Universitas Muhammadiyah Jakarta. Cukup lama aktif di Muhammadiyah. Ia adalah Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta periode 2000-2005 dan Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah periode 20052010 M.A. Fattah Santoso, Drs. M.Ag. Menyelesaikan pendidikan magister di IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Ia adalah dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Ketua Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS. Sri Palupi

yaitu kehendak untuk hidup dan kehendak untuk bebas. Yudi Latif. dan Keindonesian sangat penting dan relevan. baik yang berpijak pada Piagam HAM maupun yang merujuk pada tradisi Islam. : 62 21 3914004 Fax.59. Ketua Pusat Kajian Pembangunan Masyarakat (PKPM) Unika Atmajaya dan juga aktif di Jaringan Mitra Perempuan dan Tim Relawan untuk Kemanusiaan (TruK). Sempat bekerja sebagai wartawan di Majalah Tempo dan kini mengelola tabloid berbahasa Melayu Jawi/Melayu Arab.org emperbincangkan hak asasi kemanusiaan (huququl insaniyyah) tidak mungkin hanya mengacu pada satu piagam ataupun dokumen tertentu yang bersifat tunggal namun juga harus M menyertakan tradisi agama- agama dan nilai-nilai spiritual yang telah lebih dahulu ada dan berkembang dalam masyarakat yang majemuk. 29 Januari 1965. perbincangan mengenai Islam. keindonesiaan merupakan konteks sekaligus determinasi sosiologis relevansi internalisasi dan pelembagaan prinsip-prinsip moral hak asasi kemanusiaan. Cahaya Nusantara. Direktur Eksekutif Reform Institute. Keterbelakangan pendidikan. Pada ranah ini. Thamrin No. khususnya kehormatan bangsa . MH. kemiskinan. 187 Gedung Wisma Nusantara. baik secara teoritik maupun praktek. Secara sosiologis. Ph. ELSAM. HAM. 26 Agustus 1964. ia adalah Direktur Eksekutif Institute Studi Arus Informasi (ISAI) dan terpilih menjadi anggota Komnas HAM untuk periode 2007-20012. Alumni sarjana pertanian ini adalah Ketua Institute for Ecosoc Rights Syu‘bah Asa Lahir di Pekalongan. Aliansi Jurnalistik Indonesia (AJI). diantaranya Universitas Satya Wacana. Alumni Universitas Padjadjaran ini menyelesaikan pendidikan master dan doktoral Australian National University (ANU). Pendekatan dialog sangat bermanfaat untuk mengikis dominasi bahkan hegemoni interpretasi terhadap HAM dari pihak tertentu sekaligus menemukan relevansi HAM dengan konteks permasalahan sosial-empirik yang ada. Yustina Rostiawati. kelaparan. 18 Oktober 1960. Ia adalah Deputi Rektor Universitas Paramadina.maarifinstitute. 21 Desember 1943. : maarif@maarifinstitute. SH. dan chairman Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK). Lulusan Mu’allimin Pekalongan ini menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Ushuluddin IAIN Yogyakarta. Kini. Lahir di Sukabumi. dalam menegakkan martabat dan kehormatan manusia. ideologi. Lantai 7 Jl. dan rendahnya apresiasi terhadap kemajemukan identitas (etnis.org e-mail.org redaksi@maarifinstitute. Jakarta Pusat 10350 Telp. : 62 21 3914003 Web. Alumni Tehnik Elektro ini aktif di berbagai lembaga. Perluasan sumber-sumber nilai hakhak asasi kemanusiaan tersebut sangat dimungkinkan oleh dua kekuatan inti dari Piagam HAM 1948 sendiri. pengangguran. Lahir di Pekalongan. gizi buruk.Lahir di Madiun. 20 Juni 1959. dan Demos. baik akademik maupun LSM. : www.D. 186 Yoseph Adi Prasetyo (Stanley) Lahir di Malang. agama) merupakan sederet masalah krusial yang mengancam harkat dan martabat manusia.

Indonesia. serta hak untuk menikmati keadilan. Perlu agenda aksi bersama untuk mengawal perjuangan humanisasi manusia Indonesia tersebut. masyarakat Indonesia akan kehilangan hak untuk hidup secara manusiawi. Dan pendidikan agama melalui peran aktif para pendidiknya memiliki kontribusi penting dalam proses ini sebagaimana ditunjukkan buku ini. hak kebebasan. hak untuk mengenyam pendidikan. Jika kondisi dibiarkan. hak untuk diperlakukan setara. MAARIF Institute ISBN: 978-979-97766-1-7 .