PRINSIP PEMENUHAN KEBUTUHAN PERAWATAN DIRI

Sri lanjari

Perawatan pagi hari. Merupakan perawatan diri yang dilakukan pada waktu bangun tidur. Perawatan diri yang dilakukan pada saat menjelang tidur Tujuan umum perawatan diri adalah untuk mempertahankan perawatan diri baik secara sendiri maupun dengan bantuan .Kebutuhan perawatan diri[personal hygiene]merupakan perawatan diri sendiri yang dilakukan untuk mempertahankan kesehatan baik secara fisik maupun psikologis. Perawatan dini hari. Perawatan siang hari. Perawatan yang dilakukan setelah melakukan berbagai tindakan pengobatan atau pemeriksaan dan setelah makan siang 4. 2. Perawatan menjelang tidur. Perawatan yang dilakukan setelah makan pagi 3. Jenis perawatan diri berdasarkan waktu pelaksanaan: 1.

Perawatan diri pada kelamin perempuan Kebutuhan kebersihan lingkungan pasien. . Perawatan diri pada kulit 2. pemenuhan kebutuhan kebersihan lingkunganpasien adalah kebersihan pada tempat tidur. Perawatan diri pada mulut dan gigi 5. Perawatan diri pada kuku dan kaki 3. Perawatan diri pada rambut 4.Jenis perawatan diri berdasarkan tempat 1.

mekanika tubuh merupakan usaha koordinasi dari muskoloskeletal dan sistem syaraf untuk mempertahankan keseimbangan dengan tepat. AMBULASI. POSTUR. .PRINSIP PEMENUHAN KEBUTUHAN MEKANIK TUBUH. POSISI. DAN MOBILITASI Kebutuhan mekanika tubuh .

Dalam menggunakan mekanika tubuh yang sangat diperhatikan adalah berat benda yang akan diangkat.Gravitasi.Keseimbangan.Prinsip Mekanika tubuh 1. Berat. Keseimbangan dalam penggunaan mekanika tubuh dicapai dengan cara mempertahankan posisi garis gravitasi diantara pusat gravitasi dan dasar tumpuan. yaitu memandang gravitasi sebagai sumbu dalam pergerakan tubuh 2. . 3.

Mengangkat [lifting].mengangkat merupakan cara pergerakan dengan menggunakan daya tarik keatas.4. . 5 Memutar [pivoting].Memutar merupakan gerakan untuk berputarnya anggota tubuh dengan bertumpu pada tulang belakang.

Perubahan status kesehatan dapat mempengarui sistem muskuloskeletal dan sitem saraf berupa penurunan koordinasi.Faktor Faktor yang Mempengarui Mekanika Tubuh 1. 3. Status Kesehatan. 2.Salah satu fungsi nutrisi bagi tubuh adalah membantu proses pertumbuhan tulang dan perbaikan sel. Nutrisi. . Emosi.Kondisi psikologis mempengaruhi perubahan dalam perilaku individu sehingga dapat menjadi penyebab menurunnya kemampuan mekanika tubuh dan ambulasi yang baik.

5. Penggunaan mekanika tubuh secara benar dapat mengurangi pengeluaran energi. Situasi dan kebiasaan yang dilakukan seseorang. Pengetatuhan yang baik terhadap mekanika tubuh akan mendorong seseorang unyuk menggunakannya secara benar.4. Pengetahuan.Perubahan pola hidup seseorang dapat menyebabkan stres dan kemungkinan besar akan menimbulkan kecerobohan dalam beraktivitas. 6. Gaya hidup. Situasi dan kebiasaan. .

dimana bagian kepala tempat tidur lebih tinggi atau dinaikkan.PENGATURAN POSISI 1. 2. Posisi trendelenburg adalah posisi pasien berbaring ditempat tidur dengan bagian kepala lebih rendah dari pada bagian kaki. Posisi sim adalah posisi miring ke kanan atau ke kiri. 3. Posisi fowler adalah posisi setengah duduk atau duduk.Posisi Sim.Posisi Fowler. .Posisi Trendelenburg.

Posisi litotomi adalah posisi berbaring telentang dengan mengangkat kedua kaki dan menariknya ke atas bagian perut.Posisi Dorsal Recumbent. . 6.Posisi Litotomi. 5. Posisi dorsal recumbent adalah posisi berbaring telentang dengan kedua lutut fleksi di atas tempat tidur.4.Posisi Genu Pektoral Posisi genu pektoral adalah posisi menungging dengan kedua kaki ditekuk dan dada menempel pada bagian alas tempat tidur.

mobilitas merupakan suatu kemampuan individu untuk bergerak secara bebas.Ambulasi dan Mobilitas : Ambulasi merupakan upaya seseorang untuk melakukan latihan jalan atau berpindah tempat. mudah dan teratur dengan tujauan untuk memenuhi kebutuhan aktivitas guna mempertahankan kesehatan .

Mobilitas Sebagian Mobilitas sebagian merupakan kemampuan seseorang utk bergerak dgn batasan yg jelas sehingga tdk mampu bergerak secara bebas . 2.• Jenis-jenis Mobilitas : 1. Mobilitas Penuh Mobilitas penuh merupakan kemampuan seseorang untuk bergerak secara penuh dan bebas sehingga dapat melakukan interaksi sosial dan menjalankan peran sehari-hari.

perubahan gaya hidup dpt mempengaruhi kemampuan mobilitas seseorang.Proses penyakit / injury. kemampuan melakukan mobilitas dpt juga dipengaruhi oleh kebudayaan 4.Usia dan status perkembangan.Tingkat energi seseorang. 2. terdapat perbedaan kemampuan mobilitas pada tingkat usia yang berbeda .Gaya Hidup. Proses penyakit dapat mempengaruhi kemampuan mobilitas karena dapat mempengruhi fungsi sistem tertentu 3.• Faktor-faktor yg mempengaruhi mobilitas : 1.Kebudayaan. energi adalah sumber melakukan mobilitas 5.

dengan memindahkan pasien . Membantu Ambulasi.Tindakan yang berhubungan dengan Ambulasi dan Mobilisasi: 1. Latihan Ambulasi 2.