P. 1
Sensor

Sensor

|Views: 39|Likes:
Published by Rapih Primardhani

More info:

Published by: Rapih Primardhani on Jun 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/11/2011

pdf

text

original

ASAL-USUL BIOSENSOR

Awal mula perkembangan dari biosensor adalah dengan diperkenalkanya elektroda enzim yang pertama kali oleh Clark and Lyons pada tahun 1962. Pada elektroda enzim tersebut sebuah oxido-reductase enzim yaitu glucose oxidase dissisipkan pada suatu lapisan membran. Sebuah anoda platina dengan diberikan tegangan +6V dipakai pada sistem ini. Anoda tersebut akan merespon adanya peroksida yang dihasilkan oleh reaksi enzim dengan substrat. Target utama dari sistem ini adalah menganalisa adanya kandungan glukosa.  

Reaksi yang terjadi Dari reaksi yang terjadi terlihat bahwa dihasilkan asam dan peroksida. Karena respon yang dipakai adalah hasil respon anoda platina terhadap peroksida maka adanya asam akan mempengaruhi respon yang terjadi. Oleh karena itu digunakanlah teknologi membran yang akan mengeliminasi gangguan yang terjadi akibat pengaruh dari asam maupun dari substansi lain. Berbagai kombinasi membran dikembangkan untuk bisa memenuhi syarat yang dibutuhkan yang diantaranya sebagai berikut: y selaput antara lapisan enzim dan elektroda dapat melewatkan peroksida tetapi menghalangi asam dan zat lain yang akan mengganggu kerja sistem. y Selaput antara lapisan enzim dan sampel yang akan diuji dapat melewatkan subtract yang akan dianalisa menuju lapisan enzim.

gambar Skema alat 1. Skema alat

untuk menjaga enzim agar bekerja dengan baik maka pH dan temperature lingkungan harus dijaga pada tingkatan yang sesuai. molekul lain seperti antibody dan protein reseptor juga dapat dpakai sebagai molekul bioreseptor. Suatu reseptor protein akan memberikan respon jika ada unsur tertentu berada dilingkunganya. y Reseptor protein Dalam suatu sel ada suatu bagian yang peka terhadap unsur-unsur tertentu bagian atau zat itu disebut dengan reseptor protein. y Antibody Antibody mewakili salah satu dari protein utama. Didalam sel enzim berberan sebagai katalisator pada reaksi biokimia yang terjadi. Berbeda dengan enzim yang berperan sebagai katalisator dalam suatu reaksi. Berikut ini merupakan molekul bioreseptor yang digunakan: y Enzim Enzim adalah protein yang disintesis dari asam amino di dalam sel berdasarkan kode yang diterjemahkan dari DNA. . Spesifikasi dari biosensor sendiri diambil berdasarkan molekul bioreseptor yang digunakan. Dalam banyak kejadian polyclonal antibody menunjukan kemampuan yang lebih baik dalam mengikat antigen. Antibodi mendasari sekitar 20% dari total protein plasma dan secara bersama disebut sebagai immunoglobulins (Ig).MOLEKUL BIORESEPTOR Pada aplikasi biosensor enzim digunakan umum dipakai sebagai molekul bioreseptor. antibody berfungsi mengikat unsur asing dan menghilangkanya dari siklus sistem. Bagian atau zat tersebut biasanya terdapat pada membran sel yang berfungsi untuk aktivasi mekanisme pembukaan dan penutupan saluran pada membran sel sehingga unsur tertentu dapat memasuki sel untuk keperluan dari sel tersebut. Antibodi paling sederhana dideskripsikan sebagai molekul berbentuk dengan dua sisi ikatan identik untuk tempat antigen. Monoclonal antibody termasuk jenis IgG immunoglobins biasanya digunakan pada aplikasi sensor. Enzim memiliki struktur tiga dimensi yang hanya cocok dengan subtract tertentu.

ataupun dihasilkanya suatu zat hasil reaksi. Enzim B. keasaman.gambar 2. Informasi-informasi yang dapat diketahui dari interaksi molekul bioreseptor dengan suatu unsur misalnya terjadinya perubahan suhu. Sebuah biosensor memproses perubahan ataupun mengetahui adanya aktivitas biokimia yang terjadi dengan menangkap gejala-gejala yang terjadi dan kemudian mengubah informasi tersebut menjadi informasi yang dapat dimengerti atau diharapkan manusia. Reseptor protein Pada prinsipnya molekul-molekul bioreseptor akan memberikan respon yang spesifik untuk mengenali unsur-unsur tertentu yang menjadi targetnya. Antibody C. Biosensor menggunakan kemampuan molekul-molekul bioreseptor tersebut untuk dapat mengidentifikasi adanya suatu kandungan unsur atau senyawa dalam suatu zat. . Bentuk molekul bioreseptor A.

. Tabel bioreseptor dan informasi (sinyal) yang dihasilkan.Tabel 1.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->